SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id
JUMAT PAHING, 30 JULI 2021
memorandumredaksi@gmail.com
HARGA Rp 3.500,-
Menunggu 2T Oleh: Dahlan Iskan
S
AYA menghubungi beberapa pengusaha besar. Apakah mereka ‘’tersinggung’’ oleh Aki. Terutama setelah Aki –begitu Akidi Tio biasa dipanggil– tiba-tiba menyumbang Rp 2 triliun kepada Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri. “Pak Dahlan,” kata seorang pengusaha besar itu, “aset perusahaan saya hampir Rp 30 triliun. Kalau, misalnya, hari ini saya menyumbang Rp 2 triliun, perusahaan saya langsung kolaps,” katanya. Memang, katanya, Rp 2 triliun itu hanya 7 persen dari Rp 30 triliun. “Tapi saya jamin, tidak ada uang kontan sampai sebanyak Rp 2 triliun di kas atau di bank perusahaan saya,” tambahnya. Ia sama sekali tidak ‘’tersinggung’’ oleh Aki. Atau oleh anak-anak Aki. Bersambung ke halaman 2
Para tamu undangan menghadiri resepsi pernikahan di Jalan Kendung Gang 8, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Kamis (29/7).
Sudah kami perintahkan untuk segera bubar. Karena ini melanggar PPKM level 4.
POLISI BUBARKAN RESEPSI PENIKAHAN DI KAMPUNG KENDUNG, SEMEMI
Ipda Jumeno Kanitreskrim Polsek Benowo
PENYELENGGARA ACARA KETUA RW Surabaya, Memorandum Di tengah gencarnya pemerintah menerapkan aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4, ternyata masih dianggap sepele. Buktinya seorang warga Jalan Kendung, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo tetap nekat menggelar resepsi pernikahan, Kamis (29/7). Menurut informasi yang dihimpun Memorandum, sebagai penyelenggara hajatan itu adalah Abah Dika. Bahkan, pria itu sebagai Ketua RW 03, Kendung. “Sing duwe gawe (yang punya acara) Abah Dika, Ketua RW 03 Kendung,” ujar warga
sekitar. Warga yang enggan disebutkan namanya itu juga mengatakan bahwa pada pagi hari telah digelar ijab kabul (akad nikah). “Pagi tadi Bersambung ke halaman 11
Kanitreskrim Polsek Benowo Ipda Jumeno sekaligus perwira pengawas (pawas) menemui penyelenggara hajatan Abah Dika di lokasi.
2 PENGEDAR KEOK Surabaya, Memorandum Dua pengedar sabu-sabu (SS) ditangkap anggota Reskrim Polsek Simokerto di Jalan Banowati. Mereka adalah Ahmad (34)
Polda Turun Tangan
dan Agus (20) warga setempat. Sedangkan bandarnya yakni Jamal berhasil lolos saat
Kasus Penipuan dan Calo Plasma Konvalesen
Bersambung ke halaman 11
Surabaya, Memorandum Ditreskrimsus Polda Jatim ikut turun tangan terkait adanya penipuan dan calo plasma konvalesen yang diungkap Palang Merah Indonesia (PMI) Jatim. Polda mengerahkan Subdit V Siber untuk melakukan patroli di media sosial (medsos). Dirreskrimsus Polda Jatim Kombespol Farman mengatakan, anggotanya
CYNDYANA LORENS
TANPA PAKSAAN
C
yndyana Lorens menjadi sorotan usai mengakui dirinya menjadi mualaf. Proses yang dijalani oleh adik Kriss Hatta itu buat pindah agama rupanya tidak instan. Beruntung Cyndyana Lorens menemukan bimbingan yang sesuai dengan hatinya. Tidak hanya itu saja, dia pun merasa menemukan sesuatu yang sebelumnya seperti hilang dalam hidupnya. Bak menemukan makna hidup yang baru. Dalam sebuah tulisan panjang, Cyndyana Lorens mengungkapkan perasaannya menjadi mualaf. Juga alasan kenapa dirinya memilih untuk Bersambung ke halaman 11
Agus dan Ahmad diamankan di Mapolsek Simokerto.
Sejumlah barang bukti yang disita polisi.
Gelapkan 30 Mobil Rental Surabaya, Memorandum Terdakwa Nurul Ana alias Buyung alias Joe didakwa menggelapkan 30 unit mobil rental milik PT Jaguar Indo Sukses. Modusnya terdakwa meminjam mobil di perusahaan rental milik korban, So Andika Setiawan sejak 2017 lalu. Dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Siska Christina disebutkan bahwa untuk mengelabui korban, terdakwa mengaku bekerja yang bergerak di bidang travel. Kemudian ia menyewa
beberapa unit mobil secara bertahap kepada korban. “Setelah jatuh tempo sewa habis, ada beberapa mobil yang dikembalikan dan ada yang tidak kembali hingga sekarang,” tutur JPU Siska saat membacakan dakwaannya di PN Surabaya, Kamis (29/7) Usai pembacaan dakwaan, JPU Siska kemudian melanjutkan sidang ke agenda keterangan saksi korban dan sopir yang Bersambung ke halaman 11
J
Terdakwa Nurul Ana menjalani dua agenda persidangan di PN Surabaya, Kamis (29/7).
Palsukan Data Pengiriman Sales Tuwowo Tilap Uang Perusahaan Rp 416 Juta
-
sli Meng, Covid-19, pendapatan asli daerah (PAD) Surabaya capai 35 persen.
-
KL Mending, pendapatan asli PKL Surabaya malah banyak yangg minus. Tiap hari utang!
Si Mameng (Penjual sego bebek)
Surabaya, Me Memorandum Seoran sales mengSeorang gelapkan uang tagihan perusah perusahaan tempatnya beke bekerja. Tersangka adal adalah Agus Setiawa wan (36), warga Jala lan Tuwowo. Pria in ini menilap uang p perusahaan yang Agus Setiawan diamankan b berlokasi di perdi Mapolsek Asemrowo. gu gudangan Margo-
Bersambung ke halaman 11
Kombespol Farman
mulyo Permai sebesar Rp 416 juta. Kini Agus telah mendekam di tahanan mapolsek setelah ditangkap anggota Unitreskrim Polsek Asemrowo atas laporan dari perusahaannya. Selain menangkap pelaku di rumahnya, petugas juga mengamankan barang bukti berupa, 34 lembar surat jalan dan faktur penjualan dari perusahaan serta 6 lembar surat pernyataan dari toko. Tersangka mendapatkan uang
tersebut dari memalsukan data pengiriman hingga melakukan penagihan toko dan uangnya tidak disetor ke perusahaan. Melainkan digunakan untuk kepentingan pribadinya. Sementara penangkapan Agus bermula dari laporan perusahaan yang mencurigai adanya tagihan pembelian blower atau kipas yang tak kunjung dibayar.
ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS
Kembang Desa Janda 2 Kali (1)
Dijodohkan vs Bos Nelayan
W
ajahnya tidak cantik dan tidak jelek. Sedep. Bodinya jan edyan. Suaranya lembut. Itulah Sukana (bukan nama sebenarnya), warga Benowo asal Lamongan.
Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
Bersambung ke halaman 11
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
JUMAT PAHING, 30 JULI 2021 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Sidoarjo, Memorandum Pemdes Semampir, Kecamatan Sedati, telah menuntaskan vaksinasi Covid-19 tahap kedua, Kamis (29/7). Berbeda dengan sebelumnya, pemdes menyediakan roti, bakso, dan jus jambu bagi warga setelah menjalani vaksin. Kades Luqman Mualim menjelaskan, langkah itu sebagai respons atas tingginya animo warga mengikuti vaksin. Sebab, dengan tingginya animo selain mempercepat program pemerintah untuk menanggulangi penyebaran Covid-19, juga meningkatkan harapan terbentuknya herd imunnity warga Semampir. ”Hari ini (kemarin) yang ikut vaksin sejumlah 330 orang, terdiri dari usia 18 tahun sampai lansia,” katanya. Luqman menyebutkan, mayoritas warganya sudah divaksin. Karena itu, ia mempredikisi penyebaran pandemi Covid-19 di Semampir segera menurun dan berangsur menghilang. Paini (46), salah satu peserta vaksin, merasa senang atas layanan vaksinasi di desanya. Ia berharap, setelah divaksin masyarakat bisa memiliki kekebalan tubuh terhadap Covid-19. “Alhamdulilah saya sudah mendapat vaksin. Ternyata reaksinya biasa dan tidak ada keluhan sakit apapun. Harapan saya pandemi Covid-19 ini segera selesai,” ujarnya. (fjr/jok/epe)
Pemdes Candinegoro Ajak Antisipasi Penyebaran Covid-19 Sidoarjo, Memorandum Pemdes Candinegoro, Kecamatan Wonoayu, mengimbau kepada semua pihak, khususnya seluruh warga untuk meningkatkan kesiagaan pada penyebaran pandemi Covid-19. Apalagi dengan adanya indikasi varian baru B16172 Delta. Seketaris Desa (Sekdes) Sukardi menyampaikan, imbauan itu harus diteruskan ketua RT/ RW dan kepala dusun ke masyarakat. Agar meningkatkan kesiagaan dengan memperketat protokol kesehatan. "Kita semua harus tetap waspada, jangan panik dan yang terpenting agar meningkatkan kesiagaan terhadap penyebaran wabah virus Corona, Sukardi termasuk mengikuti imbauan dari pihak kesehatan," katanya. Ia meminta semua berperan dengan meningkatkan deteksi dan respons cepat terhadap informasi gejala penyakit yang mirip Covid-19. "Segera melapor apabila menemukan masyarakat yang diduga mengalami gejala awal seperti gangguan pernapasan, batuk, pilek, demam, dan lainnya," terang Sukardi. Hanya saja, Sukardi jangan sampai muncul kepanikan. "Kami berharap semua pihak dapat bekerja sama, cegah penyebaran wabah virus Corona di desa kita," pungkasnya. (zam/jok/epe)
Peluncuran layanan tersebut bersamaan dengan peresmian Posko PPKM Level 4 di depan Pasar Larangan, Kecamatan Candi, Kamis (29/7). Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, Gerai Vaksinasi Mobile Presisi ini nantinya akan berkeliling ke desa-desa, pasar-pasar tradisional, dan terminal angkutan umum. "Juga ke beberapa titik lokasi lainnya di Kabupaten Sidoarjo, untuk melayani masyarakat yang belum divaksin Covid-19," katanya.
Kapolresta Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro dan Bupati Ahmad Muhdlor meninjau vaksinasi di gerai mobile presisi.
Lebih lanjut, kehadiran layanan gerai ini menurut kapolresta sebagai upaya percepatan
vaksinasi masyarakat, agar segera terbentuk herd immunity di tengah masa pandemi
Covid-19. Layanan vaksinasi keliling Polresta Sidoarjo ini diapresi-
Validasi Penerima BLT-DD Ketimang Melalui Musdesus Sidoarjo, Memorandum Menghindari data penerima BLT-DD tidak tepat, Pemdes Ketimang, Kecamatan Wonoayu mengadakan musyawarah desa khusus (musdesus), di pendopo balai desa, Rabu (28/7) malam. Selain dihadiri forkopimpcam, musdesus juga diikuti BPD, LPMD, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, dan elemen warga lainnya. Kades H Abdul Wahab menyampaikan, musdesus memang bertujuan untuk menanggulangi dampak Covid-19. Khususnya di sektor ekonomi. Maka perlu langkah yang cepat dan tepat untuk mengatasinya, salah satunya melalui pencairan BLT-DD.
Terkait dengan calon penerima BLT Dana Desa yang sudah diusulkan ditampung dan diverifikasi dengan data-data penerima bantuan lainnya. BLT DD harus tepat sasaran karena jika tidak maka akan ada sanksi. "Untuk itu kami selaku Pemerintah Desa Ketimang berharap kepada petugas berkaitan dengan data warga terdampak, mohon ketelitiannya untuk divalidasi, verifikasi, dan finalisasi. Agar memberikan pengertian kepada warga mengingat banyaknya jenis bantuan," ujar Abdul Wahab. Plt Kasi Pemerintahan Kecamatan Wonoayu Diyan Fitriana menjelaskan, musdesus
dilakukan agar sesuai aturan. Jika mekanismenya benar tidak akan menimbulkan persoalan. Sebab, BLT-DD merupakan langkah terakhir untuk menolong warga terdampak. "Untuk itu jangan sampai salah sasaran dan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegasnya. Verifikasi dan validasi BLT-DD dalam musdesus menjadi keputusan final dengan menetapkan by name dan by adress nama warga yang berhak menerima. Sesuai kriteria yakni, berpenghasilan rendah, belum mendapatkan bansos bentuk lain dari pemerintah, dan terdampak pandemi Covid-19. (zam/jok/epe)
Musdesus penetapan data penerima BLT- DD 2021.
Pemdes Bakalan Wringinpitu Salurkan Bantuan untuk Warga Isoman
Kades Bakalan Wringinpitu memberikan sembako kepada perwakilan keluarga yang sedang isoman.
Sidoarjo, Memorandum Pemdes Bakalan Wringinpitu, Kecamatan Balongbendo, menyalurkan bantuan berupa sembako bagi warga yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman). Bantuan itu berasal dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Berisi beras, minyak goreng, gula, dan tepung yang dibagikan kepada 100 warga. "Sebagian besar kita bagikan kepada warga yang menjalani isoman, dan sisanya kami salurkan kepada warga yang terdampak," kata Kades Bakalan Wringinpitu Nanang Hekso Sunariyo, Kamis (29/7). Penyaluran bantuan juga diikuti imbauan kepada warga penerima untuk memperhatikan protokol kese-
Menunggu 2 T Ia tetap akan memberikan sumbangan. Meski nilainya tetap seperti yang selama ini sudah ia lakukan. “Sejak kemarin saya berdoa sehari tiga kali. Agar Kapolda Sumsel benar-benar menerima uang Rp 2 triliun itu,” katanya. Saya sendiri pun berdoa seperti itu. Saya juga tidak tersinggung. Saya juga hanya bisa urunan semampu saya di awal Covid lalu. Teman-teman pengusaha lain pun berdoa yang sama. Mereka memuji setinggi langit ada malaikat seperti almarhum Aki. “Di tengah kesulitan selalu ada malaikat. Meski pun ada juga yang tega jadi setan,” ujar teman satunya lagi. Sampai Rabu sore lalu uang Rp 2 triliun dari Aki itu belum cair. Mungkin masih dicari jalan bagaimana cara masuknya ke rekening Kapolda Sumsel. Tapi sampai Kamis siang kemarin juga belum ada tanda-tanda positif. Memang ada selentingan kemungkinan cairnya jam 15.00 Kamis kemarin. Lewat Bank Mandiri. Tapi saya tidak berhasil mengecek kebe-
asi Bupati Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor). Sebab, upaya mementuk kekebalan komunal memang harus dilakukan semua pihak. Tidak hanya pemerintah kabupaten (pemkab) saja. "Dengan semakin banyaknya lokasi layanan vaksinasi Covid-19, diharapkan semakin cepat cakupan vaksinasi bagi masyarakat. Adanya Gerai Vaksinasi Mobile Presisi Polresta Sidoarjo yang terus keliling, maka jangan sampai masyarakat yang didatangi tidak antusias untuk divaksin," harap Gus Muhdlor. Rukoiyah, warga yang merasakan pertama kali layanan vaksinasi mobile, mengaku sangat terbantu. Ia mengatakan, selama ini dia ingin ikut vaksinasi, tapi tidak tahu mekanisme dan lokasinya. "Ya membantu dengan adanya layanan vaksinasi keliling dari Polresta Sidoarjo ini. Memudahkan kami dan tidak ribet," ucapnya. (bwo/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/ZAM
Warga Semampir Antusias Vaksinasi Kedua
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Kades Luqman Mualim meninjau vaksinasi Covid-19 warga Semampir.
Sidoarjo, Memorandum Polresta Sidoarjo membuat terobosan dalam melayani vaksinasi Covid-19 masyarakat. Dengan menyiapkan layanan bus Gerai Vaksinasi Mobile Presisi Polresta Sidoarjo. Gerai yang setiap hari mobile ditarget melayani 50 dosis vaksin masyarakat per hari.
FOTO: MEMORANDUM/BWO
FOTO: MEMORANDUM/FJR
Gerai Vaksinasi Mobile Presisi Meluncur di Jalanan
hatan. Seperti menjaga jarak antrean dan menggunakan masker. “Sekecil apapun bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah, kami akan upayakan untuk segera menyalurkan," tambahnya. Kades berpesan, bagi setiap warga menjalani isoman yang mendapatkan sembako ini untuk manfaatkan bantuan dari pemerintah dengan sebaik-baiknya, lantaran dikarenakan masih tingginya penyebaran Covid-19. "Ikuti anjuran pemerintah mari bersama menjaga Desa Bakalan Wringinpitu dari penyebaran Covid-19 dengan tidak keluar rumah jika tidak sangat mendesak," pungkasnya. (bwo/jok/epe)
Sambungan dari halaman 1 narannya. Maka tetap saja selentingan tadi saya anggap hanya kabar burung –meski kasihan burungnya. Yang jelas mulai Kamis sore kemarin rumah Heryanti dijaga polisi. Itulah rumah putri bungsu almarhum Aki. Satu-satunya dari 7 anak Aki yang tinggal di Palembang. Yang rumahnya kira-kira seharga Rp 2 sampai Rp 3 miliar –sangat sederhana untuk ukuran keluarga triliuner. Kelihatan juga ada mobil polisi berhenti di depan rumah. Salah seorang Polwan turun dari mobil, masuk pagar rumah itu. Wartawan diminta menjauh dari jalan depan rumah Heryanti. Juga diminta untuk memasukkan HP ke saku –agar tidak memotret dengan HP. Begitulah cerita wartawan Sumatera Ekspres di Palembang yang selalu melaporkan kejadian di lapangan ke HP saya. Laporan lainnya: dana Rp 2 triliun itu sudah ada di sebuah bank di Singapura. Itu sudah dimuat beberapa media termasuk harian serius Kompas.
Uang itu, tulis media tersebut, hasil tabungan Aki sendiri. Di masa hidupnya. Sejak dolar masih Rp 4 ribu/dolar. Itu berarti sejak jauh sebelum krisis moneter tahun 1998. Masuk akal saja. Banyak orang Indonesia yang punya tabungan dolar di Singapura. Lalu menjadi lebih kaya raya setelah krismon. Ketika dolar menjadi Rp 15 ribu/dolar. Bahwa Aki punya tabungan di Singapura juga tidak aneh. Orang Tionghoa itu punya perasaan terancam yang tidak habis-habisnya. Mereka harus punya tabungan dalam dolar. Harus pula di luar negeri. Sewaktu-waktu jiwa mereka terancam masih ada ‘’pegangan’’. Sikap seperti itu mulai berubah sekitar 10 tahun terakhir. Ketika hak-hak warga minoritas sudah disamakan dengan warga mayoritas. Tapi tabungan lama seperti yang di Singapura tidak serta merta dibawa pulang. Pengampunan pajak dulu itu dimaksudkan –antara lain– untuk menarik uang seperti itu. Jangan heran kalau ada orang
yang kelihatannya biasa-biasa saja sebenarnya punya uang lebih banyak dari orang yang pakai jas dan dasi. Mereka sudah terbiasa hidup dengan sangat hemat –lantaran perasaan selalu terancam tadi. Maka kalau uang Rp 2 triliun itu benar ada di bank di Singapura, berarti nilainya sekitar SGD 200 juta. Belum jelas apakah bentuknya tabungan, rekening, atau deposito. Aki meninggal 2009. Berarti sudah begitu lama uang itu mengendap di sana. Anak-anak Aki benar-benar hebat. Mereka mampu menahan diri –untuk tidak tergoda mencairkannya. Saya sampai menduga-duga: apakah Aki meninggalkan surat wasiat –yang juga disimpan di bank itu? Sehingga bank tidak bisa mencairkannya selain sesuai dengan wasiat itu? Adakah wasiatnya berbunyi: ahli waris tidak berhak mencairkannya –kecuali sepenuhnya untuk bantuan sosial? Saya pernah membantu urusan teman dengan sebuah bank di Singapura. Waktu itu ada seorang
pengusaha besar Surabaya meninggal dunia. Punya pabrik keramik modern dan besar sekali. Tidak punya anak kandung. Tidak punya saudara kandung. Ia punya dua anak angkat. Sang ayah punya tabungan besar di Singapura. Untuk mencairkannya luar biasa sulitnya. Terutama karena salah satu anak angkat itu lebih lihai mengurus di bank tersebut. Saya membayangkan Aki juga meninggalkan tabungan di bank Singapura. Tapi, itu tadi, kok anak-anak Aki hebat sekali. Tidak tergoda dengan tabungan itu. Bahkan anak Aki itu –seperti diceritakan seorang keluarga dokter kepada ‘’orang saya’’ di Palembang– tabungan itu tidak hanya Rp 2 triliun. Berapa? Tariklah napas dulu – Rp 16 triliun. Tentu saya tidak langsung percaya –meski pun kepada saya di-copy-kan percakapan WA yang menyebut angka Rp 16 triliun itu. Mengapa saya tidak percaya? Karena, angka Rp 16 triliun itu disebut-sebut terkait dengan tagih-
-menagih utang. Sang anak ditagih. Yang menagih seorang dokter. Nilai tagihan Rp 3 miliar. Yang ditagih minta mundur terus. Sambil mengatakan ada uang di Singapura Rp 16 triliun. Si teman percaya uang itu benar-benar ada. Ia pernah ikut menemani si anak ke Singapura. Mengurus uang tersebut. Ada. Karena itu ia berani meminjami uang sampai Rp 3 miliar. Agar urusan menarik warisan sang ayah bisa segera terwujud. Si anak berjuang tidak mengenal lelah untuk mengurus warisan itu. Bertahun-tahun. Dengan biaya yang besar. Aki adalah orang kaya lama. Dengan gaya lama pula –tidak mau menunjukkan kekayaannya. Ia punya usaha di mana-mana. Tentu dengan banyak partner luar negeri. Itu yang membuat urusan bertambah panjang. Hari-hari esok adalah hari penuh harapan: uang Rp 2 triliun tersebut siapa tahu benar-benar datang. (*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
Empat Penjabat Berpeluang Jadi Sekdaprov
tunjangan kesehatan yang cukup bagi pelamar. “Beri gaji dan insentif yang besar serta tentunya pembayaran gaji tepat waktu,” lanjut Artono. Masih menurut Artono, seharusnya sejak dulu Pemprov Jatim menyiapkan segala n Bersambung ke halaman 4
Kalau sejak dulu disiapkan, tentunya tak kelabakan kekurangan rumah sakit dan nakesnya. . ARTONO Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim
Dewan Desak Khofifah Jangan Gandoli Heru
Surabaya, Memorandum Dalam pelantikan 16 pejabat yang mengisi kekosongan kursi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, ternyata kursi sekretaris daerah provinsi (sekdaprov) tetap tak tersentuh. Melihat kondisi seperti ini DPRD Provinsi Jatim mendesak gubernur tidak menggandoli Heru Tjahjono, yang sampai sekarang masih menjabat Plh Sekdaprov Jatim. Sebab di tubuh pemprov sebenarnya tidak sedikit orang yang mampu menduduki kursi sekdaprov, dan memenuhi syarat, sebab mereka sudah mengikuti diklat pimpinan satu. Hal ini kembali ditegaskan anggota Komisi A DPRD Jawa Timur Dr Freddy Poernomo, ketika melihat gubernur belum juga mengisi sekda secara definitif. n Bersambung ke halaman 4
FOTO: MEMORANDUM/M DAYAT
FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
Tangani Covid-19, Jatim Krisis Nakes Surabaya, Memorandum Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Artono mendorong Pemprov Jatim membuka lowongan secara massal di sektor nakes (tenaga kesehatan). Upaya ini untuk mengatasi krisis nakes dalam penanganan covid-19 di Jatim. “Lowongan nakes untuk membantu pasien Covid-19 untuk menjawab krisis nakes saat ini,” ungkap Artono. Politisi PKS ini mengatakan, untuk menarik agar banyak pelamar di sektor nakes tersebut, pemprov harus memberikan gaji yang menarik,
JUMAT PAHING, 30 JULI 2021 HALAMAN 3
Freddy Poernomo
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Pandemi Covid-19, PAD Hanya 35 Persen
Eri Cahyadi
FOTO: MEMORANDUM/RIDHO
ILUSTRASI: ISTIMEWA
Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto bersama Forkopimda Jatim yang didampingi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau vaksin massal di lapangan Thor.
Vaksinasi Massal, Koarmada II Siapkan 25 Ribu Dosis Surabaya, Memorandum Vaksinasi massal yang digelar Komando Armada (Koarmada) II bersama Pemkot Surabaya di lapangan Thor mendapat antusias warga, Kamis (29/7). Dalam vaksinasi massal ini, Koarmada II menyediakan 25 ribu dosis yang dibagi menjadi dua hari, Kamis (29/7) sebanyak 12.500 dosis, dan sisanya digelar hari ini, Jumat (30/7). Dalam vaksinasi massal itu, selain Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebagai tuan rumah, dan Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Iwan
Isnurwanto sebagai penyelanggara, kegiatan juga dihadiri Forkopimda Jatim yakni Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, dan Kajati Jatim M Dofir. Setibanya di lokasi, Forkopimda Jatim langsung meninjau ruang entry data vaksin yang terlihat sibuk memasukkan data peserta vaksin. Selanjutnya menuju ke lapangan Thor n Bersambung ke halaman 4
Tindak Pelanggar PPKM Level 4 Secara Humanis
Kasatpol PP: Mereka Bukan Cari Uang Surabaya, Memorandum erlakuan Dalam penertiban selama pemberlakuan KM) level pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hristijanto 4, Kasatpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto k bersikap menekankan pada personelnya untuk ukan usaha humanis terhadap pelanggar yang dilakukan ukasi terhaekonomi mikro. Selain itu juga upaya edukasi okes) terus dap penerapan protokol kesehatan (prokes) ditingkatkan. “Kami satpol PP banyak melakukan edukasi dan pengawasan terkait usaha ekonomii mikro, baik itu PKL, warung, bengkel kecil agar mereka n protetap bisa usaha dan tetap menekankan 7). tokol kesehatan,” jelas Eddy, Kamis (29/7). Tambah Eddy, dalam PPKM level 4 ini n Bersambung ke halaman 4
EDDY CHRISTIJANTO FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Surabaya, Memorandum Pendapatan asli daerah (PAD) yang dicapai Pemkot Surabaya selama pandemi Covid-19 hanya mencapai 35 persen dari total 100 persen. Ditegaskan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bahwa selama ini potensi yang besar diperoleh Pemkot Surabaya dari hotel, apartemen, dan mal. “Tapi kita tetap bergerak memfokuskan PBB (pajak bumi dan bangunan). Jadi kita berusaha semaksimal mungkin bagaimana PAD kita bisa mencapai target,” ujar Cak Eri, sapaan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi usai mendampingi Forkopimda Jatim meninjau vaksinasi massal di lapangan Thor, Kamis (29/7). Tambah Cak Eri, dengan PAD yang baru mencapai 35 persen, banyak pekerjaan proyek yang tidak jalan. “Karena ketika sudah melaksanakan harus membayar. Kita pending dulu menunggu PAD,” jelasnya. n Bersambung ke halaman 4
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
JUMAT PAHING, 30 JULI 2021 HALAMAN 4
Kuota BST Turun 35 Persen
Pemkot Harus Siapkan Skema Bantuan Semoga MBR yang tidak menerima BST, akan dapat bantuan sebagai penerima PKH atau BPNT (bantuan pangan nontunai) dari Kemensos. RENI ASTUTI Wakil Ketua DPRD Surabaya mendapat bantuan apapun, maka pihaknya mendesak harus ada solusi. Reni meminta pemkot segera menyiapkan skema bantuan lain sambil mengusulkan ke kemensos agar semua yang masuk data MBR juga masuk DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) sebagai penerima bantuan. “Kelurahan dan dinsos sudah ada datanya, jadi tinggal segera dicarikan solusi,” ucapnya. Seusai mengunjungi lokasi penyaluran BST. Reni kemudian berkun-
Reni Astuti ketika meninjau pembagian BST di Putat Jaya.
jung ke kediaman sejumlah warga MBR yang dilaporkan tahun lalu menerima bantuan tetapi tahun ini bukan sebagai penerima BST. Saat blusukan ke rumah warga, Reni menyaksikan langsung kondisi warga MBR yang ekonominya tidak mampu dengan beragam situasi. Mulai dari janda yang berdagang jajanan ringan, hingga ada seorang ibu yang menderita stroke sementara anaknya yatim tengah kuliah sambil usaha mikro membantu ekonomi keluarganya. “Di saat pandemi berkepanjangan seperti ini, warga MBR yang kondisinya susah harus ada solusi bantuan dari pemerintah kota,” tegas politisi dari Fraksi PKS ini.(mg3/tyo)
Lurah Wonokusumo: Kuota Penerima Seleksi Pusat LURAH Wonokusumo Andri Kurniawan menyebutkan, di wilayahnya kuota KPM untuk BST kini hanya 4.710 KPM yang kebagian. “Ada penurunan dari sebelumnya yang berkisar 7.000 KPM,” tuturnya. Terkait pengurangan kuota ini, pihaknya mengaku kerap ditanya oleh ketua RT/RW maupun warga setempat. Namun dia tak tahu menahu mengapa terjadi pengurangan kuota. “Data dari Kemensos, kita hanya terima undangan pengambilan di Kantor Pos. Lalu tinggal kita bagikan ke warga melalui RW,” paparnya. Artinya, warga yang menerima
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
meringankan beban warga agar turut mendukung program pemerintah dengan menjalankan protokol kesehatan dan membatasi aktifitas di luar rumah,” ujar Mudjib. Dalam pendistribusian bantuan beras kepada warga miskin ini, masih menurut Mujib dipastikan dapat tepat sasaran. Sebab sebelumnya babinsa sudah melakukan pendataan di wilayahnya. “Pendataan warga yang tidak mampu sebelumnya telah diserahkan melalui kelurahan oleh RT dan RW setempat, sehingga pelaksanaan penyaluran bantuan beras ini tepat sasaran,” pungkasnya.(tyo/day)
Andri Kurniawan
Babinsa Koramil Kenjeran menyerahkan bansos kepada warga di wilayah teritorialnya.
Surabaya, Memorandum Sudah seminggu ini stok vaksin di Surabaya habis. Untuk memenuhi percepatan vaksinasi dengan herd immunity mencapai 70 persen, Pemkot Surabaya masih menunggu pasokan vaksin dari pemerintah pusat. Dikatakan Kadinkes Surabaya Febria Rachmanita, bahwa persediaan vaksin sudah kosong di gudang farmasi sejak seminggu lalu.“Kamis kemarin sudah habis dua-duanya. Kami masih menunggu sampai awal Agustus,” ujar Feny, sapaan Kadinkes Surabaya Febria Rachmanita, Kamis (29/7). Lanjutnya, secara keseluruhan di Surabaya sudah melakukan vaksinasi sebanyak 1,4 juta dosis untuk dosis 1, dan dosis 2 sekitar 750 ribu. “Targetnya 2,2 ribu sekian dosis untuk Kota
Surabaya. Jadi sampai saat ini dosis 1 kita ini sekitar 60 persen, saya berharap Agustus target selesai semua. Tapi vaksinnya yang tidak ada. InsyaAllah tercapai 70 persen bisa terbentuk herd immunity,” ujar Feny. Tambah Feny, vaksin ketiga moderna untuk tenaga kesehatan (nakes) pelaksanaannya minggu depan. “Vaksin sudah datang dan sudah tiba di Jakarta. Saat ini masih mendata nakes yang membutuhkan itu berapa, moderna ini sama seperti kemarin untuk 48 ribu-an SDM kesehatan. Fungsinya untuk meningkatkan imun lagi, kenapa diberikan lagi karena kemarin saat tinggi-tingginya Covid-19, nakes banyak yang tumbang,” pungkas Feny.(fer/tyo)
Dewan Desak Khofifah Jangan Gandoli Heru Ia beralasan dengan jabatan definitif sekda, roda organisasi Pemprov Jatim bisa berjalan maksimal. “Gubernur terkesan gandoli Plh Sekdaprov, karena masih banyak pejabat yang bisa menggantikannya,” ujar Freddy. Politisi Partai Golkar Jatim ini juga mengingatkan gubernur bila posisi Heru sebagai Plh sekdaprov sudah melanggar hukum adminis-
Sambungan dari halaman 3
trasi pemerintahan. “Kami berharap segera terisi posisi sekda definitif, agar pelaksanaan kegiatan di Pemprov Jatim lebih maksimal,” tegas Freddy, Kamis (29/7). Dipaparkan Freddy, ada empat nama yang telah mengikuti diklat pimpinan satu, adalah Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Wachid Wahyudi; Kepala Bappeda Jatim, Boby
Sumiarsono; Kepala Dinas ESDM Jawa Timur, Nurkholis; Serta, Kepala BKD Jawa Timur, Indah Wahyuni. Masih menurut Freddy bila terkait jabatan sekdaprov juga bisa diisi pejabat dari pemerintah pusat. Karena mekanisme Mendagri juga mempunyai kewenangan menentukan posisi sekda. Sementara Pemprov Jatim bisa mengusulkan tiga nama melalui tim
Pandemi Covid-19, PAD Hanya 35 Persen Lanjutnya, strategi bahwa PAD masuk untuk proyek, karena pendapatan itu ada yang asli dan bagi hasil dari pemerintah pusat. Sepeti BPKB mobil dan motor masuknya tidak sesuai rencana. “Kami sadar kondisi keuangan terdampak dan tidak boleh menyalahkan satu sama lain tapi yang ada nikmati dan jalankan,” tambahnya. Untuk anggaran Covid-19, lanjut Cak Eri, sudah mencapai ratusan miliar rupaih. Dipaparkan Cak Eri bila dalam penanganan Covid-19, ada penggunaan APBD dan Surabaya Memanggil. Kalau dari APBD sekitar Rp 400 miliar tapi ka-
secara psikologis itu pemerintah ingin membuka kran-kran ekonomi mikro. “Kami lebih banyak humanis, karena kita semua tahu situasi ekonomi. Situasi PKL saat ini mereka bukan cari uang tapi cari makan, mereka bisa bekerja,” ujar mantan Kepala BPB Linmas ini. Tambah Eddy, ketika ada pelanggaran ada tindakan yang humanis. Eddy memberi contoh ketika ada restoran yang membuka kursi, padahal mereka harus
Sambungan dari hal 3
take away, maka pihaknya melakukan tindakan di tempat secara humanis. “Kalau warung, mereka sudah bisa melayani tiga orang untuk 20 menit, permasalahannya itu menghitung 20 menitnya ini,” tambah Eddy. Eddy juga menjelaskan, bahwa pihaknya sempat menyita tujuh krat miras di salah satu warung di kawasan Kenjeran. “Kalau kemarin menyita miras. Itu kita amankan, karena warung-warung kecil pasti tidak punya izin,” pungkas Eddy.(fer/tyo)
panitia seleksi (pansel). Ditambahkan anggota Fraksi Partai Amanat Nasional DPRD Jawa Timur (F-PAN Jatim) Nur Aziz, dalam situasi sekarang, memang diperlukan terobosan besar untuk mengejar ketertinggalan yang disebabkan oleh pandemi, dan sekdaprov difinitif sangat diperlukan. Legislator yang terpilih dari Dapil
Sambungan dari halaman 3
lau non-APBD jika digabungkan sudah tembus Rp 800 miliar. Cak Eri mencontohkan, PDAM membantu 10 mobil, oksigen konstrator, ada lagi beras puluhan sak. “Kalau semua ditotal banyak ada lagi bantuan sekitar 600700 tapi ini belum sampai akhir tahun kan. Kalau di tahun-tahun sebelumnya sampai triliunan rupiah,” ungkap Cak Eri. Tapi bantuan untuk membeli alat dan semua dilaporkan terus kepada DPRD. “Penggunaan APBD kita, alhamdulilah pelaksanaannya didampingi kejaksaan dan kepolisian. Karena seperti arahan Jaksa Agung tiap pengguna APBD
Kasatpol PP: Mereka Bukan...
BST untuk Mei-Juni diseleksi langsung oleh pusat. Menurut Andri, warga yang sebelumnya pernah mendapat BST namun kini tidak lagi, kemungkinan terdaftar di program bantuan yang lain. “Mungkin warga yang tidak mendapat BST namanya terdaftar di program lain seperti bantuan pangan non-tunai (BPNT) dan program keluarga harapan (PKH),” paparnya. Dia berharap warga yang tidak kebagian agar sabar. Sebab penurunan kuota BST ini juga dialami di kelurahan lain. “Mungkin yang belum mendapat BST di bulan berikutnya akan kebagian,” tutup Andri. (mg3/tyo)
Pasokan Vaksin Tunggu Awal Agustus
Babinsa Kenjeran Bagikan Bansos Surabaya, Memorandum Babinsa Koramil Kenjeran membagikan beras bantuan sosial (bansos) dari pemerintah kepada warga miskin di tengah pandemi Covid-19, Kamis (29/7). Kegiatan pemberian sembako ini sebagai bentuk kepedulian TNI di tengah pandemi Covid-19 untuk meringankan beban warga. Danramil Kenjeran Mayor Inf Mudjib menyebutkan, bantuan berupa paket sembako beras ini disalurkan kepada warga kurang mampu yang terdampak pandemi Covid-19 di masa PPKM level 4. “Penyaluran bantuan beras ini untuk
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
“Misalnya di Kelurahan Putat Jaya saja, tahun lalu ada 7.000 KPM penerima BST, saat ini tersisa 4.200 KPM. Pengurangan 2.800 KPM ini angka yang tinggi dan menjadi pertanyaan dari beberapa pengurus RT/RW maupun warga setempat,” tutur Reni saat meninjau pembagian BST di wilayah Putat Jaya, Kamis (29/7). Padahal menurutnya, ada banyak warga yang tercatat sebagai masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), namun tidak terdaftar sebagai penerima BST. Bahkan pengurangan kuota BST ini hampir ditemukan di setiap kelurahan. Reni lantas mendorong pemkot dalam hal ini Dinas Sosial Surabaya agar memastikan nasib warga MBR yang tahun lalu mendapat bantuan, akan tetapi sekarang tidak terdaftar sebagai penerima manfaat. “Semoga MBR yang tidak menerima BST, akan dapat bantuan sebagai penerima PKH atau BPNT (bantuan pangan nontunai) dari Kemensos,” harap Reni. Jika dari ketiga skema bantuan kemensos tersebut warga MBR tidak
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Surabaya, Memorandum Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti mengungkapkan, kuota keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial tunai (BST) untuk bulan Mei-Juni mengalami penurunan 35 persen. Hal ini berdasarkan data realisasi BST pada Februari 2021, total ada 268.194 KPM. Namun realisasi pada Juli 2021 ini, alokasi BST se-Surabaya turun drastis menjadi 172.872 KPM.
didampingi oleh kejaksaan. Kejaksan melihat dan BPKP melihat benar, baru ditandatangani,” papar Cak Eri. Diakui Cak Eri, anggaran paling besar yaitu permakanan. Karena orang sakit satu, keluarganya lima di rumah maka lima orang ini ditanggung permakanannya selama empat hari. “Selain permakanan, pembayaran insentifnya nakes sudah Rp 90 miliar lebih, obat yang awal-awal dan sekarang mendapatkan bantuan, swab antigen yang kita lakukan, dan pembelian untuk oksigen-oksigen,” pungkas Cak Eri.(fer/tyo)
Madura ini berharap, pelantikan pejabat definitif bukan hanya sekadar untuk menggugurkan kewajiban. “Penempatan pejabat harus yang berkualitas, sesuai yang diamanatkan reformasi birokrasi. Sehingga pelayanan terhadap rakyat bisa terlaksana dengan baik,” tegas Nur Aziz. Sedangkan menurut mantan Kepala BKD Pemprov Jatim Nurkholis,
Tangani Covid-19, Jatim Krisis Nakes sesuatunya dengan mempertimbangkan risiko terburuk jika terjadi lonjakan pasien Covid-19. “Kalau sejak dulu disiapkan, tentunya tak kelabakan kekurangan rumah sakit dan nakesnya,” terang Artono. Sehingga ketika terjadi lonjakan, pemerintah bingung karena kekurangan rumah sakit darurat dan nakesnya. “Solusinya karena sudah terjadi, mau tidak mau menambah rumah sakit darurat plus rekrutmen massal nakes,” tegas Artono. Sebelumnya anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono, menyesalkan kekosongan kadinkes di kala Jatim membutuhkan perhatian khusus dalam penanganan pandemi. ”Bagaimana mungkin di tengah pandemi Covid-19 yang mengganas, dengan second wave yang
Sambungan dari halaman 3 bahkan kini menempatkan Jawa Timur sebagai penyumbang kasus kematian terbesar di Tanah Air, ternyata dinkes tidak memiliki pejabat definitif,” ujar Deni, Rabu (28/7). Sekadar diketahui, tenaga kesehatan di Jawa Timur terus berguguran. Dari data persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI ) Jatim tercatat, ada 426 nakes yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 selama pandemi. Dari 426 nakes, 191 di antaranya adalah perawat. Kemudian 113 dokter dan sisanya tenaga kesehatan penunjang lainnya. Perawat yang gugur akibat Covid-19, terbanyak dari Kota Surabaya yakni 28 orang, Lamongan, dan Kabupaten Kediri masing-masing 11 perawat, dan Sumenep 10 perawat. (day/tyo)
Vaksinasi Massal, Koarmada II Siapkan 25 Ribu Dosis yang dibagi menjadi dua tenda vaksin. Forkopimda Jatim ini lalu menyapa warga yang mengikuti vaksin dan para tenaga kesehatan (nakes). “Kami tidak henti-hentinya bahu-membahu untuk melawan Covid-19. Di sini hadir bersama-sama seluruh pejabat di Provinsi Jatim bersama-sama memerangi Covid-19,” ujar Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto. Tambah Iwan, bahwa dalam pelaksanaan vaksin ini melibatkan 406 tenaga kesehatan (nakes) yang terdiri dari 106 dari TNI Angkatan Laut, dan
sekitar 300 nakes dari Dinkes Surabaya. “Kami menggandeng unsur-unsur dan satuan-satuan samping dengan melibatkan Lantamal V, Kodiklatal, Yonkes Marinir, Stikes Universitas Hang Tuah Surabaya, Rumah Sakit Ewa Pangalila, dan didukung penuh oleh Pemkot Surabaya,” jelasnya. Lanjutnya, bahwa hari ini (Kamis, red) juga menggelar vaksinasi di Pulau Bawean dengan target 10.500 orang.“Bangga melihat banyak yang datang ke sana,” pungkas Iwan. Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan,
yang kini menjabat Kepala Dinas ESDM Jawa Timur, karena juga ikut terkena mutasi, mengaku tidak mengetahui soal ini. “Saya tidak tahu. Karena kewenangan di pejabat pembuat komitmen (PPK),” tegas Nurkholis. Ia menyampaikan sampai saat ini Heru Tjahyono masih menjabat Plh Sekdaprov Jatim “Pak Heru masih menjabat,” tegas Nurkholis.(day/tyo)
Sambungan dari halaman 3 sampai dengan data per 28 Juli, Jatim masih tertinggi di dalam vaksinasi secara dosis, jadi penggunaan dosis sudah mencapai lebih 23 persen. “Kemudian dosis kedua kami sudah hampir 3 juta, mudah-mudahan akan terus terjaga stamina yang luar biasa, sinergitas yang luar biasa, dan semangat masyarakat se-Jawa Timur yang sudah bergerak mengikuti vaksinasi secara masif,” papar Khofifah. Lebih lanjut Khofifah menjelaskan. Hari ini hulunya harus di maksimalkan menggunakan masker dan Protokol Kesehatan (prokes) lainnya, dan hulu
yang paling signifikan adalah vaksinasi. Hilirnya kuratif. “Data per-kemarin 28 Juli, untuk bed occupancy rate (BOR) di Jatim sudah mulai melandai dibanding dengan awal PPKM darurat. Per-kemarin jam 16.00, sudah 75 persen untuk perisolasi, sedangkan untuk ICU masih 82 persen, itu artinya bahwa kecenderungan yang masuk kategori gejala berat, mereka membutuhkan istirahat lebih lama dalam perawatannya, ini masih 82 persen, tapi yang ruang isolasi alhamdulillah sudah mencapai 75 persen,” pungkas Khofifah. (fer/mg6/tyo)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
JUMAT PAHING, 30 JULI 2021 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Bupati R Abdul Latif Amin Imron secara simbolis menyerahkan bantuan kepada perwakilan penerima BST.
74.837 KPM Digelontor Bantuan selama PPKM Level 4
Total ada sebanyak 1.020 ton beras yang diserahkan kepada warga. Baik di wilayah daratan maupun kepulauan. “Bantuan beras PPKM ini untuk penerima PKH (program keluarga harapan),” ujar Nyai Eva, panggilan akrab wabup. Dia berharap, bantuan beras yang disalurkan dapat sedikit membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya. Terutama selama masa PPKM yang sudah dua kali mengalami perpanjangan. Kabupaten Sumenep sendiri masuk kategori PPKM Level 3. Menurut Nyai Eva, pelaksanaan PPKM dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 sejauh ini berdampak terhadap ekonomi masyarakat. Untuk itu ia berharap masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan agar pandemi Covid-19 bisa segera selesai, dan aktivitas masyarakat kembali normal. “Kami juga mengimbau
Wabup Nyai Eva memberangkatkan bansos untuk warga selama penerapan PPKM.
kepada masyarakat yang belum vaksin agar vaksin. Karena vaksin ini merupakan bagian dari ikhtiar kita agar terhindar dari virus Corona,” tambahnya. Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, berkoordinasi dengan Dirjen PFM Kemensos, Dirut PT Pos Indonesia, Kapolda Jatim, dan Bupati Sumenep. Koordinasi itu terkait kegaduhan pada proses penyaluran bansos tunai di Sumenep, akibat penolakan warga penerima BST (bantuan sosial tunai) untuk divaksinasi di tempat. Dari hasil koordinasi terse-
but, Emil memperoleh kepastian, bahwa warga penerima BST yang belum bersedia divaksin, tidak akan ditahan bantuannya. "Alhamdulillah, setelah memohon masukan dari pak Dirjen PFM Kemensos dan Dirut PT Pos Indonesia, serta dengan saran dari pak Kapolda dan juga komunikasi dengan pak Bupati Sumenep, sudah jelas bahwa penyediaan fasilitas vaksinasi di lokasi penyaluran BST adalah hal yang baik, namun bagi warga yang belum bersedia divaksin tidak akan ditahan pencairan bansos tunainya," ujar Emil dalam keterangannya Rabu
malam. Menurut Emil, program vaksinasi di lokasi penyaluran BST adalah inisiatif yang diapresiasi oleh banyak pihak. Akan tetapi, jika warga belum bersedia, maka prioritas saat ini adalah memastikan BST tersalur dengan baik. Hasil koordinasi itu angsung disampaikan Emil sebagai bahakan klarifikasi ke seluruh kepala dinas sosial (dinsos) kabupaten/ kota dan perwakilan Kemensos untuk mempercepat koordinasi penyelarasan pendataan dan penyaluran bansos di masa pandemi.
Lebih lanjut, berdasar pasal 13 dari Perpres 14/2021, Emil menyampaikan bahwa semangat dari pasal tersebut adalah untuk mempercepat perlindungan bagi masyarakat dari risiko serius apabila terpapar virus Covid-19. Namun, tentunya akan diupayakan langkah-langkah persuasif untuk mendorong capaian vaksinasi. Penyediaan vaksinasi di lokasi BST dipandang positif untuk meningkatkan minat warga penerima BST divaksinasi, meski tanpa seluruhnya diwajibkan untuk vaksinasi sebelum bisa mencairkan BST. (*/aan/epe)
Pemkab Pamekasan Sabet Gelar KLA 2021 Pamekasan, Memorandum Pemkab Pamekasan kembali menerima penghargaan kabupaten layak anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI. Penghargaan KLA kategori pratama tersebut diumumkan Kementerian PPPA secara virtual, Kamis (29/7). Dengan perolehan penghargaan ini, Kabupaten Pamekasan sudah dua kali berturut menerima penghargaan KLA.
Yakni pada 2019 dan 2021. "Ini artinya bahwa kota layak anak ini seluruh fasilitas umum maupun di tempat-tempat tertentu bisa diakses oleh anak-anak. Baik tempat mainan, tempat baca, dan lain-lain," kata Bupati Baddrut Tamam yang menyaksikan dari ruang kerjanya. Menurutnya, berbagai indikator dan persyaratan ketat menjadi pertimbangan penting dalam penilaian sebuah daerah menyabet gelar KLA. Tidak hanya fasilitas, tapi juga berba-
gai hal termasuk hak sipil kebebasan, informasi layak anak, partisipasi anak hingga hak pendidikan anak. Dengan penghargaan KLA 2021 ini, bupati termotivasi untuk terus meningkatkan dari kategori pratama menjadi kategori madya pada tahun-tahun berikutnya. "Tentu peningkatan kategori itu tidak hanya menjadi tugas satu organisasi perangkat daerah (OPD) saja, melainkan harus kerja sama semua
OPD untuk memenuhi kebutuhan hak anak tersebut," sebutnya. Ada cerita menarik terkait penilaian KLA 2021. "Sebenarnya skor kita sangat tinggi, tetapi karena tim verifikasi dan validasi itu tidak turun ke Pamekasan dan Sumenep, mereka hanya turun ke Bangkalan dan Sampang. Karena tim itu terpapar Covid-19, sehingga untuk Pamekasan dan Sumenep tidak dilakukan, hanya verifikasi daring," tutupnya. (*/sjk/epe)
FOTO: MEMORANDUM/IST
Bangkalan, Memorandum Bupati R Abdul Latif Amin Imron menggelontorkan bantuan sosial (bansos) selama penerapan PKKM Level 4 di Bangkalan. Hanya saja, target kali ini dikhususkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) progam keluarga harapan (PKH) dan bantuan sosial tunai (BST). Total ada sebanyak 74.837 KPM tersebar di 18 kecamatan. “Sesuai rencana, masing-masing KPM akan mendapat jatah bansos 10 kg beras,” kata Ra Latif sapaan akrabnya ketika memberangkatkan bantuan di pendopo agung, Rabu (28/7). Jika diakumulasi, beras kelas medium yang didistribusikan mencapai 748,37 ton. Beras itu merupakan cadangan pemerintah di Gudang Bulog Cabang Madura di Bangkalan. Karena itu, pendistribusiannya pemkab bekerja sama dengan Bulog, menggunakan jasa transportasi dari PT DNR dengan limit masa kerja satu bulan. Ra Latif berharap, distribusi sudah tuntas pada 4 Agustus 2021. Ketentuan ini harus diupayakan semaksimal mungkin. Sebab misi utama bansos kali ini, memang bertujuan untuk meringankan dampak ekonomi warga selama penerapan PPKM Level 4. Tak kalah pentingnya, Ra Latif wanti-wanti, agar penyaluran bansos beras harus tepat sasaran. "Jangan nyasar ke mana-mana, karena KPM bansos PKH dan BST yang jadi target sasaran sudah terdata valid di lapangan,” tandasnya. Bupati menambahkan, lonjakan kasus Covid-19 yang dipicu varian B16172 Delta di Kabupaten Bangkalan hingga pekan terakhir Juli 2021, masih relatif tinggi. Data terakhir (28/7), jumlah total warga positif terpapar covid sudah menembus angka 5.442 warga. Sebanyak 4.293 di antaranya sembuh. Meski begitu, Ra Latif meminta agar masyarakat tidak panik. "Yang penting, mari kita tingkatkan disiplin mematuhi prokes, termasuk menaati semua aturan selama PPKM Level 4. Jangan lupa rajin mengkonsumsi multi vitamin dan makanan bergizi,” imbaunya. Jika tingkat kepatuhan masyarakat kian maksimal, Ra Latif optimis lonjakan kasus cepat terkendali. Terbukti, 18 kecamatan yang awal Juli berstatus zona merah, kini 14 sudah turun ke zona oranye. Sedangkan Kecamatan Bangkalan, Kamal, Kwanyar, dan Modung masih tetap zona merah. (ras/epe)
Sumenep, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, mulai menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Kamis (29/7). Penyaluran perdana itu dilepas Wakil Bupati (Wabup) Hj Dewi Khalifah bersama Forkopimda Sumenep dari kantor pemkab.
FOTO: MEMORANDUM/IST
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Wabup Berangkatkan Bantuan Beras untuk Warga
Prioritaskan Anggaran Kemasyarakatan di APBD Perubahan 2021 Sumenep, Memorandum Pandemi Covid-19 selain berdampak pada kesehatan masyarakat juga menghancurkan sektor perekonomian. Sehingga DPRD Sumenep berjanji akan memprioritaskan anggaran untuk masyarakat di APBD Perubahan 2021. Ketua DPRD Sumenep Hamid Ali Munir mengatakan, anggaran yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di antaranya bantuan sosial (bansos), peningkatan jalan dan sarana pertanian, alat-alat pertanian dan usaha kecil menengah (UKM) dan lainnya. "Satu tahun lebih pandemi Covid-19 sangat berdampak sekali bagi masyarakat khususnya yang kelas menengah ke bawah. Sehingga kami wajib memperjuangkan melalui APBD perubahan," ujar Hamid, Kamis (29/7). Pihaknya menegaskan, saat pembahasan APBD Perubahan akan berkoordinasi dengan anggota DPRD Sumenep lainnya untuk meningkatkan anggaran pada bidang-bidang yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Meski tidak bisa serta merta meningkatkan perekonomian, menurut Hamid, paling tidak secara bertahap aktivitas ekonomi masyarakat bisa bangkit. Sehingga pada 2022, diharapkan kondisi perekonomian masyarakat di Sumenep bisa normal kembali seperti sedia kala. "Memang cukup sulit mensta-
Hamid Ali Munir
bilkan perekonomian masyarakat secara tiba-tiba setelah kita cukup lama terdampak Covid-19 dari awal tahun 2020. Tapi kami di legislatif akan terus berupaya sesuai tugas dan fungsi kami di DPRD," imbuh dia. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut mengungkapkan, sejak pandemi Covid-19 banyak sektor ekonomi masyarakat yang terdampak, di antaranya adalah perdagangan dan transportasi. Karena usaha kecil masyarakat yang berupa warung atau pedagang hewan serta para sopir angkutan antardesa diba-
Pimpinan DPRD Sumenep ketika memimpin sidang paripurna.
tasi aktivitasnya. "Sebenarnya semua sektor ikut ter-
dampak pandemi Covid-19 termasuk aktivitas kedewanan yang terhambat.
Tapi sebagai wakil rakyat kami tetap memprioritaskan kepentingan ma-
syarakat khususnya terkait perekonomian," tandas Hamid. (adv/aan/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
Warga Manyar Apresiasi Vaksinasi Covid Door to Door Gresik, Memorandum Percepatan vaksinasi oleh jajaran Polres Gresik terus digencarkan. Petugas melakukan vaksinasi jemput bola dengan cara door to door mendatangi satu per satu rumah warga untuk dilakukan suntik vaksin di tempat. Vaksinasi tersebut dilakukan Polsek Manyar, Polres Gresik, Koramil, puskesmas, dan Pemerintah Kecamatan Manyar. Mereka mengendarai mobil polisi menuju desa yang berada jauh dari gerai vaksin. Ada tujuh desa yang didatangi. Petugas mendatangi rumah para lansia untuk melakukan vaksinasi langsung. Langkah jemput bola ini pun diapresiasi warga. Kapolsek Manyar, AKP Bima Sakti Pria Laksana mengatakan, vaksinasi menyasar para lansia yang berada di desa. Progam door to door ini akan dikembangkan dengan vaksin mobile, yaitu mendatangi warga di desa. “Vaksin door to door sasaran
Kegiatan vaksinasi terhadap lansia di Kecamatan Manyar.
Kapolres Sumenep Hadiri Penyaluran Perdana Bantuan Beras PPKM Sumenep, Memorandum Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya bersama jajaran n Forkopimda Sumenep melaksanakan kegiatan penyaluran perdana a bantuan beras PPKM 2021 yang dibuka Wakil Bupati Sumenep Nyai Hj Dewi Khalifah, Kamis (29/7) pukul 8.30.
10 lansia yang mobilitas kurang tidak bisa datang ke gerai vaksin. Ini pertama di wilayah Manyar,” ucapnya. Langkah door to door ini, kata Bima, mendukung program pemerintah mempercepat
vaksinasi. Menciptakan herd immunity minimal 70 persen di masyarakat. Selain itu juga membantu mengurai antrean vaksinasi. Pelaksanaan vaksinasi door to door akan terus dikembang-
kan. Membantu masyarakat mendapatkan dosis vaksin di desa. “Mungkin setelah ini vaksin mobile, datang ke desa melaksanakan vaksinasi,” tutupnya. (and/har/mik)
JUMAT PAHING, 30 JULI 2021 HALAMAN 6 - 7
AKBP Rahman mengatakan, dalam upaya mengurangi beban hidup kepada masyarakat yang terdampak kebijakan PPKM darurat, Pemerintah Kabupaten Sumenep memberikan bantuan sosial beras kepada keluarga penerima man-
faat program keluarga harapan (KPM PKH) dan keluarga penerima manfaat bantuan sosial tunai (KPM BST) dengan besaran bantuan beras masing-masing 10 kilogram. “Bantuan dari pemerintah daerah
itu semoga ga bisa membantu meringa eban masyarakat di tengah gankan beban rlakuan PPKM. Sehingga pemberlakuan gahan pandemi berjalan pencegahan mal dan kebutuhan pokok maksimal rakat juga tercukupi,” ujar masyarakat A hman, kemarin. AKBP Rahman, sarkan data penerima banBerdasarkan tuan sosial tersebut adalah 102.013 KPM di wilayah daratan dan kepulauan Kabuenep. Sehingga jumlah total paten Sumenep. ras yang diberikan berjumlah bantuan beras eras yang akan disalurkan se1.020 ton beras
cara bertahap kepada seluruh penerima. “Kami berharap masyarakat tetap mematuhi kebijakan PPKM Darurat ini sampai batas waktu yang sudah ditentukan. Suka atau tidak kebijakan ini merupakan upaya yang dilakukan pemerintah untuk memutus penyebaran Covid-19 di Indonesia,” pungkas Kapolres Rahman. (aan/ mik)
Polres Salurkan 350 Kantong Beras ke Berbagai Komunitas Kediri, Memorandum Guna meringankan beban masyarakat di tengah perpanjangan PPKM level
4 masa pandemi Covid 19, Polres Kediri menyalurkan ratusan paket sembako kepada masyarakat yang terdampak kegiatan tersebut. Sebanyak 350 paket sembako tersebut disalurkan kepada beberapa
Wakapolres Kediri Kompol Anggi Saputra Ibrahim memberikan bantuan beras kepada warga.
komunitas, seperti komunitas gantangan burung di Canggu Badas, kelompok pinggiran di eks lokalisasi Gedang Sewu, Komunitas G Gusdurian Pare serta Komunitas Pare APIK APIK. “Total ada 350 sak beras, masing-masing beratnya 5 kilogram yang kita salurkan. Penyalura Penyalurannya langsung kita berikan door to door, r un untuk mengantisipasi kerumunan. Termasuk juga lebih tepat sasaran,” terang Wakapolre Wakapolres Kediri Kompol Anggi Saputra Ibrahim m mewakili Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahy Cahyono, Kamis (29/7). Lanjut Anggi, ratusan bantuan paket sembako iini untuk meringankan beban masyarakat te terdampak di masa pemberlakuan PPKM level leve 4. “Semo “Semoga bantuan paket sembako yang kuta salurkan salur mampu meringankan sedikit beban beba penderitaan masyarakat yang terdampa terdampak Covid 19. Selain itu kami juga berpesan agar masyarakat selalu menjaga kesehatan kesehatan, dan selalu menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran viCovidrus Covid-19,” tambah mantan Wakapolres P Tanjung Perak ini. Selain memberikan bansos, Polres Kediri juga terus melakukan patroli pendisiplinan malam dan juga memberikan bansos kepada d pedagang malam di pos pasar Pamenang dan pasar sayur Badas. (mis/mik)
Polres Mojokerto Kebut Vaksinasi Covid-19 Mojokerto, Memorandum Untuk mendukung penanganan Covid 19 di Kabupaten Mojokerto, Polres Mojokerto kebut pelaksanaan vaksinasi dengan membuka gerai vaksinasi di Mapolres Mojokerto, Kecamatan Mojosari, Kamis (29/7). Percepatan vaksinasi tersebut untuk mencapai herd immunity (kekebalan kelompok) untuk umum dan juga para mahasiswa di wilayah Kabupaten Mojokerto. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, gerai vaksin TNI - POLRI Bhakti Kesehatan untuk Negeri ini merupakan tranformasi Polri yang Presisi untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju. “Jumlah peserta sebanyak 456 baik dari warga Kabupaten Mojokerto maupun luar daerah serta Aliansi Badan Eksekutif Ma-
Polresta Makota Ringkus Residivis Sabu Asal Sukun Malang, Memorandum Meskipun sudah sempat masuk ke penjara di tahun 2013, TF (49), warga Jalan Peltu Sujono, Gang Nusa Indah, Kecamatan Sukun, Kota Malang tidak kapok. Tersangka bahkan harus kembali meringkuk di penjara. Laki-laki yang yang berprofesi sebagai pekerja serabutan itu kembali ‘main’ narkoba jenis sabu. Dalam kasus ini, ia terancam hukuman penjara hingga 12 tahun lamanya. Ka s a t re s k o b a Po l re s t a Malang Kota AKP Danang me-
lalui KBO Reskoba Iptu Bambang Heryanta menerangkan, awal penangkapan dari adanya informasi masyarakat. “Dari informasi tersebut, petugas yang langsung dipimpin Kasatreskoba AKP Danang melakukan penangkapan di rumahnya,” terangnya saat ungkap kasus di Mapolresta Malang Kota, Kamis (29/7). Dari penangkapan, petugas melakukan penggeledahan hingga ditemukan barang bukti 5 plastik flip sabu di kamarnya. Total barang bukti seberat 2,2
gram. Satu timbangan elektronik dan satu HP untuk transaksi. Dari hasil interogasi, tersangka mengaku membeli dengan harga Rp 1 juta per gram. Beli dari seseorang inisial, CD, yang hingga kini masih masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Sistemnya, dengan cara membeli dengan ranjau di kawasan Sukun Kota Malang sehingga antara penjual dan pembeli tidak saling bertemu. “Pengakuannya barang tersebut untuk dipakai sendiri untuk stamina,” jelasnya. (edr/mik)
Kapolres Dony meninjau pelaksanaan gerai vaksinasi di mapolres.
hasiswa (BEM) Kabupaten Mojokerto,” terang Dony, kemarin. Untuk menghindari kerumunan, pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan secara bergantian dengan jadwal dan waktu yang sudah ditentukan oleh panitia. Sebelum mengikuti vaksin, para peserta akan didata dan
dicek kesehatannya sebagai syarat vaksinasi Covid 19. Pada kesempatan itu, kapolres mengimbau kepada masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 segera mendaftarkan di tempat terdekat. Karena vaksin tersebut akan melindungi dari serangan
virus corona. “Untuk vaksin dipastikan aman, masyarakat tidak perlu takut karena jutaan penduduk di Indonesia sudah divaksin. Kami kuga mengajak para mahasiswa untuk menjadi pelopor vaksin di Kabupaten Mojokerto,” pungkas kapolres. (no/mik)
Personel Polsek Balongbendo Bantu Salurkan Sembako untuk Warga Isoman Sidoarjo, Memorandum Bhabinkamtibmas Desa Penambangan Polsek Balongbendo, Aiptu Maksum membantu menyalurkan bantuan sembako dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kepada warga yang sedang isolasi mandiri (isoman), Kamis (29/7). “Tujuannya agar tidak terjadi kerumunan, jadi bantuan kami salurkan langsung ke masing-masing rumah warga yang sedang melakukan isoman,” ujar Aiptu Maksum usai membagikan sembako. Menurut Maksum, masyarakat yang melakukan isoman Covid-19 tidak keluar rumah agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 semakin bertambah meluas. “Alhamdulillah bantuan ini disambut baik oleh masyarakat yang sedang isoman,” katanya. Sementara itu, Kapolsek Balongbendo Kompol Ari Priambodo menegaskan, bhabi-
Kapolres Sumenep bersama Forkopimda melepas penyaluran bantuan beras.
KBO Reskoba Polresta Malang Kota Iptu Bambang Heryanta menunjukkan barang bukti dan tersangka.
Petugas Polsek Mayangan memantau keamanan wilayah kerja.
Polsek Mayangan Intensifkan Patroli Malam
Probolinggo, Memorandum Untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, Polsek Mayangan, Polres Probolinggo Kota bersama Unit Patroli 823 mulai mengintensifkan patroli malam hari. Rabu (28/7) malam misalnya. Anggota polsek menyusuri pemukiman warga Joboan, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan untuk berpatroli. Selain untuk memberikan kenyamanan di masa angka pasien Covid-19 Kota Probolinggo yang mengalami peningkatan, juga sebagai upaya mengantisipasi aksi 3C (curas, curat, dan curanmor). Selanjutnya, patroli Polsek Mayangan mengarah ke Jalan Basuki Rahmad di ruko milik salah satu warga Manguharjo, Suken. Kegiatan ini mengantisipasi tindak kriminalitas malam hari dan imbauan protokol kesehatan kepada masyarakat utamanya masih dalam masa PPKM level 4. Kapolsek Mayangan Kompol Eko Hari Suprapto melalui anggota yang melaksanakan tugas Bripka Yusuf Budi S mengatakan, bahwa selama masa PPKM ini untuk kios atau warung sesuai dengan surat edaran walikota Probolinggo dibatasi buka sampai dengan pukul 20.00.
“Kami sampaikan kepada pak suken agar jam 8 malam kios atau tokonya tutup guna mematuhi aturan selama PPKM,” ujar Bripka Yusuf. Ditemui di Mapolsek Mayangan, Kapolsek Mayangan Kompol Eko Hari Suprapto mengungkapkan, Bahwa patroli ini memang agenda rutin Unit 823 Polsek Mayangan dan terus diintensifkan baik pada malam maupun siang hari guna menjaga situasi kamtibmas aman, kondusif. “Selain patroli harkamtibmas, personel kami juga membagikan sejumlah masker kepada masyarakat yang tidak memakai masker beraktifitas di luar rumah”, ungkap Kapolsek Eko. Menurutnya, pelaksanaan patroli antisipasi kejahatan dan kriminalitas saat ini tetap memperhatikan protokol kesehatan menyesuaikan dengan situasi yang masih dalam status pandemi. a dengan patroli Polsek Ma“Harapannya engantisipasi kriminalitas agar yangan, dapat mengantisipasi dapat menekan angka kriminalitas. Termasuk rga untuk taat protokol kesmengimbau warga ka terkonfirmasi Covid-19 ehatan agar angka dapat menurun,” harap kapolsek. (yud/mik)
Polsek Se-Polres Blitar Serentak Bagikan BLT Dampak Covid Blitar, Memorandum Penyaluran bantuan langsung tunai dana-desa (BLT-DD) kepada warga yang terdampak Covid-19 terus berlangsung di sejumlah wilayah hukum Polres Blitar hingga Kamis (29/7). Kemarin, bertempat di Gedung Serbaguna, Desa Jajar, dilaksanakan penyerahan BLT tahap VII yang diambil dari anggaran danadesa kepada warga Desa Jajar yang terdampak Covid-19. Jumlah warga penerima bantuan sebanyak 87 orang dengan nominal Rp 300.000. Bhabinkamtibmas Desa Jajar Polsek Talun Briptu Putriana Dwi A, melaksanakan pengamanan dan pemantauan dalam kegiatan penyaluran BLT-DD Tahap VII Tahun anggaran 2021. “Dalam kesempatan tersebut, kami bersama 3 Pilar turun langsung melakukan pengamanan dan pengawasan terhadap jalannya penyaluran BLT-DD. Untuk penerima BLT-DD TahapVII tahun 2021 kali ini diberikan kepada 87 orang, dengan rincian per orang mendapatkan uang tunai senilai Rp. 300.000,00. Adapun penerima BLT-DD tersebut diperuntukkan kepada warga masyarakat yang berdampak Covid-19,” ucap Briptu Putriana yang mengawal pembagian BLT tersebut. Sementara itu dikonfirmasi secara terpisah Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela
Aiptu Maksum memberikan sembako kepada warga yang menjalani isoman.
nkamtibmas di wilayah hukumnya diperintahkan untuk melakukan pendampingan saat pemerintah desa menyalurkan bantun kepada warga
yang sedang isoman maupun bantuan warga yang terdampak Covid-19. “Selain menyalurkan bantuan, Bhabinkamtibmas juga
untuk menyampaikan imbauan agar warga yang sedang isoman untuk tidak keluar rumah, dan tetap mematuhi protokol kesehatan,” tegas Ari. (bwo/jok/mik)
AKBP Darman bersama aktivis mahasiswa membagikan sembako.
terdampak Covid-19, setiap malam akan kita laksanakan,” terang AKBP Darman.
AKBP Darman menambahkan, bahwa pihaknya setiap malam akan melak-
sanakan kegiatan pembagian bansos kepada masyarakat terdampak PPKM Level 4 yang ada di Kabupaten Tuban. “Setiap malam kita laksanakan, kita sediakan minimal 100 paket untuk masyarakat yang terdampak khususnya para pedagang kecil, mudah-mudahan kepedulian kita ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak,” imbuhnya. Disinggung tentang ketentuan khusus dalam PPKM level 4 tahap 2, Kapolres Tuban menjelaskan bahwa ada sedikit kelonggaran dalam penerapan aturan. “Semula jam delapan malam, sekarang ada kelonggaran sampai jam 9 malam, kalau makan di tempat ketentuannya maksimal 20 menit. Harapannya, walaupun diperbolehkan makan di tempat tetap patuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak,” sambung alumni Akpol 2000 ini. Pelibatan mahasiswa dalam pembagian bansos tersebut, lanjut AKBP Darman bahwa penanganan Covid-19
kan tanggungmerupakan ersama. jawab bersama. “Biarr semuanrasakan, ya merasakan, semua ikut peduli bahwa a kalau ternyata melihatt masyarakatt terk bedampak ihatapa prihatinnya kita, mbiar tumasa buh rasa kepedul i a n ,” as pungkas es. kapolres. ar/ (top/har/ mik)
mengatakan, bahwa dalam penyaluran BLT-DD para bhabinkamtibmas harus turun langsung ke desa binaannya masing-masing guna memastikan penyaluran BLT-DD tepat sasaran serta kondusif. “Semoga bantuan BLT-DD tersebut dapat bermanfaat dan digunakan sebaik-baiknya untuk keperluan sehari-hari di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini,” ujar Kapolres
Leonard. Lanjutnya, selain melakukan pengamanan dan pengawasan saat penyaluran BLT-DD, para bhabinkamtibmas juga harus terus menyosialisasikan dan mengajak warganya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan 5M sebagai upaya untuk mencegah penularan Covid-19 khususnya di wilayah hukum Polres Blitar. (pra/mik)
Polres Malang dan Forkopimda Gelar Vaksinasi Massal di 2 Kecamatan Malang, Memorandum Pemkab Malang bersama Polres Malang dan Kodim 0818 Kabupaten Malang-Batu kembali menggelar serbuan vaksinasi untuk mempercepat herd immunity (kekebalan komunitas) bagi masyarakat umum di Kecamatan Gondanglegi dan Pakis, Kamis (29/7). Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono mengatakan, serbuan vaksinasi massal kemarin ditargetkan memvaksin 5.000 orang. “Total target vaksinasi massal hari ini adalah 5.000 dosis vaksin atau 5.000 orang. Jumlah ini termasuk pelaksanaan vaksinasi di 4 lokasi yaitu SDN 2 Ketawang, SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi dan SDN 1 Sekarpuro Pakis dan SDN 1 Asrikaton Pakis,” kata Bagoes saat memantau langsung pelaksanaan, kemarin. Bagoes menjelaskan, vaksinasi massal ini merupakan langkah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kab
Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono, Kajari Edy Handojo dan Bupati Sanusi meninjau vaksinasi massal.
Malang mendukung dan mewujudkan program nasional guna mencapai herd immunity yang dilakukan dalam upaya menghentikan pandemi Covid-19 di Kabupaten Malang. “Ini bukti komitmen kami (Forkopimda Kabupaten Malang, red) mendukung program pemerintah guna mempercepat herd immunity,” terang Bagoes.
Kapolres menyampaikan, pihaknya akan bekerja maksimal untuk terus mendukung program pemerintah dengan tujuan mulia menyelamatkan jiwa manusia. “Kami akan bekerja nonstop tanpa lelah demi mempercepat program pemerintah menciptakan herd immunity dalam menyelamatkan nyawa manusia,” ujarnya.
Vaksinasi massal yang diinisiasi oleh Forkopimda Kabupaten Malang ini sangat diminati masyarakat yang telah mendaftar terlebih dahulu. Pelaksanaan vaksinasi berjalan dengan tertib dan aman dengan tetap menerapkan Prokes 3 M, yakni mencuci tangan, memakai masker dan tetap menjaga jarak. (*/ari/mik)
Kapolres Salurkan Beras untuk Pedagang Bunga dan Pelaku UKM Bojonegoro, Memorandum Kegiatan berbagi untuk kemanusiaan di masa pandemi terus dilakukan oleh jajaran Polres Bojonegoro dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada warga terdampak PPKM darurat dan pandemi Covid-19, Kamis (29/7). Penyaluran bantuan sosial berupa paket beras tersebut dibagikan kepada para pedagang Usaha Kecil dan Menengah (UKM), pedagang bunga di kawasan Jalan Imam Bonjol dan pedagang di Pasar Banjarejo. ‘’Kegiatan pemberian bansos terus dilakukan Polres Bojonegoro untuk membantu meringankan beban warga yang ter-
Pantau PPKM, Kapolres Darman Bareng Mahasiswa Bagikan Bansos Tuban, Memorandum Kapolres Tuban AKBP Darman memantau kegiatan PPKM Level 4 di sekitaran jalan protokol Kota Tuban bersama para mahasiswa, Rabu (28/7) malam. Tak hanya itu, kapolres juga membagikan bantuan sosial (bansos) berupa beras ke warga yang terdampak Covid-19. Setidaknya ada 100 bungkus beras yang dikemas dalam kantong 5 kilogram serta 350 masker dibagikan kepada para pedagang kaki lima (PKL) dan tukang becak maupun masyarakat kecil yang terdampak Covid-19 di wilayah Kabupaten Tuban. Sasaran pertama pembagian bansos dilaksanakan di seputaran jalan Pemuda Kota Tuban dilanjutkan menuju jalan Ronggolawe serta area parkir wisata Pantai Boom. “Malam ini kita bagi sembako kepada pedagang kecil bersama adik-adik mahasiswa dari HMI, PMII dan GMNI, mudahmudahan kepedulian kita bersama ini bisa meringankan masyarakat yang
Anggota bhabinkamtibmas dan babinsa memantau pembagian bantuan langsung tunai.
dampak pandemi Covid-19 dan PPKM,’’ ujar Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia, kemarin. Di mana kata Kapolres Pandia, pelaksanaanya dilakukan setiap hari dengan melibatkan polsek melalui bhabinkamtibmas. Sasaran penyaluran adalah warga yang tidak mampu, dan masyarakat yang terdampak. Informasi yang diperoleh awak media ini, Polres Bojonegoro menyalurkan 100 paket beras untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Di mana bantuan langsung diserahkan kepada warga agar tepat sasar sasaran. Kegia Kegiatan bansos tersebut, diiku diikuti oleh para pejabat utama P Polres Bojonegoro, Kapols Kapolse Kota Bojonegoro, Komp Kompol Hari Adi Agus, Kepa Kepala Pasar Banjarejo, bhab bhabinkamtibmas, dan babi babinsa. (top/har/mik)
AKBP Pandia membagikan sembako kepada pedagang bunga.
Asyik Nyabu, Pria Tanah Merah Digaruk Satreskoba Bangkalan, Memorandum Memo Pemberlakua Pemberlakuan PPKM level 4 di masa gejolak pandemi Come vid-19 yang mengimbau masyarakat untuk tidak melakumobilita dimanfaatkan mobilitas, kan MS (52), warga Desa/ Kecamatan Tanah Merah mengisi waktu wa senggang dengan nya nyabu. “Ulah MS terendus anggota Satreskoba Polres Ba Bangkalan. Jumat (23/7 (23/7) lalu selepas salat Jum Jumat, anggota mendapat informasi dari bahw MS sedang warga bahwa mengonsum narkoka jemengonsumsi nis sabu-sabu di rumahnya,” ujar Kapolres AKBP Alith
Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino menginterogasi tersangka MS.
Alarino, Kamis (29/7). Lanjut kapolres, usai mendapatkan informasi, Kasatreskoba Iptu Iwan Kudiyanto dan beberapa anggota meluncur ke lokasi untuk nyanggong dan mengawasi rumah MS. ”Setelah ada kepastian MS memang sedang nyabu, langsung dilakukan penggerebekan,” ungkap Kapolres Alith. Tidak ada perlawanan ketika MS diciduk petugas saat nyabu. Polisi pun menemukan barang buki sabu di kamar tidur tersangka berupa dua poket plastik kecil berisi kristal sabu dengan berat total 5,54 gram. Dan alat bong yang digunakan tersangka nyabu. “Satu poket plastik berisi 1,22 gram diakui sebagai milik tersangka, sedangkan satu poket plastik lainnya
berisi 4,32 gram milik teman tersangka berinisial H yang kini menjadi target DPO,” ungkapnya. Ketika diwawancarai Kapolres, tersangka mengakui baru dua bulan menjadi penikmat sekaligus pengecer barang terlarang itu. MS menegaskan sabu-sabu yang dia edarkan diperoleh dari rekannya H yang kini jadi target buruan satreskoba. ”Ancaman hukumanya minimal 4 tahun dan makimal 20 tahun penjara dan denda minimal Rp 1 miliar,” tandas AKBP Alith. Ke depan, meski Polres kini sibuk dengan tugas penanganan pandemi Covid-19, namun tekad untuk terus memburu tersangka penikmat, pengedar dan bandar narkoba, tidak akan mengendor. (ras/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
JUMAT PAHING, 30 JULI 2021 HALAMAN 8
Curi HP, Pria Kauman Dibui
Ketua Umum Alaspati Syaqif Constantin menyampaikan keluhan warga kepada Gus Ipul.
Arsalan
Alaspati Sampaikan Keluhan Warga kepada Gus Ipul Pasuruan, Memorandum Sebagai organisasi masyarakat (ormas), Aliansi Pancasila Sakti (Alaspati) bersama beberapa pengurus menyampaikan keluhan warga kepada Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf. Ketua Umum Alaspati Syaqif Constantin Arsalan bersama 4 pengurus beraudiensi di Gedung Gradika, Kota Pasuruan. “Kedatangan kami ke kantor wali kota Pasuruan ingin menyampaikan keluhan masyarakat yang beberapa hari kemarin kami terima dari anggota,” kata Syaqif, Kamis (29/7). Syaqif menjelaskan, keluhan masyarakat yang disampaikan rata-rata para pedagang kaki lima (PKL) dan kafe tentang tata cara berjualan di tengah pandemi Covid-19. “Rata-rata tentang tata cara pembukaan kafe dan warung. Supaya mereka bisa mendapatkan pemasukan ekonomi. Alaspati mengimbau kepada para pemilik kafe dan warung agar mengikuti aturan sampai berakhirnya PPKM level 4 pada 2 nanti,” jelasnya. Ia menambahkan, ormas yang sejak awal kami bentuk sudah berjanji kepada masyarakat akan selalu menyampaikan keluh kesah mereka kepada Pemerintah Kota Pasuruan. “Semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan masyarakat Kota Pasuruan terutama para pedagang bisa berjualan dengan normal seperti semula,” tutur Syaqif. Sementara itu, wali kota Pasuruan yang akrab disapa Gus Ipul ini mengucapkan terima kasih kepada Ormas Alaspati sudah membantu warga menyampaikan keluhannya. “Untuk para PKL dan kafe buka tidak apa-apa. Untuk makan di tempat (dine in) boleh asalkan mengikuti prokes secara ketat. Tapi, dibatasi hingga pukul 20.00,” tutur Gus Ipul. (rul/lis)
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan pasal 6 UU Hak Tanggungan No. 4 Th. 1996, PT. Bank Central Asia, Tbk Kanwil III Surabaya akan melakukan lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo, melalui jasa pra lelang PT.Balai Lelang Tunjungan terhadap debitur a.n. Budi Harto, dengan obyek lelang sebagai berikut : Sebidang tanah seluas 87 m2, berikut bangunan, SHM No. 1933, a.n. Budi Harto, terletak di Kel. Lemahputro, Kec. Sidoarjo, Kab. Sidoarjo. Alamat : Perumahan Taman Pinang Indah Blok FVII No. 3, Sidoarjo. Harga Limit : Rp. 426.190.000,- Uang Jaminan : Rp. 128.000.000,KETERANGAN : Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Sidoarjo selambatnya 1 hari sebelum pelaksanaan lelang. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. PERSYARATAN LELANG : 1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id 2.Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website diatas . 3. Objek lelang dijual dalam kondisi apa adanya. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi objek lelang sehingga apabila ada suatu hal terjadi gugatan, pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap objek lelang tersebut di atas, pihak -pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan mel akukan tuntutan kepada KPKNL Sidoarjo, PT. Bank Central Asia, Tbk Kanwil III Surabaya & PT. Balai Lelang Tunjungan. PELAKSANAAN LELANG : Cara penawaran Op en Bi dding (Al amat Do main www .l elang.g o.id ) H a r i / T a n g g al Ju mat / 20 Agu stu s 2021 Waktu Penawaran 10. 00 s.d. 11. 00 W IB W aktu serv er (sesu ai W IB) W a k t u P e n e t a p an Setel ah b atas akh i r p en aw aran Pelunasan harga lelang 5 ( l i m a ) h a r i k e r j a s e t e l a h p e l a k s a n a a n l e l a n g Bea Lelang Pembeli 2 % d ari harg a l el ang Tempat Lelang KPKNL Sido arjo, Jalan Erl ang ga No . 161 Sido arjo Su rab aya, 30 Ju l i 2021 PT. Balai Lelang Tunjungan PT. Bank Central Asia, Tbk Kanwil III Surabaya KPKNL Sidoarjo I NFO HUBUNG I : 081. 7500. 4000 / 0821. 42. 402. 40 7 / 031- 532. 2402
barang tersebut,” ujar Christian. Setelah mendapatkan barang curian berupa HP Redmi Note 9, lanjut Christian, tersangka menjualnya Rp 1,5 juta kepada temannya. “Di mana ketika menjual, tersangka meyakinkan temannya dengan mengatakan HP tersebut miliknya, dan akan mengantarkan dosbook HP keesokan harinya,” jelasnya. Dari sana kemudian polisi mengungkap kasus pencurian itu. Petugas mendapati teman tersangka yang membawa HP tersebut. Setelah ditanya, mengaku membelinya dari tersangka dan tidak mengetahui jika HP itu hasil curian.
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Penangkapan ini berdasarkan laporan korban ke polisi. Setelah menerima laporan, polisi langsung bergerak cepat, melakukan serangkaian penyelidikan dan pendalaman hingga akhirnya menangkap tersangka. “Tersangka ditangkap ketika berada di salah satu warung kopi di Desa Kauman,” terang Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Christian Kosasih, Kamis (29/7). Kepada polisi tersangka mengakui perbuatannya. Modus yang digunakan yaitu terlebih dahulu berkeliling menggunakan sepeda motor, mengamati situasi tempat atau sasaran yang terlihat lengah. “Ketika situasi tempat atau sasaran terlihat lengah, tersangka mengambil
Tersangka Pratiknyo Hermawan (tengah) usai menjalani pemeriksaan.
“Tersangka beserta beberapa barang buktinya sudah diamankan di Mapolres Tulungagung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” pungkas Christian.
Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 362 KUHP tentang Pencurian, dengan ancaman penjara lima tahun. (fir/mad/lis)
Pandemi Covid-19, Mahasiswa FK UB Sosialisasi PHBS ke Panti Asuhan Malang, Memorandum M a h a s i s w a Fa k u l t a s K e d o k t e r a n Un i v e r s i t a s Brawijaya (FK UB) memberikan edukasi dan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), di Panti Asuhan Sunan Giri, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (29/7). Diharapkan kegiatan pengabdian mahasiswa ke masyarakat ini bermanfaat bagi anak asuh panti asuhan di masa pandemi Covid-19, sehingga menjaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan sekitarnya. Ketua Pelaksana PH B S Mo c h Su r y a Si d i k menerangkan, kegiatan tersebut dilakukan secara serentak di beberapa lokasi dengan waktu pelaksanaan berbeda. “Sosialisasi dan edukasi terkait PHBS. Salah satunya memberikan arahan cara mencuci tangan dengan sabun secara benar sebagai pencegahan di masa pandemi Covid-19,” terangnya saat ditemui Memorandum, kemarin. Selain memberikan edukasi PHBS, Surya Sidik menyampaikan pihaknya juga
memberikan bantuan sosial dalam bentuk paket sembako dan barang sesuai kebutuhan tempat sosialisasi. “Selain sembako, kami berikan sarana cuci tangan, seper ti wastafel. Hal itu menyesuaikan dengan kebutuhan di panti asuhan ini. Sebelumnya kami melakukan sur vei di beberapa panti asuhan untuk mengetahui k e b u t u h a n n y a ,” t e r a n g mahasiswa FK UB ini. Penangungjawab kegiatan di wilayah Malang Faiza Al Ghifari menerangkan, untuk di Malang kegiatan yang sama dilakukan di Panti Asuhan Darul Jundi, Yasibu, Al Qorni, Assidiqi As Syuhada, Salman, Muhammadiyah Bareng, dan Siti Hajar. “Sementara di daerah Ke p a n j e n m a s i h k a m i lakukan sur vei. Untuk di wilayah Surabaya kami lakukan di Panti Pelaksanaan edukasi dan sosialisasi PHBS dari FK UB kepada anak asuh Yatim Indonesia Ngagel,” Panti Asuhan Sunan Giri. terangnya. Menurutnya, saat ini pengabdian masyarakat “Semoga kegiatan ini bisa anggap sangat penting di masa dilakukan ke panti asuhan agar menginspirasi. Dan materi pandemi Covid-19,” jelasnya. dapat meringankan beban. sosialisasi terkait PHBS ini kami Sementara itu, pengasuh
FOTO: MEMORANDUM/EDR
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Tulungagung, Memorandum Timsus Resmob Macan Agung Satreskrim Polres Tulungagung menangkap Pratiknyo Hermawan (39), warga RT 4/RW 2 Desa/Kecamatan Kauman, karena terbukti mencuri handphone (HP) milik Puja Amalia (19), warga setempat.
Penanggungjawab kegiatan wilayah Malang Faiza Al Ghifari menyerahkah bantuan kepada perwakilan Panti Asuhan Sunan Giri.
Panti Asuhan Sunan Giri Wiwid menyampaikan terima kasih dengan kegiatan tersebut. “Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini merupakan ilmu baru bagi anak-anak. Dan kami berterima kasih pula dengan bantuan yang diberikan,” katanya seraya menyebutkan panti asuhan ini mengasuh 15 anak. (edr/lis)
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Kantor Cabang Surabaya Kaliasin, akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya terhadap barang jaminan : No. Nama Debitur
Objek Lelang
Nilai Limit (Rp.)
Tanah dan 1.250.000.000 1 SUGIHARTONO Sebidang Bangunan, SHM nomor : 5765, luas tanah : 138 m2, atas nama : SUGIHARTONO, terletak di Perum Gunungsari Indah Blok NN No. 55, Kel. Kedurus, Kec. Karangpilang, Kota Surabaya, Propinsi Jawa Timur.
Jaminan Penawaran Lelang (Rp.)
Batas Akhir Penawaran
250.000.000
Jumat, 13 Agustus 2021, Pukul 10.30 waktu server (sesuai WIB)
Keterangan : 1. Nominal jaminan penawaran lelang yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. 2. Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang. 3. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. 4. Peserta lelang diwajibkan melihat, mengetahui dan menyetujui aspek legal dari objek yang dilelang dengan kondisi apa adanya (as is) 5. Apabila peserta lelang yang ditunjuk sebagai pemenang lelang tidak melunasi dalam jangka waktu 5 (lima) hari kerja maka uang jaminan akan disetorkan ke kas Negara. 6. Apabila terjadi pembatalan lelang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka pihak yang berkepentingan tidak dapat menggugat pihak Kanca BRI Surabaya Kaliasin dan KPKNL Surabaya. Persyaratan Lelang : 3HVHUWD KDUXV PHPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH www.lelang.go.id 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di atas. Pelaksanaan Lelang : Cara Penawaran Penetapan pemenang lelang Pelunasan Harga Lelang Bea Lelang Pembeli Tempat Pelaksanaan
: Closed Bidding Dengan mengakses alamat domain www.lelang.go.id : Setelah Batas Akhir Penawaran : Paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang : 2% (dua persen) dari harga lelang : KPKNL Surabaya, Jl. Indrapura No.5, Surabaya Surabaya, 30 Juli 2021
KPKNL SURABAYA www.lelang.go.id
KANCA BRI Kaliasin https://infolelang.bri.co.id
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Direktur Utama: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III Choirul Shodiq SH MH No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Pemimpin Perusahaan: Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
JUMAT PAHING, 30 JULI 2021 HALAMAN 9
Jember, Memorandum Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Kabupaten Jember tergerak mengulurkan tangan untuk membantu para PKL (pedagang kaki lima) dan warga sekitar yang terdampak pandemi Covid-19. terpapar atau menjalani isoman akibat Covid-19. Ia pun tidak lupa mengajak warga agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan dan menghindari kerumunan untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19. “Saya mengajak khususnya kepada diri sendiri dan kita semua, agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan p e n c e g a h a n C o v i d - 1 9 ,” ucapnya. Sementara itu, Agus, Ketua RT yang mengkoordinir warga setempat mengaku sangat mengapresiasi apa yang dilakukan jajaran Balai Pemasyarakatan Kelas II Jember tersebut yang sudah membantu warganya memberikan bantuan paket sembako. “Saya mewakili warga kampung Lingkungan Tegalboto Lor, Kelurahan Sumbersari, mengucapkan terima kasih
Penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan PKL dan warga sekitar.
Ratusan Anggota Pawahita Divaksin Covid-19
kep p a da kepada kelua ke arga keluarga besar Bapas
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Jember atas bantuan yang telah diberikan. Semoga menjadi amal ibadah yang baik bagi kita semua,” katanya. Mahfud, pemilik kios rokok depan kantor Bapas Jember,
Kepala Rutan (Karutan) Bangil Tristiantoro Adi Wibowo menyerahkan bantuan kepada perwakilan pegawai.
Karutan Bangil Bagikan Bantuan Pasuruan, Memorandum Kepala Rutan (Karutan) Bangil Tristiantoro Adi Wibowo membagikan bantuan kepada belasan pegawai yang terpapar Covid-19 maupun warga sekitar yang terdampak akibat penerapan PPKM level 4. “Pemberian bantuan ini bagian dari kegiatan Kementrian Hukum dan HAM RI Peduli yang dilakukan secara serentak di seluruh rutan atau lapas di Indonesia,” kata Tristiantoro Adi Wibowo di Aula Rutan Bangil, Kamis (29/7). Adi menjelaskan, total 14 orang pegawai Rutan Bangil yang terpapar virus corona. Dari jumlah tersebut, 10 orang di antaranya sudah sembuh dan beraktivitas seperti semula. Sedangkan 4 orang lainnya masih dalam perawatan. “Kebanyakan mereka terkena tracing dari keluarga yang sebelumnya terpapar Covid-19. Kita support doa dan terus berkomunikasi agar cepat sembuh,” ungkapnya. Pihaknya juga memberikan bantuan 50 paket sembako yang diperuntukkan kepada masyarakat sekitar rutan. Dengan bantuan tersebut, ia berharap dapat digunakan hingga beberapa hari ke depan, sehingga sedikit meringankan beban hidup dalam menghadapi pandemi yang berkepanjangan. “Memang tidak banyak, tapi setidaknya bantuan ini bisa meringankan beban hidup hingga beberapa hari ke depan. Semoga bermanfaat,” harapnya. Sementara itu, salah satu pegawai yang tak mau disebutkan namanya mengaku bersyukur, lantaran Rutan Bangil begitu peduli terhadap pegawai yang pernah terpapar atau yang tengah dalam perawatan. “Alhamdulillah, bersyukur sekali karena kami yang terpapar juga menerima bantuan dari tempat kami bekerja,” ungkapnya. (rul/lis)
ELEKTRONIK DIJUAL AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.
- Kaca Film - Payung - dll
* Terima tukar tambah dan KTP luar kota Hubungi : 0813 4333 8030
ekonomi keluarga. Sudah hampir 2 tahun seperti ini dan bahkan diberlakukannya PPKM tidak boleh buka kios tidak ada pendapatan, dengan bantuan ini sedikit lega,” tuturnya. (edy/lis)
Menunjuk pengumuman lelang pertama tanggal 15 Juli 2021. Berdasarkan pasal 6 UUHT No. 4 Th.1996, PT. Bank Syariah Indonesia Tbk. akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan penawaran secara tertulis tanpa kehadiran peserta lelang melalui internet cara tertutup (Closed Bidding) pada aplikasi lelang internet pada alamat domain http://www.lelang.go.id dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember terhadap agunan debitur : 1. CV Leading Digital Semesta, berupa: 1 (Satu) bidang tanah dan bangunan, SHM No. 8906 atas nama HIDAYAT JOHAN WAHYUDI, seluas 176 m2, terletak di Kelurahan Sumbersari Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember Propinsi Jawa Timur, (Limit Rp 1,172,500,000.00 -; Jaminan Rp 234,500,000.00-) 2. Aris Prasetyo, berupa: 2 (Dua) bidang tanah dan bangunan terletak dalam satu hamparan dijual satu paket dengan total luas 216m2, terdiri dari SHM No. 4398 seluas 96m2 dan SHM No.4306 seluas 120m2 keduanya tercatat atas nama Tuan Aris Prasetyo, terletak di Kelurahan Tegalbesar Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur, (Limit Rp308,400,000.00,-; Jaminan Rp61,680,000.00,-) 3. Sevi Ainun Windari, berupa: 1 (Satu) bidang tanah dan bangunan, SHM No. 2376 atas nama nyonya Sevi Ainun Windari, seluas 84m2, terletak di Kelurahan Mangli Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember Propinsi Jawa Timur, (Limit Rp 230,250,000.00 -; Jaminan Rp 46,050,000.00-) 4. Sechan, berupa: 1 (Satu) bidang tanah kosong, SHM No. 286 atas nama Sechan, seluas 103 m2, terletak di Desa Tegalsari Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember Propinsi Jawa Timur, (Limit Rp 123,600,000.00 -; Jaminan Rp 24,720,000.00-) Persyaratan Lelang : 1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website http://www.lelang.go.id 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di atas Pelaksanaan Lelang : 1. Hari : Jumat 2. Tanggal : 13 Agustus 2021 3. Batas Akhir Penawaran : Pukul 09 : 30 (Waktu Server) 4. Alamat Domain : http://www.lelang.go.id 5. Tempat lelang : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember Jl. Slamet Riyadi no 344A Patrang Jember 6. Penetapan pemenang : setelah batas akhir penawaran. Keterangan : 1. Calon peserta lelang dapat melihat objek lelang di lokasi sejak diumumkan. 2. Jaminan Penawaran Lelang : a. Peserta Lelang diwajibkan menyetor uang jaminan dengan jumlah / nominal yang disetorkan harus sama dengan jaminan yang disyaratkan dalam pengumuman lelang, disetorkan sekaligus (bukan dicicil). b. Setoran jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambat-lambatnya 1 ( satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. c. Jaminan disetorkan ke nomor Virtual Account (VA) peserta lelang. Nomor VA akan dikirimkan secara otomatis dari alamat domain di atas kepada akun peserta lelang, setelah berhasil melakukan pendaftaran, data identitas dinyatakan valid, dan memilih barang yang dilelang. 3. Pelunasan harga lelang paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang, jika tidak maka pada hari kerja berikutnya pemenang dinyatakan wanprestasi, uang jaminan akan disetorkan seluruhnya ke Kas Negara. 4. Bea lelang pembeli 2% dari harga lelang. 5. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. 6. Objek dilelang dalam kondisi apa adanya dengan segala konsekuensi biaya tertunggak atas objek lelang. Peserta Lelang dianggap telah mengetahui kondisi objek lelang. 7. Peserta lelang tidak dapat menuntut ganti rugi apabila lelang dibatalkan karena sesuatu hal sesuai peraturan perundangan yang berlaku. 8. Keterangan lebih lanjut hubungi : - PT. Bank Syariah Indonesia Tbk, Jl. PB Sudirman No. 41-43, Jember, CP : Zulkarnain Rahman (082300000733) - PT. Bank Syariah Indonesia Tbk, Jl. PB Sudirman No. 41-43, Jember, CP : Muhammad Iqbal (085733404959) - PT. Bank Syariah Indonesia Tbk, Jl. PB Sudirman No. 41-43, Jember, CP Semroni (085335847469) - KPKNL Jember, Jl. Slamet Riyadi No. 344 A Patrang Jember, telepon : (0331)428758,428759
Jember 30 Juli 2021 KPKNL Jember
PA R A N O R M A L Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung e ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0812 29729706/085785938383. (tdk terima SMS). HILANG BPKB ASLI TRACTOR HEAD AN.INDRAJAYA LEDMANA JL.RAYA IR SUTAMI NO.07 MOJOKERTO PUNGGING NK.CWA1202966.SIN.NE62278TY.
AGYA 1.2 Dp. 8jt angs 3.7xx CALYA 1.2 Dp. 8jt angs 3.8xx AVANZA Dp. 21jt angs 4.4xx YARIS Dp. 35jt angs 5.8xx Bonus : - Cover Jok - Karpet Dasar
salah satu penerima bantuan mengucapkan banyak-banyak terima kasih dirinya telah mendapatkan bantuan paket sembako. “Tentunya bantuan ini sangat mengurangi beban
Tulungagung, Memorandum Ratusan anggota Perkumpulan Warung dan Hiburan Tulungagung (Pawahita) mendapatkan vaksinasi Covid-19 dari Polres Tulungagung di Cafe Blok M, Kecamatan Kedungwaru, Kamis (29/7). Ratusan orang tersebut terdiri dari para pemilik usaha warung dan hiburan, karyawan, serta para pemandu lagu dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Ketua Pawahita Suyono Pujianto mengatakan ini merupakan vaksinasi tahap pertama. Pihaknya berterima kasih kepada Polres Tulungagung, karena telah melakukan vaksinasi kepada anggota Pawahita. “Ini merupakan vaksinasi tahap pertama. Tentu kami sampaikan terimakasih kepada pihak Polres Tulungagung,” ucapnya. Yono, sapaan akrab Suyono Pujianto melanjutkan, setelah mendapatkan vaksin, sekiranya warung dan hiburan di Tulungagung bisa membuka bisnisnya kembali. “Harapan kami seperti itu. Bagi anggota Pawahita yang sudah divaksin diperbolehkan membuka usahanya lagi,” ungkapnya. Dijelaskan Yono, sudah sekian lama anggota Pawahita tidak dapat beroperasi karena pandemi Covid-19. Menurutnya, salah satu syarat agar bisa kembali buka yaitu setelah divaksin. “Ini untuk menggerakkan perekonomian yang sudah sekian lama terhenti. Tentu jika boleh buka kembali, kami pasti akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di masa pandemi,” pungkasnya. (fir/mad/lis)
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN
KEHILANGAN
PROMO TOYOTA Juli Special
Persiapan anggota Pawahita sebelum divaksin.
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Penyaluran bantuan yang bertajuk Bakti Kemenkumham kepada Masyarakat Terdampak Covid-19 itu dipimpin ketua panitia Slamet Riyadi didampingi pejabat struktural Eddy Rocham berserta tim di Aula Bapas Jember. Kepala Bapas Kelas II Jember Wahyu Andayati melalui Slamet Riyadi mengatakan, penyampaian bantuan berupa paket sembako dan obatobatan (vitamin), masker, maupun hand sanitizer pada PKL dan masyarakat isoman (terdampak) dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama,” katanya, Kamis (29/7). Slamet Riyadi berharap, dengan adanya bantuan ini bisa memberikan manfaat dan sedikit mengurangi beban ekonomi keluarga, khususnya bagi PKL dan warga yang
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Bapas Jember Salurkan Bantuan kepada Warga Sekitar
HLG STNK HONDA SCOOPY 2018 L-6909-BG W.HTM AN.MONIKA JUNI BERLIANTI JL.RY MANUKAN WETAN NO.54 RT.01 RW.02 SBY. Hlg BPKB HD REVO 2011 HITAM N-5363-TCR A/N: HJ SITI AISIYAH d/a DSN. NGELAWANG RT.03/01 WATUKOSEK GEMPOL PASURUAN.
Ttd
KEHILANGAN
KEHILANGAN
Hilang BPKB Spd Mtr Honda Th’2011 L-5771-MK An.Hariono D/a.Jl Jemur Ngawinan 42 Sby.
Hilang Buku Kir L.8106.UL/ SB.153993.K PT.KAJAR MAS MOTOR JL.KALONGAN BELOK 2 SBY.
HILANG STNK HONDA SCOOPY COKLAT W-3229-NBD RISTUTIK MURIDHAH 081217025726.
Hilang Buku Kir L.8403.UZ/ SB.147108.K PT.KAJAR MAS MOTOR JL.KALONGAN BELOK 2 SBY.
HILANG STNK HONDA BEAT HITAM W-4223-UF AGUSTINA TIRTASARI.SH. 0811300403.
Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.218282.K CV.MUARA MAS JL.KOMPLEK RUKO KLAMPIS MEGAH BLK B-21 SBY.
HILANG STNK HONDA PCX 150 HITAM W-3639-QP MUHAMMAD ARIE FIRMANSYAH 081371766767.
Hilang Buku Kir L.8236.UP PT.JATIM PETROLEUM TRANSINDO JL.TELUK KUMAI TIMUR 133 SBY.
Hlg STNK Hnd Scoopy Pth ‘2017 L-4045-XT An.Khusnul Wahari D/a.Dk Bulu Rt.001 Rw.004 Sby.
Hilang Buku Kir L.9340.UP/ SB.231495.K PT.JATIM PETROLEUM TRANSINDO JL.TELUK KUMAI TIMUR 133 SBY.
Hilang STNK Spd Motor Honda Thn 2016 L2179JV A/N: Devi Yulianti D/A: Gubeng Klingsingan 3/2-4.
Hilang STNK Spd Mtr Honda Th’2008 L-5214-NV An.Ninik / Katherina Martha Widjaja D/a.Kebalen Wetan 10/29 Sby.
KEHILANGAN
KEHILANGAN
Hilang STNK Spd Mtr Honda Th’2014 L-5947-LG An.Samuel David Wibowo D/a.Kebalen Wetan 10/29 Sby.
Hilang STNK Spd Mtr Th’2018 L-3758-SL An.Totok Sujarwoko D/a.Tuban II/55 Sby.
HLG STNK AG-5724-FN AN.MUSLIMN DS.MOJOKEREP KEC.PLEMAHAN KEDIRI. HILANG STNK Benelli Zafferano L-5206-PD Haryo Subagyo 08999000570. HILANG STNK HONDA BEAT W-4216-PC MOKHAMAD MUSTAKIM 081239039466. HILANG STNK HONDA 125 HITAM W-5060-XL SITI MUNADIROH 0895342383613. Hilang Buku Kir L.9006.UW/ SB.139801.K LYLA FATMA JL.GRESIK 39 SBY.
Hilang STNK Spd Mtr Suzuki L-4022-KQ An.Sri Lestari D/a.Sidotopo Lor 1/38 Sby. Hilang STNK Spd Mtr Th’2018 L-4483-HE An.Faisol D/a.Bulak Rukem 1/8-A Sby. HILANG STNK P 4916 MF NK. 7800 NS. 7360 AN. SUKARNO D/A DSN KRAJAN SUKORAMBI JBR HILANG STNK P 5483 HZ NK. 2735 NS. 6761 AN. DEWI ROSMALAWATI D/A JL SEMERU SUMBERSARI JBR HILANG BPKB NO K-08673040 P 4475 GE NK. 9904 NS. 3352 AN. BUAMIN D/A DSN RAYAP ARJASA JBR
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
JUMAT PAHING, 30 JULI 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
82 Persen Warga Kota Mojokerto Tercover Bansos Mojokerto, Memorandum Sebanyak 82 persen kepala keluarga di Kota Mojokerto tercover berbagai jenis bantuan sosial (bansos) di tahun 2021. Saat ini Pemkot Mojokerto terus mendata sasaran keluarga penerima manfaat (KPM) dari ribuan paket bansos yang tersisa sejak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengungkapkan, dari total 46.041 KK penduduk se-Kota Mojokerto, sebanyak 38.024 KK telah tercover bansos. ”Artinya, sudah 82,59 persen KK di Kota Mojokerto yang mendapat bantuan sosial,” terang wali kota, Kamis (29/7). Cakupan bantuan tersebut berasal dari APBN, APBD Jatim, APBD Kota Mojokerto, Baznas Kota, maupun yang diperoleh dari corporate social responsibility (CSR) di tahun ini. Ning Ita, sapaan akrab wali kota mengatakan, selain jenis bantuan yang disalurkan rutin bulanan, perluasan bansos itu juga menyasar kelompok warga yang terdampak pandemi Covid-19 dan PPKM darurat. Jenis bansos yang diterima warga Kota Mojokerto di 2021 ini meliputi BPNT APBN non-PKH sebanyak 2.746 KPM dan BPNT APBN PKH sejumlah 2.603 KPM. Selain itu, Pemkot Mojokerto juga mengalokasikan BPNT APBD kepada 2.500 KPM. Sejak pandemi, sebanyak 11.874 KPM juga mendapat bantuan sosial tunai (BST) dari Kemensos. Sedangkan 9.326 KPM terdampak Covid-19 juga dijatah bansos sembako dari Pemkot Mojokerto. Sementara itu, sebanyak 1.975 warga yang terpapar virus corona juga dibantu kebutuhan pangan berupa sembako dan makanan siap saji kepada 491 warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman). Selama penerapan PPKM, pemkot juga menyalurkan bansos kepada warga terdampak. Antara lain sebanyak 1.000 paket bantuan dari CSR dan 1.000 paket dari Baznas Kota Mojokerto yang disalurkan kepada warung kecil, PKL, hingga UMKM. Ning Ita menyebut saat ini pihaknya masih mencari sasaran penerima bantuan sebanyak 1.500 KPM. Masing-masing terdiri dari Bansos PPKM Pemprov Jatim sebanyak 1.000 sasaran dan 500 KPM dari total kuota Bansos untuk pekerja informal sebanyak 1.000 KPM. Di luar jenis bantuan tersebut, sejauh ini Pemkot Mojokerto juga mendistribusikan bansos kepada 2.738 KPM. Yakni berupa bantuan sembako kepada 600 tukang becak, uang tunai Rp 300 ribu untuk 300 penyandang disabilitas, uang tunai Rp 500 ribu kepada 1.467 lansia kurang mampu, serta bantuan tunai Rp 1 juta sebanyak 347 anak yatim. (war/yok) Wali Kota Ika Puspitasari
KURIR SABU TROWULAN NYERAH
Disergap di Area Persawahan Mojokerto, Memorandum Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim membekuk Slamet Heriyanto (28), kurir sabu asal Dusun Nglinguk, Desa/Kecamatan Trowulan, Rabu (28/7) sekitar pukul 13.00. Penangkapan itu setelah petugas mendapat laporan dari warga tentang bisnis haram
yang telah lama digeluti tersangka. Maka polisi langsung melakukan penulusuran dan
mendapati tersangka berada di area persawahan desa setempat. Secepatnya petugas mendekati dan dilakukan penggeledahan hingga dari tangannya diamankan barang bukti berupa satu bungkus plastik klip sabu seberat 0,31 gram, dua unit HP merek Vivo dan Oppo dengan nomor SIM card berbeda.
Jombang, Memorandum Guna menyukseskan program vaksinasi Nasional, serta memaksimalkan penerapan protokol kesehatan (prokes), Polres Jombang melantik duta vaksin dan prokes, Kamis (29/7). Lokasi pengukuhan dua duta tadi di Gedung Graha Bhakti Bhayangkara (GBB) Mapolres setempat. Hadir langsung dalam agenda tersebut, Pamwatwil Polda Jatim Kombespol Revindo, didampingi Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, dan sejumlah jajaran PJU. Dalam pengukuhan tersebut terdapat 4 orang yang dilantik menjadi duta prokes dan duta vaksin. Latar belakang dari masing-masing duta yang dikukuhkan ini juga berbeda. Duta prokes yang disandang oleh KH Nur Hadi (Mbah Bolong), dan Resida Risti Nabila, yang berstatus mahasiswi dari Universitas Muhammadiyah Malang. Sedangkan duta vaksin disandang oleh Margo Febrianto dan Inesita Rahmawati. Mereka berdua merupakan pegawai bank, yang memiliki peran sebagai influencer instagram di Jombang. Kombespol Revindo mengatakan pemilihan duta prokes dari unsur ulama ini, memang ada latar belakang tersendiri.
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Pamwatwil Polda Jatim Kombespol Revindo (tengah) sesaat setelah mengukuhkan duta vaksin.
Dimana latar belakang ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menerapkan prokes. “Dengan kita menunjuk Mbah Bolong, ini harapan kita bisa memberi pencerahan dan sosialisasi terhadap umat. Dengan harapan bahwa dari lingkungan tokoh agama sangat antusias untuk menjaga prokes,” ujarnya, Kamis (29/7).
“Nantinya bapak-bapak dari alim ulama ini, bisa memberikan keyakinan pada umat, bahwa prokes dan vaksin ini merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Masker ini harga mati, tapi kalau tidak pakai masker kita bisa mati,” tegas Revindo. Masih menurut Kombespol Revindo, berdasarkan data yang ada, program vaksin di Kabupaten Jombang ini sudah berjalan
mencapai angka 80 persen lebih. Untuk itu, perlu ditingkatkan lagi, dengan upaya ini. “Tinggal sisanya ini, saya minta pada Bapak Kapolres beserta dengan komponen yang ada di Kabupaten ini, agar ini terus digalakkan, bahwa vaksin ini sangat penting,” pungkasnya. Terpisah, Mbah Bolong mengaku bahwa pihaknya akan
melakukan sosialisasi pada jemaah, masyarakat umum, dan santri agar tetap menerapkan prokes. Sehingga masyarakat bisa terhindar dari virus corona. “Kita berusaha memberikan informasi pada masyarakat sebisa mungkin, semaksimal mungkin, sesuai dengan syariat Islam, sesuai dengan apa yang pemerintah dawuhkan,” pungkasnya. (wan/yok)
Dewan Bentuk Pansus Penanganan Covid-19 Jombang, Memorandum DPRD Jombang kian serius untuk membentuk panitia khusus (pansus) dalam penanganan Covid-19. Kemarin, para wakil rakyat itu menggelar rapat pembentukan anggota pansus, yang rencananya akan diparipurnakan Senin (2/8) depan. “Tadi ada rapat pimpinan dengan seluruh ketua fraksi DPRD Jombang,” ujar Mas’ud Zuremi Ketua DPRD Jombang, Kamis (29/7). Ia menjelaskan, pembentukan pansus ini untuk penga-
wasan mulai dari penanganan, pencegahan, hingga penggunaan anggaran Covid-19. “Jadi anggotanya masing-masing ketua fraksi yang ada di DPRD Jombang,” ungkapnya. Tidak hanya sekadar dibentuk pansus saja. Mas’ud menegaskan, setelah diparipurnakan nanti, pansus langsung action dengan melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 dan pihak-pihak terkait. “Selasa (3/8) depan itu pansus akan melakukan pemanggilan ke beberapa pihak, seperti Satgas Covid,
Direktur RSUD, dan Dinas Kesehatan,” katanya. Politisi PKB itu juga menambahkan, banyak yang harus dibahas untuk penanganan Covid ini, salah satunya terkait dengan vaksinasi dan isolasi di rumah sehat. “Seperti rumah sehat itu apakah sudah benar-benar siap mulai dari makanan untuk pasien dan tenaga medisnya seperti apa. Dan anggarannya itu dari mana, apakah dari desa atau seperti apa,” tegasnya. Diharapkannya, dengan adanya pansus penanganan
Antisipasi Banjir, Dinas PUPR Kebut Normalisasi Sungai
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Normalisasi sungai yang dilakukan Dinas PUPR.
permukaan tanah mengikis tanah dan membawa ke badan sungai. Karenanya, aliran sungai bukan saja debit meningkat juga ditambah material hasil erosi. Hasilnya, erosi yang mengendap dengan debit aliran yang meningkat menyebabkan aliran air tidak dapat ditampung oleh sungai. “Yang terjadi aliran langsung pada badan sungai meluap yang berakibat banjir di sekitar dan sepanjang dataran sungai. Dari permasalahan banjir yang terjadi, pemilihan kebijakan penanggulangan banjir haruslah disesuaikan dengan kondisi yang ada,” sambungnya. Khusus untuk mengantisipasi hal ini, Dinas PUPR melakukan pengendalian banjir untuk meminimalisir dampak
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Slamet Heriyanto
Polres Jombang Kukuhkan Duta Vaksin dan Prokes
FOTO: ISTIMEWA
Jombang, Memorandum Banjir dan genangan merupakan masalah tahunan dan memberikan pengaruh besar terhadap kondisi masyarakat. Baik secara sosial, ekonomi, maupun lingkungan. Pemicu terjadinya musibah, akibat sistem lingkungan yang rusak dan mata rantai fisis lingkungan yang terganggu. Sehingga untuk mengatasi masalah banjir perlu dikaji secara terpadu. Khusus di Kabupaten Jombang, musibah banjir terjadi lantaran terjadi pendangkalan di badan sungai. Pemicunya, endapan material hasil erosi dari hulu sungai. Puncaknya, sejumlah sungai yang ada di Kota Santri mulai dari Kali Gunting, Kali Ngotok Ring Kanal, Avfour Watudakon, dan Kali Marmoyo, mengalami penurunan kapasitas. Sementara, debit air yang mengalir dari hulu semakin meningkat. “Peningkatan debit aliran pada anak dari hulu sungai sebagai akibat curah hujan yang turun kurang meresap ke dalam tanah. Sehingga curah hujan menjadi aliran permukaan,” papar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum, Kamis (29/7). Dengan kondisi tadi, aliran permukaan yang bergerak di
Kasubbag Humas Polres Mojokerto Iptu Tri Hidayati membenarkan penangkapan tersangka. Penyidikan kasus ini kemudian dilimpahkan kepada Polsek Trowulan. “Tersangka melanggar pasal 114 ayat 1 subs 112 ayat 1 Undang Undang RI, No 35 tahun 2009 tentang narkotika,” jelas Tri. (no/yok)
kerugian. Metode yang dilakukan, secara struktur/fisik. Sementara yang kedua dengan metode nonstruktur. “Jadi pengendalian banjir yang telah kami realisasikan dengan mengaplikasikan dua metode. Secara keseluruhan, upaya tadi dilakukan untuk meminimalisir dampak kerugian,” sebut Kadis PUPR. Di antara realisasi yang telah dilakukan, mulai dari pembuatan bangunan pengendali banjir. Meliputi pembangunan dam/check dam/ dam penangkap sedimen, bangunan pengurangan kemiringan sungai, serta groundsill. “Sementara upaya perbaikan dan pengaturan sistem sungai yang telah kami lakukan, di antaranya yakni melakukan pelebaran serta pengerukan.
Melakukan perlindungan tanggul/pemasangan tembok bambu dan kantong pasir, pembangunan parapet, serta sudetan,” bebernya. Khusus sebagai tindakan pencegahan saat masuk musim penghujan nanti, Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas PUPR melakukan kegiatan normalisasi di beberapa sungai utama yang menjadi langganan banjir di antaranya normalisasi Kali Marmoyo. “Antisipasi terjadinya banjir memang menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Jombang, sehingga tidak mengherankan bila Pemerintah Kabupaten terus melakukan penataan sungai/saluran air di beberapa titik yang tersebar di 21 kecamatan,” sebutnya.
Sebagai pelaksana tugas, yakni Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Kabupaten Jombang. Tujuan dari normalisasi ini adalah untuk mengantisipasi risiko terjadinya banjir di musim penghujan. Selain itu juga bertujuan untuk memperlancar saluran irigasi. Sementara itu untuk kategori normalisasi ini, diprioritaskan yang penuh sedimentasi. “Dalam pelaksanaan normalisasi ini, pihaknya melakukan skala prioritas dari usulan desa, utamanya sungai yang memiliki sedimentasi mendekati bibir sungai. Meski dari sejumlah pengajuan usulan terdapat beberapa sungai yang merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, namun tetap dilaksanakan normalisasi dengan mempertimbangkan masyarakat yang terdampak banjir,” ujarnya. Terakhir, sedimentasi yang tinggi sudah pasti berdampak pada naiknya ketinggian air. Maka akan meluber ke permukiman, sehingga harus dilakukan normalisasi. “Diharapkan dengan adanya normalisasi sungai, masyarakat tidak perlu lagi merasa khawatir terjadi banjir. Termasuk apabila saat turun hujan deras serta kiriman air yang berhulu dari pegunungan,” pungkas Ulum. (wan/adv/yok)
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Pembentukan Pansus Penanganan Covid-19 di Gedung DPRD Kabupaten Jombang.
Covid-19 DPRD Jombang ini, bisa meningkatkan sinergi satu dengan yang lain. “Harapan
kami memang untuk menekan penyebaran virus corona,” pungkas Mas’ud. (wan/yok)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM & KRIMINAL
JUMAT PAHING, 30 JULI 2021 HALAMAN 11
Kapolda Tinjau Vaksinasi di Ubhara Beat milik korban yang hilang dicuri maling.
Motor Amblas di Rusun Sombo Surabaya, Memorandum Maling motor mengacak-acak Rusun Sombo, Simokerto. Di aksinya itu, pelaku berhasil menggasak Beat L 4065 RT milik Agus Jaman (27), warga setempat yang tinggal di blok C. Agus mengungkapkan, ketika itu dia usai pulang bekerja sebagai karyawan toko karpet di Jalan Kramat Gantung pada Rabu (29/7). Kemudian motor kesayangannya tersebut, diparkir di lantai satu bersama motor milik warga yang lainnya. “Semua motor warga memang parkir di bawah,” kata Agus kepada Memorandum, Kamis (29/7). Selanjutnya, Agus naik ke lantai 3 rumahnya untuk menunaikan salat Asar. Setelah salat, Agus istirahat sambil menunggu azan Magrib. “Karena masih lama, saya tinggal ke rumah mertua yang letaknya berada di depan rusun,” jelas Agus. Baru saja tiba, Agus disuruh beli sesuatu oleh mertuanya. Karena tempatnya jauh, dia harus naik motor. Alangkah terkejut Agus ketika berada di tempat parkir. Ternyata motornya sudah raib. “Saya disuruh beli sesuatu di toko dan hendak naik motor. Sampai parkiran sudah hilang,” tutur bapak satu anak ini. Agus juga mencari keberadaan motornya ke tetangganya, katanya sebelum hilang ada seorang pria tua dengan gerak-gerik mencurigakan di sekitar parkiran. “Pria tua tersebut naik motor dan mengenakan helm. Saat saya tanya tetangga, mereka mengaku tidak kenal dan bukan warga setempat,” beber Agus. Akhirnya Agus memilih melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Simokerto. “Saya sudah lapor ke Polsek Simokerto Mas,” tutur Agus. Kejadian pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Rusun Sombo, masih kata Agus, sudah kali kedua. Sebulan lalu pernah motor warga yang tinggal di Blok H juga amblas digondol maling. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Simokerto Iptu Ketut Redana saat dikonfirmasi membenarkan laporan curanmor di Rusun Sombo tersebut. “Saat ini masih dalam penyelidikan anggota untuk mengejar pelakunya,” jelas Ketut. (rio/nov)
Polda Turun...
Sambungan dari halaman 1
sudah bergerak untuk melakukan patroli siber di medsos. Menurutnya, jika para penipu dan calo plasma konvalesen memanfaatkan medsos dalam menjalankan aksinya. “Kami dari Ditreskrimsus Polda Jatim ikut melakukan penyelidikan kasus itu. Saya perintahkan anggota untuk melakukan patroli siber di medsos,” kata Farman, saat dikonfirmasi pada Kamis (29/7). Supaya lebih mudah mengungkap kasus ini, Farman mengajak masyarakat yang menjadi korban segera melaporkan ke polisi. Ia juga berpesan, agar tidak mudah percaya jika ada pihak mendonorkan plasma konvalesen. Terlebih, mereka meminta uang tebusan dengan jumlah fantastis. “Masyarakat harus hati-hati jika ada pendonor yang meminta sejumlah uang dan laporkan jika menemui modus penipuan seperti ini,” pungkas alumni Akpol 1996 tersebut. (fdn/nov)
Tanpa Paksaan
Sambungan dari halaman 1
pindah agama. “Berbulan-bulan berdialog dan mencoba menemukan bagian yang hilang dalam hidupku. Akhirnya aku mantap berpindah keyakinan tanpa paksaan orang lain,” tulis Cyndyana Lorens di media sosial pribadi dia. Sudah terhitung dua bulan sejak Cyndyana Lorens berpindah agama. Dia mendapat bimbingan menjadi mualaf dari Masjid Agung Sunda Kelapa. Dia pun memamerkan sertifikat mualaf sebagai tanda peresmian dirinya memeluk agama islam. Ada banyak pandangan tentang keputusan Cyndyana Lorens buat berpindah agama. Namun dia menjelaskan sekaligus menegaskan bahwa keputusannya datang dari dalam dirinya sendiri, meski tentu disertai dukungan dari keluarga. “Keluargaku adalah keluarga yang memberikan kebebasan kepada setiap anggotanya untuk memilih jalan hidupnya masing-masing. Begitupun aku dua bulan yang lalu. Alhamdulillah sudah menjadi seorang mualaf di Mesjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta. Sudah menjalani bimbingan-bimbingannya sehingga bisa mendapat sertifikat yang aku tunggu-tunggu ini,” katanya lagi. Agamanya mungkin kini sudah berubah. Tapi menurut Cyndyana Lorens yang merupakan mantan pramugari, pribadinya tetaplah sama kalau tidak lebih baik. Dia pun menegaskan bahwa dirinya tetaplah sosok yang sama. Meski tidak dipungkiri, Cyndyana Lorens mengisyaratkan ada yang kecewa pada keputusannya. “Untuk beberapa orang mungkin hal ini mengecewakan kalian, namun aku tetaplah aku. Tidak ada yang berubah dari diriku sama sekali dan aku harap kalianpun tidak merubah sikap kepadaku,” tutupnya. (dth/nov)
Dalam vaksinasi ini diikuti sekitar 1.000 mahasiswa dan dibagi menjadi 4 tahap.Tiap tahapnya diikuti 250 mahasiswa. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi atau mengantisipasi adanya kerumunan di lokasi vaksinasi. Nico Afinta memaparkan, kegiatan vaksinasi komunitas kepada mahasiswa serta tenaga pengajar itu bertujuan untuk mendukung program pemerintah. Tujuannya tidak laian agar membentuk herd immunity di
lingkungan kampus. “Kemarin kita telah melaksanakan kegiatan vaksinasi massal di Universitas Negeri Malang. Kemudian beberapa hari yang lalu di Surabaya melaksanakan vaksinasi di SMPN 1, SMPN 6, SMAN 2, SMAN 5, dan Trimurti. Kemudian minggu depan kita akan melakukan hal yang sama di Universitas Merdeka dan Universitas Brawijaya,” beber Nico. Nico menjelaskan, hal ini
FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
FOTO: MEMO RANDUM/RIO
Surabaya, Memorandum Kapolda Jawa Timur Irjenpol Nico Afinta bersama pejabat utama mengecek serbuan vaksinasi di Universitas Bhayangkara (Ubhara), Kamis (29/7). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tenaga vaksinator dari tim dokter Biddokes Polda Jatim.
Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta mengamati salah satu mahasiswa Ubhara yang melakukan vaksinasi.
menjadi penting bagi semua dengan harapan bisa menciptakan hard immunity dalam penanggu-
langan Covid-19. Meski demikian, Nico meminta masyarakat tetap melaksanakan protokol Kesehatan
Coreng Profesi Pengacara Pailitkan Perusahaan Pakai Surat Kuasa Palsu Surabaya, Memorandum Dimas Abimanyu didakwa menggunakan surat kuasa palsu atas nama Leny. Padahal Dimas tidak pernah bertemu dengan Leny. Namun, advokat ini menandatangani surat kuasa sebagai pengacara Leny untuk mengajukan permohonan pailit di Pengadilan Niaga Surabaya. Hingga permohonan pailit itu benar-benar disidangkan dan perusahaan yang dimohonkan pada akhirnya dinyatakan pailit oleh majelis hakim. Padahal, Leny ternyata tidak pernah memberi-
kan surat kuasa kepada terdakwa. Jaksa Penuntut Umum(JPU) Putu Eka Wisniawati dalam dakwaannya menyatakan, Dimas bersama Fahrul Siregar koleganya sesama advokat yang kini buron awalnya bertemu dengan Tafrizal H. Gewang di Tangerang pada 2017 lalu. Tafrizal memberikan surat kuasa kepada kedua advokat ini atas nama pemberi kuasa Leny. Surat itu telah berisi tanda tangan Leny. “Yang mana saksi Leny tidak pernah membubuhkan tanda tangannya ke dalam surat kuasa
guna mengajukan pailit, khusus memberikan kuasa selaku pemohon pailit untuk mengajukan pailit di Pengadilan Niaga Surabaya terhadap PT GusherTarakan,” ujar Jaksa Putu dalam dakwaan yang dibacakan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (29/7). Dimas dan Fahrul menandatangani surat kuasa itu tanpa pernah bertemu Leny. Sebulan kemudian terdakwa Dimas mengajukan permohonan pailit terhadap PT Gusher Tarakan di Pengadilan Niaga Surabaya. Dia mengaku sebagai kuasa hukum Leny selaku
pemohon. Permohonan itupun disidangkan hingga PT Gusher dinyatakan pailit. “Padahal sejak menandatangani surat kuasa, menghadiri sidang sampai putusan terdakwa Dimas dan Fahrul Siregar tidak pernah bertemu, atau mengkonfirmasi serta memberi laporan kepada saksi Leny selaku pemberi kuasa,” tuturnya. Tanda tangan Leny dalam berkas surat kuasa terdakwa ternyata palsu. Berdasar pemeriksaan laboratorik kriminalistik diketahui bahwa tanda tangan tersebut
Penyelenggara Acara Ketua RW ijab kabulnya,” imbuh dia. Dari pantauan di lokasi, terlihat puluhan tamu hadir ke hajatan yang digelar di kediaman Abah Dika tersebut. Berbagai meja dan kursi tertata rapi di bawah terop indah yang terpasang. Dan tak ketinggalan suara musik juga terdengar mengalun di acara tersebut Sementara itu, Kantun, Babinktibmas Sememi ketika dikonfirmasi perihal adanya resepsi pernikahan tersebut mengatakan hal itu melanggar aturan PPKM level 4 yang berlaku saat ini. “Enggeh (benar) bapak itu melanggar
aturan PPKM,” kata Kantun. Saat ditanya apakah akan dilakukan penindakan atas pelanggaran tersebut, Kantun tidak merespons. Sedangkan Kanitreskrim Polsek Benowo yang juga pawas Ipda Jumeno ketika dikonfirmasi merespons cepat laporan yang diterimanya. Bahkan, Jumeno mengajak Memorandum untuk mengikutinya dalam rangka membubarkan acara tersebut. “Sudah kami perintahkan untuk segera bubar. Karena ini melanggar PPKM level 4,” tegasnya.
Terpisah, Siti Rohana, Lurah Sememi saat ditemui tidak berada di tempat. Namun, Memorandum ditemui oleh Sekretaris Kelurahan bernama Hendrik. Ketika dikonfirmasi, Hendrik mengatakan pihak kelurahan tidak pernah menerima pengajuan izin dan tidak pernah mengizinkan adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh Abah Dika. “Kami tidak pernah dimintai izin keramaian oleh Abah Dika. Kalau pun dia minta izin pasti kami tolak. Karena sesuain aturan PPKM. Di mana seluruh kegiatan
yang berpotensi menimbulkan kerumunan pasti tidak kami beri izin,” jelas Hendrik. Lebih lanjut, Hendrik menyarankan kepada Memorandum untuk mengkonfirmasi ke Camat Benowo, Muslich Hariadi. “ Langsung ke Pak Camat aja Mas, beliau kan ketua satgasnya,” imbuhnya. Muslik, ketika dikonfirmasi melalui telepon dan pesan WhatsApp (WA) terlihat enggan memberikan tanggapan. Meskipun statusnya sedang online. Sedangkan Abah Dika, ketika dikonfirmasi melalui pesan WA
2 Pengedar Keok polisi menggerebek rumahnya. Kini dia ditetapkan sebagai daftar pencarian orang alias DPO. Kedua tersangka itu, bukan hanya mengedarkan melainkan juga menyediakan tempat untuk nyabu bagi pembelinya di rumah Jamal. “Kedua tersangka yang kami tangkap adalah anak buah J, bandar asal Bonowati,” ungkap Kanitreskrim Polsek Simokerto Iptu Ketut Redana, Kamis (29/7). Ketut mengatakan, pengge-
rebekan bermula anggota di lapangan mendapatkan informasi jika peredaran sabu di wilayah Jalan Banowati marak, bahkan juga menyediakan tempat nyabu bagi pelanggannya. Petunjuk itu kemudian diselidiki anggota dengan melakukan pemantauan di sekitar lokasi. Alhasil, anggota mendapati kedua tersangka dengan gerak-gerik mencurigakan. “Kami langsung menangkap lalu memeriksa kedua tersangka. Juga ditemukan
beberapa poket sabu,” jelas Ketut. Kedua tersangka mengaku sebagai pengedar sabu dan menyediakan bagi pelanggannya di rumah Jamal. Selanjutnya anggota mengeler Ahmad dan Agus ke rumah Jamal. Ketika dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti 22 poket sabu seberat 5,16 gram. Selain itu juga ditemukan seperangkat alat isap sabu, 1 timbangan elektrik, 1 lembar buku catatan penjualan, 10 lembar
bukti transfer ATM, 6 bungkus plastik klip kosong, 7 pipet kaca, kertas almunium foil, dompet untuk menyimpan sabu, dan 5 unit HP. Setelah cukup bukti, Ahmad dan Agus digiring petugas ke Mapolsek Simokerto guna penyidikan lebih lanjut. “Kami masih kembangkan kasusnya untuk memburu J,” kata Ketut. Kedua tersangka menambahkan, sudah empat bulan menjadi anak buah Jamal. Jika ada pembe-
Situbondo, dan lain sebagainya. “Karena dia pinjam baik-baik dan menyanggupi membayar uang sewa mobil Rp 6 juta hingga Rp 30 juta per bulan, saya setuju,” kata Andika. Korban menambahkan, terdakwa lalu berniat memperpanjang saat akan tiba jatuh tempo masa dan terdakwa tidak
(29/7). Polisi kemudian mulai melakukan penyelidikan dan menelusuri ke sejumlah toko yang diketahui belum melunasi tersebut. Petugas mengecek langsung ke Jogjakarta dan Solo. Ada tiga toko yang belum membayar tagihan sebesar Rp 333 juta. Ternyata diketahui di toko tersebut tidak
an yang lian,” kata pengacara yang sudah berhasil mendamaikan ratusan pasutri yang hendak bercerai ini. Sukana dulu dikenal sebagai kembang desa. Selain berwajah sedep, dia pandai di sekolah dan sering diundang menyanyi pada berbagai acara. Sukana memiliki grup musik bersama dua sepupunya. Sukana sebagai vokalis, sedangkan sepupunya memegang kibor dan kendang.
li yang hendak nyabu di tempat, Agus langsung menghubungi Ahmad melalui HP. “Nantinya Ahmad yang menyediakan tempatnya di rumah J,” lanjut Ketut. Sedangkan Jamal hanya menyediakan tempat dan sabu. Sewaktu penggerebekan, bandar itu berhasil lolos karena tidak berada di rumah. “Dia (J) selalu mengawasi sekitar rumahnya, jadi ketika tahu ada penggerebekan polisi dia segera kabur,” ujar Ahmad di mapolsek. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 mengembalikan sisa mobil yang disewanya dari Andika. “Sisanya kembali, sisanya lagi dia mengaku digadaikan. Total 14 mobil yang digadaikan, yang enam unit ketahuan saya di jalan karena saya pasang GPS dan berhasil saya tarik kembali mobilnya,” imbuhnya. Lebih lanjut, jelas korban,
akibat perbuatan terdakwa, ia mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 2,5 miliar.” Kalau ditotal lebih kurang sekitar Rp 2,5 miliar,” lanjutnya. Sementara itu, saksi Masudin Alwi mengaku hanya sebatas mengantarkan mobil yang dipinjam oleh Nurul. “Saya ambil di Jalan Jemursari 205 Blok A-08,
Palsukan Data Pengiriman Tidak tanggung-tanggung ada enam toko yang belum membayar. Tiga di antaranya berdomisili di Solo dan tiga lain berlokasi di Surabaya.“Akhirnya pemilik melaporkan ke Polsek Asemrowo. Awal melapor karena beberapa toko tersebut tidak juga membayar tagihan,” kata Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan, Kamis
belum merespons hingga berita ini diunggah. Sementara itu,Wakil Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, pihaknya akan mengecek ke lokasi yang dimaksud. “Minta alamat jelasnya. Kami akan bantu (satgas Covid-19 kecamatan, red) ke lokasi,” kata Irvan. Disinggung apakah acara tersebut akan dibubarkan, Irvan menambahkan lebih dulu melakukan upaya-upaya persuasif.“Kita upaya persuasif dulu,” pungkas Irvan. (mg5/alf/fer/nov)
Sambungan dari halaman 1
Gelapkan 30 Mobil Rental disuruh oleh Nurul untuk mengambil mobil. Dalam kesaksiannya, Andika menerangkan di hadapan majelis hakim yang diketuai Johanis Hehamony. Pada saat itu, kata korban, dia percaya karena Nurul berniat baik meminjam dengan alasan untuk travel PLTU di Probolinggo, Kantor Koperasi UMKM
nonidentik dengan tanda tangan Leny yang asli. Perbuatan Dimas dianggap telah merugikan Leny. Menurut jaksa, akibat perbuatan terdakwa, PT Gusher Tarakan dinyatakan pailit. Leny juga akhirnya tidak dapat memanfaatkan ruang usaha yang ada di Grand Tarakan Mall yang dikelola oleh PT Gusher. Terdakwa Dimas keberatan dengan dakwaan jaksa. “Kami mengajukan eksepsi. Belum menerima surat dakwaan dari jaksa penuntut umum,” ujar terdakwa Dimas dalam persidangan. (mg5/nov)
Sambungan dari halaman 1
langsung ketemu dengan Pak Andik. Setelah mobil sampai tujuan saya diberi upah oleh Pak Nurul Rp 500 ribu,” ungkap Alwi. Ketika diminta tanggapannya terkait keterangan dua saksi tersebut, terdakwa tak menampiknya.” Benar Yang Mulia,” ujar terdakwa Nurul Anal alias Buyung. (mg5/nov)
Sambungan dari halaman 1 ada pengiriman barang. Bahkan, stempel toko yang ada di-invoice juga berbeda. “Stempelnya palsu dan toko-toko itu mengaku tidak pernah menerima barang,” imbuh Hari. Kecurigaan polisi akhirnya tertuju ke Agus. Ditambah lagi, saat menyelidiki tiga toko yang belum membayar di wilayah
Surabaya, pemiliknya mengaku sudah melakukan pelunasan. “Ternyata mereka membayar ke tersangka. Sehingga bersangkutan diamankan,” jelasnya. Pengakuan Agus, dia melakukan penggelapan uang tagihan perusahaan dengan cara memesan order fiktif melalui tempat kerjanya dengan jurusan Solo dan
Dijodohkan vs Bos Nelayan Sayang, nasib Sukana tak selumayan penampilannya. Dia menjalani kehidupan dengan menjanda hingga dua kali. Kalau memang tidak bisa diselamatkan, kasus yang ditangani pengacara asal Madura ini bakal menjadi pintu bagi Sukana untuk menyandang janda yang ketiga. “Mudah-mudahan dalam mediasi nanti mereka bisa didamaikan seperti banyak pasang-
(prokes). “Karena pelaksanaan prokes merupakan senjata utama dalam menghadapi Covid yakni dengan 5M. Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjaga kerumunan, dan menghindari kegiatan yang tidak penting,” tandas Nico. Dalam kesempatan itu, Nico juga berpesan kepada para mahasiswa tentang pentingnya vaksinasi. Seiiring berkurangnya tingkat Covid-19, maka proses belajar mengajar bisa dilakukan secara tatap muka. “Namun karena situasi sekarang masih seperti ini, kita ikuti anjuran dari pemerintah. Sekarang tata cara belajar mengajar masih dilaksanakan melalui online atau dalam jaringan (daring),” pungkas Nico. (fdn/nov)
Jogjakarta dengan pengiriman melalui expedisi dengan alamat tujuan ke seseorang berinisial H di wilayah Cirebon. “Jika pengiriman di Jogjakarta dan Solo semuanya fiktif. Saya mengirimkan barang tersebut ke seseorang (H). Uang penjualan juga sudah digunakan,” ujar tersangka. (alf/nov)
Sambungan dari halaman 1 Tidak hanya dikenal di tingkat kecamatan, grup ini sering diundang orang-orang kota, bahkan luar kota seperti Bojonegoro, Tuban, Gresik, dan Mojokerto. “Pernah taksuruh nyanyi, suaranya mirip Dewi Perssik,” puji pengacara sebut saja Ikin, di kantornya, seputar Pengadilan Agama (PA) Surabaya, Jalan Ketintang Madya, beberapa waktu lalu. Meski satu-satunya perem-
puan dari empat bersuadara, anak keempat ini menjadi tulang punggung keluarga. Kakak pertama dan keduanya menjadi nelayan, serta adiknya yang putus sekolah semasa SMP menjadi tukang batu. Hanya Sukana yang bertahan sekolah hingga SMA. Namun, itu pun nyaris tidak sampai lulus. Ketika sedang duduk di bangku kelas dua, ayahnya memaksa Sukana menikah de-
ngan Kang Kepet, begitu sapaan pemilik puluhan perahu nelayan dan pengeringan ikan ini. Ini dilakukan karena ayah Sukana terlilit utang yang tidak sedikit kepada Kang Kepet. Sebenarnya Sukana sudah berusaha menolak, tetapi ayahnya teramat sangat memaksa sekali. Untungnya Sukana berhasil membujuk sang ayah dan Kang Kepet. Dia bersedia menikah
dengan Kang Kepet, tapi nanti setelah lulus SMA. Syarat lain, Sukana minta dikuliahkan. Tidak apa-apa kuliah setelah menikah. Kang Kepet sempat menawar agar dikawinkan siri dulu vs Sukanah. Namun, Sukana mematok harga mati: tidak ada perkawinan, baik siri maupun resmi, sebelum dia lulus SMA. Deal. Untuk menandai ikatan itu, akhirnya Kang Kepet
menggelar syukuran besar-besaran dengan mengundang nelayan sepanjang pantai utara Tuban hingga Gresik. Pengisi hiburannya OM ternama di Jatim dengan bintang tamu calon istri sendiri, Sukana. Bubar acara, Sukana yang kelelahan tertidur di ruang tamu. Kang Kepet yang melihat Sukana nglengger dengan mulut setengah terbuka menggendonya ke kamar. (jos, bersambung)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
JUMAT PAHING, 30 JULI 2021 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
Cabuli Anak Panti Asuhan, Tukang Ojek Dibui Lamongan, M Memorandum Satreskrim Satre Polres Lamongan berhasil menangkap, SB S (39) tukang ojek yang tega mencabuli anak panti asuhan berinisial LK (16).
SB, pelaku pencabulan.
Diketahui, pel pelaku memanfaa faatkan korban ya ketika itu yang m meminta tolong u untuk menggu gunakan jasa
ojeknya. Rupanya, LK tersebut baru kabur dari panti asuhannya di Kecamatan Turi karena terlibat pertengkaran dengan sejumlah temannya. Aksi bejat tersebut dilakukan di rumah pelaku di Desa Pang-
katrejo, Sugio, Lamongan, pada Kamis (22/7). Saat itu, korban meminta kepada pelaku untuk diantarkan ke sebuah tempat. Namun, di tengah perjalanan, korban malah dibawa ke rumah pelaku. “Korban ini ngojek sama pelaku untuk diantarkan ke sebuah tempat. Tapi, korban malah dibawa ke rumahnya dan dicabuli di sana,” terang AKP Yoan Septi Hendri, kasatreskrim Polres Lamongan,
Kamis, (29/07). Setelah puas mencabuli, korban kemudian ditelantarkan begitu saja di pinggir jalan. Warga yang mengetahuinya, kemudian menolong dan dibawa ke Mapolsek Sugio. Polisi kemudian menghubungi pengurus panti untuk menjemput korban dan membawanya pulang. “Korban yang bercerita tentang pencabulan yang dialaminya kepada pengasuh pantinya.
Kemudian melaporkan kasus ini ke Polres Lamongan dan pelaku bisa kami tangkap Senin kemarin (26/7/),” ungkapnya. Pelaku dan korban sudah diperiksa di Mapolres Lamongan. Tersangka sudah mengakui aksi pencabulan itu dilakukan sekali di rumahnya. Pelaku mengaku menyesal karena telah melampiaskan nafsu bejatnya kepada korban. “Selain telah mengakui perbuatannya, pelaku mengaku
khilaf atas perbuatan yang telah dilakukannya,” ujar Yoan. Atas perbuatannya pelaku yang sudah ditetapkan jadi tersangka ini terancam Pasal 81 ayat (1) dan ayat (2) dan atau Pasal 82 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (nas/har/udi)
FOTO: ISTIMEWA
Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak 2021
FOTO: MEMORANDUM/ NASIH
Kepala Staf Kodam V/Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiawan, Wakapolda Jatim Brigjenpol Slamet Hadi Supraptoyo dan Bupati Yuhronur Effendi meninjau vaksinisasi.
Vaksinasi di Lamongan masih 16, 6 Persen Lamongan, Memorandum Hingga sekarang ini vaksinasi di Lamongan masih 16, 6 Persen. Untuk itu vaksinasi terus digenjot di sana untuk mencapai target herd immunity. Salah satunya dengan vaksinasi gotong royong yang dilakukan di salah satu perusahaan swasta di Kedungpring, Lamongan, Kamis, (29/7). Hadir dalam acara tersebut Kepala Staf Kodam V/Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiawan bersama Wakapolda Jatim Brigjenpol Slamet Hadi Supraptoyo. Brigjen TNI Agus Setiawan mengatakan, target vaksinasi Jatim adalah 70 persen dari masyarakat Jatim. Untuk itu, pihaknya akan terus menggenjot vaksinasi untuk mencapai target herd immunity. “Serbuan vaksinasi ini juga untuk memberikan fasilitas kepada masyarakat di lingkungan perusahaan. Dengan target vaksinasi hari ini sebanyak 4 ribu dosis vaksin,” jelas dia. Sedangkan Wakapolda Jatim Brigjenpol Slamet Hadi Supraptoyo menyampaikan, agar masyarakat tidak perlu mempertanyakan terkait perpanjangan PPKM. Menurutnya jika masyarakat mau menerapkan protokol kesehatan dengan baik, maka angka kasus Covid-19 akan menurun dan PPKM tidak akan lagi diperpanjang. Ia menambahkan, kuncinya ada disiplin protokol kesehatan. Ia mengajak masyarakat bersama-sama menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. Kalau sudah menjadi kebutuhan nanti perlahan penyebaran Covid-19 akan melandai. “Yang sudah vaksin harapan saya jangan sembrono, tetap dijaga, jangan nanti terus diluar tidak pakai masker, sama saja nanti. Vaksinasi itu sebagai ikhtiar untuk terhindar dari Covid-19, tapi semua kembali pada diri kita,” tandasnya Sementara itu Bupati Lamongan Yuhronur Efendi sangat mendukung pelaksanaan serbuan vaksinasi ini. Ia menambahkan bahwa pelaksanaan vaksinasi di Lamongan masih sekitar 16,6 persen, sehingga menurutnya harus terus dilakukan secara masif guna mencapai target herd immunity. “Lamongan sendiri masih sekitar 16,6 % untuk dosis 1. Sehingga ini harus terus kita kejar. Kita juga menyesuaikan dengan kondisi turunnya vaksin. Yang penting bagaimana herd immunity ini bisa tercapai,” pungkasnya. (nas/har/udi)
Gresik, Memorandum Kota Pudak kembali dinobatkan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) 2021. Tentu hal ini menjadi kabar bahagia. Rencananya, penghargaan tersebut akan diserahterimakan pada minggu ke II September 2021 di Jakarta. Kepastian itu didapat saat acara penghargaan Kabupaten/ Kota Layak Anak 2021 bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) RI, Kamis (29/7). Gresik kembali ditetapkan sebagai salah satu penerima penghargaan tersebut. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengikuti acara penganugerahan tersebut secara daring di ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik. Bersama Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBP3A) Kabupaten Gresik Adi Yumanto, dan segenap pejabat terkait. Selepas penganugerahan tersebut, Wakil Bupati Gresik mengaku bahagia dan bersyukur. Pihaknya menyam-
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menerima penghargaan secara virtual.
paikan terimakasih kepada seluruh masyarakat Gresik dan semua pihak yang telah membantu dan mendukung Gresik sebagai Kabupaten Layak Anak. “Terima kasih kepada para Gugus Tugas KLA dan semua stakeholder yang selama ini telah bersinergi dan mendukung mewujudkan Gresik sebagai Kabupaten Layak Anak. Saya bersama bupati dan kita semua, siap mendukung program nasional yaitu mewujudkan Indonesia Layak Anak (Idola) pada
2030 mendatang,” kata Bu Min, sapaan akrabnya. Dijelaskan, Gresik sudah memenuhi 24 indikator yang mencerminkan lima klaster hak anak. Yakni pemenuhan hak sipil dan kebebasan hak anak, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya serta perlindungan khusus. Ke depan, Pemkab Gresik bakal memperbanyak pemba-
ngunan tempat bermain yang ramah anak. Dalam hal ini, dinas KBPPPA akan bersinergi dengan dinas lingkungan hidup. Dan bersama dinas pendidikan akan memperbanyak resource center. Minimal ada satu di setiap wilayah eks wilker pembantu bupati. “Yang jelas sukses KLA ini tidak murni tugas KBPPPA, tapi harus bersinergi dengan banyak OPD dan berbagai elemen yang ada untuk merealisasikan Idola 2030,” tutupnya. Sementara itu, kepala Dinas
KBP3A Gresik menegaskan siap mendukung berbagai upaya dan inovasi serta pengembangan untuk memastikan bahwa anakanak di kota Pudak terlindungi. Di sisi lain, hak-haknya juga terpenuhi. “Bersama PKK kami akan lebih aktif lagi untuk memastikan tumbuh kembang anak. Kesehatan fisik dan psikis anak menjadi refleksi dari masa depan bangsa dan negara karena merupakan generasi penerus di masa mendatang,” pungkasnya. (and/har/udi)
Bojonegoro Terima Penghargaan Kabupaten Layak Anak Bojonegoro, Memorandum Kabupaten Bojonegoro menerima penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Republik Indonesia dengan predikat madya. Pengumuman peraih penghargaan dibacakan oleh Kementerian PPPA RI, Kamis (29/7/2021). Kegiatan ini dilakukan secara virtual yang diikuti oleh menteri PPPA, gubernur, bupati, dan wali kota. Dan selanjutnya akan diserahkan kepada kabupaten/ kota peraih pada September mendatang. Sistem pembangunan anak telah didirikan sejak 2006 yang sempat direvitalisasi pada 2010 dan 2011. Sedangkan apresiasi pelaksanaan KLA di daerah diberikan dalam lima kategori,
FOTO: MEMORANDUM/ DOK
Anna Mu’awanah dalam acara verifikasi KLA beberapa waktu lalu.
mulai pratama, madya, nindya, utama, hingga Kabupaten/Kota Layak Anak. Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyatakan KLA merupakan sistem pembangunan berbasis anak yang dilakukan melalui inte-
grasi sumber daya pemerintah, masyarakat, media, dan dunia usaha yang secara keseluruhan dalam program kebijakan untuk menjamin hak anak. Menteri berharap penghargaan ini tidak hanya dilihat sebagai tujuan akhir. Tetapi, men-
jadi penyemangat bagi daerah lain untuk melindungi anak di daerahnya masing-masing. Sebagai komitmen dan mewujudkan Bojonegoro sebagai Kabupaten/Kota Layak Anak, pemkab telah melahirkan beberapa terobosan yang tertu-
ang dalam salah satu 17 program prioritas. Yaitu, mewujudkan lingkungan ramah perempuan, anak, penyandang disabilitas serta kaum dhuafa. Salah satunya adalah Kelana (kecamatan layak anak) dan Dekala (desa layak anak) yang dideklarasikan pada Agustus 2020. Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menuturkan penghargaan ini bukanlah hasil akhir tugas. Yang paling utama adalah menjaga komitmen semua pihak yang terlibat dalam menjamin pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak. “Dimulai dengan mewujudkan desa dan kelurahan layak anak, kecamatan layak anak, sekolahan ramah anak, pelayanan ramah anak di puskesmas, dan lain-lain, hingga anak dapat terlindungi,” tegasnya. (top/har/udi)
Tinggalkan 2 Anak dan Bayi FOTO: MEMORANDUM/ DOK
Baihaqi Nur Syihabudin masih berumur 40 hari. Bayi asal Desa Pinggir, Kecamatan Balongpanggang itu tampak mungil dan menggemaskan. Namun di usianya yang sangat belia, ia sudah harus menerima nasib menjadi yatim piatu. Bapak - ibunya meninggal gara-gara Covid-19.
Kepala Lapas Kelas IIA Bojonegoro Rony Kurnia membagikan sembako kepada warga.
Lapas Bojonegoro Bagikan Sembako Bojonegoro, Memorandum Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro melaksanakan kegiatan KumHAM membagikan sembako kepada warga terdampak Covid-19, Kamis (29/7). Ada sekitar 30 paket sembako kepada warga sekitaran Lapas Bojonegoro. Kegiatan ini menindaklanjuti arahan Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM tentang kegiatan KumHAM berbagi. Kepala Lapas Kelas IIA Bojonegoro Rony Kurnia memberikan secara langsung paket sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid -19 didampingi oleh Kepala KPLP Ari Djoko Irwanto, Kasi Binadik Ari Yuniarto, Kasubag TU Suntoro, dan beberapa pejabat struktural lainnya. Sesuai arahan Kakanwil Kumham Jatim Krismono pada saat rapat persiapan KumHAM berbagi yang dilaksanakan secara virtual menjelaskan sasaran penerima bantuan adalah masyarakat yang berpenghasilan tidak tetap, serta mengandalkan upah harian untuk kebutuhan sehari-hari. Pada saat pemberian bantuan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Rony Kurnia menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kepada masyarakat sekitar yang terdampak pandemi Covid-19. (top/har/udi)
Oleh: Andika Dian Pratama BAYI laki-laki itu lahir pada Kamis (24/6) lalu. Saat ibunya Siti Nur Hasanah (37) terpapar Covid-19 dan dirawat di RSUD Ibnu Sina. Tidak lama berselang, ibunya wafat karena kalah bertarung melawan virus, Minggu (4/7). Bayi lucu itu bahkan tak sempat mendapat pelukan hangat ibunya. Saat bersamaan, bapaknya Basori (46) juga berjuang melawan Covid-19 di RS Adi Husada Surabaya. Pria yang bekerja sebagai pelaut itu pun menyusul istri tercintanya, Kamis (15/7). Ia gugur setelah berjuang sekitar dua pekan. Tuhan lebih menyayanginya. Selain Baihaqi, pasangan suami istri (Pasutri) Basori dan Siti Nur Hasanah itu juga meninggalkan dua anak. Yakni Elina Nuriyah Rahmatika (14) masih kelas VIII madrasah tsanawiyah di salah satu pondok pesantren di Jombang. Dan Zahira Nur
Afiyah (10) yang masih duduk di kelas 2 sekolah dasar. Tiga anak pasutri itu sekarang dirawat kakek dan neneknya. Bahman dan Sukarmiati Ningsih. Juga diasuh oleh pamannya Sidik yang juga Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat. Mereka harus menjalani hari tanpa kedua orang tua kandung di usia yang masih belia. Sidik merupakan kakak dari Siti Nur Hasanah. Ia bercerita, adik dan adik iparnya berpulang setelah berjuang melawan corona. Sempat mendapat perawatan medis, namun nyawanya tidak tertolong. “Adik saya masuk rumah sakit karena Covid-19 Rabu (23/6), sehari sebelum anaknya lahir. Sedangkan ipar masuk rumah sakit Minggu (27/6). Keduanya tak tertolong,” ucapnya sedih. Pasturi itu meninggal dalam kurun waktu 12 hari. Bahkan,
Basori tidak pernah mengetahui kalau istrinya sudah meninggal. Baru ketika tiga hari sebelum wafat, Basori selalu memimpikan istrinya. Ia bahkan berpesan kepada keluarga agar jika mati dikuburkan berdampingan. “Mungkin ikatan batin,” kata Sidik menahan haru. Kini, lanjutnya, ketiga anak Basori dan Siti Nur Hasanah menjadi tanggung jawabnya. Ia berharap, meski tanpa orang tua kandung tiga anak itu tetap bisa tumbuh besar. Memeroleh hak dan bisa mencapai cita-citanya. Kematian pasutri yang meninggalkan tiga anak itu hingga mengundang empati Ketua DPRD Gresik, Much. Abdul Qodir. Bersama Wakil Ketua Komisi II M. Syahrul Munir, legislator itu berkunjung menengok Baihaqi, Kamis (29/7). Keduanya tak kuasa menahan haru. Matanya berkaca-kaca. Saat didatangi ke rumahnya, Baihaqi tengah terlelap di gendongan neneknya. Baihaqi didampingi kakak keduanya yang tampak masih bersedih. Wajahnya sayu dan kerap tertunduk. Sesekali, mereka saling bercengkerama menghapus duka. “Kedatangan kami sebagai wujud belasungkawa, dan kami
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir memberikan bantuan kepada keluarga.
ikut berduka cita. Sekaligus ingin memastikan pemerintah selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat,” kata Qodir. Pihaknya berjanji akan mengawal hak-hak dari tiga anak korban. Baik itu jaminan kesehatan hingga jaminan pendidikan. “Kami ingin pastikan bahwa anak-anak yang ditinggal almarhum ini bisa melanjutkan hidupnya. Bagaimana dengan pendidikannya, bagaimana dengan kesehatannya. Kami pastikan keluarga ini bisa mengakses program yang diagendakan pemerintah,” imbuh politisi PKB itu. Anak-anak itu kini menjadi
tanggung jawab daerah. Harus ada bapak asuh yang menjamin keberlangsungan hidupnya. Dan itu menjadi tanggung jawab pemerintah. “Setelah ini akan langsung saya sampaikan ke bupati agar hal ini segera ditindak lanjuti,” tegasnya sembari menyerahkan sejumlah bantuan kepada keluarga korban. Terpisah, Kepala Desa Pinggir Ainur Rofiq juga ikut berduka atas kepergian padutri yang rumahnya tepat di depan balai desa itu. Ia berjanji mengawal hak-haknya hingga dewasa. “Akan kami data dan kami kawal hak-hak mereka,” katanya. (and/har/udi)