Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 30 Januari 2021

Page 1

memorandum.co.id

SABTU LEGI, 30 JANUARI 2021

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

CAROK GEGARA SENGKETA TANAH BENGKOK SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

BAPAK-ANAK TEWAS Malang, Memorandum Warga Dusun Sumbergentong, Desa Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, geger karena kejadian carok pada Jumat (29/1). Bapak dan anaknya tewas mengenaskan. Mereka adalah Mujiono dan Irwan. informasi tersebut dan masih melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP). “Masih kami dalami apa motif yang melatarbelakangi kejadian itu,” katanya saat dikonfirmasi. n Bersambung ke halaman 11

FOTO: MEMORANDUM/ARIF

Tubuh kedua korban bersimbah darah dan tergeletak di tengah jalan. Duel maut itu kabarnya antara mantan kepala dusun (Mujiono) melawan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Klepu. Kanitreskrim Polsek Sumbermanjing Wetan, Aiptu Ngadenan mengatakan pihaknya mendapat

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar dan anggota mengolah TKP.

Saya sudah cek kondisi korban dan juga pelakunya yang masih berada di rumah sakit. Dipantau kondisinya dan kalau sudah membaik akan dimintai keterangannya. AKBP HENDRI UMAR KAPOLRES MALANG

Polisi Bekuk Buron Curanmor Sidokapasan

MATA HATI Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi

Sukses Butuh Perjuangan (dan Pertemanan)

Surabaya, Memorandum Buron curanmor diringkus anggota Reskrim Polsek Simokerto di rumah kontrakannya, kampung Krajan, Krian, Sidoarjo. Tersangka, Aswin (42), warga Jalan Sidokapasan. Pria ini diamankan petugas setelah terlibat pencurian Scoopy L 6388 LC, milik Sumitro Limono, warga Jalan Tuwowo Rejo, yang sehari-hari tinggal di Jalan Sidokapasan. “Tersangka buron sejak April 2016 lalu dan baru kami tangkap di rumah kontrakannya pada Kamis (28/1) sekitar pukul 04.00,” ungkap Kanitreskrim Polsek Simokerto Iptu Sukram, Jumat (29/1). n Bersambung ke halaman 11

K

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

esuksesan pasti menjadi idaman setiap orang. Setiap golongan. Setiap kelompok. Setiap grup. Dan lain-lain. Siapa pun pasti menginginkan hal itu. Dan, sukses itu bisa datang dari mana pun, dari siapa pun, dan dengan cara apa pun. Dengan kerja keras individu, dari kerja sama dengan teman. Dari kerja bareng dengan pasangan, dan masih banyak lagi penyebab kesuksesan seseorang atau sekelompok orang atau sekelompok golongan dan sebagainya. n Bersambung ke halaman 2

Aswin diapit petugas dengan barang bukti Scoopy hasil curian. Mulyadi

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Irene AgusƟne

Hampir Tersesat DJ Irene Agustine mengaku pernah punya anak di luar nikah. Meski perbuatannya itu salah, namun ia tak menyesali hal tersebut. Irene juga membeberkan mengapa dirinya batal menikah dengan mantan yang jadi bapak anaknya. Sebab ia ogah pindah agama demi cowok. n Bersambung ke halaman 11

+

Meng, penjara Koblen jadi pasar sayur. Dewan: Pemkot tidak konsisten.

-

Masih mending-lah untuk transaksi sayur. Daripada untuk transaksi jabatan?!?

Si Mameng (Marjab, makelar jabatan)

Korban ditenangkan anggota linmas setelah gagal melakukan upaya bunuh diri.

Surabaya, Memorandum Pengguna jalan di bawah fly over Mayangkara mendadak gempar melihat seorang wanita berdiri di atas perlintasan kereta api (KA), Jumat (29/1) pagi. Beruntung upaya bunuh diri Swalina Firdhausi Ahla (39), warga Wonokromo SS itu, berhasil digagalkan setelah dibujuk oleh petugas. Penyebab wanita kelahiran Wisma Tropodo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, hingga nekat menghadang kereta hanya masalah sepele. Niatnya n Bersambung ke halaman 11

Sopir Boks Edarkan SS

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Tak Diberi Uang, Ancam Bunuh Diri

Surabaya, Memorandum Apes menimpa Mulyadi (40), warga Banjarsari, Cerme, Kabupaten Gresik. Saat berada di SPBU Bringkang Menganti, Gresik, dia ditangkap anggota Unit III Satreskoba Polrestabes Surabaya. Saat digeledah, Mulyadi kedapatan membawa barang bukti 2 poket plastik berisi sabu-sabu (SS) seberat 2,93 gram, 1 HP, dan kartu ATM. Dirasa terbukti, pria yang bekerja sebagai sopir boks ini digiring ke Mapolrestabes Surabaya guna diproses hukum. n Bersambung ke halaman 11

Petugas Sat PJR Polda Jatim menyerahkan laporan ke anggota Reskrim Biltar Kota.

Sat PJR Hadang Mobil Pencuri Fiber Optik Surabaya, Memorandum Satuan Polisi Jalan Raya (Sat PJR) Polda Jatim mengamankan dua orang, pria dan wanita di KM 646/B tol Nganjuk-Madiun, Jumat (29/1). Dua orang tersebut diduga kuat sebagai komplotan pencuri spesialis kabel n Bersambung ke halaman 11

PEMBUKTIAN CINTA SEJATI INTAN VS BERLI Έ1Ή

Diperkenalkan sebagai Calon Istri saat Kelas Satu SMP Vila sederhana di kawasan Pacet, Mojokerto, jadi saksi bisu pernikahan Intan dan Berli (keduanya nama samaran). Yang hadir hanya keluarga inti kedua mempelai dan kerabat dekat. Termasuk Memorandum. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Orang lain yang menyaksikan pernikahan ini pasti akan bertanya: kok bisa ya gadis secantik dan semolek Intan sudi menerima Berli sebagai suami yang keadaannya seperti itu. Bayangkan (tapi jangan sampai baper), Intan yang kecantikannya 11:12 dengan Maudy Ayunda harus menghabiskan sisa usia dengan Berli yang berpenampilan se-

perti penderita down syndrome. Ajaib, memang. Tapi, itulah yang terjadi. Menurut ayah Berli yang masih kerabat Memorandum, Intan bukan orang yang baru dikenal keluarganya. “Kami mengenal Nak Intan sejak anak itu masih kelas satu SMP,” kata ayah Berli, sebut saja Suparlan. n Bersambung ke halaman 11

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera n SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 n PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 n REDAKSI: 031-8275390 n FAX: 031-8291078 n LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SABTU LEGI, 30 JANUARI 2021 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan, Agus Sutopo, Agus Waluyo. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Forkopimda Sidoarjo Disuntik Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua Sidoarjo, Memorandum Forkopimda Sidoarjo bersama tokoh agama, Jumat (29/1) pagi, menjalani vaksinasi Covid-19 tahap dua di Gedung Hemodialisis RSUD Sidoarjo. Ta m p a k m e n g i k u t i rangkaian vaksinasi tahap dua di Sidoarjo, Pj Bupati Hudiyono, Kapolresta Kombespol Sumardji, Dandim 0816 Letkol Inf Mohammad Iswan Nusi, Kajari Setiawan Budi Cahyono, Kepala PN Mohammad Muchlis, Kepala Dinas Kesehatan dr Syaf Satriawarman, serta beberapa tokoh agama. Kapolresta setelah diinjeksi vaksin Sinovac tahap dua ini, mengaku tidak merasakan dampak apapun. Sama seperti ketika vaksinasi tahap pertama dua pekan lalu. "Tetap tidak sakit dan tidak terasa. Semoga ikhtiar ini membawa hasil guna menekan laju penyebaran C ov i d - 1 9 , k h u s u s n y a d i

wilayah Kabupaten Sidoarjo," ujarnya. Pj Bupati Hudiyono setelah proses obser vasil selama 30 usai divaksin, sempat mengatakan sesuai jatah vaksin Covid-19 untuk Kabupaten Sidoarjo sementara baru 8.720 dosis. Sedangkan yang sudah datang dari Dinkes Jatim baru 4.000 vaksin dosis pada tahap pertama dua pekan lalu. Disusul sisanya dilakukan pada tahap kedua hari ini. Ia berharap masyarakat tidak perlu khawatir akan vaksinasi Covid-19. "Selain itu, warga Kabupaten Sidoarjo saya imbau untuk terus mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19," terangnya. (jok/epe)

petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 ke lengan kanan Kapolresta Sidoarjo.

Bus Pariwisata Curian Ditemukan

Kondisi Jalan Buncitan Sedati yang rusak parah, dipenuhi lubang yang membahayakan khususnya pengendara motor.

Jalan Buncitan Sedati Rusak Parah Sidoarjo, Memorandum Jalan Buncitan di Sedati rusak parah. Jalan dipenuhi lubang dengan kedalaman sekitar 20 hingga 30 cm. Tak heran, jalan itu kerap menelan korban para pengendara motor yang melintas. Keterangan Imam (40), warga Desa Buncitan, kerusakan itu sudah terjadi sekitar empat bulan dan hingga sekarang belum diperbaiki. "Sering menelan korban pengendara motor hampir setiap hari, memang pernah ditambal sulam dan diuruk dengan sirtu tapi selang beberapa hari rusak lagi dikarenakan hujan dan dilalui truk yang menguruk proyek perumahan” tuturnya. Ia bahkan mengungkapkan, beberapa waktu lalu sempat ditambal dengan aspal. Namun, sepertinya hanya sekedarnya saja. "Tidak niat menambal dengan baik dan kuat, karena pada saat jalan masih berlubang dan berair langsung ditambal dengan aspal, ya buyaar” imbuhnya. Sekretaris Desa buncitan Sayuti dikonfirmasi Memorandum mengatakan, pihanya ingin ada perbaikan jalan secepatnya. "Syukur-syukur kalau memang sudah masuk anggaran 2020 yang belum terealisai. Khususnya untuk pengecoran jalan secepatnya direalisasi," sebutnya. Terkait masalah truk pengembang perumahan, ia mengaku sudah ada aturan masing masing. "Kita tidak berani bertindak semaunya karena bukan wewenang desa, melainkan wewenang pemerintah kabupaten karena itu adalah jalan kabupaten,” katanya. Proyek pengurukan lahan perumahan yang dimaksud milik pengembang PT Araya. Yosi developer PT Araya mengatakan, semua proyek miliknya sudah kantongi izin. “Semua persyaratan dalam bentuk apapun sudah saya punya, seperti izin lokasi, izin pengurukan dari mulai tingkat desa, kecamatan, dan PU Bina Marga sudah ada semua. Kita juga sudah pernah melakukan pengurukan pada jalan yang rusak-rusak itu. Termasuk memberikan kompensasi ke warga di tiga desa (Tambakcemandi, Kalanganyar, Buncitan),” katanya. (stp/jok/epe)

Sidoarjo, Memorandum Tidak butuh waktu lama bagi Unit Pidum Satreskrim Polresta Sidoarjo untuk mengungkap raibnya bus pariwisata model SHD milik Imma Trans yang dicuri komplotan maling di kawasan Candi Sidoarjo. Bus pariwisata dengan nopol B 7462 KGA itu ditemukan di sebuah garasi di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Kasatreskrim Kompol M Wahyudin Latif mengatakan, anak buahnya sudah membawa bus curian itu ke Mapolresta Sidoarjo. “Bus tersebut berhasil ditemukan di Kudus. Saat ini kasus tersebut masih dikembangkan, meskipun kami telah mengetahui aktor intelektualnya,” tuturnya kemarin. Latif menjelaskan, jajaranya masih menyelidiki latar belakang kasus ini. Termasuk kemungkinan adanya kasus lain yang melatar belakangi pencurian bus milik Arif Salamin tersebut. " Kami masih menyelidiki, dan memeriksa sejumlah saksi, untuk menentukan siapa yang bakal jadi tersangka," jelasnya. Hanya saja, ketika ditemukan ada beberapa aksesoris yang sudah tidak terpasang di tempatnya. Diduga,

Pemilik dan Unit Pidum Satreskrim Polresta Sidoarjo menunjukkan bus pariwisata yang ditemukan di Kudus.

komplotan pelaku sempat mempreteli sebelum ditemukan aparat. Seperti diberitakan sebelumnya, Arif Salamin warga Desa Sepande,

Kecamatan Candi melaporkan busnya hilang pada 19 Januari 2021 yang terparkir di sebuah garasi di Desa Sugihwaras. Padahal bus seharga p 1,7

miliar itu dalam kondisi mogok. Namun, belasan pelaku bisa menghidupkan mesin setelah didorong beramai-ramai. (ags/jok/epe)

Sopir Ngantuk, Avanza Nyebur ke Sungai Sidoarjo, Memorandum Toyota Avanza warna putih nopol W 1736 QO yang di kemudikan Wawan Trianto (37), asal Desa Karangsokan, Kecamatan/ Kabupaten Trenggalek, menabrak tiang lalu tercebur sungai di Jalan Raya Sidorejo, Kecamatan Krian, Jumat (29/1) Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistyono menyebutkan, kecelakaan tunggal itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa. "Sopir hanya mengalami luka dan mendapat perawatan di Puskesmas Krian," katanya. Lanjut Sugeng, dari pemeriksaan saksi menyebutkan bahwa pengemudi Avanza diduga mengantuk saat melintas di Jalan Raya Sidorejo, sekitar pukul 06.30 dari arah timur. Sehingga ketika tiba di lokasi kejadian tepat di depan PT Trias Krian, kendaraan oleng ke kiri, menabrak tiang penerangan jalan umum sebelum tercebur ke sungai dalam posisi terbalik. Wa r g a y a n g m e n g e t a h u i k e j a d i a n itu, langsung menolong pengemudi dan penumpang mobil tersebut. Selanjutnya petugas kepolisian berkoordinasi dengan mobil derek untuk mengevakuasi mobil tersebut. “Untuk pemeriksaan lebih lanjut, mobil akan kita bawa ke Pos Lalu lintas Bypass Krian,” pungkasnya. (ags/jok)

Kondisi Toyota Avanza yang terbalik sesaat setelah tercebur ke sungai.

Sukses Butuh Perjuangan (dan Pertemanan) Yang pasti, sukses tidak bisa diraih dengan mudah. Sukses juga diperoleh dengan tidak gratisan. Pun begitu, tidak semua sukses bisa diraih dengan jadwal dan waktu yang ditentukan. Bisa saja sukses diperoleh saat seseorang atau sekelompok golongan berusia muda atau baru berkembang. Artinya, sukses bisa pula diperoleh kala seseorang atau sekelompok orang, sekelompok golongan saat berusia matang,

berusia dewasa dan (mungkin) menjelang masa purna. Semua ada garis nasib atau takdir yang didapat dari kebesaran Ilahi, kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Di sekitar kehidupan kita, kisah-kisah sukses terbukti banyak ragamnya. Terbukti diperoleh dari banyak cara. Terbukti didapat dengan tibatiba, atau diperoleh sesuai jadwal yang direncanakan. Tak hanya itu, ada pula sukses yang dipengaruhi

Sambungan dari halaman 1 faktor politik. Faktor ini cukup signifikan menggerus dan menggilas siapa pun yang berseberangan, atau tidak sesuai dengan garis kebijakan kelompoknya. Atau garis dan prinsip dan tujuan seseorang. Alhasil, seseorang atau sekelompok atau segolongan untuk meraih sukses itu pasti liku-likunya panjang. Dan sangat lazim terjadi, merebut sukses harus menggulingkan kawan sendiri, apalagi lawan.

Tegasnya, meraih sukses dapat berhasil kalau seseorang, sekelompok, atau segolongan tidak peduli dengan apa yang terjadi di sekitarnya. Lantas pertanyaan muncul di pekan ini. Apakah pergantian pucuk pimpinan di kepolisian Republik Indonesia dengan naiknya Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia menggantikan Jenderal Idham Azis sebagai sebuah sukses?

Jawabannya pasti benar kalau disebut sukses bagi Jenderal Listyo Sigit pribadi. Dari catatan prestasi dan jenjang kepangkatan jenderal alumnus Taruna Akademi Kepolisian 1991, layak kerja keras yang ditunjukkan selama ini dianugerahi jabatan kapolri. Listyo Sigit seseorang yang smart. Seseorang yang pandai. Seseorang yang berasal dari keluarga tantara. Seseorang yang memiliki jiwa kepemimpinan

yang dingin dan tegas. Dan seseorang yang dikenal sebagai sosok yang menyenangkan. Saking menyenangkan menyebabkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, yang dikenalnya sejak menjadi kapolres Surakarta kesengsem memilih dia menjadi kapolri. Tapi bagi institusi kepolisian, naiknya Jenderal Polisi Listyo Sigit belumlah bisa disebut sukses. Sebab, kepemimpinan jenderal yang memiliki tiga

putra ini baru dimulai. Dan juga, kala dirinya naik, sadar atau tidak sadar banyak personel polisi secara politis tergerus dan tergilas hingga mau tidak mau, suka tidak suka, cukup memberi dampak terhadap jalannya kepemimpin jenderal kelahiran Ambon ini meski di hadapan DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI menegaskan kalau institusi kepolisian saat ini dalam kondisi solid. (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

FOTO: MEMORANDUM/FER

SABTU LEGI, 30 JANUARI 2021 HALAMAN 3

TPU Waru Gunung Disiapkan untuk Jenazah Covid-19 Surabaya, Memorandum Tanah seluas 5 hektare di kawasan Waru Gunung akan dipakai Pemkot Surabaya sebagai tempat permakaman umum (TPU) untuk menampung jenazah Covid-19. Penambahan TPU ini guna mengantisipasi overload di dua TPU milik pemkot, yaitu TPU Keputih dan TPU Babat Jerawat. Dikatakan Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, bahwa makam khusus jenazah Covid-19 ini bisa menampung hingga 2.000 jenazah. Tambah WS, sapaan Whisnu Sakti Buana ini, bahwa di TPU Keputih dan TPU Babat Jerawat masih ada sebenarnya masih bisa. Namun untuk TPU Waru Gunung ini dipersiapkan dan juga bisa digunakan untuk permakaman umum. “Nanti bisa untuk warga umum juga. Masak warga yang dekat lokasi, harus Covid-19 dulu baru di makamkan di sana (TPU Waru Gunung, red),” jelasnya. Lanjutnya, untuk sementara lahan yang dipergunakan untuk TPU seluas 5 hektare, namun nantinya masih bisa diperluas. “Perencanaan bisa mencapai 20 hektare. Dan konsepnya seperti TPU Keputih dan TPU Babat Jerawat,” ujarnya. Unuk akses, lanjut WS, sangat mudah karena terhubung dengan lingkar luar barat. “Akses tidak ada masalah,” tegasnya. Namun, bila sudah siap, maka pemakaman bisa dilakukan di TPU Waru Gunung. “Tidak perlu menunggu, dan bisa menyebar,” pungkas WS. Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau Anna Fajriatin membenarkan bahwa untuk di TPU Keputih dan TPU Babat Jerawat tinggal 1.000 jenazah. “Sekitar 1.000-an,” singkat Anna. (fer/tyo)

FOTO: MEMORANDUM/FER

Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana

Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana memimpin rapat persoalan Karanggayam. Pl

Konflik Karanggayam, Pemkot Ajak Damai Persebaya Surabaya, Memorandum Dalam perkara Karanggayam antara Persebaya dan pemkot, kini masih menunggu keputusan dari Mahkamah Agung (MA). Pengajuan kasasi ini diambil, setelah pemkot Surabaya kalah di tingkat pertama di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, dan tingkat banding di Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya. ban

FOTO: MEMORANDUM/TYO

Namun, di tengah menungN p gu putusan itu, Pemkot Surabaya me menawarkan perdamaian kepada PT Persebaya Indonesia (PI) untuk dilakukan pemanfaatan sesuai ketentuan pengelolaan barang milik daerah. Di mana PT PI mencabut gugatan, dan akan dilakukan sewa menyewa yang pernah dimohonkan oleh Presiden Persebaya Azrul Ananda. “Banyak masukan baik dari teman-teman kejaksaan, peradi, tim kita sendiri yang dimungkinkan kalau memang Persebaya mau menyewa kembali d di a Karanggayam. Dengan klausul ada pencab perdamaian di sana yaitu pencabutan sehingg sewa gugatan dari Persebaya sehingga uja Plt Wali menyewa bisa dilakukan,” ujar Kota Surabaya Whisnu Sa Sakti Buana, Jumat (29/1). sapaa Whisnu Sakti Tambah WS, sapaan sara dari kejaksaan, Buana, bahwa saran han sewa tetapi juga Pesebaya tidak hanya ban konsep guna bangun serah (GBS). “Diserahka pada Persebaya mau “Diserahkan

dibangun seperti apa, jangka berapa tah tahun, dan tinggal kesepakatan kita denga dengan manajemen Persebaya nanti. Persebaya diberikan hak membangun lapangan dan bangunan sepeti apa, nanti kita sampai sampaikan ke Persebaya,” tegasnya. Lanjutnya, bahwa seb sebetulnya keukeuhnya ini karena sudah terc tercatat aset untuk Karanggayam. Dan Perseb Persebaya, melakukan gugatan itu, dan ada proses hukum. “Saya panggil hari ini butuh masukkan dari semua pihak. Seperti apa bisa kita temukan dan tidak merugikan pemkot dan aset itu masih menjadi milik pemkot, Kalau Persebaya bi bisa melakukan hubunagan hukum dengan pemkot tapi memang Pers Persebaya harus mencabut gugatannya,” ujarnya. WS menambahkan, bahwa bah posisinya Persebaya menang ((tingkat pertama dan banding), dan kasasi masih belum ada keputus keputusan. “Mau tidak Persebaya seperti itu itu, kalau kita sudah welcome bahwa boleh. b Atau Persebaya ngotot menungg menunggu kasasi, silakan itu kan hak dari Perse Persebaya,” jelasnya. Otomat Otomatis, tambah WS, pihaknya akan men mengundang Presiden Persebaya Azrul Ananda. A “Kita bicarakan tentan tiga h hal, duduk bareng, ngopi bareng yan yang enak sehingga ada titik temu bagi P Persebaya dan pemkot,” tambahnya. Kabar baiknya adalah untuk Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), dan Stadion Gelora 10 Nopember (G10N) menurut WS sudah boleh digunakan Persebaya untuk pertandingan dan latihan. “Memang harus mengikuti dengan perda kita, sewanya seperti apa. Yang pasti Persebaya sudah punya home base di Surabaya. Dan tidak bingung lagi mau bertanding di mana,” pungkasWS. Sementara itu, Sekretaris Persebaya Surabaya Ram Surahman dikonfirmasi menyambut baik soal penggunaan

Diserahkan pada Persebaya mau dibangun seperti apa, jangka berapa tahun, dan tinggal kesepakatan kita dengan manajemen Persebaya nanti. Persebaya diberikan hak membangun lapangan dan bangunan sepeti apa, nanti kita sampaikan ke Persebaya. Whisnu Sakti Buana Plt Wali Kota Surabaya

kembali G10N sebagai tempat latihan Persebaya. “Saya mengucapkan terima kasih kepada pemkot, karena Persebaya bisa berlatih lagi di sana. Ini kebanggaan bagi tim Persebaya Surabaya,” ujarnya. Tambah Ram, bahwa di tengah kondisi seperti ini pihaknya masih belum ada latihan. “Kami akan koordinasikan dengan tim,” pungkas Ram. Sedangkan, pengacara PT Persebaya Indonesia Yusron Marzuki mengatakan, bahwa pihaknya tidak akan mencabut gugatan yang saat ini masih dalam proses kasasi di MA. “Kami menghormati putusan pengadilan. Saya sudah ketemu dengan Mas Azrul, dan sudah tahu hal itu. Persebaya tetap menunggu apapun putusan MA nanti. Kita di PN dan PT menang, dan menungu di MA,” tegas Yusron. Yusron menegaskan, bahwa Persebaya tidak ada perjanjian apapun dan tidak akan mencabut gugatan. “Tetap menunggu hasil kasasi,” pungkas Yusron. (fer/tyo)

Letkol Inf Drs Chusnul Chuluk menyerahkan santunan ketika acara doa bersama di Pondok Yatim Piatu Assulaimani.

Kodim Surabaya Timur Santuni Anak Yatim Piatu Surabaya, Memorandum Kodim Tipe A 0831/ Surabaya Timur (ST) menggelar kegiatan Jumat Berkah dengan memberikan santunan di Pondok Yatim Piatu Assulaimani di Jalan Pacar Kembang 3, Jumat (29/1). Dalam kegiatan ini dipimpin Kasdim Tipe A 0831/ ST Letkol Inf Drs Chusnul Chuluk yang memberikan bantuan berupa bingkisan dan uang, selanjutnya  Bersambung ke halaman 4 

Surabaya, Memorandum PelaksanaTugas (Plt)Wali Kota SurabayaWhisnu Sakti Buana dan jajaran Forkopimda Surabaya usai disuntik vaksin Covid-19 tahap dua di lobi lantai 2 Balai Kota Surabaya, Jumat (29/1). Setidaknya, ada 16 orang yang disuntik vaksin Sinovac ini. Adapun 16 orang yang divaksin selain WS panggilan akrab Whisnu Sakti Buana, yakni istri Plt Wali Kota Surabaya Dini Syafariah Endah, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono, Kapolrestabes Surabaya Kombespol Johnny Eddizon Isir, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo, Kajari Tanjung Perak Wahyu Sabrudin, Kajari Surabaya Anton Delianto, dan Ketua Penga-

dilan Negeri Surabaya Joni. Kemudian, Ketua IDI Surabaya Brahmana Askandar, Kepala Kemenag Kota Surabaya Husnul Maram, Kepala Bidang Keperawatan RSUD dr Soewandhie Billy Daniel Messakh, Tim Penggerak PKKTegalsari Puput Pujiastuti, Kepala Kantor Cabang Utama BPJS Kesehatan Betsy Magdalena Orlica Roeroe, Ketua PPNI Surabaya Misutarno, danWakil Ketua Fraksi PKB DPRD Surabaya Mahfudz. Proses vaksinasi kali ini tidak jauh beda dengan sebelumnya, yang mana harus melalui meja 1, meja 2, meja 3 atau proses vaksinasi, dan meja 4. Proses vaksinasi kali ini berjalan lancar dan semua forkopimda langsung lolos skrining kesehatan, sehingga semuanya langsung bisa disuntik vaksin Sinovac. Seusai disuntik vaksin tahap

FOTO: MEMORANDUM/FER

KIPI Vaksin Covid-19 Hanya 0,1 Persen

Plt Wali Kota Whisnu Sakti Buana dan Forpimda Surabaya foto bersama setelah divaksin tahap dua.

dua,WS merasa bersyukur karena proses vaksinasi berjalan lancar, dan semua forkopimda sudah divaksin. WS juga mengaku bila

setelah istirahat pun tidak ada gejala atau KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi) yang signifikan. “Makanya, saya sampaikan

kepada warga Surabaya untuk tidak perlu khawatir atau tidak perlu takut divaksin, karena ini merupakan bagian dari ikhtiar kita bersama dalam menekan penyebaran Covid-19,” tegas Whisnu. Ia juga memastikan bahwa proses vaksinasi di Kota Surabaya setelah dua minggu lalu dibuka, hingga kini berjalan dengan lancar dan aman. Bahkan, ia juga menjelaskan bahwa dari 31 ribu tenaga kesehatan (nakes) yang rencananya divaksin pada gelombang pertama ini, sampai hari ini sudah ada sekitar 24 ribu atau 80 persen lebih nakes yang sudah divaksin. “Alhamdulillah KIPI-nya hanya sekitar 0,1 persen, jadi hanya sekitar 30 kejadian dan itu KIPI-nya ringan. Artinya, ini juga bisa  Bersambung ke halaman 4 


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA FOTO: MEMORANDUM/MG3

SABTU LEGI, 30 JANUARI 2021 HALAMAN 4

Salah satu titik terparah di Jalan Dukuh Bulak Banteng.

Banyak Pemotor Jadi Korban

Kodim Surabaya...

Sambungan dari halaman 3

dilanjutkan doa bersama untuk keselamatan Negara Indonesia agar dijauhkan dari musibah dan Covid -19. “Kegiatan ini merupakan program dandim untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” ujar Chusnul Chuluk. Kasdim berharap dengan kegiatan ini mendapat ridho Allah SWT dan semua diberi keselamatan serta dijauhkan dari wabah Covid-19 yang melanda Indonesia. Kasdim juga mengajak kepada pengurus dan anak yatim piatu untuk patuh protokol kesehatan (prokes) dengan menetapkan 5 M (memakai masker,mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumanan dan mengurangi mobilitas) guna meminimalisir penyebaran Covid -19. Sementara itu, pengurus Pondok Yatim Piatu Assulaimani Ustaz Khoirul Umam mengucapkan terima kasih atas perhatian Kodim Surabaya Timur kepada yatim piatu. “Semoga melalui kegiatan bantuan ini para prajurit Kodim Surabaya Timur mendapatkan barokah dan hidayah serta keselamatan dalam menjalankan tugas di tengah pandemi Covid -19. Bantuan ini sangat berarti dan akan dimanfaatkan untuk sebaik baiknya,” tandas Ustaz Khoirul Umam. (tyo/fer)

KIPI Vaksin...

Sambungan dari halaman 3

jadi motivasi bagi seluruh warga Surabaya pada saat nanti akan divaksin secara masif, sehingga warga tidak perlu takut dan sebagainya,” kata dia. Whisnu juga menjelaskan, bahwa pemkot sudah melakukan langkah-langkah percepatan untuk melakukan vaksinasi kepada para nakes. Bahkan, ia juga menegaskan bahwa vaksinasi para nakes itu ditargetkan tiga minggu, tapi ternyata 2 minggu sudah selesai, sehingga diharapkan akhir bulan ini sudah selesai semua para nakes disuntik tahap satu. “Kemudian mulai awal bulan depan, kita memasuki tahap kedua vaksinasi untuk nakes dan diharapkan selesai sekitar 14 hari ke depannya,” tegasnya.(fer/tyo)

Kondisi plengsengan yang di depan SMAN 15.

Ambrol, Plengsengan Menanggal Mengkhawatirkan Surabaya, Memorandum Kondisi plengsengan sungai di Jalan Dukuh Menanggal Selatan mengkhawatirkan. Sebab kondisi plengsengan di depan SMAN 15 tersebut ambrol hingga menggerus bahu jalan.

“Sudah lama plengsengan ini ambrol, bahkan bongkahannya masuk ke sungai dan sudah berlumut. Khawatir nantinya

menggerus jalan,” ujar Yudi, warga sekitar, Jumat (29/1). Sehingga warga berharap agar plengsengan tersebut sege-

ra diperbaiki. Ditambah lagi kini curah hujan semakin tinggi, sehingga warga was-was bila arus air akan memperburuk kondisi plengsengan. “Saya berharap segera diperbaiki, agar plengsengan tidak semakin parah, hujan juga setiap hari,” ungkap Yudi. Sementara Camat Gayungan Soedibyo mengatakan, be-

lum ada laporan masuk tentang plengsengan ambrol tersebut. Akan segera dicek oleh tim dari kecamatan. “Belum ada laporan tentang plengsengan tersebut, RT setempat juga belum lapor, segera nanti kita cek dan akan saya sampaikan ke dinas pekerjaan umum bina marga dan pematusan,” kata Soedibyo.(mg4/tyo)

Saya berharap segera diperbaiki, agar plengsengan tidak semakin parah, hujan juga setiap hari. Yudi Warga Menanggal

Pasar Buah Eks Penjara Koblen Kumuh Dewan: Pemberian Izin Pemkot Harus Dikaji Ulang Surabaya, Memorandum Keberadaan eks penjara Koblen yang izinnya sudah dikeluarkan pemkot sebagai pasar ini, sangat disayangkan anggota dewan dan pakar bangunan bersejarah. Sebab bangunan cagar budaya ini seharusnya bisa dimanfaatkan sebagai museum untuk sarana edukasi. Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya Mahfudz mengatakan dalam hal ini konsistensi pemkot dalam merawat sejarah kota goyah. Sebab, kondisi bangunan cagar budaya yang difungsikan sebagai pasar rakyat dan parkir bus itu, kini kondisinya tidak terawat. “Pemkot itu tidak konsisten. Itu kan bangunan cagar budaya. Kenapa diizinkan untuk dibuat pasar buah. Kenapa tidak ditempatkan di PIOS (Pasar Induk Osowilangun Surabaya, red) saja,” tegas Mahfudz, Jumat (29/1). Menurut Mahfudz bila eks penjara Koblen menyimpan banyak sejarah panjang perjuangan tokoh-tokoh kemerdekaan. Salah satunya pendiri Nahdlatul Ulama dan Ponpes Tebu Ireng KH Asy’ari yang pernah mendekam selama tiga bulan di penjara yang dibangun pada tahun 1930 itu.

Selain itu, ada pula kisah pendiri Sampoerna Liem Seneng Tee. Semasa penjajahan, penjara yang berada wilayah Utara Surabaya ini amat ditakuti. Namun kini, eks penjara Koblen tak difungsikan lagi sebagai ruang tahanan lantaran sudah tidak dipergunakan sejak penjajah Jepang angkat kaki dari Indonesia. “Seharusnya pemkot merawat bangunan bersejarah ini dan direkonstruksi. Para pengamat sejarah pasti mampu mempelajari sejarah di dalamnya, sehingga bisa menjadi tujuan wisata sejarah atau museum sebagai sarana edukasi,” terang Mahfudz. Untuk itu, politisi Fraksi PKB tersebut meminta Pemkot Surabaya harus meninjau ulang izin pengelolaan pasar buah itu, bahkan dicabut bila memungkinkan. Menurutnya, pemkot perlu menyinggung keberadaan bangunan cagar budaya yang digunakan untuk pasar buah itu dalam kajian sosial ekonomi. “Untuk melindungi eks penjara Koblen dan bangunan cagar budaya lainnya, itu juga bagian dari komitmen pemkot atas sejarah yang ada di Kota Surabaya,” ungkap Mahfudz.

FOTO: MEMORANDUM/MG1

Surabaya, Memorandum Pengguna jalan yang melewati Jalan Dukuh Bulak Banteng akan disuguhkan banyak lubang menganga. Bahkan, untuk menghindari bertambahnya korban yang terjatuh, sehingga warga memasang tanda dengan jeriken bekas. “Ada lebih dari 7 kali pemotor jadi korban, baru tadi malam ada bentor (becak bermotor, red) yang terguling di depan ini. Rata-rata yang celaka tidak menyadari kalau ada lubang, karena lubang tertutup genangan air hujan,” jelas Fitria, warga yang rumahnya berada tepat di depan lubang menganga, Jumat (29/1). Karenanya, oleh Fitria yang sudah tidak sanggup melihat banyak korban berjatuhan dirinya berinisiatif meletakkan jeriken di atas lubang agar pengendara yang melintas dapat menghindar. “Pernah ada ibu sama anaknya yang terpeleset jatuh, kakinya sampai keseleo (terkilir, red), terus yang kemarin malam itu juga bapaknya yang punya bentor sudah tua, kasihan lihatnya. Harapannya semoga cepat diperbaiki sama pemerintah, karena sudah sangat banyak membuat celaka,” harap Fitria. Sebelumnya, masih menurut Fitria bila Jalan Dukuh Bulak Banteng sudah pernah diaspal. Namun pengaspalan yang dilakukan tidak merata. “Ya dua minggu yang lalu ada pengaspalan di dekat jembatan sana, masih satu jalan juga, tapi herannya jalan yang rusak parah tidak ikut diaspal, buktinya sampai sekarang yang lubang-lubang itu belum juga diaspal,” beber Fitria. Sementara itu, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya, Ganjar Siswo Pramono mengatakan, pihaknya segera menindaklanjuti perihal jalan berlubang di kawasan tersebut. “Baik, akan segera kami perbaiki,” singkat Ganjar. (mg3/fer/tyo)

FOTO: MEMORANDUM/MG4

Lubang Jalan Dukuh Bulak Banteng Dipasang Jeriken

Kondisi pasar buah di bangunan eks Penjara Koblen.

Hal senada juga disampaikan Lamida, warga sekitar yang berprofesi sebagai penjaga SMA Kristen Pirngadi mengatakan, bahwa dirinya tidak setuju dengan difungsikannya eks penjara Koblen sebagai pasar buah karena menjadi tidak terawat. “Lihat saja pasarnya semerawut, dan terlihat kumuh. Kalau dijadikan museum atau wisata sejarah pasti bagus dan ramai. Padahal tembok-temboknya masih kokoh dan penuh nuansa sejarah, tetapi dalamnya sudah beda. Menjadi tempat penitipan bus dan truk,” jelasnya. Begitu juga pakar bangunan

bersejarah Kuncarsono Prasetyo menganggap hal itu salah dan mengancam eksistensi bangunan cagar budaya (BCB). “Bahaya jika jadi pasar, pasti akan merusak bangunan dan sejarahnya,” tegas Direktur Kultura Nusantara ini. Menurut Kuncar sapaan akrabnya ini menjelaskan, meski sudah mendapatkan izin dari Pemerintah Kota Surabaya melalui dinas perindustrian dan perdagangan (disperindag), hal itu belum memastikan bangunan tersebut akan menjadi pasar buah. “Itu berstatus BCB. Semua masih belum tahu apa rekomen-

dasi dari Tim Ahli Cagar Budaya. Saya Pikir TACB selayaknya merekomendasi bangunan itu untuk direkonstruksi,” jelas Kuncar. Sementara itu Kepala Disperindag Kota Surabaya Wiwiek Widayati mengatakan, pihak yang mendapat izin pengelolaan kawasan tersebut menjadi pasar buah sudah melalui proses sesuai aturan Pemerintah Kota Surabaya. “Dengan izin yang keluar, berarti yang bersangkutan sudah menyelesaikan semua persyaratan untuk mendirikan dan mengelola pasar buah di tempat tersebut,” kata Wiwiek. Termasuk pula izin dan rekomendasi tentang penggunaan bangunan cagar budaya Surabaya, menjadi pasar buah. Ia mengatakan, perusahaan itu sudah memperoleh rekomendasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya. “IMB sudah ada, pun juga rekomendasi mengenai bangunan cagar budaya dari dinas terkait. Kami mengeluarkan izin pengelolaan itu sesuai dengan syarat dan berkas-berkas yang sudah diberikan,” katanya. (mg1/mg4/mg3/fer/tyo)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SABTU LEGI, 30 JANUARI 2021 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: RAY Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Asyik Kayuh Sepeda, Jadi Korban Tabrak Lari

Kakek asal Battangan Meregang Nyawa di Jalan Provinsi Serma Hidayat jadi khatib salat Jumat di Masjid Baiturrahman Kertagenah Tengah, Kecamatan Kadur.

Minimnya alat bukti menjadi kendala utama. Apalagi, saksi-saksi yang dimintai keterangan tidak ada yang melihat langsung kejadian. "Korban sedang mengayuh sepeda pancal ketika ditabrak tepat di badan jalan sebelah selatan," terang Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S kemarin. Ia membeberkan, tabrakan terjadi sekitar pukul 21.00. Bermula ketika p e n g e n d a ra m o t o r y a n g b e l u m diketahui identitasnya, melaju dari barat. Searah dengan korban. Diduga, minimnya penerangan jalan, membuat pengendara motor kurang waspada sehingga tidak mengetahui ada korban yang tengah bersepeda di jalurnya. Korban pun ditabrak sampai terpental beberapa meter dengan l u k a p a ra h d i k e p a l a . Ke ra s n y a suara benturan membuat beberapa warga yang kebetulan melintas, berlarian mendekati TKP. Aparat yang

Kodim 0826 Pamekasan

Manunggal Jumat, Program Tingkatkan Keimanan Warga-TNI Pamekasan, Memorandum Dalam upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan di wilayah teritorialnya, Kodim 0826 Pamekasan menggalakkan program Manunggal Jumat secara bergilir di koramil jajaran. Program itu berupa ibadah salat Jumat dengan koramil sebagai penyelenggara. Seperti yang dilakukan Posramil 0826/12 Kadur dengan menggelar salat Jumat di Masjid Baiturrahman di Desa Kertagenah Tengah, Jumat (29/1). Salah satu personelnya, Serma Hidayat jadi khatib dengan materi "Hakekat Wabah Penyakit dalam Prespektif Akidah Islam". Danposramil Kadur Pelda Suaedi mengatakan, kegiatan Manunggal Jumat ini merupakan salah satu upaya Dandim 0826 Letkol Inf Tejo Baskoro untuk bersama-sama masyarakat, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. "Program ini juga diharapkan meningkatkan kebersamaan TNI dengan masyarakat semakin baik," katanya. Takmir Masjid Baiturrahman ustaz Jum'an, sangat mengapresiasi program ini. "Dengan program Manunggal Jumat ini, kami yakin kebersamaan antara anggota TNI dengan masyarakat di Kabupaten Pamekasan ini akan semakin tercipta karena dengan kegiatan ibadah bersama ini akan tercipta satu tujuan yaitu mencari ridho Allah SWT. Dan kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini, jemaah Jumat kali ini semakin bertambah," tutupnya. (sjk/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ HUMAS POLRES SUMENEP

FOTO: MEMORANDUM/SJK

Sumenep, Memorandum Pol res Su menep membu r u pengendara motor yang menabrak Sahwi (60), warga Dusun Battangan, Desa Gapura Timur, Kecamatan Gapura, hingga meninggal di Jalan Provinsi di wilayah Desa Gapura Tengah, Kamis (28/1) malam.

Satlantas Polres Sumenep mengolah TKP kecelakaan yang mengakibatkan satu korban meninggal.

mendapat informasi itu langsung turun ke lokasi. "Saya dengar suara nyaring seperti benturan motor dengan sesuatu. Langsung saya lari ke sumber suara dan melihat sudah ada orng tergeletak di jalan. Kepalanya berdarah. Ada satu

motor juga, namun langsung pergi begitu banyak orang datang ke lokasi," terang Sukardi, warga yag kebetulan melintas dekat TKP. Ta k l a m a b e r s e l a n g , a p a r a t kepolisian datang ke lokasi. Mereka langsung melakukan olah KP dan

DPRD Sepakati Perubahan Regulasi Perbup Pilkades

Sampang, Memorandum Ada fakta yang terungkap dari kasus perselingkuhan IR, wanita yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) di Puskesmas Sokobanah dengan T, pria wiraswasta asal Malang. Ternyata, keduanya sudah ketiga kalinya berhubungan intim dalam waktu berbeda di depan Pasar Kemisan, Kecamatan Ketapang. “Hasil pemeriksaan, pasangan itu telah melakukan tiga kali dalam mobil di TKP yang sama,” terang Kapolsek Ketapang AKP Akhmad Rahmatullah Dwi Nugroho, Jumat (29/1). Padahal IR dan T masing-masing punya pasangan sah. “Hubungan asmara kedua orang yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka, sudah berlangsung selama dua tahun terakhir,” kata Dwi. Ironisnya, perselingkuhan mereka terkuak setelah hubungan intim di dalam mobil pada Kamis (21/1) petang dipergoki warga. Video meeka digerebek warga yng curiga denan mobil bergoyang bahkan sempat viral. KBO Reskrim Polres Sampang Ipda Syafriyanto menyebutkan, pasangan tersebut membenarkan penetapan tersangka kedua orang. Keduanya dijerat dengan Pasal 284 KUHP tentang perzinaan dengan ancaman kurungan sembilan bulan. “Tidak ditahan. Keduanya wajib lapor sepekan dua kali. Senin dan Kamis,” katanya. (*/hs/epe)

Gelaran pilkades serentak 2019 yang kondisinya jauh berbeda dengan saat ini akibat pandemi Covid-19.

Sumenep, Memorandum DPRD Kabupaten Sumenep ikut terlibat dalam konsultasi publik membahas rancangan peraturan bupati (raperbup) tentang pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 2021. Di antara yang masuk poin pembahasan adalah sistem pemilihan yang direncanakan per dusun dengan membatasi hak pilih, dan penerapan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19. Anggota Komisi I DPRD Sumenep Nurus Salam mengatakan, diskusi publik dengan semua pihak terkait sangat penting dalam rencana perubahan regulasi tersebut. Tujuannya agar dapat beberapa masukan dan saran guna meminimalisir konflik pilkades seperti pada

2019. "Pilkades 2021 akan berlangsung di tengah situasi pandemi Covid-19, tentu regulasi berupa perbup yang ada harus dilakukan perubahan agar tidak timbul persoalan lagi," urai dia, Jumat (29/1). Politisi Partai Gerindra itu meminta pilkades serentak tahun ini harus diatur sesuai dengan protokol kesehatan (prokes) berdasarkan peraturan Permendagri Nomor 72 Tahun 2020 dan Surat Edaran (SE) Nomor 141. "Jadi wacana memisah TPS menjadi per dusun atau maksimal 500 hak pilih per dusun sangat bagus. Agar masyarakat tidak berkumpul dalam satu lokasi," tandas legislator yang disapa Oyuk tersebut. (aan/epe)

Sisir Desa Glintong, Ra Latif Santuni Lansia yang Tinggal Sebatang Kara Bangkalan, Memorandum Selama masa pandemi Covid-19, roda perekonomian nyaris seret. Akibatnya, banyak warga miskin yang tidak tersentuh bantuan di pelosok desa. Menghindari hal itu terjadi pada warganya, Bupati R Abdul Latif Amin Imron menyisir kawasan terpencil untuk mematau, mendata, dan membantu secara langsung. Seperti yang dilakukan Ra Latif, sapaan akrab bupati, di Desa Glintong, Kecamatan Klampis, Kamis (28/1) sore. Didampingi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Wibagio Suharta, bupati ingin melihat langsung informasi ada warga yang sudah lanjut usia (lansia), bahkan seorang di antaranya hidup sebatang kara di rumah tidak layak huni (RTLH). “Saya dapat informasi di Desa Glintong ini banyak tersebar keluarga miskin (gakinRed) yang secara ekonomis butuh uluran tangan. Terlebih ketika situasi dan kondisi serba sulit akibat pandemi covid seperti saat ini. Karena itu, saya perlu melihat langsung kondisi warga. Jangan sampai mereka terabaikan,” kata Ra

Latif kemarin. Tu r u n l a n g s u n g j u g a bertujuan untuk mendapat data konkret tentang sebaran warga miskin (gakin) yang memang butuh bantuan segera. "Ini penting, agar bantuan dari pemerintah kabupaten (pemkab) nanti tidak salah sasaran,” tandas Ra Latif. Setelah melakukan penyisiran, Ra Latif memang melihat fakta sejumlah gakin yang secara ekonomi memang butuh uluran tangan pemkab. Setidaknya, tiga di antara mereka kondisinya sangat memprihatinkan. Mereka inilah kaum papa yang harus diprioritaskan untuk mendapat bantuan sesegera mungkin. Sebab selain kondisi perekomiannya jauh di bawah standar kelayakan, mereka tinggal di rumah berdinding anyaman bambu yang sudah keropos dan berlantai tanah. “Untuk sementara, kami baru bisa m e m b a n t u t i g a k e l u a rg a ini dengan paket sembako secukupnya. Juga sedikit dana pribadi dari saya untuk mereka,” tegas Ra Latif. Ke depan, melalui

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Tiga Kali Mesum di Tempat yang Sama

FOTO: MEMORANDUM/AAN

Fuso Muat Garam Terguling di Ambat Pamekasan, Memorandum Truk fuso bermuatan garam mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Desa Ambat Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Jumat (29/1) dini hari. Kapolsek Tlanakan AKP Sahrawi menuturkan, truk bernopol AD 1450 AN melaju dari timur. Ketika sampai di TKP, mengalami ban bocor pada bagian belakang. “Ketika ban bocor itu sopir tidak mampu mengendalikan kendaraannya, sehingga terguling,” katanya. Truk fuso tersebut dikemudikan oleh Sugeng (43) warga Dusun Surodadi, Kelurahan Semen Nguntoro, Kabupaten Magetan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. “Kecelakaan itu sempat mengganggu arus lalu lintas, kami berharap agar para pengendara berhati-hati, utamakan keselamatan,” harap dia. (*/sjk/epe)

memintai keterangan saksi-saksi untuk kepentingan penyidikan. "Kami masih menyelidiki dan memburu pengendara motor yang menabrak korban. Kami imbau segera menyerahkan diri karena korban meninggal," tutup AKP Widiarti. (uri/epe)

Bupati R Abdul Latif Amin Imron memberikan bantuan kepada lansia penghuni RTH di Desa Glintong.

dinsos, pemkab akan segera menggelontor bansos kepada gakin Desa Glintong untuk mengurangi beban ekonomi mereka. Termasuk mendata gakin yang tinggal di RTLH

untuk mendapat program bedah rumah. “Terutama tiga keluarga miskin yang saya lihat langsung kondisinya sangat memprihatinkan tadi, agar

diprioritaskan untuk dapat bantuan rumah layak huni, paket sembako, dan jenis bantuan lain yang bisa mengurangi beban ekonomi mereka,” pungkas Ra Latif.(ras/epe)


HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

SABTU LEGI, 30 JANUARI 2021 HALAMAN 6-7

Beraksi Jelang Subuh, Maling HP Diringkus Tim Penggal Jalan Sidoarjo, Memorandum Upaya Satreskrim Polresta Sidoarjo menurunkan anggotanya di saat jam malam untuk menjaga kamtibmas di wilayah hukum Sidoarjo membuahkan hasil. Satu pelaku kriminal yang biasa beroperasi menjelang subuh diringkus Tim Penggal Jalan Unit Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo. Adalah Siswanto alias Jenggot (38), warga Dusun Babatan RT 07/RW 03, Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo Kota. Tersangka dikenal sebagai pelaku spesialis maling handphone (HP). Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol M Wahyudin Latif menjelaskan, pihaknya sengaja menurunkan lebih banyak anggota berpakaian preman di titiktitik yang rawan terjadi aksi kriminalitas pada saat pemberlakuan jam malam di Sidoarjo.

Siswanto alias Jenggot

“Kita menambah anggota yang berpakaian preman di saat jam malam,” katanya, Kamis (28/1). Dari pengerahan anggota berpakaian preman tersebut, pihak Polresta bisa menekan tindak kriminalitas dan juga berhasil

mengungkap tindak kriminalitas. Salah satunya adalah maling handphone yang biasa beraksi Jelang Subuh. Modus pelaku menyasar warkop dan orang-orang yang begadang, tapi sudah mulai tertidur. “Pelaku ini biasa beroperasi di Sukodono, Gedangan, Candi dan Tanggulangin,” paparnya. Terakhir sebelum tertangkap, tersangka Siswanto beraksi di Desa MasanganWetan Kec.Sukodono. ia berhasil menggondol dua handphone milik Ike (24). Kejadian itu berawal, ketika keluarga besar Ike, usai melaksanakan kegiatan tahlilan atas meninggalnya neneknya yang dihadiri oleh saudara maupun warga lainnya. Pada saat akan istirahat atau tidur diteras rumah, HP milik Ike dan adiknya dicharge di teras. “Saat korban bangun, jelang subuh HP nya sudah hilang,”

Cegah Penyebaran Covid, Kapolres Libatkan Tokoh Agama Sumenep, Memorandum Untuk meningkatkan peran masyarakat dalam pencegahan penyebaran Covid-19, Kapolres Sumenep AKBP Darman melaksanakan silaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al Istikmal di Desa/Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Jumat (29/1). Silaturahmi kapolres ini dalam rangka memberikan imbauan agar bersama-sama berusaha untuk menekan peningkatan Covid-19 di wilayah hukumnya. Kegiatan itu sekaligus meningkatkan peran tokoh agama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang penyebaran virus corona. Selain itu, kapolres mengajak tokoh masyarakat maupun tokoh agama untuk menjaga keamanan dan ketertiban. “Dengan menggandeng tokoh agama dan masyarakat maka situasi aman dan sejuk akan

ungkapnya. Selanjutnya korban melaporkan kejadian itu ke Mapolresta Sidoarjo, untuk ditindaklanjuti. Petugas pun memeriksa saksi-saksi dan rekaman CCTV di sekitar TKP. Petugas mendapati ciri-ciri pelaku dan motor yang di pakai sarana mencuri. “Kemarin pelaku akan beraksi lagi, namun petugas yang berpakaian preman menangkapnya,” terang Kompol Wahyudin Latif. Saat ditangkap pelaku mengakui semua perbuatannya, bahkan ia juga mencuri dibeberapa tempat lain. Dari penangkapan pelaku, petugas menyita dua handphone dan motor beat merah nopol W 6424 WD. “Pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dan pemberatan dengan ancaman 7 tahun penjara,” pungkasnya. (ags/jok/mik)

Hadiri P2KD, Kapolsek Tanah Merah Titip Pesan Kamtibmas Bangkalan, Memorandum Jika tidak ada perubahan jadwal, pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Bangkalan akan digelar Rabu 5 Mei 2021 mendatang. Sebanyak 120 desa dari 281 desa dan kelurahan di kabupaten ujung Barat Pulau Madura itu, bakal menjadi tuan rumah penyeleggara pesta demokrasi rakyat. Sesuai instruksi Bupati R Abdul Latif Amin Imron, pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) di masing-masing desa peserta, harus sudah selesai awal Februari. Limit waktu pembentukan P2KD itu dilaksanakan mulai 25 Januari s/d 2 Februari 2021. Ketentuan itu segera direspon dengan sigap oleh Forkopimca Kecamatan Tanah Merah. Terbukti, Kamis (28/1) siang, forkopimca setempat melalui kewenangan Badan Perwakilan Desa (BPD), sudah tuntas membentuk P2KD untuk Pilkades di Desa Tanah Merah Lao’. “Alhamdulillah, proses pembentukan P2KD untuk Desa Tanah Merah Lao’ berjalan tertib, aman, lancar dan kondusif,” kata Kapolsek Tanah Merah AKP Djanu Fitrianto, Jumat (29/1).

Pembentukan P2KD di ntuk Pilkades Desa Tanah Merah Lao’ dihadiri lengkap oleh anggota Muspika. Yakni Camat Tanah Merah Salman Hidayat dan staf, Danramil Kapten (Inf) Hendry Cahyo, Kapolsek AKP Djanu Fitrianto, seluruh anggota BPD, Kades Taah Merah Lao’ Hafid, serta belasan tokoh agama (toga) dan tokoh masyarakat (tomas). Dalam sambutannya, Camat Salman Hidayat mengatakan, jika P2KD sudah terbentuk diharapkan tetap intens melakukan koordinasi dengan camat serta anggota

forkopimca lainnya. “Itu peting, agar setiap persoalan yang timbul bisa diatasi dengan baik,” kata Salman Hidayat. Di lain pihak, Kapolsek Djanu Fitrianto juga titip beberapa pesan dan harapan penting. Di antaranya, Djanu menyerukan agar seluruh elemen masyarakat, tetap kompak dan bersatu menjaga kondusifitas wilayah Desa Tanah Merah Lao’.” Soal beda pilihan dalam Pilkadesm itu hal yang lumrah dalam alam demokrasi. Jadi itu jangan sampai menimbulkan perpecahan antar kelompok

warga, demi suksesnya Pilkades,” pinta Djanu. H Lukman Hakim akhirnya terpilih sebagai Ketua P2KD dengan 13 anggota panitia di dalamnya. Muspika optimis pembentukan P2KD di 14 Desa peserta Pilkades seretak di Kecamatan Tanah Merah bakal rampung tepat waktu. Selengkapnya, adalah Desa Tanah Merah Lao’, Dumajah, Pacentan, Rongdurin, Landak, Baanah, Poter, Dlambah Dajah, Mrecah, Pangeleyan, Dlambah Lao’, Baipajung, Budan dan Desa Batangan. (ras/mik)

Kapolres Ajak NU dan FKUB Tekan Penyebaran Covid-19 di Kota Blitar Blitar, Memorandum Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan melakukan silaturahmi kamtibmas dengan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Kota Blitar, Jumat (29/1). Kedatangan kapolres diterima Ketua PCNU Kota Blitar Habib Bawafi dan pengurus. Pada kesempatan itu, kapolres sekaligus mengajak bersamasama Ormas NU untuk menangani pandemi Covid-19 di wilayah Blitar Kota agar tidak tercipta klaster baru. Pada hari yang sama, Kapolres Blitar Kota itu juga menemui Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Blitar KH Abd Basyid MM di kediamannya. Dalam kesempatan itu, Kapolres Blitar Kota AKBPYudhi Hery Setiawan mengatakan, bahwa

Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan bersama jajaran bersilaturahmi dengan pengurus NU.

dua kunjungan ke tokoh agama tersebut dilakukan dalam rangka koordinasi penanggulangan penyebaran Covid-19 serta situasi kamtibmas khususnya di wilayah Kota Blitar.

“Jangan sampai ada klaster baru penyebaran COVID-19 di Kota Blitar, melalui kegiatan silaturahmi ini kami harap selain mempererat hubungan dengan berbagai elemen ma-

syarakat, kita bersama dapat terus berjuang agar tujuan untuk menghentikan laju penyebaran pandemi Covid-19 ini dapat segera terealisasi,” kata Kapolres. (pra/mik)

Satreskrim Polres Malang Ungkap Kasus Cabul Malang, Memorandum Anggota Satreskrim Polres Malang mengamankan Mar (18), warga Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang yang tersangkut kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyampaikan kasus

ini telah ditangani dan beberapa yang terlibat sudah dimintai ket-

AKBP Eva Guna Pandia dan jajaran foto bersama para penari dan pesilat.

Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), dengan tujuan ingin memperkenalkan kepada khalayak tentang budaya Bojonegoro yang mampu menembus nusantara sehingga masyarakat maupun wisatawan tertarik datang ke Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia menyatakan, bahwa selain budaya khas tari, Bojonegoro juga memiliki potensi budaya pencak silat yang tergabung dalam BKP (Bojonegoro Kampung Pesilat), karena selain BKP untuk peningkatan Kamtib-

mas, juga untuk mengangkat Budaya luhur warisan nenek moyang bangsa. “Silat dan tari adalah budaya yang tidak bisa di pisahkan, dan gerakan ini bisa dipadukan dan dikolaborasi menjadi sebuah seni yang indah untuk menarik

erangan. “Anggota juga menyita barang bukti yang ada kaitannya dengan kasus ini,” terang kapolres didampingi Kasatreskrim AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo dan Kasubbag Humas Polres Malang Iptu Bagus Wijanarko saat menyampaikan rilis kasus cabul di

lobi mapolres,Kamis (28/1). Adapun barang bukti yang diamankan petugas antara lain sebuah HP Vivo, 2 buah duplikat kunci rumah, sebuah kamus korea, sebuah lotion/ pelembab Aloe Vera, 3 buah sabun ‘Garnier’, masker wajah, kaos, celana dalam dan juga celana pendek.

Diperoleh informasi, perkara ini terjadi di rumah terlapor di Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Adapun kronologinya yaitu pada Selasa (24/11/2020), sekitar pukul 00.00, korban disuruh tersangka datang ke rumahnya untuk mengambil buku kamus Korea.

Gresik, Memorandum Personel gabungan polsek, koramil, dan Satpol PP Kecamatan Cerme terus menggencarkan operasi yustisi, Jumat (29/1). Operasi yustisi ini dalam rangka pendisiplinan dan penegakan protokol kesehatan (proes) untuk mencegah masyarakat Cerme terbebas dari Covid-19. Dalam kegiatan operasi yustisi penegakan dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), mendapati pelanggar protokol kesehatan di sejumlah pengguna jalan raya. Mereka kemudian didata dan disanksi di tempat. Sejumlah remaja yang melanggar prokes langsung diberi

sanksi fisik berupa pushup. Ini dilakukan untuk memberikan efek jera agar tidak kembali melanggar dan lebih mengutamakan protokol kesehatan. Kapolsek Cerme AKP Moh Nur Amin menjelaskan, pelanggar prokes harus diberikan sanksi tegas supaya mereka lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. Pihaknya tidak ingin kecolongan. “Disiplin protokol kesehatan terus digelorakan melalui operasi yustisi, baik siang maupun malam dengan cara mengedukasi hingga penerapan hukuman terhadap pelanggar,” tegasnya.

wisatawan dari luar Bojonegoro,” kata Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia, Jumat (29/1). Menurutnya dia, jika pencak silat dan rtari bisa bersatu memadu menjadi sebuah kolaborasi menarik sehingga akan m membuat nyaman dan bahagia yang menyaksikan, hal ini tentu juga akan menjadi contoh bagi masyarakat agar sesama insan pencak silat bisa saling memberikan manfaat dengan hidup rukun berdampingan tanpa ada perselisihan. “Jika silat dan tari bisa bersatu dalam gerakan kolaborasi, kenapa sesama pencak silat, Tidak!, Seharusnya insan Pencak silat menjadi

garda terdepan pemersatu bangsa dan terciptanya Kamtibmas di Masyarakat,” beber Pandia. Mantan Kapolres Tulungagung ini sangat bangga menyaksikan perpaduan, pencak silat, seni tari dan gerakan PBB atau garut Lantas, sehingga terkesan nuansa persatuan dan kesatuan dalam budaya, kerukunan, persatuan serta Kamtibmas menyatu untuk terciptanya masyarakat aman, damai dan tertib serta nyaman. Potensi kesenian dan budaya akan terus di kawal oleh Polres untuk mampu menjadi ikon Bojonegoro menuju wisata dan budaya yang mampu memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Bojonegoro di mata nasional. (top/har/mik)

Total ada 15 pelanggar. Mereka tidak memakai masker namun lebih b banyak penggar yang memakai masker namun tidak dengan benar, bagi yang telah melanggar langsung telah diberikan teguran dan membuat surat pernyataan hingga di berikan sanksi kerja sosial membersihan fasilitas umum dan fisik push up. “Kami berharap dengan pelaksanaan operasi yustisi ini, nantinya dapat menurunkan angka penyebaran Covid-19, dan kepada masyarakat diimbau agar tetap menggunakan masker apabila keluar rumah, terlebih jika ke tempat keramaian,” tutupnya. (and/har)

Zainal Abidin alias Patkay

ta para tokoh agama program Pemerintah baik dalam pencegahan penyebaran virus, serta program vaksinasi terlaksana dengan maksimal. Karena diketahui bersama Sumenep merupakan kota yang memiliki banyak ponpes. Sehingga penting tokoh agama dilibatkan untuk menyukseskan semua program pemerintah.

AKBP Darman berharap dengan melibatkan tokoh agama dan, masyarakat keamanan dan ketertiban masyarakat terjaga dengan aman kondusif dan sejuk. Dalam kunjungan tersebut Kapolres Sumenep AKBP Darman diterima langsung pengasuh Pondok Pesantren Al Istikmal KH Mohamad Mustafa Mukamal. (uri/epe/mik)

Petugas sedang melakukan pendataan kepada pelanggar protokol kesehatan.

Kediri, Memorandum Buser Satreskoba Polres Kediri mengamankan kuli bangunan yang menyimpan dan mengedarkan pil dobel L. Dari tangan tersangka Zainal Abidin alias Patkay (31), warga Dusun Mororukun, Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo, petugas menemukan pil LL sebanyak 22 butir. Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono melalui Kasubbag Humas AKP Ratmoko Budi Lartono mengatakan, penangkapan ini bermula dari informasi

Mojokerto, Memorandum Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2021, Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander bersama PWI Mojokerto menyalurkan bantuan ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Jumat (29/1). Bantuan berupa sembako dan uang diserahkan langsung kepada pengasuh LKSA yang dihuni oleh puluhan anak yatim. Kapolres yang datang bersama awak media sempat meninjau kondisi asrama anak yatim dan melakukan dialog secara langsung dengan sejumlah anak-anak. “Tetap semangat dan jangan lupa lebih tekun beribadah agar kelak menjadi orang sukses,” ucap kapolres. Dalam kesempatan itu, kapolres juga menyampaikan betapa pentingnya disiplin protokol kesehatan (prokes) disaat pandemi virus Covid-19 seperti saat ini. “Agar terhindar dari virus corona tetap mengyunakan masker dan rajin cuci tangan dengan air mengalir dan sabun,” ujar Kapolres kepada anak-anak. Lebih lanjut dikatakannya, dalam rangka menyambut HPN dan empati kemanusiaan terutama saat pandemi kita harus berbagi dan membantu sesama. Disini, kita lihat masih banyak kekurangan-kekurangan yang menjadi PR. “Semoga bantuan yang kita berikan dapat bermanfaat bagi anak-anak,” kata Kapolres. Sementara itu, Pengasuh Yayasan LKSA Abdullah Latief Fahmi sangat berterimakasih atas donasi dari Polres Mojokerto dan PWI setempat. Dengan bantuan tersebut ia berharap dapat memutarkan operasional dari yayasan yang berdiri sejak 1985 ini.

Tahanan polres melaksanakan salat jumat berjemaah dengan anggota polisi.

Probolinggo Kota datang dan membaur bersama mereka untuk memberikan

motivasi-motivasi hidup yang lebih baik. Sesaat setelah khatib berdiri diatas

satu buah gawai merek Strawberry yang digunakan oleh tersangka melakukan transaksi. Berdasarkan barang bukti yang ada, Patkay langsung dibawa ke Polres Kediri untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Akibat dari perbuatannya, tersangka melanggar pasal 197 subsider pasal 196 Undang Undang RI 36/2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman di atas 4 tahun penjara,” pungkas AKP Budi. (mis/mad/mik)

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander bersama Ketua PWI Mojokerto foto bersama dengan anak-anak yatim usai memberikan bantuan.

“Kami berterimakasih dan terbantu dengan kegiatan ini. Kami sampaikan juga banyak terima kasih pada Bapak Kapolres dan PWI, ‘’ katanya. Fahmi mengaku, operasional LKSA yang menampung anak-anak dari Mojokerto, Nganjuk, Jombang hingga Semarang itu sempat keteteran sejak awal pandemi. “Pada awal pandemi pengelolaan keuangan kami keteteran. Karena ini asli swasembada masyarakat. Nggak ada bantuan dari pemerintah sampai kami terpaksa jual mobil untuk membantu kelangsungan yayasan,”

Polres Probolinggo Kota Beri Hak Tahanan untuk Beribadah Probolinggo, Memorandum Status tahanan tidak mengurangi hak-hak tahanan dalam melaksanakan ibadah. Seperti yang dilaksanakan pada Jumat (29/1) siang, para tahanan melakukan ibadah salat jumat berjemaah di ruang tahanan Polres Probolinggo Kota. Kegiatan ini merupakan salah satu dari program bimbingan rohani dan mental (Binrohtal) di bidang pembinaan tahanan. Sebelum pelaksanaan salat jumat para tahanan terlebih dulu membersihkan ruang tengah yamg akan digunakan untuk ibadah. Setelah selesai membersihkan lantai ruang tengah di ruang tahanan, mereka selanjutnya membersihkan diri dan berkumpul setengah jam sebelumnya. Waktu sebelum pelaksanaan salat jumat, mereka gunakan untuk merenung dan berdoa. Hingga khatib yang merupakan petugas dari Sat Tahti Polres

masyarakat, kemudian petugas melakukan serangkaian penyelidikan. Awalnya tersangka sempat mengelak, namun setelah barang buktinya ditemukan, tersangka pasrah diamankan petugas. “Dari hasil penyelidikan, petugas kemudian melakukan penggeledahan di rumah tersangka, dan ditemukanlah pil dobel L dari saku celananya,” terangnya, Jumat (29/1). Selain itu, tambah AKP Budi, petugas juga mengamankan

Peringati HPN, Kapolres Gandeng PWI Salurkan Bantuan ke Anak Yatim

Tak berapa lama, korban datang dan tersangka sudah menunggu di depan rumah. Kemudian korban dan tersangka masuk ke dalam kamar tersangka. Setelah korban menerima buku kamus Korea tersebut, selanjutnya tersangka melakukan tindakan asusila. (*/ari/mik)

Terjaring Yustisi, Pelanggar Disanksi Kerja Sosial

Polisi, Penari, dan Pendekar Kolaborasi Angkat Budaya Lokal Bojonegoro, Memorandum Puluhan personel terdiri dari pesilat, penari, dan anggota polisi Lalu Lintas Polres Bojonegoro, berkolaborasi dalam sebuah tarian perpaduan gerakan jurus tunggal pencak silat dan gerakan hatur lantas menjadi sebuah suguhan menarik untuk disaksikan, Jumat (29/1). Dengan mematuhi protokol kesehatan, gerakan demi gerakan ditunjukkan oleh peserta kolaborasi pencak silat dan tari thengul khas budaya seni Kabupaten Bojonegoro ini, dan koreografi yang sangat menarik untuk ditunjukkan ke khalayak masyarakat luas hingga nusantara. Kegiatan ini sengaja dibuat oleh Satlantas Polres Bojonegoro yang bekerja sama dengan Dinas

tercipta di Sumenep,” Kata AKBP Darman, kemarin. Lanjutnya, selain itu tokoh agama dan masyarakat dilibatkan ikut serta menyukseskan program pemerintah dalam penyuntikan vaksin Covid-19 aman dan, halal sebagai wujud untuk menjaga diri, keluarga dan negara. Dengan adanya peran ser-

Satreskoba Kediri Bekuk Kuli Edarkan Pil Dobel L

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menunjukkan barang-bukti kasus pencabulan.

Suasana pembentukan P2KD Tanah Merah Lao berjalan tertib, lancar, aman, dan sukses.

Kapolres Sumenep AKBP Darman mengunjungi Ponpes Al Istikmal di Desa Pasongsongan.

mimbar, mengucapkan salam dan kembali duduk, salah seorang tahanan berdiri mengumandangkan Azan. Setelah khatib selesai memberikan khutbah, muazin selanjutnya mengumandangkan iqomah. Kemudian mengimami para tahanan ini melaksanakan salat Jumat dua rakaat, serta selalu ditutup dengan dzikir dan doa bersama. "Ada banyak cara bisa dilakukan meningkatkan iman dan taqwa. Salah satunya dengan kegiatan pembinaan rohani dan mental, dan keagamaan. Khususnya bagi para tahanan Polres Probolinggk Kota," kata Kasat Tahti Iptu Matali. Usai salat jumat berjemaah, kata Matali, pihaknya memberikan kultum pada para tahanannya. Pembinaan rohani dan mental yang kegiatan rutin dilakukan

setiap hari Jum’at, dengan mengharuskan tahanannya melaksanakan salat berjamaah. ”Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas keimanan, khususnya bagi tahanan yang ada di Polres Probolinggo Kota,” tegasnya. Menurutnya, adanya kegiatan binrohtal, salat 5 waktu dan Jum’at berjamaah, serta kegiatan keagamaan lainnya diharapkan agar para tahanan bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaanya. Sehingga, mereka tidak merasa ragu untuk tidak mengulangi kembali perbuatannya. ”Pelaksanaan kegiatan ibadah ini tentunya juga tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19. Sebelum pelaksanaan salat Jum'at, terlebih dahulu membagikan masker untuk masing-masing tahanan,” pungkas Matali.(mhd/mik)

keluhnya. Untungnya, sejak enam bulan terakhir sudah banyak donatur yang masuk. Di sisi lain, Ketua PWI Mojokerto, Diak Eko Purwoto mengungkapkan bangganya karena bersama Polres Mojokerto dapat meringankan beban anak-anak yatim piatu di LKSA tersebut. “Terus terang kami boleh bangga karena kerjasama dengan Polres Mojokerto telah meringankan beban anak-anak panti. Kami berharap sumbangsih ini sedikit banyak berharga bagi sesama,” ungkapnya. (war/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU LEGI, 30 JANUARI 2021 HALAMAN 8

Tulungagung, Memorandum Satreskrim Polres Tulungagung mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang dialami korban Umi Mahmudah (46), warga Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo. ujarnya, Jumat (29/1). Trisakti menyebutkan, tersangka adalah Septian Ardani Putra (26), juga warga Desa Jeli. Diamankan tim Resmob Macan Agung di salah satu rumah kos di Kelurahan Bago, Kecamatan Tulungagung, Kamis (28/1) malam. “Kita amankan di salah satu rumah kos yang ada di Bago. Kemudian kita mintai keterangan

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto di Makorem 081/DSJ.

Pangdam V/Brawijaya Kunjungi Korem 081/DSJ Madiun, Memorandum Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto berkunjung ke Korem 081/DSJ yang berada di Jalan Pahlawan 50, Kota Madiun, Kamis (28/1) siang. Pangdam disambut langsung Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho beserta kasrem dan perwira stafnya. Dalam rilisnya disampaikan, turut serta dalam rombongan pangdam, para pejabat di lingkungan Kodam V/Brawijaya. Mulai dari asintel, asops, danpomdam, kabekangdam, kapendam, kahubdam, dan kakesdam. Kunjungannya kali ini dilakukan di sela kegiatannya sebelum menyambut kedatangan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Lanud Iswahjudi Magetan. Selain itu, pangdam juga direncanakan akan turut serta mendampingi Panglima TNI untuk melakukan kunjungan kerja ke Yonif PR 501/BY. Bagi Mayjen TNI Suharyanto, satuan Korem 081/DSJ sudah tidak asing lagi. Karena sewaktu menyandang pangkat perwira menengah (pamen), dirinya pernah menjabat sebagai Kasiintel di satuan tersebut. (*/ack/mt/lis)

Capaian Program Dua Tahun Memimpin Kota Probolinggo Jadi Momentum Penting Probolinggo, Memorandum Tepatnya 29 Januari merupakan momentum penting, tidak hanya bagi Hadi Zainal Abidin dan mendiang HM Soufis Subri yang resmi dilantik menjadi wali kota dan wakil wali kota pada 2019 lalu, namun juga bagi masyarakat Kota Probolinggo. Semenjak saat itulah, keduanya memiliki ruang dan dapat membuktikan kemampuan serta kapasitasnya dalam mendedikasikan tenaga dan pikirannya, sehingga Kota Probolinggo terus tampil dinamis, nyata dalam pembangunan, dan perubahan dengan lompatanlompatan kemajuan yang telah diraih hingga saat ini. Karena itu, Pemerintah Kota Probolinggo melaksanakan refleksi dua tahun kepemimpinan sang Wali Kota Hadi Zainal Abidin dan Wakil Wali Kota HM Soufis Subri. Kepemimpinannya tidak terasa sudah dua tahun berlalu. “Karena itu, kegiatan ini tak hanya rutinitas setiap tahun. Namun, ini bermakna untuk mengevaluasi kinerjanya. Alhamdulillah, hari ini, tepatnya 29 Januari 2021 kita semua melaksanakan acara yang saya sendiri menjalani sejarah itu dan tak terasa dua tahun berlalu, melaksanakan tugas, amanah sebagai wali kota dan wakil wali kota,� ungkap Hadi Zainal Abidin memberikan pemaparan kegiatan refleksi dua tahun kepemimpinannya di halaman Pemkot Probolinggo, Jumat (29/1). Hadi Zainal Abidin didampingi

Iswahjudi Magetan.

Sekdakot dr Ninik Ira Wibawati, Asisten Pemerintahan Budi Wirawan, dan Kepala Diskominfo Aman Suryaman di hadapan puluhan wartawan cetak, elektronik, dan televisi menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar rutinitas dilaksanakan setiap tahun, tapi bermakna melakukan evaluasi. “Dua tahun memimpin Kota Probolinggo pasti ada kekurangan dan kelebihan. Oleh karena itu, evaluasi sangat penting dilakukan sebagai budaya transparansi dan akuntabilitas kepada warga Kota Probolinggo yang memberi mandat dan amanah,� tandas Wali Kota. Menurutnya, selama dua tahun memimpin sudah banyak capaian yang dilakukan berkat usaha bersama

untuk Kota Probolinggo. Capaian dan keberhasilan yang sudah terealisasi di bidang kesehatan, yakni tersedianya 29 ambulans untuk setiap kelurahan, pembangunan rumah sakit baru yang dimulai dari 2020 dan direncanakan akan rampung pada 2022 mendatang, serta kembalinya salah satu aset Kota Probolinggo yang sempat terbengkalai di pihak ketiga yaitu Plaza Kota Probolinggo. Mengawali rangkaian kegiatan dua tahun masa kepemimpinannya, Hadi Zainal Abidin diikuti Sekda dr Ninik Ira Wibawati bersama dengan para asisten, staf ahli, kepala OPD, dan camat, ziarah ke makam mendiang Wakil Wali Kota HM Soufis Subri. Selain itu hadir pula

Pasuruan, Memorandum Operasi yustisi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dilakukan petugas gabungan dari polsek, koramil, dan Satpol PP Purwodadi, Kamis (28/1) malam. Petugas gabungan melaksanakan operasi yustisi penegakan protokol

kesehatan di kafe yang berada di Kecamatan Pur wodadi. Mereka juga mengimbau warga dan pengunjung agar selalu mematuhi protokol kesehatan dan pembatasan jam buka. “Operasi yustisi ini mengimbau dan mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19,�

kata Kapolsek Pur wodadi Sumaryanto. Imbauan diberikan kepada pemilik kafe untuk tetap mematuhi surat edaran bupati yang mana harus tutup jam 21.00 dan selalu menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai Covid-19. Petugas gabungan, juga tidak segan menindak langsung para pelanggar protokol kesehatan,

terutama yang tidak memakai masker, dengan sanksi sosial menggunakan rompi pelanggar protokol, dan ucapkan janji menggunakan masker. “Mari bersama kita cegah p e n ye b a ra n v i r u s c o ro n a d e n g a n m e n e ra p k a n 5 M , memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, meningkatkan imun, dan memperbanyak doa,� imbuh Sumaryanto. (rdh/lis)

PENGUMUMAN

FOTO: MEMORANDUM/RDH

FOTO: MEMORANDUM/ACK

melakukan pemeriksaan dan kesiapan operasi (Riksiapops) Yonif PR 501/BY. Seperti diketahui, Yonif PR 501/BY dalam waktu dekat akan mendapatkan kehormatan untuk melaksanakan tugas sebagai Satgas Pamtas Mobile di Papua. Selain menerima paparan dari Dansatgas Yonif PR 501/BY Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya, dalam kunjungan kerjanya ke (kunker) itu panglimaTNI juga memberikan pengar pengarahan kepada seluruh danpos dan perwira Satgas Yon PR 501/BY. Yonif S e t e l a h m e l a k u k a n k u n j u n g a n kerjanya di Yonif PR 501/BY, panglima T TNI dan rombongan berencana akan ke kembali ke Jakar ta da dari Lanud Iswahjudi me menuju Lanud Halim Perdanakusuma me menggukan pesawat milik TNI-AU. Penyambutan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Lanud (*/ack/alv/lis)

Wali Kota Hadi Zainal Abidin menyampaikan refleksi dua tahun memimpin Kota Probolinggo.

sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, kerabat, dan keluarga almarhum Subri. “Perlu saya tegaskan kembali walaupun secara resmi ada pembahasan paripurna pemberhentian Wakil Wali Kota Subri di dewan, tentunya perjalanan dua tahun ini tidak bisa dilupakan dan dihilangkan,� tuturnya. Menurutnya, nuansa berbeda yang dihadapi Pemkot Probolinggo, khususnya pada 29 sampai 30 Januari 2019, bersama almarhum diberikan mandat dan amanah oleh warga Kota Probolinggo. “Perjuangan selama dua tahun ini, semua janji dan semua hal yang kami perjuangkan dan semua yang menjadi komitmen kami, alhamdulillah semua sudah terwujud. Salah satunya yang dinanti-nantikan oleh masyarakat, yakni program pembangunan rumah sakit baru,� sebut Hadi Zainal Abidin. Rangkaian kegiatan di tahun kedua kepemimpinannya digelar beberapa agenda kegiatan mulai Jumat hingga Minggu (31/1). Yakni, ziarah ke makam Wakil Wali Kota HM Soufis Subri, tasyakuran dua tahun kepemimpinan Wali Kota Habib Hadi, talk show, malam refleksi, tampilan kesenian, bincang-bincang bersama Wali Kota Habib Hadi, Pembukaan AlunAlun Kota Probolinggo hingga berakhir dengan istighotsah di rumah dinas wali kota. (adv/mhd/lis)

Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan di Purwodadi

Danrem 081/DSJ Dampingi Pangdam V/Brawijaya Sambut Panglima TNI Magetan, Memorandum Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho mendampingi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto menyambut kedatangan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Lanud Iswahjudi Magetan, Kamis (28/1). Dalam rilisnya disampaikan, kedatangan panglima TNI beserta rombongan itu dalam rangka melaksanakan agendanya untuk

Tersangka Septian di kantor polisi.

FOTO: MEMORANDUM/MHD

FOTO: MEMORANDUM/ACK

Kasubbag Humas Polres Tu l u n g a g u n g I p t u Tr i s a k t i Saiful Hidayat mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan korban kepada polisi karena kehilangan tas. Kemudian polisi melakukan pendalaman dan penyelidikan hingga mengarah kepada tersangka. “Tersangka ini residivis kasus pengeroyokan pada 2014 lalu,�

dan langsung kita tangkap,� jelasnya. Trisakti mengungkapkan, modus tersangka adalah memanfaatkan kelengahan pemilik rumah (korban). Kemudian masuk rumah melalui pintu dapur dan mengambil tas korban yang berisi uang tunai Rp 5 juta, surat-surat penting, dan smartphone. Turut diamankan sejumlah barang bukti mulai dari smartphone, dosbook, jaket, dan celana panjang. “Akibat perbuatannya, kini tersangka diamankan di Rutan Polres Tulungagung dan dijerat dengan pasal 363 KUHP,� pungkasnya. (fir/mad/lis)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Gasak Uang Rp 5 Juta dan HP, Warga Jeli Dibekuk

Warga yang melanggar protokol kesehatan mendapat sanksi sosial.

PANGGILAN UNTUK PEMBAGIAN WARISAN Dengan ini saya selaku kuasa hukum Sdra. Wilianto mengundang Sdri. ERNY YULISTINA untuk hadir menyelesaikan pembagian waris dari ahli waris pasangan suami istri EDI SUWANTO dan ONG TAN SIOE, yang akan diselenggarakan pada : Hari : Senin, 1 Februari 2021 Pukul : 14.00 wib Tempat : Ruko Apartemen Metropilis MKB 208 Jl. Raya Tenggilis No. 127, Surabaya &RQWDFW 3HUVRQ 5LDQ $ULÂżQ 6+

Demikinan undangan / panggilan ini sampaikan atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. Surabaya, 30 Januari 2021 5LDQ $ULÂżQ 6+

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Indra Anugrah Hardiantoko, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH Direktur Utama: MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Choirul Shodiq SH MH Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Pemimpin Perusahaan: Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Yoyok Khayatullah AMD SE Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU LEGI, 30 JANUARI 2021 HALAMAN 9

Tulungagung, Memorandum Setelah ditetapkan menjadi tersangka pada awal Januari lalu, kini berkas perkara dugaan korupsi kecurangan transaksi pada E Batara di Kantor Pos Campurdarat Tulungagung, Yudi alias YN, dinyatakan lengkap atau P21. 2018. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan badan pengawasan keuangan dan pembangunan (BPKP), perbuatan tersangka ini merugikan negara hingga Rp 564 juta. Jumlah itu berasal dari Rp 9 juta uang kas kantor, sedangkan sisanya Rp 556 juta merupakan uang nasabah E Batara yang tidak pernah disetorkan ke 30 tabungan milik nasabah E Batara. “Kita mulai penyelidikan sejak Februari 2020. Kemudian status kasusnya meningkat menjadi penyidikan pada Mei 2020. Dan baru Januari ini kita tetapkan tersangkanya,” terangnya.

BPBD Probolinggo Pasang Kamera Pengintai Gunung Bromo

Tabrakan Beruntun, Satu Tewas Lumajang, Memorandum Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga sepeda motor dan 1 mobil pikap terjadi di jalan umum Desa Sentul (arah Senduro), Kecamatan Sumber Suko, Kabupaten Lumajang, Jumat (29/1) sekira pukul 06.30. Akibatnya, satu orang tewas di lokasi kejadian dan dua lainnya mengalami luka-luka. Kanitlaka Lantas Polres Lumajang Ipda Loni Roi mengatakan, kecelakaan maut tersebut melibatkan tiga sepeda motor. Masing-masing motor matic nopol N 4286 YAL yang dikendaraai Dwi Purwanto (38), motor bebek nopol N 4296 YAR yang dikendarai FI (17), motor bebek Nopol N 3781 YAR yang dikendarai Djafar (68), serta satu mobil pikap yang dikendarai Bahrul Ulum (25). Loni menjelaskan, kecelakaan tersebut bermula saat motor matic yang dikendarai Dwi Purwanto (korban), warga Desa Kutorenon, melaju dari arah timur (Lumajang) ke arah Barat (Senduro) dengan kecepatan tinggi. Bermaksud mendahului motor bebek di depannya yang dikendarai Djafar(68), warga Kelurahan Ditrotrunan, yang juga searah dengan korban. Karena terburu buru, sesaat setelah mendahului motor yang dikendarai Djafar, Dwi Purwanto kembali menyalip motor yang dikendarai oleh FI (17), warga Grati. Karena posisi motor korban kurang ke kanan, akhirnya motor yang dikendarai korban berbenturan dengan motor yang dikendarai FI. Alhasil korban terpental ke kanan dan kebetulan dari arah berlawanan muncul mobil pikap yang kendarai Bahrul ulum(25), warga Desa Kandang Tepus. Karena kaget, Bahrul Ulum mencoba mengerem kendaraannnya. Tapi karena posisi jatuhnya korban tidak begitu jauh, akhirnya tabrakan pun tidak bisa dihindari. Pikap yang dikendarainya menabrak korban tepat saat itu jatuh di depannya. “Karena terjadi benturan terlalu keras, menyebabkan luka yang parah di area kepala korban, dan menyebabkan korban meninggal di tempat kejadian” jelas Ipda Loni Sementara itu, selain menyebabkan satu orang tewas dalam kecelakan tersebut juga menyebabkan dua orang pengendara motor lainnya mengalami luka-luka dan kini dalam perawatan medis. “Dugaan sementara kecelakaan

FOTO: MEMORANDUM/YUD

Probolinggo, Memorandum Lawang, terus dilakukan. Pemer intah Kabupaten (Pemkab) Untuk saat ini, kondisi Gunung Bromo Probolinggo melalui badan penanggulangan masih tetap aman dikunjungi oleh warga dan bencana daerah (BPBD) merasa perlu para wisatawan. “Namun jarak 1 kilometer dari mendapatkan informasi terkini secara visual bibir kawah, warga dan wisatawan tidak boleh tentang aktivitas Gunung Bromo. Untuk itu masuk sesuai arahan dari PVMBG,” tegas Anggit pemkab memasang kamera pengintai yang kepada wartawan. (yud/lis) terhubung dengan kantor BPBD setempat. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Anggit Hermanuadi mengatakan, kamera pengawas berupa CCTV itu dipasang di bukit kawasan Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura. “Aktivitas Gunung Bromo bisa kita pantau melalui kamera tersebut di kantor BPBD. Sebab server kamera itu sudah terkoneksi dengan internet,” terang Anggit. Di sisi lain, lanjut Anggit, koordinasi dengan pos pantau pusat vulkanologi meteorologi bencana geologi (PVMBG) yang ada di Cemoro Layar monitor pengawas Gunung Bromo di kantor BPBD.

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Dandim 0806/Trenggalek dan Forkopimda Awali Vaksinasi Covid-19 Trenggalek, Memorandum Komandan Kodim 0806/Trenggalek Letkol Arh Uun Samson Sugiharto, bersama Forkopimda Trenggalek menjalani vaksinasi Covid-19 yang digelar di Pendopo Trenggalek, Jumat (29/1). Dandim 0806/Trenggalek saat dikonfirmasi awak media usai menjalani vaksinasi Covid-19 mengaku tidak merasakan apapun. “Suntik vaksin Covid-19 tersebut tidak jauh beda ketika disuntik biasa,” kata Letkol Arh Uun Samson Sugiharto. Dandim 0806/Trenggalek juga meyakinkan masyarakat, pemberian vaksin merupakan salah satu ikhtiar memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Ia meminta warga untuk tidak cemas dengan pemberian vaksin Covid-19 tersebut. “Tidak perlu takut, khawatir, dan resah, dengan proses vaksin ini. Ini salah satu ikhtiar terbaik yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Mari kita bersama-sama ikuti proses

Dandim 0806/Trenggalek Letkol Arh Uun Samson Sugiharto menjalani pemeriksaan kesehatan.

vaksin ini secara bertahap dan insyaAllah vaksin ini dinyatakan suci aman dan halal,” pungkasnya. (*/alv/mt/lis)

Diduga Korban Pembunuhan, Polisi Buru Pelaku Kediri, Memorandum Satreskrim Polres Kediri masih menyelidiki penemuan mayat yang menggegerkan warga di saluran air Desa Sidomulyo, Kecamatan Purwoasri, yang d i t e m u k a n Ka m i s ( 2 8 / 1 ) kemarin. Mayat tersebut diduga adalah korban pembunuhan dan polisi masih mendalaminya. Kapolres Kediri AKBP Lukman CahyonomelaluiKasatreskrimAKP Gilang Akbar mengungkapkan, mayat tersebut ditemukan sekitar pukul 14.00 dengan posisi tertelungkup di saluran air. “Sampai hari ini (kemarin, red) masih kita selidiki, karena kami menduga mayat tersebut adalah

Tersangka Yudi usai diperiksa di Kantor Kejari Tulungagung.

korban pembunuhan,” terangnya, tanda penganiayaan. Yaitu Jumat (29/1). luka memar pada mata M e s k i b e l u m sebelah kanan dan di dada. mengungkapkan nama korban, “Semoga segera terungkap,” AKP Gilang mengatakan sudah pungkasnya. (mis/mad/lis) menemukan identitas mayat itu. “Identitas korban KEMENTRIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BADAN PERTANAHAN NASIONAL sudah kami ketemukan. KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN PASURUAN Jenis kelamin laki-laki, usia PROVINSI JAWA TIMUR sekitar 35 tahun. Diduga Jl.pahlawan No. 26 pasuruan 67126 Telp. 0343Ͳ424665 Faks. 0343Ͳ428252 ŵĂŝů ͗ ŬĂďͲƉĂƐƵƌƵĂŶΛďƉŶ͘ŐŽ͘ŝĚ WŽƐŝƐŝ ͗ ϳΣ ϯϴ͟ ϰϵ͘ϳϯ͟ >^ ϭϭϮΣ ϱϰ͛ ϯϮ͘Ϯϲ͟ d korban pembunuhan. Tapi masih dalam penyidikan,” PENGUMUMAN TENTANG SERTIPIKAT HILANG tegas Gilang. Nomor : 1/2021 P i h a k n y a UntukmendapatkanSertipikatbarusebagaipenggantiSertipikat yang hilang, berdasarkan ketentuan Pasal 59 ayat (2) Peraturan menambahkan, dugaan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa : itu diperkuat dari hasil TGL. Nama Pemegang KETERANGAN Data Fisik Nomor Hak o l a h T P K Ti m In a f i s NO. a.No SU/GS PEMBUKUAN Hak b.Tgl SU/GS Polres Kediri. Di mana c.Luas ditemukan tanda1. SURAT KETERANGAN TANDA MILIK 32 KUSUMA a. 258

FOTO: MEMORANDUM/MIS

BULUKANDANG

Petugas mengolah TKP korban ditemukan tewas.

GUNAWAN/K ONG ING KHOEN disebut juga KUSUMA GUNAWAN dahulu bernama KHONG ING KHOEN

b. 18/05/2016 c. 8690 M2

21/03/2016

LAPOR KEHILANGAN TGL. 13/11/2020,NO,SKTLKBS/152/XI/YAN.2.4./2020/SPKT Polres Pasuruan Kota, SURAT PERNYATAAN DIBAWAH SUMPAH/JANJI, TANGGAL 07/01/2021

FOTO: MEMORANDUM/ANI

Mulai Kamis (28/1), tersangka Yudi yang awalnya dititipkan penahanannya di Rutan Polres Tulungagung, secara resmi diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Tulungagung. Ka s i In t e l i j e n Ke j a k s a a n Ne g e r i Tulungagung Agung Tri Radiityo yang dikonfirmasi membenarkan terkait hal itu. “Karena syarat-syaratnya terpenuhi. Selanjutnya tersangka ditahan di Rutan Cabang Surabaya selama 20 hari ke depan,” ujarnya, Jumat (29/1). Dugaan kecurangan dilakukan saat tersangka Yudi menjabat sebagai kepala Kantor Pos Campurdarat periode 2016 sampai

Modus tersangka adalah dengan tidak menabungkan uang yang disetorkan nasabah ke dalam rekeningnya. Tersangka dengan leluasa melakukan aksinya selama menjabat sebagai kepala Kantor Pos Cabang Campurdarat. Kemudian hal ini terbongkar setelah korban kecewa, karena saat akan mengambil uang di dalam tabungannya, ternyata kosong. “Jadi nasabah ini sudah percaya sehingga uang dititipkan, buku tabungan, sampai PIN juga dititipkan kepada tersangka,” jelas Agung Tri. Pasal yang disangkakan kepada tersangka adalah pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 Undang Undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana dirubah dalam Undang Undang nomor 20 tahun 2001, dengan ancaman 15 tahun penjara. (fir/mad/lis)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Mantan Kepala Kantor Pos Campurdarat Ditahan

Petugas mengevakuasi jenazah korban.

tersebut karena korban kurang waspada dan berhati-hati mengendarai motornya, tapi tetap akan kita lakukan

penyelidikan guna mengetahui penyebab sebenarnya,” pungkasnya. (ani/lis)

BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA PENGUMUMAN: KANTOR PERTANAHAN KOTA SURABAYA II (Tentang Sertipikat hilang) PROVINSI JAWA TIMUR JL KREMBANGAN BARAT NOMER 57 SURABAYA, TELP (031)3531476, FAX (031)3531477

Nomor: 134/300-35.80/I/2021

Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai pengganti Sertipikat yang hilang berdasarkan ketentuan pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa:

NAMA ALAMAT PEMOHON

No

1 Gatot Subroto

LETAK JALAN HAK ATAS NIB TERDAFTAR TANGGAL a. JALAN TANAH JENIS & ATAS NAMA PEMBUKUAN b . DESA/KEL. NOMOR HAK c. KEC. Hak Milik atas

(selaku kuasa dari Satuan Rumah PT. Aktifitas Putra Susun Mandiri berkedudu- No. 368 kan di Surabaya) Kel. Tenggilis Mejoyo Jl. Veteran VII Kec. Tenggilis No.09, Blitar

-

PT. AKTIFITAS PUTRA MANDIRI berkedudukan di Surabaya

KETERANGAN

26-04-2010 a. Raya Tenggilis - Surat Pernyataan di Bawah Sumpah Tanggal 14-10-2020 127 b. Tenggilis Mejoyo - Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan Tanggal 26-03-2019 Nomor: SKTLK / 2544 c. Tenggilis Mejoyo / III / YAN.2.4 / 2019 / SPKT / RESTA SDA, dari Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Timur Resort Kota Sidoarjo, Jl. R.A. Kartini 87A Sidoarjo.

Mejoyo Luas: 20,91 m2

Dalam waktu 30 (Tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (Tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi.

KEMENTRIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BADAN PERTANAHAN NASIONAL KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN PASURUAN PROVINSI JAWA TIMUR Jl.pahlawan No. 26 pasuruan 67126 Telp. 0343Ͳ424665 Faks. 0343Ͳ428252 ŵĂŝů ͗ ŬĂďͲƉĂƐƵƌƵĂŶΛďƉŶ͘ŐŽ͘ŝĚ WŽƐŝƐŝ ͗ ϳΣ ϯϴ͟ ϰϵ͘ϳϯ͟ >^ ϭϭϮΣ ϱϰ͛ ϯϮ͘Ϯϲ͟ d PENGUMUMAN TENTANG SERTIPIKAT HILANG Nomor : 29/2020 Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai pengganti Sertipikat yang hilang, berdasarkan ketentuan Pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa :

NO.

1.

Nomor Hak

MILIK 159 KIDULDALEM

Nama Pemegang Hak

HAJJAH MARIADMI NOERACHMA D

Data Fisik a.No SU/GS b.Tgl SU/GS c.Luas

TGL. PEMBUKUAN

a.15 b.16/08/2001 c. 46 M2

06/09/2001

KETERANGAN

SURAT KETERANGAN TANDA LAPORAN KEHILANGAN TGL. 17/12/2020, NO,SKTLK/110/Xii/JATIM/RESPA S/SEK GBL. SURAT PERNYATAAN DIBAWAH SUMPAH/JANJI, TANGGAL 17/12/2020

Dalam waktu tiga puluh (30) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat.

Dalam waktu tiga puluh (30) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat.

Jika setelah tiga puluh (30) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas, maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan Sertipikat yang hilang dinyatakan tidak berlaku lagi.

Jika setelah tiga puluh (30) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas, maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan Sertipikat yang hilang dinyatakan tidak berlaku lagi.

Nomor Berkas Nama Pemohon DI 301

Nomor Berkas Nama Pemohon DI 301

: 113412/2020 : KUSUMA GUNAWAN/KONG ING KHOEN : 12397/2020

PASURUAN, 11 JANUARI 2021 Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pasuruan BASKORO WALUYO, S.H.,M.H. NIP. 196306281983011001

: 1937/2020 : R.A.Y NOERMARI RACHMANI : 2429/2020

PASURUAN, 18 DESEMBER 2020 Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pasuruan BASKORO WALUYO, S.H.,M.H. NIP. 196306281983011001


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

SABTU LEGI, 30 JANUARI 2021 HALAMAN 10

Tekan Angka Kecelakaan

Satlantas Polres Mojokerto Cat Jalan Berlubang

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN

Mojokerto, Memorandum Satlantas Polres Mojokerto melakukan pengecatan jalan berlubang di sepanjang jalan nasional Kecamatan Trowulan hingga bypass Mojokerto, Jumat, (29/1). Pemberian tanda jalan berlubang dengan cat putih tersebut untuk mengingatkan pengendara bermotor selalu waspada dan berhati-hati. Kasatlantas Polres Mojokerto, menjelaskan, pihaknya mengingatkan pengendara untuk selalu berhati-hati. "Kami tandai dengan cat putih supaya pengendara bisa melihat dan berhati-hati, sehingga terhindar dari kecelakaan lalu lintas,"tegas AKP Randy Asdar. Lanjut AKP Randy Asdar, jalan berlubang sangat berbahaya, terutama saat hujan atau malam hari. "Pengendara yang terburu-buru bisa oleng hingga terjatuh, bahkan terlindas kendaraan lainnya," kata kasatlantas mengingatkan. Pengecatan jalan berlubang sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional. "Saat ini berlangsung penambalan jalan di beberapa titik, seperti Trowulan dan Sooko. Penanganan sementara penambalan, minimal bisa mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas," tandasnya. Data Satlantas Polres Mojokerto menyebutkan dalam tiga bulan terakhir terjais 32 kecelakaan di jalan nasional Surabaya-Madiun. Terdiri dari 15 kecelakaan di wilayah Trowulan, 11 kecelakaan di wilayah Sooko, 4 kecelakaan di Mojoanyar, serta 2 kecelakaan di wilayah Puri. Puluhan kecelakaan tersebut merenggut 7 korban jiwa dan 29 korban luka ringan. "Kecelakaan tidak hanya disebabkan jalan berlubang, tapi juga etika masyarakat dalam berkendara," jelasnya. Kerusakan jalan nasional tentu saja dikeluhkan para pengendara. Seperti yang dikatakan Nanik (56), warga Desa Gemekan, Kecamatan Sooko. Menurut Nanik, adanya lubang-lubang di jalan kerap mengakibatkan kecelakaan para pengendara sepeda motor. "Penyebab kecekalaan gara-gara kena jalan lubang," kata Nanik Senada dikatakan Bustomi (42), pemilik warung kopi di Desa Balongmojo, Kecamatan Puri, menyebutkan jalan berlubang membahayakan para pengendara sepeda motor. "Kecelakaan pengendar motor karena menghindari jalan berlubang,"ujarnya. Menurutnya, kerusakan jalan nasional di wilayah Balongmojo terjadi sudah bertahun-tahun. Namun, perbaikan yang dilakukan pemerintah selama ini hanya tambal sulam. Padahal, jalur Surabaya-Madiun dilalui kendaraan dengan tonase tinggi. "Rusak sudah bertahun-tahun, tapi hanya ditambal. Setelah ditambal, sebelahnya rusak dan seterusnya," ujar Bustomi. Bustomi berharap pemerintah lebih serius memperbaiki jalan nasional ini. "Harapannya segera diperbaiki, tidak hanya ditambal, itu bukan solusi,"pungkasnya. (war/day)

Pohon pisang ditanam warga di tengah jalan yang rusak.

Warga Palrejo Tanam Pohon Pisang di Jalur Nasional Jombang, Memorandum Warga Desa Palrejo, Kecamatan Sumobito, menanam pohon pisang ditengah jalan Nasional Surabaya - Madiun, Jum’at (29/1). Aksi ini, karena kerusakan jalan yang tidak segera diperbaiki menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas. Arif Wibowo (33), warga Desa Palrejo menuturkan, penanaman pohon pisang menjadi tanda jalan yang menjadi tanggungjawab pemerintah pusat ini berlobang. Sehingga pengguna jalan bisa waspada dan hati-hati. Sebab akses jalan nasional mengalami rusak parah. Setiap kedalaman lobang sekitar 15 80 centimeter hingga 20 centimeter, lebar lubang sekitar 50 centimeter sampai 80 centimeter. “Ini inisatif warga, karena sering kali terjadi kecelakaan," tegas Arif Wibowo. Arif Wibowo membahkan, Jumat pagi sudah dua kali pengendara motor yang jatuh. Tanaman pisang ditanam ditengah jalan sebagai penanda agar pengendara bisa menghindari jalan yang rusak dan berlobang. Dijelaskan Arif, jika dirata-rata, setiap hari terjadi tiga kali laka lantas menimpa pengendara sepeda motor.“Tiap hari mesti ada kecelakaan mas kemarin saja ada tiga sampai cedera kakinya patah. Semuanya pengendara sepeda motor jatih karena masuk lobang jalan,” terangnya. Kerusaknya jalan nasional yang melintas wilayah Kecamatan Sumobito terjadi semenjak adanya proyek penebalan aspal. Meski sudah ada perbaikan dan penambalan pada jalan yang berlobang, namun kembali rusak. “Sudah lumayan lama mas, ini sejak ada proyek penebalan jalan yang terakhir. Diperbaiki, ditambal tapi rusak lagi,” bebernya. Warga berharap segera ada perhatian dari pemerintah agar tidak lagi terjadi kecelakaan. “Ya harapannya segera ada tindakan dari pemerintah, supaya tidak ada lagi kecelakaan. Kalau malam dan saat hujan jalannya tergenang air, sehingga tidak terlihat. Kalau ada kecelakaan khawatirnya tidak ada warga yang tahu sehingga tidak ada yang menolong,” pungkas Arif. (wan/day)

Mojokerto, Memorandum Unit Reskrim Polsek Gondang bersama polisi tahura (taman hutan rakyat) wilayah hutan Kecamatan Pacet mengamankan Nasukin (60), pengepul rebung asal Desa Talok, Kecamatan Dlanggu, Rabu (27/1). Kasubbag Humas Polres Mojokerto Ipda Tri Hidayati membenarkan ada penangkapan. P e n a n g k a p a n dilakukan Siswoyo kepala Resort taman hutan rakyat Pacet yang sudah lama mencurigai aktivitas Nasukin di wilayah hutan Pacet. Pelaku dan sekarang mendekam di sel tahanan Polsek Gondang. Siswoyo menyampaikan beberapa hari melakukan pengintaian terhadap pelaku. "Tersangka sudah lama menjadi target oprasi Taman Hutan Rakyat. Karena mengambil hasil hutan," tegas Siswoyo. Ia menjelaskan larangan memanen atau memungut hasil hutan. Saat itu tersangka mengendarai Honda Revo nopol S 4866 SB melintas di

Jalan Raya Dusun Ponggok, Desa Wonoploso , Kecamatan Gondang, mengangkut hasil jarahan rebung. Mengetahui Nasukin membawa rebung hasil hutan Pacet, Siswoyo langsung penghadangan dan penangkapan pelaku. Dari tangan Nasukin, petugas menyita 208 rebung dengan berat 120 kilo gram disimpan dalam lima karung. Siswoyo menegaskan jika Nasukin sudah empat kali masuk penjara, dalam kasus yang sama. "Sekarang terulang kembali "kata Siswoyo. "Pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Gondang," terang Siswoyo. (no/day)

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Kasatlantas AKP Randy Asdar menandai adanya jalan berlubang dengan cat warna putih.

Pengepul Rebung Dlanggu Dibekuk

Petugas menyita barang bukti ratusan rebung di Polsek Gondang.

Pemkab Mojokerto Perketat Kegiatan Masyarakat Selama Pandemi Mojokerto, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto tidak memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terhitung sejak tanggal 26 Januari 2021. Namun Pemkab Mojokerto tetap memperketat kegiatan masyarakat. Karena selama pemberlakuan PPKM, masih banyak warga Mojokerto yang tidak patuh. Masih ditemukan warga melanggar protokol kesehatan, masih ditemukan warga yang bergerombol, dan tidak menerapkan tiga M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak atau tidak bergerombol. Pengamat Kebijakan Publik Iskandar Laka SH MH, menyampaikan fenomena pandemi Covid-19 belum berlalu Menurut pengajar di salah satu universitas di Surabaya ini, menjelaskan maklumat Kapolri dan kebijakan-kebijakan pemerintah tentang penanggulangan penyebaran virus masih tetap menjadi acuan hidup masyarakat dan penegak hukum di masa peralihan. Menurutnya, Kepolisian harus mampu menerapkan

penegakan hukum secara presisi. Lebih lanjut disampaikan bahwa kebebasan berpendapat di ruang publik dijamin undang-undang namun pada masa darurat pandemi ini yang diberlakukan adalah undang-undang karantina kesehatan beserta turunannya dalam Permen, Pergub maupun Perbup. "Konsentrasi masa untuk menyampaikan pendapat pasti dibatasi oleh ketentuan-ketentuan undang-undang karantina kesehatan," ungkap mahasiswa program doktoral salah satu universitas negeri di Jawa Timur, Jumat, (29/1). Iskandar menyebutkan ada keadaan tertentu dalam pandemi ini sehingga pembatasan masa untuk menyampaikan pendapat di ruang publik dibatasi oleh protokol kesehatan. Apalagi sampai saat ini pemerintah memberlakukan KKPM untuk jawa dan bali, yang dimulai 11 hingga 25 Januari 2021. Melihat situasi pandemi Covid-19 belum ada tanda-tanda penurunan, maka pemerintah kembali memperpanjang PPKM hingga tanggal 8 Februari 2021. Pemerintah Kabupaten Mo-

FOTO: MEMORANDUM/IST

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Warga bergerombol menutup akses jalan menuju PT SAI.

jokerto pun tidak memperpanjang masa PPKM terhitung sejak tanggal 26 Januari 2021. Namun untuk menekan angka Covid-19, Pemkab Mojokerto memperketat aktivitas warganya agar tidak tertular Covid-19. Hal itu tertuang dalam surat edaran no : 130/128/416-034/2021 tentang Pengetatan Protokol Kesehatan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Mojokerto. Nyatanya upaya pemkab ini kurang mendapat

perhatian dari segelintir masyarakat. Pasalnya sejumlah kejadian yang melibatkan kerumunan massa masih terjadi di wilayah tersebut. Seperti aksi massa warga Desa Lolawang di depan PT Surabaya Autocomp Indonesia (SAI). Aksi masa yang berlangsung pada Senin (25/1) pekan lalu. Kepala Desa Lolawang Sugiarto, kepada media menyampaikan bahwa aksi masa merupakan aksi warga Lolawang yang menuntut kes-

epakatan dengan PT SAI terkait pengelolaan limbah pabrik. Akibat aksi ini, ribuan buruh yang ada di dalam pabrik tidak dapat keluar dan yang shif malam tidak dapat masuk hingga malam hari. Kerumunanpun tak dapat dihindari. Di lokasi lain, terpantau aksi masa berlangsung di sekitaran Desa Sampang Agung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Aksi masa yang mengatasnamankan dewan adat Majapahit berlangsung selama 2 hari. Masa yang terpantau berkerumun, melakukan aksi tanpa menghiraukan protokol kesehatan. Bahkan yang lebih mempr ihatinkan, panitia aksi menyampaikan surat pemberitahuan resmi kepada Kepolisian setempat dengan tembusan Kapolri untuk aksi yang akan dilangsungkan selama 30 hari. Ketua Dewan Lembaga Pelestarian Adat dan Budaya Mojokerto, Ki Nono Suhartono melalui sambungan seluler menjelaskan berapa lama aksi mereka gelar. "Satu bulan penuh," ungkap Nono saat dikonfirmasi tentang berapa lama aksi akan dilakukan. (war/day)

Buntut Blokade Warga Desa Lolawang

PT SAI Laporkan Dalang Demonstrasi Mojokerto, Memorandum Buntut aksi warga Desa Lolawang memblokade akses PT Surabaya Autocomp Indonesia (PT SAI), Senin (25/1), kian panjang. Kuasa hukum PT SAI, Bangun Patrianto membenarkan telah melayangkan laporan polisi ke Mapolres Mojokerto. Bangun Patrianto menjelaskan, Senin (25/1) lalu pihak perusahaan tengah melakukan perundingan dengan pihak Desa Lolawang. Namun, penanaman modal asing (PMA) itu menyayangkan aksi blokade yang dilakukan warga. Oleh karenanya langkah hukum tersebut ditempuh pihak perusahaan. ”Kami sudah berunding, tapi kami menyangkan pengambilan keputusan secara sepihak (blokade) itu,” ujarnya. Apalagi, dalam proses perundingan itu, pihak desa sempat melontarkan ancaman. Adapun kerugian yang dialami perusahaan dari aksi yang berlangsung sejak petang hingga malam itu di antarnya, terhentinya proses produksi, terhambatnya proses distribusi, hingga terhambatnya akses keluar masuk perusahaan bagi karyawan. Sehingga, hal tersebut dinilai berdampak pada hubungan kerja perusahaan dengan sejumlah pihak terkait. ”Kerugian deadlock masih kami hitung. Kontrak kerja bisa rusak gara-gara terhambat aksi itu,” sebut Bangun. Perusahaan yang bergerak di bidang wiring harness (kabel komponen kendaraan) itu mel-

aporkan ke Mapolres Mojokerto seusai aksi warga. Pihak perusahaan membuat laporan polisi berlandaskan Pasal 335 ayat (1) KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan. Sehingga, pelaku terancam hukuman pidana maksimal satu tahun penjara. ”Setelah kami pertimbangkan dan bisa digugat, kami buat laporan. Itu karena pihak desa memaksa, mengancam, menggembok pagar perusahaan,” beber pria paro baya itu. Menurutnya, perusahaan PMA itu sudah patuh terhadap peraturan dan regulasi yang berlaku. Bangun menerangkan, aksi warga lantaran tidak terwujudnya memorandum of understanding (MoU) yang berujung pada kontrak kerja, karena penyampaian pihak desa yang kurang baik. Sehingga, perundingan kontrak kerja antara kedua pihak tidak terwujud. ”Sebelumnya tidak pernah ada perundingan seperti kemarin (Senin, 25/1). Karena dari pihak desa yang setiap pertemuan selalu membentak-bentak dan memaksa untuk minta tanda tangan. Sebenarnya mereka sudah ada itikad, tapi cara penyampaiannya yang kurangnpas,” ungkapnya. Bangun menyebutkan, kontrak kerja antara kedua pihak dapat segera terwujud bila dibarengi dengan penyampaian yang baik. Pihaknya menilai legal standing sudah dikantongi pihak desa dengan lengkap. Dan tak mempermasalahkan BUMDes Lolawang yang menunjuk tiga vendor untuk menangani

Bangun Patrianto Kuasa hukum PT Surabaya Autocomp Indonesia

limbah B3 dan Non B3 tersebut. Hingga kini masih belum ada komunikasi lebih lanjut dari pihak desa. Otomatis, ketika kesepakatan dengan BUMDes Lolawang belum terwujud pengolahan avalan PT SAI tepat digarap vendor lama, PT Al Rasyid. ”Jadi saat Senin (25/1) pe-

rundingan ditunda dulu. Kita selesaikan persoalan blokade dulu. Sebenarnya kami menunggu saja, karena perusahaan selalu ikuti regulasi yang berlaku. ”Kami mengucapkan Terimakasih kepada Bapak Kapolres Mojokerto. Karena blokade jalan masuk pabrik bisa dibuka kembali dan karyawan bisa masuk bekerja," tandas Bangun. Sementara itu Presiden Di rektur PT SAI, Matoaki Tamaya mengatakan pihaknya patuh dan taat terhadap peraturan dan perundang undangan yang berlaku. Terpisah Kepala Desa Lolawang, Sugiarto menganggap dilaporkannya warganya yang ikut demonstrasi ke ranah hukum merupakan skenario politik pihak perusahaan, untuk menghambat terwujudnya kontrak kerja kedua pihak.

Sugiarto menegaskan Desa Lolawang tidak gentar atas laporan tersebut lantaran tidak memiliki dasar yang kuat. Dalam waktu dekat, Pemerintah Desa Lolawang menunjuk kuasa hukum menghadapi proses hukum PT SAI. ”Dasarnya melaporkan itu apa? Sudah jelas (blokade) itu karena warga kecewa tidak segera terealisasinya kontrak kerja.” jelas kades. Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander memalui Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Rifaldhy Hangga Putra membenarkan adanya laporan yang dilayangkan kuasa hukum PT SAI, Senin (25/1) malam. Kini, laporan hukum diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku. (no/day)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

SABTU LEGI, 30 JANUARI 2021 HALAMAN 11

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin men-support anggota melakukan screening di Kantor PMI Jember.

Lima Orang Lolos Donor Plasma Konvalesen Polres Jember Galang Penyintas Covid-19 untuk Kemanusiaan Jember, Memorandum Polres Jember menggalang penyintas Covid-19 untuk aksi kemanusiaan dengan bersama-sama mendonorkan plasma konvalesen. Kegiatan itu digelar di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Jalan Srikoyo nomor 115, Kecamatan Patrang. Acara sosial ini diikuti 78 penyintas Covid-19 yang berasal dari anggota Polres Jember. Turut hadir Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin; dr Hendro, Kes, Direktur RSD Dr Soebandi; dan Ketua PMI Jember H.E.A Zaenal Marzuki SH, MH. Menurut Arif Rachman Arifin, kegiatan peduli sosial kemanusiaan itu didorong untuk mengatasi persoalan keterbatasan stok plasma konvalesen guna membantu penyembuhan pasien Covid-19. ”Kami juga mengajak masyarakat agar turut berpartisipasi sebagai pendonor plasma konvalesen. Kami memastikan kegiatan donor darah di masa pandemi aman dilakukan karena menerapkan protokol kesehatan (prokes). Jadi kita bisa melaksanakan donor plasma konvalesen dari para penyintas,” tuturnya, Kamis (28/1) Selain berpedoman pada standar prokes, pelaksanaan donor plasma konvalesen juga dilakukan registrasi dan screening darah secara ketat. Permintaan plasma konvalensen memang sangat diperlukan untuk saat ini, terutama bagi pasien Covid 19 yang bergejala sedang hingga berat. Ketua PMI Kabupaten Jember H.E.A Zaenal Marzuki mengapresiasi langkah Kapolres Jember beserta jajarannya untuk membantu menjaga ketersediaan plasma konvalesen yang sangat terbatas, sementara permintaan sangat tinggi baik

dari Kabupaten Jember maupun dari luar daerah. Sementara menurut Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember dr Dudung melalui Attin Mahatma, dari 78 penyintas dari Polres Jember masih melakukan screening dua tahap. Yakni wawancara untuk mengetahui apakah memenuhi syarat. Kemudian setelah memenuhi syarat ada screening pemeriksaan kadar titer antibodi. Calon pendonor plasma konvalesen, lanjut Attin Mahatma, sebagian besar membatalkan menyumbangkan karena antibodi terlalu rendah dan sesuai ketentuan ada batasan titer antibodi penyintas Covid-19 yang bisa diambil plasma darahnya. Sumber dari Unit Donor Darah PMI Kabupaten Jember telah melayani sebanyak 69 kantong plasma konvalesen. Jumlah tersebut dari semua golongan darah di antaranya golongan darah O sebanyak 27 kantong, golongan darah A sebanyak 24 kantong, golongan darah B sebanyak 11 kantong, dan golongan darah AB sebanyak 9 kantong. Hingga hari ini, antrean yang membutuhkan plasma konvalesen ada 43 pasien. Antara lain untuk golongan darah A sebanyak 11 pasien, B sebanyak 9 pasien, O sebanyak 16 pasien dan AB sebanyak 17 pasien. Sedangkan saat ini stok plasma konvalesen tersedia 15 kantong yang semuanya itu telah dipesan sebelumnya. Sementara itu keterangan Kepala Keperawatan RSD dr Soebandi Jember Endang Sulistyowati dari jumlah keseluruhan 76 penyintas Covid-19 anggota Polres Jember yang lolos screening hanya 5 orang untuk diambil plasma konvalesennya. (edy/nov)

Dandim Turun ke Lokasi, Instruksikan Anggota Bantu Warga Jember, Memorandum Ambrolnya jembatan penghubung antara Dusun Sumber Dandang, dengan Dusun Lamparan, Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari, mendapat perhatian khusus Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin. Setelah mendapat laporan terjadinya musibah bencana banjir yang memutus jembatan penghubung yang dibangun pada 1998, La Ode langsung meninjau ke lokasi. Menurut Buang, Kepala Dusun (Kasun) Lamparan, Kamis (28/1) sekitar pukul 21.00, kondisi hujan deras hingga membuat air sungai meluap hingga ke jalan. “Berawal di sekitar tanah plengsengan yang baru dua bulan dibangun oleh kepala desa, tanda-tandanya mulai tergerus air sungai dan akhirnya ambrol,” kata Buang, Jumat (28/1). Sekitar pukul 23.15, sambung Buang, badan jalan sudah terkikis air dan satu jam kemudian jembatan penghubung antara dua dusun yang sudah berumur 23 tahun itu benar-benar ambrol. “Jembatan yang dibangun pada 1998 sepanjang 5 meter dengan lebar 2,5 meter itu, tidak kuat karena tebing sisi kiri dan kanannya ambrol lebih dulu akibat terkikis air sungai serta hujan lebat sejak beberapa hari terakhir,” beber Buang. Buang menambahkan, sebenarnya di sisi kiri di bawah jembatan tersebut telah dibangun plengsengan dengan pondasi

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Jembatan Penghubung Dua Dusun Ambrol

Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin meninjau jembatan ambrol dan memberi arahan kepada personelnya.

baru. Jika tidak dibangun plengsengan, imbuh Buang, mungkin sudah ambrol pada hujan awal pekan lalu akibat arus air sungai begitu besar hingga tidak mampu menahannya. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan tersebut sebab merupakan akses yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari. “Jembatan ini bukan hanya penghubung dua dusun, tapi juga lintasan untuk kepentingan pendidikan dan perekonomian warga ke sekolah dan sawah,” bebernya.

Buang mengatakan, bahwa di jembatan yang ambrol tersebut telah ditinjau oleh Dandim 0824 Jember, perangkat desa, dan Muspika Pakusari. “Alhamdulillah pihak pemerintah sudah meninjau lokasi yakni Dandim Letkol Inf La Ode M Nurdin dan Muspika Pakusari untuk melihat kondisi kerusakan jembatan,” tuturnya. Sementara La Ode M Nurdin di lokasi menuturkan, agar tidak membahayakan semuanya untuk sementara warga diminta memindahkan hewan ternaknya agar lebih aman dan jalan menuju jembatan yang

ambrol juga ditutup. “Kami segera berkoordinasi dengan pihak terkait. Mulai BPBD, dan juga stakeholder lainnya. Anggota kodim pun dikerahkan dan bergotong- royong bersama warga membersihkan lumpur atau tanah supaya tidak bertambah melebar ke permukiman, “ terang La Ode. Mantan Dandim 0831 Surabaya Timur itu menambahkan, langkah pertama adalah antisipasi terlebih dahulu agar tidak ada korban jiwa, dan mencegah kerusakan lain imbas ambrolnya jembatan itu terutama merembet ke rumah warga. (edy/nov)

Bapak-Anak Tewas masih meminta keterangan ke beberapa saksi terkait kejadian tersebut serta mengamankan barang bukti. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar SIK MH menyampaikan, tragedi berdarah itu melibatkan dua kelompok yaitu kubu Mujiono (2 orang) dan Toyib (3 orang). “Melibatkan lima orang dari dua kubu,” ujarnya usai mengolah TKP.

Polisi Bekuk Buron Curanmor Sidokapasan Menurut Sukram, tersangka mencari sasaran diduga bersama temannya mengendarai motor. Hingga keduanya beraksi saat berada di Jalan Sidokapasan IV, karena melihat motor korban yang diparkir di depan rumah. Melihat kesempatan itu, Aswin selekasnya turun menghampiri motor tersebut dan mengotak-atiknya sambil mengawasi keadaan. Setelah situasi sekitar aman, dia langsung merusak kunci setir menggunakan kunci T. Setelah berhasil keduanya langsung kabur. Sedangkan korban mengetahui motornya raib ketka akan berangkat kerja. Sumitro kaget lantaran Scoopy-nya raib di depan rumah. Korban sempat bertanya ke tetangga sekitar, namun hasilnya nihil. Selanjutnya ia melapor ke Mapolsek Simokerto.

Sopir Boks Edarkan SS Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian mengatakan, penangkapan bermula anggota yang mendapat informasi jika tersangka selain menjadi sopir juga mengedarkan narkotika jenis sabu. Berbekal petunjuk itu, petugas lantas melacak keberadaan Mulyadi. Ternyata sopir itu sedang menuju ke wilayah Gresik dengan membawa barang buktinya. Anggota kemudian membuntuti mobil yang disopiri Mulyadi, hingga ke SPBU Menganti dan

Hampir Tersesat “Kenapa gue mesti menikah sama mantan gue itu karena anak ini, tapi beda agama dan gue disuruh masuk ke agama mereka, sementara gue nggak mungkin banget pindah agama, jadi benar-benar dilema. Di sisi lain, gue nggak mau anak gue hidup tanpa bapak. Tapi di sisi lainnya gue nggak bakal bisa ninggalin agama gue. Jadi benar-benar galau banget,” ujar Irene dalam video. “Memang itu perbuatan yang salah hamil di luar nikah tapi itu percuma juga untuk gue sesali karena sudah terjadi,” lanjutnya. Irene Agustine merasa hidupnya hampir tersesat karena mantannya. Ia pun mengaku selama ini berjuang sendiri dari biaya hamil sampai merawat anaknya. “Gue banyak makan hati sama bapaknya anak gue ini. Biaya lahiran gue, hidupin anak gue, karena dia waktu itu baru kelar skripsi. Dia sempat nggak mau tang-

Imbuh Hendri Umar dari kejadian tersebut mengakibatkan dua orang meninggal. “Saya sudah cek kondisi korban dan juga pelakunya yang masih berada di rumah sakit,” terangnya. Kapolres menambahkan, ketiga orang yang menjalani perawatan tersebut rencananya akan dirawat di satu lokasi, yaitu di RS Kanjuruhan. Ini untuk

Sambungan dari halaman 1

Polisi setelah mendapatkan laporan, merespons dengan mengecek ke lokasi dan meminta keterangan korban. Hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi pelakunya yakni Aswin. Anggota lalu melakukan penyelidikan dan mendatangi rumah Aswin, namun hasilnya nihil. Ternyata diketahui, Aswin mengontrak rumah di kampung Krajan, Krian, Sidoarjo. Tanpa perlawanan, tersangka diamankan dan mengakui semua perbuatannya. Polisi juga menyita Scoopy hasil curiannya di lokasi tersebut. Pengakuan Aswin kepada penyidik, dirinya baru kali pertama mencuri motor. Rencananya kendaraan itu akan dijual. Sialnya belum sempat terjual, ia lebih dulu diringkus petugas. “Maunya saya jual Pak. Masih menunggu kabar dari seseorang,” ujarnya di mapolsek. (rio/nov)

memudahkan pemantauan dan selanjutnya apabila sudah memungkinkan maka akan dimintai keterangan. “Dipantau kondisinya dan kalau sudah membaik akan dimintai keterangannya,” katanya. Lanjut Hendri Umar, di-

duga pemicu kejadian itu adalah soal tanah bengkok. Sebenarnya masalah tersebut sudah terselesaikan. Tapi entah karena apa tiba-tiba kembali memuncak. Waktu itu, terang kapolres, Mujiono dan Irwan sedang member-

sihkan di lahan desa setempat. Diduga, tanah tersebut merupakan area yang sedang disengketakan. Tak berapa lama, Mujiono dan anaknya didatangi tiga orang. Selanjutnya mereka terlibat perselisihan sehingga me-

Sat PJR Hadang Mobil Pencuri Fiber Optik fiber optik. Keduanya dihadang petugas saat mengendarai mobil jenis Avanza warna putih A 1755 RI. Kedua pelaku berikut barang bukti selanjutnya dibawa ke Mako Sat PJR Polda Jatim untuk dilakukan pemeriksaan awal. Saat dikonfirmasi, Kasat PJR Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi membenarkan penangkapan terduga pelaku pencuri kabel fiber optik tersebut. Dwi menyebut, terduga pelaku dan barang bukti saat ini sudah diserahkan ke Polres Blitar Kota. “Iya, diamankan tadi pagi sekitar pukul 10.30. Ditangani Polres Blitar Kota. Langsung konfirmasi ke polres ya. Saya

Sambungan dari halaman 1

Avanza A 1755 RI milik terduga pelaku diamankan petugas di KM 646/B tol Nganjuk-Madiun.

hanya bantu amankan. Saya nggak monitor kelanjutannya karena sudah diserahkan,” kata Dwi Sumrahadi.

Dwi menjelaskan, penangkapan terhadap terduga pelaku pencurian tersebut dilakukan setelah Sat PJR Polda Jatim

Tak Diberi Uang, Ancam Bunuh Diri Sambungan dari halaman 1 langsung menyergapnya. Penangkapan itu membuat tersangka kaget. “Saat digeledah, kami menemukan dua poket sabu seberat 2,39 gram yang diakui miliknya,” ungkap Memo, Jumat (29/1). Pengakuan Mulyadi kepada penyidik, barang haram tersebut dibeli dari seorang pengedar yang dihubungi melalui HP dan diranjau di suatu tempat yang telah ditentukan. “Saya tidak kenal orangnya karena diranjau Pak. Rencananya sabu akan saya jual lagi ke teman-teman,” terang Mulyadi. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 gung jawab, mau gugurin Val,” tutur Irene. “Gue waktu itu hampir tersesat karena hampir nikah dengan orang yang beda agama, kayak sia-siain gue. Gue yang kerja,” sambungnya. Setelah galau karena batal nikah dan anaknya tak diurus mantan, Irene Agustine bersyukur bisa bertemu Bimo PD, seorang YouTuber dengan Channel Picky Picks. Ia merasa Bimo adalah jawaban Tuhan atas doanya. “Intinya gue bersyukur banget atas keisengan DM yang bikin gue ternyata temukan jodoh gue yang sebenarnya. Ternyata Allah jawab doa gue ketemu laki yang mau besarin anak gue. Bimo perlakukan anak gue kayak anak dia sendiri,” kata Irene. Irene Agustine pun kini telah dinikahi Bimo PD pada Agustus 2020 di Jambi. Saat ini ia juga tengah menantikan anak keduanya. (dth/nov)

mancing perang mulut. Sama-sama ngotot dan membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit, carok pun tidak dapat dihindari. Mujiono dan Irwan akhirnya tewas, sedangkan tiga musuhnya juga menderita luka bacok. (ari/nov)

FOTO: MEMO RANDUM/DANNY

Ia menyebut, keterangan dari masyarakat peristiwa itu melibatkan lima orang yaitu dua lawan tiga. “Ada dua yang meninggal. Mujiono bersama anaknya, Irwan, tewas,” tandasnya. Sementara, tiga orang lain mengalami luka dan kini menjalani perawatan medis di rumah sakit terdekat. Kini, anggota Polres Malang juga

Sambungan dari halaman 1

untuk mengunjungi rumah keluarganya di Malang tidak memperoleh izin suaminya. Terlebih, saat dimintai uang saku, korban hanya diberi uang senilai Rp 50 Ribu. “Korban ini minta izin ke suami untuk berkunjung ke keluarga di Malang. Oleh suami tidak diperbolehkan dan hanya mendapat uang saku Rp 50 ribu. Akhirnya dia nekat mengancam bunuh diri,” kata Kanitreskrim Polsek Wonokromo Ipda Arie Pranoto, kemarin Jumat (29/1)petang.

Arie menjelaskan, kejadian itu bermula sekitar pukul 09.30. Saat itu, salah satu pengguna jalan mendapati korban berdiri di perlintasan dengan posisi menghadang kereta. Saksi tersebut kemudian melaporkan penemuan itu ke anggota Dishub yang dilanjutkan ke pihak kepolisian. Petugas kemudian berusaha membujuk korban untuk menjauh dari perlintasan tersebut. Namun, upaya petugas tidak membuahkan hasil. Dia tetap bersikukuh

Diperkenalkan sebagai Calon Istri saat Kelas Satu SMP Intan adalah teman sekolah Berli. Entah bagaimana awalnya, Suparlan hanya mengetahui bahwa anaknya itu amat dekat dengan Intan. Saat memperkenalkan temannya tersebut, Berli bahkan menyebut Intan sebagai pacar. Bayangkan lagi, mereka masih kelas satu SMP. Kata wong Jowo, isih umbelen. “Kenalkan, Pa, Ma. Intan, pacar Berli,” kata Berli waktu itu. “Pacar?” tanya istri Suparlan, sebut saja Yani. “Ya, Ma. Calon istriku,” kata Berli tegas. Mendengar jawaban itu tentu saja Parlan dan Yani kaget. Yani bahkan sempat hendak emosi. Untung Parlan berhasil mencegahnya dengan memberikan bahasa isyarat. Parlan malah bertanya lembut kepada pasangan remaja tersebut, “Kalian serius?”

“Serius, Pa,” jawab Berli cepat. Parlan mengalihkan pandangan ke arah Intan dan mengangkat alis. “Ya, Pa. Intan serius. Kami akan membuktikannya,” jawab Intan tak kalah tegas. Dan tak kalah cepat. Pernyataan mereka bahkan dikuatkan gesture Berli memegang telapak tangan Intan, yang dibalas Intan dengan meremas tangan Berli. Mereka saling meremas. Cie… cie… “Buktinya apa?” “Kami akan belajar keras,” kata Berli. “Ya. Kami akan membanggakan Papa dan Mama,” sahut Intan yang menyebut Parlan dan Yani dengan sebutan papa dan mama seperti Berli. Bukan om dan tante. Yani yang awalnya sempat hendak emosi akhirnya malah tersenyum. “Baiklah. Papa-Mama akan catat dalam hati dan menunggu hasilnya,” tutur Yani, kemudian balik badan ke belakang. Melanjutkan

mendapat informasi dari Polres Blitar Kota bahwa ada terduga pencuri mobil lari ke jalan tol. Dari sana, petugas langsung melakukan penghadangan dan memberhentikan mobil yang dikemudikan terduga pelaku di KM 646/B tol Kertosono-Madiun. Setelah berhasil diamankan, terduga pelaku langsung dibawa ke mako bersama barang bukti untuk dilakukan pemeriksaan awal, sebelum akhirnya diserahkan ke Polres Blitar Kota. “Untuk lebih jelasnya, bisa konfirmasi langsung ke Polres Blitar Kota. Ke kasatserse,” pungkas Dwi Sumrahadi. (fdn/ nov)

Sambungan dari halaman 1 untuk menabrakkan diri. “Setelah itu, anggota menjemput keluarga korban untuk dilakukan mediasi,” lanjut Arie. Mengetahui keluarganya tiba di lokasi, korban pun akhirnya bersedia untuk turun dari perlintasan kereta api. “Setelah berhasil dibujuk, korban ditenangkan oleh petugas hingga kembali diajak pulang oleh suaminya. Kami sudah nasehati agar tidak mengulangi lagi,” pungkas Arie Pranoto. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 rencana cuci-cuci. Sejak itu mereka tidak pernah terpisahkan. Ke mana-mana selalu bersama. Bahkan ketika berlibur bersama keluarga. Tiap Idul Fitri, misalnya, Intan selalu mengikuti keluarga Berli pulang kampung ke Manado. Sebaliknya, setiap tahun baru Berli mengikuti liburan keluarga Intan yang tidak pernah abstain ke luar negeri. Suatu waktu keliling Eropa. Kali lain ke Singapura, ke Hong Kong, dan Tiongkok. Dll. Dsb. Dst. Kedua orang tua Berli dan Intan tidak pernah ragu melepas keduanya meski hanya berdua. Mereka memang terbukti selalu bisa memegang erat komitmen. Terutama kepada orang tua. Tapi, kepercayaan itu mulai goyah ketika Parlan memergoki Berli mendaratkan bibirnya ke bibir Intan.Hluk... (bersambung)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SABTU LEGI, 30 JANUARI 2021 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA

Elf Tabrak Motor, 1 Tewas dan 5 Luka Eko Mardiana

Naik, Angka Kemiskinan di Tuban

Kanit Laka Lantas Polres Lamongan, Iptu Dirman mengatakan, kejadian ini berawal ketika angkutan umum minibus berjenis Elf dengan nopol S 1072 UA membawa penumpang sebanyak empat orang yang melaju dari arah barat ke timur atau dari arah Bojonegoro menuju Lamongan. Ketika itu, lanjut Dirman, Elf yang disopiri oleh Sunapasir (45), warga Kecamatan Baureno, Bojonegoro, diduga baut setirnya lepas. Pada saat yang sama, dari arah berlawanan melaju Kundrini (61), warga Desa Prigi, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, yang mengendarai motor bernopol KH 3397 FO sambil membawa bebek. "Karena tak bisa menguasai kemudi, mobil kemudian oleng ke kanan dan langsung menabrak motor yang ada di depannya," kata Kanit Laka Iptu Dirman. Usai menabrak pemotor,

Elf yang terguling di Jalan Poros Lamongan-Bojonegoro usai menabrak motor dan pohon.

jelas Dirman, Elf belum berhenti dan masih berjalan. Elf pun baru bisa berhenti setelah menabrak pohon yang ada di depannya. Kemudian Elf terguling ke badan jalan.

"Akibat kejadian ini pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian dengan kondisi luka parah di bagian kepala dan patah tulang," jelas Iptu Dirman.

Selain itu, ada lima korban lainnya yaitu penumpang dan sopir. Mereka adalah Sunapasir sang sopir Elf tersebut, Yusuf (55), Misbachul Anam (31), Djaelani (53), dan Munasri (47).

"Korban saat ini sudah kami evakuasi. Untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan, kami juga melakukan olah TKP," pungkasnya. (tri/har/udi)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ JIHAN

Tuban, Memorandum Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tuban menunjukkan bahwa persentase kemiskinan di akhir 2020 mengalami peningkatan tmencapai 15,91%. Pada 2019, tingkat kemiskinan hanya mencapai 14,8%. Hal ini menjadikan Kabupaten Tuban masuk peringkat nomor 5 daerah termiskin dari 38 Kabupaten/kota se-Jawa Timur. Ketua BPS Kabupaten Tuban Eko Mardiana mengungkapkan faktor presentase kemiskinan meningkat bisa dipicu oleh kebutuhan pangan yang meningkat juga. “Orang dikatakan miskin mana kala tidak bisa memenuhi kebutuhan dasar. Kalau untuk ukuran BPS dilihat dari makanan, sudah memenuhi kategori 2.100 kalori. Jadi garis penentunya adalah ketika masyarakat hanya bisa memenuhi di bawah kategori tersebut, maka bisa dikatakan miskin,” ungkap Eko Mardiana, Jumat (29/1). BPS Kabupaten Tuban melakukan survei dua kali dalam setahun, sesuai dengan contoh yang sudah di tentukan. “Kami ada tim survei yang jalan di rumah-rumah, menanyakan pengeluaran pendapatan. Baik itu makanan maupun non makanan, dan kondisi tempat tinggal,” bebernya. Selain itu, Eko Mardiana juga mengatakan tidak hanya di Kabupaten Tuban saja, melainkan kabupaten dan kota lain se Jawa Timur juga mengalami peningkatan. Untuk 2021, pihaknya baru melakukan perencanaan penerimaan tim survei. Pada Maret -April dilakukan pelatihan untuk tim survei. Setelah itu baru proses pendataan atau survei ke rumah-rumah sesuai dengan contoh. "Akhir Desember kami presentasekan kembali. Apakah untuk tahun ini mengalami peningkatan atau penurunan,” terang Eko Mardiana. Eko sapaan akrabnya juga berharap, semoga 2021 ini angka kemiskinan mengalami penurunan dan masyarakat bisa memenuhi kebutuhan dengan baik. (cw1/har/udi)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ YOGA

Lamongan, Memorandum Kecelakaan maut terjadi di jalur poros nasional Lamongan-Bojonegoro, turut Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat, Jumat (29/1) siang. Angkutan umum berjenis Elf menabrak motor yang mengakibatkan satu tewas dan lima luka-luka.

Suasana silaturahmi bupati dan wabup terpilih dengan kepala OPD.

Polisi meninjau lokasi jebolnya tanggul terkena ombak.

Diterjang Ombak, Tanggul Pantai Ngemboh Rusak Gresik, Memorandum Ombak besar melanda pesisir utara Kabupaten Gresik beberapa hari terakhir. Akibatnya, tanggul penghalang dan aspal jalan di Pantai Ngemboh, Kecamatan Ujungpangkah, mengalami rusak parah, Kamis (28/1) malam. Tembok yang terbuat dari beton semen itu tak kuat menahan kuatnya terjangan ombak. Beton itu pun rusak hingga terseret. Bongkahan beton itu berserakan dengan ukuran besar. Kapolsek Ujungpangkah AKP Sujito melalui Kanitreskrim Aipda Yudi Setiawan mengatakan, angin laut yang besar membawa ombak pasang yang menerjang pesisir pantai Desa Ngemboh. Akibat rusaknya tembok penghalang, air rob hingga menggenangi jalan raya penghubung Panceng-Ujungpangkah. "Aparat kepolisian sudah meninjau ke lokasi. Tembok penghalang ombaknya rusak dan aspal jalan ikut mengelupas," tuturnya, Jumat (29/1). Diperkirakan, ketinggian ombak mencapai tiga meter. Ditambah terpaan angin kencang, ombak semakin mengganas. Beruntung, ombak tidak sampai menghantam pemukiman warga sekitar. Tembok yang rusak panjangnya sekitar 20 meter. Hal ini perlu segera diantisipasi dan diperbaiki oleh pihak terkait. Apa lagi angin kencang dan ombak tinggi diperkirakan masih akan terjadi hingga akhir Januari ini. Bisa-bisa air laut masuk ke pemukiman warga jika tembok penghalang tidak ada perbaikan. Sementara itu, Kepala BPBD Gresik Tarso Sagito membenarkan adanya ombak besar dan angin kencang di pesisir utara Kota Pudak. Ia menjelaskan besarnya ombak hingga menggenangi dan merusak aspal jalan raya. "Air pasang naik meluber ke atas tanggul jadi menggenangi jalan sekitar. Hingga aspal jalan mengelupas. Sejauh ini kami masih menunggu laporan dari camat setempat," katanya.(and/har/udi)

Gresik, Memorandum Bupati Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani mengundang seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) ke kediamannya, Dusun Serambi, Desa Krembangan, Kecamatan Kebomas Gresik, Jumat (29/1). Undangan tersebut dalam rangka menjalin silaturahmi dan mensinergikan nawacita. Dalam acara, Fandi Akhmad Yani mengajak seluruh kepala OPD untuk saling berkolaborasi menyusung Gresik yang lebih baik. Salah satu yang menjadi konsentrasi Fandi, ialah permasalahan banjir Kali Lamong dan pelayanan PDAM. "Mari mulai dari banjir Kali Lamong.

Maaf bu dirut PDAM, PDAM ini tidak dijadikan sumber pendapatan tapi pelayanan, " terangnya. Ia juga menekankan bahwa jajaran kepala OPD tidak perlu merisaukan terkait gesekan pemilu di Pilkada yang lalu. "Yang sudah ya sudah, pilkada sudah selesai, " tandasnya Dalam acara tersebut, Fandi tampak bugar dengan memakai baju batik berwarna coklat. Sebelumnya, bupati terpilih tersebut diketahui sempat terpapar Covid-19 tanpa gejala. Ia mengaku tidak merasakan apa-apa saat terkonfirm Covid, namun setelah dicek positif. "Saya sudah alumni Covid, alhamdu-

lillah sudah sehat," kata dia. Ia juga mengaku melakukan isolasi mandiri sejak 25 Desember lalu hingga tahun baru."Saya sudah hampir satu bulan meng off kan acara, isolasi mandiri di rumah, " tambahnya. Sementara itu, wabup terpilih Aminatun Habibah juga hadir di sana, kembali menegaskan pentingnya menjaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Selain itu ia mengajak seluruh kepala OPD untuk sama-sama memberikn tenaga dan fikiran untuk Kabupaten Gresik yang lebih baik. Memiliki latar belakang sebagai mantan kepala sekolah, membuat Aminatun mengenal keresahan pelajar di Gresik

utamanya bagi lulusan SMK. Karena itu ia mengajak seluruh kepala OPD untuk membantu memberikan akses bagi para lulusan SMK/SMA agar mendapatkan lapangan pekerjaan. "Kita masih banyak tugas. Salah satunya memberdayakan lulusan SMK dan SMA, " terangnya Dalam acara tersebut hadir pula Plt Sekda Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno. Ia berpesan kepada para jajaran OPD agar selalu bersinergi, siapapun pemimpinnya. Juga turut hadir istri bupati Gresik Sambari Halim Radianto. Sedangkan Sambari sendiri tidak bisa hadir dikarenakan sedang dalam masa pemulihan. (han/har/udi)

Wabup Berharap Polres Gresik Jadi Tipe A Gresik, Memorandum Gedung baru Polres Gresik mulai dioperasionalkan. Bangunan tiga lantai di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo itu tampak megah dengan desain futuristik. Meskipun peresmian belum dilakukan, kegiatan-kegiatan korps Bhayangkara sudah mulai terlihat. Selesainya pembangunan gedung yang menelan biaya Rp 34 miliar itu mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Gresik Moh Qosim. Ia berharap adanya markas baru yang lebik baik, bisa membawa dampak yang baik pula. Bisa meningkatkan kerja-kerja korps baju coklat tentunya dalam melaksanakan program kepolisian. Di sisi lain dalam rangka mendukung program pemerintahan. "Pemerintah Kabupaten Gresik bersyukur, mapolres baru akhirnya jadi. Harapan kami tentu saja kepolisian sebagai penegak hukum dapat semakin maksimal dalam memberikan penyuluhan, edukasi serta dalam mencegah dan mendi-

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ IST

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Jalin Silaturahmi, Bupati Terpilih Undang Kepala OPD

Gedung baru Mapolres Gresik.

siplinkan masyarakat tentang hukum," tutur Qosim beberapa waktu lalu. Qosim juga menyinggung soal polres tipe A. Status yang dielu-elukan akan disandang Polres Gresik. Bukan tanpa alasan, Kota Pudak merupakan penyangga ibu kota Jawa

Timur, Surabaya. Di samping faktor-faktor lainnya, seperti keberadaan industri dan sebagainya. "InsyaAllah, Gresik ini penyangga Surabaya. Sidoarjo juga sudah naik, maka insyaAllah Polres Gresik (statusnya, red) juga naik. Sehingga nanti

yang ditetapkan sebagai kapolres bukan lagi AKBP tapi K kombes. InsyaAllah, mohon doa restunya," tegas wakil bupati Gresik dua periode itu. Selama ini, Qosim menilai kinerja Polres Gresik juga sangat baik. Banyak prestasi yang diraih salah satunya

penghargaan Promoter. Selain melaksanakan tugas menjaga kondusifitas kamtibmas, keikutsertaan dalam penanganan Covid-19 juga menjadi catatan. Polres dinilai menjadi salah satu yang terdepan dalam upaya pencegahan. "Dalam penanganan Covid-19, Polres all out untuk mengamankan supaya warga masyarakat dapat dicegah dari penyebaran Covid-19. Dan sampai saat ini kondisinya masih baik, itu karena peran rekan-rekan kepolisian," tutupnya. Sementara itu, Jumat (22/1) lalu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto serta jajaran menggelar doa dan istighosah bersama ulama di Kota Pudak. Melalui istigasah dan doa bersama ini harapannya memberikan keberkahan dalam menggunakan fasilitas baru. Sehingga mampu dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kinerja kepolisian sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.(and/har/udi)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 30 Januari 2021 by memorandum - Issuu