Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 2 September 2022

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

JUMAT LEGI, 2 SEPTEMBER 2022

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 5.000,-

TERSANGKA DUGAAN PENYEKAPAN KARYAWAN, TAK DITAHAN

Lima Sekawan Oleh: Dahlan Iskan

T

IGA periodenya sudah tidak ada masalah. Tapi kondisi negaranya lagi bermasalah. Pertumbuhan ekonominya terus menurun. Masa keemasan pertumbuhan itu sudah lewat. Pandemi Covid tidak kunjung selesai: tiga hari lalu pun kota sebesar Chengdu  Bersambung ke halaman 11 

PENGAMAT HUKUM: DIRUT MERATUS DIISTIMEWAKAN Surabaya, Memorandum Tidak ditahannya Dirut PT Meratus Line SR oleh Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak meski berstatus tersangka dalam perkara dugaan penyekapan karyawan, mematik reaksi pengamat hukum Abdul Malik.

Kalau itu (pemahanan) tidak dilakukan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak, saya pastikan ini ada yang tidak beres. Kita bicara begini, bicara fakta hukum. Jangan orang yang punya uang, diistimewakan. Tapi orang orang yang tidak punya uang, ditahan,”

Menurut Malik, melihat ancaman hukuman yang lebih dari lima tahun, harusnya tersangka ditahan. Malik pun menyimpulkan bahwa polisi tidak serius dalam menangani kasus tersebut. “Saya melihat penanganan

Abdul Malik Pengamat Hukum

PT Meratus Line ini tidak serius. Ini kasusnya penyekapan ancaman hukunanya lebih dari 5 tahun, itu wajib dijemput paksa dan ditahan,” tegas Malik, Kamis (1/9). Ia melihat Dirut PT Meratus SR diistimewakan dalam pena-

“Kalau itu (pemahanan) tidak dilakukan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak, saya pastikan ini ada yang tidak beres. Kita bicara begini, bicara fakta hukum. Jangan orang yang punya uang, diistimewakan. Tapi orang orang yang tidak punya uang, ditahan,” tegasnya. Terkait permintaan SR penundaan pemanggilan karena alasan keluar kota ada kegiatan, Malik menegaskan bahwa polisi

FOTO: ISTIMEWA

Abdul Malik

nganan kasus ini. Sebab tidak dilakukan penahanan.

 Bersambung ke halaman 11 

Nita Gunawan

Pindah Agama Nama Nita Gunawan sempat menarik perhatian publik setelah rumor yang menyebutkan dirinya yang menjadi selingkuhan Raffi Ahmad. Meski tak terbukti, pascakabar heboh tersebut membuat publik penasaran dengan kehidupan pribadi Nita Gunawan. FOTO: MEMORANDUM/JAKA

T

ermasuk tentang agama yang dianut oleh Nita Gunawan. Terbaru Nita Gunawan mengungkap kepercayaan yang dianutnya di hadapan

Terdakwa Kurtubi mendengarkan putusan melalui video call di PN Surabaya.

Perkosa LC, Oknum Satpol PP Divonis 1 Tahun Penjara

 Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Jatim AKBP Sinwan didampingi Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Lintar Mahardono menunjukkan terduga pelaku dan barang bukti gula rafinasi.

Polda JaƟm Libas Sindikat Penggelapan Gula Rafinasi

Diaksinya itu, dua terduga pelaku terekam closed circuit television (CCTV) berhasil menggasak Honda Vario L 4938 YG, milik Teguh (20), warga Jalan Manukan Kulon. Atas kejadian itu, korban kemu-

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Surabaya, Memorandum Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya memvonis 1 tahun penjara terhadap Kurtubi, terdakwa kasus asusila terhadap ladies company (LC) di sebuah rumah karaoke. Oknum anggota Satpol PP Kecamatan Semampir ini dinyatakan terbukti bersalah melakukan pemerkosaan saat korban tak sadarkan diri. “Mengadili, menyatakan terdakwa Kurtubi terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan pencabulan pada wanita yang bukan istrinya. Menjatuhkan terdakwa dengan pidana 1 tahun kurungan penjara,” kata Suswanti saat membacakan amar putusan di Ruang Garuda, PN Surabaya. Kamis (1/9). Mendengar hal itu, Kurtubi mengaku menerima putusan tersebut. Begitu juga dengan jaksa penuntut umum (JPU) Suparlan.

 Bersambung ke halaman 11 

Aksi kedua terduga pelaku terekam CCTV di Warkop Si Boy di Jalan Raya Bumi Tengger, Benowo.

 Bersambung ke halaman 11 

TEMUKAN TRUK TANPA MUATAN Surabaya, Memorandum Anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim melibas sindikat penggelapan gula rafinasi (peruntukan industri). Total, tujuh orang diamankan

dan ditetapkan sebagai tersangka. Mereka masing-masing AS (39); SS (28); NA (38); SY(45); HS (29); TJ (28); dan JR (40). Dalam kasus itu, tujuh terduga pelaku memiliki peran ma-

sing-masing. AS, sopir sekaligus yang memiliki ide. Dia dibantu SS mengantar truk muatan gula industri itu ke kawasan Ngawi untuk dibongkar. Sedang NA, bertugas memberi perintah ke

SY dan HS untuk membongkar muatan. Di Ngawi, TJ dan JR, sebagai penadah gula tersebut. Kedua Bersambung ke halaman 11 

Bandit Curanmor Terekam CCTV Satroni Warkop Si Boy

Sempat Pesan Kopi dan Es Surabaya, Memo Memorandum Dua bandit motor menyatroni warung kopi (warkop) Si Boy, Ray Bumi Tengger, di Jalan Raya Me Benowo. Mereka berpura-pura pe menjadi pengunjung warkop sempa pesan kopi dan es dan sempat b sebelum beraksi.

Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

Persebaya vs Bali United

Polrestabes Kerahkan 2.809 Personel Suraba Memorandum Surabaya, Pol Polrestabes Surabaya mengerah ngerahkan 2.809 personel dalam pen pengamanan pertandingan Perseba Persebaya menjamu Bali United di Stad Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), JJumat (2/9). Pen Pengamanan berlapis akan diterapk diterapkan guna mengantisipasi adanya oknum penonton yang tidak bertiket, b yang mencoba

menerobos barikade polisi untuk bisa masuk ke stadion. Menurut keterangan Kasi Humas Polrestabes Surabaya Kompol M Fakih, bahwa pengamanan dilaksanakan sebelum dan sesudah pertandingan. Personel disiagakan di jalur yang dilalui suporter agar berjalam aman dan kondusif, baik di dalam maupun di luar stadion.

“Pengamanan nanti kepolisian mengerahkan 2.809 personel gabungan baik dari Polrestabes Surabaya maupun Brimob Polda Jatim,” kata Fakih. Ada tiga filter petugas kepolisian yang akan disiagakan. Yakni pertama di jalan masuk stadion hingga sampai ke pintu masuk stadion akan dilakukan pengecekan secara berlapis.

Jika nantinya ditemukan ada yang memaksa masuk tanpa tiket pasti akan ketahuan petugas. Pihaknya juga akan tetap memeriksa barang bawaan suporter yang dilarang dibawa ke dalam stadion. “Kami akan lakukan pengecekan di setiap akses hingga yang masuk hanya yang memiliki tiket. No ticket no game,” jelas Fakih. (rio/fer)

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Kompol Moch Fakih

Istri Pembawa Bahagia dan Istri Pembawa Bencana (4) - Meng, PDI-P dan PKB bersaing ketat rebut simpati rakyat.

Dikabari Istri Sedang Hamil, Hanya Plonga-Plongo

- Kurang ketat? Ajak penyanyi dangdut cewek. Selain ketat, biasanya juga mini.

Puncak kengerian Tejo terjadi suatu sore, ketika Nunung menyampaikan berita penting. Bagi Nunung, ini berita yang diyakini bakal menggembirakan Tejo. Berita yang sudah lama ditunggu-tunggu.

Si Mameng (Tukang sawer)

Dengan bangga Nunung menunjukkan surat dokter bahwa dirinya hamil. Dia menyampaikan berita ini sambil melonjak-lonjak gembira. Dia ciumi aku. Dia peluk aku,” tutur Tejo. Raut wajah sedih tampak

pada ekspresinya. Tapi, Tejo diam saja. Dia tak mampu merespons lebih dari itu. Sebab, respons spontan malah bakal menjadikan dirinya  Bersambung ke halaman 11 

ILUSTRASI: ISTIMEWA

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 2 September 2022 by memorandum - Issuu