Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 2 Mei 2023

Page 1

SAKSIKAN TAYANGAN POLISI KITA, DUNIA KRIMINAL, DAN KOTA KITA DI

MEMORANDUMTV SELASA PON, 2 MEI 2023

memorandumredaksi@gmail.com

memorandum.co.id

MemorandumTV & Memorandum Online

memorandum

memorandumonline & memorandumredaksi

memorandum

HARGA Rp 5.000,-

KAPOLRES TIDAK BISA UNGKAP KEMATIAN TAHANAN

MUNDUR ATAU

Presiden Partai Buruh Said Iqbal memberikan pernyataan di depan wartawan.

Ogah Koalisi dengan Parpol Pendukung Omnibus Law Partai Buruh Belum Putuskan Dukung Ganjar Jakarta, Memorandum Capres PDI-P Ganjar merespons Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, yang mengatakan pihaknya akan all out mendukungnya di 2024. Dia mengucapkan terima kasih atas dukungan tersebut. “Saya menyampaikan terima kasih,” kata Ganjar Pranowo. Ganjar mengatakan, terpenting membangun agenda soal isu buruh ke depan. Dia menuturkan agenda itu berkaitan dengan menciptakan keseimbangan bagi buruh dalam relasi industri. “Yang penting adalah membangun agenda bersama soal isu perburuhan ke  Bersambung ke halaman 2 

Celine Evangelista

Janda Sultan A

rtis Celine Evangelista bikin boh jagat maya belakangheboh ni. Saat tengah sakit, ia an ini. kan menyewa satu lanmemutuskan tai penuh rumah sakit untuk n penyakit pemulihan ritayang dideritanya. Kabar tersebut menarik perhatian warganet. Dari peristiwa ini, tak sedikit pula warganet yang memuji Celine bahkan memberikan julukan sultan untuk janda tiga anak itu. nda “Fix janda ulis sebuah sultan,” tulis agram yang akun Instagram diunggah ulang Celine, kutip okezone. seperti dikutip com. nggapi hal itu, Celine Menanggapi  Bersambung ke halaman 2 

DICOPOT Surabaya, Memorandum Kematian Abdul Kadir (42), tahanan narkotika di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak disoal keluarga. a. Sebab, terduga pelaku yang tewas dengan penuh luka di sekujur tubuhnya itu dianggap tak wajar oleh Sittiyah, istrinya. Keluarga pun melaporkan kejadian ini ke Bidang Propam Polda Jatim dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Hingga akhirnya, jenazah terduga pelaku asal Jalan Kapass ra Madya II ini dilakukan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara  Bersambung ke halaman  an 2

Keluarga Diperiksa Polda

KELUARGA Abdul Kadir masih menunggu hasil dari autopsi yang dilakukan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Terkait kasus ini organisasi masyarakat (ormas) Madura Asli (Madas) mendesak kinerja dari kepolisian dalam menuntaskan kasus ini. Jika tidak tuntas maka kinerja kepolisian perlu dipertanyakan dan bila perlu mencopot Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

Sittiyah, istri Abdul Kadir

Syamsul Arifin “Iya jelas (dicopot),” tandas Dewan Penasihat Ormas Madas Syamsul Arifin saat dikonfirmasi Memorandum, Senin (1/5).  Bersambung ke halaman 2

Tahanan Tanggung Jawab Penahan KASUS tewasnya AK menjadi kejanggalan bagi keluarga. Pasalnya, saat jenazah sampai rumah, istri korban, Sittiyah menemukan luka di kepala dan beberapa memar di sekujur tubuh. Praktisi hukum pidana Sunarno Edy Wibowo menyebut untuk membuktikan adanya penganiayaan di dalam tahanan tentu visum bahkan autopsi diperlukan. “Harus di forensik. Menurut saya ada kejanggalan ini. Tak wajar meninggalnya,” ujar Bowo,  Bersambung ke halaman 2 

M Sholehuddin

Sunarno Edy Wibowo

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Herlina

MAYAT WANITA HANGUS DI PINGGIR SAWAH

Tinggalkan 2 Anak Surabaya, Memorandum Duka mendalam dirasakan keluarga Pipiet Dian Lestari, mayat wanita yang ditemukan dalam kondisi sekujur tubuh hangus di pinggir sawah, Desa Tragah, Kecamatan Tragah, Bangkalan. Di mana pasca kejadian itu, dua anak perempuan yang masih kecil bersama neneknya di Jalan Ronggowarsito, Wonokromo. Korban meninggalkan dua anak dan setiap hari ikut neneknya dan sekolah di daerah Ronggo-

w warsito. “Karena meninggal akhirnya kedua anaknya ikut nen neknya dan juga juga ikut saya,” kata Septian, adik Pipiet D Dian Lestari saat ditemui Memorandum, Senin (1/5). Septian mengungkapkan, setiap harinya Pipiet sering k ke rumah orang tuanya. Terlebih kedua anaknya yang m masih kecil kerasan tinggal bersama neneknya. “Untuk almarhum Pipiet, kata Septian, kesehariannya h humoris. Setiap hari ke rumah ibunya menengok kedua aanaknya yang ikut neneknya,” jelasnya. Sebelumnya, tidak ada firasat apa-apa dengan kak kaknya (Pipiet). Begitu juga kehidupan rumah tangga  Bersambung ke halaman 2

Suasana rumah orang tua Pipiet Dian Lestari di Jalan Ronggowarsito.

Kebutuhan Hidup Ditanggung Istri, Suami Suka Jajan - Meng, Polres Perak komitmen ungkap secara benderang kematian tahanan narkotika. - Pasti karena berhenti bernapas. Pasti! Si Mameng (Tukang mandi jenazah)

Sejak awal Menuk (samaran) sudah tidak setuju suaminya, sebut saja Makelar (34), bekerja sebagai sopir antar-jemput terapis pijat di kawasan HR Muhammad.

Tapi Makelar tidak punya pilihan lain. Dia mengaku bosan menganggur sejak di-PHK dari pabrik alat-alat rumah tangga, tiga tahun lalu. “Aku khawatir Cak Lar katut purel. Sampeyan kan tahu sendiri mereka itu gimana,” keluh Menuk usai mendaftarkan gugatan cerai di Pengadilan Agama (PA) Surabaya, Jalan Ketintang Madya, beberapa waktu lalu. Sempat terjadi tarik-menarik antara Makelar dan  Bersambung ke halaman 2 

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 2 Mei 2023 by memorandum - Issuu