SAKSIKAN TAYANGAN POLISI KITA, DUNIA KRIMINAL, DAN KOTA KITA DI
MEMORANDUMTV KAMIS PAHING, 2 MARET 2023
memorandumredaksi@gmail.com nddum u reda d ks ksi@ i@gm gmai aill.co com m
memorandum.co.id memo me mora rand ndum um.co co.id id
MemorandumTV Memo Me mora rand ndum umTV TV & M Memorandum emor em oran andu dum m On Onli Online line ne
memorandum memo me mora rand ndum um
memorandumonline memo me mora rand ndum umon onliline ne & me memorand memorandumredaksi dum
memorandum
HARGA Rp 5.000,-
2 Residivis Curanmor Keok
Beraksi 11 TKP Surabaya, Memorandum Sering keluar masuk penjara tidak membuat MSH (23), warga Jalan Panggung, Pabean Cantikan; dan NR (22), warga Jalan Wonokusumo Lor, kapok. Buktinya, kedua residivis curanmor itu kembali dibekuk anggota Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya di daerah Sidodadi ketika mencari sasaran motor. “Setelah mendapatkan petunjuk profil dan keberadaan terduga pelaku, tim kemudian bergerak mengamankan terduga pelaku yang termonitor di Jalan Sidodadi,” kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana, Rabu (1/3). Selanjutnya, para terduga pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolrestabes Surabaya. Bersambung ke halaman 2 Dua dari tiga terduga pelaku digiring petugas di Mapolresta Sidoarjo.
PEMBUNUHAN WANITA GLAGAHARUM
MOTIF PERAMPOKAN Sidoarjo, Memorandum Motif pembunuhan Taslimah (57), wanita asal Desa Glagaharum, Porong, Sidoarjo, Januari lalu akhirnya terkuak. Aksi kedua terduga pelaku terekam CCTV.
Medina Dina
Kejutan B
iodata dan agama Medina Dina ramai dicari usai viralnya video dirinya diberi kejutan ulang tahun oleh Gading Marten. Dalam video tersebut, Medina Dina terlihat mendapatkan buket bunga dari Ariel NOAH yang merupakan idolanya. Menariknya seperti dikutip okezone.com, kejutan tersebut sengaja dipersiapkan oleh Gading Marten untuk merayakan ulang tahun Medina Dina yang jatuh pada 27 Februari kemarin. Akibat kemunculan video tersebut, Gading Marten dan Medina Dina kini dikabarkan tengah berpacaran. Penggemar FTV azab tentunya sudah tak asing lagi dengan sosok Medina Bersambung ke halaman 2
Dua dari tiga terduga pelaku yang diringkus Satreskrim Polresta Sidoarjo mengaku ingin menguasai harta istri dari WNA (warga negara asing) asal Austria tersebut. Ini dikuatkan dengan beberapa barang bukti yang dicuri ketiga terduga pelaku usai membunuh korban, antara lain satu tabung elpiji, uang korban Rp 225 ribu, TV
Dua terduga pelaku ditangkap di tempat berbeda. Satu ditangkap di Jawa Barat, satunya di rumah terduga pelaku di Tanggulangin. Satu terduga pelaku masih buron KOMBESPOL KUSUMO WAHYU BINTORO Kapolresta Sidoarjo LED, serta BPKB Scoopy. Namun, untuk motor sendiri gagal dicuri karena mereka tak menemukan kunci. Dikatakan Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro, bahwa terduga pelaku pembunuhan berjumlah tiga orang. Namun seorang lainnya masih buron. Bersambung ke halaman 2
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro menunjukkan barang bukti.
SINDIKAT NARKOTIKA MEDAN, BANDUNG, DAN SURABAYA
Hanya Rp 10 Ribu per Butir Ekstasi
Terdakwa Elly Herlina mendengarkan keterangan saksi dari Direktorat Narkoba Mabes Polri.
Surabaya, Memorandum Terdakwa Elly Herlina blak-blakan bahwa dirinya belum sempat menerima uang yang dijanjikan Moris saat mengirimkan ekstasi. Dengan janji diberi Rp 10 ribu per butir itu, Elly yang mengaku membantu teman tersebut tak bisa menyangkal saat petugas dari Direktorat Narkoba Mabes Polri meringkusnya di Jalan Lkr Baru, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. “Saya cuma dijanjikan uang jajan Rp 10 ribu per butirnya,” jawab Elly yang disidang online saat ditanya ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya Sudar, Rabu (1/3). Elly pun juga mengaku baru sekali menerima Bersambung ke halaman 2
LanƟk Kasi Intelijen dan Kasi Pidsus
Kajari Ingatkan Jaksa Tak Hidup Konsumtif Surabaya, Memorandum Kajari Surabaya Joko Budi Darmawan memimpin pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) kepala seksi intelijen (kasi intelijen) dan kepala seksi pidana khusus (kasi pidsus), Rabu, (1/3). Bersambung ke halaman 2
Pelantikan dan sertijab kasi pidsus dan kasi intelijen Kejari Surabaya.
Kisah Cinta Seorang Resepsionis Rumah Karaoke (3)
Dipesan Khusus Seorang Tamu yang Bersahaja - Meng, kirim ekstasi diupah Rp 10 ribu per butir. - Rp 10 ribu? Di penjara, mana cukup uang segitu untuk beli sebatang rokok? Si Mameng (Mantan napi)
Ada yang menarik perhatian Windy. Di antara para tamu ada seorang pemuda 26 tahunan. Dia tak banyak omong dan bertingkah seperti teman-temannya. Ketika pesan minuman, pemuda ini pun hanya minta segelas teh tawar panas.
Yang paling mengejutkan, sementara teman-temannya memilih ditemani purel-purel muda dan cantik, pemuda tersebut justru memilihnya sebagai teman duduk. “Ya, sekadar teman duduk saja, Mbak. Tak lebih,” katanya. Windy yang sebenarnya Bersambung ke halaman 2
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205