SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id
JUMAT WAGE, 2 JULI 2021
memorandumredaksi@gmail.com
HARGA Rp 3.500,-
TIM ANTIBANDIT TEMBAK 2 PELAKU CURANMOR SEMOLOWARU
S
INGAPURA seperti sengaja digunakan untuk mengejek kita. Terutama di saat Covid kita lagi menggila lagi. Singapura, kata media, akan menganggap Covid-19 sebagai flu biasa. Yang terkena Covid silakan mengatasinya sendiri-sendiri. Persis kalau Anda terkena flu. Beli obat sendiri ke toko obat. Lalu cukup meringkuk di rumah. Dua-tiga-empat hari. Sampai sembuh. Atau ke dokter sendiri dengan biaya sendiri –yang dalam hal Singapura pakai asuransi. Terserah dokternya: harus masuk rumah sakit atau cukup obat jalan.
Pada Oktober 2019, Rozy pernah diamankan anggota Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Dia disergap bersama tiga temannya, Nicolas, Edoardo, dan Jefri. Dalam kasus tersebut, mereka berhasil menggasak 17 motor di sejumlah lokasi. Di antaranya minimarket Pasar Kram-
pung dengan hasil Beat, Jalan Karang Empat hasil Honda Beat, rumah kos Jalan Bogen hasil Beat, Tropodo, Sidoarjo hasil Beat, Jalan Pacar kembang hasil Beat . Lokasi lain yakni minimarket Tambaksari Bersambung ke halaman 11
Setelah kami telusuri catatan kejahatan mereka, tersangka Fathqur Rozy pernah menjalani hukuman. Dia diamankan tim Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Sementara kasusnya kali ini, dia sudah beraksi 5 kali.
Kanitreskrim Polsek Sukolilo Iptu Zainul Abidin menginterogasi Fathqur Rozy Yudik Permana dan Fahmi Reza di mapolsek.
Pria Jatisrono Spesialis Curi HP Jemaah Masjid Surabaya, Memorandum Kebiasaan Sholikin mencuri HP membuatnya berurusan dengan pihak berwajib. Pria 47 tahun itu diamankan usai menjarah tas berisi barang berharga milik jemaah Masjid As Shodikin, Jalan Wonorejo III, pertengahan Juni lalu. Selanjutnya, warga Jalan Jatisrono Barat Gang V itu digelandang ke Mapolsek Tegalsari untuk proses penyidikan. “Kami berkoordinasi dengan takmir masjid untuk mengaman-
Bersambung ke halaman 2
Fahmi (kanan) adik kandung tersangka Fairus didampingi penasihat hukum Abdul Salam (pakai peci).
KELUARGA MINTA PENANGGUHAN PENAHANAN
Petugas damkar berupaya memadamkan si jago merah yang membakar warkop milik Minto.
GEGARA KORSLETING
Tersangka Penganiaya ART Menderita Gangguan Jiwa
Bersambung ke halaman 11
-
-
Meng, soal PPKM darurat, DPRD Surabaya menyatakan pedagang harus tutup pukul 20.00 atau tidak jualan sekalian. Tapi keluargaku nggandol Sampeyan yo Cak/Yuk?!
Si Mameng (PKL)
Surabaya, Memorandum Warung kopi (warkop) milik Minto di Jalan Tambak Langon ludes dilahap api. Penyebab kebakaran diduga korsleting listrik. Kejadian pada Rabu (30/6) sekitar pukul 20.49. Bersambung ke halaman 11
Surabaya, Memorandum Pihak keluarga tersangka Firdaus Fairus, penganiaya asisten rumah tangga (ART) Elok Anggraeni Setyawati meminta penangguhan penahanan kepada Kejari Surabaya. Tujuannya agar wanita kelahiran 26 Juli 1968 itu men Bersambung ke halaman 11
Rumah milik Naduroh di Jalan Tenggilis Gang VII dijilati api pada Kamis sore (1/7).
Judi Sabung Ayam Pragoto Digerebek Surabaya, Memorandum Anggota Reskrim Polsek Kenjeran menggerebek arena judi sabung ayam di depan gudang plastik Jalan Pragoto. Tiga pejudi ikut diamankan. Mereka adalah Harno (53), warga Jalan Pragoto, Hasyim (34), warga Jalan Kapas Baru, dan Zainal (38), warga Jalan Pegirikan. Dirasa cukup bukti, ketiga tersangka lalu digiring ke Mapolsek Kenjeran guna diproses hukum lebih lanjut. “Sebenarnya yang berjudi banyak ada belasan. Tapi karena kurangnya personel, hanya tiga orang yang kami tangkap dan lainnya berhasil kabur,” kata Kanitreskrim Polsek Kenjeran Iptu Soeryadi, Kamis (1/7). Selain menangkap ketiga tersangka, di tempat kejadian perkara (TKP), petugas juga menyita barang bukti 3 ekor ayam jago aduan; 1 lembar karpet hitam; 1 buah matras warna biru untuk pembatas arena aduan; 1 buah jam dinding; dan uang taruhan Rp 1 juta. Soeryadi mengungkapkan, penggerebekan dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat yang resah dengan adanya
ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS
Jauh di Mata (Tak) Dekat di Hati (3) FOTO: MEMO RANDUM/RIO
O
lla Raml Ramlan terus mlan an terus n d dicecar icecar soal apa y ang digo g sipkan yang digosipkan oleh Nindy Ayunda da tentang Ayunda tentang diri di riny nya a. O lla ll a Ra Raml mlan an y ang an g mu mula laii dirinya. Olla Ramlan yang mulai bosan memberikan pernyataan menohok. Soal sikapnya kepada Nindy Ayunda, Olla Ramlan mengisyaratkan adalah hal yang wajar. Sebagai teman yang sudah bersahabat lama, Olla Ramlan merasa pantas kecewa ketika menjadi bahan gosip sahabat sendiri. “Kalian nih udah berteman lama, terus teman kalian ngomong-
FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
Warkop Tambak Langon dan Rumah Tenggilis Mulya Terbakar
Kecewa
Sholikin
FOTO: MEMO RANDUM/JAKA
FOTO: MEMO RANDUM/RIO
Bersambung ke halaman 11
Olla Ramlan
Iptu Zainul Abidin Kanitreskrim Polsek Sukolilo
FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
Oleh: Dahlan Iskan
Surabaya, Memorandum Tim Antibandit Polsek Sukolilo terus mendalami penangkapan 2 pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terpaksa dilumpuhkan betisnya. Bahkan, sepak terjang seorang tersangka, Fathqur Rozy Yudik Permana memiliki jam terbang tinggi dalam aksinya.
FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
Kenyataan Mendung
22 KALI BERAKSI
Tiga tersangka judi sabung ayam diamankan di Mapolsek Kenjeran dengan barang bukti.
judi sabung ayam di Jalan Pragoto tepatnya di depan gudang plastik pada Sabtu (26/6) sekitar pukul 14.00. Berdasarkan informasi itu, anggota kemudian melakukan penyelidikan dengan
mengecek keTKP.“Ternyata benar memang ada perjudian sabung ayam itu. Para pejudi paling banyak ikut taruhan pinggiran,”
Kesan Lelah di Sorot Matanya
N
ana pasrah. Ia berusaha menerima alasan Kozin agar tetap menunggu di rumah sampai habis masa tugas sang suami di Pacitan. Nana hanya berharap mudah-mudahan itu tidak akan lama.
Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
Bersambung ke halaman 11
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO Hanya Salah Paham
JUMAT WAGE, 2 JULI 2021 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Ketua Paguyuban Kades Prambon Beri Klarifikasi Satgas membantu petani mengolah sawah.
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Pertanian Desa Siwalan semakin Maju Gresik, Memorandum Lahan pertanian di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, sangat luas dan sangat cocok untuk ditanami segala macam sayur dan buah, selain padi. Melihat kondisi seperti ini, tentunya petani harus terus mendapat perhatian secara khusus dari pihak terkait. Sehingga petani semakin maju dan sejahtera. "Untuk itu kepada pihak terkait semoga terus memberikan perhatian khusus kepada petani di Desa Siwalan, sehingga untuk ke depanya mampu untuk menjadi petani yang mandiri dengan penghasilan yang lebih besar," ujar Dansatgas TMMD 111 Letkol Inf Taufik Ismail, Kamis (1/7). Karena masih menurut Taufik, bila dengan lahan yang luas dengan kondisi tanah yang bagus tidak didukung SDM yang memadai, maka penghasilan dari petani juga kurang maksimal. (tyo/epe)
Sidoarjo, Memorandum Ketua dan pengurus paguyuban kepala desa (kades) Kecamatan Prambon angkat bicara soal iuran Rp 1 juta per tiga bulan. Ia memberi klarifikasi terkait aspirasi salah satu kades yang menyoal iuran tersebut. Ketua Paguyuban Kades se-Kecamatan Prambon, yakni Kades Watutulis, Warsono mendatangi Kantor Redaksi Memorandum Biro Sidoarjo bersama pengurus paguyuban untuk menyampaikan klarifikasi. "Itu hanya kesalahpahaman saja," ujar Warsono, diamini pengurus lainnya, Rabu (30/6) malam. Kesalahpahaman itu, lanjut Warsono, sudah dijelaskan dalam pertemuan para kades se-Prambon. "Jadi sekarang sudah tidak ada masalah lagi. Semua kades sudah memahami iuran itu untuk apa," jelas Warsono. Ditambahkan, laporan pertanggungjawaban penggunaan iuran kades juga sudah disampaikan dalam pertemuan itu.
Iuran tersebut digunakan untuk bertujuan gotong royong apabila ada salah satu kades atau keluarga kades yang mengalami musibah. "Kita bantu untuk meringankan beban dengan menggunakan uang yang sudah diberikan setiap kades per tiga bulan itu," ujarnya. Selain itu, kata dia, uang tersebut juga digunakan kalau ada kegiatan kades atau momen penting lainnya. Itu pun semua kades sudah sepakat kalau penarikan sebesar Rp 1 juta per desa. "Iuran itu juga tidak memaksa," urainya. Warsono juga memaparkan, ia dipilih jadi ketua paguyuban sejak 2020, meneruskan keputusan bersama soal iuran dan penggunaannya. (bwo/jok/epe)
Ketua dan pengurus paguyuban kades se-Prambon mengklarifikasi polemik iuran kades ke Memorandum.
Kenyataan Mendung Kalau harus masuk rumah sakit, biasa saja, cari rumah sakit sendiri, bayar sendiri –juga pakai asuransi. Atau meninggal di situ. Tidak perlu membayar –karena yang membayar ahli waris Anda. Terkena Covid akan dianggap sakit biasa saja. Toh yang mati karena Covid sudah terbukti sedikit sekali –-secara persentase. Pun bila dibanding dengan flu. Berkat dokter sudah berpengalaman 1,5 tahun menangani Covid. Tidak ada lagi kewajiban test antigen atau swab. Akan dihilangkan pula istilah karantina. Pun tidak akan ada lagi rumah sakit khusus Covid-19. Sejak itu nanti, masing-masing harus bisa jaga diri. Harus menanggung akibat sendiri. Harus biaya sendiri. Itulah pengertian New Normal di Singapura. Konkret. Terukur. Kapan new normal itu dimulai? Belum ditetapkan. Pemerintah Singapura punya ukuran sendiri untuk memulainya. Yakni: manakala imunisasi sudah mencapai 60 persen jumlah penduduk.
Sambungan dari halaman 1 Menurut itung-itungan pemerintah, capaian 60 persen itu akan terjadi akhir Juli 2021. Satu bulan lagi. Dengan demikian, ketika Singapura memperingati hari kemerdekaannya tanggal 9 Agustus nanti, ia sudah merdeka dari pandemi. Itu kalau varian delta bisa dijaga tidak masuk Singapura. Negara itu kini lagi memperkuat benteng perbatasan dengan negara lain. Terutama negara yang dinyatakan merah. Jadi –kalau ada new normal nanti– Singapura tidak sembarangan menetapkannya. Bukan karena putus asa. Bukan karena kehabisan dana. Bukan karena tuntutan-tuntutan pelaku bisnis. New normal dilakukan di saat vaksinasi sudah mencapai 60 persen. Selama ini angka 60 persen itu sulit dicapai akibat Sinovac –horeee untuk Sinovac. Banyak rakyat Singapura yang hanya mau divaksin Sinovac. Dasarnya: lebih alamiah –dari virus Covid yang dilemahkan. Mereka menolak vaksin Barat yang dibuat dengan cara mengubah salah satu unsur DNA.
Saya menduga ada juga akibat ketegangan antara Amerika dan Tiongkok. Mereka ingin membela Tiongkok. Singapura berkeras tidak mau mengimpor Sinovac –karena belum diakui oleh WHO, waktu itu. Setelah belakangan WHO menyetujui Sinovac hal itu dianggap sudah telat. Jumlah vaksin yang dibeli sudah cukup untuk menyuntik seluruh penduduk Singapura. Tapi hanya hanya mau divaksin Sinovac terlalu banyak. Target mencapai 60 persen bisa terganggu. Akhirnya diputuskan: yang penting bisa menangkap tikus. Pemerintah tetap tidak mau mengimpor Sinovac. Tapi swasta diizinkan. Sebanyak 24 poliklinik swasta juga diizinkan menyelenggarakan vaksinasi Sinovac. Antre. Berebut. Tercapailah persentase 60 persen itu. Sebulan lagi. Bagaimana dengan kita yang bepergian ke Singapura? Singapura akan mengeluarkan daftar negara mana saja yang penduduk-
nya boleh masuk ke negara itu. Daftar itu selalu diperbarui sesuai dengan perkembangan hasil penanganan Covid di setiap negara. Katakanlah Indonesia tidak lagi masuk negara merah. Maka silakan saja. Ikut ketentuan new normal. Semuanya tanggung sendiri. Maka Disway hari ini khusus ingin mengingatkan status asuransi Anda masing-masing. Yang tidak punya asuransi harus yakin dirinya sehat. Kalau sampai masuk rumah sakit di sana tak terbayangkan risiko keuangannya. Bagi yang sudah punya asuransi pun cek baik-baik. Tanyakan secara detail: apakah sakit Covid-19 ditanggung asuransi. Jangan bertanya lewat telepon. Pakailah bukti tertulis. Dalam bahasa Inggris. Agar laku di sana. Itu bagi rakyat biasa. Bagi bos-bos besar, para pengusaha besar, tidak ada merah, kuning, atau hijau. Singapura telah memilih 1000 pengusaha besar Indonesia. Mereka bisa datang ke Singapura kapan saja.
Singapura mengeluarkan undangan khusus bagi mereka. Semacam paspor atau visa khusus bagi mereka. Itu tidak hanya untuk pengusaha Indonesia. Singapura juga memberikan fasilitas serupa ke pengusaha besar dari negara lain. Pun bila negara itu berstatus merah. Ada yang lebih dari 1.000 orang. Ada yang kurang. Tergantung besar-kecilnya hubungan ekonomi kedua negara. Kapan kita sendiri mencapai 60 persen? Saya tidak tahu. Saya juga lagi menunggu keterangan resmi. Agar bisa dipegang. Yang jelas perkiraan awal saya sudah terbukti meleset. Ketika kita berkibar-kibar sebagai negara pertama yang bisa mendapat vaksin, saya optimistis sekali. Saya berharap akhir Agustus sudah bisa mencapai 60 persen. Lalu Oktober ekonomi bisa mulai menggeliat. Saya juga dihantui oleh teori bahwa vaksinasi itu harus cepat mencapai 60 persen. Agar tidak merangsang munculnya varian baru. Tiba-tiba varian baru sudah di de-
pan kita. Gelombangnya lebih dahsyat dari indukannya. Si anak lebih gesit dari bapaknya. Sudah seminggu terakhir angka penderita Covid justru lebih tinggi dari puncaknya tahun lalu. Kita memang panjang sekali memperdebatkan ‘’ekonomi dulu’’ atau ‘’kesehatan dulu’’. Lalu kita memilih di tengah-tengah. Kita sempat berbangga: teori kita itulah yang ternyata benar. Ekonomi tidak mati, Covid terkendali. Ternyata tidak seperti itu. Singapura sudah segera memasuki normal baru. Kita memasuki kenyataan baru. Di kenyataan baru itu mungkin tidak akan lagi terulang perdebatan lama: mana yang didahulukan, ekonomi atau kesehatan. Yang akan berdebat sudah sama-sama kelelahan. La tahzan! Itu pedoman kita. Jangan putus asa. Saya pinjamkan juga pepatah kuno Tiongkok: mendung tidak akan menggelayut di satu tempat terus menerus. Kita lagi tunggu angin apa yang akan mampu menggeser mendung tebal yang menggelayut itu. (*)
memorandum.co.id
Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta foto bersama personel yang mendapatkan penghargaan.
JUMAT WAGE, 2 JULI 2021 HALAMAN 3
HUT KEͳ75 BHAYANGKARA
Kapolda Apresiasi 71 Personel Berprestasi Surabaya, Memorandum Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta memberikan penghargaan kepada anggota yang berprestasi. Kegiatan ini dalam rangka memperingati HUT ke-75 Bhayangkara. Total, ada 71 personel yang memperoleh penghargaan dari jenderal berpangkat dua bintang di pundak ini. Kapolda menyampaikan, pemberian piagam penghargaan ini merupakan sebagai bentuk apresiasi pimpinan kepada personel Polri atas prestasi, kinerja, dan dedikasi personel dalam pelaksanaan tugas dilapangan Bersambung ke halaman 4
Dengan penghargaan itu, anggota diharapkan terus bekerja maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab memberikan yang terbaik kepada institusi dan seluruh masyarakat. IRJENPOL NICO AFINTA Kapolda Jatim
Tantang Menjadi Lebih Baik SALAH satu penerima penghargaan pada HUT ke75 Bhayangkara yakni Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian Purwono. Dengan apresiasi tersebut, perwira dengan pangkat dua melati di pundak ini berharap bisa menjadi semangat bagi satreskrim untuk bekerja lebih baik. Bersambung ke halaman 4
Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta menyerahkan piagam penghargaan kepada Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian Purwono. FOTO: MEMORANDUM/DANNY
PN Surabaya Lockdown
27 Pegawai Positif Covid-19 Surabaya, Memorandum Pengadilan Negeri (PN) Surabaya resmi menerapkan aturan karantina wilayah atau lockdown di lingkungan kerjanya. Aturan ini merupakan imbas dari 27 pegawai yang terpapar Covid-19, setelah
menjalani swab test antigen, Kamis (1/7). Menurut Humas PN Surabaya Martin Ginting, dari pelaksanaan swab yang dilakukan terhadap seluruh hakim, ASN, dan tenaga honorer berjumlah 275 orang. Ha-
Bupati Blitar Rini Syarifah membuka Pelatihan Penanggulangan Hama Kopi dan Petik Kopi Poktan Arabika Lestari.
silnya, 4 orang dengan status orang tanpa gejala (OTG), dan 27 berstatus positif terpapar Covid-19. “Pelaksanaan swab test antigen dimulai pukul 08.00 hingga 10.30 di areal PN Surabaya. Tes ini dilakukan Bersambung ke halaman 4
PelaƟhan Penanggulangan Hama
FOTO: ISTIMEWA
Bupati Blitar Dorong Kopi Arbilest Jadi Komoditas Ekspor
Humas PN Surabaya Martin Ginting mendampingi Ketua PN Surabaya, Dr.Joni melihat data yang terkonfirmasi positif.
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Gresik, Memorandum Selama pelaksanaan program TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, satgas harus membudayakan hidup sehat dan patuhi protokol kesehatan (prokes). Hal itu disampikan Pasiter Kodim 0817/Gresik Kapten Inf Siari ketika memberikan arahan ketika apel pagi, Kamis (1/7). “Di tengah maraknya pandemi Covid-19 di saat ini, diharapkan segala aktivitas dan kegiatan yang dikerjakan harus disiplin prokes. Sehingga imun dan kekebalan tubuh tetap terjaga dengan baik,” jelas Siari. Masih menurut Siari, bila personel satgas juga harus memperhatikan pola hidup sehat, sehingga dapat menjaga stamina selama pelaksanaan TMMD. Selain itu satgas juga harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat. “Diharapkan setelah TMMD ini masyarakat bisa menjalankan pola hidup yang lebih sehat,” pungkas Siari.(tyo/yok)
FOTO: ISTIMEWA
Satgas Wajib Jaga Stamina
Satgas mengikuti apel pagi sebelum melaksanakan tugas.
Blitar, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Dinas Pertanian dan Pangan bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro menggandeng Bank Indonesia (BI) perwakilan Kediri mengadakan pelatihan “Penanggulangan Hama Kopi dan Tata Kelola Koperasi” kepada kelompok Tani Arabika Lestari di Desa Resapombo, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, Selasa (28/6). Kegiatan dibuka Bupati Blitar Rini Syarifah dihadiri anggota DPR RI Komisi XI Sarmuji, Ketua Perwakilan Bank Indonesia Kediri Sofwan Kurnia, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Wawan Widianto, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kabupaten Blitar Ulfie Zulfiqar Zuqsas, dan Ketua Kelompok Tani Arabika Lestari Sugeng Gayuh Utomo. Bupati Blitar Rini Syarifah mengatakan kopi salah satu komoditas yang memiliki peluang pasar bagus baik lokal maupun luar negeri. Tantangan saat ini adalah bagaimana produk biji kopi dari para petani ini bisa memenuhi kualitas yang dibutuhkan oleh pelaku industri yang memenuhi standar kualitas pasar. Dengan pelatihan, ia berharap petani memahami budidaya dan mampu merawat tanaman dengan baik sehingga akan berimbas pada penigkatan produksi dan penghasilan bagi petani. “Pelatihan ini bisa menambah pengetahuan untuk meningkatkan kualitas kopi yang dihasilkan petani. Harapan saya kopi Blitar bisa mendunia,” katanya. Begitu juga dengan pembentukan koperasi. Menurut Rini Syarifah koperasi sebagai sarana pengembangan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat. Juga, dapat dijadikan sarana atau wadah untuk memenuhi kebutuhan bersama. Koperasi juga bisa menciptakan pasar baru. serta menjadi sumber inovasi yang dapat dijadikan fokus pengembangan ekonomi nasional khususnya di Kabupaten Blitar pada masa akan datang. “Untuk itu pada masa adaptasi baru ini, saya berharap koperasi dapat memberikan energi positif sebagai penggerak petani UMKM, pengerajin, pedagang dan semua penyangga potensi daerah,” jelasnya. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri Sofwan Kurnia mengatakan, pihaknya memberkan pelatihan karena melihat potensi yang sangat besar di Desa Resapombo ini. Berdasarkan informasi luas wilayah di Kecamatan Doko 600 hektare. Sementara Desa Resapombo sekitar 300 hektare. “Setelah saya melihat hasil produksi kopi di sini dan dilakukan test cupping, Kopi di sini mendapatkan nilai 85 dan itu sangat bagus. Dan itu artinya jika di pasarkan Ke ekspor untuk pencinta kopi di luar negeri sana, insyaAllah laku keras, karena sudah memiliki sertifikat,” jelasnya. Di selenggarakan pelatihan ini agar Kelompok Tani Arabika Lestari Desa Resapombo ini, bisa tahu persis potensi dari tanaman kopinya dan agar tanaman kopinya ini bisa
tumbuh bekesinambungan. “Dan ini kita belajar bagaimana caranya ketika pohon ini tumbuh, menghasilkan kopi dan tahu keunikan tanaman kopi itu. Dengan menghadirkan narasumber atau ahli kopinya yang nanti bisa memberikan pelatihan ke teman teman Kelompok Tani Arabika Lestari,” kata Sofwan. Ketua Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Blitar Ulfie Zulfiqar Zuqsas menjelaskan, untuk koperasi atas nama produksen Lereng Gunung Butak tempat para penghasilan biji kopi di Desa Resapombo sudah diserahkan oleh ibu bupati. Jadi diharapkan untuk kelompok kelompok tani yang akan melakukan kerja sama berusaha membentuk koperasi atau badan hukum. “Kami fokus pada koperasi sektoril agar dapat membantu petani, UKM untuk mengembangkan usahanya. Dengan kita bekerja sama itu sudah berbadan hukum, misalnya Koperasi harus berbadan hukum, jika terjadi kerjasama itu tidak akan merugikan satu pihak. Untuk kedepan kita akan membina koperasi koperasi dan akan memfasilitasi, kalau memang ada peluang usaha dengan daerah lain maupun kerja sama di bidang apapun,” ungkapnya. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar Wawan Widianto mengatakan, Kelompok Tani Arabika Lestari ini mengembangkan jenis kopi Robusta dan Arabika. Di sini perlu adanya pembenahan terkait dengan budidayanya dan untuk masalah pasar dari kelembagaan kelompok Tani Itu sendiri. “Tadi sudah ada sertifikat Koperasi yang sudah jadi, itu yang akan melakukan suatu koordinasi terkait dengan pasar dan penanganan pendanaannya. Jadi harapannya kami dengan adanya pasar yang pasti, nanti perlu adanya pembenahan budidaya, itu yang di fasilitasi Bank Indonesia (BI). Ada bantuan alat dan juga fasilitas terkait dengan pelatihan penanganan hama kopi,” ungkap Wawan Widianto. Wawan Widianto menambahkan , hama kopi itu, ada hama yang sifatnya untuk pertumbuhan kopi dan buahnya. Ini perlu adanya penanganan yang betul betul intensif. Karena masyarakat disini banyak yang tidak memperdulikan itu. Sehingga tata kelola dari budidaya kopi itu dibiarkan tumbuh dengan sendiri dan hanya dipupuk saja. Ditambah lagi pengaturan buah, pemetikan, dan sebagainya itu tidak diatur, sehingga kadang-kadang buah terlalu banyak akhirnya pohon kopi itu stres. Akhirnya masa produksinya itu tidak bisa berlanjut lama. “Harapan kami dengan pelatihan penanggulangan hama penyakit dari kopi, masyarakat betul-betul memahami. Selain untuk keamanan budidaya kopi, juga dapat meningkatkan kualitas kopi yang lebih bagus dan kedepannya nanti kalau sudah ada pengelolaan hasil kopinya sendiri, dapat menunjang kualitas lebih bagus lagi dari Kelompok Tani Arabika Lestari di Desa Resapombo,” ungkapnya. (adv/nus/lis)
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
KOTA SURABAYA
memorandumredaksi @gmail.com
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
JUMAT WAGE, 2 JULI 2021 HALAMAN 4
Berlaku PPKM Darurat
Penghasilan Pedagang Sekarat
Luthfiyah
Tidak hanya legislatif yang merasa prihatin. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Jawa Timur, Deky Sugeng Aptimawan turut resah atas kebijakan PPKM darurat tersebut. “Bagimana dengan nasib penjual nasi goreng, tahu tek, dan pedagang kaki lima lain yang baru buka sore hari? Karena sekitar pukul 20.00 para pelangganya baru datang, ya seperti itu kondisi pedagang malam seperti mereka,” tutur Deky. Dia pun berharap ada kelonggaran jam operasional bagi pedagang yang baru beroperasional malam hari. Pihaknya tetap mendukung kebijakan pembatasan tersebut namun dengan catatan aturan PPKM darurat tidak melumpuhkan. “ Makanan wajib dibungkus itu saya kira kebijakan yang dapat dipahami. Namun kalau dibatasi jualan hanya sampai pukul 20.00, ya ini akan membuat penghasilan pedagang bisa sekarat,” keluh Deky. Sementara itu, Andik, pemilik kedai kopi di Jalan Pandegiling mengaku sedih atas kebijakan baru ini yang dinilai terlalu menjerat. Padahal geliat ekonomi mulai dirasakannya perlahan kembali stabil, namun lagi-lagi harus terganjal oleh kebijakan pemerintah. “Sedih, tapi mau bagaimana lagi. Kita padahal pedagang tidak pernah menyusahkan pemerintah. Kita berdiri sendiri seperti rumput, tumbuh karena kerja keras kita sendiri,” kata Andik.(mg3/tyo)
Adik di warung kopi miliknya. Ia merasa sedih atas kebijakan PPKM Darurat yang dinilai terlalu menjerat, padahal geliat ekonomi mulai dirasakannya.
Kepengurusan DPW APKLI JaƟm Dikukuhkan
Merajut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Surabaya, Memorandum Komunikasi sosial (komsos) merupakan sarana yang sangat perlu sekali bagi Koramil Kenjeran dalam pelaksanaan tugas sehari -hari di wilayah. Dengan adanya komsos ini diharapkan akan terjalin suatu keakraban, kekeluargaan, serta interaksi positif antara personel dengan masyarakat. Danramil Kenjeran Mayor Inf Mudjib menyampaikan, dalam kegiatan komsos kali ini mengambil tema Merajut Persatuan dan Kesatuan Bangsa. Sehingga diharapkan terwujud visi, persepsi, dan interpretasi
yang sama antara TNI AD dengan komponen masyarakat tentang NKRI. “Harapanya dapat terjalin hubungan komunikasi yang erat dan harmonis antara TNI dan komponen masyarakat dalam mendukung tercapainya tugas pokok,” ucap Mudjib. Mudjib juga mengajak masyarakat agar selalubersinergidalamupayamenekanangka penularan dan penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Kenjeran.“Tetap disiplin prokes, karena selain untuk menjaga diri sendiri, juga menjaga keluarga, dan Kota Surabaya dari pandemi,” pungkas Mudjib. (tyo/yok)
Kapolda Apresiasi 71 Personel Berprestasi “Dengan penghargaan itu, anggota diharapkan terus bekerja maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab memberikan yang terbaik kepada institusi dan seluruh masyarakat,” ujar Nico. Begitu pula sebaliknya, bila ada yang personel yang melakukan pelanggaran tentu akan mendapat sanksi agar mendapat efek jera, sehingga tidak melakukan pelanggaran lagi, dan menjalankan
tugas sesuai dengan aturan yang berlaku. Sepuluh dari 71 anggota yang memperoleh penghargaan yakni Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Johnny Eddizon Isir; Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Sumardji, pindah tugas; Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata, pindah tugas; Kapolres Banyuwangi, Kombespol Arman Asmara Syarifudin, pindah tugas;
Ketua DPW APKLI Jatim Deky Sugeng dan Ning Lia bersama jajaran pengurus DPW APKLI Jatim yang baru.
tahun ke depan ini. Mengusung visi Berdiri di Atas Kaki Sendiri (Berdikari), dalam waktu dekat pihaknya akan bekerja keras melakukan penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima khususnya yang ada di Jawa Timur. “Pertama yang perlu dilakukan konsolidasi organisasi. Baik di tingkat dewan pimpinan daerah, maupun dewan pimpinan cabang
seluruh Jawa Timur. Konsolidasi organisasi ini penting dalam rangka menjaga eksistensi organisasi yang solid,” ucap cak Deky. Selanjutnya, bersama dukungan anggota dan jajaran pengurus yang baru, Deky akan melakukan pendekatan kesejahteraan dengan konsep development. Yakni, DPW APKLI Jatim akan bertindak sebagai developer dalam setiap
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Satgas Membantu Warga Giling Padi Gresik, Memorandum Tanpa canggung Satgas TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik, Sertu Haris, membantu warga Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, menggiling padi hasil panen, Kamis (1/7). Hal itu dilakukan disela-sela kesibukan menjalankan tugas yang dibebankan untuk penyelesaian sasaran fisik. Langkah yang diambil Haris ini merupakan komunikasi sosial dengan warga binaan. Ketika
Sambungan dari halaman 3 Dirreskoba Polda Jatim, Kombespol Hanny Hidayat. Wadir Reskoba Polda Jatim, AKBP Aris Supriyono; Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya, Kompol Daniel Somanonasa; Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian Purwono; Koorspripim Polda Jatim, AKBP Wahyudi, kini menjabat Kapolres Kediri Kota; Kabag Sumda Polrestabes Surabaya, AKBP Sri Andriyany.(fdn/tyo)
melihat beras hasil penggilingan, menurut Haris, bila hasil panen padi cukup bagus namun harus ditingkatkan, dan ini tugas dari Dinas Pertanian Kabupaten Gresik untuk melakukan pendampingan. “Berasnya cukup bagus hasil, ini membuktikan masyarakat sebenarnya sudah tercukupi untuk kebutuhan sehari-harinya. Khusus dalam pemenuhan bahan pokok,” ujar Haris.(tyo/yok)
Sertu Haris membantu memasukkan padi ke dalam mesin untuk digiling.
27 Pegawai Positif Covid-19 oleh tim medis hasil dari penunjukan gugus tugas Covid-19 Kota Surabaya,” tutur Martin Ginting. Berdasarkan hasil swab tersebut, kata Ginting, Kepala PN Surabaya Joni melaporkan kepada pimpinan Pengadilan Tinggi Jawa Timur. Atas laporan tersebut, mendapat arahan agar jajaran PN Surabaya harus mengedepankan keselamatan para ASN maupun masyarakat yang datang mencari keadilan dan pelayanan.
Sambungan dari halaman 3 “ Setelah dirapatkan bersama hakim, pejabat fungsional, dan struktural, maka telah diputuskan beberapa hal dengan dasar arahan dan imbauan pimpinan MA RI dan KPT Jatim,” papar Ginting. Adapun arahan tersebut adalah dilakukan lockdown terbatas dalam hal pelayanan di PTSP dan penanganan perkara yang sedang berjalan mulai 2 Juli hingga 9 Juli 2021.” Bila terhadap perkara pidana yang tidak bisa diper-
Tantang Menjadi Lebih Baik “Menurut saya penghargaan ini bukan pada saya tapi pada satreskrim. Karena bukan semata-mata hasil kinerja saya, namun hasil loyalitas seluruh anggota yang berkerja sesuai dengan arahan kapolrestabes dan wakapolrestabes,” ujar Oki.
Lebih lanjut Oki menjelaskan, untuk member ikan yang terbaik, dirinya selalu memotivasi kepada anggotanya, dan selalu menekankan untuk berkerja secara profesional dengan tetap mengedepankan kaidah hukum.
program atau bisnis yang dilaksanakan. “APKLI mempunyai motto menjadikan PKL sebagai profesi. Pendekatan bisnis ini bukan semata-mata menumpuk keuntungan untuk memperkaya diri, tetapi lebih bertumpu pada setiap program dapat berjalan dengan lancar dan berkelanjutan,” papar Deky yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPW APKLI Jatim 2015-2019. Sementara itu, Ketua DPD Perempuan Tani HKTI Jatim Dr Lia Istifhama yang menjadi tamu kehormatan dalam musyawarah ini, mengucapkan selamat atas terpilihnya pengurus baru DPW APKLI Jatim periode 2021-2025. Dirinya juga memberikan masukan kepada kepengurusan yang baru. “ Kita berikan masukan kepada pemerintah lewat ide-ide kreatif kita. Jangan kontra, namun bagaimana mengajak pemerintah bisa memahami bahwa seperti inilah kondisi perekonomian para pedagang sekarang,” pungkas Ning Lia. (mg3/tyo)
FOTO: ISTIMEWA
Koramil Kenjeran menggelar komsos dengan masyarakat di wilayahnya.
Surabaya, Memorandum Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW ) Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Jawa Timur periode 20212025 resmi dikukuhkan, Kamis (1/7). Kepengurusan yang baru ini nantinya akan membuat program agar bisnis PKL dapat berjalan dan berkelanjutan menuju kesejahteraan. Musyawarah pemilihan Ketua DPW APKLI Jatim dan jajaran yang baru dihadiri perwakilan dari 24 kabupaten/kota di Jawa Timur, seperti dari daerah Sidoarjo, Gresik, Bangkalan, Lamongan, Mojokerto, dan Malang. Mereka secara bebas memberikan hak suaranya. Hasil musyawarah menunjuk Deky Sugeng Aptimawan SE, yang secara aklamasi terpilih dan dipercaya sebagai Ketua DPW APKLI Jatim periode 2021-2025. Sedang posisi Sekretaris DPW APKLI Jatim diisi oleh Imam Royani ST, dan Suryanto menjabat sebagai bendahara. Deky mengaku sudah menyusun program kerja di organisai yang akan dipimpinnya selama 5
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Mengusung Bisnis Berkelanjutan Menuju Kesejahteraan
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Sedangkan kebijakan yang diumumkan oleh Presiden RI Joko Widodo ini berlaku 3-20 Juli 202, Kamis (1/7). Sedangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan akan mendukung pelaksanaan PPKM darurat ini. “Kami jalankan sesuai dengan edaran. Kami in line dengan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Menanggapi keputusan ini, DPRD Surabaya mengaku prihatin. Hal ini disebabkan waktu yang diterapkan terbilang lama dan pelaku usaha menjadi yang paling terdampak atas pemberlakuan tersebut. Sebab seperti supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00, dengan kapasitas pengunjung 50 persen. Sedang tempat seperti mal, pusat perbelanjaan, serta pusat perdagangan diharuskan tutup. Tak hanya itu, pelaksanaan kegiatan makan dan minum di tempat umum baik di warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, hingga lapak jajanan tidak diizinkan membuka makan di tempat. “Pemberlakuan jam pedagang yang hanya sampai pukul 20.00 atau yang ditutup keseluruhan ini sangat memprihatinkan. Kesehatan memang penting, namun ekonomi juga penting. Jadi harus dipikirkan kedua-duanya,” kata Ketua Komisi B DPRD Surabaya Luthfiyah. Menurut politisi perempuan dari Partai Gerindra ini, kesehatan dan ekonomi bagaikan dua sisi mata uang yang jadi satu kesatuan. Sehingga, pihaknya mendesak pemerintah supaya jangan sekadar membuat kebijakan, namun harus dipikirkan pula solusinya. “Bagaikan dua sisi mata uang yang jadi satu kesatuan dan berjalan seiring. Keduanya harus jalan, namun strateginya yang harus cerdas. Kalau seperti ini kasihan rakyat,” ulasnya.
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Surabaya, Memorandum Pemerintah resmi memutuskan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat untuk Pulau Jawa dan Bali. Dengan pemberlakuan ini otomatis akan kembali mengganjal roda perekonomian, yang akan kembali membuat penghasilan pedagang sekarat.
panjang penahanannya maka tetap disidangkan, sedangkan perkara perdata diimbau untuk ditunda dalam waktu yang panjang,” beber Ginting. Selain itu, masih menurut Ginting, diberlakukan sistem WFO dan WFH, di mana bila tidak ada persidangan maka diimbau masing-masing bekerja dari rumah. “PN Surabaya akan melakukan pembatasan sangat ketat bagi masyarakat agar sementara waktu tidak datang ke pengadilan,” pungkas Ginting.(mg5/tyo)
Sambungan dari halaman 3 “Ka m i m e m p u n y a k o m i t m e n menempatkan pekerjaan sebagai profesional,” lanjut Oki. Dengan menerima penghargaan ini, menurut Oki sebanarnya tidak hanya bangga, menganggap sebagai tantangan untuk memberikan
hasil yang lebih baik. “Kami harus memberikan pengabdian terbaik baik untuk institusi, dan terutama untuk masyarakat. Buat yang terbaik,” tegas Oki. Keberhasilan ini, diungkapkan Oki juga atas dukungan media massa,
khususnya Memorandum, dengan memberitakan segala kegiatan reskrim untuk membuat Surabaya tetap aman dan nyaman. Selain itu kritikan yang membangun yang diberikan juga sebagai acuan dirinya untuk berbenah.
“Memorandum sangat mendukung satreskrim, tidak hanya memberikan dukungan, tapi juga memberikan masukan yang membangun. Dengan kritikan tersebut saya bisa mengambil langkah-langkah untuk dibenahi,” pungkas Oki.(tyo/nov)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
JUMAT WAGE, 2 JULI 2021 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Hina Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo
Pemilik Akun Facebook Evie Atika Dipolisikan Laporan dilayangkan Kamis (1/7) sambil membawa bukti tangkapan layar postingan terlapor. "Laporan dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan panggilan moral kami kepada pengasuh pesantren, dan seluruh guru, sehingga kami berharap ke depan tidak ada kasus serupa," kata kuasa hukum IKSASS Sumenep Supiyadi. Ia bahkan menyebutkan, pelaporan tidak hanya dilakukan IKSASS Sumenep. Melainkan oleh seluruh IKSASS se-Indonesia di wilayah masing-masing. Hal ini dibenarkan Ketua IKSASS Sumenep Mawardi. Ia menyatakan, alasan menempuh jalur hukum tidak lain untuk memberikan efek jera untuk
berhati-hati dalam berkomentar di media sosial (medsos). Ia berharap polisi segera mengungkap siapa pemilik akun tersebut. Sehingga bisa diketahui motif dan alasannya hingga mengunggah ujaran bernada fitnah kepada ulama dan pengasuh pesantren yang alumninya menyebar ke seluruh pelosok negeri. Bahkan ke luar negeri. "Kita semua harus bisa bijak dalam bermedia sosial. Tidak mengumbar atau menebar fitnah maupun kebencian karena akan memiliki dampak besar. Semoga ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk selalu berhati-hati dalam bermedia sosial," pungkasnya. (uri/epe)
FOTO: MEMORANDUM/SYAMSURI
Sumenep, Memorandum Diduga mengunggah komentar penghinaan dan fitnah terhadap pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Situbondo, KHR Ahmad Azaim Ibrahimy. Ikatan Santri Alumni Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo (IKSASS) Rayon Sumenep, melaporkan akun Facebook Evie Atika ke polisi.
IKSASS Rayon Sumenep membuat laporan ke Mapolres Sumenep atas ujaran penghinaan di sebuah akun Facebook.
Satgas bertukar ilmu dengan petani cara menanam pepaya.
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Satgas Tingkatkan Potensi Pertanian Gresik, Memorandum Satgas TMMD 111 Kodim 0817/Gresik tidak hanya memprioritaskan pembangunan fisik, tetapi juga melakukan pengerjaan non fsik. Salah satunya melalui komunikasi sosial dalam pendekatan dengan petani Desa Siwalan, Kecamatan Panceng. Anggota satgas Serda Bambang mengatakan, lahan pertanian di Desa Siwalan sangat layak untuk dikembangkan jadi lahan pertanian berkualitas tinggi. "Kami mendekati petani untuk mengetahui sebenarnya apa yang menjadi kendala dan permasalahan," jelas Bambang, Kamis (1/7). Selama ini, lahan pertanian masih dikelola sederhana. Sehingga harus terus dilakukan pembenahan. Untuk itu, harus melibatkan seluruh pihak yang terkait dengan pola dan sistem yang tertata rapi. "Dengan menggandeng Dinas Pertanian Kabupaten Gresik untuk membina dengan baik petani Desa Siwalan akan dapat berbuat banyak untuk mengembangkan hasil panennya," lanjut Bambang. (tyo/epe)
Pamekasan, Memorandum Warga Pegantenan mendapat bantuan sembako dari Polres Pamekasan, tepat pada peringatan Hari Bhayangkara ke-75, Kamis (1/7). Paket berisi beberapa kebutuhan pokok itu, selain untuk meringankan beban ekonomi masyarakat terdampak Covid-19,juga bagian dari program sosial Hari Bhayangkara. Seperti yang dibagikan Bhabinkamtibmas Palesanggar Bripka Hendra Hardiyanto. Satu persatu rumah warga penerima bantuan didatangi. "Bantuan paket sembako gratis ini untuk membantu pemulihan ekonomi di tengah melonjaknya kasus positif Covid-19. Setiap keluarga menerima 1o kg beras," terangnya. Kapolsek Pegantenan AKP H Junaidi menjelaskan, bhabinkamtibmas jajarannya sudah diperintahkan untuk mendata masyarakat kurang mampu secara ekonomi yang butuh bantuan. "Sehingga hari ini kita tinggal membagikan saja. Polri harus turun langsung membantu warga dalam masa-masa sulit pandemi Covid-19," katanya. “Mudah-mudahan dengan bantuan ini sedikit meringankan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Walaupun bantuan ini tidak seberapa nilainya, akan tetapi dapat mengurangi beban hidup warga kurang mampu yang terkena dampak Covid-19," harapnya. (sjk/epe)
FOTO: MEMORANDUM/SUJAK
FOTO: MEMORANDUM/TYO
Polres Pamekasan Sebar Sembako ke Warga Pegantenan
Bhabinkamtibmas Palesanggar Bripka Hendra Hardiyanto memberikan bantuan paket sembako ke warga.
Kapolres Bangkalan Ungkap Zona Merah Tersisa di Dua Kecamatan
Sumenep, Memorandum Kontes sapi sonok pada momen petik laut di Pelabuhan Pasongsongan, kembali dibubarkan. “Iya, mas, dibubarkan,” terang Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S, Kamis (1/7). Kontes sapi sonok tersebut berlangsung pada Rabu (30/6/2021). Dalam cuplikan sebuah video, aparat kepolisian dan TNI serta aparat desa sedang berada di lokasi kontes sapi sonok. “Semuanya sedang memerangi Covid-19. Yang perlu saya sampaikan, semua bentuk hiburan yang sifatnya mengumpulkan massa seperti ini, sangat dilarang. Tidak diperbolehkan,” tegas Kapolsek Pasongsongan, Sumenep, AKP Suwardi. Apabila ini nanti dilanjutkan, hendaknya ketua panitia bertanggungjawab. “Nanti akan saya periksa dan akan saya bawa ke polres. Apabila kegiatan ini dilanjutkan,” tegasnya. Menurut dia, warga yang sedang berada di lokasi tidak ada yang memakai masker. Yang pakai hanya satu dua. “Kegiatan kontes sapi sonok saya perintahkan untuk bubar dan selesai sampai di sini. Saya harap, kegiatan ini tidak dilanjutkna dan Covid-19 tidak menular di wilayah ini,” sambungnya. Pembubaran kegiatan kontes sapi sonok ini sudah yang kedua kalinya di wilayah pantura Sumenep pasca terbitnya Surat Edaran Bupati Sumenep, nomor 050/78/435.205/2021, perihal persyaratan acara hajatan tertanggal 25 Juni 2021. Sebelumnya, pembubaran kontes sapi sonok terjadi di Desa Tambaagung Timur, Kecamatan Ambunten (26/6). (*/uri/epe)
FOTO: MEMORANDUM/IST
Kontes Sapi Sonok Kembali Dibubarkan Tenda darurat yang didirikan di halaman RSUD Smart untuk menampung lonjakan pasien.
Pasien Covid-19 Berdatangan, RSUD Smart Dirikan Tenda Darurat Pamekasan, Memorandum Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang mengalami lonjakan, mengakibatkan beberapa pasien terpaksa mengantre di depan IGD RSUD dr H Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan. Direktur RSUD Smart dr Farid Anwar mengatakan, pihaknya langsung membangun tenda darurat untuk menampung antrean pasien. “Tenda itu kami bangun sebagai tempat UGD alternatif dan digunakan sebagai pemeriksaan atau screening kepada pasien Covid-19 maupun non-Covid-19 agar tidak terjadi penumpukan di depan UGD,” ujarnya, Kamis (1/7).
Menurutnya, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Smart semakin meningkat, sehingga pihak rumah sakit menambah fasilitas tempat tidur karena banyak pasien yang tidak mendapatkan tempat tidur da mengantre di depan UGD. “Pasien yang dirawat tersebut ada yang positif Covid-19 dan suspek, sedangkan untuk pasien umum kita batasi dulu untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang terpapar Covid-19,” katanya. Sementara tenaga kesehatan (nakes) yang sebelumnya bertugas untuk melayani pasien umum dipindahkan ke tempat pasien Positif Covid-19. Mereka
dilatih cara menangani pasien positif dengan menggunakan APD maupun dalam perawatannya. “Kita selalu melakukan evaluasi mengenai perkembangan pasien yang positif maupun beberapa fasilitas yang mungkin kurang dalam merawat pasien karena kami ingin memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pasien,” terangnya. Ia juga berharap kepada masyarakat untuk saling menjaga diri dan membantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menerapkan 5 M serta bila ada gejala sakit lebih baik segera melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. (*/sjk/epe)
Bangkalan, Memorandum Lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten bangkalan sempat menjadi isu nasional. Karena itu, ketika mengikuti peringatan Hari Bhayangkara ke-75 yang dipimpin Presiden Joko Widodo dari Istana Negara secara virtual, Kamis (1/7), Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino membeberkan situasi terkini pandemi. AKBP Alith menjelaskan jika status zona merah kemarin tersisa di dua kecamatan, Kamal dan Klampis. Selain itu, angka hunian BOR pasien terjangkit Covid-19 di ruang IGD RSUD Syamrabu dan semua ruang isolasi rumah sakit rujukan di Bangkalan, juga turun signifikan. "Data per Rabu (30/6), tingkat hunian pasien Covid baik di IGD
dan semua ruang isolasi RSUD Syamrabu mengalami penurunan cukup signifikan sampai 54 persen," ungkapnya melaporkan ke presiden. Secara umum, kapolres melaporkan, turunnya kasus sebaran Covid juga dipicu pemberlakukan PPKM mikro di 281 desa dan kelurahan yang tersebar di 18 kecamatan. Langkah itu bagian dari strategi meggalakkan tindakan penanganan, pencegahan, dan pembinaan. Khusus untuk pembinaan, kapolres menegaskan satgas tetap mengedapan kegiatan operasi yustisi dan penyekatan di zona merah, utamanya di lingkup desa, kelurahan, dan perkampungan yang tengah memperketat pemberlakukan PPKM mikro. Mendapat laporan itu, Presiden menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan. "Saya ucapkan terima kasih Tim Satgas Bangkalan telah mampu mengendalikan sebaran Covid dengan cepat. Saya berharap apa yang dilakukan oleh pemkab dan Polres Bangkalan bisa ditiru oleh yang lain,” kata Presiden Joko Widodo. (ras/epe) Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
JUMAT WAGE, 2 JULI 2021 HALAMAN 6 - 7
Puncak Hari Bhayangkara Ke-75, Polres Kediri Upacara Virtual
Kapolres Doni Bersama Forkompimda Ikuti Upacara Hari Bhayangkara
Kediri, Memorandum K orandum Tepat 1 Juli 2021 an punmerupakan ngatan cak peringatan angkara hari Bhayangkara ari lahir ke-75 atau hari Ke gara Kepolisian Negara ). Republik Indonesia (Polri). n Polres Kediri merayakan lewat cara virtual mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19. ri Upacara peringatan Hari lar Bhayangkara ke-75 ini digelar pin di Istana Negara dan dipimpin langsung oleh Presiden RI Ir diri Joko Widodo dan dihadiri si oleh Kapolri Jenderal Polisi a Listyo Sigit Prabowo beserta
Mojokerto, Memorandum Kapolres Mojokerto AKBP Doni Alexander bersama Forkopimda Kab Mojokerto mengikuti upacara peringatan Hari Bhayangkara Ke-75 secara virtual, Kamis tanggal (1/7) di Aula Gedung Wira Satya Sabhara Polres Mojokerto yang bertema “Transformasi Polri yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan COVID-19 untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju”dengan inspektur upacara (Irup) Presiden RI Ir Joko Widodo. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Mojokerto dr Hj Ikfina Fahmawati, Danyonif Para Raider 503 MK/18/2/ Kostrad Letkol Inf Roliyanto, Dan-
pejabat negara lainnya. Kamis (01/7). Turut hadir dalam kegiatan yang digelar di ruang Rupatama Mapolres Kediri tersebut antara lain Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono, SIK, MH bersama Forkopimda Kabupaten Kediri serta pejabat utama Polres Kediri. Usai pelaksanaan upacara, dilanjutkan dengan
Kapolres Kediri memberi potongan tumpeng kepada anggota termuda di jajarannya.
kegiatan ttasyakuran sebagai bentuk rasa ssyukur dalam rangka peringatan H Hari Bhayangkara ke-75. Acara kali ini diakhiri dengan pemoton pemotongan tumpeng oleh Kapolre polres Kediri yang kemudian dib diberikan kepada personil Po Polres Kediri termuda dan p pemotongan oleh Ketua D DPRD Kab Kediri yang kem mudian diberikan kepada Ka Kapolres Kediri. K Kapolres Kediri AKBP Lukm Lukman Cahyono, SIK, SH menga mengatakan, peringatan HUT Bhayan Bhayangkara ini dilaksanakan secara virtual. “Karena masih dalam ssituasi pandemi covid19,” ujar Ka Kapolres Kediri.(mis/asw)
Polres Tuban Ikuti Upacara Hari Bhayangkara Ke-75 secara Virtual Tuban, Memorandum Kapolres Tuban AKBP Darman mengikuti upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-75 secara virtual, Kamis (1/7) di Gedung Sanika Satyawada. Kegiatan itu juga diikuti oleh para PJU serta perwakilan anggota Polres Tuban dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Upacara yang dilaksanakan secara virtual itu dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo dari Istana Kepresidenan. Turut hadir dalam pelaksanaan upacara virtual Bupati Tuban Aditya Halindra Farizky, Ketua DPRD Kabupaten Tuban Miyadi, Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Viliala Romadhon, Ketua Pengadilan Negeri Tuban Fathul Mujib, Kepala BNN kabupaten Tuban AKBP I Made Arjana, Kalapas Siswarno, Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat, Para PJU serta Kapolsek jajaran. Usai pelaksanaan upacara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng secara sederhana, potongan tumpeng yang pertama dilakukan oleh Bupati Tuban yang diberikan kepada anggota polres Tuban termuda Bripda Andi Romadhon selanjutnya potongan tumpeng yang kedua oleh Dandim 0811 Tuban diberikan kepada
Kapolres Tuban AKBP Darman bersama jajaran memberi hormat ketika berlangsungnya acara peringatan HUT Bhayangakara secara virtual.
anggota polres Tuban yang tertua Aiptu Suhara. “Terimakasih atas kehadirannya, semoga di Ulang tahun yang ke-75 ini Polri semakin profesional dalam menjalankan tugas sebagai pengayom, pelindung dan pelayanan masyarakat,” ucap AKBP Darman. “Mudah2an sinergitas dan kekompakan antara Polres Tuban dengan instansi-instansi pemerintah ini bisa membangun kabupaten Tuban menjadi yang lebih baik lagi,” tandas
AKBP Darman. Seperti diketahui Polri dalam rangka peringatan Hari Ulang tahun yang ke-75 mengusung tema “Tranformasi Polri yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid -19 Untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju” diharapkan mampu mendukung pemerintah dalam rangka percepatan penanganan penyebaran Covid-19.(top/har/asw)
AKBP Pandia memantau warga vaksin.
Vaksin Mobile ASTUTI Berkeliling Layani Masyarakat Bojonegoro, Memorandum Armada baru Polres Bojonegoro berupa Vaksin Mobile ASTUTI bentuk kongkret menindak lanjuti instruksi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo agar mendirikan gerai vaksinasi baik di tingkat polda, polres dan polsek untuk mendukung program pemerintah percepatan vaksinasi. Kali ini mobil itu berkeliling di Kecamtan Sugihwaras dan Kanor untuk memberikan vaksin gratis ke warga. “Tadi pagi (kemarin, red) bersama Dandim 0813/Bojonegoro melaunching Vaksin Mobile ASTUTI. Mobil ini untuk men-
jangkau masyarakat yang ada di pelosok untuk dilakukan vaksinasi. Ini upaya dan terobosan kita (TNI, Polri, dan pemkab) untuk
mendukung dan mensukseskan program pemerintah dalam hal percepatan vaksinasi kepada masyarakat,” ucap Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia. AKBP EG Pandia menegaskan, saat ini sudah ada duaVaksin Mobile ASTUTI yang dikerahkan untuk melayani vaksinasi kepada masyarakat yang ada di pelosok desa. “Hari iniVaksin Mobile ASTUTI di perkampungan Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, dan Desa
sudah senior, namun di sisi lain Polri akan terus berbenah memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menjaga kamtibmas,” kata AKBP Rahman Wijaya. Tentu dalam menjaga situasi kamtibmas khususnya Polres Sumenep, lanjut dia, Polres Sumenep tidak sendirian melainkan bersinergi dengan akat forkompida dan masyarakat psetempat. “Kami ucaph kan banyak terima kasih si atas dukungan ke institusi kepolisian dalam menjaga kamtibmas kondusif seperti selama ini,” ujar AKBP Rahman Wijaya. KBP Apalagi, sambung AKBP Rahman Wijaya, tidak lama lagi sebanyak 328 desa dan empat kelurahan kepulauan serta daratan 85 desa yang tersebar di 27 kecamatan di Sumenep
Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Burneh mengedukasi prokes ketika menyisir kawasan zona merah di Kelurahan Tunjung.
Syukuran Hari Bhayangkara Ke-75
Suasana acara tasyakuran di Aula Susanto Mapolres Sumenep.
ak melaksanakan pemiliakan h kepala desa (Pilkades) han serentak pada tahun ini. “Sekali lagi kami ucapkan terima kasih dan mohon dukungannya,” tutur kapolres seraya menambahkan, “Karena akan dilaksanakan
dalam situasi pandemi Covid 19 diharapkan pelaksanaannya berjalan lancar, aman dan kondusif. Dan terpenting tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat sehingga antisipasi adanya penyebaran virus”.(uri/asw)
Kapolresta Makota: Penanganan Covid-19 Harus Sinergi Lintas Instansi Malang, Memorandum Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto mengharapkan penanganan penanggulangan Covid-19 harus dilakukan dengan bersinergi dengan semua instansi. Ini untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19 untuk masyarakat sehat dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju. “Hari Bhayangkara di tahun 2021 ini, temanya transformasi Polri yang presisi. Tujuannya, guna mendukung percepatan penanganan covid 19 untuk masyarakat sehat,” terangnya saat memberikan sambutan di peringatan HUT Bhayangkara ke-75, di Aula Santika Satyawada Polresta Malang Kota, Kamis (1/7).
Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto bersama Forkopimda Kota Malang mengikuti upacara hari Bhayangkara ke-75.
Bersamaan, dilakukan pemberian reward kepada personel Polresta Malang Kota yang berprestasi dan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dalam
rangka tasyakuran HUT Bhayangkara. Peringatan ini juga dihadiri Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Irwan Subekti, Wali Kota Malang Sutiaji,
Wadan Lanal Malang Letkol Laut (P) Roni Sutadi, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang Andi Dhamarwangsa,Wakil Ketua PN Judi Prasetya, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika, para PJU dan Kapolsek jajaran serta personel Polresta Malang Kota. Beberapa anggota yang mendapat penghargaan, di antaranya Aiptu Altumarul (Kasubnit 1 unit 3 Satintelkam), Aipda Yanu Tri You Kridianto (anggota Satnarkoba), Bripka Mujianto (Satreskrim), Bripka Imam Mustangin (Bhabinkamtibmas) dan Penata Dwi Ana Saviani (Banum Urkes). (edr/epe)
Kapolres Jauhari Potong Tumpeng Probolinggo, Memorandum Syukuran peringatan Hari Bhayangkara Ke-75 di Polres Probolinggo Kota berlangsung sederhana, namun sangat mengesankan. Rangkaian acara diisi potong tumpeng usai melaksanakan Upacara HUT Bhayangkara Ke-75 yang dilakukan secara virtual, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, Kamis (1/7), di Ruang Rupatama Mapolres Probolinggo Kota. Kapolres AKBP Raden Muhammad Jauhari mengawali prosesi potong tumpeng, diserahkan kepada Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf ImamWibowo yang selanjutnya diberikan kepada perwakilan Bhayangkari Cabang Kota Probolinggo. Tema diusung dalam HUT Ke75 Bhayangkara tahun ini “Tranformasi PolriYang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid 19 Untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju”. “Terima kasih dan rasa syukur bisa hadir dalam hari Bhayangkara Ke- 75. Saya yakin bahwa Tuhan
Kapolres Jauhari memotong tumpeng didampingi Dandim 0820 Probolinggo.
itu semuanya masih memberikan nikmat untuk Polri memasuki usia 75 tahun dalam mengabdi sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat, mohon doanya,” kata Kapolres AKBP RM Jauhri. Jauhari mengatakan, lebih baik berbuat sesuai dengan harapan, karena masih banyak kekurangan. “Kami punya niat baik untuk masyarakat dan menjadi alat pemerintah untuk Kota Probolinggo. Terima kasih, mudah-mudahan
Kota Probolinggo semakin hari semakin membaik atas kerjasama dan sinergis yang baik,” ucap kapolres. Begitu juga, lanjut kapolres, hal ini merupakan wujud realisasi penyesuaian terhadap tatanan hidup baru di tengah pandemi Covid-19. “Seperti yang telah kita dengar dan saksikan bersama, bahwa Bapak Presiden RI sangat mengapresiasi kinerja Polri dalam penanganan Covid-19,” tutur Jauhari.(mhd/yud/asw)
Kapolres Arief Inisiasi Gerakan Gresik Jaman Now Gresik, Memorandum Pemerintah telah menetapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darup p rat. Merespons hal tersebut,, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menggulirkan Gerakan Gresik Jaman Now sebagai langkah mencegah penyebaran Covid-19. “G re s i k Jaman Now merupakan akro-
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto.
ANa nim darim Gresik JAngan keMANamana, Nang Omah Wae. Atau dii rumah saja. Gerakan bersama untuk mengurangi mobilitas g menekan p y dalam rangka penyebaran Covid-19,” kata AKBP Arieff Fitrianto kepada Memorandum, Kamis (1/7). pande Dijelaskan AKBP Arief, pandeMasy mi Covid-19 belum berakhir. Masyararu kat diimbau agar tidak keluar rumah t atau mengurangi mobilitas jika tidak mende ada kepentingan yang mendesak. terko rSebab, peningkatan kasus terkonfi term masi positif di Indonesia termasuk Gresik, saat ini kondisinya kian mengkawatirkan. G Melalui gerakan Gresik t Jaman Now, secara tidak langs langsung masy masyarasu kat sudah me menaati proto tokol k keseha hatan. Me-
maka masker, mencuci tangan, makai m menjaga jarak, menghindari k kerumunan dan mengurangi m mobilitas. Sehingga dapat m mencegah potensi penularan v virus. “Hal ini harus segera disos sialisasikan kepada masyarakat. Dengan harapan, mobilitas masyarakat dapat berkurang dan tidak terjadi kerumunan. Goalnya adalah mencegah terjadinya penyebaran Covid-19,” imbuh Alumnus Akpol 2001 itu. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebut, protokol kesehatan (prokes) sebagai kunci penanggulangan virus asal Wuhan ini. Untuk itu pihaknya berpesan kepada tiga pilar, TNI-Polri dan satpol PP serta stakeholders agar memberi edukasi pentingnya disiplin prokes kepada seluruh elemen masyarakat. “Tiga pilar harus kompak hingga tingkat bawah. Terus edukasi masyarakat dan pelaku usaha agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Mudahmudahan pandemi Covid-19 ini segera berlalu,” tegasnya.(and/har/asw)
langsung dilayani untuk meminimalisir kerumunan. Dengan menggunakan Vaksin Mobile ASTUTI diharapkan mendukung pencapaian target herd immunity (kekebalan kelompok) terbentuk di wilayah Bojonegoro,” tambahnya. AKBP EG Pandia juga mengimbau kepada masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan saat beraktifitas. Untuk sementara waktu mengurangi dan menghindari mobilitas yang men-
imbulkan kerumunan. “Walau sudah di vaksin tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkas AKBP EG Pandia. Salah satu warga Desa Bulu Totok Raharjo menyebut, fasilitas Vaksin Mobile ASTUTI memberikan kemudahaan bagi masyarakat untuk memperoleh vaksinasi. “Alhamdulillah mas, kulo mboten tebih-tebih suntik vaksin (Saya tidak jauh-jauh suntik vaksin),” kata Totok Raharjo sambil tersenyum.(top/har/asw)
Kapolsek Burneh Pimpin Satgas Pacu Edukasi Prokes 5M dan 3T
Kapolres Sumenep: HUT Bhayangkara Momentum Introspeksi Diri Sumenep, Memorandum Memperingati hari ulang tahun (HUT) Bhayangkara ke75 tahun ini dapat dijadikan sebagai momentum introspeksi diri untuk melayani masyarakat lebih baik. Demikian pernyataan Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya ketika memimpin acara peringatan HUT Bhayangkara di Aula Susanto, Mapolres Sumenep, Kamis (1/7). Bersama jajaran kepolisian dan forkopimda, kegiatan tasyakuran dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya mengatakan, di usia ini korps Bhayangkara akan terus berbenah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Kalau umur manusia 75 bisa dikatakan
Tambahrejo, Kecamatan Kanor. Pada intinya kita menjemput bola dan mempermudah,” tandas AKBP EG Pandia. Kapolres Bojonegoro juga menambahkan, untuk gerai vaksinasi yang disediakan Polres Bojonegoro ada di halaman masjid Polres Bojonegoro, Satlantas Polres Bojonegoro dan di 28 Polsek jajaran. Kegiatan vaksinasi ini tetap menjaga protokol kesehatan. “Vaksin Mobile ASTUTI dengan metode Go Show atau hadir
Kapolresta Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro dan Forkopimda Sidoarjo mengikuti rangkaian upacara Hari Bhayangkara Ke-75 dari Istana Negara secara virtual. (bwo)
Polresta Sidoarjo Bersama Forkopimda Ikuti Upacara secara Virtual Sidoarjo, Memorandum Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-75 2021, berlangsung sederhana dipimpin secara virtual dari Istana Merdeka Jakarta Presiden RI Joko Widodo, Kamis (1/7). Di Mapolresta Sidoarjo, rangkaian upacara diikuti di gedung serbaguna. Dihadiri jajaran forkopimda dan pimpinan TNI di wilayah Kabupaten Sidoarjo. “Rangkaian Kegiatan Upacara Hari
Bhyangkara Ke-75 dilaksanakan secara sederhana. Menyesuaikan kondisi saat ini, yakni dengan ketentuan protokol kesehatan,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro. Kapolresta Sidoarjo dalam sambutan setelah upacara, mengucapkan terima kasih atas solidnya sinergitas seluruh jajaran TNI maupun forkopimda. “Sehingga situasi kamtibmas di wilayah kita sangat aman dan kondusif, terlebih lagi
kami mengapresiasi kebersamaan kita dalam penanganan dampak Covid-19,” terang pama yang resmi menyandang tiga melati di pundak Kamis siang. Kombespol menegaskan, pihaknya bersama seluruh stakeholder akan terus bergerak cepat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Terutama dalam upaya penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. (bwo/jok/epe)
Bangkalan, Memorandum Lonjakan kasus di Kecamatan Burneh dalam sepekan terakhir ditangggapi serius Satgas Penanganan Covid-19 kecamatan yang wilayahnya bersisian dengan akses Jembatan Suramadu. “Dalam beberapa hari terakhir ini, kami aktif turun ke lapangan untuk memaksimalkan edukasi protokol kesehatan (prokes),” kata Kapolsek Burneh Iptu Eko Siswanto SH,MH, Ka-
mis (1/7). Be r s a m a Ko ra mil 0829/084, trantib, dan puskesmas, gerak satgas tidak hanya fokus di ibu kota kecamatan. Tetapi secara bergilir juga menyasar 11 desa dan satu kelurahan di Burneh. Dibantu BKO Brimob dan Shabara dari Polda Jatim serta Marinir, satgas menyisir keramaian publik di Kelurahan Tunjung. “Edukasi prokes 5M
dan 3T terutama, memang lebih sering kami konsentasikan di Kelurahan Tunjung,” tandas Iptu Eko. Sebab, kelurahan padat penduduk dan kegiatan sektor usaha itu, masuk dalam daftar zona merah. Satgas tidak hanya memantau dan mengawasi di sekitar posko PPKM mikro. “Kami juga aktif menyosialisasikan dan edukasi prokes,” tutur Iptu Eko. (ras/epe)
dim 0815 Mojokerto diwakili Kapten Inf Budi, Kepala Kejaksaan Negeri Kab Mojokerto Gaos Wicaksono, Ketua MUI Kab Mojokerto KH A Cholil Arphaphy, Ketua PD Muhamadiyah Kab Mojokerto M Hobir, Tokoh Agama Kab Mojokerto dan para PJU dan kapolsek jajaran Polres Mojokerto. Amanat Presiden RI selaku inspektur upacara disampaikan dengan tegas dan lugas. ”Saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-75 dan saya sampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Polri yang berada di seluruh Indonesia yang telah berperan aktif dalam penanganan Covid-19. Bahwa Polri harus
Kapolres mengikuti upacara Hari Bhayangkara secara virtual.
membenahi dan memperkuat manajemen kelembagaan dalam rangka menghadapi tantangan zaman dan tuntutan yang kian kompleks. Dalam rangka meng-
hadapi tantangan zaman dan tuntutan masyarakat yang semakin kompleks, Polri harus membenahi dan memperkuat manajemen kelembagaannya”.(no/asw)
Syukuran HUT Ke-75, Kapolres Tekankan Pencegahan Covid-19 Blitar, Memorandum Memperingati Hari Bhayangkara Ke-75, Polres Blitar mengadakan acara tasyakuran yang merupakan acara puncak peringatan HUT Bhayangkara Ke-75, yang mana sebelumnya telah dilaksanakan kegiatan bansos, vaksinasi, dan kegiatan lainnya. Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela, SH, SIK, MH menyampaikan, semangat dan motivasi personel polri menjadi semakin bertambah, berbagai upaya perbaikan yang Kapolres merayakan syukuran puncak peringatan HUT Bhayangkara Ke-75. dilaksanakan oleh Polri melalui program promoter telah yang sangat signifikan. Program pendekatan profesionalisme memberikan dampak positif promoter di bangun melalui dan modernisasi guna meraih
k kepercayaan publik. Selanjutnya Kapolres mengatakan, perayaan HUT Bhayangkara Ke-75 ini kami meminta jalinan kerjasama dengan seluruh masyarakat yang ada di wilayah hukum Blitar. Kita adalah bagian terkecil dari bagian pemerintahan, kekompakan dan integrasi harus terus dipertahankan,” kata kata kapolres, menutup sambutannya. Kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan kemudian diserahkan kepada seluruh anggota polri.(pra/asw)
Forkopimda Kabupaten Malang Ikuti Upacara Virtual Hari Bhayangkara Ke-75 Malang, Memorandum Forkopimda Kabupaten Malang dengan khidmat mengikuti upacara hari Bhayangkara ke 75 secara virtual yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo, di Rupatama Mapolres Malang, Kamis (1/7). Forkopimda yang hadir Kapolres Malang diwakili Kompol Yatmo SH, Bupati Malang diwakili Kasi Bidang P2D Satpol PP Kab Malang Drs Bowo, Dandim 0818 Malang - Batu diwakili Kasdim Mayor Inf Joko Irianto, Kepala Kejaksaan Negeri Edi Handojo SH MH,
Pengadilan Negeri Kepanjen Farid Zuhri SH, perwakilan PJU Polres Malang dan perwakilan Kapolsek jajaran Polres Malang. Ps Kasubbag Humas Polres Malang Aipda Nova Hanta Putra menyampaikan, pelaksanaan upacara berlangsung lancar dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes) 5M secara ketat. “Rangkaian upacara Hari Bhayangkara ke-75 di Mapolres Malang berlangsung dengan khidmat dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Semuanya berjalan dengan lancar,” terangnya. (*/ari/epe)
Upacara Hari Bhayangkara 75 di Mapolres Malang berlangsung khidmat.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
JUMAT WAGE, 2 JULI 2021 HALAMAN 8
Percepatan Penanganan Covid-19
Pasuruan, Memorandum Wali Kota Saifullah Yusuf memutuskan 4 kebijakan strategis bersama Satgas Covid-19 Kota Pasuruan untuk melakukan percepatan penanganan virus corona, Kamis (1/7). pihaknya menggelar rapat bersama wakil wali kota dan satgas Covid-19. “Ada 4 kebijakan strategis yang kami
FOTO: MEMORANDUM/TYO
Wa l i K o t a P a s u r u a n yang akrab disapa Gus Ipul ini mengatakan, 4 kebijakan strategis diambil setelah
Anggota satgas TMMD memasang paving jalan.
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Rampungkan Pemasangan Paving
p u t u s k a n ,” k a t a n y a s a a t menyampaikan perkembangan terbaru Covid-19 di Gradika. Disampaikan Gus Ipul, pihaknya akan mempercepat proses vaksinasi. Pekan lalu, pemkot sudah bekerja sama dengan Polres Pasuruan Kota. Pekan ini, ia berencana akan kerja sama dengan Kodim 0819 untuk vaksinasi massal. Targetnya ada 3.000 orang yang akan divaksin. “Selain itu, Pemkot Pasuruan akan membuat pekan vaksinasi khusus lansia. Untuk lansia sudah tuntas sekitar 64 persen. Naik 5 persen lebih dibandingkan dulu,” urainya. Kedua, lanjut Gus Ipul, penerapan PPKM Darurat di Kota Pasuruan sesuai dengan instruksi pemerintah pusat mulai 3 Juli mendatang. “Kami sudah rapat, Kota Pasuruan ini masuk level 3. Ada 12 sektor yang akan ada pembatasan, sektor perkantoran, pendidikan, tempat umum, dan lainnya. Nanti akan kami sesuaikan,” paparnya. Ketiga, kata Gus Ipul, terkait ketersediaan anggaran untuk penanganan Covid-19 utamanya untuk biaya tak terduga. “Anggaran Pemkot untuk penanganan Covid-19 terus berkurang dan posisinya
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Gus Ipul Keluarkan 4 Kebijakan Strategis
Gus Ipul memimpin rapat bersama Forkompimda Kota Pasuruan.
hari ini sangat tipis sekali. Makanya, kami perlu cari cara lagi,” tambah dia. Disampaikannya, anggaran ini sudah digunakan untuk pembelian obat-obatan, tambahan tempat karantina dengan sewa hotel dan lain sebagainya. “Ini bukan anggaran pokok
untuk pemberian bantuan langsung tunai (BLT), sembako, sosialisasi, pemulihan ekonomi dan lain sebagainya. Ini beda,” tambahnya. Menurut Gus Ipul, pihaknya akan melakukan cara alternatif dengan refocusing anggaran yang tersisa, meminta bantuan provinsi jika memang masih
bisa. “Atau kalau tidak, pemkot membuka posko donasi. Silahkan masyarakat yang ingin terlibat menangani Covid-19, mari donasi. Bisa berupa uang atau barang,” paparnya. Keempat, lanjut Gus Ipul, satgas akan melakukan upayaupaya yang sudah dilakukan
selama ini, mulai pembatasan kegiatan, PPKM mikro, dan lain sebagainya. “A p a y a n g s u d a h kami terapkan akan terus dipertahankan dan ditingkatkan. Sekali lagi, saya ingin mengajak semua mohon pengertian dan kerja samanya,” tandasnya. (rul/lis)
Pengedar Sabu Tenggur Keok Tulungagung, Memorandum Anggota Satreskoba Polres Tulungagung menangkap Wahyu Prasetiawan (27), karena kedapatan melakukan tindak pidana tanpa hak menawarkan, menjual, menyerahkan dan atau memiliki, menyimpan, menguasai narkotika golongan 1 jenis sabu. Tersangka berasal dari Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan, dan ditangkap di wilayah Desa Batangsaren, Kecamatan Kauman. Dikatakan Kasatreskoba Polres Tulungagung AKP Andri Setya melalui Paur Subbag Humas Iptu Nenny
Gresik, Memorandum Satgas TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik bersama warga Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, terus kerja keras merampungkan pembangunan jalan paving, Kamis (1/7). “Pekerjaan pemasangan paving itu yang dilakukan bersama-sama warga secara bergotong royong dengan tujuan untuk pembangunan jalan,” ujar Pasiter Kodim 0817/Gresik Kapten Inf Siari, Kamis (1/7). Ditambakan Siari bila warga bersama anggota satgas terus bekerja memasang paving dengan menggunakan alat tradisional. “Setelah semuanya dipasang nantinya anggota akan melakukan pemasangan batu penguat di sisi kiri dan kanan,” lanjut Siari. (tyo/lis)
FOTO: MEMORANDUM/MAD
Tersangka Wahyu Prasetiawan beserta barang bukti.
Sasongko, penangkapan ini merupakan hasil ungkap kasus yang dilakukan anggota satreskoba. “Dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa satu poket sabu 0,38 gram, satu lembar tisu, satu lembar lakban warna hitam, dan sebuah handphone,” terangnya, Kamis (1/7). Kini, lanjut Iptu Nenny, tersangka b e s e r t a b a ra n g b u k t i n y a t e l a h diamankan di Mapolres Tulungagung guna menjalani proses hukum lebih lanjut. “Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” jelasnya. Pihaknya menegaskan, akan terus memburu dan menindak tegas semua pelaku penyalahguna narkoba di wilayah hukum Polres Tulungagung. (mad/lis)
Petugas membawa sepeda motor Yamaha RX Spesial ke Mapolsek Grati.
Ditemukan Warga, Polisi Serahkan Motor ke Pemilik Pasuruan, Memorandum Unit Reskrim Polsek Grati mengembalikan sepeda motor Yamaha RX Spesial warna hitam milik Arief E Agung Wicaksono, asal Dusun Kajarkuning, Desa Kedawung Wetan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Motor tersebut ditemukan tak jauh dari rumah korban, yaitu di tengah-tengah areal ladang tebu, Kamis (1/7) sekira pukul 08.00. Kapolsek Grati Kompol Suyitno menjelaskan, awalnya sepeda motor tersebut di parkir di depan halaman rumahnya dengan tujuan hendak diservis. “Setelah itu korban membeli makanan. Saat kembali, motor milik korban sudah tidak ada pada Rabu (30/6) sekira pukul 19.30,” ucap Suyitno, Kamis (1/7). Sepeda motor itu ditemukan warga yang sedang mencari rumput. Kemudian memberitahukan kepada warga lainya jika ada motor diparkir di tengah areal tanaman tebu. “Selang beberapa saat kemudian, perangkat desa bersama babinkamtibmas dan babinsa mendatangi lokasi penemuan sepeda motor. Lalu motor diamankan di Mapolsek Grati,” jelasnya. “Kini sepeda motor tersebut sudah dikembalikan kepada pemiliknya,” imbuh Suyitno. (rul/lis)
Polres Tulungagung Bagikan SIM Gratis Tulungagung, Memorandum Puluhan penyandang disabilitas dan pemohon SIM yang ulang tahun pada 1 Juli hadir di halaman Mapolres Tulungagung, Kamis (1/7). Mereka mendapatkan SIM gratis dari Polres Tulungagung sebagai wujud kemeriahan HUT ke-75 Bhayangkara. Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto mengatakan selain membagikan SIM gratis, pihaknya juga menegaskan peran Polri selama masa pandemi Covid-19. “Terima kasih kepada rekan-rekan media atas sinerginya selama ini. Kita bersama pemkab hingga TNI juga melakukan berbagai upaya di masa pandemi. Di antaranya meminimalkan p o t e n s i p e n y e b a r a n C ov i d - 1 9 , mendukung upaya penyembuhan, maupun upaya pemulihan ekonomi nasional di Tulungagung,” ujarnya, usai mengikuti upacara virtual perayaan HUT Bhayangkara di mapolres. Handono memastikan terus ada penerapan operasi yustisi dan penegakan aturan jam malam di Tulungagung. Di mana tujuannya juga untuk meminimalkan potensi penyebaran Covid-19. “Kita tetap melakukan upaya agar penyebarannya bisa ditekan. Kita pastikan tetap melaksanakan penegakan aturan jam malam dan operasi yustisi,” paparnya. Percepatan capaian vaksinasi juga
dilakukan dengan membuka gerai vaksin Covid-19 di sejumlah lokasi. Seperti di Satpas SIM Polres Tulungagung, KB Samsat Tulungagung, dan nantinya di beberapa kantor polsek jajaran. Sementara Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Mohammad Bayu Agustyan menyebutkan, kali ini pihaknya memberikan 45 SIM gratis, 35 SIM untuk pemohon penyandang disabilitas, dan 10 SIM bagi pemohon yang berulang tahun pada 1 Juli. “Pe m b i a y a a n n y a d i t a n g g u n g o l e h Po l r i , u n t u k m e m u d a h k a n masyarakat dalam mendapatkan S I M , s e b a g i a n d a r i m e re k a i n i adalah perpanjangan SIM, walaupun memang ada beberapa pemohon baru,” pungkasnya. (fir/mad/lis)
FOTO: MEMORANDUM/FIR
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Peringatan HUT Ke-75 Bhayangkara
Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto dan jajaran bersama warga yang mendapat SIM gratis di HUT ke75 Bhayangkara.
KEHILANGAN HILANG STNK P 2630 PD NK. 3433 NS. 2306 AN. AZES D/A DSN GUMUK KERANG AJUNG JBR HILANG STNK P 2876 GK NK. 4928 NS. 1467 AN. TRIDIYAH WULAN FEBRIYANTI D/A DSN GLUNDENGAN PANTI JBR HILANG STNK P 5754 HZ NK. 4238 NS. 8350 AN. DRS BAMBANGSETYONO HADI MM D/A DSN SUMBERAN AMBULU JBR HILANG STNK P 6130 QG NK. 8760 NS. 2944 AN. MUHAMMAD JAYA YUDIYANTO D/A JL SUNAN AMPEL SUKOWONO JBR
RALAT PENGUMUMAN LELANG Sehubungan dengan pengumuman kedua lelang eksekusi hak tanggungan P.T. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Manukan, yang terbit di harian Memorandum pada tanggal 01 Juli 2021 terdapat kesalahan pada penulisan sebagai berikut :
Tertulis : PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 UU Hak Tanggungan No 4 Th. 1996, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang Surabaya Manukan akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap asset jaminan debitur:
Seharusnya ; PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan di Surat Kabar Harian Memorandum tanggal 25 Mei 2021 dan berdasarkan Pasal 6 UU Hak Tanggungan No. 4 Th. 1996, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang Surabaya Manukan, akan melaksanakan Lelang Ulang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap barang jaminan debitur ; Demikian ralat ini dibuat sudah diperbaiki, dan ralat ini merupakan satu kesatuan dengan pengumuman lelang. Surabaya, 02 Juli 2021 P.T. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Manukan
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH Direktur Utama: MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Choirul Shodiq SH MH Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Pemimpin Perusahaan: Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Yoyok Khayatullah AMD SE Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/ Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
Dandim 0819/Pasuruan Letkol Inf Nyarman memberikan suapan nasi tumpeng.
Dandim 0819/Pasuruan Beri Kejutan di HUT Bhayangkara
FOTO: MEMORANDUM/TYO
Pasuruan, Memorandum Jajaran TNI dari Kodim 0819/Pasuruan mendatangi Mapolres Kota Pasuruan untuk menyampaikan ucapan selamat HUT ke-75 Bhayangkara. Kehadiran Dandim 0819/Pasuruan Letkol Inf Nyarman dan seluruh perwira staf bersama anggota untuk memberikan kejutan. Pada kesempatan tersebut, Letkol Inf Nyarman beserta keluarga besar Kodim 0819/Pasuruan menyampaikan ucapan Selamat HUT ke-75 Bhayangkara kepada seluruh jajaran Polres Pasuruan Kota. “Kami, jajaran Kodim 0819/Pasuruan hadir di sini untuk memberikan ucapan Dirgahayu ke-75 Bhayangkara. Semoga Kepolisian Republik Indonesia semakin jaya dan profesional,” ucap Nyarman, Kamis (1/7). Secara khusus Dandim Letkol Inf Nyarman menyerahkan kue ulang tahun dan nasi tumpeng kepada AKBP Arman, Kapolres Pasuruan Kota. “Kami berharap sinergitas antara TNI dan Polri, khususnya Kodim Pasuruan dan Polres Pasuruan Kota dan Polres Pasuruan makin kuat dan meningkat untuk mewujudkan Pasuruan yang kondusif,” jelasnya. Sementara itu, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman juga mengucapkan terima kasih atas ucapan ulang tahun kepada seluruh keluarga besar Kodim 0819/Pasuruan. “Terima kasih kami ucapkan kepada Dandim 0819/ Pasuruan dan seluruh jajaran atas surprise dan ucapan HUT Bhayangkara. Semoga sinergitas yang sudah terjaga akan terus meningkat dan tetap tejaga sampai kejajaran bawah,” ucapnya. (rul/lis)
Satgas TMMD menyemprotkan disinfektan.
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Kurangi Risiko Covid-19, Semprotkan Disinfektan
Gresik, Memorandum Satgas TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik bersama warga melaksanakan penyemprotan disinfektan di posko satgas dan lokasi sasaran TMMD. Penyemprotan ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti surat telegram dari komando atas untuk pencegahan dan meminimalisir penyebaran virus corona di lokasi TMMD. “Penyemprotan ini bukan hanya di posko, namun dilanjutkan di rumah-rumah warga,” ujar Pasiter Kodim 0817/Gresik Kapten Inf Siari, Kamis (1/7). Selain penyemprotan, masih menurut Siari, pihaknya juga menyosialisasikan tentang cara-cara menghindari virus corona yang sedang marak saat ini. “Satgas juga mengajari cara cuci tangan yang benar, dan mengimbau agar warga menghindari keramaian, batasi keluar rumah, makan makanan bergizi, rajin olahraga, dan sering berjemur di bawah sinar matahari,” lanjut Siari. (tyo/lis)
Satgas Covid-19 Tulungagung Kembali Perketat Izin Hajatan Tulungagung, Memorandum Sesuai data yang disampaikan Satgas Covid-19 Tulungagung, saat ini jumlah terkonfirmasi virus corona 3.510 orang. Jumlah kesembuhan 3,273 orang, dan 71 di antaranya meninggal dunia. Dalam 2 pekan terakhir jumlah penambahan kasus di Tulungagung juga mengalami peningkatan. Per hari ratarata ada di kisaran angka 20 kasus. Ketua Satgas Covid-19 Tulungagung Mar yoto Birowo mengatakan, peningkatan jumlah terkonfirmasi dalam beberapa hari terakhir ini menjadi perhatian semua pihak. Untuk itu Maryoto telah melakukan beberapa kebijakan guna menghambat penambahan terkonfirmasi Covid-19 di Tulungagung. Antara lain menerapkan work from home (WFH) bagi 50 persen ASN nonstruktural di lingkup Pemkab Tulungagung, serta mengaktifkan kembali 10 puskesmas penyangga
penanganan Covid-19. “WFH sudah kita berlakukan. Kemudian mengaktifkan 10 puskesmas penyangga juga kita lakukan,” terangnya, Kamis (1/7). Terbaru, satgas juga memastikan pengetatan izin bagi warga Tulungagung yang menggelar hajatan di musim pandemi. Pengetatan yang dimaksudkan adalah pengawasan secara ketat dan pemantauan izin hajatan secara ketat. Hal ini dilakukan agar prosesi hajatan tidak menimbulkan klaster baru penularan Covid-19. “Perketatan pemantauan di lapangannya, perketatan proses izinnya agar tidak ada potensi klaster baru. Saya juga mengimbau agar
p keluarga inti yang diundang cukup saja,” jelasnya. Pihaknya dengan tegas as untuk tidak memerintahkan satgas ada pemohon memberikan izin kepada ajatan di zona yang melaksanakan hajatan id-19. merah penularan Covid-19. sebut banyak Jika di lokasi tersebut masi dan sedang warga yang terkonfirmasi andiri maupun menjalani isolasi mandiri antina, maka isolasi di ruang karantina, hkan agar pihaknya memerintahkan sebut hajatan di lokasi tersebut tidak diizinkan. ta “Tentu sudah kita n sampaikan. Hajatan di zona merah jangan d i b e r i k a n i z i n ,” tegasnya. (fir/mad/lis)
FO TO :
ME
MO
RA
ND
UM
/F I R
Maryoto Birowo
DPRD Setujui Raperda dan Penetapan Tatib Pemilihan Wabup Tulungagung, Memorandum DPRD Kabupaten Tulungagung menggelar sidang paripurna di gedung Graha Wicaksana, Rabu (30/6). Dalam paripurna dibahas penetapan Raperda tentang Pertanggungjawaban dan Pelaksanaan APBD 2020 menjadi Perda, serta Penetapan Peraturan DPRD tentang Tata Tertib (Tatib) Pemilihan Wakil Bupati (Wabup) Periode 2018-2023. Secara umum seluruh fraksi di DPRD Tulungagung menyetujui penetapan ranperda tersebut menjadi perda. Namun, tetap dengan beberapa catatan yang disampaikan. Seperti Fraksi PDI Perjuangan, dalam pandangan akhir mengapresiasi penanganan Covid-19 di Kota Marmer. Namun juga meminta agar pemerintah daerah meningkatkan pemerataan infrastruktur di wilayah Tulungagung. Usai mengikuti sidang paripurna, Bupati Maryoto Birowo mengaku penetapan Raperda tentang Pertanggungjawaban dan Pelaksanaan APBD 2020 menjadi Perda, itu merupakan wujud sinergi pemkab dengan DPRD dalam mendorong pembangunan di Tulungagung. “Iya. Salah satunya tadi penetapan raperda menjadi perda tentang pertanggungjawaban penggunaan anggaran 020 kemarin,” ujarnya. Kemudian untuk penetapan Peraturan DPRD tentang Tata Tertib Pemilihan Wakil Bupati Periode 2018-2023, menurut Maryoto, sampai saat ini pihaknya terus menunggu perkembangan dari kedua partai
pengusung cawabup, yakni PDI Perjuangan dan Nasdem. “Kita menunggu perkembangannya dari partai pengusung,” tambahnya. Maryoto menyampaikan, sejauh ini baru PDI Perjuangan yang telah menetapkan calon wakil bupati. Sedangkan Nasdem masih belum ada kejelasan. Pihaknya juga telah menyurati Nasdem untuk membahas hal tersebut. Akan tetapi hingga saat ini belum ada satu nama calon tetap yang disampaikan. “Surat kedua sudah dilayangkan, tapi sampai saat ini belum ada nama yang ditetapkan. Mereka mengaku masih verifikasi dan seleksi,” paparnya. Maryoto tidak memberikan tenggat waktu kepada partai pengusung untuk menyelesaikan masalah ini. Dan pihaknya berharap agar secepatnya dilakukan, guna melengkapi pimpinan pemerintahan di Kabupaten Tulungagung. “Tenggat waktu tidak ada, kita berharap secepatnya,” tegas Maryoto. Sementara Ketua DPRD Tulungagung Marsono mengatakan, sebagai legislatif pihaknya menyiapkan sarana prasarana untuk mendukung itu. Salah satunya dengan menetapkan aturan tatib pemilihan cawabup. Selanjutnya soal nama calon wakil bupati yang diusulkan, itu kembali kepada partai pengusung. “Soal nama calon kan bupati juga sudah bersurat ke Nasdem, kita tunggu saja prosesnya,” terang dia. Yang jelas, lanjut Marsono, DPRD sudah mempersiapkan sarana prasarana, ketika nanti dua nama cawabup telah ditetapkan dan didaftarkan ke panitia. (adv/fir/mad/lis)
FOTO: MEMORANDUM/ADV
FOTO: MEMORANDUM/RUL
JAWA TIMUR
JUMAT WAGE, 2 JULI 2021 HALAMAN 9
Dari kiri: Bupati Maryoto Birowo dan Ketua DPRD Tulungagung Marsono bersama unsur pimpinan dewan.
memorandum.co.id
MOJOKERTO-JOMBANG Pasangan Muda-Mudi Terjaring Razia di Kamar Hotel
memorandumredaksi @gmail.com
JUMAT WAGE, 2 JULI 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Kasatpol PP Kota Mojokerto Dodik Heryana Murtono melalui Kabid Trantib Fudi menyebutkan, dalam razia ini petugas menyisir sejumlah kamar kos, hotel maupun warung remang-remang yang ada di Kota Mojokerto. Hasilnya ada belasan botol miras berhasil diamankan juga dua pasangan pemuda-pemudi yang kedapatan berada dalam satu kamar. Mereka yang terjaring langsung dibawa ke kantor satpol PP untuk dilakukan pendataan juga pembinaan.
FOTO: MEMORANDUM/NO
Petugas yang menggelar razia di salah satu kamar hotel.
orang. Laki-laki dan perempuan, mereka mengaku dari pondok di Jawa Tengah, dan sedang berjualan kalender," terangnya. Pihaknya mengaku akan melakukan tindakan lebih lanjut terhadap dua pasangan bukan suami istri itu. Dengan melakukan pemanggilan terhadap pengurus pondok yang disebutkan. "Khusus mereka ini (dua pasangan) akan kita
Respons Keluhan Masyarakat, Komisi D Hearing dengan Dinkes
Target Lepaskan Keterbelakangan Terwujud Gresik, Memorandum TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik telah membawa perubahan secara infrastruktur maupun noninfrastruktur. Ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Desa Siwalan untuk bangkit menuju masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera. Hal tersebut harus terus dibangun, entah itu dari pertaniannya maupun peternakan yang sudah nampak berhasil. Seperti peternakan milik Karjai, salah seorang warga Desa Siwalan.
Hearing yang digelar komisi D dengan dinas kesehatan.
Pemicunya dari puluhan anggota keluarga yang melakukan kontak erat tadi, belum dirapid maupun swab antigen,” terang Ketua Komisi D. Selain menginginkan untuk segera dilakukan uji kepada seluruh anggota keluarga. Warga memastikan jika memang nantinya ada juga yang terpapar lalu harus menjalani isolasi mandiri (Isoman). Mereka juga siap untuk membantu dalam kebutuhan sehari-hari. “Intinya masyarakat ingin agar ada respons dari dinas agar secepatnya melakukan tracing. Kalaupun nanti ada yang terpapar dan harus menjalani isolasi, mereka bakal membantu kebutuhan sehari-hari,” tegas Erna. Hasil dari hearing diketahui jika penyebab lambannya tracing akibat kurangnya tenaga medis. Kondisi ini dipicu akibat terjadinya lonjakan jumlah warga yang terpapar Covid-19 di Kota
Santri. Ditambah, adanya percepatan vaksinasi yang diakukan secara menyeluruh yang notabene menyedot ketersediaan tenaga medis. “Tracing lamban dilakukan sebab terjadi lonjakan jumlah pasien. Kondisi ini ditambah dengan adanya gerakan percepatan vaksinasi yang menyedot ketersediaan tenaga medis,” beber Ketua Komisi D. Namun demikian, melalui RDP yang digelar dengan Dinkes. Wakil rakyat mengimbau agar langkah pencegahan harus secepatnya dilakukan. Kalaupun nanti hasilnya ada anggota keluarga yang terpapar, tindakan medis harus juga diambil. “Bagi anggota keluarga yang tanpa keluhan, dapat menjalani isolasi mandiri. Namun bagi yang mengalami keluhan, dapat dirujuk ke RSUD Jombang,” pungkas Erna. (wan/adv/yok)
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho mengikuti upacara Hari Bhayangkara ke-75 di Gedung GBB Mapolres Jombang.
pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju'. Dalam amanatnya, Presiden Joko Widodo selaku inspektur upacara memberikan apresiasi yang setinggitingginya atas kerja keras seluruh jajaran Polri dalam menangani pandemi Covid -19. “Saya tahu betul, selain menjalankan
“Dengan pembangunan yang merata ini akan menyamakan status, sehingga perekonomian lebih maju,” kata Kades Siwalan Suhartono, Kamis (1/7). Ia berharap pelaksanaan TMMD ini selalu dilaksanakan secara berkesinambungan agar pemerataan benar-benar merata sehingga Bangsa Indonesia terlepas dari keterbelakangan. "Dengan semangat baru ini, maka tujuan menyejahterakanmasyarakat akan terwujud," pungkas Suhartono. (tyo/yok)
Satgas dan warga kompak dalam pengerjaan infrastruktur.
Wali Kota Mojokerto Menggelar Evaluasi Penanganan Kasus Covid-19
Polres Jombang Gelar Upacara Hari Bhayangkara secara Virtual Jombang, Memorandum Polres Jombang menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-75 secara virtual, Kamis (01/7) pagi. Selain dihadiri oleh Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, dalam kegiatan yang digelar di Gedung Graha Bhakti Bhayangkara (GBB) itu, hadir pula Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, Wakil Bupati Jombang Sumrambah, Ketua DPRD Jombang H Mas’ud Zuremi, serta Dandim 0814 Jombang Letkol Inf. Triyono. Kemudian hadir pula Dansat Radar 222 Ploso Jombang, Ketua MUI Jombang KH Cholil Dahlan, Ketua NU Jombang KH Salmanudin Yazid Al Hafidz (Gus Salman) dan Ketua Muhammadiyah Jombang Abdul Malik, Pejabat Utama Polres Jombang dan Kapolsek jajaran. Untuk diketahui, selain digelar virtual, dalam peringatan Hari Bhayangkarake-75tahuninimengusung tema 'Transformasi Polri yang Presisi mendukung percepatan penanganan Covid-19 untuk masyarakat sehat dan
Ia mengaku kendati berjualan kalender di luar wilayah Kota Mojokerto, namun untuk tempat beristirahat bersama rombongannya yang membawa tiga kendaraan roda empat tetap kembali ke hotel yang sama. "Dropnya di Pacet sama Sidoarjo, tidurnya tetap di sini (Hotel Slamet). Kita dua rombongan pondok sebenarnya," akunya saat dimintai keterangan. (no/yok)
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Jombang, Memorandum Merespons keluhan masyarakat Kecamatan Gudo, terkait tiadanya tracing kendati salah satu warga terpapar Covid-19, komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang menggelar rapat dengar pendapat (hearing, red) dengan Dinas Kesehatan (Dinkes). “Hearing kami gelar terkait keluhan masyarakat Gudo atas penanganan Puskesmas Plumbon Gambang. Kendati kini salah satu pasien sudah dirujuk ke RSUD Jombang, namun tracing kepada keluarga terlambat dilakukan,” papar Ketua Komisi D DPRD Jombang, Erna Kuswati, Kamis (1/7). Sesuai keluhan tadi, sambung Ketua Komisi D, selama menjalani perawatan lalu dinyatakan positif terpapar Covid-19, dari pihak keluarga pasien tidak dilakukan tracing, padahal terhitung 13 anggota keluarga berinteraksi dengan masyarakat. “Dengan jumlah anggota keluarga sebanyak 13 orang, tidak ada tracing yang dilakukan. Dengan kondisi tersebut, masyarakat khawatir terjadi penularan, sebab puluhan anggota keluarga lagi berinteraksi dengan warga,” sambungnya. Seiring uji swab yang menunjukkan hasil positif, kekawatiran tadi semakin memuncak. Pemicunya tak lain respons dari Dinkes yang dianggap telat. “Setelah hasil uji swab keluar, masyarakat semakin khawatir.
lakukan pemanggilan terhadap pihak pondok yang dimaksud. Sedangkan pemilik minuman keras juga akan kita lakukan pemanggilan," tegasnya. Sementara itu, dua pasangan muda-mudi yang diamankan di kantor satpol PP juga mengakui dari salah satu pondok di Jawa Tengah, dan sudah dua hari berjualan kalender di sekitaran wilayah Pacet, Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Sidoarjo.
FOTO: MEMORANDUM/TYO
Mereka mengaku berasal dari salah satu pondok pesantren yang ada di Jawa Tengah dan sudah dua hari berjualan kalender di sekitaran wilayah Pacet, Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Sidoarjo. Mereka terjaring razia pada Rabu (30/6) malam oleh petugas gabungan dan Satpol PP jjuga TNI. Bukan hanya mengamankan dua pasangan, dalam razia gabungan ini petugas juga mendapati mobil tak bertuan yang didalamnya terdapat minuman keras.
Dalam razia kali ini petugas melakukan penyisiran mulai warung yang ada di Benteng Pancasila. Di sana, petugas mendapati satu unit mobil tak bertuan berisikan minuman keras. "Untuk mobil yang berisikan minuman keras kita tindaklanjuti kita BAP dan kita akan memeriksa pemiliknya," ungkapnya. Se l a i n i t u , p i h a k n y a j u g a melakukan penyisiran di sejumlah hotel di Kota Mojokerto mulai dari Hotel Sekarputih, Hotel Raden Wijaya, dan Hotel Selamet. Hasilnya didapati empat orang bukan suami istri berada dalam satu kamar dan juga empat pemuda yang berada dalam satu kamar tengah mabuk. "Ada dua pasang bukan suami istri, dalam satu kamar dihuni empat
tugas-tugas utamanya, jajaran Polri telah bersinergi dengan jajaran TNI, dokter, tenaga kesehatan, kementerian dan lembaga, dan dengan aparat pemda, khususnya dinas kesehatan serta relawan dan aparat pendukung lainnya dalam menangani pandemi ini,” papar Presiden, Kamis,(1/7). Ditegaskan Presiden, di masa sulit seperti pandemi Covid-19 saat ini, kehadiran serta keterlibatan seluruh jajaran Polri sangat dibutuhkan. Mulai dari tingkat Mabes, Polda, Polres, hingga Polsek. “Dalam situasi yang sulit sekarang ini, kehadiran dan keterlibatan seluruh jajaran Polri sangat dibutuhkan. Mulai tingkat Mabes, Polda, Polres, dan Polsek semua harus bergerak cepat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, yang saat ini kita sedang lakukan adalah upaya penanganan Covid-19 agar segera teratasi,” pungkas Presiden Joko Widodo. (wan/yok)
Mojokerto, Memorandum Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menggelar rapat evaluasi penanganan kasus Covid-19 di daerahnya. Bersama Satgas Covid-19 dan instansi terkait, orang nomor satu di Pemkot Mojokerto tersebut menyampaikan kondisi penyebaran Covid-19 di Kota Mojokerto mulai 16-29 Juni 2021. Dalam dua minggu terakhir jumlah warga yang terpapar semakin meningkat mulai dari klaster Sidomulyo, Sekarputih, dan Pekayon. Untuk menangani lonjakan kasus Covid, Pemkot Mojokerto menyediakan 2 RS rujukan yang diutamakan pasien bergejala berat yaitu RSUD dr Wahidin Sudirohusodo dengan total tempat tidur isolalasi 105, dan tempat tidur ICU 7. Sedangkan RS Gatoel dengan tempat tidur isolasi 67 dan ICU 12 tempat tidur. "Selain dua rumah sakit tersebut, Pemkot juga menyiapkan 4 RS nonrujukan dengan kapasitas 71 tempat tidur isolasi dan 1 tempat tidur ICU," jelas Ning Ita, Kamis (1/7). Lebih lanjut dikatakannya, keterisian tempat tidur di seluruh RS di Kota Mojokerto per 29 Juni 2021 adalah 86, 8% untuk TT isolasi dan 95% untuk tempat tidur ICU. Dari jumlah tersebut, 40% pasiennya adalah warga Kota Mojokerto dan selebihnya pasien dari luar Kota Mojokerto. Untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid, Pemerintah Kota Mojokerto telah menyiapkan rumah karantina baru di balai diklat Kota Mojokerto yang mampu menampung 25 pasien. Karena ruang karantina di rusunawa untuk pasien covid bergejala sedang dengan total kapasitas 67 tempat tidur sudah terisi penuh. Ning Ita juga menyampaikan kepada warga yang terpapar Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing dengan kondisi tanpa gejala dan gejala ringan. Saat ini ada sebanyak 244 orang yang sedang isoman "Bagi warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing diberikan fasilitas dari Pemkot
berupa makanan, vitamin dan probiotik," terang Ning Ita. Semua itu untuk menekan penyebaran virus yang penularannya lebih cepat, satu-satunya upaya pencegahan yang paling ampuh adalah disiplin dalam Protokol Kesehatan 5M. "Karena itu saya ingatkan untuk terus menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer, menghindari kerumunan dan membatasi bepergian atau mobilisasi," tandas Ning Ita. Bagi masyarakat yang sakit diharapkan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat tanpa menunggu kondisi lebih parah. Vaksinasi tidak mencegah dari keterpaparan covid tetapi menurunkan risiko keparahan akibat terinfeksi covid. Ia juga mengajak warga mengaktifkan kembali peran Kampung Tangguh dalam percepatan penanganan covid di masing-masing lingkungan. Satgas telah menerbitkan SE tentang perpanjangan pemberlakuan PPKM Mikro dan mengoptimalkan Posko Covid di level kelurahan. SE ini berlaku mulai 23 Juni 2021- 5 Juli 2021. Untuk mengetahui kondisi terkini terkait penyebaran Covid-19 di wliayah Kota Mojokerto bisa diakses melalui website covid19. mojokertokota.go.id yang menyampaikan informasi terupdate zonasi pada tiap RT sebagaimana instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2021. Menghadapi lonjalan kasus Covid 19 didaerahnya Ning Ita tidak mengharap terjadinya Lockdown, sebab ekonomi harus tetap bergerak. Kondisi lockdown tidak diharapkan untuk terjadi di Kota Mojokerto. pemerintah tidak melarang kegiatan dalam rangka perputaran ekonomi, di sisi yang lain semua pihak harus taat protokol kesehatan. "Peninjauan terus kami lakukan agar masyarakat taat protokol kesehatan setiap kali berkegiatan. Saling menjaga, saling mengingatkan dan saling melindungi agar tidak jatuh ke zona merah," pungkasnya. (war/adv/yok)
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Mojokerto, Memorandum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto menjaring dua pasang muda-mudi bukan suami istri dalam satu kamar hotel. Mirisnya lagi, selain dua pasangan itu juga diamankan empat pemuda yang tengah mabuk di salah satu kamar hotel di Kota Mojokerto.
Wali kota menyampaikan paparan evaluasi penanganan kasus Covid-19.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM & KRIMINAL
JUMAT WAGE, 2 JULI 2021 HALAMAN 11
139 Personel Naik Pangkat FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
Polrestabes Surabaya Gelar Upacara Virtual HUT Ke-75 Bhayangkara
Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta memberikan piagam penghargaan kepada salah satu kapolres jajaran.
Delapan Poin untuk Polda Jatim Lebih Maju Surabaya, Memorandum Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta bersama Wakapolda Jatim melaksanakan Upacara Pembinaan Tradisi Polri dalam rangka HUT ke-75 Bhayangkara 2021. Dalam giat itu hadir juga Kajati Jatim, Kabinda, Kepala BNNP, Wakil Gubernur Jatim, Kasdam V Brawijaya, Wakil Ketua DPRD, Daguskamla Koarmada II, dan Wakalanti Jatim. Kegiatan itu dilaksanakan di Rupatama Polda Jatim pada Kamis (1/7) pagi. Pelaksanaan upacara digelar dialog interaktif dengan polda jajaran dan dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo. Dialog interaktif tersebut membahas tentang perkembangan situasi kamtibmas dan penanganan Covid-19. Usai melaksanakan Upacara Pembinaan Tradisi Polri, kegiatan dilanjutkan dengan tasyukuran dengan tema Transformasi Polri yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju. Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan delapan poin penting. Tujuannya untuk kemajuan kinerja masing-masing polda di Indonesia. Isi arahan itu antara lain terus aktif mendukung kebijakan pemerintah menangani pandemi Covid-19 melalui sinergi dengan TNI, dokter dan tenaga kesehatan, aparat pemda khususnya dinas kesehatan, relawan, serta aparat pendukung lainnya Jangan lengah menjalankan tugas pokok di tengah pandemi Covid-19 untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Juga menegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, berpacu menguasai perkembangan teknologi mutakhir dalam menghadapi ancaman terhadap kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara yang semakin kompleks. Harus bijak, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia dalam menggunakan kewenangan Polri melakukan penangkapan, penahanan, penggeledahan serta penyitaan. Berwajah ramah dan selalu bersikap melayani masyarakat luas, namun tetap tampil tegas dan tanpa pandang bulu. Menjalankan tugas dan wewenang dengan presisi, akurat, serta merujuk kepada peraturan perundang- undangan dan menjunjung tinggi norma-norma martabat masyarakat. Mengembangkan sumber daya manusia (SDM) Polri secara transparan dan akuntabel serta mencari karakter yang sesuai dengan tugas-tugas Polri. (fdn/nov)
Pria Jatisrono...
Sambungan dari halaman 1
kan yang bersangkutan,” kata Kanitreskrim Polsek Tegalsari Iptu Marji Wibowo, Kamis siang (1/7). Marji menjelaskan, aksi tersangka bermula sekitar pukul 04.30. Modus pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak itu berpura-pura salat berjemaah. Tersangka juga sengaja mencari saf paling belakang. Tujuanyauntuk mempermudah mencari barang jemaah yang diletakkan di loker. Ketika pertengahan salat, mendadak tersangka meninggalkan saf. Dia kemudian menuju loker milik Mochamad Syarif yang kebetulan berada paling ujung. “Tersangka tidak menyangka jika gerak-geriknya sudah diawasi takmir masjid yang langsung mengamankannya setelah salat,” lanjut Marji. Dari hasil pemeriksaan terungkap, tersangka pernah beraksi di sejumlah masjid dan lokasi lain. Mei 2021 lalu, tersangka pernah mencuri HP milik jemaah masjid Pasar Kembang. Selain itu, tersangka juga pernah beraksi menjarah barang milik penjual di komplek Stasiun Pasar Turi. “Sasarannya uang dan HP Pak,” aku tersangka. (fdn/nov)
Kecewa
Sambungan dari halaman 1
in kalian dan halnya yang nggak benar lagi. Gimana perasaannya? Udah itu aja,” tegas Olla Ramlan tentang isi hatinya yang ditusuk dari belakang oleh Nindy Ayunda saat ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Olla Ramlan menyayangkan apa yang digosipkan oleh Nindy Ayunda tentang dirinya tidaklah benar. Hal yang membuat Olla Ramlan semakin kecewa adalah Nindy Ayunda dalam rekaman suara yang dia dapatkan memberikan pernyataan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Istri Aufar Hutapea itu merasa sangat wajar kecewa. Apalagi hal yang digosipkan oleh Nindy Ayunda sebagai sahabat mencakup nama baik Olla. “Ya pastinya semua kejadian sangat disayangkan apa lagi mencakup nama baik yang dirusak,” tegas Olla Ramlan. Olla Ramlan saat mengisi Kopi Viral membongkar sedikit isi rekaman suara Nindy Ayunda yang disebut sedang bergosip tentang dirinya. Bahkan adik Olla Ramlan, Jelita Ramlan tak menyangka Nindy Ayunda menggosipkan Olla Ramlan selingkuh. “(Nindy menggosipkan Olla dengan) Ada seseorang, (Olla) punya pacarlah siapa gitu. Nggak (sebut nama) nyebut jabatan. Pokoknya kalau mau dengar rekamannya aku jual aja deh,” tutur Olla Ramlan tertawa. “Maksud aku gini, benar kata Mbak Olla. Ini dia mengeluarkan jelas detail. Mending yang diomongin ini benar,” tukas Jelita Ramlan, adik Olla Ramlan. Olla Ramlan juga mengatakan hanya ada tiga hal yang bisa dilakukan oleh Nindy Ayunda. Itu dikarenakan sangat dipastikan suara dalam rekaman itu adalah Nindy Ayunda. “Cuma tiga yang bisa dia lakukan, satu ngeles, dua tidak merasa bersalah, tiga minta maaf. Aku nggak tahu bagian yang mana ntar (Nindy Ayunda lakukan),” tegas Olla Ramlan. (dth/nov)
Dalam giat tersebut, juga dihadiri Forkopimda Surabaya, pejabat utama, dan polsek jajaran. Perwira kelahiran Papua itu, juga berharap Polri semakin berjaya dan menjadi lebih baik lagi dalam mengemban tugas untuk melayani masyarakat. Untuk HUT Bhayangkara kali ini, tema yang diangkat adalah ‘Transformasi Polri yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju’.
“Kemudian untuk harapan ke depannya semoga pandemi cepat selesai, Polri semakin jaya dan jadi lebih baik lagi dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan masyarakat yang presisi,” harap Isir. Selain itu, Polrestabes Surabaya juga menggelar upacara korps rapor kenaikan pangkat reguler dan pengabdian periode Juli 2021. Pelaksanaan acara yang dilakukan secara virtual di ruang di Mapolrestabes Surabaya itu, 139 anggota polrestabes naik pangkat setingkat lebih tinggi. Di antaranya dari AKP
FOTO: MEMO RANDUM/RIO
Surabaya, Memorandum Kapolrestabes Surabaya Kombespol Johnny Eddizon Isir berharap ke dapan pandemi covid-19 segera berakhir. Hal itu disampaikan Isir dalam upacara virtual HUT ke-75 Bhayangkara di ruang M Yasin, Mapolrestabes Surabaya, Kamis (1/7).
Pelaksanaan upacara HUT ke-75 Bhayangkara di Mapolrestabes Surabaya.
ke Kompol ada lima personel. Kemudian dari Iptu ke AKP ada enam personel, dari Ipda ke Iptu ada satu personel, dari Aiptu ke Ipda sebanyak 12 personel, dari Aipda ke Aiptu sebanyak
23 personel. Lalu dari Bripka ke Aipda sebanyak 67 personel, dari Brigadir ke Bripka sebanyak 22 personel, dan dari Bripda ke Briptu sebanyak 3 personel. Kenaikan pangkat anggota
Polri merupakan momen yang hanya terjadi dua kali dalam setahun. Dalam kepolisian kenaikan pangkat merupakan komitmen Polri dalam pemberian penghargaan kepada personel yang berdedikasi tinggi selama mengabdi kepada Korps Bhayangkara. Maka dari itu, kenaikan pangkat merupakan suatu amanah untuk kepolisian menjalankan tugasnya sebagai pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat. “Bahwa siapa saja anggota Polri yang melaksanakan tugas dengan baik, maka akan diberikan segala haknya serta mengucapkan selamat bagi anggota Polrestabes yang naik pangkat,” kata Kapolda Jatim Irjen lpol Nico Afinta dalam sambutan secara virtual dari Polda Jatim. (rio/nov)
Silaturahmi ke Teman, Beat Amblas Surabaya, Memorandum Berkunjung ke rumah temannya di Jalan Kuwukan, Sambikerep, motor Beat W 3163 CW milik Ian (34), asal Desa Laban, Menganti, Gresik, malah digondol maling. Atas kejadian itu, korban mengaku sudah melapor ke
Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Lakarsantri, Kamis pagi (1/7). Martha, istri Ian mengungkapkan peristiwa yang dialaminya terjadi pada Rabu (30/6). Ketika itu suaminya mendatangi rumah temannya di Jalan Kuwukan, dengan mengendarai
motor. Sampai di lokasi sekitar pukul 17.00. Kemudian motornya diparkir di dekat lapangan bersama motor lainnya milik warga setempat. Kurang lebih dua jam berbincang-bincang dengan temannya, sekitar pukul 19.00, korban pamit pulang. Ternyata motornya sudah
raib di parkiran.“Padahal motor sudah dikunci setir,” ungkap Martha. Ian berusaha mencari dengan bertanya ke para tetangga temannya tentang keberadaan motornya tapi hasilnya nihil. Akhirnya Ian melapor ke Polsek Lakarsantri. “Sempat dicari dan ditanyakan ke warga sekitar, tapi
Keluarga Minta Penangguhan Penahanan dapat perawatan, pengobatan, dan terapi di RS Wonogiri agar mendapat pemulihan kejiwaan yang lebih baik. Menurut Fahmi, adik kandung Fairus, kalau kakaknya itu memiliki gejala kelainan kejiwaan. Sehingga apa yang dilakukan oleh Fairus kepada Elok semuanya dilakukan tanpa sadar. Fahmi juga menjelaskan, kalau kakak kandungnya sudah sejak lima bulan terakhir melakukan pengobatan terapi di RSUD dr Soediran Mangun Sumarso, Kabupaten Wonogiri. “Kakak saya selama ini sudah melakukan pengobatan kejiwaan awal Januari 2021 di RS Wonogiri setelah mendapat beberapa obat yang diminum dia merasa lebih
baik. Tapi setelah itu, tidak melakukan kontrol ke RS lagi padahal obat yang diminum sudah habis. Itu yang pernah diterangkan oleh pihak dokter jiwa waktu itu,” beber Fahmi, saat dikonfirmasi, Kamis (1/7). Ia menambahkan, apabila kakaknya ingin bisa lebih baik kejiwaanya harus dirawat secara intensif selama 8 bulan dan jika tidak intensif perawatannya bisa membuat gangguan kejiwaanya jadi sangat berat. “Dikarenakan tidak kontrol dan melakukan perawatan kembali ke RS, akhirnya gangguan kejiwaan kakak saya kambuh. Oleh sebab itu, kami mengajukan surat bukti ke kejari agar penahanan yang bersangkutan dapat ditangguhkan,”
Sambungan dari halaman 1 imbuhnya. Bersama penasihat hukum Fairus, Fahmi juga menunjukkan bukti surat laporan hasil pemeriksaan dokter kejiwaan RSUD dr Soediran Mangun Sumarso. Dalam surat tersebut terdapat kesimpulan bahwa tersangka mengalami episode depresi berulang, episode depresi berat tanpa gejala psikotik. Abdul Salam, penasihat hukum Fairus menjelaskan permohonan penangguhan itu disebabkan kliennya mengalami trauma masa lalu berupa tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). “Sekarang beliau di dalam tahanan juga sedang sakit, depresi, hingga berat badannya turun.
Oleh karena itu, kami memohon kepada Kejari Surabaya dan Polretabes Surabaya segera bisa melakukan tahap dua agar dapat dilakukan penangguhan penahanan atau minimal tahanan kota agar dilakukan perawatan dan terapi atas gangguan kejiwaannya di RS wonogiri yang sebelumnya sudah merawat dan mengobati klien kami,” paparnya. Secara hukum, lanjut Abdul Salam, pihaknya menunggu hasil dari Polda Jatim. Bila diketahui ada gangguan jiwa maka kliennya tidak dapat dipidana. “Dan kasusnya bisa dihentikan,” imbuh dia. Terpisah, Kasipidum Kejari Surabaya Farriman Isandi Siregar menjelaskan, saat ini kasus Fairus telah memasuki tahap
22 Kali Beraksi hasil Beat, apotek Jalan Setro hasil Beat, Pasar Gedongan, Sidoarjo hasil dua Beat hitam dan merah, Jalan Bronggalan hasil Beat, depan SMK V Jalan Darmahusada hasil Beat, seberang Sate Ponorogo Kertajaya hasil Beat. Disusul di seberang minimarket Jalan Bronggalan hasil Beat, di parkiran warnet Jalan Bratang hasil
Vario putih dan Beat warna hitam, di minimarket Jalan Tropodo, Sidoarjo hasil Beat, dan di warung kopi Jalan Keputih berhasil menggondol Beat. Dari aksi dan hasil yang luar biasa tersebut, tersangka menjalani 8 bulan kurungan setelah divonis hakim. Setelah bebas, tidak membuat Rozi jera. Dia
mencari kolega lain untuk melanjutkan aksi kejahatannya di Kota Pahlawan. Tersangka akhirnya keok setelah betisnya ditembus timah panas. “Setelah kami telusuri catatan kejahatan mereka, tersangka Fathqur Rozy pernah menjalani hukuman. Dia diamankan tim Resmob Satreskrim Polrestabes
Surabaya. Sementara kasusnya kali ini, dia sudah beraksi 5 kali,” tutur Kanitreskrim Polsek Sukolilo Iptu Zainul Abidin, Kamis (1/7). Diberitakan sebelumnya, polisi meringkus dua pelaku curanmor pada Selasa (29/6) malam. Mereka, Fathqur Rozy Yudik Permana (26) warga Jalan Semolowaru Tengah Gang I dan Fahmi Reza
materi saja. “Warkop ludes. Tak ada korban jiwa karena warung sudah tutup sedari pukul 17.00. Diduga korsleting listrik,” kata Slamet, salah satu petugas command center. Terpisah, Kapolsek Asemrowo Kompol Hary Kurniawan membenarkan adanya kebakaran di warkop Tambak Langon tersebut. “Hanya saja pemilik warkop tidak melapor. Tapi kami tetap mendatangi lokasi dan memintai
keterangan sejumlah saksi,” kata Harry, Kamis (1/7). Sementara itu, kebakaran cukup besar juga menimpa rumah Naduroh di Jalan Tenggilis Mulya Gang VII, kemarin sore. Akibat jilatan api, bangunan di lantai dua bangunan tersebut nyaris ludes. Sebanyak 14 unit mobil damkar didatangkan untuk memastikan api dalam keadaan kondusif. Informasi yang dihimpun, insiden kebakaran itu bermula
sekitar pukul 14.28. Kobaran api kali pertama diketahui oleh Rony yang merupakan warga setempat. Menyadari api semakin membesar, Rony segera melaporkan ke call center 112. “Setelah mendapatkan laporan itu, kami langsung menginstruksikan semua pos untuk secara bergantian mendatangi lokasi. Api padam dan dinyatakan kondusif sekitar pukul 15.20,” kata Kabid Pembinaan Operasi-
tangan polisi, para pejudi langsung semburat. Tapi apes bagi Hasyim, Zainal, dan Harno karena gagal kabur dan berhasil ditangkap. Selanjutnya mereka dibawa ke ma-
harmonis, meski keluargaku sendiri hancur berantakan. Berkeping-keping. Aku bersyukur Mbak Nana tidak mengalamai kehancuran rumah tangga seperti aku,” kata Hanum. Hanum mengaku masih bisa bersyukur meski harus berpisah dengan sang suami. Sebab, mereka belum dikaruniai momongan. Jadi, dia bisa bebas beraktivitas apa pun tanpa merasa tergandoli keberadaan anak. “Beda dengan Mbak Nana dan Mas Kozin yang sudah dikaruniai seorang anak,” kata Nana sambil melirik Nana yang lelap di pangkuannya.
onal Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surabaya Bambang Vistadi. Bambang menyebut, penyebab kebakaran itu karena korsleting listrik dari salah datu saklar di lokasi. Meski demikian untuk memastikan penyebab lain, pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak kepolisian. “Untuk penyelidikan kami koordinasikan dengan polisi,” pungkasnya. (rio/fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 polsek untuk dimintai keterangan. “Ternyata judi sabung ayam di sana (Jalan Pragoto) sudah berlangsung lama. Kami sebagai polisi yang mendapat laporan
dari masyarakat tidak bisa tinggal diam dan segera menindaknya (menggerebek),” beber Soeryadi. Pengakuan para tersangka yang diamankan, mereka hanya
Kesan Lelah di Sorot Matanya Kesediaan Nana untuk tetap tinggal di Surabaya ternyata tidak sia-sia. Ia diangkat jadi wakil kepala sekolah. Dedikasi dan etos kerjanya yang maksimal mendapat apresiasi positif dari yayasan yang mengelola sekolah tempat Nana mengajar. Nana makin tenggelam dalam kesibukan. Dia melupakan keinginan menyusul Kozin tinggal di Pacitan. Nana juga tidak lagi sering mengeluh kepada Hanum soal Kozin yang tidak lagi hot saat pulang. “Aku turut bahagia melihat rumah tangga Mbak Nana yang
(25) asal Desa Bancar, Kecamatan Ngoro, Bojonegoro. Keduanya dibekuk ketika beraksi mencuri motor di depan Resto Cha Moga, Jalan Semampir AWS sekitar pukul 19.00. Selain mendekam di balik jeruji, dua sahabat karib itu juga harus menahan sakit setelah masing-masing betisnya ditembus timah panas. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1
Judi Sabung Ayam Pragoto Digerebek ungkap Soeryadi. Setelah memastikan, anggota Polsek Kenjeran selanjutnya menggerebek arena judi sabung ayam tersebut. Mengetahui keda-
P21. “Sudah dilimpahkan oleh penyidik tahap satunya,” kata Farriman. Ketika ditanya soal pihak keluarga tersangka mengajukan surat penangguhan penahanan, Farriman membenarkan. Namun pihaknya belum bisa memastikan kelanjutan dari proses penangguhan tersebut. “Iya benar ada. Jadi masih penyidikan ya, belum bisa memastikan,” jelasnya. Mengenai kapan proses tahap dua pelimpahan berkas dari Polrestabes Surabaya ke Kejari, Farriman memastikan akan dilakukan penyerahan tersangka dan barang bukti oleh penyidik dalam waktu dekat ini dan akan tahap dua. “Segera kita tahap 2-kan,” pungkasnya. (mg5/nov)
Sambungan dari halaman 1
Gegara Korsleting Saat itu, warkop dalam kondisi tutup. Tiba-tiba muncul api dan meludeskan bangunan yang terbuat dari seng dan kayu berukuran 5x10 meter tersebut. Warga yang mengetahui adanya kebakaran itu segera menghubungi petugas pemadam kebakaran (damkar). Sebanyak tiga unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.13.Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu dan hanya kerugian
tidak ada yang tahu sama sekali,” ujar Martha Terpisah, Kanitreskrim Polsek Lakarsantri Iptu Suwono saat dikonfirmasi mengatakan, belum menerima laporan terkait kejadian curanmor di Jalan Kuwukan. “Akan kami cek dulu ya Mas,” jelas Suwono. (rio/nov)
taruhan kecil-kecilan mulai Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu. “Judi sabung ayam buat iseng-iseng dan mengisi waktu luang saja Pak,” ujar ketiganya kompak. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 “Sekarang di mana mantan Mbak Hanum?” tanya Memorandum hati-hati. Takut menyakiti hati perempuan tegar ini. Hanum menggigit bibir. Berusaha tersenyum, tapi tampak berat. Perlahan-lahan ia lantas menjelaskan bahwa lelaki yang telah mengkhianatinya itu hidup bersama selingkuhannya. “Kabarnya dia hidup lontang-lantung dengan selingkuhannya itu. Seorang purel. Tinggal dari satu tempat kos ke tempat kos yang lain. Dia dipecat dari tempat kerjanya setelah ketahuan bosnya nyabu dengan wanita laknat
itu. Untung tidak dipolisikan,” katanya. Geram. Ada nada pahit terdengar dari ungkapannya. Hanum menyatakan salut kepada kakak dan suaminya. Mereka dilihat Hanum sebagai pasangan yang serasi. Sama-sama pekerja keras. Sama-sama mencintai. Dan sama-sama menjaga hati pasangan. Hanum selalu melihat Kozin memperlakukan kakaknya dengan mesra. Sejak awal menikah. Hanya akhir-akhir ini sikap itu berubah. Ada kesan lelah di mata Kozin setiap memandang Nana. “Aku meyakini itu terjadi ka-
rena Mas Kozin terkuras habis energinnya di Pacitan. Posisi kerjanya yang makin menanjak menuntut keseriusan bekerja. Ditambah perjalanan Pacitan-Surabaya yang demikian jauh, wajar kalau Mas Kozin kelelahan,” kata Hanum. Dibelainya rambut Nana yang agak kusut dan kusam. Untuk mengembalikan kemesraan dan keharmonisan kakak dan iparnya tersebut, suatu saat Hanum berinisiatif mengajak Nana memberi surprise kepada Kozin. Kebetulan hari jadi itu pas waktu kepulangan Kozin ke Surabaya. (jos, bersambung)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
JUMAT WAGE, 2 JULI 2021 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
Pengurus Partai NasDem mengunjungi Polres Lamongan.
Hari Bhayangkara, NasDem Kunjungi Polres Lamongan, Memorandum Partai NasDem Lamongan bersilaturahmi dengan jajaran kepolisian di ruang lobi Polres Lamongan, Kamis (1/7). Ketua Partai NasDem Lamongan Kaharuddin mengaku senang bisa bersilaturahmi sekaligus untuk mengucapkan selamat HUT ke-75 Bhayangkara. “Kami senang bisa bersilaturahmi di sini. Saya yakin Polres Lamongan akan lebih baik, tetap menjadi pengayom masyarakat Lamongan," terangnya. Kaharudin menambahkan, silaturahmi ini adalah bentuk dukungan kepada para jajaran Polres Lamongan dalam mewujudkan Kabupaten Lamongan yang maju, aman, dan kondusif. "Semoga tali silaturahmi ini tetap terjaga. Saya dukung penuh perjuangan aparat kepolisian, khususnya dalam mengatasi permasalahan terkait pandemi Covid-19 di Lamongan", ujarnya. Wakapolres Lamongan Kompol Argya Satrya Bhawana yang menerima kunjungan silaturahmi tersebut menyambut baik pengurus Partai NasDem Lamongan. "Silaturahmi seperti ini sangat penting saling menguatkan satu sama lain, untuk kemajuan Lamongan. Dengan semangat HUT Bhayangkara ini kami akan melakukan yang terbaik untuk masyarakat," pungkasnya. (nas/har/udi)
Hearing Komisi III DPRD Gresik bersama pihak terkait.
raan besar masuk ke jalan desa. Dampaknya terjadi persilangan dan kemacetan pun semakin terjadi. Ini yang perlu menjadi perhatian jika pemasangan road barrier tetap dipilih sebagai solusi jangka pendek. Yudiono juga mengeluhkan petugas di lapangan yang kurang komunikatif terhadap masyarakat. Ini dapat memicu paradigma buruk, sehingga harus lebih baik lagi. "Masyarakat tidak mau jika kemudian muncul stigma biang kemacetan
adalah warga Manyar. Untuk itu solusi yang nantinya diperoleh, haruslah mempertimbangkan secara keseluruhan," tegasnya. Hal senada disampaikan tokoh masyarakat, Abdul Muid Zahid. Pemasangan road barrier itu membuat lebar jalan semakin sempit. Awalnya 7,5 meter, kini berkurang sekitar 50 sentimeter. Sehingga jalan tidak mampu menampung banyaknya volume kendaraan, lebih-lebih jika kendaraan besar. Pihaknya meminta ketegasan
pihak berwenang untuk mengatasi aktivitas kendaraan di lokasi. Sebab, setiap harinya tidak kurang 2.000 kendaraan melintas di sana. "Jam operasional truk khususnya galian C dan batu bara, termasuk larangan parkir di sepanjang Jalan Raya Manyar harus ditertibkan," pintanya. Sementara itu, Kadishub Gresik Nanang Setiawan menjelaskan bahwa pemasangan barrier tersebut merupakan solusi jangka pendek. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pi-
hak terkait sebelum meletakkan pembatas jalan itu. "Kunci utamanya pelebaran jalan. Kajian sudah dilakukan baik bappeda maupun bina marga dan tahun ini diharapkan sudah selesai. Selanjutnya BBPJN akan melakukan menggelontorkan anggaran pelebaran," jelasnya. Ketua Komisi III DPRD Gresik menyebut pemasangan road barrier di lokasi dekat tugu Manyarejo itu merupakan kesepakatan dari beberapa rapat bersama. Ini menjadi solusi jangka pendek sembari menunggu pelebaran jalan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Pihaknya meminta agar pihak-pihak terkait segera menuntaskan apa yang menjadi persoalan. "Wajib dikaji kembali rekayasa jalan yang akan dilakukan. Termasuk menjalin komitmen bersama masyarakat dan perusahaan agar tercipta win-win solution," tegas politisi Golkar itu. Dewan juga meminta dinas perhubungan agar melaksanakan kesepakatan secara keseluruhan. 100 persen, tidak setengah-setengah. Juga meminta pihak Kawasan Industri Maspion agar mengatur arus keluar-masuk perusahaan dari pintu timur. (and/har/udi)
Jadi Narasumber Webinar
Bupati Anna Beberkan Pembangunan Ekonomi Daerah Bojonegoro, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bersama Indonesia Banking School (IBS) mengadakan webinar bertema Pembangunan Ekonomi Daerah, kemarin. Bupati Bojonegoro Anna Mu'awannah menjadi narasumber dan membeberkan terobosan dalam pembangunan ekonomi daerah. Webinar juga dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Difi A Johansyah sebagai keynote speech, Wakil Ketua II Indonesia Banking School Gatot Sugiono S SE MM sebagai moderator, dosen serta mahasiswa dari Indonesia Banking School (IBS). Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah menuturkan gambaran umum Kabupaten Bojonegoro. Bahwa Kabupaten Bojonegoro yang berada di Provinsi Jawa Timur dengan luas wilayah 231.145 Ha ini terdiri atas 28 kecamatan, 11 kelurahan dan 419 desa. Jumlah penduduk di Bojonegoro yang terdiri atas 1.341.817 juta jiwa terbagi atas laki-laki sebesar 674.326 jiwa
Anna Mu'awanah menjadi narasumber Webinar.
dan perempuan sebesar 666.211. Dengan jumlah KK sebanyak 443.832 dan tersebar di seluruh wilayah. "Jika dilihat dari gambaran umum untuk memaksimalkan usia produktif menjadi potensi SDM perbandingan antara laki-laki dan perempuan memang nampak signifikan," ungkap Bupati Anna. Untuk menuju sebuah pembangu-
nan daerah, selain memaksimalkan potensi SDM terutama pada usia produktif, tentu juga didukung beberapa faktor lain. Di antaranya, perkembangan pembangunan infrastruktur dan peran perbankan dalam pembangunan ekonomi. Perlu diketahui, Kabupaten Bojonegoro dalam mendukung proyek strategis nasional dan pengairan irigasi. Kini terdapat tiga bendungan yakni, Bengawan Solo yang mampu menampung 13 juta meter kubik air dan mengairi 11 ribu hektare lahan pertanian. Serta bendungan gerak yang mengairi 14 kecamatan di Bojonegoro dengan panjang 188.594 kilometer. "Untuk mendukung proyek nasional, saat ini juga sedang dalam tahap pengairan Bendungan Gongseng dengan kapasitas volume air 23.000.000 meter kubik," sambungnya. Selain itu, pembangunan ekonomi daerah lainnya juga ditopang beberapa faktor seperti konsentrasi pembangunan kawasan di Bojonegoro. Di antaranya, badan air 2.295, kawasan holtikultura sebanyak 10.365 hektare, hutan lindung
sebanyak 1.530 hektare, hutan produksi tetap sebanyak 94.410 hektare, permukiman pedesaan sepanjang 16.581 Km dan perkotaan sepanjang 20.920 Km. "Pembangunan kawasan juga perlu dalam pembangunan ekonomi daerah. Bojonegoro sendiri terdapat puluhan kawasan yang siap mendukung dengan total sebanyak 231.165," tandasnya Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Difi A Johansyah menyampaikan Bojonegoro bisa menjadi role model untuk pertumbuhan ekonomi daerah kepada daerah lain dan turut memberi dampak positif untuk perekonomian sekitar dan nasional. "Ekspor terbesar Jatim emas serta permintaan produk herbal organik saat ini meningkat. Ke depannya agar bisa memenuhi kebutuhan produk sifat sehat dan halal karena kini halal tidak hanya untuk umat muslim. Di luar negeri, halal menjadi syarat karena sifatnya sehat. Apalagi Bojonegoro termasuk sektor pangan terbesar ke-3 se-Jawa Timur," terangnya. (top/har/udi)
Pastikan Sesuai Target, Sekda Sidak Pembangunan Trotoar Bojonegoro, Memorandum Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro Nurul Azizah melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan trotoar dan perbaikan drainase atau saluran air di Kota Bojonegoro, kemarin. Hal itu untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan tersebut selesai sesuai target. Pembangunan trotoar merupakan program pengelolaan dan pengembangan sistem drainase masif dilaksanakan setiap tahun. Hal ini selain untuk mempercantik lingkungan juga untuk memperlancar sistem drainase. Tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mengalokasikan anggaran Rp 24,6 miliar untuk tujuh titik pembangunan saluran dan trotoar. Adapun lokasi pembangunan saluran drainase dan trotoar di Jalan KH Hasyim Ashari, dr Sutomo, Panglima Sudriman, Imam Bonjol, Trunojoyo, Mastrip, serta
lokasi pembangunan trotoar di Jalan Gajah Mada. Sekda Nurul Azizah menyampaikan bahwa dalam sidak tersebut juga melibatkan rekanan, sehingga evaluasi hasil sidak bisa langsung disampaikan ke rekanan untuk segera ditindaklanjuti. “Jadi sesuai dengan hasil sidak, untuk empat titik tersebut pada minggu ke 1 bulan Juli ini akan segera ada pekerjaan dengan menggunakan alat berat. Di antaranya penggalian saluran, pencabutan akar pohon, dan pemasangan u-ditch,” jelas Nurul Azizah, Kamis (1/7). Ia menjelaskan tentunya tahapan di awal Juli ini juga berlaku sama di tiga titik pekerjaan yang lain. Dirinya juga berharap kepada rekanan agar dalam melaksanakan pekerjaannya untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, termasuk arus lalu lintas. "Harus diperhatikan tahapan dalam pengiriman bahan material. Jangan
FOTO: MEMORANDUM/ DOKUMENTASI
FOTO: MEMORANDUM/ NASIH
Gresik, Memorandum DPRD Gresik mengkritisi dua rancangan peraturan daerah (raperda) usulan Pemkab Gresik. Yakni raperda tentang perubahan Perseroan Terbatas Gresik Migas menjadi Perusahaan Perseroan Daerah, dan raperda tentang penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat. Seperti disampaikan anggota DPRD Gresik Achmad Ubaidi dalam pemandangan umum (PU) Fraksi Gerindra. Pihaknya menilai pemerintah daerah sangat gencar sekali dalam melakukan upaya penyertaan modal di setiap badan usaha milik daerah (BUMD). "Tentu ini sebuah peluang besar dalam rangka otonomi daerah. Namun, apakah telah melakukan studi kelayakan terhadap perubahan Perseroan Terbatas Gresik Migas menjadi perusahaan perseroan daerah? Apakah memang akan membawa prospek dalam meningkatkan pendapatan daerah?" ujarnya penuh tanya. Sebab, pihaknya hingga saat ini belum menemukan peluang yang dapat disasar dalam perubahan itu. Ditambahkan, pendapatan daerah Kabupaten Gresik 2020, PT Gresik Migas terealisasi sebesar Rp 1 milyar atau 100,00 % dari target yang ditetapkan. "Namun dalam raperda perubahan, target apa yang akan diutamakan. Ini juga belum dijelaskan secara gamblang. Begitu juga terkait saham dan deviden. Persentase saham pemerintah daerah dan deviden tidak jelas," imbuh politisi dari dapil VIII Manyar, Bungah, dan Sidayu. Kemudian, terkait raperda tentang penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat. Menurutnya, bab III bagian kesatu tertib jalan dan angkutan jalan pasal 5 ayat (1) dan (2) menyebutkan setiap orang atau badan dilarang menyelenggarakan angkutan umum orang dan/atau barang dengan menggunakan kendaraan selain kendaraan bermotor umum di jalan umum. "Pada ayat (2) disebutkan izin atau persetujuan kendaraan bermotor umum dimaksud pada ayat (1) mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan. Dari sini kami melihat jalan umum mempunyai makna yang luas. Kami tahu banyak angkutan umum orang dan/atau barang yang beroperasi tidak memiliki izin, dan jalan yang dilewati juga bernama jalan umum," pungkasnya. Koreksi senada disampaikan FPKB, Siti Mucharomah. Pihaknya mengatakan Gresik Migas bukan perusahaan properti yang mencari pendapatan dari sewa gedung, namun pendapatan sepenuhnya dimaksimalkan dari kegiatan pengelolaan minyak dan gas. Di samping itu, pihaknya juga mendorong Gresik Migas agar bisa mengakses alokasi gas dari pemerintah pusat sebanyak-sebanyaknya mengingat ada ribuan industri di Kabupaten Gresik yang bisa menjadi potensi. "Kami juga berharap Gresik Migas bisa menjadi solusi atas kurangnya suplai kebutuhan bahan bakar masyarakat petani, petambak, dan nelayan di Kabupaten Gresik. Selama ini mereka terbelit dengan berbagai aturan dan keterbatasan kuota yang ada di stasiun pengisian bahan bakar umum," tandasnya.(and/har/udi)
Kepala Desa Manyarejo Yudiono mengatakan, pemasangan road barrier atau rekayasa lalu lintas itu merupakan tindak lanjut kesepakatan dari beberapa kali rapat bersama. Namun, pihaknya menyayangkan kesepakatan itu tidak dilakukan secara keseluruhan. Alhasil memicu kemarahan masyarakat. "Dari kesepakatan hanya 40 persen yang dijalankan. Dampaknya, titik macet semakin melebar hingga mengganggu aktivitas masyarakat sekitar," keluhnya. Ditegaskan, jangan sampai macet di jalan utama terjadi namun imbasnya mengganggu ketenteraman masyarakat. Ia menggambarkan, keberadaan pembatas jalan itu mengakibatkan banyak kenda-
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Legislatif Kritisi 2 Raperda Usulan Eksekutif
Bersama OPD terkait, Sekda Nurul Azizah sidak pembangunan trotoar.
sampai drainase belum digali tapi u-ditch sudah menumpuk sehingga mengganggu arus lalu lintas atau sebaliknya sudah ada penggalian tapi u-ditch belum ter-
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Satgas Sosialisasi KB dan KDRT Gresik, Memorandum Salah satu program nonfisik TMMD ke-111 Kodim 0817/ Gresik di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, sosialisasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan KB, Kamis (1/7). Sosialisasi tersebut bertujuan untuk menilai persepsi masyarakat tentang KDRT dan memberikan informasi kepada masyarakat tentang eskalasi, potensi, dan dampak KDRT terhadap kelangsungan hidup rumah tangga. "Dengan adanya kegiatan TMMD nonfisik, diharapkan kepada peserta dapat memahami pentingnya ketahanan keluarga dan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga. Sehingga,
FOTO: MEMORANDUM/ TYO
Rapat pengajuan raperda beberapa waktu lalu.
Gresik, Memorandum Pembongkaran paksa road barrier di Jalan Raya Manyar disikapi pihak terkait dengan duduk bersama. Komisi III DPRD Gresik mengundang pihak dinas perhubungan, Forkopimcam Manyar, perusahaan, perangkat desa hingga tokoh masyarakat. Tujuannya mencari jalan keluar penanganan macet di ruas jalan tersebut.
FOTO: MEMORANDUM/ ISTIMEWA
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Dewan Bahas Pembongkaran Paksa Road Barrier Manyar
Warga Desa Siwalan mengikuti sosialisasi yang digelar satgas TMMD di balai desa.
angka kekerasan terhadap perempuan akan berkurang," ujar Pasiter Kapten Kodim 0817/ Gresik Kapten Inf Siari. Untuk masyarakat Desa Si-
walan ini tentunya sangat bahagia. Karena dengan adanya sosialisasi KDRT, akhirnya mengerti arti sesungguhnya hidup berumah tangga.(tyo/udi)
sedia yang berakibat adanya genangan air. Dan yang lebih penting lagi adalah kualitas pekerjaan harus diutamakan,” pungkasnya. (top/har/udi)