Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 2 Desember 2022

Page 1

Tayang di YouTube Memorandum Online

JUMAT PAHING, 2 DESEMBER 2022

memorandumredaksi@gmail.com

memorandum.co.id

MemorandumTV & Memorandum Online

memorandum

memorandumonline & memorandumredaksi

memorandum

HARGA Rp 5.000,-

Gerombolan Pembacok Pemuda dan SekuriƟ Jadi Tersangka

4 di Bawah Umur, Dipicu Balas Dendam Surabaya, Memorandum Polres Pelabuhan Tanjung Perak akhirnya menetapkan tujuh orang tersangka dari 15 pemuda yang diamankan terkait penyerangan di pos sekuriti di perumahan Pakuwon City yang menyebabkan dua orang terluka. Dari tujuh orang terduga pelaku yang diamankan empat di antaranya masih di bawah umur. Ketujuh orang tersebut inisial AA (21), asal Jalan Sukolilo; NA (17),

FOTO: ISTIMEWA

Kapolsek Gunung Anyar Iptu Roni Ismullah menyerahkan motor ke pemilik.

Lupa Taruh Motor, Lapor Jadi Korban Gendam

 Bersambung ke halaman 11 

Surabaya, Memorandum Anggota unit Reskrim Polsek Gununganyar mengembalikan motor M Rehan Okvianto (17), warga Dusun Kemambang, Kelurahan Sumokembangsri, Balongbendo, Sidoarjo. Sebelumnya,  Bersambung ke halaman 11 

Ayu Ting Ting

Banjir Pujian

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

KONTEN GEROMBOLAN PEMUDA BERSAJAM

DIANCAM PASAL BERLAPIS Surabaya, Memorandum Konten gerombolan pemuda bersenjata tajam yang diunggah di media sosial (medsos) akhir-akhir ini sangat meresahkan masyarakat. Apalagi mereka tak segan akan melukai masyarakat jika dianggap mengganggu.

Ayu Ting Ting kerap menuai pujian ketika berpenampilan. Seperti dalam unggahannya di akun media sosial, dimana dirinya mengenakan busana casual. Dalam beberapa foto yang diunggah, pelantun Sambalado itu terlihat sangat cantik.

T

AMPIL dengan busana casual berwarna kalem tersebut, Ayu Ting Ting memadukannya dengan tas kecil yang membuatnya tampak  Bersambung ke halaman 11 

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Anton Elfrino Trisanto menginterogasi para terduga pelaku penganiayaan dan perusakan pos sekuriti di Pakuwon City.

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Anggota Polrestabes Surabaya mengamankan gerombolan pemuda di Dupak Bangunsari.

Ini jelas-jelas tindakan kriminalitas. Bukan hanya sekadar diamankan dan dilepas setelah membuat surat pernyataan serta memanggil orang tua. Padahal tak jarang juga ada korban jiwa. Ancaman pasal berlapis bisa dikenakan kepada mereka dengan UU ITE, UU Darurat, berita hoax, dan pasal 170 KUHP. Seperti kasus yang ditangani

Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya yang mendapat pelimpahan enam pemuda dari anggota Satintelkam yang sedang membuat konten Instagram di warkop daerah Dupak ini. Dari enam pemuda, tiga di antaranya terindikasi ikut gerombolan Allstar. “Saya tidak bisa memutuskan. Nanti hasil pemeriksaan akan dila-

Saya tidak bisa memutuskan. Nanti hasil pemeriksaan akan dilakukan gelar perkara. Biar kasatreskrim yang menyampaikan nanti. Yang pasti perannya masih sebagai saksi,” Ipda Arie Widodo

kukan gelar perkara. Biar kasatreskrim yang menyampaikan nanti. Yang pasti perannya masih sebagai saksi,” tandas Kanitjatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Ipda Arie Widodo kepada Memorandum, Kamis (1/12). Arie menambahkan, dari hasil pemeriksaan cuma tiga pemuda saja yang masuk dalam gerombolan yang lagi viral. “Mereka diamankan saat membuat konten di Instagram Allstar,” kata Arie. Berawal dari membuat konten di IG itulah, kemudian menjadi

Kanitjatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya

 Bersambung ke halaman 11 

Pesilat Tewas saat BerlaƟh

Luka Memar di Perut dan Dada Lamongan, Memorandum Nahas dialami remaja, MRD (15), asal Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan. Pamit berangkat latihan pencak silat malah berujung maut. Korban tewas saat latihan di pelataran SDN Tugu, Kamis (1/12) dini hari. Diduga kematian MRD akibat kekerasan dari seniornya. Kapolsek Mantup AKP M Kosim membenarkan adanya peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 23.30, korban mengeluh sakit di bagian perut dan dada saat latihan. Mengetahui hal tersebut, korban  Bersambung ke halaman 11  Korban MRD dievakuasi ke ambulans. FOTO: ISTIMEWA

Beli Kayu Log, Tertipu Rp 5,250 Miliar Surabaya, Memorandum Su Rekan bisnis tak selamanya mem memberikan keuntungan. Seperti yang dialami Dudung Hartito, Komisaris P PT Idub Sufi Wahyu Abadi yang berge bergerak di bidang kayu ini, berniat kerja sam sama malah merugi Rp 5,250 miliar. Ia dikemplang rekan bisnisnya, Andri Yanto, yang menawarkan kayu bulat (log) di areal hutan Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, K Kalimantan Timur. Merasa ditipu,

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Polisi mengecek lokasi terceburnya balita di sumur.

Balita Tewas Tercebur Sumur

Orang Tua Lalai Surabaya, Memorandum Peringatan bagi orang tua agar tak sembrono menjaga anak, terutama usia balita. Seperti yang menimpa AV (4), balita asal Kecamatan Semampir ini. Diduga orangtuanya lalai dan tak mengawasi, AV yang bermain sendiri di luar rumah tercebur sumur dan ditemukan tewas, Kamis (1/12). Jasad AV yang tercebur di sumur dengan kedalaman 4 meter itu, kali pertama ditemukan Husni (47), tetangga korban. Saat itu, saksi hendak mengambil air di sumur untuk mencuci mobil. Saat menurunkan ember, Husni terkejut melihat adanya sesosok kepala anak kecil mengambang di dalam sumur. “Saya melihat ada kepala manusia,” kata dia. Dengan kondisi panik, Husni langsung memanggil warga untuk meminta bantuan. Korban kemudian dievakuasi dari sumur. Setelah diangkat ternyata korban yang merupakan anak pertama dari KR (37), yang rumahnya hanya berjarak 4 meter dari lokasi.

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

 Bersambung ke halaman 11 

 Bersambung ke halaman 11 

Terdakwa Andri Yanto mendengarkan keterangan saksi di PN Surabaya.

Pernikahan karena Telanjur Hamil, padahal Hanya Sekali (3)

Orang Tua Bambang pun Diusir dan Pintu Rumah Dibanting

- Meng, Meng 268 laporan dugaan korupsi korups di Jawa Timur masuk KPK.

Ayah Niken yang pejabat pemerintah, sebut saja Broto, marah-marah. Dia mengusir Niken dan Bambang. “Aku tidak pernah merasa punya anak pendosa seperti kamu,” katanya.

- Ada yang bisa diselesaikan sambil minum kopi?

Si Mameng (Markus)

T

ANGIS Niken dan rengek permintaan maaf Bambang tidak mampu meluluhkan hati pria paruh baya itu. “Jangan pernah kembali,” kata Broto sambil menutup pintu.

Niken tidak pernah menduga ayah yang selama ini sangat menyayangi bisa bersikap seperti itu. Dia yakin bakal dimarahi, tapi tidak diperla Bersambung ke halaman 11 

ILUSTRASI: ISTIMEWA

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 2 Desember 2022 by memorandum - Issuu