Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 29 Oktober 2021

Page 1

13 Hari Menuju Hari Jadi SKH MEMORANDUM memorandum.co.id

JUMAT PON, 29 OKTOBER 2021

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,HA

DIDUGA CEMARKAN NAMA BAIK

KALAPAS WAJIB DIEVALUASI

BUPATI BOJONEGORO DIPOLISIKAN WABUP

PEREDARAN NARKOBA DIKENDALIKAN DARI LAPAS PORONG

Perkebunan Nike

Surabaya, Memorandum Fakta adanya peredaran narkoba yang dikendalikan napi Lapas Porong, seperti ungkapan terdakwa Andrew Indra Saputra yang divonis 5 tahun memantik semua pihak.

M

aka ide ini kelihatannya bisa menemukan waktunya yang tepat. Ini ide lama tapi baru satu-dua orang yang sudah saya ajak bicara. Dulu. Delapan tahun lalu. Menjelang saya expired. Ini juga hasil pemikiran baru dari realitas di lapangan. Bukan teori yang lahir di atas kertas. Bahkan

FOTO: MEMORANDUM/JAKA

TEMPULU DPR kita lagi selalu always: serbasetuju, apa saja. Mumpung pula kita lagi punya presiden yang suka bagi-bagi sertifikat tanah.

Praktisi hukum Ubhara Surabaya Prof Dr Solehuddin

Salah satunya praktisi hukum pidana Ubhara Prof Dr Solehuddin SH MH. Menurut dia, hal tersebut sudah bukan menjadi rahasia umum. “Bukan jadi rahasia lagi. Di lapas itu malah tempat beredarnya dan penggunaan narkoba yang aman. Fenomena ini sebenarnya

aparat penegak hukum itu tahu. Kalau ingin memberantas narkoba sampai ke akar-akarnya justru yang besar-besar itu diberantas,” tutur Solehudin dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (28/10). Ditambahkan Solehuddin, peredaran narkoba di

lapas harusnya segera ditindaklanjuti aparat penegak hukum. Solehuddin bahkan mempertanyakan kinerja para penegak hukum, padahal untuk perkara narkoba sudah dibentuk struktur hukum yang khusus untuk memberantas narkoba. “Kan ada BNN, ada reserse narkoba. Tetapi mengapa di lapas itu masih banyak peredaran narkoba. Harusnya penegak itu  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Oleh: Dahlan Iskan

Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko

 Bersambung ke halaman 11 

Buat Onar Usai Kenaikan Tingkat

 Bersambung ke halaman 2 

DJ Joana

Kritik Pemerintah

Sebulan Polda Amankan 72 Pesilat di Wilayah Polres dan Polresta

Pada Senin (25/10), Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar harga PCR diturunkan. Sampai akhirnya kemarin diputus harga PCR Rp 275 ribu. Namun sepertinya arahan Jokowi tak langsung diterima oleh semua fasilitas kesehatan.

D

J Joana membuktikan hal tersebut. Semalam PCR, ia merasa belum mendapat harga yang sesuai arahan Jokowi. Di Instagram, awalnya DJ Joana

Puluhan pesilat yang diamankan karena terlibat kekerasan dan perusakan. Mereka ditangkap petugas mulai September hingga Oktober di jajaran polres dan polresta.

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

 Bersambung ke halaman 11

Surabaya, Memorandum Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah sedang terlibat dalam proses hukum atas dugaan pencemaran nama baik. Menariknya kasus itu dilaporkan Wakil Bupati (Wabup) Budi Irwanto atau akrab dipanggil Wawan. Tercatat, Budi melakukan laporan ke pihak kepolisian pada 9 September 2021. Wawan diduga melaporkan Bupati Anna atas pencemaran nama baik. Di dalam surat pengaduan itu, terlampir sejumlah alat bukti. Di antaranya transkrip percakapan di

Surabaya, Memorandum 72 pesilat berbagai perguruan diamankan anggota gabungan Timsus Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim dan tim buser satreskrim polres jajaran. Para pesilat itu terbukti melakukan kekerasan dan perusakan. Puluhan pesilat yang diamankan itu telah beraksi selama September sampai Oktober 2021. sedangkan peristiwa kekerasan yang melibatkan perguruan pencak silat itu terjadi di delapan Polres dan polresta jajaran Polda Jatim. Di antaranya lima laporan Polres Lamongan, dua laporan Polres Jombang, satu laporan di Polres Kediri Kota, dua laporan di Polres Gresik, delapan laporan di Polres Nganjuk, satu laporan di Polresta Malang Kota dan satu laporan di Polres Blitar.  Bersambung ke halaman 11 

Kompor Meledak, Tamu Hotel Elmi Semburat

TKI di Arab Saudi (2)

Katut Sopir Truk

 Bersambung ke halaman 11 

U

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Surabaya, Memorandum Gegara kompor meledak, dapur dap Hotel Elmi di Jalan Panglima Sudirman mengeluarkan kepulan asap hitam. Kejadian pada Kamis dini hari (28 (28/10) itu menyebabkan me ratusan tamu hotel semburat menyelamatkan diri. terpa dievakuasi petugas Bahkan, lima tamu hotel terpaksa pemadam kebakaran (damkar) ka karena terjebak asap. Di

paya Udin mencari dan menghubungi Tunik selalu gagal. Suatu hari, di warung pinggir jalan besar, tanpa sengaja dia mendengar bisik-bisik soal Tunik. Kabarnya Tunik katut sopir  Bersambung ke halaman 11 

Tamu Hotel Elmi berhamburan menyelamatkan diri sambil membawa koper dan hanya mengenakan baju tidur.

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Pelajar Tambak Asri Curi HP Dokter Barang bukti HP yang dicuri IM.

Surabaya, Memorandum Berdalih tidak punya HP, pelajar SMK berinisial IM (17), warga Jalan Tambak Asri berurusan dengan polisi. Gegara dia mencuri HP milik seorang

dokter di RS Soewandi, Jalan Tambak Rejo. Tidak terima dengan perbuatan tersangka, korban, dr  Bersambung ke halaman 11 

ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS

Jelang HUT Ke-52 SKH Memorandum -

-

Meng, dewan usulkan honor modin di Surabaya naik Rp 1 juta. Masih boleh menerima berkat tahlilan, kan? Ntar dituduh gratifikasi?!

Si Mameng (Keluarga mayit)

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera 

Ambulans Gratis untuk Kemanusiaan Surabaya, Memorandum Sur H Hal berbeda akan terlihat di pe perayaan HUT ke-52 SuHa rat Kabar Harian (SKH) MemoranN dum pada 10 November mendatang. peray Jika sebelumnya perayaan dengan kegiatan biasa saja, kali ini Mem Memorandum membuat gebrakan luar biasa. Mengingat kondi kondisi Jatim yang masih

belum stabil dalam pengendalian pandemi Covid-19, secara perdana Memorandum meluncurkan ambulans gratis. Rencananya ambulans tersebut akan digunakan dalam misi kemanusiaan khususnya dalam proses penanganan Covid-19 di Jatim. Setelah diluncurkan, ambulans itu akan disiagakan di Kantor Memorandum, Jalan Ketintang Baru III nomor 91, Kecamatan Ga-

m yungan. Selain ambulans, SKH Memorandum juga menyiagakan sopir serta peralatan mediss dalam kendaraan tersebut. H “Rencana peluncuran ambulans SKH n Memorandum ini sebagai misi kemanusiaan a terhadap masyarakat Jatim khususnya Kota a Surabaya. Mudah-mudahan dengan adanya  Bersambung ke halaman 11 

SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

Pemred SKH Memorandum Ir Arief Sosiawan MM

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

JUMAT PON, 29 OKTOBER 2021 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Bupati Tantang Generasi Muda Ciptakan Perubahan Sidoarjo, Memorandum Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2021 dijadikan momentum Bupati Ahmad Muhdlor Ali untuk menantang generasi muda Sidoarjo berani berinovasi dan menciptakan perubahan.

Edi Purwanto

Pemdes Tanjekwagir Ajak Warga Ikut Vaksinasi Sidoarjo, Memorandum Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjekwagir, Kecamatan Krembung, terus mengajak dan mendorong warganya untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Hal ini guna menindak lanjuti instruksi Bupati Sidoarjo terkait percepatan pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat desa yang belum mendapatkan layanan vaksinasi. “Kami terus berupaya mengajak dan mendorong masyarakat agar yang belum divaksin bisa mendatangi gerai-gerai vaksin yang tersedia,” ujar Pj Kepala Desa Tanjekwagir Edi Purwanto, Kamis (28/10). Dia menargetkan, seluruh warganya sudah tervaksin. Baik dari kalangan remaja sampai lanjut usia. Sebab, menurutnya, dengan tervaksinnya semua warga desa, maka program vaksinasi nasional dalam menekan angka penyebaran Covid-19 bisa maksimal. “Mari kita dukung program pemerintah dalam melakukan percepatan vaksinasi ini,” tegasnya. Edi mengaku bersyukur adanya instruksi itu. Karena dengan percepatan vaksinasi sampai di tingkat desa, tentunya akan mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok. “Langkah yang dilakukan pak bupati itu sangat tepat dalam upaya menekan lonjakan kasus Covid-19, dan Alhamdulillah hampir semua warga kami sudah mendapat layanan vaksin,” tandasnya. (bwo/jok/epe)

Pe r u b a h a n i t u d a l a m arti positif bagi bangsa dan negara. Bupati kelahiran 1991 itu mencontohkan, pemuda dulu berjuangnya merebut k e m e rd e k a a n . Se k a ra n g , pemuda harus bisa meneruskan dan mengisi ruang-ruang strategis. “Pemuda sekarang harus berperan aktif mengisi pos strategis, baik di bidang ekonomi, sosial budaya maupun dalam politik,” katanya, Kamis (28/10). Pejabat yang akrab disapa Gus Muhdlor tersebut menyampaikan, bahwa pemuda masih memiliki idealisme yang kuat, langkahnya juga cepat. Sehingga ia tidak ragu untuk membuat kebijakan yang ramah pemuda. “Kami sudah membentuk Dewan Pemuda Sidoarjo, Mereka diberikan wadah untuk turut menyukseskan program Pemkab Sidoarjo,” ujarnya. Gus Muhdlor sudah melihat kinerja mereka, salah satunya berperan dalam menyukseskan vaksinasi Covid-19. Terbaru, generasi muda Sidoarjo juga menggelar kegiatan tanam pohon di situs bersejarah Terungwetan, Krian. Selain itu, dewan pemuda juga jadi wadah

untuk mendukung program pembangunan youth center pada 2023. “Dewan pemuda ini wadah awal untuk mendirikan youth center,” katanya. Yo u t h c e n t e r b e r u p a tempat khusus untuk pemuda. Rencananya dibangun di area mal pelayanan publik (MPP) di kawasan lingkar timur. Nantinya, di lokasi itu akan ada bangunan khusus aktualisasi diri para pemuda. Seperti co-working space, taman, dan lainnya. “Bakal jadi tempat pemuda aktualisasi diri, menambah kapasitas diri, menambah jaringannya,” pungkasnya. Harapan bupati setidaknya sudah terjawab dari prestasi yang diraih pelajar SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo. Tak main-main, prestasi internasional yang dipersembahkan. Melalui inovasi flood barrier karya Bayu Widihansyah, Wahyu Widihansyah, Shalihat Azka, Farhan Rahmansyah, dan Ezzedin Umbu, semuanya siswa kelas XI, menyabet medali emas di ajang World Invention Competition and Exhibition ( WICE) 2021 di Malaysia kategori IT and Robotic. Karya itu seperti yang dikatakan Bayu Widihansyah,

Gus Muhdlor foto bersama generasi muda Sidoarjo, beberapa waktu lalu.

bermula dari keprihatinan akan permasalahan banji ryang kerap dialami bangsa Indonesia. “Di luar negeri, banyak sekali berkembang teknologi barrier atau penghalang banjir. Namun kebanyakan berbahan keras dan harus dipasang secara manual. Kami ingin barrier ini bisa berfungsi secara otomatis begitu air sungai meluap dan non-aktif saat air sungai mulai menurun. Jadi bahan karet sebagai barrier kami pilih karena fleksibel,”

ujarnya kemarin. Jadi, ketika air sungai meluap maka barrier yang dipasang akan mengembang secara otomatis dengan menggunakan kompresor udara. Sehingga menambah kapasitas sungai dan mencegah air sungai meluap ke permukiman di sekitarnya. Secara sederhana inovasi ini menggabungkan sensor pendeteksi banjir dan teknologi barrier otomatis. Selain itu, di level Jawa Timur,

Sidoarjo juga patut berbangga ketika satu dari 10 kategori Pemuda Utama Jawa Timur 2021, diraih Ahadin Syarifudin Fahmi. Pemuda Sidoarjo itu meraih penghargaan bidang hobi dan prestasi sekaligus juara umum bidang tematik dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Penghargaan itu diberikan pada puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda 2021 yang digelar di Tuban kemarin. (*/bwo/jok/epe)

TP PKK Gelar Monitoring dan Evaluasi Program di Lambangan

Foto bersama setelah acara monitoring dan evaluasi 10 program pokok PKK di pendopo Balai Desa Lambangan.

Sidoarjo, Memorandum Tim Penggerak PKK (TP PKK) merupakan mitra kerja pemerintah dan organisasi kemasyarakatan yang berfungsi sebagai fasilitator, pelaksanaan, perencanaan, pengendali, dan penggerak pada masing masing jenjang. Semua dilibatkan agar bisa terlaksana 10 program PKK. Secara fungsional, kunci berkembangnya program dan kegiatan PKK justru dari adanya peran nyata yang diwujudkan istri pimpinan daerah. Seperti yang dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Lambangan, Kecamatan Wonoayu, Kamis (28/10). Dengan menggelar acara monitoring dan evaluasi 10 program pokok PKK yang dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Hj

Perkebunan Nike bisa jadi inilah jalan baru setelah bertahun-tahun menekuni jalan yang lama. Yang selalu gagal. Yang kegagalan itu akan terus menumpuk menjadi gunung berapi. Siapa pun presidennya –sejak Indonesia Merdeka– hanya terus menambah bara di dalam gunung itu. Intinya: sudah waktunya PTPN menjadi Nike atau Adidas. Yakni bisa menjadi perusahaan sepatu terhebat di dunia – tanpa perlu punya pabrik sepatu. Waktu itu saya dalam perjalanan dari pabrik gula di Brebes. Akan menuju ke pabrik gula di dekat Semarang. Saya ditemani dirut PTPN waktu itu dan stafnya. Pabrik gula di Brebes itu sekarang sudah menjadi rest area jalan tol yang sangat menarik. Apalagi kalau bisa sebersih rest area di Salatiga –rest area terbaik saat ini. Saya sudah beberapa kali mampir di dua rest area itu. Terakhir Selasa lalu. Rest area Salatigalah juaranya –Ungaran runner-up-nya. Brebes punya potensi mengalahkan semuanya. Dalam perjalanan

Sa’adah Ahmad Mudhlor Ali. Ni n g Sa s h a s a p a a n akrabnya, mengatakan TP PKK merupakan ujung tombak pembangunan yang bersentuhan secara langsung dengan keluarga. Karena itu, punya andil besar dalam memaksimalkan anggota keluarga. “Sebagaimana kita ketahui keluarga merupakan pondasi awal dan dasar pembangunan. Dengan adanya kegiatan ini semoga kita dapat meningkatkan pelayanan dalam kesejahteraan keluarga,” ujarnya. Momen ini merupakan salah satu wadah membentuk

Sambungan dari halaman 1 itulah saya sampaikan: coba bikin konsep baru PTPN menjadi Nike atau Adidas. Tidak usahlah PTPN mengelola kebun yang ribuan hektare. Sudah terbukti tidak mampu. Tanah PTPN semakin tidak terkelola. Luasannya terus menyusut. Banyak yang sudah menjadi kampung. Bahkan di Medan sudah ada yang jadi kota. “Tidak akan ada direksi yang bisa menyelesaikan itu,” kata saya. Apalagi di BUMN itu sulit diharapkan sukses yang berkelanjutan. Ka t a k a n l a h BU M N di zaman Eric Thohir ini sukses. Apakah bisa dijamin ganti presiden kelak bisa tetap sukses? Belum lagi kenyataan ini: Masyarakat di sekitar perkebunan miskinnya bukan main. Lihatlah penduduk yang hidup di sekitar kebun teh di Jawa Barat. Atau penduduk yang hidup di sekitar kebun tembakau di Jember, Jatim. Betapa miskin mereka. Aset negara terus berkurang. Penduduk yang menempatinya ilegal seumur hidup –untuk tidak mengatakan hidup dari

tanah haram. Perusahaan negara kian lemah di situ. Masyarakat sekitarnya miskin sekali. Manajemen perusahaan lebih sibuk menghadapi masalah daripada membuat kemajuan. PTPN serbakalah. Itu seperti main sepak bola kalah 0-5. Kalau yang kalah itu MU, mungkin hanya lagi nasibnya saja yang sial. Tapi yang kalah ini sudah diketahui semua orang: pasti akan kalah 0-5. Pun sejak sebelum bermain. Yang terbayang di otak saya waktu itu: PTPN memberi hak garap kepada penduduk s e k i t a r. S e t i a p orang mendapat 2 hektare. Dipilih yang mau bekerja keras. Yang mau diikat perjanjian hukum dengan PTPN. P T P N - l a h yang menentukan desain kebun, jenis tanaman, model penggarapan, tata cara pemeliharaan, pemupukan, penanganan panen, dan bagi hasilnya.

PTPN menjadi off taker mereka dan memasarkannya. Kebun itu menjadi ‘’milik’’ puluhan ribu rakyat, dengan supervisi oleh PTPN –atau konsultan yang ditunjuk. Langkah itu bisa dimulai dari perkebunan tebu, teh, karet dan tembakau di Jawa. Atau dimulai dari yang paling ruwet: di Sumut. Saya tidak melihat ada cara lain untuk memperbaiki PTPN kita. Yang sifatnya benar-benar tuntas – bukan ‘’tuntas’’ tuntutan dari atas. Saya pun yakin masih banyak ide lain dari siapa

saja. Tapi, setidaknya, lima persoalan pokok di atas harus selesai –bukan salah satunya. Tentu ada juga yang akan menganggap ide ini hanya omong kosong dari seseorang yang lagi post power syndrome. Saya siap menerima penilaian seperti apa pun. Bahkan saya pun masih akan bisa terhibur kalau ada yang mengumpat – meminjam istilah Anak Alay: Your Kitchen! Yang penting bagaimana kita bisa menemukan Nike dan Adidas di kebun-kebun kita. (*)

sinergi program dan kegiatan pemberdayaan kesejahteraan keluarga yang terjalin antara TP PKK dengan pemerintah desa (pemdes), guna mewujudkan pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat. “PKK memiliki basis peranan yang penting, sehingga diharapkan dapat tercipta TP PKK yang tumbuh dan berkembang pada kegiatan kelompok swadaya masyarakat,” ujarnya. Ketua TP PKK Kecamatan Wonoayu Aam Probo Agus Sunarno menambahkan, kegiatan ini merupakan upaya realisasi program kerja yang masuk ke dalam bagian dari sistem pembinaan

pengelolaan yang harus dilakukan. Hal itu guna mengkaji kembali hasil yang dicapai dari kegiatan yang telah dilaksanakan. “Kita akan menelaah kembali kegiatan yang telah dilaksanakan berdasarkan rencana program yang telah disosialisasikan sebelumnya, apakah hasil yang dicapai sudah maksimal atau belum,” sebutnya. P i h a k n y a b e r h a ra p, kegiatan ini mampu meningkatkan kapasitas personel anggota PKK yang berkualitas, terampil serta memiliki kemampuan yang memadai serta berwawasan kekinian. (zam/jok/epe)

PENGUMUMAN ULANG LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan yang terbit di surat kabar harian MEMORANDUM pada tanggal 30 September 2021 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Gresik akan melakukan lelang eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap aset jaminan debitur: No. Nama Debitur

Objek Lelang

Nilai Limit

Uang Jaminan

1 (satu) bidang tanah bangunan, SHM MOCHAMMAD No.147 an. Mochammad David Siswanto, 1. DAVID luas tanah 138 m2, terletak di Kelurahan Rp.830.000.000,- Rp.166.000.000,Pekauman, Kecamatan Gresik, Kabupaten SISWANTO Gresik, Propinsi Jawa Timur. Keterangan 9 Nominal uang jaminan yang disetorkan ke rekening Virtual Account (VA) masing-masing peserta dikirimkan secara otomatis kepada masing-masing peserta lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas diri dinyatakan valid; 9 Uang jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. 9 Segala biaya yang mungkin timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang.

Cara Penawaran lelang

Batas akhir penawaran Penetapan pemenang Pelunasan Harga Lelang Bea Lelang Pembeli Tempat Pelaksanaan Lelang

: Closed Bidding (dengan mengakses url (www.lelang.go.id). tata cara mengikuti lelang E-Auction dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada domain tersebut. : Jumat, 05 November 2021, pukul 09.00 Waktu Server EAuction (sesuai WIB) : Setelah batas akhir penawaran : Paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang : 2% dari harga lelang : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya di Jalan Indrapura Nomor 5 Surabaya.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang Gresik, Jalan Panglima Sudirman No. 89, Kabupaten Gresik

Gresik, 29 Oktober 2021 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk . Kantor Cabang Gresik


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

JUMAT PON, 29 OKTOBER 2021 HALAMAN 3

Resapan Air Diuruk

Banjir Hantui Warga Asemrowo dan Sukomanunggal Surabaya, Memorandum Normalisasi saluran air yang dimulai dari tol Dupak hingga ke kawasan Romokalisari masif dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya. lometer itu juga akan dilebarkan. Termasuk saluran air yang melintas di kawasan Dumar Industri dan pergudangan Suri  Bersambung ke halaman 4 

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Staf Pemeliharaan Bidang Pematusan DPUBMP Marvin Novianto menuturkan, selain melakukan normalisasi saluran air yang membentang sepanjang sekitar 2 ki-

Tiga pilar Asemrowo melihat kondisi resapan air yang diurug di kawasan pergudangan.

Surabaya, Memorandum Beratnya tugas modin saat ini tidak sebanding dengan honor yang diterima. Sebagaimana ketua RT/ RW yang sebelumnya telah mengalami kenaikan. Diharapkan honor modin di Kota Pahlawan ini dinaikkan hingga Rp1 juta per bulan. Hal itu diusulkan Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah. Itu disampaikannya dalam rapat pembahasan Rancangan

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Dewan Usulkan Honor Modin Rp 1 Juta Harapan kami bisa naik hingga Rp1 juta per bulan dari sebelumnya Rp 400 ribu per bulan. Totalnya ada 2.400 modin, itu artinya anggaran yang dibutuhkan Rp 2,4 miliar. Apakah nanti disetujui atau tidak, menyesuaikan kemampuan anggarannya dulu. KHUSNUL KHOTIMAH Ketua Komisi D DPRD Surabaya

APBD 2022 di ruang komisi. Menurut Ning Kaka, sapaan lekat Khusnul Khotimah menuturkan, saat kegiatan reses tempo hari sejumlah anggota Fraksi PDI Perjuangan banyak menerima curhat dari para modin tentang honor mereka yang tidak naik. “Harapan kami bisa naik hingga Rp1 juta per bulan dari sebelumnya Rp 400 ribu per bulan. Totalnya  Bersambung ke halaman 4 

Peserta upacara mengenakan pakaian adat daerah.

Pemuda Diharapkan Jadi Penggerak Perubahan Surabaya, Memorandum Pemuda-pemudi diharapkan bisa menjadi agen atau motor penggerak perubahan, baik ekonomi, sosial, dan terutama dalam membangun Kota Su-

rabaya. Hal ini disampaikan Wali Kota Eri Cahyadi saat memimpin upacara Sumpah Pemuda di Balai Kota Surabaya, Kamis (28/10).  Bersambung ke halaman 4 

Peringatan 93 Tahun Sumpah Pemuda

Ketua DPRD Surabaya: Kaum Muda Pilar Penting Pemulihan Ekonomi Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Ad Sutarwijono menilai pemuda pandemi Covid-19 dan adalah pilar penting dalam penanganan pen seluruh elemen kepemudapemulihan ekonomi. Dia mengajak meng royong bersama menunan di Kota Pahlawan untuk bergotong ber dan pemulihan ekonomi. taskan kerja penanganan pandemi pand ”Selamat Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober. 93 Tahun silam, pemuda dari dar berbagai daerah, dari berbagai organisasi, menanggalkan segala sekat identitasnya identitasnya,

untuk menjadi Indonesia. Saat ini, pasti dahsyat jika seluruh komponen pemuda bergerak bersama menangani pandemi dan membantu pemulihan ekonomi,” ujar Adi, yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan (PDI-P) Kota

A Anak muda bisa menjadi pilar mempercepat pemulihan ekonomi. Kekuatan ekonomi kaum muda, youth economy, harus didu didukung dengan desain kebijakan dari Surabaya yang mampu mendorong Pemkot Su mereka ta tampil lebih kuat, lebih inovatif, lebih berdaya ssaing. ADI SUT SUTARWIJONO Ketua DP DPRD Kota Surabaya

Surabaya, Kamis (28/10). Dalam hal penanganan pandemi, Adi mengapresiasi kiprah kaum muda di Surabaya yang terus bergerak bersama membantu masyarakat. Ada banyak relawan dari kaum muda yang bergerak menyukseskan vaksinasi hingga melakukan aksi sosial untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. ”Spirit kerelawanan kaum muda pada penanganan pandemi menegaskan bahwa arek-arek Suroboyo tidak akan tinggal diam ketika masyarakat sedang membutuhkan,” ujarnya. Dari sisi pemulihan ekonomi, Adi optimistis pemulihan ekonomi bakal lebih akseleratif jika digerakkan oleh kaum muda. Saat ini, setengah dari komposisi penduduk adalah gabungan dari generasi Z dan generasi milenial. Generasi Z adalah sebutan untuk mereka yang lahir tahun 1997-2012, kini perkiraan usia 8-23 tahun. Adapun generasi milenial adalah mereka yang lahir tahun 1981-1996, perkiraan usia sekarang 24-39 tahun. ”Anak muda bisa menjadi pilar

mempercepat pemulihan ekonomi. Kekuatan ekonomi kaum muda, youth economy, harus didukung dengan desain kebijakan dari Pemkot Surabaya yang mampu mendorong mereka tampil lebih kuat, lebih inovatif, lebih berdaya saing,” jelas pria yang karib disapa Awi ini. Dari sisi DPRD, lanjut Adi, pihaknya mendukung penuh upaya memberdayakan kaum muda. Dorongan kebijakan yang didukung dengan fasilitasi fiskal akan mampu memastikan kaum muda Surabaya berada di garda terdepan meraih prestasi, baik itu prestasi bidang ekonomi, riset, inovasi, sosial, budaya, olahraga, dan sebagainya. “Pemkot Surabaya perlu memandang jauh ke depan dengan semakin optimal menyiapkan SDM generasi penerus bangsa. Beasiswa, pemberdayaan, fasilitasi riset, dan inovasi, tumbuhnya ruang-ruang kreatif, dan pengembangan seni dan olahraga, adalah sekian contoh dukungan yang harus diberikan Pemkot Surabaya untuk anak muda,” pungkas Adi Sutarwijono. (yok/lis/*)

Bangkitkan Ekonomi, Dukung Pengembangan Wisata Bahari Sontoh Laut DI tengah himpitan pandemi, perekonomian di Kota Surabaya harus bisa bangkit dan berkembang. Karena itu, sejumlah upaya menuju ke arah sana terus digerakkan, di antaranya dengan mendorong pengembangan kehidupan masyarakat di kampung nelayan Sontoh Laut di Tambak Sarioso, Asemrowo. Termasuk pengembangan wisata bahari, sekaligus memperkuat kelompok sadar wisata, peran para pelaku UMKM, dan penyerapan tenaga kerja. Itu disampaikan Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono saat bertemu tokoh masyarakat dan warga nelayan Sontoh Laut di Tambak Sarioso. “Kami sangat mendukung penataan kawasan dan pengem-

bangan wisata bahari Sontoh Laut, sehingga bisa mengembangkan kehidupan kampung nelayan dan masyarakat sekitar,” kata Adi. Ia akan membawa kepentingan warga masyarakat di pesisir, yang seiring dengan program kebijakan Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji. “Wilayah ini menjadi salah satu destinasi wisata perairan di Kota Surabaya. Karena itu butuh dukungan dan sentuhan tangan Pemerintah Kota Surabaya,” kata Adi. Ia juga menerima curhat dari warga masyarakat tentang pengembangan sarana dan prasarana kampung. “Kami membutuhkan 14 titik PJU (penerangan jalan umum),” ujar Rozal, Ketua RW 04 Kelurahan Tambak Sarioso.

Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono naik perahu mengunjungi kampung nelayan Sontoh Laut di Tambak Sarioso, Asemrowo.

“Untuk kebutuhan PJU, sudah diajukan dan disurvei, tapi belum dikerjakan. Karena keterbatasan anggaran Pemkot untuk mena-

ngani Covid-19,” kata Heri Budi Santoso, Ketua PAC PDI Perjuangan Asemrowo. Ketua LPMK Kelurahan Tam-

bak Sarioso, Zainal, mengajukan perbaikan jalan. “Tolong dibantu Pak, untuk pembenahan jalan dengan pavingisasi. Kami usulkan melalu Musbangkel, tidak bisa diakomodir karena lebar jalan lebih dari 2 meter,” kata Zainal. Ada juga bunda PAUD yang mengusulkan diberi laptop dan bantuan WIFI internet di Balai RW. “Kami perjuangkan Ibu tentang pemberian laptop untuk sekolah PAUD,” ujar Adi. Adi menjelaskan, DPRD Kota Surabaya dan Wali Kota Eri Cahyadi telah mengesahkan APBD Perubahan tahun 2021, pada 29 September lalu. “Kami telah sepakati anggaran untuk peningkatan kesejahteraan nelayan Rp 19 miliar. Nanti para keluarga nelayan

yang tidak mampu akan mendapatkan pekerjaan dari pemkot di kawasan pesisir dan sungai. Akan diberikan honor Rp 2 juta kepada para pekerja,” ujar Adi. Seusai pertemuan, Adi Sutarwijono dan rombongan diajak naik perahu. Menyisir sungai, melewati pohon-pohon bakau, menuju gazebo di tengah laut. Menjelang senja, burung-burung berterbangan. Matahari hendak tenggelam di ufuk barat. “Asyik juga menikmati suasana alam yang tersembunyi, di balik hiruk-pikuk kota,” ujar Adi. Kawasan perairan itu dikepung kawasan industri Margomulyo dan depo kontainer. Terlihat lampu-lampu kapal menyala di kawasan Teluk Lamong. (yok/lis/*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

JUMAT PON, 29 OKTOBER 2021 HALAMAN 4

Pedagang Enggan Jualan

Dinas Koperasi Tarik Stan Pasar Jambangan hal ini dinas koperasi dan usaha mikro untuk menarik kembali stan yang tidak aktif ia menyetujuinya. “Kalau saya sebagai pengurus koperasi setuju, supaya pasar ini dari dulu inginnya ramai dan pedagang bukanya bareng-bareng. Tetapi saat ini dari pedagang saling menunggu,” ujarnya. Tambah Djamalludin, selama ini pedagang merasa merugi. Sebab, kondisi pasar yang sepi dan dagangan tidak laku sehingga banyak yang tidak terjual dan membuangnya. “Memang pedagang mengandalkan bisnis dan cari untung. Inginnya laku terus tiap hari. Tapi malah malah tidak laku, barang rusak, expired, dibuang, dan kulakan lagi,” jelasnya. Lanjutnya, seharusnya pemkot tidak hanya menyita begitu saja. Selama ini hanya pendataan tapi tidak ada pengarahan. “Misalnya di dinas perdagangan ada pasar murah, itu bisa ditempatkan di Pasar Jambangan untuk mengenalkannya. Dengan meramaikan pasar murah di sini, tapi selama ini tidak ada,” ujarnya. Tambahnya, menarik stan pedagang bukan merupakan solusi yang dilakukan pemkot. “Kecuali pasar ramai, pasti stan rebutan. Misalnya di Pasar Karah, orang jual stan pasti rebutan, Pasar Pagesangan juga begitu karena sudah ramai. Pedagang harus dibantu pemkot,” jelasnya. Jika stan ditarik, Djamalludin tidak mempermasalahkannya. “Tidak masalah. Tidak langsung dicabut, ada waktu, sambil dievaluasi dan diberi kesempatan lagi. Dan ada komunikasi antara pedagang dan pemkot, dengan ini masalah akan terurai,” pungkasnya. (fer/lis)

60 Persen Tingkat Pengangguran Terbuka Usia Muda Surabaya, Memorandum Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti kerap menerima keluhan warga yang resah tentang sulitnya mendapat kesempatan kerja. Untuk mengatasi persoalan pengangguran ini, perlu diciptakan ekosistem wirausaha bagi pemuda agar mereka dapat mengembangkan segala potensi di bidangnya secara maksimal. Berdasarkan laporan BPS, menunjukan bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) Surabaya meningkat di 9,79 persen per tahun 2020. Lebih khusus, per 9 Januari 2020, TPT untuk kelompok usia muda (15-24 tahun) berada pada 5,87 persen. Dengan kata lain, 60 persen TPT didominasi kelompok anak muda. “Sehingga di momen peringatan Sumpah Pemuda ke-93 ini, saya minta pemkot perhatikan betul kondisi ini, sebab sebanyak 60 persen TPT berasal dari kalangan usia muda, maka libatkan anak muda dalam pemulihan ekonomi,” tegas Reni Astuti. Ia berpesan, generasi muda merupakan aset bangsa yang melanjutkan estafet kepemimpinan dan mengisi pos-pos strategis, mulai dari bidang akademisi,

politisi, profesional, maupun pengusaha. “Karenanya, generasi muda perlu untuk disiapkan secara matang,” pungkas Reni. Cak Pras misalnya, ketua Karang Taruna Jagir yang sempat mengikuti reses Reni Astuti ternyata berkecimpung di Komunitas Muda-Mudi Surabaya (KMS). Komunitas tersebut bergerak di bidang lingkungan dengan produk unggulan berupa olahan jelantah menjadi sabun dan masih banyak lainnya. “Saatnya pemuda berperan bukan baperan. Pemuda itu eksis dan bersinergi. Tentunya untuk usaha, umumnya kepada anak-anak muda butuh stimulus baik motivasi, pelatihan, dan modal,” tuturnya. Terpisah, Cak Jio yang juga pengurus Karang Taruna Jagir ini pun menuturkan, tentang usahanya yang sempat terpuruk usai diterpa pembatasan sosial berkepanjangan, sehingga kesulitan untuk bangkit kembali. “Semangat dan dorongan penting, tentunya pandemi berdampak pada banyak hal. Harapannya bisa disuplai modal dan pendampingan atau pembekalan setelah lulus SMA untuk jadi pengusaha,” pungkasnya. (mg3/lis)

Wara Sundari Renny Pramana bersama peserta focus group discussion.

Dewan Prioritaskan Penambahan Ponkesdes Surabaya, Memorandum Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana mendorong Pemprov Jatim membangun sinergi dengan pemkab/pemkot untuk meningkatkan peran perawat dan pondok kesehatan desa (ponkesdes). Menurut Renny, kondisi wilayah yang belum aman dari pandemi Covid-19, peran tenaga kesehatan (nakes) sangat penting. “Mereka memberikan pelayanan untuk

peningkatan derajat kesehatan kepada masyarakat,” terang Renny. Ia menyebut kebutuhan satu desa satu tenaga kesehatan agar masyarakat desa mampu memelihara kesehatan. Tenaga kesehatan masih menjadi garda terdepan dalam penanggulangan Covid-19. “Karena kita tidak bisa prediksi kapan berakhirnya pandemi Covid-19,” ujar Renny Pramana dalam focus group discussion (FGD). Kegiatan itu FGD dihadiri Di-

nas Kesehatan Bakorwil 2, ketua PPNI kabupaten/kota se-Bakorwil 2 dari wilayah Bojonegoro, Mojokerto, Kediri dan Lamongan, serta perwakilan perawat Ponkesdes se-Barkorwil 2. Kakak kandung Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung ini menambahkan, keberadaan ponkesdes dengan perawatnya diharapkan merata di seluruh wilayah. “Syukur jika sesuai dengan keinginan pemerintah pusat, 1

Surabaya, Memorandum Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerbitkan Peraturan Wali Kota Nomor 102 Tahun 2021 tentang insentif Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Insentif pajak ini berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 64 tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pajak Daerah (BPKPD) Kota Surabaya Rachmad Basari mengatakan, pemberian insentif pajak ini bertujuan merelaksasi beban masyarakat untuk pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. “Dalam rangka (pemberian insentif pajak) itu pemkot memberikan percepatan pelayanan perizinan dan insentif fiskal berupa pengurangan, peringanan dan atau pembebasan sanksi administrasi pajak BPHTB,” kata Basari, Kamis (28/10). Lantas siapa saja yang berhak mendapat insentif pajak BPHTB ini? Basari menguraikan, pemberian insentif ini diberikan kepada wajib pajak orang pribadi dan badan untuk setiap perolehan hak atas tanah dan bangunan yang melakukan peralihan hak mendapatkan insentif BPHTB. Insentif besaran perolehan BPHTB ini, dibagi menjadi tiga periode sesuai

Rachmad Basari

tanggal yang berlaku. Pada periode pertama berlaku mulai dari 26 Oktober-10 November 2021. Di periode ini, yang wajib melakukan pembayaran BPHTB mendapat pengurangan Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP) sebesar 50 persen. Kemudian, pada periode kedua berlangsung pada 11 November-5 Desember 2021, yang membayar BPHTB dengan NPOP sampai dengan Rp 1 miliar diberikan pengurangan 50 persen. Sedangkan untuk NPOP antara Rp 1-2 miliar, diberikan pengurangan 25 persen dan NPOP lebih besar dari Rp 2 miliar akan diberikan insentif 10 persen.

Selanjutnya, di periode ketiga yaitu 6-31 Desember 2021, dengan ketentuan NPOP sampai dengan Rp 1 miliar diberi pengurangan 50 persen. Sedangkan NPOP antara Rp 1-2 miliar mendapat insentif 15 persen. Kemudian, untuk NPOP lebih besar dari Rp 2 miliar diberi insentif 5 persen. Basari melanjutkan, pemberian insentif ini diberikan kepada masing-masing pembelian/pengalihan tanah atau untuk setiap kali pembelian tanah. Perwali ini didasari oleh Permendagri nomor 64 Tahun 2020 namun tidak mengesampingkan peraturan ketentuan tentang Pajak Daerah. Pemberian Insentif ini tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku. Di mana nilai NPOP atas pengurangan apabila lebih rendah/kecil daripada NJOP maka yang digunakan adalah NJOP PBB. Basari juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa ada penghapusan sanksi administrasi BPHTB yang perlu dicermati. Penghapusan sanksi ini, diberikan kepada masyarakat dałam bentuk penghapusan sanksi administrasi yang timbul akibat keterlambatan dałam melakukan pembayaran angsuran pokok BPHTB dan keringanan. Menurutnya, penghapusan sanksi administrasi ini terhadap keterlambatan pembayaran angsuran pokok BPHTB tidak berlaku

Banjir Hantui Warga Asemrowo dan Sukomanunggal Mulia, Kecamatan Asemrowo. “Lebarnya disesuaikan mulai dari sisi selatan yaitu 12 meter. Jika kurang dari itu maka kita sesuaikan,” katanya, Kamis (28/10). Ditanya tentang adanya aktivitas pengurugan di pergudangan Suri Mulia, Marvin menjelaskan bahwa lahan tersebut bukan bozem. Namun

karena ada penyempitan saluran akibat urukan tanah, maka pihaknya akan menertibkan. “Jadi yang di situ aslinya bukan bozem. Tapi Suri Mulia mengklaim itu lahan miliknya, sehingga diuruk oleh mereka. Silahkan kalau memang lahan itu milik mereka asal tidak mengganggu arus air di saluran,” jelasnya.

Pemuda Diharapkan Jadi Penggerak Perubahan “Ayo bersama-sama menjadi motor penggerak perubahan. Dalam masa pandemi Covid-19 ini harus menjadi motor penggerak ekonomi, sosial, dan membangun Surabaya bersama,” kata Eri. Menurutnya, dengan semangat para pemuda dan kekuatan para pemuda itu, maka insyAllah Surabaya akan jauh lebih hebat di masa yang akan datang. Oleh karena itu, ia mengaku sangat butuh peran para pemuda itu. “Peran pemuda itu harus selalu memberikan semangat, dan semangat itu tidak boleh luntur. Ke depan, ayo terus semangat demi perubahan Surabaya ke depannya,” harapnya. Selan itu, Eri juga menjelaskan bahwa di

desa 1 perawat,” harap legislator yang juga bendahara DPD PDI Perjuangan Jatim ini. Pemprov Jatim sendiri, beber Renny, telah mengalokasikan anggaran bagi keberadaan 3.213 perawat ponkesdes melalui dana APBD 2021. Tenaga kesehatan termasuk perawat, tambah dia, masih ditempatkan di wilayah perkotaan di Jawa Timur, sedangkan di daerah terpencil atau kepulauan masih minim. (day/lis)

Pemkot Relaksasi Pajak BPHTB hingga 50 Persen

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Rencannya verifikasi itu akan dilakukan Jumat (29/10) ini terhadap sekitar 61 pedagang. “Jadi intinya sekalian penertiban stan kosong. Sementara penertiban kemarin dari satpol PP ditindaklanjuti ada 17 pedagang. Dengan yang sudah terdaftar di dinkop, totalnya 61 pedagang,” ujar Kabid Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Vivi Laitupa, Kamis (28/10). Tambah Vivi, dalam verifikasi ulang ini untuk mengetahui keaktifan pedagang. Mereka nantinya memberi pernyataan dan sanggup untuk berjualan. “Kita awal November dan mulai aktif berdagang,” ujarnya. Jika tidak aktif, tambah Vivi, maka akan ditarik stannya. Sebab, banyak yang berminat untuk menempati. “Makanya kita tertibkan stan supaya bisa diisi orang lain. Selama ini ada nama, tapi tidak aktif berjualan. Padahal itu tidak boleh, mereka hanya menempati bukan hak pakai,” tegasnya. Nantinya dinas koperasi akan memberikan batasan aktif hingga 14 hari berjualan secara teratur. “Isi surat pernyataan minimal 14 hari berjualan berturut-turut. Kalau kembali lagi tidak buka, maka akan dievaluasi dan ditarik stan. Intinya bukan 14 hari itu awal, selanjutnya kita evaluasi,” ujar Vivi. Untuk ratusan stan lainnya, tambah Vivi, didata ada nama tetapi tidak aktif. “Besok sekalian verifikasi. Sementara lantai 1 yang dipenuhi dan secara bertahap. Serta akan penataan ulang, yang aktif dipindahkan di depan,” pungkasnya. Sementara itu, Ketua Koperasi Pasar Jambangan Djamalludin menambahkan, dengan upaya tegas pemkot dalam

FOTO: MEMORANDUM/M DAYAT

Surabaya, Memorandum Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya secara tegas akan menarik stan pedagang di Pasar Jambangan jika itu hanya sekadar ada nama penggunanya saja.Untuk itu, dinas koperasi kembali memverifikasi ulang pedagang.

surut, juga tidak dapat direstitusi ataupun kompensasi. Basari juga menjelaskan soal pengajuan permohonan keringanan pajak. Dalam aturan perwali ini masyarakat tidak dapat mengajukan pembetulan, pengurangan dan atau keberatan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Selanjutnya, jika permohonan BPHTB yang telah divalidasi dan memperoleh keputusan pengurangan pokok BPHTB sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, baik yang telah ataupun belum dibayarkan sebelum berlakunya perwali ini, tidak dapat diberikan pengurangan BPHTB. Sedangkan bagi wajib pajak yang telah memperoleh keputusan pemberian keringanan BPHTB berupa pembayaran secara angsuran dan belum diterbitkan surat paksa sebelum diberlakukannya perwali ini, maka tidak dapat diberikan pengurangan. “Jadi, harapan kami masyarakat dapat memanfaatkan kebijakan fiskal berupa insentif pajak sanksi administrasi ini. Karena aturan ini hanya berlaku dari 26 Oktober sampai 31 Desember 2021. Semoga dengan adanya Perwali ini dapat meringankan beban masyarakat, menggerakkan perekonomian . Bila kurang jelas dapat menghubungi kantor BPKPD Surabaya di Jalan Jimerto nomor 25-27, Kota Surabaya, atau UPTB terdekat,” pungkasnya. (fer/lis)

Sambungan dari halaman 3 “Kita sudah cek ke lokasi, di situ ada penyempitan. Nanti akan kita lebarkan sesuai dengan saluran air dari selatan (12 meter). Dan mereka (Suri Mulia) tidak keberatan,” sambung Marvin. Sementara itu, Bagian Lapangan Suri Mulia Bambang menjelaskan, bahwa lahan tersebut memang aset milik Suri Mulia, bukan bozem. “Bu-

Sambungan dari hal 3

momen peringatan Sumpah Pemuda ini, Pemkot Surabaya memberikan penghargaan kepada para pemuda-pemudi yang tergabung dalam Relawan Surabaya Memanggil. Mereka inilah yang selama ini membantu Pemkot Surabaya dalam mengatasi pandemi Covid-19 di Surabaya. “Relawan Surabaya Memanggil itu hampir 80 persen adalah pemuda, sehingga saya katakan tadi pemuda itu harus menjadi motor penggerak perubahan, dan mereka berhasil membuktikan bahwa mereka menjadi motor penggerak perubahan, membantu kami dalam mengatasi pandemi hingga saat ini pandemi di Surabaya sudah landai,” pungkasnya. (fer/lis)

kan bozem, itu lahan milik Suri Mulia. Saya tidak bisa menjawab pengurukan itu untuk apa, karena bukan wewenang saya,” kata Bambang. Sedangkan soal rencana pelebaran dan normalisasi di lokasi, Bambang menyebut tidak keberatan dan menyerahkan hal itu ke dinas PU yang memiliki kepentingan.

Sebelumnya, Lurah Asemrowo Asnafi bersama ketua LPMK, dan kasitrantib Kecamatan Asemrowo, babinsa, serta bhabinkamtibmas sidak ke lokasi. Pihaknya mendapat laporan dari warga yang menyebut adanya aktivitas pengurukan di lahan resapan air. “Kalau saya ya berharap adanya gundukan itu bisa dikembalikan

Dewan Usulkan Honor Modin Rp 1 Juta ada 2.400 modin, itu artinya anggaran yang dibutuhkan Rp 2,4 miliar. Apakah nanti disetujui atau tidak, menyesuaikan kemampuan anggarannya dulu,” katanya, Kamis (28/10). Usulan menaikkan honor para modin ini, lanjut Ning Kaka, adalah wujud apresiasi dan penghargaan Pemerintah Kota Surabaya kepada modin yang memiliki tugas yang cukup berat. Mereka memberikan pelayanan masyarakat sama seperti ketua RT atau ketua RW yang telah naik honornya. Untuk diketahui, pada awal 2021 Pemkot Surabaya telah menaikkan honor bagi 9.126 ketua RT, 1.360 ketua RW, dan 154 ketua

LPMK se-Surabaya. Semula RT menerima biaya operasional Rp 550 ribu tiap bulan, kini menjadi Rp 1 juta. Berikutnya, untuk RW, semula tiap bulan menerima Rp 600 ribu, kini menjadi Rp1.250.000 dan untuk LPMK yang semula Rp 700 ribu menjadi Rp1,5 juta. “Modin memiliki banyak tugas. Seperti mengadakan pencatatan pengurus kematian serta segala sesuatu yang berhubungan dengan kematian, pendataan tentang nikah, talak, rujuk, dan cerai. Jika beliau dibutuhkan masyarakat pada tengah malam, beliau harus siap siaga memberikan pelayanan,” paparnya.

seperti semula. Dinas terkait harus mengintervensi hal itu untuk kepentingan masyarakat banyak. Karena masyarakat Sukomanunggal dan Asemrowo yang tinggal di sekitar sana terdampak banjir setiap tahunnya, apalagi dengan adanya pengurukan itu,” cetus Ketua LPMK Asemrowo Moch Widodo. (mg3/lis)

Sambungan dari halaman 3 Menurut Ning Kaka, honor bagi para modin ini tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Surabaya Nomor 15 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Perwali Surabaya Nomor 76 Tahun 2015 tentang Pemberian Biaya Jasa Pelayanan bagi Warga Pelayan Masyarakat di Kota Surabaya. “Menaikkan honor menjadi Rp1 juta per bulan bagi para modin sudah sangat wajar. Harapannya dengan kenaikan honor ini para modin bisa lebih memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Bisa lebih cepat dan tanggap saat dibutuhkan masyarakat,” tandasnya. (mg3/lis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

JUMAT PON, 29 OKTOBER 2021 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Antisipasi Keselamatan Nelayan di Selat Madura

Sambut Hari Jadi Ke-752

ASN Berpakaian Adat Keraton Sumenep Sumenep, Memorandum Menyambut Hari Jadi ke-752, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 556/1826/435.108.3/2021 tentang Pemakaian Baju Adat Bangsawan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). SE itu mewajibkan seluruh ASN maupun non-ASN pemkab, berpakaian adat Keraton Sumenep. Selain itu juga berlaku untuk organisasi perangkat daerah (OPD), dan sekolah pegawai di instansi vertikal, BUMN, dan BUMD. Bahkan, dosen serta guru di lingkungan pemkab juga diwajibkan memakai pakaian adat pada saat jam kerja. Langkah itu dalam rangka melestarikan adat dan budaya leluhur Sumenep yang kental dengan sejarah kerajaannya. “Memakai baju adat sebagai bentuk melestarikan nilai budaya lokal sekaligus memberikan semangat ASN menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, seperti ketokohan Arya Wiraraja sebagai pendiri Kabupaten Sumenep,” kata Bupati Achmad Fauzi, Kamis (28/10). Peringatan hari jadi jadi semangat untuk menggelorakan perjuangan leluhur dalam membangun Sumenep. Karena itu, bupati berharap, peringatan tidak hanya bersifat rutinitas seremonial belaka. “Melainkan dapat mengambil spirit makna dan hakikat memperingati hari jadi ini untuk membangun Kabupaten Sumenep lebih baik demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. Pemakaian baju adat bangsawan ditentukan selama 2 hari (28-29 Oktober). Sedangkan profesi yang tidak diwajibkan memakai, yakni paramedis, satpol PP dan petugas PMK di lapangan. “Sementara mahasiswa serta pelajar baik negeri maupun swasta wajib menggunakan batik Sumenep,” tutupnya. (uri/epe)

Kasatpolair Polres Bangkalan AKP Arif Djunaedi mengatakan, sudah satu pekan terakhir pihaknya menetapkan status waspada. Terutama di perairan yang kerap memicu musibah bagi nelayan. “Ada beberapa tujuan penting, mengapa giat patroli laut semakin kami intensifkan dalam beberapa hari terakhir ini,” katanya, Kamis (28/10). Di antaranya, selain memantau aktivitas nelayan Bangkalan, khususnya di Selat Madura. Juga untuk mengawal dan menjaga keselamatan mereka sejak cuaca ekstrem menggejala awal Oktober. Bahkan seminggu terakhir,

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Bupati Achmad Fauzi mengenakan busana khas Sumenep ketika ditemui media.

Bangkalan, Memorandum Cuaca ekstrem yang mulai terjadi menjadi atensi utama Satpolair Polres Bangkalan. Patroli laut digencarkan di Selat Madura dan perairan Laut Jawa mengantisipasi keselamatan nelayan.

Personel Satpolair Polres Bangkalan patroli dan mengedukasi nelayan yang melaut di Selat Madura.

angin barat disertai hujan lebat dan petir, menambah fenomena pergerakan arus dan gelombang laut. “Anomali perubahan siklus musim seperti itu, berpotensi bagi kemungkinan terjadinya kecelakaan laut. Jadi mulai menebar ancaman bahaya bagi para nelayan,” kata AKP

Arif Djunaedi. Selain mendeteksi keamanan nelayan, juga mengarah pada beberapa tujuan lain. Salah satunya, satpolair ingin menjaga matra laut NKRI, khususnya di kawasan Selat Madura, dari kemungkinan terjadinya pelanggaran illegal fishing.

“Ini cukup berpotensi untuk terjadi. Sebab pelaku illegal fishing rata-rata menggunakan kapal besar yang tetap beroperasi kendati cuaca ekstrem,” tandasnya. Nelayan Bangkalan juga diimbau mewaspadai kondisi alam. “Jika cuaca bur uk, mendung tebal dan disertai

tiupan angin kecnag, sebaiknya tak usah melaut terlalu jauh. Cukup di sekitar pesisir saja,” sebutnya. Seperti yang dilakukan kepada beberapa nelayan yang nekat melaut kendati cuaca Selat Madura pada Rabu (27/10) tidak bersahabat. Satu persatu perahu nelayan yang ditemui didekati. Tak hanya itu, nelayan juga diharap proaktif menghubungi Posko Satpolair di Pelabuhan Kamal atau kapal patroli jika menemui kendala di tengah laut. Langkah satpolair itu menuai respons positif dari nelayan. Ketua Kelompok Nelayan Janor Koneng M Hamim, mengaku sangat terbantu dengan langkah sigap satpolair. “Namanya cuaca di laut, kadang dalam hitungan menit berubah drastis. Dari awalnya cerah, langsung berubah jadi mendung hitam disertai hujan. Karena itu, kami merasa sangat aman jika ada satpolair yang rutin patroli,” sebutnya. (ras/epe)

Asa Tinggi Bupati Pamekasan dari Persepam Reborn

FOTO: MEMORANDUM/SUJAK

FOTO: MEMORANDUM/URI

Satpolair Tingkatkan Patroli selama Cuaca Ekstrem

Bupati Baddrut Tamam memberi sambutan pada launching Persepam yang akan berlaga di Liga 3 Jatim setelah terbebas dari sanksi FIFA.

Pamekasan, Memorandum Persatuan Sepak Bola Pamekasan (Persepam) kembali bisa berkompetisi di Liga 3 Indonesia setelah sanksi dari FIIFA dicabut. Pemkab bersama seluruh elemen langsung kerja keras untuk tancap gas. Te r m a s u k m e - l a u n c h i n g Persepam Reborn di Taman Belakang Mandhapa Aghung Ronggosukowati Pamekasan. “Saya bersyukur, setelah Persepam melalui beberapa dinamika panjang yang telah diketahui bersama. Akhirnya

malam ini bisa reborn dengan semangat dan spirit baru,” kata Bupati H Baddrut Tamam saat memberi sambutan dalam acara launching Persepam Reborn. Ia mengisahkan, di awal kepemimpinannya pada 2018, nasib Persepam mengusik perhatian karena banyak tulisan di sudut kota yang memojokkan. Setelah berdiskusi dengan PSSI dan beberapa pihak yang mengetahui akar persoalan sanksi, akhirnya diputuskan untuk dilalui bersama agar klub yang berdiri pada 1970 bisa

berprestasi nasional. Harapan itu mendekati kenyataan. Karena di Liga 3 Regional Jatim, Persepam ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah fase grup. Target lolos fase regional pun dicanangkan. ”Saya mendukung dengan sekuat tenaga daya dan upaya yang saya miliki seluruh olahraga di Pamekasan untuk maju. Dan Persepam menjadi klub sepak bola yang membanggakan. Saya berkomitmen mendukung kemajuan Persepam,” tegasnya. (sjk/epe)

Gunakan Sistem Online, Penerimaan BPHTB Sumenep Lebihi Target tagline bupati, Bismillah Melayani,” imbuh Herman. Herman menambahkan, selain peningkatan pelayanan kepada masyarakat, program online system juga berimbas pada kestabilan pener imaan pajak di sektor peralihan hak atas tanah. Artinya walaupun ada pandemi, proses masyarakat melakukan transaksi baik itu hibah, waris, atau jual beli masih lumayan stabil. Sehingga itu yang mendorong penerimaan

BPHTB menjadi optimal. Pihaknya menjelaskan, tahun ini target penerimaan BPHTB di APBD murni Rp 7.250.000.000. Pada Agustus 2021, saat pembahasan APBD Perubahan, target penerimaan tersebut dinaikkan karena progresnya cukup baik. Walaupun sempat ada kekhawatiran saat pandemi gelombang kedua sekitar Juli 2021. “Tapi kami optimis menaikkan target ke level Rp 8.250.000.000.

Alhamdulillah hasil evaluasinya per Oktober 2021, penerimaan BPHTB sudah menembus Rp 9,1 miliar. Artinya ini sudah melampaui target termasuk target tambahan pada APBD Perubahan 2021,” urai dia. Herman mengaku ada banyak kelebihan saat menggunakan sistem online dalam proses penerimaan BPHTB. Pertama, terkait optimalisasi penentuan harga. Sebagaimana regulasi, objek itu berdasarkan harga pasar atau harga yang wajar.

Setiap tahapannya ada transparansi, semua prosesnya dilakukan survei atau verifikasi lapangan (verlap). Sehingga diketahui besaran tanah yang diajukan oleh pemohon sudah sesuai kewajarannya dengan realitas yang ada. Hal itu yang memunculkan optimalisasi penerimaan BPHTB. Kedua, adanya kemudahan dalam proses pengajuan administrasi. Sehingga masyarakat tidak usah bolak-balik datang ke kantor BPPKAD. Mereka cukup

menunjuk PPAT atau PPATS untuk dijadikan kuasa hukum dalam memproses aktanya. Semua dilakukan secara online system. “Dengan program ini ada peningkatan trust atau kepercayaan m a s y a r a k a t . K a re n a p r o s e s pembayaran dilakukan secara online system. Kami sudah tidak menerima tunai. Artinya ada kepastian setiap satu rupiah pun masyarakat bayar pajak langsung masuk kasda,” tandas Herman. (adv/aan/epe)

FOTO: MEMORANDUM/AAN

Sumenep, Memorandum Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga tahun ini, memberi dampak dalam sektor penerimaan daerah khususnya pajak daerah. Hampir semua jenis pajak yang dipungut Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Sumenep terkena imbasnya. Tapi ada satu pajak yang penerimaannya masih tetap bahkan meningkat. Yaitu bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). Salah satu faktor yang menjadikan penerimaan pajak BPHTB tidak menurun adalah peningkatan pelayanan kepada masyarakat oleh BPPKAD Sumenep dengan menerapkan sistem online. “B PH T B t a h u n 2 0 2 1 f u l l menggunakan online sistem pajak daerah. Yaitu mulai dari proses pengajuan, proses verifikasi, p e n e n t u a n N O P K P, s a m p a i pembayaran pajaknya dilakukan secara online. Artinya masyarakat sudah tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor kami untuk melakukan p e n g a j u a n . K a re n a s e l u r u h berkasnya dilakukan secara digital atau soft file,” ujar Kabid Pelayanan dan Penagihan BPPKAD Sumenep. Suhermanto, Kamis (28/10). arakat Kemudian, ketika masyarakat a yang sudah setuju dengan angka ditawarkan oleh BPPKAD, maka pembayaran pun masyarakat tidak perlu ke BPPKAD. Cukup dengan menggunakan kode bayar virtual account. Mereka bisa membayar melalui seluruh perbankan yang ada di Sumenep dan mobile banking. “Ketika bayar maka si langsung muncul notifikasi an kepada kami untuk kemudian jak kami proses surat setoran pajak suk daerah (SSPD)-nya. Termasuk urat kami lakukan mutasi di surat tang pemberitahuan pajak terutang unan (SPPT) pajak bumi dan bangunan ejauh (PBB)-nya. Alhamdulillah, sejauh anyak ini program pelayanan ini banyak dirasakan oleh masyarakat. Sesuai

Kantor BPPKAD Sumenep dan tampilan beranda laman e-BPHTB V2.0


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

JUMAT PON, 29 OKTOBER 2021 HALAMAN 6 - 7

Tingkatkan Keimanan, Polres Malang Gelar Binrohtal Malang, Memorandum Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono melalui Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres Malang AKP Achmad Sueb menyampaikan pentingnya pembinaan rohani dan mental untuk menunjang pelaksanaan tugas. Hal itu tersampaikan dalam kegiatan pembinaan rohani dan mental (binrohtal) bagi seluruh personel serta ASN Polres Malang yang beragama muslim di Masjid Ashumul Mukminim Mapolres, Kamis (28/10). Pembinaan rohani dan mental merupakan program rutin setiap minggu dalam rangka meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa bagi personel.

Dalam kegiatan kali ini diisi oleh penceramah Ustadz KH Ahmad Munif pengasuh Ponpes An Nur Nurul Fajri, Desa Jeru, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. “Kegiatan dilakukan seminggu sekali, bertujuan untuk pembinaan personel. Agar keimanan dan ketaqwaan personel Polres Malang lebih baik, sehingga diharapkan para personil memiliki pribadi yang lebih baik,” kata Kabag SDM Polres Malang AKP Sueb. Sueb menambahkan kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh personelnya. Selain berfungsi untuk pembinaan, kegiatan ini juga sebagai motivasi kepada personelnya yang disibukkan dengan rangkaian kegiatan kedinasan. Dengan tujuan utamanya, para personel Polres Malang memiliki pondasi agama yang

Polres Probolinggo Kota Ikuti Puncak Sumpah Pemuda Virtual

kuat, sehingga akan menunjang pelaksanaan tugas sehari-hari untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat dengan baik. “Dengan ketaqwaan dan keimanan yang baik, diharapkan pelaksanaan tugas personel kita akan lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya. Kegiatan ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat, jaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan sebelum memasuki lokasi. “Kegiatan yang menjadi program kedinasan tetap harus berjalan sebagai pertanggungjawaban kita kepada negara, namun tetap semua kegiatan kita laksanakan dengan prokes yang sangat ketat,” ujarnya. (*/ari/mik)

Pelanggar protokol kesehatan mendapatkan sanksi push up. Pembinaan rohani dan mental di lingkungan Polres Malang.

Buruh Tani Simpan 300 Biji Dobel L Kediri, Memorandum n Muhammad Agus Setiawan (24), warga Dusun Kunir, Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri harus berurusan dengan petugas Buser Satresnarkoba Polres Kediri lantaran terbukti menyimpan narkoba. Pria yang bekerja sebagai buruh tani itu ditangkap lantaran kedapatan menyimpan narkoba jenis pil dobel LL sebanyak 330 butir. Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono melalui Kasatreskoba Polres AKP Ridwan Sahara mengatakan, penangkapan pelaku itu bermula dari penyelidikan menindaklanjuti Informasi dari masyarakat. “Dari informasi masyarakat, kami melakukan serangkaian penyelidikan,” ucap AKP Ridwan. Petugas kemudian mencurigai salah seorang yang gerak geriknya mencurigakan yakni Muhammad Agus Setiawan. Tak ingin sasarannya kabur petugas langsung melakukan penangkapan dirumah Muhammad Agus Setiawan. “Pada saat dilakukan penggeledahan kami menemukan barang bukti 330 butir pil dobel I yang disimpan pelaku,” terang AKP Ridwan.

Polres Blitar Beri Sanksi Tegas Pelanggar Prokes Blitar, Memorandum Dalam menjaga status new normal dan menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Blitar, Polres Blitar tak ingin main-main. Setiap kali dilaksanakan operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) di wilayah hukum Polres Blitar, sanksi tegas diberlakukan.

Langkah ini ini merujuk pada Inpres nomer 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam

pencegahan dan pengendalian Covid 19 pada saat PPKM level tiga. Seperti kegiatan di pertokoan seputaran Jl Raya Talun, Kamis (28/10), diawali dengan apel di lobi depan Mapolres Blitar dipimpin Ipda Lutfi yang menyampaikan kepada anggota untuk tetap seman-

Tuban, Memorandum Delapan atlet berprestasi asal Kabupaten Tuban peraih medali di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, banjir bonus penghargaan. Bonus itu didapatkan dari Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Ketua DPRD Tuban M.Miyadi, dan Kapolres Tuban AKBP Darman di Kompleks Pensdopo Krida Manunggal Tuban, kemarin. Besaran reward dari pemkab kepada atlet PON peraih emas sebesar Rp10 juta, perak Rp 5 juta, perunggu Rp 3 juta, dan partisipasi Rp1 juta. Kapolres dan Ketua DPRD Tuban juga turut memberikan reward yang nominalnya enggan disebutkan. Atlet itu adalah Suliswanto mendali perak Cabor Judo, Tengku Tegar Abadi raih Emas Cabor Atletik, Candra Marimar raih emas di Cobor Gulat, Wika

“Saat ini pelaku masih dimintai keterangan guna penyelidikan lebih lanjut. Dan diduga masih ada jaringan lainnya,” tandas Kasat Narkoba Polres Kediri. (mis/mik)

Personel Satbinmas Polres Awasi Giat Vaksinasi Pelajar Bangkalan, Memorandum Giat vaksinasi pelajar di lingkungan sekolah yang diprakarsai Gerai Presisi Vaksin Polres Bangkalan, terus berkembang dari waktu ke waktu. Kali ini, vaksinasi di bawah koordinasi Kasatbinmas Iptu Suyitno, kembali digelar secara massal di SMP Negeri 6, Kelurahan Bancaran, Kecamatan Bangkalan. “Sebelumnya, kegiatan serupa sudah dilaksanakan disejumlah sekolah. Di antaranya di SMPN 1, SMPN 2 , SMPN 4, SMPN 5

dan beberapa SMP di kecamatan lain,” kata Iptu Suyitno, Kamis (28/10). Vaksinasi itu, lanjutnya, menadapat respons luar biasa dari komunitas pelajar SMP tersebut. Kondisi itu, membuat capaian herd immunity di lingkup internal masingmasing sekolah, sudah melapaui target. Terutama sebagian besar SMP di Kecamatan Bangkalan Kota, capaian herd immunity sudah menembus 85 s/d 90 % lebih. Realita ini, kata Iptu Suyitno, sangat membantu tim satgas kabupaten untuk memenuhi target minimal

60 % seperti yang kabupaten yang diamanatkan Pemprov Jawa Timur. Giat vaksinasi ini dipantau dan diawasi langsung oleh Kasatbinmas Polres Iptu Suyitno dibantu sejumlah anggota.Termasuk bhabinkamtibmas polres dan Babinsa Koramil 0829/01, dan Kepala Puskesmas Bangkalan dr Wiwit Mayasari Krisna, ikut pula mengawasi kinerja tim vaksinator dari Puskesmas. “Alhamdulillah, proses pelaksanaan vaksinasi di SMPN 6 kali ini bergulir tertib, lancar dan aman. Tata laksananya kami amati sudah

sesuai rambu-rabu SOP,” ungkap Iptu Suyitno. Kegiatan diawali pendaftaran, screening kesehatan, penyntikan vaksin, serta bermuara waktu rehat selama 30 menit untuk observasi dan recovery bagi setiap peserta usai divaksin. Ke depan, giat vaksinasi di lingkup sekolah masih akan terus digalakkan. “ Termasuk di pondok pesatren,” pungkas Suyitno. (ras/mik)

Anggota Polsek Candi patroli di toko emas kawasan Pasar Larangan.

Antisipasi Tindak Kriminal, Polsek Candi Patroli Pertokoan Emas

Kasatbinmas Iptu Suyitno mengawasi vaksinasi di SMPN 6 Bancaran.

disiplin protokol kesehatan juga memberi imbauan kepada para sopir truk muatan luar kota agar selalu memperhatikan prokes agar selalu diperhatikan. Dari hasil operasi yustisi, tiga orang mendapat teguran lisan, tindakan fisik satu orang, serta petugas membagikan masker

kepada pengguna jalan. “Masih terdapat masyarakat khususnya pengendara R2 dan R4 yang mengabaikan prokes dengan tidak memakai masker, akan kami kawal ketat tentang pemberlakuan protokol kesehatan hingga pandemi benar-benar selesai,” pungkasnya. (nus/mik)

Forkopimda Tuban Beri Bonus Atlet PON Papua

Barang bukti yang diamankan satreskoba.

Pelaku yang tidak berkutik saat petugas menunjukan barang bukti narkoba kemudian pelaku digelandang ke Mapolres Kediri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

gat melaksanakan tugas serta menjaga prokes dan kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini. “Setelah apel pasukan gabungan langsung berangkat melaksanakan operasi yustisi dan sekaligus patroli sesuai dengan sasaran di seputaran Jalan Raya Talun,” jelas Ipda Lutfi. Selain itu, petugas penegak

Sidoarjo, Memorandum as Untuk menjaga situasi kamtibmas n yang aman, kondusif serta menekan jumlah tindakan kriminalitas yang ter-jadi di di wilayah hukum Polsek Candi,, ek Polresta Sidoarjo, anggota Sabhara Polsek Candi melakukan patroli di pertokoan emas kawasan Pasar Larangan, Kecamatan Candi, Kamis (28/10). Selain itu, anggota Polsek Candi yang melakukan patroli ini juga melakukan dialogi dengan karyawan toko emas dan masyarakat untuk mengimbau agar selalu berhati-hati dengan lingkungan sekitar dan tidak mudah percaya terhadap orang yang baru dikenal.

“Agar terhindar dari tindakan kriminalitas se seperti 3C, penipuan dan gendam,” ujat a anggota Polsek Candi Aiptu Slamet saat b berpatroli. Sementara itu, Kapolsek Candi AKP Ha Siswo Suwarno menegaskan, kegiatan Hari yang dilakukan oleh Anggota Polsek Candi merupakan upaya untuk menjalin silaturahmi dengan seluruh lapisan masyarakat. Guna menjalin kerjasama dalam menciptakan situasi dan kamtibmas yang aman dan kondusif. “Serta mencegah terjadinya tindakan Kriminalitas dan memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan selama Pandemi Covid,” ujarnya.(bwo/jok/mik)

Acara pemberian penghargaan.

Asnunik raih emas di Panahan, Rudy Snatoso raih emas dan perunggu di bilyard, Puji Prasetyo raih perak di gular, Eka Dian Krismawati partisipasi di Panjat Tebing, serta Ahmad Asyari partisipasi di Kick Boxing. Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengakui, bahwa adanya miskomunikasi soal bonus atlet PON itu menjadi hal biasa. Pemkab sebelumnya telah menghubungi para atlet juara sebelum berita ramai di sosial media, tapi ada beberapa anak yang punya kesibukan kuliah. “Sehingga pemberian reward baru kita laksanakan hari ini. Tapi komunikasi dinas lancar, kemungkinan cara penyampaiannya saja yang kurang disini,” tegas Lindra. Menurut Lindra yang paling penting saat ini Pemkab, bersama Forkopimda fokus pada pengembangan atlet dan

olahraga di Kabupaten Tuban. Apabila sudah diijinkan Satgas Covid-19, pada bulan November-Desember Tuban akan menggelar event. “Olahraga salah satu evennya. Kami harapkan atlet PON bisa memberi masukan ke Pemkab di Hari Jadi Tuban nantinya, “ujarnya. Bupati Lindra telah meminta bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Pemkab untuk memberi nilai plus bagi atlet yang berprestasi. Pemkab, TNI, Polri akan senang hati merekrut pemuda berprestasi tersebut. “ Ta p i Ka p o l re s s u d a h menanyakan kepada Tegar, kalau berminat menjadi polisi silahkan. Tapi informasinya Tegar di tahun 2018 telah ditawari masuk TNI. Bila minta menjadi ASN, TNI, Polri maka akan dibantu karena memiliki nilai plus,” beber Bupati. (top/har/mik)

Probolinggo, Memorandum Polres Probolinggo Kota mengikuti kegiatan puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 Tahun 2021 dari ruang Rupatama Mapolres Probolinggo Kota, Kamis (28/10). Upacara virtual yang dipimpin oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali dengan menerapkan prokes ketat diikuti Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Mohammad Khoiril, pejabat utama, dan kapolsek jajaran. Dalam Sambutannya, Presiden RI Ir. H Joko Widodo, menyampaikan, “Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-93. Mari kita bersatu, bangkit, dan tumbuh, untuk menegaskan kembali Indonesia yang telah dibangun oleh semangat para pemuda pada tahun 1928 pada sejarah Sumpah Pemuda,” ujar Presiden Jokowi. Momentum hari Sumpah Pemuda yang kita peringati ini, kata Jokowi, harus menjadi perekat persatuan kita sebagai bangsa untuk samasama bangkit melawan pandemi untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang kokoh melalui kewirausahaan

Wakapolres Khoiril bersama pejabat utama mengikuti kegiatan Sumpah Pemuda ke-93.

Pemuda. Sementara Wa k a p o l re s Kompol Mohammad Khoiril mengatakan, bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda 2021, kali ini mengangkat tema yaitu Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh”, Suatu tema yang sangat luar biasa, menyimpan sejuta makna yang begitu hebat sehingga mampu membangkitkan semangat pemuda Indonesia.

Dalam teks p i d a t o Su m p a h Pemuda, terdapat beberapa pesan penting mengenai Hari Sumpah Pemuda tahun ini. Sebagaimana diketahui bahwa saat ini Indonesia masih menghadapi berbagai permasalahan kebangsaan. “Semangat yang tersemat dalam sumpah pemuda masih sangat relevan dengan perjuangan pemuda-pemudi terdahulu kita, lalu kita sebagai pemu-

da-pemudi generasi milenial bangga memiliki hingga bersatu membangun dan mempertahankan kesatuan negara ini dapat kita terapkan dalam sanubari kita masing-masing,” tuturnya. “ Saya ucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-93, semoga melalui peringatan ini kita selalu menghormati jasa para pemuda jasa para pendiri bangsa dan jasa para pahlawan,”terang Mohamad Khoiril. (mhd/mik)

AKBP Pandia berdiskusi bersama beberapa nitizen.

Kapolres Bojonegoro Cangkrukan Kamtibmas Bareng Admin Medsos

Bojonegoro, Memorandum Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia bersama para admin group media sosial (medsos) menggelar kegiatan Cangkrukan Kamtibmas dalam rangka pemeliharaan keamanan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) bertempat di pujasera Astuti, Polres Bojonegoro, Kamis (28/10). Kapolres Pandia mengajak para admin media sosial bersama-sama turut serta menjaga dan mengelola kamtibmas di Kabupaten Bojonegoro melalui postingan di media sosial. Tujuannya, untuk menciptakan situasi keamanan ketertiban masyarakat di Kabupaten Bojonegoro yang aman, damai dan kondusif. “Para admin medsos diminta untuk teliti postinganpostingan berita atau informasi

yang belum jelas asal sumbernya. Jangan menyebar berita hoax dan tidak menyebarkan berita yang mengandung permusuhan atau perpecahan,” harapnya. Pandia menambahkan kecanggihan teknologi menitik beratkan pada pengembangan dunia siber yang turut membawa dampak terhadap dinamika Kamtibmas. Kehadiran media sosial tidak bisa dipandang sebelah mata. Dunia seakan tanpa sekat jarak, waktu dan ruang. Peristiwa di belahan dunia lain bisa diketahui saat itu juga. Apa yang terjadi di dunia maya berpengaruh terhadap dunia nyata. Demikian pula sebaliknya, opini yang terbangun didunia maya juga akan mempengaruhi manusia di dunia nyata. Medsos bisa membawa

sisi yang baik dan buruk, yang dikuatirkan sisi yang buruk turut membawa berupa informasi hoax yang bersifat adu domba, hate speech, Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) serta kejahatan siber seperti penipuan, perjudian hingga pornografi. “Kita harap para admin medsos ini bisa bersinergi dengan Jajaran kepolisian khususnya Polres Bojonegoro untuk menjaga Bojonegoro tetap kondusif. Selain itu, para admin agar bisa menjadi Polisi – Polisi dunia maya yang tetap menjaga sosial media dari hal-hal yang bisa berimbas negatif kedunia nyata,” harapnya. Kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab oleh para admin group media sosial. Di akhir kegiatan Kapolres Bojonegoro menekankan kepada para admin

media sosial terus menebarkan postingan yang positif, kemanusian, kebaikan dan mendidik. Jadikan media sosial sebagai sarana menumbuhkan kesadaran publik tentang arti penting saring sebelum sharing. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada netizen yang sudah meviralkan kegiatan positif Polres Bojonegoro. Polres Bojonegoro terbuka dan siap menerima saran masukan dari netizen dalam hal kinerja anggota Polres Bojonegoro demi kebaikkan Polres Bojonegoro menuju Polisi yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). “Terima kasih. Tetap semangat, jangan pernah lelah menebarkan kebaikan dan menjaga kondusifitas yang lebih baik di media sosial,” pungkasnya. (top/har/mik)

Polsek Puri Kawal Ribuan Peserta Vaksin Mojokerto, Memorandum Percepatan penanganan Covid-19 di wilayah Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto terus dipacu. Seperti kegiatan vaksinasi massal di Balai Desa Kintelan, Kecamatan Puri, yang mendapat pengawalan ketat anggota Polsek Puri, Polres Mojokerto,Kamis (28/10). Sebanyak 1.255 orang mendapat vaksin dosis satu dan dua. Kapolsek Puri Iptu Sri Mulyani mengatakan, kegiatan vaksinasi ini melibatkan nakes dari Puskesmas Puri. Agar tidak terjadi kerumunan, panitia membagi jadwal kepada peserta baksin. “ Karena pesertanya mencapai ribuan, kita bagi mulai pagi hingga selesai,” terang Sri Mulyani, kemarin. Lebih lanjut dikatakannya, sebelum mendapatkan vaksin para peserta harus mengantre. Penerima vaksin dipanggil berdasarkan nomer urut lemudianendapat verifikasi data penerima vaksin ( penerima menyerahkan Foto Coppy KTP atau KK ). Lemudian penerima vaksin di periksa kesehatan untuk melihat kondisi kesehatan dan mengidentifikasi kondisi penyerta serta melakukan pemeriksaan fisik sederhana meliputi suhu tubuh, tekanan darah dan saturasi oksigen,” terangnya. “Petugas melakukan pengimputan data

Kapolsek Puri Iptu Sri Mulyani mengawasi pelaksanaan vaksinasi di Balai Desa Kintelan.

skrining hasil pemeriksaan, data yang diinput akan keluar rekomendasi hasil apakah calon penerima vaksin bisa lanjut vaksinasi atau tidak atau harus ditunda,” bebermya. Dalam mengawal pelaksanaan vaksin anggota Polsek Puri juga melakukan wdukasi

ke masyarakat agar tetap menjaga prokes. Selain itu mengajak masyarakat agar tidak takut untuk di vaksin. “ Kesadaran masyarakat sangat tinggi sehingga mereka antusias untuk mendapatkan vaksin,” pungkasnya. (no/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

JUMAT PON, 29 OKTOBER 2021 HALAMAN 8

Capaian Vaksinasi Lansia Tak Penuhi Target Komisi III Desak Dinkes P2KB segera Tuntaskan

Rapat dengar pendapat itu dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Agus Riyanto, di ruang Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Kamis (28/10). Dihadiri Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kota Probolinggo dr. NH Hidayati, dan perwakilan RSUD dr.Moh Saleh Kota Probolinggo. Dinkes P2KB sebagai leading sektor penanganan Covid-19 dicecar sejumlah pertanyaan terkait rendahnya capaian vaksinasi lansia. Dari target 20.365 orang dengan rincian vaksin dosis pertama sebanyak 6.098 orang atau 29,9 persen dan dosis kedua sebanyak 5.180 orang atau 25,4 persen, sedangkan untuk vaksin secara keseluruhan vaksinasi dari 182.182 orang untuk vaksin dosis pertama sebanyak 126.224 atau di angka 69,3 persen, dan dosis kedua sebanyak 98.315 orang atau diangka 54 persen. “Capaian vaksin secara keseluruhan mencapai 69,3 persen, namun vaksinasi lansia

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Probolinggo, Memorandum Komisi III DPRD Kota Probolinggo menggelar rapat dengar pendapat bersama Dinas Kesehatan Kota Probolinggo sebagai upaya untuk mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 dan penurunan level PPKM di wilayah Kota Probolinggo. belum memenuhi target. Apa kendalanya masih belum mencapai target. Jangan hanya menunggu. Kita harus jemput bola," ucap Agus Riyanto. Politisi PDI Perjuangan ini meminta Dinkes P2KB untuk mengupayakan strategi agar capaian vakisinasi lansia segera mencapai target. Diperlukan sebuah upaya nyata seperti pendekatan terhadap tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, RT dan RW sehingga para lansia mau disuntik vaksin. “Kami berikan waktu deadline sepuluh hari untuk mengejar target capaian vakisinasi lansia tersebut agar Kota Probolinggo level PPKM bisa segera turun dari level 3 menjadi level 1," tandasnya. Hal yang sama disampaikan anggota Komisi III Kota Probolinggo, Machrus Ali dan Robit Rijanto, bahwa dibutuhkan strategi untuk memaksimalkan target vaksinasi ini. Selain persoalan lansia yang tidak mau disuntik vaksin karena kurangnya sosialisasi yang belum maksimal dilakukan karena isu

Rapat dengar pendapat Komisi III DPRD Kota Probolinggo bersama Dinkes P2KB dan RSUD dr. Moh Saleh Kota Probolinggo. hoax. "Ini yang sedang kami bahas. Bagaimana ini harus diselesaikan secepatnya agar perekonomian kembali tumbuh sehingga level PPKM tidak lagi dilevel 3 untuk Kota Probolinggo,"ucap keduanya. Menanggapi hal tersebut, Kepala Kepala Dinkes P2KB, dr. NH Hidayati menyebutkan telah mengupayakan agar capaian vaksinasi lansia bisa memenuhi target agar pelaksanaan PPKM dari level 3 bisa menjadi level 1. Apalagi, Saat ini pihaknya tengah fokus pada kelompok lansia yang hingga saat tingkat ketercapaiannya telah mencapai 29,9 persen dari total 20.365 orang. Bahkan, terus berupaya untuk dapat mengikuti apa yang telah menjadi target dari Pemerintah, dimana capaian vaksinasi

Covid-19 bagi masyarakat, bisa mencapai 70 persen. Sekarang mencapai hasil 69,39 persen dari total 182.182 orang. Menurutnya, untuk bisa turun dari Level 3 ke Level 2, cakupan vaksinasi dosis pertama daerah tersebut harus mencapai 50 persen dan cakupan vaksinasi kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) harus mencapai 40 persen. Sedangkan untuk bisa turun dari Level 2 ke Level 1, cakupan vaksinasi dosis pertama harus mencapai 70 persen dan cakupan vaksinasi lansia harus mencapai 60 persen. “Untuk Kota Probolinggo saat ini berada pada Level 3 akan diberikan waktu selama dua minggu untuk dapat mengejar target pada poin di atas. Jika tidak bisa mencapai maka akan dinaikkan statusnya kembali pada Level 3,” pungkas NH Hidayati. (adv/mhd/ono)

Wisata di Kabupaten Pasuruan Dibuka Kembali administrasi dan teknis, serta pelaporan secara lengkap, “Pengawasan evaluasi, dan pelaporan juga harus dilengkapi," ungkapnya. Dalam hal pelaporan, meliputi pengunjung secara total, persentase jumlah pengunjung terhadap carrying capacity, penerapan prokes oleh petugas dan pengunjung, kendala yang dihadapi pengelola atau petugas, juga kendala pengunjung.

Pasuruan, Memorandum Meski berstatus daerah dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, Kementerian Pa r i w i s a t a d a n E k o n o m i K re a t i f (Kemenparekraf ) mengizinkan dua tempat wisata di Kabupaten Pasuruan menerima pengunjung dengan sistem uji coba. Dua tempat wisata itu antara lain, Taman Safari Indonesia (TSI) II di Kecamatan Prigen dan Wisata Bhakti Alam di Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Hanya saja, meski sudah diizinkan, namun beberapa persyaratan Salah satu tempat wisata di Kabupaten Pasuruan. penting harus betul-betul diperhatikan dengan seksama. "Selama pelaksanaan uji coba, para pengunjung harus mengikuti panduan protokol kesehatan (prokes) berbasis cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan), and environmental sustainability (ketahanan/ramah lingkungan) atau biasa disingkat CHSE," kata Kepala Dinas Par iwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pasuruan, Eka Wara Brehaspati, Kamis (28/10). Namun Wara menjelaskan, wahana air yang ada di tempat wisata yang dilakukan uji coba pembukaan, tidak diizinkan dibuka. Bagi pengelola juga harus dapat menentukan titik krisis (pelanggaran prokes) untuk melaksanakan rekayasa

Kata Eka, pelaporan juga mencakup bagaimana penerapan aplikasi peduli

3(1*8080$1 /(/$1* 8/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1 0HQXQMXN 3HQJXPXPDQ NHGXD /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ WDQJJDO $JXVWXV PHODOXL VXUDW NDEDU KDULDQ 0HPRUDQGXP GDQ %HUGDVDUNDQ 3DVDO 88 +DN 7DQJJXQJDQ 1R 7DKXQ 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN DNDQ PHODNXNDQ OHODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHUDQWDUD .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 0DGLXQ PHODOXL DSOLNDVL H $XFWLRQ WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD OHODQJ GHQJDQ MHQLV SHQDZDUDQ OHODQJ VHFDUD WHUWXWXS FORVHG ELGGLQJ \DQJ GDSDW GLOLKDW GL :HEVLWH '-.1 KWWSV OHODQJ JR LG DWDV EDUDQJ MDPLQDQ REMHN OHODQJ PLOLN 'HELWXU DWDV QDPD 5$&+(/ ':, ,1'$5:$7, EHUXSD 6HELGDQJ WDQDK VHOXDV P EHULNXW EDQJXQDQ GLDWDVQ\D WHUOHWDN GL .HO 1JODPHV .HF 0DGLXQ .DE 0DGLXQ -DZD 7LPXU VHVXDL GHQJDQ 6+0 1R .HO 1JODPHV D Q 5DFKHO 'ZL ,QGDUZDWL +DUJD /LPLW 5S XDQJ MDPLQDQ OHODQJ 5S

3HODNVDQDDQ /HODQJ +DUL 7DQJJDO -XPDW 1RYHPEHU %DWDV DNKLU SHQDZDUDQ 3XNXO ZDNWX VHUYHU $SOLNDVL /HODQJ 0HODOXL ,QWHUQHW VHVXDL :,%

$ODPDW 'RPDLQ https://www.lelang.go.id 7HPSDW /HODQJ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ 0DGLXQ -O 6HUD\X 7LPXU 1R 0DGLXQ 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ 3HVHUWD OHODQJ GLKDUDS PHQ\HVXDLNDQ GLUL GHQJDQ SHQJJXQDDQ ZDNWX VHUYHU \DQJ WHUWHUD SDGD DODPDW GRPDLQ GL DWDV 6\DUDW V\DUDW OHODQJ &DORQ SHVHUWD OHODQJ GDSDW PHOLKDW REMHN OHODQJ GL ORNDVL VHMDN GLXPXPNDQ /HODQJ GLODNVDQDNDQ GHQJDQ SHQDZDUDQ PHODOXL DSOLNDVL OHODQJ LQWHUQHW \DQJ GL DNVHV SDGD DODPDW GRPDLQ KWWSV OHODQJ JR LG &DORQ SHVHUWD OHODQJ PHQGDIWDUNDQ GLUL SDGD DSOLNDVL /HODQJ ,QWHUQHW DODPDW GRPDLQ EXWLU GLDWDV NHPXGLDQ PHQJDNWLINDQ DNXQ GDQ PHUHNDP VFDQ .73 GDQ 13:3 GDQ QRPRU UHNHQLQJ EDQN DWDV QDPD VHQGLUL 3HVHUWD \DQJ EHUWLQGDN VHEDJDL NXDVD EDGDQ XVDKD GLZDMLENDQ PHQJXQJJDK VXUDW NXDVD QRWDULDO DNWD SHQGLULDQ SHUXVDKDDQ GDQ SHUXEDKDQQ\D 13:3 SHUXVDKDDQ GDODP VDWX ¿OH 3HVHUWD /HODQJ GLZDMLENDQ PHQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ VHVXDL GHQJDQ SHQJXPXPDQ OHODQJ GDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI SDOLQJ ODPEDW VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ /HODQJ 8DQJ MDPLQDQ OHODQJ GLVHWRUNDQ NH QRPRU 9LUWXDO $FFRXQW 9$ SHVHUWD OHODQJ \DQJ DNDQ GLNLULPNDQ VHFDUD RWRPDWLV GDUL DODPDW GRPDLQ GL DWDV NHSDGD DNXQ SHVHUWD OHODQJ 3HQDZDUDQ OHODQJ GLPXODL GDUL QLODL OLPLW GDQ GDSDW GLDMXNDQ EHUNDOL NDOL VDPSDL EDWDV ZDNWX VHEDJDLPDQD WHUVHEXW GLDWDV 3HVHUWD OHODQJ \DQJ GLWXQMXN VHEDJDL SHPHQDQJ ZDMLE PHOXQDVL SHPED\DUDQ KDUJD SRNRN OHODQJ GLWDPEDK EHD OHODQJ SHPEHOL VHEHVDU SDOLQJ ODPEDW OLPD KDUL NHUMD VHWHODK OHODQJ MLND WLGDN PDND SDGD KDUL NHUMD EHULNXWQ\D SHPHQDQJ GLQ\DWDNDQ ZDQSUHVWDVL XDQJ MDPLQDQ DNDQ GLVHWRUNDQ VHOXUXKQ\D NH .DV 1HJDUD .RQGLVL REMHN OHODQJ DGDODK VHEDJDLPDQD DGDQ\D DV LV 3HPHQDQJ /HODQJ GLDQJJDS VXQJJXK VXQJJXK WHODK PHQJHWDKXL DSD \DQJ WHODK GLWDZDU GLEHOL ROHKQ\D $SDELOD WHUGDSDW NHNXUDQJDQ NHUXVDNDQ EDLN \DQJ WHUOLKDW DWDXSXQ \DQJ WLGDN WHUOLKDW PDND 3HPHQDQJ /HODQJ WLGDN EHUKDN XQWXN PHQRODN DWDX PHQDULN GLUL NHPEDOL VHWHODK SHPEHOLDQ GLVDKNDQ GDQ PHOHSDVNDQ VHJDOD KDN XQWXN PHPLQWD NHUXJLDQ DWDV VHVXDWX DSDSXQ MXJD OQIRUPDVL OHELK ODQMXW WHQWDQJ REMHN OHODQJ GDSDW PHQJKXEXQJL 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 5HWDLO &ROOHFWLRQ 5HFRYHU\ ± 5HJLRQ 9,,, -DZD 7HOS DWDX .3.1/ 0DGLXQ 7HOS 6XUDED\D 2NWREHU 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 5HWDLO &ROOHFWLRQ 5HFRYHU\ ± 5HJLRQ 9,,, -DZD

.3.1/ -(0%(5

.3.1/ 0$',81

.3.1/ -(0%(5

.3.1/ 0$',81

lindungi yang dipasang di pintu masuk tempat wisata.(rsk/ono)

FOTO: MEMORANDUM/RSK

Taraf Uji Coba Menerima Pengunjung

3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1

3(1*8080$1 /(/$1* 8/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1

6\DUDW V\DUDW OHODQJ &DORQ SHVHUWD OHODQJ GDSDW PHOLKDW REMHN OHODQJ GL ORNDVL VHMDN GLXPXPNDQ /HODQJ GLODNVDQDNDQ GHQJDQ SHQDZDUDQ PHODOXL DSOLNDVL OHODQJ LQWHUQHW \DQJ GL DNVHV SDGD DODPDW GRPDLQ KWWSV OHODQJ JR LG &DORQ SHVHUWD OHODQJ PHQGDIWDUNDQ GLUL SDGD DSOLNDVL /HODQJ ,QWHUQHW DODPDW GRPDLQ EXWLU GLDWDV NHPXGLDQ PHQJDNWLINDQ DNXQ GDQ PHUHNDP VFDQ .73 GDQ 13:3 GDQ QRPRU UHNHQLQJ EDQN DWDV QDPD VHQGLUL 3HVHUWD \DQJ EHUWLQGDN VHEDJDL NXDVD EDGDQ XVDKD GLZDMLENDQ PHQJXQJJDK VXUDW NXDVD QRWDULDO DNWD SHQGLULDQ SHUXVDKDDQ GDQ SHUXEDKDQQ\D 13:3 SHUXVDKDDQ GDODP VDWX ¿OH 3HVHUWD /HODQJ GLZDMLENDQ PHQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ VHVXDL GHQJDQ SHQJXPXPDQ OHODQJ GDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI SDOLQJ ODPEDW VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ /HODQJ 8DQJ MDPLQDQ OHODQJ GLVHWRUNDQ NH QRPRU 9LUWXDO $FFRXQW 9$ SHVHUWD OHODQJ \DQJ DNDQ GLNLULPNDQ VHFDUD RWRPDWLV GDUL DODPDW GRPDLQ GL DWDV NHSDGD DNXQ SHVHUWD OHODQJ 3HQDZDUDQ OHODQJ GLPXODL GDUL QLODL OLPLW GDQ GDSDW GLDMXNDQ EHUNDOL NDOL VDPSDL EDWDV ZDNWX VHEDJDLPDQD WHUVHEXW GLDWDV 3HVHUWD OHODQJ \DQJ GLWXQMXN VHEDJDL SHPHQDQJ ZDMLE PHOXQDVL SHPED\DUDQ KDUJD SRNRN OHODQJ GLWDPEDK EHD OHODQJ SHPEHOL VHEHVDU SDOLQJ ODPEDW OLPD KDUL NHUMD VHWHODK OHODQJ MLND WLGDN PDND SDGD KDUL NHUMD EHULNXWQ\D SHPHQDQJ GLQ\DWDNDQ ZDQSUHVWDVL XDQJ MDPLQDQ DNDQ GLVHWRUNDQ VHOXUXKQ\D NH .DV 1HJDUD .RQGLVL REMHN OHODQJ DGDODK VHEDJDLPDQD DGDQ\D DV LV 3HPHQDQJ /HODQJ GLDQJJDS VXQJJXK VXQJJXK WHODK PHQJHWDKXL DSD \DQJ WHODK GLWDZDU GLEHOL ROHKQ\D $SDELOD WHUGDSDW NHNXUDQJDQ NHUXVDNDQ EDLN \DQJ WHUOLKDW DWDXSXQ \DQJ WLGDN WHUOLKDW PDND 3HPHQDQJ /HODQJ WLGDN EHUKDN XQWXN PHQRODN DWDX PHQDULN GLUL NHPEDOL VHWHODK SHPEHOLDQ GLVDKNDQ GDQ PHOHSDVNDQ VHJDOD KDN XQWXN PHPLQWD NHUXJLDQ DWDV VHVXDWX DSDSXQ MXJD OQIRUPDVL OHELK ODQMXW WHQWDQJ REMHN OHODQJ GDSDW PHQJKXEXQJL 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 5HWDLO &ROOHFWLRQ 5HFRYHU\ 5HJLRQ 9,,, -DZD 7HOS DWDX .3.1/ -HPEHU 7HOS

0HQXQMXN 3HQJXPXPDQ NHGXD /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ WDQJJDO 6HSWHPEHU PHODOXL VXUDW NDEDU KDULDQ 0HPRUDQGXP GDQ %HUGDVDUNDQ 3DVDO 88 +DN 7DQJJXQJDQ 1R 7DKXQ 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN DNDQ PHODNXNDQ OHODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHUDQWDUD .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 0DGLXQ PHODOXL DSOLNDVL H $XFWLRQ WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD OHODQJ GHQJDQ MHQLV SHQDZDUDQ OHODQJ VHFDUD WHUWXWXS FORVHG ELGGLQJ \DQJ GDSDW GLOLKDW GL :HEVLWH '-.1 KWWSV OHODQJ JR LG DWDV EDUDQJ MDPLQDQ REMHN OHODQJ PLOLN 'HELWXU DWDV QDPD 0$+08' ()(1', EHUXSD 6HELGDQJ WDQDK VHOXDV P EHULNXW EDQJXQDQ GLDWDVQ\D WHUOHWDN GL .HO .OHJHQ .HF .DUWRKDUMR .RWD 0DGLXQ -DZD 7LPXU VHVXDL GHQJDQ 6+0 1R .HO .OHJHQ D Q (UQLH ,UDZDQWLH +DUJD /LPLW 5S XDQJ MDPLQDQ OHODQJ 5S

3HODNVDQDDQ /HODQJ +DUL 7DQJJDO -XPDW 1RYHPEHU %DWDV DNKLU SHQDZDUDQ 3XNXO ZDNWX VHUYHU $SOLNDVL /HODQJ 0HODOXL ,QWHUQHW VHVXDL :,%

$ODPDW 'RPDLQ https://www.lelang.go.id 7HPSDW /HODQJ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ 0DGLXQ -O 6HUD\X 7LPXU 1R 0DGLXQ 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ 3HVHUWD OHODQJ GLKDUDS PHQ\HVXDLNDQ GLUL GHQJDQ SHQJJXQDDQ ZDNWX VHUYHU \DQJ WHUWHUD SDGD DODPDW GRPDLQ GL DWDV 6\DUDW V\DUDW OHODQJ &DORQ SHVHUWD OHODQJ GDSDW PHOLKDW REMHN OHODQJ GL ORNDVL VHMDN GLXPXPNDQ /HODQJ GLODNVDQDNDQ GHQJDQ SHQDZDUDQ PHODOXL DSOLNDVL OHODQJ LQWHUQHW \DQJ GL DNVHV SDGD DODPDW GRPDLQ KWWSV OHODQJ JR LG &DORQ SHVHUWD OHODQJ PHQGDIWDUNDQ GLUL SDGD DSOLNDVL /HODQJ ,QWHUQHW DODPDW GRPDLQ EXWLU GLDWDV NHPXGLDQ PHQJDNWLINDQ DNXQ GDQ PHUHNDP VFDQ .73 GDQ 13:3 GDQ QRPRU UHNHQLQJ EDQN DWDV QDPD VHQGLUL 3HVHUWD \DQJ EHUWLQGDN VHEDJDL NXDVD EDGDQ XVDKD GLZDMLENDQ PHQJXQJJDK VXUDW NXDVD QRWDULDO DNWD SHQGLULDQ SHUXVDKDDQ GDQ SHUXEDKDQQ\D 13:3 SHUXVDKDDQ GDODP VDWX ¿OH 3HVHUWD /HODQJ GLZDMLENDQ PHQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ VHVXDL GHQJDQ SHQJXPXPDQ OHODQJ GDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI SDOLQJ ODPEDW VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ /HODQJ 8DQJ MDPLQDQ OHODQJ GLVHWRUNDQ NH QRPRU 9LUWXDO $FFRXQW 9$ SHVHUWD OHODQJ \DQJ DNDQ GLNLULPNDQ VHFDUD RWRPDWLV GDUL DODPDW GRPDLQ GL DWDV NHSDGD DNXQ SHVHUWD OHODQJ 3HQDZDUDQ OHODQJ GLPXODL GDUL QLODL OLPLW GDQ GDSDW GLDMXNDQ EHUNDOL NDOL VDPSDL EDWDV ZDNWX VHEDJDLPDQD WHUVHEXW GLDWDV 3HVHUWD OHODQJ \DQJ GLWXQMXN VHEDJDL SHPHQDQJ ZDMLE PHOXQDVL SHPED\DUDQ KDUJD SRNRN OHODQJ GLWDPEDK EHD OHODQJ SHPEHOL VHEHVDU SDOLQJ ODPEDW OLPD KDUL NHUMD VHWHODK OHODQJ MLND WLGDN PDND SDGD KDUL NHUMD EHULNXWQ\D SHPHQDQJ GLQ\DWDNDQ ZDQSUHVWDVL XDQJ MDPLQDQ DNDQ GLVHWRUNDQ VHOXUXKQ\D NH .DV 1HJDUD .RQGLVL REMHN OHODQJ DGDODK VHEDJDLPDQD DGDQ\D DV LV 3HPHQDQJ /HODQJ GLDQJJDS VXQJJXK VXQJJXK WHODK PHQJHWDKXL DSD \DQJ WHODK GLWDZDU GLEHOL ROHKQ\D $SDELOD WHUGDSDW NHNXUDQJDQ NHUXVDNDQ EDLN \DQJ WHUOLKDW DWDXSXQ \DQJ WLGDN WHUOLKDW PDND 3HPHQDQJ /HODQJ WLGDN EHUKDN XQWXN PHQRODN DWDX PHQDULN GLUL NHPEDOL VHWHODK SHPEHOLDQ GLVDKNDQ GDQ PHOHSDVNDQ VHJDOD KDN XQWXN PHPLQWD NHUXJLDQ DWDV VHVXDWX DSDSXQ MXJD OQIRUPDVL OHELK ODQMXW WHQWDQJ REMHN OHODQJ GDSDW PHQJKXEXQJL 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 5HWDLO &ROOHFWLRQ 5HFRYHU\ ± 5HJLRQ 9,,, -DZD 7HOS DWDX .3.1/ 0DGLXQ 7HOS

6XUDED\D 2NWREHU 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 5HWDLO &ROOHFWLRQ 5HFRYHU\ 5HJLRQ 9,,, -DZD

%HUGDVDUNDQ 3DVDO 88 +DN 7DQJJXQJDQ 1R 7DKXQ 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN DNDQ PHODNXNDQ OHODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHUDQWDUD .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ -HPEHU PHODOXL DSOLNDVL H $XFWLRQ WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD OHODQJ GHQJDQ MHQLV SHQDZDUDQ OHODQJ VHFDUD WHUWXWXS FORVHG ELGGLQJ \DQJ GDSDW GLOLKDW GL :HEVLWH '-.1 KWWSV OHODQJ JR LG DWDV EDUDQJ MDPLQDQ REMHN OHODQJ PLOLN 'HELWXU DWDV QDPD $GL -XQWRQR EHUXSD 6HELGDQJ WDQDK GDQ EDQJXQDQ 6+0 1R D Q $GL -XQWRQR VHOXDV P WHUOHWDN GL -DODQ +D\DP :XUXN .HOXUDKDQ 0DQJXQKDUMR .HFDPDWDQ 0D\DQJDQ .RWD 3UREROLQJJR -DZD 7LPXU +DUJD /LPLW 5S XDQJ MDPLQDQ OHODQJ 5S

3HODNVDQDDQ /HODQJ +DUL 7DQJJDO -XPDW 1RYHPEHU %DWDV DNKLU SHQDZDUDQ :DNWX 6HUYHU $SOLNDVL /HODQJ ,QWHUQHW VHVXDL :,%

$ODPDW 'RPDLQ ZZZ OHODQJ JR LG 7HPSDW /HODQJ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ -HPEHU -O 6ODPHW 5L\DGL 1R $ 3DWUDQJ -HPEHU 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ 3HVHUWD OHODQJ GLKDUDS PHQ\HVXDLNDQ GLUL GHQJDQ SHQJJXQDDQ ZDNWX VHUYHU \DQJ WHUWHUD SDGD DODPDW GRPDLQ GL DWDV

6XUDED\D 2NWREHU 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 5HWDLO &ROOHFWLRQ 5HFRYHU\ ± 5HJLRQ 9,,, -DZD

3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1 %HUGDVDUNDQ 3DVDO 88 +DN 7DQJJXQJDQ 1R 7DKXQ 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN DNDQ PHODNXNDQ OHODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHUDQWDUD .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ -HPEHU PHODOXL DSOLNDVL H $XFWLRQ WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD OHODQJ GHQJDQ MHQLV SHQDZDUDQ OHODQJ VHFDUD WHUWXWXS FORVHG ELGGLQJ \DQJ GDSDW GLOLKDW GL :HEVLWH '-.1 KWWSV OHODQJ JR LG DWDV EDUDQJ MDPLQDQ REMHN OHODQJ PLOLN 'HELWXU DWDV QDPD 7DXKLG EHUXSD 6HELGDQJ WDQDK GDQ EDQJXQDQ 6+0 1R D Q 7DXKLG VHOXDV P WHUOHWDN GL -DODQ -R\RER\R .HOXUDKDQ .DOLSXUR .HFDPDWDQ .DOLSXUR .DEXSDWHQ %DQ\XZDQJL -DZD 7LPXU +DUJD /LPLW 5S XDQJ MDPLQDQ OHODQJ 5S

6HELGDQJ WDQDK GDQ EDQJXQDQ 6+0 1R D Q 7DXKLG VHOXDV P WHUOHWDN -DODQ -R\RER\R .HOXUDKDQ .DOLSXUR .HFDPDWDQ .DOLSXUR .DEXSDWHQ %DQ\XZDQJL -DZD 7LPXU +DUJD /LPLW 5S XDQJ MDPLQDQ OHODQJ 5S

6HELGDQJ WDQDK GDQ EDQJXQDQ 6+0 1R D Q 7DXKLG VHOXDV P WHUOHWDN GL -DODQ -RKDU .HOXUDKDQ .DOLSXUR .HFDPDWDQ .DOLSXUR .DEXSDWHQ %DQ\XZDQJL -DZD 7LPXU +DUJD /LPLW 5S XDQJ MDPLQDQ OHODQJ 5S

6HELGDQJ WDQDK GDQ EDQJXQDQ 6+0 1R D Q 7DXKLG VHOXDV P WHUOHWDN GL -DODQ -R\RER\R .HOXUDKDQ .DOLSXUR .HFDPDWDQ .DOLSXUR .DEXSDWHQ %DQ\XZDQJL -DZD 7LPXU +DUJD /LPLW 5S XDQJ MDPLQDQ OHODQJ 5S

3HODNVDQDDQ /HODQJ +DUL 7DQJJDO -XPDW 1RYHPEHU %DWDV DNKLU SHQDZDUDQ :DNWX 6HUYHU $SOLNDVL /HODQJ ,QWHUQHW VHVXDL :,%

$ODPDW 'RPDLQ ZZZ OHODQJ JR LG 7HPSDW /HODQJ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ -HPEHU -O 6ODPHW 5L\DGL 1R $ 3DWUDQJ -HPEHU 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ 3HVHUWD OHODQJ GLKDUDS PHQ\HVXDLNDQ GLUL GHQJDQ SHQJJXQDDQ ZDNWX VHUYHU \DQJ WHUWHUD SDGD DODPDW GRPDLQ GL DWDV 6\DUDW V\DUDW OHODQJ &DORQ SHVHUWD OHODQJ GDSDW PHOLKDW REMHN OHODQJ GL ORNDVL VHMDN GLXPXPNDQ /HODQJ GLODNVDQDNDQ GHQJDQ SHQDZDUDQ PHODOXL DSOLNDVL OHODQJ LQWHUQHW \DQJ GL DNVHV SDGD DODPDW GRPDLQ KWWSV OHODQJ JR LG &DORQ SHVHUWD OHODQJ PHQGDIWDUNDQ GLUL SDGD DSOLNDVL /HODQJ ,QWHUQHW DODPDW GRPDLQ EXWLU GLDWDV NHPXGLDQ PHQJDNWLINDQ DNXQ GDQ PHUHNDP VFDQ .73 GDQ 13:3 GDQ QRPRU UHNHQLQJ EDQN DWDV QDPD VHQGLUL 3HVHUWD \DQJ EHUWLQGDN VHEDJDL NXDVD EDGDQ XVDKD GLZDMLENDQ PHQJXQJJDK VXUDW NXDVD QRWDULDO DNWD SHQGLULDQ SHUXVDKDDQ GDQ SHUXEDKDQQ\D 13:3 SHUXVDKDDQ GDODP VDWX ¿OH 3HVHUWD /HODQJ GLZDMLENDQ PHQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ VHVXDL GHQJDQ SHQJXPXPDQ OHODQJ GDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI SDOLQJ ODPEDW VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ /HODQJ 8DQJ MDPLQDQ OHODQJ GLVHWRUNDQ NH QRPRU 9LUWXDO $FFRXQW 9$ SHVHUWD OHODQJ \DQJ DNDQ GLNLULPNDQ VHFDUD RWRPDWLV GDUL DODPDW GRPDLQ GL DWDV NHSDGD DNXQ SHVHUWD OHODQJ 3HQDZDUDQ OHODQJ GLPXODL GDUL QLODL OLPLW GDQ GDSDW GLDMXNDQ EHUNDOL NDOL VDPSDL EDWDV ZDNWX VHEDJDLPDQD WHUVHEXW GLDWDV 3HVHUWD OHODQJ \DQJ GLWXQMXN VHEDJDL SHPHQDQJ ZDMLE PHOXQDVL SHPED\DUDQ KDUJD SRNRN OHODQJ GLWDPEDK EHD OHODQJ SHPEHOL VHEHVDU SDOLQJ ODPEDW OLPD KDUL NHUMD VHWHODK OHODQJ MLND WLGDN PDND SDGD KDUL NHUMD EHULNXWQ\D SHPHQDQJ GLQ\DWDNDQ ZDQSUHVWDVL XDQJ MDPLQDQ DNDQ GLVHWRUNDQ VHOXUXKQ\D NH .DV 1HJDUD .RQGLVL REMHN OHODQJ DGDODK VHEDJDLPDQD DGDQ\D DV LV 3HPHQDQJ /HODQJ GLDQJJDS VXQJJXK VXQJJXK WHODK PHQJHWDKXL DSD \DQJ WHODK GLWDZDU GLEHOL ROHKQ\D $SDELOD WHUGDSDW NHNXUDQJDQ NHUXVDNDQ EDLN \DQJ WHUOLKDW DWDXSXQ \DQJ WLGDN WHUOLKDW PDND 3HPHQDQJ /HODQJ WLGDN EHUKDN XQWXN PHQRODN DWDX PHQDULN GLUL NHPEDOL VHWHODK SHPEHOLDQ GLVDKNDQ GDQ PHOHSDVNDQ VHJDOD KDN XQWXN PHPLQWD NHUXJLDQ DWDV VHVXDWX DSDSXQ MXJD OQIRUPDVL OHELK ODQMXW WHQWDQJ REMHN OHODQJ GDSDW PHQJKXEXQJL 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 5HWDLO &ROOHFWLRQ 5HFRYHU\ 5HJLRQ 9,,, -DZD 7HOS DWDX .3.1/ -HPEHU 7HOS 6XUDED\D 2NWREHU 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 5HWDLO &ROOHFWLRQ 5HFRYHU\ 5HJLRQ 9,,, -DZD

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Direktur Utama: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III Choirul Shodiq SH MH No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Pemimpin Perusahaan: Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR Bersedia Vaksin, Gratis Ayam Potong

Judi Sabung Ayam Digerebek

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Jember, Memorandum Polsek Tempurejo menggerebek arena judi sabung ayam di Dusun Krajan, Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember. Anggota Polsek Tempurejo berhasil mengamankan 12 unit motor, 2 jam dinding, 3 ekor ayam jago, 8 kurungan, 2 karpet, 2 kain tabeng untuk arena adu ayam sebagai barang bukti. Kapolsek Tempurejo AKP Zuhr i SH mengatakan, sebelum penggerebekan dilakukan, pihaknya mendapatkan informasi A1(valid) dari masyarakat terkait judi sabung ayam di lokasi. "Setelah melakukan penyelidikan informasi itu benar adanya. Kami bersama anggota kemudian melakukan penggerebekan di lokasi,” urai AKP Zuhri. Sayang, penggerebekan itu sedikit bocor

FOTO: MEMORANDUM/EDY

Diduga Bocor, Polisi hanya Amankan Barang Bukti

Tulungagung, Memorandum Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di pasar Campurdarat yang dilaksanakan Kamis (28/10), diserbu pedagang dan masyarakat. Sebab, panitia menyediakan seekor ayam potong untuk 200 peserta vaksin yang datang lebih dulu.

Vaksinasi tersebut merupakan inisiasi dari pengelola pasar, puskesmas dan komunitas motor yang memiliki kepedulian pada pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Pengelola Pasar Campurdarat Supriyadi mengatakan, kali ini pihaknya menyediakan 500 dosis vaksin untuk pedagang dan masyarakat. "Kami bersama dengan puskesmas dan komunitas motor menyediakan 500 dosis vaksin untuk pedagang dan warga sekitar yang belum sempat mendapatkan vaksin," ujarnya. Pihaknya menyebut, lokasi pasar dipilih sebab pada pelaksanaan vaksinasi gelombang sebelumnya, banyak pedagang yang gagal divaksin karena usia dan kondisi kesehatannya saat itu. Sehingga dalam vaksinasi kali ini diharapkan semua pedagang bisa mendapatkan vaksin tahap pertama.

JUMAT PON, 29 OKTOBER 2021 HALAMAN 9

Anggota Polsek Tempurejo menggelar barang bukti yang berhasil diamankan dalam penggerebekan. lantaran polisi tidak berhasil mengamankan satu pejudipun di lokasi. Penggerebekan yang dilakukan sore hari sekitar pukul 15.00 hanya mengamankan barang bukti saja. “Para pejudi melarikan diri. Sementara barang bukti kami amankan di Polsek untuk proses lebih lanjut,” kata Kapolsek. (edy/ono)

Peserta vaksinasi mendapatkan ayam gratis. "Yang pertama dulu kan ada pedagang yang belum di vaksin, karena sedang sakit dan kondisinya yang belum memungkinkan, makanya vaksinya kali ini," terangnya. Supriyadi menuturkan capaian vaksinasi untuk pedagang di pasar bisa mempercepat pemulihan ekonomi di pasar Campurdarat tersebut. "Harapannya begitu, segera divaksin biar segera dapat perlindungan dan bisa buka lapak lagi," ucapnya.

Sementara itu, salah satu peserta vaksin, Suparman mengaku senang bisa mendapatkan vaksin, apalagi mendapatkan bonus ayam. " Ya s e n a n g m a s , wong divaksin sekalian dapat ayam gratis," ujarnya. (fir/mad/ono)

Kediri, Memorandum Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Kediri m e n g g e l a r ra p a t p a r i p u r n a dengan agenda persetujuan dan penandatanganan nota persetujuan atas Raperda perubahan APBD Tahun Anggaran 2021, di Ruang Graha Sabha Chandha Bhirawa, (21/10) lalu. Mematuhi pemberlakuan PPKM yang masih diperpanjang pemerintah pusat, rapat paripurna DPRD Kabupaten Kediri tetap dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang ketat. Semua peserta rapat wajib menggunakan masker, pengaturan jarak tempat duduk dan menggunakan hand sanitizer sebelum memasuki ruang rapat. Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kediri hadir langsung di ruang paripurna. Sedangkan dari Pemkab Kediri dihadiri oleh Bupati Kediri H Hanindhito Himawan Pramana SH didampingi sekretaris daerah bersama kepala bappeda, kepala BPKAD, kabag hukum, dan Inspektorat Kabupaten Kediri. Sedangkan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lainya mengikuti rapat paripurna melalui video conference di kediaman masing-masing. Ke t u a D P R D K a b u p a t e n Kediri Dodi Purwanto mengawali pembukaan rapat paripurna dengan menyampaikan pembahasan bersama atas Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Kediri Tahun Anggaran 2021 telah selesai dilaksanakan oleh Badan Anggaran bersama Tim Anggaran Pemkab Kediri dan para Kepala OPD. Me n g a k h i r i p e m b a h a s a n bersama atas Raperda Perubahan APBD Kabupaten Kediri 2021 tersebut akan ditandai dengan persetujuan dan penandatanganan nota persetujuan bersama Raperda Perubahan APBD 2021 oleh Bupati Kediri dan Pimpinan DPRD Kabupaten Kediri. Sebelum meminta persetujuan

RUMAH DIJUAL JLN LINGKAR TIMUR J.THN DEKAT JUANDA LS. 6724 M2 HGB NOL JALAN HRG 3.2JT/M2 HUB:0818318280-085106431777. ANEKA KEBUTUHAN

FOTO: MEMORANDUM/ADV

DPRD Setujui P-APBD Kabupaten Kediri 2021

Penandatanganan nota persetujuan perubahan APBD 2021.

dari seluruh anggota DPRD, pimpinan rapat paripurna terlebih dahulu menyampaikan kesimpulan pembahasan atas Raperda Perubahan APBD 2021. “Dengan memperhatikan laporan badan anggaran dan pokok-pokok pikiran DPRD yang disarikan dari pembahasan bersama, dapat disimpulkan bahwa DPRD Kabupaten Kediri pada dasarnya telah sepakat dan menyetujui terhadap Raperda tentang Perubahan APBD 2021, baik sisi pendapatan, belanja, dan pembiayaan,” papar Dodi. Sedangkan dari aspek legal formal maupun redaksional, Raperda tentang Perubahan APBD 2021 yang sudah dibahas bersamasama antara DPRD dan pemerintah daerah telah layak dan memenuhi

P E N G O B ATA N

PENGOBATAN Mengatasi terlambat datang bulan Hub : 0812 5997 0006

ELEKTRONIK DIJUAL AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.

KONSULTASI GRATIS

P I J AT K E B U G A R A N RISKY MASSAGE KESEHATAN UNTUK KELUARGA CAPEK LELAH LETIH DAN LESU JUGA KESELEO HUB 083831424978.

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

HILANG STNK SPD MTR HONDA VARIO L-4490-WB AN.PRIMUS YEREMIAS GONSTARY D/A. GUNUNG SARI INDAH BLOK AZ-58 SBY.

HLG BPKB AG-2745-EW AN.LUKMAN HAKIM H DSN. KALIAWEN TIMUR KEC. PLEMAHAN KEDIRI.

HILANG STNKN SPD MOTOR SUZUKI THN 2015 L6189LT A/N: TAUFIQUL HAFIDZ SH D/A: JUWINGAN KERTAJAYA 9 RAYA/44.

HLG BUKU KIR L.8176.UP/ SB.237813.K BIL’ID MUHDIN JL.SURABAYA.

HLG BPKB SPD MOTOR 2013 L-6034 DS.ORANGE BIRU AN.MUHAMMAD JURI CANDI LONTAR TENGAH III/02 SBY.

HILANG STNKN SPD MOTOR HONDA THN 2014 L2858LV A/N: ZENISA HANDAYANI S.PD D/A: PLOSO 9/8.

HLG BUKU KIR L.8179.UF PETRUS WIDYARTONO JL.BARATAJAYA 13/26 SBY.

HILANG STNK P 6332 TI NK. 4929 NS. 8487 AN. ACH JUPRI D/A JLN. BEDENGAN BABAN TIMUR SILO HILANG STNK L 4757 GP NK. 7788 NS. 0539 AN. DISPERINDAG PROP JATIM

HLG BUKU KIR B.9326.HW/ JKT.805210 PT.SUNGAI BUDI JL.MARGOMULYO 49-51.

HILANG STNK P 6386 GO NK. 0394 NS. 0100 AN. SUYATI D/A JLN CEMPEDAK PATRANG JBR

HILANG STNK HONDA REVO W 5078 UL HELLY MARDIAH 081230010418.

HILANG STNK P 2899 GK NK. 5473 NS. 8702 AN. TARNI D/A JL. MELATI KALIWATES JBR

HILANG STNK HONDA VARIO W 2337 OQ ASNAN 085717535054.

HILANG STNK P 8593 GD NK. 2016 NS. 5016 AN. SAMSURI H D/A DS. CURAH LELE KEC. BALUNG JBR

HILANG STNK SPD MTR HONDA TH’2012 L-4701-HW AN.DR H ZAINUL ARIFIN SP.PK D/A. KEBONSARI REGENCY BLOK C-24 SBY. Hilang BPKB Spd Mtr Honda Beat Th’2008 L-2118-KM An.Aurinda Destri Adityasari D/a. Kedurus IV Delima No.1 Sby.

LOWONGAN BUTUH KERJA MSK DI WARUNG ATAU KERJA SAMA BK WARUNG DI LUAR PULAU PAPUA ATAU DI KALIMANTAN HUBUNGI P.MUNI IN WA 085246965271.

syarat untuk segera ditetapkan dan disetujui bersama. Setelah anggota DPRD Kabupaten Kediri menyatakan menyetujui Raperda Perubahan APBD 2021, acara dilanjutkan dengan penandatanganan nota persetujuan bersama oleh pimpinan DPRD dan Bupati Kediri. Pimpinan rapat menyampaikan terima kasih kepada Badan Anggaran dan Pemkab Kediri, pembahasan hingga persetujuan bersama atas Raperda Perubahan APBD 2021 dapat diselesaikan tepat waktu sesuai ketentuan peraturan perundangan. "Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 yang telah disetujui bersama hendaknya segera ditindaklanjuti dengan proses evaluasi Gubernur Jawa Timur,” kata Dodi. (adv/nus)

KEHILANGAN HLG BPKB SPD MOTOR 2011 L-4239-XZ HTM SIDIK SUDJARWO KANDANGAN GUNUNG TANGSI I-A/3 RW01 RT09 KEL.KANDANGAN BENOWO SBY.

HILANG STNK SUZUKI NEX N 6728 WG A/N MUH FARID ARDIANSYAH. HUB: 0812 5952 3106. HILANG STNK SPD MTR YMH MIO TH’15 L-5157-FS AN.DENNY KRISTIAWAN D/A.JL BABATAN PANTAI BARAT IV NO.12 SBY.

HLG BUKU KIR L.9762.UM/ SB.188163.K PT.GASINDO SUKSES MULIA JL. KEBONROJO 6-1 SBY. HLG BUKU KIR B.9330.HW/ JKT.805201 PT.SUNGAI BUDI JL.MARGOMULYO 49-51 SBY. HLG BUKU KIR B.9321.HW/ JKT.805530 PT.SUNGAI BUDI JL.MARGOMULYO 49-51 SBY. HILANG STNKN SPD MOTOR HONDA L4061KN A/N: ROBERT NUGROHO D/A: KLAMPIS SACHAROSA 58.

HLG BK KIR SB244593K L9762AG AN. ROHMAD ASIDIK JL GRIYA KEBRAON UTARA 4AF/2 SBY. HILANG STNK HONDA VARIO W 6096 NE WAHYU CANDRA PERDANA KUSUMAH 085790806661. HLG STNK YMH JUPITER ‘2014 L-4825-HA HIJAU AN.LEGIYAWATI D/A.DK SAMBISARI NO.7 SBY. HLG BUKU KIR L.8657.UA/ SB.189746.K MIRAWATI JL.LEBO AGUNG 3/73 SBY.

HLG STNK AG-4967-OX AN.BAYU EKA PUTRA DS.BRINGIN KEC. BADAS KEDIRI.

Kehilangan BPKB R4 merk Toyota Innova tahun 2008 nopol W 1674 AK An Sabilur muttaqin Da Ds. Prupuh Rt. 002 Rw. 005 Kec. Panceng Kab. Gresik

Hilang BPKB L9818 gd daihatsu thn 2015 tan bek ming taman pondok indah ux_-5 sby noka mhkp3ca1jfk086143 nosin dfg2566


memorandum.co.id

MOJOKERTO-JOMBANG

memorandumredaksi @gmail.com

JUMAT PON, 29 OKTOBER 2021 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

BANDAR TOGEL ONLINE KUTOGIRANG DISERGAP

Sita HP dan Uang Jutaan Mojokerto, Memorandum Setelah sekian lama menjadi bandar judi togel online, Muchtar Hasan alias Edo (43), warga Dusun Krapyak, RT/RW 004, Desa Kutogirang, Kecamatan Ngoro, akhirnya disergap anggota Unit Reskrim Polsek Ngoro.

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Satpol PP Kabupaten Mojokerto razia di lokasi warung remang.

Saat diamankan, Kamis (28/10) sore, tersangka tengah menerima chat dari penombok melalui handphone (HP). Awal penangkapan itu di mana petugas yang mendapat informasi dari masyarakat bahwa di warung Dusun Krapyak milik Bu Ida sering digunakan pelaku untuk menunggu dan merekap

nomor togel dari pelanggan. Petugas yang beberapa hari terakhir menyamar sebagai penombok, berhasil menjadi salah satu pelanggan pelaku. Karena itu dengan mudah petugas Polsek Ngoro yang dipimpin Kanitreskrim Iptu Syaiful Hadi bisa menciduk pelaku di warung tersebut.

Tempel Stiker Pengawasan di 9 Warung Remang Mojokerto, Memorandum Praktik prostitusi warung remang-remang di kawasan Dusun Wotlemah, Desa Awang-Awang, Kecamatan Mojosari, terus dipelototi. Satpol PP Kabupaten Mojokerto menempeli 29 warung remang-remang di kawasan tersebut dengan stiker dan spanduk yang berbunyi ‘Dalam Pengawasan’, Kamis (28/10). Bersama unsur desa, petugas bakal mengawasi tindak-tanduk warung tersebut dalam beberapa waktu kedepan. Kasatpol PP Kabupaten Mojokerto Noerhono menjelaskan, petugas melakukan pemasangan spanduk dan stiker tersebut sekitar pukul 09.00. Setidaknya, 29 warung yang berada di kawasan tersebut jadi sasaran. Spanduk dipasang di dua titik kawasan yang terbelah jalan desa tersebut. “Dari 29 warung yang ada, 25 di antaranya dalam kondisi tutup saat kami bersama pihak desa ke lokasi,” ujarnya, Kamis (28/10). Hal tersebut merupakan langkah serius pemerintah dalam memberantas praktik prostitusi tersebut. Apalagi, pihak desa turut mendorong aparat penegak perda itu untuk melakukan tindakan tegas. Hanya saja, sejauh ini petugas masih melakukan tahap sosialisasi sebelum dilakukan penutupan. “Ini juga merupakan langkah serius kami memberantas praktik prostitusi di sana. Dan pihak desa juga sudah menyampaikan ke kami supaya warung-warung itu ditutup karena menyediakan wanita penghibur. Tapi kan kita perlu lakukan sosialisasi dulu,” Sebutnya. Ditambahkannya, satpol PP tidak ada kendala jika dilakukan penutupan lantaran sejalan dengan tujuan pemerintah Desa Awang-Awang. Meski telah ditempeli tanda pengawasan, pemilik warung masih diperbolehkan buka dan berjualan. Hanya saja, aktivitas warung benar-benar diawasi dan tidak ada aktivitas esek-esek serta penjualan miras. “Masih boleh buka, asalkan itu warungnya saja. Bukan menjual miras maupun menyediakan wanita (PSK) itu,” ungkapnya. Tak pelak, petugas bakal langsung memberikan sanksi ketika didapati warung yang masih nekat menjual miras dan menyediakan praktik prostitusi tersebut. Sebab, selain melanggar hukum, warga setempat sudah jengah dengan aktivitas yang meresahkan itu. “Kalau ada yang nekat, kita tutup dan tipiringkan warung-warung itu. Kita tipiringkan juga wanita-wanitanya di situ,” tegasnya. Dikatakannya, hal tersebut melanggar Peraturan Daerah Kabupaten Mojokerto Nomor 2 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. Artinya pemilik warung maupun pelaku bisnis esek-esek di sana bakal dikenakan sanksi tegas. Yakni ancaman pidana penjara maksimal tiga bulan atau denda Rp 50 juta. “Tentu maksud dan tujuan dari dikenakannya sanksi untuk memberikan efek jera,” ucapnya. (no/yok)

Dari hasil pemeriksaan terbukti didalam HP tersangka terdapat rekapan nomor togel beserta uang tunai Rp 1.150.000 yang disimpan di saku celana depan. “Setelah menemukan barang bukti kami bawa tersangka ke mako,” terang Iptu Syaiful Hadi. Ketika penggerebekan, HP milik tersangka sedang dicas sehingga ia tidak bisa berkutik. Atas ulahnya, tersangka melanggar pasal 303 ayat (1) KUHP Jo, Undang Undang No 7 tahun 1974 tentang penertiban perjudian,” pungkas Hadi. (no/yok)

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Muchtar Hasan alias Edo diperiksa di Mapolsek Ngoro.

Giliran Santri Ponpes Walisongo Disasar Vaksinasi Jombang, Memorandum Gerai Vaksinasi Presisi Polres Jombang kembali menyasar pondok pesantren (ponpes). Teranyar, kegiatan suntikan digelar di Ponpes Walisongo, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kamis (28/10). Tidak tanggung-tanggung, tidak kurang dari 1.000 dosis vaksin digelontor guna menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity). Pantauan di lokasi, Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Jombang meninjau pelaksanaan vaksinasi massal. Pemantauan dilakukam mulai dari tahap pendaftaran, screening, vaksinasi serta observasi. Guna memperlancar proses suntikan, Korps Bhayangkara menurunkan 4 tim vaksinator dari Urkes. Ada yang menarik, setelah melalui proses screening dan dinyatakan bisa mengikuti vaksinasi. Tiba-tiba seorang santriwati berusia 13 tahun menangis. Siswa kelas 1 MTs Mu’allimat Jombang itu merasa ketakutan saat memasuki

Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho membagikan masker kepada penerima vaksin.

ruangan vaksinasi. Melihat hal itu, Kapolres Jombang langsung menghampiri santriwati tersebut, lantas membujuknya agar mau disuntik vaksin covid-19. “Tidak apa-apa, tidak sakit. Santri harus kuat. Ini untuk kesehatan bersama,” kata Kapolres kepada santriwati yang menangis, Kamis (28/10). Usai ditenangkan, santriwati tersebut lantas mau disuntik vaksin jenis Sinovac yang diberikan petugas kesehatan dari Polres Jombang. Dikatakan Kapolres, vaksinasi massal di Ponpes Walisongo ini merupakan upaya untuk membentengi para santri dari penularan covid-19. “Hari ini targetnya 1.000 dosis untuk yang dosis dua bagi adik-adik santri di sini,” terangnya. Sejauh ini, Polres Jombang masih terus melakukan percepatan vaksinasi covid-19 untuk memenuhi target kekebalan kelompok atau herd immunity di kota santri. Menurut Kapolres Jombang, vaksin dosis satu di Jombang sudah mencapai 76 persen. “Untuk lansia sudah 54,6 persen. Untuk dosis satu secara umum sudah 76 persen. Hari ini kita percepat untuk yang komunitas lansia,” pungkas Agung. (wan/yok)

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Usung Perubahan Konsep, Komisi B Sidak Pasar Tembelang Jombang, Memorandum Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang menggelar inspeksi mendadak ke Pasar Tembelang. Hal itu dilakukan pasalnya sejak direhab dengan menggunakan anggaran Rp 1,6 miliar, pasar sempat mangkrak selama kurun waktu dua tahun. Sampai akhirnya ada inisiatif dijadikan pusat oleh-oleh khas Kota Santri. “Alhamdulillah hasil sidak hari ini (kemarin, red) kami mendapati jika aktivitas peda-

gang sudah bergeliat. Kondisi itu terjadi sejak ada inisiatif untuk menjadikan Pasar Tembelang sebagai pusat oleh-oleh,” papar Ketua Komisi B DPRD Jombang Sunardi, Kamis (28/10). Seiring kondisi tadi, sambungnya, wakil rakyat mendorong dinas terkait untuk memberikan support. Khususnya dalam merubah konsep yang awalnya diperuntukkan bagi pedagang sayur serta daging. “Seiring bergeliatnya aktivitas pedagang yang menunjukkan trend positif, kami meminta dinas terkait

agar memberikan support. Jika yang sebelumnya hanya sebagai tempat untuk berjualan sayur dan daging, kini menjadi pusat oleh-oleh,” sambungnya. Untuk mendukung perubahan tadi, secara khusus Komisi B bakal terus mendorong apa yang menjadi keinginan pedagang. Selain bentuk dari menampung aspirasi, dengan perubahan konsep yang bakal dilakukan. Tujuan pembenahan pasar yang menggunakan keuangan Negara, dapat menuai hasil yang optimal.

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Sidak Komisi B di Pasar Tembelang.

“Kami pastikan bakal terus mendorong agar perubahan konsep dapat dilakukan. Seiring dengan tercapainya hal itu, tu-

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama bea cukai menyosialisasikan ciri-ciri rokok ilegal kepada masyarakat.

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Cegah Peredaran Rokok tanpa Cukai, Wali Kota Ajak Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat Mojokerto, Memorandum Cegah peredaran rokok tanpa cukai (ilegal), Pemkot Mojokerto melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretaris Daerah Kota Mojokerto lakukan sosialisasi ke seluruh lapisan masyarakat. Sosialisasi juga melibatkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) B Sidoarjo. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, untuk memberantas peredaran rokok ilegal masyarakat harus mengetahui ciri-ciri rokok ilegal tersebut. Untuk mengetahui ciri -ciri rokok ilegal, Pemkot menggandeng Kantor Bea Cukai yang secara jelas melakukan sosialisasi kepada mas-

yarakat. “Untuk mencegah peredaran rokok tanpa cukai, masyarakat harus tahu antara rokok yang berpita cukai sama yang tidak berpita cukai atau yang berpita cukai tapi palsu,” terang wali kota yang akrab disapa Ning Ita, Kamis (28/10). Lebih lanjut dikatakannya, Pemkot terus mengajak masyarakat memerangi rokok tanpa pita cukai. Dengan kegiatan sosialisasi tersebut, maka semakin banyak masyarakat yang mengetahui informasi terkait tersebut. Sehingga diharapkan pengawasannya akan semakin kuat karena tidak hanya di jajaran pemerintahan saja. “Tidak hanya di jajaran pemerintahan saja tapi masyarakat juga kita

ajak bersama-sama untuk mengawasi peredaran rokok ilegal. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat untuk menggunakan atau membeli rokok yang legal,” imbau wali kota. Ditambahkannya, selain melakukan pencegahan rokok ilegal, wali kota juga mengimbau kepada para perokok di Kota Mojokerto agar membeli rokok legal berpita cukai. Karena manfaat dari dana bagi hasil cukai tembakau sangat bermanfaat bagi masyarakat Kota Mojokerto. “Karena dengan dana bagi hasil cukai tembakau yang dikembalikan kepada kita dapat dimanfaatkan untuk mengcover biaya kesehatan (BPJS Kesehatan) untuk seluruh warga Kota

Mojokerto,” terang Ning Ita. Sementara itu dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) B Sidoarjo, Pancoro Agung menyebutkan ciri-ciri rokok ilegal yang marak beredar yakni, tanpa pita cukai, ada pita cukai tapi tidak sesuai peruntukan perusahaan rokok tersebut. Kemudian banyak juga beredar rokok ilegal dengan pita cukai bekas. “Jika diamati secara seksama pita cukai bekas akan terlihat jika ditempel ulang, atau pita cukai yang tidak sesuai peruntukan juga akan terlihat, karena masing-masing pita cukai tertera seri serta nama depan perusahaan rokok tersebut,” paparnya. (war/adv/yok)

juan utama saat pembenahan pasar dulu sesuai dengan tujuan yang diinginkan,” pungkas Sunardi. (wan/yok)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM KRIMINAL

JUMAT PON, 29 OKTOBER 2021 HALAMAN 11

Buruh Pabrik Turisari Edarkan Sabu Kapolda Resmikan Gedung Subdit Siber Ditreskrimsus Surabaya, Memorandum Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta secara langsung meresmikan gedung Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, Kamis petang (28/10). Diharapkan dengan dibangunnya bangunan tersebut dapat mendukung tugas kepolisian di wilayah Jatim. Nico Afinta mengatakan, kegiatan peresmian gedung Siber Ditreskrimsus Polda Jatim itu bertujuan menunjang keberhasilan tugas polri khususnya dalam penanganan tindak pidana kejahatan dunia maya. “Gedung ini terdiri dari empat lantai berisi ruang kerja unit, ruang penjagaan piket, ruang analisa data, command centre, ruang server. Serta dilengkapi peralatan penunjang tugas penanganan kejahatan dunia maya,” kata Nico. Nico menjelaskan, pembangunan gedung dilaksanakan selama tujuh bulan, dimulai 18 Maret 2021 hingga saat ini dengan sumber anggaran pembangunan berasal dari dana hibah. “Untuk alat-alat penunjang berasal dari slog Mabes Polri,” pungkas kapolda. (fdn/nov)

Pelajar Tambak...

Sambungan dari halaman 1

Fanna Firdaus (26), asal Desa Mriyunan Selatan, Kecamatan Sidayu, Gresik, melaporkannya ke Polsek Simokerto. Laporan itu, ditindaklanjuti polisi dengan menangkap tersangka di rumahnya. Petugas juga menyita HP curian merek Redmi Note-9 warna Sunset Red. “Tersangka kami tangkap karena mencuri HP milik dokter,” kata Kanitreskrim Polsek Simokerto Iptu Ketut Redana, Kamis (28/10). Kejadian bermula saat IM sedang menunggu neneknya yang sedang dirawat di bilik pasien K-9 IGD Soewandhi pada Kamis dini hari (14/10). Kemudian datang dr Firdaus ke bilik untuk memeriksa nenek tersangka. “Selesai memeriksa korban langsung kembali jaga di ruangan dan tanpa menyadari HP-nya tertinggal di tempat tidur si nenek,” ungkap Ketut. Karena tertinggal, dokter tersebut kembali ke bilik untuk mencari HP-nya yang tertinggal, namun sudah tidak ada. Begitu juga ditanyakan ke nenek IM juga tidak mengetahui keberadaan smartphone-nya. Hingga akhirnya kejadian itu dilaporkan ke polisi. Petugas selanjutnya merespons dengan memeriksa closed circuit television (CCTV) yang ada di ruangan dan meminta keterangan saksi-saksi hingga diketahui HP sang dokter dicuri IM. Setelah jelas, polisi langsung meringkus IM saat berada di rumahnya, Jalan Tambak Asri. Sewaktu diinterogasi, tersangka mengakui semua perbuatannya. “HP korban ditemukan di saku tersangka,” kata Ketut. Sedangkan pengakuan IM, HP tersebut akan dipakai sendiri karena tidak punya HP. “HP akan saya pakai sendiri Pak,” ujar IM di mapolsek. (rio/nov)

Ambulans Gratis...

Sambungan dari halaman 1

program ini, Memorandum semakin dekat di mata masyarakat,” kata Pemimpin Redaksi (Pemred) SKH Memorandum Ir Arief Sosiawan MM. Arief memaparkan, bagi masyarakat yang membutuhkan ambulans gratis ini, bisa langsung mendatangi Kantor Memorandum atau menghubungi call center yang nanti akan tertera di SKH Memorandum. “Nanti call center dicantumkan di koran kita Memorandum,” tandas Arief. Pria yang menyelesaikan pendidikan S2 di Universitas Airlangga itu menegaskan, jika tidak ada biaya yang akan dibebankan bagi warga yang membutuhkan jasa ambulans. “Tidak ada biaya sepeser pun. Yang penting kemanfaatan ambulans Memorandum ini bisa optimal bagi masyarakat,” tambah Arief. Meski hanya satu unit ambulans, Arief berharap kegiatan peduli umat program SKH Memorandum ini disambut baik oleh masyarakat. Sebab, tujuan pengadaan ambulans tersebut memang kepedulian Memorandum kepada masyarakat. “Mudah-mudahan kita bisa menambah unit ambulans setiap tahunnya. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bisa bermanfaat bagi manusia yang lain,” pungkas Arief. (fdn/nov)

Kritik Pemerintah

Sambungan dari halaman 1

mengunggah berita terkait harga PCR turun dan bakal diberi sanksi kalau rumah sakit maupun fasilitas kesehatan yang melanggar. Ia lalu membagikan bukti transfer ke salah satu fasilitas PCR. Dalam caption-nya, DJ Joana menanyakan masalah harga PCR turun. Ia menyebut harganya masih sama dan tak ada perubahan. “Peraturannya buat kapan sih? Kok saya semalam baru aja PCR tetep harganya 450 swipe up! #cumaindonesia,” tulis Joana. Posting-an DJ Joana soal PCR ramai disukai warganet. Mereka juga mengomentari terkait kritik Joana terhadap pemerintah. “Pak masih ada nih Pak Jokowi mohon ditindak tegas Pak,” komen akun @juniorlatuheru. “Buat kapan kapan ntah sampai kapan,” sahut @dimaskurniawan.dk. DJ Joana kembali menyuarakan ketidaksukaannya terhadap persyaratan PCR untuk terbang. Ia merasa antigen saja cukup. “Makanya gila udah vaksin 2 kali supaya bisa antigen eh malah tetap harus PCR segala. Lawak bgt Indo,” ujar Joana. Setelah itu, ada netizen yang memberi tahu DJ Joana soal harga PCR yang memang sudah turun ke Rp 275 ribu. Di sisi lain, ia tak mengharapkan uangnya kembali. “Per hari kayaknya Kak Jo. Pagi ini saya PCR udah 275,” tutur @djtripleks. “Serius? Sialan tau gitu pagi aja PCR nya. Aku gak mengharapkan duit kembali, Tapi setidaknya buat orang-orang yang gak mampu kan kasian,” balas Joana. (dth/nov)

Petugas juga menggeledah kamar kos hingga ditemukan sabu seberat 44,75 gram, timbangan elektrik, 1 bendel plastik klip, pipet kaca, HP, kartu ATM, dan dompet. “Tersangka bekerja sebagai buruh pabrik mentega. Dia mempunyai sampingan jadi pengedar narkoba,” ungkap Kasatreskoba Polrestabes Surabaya Kompol Daniel Marunduri, Kamis (28/10). Penangkapan Bambang dilakukan setelah anggota sedang

melakukan pemantauan peredaran narkoba di daerah Jambangan. Dari sini polisi mendapat informasi jika Bambang adalah pengedar sabu. Berbekal petunjuk itu, petugas kemudian melakukan pengintaian di sekitar rumah kos tersangka dan diketahui aktivitas yang mencurigakan. “Di rumah kos tersangka tidak hanya untuk menyimpan narkoba, tapi juga transaksi sabu,” beber Daniel. Setelah memastikan tersang-

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta menandatangani batu prasasti pembangunan gedung Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim.

Surabaya, Memorandum Berdalih gaji buruh pabrik mentega kurang, Bambang (24), asal Turisari, Sidoarjo mencari tambahan menjadi pengedar sabu. Perbuatannya terbongkar setelah anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya menggerebek rumah kosnya di Jalan Jambangan.

Bambang ditahan di Mapolrestabes Surabaya berikut barang bukti yang ditemukan di rumah kosnya.

Kalapas Wajib Dievaluasi bekerja sama. Antara polisi, BNN, dan Kemenkumham yang membawahi lapas-lapas tersebut. Benar-benar harus ada tekad yang sama antara penegak hukum tersebut,” sambung Solehuddin. Ketika ditanya terkait apakah pejabat lapas tahu akan adanya peredaran narkoba, Solehuddin menjelaskan tidak hanya lingkungan lapas, bahkan publik juga sudah mengetahui dari setiap pemberitaan.”Jangankan lingkungan lapas, masyarakat saja sudah tahu lewat pemberitaan di media-media. Apalagi dalam era keterbukaan

seperti sekarang ini. Tentunya mereka tahu,” jelasnya. Ditanya apakah pejabat dalam lingkungan lapas bisa mendapat sanksi karena masih ada peredaran narkoba di daerah kewenangannya, Solehuddin mengatakan harusnya ada evaluasi. “Seharusnya dievaluasi itu. Jadi setiap kejadian di lapas karena adanya peredaran narkoba harus ada punishment (hukuman) dari atasan. Kalau memang masih ada, berarti sebagai kalapas tidak berhasil, tidak bisa bekerja, tidak bisa melaksanakan tugasnya dengan

Sambungan dari halaman 1 baik dan benar. Yang paling penting juga itu BNN, harusnya ada kerja sama,” beber Solehuddin. Lebih lanjut, menurut Solehuddin, para penegak hukum tersebut tahu akan tugasnya. Namun jika ada pembiaran, tidak akan pernah terwujud pemberantasan narkoba yang maksimal. “Mereka sebenarnya sudah tahu. Tapi kalau dibiarkan ya jangan harap pemberantasan narkoba akan terwujud maksimal. Mereka harusnya bekerja sama secara optimal,” tandasnya. Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas)

Kanwil Kemenkumham Jatim Hanibal saat dikonfirmasi Memorandum, kemarin malam, perihal langkah yang akan dilakukan terhadap Kalapas Porong yang tidak mengetahui kejadian tersebut, tidak merespons meski di-WhatsApp (WA) atau menghubungi via HP-nya. Sebelumnya, Rabu malam (27/10), Hanibal yang dikonfirmasi sempat mengatakan belum menerima laporan dari Lapas Porong yang melibatkan seorang napi bernama Pak De yang mengendalikan narkoba dari dalam lapas. “Saya sendiri belum dapat laporan,” jelasnya.

Diduga Cemarkan Nama Baik grup WhatsApp (WA). Informasi yang dihimpun, konflik itu bermula ketika Wawan mempertanyakan validitas jumlah pasien Covid-19 di grup WA “Jurnalistik dan Informasi” yang beranggotakan pejabat forkopimda, oganisasi perangkat daerah (OPD), DPRD, dan jurnalis. Wawan mengatakan, pertanyaan itu ia lontarkan karena data pasien Covid-19 di Bo-

jonegoro yang dilaporkan ke publik berbeda dengan data di lapangan. Namun pernyataan Wawan itu direspons bupati dengan kata-kata yang dinilai menyinggung Wawan. Bupati malah meminta Wawan untuk berhenti menjadi wabup. Terbaru, Wabup Budi Irwanto diperiksa penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim, Kamis siang (28/10). Wawan dimintai keterangannya sebagai saksi pe-

kekerasan secara bersama-sama kepada orang atau barang di muka umum. Pada saat konvoi di jalan setelah melaksanakan kegiatan latihan rutin maupun kegiatan pengesahan,” kata Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko, Kamis siang (28/10). Imbuh Gatot, para pelaku ini akan dikenakan pasal 170 KUHP yaitu tindak pidana secara bersama-sama di muka umum melakukan kekerasan terhadap orang atau barang. “Perbuatan para tersangka diancam pidana penjara tujuh tahun jika menyebabkan luka. Sembilan tahun

lapor dugaan kasus pencemaran nama baik yang dilakukan Bupati Bojonegoro. Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko membenarkan mengenai pemeriksaan Wabup Bojonegoro tersebut. Namun, Gatot enggan menyampaikan waktu pemeriksaan tersebut. Beredar surat pemanggilan bahwa Wawan diperiksa sekitar pukul 10.00. Tapi, di lokasi be-

lum terpantau kedatangannya. “Memang hari ini ada pemanggilan dari wabup,” kata Gatot di depan gedung Mahameru. Pemanggilan wabup ini, lanjut Gatot, untuk menambah keterangan yang ada. Sebelumnya, penyidik telah memanggil saksi ahli untuk menilai terkait polemik bupati dan wabup apakah mengandung unsur pencemaran nama baik. “Ini untuk menambah ke-

pada Memorandum. Mengetahui itu, membuat Fali panik dan langsung menyelamatkan diri melalui pintu tangga bersama tamu hotel lainnya. Sampai di lantai dasar, dia langsung mencari pegawai hotel namun tidak ada semuanya. “Saya cari pegawai resepsionis, sekuriti, office boy tidak terlihat,” ungkap pria asal Bandung itu. Akhirnya Fali berinisiatif menghubungi command center 112. Hingga 9 unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi. Setelah keadaan benar-benar kondusif

jika menyebabkan luka berat, dan dua belas tahun jika menyebabkan meninggal dunia,” tambah Gatot. Adanya tindakan kekerasan yang terjadi ini, kata Gatot, polda tidak memberikan ruang kepada para pelaku kekerasan. Baik terhadap orang dan barang yang dilakukan secara bersama-sama. Khususnya yang melibatkan anggota perguruan pencak silat di wilayah Jatim. “Oleh karenanya, Polda Jatim akan terus melakukan penindakan hukum secara tegas. Termasuk kepada para ketua perguruan pencak silat yang

anggotanya terlibat akan diminta pertanggungjawaban secara hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Gatot. Selain itu, aparat penegak hukum baik polres maupun Polda Jatim. Sudah berkali kali melakukan pertemuan dengan para pemimpin dari masing-masing pimpinan perguruan pencak silat. Tapi nyatanya, sampai saat ini masih saja terjadi kekerasan dan perusakan di muka umum. “Nanti kita akan panggil masing-masing pemimpinnya guna mempertanggungjawabkan perbuatan anggotanya,” pung-

kas alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 itu. Merujuk pada ketentuan dalam pasal 19 dan pasal 32 Undang-Undang nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak terhadap tersangka anak/ABH tidak dilakukan penahanan. Sementara itu, Dirreskrimum Polda Jatim Kombespol Totok Suharyanto menyebut harapannya ke depan kekerasan yang sudah terjadi tidak terulang kembali. “Saya berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari,” tandasnya. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 sekitar pukul 03.10, Fali langsung menuju kamarnya di lantai 5 untuk memgambil barang-barangnya. “Saya langsung checkout saat itu juga,” beber Fali. Dengan adanya peristiwa tersebut, Fali menyayangkan sensor alarm hotel yang tidak berfungsi, sehingga tidak mengetahuinya saat terjadi kebakaran. “Sensor alarm di kamar tidak berfungsi,” ungkap Fali dengan nada kesal. Sementara itu, Fito, sekuriti Hotel Elmi mengatakan tidak mau berkomentar. Hanya saja

kemarin ada petugas damkar ke hotel untuk mengecek kondisi dapur hotel. “Untuk penyebabnya saya tidak tahu, cuma katanya ada asap,” kata Fito saat ditemui di lokasi. Fito menambahkan, jika dini hari itu di dapur tidak ada aktivitas memasak karena sudah clossing pada pukul 22.00. “Sekarang kondisi sudah kondusif dan berjalan normal,” ujar Fito. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Sutrisno mengatakan, penyebab kepulan asap di dapur Hotel Elmi kare-

Katut Sopir Truk truk. Semula dia ragu. Tapi setelah mendapat kepastian dari pemilik warung yang yang sudah lama dia kenal, Udin tak menyangsikannya lagi. “Ngapunten. Penci leres, Mas Udin,” kata pemilik warung, sebut saja Pak Lan. Pak Lan bercerita, semula Tunik yang sering membungkuskan sarapan untuk Risa dan Mbok Jah digoda salah satu sopir truk lintas provinsi. Tunik mulanya hanya diam. Bahkan tidak jarang membentak sopir tersebut, sebut saja Tono. Bukannya marah, Tono makin bersemangat menggoda Tunik. Tunik juga sering dibawa-

terangan yang ada. Yang jelas masih kita proses. Teman-teman sudah melakukan pemeriksaan saksi ahli, dari itu masih ada keterangan yang perlu dilengkapi,” tandas dia. Perihal pemanggilan Bupati Ana, Gatot belum bisa memastikannya. “Karena saya bukan penyidik. Kalau hari ini baru wabup saja,” tutup mantan Kasatsabhara Polrestaabes Surabaya itu. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1

Kompor Meledak, Tamu Hotel Elmi Semburat kamar 308 yakni Kevin (17), Jevan (18), dan Devan (18). Kemudian di kamar 321, Tasya (19), dan di Kamar 513, Mendi (30). Menurut keterangan Muhammad Fali, tamu Hotel Elmi yang menginap di kamar 501 mengungkapkan, saat itu ia sedang istirahat. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya hingga membuatnya terbangun. “Saya kira ada apa, setelah saya buka, ternyata di lantai 5 sudah dipenuhi asap hitam. Saya lihat asap itu keluar dari sela-sela cerobong asap,” ungkap Fali ke-

Disinggung indikasi adanya peredaran narkoba di dalam lapas, Hanibal membantahnya. “Tidak ada itu. Hanya katanya-katanya, tidak pernah ada. Kalau orang tertangkap begitu rata-rata mengatakan untuk memutus mata rantai,” tegas Hanibal. Terkait membantu dan kerja sama dengam instansi lain dalam pengembangan kasus narkoba di lapas, Hanibal menegaskan akan open dan transparan. “Kita bantu. Dan tidak menghalang-halangi kalau memang benar,” pungkas Hanibal. (mg5/fer/nov)

Sambungan dari halaman 1

Buat Onar Usai Kenaikan Tingkat Sementara itu, dari total pesilat tersebut, jumlah pelaku dengan usia dewasa sebanyak 53 orang, sedangkan 19 orang masih anak-anak, serta anak berhadapan dengan hukum (ABH). Sedangkan masing-masing polres jajaran mengamankan para tersangka kekerasan diantaranya, 16 orang di Polres Lamongan; enam orang di Polres Jombang; dua orang di Polres Kediri Kota; satu orang di Polres Gresik; 34 orang Polres Nganjuk; lima orang di Polresta Malang Kota; dua orang di Polres Blitar; dan lima orang di Polres Bojonegoro. “Motif pelaku melakukan

ka adalah pengedar, polisi lalu melakukan penggerebekan di rumah kosnya dan menangkap Bambang. Petugas juga menggeledah dan ditemukan barang bukti yang disimpan di koper. “Tersangka kami tangkap saat pulang kerja,” tandas Daniel. Di hadapan penyidik, Bambang mengaku hanya dititipi sabu oleh seorang laki-laki yang dipanggil AA. Dia menjualnya secara eceran ke pelanggan seharga Rp 300 ribu per poket. “Saya hanya dititipi serta disuruh jual sabunya Pak,” terang Bambang. Dari hasil penjualan itu, tersangka mendapatkan keuntungan sebesar Rp 50 ribu. “Saya jual sabu untuk menambah penghasilan saja,” ujar Bambang. (rio/nov)

na kompor meledak sehingga kepulannya masuk cerobong asap hingga sampai di lantai 5. “Penyebabnya kompor ngebros di dapur,” jelas Sutrisno. Lanjut Sutrisno, memang di dapur ada aktivitas memasak untuk tamu hotel. Karena keluar kepulan asap, tamu hotel mengira ada kebakaran besar sehingga semuanya keluar untuk menyelamatkan diri. “Tidak ada korban jiwa. Hanya saja ada tamu hotel yang menghirup asap ketika keluar menyelamatkan diri,” pungkas Sutrisno. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 kan oleh-oleh dari daerah-daerah tertentu yang dilintasi Tono. Kadang durian, kadang pisang, kadang tape, dll dsb dst… Tunik yang awalnya sering uring-uringan jadi luluh. Entah bagaimamana mulanya, Pak Jan akhirnya mengetahui Tunik makin hari makin lengket vs Tono. Sesekali Tunik diajak mengirim barang ke daerah jauh. “Saya sudah mengingatkan Tunik, bahkan di depan Tono, hati-hati menghadapi rayuan sopir. Wataknya sopir, di mana-mana kalau ngaso (istirahat, red) selalu mampir. Ngampiri gendha’ane,” seloroh Pak Lan seperti ditirukan Udin.

Peringatan Pak Lan tidak pernah digubris. Tunik semakin lengket vs Tono. Akhir-akhir ini mereka tidak pernah ke sini. Ya Tono-nya, ya istrimu,” kata Pak Lan. Sudah lebih dari dua tahun mereka tidak menampakkan batang hidungnya. “Padahal, sehari sebelum saya pulang, dia masih menghubungiku,” keluh Udin, yang lantas minta bantuan temannya yang polisi untuk mencari keberadaan Tunik. Udin yakin suatu hari pasti ditemukan. Udin pusing bukan hanya memikirkan Tunik yang tidak jelas juntrungannya, tapi juga

memikirkan uang Rp 1 miliar lebih di tangan Tunik. Dikemanakan uang itu? “Jangan-jangan dibawa kabur bareng gendha’an dia,” kata hati Udin. Bayangan membangun rumah baru untuk membahagiakan ibu, anak, dan istrinya tiba-tiba terhapus dari benak. Ia menyesal mengapa tidak menabungkan uangnya sendiri, kok dipercayakan kepada Tunik. Udin tidak menyangka istrinya tega meninggalkan suami yang telah bekerja keras di negeri orang. Apalagi tega meninggalkan akan semata wayang mereka yang sudah menginjak remaja. Betapa hancur hati Risa.

“Ibu dulu selalu Risa tanya, kok sering pergi lama. Katanya ini rahasia. Jangan sampai bapakmu tahu. Ibu mengaku cari tambahan buat mbangun rumah. Risa disumpah untuk tidak cerita ke Bapak,” kata Risa ketika didesak soal keberadaan ibunya oleh Udin. . Udin tidak bisa berbuat banyak selain menahan tangis sambil mengelus rambut Risa. Penuh kasih sayang. “Ibu juga jarang memberi uang jajan Risa. Katanya uangnya ditabung agar rumah yang dibangun nanti besar dan membanggakan,” imbuh Risa seraya mengusap pipi ayahnya yang mulai basah. (jos, bersambung)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

JUMAT PON, 29 OKTOBER 2021 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

KASUN BAWEAN DIBACOK

Diduga Motif Pribadi Gresik, Memorandum Pembacokan yang dialami Ahmad Rizal (32), kepala Dusun (Kasun) Barat Sungai, Desa Kotakusuma, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, diduga karena persoalan pribadi. Saat ini polisi berupaya mengungkap peristiwa tersebut. Kejadian tak terduga itu pada Selasa (26/10) sekitar pukul 22.00. Korban yang dalam perjalanan pulang ke rumah itu tiba-tiba dihampiri dua orang tak dikenal yang langsung menyabetkan sebilah benda tajam diduga celurit. Sabetan

itu mengenai siku kiri dan punggungnya. Saat ini, korban yang akrab disapa Ijang itu mendapat perawatan medis di RSUD Ibnu Sina. Luka yang dialaminya cukup parah hingga mengeluarkan banyak darah.

Ijang mengaku tidak mengenal dua orang yang telah membacoknya. Ia hanya mengenali ciri-ciri pelaku. Satu orang memiliki tinggi sekira 170 sentimeter dan satu lagi berbadan agak gemuk. Ditanya apakah memiliki permasalahan dengan pihak tertentu, Ijang tidak menyangkal hal tersebut. Namun demikian, ia enggan bercerita terlalu jauh dan detail. Korban berharap pihak kepolisian segera menguak kasus ini. “Memang benar ada masalah dengan seseorang.

Tapi saya tidak mau menduga. Semoga kepolisian bisa segera mengungkap dan menangkap pelaku,” jelas Ijang di rumah sakit. Terpisah, Kapolsek Sangkapura Iptu Sujai membenarkan peristiwa pembacokan tersebut. Namun, identitas pelaku belum terungkap. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut sembari menunggu korban bisa dimintai keterangan. “Masih proses lidik, kami juga menunggu korban sadar dan bisa dimintai keterang-

FOTO: ISTIMEWA

Ahmad Rizal diberangkatkan dari Bawean ke RSUD Ibnu Sina, beberapa waktu lalu.

an. Sebab tidak ada saksi yang mengetahui peristiwa tersebut selain korban sendiri. Saat ini korban masih dirawat di RSUD Ibnu Sina,” jelas Sujai, Kamis

(28/10). Mantan Kanitreskrim Polsek Kebomas itu menyebut motor yang dikendarai korban masih ada alias tidak lenyap. Sehingga

bukan mengarah pada aksi begal. “Apakah ada motif tertentu, kami belum bisa menyimpulkan. Mohon waktu,” tegasnya. (and/har/udi)

Wakapolres Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung Gresik, Memorandum Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar mendatangi Ponpes Darul Ubudiyah yang terdampak angin puting beliung di Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, Kamis (28/10). Kedatangannya untuk menyalurkan bantuan sembako sebagai wujud kepedulian Polri.

Kompol Eko datang didampingi Kabaglog AKP Nur Amin, Kasat Samapta AKP Herry Moeriyanto Tampake dan Musih Kapolsek Cerme AKP Musihram. Serta anggota babinsa dan perangkat desa setempat. Rombongan disambut hangat Ustaz Moh Haris selaku pengasuh ponpes.

Seperti diketahui, Ponpes Darul Ubudiyah menjadi korban puting beliung sepekan yang lalu. Atap dan genteng gedung ponpes berhamburan. Bahkan salah satu titik belum sempat dirapikan. Beruntung tidak ada ustaz atau santri yang menjadi korban. “Kedatangan kami untuk

menyalurkan bantuan sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana. Semoga bisa bermanfaat, ungkap mantan manfaat,” kasat lantas Polresta Sidoarjo tersebut. Adapun bantuan yang disalurkan berupa beras, mi instan,

gula dan minyak goreng. Tidak hanya untuk Ponpes Darul Ubudiyah, puluhan paket sembako juga disalurkan ke men warga sekitar yang juga menjadi korban puting beliung. (and/har/ udi)

FOTO: MEMORANDUM/ DOK

Rombongan Kemenko PMK ditemui Wakil Bupati KH Abdul Rouf.

Kemenko PMK Dukung Lamongan Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem Lamongan, Memorandum Untuk menuntaskan masalah kemiskinan ekstrem, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI PMK terjun ke Kabupaten Lamongan, Kamis (28/10). Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK Andie Megantara mengatakan, tingkat kemiskinan ekstrem 2021 di Indonesia sebesar 4%. Untuk itu segala upaya harus dilakukan walau masih pandemic. Ini sesuai arahan presiden bahwa kemiskinan ekstrem pada 2024 bisa mencapai 0%. “Strategi pengentasan kemiskinan harus terkonsolidasi, terintegrasi, dan tepat sasaran. Percepatan penanganan kemiskinan ekstrem harus dilaksanakan secara terintegrasi melalui kolaborasi intervensi di sektor pendidikan, kesehatan dan air bersih. Serta mempertajam basis data untuk ketepatan target dan upaya percepatan,” terang dia. Untuk itu, pihaknya melakukan survei ke Lamongan bersama asisten deputi penanganan kemiskinan kemenko PMK, direktur rumah khusus kementrian pekerjaan umum dan perumahan rakyat (kemen PUPR), direktur pelaporan dan statistik Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), direktur pengambangan kawasan pemukiman (kemen PUPR), serta kepala badan pengembangan infrastruktur wilayah. “Ini untuk memastikan lokasi miskin ekstrem dan untuk penanganan infrastruktur PUPR,” imbuhnya. Sementara, Wakil Bupati Lamongan KH Abdul Rouf yang menyambut rombongan kemenko PMK mengatakan, bahwa tingkat kemiskinan di Kabupaten Lamongan mencapai 13,85%, dengan tingkat kemiskinan ekstremnya 7,37%. Sebanyak lima desa di lima kecamatan sudah ditetapkan sebagai pilot project. Lamongan juga melakukan strategi penanggulangan kemiskinan melalui upaya menurunkan beban pengeluaran, meningkatkan pendapatan dan meminimalkan wilayah kantong kemiskinan melalui berbagai program dan kegiatan. “Salah satu program unggulannya yakni Home Care Service,” kata Abdul Rouf. Ia menambahkan, Home Care Service ini bisa menanggulangi masalah keluarga rawan atau rentan memiliki risiko tinggi terhadap permasalahan di bidang Kesehatan, sosial, maupun ekonomi di Kabupaten Lamongan. “Usulan intervensi program untuk penanggulangan kemiskinan di Lamongan, di antaranya melalui tambahan bantuan tunai bagi warga miskin, rehabilitasi rumah tidak layak huni, perluasan cakupan kota tanpa kumuh (Kotaku), serta bantuan ekonomi produktif,” pungkasnya. (nas/har/udi)

Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar secara simbolis menyerahkan bantuan kepada warga. FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

3 Tahun Beruntun, Gresik Raih SAKIP Predikat A Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Gresik, Memor Memorandum Hasil eval evaluasi sistem akuntabilit akuntabilitas kinerja instansi pe pemerintah (SAKIP) Pem Pemprov Jawa Timur telah keluar. Lagi-lagi, Pemkab Pem Gresik mempe memperoleh penilaia predikat nilaian I adalah A. Ini un untuk kali k ketiga secar berunra tun. SAKIP diserahkan secara l langsung oleh Gube bernur Jawa Tim KhofiTimur I fah Indar Parawan kepada awansa Wak Bupati Wakil Gresi AminaGresik tun Habibah.

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Pada 2019, 2020, dan 2021, Kota Pudak berhasil memertahankan predikat tertinggi tersebut. Wabup Gresik mengaku sangat bersyukur atas capaian predikat A dalam hasil SAKIP selama tiga tahun berturut-turut ini. Artinya, akuntabilitas dan pengelolaan anggaran yang efisien dilakukan pemkab dinilai berkomitmen. “Tentu ini adalah salah satu bentuk komitmen kita bersama dalam menerapkan pengelolaan anggaran yang akuntabel dan efisien. Juga seiring dengan mi dalam memkominten kami nan yang terbaik berikan pelayanan rakat,” jelas Bu kepada masyarakat,” rabnya. Min, sapaan akrabnya. Dikatakan, penghargaan ini h motivasi untuk menjadi sebuah ngkatkan kinerja semakin meningkatkan tamanya dalam pemerintah. Utamanya elayanan kepamemberikan pelayanan t. SAKIP adalah da masyarakat.

standar bagi pemerintah daerah untuk mengukur baik atau tidaknya perencanaan dan setiap anggaran. “Semua administrasi, baik dimulai dari perencanaan hingga realisasi anggaran harus dilaksanakan dengan baik untuk kepentingan masyarakat. Bapak Bupati juga akan terus berkomitmen dan berupaya agar terus ada peningkatan terhadap kinerja, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya. (and/ har/udi)

Dongkrak Pemulihan Ekonomi, Disparbud Genjot Promosi Wisata Lamongan, Memorandum Untuk mendongkrak pemulihan ekonomi, Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Lamongan memaksimalkan promosi untuk memperkenalkan destinasi wisata. Tujuannya, agar lebih banyak wisatawan yang datang. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lamongan Siti Rubika mengatakan, promosi digital atau online akan digenjot demi menarik para wisatawan dari luar agar mengun-

jungi destinasi wisata di Lamongan. “Pada 2022, kami juga memiliki target. Ke depan kami harus meningkatkan jumlah pengunjung para wisatawan yang datang berkunjung ke tempat wisata di Lamongan,” ujarnya, Kamis, (28/10). Untuk mencapai target itu, pihaknya akan menggencarkan promosi melalui website dan media lainnya. Terutama dalam mempromosikan tempat wisata dengan mengunggah tempat-tempat wisata

andalan seperti Wisata Bahari Lamongan (WBL), Maharani Zoo & Goa, Waduk Gondang dan, wisata religi Sunan Drajat. “Belum lagi saat ini di tambah menjamurnya beberapa tempat-tempat wisata yang berada di desa atau yang biasa disebut desa wisata,” imbuhnya. Ia menambahkan, dalam pemasaran pariwisata tersebut bisa memudahkan para wisatawan dari luar daerah untuk akses informasi

wisata. Ini bisa memantik wisatawan luar daerah untuk berkunjung ke Lamongan yang punya banyak destinasi tempat wisata. “Nanti program-program seperti promo tiket masuk atau kegiatan lain yang perlu di publikasikan. Disparbud siap membantu melalui website. Tetapi tetap adminnya kami yang memegang dengan tujuan agar tidak di salah gunakan,” tandasnya. Untuk memaksimalkan media website, tidak hanya untuk mem-

a perkenalkan tempat pariwisata rasaja namun juga bisa sebagai saram na sosialisasi program-program pariwisata yang ada. “Kami berharap dengan adanya bantuan promosi pariwisata melalui website ini semoga bisa menambah geliat para wisatawan untuk berkunjung ke wisata Lamongan. Pariwisata Lamongan bisa dikenal masyarakat luas,”” pungkasnya. (nas/har/udi)

FOTO: MEMORANDUM/ NASIH

Siti Rubika


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 29 Oktober 2021 by memorandum - Issuu