Skip to main content

Memorandum Edisi 29 Oktober 2019

Page 1

12

HARI

MENUJU

ULANG TAHUN

EMAS

SELASA PAHING, 29 OKTOBER 2019

HARGA Rp 3.500,-

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com .com

TIM COBRA POLRES LUMAJANG BONGKAR JARINGAN SOKOBANAH

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

Lima Kg Sabu di Plafon Lumajang, Memorandum Peredaran narkotika jaringan Sokobanah, Sampang, Madura, masih terus berkembang. Meski beberapa waktu lalu sudah diberangus tim khusus (timsus) bentukan Polda Jatim, akar jaringan ini terus berkembang.  Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Menyerah Sulit Oleh: Dahlan Iskan Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban menunjukkan barang-bukti sabu seberat 5 kilogram dan Hanif Rohman (kedua dari kanan).

Modal Tusuk Gigi, Kuras Ratusan Juta MINI MARKET

IPTU BIMA SAKTI Kanitresmob Satreskrim Polrestabes

MODUS OPERANDI

ATM

Komplotan ini membagi tugas di dalam mobil sebelum masuk ke minimarket yang diincar.

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Surabaya, Memorandum Pengejaran anggota Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya terhadap komplotan spesialis ATM di minimarket membuahkan hasil. Dari enam pelaku komplotan asal Lampung tersebut, dua orang berhasil diringkus. Mereka adalah Monzarin (46), warga Cimahi, Jawa Barat; dan Sony  Bersambung ke halaman 7 

Salah satu pelaku bertugas menyelipkan tusuk gigi ke lubang input kartu ATM sembari menunggu calon korban yang menarik uang. Setelah kartu ATM korban tersangkut, mereka berpura-pura membantu dan menukarnya dengan kartu ATM lain. Kemudian, komplotan ini menguras ATM milik korban di lokasi lain.

Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti memamerkan barang bukti dan kedua tersangka.

Muncikari PA Kantongi Rp 16 Juta Sekali Transaksi

SENYUM bahagia begitu tergambar dalam paras wajah Bunga Citra Lestari ketika dirinya digandeng mesra vokalis NOAH, Ariel. Tampak chemistry mereka begitu terjalin dengan apik di atas panggung.  Bersambung ke halaman 7 

+

-

Meng, P2TSIS berharap senyampang belum lengser, Wali Kota Tri Rismaharini memberikan hadiah pelepasan tanah surat ijo kepada warga. Lha kalau karena itu Risma mendapat kartu merah karena dinilai melanggar, gimana?

Si Mameng (Mantan wasit sepak bola)

Surabaya, Memorandum Muncikari berinisial JL (51), yang ditetapkan tersangka oleh Polda Jatim atas kasus prostitusi online yang melibatkan PA (23), finalis Putri Pariwisata Indonesia 2016, mengaku baru mengenal sepekan sebelum penggerebekan. Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela menuturkan, bahwa perkenalan singkat  Bersambung ke halaman 7 

Polsek Asemrowo Jaring 35 Pelanggar Lalin Surabaya, Memorandum Polsek Asemrowo, Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar Operasi Zebra Semeru 2019 di Jalan Tambak Mayor, Senin (28/10). Dalam razia tersebut, petugas menjaring 35 pelanggar lalu lintas.  Bersambung ke halaman 7 

Rumah Kos Penjaga Kantin DPRD Dibobol Maling Surabaya, Memorandum Kamar kos penjaga kantin di DPRD Jatim di Jalan Asemrowo Buntu 51, Minggu (27/10) dini hari, dibobol maling. Di aksinya itu, pelaku berhasil menggasak tas berisi uang Rp 1,5 juta dan HP.  Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Duet Bareng Ariel Noah

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera dan Kasubdit III Jatanras AKBP Leonard Sinambela menunjukkan tersangka.

Bunga Citra Lestari

AKBP MUHAMMAD ARSAL SAHBAN Kapolres Lumajang

Dalam setiap aksinya, mereka selalu beruntung. ATM yang ditukar selalu berisi uang maksimal ratusan juta. Sebelum beraksi kembali, mereka terlebih dulu membagi upah ke anggota.

KOMPLOTAN GANJAL ATM MINIMARKET DIBERANGUS

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

P

embunuh pacar yang lagi hamil itu benar-benar bebas. Rabu pagi lalu. Chan Tong-kai keluar penjara didampingi pastor. Dijemput mobil putih sejenis Alphard. Tahi lalat besarnya masih utuh di dekat lubang kanan hidungnya. Ke mana arah mobil yang membawa si pembunuh itu? Menyerahkan diri secara sukarela ke Taiwan? Agar diadili di sana? Seperti yang diinginkannya? Tidak jadi. Langsung ke rumah orang tua? Juga tidak.  Bersambung ke halaman 4 

Saya tak sudi jika wilayah hukum Polres Lumajang dijadikan jalur pelarian para kartel narkoba. Jika memang masih berani masuk wilayah saya, maka Tim Cobra tak segan menangkap para kartel narkoba tersebut.

Personel Polsek Asemrowo menggelar Operasi Zebra Semeru 2019 di Jalan Tambak Mayor.

Biogas: Energi Terbarukan, Banyak Keuntungan Sutrisno, warga Desa Glodog, Palang, Tuban, memanfaatkan biogas dalam rumah tangga untuk sumber memasak . (Berita selengkapnya baca di halaman 15).

DERITA INDAH BERSUAMIKAN LELAKI PEMALAK DAN PEMALAS Έ2Ή

Disuguhkan kepada Juragan Lelaki agar Tidak Dipolisikan Di depan kamar hotel, Wandi mengetuk. Beberapa saat kemudian daun pintu terbuka. Hanya sedikit. “Masuk,” kata seorang lelaki dari balik pintu. Wajahnya tidak terlihat penuh. Tapi dari suaranya, Indah bisa menebak siapa lelaki itu. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Indah tidak berani mengangkat wajah. Dia berusaha menahan emosi agar tidak meledak. Antara marah kepada suami, marah kepada diri sendiri, dan marah kepada lelaki di balik pintu yang sedang dikuasai nafsu. “Tinggalkan kami. Jemput istrimu besok pagi,” perintah lelaki

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078

tadi kepada Wandi. Tapi begitu Wandi menghilang, Indah perlahan mulai mengangkat wajah. Pelan tapi pasti. Tegar. “Kamu bisa saja menguasai tubuh ini. Tapi, jangan harap kamu bisa mengusai jiwa di dalamnya. Silakan!” Pria tadi, yang ternyata bos lalaki  Bersambung ke halaman 7 


SIDOARJO

SELASA PAHING, 29 OKTOBER 2019 HALAMAN 2

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: H Darianto, M Suud . TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Bobol Ruko, 4 Warga Sukodono Diringkus Sidoarjo, Memorandum Unit Reskrim Polsek Sukodono berhasil meringkus empat dari enam pelaku pencurian 48 tabung elpiji di sebuah toko kawasan Dusun Kweni, Desa Anggaswangi, Kecamatan Sukodono.

FOTO: MEMORANDUM/IST

Mereka adalah Ipong Harianto (28), Rian Pratama (21), M Langgeng (19), warga Desa Anggaswangi, Kecamatan Sukodono dan Ristianto (29), warga Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono. Kapolsek Sukodono AKP Eka Anggriana mengatakan, penangkapan keempat pelaku tersebut bermula dari laporan korban yang merupakan warga asal Surabaya. Saat itu, korban terkejut lantaran melihat puluhan tabung elpiji di

tokonya hilang. “Setelah mendapat laporan, langsung kami lakukan penyelidikan dan berhasil meringkus satu tersangka. Setelah kami kembangkan, ternyata ada enam tersangka. Dua diantaranya masih DPO,” kata Eka kepada FaktualNews.co , Senin (28/10). Di hadapan penyidik, salah satu tersangka mengaku masuk ke dalam ruko itu dengan cara mencongkel pintu belakang. Kemu-

dian secara bertahap, keenam pelaku menguras tabung elpiji yang ada di dalam toko. Mereka cukup leluasa beraksi, lantaran memang ruko tersebut sedang tidak berpenghuni. Pemiliknya ada di Surabaya. “Elpiji dibawa naik motor berkala, sepuluh-sepuluh. Dari sore sampai malam,” ucap Eka. Selain mencuri puluhan tabung Elpiji, pelaku juga membawa barang berharga lainnya. Diantaranya, 100 botol parfum dan uang koin sebanyak Rp 50 ribu. “Otak pencurian ini adalah tersangka Rian,” terang diua. Kini ketiga tersangka telah mendekam di ruang tahanan Mapolsek Sukodono. Yakni Ip-

AKP Eka Anggriana Kapolsek Sukodono

FOTO: MEMORANDUM/IST

Sikat Puluhan Tabung Elpiji dan Parfum

Elpiji dibawa naik motor berkala, sepuluh-sepuluh. Dari sore sampai malam.

Tiga pelaku dan beberapa barang bukti yang disita petugas Polsek Sukodono.

ong, Rian dan Ristianto. “Satunya (Langgeng,red) menjalani penahanan kasus lain di lapas,” imbuh dia. Sementara itu, Rian alias Cuit

mengaku jika tabung elpiji hasil curiannya itu bakal dijual dan hasilnya untuk berfoya-foya. “Uangnya untuk minum-minum,” kata Rian. (*/jok/pi)

Petugas Satlantas Polresta Sidoarjo mengolah TKP kecelakaan di Jalan Raya Klopo Sepuluh, Desa Klopo Sepuluh, Sukodono.

Sidoarjo, Memorandum Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Sidoarjo seminggu belakangan, penyebabnya tak jauh beda. Berawal dari kurangnya kehati-hatian saat berkendara. Data di Satlantas Polresta Sidoarjo menyebut, seminggu terakhir ada 43 peristiwa kecelakaan dengan jumlah korban 55 orang. Rinciannya 8 korban tewas dan 47 luka ringan. Dari hasil analisa dan evaluasi petugas, jenis kecelakaan terbanyak adalah keteledoran alias out of control sebanyak 13 kasus. Kemudian tabrak depan 5 peristiwa, tabrak belakang 5 kasus, tenggoran 6 perkara, depan samping 5 kejadian dan 1 tabrak pejalan kaki. Yang terbilang unik, selama seminggu terakhir saja ada 8 peristiwa tabrak lari. Bahkan, ada beberapa yang pelakunya belum terungkap hingga sekarang. “Memang, seminggu belakangan angka kecelakaan terhitung meningkat. Khususnya peristiwa tabrak lari yang terbilang tinggi,” ujar Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono, seperti dikutip surya.co.id. Dibanding pekan sebelumnya, peningkatan terbilang luar biasa. Karena sebelumnya, beberapa kecelakaan lalu lintas tidak sampai ada korban jiwa. Pihaknya berharap, Operasi Zebra Semeru 2019 yang berlangsung hingga 5 November nanti bisa menekan angka kecelakaan. Utamanya terkuat fasilitas korban. Tentang peristiwa tabrak lari, pihaknya juga mengaku masih terus melakukan penyelidikan. Termasuk mencari CCTV dan berbagai keterangan guna mengungkap pelaku yang kabur. Dua kasus kecelakaan tabrak lari di Sidoarjo, terkahir pada Kamis dan Jumat kemarin. Pelakunya sama-sama truk yang kabur setelah menabrak orang hingga tewas. Jumat (25/10) pagi, Andayati (42), warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi, Sidoarjo tewas mengenaskan setelah terlindas sebuah truk di Jalan Raya Jenggolo, depan perumahan Pucang Indah. Saat kejadian, korban dibonceng mengendarai sepeda motor Honda Vario bernopol W 4781 NB oleh Ahmad Hidayat (36), juga warga Sugihwaras. Truk langsung kabur meninggalkan lokasi. Dan tidak ada satupun warga yang sempat memotret atau menghafal ciri-ciri maupun nomor polisi truk tersebut. “Beberapa warga sudah kami tanya, tidak ada yang tahu. Dan petugas juga masih melakukan pencarian terhadap truk tersebut,” jawab Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono. Termasuk, upaya yang dilakukan polisi adalah mencari CCTV di sekitar lokasi kejadian. Diharapkan, ada yang merekam truk yang melintas di sana, pada jam ter sebut. Sehari sebelumnya, Kamis (24/10) juga terjadi tabrak lari di Jalan Raya Wilayut, Sukodono Sidoarjo. Dua pengendara motor tewas akibat ditabrak truk di sana. Dua korban adalah Honda Honda Supra fit bernopol W 3982 YY yang dikendarai oleh Moh Mujib Wilis (65), warga Desa Sawocangkring, Kecamatan Wonoayu, dan Honda Beat bernopol pol W 6518 WO yang dikendarai Andik Purnomo (39) warga Dusun Klagen, Desa Wilayut, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo. Keduanya tewas di lokasi kejadian. Sementara truk yang menabrak mereka juga kabur meninggalkan lokasi. (*/jok/pi)

FOTO: MEMORANDUM/IST

Seminggu 43 Kecelakaan, 8 Tewas, 47 Luka Ringan

Sumur yang diduga peninggalan zaman kerajaan.

Bangunan yang diduga peninggalan zaman kerajaan di Sidoarjo.

Warga Sedati Temukan Bangunan dan Sumur Kuno Sidoarjo, Memoranum Warga Desa Pepe, Kecamatan Sedati, menemukan bangunan yang diduga peninggalan zaman kerajaan. Bangunan berupa tumpukan batu bata dan sumur itu ditemukan di lahan kosong yang saat ini menjadi tambak. Tumpukan batu bata itu memanjang dan digunakan sebagai tanggul pembatas tambak. Batu bata yang berukuran panjang sekitar 35 cm, lebar 25 cm dan tebal 8 cm itu juga berserakan di atas tanggul pembatas tambak. Salah seorang warga Desa Pepe, Agung Handoko (34) mengatakan, penemuan tumpukan batu bata yang diduga peninggalan sebuah kerajaan itu sudah lama. Namun warga kurang memahami penemuan tersebut. “Struktur batu bata yang ditemukan oleh warga ini diduga berupa sebuah bangunan di zaman kerajaan. Karena bentuk batu batanya

besar-besar,” kata Handoko di lokasi penemuan batu bata, seperti dikutip detikNews, Senin (28/10). Menurutnya, desa tersebut dulunya merupakan kawasan peradaban zaman kerajaan. Itu terbukti karena susunan batu bata yang ditemukan ada di beberapa tempat. Namun tidak terlihat secara jelas. Dugaan tersebut dikuatkan dengan penemuan sebuah su-

mur di bawah pohon. Tepatnya sekitar 500 meter dari lokasi penemuan tumpukan batu bata itu. Sumur tersebut dibuat dengan dinding batu bata melingkar yang sudah disusun rapi. “Dengan ditemukan tumpukan batu bata dan sumur ini serta banyak batu bata yang berserakan. Ini membuktikan bahwa diduga bekas bangunan yang berada di sini sangat luas,” tambah Handoko.

Namun warga sekitar tidak berani memastikan penemuan batu bata tersebut merupakan peninggalan zaman kerajaan. Maka dari itu warga berharap pihak BPCB Jatim melakukan penelitian. “Warga desa berharap penemuan ini segera dilakukan penelitian

oleh BPCB Jatim. Agar diketahui bahwa penemuan tumpukan batu bata ini di masa kerajaan apa. Selain itu, apabila itu merupakan pening galan sejarah warga siap untuk melestarikan,” pungkas Handoko. (*/jok/pi)


EKBIS & PENDIDIKAN Tunggu Verifikasi, Anggaran Seragam Sekolah Gratis Belum Cair

SELASA PAHING, 29 OKTOBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Surabaya, Memorandum Pemberian seragam gratis kepada siswa dari keluarga tidak mampu jenjang SD dan SMP oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya, yang rencananya dilaksanakan Oktober ini, terancam molor. Sebab, hingga akhir bulan ini anggaran pembelian seragam sekolah itu belum cair.

Ikhsan

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Ikhsan mengakui, sekarang ini pihaknya lagi mengecek

data sekolah. Sebab, pihak sekolah masih konfirmasi data berapa banyak siswa yang tak mampu

mendapatkan seragam gratis. “Kami sudah meminta sekolah untuk memastikan murid-muridnya yang masuk dalam keluarga tak mampu itu berapa orang. Dan kami verifikasi itu,” kata Ikhsan. Disinggung soal sudah akhir Oktober belum cair anggaran pembelian seragam ke sekolah, Ikhsan meminta bersabar. “In-

sya Allah Nopember akan cair. Itu menyesuaikan,” kata dia di gedung DPRD Surabaya, Senin (28/10). Soal anggaran seragam gratis, Ikhsan mengaku tidak ingat jumlahnya “Saya gak berani ngomong kisaran karena angkanya harus detail,” kata dia. Untuk diketahui siswa dari keluarga tak mampu atau mitra

HALAMAN 3

warga baik jenjang SD maupun SMP akan mendapatkan seragam lengkap secara cuma-cuma. Perinciannya, seragam sekolah, pakaian olah raga, sepatu, kaos kaki, dan macam-macam. Ketika sekolah sudah mengajukan seragam sekolah untuk siswa dari keluarga tak mampu, maka dinas pendidikan akan memprosesnya. Setelah anggaran

cair, langsung dikirim sekolah. Setiap siswa tak mampu dijatah sekitar Rp 1, 2 juta. Pihak sekolah yang membelanjakan untuk keperluan seragam siswa mitra warga. Agar tidak terjadi sesuatu ketika anggaran itu dibelanjakan oleh pihak sekolah, dinas pendidikan sudah memberikan item-item apa saja yang harus dipatuhi. (udi/dhi)

Perluas Layanan, Bank Jatim Buka Kantor di Mal Surabaya, Memorandum Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperluas pelayanan dengan membuka kantor kas dengan nama bjtm connect di lantai 3 Tunjungan Plaza. Pjs Direktur Utama Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha mengatakan, melalui kantor kas ini, masyarakat dapat mengakses beragam layanan perbankan dengan nyaman dan waktu yang lebih fleksibel. “Termasuk di akhir pekan atau weekend banking,” terang Ferdian Timur Satyagraha. Lanjut Ferdian Timur Satyagraha, beberapa fasilitas seperti mesin setor tunai dan mesin tarik tunai, self banking service yang dapat melayani pembukaan rekening tabungan secara mandiri oleh nasabah, hingga transaksi menggunakan e-channel bankjatim. Selain fasilitas tersebut, para nasabah dapat memanfaatkan bjtm connect sebagai co-working space yang sudah dilengkapi dengan free wi-fi. Dengan diresmikannya kantor kas bjtm connect tersebut, lanjut Ferdian Timur Satyagraha semakin memperkuat jaringan bankjatim. Hingga triwulan III 2019, Bank Jatim memiliki 1.735 jaringan baik konvensional dan syariah. Manajemen Bank Jatim berharap dengan adanya kantor kas yang berada di pusat perbelanjaan ini, Bank Jatim dapat menjangkau nasabah milenial yang membutuhkan layanan yang mudah, cepat, dan fleksibel. Kantor bjtm connect di Tunjungan Plaza 6 ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja Bank Jatim yang sampai dengan telah membukukan aset sebesar Rp 72,13 trilun dan laba bersih sebesar Rp 1,14 triliun. “Peresmian kantor kas tersebut dikemas dengan event keren bank jatim yang bertajuk Bank Jatim Marketainment yang diselenggarakan 26-27 Oktober 2019. Konsep event tersebut menggabungkan kegiatan pameran UMKM binaan bankjatim, creative workshop, business talkshow, dan music entertainment,” terang dia. Berbagai produk kreatif dan unik dari UMKM binaan Bank Jatim seperti batik, kerajinan kulit, kerajinan tangan, hingga lukisan pelepah pisang dihadirkan pada event tersebut. Selain pameran, akan ada creative workshop & business talkshow yang dapat memberikan inspirasi bagi business start up dan para milenial. Pengunjung mal juga akan dihibur oleh penampilan band-band lokal dan penampilan artis ibukota Marcell pada puncak acara. (day/udi)

Mahasiswa ITS Rancang Bendungan Tahan Gempa Surabaya, Memorandum Pembangunan bendungan dinilai sangat dibutuhkan untuk menjamin ketahanan air dan pangan di Indonesia. Melihat kondisi Indonesia yang rawan bencana gempa, tim mahasiswa asal Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merancang sebuah desain bendungan tahan gempa dengan menggunakan pelimpah bertipe morning glory. Tim asal Departemen Teknik Sipil ITS ini terdiri dari Irfananda Setiadi Hutomo, Ahmad Wisam Abdillah, Faisal Emir Yusuf. Tim dengan nama Tirta Gangga ini memilih untuk menggunakan tipe morning glory disebabkan karena pelimpah tipe ini masih sangat jarang ditemukan di Indonesia. Pelimpah sendiri merupakan bangunan pelengkap pada bendungan yang fungsinya mengalirkan air berlebih ketika terjadi banjir, sehingga air tidak melimpah melebihi tubuh bendungan. Mohammad Bagus Ansori dosen pembimbing tim mengungkapkan bahwa keunggulan dari tipe morning glory ialah dianggap cocok untuk diterapkan di lokasi yang tidak memiliki ruang yang cukup untuk pelimpah. Selain itu, pelimpah morning glory ini juga memanfaatkan konduit terowongan pengelak sebagai saluran pengeluaran air. (alf/udi)

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Direksi Bank Jatim pada pembukaan kantor kas di Tunjungan Plaza.

Lamongan, Memorandum Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati memberikan penghargaan kepada sejumlah pemuda pelopor usai menjadi inspektur upacara dalam Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Alun-alun Lamongan, Senin (28/10). Enam dari tujuh pemuda yang mendapat penghargaan yakni Agung Firdamansyah juara 1 Pemuda Pelopor Kabupaten bidang pendidikan, M Afit Haryanto juara 1 Pemuda Pelopor Kabupaten bidang lingkungan, Intan S juara 1 Pemuda Pelopor Kabupaten bidang pangan. Selanjutnya juara 1 Pemuda Pelopor Kabupaten bidang agama, sosial dan budaya Magfirotun Nisa. Juara 1 Pemuda Pelopor Kabupaten bidang inovasi teknologi, Moch Aufal Marom dan juara 1 Pemuda Pelopor Kabupaten bidang kewirausahaan, Luhfiatun Kanina. Sedangkan satu penerima penghargaan lainnya, yakni Arsseliyah Nur Ainni. Pemenang Wirausaha Muda Berprestasi tingkat nasional, tengah menerima penghargaan langsung dari Kemenpora Republik Indonesia (RI). Siswi SMAN 1 Lamongan tersebut telah mengantongi berbagai prestasi bidang inovasi

Para pemuda yang menerima penghargaan dari Pemkab Lamongan berfoto bersama dengan forkopimda usai peringatan Hari Sumpah Pemuda.

muda Indonesia pada esensi peringatan Hari Sumpah Pemuda itu sendiri. Ia menyampaikan, deklarasi Sumpah Pemuda tahun 1928 silam tidak berhenti sebatas pernyataan tentang tiga poin sumpah yang diucapkan para pemuda berbagai daerah di Indonesia, yakni Bertumpah darah satu tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indone-

bisnis. Di antaranya yakni juara 1 Economical Syariah Nasional 2018, Creanovation Award 2018, Sosialpreneur Muda Indonesia 2018, juara 1 Pemuda Utama Provinsi Jawa Timur 2018, dan pemenang Penghargaan Persatuan Wartawan Indonesia Award 2019. Sebelumnya, dalam pidato Menpora RI yang dibacakan Kartika, dia mengingatkan generasi

sia, dan berbahasa satu bahasa Indonesia. Lebih dari itu, Sumpah Pemuda menjadi pelopor pemuda untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Saatnya pemuda Indonesia memiliki karakter, kapasitas, kemampuan inovasi, kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan dunia.

Oleh karenanya dia berharap peran pemuda dapat bersaing dalam bentuk apapun, yang tentunya dalam hal yang posistif. “Pemuda adalah masa depan bangsa dan negara, pemuda juga harapan bagi dunia, pemuda Indonesia harus maju dan berani menaklukan dunia, dan harapan kedepannya akan banyak muncul tokoh-tokoh muda yang mendunia,” ujarnya. (*/udi)

Makan Kuah Bakso dan Pisang Kerok Sebabkan Balita Pendek Surabaya, Memorandum Balita pendek atau stunting disebabkan oleh kurangnya gizi dalam waktu yang cukup lama. Kondisi tersebut menyebabkan anak menjadi lebih pendek dibandingkan dengan kondisi normal. Dosen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair Trias Mahmudiono menjelaskan keragaman makanan juga dapat menekan risiko balita mengalami stunting. Namun, berdasarkan penelitian ditemukan bahwa keragaman pangan pada balita masih rendah. “Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa keragaman pangan untuk balita masih kurang. Ada masalah distribusi pangan pada rumah tangga,” kata Trias sapaan akrabnya. Pada keluarga yang bisa membeli kebutuhan makan sendiri, permasalahan distribusi pangan terdapat pada ketimpangan keragaman pangan untuk balita dan orang tua. Balita cenderung mendapatkan makanan rendah protein seperti kuah bakso dan pisang kerok.

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Pemuda Lamongan Sumbang Penghargaan Nasional

Trias Mahmudiono

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan orang dewasa dikeluarga yang makanannya begitu beragam. Padahal, balita belum bisa untuk membeli makannya sendiri dan bergantung pada keluarga agar bisa memenuhi kebutuhan gizinya. “Untuk mencegah stunting, asupan gizi anak perlu didukung dengan pemberian makanan tinggi protein seperti telur, ikan dan hati ayam,” imbuh dia. Sementara pada keluarga yang tidak mampu, negara

memiliki peran untuk memenuhi kebutuhan gizi balita tersebut. Hanya saja, program pemberian bantuan berupa uang tidak direkomendasikan untuk memenuhi kebutuhan gizi pada balita di keluarga tidak mampu. Trias menyarankan agar program bantuan berupa pemberian produk makanan yang hanya bisa dimakan oleh balita. Seperti bubur daging, bubur kacang, bubur wortel atau jenis makanan lainnya yang cocok untuk balita dan mendukung tumbuh kembangnya. Penelitian tersebut melibatkan 736 responden yang memiliki anak balita di rumahnya. Selain itu, penelitian tersebut dilatarbelakangi oleh keprihatinan peneliti pada masalah stunting yang cukup tinggi di Indonesia. Terlebih, pada tahun 2025 komitmen sustainable development goals (SGDs) menargetkan angka kejadian stunting berada pada kisaran angka 18 hingga 20. Sedangkan pada tahun 2018, angka kejadian stunting di Indonesia masih berada pada 30,7.

“Sehingga kita mau mempelajari apa saja yang dapat mempercepat penurunan masalah stunting. Dan salah satunya ada-

lah dari kebiasaan pola makan masyarakat yang masih perlu untuk ditingkatkan lagi keragamannya,” pungkas Trias. (alf/udi)


AREMA WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

Dukung ZI, PN Malang Launching Aplikasi Arema Ketua PN Malang, Nuruli Mahdilis SH MH menjelaskan, keterbukaan informasi saat ini menjadi kebutuhan masyarakat. Selain sebagai pengontrol, juga menjadi sarana percepatan memperoleh informasi. “Saat ini sudah di era keterbukaan. Masyarakat pencari informasi ingin yang praktis dan simpel. Dengan aplikasi Arema, masyarakat bisa mendapatkan informasi seputar Pengadilan Negeri Malang tanpa harus hadir di kantor. Ini fasilitas kemudahan yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Bisa juga sebagai sarana kontrol ke internal kami,” terangnya usai pelaksanaan upacara

Hari Sumpah Pemuda. Ia menuturkan, saat ini hampir semua orang selalu mengoperasikan handphone. Salah satu fitur yang selalu dibuka adalah aplikasi WhatsApp (WA). Ia meyakini, dengan aplikasi WA Center Arema akan menjawab kebutuhan masyarakat terkait informasi pengadilan. Disinggung apa beda fungsi dengan website, Nuruli menyebut sangat berbeda. “Ini beda ya dengan website, Arema ini bisa memberikan jawaban yang kita tanyakan. Di dalamnya, sudah ada fitur atau item tentang pengadilan. Tinggal pilih saja, apa yang ingin

FOTO: MEMORANDUM/CR-3

Malang, Memorandum Sebagai bukti nyata pelaksanaan zona integritas (ZI), Pengadilan Negeri (PN) Malang me-launching aplikasi WA Center Arema (Arek Pengadilan Negeri Malang), Senin (28/10). Aplikasi virtual ini untuk menjembatani kemudahan masyarakat tentang informasi pengadilan.

Peluncuran aplikasi WA Center Arema di Pengadilan Negeri Malang.

diketahui. Atau bisa diawali dengan menyapa, lalu minta informasi,” lanjutnya. Ia merinci, untuk memulai aplikasiWA Center Arema, pengguna handphone tinggal menambahkan nomor WA untuk kontak layanan 081 3350 35358. Selanjutnya cukup ketik apa keperluannya, atau bisa diawali dengan mengetik salam ‘Hallo Arema’ lalu sent. Respons jawaban akan langsung muncul dengan segera . Selanjutnya, tinggal ketik pertanyaan dan keperluannya sesuai fitur

Menyerah Sulit Ke rumah orang tua pacar yang dibunuhnya? Tidak berani. Mobil itu menuju satu komplek perumahan bagus. Yang media pun tidak bisa masuk mengikutinya. Tak lama kemudian mobil putih itu meninggalkan gerbang perumahan. Tong-kai tidak lagi di dalamnya. Berarti ditinggal di salah satu rumah itu. Mungkin ngumpet di situ sampai Pemilu selesai. Pemilu di Taiwan. Januari depan. Kasus Tong-kai memang jadi dagangan politik di Taiwan. Mula-mula pemerintah Taiwan merasa tersinggung. Oleh pernyataan Hongkong. “Mengapa Taiwan tidak merespon rencana penyerahan diri Tong-kai? Ada apa?” Taiwan mengatakan tidak ada cara untuk menerima penyerahan Tongkai. Keduanya tidak punya perjanjian ekstradisi. Tapi satu hari kemudian Taiwan bikin kejutan: tiba-tiba mau menerima penyerahan si pembunuh. Taiwan, katanya, segera mengirim polisi ke Hongkong. Tepat di hari Tong-kai bebas. Untuk menerima penyerahan pembunuh itu di depan penjara. Sampai tujuh jam kemudian Hongkong belum merespon sikap baru Taiwan itu. Ganti Taiwan menyerang Hongkong. “Mengapa Hongkong tidak segera merespon. Kami sudah menunggu selama 7 jam”. Seolah Hongkong-lah yang ternyata tidak mau menyelesaikan urusan ini. Hongkong kembali tersinggung. Soal 7 jam itu. “Taiwan main politik. Taiwan juga telah mengambil keuntungan politik selama empat bulan terakhir”. Menurut Hongkong Taiwan tinggal memberikan visa ke Tong-kai. Ia akan datang sendiri ke Taiwan --tempat ia membunuh pacarnya. “Kenapa harus mengirim polisi?” Taiwan memang cerdik dengan rencana pengiriman polisinya itu. Kalau Hongkong menyetujuinya berarti Hongkong telah mengakui kedaulatan Taiwan. Tapi Hongkong juga waspada dengan trik Taiwan itu. Ketegangan Hongkong-Taiwan pun berlan-

yang telah tersedia. “Sudah ada beberapa fitur layanan yang disiapkan. Ke depan, layanan inipun akan senantiasa di-update guna menyesuaikan perkembangan dan kebutuhan,” pungkasnya. Disinggung peluncuran bersamaan dengan Hari Sumpah Pemuda, Nurulis menjelaskan, hal itu sebagai salah satu penyemangat pemuda. Saat ini banyak generasi muda pengguna handphone yang familier dengan fitur WhatsApp. (cr-3/ari/epe)

Sambungan dari halaman 1 jut. Hari Rabu pun tiba. Tong-kai harus bebas demi hukum. Ia sudah menjalani 2/3 dari masa hukumannya. Selama 18 bulan. Bukan karena membunuh pacar hamil. Tapi karena mengambil uang dari kartu kredit mendiang pacarnya itu. Hongkong tidak bisa mengadilinya sebagai pembunuh. Meski Tongkai sudah mengaku. Semua bukti ada di Taiwan. (Disway: Demo Hamil). Belajar dari kasus Tongkai itulah pemerintah Hongkong membuat RUU Ekstradisi. Mahasiswa Hongkong menentang RUU itu. Mereka khawatir. Jangan-jangan bukan hanya Tong-kai yang diekstradisi. Tapi juga para aktivis yang dikriminalisasi. Lalu dikirim ke Tiongkok. Mereka tidak percaya sistem peradilan di daratan. Maka inilah pesta valentine yang ekornya paling panjang. Inilah pesta valentine yang menimbulkan tragedi politik yang amat parah. Yang pesta dua orang. Sejoli --Chan Tong-kai (19) dan Poon Hiu Wing (20). Yang heboh banyak negara --termasuk Amerika. Di Hongkong sendiri terjadi demo jutaan orang. Selama empat bulan terakhir. Aktivis yang ditahan hampir 3.000 orang. Stasiun kereta bawah tanah yang dirusak 84 buah. Sabtu kemarin saya keliling Hongkong. Sampai ke Mong Kok di Kowloon --seberang pulau Hongkong. Begitu banyak bank yang wajah depannya berubah seperti gudang. Dipasangi tembok besi baru. Tutup rapat. Dengan satu ‘pintu gudang’ terkunci. Itulah bank-bank asal Tiongkok. Yang banyak punya cabang di jalan utama Kowloon. Itulah suasana Nathan Road --satu-satunya jalan dua lajur di Kowloon: lebar dan panjang. Masjid jami’ Hongkong ada di ujung jalan ini. Jalan utama inilah yang jadi pusat demo. Pagar besinya praktis habis. Di kanan kiri jalan. Dicopoti. Untuk barikade pendemo. Agar bisa merangsek barisan polisi. Pintu-pintu masuk stasiun ditutup. Ada bekas pengrusakan. Atau asap hitam. Toko obat tradisional

terkemuka, Dong Ren Tang, tetap buka --tapi wajah depannya juga seperti gudang. Hanya ada satu pintu masuk seperti mau masuk gudang. Toko kelontong 360 juga seperti itu. Toko handphone Xiaomi lebih parah lagi. Tapi juga sudah dicover dengan baja. Demonya sendiri seperti akan berakhir. Sabtu kemarin untuk pertama kali tidak ada demo. Gerakan itu memang terus mengecil. Demonya pun tinggal di hari Minggu. Maka Minggu sore kemarin saya kembali ke Nathan Road. Salat asar di masjid tiga lantai itu. Sebelum waktu asar pun pendemo sudah mulai memadati kanan-kiri jalan sekitar masjid. Kian senja kian padat. Setelah satu jam di tengah demo saya duduk di teras toko yang tutup. Di tangganya. Menulis naskah ini. Di tengah keriuhan

suara teriakan demo. Tong-kai tahu semua kehebohan itu. Begitu keluar pintu penjara ia membuat pernyataan pendek. Tanpa tanya jawab. Tong-kai minta maaf pada masyarakat Hongkong. Pada orang tuanya. Dan pada keluarga pacarnya. Mengapa Tong-kai tidak langsung pergi saja ke Taiwan? Seperti saat ia dan pacarnya liburan Valentine dulu? Hari itu, seusai pesta, Tong-kai membunuh pacarnya. Setelah sang pacar mengaku hamil. Memotong-motongnya dengan pisau yang baru dibeli. Memasukkannya ke kopor yang juga baru diambil dari toko. Membuangnya di sungai Taipei, Taiwan. Pulang ke Hongkong. Terbongkar. Polisi Hongkong tidak punya barang bukti sedikit pun. Hanya memiliki pengakuan Tong-kai.

Satu pengakuan tidak cukup untuk memperkarakannya. Tong-kai tetap ditangkap dan diadili. Tapi bukan karena membunuh. Hanya karena mencuri uang mendiang pacarnya. Lewat ATM yang diambil dari saku mayatnya. Tapi untuk menyerahkan diri kepada polisi di Taiwan? Ia harus punya visa. Kalau sampai Tong-kai mengajukan visa, Taiwan akan sulit. Akankah Taiwan memberi visa? Atau menolak? Dua-duanya bisa menyulitkan capres incumbent. Yang sangat anti-Tiongkok. Sang pastor kelihatannya tidak mau mempersulit pemerintah Taiwan sekarang. Maka Tong-kai akan menyerahkan diri setelah pemilu saja. Kalau jadi.(*)

SELASA PAHING, 29 OKTOBER 2019 HALAMAN 4


TULUNGAGUNG

SELASA PAHING, 29 OKTOBER 2019 HALAMAN 5

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

Hari Sumpah Pemuda dan HUT Jawa Timur

Pemkab Tulungagung Anugerahi Pemuda Berprestasi

Diknas Tulungagung Belajar ke Bandung Tulungagung, Memorandum Pengelolaan ribuan guru tidak tetap (GTT) di Kabupaten Tulungagung menjadi satu masalah yang terus dibicarakan setiap tahun. Sebab, sampai saat ini belum ada solusi yang ditawarkan pemkab guna mengatasi keberadaan hampir 2.000 GTT di SD dan SMP se-Tulungagung.

Bupati Maryoto memberikan penghargaan kepada pemuda berprestasi.

Jangan sampai kita terlena dan menjadi bagian dari sisi negatif teknologi,” ujarnya. Kemudian, usai pelaksanaan upacara, Maryoto Birowo menuturkan, tugas pemuda zaman sekarang adalah mewujudkan dan mengimplementasikan hasil sumpah pemuda yang digagas pemimpin bangsa sejak 91 tahun yang lalu. Salah satunya menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. Sebab dengan tantangan zaman yang semakin maju, semakin

banyak halangan untuk bisa memastikan kesatuan dan persatuan bangsa. “Pemuda sekarang harus mewujudkan hasil perjuangan pemimpin bangsa terdahulu. Terutama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tuturnya. Maryoto mengungkapkan, pihaknya juga mewadahi pemuda yang memiliki kemampuan dan kapabilitas. Bahkan, pihaknya menjanjikan pengisian jabatan kepala dinas di lingkup Pemkab Tulungagung yang

saat ini masih kosong dari unsur ASN (aparatur sipil negara) yang masih muda. Tidak hanya karena prestasinya, Mar yoto menjelaskan, pemilihan generasi muda sebagai penerus perjuangan merupakan hukum alam yang pasti akan terjadi. Oleh sebab itu sudah selayaknya pemuda mendapatkan porsi dan peranan dalam pembangunan. “Itu sudah pasti, karena itu sudah hukum alam,” tegasnya. (adv/fir/mad/rif )

Ditemui di ruang kerjanya, Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tulungagung Haryo Dewanto mengatakan, baru-baru ini pihaknya melakukan studi banding pengelolaan guru honorer ke Kota Bandung, Jawa Barat. Pihaknya ingin melihat Pemkot Bandung mengelola guru honorer di wilayahnya. “Baru ini saya pulang dari Bandung Jawa Barat dengan agenda study banding pengelolaan GTT. Hasilnya nanti akan kita sampaikan kepada bupati,” terangnya, Senin (28/10). Hasilnya, menurut Yoyok, sapaan akrab Haryo Dewanto, Pemkot Bandung telah menerapkan sistem tes dan ujian kepada guru honorernya untuk melihat kemampuannya. Bagi yang bisa lolos ujian, yang bersangkutan berhak mendapatkan gaji dari APBD sebesar UMK. Sedangkan yang tidak lolos, akan kembali digaji oleh sekolah melalui dan bantuan operasional sekolah (BOS). “Misal ada 10 orang GTT, nah ini dipetakan dan diuji. Kalau dari 10 orang ini ada 4 yang lolos maka mereka akan digaji sesuai UMK dari APBD sebesar UMKnya sana hampir Rp 2 jutaan. Sedangkan sisanya ya kembali digaji sekolah melalui BOS,” ungkapnya. Yoyok menjelaskan, untuk bisa

menerapkan sistem seperti demikian diperlukan komitmen pemerintah daerah yang berani mengambil kebijakan. Tentu pula didukung dengan anggaran yang mencukupi untuk membayar guru honorer setiap bulannya. Sebab jika tidak ada keberanian dan dukungan anggaran yang mencukupi, tidak mungkin kebijakan ini bisa dijalankan. Dan imbasnya, jika tidak bisa dijalankan maka GTT akan kembali digaji oleh sekolah melalui alokasi dana BOS di masing-masing sekolah. “Tentu semua kembali pada pemkab dan kesiapan anggarannya,” pungkasnya. (fir/mad/rif)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, Memorandum Senin (28/10) kemarin, Pemkab Tulungagung menggelar upacara bendera peringatan hari Sumpah Pemuda sekaligus peringatan HUT ke-74 Provinsi Jawa Timur. Bertempat di halaman pemkab, upacara dihadiri Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia, Ketua DPRD Tulungagung Marsono, Kepala Kejaksaan Negeri Tulungagung Eko Adhyaksono, perwakilan Kodim 0807 Tulungagung, dan perwakilan Pengadilan Negeri Tulungagung. Upacara yang diikuti oleh berbagai perwakilan lembaga kepemudaan ini berjalan kidmad dan lancar. Dalam amanat yang dibacakan di hadapan peserta upacara, Bupati Maryoto Birowo berpesan agar pemuda Tulungagung menjadi pemuda yang mampu mewujudkan citacita luhur pendiri bangsa dalam kongres pemuda tahun 1928. Bupati Maryoto juga berpesan agar pemuda menguasai teknologi, namun tetap dengan mengedepankan semangat untuk mengembangkan teknologi dalam halhal yang positif. Termasuk menghindari berita hoax, fitnah, dan pencemaran nama baik. “ Te k n o l o g i i b a r a t pedang bermata dua, ada sisi negatif dan positifnya.

Guru Honorer

Haryo Dewanto

KEDIRI & BLITAR KEPALA BIRO: Wahyudi. REDAKSI: Jl. Bali H-11 Putih Permai, RT 002/RW 005, Kelurahan Putih, Kecamatan Gampengrejo, Kediri. HP. 081230006789. EMAIL: sampang_publik@yahoo.co.id - MARKETING DAN SIRKULASI: Rohmad Sholeh. KEPALA BIRO BLITAR: Prawoto Sadewo. WARTAWAN: Nur Rofiq, Ana Akina. KEUANGAN: Binti Khoiriyah. ADMIN IKLAN: Rosita. ADMIN KORAN : Imam Rofiq. PEMASARAN: Frenswinta Jaya, Hendra. EMAIL: memorandumppls@gmail.com. TELEPON:.081334603445. KANTOR: Jln Kota baru no.9 Kanigoro, Blitar.

Ning Lik Lepas Kontingen Pospeda Kota Kediri

Dalam sambutannya, Lilik Muhibbah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menjadikan santri-santri ini menjadi atlet dalam ajang Pospeda Jatim VIII 2019. “Terima kasih juga kesungguhan para santri yang pagi ini akan berangkat sebagai kontingen Pospeda Jatim,” ujarnya. Wakil wali kota yang akrab disapa Ning Lik menyampaikan dari 6 cabor, ada cabor pencak silat dan senam santri yang diikuti. Untuk lomba seni ada lomba pidato tiga bahasa, seni hadrah, melukis, serta cipta dan baca puisi. “Saya doakan semoga

semuanya nanti bisa berjalan dengan lancar dan kalian pulang ke Kota Kediri dengan selamat,” ungkapnya. Terakhir, Ning Lik berpesan agar kontingen Kota Kediri menjunjung tinggi sportivitas. “Persiapkan diri kalian dengan sebaik-baiknya jaga kesehatan dan yang penting minta doa restu orang tua, para pengasuh, dan pelatih. Restu mereka adalah restu Allah SWT yang membawa kalian semua sampai menjadi saat ini,” pesannya. Hal senada juga diungkapkan Kepala Kemenag Kota Kediri Muchdar. Ia berpesan agar kontingen Kota Kediri benar-be-

dari 45 atlet serta 22 pendamping. Atlet-atlet ini berasal dari Ponpes Wali Barokah, Ponpes Ar-Risalah, Ponpes Al Amien, dan Al-Mahrusiyah. Mereka akan berlaga pada tanggal 1-4 November di Kabupaten Pasuruan. Dalam Pospeda ini terdapat 6 cabang seni dan 6 cabang olahraga yang akan dipertandingkan. (yud/rif)

Prosesi pelepasan kontingen pospeda Kota Kediri.

Blitar, Memorandum Sebanyak 2.019 penari jaranan tril memeriahkan peringatan Hari Sumpah Pemuda di Blitar. Para penari berasal dari pelajar setingkat SMA negeri dan swasta di Blitar Raya. Pertunjukkan tari kolosal dimulai, usai pelaksanaan upacara resmi selesai. Dari arah timur dan barat lapangan Pemkab Blitar di Kanigoro, muncul dua gelombang penari barong berjumlah 19 orang. Disusul kemudian dengan rombongan penari jaranan tril yang membawa anyaman bambu berbentuk celeng. Alunan musik jaranan membuat semangat para penari tak luntur. Walaupun harus bergerak energik dibawah matahari yang sangat terik. Jaranan tril sengaja ditampilkan sebagai kesenian khas Blitar. Saat ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pemkab Blitar tengah melakukan kajian ilmiah, agar jaranan tril bisa menjadi warisan budaya tak benda khas Kabupaten Blitar. “Kami tampilkan jaranan tril di hadapan warga Kabupaten Blitar untuk lebih mengenalkan jaranan khas Blitar ini. Kami juga sedang lakukan kajian ilmiah, agar jaranan tril bisa masuk sebagai warisan budaya tak benda. Seperti larung saji dan Reog Bulkiyo,” kata Kepala Disparbud Pemkab Blitar Suhendro Winarso, Senin (28/10). Para pejabat yang hadir dalam upacara, antusias ikut membawa barongan dan menari bersama. Mereka turun dari stage, pun dengan Bupati Blitar Rijanto. “Hari Sumpah Pemuda saya sangat bangga bisa melihat tampilan jaranan kolosal ini. Ini moment yang tepat untuk mengenalkan pada generasi muda pada budaya aslinya. Budaya adalah jati diri bangsa,” cetus Bupati Rijanto usai ikut menari. Di antara para pelajar SMA yang ikut menari jaranan, mengaku bangga bisa menjadi bagian dalam pertunjukkan ini. Mereka sama sekali tidak merasa malu, malah mengajak ikut melestarikan budaya daerah khas Blitar ini pada teman-temannya. “Ngapain malu. Jaranan bagus kok. Gampang juga narinya. Kami latihan hanya dua minggu sama 40 teman lainnya,” aku Reinaldi, pelajar kelas X SMAN 3 Kota Blitar.

FOTO: MEMORANDUM/PRA

Kediri, Memorandum Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah melepas peserta kontingen Pekan Olahraga, Seni, dan Pondok Pesantren (Pospeda) VIII Jawa Timur di Aula Kantor Kemenag Kota Kediri, Senin (28/10). Dalam pelepasan tersebut, wakil wali kota didampingi Kepala Kemenag Kota Kediri Muchdar.

nar mempersiapkan semua dengan baik. “Semua kontingen dari kabupaten maupun kota di Jawa Timur pasti telah mempersiapkan yang terbaik. Jadi kita tidak boleh menganggap remeh. Mohon doanya agar kontingen Kota Kediri sukses,” ungkapnya. Kontingen Kota Kediri terdiri

FOTO: MEMORA NDUM/YD

1-4 November di Pasuruan

2.019 Penari Jaranan Tril Meriahkan Peringatan Sumpah Pemuda

Peringatan Sumpah Pemuda di lapangan Pemkab Blitar.

Agnesa Ananda Celin, pelajar sekaligus penari jaranan sangat bangga bisa mengajak teman-temannya menari jaranan kolosal ini. Sebanyak 80 pelajar SMKN Kademangan, teman satu sekolah Agnes ikut bergabung di pertunjukkan kolosal pagi ini. “Saya yang ajarin teman-teman, karena saya juga penari jaranan. Mereka mudah menghafalkan karena memang suka menari tradisional. Semoga acara seperti ini sering digelar pemerintah daerah Blitar,” pungkasnya. (pra/rif)


MOJOKERTO-JOMBANG WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

SELASA PAHING, 29 OKTOBER 2019 HALAMAN 6

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Dewan Anggap Panitia Pengawas Pilkades Tidak Perlu

Warga Manukan Bergolak Guna memastikan aksi berjalan aman, turut hadir di lokasi kejadian babinkamtibmas, Kepala Dusun (Kasun) Kasianto, beserta Plt Kepala Desa Kukuh Radityo, yang juga sebagai Sekretaris Kecamatan Pungging. Dari keterangan sejumlah warga, perobohan pagar tembok punden dilakukan tiga pekerja suruhan Margo Widianto (35), asal Dusun Bendo, RT 01/ RW 04, Desa Grogol, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Sebab, sang pemilik hendak membuat jalan masuk menuju tanah miliknya. “Saat perobohan, pekerja tidak memberitahukan kepada RT setempat. Saat kasun mengetahui dan datang mengingatkan, pagar sepanjang 35 meter telah roboh,” ujar salah

satu peserta aksi. Mengetahui hal itu, salah satu warga spontan menegur kasun. Namun yang ditegur justru membela diri dengan menyebut ia tidak mengetahui apa-apa. Puncaknya, setelah perintahnya menimbulkan gejolak di masyarakat, Margo, selaku pemilik lahan minta maaf kepada warga. Kapolsek Pungging AKP Suwiji mengatakan, karena tidak ada titik temu, warga sepakat melaporkan kejadian ke polisi. Namun demikian, pihaknya minta agar semua berkas terlebih dulu dilengkapi. “Kami minta agar semua berkas lengkap. Selanjutnya laporan akan dilanjutkan ke Polres Mojokerto,” tegasnya. (no/rif)

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Mojokerto, Memorandum Ratusan warga Dusun Manukan, Desa Balongmasin, Kecamatan Pungging, menggeruduk balai desa setempat, Minggu (27/10) sekitar pukul 19.00. Ini dipicu perusakan pagar makam Mbah Brentek yang dikeramatkan selama ratusan tahun.

Pagar makam keramat yang telah dirobohkan.

Jalan Berlubang, Komisi II Panggil PGN Mojokerto, Memorandum Komisi II, DPRD Kota Mojokerto menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Perusahaan Gas Negara (PGN), Senin (28/10). Pemanggilan manajemen PGN terkait kondisi jalan di sejumlah wilayah Kota Mojokerto yang rusak akibat galian PGN. “Kami mendapat laporan dari masyarakat tetkait kondisi jalan raya yang berlubang dan membahayakan pengguna jalan,” terang Ketua Komisi II Rizky Pancasilawan saat rapat dengar pendapat, kemarin. Lebih lanjut dikatakannya, lubang bekas galian yang menjamur hampir di seluruh Kota Mojokerto saat ini dibiarkan begitu saja. Bahkan di beberapa ruas jalan seperti di Jalan Hayam Wuruk dan Gajah Mada lubangnya sangat dalam hampir mencapai setengah

meter.”Parahnya tidak ada rambu-rambu yang jelas di sekitar galian tersebut, terutama saat malam hari,” paparnya. Terkait kondisi jalan yang memprihatinkan tersebut, dewan mendesak PGN segera melakukan penambalan terhadap jalan berlubang tersebut. “Kita tidak mau ada warga kita yang celaka akibat terperosok bekas galian tersebut,” tandasnya. Senada disampaikan Wakil Ketua DPRD dan Koordinator Komisi II Junaedi Malik, pihaknya memanggil segenap pihak ini biar jelas dan tidak ada kesalah pahaman terkait dengan bekas galian. Dan paling tidak ada upaya antisipasi di lapangan, seperti tanda atau rambu-rambu. Padahal, pengurukan yang dilakukan telah banyak yang ambles. “Namun tidak ada tanda-tanda di disana, padahal itu jalan padat. Akan

mengundang kecelakaan,” kata anggota dewan dari FKB itu. Karenanya, Djunaedi minta komitmen dari pelaksana. “Kami tak akan diam dengan adanya keluhan dampak galian dan keterlambatan garapan dari masyarakat. Kami ingin komitmennya agar proyek ini berlangsung dan bermanfaat sehingga manfaat bagi masyarakat Kota Mojokerto,” pungkasnya. Menyikapi desakan Dewan, Dedy Hariyanto sebagai kontraktor pelaksana menyanggupi permintaan tersebut. Ia tak segera menutup lubang tersebut karena pihaknya masih melakukan kajian teknis untuk mengetahui adanya kebocoran pada pipa baru.“Untuk jargas (jaringan gas) tidak dapat disamakan dengan PDAM atau galian optik. Karena untuk gas butuh waktu untuk mengantisipasi

FOTO: MEMORANDUM/ADV

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Jombang, Memorandum Wacana pembentukan tim pengawas khusus pemilihan kepala desa (pilkades) untuk memastikan semua mekanisme sesuai aturan, mendapat tanggapan dari DPRD Jombang. Wakil rakyat menganggap, keberadaan tim tadi tidak perlu. Pasalnya dengan segala elemen yang saat ini ada mulai dari panitia pilkades, BPD (badan permusyawaratan desa), linmas, serta Kartiyono pengawas tingkat kecamatan. Apabila dimaksimalkan kordinasinya, sudah dapat menjamin pesta rakyat 6 tahunan berjalan sesuai harapan. “Kami menilai jika hal itu tidak perlu,” terang Sekretaris Komisi A DPRD Jombang Kartiyono, Senin (28/10). Ia pun menjelaskan, dari pengalaman pada periode sebelumnya, tidak pernah ditemui panitia pilkades yang berpihak kepada salah satu calon. Kalaupun ada, sedikit kendala yang ditemui, paling pada tataran kurangnya pemahaman aturan yang berlaku. “Jika mau jujur, ada pengawas yang sudah kompeten yang telah menjalankan tugasnya selama ini. Baik itu BPD sebagai lembaga desa, linmas, maupun tim pengawasan tingkat kecamatan,” jelasnya lebh lanjut. Kendati demikian, ia tak menampik adanya kemungkinan penyelewengan saat proses pelipatan suara. Termasuk pula adanya upaya untuk menambah jumlah kartu suara yang tidak sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT). “Kalaupun ada upaya seperti itu, justru komposisinya sangat kecil. Karena dalam intern panitia pilkades sendiri sudah sama-sama saling melakukan pengawasan, inilah yang memastikan jika semua tahapan bakal sesuai aturan,” bebernya. Dengan berbagai kemungkinan diatas, Kartiyono mengaku jika pengawasan alami yang selama ini telah dijalankan oleh semua elemen yang ada di tingkat desa. Telah menjamin jika pelaksanaan pilkades serentak yang dihelat tanggal 4 November mendatang, akan sesuai aturan. “Sekali lagi kemungkinan adanya penambahan kertas suara lalu mencoblosnya memang ada, tapi kemungkinannya sangat kecil. Dengan pengawasan alami yang telah dijalankan selama ini, kami berkeyakinan jika hal seperti itu tidak ada yang berani melakukan,” pungkasnya.(wan/rif )

Pagar Makam Keramat Dirobohkan

Komisi II DPRD Kota Mojokerto rapat dengar pendapat dengan PGN.

kebocoran,” katanya. Untuk pengaspalan, memang sudah menjadi komitmen. “Itu komitmen kita. karena MoU kita masih 2-3 tahun ke depan. Sebab jika tidak demikian maka kita tidak bisa tender,” katanya sembari mengungkapkan jika dirinya masih mempunyai tenggat waktu pelaksanaan sampai tanggal 12 Desember dengan untuk menun-

taskan garapan yang dimulai tanggal 16 Mei. Ia menambahkan, saat ini sebenarnya ia sudah melakukan pengetesan tapi terkendala pekerjaan normalisasi saluran air di jalan Empunala. “Bekas galian itu bukan kendala karena ada tahapan. Kami akan menjalankan rekomendasi PU agar menutup kerusakan itu,” janjinya. (adv/war/rif)

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Sepekan Bebas, Residivis Gondek Kembali Berulah

Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi (tengah) berfoto bersama usai acara.

Pemkab Mojokerto Raih Anugerah Pandu Negeri 2019 Kategori Silver Mojokerto, Memorandum Pemerintah Kabupaten Mojokerto meraih Anugerah Pandu Negeri (APN) tahun 2019 kategori silver dari Indonesian Institute Public Governance (IIPG). Penghargaan diterimakan kepada Saiman selaku Kepala Bidang Anggaran BPKAD bersama SatrioWahyu Utomo Kabid Sosisal Budaya Bappeda Kabupaten Mojokerto. Keduanya mewakili Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Jumat (25/10) di Hotel Bidakara Jakarta. APN award 2019 diserahkan Ketua Indonesian Institute Public Governance (IIPG) Sigit Pramono dengan disaksikan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2009-2014 Boediono, selaku Ketua Dewan Penasehat IIPG. Total ada 63 kabupaten, kota, dan provinsi se-Indonesia yang mendapatkan penghargaaan ini. Kategori silver sendiri diberikan pada daerah yang memenuhi 2 kriteria penilaian, yakni aspek performance sebanyak 60% dan aspek governance sebanyak 40 persen. Aspek performance meliputi pertumbuhan ekonomi, pengembangan manusia, serta hasil terobosan alias inovasi. Sedangkan aspek governance lebih pada tata kelola keuangan, tata kelola pemerintahan, dan antikorupsi. Beberapa indikator yang juga menjadi penilaian, di antaranya tata kelola keuangan yang istimewa selama dua tahun terakhir. Hal tersebut diukur dari laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) dengan opiniWTP dari BPK serta penetapan Perda APBD tepat waktu. APN secara lengkap merupakan penghargaan tahunan yang dilaksanakan oleh IIPG bagi pemerintah provinsi, kabupaten dan kota terbaik serta pemimpin yang inovatif. Mereka yang mendapat penghargaan, dinilai berhasil melakukan terobosan dalam peningkatan pertumbuhan sosio-ekonomi melalui reformasi tata kelola yang amanah. Boediono, Ketua Dewan Penasehat IIPG dalam kegiatan ini berbicara banyak mengenai trilogi pembangunan. “Pendidikan, tata kelola pemerintahan, dan infrastruktur adalah trilogi dasar pembangunan. Pembangunan infrastruktur tidak hanya gedung atau bangunan fisik saja melainkan harus mencakup semua,” kata Boediono.

Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi (kanan) menerima penghargaan.

Ditjen Otonomi Daerah Akmal Malik mengatakan, dalam kegiatan ini banyak bicara mengenai obesitas regulasi dan tumpang tindihnya regulasi yang menyebkan investasi tidak mau masuk.“Hal ini menjadi konsen serius bapak Presiden Joko Widodo, dan tantangan bagi kita untuk mewujudkan good and clean government,” katanya. APN kategori silver yang diraih Kabupaten Mojokerto tak lepas dari performa kepemimpinanWakil Bupati Pungkasiadi.Wabup Pungkasiadi selalu menekankan dan mendorong lahirnya inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat. Untuk diketahui, IIPG merupakan organisasi nirlaba yang peduli terhadap tata kelola baik di sektor swasta atau korporasi dan sektor publik atau institusi pemerintahan.(adv/hms/rif)

Jombang, Memorandum Kendati baru sepekan menghirup udara bebas, tak menjamin Andik (25), warga Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, berulah. Jika sebelumnya ia tersangkut perkara pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan harus mendekam selama 1 tahun 2 bulan, Andik kembali tersangkut hukum. Dalam kasus terbaru sang penjahat kambuhan tersebut melakukan penganiayaan terhadap Dian Eka Marga Kelana (28), warga Dusun Kedunglo, Desa Karanglo, Kecamatan Mojowarno. Akibat aksinya, hingga saat ini korban belum sadarkan diri. Dituturkan Kapolsek Mojowarno AKP Yogas, awal kejadian saat orang tua korban Rianto (53), diberitahu jika anaknya tengah menjalani perawatan intensif di Puskesmas Cukir, Kecamatan Diwek. Mendengar kabar pada Minggu sekitar pukul 02.30, sontak membuatnya terperanjat. “Kondisi korban dikabarkan kepada orang tuanya pada Minggu dini hari. Saat diperiksa ke Puskemas, korban sudah tidak sadarkan diri dengan kondisi lebam di hampir seluruh wajah,” tuturnya, Senin (28/10). Tak terima anaknya menjadi korban, Rianto langsung mencecar teman anaknya untuk menceritakan apa yang terjadi. Setelah mengetahui identitas orang yang bertanggung jawab, spontan Rianto melapor ke Polsek Mojowarno. Polisi yang langsung melakukan penyelidikan, tidak memerlukan waktu lama untuk membekuk tersangka. “Tersangka berhasil kita amankan pada Minggu sekitar pukul 17.00. Di hadapan polisi, ia mengaku menganiaya korban dengan cara menendang berkali-kali ke bagian wajah,” sambung

Korban masih menjalani perawatan di Puskesmas Cukir.

kapolsek. Selain masih terus mendalami penyebab tersangka melakukan penganiayaan terhadap Dian, petugas menjebloskan sang residivis ke dalam jeruji besi ruang tahanan Mapolsek Mojowarno. “Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya di hadapan hukum, tersangka kita kenakan pasal 351 ayat 1 KUHP, tentang penganiayaan,” tandas Yogas. (wan/rif)


HUKUM & KRIMINAL

SELASA PAHING, 29 OKTOBER 2019 HALAMAN 7

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KKAMIS KAM KA AMIS LEG LEGI, 29 AGUSTUS 2019

Kernet Truk Dijemput Ajal Surabaya, Memorandum Warga yang tinggal di sekitar Jalan Waspada, digegerkan dengan tewasnya kernet truk, Senin (28/10). Belum diketahui penyebab kematian Sofyan Hariyanto (44), warga Jalan Sari Mulyo Barat, Kelurahan Banjarejo, Bojonegoro. Hingga kini masih dalam penyelidikan polisi. Peristiwa nahas ini dialami korban usai mengantar dua kardus ke gudang ekspedisi PT Bukit Lombok Transport (BLT) di Jalan Waspada, sekitar pukul 10.30. Menurut keterangan Kristiyan Ega Permana (22), saksi yang juga karyawan PT BLT, bahwa korban datang bersama sopirnya sekitar pukul 11.00, untuk menurunkan dua kardus berisi margarin ke ekspedisi tersebut. Sewaktu Sofyan dan Kristiyan mengangkat kardus bersama dan tidak terlihat hal yang ganjil. Usai

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

menaruh kardus dalam posisi membungkuk dan berdiri mendadak tubuhnya sempoyongan lalu ambruk dan tidak sadarkan diri. “Saya panik lalu meminta tolong warga sekitar,” ungkap Kristiyan, warga Jalan Ngroto, Kelurahan Ngroto, Kecamatan Cepu, Kabupaten Bojonegoro kepada petugas. Kejadian ini, kemudian dilaporkan ke Mapolsek Pabean Cantikan dan jajaran samping untuk ditindaklanjuti. Jenazah sofyan lalu dibawa ke rumah sakit. Kanitreskrim Polsek Pabean Cantikan Iptu Evan Andias mengatakan, hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Belum tahu pasti penyebab kematian korban. Kami akan mintai keterangan karyawan ekspedisi dan sopir terkait kematian korban. Bahkan, saat ditanya sopir truk bila korban sebelumnya juga tidak mengeluh sakit,” kata Evan. (rio/fer)

Jumar Joko alias Marjo dan Sugeng Hartanto

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Penjual Sayur Simpan SS di Jamur

Petugas mengevakuasi jenazah Sofyan Hariyanto.

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Warga Johor Batal Nyabu

Gondo Purnomo

Surabaya, Memorandum Kedapatan memiliki sabu, Gondo Purnomo (45), warga Jalan Johor Baru DKA, diringkus anggota Reskrim Polsek Wonocolo ketika hendak pulang ke rumah. Sabu itu baru dibeli tersangka dari seseorang bernama Juned yang ditemuianya di Jalan Perlis. Kanitreskrim Polsek Wonocolo Iptu Philips Ronaldy Lopung mengatakan, penangkapan bermula dari laporan

masyarakat jika di Jalan Perlis sering dijadikan tempat transaksi narkoba. “Mendapati laporan itu, saya bersama anggota melakukan penyelidikan di TKP,” kata Philips, Senin (28/10). Lanjut Philips, ketika melakukan penyelidikan, pihaknya mencurigai seorang pria yang berjalan dengan menggenggam sesuatu di tangan kirinya. “Kemudian pria itu kami berhentikan dan periksa,” paparnya.

Ketika diperiksa, petugas mendapati dua poket sabu dengan berat masing-masing 0,40 gram dan 0,43 gram. Selanjutnya tersangka bersama barang bukti dibawa ke mapolsek. Di hadapan penyidik, Gondo mengaku membeli barang haram tersebut untuk dikonsumsi sendiri. “Saya beli barang itu seharga Rp 200.000 per poketnya. Rencananya mau dikonsumsi sendiri,” singkat Gondo. (x-3/fer)

Surabaya, Memorandum Kerap mengantuk saat berdagang sayur di pasar, membuat Jumar Joko alias Marjo (27), dan Sugeng Hartanto (26), nekat mengonsumsi sabu. Bahkan, kedua warga Desa Laban Kulon, Kecamatan Menganti, Gresik itu juga terbilang nekat. Mereka tidak segan membawa barang haram itu setiap belanja di pasar hingga saat mengecer barang dagangannya di Gresik. Akibat perbuatannya, mereka terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. Mereka ditangkap anggota Unit III Satreskoba Polrestabes Surabaya. Saat itu, mereka baru saja memuat sayur di Pasar Keputran dan hendak pulang ke Gresik. “Awalnya mereka mengelak saat sejumlah anggota kami menghentikan motor gerobak yang dibawa kedua tersangka. Namun, setelah kami berhasil menemukan barang bukti, keduanya akhirnya hanya tertunduk mengaku jika barang-barang tersebut adalah

Rumah Kos Penjaga Kantin DPRD Dibobol Maling Atas peristiwa yang dialaminya, Rindi Puspita (22), asal Ngemplak, Bojonegoro, melapor ke Mapolsek Asemrowo, Senin (28/10). Kejadian kejadian korban sudah tidur di kamar sejak pukul 22.00. Tiba-tiba terbangun pada pukul 03.00, dan melihat pintu kamar terbuka

Sambungan dari halaman 1

dan barang berharga raib. “HP serta tas berisi uang di samping saya saat tidur,” kata Rindi. Pelaku menyatroni kamar Rindi saat tertidur. Kesempatan ini, dimanfaatkan pelaku untuk masuk dengan cara membuka jendela kaca (krepyak) dan membuka slot pintu.

Setelah berhasil, langsung mengambil barang yang diletakkan disampingnya dan langsung kabur. “Saya menduga pelakunya tetangga kos karena sebelumnya mondar-mandir di sekitar kamarnya,” kata Rindi kepada Memorandum.

Kecurigaan timbul karena terduga tetangga kosnya itu, sempat juga mengeluh bila tidak punya uang kepada sesama tetangga. Selain itu, pria tersebut juga tidak mempunyai pekerjaan. Yang membuat dia heran, pelaku tidak mengambil semua uang yang

ada di dalam tasnya dan sengaja disisahkan. Di dalam tas itu, juga terdapat kartu ATM namun tidak dicuri sekalian. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Asemrowo AKP Syaifuddin Jupri membenarkan adanya laporan pencurian di rumah kos Jalan

Asemrowo Buntu. Hingga kini, masih dalam tahap penyelidikan anggotanya. “Korban akan kami mintai keterangan untuk mengungkapkan siapa pelakunya,” kata Syaifuddin saat dikonfirmasi Memorandum, Senin (28/10). (rio/fer)

Lima Kg Sabu di Plafon

Sambungan dari halaman 1

Seperti hasil ungkap Tim Cobra Satreskoba Polres Lumajang yang berhasil membongkar jaringan tersebut dengan barang bukti 5 kilogram sabu. Hanif Rohman (27), warga Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh, ditangkap berikut barang bukti yang disimpan di dalam koper dan disembunyikan di plafon rumah. Penangkapan Hanif setelah anggota Tim Cobra berhasil meringkus

Ali Wafa (26), asal Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, dengan barang-bukti sabu seberat 77,7 gram pada 31 Juli 2019. “Saya tak sudi jika wilayah hukum Polres Lumajang dijadikan jalur pelarian para kartel narkoba. Jika memang masih berani masuk wilayah saya, maka Tim Cobra tak segan menangkap para kartel narkoba tersebut,” tegas Kapolres Lumajang

AKBP Muhammad Arsal Sahban, Senin (28/10). Dikatakan pamen yang menyelesaikan gelar S3 di Universitas Padjajaran Bandung tersebut, sesuai dengan penjelasan Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan, bahwa jalur masuk narkotika ke Jatim cukup bervariasi. “Bisa melalui jalur darat, laut maupun udara dan melewati beberapa

kota besar seperti Batam, Jakarta, Pontianak, dan Surabaya. Namun demikian, semuanya bermuara di Kecamatan Sokobanah, Sampang,” jelas Arsal menirukan penjelasan Kapolda Jatim. Sementara itu, Hanif menjelaskan, jika barang tersebut adalah milik seseorang yang beralamat di Sokobanah, Madura yang hendak dikirim ke Jakarta.

“Untuk mengelabuhi petugas, sabu seberat 5 kilogram itu dikemas menjadi 5 bungkus plastik bertuliskan huruf China dengan berat masig-masing 1 kilogram yang kemudian dimasukan koper,” ujar Hanif kepada petugas. Sebagai catatan, beberapa waktu yang lalu Ditresnarkoba Polda Jatim menggelar operasi besar-besaran di wilayah Kecamatan Sokobanah,

Kabupaten Sampang, Madura, untuk membongkar sindikat peredaran narkotika skala internasional. Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan memimpin langsung operasi dengan menggunakan helikopter agar mempermudah penggerebekan tersebut. Dari hasil operasi diamankan barang bukti 50 kilogram sabu serta 99 ribu butir ekstasi senilai total Rp 74 miliar. (tri/fer)

Modal Tusuk Gigi, Kuras Ratusan Juta Saputra (35), asal Lampung. Sedangkan yang lain yaitu Agus dan Ali masih buron. “AG dan AL ini merupakan otak komplotan. Mereka yang membiayai dan merencanakan secara matang sebelum beraksi. Kalau dua tersangka ini merupakan sopir dan kipas. Kipas disini bertugas untuk mengali-

miliknya,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian, Senin (28/10). Dari penangkapan itu, petugas menyita satu poket berisi sabu seberat 0,36 gram, satu pipet kaca yang masih berisi sisa sabu dengan berat 1,43 gram. Mereka terbilang cerdik, hingga nyaris mengecoh polisi. Bagaimana tidak, untuk menemukan barang itu, polisi menggeledah hingga ditemukan sabu yang disembunyikan di dalam plastik berisi jamur. Pihaknya sempat kesulitan saat mencari karena warna jamur dan bubuk Kristal putih ini hampir sama. Hingga akhirnya ditemukan satu poket sabu di dalamnya. “Memang sulit mencarinya, anggota kami dengan teliti mencari hingga berhasil ditemukan sabu tersebut,” lanjut alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2002 itu. Di hadapan penyidik, kedua tersangka mengakui usai mengkonsumsi sabu sebelumnya. Ini dilakukan keduanya agar tidak mengantuk saat berbelanja sayuran tersebut. (fdn/fer)

hkan perhatian karyawan minimarket tempat mereka beraksi,” kata Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti, Senin (28/10). Dalam melancarkan aksinya, para komplotan sudah sangat profesional. Hanya bermodal tusuk gigi yang terbuat dari kayu dan diberi warna hi-

Sambungan dari halaman 1 tam itu, mereka bisa menguras ratusan juta rupiah. Caranya, sebelum korban tiba untuk menarik uang, mereka sudah berbagi tugas di dalam mobil yang diketahui hasil rental itu. Di minimarket sasaran, mereka menyebar untuk mengalihkan perhatian karyawan dan pengunjung lain. Sementara

Muncikari PA Kantongi Rp 16 Juta Sekali Transaksi antara JL dan PA itu terjadi untuk menghubungkan PA dengan pelanggan pria berinisial YW asal NTB di salah hotel di kawasan Kota Batu. “Kalau keterangan dari pelaku ya baru sekitar seminggu ini kenalnya. Tujuannya ya untuk acara yang hari itu saja,” kata Leonard di Mapolda Jatim, Senin (28/10). Meski begitu, lanjut Leo, pihaknya sangat meragukan keterangan dari JL, sebab menurutnya keterangan JL itu merupakan dalih untuk menutupi praktik prostitusi online-nya. “Kita tidak percaya begitu saja karena yang dilakukan JL itu tidak mungkin sekali. Hal itu lah yang masih kami dalami,” paparnya. Leo juga menegaskan, bahwa ada pelaku lain yang juga terlibat dalam praktik prostitusi online yang dilakukan JL ini. “Dari keterangan JL ini, ada pelaku lain yang juga berkecimpung di bisnis haramnya ini. Saat ini kami sedang melakukan pengejaran,” terangnya Selain itu, Leonard juga menambahkan bahwa JL mendapatkan uang lebih dari Rp 16 Juta dalam sekali transaksi ketika menghubungkan

Duet Bareng Ariel Noah Ada beberapa foto yang diunggah oleh Bunga Citra Lestari di laman Instagramnya. Dalam keterangan foto yang ditulis oleh penyanyi yang akrab disapa BCL ini, ia begitu senang kala berhasil bersama Ariel waktu itu. “The long awaited duet with @noah_site has officially arrived,” kata Bunga Citra Lestari melalui akun Instagramnya, bclsinclair baru-baru ini. Dalam sebuah video yang diunggah di kanal Youtube Bunga Citra Lestari, IT’s ME BCL, diketahui bahwa keduanya akhirnya dipersatukan setelah sekian lama dalam sebuah lagu duet berjudul Mencari Cinta. Ada sesi di mana BCL merasakan bagaimana dirinya harus kehabisan suara karena

Sambungan dari hal 1

PA dengan YW. “JL ini menerima diatas 16 juta. Uang belasan juta itu diluar akomodasi yang disiapkan oleh JL untuk memfasilitasi pertemuan antara PA dengan YW, seperti tiket, hotel, dan sebagainya,” ucap Leonard. Leo juga menambahkan jika, JL dapat dikenakan pasal 506 dan pasal 296, tentang mengambil keuntungan dari kegiatan prostitusi. “Sangkaan pasal muncikarinya kami kenakan pasal 506 dan 296 KUHP tentang mengambil keuntungan dari kegiatan prostitusi,” katanya. Ketika ditanya mengenai JL yang positif mengonsumsi narkoba, Leonard menuturkan jika pihaknya akan bekerja sama dengan Ditreskoba ketika kasus prostitusi online ini sudah tuntas. “Nanti akan kita koordinasi dengan Ditreskoba mengenai tersangka yang positif mengonsumsi narkoba,” ujarnya. Leo juga mengatakan, jika nantinya pihaknya akan sewaktu-waktu memanggil PA sebagai saksi dalam kasus prostitusi online ini. “Akan kita panggil jika sewaktu-waktu keterangannya dibutuhkan,” pungkas Leonard. (x-3/fer)

Sambungan dari halaman 1 banyaknya take vokal yang dilakukan sampai pagi. Ia tampak kelelahan, sementara Ariel ingin hasil yang sempurna. “Tahu nggak betapa dirimu menyusahkan diriku di sini. Menyusahkan kita semua,” ujar BCL. Sementara Ariel minta agar karya pertama duet mereka bisa sebagus mungkin. Ariel dan BCL membawakan lagu tersebut dalam sebuah konser bertajuk Mega Konser NOAH x BCL. Keduanya pun mempersiapkan sederet latihan yang intens agar bisa menyuguhkan yang terbaik dalam penampilannya. “Moment-moment rehearsal dua penyanyi yang sedang kehabisan suara @arielnoah,” ujar Bunga Citra Lestari. (*/fer)

dua pelaku yang masih buron bertugas menyaru sebagai pengunjung yang berniat menarik uang di mesin ATM itu. “Mereka kemudian menyelipkan tusuk gigi itu di lubang input kartu. Dengan begitu, calon korban yang akan menarik uang kartunya akan tersendat hingga susah untuk ditarik,”lanjut alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2013 itu. Mengira kartunya tertelan, para nasabah atau korban secara tidak langsung panik dan berusaha menarik kartu tersebut. Di sanalah, pelaku beraksi.

Setelah sebelumnya mengintip nomor pin korban, mereka seolah menjadi pahlawan dengan memberi bantuan ke korban. “Tanpa sepengetahuan korban, mereka berhasil menarik kartu tersebut dan kemudian dikantongi di celana sebelah kanan. Sementara itu, korban diganti kartu milik pelaku yang sudah dipersiapkan di kantong sebelah kiri,” imbuh Bima. Selanjutnya, mereka keluar minimarket tersebut dan menuju ATM lain. Bukan untuk beraksi, mereka terlebih dulu menguras isi kartu ATM yang

tadi sudah ditukar dari korban. “Dalam setiap aksinya, mereka selalu beruntung. ATM yang ditukar selalu berisi uang maksimal ratusan juta. Sebelum beraksi kembali, mereka terlebih dulu membagi upah ke anggota,” tandas Bima. Dari hasil pemeriksaan terungkap, selain lebih dari tiga kali beraksi di Surabaya, komplotan itu juga beraksi di Bandung hingga kota kelahirannya di Lampung. Sasarannya pun sama yakni ATM yang berada di minimarket. “Kalau di minimarket, risiko ketahuan karya-

Polsek Asemrowo Jaring 35 Pelanggar Lalin Kegiatan yang dilaksanakan pukul 09.00 hingga pukul 10.30, berkekuatan 10 personel dan dipimpin Kanitreskrim AKP Syaifuddin dengan sasaran pengemudi roda empat dan pengendara roda dua. Semua yang melintas diperiksa surat-suratnya seperti SIM dan STNK serta mengecek alat keselamatan. Termasuk penggunaan helm ber-SNI untuk pengendara motor. Kapolsek Asemrowo Kompol Nur Suhud

mengatakan, operasi ini digelar untuk menekan tingkat kecelakaan dan menindak pelanggar lalu lintas. “Kami menindak 35 pelanggar dan ditilang. Barang bukti yang disita 30 lembar STNK serta 5 lembar SIM,” kata Nur Suhud. Sementara itu, di waktu bersamaan Operasi Zebra Semeru hari keenam juga digelar Polsek Kenjeran di Jalan HM Noer. Dalam Operasi dipimpin Panit Lantas Aipda Ronny juga menjaring 35 pelanggar yang

Disuguhkan kepada Juragan Lelaki agar Tidak Dipolisikan Wandi, seketika ilfil. Ilang filing. Semangat untuk memanjakan nafsunya mendadak menguap begitu saja. Walau begitu, dia berusaha tenang. “Boleh saja kau menolak. Tapi ingat, suamimu bakal tak-jebloskan ke penjara,” ancam lelaki tadi, sebut saja Gofar. “Silakan. Memang penjara sangat pantas untuk lelaki semacam dia,” kata Indah. Entah dapat kekuatan dari mana dia bisa mengeluarkan kalimat seperti itu. Kemudian perlahan dia membalikkan tubuh dan berjalan meninggalkan kamar hotel. Indah tidak pulang kembali ke rumah, melainkan memanggil taksi. Dia menuju rumah orang tuanya di kawasan Karangpilang. “Keesokan harinya aku minta tolong saudara untuk mengambil anak-anak di rumah,” kata Indah. Saudara Indah sempat bertemu Wandi

dan sempat mengatakan bahwa Indah sangat marah. Sekarang Indah sedang bersiap melaporkan Wandi ke polisi. Mendengar kata polisi, Wandi kaget. Wajahnya berubah pasi. Kemudian, tanpa banyak bicara dia keluar rumah dan plasss… menghilang. Sampai kini. Tanpa kabar. “Aku memang sempat berencana melapor ke polisi,” kata Indah. “Melaporkan juragan Wandi atau Wandinya?” tanya Memorandum. “Aku tidak ada urusan dengan juragan Mas Wandi. Aku bermaksud melaporkan suami. Tapi tidak jadi.” “Kanapa? Kasihan ?” “Nggak tau. Otakku korslet, Pak. Hank. Gak mau diajak berpikir.” Kehidupan kembali berjalan seperti biasa. Hanya, kali ini Indah tanpa didampingi

wan bank atau satpam minim pak. Kalau di ATM besar kan ada satpam,” kata Monzarin Di hadapan penyidik, kedua tersangka juga mengaku nekat ikut dalam komplotan itu karena dipaksa AG dan AL. Utang yang menumpuk serta kebutuhan keluarga juga menjadi pemicu kedua tersangka menjadi gelap mata. “Meskipun hasilnya banyak, kami hanya mendapat Rp 1,5 hingga Rp 2 juta saja. Itu pun kami buat kirim ke rumah untuk ibu,” pungkas Monzarin. (fdn/fer)

Sambungan dari halaman 1 langsung ditilang. Operasi ini akan terus dilaksanakan jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak hingga 5 November 2019, yang bertujuan untuk menekan kecelakaan sekaligus mengajak masyarakat tertib berlalu lintas. Hingga kini, Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan jajaran total berhasil menindak kurang lebih 2.442 pelanggar di sejumlah titik di wilayah hukumnya. (rio/fer)

Sambungan dari halaman 1 suami. Anak-anak tanpa bimbingan ayah. Cukup lama. Sekitar dua tahun. “Kini aku lelah hidup tanpa status. Istri bukan, janda bukan. Gak jelas. Makanya aku ke sini (PA, red) untuk konsultasi bagaimana sebaiknya mengambil langkah,” kata Indah, yang sekarang berencana menggugat cerai Wandi. Hanya, dia tidak tahu caranya karena Wandi pun tidak jelas keberadaannya. (habis)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih


SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

HUKUM & KRIMINAL

SELASA PAHING, 29 OKTOBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALA HALAMAN 8

Suami Pembunuh Istri Mumbulsari Disergap

Sempat Izin Pulang Awal saat Piket Malam

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Jember, Memorandum Tak lebih dari 12 jam anggota Reskrim Polres Jember dan Polsek Mumbulsari berhasil mengungkap sekaligus mengamankan pelaku pembunuhan Fani Amalia Herniati (24), ibu muda warga Afdeling Dampar PTPN XII Kebun Mumbul, Desa Kawangrejo, Kecamatan Mumbulsari.

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal didampingi Kasatreskrim AKP Yumbo Qantas dan Kapolsek Mumbulsari AKP Hery Supatmo menunjukkan barang bukti dan Rendi.

Seperti dugaan sebelumnya serta berdasar temuan-temuan di TKP, pelaku merupakan orang dekat korban yang tak lain adalah Rendi (33), suami korban. Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal mengatakan bila motif pembunuhan itu adalah masalah ekonomi dan sifat korban yang tertutup pada suaminya. “Hasil dari olah TKP mengarah pada RS yang tidak lain adalah suami korban sendiri, yang kesehariannya sebagai pegawai harian lepas PTPN XII Kebun Mumbul,” kata Alfian, Senin (28/10) dalam pers rilisnya. Masih kata Alfian, tersangka mengaku sakit hati yang dibuat oleh korban, dan galau tidak mampu menyelesaikan masalah. Serta kecewa dengan Renda, adik tersangka namun tidak terungkapkan. Hubungan dengan keluarga juga kurang dekat. Di sisi lain orang tua minta perhatian, karena ibu meninggal.

“Kekurangan harmonis masalah dengan keluarga, uang gaji selalu habis, kalau tersangka butuh uang gak ada uang tapi jika keluarga istri (korban) selalu ada,” terangnya. Dijelaskan mantan Kapolres Probolinggo Kota itu, dalam pengungkapan kasus pembunuhan yang dilaporkan korban bunuh diri dengan menancapkan pisau penghabisan di perut korban, terbantahkan karena tidak adanya kesesuaian yang didapat dari hasil olah TKP. “Yang menjadi petunjuk awal masalah kunci rumah dan keberadaan boneka di atas tubuh korban untuk menutupi luka dan pisau yang tertancap di perut. Pintu rumah tidak ada yang rusak dan orang bunuh diri kok sempat menutup luka,” urainya. Berkat kejelian dan kecerdikan petugas akhirnya pelaku mengakui semua perbuatannya terhadap istrinya sendiri. “Tersangka izin pulang awal dari piket malam,

dan pada pagi sekira 03.30 mencoba menghibur membuka album perkawinan agar korban terbuka. Namun upaya itu gagal hingga emosi dan mengambil pisau yang tersimpan diatasnya, langsung ditusukkan di bagian perut korban,” jelas Alfian, alumni Akpol 2000 yang asli Sumenep itu. Ditambahkan, untuk mengelabuhi petugas dan mengaburkan pembunuhan itu, pelaku keluar rumah beralasan kirim paket dan akan membelikan obat untuk korban. “Alibi kedua tersangka menyuruh saksi Renda (adik) dan Sri Hartatik (tante) untuk menanyakan dan membelikan obat yang dipesan oleh korban, dan saat masuk rumah kondisi korban sudah meninggal,” ulasnya. Dari penangkapan itu, barang bukti yang diamankan berupa sebilah pisau panjang 35 cm, pakaian korban, dan pakaian tersangka, dua buah HP milik korban dan satu HP milik tersangka maupun seprei, bantal, kasur busa, dan boneka. Menurut petugas, tersangka dijerat pasal 44 ayat 3 UU No 23 tahun 2004 tentang KDRT Sub pasal 338 KUHP. Barang siapa sengaja menghilangkan jiwa orang lain ancaman hukumannya paling lama 15 tahun. (edy/yok)

Sertu Suroto memberikan arahan kepada anggota.

Apel Pagi sebelum Kegiatan

perwakilan advokat, Senin (28/10). Nursyam menambahkan, penerapan sistem ini mengacu pada Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi Perkara di Pengadilan Secara Elektronik. Sedangkan layanan ini meliputi e-Filing (Pendaftaran Perkara Online di Pengadilan); e-Payment (Pembayaran Panjar Biaya Perkara Online) dan; e-Summons (Pemanggilan Pihak secara online). Jadi sistem ini memiliki berbagai keunggulan dibanding dengan sistem konvensional yang selama ini diterapkan oleh PN Surabaya. “Jadi para pengacara yang kita sebut pengguna terdaftar bisa melakukan semuanya secara

Ketua PN Surabaya Nursyam dan advokat Ahmad Riyadh.

online kecuali waktu pembuktian karena harus menyerahkan bukti asli jadi tetap menggunakan sistem konvensional,” ujar Nur Syam. E-litigasi ini, lanjut Nur Syam merupakan tindak lanjut dari

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Satgas mengecat tembok MCK agar bisa segera digunakan masyarakat.

Pembuatan MCK Segera Tuntas Malang, Memorandum Pengerjaan atap mandi cuci kakus (MCK) terus dipercepat oleh Satgas TMMD ke-106 Kodim 0818/Kabupaten Malang-Kota Batu. Dalam waktu satu hari ini akan selesai dikerjakan, selain atap juga dilakukan pengecatan, Senin (28/10) Kopda khoirul, anggota satgas, mengaku bila dirinya dan rekan-rekannya tancap gas untuk penyelesaiannya. “Supaya cepat dinikmati masyarakat Desa Kedungsalam,” ujar dia. Satgas meyakini bahwa pembangunan fasum ini akan selesai tepat waktu dan siap diresmikan pada saat penutupan TMMD. (tyo/yok)

sistem e- Court di mana PN Surabaya menjadi nomor satu di Indonesia dalam penerapan sistem ini. Sementara, Ahmad Riyadh perwakilan dari advokat menyambut baik sistem ini, sebab

seorang advokat bisa diberikan kemudahan karena advokat di satu tempat tapi bisa sidang di berbagai tempat. Begitupun terkait gugatan sederhana yang harus diputus dalam waktu kurang dari 25 hari, menurut Riyadh hal itu juga suatu terobosoan yang luar biasa dan itu juga disambut baik perbankan. “Perkara di bawah Rp 500 juta bisa selesai dalam waktu 25 hari. Dulu memerlukan waktu lama, perlu hadir dan antre sekarang sudah tidak ada lagi,” imbuhnya. Rencananya sosialisasi e-litigasi, gugatan sederhana, dan era terang antara PN Surabaya dan para Advokat se-Jatim ini akan digelar pada 15 November mendatang di Grand City. (fer/yok)

SPKT Polres Pasuruan Kota Beri Pelayanan Humanis

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Malang, Memorandum Usai sarapan dengan lauk seadanya, Satgas TMMD Kodim 0818/Kabupaten Malang-Kota Batu, siap melanjutkan pengerjaan irigasi di Dusun Krajan, Desa Kedungsalam, Kecamatan Sonomulyo. Sebelum bekerja terlebih dahulu melakukan apel pagi, Senin (28/10). “Pengerjaan sasaran irigasi sudah memasuki delapan puluh persen. Mari kita selesaikan agar bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Komandan Pos Sertu Suroto. Tanpa menunggu waktu lama satgas bersama warga mengambil peralatan dan memulai bekerja. Mulai mencampur semen dan pasir, memecah batu, dan merapikan saluran. (tyo/yok)

Surabaya, Memorandum Rencana Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menerapkan peradilan secara online (e-litigasi) disambut baik oleh para advokat yang mengatasnamakan Persaudaraan Advokat Jatim. Sebagai bentuk dukungan, beberapa perwakilan advokat menemui Ketua PN Surabaya Nursyam dan menyampaikan akan menggelar sosialisasi. Dalam kesempatan itu, Nursyam mengatakan bahwa di PN Surabaya sendiri sudah ada lima perkara yang ditangani dengan menggunakan sistem e-litigasi ini. “Sudah ada lima perkara di sini dan tidak ada keluhan, berarti bisa berjalan lancar dan diterima,” jelas Nursyam di hadapan para

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Advokat Jatim Dukung Penerapan E-Litigasi

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK SH MH didampingi Kasatreskoba Iptu Sugeng Prayitno merilis kasus narkoba.

Satreskoba Amankan Peredaran Pil Logo Y Pasuruan, Memorandum n Satresnarkoba Polres Pasuruan berhasil membekuk dua tersangka narkoba di Jalan Halmahera Gang 9, RT 03/RW 05, Kelurahan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Mereka diduga kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu-sabu dan pil logo Y, Senin (28/10). Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan Iptu Sugeng Prayitno menyampaikan, tersangka yang berhasil diamankan adalah Muhammad Choirudin (21), dan Romla (43), keduanya warga Kelurahan Gadingrejo, Kota Pasuruan. “Kedua tersangka dibekuk lantaran kedapatan menyimpan barang haram jenis sabu, dan pil

logo Y didepan SPBU Raci termasuk Desa R Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, pada Senin (28/10) pukul 02.30,” ujar Sugeng. Dalam penangkapan itu Satresnarkoba juga melakukan penggeledahan kepada kedua tersangka. Satresnarkoba berhasil mengamankan barang bukti (BB) 2 kaleng plastik b berisi pil logo Y berjumlah 2.000 butir, 1 kantong plastik kecil berisi kristal warna putih diduga narkotika golongan 1 jenis sabu dengan berat kotor 0,50 gram, dan 1 buah HP merek Advance. Kedua tersangka ini dijerat pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. (*/rul/yok)

Pasuruan, Memorandum Menjadi anggota Polri tidak selamanya harus menunjukkan tampang sangar dan galak dengan baju seragam, ditambah senjata api menempel di pinggang. Hal ini dibuktikan oleh anggota Polres Pasuruan Kota, Senin (28/10). Petugas SPKT Polres Pasuruan Kota meski seorang polisi, tetapi dia begitu ringan tangan membantu para penyandang disabilitas untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno SIK MH melalui Kasubbag Humas AKP Endy Purwanto SH menyampaikan, ini adalah bentuk pelayanan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat yang

datang ke Mapolres Pasuruan Kota bisa terlayani dengan baik dan nyaman. Petugas SPKT Polres Pasuruan Kota melayani dengan ramah dan membantu menyiapkan kursi roda untuk difabel serta mengantar sampai ke ruang pelayanan. “Harapan kami semoga petugas yang ada di Polres Pasuruan Kota selalu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan humanis. Serta kami ucapkan terima kasih kepada petugas yang membantu seorang disabilitas dengan sepenuh hati kepada masyarakat,” ucap Endy. (*/rul/yok)

Petugas SPKT mengantar Achmad Afifuddin ke ruang pelayanan di Mapolres Pasuruan Kota.

FOTO: MEMORANDUM/RUL

FOTO: MEMORANDUM/YUD

Kapolres Ambar Ngopi Bareng Jurnalis

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya ngopi bareng jurnalis.

Probolinggo, Memorandum Semua elemen masyarakat, dari kalangan kiai, tokoh masyarakat, dan warga, pemuka agama dan stakeholder di Kota Probolinggo ditemui Kapolres AKBP Ambariyadi Wijaya. Kali ini Kapolres Ambar bertemu jurnalis dalam tajuk ‘ngopi bareng’. “Maksud dan tujuannya adalah menjalin silaturahmi dengan

rekan-rekan wartawan semua. Sekaligus ucapan terima kasih kami atas bantuan dari rekanrekan wartawan yang telah bekerja sama dengan baik menjaga

situasi kamtibmas di wilayah hukum polresta agar tetap aman dan kondusif,” kata Kapolres Ambar. Sinergitas polisi dan wartawan tersebut, lanjut kapolres, terus diperkuat. Karenanya, ngopi bareng sebagai salah satu cara, akan rutin dilaksanakan. “Untuk menjalin kedekatan, keakraban, dan kekeluargaan serta sarana sharing dan tukar informasi den-

gan rekan media terkait kamtibmas dan permasalahan sosial di Kota Probolinggo,” ujar Kapolres. Ngopi bareng dikemas dengan konsep non formal, agar suasana lebih santai dan informasi dari awak media dapat tersalurkan kepada Kapolres serta penyampaian kamtibmas melalui wartawan sebagai mitra dapat diterima dengan baik.

Perwakilan jurnalis menyampaikan kegiatan bersama Kapolres tersebut, merupakan wujud implementasi polri bermitra dengan masyarakat. Sehingga batasan-batasan tidak terjadi yang menyebabkan komunikasi dua arah lebih dapat diterima dan yang lebih penting munculnya rasa kebersamaan dan kekeluargaan. (yud/sr)


KOTA SURABAYA

SELASA PAHING, 29 OKTOBER 2019 HALAMAN 9

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

PROYEK JLLT DIKEBUT

Pemkot Bebaskan Puluhan Lahan di Kedung Cowek Surabaya, Memorandum Proyek jalan lingkar luar timur (JLLT) Surabaya saat ini sudah dimulai pengerjaannya di wilayah Kecamatan Bulak. Permulaan pengerjaan megaproyek ini diawali di jalan sepanjang 800 meter Kelurahan Tambak Wedi, dan segera dilanjutkan di Kelurahan Kedung Cowek.

“Puluhan lahan milik warga Kelurahan Kedung Cowek secara keseluruhan sudah dibebaskan oleh Pemkot Surabaya sebulan lalu. Alhamdulillah, pasca pembebasan lahan warga sudah menerima ganti rugi,” kata Lurah Kedung Cowek Putut, Senin (28/10). Putut menuturkan, ada pu-

luhan persil warga yang dibebaskan untuk pengadaan lahan proyek JLLT di wilayahnya. Di antaranya 35 bidang sawah, 9 bidang bentuk kaveling rumah dan tiga bidang lahan kosong di Kelurahan Kedung Cowek. Lahan-lahan tersebut yang saat ini telah mulai dikerjakan fisik proyek. “Saat ini su-

dah dilakukan pemadatan di jalur proyek JLLT Kedung Cowek. Tapi menyangkut teknis proyeknya tentu saya tidak paham detail. Lebih jelasnya tanya langsung kepada dinas terkait,” ucap Putut. Proyek JLLT nantinya akan membentang sejauh 16 km  Bersambung ke halaman 10 

Kasi Kesra Kelurahan Kedung Cowek Purwoto sidak lokasi proyek JLLT. FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Dinas Cipta Karya Ajukan Tambahan Anggaran 10 Persen Untuk Interior Gedung DPRD Baru Surabaya,Memorandum Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DKPCKTR) Surabaya mengajukan tambahan anggaran 10 persen untuk interior gedung baru DPRD Surabaya. Sebab, setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) lalu,komisi A DPRD Surabaya meminta ada penambahan sekat di setiap ruang fraksi. “Awalnya (anggota dewan lama) konsep gedung mau terbuka jadi satu. Tapi setelah ketemu kemarin (sidak) jadi ruang disekat untuk per orang,” kata Kabid Bangunan dan Gedung DKPCKTR Iman Krestian, Senin (28/10). Selain mengajukan tambahan

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Inspeksi mendadak anggota dewan di gedung baru DPRD Surabaya.

anggaran 10 persen, Iman mengatakan, permintaan penambahan sekat menyebabkan penggunaan gedung

DPRD baru molor. Padahal, targetnya setelah April sudah siap ditempati. Iman juga menyampaikan pihak-

Sebelum Lengser, Risma Diminta Tuntaskan Surat Ijo Surabaya, Memorandum Perkumpulan Penghuni Tanah Surat Ijo Surabaya (P2TSIS) berharap Wali Kota Tri Rismaharini sebelum lengser memberikan hadiah berupa pelepasan tanah surat ijo kepada warga. Hal ini terungkap dalam hearing dengan komisi A DPRD Surabaya, Senin (28/10). “Pemkot Makassar melepas tanah eks gementee, Pemprov Lampung melepas hak pengelolaan ke warga, Jakarta dan Bandung pun juga melakukannya. Kami ber Bersambung ke halaman 10 

FOTO: ISTIMEWA

M Farid memberikan pernyataan soal tanah surat ijo dalam hearing di Komisi A DPRD Surabaya.

HUT Ke-50 SKH Memorandum

Polsek Gayungan Back Up Open House Surabaya, Memorandum Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum akan menggelar open house di HUT Ke-50 pada 11 November 2019, di kantornya Jalan Ketintang Baru III/91. Di ulang tahun emasnya ini, sejumlah pejabat forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda), seperti Gubernur Jatim, Kapolda Jatim, Kapolres dan polsek se-Jawa Timur, rekanan dari TNI, dan tamu-tamu VVIP yang telah bersinergi dengan  Bersambung ke halaman 10 

Kapolsek Gayungan Kompol Sumaryadi foto bersama pimpinan SKH Memorandum usai berkoordinasi pengamanan open house.

Le Minerale Terus Komitmen Dukung Kegiatan SKH Memorandum Surabaya, Memorandum Brand air mineral dalam kemasan (AMDK) Le Minerale terus menunjukkan komitmen mendukung kegiatan Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum. Termasuk da-

lam kegiatan jalan sehat dan senam Dahlan Iskan Style yang digelar sebagai puncak perayaan HUT Ke-50 SKH Memorandum di lapangan Kodam V/ Brawijaya, Minggu (17/11). Area Sales Promotion Manager (ASPM) Jatim I Satrio Abadi mengatakan, kegiatan jalan sehat menjadi satu rangkaian acara puncak yang berdampak positif bagi masyarakat. Ini

sejalan dengan misi Le Minerale yang hadir untuk memberikan dukungan pada kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat Surabaya. “Acara tersebut merupakan satu acara besar yang selalu dinantikan masyarakat Surabaya. Dukungan Le Minerale kepada SKH Memorandum sudah yang ketiga kalinya setiap  Bersambung ke halaman 10 

nya harus menghitung ulang lama kerja kontraktor tersebut. Bisa jadi dengan perubahan interior gedung akan menambah waktu pengerjaan.“Kemungkinan pertengahan Desember 2019 sudah bisa digunakan,” jelas dia. Iman mengungkapkan, pihaknya memaklumi adanya perubahan desain interior yang sudah disepakati dengan anggota dewan periode 20142019. Hal tersebut karena semakin banyak orang, semakin banyak juga perspektifnya. Jadi yang lama ingin model ruang terbuka, kata Iman, namun anggota baru ingin ruang bersekat demi menjaga privasi kerja masing-masing.“Kami asumsikan dari jajaran pimpinan. Mungkin sudah terwakili, ternyata tidak cukup mewakili,” ujar dia. Sebelumnya Wakil Ketua Komisi  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: ISTIMEWA

Pemaparan visi-misi para bakal calon wali kota di DPD Partai NasDem.

Pasca Pemaparan Visi-Misi

NasDem Pilih Tiga Calon Terbaik Surabaya, Memorandum DPD Partai NasDem Surabaya akan menggelar rapat pleno untuk memastikan tiga nama bakal calon wali kota (bacawali) terbaik yang

akan disetorkan ke DPW NasDem Jatim. Seperti diketahui, selama dua hari, 26-27 OKtober 2019, 11 ba Bersambung ke halaman 10 


KOTA SURABAYA WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

SELASA PAHING, 29 OKTOBER 2019 HALAMAN 10

Penghuni Keluhkan Pengelolaan Parkir Ruko HR Muhammad Square Surabaya, Memorandum Penghuni atau penyewa rumah toko (ruko) HR Muhammad Square resah. Ini terkait keberadaan parkir elektronik di kawasan ruko yang dikelola swasta. Untuk itu, para penghuni rumah toko (ruko) HR Muhammad Square yang merasa keberatan mengadukan persoalan ini ke komisi C DPRD Surabaya, Senin (28/10) Perwakilan penghuni ruko HR Muhammad Square Joeharta Kalalo mengatakan, bahwa penghuni ruko mempermasalahkan pemberlakukan parkir elektronik yang baru saja dibangun pengelola.Selain itu, penghuni ruko juga keberatan dengan tarif yang diberlakukan pihak manajemen. Sebab, setiap pengunjung

dikenakan tarif normal meski waktu parkir singkat. “Kan kasihan kalau ada orang yang mengirim barang dan ditarik harga normal. Nilai parkir untuk kendaraan roda dua Rp 3.000 dan roda empat Rp 5.000,”kata Joe sapaan akrab Joeharta Kalalo Sementara pengelola parkir HR Muhammad Square Titus menyampaikan, pengelola memberlakukan parkir elektronik itu karena ada target retribusi dari Pemkot Surabaya Rp 5 juta per bulan. Akhirnya, pihak pen-

KONSULTASI OBAT TRADISIONAL PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Herbal untuk Kanker Payudara Tanya: Saya divonis mengalami kanker payudara dan sedang mempertimbangkan untuk tidak dioperasi. Apakah ada herbal yang dapat membantu mengatasi penyebaran sel kanker atau menyembuhkan?

gelola memberlakukan mesin parkir bukan lagi secara manual. “Sekarang kami menggunakan mesin parkir. Sebab, kalau menggunakan karcis banyak kebocoran dan target yang diminta dishub tidak terpenuhi,” terang dia. Lebih jauh, dia menuturkan,pada Agustus pihak pengelola parkir sudah melakukan sosialisasi kepada warga penghuni. “Tarif parkir yang kami berlakukan juga lebih murah dibanding dengan parkir di tepi jalan. Untuk sepeda motor hanya Rp 45 ribu per bulan, per hari hanya Rp 1.280. Sedang tarif mobil Rp 80 ribu per bulan atau Rp 2.600 per hari. Ini kan jauh lebih murah,” ungkap Titus. Berdasarkan UU 28 tahun 2009,

parkir yang berada di atas persil sendiri tarifnya 20 persen sedang yang di mal 40 persen. Sementara Kepala Seksi Pengelolahan Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Wandi Fauzi mengakui, bahwa pengelola parkir tersebut telah mengantongi izin pengelolaan parkir sejak dikeluarkan pada 21 Oktober 2017. Menanggapi hal tersebut, anggota komisi C DPRD Surabaya Agung Prasojo menanyakan, tentang proses perizinan sudah memenuhi persyaratan. Hanya ada miskomunikasi. “Hanya kesalahan teknis aja. Untuk itu kami sarankan, antara manajemen ruko dan penyewa ruko melakukan rapat untuk menyelesaikan hal ini,” kata dia. (alf/dhi)

Hari Sumpah Pemuda

Khofifah Ingatkan Tantangan Pemuda Menjaga Persatuan Surabaya, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan generasi muda Indonesia akan esensi peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada Senin (28/10). “Jangan lupa kita pernah berikrar bersama. Bertumpah darah satu Tanah Air Indonesia, berbangsa satu Bangsa Indonesia, berbahasa satu Bahasa Indonesia. Itu yang selalu kita ingatkan,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi seusai upacara Peringatan Sumpah Pemuda. Menurut Khofifah, Sumpah

Khofifah

Pemuda yang digelorakan 1928 lalu tidak berhenti sebatas tiga pernyataan tersebut.Lebih dari itu, lanjut dia, Sumpah Pemuda mengamanatkan kepada seluruh

Jawab: Mengapa tidak bersedia dilakukan tindakan Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt operasi? Operasi kanker payudara adalah tindakan yang tidak membahayakan, dan memberikan peluang bebas kanker kepada penderitanya. Tentu saja semua itu juga ditentukan stadium kanker dan kondisi kesehatan umum penderita. Oleh karena itu sebaiknya dipertimbangkan kembali untuk langkah operasi, bisa juga dengan mencari opini kedua dari dokter ahli yang lain. Sesudah selesai dilakukan operasi, diperlukan tindakan kemoterapi.Ikuti dengan benar jadwal kemoterapi, dan dalam hal ini lakukan persiapan yang sangat baik, terutama dalam hal daya tahan tubuh. Lakukan konsultasi dengan ahli gizi atau dokter tentang makanan dan minuman bergizi yang diperlukan. Hindari pemakaian garam dan gula secara berlebihan, stop penyedap rasa dan bahan kimia sejenisnya, termasuk pewarna dan pengempuk daging. Stop juga daging, terutama yang setengah mentah. Perbanyak sayur dan buah yang kaya antioksidan, termasuk pepaya, apel, brokoli, bunga kol, kelor, kenikir. Cukup istirahat dan atasi stres agar tidak berlebihan. (*)

harap Pemkot Surabaya juga melepas sebelum wali kota lengser,” terang M Farid, pembina P2TSIS. Mantan Bupati Lamongan ini mengatakan, harapan ini muncul karena selama ini Wali Kota Risma terkenal di luar negeri sebagai wali kota berprestasi. Maka, sudah waktunya prestasi itu ditularkan kepada pemilik tanah surat ijo agar bisa memiliki tanah yang sudah ditempati puluhan tahun tersebut. Dalam kesempatan itu, Farid mengungkapan, beban yang dipikul warga surat ijo ini sudah

sangat berat. Mereka harus membayar pajak bumi dan bangunan (PBB), retribusi surat ijo yang sangat mahal. Selain itu, tanah surat ijo yang dipakai usaha diharuskan menjadi HGB di atas HPL dan itu biayanya sangat mahal karena ada retribusi dan juga dibebani dengan dana partisipasi.“Dan ketika bangunan di atas surat ijo dijual itu dikenakan juga BPHTB (bea perolehan hak atas tanah dan bangunan,”tegas dia. Sementara ketua Laboratorium Hukum Administrasi Universitas Surabaya Dr Taufik

Pemkot Bebaskan Puluhan Lahan... menyisir sisi timur Surabaya hingga Sidoarjo. Bahkan, akan menembus tol Waru Juanda. Proyek ini akan melintasi enam kecamatan dengan total 14 kelurahan yang bakal terkena jalur JLLT. Selain Kecamatan Bulak, ada lima kecamatan lain yang akan dilintasi jalur proyek JLLT,

yakni Kecamatan Kenjeran, Sukolilo, Mulyorejo, Rungkut, dan Gunung Anyar. “Kami berharap JLLT secepatnya sudah bisa dibangun dan difungsikan, karena warga sangat membutuhkan akses jalan tersebut,” jelas dia. Sementara Lurah Kenjeran Rully Prasetya mengaku, untuk

Dinas Cipta Karya Ajukan Tambahan...

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Babinsa dan masyarakat bekerja bakti membersihkan kampung.

Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Bersih Surabaya, Memorandum Komunikasi babinsa dengan masyarakat di wilayah teritorial bertujuan mempererat tali silaturahmi dan kerja sama yang baik. Ini juga mendukung tugas pokok babinsa guna terwujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Seperti dilakukan Babinsa Koramil Benowo yang melaksanakan kerja bakti bersih-bersih kampung bersama warga di wilayah tugasnya, Senin (28/10). Kegiatan ini untuk mengajak warga membudayakan hidup bersih dan sehat sembari, melaksnakan pemantauan wilayah. Sehingga bisa menjaga serta meningkatkan kondusifitas di wilayah binaannya. “Dengan komunikasi diharapkan dapat mempererat hubungan sehingga terwujud rasa kebersamaan guna menyiapkan sistem komponen-komponen cadangan,” jelas Danramil Benowo Mayor Inf Hendi Eko Yono. (tyo/dhi)

Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

generasi penerus bangsa untuk terus memperkuat dan menjaga tiga pernyataan tersebut. “Ini tugas kita bersama, bukan cuma pemerintah. Beda pandangan dan pemikiran boleh, pecah jangan. Persatuan dan kesatuan bangsa adalah yang utama,” imbuh dia. Khofifah mengatakan, tantangan pemuda pada 1928 tentu sangat berbeda dengan tantangan pemuda saat ini. Bila dulu pemuda Indonesia bersatu menghadapi penjajah, maka saat ini pemuda Indonesia dihadapkan pada era kompetisi global yang jauh lebih sulit. Maka

pemuda Indonesia harus bersatu agar kemajuan dan keunggulan bangsa dapat terwujud. Secara umum melihat perkembangan pemuda sekarang ini. Khofifah mengaku optimistis, Indonesia bisa berkompetisi ke depan, bisa memenangkan persaingan ke depan jika pembangunan sumber daya manusia dioptimalkan. Untuk menghadapi revolusi industri 4.0, lanjut dia, generasi Indonesia harus adaptif dan berpikir cepat guna menghadapi perubahan teknologi informasi yang massif dan membuat transformasi industri yang lebih

Sebelum Lengser, Risma Diminta Tuntaskan Surat Ijo

Siti, Surabaya

Komisaris: Mangestuti Agil

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Suasana hearing di Komisi C DPRD Surabaya.

A Camelia Habiba mengatakan, jika tidak ada sekat di ruang fraksi privasi setiap anggota akan hilang. Hal tersebut merupakan hal yang fatal bagi anggota dewan, apalagi setiap anggota pasti memiliki kepentingan

yang berbeda-beda. “Padahal fraksi ini adalah ruhnya di DPRD yang mengirimkan anggotanya ke komisi-komisi, yang menyusun konsep PA dan punya DPRD. Justru mereka tidak ada ruang untuk

Polsek Gayungan Back Up Open House SKH Memorandum akan hadir. Langkah persiapan sudah dilakukan guna mengantisipasi arus lalu lintas. Mengingat, kantor SKH Memorandum yang baru berada di perumahan warga. Guna menunjang terlaksananya open house, akan di-backup oleh Polsek Gayungan yang mempunyai wilayah teritorial. Pada intinya mendukung kegiatan ini, terutama dalam pengalihan arus lalu lintas. Kapolsek Gayungan Kompol Sumaryadi mengatakan, karena lokasi kantor SKH Memorandum berada di tengah-tengah perumahan, maka menyarankan untuk melibatkan warga untuk musyawarah.

“Semisal RT, RW, kelurahan, warga sekitar harus dilibatkan untuk diajak musyawarah terkait pengalihan arus lalu lintas bagaimana enaknya,”kata Sumaryadi. Mantan Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak ini menjelaskan, untuk akses kendaraan Jalan Ketintang Baru I depan kantor PJB tidak masalah. Namun, yang di perumahan warga yang nantinya akan dibahas bagaimana solusinya. Begitu juga konsep tenda yang akan dipakai untuk acara seremonial seperti apa. Selain itu, open house ini juga akan dihadiri pejabat VVIP maka persiapan tempat parkir mobil dan motor

Iman Santoso menegaskan, tanah surat ijo itu bukan aset Pemkot Surabaya. Sebab, harus memiliki alas hukum dalam perolehannya. “Kami sudah berkonsultasi ke menteri agraria dan tata ruang yang intinya perlu adanya verifikasi aset milik pemkot. Dari situ akan jelas aset pemkot itu mana saja. Karena selama ini surat ijo dianggap asetnya,” ujar dia. Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya MT Ekawati Rahayu mengatakan surat ijo merupakan aset milik pemkot dan sudah

Sambungan dari halaman 9 pembebasan lahan atau bidang di wilayah Kelurahan Kenjeran masih dalam proses appraisal. “Masih ada 12 bidang di Kenjeran yang dalam proses appraisal. Namun, mereka segera bisa menerima. Setelah itu dilanjutkan pembebasan lahan warga yang lain,” pungkas dia. (why/dhi)

Sambungan dari halaman 9 mereka bekerja,” jelas dia. Seperti diketahui, anggaran untuk pembangunan gedung baru itu dialokasikan sebesar Rp 60 miliar yang dialokasikan secara multiyears 2017-2018. (alf/dhi)

Sambungan dari halaman 9 juga diperlukan. SKH Memorandum bisa berkoordinasi dengan PJB untuk lahan parkir. “Pada intinya Polsek Gayungan siap melakukan pengamanan. Termasuk survei di lapangan untuk arus lalu lintas dan lahan parkir,” jelas Sumaryadi. Sementara itu, Direktur SKH Memorandum Choirul Shodiq didampingi Pemimpin Redaksi Arief Sosiawan, dan Manager Iklan Ahmad Syaiku mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Polsek Gayungan. “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Polsek Gayungan dalam acara HUT nanti,” ujar Choirul Shodiq. (rio/fer)

visioner. Khofifah kerap prihatin melihat banyak generasi muda Indonesia yang seperti kehilangan arah dan jejak sejarah bangsa. Terjebak pada lingkaran konsumerisme, hedonisme, aksi kekerasan dan kenakalan remaja, narkotika, pornografi, radikalisme, dan terorisme. “Anak-anak muda harus menjadi generasi yang berkepribadian kuat dan memiliki prinsip yang kokoh karena mereka pemegang kendali bangsa ini. Saya ingin dan meminta seluruh pihak ikut ambil andil mengawal ini,” papar dia. (yok/dhi)

Sambungan dari halaman 9 tercatat dalam simbada (sistem informasi manajemen barang daerah). Tanah surat ijo sendiri sejak dulu ada dan penghuni dikenakan sewa. Namun, sekarang ini dengan retribusi. Harapannya, warga yang tidak mampu membayar retribusi akan diberi keringanan. Soal pelepasan surat ijo, masih lanjut Yayuk, mengacu pada perda 16/2014. Di sana sudah jelas bagaimana mekanisme pelepasan surat ijo “Pelepasan tanah surat ijo tidak boleh bertentangan dengan aturan yang

NasDem Pilih... cawali yang mendaftar dari Parta NasDem memaparkan visi dan misinya di hadapan tiga panelis. Mulai dari pakar tata kota, politik, dan pemerintahan. “Pada Rabu (30/10) nanti, kami akan menggelar rapat pleno. Kami hanya akan merekomendasi tiga calon berdasarkan nilai yang diberikan terhadap kriteria ke tingkat penjaringan DPW Partai NasDem Jatim,” ujar Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Partai NasDem Surabaya Srihono Yularko, kemarin. Lalu lanjut Srihono, penjaringan dilakukan di DPW Jatim. Ketiga nama ini akan berebut rekomendasi hingga akhirnya menuju ke DPP Partai NasDem. “Di DPW Partai NasDem pada 5 November digelar rapat pleno.

Le Minerale Terus... menyambut momen HUT SKH Memorandum ini,” jelas Satrio Abadi, Senin (28/10). Le Minerale mendukung kegiatan ini karena sesuai dengan kampanye Gerakan Indonesia Sehat (GIS), dengan menerapkan tiga pilarnya. Move Right (olahraga secara teratur), Eat Right (makan makanan yang bergizi seimbang), dan Drink Right (minum air yang mengandung mineral alami). Mineral alami tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Tapi, dengan mengkonsumsi Le Minerale maka asupan mineral yang dibutuhkan tubuh seperti kalsium, magnesium,sodium, potas-

ada,” ucap dia. Anggota komisi A Imam Syafi’i mengatakan, jika memang tanah surat ijo itu ada yang bukan milik pemkot, mengapa warga diminta membayar semua.“Bagaimana pertanggungjawaban pemkot di akhirat nanti. Makanya, saya mendukung verifikasi aset pemkot,”tegas dia. Usulan ini diamini oleh Ketua Komisi A DPRD Surabaya Pertiwi Ayu Krisnha. Dia mendorong pemkot untuk segera memverifikasi aset-asetnya. (udi/dhi)

Sambungan dari halaman 9 Bisa juga DPW akan menambah nama calon. Hingga akhirnya terakhir ada satu nama yang mendapat restu DPP untuk maju pilwali,” imbuh Srihono. Pada penjaringan di DPD Partai NasDem ada persyaratan yang menjadi pertimbangan agar bisa mendapat rekomendasi. Di antaranya, akseptabilitas, popularitas, dan elektabilitas. Sementara Ketua Bappilu DPD Nasdem Surabaya Mochammad Djauhari menyampaikan syarat yang tidak kalah penting adalah pendanaan. Biaya diperlakukan untuk personal branding tiap-tiap calon. Dia menegaskan, Partai NasDem tidak pernah meminta mahar politik kepada calon yang mendatar di Partaiu NasDem. (alf/dhi)

Sambungan dari halaman 9 sium,nitrate, bikarbonat,sulfat, dan klorida, akan terpenuhi. Untuk melindungi kandungan mineral alami di dalam kemasan botol, Le Minerale menggunakan teknologi terproteksi. Ditandai dengan kerasnya botol sebelum dibuka dan tutup botolnya tersegel untuk mencegah pemalsuan. “Kami berharap sinergitas hubungan yang sudah terjalin tiga tahun ini, ke depan tetap dipertahankan dengan baik. Kami akan terus menjadi pendukung kegiatan SKH Memorandum yang berdampak positif bagi masyarakat Surabaya,” pungkas dia. (why/dhi)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Supriadi, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Muhammad Arif Alfiansyah, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Blitar: Prawoto Sadewo. Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/ mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


MADURA

SELASA PAHING 29 OKTOBER 2019 HALAMAN 11

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Wakil Bupati Pamekasan Raja’e me-launching pergelaran Madura Eksotik Carnival menyambut hari jadi ke-489 Pamekasan.

Wabup Launching Madura Eksotik Carnival Pamekasan, Memorandum Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan H Raja’e melaunching pagelaran Madura Eksotik Carnival yang menampilkan perpaduan budaya Sapi Sono’ dengan karya batik tulis berlangsung di lapangan Nagari Pandhapa Pamekasan. Lenggak lenggok sapi Sono’ iringan musik Sronen dan hiasan kain batik membalut tubuh para peragawan dan peragawati di atas pagung memukau penonton, khususnya Duta Besar Indonesia untuk Tanzania H Kadarisman Sastrodiwidjo (mantan Wabup Pamekasan) dan H Amiril (mantan Rektor Unira). Pagelaran memperingati hari jadi ke-489 Kabupaten Pamekasan ini digagas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pamekasan. Hadir pula forkopimda, pecinta seni budaya dan wisatawan. Wakil Bupati Pamekasan Raja’e menyampaikan rasa bangga atas hadirnya bapak Prof DR Ratlan Pardede bersama seluruh staf Kedutaan Indonesia di Tanzania. “Ini adalah suatu kehormatan bagi Pemkab dan rakyat Pamekasan. Bapak Duta Besar Tanzania mengatakan bahwa batik Pamekasan sudah menjadi pakaian wajib pada hari Senin di kantor kedutaan Indonesia di Tanzania,” tutur Raja’e. Wabup menjelaskan, seni budaya yang ditampilkan mengeksplor seluruh potensi, sekaligus gabungan potensi ekonomi kreatif untuk mendongkrak pembangunan pariwisata dalam meningkatkan perekonomian di daerah Pamekasan. “Banyaknya seni dan budaya khas asli Pamekasan yang bisa dijadikan daya tarik wisata baru di Jawa Timur, perlu kita dukung bersama supaya diperhitungkan para wisatawan mancanegara untuk ke Pamekasan,” pinta Raja’e. Kadis Pariwisata dan Budaya Kabupaten Pamekasan Achmad Sjaifuddin berharap, ajang Madura Eksotik Carnival ini bisa menjadi even terbaik di Jawa Timur. ”Saya yakin Madura Eksotik Carnival bisa menyamai ketenaran Jember Fashion Carnaval (JFC). “ kami menampilkan Fashion Show batik khas Pamekasan, ada Sape Sono, Saronin, tari daerah, musik daerah dan beberapa hiburan lainnya,” tandasnya. (sjk/sr)

Dendam Lama Pemicu Tragedi Berdarah Bume Anyar Bangkalan, Memorandum Tragedi berdarah di Desa Bume Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, dipicu dendam lama. Pengakuan itu dikemukakan Shr (32) di hadapan Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MH MSi. Dia tak kuasa meredam dendam dan rasa sakit hati ketika dikabari bahwa Rahmat (30) jadi selingkuhan istri Shr sepulang dari tanah rantau. “Akhirnya, ya terjadilah peristiwa berdarah itu. Tersangka menghabisi korban Rahmat ketika keduanya bertemu di jalan raya Desa Bume Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi,” kata Kapolres Rama Samtama Putra, Senin (28/10) kemarin. Seperti diberitakan, peristiwa pembuhunan sadis itu sempat viral di medsos. Itu terjadi jenazah korban Rahmat, Kamis (24/10) lalu, ditemukan tergeletak tewas di tepi jalan Desa Bume Anyar. Sekujur tubuh lelaki nahas berdarah akibat sabetan sajam clurit. Syukurlah, hanya dalam tempo tiga jam, Shr berhasil dibekuk petugas di kediaman-

nya Dusun Dumargah, Desa Kokop, Kecamaan Kokop. Tersangka ternyata masih tetangga satu dusun dengan korban Rahmat (Memorandum 28/10). Sehari kemudian, Kapolres menggelar press release soal ungkap kasus berdarah itu. Di sini, di hadapan AKBP Rama Samtama Putra, tersangka Shr, begitu gamblang dan detail mengisahkan kronologis ulah sadisnya. Termasuk apa motif dan latar pemicunya. Dikisahkan, beberapa tahun lalu, Shr merantau dan bekerja luar negeri. Ternyata, ketika Shr tengah berjibaku mencari nafkah di negeri seberang, tiba-tiba terbetik informasi tidak sedap. Shr

FOTO: MEMORANDUM/ RAS

FOTO: MEMORANDUM/ SUJAK

BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MH MSi ketika mengorek keterangan dari Shr.

mendengar bahwa istrinya Rohayah menjalin hubungan tak senonoh, alias selingkuh dengan Rahmat. Lelaki tetangga satu dusunnya. Dampaknya, Shr jadi berang. Kepulangan Shr segera direspons dengan sigap oleh tokoh dan perangkat Desa

Kokop. Mediasi antara keluarga Shr dan Rahmat dilakukan. Itu terjadi dua tahun lalu. Tetapi tidak dengan Shr. Dia tetap menyimpan bara dendam. Gelagat ini terendus Rahmat. Itu sebabnya, untuk menghindari hal yang tidak

diinginkan, giliran Rahmat pilih hengkang ke tanah rantau. “Nah, beberapa hari sebelum kejadian, tersangka Shr mendengar informasi bahwa korban Rahmat pulang ke Madura,” kata Rama Samtama Putra. Shr yang mencarinya akhirnya Kamis (24/10) siang ketika berboncengan dengan TKN (kini DPO) mengendarai Yamaha Mio, melihat Rahmat melintas di jalan raya Desa Bume Anyar, dengan Honda Vario. Tersangka Shr jadi gelap mata. Ujung-ujungnya, pelampiasan dendam lama itupun terjadilah. Korban tewas seketika di TKP. Jenazahnya ditemukan warga sekitar pukul 14.00. Namun akibat ulah brutalnya, tersangka Shr harus membayar mahal. Dia akan dijerat dengan pasal 340 jo 338 KHUP tetanng pembunuhan berencana.”Ancaman hukumannya 20 tahun atau seumur hidup,” pungkas Kapolres AKBP Rama Samtama Putra. (ras/sr)

APBD Sumenep 2020 Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Sumenep, Memorandum Anggaran Pendapatan dan, Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep tahun 2020 sebesar Rp 2,4 triliun masih diprioritaskan pembangunan infrastruktur di kepuluan dan daratan. Selain itu, belanja tidak langsung mengalami kenaikan. Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep Edy Rasiyadi mengungkapkan, APBD Sumenep tahun 2020 mengalami penyu-

sutan dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp 2,5 triliun. APBD 2020 diperkirakan Rp 2,4 triliun terdiri dari bantuan pusat dan pendapatan daerah. Ditambahkan, jumlah tersebut belum termasuk bantuan Pemerintah Provinsi Jatim masih dalam proses pembahasan. Anggaran sebesar Rp 2,4 triliun akan diprioritaskan pembangunan infrastruktur kepulauan dan daratan. “Kepulauan kami prioritaskan pembangunan Rumah sakit Arjasa. Mudah-mu-

Edy Rasiyadi, Sekda Sumenep

dahan tahun depan selesai,” katanya, Senin (28/10). Dengan demikian lanjut Edi Rasiyadi, prioritas APBD 2020 tidak ada perubahan dibandingkan tahun ini, yakni sama-sama memprioritaskan pembangunan infrastruktur dengan prosentase kepulauan 40 daratan 60. “Tentu kami tetap mengedepankan asas proporsional kepulauan dan daratan,” katanya. Dia kembali mengungkapkan bahwa tahun de-

pan belanja tidak langsung mengalami kenaikan. Pada 2020 nanti dianggarkan sebesar Rp1.719.502.397.357 atau mengalami kenaikan sebesar Rp 160.616.957.326 setara 10,30 persen dari tahun 2019 yang dianggarkan sebesar Rp1.558.885.440.31. Untuk belanja langsung dianggarkan Rp 998.183.842.26. mengalami penurunan 3,56 persen dibandingkan tahun ini yang dianggarkan sebesar Rp1.035.061.966.368. (uri/sr)

Semarak 750 Tahun Sumenep

Miniatur Nusantara di Ujung Timur Madura atraksi polisi cilik binaan Polres Sumenep. Lalu parade busana etnik Nusantara diiringi musik tong-tong dilanjutkan nyanyian kidung Madura.

Setelah itu ada fragmen penyambutan Adipati Arya Wiraraja setelah dilantik sebagai adipati pertama di ujung timur Madura sebagaimana yang tercatat di kitab Pararaton. Sebelumnya Arya Wiraraja adalah penasihat Raja Kertanegara di Kerajaan Singhasari. Pada perayaan hari jadi ke750 Sumenep saat ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep menampilkan adat-istiadat Suku Bajo yang rumah adatnya menjadi logo resmi hari jadi. Suguhan tari kolosal dengan ornamen perahu dan rumah panggung, Bahasa, dan bela diri khas Bajo ditampilkan. Suku yang berasal dari Sulawesi itu mendiami pulau Sapeken di ujung timur Sumenep. Penampilan tersebut memadukan seni, ritual dan aktivitas sehari-hari Suku Bajo. Puncak tari kolosal Suku Bajo dipungkasi penampilan puisi Bupati Sumenep A Busyro Karim yang isinya menekankan persaudaraan meski berbeda suku dan budaya, karena berada di negeri yang sama yaitu Indonesia. Sebagai perwakilan sukusuku dan kerajaan, Suku Bajo berterima kasih kepada Bupati Sumenep atas rasa persaudaraan yang dijunjung selama ini.

Usai pementasan Sumenep Rumah Kita, dilanjutkan dengan tari topeng dalang, lalu penampilan ratusan musik tradisional Saronen bersama jaran kencak. Di tengah-tengah penampilan, Majelis Adat Kerajaan Nusantara yang diwakili Sultan Gunung Tabur Aceh menyematkan selempang tanda persaudaraan kepada Bupati Sumenep A Busyro Karim. Even Semarak 750 tahun Sumenep dipungkasi dengan penampilan hadrah dan parade 750 empu keris di Sumenep. Selanjutnya pawai odong-odong bersama forkopimda dan tamu dari kerajaan Nusantara. Bupati Sumenep A Busyro Karim mengatakan, pesan yang tersirat dari semua pementasan adalah keberagaman itu menjadi sebuah kekuatan untuk membangun Sumenep. Menurut dia, dari beragam suku dan budaya, kalau diramu akan menjadi kekuatan yang luar biasa. “Rasanya tidak ada kalimat lain yaitu Sumenep memang indah, majemuk budayanya, potensinya luar biasa sehingga harus dipertahankan dan ditingkatkan. Usia Sumenep sudah

Bupati Sumenep A Busyro Karim didampingi pemeran Arya Wiraraja.

tua, saya yakin masyarakatnya dalam berpikir dan bertindak sudah lebih dewasa,” harap

bupati. Bupati Busyro memberikan alasan secara khusus ketika

mengangkat Suku Bajo pada pementasan hari jadi ke-750 Sumenep. “Tahun ini Bajo dulu,

tahun-tahun berikutnya akan mengangkat suku yang lain,” tandas dia. (aan/adv/sr)

FOTO: MEMORANDUM/ AINUL ANWAR

Sumenep, Memorandum Mengusung tema Sumenep Rumah Kita, perayaan hari jadi ke-750 Kabupaten Sumenep berlangsung spektakuler. Even ini dilaksanakan di depan Masjid Jamik Sumenep, Minggu (27/10) malam. Gapura Masjid Jamik yang dibangun pada masa Panembahan Sumolo (1779 M) menjadi saksi bisu kesakralan momen tahunan tersebut. Ditambah alunan musik karawitan khas Madura yang mengiringi opening ceremony, menggiring penonton untuk kembali mengenang masa-masa jaya Keraton Sumenep. Sejak berdiri pada abad 13 Masehi, Kabupaten Sumenep bernama Songenep. Pada abad 16 M bernama Somekar lalu pada awal abad 18 M berganti menjadi Sumenep. Nama itu tetap hingga sekarang. Selama ini sejumlah budayawan menjuluki Sumenep sebagai miniatur Nusantara. Hal itu tak lepas dari peran Arya Wiraraja sebagai Adipati pertama Sumenep yang berperan sebagai pengatur siasat pengusiran tentara Mongol atau Tartar dari tanah Jawa. Serta perancang strategi Raden Wijaya dalam proses pendirian Kerajaan Majapahit sebagai cikal-bakal Nusantara. Tidak hanya itu, dari dulu sampai sekarang Kabupaten Sumenep dihuni beragam suku bangsa yang sudah berbaur dengan penduduk Madura. Di antaranya Suku Bajo, Suku Bugis, Suku Mandar, Suku Jawa, Suku Bali, Suku Arab, dan Tionghoa. Selama ini mereka hidup bersama tanpa perselisihan. Bahkan di Desa Pabian, Kota Sumenep, terdapat tiga tempat ibadah beda agama yang berdampingan yaitu masjid, gereja, dan klenteng. Pertunjukan prosesi penobatan Arya Wiraraja sebagai adipati pertama Sumenep 31 Oktober 1269 M dan pentas seni budaya daerah, diawali dengan

Rumah panggung, rumah adat Suku Bajo.

Tari kolosal penyambutan Arya Wiraraja.


PASURUAN

SELASA PAHING, 29 OKTOBER 2019 HALAMAN 12

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Rumah Petani Dibondet Orang Tak Dikenal

Kasatlantas Jadi Irup Hari Sumpah Pemuda Pasuruan, Memorandum Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Achmadi SH menjadi inspektur upacara (irup) memperingati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2019. Kehadirannya di halaman SMP Negeri 4 Kota Pasuruan, Senin (28/10), sekaligus melakukan sosialisasi Operasi Zebra Semeru 2019 yang sedang berlangsung. Dalam sosialisasi itu, dia didampingi anggota satlantas, kepala sekolah, dewan guru SMP 4 Kota Pasuruan. Sedangkan peserta upacara di halaman sekolah tersebut diikuti sekitar 750 orang. AKP Achmadi SH menuturkan, dalam pelaksanaan operasi yang serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia itu. Pihaknya gencar memberikan imbauan khususnya kepada masyarakat Kota Pasuruan, atau pun masyarakat yang berkunjung ke Kota Pasuruan agar tetap tertib berlalu lintas. “Masyarakat kita imbau membudayakan tertib berlalu lintas untuk keselamatan bersama di jalan,” ujar Achmadi. Menurut Kasatlantas, sebelum berkendara, pengguna jalan harus memastikan dulu SIM dan surat-surat berkendara lainnya dibawa. Dan pastikan juga kendaraan lengkap sebelum digunakan. Bila kendaraannya atau motor yang digunakan jangan lupa mempergunakan Helm ber-SNI. Operasi Zebra Semeru 2019, digelar selama 14 hari itu menargetkan 7 sasaran operasi di antaranya, tidak menggunakan helm SNI, melawan arus lalu lintas, menggunakan HP saat berkendara, berkendara dalam pengaruh alkohol, pengendara di bawah umur, melewati batas kecepatan, dan tidak menggunakan safety belt. “Kami mengimbau kepada semua pengendara agar tidak melanggar tujuh poin tersebut. Juga diingat bawa kelengkapan surat-menyurat saat berkendara,” jelas Achmadi. Dalam Pelaksanaan Upacara Hari Sumpah Pemuda kali ini, serta melakukan sosialisasi Operasi Zebra Semeru 2019 berjalan aman dan lancar. (rul/sr)

Pasuruan, Memorandum Faratus Sholiha (35), warga Desa Wotgalih, Kecamatan Nguling, terkejut mendapatkan informasi rumahnya dibondet orang tidak dikenal, Minggu (27/10). Yang dikhawatirkan, ada anak-anaknya di rumah. Namun, ia bersyukur tak terjadi apa-apa dengan keluarganya. “Saya di luar, takut karena anak-anak di rumah,” ungkap Faratus. Dia yang merupakan seorang petani ini tak habis pikir rumahnya jadi sasaran pelemparan bondet. Ia mengaku selama ini tak memiliki masalah. “Nggak tahu saya. Saya nggak ada masalah dengan orang,” terang Faratus, Senin (28/10). Sejumlah warga menyebutkan pelemparan bondet di rumah korban salah sasaran. “Mungkin salah orang ini,” sahut Lilis, tetangga korban. Untuk diketahui bondet merupakan senjata peledak sejenis bom ikan. Namun dibuat dengan tujuan jahat. Di Pasuruan, bondet sering digunakan sebagai senjata para pelaku kejahatan untuk menakuti atau mencelakai korban. Sebelumnya, rumah Eko Suyono, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan di Desa/ Kecamatan Pasrepan Kabupaten Pasuruan dilempar bondet oleh orang tak dikenal, pada Jumat (25/10) tengah malam. Lemparan

bondet di rumah Eko sebanyak dua kali. Akibat lemparan bondet, bagian lantai dan teras rumah korban rusak. Meski tak ada korban, lemparan bondet tersebut membuat pemilik rumah merasa terteror. “Pertama dekat kamar mandi suaranya keras sekali, ada api. Kedua agak jauh,” terang Fitri. Wakapolsek Pasrepan Iptu Kuncoro, mengatakan pihaknya sudah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Ia memastikan ledakan tersebut akibat bondet. “Benar itu bondet. Diduga pelaku dari jalan raya, langsung kabur. Rumahnya kan di pinggir jalan raya,” kata kapolsek. Namun pihaknya belum bisa memastikan motif pelaku melakukan pelemparan bahan peledak yang biasanya digunakan kawanan pelaku kejahatan untuk beraksi. “Masih dalam penyelidikan ya. Pelakunya masih kita kejar,” pungkasnya. Polisi saat ini masih mengejar pelaku. Motif pelemparan bondet di rumah politikus PDI Perjuangan pun juga masih misterius.(rul/sr)

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Kasatlantas AKP Achmadi memberikan brosur Operasi Zebra Semeru 2019 kepada dewan guru SMP 4 Kota Pasuruan.

Kondisi rumah Faratus Sholiha yang dibondet. KEMENTRIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BADAN PERTAHANAN NASIONAL KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN PASURUAN PROVINSI JAWA TIMUR Jl. Pahlawan No. 26 Pasuruan 67126 Telp. (0343) 424665 Faks. 0343Ͳ428252 Email : kabͲpasuruan@bpn,go,id Posisi : 7° 38” 49. 73” LS 112° 54’ 32.26” BT

PENGUMUMAN TENTANG SETIPIKAT HILANG Nomor: 31/2019 Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai Pengganti Sertipikat yang Hilang, berdasarkan ketentuan Pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa : NO.

1.

Nomor Hak

Nama pemegang Hak

HM. 1023 KEDAWUNGK ULON

NGATENUN

Data Fisik a. No SU/GS b. Tgl SU/GS c. Luas

a. 371 b. 16/07/1973 c. 260 M2

TGL. PEMBUKUAN

21/07/1974

KETERANGAN

SURAT KETERANGAN TANDA LAPOR KEHILANGAN TGL. 29/01/2019, NO. SKTLK/108/I/2019/ POLSEK, SURAT PERNYATAAN DIBAWAH SUMPAH/JANJI, TANGGAL 22/10/2019

Dalam waktu tiga puluh (30) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah tiga puluh (30) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas, maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan Sertipikat yang hilang dinyatakan tidak berlaku lagi.

Nomor Berkas : 138826/2019 Nama pemohon : ATIM DI 301 : 14354/2019 PASURUAN, 22 Oktober 2019 Kepala Kantor Pertahanan Kabupaten Pasuruan BASKORO WALUYO, S.H.,M.H. NIP. 196306281983011001

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

kertas dilakukan oleh Wali Kota Hadi Zainal Abidin, Senin (28/10). Dalam acara penyusutan, pemusnahan dan akuisisi arsip di Puri Manggala Bhakti Kantor Wali Kota Probolinggo, Pelaksana tugas Kepala Dinas Kerasipan dan Perpustakaan, Paeni Efendi menyatakan, arsip yang dimusnahkan adalah arsip milik OPD. “Semua arsip sebelum dimusnahkan telah diteliti dan diperiksa melalui dua tahapan. Tahap pertama prapenilaian yang dilakukan oleh Arsiparis Pemkot Probolinggo. Tahap kedua penilaian terhWali Kota Hadi Zainal adap arsip yang diusulkan dimusnahkan,” Abidin memusnahkan arsip milik OPD menggunakan kata Paeni Efendi. mesin pencacah kertas. Sementara itu, Wali Kota Hadi Zainal Abidin mengatakan, penyusutan arsip yang tidak mempuBEA DAN CUKAI nyai nilai guna PEMERINTAH KOTA PROBOLINGGO lagi akan menghemat tempat atau ruang penyimpanan, biaya, tenaga, dan waktu. “Saya harapkan OPD terus mengisi diri, DIREKTORAT JENDERAL meningkatkan BEA DAN CUKAI wawasan tentang pengetahuan kearsipan sehingga arsip HABIB HADI ZAINAL ABIDIN, S.Pd, MM, M.HP Ir. H. MOCHAMMAD SOUFIS SUBRI yang merupakan Wali Kota Probolinggo Wakil Wali Kota Probolinggo alat bukti nyata dan benar untuk bahan pertangPELANGGARAN UNDANG-UNDANG PELANGG NG CUKAI gungjawaban kepada generasi yang akan ROKOK ROKOK ROKOK POLOS ROKOK PITA CUKAI PITA CUKAI ATAU TANPA PITA CUKAI datang dapat PALSU BEKAS PITA CUKAI BERBEDA diselamatkan dan disimpan dengan baik,” BARANG SIAPA MENAWARKAN, MENJUAL, MENYEDIAKAN tandas Wali Kota. UNTUK DIJUAL BARANG KENA CUKAI YANG TIDAK DIKEMAS Ia juga berUNTUK PENJUALAN ECERAN ATAU TIDAK MELEKAT PITA CUKAI harap semua unit OPD menMELANGGAR UU RI NO. 11 TAHUN 1995 gelola arsip denTENTANG CUKAI SEBAGAIMANA gan baik sesuai TELAH DIUBAH DENGAN prosedur dan peraturan yang UNDANG-UNDANG RI NO. 39 TAHUN 2007 berlaku. Demikian pula untuk melakukan penyusutan sesuai mekanisme yang benar. DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA (mhd/sr)

M PUR E G

DIREKTORAT JENDERAL

R OK O K ILE G AL

AKAN DIKENAI ANCAMAN PIDANA PENJARA DAN ATAU DENDA SI BAGA

Hari Sumpah Pemuda Lumajang, Memorandum Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati menghadiri upacara bendera dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda Tahun 2019 di Alun-alun Kota Lumajang, Senin (28/10) pagi. Peringatan ke-91 Hari Sumpah Pemuda kali ini, mengusung tema “Bersatu Kita Maju”. Sedangkan untuk Kabupaten Lumajang, mengambil sub-tema “Pemuda Jawa Timur Menembus Batas, Pemuda Lumajang Titik Balik’. Bertindak sebagai inspektur upacara, Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban, membacakan pidato peringatan ke-91 Hari Sumpah Pemuda Tahun 2019 dari Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Isinya tentang makna tema “Bersatu Kita Maju” serta peran pemuda dalam menyikapi kemajuan zaman. Dituturkannya, para pemuda harus memiliki karakter yang tangguh, memiliki kapasitas, memiliki kemampuan inovasi, kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan dunia. Selain itu,

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Probolinggo, Memorandum Keberadaan arsip yang tidak berfungsi lagi mengakibatkan penuhnya ruang penyimpanan. Oleh karena itu, secara berkala arsip yang sudah tidak memiliki nilai guna harus dimusnahkan. Hanya, sebelum melakukan pemusnahan, diperlukan pemeriksaan secara bertahap oleh tenaga arsip. Itu seperti yang dilakukan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Probolinggo. Dinas ini memusnahkan ribuan arsip milik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Probolinggo yang sudah tidak memiliki nilai guna. Pemusnahan menggunakan alat mesin pencacah

Bupati: Pemuda Harus Tanggap

Cak Thoriq didampingi Bunda Indah dan Forkopimda Lumajang memberikan sambutan pada upacara Hari Sumpah Pemuda di Alun-Alun Lumajang.

para pemuda diharapkan mampu bersaing secara positif di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. “Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, tekad, dan cita-cita, pengorbanan dan perjuanganmu tidak akan pernah siasia dalam mengubah dunia,” tegasnya. Sementara itu, Bupati Lumajang menambahkan, pondasi dasar pemuda Indonesia saat ini adalah satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa. Dasar tersebut menjadi landasan utama para pemuda Indonesia dalam menghadapi persaingan di bidang teknologi, pertumbuhan ekonomi,

pendidikan, dan sumber daya manusia yang sangat kompetitif. Selain itu, kesempatan dan fasilitas yang ada seharusnya dimanfaatkan untuk menggali potensi yang dimiliki. “Tidak ada pilihan, para pemuda harus berprestasi, harus unggul. Dengan harapan, Indonesia lebih maju lagi,” terangnya. Senada, juga dilontarkan oleh Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperwati. Bahkan dengan singkat Wabup yang akrab disapa Bunda Indah itu berpesan, “Pemuda Lumajang harus menguasai teknologi dan menguasai dunia,”pungkasnya. (tri/sr)

ASN Harus Mampu Tingkatkan Kapasitas Individu

FOTO: MEMORANDUM/HUM

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Pemkot Musnahkan Arsip OPD

Pj Sekda Lumajang Agus Triyono memberikan arahan pada acara diklat ASN.

Lumajang, Memorandum Pj Sekda Kabupaten Lumajang Agus Triyono berharap adanya peningkatan kapasitas individu aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Lumajang melalui pendidikan dan pelatihan (diklat). Hal itu disampaikan Agus Triyono saat membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Analisa Kebutuhan tahun 2019 di Aula BKD Lumajang, Senin (28/10). “Kita mencoba berubah dari yang sedikit kemampuan, kita coba untuk lebih meningkatkan kemampuan kita. Ini upaya untuk perbaikan,” terang Agus. Peningkatan kemampuan induvidu akan membawa dampak positif dalam kinerja instansi tempat bekerja. Menurutnya setiap pegawai pemerintah memiliki kewajiban un-

tuk melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuannya. Salah satunya dengan mengikuti seminar-seminar yang mendukung kinerja dalam instansinya. Se m e n t a ra Ke p a l a Bi d a n g Pengembangan Kompetensi Aparutur pada BKD Lumajang Supriyadi melaporkan kegiatan diklat tersebut sebagai salah satu kegiatan yang mendukung perencanaan penyelenggaraan diklat yang disesuaikan dengan kebutuhan. Sehingga diharapkan pelaksanaan diklat membawa hasil yang maksimal. “Pelatihan dilakukan secara efektif perencanaan yang paling baik dilakukan terlebih dahulu dengan identifikasi, sehingga pelaksanaan lebih efektif,”pungkasnya. (hum/tri/sr)


OLAHRAGA

SELASA PAHING, 29 OKTOBER 2019 HALAMAN 13

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Kejurprov Bola Voli Junior 2019

Gresik Didiskualifikasi, Sidoarjo Juara Putri Surabaya, Memorandum Tindakan yang mencederai sportivitas mewarnai Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli 2019 di GOR Lamongan. Partai final kejuaraan ini dilangsungkan Minggu (27/10) malam. Final pertama menyuguhkan permainan seru sektor putri. Gresik dan Sidoarjo bertarung ketat hingga lima game. Hasilnya, Gresik menang 3-2 (22-25, 25-18, 25-23, 20-25, 15-13). Sedangkan di sektor putra, Pacitan berhasil mengandaskan ambisi mengawinkan gelar Sidoarjo dengan skor 3-1 (22-25,25-23, 25-18, 25-17). Sayang, gelar juara Gresik hanya bertahan kurang dari 24 jam. Dalam rapat yang berlangsung di Mapolda Jatim, Ketua Umum Pengprov PBVSI Jatim Irjenpol Luki Hermawan mengeluarkan surat diskualifikasi kepada Gresik karena menggunakan pemain tidak sah. Dalam SK Nomor 202/ SKEP/PBVSI-JT/X/2019 tentang Hasil Kejurprov Bola Voli Junior 2019 di Lamongan yang diterima

Jatim periode 2019-2024 Irjenpol Luki Hermawan yang baru dilantik 2 Oktober lalu. “Jawa Timur ini gudangnya atlet. Oleh

sebab itu, ini menjadi motivasi saya, untuk membuat atlet-atlet Jawa Timur atau klub di Jatim ini bisa berprestasi di skala nasional.

Yang penting kita cari SDM yang bagus. Baru dalam perkembangannya kita lihat sambil jalan,” kata Luki. (epe)

Memorandum dari Kabid Pembinaan dan Prestasi PBVSI Jatim, Deddy Whinata, Gresik didiskualifikasi karena menggunakan dua pemain tidak sah berdasar aturan mutasi sesuai AD/ ART PBVSI Jatim. Otomatis, juara sektor putri dialihkan ke Sidoarjo. Padahal sebelumnya, Ketua III PBVSI Jatim Eko Prijono di sela pertandingan final, berharap hasil kejurprov bisa menjadi tulang punggung skuad Jatim di ajang kejurnas junior di Jakarta, November ini. Karenanya, pemain-pemain terbaik dari hasil kejurprov melalui seleksi ketat. “kami bertekad memberikan yang terbaik atau juara di kejurnas voli junior di Jakarta mendatang,” tegasnya. Ini selaras dengan keinginan Ketua PBVSI

Prosesi penyerahan gelar juara sektor putri Kejurprov Junior 2019 di GOR Lamongan dan SK diskualifikasi Gresik sebagai juara (inset).

HILANG Nopol W4067-CB a/n Maftuhatul Masaro d/a Merdeka RT 01/02 mojopuro Wetan Sby


DEWI RENGGANIS WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

SELASA PAHING, 29 OKTOBER 2019 HALAMAN 14

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Bersatu Kita Maju

FOTO: MEMORANDUM/JUN

Wabup: Saatnya Pemuda Mengisi Kemerdekaan dengan Prestasi

Bupati Faida menyosialisasikan pembangunan pasar tradisional tahap II.

Jember, Memorandum Kemerdekaan Indonesia diperoleh dengan penuh perjuangan. Bahkan, nasionalisme sudah dibangun jauh hari sebelum proklamasi. Tepatnya pada 28 Oktober 1928, melalui Sumpah Pemuda yang kini terus diperingati setiap tahun.

Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-91.

AKBP Alfian Nurrizal sebagai inspektur upacara membacakan sambutan dari Menpora Zainuddin Amali. Salah satunya tuntutan kepada pemuda yang harus memiliki karakter tangguh, bermoral, beriman dan bertaqwa, berintegritas tinggi, bertanggungjawab, jujur, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan tuntas. “Pemuda juga harus memiliki kapasitas intelektual dan skill kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepeloporan yang mumpuni, serta pemuda harus memiliki inovasi agar mampu berperan aktif dalam kancah internasional,” ucapnya. Pemuda Indonesia harus maju dan berani menaklukkan dunia. “Saya harap ke depan, akan banyak muncul tokoh-tokoh muda Indonesia yang mendunia,” harapnya. Pemuda tidak lagi harus bertahan dan menghadapi dampak negatif dari

FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO

Karenanya, kemerdekaan yang telah diraih dan dirasakan pemuda masa kini harus diisi dengan prestasi dan menorehkan tinta emas untuk kejayaan Bangsa Indonesia. “Sudah saatnya pemuda di era sekarang mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan susah payah dan mengorbankan jiwa raga ini,” kata Wakil Bupati (wabup) Jember Drs KH Abdul Muqit Arief. Harapan itu dilontarkan wabup dalam upacara peringatan Sumpah Pemuda di Alun-alun Jember, Senin (28/10). “Generasi muda adalah calon penerus bangsa,” tandas wabup. Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini yang bertemakan Bersatu Kita Maju, diikuti berbagai elemen pemuda di Kabupaten Jember dengan inspektur upacara Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal. Bupati dr Hj Faida MMR bersama wabup dan unsur forkopimda lainnya juga terlihat hadir. Dalam upacara kemarin, wabup juga berkesempatan menyerahkan penghargaan kepada juara dan warga yang bertahun-tahun berpartisipasi dalam lomba Gerak Jalan Tajemtra. Salah satunya Tukimin, peserta yang kini berusia 113 tahun. “Ini merupakan sesuatu yang sangat luar biasa, dan betul-betul menginspirasi kita semua, dan sebagai contoh untuk generasi muda kita,” tegas wabup.

Revitalisasi Pasar Tradisional di Jember dengan Standar Nasional

Wabup Abdul Muqit Arief dan Kapolres AKBP Alfian Nurrizal memberikan penghargaan kepada pemuda berprestasi Jember.

modernisasi dan globalisasi. “Tapi harus mampu memberikan warna untuk mengubah dunia dengan tekad dan

semangat yang didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata kapolres. (edy/hms/epe)

Jember, Memorandum Revitalisasi lima pasar tradisional dengan menyesuaikan SNI (standar nasional Indonesia) akan segera dilakukan Pemerintah Kabupaten (pemkab) Jember. Kewajiban standarisasi ini disampaikan Bupati dr Hj Faida MMR di hadapan ribuan pedagang yang menghadiri sosialisasi pembangunan pasar tradisional tahap II di aula PB Sudirman, Senin (28/10). Lima pasar yang direvitalisasi tahap II adalah pasar Balung Lor, Tanggul, Sukorejo, Sukosari, dan Sukowono. Faida menyebutkan ada 16 pasar tradisional yang direvitalisasi tahun ini menggunakan APBD 2019. “Dengan sosialisasi, keresahan pedagang di pasar tradisional yang sempat muncul saya harap dihilangkan,” terang bupati. “Sosialisasi ini supaya informasi yang diterima tidak simpang siur. Apalagi sampai ada pedagang yang takut kiosnya nggak direnov, takut nggak dapat giliran, takut nanti nggak dapet lagi kiosnya, apa harus bayar ke seseorang dan banyak ketakutan lainnya,” beber bupati perempuan pertama di Jember ini. Dengan menggunakan APBD, Faida menegaskan tidak ada biaya yang ditanggung pedagang. Apalagi pemkab juga punya rencana, usai direvitalisasi akan ditata ulang untuk zonasi pedagang. “Jadi biar lebih rapi pasarnya. Biar yang kering-kering tidak dikumpulkan dengan yang basah-basah. Jadi pasarnya biar tertata dan pembelinya pun lebih mudah mencari sesuai keperluan,” sebut Faida. Karena menyesuaikan SNI, renovasi pasar tradisional tentu harus bertahap. Seperti yang direncanakan di pasar Tanjung. Tahun ini merupakan tahap awal dan akan disempurnakan di tahun anggaran berikutnya. Termasuk membangun fasilitas penunjang yang memadai. Pasar boleh tempatnya di desa tapi standarnya nasional supaya bisa bersaing dengan pasar-pasar modern. Itu yang menjadi pertimbangan harus mengikuti SNI. Menurut dia, sudah tidak zamannya pasar tradisional becek. Karenanya, harus dibangun agar pedagang dan pengunjung nyaman. Termasuk menyediakan lahan parkir memadai, ada klinik kesehatan, dan dilengkapi pengelolaan sampah. Namun, bupati menegaskan akan menindak tegas permainan sewa menyewa kios.“Kita akan proses.Tidak ada ampun, sudah bukan waktunya kita mempermainkan pedagang,” tegasnya. Kecuali, kios bisa berganti jika pedagang yang menempati tiga bulan berturut-turut tidak membayar restribusi. (jun/edy/epe)

MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN KOTA-WARTAWAN: Muhammad Y Nur Habibii, M Alvin. KANTOR: Jl Mayjend Soengkono 53 Madiun Kota.

Bupati Ipong Tilik Desa ke Gelang Lor

Bupati Ipong Muchlissoni didampingi Kades Gelang Lor Bedianto dan rombongan Forkopimda Kabupaten Ponorogo usai mengunjungi pasar desa dan membagikan sertifikat PTSL.

175 sertifikat PTSL kepada warga setempat, sebagai legalitas atas kepemilikan tanah,” terang Bupati Ipong, Senin (28/10). Pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) memang menjadi program pemerintah untuk menjamin kepastian hukum lahan warga. Selain itu, dalam tilik desa pemkab juga menjanjikan per-

Gelar Budaya Nusantara Peringati Sumpah Pemuda Madiun, Memorandum Peringatan Sumpah Pemuda di Kota Madiun terasa berbeda. Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Madiun menggagas acara Gelar Budaya Nusantara di alun-alun, Minggu (27/10) malam. Kemeriahan sangat terasa. Apalagi seluruh pejabat Forpimda (forum pimpinan daerah) Kota Madiun ikut hadir bersama masyarakat. Seperti Wali Kota H Maidi, Kapolres AKBP Nasrun Pasaribu, dan unsur pimpinan DPRD Kota Madiun. Wali kota sangat mengapresiasi acara yang dinilai dapat memupuk semangat nasionalisme dan juga sebagai media ekspresi dan pelestarian kebudayaan negeri. Apalagi seni tari yang ditampilkan FPK perpaduan dari berbagai daerah di tanah air. Lengkap dengan pakaian adat-

nya. Tak heran, kegiatan serasa tingkat nasional. “Forum ini memiliki kesadaran tinggi dalam melestarikan budaya bangsa. Apresiasi untuk FPK Kota Madiun,” kata wali kota. Tari ini pernah disuguhkan pada suatu acara di Jakarta. Wali kota berharap kegiatan FPK terus berlanjut. Apalagi ada wacana Pemkot Madiun menggelar kegiatan seni budaya mingguan. “Kota yang indah ini akan semakin menarik dengan berbagai kegiatan budaya seperti ini. Jadi saya harap kegiatan semacam ini terus dirutinkan,” ungkapnya. Suguhan seni yang ditampilkan di antaranya tari nusantara, hugong Papua, payembrama Bali, blantek Sunda, rantak Minang, tor-tor Batak, serta vokal grup dan paduan suara. Kegiatan semakin lengkap dengan ikrar Sumpah Pemuda. (hbb/mt/epe)

baikan infrastruktur jalan di Desa Gelang Lor. “Sudah dipersiapkan anggarannya. Paling lambat awal 2020,” sebut pejabat yang sempat menjadi pengusaha di Kalimantan tersebut. Kepala Desa Gelang Lor, Bedianto yang sudah memimpin dua periode, sangat mengapresiasi kunjungan Bupati Ponorogo

beserta rombongan. Apalagi tilik desa juga jadi kesempatan warga menyampaikan aspirasi langsung ke bupati. “Desa Gelang Lor memiliki sejumlah potensi produk unggulan UKM. Seperti home industri pengolahan tahu dan ternak sapi. Tadi juga dilakukan penyerahan sertifikat PTSL

FOTO: MEMORANDUM/HBB

Kedatangan orang nomor satu di Ponorogo tersebut disambut drum band pelajar SD setempat dan kesenian gajah-gajahan. Sambutan itu diberikan kepada bupati sebelum meninjau dan melihat beragam produk unggulan UKM di pasar desa. “Tilik Desa ini sebenarnya bertujuan untuk menjalin dan mempererat tali silaturahmi serta melihat langsung pembangunan dan potensi warga. Seperti di Desa Gelang Lor ini. Selain itu, tilik desa juga menjadi kesempatan bagi Pemkab (pemerintah kabupaten) Ponorogo untuk menyerahkan

FOTO: MEMORANDUM/JI

Ponorogo, Memorandum Program Tilik Desa Bupati Ponorogo Drs Ipong Muchlissoni ke wilayah Kecamatan Sukorejo mendapat sambutan meriah warga. Hal ini terjadi juga di Desa Gelang Lor.

Pejabat Forkopimda Kota Madiun melihat penampilan gelar seni budaya dalam rangka Hari Sumpah Pemuda.

2018-2019 oleh Bapak Bupati dan BPN. Kami berharap semua warga Desa Gelang Lor memiliki sertifikat tanah. Ditambah perbaikan infrastruktur jalan dengan pengaspalan. Sebab dengan akses jalan yang baik akan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga Desa Gelang Lor,” terang Bedianto. (ji/mt/epe)


LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO

SELASA PAHING, 29 OKTOBER 2019 HALAMAN 15

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Ingin Bupati NU, PKB Usung Kaji Sholah

Peringati HSN, Polres Gelar Lomba Dai Cilik

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Lamongan, Memorandum Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2019, Polres Lamongan menggelar lomba Dai Cilik di hal Plaza Lamongan, Minggu (27/10) malam. Kegiatan tersebut menjadi momen untuk semakin mendekatkan antara polisi dengan masyarakat. Ada dua kategori yang dilombakan. Yaitu kategori anak-anak usia 5 - 12 tahun dan remaja usia 15 - 20 tahun. Ratusan peserta dari berbagai pelosok Lamongan mengikuti acara ini. Sementara dari dua kategori usia yang dilombakan ini, masing-masing diambil enam pemenang dengan hadiah berupa tropi, piagam dan uang pembinaan. Selain lomba dai cilik, dalam acara ini juga ada lomba tanfidz quran yang juga diperuntukkan bagi anak-anak. Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung dalam acara grand final menjadi pendengar atau jamaah pengajian dari da’i cilik. Ia menegaskan, kegiatan lomba tersebut memperebutkan piala Kapolres Lamongan dan uang pembinaan. “Selain memperingati Hari Santri Nasional. Ini salah satu cara untuk semakin mendekatkan antara polisi dengan masyarakat. Pencarian potensi dan bakat dai-dai merupakan ruang positif bagi anak-anak dalam menunjukkan bakat. Terutama dalam mendakwahkan ajaran Islam,” kata AKBP Feby, Senin (28/10) pagi. Feby berharap melalui dai cilik ini nantinya akan mampu melanjutkan estafet pembangunan di negeri ini adalah generasi yang sehat, beriman dan berakhlak mulia. “Generasi yang berakhlakul karimah, generasi yang berakhlak mulia,” harapnya. Tujuan lomba dai cilik ini, kata Feby, selain untuk memperingati hari santri, juga untuk mencari bibit - bibit unggul sebagai penyejuk hati dan dambaan semua umat. Dan nantinya menjadi penyeru perdamaian, kerukunan dan menolak segala bentuk kekerasan permusuhan dan kerusuhan. “Semoga dengan lomba kegiatan ini senantiasa mendapatkan rahmat dari Allah SWT, dan yang juara nantinya menjadi orang hebat dan bermartabat,” harap Feby kembali. “Bagi yang belum mendapatkan juara, agar selalu bersemangat untuk memperbaiki diri untuk maju ke jenjang berikutnya,” pungkasnya. (al/har/mik)

Nurul Azizah diwawancarai usai dilantik sebagai sekda Bojonegoro.

Nurul Azizah Resmi Jabat Sekda Bojonegoro Bojonegoro, Memorandum Bupati Bojonegoro Anna Muawanah melantik Nurul Azizah sebagai pejabat tinggi pratama Sekretaris Daerah (sekda) Bojonegoro di ruang Angling Darma Pemkab Bojonegoro, Senin (28/10). Nurul sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Selain Nurul, Bupati juga melantik kepala dinas di lingkungan Bojonegoro untuk mengisi kekosongan posisi kepala dinas (kadis). Posisi Kepala DLH yang ditinggalkan Nurul dijabat Hanafi yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan. Kepala Dinas Pendapatan Daerah di Jabat Ibnu Suyuti yang sebelumnya Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).Sedangkan Elsa Deba Agustina menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan yang sebelumnya menjabat Dinas Koperasi. Untuk Kepala Dinas Pertanian dijabat Helmy Elisabeth sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial. Kepala Dinas Koperasi dijabat Setyo Yuliono yang sebelumnya sebagai Asisten tiga Bagian perekonomian. “Pak Hanafi ini tibak’e soulmate-nya Bu Nurul makanya tak taruh di Dinas Lingkungan Hidup” ucap Bupati Bojonegoro Anna Muawanah dalam sambutannya, di sambut tepuk tangan hadirin. Bupati Anna melanjutkan, masih ada lima jabatan kepala Dinas yang masih kosong. semuanya masih dalam tahap peroses. “Lima jabatan tersebut masih dalam tahap peroses, karena semua harus mengikuti sistem,”pungkasnya. (top/har/mik)

NU” kata Ketua DPC PKB Lamongan H Abdul Ghofur dalam acara konsolidasi pemenangan PKB dalam Pilkada 2020 di rumah makan Aqila, Senin (28/10) siang. Ghofur optimis dengan pencalonan Kaji Sholah, PKB memiliki potensi menang besar. Menginggat figur Kaji Sholah mampu menyatukan warga NU Babat dan Lamongan yang sempat terpecah. “Kami minta PKB dan warga NU Lamongan mendukung Pak Sholahuddin.Dan beliau Sholahuddin satu-satunya figur

Ketua DPC PKB Lamongan H Abdul Ghofur menyampaikan sambutan pengarahan.

dari NU yang diusung PKB dan sebentar lagi DPW maupun DPP PKB membaca niat positif kami dengan segera menurunkan rekomendasi kepada Sholahud-

din,” tegasnya. Sementara H. Sholahuddin sendiri mengaku siap melaksanakan amanah dari para Kiai dan Masyayikh NU yang ingin

menjadikan kader NU sebagai Bupati Lamongan. “Sebenarnya saya tidak pernah ingin menjadi Bupati Lamongan, karena sudah merasa nyaman mendampingi Kiai Ma’ruf. Tetapi karena dorongan yang begitu kuat dan bersatunya para Kiai sepuh dan Masyayikh, membuat saya tidak bisa berkata apa-apa lagi selain mengikuti perintah tersebut,” tutur salah satu pemuda inspiratif Lamongan ini. Seperti diketahui, setelah menghadiri Konsolidasi PKB, Kaji Sholah langsung menuju kantor DPC Partai Gerindra yang berlokasi di Jalan Mastrip Lamongan, guna mengambil formulir pencalonan Bupati dari Partai besutan Prabowo Subianto tersebut. (al/har/mik)

Biogas: Energi Terbarukan, Banyak Keuntungan “RAMAH LINGKUNGAN dan sangat menguntungkan,” kata Sutrisno, warga Desa Glodog, Palang, Tuban saat ditanya seputar penggunaan biogas di tempat tinggalnya. Pada 2015, Sutrisno bergabung dengan program biogas yang difasilitasi oleh Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL) atas dukungan SKK Migas. Program ini bertujuan untuk mengenalkan dan meningkatkan penggunaan energi alternatif yang terbarukan. Energi alternatif biogas dihasilkan dari kotoran hewan (sapi) yang telah terfermentasi dalam reaktor biogas. Kotoran sapi yang telah diproses dalam reaktor biogas tersebut akan kehilangan kandungan gas metana, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk pertanian yang ramah lingkungan. Gasnya dapat digunakan untuk memasak dan penerangan. Sisanya, untuk pupuk. “Aw a l n y a s a y a t i d a k tahu. Ternyata, manfaat biogas tidak hanya untuk rumah tangga, tapi juga untuk pupuk organik yang dapat meningkatkan kekebalan tanaman dari hama penyakit,” ujar Sutrisno, petani kacang dan padi. Keputusannya untuk bergabung dengan program biogas membuka berbagai peluang baru. Salah satunya, ia menjadi anggota bagian pemasaran Koperasi Tunas Mekar Abadi. Koperasi berbasis usaha biogas yang berlokasi di Dusun Bentaro, Desa Glodog, Palang, Tuban. Melalui pengolahan kotoran sisa (slurry) dari reaktor biogas, Koperasi Tunas Mekar Abadi berhasil meraup untung dari penjualan 2.100 kilogram pupuk organik ke pelanggan

Sutrisno, warga asal Desa Glodog, Palang, Tuban, memroses kotoran sapi dalam reaktor biogas di halaman rumahnya.

perorangan dan salah satu hotel di Tuban pada 2018. Berkat pendampingan dari program ini, Koperasi Tunas Mekar Abadi mampu mengelola usaha berbasis biogas yang meliputi pengumpulan, produksi, pengemasan, hingga pemasaran pupuk organik yang dinamakan Super Glonik (suplemen pertanian Glodog organik). Program biogas merupakan wujud dari komitmen EMCL dalam mempromosikan pemakaian energi alternatif yang terbarukan. Dalam pelaksanaannya, EMCL bekerja sama dengan Yayasan Trukajaya, sebuah lembaga swadaya masyarakat yang telah berpengalaman dalam pengembangan program biogas bagi masyarakat melalui pemanfaatan kotoran ternak. Melalui program ini, EMCL telah membangun 221 reaktor biogas di tujuh desa di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban. Penghargaan Platinum dari Corporate Forum for

Community Development(CFCD) dan Badan Standardisasi Nasional pada Indonesia Sustainable Development Goals Award 2019merupakan pengakuan keberhasilan program biogas ini. “Biogas dapat menjadi solusi energi masa depan. Selain membantu kebutuhan energi rumah tangga, kandang ternak pun menjadi bersih dan kotoran sisanya dapat diolah menjadi nilai tambah untuk pertanian,” ujar Benny Kurniawan, Program Manager LSM Trukajaya. Di Desa Glodog, sekitar 42 unit reaktor biogas telah dibangun dengan partisipasi penuh dari masyarakat yang tergabung dalam Koperasi Tunas Mekar Abadi. Melalui koperasi ini, para anggota penerima manfaat program biogas dilatih dan didampingi untuk memiliki keterampilan manajemen usaha, khususnya terkait pemanfaatan biogas. Berbagai kegiatan

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

AKBP Feby DP Hutagalung menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba.

Kader NU tulen yang kini menjadi asisten pribadi (aspri) Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin tersebut didorong maju dalam Pemilihan Bupati (Pilbub) Kabupaten Lamongan periode 2020-2025. Ke NU-an Kaji Sholah otentik, dibuktikan dengan keikutsertaannya menjadi Bendahara Pengurus Cabang NU (PCNU) Lamongan. “Sudah 30 tahun atau enam periode tidak dipimpin bupati dari NU. Padahal, mayoritas masyarakat Lamongan adalah NU. Sudah waktunya Lamongan mempunyai Bupati dari

FOTO: MEMORANDUM/ALI

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Lamongan, Memorandum Tiga puluh tahun tidak memiliki bupati dari kader Nahdlatul Ulama (NU), DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lamongan serius mengusung Sholahuddin menjadi calon bupati.

Biogas sebagai sumber penerangan di dalam rumah.

pendampingan juga dilakukan, termasuk pengembangan tata kelola organisasi, pemetaan potensi pasar, pembangunan rumah pupuk biogas, pelatihan penggunaan biogas, penyuluhan usaha produksi biogas, dan pengembangan desa mandiri energi. Rohmat, Camat Palang, Kabupaten Tuban mengaku senang program ini dilaksanakan di wilayahnya. “Sangat bagus sekali dan sangat mendukung produksi pupuk lokal, sehingga perekonomian masyarakat pun ikut terbantu,” ujarnya. External Affairs Manager EMCL, Ichwan Arifin men-

yampaikan, bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan yang membantu pemerintah untuk turut mengembangkan perekonomian masyarakat. “Selain ramah lingkungan, pemanfaatan biogas juga memberikan harapan baru terhadap pengembangan energi alternatif yang terbarukan, serta peningkatan usaha berbasis biogas,” bebernya. “Semoga masyarakat dapat meneruskan program ini secara mandiri dan berkelanjutan setelah memperoleh pelatihan dan pendampingan,” harap Ichwan. (adv/top/har/mik)


GRESIK-PANTURA

SELASA PAHING, 29 OKTOBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 10

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP

Gresik, Memorandum Peredaran pil koplo di wilayah Gresik selatan diobrak-abrik anggota Polsek Driyorejo. Anjar Iswanto (37), asal Desa Jeruk Legi, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, dicokok di kamar kos Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, saat menunggu pelanggan, Minggu (27/10) dini hari. Proses penangkapan berlangsung begitu lama hingga polisi bisa menyita ratusan pil berlogo LL dari kamar kos tersangka. Pasalnya, korp se-

Sabtu (26/10) malam, bila ada dugaan peredaran pil koplo di sebuah kos-kosan. Sejumlah anggota langsung bergerak melakukan penyelidikan. Namun, hingga larut malam petugas belum mendapatkan hasil yang maksimal. Pada Minggu (27/10) dini hari, petugas kembali bergerak menuju salah satu kos yang dihuni ABS (33). Diduga kos itu sebagai tempat peny-

ragam cokelat harus menyanggong tersangka sehari sebelumnya. Berawal informasi dari masyarakat yang masuk pada

impanan pil koplo. Alhasil, setelah digeledah ditemukan delapan bungkus plastik di sembunyikan dalam tas. Setiap bungkus berisi masing-masing 50 butir pil dabel LL. “Setelah kami kembangkan, ternyata barang itu berasal dari pengedar bernama Anjar. Akhirnya kami lakukan penangkapan,” ungkap Kapolsek Driyorejo AKP Wavek Arifin, Senin (28/10).

Dia menyampaikan, tersangka selalu beraksi pada malam hari. Bisnis itu sudah dijalani sejak lama. Namun, baru terendus oleh petugas berkat laporan masyarakat. Target peredaran semua kalangan. “Terutama kalangan pemuda,” ungkap mantan Kapolsek Menganti itu. Tersangka terancam pasal 196 Jo pasal 98 ayat (2), ayat (3) UU RI no 36/2009. (an/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Pengedar Pil Koplo Sidoarjo Dicokok Anjar Iswanto diapit petugas di Mapolsek Driyorejo sambil menunjukkan barang bukti.

LAKONE

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Semangat Milenial FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

BERMODAL semangat milenial, Imam Fadli SIP MSi, bertekad untuk mengembangkan ekonomi kreatif di Kota Soto. Pria yang saat ini menjabat Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD Lamongan ini berkeinginan kuat mewujudkan pemberdayaan masyarakat, khususnya untuk pemuda. Terlahir menjadi anak petani yang tumbuh dan dewasa di kampung membuat Imam Fadli mampu memahami makna kehidupan yang sejati, serta dari sanalah ia belajar menempa diri dan merasakan dinamika kehidupan masyarakat pedesaan. “Saya ingin melakukan pemberdayaan petani dan nelayan. Selain itu berkeinginan untuk melakukan peningkatan dan pemerataan fasilitas pendidikan, serta mempermudah masyarakat dalam akses layanan kesehatan,” ujar pria murah senyum ini, kemarin. Bapak dua anak ini, b beranggapan bahwa cara yang mulia dan bermartabat untuk mengab mengabdi pada umat adalah dengan menjadi anm ggota DPRD. Karena menurutnya, ber wakil rakyat akan bersinggungan denga kebijakan secara lansung dengan ha hidup yang menyangkut hajat bany masyarakat banyak. “Saya yakin dengan penga berbekal pengalaman menjadi aktivis dan pembermasy dayaan masyarakat akan mempermu mempermudah dalam melaksanaka aspirasi melaksanakan y masyarakat yang juga cita menjadi cita-cita mulia saya diatas,” pungkas ak menjadi pria yang aktif aktivis IPNU dari tingkat hin Ranting hingga Pusat ini. (al/har/mik) Imam Fadli

Bupati Sambari pekikkan semangat Hari Sumpah Pemuda di halaman pemkab, kemarin.

Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Bupati-Wabup Pakai Pakaian Proklamator Gresik, Memorandum Peringatan Sumpah Pemuda ke-91 yang digelar Pemkab Gresik, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), diwajibkan mengenakan pakaian adat. Namun, bupati dan wakil bupati memakai pakaian Proklamator Kemerdekaan RI Soekarno-Hatta. Sementara untuk Forkopimda Kabupaten Gresik, tetap menggunakan pakaian kebesaran masing-masing. Begitu juga seluruh praja PNS yang berasal dari praja APDN dan

STPDN. Tidak hanya Kepala OPD eselon II saja yang menggunakan pakaian adat. Kepala Bidang eselon III dan pejabat lain eselon IV juga mengenakan busana tradisional khas daerah. Hampir seluruh busana tradisional propinsi di Indonesia terwakili oleh seluruh pejabat pemkab. Untuk menghayati hari Sumpah Pemuda, bupati dan wakil bupati memakai pakaian proklamator kemerdekaan Sukarno-Hatta. Para ajudan juga mengenakan busana layaknya tentara BKR tempo dulu.

Bupati Sambari menyampaikan, “Saat ini saya membawa tongkat komando yang sebenarnya bukan untuk gaya-gayaan, tetapi hal itu sudah diatur dalam Permendagri No 17 Tahun 2019.” ujar Bupati Sambari didampingi Wakil Bupati Mohammad Qosim, kemarin. “Ucapan terimakasih kepada tokoh pemuda tahun 1928 yang telah mendeklarasikan sumpah pemuda sehingga menjadi pelopor pemuda untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia sekaligus menjaga keutuhan NKRI”tegas Bupati

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

tarian pendek yang diiringi lagu dan music sesuai busana daerah yang dikenakannya. “Ini lambang semangat persatuan Indonesia. Tanpa bersatu kita tidak bisa membangun. Meskipun para pejabat ini sudah di atas 50 tahun, tapi semangatnya tetap tinggi. Kita tak akan kering karena panas, dan tak akan lapuk karena hujan. Kita harus tetap maju untuk membangun Indonesia, dan bersatu selamanya” pungkas Bupati yang juga dosen penguji pasca sarjana Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. (dri/har/mik/nia)

Puluhan Siswa SLB Dapat SIM Gratis

Dinkes Bentuk 4 Desa Pangan Aman Gresik, Memorandum Agar masyarakat desa mengerti tentang cara mencegah penyalahgunaan bahan kimia berbahaya pada pangan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Gresik membentuk desa pangan aman (paman). Kepala Dinkes Pemkab Gresik Saifudin Ghozali mengatakan, sesuai peraSaifudin Ghozali turan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Nomor 24 Tahun 2015 tentang Pedoman pengembangan desa paman, perlu melibatkan masyarakat desa untuk mencapainya. “Juli 2019 kemarin sampai sekarang sudah terbentuk empat desa pangan aman,” ujar Ghozali di kantornya, Senin (28/10). Empat desa itu lanjutnya, di antaranya Desa Giri, Kecamatan Kebomas;, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar;, Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, dan Desa Morowudi, Kecamatan Cerme. Masing-masing desa memiliki empat kader paman, yang sebelumnya sudah diberikan pelatihan dan pembinaan. Selanjutnya tanggal 7 November 2019 nanti, mereka bakal dipantau dan dievaluasi (monev) kegiatannya selama tiga bulan oleh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) setempat dan Dinkes. “Adanya pembentukan paman di empat desa, lantaran pihak pemdes di sana sangat mendukung program tersebut. Selain itu, desa-desa yang terpilih karena desa itu aktif. Supaya ke depannya empat desa itu menjadi percontohan program paman untuk desa-Desa lain,” terangnya. Meski empat desa telah ditetapkan menjadi paman, bukan berarti desa itu 100 persen jenis olahan pangan di sana aman. “Karena sifatnya paman masih proses pembentukan, program ini berjalan tidak sepeti program pembangunan fisik seperti konstruksi. Melainkan mengubah perilaku masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat melalui pangan aman,” pungkas Ghozali.(dri/har/mik)

yang lulusan Doktor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu. Tema peringatan sumpah pemuda kali ini, kata Sambari adalah ‘Bersatu Kita Maju’. Tentang tema itu, menurut bupati bermakna, hanya dengan persatuan cita-cita bangsa dapat tercapai. Untuk memeriahkan acara tersebut. Para pejabat yang memakai pakaian adat tersebut memamerkan kebolehannya untuk berlanggak lenggok di karpet merah catwalk yang telah disiapkan dipanggung kehormatan. Mereka menampilkan

Ketua DPC Gerindra Gresik dr Asluchul Alif mendaftar sebagai bakal calon bupati 2020.

Ketua Gerindra Maju Bacabup 2020 Gresik, Memorandum Ketua DPC Partai Gerindra Gresik dr Asluchul Alif mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati (bacabup) pada pilbup lewat partai sendiri, Senin (28/10), di Kantor DPC Gerindra Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo. Alif menjadi orang pertama yang mendaftar dalam pembukaan penjaringan bacabup dan bacawabup dari Partai Gerindra. Penjaringan itu terbuka untuk umum dan kader partai. Partai Gerindra membuka pendaftaran lantaran ada petunjuk DPP yang mewajibkan untuk melakukan penjaringan calon. Tidak hanya dr Alif, mantan

anggota DPRD Gresik Nur Qolib juga bakal meramaikan pesta demokrasi 2020 mendatang. Dia menjadi pendaftar kedua lewat Partai Gerindra. “Perintah dibuka pendaftaran mulai 25 Oktober sampai 15 Novemberbesok,” Asikin Harianto, Sekretaris DPC Gerindra, sekaligus ketua panitia pendaftaran, kemarin. Sementara itu, dr Alif mengaku dibukanya pendaftaran ini mempunyai dampak yang positif. Karena bisa memberikan kesempatan bagi bakal calon lain untuk meramaikan pesta demokrasi di Kota Pudak. “Terkait koalisi, pasti ada. Karena syarat maju harus diusung minimal 10 kursi di par-

lemen. Sedangkan Gerindra hanya mendapatkan delapan kursi,” ujarnya. Pria yang kini menjabat sebagai wakil DPRD Gresik itu mengaku sudah ada tiga partai yang sudah dikordinasikan menjadi satu. Mengusung dirinya maju pada Pilkada 2020 mendatang. Ketiga partai itu adalah PDI-P, Demokrat dan Partai Amanat Nasional. Sekadar diketahui, pengembalikan formulir pendaftaran akan di deadline pada 10 November mendatang. Kemudian dilakukan ferifikasi pada 11 November dan dilanjutkan dengan fit and properties yang hasilnya akan diumumkan pada 15 November 2019. (an/har/mik)

Gresik, Memorandum Peringatan hari Sumpah Pemuda tahun ini menjadi momen istimewa bagi puluhan siswa SLB A/B Kemala Bhayangkari ini. Mereka mendapatkan surat izin mengemudi (SIM) gratis dari Satlantas Polres Gresik, Senin (28/10). Untuk mendapatkan SIM, siswa harus mengikuti proses seperti pemohon pada umumnya. Mulai dari pengisian formulir data diri. Melakukan ujian teori dan praktik berkendara. Dalam melaksanakan prosedur, para siswa didampingi oleh sejumlah guru dan petugas satpas dengan dipandu langsung Aiptu Jailani. Usai melalui sejumlah proses, para siswa itu mendapatkan SIM D. Kasatlantas Polres Gresik AKP Erika Purwana Putra menjelaskan, pemberian SIM gratis ini dalam rangka memperingati hati Sumpah Pemuda. Secara prosedur, tidak ada yang diperlakukan khusus. “Hanya masalah tes kesehatan saja yang kami permudah,” ungkap Erika. Dijelaskan olehnya, para siswa penyandang disabilitas ini mendapatkan SIM D. SIM tersebut khusus bagi para diafabel. “Sepanjang tahun 2019 ini sudah sekitar 30 orang penyandang difabel yang mendapatkan SIM,” ungkapnya. Salah satu siswa SLB Kemala Bhayangkari, M Iqbal Falah menyampaikan, ini kali pertama dirinya mengikuti tes praktik SIM di Satpas Satlantas Polres Gresik. Dua ujian sudah dilalui dengan mendapatkan nilai yang baiik. “Alhamdulillah lulus dapat nilai 75,” katanya. Penderita tuna grahita itu mengaku senang. Meski tidak pernah melakukan perjalanan jauh, dirinya sudah bisa mendapatkan SIM sepeda motor. “Tidak takut ditilang, kan sudah punya SIM,” pungkasnya. Nikmatul Izza, salah satu guru SLB Kemala Bhayangkari menyampaikan, ada 29 siswa kelas A, B dan C yang mengikuti praktik SIM ini. Mereka begitu antusias. Hingga berebut mengikuti praktik berkendara. “Kami terus beri arahan supaya emosi anak-anak dikontrol saat bersepeda,” katanya. (an/har/mik)

Para siswa Kemala Bhayangkari mengisi formulir permohonan SIM.

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Memorandum Edisi 29 Oktober 2019 by memorandum - Issuu