Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 29 November 2022

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

SELASA WAGE, 29 NOVEMBER 2022

memorandumredaksi@gmail.com

memorandum.co.id

MemorandumTV & Memorandum Online

memorandum

memorandumonline & memorandumredaksi

memorandum

HARGA Rp 5.000,-

Pengedar Sabu Bolodewo Diringkus

Transaksi di Warkop Surabaya, Memorandum Meski sekolah dasar (SD) tidak lulus, tidak membuat Irwanto (29), warga Jalan Bolodewo, putus asa mencari nafkah bagi keluarga. Namun, pekerjaan yang digelutinya bisnis haram yakni menjadi pengedar sabu. Bisnis itu akhirnya terendus anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya dan meringkusnya saat berjualan sabu di warung kopi (warkop) Jalan Bolodewo. “Terduga pelaku kami tangkap

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Joko Slamet

Maling Motor Tertangkap

Wajah Terekam CCTV Musala

 Bersambung ke halaman 11 

Surabaya, Memorandum Bandit motor ditangkap di rumah setelah aksinya terekam closed circuit television (CCTV) Musala Al Mubarok, di Jalan Benowo Sawah, Pakal. Kesialan itu dialami Joko Slamet (52), warga Jalan Dukuh Kauman, Pakal, ketika usai mencuri Vario AD 4437 ZA, milik penghuni kos, Gianto (41).  Bersambung ke halaman 11 

Ririn Ekawati

Film Horor

Irwanto diapit petugas Satreskoba Polrestabes Surabaya sambil menunjukkan barang bukti. FOTO: MEMORANDUM/RIO

WANITA TEMPEL SUKOREJO ANIAYA LANSIA

KEPALA DICEBURKAN BAK MANDI Surabaya, Memorandum Tak terima diejek, MN (54), wanita asal Jalan Tempel Sukorejo menganiaya Hariani (72), yang tak lain tetangganya sendiri. Hariani terluka di bagian wajah setelah kepala diceburkan ke bak mandi dan dibenturkan ke tembok.

Aktris Ririn Ekawati diperkenalkan sebagai salah satu cast yang terlibat dalam film horor berjudul Alena Anak Ratu Iblis. Meski sudah cukup lama menjalani proses syutingnya, namun istri Ibnu Jamil itu masih ingat betul dampak yang dirasakan.

D

ITEMUI saat peluncuran official poster film tersebut, Ririn Ekawati mengatakan jika keterlibatannya di film Alena Anak Ratu Iblis sampai  Bersambung ke halaman 11  FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Korban Hariani

Saat ini, kasus yang belum diketahui pasti penyebabnya itu ditangani Reskrim Polsek Tegalsari. “Benar, sudah melapor, masih kami selidiki,” terang Kanitreskrim Polsek Tegalsari AKP Marji Wibowo, Senin (28/11). Sementara itu, Terry Anggoro, anak kandung Hariani mengatakan, jika kejadian nahas itu bermula saat Hariani dan MN sama-sama pulang usai pengajian rutin di kampung, Jumat

(25/11) malam. Saat di perjalanan, MN menawarkan untuk memijat di rumah Hariani. “Katanya mama (korban, red) karena ada tempelan koyo, terduga pelaku lalu menawarkan untuk memijat mama di rumah. Mama tidak curiga ya bilang iya saja,” kata Terry di sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polsek Tegalsari, Senin (28/11) sore. Terry menambahkan, se-

telah bersepakat untuk pijat, keduanya menuju rumah korban. Saat itu terduga pelaku sempat mengunci pintu rumah dari dalam sebelum memijat Hariani dengan alasan agar tak ada orang yang masuk untuk mengganggu. Karena percaya, korban tidak menaruh curiga. Usai dipijat, MN mengajak Hariani ke kamar mandi. Terduga pelaku beralasan, mencuci kaki korban agar tak pegal-pegal. Hariani yang percaya lantas mengikuti MN ke kamar mandi di rumahnya. “Waktu di kamar mandi,

Waktu di kamar mandi, leher mama (Hariani) langsung dipegang lalu mencelupkan kepala ke bak mandi. Selain itu, terduga pelaku juga membenturkan kepala mama ke tembok. Beruntung mama sempat teriak minta tolong,” Terry Anggoro Anak Korban

 Bersambung ke halaman 11 

Komplotan Pembobol Mesin ATM Divonis 2 Tahun

Modal Obeng dan Tongkat Modifikasi Surabaya, Memorandum Komplotan pembobol mesin ATM harus mendekam 2 tahun di penjara. Ini setelah ketua majelis hakim Sudar memvonis Solihin, Andika Dwi Nanda alias Reza Putra, Rido Riskea, dan Mirzani di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (28/11). Modus yang dilakukan komplotan ini terbilang profesional. Hanya dengan modal obeng dan tongkat yang sudah dimodifiFOTO: MEMORANDUM/FERRY

Para terdakwa mendengarkan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya.

 Bersambung ke halaman 11 

Tragedi Kanjuruhan

Aremania Desak Polisi Transparan Surabaya, Mem Memorandum o Tujuh orang perwakilan Areman Aremania akar rumput (grass (grassroots) mendatangi Ma Mapolda Jatim, Senin (2 (28/11) siang. Ked datangan mereka

untuk meminta ke penyidik dan Dirreskrimum Polda Jatim agar transparan dalam menangani tragedi Kanjuruhan. “Kami dari grassroots Aremania yang kebanyakan di TKP, korban terba-

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

 Bersambung ke halaman 11 

Perwakilan Aremania di gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim.

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Jaksa menghadirkan saksi di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Penipu Gentayangan di Mal

Ditawari Pengobatan Santet, Rp 20 Juta Amblas Surabaya, Memorandum Hati-hati dengan orang yang baru dikenal. Seperti yang dialami Fitriyah. Ia menjadi korban penipuan dengan modus bisa menyembuhkan santet di tubuhnya. Namun, itu hanya dalih Hendri Cavendis alias Indrawan dan Imran Mindani Kejora alias Arya yang akhirnya bisa menguras isi ATM korban sebesar Rp 20 juta. Korban yang diminta untuk tak membuka ATM yang dibungkus tisu selama tiga hari sebagai syarat ritual itu baru sadar saat komplotan ini tak bisa dihubungi HP-nya. Waktu

dicek ke m-banking, ternyata saldo di salah satu ATM berkurang Rp 20 juta. Setelah mendengarkan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Diah Ratri Hapsari di hadapan ketua majelis hakim Suswanti, sidang dilanjutkan dengan pemeriksaan terdakwa. Jaksa menghadirkan saksi Fitriyah dan suaminya. Dalam kesaksiannya, pada Senin (17/1) di Royal Plaza, ia bertemu dengan pria yang mengaku bernama Indrawan alias Hendri Cavendis dari luar  Bersambung ke halaman 11 

Puasa Mata di Saat Kebosanan Melanda Rumah Tangga (2)

Ingin Terkam Istri, bak Singa Padang Pasir Bertemu Domba

- Meng, antisipasi curanmor, sejumMeng,antisipasicuranmor,sejum lah polisi pasang spanduk imbauan kunci ganda.

Win yang suka mendamaikan kliennya lantas minta Dudung bersabar dan pulang dulu. Dia juga berharap Dudung menjalankan nasihatnya bila benar-benar masih mencintai sang istri.

- Ada nggak antisipasi perceraian, pasang spanduk istri ganda?

Si Mameng (Lelaki hidung belang)

Asal dia tak lagi suka uring-uringan,” kata Dudung. Win kembali tersenyum. “Sesampai di rumah nanti, mulai hari ini juga, saya minta Panjenengan menjaga pandangan mata secara maksimal,”

saran Win. “Maksudnya?” “Tundukkan wajah setiap hendak berhadapan dengan perempuan. Hindarkan mata dari  Bersambung ke halaman 11 

ILUSTRASI: ISTIMEWA

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 29 November 2022 by memorandum - Issuu