Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 29 Mei 2021

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

SABTU KLIWON, 29 MEI 2021

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

NGAKU PENGACARA, GELAPKAN PULUHAN MOBIL Surabaya, Memorandum Mengaku sebagai pengacara, Oni Oktiman (37), asal Jalan Kedungrejo Timur, Waru, Sidoarjo berbuat kriminal. Bahkan, pria itu dilaporkan ke Satreskrim Polrestabes Surabaya atas dugaan penggelapan Xenia L 1858 CZ milik Heny Lestari (41), warga Jalan Kutisari. Bahkan, informasinya korban penggelapan mobil yang dilakukan terlapor mencapai puluhan unit. Kasus yang menjerat Oni, sudah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya dengan nomor LP 440/Res 1.11/2021/Reskrim SPKT Polrestabes Surabaya pada Jumat 21 Mei 2021. Dugaan penggelapan mobil yang dilakukan Oni, dibenarkan Teted Edward Dewaruci, pengacara dua orang yang juga menjadi korban. Mereka adalah Yoserizal dan Helmy. “Informasinya ada 28 korban yang mayoritas driver online. Saat ini kasusnya ditangani Polrestabes Surabaya,” kata Teted kepada Memorandum, Jumat Bersambung ke halaman 11

FOTO: MEMO RANDUM/RIO

Kronologi:

GRAFIS: MEMORANDUM/PUNTADEWA

Bukti foto screenshot kartu anggota Ikadin milik terlapor.

Oni Oktiman diamankan di wilayah Madura dan telah diserahkan ke Polrestabes Surabaya.

KEPALA RETAK, HP RAIB

Ini Negeri Sulap

1

P

ekan ini ada dua hal menarik yang meramaikan jagat negeri ini. Pertama, soal ramainya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang gak ada hujan gak ada angin tiba-tiba “disingkirkan” partainya hingga ribuan netizen dibuat gerah oleh manuver partai terbesar di negeri ini.

Sebelum ditemukan tak sadarkan diri dengan kondisi bersimbah darah, JM sempat berbincang dengan WY. Bahkan, pelaku memanggil korban dan diajak masuk kamarnya. Diduga kuat, WY memaksa JW menyerahkan HP miliknya.

Bersambung ke halaman 2

-

Meng, Korsel dan AS lepas masker.

-

Haiya… Indonesia jangan tiluuu laaa

2

Si Mameng

Karena melawan, JM akhirnya dianiaya hingga luka parah. Menurut paman korban, kemungkinan bocah itu dikepruk memakai paving. Apalagi saat ditemukan, JM mengalami luka retak di kepala, mata kiri berdarah, wajah bengkak, dada memar, dan tangan lecet. Pelaku hingga kini masih kabur dan diburu polisi.

(Alek Uloboyo) GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

Melly Mono

Sekadar Suka PENYANYI Melly M PENYANYI Melly Mono ditanya ono o ditanya seputar kehidupan asmaranya. Terungk kap bahwa Ariel NOAH adalah cinta Terungkap pertama a eks vokalis SHE tersebut. pertama eks Melly Mono diun undang sebagai tamu di channel diundang YouTubee Diary Ayus shi beberapa waktu lalu. Di situ u, selain Ayushi situ, bicara soal musik, ia a ditanya perihal percintaan n ssemasa emasa hidupnya. Melly Mono lalu u ditanya siapa cinta pe ertamanya. pertamanya. Hanya menjentikkan an jari, ia merasa semu ua orang semua sudah mengetahuin nya. “Cinta pertama? a? Ini mau mengetahuinya. cinta kiasan atau cin nta beneran lawan je jenis? cinta Cinta pertama? Ya itu u (sambil menjen ntikkan jari menjentikkan tangannya),” ujar M elly dalam video.. Melly “Yes inisialnya B oril,” sahut Ayus shi Boril,” Ayushi Bersambung ke halaman 11

Bersambung ke halaman 11

Kedua penjambret diamankan di Mapolsek Karangpilang.

Polisi Bekuk 2 Penjambret 3 TKP FOTO: MEMORANDUM/RIO

Pemimpin Redaksi

Surabaya, Memorandum Seorang siswa SD berinisial JM (12), warga Jalan Kupang Krajan IV, dianiaya tetangganya hingga koma. Tubuh bocah kelasVI itu ditemukan tergeletak bersimbah darah di kamar kos terduga pelaku, WY (46), di Jalan Kupang Krajan V-A. Akibat penganiayaan tersebut kepala korban mengalami retak. Selain itu, mata kiri JM juga berdarah, wajah bengkak, dada memar, dan tangannya lecet. Hingga kini, masih dirawat di RSUD dr Soetomo. “Sampai sekarang korban masih koma di rumah sakit. HP-nya merek Oppo juga hilang,” tutur Fugita Purnama (36), paman JM yang tinggal di Jalan Simpang Darmo Permai saat diwawancarai di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (28/5). Atas kejadian ini, keluarga korban kemudian melaporkan apa yang menimpa JM ke Satreskrim Polrestabes Surabaya. Sementara itu, WY setelah menganiaya korban langsung melarikan diri. Diduga dia kabur ke kampung halamannya di Garut, Jawa Barat. Fugita mengungkapkan, kejadian yang dialami keponakannya tersebut pada Rabu (26/5) sekitar pukul 14.00. Saat itu, dia sedang di luar dan mendadak dihubungi kakek korban, Budianto (77),

Surabaya, Memorandum Petualangan dua penjambret yang kerap meresahkan masyarakat berakhir di penjara. Mereka adalah Rendi Demonstra Refor Romadona (22), dan Iksan (21). Kejahatan kedua pelaku yang tinggal di Jalan Tambak Asri itu gagal setelah ditangkap Tim Antibandit Polsek Karangpilang. Sementara itu, Kapolsek Karangpilang Kompol Samsul Hadi SH mengatakan, aksi terakhir pelaku menimpa pasangan suami (pasutri) Handoko (39), dan istrinya, Ninik, warga Jalan

Fugita Purnama menunjukkan laporan penganiayaan terhadap JM di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (28/5).

Bersambung ke halaman 11

Bebas, Kembali Edarkan Sabu Surabaya, Memorandum Empat tahun menjadi warga binaan Lapas Medaeng Sidoarjo, tak membuat Sadi (50), warga Jalan Sidoyoso Wetan ini jera. Pria yang kesehariannya tinggal di gubuk area permakaman Rangkah itu kembali meringkuk di penjara karena mengedarkan sabu. Kapolsek Semampir Kompol Ariyanto Agus mengatakan, tersangka ditangkap anggotanya setelah ada laporan dari masyarakat terkait aktivitas transaksi jual beli narkoba di area permakaman tersebut. Menindaklanjuti laporan yang diterima, polisi secara diam-diam melakukan pengintaian. Sampai akhirnya sekitar pukul 04.00, tersangka disergap ketika sedang Bersambung ke halaman 11

ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS

Suami Masuk Bui, Istri Minta Cerai FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Oleh: Arief Sosiawan

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Siswa SD Dianiaya Tetangga hingga Koma

Anis (nama samaran) tidak kuat menahan malu akibat suaminya, Udin (samaran juga), masuk penjara karena menggunakan narkoba jenis sabu. Ia tidak menyangka suami yang diharapkan bisa menjadi contoh yang baik

Sadi

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

Bersambung ke halaman 11

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SABTU KLIWON, 29 MEI 2021 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Polresta-BNNK Sidoarjo Gandeng Pemuda Perangi Narkoba Terjerat Pinjol, Bobol Masjid dan Musala Sidoarjo, Memorandum Edi Santoso (38), pelaku pencurian sepesialis musala, masjid, dan rumah kosong diringkus unit reskrim Polsek Sedati. Warga Desa Pabean, Kecamatan Sedati tersebut, diketahui terakhir beraksi di di Desa Pulungan. Kapolsek Sedati Iptu Agnis J Manurung mengatakan, penangkapan bermula dari laporan pencurian di Masjid Al Hikmah di Pulungan. “Personel kami kerahkan ke lokasi untuk melakukan penyelidikan,” katanya, Jumat (28/5). Petunjuk penting didapat polisi setelah memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV). Aparat pun melakukan pengejaran, hingga akhirnya meringkus pelaku di rumahnya. Dalam pemeriksaan, Edi mengaku sudah 13 kali beraksi. Sasarannya masjid, musala dan rumah kosong di kawasan Gedangan, Buduran, Sedati, dan Kota Surabaya. Agnis menjelaskan, hasil pencurian di 13 lokasi itu, hanya beberapa barang bukti yang dapat diamankan. Di antaranya dua buah amplifier M270, mixer, satu kotak amal, dan AC. “Hanya barang itu yang berhasil kami amankan. Sisanya sudah dijual,” katanya. Edi mengaku nekat mencuri karena terlilit hutang online. “Untuk bayar hutang di pinjaman online (pinjol) Rp 10 juta,” aku Edi. (fjr/jok/epe)

Mr X Tewas Ditabrak Truk di Tebel Sidoarjo, Memorandum Polisi masih menelusuri identitas pesepeda yang tewas ditabrak truk tangki di Jalan Raya Tebel, tepatnya di depan Warung Bursa Kupang, Kamis (28/5) sekitar pukul 23.30. “Kami berharap jika ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya segera menghubungi kami,” kata Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistyono kemarin. Ia menyebutkan, kecelakaan ini diduga akibat kurang kehati-hatian pengguna jalan. Sugeng menjelaskan, kecelakaan berawal ketika truk tangki bernopol W 8695 DR yang dikemudikan Mulyono (41), warga Dusun Genting RT 02/RW 05, Desa Sukolelo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, meluncur dari selatan. Diduga, sopir truk teledor sehingga tidak mewaspadai kondisi jalurnya. Akibatnya, truk menghantam Mr X yang melaju searah kendati sudah menepi. “Seketika itu, pengendara sepeda pancal dihantam truk dan meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). Pengemudi truk masih jalani pemeriksaan di mapolres,” ujarnya. (bwo/jok/epe)

Sidoarjo, Memorandum Pencegahan peredaran narkoba jadi atensi utama Polresta Sidoarjo. Termasuk dengan menggandeng tokoh pemuda agar turut berperan aktif menabuh genderang perang terhadap peredaran narkoba. Untuk menyamakan tujuan, Jumat (28/5), digelar focus group discussion (FGD) di Gedung Serbaguna Mapolresta Sidoarjo. Acara ini juga melibatkan BNN Kabupaten (BNNK) Sidoarjo. Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana membuka FGD yang dihadiri sejumlah tokoh pemuda. Ia menegaskan, perang terhadap peredaran narkoba memang harus melibatkan semua kalangan. “Diharapkan peran serta dari para tokoh pemuda di Kabupaten Sidoarjo, dapat membantu kepolisian dan BNN untuk mengedukasi masyarakat. Khususnya generasi muda akan bahaya narkoba. Berikan pemahaman ke masyarakat bahwa narkoba dapat merusak generasi muda kita, dan jadilah contoh

yang baik di tengah mereka,” jelasnya. Kasi Pencegahan dan Pembinaan Masyarakat BNNK Sidoarjo Kompol Saida yang jadi salah satu narasumber, menyebutkan jika penyebaran narkoba tidak pandang bulu. Dengan mudah mempengaruhi siapa saja. “Sampaikan bahaya narkoba bagi kesehatan, dan ancaman hukuman bagi mereka yang terlibat dalam narkoba,” katanya. “Kita semua berharap generasi muda di wilayah kita dapat terselamatkan dari bahaya pengaruh narkoba. Karenanya mari kita nyatakan untuk memerangi narkoba secara bersama-sama,” ajak Kompol Saida yang disambut koor peserta dengan antusias. (jok/epe)

FOTO: MEMORANDUM/JOKO S

Polisi memamerkan tersangka dan barang bukti.

Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana memberikan sambutan pada pembukaan FGD peran pemuda untuk aktif memerangi narkoba.

Warga Sidomulyo Divaksin Covid-19

Warga menunggu paparan dari kades Sidomulyo di balai desa sebelum vaksinasi massal dimulai.

Sidoarjo, Memorandum Warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Krian yang sudah mendaftar vaksinasi Covid-19, berkumpul di pendopo desa, Jumat (28/5). Mereka yang semuanya berumur 40 tahun ke atas akan divaksin tenaga kesehatan Puskesmas Krian dan bidan desa. Vaksinasi berjalan lancar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Kepala Desa (Kades) Kunadi turut memantau vaksinasi

Ini Negeri Sulap Ganjar di-bully partainya setelah sukses menaklukkan media sosial. Ganjar dituding terlalu berambisi ingin menjadi presiden lewat usaha keras menjajakan diri di media sosial. Kedua, soal penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), maupun sekolah menengah atas (SMA) yang problematikanya tetap seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni; keluhan wali murid yang kebanyakan tidak sepakat dengan sistem yang diberlakukan. Kedua persoalan ini sejujurnya masing-masing memiliki karakteristik problem yang ber-

bersama kepal Puskesmas Krian dr Sukoco. “Antusias warga Desa Sidomulyo sangat baik. Dari kuota penerima, warga yang datang jumlahnya sangat lumayan. Total warga yang divaksin 174 orang,” terang Kunadi. “Semoga dengan program vaksinasi massal ini, masyarakat Desa Sidomulyo tidak ada lagi yang takut untuk divaksin. Serta semua sehat dan terhindar dari Covid-19,” tambahnya. (is/jok/epe)

Sambungan dari halaman 1 beda. Tapi memiliki kesamaan, yakni melibatkan kepentingan rakyat. Kepentingan hajat orang banyak. Soal Ganjar, jelas berkaitan dengan nasib bangsa dan negara ini karena isu suksesi kepemimpinan nasional meski bagi awam masih terlalu dini mengingat pemilihan presiden berlangsung 2024 alias masih tiga tahun lagi. Belum saatnya bermain sulap-sulapan. Soal PPDB lebih menarik mengingat hal yang menentukan nasib anak-anak bangsa untuk mendapatkan hajat kependidikan yang terbaik. Sepertinya (dua hal itu), membicarakan persoalan

PPDB lebih aktual dan lebih penting didulukan mengingat sistem PPDB banyak disorot hingga disebut tidak layak dipakai. Sistem yang terbagi dalam tiga jalur (kelompok) besar; afirmasi, zonasi, dan prestasi itu tidak cukup baik kalau digunakan menjaring anak didik baru mendapatkan hak sekolah terbaiknya. Pada sistem ini celah permainan oknum masih sangat memungkinkan. Secara adminitratif ataupun akademik, oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab bergentanyangan memainkan peran. Alhasil, kemurnian penerimaan anak didik baru sangat bisa dikotori

ulah tangan-tangan kotor mereka (oknum). Di berbagai diskusi, persoalan ini sudah dikupas habis. Baik yang positif atau yang negatif, sudah diblejeti tuntas. Tetap saja keluhan demi keluhan meluncur dari wali murid tak terbendung jumlahnya yang menghujat sistem ini. Ada yang menilai, sistem PPDB kali ini dapat menyulap nilai murid bodoh menjadi pintar. Menjadikan murid yang dalam kesehariannya biasa-biasa saja, (karena nilai disulap) dapat dengan mudah melenggang ke kursi sekolah yang dianggap bagus. Tak hanya itu, sistem PPDB

yang diberlakukan saat ini juga membuka peluang main mata antara sekolah dengan oknum untuk menitipkan anak didik meski nilainya di bawah standar yang ditentukan sekolah. Lantas muncul pertanyaan, dua puluh tahun ke depan seperti apa jadinya siswa yang kini sedang bersekolah? Apa gak ada sistem lain yang layak digunakan untuk menerima siswa baru agar masa depan bangsa ini lebih baik? Pasti menjawab berbagai pertanyaan itu tidak mudah. Sebab, sistem pendidikan yang diberlakukan di negeri ini masih apa kata penguasa hingga terkesan suka-suka seperti iklim

di partai politik jika sedang suka dipakai jika sudah tidak disukai

di-bully. Kita seolah diingatkan: ini negeri sulap! (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

Ombak Tak Bersahabat, Nelayan Takut Melaut Surabaya, Memorandum Kondisi ombak yang belum bersahabat sejak Kamis (27/5) hingga mengakibatkan banjir rob pesisir Pantai Kenjeran, membuat para nelayan di kawasan Nambangan memilih menambatkan perahunya. Mereka takut karena cuaca tidak menentu.

Pengurus KONI Jatim berfoto bersama anggota BPJS setelah penandatanganan MoU.

Surabaya, Memorandum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur melakukan penandatanganan MoU dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Jumat (28/5)siang. Ketua KONI Jatim Erlangga Satriagung mengatakan, penandatanganan MoU bersama BPJS Ketenagakerjaan sangat penting. Hal itu bertujuan untuk memberikan jaminan bagi para atlet yang tergabung dalam pemusatan latihan daerah (puslatda). “Kita beri perlindungan bagi atlet mereka pahlawan olahraga kita, sehingga kita paham bahwa menjalankan profesinya perlu ada perlindungan,” terang Erlangga usai acara penandatanganan MoU, Jumat (28/5). Dengan adanya jaminan ini, lanjut dia, diharapkan atlet lebih merasa nyaman. Sebab, apabila ada kecelakaan kerja yang tidak diinginkan semua biaya perawatan akan ditanggung semua oleh BPJS. “Jadi kecelakaan model apapun bisa dicover oleh BPJS. Ini membuat atlet nyaman karena merasa aman ketika negara hadir memberi perlindungan saat dia (atlet) menjalankan profesinya dengan berbagai risiko,” imbuh dia. Erlangga menyebut, jaminan ini diberikan khusus untuk seluruh atlet, pelatih, dan mekanik yang tergabung dalam puslatda. Di mana, biaya premi seluruhnya akan ditanggung oleh KONI Jatim. Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Timur Andrey J Tuamelly menyambut baik inisiatif KONI Jatim yang melindungi aset pahlawan di bidang olahraga. “Siapa bilang atlet itu tidak bisa dilindungi. Jadi atlet punya hak dapat jaminan sosial. Mereka melakukan aktivitas dan juga mengharumkan nama daerah,  Bersambung ke halaman 4 

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Jamin Perlindungan Atlet, KONI Gandeng BPJS

 Bersambung ke halaman 4 

Perahu nelayan Nambangan tampak rapi bersandar.

Pemkot Bantu Pemasaran PERMASALAHAN tengkulak menjadi salah satu uneg-uneg yang disampaikan nelayan ketika dialog dengan Wakil Wali (Wawali) Kota Surabaya

ILUSTRASI: ISTIMEWA

Armuji di Sentra Ikan Bulak (SIB) ketika melihat kondisi pascabanjir rob, Jumat (28/5). Untuk itu pemkot  Bersambung ke halaman 4 

Seperti yang diutarakan oleh Abdul Sukur anggota tim nelayan Samudra Jaya dari persatuan nelayan Nambangan, bila baik timnya ataupun tim nelayan Bintang Laut kompak tak melaut hingga beberapa hari ke depan. Sebab mereka menganggap risiko keselamatan tinggi.

Wawali Surabaya Armuji ketika meninjau Sentra Ikan Bulak (SIB) usai bertemu nelayan Kenjeran.

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

KOTA SURABAYA

SABTU KLIWON, 29 MEI 2021 HALAMAN 3


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SABTU KLIWON, 29 MEI 2021 HALAMAN 4

Korsel dan AS Lepas Masker

Ahli Epidemiologi: Indonesia Jangan Meniru Lantas apakah Indonesia akan dapat mengikuti jejak negara-negara lain seperti Korsel dan AS untuk melepas masker? Menanggapi hal ini ahli Epidemiologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Windhu Purnomo mengatakan, belum ada penelitian yang pasti soal hubungan

mulus, banyak perdebatan sampai sekarang,” ungkap Windhu, Jumat (28/5). Menurutnya, perbedaan jenis vaksin yang digunakan oleh Indonesia dengan negara-negara yang menerapkan kelonggaran masker patut menjadi pertimbangan.Vaksin

vaksinasi dengan melepas masker atau pun melonggarkan prokes 3M, sehingga Indonesia jangan meniru. “Kebanyakan ahli bilang belum boleh. Kebijakan CDC USA untuk mendapatkan persetujuan kan juga tidak

yang digunakan oleh Indonesia adalah vaksin Sinovac dan AstraZeneca, sementara Korsel menggunakan jenis Pfizer/BioNTech atau vaksin mRNA. “Sedangkan kita sebagai pengguna vaksin inaktif dan banyak negara lain, belum punya cukup data untuk hal ini,” ujar Windhu. Selain itu, kondisi di Amerika Serikat (AS) tentu berbeda dengan Indonesia, sehingga pemerintah tetap mewajibkan penerapan protokol kesehatan (prokes). Walau begitu,

FOTO: MEMORANDUM/ROZAAQ

Surabaya, Memorandum Pemerintah Korea Selatan (Korsel) mengizinkan penduduknya yang telah disuntik vaksin Covid-19 setidaknya satu dosis untuk lepas masker di luar ruangan, mulai Juli mendatang. Pedoman serupa sebelumnya juga dikeluarkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC USA).

ILUSTRASI: ISTIMEWA

Windhu Purnomo

Pejuang Surat Ijo Kompak Tolak Bayar Surabaya, Memorandum Meski Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan kelonggaran dengan potongan 50 persen untuk pembayaran retribusi, namun hal itu tidak membuat warga surat ijo tergiur. Sehingga mereka tetap menolak untuk membayar retribusi tersebut. Bahkan terkait hal ini Ketua Umum Komunitas Pejuang Surat Ijo Surabaya (KPSIS) Harijono mengimbau kepada seluruh warga berlahan surat ijo agar tak perlu mengindahkan pengumuman dari Dinas Tanah Kota Surabaya tersebut. “KPSIS sudah memaklumatkan di gedung DPRD Surabaya agar tidak perlu membayar retribusi surat ijo. Kalau kita membayar berarti kita mengakui tanah yang kita tempati milik pemkot,” tegas Harijono, Jumat (28/5). Karena tanah yang ditempati oleh warga surat ijo ini, menurut Harijono sudah dikuasai oleh warga, sehingga pemkot tidak perlu membuat pengumuman tersebut.

Di sisi yang lain, Harijono melihat surat pengumuman tersebut hanyalah sebagai strategi pemkot untuk menggaet kembali warga berlahan surat ijo agar mau membayar. “Karena sudah 50 persen lebih warga Surabaya bersurat ijo yang tidak membayar retribusi. Sehingga pengumuman seperti ini sia-sia, sudah tidak digubris,” tandasnya. Sebelumnya pemkot, melalui Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah belum lama ini mengeluarkan surat pengumuman bernomor 000/3488/436.7.11/2021 tentang Pengurangan Retribusi Izin Pemakaian Tanah (IPT) dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya ke-728. Surat tersebut berdasarkan Perwali Nomor 18 Tahun 2021. Dalam isi suratnya, Dinas Tanah Kota Surabaya memberikan diskon sebesar 50 persen dari besaran pokok nilai retribusi IPT atau surat ijo. Pengurangan retribusi tersebut diperuntukkan mulai tahun 2013 sampai dengan tahun 2021.(mg3/tyo)

Surabaya, Memorandum Pucuk pimpinan Yayasan Hang Tuah (YHT) cabang Surabaya resmi berganti, Jumat (28/5). Pergantian ketua pengurus YHT menyerahterimakan dari Drs SD Seputra SKM MM kepada penggantinya Letkol Laut (KH) Drs Ambar Kristiyanto MSi. Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah, Ketua YHT Cabang Surabaya dinahkodai oleh seorang pamen TNI AL yang masih aktif. Upacara serah terima jabatan yang berlangsung di long room SMP HangTuah 6 Excellent Juanda ini disaksikan langsung oleh Ketua UmumYHT Laksda (Pur) Amri Husaini, serta pengurus inti PPYHT Jakarta, Anggota Pengawas Daerah II Ny Dewi Iwan Isnurwanto, para kepala sekolah dilingkungan YHT Cabang Surabaya dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, dan SMK . Serah terima jabatan diawali dengan penandatangan berita acara serah terima jabatan serta secara simbolis ketua pengurus baru Ambar menerima berita acara sertijab tersebut dari Seputra selaku ketua pengurus lama. “Selaku Ketua PengurusYHT Cabang Surabaya akan memimpin 34 satuan pendidikan mulai dari tingkat TK,SD,SMP,SMA dan SMK yang berada di

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Pemkot Diskon 50 Persen Biaya Retribusi

Letkol Ambar Nakhodai Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya

Ketua Pengurus Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya diserahterimakan dari Drs SD Seputra SKM MM kepada penggantinya, Letkol Laut (KH) Drs Ambar Kristiyanto MSi.

Surabaya dan Sidoarjo,” ujar perwira menengah aktif yang masih berdinas di Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut ( Kodiklatal). Ambar menjelaskan bila selama berdinas di TNI Angkatan Laut, dirinya masuk di TNI AL pada

tahun 1988, langsung bertugas di lingkungan Akademi TNI Angkatan Laut (AAL) hingga tahun 2005. Selanjutnya bergeser ke Kodiklatal, dan sempat menjadi orang nomor dua di STTAL ( Wadan STTAL ) kemudian kembali ke Kodiklatal di Pusdik Dukum, Gumil dan pada 2019 menjadi Kepala Sekolah di SMK KAL-1. Di SMK KAL-1 sempat menorehkan sejarah menjadi SMK terbaik dalam Pameran Teknologi dan Lomba Festifal Extrakurikuler tingkat SMK dan SMA se-Jawa Timur dengan menampilkan Karya Inovasi Teknologi Institusi (KITI). Setelah usai pelaksanaan sertijab Ketua Pengurus Yayasan Hang Tuah cabang Surabaya, Ambar memberikan pengarahan awal kepada seluruh kepala seolah yang berada di lingkungan cabang Surabaya. Dalam kesempatan tersebut Ambar menyampaikan harapan akan masa depan YHT Cabang Surabaya. Ambar juga menekankan agar setiap satuan pendidikan selalu menjaga kebersihan lingkungan. “Setiap satuan wajib mengadakan penghijauan dengan menanam pohon guna menjaga lingkungan yang sehat,” tegas Ambar.(alf/tyo)

Yustisi Prokes, Koramil Tandes Bagikan Masker FOTO: MEMORANDUM/ARIS

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Komunitas Pejuang Surat Ijo Surabaya (KPSIS) di depan gedung dewan.

pemerintah tetap menghormati panduan yang dikeluarkan CDC USA. “Pemerintah Indonesia punya cara sendiri dalam menangani pandemi Covid-19. Kita harus 2 kali pro vaksin dan wajib prokes, belum bisa teg melepas masker,” tegasnya. me Windhu juga menyebutkan bahwa pedoman CDC USA memperm bolehkan melepas masker apabila imunisasiny telah lengkap tingkat imunisasinya y Namun Na (herd immunity). pencapaian herd immunityy atau 70 persen Indone masih jauh vaksinasi di Indonesia dari harapan, begitu pula target pemerintah melakukan 1 juta vaksinasi Covid-19 per hari hari. lam karena ke“Masih lama, cepatan vaksin vaksinasi kita masih Rata-rat per hari hanya lambat. Rata-rata h mencapai 200 hingga 300 ribu seper vaksinasi, sepertinya masih banyak yang belum mau divaksin. Kemenke terus berusaha Tetapi Kemenkes meningkatkan ya sampai 500 te ribu per hari,” terangnya. P Sementara Pakar Imunologi Universitas Air Airlangga (Unair) Agun Dwi Wahyu Surabaya Agung meng Widodo mengatakan bahwa imun kondisi dan imunitas tubuh seseperl diperhatikan. orang pun juga perlu t Perhitungan terkait keuntunti gan dan risiko tidak bermasker pentin lantaran vakmenjadi penting, diperu sin tidak diperuntukkan untuk vi membunuh virus melainkan ke membentuk kekebalan tubuh. “Oran yang mele“Orang ma pas masker harus memaha mahami risiko bagi diri dirinya sendiri, mis misalnya penderita kanker, tidak m mungkin tidak bermasker sekalipun sudah d divaksin. Pend derita HIV yang sis sistem imunnya bel belum bagus,” paparn parnya.(mg1/tyo)

Babinsa Koramil Tandes Koptu Rasmadi memasangkan masker pengguna jalan.

Surabaya, Memorandum Babinsa Koramil Tandes Koptu Rasmadi bersinergi bersama jajaran samping menggelar operasi yustisi protokol kesehatan (prokes) di Jalan Simomulyo I, Jumat (28/5) pagi. Dalam kegiatan ini, selain memberikan imbauan, petugas juga membagikan masker. “Dalam razia ini tidak hanya para pengguna jalan, kami juga menyasar warkop, ruko, serta pengunjung

yang tidak mentaati prokes,” ujar Rasmadi. Dengan aktif menggelar razia ini, masih menurut Rasmadi, bertujuan menciptakan situasi kondusif dalam meningkatkan disiplin dan penegakan protokol kesehatan. Sehingga pandemi ini bisa segera berlalu, dan kondisi kembali normal. “Kami juga membagikan masker kepada para pengguna jalan serta pengunjung sekitaran warkop dan ruko,” lanjut Rasmadi. (tyo/fer)

Pemkot Bantu Pemasaran akan membantu memasarkan hasil tangkapan agar tidak dipermaikan tengkulak. “Tadi disampaikan ada ketergantungan dengan tengkulak, di mana pada saat ikan itu berlimpah atau musimnya ikan,

Jamin Perlindungan... artinya mereka pahlawan olahraga yang mempunyai hak dilindungi,” kata dia. Untuk itu, kata dia, BPJS Ketenagakerjaan memiliki hak melindungi para atlet dengan dua progam. Pertama, program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Jadi, apabila atlet mengalami kecelakaan dalam proses

maka jualannya malah turun. Ini yang harusnya kita carikan pemecahan,” ujar Cak Ji panggilan akrab Armuji. Tambahnya, untuk itu, Cak Ji meminta kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian

Sambungan dari halaman 3 latihan sejak mulai berangkat dari mes atau rumah ke tempat latihan sampai pulang latihan akan ditanggung penuh oleh BPJS sampai sembuh. “Bahkan sampai ada cacat dan lain-lain itu dilindungi, termasuk kematian kecelakaan kerja, termasuk biaya trasportasi laut darat udara semua ditanggung,” pungkas dia.(fdn/tyo)

Sambungan dari halaman 3 (DKPP) Kota Surabaya untuk memperhatikannya dan jangan sampai nelayan mengalami hal seperti itu. “Ini yang harus kita tingkatkan. Paling tidak harga itu stabil, supaya tidak dimanfaatkan para tengkulak,” pungkas Cak Ji. Sedangkan untuk masalah banjir rob ini, Cak Ji mengatakan bila masih bisa dikondisi-

kan. Dirinya mengimbau agar nelayan tidak memaksakan diri melaut bila kondisi tidak memungkinkan. “Pentingkan keselamatan diri, tunggu kondisi cuaca kembali normal,” pesan Cak Ji pada nelayan. Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Yuniarto Herlambang menam-

bahkan, bahwa pihaknya saat ini sudah mengumpulkan para nelayan untuk masalah marketnya. “Kita ajari online. Dan membantu nelayan untuk marketnya,” jelas Herlambang. Lanjut Herlambang, ke depan pihaknya akan mengidentifikasi restoran Surabaya terkait seafood. “Nanti kita padukan hasil nelayan dan akan disampaikan

ke mereka dan bisa memprioritaskan belinya di sini (nelayan, red),” ujar Herlambang. Herlambang menegaskan, bahwa masalah tengkulak itu sudah lama dan pihaknya hanya sebagai penengah di antara mereka (nelayan dan tengkulak). “Musim ikan harganya murah, informasinya seperti itu.

Ombak Tak Bersahabat, Nelayan Takut Melaut “Tidak melaut dulu, mas, ombaknya masih tinggi, tidak mau ambil resiko. Kita lihat cuacanya ini masih tidak menentu, mungkin akan kembali melaut dua atau empat hari lagi,” ujarnya, Jumat (28/5). Diakui Abdul, kondisi pasang air laut saat ini tidak separah sehari sebelumnya.

Namun dinilainya tetap tinggi terlebih pada pagi harinya sempat hujan angin dengan intensitas sedang di sekitar pesisir Kenjeran. “Tadi pagi-pagi sudah gelap, hujan disertai angin, air laut sempat naik tapi tidak separah hari kemarin yang sampai masuk ke rumah warga,” paparnya.

Intinya kita menengahi di tengah-tengah mereka,” ujarnya. Disinggung soal kerugian ketika dijual ke tengkulak, Herlambang menambahkan, bahwa itu bukan rugi tetapi keuntungann terlalu mepet. “Bukan rugi, terlalu mepet keuntungannya hanya untuk hidup saja,” pungkas Herlambang. (fer/tyo)

Sambungan dari halaman 3 Atas cuaca tak menentu ini, para nelayan yang kesehariannya mencari ikan di laut kini menganggur. Mereka berharap kondisi ini cepat berangsur membaik. Sedangkan akibat banjir rob tidak ada perahu nelayan yang rusak. “Alhamdulillah tidak ada perahu teman-teman yang rusak ataupun

karam. Kemarin beberapa perahu ada yang sempat tenggelam tapi setelah air surut kembali nampak lagi. Sebelum kejadian kita sudah tahu dan sudah kita persiapkan betul jangkar dan pengaitnya,” pungkas Abdul yang telah puluhan tahun berprofesi sebagai nelayan ini. (mg3/tyo)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SABTU KLIWON, 29 MEI 2021 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Banyak Perangkat Bolos, Camat Diminta Tegas Aparat desa wajib masuk kantor setiap hari karena mereka sudah digaji oleh negara untuk melayani masyarakat. Apalagi sekarang ada kenaikan gaji perangkat desa jadi harus bertanggung jawab terhadap profesinya,” ujar Kabid Pemerintahan Desa (Pemdes) DPMD Sumenep Supardi, Jumat (28/5). Pardi berharap seluruh camat memperketat pengawasan terhadap seluruh aparat desa di wilayahnya. Ia tidak ingin masyarakat yang butuh pelayanan terganggu karena perangkat desa membolos di jam kerja. “Banyak laporan yang masuk. Ada desa yang balainya tidak ditempati sama sekali,

ada yang perangkatnya hanya gantian masuk kantor, bahkan ada rumah kepala desa yang dibuat balai. Ini camat harus bertanggung jawab untuk memberikan pembinaan,” ungkap dia. Menurut Pardi, jika masalah keaktifan aparat desa dibebankan ke DPMD maka pemerintahan tidak jalan. Sebab, ada camat yang lebih bisa menjangkau dan mempunyai tanggung jawab. Sehingga jika ada perangkat yang tidak masuk kantor, pihaknya berharap camat melakukan tindakan. Ia menambahkan, tidak hanya perangkat desa di tingkat sekretaris desa (sekdes), kepala urusan (kaur), dan lainnya yang wajib ngantor. Seluruh

FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR

Sumenep, Memorandum Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep meminta seluruh camat rutin mengontrol aparat desa. Sebab, banyak laporan masyarakat terkait aparatur desa yang jarang masuk kantor.

Penjagaan di salah satu balai desa ketika pilkades serentak, beberapa waktu lalu.

kepala dusun juga diwajibkan ngantor karena sudah mendapat honor. Karena itu, ia berharap desa-

-desa di Sumenep mempunyai absensi online sehingga aparat desa yang bolos kerja bisa ketahuan dan mudah dipantau.

Sejauh ini, sudah ada beberapa desa yang menggunakan sistem absensi seperti di lingkup aparatur sipil negara (ASN).

“Kebijakan ini memang tidak ada reward maupun sanksi, tapi jika aparat desa disiplin tentu desa akan cepat

berkembang dan akan memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya. (aan/epe)

Rob Terjang Desa Tanjung Pamekasan, Memorandum Pasca terjadinya gerhana bulan, sejumlah halaman rumah yang berdekatan dengan laut di Dusun Kotasek, Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, terendam banjir rob, sejak Kamis (27/5) pagi. Banjir itu disebabkan naiknya permukaan air laut. Sehingga air pasang tersebut menggenangi beberapa rumah milik warga. Banjir rob tersebut terjadi sejak pukul 10.00 hingga 13.00. Supervisor PusdalOps PB BPBD Pamekasan Budi Cahyono mengatakan, kenaikan muka air laut atau banjir rob disebabkan karena terjadinya pasang air laut maksimum. “Tapi fenomena rob di Desa Tanjung ini bukan karena adanya gerhana bulan. Tapi lebih disebabkan kenaikan pasang air laut maksimum. Fenomena itu diperkirakan akan terjadi hingga 29 Mei 2021. Itu sudah berdasarkan info dari BMKG,” ujar Budi kemarin. Budi melanjutkan, fenomena itu kemungkinan akan mengganggu kelancaran aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat khususnya mereka yang tinggal di dekat pesisir. Dia meminta agar warga pesisir bisa lebih waspada. “Semoga tidak berdampak bagi kegiatan dan aktifitas masyarakat tanjung, Pademawu dan pesisir lainnya,” ujarnya. Sementara itu warga setempat, Hisam Mualim mengaku jika fenomena banjir rob memang bukan hanya sekali terjadi tahun ini. Dia bersama warga lainnya tidak kaget dengan hal itu. Fenomena itu bahkan akan terjadi selama 3 kali. “Biasanya 3 kali kok, kami tidak kaget karena hal ini biasa,” ujar Hisyam. (*/sjk/epe)

Covid-19

Varian Baru belum Terdeteksi Masuk Pamekasan Pamekasan, Memorandum Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan memastikan varian baru virus corona yang penularannya lebih cepat, belum terdeteksi di daerahnya. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Pamekasan Achmad Marzuki berharap, varian baru itu jangan sampai masuk. Syaratnya, masyarakat harus tetap taat menerapkan protokol kesehatan. “Alhamdulillah di Pamekasan tidak ada, dan mudah-mudahan tidak pernah ada. Supaya tidak ada virus corona varian baru ataupun yang lama, pastinya kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan,” katanya, Jumat (28/5). Dia menerangkan, virus corona varian baru tersebut penurannya lebih cepat dan penyebarannya lebih luas. Salah satu cara yang dilakukan untuk menekan angka penularan virus tersebut dengan memaksimalkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro (PPKM mikro) hingga tingkat desa. “Di beberapa daerah di Indonesia sudah ada virus dengan varian baru ini, semoga di Pamekasan tetap tidak ada,” pungkasnya. (*/sjk/epe)

Bupati R Abdul Latif Amin Imron menyerahkan secara simbolis dana insentif kepada perwakilan guru madin.

mereka yang pasti terdampak pandemi,” tandas Bambang. Sebelumnya, bupati setelah menyalurkan dana insentif secara simbolis, mengingatkan jika situasi perekonomian masih belum stabil. Namun, pemkab tetap berusaha agar insentif itu berlanjut sejak digulirkan pada 2018. “Program ini

merupakan implikasi dari janji politik saya dan pak wakil bupati pada awal kepemimpinan. Diantaranya, ya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga guru madin dan guru ngaji,” tegas Ra Latif, sapaan akrabnya. Kiat untuk meningkatkan kesejahteraan para pendidik berbasis keagamaan

itu menurut Ra Latif memang harus menjadi skala prioritas. Pasalnya, etos pengabdian para guru madin dan guru ngaji selama ini sangat dibutuhkan untuk ikut membangun SDM masyarakat yang berkualitas dan berakhlakul karimah. Karena itu, Ra Latif bersyukur pemberian intensif guru ngaji dan madin masih bisa dipertahankan kendati dalam situasi pandemi. “Dana insentif ini juga berfungsi sebagai jaring pengaman sosial akibat dampak ekonomi dari pandemi Covid-19,” jelas Ra Latif. Selain pemberian insentif secara simbolis, pada kesempatan yang sama Ra Latif menyerahkan manfaat BPJS ketenagakerjaan kepada ahli waris guru ngaji dan madin yang mengikuti jaminan sosial BPJS ketenagakerjaan. “Keikutsertaan guru madin dan guru ngaji sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sifatnya sukarela. Inisiatif ini sangat baik dan penting. Sebab sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, mereka akan mendapat perlindungan jaminan sosial untuk masa depan mereka. Faktanya, sekarang sudah ada ahli waris dari guru madin danguru ngaji yang memetik azas manfaatnya,” pungkas Ra Latif. (ras/epe)

25 Persen DBHCHT untuk Operasional Tim Pemberantasan Cukai Ilegal Pamekasan, Memorandum Pemberantasan barang kena cukai ilegal terus dimasifkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Salah satu caranya melalui sosialisasi peraturan dan perundang-undangan tentang bea cukai. Anggarannya berasal dari dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT). Tugas ini dikoordinir Bagian Perekonomian Setdakab Pamekasan. Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Sri Puja Astutik SE mengatakan, tahun anggaran 2021, pemberantasan barang kena cukai ilegal dilakukan tim dengan melibatkan banyak pihak lembaga. “Seperti pihak bea cukai, kepolisian, TNI, satpol PP, dan Bagian Perekonomian sendiri. Mereka akan turun ke lapangan menuju titik target yang telah ditentukan,” sebutnya, Jumat (28/5). Bea cukai dilibatkan karena kegiatannya nanti memang menyita semua barang

kena cukai yang ilegal. Seperti rokok ilegal yang masih banyak dijumpai di pasaran. “Peran bea cukai bahkan lebih penting karena jadi penunjuk lokasi yang hendak dituju. Karena mereka yang punya datanya,” timpal Kasubag Pengendalian dan Distribusi Perekonomian Setdakab Farhatin Syaifillah yang turut mendampingi. Farhatin, merencanakan kegiatan itu sebenarnya dilakukan mulai Mei ini. Namun karena dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) belum digedok, otomatis tertunda. Diperkirakan segera dilakukan dalam waktu dekat. Farhatin menyebutkan, langkah ini sebelumnya tidak ada dalam program kegiatan tahun sebelumnya. “Baru tahun sekarang wajib untuk dilaksanakan karena tujuannya untuk penegakan hukum. Anggarannya sebesar 25 persen dari DBHCHT yang diterima Pemkab Pamekasan,” tegasnya. Sebagian anggaran itu sudah dipakai

FOTO: MEMORANDUM/SUJAK

Permukiman di Desa Tanjung yang diterjang banjir rob pascagerhana bulan.

Bangkalan, Memorandum Guru madrasah diniyah (madin) dan guru ngaji di Kabupaten Bangkalan akhirnya bisa bernapas lega. Dana insentif triwulan pertama Tahun Anggaran (TA) 2021 untuk 9.342 tenaga pendidik keagamaan sudah cair. Total nominalnya mencapai Rp 5.605.200.000. “Alhamdulillah, dana insentif triwulan pertama itu secara simbolis sudah diserahkan Bapak Bupati R Abdul Latif Amin Imron, Selasa (25/5 ) lalu di pendopo agung pemkab,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan H Bambang Budi Mustika, Jumat (28/5). Dana itu dibagikan merata. Rinciannya, 4.256 guru madin dan 5.086 guru ngaji. Masing-masing mendapat Rp 200 ribu per bulan yang cair tiga bulan sekaligus. Bambang berharap, dana insentif itu dimafaatkan dengan bijak. Apalagi di tengah masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. “Nominalnya memang relatif kecil. Tetapi dana insentif itu merupakan salah satu bentuk kepedulian pemkab kepada guru madin danguru ngaji yang honor bulanannya memang tak seberapa. Mudah-mudahan pencarian dana insentif ini bisa mengurang beban ekonomi

FOTO: MEMORANDUM/RAS

FOTO: MEMORANDUM/IST

9.342 Guru Madin dan Ngaji Digerojok Dana Insentif Rp 5,6 Miliar

Aktivitas kerja di Bagian Perekonomian Setdakab Pamekasan.

untuk sosialisasi di 13 desa. Sedangkan sanksi hukum bagi pelanggar, bea cukai nantinya yang lebih berwenang. DBHCHT merupakan dana yang bersifat

khusus dari pusat yang dialokasikan ke pemerintah daerah (provinsi, kota/ kabupaten) yang merupakan penghasil cukai tembakau. (adv/sjk/epe)

Musim Haji

Kemenag Tunggu Kepastian Kuota Sumenep, Memorandum Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep masih menunggu kepastian dari Pemerintah Arab Saudi mengenai penyelenggaraan haji dan kuota bagi calon jemaah haji (CJH) 2021. Kasi Haji Kemenag Sumenep Hj Innani Mukarromah mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan mengenai kepastian keberangkatan. “Sampai sekarang belum ada keputusan,

hanya saja sudah ada pembicaraan mengenai langkah-langkah atau skenario bila pelaksanaan haji bisa kembali dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19,” ujarnya, Jumat (28/5). Menurutnya, penyelenggaraan haji di tengah pandemi Covid-19 perlu ada beberapa penyesuaian. Terutama soal protokol kesehatan dan berbagai skenario dan mitigasinya termasuk pergerakan jemaah jika ada pemberangkatan. Pada

2020, sebanyak 671 CJH Kabupaten Sumenep batal berangkat akibat masih mewabahnya Covid-19. “Mudah-mudahan tahun ini ibadah haji bisa terlaksana, kami juga masih menunggu keputusan dari Pemerintah Arab Saudi mengenai kuota jemaah haji Indonesia yang diperbolehkan berangkat, karena Arab Saudi juga sangat hati-hati mengenai virus corona,” katanya. Sembari menunggu pengu-

muman resmi dari Pemerintah Arab Saudi, Kemenag Sumenep menyiapkan beberapa skenario untuk para jamaah, diantaranya menghimbau para jemaah untuk melaksanakan vaksinasi, melengkapi berkas administrasi serta menjaga kesehatan. “Sesuai data dari puskesmas, sekitar 60 persen CJH yang sudah divaksin sesuai jadwalnya masing-masing, hingga saat ini jemaah dari kepulauan yang banyak belum divaksin. Semoga

Hj Innani Mukarromah

saja semuanya bisa divaksin,” tambahnya. (*/aan/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

SABTU KLIWON, 29 MEI 2021 HALAMAN 6 - 7

Jelang Pilkades, Polres Sumenep Tekan Lonjakan Covid

Polisi Gencar Sosialisasi Larangan Knalpot Brong

Polisi menindak pemuda yang menggunakan knalpot brong.

Gresik, Memorandum Sosialisasi larangan penggunaan knalpot brong terus digencarkan jajaran Satlantas Polres Gresik. Berbagaii upaya preemtif hingga tindakan tegas terus ditegakkan. Salah satu bentuk sosialisasinya adalah membuat imbauan edukasi bagi masyarakat. Jumat (28/5), satlantas menyebar poster, selebaran, dan memasang banner larangan penggunaan knalpot bising yang mengganggu kenyamanan tersebut. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto didampingi Kasatlantas AKP Yanto Mulyanto P menegaskan, bahwa penggunaan knalpot brong dilarang. Masyarakat yang melanggar

d dapat dikenai pasal 285 ayat (1) UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Oleh karenanya, m masyarakat diimbau t tidak memakai knalpot brong. Lebih baik menggunakan knalpot standar demi kenyamanan bersama. "Menggunakan knalpot brong melanggar Pasal 285 (1) UU LAJ, sanksi pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp. 250 ribu," katanya, kemarin. Seperti diketahui, penggunaan knalpot brong meresahkan masyarakat, apalagi di malam hari. Di sisi lain, knalpot brong biasa dipakai untuk balap liar. Hal ini yang diantisipasi jajaran Polres Gresik dengan menggeber sosialisasi.(and/har/mik)

Kapolres Malang Minta Optimalkan Mobil Dinas Layanan Malang, Memorandum Un t u k m e n i n g k a t k a n pelayanan kepolisian kepada masyarakat, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengharapkan mobil dinas di masing-masing polsek dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Hal ini menyusul adanya penyerahan mobil dinas layaj nan pada semua polsek jjajaran o LoPolres Malang oleh Biro il ini gistik Polda Jatim. Mobil an telah dilengkapi dengan perangkat pendukung, seelaperti komputer, meja pelayanan serta perangkatt n lain untuk pelayanan masyarakat. Keberadaan mobil dinas pelayanan ini dapat digunakan sesuai dengan tujuan adanya mobil tersebut, yaitu memberikan pelayanan pada masyarakat dan juga menjaga citra polri di tengah masyarakat. Kapolres Malang menegaskan agar mobil pelayanan se-

but sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara menyeluruh. “Agar Kapolsek melakukan pengecekan pelaksanaan operasionalnya, minimal 3 kali seminggu untuk berkeliling di tengah masyarakat dalam memberikan pelayanan kepolisian,” jelasnya.

Peras Uang hingga Minta Ngeseks, Tukang Servis Laptop Ditahan Bojonegoro, Memorandum Tukang servis laptop asal Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, IG (35), ditahan Satreskrim Polres Bojonegoro gara-gara memeras sejumlah uang hingga meminta ngeseks korbannya, CAM (30), perempuan asal Kelurahan Mojokampung.

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar memeriksa kesiapan mobil pelayanan. K

l lalu mobile di wilayah polsek masing-masing. “Kita Jaga kepercayaan pimpinan, untuk itu kita harus dapat meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat,” katanya. Diharapkan kapolsek jajaran dapat memantau langsung pemanfaatan mobil dinas terse-

Kapolres Pandia menunjukkan barang bukti dan tersangka IG saat rilis di mapolres.

Penggunaan mobil ini dapat disesuaikan dengan kondisi wilayah di masing-masing polsek sehingga keberadaannya sesuai harapan. Misalnya, dapat dimanfaatkan untuk memberikan layanan pelayanan dan bantuan kepolisian seperti SKCK, surat kehilangan maupun patroli wilayah. (*/ari/mik)

Tersangka memerdayai korban setelah berhasil mencuri data dari laptop yang diservisnya. Foto bugil korban yang ada di laptop diambil dan dipakai sebagai senjata untuk memeras. “Saat dipercaya untuk menservis laptop, tersangka IG malah membobol

data pribadi korban. Kebetulan di dalam laptop itu terdapat foto bugil korban,” ujar Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia dalam keterangan rilisnya di mapolres, Jumat (28/5). Lanjutnya, setelah menguasai fotofoto bugil korban, pelaku langsung

m menghubungi korban melalui pesan singkat dan meminta uang senilai Rp 10 juta. Jika korban tak memberinya, pelaku pun mengancam akan menyebarluaskan foto-foto bugil tersebut. “Korban dihubungi pelaku dengan disertai ancaman,” sambung Pandia. Tidak cukup hanya itu. Pikiran nakal pelaku pun muncul dengan memanfaatkan kesempatan ini. Yaitu meminta untuk berhubungan badan

3 Pilar Satgas Kawal Ketat Pemakaman Jenazah Positif Covid Kapolres AKBP Didik Hariyanto, selaku Wakil Ketua Satgas Covid Kabupaten, proses pemakaman jenazah warga yang meninggal karena covid, wajib dilakukan sesuai protak prokes yang berlaku. Itu sebabnya, personal tiga pilar tim satgas dari unsur polres, Kodim 0829 dan satpol PP, harus mengawal ketat pemakaman warga asal Kemayoran itu. Keluarga almarhum, kerabat dekat dan tetangga almarhun, tetap diperkenanankan hadir dan penyaksikan prosesi pemakaman. Namun semuanya harus dikawal ketat. Juga mentaati disiplin peneraman prokes, seperti wajib cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak ideal. Bahkan aat proses pemakaman,

keluarga korban harus menyaksikan dari jarak puluhan meter. “Alhadulillah, proses pemakaman bergulir lancar dan sakral. Tidak ada aksi protes apapun, seperti saat proses pemakaman warga terkonfirasi positif covid pada awal pandemi,” tegas Iptu Suyitno. Ada sinyalamen, komunitas warga mulai paham dan menyadari bahwa proses pemakaman jenazah penderita covid, tidak boleh ada iring-iringan kendaraan yang mengikuti mobil ambulance saat pemberangkatan jenazah. Sikap kompromi warga dalam kontes ini, tidak hanya terjadi dalam proses pemakaman jenazah warga penderita

covid asal Kelurahan Kemayoran dini hari tadi malam. Tetapi, juga bergulir lancar dan aman dalam dua kali proses pemakanan dua warga lainnya beberepara hari sebelumnya.Setidaknya dalam 5 hari terakhir ini, memang ada 3 warga asal Kecamatan Bangkalan Kota meninggal akibat terpapar virus asal Wuhan, Tiongkok itu. Ketiganya adalah warga Kelurahan Pengeranan, Kelurahan Pejagan dan terakhir warga Kelurahan Kemayoran. ” Alhamdulillah, proses pengawalan dan pengamanan tiga jenazah warga penderita covid itu, semuanya berjalan tertib, aman dan lancar. Tidak ada aksi protes sedikitpun,” pungkas Iptu Suyitno. (ras/mik)

Anggota Polresta Malang Kota Berlatih Bela Diri Malang, Memorandum Anggota Polresta Malang Kota beserta polsek jajaran menjalani pelatihan dan pembinaan bela diri Polri semester I TA 2021. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Mapolresta Malang Kota ini tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. "Untuk pembinaan dan pelatihan bela diri, diikuti 100 anggota. Sebagai latihan Polri di semester I TA 2021," terang Kasubbag Humas Polresta Malang Kota Iptu Ni Made Seruni Marhaeni. Dalam kegiatan itu, dipimpin tim instruktur bela diri, Aiptu Rudik Syaiful Fuad Ps Paurlatt a Subbag Pers Bagsumda Polresta Malang Kota, Aip-tu Eddy Supomo PS Panit I Lantas Polsek Kedungkandang, Bripka Irianto Pasau anggota Sattahti Polresta Malang Kota, Bripka Ogien Wirayudha anggota Polsek Sukun, Brigadir Eko Winardi anggota Subbag Sarpras Polresta Malang Kota.

orang, kami masih selidiki lagi,” tandasnya. Untuk barang bukti (BB) yang diamankan antara lain 1 buah laptop merk Accer Aspire 5 warna hitam, 1 buah handphone merek Samsung A51 warna hitam, 1 buah kabel data warna hitam, dan 1 buah amplop coklat berisi uang sejumlah Rp 2.790.000. Pelaku dijerat Pasal 4 ayat 4 Undangundang RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. “Ancaman hukumannya 6 tahun penjara,” pungkas Pandia. (top/har/mik)

Polres Blitar Amankan Pilkades Tegal Asri

Tiga pilar tim satgas memakamkan jenazah warga penderita covid.

Bangkalan, Memorandum Kasatbinmas Polres Bangkalan Iptu Suyitno bersama personel tiga pilar Satgas Penanganan Covid-19 Pemkab Bangkalan dari unsur bhabinkamtibmas, babinsa, satpol PP, dan Lurah Kemayoran Andi Irawan mengawal ketat proses pemakaman warga positif corona di pemakaman umum Kelurahan Mlajah, Kamis (23/5) pukul 23.00. “Almarhum terkonfirmasi positif covid. Sesuai ketentuan yang berlaku, proses pemakanan harus mengikuti protap pemakaman jenazah penderita covid,” kata Iptu Suyitno, Jumat (28/5) siang. Itu sebabnya, sesuai amanah

dengan korban. Setelah mendapati semua permintaan pelaku, korban langsung melapor ke polisi. Setelah mendapatkan laporan pelaku akhirnya ditangkap di Desa Mori, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro. Kini, pihak kepolisian juga masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Sebab polisi juga menemukan beberapa dokumen orang lain di handphone pelaku. Polisi menduga bahwa korbannya bisa lebih dari satu orang. “Sementara korban masih satu

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono foto bersama usai pengukuhan pengurus dai kamtibmas.

Kapolres Berharap Dai Kamtibmas Bantu Jaga Ketertiban dan Keamanan Kediri, Memorandum Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono mengucapkan terima kasih atas penghargaan setinggi-tingginya kepada ulama dan kiai yang hadir dalam kegiatan pengukuhan dai kamtibmas. Kapolres Lukman berharap, dengan dikukuhkannya dai kamtibmas dapat membantu petugas dalam menjaga ketertiban dan keamanan di masyarakat. “Keberadaan dai kamtibmas di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Kediri

u inu, diharapkan mampu membantu kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan lewat ceramah-ceramah yang menumbuhkan persatuan masyarakat dan dapat menjadi suri teladan," ucap kapolres saat mengukuhkan dai kamtibmas di Gedung Jana Nuraga Polres Kediri, Rabu (27/5) lalu. Dalam kegiatan tersebut Kapolres Kediri secara simbolis mengukuhkan dai kamtibmas dengan memakaikan jas dan sorban kepada perwakilan

p pengurus dai kamtibmastingkat tingkat polres dan polsek jajaran Polres Kediri. "Sekali lagi kami sampaikan terima kasih setinggi tingginya pada ulama dan kiai yang turut hadir dalam acara pengukuhan," pungkas Kapolres Lukman. Dalam acara pengukuhan dihadiri Kepala Kemenag Kabupaten Kediri, Ketua MUI Kabupaten Kediri, PJU Polres Kediri serta pengurus dai kamtibmas polres dan polsek. (mis/mik)

Blitar, Memorandum Pemilihan Kepala Desa Tegal Asri, Kelurahan Wlingi dikawal ketat keamanannya oleh anggota Polres Blitar dengan melibatkan personel dari Kodim 0808/ Blitar dan Pemkab Blitar, Jumat (28/5). Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela yang memimpin kegiatan tersebut menjelaskan, pilkades melalui PAW ini adalah yang pertama kali di Kabupaten Blitar. "Jadi harus kita manage dengan baik untuk menghindari adanya potensi gejolak sebelum, saat dan sesudah proses pemilihan. Juga perlu berkoordinasi dengan panitia untuk berlakukan prokes secara ketat guna meminimalisir terjadinya klaster baru karena kegiatan ini,” ujar Leonard. Masih menurut Kapolres Blitar, penempatan personel pengamanan nantinya akan digelar berlapis dan hanya perwakilan warga pemilih yang boleh memasuki area TPS untuk

m menghindari kerumunan. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan panitia agar kegiatan pencoblasan hari ini terjadwal sekaligus memantau kedisiplinan prokes warga yang menyalurkan suaranya. “Jika terjadi situasi kontijensi masing – masing penanggungjawab pengamanan sudah tahu apa yang harus diperbuat sehingga PAW Kades Tegalasri ini. Alhamdulillah bisa berjalan dengan aman, lancar sesuai yang kita rencanakan kemarin dan bisa menjadi role model pengamanan PAW serupa yang akan datang”. pungkasnya. Leonard juga menyampaikan, selain pengamanan saat proses pemilihan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan kedua calon jika nantinya terpilih tidak akan melakukan uforia yang berlebihan dengan mengadakan acara syukuran yang mengundang massa banyak karena masih dalam masa pandemi. (pra/mik)

Kapolres Leonard bersama anggota menjaga pilkades Tegalasri.

Srikandi Polres Probolinggo Kota Patroli sambil Bagikan Masker

Pelatihan bela diri di halaman Mapolresta Malang Kota.

Hadir juga Kasubbag Pers Polresta Malang Kota AKP Suyatmi SPd MM, Aiptu Agus DP anggota Provost Polresta Malang Kota, team medis Polresta Malang Kota. Pelaksanaan Protokol Kesehatan oleh Urkes Bag Sumda berupa cuci tangan menggu-

nakan handsanitizer dan pengukuran suhu tubuh. Pengarahan oleh Kasubbag Pers Bag Sumda Polresta Malang Kota. Sementara itu, materi latihan meliputi teknik dasar bela diri, dasar pukulan, dasar tangkisan, tendangan teknik jatuhan dan teknik dasar membawa

tahanan. Selain itu, teknik bela diri tanpa alat terkait melepaskan pegangan, melepaskan cekikan, melepaskan sekapan, menghindari pukulan/tendangan, menghindari serangan tongkat, pisau serta menghindari todongan celurit dan pistol. (edr/mik)

Probolinggo, Memorandum Jajaran kepolisian semakin intensif mengingatkan warga agar mematuhi protokol kesehatan (prokes).Warga juga diberikan masker sebagai upaya perlindungan dari kemungkinan terpapar virus corona. Seperti yang dilakukan Srikandi Polres Probolinggo Kota dengan membagikan masker kepada umat Islam yang hendak menggelar salat jumat, Jumat (28/5). “Kami menyambut baik upaya Kepolisian membagikan masker. Ini juga akan meringankan karena tentu kebutuhan masker di keluarga akan semakin banyak,” ujar Ahmad (45), salah satu warga yang hendak melaksanakan salat Jumat.

Srikandi Polres Probolinggo Kota membagikan masker kepada jemaah salat Jumat di Masjid Agung Raudlatul Jannah.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhamad Jauhari melalui Kasatbinmas AKP

Retno Utami mengatakan, sebagai institusi yang ikut serta bertanggung jawab terhadap

terhadap pelaksaan peraturan dan ketertiban di musim pandemi Covid-19, pihaknya pu-

nya kewajiban mengingatkan masyarakat untuk mematuhi P r o t o k o l Ke sehatan yang telah ditetapkan pemerintah yakni 5M. “Kami selalu ingatkan warga untuk gunakan masker, termasuk saat warga akan melaksanakan shalat Jumat. Kami langsung sambang ke masjid untuk ingatkan Jemaah patuhi Protokol Kesehatan,” kata AKP Retno Utami. Tak hanya itu, kata Retno Utami, tidak hanya mengingatkan, juga sekaligus memberikan solusi dengan membagikan masker kepada jamaah terutama yang tidak menggu-

nakan masker. “Kami bagikan masker kepada jamaah terutama yang tidak menggunakan masker sembari diingatkan agar jangan mengabaikan peringatan pemerintah soal penggunaan masker di tempat umum,” tandas Kasat Binmas. Di sisi lain, para Polwan ini juga menyempatkan pesan Kamtibmas serta mengingatkan untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan Covid-19. “Patroli sembari membagikan masker tersebut dilakukan untuk terus mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan sekaligus melaksanakan kegiatan patrol antisipasi pada tempat-tempat ibadah," pungkas Retno Utami. (mhd/yud/mik)

Sumenep, Memorandum Polres Sumenep terus berupaya mencegah lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Sumenep dengan berbagai cara. Tujuannya untuk mempertahankan status zona hijau peta covid di ujung timur Pulau Madura menjelang pilkades serentak. Kapolres Sumenep AKBP Darman mengatakan, pemilihan kepala desa (pilkades) yang akan diikuti ratusan desa akan dilaksanakan Juli 2021. Sehingga mulai saat ini kapolsek jajaran dan satuan polisi lainnya diinstruksikan untuk tidak mengendorkan sosialisasi dan operasi untuk mencegah penyebaran covid. “Kita tidak boleh lengah, Covid-19 masih berpotensi melonjak lagi di Sumenep karena di daerah lain sudah ada yang zona merah lagi. Maka kami harus waspada sejak saat ini untuk selalu mengingatkan masyarakat agar disiplin mematuhi protokol kesehatan,” ujar Kapolres Darman, kemarin. AKBP Darman menjelaskan, pelaksanaan pilkades serentak memang akan memberlakukan protokol kesehatan dengan ketat mulai menggunakan masker, handsanitizer, disediakan tempat cuci tangan, hingga pemisahan tempat pemungutan suara (TPS) di masing-masing dusun.

Polisi memberikan masker kepada warga.

Menurutnya, jika Covid-19 melonjak sebelum pilkades dilaksanakan, maka pihaknya tidak bisa menjamin pilkades serentak terlaksana dengan sukses. “Maka mulai saat ini ayo kita pertahank-

an bersama-sama zona hijau di Kabupaten Sumenep agar pelaksanaan pilkades lancar. Tujuan utamanya masyarakat Sumenep tidak ada yang terjangkit penyakit,” pungkas Kapolres Darman. (aan/mik)

100 Polisi Sidoarjo Cek Kesehatan Sidoarjo, Memorandum Urusan Kesehatan Polresta Sidoarjo (urkes) melaksanakan pengecekan kesehatan di Mapolresta Sidoarjo, Jumat (28/5). Kegiatan yang dipimpin perwira urusan kesehatan Polresta Sidoarjo Iptu Ruwandi ini, merupakan salah satu bentuk kepedulian Polresta Sidoarjo terhadap anggota. Dalam kegiatan tersebut dihadiri setidaknya 100 anggota Polresta Sidoarjo. Pemeriksaan kesehatan dalam kegiatan ini meliputi pemeriksaan gula darah, asam urat, dan pemeriksaan kolesterol. n) “Hari ini (kemarin) kami memeriksa setida-a knya 100 orang anggota yang berdinas di Mapol-tu resta Sidoarjo,” ujar Iptu Ruwandi, kemarin. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan anggota Polresta Sidoarjo. Kegiatan ini selalu rutin diselenggarakan guna

Personel Polresta Sidoarjo menjalani cek kesehatan.

men menjaga dan mengontrol kesehatan anggota Polresta Sidoarjo. Tak hanya ditujukan untuk personel yang berdinas di Mapolresta Sidoarjo, kegiatan ini juga dilakukan di polsek

jajaran Polresta Sidoarjo. Setidaknya ada 100 personel polsek jajaran yang melakukan pengecekan kesehatan. Untuk anggota polsek jajaran, pemeriksaan kesehatan dilakukan di tempat yang telah

ditentukan sesuai dengan rayon masing-masing. Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini berjalan dengan tertib dan lancar serta tetap memperhatikan protokol kesehatan. (jok/mik)

Kota Malang Raih Predikat WTP 10 Kali Berturut-turut Sidoarjo, Memorandum ali Kota Malang kembali meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk laporan hasil pemeriksaan kinerja atas laporan keuangan pemerintah daerah 2020. Wali Kota Malang Bagian Humas dan Setda H Sutiaji menerima secara Protokol Kota Malang resmi laporan tersebut dari Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur Joko Agus Setyono. g patut berbangga karena Kota Malang telah meraih 10 kali berturut-turut predikat WTP tersebut. mikian, Pemerintah “Meski demikian, kan terus memKota Malang akan redikat tersebut pertahankan predikat gkatan kinerja dengan peningkatan ransi dan akundengan transparansi poran keuangan tabel pada pelaporan utiaji di kantor daerah,” ujar Sutiaji lan Provinsi Jawa BPK RI Perwakilan 8/5). Timur, Jumat (28/5). Meraih 10 kali predikat WTP bagi Sutiaji adalah bentuk komita anmen bersama men tarseluruh elemen ang. di Pemkot Malang. si ini Baginya, prestasi g ditidak gampang kator raih, banyak indikator enuhi yang harus dipenuhi ertahuntuk mempertahankan predikat tersebut. “Kegiatan pemerakukan iksaan yang dilakukan oleh tim BPK selama ini disambut terbuah Kota ka. Pemerintah ooperatif Malang selalu kooperatif dalam rangka memperemeriklancar proses pemeriksaan,” ujarnya. jelaskan Sutiaji menjelaskan bahwa Pemkot Malang ahami sangat memahami pemeriksaan yang di-

Prosesi penerimaan penghargaan predikat WTP.

lakukan oleh tim BPK berjalan secara profesional dan independen serta memberikan rekomendasi yang konstruktif. Laporan hasil pemeriksaan ini adalah un-

Wali Kota Malang H Sutiaji menerima penghargaan predikat WTP.

memenuhikete tuk memenuhi ketentuan UU No 15 tentan pemeriksaan tahun 2004 tentang pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara yang mewajibkan BPK untuk menyampaikan pem laporan hasil pemeriksaan kepabupa dan wali kota. da DPRD, bupati “Semo “Semoga ke depan dap terus memkita dapat perta pertahankan sekaligus meningkatkan pelay pelayanan kita pada masyarakat dan meny menyajikan laporan keuan keuangan daerah sem cara maksimal. Saya berhara seluruh perberharap angkat daerah dapat b terus berinovasi dan berkarya untuk mencatuju dimaksud,” pai tujuan tandasny tandasnya. Hadi dalam kegiatan Hadir ini Wakil Ketua II DPRD Ma Kota Malang Asmualik; Sekd Kota Malang Pj Sekda S Hadi Santoso; Inspektur Kota Malang Abdul Malik, da dan Kepala BKAD Subhan. ((*/ari/lis/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU KLIWON, 29 MEI 2021 HALAMAN 9

Korupsi BOP Madin dan Ponpes

Pasuruan, Memorandum Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pasuruan menetapkan lima tersangka kasus dugaan kasus pemotongan bantuan operasional (BOP) 2020 untuk 11 lembaga pondok pesantren (ponpes) dan madrasah diniyah (madin). Kelima tersangka itu RH, FQ, SK, AS, dan AW. tidak lebih dari 20 persen,” ujarnya. Terkait latar belakang kelima tersangka, tersangka RH berstatus tenaga ahli salah satu anggota Komisi VIII DPR RI dari Dapil Pasuruan-Probolinggo. Sementara tersangka FQ adalah tim relawan yang statusnya di bawah tersangka RH. “Memang benar. Dia (RH Red) juga sempat menunjukkan surat tugasnya ke penyidik,” tegasnya. Lebih lanjut, kata Maryadi tiga tersangka SK, AS, dan AW adalah warga sipil biasa yang satu di antaranya adalah pimpinan sebuah Ponpes. “Sejauh ini penyidik menilai lima orang inilah yang memang harus bertanggungjawab,” tuturnya. Dirinci oleh Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan Wahyu Susanto, ponpes di Kota Pasuruan mendapat-

Tersangka hendak memasuki mobil tahanan dan Lujeng Sudarto (inset).

nemukan siapa dalang di balik kasus tersebut. “Bisa melalui pelacakan aliran

Bupati Jember Rapat Virtual dengan Presiden

FOTO: MEMORANDUM/EDY

Bupati Hendy Siswanto dan kepala OPD Kabupaten Jember mengikuti rapat nasional secara virtual.

Pemerintah telah menyiapkan anggaran pemulihan ekonomi nasional hampir Rp 700 triliun yang harus direalisasikan secara cepat dan tepat sasaran. Jokowi berpesan, efektifitas internal membutuhkan komitmen

yang kuat serta manajemen yang baik. “Itu semua harus ditindaklanjuti sampai ke akar-akarnya, sehingga tidak terjadi masalah yang sama di tahun-tahun berikutnya,” pesannya. (edy/lis)

Dijelaskan Syaifudin, dari 3.644 orang yang terpapar terdiri dari 465 orang merupakan warga Bangil, 341 warga Beji, 501 warga Kecamatan Gempol, 128 warga Gondangwetan, 211 warga Grati, 75 warga Kejayan, 141 warga Kraton, 71 warga Lekok, 28 warga Lumbang, 83 warga Nguling, 408 warga Pandaan, 28 warga Pasrepan, 71 warga Pohjentrek, 169 warga Prigen, 78 warga Purwodadi, 201 warga Purwosari, 19 warga Puspo, 149 warga Rejoso, 105 warga Rembang, 209 warga Sukorejo, 6 warga Tosari, 29 warga Tutur, 74 warga Winongan, dan 53 warga Wonorejo. Meski menurun secara kasus, Syaifudin mengimbau warga Kabupaten Pasuruan untuk tak kendor

PA R A N O R M A L

Dijual Rumah Jl.Nginden Baru 1 No.14 Sby. Hubungi: 081233654418 – 085101563594.

Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031-5490592/081229729706 (tdk terima SMS).

Dikontrakkan Rumah Sutorejo Timur VI RR-2 / 3 KT / 1 KP / 1 KM, Listrik 2200w. Hub:0811320244.

PA R A N O R M A L %81'$ .(/$1$ $+/, 18-80 5$0$/ %(53(1*$/$0$1 6(-$. 7+1 µ TERIMA KONSULTASI SGLH MACAM KECUALI JUDI BISA KURSUS KILAT MEMBACA KARTU LENORMAND, KONSUL DATANG ATAU ONLINE VIA WA, TRANSFER BCA. RAMALAN MADAM

* KELANA YOUTUBE * WA : 082252111195 Phone : 085283111195 Lokasi Sidoarjo

Mas Dhito memberikan sambutan usai menerima penghargaan prestasi WTP.

Sosialisasi dari satgas Covid-19, beberapa waktu lalu.

RUMAH DIJUAL

RUMAH DIKONTRAKKAN

Kediri, Memorandum Membanggakan. Pemerintah Kabupaten Kediri kembali meraih prestasi di bawah kepemimpinan Bupati Hanindhito Himawan Pramana dan Wakil Bupati Dewi Maria Ulfa. Kali ini, prestasi yang berhasil diraih Pemkab Kediri adalah menyabet opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Lebih membanggakan lagi, itu merupakan prestasi kelima kali berturut-turut yang diraih Kabupaten Kediri. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau akrab disapa Mas Dhito berharap prestasi tersebut akan t e r u s b e rlanjut seterusnya d i tahun-tahun mendatang.

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

4 Warga Kabupaten Pasuruan Terpapar Covid-19 Pasuruan, Memorandum Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan mencatat 4 warga terpapar Covid-19, Jumat (28/5). Yakni masing-masing seorang warga Kecamatan Pasrepan, Grati, Winongan, dan Sukorejo. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan Syaifudin Ahmad menjelaskan, keempat warga tersebut semuanya laki-laki. Dengan rincian seorang pelajar warga Kelurahan Ranuklindungan, Grati. Kemudian seorang mahasiswa asal Kelurahan/Desa Penataan, Winongan; seorang wiraswasta Desa Candibangun, Sukorejo; dan seorang tidak bekerja dari Desa Petung, Kecamatan Pasrepan. “Keempat orang ini semuanya dengan gejala. Dua orang dirawat di RSUD Bangil, seorang di RS Prima Husada dan seorang di RSUD dr Soedarsono Kota Pasuruan,” katanya. Dengan tambahan 4 orang terpapar, maka hingga hari ini (kemarin), jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang telah terinfeksi virus corona 3.644 orang. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari kasus Covid-19 pertama muncul pada Maret 2020 lalu.

P I J AT K E B U G A R A N Rico atletis massage melayani pijat vitalitas buat pria & pasutri bisa ditempat/dipanggil hub 085230255020

melaksanakan protokol kesehatan. “Semakin hari semakin banyak yang terpapar. Mudah-mudahan pemahaman masyarakat sudah sangat tinggi, sehingga kita semua sudah punya cara untuk bagaimana bisa terhindar dari virus corona. Jangan lupa 5M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, meningkatkan imun tubuh serta memperbanyak doa,” tutupnya. Sementara itu, dari 3.644 warga yang telah terinfeksi, 3.302 orang sudah dinyatakan sembuh dan bebas dari virus corona atau mencapai 90,61% tingkat kesembuhannya, 308 orang meninggal dunia, dan 34 orang lainnya masih dirawat. (rul/lis)

KEHILANGAN Hilang STNK Mbl Honda BRV 1.5E Th’2016 L-1311-FQ An.Go Nina Olivia Gunawan. Nk. MHRDG1850GJ606381. Hilang STNK Spd Motor Honda Thn 2005 L4110TY A/N: Sapari D/A: Perum ITS raya T Komputer 15.

tongan BOP ini bisa dikembangkan menjadi tindak pindana pencucian uang (TPPU),” tambahnya. (rul/lis)

5 Kali Berturut-turut, Pemkab Kediri Raih WTP

Percepat Belanja Anggaran Jember, Memorandum Rapat koordinasi nasional secara virtual bersama Presiden Joko Widodo diikuti Bupati Hendy Siswanto dan beberapa kepala OPD terkait di Kantor Pemkab Jember, Kamis (26/5). Rapat juga diikuti jajaran menteri, TNI, Polri serta seluruh kepala daerah se-Indonesia ini menekankan pada percepatan belanja pemerintah yang perlu dikawal dan ditingkatkan. Presiden Joko Widodo dalam sambutannya menargetkan 2021 ini menjadi tahun percepatan pemulihan ekonomi nasional. “Mengikuti prosedur itu penting, tetapi jauh lebih penting adalah tercapainya target yang telah ditetapkan,” ungkap Jokowi dalam arahannya. Jokowi menegaskan, yang ditunggu-tunggu oleh rakyat adalah hasilnya, manfaat dari setiap rupiah yang dibelanjakan oleh pemerintah, dan pengawasan dipastikan tidak ada satu rupiah pun yang salah sasaran.

duit hasil pemotongan melalui PPATK (pusat pelaporan dan analis transaksi keaungan). Kasus dugaan pemo-

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menerima penghargaan WTP dari BPK RI.

KEHILANGAN HILANG STNK W-5551-WU BUDI 085101630034.

YAMAHA RIYANTO

HILANG STNK HONDA VARIO 125 W-6389-PA SARMINI 081938876564. HILANG STNK HONDA VARIO 2015 W 4399 NAL SUGENG SANTOSO 085102782327.

KEHILANGAN

Hlg 1lbr Kartu Uji Berkala Kendaraan Bermotor No Uji: SB255142K Szk GC415T L-9915-AL An.Asmadji.

Hilang STNK Honda Vario Th’2016 L-4691-RC An.Indah Mariyani D/a.Ploso Timur 10/31 Sby.

HILANG BPKB CS1 L-3190-M HENY S. NOKA MH1JBA1198K053804.

HILANG STNK HONDA CBR 2018 HITAM W-2094-OD NISA NABI’AH 081231975370.

Hlg STNK Honda Vario Hitam Thn’2017 L-5084-WH a/n P Sukamto Hub 085852205364

HILANG STNK HONDA VARIO 125 W-5928-ZW TRIA PURWITA 087855164044.

HILANG STNK P 5294 HV NK. 6937 NS. 5029 AN. SUNAN MAXAL MINA D/A DSN

HILANG STNK HONDA REVO FIT 2011 W-2961-YU RINI AYU NINGTIAS 082244940303.

KEHILANGAN SEMBORO PASAR JBR HILANG STNK P 6560 GU NK. 7537 NS. 5144 AN. ILTIQOUN NI'MAH D/A JL MANGGAR GEBANG PATRANG JBR HILANG STNK L 2569 GT NK. 7238 NS. 0312 AN. PT MITRA BISNIS MADANI D/A JL MARGOREJO INDAH SBY HILANG STNK L 2668 GT NK. 3335 NS. 4551 AN. PT MITRA BISNIS MADANI D/A JL MARGOREJO INDAH SBY HILANG STNK P 5681 HW NK. 8824 NS. 0362 AN. SIGIT ADI SAPUTRA D/A JL CEMPAKA JENGGAWAH JBR

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pasuruan Maryadi Idham Khalid mengatakan, setelah alat bukti cukup akhirnya penyidik memutuskan untuk menetapkan lima tersangka dalam kasus ini. “Kelima tersangka memiliki peran berbeda. RH dan FQ, keduanya diduga kuat terlibat langsung dalam pemotongan BOP di madin yang ada di Kota Pasuruan,” kata Maryadi kepada awak media, Jumat (28/5). Lanjut Maryadi, sedangkan SK, AS, dan AW ketiganya diduga kuat terlibat langsung dalam pemotongan di ponpes yang ada di Kota Pasuruan. Selain itu, nilai pemotongan BOP untuk Madin dan Ponpes Kota Pasuruan juga berbeda-beda. “Untuk ponpes besarannya bisa mencapai 40 persen. Sedangkan, untuk madin besarannya

kan BOP Rp 25 juta. Akibat dugaan pemotongan 40% itu atau Rp 10 juta, ponpes hanya mendapat Rp 15 juta. Sementara untuk madin yang mendapat alokasi BOP Rp 10 juta diduga dipotong 20%, sehingga menyisakan Rp 8 juta. “Dari dugaan kasus pemotongan BOP 11 lembaga Ponpes, para tersangka mendapa Rp 110 juta. Sedangkan dari pemotongan BOP untuk madin sekitar Rp 305 juta,” ucap Maryadi. Terpisah, Direktur Pusaka Lujeng Sudarto mengapresiasi langkah Kajari Kota Pasuruan yang sudah menetapkan 5 tersangka dalam dugaan pemotongan BOP untuk ponpes dan madin. “Kami juga mendorong Kejari Kota Pasuruan untuk menyeret dalang di balik pemotongan BOP. Terjadinya pemotongan BOP ini secara masif sangat tidak logis kalau hanya diinisiasi eks staf ahli anggota DPR RI,” ujarnya. Lujeng mendukung penyidik Kejari Kota Pasuruan untuk mengembangkan kasus tersebut dengan me-

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Kejari Kota Pasuruan Tetapkan 5 Tersangka

“Kabupaten Kediri sudah mendap dapatkan WTP 5 kali berturut-turut. Har Harapan saya selaku bupati, ke dep depannya Kabupaten Kediri supab seterusnya WTP. Ini supaya ya bisa tida ada temuan-temuan dan hal tidak kru krusial,” ujarnya, Jumat (28/5). Di kesempatan sama, Mas Dhito me menyampaikan juga memberikan geb gebrakan dalam kebijakan. Yaitu me merealisasikan program yang be berbasis teknologi di seluruh satu dinas di bawahnya. “Untuk tuan m meningkatkan itu, mulai 1 Juni kita ak menggunakan TNT (transakakan si nontunai),” ungkapnya. Mas Bup, sapaan lain Mas Dhito me menambahkan, meskipun mendapat resistensi dari berbagai pihak, pih pihaknya akan tetap memulai TNT. “Ka “Karena dengan TNT akan memin minimalisir penyelewengan atau pen penyalahgunaan anggaran,” tutur put Pramono Anung itu. putra Selanjutnya dengan prestasi terseb Mas Bup berharap menjadi sebut, titik awal kebangkitan dan kemajuK an Kabupaten Kediri. “Saya ingin terus membuktikan jika tata kelola Pemerintah kan, Kab Kabupaten Kediri semakin baik kar karena semuanya serba digital. Sehin hingga tak ada lagi temuan penyelew lewengan anggaran di lingkungan Pem Pemerintah Kabupaten Kediri,” teg tegasnya. (adv/nus/lis)

KEHILANGAN

KEHILANGAN

HILANG STNK P 6784 SH NK. 3012 NS. 3114 AN. RAHMAD HIDAYAT D/A JL SLAMET RIYADI PATRANG JBR

HILANG STNK P 5134 SC NK. 6644 NS. 6613 AN. DIDIK RIYANTO D/A JL DANAU TOBA SUMBERSSARI JBR


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU KLIWON, 29 MEI 2021 HALAMAN 8

Polsek Sumbergempol Dalami Kasus Curanmor

FOTO: MEMORANDUM/JUN

Tulungagung, Memorandum Unit Reskrim Polsek Sumbergempol masih mendalami laporan kehilangan motor yang disampaikan Srianti (49), warga Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol, Kamis (27/5).

Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati MB Firjaun Barlaman menyerahkan SK pensiun.

Kasubbag Humas Polres Tulungagung Iptu Trisakti Saiful Hidayat mengatakan, pihaknya yang menerima laporan ini langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengolah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. “Jadi motornya korban itu ditaruh di dalam rumah dengan kondisi kunci masih menempel, kemudian ditinggal ke sawah,” ujarnya, Jumat (28/5). Sekitar pukul 09.00 saat anaknya pulang dari sawah, sepeda motor tersebut masih ada di tempatnya seperti biasa. Namun sekitar pukul 11.00 saat korban pulang ke rumah, sepeda motor tersebut sudah raib. Korban berupaya mencari ke sekitar rumah, namun hasilnya nihil. “Nah, pas pukul 11.00 ini kondisi pintu rumahnya sudah terbuka dan sepeda motornya tidak ada di tempat,” tuturnya. Trisakti menjelaskan, menurut keterangan korban kepada polisi, seluruh bukti pembelian dan bukti kepemilikan disimpan

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Sepeda motor yang tertinggal di TKP.

di dalam jok motor yang hilang tersebut. “Untuk STNK, BPKB dan yang menunjukkan kepemilikannya tersebut ada di dalam jok

sepeda motor,” terangnya. Kini pihaknya tengah mendalami bukti-bukti di lokasi kejadian. Termasuk sebuah sepeda motor jadul yang diduga

ditinggalkan pelaku di depan rumah korban. Sebab pascahilangnya sepeda motor korban, tiba-tiba ada sepeda motor tanpa plat nomor

di depan rumah korban. “Ada satu sepeda motor jadul warna hitam tanpa pelat nomor yang kini kita identifikasi kepemilikannya,” pungkas Trisakti. (fir/mad/lis)

Jember, Memorandum Bupati Jember Hendy Siswanto didampingi Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman (Gus Firjaun) menyerahkan SK pensiun kepada 91 ASN di Pendopo Wahya Wibawa Graha, Jumat (28/5). “SK yang diberikan untuk 91 orang, namun yang hadir hanya 75 orang. Selebihnya tidak bisa hadir,” jelasnya kepada wartawan. Penyerahan SK pensiun ini diberikan secara resmi sebagai bagian dari penghargaan. “Bagi kami yang sedang bertugas harus mencontoh dan meniru yang sudah pensiun dalam mengabdi kepada negara ini. Dijalani dengan baik dan sukses,” terang Hendy. Bagi yang hadir dan menerima SK pensiun ini, Hendy meminta tidak putus hubungannya begitu saja. “Tetapi harus dan perlu silaturahmi, sehingga akan terjalin ikatan batin dengan yang masih aktif bekerja,” pintanya. Walaupun sudah pensiun tetap mengabdi meski sudah tidak menjadi pegawai negeri. “Harus tetap mendukung program pemerintah dan memberikan pengertian kepada tetangga masing masing tentang pemerintah saat ini,” pinta Hendy. (jun/lis)

Tulungagung, Memorandum Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung tengah mendalami temuan sumur tua di Desa Wajaklor, Kecamatan Boyolangu, yang cukup menggegerkan warga sekitar. Sumur tua berdiameter 60 centimeter dengan kedalaman 180 centimeter dan ketebalan jobong atau lapisan sumur setebal 1 centimeter tersebut, baru ditemukan oleh warga dua hari lalu. Kepala Desa (Kades) Wajaklor Arif Febrianto mengatakan, temuan sumur ini bermula dari proses bersih-bersih lahan milik desa yang akan digunakan menjadi lapangan bola dan voli. Pihaknya mengakui, sejak zaman dulu sudah ada warga yang bercerita mengenai keberadaan sumur tua, namun tidak ada yang menerangkan secara spesifik. “Orang tua zaman dulu memang sudah bercerita kalau di sana ada sumur, tapi cuma sumur gitu aja, dari mana asalnya juga belum tahu,” terangnya, Jumat (28/5). Kini dengan adanya temuan tersebut,

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Sumur Zaman Majapahit Ditemukan di Wajak Lor

91 ASN Jember Terima SK Pensiun

Petugas menunjukkan sumur tua temuan warga.

pihaknya berencana untuk memastikan kelestariannya, dengan membangun tempat ibadah di dekat lokasi sumur. “Akan kita lestarikan, akan kita bangun musala

tempat ibadah, pokoknya air di lokasi tersebut agar berguna dan bermanfaat,” jelasnya. Menurut Arif Febrianto, rencana

pembuatan lapangan pun ditangguhkan terlebih dahulu karena adanya temuan sumur tua ini. Sementara Kasi Pelestarian Cagar Budaya Museum dan Purbakala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tulungagung Winarto mengatakan, bakal bekerja sama dengan BPCB Trowulan guna mendalami temuan itu. “Kita akan bersama dengan BPCB Trowulan melakukan pendalaman dan pengkajian. Kalau prediksi awal memang dari zaman Majapahit, karena bentuknya yang terbuat dari jobong seperti ini banyak ditemukan dan dibuat di zaman Majapahit,” ungkapnya. Pihaknya menyebut, temuan serupa juga pernah dilaporkan oleh warga. Kini pihaknya mencatat sumur jobong di sekitar lokasi temuan sebanyak 6 buah. Semuanya akan didata dan dilaporkan sebagai objek diduga cagar budaya (ODCB). “Statusnya masih ODCB, diduga cagar budaya dan untuk kepastiannya perlu pengkajian,” pungkasnya. (fir/mad/lis)

Dandim dan Kapolres Temui Pengurus PCNU Jember Kegiatan ini tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19 dengan menggunakan masker dan menjaga jarak. Dengan kehadiran Dandim 0824 dan Kapolres Jember, Ketua PCNU Kabupaten Jember KH Abdullah Syamsul Arifin (Gus Aab) mengenalkan para pengurus PCNU. Gus Aab menyampaikan, silaturahmi untuk mempererat dan memperkuat guna menciptakan kondisi yang aman. “Kehadiran kapolres dan dandim sebagai wujud dan bagian dari koordinasi keamanan yang merupakan tanggung jawab bersama guna mewujudkan kedamaian. Selebihnya yang terpenting untuk menjaga situasi kondusif di Jember,” katanya. Sementara Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin menyampaikan, di Syawal ini diberikan kesempatan untuk bertemu untuk saling maaf dan memaafkan. “Tentunya silahturahmi ini untuk perbaikan Jember ke depan. Mengajak lembaga pendidikan bisa sinergi menyelesaikan persoalan yang kompleks terjadi. Tidak menimbulkan persoalan baru yang berkembang di kemudian hari,” ujarnya. (edy/lis)

FOTO: MEMORANDUM/EDY

Jember, Memorandum Dandim 0824 Letkol La Ode M Nurdin dan Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin safari halal bihalal untuk kesekian kalinya. Kali ini di Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember. Dandim 0824/Jember Letkol La Ode M Nurdin mengatakan, momentum halal bihalal kita jadikan sarana untuk memperkokoh serta meningkatkan jalinan silaturahmi dan komunikasi. Sehingga rasa kekeluargaan dan kebersamaan dapat terus terbina. “Kerelaan untuk membuka pintu maaf dan kesadaran untuk meminta maaf, insyaAllah telah ada dalam diri kita semua. Setelah Ramadhan kita ditempa untuk meningkatkan ketakwaan dan ketaatan kepada Allah SWT,” ungkapnya, Jumat (28/5). Menurut Lanjut La Ode, melalui puasa, zakat, salat, zikir, dan ibadah lainnya diharapkan tali silaturahmi dan persaudaraan be e rtambah erat dan kuat. bertambah “Selebih h nya kami berharap PCNU bisa “Selebihnya memb mb ban a tu um e yu en y kseskan pelaksanaan vakmembantu menyukseskan sin dan memb berik kan manfaat serta sinergi, memberikan stabilitas Jembe b r tetap terjaga bahkan menJember jadi lebih baik, ,” harap lulusan Akmil baik,” 2001 ini.

Dandim 0824 Letkol Inf La Ode M Nurdin dan Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin bercengkerama di Kantor PCNU Jember.

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Maskur. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo Direktur Utama: SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida Choirul Shodiq SH MH S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/ Pemimpin Perusahaan: eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

SABTU KLIWON, 29 MEI 2021 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Puluhan IRT Puri Tertipu Investasi Bodong Mojokerto, Memorandum Tidak kurang dari 20 ibu rumah tangga (IRT) di Kecamatan Puri menjadi korban penipuan investasi dan program umrah bodong. Pelakunya Suendah, warga Desa Kintelan, Kecamatan Puri, kini dilaporkan ke Polres Mojokerto. Sadak SH kuasa hukum dari LBH Penegak Keadilan mendampingi empat korban melaporkan Suendah sebagai koordinator investasi dan pelaku dugaan penggelapan pemberangkatan umrah ke Polres Mojokerto. Sadak SH menjelaskan, terlapor melanggar pasal 378 Juncto 65 KUHP. Diperkirakan, korban lebih dari 20 orang dengan kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. "Yang melapor hari ini ada empat orang dengan total kerugian sekitar Rp 120 juta,” terang Sadak SH. Lanjut Sasak, kemungkinan korban bisa bertambah dengan kerugian lebih banyak lagi. “Masih banyak yang belum melapor,” ujar Sadak. Sementara itu, Yunanik (38),

“

Janjinya, investasi itu hasilnya dibagikan setiap bulan. Ternyata dibagikan cuma di dua bulan pertama saja. Sisanya sampai sekarang tidak dibagikan. Padahal semua uangnya sudah diserahkan,”

YUNANIK Korban salah seorang korban menjelaskan, dirinya tergiur janji pelapor. Saat itu, terlapor menggelola arisan, investasi, dan umrah. Suendah merupakan koordi-

nator investasi yang merugikan banyak orang. Sebab hingga waktu yang dijanjikan, terlapor tidak ada itikad membagikan hasil investasi sebagaimana dijanjikannya kepada para anggotanya. “Janjinya, investasi itu hasilnya dibagikan setiap bulan. Ternyata dibagikan cuma di dua bulan pertama saja. Sisanya sampai sekarang tidak dibagikan. Padahal semua uangnya sudah diserahkan,” ujar Yunanik. Yumanik bergabung sejak Oktober tahun lalu itu, membawa kasus ke ranah hukum lantaran tidak ada itikad baik dari Suendah. Selama ini, puluhan korban beritikad baik. Namun tidak membuahkan hasil. ”Sudah (ditagih secara kekeluargaan) berkali-kali. Tapi dia malah marah-marah setiap kali ditagih. Nomer telepon sama WhatsApp diblokir,” terangnya. Yumanik mengaku mengalami kerugian Rp 70 juta. Rinciannya Rp 20 juta untuk umrah dan Rp 50 juta untuk investasi yang hasilnya juga be-

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Korban investasi bodong melaporkan ke Satreskrim Polres Mojokerto.

rupa uang. Para korban tergiur, karena dijanjikan keuntungan hampir 100 persen dari uang yang disetorkan pada Suendah. ”Kalau kita investasi Rp 15 juta, nanti setiap bulannya dibagikan

Rp 1,9 juta selama 15 bulan. Jadi total yang kami terima itu sekitar Rp 28,5 juta,” beber warga Desa Plososari itu. Sedangkan untuk umrah, dijanjikan Suendah teralisasi tahun

2021 ini. "Umrahnya itu setelah lebaran haji, ya sekitar Juli-Agustus tahun ini,” imbuhnya. Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Andaru Rahutomo, menjelaskan pihaknya ten-

gah mendalami laporan yang dilayangkan korban. "Laporan para korban sudah kami terima, saat ini sedang kami dalami. Bisa kami pastikan itu kasus penipuan,” sebutnya. (no/day)

121 Warga Pengampon Divaksin Sinovac

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Petugas mengolah TKP di lokasi kejadian.

Jatuh, Tukang Las Grobogan Tewas Mojokerto, Memorandum Panduk Cahyo Rahno (48), tukang las asal Dusun Mulyo Rejo, Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, tewas terjatuh dari atap bangunan PT Agro Food Makmur Mandiri, Jumat (28/5) sekitar 11.00. Perbaikan dilakukan setelah perusahaan di Jalan Pahlawan, Dusun Gading, Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, beberapa bulan lalu mengalami kebakaran. Diduga kondisi atap yang licin, menjadi penyebab korban terpeleset dan jatuh dari ketinggian kurang lebih 4 meter. Kapolsek Pungging AKP Margo Sukwandi membenarkan adanya kejadian itu dan sementara kejadian ini masih dalam penyelidikan petugas. Disamlaikan AKP Margo Sukwandi, korban bersama beberapa rekan kerjanya membenahi atap pabrik. Usai hujan reda, korban kembali naik atap untuk membenahinya. Saat itu, Pak Hari (50) mertua dan Amin rekan kerja mengingatkan agar Panduk Cahyo Rahno tidak naik terlebih dahulu. “Belum beberapa lama naik dengan ketinggian 4 meter, korban terjatuh,” tutur AKP Margo Sukwandi. Akibat luka serius di kepalanya, Panduk Cahyo Rahno meninggal di lokasi kejadian. Jasad korban dilarikan ke Rumah Sakit Soekandar Mojosari, dan kejadian itu dilaporkan ke Polsek Pungging, kemudian dilanjutkan ke Polres Mojokerto. Selanjutnya tim INAFIS dari Polres Mojokerto melakukan identifasi korban (visum) di RS Sukandar Mojosari. “Korban tidak mengenakan sabuk keselamatan,” tutur Amin rekan kerja korban. (no/day)

Jombang, Memorandum Polsek Kabuh memastikan kelancaran vaksinasi Covid-19 terhadap ratusan warga Desa Pengampon, Kamis (27/5). Kapolsek menerjunkan bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (Bhabinkamtibmas). Kapolsek Kabuh, AKP Rudi Darmawan menjelaskan, 211 warga menjalani vaksinasi Sinovac di Balai Desa Pengampon. Memastikan tahapan berjalan lancar, Polsek Kabuh secara khusus melakukan pengawalan. “Total 211 warga didominasi lansia menjalani vaksinasi Si-

novac,” ungkap kapolsek, Jumat (28/5). Seperti diketahui vaksinasi merupakan program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Kapolsek menjelaskan pihaknya memastikan proses vaksinasi berjalan lancar. Termasuk warga yang menjalani vaksin tetap mematuhi protokol kesehatan. “Semua tahapan vaksinasi harus mematuhi ketentuan. Vaksin ini aman, jadi tidak perlu kawatir,” ujarnya. AKP Rudi Darmawan memastikan sebelum mendapatkan suntikan vaksin. Warga

menjalani registrasi, dan melakukan screening pemeriksaan suhu tubuh, tekanan darah, serta riwayat penyakit. “Setelah dinyatakan sehat, barulah warga mendapatkan suntikan vaksin. Tahap selanjutnya observasi selama 30 menit, untuk mengetahui gejala-gejala yang muncul pasca vaksinasi,” bebernya. Petugas Polsek Kabuh juga menyampaikan agar warga tetap menerapkan 5M. “Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas,” tandas Rudi. (wan/day)

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Warga Desa Pengampon menjalani vaksinasi.

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Para atlet menerima piagam dari Pemkab Mojokerto.

Atlet Kabupaten Mojokerto Sabet 7 Emas Mojokerto, Memorandum Duabelas atlet Kabupaten Mojokerto berbagai cabang olahraga menerima piagam penghargaan dari Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati. Penghargaan diserahkan di halaman kantor pemkab, Jumat (28/5) pagi. Belasan atlet meraih prestasi di Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Jawa Timur Tahun 2021. Kepala Disparpora Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo menyampaikan, jumlah atlet yang ikut ada 15 orang, 12 di antaranya berhasil meraih medali. Antara lain emas 7 buah, 8 perak, dan 3 medali perunggu. “Kegiatan dilaksanakan di Provinsi Jawa Timur tanggal 21-24 Mei 2021,” terang Amat. Bupati Ikfina Fahmawati menyampaikan apresiasi dan kerja keras atlet yang sudah mengharumkan nama Kabupaten Mojokerto. Para atlet ini masuk daftar 8 besar dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. “Terima kasih atas kerja keras, semua perjuangan panjenengan semua mengharumkan nama Kabupaten Mojokerto. Bantu kami di sini, agar ke depan kami lebih meningkatkan peran dan berpartisipasi mendukung atlet-atlet daerah,” tutur Bupati Mojokerto. (war/day)

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Proses pengupasan aspal di Jalan Garuda, Kecamatan Jombang.

Proses penutupan lubang jalan selesai dirampungkan tim URC.

PasƟkan Keselamatan Pengendara

Dinas PUPR Optimalkan Tim URC Tutup Lubang Jalan Jombang, Memorandum Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Jombang melakukan penambalan jalan berlubang di Kota Santri untuk keselamatan pengguna jalan. Kepala Dinas (Kadis) PUPR Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum menegaskan, memaksimalkan peran unit reaksi cepat (URC) tutup lubang jalan dan jembatan. “Tujuannya memberikan kenyamanan pengguna jalan, dan meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan akibat jalan lubang,” papar Miftahul Ulum, Jumat (28/5). Miftahul Ulum menambahkan, peran tim pemeliharaan jalan rutin berbeda dengan tim URC yang lebih

difokuskan pada penanganan jalan berlubang. “URC fokus di lubang jalan yang membahayakan pengguna jalan. Apabila dalam satu ruas terdapat beberapa lubang namun kondisi jalan secara keseluruhan bagus, beberapa lubang tadi yang menjadi prioritas pengerjaan,” imbuh Kadis PUPR. Pertimbangannya, lanjut Miftahul Ulum apabila perbaikan tim pemeliharaan jalan dan jembatan rutin. Penanganannya bakal lebih lama, baik dalam hal pekerjaan maupun bahan yang dibutuhkan. Disini peran URC tindak penanganan lebih cepat, lantaran material yang dipakai pun berbeda. “Jadi pakai aspal dingin, lebih

cepat. Kita sudah ada karung aspal dingin untuk penanganan cepat ini,” beber Ulum. Diakui Miftahul Ulum, jalan berlubang sangat membahayakan pengguna jalan. sehingga penanganannya harus cepat. ”Harapan bisa menyelamatkan pengguna jalan, jangan sampai ada musibah atau insiden kecelakaan yang disebabkan lubang jalan,” tegas Kadis PUPR. Di bulan Mei, URC tutup lubang Dinas PUPR tidak berhenti memastikan keselamatan pengendara. Dua tim URC didukungan dua stamper plate, jackhammer serta 2 unit mobil pickup untuk membenahi kondisi jalan Garuda di Kecamatan Jombang. “Bulan Mei,

tim URC melakukan perbaikan di Jalan Garuda Kecamatan Jombang,” terang Miftahul Ulum. Miftahul Ulum membenarkan, tim URC terlebih melakukan patroli. Termasuk memberdayakan media sosial, guna memperoleh informasi dari masyarakat. Hal itu dilakukan untuk memastikan persiapan yang bakal dibutuhkan selama proses pengerjaan. “Sebelum turun, tim selalu mobiling untuk melakukan patroli. Kami pastikan pula jika patroli tetap dilakukan biarpun tidak ada laporan yang masuk, agar keberadaan lubang yang mengancam keselamatan pengendara dapat diminimalisir,” pungkas Ulum. (wan/adv/day)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM & KRIMINAL

SABTU KLIWON, 29 MEI 2021 HALAMAN 11

FOTO: MEMO RANDUM/DANNY

Reskrim Wonocolo Buru 2 Penjahat Jalanan Sehari sebelum kejadian di Rungkut Menanggal II, pelaku terekam CCTV saat melakukan pencurian motor di lokasi yang sama.

Surabaya, Memorandum Tugas berat mau tidak mau harus diselesaikan anggota Unit Reskrim Polsek Wonocolo. Dua penjambret yang berhasil merampas tas milik pasangan suami istri (pasutri) Nur Khasanah dan Endrik masih berkeliaran.

Sambungan dari halaman 1

sambil tertawa. Namun, Melly Mono mengaku tak berpacaran dengan Ariel NOAH kala itu. Ia mengatakan hanya sekadar suka saja dengan pelantun Yang Terdalam tersebut. “Nggak, mantan pertama ada orang Yogya,” tutur Melly. Melly Mono kemudian diminta mengingat momen kencan pertama. Ia pun agak lupa untuk hal tersebut. “Di sekolah, eh di SMA tuh aku nggak punya pacar deh. Oh di rumah teman atau di studio ya, lupa, lupa,” kata Melly. Soal Ariel NOAH, Melly Mono mengaku dulu dekat saat SMA. Ia heran banyak orang masih mencari mengenai hal tersebut sampai sekarang. “Zaman-zaman SMA dekat, orang belum notice, sekarang jejak digital sudah gampang ya. Dengan begitu saja orang masih nyari sampai sekarang,” ujar Melly di channel YouTube Rian Ekky Pradipta. Melly Mono tak ambil pusing masih dikaitkan dengan Ariel NOAH. Ia santai saja karena memang hal itu bagian cerita masa lalunya. “Aku nggak ambil pusing, nggak ada salah juga setiap orang punya story dan aku nggak anggap itu kejahatan atau satu hal yang memalukan. Aku punya cerita sama dia di masa lalu, ya sudah. Aku nggak ambil pusing. Kalau itu jadi satu hal yang menarik dalam hidup aku, ya sudah,” tutur Melly yang saat ini masih hidup adem ayem dengan Firmansyah. Mereka telah menikah sejak 2002. (dth/nov)

Bebas, Kembali...

bretan yang dilakukan dua pelaku di Jalan Ahmad Yani. Korbannya

adalah Nur Kasanah (30), warga Jalan Demak. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1

tertidur di gubuknya. “Selanjutnya anggota langsung menuju sasaran dan masuk ke dalam gubuk. Tersangka sedang dalam posisi tidur saat ditangkap,” terangnya, Jumat (28/5). Setelah itu, petugas menggeledah seluruh gubuk yang ditempati Sadi dan akhirnya menemukan seperangkat alat isap, serta 9 poket sabu dengan berat bervariatif mulai dari 0,34 hingga 0,44 gram yang disembunyikan di dalam kardus. Selanjutnya, polisi menggiring Sadi ini ke Mapolsek Semampir untuk dilakukan diproses lebih lanjut. Kepada penyidik, Sadi mengaku mendapatkan sabu itu dari seseorang yang dipanggil Mat (DPO) di Jalan Kunti seharga Rp 1 juta per 1 gramnya. Barang haram tersebut juga sempat dijual 2 poket seharga Rp 350 ribu. “Tersangka mengatakan jika barang tersebut dia dapat dari seseorang yang bernama Mat dan bertransaksi di perempatan jalan Kunti. Per 1 gramnya seharga Rp 1 juta,” tandas Ariyanto. Selain itu, Sadi juga berterus terang pernah ditangkap anggota Polsek Mulyorejo pada 2014 lalu dengan kasus serupa. Dia bebas pada 2018. “Sempat ditahan di Lapas Medaeng Sidoarjo,saya bebas pada 2018 dan sekitar 1 tahunan kembali menjual dan memakai sabu Pak,” ujar Sadi Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 buah perangkat alat hisap sabu, 1 bungkus rokok yang berisi 9 poket sabu dengan total berat 3,5 gram dan uang tunai Rp 350 ribu. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 15 tahun penjara. (alf/nov)

Surabaya, Memorandum Meski beberapa kali pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ditindak tegas polisi, tapi masih saja bermunculan yang lain. Kali ini, pelaku beraksi mencuri Beat milik Aditya (23), warga Jalan Rungkut Menanggal II. Aditya mengatakan, pencurian tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 06.00. “Saya tahunya motor hilang Jumat pagi sekitar pukul 06.00 saat mau cari makan,” ujar Aditya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (28/5) petang. Pemuda asal Jombang itu menjelaskan, setelah tahu motor bernopol S 2690 OR hilang, ia sempat mencari di sekitar

lokasi. Korban juga menanyakan kepada penghuni kos lain. Namun, tak ada satupun yang mengetahui. “Terakhir, saya parkir pukul 22.00. Motor sudah saya kunci setir,” ungkap korban . Aditya menyebut, ketika kejadian diduga pelaku masuk ke halaman parkir melalui pintu pagar depan. Kemudian merusak kunci setir motor.“Entah dikunci atau tidak (pintu pagar) saya kurang tahu, soalnya banyak penghuni kos,” tandas Aditya. Menurut dia, sehari sebelumnya kasus pencurian motor juga terjadi di gang sebelah indekos. “Kalau CCTV di lokasi parkir tidak ada. Saya sudah melapor ke polisi pada Jumat siang. Polisi juga sudah mengecek lokasi,” tutupnya. (fdn/nov)

Kejati Terima Hasil Audit Kerugian Negara Rp 170 M

Sambungan dari halaman 1

Wiyung yang terjadi pada Rabu (26/5) sekitar pukul 23.30. “Setiba di Jalan Raya Mastrip Karangpilang tepatnya di depan lapangan bola terjadi penjambretan tas pengendara motor yang dilakukan dua tersangka,” kata Samsul Hadi, Jumat (28/5). Dalam pengakuannya, Rendi berperan sebagai joki dan memepet motor korban. Kemudian Iksan sebagai eksekutor menarik tas cangklong yang dibawa korban. “Tali tas korban putus dan berpindah tangan ke pelaku. Selanjutnya mereka kabur dengan mengeber gas motor sarananya,” jelas kapolsek. Perbuatan pelaku akhirnya gagal. Ini setelah Ninik (korban) memilih berteriak setelah diperdaya. Teriakan tersebut mengundang perhatian pengendara lan yang melintas di lokasi. “Kebetulan ada tim antibandit yang saat itu sedang patrol kring serse. Kejadian juga mengundang pengendara lain yang melintas. Bahkan, mereka juga ikut mengejar pelakunya,” tambah Samsul Hadi. Panik dan ketakutan, motor pelaku hilang kendali dan terjatuh bersama para penjahatnya. Petugas pun dengan mudah mengamankan kedua pelaku berikut barang buktinya. Ditambahkan kapolsek, pihaknya masih melakukan proses penyelidikan lebih dalam terkait kasus tersebut. “Pelaku menerangkan sudah 3 kali beraksi. Pertama di Jalan Demak, Tembaan, dan terakhir di Karangpilang,” pungkasnya. Selain kedua penjambret yang diamankan, petugas juga menyita barang bukti 1 unit Satria FU L 5745 AX warna hitam yang digunakan sebagai sarana kejahatan. Juga 1 tas cangklong cokelat berisi HP, uang, dan surat surat penting milik korban. (alf/nov)

Sekadar Suka

Kanitreskrim Polsek Wonocolo Iptu Mochamad Shokib.

FOTO: MEMO RANDUM/JAKA

Polisi Bekuk...

singkat Whatsapp (WA), Jumat (28/5) petang. Disinggung terkait komplotan atau jaringan mana, mantan Paur Subsitekinfo Sitipol Polrestabes Surabaya tersebut belum bisa memastikan. Namun demikian, pihaknya berjanji akan mengejar pelaku untuk mengungkap kasus itu. “Belum tahu ikut jaringan mana karena kami masih memburunya,” pungkas dia. Diberitakan sebelumnya, tindakan tegas kepolisian tidak mengurangi aksi para penjahat jalanan di wilayah Surabaya. Seperti penjam-

FOTO: MEMO RANDUM/DANNY

Sementara korban yang tidak rela barang-barangnya dirampas, tentu berharap pihak kepolisian mampu mengungkap kasus tersebut. Hingga saat ini, pihak berwajib masih berupaya mengejar dua penjahat yang mengendarai motor jenis Suzuki Satria itu. Kanitreskrim Polsek Wonocolo Iptu Mochamad Shokib menjelaskan, hingga saat ini anggotanya masih melakukan penyelidikan di lapangan guna memburu pelaku. “Masih lidik Mas,” singkat Shokib saat dikonfirmasi melalui pesan

Beat Amblas di Rumah Kos

Aspidsus Rudy Irmawan menerima hasil audit kerugian negara di ruangannya.

Surabaya, Memorandum Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Jatim menyerahkan hasil audit penghitungan kerugian keuangan negara sebesar Rp 170 miliar. Hasil audit itu dari perkara dugaaan tindak pidana korupsi pada pemberian kredit di PT Bank Jatim Cabang Kepanjen pada 2017 hingga 2019 kepada Kejati Jatim Selasa, (25/5). Sementara itu, hasil audit diterima langsung Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Rudy Irwaman di ruang bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Jatim. Saat dikonfirmasi terkait penyerahan hasil audit itu, dia membenarkan. “Benar. Dari hasil audit tersebut didapat kerugian keuangan negara sebesar Rp 170

miliar lebih,” tutur Rudy Irmawan saat ditemui di kantornya, Jumat (28/5). Dijelaskan Rudy, penyerahan hasil dari audit BPKP Perwakilan Provinsi Jatim tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Kepala Kejati Jatim pada akhir 2020 perihal bantuan penghitungan kerugian keuangan negara. “Dengan diterimanya hasil audit tersebut maka proses penyidikan perkara itu berkasnya dapat segera diserahkan kepada jaksa penuntut umum untuk proses selanjutnya,” jelas Rudy. Untuk diketahui dalam perkara Bank Jatim Cabang Kepanjen ini, penyidik Kejati Jatim telah menetapkkan empat tersangka, memeriksa lebih dari 90 saksi, menghadirkan 2 ahli, dan menyita lebih dari 100 barang bukti berbagai bentuk dan melakukan beberapa penggeledahan. (mg5/nov)

Ngaku Pengacara, Gelapkan Puluhan Mobil (28/5). Teted mengungkapkan, jika terlapor beberapa hari lalu ditangkap di Madura dan kemudian diserahkan ke Polrestabes Surabaya. Namun, hingga kini kasusnya belum ada kejelasan sejauh mana dari pihak polrestabes. “Untuk mobil milik klien saya jenis Avanza yang dibawa kabur sebelum lebaran lalu,” ungkap Teted. Teted menambahkan, ketika itu mobil Yoserizal dipinjam terlapor. Tapi hingga kini belum

dikembalikan. Ternyata diketahui Avanza itu dibawa orang ke Madura. “Hanya saja mobil milik Yoserizal sudah dikembalikan,” jelas Teted. Berbeda dengan mobil milik Helmy. Terlapor menyewa kendaraan itu selama 5 bulan. Tapi hingga sekarang biaya sewanya belum dibayar bersama mobilnya. “Terlapor tidak bayar dan sampai sekarang mobilnya di mana saya juga tidak tahu,” beber Teted. Teted mengungkapkan,

Sambungan dari halaman 1 Oni saat melancarkan aksinya mengaku sebagai pengacara dan berkantor di daerah Rungkut. Setelah ditelusuri Teted, ternyata Oni tidak terdaftar di organisasi Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin). “Bila dia mengaku sebagai pengacara berarti melanggar kode etik advokat karena tidak punya izin,” tandas Teted. Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian ketika dikonfirmasi terkait laporan penggelapan mobil tersebut membenarkannya. “Iya ada

laporan dan sekarang sedang kami tangani,” jelas Ahadian, kemarin. Apakah korbannya mencapai puluhan dan terlapor adalah pengacara? Ahadian tidak bisa menjelaskan secara detail karena belum dapat laporannya. “Saya belum dapat laporan Mas,” imbuh kasatreskrim. Terpisah, Ketua Ikadin Cabang Surabaya Hariyanto mengatakan, tidak punya anggota yang bernama Oni Oktiman, apalagi masuk dalam jajaran pengurus. “Melihat foto scre-

Kepala Retak, HP Raib jika JM ditemukan dalam keadaan berdarah-darah di kamar kos WY. Mendapatkan kabar tersebut, Fugita segera meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Setiba di lokasi, ternyata ia telah mendapati banyak orang. “Di TKP ditemukan paving, ada dugaan korban dipukul memakai paving,” beber Fugita. Tidak lama kemudian, datang petugas kepolisian dan jajaran samping. Selanjutnya korban dilarikan ke RSUD dr Soetomo menggunakan ambulans guna secepatnya mendapatkan perawatan medis. Awal kejadian, Fugita mela-

Sambungan dari halaman 1 porkannya ke Polsek Sawahan. Karena korban di bawah umur sehingga disarankan membuat laporan penganiayaan itu ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya. Fugita menjelaskan, penganiayaan yang dialami JM sempat diketahui seorang anak kecil sekitar pukul 12.00. Saksi tersebut melihat WY seperti orang yang terburu-buru. Ketika ditanya saksi, pelaku mengatakan hendak pergi ke Bungurasih. “Pelaku asli Garut, di Kupang Krajan posisinya indekos,” ungkap Fugita. Masih kata Fugita, saksi juga

melihat JM tidak sadarkan diri dan kondisinya berdarah-darah. Untuk motif penganiayaan, Fugita tidak mau menduga-duga karena terlapor hingga saat ini belum tertangkap.Yang pasti saat kejadian, korban dipanggil pelaku dan disuruh masuk ke dalam kamar kosnya. Imbuh Fugita, setelah berada di kamar kos, diduga pelaku merampas HP korban. Karena melawan sehingga JM dianiaya hingga luka parah dan pingsan. “Saya tidak menuduh pelaku (WY), yang saya tahu HP korban juga hilang. Kemungkinan ada masalah ekonomi hingga dia nekat merampas

HP milik JM,” tutur Fugita. Fugita mengungkapkan, JM adalah anak tunggal. Di Jalan Kupang Krajan IV, bocah itu tinggal bersama ibu dan kakeknya. Sementara itu, Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Komar Sasmito ketika dikonfirmasi Memorandum membenarkan adanya laporan dugaan penganiyaan tersebut. Namun pihaknya belum mengetahui permasalahan yang sebenarnya karena belum melakukan pemanggilan terhadap pelapor maupun terlapor.“Iya benar ada laporan itu, masuk pada Rabu (26/5). Tapi, kami belum melaku-

Suami Masuk Bui, Istri Minta Cerai ternyata seorang pemakai narkoba. Apalagi, tiga tahun berumah tangga dengannya, Udin terlihat baik-baik saja. Tidak ada sedikit pun kecurigaan Anis bahwa suaminya itu menjadi budak barang haram. “Dia terlihat sebagai lelaki dan suami yang baik selama berumah tangga denganku. Sungguh aku tak percaya kalau dia memakai narkoba,” kata Anis. Baru menginjak tahun keempat pernikahan mereka, Anis mulai curiga. Udin jadi jarang tidur pada malam hari. Ada saja yang dilakukannya tiap malam.“Waktu itu umur anak kami masih dua tahunan. Hampir setiap malam Udin aktif seperti tidak ada rasa kantuk,” ucapnya. Ketika ditanya, Udin selalu

enshot di website sepertinya keanggotaan dia palsu. Oni bukan pengacara, apalagi anggota Ikadin. Dia mungkin hanya mengaku-ngaku saat melancarkan aksi kejahatannya,” beber Hariyanto. Beberapa hari yang lalu, masih kata Hariyanto, memang ada tiga orang yang datang ke kantor dan ditemui pegawainya. Mungkin mereka juga mengecek apakah benar Oni adalah anggota Ikadin atau malah sebaliknya. (rio/nov)

berdalih ia sedang banyak pikiran. Ditambah bos barunya selalu menyalahkannya tanpa mau mendengar alasan. Orangnya galak. Udin mengaku stres. Banyak pikiran. Seiring perjalanan waktu, Udin semakin menjadi. Bahkan, tidak jarang Udin tidak pulang. Setiap ditanya, selalu saja lekaki tersebut marah-marah.“Kami jadi sering bertengkar,” ujarnya. Sikap Udin lama-lama berimbas pada berkurangnya uang bulanan. Kembali hal itu dipertanyakan Anis. Namun, lagi-lagi keluhan dan pertanyaan Anis berujung pertengkaran. “Aku sempat curiga Udin punya selingkuhan. Tapi, aku yakin itu tidak mungkin. Sebab, setiap ponselnya kucek, tikak ada tanda-tanda ia selingkuh,” terangnya.

kan pemanggilan terhadap kedua belah pihak untuk diperiksa,” kata Komar, kemarin. Selain ditangani unit PPA, kasus tersebut juga diselidiki Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Hal itu, dibenarkan Kanitresmob Iptu Arief Rizky Wicaksana. Arief mengatakan, memang ada laporan penganiayaan yang menimpa JW. Pihaknya masih menyelidiki dan mencari bukti-bukti terkait kasus tersebut. “Kami segera memanggil saksi dari keluarga korban dan sudah koordinasi. Masih kami selidiki, mohon waktu,” tandas Arief. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 Hingga pada suatu saat, ketika Udin kembali ke rumah sepulang kerja, Anis mengecek ponsel Udin. Waktu itu Udin sedang mandi. “Waktu aku cek ponselnya, ada teman sekantornya yang mengajaknya acara. Senuka aku tak tahu acara apa,” ujarnya. Setelah mandi, Udin berpamitan menemui temannya. Saat itu Anis sengaja tidak menanyakan ada acara apa, seperti yang dia baca di ponsel sang suami. “Baru pulangnya aku tanyakan. Dia diam. Aku curiga dia habis senang-senang di tempat hiburan. Tapi kok tidak bau alkohol?” kata Anis, meragukan kebenaran kecurigaan. Keesokan harinya petaka itu tiba. Empat pria tidak dikenal muncul di rumah. Mereka ber-

tanya apakah itu rumah Udin. “Setelah aku membenarkan, salah satu dari mereka menyampaikan bahwa mereka adalah polisi sembari menunjukkan sebuah surat. Aku langsung terduduk lemas sambil bertanya ada apa,” ujarnya. Pertanyaan Anis tidak digubris polisi-polisi itu. Ternyata di belakang mereka ada Pak RT, yang menjelaskan Udin terlibat kasus narkoba. Anis syok. Tidak menyangka suaminya terlibat kasus narkoba. “Lalu aku dan Pak RT mengikuti polisi itu ke kamar tidur. Aku melihat mereka menggeledah setiap sudut rumah. Udin sudah duduk jongkok dengan tangan diborgol. Tangisku pecah,” ungkapnya. Anis benar-benar tidak bisa berpikir apa pun. Ia raih anaknya

yang terbangun akibat keributan yang terjadi. Akhirnya polisi menemukan sebuah plastik kecil di celana Udin. Polisi lantas bilang suamiku akan dibawa ke kantor polisi.“Aku langsung menjerit. Aku lihat Udin hanya menunduk saat digelandang,” bebernya. Anis melangkah keluar mengikuti mereka. Namun, langkahnya tertahan ketika melihat sudah banyak tetangga yang berkerumun di depan rumah.“Ternyata banyak tetangga yang melihat Udin ditangkap. Aku malu sekali,” ucapnya. Seminggu setelah itu Anis minta cerai. Ia tidak tahan atas cibiran para tetangga. Anis juga memutuskan pindah rumah.“Aku malu sekali. Para tetangga selalu menggunjing tentang Udin,” tandasnya. (mg5/jos)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SABTU KLIWON, 29 MEI 2021 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA

FOTO: MEMORANDUM/ YOGA

Petugas mengamankan miras di warung yang dirazia.

RAZIA WARUNG REMANGͳREMANG

Miras dan Pemandu Lagu Diamankan Lamongan, Memorandum Tim gabungan dari satpol PP dan satsabhara kembali merazia sejumlah warung yang menyediakan miras dan buka hingga dini hari, Jumat (28/5). Razia ini digelar di tiga kecamatan yakni di Kecamatan Sekaran, Solokuro, dan Pucuk. Hasilnya, petugas menemukan empat jeriken berisi tuak dan 100 botol miras pabrikan.

Tidak hanya itu, petugas juga mengamankan tiga wanita penjaga warung yang sekaligus sebagai pemandu lagu. Kasi Ops dan Pengendalian Satpol PP Lamongan Umar Syahid mengata-

Wabup Bojonegoro Dukung Aksi Kepedulian Bojonegoro, Memorandum Melalui acara pentas musik bertajuk SOUNDcial distanSING, Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Budi Irawanto mendukung acara tersebut menjadi ajang untuk membangun kepedulian bersama. Pentas musik dilakukan di Jalan Untung Suropati 82, tepatnya di Kedai Kopi Level Up, Jumat (28/5). Wabup Budi Irawanto mengapresiasi giat pentas musik tersebut karena menginspirasi sekaligus nyata beraksi. Dia mengatakan, saat kondisi ekonomi sulit seperti saat ini, rasa peduli kepada sesama harus terus ditumbuh kembangkan. Menurut dia bentuk kegiatan sosial bisa beragam. Mulai dari penggalangan dana hingga turun ke rumah-rumah membantu mereka yang kesulitan, serta g juga mendukung musisi lokal agar pentas musik yang eski dalam keadaan pandemi. tetap berkarya meski gan acara musik seperti ini, selain berk“Bahkan, dengan engusung aksi kepedulian. Kami harus arya juga tetap mengusung asi sulit ini akan yakin bahwa situasi segera berakhir,” tegas dia. an akrabnya Wawan, sapaan ga Bojoneini mengajak warga sia untuk goro dari segala usia an semangat terus meningkatkan an saling berkepedulian dengan enolong gotong-royong menolong sesama dan terus melatuk kukan sesuatu untuk bangkit bersama. “Pesan saya, jangan berhenti dii sini. Ayo, terus lakukan hal yang baik selagi bisa dan tetap konsisten,” tegas Wawan. (top/har/udi) Budi Irawanto

FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

kan lima warung yang dirazia adalah milik Kholilotin, Djuwit, Lik Amenah, Khabib, dan Siti Munawaroh di Kecamatan Sekaran, Solokuro, dan Pucuk. Pemilik warung melanggar Perda nomor 16 Tahun 2019 tentang Peredaran Miras. Selain itu juga kedapatan buka hingga dini hari. “Barang bukti yang diamankan dibawa ke kantor satpol PP,” tegas dia. Kepada pemilik warung, lanjut

Umar, mereka dijerat dengan Perda nomor 4 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Pihaknya juga memastikan operasi dan razia serupa akan intens dilakukan dengan hari dan waktu acak. Di warung milik Kholilatin, barang bukti miras kemasan pabrikan ada 43 botol miras dan satu botol arak, warung Djuwit ada miras Singaraja satu botol, dan 50 miras pabrikan.

Di lokasi warung milik Lik Amenah, barang bukti ada dua jeriken tuak 2 orang pemandu lagu. “Di warung Khabib ada dua jeriken tuak dan seorang pemandu lagu. Di warung Siti Munawaroh diamankan 4 jeriken tuak,” jelasnya. Terkait pemandu lagu yang diamankan, Umar menyebut, mereka akan diminta keterangan dan didata serta membuat pernyataan untuk

tidak mengulang perbuatannya. Selain itu, mereka juga akan diserahkan ke dinas sosial agar mendapat pembinaan. “Operasi dan razia serupa akan kami lakukan di semua kecamatan. Kami berharap peran serta masyarakat untuk mau menginformasikan jika mendapati pelanggaran serupa,” pungkasnya. (tri/har/udi)

Perbaikan Jembatan Glendeng Tunggu Lelang Bojonegoro, Memorandum Jembatan Glendeng yang menghubungkan Kecamatan Kota Bojonegoro dengan Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, akan diperbaiki oleh Pemkab Tuban. Jembatan tersebut ambrol awal November 2020. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tuban Agung Supriyadi menuturkan, rencana perbaikan jembatan akan memakan waktu empat bulan. Untuk pelaksanaannya menunggu proses lelang selesai. Agung menjelaskan, perbaikan jembatan sepanjang 15 meter itu menelan anggaran Rp 6 miliar. Ini bersumber APBD Kabupaten Tuban. “Rencananya membuat jembatan penghubung baru dengan panjang

sekitar 15 meter. Jadi jembatan yang lama, dibuatkan lagi satu bentang ke arah Tuban,” ungkap Agung Supriyadi. Agung juga menyampaikan bahwa rencana pembangunan jembatan Glendeng tersebut sudah melalui kajian untuk mengantisipasi adanya longsor yang sama. “Pembangunan jembatan itu salah satunya untuk mengurangi dorongan tanah dari bawah,” terangnya. Untuk diketahui, sebagai upaya penanganan darurat jembatan Glendeng, Dinas PUPR Kabupaten Tuban menyiapkan jembatan darurat sebagai jalur alternatif atau jalur sementara bagi kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Diketahui, saat ini akses jem-

FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Kondisi Jembatan Glendeng yang ambrol.

batan tersebut dibuka khusus hanya untuk kendaraan roda 2 dan

Bupati Gresik Dorong Kontribusi Generasi Muda Gresik, Memorandum Sebanyak 14 pasangan finalis Cak dan Yuk sowan ke Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Jumat (28/5). Mereka adalah yang lolos seleksi dari 100 orang peserta. Kedatangan para finalis ini disambut juga Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Ikut mendampingi, Kadisparbud Gresik Agustin Halomoan Sinaga. Bupati Fandi Akhmad menyatakan kebanggaannya. Menurutnya, proses ini sebagai bagian dari kaderisasi. Menciptakan generasi muda unggul dan menyiapkan pemimpin masa depan. “Jangan anda merasa terlalu muda untuk membangun daerah. Hari ini memang eranya generasi muda. Tapi generasi muda yang saya maksud bukan mereka yang kaleng-kaleng. Harapannya, yang ada di hadapan saya ini adalah generasi muda yang punya karakter dan idealis,” beber Gus Yani, sapaan akrab bupati Gresik. Bupati bercerita, bahwa mo-

“

Jangan anda merasa terlalu muda untuk membangun daerah. Hari ini memang eranya generasi muda. Tapi generasi muda yang saya maksud bukan mereka yang kaleng-kaleng. Harapannya, yang ada di hadapan saya ini adalah generasi muda yang punya karakter dan idealis,” FANDI AKHMAD YANI Bupati Gresik tivasinya menjadi bupati karena bisa berbuat baik kepada banyak orang. Ia berharap dengan wadah Cak dan Yuk akan lahir pemuda berkualitas, berinovasi, dan penuh kreativitas. “Anda tak hanya cantik dan ganteng, tapi anda harus menjadi agen perubahan. Anda juga harus berubah agar tak tergilas zaman. Anda terpilih sebagai finalis Cak dan Yuk, tentu anda punya bakat

dan talenta,” bebernya. Bakat dan talenta itu yang harus terus diasah. Mengembangkan hard skill dan soft skill dan selalu melakukan yang terbaik. “Tumbuh menjadi orangorang yang bermanfaat tak hanya untuk Kabupaten Gresik namun untuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. Melihat rumit dan ketatnya seleksi Cak dan Yuk, Gus Yani meminta jajarannya untuk memberikan reward lebih. Salah satunya terkait beasiswa pendidikan, mengingat para peserta mayoritas adalah pelajar. Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meminta kepada seluruh finalis dan pemenang Cak dan Yuk Gresik 2021 ikut mem-branding berbagai hal tentang Kota Pudak. “Banyak hal yang ada di Gresik bisa ditonjolkan ke masyarakat. Misalnya tempat wisata baru. Bisa dikemas dalam satu paket dengan wisata religi Makam Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim, atau inovasi lainnya,” pinta Bu Min, sapaan akrabnya. (and/har/udi)

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama finalis Cak dan Yuk.

pejalan kaki. Sementara, untuk kendaraan roda empat dialihkan

melaui jalur Ponco, Kecamatan Parengan. (top/har/udi)

Kapolres Inisiasi Pembahasan SOP Hajatan Gresik, Memorandum m KBP Kapolres Gresik AKBP giArief Fitrianto mengin nisiasi pembahasan standar operasional prosedur (SOP) hajatan atau kegiatan keramaian di tengah pandemi Covid-19. Ini penting untuk men-an gantisipasi penyebaran nghvirus, di sisi lain menght. indari silang pendapat. FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P Seperti diketaAKBP Arief Fitrianto hui, polemik kegiatan keramaian saat pandemi Covid-19 masih kerap terjadi. Meski sudah ada kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro, nyatanya masih ada perdebatan. Misalnya agenda wisuda sekolah yang akhir-akhir ini jadi pembicaraan publik. Sebenarnya, dalam PPKM mikro diperbolehkan mengadakan acara dengan catatan kapasitas hanya 50 persen. Kemudian menerapkan disiplin protokol kesehatan. Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Juga menyediakan sarana prasarana penegakan protokol kesehatan. Namun demikian, upaya pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19 sesekali berbenturan dengan hajatan masyarakat. Ini yang harus digodok bersama untuk menghadirkan regulasi yang jelas dan pasti, khususnya di Kabupaten Gresik. Seperti yang disampaikan Kapolres Gresik dalam rapat koordinasi forkopimda dalam rangka evaluasi PPKM Mikro pascaIdulfitri 1442 hijriah, Kamis (27/5) kemarin. “Terkait kegiatan ke depan yang ada di masyarakat , seperti hajatan/ wisuda harus ada regulasi yang menjadi SOP,” kata alumnus Akpol 2001 itu. Ditambahkan, pembahasan harus dilakukan seluruh pihak terkait. Saran dan pendapat sangat penting untuk menciptakan regulasi yang tepat. “Dan bersama-sama kita bahas guna antisipasi terhadap hal hal yang tidak diinginkan,” katanya. Hal senada disampaikan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Dijelaskan, hingga saat ini tidak terjadi lonjakan penyebaran Covid-19 yang signifikan. “Sehingga diharapkan zona oranye di Gresik dapat kembali ke zona kuning kemudian bergerak ke zona hijau,” katanya. Soal SOP keramaian, pihaknya berjanji akan menindaklanjuti. “Akan disampaikan ke Bupati Gresik terkait kegiatan masyarakat ke depan sehingga terbit surat edaran terkait dengan SOP yang akan menjadi pedoman,” pungkas Bu Min, sapaan akrabnya. (and/har/udi)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook