Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 29 Maret 2021

Page 1

memorandum.co.id

SENIN WAGE, 29 MARET 2021

memorandumredaksi@gmail.com

Pencuri Jupiter Diamuk Massa

1 PELAKU CURANMOR DIJEBOL PELURU, 2 KABUR

POLISI DILEMPAR BATU Ever Matematika Oleh: Dahlan Iskan

P

enduduk desa di tepi Terusan Suez itu punya tebak-tebakan baru: apa saja isi kontainer di atas kapal Ever Given yang terdampar di dekat rumah mereka itu. Sejak Selasa pagi lalu salah satu kapal terbesar di dunia itu menjadi warga baru desa Manshiyet Rogola. Itulah desa yang berada di bibir Terusan Suez. Selasa pagi lalu semua penduduk desa keluar rumah. Mereka lari ke pinggir Terusan Suez. Mereka mendongak sambil terkagum-kagum: begitu tinggi tumpukan kontainer di atas kapal itu.

HARGA Rp 3.500,-

Surabaya, Memorandum Apes menimpa Yudi (42), warga Jalan Kapasan Belakang Pasar. Berniat mencuri motor yang terparkir di depan Pasar Pogot, Kenjeran malah tepergok warga hingga jadi bulan-bulanan massa yang marah dengan ulahnya. Beruntung anggota dari Unit Reskrim Polsek Kenjeran yang menda-

pat informasi segera meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya Yudi dan barang bukti hasil curian satu unit Yamaha Jupiter L 6452 FV dibawa ke Mapolsek Kenjeran guna proses hukum lebih lanjut. Peristiwa tersebut terjadi sekitar 20.30. Ketika itu pelaku berjalan seorang diri sedang mencari target. Saat melewati depan Pasar Pogot, pelaku meli Bersambung ke halaman 11

Surabaya, Memorandum Anggota Tim Antibandit Polsek Sukolilo meringkus satu dari tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di Jalan Kejawan Putih Tambak. Tersangka, Andrew Setiawan (18), terpaksa dilumpuhkan kakinya setelah berupaya kabur saat akan diamankan. Aksi penangkapan tersangka dan dua pelaku lain yang berhasil melarikan diri cukup dramatis. Meski beberapa kali tembakan peringatan dilepaskan, ketiganya tetap melarikan diri hingga nekat memanjat pagar pembatas perumahan Hamflet Pakuwon Regency. Menurut informasi yang dihimpun, aksi pencurian motor itu terjadi sekitar pukul 03.45. Bermula saat anggota menggelar patroli rutin secara mobile di wilayah rawan kejahatan. Ketika melintas di Jalan Kejawan Putih Tambak, pandangan petugas tertuju di Bersambung ke halaman 11

Yudi diamankan bersama barang bukti motor curian.

Tiga pelaku terlibat kejar-kejaran deengan dua anggota kami yang memerergoki. Mereka berpencar dan meningggalkan motornya di tengah jalan. Iptu Zainul Abidin Kanitreskrim Polsek Sukolilo

Bersambung ke halaman 2

-

Meng, pemerintah setengah hati urus dampak lingkungan sampah impor.

-

Yang setengah hati lagi mungkin untuk urus keuntungan sampah impor.

Si Mameng (PKL, pedagang kaki linu)

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Kronologis :

2

1 Polisi awalnya memergoki Andrew dan dua temannya merusak rumah kunci motor CBR S 6736 JAM milik korban. Mengetahui didatangi polisi, ketiga pelaku semburat.

Mereka kemudian memanjat pagar pembatas perumahan dan tetap berlari meski diberi tembakan peringatan. Andrew berhasil dilumpuhkan kakinya, namun dua rekannya berhasil kabur.

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Dua Rumah Dilahap si Jago Merah Surabaya, Memorandum Sehari kebakaran rumah terjadi di wilayah Surabaya, Sabtu (27/3) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan hanya kerugian materi saja. Kebakaran pertama terjadi di Jalan Kedung Anyar Tengah I milik Eni pada pukul 22.39. Menurut keterangan warga sekitar, waktu itu pemilik rumah hendak istirahat. Tiba-tiba warga melihat titik api di lantai 2. Mengetahui kejadian itu, warga menyuruh pemilik rumah untuk menyelamatkan diri dan sebagian warga lain langsung menghubungi command center. Tak lama kemudian, 16 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman. Sekitar pukul 23.42, api berhasil dipadamkan dan di Bersambung ke halaman 11

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Nurhadi didampingi kuasa hukum melaporkan kasus penganiayaan ke Mapolda Jatim.

Petugas mengecek salah satu ruangan yang terbakar di Jalan Kedung Anyar Tengah dan Rungkut Barata.

Prilly Latuconsina

Dekat dengan Pria

Bersambung ke halaman 11

PERSELINGKUHAN Rudi (nama samaran) akhirnya terbongkar oleh istrinya, Emma (nama samaran juga), akibat saat tidur menyebutkan nama wanita lain, Susan. Emma mengira selama ini rumah tangganya dengan Rudi berjalan baik-baik saja. Sebab, tak pernah sekalipun dia melihat sikap mencurigakan pada diri Rudi. Rudi bahkan terlihat begitu menyayangi si buah hati semata wayangnya, Indira, yang masih berumur tiga tahun. Setiap Bersambung ke halaman 11

Bersambung ke halaman 11

Menyebut Nama Susan sambil Tersenyum Bahagia

ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS

Desak Aparat Usut Kasus Penganiayaan Wartawan Tempo Surabaya, Memorandum Nurhadi, wartawan Tempo mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polda Jatim, Minggu (28/3) siang. Kedatangan wartawan yang sehari-hari bertugas di Surabaya hingga Jawa Timur itu setelah menjadi korban kekerasan oleh sejumlah oknum aparat. “Saat ini kami sedang mendampingi Nurhadi, jurnalis Tempo melaporkan kekerasan yang dialaminya di SPKT Polda Jatim,” kata Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Surabaya, Eben Haezer Panca, Minggu (28/3). Eben Haezer mendesak agar polisi untuk mengusut tuntas kasus kekerasan kepada Nurhadi. Ia ingin, para pelaku dibawa hingga ke ranah pengadilan dan memperoleh sanksi seadil-adilnya. Rencananya setelah melapor ke SPKT, Nurhadi akan melakukan visum pada sejumlah bagian tubuhnya yang mengalami kekerasan di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya. “Secara fisik, di bibir dan pelipis mengalami luka. Tapi

Akibat Mengigau, Suami Ketahuan Selingkuh (1)

PRILLY Latuconsina buka-bukaan soal pria. Dia juga memberikan sudut pandangnya mengenai hubungan seks sebelum menikah. Hal itu dibicarakan Prilly bersama dengan Boy William dalam episode terbaru Nebeng Boy, seperti dilihat

Pelaku Harus Dihukum Setimpal

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SENIN WAGE, 29 MARET 2021 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Proyek Apartemen Sipoa Diakuisisi Black Stone Group

Polresta Sidoarjo Perketat Pengamanan Wilayah Sejumlah personel polisi bersama ormas dan sekuriti tempat ibadah, memperketat pengawasan. Termasuk memeriksa barang bawaan orang yang keluar masuk gereja. Tidak hanya itu, di beberapa kawasan perumahan juga tak luput dari sasaran perketat pengamanan Polresta Sidoarjo dan jajaran. Seperti di Perumahan Bumi Papan Selaras. Aparat terlihat memberikan imbauan kepada sekuriti perumahan agar mengawasi atau memeriksa orang yang keluar masuk kom-

pleks perumahan. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji menjelaskan, langkah ini sebagai antisipasi terhadap gangguan kamtibmas pasca ledakan bom di Makassar. “Kami imbau masyarakat tidak panik. Karena personel kami bersama-sama TNI, ormas, dan elemen lainnya telah disebar untuk menjamin rasa aman dan memastikan kondusifitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo,” ujarnya. Selain antisipasi gangguan

teror di tempat ibadah, polisi di lokasi juga terus mengingatkan pentingnya masyarakat mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Langkah cepat ini diapresiasi Agustinus, salah satu jemaat GBT Imanuel Gedangan. "Saya berharap tragedi itu tidak terjadi lagi. Terima kasih pada Polri dan TNI bersama elemen masyarakat lain yang turut memberikan rasa aman kepada kami ketika beribadah," ucapnya. (jok/epe) FOTO: MEMORANDUM/JOK

Sidoarjo, Memorandum Pasca terjadinya ledakan bom di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3), Polresta Sidoarjo dan jajaran memperketat pengamanan sejumlah gereja, tempat ibadah lain, dan berbagai objek vital.

Dua aparat kepolisian melakukan pengamanan di GBT Imanuel untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat pasca bom gereja di Makassar.

FOTO: MEMORANDUM/FJR

Pemdes Sedengan Mijen Gelar Pemilihan BPD

Proses pemilihan BPD Sedenganmijen.

Sidoarjo, Memorandum Pemerintah Desa (Pemdes) Sedenganmijen, Kecamatan Krian, menggelar pemilihan ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode 2021-2026, Minggu (28/3). Ada 20 calon yang mengikuti dengan komposisi, empat di antaranya perempuan. Mereka akan bersaing di tujuh TPS yang didirikan. Rinciannya, wilayah I diikuti Ryan Prabowo dan Ragil Priyo; Wilayah II: Tole Wirgianto, Rizky Mawadah R, Anjas Yudhanto, Nur Salim, Banu Iswahyudi; Wilayah III: Aryanto Basuki, Yudo Prastyo; Wilayah IV: M Dono, Teguh Pramono; Wilayah V: Nurmansyah, A'ando; Wilayah VI: Goefridus Syukur, Kusnan Hadiyono; Muhammad Rifai "Sedangkan untuk keterwakilan

perempuan, Yessy Maharani, Dewi Mas'ulah, Aminatus Zuhriyah dan Ikhwalus Tazzayuni," ujar Kades Sedenganmijen M Hasanuddin. Ia menjelaskan, partisipasi warga dalam pemilihan BPD cukup tinggi. Mencapai 75 persen. "Partisipasi pemilih cukup antusias. Yaitu mencapai 75 persen dari jumlah DPT yang sah," jelas Hasanuddin. Terkait dengan jadwal pelantikan calon terpilih dalam pemilihan BPD periode 2021-2026 ini kata dia, pihak panitia masih menunggu instruksi dari dinas terkait, dan kapan surat keputusan (SK) pelantikan dikeluarkan. "Pihak panitia tinggal menunggu SK pelantikan dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo,” tandasnya. (fjr/jok/epe)

Sidoarjo, Memorandum Proyek pembangunan Apartemen Sipoa Group yang berlokasi di kawasan Sidoarjo maupun Surabaya, akan dilanjutkan investor baru, Black Stone Group. Investor baru Black Stone Group ini, akan mengambil alih dan mangakuisisi proyek dan manajemen Sipoa Group setelah sempat terhenti beberapa waktu. "Setelah kita ambil alih semuanya, pembelian ini semuanya kita jamin tidak akan ada masalah lagi ke depannya," kata Direktur Black Stone Group, Rafael Cardinal, Sabtu (27/3). Tak hanya itu, konsumen proyek perumahan dan apartemen Sipoa Group ini juga bisa sedikit bernafas lega. sebab, investor baru ini memberikan jalan keluar terkait sejumlah masalah hukum yang membelit proyek permukiman ini. Di antaranya, dengan melakukan proses refund bagi konsumen yang menginginkan uangnya kembali, melanjutkan pembelian apartemen, atau pilih unit baru jika memang konsumen ingin tetap melanjutkan pembelian perumahan atau apartemen yang dipesan melalui Sipoa Group. "Tentunya akan melalui pro-

Black Stone Group melihat kondisi apartemen Sipoa.

Ever Matematika Petugas desa melarang mereka merangsek terlalu dekat. Tapi kapal itu –saking besarnya–sudah seperti sedang parkir di halaman mereka. Itulah desa terdekat dengan kapal yang buritan dan haluannya tertancap di bagian dangkal pinggiran terusan Suez, Mesir. Desa itu sangat miskin. Jalan-jalannya masih tanah berpasir. Persis tanah yang ada di tepi sungai buatan itu. Mereka ada yang bermimpi: kalau satu saja kontainer itu diturunkan di desa itu, dan kontainer itu berisi kulkas, maka penduduk satu desa akan berkulkas semua. Padahal di atas kapal itu terdapat 20.000 kontainer ukuran 40 feet. Pun kalau penduduk diperbolehkan mengambil satu saja, mereka tidak akan bisa menurunkannya. Kontainer paling atas di kapal itu lebih tinggi dari pohon kurma tertinggi yang ada di desa itu. Sepanjang Selasa siang itu mereka terkagum-kagum akan besarnya kapal yang tertancap di desa mereka. Yang panjangnya 400 meter. Lebarnya 59

ses verifikasi dan validasi data konsumen, berdasarkan data yang ada di manajemen Sipoa Group sebelumnya," jelasnya. Karena dalam kondisi pandemi Covid-19, proses verifikasi dan validasi data konsumen eks Sipoa Group ini akan dilakukan secara berkala, yang semuanya akan diatur oleh tim kuasa hukum yang ditunjuk investor baru. Rafael juga menegaskan, konsumen eks Sipoa Group tidak perlu khawatir karena Black Stone akan menjamin seluruh aset pemilik lama aman dan dilanjutkan pihaknya. “Kita akan jamin, konsumen eks Sipoa Group tidak perlu khawatir, karena kita akan selesaikan seluruh proyek dengan penuh tanggung jawab dan berkekuatan hukum,” tegas Rafael Cardinal. Salah satu perwakilan investor Andrys Ronaldi menambahkan, apa yang terjadi di masa Sipoa Group kemungkinan berkaitan dengan kondisi dan situasi manajemen pada waktu itu. Karena itu, ketika manajemen baru masuk, sudah melakukan verifikasi dan klarifikasi. "Prosesnya hampir setahun lebih. Sehingga ini kita anggap layak untuk kita ambil alih, untuk melanjutkan program ke depan," tandasnya. (bwo/jok/epe)

FOTO: MEMORANDUM/BWO

Pasca Ledakan Bom Makassar

Sambungan dari halaman 1 meter. Dan ketika senja telah tiba kekaguman itu bertambah-tambah. Apalagi ketika hari mulai gelap. Tiba-tiba saja desa itu seperti bertetangga dengan kota besar metropolitan. Yang lampu-lampunya bergemerlapan. Begitu banyak dan terang lampu-lampu penerangan di kapal itu. Saya pernah menikmati pemandangan seperti itu. Dulu kala. Di Samarinda. Ketika malam tiba saya sering duduk-duduk di tepi sungai Mahakam. Dari tepian sungai yang gelap itu kami memandang ke tengah sungai: begitu banyak kapal besar terapung di tengah sungai. Itulah kapal-kapal Jepang pengangkut emas hijau –kayu-kayu dari hutan Kaltim. Cahaya lampunya begitu gemerlapan. Apalagi banyak yang memantul di permukaan air Mahakam. Listrik kota Samarinda yang waktu itu begitu redupnya seperti diejek oleh cahaya kapal-kapal asing itu. Yang di desa Terusan Suez itu kapalnya bukan lagi di tengah sungai. Tapi menempel di desa mereka. Be-

sarnya pun bukan lagi seperti kapal besar di sungai Mahakam –tapi salah satu yang terbesar di dunia. Maka cahaya listrik di desa itu langsung terasa redup –dipelototi cahaya gemerlap dari atas kapal. Sudah enam hari desa itu menjadi begitu indahnya. Indah yang memilukan. Maka betapa kembali sepinya desa itu nanti, ketika Ever Given berhasil diapungkan–lalu meneruskan perjalanan menuju Rotterdam, Belanda. Tapi kapan? Air pasang tinggi di malam Nisfu Sa’ban (bulan purnama di tengah bulan Ruwah) kemarin ternyata gagal dimanfaatkan. Dengan air pasang saja kapal itu tidak berhasil diapungkan. Berarti kapal ini tertancap agak dalam. Padahal japal penarik juga sudah ditambah menjadi 14 buah. Masih bergeming. Kemampuan kapal sedot pasir 2.000 m3/jam juga belum ada artinya. Maka tidak banyak lagi pilihan. Sudah saatnya ilmu matematika yang tampil ke depan. Anggap saja draft (permukaan

air sampai bagian terbawah kapal) sedalam 14,5 meter. Maka, para ahli perkapalan menghitung, draft itu perlu dikurangi 1 meter –menjadi 13,5 meter. Untuk itu tidak ada cara lain: muatan kapal itu harus dikurangi. Dikurangi berapa? Untuk menaikkan draft 1 meter itu, menurut hitungan mereka, muatan yang harus diturunkan sebesar 23 juta kilogram. Atau 230.000 ton. Ada tiga pilihan: cadangan air di kapal itu yang dibuang, atau bahan bakarnya, atau sebagian kontainer. Yang menghitung itu bukan penduduk desa Rogola. Jadi, tidak ada niat, misalnya, agar ada kontainer yang diturunkan di desa itu. Yang menghitung tersebut adalah para ahli –yang tidak sabar melihat ratusan kapal ikut tersandera. Mereka antre di belakang dan di depan Ever Given untuk bisa segera melintasi Suez. Kalau muatan yang dikurangi adalah air, maka diperlukan membuang air 27.000 ton. Itu sama dengan air di

10 kolam renang ukuran Olimpiade. Membuangnya gampang: buang begitu saja ke Laut Merah. Tidak akan ada yang marah. Bagaimana kalau yang dibuang itu bahan bakarnya? Bisa. Lebih cepat: hanya perlu membuang 23.000 ton minyak solar. Membuangnya juga gampang. Banyak kapal lain yang mau jadi tempat pembuangan. Toh harga air tawar tidak jauh lebih murah dari harga solar –apalagi kalau air itu dibeli di pelabuhan. Bagaimana kalau jumlah kontainernya yang dikurangi? Maafkan wahai penduduk desa, mengurangi jumlah kontainer ternyata paling sulit. Dari mana bisa mendapat crane setinggi tumpukan kontainer itu. Apalagi, untuk mengurangi draft 1 meter diperlukan mengurangi sebanyak 605 kontainer. Asumsinya: ukuran setiap kontainer adalah 2,4 mt x 12,2 mt x 2,6 mt. Total volume: 76,1 m3. Density kontainer itu 500 Kg/m3. Maka massa satu kontainer adalah 38 ton.

Kalau berat kapal yang harus dibuang adalah 23 juta kilogram, maka perlu mengurangi 605 kontainer. Tidak ada alat pengangkat kontainer sebanyak itu. Satu-satu pilihan adalah diangkat pakai helikopter khusus. Setiap 30 menit bisa berkurang satu kontainer. Di taruh di pinggir terusan. Pekerjaan itu memakan waktu 7 hari. Maka secara matematika, pilihan terbaik adalah membuang bahan bakar. Enam hari lagi Ever Given akan kembali mengapung. Agar kapal lain yang sudah menunggu lebih 10 hari bisa bergerak. Ayo kita tebak: cara mana yang akhirnya berhasil mengapungkan kapal Jepang yang disewa Taiwan itu. Yang berangkat dari Shenzhen untuk tujuan Amsterdam itu. Kalau pun Ever Given berhasil diapungkan, persoalannya tidak akan tenggelam. Otoritas Terusan Suez mulai menyuarakan: ada masalah teknis dan manusia di drama Suez ini. Tidak akan mudah mencari kambing hitam di negeri kambing –Mesir itu. (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

PIPA PDAM JEMBATAN JAGIR BOCOR

DAERAH YANG TERDAMPAK JALAN PANJANG JIWO JALAN RAYA DARMO JALAN DR SOETOMO JALAN EMBONG MALANG JALAN RAYA KEPUTRAN JALAN PANGLIMA SUDIRMAN JALAN AMBENGAN JALAN PEMUDA JALAN YOS SUDARSO JALAN UNDAAN JALAN GEMBONG JALAN RAYA PEGIRIAN DBAL UJUNG JALAN WONOKUSUMO JALAN BULAK BANTENG JALAN WONOSARI JALAN BANYUURIP JALAN KEMBANG KUNING JALAN RAYA DIPONEGORO JALAN KARTINI JALAN RAYA ARJUNO JALAN PANDEGILING JALAN KEDUNGDORO JALAN TEMPEL SUKOREJO JALAN PETEMON JALAN KALIBUTUH JALAN SEMARANG JALAN KREMBANGAN

Pelanggan 28 Kawasan Terdampak

Sur Surabaya, Memorandum Pipa milik PDAM Surya Sembada di bawah jembatan Jagir bocor, dan berdampak pada pelanggan di 28 daerah di Surabaya kesulitan air bersih, Minggu dam (28/3). (28 8/3). Pelanggan berharap perbaikan pipa berdiameter 800 mm ini tidak sampai berkepanjangan, berkepanjang gan, ssehingga tidak menimbulkan permasalahan baru.

FO TO :

M

EM

OR

AN

DU

M

/B

IN

TA N

G

Salah seo seorang orang pelanggan PDAM, Andika Pratama, Warga Bula Bulak Banteng Gang III, mengaku air rruma PDAM di rumahnya tidak keluar sama sekali saat pom mpa air dinyalakan sekitar pukul 12.00. saklar pompa “Ngg gak keluar k “Nggak tadi saat saya coba, sudah kal 30 menit berlalu masih belum dicoba 3 kali, b keluar, jadi bingung ketika hendak mandi, tapi untung masih ma ada sisa sedikit,” tutur Andika, untung Mingg gu (28/3). (2 Minggu An ndik menambahkan bila dirinya Andika k tahu tah bila ada perbaikan pipa bocor tidak jemba di jembatan Jagir sehingga membuat laju b air bersih terganggu, begitu juga dengan tetan ngga sekitar.  tetangga  Bersambung ke halaman 4

PRAT TAM ANDIKA PRATAMA ante Warga Bulak Ba Banteng

Petugas PDAM memperbaiki pipa bocor di bawah jembatan Jagir.

Per Hari 5.000 Pegawai BUMN Divaksin Surabaya, Memorandum Seluruh pekerja BUMN se-Jatim divaksin secara massal di Grand City, mulai kemarin, Minggu (28/3). Sedangkan target pemerintah dalam program ini yakni 5.000 pegawai setiap harinya. Sehingga para pegawai secara terjadwal akan datang ke sentra vaksinasi hingga 24 April nanti. Dalam kegiatan tersebut, hadir Menteri BUMN Erick Thohir dan didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Dalam kesempatan itu, Erick Thohir mengatakan, bahwa selain dukungan dari Kemenkes RI, pihaknya juga didukung oleh Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya.

Sebagai jawaban dalam kecepatan informasi pada era digital ini, Memorandum.co.id, yang kini menginjak usia 3 tahun, tak pernah lelah untuk terus berbenah agar dapat menyajikan berita terbaik bagi pembacanya. Untuk itu redaksi juga membutuhkan saran dan kritik dari pembaca agar Memorandum.co.id terus Bangkit, Informatif, dan Presisi.

Usul Rubrik Edukasi Hukum

Ini sebagai upaya untuk mempercepat vaksinasi di kota besar dengan penduduk yang besar. Pegawai BUMN sebagai garda terdepan. Korporasi tidak menutup mata untuk kepentingan umum, dengan mempercepat lansia. ERICK THOHIR Menteri BUMN

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

 Bersambung ke halaman 4 

Dari kiri, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di kegiatan sentra vaksinasi bersama BUMN di Grand City.

Armuji Ajak Pramuka Membantu Pemerintah

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

FOTO: MEMORANDUM/DAYAT

Kawal Pembangunan Kota KETUA Keluarga Besar Rakyat Surabaya (KBRS), Nasirudin, menegaskan bila Memorandum sangat ia kenal. Selain berlangganan pada edisi cetak, dirinya juga mengikuti perkembangan berita Memorandum.co.id. “Kalau baca berita kriminal dan hukum tentu saja di Memorandum. Dengan adanya berita online yang disajikan Memorandum, tentu saja akan lebih mantap,” kata Cak Nasir sapaan akrab Nasirudin. Karena itulah Alumnus Fisip UGM ini menyampaikan, dirinya kerap mengikuti perkembangan berita di Memorandum.co.id, khususnya informasi kriminal, dan hukum. “Selain menyajikan berita kriminal dan hukum, di Memorandum.co.id juga mengawal pembangunan pemerintah,” pungkasnya. (day/tyo)

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Saya a tida tidak tahu u air PDAM kalau dim d akan dimatikan a perbaikan, per bil karena bila jela as kami ka akan mempersiapkan tahu jelas ca ada dengan cadangan air di bak. Semoga bisa segera selesai, sehingga perbaikan b sampai timbul ti jangan sampai masalah lagi.

Zahwa Bulan menunjukkan kondisi air PDAM di rumahnya.

Bangkit Informatif & Presisi

INFORMASI yang disajikan di memorandum.co.id mendapat respons positif dari Elok Kadja, warga Simpang Darmo Permai Utara IV, Surabaya ini. Elok sapaan Elok Kadja mengatakan, bahwa penyajiannya sangat update terkait peristiwa yang sedang terjadi baik itu dalam berita kriminal, hukum, politik, dan sosial. “Ke depannya agar lebih banyak memberikan informasi terkait edukasi, seperti halnya rubrik khusus terkait edukasi hukum sebagai preventif, sehingga bisa mengurangi pelanggaran tindak pidana maupun perdata,” kata Elok.(fer/tyo)

SENIN WAGE, 29 MARET 2021 HALAMAN 3

Wawali Surabaya Armuji menghadiri acara Kwarcab Pramuka Kota Surabaya.

Surabaya, Memorandum Wakil Wali (Wawali) Kota Surabaya Armuji terpilih menjadi Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Praja Muda Karana (Pramuka) Kota Surabaya, secara aklamasi. Hal ini ditetapkan dalam Musyawarah Cabang Gerakan Pramuka (GP) Kota Surabaya 2021 yang berlangsung Minggu (28/3). Dalam sambutannya, Wawali Surabaya Armuji atau Cak Ji mengajak seluruh anggota pramuka, khususnya Kwarcab Kota Surabaya agar terus kompak ke depannya. Tujuannya tak lain, yakni untuk bersama-sama memajukan Pramuka di Surabaya. “Kita tetap semangat mes-

kipun ada pandemi. Dengan adanya semangat, maka segala sesuatunya InsyaAllah bisa terlampaui. InsyaAllah bisa terlaksana,” kata Cak Ji di Kantor GP Kwarcab Surabaya. Untuk mendukung hal itu, Cak Ji juga berharap struktur kepengurusan baru Kwarcab Pramuka Surabaya ini bisa segera rampung dalam waktu dekat. Dengan begitu, target rencana yang belum terlaksana ke depan bisa segera terselesaikan. “InsyaAllah karena formatur juga sudah terbentuk, dalam waktu tidak lebih daripada satu minggu seluruh jajaran pengurus akan bisa terselesaikan,” jelas dia.  Bersambung ke halaman 4 


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SENIN WAGE, 29 MARET 2021 HALAMAN 4

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Hari ini 513 Pedagang Pasar Genteng Divaksin Surabaya, Memorandum Setelah beberapa waktu lalu 750 pedagang Pasar Kapasan divaksin, hari ini giliran 513 pedagang Pasar Genteng yang akan mendapatkan vaksin, Senin (29/3). Agar tidak terjadi kerumunan, vaksin tersebut digelar dua hari hingga Selasa (30/3).

Koramil Simokerto goes bareng komunitas sepeda tua.

Koramil Simokerto Gowes Bareng Tingkatkan Imun

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Surabaya, Memorandum Koramil Simokerto bersama paguyuban sepeda ontel Surabaya, gowes bareng keliling wilayah. Dalam kegiatan ini, selain untuk meningkatkan imun tubuh, juga sebagai ajang silaturahmi. “Di tengah rutinitas kerja, menjaga badan agar tetap sehat dan bugar perlu dilakukan, salah satu cara adalah dengan gowes,” ujar Danramil Simokerto Mayor Chb (K) Saimah. Saimah menambahkan bila dengan kondisi yang tetap prima, maka akan selalu siap melaksanakan aktivitas sehari-hari. “Berbuat satu kebaikan kepada diri sendiri, akan mendapatkan banyak kebaikan, salah satunya dengan berolahraga,” jelas Saimah. Dalam kegiatan tersebut juga dimanfaatkan Saimah untuk menyosialisasikan tentang protokol kesehatan, salah satunya dengan tetap memakai masker dan menjaga jarak. Selain tentang protokol kesehatan, kami juga menyosialisasikan bila vaksin Covid-19 itu aman dan halal,” pungkas Saimah.(tyo/fer)

Vaksinasi kepada pedagang di Pasar Kapasan.

Koramil Tambaksari Bersihkan Makam Umum

Bojonegoro, Memorandum Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 110 Kodim Bojonegoro, selain melakukan kegiatan sasaran fisik, juga melakukan kegiatan nonfisik di antaranya peduli terhadap penyandang disabilitas. Kepedulian terhadap warga disabilitas ini, dilakukan oleh Komandan SST Satgas TMMD Lettu Marinir Hendyk, di Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, bersama pemerintah desa setempat. Peduli warga disabilitas ini dilakukan dengan memberikan bantuan alat bantu jalan atau penyangga kaki, sekaligus memberikan bantuan paket sembako. “Kami sebelumnya berkoordinasi dengan Kades Jatimulyo untuk membantu masyarakat yang disabilitas, dan kemudian kami ditunjukkan warganya yang mengalami cacat

Sambungan dari halaman 3

warga bisa menerima, InsyaAllah penyebaran pandemi ini bisa segera teratasi,” pesan dia. Sebab, Cak Ji menilai bahwa pandemi ini telah berdampak hampir pada seluruh sektor. Tak hanya ekonomi, namun kegiatan-kegiatan juga harus dibatasi pelaksanaannya. Karena itu, dia berharap, anggota pramuka dapat terus membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19. “Kalau pandemi masih ada susah rasa-

nya, baik mengadakan kegiatan ataupun pemulihan ekonomi, karena serba dibatasi. Di mana-mana juga harus menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya. Di sisi lain, Cak Ji juga mendorong anggota Pramuka Surabaya agar turut serta membantu pemerintah menyosialisasikan kepada warga terhadap pentingnya vaksin. Dia menyatakan, bahwa vaksin ini halal dan aman digunakan.(fer/tyo)

FOTO: ISTIMEWA

Peduli Disabilitas di Desa Jatimulyo

Personel Koramil dan masyarakat RW 05 Kelurahan Gading membersihkan rumput liar di area permakaman.

Armuji Ajak Pramuka Membantu Pemerintah Dalam momen tersebut, Cak Ji juga mengajak seluruh anggota Kwarcab Pramuka Surabaya untuk bisa menyosialisasikan protokol kesehatan ke masyarakat. Dia ingin warga pramuka juga turut serta membantu pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Berilah pemahaman, minimal di lingkungan masing-masing. Kalau di tingkat RT kita bisa menyampaikan dengan baik dan

TMMD Ke-110 Kodim Bojonegoro

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Surabaya, Memorandum Koramil Tambaksari kerja bakti bersama masyarakat RW 05 Kelurahan Gading, membersihkan permakaman umum Islam, di Jalan Setro 5, menjelang Ramadan, Minggu (28/3). “Kami bersihkan dan benahi makan umum Setro bersama warga sekitar, sehingga tidak terkesan angker,” ujar Danramil Tambaksari Kapten Inf Sumartono. Sumartono menambahkan bila pihaknya selalu menanamkan rasa gotong, karena inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. “Dengan gotong royong ini mampu menumbuhkan sikap sukarela, tolong-menolong, kebersamaan, dan kekeluargaan antarsesama,” lanjut Sumartono. Selama kerja bakti tersebut, Sumartono menekankan agar tetap mematuhi protokol kesehatan, dan dengan membersihkan makam ini juga menjadi ladang ibadah. “Membenahi area makam umum ini jadikan ladang ibadah, serta mendapatkan berkah yang lebih baik buat kita semuanya,” pungkas Sumartono.(tyo/fer)

“Iya, besok (hari ini,red) giliran pedagang Pasar Genteng yang divaksin,” jelas Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara, Minggu (28/3). Tambah Febri, sapaan Febriadhitya Prajatara, bahwa dengan divaksinnya para pedagang selanjutnya bisa menyosialisasikan kepada pedagang lainnya yang belum divaksin. “Mereka yang sudah divaksin agar bisa sosialisasi kepada pedagang lainnya. Bahwa vaksin aman halal,” tegas Febri. Sementara itu, Humas PD Pasar Surya Jaeni menambahkan bila jumlah totalnya pedagang di Pasar Genteng tercatat 600 orang. “Mungkin untuk sisanya akan dijadwalkan lagi, yang siap divaksin 513 orang,” jelas Jaeni. Jaeni menambahkan, seperti vaksin sebelumnya di Pasar Kapasan, banyak pedagang yang mendaftarkan diri begitu mengetahui tidak ada efek apa-apa kepada pedagang yang divaksin. “Mereka daftar saat itu juga. Tapi memang belum divaksin, menunggu jadwal dari dinas kesehatan lagi. Untuk yang divaksin saat itu yang sudaf terdaftar,” pungkas Jaeni. (fer/tyo)

Satgas memberikan santunan ke warga penyandang disabilitas.

kaki, dan kemudian kami berikan bantuan,” ucap Hendyk. Komandan SST Satgas TMMD ini berharap apa yang dilakukan oleh

anggota Satgas TMMD bisa memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan selain pelaksanaan sasaran fisik TMMD.(top/har/tyo)

Per Hari 5.000 Pegawai BUMN Divaksin “Ini sebagai upaya untuk mempercepat vaksinasi di kota besar dengan penduduk yang besar. Pegawai BUMN sebagai garda terdepan. Korporasi tidak menutup mata untuk kepentingan umum, dengan mempercepat lansia,” jelasnya. Lanjut Erick Thohir, bahwa target per hari adalah 5.000 orang. “Kami yakin Jatim bisa sesuai target. Kalau di Jakarta, 8.000 orang perhari,” pungkas Erick Thohir. Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar

Sambungan dari halaman 3

Parawansa menambahkan, bahwa ada penguatan dan support dari wali kota. “Lansia porsi yang banyak dan di Jatim vaksin cukup. Langkah ini sebagai upaya percepatan,” singkatnya. Sedangkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, bahwa pihaknya akan mendukung vaksinasi massal tersebut. “FainsyaAllah untuk target 5.000 orang per hati kita mendukung. Ini untuk mempercepat lansia mendapatkan vaksin,” ujar Eri. (fer/tyo)

Pelanggan 28 Kawasan Terdampak “Saya tidak tahu kalau air PDAM akan dimatikan karena perbaikan, bila tahu jelas kami akan mempersiapkan dengan cadangan air di bak. Semoga perbaikan bisa segera selesai, sehingga jangan sampai timbul masalah lagi,” lanjut Andika. Begitu juga dengan pelanggan di

Sambungan dari halaman 3

daerah Mrutu Kalianyar, Kelurahan Wonokusumo, menurut Zahwa Bulan, warga setempat, bila kondisi air PDAM di rumahnya keluar namun tidak mengucur deras. “Masih bisa dibilang aman,” singkatnya. Adanya keluhan pelanggan ini Humas PDAM Surya Sembada Diah

Ayu Anggraeni menjelaskan bila pihaknya berusaha mempercepat perbaikan dari pemberitahuan yang sudah kami di-share di media sosial. Sedangkan kebocoran tersebut akibat begel terlepas. Tambah Diah, lamanya pemasangan begel karena lokasi yang

berada di bawah jembatan dan untuk menemukan posisi titik kebocoran pipa dengan menggali taman di antara jembatan. “Karena kami harus menggali taman di tengah. Dan berada di bawah jembatan,” jelasnya. Diah menambahkan, kebocoran

tersebut diketahui Jumat (26/3) lalu karena tekanan air menurun. “Dari penelusuran petugas, akhirnya diketahui di jembatan Jagir. Dan mulai Sabtu (27/3) malam sudah kita gali, dan tadi (Minggu, red) pergantian begel,” jelasnya. Lanjutnya, bagi warga yang

terdampak dalam perbaikan pipa yang bocor ini bisa menghubungi PDAM di call center 0800-192-6666 (bebas pulsa). “Nanti kami akan kirimkan truk tangka air dan dikoordinir oleh RT setempat,” pungkas Diah.(mg3/ fer/tyo)

RUMAH DIJUA

LOWONGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

Dijual Rmh 2KT.1KM LT:90m2, PLN, PDAM, SHM Hrg.850Jt Nego Lebak Timur Asri 77. Hub:087854442479.

MARKETING P/W Max35Th ,MinSMU/Sdrjt,Komktf SiapKrjTarget Pglm1Th.Ry.Wonokromo 9 Sby(YLI)

HILANG STNK HONDA SUPRA 2013 HITAM W-2743-VT JUNITA SUGIANTO 087852719228.

Hilang STNK MTR Honda AE6232-JX an.Pegeng Jl Dsn Purwosari Rt3 Rw1 Kwadungan Ngawi.

Hilang BPKB Motor 2014 nopol L-6938-KA a/n Ajijah Fitriani 085735363201.

P E N G O B ATA N

Hilang Kartu KIR No Uji JKT782320 An.PT. Segoro Kedung Agung, Kalianak Madya 1 No.11 Sby.

Hilang STNK Suzuki Nopol W-2805-X2 An Asmunir Hub 089637656570.

HLGBPKBL6945CHHondaThn2008 Asnizar Semolowaru Bahari bLok 1/1 Sby. Noka MH1JF2118K176532 Nosin JF21E1176354.

HILANG STNK HONDA VARIO 2014 MERAH W-4413-XK ASROH 081331297231.

Hlg BPKB L9059UO Hino Thn 2014 Maharani Jemur Handayani 7/17-19 Sby. Noka MJESG8JE1HJE11379 Nosin J08EUFJ86403.

HILANG STNK YAMAHA MIO 2011 MERAH MARUN W-2849TT RAMSO 085856441429.

Hilang Kartu KIR Kereta Tempelan SB-257066-K An.PT.Segoro Kedung Agung, Kalianak Madya 1 No.11 Sby.

HILANG STNK HONDA BEAT 2013 MERAH W-5843-UO ENDAH WAHYUNINGSIH 082302005000.

Hilang Kartu KIR L-8895-UN SB255913K An. PT.Segoro Kedung Agung, Kalianak Madya 1 No.11 Sby.

HERBAL SEX TEROBOSAN BARU KEJANTANAN, CUKUP 1 BIJI UNTUK SEMALAMAN Rp. 75 rb isi 4 biji AMAN DIMINUM bisa dikirim 085100178573

P I J AT K E B U G A R A N Feri Massage Keluarga Pijat Kesehatan buat Keluarga Wanita dan Pria. Menghilangkan Capek2 Lelah dan Letih, Ramah Tamah dan Profesional. Hub:081358022468.

PA R A N O R M A L Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031-5490592/ 081229729706 (tdk terima SMS).

Hilang STNK Yamaha Byson Merah thn 2011 W-6594-YW Ds.Jeruk Gamping A/n Ferry Kurniawan.

HLG BPKB L9056UO Hino Thn 2014 Maharani Jemur Handayani 7/17-19 Sby. Noka MJESG8JDKEJL17284 Nosin J08EFJ67686.

Hilang STNK Supra X nopol W-6523-VT an Achmad Musa Hub 089637656570. Hlg STNK TRUK HINO HJ CMBINASI 2019 H-8029-OV A/N: KOPJA TRANS MULIA ORDA SERASI RAYA SALA TIGA SOLO KM6 RT05/01 BENER TENGARAN SEMARANG JATENG.

Hlg BPKB L5575 SG Honda Thn 2012 Bayu Farianto Sariboto 1/15 Sby. Noka MH1JF5139CK806642 Nosin JF51E3803395.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SENIN WAGE, 29 MARET 2021 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Beton Penyangga Tidak Kuat, Masjid Assasul Hidayah Ambruk

FOTO: MEMORANDUM/HUMAS

kata Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S. Keterangan pengurus, sebelum ambruk masjid dalam proses rehab tanpa membongkar bangunan lama. Diperkirakan beton penyangga bangunan tidak kuat menahan bagian atasnya. Hingga menyebabkan bangunan ukuran luas 12 x 10 meter ambruk. "Kerugian materi terhitung sebesar Rp 400 juta akibat peristiwa itu," tutupnya. (uri/epe)

Personel TNI dan Polri memeriksa bangunan masjid yang ambruk di Desa Batang Laok.

Bangkalan Masuki Musim Durian dan Rambutan

Hendak Transaksi Sabu

Warga Lenteng Ditangkap di Pinggir Jalan

Bangkalan, Memorandum Tiga bulan terakhir, petani hortikultura Bangkalan memasuki musim petik buah. Mereka pun menuai keuntungan cukup besar di tengah dampak ekonomi pandemi Covid-19. "Sebelumnya, Oktober sampai November, petani sudah panen mangga. Keuntungan mereka juga lumayan besar,” kata Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Dispertapahorbun) Puguh Santoso, Sabtu (27/3). Panen mangga kala itu mencapai sekitar 13.117 ton yang dihasilkan dari 416.121 pohon produktif di 18 Kecamatan. Bagusnya, Puguh Santoso semuanya tergolong mangga unggulan. "Jika mencermati hasil panen mangga yang mencapai 13.117,3 ton, jelas petani menikmati keuntungan finansial amat besar,” tandas Puguh. Sementara memasuki Januari hingga Maret 2021, giliran petani rambutan dan durian yang panen. Dampaknya, selama tiga bulan Kota Bangkalan banjir buah rambutan dan durian. “Banyak pembeli dari luar kota berdatangan,” tutur M Ridwan, salah satu pedagang durian di pusat kota Bangkalan. Durian si koceng khas Bangkalan paling jadi buruan. Per butir biasanya dibanderol Rp 80 ribu. Namun berbeda dengan mangga yang menyebar di 18 kecamatan, durian hanya ada di delapan kecamatan dengan total mencapai 42.137 pohon. “Populasi terbesarnya ada di tiga kecamatan. Yakni Galis, Burneh, dan Geger. Sedangkan durian jenis si koceng hanya bisa tumbuh di Burnehi,” ungkap Puguh. (ras/epe)

Sumenep, Memorandum Kendati sudah berulang kali pengungkapan kasus peredaran narkotika jenis sabu, namun tak kunjung membuat jera pelakunya. Indikasi itu terlihat dari penangkapan Joko Setiawan (37), oleh unit reskrim Polsek Kota Sumenep. Warga Dusun Darusa Timur, Desa Ellak Laok, Kecamatan Lenteng tersebut diamankan di tepi jalan raya, tepatnya di Desa Torbang, Kecamatan Batuan pada Sabtu (27/3) siang. "Penangkapan tersangka hasil dari pengembangan informasi di lapangan yang menyebutkan akan ada transaksi narkoba jenis sabu di Batuan," kata Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S kemarin. Dari tangan tersangka, diamankan satu plastik klip berisi sabu seberat 0,37 gram yang disimpan di dalam bungkus rokok dan motor warna hitam yang digunakan saat transaksi.

"Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat ada transaksi sabu sekitar pukul 12.00 di jalan yang masuk kawasan Desa Torbang. Setelah diawasi, sekitar pukul 14.00, personel Polsek Kota melihat tersangka yang memiliki ciri-ciri sesuai informasi warga. Seperti berambut gondrong. Kami menghentikan dan menggeledahnya hingga menemukan barang bukti di saku celana sebelah kiri," terang AKP Widi. Menurut Widi, tersangka mengakui sabu itu miliknya. Untuk pengembangan dari mana asal kristal haram itu, tersangka digelandang ke Mapolsek Kota. Selain itu, ter-

Joko Setiawan dan barang bukti sabu diamankan di Mapolsek Kota.

sangka bakal dijerat Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. Peredaran sabu juga ma-

rak di Pamekasan. Satreskoba Polres Pamekasan menangkap enam orang di tiga lokasi berbeda. Masing-masing berinisial AS (25) warga Dusun Lebbek

Tenga, Desa Lebbek, Kecamatan Pakong; BR (25) warga Dusun Laok Lorong, Desa Lebbek; PDH (18) warga Desa Seddur, Kecamatan Pakong, ditangkap di Desa Lebbek pada Senin (22/3) malam. Kemudian, IW (23) warga Dusun Kajurajah dan A (29) warga Dusun Tomang Mateh, yang semuanya di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan. Keduanya ditangkap di rumah kos di Jalan Bonorogo, Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Kota. Sedangkan MF (25), beralamat di Dusun Tengginah Laok, Desa Batubintang Kecamatam Batumarmar, ditangkap di rumahnya pada 24 maret 2021. "Peran keenam tersangka berbeda-besa. Ada yang sebagai pemakai, pembeli sekaligus pemakai, dan perantara," terang Kasubbag Humas Polres Pamekasan AKP Nining Dyah. (*/sjk/aan/epe)

Legislatif Dukung Raperda Pertembakauan Sumenep, Memorandum D P R D Ka b u p a t e n Sumenep menyambut baik rencana pemerintah kabupaten (pemkab) menggagas rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pertembakauan. Sebagai daerah penghasil tembakau, legislatif ber-

FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR

Nelayan Masalembu Tahan Kapal Lamongan Sumenep, Memorandum Kapal Putri Selina asal Paciran Lamongan ditangkap nelayan Masalembu, Kabupaten Sumenep. Kapal dengan 15 kru itu ditangkap karena mencari ikan di perairan Masalembu menggunakan alat penangkap ikan (API) jenis cantrang. Saat ini, sudah dalam penanganan aparat kepolisian setempat. Anggota Persatuan Nelayan Masalembu (PNM), Haerul Umam menjelaskan alasan penangkapan itu. “Kami berusaha melarang dengan menggiring kapal itu ke pelabuhan Masalembu,” terangnya, Minggu (28/3). Ada empat perahu nelayan yang menggiring kapal tersebut hingga akhirnya ditangani polsek setempat. Hal ini dibenarkan Kapolsek Masalembu Iptu Sudjarwo. "Semua anak buah kapal (ABK) berasal dari Paciran, Lamongan. Saat ini masih dalam pemeriksaan," jelasnya. Langkah awal yang akan dilakukan pihaknya yakni pemeriksaan pada lokasi atau global positioning system (GPS) kapal dengan jarak bibir pantai yang menjadi sasaran penangkapan ikan. Selanjutnya, berkoordinasi dengan dinas kelautan dan perikanan. (*/aan/epe)

FOTO: MEMORANDUM/HUMAS

Sumenep, Memorandum Diduga beton penyangga tidak kuat, Masjid Asassul Hidayah di Dusun Jandir, Desa Batang Laok, Kecamatan Bantang-Batang, ambruk. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian Minggu (28/3) siang itu. Namun kerugian materi ditaksir cukup besar karena nyaris kondisi masjid yang tengah direhab tersebut rusak total. Aparat Koramil bersama Polsek Batang-Batang yang menerima informasi, langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). "Personel kami dibantu TNI mendatangi TKP kemudian melakukan pemeriksaan penyebab peristiwa itu,"

Wakil Ketua DPRD Sumenep Indra Wahyudi.

harap Kabupaten Sumenep memiliki regulasi khusus yang mengatur tata niaga tembakau. Agar setiap musim panen, harga tembakau tidak dipermainkan oleh pabrikan. "Kalau respons kami, itu sangat bagus raperda pertembakauan. Semua kebijakan yang mengarah pada kesejahteraan masyarakat pasti kami dukung. Apalagi informasinya ada rencana membangun pabrik linting rokok lokal. Itu bagus sekali agar ada penyerapan tenaga kerja dan kemandirian tata kelola tembakau di Sumenep," ujar Wakil Ketua DPRD Sumenep, Indra Wahyudi, Minggu (28/3). Hanya saja, pihaknya mengaku belum bisa menilai isi raperda tersebut, karena masih belum mempelajari. Apalagi saat ini pansus belum terbentuk. Pekan ini, DPRD Sumenep masih ada agenda paripurna pandangan umum (PU) fraksi. "Baru nanti pem-

bentukan pansus, setelah itu kalau naskahnya sudah masuk, raperda itu akan dibahas. Dalam posisi ini kami belum mengetahui secara detail apa klausul atau isi setiap poin perda itu, apakah menyangkut perihal harga tembakau sehingga ada payung hukum yang bisa melindungi petani tembakau. Khususnya agar bisa memaksimalkan tembakau Madura agar harganya naik," urai Indra. Politisi Partai Demokrat tersebut menegaskan, jika ada upaya dari pemerintah daerah untuk melindungi petani tembakau maka legislatif akan mengawal secara maksimal, baik dalam hal kebijakan maupun penganggaran. "Karena semangat kita sama. Dulu tahun 2016 kami menginisiasi forum bersama antara legislatif, perwakilan perguruan tinggi dari Unijoyo, dan bappeda terkait kebijakan pertembakauan. Dan itu sudah ditindaklanjuti dengan term of reference (TOR). Apakah raperda itu sebagai tindak lanjut itu kami belum tahu. Tapi kami sangat mendukung," tandas Indra. (adv/aan/epe)

Batik Toket Go Internasional, Bupati: Sukses Gerakkan Ekonomi Rakyat Pamekasan, Memorandum Kelompok Usaha Bersama (KUB) Pamekasan Hebat (Pahe) me-launching Batik Toket Pamekasan Go Internasional di Hotel Front One, Sabtu (27/3). Acara itu dihadiri Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin Emil E Dardak, Putri Indonesia 2020 RR Ayu Maulida Putri, dinas terkait provinsi, Bupati Pamekasan H Baddrut Tamam SPsi, Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah dan beberapa pejabat lainnya. Bupati Pamekasan dalam

sambutannya menyampaikan, batik menjadi salah satu potensi desa yang luar biasa di Pamekasan. Sejauh ini batik lokal kabupaten berjuluk Bumi Gerbang Salam tersebut, menjadi primadona bagi pengoleksi batik. "Di kabupaten ini ada batik tulis yang luar biasa, batik ini bukan hanya tentang kain saja. Tetapi di dalam batik banyak cerita, banyak harapan, seni, dan lain-lain," ujar bupati yang akrab disapa Mas Tamam tersebut. Ia bahkan mengungkapkan, batik Pamekasan menjadi

salah satu batik tulis terbaik di Indonesia yang telah diakui pemerintah. Sehingga, kondisi tersebut harus tetap dipertahankan agar menjadi bagian dari ciri khas yang dimiliki nusantara. "Pasar batik kita dideklarasikan oleh pemerintah pusat menjadi pasar batik terbesar di Indonesia. Besar harapan saya, dengan hadirnya Puteri Indonesia, batik kita semakin terkenal dan populer," ungkapnya. Hal itu tak lepas dari keberhasilan mendorong dan menggerakkan ekonomi masyarakat

melalui strategi desa tematik dengan melatih ribuan orang dalam setiap tahun. Harapannya tercipta desa kaya dan masyarakatnya sejahtera. Dirinya meminta semua pihak bergandengan tangan agar batik Pamekasan terus mampu bersaing dengan batik tulis lain di Indonesia. Sehingga, batik menjadi sumber ekonomi masyarakat yang mengakar dari tingkat bawah. Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin mengakui, batik Pamekasan sarat dengan filosofis dan kaya motif. Tidak banyak

Bupati Baddrut Tamam melihat proses membatik oleh dua anggota KUB Pahe.

daerah lain yang mempunyai dua keunggulan itu. "Pewarnaannya juga mem-

bedakan batik Pamekasan dengan batik daerah lainnya. Karena berani dengan warna.

Ini merupakan potensi dan aset Kabupaten Pamekasan," pungkasnya. (adv/sjk/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

SENIN WAGE, 29 MARET 2021 HALAMAN 6-7

Akhir Pekan, Polisi Gelar Kuis Prokes Bareng Pengunjung Wisata

Petugas menyita ratusan miras dalam razia.

Razia Tempat Hiburan, Ratusan Botol Miras Disita Blitar, Memorandum Guna menanggulangi penyalahgunaan narkoba serta menyambut bulan Ramadan yang sebentar lagi tiba, Satreskoba Polres Blitar Kota melakukan razia ke sejumlah tempat hiburan, Sabtu (27/3) malam. Kali ini, satreskoba menyita ratusan botol minuman keras (miras) berbagai merek dalam razia tempat hiburan tersebut. Selain tes swab untuk mencegah penyebaran covid-19, petugas juga melakukan tes urine terhadap para pengunjung karaoke

selama razia. “Razia ini sebagai pencegahan peredaran gelap narkoba dan antisipasi pesta miras di tempat hiburan malam,” kata Kasatreskoba Polres Blitar Kota AKP Suryadi. Suryadi mengatakan, sasaran razia tempat hiburan malam dilakukan secara acak. Petugas melakukan pemetaan terlebih dulu terhadap sejumlah tempat hiburan malam yang diindikasikan menjadi tempat peredaran narkoba dan miras. Dalam razia itu, petugas mendatan-

gi dua tempat karaoke di wilayah Kota Blitar, yaitu, tempat karaoke Djojo dan Next. “Kami menyita 239 botol miras berbagai merek dalam razia itu,” ujar Suryadi. Dikatakannya, petugas juga melakukan tes urine terhadap para pengunjung tempat karaoke. Ada 21 orang pengunjung tempat karaoke yang menjalani tes urine dan hasilnya semua negatif. “Kami akan melakukan razia tempat hiburan malam lagi pekan depan secara acak,” kata Suryadi. (pra/mik)

Satgas Gabungan Polsek Krian Edukasi Prokes ke Warga

Kompol Mukhlason

Sidoarjo, Memorandum o Diperpanjangnya PPKM mikro hingga 5 April mendatang, satgass 9 gabungan penanganan Covid-19 n Kecamatan Krian, terus melakukan sosialisasi dan edukasi. Kepada masyarakat tim satgas mengimbau untuk mematuhi protokol kesesehatan dengan menerapkan 5 M. “Satgas Covid-19 yang berada di wilayah Krian, mensosialisakan kepada warga untuk mentaari Prokes di masa PPKM mikro ini,” ujar Kapolsek Krian, Kompol Mukhlason, Minggu (28/3). Mukhlason menyebut, meski angka penyebaran Covid-19 di wilayah Krian menunjukan angka penurunan. Namun pihaknya tidak ingin masyarakat lengah lalu mengabaikan prokes. Hal ini lantaran dikhawatirkan adanya

lon lonjakan angka penyebaran Covid-19 d di masa PPKM mikro yang diperpanjjang ini. “Dengan diperpanjangnya a angka penyebaran PPKM mikro iini, jangan sampai kita terlena agar tid ada lonjakan angka penyebaran tidak Covid-19,” ujarnya. Mukhlason juga menegaskan, kepada seluru personel Satgas Covid-19 baik yang dari TNI maupun Satpol PP untuk terus mengedukasi masyarakat. Selama pandemi Covid-19 benar-benar belum berakhir, Satgas Covid-19 menjadi garda terdepan untuk memerangi penyebaran dan pengendalian Covid-19. “Kami berharap pandemi ini segera berlalu, dan kembali normal. Tentunya hal ini harus didukung masyarakat untuk tetap disiplin dan mematuhi prokes,” pungkasnya. (bwo/jok/mik)

Kapolsek Blimbing Kompol Hery Widodo menunjukkan barang bukti dan tersangka.

16 Kali Jual Cewek, Muncikari Ditangkap Polisi Malang, Memorandum Setelah 16 kali jualan cewek, SPH alias Sela (25), seorang muncikari asal Desa/Kecamatan Tempursari, Lumajang atau tinggal di Jalan Glintung, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, diringkus polisi. Tersangka ditangkap satuan Reskrim Polsek Blimbing, Selasa (23/3) pukul 20.30 atas dugaan profesi muncikari yang dijadikan mata pencahar-

ian untuk keuntungan. “Awalnya kami mendapat informasi ada mucikari yang menyediakan wanita penghibur. Tarifnya

Bojonegoro, Memorandum Dengan semangat Astuti (agunge sikap tulung tinulung), jajaran Satsabhara Polres Bojonegoro melakukan Operasi yustisi di sekitaran Kota Bojonegoro, Minggu (28/3). Penegakan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 ini dibantu oleh Petugas menggelar operasi yustisi.

Satlantas Polres Sumenep Sosialisasikan Perpol 5/2021

Tiga pilar menunjukkan sinergitas dengan menggelar operasi yustisi di Pasar Asem Jajar.

kalankab.go.id kelolaan Dinas Kominfo, dalam sepekan terakhir ini hanya ada tambahan 5 warga positif terpapar Covid-19. "Lima dari 7 hari terakhir, malah tidak ada tambahan sama sekali alias zero,” tandas Buntoro. Kecamatan Sepulu juga tidak termasuk 5 besar kecamatan episentrum sebaran covid. Data terakhir per Sabtu (27/3) malam, jumlah total warga positif terpapar di Kabupaten Bangkalan mencapai 1.633 orang, dan 1.451 diantaranya sembuh. Dari jumlah total terpapar itu, dikon-

sentrasikan ke kantong penularan covid di lima kecamatan. Yakni Bangkalan 611 warga terpapar, Kamal 270, Burneh 182, Socah 114 dan Kecamatan Kwanyar 64 warga positif terpapar. Totalnya mencapai 1.241 warga terpapar. Sisanya, 392 warga terpapar lainnya tersebar di 12 kecamatan. Di Kecamatan Sepulu tercatat hanya 27 warga terpapar. ”Alhamdulillah, meski ada saja yang melanggar prokes, mayoritas warga di Kota Sepulu sudah mematuhi penerapan prokes,” pungkas Buntoro. (ras/mik)

Kapolres Dampingi Menteri PDT Kunjungi Guru Besar Sohib Hasan Blitar, Memorandum Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela ikut dalam rombongan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar saat bersilaturahmi di kediaman KH Sohib Hasan, Minggu (28/3). Kegiatan yang dilaksanakan di daerah lingkungan Wonorejo, Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar ini turut dihadiri oleh PLH Dandim Blitar, Ahmad Tamim Anggota DPRD Propinsi Jatim dari Fraksi PKB, serta Muspika Kecamatan Sutojayan. Kapolres Leonard menjelaskan, bahwa kunjungan rombongan kali ini untuk mempererat tali silaturahmi. “Kita ketahui bersama pada saat pak mentri Halim Iskandar masih di Pondok Pesantren Denanyar Jombang, bahwa KH Sohib Hasan pernah menjadi Guru di Ponpes Denanyar Jombang,” jelasnya. Kapolres juga berpesan pada masyara-

h hotel tersebut. Kami menemukan wanita berinisial NN (19) dan seorang pria di dalam kamar,” lanjutnya. Kemudian polisi menyita uang Rp 1,3 juta dan kondom b bekas terpakai di kamar hotel. Barang bukti lain, IPhone 7 dan uang sebesar Rp 300.000 dari tersangka. Bahkan, NN mengaku sudah

dua kali melayani pelanggan melalui jasa tersangka. “Tersangka mengaku sudah 16 kali mengambil keuntungan dari delapan wanita penghibur,” pungkas Kapolsek. Dalam beroperasi, telah memiliki 8 orang wanita untuk dijual kepada para hidung belang. Ia terancam pasal 296 KUHP junto pasal 506 KUHP. dengan pidana kurungan paling lama tahun. (edr/mik)

Tegakkan Prokes, Satsabhara, TNI, dan Satpol Operasi Yustisi

Covid Melandai, Kapolsek Sepulu Tetap Gereget Yustisi Bangkalan, Memorandum Sinyalemen sebaran Covid-19 di Kabupaten Bangkalan yang menunjukkan tren melandai, tak membuat sinergitas tiga pilar Kecamatan Sepulu kendor. Tiga pilar dari unsur anggota polsek, koramil, puskesmas, dan petugas trantib kecamatan masih greget untuk memutus mata rantai virus asal Wuhan, Tiongkok itu. Di bawah koordinasi Kapolsek Sepulu AKP Buntoro, tiga pilar menggelar yustisi pada Jumat (26/3) dan Sabtu (27/3) pagi dengan menyisir pasar tradisional. Salah satunya Pasar Asem Jajar. “Itu amanah Inpres Nomor 6 Tahun 2020. Jadi Ops Yustisi terpadu harus tetap rutin kami laksanakan. Terutama di sejumlah lokasi yang menjadi simpul-simpl keramaian publik,” ujar AKP Buntoro, Minggu (28/3) pagi. Harapannya, agar mayoritas warga Kecamatan Sepulu, semakin disiplin mematuhi penerapan 5-M. Mulai dari rajin mencuci tangan, menjaga jarak ideal, memakai masker, menekuni pola hidup sehat serta mematuhi stay at home. Jika mencermati data harian yang diunggah situs website resmi pemkab, bang-

g Rp 1,5 juta di hotel,” terang Kapolsek Blimbing Kompol Hery Widodo, Sabtu (27/3). Setelah mendapat informasi, lanjut Kapolsek, Polisi menangkap Sela, dan menyita ponsel miliknya. Setelah diperiksa, ditemukan chat bahwa baru ada satu wanita penghibur yang dibawa ke kamar hotel di Jalan Tenaga. “Petugas langsung mendatangi

Sumenep, Memorandum Satlantas Polres Sumenep gencar melakukan sosialisasi Peraturan Polisi (Perpol) Nomor 5 Tahun 2021 tentang penerbitan dan penandaan surat izin mengemudi (SIM), pengganti Perkap Nomor 9 Tahun 2012 kepada pemohon baru atau perpanjangan. Menurut Kasatlantas Polres Sumenep AKP Toni Irawan, sosialisasi dilakukan kepada semua pihak. Selain kepada anggota di internal Satpas Polres Sumenep, juga kepada instansi terkait yang menangani pajak daerah. “Kami juga sosialisasi kepada masyarakat umum, khususnya kepada anak muda ketika anggota sedang razia balap liar atau saat patroli. Tujuannya agar pemilik SIM paham tentang penggunaannya,” ujar AKP Toni. Menurut Toni, SIM kendaraan bermotor (ranmor) perseorangan dan SIM ranmor umum berlaku selama 5 tahun terhitung mulai tanggal penerbitan dan dapat diperpanjang sebelum habis masa berlakunya.

Tahun 2019. “Hasil operasi yustisi, petugas memberikan teguran tindak pidana ringan (tipiring) 8 orang, sanksi sosial 2 orang, teguran lisan 5 orang, “ bebernya. Petugas akan terus gencar melakukan Operasi Yustisi agar masyarakat mentaati Protokol Kesehatan. Agar bisa memutus rantai penyebaran Covid-19. (top/har/mik)

Tingkatkan Sinergi, Polres-Kodim Kabupaten Malang Gowes Bareng

Anggota satlantas memberi sosialisasi kepada pelaku balap liar.

“Apabila SIM lewat dari masa berlakunya harus diajukan penerbitan SIM baru. Sedangkan perpanjangan SIM dilaksanakan sesuai waktu dan tempat pelayanan pada Satpas,” urainya. AKP Toni menjelaskan, untuk penandaan SIM, Polri memberikan tanda atau data pelanggaran terhadap SIM milik pengemudi yang melakukan pelanggaran tindak pidana lalulintas. Di antaranya pelanggaran

anggota TNI dan Satpol PP Kabupaten Bojonegoro. Opersasi itu dipimpin oleh Ipda Suyono bersama perwakilan kodim dan satpol PP untuk menegakan pelanggran disiplin protokol kesehatan (prokes) Pasal 49 Jo Pasal 20A dan Pasal 27C Perda Provinsi Jawa Timur Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Perda Provinsi Jawa Timur Nomor 1

lalu-lintas atau kecelakaan lalu-lintas. “Apabila pemilik SIM mendapat beberapa poin atau bahkan dikenakan penalti, maka pemilik SIM tidak dapat melakukan perpanjangan atau penggantian SIM. Kami akan melakukan pencabutan sementara. Apabila ingin mendapatkan SIM kembali maka harus melaksanakan pendidikan dan pelatihan mengemudi,” tegas Toni. (aan/mik)

Malang, Memorandum Untuk meningkatkan sinergi antara jajaran TNI dan Polri, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar dan Dandim 0818/Malang – Batu Letkol Inf Yusub Dody Sandra beserta PJU dan kapolsek jajaran serta anggota Polres Malang bersepeda bareng. Kegiatan sepeda dengan mengambil start dan finish ini dimulai dari di Lapangan Satya Haprabu Mapolres Malang, Jumat (26/3) dengan jarak yang tempuh sekitar 15 Km yang diikuti sekitar 50 orang. Hadir dalam kegiatan ini Letkol Inf Yusub Dody Sandra SIP MIPol (Dandim 0818// Kab enMalang - Batu), AKBP Henres dri Umar SIK MH (Kapolres ko Malang), Mayor Arh. Joko Istianto (Kasdim 0818// Kab Malang – Batu),, Kompol Himmawan Se-tiawan SIK (Wakapolress Malang), Kompol Hegy Renanta Koswara ST SIK (Kabag Ops Res Malang), perwakilan perwira staf beserta anggota Kodim 0818 Malang-Batu, PJU Polres Malang beserta Kapolsek Jajaran Polres

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar bersepeda bareng anggota dan jajaran TNI.

Mal Malang dan anggota Polres Ma Malang. Peserta gowes bersama TN TNI-Polri saat tiba di di M Mapolres Malang serta d dilanjutkan peregangan d makan pagi bersadan m Adapun rute Gowes ma. Bersama TNI-Polri ini Start di Mapolres Kepanjen - Pasar Sengguruh - Desa Kanigoro Wisata Sumbermaron Desa Karangsuko (Pagelaran) - Stadion Kanjuruhan Kepanjen - Yon

Zipur 5 belok kanan - Pertigaan PLN Kepanjen – Pasar Kepanjen - finish di Mapolres Malang. Kasubbag Humas Polres Malang Iptu Bagus Wijanarko menyampaikan, pelaksanaan kegiatan Gowes Bersama TNIPolri ini dilaksanakan dalam rangka sinergitas antara TNI - Polri khususnya jajaran Polres Malang dan Kodim 0818 MalangBatu. “Dalam pelaksanaan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” jelasnya. (*/ari/mik)

Gresik, Memorandum Guna memastikan disiplin protokol kesehatan (prokes) Covid-19 selama akhir gan pekan, personel gabungan Kecamatan Ujungpangkah menggelar operasi yustisi di sejumlah tempat wisata, Minggu (28/3). Polsek Ujungpangk kah jajaran Polres Gresik kompak bersama Koramil Ujungpangkah melaksanakan giat penegakan disiplin pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wisata Selo Tirto Giri (Setigi) Sekapuk. Termasuk membagikan masker gratis serta hadiah berupa minyak goreng bagi para pengunjung. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Ujungpangkah AKP Sujito menjelaskan, maksud giat ini agar warga masyarakat dalam situasi pandemi covid 19 semakin disiplin. Yakni menggunakan masker dan menjadikan masker sebagai budaya/ kebiasaan hidup/adaptasi baru, mencuci tangan dan menjaga jarak dan jangan bergerombol. “Kami menyosialisasikan kepada warga masyarakat terkait Perbup No. 45 tahun 2020 untuk memutus mata rantai penye-

Personel gabungan memberikan imbauan kepada pengunjung wisata.

baran covid-19,” ujar Sujito. Pihaknya juga membagikan sejumlah masker gratis kepada masyarakat dan minyak goreng buat yang menang kuis. Bersama pengunjung wisata, bhabin dan babinsa main kuis tentang disiplin prokes berhadiah minyak goreng buat pemenang

Pengedar Pil Koplo Desa Pojok Diringkus Kediri, Memorandu Memorandum Pandemi Covid Covid-19 tak menyurutkan langkah jajaran Satreskoba Satre Polres Kediri untuk memberantas peredaran p narkoba yang kian meresahka meresahkan masyarakat. Sabtu (27/3 (27/3), Unit Opsnal Satreskoba Polre Polres Kediri mengamankan Timbu Timbul alias Sukun (21), warga Desa Po Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Timbul d diamankan petugas karena kedapatan menyimpan d dan mengedarkan narkoba jjenis pil dobel L di wilayah Ke Kecamatan Wates, hingga m meresahkan masyarakat. Kasubbag Humas Polres K Kediri AKP Ratmoko Budi Lartono mengungkapkan, penangkapan Timbul ini dilakukan pada hari Sabtu (27/3) sekitar pukul 09.00. “Penangkapan pelaku ini, awalnya anggota Satreskoba Polres Kediri m mendapatkan laporan dari masyarakat karena di wilayah Timbul diamankan bersama barang bukti. Kecamatan Wates ada se-

Kapolres Blitar AKBP Leonard berada di Pondok Pesantren Denanyar.

ka kat sekitar juga anggotanya untuk tetap memperhatikan dan tetap waspada akan bahayanya virus covid-19 dan tetap menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Pada musim pandemi seperti ini, kita harus terus waspada dan saling menjaga serta mengingatkan kepada sesama untuk serta mengatur pola hidup sehat,” pungkasnya. (pra/mik)

bung Ketahanan Pangan) dan PPKM Mikro desa setempat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, semoga PPKM mikro kedepan bisa lebih maksimal di wilayah Kabupaten Mojokerto khususnya di Desa Leminggir. “Jika kita lihat dari pintu masuk Desa Leminggir sudah melaksanakan protokol kesehatan serta sarana dan prasarana sudah sesuai dengan prosedur ini sangat luar biasa,” kata Kapores. Menurutnya, TNI, Polri dan pemda tidak akan mampu bekerja sendiri dengan

hasil yang maksimal tanpa dukungan dari kedisiplinan warga masyarakat. Program vaksin yang akan di berikan kepada seluruh masyarakat akan dilaksanakan secara bertahap dan apabila ada informasi yang tidak benar terkait vaksinasi agar di saring dulu untuk memastikan kebenarannya. Karena dengan adanya vaksin tersebut agar di manfaatkan dengan baik. “Saya ucapkan terima kasih atas kerja keras, kerelaan dan kedisiplinan warga yang sangat peduli dengan warganya, sehingga

koordinasi pemerintah dari bawah ke atas bisa berjalan dengan baik,” ucapnya. Dalam kesempatan itu juga Kapolres juga memberikan penambahan edukasi, pembagian masker hand sanitizer untuk mendisiplinkan masyarakat dan 3T. Saat ini Desa Leminggir kondisinya masuk kawasan zona hijau. Orang yang terpapar Covid 19 dengan kondisi OTG dinyatakan sembuh semua. “Semoga dengan kehadiran Forkopimda kedepan bisa memberi pencerahan dan dukungan dalam pelaksanaan PPKM skala mikro,” pungkasnya.(war/mik)

seorang sering melakukan transaksi jual beli narkoba,” ujar AKP Ratmoko Budi Lartono, Minggu (28/3). Mendapat laporan itu, sambung AKP Ratm moko, Satreskoba Polres Kediri melakukan serangkaian penyelidikan dan penangkapan pelaku. Ketika berada di lokasi kejadian, petugas melihat seseorang dengan gerak gerik mencurigakan. “Petugas lalu menghampiri, dan menanyai pelaku. Sampai akhirnya dilakukan penggeledahan dan ditemukan pil dobel L. Ia lalu diamankan,” jelasnya. Dari hasil penggeledahan, tambah Kasubbag Humas Polres Kediri, petugas menemukan sejumlah barang bukti yakni sebanyak 75 butir pil LL, satu lampu bekas, dan satu handphone merk Infinix warna biru diduga sebagai alat sarana untuk melakukan transaksi. Selanjutnya pelaku dan barang bukti digelandang ke kantor Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kediri untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. “Atas perbuatannya pelaku dijerat dalam pasal 197 Sub pasal 196 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan,” pungkas Ratmoko. (mis/mik)

Primkoppol Gelar RAT dan Pemilihan Pengurus Baru Probolinggo, Memorandum Primer Koperasi Kepolisian (primkoppol) Polres Probolinggo Kota melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) sekaligus dirangkai dengan pemilihan pengurus baru, masa bakti 2020-2024 di ruang Rupatama Polres Probolinggo Kota, Sabtu (27/3). Rapat anggota tahunan (RAT) menjadi forum wajib setiap badan usaha koperasi. Sebab, sehatnya sebuah koperasi diukur dengan adanya RAT, karena membahas pertanggungjawaban kinerja pengurus. Kegiatan yang dibuka oleh Wakapolres Kompol Muhammad Khoiril ini Kepala Puskoppal Polda Jatim AKBP (Purn) Marjono. Wakapolres mengungkapkan, dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, dapat menjadi sarana yang lebih maju dan baik pada Institusi serta masyarakat. “Polres Probolinggo Kota mengapresiasi kepada pengurus Koperasi yang telah bekerja keras dalam rangka meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi,” kata Khoiril. Lebih jauh, kata Muhamad Khoiril, koperasi mempunyai nilai kebangsaan yang luar biasa, mempunyai nilai kemandirian yang di bangun dari dirinya sendiri. “Kita sebagai anggota koperasi harus bersama-sama dengan para pengurus untuk memajukan Promkoppol polres. Dari kita, oleh kita dan untuk kita,” selorohnya. Menurutnya, salah satu tanda koperasi yang sehat itu adalah melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) di bulan-bulan awal. “Primkoppol Polres Probolinggo Kota telah melaksanakan RAT di awal tahun.

Wakapolres Khoiril membuka RAT dan pemilihan pengurus baru Primkoppol.

Ini kalau tidak sehat, RAT tidak mungkin di awal-awal seperti ini,” ucapnya. Selain sebagai bentuk pertanggungjawaban, Muhamad Khoiril menyebut RAT ini adalah ajang silaturahmi antar anggota, pengurus dan tamu undangan. “Kami berpesan untuk Primkoppol Polres Probolinggo Kota harus akuntabel untuk selanjutnya dilaporkan dalam RAT,” pinta Wakapolres. Hasilnya, Ipda Ahmad Tohari sebagai ketua, sekretaris Pengda Rifqiatul

Kapolres Harapkan PPKM Mikro ke Depan Lebih Maksimal Mojokerto, Memorandum Kegiatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari mendapat kunjungan Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, Jumat (26/3). Saat melakukan kunjungan ke kampung tangguh semeru (KTS) tersebut, Kapolres juga membagikan sembako kepada warga terdampak Covid 19. Rombongan Kapolres tiba di lokasi pada pukul 10.00 langsung melaksanakan pengecekan sarana dan prasarana Kampung Tangguh Semeru (Ruang Isolasi dan Lum-

kuis sambil memberi himbauan kamtibmas. “Kami juga menyosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat. Harapannya masyarakat dapat ikut serta menyukseskan program tersebut agar covid-19 dapat segera berakhir,” pungkasnya.(and/har/mik)

Kapolres Mojokerto AKBP Dony meninjau kegiatan PPKM mikro Desa Leminggir.

Umam, Bendahara Aipda Dedy Nugroho, Pengawas I Ipda Rudi Hartono, dan Pengawas II Ipda Atim Eko C masa bakti 2020-2024. Hadir dalam kegiatan itu Ketua Dekopin Kota Agus Litanta, Kadis DKUPP Kota yang diwakili Ibu Aprilia Hertanto, para PJU polres serta perwakilan anggota Primkoppol Polres. (mhd/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

FOTO: MEMORANDUM/RUL

JAWA TIMUR Wakil Bupati Pasuruan Gus Mujib Imron meninjau vaksinasi guru TPQ.

Informasi dihimpun, insiden tersebut terjadi di Jalan Pasuruan-Malang, tepatnya di Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (27/3) sekira pukul 18.20. Motor Yamaha Xride Nopol AG 3962 YAU dikendarai Nukke Yusniar (18), asal Jalan Indrokilo, Tanjungarum, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan dan yang dibonceng Angguieta Muara Zafatta (16), warga Suwayuwo Kecamatan Sukorejo, Pasuruan. Saksi mata Wito (56) menuturkan, sepeda motor itu melaju dari arah selatan ke utara dan secara bersamaan ada Bus Ladju Nopol N 1735 UV yang dikemudikan Slamet Sugianto (58), warga Jalan Seruni, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, dari utara ke selatan. Tiba-tiba kecelakaan tak terhindarkan. “Kedua korban yang mengendarai

motor meninggal dunia di tempat kejadian dan langsung dibawa ke RSUD Soedarsono Kota Pasuruan,” ujar Wito kepada wartawan. Sementara itu, Kanitlaka Polres Pasuruan Iptu Marti menyampaikan,

kalau kedua korban adalah seorang atlet selam. Dia mau latihan renang di salah satu pemandian di Pasuruan. “Korban bernama Nuke Yusniar (18) dan Anggueta Maura Zaffata (16),” jelasnya

Kedua remaja perempuan itu adalah atlet popja dan salah satu korban masih duduk di bangku SMP. “Diduga mereka kurang memperhatikan laju kendaraannya, sehingga menyebabkan kecelakaan,” pungkasnya. (rul/lis)

seminggu dengan durasi 30 hingga 59 menit. Hal tersebut menunjukkan bahwa minat baca nasional masih sangat rendah. Menurut bupati yang akrab disapa YES, minat literasi berdampak pada berbagai hal, termasuk peningkatan ekonomi. “Membaca akan mengungkit kepada kemam-

puan-kemampuan yang lain, termasuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Literasi akan memperbanyak sasana dan wawasan masyarakat untuk bekerja dan bertumbuh dengan baik,” terangnya. TBM Lamongan yang didominasi ibu-ibu penggerak g p dengan rata-rata berprofesi sebagai guru PAUD ini sangat diapresiasi oleh Bupati Lamongan, karena ter-

masuk dalam perwujudan pembangunan yang berperspektif gender di Lamongan. Adanya TBM ini oleh YES diharapkan mampu menciptakan budaya baca yang baik nantinya. “Ke depan kami akan terus mendorong gerakan literasi ini, gerakan masyarakat g untuk membaca buku,, agar

FOTO: MEMORANDUM/ASW

Lamongan, Memorandum Taman Bacaan Masyarakat ( TBM) merupakan sebuah forum yang bergerak di bidang literasi dengan tujuan untuk meningkatkan minat baca, dan mewujudkan masyarakat yang berbudaya membaca. Di Lamongan sendiri TBM sudah mulai ada sejak sekitar 2014. Forum TBM Kabupaten Lamongan menggelar Musda (Musyawarah Daerah) II di Aula Dinas Perpustakaan Kabupaten Lamongan, (27/3). Turut hadir Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. Mengusung tema sinergi pegiat literasi untuk kejayaan Lamongan. Gerakan ini diharapkan mampu meningkatkan minat baca, menambah wawasan, dan kecerdasan masyarakat untuk bersama-sama menuju kejayaan Lamongan. Menurut Bupati Yuhronur, Indonesia termasuk Lamongan, tengah menghadapi 2 krisis, yakni krisis ekonomi dan literasi. Berdasar berbagai penelitian, salah satunya penelitian Unesco pada 2012, minat membaca nasional hanya 3 sampai 4 minggu dalam

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau salah satu taman bacaan.

menjadi budaya yang baik, budaya yang terus meningkat untuk peningkatan SDM-nya. Mudah-mudahan apa yang telah dilakukan ibu dan bapak ini bernilai ibadah, dan tentunya akan memberikan sumbangsih yang sangat besar terhadap SDM di Kabupaten Lamonga,” pungkas YES. Sementara itu, ketua FTMB Kabupaten Lamongan Emi mengatakan, sangat bangga kepada para penggerak dan ketua lembaga TBM yang telah berupaya menggerakkan masyarakat untuk meningkatkan IPM (indeks pembangunan masyarakat), khususnya di Lamongan melalui TBM. Menurutnya taman bacaan adalah sesuatu yang kecil, tetapi sangat bermanfaat. “Taman bacaan adalah ujung tombak meningkatnya IPM, karena tanpa membaca orang tidak akan tahu apa-apa. Oleh karena itu, dengan membaca kita harapkan masyarakat Lamongan lebih pintar, lebih berwawasan, sehingga Kabupaten Lamongan dapat menuju kejayaan,” ucap Emi. (*/asw/lis)

Persemi Kwarda Pramuka Jatim Jadi Referensi Perkemahan Jember, Memorandum Untuk memulai kegiatan new normal di masa pandemi Covid-19, Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur menggelar Perkemahan Sehat Era Pandemi (Persemi), di City Forest and Farm, Sumbersari, Jember, Sabtu (27/3) malam. Acara yang digagas Ketua Kwarda Pramuka Jatim HM Arum Sabil dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Jember H Hendy Siswanto, dan Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin. Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Persemi kali pertama digelar di masa pandemic yang tetap melaksanakan dan mematuhi protokol kesehatan, merupakan sebuah terobosan yang akan menjadi referensi pramuka di Indonesia. Menurutnya, referensi perkemahan pandemi dengan menjaga protokol dan tetap konsolidasi, pasti tidak mudah menemukan ruang seperti ini dan action plan yang terencana dan terukur. “Persemi adalah sebuah terobosan yang diinisiasi Kwarda Jatim yang akan menjadi referensi pramuka di Indonesia,” sambutnya. Khofifah menilai, Persemi menjadi terobosan dari Kwarda Pramuka sesuai

FOTO: MEMORANDUM/EDY

Bojonegoro, Memorandum Untuk menghormati para leluhur di Desa Ngrancang, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, para personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Kodim 0813/Bojonegoro, berziarah kubur ke makam sesepuh desa. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pembacaan yasin dan tahlil bersama-sama sebagai pembinaan mental bagi para satgas TMMD yang didampingi tokoh agama dan perangkat Desa Ngrancang, Sabtu (26/3). “Kami bersama anggota Satgas TMMD melakukan kegiatan yasinan dan tahlil untuk para leluhur Desa Ngrancang yang telah mendahului kita,” ujar Komandan SSK Lettu Mar Hendik. Kegiatan nonfisik ini merupakan bagian dari program TMMD guna meningkatkan pembinaan mental dan rohani bagi para satgas sebagai bentuk upaya meningkatkan ketakwaan terhadap Tuhan YME. Sementara itu, tokoh agama dan sesepuh Desa Ngrancang Ahmad Suni menyatakan, adat istiadat warga Desa Ngrancang melakukan kegiatan ziarah kubur dan melakukan pembacaan Surah Yasin dan tahlil menjelang bulan puasa Ramadan. “Dan karena kebetulan juga ada program TMMD, sehingga kami mengajak para anggota satgas untuk bersama-sama ziarah kubur dan doa bersama,” ujarnya. Dengan kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga dan para anggota satgas. “Dengan ziarah kubur ini juga mengingatkan kita akan sejarah perjuangan para tokoh desa yang telah mendahului kita semua,” pungkas Ahmad Suni. (top/har/lis)

Petugas mengolah tempat kejadian kecelakaan.

Lamongan Berupaya Tingkatkan SDM melalui TBM

FOTO: MEMORANDUM/DOK

Ziarah ke Makam Sesepuh Ngrancang

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Pasuruan, Memorandum Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Pasuruan masih terus berlangsung hingga kini. Kali ini Wakil Bupati Pasuruan KH Abdul Mujib Imron memantau vaksinasi di Puskesmas Kejayan dan Gondangwetan. Vaksinasi kali ini ditujukan kepada para guru TPQ (Taman Pendidikan Alquran) dan Madin (Madrasah Diniyah) yang jumlahnya mencapai kurang lebih 6.000 orang. Menurut Abdul Mujib Imron, guru TPQ dan Madin jumlahnya sangat banyak, dimana mereka setiap hari bercengkrama dengan para muridnya. Sehingga dengan vaksinasi, potensi penularan Covid-19 ke anak-anak maupun warga sekitar semakin bisa ditekan. “Guru TPQ dan Madin setiap hari mengajar dan pasti bertemu dengan para murid. Dengan vaksinasi ini, InsyaAllah potensi penularan Covid-19 bisa semakin ditekan,” katanya, Sabtu (27/3). Ditegaskan Gus Mujib, peran mereka sangat penting, yakni ikut mencerdaskan anak bangsa sekaligus mencetak agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlaqul karimah. Untuk itu, ia sangat berterima kasih atas peran serta para guru TPQ dan Madin maupun pondok pesantren dalam mengaktualisasikan ilmunya demi kemaslahatan bersama. “Terima kasih banyak untuk para guru di manapun berada. Termasuk guru TPQ, Madin, dan Ponpes yang sudah luar biasa berperan dalam mendidik putra dan putri kita. Semoga dengan vaksinasi ini, Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kekebalan agar tidak lagi tertular Covid-19,” ungkapnya. Hanya saja, meski sudah divaksin Gus Mujib mengimbau kepada para guru untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dengan sebaikn-baiknya. “Jangan lupa 5M. Memakai masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan, meningkatkan imun tubuh, dan memperbanyak berdoa kepada Allah SWT,” tutupnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan dr Ani Latifah menambahkan, jumlah vaksin yang disuntikkan kepada para Guru TPQ dan Madin masih belum sepenuhnya. Hal itu disebabkan jumlah vaksin yang datang tidak sekaligus, melainkan secara bertahap. “Kita terus minta ke pemprov. Ini belum semua, karena vaksinnya terbatas. Kemarin 2.351 dosis vaksin begitu datang seminggu yang lalu, langsung kita drop ke puskesmas-puskesmas se-Kabupaten Pasuruan,” katanya. (rul/lis)

TMMD Ke-110 Kodim Bojonegoro

Adu Moncong Bus dan Motor, 2 Remaja Sukorejo Tewas Pasuruan, Memorandum Sepeda motor Yamaha Xride yang dikendarai dua remaja perempuan adu moncong dengan bus penumpang hingga mengakibatkan keduanya tewas di lokasi kejadian.

Wabup Pasuruan Pantau Vaksinasi Guru TPQ

Anggota TNI berziarah di makam.

SENIN WAGE, 29 MARET 2021 HALAMAN 8

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutan didampingi Bupati Jember H Hendy.

arahan Presiden Jokowi. Di mana saat ini harus melakukan inovasi dan langkah yang out of the box. “Presiden terus mengulang pesan ini, agar kita mulai dengan perilaku yang normal dengan banyak melakukan inovasi, smart shortcut. Harus cerdas, melakukan langkah cepat dan tepat,” tuturnya. Di kesempatan sama, Bupati Jember Hendy Siswanto berpesan kepada semua kader agar menjadi pramuka yang tangguh di tengah pandemi Covid-19.

Menurutnya, seluruh kader pramuka bisa menyosialisasikan disiplin 5M kepada masyarakat. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas sosial yang dirasa tidak perlu. “Jadilah anggota pramuka yang tangguh, kreatif, inovatif, serta jauhi narkoba, dan pergaulan bebas,” katanya. Hendy menilai, pramuka bermanfaat sebagai pendidikan informal yang akan melengkapi pendidikan formal

di sekolah. “Karena pendidikan formal tidak akan cukup untuk menghasilkan pemuda yang berkarakter,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Kwarda Pramuka Jatim HM Arum Sabil menyatakan kegiatan Persemi ini akan menjadi model dari kegiatan selanjutnya di masa pandemi. “Pesan ini sejalan pula dengan pesan ketua kwarnas, bahwa pramuka harus terus berbakti kepada negeri tanpa henti,” tutur Arum. Kondisi pandemi yang masih berlangsung, menurut Arum menuntut semua pihak untuk cerdas menghadapi dan beradaptasi. Digelarnya Persemi dengan disiplin prokes, menurut Arum, juga untuk menjawab keresahan orang tua. “Sering kami mendengar keresahan orang tua yang mengkhawatirkan tumbuh kembang anak. Di antaranya terbentuknya karakter negatif yang berdampak pada kesehatan,” ujar Arum. Senada dengan Gubernur Khofifah, Arum juga berharap Persemi bisa bermanfaat dengan menjadi model interaksi dalam pendidikan sosial di era pandemi. “Manusia tidak akan bisa hidup normal jika berpisah dari alam, karena manusia bagian dari alam. Ikhtiar adalah sebuah kewajiban,” bebernya. (edy/lis)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. GresikTuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Direktur Utama: Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Choirul Shodiq SH MH Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Pemimpin Perusahaan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

TMMD Ke-110 Kodim Bojonegoro

Satu per Satu Rumah Aladin Siap Dihuni

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Bojonegoro, Memorandum Rehab rumah dalam TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke-110 Kodim 0813/Bojonegoro milik 10 warga Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, siap untuk dihuni. Saat ini rata-rata rehab dengan program Aladin (atap, lantai, dan dinding) telah rampung dikerjakan 100 persen. Disampaikan Komandan SSK Satgas TMMD ke-110 di Desa Jatimulyo Lettu Marinir Hendik, rehab rumah program Aladin sudah mulai memasuki tahap selesai. Beberapa sudah selesai dikerjakan satgas TMMD bersama warga secara gotong royong. “Rata-rata sudah 100 persen dan sudah siap ditempati pemiliknya, karena finishing dan pembersihan sudah dilakukan,” ungkapnya. Dengan selesainya pengerjaan rehab rumah dengan program Aladin ini, kata Hendik, pengerjaan dilakukan sesuai dengan tahapan yang berlaku. “Setelah ditempati nanti, kepada para pemilik rumah kami berharap untuk merawatnya sebaik mungkin dan dijadikan tempat tinggal yang aman dan nyaman untuk membantu peningkatan ekonominya,” pungkas Hendik. Rehab Aladin ini sebelumnya dilakukan kepada warga yang memiliki rumah sangat tidak layak huni dan kondisi sebelumnya sangat memprihatinkan. Sehingga dilaksanakan pembangunan oleh satgas TMMD setelah melalui Musrenbang Kecamatan Tambakrejo dan Desa Jatimulyo. (top/har/lis)

Salah satu patung Dwarapala.

Tulungagung Miliki 9 Benda Cagar Budaya Tulungagung, Memorandum Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung terus berupaya mendata objek diduga benda cagar budaya (ODCB) yang ada di wilayahnya. Setelah 2020 lalu meneliti dan mendalami, kini dipastikan 9 ODCB telah masuk dalam daftar benda cagar budaya. Kasi Pelestarian Sejarah Purbakala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung Winarto dikonfirmasi mengatakan, total terdapat 9 benda cagar budaya yang telah ditetapkan. Sembilan benda tersebut adalah, 8 Dwarapala yang ada di Tulungagung dan Prasasti Lawadan yang disimpan di PT IMIT Tulungagung. “9 itu ya 8 Dwarapala dan 1 Prasaasti Lawadan,” ujarnya, kemarin. Winarto menjelaskan, 8 Dwarapala atau akrab disebut sebagai Reco Pentung posisinya berada di 4 penjuru mata angin mengelilingi Kabupaten Tulungagung. Yakni di depan masjid Baiturohman Kecamatan Kedungwaru, di sebelah selatan Simpang Empat Tamanan, di sebelah barat Jembatan Lembu Peteng, dan satu lagi ada di Jalan Mayor Sujadi, masuk Desa Plosokandang Tulungagung. “Dwarapala kan ada di 4 penjuru mata angin yang mengelilingi Tulungagung,” terangnya. Sedangkan untuk prasasti Lawadan, hingga saat ini masih disimpan dan berada di dalam lokasi areal penambangan marmer PT IMIT di Kecamatan Besuki Tulungagung. “Prasasti Lawadan yang menjadi dasar penetapan hari jadi Tulungagung, saat ini masih disimpan di PT IMIT,” jelasnya. Winarto mengakui masih ada beberapa ODCB lainnya di Tulungagung yang belum masuk ke dalam daftar benda cagar budaya. Di antaranya adalah Tombak Kiai Upas yang merupakan simbol Kabupaten Tulungagung, dan selalu dijamas atau dimandikan saat peringatan hari jadi. Pihaknya menyebut, upaya untuk mendata dan memasukkan Tombak Kiai Upas ke dalam daftar benda cagar budaya sudah dilakukan. Namun terkendala beberapa hal. Salah satunya adalah proses pengukuran fisik dari tombak itu sendiri. Sebab benda pusaka tersebut hanya boleh dikeluarkan dari lokasi penyimpanannya saat dilakukan jamasan saja. “Ini kendalanya kalau kita mau ngukur dimensi bendanya itu harus nunggu dikeluarkan dulu. Nah ini kendala yang kita temui di lapangan,” terangnya. Winarto menambahkan, selain melakukan pendataan, pihaknya juga mempersilahkan masyarakat untuk mengusulkan ODCB yang ada di sekitarnya. Kemudian pihaknya bersama tim yang akan turun ke lapangan melakukan pendataan serta analisa, untuk memastikan layak atau tidaknya benda tersebut masuk dalam kategori benda cagar budaya. (fir/mad/lis)

Lumajang, Memorandum Anggota Unit Reskrim Polsek Candipuro bersama satgas keamanan desa menggagalkan pencurian sapi di Dusun Cabean, Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Sabtu (27/3). Meski berhasil membawa kembali sapi curian, petugas masih melakukan pencarian pelaku. Infomasi dihimpun, aksi pencurian itu terjadi sekitar pukul 05.00. Saat itu, korban berinisial G sedang tertidur pulas setelah memberikan makan sapi sekitar pukul 01.00. Seperti biasa, pukul 05.00, korban bangun dan berniat memeriksa kondisi sapi sekaligus memberikan makan. Saat keluar rumah, korban dikagetkan dengan teguran tetangganya yang mengatakan ada jejak telapak orang dan sapi di depan pintu kandang. Korban sontak berlari ke kandang untuk memeriksa. Dan benar, sapi betina jenis limosin

miliknya sudah raib. “Diduga dibawa pelaku pencurian ke utara. Mengetahui kejadian tersebut, korban G langsung meminta bantuan warga dan melapor ke kami untuk mencari sapinya yang hilang dibawa pelaku,” kata Kapolsek Candipuro AKP Sajito. Menerima laporan itu, pihak kepolisian segera berkordinasi dengan Polsek Pasirian termasuk pengurus desa untuk mencari. Hasilnya, sapi yang sempat hilang tersebut berhasil ditemukan di area perkebunan tebu dekat Pasar Patok, Desa Condro, Kecamat-

FOTO: MEMORANDUM/ANI

Rumah hasil rehab yang siap dihuni.

Polisi dan Warga Jarit Gagalkan Pencurian Sapi

Sapi curian yang berhasil ditemukan kembali.

an Pasirian. “Setelah merusak kunci gembok, pelaku masuk ke kandang dan melepas tali

tampar sapi. Selanjutnya pelaku menuntun sapi tersebut kearah Utara menuju ke area hutan jati terus sampai ke

wilayah Desa Condro, Pasirian, tepatnya di kebun tebu dekat Pasar Patok,” pungkas Sajito. (ani/lis)

Pascabom Makassar, Polisi Tingkatkan Pengamanan Tulungagung, Memorandum Ledakan di pintu Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3) pagi, masih terus didalami Polri. Namun, untuk mengantisipasi potensi kejadian serupa di wilayah lain, peningkatan pengamanan dilakukan Polri. Tak terkecuali di Tulungagung. Sebagaimana diakui Kasubbag Humas Polres Tulungagung Iptu Trisakti Saiful Hidayat. “Sesuai dengan perintah yang kita terima, peningkatan pengamanan kita lakukan di wilayah kita,” ujarnya kepada Memorandum. Trisakti menjelaskan, peningkatan keamanan dilakukan dengan

menggiatkan kembali Pam Swakarsa agar lebih meningkatkan keamanan. Terutama untuk mewaspadai jaringan teroris dengan memantau orang tidak dikenal yang selama ini tinggal di wilayah dan berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. “Kita sampaikan kepada masyarakat agar melapor jika mendapati potensi gangguan kamtibmas,” jelasnya. Meningkatkan patroli rutin dan mengintensifkan patroli di gereja wilayah masing-masing, termasuk di wilayah hukum Polres Tulungagung juga dilakukan. Termasuk penjagaan ketat di Mapolres Tulungagung, guna mengantisipasi penyerangan kepada

angota polisi. “Apalagi ibadah di gereja di hari Minggu ini, kita tingkatkan pengamananya,” ucap Trisakti. Trisakti menjelaskan, anggota yang bertugas di lapangan juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan buddy system, guna mengantisipasi serangan teror. Trisakti meminta masyarakat tidak panik, dan tidak saling share berita-berita maupun video yang berkenaan dengan aksi teror. “Iimbauannya tidak perlu khawatir dan takut. Dan sebaiknya tidak perlu share gambar dan video yang tidak perlu,” pungkas dia. (fir/mad/lis) Iptu Trisakti Saiful Hidayat.

FOTO: MEMORANDUM/FIR

TMMD Beri Asa Entas Kemiskinan di Pacitan Pacitan, Memorandum Tak mudah menaklukkan kondisi perbukitan kapur di Kabupaten Pacitan. Beratnya tantangan inilah yang kini dihadapi Satgas TMMD ke-110 yang dilaksanakan terpusat di Desa Widoro, Kecamatan Donorojo. Harapannya, membalik keadaan dengan menjadikan kondisi masyarakat di Kota 1001 Goa tersebut terangkat dari jurang kemiskinan. Jalan sepanjang 1.900 meter yang menghubungkan Dusun Sukoharjo dan Dusun Tumpak Watu yang berada di Desa Widoro itu, kondisinya liat tanpa pemadatan. Sekali diguyur hujan, jalan ini sulit dilalui kendaraan karena licin dengan genangan air. Kondisi itu membuat sebagian warga lebih memilih berjalan kaki, karena beresiko jika menempuhnya dengan kendaraan bermotor. Tapi itu dulu. Sekarang, jalan tersebut mulus setelah dirabat. Masyarakat pun tak khawatir melintasinya meski hujan deras. Untuk membuat rabat jalan sepanjang 1.900 meter tersebut, TNI dan masyarakat harus mengerahkan tenaga ekstra. Tetap semangat dan tanpa kenal lelah menjadikan infrastruktur jalan tersebut sebagai harapan baru. ‘’Meski medannya cukup sulit dan menantang, namun kami bersama masyarakat terus bergotong royong dan bahu membahu menyelesaikan pekerjaan besar,’’ kata Pratu Beni, anggota Satgas TMMD dari Yonif 511/Dibyatara Yudha. Ya, kerasnya bebatuan di Pacitan tidak ubahnya dengan kehidupan masyarakatnya. Berpenduduk sekitar 586.111 jiwa, Pacitan sedikit tertinggal dengan sebagian besar daerah lain di Jawa Timur, baik dari segi infrastruktur maupun kesejahteraan masyarakatnya. Bupati Pacitan Indartato mengungkapkan, angka kemiskinan di kabupatennya masih relatif tinggi yaitu sebesar 13 persen. Angka itu di atas persentase penduduk miskin secara nasional berdasarkan data BPS pada September 2020 sebesar 10,19 persen. Dia menyampaikan, tingginya angka kemiskinan di Pacitan salah satunya dipengaruhi oleh lesunya pariwisata di tengah pandemi Covid-19. Bagi Pacitan, pariwisata adalah napas kehidupan. Bupati optimistis, pelaksanaan TMMD ke110 di Desa Widoro mampu mengurangi angka kemiskinan. Apa yang diyakininya itu bukan tanpa alasan. Dengan pengerjaan rabat jalan sepanjang 1.900 meter, selain menjadi penghubung antara Dusun Sukoharjo dan Dusun Tumpak Watu, juga menjadikan akses menuju lokasi wisata Pantai Buyutan dan Banyu Tibo di Desa Widoro menjadi terbuka. Dia menilai, jalan yang dirabat mempunyai peran vital untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Yakni,

membuka salah satu akses terpenting di desa terpencil tersebut. ‘’Jalan ini sangat strategis untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. Salah satunya melalui sektor pariwasata,’’ kata Indartato ketika meninjau di lokasi TMMD. Indartato mengatakan, dengan semakin baiknya perekonomian dan infrastruktur yang ada, tentunya hal itu dapat dijadikan salah satu indikator dan tolok ukur keberhasilan TMMD dalam mengurangi angka kemiskinan di Pacitan. Kades Widoro Mahmudi membenarkan hal itu. Dia mengatakan, setelah akses jalan lancar, perekonomian warganya yang sebagian besar bergantung pada produksi gula merah akan terangkat. Diterangkannya, dulu tiap rumah yang memproduksi gula merah rata-rata menghasilkan 5 Kg per hari. Terbatasnya produksi tersebut menyesuaikan akses jalan yang masih sulit dilalui. Kini, setelah jalan mulus, masyarakat dapat

Dia juga mengapresiasi upaya dan kerja keras Satgas TMMD dan masyarakat selama gelaran TMMD berlangsung. Danrem berpesan, agar hasil pembangunan infrastruktur dapat dijaga dan dipelihara dengan baik agar lebih bermanfaat dan usia pakainya lebih lama. ‘’Perbaikan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat menjadi salah satu faktor utama yang melatarbelakangi setiap gelaran TMMD,’’ katanya. Sementara itu, Kapenrem 081/Dhirotsaha Jaya Kapten Arm Nurwahyu Sujatmiko ketika meninjau pengerjaan jalan tersebut mengatakan, tujuan kegiatan TMMD ada-

FOTO: MEMORANDUM/ALF

FOTO: MEMORANDUM/DOK

JAWA TIMUR

SENIN WAGE, 29 MARET 2021 HALAMAN 9

Satgas TMMD merabat jalan untuk memudahkan akses warga.

meningkatkan produksinya hingga 20 persen. Di sektor pariwisata, Mahmudi mengakui jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pantai Buyutan dan Banyu Tibo juga terus meningkat. “Ada, meskipun belum signifikan,” ujarnya. Slamet (57), salah satu perajin gula merah mengaku senang dibangunkan akses jalan tersebut. Dia mengatakan, setelah jalan mulus memudahkan warga khususnya pelaku industri rumahan gula merah untuk memasarkan hasil produksinya, termasuk warga yang ke ladang, menderes kelapa untuk bahan baku gula merah, dan berdagang. Keberhasilan TMMD di Pacitan disambut baik Danrem 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Inf Waris Ari Nugroho. Dia mengaku bersyukur karena tujuan dan sasaran dalam TMMD kali ini tercapai dengan baik.

lah sebagai upaya membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan di desa-desa. “Salah satunya di daerah pelosok atau yang sulit dijangkau seperti di Desa Widoro,” katanya. (*/alv/lis)


memorandum.co.id

MOJOKERTO-JOMBANG

memorandumredaksi @gmail.com

SENIN WAGE, 29 MARET 2021 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Polisi Tangkap 2 Maniak Sabu

Tersangka Adi Sucipto (dua dari kiri) menunjukkan handphone curian.

Lanjut AKP Dwi Retno Suharti, korban baru menyadari handphonenya hilang, dan mencurigai Adi yang mengambil handphone.

Selanjutnya korban melaporkan kejadian ke Polsek Perak. Berselang 4 hari tersangka ditangkap polisi. Dihadapan petugas, tersangka mengakui

Jombang, Memorandum Polsek Diwek menangkap pengedar pil koplo jenis Dobel L, Sabtu (27/3) pagi. Dua tersangka adalah Yoyok alias Galih Tato (38), asal Dusun Sumber

penangkapan kedua tersangka dilakukan di dua lokasi berbeda. Pertama, di areal makam Gus Dur masuk wilayah Desa Kwaron, Kecamatan Diwek. Polisi menyita barang bukti 48 butir pil koplo siap edar dikemas ke dalam 5 kit. Dibongarnya jaringan obat keras berbahaya (Okerbaya) dilakukan dalam Operasi Pekat Semeru tahun 2021. “Kedua tersangka mengaku ada anggota jaringan yang terlibat,” papar Kapolsek. AKP Achmad Chairuddin menjelaskan, tersangka lainnya ditangkap di Dusun Pelem, Desa Jatipelem. Tanpa perlawanan polisi menangkap Soni Sandra. Polisi menyita barang bukti 281 butir pil dobel L, serta uang tunai hasil penjualan Rp 190.000,. "Kedua tersangka dan barang bukti kami amankan ke Mapolsek Diwek,” sambung kapolsek. Lanjut AKP Achmad Chairuddin, kedua tersangka menjalani pemeriksaan intensif penyidik. Polisi juga berupaya membongkar jaringan okerbaya

Pacing, Desa Sumbersari, Kecamatan Megaluh; Soni Sandra (20), warga Dusun Pelem, Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek. Kapolsek Diwek, AKP Achmad Chairuddin menjelaskan,

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo panen padi menggunakan Alsintan Combine Harvester di Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang.

Mentan Syahrul Panen Raya di Jombang Berharap Stabilitas Harga Sesuai HPP Jombang, Memorandum Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melakukan panen raya padi di Dusun Bungkil, Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Sabtu (27/3). Menteri Pertanian didampingi anggota Komisi IV DPR RI, Ema Umiyyatul Chusnah, Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, dan Wakil Bupati Jombang, Sumrambah bersama jajaran forkopimda, pejabat Bulog, dan BNI. Mentan bersama anggota Komisi IV DPR RI diberi kesempatan mencoba menjalankan alat mesin pertanian (Alsintan) pemotong padi Combine Harvester. Syahrul Yasin Limpo mengatakan, penyerapan hasil panen padi bisa dilakukan oleh Bulog, BUMN lainnya. Bahkan bisa dari sektor swasta. "Kita berharap produktifitas bisa tetap menjaga stabilitas harga sesuai dengan HPP pemerintah yang telah ditetapkan," terang Syahrul Yasin Limpo. Lanjut Syahru, aturan HPP secara rinci. "Tapi yang jelas, jangan ada yang membeli dibawah HPP," katanya. Syahrul menandaskan, pe-

merintah pusat berharap para gubernur, bupati ikut mengawasi. Semua membutuhkan kerjasama yang baik. "Kita harus jaga semangat yang ada dipertanian. Semangat petani, semangat mau bertanam," tandasnya. Syahrul menjelaskan, sesuai dengan perencanaan. Produktifitas gabah cukup baik,

mengambil barang korban. Polisi juga mengamankan handphone korban sebagai barang bukti. “Tersangka dijerat Pasal

363 ayat 1 ke 3e KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” tegas Retno. (wan/day)

2 Pengedar Pil Koplo Dibekuk

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Mojokerto, Memorandum Polsek Gondang dan Polsek Pacet menangkap dua maniak sabu. Mereka Santoso (29) asal Dusun Penanggalan, Desa Dukuh Dimoro, Kecamatan Mojoagung; dan Sukisno alias Botak alias Kriwol (47), warga Dusun Pelabuhan, Desa/Kecamatan Jetis. Kasubbag Humas Polres Mojokerto Iptu Tri Hidayati menjelaskan, kedua tersangka saat gelar Operasi Pekat Semeru 2021. Lanjut Iptu Tri Hidayati menyampaikan, Polsek Gondang membekuk Santoso, yang berdomisili di Dusun Senosari, Desa Banjar Agung, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Santoso dicokok di warung es dengan Desa Semengko, Kecamatan Jatirejo. Dari tangan Santoso diamankan barang bukti satu paket sabu berat 1 gram, dan handphone. Penangkapan kedua, Polsek Pacet menangkap Sukisno alias Botak alias Kriwol. Kriwol diringkus petugas di rumah kos Dusun Wonokerto, Desa Sumberwono, Kecamatan Bangsal. Polsek Pacet menyita pipet kaca terdapat sisa sabu, alat hisap, korek api, serta handphone. “Kedua tersangka tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 1 subs pasal 112 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," tegas Tri. (no/day)

Kapolsek Perak AKP Dwi Retno Suharti menjelaskan, pencurian dilakukan saat tersangka mengambil cucian yang selesai di-laundry di rumah korban. Korban dan tersangka memang masih tetangga desa. Kesempatan itu dimanfaatkan tersangka mencuri HP korban yang diletakkan di ruang tamu. Korban dan tersangka masih tetangga desa. Kesempatan itu, dimanfaatkan tersangka mencuri handphone korban yang diletakkan di ruang tamu. Saat korban mengambil nota pembayaran. “Anak korban menanyakan handphone yang diletakkan diatas meja,” kata kapolsek, Minggu,(28/3).

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Kedua tersangka.

Jombang, Memorandum Reskrim Polsek Perak menangkap Adi Sucipto (42), asal Dusun/Desa Sukorejo, Kecamatan Perak. Karena mencuri handphone milik Muarini (46), warga Dusun Ploso, Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak.

dan cukup terjamin sampai bulan-bulan kedepan. Terkait dengan kredit usaha rakyat (KUR) mendorong menstimulan pertanian. "Kita berharap, petani kita sudah mulai belajar menggunakan dengan skala ekonomi yang ada," jelasnya. Menurut Syahrul, tahun lalu penggunaan anggaran untuk

sektor pertanian sampai Rp 55 triliun. Bahkan kemarin bapak presiden minta supaya itu ditingkatkan lagi dua kali lipat dari itu. ''Saya gembira, saya bahagia melihat apa yang kita lakukan. Semoga produksi pertanian bagus, dan akhirnya mampu diserap oleh kita semua," pungkasnya. (wan/day)

1. M

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Pria Sukorejo Curi HP Tetangga

Tersangka Soni Sandra didampingi petugas di Mapolsek Diwek.

yang melibatkan keduanya. “Kedua tersangka dijerat Pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009, tentang Kesehatan.

Ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara, dan denda paling banyak Rp 1 miliar,” pungkas Chairuddin.(wan/day)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM & KRIMINAL

SENIN WAGE, 29 MARET 2021 HALAMAN 11

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko

Polda Perketat Pengamanan Objek Vital Surabaya, Memorandum Polda Jatim menginstruksikan polres hingga polsek jajaran untuk memperketat penjagaan. Lokasi yang menjadi prioritas adalah markas kepolisian, kantor pemerintahan, dan gereja. Instruksi tersebut menanggapi peristiwa bom bunuh diri yang dilakukan oleh kelompok teroris di depan Gereja Katedral Jalan Kartini, Makassar. Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta mengimbau pihak kepolisian yang berada di wilayahnya untuk memperketat penjagaan markas kepolisian, pemerintahan dan gereja. Sedangkan untuk fokus utama titik pengamanan personel gabungan terjadi di Surabaya dan Malang. “Instruksi Bapak Kapolda untuk memperketat semua penjagaan instansi Polri yang ada di Jawa Timur. Kemudian menginformasikan kepada anggota untuk waspada dan kita monitoring daerah-daerah rawan di Surabaya dan Malang,” kata Nico melalui Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko. Diketahui, pada 2018 lalu, tiga Gereja di Surabaya menjadi sasaran para teroris untuk dilakukan pengeboman. Gereja itu masing-masing Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel, GKI Diponegoro, dan Pantekosta Arjuno. Nantinya, tiga gereja tersebut akan dilakukan pengamanan ekstra dan menjadi prioritas pengamanan. Gatot juga mengimbau agar daerah lainnya di Jatim untuk senantiasa siaga. Selain itu, bakal ada 10 personel yang disiagakan di masing-masing gereja. Baik personel terbuka alias berseragam lengkap maupun tertutup. Anggota Intel misalnya. “Iya lebih ketat lagi. Makanya itu yang diutamakan di Malang dan Surabaya, tapi tempat lain juga sama. Tiap gereja mungkin ada masing-masing 10 anggota baik anggota terbuka maupun tertutup,” pungkas mantan Kasatsabhara Polrestabes Surabaya itu. (fdn/nov)

Pencuri Jupiter ...

Sambungan dari halaman 1

hat korban, Romi (57) warga Jalan Kedinding Lor memarkir motornya. Setelah itu, Romi menuju ke warung untuk membeli makanan. Romi tidak sadar jika kunci kontak motornya masih melekat. “Ada kesempatan, pelaku mendekati motor korban dan dengan mudahnya membawa kabur kendaraan tersebut,” kata Kanitreskrim Polsek Kenjeran Iptu Suryadi, Minggu (28/3). Sedangkan korban yang mengetahui motornya digondol hanya mampu berteriak-teriak maling sembari menunjuk ke pelaku. Sekitar 500 meter dari lokasi, pelaku tiba-tiba kehilangan kendali hingga terjatuh di tengah jalan. Korban dan warga setempat yang mengetahui itu segera mengamankan pelaku. Massa yang kadung marah akhirnya menghajar pelaku. Namun, emosi warga mampu diredam setelah polisi secepatnya mendatangi lokasi. Selanjutnya pelaku dan beserta barang bukti dibawa mapolsek untuk diinterogasi terkait aksinya. Pengakuan Yudi, terpaksa melakukan perbuatan itu karena ada kesempatan. “Karena saat itu saya melihat ada seseorang yang meninggalkan motornya dengan kunci kontak masih menempel,” ujarnya di mapolsek. (alf/nov)

Dekat dengan Pria

Sambungan dari halaman 1

di YouTube Boy William pada Minggu (28/3). Dalam kesempatan tersebut, Prilly Latuconsina sedang ada di Bali untuk sebuah proyek lalu disusul Boy ke sana. Prilly mengaku kini sedang dekat dengan seorang pria. Namun dia nggak membocorkan identitas sang pria tersebut.”Adalah tapi yang (ngedeketin), akhirnya!” katanya histeris. Pemeran film Danur itu menjelaskan sosok pria yang mendekatinya saat ini cukup berbeda. Lantaran dia tidak mengikuti Prilly di media sosial dan tidak mengirim DM buat mengajaknya kencan atau ketemuan. Meski begitu Prilly menyebut bahwa sosok pria tersebut sudah tahu latar belakang dirinya. Termasuk kegiatan Prilly di dunia hiburan Indonesia. “Dia tahu gue siapa, cuma pas ngobrol gue sesantai itu kan orangnya. Gue mau lo ajak makan di pinggir jalan mana juga ayo,” kata Prilly. Meski dalam video tersebut Prilly tidak menjelaskan lebih jauh hubungannya dengan pria tersebut. Belum ada kata jadian atau pacaran yang diungkap Prilly. Dalam video yang sama Boy William juga mengajak Prilly bicara soal seks sebelum menikah. Prilly Latuconsina lalu menyampaikan pendapatnya soal itu. “Gue sangat berpikiran terbuka kan, Boy. Gue nggak pernah nge-judge orang yang seks before married, tapi gue tidak melakukan itu. Karena gue ngerasa, sayang aja. Gue cuma mau berhubungan seks dengan satu orang dalam hidupku. Karena kayak, seks itu persoalan penting buat gue, tapi kalau menurut orang itu bukan urusan yang penting ya terserah mereka,” tegasnya. Prilly Latuconsina juga sesumbar bahwa dia harus memastikan pria yang mendekatinya akan memasangkan cincin dan melamarnya secara resmi. Sebelum akhirnya bisa mengajaknya berhubungan badan. “Beliin dulu, cincin, say. Diamond ya,” katanya lalu tertawa. (dth/nov)

Surabaya, Memorandum Kedua pelaku penculik Nessa Alana Caraissa atau akrab disapa Ara (7), telah ditangkap anggota Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya di Jalan Imam Bonjol, Pasuruan. Kedua pelaku, Oke Ary Aprilianto (34) dan Hamidah (35), ternyata masih ada hubungan keluarga dengan keluarga Ara. Mereka bisa dikatakan kakek-nenek Ara. Sehari-hari indekos di Jalan Kedung Tarukan. Hamidah diketahui merupakan sepupu Safrina Anidya. Ibu kandung Safrina merupakan kakak dari ibu Hamidah. “Ya bisa dikatakan bibi saya atau neneknya Ara,” kata Safrina saat ditemui di rumahnya dengan didampingi suaminya, Tri Budi. Kedua pelaku berdalih, menculik Ara karena sakit hati terhadap keluarga Safrina. Mereka menganggap keluarga Safriana menguasai rumah yang ditinggali saat ini. Selain itu, Oke dan Hamidah sering mendapatkan perlakuan tidak manusiawi dan sering difitnah, dan dikata-katai kotor. Bahkan anaknya ditampar oleh Safrina. Tindakan ini yang berujung kedua pasangan suami istri siri itu menculik Ara. Menanggapi hal ini, Safrina tegas membantah tudingan kedua

pelaku. “Tidak benar itu,” kata Safrina. Wanita berhijab ini menambahkan, tidak mungkin jika dirinya menampar anak terkecil Hamidah. “Tidak menampar anak terkecilnya tidak mungkin, kalau menjendul kepalanya iya,” jelas Safrina. Gegara pada waktu itu, anak Hamidah bernama Dian (25), diapeli pacarnya hingga tengah malam. Karena tidak enak dengan tetangga, akhirnya ibu Safrina menasehati pacarnya dan menyuruh pacarnya pulang. Bukannya pergi, pacarnya malah menantang mamanya. Kejadian ini diketahui Safrina. “Saya tidak takut, biar digeruduk warga, saya tidak takut,” ucap Safrina menirukan ucapan pacar keponakannya itu. Setelah pacarnya pergi, keponakan wanitanya masuk rumah sambil marah hingga cekcok lalu masuk dengan menutup pintu keras-keras. Karena merasa tidak menghargai ibunya, Safrina langsung menjendul kepala anak

FOTO: MEMO RANDUM/RIO

FOTO: MEMO RANDUM/DANNY

Keluarga Ara Tolak Hamidah Tinggal di Karanggayam

Ara selfie dengan teman-teman ibunya, Alin dan Nurul saat berkunjung ke rumahnya di Jalan Karanggayam.

Hamidah. “Jadi hanya menjendul kepalanya bukan menamparnya,” jelas Safrina. Menurut Safrina, selama ini pihaknya sangat peduli dengan ketiga anak Hamidah yang tinggal di rumah Karanggayam bersama nenek dan keluarga Safrina.“Kalau anaknya salah ya saya nasehati, namun tidak sampai menampar atau memukul,” tandas Safrina. Kedulian lain Safrina terhadap anak Hamidah, semisal menyuruhnya mandi jika belum, mengerjakan pekerjaan rumah (PR)

dari sekolah, sudah makan apa belum. Jadi masih dalam taraf kewajaran dalam hubungan kerabat. Untuk kata-kata kotor dan perlakuan tidak manusiawi? Safrina mengaku hanya menasihati saja dan tidak sampai mengeluarkan kata-kata kotor yang dituduhkan Hamidah dan Oke. Nasihat itu keluar dari mulut Safrina karena Hamidah dianggap tidak mempunyai sopan santun dan tidak menghargai ibu Safrina serta bulek-buleknya. Keluarganya menganggap Hamidah tidak

Pelaku Harus Dihukum Setimpal yang jelas selain masalah fisik, psikologi korban juga sangat terpukul, apalagi istrinya juga saya pikir ini sangat terpukul dengan kondisi ini. Kami akan memastikan agar Nurhadi dan keluarganya akan aman,” ujar dia Untuk sementara, Nurhadi dan keluarga akan disembunyikan ke lokasi yang lebih aman dan rahasia. Mengingat, sewaktu-waktu bisa saja terjadi ancaman lain kepada Nurhadi dan keluarga. Eben menegaskan, memang profesi jurnalis, khususnya di Surabaya, masih belum aman. Menurutnya, aparat penegak masih melihat jurnalis sebagai ancaman. “Kami berharap agar kasus ini juga menjadi pembelajaran agar polisi atau aparat pertahanan dan sebagainya itu menghargai kerja-kerja jurnalistik. Karena, apa yang kami kerjakan ini lebih mengarah pada kepentingan publik, karena yang coba Mas Nurhadi telusuri adalah soal pajak, tetapi memperoleh perlakuan seperti itu (tindakan kekerasan) yang didapatkan,” lanjut dia. Eben ingin, tindakan kekerasan tak terjadi lagi terhadap para pewarta di seluruh wilayah di Indonesia, termasuk di Surabaya. “Kami harap, tidak terulang lagi di masa depan,” kata pria yang juga berprofesi sebagai dosen salah satu perguruan tinggi di Surabaya itu. Senada, Koordinator Kontras Surabaya, Fatkhul Khoir

mengungkapkan, Nurhadi sudah memberikan keterangan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di SPKT Polda Jatim. Menurutnya, ada 4 pasal yang dilayangkan kepada para oknum aparat penegak hukum yang melakukan tindak kekerasan kepada Nurhadi. “Yang kami laporkan tadi ada 4 pasal, yakni 170, 351, 355, dan 18 Undang-Undang Pers tahun 1999. Insyaallah, dalam waktu cepat saksi-saksi akan segera dipanggil,” kata Fatkhul di depan Gedung SPKT Mapolda Jatim. Sementara atas kekerasan yang dialami oleh wartawan Tempo Nurhadi, pengurus PWI Provinsi Jawa Timur juga memberikan pernyataan sikap. PWI Jatim menyesalkan dan sangat mengutuk kejadian kekerasan yang dialami Nurhadi dalam menjalankan tugas jurnalistik. “Mengingatkan kepada semua kalangan dan pihak bahwa profesi wartawan dalam menjalankan tugasnya dilindungi oleh undang-undang, Kode Etik Jurnalistik, dan regulasi lain yang sah di mata hukum dan negara. Meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut kasus ini secara tuntas dan membawa pelakunya ke peradilan untuk mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya,” tegas Ainur Rohim, Ketua PWI Jatim. Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kabidhumas Pol-

Sambungan dari halaman 1 da Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko mengatakan akan menindaklanjuti proses laporan yang dilakukan Nurhadi dan kuasa hukumnya. “Pasti akan kami tindaklanjuti,” singkat alumni Akpol 1991 itu. Diketahui, kejadian bermula saat Nurhadi hendak meminta konfirmasi salah satu mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan yang namanya dikaitkan dengan kasus dugaan suap. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (27/3) sekitar pukul 18.25. Saat itu, Nurhadi mendatangi Gedung pernikahan di kawasan Morokrembangan, di mana disebutkan, mantan pejabat tersebut tengah mengadakan acara resepsi pernikahan anaknya. Di gedung tersebut, tamu yang hendak masuk diwajibkan membawa undangan. Karena Nurhadi tidak membawa undangan, dirinya bersama satu rekannya melihat ada akses di pintu yang tidak dijaga. Nurhadi sempat masuk, dan mengambil gambar. Dirinya kemudian, didatangi oleh seseorang yang diduga ajudan Angin. Lalu Nurhadi dibawa oleh aparat ke mobil patroli, dan menginterogasinya. Selama proses interogasi, Nurhadi sempat mendapat perlakuan kekerasan, mulai dari jambakan hingga pukulan. “Saya ditanya identitas secara baik-baik. Mereka tidak ada yang memukul. Ada telepon

masuk ke petugas di pos, saya disuruh bawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Saat di tengah perjalanan menuju Polres Tanjung Perak, ada telepon masuk bahwa saya dibawa balik ke tempat acara saja,” pengakuan Nurhadi yang tersebar WhatsApp (WA). Setelah itu, Nurhadi diturunkan di belakang Gedung Samudra tepat di dekat musala. Di situ sudah ramai orang. Ada ajudan Angin dan polisi berjumlah puluhan. Saat turun dari mobil Nurhadi dipukul, dikiting dan ditampar. Bahkan, salah satu orang juga mengancam dengan kata mau pilih UGD atau kuburan. Di lokasi itu, Nurhadi juga sempat ditawari uang sekitar Rp 600 ribu namun ditolak oleh Nurhadi. Sebagai balasan, Nurhadi ditampar dan ditendang lagi. Dia memaksa Nurhadi memegang uang itu lalu difoto-foto. Nurhadi kembali menerima bogem mentah di perut, dada. Setiap pertanyaan yang dilontarkan, orang-orang yang mengerubungi Nurhadi menghadiahi dengan tamparan. Nurhadi juga disuruh untuk membuka password HP miliknya. “Saya sempat salah buka password HP, juga langsung ditampar, jotos,” terang dia. Para orang-orang tersebut mengira jika Nurhadi berniat untuk meliput kegiatan pernikahan di lokasi tersebut. Pada-

Dua Rumah Dilahap si Jago Merah nyatakan kondusif. Sementara itu, Kepala Bidang Operasional Dinas Kebakaran Surabaya, Bambang Vistadi mengatakan, yang terbakar adalah rumah permanen. “Yang terbakar hanya bangunan di

lantai dua berukuran 3x6 meter. Bangunan di lantai I aman,” ungkap Bambang. “Akibat kebakaran ini, penghuni rumah terpaksa mengungsi sementara karena tidak bisa ditempati karena banyak air di

bat. Wajar saja bila Rudi begitu menyayangi Indira. “Mungkin karena telat hamil itu, Indira sangat disayangi. Setiap hari selalu membawa hadiah kecil atau makanan kesukaan Indira,” ujarnya. Saat itu Emma merasa sangat bahagia. Rumah tangga yang ia idamkan bisa terwujud. Meskipun jauh dari kata mewah, Emma masih bersyukur karena Rudi bertanggung jawab kepada

hal sudah berulang kali saya jelaskan bahwa kami hanya ingin konfirmasi ke Angin terkait kasus korupsi. Kejadian penyiksaan ini berlangsung sekitar dua jam. Orang-orang itu tiap bertanya, sambil menampar dan menjotos Nurhadi. Di lokasi itu, Nurhadi merasa diperlakukan seperti maling. Bahkan lebih buruk. Acara resepsi selesai. Semua ajudan Angin ikut balik ke Jakarta pada malam ini juga. Nurhadi kemudian diserahkan ke dua anak buah besan Angin. Dua orang tersebut juga tadinya ikut menjotos Nurhadi. Keduanya mengaku anggota Binmas Polda Jatim. Nurhadi kemudian diajak ke hotel di Surabaya Utara. Di sana obrolan mulai cair. Di hotel, Nurhadi kembali menyampaikan jima dirinya tidak bisa menerima uang itu. Dua orang tersebut sontak terpancing emosi. “Sudahlah bawa saja. Ini sebagai pengganti hp rusak. Disambung omongan lainnya,” ucap dua orang itu. Nuhadi berbincang di hotel sekitar satu jam. Mereka butuh jaminan bahwa foto tidak akan keluar. Nurhadi pun memastikan itu berkali-kali. Segala omongan direkam dan dikirim ke besan Angin. Obrolan berakhir, Nurhadi dan temannya kemudian diantar pulang. Setiba di rumah, Nurhadi turun mobil dan meletakkan uang yang dipaksa diterima di dekat transmisi mobil. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 lantai 1 dan atap sudah ambruk. Belum diketahui penyebab kebakaran,” jelas Bambang. Di waktu yang bersamaan juga terjadi kebakaran rumah milik Lukitaningsih, di Jalan Rungkut Barata XVI, Sabtu

(27/3) pukul 22.28. Akibat kebakaran itu, ruang tamu dan satu kamar nyaris ludes dilahap si jago merah. Beruntung, Lukitaningsih dan tiga orang lain yang saat itu berada di dalam berhasil melarikan

Menyebut Nama Susan sambil Tersenyum Bahagia hari Rudi selalu mencari Indira sepulang kerja. “Jika di kantor, dia selalu menanyakan Indira. Sekadar menanyakan sedang apa, sudah makan belum, dan sekali waktu minta ngomong sama Indira. Padahal Indira belum lancar bicaranya,” ungkap Emma mengawali kisahnya. Indira baru terlahir tiga setelah pernikahan. Agak terlam-

permisi dan tiba-tiba nyelonong masuk ke dalam rumah saat menjenguk maupun sedang mengirim makanan untuk anaknya ke rumah. “Saya mengeluarkan kata-kata kotor ke pelaku karena tidak menghargai bulek dan mama saya di rumah ini,” ungkap Safrina. Safrina mengungkapkan, selama ini Hamidah masih sering datang ke rumah untuk mengirim makanan ketiga anaknya. Terkadang dikirim melalui ojek online. “Ketiga anaknya tinggal di Karanggayam karena tidak mau tinggal sama mamanya (Hamidah). Entah kenapa,” tutur dia. Untuk keluarga Safrina yang menuduh ingin menguasai rumah warisan di Karanggayam? Safrina membantah dan menurutnya justru Hamidah yang ingin tinggal di rumah ini. Tapi keluarga sepakat menolak kehadiran Hamidah di rumah ini dengan alasan suaminya, Oke masih menjadi istri orang dan tidak punya surat nikah. “Keluarga sepakat menolak karena yang laki masih suami orang dan pernikahan hanya siri. Jadi kami juga minta surat nikah karena kawin siri tidak ada suratnya, jadi sama keluarga sepakat menolak dia tinggal di sini,” jelas dia. (rio/nov)

keluarga. “Kehidupan kamibtidak mewah. Bagiku cukuplah. Yang terpenting aku bahagia bersama suami dan anakku,” ujarnya. Namun, sedang hangat-hangatnya merasakan kebahagiaan, tiba-tiba terjadi peristiwa yang membuat pikirannya terganggu. “Sebetulnya masalah sepele. Gara-garanya, saat tidur, Rudi mengigau. Awalnya aku

diri. Untuk empat penghuni rumah bisa terselamatkan. Sementara rumah yang terbakar masih bisa ditempati. Kami kerahkan enam unit tempur untuk memadamkan api,” kata Bambang. (rio/fdn)

Sambungan dari halaman 1 menganggap dia sedang bermimpi. Tetapi, yang janggal, ia menyebut nama wanita lain. Susan. Ia menyebutnya sambil rersenyum bahagia,” keluhnya. Peristiwa itu terjadi pada saat usia pernikahan kami memasuki tahun keenam. Mengetahui Rudi menyebut Susan dalam tidurnya, Emma tidak berani membangunkan. “Semalaman aku tak tidur memikirkan

siapa wanita yang Rudi sebut dalam tidurnya,” ujarnya. Keesokan harinya Emma tak berani menegur Rudi. Ia berusaha bersikap seperti biasa, seolah tidak pernah terjadi peristiwa semalam. “Esoknya aku berusaha bersikap biasa. Walaupun sebenarnya aku ingin menanyakan kepada Rudi, siapa wanita yang bernama Susan,” katanya. (mg5/jos,bersambung)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SENIN WAGE, 29 MARET 2021 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA

Polres Gresik Tingkatkan Pengamanan di Pos Rawan tidak ingin kecolongan. “Kami juga segera melakukan koordinasi dengan pengurus gereja. Dan setiap kegiatan dikoordinasikan dengan Polres Gresik untuk pengamanannya,” imbuh mantan kapolres Ponorogo. Seluruh polsek jajaran dikerahkan untuk melakukan pengamanan di wilayah masing-masing. Mulai dari Driyorejo di sisi selatan, Kebomas dan Gresik Kota di wilayah tengah, Balongpanggang di sisi timur selatan, hingga di wilayah utara dan Pulau Bawean. “Pengamanan dilakukan secara rutin untuk menjaga ketenangan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat yang sedang menjalankan ibadah,” imbuhnya.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto Anggota polisi berjaga di gereja

Dalam pengamanan tersebut, petugas memantau langsung jalannya proses ibadah. Mulai dari masuk-kel-

uarnya jemaat, memeriksa barang bawaan dan memastikan penerapan

protokol kesehatan Covid-19. Sehingga kondusifitas kamtibmas tetap terjaga,

di sisi lain tidak terjadi penularan virus corona.(and/har/udi)

Dana Pendidikan Terkena Refocusing Rp 11 Miliar

Wawan Kurniyanto di lokasi TMMD.

Wakil Ketua DPRD: TMMD Angkat Kesejahteraan Masyarakat Bojonegoro, Memorandum Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke110 tahun 2021 berlangsung di Desa Jatimulyo dan Ngrancang, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro. Program fisik maupun nonfisik merupakan semangat membangun untuk mengangkat peningkatan kesejahteraan masyarakat di dua desa tersebut. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Wawan Kurniyanto saat berkunjung di Desa Ngrancang dan bertemu dengan para satgas TMMD. Dikatakan oleh Wawan Kurniyanto, bahwa pelaksanaan TMMD ini secara tidak langsung memberikan langkah atau semangat membangun bagi pemerintah desa maupun masyarakatnya. Karena langkah awal sudah dilakukan, dan pihak pemdes maupun masyarakat harus meneruskan. “Pelaksanaan TMMD ini merupakan semangat awal yang harus diteruskan, sehingga masyarakat akan mampu mencapai harapan dalam peningkatan kesejahteraan. Karakter bekerja keras, gotong royong, tolong menolong, kepedulian, semua di ada di program pelaksanaan TMMD ke 110,” jelas Wawan Kurniyanto. Wakil rakyat dari dapil Tambakrejo ini mengajak kepada masyarakat agar terus menerus memperlihatkan kemampuan untuk membangun dirinya sendiri. Dan tidak harus menunggu, akan tetapi bergerak dari yang sudah ada atas persembahan dari Pemkab dan Kodim 0813/Bojonegoro melalui program TMMD. “Perubahan di masyarakat juga tampak jelas. Dari jalan biasa sekarang menjadi aspal. Ada drainase dan juga normalisasi sungai dan semua adalah untuk kesejahteraan masyarakat,” ucap Wawan Kurniyanto. Wawan juga mengajak kepada masyarakat untuk menjaga dan juga mengembangkan apa yang sudah diberikan pemerintah melalui program TMMD ke 110. Jangan sampai apa yang sudah ada tidak dimanfaatkan dengan benar. Selain itu, pria yang tinggal di ujung Kecamatan Tambakrejo ini menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Bojonegoro dan para satgas TMMD ke 110 yang telah bekerja keras membangun Desa Ngrancang dan Jatimulyo untuk kesejahteraan masyarakat desa. Hal ini akan menjadi kenangan bagi masyarakat dua desa yang tak mungkin dapat dilupakan. (top/har/udi)

“Meski ada refocusing, saya pastikan anggaran untuk perbaikan sekolah masih bisa berjalan. Saat ini kami sedang melakukan verifikasi berkas, “ terangnya. Terkait refocusing anggaran pendidikan, enurut data yang dimiliki DPRD ada 380 sekolah rusak yang butuh perbaikan. Ketua Komisi VI, Mochammad mengatakan dari sidak sekolah yang dilakukan, memang banyak sekolah-sekolah di Gresik yang rusak. Namun memang tidak begitu terlihat karena kerusakan terjadi di dalam. Misalnya, sekolah di Desa Dampaan, Cerme. Kondisinya rusak, dari atap yang bolong hingga penyangga yang mulai keropos.

Ia berharap pemerintah daerah bisa lebih meningkatkan anggaran pendidikan di tahun-tahun berikutnya. Khususnya dana untuk sarpras (sarana dan prasarana) . Karena dalam kunjungannya ke beberapa sekolah di Gresik, masih ditemui sekolah yang tak layak. “Saya harap pemerintah bisa meningkatkan aggarang pendidikan. Khususnya untuk sarpras, karena banyak sekolah sekolah atau madrasah yang kurang layak untuk proses belajar mengajar,” tegas dia. (han/har/udi)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/HAN

Gresik, Memorandum Total anggaran Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik 2021 sebesar Rp 881,27 miliar atau 25,67 persen dari APBD 2021. Karena masih pandemi Covid-19, dilakukan refocusing sebesar Rp 11 miliar. Kabar baiknya, refocusing anggaran tersebut tidak memakan dana pembangunan RKB (ruang kelas baru) dan RKK ( rehabilitasi ruang kelas). Jumlah dana RKB dan RKK tahun ini sebesar Rp 54,4 miliar. Menurut Kepala Dispendik Gresik Mahin, refocusing anggaran tahun ini tidak terlalu banyak. Jika dibandingkan tahun sebelumnya yang terkena refocusing Rp 40 - 50 miliar.

Ketua Komisi VI DPRD Gresik sidak sekolah rusak di Desa Dampaan.

Berikan Rasa Nyaman Pasien Covid-19

RS Bhayangkara Bojonegoro Resmikan Ruang Pelangi Bojonegoro, Memorandum Inovasi yang dilakukan Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Wahyu Tutuko Bojonegoro perlu diapresiasi. Di rumah sakit itu memberikan pelayanan untuk menangani pasien Covid-19. Mereka telah meresmikan ruang Pelangi. Peresmian ruang Pelangi untuk perawatan pasien khusus Covid-19 dan ruang rawat ini dilakukan Kabiddokkes Polda Jatim, Kombespol dr Hisbulloh Huda Sp PD didampingi Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat III Wahyu Tutuko Bojonegoro AKBP drg Muhammad Zakir SH MH dan disaksikan seluruh karyawan rumah sakit, kemarin. Usai peresmian dan meninjau langsung setiap sudut ruangan, Kabiddokkes Polda Jatim, Kombes dr Hisbulloh Huda Sp PD mengapresiasi ide kreatif upaya RS Bhayangkara Bojonegoro yang membuat ruangan didesain khusus pasien Covid-19. Termasuk ruangan IGD pasien Covid-19 yang terpisah dengan pasien lain. Menurut Kombespol Huda, Covid-19 secara nasional di Jawa Timur angka kesembuhan trennya masih bagus, angka kesakitan trennya turun. Namun angka kematiannya trennya masih tinggi dan dirangking peringkat atas. “Maka bagian kontribusi Rumah Sakit Bhayangkara untuk menurunkan angka kematian (Covid-19, red) tersebut. Ruangan Pelangi ini (khusus pasien Covid19,red) kita siapkan,” jelasnya. Lebih lanjut kata dia, ruangan Pelangi ada 22 tempat tidur dan di dalamnya disiapkan ICU serta IGD khusus pasien Covid-19, tapi mudah-mudahan ruangan ini tidak terpakai. Bila nantinya digunakan menangani pasien Covid-19, baik pasien RS Bhayangkara maupun rumah sakit luar lainnya bisa dirujuk ke ruangan ini. “Semoga dengan hadirnya ruangan ini di Rumah Sakit Bhayangkara bisa semakin

Kabiddokkes Polda Jatim Kombespol dr Hisbulloh Huda Sp PD, didampingi Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat III Wahyu Tutuko Bojonegoro AKBP drg Muhammad Zakir SH, MH. membantu penanggulangan covid di Kabupaten Bojonegoro. Ini sebagai bentuk kontribusi Polri di daerah Jawa Timur dalam penanggulangan Covid secara nasional,” terangnya. Ditambahkan, khusus ruangan Covid-19 di Jawa Timu, Rumah Sakit Bhayangkara menyiapkan sekitar 300 tempat tidur dan ICU kurang lebih 40, yang tersebar di sepuluh rumah sakit. Seperti, Surabaya, Batu, Nganjuk, Kediri, Tulungagung, Bojonegoro, Lumajang, Bondowoso, Pusdik Brimob Watukosek, Pusdik Sabhara Porong. “Setidaknya sejak awal Covid-19, sekitar bulan tiga 2020, pasien yang ditangani 2.000 lebih yang sudah dirawat untuk anggota Polri, keluarga Polres maupun masyarakat umum,” bebernya. Ia menambahkan, pasien dibawa ke ruang Pelangi yang nyaman. Teorinya

dengan pasien dibawa ke ruangan nyaman bisa meningkatkan imunitas, dimana imunitas ini hal yang penting. Apalagi ditambah suplemen tersebut bisa menambah nafsu makan pasien. “Obat covid belum ada, bisa berkontribusi akan kita terima. Kalau Realfood bisa digunakan upaya mencegahan Covid-19 dengan meningkatkan imunitas pasien,” imbuhnya. Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Bojonegoro AKBP drg Muhammad Zakir SH MH mengungkapkan, ide munculnya pembuatan ruangan khusus pasien Covid-19 ini karena melihat rata-rata pasien covid mengalami stres dan nafsu makanya menurun. Akhinya, muncul ide membuat sarana yang indah berwarna-warni seperti pelangi, karena ketika melihat pelangi tersebut pa-

sien tidak stres. “Sarana indah warna-warni, ketika masuk ruangan pasien (Covid-19) akan bahagia, senang dan nyaman. Pasien pulang pun dengan bahagia, selain respon pelayanan kita yang cepat,” ungkapnya. Karumkit menambahkan untuk dana rehab bangunan gedung khusus pasien Covid-19 atau ruang Pelangi ini diperoleh dari CSR PT Realfood. Oleh karena itu karumkit mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak PT Realfood. Menurutnya upaya pelayanan prima yang dilakukan RS Bhayangkara Bojonegoro, selain obat-obatan diberikan suplemen tambahan kepada pasien yang berbeda dengan rumah sakit lainnya yakni Realfood sebagai suplemen khusus. “Suplemen menambah nafsu makan, karena Realfood yang bentuknya cair akan mudah dikonsumsi dan bisa meningkatkan nafsu makan. Suplemen tersebut kita berikan gratis,” terangnya. Selain itu, suplemen tersebut sudah benar-benar terbukti. Saat pasien masuk yang rata-rata dalam kondisi lemas dan nafsu makannya menurun. Ketika mengkonsumsi suplemen, nafsu makannya meningkat sehingga imun dan daya tahan tubuhnya pulih. Ditambah lagi ditempatkan di ruangan Pelangi yang indah, akan membuat pasien nyaman. “Selain ada tambahan suplemen dan ruang pelangi di Rumah Sakit Bhayangkara Bojonegoro, kami juga sudah menyiapkan petugas dengan SDM mumpuni,” jelasnya. Diketahui, pasien Covid-19 di RS Bhayangkara Tingkat III Wahyu Tutuko Bojonegoro sejak awal adanya Covid-19 sekitar bulan tiga tahun 2020 lalu, tercatat 257 pasien. Rinciannya, 238 pasien pulang, 3 pasien dirujuk dan 16 pasien meninggal dunia. Sedangkan, kapasites Ruang Pelangi ini ada 22 tempat tidur dengan 19 rawat inap dan dilengkapi ICU khusus pasien Covid-19. (top/har/udi)

Gus Yani: Parpol Rangkul Anak Muda Gresik, Memorandum Generasi muda saat ini memiliki potensi besar dalam dunia politik. Selain kuantitasnya yang melimpah, kualitas generasi muda tidak bisa dianggap remeh. Potensi itu yang dibaca Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Ketika menghadiri Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak DPC PDI Perjuangan Gresik, Gus Yani, sapaan akrab bupati, berpesan agar partai politik (parpol) dapat merangkul generasi muda. Generasi milenial yang saat ini menjadi mayoritas. “G e n e ra s i m u d a h a r u s dirangkul. Generasi muda harus dieksplor kemampuannya. Dan kita harus ambil bagian untuk itu,” kata Gus Yani, Sabtu (27/3) malam. Bagaimana cara merangkul generasi muda? Salah satunya melalui pendekatan hobi. Perkembangan zaman yang serba ketidakpastian dan serba cepat, menuntut gerakan-gerakan baru yang lebih

kreatif. Tidak bisa lagi menggunakan cara-cara yang konvensional. “Monggo bareng-bareng rangkul arek-arek enom (mari bersama-sama merangkul generasi muda, red). Ketahui hobi mereka lalu dekati dengan hal itu. Saat ini dunia sudah baru, peta sudah bergeser dan sudut pandang sudah berubah. Sehingga cara-caranya harus dengan langkah-langkah strategis dan kreatif,” imbuh pria 35 tahun itu. Di hadapan puluhan kader, Gus Bupati yang hadir didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, optimis PDI Perjuangan akan tetap solid. Apalagi wakil bupati Gresik merupakan bagian dari partai banteng moncong putih. Ia berharap sinergitas dapat berlanjut hingga 2024 mendatang. “InsyaAllah kita tetap solid, 2024 akan kembali kita raih. Yang terpenting generasi muda dirumat nggih (dirawat ya, red) pak,” pesannya disambut tepuk tangan

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/AND

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/TOP

Lamongan, Memorandum Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Lamongan bakal merehabilitasi beberapa bendungan yang fungsinya masih kurang maksimal. Sebab, beberapa wilayah di Lamongan selama tiga bulan terakhir masih tergenang banjir. Kepala Dinas PU Sumber Daya Air Lamongan Jupri mengatakan, pihaknya akan melakukan rehab terhadap bendungan yang saat ini fungsinya kurang maksimal. Untuk pemWarga di Bendungan Kuro, Kebiayaan akan diusulkan di camatan Karangbinangun. APBD tahun depan. “Terkait dengan keluhan masyarakat soal bendungan yang tidak berfungsi sudah kami tindaklanjuti. Intinya kalau kami sudah berusaha semaksimal mungkin agar banjir ini surut. Tahu sendiri, banjir ini sudah berlangsung selama tiga bulan dan ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat setempat,” ungkap Jupri, Minggu. (28/3) Dalam waktu dekat, lanjut Jupri, jika air sudah surut dan sungai kembali normal. Maka pemerintah juga akan melakukan normalisasi di beberapa sungai. Selain itu, masih Jupri, pompa air juga akan ditambahkan beberapa unit. “Untuk saat ini kami masih belum bisa melakukan normalisasi sungai. Banjir masih terjadi dan kami minta masyarakat untuk bersabar karena kami juga sudah berupaya agar banjir ini segera surut,” lanjutnya. Mengenai banjir yang sudah hampir tiga bulan merendam beberapa wilayah di Lamongan, ujar Jupri, Pemerintah Lamongan tidak lepas tangan dalam menangani banjir. Selain mengurangi debit volume air dengan pompa yang selalu menyala, eceng gondok yang memenuhi sungai juga sudah dibersihkan mengunakan alat berat. “Kami terus berupaya mas menanggulangi banjir ini. Bahkan alat berat sudah dikerahkan. Hanya banjir ini belum surut karena hujan masih terjadi dan lebat. Alhamdulillah berdasarkan laporan yang masuk ketinggian air juga sudah mulai berkurang dan beberapa wilayah sudah surut,” jelasnya. (tri/har/udi)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/TRI

Atasi Banjir, Dinas PU Rehab Bendungan

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/TOP

Hal tersebut ditegaskan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. Selama ini pihaknya telah mengerahkan jajaran untuk melakukan pengamanan ibadah di gereja setiap Minggu-nya. Adanya insiden berdarah di Makassar membuat pengamanan lebih ditingkatkan. “Menyikapi peristiwa di Makassar, Polres Gresik melakukan upaya pencegahan. Di antaranya meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan pengamanan pada titik-titik rawan gangguan kamtibmas,” tegas alumnus Akpol 2001 itu. Selain itu, pihaknya juga mengerahkan jajaran untuk melakukan deteksi dini. Serta menggeber kegiatan-kegiatan operasi di di lapangan. Polres Gresik

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/AND

Gresik, Memorandum Polres Gresik merespons serius peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3). Kewaspadaan dan pengamanan di titik-titik rawan gangguan kamtibmas langsung diketatkan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan sambutan pada acara musancab PDI Perjuangan. hadirin. Di akhir sambutannya, ia memaparkan pekerjaan rumah Kabupaten Gresik yang masih menumpuk. Infrastruktur masih banyak rusak, banjir Kali Lamong, pengangguran dan kemiskinan tinggi. “Tapi kita tidak boleh pesimis, optimisme harus kita pegang teguh. Dengan kesolidan kita bisa

mewujudkannya,” tutup mantan ketua DPRD Gresik. Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Gresik Mujid Riduan mengatakan Musancab serentak ini dilaksanakan selama dua hari. Yakni 27 - 28 Maret 2021. Empat Pengurus Anak Cabang (PAC) menjalani musancab pada 27 Maret. Sedangkan 11 PAC menye-

lenggarakan pada 28 Maret. “Musancab ini terbilang terlambat dikarenakan fokus pemenangan Pilkada 2020. Namun akhirnya bupati-wakil bupati yang kami usung dapat dimenangkan bersama. Ke depan seluruhnya harus tetap bergerak bersama untuk hattrick kursi terbanyak DPR RI dan Presiden RI,” tegas wakil ketua DPRD Gresik itu. Terpisah, Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi mengapresiasi keberhasilan memenangkan bupati-wakil Bupati. Namun, ia berpesan agar seluruh kader tidak terbawa euforia sehingga melupakan target yang akan datang, Pemilu serentak 2024. “Mari kita semuanya menjaga kesolidan dan silaturahmi. Bersama-sama kita cetak hattrick memenangkan Presiden RI dan kursi terbanyak DPR RI. Dan PDI Perjuangan Gresik mampu meraih 20 persen kursi parlemen. Tetap jaga silaturahmi,” tegas Ketua DPRD Jatim tersebut. (and/har/udi)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook