Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 29 Januari 2021

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

JUMAT KLIWON, 29 JANUARI 2021

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

BANDIT CURANMOR ANTARKOTA MENYERAH, SATU KABUR

DITERIAKI KORBAN Surabaya, Memorandum Tim Antibandit Polsek Sukolilo meringkus seorang bandit curanmor antarkota. Tersangka, Firman Hidayatullah (22), asal Desa Dusun Burlanjang, Desa Rapalaok, Kecamatan Omben, Sampang.

Tipping Point

T

idak disangka. Tahun 2021 menjadi tipping point bagi mobil listrik. Atau sudah disangka. Oleh sebagian kecil saja. Segala macam keraguan menjadi tidak relevan lagi. Segala macam pertanyaan menjadi terlihat sepele. Yang ogah-ogahan terasa langsung ketinggalan. Norwegia jadi pelopornya: tahun lalu penjualan mobil listrik di sana sudah melampaui mobil bensin. Untuk pertama kalinya. Dan terus pula menggelinding. Di sana penjualan mobil listrik sudah mencapai 55 persen. Pasar mobil bensin tinggal 45 persen. Bola salju sedang menggelinding di Norwegia. Dan akan terus menggelinding ke negara-negara lain. Terutama Tiongkok. Tesla tidak cukup membangun satu giga-factory di Shanghai. Begitu giga-factory pertama berproduksi Tesla langsung membangun giga-factory kedua –di sebelahnya. n Bersambung ke halaman 2

Sementara satu pelaku yang berperan sebagai joki berhasil melarikan diri. Diduga kuat, dia masih satu desa dengan Firman. “Kabur ke utara, masih dalam upaya pengejaran anggota kami,” kata Kapolsek Sukolilo Kompol Subiyantana, Kamis (28/1). n Bersambung ke halaman 11

Saat itu, teriakan korban didengar anggota reskrim yang sedang patroli. Anggota melihat korban yang berlari berteriak dan berusaha menjatuhkan pelaku dari motornya. Sampai akhirnya dia dapat diringkus dengan bantuan warga setempat. KOMPOL SUBIYANTANA KAPOLSEK SUKOLILO

Kapolsek Sukolilo Kompol Subiyantana memamerkan tersangka dan menunjukkan barang bukti motor berikut kunci T. FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Diancam Putus, Setubuhi Anak Kekasih Setelah memperoleh laporan dari ibu korban, kami melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan tersangka di rumahnya, wilayah Pasuruan.

Candra Pribaya

AKP MASYKUR KASATRESKRIM POLRES LUMAJANG Ismail menunjukkan barang bukti sabu di Mapolsek Gayungan.

Jualan Sabu di Rumah menemukan barang bukti 1 poket SS seberat 0,47 gram, serta dua pipet kaca berisi sisa SS masing-masing seberat 0,60 gram dan 0,62 gram. Tidak hanya itu, petugas juga menyita timbangan elektrik, 1 bendel

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Surabaya, Memorandum Rumah pengedar sabu-sabu (SS) di Jalan Siwalankerto Utara digerebek anggota Unit III Satreskoba Polrestabes Surabaya, dan menangkap Mashadi (43). Petugas juga menggeledah dan

n Bersambung ke halaman 11

Petugas mengevakuasi jenazah korban ke ambulans.

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Rachel Vennya

Salah Posting RUMAH tangga Rachel Vennya diisukan mengalami keretakan dan diambang cerai. Kini, Rachel Vennya membuka kondisi hubungannya dengan sang suami, Niko Al Hakimi. Rachel menegaskan, dalam setiap hubungan pernikahan tidak ada yang benar-benar sempurna. Setiap kehidupan berpasangan pasti ada aib dan masalah yang tidak diketahui orang di luar sana. n Bersambung ke halaman 11

+

Meng, lima tahun tidak dikeruk, endapan lumpur di sungai Menur Pumpungan sebabkan banjir.

-

Masa ngeruk lumpur aja nunggu pemilu?

Si Mameng (Pejuang serangan fajar)

Mashadi dan Taufik

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Dia ditangkap di rumahnya, Jalan Darmoyudo, Desa Purworejo, Kecamatan Purworejo, Pasuruan, Rabu (27/1). Itu setelah, ibu korban melaporkan peristiwa tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Lumajang. “Setelah memperoleh laporan dari ibu korban, kami melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan tersangka di rumahnya, wilayah Pasuruan,” kata Kasatreskrim Polres n Bersambung ke halaman 11

FOTO: MEMORANDUM/ANI FAUZYAH

Lumajang, Memorandum Sakit hati diputus tanpa kejelasan, membuat Candra Pribaya, kehilangan akal sehatnya. Pria 25 tahun itu melampiaskan amarahnya dengan menyetubuhi Bunga (12), yang merupakan anak dari kekasihnya. Celakanya, aksi bejat itu dilakukan tersangka di ruang tamu rumah nenek korban, Jalan Panjaitan, Kelurahan Citrodiwangsan. Akibat perbuatannya, Candra harus berurusan dengan pihak berwajib.

Pemotor Tewas Terlindas Trailer Surabaya, Memorandum Kecelakaan lalu lintas melibatkan motor dan trailer terjadi di Jalan Margomulyo, Kamis (28/1). Dalam kejadian itu membuat pengendara motor, Achmad Indra Prasetyo (32), warga Wonorejo II, tewas di lokasi. n Bersambung ke halaman 11

Pengedar SS Bulak Banteng Diringkus Surabaya, Memorandum Suasana warkop di Jalan Dukuh Bulak Banteng Suropati, tiba-tiba gaduh. Itu lantaran anggota Unit Reskrim Polsek Gayungan mengamankan seorang penggunjung yang diduga membawa narkotika. Benar saja, saat digeledah pria tersebut kedapatan menyimpan sabu-sabu (SS) seberat 11,83 gam di dompet besar yang dibawanya. Tersangka adalah Ismail (19), warga Jalan Dukuh Bulak Banteng Suropati. n Bersambung ke halaman 11

ANAK PEREMPUANKU BERTEMAN DENGAN SI CANTIK DARI DUNIA LAIN Έ4Ή

Menitipkan Mentik ke Pondok Penghafal Alquran di Gresik Ternyata benar. Pemuda yang ditemui Hendro bersama perempuan di hotel Tuban adalah keponakannya. Urusannya berbuntut panjang. Toni dituding membawa kabur istri orang. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Untung saja perempuan tadi membuat pengakuan yang meringankan Toni. Pada mediasi di kantor polisi, dia mengaku dialah yang proaktif mendekati Toni lewat seseorang. Jelasnya, perempuan kemampo itu membayar Toni untuk kebersamaannya. “Boso Suroboyone yang lebih kasar, keponakanku dibayar sebagai gigolo,” kata Hendro

agak malu-malu menjelaskan, setelah istilah yang lebih halus tidak ditemukan. Beberapa fakta tadi diindikasikan Hendro bahwa Mentik memiliki kemampuan lebih. Indra keenam. Indigo. Hendro pun mendiskusikan hal ini dengan beberapa teman. Rata-rata mereka menyarankan Hendro memupuk kemampuan n Bersambung ke halaman 11

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera n SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 n PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 n REDAKSI: 031-8275390 n FAX: 031-8291078 n LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

JUMAT KLIWON, 29 JANUARI 2021 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan, Agus Sutopo, Agus Waluyo. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Kapolresta Sidoarjo dan forkopimda melihat proses sidang tipiring pelanggar prokes.

PPKM Pertama, Jaring 2.000 Pelanggar Protokol Kesehatan Sidoarjo, Memorandum Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pertama di Kabupaten Sidoarjo (11-25 Januari 2021), operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, telah menjaring ribuan pelanggar, baik perorangan maupun tempat usaha. Setiap hari personel gabungan TNI, Polri, satpol PP, dan dishub melakukan operasi di titik-titik keramaian. Hingga hari terakhir PPKM pertama, terjaring 2.000 pelanggar. Mereka yang terjaring wajib menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) di lapangan tenis GOR Sidoarjo, Kamis (28/1). Pj Bupati Hudiyono bersama Kapolresta Kombespol Sumardji serta Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Mohammad Iswan Nusi sepakat akan melakukan tindakan tegas terhadap tempat usaha maupun rumah makan yang mengabaikan aturan prokes. “Sudah satu tahun ini kita berjuang keras melawan Covid-19. Namun, sayangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol

Kapolresta Sidoarjo melihat proses sidang tipiring.

Pemdes Kajartengguli Tuntaskan Program Desa 2020 Sidoarjo, Memorandum Pandemi Covid-19 tidak menghalangi Pemerintah Desa (Pemdes) Kajartengguli, Kecamatan Prambon, untuk menuntaskan semua program yang telah dianggarkan pada APBDes 2020. Plt Kepala Desa (Kades) Kajartengguli Ifan Setiyono ST, mengungkapkan, progres program 2020 capaiannya sudah 100 persen terselesaikan. Tidak ada kendala dalam bentuk apapun terkait dengan program yang sudah dijalankan. "Alhamdulillah untuk program 2020 semua sudah tuntas, termasuk program pelaksanaan pilkades," ujarnya, Rabu (27/1). Ada sejumlah program yang ditetapkan dalam APBDes, di antaranya, pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian. Selain itu, ada juga program fisik yang telah dianggarkan di 2020 dan selesai dikerjakan. "Semua sudah tuntas, tinggal program yang 2021 nanti akan kami maksimalkan pelaksanaannya seperti tahun kemarin," kata dia. Dia mengungkapkan, di tengah pandemi Covid-19, pemdes juga mengalokasikan

Ifan Setiyono

Dana Desa (DD) untuk bantuan langsung tunai (BLT). “Di dalam terdapat bantuan langsung kepada masyarakat, sebagaimana yang sudah kami salurkan pada 2020," ungkapnya. (bwo/jok/epe)

kesehatan masih kurang. Sudah berkali-kali diingatkan disiplin protokol kesehatan adalah salah satu cara ampuh menekan laju pertambahan Covid-19, karenanya mari kita tingkatkan disiplin dari diri kita untuk selalu pakai masker, rajin cuci tangan, dan jangan berkerumun,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji ketika mendatangi lokasi sidang tipiring pelanggar prokes. Pelaksanaan PPKM pertama di Sidoarjo memang masih dtemui banyak pelanggaran. Bahkan ada sebuah tempat makan yang baru buka di Kecmaan Sukodono, sempat viral hingga menimbulkan kerumunan pengunjung. Karena mengabaikan protokol kesehatan, Pemkab Sidoarjo

akhirnya memberikan sanksi denda kepada pengelola atau pemilik sebesar Rp 10 juta. Apalagi, r umah makan itu sebelumnya sudah mendapat peringatan teguran karena di tempat usahanya tidak menerapkan prokes. Terjadi kerumunan pengunjung dan buka melebihi batas waktu jam malam. Karena itu, Pj Bupati Hudiyono mengimbau selama pelaksanaan PPKM Jilid 2 yang berlangsung ejak 26 Januari hingga 8 Februari 2021, pengusaha cafe, resto, rumah makan, serta toko swalayan moderen harus betul-betul mematuhi aturan yang ada. Pihaknya tidak ingin ada lagi rumah makan yang didenda karena tidak mematuhi aturan PPKM dan abai prokes. Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sidoarjo juga tidak segan-segan menutup tempat usaha yang bandel dengan tidak patuh aturan PPKM Jilid 2. Perlu diketahui saat ini kondisi rumah sakit rujukan Covid-19 ruang isolasinya juga sudah overload. (jok/epe)

Respons Keluhan Warga, Pj Bupati Sidak Jalan Rusak Sidoarjo, Memorandum Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono merespons keluhan warga akan kondisi jalan yang rusak di beberapa titik. Tak jarang, kerusakan itu sampai memicu kecelakaan seperti yang dialami Sukari. Pria paruh baya ini terjatuh ketika motornya terpental setelah melintasi jalan berlubang di Lingkar Timur, tepat di samping Mapolsek Candi. Pj bupati Hudiyono didampingi Kabid Perbaikan Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga Sidoarjo Mujiono, mengecek langsung tempat Sukari terjatuh. "Kita sudah cek lapangan dan tanya ke warga sekitar. Infonya sudah sering pengendara motor jatuh. Jalan rusak lubangnya saya cek tadi cukup dalam, jadi kalau hujan tidak kelihatan tertutup air. Segera kita perbaiki, jangan sampai ada kejadian lagi (orang jatuh)," kata Hudiyono. Lingkar timur merupakan jalan kabupaten dan melintasi kawasan tiga kecamatan. Yakni Buduran, Sidoarjo, dan Candi. Hudiyono sudah membuat kebijakan dengan mengalokasikan anggaran untuk perbaikan pelayanan publik seperti penanganan jalan rusak dengan mekanisme cepat. Mulai Februari, jalan rusak akan ditangani kecamatan menggunakan dana pagu indikatif wilayah yang sudah mulai ditransfer ke rekening kecamatan. Dana yang ditransfer setiap

Jalan Sedati yang rusak parah belum kunjung diperbaiki pemkab. (stp/ist)

kecamatan berbeda. Mulai dari Rp 500 juta hingga Rp 2 miliar. Total dana pagu indikatif yang dialokasi pemkab untuk perbaikan jalan

mencapai Rp 19,35 miliar. Sedangkan anggaran pemeliharaan jalan lingkungan sebesar Rp 7,945 miliar. (stp/jok/epe)

Tipping Point Ju m l a h m e r e k m o b i l listrik di sana sudah tidak bisa dihitung dengan semua jari. Bahkan ada merek yang khusus untuk kelas murah. Kelas menengah. Kelas mahal. Semua itu dipicu oleh satu: kemajuan ilmu pengetahuan di bidang baterai. Yang daya tahannya naik terus. Yang harganya turun terus. Dalam 5 tahun terakhir harga baterai turun 50 persen.

Sambungan dari halaman 1 Dan masih akan turun lagi. Masih bisa sekitar 25 persen lagi –lima tahun ke depan. Dulu, harga baterai untuk satu mobil listrik sama dengan harga lengkap mobil bensin. Itu harga baterainya saja. Tapi pengembang mobil listrik terus berusaha menguasai teknologinya. Kini harga baterai itu begitu turunnya. Sehingga di tahun 2021 ini akan terjadi

tipping point aspek lainnya: harga mobil listrik sudah bisa 5 persen lebih murah dari harga mobil bensin. Itu sudah termasuk dihapusnya subsidi pajak untuk mobil listrik. Maka, tahun ini, penjualan mobil listrik akan naik 100 persen dari tahun lalu –tipping point yang lain lagi. Di Amerika pun dilakukan survei. Terhadap 2.000 pemilik

mobil listr ik. Bagaimana rencana mereka ke depan? Kalau mereka akan membeli mobil baru lagi? "91 persen mengatakan secara tegas tidak mau lagi balik ke mobil bensin," tulis media otomotif di Amerika. Bukan berarti selebihnya akan balik kucing. Mereka lagi mikir-mikir. Harga baterai saat ini adalah 90 dolar/kWh. Terjun bebas dari 180 dolar/kWh.

Enam tahun lalu. Dan ke depan akan tinggal 60 dolar/kWh. Masa depan yang kita tunggu itu ternyata sudah tiba sekarang. Di tahun 2021 ini. Saya pun tidak mau berpikir lagi apakah kita harus punya mobil listrik nasional. Tidak relevan lagi. Sudah ketinggalan. Tidak akan terkejar. Yang penting, harus mobil listrik –siapa pun pemiliknya,

apa pun mereknya. Tesla ok, Tiongkok ok, Vietnam pun ok. Apa boleh buat. Dalam hal mobil listrik posisi awal kita sebenarnya seperti Tiongkok. Demikian juga posisi cara berpikirnya. Penduduk besar. Kesejahteraan rakyat naik terus –meski tidak meroket. Minat membeli mobil terus menjulang. Dari mana bensinnya?

Jawabnya Anda sudah tahu: impor, impor, impor. Ekonomi kita pun seperti badan yang digerogoti kanker. Segala macam kanker menjadi satu di impor itu: subsidi, monopoli, fasilitas, korupsi, devisa, inflasi... Sebut saja semua kanker ada di situ. Negara lain sudah memasuki tahap tipping point. Tinggal kapan kita menyusul. (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA FOTO: MEMORANDUM/FER

JUMAT KLIWON, 29 JANUARI 2021 HALAMAN 3

Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana didampingi Direktur RS Siloam dr Anang Prayudi melihat persiapan rumah sakit.

Surabaya Miliki RS Darurat Covid-19

FOTO: MEMORANDUM/MG3

Surabaya, Memorandum Dalam waktu dekat ini, Pemkot Surabaya didukung oleh Rumah Sakit Siloam dalam penanganan pasien Covid-19. Rumah Sakit Darurat Covid-19 ini dipersiapkan di bekas hotel kawasan City of Tomorrow (Cito), dan akan dibuka 8 Februari mendatang. Rencananya rumah sakit yang dilengkapi sistem negative pressure itu akan menyediakan 186 bed dengan 16 ruang ICU. “Saat ini yang siap delapan ruang ICU dan 105 bed,” ujar  Bersambung ke halaman 4 

FOTO: MEMORANDUM/TYO

Salah satu warga menunjuk endapan lumpur Sungai Menur Pumpungan yang sudah meninggi.

Doa bersama personel Koramil Tambaksari di musala makoramil.

Koramil Tambaksari Doa Bersama Surabaya, Memorandum Anggota Koramil Tambaksari menggelar salat berjemaah dan dilanjutkan doa bersama di musala makoramil, Kamis (28/1). Kegiatan rutin ini dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta mendoakan untuk keselamatan bangsa. “Ini merupakan agenda rutin untuk bermunajat kepada Sang Pencipta, agar selalu diberi kesehatan dan dijauhkan dari bencana,” ujar Wadanramil Tambaksari Kapten Inf Sumaryono. Dalam kegiatan doa bersama ini, Sumaryono meminta  Bersambung ke halaman 4 

Pendangkalan Sungai Menur Pumpungan Sebabkan Banjir

Surabaya, Memorandum Lima tahun tidak dikeruk, sungai di Jalan Menur Pumpungan mengalami pendangkalan. Akibatnya, ketika musim hujan, sungai tidak bisa maksimal mengalirkan air, sehingga mengakibatkan banjir. “Dulu pernah dikeruk, tapi itu sudah lama, kira-kira hampir lima tahun yang lalu,” ujarYanto, warga Menur Gang III. Masih menurut Yanto, bila

ketika hujan deras, air sungai cepat meluap hingga masuk ke permukiman.“Kalau sudah hujan deras seharian, air dari sungai naik bahkan sampai masuk ke rumah

warga,” lanjut pria paruh baya ini. Untuk itu, warga berharap agar pemkot segera membersihkan sungai tersebut, sehingga mereka bisa terbebas dari banjir. Sebab di kawasan lain yang tidak jauh dari lokasi tersebut sudah dilakukan pengerukan. “Masa yang di sana (Jalan Raya Menur, red) dikeruk yang di sini enggak, kan kita khawatir kalau kejadian banjir lagi. Semoga menda-

pat perhatian,” ujar Denta, wanita yang menjual jajanan pasar. Senada dengan yang dikatakan warganya, Ketua Rukun Tetangga (RT) 01 Menur Gang III Bisri mengatakan, sudah lama sungai tersebut tidak tersentuh pemkot. Dirinya berharap mesin keruk segera datang. “Harapannya bisa mendapat pengerukan secepatnya karena endapan lumpur sudah sangat

Dulu pernah dikeruk, tapi itu sudah lama, kira-kira hampir lima tahun yang lalu. Yanto Warga Menur Gang III

banyak,” beber Bisri. Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bidang Pematusan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya Eko Juli Prasetya menuturkan, agar warga untuk sabar dan pihaknya segera mendatangkan mesin keruk ke lokasi. “Iya akan diagendakan. Sabar, karena alat kami dan SDM-nya terbatas,” tutur Eko. (mg3/fer)

PANDEMI Covid-19 berdampak pada menurunnya geliat perekonomian di Indonesia. Namun, pemerintah bersama seluruh sektor terkait terus berupaya untuk menstimulus ekonomi masyarakat agar tetap bertahan. Stimulus ekonomi kreatif menjadi salah satu alternatif bagi perekonomian masyarakat. Karena itu, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya A HermasThony menginisiasi lahirnya Warung RTRW (Ritel Terpadu Ruang Wirausaha) untuk membantu para pelaku usaha di wilayah perkampungan. Hal ini bertujuan agar geliat pelaku usaha ekonomi kreatif, utamanya UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) di kampung, tetap berkembang di tengah pandemi Covid-19. Sesuai e nama dan tagline-nya “Petik Untung Untuk Kampung”,Warung RTRW diciptakan dari kampung untuk mengembangkan perekonomian kampung. “ I n i masih soft g launching. Namun animo warga sudah tinggi. Aplikasi juga sudah bisa diunduh di Plays-

tore. Cara belanja hemat dan tepat saat pandemi. Nantinya di Warung RTRW warga bisa melakukan transaksi dagang. Jadi, ekonomi bisa terorganisir dan bisa memetik keuntungan untuk kampungnya,” terang Thony, Rabu (27/1). Thony melihat, selama ini hubungan RT/RW (rukun tetangga dan rukun warga) dengan masyarakat hanya sebatas formalitas pemerintahan seperti urusan administratif. Namun dengan hadirnyaWarung RTRW ini, ia berharap akan membangkitkan social entrepreneurship di tingkat perkampungan. “Selama ini urusan warga dengan RT dan RW hanya sebatas urusan pendataan maupun urusan pemerintahan, tetapi dengan ruang wirausaha digital ini akan ada kegotongroyongan untuk membangkitkan ekonomi kampung,” ungkapnya. Tak hanya itu,Thony membeb membeberkan bahwa bahwa ruang wirausaha tersebut te mendukung pemerintah dalam menggerakkan ekonomi kreatif dan di digital di tingkat bawah. Ekonomi kerakyatan kerak akan tetap bergerak dan pem pemberdayaan masyarakat berkembang berkemb di tengah pandemi. “Para pemilik toko kelo kelontong, pracangan, tukang sayur, hingga h penyedia kebutuhan warga dapat menjadi penjual di aplikasi aplika ini. Mulai sembako, buah dan sayur mayur, bahkan produk UMKM semua tersedia, tersedia,” ujar Inisiato Inisiator aplikasi W Warung RTRW itu.

FOTO: MEMORANDUM/MG1

Warung RTRW Kembangkan Ekonomi Kreatif di Tengah Pandemi

A Hermas Thony selaku inisiator mempresentasikan Warung RTRW.

Kedepannya, teknis kerjasama akan dilakukan baik oleh RT/RW maupun LPMK (lembaga pemberdayaan masyarakat kelurahan) serta para pedagang. Umpamanya kebutuhan pengadaan barang dari petani maupun kelompok tani, hal itu bertujuan untuk mempermudah droping barang bagi konsumen.

“Warga yang punya lapak maupun tidak punya lapak bisa menstok (menyediakan barang keperluan, red) barang untuk dijual dengan lebih mudah. Nantinya juga ada stokis ditingkat kecamatan,” beber Thony. Supaya ruang wirausaha ini lebih masif dan berkembang, pihaknya akan

mengedukasi masyarakat di tingkat RT/ RW sehingga dapat masuk ke dalam jaringan yang ada di Warung RTRW. “Akan kita berikan edukasi bahwa ke depan, perkembangan zaman bakal menggunakan sistem seperti itu,” katanya. Thony memastikan bahwa konsu-

men dapat berhemat 50 persen dengan belanja menggunakan Warung RTRW. Selain itu, mendapatkan barang lebih cepat lantaran barang diadakan dari kampung setempat sesuai alamat konsumen. “Murah dan hemat, karena aplikasi ini bisa menekan ongkos kirim. Sebab kami akan memberdayakan warga kampung setempat untuk menjadi petugas pengiriman. Flat biaya kirim nantinya Rp 5.000,” singkap Thony. Sementara itu, Developer Warung RTRW Uki Yanuhandoko mengatakan bahwa seluruh kalangan baik warga maupun mitra dagang dapat bergabung. Dengan hadirnya ruang wirausaha ini, pedagang terbantu dalam melakukan pemasaran produk secara online. Sedangkan masyarakat dapat membeli kebutuhan langsung dari distributor atau kelompok tani. “Kita berikan penawaran yang lebih murah, keuntungannya juga akan kembali ke jaringan kita. Karena untuk mendapatkan barang, diawal mereka harus membayar dulu,” bukanya. Terkait pembayaran, masih kata Uki, secara tunai menggunakan sistem pembayaran saat barang tiba di tujuan atau COD (cash on delivery). Selain itu, menggunakan metode pembayaran nontunai dengan menggandeng beberapa lembaga penyedia jasa cashless (sistem pembayaran tanpa uang tunai atau digital, red). “Kenapa kita mulai dari yang kecil seperti lingkungan kampung, karena lebih realistis dan keuntungan nantinya juga akan berputar di kampung tersebut,” pungkas Uki. (mg1/*/tyo)

Kemudahan Jadi Daya Tarik Masyarakat

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya A Hermas Thony

HADIRNYA Warung RTRW sebagai platform digital ruang wira rausaha menjadi da daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Salah satunya warga Kutisari, T Titin. Menurutnya aplikasi terseb tersebut memberikan

kemudahan bagi dirinya untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari serta dengan harga yang lebih murah. “Jadi tinggal klik-klik (pesan, red) barang cepat datang, harga yang didapat juga terbilang murah,” katanya. Dirinya mengaku lebih tertarik untuk membeli kebutuhan rumah tangga, seperti sabun dibanding bahan makanan seperti buah dan sayur dalam menggunakanWarung RTRW kedepannya. Selain itu, ia dapat mempelajari jaringan dalam platform

digital ruang wirausaha tersebut. “Setelah saya pelajari, ternyata juga bisa bergabung untuk menjadi mitra. Jadi, bisa menambah ilmu dan pastinya bisa membuka lapangan pekerjaan bagi kurir pengantar barang nantinya,” tandas Titin. A Herman Thony, politisi Gerindra ini mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan sampling di beberapa kelurahan, seperti di Kelurahan Sidosermo dan Bendul Merisi. Tujuan dari

sampling tersebut bisa menjadi acuan dalam mengadopsi toko kelontong berbasis teknologi. “Jadi, seperti di Sidosermo ada 34 toko mereka jualan di situ. Nanti kita bisa adopsi sistem itu dengan teknologi Warung RTRW,” terangnya. Ia berharap, dengan hadirnya Warung RTRW dapat memberikan kemudahan dan keuntungan bagi bangkitnya perekonomian masyarakat.“Saya yakin pemerintah terbantu karena ini bagian dari ekonomi kreatif,” pungkas Thony. (mg1/*/tyo)


memorandum.co.id

KOTA SURABAYA

memorandumredaksi @gmail.com

JUMAT KLIWON, 29 JANUARI 2021 HALAMAN 4

FOTO: MEMORANDUM/MG1

Hari Ini, 16 Tokoh Surabaya Vaksin Covid-19 Tahap Dua

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti

Koramil...

Sambungan dari halaman 3

kepada anggotanya untuk selalu menjaga kesehatan, dan menerapkan protokol kesehatan. “Selain melalui doa, anggota Koramil Tambaksari diharapkan selalu menerapkan protokol kesehatan saat di rumah maupun ketika bertugas, “ lanjut Sumaryono. Selain itu, Sumaryono menegaskan kepada personelnya agar tidak kenal menyerah untuk mengedukasi masyarakat guna memerangi Covid-19. “Mari bersama-sama memutus rantai penyebaran Covid-19. Salah satunya mengedukasi masyarakat, bila dengan terus menjalankan prokes, tidak haya menjaga diri, namun juga keluarga serta negara,” pungkas Sumaryono.(tyo/fer)

Truk berjajar memadati jalan protokol menuju pintu masuk tol Waru.

Imbas Pintu Tol Dupak Ditutup

Truk Padati Jalan Protokol Surabaya, Memorandum Beberapa titik jalan protokol Surabaya dipadati truk, Kamis (28/1). Hal ini imbas dari penutupan sementara gerbang tol Dupak, karena adanya perbaikan jalur jalan tol Surabaya-Gempol akibat ambles. Seperti di Jalan Pasar Kembang, terlihat banyaknya kendaraan besar yang melintasi. Bukan hanya kendaraan besar, kendaran roda 4 dan roda 2 juga memadati jalan tersebut. Anggota Polsek Sawahan Ipda Hari Karyono mengatakan, kondisi Jalan Pasar Kembang macet sejak Kamis (28/1) pagi. “Pagi tadi macet parah,

banyak kendaraan-kendaraan besar, kalau siang hari tidak semacet pagi tadi,” ujar Hari. Di Jalan Ahmad Yani juga terlihat padat, kendaraan-kendaraan besar juga memadati jalan protokol. Titik kemacetan berada di bundaranWaru, karena kendaraan-kendaraan besar memasuki gerbang tol Waru. “Untuk Jalan Ahmad Yani padat kendaraan-kendaraan

besar, titik kepadatan bundaranWaru, truk-truk tersebut memasuki pintu masuk tol Waru,” kata Umar Sya’rony, anggota dinas perhubungan. Seperti diketahui, pada Selasa (26/1) malam, ruas jalan tol Surabaya-Gempol, longsor. Lokasi longsor berada di KM 06+200 Jalur A (arah Gempol) ruas jalan tol Surabaya-Gempol (khususnya ruas Perak-Satelit). Akibat dari kejadian longsor ini, untuk keamanan pengguna jalan, sementara lajur 1 dan 2 yang mengarah ke Gempol pada lokasi kejadian ditutup. (mg-4/tyo)

FOTO: MEMORANDUM/FER

Surabaya, Memorandum Banyaknya masyarakat Kota Surabaya yang belum mengetahui program santunan kematian sebagai bentuk penanganan sosial bagi korban meninggal akibat Covid-19, dikarenakan pemkot kurang menyosialisasikan pada masyarakat. “Program Kementerian Sosial yang tertuang dalam Surat Edaran Kemensos RI yang tertanda tangan 18 Juni 2020 lalu, kurang disosialisasi pemerintah kota. Sehingga masih banyak masyarakat yang belum mengajukan berkas santunan kematian tersebut,” ujar Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti. Reni mengungkapkan data terakhir yang diterimanya, kelengkapan berkas yang telah diserahkan Dinas Sosial Pemkot Surabaya kepada Dinsos Pemprov Jawa Timur berjumlah 185 berkas pengajuan. “Jika dibandingkan dengan total korban meninggal hingga Desember 2020 berdasar data pemkot mencapai 1.250 jiwa. Berarti masih banyak juga yang tidak atau belum mengajukan karena tidak tahu program ini atau memang sengaja tidak mengajukan,” terangnya, Kamis (28/1). Reni menjelaskan bahwa mereka yang berhak menerima santunan adalah ahli waris dari anggota keluarga korban meninggal dunia karena Covid-19. Ahli waris perlu melengkapi berkas di dinsos pemkot guna dibawa ke dinsos pemprov, untuk selanjutnya disampaikan ke Kemensos. “Dana bantuan akan dicairkan oleh Kemensos melalui transfer ke rekening ahli waris. Yang mau ngurus silahkan masih ada waktu, lebih cepat lebih baik ya,” bebernya. Namun, dirinya mengingatkan bahwa pencairan dana bantuan merupakan kewenangan Kemensos RI. Pihaknya akan terus mendorong terealisasinya janji yang tertuang dalam SE Kemensos. “Saya juga berharap dinsos pemkot dan pemprov bisa lebih proaktif koordinasi dengan Kemensos. Karena apa yang menjadi hak warga, menjadi kewajiban pemerintah untuk segera memenuhinya,” pungkas Reni. Sebelumnya, Kadinsos Suharto Wardoyo melalui Angga, staf Bidang Kesejahteraan Sosial Dinsos Kota Surabaya menjelaskan bahwa hingga Rabu (27/1) yang sudah memenuhi semua persyaratan sekitar 250 orang. “Sebenarnya sudah banyak yang mengajukan ke sini tapi ada beberapa syarat yang harus dipenuhi,” ujar Angga. Tambah Angga, ada tujuh item persyaratan yang membutuhkan waktu lama yaitu nomor 5 yakni fotokopi surat keterangan ahli waris sesuai peraturab perundang-undangan yang berlaku dan terlegalisir. “Karena tidak hanya persetujuan dari kelurahan saja tetapi juga ditetapkan oleh notaris dan pengadilan. Mungkin ini yang lama,” jelasnya. Tambahnya, selain itu juga persyaratan nomor 6 yakni surat pernyataan yang menunjuk ahli waris yang menerima santunan kematian dan ditandatangani oleh seluruh ahli waris di atas materai dan dilampiri fotokopi KTP seluruh ahli waris.(mg1/fer/tyo)

FOTO: MEMORANDUM/MG4

Dewan: Santunan Kematian Covid-19 Kurang Sosialisasi

Surabaya, Memorandum Hari ini vaksinasi tahap dua kembali diterima 16 tokoh di Surabaya, termasuk Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, Jumat (29/1). Vaksinasi gelombang dua ini menindaklanjuti vaksin pertama saat pencanangan vaksin pada 15 Januari lalu. “Iya, besok (hari ini, red) kembali divaksin tahap dua. Untuk yang menerima vaksin sama seperti yang pertama, ada 16 orang,” ujar WS, sapaan Whisnu Sakti Buana, Kamis (28/1). Lanjutnya, bahwa hingga saat ini dirinya tidak merasakan efek dari suntik vaksin Sinovac tahap pertama tersebut. “Saya tidak ada gejala apa-apa. Kalau kemerahan atau mengantuk, itu biasa,” ujarnya. WS juga menjelaskan, bahwa dari puluhan ribu tenaga kesehatan dan SDM kesehatan yang sudah divaksin, hanya ada 25 nakes yang mengalami KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi). “Tidak ada masalah, yang muntah-muntah cuma satu orang,” pungkas WS. Adapun 16 orang yang hari ini akan divaksin selain WS, yakni istri Plt Wali Kota Surabaya Dini Syafariah Endah, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono, Kapolrestabes Surabaya Kombespol Johnny Eddizon Isir, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo, Kajari Tanjung Perak Wahyu Sabrudin, Kajari Surabaya Anton Delianto, dan Ketua Pengadilan Negeri Surabaya Joni. Kemudian, Ketua IDI Surabaya Brahmana Askandar, Kepala Kemenag Kota Surabaya Husnul Maram, Kepala Bidang Keperawatan RSUD dr Soewandhie Billy Daniel Messakh, Tim Penggerak PKK Tegalsari Puput Pujiastuti, Kepala Kantor Cabang Utama BPJS Kesehatan Betsy Magdalena Orlica Roeroe, Ketua PPNI Surabaya Misutarno, dan Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Surabaya Mahfudz. (fer/tyo)

Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana bersama forkopimda dan tokoh masyarakat usai divaksin tahap pertama.

Surabaya Miliki RS Darurat... Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, Kamis (28/1). Tambah WS, sapaan Whisnu Sakti Buana, pihaknya mengecek kesiapan rumah sakit tersebut, karena memang dalam kondisi darurat seperti ini butuh kecepatan karena dikejar waktu. “Kita lihat kondisi kesiapannya. Termasuk melihat kondisi medis dan aturan untuk terpenuhinya syarat rumah sakit. Kami

dijanjikan 8 Februari ini siap,” ujarnya. Lanjutnya, jika nanti dibuka, pihaknya meminta untuk dipisahkan jalan untuk orang sakit dan orang sehat. “Harus terpisah, pintu masuk dan keluar. Kalau bisa digeser, digeser, untuk membatasi. Untuk parkiran sudah dipisah,” tambah WS. Sedangkan menurut WS, bila saran dari Satgas Covid-19, bahwa

Sambungan dari halaman 3 posisi rumah sakit ini sangat bagus karena berada di perbatasan kota. “Karena di perbatasan, yang dari luar kota bisa ditampung juga,” jelasnya. Sementara itu, dr Anang Prayudi, Direktur RS Siloam Pusat, mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung penanganan Covid-19 ini. “Secara prinsip siap. Kita

dukung pemkot, dan tanggal 8 Februari akan buka,” jelasnya. Tambah Anang, ini nantinya bukan rumah sakit biasa dan akan dilengkapi dengan sistem negative pressure. “Udara tersentral ini semua malah ke sini, bukan di luar gedung,” tambahnya. Lanjutnya, untuk sementara di lantai tiga yang dipergunakan. Namun, jika terjadi peningkatan

pasien akan diduplikasi di lantai atasnya. “Maaf sebelumnya. Jika terjadi peningkatan akan kita persiapkan di lantai atasnya,” jelasnya. Tambah Anang, ada 96 tenaga kesehatan yang sudah dipersiapkan. “Ini nanti di-supervisori dari RS Siloam Gubeng dan RS Siloam di Jember. Jadi kakak-kakaknya RS Siloam,” pungkas Anang. (fer/tyo)


memorandum.co.id

MADURA Gegara Sabu, Perangkat Desa Dibui

memorandumredaksi @gmail.com

JUMAT KLIWON, 29 JANUARI 2021 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: RAY Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Informasi yang diterima aparat, t e r s a n g k a k e ra p b e r t ra n s a k s i sabu di Desa Daramista. Bahkan k e g e m a ra n n y a m e n g o n s u m s i kristal haram itu sudah jadi rahasia umum. Info ini lantas ditindaklanjuti hingga dapat kabar jika tersangka bau saja membeli sabu dan disimpan di rumahnya. Minggu (24/1) siang, aparat menggerebek rumah Ainul Yakin. Benar saja, ketika digeledah ditemukan sebungkus sabu yang disembunyikan di lemari pakaian. "Sempat tidak mengaku, namun personel kami akhirnya menemukan b a ra n g b u k t i s a b u i t u , " k a t a Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S, Kamis (28/21). Sabu seberat 0,61 gram itu,

dikemas dalam satu kantong plastik. Disembunyikan di tumpukan pakaian. Selanjutnya, tersangka bersama barang bukti lainnya, seperti handphone langsung diamankan ke Mapolres Sumenep untuk proses hukum selanjutnya. "Tersangka dikenakan pasal pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) Pasal 127 ayat (1) huruf a undang-undang RI No. 35 tahun 2009, tentang narkotika," tegasnya. Salah satu personel yang ikut menggerebek Ainul Yakin mengatakan, pihaknya akan memburu pemasok kristal haram itu. Apalagi dengan statusnya sebagai aparatur desa, ada indikasi tersangka kenal jaringan lebih luas. "Kita akan elidiki itu berdasar

FOTO: MEMORANDUM/URI

Sumenep, Memorandum Satreskoba Polres Sumenep menangkap Ainul Yakin (28), warga Dusun Bandungan, Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, setelah menerima laporan masyarakat tentang aktivitasnya yang bersinggungan dengan peredaran narkoba jenis sabu. Ironisnya, tersangka ternyata aparat desa setempat.

Barang bukti dan tersangka Ainul Yakin diamankan di Mapolres Sumenep.

keterangan tersangka dan bukti di HP-nya," sebutnya.

Ainul Yakin sendiri berdalih mengonsumsi sabu untuk menjaga

kebugaran. "Saya pakai sendiri biar kerja tidak gampang capek,"

cetusnya ketika diperiksa penyidik. (uri/epe)

Usulan Nama dari PAN Direspons Ketua DPRD Pamekasan

Dandim 0827: Saya Tidak Merasakan Apapun Setelah Divaksin Sumenep, Memorandum Vaksinasi tahap pertama di Kabupaten Sumenep dimulai Kamis (28/1). Komandan Kodim 0827 Sumenep Letkol Inf Nur Kholis jadi orang pertama yang divaksin. Selanjutnya, disusul anggota forkopimda, tokoh agama, dan perwakilan ormas. Serangkaian pemeriksaan dilakukan sebelum vaksinasi. Seperti pengecekan tensi darah dan suhu tubuh untuk memastikan kesehatan calon penerima vaksin. "Saya tidak merasakan apa-apa hanya sakit karena disuntik. Iya seperti disuntik biasa," terang dandim. Maka dari itu, dandim berharap masyarakat tidak lagi takut divaksin dan mengabakan hoaks yang bermunculan menyusul keputusan pemerintah meggelar vaksinasi serentak. Sementara Bupati Sumenep Busyro A Karim mengatakan, faktor usia jadi penyebab dirinya tidak divaksin selain pernah terpapar positif Covid-19. Kendati demikian, ia berharap vaksinasi kepada tokoh NU, Muhammadiyah menjadi contoh. Dan masyarakat tidak perlu takut dan ragu untuk menerima program vaksinasi. "Sekali kami katakan vaksin ini aman dan halal karena sudah dimulai para tokoh dan forkopimda. Dan tenaga kesehatan telah divaksin serentak," sebutnya. Selain bupati, pejabat yang tidak divaksin adalah Wakil Bupati ( Wabup) Achmad Fauzi karena memiliki riwayat penyakit (komorbid). Alasan serupa juga jadi penyebab kepala kejaksaan negeri (kajari) dan ketua DPRD tidak divaksin. Sedangkan sekda, tidak lolos kena pernah positif Covid-19. (uri/epe)

FOTO: MEMORANDUM/SJK

Vaksinasi anggota forkopimda di Pendopo Agung Pemkab Sumenep.

Pamekasan, Memorandum Isu calon wakil bupati (wabup) pengganti almarhum H Raja'e terus menggelinding. Bahkan beredar luas, beberapa partai pengusung di pilkada lalu sudah mempersiapkan nama calon dari kader internal. Termasuk PAN. Anggota Komisi I DPRD Pamekasan dari PAN, Abdul Haq menyatakan, partainya sudah mendeklarasikan dua nama calon yang akan diusulkan kepada Bupati Baddrut Tamam. "Dua nama itu sudah berdasarkan hasil rapat. Yakni Heru Prayitno dan H Achmad Kartolo,”

katanya, Kamis (28/1). Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan Fathorrahman sendiri, mengaku belum mengetahui nama-nama calon wabup yang diajukan empat partai pengusung. “Masih belum diusulkan terkait itu. anti pada tanggal 16 Februari akan dilaksanakan rapat paripurna kembali,”tandasnya. Ia berharap partai pengusung setelah rapat paripurna secepatnya menyetorkan nama-nama calonnya. “Nanti dari bupati akan diusulkan ke kami, untuk itu kami yang akan memilihnya nanti setelah rapat paripurna. Karena ini harus cepat dilaksanakan,” ungkapnya. (sjk/epe)

Fathorrahman (kiri) dan Abdul Haq.

Standar Ongkos Kerja Petani Jadi Prioritas Legislatif Sumenep, Memorandum DPRD Kabupaten Sumenep menggagas rancangan peraturan daerah (raperda) yang mengatur standar Honor Ongkos Kerja (HOK) di bidang pertanian yang diimplementasikan dalam bentuk upah minimum pedesaan (UMP). Tu j u a n r a p e r d a i t u g u n a meningkatkan kesejahteraan petani di pedesaan yang selama ini belum memiliki regulasi untk mengatur tentang besaran nilai upah buruh tani. Akibatnya, sejak dulu tuan tanah dengan seenaknya sendiri menerapkan honor harian. Wacana tersebut sudah diinisiasi Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep pada 2019. Tapi karena pandemi Covid-19, ada beberapa raperda yang pembahasannya ditunda. Termasuk Raperda HOK yang kembali dimunculkan di awal 2021. “Kami akan prioritaskan regulasi yang berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat khususnya petani. Raperda UMP yang mengatur standar honor ongkos kerja itu berawal dari aspirasi masyarakat yang mengeluh tidak adanya kesamaan ongkos di masing-masing wilayah,” ujar ketua Komisi II H Subaidi, Kamis (28/1). Haji Idi, sapaan akrabnyamengungkap sejak dulu upah yang diterima buruh tani hanya berdasarkan kebiasaan di suatu

FOTO: MEMORANDUM/AAN

FOTO: MEMORANDUM/URI

Mencari Pengganti Wabup H Raja'e

Lahan pertanian di Kabupaten Sumenep.

daerah dan persetujuan antara pekerja dan majikan. Sehingga regulasi baru itu juga disiapkan untuk menyamaratakan nominal ongkos kerja. Dari hasil serap aspirasi yang

dilakukan komisi IV, ia mengaku kalau buruh proyek sudah memakai standar HOK. Tapi para petani belum ada sama sekali. Sehingga dengan adanya raperda itu diharapkan mampu untuk melakukan

upaya perlindungan kepada petani. Selain itu ketika ada perda tersebut, maka Subaidi yakin akan meminimalisir kesenjangan yang terjadi antara petani dan pemilik lahan. Sehingga tuan tanah tidak semena-mena kepada pekerja dalam menentukan ongkos kerja. Karena selama ini ongkos buruh tani beragam. “Ongkos kerja harian para petani di ladang itu perlu diintervensi oleh pemerintah agar terjadi keseragaman di masing-masing kecamatan. Sehingga tidak akan terjadi ketimpangan, para buruh tidak akan merasa dirugikan. Kami mengupayakan hak pemilik lahan dan pekerja sama-sama seimbang,” urai dia. Politisi PPP tersebut menegaskan, raperda upah minimum pedesaan dianggap sangat urgent dan mendesak untuk dilakukan pembahasan. Sebab itemnya akan mengatur tentang besaran upah termasuk juga teknisnya. Sehingga poin dan pasal per pasal nanti akan bisa dilaksanakan serta tidak ada pihak yang dirugikan. “Kami sangat menginginkan untuk memperjuangkan nasib para buruh tani agar pemilik tanah tidak semenamena. Buruh tani menjadi fokus perjuangan kita, kalau tidak wakil rakyat siapa yang memperjuangkan,” tegas Subaidi. (aan/epe)

Bangkalan, Memorandum Bupati R Abdul Latif Amin Imron menjadi orang pertama yang mendapat suntikan vaksin Sinovac. Istimewanya, vaksinasi perdana Ra Latif, sapaan akrab bupati, dilakukan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) H Sudiyo SKep Ns, di Pendopo Agung Pemkab Bangkalan, Rabu (27/1). Se l a n j u t n y a Ke t u a D P R D H Mu h a m a d Fa h a d d a n a n g g o t a forkopimda. Sedangkan Wakil Bupati (Wabup) H Mohni, Kapolres AKBP Didik Hariyanto, serta Komandan Kodim (Dandim) 0829 Bangkalan Letko Kav Ary Setyawan Widodo, tidak divaksin karena tidak lolos verifikasi. ”Pak Wabub tidak divaksinasi

karena usia beliau sudah 61 tahun, atau sudah melampaui batasan usia warga wajib vaksin 18 sampai 59 tahun,” kata Jubir Tim Satgas Covid-19 Pemkab Bangkalan Agus Sugiyanto Zein kemarin. Sedangkan AKBP Didk Hariyanto pernah terkonfirmasi positif Covid-19 pada Desember 2020. Sementara dandim batal divaksin karena ada ada urusan kedinasan yang tidak bisa ditinggalkan. Ra Latif sendiri mengaku tdak merasakan dampak setelah divaksin. Apalagi kondisi fisiknya segar bugar. Itu sebabnya, ia meminta warga Bangkalan tidak ragu apalagi takut divaksin. "Makanya, saya bersama ketua DPRD

dan anggota forkompimda, tidak ragu untuk menjadi orang pertama yang mendapat suntikan vaksin buatan Snovac China ini,” tandas Ra Latif. Ke depan, jika dosis vaksin mencukupi, bupati akan mewajibkan vaksin seluruh warga yang cukup umur. “Ini penting agar pandemi Covid-19 segera berakhir,” tegasnya. Kabupaten Bangkalan sendiri untuk vaksnasi tahap pertama hanya diberi 2.480 vaksin. Karena itu, tenaga kesehatan (nakes) jadi prioritas utama. Padahal, dinkes sebelumnya meminta 3.800 dosis. "Untuk bisa mencukupi, saya berharap pekan depan bantuan berikutnya sudah bisa kami terima,” pungkas H Sudiyo. (ras/epe)

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Ra Latif Jadi Orang Bangkalan Pertama yang Divaksin

Kadinkes H Sudiyo menginjeksikan vaksin ke lengan kiri Bupati R Abdul Latif Amin Imron.


HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

Polres Blitar Kota

JUMAT KLIWON, 29 JANUARI 2021 HALAMAN 6-7

Truk Mobiling Siap Sisir Warga Tak Pakai Masker dan Berkerumun

Ringkus Enam Pengedar Narkoba

Blitar, Memorandum Jajaran Satreskoba Polres Blitar Kota meringkus enam tersangka pengedar narkoba jenis sabu-sabu (SS), ganja, dan pil dobel L dari lima kasus terakhirr dalam beberapa hari ini. Para tersangka di antaranya, Fauzi (36) tersangka okerbaya, Tria (35) dengan barang bukti ganja, Purwo Kartubyi (41) kasus sabu, Supriyadi (42) barang bukti sabu, Jamsul Arifin (43) serta Samsuri (40) dengan barang bukti sabu. Dari para tersangka, Satreskoba Polres Blitar Kota menyita barang bukti 303 butir pil dobel L, 4 paket sabu seberat 1,46 gram, 1 paket ganja 1,65 gram, uang tunai Rp 150.000, alat hisap, serta

barang bukti lainnya. Salah satu pengedar, warga Kauman Kota Blitar ditangkap Satreskoba Polres Blitar Kota lantaran diduga mengedarkan narkotika jenis sabu di Kota Blitar. Kasubbag Humas Polres Blitar Kota Iptu Ahmad Rochan mengatakan, penangkapan pelaku tersebut setelah Satreskoba Polres Blitar Kota melakukan penyelidikan terkait maraknya peredaran narkotika jenis sabu. Pelaku ditangkap di rumahn-

ya tidak bisa berkutik karena masih membawa barang bukti satu poket sabu. “Pelaku menyimpan barang haram tersebut di saku celananya,” kata R Rochan. Rochan menambahkan, saat ini pelaku dalam penyidikan Satreskoba Polres Blitar Kota untuk mengembangkan siapa pemasok sabu tersebut. “Dari tangan pelaku petugas mengamankan satu klip sabu. Namun bedasarkan jejaknya pelaku ini merupakan orang lama,” ujarnya. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 112 Ayat 1 UU RI No 35 tentang ndengan ancaman lima tahun penjara. (pra/mik)

Satreskoba membeber para pengedar narkoba beserta barang bukti dalam rilis di mapolres.

Bareng Forkopimda dan Toga, Kapolres Terima Suntikan Vaksin Covid

Polres Malang Imbau Semua Pihak Patuhi Prokes

Bojonegoro, Memorandum Pasca tibanya vaksin Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro beberapa hari lalu, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah segara melaksanakan pencanangan launching vaksinasi Covid-19 Kabupaten Bojonegoro. Pemberian suntikan vaksin Covid-19 pertama diberikan kepada 11 orang meliputi forkompimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat bertempat di ruang Wijaya Kusuma Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bojonegoro Sosodoro Djatikoesoema, Kamis, (28/1). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro Ani Pujiningrum menyampaikan, vaksin jenis Sinovac sampai pada saat ini aman. Pelaksanaan kegiatan pada hari ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memutus rantai persebaran covid 19.

Malang, Memorandum atkan Jajaran Polres Malang mengingatkan okol agar semua pihak mematuhi protokol han kesehatan (prokes) di masa pencegahan dari penyebaran Covid-19 yang kian meresahkan. n Salah satunya adalah dengan g menghindari kerumunan orang yang u dikhawatirkan akan menjadi pemicu terjadinya penyebaran virus. Untuk itu, selama masa PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) ini semua pihak diharapkan dapat mematuhi protokol kesehatan. Pembatasan ini juga menyangkut dengan lingkungan kerja yang membatasi jumlah orang yang melakukan aktivitas. Sesuai dengan Instruksi Mendagri Nomor 1 tahun 2021 telah menyebutkan adanya pengaturan mengenai lingkungan kerja yang

Untuk Target pertama vaksinasi ada di 3 provinsi diantaranya Pulau Jawa, Bali dan Sumatera. Vaksin tahap pertama di Kabupaten Bojonegoro adalah 3.680. Sedangkan sasaran vaksinasi adalah penduduk yang berumur 18 s/d 58 tahun yang telah lolos screening. Sedangkan Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah menyampaikan, proses Vaksinasi Covid-19 pada hari ini diprioritaskan dan diawali oleh Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat. “Vaksin setidaknya memberikan perlindungan kepada kita. Namun demikian, setelah di vaksin protokol kesehatan pun tetap dipatuhi,” kata Bupati Anna. Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia, mengungkapkan, bahwa Polres Bojone-

goro akan terus mendukung tugas-tugas penanganan Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, salah satunya adalah mendukung tugas vaksinasi di kabupaten ujung barat Provinsi Jawa Timur. Covid-19 Ini adalah kenyataan yang harus kita hadapi bersama dan cara terbaik untuk menghadapi Covid-19 adalah dengan membiasakan perilaku sesuai protokol kesehatan. “Polres Bojonegoro bersama Kodim 0813/Bojonegoro akan terus bersinergi dengan Pemkab dan instansi terkait lainnya. Semoga Covid-19 bisa segera berakhir dan perekonomian bisa bangkit kembali sedia kala. Dengan dilaksanakan vaksinasi ini, kita harap kepada seluruh masyarakat tetap mematuhi dan berperilaku sesuai protokol kesehatan,” kata Kapolres Pandia.(top/har/mik)

AKBP Lukman Cahyono disuntik vaksin Covid-19 oleh salah satu dokter RS Simpang Lima Gumul.

Kapolres Kediri Bersama Forkopimda Terima Vaksin Sinovac Kediri, Memorandum Ka p o l re s Ke d i r i A K B P Lukman Cahyono bersama forkopimda menerima vaksin sinovac untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 di RS Simpang Lima Gumul (SLG), Kamis (28/1). Kapolres Lukman Cahyono menyampaikan kepada masyarakat agar tidak takut divaksin Covid-19. Karena program vaksin dari pemerintah ini untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat guna memutus penyebaran covid-19 di Kabupaten Kediri. “Masyarakat jangan takut jika nanti divaksin oleh petugas kesehatan. Vaksin ini aman dan halal,” ujar AKBP Lukman. Kapolres Lukman juga berpesan kepada masyarakat supaya tidak mudah terprovokasi

AKBP Eva Guna Pandia disuntik vaksin Covid-19 di RSUD Sosodoro Djatikoesoema.

menerima berita hoax, jika vaksin ini berdampak buruk. Pemerintah pusat sudah memberi contoh, mulai dari Presiden RI, Kapolri dan Panglima TNI semua menjalani vaksinasi pertama kali. “Masyarakat tidak perlu takut karena vaksin ini tidak berbahaya,” jelasnya. AKBP Lukman mengimbau kepada masyarakat bila nanti sudah mendapatkan suntikan vaksin, agar tidak meremehkan protokol kesehatan. Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan 3M. “Setelah divaksin kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mematuhi protokol kesehatan dengan cara 3M. Yakni memakai masker, mencuci tan-

g gan dan menjaga jarak, “ ungkapnya. Disinggung soal kesiapan sebelum pelaksanaan vaksinasi, AKBP Lukman mengaku tidak ada persiapan apa-apa. “Setelah lolos dari screening baru dilaksanakan vaksinasi. Jadi jangan takut divaksin. Vaksin ini aman dan halal,” tandas Kapolres Kediri. Sekedar diketahui, dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap awal diikuti forkopimda dan unsur masyarakat Kabupaten Kediri. Hal ini juga sebagai pertanda dimulainya program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Kediri Untuk tahap pertama, vaksinasi Covid-19 diberkan pada 4.640 tenaga kesehatan yang tersebar di 68 fasilitas kesehatan di Kabupaten Kediri. (mis/mad/mik)

tradisional di kawasan ring-road (jalan lingkar) Timur itu, merupakan basis keramaian paling padat di jantung Kota Bangkalan. Tidak hanya lalu-lalang kendaraan di jalan raya, tetapi juga kerumunan pedagang dan pengunjung pasar. Terutama pada kisaran pukul 06.00 s/d 10.00 pagi. Hasilnya, ekskalasi penyebarannya kian menggurita dalam dua bulan terakhir ini. Ditemui masih ada warga yang bandel melanggar protokol kesehatan (prokes). ” Faktanya, ada 32 warga masih terjaring melanggar prokes. Umumnya tidak pakai masker,” kata Koordinator operasi AKP Agus Sobarnapraja. Kali ini, tidak ada toleransi lagi. Sanksi hukum yang ditimpakan kepada pelangar prokes, tidak lagi sebatas sanksi ringan seperti tegoran

lisan, sanksi sosial seperti push-up, dan mengisi formulir untuk tidak mengulang pelanggaran. Lebih dar itu, sanksi administratis berupa membayar denda mulai diterapkan. Hanya saja, nominalnya masih relatif kecil, Rp 50.000. Untuk sementara, dari hasil Ops Yustisi hari itu, empat pelanggar prokes wajib bayar denda uang. Selebihnya, tiga tiga warga menjalani sanksi sosial, serta 25 warga pelanggar prokes lainnya hanya ketiban sanksi teguran lisan. “Ketentuan sanksi itu sudah sesuai dengan amanah Inpres Nomor 6/2020, Perbub Nomor 63/ 2020, Maklumat Kapolri No: Mak/4/XII/2020, dan surat edaran Gubernur,” pungkas Kapolres Didik. (ras/mik)

Kapolres Probolinggo Kota AKBP RM Jauhari meluncurkan truk operasi yustisi mobiling sidang di tempat pelanggar prokes.

vid-19. Terlebih, daerah pinggiran yang belum bisa terjangkau sehingga akan melaksanakan Operasi Yustisi secara mobiling dengan sidang ditempat bersama tiga pilar dan unsur lainnya, seperti pengadilan dan kejaksaan. “Truk Operasi Yustisi ini akan diawaki oleh tiga pilar. Cara kerjanya dengan mobilling ke titik-titik yang rawan terdapat kerumunan dan masyarakat yang melanggar protokol kesehatan,” tegas Jauhari.

Petugas Sanksi 10 Pemuda Pelanggar Ketentuan PPKM Gresik, Memorandum Dalam rangka peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan (prokes) Covid-19, anggota gabungan polsek, koramil serta Satpol PP Kecamatan Bungah menggelar operasi yustisi, Kamis (28/1). Operasi ini sekaligus dalam masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jilid II yang sudah dimulai sejak 26 Januari lalu hingga 8 Februari. Sejumlah tempat kera-

maian disidak oleh petugas gabungan. Di antaranya warkop dan kafe di sepanjang ruas jalan utama yang sering ditemukan warga berkerumun. Ka p o l s e k Bu n g a h AKP Sujiran mengatakan, dalam pelaksanaan operasi yustisi yang dikedepankan salah penegakan hukum terhadap pelanggar prokes. Dengan tujuan memberikan efek jera terhadap masyarakat yang ti-

Wakapolres Malang Kompol Toni Kasmiri menerima kunjungan komisioner KPU Kabupaten Malang.

Polisi Kejar Komplotan Maling Bus Pariwisata hingga Jawa Tengah Kompol M Wahyudi Latif

Tim yustisi gabungan menjaring warga pelanggar prokes di kawasan pasar tradisional Ki Lemah Duwur.

Sementara Dandim 0820/ Probolinggo Letkol Inf Imam Wibowo mengatakan akan mendukung seluruh inovasiinovasi yang dilakukan oleh tiga pilar. “Dengan semakin tingginya pasien Covid-19 di Kota Probolinggo saat ini, karena kita terdepan dalam pencegahan dan berhadapan langsung dengan masyarakat. Kita harus

disiplin benar dalam penerapan protokol kesehatan,” tutur Imam Wibowo. Sementara Sekdakot Ninik Ira Wibawati memberikan apresiasi kepada Polres Probolinggo Kota dengan inovasinya. “Launching truk operasi yustisi ini untuk menjangkau wilayah Kota Probolinggo yang ada di pelosok dengan potensi pelanggar protokol kesehatan. Selama pandemi ini, obat yang sangat baik adalah tetap menjaga protokol kesehatan,” ujar Ninik. (mhd/mik)

Petugas memberi sanksi push- up kepada pelanggar prokes.

Sasar Pasar Tradisional, Jaring 32 Pelanggar Prokes Bangkalan, Memorandum Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pemkab Bangkalan kembali menggelar operasi yustisi dengan menyasar kawasan pasar tradisional. Salah satunya Pasar Ki Lemah Duwur, di Jalan Halim Perdana Kusuma, Bangkalan. Operasi di bawah koordinasi Kasatreskrim AKP Agus Sobarnapraja dan Kanittipidum Ipda Mas Herly Susanto ini, melibatkan 30 petugas gabungan dari polres, TNI AD Kodim 0829, dan Satpol PP Bangkalan. “Operasi yustisi pada Rabu (27/1) lalu, kami memang sentralisir di sekitar kompleks pasar tradisional,” kata Kapolres Bangkalan AKBP Didi Hariyanto, yang juga Wakil KetuaTim Satgas Kabupaten, Kamis (28/1). Alasannya, kompleks pasar

memb membatasi jumlah orang. “Telah diatur WFH 75 persen, juga untuk restoran 25 pers dan dengan mematuhi prokes,” persen ujar Waka Polres Malang Kompol Toni Kasm SH SIK. Kasmiri M Menghindari adanya kerumunan o orang tersebut maka Polres Malang m melakukan seleksi terhadap perijinan k kegiatan dan dihindari adanya kerum munan orang yang dilarang pada masa pandemi Covid-19 ini. Selama ini, jajaran Polres Malang telah melakukan sosialisasi dan menyampaikan himbauan pada masyarakat mengenai pentingnya mematuhi protokol kesehatan, mulai dari memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sebelum maupun sesudah melakukan aktivitas. Bersamaan juga dilakukan patrol dengan melibatkan lintas instansi. (*/ari/mik)

Probolinggo, Memorandum Guna menegaskan pelaksanaan penegakan hukum (law inforcement) terkait penerapan protokol kesehatan (prokes) di masa pandemi Covid-19, truk operasi yustisi mobiling sidang di tempat bagi pelanggar prokes diluncurkan, Kamis (28/1). Peluncuran itu dilakukan oleh Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari, Dandim 0820/ Probolinggo Letkol Inf Imam Wibowo, dan Wali Kota Hadi Zainal Abidin yang diwakili Sekdakot Ninik Ira Wibawati. apolres AKBP RM Jauhari mengatakan, penambahan kasus Covid-19 tingkat nasional sudah lebih dari 1 juta orang, begitu juga di tingkat provinsi hingga kabupaten/ kota mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Seluruh unsur pemerintahan mulai tingkat pusat hingga daerah sudah melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Bahkan, yang ada di daerah melakukan kegiatan imbangan terkait kebijakan yang diberikan oleh negara melalui Satgas Nasional sampai di tingkat kabupaten/kota. “Penambahan pelaksanaan Operasi Yustisi yang semula hanya 1 kali kegiatan ditingkatkan menjadi 3 kali kegiatan,” kata AKBP RM Jauhari. Kegiatan launching truk OPS Yustisi ini, merupakan upaya dan inovasi Polres Probolinggo Kota dalam hal pencegahan penyebaran Co-

Sidoarjo, Memora Memorandum Unit Pidum Sat Satreskrim Polresta Sidoarjo beru berusaha mengungkap kasus pencurian pen bus pariwisata milik Imma Im Trans, yang dicuri dari ga garasi bus di Desa Sugihwaras, K Kecamatan Candi, Kabupate Kabupaten Sidoarjo pada Selasa ((19/1) lalu. Didug Diduga, pelakunya berjum berjumlah 25 orang dan m mengendarai e empat unit mob mobil. Pengejara jaran terhadap kom komplotan ini sam sampai ke Jawa Te Tengah. Sebab, po polisi sudah m mengantongi identitas pe pelaku. K a s a -

treskrim Polresta Sidoarjo o Kompol Wahyudi Latif mengatakan, setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan meminta keterana gan terhadap korban serta keterangan beberapa saksi di lokasi, pihaknya mendapat petunjuk terang, identitas para pelaku dan kemana bus tersebut dilarikan. “Selain keterangan para saksi, kami juga memeriksa CCTV yang terpasang di lokasi kejadian. Dari situ kami mendapat petunjuk kendaraan yang dipakai para pencuri. Kami melakukan pengejaran hingga ke Jawa Tengah,” tutur Latif, Rabu (27/1. Seperti diberitakan sebelumnya, bus pariwisata Imma Trans and Travel milik Arif Salamin warga Desa Sepande, Kecamatan

Ca Candi ini hilang dicuri pada 19 J Januari 2021 tengah malam dari sebuah garasi di Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi. Pemilik mengetahui seh hari setelah kejadian pencurian itu, dan melaporkannya ke Mapolresta Sidoarjo. Arif menceritakan, para pencuri membobol gembok ruang teknisi di garasi tersebut dan menemukan kunci bus. Meskipun saat itu bus dalam kondisi mogok, para pencuri bisa menyalakan mesin dan membawa lari bus tersebut. Sebenarnya, warga sempat memergoki aksi itu, namun mereka mengira bus tersebut akan berangkat tour. “Saat ini kami masih menyelidiki kasus ini,” pungkas kasatreskrim. (jok/mik)

d disiplin sesuai Inpres dak No. 6 tahun 2020 dan Perbup No. 22 tahun 2020. “Pelaksanaan operasi yustisi di laksanakan setiap hari guna mendisiplinkan masyarakat untuk mencegah penyebaran covid-19,” tegas Sujiran. Pelaksanaan operasi dilakukan dengan cara pemeriksaan terhadap pengunjung cafe atau warkop yang tidak menggunakan masker,

berkerumun dan tidak mematuhi jam malam. Mereka yang dikedapatan melanggar disanksi di tempat. “Dari hasil operasi yustisi didapati 10 orang pelanggar protokol kesehatan yang tidak memakai masker. Kemudian dilakukan teguran lisan, kerja sosial, sanksi fisik hingga sanksi administrasi supaya bisa memberi efek jera dan tidak terulang kembali,” pungkas perwira dengan tiga balok di pundak itu. (and/har/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

JUMAT KLIWON, 29 JANUARI 2021 HALAMAN 8

Pandemi, Puluhan Perusahaan Telat Bayar BPJS Ketenagakerjaan

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Wali Kota Madiun H Maidi disuntik vaksin Covid-19.

Danrem 081/DSJ Ajak Warga Dukung Vaksinasi Covid-19

tidak bisa memberikan manfaat tersebut. Pihaknya meminta DPMPTSP dan Naker untuk menindak tegas perusahaan nakal yang menunggak iuran BPJS untuk melakukan pembinaan kepesertaan terhadap badan usaha yang menunggak iuran terhadap perusahaan yang membandel. “Bagi perusahaan yang bandel, harus diberikan pembinaan. Jika tidak direspon, maka DPMPTSP harus bertindak tegas, jika berkenan cabut saja izin operasionalnya. Hal ini dilakukan demi memulihkan kepesertaan BPJS ketenagakerjaan,� ucap Agus. Apalagi, lanjut Agus, Undang-Undang nomor 24 tahun 2011 tentang BPJS, menyebutkanbahwaperusahaanyangtidak membayar iuran kepesertaan karyawan dianggap sebagai bentuk pelanggaran. “Perusahaan bisa dikenai sejumlah sanksi, baik administrasi sampai hukum pidana, apabila terbukti melanggar dan menyebabkan kerugian bagi peserta dan negara,� sebutnya. Merespons hal itu, Plt Kepala DPMPTSP dan Naker Kota Probolinggo

Hearing di Komisi III DPRD Kota Probolinggo soal bantuan sosial tunai BPJS ketenagakerjaan.

Fatchur Rozi mengatakan, sesuai hasil RDP bersama komisi III pada 14 Januari 2021 terkait status BPJS ketenagakerjaan pada kar yawan perusahaan yang dirumahkan, pihaknya menindaklanjuti dengan kunjungan pembinaan kepesertaan terhadap badan usaha yang menunggak iuran dari 19 hingga 27 Januari 2021. “Hasilnya secara sampling ada 7 perusahaan yang ada di Kota Probolinggo yang menunggak iuran. Pembinaan itu dilakukan kepala bidang hubungan industrial, dan mediator hubungan industrial DPMPTSP dan naker,� tuturnya.

Lamongan, Memorandum di area pen pencegahan. Kepada kepala fifah daerah u Gubernur Jawa Timur Khofifah untuk berhati-hati agar iasi tidak me Indar Parawansa mengapresiasi melakukan tidak pidana erah korups Kabupaten Lamongan sebagai daerah korupsi,� imbau Bahtiar. ring In yang memperoleh capaian Monitoring Indikator masih memakai ggi delap Center for Prevention (MCP) tertinggi delapan area intervensi yang n pad 2020 ini menurut Bahtiar hasil Korsupgah (koordinasi dan pada h) supervisi pemerintah daerah) Ujang, Kabupaten se Triwulan IV 2020 dengan persentase Lamongan mencapai ri 93.20 persen. Ini nilai tertinggi dari nilai tertinggi di Jawa seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur dengan masingTimur dan peringkat tiga besar masing indicator, yakni nasional. perencanaan dan Penghargaan dari Komisi penganggaran APBD, Bupati Fadeli mengikuti rakor kepala daerah se-Jatim. Pemberantasan Korupsi (KPK) pengadaan barang RI tersebut di sampaikan dan jasa, pelayanan Gubernur Khofifah dalam acara secara virtual di Ruang Command terpadu satu pintu, kabapilitas APIP, Koordinasi Pemberantasan Korupsi Center Pemkab Lamongan. manajemen ASN, optimalisasi pajak S e m e n t a r a i t u , D i r e k t u r daerah, dan manajemen aset daerah Terintegerasi (Pencanangan dan Penindakan) di Wilayah Provinsi Jatim Koordinator dan Supervisi Wilayah serta tata kelola dana desa. III Bahtiar Ujang Purnama secara virtual, Kamis (28/1). Ia juga menekankan terkait “Saya ucapkan selamat kepada mengungkapkan, berbagai upaya indikator yang perlu ditingkatkan Kabupaten Lamongan memperoleh dilakukan untuk mencegah terjadinya terutama pada sertifikasi aset, PSU nilai tertinggi dalam capaian ini,� tindak pidana korupsi di Indonesia. (prasarana dan sarana umum) dan “Tugas KPK tidak selalu menindak peningkatan pajak daerah. (*/asw/lis) ungkap Khofifah. Dalam kesempatan tersebut namun penguatan dalam pengawasan B u p a t i Fa d e l i bersama Kepala PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Inspektorat Herry Pranoto dan kepala Berdasarkan Pasal 6 UU Hak Tanggungan No 4 Th. 1996, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, OPD terkait hadir Kantor Cabang Sidoarjo akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor EM

OR A

ND

UM

/A S

W

Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap asset jaminan debitur:

PENGUMUMAN LELANG KEDUA EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan pasal 6 UU Hak Tanggungan No. 4 Th. 1996, PT. Bank BNI Syariah Kantor Cabang Surabaya melalui KPKNL Pamekasan akan melaksanakan penjualan di muka umum/ Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan penawaran lelang dilakukan secara tertulis tanpa kehadiran peserta lelang melalui internet cara tertutup (closed bidding) pada aplikasi lelang melalui internet terhadap barang jaminan milik debitur/ penjamin hutang atas nama: No Debitur Obyek Lelang Limit Lelang Uang Jaminan 1.

2.

PT. MADURA CONSULTANT

Sebidang tanah seluas 21.788 m2 sesuai dengan SHM No. 45 a.n H Saleh Farhat, SH terletak di Desa / Kelurahan Telang, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan.

SUHARTONO

Sebidang tanah seluas 143 m2 berikut bangunan yang berdiri diatasnya sesuai dengan SHGB No. 250 a.n Suhartono terletak di Desa Marengan Daya, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep.

Rp 15.000.000.000,-

Disamping itu, lanjut Fatchur Rozi, pembinaan bertujuan untuk mencari informasi terkait penunggakan pembayaran iuran untuk karyawan perusahaan sesuai data dari BPJS. Bahkan, pihaknya melakukan pembinaan mengenai kewajiban per usahaan untuk member ikan jaminan sosial BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan pada karyawan. “Rata-rata perusahaan tidak bisa membayar iuran BPJS karyawannya akibat pendapatannya menurun drastis akibat pandemi Covid-19,� pungkas Fatchur. (mhd/lis)

Pemkab Lamongan Raih Nilai Tertinggi MCP se-Jatim O: M FOT

Madiun, Memorandum Kota Madiun telah melaksanakan vaksinasi Covid-19. Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho bersama Wali Kota Madiun H Maidi dan forkopimda meninjau pelaksanaan vaksinasi di RSUD Kota Madiun. Pada keterangan persnya setelah menerima vaksin, Wali Kota Madiun H Maidi berharap vaksinasi tersebut akan dapat memberikan manfaat bagi semuanya. Kepada penerima vaksin ia mengimbau untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Lebih lanjut ia mengungkapkan perasaanya setelah menerima vaksin tersebut. “Saya merasa senang dan bahagia dapat menerima vaksini. Karena vaksinasi ini tentunya merupakan salah satu upaya untuk menanggulangi Covid-19,� ujarnya di RSUD Kota Madiun, Manguharjo, Kota Madiun, Rabu (27/1). Ditambahkannya, dari 3.040 vaksin yang telah diterima Pemkot Madiun, akan segera didistribusikan dan dilakukan vaksinasi terhadap masyarakat lainnya sesuai dengan nama-nama yang berhak menerimanya. Sementara itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho sangat mendukung adanya pelaksanaan vaksinasi tersebut. Ia juga menghimbau agar masyarakat dapat mendukung vaksinasi yang dilakukan dan tidak perlu takut untuk divaksin. “Jika vaksinasi yang dilakukan sebagai upaya untuk dapat segera bangkit dari berbagai dampak yang ditimbulkan dari adanya pandemi Covid-19,� tegasnya. (*/alv/mt/lis)

Penegasan itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo Agus Riyanto saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Kepala Bappeda Litbang Rey Suwigtya, Plt Kepala Dinas Sosial Rahma dan Plt Kepala Dinas Penanaman Modal PTSP dan Tenaga Kerja Fatchur Rozi, Kamis (28/1). Agus Riyanto mengatakan, jaminan sosial merupakan hak pekerja yang mesti dipenuhi oleh pengusaha. Maka dari itu pengusaha tak boleh mengurangi hak pegawai tersebut. “Pekerjanya tidak boleh dikurangi haknya, perusahaan mesti bayar sesuai hitungan BPJS. Jika pekerja mengalami masalah, maka BPJS ketenagakerjaan tak bisa memberikan manfaat kepada pekerja. Ini sebagai bentuk keadilan bagi peserta lain,� tegasnya. Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini menambahkan, hal tersebut berlaku pula untuk pembayar iuran pribadi atau bukan penerima upah. Apalagi, jika pembayar iuran tidak membayar secara rutin, maka terjadi sesuatu yang tidak diinginkan maka BPJS

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Probolinggo, Memorandum DPRD Kota Probolinggo meminta pengusaha untuk membayar secara rutin iuran BPJS ketenagakerjaan pekerjanya. Sebab, jika iuran macet maka pekerja yang ditanggung tidak bisa menerima manfaatnya.

No. Nama Debitur 1. Suwanto

2.

Hanif Rahmad Wijaya

Rp 5.000.000.000,-

Keterangan Harga Limit Jaminan Sebidang Tanah dan Bangunan sesuai Rp 2.000.000.000,- Rp.400.000.000,SHM No. 7683, an; Nyonya MUJIATUN LT 85 m2, terletak di Kelurahan Babatan ,Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya, Propinsi Jawa Timur. Sebidang Tanah dan Bangunan sesuai Rp. 2.500.000.000,- Rp. 500.000.000,SHM No. 4317, an; Hanif Rahmad Wijaya LT.191 m2, terletak di Kelurahan Simomulyo ,Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya, Propinsi Jawa Timur

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 Undang - Undang Nomor 4 Tahun 1996, PT.Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk selaku pemegang Hak Tanggungan peringkat pertama akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tangungan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya melalui perantara jasa pra lelang PT. Balai Lelang Internusa Perwakilan Surabaya dengan cara penawaran melalui internet (Closed Bidding) terhadap objek jaminan debitur atas nama DIKKY TEGUH ANGGORO, berupa : • 1 (satu) Unit Ruko terletak di Komplek Ruko Rungkut Megah Raya Blok L No.18, Kel. Panjangjiwo, Kec. Rungkut, Surabaya, Luas Tanah 85 M2, Luas bangunan 235 M2, SHGB No. 564/Kel. Panjangjiwo, an. DIKKY TEGUH ANGGORO, dengan Kondisi Apa Adanya. ( Nilai Limit Rp. 3.200.000.000,Jaminan Lelang Rp. 1.600.000.000,- ) • 1 (satu) Unit Ruko terletak di Komplek Ruko Rungkut Megah Raya Blok M No.12, Kel. Kalirungkut, Kec. Rungkut, Surabaya, Luas Tanah 85 M2, Luas bangunan 217.5 M2, SHGB No. 2147/Kel. Kalirungkut, an. DIKKY TEGUH ANGGORO, dengan Kondisi Apa Adanya. ( Nilai Limit Rp. 3.250.800.000,Jaminan Lelang Rp. 1.625.000.000,- ) Keterangan : • Nominal jaminan yang disetorkan ke Rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. • Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambat – lambatnya 1 (satu) hari Kalender sebelum pelaksanaan lelang. • Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi PT.Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Regional Remedial & Recovery Surabaya, KPKNL Surabaya dan PT. Balai Lelang Internusa Perwakilan Surabaya. Persyaratan Lelang: 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH www.lelang.go.id., syarat dan ketentuan serta tatacara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website diatas. 2. Objek lelang dijual dalam kondisi apa adanya as is dengan segala konsekuensi biaya tertunggak atas obyek lelang. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi obyek lelang dan bertanggung jawab atas obyek lelang yang dibeli, karena itu peserta lelang diwajibkan untuk mengetahui/memeriksa objek yang akan dilelang dengan baik dan teliti. 3. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan lelang terhadap barang jaminan tersebut diatas, pihak-pihak yang berkepentingan/ peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan dalam bentuk apapun baik pidana maupun perdata kepada KPKNL Surabaya, PT. BNI (Persero) Tbk. Regional Remedial & Recovery Surabaya dan PT. Balai Lelang Internusa. Pelaksanaan Lelang: Cara Penawaran Hari / Tanggal Batas Akhir Penawaran Penetapan Pemenang Tempat Lelang Pelunasan Harga Lelang Bea Lelang Pembeli

: : : : : : :

PT. Balai Lelang Internusa Perwakilan Surabaya 08113055999 / 081235915557

Closed Bidding (dengan mengakses url www.lelang.go.id) Senin, 15 Februari 2021 Pukul 10.50 Waktu Server (sesuai WIB) Setelah batas akhir penawaran KPKNL Surabaya ( Jl. Indrapura No. 5, Kota Surabaya ) 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang 2 % (dua persen) dari harga terbentuk lelang Surabaya, 29 Januari 2021 PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk Regional Remedial & Recovery Surabaya

KPKNL Surabaya

PENGUMUMAN Berdasarkan Pasal 127 ayat 2 Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas, maka dengan ini kami beritahukan tentang rencana Pengalihan Saham perseroan sebanyak 100% (seratus persen) dalam Perseroan Terbatas PT. JASATAMA STEVADOR PERSADA, berkedudukan di Gresik, demikian berdasarkan Notulen Rapat Umum Pemegang Saham PT. JASATAMA STEVADOR PERSADA, tanggal 19 Januari 2021. Sehubungan dengan hal tersebut diatas, maka semua pihak yang terkait dengan perseroan tersebut agar melakukan pemberesan seperlunya pada kantor perseroan, selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggal pengumuman ini dan apabila ada pihak-pihak yang merasa keberatan dengan hal tersebut, agar menyampaikan kepada yang bersangkutan. Gresik, 29 Januari 2021 PT. JASATAMA STEVADOR PERSADA

KETERANGAN:

Rp. 400.000.000,-

Rp 120.000.000,-

KETERANGAN : • Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. • Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Pamekasan selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. • Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. PERSYARATAN LELANG : 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH http://www.lelang.go.id 6\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD DODPDW ZHEVLWH GLDWDV 3HVHUWD OHODQJ \DQJ GLWXQMXN VHEDJDL SHPHQDQJ ZDMLE PHOXQDVL SHPED\DUDQ KDUJD SRNRN OHODQJ GLWDPEDK EHD OHODQJ SHPEHOL sebesar 2% paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah lelang, jika tidak maka pada hari kerja berikutnya pemenang dinyatakan ZDQSUHVWDVL XDQJ MDPLQDQ DNDQ GLVHWRUNDQ VHOXUXKQ\D NH .DV 1HJDUD 4. Objek dilelang dalam kondisi apa adanya dengan segala konsekuensi biaya tertunggak atas objek lelang. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi objek lelang. Peserta lelang tidak dapat menuntut ganti rugi apabila lelang dibatalkan karena sesuatu hal sesuai peraturan perundangan yang berlaku. 5. Apabila karena suatu hal terjadi gugatan, tuntuntan dan pembatalan / penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa barang / objek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan / peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Pamekasan, PT. Bank BNI Syariah. 6. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh pada PT. Bank BNI Syariah Kantor Cabang Surabaya, Jl. Basuki Rahmat No. 17 – 19 , Surabaya, Telp. (031) 99254882 , (031) 99254883 , (031) 99254885 , (031) 99254887 , KPKNL Pamekasan, Jl. Stadion No.104, Pamekasan, Telp. (0324) 330830, fax (0324) 336330. PELAKSANAAN LELANG : &DUD SHQDZDUDQ &ORVHG %LGGLQJ GHQJDQ PHQJDNVHV XUO http://www.lelang.go.id) %DWDV DNKLU SHQDZDUDQ 6HODVD )HEUXDUL 3XNXO :DNWX VHUYHU VHVXDL :,%

3HPEXNDDQ SHQDZDUDQ GDQ 6HODVD )HEUXDUL 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ penetapan pemenang lelang Pelunasan harga lelang 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang Bea Lelang Pembeli 2 % dari harga lelang Tempat Pelaksanaan Lelang KPKNL Pamekasan, Jl. Stadion No.104, Pamekasan Surabaya, 29 Januari 2021 PT. Bank BNI Syariah Kantor Cabang Surabaya INFO HUBUNGI : (031) 99254882 , (031) 99254883 , (031) 99254885 , (031) 99254887

Nominal Jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. Uang Jaminan harus sudah diterima oleh KPKNL paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. PERSYARATAN LELANG:

1. Memiliki AKUN yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur� dan “Panduan Penggunaan� pada alamat website diatas. 2. Obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya as is dengan segala konsekuensi biaya tertunggak atas obyek lelang. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi obyek lelang dan bertanggung jawab atas obyek lelang yang dibeli, karena itu peserta lelang diwajibkan untuk mengetahui / memeriksa objek yang akan dilelang dengan baik dan teliti. 3. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan lelang terhadap barang jaminan tersebut diatas, pihakpihak yang berkepentingan / peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan dalam bentuk apapun baik pidana maupun perdata kepada KPKNL Surabaya dan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang Sidoarjo, berkantor di Jl. Ahmad Yani No. 35 Sidoarjo. Closed Bidding (dengan mengakses url http://www.lelang.go.id/), tata cara mengikuti lelang E-Auction dapat dilihat pada menu �Tata Cara dan Prosedur� dan �Panduan Penggunaan� pada domain tersebut. Batas akhir penawaran lelang Senin, 15 Februari 2021, pukul 10.50 waktu server E-Auction (sesuai WIB) Penetapan pemenang Setelah batas akhir penawaran 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang Pelunasan lelang 2% (dua persen) dari harga lelang (harga terbentuk) Bea lelang pembeli KPKNL Surabaya Tempat pelaksanaan lelang Jalan Indrapura No. 5 Surabaya. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang Sidoarjo, Jl. Ahmad Yani No. 35 Sidoarjo Cara penawaran lelang

Sidoarjo, 29 Januari 2021 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Kantor Cabang Sidoarjo

KPKNL Surabaya

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Indra Anugrah Hardiantoko, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH Direktur Utama: MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Choirul Shodiq SH MH Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Pemimpin Perusahaan: Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Yoyok Khayatullah AMD SE Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id

JAWA TIMUR

memorandumredaksi @gmail.com

JUMAT KLIWON, 29 JANUARI 2021 HALAMAN 9

Kepala Lapas Kelas I Malang Anak Agung Gde Krisna menerangkan, pihaknya terus mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang. “Antisipasinya, dengan pengetatan dan meningkatkan ketelitian pemeriksaan barang kiriman. Terus mempelajari dan mengembangkan berbagai peluang celah yang bisa digunakan upaya penyelundupan,” terangnya, Kamis (27/1). Selain itu, lanjut Anak Agung, langkah tersebut masih ditambah lagi dengan penambahan petugas pemeriksaan dan penggeledahan yang dilakukan secara rutin. “Untuk kegiatan penggeledahan di tiap blok rutin kami laksanakan. Sebulan bisa lima hingga enam kali,” lanjutnya.

FOTO: MEMORANDUM/EDR

Malang, Memorandum Lembaga Pemasyarakatan Kelas I, Lowokwaru Malang, memperket at pemer i k sa a n kiriman barang dan makanan kepada warga binaan di dalam Lapas. Ha l itu meny usu l ditemukannya penyelundupan barang yang diduga narkoba jenis tembakau gorila.

Lapas Kelas 1 Lowokwaru Malang tempat ditemukannya barang diduga narkoba.

Pihaknya menegaskan, agar masyarakat jangan pernah mencoba melakukan berbagai upaya penyelundupan barang terlarang. Pihaknya juga berharap, dukungan masyarakat untuk pelayanan publik. Jangan melakukan pelanggaran yang dapat merugikan warga binaan sendiri. Anak Agung mengungkapkan, terhadap temuan di Lapas, menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian. Hal itu terkait temuan

kiriman dugaan penyelundupan narkoba yang terjadi pada Rabu (27/1) kemarin. Sementara itu, Kasatresnarkoba Polresta Malang Kota Kompol Anria Rosa Piliang menjelaskan, barang bukti yang ditemukan di lapas masih di labfor. “Untuk barang buktinya masih dikirim ke Labfor Polda Jatim. Biasanya membutuhkan waktu seminggu untuk mengetahui hasilnya,” terangnya saat dikonfirmasi Memorandum. (edr/lis)

Tulungagung, Memorandum Setelah diterima Dinas Kesehatan Tulungagung, Senin (26/1) lalu, mulai Kamis (28/1) kemarin, proses vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tulungagung dilaksanakan. Menggandeng 40 fasilitas kesehatan, salah satu yang melaksanakan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tulungagung adalah RSUD dr Iskak. Wa k i l D i re k t u r Pelayanan RSUD dr Iskak sekaligus Ketua Tim Vaksin Zuhrotul Aini mengatakan, vaksinasi bagi 1.486 tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga penunjang RSUD dr Iskak Tulungagung dilaksanakan mulai Kamis (28/1) hingga sepekan ke depan. “Tenaga kesehatan yang dimaksud itu ya semua yang bekerja di fasilitas kesehatan rumah sakit. Tidak hanya dokter dan perawat saja, namun juga manajemen,

FOTO: MEMORANDUM/FIR

1.486 Tenaga Kesehatan RSUD dr Iskak Disuntik Vaksin Covid-19

Salah satu nakes menerima suntikan vaksin.

hingga cleaning service,” terangnya. Pihaknya menyiapkan dua ruangan untuk melayani lebih kurang 200 tenaga kesehatan dan tenaga penunjang RSUD dr Iskak Tulungagung setiap harinya. Pada masing-masing ruangan tersebut pihaknya menyiapkan empat meja. Mulai dari meja pendaftaran, screening, vaksinasi, dan meja observasi. A i n i m e n ye b u t , d i meja pertama petugas akan mendaftar yang

akan divaksin. Kemudian yang bersangkutan akan di-screening kondisi kesehatannya di meja dua. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisinya siap atau tidak mendapatkan vaksin. Sedangkan di meja tiga adalah meja vaksinasi. Kemudian di meja empat adalah observasi. Saat diobservasi yang bersangkutan diminta menunggu hingga 30 menit untuk melihat ada atau tidaknya kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI).

“KIPI tingkat beratnya bisa sampai shock dan tidak sadarkan diri. Kalau KIPI ringannya mulai dari nyeri kemudian pegal-pegal, lalu warna merah di lokasi vaksinasi,” paparnya. Aini mengakui, waktu 30 menit diambil karena biasanya potensi KIPI tingkat berat ada di durasi 30 menit tersebut. Tetapi tidak menutup kemungkinan KIPI tingkat ringan masih bisa saja muncul beberapa hari pascavaksinasi. Nantinya jika muncul KIPI beberapa hari sebelumnya, pihak Aini siap membuka layanan di nomor Whatsapp 082230094119 atau di nomor telpon PSC (0355) 320119. “Begitu juga nanti di faskes puskesmas yang melayani vaksinasi juga akan membuka layanan dan tetap nantinya masuk ke data kami dan diawasi oleh Komda KIPI Tulungagung,” pungkas dia. (fir/mad/lis/*)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Lapas Perketat Pemeriksaan, Hasil BB Tunggu Labfor Polda

Sekdakab Tulungagung Sukaji disuntik vaksin Covid-19.

Bupati Buka Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Tulungagung Tulungagung, Memorandum Sejumlah tokoh agama d a n m a s y a ra k a t m e n g i k u t i Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tulungagung bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (28/1) siang. Dua puluh tokoh agama dan masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut telah melewati serangkaian screening sejak Rabu (27/1) atau sehari sebelumnya. Screening dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan penerima vaksin dalam keadaan siap, dan tidak dalam kondisi yang tidak diperbolehkan menerima vaksin. Bupati Tulungagung Maryoto Birowo dalam sambutannya mengimbau agar masyarakat yakin dan percaya dengan proses vaksinasi sebagai salah satu langkah untuk memerangi penyebaran Covid-19 di Kota Marmer. “Pencanangan ini dilakukan untuk memastikan proses vaksinasi dilakukan dan bisa disaksikan masyarakat, sehingga tumbuh keyakinan soal vaksin Covid-19,” ujarnya. Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tulungagung Sukaji yang mendapatkan giliran ketiga

vaksinasi menyampaikan, vaksin diberikan secara gratis oleh negara kepada warganya. “Ini gratis untuk masyarakat, tidak membayar,” ucapnya. Oleh sebab itu, kata Sukaji, sudah selayaknya warga masyarakat Tulungagung menyambutnya dengan antusias. Untuk tahap pertama ini 5.371 tenaga kesehatan dan tenaga penunjang yang bekerja di fasilitas kesehatan akan menerima vaksin. Selanjutnya sesuai dengan sasaran yang ada, vaksinasi akan diberikan kepada warga Tulungagung untuk meminimalkan potensi penyebaran Covid-19. “Bagi masyarakat yang belum mendapatkan informasi jadwal vaksinasinya bisa bertanya kepada petugas,” jelas Sukaji. Sementara itu Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung Kasil Rohmad menuturkan, dari 20 tokoh agama dan masyarakat yang disiapkan mendapatkan vaksin kali ini, ada tujuh orang yang dalam kondisi tidak memungkinkan untuk divaksin. Hasil tersebut muncul setelah semuanya melalui proses screening

ketat yang dilakukan petugas mulai dari kemarin, dan sesaat sebelum vaksinasi dilakukan. Satu orang dipastikan positif hasil swab, dan lima lainnya dalam kondisi tekanan darah tinggi, serta satu lainnya sedang flu. Sehingga bagi mereka tidak memenuhi syarat untuk menerima vaksin Covid-19. Untuk 5 orang yang tensi darahnya tinggi tersebut, Kasil menyebut bisa mengikuti vaksinasi kapan saja, ketika tensinya sudah mengalami penurunan. “Yang 5 orang ini tensinya di atas 140, sebenarnya kalau mau istirahat sebentar terus ditensi lagi bisa turun, itu bisa divaksin. Namun bisa juga mengikuti vaksinasi di lain kesempatan,” tuturnya. Kasil menyebut, dalam waktu seminggu mendatang ditargetkan vaksinasi kepada tenaga kesehatan dan tenaga penunjang bisa diselesaikan. Kemudian dilanjutkan kepada sasaran lainnya, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. “Targetnya tujuh hari. Tapi kalau ada yang sedang kondisinya tidak bisa menerima vaksin seperti ini kan bisa lebih panjang lagi waktunya. Harapan kita bisa selesai sesuai dengan jadwal yang ada,” pungkas dia. (fir/mad/lis/*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

JUMAT KLIWON, 29 JANUARI 2021 HALAMAN 10

Walikota Mojokerto bersama forkopimda melalaksanaan vaksin perdana.

Nakes Kota Mojokerto Terima Vaksin Perdana

Awal Tahun, Polres Jombang Ungkap 25 Kasus Kejahatan Jombang, Memorandum Mengawali 2021, Polres Jombang mengungkap 25 tindak pidana dan membekuk 33 tersangka. Hingga kini, aksi kejahatan didominasi pencurian. Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho menjelaskan, aksi kejahatan yang berhasil diungkap pads awal tahun 2021. Paling tinggi angka kejahatan tindak pidana pencurian. Terdapat 8 aksi kejahatan pencurian dengan 9 tersangka yang berhasil dibongkar Satreskrim Polres Jombang. Selanjutnya, disusul 7 kasus penganiayaan dengan total 9 tersangka. “Hasil ungkap kasus polres dan polsek jajaran selama satu bulan ini, mengalami peningkatan. Kasus yang paling menonjol adalah penganiyaan yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia,” terang AKBP Agung Setyo Nugroho saat menggelar pers rilis, Kamis (28/1).

Mojokerto, Memorandum Ribuan tenaga Kesehatan (nakes) dan Forkopimda Kota Mojokerto menerima vaksinasi perdana Covid-19 di di RSUD Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kamis (28/1). Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, vaksinasi Covid-19 serentak di 23 fasilitas kesehatan tersebar di seluruh Kota Mojokerto. Dari total 3.354 tenaga kesehatan Kota Mojokerto yang terdaftar di Kemenkes baru 1.000 yang akan diberi suntik vaksin. "Masih seribu yang dikirim ke Dinas Kesehatan kota, selanjutnya setelah vaksin ini diselesaikan maka akan diturunkan kembali sisanya sampai tahap vaksinasi selesai total," terangnya. Menurutnya ribuan vaksin gelombang pertama ini akan diselesaikan selama 7 hari kerja. "Vaksin tahap pertama ini dikhususkan untuk tenaga kesehatan, jajaran Forkopimda, termasuk ada rekan media, pemuda, influencer dan juga tokoh masyarakat,” ungkapnya. Sementara Komandan Kodim 0815 Mojokerto, Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto menjadi satu-satunya jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Mojokerto Raya yang menerima vaksinasi Covid-19 perdana. Dandim menyebut sama sekali tak ada persiapan khusus untuk melaksanakan vaksin hari ini. Sebab sebelumnya, ia sudah melakukan skrining kesehatan. "Setelah di tensi darah dan tes suhu tubuh, saya langsung di vaksin di meja tiga," ujarnya. Dandim mengakui jika ia menjadi satu-satunya penerima vaksin corona di wilayah Mojokerto Raya. Karena jajaran Forkopimda baik kabupaten maupun Kota Mojokerto banyak tidak lolos skrining. "Sebagian Forkopimda ada yang penyintas dan ada juga yang memiliki penyakit comorbit sehingga tidak lolos untuk menerima vaksin tahap pertama ini," pungkasnya.(war/day)

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN

FOTO: MEMORANDUM/ANWAR

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho menunjukkan barang bukti hasil kejahatan saat pers rilis, Kamis (28/1).

Dijelaskan AKBP Agung Setyo Nugroho, kasus penga-

niayaan yang menyebabkan korban meninggal terjadi pada

AnƟsipasi Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19

FOTO: MEMORANDUM/ANWAR

Polres Jombang Siagakan Personel di Rumah Sakit

Nakes Kabupaten Mojokerto Serentak Terima Vaksinasi Mojokerto, Memorandum Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto melaksanakan vaksinasi serentak pencegahan Covid-19. Secara simbolis, pencanangan vaksin untuk tenaga kesehatan (nakes) dilaksanakan di UPT Puskesmas Sooko, Kamis (28/1). Vaksinasi dihadiri jajaran forkompimda antara lain Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Didik Chusnul Yakin, Wakapolres Mojokerto Kota Kompol Iwan Sebastian, Kepala Dinas Kesehatan Sujatmiko, Plt Kepala Puskesmas Sooko, dr Rany Juliastuti, juga jajaran Forkompimca Sooko. Sekdakab Mojokerto Didik Chusnul Yakin memgatakan, vaksinasi serentak sebagai tanda pendistribusian vaksin Sinovac untuk 41 titik fasilitas kesehatan (faskes), mulai rumah sakit hingga puskesmas se-Kabupaten Mojokerto. "Setiap titik akan mendapatkan vaksin berbeda, menyesuaikan jumlah nakes yang terverifikasi pada aplikasi Kementrian Kesehatan sebelumnya," ujar Didik. Pemkab Mojokerto menerima 3.120 dosis Vaksin Sinovac sejak Selasa 26 Januari lalu. Prioritas penerima vaksin tahap pertama, adalah para tenaga kesehatan (nakes) yang berjuang di garda depan penanggulangan Covid-19. Meliputi dokter, perawat, bidan, tenaga administrasi, asisten apoteker, petugas gizi, petugas kesehatan lingkungan, petugas imunisasi, laboratorium dan petugas kebersihan. Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga terus melakukan dan mendukung kegiatan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), mulai tanggal 26 Januari sampai 8 Februari mendatang. Hal ini sesuai Surat Edaran Bupati Mojokerto Nomor 130/128/416034/2021 tentang Pengetatan Protokol Kesehatan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Mojokerto. Lebih lanjut Didik Chusnul Yakin mengatakan, PPKM bersandar pada dasar Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 201 9 (Covid-19), Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 1 tentang Perpanjangan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), serta Surat Edaran Bupati Mojokerto Nomor 130/71/416-034/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Mojokerto. Secara lengkap, aturan-aturan yang tertulis dalam perpanjangan PPKM kali ini antara lain membatasi tempat/kerja perkantoran dengan menerapkan sistem work from home (WFH) sebesar 50 persen, dan work from office (WFO) sebesar 50 persen. "Kegiatan belajar mengajar pun, masih harus dilaksanakan secara daring/online bagi semua satuan pendidikan," terangnya.(war/day).

DPRD Kabupaten Mojokerto Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Mojokerto, Memorandum DPRD Kabupaten Mojokerto menggelar Rapat Paripurna penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada Pilbup Mojokerto tahun 2020, Rabu (27/1). Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Setia Puji Lestari didampingi Wakil Ketua DPRD, M Subandi, HM Soleh serta Plt Sekda Kabupaten Mojokerto H Didik Chusnul Yakin. Sekretaris DPRD Kabupaten Mojokerto, Mardiasih dalam rapat paripurna mengatakan, penetapan berdasarkan hasil Berita Acara Penetapan (BAP) calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto terpilih hasil Pilkada Kabupaten Mojokerto tahun 2020 yang diterima DPRD Kabupaten Mojokerto dari KPU Kabupaten Mojokerto tanggal 22 Januari 2021.

“Berdasarkan berita acara dari KPU Kabupaten Mojokerto dan surat keputusan DPRD dengan Nomor 170/124/414/050/2021 tentang penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam Pilkada Kabupaten Mojokerto tahun 2020. Telah ditetapkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto Nomor urut 1 dr Hj Ikfina Fahmawati M.Si dan Muhamad Al barraa Lc, MHum sebagai pemenang Pilkada Kabupaten Mojokerto dengan perolehan suara 405.157 suara atau 65,2% dari total suara sah sebanyak 621.096,” ujar Mardiasih. Sementara berdasarkan surat nomor 171/264/160/2021 tentang masa jabatan Bupati Mojokerto tahun 2016 sampai 2021 dan Undang-Undang 23 tahun 2014 tentang pemerin-

tahan daerah dan selanjutnya nomor 4 tentang sisa masa jabatan Bupati Mojokerto akan berakhir pada 17 Februari 2021. ”Pada forum paripurna ini saya sampaikan bahwa sisa masa jabatan Bupati Mojokerto H. Pungkasiadi, SH akan berakhir pada tanggal 17 Februari 2021,” terangnya. Sidang paripurna pengumuman penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada Pilkada Mojokerto tahun 2020 dihadiri oleh jajaran Kepala OPD, Camat serta Forkopimda Mojokerto serta jumlah anggota DPRD Kabupaten yang hadir ada sebanyak 35 anggota dan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto yang tidak hadir sebanyak 15 anggota, sehingga rapat Paripurna terus dilaksanakan karena sudah memenuhi kuorum.(war/adv)

Jombang, Memorandum Polres Jombang menyiagakan personel kepolisian di rumah sakit rujukan Covid-19. Upaya ini untuk mengantisipasi pengambilan paksa dari keluarga pasien terhadap jenazah terpapar Corona. Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho saat menggelar apel kesiapsiagaan antisipasi bencana alam, konflik sosial dan pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19 di Mapolres Jombang. Agung Setyo Nugroho menegaskan, pengambilan paksa jenazah Covid-19 berpotensi menimbulkan konflik sosial di masyarakat. Oleh karena itu, Polres Jombang mulai menyiagakan personel di seluruh rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Kabupaten Jombang. “Berkaca dari daerah lain adanya kasus pengambilan paksa jenazah Covid-19. Untuk itu kami mulai mengantisipasinya dengan menggelar pasukan dan membagi tugas. Setiap rumah sakit yang ada di Jombang kita siagakan anggota,” ungkap ka-

polres, Kamis (28/1). Dikatakan Agung Setyo Nugroho, di wilayah Jombang sudah ada dua upaya pengambilan paksa jenazah Covid-19. Akan tetapi, tindakan tersebut berhasil dicegah pihak kepolisian. Karena upaya pengambilan paksa jenazah merupakan tindakan pidana. “Kami mengingatkan bahwa pengambilan paksa jenazah Covid-19 itu ada pidananya. Jadi kita menghindari itu. Nanti sikap polres akan memasang papan himbauan, karena masyarakat kan tidak tahu soal itu,” pungkas Agung. Selain menyiagakan personil untuk mengantisipasi pengambilan paksa jenazah. Polres Jombang juga menyiagakan seluruh anggotanya untuk mengantisipasi bencan alam. Khusus untuk kegiatan tadi, sejumlah perangkat mitigasi bencana juga disediakan. Mulai dari perahu karet, ban pelampung dan rompi pelampung. Sedangkan untuk kesiapsiagaan Covid-19, disiapkan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. (wan/day)

FRMJ Dukung Polisi Dalami Pembangunan Pabrik GRC Kabuh Jombang, Memorandum Fo r u m Re m b u g M a s yarakat Jombang (FRMJ) mendukung proses pendalaman Polres Jombang keterlibatan aparat Pemerintah Desa (Pemdes) Karang Pakis, Desa Manduro, dan Desa Pengampon, Kecamatan Kabuh, terkait pembangunan pabrik produk 'GRC Board' milik PT Bangun Persada Aditamasentra (BPA). Dari data yang dihimpun, tercatat sudah ada satu kepala desa (Kades) yang dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan. Termasuk, satu orang perangkat desa yang diduga kuat mengetahui alur pembangunan pabrik. "Informasi yang kami himpun, Polres Jombang telah melayangkan surat panggilan terhadap satu kades serta satu perangkat desa. Terkait hal itu, secara khusus kami memberikan apresiasi," terang Ketua LSM Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ), Joko Fatah Rachim, Kamis,(28/01). Apresiasi diberikan karena polisi mendalami dugaan tindak pidana penyalahgunaan we-

"Broker yang bekerja sama dengan serangkaian pemangku tanggung jawab, mengeruk keuntungan yang melimpah saat proses pembebasan. Belum lagi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTP) yang dimainkan, dengan melibatkan salah satu notaris," tandas Fatah. (wan/day)

Joko Fatah Rachim

wenang. Utamanya terkait proses pembebasan lahan 20 hektar untuk kepentingan pendirian pabrik. "Inilah yang kami sebut pintu masuk yang tepat, lantaran dari merekalah (pemdes) semua persoalan bakal gamblang," tegas Fatah Rachim yang juga aktivis anti korupsi Kabupaten Jombang itu. Fatah Rachim menegaskan proses persiapan lahan pabrik banyaknya campur tangan broker yang seenaknya memainkan harga lahan masyarakat. Keterlibatan salah satu notaris, dituding juga mengakibatkan terjadinya kerugian dalam sektor pajak.

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN

FOTO: MEMORANDUM/ANWAR

Pimpinan Paripurna menyerahkan Berita Acara Penetapan (BAP) Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Mojokerto terpilih.

Tenaga kesehatan Kabupaten Mojokerto siap disuntik Vaksin Sinovac.

malam pergantian tahun. Dalam perkara ini, polisi mem-

bekuk 3 tersangka dan saat ini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut. Selain dua kasus yang tergolong mengalami peningkatan diatas, ada tiga lain kasus yang juga menjadi sorotan. Antara lain, persetubuhan dibawah umur dan melarikan anak dibawah umur, dan kini masih dalam penanganan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Jombang. “Kasus persetubuhan juga menjadi sorotan, ditambah beberapa kasus perjudian, penipuan dan penggelapan, illegal logging,” terang Kapolres. Kapolres juga menunjukkan sejumlah barang bukti dari aksi kejahatan yang sudah diamankan, diantaranya dua unit sepeda motor dan uang tunai belasan juta rupiah, kartu judi. “Ini semua hasil sitaan selama bulan Januari. Para tersangka akan kami kenakan pasal sesuai dengan tindak kejahatan yang mereka lalukan,” pungkas Kapolres. (wan/day)

AKBP Agung Setyo Nugroho memastikan kesiapan alat mitigasi bencana.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

JUMAT KLIWON, 29 JANUARI 2021 HALAMAN 11

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Bupati Faida Ajak Masyarakat Tak Takut Vaksinasi “Masyarakat tidak usah takut, tidak usah khawatir, karena vaksin yang digunakan ini adalah vaksin yang sudah melalui penelitian tahap tiga. Penelitian itu dilakukan di beberapa negara, termasuk di Indonesia yaitu di Bandung,” kata Faida. Faida menegaskan, setelah melalui penelitian tahap tiga itu vaksin telah aman. Terlebih juga telah mendapat sertifikat halal. Imbauan itu disampaikan Faida setelah melakukan vaksinasi pada Rabu (27/1) di Puskesmas Kaliwates bersama forkopimda, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Vaksinasi untuk tahap pertama diprioritaskan kepada kelompok masyarakat berhadapan langsung dengan para pasien Covid-19 yaitu tenaga Kesehatan (nakes). Nakes yang telah mendaftarkan diri secara daring akan menerima panggilan secara bertahap. Meski demikian, kemungkinan saat penapisan (screening) ada kendala sehingga vaksinasi harus ditunda atau tidak diberikan. Sehingga diperkirakan jumlah vaksin masih mencukupi untuk nakes. Jumlah nakes yang terdaftar secara daring sebanyak

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Jember, Memorandum Bupati Jember Faida mengajak masyarakat menyukseskan vaksinasi Covid-19 yang sekarang dijalankan oleh pemerintah. Mereka juga tidak perlu khawatir atau was-was dengan vaksin tersebut.

Bupati Jember dr Faida, Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin, dan Wakil Bupati Jember KH Abdul Muqit Arief, kompak melakukan vaksinasi Covid-19.

7.221. Sedang vaksin yang datang sebanyak 6.800. Vaksinasi untuk masyarakat akan dilakukan pada tahap berikutnya. Satgas Covid-19 menarget sebesar 70 persen

masyarakat mendapatkan vaksin. Faida berharap, melalui vaksinasi itu masyarakat memiliki imunitas yang cukup sehingga aman untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

Bagi masyarakat yang telah menjalani vaksinasi, Faida mengimbau agar tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). “Tetap cuci tangan, memakai masker, dan menja-

ga jarak. Menjaga diri dengan sebaik-baiknya harus tetap dilakukan,” tandasnya. Terkait pelaksanaan tahap kedua, Faida menyebut tanggal 10 Februari mendatang. Faida

mengaku tidak mengalami gejala apa-apa setelah 30 menit mendapatkan vaksin Covid-19 tersebut. Karena itu, ia tetap menjalani aktivitasnya seperti biasa. (edy/nov)

Dandim Tinjau Lokasi TMMD 110 Gandeng ADM Perhutani Lakukan Mitigasi Bencana Gunung Raung Jember, Memorandum Dua desa direncanakan jadi sasaran pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) 110. Yakni Desa Harjomulyo, dan Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, yang diprioritaskan dalam pembangunan jembatan penghubung desa terpencil. Sebelum dinyatakan jadi lokasi TMMD, desa itu ditinjau oleh Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin didampingi Administratur (ADM) Perhutani KPH Jember Rukman Supriatna. “Pelaksanaan pra TMMD di awal Februari, sedangkan pembukaan direncanakan awal Maret. Kegiatan ini akan terlaksana bila sinergitas terjalin antara TNI dan pemerintah, serta komponen lainnya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan status desa yang terpencil dan terisolir,” kata La Ode. Kegiatan itu, imbuh La Ode, merupakan program terpadu lintas sektoral antarinstansi di daerah. “Sehingga pelaksanaanya dapat tercapai sesuai rencana pembangunan emerintah melalui proses perencanaan secara integral dan komprehensif,” bebernya. La Ode menjelaskan, jika pada TMMD saat ini terdapat dua sasaran pengerjaan. Selain program fisik, TMMD mendatang juga terdapat program nonfisik. “TMMD itu adalah satu tugas pokok TNI,

khususnya di bidang operasi militer selain perang. Hal tersebut dikhususkan untuk membantu pemerintah daerah dalam pembangunan,” tandas dandim. Selain itu, masih kata La Ode, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pembangunan di daerah terisolir. Sementara itu, Rukman Supriatna mengatakan, dalam hal ini perhutani sangat mendukung program pembangunan Kabupaten Jember dan mengapresiasi rencana TNI dalam program TMMD. “Dan salah satu titik pembangunan itu merencanakan pembangunan jembatan dan pengerasan jalan antara desa paling timur Desa Mulyorejo dengan Desa Harjomulyo yang berlokasi di perhutani. Kami sangat mendukung agar terealisasi karena akan meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Rukman. Sedangkan Suparjo, seorang warga Desa Mulyorejo, yang kerap melewati lokasi tersebut mengatakan ikut bersyukur dan mendoakan rencana TNI yang akan membangun jembatan penghubung antardesa itu. “Alhamdulillah semoga bisa terlaksana rencana pembangunan jembatan antardesa, sehingga warga tidak kesulitan lagi kalau hendak melintas. Karena selama ini kami menyeberang lewat sungai. Jika airnya tinggi maka tidak bisa apa-apa,” tuturnya. (edy/nov)

Jember, Memorandum Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin melakukan mitigasi bencana (segala upaya untuk mengurangi risiko bencana) di aliran Sungai Gile’, Desa Sumbersalak, Ledokombo. Upaya itu mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi muntahan lava akibat erupsi di Gunung Raung. Kedatangan La Ode di lokasi didampingi ADM Perhutani KPH Jember, dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember. Perlu diketahui, Gunung Raung apabila meletus memiliki dua jenis bahaya berdasarkan waktu kejadian. Yaitu bahaya primer dan sekunder. Menurut La Ode M Nurdin, dari Informasi tim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Gunung Raung perlu untuk diwaspadai (level 2). “Dalam waktu sepekan, Gunung Raung menunjukkan aktivitasnya sedikit meningkat dengan mengeluarkan gemuruh dan sempat mengeluarkan pijar api. Hal itu bisa dikatakan level 2 (waspada),” kata dandim, Kamis (28/1). Menurut La Ode, lava (lahar dingin)

adalah magma yang meleleh ke permukaan bumi melalui rekahan dengan suhu sangat tinggi, dan dapat merusak segala bentuk infrastruktur yang ada. “Lelehan magma itu diikuti awan panas dengan aliran material vulkanik yang terdiri atas batuan berat, ringan (berongga) dan butiran klastik yang pergerakannya dipengaruhi gravitasi dan cenderung mengalir melalui lembah,” jelas mantan Dandim 0831 Surabaya Timur itu. Dandim juga menginstruksikan kepada jajaran koramil untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu waspada. Utamanya ketika mulai ada erupsi untuk segera menghindar (mengungsi) dari sekitar Sungai Gile’, dengan harapan mencegah adanya korban jiwa. “Letusan di Gunung Raung akan dibarengi keluarnya lahar dan akan mengalir melalui Sungai Gile’. Hingga air akan bercampur material dalam bentuk banjir lahar. Maka dari itu masyarakat di sepanjang sungai untuk lebih waspada,” beber alumni Akmil 2001 tersebut. Selain itu juga mengantisipasi lontaran material (pijar) ketika letusan magmatik berlangsung. Pun adanya hujan abu ma-

terial dengan butiran halus dan bergerak sesuai arah angin. “Perlunya masyarakat menyiapkan atau memiliki tas bencana sebagai bagian dari mitigasi bencana untuk menjadikan mereka tangguh bencana,” harap La Ode. Lanjut La Ode, tas tersebut dapat memudahkan saat evakuasi dari lokasi bencana menuju tempat yang lebih aman. Tas siaga bencana berisi barang-barang pokok dan penting yang wajib ada, ketika sebuah bencana atau kondisi darurat terjadi sesuai kebutuhan masing-masing anggota keluarga. La ode juga mengingatkan agar masyarakat menyiapkan masker dan kacamata pelindung untuk mengatasi debu vulkanik. Juga harus mengetahui jalur evakuasi dan shelter yang telah disiapkan oleh pihak berwenang. Lebih dari itu, sambung dandim, juga menyiapkan dukungan logistik. Antara lain makanan siap saji, lampu senter, baterai cadangan, uang tunai yang cukup, serta obat-obatan khusus sesuai pemakai. Dia juga meminta agar masyarakat mengenakan pakaian tertutup yang melindungi tubuh saat bencana erupsi terjadi. Mulai dari baju lengan panjang, celana panjang, dan topi. (edy/nov)

Diteriaki Korban Dari penangkapan Firman, polisi juga menyita barang bukti motor jenis Beat W 4323 UA dan sebuah kunci T dengan dua mata kunci modifikasi. “Dari keterangan tersangka, motor yang kami sita ini juga hasil mencuri,” lanjut dia. Subiyantana menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula saat tersangka dan temannya mencari sasaran di sekitar

Sambungan dari halaman 1 Jalan Keputih Tegal. Setelah mondar-mandir mencari sasaran, keduanya mendapati seorang pria yang memarkir motor di depan toko bangunan sekitar lokasi. Setelah memastikan situasi aman, Firman segera turun dari motor. Secara perlahan dia mendekati motor korban. Dia lantas mengeluarkan kunci T dari saku jaketnya. Meski

Jualan Sabu di Rumah plastik, HP merek Oppo, dan kartu ATM Bank Mandiri. Akibat perbuatannya, tersangka kini mendekam di tahanan Mapolrestabes Surabaya. “Tersangka ini menjual narkoba di rumah,” Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, Kamis (28/1). Penggerebekan dilakukan di rumah Mashadi, setelah petugas menangkap teman tersangka yang juga pengedar, Taufik (39), warga Jalan Siwalankerto Utara.

Sambungan dari halaman 1 Saat diinterogasi, Taufik mengaku membeli barang haram ke Mashadi. Berbekal laporan tersebut, anggota bergerak menggerebek rumah dan meringkus tersangka tanpa perlawanan. Selanjutnya dia digiring ke mapolretabes. “Rumah tersebut informasinya sering dijadikan transaksi narkotika dan pesta sabu,” ungkap Memo. Kepada petuas, Mashadi mengakui semua perbuatannya. “Iya Pak saya sering melayani menjual sabu di rumah,” tuturnya. (rio/nov)

Pengedar SS Bulak Banteng Diringkus Penangkapan tersangka berbekal dari infomasi bahwa tersangka kerap melakukan transaksi narkotika jenis sabu. “Anggota selanjutnya melakukan lidik terhadap bersangkutan,” kata Kanitreskrim Polsek Gayungan Ipda Hedjen, Kamis (28/1). Tersangka yang saat itu sedang nongkrong di warkop, panik setelah mengetahui kedatangan polisi. Ismail juga berupaya menyembunyikan dompet besar hitamnya berisi sabu di bawah meja. “Saat digeledah di bawah meja ditemukan dompet besar warna hitam berisi poketan sabu,” imbuh Hedjen. Dalam penangkapan ini polisi mengamankan

Salah Posting “Namanya hubungan itu pasti nggak ada yang sempurna, pasti ada aibnya, pasti ada orang yang kalau tahu pasti kaget. Cuma mungkin aku lagi ada posisi di mana...,” ucap Rachel Vennya tertahan meneruskan ucapannya saat berbincang dengan Boy William di channel YouTube. “Aku cuma kayak nggak tahu mau ngomong apa,” lanjutnya berusaha menahan tangis. Keretakan rumah tangga Rachel Vennya kembali dibicarakan setelah mengunggah kata ‘Divorce is OK’. Diceritakan Rachel Vennya, dirinya memang salah posting kata-kata tersebut di akun Instagram utama miliknya. Maksud hati ingin posting di akun pribadinya yang lain, Rachel Vennya tak menyangka justru mengunggah kata itu di akun Instagram utamanya. Menyangka tak ada yang sadar dengan unggahan yang akhirnya dia hapus,

sudah berhasil merusak rumah kontak, tersangka terpaksa kabur setelah tepergok hingga diteriaki korban. “Saat itu, teriakan korban didengar anggota reskrim yang sedang patroli. Anggota melihat korban yang berlari berteriak dan berusaha menjatuhkan pelaku dari motornya. Sampai akhirnya dia dapat diringkus dengan

Sambungan dari halaman 1

1 plastik berisi 20 poket sabu seberat 6,21 gram, 1 plastik berisi 15 poket sabu seberat 4,26 gram, 1 plastik berisi 4 poket sabu seberat 1,36 gram beserta plastik pembungkusnya. “Saat diintrogasi Ismail mengakui bahwa barang bukti itu adalah milik pamannya, MK (DPO),” papar dia. Diterangkan Hedjen, tersangka juga mengaku barang itu rencananya akan dijual kepada seseorang . “Satu plastik berisi 20 poket sabu 6,21 gram dijual Rp 200 ribu, 1 plastik berisi 15 poket sabu 4,26 gram per poket dijual Rp 100 ribu, 1 plastik berisi 4 poket sabu 1,36 gram per poket dijual seharga Rp 150 ribu,” kata kanitreskrim. (alf/nov)

Sambungan dari halaman 1 ternyata unggahan itu masuk ke akun gosip. Namun, Rachel Vennya kembali sendu ketika ditanya soal kebersamaannya dengan sang suami. Rachel mengungkapkan saat ini kondisi rumah tangganya memang berada di bawah. “Tapi, ya memang aku sekarang lagi ada di kondisi paling bawah soal hubungan. Kondisi paling buruklah soal hubungan,” jawab Rachel Vennya. Akan tetapi, Rachel Vennya tak mau orang-orang berpikir selama ini pernikahannya dengan Niko tidak baik. Rachel mengungkapkan pernikahannya dengan Niko selama ini punya banyak hal baik. “Aku selalu bilang sama diri aku sendiri setiap aku sedih, ini bakal lewat kok. Kalau aku bahagia pun, aku tahu ini bakal lewat. Ini bakal sedih, bahagia, sedih, bahagia, sedih, bahagia gitu aja. Nggak usah mikir wah nggak happy ending nih hidup gue,” tutur Rachel Vennya. (dth/nov)

bantuan warga setempat,” tandas kapolsek. Meski sudah tertangkap basah, Firman sempat mengelak tuduhan warga. Dia berkilah, berniat untuk membeli material di toko bangunan tersebut. Bahkan, tersangka juga sempat

membohongi petugas dengan menunjukkan KTP milik orang lain. “Foto memang mirip tapi itu milik temannya. Dia sengaja mencuri KTP itu untuk dijadikan kedok ketika aksinya tepergok. Tersangka juga

mengaku namanya sama dengan kanitreskrim,” pungkas mantan Kanit Harta Benda (Harda) Satreskrim Polrestabes Surabaya itu Di hadapan penyidik, Firman mengaku sudah tidak terhitung lagi melakukan aksi

Pemotor Tewas Terlindas Trailer Informasi yang dihimpun, saat kejadian pemotor diduga berusaha mendahului trailer, namun tak memiliki ruang gerak yang cukup. Usaha itu pun gagal hingga mengakibatkan korban terjungkal dari motornya. Nahas posisi tubuh Indra tepat berada di kolong hingga terlindas kendaraan besar tersebut. Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKP Sigit mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.35. Korban diketahui bernama Achmad Indra

Prasetyo. Sedangkan sopir trailer bernama M Choirul Anam (35), warga Jalan Kalianak Timur Lebar. “Benar, tadi pagi (kejadiannya),” kata Sigit dikonfirmasi Memorandum, kemarin. Ia menjelaskan, kecelakaan itu bermula dari trailer B 9974 JK yang disopiri Choirul melaju dari utara ke selatan di Jalan Margomulyo, pada lajur paling kanan. Saat itulah, Mio L 4446 EY yang dikendarai Indra berusaha mendahului, masuk dari sebelah kanan. Tapi sialnya justru korban malah

Diancam Putus, Setubuhi Anak Kekasih Lumajang AKP Masykur, kepada Memorandum, Kamis (28/1) sore. Masykur menjelaskan, aksi bejat tersangka bermula pada akhir 2020 lalu. Saat itu, dia diminta ibu Bunga untuk mengantarkan menjenguk anaknya yang tinggal bersama sang nenek di Lumajang. Keduanya lantas sepakat untuk berangkat dari Pasuruan sekitar pukul 22.00. Setiba di lokasi, antara Candra dan ibu korban mendadak berselisih paham. Setelah beberapa menit cekcok mulut, muncul ancaman dari ibu korban. Dia meminta putus hubungan ke tersangka. Hal tersebut

pencurian tersebut. Selain di Surabaya, dia dan temannya itu juga beraksi di Gresik. Komplotan ini juga merupakan target operasi ( TO) Polres Gresik. “Saya pernah beraksi di Gresik beberapa kali Pak,” akunya di mapolsek. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 terjatuh dari motornya. “Korban meninggal di lokasi kejadian,” jelas Sigit. Setelah peristiwa ini, petugas segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Termasuk meminta keterangan saksi-saksi. Sementara sopir trailer saat ini masih diperiksa dan dimintai keterangannya terkait kecelakaan tersebut. Motor korban dan trailer juga turut diamankan.”Jenazah korban dievakuasi ke RSU dr Soetomo untuk keperluan visum,” imbuh kasatlantas. (alf/nov)

Sambungan dari halaman 1

membuat Candra naik pitam. Karena sudah larut malam, tersangka memilih untuk istirahat di ruang tamu bersama Bunga. Sekitar pukul 00.00, ibu korban mendadak bangun. Dia kemudian menuju dapur. Mendapati itu, tersangka juga terbangun. “Saat ibunya ke dapur, pelaku menyetubuhi korban (Bunga, red) di ruang tamu. Selanjutnya pada Minggu, atau keesokan harinya sekitar pukul 00.30, saat pelapor sedang tidur, pelaku kembali mengulangi perbuatannya menyetubuhi korban,” tandas Masykur. Setelah puas melampiaskan birahinya,

tersangka mengancam Bunga untuk tidak menceritakan kejadian itu ke ibu maupun neneknya. Setelah kurang lebih dua bulan, korban mengeluh sakit saat buang air kecil. Dari situ, ibu korban langsung curiga keluhan anaknya tersebut. Dia lantas memaksa Bunga untuk menceritakan yang dialaminya. Mendengar penuturan anaknya, ibu korban seketika terduduk lemas. Wanita ini selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut ke pihak berwajib. “Pengakuan tersangka sakit hati dan juga nafsu kepada korban,” pungkas Masykur. (ani/nov)

Menitipkan Mentik ke Pondok Penghafal Alquran di Gresik

Sambungan dari halaman 1

Mentik. Ini adalah anugerah. Hanya satu yang memberikan saran berbeda. Teman ini minta Hendro segera membawa Mentik ke ustaz untuk di-ruqyah. Bila perlu, dipondokkan untuk menghilangkan kemampuan yang dinilai membawa mudlarat itu. “Tidak ada untung-untungnya. Sekarang mungkin belum terasa. Nanti bila anakmu beranjak remaja dan dewasa, kemampuan ini justru bisa menjadi bencana,” kata teman itu. Masih dalam taraf kebingungan, suatu hari Hendro ditamui temannya dari desa sebelah yang menggelar pilkades. Tanpa sepengetahuannya, teman tersebut diam-diam mendekati Mentik dan bertanya siapa yang bakal terpilih jadi kades. Orang tersebut menunjukkan beberapa nama. Hal ini terbongkar pada hari H pemu-

ngutan suara. Orang tadi ngomel-ngomel kepada Hendro, yang dituding menyebarkan kabar bohong, “Ngaku-ngaku punya anak indigo, eee… ternyata mbleset.” Tentu saja Hendro yang tidak tahu ujung-pangkal pembicaraan itu kaget dan heran. Ada apa? “Tebakan Mentik meleset. Kades yang kujagokan kalah. Dompetku jebol. Ayo Ndro, ijoli,” katanya. Mungkin maksudnya sekadar guyon, tapi bagi Hendro ini sangat serius. Menohok. Hendro menyesal telah mengonsultasikan masalah Mentik ke teman yang salah. Namun, di sisi lain dia juga tersadarkan efek-efek buruk yang mungkin dihadapi anaknya itu ke depan. Hendro akhirnya memutuskan untuk memondokkan Mentik. Tidak jauh dari rumah. Di kawasan Gresik. Pondok tersebut memang menerima santri usia dini, yang dididik menjadi penghafal Alquran.

“Kebetulan saudara sepupu istri jadi ustaz di sana. Jadi kami tenang melepaskan Mentik. Kalau pandemi sudah reda, kami akan bawa Mentik ke sana,” kata Hendro, yang menambahkan bahwa hari-hari ini dia masih sibuk pulang-pergi Lamongan-Surabaya. Ada kerja sama proyek antarcabang dinas. Samar-samar terdengar suara gadis cilik di ujung telepon, “Pa. Siapa mbak baju merah yang temenin Papa tadi malam?” Hendro terbata-bata menjawab, “Mentik, sana ke Mama. Papa sedang bicara sama teman Papa.” Sambungan putus. Memorandum mencoba menghubunginya, tapi gagal. Setiap hari selama dua mingguan Memorandum terus mencobanya, tapi sampai sekarang belum berhasil. Memorandum mau tanya, apakah ceritanya berakhir sampai di sini? Atau gimana? (habis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

JUMAT KLIWON, 29 JANUARI 2021 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA

KPM Keluhkan

Gresik, Memorandum Dugaan penyunatan penyaluran bantuan pangan nontunai (BPNT) belum tuntas, kini malah ada indikasi baru. Bantuan sembako untuk masyarakat kurang mampu itu malah dimanfaatkan untuk kepentingan oknum-oknum tertentu.

Pihaknya pun akan menindaklanjuti informasi ini dengan berkoordinasi bersama tim koordinasi (tikor) kecamatan. "Tidak menutup kemungkinan juga di wilayah lain kami cek. Yang jelas tidak ada perintah pungutan untuk Covid-19 dan tidak ada pungutan apapun," tegas Sentot. Kasus baru pungutan ini menambah rentetan polemik dalam penyaluran BPNT di Kota Pudak. Sebelumnya, ada dugaan penyunatan hak warga kurang mampu senilai Rp 200 ribu. Kemudian sistem penyalurannya juga tidak sesuai dengan Permensos 20/2019 dan pedoman umum. Misalnya sembako diberikan dalam bentuk paketan. (and/har/udi)

Penyaluran BPNT beberapa waktu lalu.

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Seperti yang terjadi di Kecamatan Cerme pada penyaluran BPNT Januari 2021. Sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) dimintai uang sebelum mengambil sembako yang menjadi haknya. Salah seorang KPM, AB awalnya sepat

dibuat bingung. Pada penyaluran-penyaluran sebelumnya tidak pernah dipungut biaya. Namun, Januari ini petugas meminta uang dengan alasan pandemi Covid-19. "Ya semua KPM di lingkungan sini ditarik Rp 5 ribu. Katanya untuk Covid-19,” ujar AB kesal. Sayangnya, KPM enggan melakukan protes atau melaporkan kejadian ini. Salah satu alasannya adalah takut dicoret dari daftar penerima."Khawatir dimarahi," imbuhnya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Gresik Sentot Supriyohadi mengaku heran dengan adanya pungutan ini. Apalagi, pihaknya tidak pernah memberikan instruksi untuk pungutan Rp 5 ribu itu.

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Pungutan BPNT

Polisi menunjukkan sajam milik pelaku.

Bawa Sajam, Pemuda Lamongan Dibekuk

Protes, Anggota Dewan Cat Jalan Berlubang sedikit membantu untuk mencegah banyaknya laka,” terang Fahmi. Fahmi menambahkan, wewenang untuk memperbaiki jalan bukan pemerintah kabupaten dan DPRD. Melainkan ada yang memegang kendali tersebut yaitu kementerian PU dan PPK zona 4. “Saya terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Bahkan dinas PU dan PPK zona 4 sudah melakukan perbaikan atau penambalan jalanan yang berlubang. Hanya cuaca hujan seperti ini menjadi kendala, aspal tidak bisa menempel,” ujarnya Pria berkacamata asal Beji Kecamatan Jenu meminta agar pihak terkait segera untuk melakukan perbaikan jalan. Ia juga mengimbau agar pengendara lebih hati- hati karena cuaca hujan dan banyaknya jalanan berlubang. (cw1/har/udi)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ AYU

Tuban, Memorandum Anggota DPRD Kabupaten Tuban Tuban Fahmi Fikroni mengecat jalan berlubang, Kamis (28/1). Ini sebagai bentuk protes masih banyaknya jalan yang rusak di Tuban. Aksi coret coret jalanan yang berlubang oleh Fahmi dan tim relawan agar pengendara tidak terpelosok. Sebab, pengendara akan melihat adanya lubang di jalan. Fahmi Fikroni yang juga ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Tuban mengungkapkan, dirinya sebagai penyambung lidah masyarakat, sempat menjadi perbincangan di sosial media. Tak jarang menuai banyak kritikan seusai melakukan penandaan jalanan berlubang. “Sambil menunggu diperbaiki, saya berinisiatif untuk memberikan tanda. Saya cat menggunakan pylox, biar pengendara yang lewat bisa melihat jika ada lubang. Setidaknya ini

Fahmi Fikroni mengecat jalan berlubang.

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Gresik, Memorandum Mochammad Agung Tri Ardiansyah (20), warga Kelurahan Sukomulyo, Kecamatan/Kabupaten Lamongan dibekuk jajaran unit Reskrim Polsek Duduksampeyan, Rabu (27/1) malam. Pemuda sok jagoan itu kedapatan membawa senjata tajam (sajam) di dalam jok motornya. Pelaku diamankan di warung kopi Desa Samirplapan sekitar pukul 21.30. Petentang-petenteng, Agung memamerkan sajam berupa pisau sepanjang 30 sentimeter yang dibawanya. Hal tersebut membuat resah warga sekitar yang sedang berada di lokasi. Nur Said (40) pemilik warung kopi yang merasa terganggu akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Duduksampeyan. Aparat yang datang langsung meringkus pemuda kelahiran 2000 itu. "Sewaktu kami periksa, pelaku menyembunyikan pisau tersebut di dalam jok motornya Honda Beat S 3959 JW," beber Kapolsek Duduksampeyan AKP Nur Sugeng, Kamis (28/1). Saat diinterogasi, Agung mengaku membawa sajam tersebut untuk jaga-jaga selama perjalanan dari Lamongan hingga ke tempat kerjanya. Tempat kerja pelaku ada di Desa Samirplapan. Karena membahayakan, petugas menyeret pelaku ke Mapolsek Duduksampeyan. Barang bukti sebilah pisau dan satu unit motor pun ikut diamankan. "Pelaku dijerat dengan pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 tahun 1951 karena membawa, memiliki, menyimpan dan menguasai senjata tajam. Serta membahayakan orang lain," imbuh perwira dengan tiga balok di pundak itu. Sementara itu, Agung mengaku membawa sajam untuk untuk keselamatan dirinya. Jaga-jaga kalau nyawanya terancam. Ia diketahui sering pulang kerja larut malam. "Buat jaga-jaga aja pak untuk keselamatan diri," tuturnya sembari tertunduk lesu.(and/har/udi)

Bupati Bojonegoro Anna Mu'wanah dan Budi Irawanto serta forkopimda.

Bupati, Wabup, Forkopimda, dan Tokoh Agama Divaksin Covid-19 BUPATI Bojonegoro Anna Mu'awanah, Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto, forkopimda, dan tokoh agama divaksin Covid-19, di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, Kamis (28/1). Bupati Anna Mu'awanah mengawali disuntik vaksin Sinovac. Dilanjutkan Wabup Budi Irawanto, Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia, Komandan Kodim

0813/Bojonegoro Letkol Inf Bambang Hariyanto, Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro Sutikno, Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Imam Sholikin, ketua Bamag Bojonegoro, ketua Tanfidziyah NU Bojonegoro, ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum, kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, direktur RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo.

Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro Ani Pudji Ningrum menyampaikan, Kabupaten Bojonegoro sendiri pada tahap pertama menerima 3.680 vaksin dan didistribusikan ke 48 fasilitas kesehatan. Pencanangan vaksinasi diawali oleh bupati Bojonegoro. Untuk selanjutnya, vaksinasi tahap pertama diprioritaskan untuk sejumlah tenaga kesehatan (nakes). Tahap

kedua, para aparat yang menangani publik baik Polri, TNI, BPBD, Damkar dan Guru. "Untuk tahap ketiga prioritas pelaku ekonomi, tahap keempat kelompok masyarakat umum dan tahap kelima kelompok masyarakat yang rentan atau berisiko, " bebernya. Bupati Anna Muawannah mengatakan, vaksin Covid-19 aman

dan halal. Sebab sudah dianalisa dan diperhitungkan. “Mari kita sukseskan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro. Vaksin ini aman dan halal," katanya. Bupati menegaskan, pandemi Covid-19 merupakan bencana nonalam dan di luar dugaan. Sudah hampir setahun lebih pemerintah melakukan upaya penanganan pandemi Covid-19. “Salah

satunya dengan adanya vaksinasi. Hal ini merupakan bentuk upaya penanganan pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19,” beber Anna. Pencanangan vaksin Covid-19 ini merupakan kebijakan pemerintah yang sudah dipertimbangkan dan dianalisa secara matang dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. (adv/top/har/udi)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 29 Januari 2021 by memorandum - Issuu