SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id
SELASA KLIWON, 28 JULI 2020
memorandumredaksi@gmail.com com
HARGA Rp 3.500,-
FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
Driver Ojol Siap Menangkan Machfud Arifin
Machfud Arifin menerima dukungan dari driver ojol Kota Surabaya.
Surabaya, Memorandum Komunitas driver ojek online (ojol) Kota Surabaya mendeklarasikan diri mendukung dan memenangkan bakal calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin, di Hotel Mercure, Senin (27/7). Deklarasi dipimpin perwakilan ojol Kota Surabaya Yudho Anggoro yang diikuti ratusan driver ojol itu siap mendukung dan memenangkan Machfud Arifin. “Kami para ojol siap mengawal proses demokrasi, damai, jujur, adil
dan bebas hoax serta menjadi garda terdepan menjaga kondusifitas Kota Surabaya,” kata Yudho Anggoro. Ditegaskan Yudho, bahwa driver ojol Surabaya juga menyampaikan dukungan memenangkan Machfud Arifin. “Kami ikut mengawal pembangunan Surabaya. Kami juga siap mengawal dan memenangkan Machfud Arifin,” katanya. Pada kesempatan itu, Dwi Nur Azizah, driver ojol asal Simo Kwagean mengatakan, Machfud Arifin, adalah
sosok yang banyak pengalamannya. Apalagi Pak Machfud Arifin pernah menjadi Kapolda Jatim. “Saya yakin di tangan Machfud Arifin, Surabaya semakin maju dan makmur wargane,” tegas Dwi Nur Azizah. Senada, Arifin, driver ojol asal Sido Kapasan di depan Machfud Arifin, berharap para ojol lebih makmur. “Kami berharap di tangan Pak Machfud Arifin, Surabaya lebih maju dan ojol juga lebih makmur,” kata Arifin. Bersambung ke halaman 11
SAKIT HATI, PEKERJA SERABUTAN ANIAYA ATASAN HINGGA LUKA PARAH
KORBAN DITUSUK LIMA KALI
Surabaya, Memorandum Gegara sakit hati, seorang pemuda menusuk atasannya memakai pisau hingga terluka parah. Aksi berdarah itu terjadi di kos-kosan D’Paragon, Jalan Ir Soekarno, belakang SPBU MERR, Senin (27/7) dini hari.
Pendeta Bethany
H
ari Minggu kemarin beliau meninggal dunia. Hari Minggu kemarin beliau dimakamkan. Senin pagi keesokan harinya saya baru tahu kalau Pendeta Leonard Limato meninggal dunia. Saya pun langsung mengirim pesan ucapan duka ke nomor ponsel beliau: entah siapa yang membacanya. Saya sampaikan juga kesan saya yang mendalam setelah berdiskusi panjang dengan beliau belum lama ini. Setelah diskusi itu beliau masih mengirim WA. Untuk melanjutkan diskusi yang belum selesai. Beliau juga minta agar foto-foto saat kami berdiskusi itu dikirim ke beliau. Bersambung ke halaman 5
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
Perbuatan keji itu dilakukan M Erfan Abadi (23), warga Jalan Pradah Kali Kendal. Setelah kejadian, pelaku sempat melarikan diri. Hanya saja, anggota Reskrim Polsek Mulyorejo yang mendatangi lokasi mampu mengamankannya. Bersambung ke halaman 11
Kapolsek Mulyorejo Kompol Enny P Rustam didampingi Kanitreskrim Iptu Harun menunjukkan tersangka dan barang bukti.
Kami belum bisa memeriksa tersangka secara detail karena masih dirawat di rumah sakit.
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Surabaya, Memorandum Maling berjimat menyatroni rumah warga di Jalan Menanggal I. Bukannya sakti, aksi yang dilakukan Moch Choirul Umam (31), tetap saja tepergok penghuninya. Bahkan, warga Dusun Omben, Sampang, Madura, tertangkap dan diamuk massa. Beruntung kejadian ini diketahui polisi yang bertugas di sekitar lokasi dan membawanya ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Jatim untuk mendapatkan perawatan. “Saat kami geledah, ditemukan jimat yang disimpan di sakunya,” ungkap Kanitreskrim Polsek Gayungan Ipda Hedjen Oktianto, Senin (27/7). Bersambung ke halaman 11
Moch Choirul Umam mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara Polda Jatim.
16 Laporan Polisi tentang Tipu Gelap
Curhat SEMUA orang pasti punya masalah tak terkecuali artis dan selebritis. Seperti yang terjadi pada Gisella Anastasia. Bahkan, wanita ini mencurahkan isi hatinya dalam Instagram miliknya. Bersambung ke hal 11
+ Meng, remaja Dinoyo Ponten hamili adik kandung. -
Alasannya mungkin seperti yang menyiramkan air keras ke Novel Baswedan: gak sengaja.
Si Mameng (Sutradara sinetron Indonesia)
Bersambung ke halaman 11
Remaja Dinoyo Hamili Adik Kandung FOTO: MEMORANDUM/INDRA
Gisella Anastasia
IPDA HEDJEN OKTIANTO KANITRESKRIM POLSEK GAYUNGAN
Terpengaruh Miras dan Film Porno
Notaris Devi Tilap Rp 65 Miliar Surabaya, Memorandum Penyidik Ditreskrimum Polda Jatim dan Satreskrim Polrestabes Surabaya terus berkoordinasi dalam penanganan perkara yang menyeret oknum notaris Devi Chrisnawati. Sebab, dari 16 laporan yang masuk di Mapolda Jatim dan Mapolrestabes Surabaya, semua
GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ
Warga Menanggal Hajar Maling Berjimat
Dirreskrimum Kombespol Pitra Andrias Ratulangi didampingi Kabid Humas Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko merilis penipuan yang dilakukan Devi Chrisnawati di Mapolda Jatim.
Surabaya, Memorandum Kerap menonton film porno, membuat ND (15), tega menyetubuhi adik kandungnya. Aksi bejat remaja ini sudah dilakukan sejak korban masih SD hingga berusia 13 tahun. Ironisnya, korban sebut saja Bunga, saat ini harus menanggung malu karena melahirkan bayi laki-laki hasil perbuatan kakaknya. Sampai akhirnya ND yang masih pelajar SMP itu berurusan Bersambung ke halaman 11
KRONOLOGI KEJADIAN Putu menegur Choirul karena pekerjaannya selama ini tidak ada yang benar. Akibat teguran itu, tersangka sakit hati dan melukai korban dengan pisau ketika tidur. Puas menganiaya atasannya, Choirul berniat kabur tapi keburu ditangkap polisi.
CINTA SUCI YANG MENEMBUS DUNIA JIN DAN DUNIA MANUSIA Έ5Ή
Kabur setelah Pertemuan Pertama, Dikejar Pasukan Istana Andik sangat kecewa mendengar bahwa Laila ternyata sudah dijodohkan dengan pangeran. Dunia seperti runtuh. Tapi, mengapa gadis tersebut menerima ajakannya bertemu? Yuli Setyo Budi, Surabaya
“Apakah kamu benar-benar menyayangiku?” tiba-tiba Laila bertanya. Andik tidak segera menjawab. Ia menoleh. Mengarahkan pandangannya ke mata Laila. Menatapnya lekat-lekat. “Sangat-sangat sayang. Perasaan itu muncul ketika kali pertama kita bertemu. Ingat?” “Aku juga merasakan,” tutur Laila.
Meski sudah memperkirakan perasaan Laila, tak urung untaian kata yang keluar dari bibir basah Laila mengguncang dadanya. Ternyata perasaannya tidak salah. Cintanya tidak bertepuk sebelah tangan. “Orang tuamu? Apakah merestui?” pancing Andik. “Itu tidak penting. Justru aku yang seharusnya bertanya kepadamu.” Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SELASA KLIWON, 28 JULI 2020 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ahmad Zaenal Abidin, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Afin Maulidin, Suprianto. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Kasi Bina Kewilayahan Setda Kabupaten Sidoarjo, Vira Murti Krida Laksmi memberikan pelatihan kepada perangk gkat desa/kelurahan. perangkat
Pelatihan layanan cetak mandiri Sipraja oleh Bagian Pemerintahan.
Pemkab Sidoarjo Luncurkan Layanan Cetak Mandiri SIPRAJA Untuk 22 Layanan Perizinan, Pelayanan Desa, dan da Kecamatan
Dari 22 layanan an tersebut Pertam ma adalah dibagi tiga tipe. Pertama antarany nya surat tipe layanan A, di antaranya kem ematiketerangan lahir, surat kematitida idak an, surat keterangan (SK) tidak ta mampu dari desa, SK biodata penduduk, SK umum dari desa, dan SK domisili usaha. Sedangkan untuk layanan cetak mandiri tipe B, di antaranya surat pengantar SKCK, surat pengantar KTP, surat pengantar KK, surat keterangan pindah, surat keterangan umum kecatuk matan (untuk rumah sakit, untuk nas sokeringanan PLN, untuk dinas keringana anan biaya sial, dan untuk keringanan M kecamatan. k pendidikan), SKTM g terakhir te Dan yang layanan cetak mandiri mand andiri tipe C meliputi at izin iz usaha mikro kecil, surat su surat izin mendirikan bangunan (IMB) 200m2, IMB di atas 200m2 atau dua lantai maksimal 400m2, kartu AK1, IUMK baru, IUMK perpanjangan, IUMK perubahan dan TDU Mikro, kartu pen-
H Nur Ahmad Syaifuddin SH
Sidoarjo, Memorandum Mengantongi restu dari DPP Partai Gerindra untuk maju sebagai calon bupati (cabup), namun Bambang Haryo Soekartono (BHS) belum menentukan calon pendampingnya dalam Pilkada (pemilihan kepala daerah) Sidoarjo, 9 Desember 2020. BHS menyebut ada beberapa kriteria calon wakil bupati (wabup) yang dikehendakinya. “Paling tidak mereka punya kapabilitas, akuntabilitas, akseptabilitas tinggi, dan tahu persoalan Sidoarjo. Kemudian karakternya baik dan jujur serta bersih dari permasalahan,” terangnya setelah memberikan surat rekomendasi ke DPC Partai Gerindra Sidoarjo, Sabtu (25/7). Alumni ITS ini mengatakan, ada beberapa tokoh masyarakat, politisi, alim ulama, dan pengusaha yang sudah menjalin komunikasi dengannya. Dia bahkan mengiyakan saat wartawan melontarkan nama Gus Muhdlor, Nur Ahmad Syaifuddin, dan Sullamul Hadi Nurmawan. “Komunikasi itu berjalan sangat intens baik melalui saya sendiri maupun tim. Salah satunya Gus Wawan. Secara langsung mereka menyatakan bersedia, hanya tunggu waktu saja,” ujar anggota
Plt Camat Waru Lantik Pj Kades Wedoro
FOTO: MEMORANDUM/LUD
Pendamping BHS Masih Dalam Proses
BHS (tengah) dan Kayan menunjukkan surat rekomendasi dari DPP Partai Gerindra.
DPR RI periode 2014-2019 tersebut. Akan tetapi, keputusan final tentang cawabup tersebut bakal dibahas bersama partai koalisi dan relawannya. Adapun parpol yang disebut siap mengusungnya di antaranya Golkar, Demokrat, dan PPP. Ketua DPC Partai Gerindra Sidoarjo, Kayan menyerahkan sepenuhnya penentuan cawabup itu pada BHS. “Mudah-mudahan tidak salah pilih. Karena wakil ini harus bisa memberi kontribusi suara besar. Makanya seleksi wakil ini harus sesuai kondisi yang ada di Sidoarjo saat ini.Yang penting amanah,”
cari kerja. man Layanan cetak mandiri SIPberjal Senin RAJA mulai efektif berjalan ke (27/7), serentak di 18 kecamatan K serta desa/kelurahan. Keunggulm an layanan SIPRAJA menurut Pemer Kepala Bagian Pemerintahan S Sidoar Imam Setda Kabupaten Sidoarjo, Mu Afandy, selain bisa menguMukri s ma rus secara onlinee masyarakat me su yang bisa mencetak sendiri surat dah ditandatangani ditandatangan secara sudah elek elektronik oleh camat maupun “Ke kepala desa/lurah. “Keunggulmasyara an lainnya, masyarakat bisa me men-trackingg atau memantau onlin proses langsung secara online se pengajuan suratnya,” sebutnya. l “Dengan layanan lacak dokumen pada SIPRAJA, masyal rakat bisa memantau langsung pos surat atau men-trackingg posisi andr yang diurus lewat android, jika dit surat sudah selesai ditanda taelektron oleh ngani secara elektronik camat atau kepala de desa maka meneri pemohon akan menerima notip fikasi yang dikirim ke pemohon berupa SMS maskingg SIPRAJA
dan email SIPRAJA. Selanjutnya masyarakat tinggal mencetak mandiri di rumahnya,” tambah Vira Murti Krida Laksmi, Kasi Bina Kewilayahan Setda Kabupaten Sidoarjo ketika memberikan materi sosialisasi kepada perangkat desa/kelurahan se-Kabupaten Sidoarjo. Adanya layanan cetak mandiri yang dikeluarkan Pemkab Sidoarjo akan mengurangi kerumunan massa di kantor layanan kecamatan maupun di desa/kelurahan. Layanan cetak mandiri SIPRAJA dinilai sangat membantu warga Sidoarjo dalam mengurus izin dan surat kependudukan di tengah pandemi covid-19. Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin berharap, dengan adanya layanan cetak mandiri, masyarakat bisa memanfaatkannya dengan maksimal. Karena adanya layanan cetak mandiri yang dikeluarkan pemkab sangat membantu dalam mengurus perizinan dan surat-surat kependudukan dengan cepat dan mudah. “Pemkab Sidoarjo terus berinovasi terutama dalam pelayanan publik, melalui aplikasi SIPRAJA Kabupaten Sidoarjo berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan menjadi lebih cepat, efektif, dan efesien. Dengan SIPRAJA kemudahan pelayanan dalam genggaman,” terangnya.(adv/lud/jok/epe)
harapnya. Terpisah, Nur Ahmad Syaifuddin membantah klaim BHS jika sudah terjalin komunikasi terkait pilkada. “Saya fokus menunggu keputusan DPP PKB. Tidak benar jika saya mau jadi wakil bupati dari calon lain,” tandas Cak Nur, panggilan akrabnya. Mengenai keterlibatan tokoh-tokoh PKB lainnya yang disebut BHS, Cak Nur mengatakan perlu pertimbangan matang untuk menyeberang ke partai lain dalam kontestasi pilkada. “Soalnya kalau ikut yang lain berarti harus keluar dari PKB,” pungkasnya.(lud/jok/epe)
Sidoarjo, Memorandum Plt Camat Waru Mahendra Rudi Setiawan melantik Pejabat Kepala Desa (Pj Kades) Wedoro, Deni Kurniawan di pendopo balai desa setempat, Senin (27/7). Pelantikan itu juga dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Fredik Suharto, Forkopimka Waru, tokoh masyarakat, dan seluruh kades se-KecamatanWaru. Dalam sambutannya, Fredik Suharto menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran forkopimka dan jajaran pemerintahan desa (pemdes). Serta berterima kasih kepada Edi Sucipto selama ini sudah mengemban tugas sebagai Pj Kades Wedoro dengan baik, dan juga mengucapkan terima kasih kepada Pj kades yang baru dilantik. “Selamat bertugas di Desa Wedoro,” ujarnya. Fredik mengatakan, saat ini anggaran pemerintahan termasuk pemdes banyak berkurang karena masa pandemi Covid 19. Semua direvisi dan dibuat perubahan anggaran keuangan (PAK) untuk keperluan kesehatan dan pencegahan covid-19. Selain itu, Pilkades 2020 nanti, pihaknya juga mengimbau agar pelaksanaannya tidak menggunakan banyak TPS. “Tim
FOTO: MEMORANDUM/ZAE
FOTO: MEMORANDUM/ADV
Sidoarjo, Memorandum Untuk mengoptimalkan pelayanan dan periz perizinan di tingkat ting ingkat desa/kelurahan dan kecamatan khususnya dimasa pandemi pand ndemi covid-19, Pemerintah Kabupaten (pemkab (pemkab) Sidoarjo meluncurkan me layanan onlinee cetak mandiri. Ad Ada 22 layanan yan yang bisa dicetak secara mandiri oleh pemohon pemoho hanya dengan mengurus me melalui aplikasi onlinee SIPRAJA (sistem pelayanan rak rakyat akyat Sidoarjo) yang bisa diunduh di pla playstore.
Prosesi pelantikan Pj Kades Wedoro oleh Plt Camat Waru.
Gugus Tugas Pemkab Sidoarjo yang akan memberikan informasi kepada masyarakat terkait pilkades serentak ini,” ungkap Fredik. Plt Camat Waru Mahendra Rudi Setiawan berharap, Deni Kurniawan sebagai Pj kades baru bisa mengemban amanah dengan baik dalam bertugas.
“Karena selama pandemi, semua jajaran Pemdes Wedoro diharap tetap maksimal dalam melayani masyarakat dipimpin Pj kades baru,” ujar Mahendra. Harapan itu disambut Deni Kurniawan.Termasuk menyukseskan pilkades serentak.(zae/bwo/jok/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SELASA KLIWON, 28 JULI 2020 HALAMAN 3
Pekerja Hiburan Malam Wadul Dewan Surabaya, Memorandum Terbitnya Perwali 33 membuat para pekerja seni dan rekreasi hiburan umum (RHU) merana. Keluh-kesah dan rintihan diwadulkan kepada wakil rakyat. Komisi D DPRD Surabaya yang membidangi kesejahteraan masyarakat (Kesra) mendorong Pemerintah Kota Surabaya (Pemkot) merevisi Perwali 33/2020 itu. Selain wadul kepada wakil rakyat, para pekerja ini mengancam akan menggelar aksi turun jalan pada Senin 3 Agustus mendatang di Balai Kota Surabaya. “Para pekerja hiburan malam dengan jumlah outlet 380 lebih di Surabaya akan turun jalan menggugat Perwali 33 untuk dicabut,” kata Nurdin Longgari, Ketua Badan Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila Kota Surabaya, Senin (27/7) usai berdialog dengan Komisi D. Ia mengatakan, sehubungan dengan terbitnya Perwali 33/2020 tentang perubahan atas Perwali 28/2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Pada Kondisi Pandemi Covid-19 di Kota Surabaya, Badan Buruh Dan Pekerja Pemuda Pancasila Kota Surabaya menerima banyak keluhan. Termasuk dari kalangan pekerja seni dan juga pekerja hiburan malam. Sebab, para pekerja RHU dirugikan dengan terbitnya Perwali 33/2020, pasal 20, ayat 1 dan 2, dimana tempat hiburan malam harus tutup. “Kami
minta agar pemerintah tidak berprasangka buruk terhadap tempat kami bekerja. Kami minta dan memohon agar Ibu Wali Kota Surabaya Ibu Tri Rismaharini memberi kami kesempatan untuk hidup, beri kami kesempatan untuk tetap bekerja. Sejak bulan Maret 2020 hingga sekarang para pekerja menganggur. Bahkan kami sudah tidak mampu lagi membeli kebutuhan hidup,” ungkapnya. Disampaikan Nurdin, para pekerja sudah mengetahui bahaya penyebaran Covid-19. Namun mereka juga siap melawan penyebaran Covid-19 dengan mengutamakan protokol kesehatan. “Sebagai rakyat Surabaya, mereka minta dan memohon agar Wali Kota Tri Rismaharini, jangan batasi bekerja dengan aturan jam malam tentang pembatasan aktifitas di luar rumah pada malam hari. Jangan diskriminasi kami antara pekerja siang hari dan pekerja malam. Penyebaran virus corana, tidak memilih waktu, bukan hanya datang pada malam hari,
“
Para pekerja hiburan malam dengan jumlah outlet 380 lebih di Surabaya akan turun jalan menggugat Perwali 33 untuk dicabut,”
Nurdin Longgari Ketua Badan Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila Kota Surabaya tapi siang hari pun virus corona tetap menyebar,” jelasnya. Senada dikatakan Bagiyo, salah satu perwalilan hiburan malam di Surabaya. Ia menginginkan agar pemerintah mencabut Perwali 33. “Karena itu berdampak pada kehidupan kita. Kami tidak bisa bekerja. Kami mohon Ibu Risma menarik perwali tersebut,” cakapnya. Dalam kesempatan itu, sejumlah perwakilan musisi tergabung dalam Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) dan Persatuan Musik Melayu Indonesia (PAMMI). Kedatangannya untuk menyampaikan keluhan dari teman-teman musisi dan penyanyi
Sebagian pekerja malam menunggu rekannya yang sedang berdialog dengan Komisi D DPRD Surabaya. FOTO: MEMORANDUM/ARIFIN
karena tidak bisa berkreasi mencari nafkah memenuhi kebutuhan hidup sehari hari. “Tentu ini berkaitan dengan Perwali 33 tahun 2020. Sakan-akan kita tidak bisa berkreasi dan bekerja mencari nafkah untuk kebutuhan hidup sehari hari,” kata Imron Sadewo. Untuk itu, Ia bersama musisi lainnya minta kepada anggota dewan untuk bisa membantu mencarikan solusi yang terbaik agar bisa bekerja mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup sehar hari. “Kami
ingin Pemkot Surabaya supaya kami bisa kembali beraktifitas dan mencari nasfkah. Kami juga siap menjalankan protokol kesehatan,” jelasnya. Menanggapi pengaduan tersebut, Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah mengaku menyaksikan kegelisahan Warga Surabaya, pekerja seni, dan hiburan malam yang tidak bisa bekerja karena aturan di dalam Perwali 33 tahun 2020. “Kami menerima kelompok pekerja seni yag mengadukan ada dari penyanyi kafe dan sebagainya. Mereka
menyampaikan dan mengadukan berkaitan dengan tindak lanjut Perwali 33/2020 yang dikeluarkan Pemkot Surabaya,” ujar Khusnul. “Beberapa masukan rata-rata menyampaikan pengaduan yang sama yakni selama lima bulan mereka tidak bekerja. Melalui pertemuan ini kami minta Pemerintah Kota untuk merevisi Perwali 33 tahun 2020. Pemerintah kota juga segera memberikan solusi kepada masyarakat yang terdampak, karena mereka sudah lima bulan tidak bisa bekerja,” tegas dia. (alf/rif)
Kolaborasi BNPB dan Pusura Putus Penyebaran Covid-19 di Surabaya Surabaya, Memorandum Kedatangan Deputi Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan di Kantor Pusura Surabaya untuk percepatan penanganan covid-19. Tujuannya untuk membantu masyarakat Jawa Timur, khususnya Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. Menurut Lilik Kurniawan, saat ini di Indonesia ada 8 provinsi yang harus
FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
Deputi BNPB mengunjungi Kantor Pusura.
diintervensi dan didukung. Karena kenaikan yang signifikan dan masih banyak zona-zona merah sebaran covid-19. “Tentunya dukungan sosialisasi dan edukasi kita butuh satu model yang bagus yang bisa kita replikasi ke provinsi lain. Maka kita memilih posko salah satunya kantor Pusura Surabaya selama satu bulan. Kami yakin dengan kolaborasi konsep pentaholik yang dijalankan bisa maksimal didukung dari Surabaya. Dengan semangat arek-arek Suroboyo bisa melakukan penanganan memutus rantai co-
vid-19, “ tandasnya. Menurut Cak Dullah, sapaan akrab Sekretaris Pusura (Putra Surabaya) mengapresiasi kepercayaan yang diberikan Deputi BNPB untuk program edukasi dan sosialisasi percepatan memutus mata rantai covid-19 di Surabaya. “Program BNPB ini seiring sejalan dengan misi Pusura yang selama ini kita juga membantu pemerintah untuk percepatan penanganan covid-19. Mudah-mudahan kolaborasi ini tetap sinergi dan solid bergotongroyong hingga di tingkat
bawah untuk memutus mata rantai pandemi tersebut,” tegas dia. Lanjutnya, tentu dengan target satu bulan untuk pemanfaatkan tempat Pusura optimis untuk menekan angka sebaran covid-19 di Surabaya. “Insyaallah pandemi covid ini bisa berakhir. Yang paling penting bahwa BNPB tidak ada keinginan mengambil alih tugas yang sudah dilakukan pemerintah daerah. Intinya kami membantu dan memberikan dukungan di 31 kecamatan di Surabaya,” pungkasnya. (why/rif)
Perubahan Perda Ketertiban Disahkan Perubahan Perda 1/2019 tentang Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat, akhirnya disahkan sebagai peraturan daerah (perda) dalam sidang paripurna, Senin (27/7). Pengesahan ini setelah melalui pandangan akhir (PA) Fraksi DPRD Jawa Timur. KUSNADI, pimpinan sidang paripurna menjelaskan, perda tentang Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat, menjadi kebutuhan mendesak untuk menuntaskan pandemi covid-19. “Kami berharap perda berkualitas dan tetap menjalankan koridor pembentukan peraturan perundang-undangan yang benar,” terang Kusnadi. Politisi PDI Perjuangan ini, menyampaikan sesuai daftar hadir dari 120 telah hadir 68 anggota DPRD Jawa Timur, maka pengambilan keputusan Raperda tentang perubahan Perda 1/2019 bisa disahkan sebagai peraturan daerah. Kusnadi menjelaskan, semua fraksi bisa menerima dan menyetujui perubahan Perda tentang Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat. “Semua saran dari fraksi-fraksi bisa disampaikan ke gubernur Jatim,” tegas dia. Perluasan bencana, baik bencana alam, nonalam, maupun bencana sosial, sebagai payung hukum dari
penegakan perda dari Satpol-PP, dibantu dan berkoordinasi dengan TNI, dan Polri. “Sesuai situasi ditengah pandemi covid-19, pembahasan Raperda menjadi kebutuhan mendesak, untuk penanganan dan penanggulangan khususnya bencana covid-19,” ujar Kusnadi. Ia berharap, lahirnya Perda tentang Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat semakin meningkatkan kedisplinan masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan. Sehingga upaya pemerintah memberantas penyebaran covid-19 bisa maksimal. Kusnadi menerangkan, dengan disahkannya Peraturan Daerah tentang Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat, akan segera disampaikan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Setelah itu diusulkan segera didukung dengan peraturan gubernur (pergub), agar pelaksanaan perda bisa dijalankan lebih cepat. “12 hari di Mendagri, setelah itu disiapkan
Penandatanganan perda perubahan Perda tentang Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat oleh DPRD Jatim dan Gubernur Jatim.
pergub untuk teknis pelaksanaan Perda di masyarakat,” tegas Kusnadi. Terkait sanksi, Kusnadi menyampaikan akan didahului dengan sosialisasi ke masyarakat. Dirinya berharap warga Jawa Timur mengawal dan menjalankan perda tersebut,
agar Jawa Timur bisa segera terbebas dari covid-19. “Sanksi denda berkisar Rp 50.000 dan hukuman kurungan 3 bulan bagi yang melanggar perda. Tetapi yang penting adalah warga Jatim bisa menjaga protokol kesehatan. Dan peran anggota DPRD Jawa Timur intensif menyampaikan
sosialisasi perda ke masyarakat,” tutup Kusnadi. Sekwan DPRD Jawa Timur, Andik Fadjar Tjahjono, membacakan Raperda tentang perubahan Perda 1/2019. “Keputusan ini mulai berlaku 27 Juli 2020 sesuai keputusan ditetapkan,” tandas Andik. (day/*/rif)
Fraksi Gerindra: Jangan Tumpang Tindih
Gubernur Khofifah: Apresiasi Perda Ketertiban Umum
JURU bicara Fraksi Gerindra Aufa Zhafiri JU me menyampaikan, perda perubahan Perda 1 1/2019 menjadi landasan hukum. Hal iini menjadi landasan kepala daerah untuk mengambil kebijakan yang perlu dilakukan saat terjadi bencana. Baik bencana alam, bencana nonalam, maupun bencana sosial. “Sebagai konsekwensi, gubernur pe perlu memfasilitasi dan mengevaluasi par para bupati/wali kota yang sudah menjala jalankan peraturan sebelumnya, yang Aufa Zhafiri kontradiktif dengan peraturan di atasnya,” tegas Aufa. Sementara peran TNI-POLRI dalam mengamankan perda Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat, adalah membantu atau kerja sama, koordinasi dalam penyelenggaraan Ketenteraman. (day/*/rif)
GUBERNUR Khofifah Indar Parawansa menyamGU pai paikan apresiasi kepada seluruh anggota DPRD Jawa T Timur dan undangan sidang paripurna yang hadir. B Banyak pelajaran yang didapat dalam pembahasan raperda kali ini. Bagaimana proaktif dari legislasi DPRD Jatim. “Saat ini raperda disepakati sebagai peraturan daerah,” tegas Khofifah Indar Parawansa. Seluruh fraksi di DPRD Jatim menyetujui r raperda inisiatif dewan menjadi perda. Ada pembe berlakukan yang sama dari seluruh fraksi dalam p pembahasan produk hukum. “Raperda ini inisiatif d dewan dan Forkompimda Jawa Timur,” kata guberKhofifah Indar Parawansa nur perempuan ini. Keperdulian terhadap payung hukum Ketenteraman, dan Ketertiban umum menjadi insiasi Forkompimda (Gubernur Jatim, DPRD Jawa Timur, Pangdam V Brawijaya, Polda Jawa Timur). “Raperda ini kualitasnya terjaga, dan benar dari segi penyusunannya. Raperda ini harus ditetapkan sebagai peraturan daerah,” kata dia. (day/*/rif)
“
Kami berharap perda berkualitas dan tetap menjalankan koridor pembentukan peraturan perundang-undangan yang benar,"
Kusnadi Ketua DPRD Jatim
Optimistis Tangani Pandemi ANGGOTA Fraksi Partai Keadilan AN Bin Bintang Nurani DPRD Jawa Tim Mathur Husyairi mengaku mur, o optimistis bahwa Pemprov Jatim bersama 38 kabupaten/ kota bisa menangani pandemi covid-19. “Berbagai ikhtiar sudah dilakukan DPRD Jatim, P Pemprov Jawa Timur, kabupa paten/kota se-Jatim, TNI-Polri, dan berbagai elemen masyarakat unt mencegah dan menangani untuk Mathur Husyairi pandemi covid-19,” kata Mathur. Politisi asal Madura ini menjelaskan, penanganan di sisi preventif masih belum optimal. Hal ini ditunjukkan dengan angka pasien positif Corona terus meningkat. “Optimistis ini ditunjukkan dengan meningkatnya pasien covid-19 yang sembuh. Karena itu harus didorong perilaku sosial kesehatan dwngan menjalankan protokol kesehatan,” ujar Mathur. (day/*/rif)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
FOTO: MEMORANDUM/FIR
JAWA TIMUR
SELASA KLIWON, 28 JULI 2020 HALAMAN 4
Pendemo Lemparkan Telur di Gedung DPRD Tulungagung
Dewan Dukung Labelisasi Rumah Penerima Bantuan Kemensos
Aksi dimulai dari Jalan Iswahyudi, dilanjutkan ke Jalan Ahmad Yani Timur, kemudian berorasi di depan Gedung DPRD Tulungagung di Jalan RA Kartini. Di bawah pengawalan ketat anggota polisi dan satpol PP, pendemo menyampaikan protes kepada pemerintah yang dinilai membiarkan terjadinya kerusakan lingkungan, kerusakan jalan, juga kerusakan rumah warga di bantaran Sungai Brantas di Kecamatan Ngunut. Korlap aksi Wicaksono mengatakan, intimidasi kepada penggiat lingkungan dan masyarakat yang peduli lingkungan menjadi hal lain yang harus segera disikapi pemerintah. “Kita telah menerima laporan kerusakan dua buah rumah di Ngunut akibat penambangan liar. Belum lagi jalan-jalan yang rusak karena dilewati
Tulungagung, Memorandum Inisiatif munculnya pemberian label dengan stiker maupun cat di rumah penerima bantuan dari kementerian sosial (kemensos) ini ditunjukkan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Sukodono, Kecamatan Karangrejo. Di desa tersebut ada 147 rumah dengan rincian 61 penerima program keluarga harapan (PKH) dari kemensos dan 86 rumah penerima BLT Dana Desa selama pandemi ini dilabeli oleh pemdes setempat. Kepala Desa Sukodono Muyasaroh mengatakan, pemasangan label ini merupakan wujud transparansi penerima bantuan dari pemerintah. Sehingga tidak ada tumpang tindih dalam menerima bantuan. Mengingat selama pandemi Covid-19, banyak bantuan dari pemerintah yang berasal dari berbagai sumber dikucurkan untuk masyarakat. “Ini untuk penerima bantuan dari BLT DD dan PKH. Kalau dari bantuan lain tidak ada labelnya. Ini dilakukan untuk transparansi penerima bantuan,” ujarnya, Senin (27/7). Menyikapi hal ini, Ketua Komisi C DPRD Tulungagung Asrori mengaku mendukung langkah yang diambil Pemdes Sukodono. Bahkan pihaknya sudah membicarakan hal tersebut dengan dinas sosial agar pelabelan serupa dilakukan di seluruh Kabupaten Tulungagung. “Kami sudah menganggarkan ini. Artinya usulan penganggaran untuk kegiatan ini sudah diusulkan dan kita pastikan bisa dilakukan di tahun ini,” tegas Asrori. Asrori menjelaskan, labelisasi seperti itu dilakukan sebagai koreksi sehingga bantuan yang diberikan pemerintah bisa tepat sasaran, tidak tumpang tindih dan dirasakan oleh keluarga yang berhak menerimanya. “Sekaligus kan sebagai koreksi, bagi yang sudah tidak selayaknya dapat ya tidak usah dapat, bagi yang belum ya seharusnya bisa dapat,” terang dia. Pihaknya menyebut, pelabelan ini akan dilakukan kepada keluarga penerima manfaat bantuan Kemensos yang reguler setiap tahun. Sedangkan untuk penerima manfaat bantuan selama pandemi tidak perlu dilakukan, karena bantuan tersebut tidak dilakukan secara terus menerus. Asrori menargetkan, pada akhir tahun ini bertepatan dengan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK), program tersebut sudah harus dilaksanakan. Kemudian untuk narasi dalam label tersebut, pihaknya menyerahkannya kepada Dinas Sosial. “Kita targetkan PAK sudah harus dieksekusi. Kalau desa menganggarkan sendiri monggo silahkan, tapi kita juga tetap menyediakan anggaran,” pungkasnya. (fir/mad/lis)
truk berisi pasir,” ujarnya. Di depan gedung DPRD Tulungagung, orasi dilakukan secara bergantian. Mereka menyuarakan kekecewaan atas minimnya perhatian masyarakat dalam hal keselamatan lingkungan. Wicaksono menjelaskan, aksi di depan kantor DPRD dilakukan karena pihaknya sudah mengirimkan surat kepada anggota DPRD untuk audiensi sejak tiga pekan lalu. Namun hasilnya nihil bahkan tidak ada respons. Pihaknya meminta DPRD membuat aturan yang melindungi dan melestarikan alam. Bukan malah sebaliknya. “Kita berikan oleh-oleh untuk anggota dewan yakni lemparan telur, sebagai wujud kekecewaan kami atas respons dari DPRD yang tidak merespons kami,” pungkasnya. Wicaksono menambahkan, aksi hari
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Tulungagung, Memorandum Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Arus Bawah Masyarakat Tulungagung turun jalan menyuarakan kerusakan lingkungan di Kota Marmer, Senin (27/7) siang.
Labelisasi untuk penerima bansos.
Pendemo berorasi di gedung DPRD.
ini merupakan aksi awal, dan akan ada aksi dengan jumlah masa yang lebih banyak jika tetap tidak ada respons.
Sementara, hingga orasi selesai tidak ada satupun anggota DPRD Tulungagung yang menemui pendemo. (fir/mad/lis)
Probolinggo, Memorandum Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansah beserta rombongan mengunjungi Markas Kodim 0820 Probolinggo, Senin (27/7). Kedatangan Pangdam disambut Dandim 0820 Letkol Inf Imam Wibowo bersama Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya, Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy, Wawali HM Soufis Subri, dan Kajari Kota Probolinggo Yeni Puspita. “Saya sangat bangga dengan kinerja para Babinsa di sini, karena dengan kegigihannya Babinsa yang selalu setia dan selalu bekerja keras untuk selalu menjadi yang terdepan memonitor di wilayah Kabupaten/ Kota Probolinggo," kata Mayjen TNI Widodo Iryansah. Terkait pentingnya prosedur protokol kesehatan yang harus terus dilakukan, Pangdam ingin para perwira jajarannya untuk tidak pernah bosan guna terus mengingatkan kepada anggotanya dalam
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Pangdam V/Brawijaya Beri Penekanan Babinsa
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansah memberikan penjelasan kepada wartawan.
rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dan meminta jajarannya untuk dapat bersinergi dengan berbagai instansi terkait dalam penegakan protokol kesehatan. "Untuk memutus mata rantai
penyebaran Covid-19, para komando satuan untuk memaksimalkan operasi pendisiplinan protokol kesehatan secara terus menerus," tandasWidodo Iryansyah. Begitu juga, lanjut Widodo, sosialisasi penggunaan masker kepada masyarakat
termasuk melakukan pembagian masker. Bahkan, melakukan penanganan secara ekstra dengan memanfaatkan komunitas yang ada, serta melakukan sosialisasi dan kampanye yang masif dan menyeluruh secara humanis dengan memanfaatkan kearifan lokal. "Yang terpenting memaksimalkan semua sarana dan prasarana yang ada untuk inovatif dan kreatif. Saya juga meminta para Babinsa agar senantiasa mematuhi dan memotivasi masyarakat serta memperhatikan keamanan diri, keluarga dan masyarakat," katanya. Dandim 0820 Probolinggo, Letkol Inf Imam Wibowo mengatakan, siap melaksanakan perintah dan anjuran dari Pangdam. "Apa yang menjadi pentunjuk dan kebijakan Pangdam untuk penanganan pandemi Covid-19, kami selalu siap melakukan sesuai perintah dan anjuran yang telah diberikan kepada kami," pungkasnya. (mhd/lis)
FOTO: MEMORANDUM/ALV
Korem 081/DSJ Terapkan Absen Pendeteksi Wajah
Penerapan alat absen pendeteksi wajah kepada setiap anggota Korem 081/DSJ.
Madiun, Memorandum Dalam waktu dekat Korem 081/ DSJ akan memanfaatkan kemajuan teknologi digital yang digunakan untuk absensi para anggotanya seharihari. Untuk itu, Senin (27/7), setelah berolahraga para anggota diajarkan atau mencoba menggunakan alat absen pendeteksi wajah tersebut. Kapenrem 081/DSJ Mayor Arm TM Hartoyo mengatakan, keberadaan alat tersebut merupakan bentuk kepedulian
dari Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho untuk meningkatkan kinerja satuannya. "Harapan beliau, dengan adanya alat baru tersebut kehadiran setiap anggota akan lebih mudah dikontrol dan dapat meningkatkan kinerja anggota dan satuannya," terangnya di Kantor Penrem 081/DSJ, Kota Madiun. "Selain itu, dengan adanya alat itu juga diharapkan mampu untuk meminimalisir pelanggaran yang
dilakukan anggota, terutama pada saat jam dinas," imbuhnya. Sementara itu, Bati Penrem 081/ DSJ Peltu Agus Budi Sanyoto juga menyambut baik dan mendukung sekali dengan adanya alat absen pendeteksi wajah seperti itu. Dengan adanya alat seperti itu, ia juga turut mengambil sisi positifnya yaitu untuk lebih mendisiplinkan dan menertibkan terkait kehadiran para anggota di satuannya. (alv/lis/*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SELASA KLIWON, 28 JULI 2020 HALAMAN 5
Pasuruan, Memorandum Beberapa titik taman di Kabupaten Pasuruan yang dirasa kurang terawat, menjadi prioritas bagi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan untuk dilakukan perawatan yang optimal. Seperti taman yang berada di Desa Legok, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, merupakan salah satu taman yang juga menjadi atensi perawatan bagi DLH. Setelah beberapa pekan kurang terawat, yang diduga disebabkan
DLH yang lagi fokus kepada penanganan Covid-19 dalam pengadaan cuci tangan di beberapa titik di Kabupaten Pasuruan. Kondisi taman yang terletak di kawasan cukup strategis seperti di tepi jalan nasional
Surabaya-Banyuwangi, sebelah timur Bundaran Gempol, serta di depan gapura selamat datang di Kabupaten Pasuruan tersebut, beberapa tanaman di taman itu tampak menguning dan mati. Selain itu, rumputnya kini juga jarang. Bahkan, banyak sampah berserakan di taman setempat. Kondisi itu pun disayangkan warga sekitar. “Taman Gempol ini padahal masih baru saja dibangun di tahun lalu. Harusnya tampak rindang, tapi ini justru kurang terawat,” tutur
salah satu warga Legok yang mewanti-wanti namanya tidak dikorankan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan Heru Farianto menuturkan, kondisi taman yang kurang terawat itu bakal jadi perhatiannya. “Ini menjadi atensi kami. Perawatan untuk Taman Gempol akan dimaksimalkan. Sehingga bisa menjadi lebih bersih, asri, dan terawat dari yang ada saat ini,” harapnya. (adv/mtr/lis)
FOTO: MEMORANDUM/MTR
DLH Kabupaten Pasuruan Prioritaskan Perawatan Taman
Heru Farianto
Penandatanganan Raperda APBD 2019.
Bupati Salwa Apresiasi Kinerja DPRD Bondowoso, Memorandum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bondowoso rapat paripurna persetujuan penetapan rancangan peraturan daerah, tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 bersama Bupati Salwa, Senin (27/7). Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Ahmaf Dhafir. Jalannya rapat diisi dengan pendapat akhir dari fraksi-fraksi. Dalam penyampaiannya, seluruh fraksi menyetujui Rancangan Peraturan Pemerintah Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2019 untuk kemudian dijadikan sebagai peraturan daerah (perda). Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD yang telah menjalankan fungsi pengawalannya terhadap APBD 2019. Menurutnya, suksesnya jalannya pemerintahan selama ini berkat komitmen yang baik yang terbangun antara eksekutif dan legislatif. “Saya ucapkan terimakasih kepada DPRD yang telah melakukan agenda secara konstruktif hingga sekarang raperda ini dibahas,” ucapnya. Bupati Salwa bersyukur Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2019 telah disetujui dan ditetapkan. Dengan ditetapkannya tersebut, Salwa menegaskan jika dalam prosedur penggunaannya sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. “Alhamdulillah kita dapat menyelesaikan sesuai dengan aturan perundangan,” pungkasnya. (abr/lis)
Malang, Memorandum Untuk memulihkan pertumbuhan perekonomian Kota Malang di masa pandemi Covid-19, Wali Kota Malang Sutiaji akan membentuk Satgas Recovery Ekonomi Daerah. Harapannya, perekonomian di Kota Malang kembali bergerak. Ini terungkap usai rakor dengan seluruh perbankan di Kota Malang, di Balai Kota Malang, Senin (27/7). Rakor ini diikuti oleh perbankan, PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Malang, UMKM (usaha mikro kecil menengah). Wa l i Ko t a M a l a n g S u t i a j i menyampaikan pembentukan satgas ini merupakan kebutuhan yang perlu dilakukan. “Kita akan membentuk satgas recovery ekonomi sesegera mungkin,” ujarnya. Tim satgas ini, lanjut Sutiaji, sebagai salah satu upaya untuk memulihkan perekonomian di Kota Malang. Yang mana, semenjak kemunculan Covid-19 pada Maret 2020 lalu hingga saat
Wali Kota Malang Sutiaji memimpin rapat pembentukan satgas recovery ekonomi.
Pendeta Bethany Diskusi saya hari itu lebih banyak membicarakan kemungkinan Gereja Bethany bisa rukun kembali. “Saya lillahi ta’ala saya siap menyelesaikannya,” ujar Pendeta Leonard hari itu. Waktu pertemuan itu berlangsung wabah Covid-19 sudah menakutkan. Kami pun sepakat bertemu di tengah: di Surabaya Town Square (Sutos). Saya tidak mengira kalau mal Sutos sudah ditutup total. Padahal kami berjanji untuk bertemu di situ. Saya akan pinjam ruang rapat kantor Persebaya. Atau di kafe Wdnsdy (baca: Wednesday) yang bersebelahan dengan toko sepeda Wdnsdy. Sa y a m i n t a m a a f k e p a d a Pe n d e t a Leonard atas situasi serba tutup itu. Saya pun menawarkan untuk duduk saja di kursi yang ada di depan teras kafe Wdnsdy. Pendeta Leonard ditemani istrinya. Semula sang istri mencari-cari tempat menyendiri. Tapi saya menawarinyi untuk gabung saja di satu meja. Dengan sikap ‘lillahi ta’ ala Pendeta Leonard itu saya pun optimistis Bethany akan rukun kembali. Pendeta Leonard-lah tokoh sentral di perpecahan Gereja Bethany itu. Pendeta Leonard memang salah satu pendiri Bethany. Ia aktivis gereja sejak masih mahasiswa. Yakni sejak masih di gereja Sulung Surabaya. Dari Sulung ini Leonard mendirikan Gereja Bethany di Jalan Manyar Surabaya. Gereja ini berkembang pesat sampai akhirnya memenuhi syarat untuk mendirikan Sinode sendiri: Sinode Bethany Indonesia. Tokoh lain di Bethany adalah Pendeta Abraham Alex Tanuseputra. Yang kalau berkhutbah punya daya tarik yang luar biasa. Tahun 2000 Pendeta Alex minta agar Leonard menjadi sekretaris pribadinya. Dari sinilah Leonard punya hubungan yang panjang dengan Alex. Termasuk hubungan gugatmenggugat. Secara administrasi Leonard-lah yang tercatat sebagai pendiri Bethany. Leonard-lah
ini masih dinilai belum stabil. “Dengan begitu nanti akan ada pemetaan sektor mana saja yang siap mendongkrak pertumbuhan e k o n o m i d i Ko t a M a l a n g .” terangnya. Apalagi saat ini target pertumbuhan ekonomi nasional ditargetkan mampu mencapai angka 1 hingga 2 persen. “Kita lihat nanti restrukturisasinya, sektor-sektor mana yang harus dibangkitkan. Nanti itu setelah ada satuan tugas, kita masih perlu analis lagi,” paparnya. Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Malang Azka Subhan menyebutkan pembentukan satgas recovery ekonomi sebagai salah satu upaya untuk kembali memperluas sektor perekonomian khususnya di Kota Malang. “Satgas itu nanti mintanya dari BI ada, OJK juga ada dan yang lainnya. Istilahnya kalau kita menyebut itu pentahelix,” paparnya. (*/ari/lis)
FOTO: MEMORANDUM/ARI
FOTO: MEMORANDUM/ABR
Kota Malang Bentuk Satgas Pemulihan Ekonomi
Sambungan dari halaman 1 yang ke notaris. Saat itu Pendeta Alex memilih tidak bergabung ke Bethany. Menurut Leonard, Alex ingin tetap di gereja Bethel. Barulah ketika Alex dipecat dari GBI (Gereja Bethel Indonesia) di tahun 2003, Alex resmi bergabung ke Bethany. Tahun itu juga, di sidang raya Sinode Bethany Pendeta Abraham Alex dipilih sebagai ketua sinode. Leonard tetap sebagai sekretaris. Ketika Pendeta Alex terpilih sebagai Ketua Sinode itu gereja megah dengan arsitektur ikonik di Nginden Surabaya baru saja selesai dibangun. Itulah bangunan gereja tercantik di Surabaya. Dua tahun kemudian pasangan ini bertengkar. Alex memecat Leonard dari jabatan sekretaris. Sejak itulah Leonard mendirikan Gereja sendiri. Yakni gereja Bethany My City di Mal Pakuwon di Surabaya Barat. “Saya mendirikan Gereja sendiri minta persetujuan Pak Alex. Saya tetap hormat ke Pak Alex. Beliau orang tua kami,” ujar Leonard di depan Kafe Wdnsdy itu. Ta k l a m a k e m u d i a n A l e x menyelenggarakan sidang raya Sinode Bethany. Alex terpilih kembali. Setelah itulah AD/ART Sinode Bethany diubah. Yang memberikan kekuasaan kepada Alex luar biasa. Sejak itulah Leonard menggugat Alex ke pengadilan. Pihak Alex melaporkan Leonard ke polisi. Tahun-tahun berikutnya penuh dengan saling gugat dan saling lapor. Saling menang dan saling kalah. Berbagai upaya perdamaian gagal. Saat bertemu Pendeta Leonard itu saya agak kaget: fisiknya tidak lagi prima. Ia seperti lagi tidak sehat. Sesekali terbatuk-batuk di depan saya. Kami sengaja duduk berjauhan.
Saat difoto saya melepas masker, tapi Pendeta Leonard dan istri tetap mengenakan masker —terima kasih. Ketika mendengar kabar Pendeta Leonard meninggal, saya langsung ingat pertemuan itu. Terutama ke soal kondisi fisiknya yang kelihatan sakit. Secara hukum, persoalan gugat-menggugat di Bethany (lebih 10 kasus) ini masih berjalan. Sampai minggu lalu. Tentu tidak lagi sejak hari Minggu kemarin. (*)
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Aris Setyoadji S Sos, Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Noor Arief Prasetyo S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Rahmat Hidayat, Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu, Indra Anugrah Hardiantoko, Prawoto Sadewo (Blitar). Direktur: Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Choirul Shodiq SH MH Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah AMD SE AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color Konsultan Hukum: (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Noer Fattah Syafi’i Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Mangestuti Agil
HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
SELASA KLIWON 28 JULI 2020 HALAMAN 6-7
AKBP Leonard M Sinambela bersama jajaran mengunjungi KTS di Kelurahan Rembang. A
gan warga masyarakat, dengan berkunjung ke rumah warga seperti ini. Kami juga dapat secara langsung mendengar segala bentuk permasalahan yang terjadi sehingga dengan cepat dapat mengambil langkah-langkah pencegahan serta pemecahan permasalahan,” tutup Mujianta. (pra/mik)
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Kompol Deky Hermansyah mengedukasi warga di Stadion Gelora Bangkalan.
Patroli Skala Besar, Bubarkan Kerumunan
di Jantung Kota Bangkalan
Bangkalan, Memorandum Polres Bangkalan bersama tim gabungan menggelar patroli skala besar di jantung Kota Bangkalan, Sabtu (25/7) malam. Patroli melibatkan 45 personel gabungan dari polres, Kodim 0829/ Bangkalan dan Satpol-PP ini, dipimpin Wakapolres Bangkalan Kompol Deky Hermansyah. Tidak hanya menyisir jalan protokol dan membubarkan kerumunan massa, tetapi juga mengedukasi
tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19. “Kami langsung melakukan penyirsan ke seluruh jalan protokol di kawasan Kota Bangkalan,” kata Kompol Deky Hermansyah. Lanjutnya, penyisiran dimulai dari
Jalan kembar Soekarno-Hatta, Jalan Teuku Umar, KH Moh Kholil, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan KH Hasyim Asyari, dan Jalan Veteran. Penyisiran kemudian dilanjutkan ke Jalan Panglima Sudirman, Jalan Raya Bancaran, Jalan Kapten Syafiri, Jalan Pemuda Kaffa, serta berputar menuju kawasan ring road Halim Perdana Kusuma. Targetnya, tim patroli gabungan ingin mendeteksi simpul-simpul keramaian publik. Sebab, semua jalan
p protokol yang disisir seperti kafe, restoran, rumah makan dan lokasi tempat kongkow kalangan remaja, dipadati masyarakat. Sebelum membubarkan simpul-simpul kerumunan publik yang tidak menerapkan protokol kesehatan, petugas mengimbau kepada masyarakat tentang pentingnya memakai masker, mencuci tangan dan menghindari keramaian untuk mencegah dari penularan Covid-19.
FOTO: MEMORANDUM/AND
pol 1991 adalah Kapolda Jatim Irjenpol M Fadil Imran. “Pelaksanaan kegiatan baksos kali ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat,” ujar Arief Fitrianto membacakan amanat keluarga
besar alumni Akpol 1991. Kegiatan ini pun diselenggarakan di seluruh bagian Nusantara. Sebanyak 34 Polda. Berupa pemberian bantuan sembako serta bantuan alat/modal usaha. “Kami menyadari bahwa peran polri sangat dibutuhkan
dalam masa pandemi covid-19, untuk itu kami harus berperan aktif,” imbuh Kapolres lulusan Akpol 2001. Di akhir kegiatan, Arief memberikan secara simbolis bantuan bakti sosial tersebut kepada anggotanya.(and/har/mik)
FOTO: MEMORANDUM/ARI
AKBP Arief Fitrianto memberikan bantuan kepada anggota Polres Gresik.
Petugas memasangkan masker kepada pengendara yang melintas.
giata ini sasarannya adalah pengguna giatan jalan saat berkendara tidak memakai ma masker. “Termasuk pengendara sepeda mot yang tidak menggunakan motor h helm, pelanggaran yang berpotensi m menimbulkan laka lantas serta p pengecekan kelengkapan surat k kendaraan bermotor,” terangnya. Dengan dilakukan kegiatan ini diharapkan pengguna jalan memperhatikan kelengkapan berkendara, keselamatan dirinya dan juga orang lain sehingga dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas. Pembagian masker juga dilakukan agar masyarakat dan juga pengendara
Giat patroli gabungan skala besar malam itu nerakhir sekitar pukul 23.30. ”Faktanya di tengah pandemi yang masih bergejolak ini, masih banyak kami temukan warga dalam kerumunan yang tidak memakai masker. Mereka itu yang kami bubarkan,” pungkas Deky. Selain wakapolres, ikut dalam patroli Kabag Ops Kompol Wahyudi dan Kaurmintu Sat Binmas Ipda Sulis Sulistijani. (ras/mik)
Lumajang, Memorandum Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa bersama Bupati Lumajang Thoriqul Haq, dan Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Ahmad Fauzi, menyambut kunjungan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, di Desa Pandansari, Kecamatan Senduro, Senin (27/7). Kunjungan itu dalam rangka Wasev TMMD ke-108 TA. 2020 dengan prosentase pelaksanaan yang meliputi kegiatan fisik dengan sasaran pokok pengecoran jalan rabat beton, pasangan gorong-gorong tiga lokasi, pembuatan drainase pasangan batu kali 390 M, dan pembangunan a jembatan yang semuanya sudah selesai 100 persen. Selain itu, dilakukan k rehab rumah tinggal layak huni (rutilahu) sebanyak 10 rumah warga dan semuanya sudah rampung seratus persen. Mayjen TNI Widodo Iryansyah dalam sambutannya memberikan ucapan terimakasih kepada Bupati Lumajang yang dianggap familier sehing-
kendaraan mematuhi protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19. Selama operasi berlangsung ditemukan beberapa pengendara kendaraan yang tidak menggunakan masker. Dalam kegiatan ini dilakukan penindakan pelanggaran pada kendaraan bermotor sebanyak 60 pelanggaran. Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Malang Iptu Bagus Wijanarko menyampaikan kegiatan Operasi Patuh Semeru 2020 ini dilakukan di beberapa tempat untuk menertibkan pengendara kendaraan bermotor. “Mulai dari kelengkapan berkendara dan juga protokol kesehatan,” jelasnya. (*/ari/mik)
Probolinggo, Memorandum Salah satu dukungan Polsek Mayangan, Kota Probolinggo, adalah mengawal penyaluran bantuan 120 sak sembako berisi 3 kilogram beras dari DPC Partai Kebangkitan Bangsa Kota Probolinggo kepada Lumbung Pangan Kampung Tangguh Semeru (KTS) Bejo, di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Senin (27/7). “Kami selalu siap mengawal kampung tangguh semeru yang merupakan ujung tombak memutus mata rantai penyebaran Covid-19 atau virus corona,”ujar Kapolres Probolinggo Kota AKBP AmbariyadiWijaya, melalui Kapolsek Mayangan Kompol Bambang Ponco, Senin (27/7). Usaha untuk memutus mata rantai Covid-19 ini, kata Bambang Ponco, sudah lengkap karena ada promotif, preventif, kuratif, dan ada penanganan dampak sosial melalui lumbung pangan. “Lumbung pangan yang ada di Kam-
Penyaluran donasi sembako beras kepada lumbung pangan KTS.
FOTO: MEMORANDUM/MHD
pung Tangguh Semeru apabila dibina dan dikelola dengan baik, akan sangat yakin keberadaannya membawa manfaat secara luas,” tandas Ponco. Sementara itu, Lurah Mangunharjo Rizqi Fadilah mengatakan, lumbung pangan KTS Bejo mulai menunjukkan aktivitas. Warga mempersiapkan operasional lumbung pangan yang menjadi
salah satu komponen KTS. “Lumbung pangan menampung bantuan logistik untuk disalurkan kepada warga yang membutuhkan,” tuturnya. Menurutnya, bantuan diprioritaskan bagi warga yang terdampak Covid-19. Sehingga warga terpenuhi kebutuhan terutama pangan selama aktivitasnya dibatasi. (mhd/mik)
alumni Akpol 91 Batalyon Bhara Daksa ini bisa menjadi model, contoh untuk selalu, sebagai bagian perangkat jaring pengaman sosial kepada masyarakat terkait dengan penanggulangan Covid-19. “Terimakasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya, kami yakin dan percaya seniorsenior kami alumni Akpol 91 Batalyon Bhara Daksa akan selalu naik dan terus di berkati oleh Tuhan dalam pelaksanaan dedikasi kepada masyarakat, bangsa dan negara,” tegas Isir. (fdn/mik)
Kapolres Pandia usai peresmian tim khusus AKB.
Alumni Akpol 1991 Bagikan 3.000 Paket Sembako Sidoarjo, Memorandum Keluarga besar alumni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 1991 Bharadaksa, melaksanakan bakti sosial untuk masyarakat terdampak Covid-19 dalam rangka pengabdian 29 tahun di Korps Tribrata. kuBakti sosial ini dilakua, kan serentak di Indonesia, n termasuk di Kabupaten 0 Sidoarjo. Sekitar 3.000 n paket sembako dibagikan melalui 349 Bhabainkan mtibmas se-Kabupaten Sidoarjo. “Di Sidoarjo ada 3.000 paket sembako yang kami bagikan untuk warga terdampak covid, serta anggota Polri atau keluarganya yang berada garda depan penanggulangan Covid-19. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat di tengah situasi saat ini,” ujar Karolog Polda Jawa Timur Kombespol Pranyoto, di Mapolresta
Alumni Akpol 1991 membagikan sembako kepada masyarakat melalui tangan bhabinkamtibmas.
Sidoarjo, Senin (27/7). Kombespol Pranyoto menam nambahkan, bakti sosial ini sebagai wujud kepedulian Polri, sekaligus bersamaan dengan momen HUT 29 tahun alumni. “Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan saat beraktifitas seharihari,” imbuh alumni Akpol 1991 ini. Ia mengimbau agar masyarakat diharapkan dapat betul-betul mener-
apkan selalu protokol kesehatan. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji mengucapkan terimakasih atas perhatian dari keluarga besar alumni Akpol 1991. “Bantuan ini langsung kami bagikan secara door to door ke warga terdampak melalui 349 bhabinkamtibmas di wilayah kami. Semoga bermanfaat dan meringankan beban saudara-saudara kita,” ujar Sumardji. (lud/jok/mik)
Tulungagung, Memorandum Adaptasi kebiasan baru (AKB), menjadi salah satu hal yang kini dipersiapkan Polres Tulungagung sebagai bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19. Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia bersama Komandan Kodim 0807 Tulungagung Letkol Inf Wildan Bahtiar, serta Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo secara resmi membentuk tim khusus sosialisasi cegah Covid-19, dalam menghadapi AKB di Tulungagung. Tim khusus ABK terdiri dari
Rombongan Mayjen TNI Widodo Iryansyah meninjau proyek TMMD ke-108 di Desa Pandansari.
ga tidak ada batasan antara masyarakat dengan pemerintah. “Sasaran TMMD sangat membantu masyarakat dan dapat mempercepat ekonomi masyarakat. Dan sasaran cukup tepat,” paparnya. Menurutnya, sasaran RTLH juga dapat membantu masyarakat karena sudah 74 tahun
masih ada masyarakat yang rumahnya tidak layak. “Saya ingin melihat TMMD di Lumajang dan saya ingin menjadikan rool model dengan kodam yang lain dan ini akan kita jadi evaluasi di tingkat atas,” pungkasnya. Sementara itu Bupati Lumajang mengatakan, pelaksanaan TMMD di Desa Pandansari san-
gat dirasakan warga Pandansari. “Kami sangat berterimakasih kepada Bapak Pangdam atas semua ini. Saat sekarang, jalannya sudah sangat mudah dilewati. Dan dengan dibangunnya jembatan penghubung sangat berpengaruh dalam roda perputaran ekonomi dan aktivitas warga Pandansari khususnya,” ungkap Thoriqul Haq. (tri/mik)
Malang, Memorandum Sekitar 700 pengendara sepeda motor ditilang Satlantas Polresta Malang Kota hingga hari kelima digelarnya ‘Operasi Patuh Semeru 2020’. Pelanggaran terbanyak didominasi kendaraan roda dua. Terbanyak pelanggarannya karena pengendara tidak memakai helm SNI dan tidak membawa surat-surat a berkendara. Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Ramadhan Nasution mengakui hal tersebut. “Kalau hari ini (kemarin,red) g sebanyak 176 pelanggar yang ditilang. Total selama lima hari sudah ada sekitar 700 pengendara ditindak,” terang Ramadhan, Senin (27/7). Selain menindak, satlantas juga memberikan masker kepada pengendara yang tidak bermasker. Ini sebagai bentuk edukasi dan kepedulian Satlantas dalam rangka pencegahan
Kasatlantas AKP Ramadhan Nasution memimpin Operasi Patuh Semeru 2020 di Jalan A Yani.
Covid-19. “Kami lakukan edukasi dan sosialisasi kepada pengendara dan masyarakat. Tentunya tentang pentingnya protokol kesehatan di tengah pandemi. Diharapkan, masyarakat tertib lalu lintas namun jangan hanya ketika ada operasi,” lanjutnya. Setelah dilakukan penilangan, lanjutnya, para pelanggar akan diberikan
imbauan Dikmas Lantas. “Para pelanggar akan diberi imbauan, tentang apa saja yang dilakukan saat berkendara,” pungkasnya. Sementara itu, Kasubbag Humas Polresta Malang Kota Iptu Ni Made Seruni marhaeni menyampaikan, Operasi Patuh Semeru 2020 ini digelar serentak untuk menertibkan aturan lalu lintas. (edr/mik)
Tagana dan relawan cegah Covid-19 bertugas memberikan sosialisasi kepa-da masyarakat mengenaii penerapan kebiasaan baru.. Kapolres Pandia mengatakan, pihaknya akan mendukung kinerja tim khusus ini ketika memberikan sosialisasi kebiasan baru di masyarakat. “Saya perintahkan bhabinkamtibmas di desa-desa untuk mendukung kinerja tim ini di masyarakat, begitu juga dukungan yang sama dari Pak Dandim dan Pak Bupati,” ujar kapolres,
Senin (27/7). Pandia menjelaskan, k kebiasaan baru penting d dilakukan agar masyarakat tu turut berperan aktif dalam p pencegahan penyebaran C Covid-19. Sehingga laju penambahan Covid-19 di Tulungagung yang sudah landai dan tingkat kesembuhan yang sudah tinggi bisa dipertahankan. “Ini juga untuk mengantisipasi second wave penyebaran corona di masyarakat, jangan sampai ada euforia berlebihan sehingga masyarakat abai,” terangnya. Masih menurut Pandia, ke-
biasan baru yang dimaksudkan adalah kebiasaan masyarakat menerapkan protokol kesehatan yang selama pandemi ini sudah dilakukan. Mulai dari disiplin menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, rajin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, menggunakan hand sanitizer serta memaksimalkan physical dan social distancing. Ia berharap dukungan dari masyarakat, sehingga proses adaptasi kebiasaan baru bisa dipahami maksimal oleh masyarakat. (fir/mad/mik)
Polres Kerahkan Puluhan Personel untuk Amankan Unras
Pelanggaran Terbanyak Didominasi Helm dan Surat Kendaraan
FOTO: MEMORANDUM/EDR
Polsek Mayangan Kawal Penyaluran Sembako Lumbung Pangan KTS
Dan harus tepat sasaran,” lanjut dia. Dipilihnya anggota bhabinkabtimas, karena aparat terdepan yang membantu masyarakat selama pandemi. Bahkan, ada beberapa yang terpapar. “Sehingga itu kita berikan bantuan, memberikan motivasi kepada meraka dalam memperjuangkan dan membantu masyarakat,” pungkas Anwar. Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Kombespol Jhonny Eddison Isir berharap, kegiatan
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Kombespol Anwar didampingi Kapolrestabes Surabaya Kombespol Jhonny Eddison Isir memberangkatkan anggota bhabinkamtibmas.
tuan kepada siapa saja yang memerlukan bantuan,” kata Anwar yang sekaligus juga memberikan 10 gerobak kaki lima dan satu ekor sapi untuk Hari Raya Iduladha. Nantinya, lanjut Anwar, bantuan sebanyak 25 ribu paket sembako tersebut akan diberikan kepada siapa saja yang membutuhkan. “Siapa saja, termasuk petugas yang membantu masyarakat, keluarga besar alumni Akpol 91 yang sudah mendahului kita.
anjuran gugus tugas Covid-19,” jelas Arman.(*/rul/mik)
Kapolres Pandia Bentuk Tim Khusus Hadapi AKB
FOTO: MEMORANDUM/LUD
FOTO: MEMORANDUM/FDN
Alumnus Akpol 1991 Berharap Bantuan Sembako Tepat Sasaran Surabaya, Memorandum Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1991 kompak memberikan bantuan sembako bagi warga Surabaya terdampak Covid-19 yang disalurkan melalui anggota bhabinkamtibmas, Senin (27/7). Kombespol Anwar merupakan perwakilan alumnus Akpol angkatan 1991 dari divisi SSDM Mabes Polri yang ditugaskan memimpin pemberian sembako di Mapolrestabes Surabaya. “29 tahun yang lalu kami dilantik sebagai perwira polisi, dan saat ini kami memberikan ban-
terulang kembali di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota, supaya untuk mengikuti
Kapolres, Dandim, dan Bupati Lumajang Sambut Kunjungan Pangdam V/Brawijaya
Satlantas Polres Malang Tertibkan Penggunaan Masker Malang, Memorandum olres Satgas preventif Satlantas Polres Malang melaksanakan kegiatan sorasi sialisasi dalam rangkaian ‘Operasi ang Patuh Semeru 2020’ di Simpang Tiga Polsek Karangploso, Kabu-paten Malang, Senin (27/7). Petugas membagikan mask-er dan brosur kepada pengendara yang melintas. Bersamaan itu, juga dilakukan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas. Harapannya, masyarakat patuh aturan lalu lintas dan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kanit Turjawali Satlantas Polres Malang Ipda Taufik menyampaikan, ke-
AKBP Arman didampingi PJU meninjau RS Soedarsono.
FOTO: MEMORANDUM/TRI
penularan Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan,” ujar Leonard, kemarin. Sementara itu, Kapolsek Sananwetan AKP Mujianta menambahkan, selain bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi juga untuk mewujudkan kebersamaan. “Kami ingin bersinergi den-
Pasuruan, Memorandum Anggota Polres Pasuruan dan Polsek Bangil melaksanakan pengamanan dan pengawalan kegiatan rencana aksi unjuk rasa (unras) oleh Aliansi Transparansi Covid-19 (Antrac) di depan Kantor Kejaksaan Negeri Bangil, Senin (27/7). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Padal Pam AKP Wiksan didampingi Kanit Turjawali Ipda M Yusuf, serta Panit Reskrim Bangil Sugeng pda Irawan dan KBO Sabhara Ipda Abd Rahman. Padal Pam Polres Pasuruan AKP Wiksan mengatakan, pihaknya mengamankan aksi unras dari Ana trac dengan dibantu anggota Polsek Bangil. “Sebelum melakukan pengamanan kami juga berpesan kepada seluruh anggota yang mengikuti aksi tersebut, untuk tetap menjalankan tu-
FOTO: MEMORANDUM/RUL
tasyaku tasyakuran ini agar terjaga dan aman dari Covid-19. “Menurut data di lapangan Kampung Tangguh Semeru Rembang telah mengalami penurunan pasien Covid-19. Namun, kami terus mengingatkan dan mengimbau untuk selalu menjaga kesehatan warga sekitar. Juga mengantisipasi
Kapolres Gresik Salurkan Baksos Alumni Akpol 1991 Gresik, Memorandum Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menggelar apel penyerahan bakti sosial dari keluarga besar alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1991, Senin (27/7) di halaman Mapolres Gresik. Bantuan tersebut diserahkan kepada anggota Polres Gresik yang terdampak Covid-19. Dalam kesempatan tersebut, AKBP Arief hadir didampingi Kabag Sumda Kompol Edy Cahyono, Kabag Ops AKP Zaenal Arifin beserta PJU Polres Gresik. Hadir pula anggota bhabinkamtibmas dari polsek jajaran. Dalam amanatnya, keluarga alumni Akpol 1991 sangat pak menyadari bahwa dampak Covid-19 sudah menyeluruh ke seluruh dunia yang memengaruhi tingkat kesehatan dan perekonomian masyarakat. Gelaran bakti sosial ini sekaligus memperingati HUT Alumni Akpol 1991 Batalyon Bhara Daksa Ke-29 yang tepat jatuh pada setiap tanggal 27 Juli. Sekedar tambahan, salah satu alumni Ak-
Pasuruan, Memorandum Ruang pemulasaraan jenazah Covid-19 di RS Soedarsono di Jalan Dr Wahidin, Kelurahan Purworejo, Kota Pasuruan, mendapat kunjungan Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman bersama para pejabat utama (PJU), Senin (27/7). Peninjauan kapolres dalam rangka melaksanakan pengecekan ruang pemulasaraan jenazah guna memastikan tempat pemakaman jenazah Covid-19 tersebut atas persetujuan pihak keluarga. Kunjungan tersebut, disambut Direktur Rumah Sakit Soedarsono Kota Pasuruan Dr. Tina Sulistiana bersama Kepala Pemulasaran Rumah Sakit Soedarsono Dr Setiades. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman mengatakan, kunjungan itu untuk memastikan tempat pemakaman jenazah Covid-19 dengan persetujuan pihak keluarga. “Disaat nanti ada yang meninggal dalam kondisi terkonfirmasi Covid-19, supaya dari pihak keluarga tidak salah sangka dengan pemulasaraan jenazah dari pihak keluarga, mulai dari mensucikan hingga menyalati jenazah,” ucap Arman. Di rumah sakit, Kapolres Arman juga meninjau ruang UGD hingga dilanjutkan ke ruang pemusalaraan Jenazah melaksnakan koordinasi dengan Kepala Pemulasaran Rumah Sakit Soedarsono Dr Setiades. “Kami berharap, pengambilan dan perampasan jenazah Covid-19 tidak
FOTO: MEMORANDUM/PRA
Blitar, Memorandum Polres Blitar Kota bersama Polsek Sananwetan menggandeng masyarakat peduli lingkungan sambangi Kampung Tangguh Semeru (KTS) di Kelurahan Rembang, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Senin (27/7). Kegiatan kunjungan kali ini Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela bersama jajaran melaksanakan kerja bakti membersihkan bantaran sungai, sosialisasi Covid-19, serta syukuran yang dihadiri Camat Sananwetan. Pelaksanaan pembersihan di saluran bantaran sungai di ar Jalan Palem dan sekitar ryang dikarenakan terah, sumbat kotoran sampah, sipasi sebagai langkah antisipasi untuk mencegah banjir yang dapat timbul apabila sungai banyak tertimbun sampah. Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M mengatakan, kegiatan kerja bakti ini sebagai bentuk kepedulian Polri serta masyarakat untuk mencegah bencana banjir, serta bentuk
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Kapolres Arman Tinjau Ruang Pemulasaraan Jenazah Covid-19
Kapolres Blitar Kota Sambang Kampung Tangguh Rembang
Suasana apel sebelum pelaksanaan pengamanan unjuk rasa.
g gas dengan humanis, senyum, sapa dan santun,” ucap Wiksan. Dalam unras tersebut, Polres Pasuruan mengerahkan 27 anggota dari Polres Pasuruan dibantu dengan Polsek Bangil dan anggota TNI tiga
personel. “Alhamdulillah, dalam pengamanan unras tersebut para massa unras batal melakukan unras ke Kantor Kejaksaan Negeri Bangil,” tutup Wiksan.(*/rul/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SELASA KLIWON, 28 JULI 2020 HALAMAN 8
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
PKB Motori Koalisi Besar Sumenep, Memorandum Empat partai politik (parpol) diklaim PKB jadi gerbong pendukung pasangan bakal calon bupati-wakil bupati (bacabup-bacawabup) Fattah Jasin-Kiai Ali Fikri. Namun, PKB yang akan memulai deklarasi sebelum koalisi itu resmi bersama menyongsong Pilkada (pemilihan kepala daerah) 2020 Sumenep. DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumenep, memastikan deklarasi itu akan dilakukan dalam dekat. Yakni setelah semua partai politik (parpol) koalisi resmi bergabung. Saat ini sudah terdapat beberapa parpol yang secara resmi mendukung Fattah Jasin-Kiai Ali Fikri. Yaitu PKB, PPP, Demokrat, dan Hanura. Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC PKB Sumenep M Kamalil Irsyad menjelaskan, masih menunggu rampungnya partai koalisi untuk melakukan
deklarasi. Masih belum dijadwal (deklarasi, RED). Masih menunggu parpol koalisi yang siap bersama memenangkan Fattah Jasin-Kiai Ali Fikri,” ujar Irsyad, Senin (27/7). Dia memberikan informasi bahwa sudah ada lima parpol yang mulai merapat ke PKB untuk memenangkan Fattah Jasin-Kiai Ali Fikri. Parpol apa saja, Irsyad menyebut baru dibuka saat deklarasi nanti. ”Kami masih menunggu. Surat rekomnya (seluruh parpol pendukung, red) masih dipegang
Fattah Jasin,” imbuh Irsyad. Di luar empat parpol itu, sebenarnya komunikasi politik mesin pemenangan Fattah Jasin-Kiai Ali Fikri juga sudah mendekati Nasdem dan Golkar. Peluang dua partai itu bergabung dalam koalisi besar sangat terbuka. Dalam beberapa kesempatan, pimpinan DPC kedua partai bahkan terlihat mendampingi Fattah Jasin. Jika itu terjadi, kemungkinan besar Pilkada Sumenep minimal diikuti dua pasangan calon. Sebab, PDI-P dan PAN sudah pasti mengusung pasangan Achmad Fauzi-Nyai Eva. Itu belum ditambah Gerindra yang memberi sinyal merapat. Sedangkan PKS dan PBB, masih menyimpan arah dukungannya. Melihat komposisi dan massa pendukung, dua partai Islam tersebut sulit untuk mengusung calon sendiri. (aan/epe)
FOTO: MEMORANDUM/AAN
Tunggu Waktu Deklarasikan FaƩah Jasin-Ali Fikri
Fattah Jasin dan Kiai Ali Fikri foto bersama Ketua DPW PKB Jatim.
Sebar 27 Bintara Muda ke Kodim Surabaya, Memorandum Sebanyak 27 prajurit bintara menerima pembekalan langsung dari para perwira di ruang data Makorem 084/Bhaskara Jaya, Senin (27/7). Para bintara itu nantinya akan ditempatkan di beberapa kodim di wilayah Korem 084. “Bintara sebagai pelaksana pembinaan wilayah, tentu memiliki tugas pokok yang beragam. Itu tentunya, harus didukung dengan kemampuan personel yang handal,” ujar Kepala Penerangan Korem 084 Mayor Inf Agung Prasetyo Budi. Ia menambahkan, jika nantinya bintara remaja itu akan dibekali beragam kemampuan teritorial sebelum dinyatakan siap ditempatkan di beberapa kodim. “Ada yang nantinya menempati posisi sebagai babinsa. Mereka harus mempunya kemampuan teritorial, sekaligus mampu mengaplikasikan ilmunya di lapangan,” jelas Agung. Bukan hanya kemampuan teritorial, beberapa kemampuan lainnya pun diberikan bagi bintara muda. Termasuk di antaranya pengetahuan informasi dan pengumpulan data. “Mereka harus cakap dan profesional dalam menjalankan tugas dan kewajibannya,” lanjut Agung.(tyo/epe)
AnƟsipasi Kemarau
BPBD Pamekasan Koordinasi dengan PDAM Pamekasan, Memorandum Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, mulai melakukan pendataan terhadap daerah-daerah yang berpotensi mengalami kekeringan pada musim kemarau tahun ini. Prediksi Kepala BPBD Akmalul Firdaus, jumlah daerah yang mengalami kekeringan tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Karena itu, pihaknya sudah melakukan berbagai langkah antisipasi agar masyarakat terdampak dapat terbantu. “Salah satunya, antisipasi kami berkoordinasi dengan PDAM untuk mempersiapkan distribusi air bersih kepada daerah terdampak kekeringan,” katanya. Menurutnya, berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur, puncak musim kemarau terjadi antara Agustus dan September. “Untuk wilayah selatan dan utara diprediksi Agustus. Sementara wilayah tengah September,” pungkasnya. Hal ini sesuai dengan surat peringatan yang dikeluarkan Deputi BMKG Herizal. Dia mengatakan, sudah mengeluarkan surat peringatan kepada kepala daerah yang berpotensi kekeringan. Hingga saat ini atau dasarian kedua Juli, berdasarkan pantauan BMKG, dari 342 daerah zona musim (ZOM), 69 ZOM telah memasuki musim kemarau seiring dengan dominannya sirkulasi angin monsun Australia yang bersifat kering bertiup dari arah timur-tenggara. Dampaknya, kekeringan di Pamekasan diprediksi lebih dari sebulan. Sama dengan kondisi yang dialami di Bangkalan dan Sampang. (*/sjk/epe)
FOTO: MEMORANDUM/URI FOTO: MEMORANDUM/RAS
Pembekalan bintara muda di Makorem Bhaskara Jaya.
Bangkalan, Memorandum Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Itu kiat Gubernur Khofifah Indar Parawansa ketika kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Bangkalan akhir pekan lalu. Gubernur memantau perkembangan sektor perekonomian rakyat di tengah gejolak pandemi covid 19. Didampingi Bupati R Abdul Latif Amin Imron dan pimpinan OPD terkait, gubernur dan rombongan, tidak hanya bertandang ke satu tempat. Tetapi secara bergilir blusukan ke tiga lokasi sentra perekonomian rakyat di dua kecamatan berbeda. Yakni ke pasar hewan diTanah Merah dan Desa Pettong yang terkenal jadi penyedia ternak sapi kurban terbesar di Madura. Selanjutnya, ke Kecamatan Tanjung Bumi, wilayah yang dikenal sebagai sentra batik tulis khas Tanjung Bumi yangh sudah go internasional sejak 1970-an. Ada 14 desa di Tanjung Bumi yang jadi kantong kerajinan batik tulis, terbesar di Madura. Gubernur sempat mecermati dan berdialog dengan sejumlah perajin, pengusaha, dan pelaku pema-
Gubernur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Ra Imron meninjau sentra batik tulis khas Tanjung Bumi.
saran batik. Seperti yang dikelola Hanif Muslim di Desa Telaga Biru. “Alhamdulillah, hari ini saya mendapat kabar bahagia karena bursa pemasaran batik Tanjung Bumi, meski belum 100 persen pulih, rupanya sudah mulai sehat dan normal kembali,” kata gubernur. Hal ini dibenarkan Hanif Muslim. Di masa awal pendemi, bursa pasaran batik Tanjung Bumi memang sempat lesu darah. Saat itu, omset penjualan batik menurun drastis. “Setiap hari, rata-rata hanya bisa terjual dua hingga tiga potong saja. Tetapi setelah Hari Raya Idulfitri, atau setidaknya
mulai akhir Mei sampai saat ini, mulai berangsur normal. Setiap hari, rata-rata sudah bisa laku 10 potong lagi. Kadang juga lebih,” kata Hanif. Perkembangan ini menggembirakan gubernur. Sebab, produksi kerajinan batik tulis merupakan salah satu sektor perekonomian rakyat andalan Jawa Timur. Lebih dari itu, secara ekonomis, sudah barang tentu juga kembali mendongkrak naik tingkat kesejahteraan perajin dan pengusaha batik tulis. “Realita itu harus kita syukuri bersama,” sebut gubernur wanita pertama di Jawa Timur ini. (ras/epe)
DKPP Tak Temukan Penjualan Hewan Berpenyakit Sumenep, Memorandum H-3 Hari Raya Iduladha 1441 Hijriyah, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Sumenep, melakukan pemeriksaan hewan kurban yang dijual di sejumlah pasar hewan dan tempat penampungan. Tindakan itu dilakukan untuk memastikan sapi maupun kambing yang akan dijadikan hewan kurban aman dikonsumsi. Sejak pemeriksaan dilakukan 10 Juli 2020, tidak ada temuan hewan yang mengidap penyakit seperti scabies.”Kami tidak menemukan hewan yang mengidap penyakit mengkhawatirkan selama melakukan pemeriksaan,” kata Sekretaris DKPP Khaeru Ahmadi, Senin (27/7). Pemantauan dilaksanakan kepenampungan secara berskala hingga hari pelaksanaan nanti. Sedangkan untuk pasar disesuaikan dengan jadwal pasar. Untuk petugas, DKPP mempunyai 32 petugas paramedik terlatih untuk membantu dokter hewan. Mereka tersebar di daratan maupun kepulauan.“Selama dua pekan pemeriksaan berjalan, tidak ada laporan dari petugas adanya temuan penyakit,” imbuhnya. Iduladha memang jadi momen pedagang menambah pemasukan. Sebab, harga hewan kurban
FOTO: MEMORANDUM/URI
FOTO: MEMORANDUM/TYO
Di Bangkalan, Gubernur Pantau Ekonomi Rakyat di Masa Pandemi
Petugas DKPP Sumenep memeriksa kambing yang dijual di salah satu pasar hewan jelang Iduladha 1441 H.
lebih mahal di banding hari-hari biasa. Seperti yang diakui pedagang kambing, Sutipno. “Kalau hari biasanya hanya Rp 1 juta kini sampai per ekor kambing mencapai Rp 1,4 juta. Tergantung besar kecilnya,” sebutnya. Karena itu, di masa pandemi yang membuat penjualan merosot, dia merasa terbantu dengan kontrol kesehatan yang dilakukan DKPP. “Sehingga hewan yang dijual dipastikan sehat,” ungkapnya. (uri/epe)
Wabup Ahmad Fauzi berbincang dengan salah satu pedagang saat sosialisasikan gerakan bermasker di Pasar Ganding.
Wabub Sosialisasikan Masker di Pasar Ganding Sumenep, Memorandum Menuju adaptasi kebiasaan baru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus melakukan sosialisasi pentingnya menggunakan masker kepada masyarakat.Wakil Bupati (wabup) Ahmad Fauzi bahkan turun langsung ke pasar tradisional untuk memberikan edukasi. Pasar tradisional dipilih karena merupakan tempat aktivitas masyarakat dari berbagai daerah sehingga rentan jadi klaster penularan covid-19. Penggunaan masker merupakan salah satu edukasi yang wajib ditekankan selain penerapan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir. “Imbauan ini sebagai langkah pemerintah untuk memberikan kesadaran terkait bahaya covid-19 kepada para pedagang dan masyarakat,” kata wabub, Senin (27/7). Di Pasar Ganding, wabup memberikan pemahaman kepada pedagang dan pengunjung pentingnya memakai masker untuk melindungi kesehatannya dan keluarga. “Pasar tradisional harus benar-benar bersih dan higienis supaya pengunjung lebih nyaman saat berbelanja,” pungkasnya. (uri/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
TRENGGALEK
KABIRO TRENGGALEK: Hamzah Abdillah. WARTAWAN: Agus Purwanto, Ahmad Yulis. ALAMAT : Jalan Wr Supratman Gang Parangjanoko no 4, Kelurahan Sumbergedong, Kec/Kab Trenggalek.
SELASA KLIWON, 28 JULI 2020 HALAMAN 9
Bupati Minta BPD Jadi Mitra Pemdes Trenggalek, Memorandum Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin melantik pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Kabupaten Trenggalek masa bakti 2020-2025. Pelantikan bertempat di aula Pendopo Manggala Praja Nugraha, Senin (27/7).
“Pastikan aspirasi masyarakat sampai dan bantu pemerintah desa untuk bisa mewujudkan hal tersebut,â€? pesan bupati yang akrab disapa Gus Ipin itu. Bupati juga menegaskan jika keberadaan badan permusyawaratan desa (BPD) merupakan mitra pemerintah dalam mendorong pembangunan desa.“BPD jangan sampai dianggap resah oleh pemerintahan desa. Justru sebaliknya, BPD bisa menjadi mitra yang membantu pemerintah desa (pemdes) untuk bisa mewujudkan harapan masyarakat,â€? tuturnya. Diingatkan Arifin, paham  demokrasi yang dianut di Indonesia adalah musyawarah mufakat. Terlebih, AriďŹ n meminta kepada BPD melalui organisasinya agar bisa mengesampingkan kepentingan politis dan mendahulukan kepentingan bersama dalam hal ini masyarakat. “Silahkan bersinergi dengan
tugas masing masing, sehingga pembangunan di desa berjalan dengan baik,â€? imbuhnya. Sedangkan tugas dan beban amanah Abpednas ke depan, AriďŹ n lugas menyatakan jika organisasi ini mampu mewujudkan pembangunan desa yang baik dengan memerlukan sinergitas BPD dan kepala desa. “Saling kontrol dan saling menunjang,â€? kata dia. Ketua Abpednas Kabupaten Trenggalek Marsudi menyambut baik pesan Bupati Trenggalek tersebut. Menurutnya untuk bisa mewujudkan pembangunan desa yang baik memang diperlukan sinergitas BPD sebagai kepanjangan tangan masyarakat dan pemerintah desa sehingga pembangunan di desa bisa berjalan seiring sejalan dan sesuai harapan masyarakat. “Kami siap mengemban amanah  demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera di desa dan kota,â€? tegasnya. (gos/ham/udi)
H Moch Nur Arifin memberikan sambutan dalam pelantikan pengurus Abpednas Kabupaten Trenggalek.
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN 0HQXQMXN 3HQJXPXPDQ 3HUWDPD /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ WDQJJDO -XOL 0DND %HUGDVDUNDQ 3DVDO 8QGDQJ 8QGDQJ +DN 7DQJJXQJDQ 1R 7DKXQ 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 60( 0LFUR &ROOHFWLRQ 5HFRYHU\ 6XUDED\D DNDQ PHODNVDQDNDQ /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHUDQWDUDDQ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 6LGRDUMR WHUKDGDS EDUDQJ MDPLQDQ GHELWXU HARGA LIMIT UANG DEBITUR/ (Rp) JAMINAN Keterangan No OBYEK LELANG (Rp) 1.
Siti Khalimah EHUXSD 6HELGDQJ WDQDK VHVXDL 6+0 1R VHOXDV P D Q 6LWL .KDOLPDK WHUOHWDN GL 'HVD 7DZDQJUHMR .HF 3DQGDDQ .DE 3DVXUXDQ -DZD 7LPXU
2.
Nur Rachmad Hadi EHUXSD 6HELGDQJ WDQDK GDQ EDQJXQDQ VHVXDL 6+0 1R VHOXDV P D Q +DMMDK 8PL 6\DURK WHUOHWDN GL 'HVD &DQJNULQJPDODQJ .HF %HML .DE 3DVXUXDQ -DZD 7LPXU
1RPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9$ YLUWXDO DFFRXQW KDUXV VDPD GHQJDQ QRPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLV\DUDWNDQ -DPLQDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ VHODPEDW ODPEDWQ\D VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ lelang. 6HJDOD ELD\D \DQJ WLPEXO VHEDJDL DNLEDW PHNDQLVPH SHUEDQNDQ PHQMDGL EHEDQ SHVHUWD OHODQJ
Persyaratan lelang: 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUYHULÂżNDVL SDGD ZHEVLWH ZZZ OHODQJ JR LG 6\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD DODPDW ZHEVLWH GLDWDV 2EMHN OHODQJ GLMXDO GDODP NRQGLVL DSD DGDQ\D 3HVHUWD OHODQJ GLDQJJDS WHODK PHQJHWDKXL NRQGLVL REMHN OHODQJ VHKLQJJD DSDELOD DGD VXDWX KDO WHUMDGL JXJDWDQ SHPEDWDODQ SHQXQGDDQ SHODNVDQDDQ OHODQJ WHUKDGDS REMHN OHODQJ WHUVHEXW GL DWDV SLKDN SLKDN \DQJ EHUNHSHQWLQJDQ SHPLQDW OHODQJ WLGDN GLSHUNHQDQNDQ PHODNXNDQ WXQWXWDQ NHSDGD .3.1/ 6LGRDUMR 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN Pelaksanaan lelang: &DUD SHQDZDUDQ %DWDV 3HQDZDUDQ /HODQJ 3HPEXNDDQ SHQDZDUDQ GDQ SHQHWDSDQ SHPHQDQJ OHODQJ 3HOXQDVDQ KDUJD OHODQJ %HD /HODQJ 3HPEHOL 7HPSDW
&ORVHG %LGGLQJ GHQJDQ PHQJDNVHV XUO ZZZ OHODQJ JR LG
6HODVD $JXVWXV 3XNXO :,% ZDNWX VHUYHU
6HWHODK %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ
OLPD KDUL NHUMD VHWHODK SHODNVDQDDQ OHODQJ GDUL KDUJD OHODQJ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 6LGRDUMR 'L -DODQ (UODQJJD 1R 6LGRDUMR
,QIRUPDVL OHELK ODQMXW KXE 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 60( 0LFUR &ROOHFWLRQ 5HFRYHU\ 6XUDED\D 6XUDED\D -XOL
Informasi pasang iklan : Kurnia : 081259584829 PROPERTI RUMAH DIJUAL Dijual Rmh+Toko+Gudang LT:9x70m Sbelah RM Gempol Asri(murah siapa cpt pasti dpt) Hub:Bpk.Misdi 082245776551 WA 081259751946
RUMAH DIKONTRAKKAN Rumah Dikontrakkan / Kantor Persil, Jln Raya Demak (Purwodadi Utara) Hub: 081216842204 - 0811337368.
IKLAN PAS
TANAH DIJUAL
PARANORMAL
ANEKA KEBUTUHAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
DIJUAL TANAH 5X20, SHM. Jl.Tambakwedi Jaya III/70.Rp400Jt.Nego.HP 0812-1770-3657 (wa).
Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS)
ELEKTRONIK DICARI
HILANG STNK HONDA VARIO 2014 WHITE SILVER W 6737 QD ( INA PUSPITASARI ) 081330056410. HILANG STNK HONDA BEAT 2011 PUTIH W-4221-TL ( REZA AULIA ADHA ) 08563373355. HILANG STNK SUPRA X 125 2010 HITAM W 6168 SZ ( RADISTYA HIMAWAN ) 085733019601. HILANG STNK HONDA BEAT 2017 BIRU PUTIH W-6609-T (KUSNANTI) 0813 5763 8834. HILANG STNK HONDA SCOPY 2010 PUTIH BEIGE W 6789 VL (SYAMSUL KARIM.H) 081249771657. Hilang BPKB Motor Honda th 2006 warna Hitam W-5857-NG TEDY JULIANDHY Hub 085895301809. Hilang Buku Kir L.9316.BG PT.MITRA PINASTHIKA. M. RENT JL.KOMPLEK SIDOTOPO DIPO 5/2 SBY. Hilang Buku Kir L.9399.AU PT.MITRA PINASTHIKA. M. RENT JL.KOMPLEK SIDOTOPO DIPO 5/2 SBY. Hilang Buku Kir L.8053.AZ PT.MITRA PINASTHIKA. M. RENT JL.KOMPLEK SIDOTOPO DIPO 5/2 SBY. Hlg STNK Daihatsu Terios ÂŤ2012 Htm Met L1878-GI An.Galuh Kurniawati Putri SE Hub: 081520350223. Kehilangan STNK spd mt nopol L 6209 PO Honda th 2016 a/n Subiyanto a/n Sidotopo Sekolahan 4/25 Surabaya. Kehilangan STNK spd mt Vega ZR th 2009 nopol L-6431-QN a/n Lestari Rahayu d/a Margorukun Gg Ril 11 Surabaya. Kehilangan STNK spd mtr Yamaha th 2011 nopol L-4953-PU a/n Samsul d/a Sawah Pulo Jaya 4/5 Surabaya.
Hlg STNK mtr Honda Revo, L 4731 HO, an.Chairul Bariyah, Jl Pulo Wonokromo Wetan 6/25F sby. HILANG STNK TOYOTA AGYA 2014 L 1405 KF ( JOE TJUI GIM ) 08983167877. Hilang STNK Honda 2019 L-2829-LG An. Muhidin Kuti D/a.Jagiran 4/19 Sby. HILANG STNK HONDA BEAT 2015 HITAM W 6930 QS ( SUMIRAH ) 081357957063. Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.111280.K RATNA WIDIYANTI JL.U.K 15.A SBY. Hilang Buku Kir GANDENGAN SB.151986.K LIEM HOK LIAN JL.SURABAYA. Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.179724.K NINIK TEKODJOJO JL.SURABAYA. Iklan kehilangan stnk sepeda motor GRESIK tayang selasa 28 juli 2020:
KOS-KOSAN Kost Single Jl.Jemur Ngawinan 1/45K Belakang TPA Barokah No. 59, Daerah IAIN, A.Yani 081253423160.
TANAH KAVLING PROMO murah tanah kavling siap bangun hanya 24jt-25 jt-an Lokasi desa Balong Mojo Benjeng -Gresik Resmi langsung pemilik hub: Telp/WA 081232003191 (P.Yudi)
AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/031-5012481 Persewaan AC.
SERVICE
WORO-WORO!!!
CV.TOP Ahli Pendinginan AC Split Cuci 45 Freon 75, Bongkar 125 / Pas 175. Ahli kipas, msn cuci, Central/Chiler, Casetta, Whiter, Dispenser, P.air, TV, DVD, dll.J/B AC bekas. Kjrn:031-5150.3333 Rkt:0851.0777.7754 Myjen 031-5150.3332.
Semua sudah kami siapkan agar aman & nyaman !
Bimbingan Belajar Matematika,Kimia,Fisika NIMA Sby Hub : 081216894862.
PIJAT KEBUGARAN Kebal Bacok (langsung dites), Tumbal Usaha, Bisnis, Penglaris, Memisahkan PIL/WIL, Pacar Lari, Susah Jodoh dll. Sedia: Bulu Perindu,Bedak Cleopatra, Gurah Hidung, Gurah Vagina, dll.
Pijat Refleksi Totok Saraf Telp/WA. 085100644266 38.22/06-25/07
BUNDA MASSAGE CALL 0812. 3289. 2171. Rumah Pijat 27 sudah buka lagi seperti biasa!!! Tetap ada diskon mandi uap free protokol kesehatan, Anda Wajib pake masker cuci tangan masuk ke bilik steril suhu badan diukur thermo gun tangan / punggung disemprot dengan sanitazi dll. Hub: Jl. Petemon Timur 27 Sby
38.23/07-29/08
telp. 031-5465030
PASURUAN
38.24/07-31/08
LOWONGAN
TANAH DIJUAL Dijual Tanah Luas 8538m2 (Lebar 40 meter Zona Kuning Permukiman) Kota Pasuruan. Hub:081330651367 - 081937057027.
KURSUS
SEDOT WC Jitu Ahli Sedot Saluran Air & Sedot WC Mampet, Tanpa Bongkar Kimia, Terima Kuras Sumur, Tandon, Kolam, Sedot WC, Dorongan. Kenjeran:031-5150.3330 Rungkut: 0851.0877.7759 Mayjen:0851.0777.7715.
KEHILANGAN
PROMO SUZUKI 2020 38.22/06-25/07
Carry Pick Up DP 8 Jt Carry Pick Up AC PS DP. 10 Jt Ertiga DP 19 jt XL7 DP. 29 Jt
38.20/06-24/07
Hilang STNK Honda Vario 125 thÂť2015 Nopol L-4312-GR An.Arif Mustaman D/a.Perum Koterm A Jaya 12 Sby.
PROSES MUDAH 085104409688 WA,TLP AKTIF
Hlg STNK Spd Mtr Honda thÂť2020 L-6901QQ An.Aditya Arif Perdana D/a.Jl. Lebak Jaya 5 Utara No.18 Sby.
38.21/07-28/08
SHOW ROOM
RATU PENAKLUK CINTA DJIAJENG.S (Mahar 50 rb)
MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani
HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104 00.21/07-27/08
Hilang BPKB Asli Mtr Hnd NC11BFID thÂť13 L-6964-JQ An.Harry Van Sidabukke Jl.WaterPlace Residence E-0902 Sby. NK.MH1JFD2 19DK573757. NS.JFD2E1569031.
Menangani selaga problem sulit JODOH, dan rejeki, dan juga SUSUK buat segala keperluan. BUKA AURA UNTUK BISNIS, BEDAK PELET, PENGLARIS, dan juga TERAPI segala PENYAKIT. Perum Griya Karya Sedati Permai Blok BA No.1 RT 29 RW 12 Sedati Gede Juanda
Tlp.081332933195 WA 087732541691
Hilang STNK Spd Mtr Honda thÂť2011 L-2468V An.Sasmito Abi Pamuji D/a.Sememi Jaya 9A/6B Sby. HILANG STNK HONDA VARIO 150cc 2015 PUTIH W 2308 QS ( ANNA PUDJI LESTARI ) 081252211525.
Kehilangan stnk W3862CH th. 2019 An. Vidiya Wati Dsn. Pundit RT 4/1 Ds. Punduttrate Benjeng Gresik Kehilangan stnk W1F th. 2014 An. Muhammad Faisol Ds. Lebani waras RT 1/2 Wringin Anom Gresik Kehilangan stnk W9965A th. 2013 An. CV. Cipta Manunggal Abadi (CMA) Jl. Raya Bungah Ds. Kisik Bungah Gresik Kehilangan stnk W309CB th. 2016 An. Dwi Wiro Hariwigati Jl. Baja XIII/02 RT 2/6 Ds. Pongangan Manyar Gresik AKAN DIJUAL unit sepeda motor S 6881 ZH, S 4775 NAL, S 2106 QU, W 4340 QC, S 6150 SK, W 2873 VG, S 3259 ZR, W 3722 YQ, W 6353 XM, S 4235 PX, S 5765 TC, S 2534 S, W 4889 QY, S 5614 QO, S 4077 VF, S 6305 PR, S 6148 SG oleh PT FINANSIA MULTI FINANCE untuk info Hub : 0321-320222 Hilang stnk nopol S.6692.XU/kusnan/ dsn.kebun melati rt 14.rw 04?sidomulyo jombang
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG Galian C Marak di Ngoro
SELASA KLIWON, 28 JULI 2020 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Jombang, Memorandum Warga Desa Genukwatu, Kecamatan Ngoro mempertanyakan aktivitas galian C baru di wilayahnya. Sebab, selain berdampak pada kerusakan lingkungan, diduga kegiatan penambangan dilakukan secara ilegal alias belum mengantongi izin. Terlebih lagi lokasi galian berada di lahan pertanian aktif.
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Tersangka Dian Teguh Santoso diapit petugas di Mapolsek Peterongan.
Pria Magetan 'Makan' Teman Jombang, Memorandum Pengejaran anggota Reskrim Polsek Peterongan akhirnya membuahkan hasil. Ini setelah polisi berhasil meringkus Dian Teguh Santoso (26), buruh serabutan asal Dusun Donowangsan, RT 01/RW 02, Desa Patihan, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan. Dian berurusan dengan hukum setelah membawa kabur handphone milik Hengky Hari Wijaya alias Pandu (22), warga Kampung Penyahiran, RT 06/RW 11, Desa Bojonggalih, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi. “Tersangka kami amankan di Daerah Karangrejo, Magetan. Saat ini prosesnya sudah dalam tahap penyidikan lebih lanjut,” papar Kapolsek Peterongan Iptu Sujadi, Senin (27/7). Dijelaskan kapolsek, perkara berawal saat korban dan tersangka menuju warung Pak Minto yang berada di jalan arah Terminal Kepuhsari Peterongan, Selasa (24/3) silam. Kedatangan keduanya ke lokasi sekitar pukul 16.00 untuk mengonsumsi minuman keras (miras). “Setelah selesai, handphone korban dipinjam tersangka untuk bermain aplikasi Tik-Tok. Karena terlalu mabuk, korban tertidur setelah meminjamkan handphone miliknya,” jelasnya. Berselang cukup lama setelah tertidur, korban pun terbangun lalu mendapati dirinya seorang diri di lokasi. Sempat mencoba menunggu temannya datang, Hari memutuskan untuk mencari Dian yang terakhir dilihat berjalan menuju arah selatan terminal. Sebelum mencari itulah, korban sadar bahwa selain handphone, uang Rp 4.650.000 miliknya juga diambil tersangka. “Mengetahui hal itu, ia pun melaporkan kejadian ke Polsek Peterongan,” lanjut Kapolsek. Polisi yang langsung melakukan upaya penyelidikan, akhirnya mendapati posisi tersangka. Tak mau membuang kesempatan, upaya penangkapan seketika dilakukan. Hasilnya, selain Dian yang diamankan tanpa dapat memberikan perlawanan. Petugas juga menyita barang bukti berupa sebuah dosbook handphone. “Selain mengaku uang curian telah habis dipergunakan untuk berfoya-foya. Tersangka juga telah menjual handphone korban kepada seseorang yang ditemuinya di depan Terminal Ngawi seharga 400 ribu,” bebernya. Akibat ulahnya, korban mengalami kerugian materi sebesar Rp 5.820.000. Guna kepentingan penyidikan lebih lanjut, tersangka dan barang bukti kini diamankan ke Mapolsek Peterongan. “Tersangka kita kenakan pasal 372 KUHP dan 362 KUHP, tentang penggelapan serta pencurian. Dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” pungkas Sujadi. (wan/rif)
Calon Bupati ASN Harus Mundur Mojokerto, Memorandum Bakal calon bupati dan wakil bupati yang berasal dari aparatur sipil negara (ASN) dalam pilkada serentak Desember 2020 nanti diharuskan mundur. Kesempatan mengundurkan diri dari ASN dibatasi maksimal 30 hari sebelum coblosan dan SK pengunduran diri sudah diserahkan ke KPU. FOTO: ISTIMEWA Ketua KPU KabupatKetua KPU Kabupaten en Mojokerto Muslim Mojokerto Muslim Bukhori Bukhori mengatakan, surat pengunduran diri harus disertakan saat proses pendaftaran yakni 4-6 September 2020 mendatang. Tapi hanya sebatas surat pengajuan pengunduran diri saja. Menurut Muslim, surat resmi berupa SK pengunduran diri harus sudah diserahkan ke KPU, paling lambat satu bulan sebelum pemungutan suara. Sementara itu, Achmad Arif, Divisi Teknis KPU Kabupaten Mojokerto mengatakan, saat melakukan pendaftaran di KPU nantinya, bakal calon yang berstatus ASN juga harus menyertakan tanda terima surat pengunduran diri dari pejabat berwenang. Surat keterangan bahwa pengunduran diri tengah dalam proses. Yang pasti disertai dengan syarat lain, misalnya rekom parpol. Arif menjelaskan, syarat-syarat itu tertuang dalam PKPU Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Perubahan Ketiga atas PKPU 3 Tahun 2017, tentang Pencalonan Pilgub, Pilbup, dan Pilwali. Tapi berbeda dengan bakal calon dari petahana, yakni Pungkasiadi yang memastikan kalau dirinya juga akan running pada Pilbup Mojokerto. Dia (Pungkasiadi) tidak perlu mengajukan pengunduran diri sebagai Bupati Mojokerto. Pihaknya cukup mengajukan cuti selama masa kampanye berlangsung. Arif juga menjelaskan, untuk petahana cukup mengajukan cuti masa kampanye selama 71 hari saja. Cutinya juga di luar tanggungan negara. Sehingga, seluruh fasilitas yang selama ini digunakan selama menjabat kepala daerah, maka harus dilepas. Menurutnya, cuti seorang petahana bisa memanfaatkan cuti secara keseluruhan atau sebatas saat jadwal kampanye saja. Jadi cuti hanya saat kampanye saja, namun bisa juga mengambil cuti semua. (war/rif)
”Itu galian baru kayaknya belum lama kok,” terang salah satu warga sekitar yang meminta namanya disembunyikan, Senin (27/7). Anehnya, setelah sempat berhenti, aktivitas penambangan kembali berjalan. Bahkan dalam kapasitas lebih besar. ”Memang sempat berhenti, tapi sekarang aktif kembali,” ungkapnya. Mengingat dampaknya banyak dikeluhkan petani, warga berharap ada perhatian serius dari pemkab dan aparat penegak hukum, jika memang kegiatan penam-
bangan di wilayahnya ilegal. ”Dampaknya yang jelas ke petani, khususnya berkaitan jaringan irigasi. Karenanya jika kegiatannya ilegal, harus dihentikan. Kalau hanya disidak, paling berhenti sesaat, setelah itu beroperasi kembali,” tegasnya. Terpisah, Nana Febrianti Kepala Desa Genukwatu, tidak menampik adanya aktivitas galian C di wilayahnya tersebut. ”Itu sudah berhenti, terus setelah itu
“
Kalau itu saya tidak tahu mas. Soalnya tidak pernah ke desa. Kami hanya sebatas mengetahuinya saja,” Nana Febrianti Kepala Desa Genukwatu tiba-tiba muncul aktivitas lagi,” bebernya. Dikonfirmasi terkait izin kegiatan penambangan, Nana tidak bisa memasti-
kan. ”Kalau itu saya tidak tahu mas. Soalnya tidak pernah ke desa. Kami hanya sebatas mengetahuinya saja,” ungapnya. Dirinya pun berharap ada perhatian dari pihak terkait, khususnya menindak kegiatan galian C ilegal. ”Kalau memang tidak mengantongi izin dan sangat merusak lingkungan, kami minta setelah ada penindakan,” singkatnya. Saat mencoba menghubungi melalui selulernya, Amin Kurniawan, Kabid Konservasi DLH Kabupaten Jombang, tidak ada jawaban. Meski terdengar nada sambung belum ada jawaban,
Amin tidak menjawab telepon. Begitupula saat mencoba menghubungi melalui pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp, Amin tidak menjawab. Pantuan di lokasi kemarin (26/7), terlihat ada satu alat berat di lokasi kegiatan yang berada di tengah sawah. Mesti tidak ada aktifitas penggalian, terlihat beberapa orang berjaga di sekitar alat berat. (wan/rif)
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Alat berat di lokasi penggalian. Warga Desa Genukwatu, Ngoro, mempersoalkan perizinan di lokasi yang berdekatan dengan persawahan.
Satlantas Polres Mojokerto Beri Hadiah untuk Pengendara Tertib Mojokerto, Memorandum Satlantas Polres Mojokerto memiliki cara unik mengampayekan tertib berlalu lintas. Cara itu dengan memberi hadiah berupa helm, jaket, kaos, sarung tangan, masker, hingga cokelat bagi pengendara yang tertib. Seperti dalam razia yang dilakukan Jalan Raya Trawas, Kabupaten Mojokerto. Pengendara kendaraan bermotor yang melintas di depan Polsek Trawas dihentikan petugas Satlantas Polres Mojokerto yang sedang menggelar Operasi Patuh Semeru 2020. Pengendara bermotor yang sebagian besar masyarakat yang menghabiskan waktu bersama keluarga itu dicek surat kelengkapan kendaraan serta perlengkapan seperti helm, spion, ban, serta knalpot. Tak jarang banyak masyarakat memilih putar balik saat melihat adanya operasi kendaraan yang dilakukan oleh anggota Satlantas Polres Mojokerto kali ini. Informasi yang didapat dari pihak kepolisian, selama Operasi Patuh Semeru 2020 sudah ada 100 lebih orang yang ditilang karena tak mematuhi peraturan lalulintas. Kasatlantas Polres Mojok-
erto AKP AM Rido Ariefianto mengatakan, razia kendaraan kali ini tak lepas dari upaya petugas dalam menekan angka kecelakaan lalulintas di wilayah hukumnya. Maka dari itu, dalam Operasi Patuh Semeru 2020 kali ini petugas menyasar para pengendara yang mengabaikan keselamatan selama berkendara di jalanan. “Mulai STNK, SIM, tidak berboncengan lebih dari dua orang, memakai masker serta motor yang dipakai tersebut apa sesuai spektek atau pabrikan,” ujarnya, Senin (27/7). Namun, bagi pengendara yang tertib dan tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran akan mendapatkan kejutan atau hadiah. Ini, lanjut Ridho dilakukan untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat agar selalu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan raya. “Kami berikan reward helm, jaket, kaos, sarung tangan, masker, dan cokelat kepada pengendara tertib seperti spektek pabrikan, surat-surat lengkap SIM STNK, menggunakan helm standar, tidak berboncengan lebih dari dua orang, menggunakan masker,” terangnya. Kata Ridho, selama Oper-
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Petugas memberikan hadiah saat menggelar razia.
asi Patuh Semeru 2020 berlangsung, kurang lebih ada 125 pengendara yang ditilang anggota. Hal tersebut menunjukan bahwa masih banyak masyarakat yang tak mematuhi peraturan lalulintas. “Selama Operasi Patuh kita digelar yakni mulai Kamis 23 Juli hingga 5 Agustus 2020 saat ini kurang lebih ada 125 orang yang sudah kita tilang,”tegasnya.
Dirinya menghimbau agar masyarakat selalu tertib berlalulintas, terlebih saat masih dalam kondisi Pandemi Covid-19 agar mematuhi protokol kesehatan. “Selalu waspada dan tertib, kami
juga mengimbau masyarakat agar terus disiplin memakai masker, sering cuci tangan, jaga jarak agar bisa memutus rantai penyebaran Virus Corona,” pungkasnya. (no/rif)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
DEWI RENGGANIS
SELASA KLIWON, 28 JULI 2020 HALAMAN 11
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Jember, Memorandum Forum Nelayan Kabupaten Jember berinisiatif untuk menangkar dan membudidayakan anakan lobster hingga menjadi lobster besar agar nilai jualnya semakin tinggi. Untuk itu mereka membuat keramba jaring apung (KJA) anakan lobster. Keramba oleh nelayan ditempatkan di Teluk Babakan Jeruk, Pulau Nusabarong, Kecamatan Puger, dengan kedalaman 15 meter. “Budidaya ini dilakukan setelah kemenetrian kelautan dan perikanan memberikan kemudahan perizinan. Tujuannya, agar tangkapan yang masih belum memenuhi syarat bisa dibesarkan lagi,”jelas Sulaiman, ketua Forum Nelayan Kabupaten Jember, Senin (27/7) Lanjut Sulaiman, sehingga nelayan tidak menggantungkan tangkapan. Bahkan untuk menampung sementara agar nilai jual lebih tinggi dan bisa mengembangbiakkan sendiri. “Sementara nelayan kesulitan perizinan yang ada wilayah setempat. Terutama di tingkat bawah karena masih belum percaya kalau pembudidayaan anakan lobster mulai dilegalkan,” pungkasnya. Sedangkan Kholilur Rohman, ketua Kelompok Budidaya Lobster Puger, sumber daya anakan lobster di Jember sangat melimpah. Dan ini perlu keterlibatan dinas terkait untuk pendampingan kepada nelayan. “Pembinaan tidak hanya pada para eksportir, melainkan dinas harus aktif untuk para pembudidaya lobter laut demi keberlangsungan yang berkelanjutan,”tutup Hollil, panggilan akrabnya. (edy/udi)
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Nelayan Puger Kembangkan Budidaya Lobster
Tim ambulans PMI yang dipimpin oleh Ghufron Evian Efendi ini sehari mengantarkan lima jenazah pada Minggu (26/7) dan satu jenazah pada Sabtu (25/7) sore. “Kami kerja keras mulai pagi sampai malam,” kata Ghufron Evian Efendi, Senin (27/7). Berdasarkan SOP, selama pandemi Covid- 19, pengantaran jenazah harus menggunakan APD lengkap dari rumah sakit menuju ke pemakaman. Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki mengucapkan terima kasih kepada tim pengantar jenazah PMI yang tak kenal lelah melayani masyarakat. “Kami ucapkan banyak terima kasih kepada tim pengantar jenazah PMI Kabupaten Jember yang tak kenal rasa lelah, tak kenal rasa takut untuk antar jenazah selama pandemik Covid-19,” ujarnya. Sebab, menurut Zaenal Marzuki, kebanyakan jenazah yang diantar oleh tim
Petugas memakamkan jenazah dengan protokol Covid-19.
pengantar jenazah PMI Kabupaten Jember terkait Covid-19. “Ada yang statusnya orang tanpa gejala alias OTG, ada yang dengan status orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP). Bahkan yang sudah positif Covid-19,” ujarnya. Namun ada juga yang statusnya tidak terkait Covid-19. “Tetapi karena pandemi
Covid-19 belum berakhir sehingga proses pemakaman juga dengan protokol kesehatan,” terangnya. Zaenal Marzuki terus memberikan motivasi kepada tim pengantar jenazah PMI Kabupaten Jember untuk selalu bersemangat melayani masyarakat. “Kalian ini pahlawan kemanusiaan sesungguhnya, seperti para petugas kesehatan yang men-
jadi garda terdepan menghadapi pandemi Covid-19,” ujarnya. Selama wabah Covid-19, posko ambulans jenazah PMI Kabupaten Jember telah melayani 15 kali pengantaran jenazah sesuai standar prosedur operasional (SPO) Covid-19. “Hingga Minggu (26/7) tercatat 15 kali melayani pengantaran jenazah,”pungkasnya. (edy/udi)
Pandemi Covid-19, Pokmas Jual Nasi Bungkus Murah
Ibu-ibu memasak untuk membuat nasi bungkus murah di Kelurahan Sempusari.
Jember, Memorandum Relawan pendampingan pokmas dapur nasi murah dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Pusat menyediakan nasi bungkus seharga Rp 6.000. Agus Gagah Saroso, mewakili tim relawan Covid-19 pusat, mengatakan, program nasi murah ini merupakan upaya pemerintah pusat untuk memberikan bantuan usaha kelompok masyarakat terdampak Covid-19 berupa bahan makanan nasi murah. Sebanyak 400 porsi tersebar di beberapa wilayah dengan nilai modal Rp
3.750 per porsi. Ini dikelola oleh kelompok masyarakat (pokmas) di wilayah desa atau kelurahan untuk dijual seharga tertinggi 6.000 per porsi. “Dengan upaya nasi murah tersebut diharapkan dapat berlangsung sebagai sumber usaha berkesinambungan. Dengan kata lain, kami relawan adalah pendampingan terhadap pokmas yang telah mendapatkan persetujuan dari tim Gugus Tugas Covid-19 Pusat,” terang Agus yang juga sebagai koordinatior nasi murah di Kabupaten Jember, Senin (27/7) Sementara di Jember ada empat
pokmas yang ditempatkan di Kelurahan Sempusari, Antirogo, Baratan, dan Kelurahan Tegal Besar yang baru terbentuk pokmas dapur nasi murah gugus tugas Covid-19. Siapapun di Kelurahan atau boleh pesan nasi produk dapur nasi murah dari pokmas gugus tugas Covid-19 ke nomor WhatsApp 0856 0431 8891 dengan harga murah dengan menu yang sudah ditentukan oleh pokmas yang ditunjuk. “Cukup 6 ribu per bungkusnya dan yang pasti enak dan mengenyangkan,” jelas Agus Gagah Saroso. (jun/udi)
16 Laporan Polisi tentang Tipu Gelap korban ditipu dengan modus yang sama. Di mana, tersangka menawari para kliennya dengan keuntungan jika mau memberikan dana talangan terlebih dahulu. Untuk meyakinkan para korban, tersangka menjaminkan ceknya jika keuntungan
itu tidak cair di hari ketujuh atau sepuluh hari. Nyatanya, cek yang dicairkan para korban yang sudah terlanjur memberikan uang kepada tersangka sebesar ratusan juta hingga miliaran rupiah tersebut, ditolak karena dana tidak mencukupi.
Korban Ditusuk Lima Kali Korban adalah I Putu Budi Wijaya (41), asal Denpasar. Pria ini menderita luka serius di kepala, leher, dan tubuhnya. Hingga kini, Budi Wijaya masih dalam perawatan di RSU Dr Soetomo. Dari informasi yang dihimpun, korban dan pelaku sejak Sabtu (18/7) memang tinggal satu kos-kosan. Saat itu, Erfan menerima tawaran pekerjaan dari Budi untuk memposting lamaran pekerjaan di media sosial (medsos) dengan gaji Rp 1 juta per bulan. “Karena hanya bekerja serabutan, akhirnya tersangka menerima tawaran tersebut. Tapi beberapa hari kemudian, dia merasa sakit hati karena korban mengatakan pekerjaannya tidak ada yang benar,” tutur Kapolsek Mulyorejo Kompol Enny P Rustam didampingi Kanitreskrim Iptu Harun, Senin (27/7). Didasari sakit hati membuat Erfan mempunyai rencana melakukan penganiayaan terhadap atasannya. Memakai pisau kecil yang ada di was-
Curhat Bukan hanya curhat dalam Instagram Stories, Gisel juga mencurahkan isi hatinya di feed Instagram miliknya. Semula Gisel memposting foto di Instagram miliknya dengan caption ‘masih bisakah?’. Sesaat setelah unggahan itu mendapatkan banyak tanggapan dari sahabat dan juga netizen, Gisel akhirnya menghapus postingan itu. Bukan hanya itu dalam Instagram milik Melaney Ricardo, Gisel juga didoakan agar tetap kuat. Di sana Gisel terlihat berkumpul dengan beberapa teman artis lainnya. Melaney Ricardo, Jessica Mila dan juga papah Edwan. “Be strong @gisel_la #supportsystem,” tulis Melaney Ricardo dalam Instagram miliknya. Dalam Instagram Stories miliknya, Melaney Ricardo terlihat mengunggah ulang postingan
Kasus awal ditangani Unit III Asusila Subdit IV Renakta berdasarkan laporan Parlindungan pada 8 April 2020. Di mana, akibat ulah tersangka, korban merugi Rp 4,3 miliar. Tiga laporan ditangani Unit I Perempuan Anak & Remaja, Unit II People Smugling, dan
Sambungan dari halaman 1 tafel kos-kosan, pelaku menghujamkan senjata tajam (sajam) tersebut ke arah Budi yang sedang tertidur. Mendapati dirinya diserang, membuat korban kaget dan langsung terbangun. Korban berusaha merebut pisau dari tangan Erfan, namun gagal karena pelaku seperti kesetanan dan terus menyerang. “Setelah menusuk korban hingga lima kali, pelaku berupaya kabur. Tapi anggota yang mendapat laporan segera ke lokasi dan mengamankannya. Korban yang terluka parah langsung dilarikan ke RSU Dr Soetomo,” ucap kapolsek. di hadapan awak media Erfan menjelaskan bahwa dirinya memang berencana melukai karena terlanjur sakit hati dengan perkataan korban. “Saya selalu dikatakan kerja tidak ada benarnya. Emosi saya memuncak saat korban menyuruh saya pergi dari kos-kosan. Hingga dia (Budi, red) saya tusuk pakai pisau,” ujar Erfan di mapolsek. (iah/nov)
Warga Menanggal Hajar Maling Berjimat Dijelaskan Hedjen, kejadian bermula ketika pelaku datang ke rumah korban, Nani (49), seorang diri dengan mengendarai motor pada Minggu (26/7) siang. Selanjutnya dia langsung masuk melalui pintu belakang dan berniat mencuri. Sialnya perbuatan Choirul diketahui anak korban yang masih berumur 7 tahun. “Kebetulan saya bersama anak sedang main di rumah tetangga. Anak saya tahu jika ada orang masuk ke dalam rumah,” ungkap Nani kepada petugas. Mengetahui ada orang asing masuk ke rumah, anak korban mengadu ke ibunya. Merasa takut, Nani lantas meminta bantuan warga sekitar untuk menangkap maling di rumahnya. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap. Karena
Sambungan dari halaman 1
Sambungan dari halaman 1
emosi, warga menghajar Khoirul hingga babak belur. Bersamaan dengan itu, polisi yang mendapatkan laporan adanya pencuri tertangkap, segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melarikannya ke rumah sakit. Selain itu, petugas juga menyita motor yang dijadikan sarana aksi pelaku dan sebuah jimat. “Kami belum bisa memeriksa tersangka secara detail karena masih dirawat di rumah sakit,” ujar Hedjen. Kepada petugas, Khoirul mengaku tidak berniat mencuri di rumah tersebut. Tapi pikirannya berubah saat melihat kondisi sepi dan pintu belakang terbuka. “Saat baru masuk, warga datang kemudian meneriaki maling hingga saya tertangkap,” ujar Khoirul. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 Papah Edwan saat memvideokan ke arah Gisel. “Be strong Gisel, semua ada masanya,” ucap Melaney Ricardo dalam kesempatan itu. “Iya be strong ya,” ucap Papah Edwan lagi. Gisel yang sadar sedang diabadikan, langsung seketika mengucapkan seperti apa kondisi hatinya yang sedang terjadi. “Ahhh,” jawab Gisel yang terlihat tidak sedang mood saat itu. Sontak saja unggahan Gisel itu langsung disambung-sambungkan dengan postingan Instagram milik sang kekasih, Wijaya Saputra atau yang akrab disapa Wijin. “No response is a response. And it’s powerful one. Remember that,” tulis Wijin dalam Instagram Stories miliknya. Hingga saat ini baik Gisel maupun Wijin belum bisa dimintai keterangannya mengenai hal tersebut. (dtc/nov)
Subdit IV Rekanta dengan kerugian Rp 12 miliar lebih. “Korban dijanjikan keuntungan oleh tersangka. Namun, setelah jatuh tempo janji itu tidak ditepati. Korban yang sudah diberi cek dan dicairkan ternyata ditolak pihak bank,” ujar Dirreskrimum Kombespol Pitra Andrias Ratulangi, Senin (27/7). Lanjut Pitra, di Subdit I Kamneg ada dua laporan yang
masuk atas pelapor Antok Yuri W dengan korbannya Eri Subandono Prawiro dan Tjokro Sudirgo Do. “Total korban kerugian Rp 4,5 miliar,” jelasnya. Untuk di Subdit II Harda, ada empat laporan polisi. Mereka adalah Andrew Christian Howard, Jonatan Tanoto, Alfian Goenadibrata, dan Go Gwan Gwan. Total kerugian senilai Rp 10,7 miliar. “Sedangkan untuk
Subdit III Jatanras ada satu laporan dengan kerugian Rp 3,6 miliar,” pungkas Pitra. Sementara itu, Kasi Penkum Kejati Jatim Anggara Suryanagara menambahkan, bahwa pihaknya menerima empat surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dari penyidik Ditreskrimum Polda Jatim. “Iya. SPDP ada empat yang masuk,” jelas Angga, sapaan Anggara Suryanagara, kemarin.
Terpengaruh Miras dan Film Porno dengan pihak berwajib. Dia diamankan anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya di rumah temannya, Jalan Taruna Gang Masjid, Waru Sidoarjo pada Selasa (21/7) pagi. “Korban saat ini berusia 13 tahun, dan sudah disetubuhi sejak 2018 silam hingga saat ini,” kata Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Fauzy Pratama, Senin (27/7). Fauzy menjelaskan, aksi remaja warga Dinoyo Ponten itu berawal pada 2018 lalu. Bermula dari hobi ND yang sering mengonsumsi minuman keras (miras) di sekitar tempat tinggalnya. Setelah puas menenggak miras, ND pulang dalam keadaan mabuk. Saat itulah, ND mulai berhalusinasi untuk bisa berhubungan intim dengan wanita. ND kemudian berinisiatif menonton film porno yang disimpan di galeri HP-nya. Birahi ND seketika memuncak, hingga membuat pikirannya tidak karuan. Akhirnya muncul niat jahat ND untuk me-
Sementara itu, Machfud Arifin menjanjikan akan memperhatikan nasib driver ojol ke depannya. Sebab ojol merupakan pahlawan jalanan yang menghidupi kebutuhan keluarganya. “Sudah saatnya pengusaha aplikasi menyediakan selter bagi ojol. Agar
Sambungan dari halaman 1
nyetubuhi adik kandungnya. “2018 lalu awalnya ND pulang dalam kondisi mabuk. Setelah itu terjadilah persetubuhan layaknya suami istri,” lanjut alumni Akpol terbaik 2015 itu. Setelah kejadian malam itu, ND semakin beringas. Sebelum berurusan dengan hukum, ND tega menyetubuhi adiknya hingga dua kali sepekan. “Dua kali seminggu. Selalu mabuk dan nonton film porno sebelum beraksi,” tandas Fauzy. Untuk mengelabui kedua orang tuanya, ND memanfaatkan waktu malam hari dan saat keduanya di luar rumah. “Tersangka ini sehari-hari memang tidur sekamar dengan korban. Sehingga tidak sedikitpun memunculkan kecurigaan orang tuanya,” pungkas Arief. Di hadapan penyidik, ND mengaku tega menyetubuhi adik kandungnya hingga melahirkan karena terpengaruh miras. Selain itu, dia juga mengaku birahinya kerap memuncak setelah melihat film porno. “Sudah tidak sadar karena mabuk. Pingin coba-coba seperti di film bokep,” tutur ND. (fdn/nov)
Driver Ojol Siap Menangkan Machfud Arifin
Lanjut Angga, untuk SPDP yang dikirim penyidik bervariasi. Ada yang Februari dan bulan ini ( Juli, red). “Untuk jaksa, ada dua Virga dan Sabetania,” terangnya. Disinggung untuk batasan penyerahan berkas tahap satu, Angga masih menunggu dari penyidik Polda Jatim. “Kami masih menunggu berkas perkaranya,” pungkas Angga. (iah/ fer/nov)
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Nelayan membuat keramba jaring apung untuk budidaya lobster.
Jember, Memorandum Posko ambulans jenazah PMI Kabupaten Jember harus bekerja ekstra keras. Sebab, sehari bisa mengantarkan enam jenazah Covid-19 dari sejumlah rumah sakit di Jember ke tempat pemakaman umum (TPU).
FOTO: MEMORANDUM/MARJUNI
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Sehari, Ambulans PMI Antar Enam Jenazah Covid-19
ND
Sambungan dari halaman 1
pekerja ojol tidak keleleran. Tetapi bisa tertata secara tertib,” kata Machfud Arifin. Mantan Kapolda Jatim ini menyampaikan, masih banyak persoalan Kota Surabaya yang harus ditingkatkan. Bukan hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga
membuat makmur warganya. Di hadapan ratusan driver ojol, Machfud Arifin, calon wali kota asli Arek Surabaya ini menunjukkan kondisi Surabaya yang masih ditemukan masalah sosial dan permukiman tidak layak. (day/nov)
Kabur setelah Pertemuan Pertama, Dikejar Pasukan Istana
Sambungan dari halaman 1
“Apa?” “Bertanggung jawabkah kamu atas cintamu?” “Sangat.” “Kalau begitu bawa aku pergi.” “Kapan? Ke mana?” “Sekarang juga. Bawa aku ke mana pun engkau mau.” Kalimat ini mengejutkan Andik. Sekarang? Secepat itukah? Lalu ke mana? Dua pertanyaan ini berkecamuk di benaknya. Laila tampaknya bisa menerka pikiran Andik. “Asal ada cinta di hatimu, hati kita, semua rintangan pasti bisa kita lalui,” kata Laila, “Kamu juga tidak harus minta izin orang tua yang bersamamu ketika kita bertemu tempo hari kan?” “Dia bukan orang tuaku. Pakdeku.” “Sama saja.” Andik mendadak gemetaran. Keringat
dingin mengguyur tubuh. Tiba-tiba dia ingat janjinya kepada Pakde Limin. Kalau dia pergi mendadak tanpa pamit, tentu akan mencarinya ke seluruh sudut dunia jin. “Kamu takut?” tanya Laila membuyarkan pikiran Andik. “Tidak,” sahutnya ketika matanya ditatap tajam pandangan Laila. Cinta sudah mengalahkan segalanya. “Kalau begitu kita harus segera meninggalkan tempat ini. Ayah dan tentaranya pasti akan mencariku ketika sadar aku tidak ada di istana,” kata Laila sambil menggandeng lengan Andik menuju pojok taman. Di sana sudah tertambat seekor kuda tinggi besar warna putih di antara mobil-mobil yang terparkir rapi. “Semua bekal kita sudah ada di tas besar ini. Tidak akan habis untuk tujuh turunan kita,” kata Laila sambil melompat ke punggung kuda dan
meminta Andik duduk di belakangnya, “Kamu pasti belum bisa mengendalikan kuda. Biar aku yang pegang kendali.” Sekejap mata kemudian kuda—yang menurut Andik diberi nama Bledek—putih itu sudah berlari kencang menembus keramian. Bersamaan dengan itu terdengar sirine meraung-raung. “Itu tentara Ayah. Mereka pasti mencari aku. Tampaknya sudah ada yang melihat lesatan kuda ini. Kita harus semakin cepat. Rangkul pinggulku. Tidak hanya pasukan bermotor, Ayah pasti juga mengerahkan pasukan kuda.” Tanpa ragu Andik melingkarkan lengannya ke perut Laila. Dia juga menempelkan wajahnya ke punggung perempuan yang ternyata teramat sangat cantik sekali itu. Wangi. Tidak seperti yang dikatakan Pakde Limin. (bersambung)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SELASA KLIWON, 28 JULI 2020 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Sup Supardi (Hardy). GRESIK: Timotius Devan Nugradikha, Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
Penyelewengan BPNT
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Gresik, Memorandum Dugaan penyelewengan dana bantuan pangan nontunai (BPNT) mendapat perhatian khusus dari Polres Gresik. Kini, pihak dinas sosial (dinsos) memenuhi panggilan unit tipikor satreskrim polres, Senin (27/7).
Iptu Bambang Jonet Handoko (tengah) bersama Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan dan wakapolres.
Menolong Wanita Bersalin, Terima Penghargaan Kapolri Bojonegoro, Memorandum Anggota Polres Bojonegoro Ipda Bambang Jonet Handoko, mendapat penghargaan dari Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz berupa kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) menjadi Iptu, Senin (27/7). Penghargaan tersebut merupakan buah kesungguhan dan keiklasan perwira pertama yang menjabat Kanit Binmas Polsek Gondang, ini menolong persalinan Astri Sulistyoningsih (32), warga Dusun Puguh Rejo, Desa Gondang. Penghargaan itu diberikan atas dasar Keputusan Kapolri Nomor: KEP/1455/VII/2020 tanggal 13 Juli 2020 tentang KPLB bagi anggota Polri. Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan mengatakan, KPLB kepada anggota sebagai bentuk apresiasi dari pimpinan terhadap prestasi, dedikasi, dan loyalitas terhadap dinas kepolisian. Khususnya kepada anggota yang melaksanakan tugas di lapangan. “Dianggap melebihi semangat rela berkorban serta ikhlas dalam menjalankan tugas yang melampaui panggilan tugasnya,” ujar Budi. Ditambahkan Budi, berdasarkan penilaian pimpinan, Iptu Bambang Jonet Handoko layak menerima penghargaan KPLB dari Kapolri. Budi menegaskan bila tugas kepolisian sebagai penjaga keamanan tidak hanya pada hal yang bersifat teknis seperti harkamtibmas. “Tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat yang membutuhkan pertolongan dalam keadaan darurat,” tegasnya. (top/har/tyo)
Pemanggilan tersebut berkenaan dengan dugaan terjadi berbagai permasalahan dalam penyaluran BPNT di Kota Wali ini. Hadir memenuhi panggilan tersebut, Sulyono selaku Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Pemkot Gresik, Koordinator Daerah (Korda) BPNT wilayah Gresik Suwanto, dan seorang staf. Sesampainya di mapolres, ketiganya langsung memasuki ruang penyidik untuk dimintai keterangan. Proses pemeriksaan berjalan cukup lama dan dilakukan secara tertutup. Tercatat rombongan memasuki ruangan sekira pukul 10.45 dan keluar 14.00. Setelah dimintai keterangan, perwakilan dinsos terlihat meninggalkan ruangan dengan terburu-buru. Sehingga tidak memeroleh keterangan dari keduanya. Namun, Suwanto bersedia memberikan keterangan singkat terkait pemeriksaanya itu. Ia menuturkan, pihaknya ditanyai penyidik terkait data dan regulasi dalam penyaluran bantuan untuk masyarakat kurang mampu tersebut. “Kami juga sampaikan berbagai kendala yang ada di lapangan,” ucap Suwanto. Pihaknya diminta untuk melakukan koordinasi dengan seluruh tim koordinasi (tikor) kecamatan. “Dalam waktu dekat akan dilakukan koordinasi, nanti akan kami informasikan kepada rekan-rekan. Intinya ke depan harus ada perbaikan,” imbuhnya. Ditemui secara terpisah,
Kanit Tipikor Satreskrim Polres Gresik Ipda I Ketut Raisa mengungkapkan, pihaknya masih dalam proses pengkajian dan sedang mempelajari berbagai regulasi penyaluran BPNT tersebut. “Masih tahap awal, kami masih memelajari berbagai keterangan yang disampaikan,” bebernya. Yang pasti, masih menurut I Ketut Raisa bila pihaknya berkomitmen untuk mengusut tuntas permasalahan BPNT di Kota Pudak ini. Persoalan ini sudah menjadi atensi khusus, sehingga akan terus dikembangkan. “Ada pimpinan kami yang lebih berhak memberikan keterangan terkait perkembangannya, ditunggu saja. Yang pasti ini masih tahap awal dan sudah diperiksa,” pungkasnya. Sementara itu, Kadinsos Gresik Sentot Supriyohadi saat dimintai konfirmasi terkait pemanggilan salah seorang pegawainya ke Polres Gresik, dan data apa saja yang dibawa, ia tidak memberi keterangan banyak. “Kurang tau mas kalau soal itu, langsung tanya Pak Sul (Sulyono, red) saja,” pungkasnya singkat. Ironisnya, di tengah pemberitaan yang sudah santer terdengar. Dugaan penyunatan BPNT masih saja terjadi. Di Kecamatan Cerme misalnya, selain hampir dua minggu molor, ternyata bantuan yang diterima masyarakat bukannya lebih baik malah lebih parah. Buktinya, di salah satu desa yang melakukan penyaluran BPNT, Memorandum memeroleh temuan beras yang disalurkan kondisinya banyak kutu, Senin (27/7).
Mengenai waktu penyaluran, padahal biasanya di Cerme penyaluran BPNT dilakukan di pertengahan bulan. Entah kali ini berbeda, di saat kecamatan-kecamatan lain sudah rampung melakukan pendistribusian, tinggal Cerme yang direncanakan selesai hingga Rabu (29/7). Camat Cerme Suyono sebelumnya mengaku untuk penyaluran BPNT Juli menunggu hasil rapat evaluasi BPNT bersama Dinsos Provinsi Jawa Timur yang dilakukan minggu lalu. Namun setelah adanya evaluasi, bukannya ada perbaikan, malah masih tetap sama bahkan lebih buruk dari segi kualitas. Se d a n g k a n d e s a y a n g melakukan penyaluran BPNT Senin ini yakni Desa Banjarsari, Tambakberas, Ngabetan, Cerme Lor, Ngembung, Dungus, dan Sukoanyar. Salah seorang keluarga penerima manfaat (KPM) sebut saja J, pada Juli ini menerima dua paketan sembako. Dikarenakan, ibu 58 itu adalah KPM baru, sehingga mendapat rapelan dari bulan sebelumnya. Pada Juli ini yang diterima KPM Cerme tidak berbeda jauh dari bulan sebelumnya. Beras dalam karung 15 Kg dengan merek Raja Lele, telur 10 butir atau sekitar 1/2 Kg, kentang 1/4 Kg isi 6 biji, sayur manisa dua buah, jeruk satu kilo, dan kacang hijau 1/4 kilo. Para KPM mengambil paketan sembako tersebut di balai desa. Saat dilihat, berasnya bukan kualitas premium. Melainkan beras yang kondisinya pecahpecah, kecoklatan, dan banyak kutu yang hidup di dalam karung yang masih tersegel tersebut. Nampak tidak layak untuk dikonsumsi. “Kalau sebelumnya berasnya lebih putih, ya begini sudah
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Polres Gresik Periksa Pejabat Dinsos dan Korda
Sulyono masuk ruang Idik II Unit Tipikor Satreskrim Polres Gresik dan sembako yang diterima masyarakat Kecamatan Cerme (inset).
dikasih ya Alhamdulillah. Tidak protes khawatir tidak diberi,” ungkap J saat ditemui setelah penyaluran BPNT. Dari penelusuran bulan Juni, KPM di wilayah Kecamatan Cerme mendapatkan komoditi berupa beras dalam karung 15 Kg namun saat
ditimbang 14 Kg, telur 10 butir, kacang hijau 1/4 Kg, kentang, jeruk serta sayur. Dan jika dinominalkan jumlahnya tidak sampai mendekati angka Rp 200 ribu. Marginnya antara Rp 30 ribu-Rp 40 Ribu. “Kalau berasnya ini dijual kembali paling Rp 8.500,” katanya. (and/har/tyo)
Gresik Ayem Tentrem
Mengenal Lebih Dekat Sosok Pak Qosim dan Dokter Alif Dr. Drs. H. MOH. QOSIM, M.Si
dr. H. ASLUCHUL ALIF, M.Kes
PENDIDIKAN - Sekolah Guru Agama Islam - S-1 IKIP Malang - S-2 UNTAG Surabaya - S-3 UNTAG Surabaya
PENDIDIKAN - MI Al Falah Sembayat - SMPN 1 Bungah - SMAN 1 Gresik - S-1 Fakultas Kedokteran UHT Surabaya - S-2 Fakultas Kesehatan Masyarakat Unair
PENGALAMAN BIROKRASI - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Gresik - Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pemkab Gresik - Asisten Administrasi Pemerintahan Umum Setda Gresik - Wakil Bupati Gresik periode 2010 – sekarang JABATAN POLITIK - Ketua DPC PKB Gresik
PENGALAMAN ORGANISASI - Bendahara PC GP Ansor Gresik - Bendahara Karang Taruna Gresik - Wakil Sekretaris PSSI Gresik - Wakil Ketua Umum PS Gresik United - Direktur RS Fathma Medika JABATAN POLITIK - Ketua DPC Partai Gerindra Gresik - Wakil Ketua DPRD Gresik
SCAN QR INI DENGAN SMARTPHONE
Dr H Mohammad Qosim MSi
SESUAI SK nomor 2958/ DPP/2020, DPP PKB resmi merekomendasikan pasangan Dr H Mohammad Qosim MSi-dr H Asluchul Alif MKes (QA) sebagai calon bupati-calon wakil bupati (cabup-cawabup) di pilkada Gresik. Keputusan itu telah melalui tahapan panjang. Tidak tiba-tiba. Mulai ranting, PAC, hingga musyawarah pimpinan cabang. Bahkan, tahapan penjaringan cabup-cawabup dari PKB itu juga telah melibatkan para kiai NU dari tingkat bawah. Selain itu, telah mempertimbangkan survei persepsi tentang elektabilitas dua tokoh tersebut. Dalam Pilkada Gresik 2020, pasangan QA mengusung tagline Gresik Ayem Tentrem dengan spirit ”memelihara tradisi lama yang baik, menciptakan tradisi baru yang lebih baik”. Selama 10 tahun terakhir, iklim investasi di Gresik terus tumbuh sangat signifikan. Pada 2009 hanya Rp 8,7 triliun, 10 tahun kemudian melonjak menjadi Rp 50,73 triliun. Kekuatan pendapatan asli daerah (PAD) serta anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) pun naik. Pada 2010, sebelum era kepemimpinan Bupati Sambari Halim Radianto-Wabup Mohammad Qosim (SQ), kekuatan APBD hanya Rp 1,029 triliun. Kini meningkat lebih dari 200 persen. Dengan kekuatan PAD dan APBD tersebut, alokasi anggaran untuk kebutuhan pembangunan
dr H Asluchul Alif MKes (QA)
infrastrukur dan sumber daya manusia (SDM) pun terus bertumbuh setiap tahun. Terutama untuk bidang pendidikan dan kesehatan. Alokasi dana untuk desa, insentif para guru, pembangunan dan inovasi layanan kesehatan sampai tingkat puskesmas, pengembangan air bersih, dan masih banyak lagi. Salah satu kuncinya adalah bersama elemen lain menjaga iklim di Kabupaten Gresik tetap kondusif. Karena kondusivitas itu, sektor swasta pun terus tumbuh dan berkembang. Bergerak menyebar. Industri jasa, usaha perdagangan, properti, perumahan, mal, pariwisata, dan investasi bidangbidang lain. Tanpa kondusivitas yang baik, mustahil iklim usaha dapat bergerak signifikan. Namun, tentu masih terdapat kekurangan atau kendala-kendala. Situasi dan kondisi itu juga pasti dialami daerah lain. ”Nah, hal-hal yang sudah baik seperti itu tentu harus tetap kita pelihara, kita teruskan. Di lain pihak, kita tertantang untuk menciptakan tradisi baru, menciptakan kreasi dan inovasi baru yang lebih baik. Ujungnya tentu untuk kebaikan Gresik, untuk kesejahteraan rakyat Gresik,” kata Qosim. Pasangan QA memimpikan tidak hanya sebatas pembangunan infrastruktur dan pengembangan SDM. Capaian-capaian itu memang penting. Namun, ada juga hal yang tidak kalah penting. Yakni, terus menebar kedamaian dan ketenteraman. Karena itu, pihaknya mengusung tagline ayem tentrem. Di era milenium global seperti sekarang, manusia cenderung materialistis sehingga sulit mencapai kondisi hati
yang tenteram. Lebih mengejar keinginan daripada kebutuhan. Tidak tulus-ikhlas, sempit hati, dan sulit memaafkan. Egois, sombong, merasa paling benar, dan selalu ingin menang menjadikan manusia sulit untuk menemukan kebaikan dalam diri orang lain. Hati kerap terselimuti rasa curiga. Pembawaannya pun penuh amarah dan berburuk sangka. ”Karena itu, kita mesti berhenti sejenak, memalingkan wajah ke belakang. Belajar bersyukur,” tutur dia. Memburu ayem lebih penting daripada sekadar mencari seneng. ”Para leluhur kita dulu pun telah berujar, ojo ndungo njaluk seneng, yen tinemu susah supaya ora kaget, luwih becik njaluk ayem (jangan berdoa memohon kesenangan, supaya tidak kaget atau terkejut kalau nanti menemui kegagalan, lebih baik kita memohon ketenteraman atau kedamaian, Red).” Makna ayem jangan dimaknai sebagai rasa yang hanya dicapai oleh seseorang di usia lanjut dan kemapanan. ”Namun, apakah kita harus sudah dalam kondisi itu, baru kemudian bisa merasa ayem tentrem? Tidak. Insya Allah bisa siapapun kita. Nah, karena dorongan itulah, saya dan Mas Alif ketika mendapat mandat dari partai dan masyarakat, mengajak untuk bersama-sama menuju itu. Salah satu kuncinya bersyukur. Kita belajar mensyukuri atas semua nikmat-Nya, berlapang dada, dan belajar memaafkan,” katanya. ”Mari kita terus belajar berpikir positif. Kita terus husnudzon terhadap setiap kehendak Allah, berupaya terus lebih baik (ahsan), dan kemudian timbul hub (rasa cinta, Red),” jelasnya. (*)
Saya meminta sahabat-sahabat di Gresik untuk bahu-membahu membantu Pak Qosim yang sudah direkomendasikan oleh PKB sabagai calon bupati bersama dokter Alif yang juga kader Ansor. H. YAQUT CHOLIL QOUMAS Ketua Umum PP GP Ansor
Saya turut mendoakan cita-citanya Bapak Qosim untuk maju menjadi Bupati Gresik mendapat Ridha dari Allah SWT dan hajatnya dikabulkan oleh Allah SWT KH. AHMAD MUWAFIQ
Kami mengajak warga dan santri bersamasama menjaga kenyamanan dan keindahan pilkada Gresik, supaya Gresik menjadi kabupaten yang ayem tentrem.” KH. MASHURI ABDURROHIM Pengasuh Ponpes Al Furqon, Driyorejo, Gresik