Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 28 Desember 2022

Page 1

BACA

EDISI KHUSUS

AKHIR TAHUN KAMIS, 29 DESEMBER 2022 memorandumredaksi@gmail.com

memorandum.co.id

MemorandumTV & Memorandum Online

memorandum

memorandumonline & memorandumredaksi

memorandum

HARGA Rp 5.000,-

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

RABU PON, 28 DESEMBER 2022

Cepat Umrah-Haji, Kuncinya Niat dan Berusaha Kedua terduga pelaku di Mapolrestabes Surabaya.

2 Kurir Sabu Sidoarjo Dikerangkeng

Surabaya, Memorandum Siapa yang tak mengenal sosok ustazah mualaf Tan Mei Hwa. Wajahnya kerap menghiasi beberapa stasiun televisi di Jawa Timur. Dia merupakan salah satu dari sedikit perempuan Tionghoa yang menekuni dakwah Islam. Tan Mei Hwa memberikan motivasi ke-

pada umat muslim agar cepat berangkat haji dan umrah ke tanah suci Makkah. Kuncinya adalah niat dan berusaha. Tan Mei Hwa menjelaskan, prinsip itu didapat perempuan kelahiran Tulungagung, Jawa Timur, tersebut berdasarkan yang sudah digariskan Alquran dan hadist juga penga-

laman pribadi. Sebagai muslim ada satu keinginan yang kuat untuk bisa menunaikan ibadah haji dan umroh ke Baitullah untuk menyempurnakan Rukun Iman. Dengan usaha apa agar supaya kita bisa pergi ke sana.  Bersambung ke halaman 11 

Tan Mei Hwa

PEMBUNUH WANITA KREMBANGAN DITANGKAP DI RUMAH ORANG TUA

TERSINGGUNG UCAPAN KORBAN

Surabaya, Memorandum Dua sahabat ini kompak meringkuk di tahanan Mapolrestabes Surabaya. Keduanya yaitu RF (47), warga Jalan Jenggolo, Pucang, Sidoarjo; dan DH (42), warga Perumahan Kahuripan Nirwana, Sidoarjo, ditangkap Satreskoba Polrestabes Surabaya saat hendak pulang. Mereka diduga baru saja mengambil sabu yang diranjau di sekitar perumahan tersebut. Polisi menyita 24 poket sabu dengan berat total 13,59 gram.

Sidoarjo, Memoran Memorandum Pembunuh Erv Ervina Krisnaeni (26), warga RT 08/RW 07, Kelurahan Perak Barat, Kecamatan Krembangan, Surabaya, akhirnya tertangkap.

 Bersambung ke halaman 11 

Tata Janeeta

Terduga pelaku Rudi Kurniawan (19), warga Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, diringkus di rumah orang tuanya di Ponorogo.  Bersambung ke halaman 11 

Ranjang Roboh B

elum lama ini Tata Janeeta memperlihatkan kebersamaan dengan sang suami dan anaknya di dalam kamar miliknya. Usai video tersebut di-posting dalam Instagram Stories miliknya, netizen kemudian berkomentar mengenai kamar Tata Janeeta. Kamar Tata Janeeta disebut mirip dengan kos-kosan karena kasurnya yang terlihat mepet dengan tembok. Nggak cuma itu, ada juga yang berkomentar soal wallpaper dinding kamarnya robek. “Jadi aku mau menanggapi ya yang bilang katanya kamar aku sederhana ini  Bersambung ke halaman 11 

Saya kesal ada omongan kayak gitu saya jadi emosi, dibilang kalau tidak punya duit jangan BO (booking, red). Terduga pelaku Rudi Kurnia wan digelandang petugas di Mapolresta Sidoarjo.

Rudi Kurniawan Terduga Pelaku

Remaja Mojokerto Tewas Dimassa

Tangkap 9 Pengeroyok Mojokerto, Memorandum Anggota Satreskrim Polres Mojokerto bergerak cepat menangani kasus penganiayaan yang menewaskan PIC alias Ceping (18), remaja asal Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

Dalam penyelidikan, polisi meringkus sembilan orang yang diduga mengeroyok korban yang saat itu membantu temannya, MF, yang dituding gangster oleh pemuda lain.  Bersambung ke halaman 11 

Iya, sudah ada yang diamankan. Ada sembilan orang terduga pelaku yang diamankan. Kompol Heru Purwandi Kapolsek Mojosari

Petugas gabungan membongkar pagupon di makam Rangkah.

Puluhan Pagupon Makam Rangkah Dibongkar

Ajang Judi Merpati Surabaya, Memorandum Perjudian merpati tak pernah habis. Meski pernah dibongkar dan dibakar pagupon merpati, ternyata masih saja bermunculan

pagupon yang baru. Buktinya, petugas gabungan dari Kecamatan Simokerto kembali membongkar puluhan pagupon  Bersambung ke halaman 11 

Bintang Terang Mahasiswa yang Sopir Arisan Sosialita (3)

Pandangan Mata Krisna Tertuju ke Bokong Nitha - Meng, tinjau layanan BDH, dewan sebut ada perubahan. - Perubahan apa? Laporan berdasar isi amplop. Si Mameng (Mantan legislator)

Selama berdua, Krisna merasa tindaktanduknya amat kaku. Itu dia sadari. Bukan tanpa sebab itu terjadi. Nitha memperlakukannya bak lelaki terhormat. Bukan sebagai sopir. Usai makan malam, mereka tidak langsung meninggalkan tempat. Masih ngobrol ngalor-ngidul. Di balik

usianya yang sudah tidak muda lagi, ternyata Nitha tidak ketinggalan pembicaraan up to date kaum milenial. Menjelang pukul 23.00, Nitha

menguap. Tidak hanya sekali, tapi berkali-kali. “Aku ngantuk. Kita istirahat di kamar, yuk. Kebetulan Mbak Nitha (sebutan Nitha untuk dirinya sendiri, red) punya kamar pribadi di sini,” kata Nitha. “Kamar pribadi, Mbak?” tanya Krisna. Dia juga memanggil Nitha dengan sebutan mbak, meniru sebutan pemilik nama. “Mbak kan punya saham di hotel ini.”  Bersambung ke halaman 11 

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook