SAKSIKAN TAYANGAN POLISI KITA, DUNIA KRIMINAL, DAN KOTA KITA DI
MEMORANDUMTV JUMAT WAGE, 28 APRIL 2023
memorandumredaksi@gmail.com
memorandum.co.id
MemorandumTV & Memorandum Online
memorandum
memorandumonline & memorandumredaksi
HARGA Rp 5.000,-
memorandum
TUNGGU GOLKAR MASUK KOALISI BESAR
PRABOWO TAK BISA
Mao Muda SAYA putuskan: ke Wuhan. Sebelum Lebaran kemarin. Saya harus menunggu hasil pemeriksaan kesehatan di RS Tianjin itu. Belum tentu tiga hari bisa keluar. Itu karena saya ingin tahu lebih detail mengapa D-dimer saya tinggi. Sambil menunggu itulah saya ke Wuhan. Lewat Beijing. Naik kereta cepat. Jarak Beijing-Wuhan sekitar 1.400 km: 4 jam sampai. Ini bukan kali pertama saya ke Wuhan. Sudah berkali-kali. Tapi ke Wuhan kali ini beda: seperti apa Wuhan setelah jadi sumber virus Covid-19. Awal Covid dulu, kita berdoa untuk Wuhan. Yakni ketika di kota itu orang bergelimpangan tiba-tiba meninggal. Lalu kota Wuhan ditutup total. Tapi virusnya bocor ke mana-mana. Kita sempat menyangka Covid tidak akan masuk Indonesia. Negeri ini panas. Ternyata kita jadi korban juga. Sampai mencekam. Pun di seluruh dunia. Tidak ada dia untuk kita. Masing-masing harus berdoa sendiri-sendiri. Saya ke Wuhan hanya ingin tahu: pasar itu. Seperti apa. Pasar basah itu. Yang juga menjual berbagai macam binatang yang bisa dimakan. Di sana semua yang berkaki empat bisa dimakan –kecuali meja. Pun yang berkaki dua dan yang bersayap. Termasuk kelelawar dan sejenis musang langka. Penjual binatang itulah yang mati pertama karena Covid-19. Konon binatang itu sumber virusnya. Saya tiba di Wuhan waktu senja. Menjelang waktu berbuka puasa. Saya diajak makan di resto pinggir sungai besar Chang Jiang (Sungai Yangtse) yang terkenal itu. Kota Wuhan dibelah dua oleh sungai lebar itu. Hampir sama besarnya. Bersambung ke halaman 2
DIANGGAP REMEH Surabaya, Memorandum Peta calon presiden (capres) 2024 semakin menarik. Kekuatan dari Ketua Umum (Ketum) Gerindra Prabowo Subianto tidak bisa dianggap remeh. Karena kans menteri pertahanan (menhan) ini sangat kuat dari berbagai kalangan. Mulai dari militer, sipil, ulama, tokoh masyarakat, akademisi, dan lain sebagainya.
Anwar Sadad
Apalagi Prabowo mempunyai banyak pengalaman tiga kali maju capres sebelumnya. Hal ini membuat Prabowo banyak belajar dari kegagalan menuju istana presiden. Bagaimana kelanAven Januar jutan koalisi besar yang digagas Partai Gerindra dengan PKB. Menurut Aven Januar, pakar politik asal Komunitas Ngopi Bareng (Ngobrol Pintar), bahwa saat ini masih ada peluang dari pendukung Prabowo. Selain itu, peluang koalisi Partai Gerindra dengan PKB. Akankah Partai Golkar Ikhsan Nursidi masuk di dalam koalisi besar, pasca bubarnya KIB. “Apalagi KIB (PPP, PAN, Golkar) bubar, setelah PPP menjatuhkan dukungan ke Ganjar. Jika kepentingan koalisi ketemu, itu mungkin terjadi,” sebut Aven kepada Memorandum, Kamis (27/4). Bersambung ke halaman 2
Sami’na wa Atho’na PARTAI Gerindra Jatim berkeyakinan terus mendukung dan menyukseskan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden (Capres) 2024. Disampaikan Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad bahwa pihaknya masih menunggu DPP terkait perkembangan koalisi Partai Gerindra dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). “Koalisi tunggu DPP, sampai hari ini masih berlaku,” tandas Bersambung ke halaman 2
Natasha Wilona
Mantan Pacar A
ktris Natasha Wilona terbilang menjadi salah satu bintang muda papan atas di dunia seni peran saat ini. Namun, umumnya sebuah perjalanan menuju kesuksesan, gadis 24 tahun itu juga sempat mengalami fase sulit. Momen itu disebut Wilo, sapaan akrabnya terjadi di sebuah project yang mengharuskannya beradu akting dengan mantan pacarnya. Berakting dengan mantan pacarnya bukan satu-satunya hal yang memberatkan Natasha Wilona saat itu. Ia menyebut, ada beberapa faktor lain yang membuat keterlibatannya di sinetron Anak Jalanan dianggap sebagai fase-fase sulit dalam meniti Bersambung ke halaman 2
Peluang Terbuka PELUANG Prabowo Subianto di Jatim masih cukup terbuka. Sebelum Ganjar Pranowo dideklarasikan sebagai capres oleh PDI-P, elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra ini memimpin di Jatim. Dikatakan Direktur Lembaga Survei Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) Baihaki Siradj, bahwa ini tergantung bagaimana Prabowo mempertahankan elektabilitasnya di Jatim. “Sebelumnya, pada Februari lalu, Pak Prabowo telah mengumumkan pencalonannya sebagai presiden pada Pemilihan Umum 2024. Namun, dampak dari deklarasi Pak Ganjar oleh PDI-P pada peluang Pak Prabowo di Jatim masih belum jelas,” ujar Baihaki kepada Memorandum, Kamis (27/4). Menurut hasil survei pada Februari lalu menunjukkan bahwa Prabowo berada di urutan pertama dengan elektabilitas sebesar 19,4 persen, diikuti Ganjar Pranowo dengan 17,6 persen, dan Anies Baswedan dengan 15,7 persen. Namun, ada 3,2 persen responden yang tidak menjawab
M Agil Akbar
Larang Giat Politik di Rumah Ibadah Baihaki Siradj
Surokim Abdussalam
atau tidak tahu siapa yang akan mereka pilih. “Saat ini masyarakat merasa iba terhadap Pak Prabowo karena terzalimi. Artinya masyarakat itu iba kepada Pak Prabowo akan masih kita uji dalam penelitian bulan Mei nanti,” jelasnya. Lanjutnya, perasaan masyarakat yang merasa iba terhadap Prabowo karena dianggap terzalimi oleh PDI-P dapat mempengaruhi elektabilitasnya di Jatim. Namun, dampak dari deklarasi Ganjar Pranowo oleh PDI-P masih perlu diteliti lebih lanjut. “Jika Pak Prabowo bisa memainkan peran dengan baik dan mempertahankan elektabilitasnya di Jatim, tidak mustahil bagi Pak Prabowo untuk menang mutlak pada 2024,” tambah Baihaki. Bersambung ke halaman 2
BAWASLU Kota Surabaya mengingatkan seluruh peserta dan tim kampanye partai politik (parpol) agar mematuhi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Terutama mengenai pasal 280 ayat 1 huruf h yakni, larangan menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan untuk kegiatan politik. Ketua Bawaslu Surabaya Muhammad Agil Akbar mengatakan, imbauan tersebut telah diedarkan ke tiap-tiap parpol yang berkompetisi pada Pemilu 2024. Hal tersebut merupakan upaya pencegahan terhadap potensi dugaan pelanggaran Pemilu 2024. Bersambung ke halaman 2
Pernikahan Sekitar 2.000 Menit Antara Eko dan Ona (1) - Meng, RW Dolly antisipasi warga musiman. Wajib lapor bagi pendatang. - Kenapa? Takut ada kawin musiman ya?
Si Mameng (Hansip musiman)
Sempat Tergiur Mahar Rumah, Mobil, dan Deposito Tidak seperti biasa, pagi itu Win, pengacara yang biasa menangani kasuskasus cerai, tersenyum simpul saat menemui Memorandum di kantornya, hari ketiga pasca-Lebaran.
“Lucu,” katanya singkat. “ M e n g g e l i k a n ,” tambahnya. Tanpa Memorandum tanya dia lantas bercerita bahwa dia pernah kedatangan klien perempuan cantik. Mulus. Masih muda. Usianya masih likuran. Belum genap 30 tahun.
Perempuan itu, sebut saja Ona, mengaku kecewa. “Katanya anu suaminya kecil. Dia kaget dan kabur pada malam pertamanya dan berniat minta cerai,” kata Win disambung gelak tawa panjang bernada ngebas. Menurut Win, Ona adalah korban egoism orang tua. Dia dijodohkan sama lelaki yang belum dikenal, anak Bersambung ke halaman 2
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205