Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 27 September 2022

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

SELASA LEGI, 27 SEPTEMBER 2022

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 5.000,-

FOTO: MEMORANDUM/SYAIKU

Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta foto bersama Komisi III DPR RI usai kunjungan kerja dan pengawasan di Mapolda Jatim.

KONSISTEN BERANTAS PERJUDIAN DAN NARKOBA

KOMISI III DPR RI APRESIASI POLDA JATIM Surabaya, Memorandum Kinerja Polda Jatim mendapat apresiasi dari Komisi III DPR RI. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Dr H Adies Kadir SH M Hum saat melakukan kunjungan kerja (kunker) dan pengawasan di Mapolda Jatim, Jumat (23/9). “Banyak hal yang kita dalami bersama dengan Polda Jatim, baik itu kasus perjudian dan kasus narkoba, kemudian program-program andalan dari Polda Jatim yang cukup bagus. Jadi itu dari beberapa hal yang kita bahas bersama dengan Polda Jatim,” jelas Adies Kadir dalam kunjungan kerja spesifik Komisi III DPR RI ke Polda Jatim dalam rangka pengawasan. Tentunya ini positif sekali, lanjut anggota Fraksi Golkar DPR RI ini, mulai dari komitmen Kapolda Jatim

Irjenpol Nico Afinta yang memberantas segala bentuk perjudian sejak 2021 sampai dengan saat ini, termasuk kasus narkoba sangat banyak. “Cukup banyak angka keberhasilan dan pengungkapan yang dilakukan Polda Jatim dan jajarannya, sebagaimana dalam paparan Pak Kapolda Jatim, bahwa Jatim berada di posisi paling atas dari sisi kuantitas penanganan kasus judi dan narkoba. Keseriusan penanganan kasus judi juga begitu, banyak sekali baik judi konvensional maupun judi

FOTO: MEMORANDUM/SYAIKU

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Dr H Adies Kadir SH MHum didampingi Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta memberikan keterangan kepada wartawan.

online. Jadi semua dijelaskan oleh Kapolda Jatim dan tentunya ini

peringatan terhadap para bandar judi yang ada di Jatim karena Polda

Jatim terus akan melakukan tindakan-tindakan terhadap perjudian dan narkotika,” papar Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini. Selain itu, Adies Kadir juga mengapresiasi 11 program andalan khusus dari Polda Jatim. Ia menyebut program yang sangat baik, sebagian besar belum ada di polda-polda lain. “Ini akan kami sampaikan kepada Kapolri untuk dijadikan role model di polda di seluruh Indonesia. Sebelas program Polda Jatim sungguh luar biasa, wajib diapresiasi dan diterapkan di polda-polda yang lain,” ujar anggota DPR RI daerah pemilihan Jawa Timur I yang meliputi Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya ini. Khusus pemberantasan judi online, pihaknya meminta agar

Polda Jatim berkoordinasi dengan Bareskrim Polri supaya bandar-bandarnya bisa dijerat dan diketahui di mana-mana posisi-posisi agar tidak mengganggu masyarakat yang ada di Jawa Timur. Sebanyak 500 orang tersangka perjudian online diamankan dan ditahan. Mereka diamankan dari 327 kasus yang dilakukan di jajaran Polda Jatim. Seluruh tersangka, lanjut dia, dikenakan beberapa pasal dan ditahan. Salah satunya adalah pasal 27 ayat 2 jo pasal 46 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Kemudian ada pasal 303 KUHP yang mengatur pidana Perjudian. (*/iku/fer)

SuraƟ Polisi Diduga Ada Bisnis ProsƟtusi di Apartemen

PERSAINGAN MUNCIKARI FOTO: MEMORANDUM/JAKA

Kadek Yuliawan mendengarkan keterangan para saksi di Pengadilan Negeri Surabaya.

48 Gram Sabu Dikemas Boneka Doraemon

Lolos, Disergap di Bali Surabaya, Memorandum Kadek Yuliawan didakwa terlibat dalam peredaran sabu seberat 48 gram. Warga Buleleng, Bali, itu membeli sabu yang dikirim melalui paket dan dikemas dalam boneka Doraemon. Perbuatannya dianggap melanggar pasal 114 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Peristiwa kasus ini terungkap dari fakta sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dengan agenda keterangan saksi. Majelis hakim yang menyidangkan perkara ini diketuai Sutarno. Sedangkan jaksa penuntut umum (JPU) Yulistiono dari Kejati Jatim. Dalam sidang kali JPU menghadirkan  Bersambung ke halaman 11 

Surabaya, Memorandum Apartemen menjadi pilihan masyarakat sebagai hunian yang aman bagi keluarga. Karena lokasinya yang sangat private, tidak jarang malah dimanfaatkan orang-orang tak bertanggung jawab untuk melakukan hal yang berurusan dengan masalah hukum. Seperti menyediakan prostitusi terselubung, transaksi narkotika, dan lain sebagainya. Ini bukan isapan jempol, polisi pun pernah membong Bersambung ke halaman 11 

Modus Laporan Surat Kaleng 1. Mengaku penghuni apartemen tetapi tidak diketahui identitas asli. 2. Menyertakan nomor telepon/HP namun tidak bisa dihubungi. 3. Sering berpindah-pindah apartemen. 4. Tutur bahasa tulisan dalam surat tidak lazim. Sumber dari kepolisian

Mereka pintar karena sering berpindah-pindah apartemen. Apartemen dipilih karena tidak sembarangan orang masuk jika tidak ada kartu akses,” AKP Wardi Waluyo Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Lobi tower Y & P Apartemen Educity.

Bukan Penghuni, Dikeluarkan APARTEMEN Educity di Jalan Kalisari Darma Selatan ini menyewakan room bagi tamu maupun pengunjung dari luar Surabaya.

Namun pihak Apartemen Educity hanya menyewakan bulanan dan  Bersambung ke halaman 11 

Belum Terima Surat BEBERAPA hari terakhir, beredar surat terbuka salah satu penghuni Apartemen Educity kawasan Mulyorejo yang menyebut banyaknya geliat prostitusi online di salah satu tower. Surat terbuka itu ditujukan kepada Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta. Selain itu, tertulis juga tembusan surat itu untuk Dirreskrimum, Dirintelkam, Kapolrestabes Surabaya, Kasatpol PP,

Kadis Sosial dan Permasyarakatan Surabaya, Kapolsek Mulyorejo hingga pimpinan media cetak dan online. Meski begitu, Polda Jatim mengakui jika hingga saat ini belum ada surat masuk. Hal tersebut disampaikan Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Dirmanto saat dikonfirmasi Memorandum, Senin (26/9). FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Kombespol Dirmanto

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

 Bersambung ke halaman 11 

Bangunan tower Y & P Apartemen Educity.

KeƟka Poligami Menjadi Solusi Kisruh Rumah Tangga (4) - Meng, mahasiswa Unair ajak pemuda desa sadar Pemilu 2024.

Jatuh di Kamar Mandi ketika Usia Kehamilan Sudah Tua

- Jangan kayak Pemilu 2014 dan 2019, selalu dibohongi terang-terangan.

Dahlan dan Ike kapok. Terakhir mereka minta bantuan Muniah untuk bantu beres-beres rumah. Sementara saja. Paling 3-6 bulan. Sampai Ike melahirkan. Atau kalau bisa sampai sang baby berusia setahun.

Si Mameng (Tukang gendam)

D

I tengah kehamilan, tidak diduga Ike jatuh di kamar mandi. Pendarahan. Dahlan menelepon rumah sakit tempat temannya berpraktik. Sambung. Tapi, kabar tidak kalah mengejuatkan dia dengar. Ter-

nyata temannya sudah meninggal tiga hari sebelumnya. Pascajatuh, ternyata kenyataan lebih besar harus dihadapi Dahlan dan Ike. Wanita tersebut  Bersambung ke halaman 11 

ILUSTRASI: ISTIMEWA

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 27 September 2022 by memorandum - Issuu