Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 26 September 2022

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

SENIN KLIWON, 26 SEPTEMBER 2022

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 5.000,-

SKENARIO FERDY SAMBO DALAM PEMBUNUHAN BRIGADIR J

TIGA KAPOLDA TAK TERLIBAT Jakarta, Memorandum Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjenpol Dedi Prasetyo menegaskan tidak ada keterlibatan tiga kapolda dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang menyeret mantan Kadiv Propam Irjenpol Ferdy Sambo. “Sampai dengan hari ini, saya tegaskan kembali dari timsus tidak ada. Tidak ada pendalaman, tidak ada keterkaitannya ya. Sampai dengan hari ini tiga kapolda tidak ada kaitannya,” kata Kadiv Humas Polri Irjenpol Dedi Prasetyo, Jumat (23/9). Sebelumnya beredar tiga nama kapolda yang terlibat dalam kasus ini. Tiga kapolda itu yang disebut adalah Kapolda Metro Jaya Irjenpol Fadil Imran, Kapolda Sumatra Utara

Irjenpol Panca Putra, dan Kapolda Jawa Timur Irjenpol Nico Afinta. Mereka diduga ikut menyebarkan informasi seperti yang diskenariokan Ferdy Sambo di awal kasus ini, yaitu tembak-menembak dan pelecehan yang dilakukan oleh Brigadir J. Ketiga kapolda itu disebut juga membagi tugas untuk melobi beberapa perwira tinggi (pati) Polri yang mengawal kasus Brigadir J. Dedi berharap kepada seluruh

an inforpihak tidak mengait-ngaitkan masi tersebut dengan kasus pembunuhan berencana Brigadir J.. Dalam kan, ada perkara itu, Dedi menekankan, tiga hal yang sedang fokuss segera dirampungkan. rkasan Pertama, soal pemberkasan ncana. kasus pembunuhan berencana. us duKedua, berkas perkara kasus dikan gaan menghalangi penyidikan atau obstruction of justice di perkara Brigadir J. Ketiga,, g menuntaskan seluruh sidang kode etik terhadap personel kepolisian. “Jadi rekan-rekan setelah ini tuntas semuanya tentunya tugas Polri fokus pada tiga hal di tahun ini,” ujar Dedi. (bbs/gus/fer)

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjenpol Dedi Prasetyo

FOTO: ISTIMEWA

Inovasi Polda JaƟm Tekan Kecelakaan Lalu Lintas

Launching Aplikasi Monitoring Tracking Checklist

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta bersama Sekdaprov Jatim Adhy Karyono memotong tumpeng HUT ke-67 Lalu Lintas.

Surabaya, Memorandum Polda Jatim terus berupaya menekan angka kecelakaan. Salah satunya adalah meningkatkan inovasi berbasis teknologi. Dalam HUT ke-67 Lalu Lintas, Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta me-launching inovasi aplikasi monitoring tracking checklist (MTC). “Dalam melakukan pelayanan masyarakat serta mewujudkan kamseltibcarlantas, menekan angka laka lantas dan korban, kemudian melaksanakan turjawali

dan juga pelayanan-pelayanan dalam teknologi kepolisian,” kata Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta di Mapolda Jatim. Nico mengatakan, banyak inovasi yang sudah dijalankan oleh jajaran satuan lalu lintas (satlantas) di Polda Jatim, seperti penerapan tilang elektonik (ETLE) dan yang terbaru yakni MTC (monitoring tracking checklist). “Kemudian juga tadi baru aja ada inovasi MTC yaitu bagaimana masyarakat dalam melakukan

pengurusan registrasi dan identifikasi mengetahui proses dari mulai mendaftar hingga selesai,” ujar Nico. “Dengan download aplikasi MTC di HP sehingga bisa diketahui sampai di mana proses, sehingga tidak terjadi antrean yang panjang di kantor polisi. Jadi cukup daftar mendapatkan dua kode, langsung bisa mengecek. Sehingga nanti mengambil pada saat sudah selesai. Itu mempercepat proses,” imbuh Nico.

Terkait penanganan kecelakaan, Nico mengatakan dalam penanganannya harus lebih dipercepat. Dengan tujuan untuk menolong korban laka lantas. “Artinya setelah terjadi kecelakaan, integrasi dan komunikasi koordinasi antarlembaga dalam penanganan laka lantas kecepatan menolong korban, kemudian mengantar ke rumah sakit itu jadi bagian penting untuk penyelamatan nyawa manusia,” tegas Nico. (fdn/fer)

Bentrok Dua Kelompok Perguruan Silat di Basuki Rahmat

ABAIKAN TEMBAKAN PERINGATAN POLISI FOTO: MEMORANDUM/RIO

Kompol Suhartono

Bekuk Perampok Bersenjata Api Mainan

Surabaya, Memorandum Bentrok dua kelompok perguruan silat kembali terjadi di Surabaya. Akibat bentrokan di Jalan Basuki Rahmat, Minggu (25/9) dini hari, tiga orang terluka dan tiga orang diamankan polisi. Seorang korban, Abas (20), pelayan di warung tahu

tek yang mangkal di depan Bank BRI, Jalan Basuki Rahmat, mengungkapkan kepalanya bocor akibat terkena lemparan paving. Saat itu, pemuda asal Tempel Sukorejo, itu baru datang dan hendak parkir di depan warung. Tiba-tiba melihat ratusan kelompok

pesilat dengan mengendarai motor berhenti dan menyerang kelompok pesilat yang cangkruk di depan warung kopi (warkop). “Mereka melempari kelompok pesilat menggunakan batu, kayu, sedangkan  Bersambung ke halaman 11 

Dan ada tiga orang yang diamankan, dua di Polsek Genteng dan satu di Polsek Tegalsari. Belum tahu proses tindaklanjutnya karena informasinya diambil alih polrestabes,”

Iptu Sutrisno Kanitreskrim Polsek Genteng

Incar SPBU dan Toko Modern

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) berjibaku memadamkan api.

Sehari, Dua Kebakaran di Surabaya Minimarket dan Gudang Persewaan Alat Pernikahan

Surabaya, Memorandum Anggota Reskrim Polsek Gayungan meringkus dua perampok bersenjata api (senpi) mainan model korek api di toko modern Jalan Ketintang Baru. Mereka berinisial D (28) asal Karawang, Jawa Barat; dan A (24), asal Purwodadi, Jawa Tengah. Hingga kini kasusnya ditangani anggota Reskrim Polsek Gayungan untuk mengetahui sudah berapa kali beraksi. Informasi yang digali Memorandum,

Lokasi bentrok dua kelompok perguruan silat di Jalan Basuki Rahmat.

 Bersambung ke halaman 11 

Surabaya, Memorandum Dalam waktu sehari, dua kebakaran terjadi di Surabaya. Insiden pertama menimpa minimarket di Jalan Ir Soekarno /MERR, Minggu (25/9) pagi. Kuat dugaan, kebakaran itu disebabkan korsleting di salah satu komputer meja kasir. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Sebab, saat

kejadian minimarket itu dalam kondisi tutup. Meski demikian, kerugian akibat kejadian itu cukup banyak. Selain banyak kaca yang pecah, sejumlah perabot dan dagangan juga turut terbakar. “Tadi hendak membuka paksa rolling door tapi kaca sudah pecah dulu sehingga kita manfaatkan untuk memadamkan api,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP)  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/RIO

KeƟka Poligami Menjadi Solusi Kisruh Rumah Tangga (3) - Meng, polisi bersih-bersih Pantai Kenjeran.

Cowok Masing-Masing Diputus karena Dikenal Playboy

- Banyak sampah karet KB di sana, bisa didaur ulang jadi permen karet!

Muniah dan Ike adalah tonggo tunggal pager di desa. Tidak hanya bertetangga, mereka masih terikat hubungan darah walau sangat jauh.

Si Mameng (Lupus)

M

EREKA sudah akrab sejak kecil. Ike-Muniah nyaris tidak pernah terpisahkan. Bila ada manten, misalnya, mereka pasti dimintai tolong jadi pendamping. Meski usia keduanya agak terpaut, tapi penampilan tampak seperti saudara kandung. Seper-

ti adik-kakak. Selera mereka pun idem ditto. Sama-sama suka warna kuning. Sama-sama jago bahasa Indonesia dan fisika di sekolah. Sama-sama menjadi anggota paskibra  Bersambung ke halaman 11 

ILUSTRASI: ISTIMEWA

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook