15
HARI
MENUJU
ULANG TAHUN
EMAS
Dipecat dari Marketing, Nekat Jualan SS Surabaya, Memorandum Dipecat jadi marketing membuat Mochamad Soleh (38), ganti menjual sabu. Apesnya, apa yang dilakukan warga Jalan Bulak Banteng Tengah itu tak berjalan mulus. Bersambung ke halaman 7
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
P ER S WAN DE
SERTIFIKA T
HARGA Rp 3.500,-
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com .com
Mochamad Soleh
GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ
SABTU WAGE, 26 OKTOBER 2019
1 Soleh tidak menyadari jika dipantau polisi. Kebetulan 2
saat itu dia usai mengirim sabu di Jalan Beringin, Sambikerep. Sempat terjadi kejar-kejaran motor antara petugas dan Soleh.
Hingga akhirnya Soleh berhasil ditangkap. Dari tangannya disita empat poket sabu dengan berat 0,80 gram yang disembunyikan dalam bungkus rokok.
POLDA JATIM UNGKAP KOMPLOTAN ORDER FIKTIF, 6 DRIVER OJOL DIRINGKUS
Keuntungan per Hari Rp 1 Juta
Surabaya, Memorandum Anggota Polda Jatim meringkus enam driver ojek online (ojol) yang terlibat dalam komplotan order fiktif di aplikasi GOJEK melalui fitur Go-Food.
MATA HATI Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi
Pilihan Strategis Politik Prabowo
Bersambung ke halaman 7
R
abu (23/10), Presiden Joko Widodo duduk santai di depan Istana Merdeka mengumumkan kabinet yang disebutnya Kabinet Indonesia Maju. Tanpa menampakkan ketegangan berarti, orang pertama di negara ini lantang menyebut satu per satu nama pembantunya yang akan menjalankan amanah rakyat untuk lima tahun ke depan. Dimulai dari menyebut Mahfud MD sebagai menkopolhukam, panggilan terakhir disebutnya nama ST Bersambung ke halaman 7
Kegiatan yang dilakukan para driver ojol ini sudah cukup lama dan keuntungan per hari Rp 600 ribu hingga Rp 1 juta. AKBP ARMAN ASMARA Wadirreskrimsus Polda Jatim Wadirreskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara didampingi Kabid Humas Kombespol Frans Barung Mangera menunjukkan barang bukti dan para tersangka.
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
Rugikan Tokopedia, Tiga Konsumen Diringkus Saya tahu karena dulu pernah membeli barang dan mendapat keuntungan. Oleh sebab itu saya melakukan jual beli fiktif itu sebab setiap transaksi saya dapat Rp 100 ribu.
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
Surabaya, Memorandum Polda Jatim meringkus tiga konsumen yang memanfaatkan program cashback di aplikasi e-commerce atau jual beli online. Ketiganya adalah HBS (24), warga Jalan Kupang Indah; RMS (23), warga Jalan Dukuh Pakis; dan KK (23), warga Jalan Sutorejo. Wadirreskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara menuturkan, bahwa modus yang digunakan yakni transaksi fiktif antartersangka. Selanjutnya, mereka Bersambung ke halaman 7
Ketiga tersangka di Mapolda Jatim.
HBS Tersangka penipuan modus cashback
AI dibawa ke RSUD dr Soetomo menggunakan ambulans.
Memaafkan Diri Sendiri BANYAK cobaan yang selama ini menimpa Luna Maya. Sebagai manusia biasa, tentunya dia juga merasakaan kegalauan yang membuatnya down. Bersambung ke halaman 7
+
-
Meng, Gerindra membuka pendaftaran bacawali dan bacawawali Surabaya di Kantor DPC Gerindra, Jalan Gayungsari XI/9, 25 Oktober-15 November 2019. Tenang, kalau gagal, ada lowongan jadi kepala satpam rumah dinas wali kota, kok.
Si Mameng (Pengamat politik lokal)
ka di bagian matanya akibat terjatuh dari motor. Informasi yang dihimpun, kejadian Rabu (23/10) sekitar pukul 04.30, sewaktu korban pulang kulakan kue di Pasar Kembang dengan mengendarai motor seorang diri. Bersambung ke halaman 7
Panjatkan Doa demi Kelancaran Operasi Zebra Semeru Surabaya, Memorandum Doa bersama digelar anggota Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak di Pos Lantas 90 Palmboom Jalan Perak Barat, Jumat (25/10). Kegiatan dilakukan agar pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2019 berjalan Bersambung ke halaman 7
Petugas damkar melakukan pembasahan pada tungku kompor gas.
Rumah Makan Padang Terbakar FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Luna Maya
Surabaya, Memorandum Seorang wanita berinisial AI, warga Jalan Lidah Kulon, mengaku dijambret di Jalan HR Muhammad, tepat di depan toko furniture. Hanya saja dalam peristiwa itu, tas korban gagal dirampas penjahat. Meski begitu, AI terlu-
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Pulang Kulakan, Wanita Lidah Kulon Dijambret
Anggota Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar doa dan tumpengan di pos lantas 90 Palmboom Jalan Perak Barat.
Surabaya, Memorandum Rumah makan Padang milik Achmad di Jalan Tenggumung Baru terbakar, Jumat (25/10) sekitar pukul 12.50. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Hanya enam tungku kompor gas yang ludes dilahap api. Bersambung ke halaman 7
TERJEBAK KOMUNITAS LGBT PLUSͳPLUS SOSIALITA METROPOLITAN Έ4Ή
Disadarkan Alquran Surat Al-A’aaf Ayat 80 soal Nabi Luth Suswati benar-benar terlena. Dilupakan kenikmatan yang mencandu. Dialihkan fokus hidupnya ke keindahan semu. Diajak masuk suwarga di balik kobaran nyala api. Yuli Setyo Budi, Surabaya
“Aku benar-benar terlena. Eli dan komunitasnya mampu membawaku masuk jauh ke dalam dunia mereka,” tutur Wati kepada Solikin, yang baru menyadari kesalahannya setelah mendapat teguran keras Jono. Suami Wati mengetahui sepak terjang istrinya tersebut dari sahabat temannya yang menjadi gigolo. Pemuda itu pernah dimenangkan Eli
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078
dalam suatu arisan gigolo dan dihadiahkan kepada Wati. “Beruntung Jono amat mencintai istrinya. Bila tidak, perempuan itu pasti langsung diceraikan. Dia masih pikir-pikir, termasuk minta pendapatku sebagai penasihat hukumnya. Setelah kuberi nasihat, dia malah memintaku berbicara kepada Wati,” kata Solikin. Bersambung ke halaman 7
SIDOARJO
SABTU WAGE, 26 OKTOBER 2019 HALAMAN 2
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: H Darianto, M Suud . TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Dewan Desak Pemkab Segera Mendata Aset
Kami berharap, Pemkab secepatnya melakukan inventarisir dan pendataan atas aset-asetnya. H Bambang Poedjianto Ketua KomisiB DPRD Sidoarjo
Tingkatkan PAD Dhamroni: Kami Hanya sebagai Pelaksana UU
“Kami berharap, Pemkab secepatnya melakukan inventarisir dan pendataan atas aset-asetnya,” kata Ketua KomisiB DPRD Sidoarjo, H Bambang Poedjianto SSos, Kamis (24/10). Legislator Partai Gerindra
itu mengatakan, aset-aset itu meliputi seluruh aset yang besar maupun kecil. Setelah diinventarisasi dan didata, aset-aset tersebut kemudian didaftarkan di Badan Pengelolaan Aset Daerah.
Menurut Bambang, inventarisasi aset sangat penting, sebab dirinya melihat sejumlah aset milik Pemkab telah digunakan oleh Bank Jatim sebagai Anjungan Tabungan Mandiri (ATM). Dan, itu telah menghasilkan PAD yang nilainya tidak sedikit. “Menurut catatan kami, saat ini penggunaan aset-aset itu berkisar Rp 15 miliar. Tentu tidak menutup kemungkinan, PAD itu bisa lebih meningkat di tahun beri-
kutnya, kalau aset-aset itu kita data dengan lebih valid,” terang dia. Selain itu, lanjut Bambang, pihaknya juga berusaha mengoptimalkan pemasukan dari sektor pajak daerah. Di antaranya, pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). Dia menilai, BPHTB saat ini hanya diperoleh dari pengusaha maupun warga, yang terkena sistem zonasi dan wilayah. Karena itu dia akan berusaha merumuskan, agar
perolehan BPHTB itu tidak lagi menggunakan sistem zonasi dan wilayah. Sebagai Ketua Komisi B, pihaknya akan berusaha dengan Pemkab untuk menggenjot PAD, yang manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh masyarakat Sidoarjo. “Kami akan berusaha meningkatkan PAD semampu kami. Karena PAD itu yang akan membiayai seluruh kepentingan masyarakat Sidoarjo,” pungkasnya. (jok/pi)
FOTO: MEMORANDUM/DAR
FOTO: MEMORANDUM/JOK
Sidoarjo, Memorandum Para kuli tinta diharapkan tidak menanyakan masalah di luar pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Itu adalah permintaan Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, Ir H M Dhamroni Chudlori MSi. “Tolong yang tidak ada kaitannya dengan pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, IrH M Dhamroni Chudlori MSi jangan ditanyakan,” tandas M Dhamroni kepada jurnalis yang biasa ngepos di Kantor DPRD Sidoarjo, Rabu (23/10). Hal itu disampaikan politisi Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPRD Sidoarjo, untuk menghindari kerancuan di Komisi D. Sebab menurutnya, undang-undang (UU) tentang pendidikan dan kesehatan, sudah terbaca dengan sangat jelas. Sedangkan pihaknya sebagai pejabat di daerah, hanyalah sebagai pelaksana saja. “Kami hanyalah sebagai pelaksana, karena UU tentang Kesehatan dan Pendidikan sudah ada,” tukas dia. Dhamroni pun mengambil contoh, yakni masalah upah minimum regional (UMR). Dia mengatakan, UMR sudah dirumuskan melalui upah minimum kabupaten (UMK) dan upah minimum provinsi (UMP). “Jadi, tidak mungkin kita akan mengupayakn peningkatan UMR, karena itu sudah dirumuskan. Kami hanya sebagai pelaksana saja,” tandas dia. Sementara itu masalah kesehatan dan pendidikan sudah menjadi UU, Dhamroni mengaku tak bisa mengubahnya. Sebab menurutnya, untuk mengubah UU tersebut harus melalui serangkaian mekanisme yang tidak mudah. “Jadi posisi kami, hanya sebagai pelaksana saja,” pungkas dia. (jok/pi)
Sidoarjo, Memorandum Komisi B DPRD Sidoarjo berharap pemkab secepatnya menginventarisasi dan mendata seluruh asetnya. Hal itu selain untuk menyelamatkan aset, juga sebagai salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Pengerjaan jalan beton penghubung Krembung-Bulang masih berlangsung.
Satgas TMMD Ajarkan Membaca lewat Simokos Sidoarjo, Memorandum Belasan siswa-siswi TK Dharma Wanita, Desa Kupang, Kecamatan Jabon terlihat tertib mengantre di depan motor yang dimodifikasi khusus menjadi perpustakaan keliling, Rabu (23/10). Satu persatu mereka dilayani oleh salah seorang personel Satgas TMMD ke-106 Kodim 0816/Sidoarjo, Serka Tasmin, untuk meminjam buku-buku bacaan yang diinginkan. Selanjutnya, dengan bimbangan para anggota TNI dan juga guru-guru pendamping para murid itu pun dengan tekun membaca buku-buku di halaman sekolah. Ditemui disela-sela kegiatan tersebut, Serka Tasmin menjelaskan, sarana interaksi motor komunikasi sosial (Simokos) yang dibawanya, merupakan sarana sosialisasi untuk meningkatkan kemampuan literasi masyarakat. Khususnya murid TK. “Kami berharap para siswa tersebut bisa mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan dari berbagai koleksi buku yang kami sediakan. Selain itu kegiatan ini juga untuk menambah motivasi belajar serta menanamkan budaya gemar membaca,” jelas Serka Tasmin. Selain kedua hal tersebut, aksi Simokos tersebut juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang wawasan kebangsaan kepada para pelajar sejak belia supaya mereka cinta NKRI. Sementara itu Kepala Sekolah TK Kupang, Alfian menyatakan apresiasinya atas kegiatan non fisik yang dilakukan para personel TNI yang digelar di desanya tersebut. “Saya kira melalui Simokos ini dapat memberikan motivasi belajar pada semua siswa di sini. Dan saya berharap program ini dapat diadakan kembali di waktu-waktu mendatang, karena sangat menyenangkan dan tentunya sangat bermanfaat bagi anak-anak,” pungkas Alfian. (lud/jok/pi)
Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA), Judi Tetrahastoto, kepada Memorandum, Jumat (24/10). Selain jalan, disisi jalan kanan kiri ada saluran air. Itu pun tidak sepanjang jalan yang ditangani atau dibuatkan saluran air. “Panjang jalan beton sekitar 625 meter dan lebar 7 meter. Kanan kirinya ada uditch-nya. Itupun pembangunannya hanya di timur pertigaan Bulang,” jelas Judi Tet-
rahastoto. Dana pembetonan Jalan Krembung (Desa Lemujut - Desa Cangkring) hingga Desa Bulang, tendernya dimenangkan CV Jaya Wibowo. Pagu proyek jalan beton itu senilai Rp 4.791.225.000 dengan penawaran Rp 4.133.873.438. Jalan tersebut berbulan-bulan rusak parah, sebelum pemilu legislatif dan pemilu presiden. Anggota DPRD Sidoarjo dari Fraksi Gerindra, H Widagdo (asal
Desa Keret) Krembung, mengaku senang sekarang jalan tersebut sudah diperbaiki. “Meski perbaikkannya terlambat, namun saya tetap menyambut baik atas perbaikkan jalan tersebut,” tegas H Widagdo. Sementara Direktur CV Jaya Wibowo, H Gagah Wibowo, optimis bisa menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu.“Pengerjaannya dikebut dan selesai dengan baik,” harap dia. (dar/jok/pi)
H Widagdo
Bupati Ucapkan Terima Kasih kepada TNI-Polri Sidoarjo, Memorandum Agenda demokrasi nasional, Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden-Wakil Presiden RI 2019 telah usai. Pelantikan pimpinan negara pun telah terselenggara. Semua tahapan demokrasi tersebut, berjalan lancar, aman, dan kondusif. Kamtibmas Tanah Air terjaga oleh TNI-Polri. Bahkan pada 20 Oktober 2019 lalu usai pelantikan, Presiden RI Joko Widodo dalam pidato kenegaraannya mengucapkan terima kasih atas kerja keras jajaran TNI dan Polri selama ini. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI-Polri, yang mengamankan setiap tahapan Pemilu 2019 dan pelantikan Presiden RI
2019-2024. Terima kasih atas sinergitas yang telah terjalin dengan baik, bersama TNI-Polri wilayah kita damai, aman dan kondusif,” kata Bupati Sidoarjo Saiful Ilah. Begitu pula upaya TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan Tanah Air, menurut bupati begitu besar yang telah dilakukan. “Terima kasih kepada seluruh jajaran TNI dan Polri, bersama kita jaga NKRI,” tegas dia. Lebih lanjut, Abah Ipul juga berpesan agar masyarakat saat ini harus saling bersama untuk menjaga kerukunan dan persatuan. Demi Republik Indonesia, senantiasa damai, aman dan kondusif. (jok/pi)
FOTO: MEMORANDUM/JOK
Serka Tasmin memberikan buku-buku bacaan untuk siswa TK.
Sidoarjo, Memorandum Target pembetonan jalan Krembung – Bulang, Kecamatan Prambon kurang sebulan lagi. Kini pengerjaannya dikebut oleh pemenang tender CV Jaya Wibowo. Pengerjaan sudah dilakukan separoh badan jalan bagian selatan. “Target selesai diperkirakan kurang 1 bulan lagi,” kata Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum
Bupati Saiful Ilah
Kades Seketi Ajak Warga Ramaikan Gelar Budaya Sidoarjo, Memorandum Gelar budaya yang akan diselenggarakan pada 9 November 2019, juga bertepatan dengan peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW tahun 1441 H, dipastikan bakal meriah. Banyak agenda kegiatan dan berlangsung mulai pagi sampai malam. Hal itu disampaikan Kepala Desa Seketi Seger Purwanto, di sela-sela senam pagi bersama fokopimka dan kepala desa sekecamata Balongbendo, di Desa Seketi, Jumat (25/10). Dijelaskan, untuk kegiatan pawai budaya mempengitai Hari Pahlawan 10 November, rencananya akan diberangkatkan
Gubenur Jawa Timur. Sedangkan di malam harinya, ada kesenian ludruk dan drama kolosal, yang akan dihadiri Bupati Sidoarjo. “Semua kegiatan ini tidak lain adalah memperigati hari pahlawan yang jatuh pada 10 November 2019,” kata Seger Purwanto. Dia berharap, dengan adanya kegiatan ini masyarakat desa Seketi, karang taruna bisa mengambil hikmah dari sumpah pemuda. “Harapan saya kepada semua masyarakat, mari kita jaga desa Seketi dari segala gangguan orang orang yang tidak bertangungung jawab. Mari kita
FOTO: MEMORANDUM/SUD
FOTO: MEMORANDUM/LUD
Pengerjaan Jalan Beton Krembung-Bulang Dikebut
Kepala Desa Seketi Seger Purwanto (tengah) senam pagi bersama warga di halaman balai desa, Jumat (25/10).
jaga kerukunan, jangan mudah terprovokasi dengan berita-berita hoax, dan jangan mudah ngeshare berita-berita di medsos kalau tidat tahu kebenarannya. Jangan sampai warga saya terjerat UU ITE,” kata dia. Sementara salah satu warga Seketi mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa yang selama ini sudah membawa desa Seketi lebih maju, sehingga sering mengikuti event di tingkat Kabupaten Sidoarjo. “Semoga ke depan dengan kepemimpinan Kepala Desa Seger purwanto, desa seketi semakin maju lagi ,” harap warga. (sud/san /pi)
EKBIS & PENDIDIKAN Universitas Pamulang Jalin Kerja Sama dengan UMM dan UB
SABTU WAGE, 26 OKTOBER 2019
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
haknya memilih UMM dan UB karena kedua kampus itu dinilai telah banyak memberikan contoh kesuksesan yang pantas menjadi acuan dalam pengembangan perguruan tinggi. “Ini untuk membangun kemitraan dan dapat saling memberikan manfaat,” ujar dia. Bagi Unpam, menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi tersebut dapat memberikan kontribusi positif. “UMM itu langkahnya sudah panjang,
Puaskan Konsumen dengan Harga Murah Berkualitas Surabaya, Memorandum Promosi gencar dilakukan Giant untuk mendekatkan diri pada konsumen. Salah satunya dengan peluncuran promo Harga Teman di Giant Rajawali Surabaya Jumat (25/10). Cristianus SW, Territori Head Giant di sela-sela store tour menjelaskan, Giant menyiapkan berbagai program menarik yang akan memberikan lebih banyak keuntungan bagi konsumen. “Kami memuaskan masyarakat dengan harga murah berkualitas,” terang Cristianus SW. Dalam peluncuran harga teman kali ini, Giant menyiapkan berbagai program. Di antaranya, Serba Serbu Sepuluh Ribu, dimana ratusan produk turun harga menjadi Rp10.000 dengan diskon hingga 45 persen. Lalu 5 SIP (segar, istimewa, promosi) yang merupakan harga buah dan sayuran termurah di pangsanya yang akan berubah setiap minggunya. “Harga Teman kali ini penuh dengan produk favorit pelanggan dengan harga murah. Sehingga masyarakat dapat membeli berbagai macam kebutuhan dan tetap dapat menabung. Apalagi di akhir tahun seperti ini, dimana kebutuhan semakin bertambah,” kata Christianus SW. Lanjut Cristianus SW, Giant bersama supplier juga menyiapkan pesta diskon, dimana berbagai produk dengan merek terkenal yang menjadi pilihan masyarakat dijual dengan harga terjangkau. “Ini untuk memberikan keuntungan konsumen saat berbelanja,”tegas dia. (day/lis)
segera ditindaklanjuti setelah diawali dengan kerja sama ini,” lanjut dia. Sementara itu, Rektor UMM Dr H Fauzan MPd menyampaikan, pihaknya telah bekerjasama dengan berbagai perguruan tinggi yang pada prinsipnya untuk membangun kualitas lembaga pendidikan. “Yang pasti untuk membangun kualitas lembaga sehingga menghasilkan output yang berkualitas,” kata dia. Tidak menutup kemungkinan, kerja sama ini dilanjutkan pada tingkat fakultas. “Ini masih tataran awal tentunya ada tim yang akan mengoperasionalkan kerja sama ini sebagaimana yang disepakati,” jelas dia. (cr-3/lis)
FOTO: MEMORANDUM/CR-3
Penandatanganan nota kese pahaman bersama ini dilakukan di masing-masing kampus. Di UMM, penandatanganan dilakukan oleh Rektor Unpam Dr H Dayat Hidayat MM dengan Rektor UMM Dr H Fauzan MPd. Sedangkan di UB, nota kesepahaman diteken langsung Rektor Unpam dengan Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR MS. Rektor Unpam Dr H Dayat Hidayat MM menjelaskan, pi-
pengalaman sudah banyak, prestasi sudah jelas ada, dan nampak. Karena itu kami yang masih dalam proses belajar jauh-jauh dari Tangerang,” kata dia usai menandatangani kerja sama di kampus UMM. Dikatakan, yang akan dikerjasamakan terkait penelitian, proses pembelajaran, dan kewirausahaan. Bahkan, mendatang akan melakukan kerjasama pada prodi (program studi) untuk meningkatkan kualitas perkuliahan. “Mulai dari research, kewirausahaan, bahkan proses pembelajaran. Ternasuk prodi yang prioritas kewirausahaan seperti perbengkelan. Karena itu dengan unit-unit produksi akan
Rektor Universitas Pamulang dan rektor UB menunjukkan berkas nota kesepahaman.
Pupuk Keakraban, STIE Perbanas Kunjungi Memorandum Surabaya, Memorandum Untuk menjalin keakraban dengan media, jajaran humas Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbanas Surabaya silaturahmi ke Kantor Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum dan Media Online Memorandum.co.id di Jalan Ketintang Baru III/91, Surabaya. Rombongan yang dipimpin Marketing Staff STIE Perbanas Surabaya Indrastuti Kusumaningtyas bersama Humas Nur Hady Eko Setiawan itu, diterima langsung pimpinan SKH Memorandum yakni Direktur PT Memorandum Sejahtera Choirul Shodiq didampingi Pemimpin Perusahaan Yoyok Khayatullah, Manajer Iklan Ahmad Syaiku, Manajer Bisnis dan Pengembangan Herry Sunaryo, dan Redaktur Pelaksana (Redpel) Tri Haryoko. Rombongan datang sekitar pukul 14.30 dan langsung dibimbing menuju ruang redaksi. Marketing Staff STIE Perbanas Surabaya Indrastuti Kusumaningtyas mengungkapkan, kunjungan silaturahmi ke SKH Memorandum dalam upaya memupuk keakraban di dua lembaga tersebut. Sekaligus kunjungan ini dalam rangka
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Malang, Memorandum Universitas Pamulang (Unpam) Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, bekerja sama dengan dua perguruan tinggi di Kota Malang, yaitu Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universitas Brawijaya (UB), Jumat (25/10).
HALAMAN 3
Marketing staff STIE Perbanas Surabaya, Indrastuti Kusumaningtyas, memberikan bingkisan kepada Direktur PT Memorandum Sejahtera Choirul Shodiq.
mempererat silaturahmi sekaligus sebagai bentuk kepedulian dan saling isi antara STIE Perbanas Surabaya dengan wadah humas bersama media. “Selama ini kerja sama kami dalam pemberitaan dengan SKH Memorandum sudah berjalan dengan baik,” kata dia. Ia mengatakan pentingnya bertemu dengan pimpinan media, salah satunya SKH Memorandum dalam upaya sinergi-
tas dalam pemberitaan di STIE Perbanas Surabaya. Komunikasi yang sudah terjalin baik antara SKH Memorandum dengan STIE Perbanas Surabaya bisa terus dipertahankan. “Komunikasi semacam ini harus kita jalin lebih optimal ke depan,” ungkap Indrastuti. Ada banyak hal lain yang ringan pula yang dibahas dari kedua pihak dalam kesempatan yang baik itu. Pertemuan
yang berlangsung sekitar 1 jam itu pun tampak gayeng. Ada banyak hal yang disampaikan baik oleh jajaran Humas STIE Perbans Surabaya maupun jajaran SKH Memorandum. Indrastuti Kusumaningtyas juga menyampaikan bahwa pogram kerja sama STIE Perbanas Surabaya dengan pemerintah. Salah satunya STIE Perbanas Surabaya sudah tahun ketiga menerima mahasiswa baru dari Pemerintah Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Mahasiswa mendapat kuliah gratis dengan program beasiswa putra daerah. Sementara itu, pimpinan SKH Memorandum memberikan apresiasi yang luar biasa atas kedatangan Humas STIE Perbanas Surabaya. Direktur PT. Memorandum Sejahtera Choirul Shodiq pun berharap jalinan hubungan baik yang selama ini sudah terjalin bisa terus berlangsung hingga seterusnya. “Terima kasih atas kunjungan STIE Perbanas Surabaya. Sebuah apresiasi yang luar biasa. Hubungan yang baik ini berharap bisa terus berlangsung hingga masa yang akan datang,” harap Choirul Shodiq. (alf/lis)
Dewan Dukung Langkah Gubernur melalui Rancangan APBD 2020 DPRD JawaTimur mendukung langkah Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Dardak. Penegasan ini disampaikan pimpinan dewan Jatim usai paripurna Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran (TA) 2020, Jumat (25/10). Khofifah Indar Parawansa FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
Kusnadi Ketua DPRD Jawa Timur menegaskan, komitmen gubernur untuk mengawal pembangunan melalui Raperda APBD 2020 sangat efektif. Dalam pembahasannya politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, kebutuhan kesejahteraan rakyat diutamakan gubernur. Seperti pemberdayaan masyarakat desa diarahkan untuk Jawa Timur sejahtera. Di antaranya pemberdayaan usaha perempuan rumah tangga. “Saya kira itu terobosan ibu gubernur dan wagub Emil Dardak untuk mewujudkan Jawa Timur sejahtera,” terang Kusnadi. Selain itu, Kusnadi menyampaikan beberapa hal lain yang menjadi perhatian legislatif untuk kesejahteraan rakyat, ternyata juga disambut baik gubernur dan wakil gubernur. Seperti perhatian terhadap koperasi, usaha kecil dan menengah. “Penguatan akses permodalan, penguatan manajemen produk serta jaringan usaha koperasi dan UMKM, serta sertifikasi, dan produk koperasi dan UKM perlu mendapat perhatian khusus,” tegas Kusnadi. Kusnadi berharap pada 2020 serapan anggaran APBD bisa lebih maksimal. Karena ia melihat lemahnya serapan anggaran di APBD 2019 ini karena beberapa faktor. “Serapan anggaran sampai bulan Nopember ini sekitar 50 persen sekian. Kami berharap di APBD
Suasana sidang paripurna raperda tentang APBD TA 2020.
Kusnadi
Achmad Iskandar
2020 nanti bisa maksimal,” tandas politisi PDI Perjuangan ini. Lemahnya serapan anggaran lanjut Kusnadi, di antaranya disebabkan banyaknya posisi kepala dinas yang memasuki masa pensiun. “Ini secara psikologis pejabat terkait lebih berhati-hati memanfatkan kebutuhan anggaran, karena itu serapannya menjadi rendah,” ucap Kusnadi. Senada Wakil Ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar juga mengapresiasi Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2020 yang disampaikan Gubernur Khofifah Indar
Anwar Sadad
Parawansa. Politisi Partai Demokrat ini menyampaikan banyak hal yang harus diselesaikan oleh pemerintah provinsi Jawa Timur dalam waktu cepat. Achmad Iskandar menyebutkan, jumlah angkatan kerja di Jatim pada Februari 2019 sebanyak 21,59 juta orang. “Ini menunjukkan kenaikan hingga 594 ribu orang dibanding Februari 2018 lalu,” terang Achmad Iskandar. Meski begitu, lanjut Iskandar, upaya menekan jumlah pengangguran patut diapresiasi. Dimana upaya perbaikan tenaga kerja terus
Sahat Tua Simanjuntak
dilakukan. Seperti upaya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur dengan melakukan pembinaan kompetisi pelatihan melalui pelatihan kerja dan job fair, serta penempatan dan perluasan kesempatan kerja atau millenial job center (MJC). Terpisah, Sahat Tua Simanjuntak, Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi Golkar ini menyampaikan, ada urusan wajib yang menjadi perhatian Pemprov Jatim. Sahat menyebutkan, pendidikan, kesehatan, sosial, tenaga kerja, pemberdayaan perempuan
dan perlindungan anak, pangan, lingkungan hidup, pemberdayaan masyarakat dan desa, perhubungan, penanaman modal, koperasi dan UMKM, kepemudaan dan olahraga, kebudayaan, dan sejumlah kebutuhan lainnya. Karena itu, lanjut Sahat, dalam penyusunan APBD ketersediaan penerimaan merupakan variabel yang sangat strategis.”Karena alokasi anggaran harus didasarkan atas prediksi penerimaan yang rasional,” terang dia. Sahat yang juga Sekretaris DPD Golkar Jatim ini kembali menyampaikan mensejahterakan rakyat Jawa Timur merupakan tujuan utama. Pada kesempatan yang sama Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad juga mendukung langkah gubernur dan wakil gubernur Jatim. Anwar Sadad menegaskan kominmen mengawal rakyat Jatim sejahtera terus dilakukan DPRD Jawa Timur. “Kami akan menjaga agar pembangunan Jawa Timur benar-benar bisa terwujud untuk kesejahteraan rakyat,” ujar dia. (day/lis/*)
Khofifah: Dorong SDM agar Berkualitas GUBERNUR Khofifah Indar Parawansa dalam paripurna DPRD Jatim menyampaikan pembangunan Jawa Timur sebagaimana tercantum dalam RKPD tahun 2020, yaitu peningkatan sumber daya manusia (SDM) untuk pertumbuhan berkualitas. Dalam pengantar nota keuangan, Khofifah menegaskan secara garis besar arah pembangunan Jatim diformulasikan dalam Nawa Bhakti Satya. “Meliputi Jatim sejahtera, Jatim Kerja, Jatim Cerdas dan Sehat, Jatim Akses, Jatim Berkah, Jatim Agro, Jatim Berdaya, Jatim Amanah, Jatim Harmoni,” terang Khofifah. Memperhatikan perkembangan ekonomi global dan nasional serta asumsi mikro Jawa Timur 2020, Khofifah menyebutkan kekuatan pendapatan daerah pada penyusunan RAPBD 2020 mencapai Rp 32, 264,469,914,210 atau Rp 32,264 triliun lebih yang terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 18,358 triliun, dana perimbangan sebesar Rp 13,905 triliun, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah pada Raperda APBD Tahun Anggaran 2020. Khofifah menyampaikan Raperda tentang APBD Jatim Tahun Anggaran 2020 disusun dengan mendasari Kebijakan Umum APBD (KUA) serta prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2020. (day/lis/*)
AREMA
SABTU WAGE, 26 OKTOBER 2019 HALAMAN 4
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
FOTO: MEMORANDUM/ARI
KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.
TNI dan rakyat bersinergi mengerjakan pelengsengan.
Pengerjaan Pelengsengan Kedungsalam Dikebut Malang, Memorandum Pengerjaan pelengsengan penahan jalan di Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, terus dikebut. Jumat (25/10), masyarakat dibantu anggota TNI berupaya menuntaskan pekerjaan tersebut. Apalagi pengerjaan itu merupakan salah satu sasaran program kegiatan TMMD ke-106 di wilayah Kodim 0818 Kabupaten Malang – Kota Batu. Selama ini, akibat tidak ada plengsengan penahan jalan, kerap terjadi kecelakaan di kawasan itu. Dikebutnya plengsengan jelas membuat warga bersuka cita.
“Kami sangat berterima kasih pada TNI dengan diberikan pelengsengan penahan jalan. Ini membuat kami merasa aman dan nyaman ketika melintas,” terang salah satu warga. Selain plengsengan jalan, TMMD juga melakukan pengerjaan pembuatan jalan usaha tani di Desa Kedungsalam sebagai
sarana transportasi warga setempat ke sawah. Pasiter Kodim 0818, Kapten Arh Jumawi mengatakan berbagai kegiatan yang dilaksanakan di Desa Kedungsalam ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pembangunan daerah juga untuk membantu masyarakat petani. “Selama ini para petani masih kesulitan dalam saluran irigasi dan jalan, makanya TMMD 106 Tahun 2019 di Kabupaten Malang terfokus pada upaya perbaikan sejumlah fasilitas pendukung yang dibutuhkan para petani,” ujarnya. (*/ari/epe)
SEPUTAR JATIM
Danramil Jabon Perkokoh Komsos dengan Warga Desa Kupang Sidoarjo, Memorandum Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 Kodim 0816/Sidoarjo dimanfaatkan Danramil Jabon Kapten Inf I Made Sudiadnyana untuk makin mendekatkan diri dengan masyarakat di wilayah teritorialnya, khususnya di Desa Kupang.
Kebakaran Gunung Ranti.
Bupati Tetapkan Tanggap Darurat Kebakaran Ijen Banyuwangi, Memorandum Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menetapkan status tanggap darurat atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ranti, Gunung Ijen dan Gunung Merapi Ungup-ungup. Status tanggap darurat itu menyusul adanya Surat Keputusan (SK) Bupati Banyuwangi tentang penetapan status tanggap darurat penanganan bencana Karhutla di Banyuwangi, Selasa (22/10). Dalam SK Bupati Banyuwangi itu juga menunjuk Komandan Kodim 0825 Banyuwangi sebagai Komandan Tanggap Darurat Karhutla Banyuwangi. Dan berlaku selama 7 hari ke depan atau mulai 22-28 Oktober 2019. "Kami ditunjuk sebagai Komandan Tanggap Darurat, saya tindaklanjuti. Kesempatan pertama saya kumpulkan semua stakeholder yang terkait dalam rangka penanggulangan bencana, sehingga pemadaman kebakaran ini bisa terkoordinir dengan baik," terang Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Inf Yuli Eko Purwanto, kepada jatimnow.com, Kamis (24/10). Dalam rapat koordinasi di Ruang Pertemuan Kodim 0825 Banyuwangi, Dandim menggelar rapat bersama BPBD Banyuwangi, Perhutani, PUDAM, BKSDA, Polres Banyuwangi dan BMKG. Usai rapat, menurut Dandim, Satgas Tanggap Darurat akan melakukan pengecekan kondisi terakhir kebakaran di sekitar Gunung Ijen, Gunung Ranti dan kawasan Cagar Alam Merapi Ungup-Ungup. Dimulai dengan rapat koordinasi itu, diharapkan dapat menanggulangi bencana karhutla secara cepat, tepat dan dengan hasil yang maksimal. "Kita maksimalkan sarana dan prasarana yang ada dan tentunya akan terkoordinir dengan baik, sehingga langkah yang dilakukan secara maksimal," tambah dia. (*/pi)
Hampir setiap hari ia turun ke desa dan memanfaatkan waktu luangnya untuk berbincang santai dengan warga setempat. Seperti yang dilakukan Jumat (24/10) siang. Bersama Kepala Desa Kupang, Mukhamad, dia mendatangi warga yang sedang duduk santai di Warung Kopi milik Tejo di Dusun Kupang Bader. Menurut Kapten Inf I Made Sudiadnyana, aksi Komunikasi Sosial (Komsos) ini merupakan salah satu metode terbaik dalam menciptakan kualitas dan hubungan emosional, serta silaturahmi yang baik antara prajurit kewilayahan dengan seluruh elemen masyarakat. Dia sendiri mengaku telah membuat jadwal komsos secara teratur dan berkala. Selain itu juga menumbuhkan sinergi antara TNI dan rakyat untuk
mendukung dan menunjang segala kegiatan dan aktivitas teritorial kewilayahan. “Di manapun TNI berada harus senantiasa membantu masyarakat guna membina kemanunggalan dengan rakyat sebagai perwujudan dari slogan ”Bersama Rakyat, TNI kuat,” ujar I Made Sudiadnyana. Apa yang dilakukan Danramil tersebut diharapkan dapat menambah keakraban yang terus dibina bisa menjadi senjata ampuh dalam bersama-sama menuntaskan pekerjaan satgas TMMD. Dikatakan, terpeliharanya komunikasi dan sinergi dengan masyarakat, maka akan semakin mempermudah kerjasama membangun dan menyelesaikan sasaran utama TMMD ke-106 yang bertempat di desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. (lud/jok/pi)
Kapten Inf I Made Sudiadnyana dan Kades Kupang berbincang santai dengan warga di sebuah warkop.
Danskadron Udara 14 Lanud Iswahjudi Berganti Magetan, Memorandum Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Widyargo Ikoputra, secara resmi melantik Letkol Pnb Ferrel Rigonald menjadi Komandan Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi. Jabatan tersebut sebelumnya diemban oleh Letkol Pnb Reza Muryaji. ”Acara sertijab ditandai dengan penyerahan tongkat komando, penyematan tanda pangkat dan jabatan. Prosesi tersebut dilakukan di apron Skadron Udara 14 Lanud Iswah-
judi,” kata Danlanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Widyargo Ikoputra, seperti dilansir beritajatim.com, Kamis (24/10). Makna sertijab, kata Danlanud Iswahjudi, merupakan bergulirnya proses renegerasi di tubuh organisasi TNI Angkatan Udara. Selain itu sertijab juga dimaknai sebagai prestasi yang ditinggalkan dan teladan yang diberikan, akan dikenang oleh zaman. ”Prestasi dan teladan yang diberikan pasti akan selalu dike-
nang,” kata dia. Lebih lanjut, Marsma TNI Iko menambahkan, bahwa semua yang ada di Lanud Iswahjudi ini, merupakan suatu sistem yang terkait satu dengan yang lainnya. Oleh sebab itu, pihaknya menekankan agar jalur koordinasi dan komunikasi tetap dapat terpelihara dengan baik. ”Wujudkan selalu saling asah, saling asih dan saling asuh dalam segala aktifitas, sehingga loyalitas benar-benar murni
datang dari kita masing-masing, bukan loyalitas terpaksa dan semu,” tegas dia. Dengan bergantinya jabatan komandan Skadron Udara 14, maka berganti pula jabatan Ketua PIA AG Ranting 02-2 D/II Skadron Udara 14, dari Yolanda Reza Muryaji kepada Ferrel Rigonald. Acara serahterima jabatan dipimpin oleh Ketua PIA AG Cabang 2/D II Lanud Iswahjudi Yanti Ikoputra, di hanggar Skadron 14 Lanud Iswahjudi.
Skadron Udara 14 yang mengawaki pesawat F5 dan menurut rencana akan digantikan dengan pesawat SU 35 Sukhoi, mulai hari ini hingga ke depan akan dipimpin Letkol Pnb Ferrel Rigonald. Prajurit TNI AU tersebut merupakan alumnus AAU tahun 2002. Sebelumnya menjabat sebagai Kasiopslat Base Ops Dinas Operasi Lanud Iswahjudi. Sedangkan Letkol Pnb Reza Muryaji akan menjabat Pabandya Sops Kaskoopsau I Jakarta. (*/pi)
TULUNGAGUNG
SABTU WAGE, 26 OKTOBER 2019 HALAMAN 5
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com
PDAM Enggan Berandai-andai
Bupati Maryoto melantik pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Tulungagung.
Bupati Lantik 160 Pejabat Fungsional Tulungagung, Memorandum Bertempat di pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Jumat (25/10) siang, 160 pejabat fungsional dari 9 organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Tulungagung dilantik Bupati Maryoto Birowo. 160 ASN (aparatur sipil negara) tersebut merupakan total dari 4 jalur pengangkatan. Yakni 30 ASN dari jalur pengangkatan melalui penyesuaian atau impassing, 104 ASN dari jalur pengangkatan pertama. 4 ASN melalui jalur pengangkatan dari jabatan lain, dan 22 ASN dari jalur pengangkatan kembali karena mutasi. Usai melantik 160 ASN fungsional, Bupati Maryoto Birowo mengatakan, mereka yang dilantik hari ini bukan berarti belum bekerja sama sekali. Sebab pelantikan pejabat fungsional seperti ini baru dilaksanakan karena adanya perubahan aturan perundang-un-
dangan. “Pelantikan harus dilakukan. Bisa dilakukan di masing-masing OPD, bisa juga dilakukan serentak oleh bupati seperti sekarang ini,” jelasnya. Selanjutnya, menurut Bupati Maryoto, setelah dilantik sudah selayaknya para pejabat fungsional ini bisa bekerja sesuai dengan jabatan yang diembannya. “Ada tugas ada kewajiban, tentu ada hak yang harus dipenuhi. Harapannya dengan pelantikan ini mereka para pejabat terlantik bisa bekerja dengan baik,” ujar Maryoto. Bupati Maryoto menyampaikan, beberapa ASN terlantik kali ini sebagian besar merupakan mereka yang memiliki jabatan fungsional sebagai guru, perawat, bidan, tenaga penyuluh pertanian, penyuluh perikanan dan beberapa jabatan lainnya. Selain itu, dengan berbagai
macam alasan dan pertimbangan ada juga beberapa ASN yang awalnya masuk dalam posisi struktutal, memilih menjadi pejabat fungsional. “Alasannya kan macam-macam. Ada juga yang mengejar jabatan fungsional karena pensiunnya 60 tahun, bukan 58 tahun,” terangnya. Bupati Maryoto mengapresiasi dan menghormati pilihan para ASN yang mengikuti penyesuaian. Sebab dengan adanya penyesuaian, diharapkan roda pemerintahan bisa berjalan maksimal. Pada kesempatan itu Bupati Maryoto juga menyebut adanya penyesuaian pejabat eselon seperti yang disampaikan Presiden Jokowi ketika pidato pelantikannya. Namun sampai saat ini, Maryoto mengaku belum mendapatkan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis tentang hal itu. (fir/mad/rif)
Tulungagung, Memorandum Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung terus mendalami dugaan penyelewengan dana operasional APBN tahun 2016-2019 yang ada di PDAM Cahaya Tirta. Sejauh ini, 30 orang telah diperiksa. Terbaru adalah mantan Direktur PDAM Hariyono dan mantan Kasi Gudang PDAM Endang Lestari turut diperiksa pihak kejaksaan. Menanggapi hal ini, Pj Direktur PDAM Tulungagung Windu Binajtara enggan berkomentar banyak. Dirinya mengaku juga sudah diperiksa oleh penyidik kejaksaan sekitar 2 minggu yang lalu. “Sudah diperiksa saya. Paling 2 minggu yang lalu,” ucapnya, Jumat (25/10). Namun ketika disinggung mengenai materi pemeriksaan dan jumlah pertanyaan dari penyidik, Windu tidak mau menjelaskan. “Sudah, tanya penyidik saja,” jawabnya singkat. Windu beralasan tidak ingin memberikan jawaban yang keliru. Apalagi saat ini dugaan penyelewengan dana di PDAM sudah didalami penyidik. Terpisah, mantan Direktur PDAM Hariyono mengaku beberapa hari lalu datang ke kejaksaan karena mendapat undangan. “Ya saya datang karena diundang
kejaksaan,” ujarnya. Diberitakan sebelumnya, Kasi Intelejen Kejaksaan Negeri Tulungagung Rahmat Hidayat mengungkapkan dugaan penyelewengan dana operasional hibah APBN dari tahun 2016-2019 ini ditafsir merugikan negara. Tetapi untuk angka pasti kerugiannya masih dihitung oleh auditor. Rahmat memprediksikan, kerugian negara bisa lebih dari Rp 500 juta. Adapun modusnya yaitu dengan melaporkan
pekerjaan yang tidak pernah dilakukan atau bisa disebut dengan proyek fiktif. “Tunggu saja perkembangannya, mungkin bulan depan sudah ada nama tersangka,” tegas Rahmat. (fir/mad/rif)
Windu Binajtara
FOTO: MEMORANDUM/FIR
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Soal Kejari Bidik Penyelewengan Dana Operasional
Kantor PDAM Tulungagung.
KEDIRI & BLITAR KEPALA BIRO: Wahyudi. REDAKSI: Jl. Bali H-11 Putih Permai, RT 002/RW 005, Kelurahan Putih, Kecamatan Gampengrejo, Kediri. HP. 081230006789. EMAIL: sampang_publik@yahoo.co.id - MARKETING DAN SIRKULASI: Rohmad Sholeh. KEPALA BIRO BLITAR: Prawoto Sadewo. WARTAWAN: Nur Rofiq, Ana Akina. KEUANGAN: Binti Khoiriyah. ADMIN IKLAN: Rosita. ADMIN KORAN : Imam Rofiq. PEMASARAN: Frenswinta Jaya, Hendra. EMAIL: memorandumppls@gmail.com. TELEPON:.081334603445. KANTOR: Jln Kota baru no.9 Kanigoro, Blitar.
Gelar Pembinaan Ruhani peserta yang sudah hadir untuk mengikuti acara ini. Selanjutnya menyampaikan bahwa kegiatan ini menunjukkan keseriusan dari pimpinan dalam menyikapi paham radikalisme yang berkembang saat ini. “Kegiatan binrotal ini kita lakukan untuk membentengi keluarga besar Polres Kediri dari paham Radikalisme,” ungkap AKBP Roni. AKBP Roni menyampaikan, paham radikalisme dan terorisme merupakan salah satu ancaman yang dapat memecah belah NKRI. Siapa saja dapat terpengaruh paham radi-
AKBP Roni Faisal Saiful Faton memberi sambutan.
FOTO: MEMORANDUM/YD
Kediri, Memorandum Berbagai upaya terus dilakukan Polres Kediri dalam menangkal paham radikalisme. Tidak hanya di lingkungan masyarakat, namun juga di lingkungan Polri. Polres Kediripun menggelar binaan ruhani dan mental (Binrotal) untuk seluruh anggota Polri, ASN (aparatur sipil negara), dan keluarga besar Polres Kediri, Kamis (24/10) kemarin. Acara dilaksanakan di Masjid Al Aman Polres Kediri dan dibuka langsung Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton. Kegiatan yang mengusung tema Membentengi Keluarga Besar Polres Kediri dari Paham Radikalisme ini menghadirkan KH Nurhadi atau lebih dikenal Mbah Bolong dari Pondok Pesantren, Falahul Muhibbin Jombang, sebagai Penceramah. Pembinaan ruhani dan mental ini diikuti leh seluruh keluarga besar Polres Kediri, mulai dari kapolres, kasat, para penjabat utama Polres Kediri. Kegiatan binrotal ini juga diikuti oleh seluruh kapolsek jajaran, anggota Polres Kediri, ASN, dan ibuibu bhayangkari Polres Kediri. Mengawali sambutannya, AKBP Roni mengucapkan terimakasih kepada narasumber dan seluruh
kal, tidak hanya golongan tertentu saja, melainkan pengaruh tersebut tidak memandang umur, pekerjaan dan status sosial salah satunya Polri. “Melalui binrotal ini diharapkan mampu memperkuat semangat nasionalisme dalam mendeteksi dini, menangkal dan mencegah paham radikal terorisme,” pungkasnya. Sementara, KH Nurhadi dalam tausiahnya menyampaikan agar seluruh keluarga Polres Kediri meningkatkan keimanannya kepada Allah SWT. Yaitu dengan mengikuti majelis-majelis pengajian agar bisa meningkatkan rasa keimanan kepada Allah. (yud/rif)
Anggota yang mendengarkan siraman ruhani.
Blitar, Memorandum Pemerintah Kota Blitar melalui dinas lingkungan hidup (DLH) menggelar puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia serta Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2019. Agenda ini berlangsung di Taman Kebonrojo, Kota Blitar. Dalam acara ini, Plt Wali Kota Blitar Santoso didampingi Kepala DLH Pande Ketut Suryadi menyerahkan sejumlah penghargaan di bidang lingkungan. Di antaranya Piala Program Kampung Iklim (Proklim) Utama kepada Kelurahan Tanjungsari dan piagam Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur kepada 6 sekolah. Plt wali kota juga menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba poster lingkungan, pemenang lomba foto lingkungan, dan pemenang lomba cipta lagu lingkungan. Plt wali kota juga menyerahkan bantuan solar cell dan tempat sampah secara terpilah secara simbolis. Bantuan juga diberikan kepada bank sampah, meliputi bantuan timbangan dan bantuan kantong sampah. Dalam kesempatan ini, Kepala DLH Pande Ketut Suryadi juga menyerahkan piala penghargaan Nirwasita Tantra kepada Plt Wali Kota Blitar Santoso. Prestasi ini menjadi kado bagi masyarakat Kota Blitar dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia serta Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2019 “Ya hari ini kami serahkan penghargaan yang diraih di tingkat nasional, provinsi maupun yang diselenggarakan di tingkat kota oleh Pemkot Blitar. Harapan kami, dengan peringatan ini, akan terbentuk rasa cinta terhadap puspa, bunga-bunga dan juga hewan-hewan akan tumbuh kembang di hati masyarakat khususnya generasi muda,” ungkap Santoso. Santoso menambahkan, ke depan kegiatan-kegiatan di bidang lingkungan hidup akan terus digiatkan oleh Pemkot Blitar untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan. Pemkot Blitar juga akan terus memacu diri mendapatkan
FOTO: MEMORANDUM/PRA
Tangkal Radikalisme, AKBP Plt Wali Kota Blitar Ajak Roni Gembleng Anggota Masyarakat Cintai Lingkungan
Plt Wali Kota Blitar, kepala DLH, dan jajaran kepala OPD melepas burung merpati sebagai penutup acara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan HCPSN.
penghargaan-penghargaan di bidang lingkungan. “Selain Nirwasita Tantra, Kota Blitar juga sudah 14 kali mendapatkan Adipura. Semoga tahun ini kita akan mendapatkan lagi Adipura. Bulan depan akan dilakukan evaluasi dari Pemerintah Pusat untuk penilaian Adipura,” paparnya. Lebih lanjut, Plt Wali Kota Blitar berpesan kepada para pelajar untuk membangun kebersihan sebagai bagian pola hidup di sekolah dan di masyarakat. ”Pelajar harus sadar pentingnya kebersihan. Sebagai contoh, sampah harus dipilah-pilah. Ada sampah basah dan ada sampah kering, kemudian sampah plastik. Sampah-sampah yang bisa didaur ulang kita bawa ke bank sampah dan diproses menjadi barang yang bernilai manfaat,” ucapnya. Sementara itu, Pande Ketut Suryadi menyampaikan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia serta Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2019 digabung untuk menumbuhkan karakter cinta lingkungan. Menurut dia, selama ini DLH tak henti-hentinya melaksanakan
program kelestarian lingkungan dengan menyasar berbagai lini. “Saat ini kita laksanakan pembinaan dari hulu, dari sumber sampah. Bagaimana sampah itu bisa dikelola oleh bank sampah dan dikelola oleh masyarakat itu sendiri. Oleh sebab itu, kita kasih bantuan-bantuan. Kita juga edukasi pendidikan cinta lingkungan bagi anak-anak sekolah, harapannya karakter cinta lingkungan akan muncul ketika bermasyarakat khususnya di rumahnya sendiri,” ungkapnya. Dikatakannya, bantuan-bantuan logistik bagi bank sampah terus diberikan DLH, seperti beberapa bantuan yang diberikan hari ini. Bantuan ini, menurut Pande, sebagai bentuk memotivasi masyarakat agar serius menangani persoalan persampahan. “Warga Kota Blitar kesadarannya dalam mengelola sampah sudah cukup baik. Ini dibuktikan dengan proposal-proposal permohonan bantuan yang masuk. Oleh sebab itu, kami terus berikan bantuan seperti gerobak, timbangan dan lainnya,” pungkasnya. (pra/rif)
MOJOKERTO-JOMBANG WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
SABTU WAGE, 26 OKTOBER 2019 HALAMAN 6
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Dewan Dukung Yang Berwajib Awasi PNPM
FOTO: MEMORANDUM/WAN
Jombang, Memorandum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang mendukung upaya yang diambil pihak berwajib untuk mengawal dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) yang ada di Kota Santri. Upaya ini dilakukan, lantaran aset dana yang telah mencapai Rp 68 miliar tersebut sangat rawan untuk dimainkan. Kartiyono ”Tentu kami mendukung pihak berwajib mengawasi dana PNPM. Sebab jumlahnya untuk Kabupaten Jombang sudah sangat besar,” ujar Kartiyono, sekretaris Komisi A DPRD Jombang, Jumat (25/10). Diakuinya, dengan kondisi aset yang telah mencapai puluhan miliar, pihaknya bukan hanya kali ini melakukan pembahasan, namun sejak dulu pernah sempat membahas pengaman aset PNPM. Tepatnya, setelah masa pengakhiran pada sekitar tahun 2014 lalu. ”Hanya saja memang pada saat itu tidak ada regulasi yang mengatur untuk bupati mengamankan aset,” katanya. Padahal menurutnya, aset PNPM ini harus diamankan. Pertimbangannya, merupakan program yang bersumber dari keuangan negara. Jadi, tidak hanya aset sumber dana saja, melainkan aset berupa kelembagaan maupun aset sumber daya manusia. ”Sehingga ini harus ada waktu khusus untuk dibahas dengan eksekutif,” bebernya. Selain mendukung upaya pengawasan, wakil rakyat juga berencana untuk mengundang sejumlah pihak. Mulai dari DPMD, bagian hukum maupun Inspektorat Jombang. Tujuannya, bagaimana kacamata hukum untuk pengaman aset PNPM ini dilakukan. “Selain mendukung upaya pengawasan, kita bakal mengundang sejumlah pihak. Tujuannya untuk mencari jalan pengamanan, dari pandangan kacamata hukum seperti apa,” sambungnya. Hanya saja memang, lanjut pria yang kerap disapa mas Yon ini mengungkapkan, pemkab harus berani mengambil kebijakan yang penting tidak menabrak aturan yang diatas untuk pengamanan aset tersebut. ”Bupati sebenarnya mempunyai kewenangan untuk mengamankan aset itu,” tuturnya. (wan/rif)
Mojokerto, Memorandum Anggota Satuan Tugas (Satgas) Penegakan Hukum (Gakkum) Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Satreskrim Polres Mojokerto mengamankan tiga pejudi pilkades serentak. Dua pejudi dari Mojokerto dan satu dari Sidoarjo. Mereka adalah Jali (44) dan Pakeh (54), warga Desa Kesemen, Kecamatan Ngoro, serta Sutrisno (57), warga Desa Kepadangan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Ketiganya diamankan, Rabu (23/10) sekira pukul 02.00. Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, Polres Mojokerto telah mengamankan tiga tersangka tindak pidana perjudian di Desa Srigading, Kecamatan Ngoro. “Barang bukti Rp 10 juta,” ungkapnya saat memimpin press rilis, Kamis (24/10) petang.
Kapolres menjelaskan, untuk menjalankan aksinya, ketiga tersangka menjalin komunikasi dengan menggunakan handphone. Ketika diamankan, mereka tengah intens sedang berjudi Pilkades. Praktik perjudian ini terbongkar saat salah satu tersangka yang berperan sebagai perantara diamankan. Setelah itu barulah
mengarah kepada dua tersangka lain.“Ini membuktikan komitmen kami dari awal tidak ada toleransi terkait seluruh tindak pidana pilkades terutama perjudian,” tegas Setyo. Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Sholihin Fery SIK menambahkan, petugas mendapatkan informasi terkait adanya dugaan perjudian taruhan pemenang pilkades di Desa Srigading dan di Desa Kesemen, Kecamatan Ngoro. “Mendapati informasi itu, petugas langsung menyelidiki dan didapat informasi jika tersangka Pakeh sebagai perantara dalam perjudian. Petugas kemudian mengikuti dan pada Rabu dini hari, dilakukan penangkapan terhadap Pakeh dan Jali.
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Polisi Amankan 3 Tersangka
Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno menunjukkan barang bukti hasil operasi tangkap tangan judi pilkades.
Dari keduanya, didapat barang bukti,” jelasnya. Di antara barang bukti yang berhasil diamankan polisi, berupa dua handphone, selembar kertas bertuliskan taruhan Rp 10 juta antara Polo Nur atau mantan
Lurah Lek’an, dan uang taruhan sebesar Rp 10 juta.“Ketiga tersangka dijerat dengan pasal 303 ayat 1 ke 1e, 2e dan 3e KUHP, tentang perjudian. Dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” tandas Sholikin. (no/rif)
Korsleting, Empat Rumah Ludes Terbakar Mojokerto, Memorandum Diduga akibat hubungan arus pendek listrik, empat rumah warga di Dusun Urung-Urun, Desa Bening, Kecamatan Gondang, terbakar, Jumat (25/10). Tidak ada korban jiwa maupun luka luka dalam insiden ini. Namun akibat amukan si jago merah, tiga rumah warga yang masing-masing milik Sholikin (48), Katirah (58), dan Sawi (80), hangus terbakar parah. Satu lagi milik Priadi, kendati hanya terbakar sedang. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto Muhammad Zaini mengatakan, kebakaran empat rumah di Dusun Urung-urun, Desa Bening, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto terjadi sekitar 09.00. Dari keterangan warga, kebakaran bermula dari salah satu rumah warga bernama Katirah. Listrik pada bagian atap rumahnya mengalami koersleting listrik kemudian membakar rumah. “Kencangnya angin, kemudian memicu api membesar dan merembet ke rumah warga lain yang lokasinya saling berdempetan,” ungkapnya, Jumat (25/10). Akibatnya, sebagian atap rumah serta perabotan milik Sholikin (48) Katirah (58) dan Sawi (80), terbakar. Berselang satu jam setelah kemunculan api, mobil pemadam kebakaran (damkar) datang dan berhasil memadamkan kobaran api. “Dua mobil Kebakaran, langsung kita kerahkan ke lokasi untuk berusaha memadamkan api. Alhamdulillah satu jam bergelut dengan api, berhasil kita padamkan,” terangnya. (no/rif)
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
FOTO: MEMORANDUM/WAN
Jombang, Memorandum Dua hari pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2019 di Kabupaten Jombang, tak kurang dari 340 pelanggar terjaring. Mayoritas pengendara yang terjaring razia yakni pelanggaran tidak mengenakan helm SNI serta tidak membawa surat kelengkapan berkendara. “Di hari pertama, ada 210 Pelanggar yang kita tindak AKP A Risky Ferdian tilang, dan kemarin ada 129 Caropeboka pelanggar juga kita lakukan penindakan,” papar Kasatlantas Polres Jombang AKP A Risky Ferdian Caropeboka, Jumat (25/10). Ia pun menambahkan, dalam pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2019, dilaksanakan dengan dua metode. Yakni metode razia stasioner (terpusat, red) serta hunting system. Hal ini dinilai efektif dalam mejaring pengendara yang melakukan pelanggaran. Selama dua hari pelaksanaan, total 340 pelanggar terjaring. Dengan rincian 284 diberikan tindakan tilang dan 36 teguran. Untuk tidakan tilang, pelanggaran meliputi melawan arus yakni 116, tanpa helm 63 pelanggar, pengemudi dibawah umur 46 pelanggar, melanggar traffic light 38 pelanggar, serta pelanggar marka jalan 21 pelanggar. “Hunting system dilakukan guna menjaring pengendara yang melakukan pelanggaran kasat mata, seperti melawan arus, tidak mengunakan alat keselamatan berkendara seperti helm, sabuk pengaman untuk kendaraan roda empat,” imbuhnya. Kasatlantas memastikan, untuk razia stasioner dilakukan dengan lokasi yang berpindah-pindah. Terutama di daerah yang rawan terjadi pelanggaran lalu lintas serta kecelakaan. Terutama yang menjadi prioritas kegiatan, yakni jalan protokol ataupun jalan poros. “Lokasi kita dalam razia selalu berpindah-pindah, dan tidak selalu dalam satu lokasi saja,” pungkas Risky. Untuk diketahui, Operasi Zebra 2019 mulai digelar oleh Satuan lalu lintas Polres Jombang selama 14 hari terhitung mulai tanggal 23 Oktober hingga 05 November 2019. Razia ini dilakukan guna menekan angka kecelakaa lalu lintas. Menjadi target operasi, pengendara yang tidak memiliki SIM, kendaraan yang tidak dilengkapi STNK, melawan arus lalu lintas, tidak menggunakan helm SNI bagi pengendara motor. Lalu mengemudikan mobil tidak dengan menggunakan sabuk pengaman, menggunakan handphone saat mengemudi, pengendara di bawah umur, berkendara sepeda motor berboncengan lebih dari 2 orang, kendaraan bermotor yang tidak memenuhi persyaratan laik jalan, kendaraan yang tidak dilengkapi perlengkapan standar, berkendara di bawah pengaruh alkohol, serta kendaraan bermotor yang memasang sirine atau rotator. (wan/rif)
Pilkades Mojokerto Ditumpangi Judi
Warga melakukan pembahasan dan mencari barang berharga di sela puing-puing kebakaran.
Jadi Atensi, Wali Kota Sidak Proyek Saluran Mojokerto, Memorandum Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab dipanggil ning Ita inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah proyek milik pemkot, Jumat (25/10). Salah satu proyek yang menjadi atensi dari orang nomor satu di Kota Mojokerto tersebut adalah proyek saluran air di Jalan Majapahit. Proyek rehabilitasi saluran air dan trotoar senilai Rp 3,1 miliar yang dikerjakan oleh CV Dwi Mulya Jaya tersebut diharapkan dapat selesai tepat waktu dan berfungsi menanggulangi genangan saat musim hujan nanti. “Proyek ini jadi atensi saya. Saya sidak kesini untuk memastikan pekerjaannya sesuai petunjuk teknis dan dapat berfungsi dengan baik saat musim hujan,” terang ning Ita. Lebih lanjut disampaikannya, selama ini permasalahannya di jalan utama Kota Mojokerto yakni genangan air saat di guyur hujan. “Apalagi jalan Mojopahit merupakan jalan protokol, harus bersih
dari genangan “ papar wali kota kepada sejumlah awak media. Wali kota berharap saluran yang baru direhab ini mampu menampung air dari lingkungan Sidomulyo dan Keradenan, sehingga air hujan dapat terserap cepat. Saat sidak, Ning Ita didampingi sejumlah pejabat yang turut berkeliling menggunakan sepeda gunung. Wali kota tampak serius melihat tiap sisi-sisi pekerjaan guna memastikan hasil proyek yang menguras kantong APBD hingga miliar rupiah tersebut berjalan sesuai harapan. Sebab, lanjutnya, tahun ini pihaknya fokus terhadap pembenahan infrastruktur salur air. “Tahun ini kita fokus pada pekerjaan infrastruktur saluran air. Sehingga menekan adanya genangan air di beberapa titik,” pungkasnya. Selain rehabilitasi saluran air jalan Mojopahit tahun ini Pemkot Mojokerto juga membedah saluran air di Jalan Empunala. Saluran
air disisi utara jalan tersebut dibongkar dan akan digantikan dengan saluran air ugether yang baru. Pekerjaan bernilai miliaran rupiah tersebut kini masih berlangsung dan diharapkan tuntas sebelum tutup tahun. (war/rif)
FOTO: MEMORANDUM/WAR
Dua Hari Operasi Zebra, Ratusan Pelanggar Terjaring
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari sidak proyek saluran Jalan Majapahit.
HUKUM & KRIMINAL
SABTU WAGE, 26 OKTOBER 2019 HALAMAN 7
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KKAMIS KAM KA AMIS LEG LEGI, 29 AGUSTUS 2019
Surabaya, Memorandum Berkas tahap dua tersangka Fitriandri alias Fitri, muncikari Vanessa Angel hingga saat ini belum dilimpahkan Polda Jatim ke kejaksaan. Padahal, penyidik Kejati Jatim sudah menyatakan sempurna (P21) beberapa bulan lalu. Memang, sebelumnya Fitri ditangguhkan penahanannya pada Selasa (9/2) lalu oleh penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim karena dalam kondisi hamil. “Sudah P21 lama, tinggal tahap II saja, Pelimpahan berkas dan tersangka Fitri sebenarnya akan dilakukan minggu kemarin tidak jadi, tapi ditunda. Kapan dilaksanakan, kami belum dapat informasi kembali dari penyidik,” ujar
jaksa penuntut umum (JPU) Novan Arianto, Jumat (25/10). Saat ditanya terkait status penahanan Fitri, Novan mengaku tersangka prostitusi daring ini artis ini tidak ditahan. “Statusnya kemarin ditangguhkan oleh penyidik, karena saat ditahan di Rutan Polda posisi hamil dan saat ini statusnya tidak ditahan,”pungkasnya. Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera mengatakan bahwa pihaknya masih mengecek terkait hal tersebut. “Kami masih cek,” singkat Barung. Seperti diketahui, Fitri ditangkap di rumahnya di daerah Cinere, Jakarta Selatan, pada 15 Januari 2019. Wanita yang tengah mengandung 7 bulan
itu langsung dibawa ke Polda Jatim ditetapkan tersangka. Polisi menjerat Fitri dengan Pasal 296 KUHP dan pasal 506 KUHP. Selain Fitri, polisi juga menetapkan dua muncikari Vanessa Angel lainnya, yakni Endang Suhartini alias Siska dan Tentri Novanto, termasuk juga menetapkan Vanessa Angel sebagai tersangka penyebaran konten bernuansa asusila melalui media sosial. Kedua telah bebas pada Rabu (5/6) setelah divonis 5 bulan penjara. Artis FTV ini dibebaskan dari Rutan Medaeng pada Sabtu (29/6) lantaran telah menjalani hukuman 5 bulan penjara, seusai dengan vonis hakim. (fer/tyo/nov)
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Berkas Muncikari Vanessa Angel Belum Dilimpahkan Keakraban Kapolrestabes Surabaya bersama para rektor se-Surabaya saat acara coffee morning.
Kapolrestabes Ajak Rektor Se-Surabaya Ngopi Bareng Surabaya, Memorandum Berbagai cara dilakukan untuk menjalin silaturahmi. Seperti yang dilakukan Kapolrestabes Surabaya. Suasana hangat terlihat saat Kombespol Sandi Nugroho menyambut kedatangan rektor se-Surabaya dan forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda), Kamis (25/10) pagi. Selain menjalin silaturahmi, kedatangan belasan tamu itu bertujuan untuk menjalin komunikasi
yang telah berjalan baik, agar bisa terjaga semakin baik. “Sekaligus juga mengantisipasi fenomena yang berkembang saat ini dengan adanya pelantikan presiden beberapa waktu lalu,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho. Dengan adanya fenomena tersebut, lanjut Sandi tentunya pasti ada kegiatan-kegatan yang nanti bisa jadi mengikutsertakan mahasiswa. “Bahkan, bisa juga
menggunakan kampus. Tujuan kita untuk dapat berkomunkasi dengan baik,” lanjut lulusan terbaik Akpol 1995 itu. Sandi juga berharap, dalam kesempatan itu pihaknya dan para tamu juga bisa membina silaturahmi. Bukan hanya sekadar saat ada kejadian, tapi juga pasca kejadian. Sehingga pihaknya mampu mengantisipasi semua kejadian yang terjadi pada masa-masa yang akan datang. (fdn/nov)
Keuntungan per Hari Rp 1 Juta Keenam tersangka merupakan warga asal Malang. Mereka adalah MZ (30), JA (23), dan TS (35) ketiganya warga Sukun; FG (29), AA (37), keduanya warga Blimbing; dan AR (32), warga Kedung Kandang. Wadirreskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara mengatakan, kasus ini terungkap setelah petugas cyber patrol Polda Jatim bekerjasama dengan GOJEK mencurigai transaksi Go-Food di beberapa warung dengan nominal yang mencurigakan.
Sambungan dari halaman 1
Setelah dilakukan penelusuran melalui digital forensik, petugas mendapati adanya tiga akun restoran fiktif yakni Terminal Gorengan, Makaroni Su’eb RJS dan Cendol Dawet. “Tiga akun restoran itu dibuat oleh tersangka MZ dan AA. Mereka menggunakan akun Gobiz sebagai sarana penarikan uang dari Go- Food,” kata Arman, Jumat (25/10). Selain itu lanjut Arman, keempat tersangka lainnya bertugas membuat akun pelanggan fiktif untuk meme-
san orderannya. “Jadi akun customer fiktif ini yang nantinya membuat orderan dan membayarnya dengan Gopay dan menggunakan voucher diskon yang ada di aplikasi GOJEK. Dengan cara itu, customer tidak perlu membayar tapi pihak Go-Food yang dirugikan karena harus membayar ke warung fiktif tersebut,” papar Arman. Arman menambahkan, kejahatan yang dilakukan enam tersangka ini sudah berjalan selama kurang lebih 1,2 tahun. “Kegiatan yang dilakukan
para driver ojol ini sudah cukup lama dan keuntungan per hari Rp 600 ribu hingga Rp 1 juta,” jelasnya. Ditambahkan Arman, kegiatan yang dilakukan para tersangka itu sudah berjalan sejak Juli 2019. Keenam tersangka itu tak mengira, jika kebiasaan mereka melakukan order makanan fiktif dari akun resto yang dibuatnya itu berujung pidana FG, satu di antara enam pelaku, mengaku menyesal. Bahkan, dia tak mengira kalau cara mendongkrak
poin bonus orderan aplikasi ojolnya ternyata melanggar tindak pidana. “Saya sendiri gak tahu kalau tindakan saya bersama kawan-kawan berujung pidana,” dalih FG. Dia mengaku, selama menjalankan praktik tersebut selalu dilakukan secara berkelompok. Bahkan, saat melakukan orderan fiktif, ia juga menggunakan uang pribadi untuk pembelian voucher. “Voucher kami beli pakai uang sendiri. Setiap driver dapat 1.5 poin per orderan Go-Food,
serta uangnya dapat Rp 6.000,” imbuhnya Sementara itu, Head of Regional Corporate Affairs GOJEK, Alfianto Domy Aji, menuturkan dengan adanya pengungkapan kasus ini, pihaknya tidak akan ragu lagi menindak adanya praktik curang manipulasi orderan yang dilakukan mitranya. “Ini bentuk komitmen kami untuk mengungkap kasus semacam ini. Dan kami juga berterima kasih kepada Polda Jatim,” pungkas Domy. (x-3/nov)
Rugikan Tokopedia, Tiga Konsumen Diringkus berharap mendapat cashback (poin) yang dapat ditukarkan dengan uang. “Ketiga tersangka melakukan order fiktif dengan harapan dapat cashback dari akun jual beli online di tokopedia yang nantinya dapat ditukarkan,” kata Arman di Mapolda Jatim, Jumat (25/10). Arman menambahkan, kasus Ini dapat terungkap setelah
pihaknya sedang melakukan cyber patrol dan mencurigai sebuah grup whatsapp (WA) bernama Cuancuan. “Selanjutnya kita lakukan penyelidikan dan mengamankan satu orang. Lalu kami kembangkan dan berhasil mengamankan dua lainnya,” terangnya. Lanjut Arman, dari tiga tersangka yang diamankan, pihak-
Sambungan dari halaman 1 nya menyita sejumlah barang bukti di antaranya beberapa HP berbagai merek dan uang tunai yang totalnya sebesar Rp 32 juta. “Kita amankan beberapa bukti. Selain itu mereka telah beroperasi sejak 5 bulan lalu di wilayah Surabaya dan setiap melakukan transaksi keuntungannya yakni Rp 300 ribu,” jelasnya. Arman juga menambahkan,
Dipecat dari Marketing, Nekat Jualan SS Tersangka diamankan anggota Reskrim Polsek Wonokromo pertengahan Oktober lalu. Saat itu, Soleh diketahui usai mengirim barang haramnya di kawasan Jalan Beringin, Sambikerep. “Sempat terjadi kejar-kejaran hingga anggota berhasil mengamankan tersangka,” kata Kanitreskrim Polsek Wonokromo Ipda Arie Pranoto, Jumat (25/10). Dari tangan tersangka, petugas mengamankan empat poket berisi sabu dengan berat total 0,80 gram. Guna meminimalisir risiko ditangkap polisi, tersangka sengaja menyimpan barang haram itu di dalam bungkus rokok. Namun,
Sambungan dari halaman 1
tersangka juga memenuhi bungkus tersebut dengan rokok. “Poket-poket itu diletakkan di bagian bawah bungkus rokok. Setelah itu, ditumpuk dengan rokok asli agar tidak mudah diketahui,” pungkas mantan Panitreskrim Polsek Tegalsari itu. Dihadapan penyidik, tersangka mengaku mendapatkan barang haram itu dari seseorang berinisial AG. Hanya saja, saat diinterogasi lebih lanjut, tersangka tidak mengetahui betul orang yang memasok barang tersebut. “Hanya beberapa kali bertemu. Kalau ngobrol melalui hp saja,” aku Soleh. (fdn/nov)
Panjatkan Doa demi Kelancaran Operasi Zebra... lancar hingga akhir. Memanjatkan doa disertai hidangan tumpeng ini diikuti seluruh personel satlantas yang dimulai pada pukul 05.45. Pembacaan doa dipimpin Ustaz Ismail, yang juga pengasuh Pondok Pesantren Sunan Giri. Usai doa bersama ditutup pada pukul 06.10, dilanjutkan menyantap hidangan tumpeng berikut nasi kotak yang juga telah disiapkan. Selanjutnya para personel kembali bertugas ke
Memaafkan Diri Sendiri
Sambungan dari hal 1
tempatnya masing-masing Sementara, Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Ayip Rizal mengatakan, selain untuk kesuksesan dan kelancaran Operasi Zebra Semeru 2019, melalui acara doa ini pihaknya berharap dapat menekan tingkat kecelakaan di jalan raya. “Semoga semuanya lancar sesuai harapan. Dan semoga masyarakat juga semakin sadar pentingnya tertib berlalu lintas untuk dapat meminimalisir kecelakaan,” tutup Ayip. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1
Dalam obrolannya di ‘Rumpi: No Secret’ bersama Feni Rose, Luna Maya mengaku terlalu mudah percaya pada orang. “Kalau aku karena terlalu gampang percaya sama orang. Aku selalu berpikir orang yang datang ke aku punya hal yang baik padahal nggak semuanyha gitu,” ucap Luna Maya dilansir dari channel YouTube Official Trans TV, Jumat (25/10). Tak semua orang yang mendekati Luna Maya punya ketulusan. Itu membuat Luna Maya merasa sedih. “Saat ketahuan oh ternyata nggak setulus itu, padahal gue tulus nggak punya agenda, tapi ternyata orang itu punya agenda,” kata Luna. Akhir tahun 2018, Luna Maya seolah mengisyaratkan perasaannya yang galau lewat beberapa postingan. Luna banyak memposting petikan puisi-puisi Rupi Kaur. Namun, menurut Luna, puisi-puisi itu justru menjadi catatan untuk dirinya sendiri. Di mana Luna merasa seperti ditampar untuk coba
mencintai dan memaafkan diri sendiri. “Itu adalah catatan untuk diriku sendiri. Aku lagi baca buku puisi. Puisinya bagus banget, note to my self. Mulai belajar ini kayak lagi ketampar gitu, bahwa kadang-kadang kita lupa, kita fokus sama orang lain, untuk ke diri kita, kita jadi lupa. Oh iya juga ya,” imbuh Luna. Setelah asmaranya dengan Reino Barack kandas, Luna mengaku belum dekat dengan siapapun. Meski tak dipungkiri banyak pria yang sudah coba mendekatinya. Belajar untuk mencintai diri sendiri, Luna berusaha untuk memaafkan dirinya sendiri dulu. Ada sikap dalam dirinya yang membuat Luna justru menyakiti diri sendiri. “Keras kepala, egois, pantang menyerah. Ada kalanya harusnya udah dong stop. Tapi, kita ayo maju terus padahal harusnya stop karena menyakiti. Penyesalan yang ada. Penyesalan datangnya belakangan. Sudah maafkan diriku sendiri,” kata Luna Maya. (*/nov)
bahwa tren kejahatan dengan memanfaatkan aplikasi online saat ini sedang marak terjadi. Ia menduga, bukan tidak mungkin hampir di setiap aplikasi e-commerce juga mengalami hal yang sama. “Memang ini kejahatan lagi
tren. Bahkan cukup meningkat di akhir 2019 ini. Mungkin ada aplikasi-aplikasi lain yang juga melakukan kecurangan seperti ini dan sedang kita kembangkan,” papar Arman. Sementara itu, HBS, seorang tersangka mengaku melakukan
tindakan curang itu setelah dirinya tahu jika di aplikasi jual beli di tokopedia itu dapat memperoleh keuntungan. “Saya tahu karena dulu pernah membeli barang dan mendapat keuntungan. Oleh sebab itu saya melakukan jual beli fiktif
Pulang Kulakan, Wanita Lidah Kulon Dijambret Setiba di tempat kejadian perkara (TKP), motor korban tiba-tiba dipepet pelaku yang juga naik kendaraan. Bahkan, pelaku berusaha merampas tas AI. Tapi, wanita ini berhasil mempertahankan meski akhirnya terjatuh dari motornya. Akibatnya AI menderita luka lecet di sekujur tubuhnya dan sebelah matanya bengkak akibat terbentur aspal. Pengendara
motor dan warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan. Tak lama kemudian, petugas medis mendatangi lokasi kejadian dan membawa AI ke RSUD dr Soetomo untuk mendapatkan perawatan. Sementara, Kanitreskrim Polsek Sukomanunggal Ipda Rochib saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu
Sambungan dari halaman 1 dan viral karena diunggah oleh anak korban facebook (FB) Setelah kejadian tersebut, polisi langsung mengecek ke lokasi, tapi ternyata korban sudah dibawa ke rumah sakit. “ Sudah dicek ke rekan-rekan SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu), tapi korban tidak melapor,” kata Rochib, Jumat (25/10). (rio/nov)
Rumah Makan Padang Terbakar Api juga bisa dilokalisir tidak sampai ke bagian rumah yang lain. “Kami langsung melakukan pembasahan pada bangunan lain di sekitar lokasi,” Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya Dedik Irianto. Informasi yang dihimpun, saat itu para karyawan sedang sibuk bekerja di dapur. Mendadak tabung gas yang digunakan menanak nasi bocor dan mengeluarkan api lalu membakar seluruh isi dapur dan enam tungku kompor. “Dugaan awal seperti itu, berikut keterangan korban dan pegawainya yang memasak di dapur,” ungkap Dedik. Mengetahui kebakaran, para karyawan
Sambungan dari halaman 1
kebingungan dan berupaya memadamkan memakai peralatan seadanya. Tak lama kemudian, lima unit pemadam kebakaran (damkar) mendatangi lokasi dan segera memadamkan api, sehingga tidak merembet ke ruangan lain. “Yang terbakar makanan, tungku, tabung gas, dan beberapa alat dapur,” ungkap Dedik. Di hari yang sama, kebakaran juga terjadi di Perumahan Graha Kebraon Emas Blok BE, Balasklumprik yang ditempati oleh Hanggoro (42) sekitar pada pukul 14.25. Meski tidak sampai meludeskan bangunan, namun parabotan rumah habis dilahap si jago merah.
Menurut keterangan warga sekitar, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal penghuninya pergi. Kemudian ada tetangga yang lewat depan rumah Hanggoro, dan melihat kepulan asap tebal di ruang depan. Mengetahui itu, saksi langsung meminta bantuan warga sekitar dan melapor ke Mapolsek Wiyung dan jajaran samping. Beberapa saat, petugas damkar datang dan berhasil memadamkan api setelah membongkar atap rumah. Dugaan sementara, penyebab kebakaran berasal dari korsleting AC di kamar depan. (rio/nov)
Disadarkan Alquran Surat Al-A’aaf Ayat 80 soal Nabi Luth Tidak hanya menegur, Jono lantas mengancam menceraikan Wati bila tidak segera meninggalkan Eli cs. Ketakutan Wati dipecat dari pekerjaan karena tidak bisa mempertahankan simpanan dana Eli sirna seketika. Wati yang sejatinya berasal dari keluarga priyayi ini mulai menyesal. Kebanggaan didaulat menjadi prince dalam komunitas Eli berubah menjadi perasaan jijik kepada diri sendiri. Untuk menyadarkan istrinya, Jono juga mengajak Wati menemui seorang ustaz yang juga mengasuh rubrik di sebuah radio FM. Ustaz tersebut, sebut saja Azis, hanya membacakan satu ayat Alquran kepada Wati, QS Al-A’raaf ayat 80, “Wa lụṭan iż qāla liqaumihī a ta`tụnal-fāḥisyata mā sabaqakum bihā min aḥadim minal-’ālamīn.” Ustaz Azis berhenti sejenak dan menunggu reaksi Wati. “Njenengan tahu artinya?” Wanita yang belum dikaruniai momongan ini hanya diam. Wajahnya menunduk, matanya menatap lantai masjid. “Dan (Kami juga telah mengutus)
Luth, ketika dia berkata kepada kaumnya, ‘Mengapa kamu melakukan faahisyah (homoseksual untuk lelaki dan lesbi untuk perempuan, red) yang belum pernah dilakukan seorang pun sebelum kamu (di dunia ini)’?” Wati semakin tenggelam dalam tunduknya. “Tahu azab yang lantas ditimpakan Allah kepada kaum Nabi Luth? Gempa yang menyebabkan semburan lava dan gas metana. Bencana itu belum berakhir sampai Kota Sodom diterjunkan bersama penduduknya ke kedalaman Laut Mati.” Ada rona kengerian di wajah Wati. “Aku yakin Jeng Wati tidak ingin turut menjadi penyebab turunnya azab bagi masyarakat kita. Ingat, Surabaya dikenal sebagai kota agamis yang jauh dari azab Allah. Kita harus mempertahankannya,” tutur Ustaz Azis. Wati akhirnya benar-benar mengundurkan diri dari pergaulan dengan komunitas Eli cs. Akibatnya bisa ditebak: Wati dijauhi. Tidak hanya menarik sebagian dananya dari bank tempat Wati bekerja, Eli malah menarik seluruh dananya tanpa tersisa sepeser pun.
Sambungan dari halaman 1 Bagai kecelakaan karambol, tidak lama kemudian Wati diberhentikan dari bank tempat kerjanya. Tanpa alasan, selain kinerjanya dianggap menurun drastis. Itu saja. Menurut Solikin, kini pasangan suami-istri Jono dan Wati pulang ke desa kelahiran Jono di pelosok Mojokerto. Tepatnya di daerah Trawas. Keduanya tidak lagi bekerja ikut orang, melainkan berwiraswasta. Jono beternak mentok dan bebek serta menggarap ladang. Sedangkan Wati, membuka minimarket syariah untuk menyaingi minimarket yang dikelola raksasa bisnis dan sudah banyak membunuh warung-warung pracangan kecil milik rakyat. (habis)
Pilihan Strategis Politik Prabowo Burhanuddin sebagai jaksa agung. Deretan nama yang dipanggil itu tak membuat kaget. Sebab, sehari sebelumnya Joko Widodo sudah memanggil mereka. Termasuk Prabowo Subianto, yang dipanggil untuk mengisi posisi menteri pertahanan. Yang mengagetkan hingga menimbulkan pertanyaan adalah kebersediaan rival Joko Widodo pada pilpres lalu itu menjadi pembantunya di kabinet hingga membuat terperangah para kampret dan cebong.
Tak hanya itu, banyak pendukung Prabowo saat pilpres lalu merasa terbohongi dengan langkah mantan menantu Soeharto, presiden kedua RI, itu. Sebagian besar dari mereka seakan tak percaya Prabowo menerima nasibnya hanya sebagai pembantu presiden. Paling tidak, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang bersikap tegas tidak mau masuk menjadi bagian koalisi tambun ala Joko Widodo menjadi satu-satunya bukti ketidakpercayaan itu.
itu sebab setiap transaksi saya dapat Rp 100 ribu,” katanya. Uang yang diperoleh dijelaskan HBS, digunakan untuk kehidupan sehari-hari. “uang yang saya dapat itu, saya gunakan untuk mencukupi kebutuhan,” ujarnya . (x-3/nov)
Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih
Sambungan dari halaman 1 Tapi, semua itu adalah dinamika politik negeri kita. Semua bisa saja terjadi. Di politik, jargonnya tidak ada kawan tidak ada pula lawan. Yang ada kepentingan. Apalagi kalau itu sudah jadi pilihan politik Prabowo Subianto, tentu harus pula dihormati. Nah, lalu apa kepentingan Prabowo mengambil sikap itu, dan apa pula kepentingan Joko Widodo meminta mantan Danjen Kopassus ini menjadi pembantunya. Itu yang
harus dicari jawabannya. Apalagi, Prabowo duduk di kursi yang paling strategis dalam sebuah kabinet negara. Jawaban atas kepentingan itu dipastikan tidak ada yang bisa tahu. Yang muncul hanyalah dugaan-dugaan. Alhasil, pasti banyak ragam yang muncul di permukaan opini rakyat kita. Ada yang berpikir bahwa itu terjadi karena Prabowo sudah habis dana banyak saat pilpres lalu. Ada juga
yang berpikir karena memang sejujurnya Joko Widodo adalah orangnya Prabowo, mengingat dirinyalah yang mengorbitkan mantan gubernur DKI Jakarta, di dunia politik nasional sejak dari wali Kota Solo. Namun, juga tidak salah jika ada yang berpikir Prabowo Subianto bersedia jadi menteri pertahanan karena posisi itu sangat strategis. Sebab, jika negara dalam kondisi genting, mengingat dinamisasi politik negeri ini yang begitu cepat, maka tugas menteri per-
tahananlah untuk mempertahankan kedaulatan negeri ini. Jadi, kita tunggu saja kelanjutan kinerja Kabinet Indonesia Maju yang harus menghadapi berbagai tantangan, baik yang datang dari internal maupun dunia internasional yang setiap saat memberi ancaman ketenangan, kenyamanan, dalam bernegara. Dan, hanya waktu yang bisa membuktikan kebenaran atas langkah dan pilihan politik Prabowo Subianto.(*)
SABTU WAGE, 26 OKTOBER 2019
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
Surabaya, Memorandum Maling sepatu di Jalan Lontar, Lakarsantri, benar-benar apes. Belum sempat menikmati hasil kejahatannya, Haroyono (37), warga Desa Dinoyo, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, terburu tertangkap yang memergokinya. Kini tersangka berikut barang bukti motor Vario S 2969 KZ diamankan di Mapolsek Lakarsantri. “Saat akan kabur, ada warga yang melihat dan meneriakinya maling sehingga berhasil ditangkap,” terang Kanitreskrim Polsek Lakarsantri Ipda Suwono, Jumat
(25/10). Informasinya, siang itu, Haroyono mengendarai motor beristirahat di masjid dekat rumah Abdul Chalim (54). Saat itulah, tersangka melihat sepasang sepatu merek Jim Joker seharga Rp 1,2 juta di teras rumah.
Merasa mendapatkan peluang, sehingga timbul ide untuk mengambil sepatu dan memasukkannya ke jok motor. Saat akan kabur, ada warga yang melihat lalu meneriakinya maling dan mengejarnya. Merasa aksinya ketahuan, tersangka ketakutan dan bergegas menggeber gas motornya. Apes, ia malah terjatuh dari motor. Kesempatan inilah yang dimanfaatkan warga untuk menangkapnya. Setelah tertangkap, warga lalu mengamankannya ke masjid lalu meng-
HALA HALAMAN 8
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
SERTIFIKA T
P ER S WAN DE
HUKUM & KRIMINAL Kabur, Maling Terjatuh dari Motor
Haroyono diamankan di Mapolsek Lakarsantri.
hubungi Mapolsek Lakarsantri. Di hadapan penyidik, Haroyono mengaku kali pertama mencuri dan ingin memiliki sepatu tersebut untuk dijual. “Sepatu akan saya jual,” ujar Haroyono. (rio/fer)
Rumah Kos Dharmahusada Terbakar FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Surabaya, Memorandum Akibat korsleting, rumah kos milik Zainul di Jalan Dharmahusada III, terbakar, Jumat (25/10). Akibat kejadian itu beberapa barang milik penghuni kos tidak bisa terselamatkan. Pada saat terjadi kebakaran, kondisi rumah kos kosong, dan hanya ada pembantu yang sedang beraktivitas di dalam. Pembantu kos, Dwi Ratnasari, mengatakan bahwa saat kejadian dirinya berada di dapur dan mendengar teriakan tetangga jika ada kebakaran. “Saya, tidak tahu penyebabnya. Namun, saya langsung keluar setelah mengetahui kamar nomor satu terbakar. Selanjutnya, salah satu menghubungi pihak damkar,” kata Dwi. Sementara itu Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya Dedik Irianto mengatakan, penyebab kebakaran bangunan seluas 8x10 meter ini diduga akibat korsleting listrik. “Dugaan sementara penyebab kebakaran tersebut karena korsleting listrik,” kata Dedik kepada Memorandum. Lanjut Dedik, rumah kos tersebut ada 16 kamar di mana 2 kamar digunakan sebagai kamar pribadi dan 1 kamar untuk kamar pembantu. “Yang terbakar total 40 persen dan 80 persen barang berhasil diselamatkan,” jelasnya. Dedik juga menambahkan, bahwa dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa maupun luka. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa atau terluka, ” pungkas Dedik. (x-3/fer)
Anggota Satgas TMMD memasang atap rumah Ismanto.
Pasuruan, Memorandum Polres Pasuruan Kota melaksanakan giat pengamanan antisipasi gangguan kamtibmas pasca pengumuman hasil seleksi bakal calon kepala desa tahun 2019, di Kantor Pemkab Pasuruan Jalan Hayam Wuruk 14 Kota Pasuruan. Sebelum melaksanakan pengamanan, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno SIK MH diwakili Kasubagbin Ops AKP Sumadji melaksanakan apel kesiapan pengamanan di halaman Mapolres Pasuruan Kota, Kamis (24/10) sore. Sumadji mengatakan setelah menjalankan ujian ter-
tulis seleksi bakal calon kepala desa kami menerjunkan personel pengamanan. “Pengamanan dilakukan untuk menjamin kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan keamanan, mengingat dari hasil ujian ada bakal calon yang tidak lulus,” ujar Sumadji, pada Jumat (25/10). Untuk mengamankan kegiatan ini, melibatkan beberapa personel. “Pengamanan ini kami melibatkan 35 personel untuk pengumuman hasil seleksi bakal calon kepala desa tahun 2019.
Personel kami terjunkan mulai Hari Kamis - Jum’at,” imbuh Sumadji. Demi memberi pengamanan untuk masyarakat di wilayah Hukum Polres Pasuruan Kota, anggota diperintahkan tetap berpatroli guna memberikan rasa aman kepada masyarakat ataupun mengantisipasi hal hal yang tidak di inginkan. “Harapan kami dengan diterjunkan beberapa personel akan memberikan keamanan untuk masyarakat sesuai dengan amanat Kapolres Pasuruan Kota “ Jogo Pasuruan Kota untuk Jawa Timur Damai, “ tambah Sumadji. (*/rul/fer)
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Tim Wasev Pusterad Tinjau Sasaran Fisik TMMD Malang, Memorandum Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Pusterad Brigjen TNI Anang Dwiyono, staf ahli KSAD berkunjung ke Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo. Tujuannya untuk melihat secara langsung pelaksanaan program fisik yang dilaksanakan Kodim 0818/Kabupaten Malang-Kota Batu dalam TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke106, Jumat (25/10) Kepala Desa Kedungsalam, Misdi, mendampingi tim untuk meninjau sasaran fisik yang telah selesai dikerjakan maupun sasaran yang masih tahap pengerjaan. “Alhamdulillah pak jendral dengan dilaksanakan kegiatan TMMD di desa kami, sekarang akses jalan bagi masyarakat untuk aktivitas mencari rezeki dapat lebih cepat dan lancar,” ujar Misdi. Dalam Kesempatan itu, Anang juga mengucapkan terima kasih kepada warga yang turut membantu suksesnya program ini. “Tanpa dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah, TNI juga kesulitan menyelesaikannya. Karena dituntut waktu dan kualitas yang baik,” tutur perwira bintang satu ini. (tyo/fer)
Gelar Patroli Skala Besar
Amankan Pengumuman Seleksi Bakal Calon Kades
Jajaran Polres Pasuruan Kota melaksanakan apel dalam rangka pengamanan pengumuman hasil seleksi bakal calon kades.
Pasuruan, Memorandum Jelang pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Pasuruan yang akan dilaksanakan bulan depan, Polres Pasuruan bersama personel gabungan TNI dan Satpol PP menggelar patroli gabungan sk besar, Kamis (24/10) skala malam. Kegiatan dipimpin Wakapolres Pasuruan Kompol Supriyono Ssos dan Kabag Ops Kompol Subadar melibatkan 50 personel Wakapolres Pasuruan Kompol gabungan dari satlantas, Supriyono membekali anggota. satsabhara, TNI dan Satpol PP. Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK SH MH melalui Wakapolres Kompol Supriyono menyampaikan dalam apel kesiapan bahwa kegiatan ini untuk menciptakan situasi yang aman menjelang Pilkades serentak 2019. Kegiatan patroli juga merupakan salah satu bentuk pelayanan dari Polres Pasuruan, beserta jajaranya kepada masyarakat terkait Pilkades 2019. “Patroli ini sebagai upaya cipta kondisi diwilayah untuk tetap terpelihara dengan baik, kita tingkatkan patroli dialogis dengan warga serta sambang di balai desa serta rumah-rumah calon kepala desa (cakades),” jelas Supriyono. Dalam pelaksanaanya, patroli gabungan tersebut menyambagi beberapa kantor balai desa dan cakades di wilayah Kabupaten Pasuruan. (*/rul/fer)
Bentuk Jiwa dan Akhlak Polisi Probolinggo, Memorandum Pembinaan ruhani dan mental (binrohtal) di jajaran Polres Probolinggo Kota rutin digelar setiap Kamis. Binrohtal ini bertujuan membentuk akhlak para anggota agar senantiasa bekerja dengan ikhlas, serta mengharap ridho Allah SWT. Kabag Sumda Kompol Sayudi menyampaikan beberapa hal dalam kesempatan itu. “Ini menjadi
benteng kita untuk terhindar dari hal-hal yang negatif. Semoga dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT agar terhindar dari pelanggaran,” kata Kabag Sumda. Dalam tausiyah, H Paini Effendy menyampaikan agar anggota selalu bersyukur atas karunia Allah SWT. Wujudnya dengan melakukan ibadah sebaik-baiknya dan menjalankan tugas penuh tanggung jawab.
“Marilah kita beristighfar agar mendapat ampunan oleh Allah SWT. Niatkan apa yang kita lakukan, semata karena mengharap ridho Allah,” kata Paini. (yud/fer)
FOTO: MEMORANDUM/YUD
Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Pusterad Brigjen TNI Anang Dwiyono, staf ahli KSAD meninjau pengerjaan satgas.
Petugas damkar melakukan pembasahan rumah yang terbakar di Jalan Dharmahusada III.
FOTO: MEMORANDUM/RUL
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Malang, Memorandum Tugas anggota satuan tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 Kodim 0818/ Kabupaten Malang-Kota Batu masihlah panjang. Tetapi semangat dalam melaksanakan tugas untuk menyelesaikan program perbaikan fisik tetap membara. Seperti dalam program rumah tidak layak huni (RTLH) milik Ismanto, kini dari kerja keras satgas bersama masyarakat rumah tersebut masuk tahap pemasangan atap. “Pemasangan genting harus rapi, jika tidak ada kendala kemungkinan hari ini bagian atap rumah akan selesai, dan kita bisa melanjutkan di bagian lainnya,” ujar Serma Andi, anggota satgas, Jumat (25/10). (tyo/fer)
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
Rumah Ismanto Tahap Pemasangan Atap
Kegiatan pembinaan ruhani dan mental Polres Probolinggo Kota.
KOTA SURABAYA Butuh Miliaran untuk Jadi Cawali Independen
SABTU WAGE, 26 OKTOBER 2019 HALAMAN 9
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
Minta Dukungan KTP Ditodong “Wani Piro” Surabaya, Memorandum Politik transaksional tampaknya sudah mengakar kuat di masyarakat. Ini menyulitkan calon wali kota jalur independen yang berupaya mengumpulkan dukungan dari masyarakat, sebagaimana yang disyaratkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Karena, ketika minta dukungan pengumpulan fotokopi KTP, mereka malah ditodong: wani piro? Agar bisa lolos sebagai cawali dan cawawali pada Pilwali Surabaya yang digelar 24 September 2020, calon independen harus mengan-
tongi dukungan 138.565 KTP. Untuk mendapatkan dukungan 6,5 persen dari DPT Pemilu terakhir, tentu perlu usaha keras. Sebab, tidak semua
KALAU ITU SIH, YA ADA KOMPENSASINYA
masyarakat mau menyerahkan dukungannya secara gratis. Bahkan, ada masyarakat yang berterus terang siap memberikan KTP sebagai bentuk dukungan kepada calon independen dengan imbalan rupiah. Kondisi ini tentu membuat calon independen pusing tujuh keliling karena harus menyiapkan uang cukup banyak. Katakan harus mengeluarkan Rp 10 hingga Rp 20 ribu per KTP, maka calon independen harus menyiapkan Bersambung ke halaman 10
NGGAK GRATIS...
TOLONG BAPAK INI DIDUKUNG UNTUK MAJU SEBAGAI CALON WALI KOTA/WAKIL WALI KOTA
WANI PIRO...?
GRAFIS/AZIZ
14 Kepala OPD Pemprov Jatim Kosong Surabaya, Memorandum Sampai akhir Desember 2019 nanti ada 14 kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jatim yang pensiun. Meski demikian, Bersambung ke halaman 10
FOTO: MEMORANDUM/BAUD
Bagiyon (kiri), ketua tim penjaringan bacawali dan bacawawali.
Gerindra Buka PendaŌaran Bacawali
Biaya Politik Ditanggung Calon Surabaya, Memorandum Setelah beberapa parpol seperti PDI-P, Partai NasDem, dan PSI, membuka penjaringan dan pendaftaran bakal calon wali kota (bacawali) Bersambung ke halaman 10
Kompensasi Belum Direalisasi
Warga Gayungan Berkemah di Lokasi Proyek The Trans Icon Surabaya, Memorandum Warga RT 02/RW 01 kembali menggelar aksi damai dengan mendirikan tenda di dekat pintu masuk proyek apartemen The
Trans Icon di Jalan Ahmad Yani, Jumat (25/10). Aksi ini sebagai bentuk kekesalan warga atas tuntutan kompensasi ganti rugi yang sampai saat ini
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban berfoto bersama redaksi SKH Memorandum.
Jadi Wakapolresta Bogor, Arsal Pamitan ke Memorandum Surabaya, Memorandum Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengunjungi kantor baru SKH Memorandum di Jalan Ketintang Baru III/91, Kamis (24/10). Kunjungan tersebut disambut Direktur SKH Memorandum Choirul Sodiq, Pimpinan Perusahaan Yoyok Khayatullah dan beberapa petinggi
lainnya. Selain untuk bersilaturahmi, kedatangan Arsal kali ini juga untuk pamitan sekaligus mengucapkan terima kasih kepada SKH Memorandum. Sebab, dia akan pindah tugas menjadi Wakapolresta Bogor. “Saya ucapkan terima kasih sekaligus pamit kepada SKH Memorandum. Sebab selama
ini SKH Memorandum sangat mendukung dan bersinergi dengan Polres Lumajang,” kata Arsal. Pria yang dikenal sebagai pencetus Tim Cobra itu, mengaku sangat terkesan dengan masyarakat Lumajang yang sangat baik menerima dirinya bersama anggotanya. Bersambung ke halaman 10
HUT Ke-50 SKH Memorandum
HDCI Surabaya Dukung Jalan Sehat di Makodam Surabaya, Memorandum Jalan sehat yang digelar Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum di lapangan Kodam V/Brawijaya, pada Minggu (17/11), sangat bagus. Menurut Ketua Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Cabang Surabaya Tony Wahyudi, jalan sehat merupakan olahraga termurah dan bisa dilakukan kapan dan di mana saja serta oleh siapa saja. “Saya suka jalan, mau siang, sore, atau pagi. Olahraga jalan itu olahraganya rakyat. Apalagi dilakukan ramai-ramai dan berhadiah. Tentu bakal banyak peminatnya. Dan yang saya tahu lapangan makodam kalau Minggu pagi juga sangat ramai orang berolahraga, dan biasanya ada car free
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Warga RT 02/RW 01 Kelurahan Gayungan berunjuk rasa di depan proyek apartemen The Trans Icon.
day,” kata Yudi. Sebagai ketua biker moge Surabaya, Yudi Gendut, panggilan akrabnya, berharap anggotanya dan keluarganya bisa manfaatkan momen bagus ini, apalagi ada senam Dahlan Iskan Style. “Jujur saya jadi ingin tahu dan ikut dalam momen yang merupakan bagian dari rangkaian HUT Emas (50 tahun) koran Memorandum. Makin keren lah acaranya. Selain anggota HDCI Surabaya, warga Surabaya dan sekitarnya bisa memanfaatkan gelaran jalan sehat Memorandum ini, siapa tahu bisa bawa pulang hadiahnya, syukur-syukur dapat motornya. Yang jelas, HDCI ikut berpartisipasi dalam giat Memorandum,” janji Yudi. (iku/dhi)
FOTO: ISTIMEWA
Tony Wahyudi, ketua HDCI Surabaya.
belum terealisasi. Ratusan warga akan tinggal di lokasi proyek dengan tenda seadanya dan hanya beralas terpal. Suara penolakan juga dituangkan di poster
yang dipajang di akses pintu masuk proyek yang bertulisan: Debumu Mengotori Rumahku, Amdal Tanpa Sosialisasi ke Warga Tidak Sah, Proyek Triliunan Kompensasi Re-
cehan, Wahai Trans Icon Selama 2 Tahun Kami Menghirup Debumu, Bising Oleh Suaramu. Sampai saat ini warga RT 02/RW 01, Kelurah Bersambung ke halaman 10
KOTA SURABAYA
SABTU WAGE, 26 OKTOBER 2019 HALAMAN 10
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KESEHATAN MATA PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.
Alkohol dan Penglihatan Tanya: Dok, benarkah peminum atau sering mengonsumsi minuman beralkohol akan berisiko terhadap gangguan penglihatan? Sejauh mana dok gangguan dan gejalanya? Terima kasih. Hidayat, Tawangsari, Taman, Sidoarjo. Jawab: Individu yang terlalu banyak minum alkohol Diasuh oleh: berisiko tinggi Dr Lydia Nuradianti SpM mengalami kerusakan mata jangka panjang. Kerusakan mata yang dimaksud seperti gangguan penglihatan ringan, berat, sampai berakhir dunia gelap alias kebutaan. Pria dan wanita yang terbiasa minum minuman beralkohol sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 14 botol seminggu. Menurut ahli kesehatan di Inggris, apabila minum melebihi jumlah tersebut, perlahan-lahan orang akan berisiko mengalami kerusakan permanen pada mata seiring bertambahnya usia. Ada beberapa kerusakan mata karena efek alkohol, sebabkan mata kering. Peninum, pasti pernah merasakan bangun tidur kemudian merasa mata kering dan merah. Kondisi ini menyebabkan mata terasa gatal dan tidak nyaman, menurut para ahli dari optical express. Studi sebelumnya dari Hallym University College of Medicine menunjukkan, meminum sejumlah kecil alkohol dapat meningkatkan gejala mata kering. Dalam kasus yang parah, kelenjar air mata bisa berhenti berfungsi. Amy Laux, manajer tata kelola klinis di Optical Express memperingatkan, racun (toksin) dalam alkohol mudah merusak saraf penglihatan, sehingga terjadi gangguan penglihatan sementara. Misal, tidak bisa melihat jarak jauh. Sedangkan gangguan penglihatan permanen seiring bertambahnya usia. Jika minum melebihi 14 botol alkohol dalam seminggu dapat menyebabkan gangguan permanen. Ini bisa memicu degenerasi makula (penurunan penglihatan) terkait usia. Kelebihan alkohol juga bisa mengganggu fungsi hati dan mengurangi produksi glutathione, protein, mencegah kerusakan sel tertentu. Jika kekurangan glutathione dapat menyebabkan katarak. Minum alkohol berlebihan dalam jangka waktu yang lama bisa menyebabkan kebutaan. Metabolisme tubuh akan melambat dan penglihatan biasanya memburuk seiring bertambahnya usia. Ini menyebabkan saraf penglihatan kian melemah. (*)
Dishub Susun DED Pembangunan Underpass ITJ-KBS Surabaya, Memorandum Guna mematangkan pembangunan underpass yang menghubungkan Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) ke Kebun Binatang Surabaya (KBS), Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya sedang menyusun DED (detail engineering design). Menariknya, pembangunan underpass ini tidak ada pembebasan lahan. Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat mengatakan, pembangunan jalan di bawah tanah ini akan dilaksanakan pada 2020. Direncanakan dari TIJ ke pintu masuk KBS sisi selatan. “Jadi nanti tidak ada pembebasan lahan dalam pembangunan underpass sehingga tidak ada yang digusur.Jadi tidak melewati eks Stasiun KA Wonokromo,” ungkap dia. Dia menambahkan bangunan bawah tanah ini akan
melewati jalan milik Pemprov Jatim. “Kami nanti tinggal minta izin ke provinsi,”kata dia. Irvan mengungkapkan, dishub masih terus menggodok DED sehingga belum bisa menggambarkan secara detail seperti apa bentuk underpass nantinya. Sedangkan anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 20 miliar. Underpass ini sendiri digunakan untuk kenyamanan dan keamanan pengunjung KBS yang kendaraannya parkir di TIJ. “Jadi nanti mereka yang parkir
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Hari Ini Military Beach Night Run Digelar Surabaya, Memorandum Masih dalam rangkaian HUT ke-74 TNI, Korem Bhaskara Jaya menggelar Military Beach Night Run, yang akan diselenggarakan hari ini, Sabtu (26/10) pukul 18.00. Acara yang dipusatkan di Kenpark ini rencananya akan diikuti sekitar 300 peserta. “Kami kategorikan dua yakni pria dan wanita, dan 50 peserta yang masuk pada finish akan mendapatkan medali,” ujar Kapenrem Mayor Inf Agung Prasetyo Budi, Kamis (25/10). Dijelaskan Agung, untuk juara pertama nantinya akan membawa pulang hadiah uang pembinaan sebesar Rp 5 juta. Sedangkan juar harapan tiga bisa membawa hadiah Rp 1juta. “Hadiah ini untuk setiap kategori, sehingga total ada 12 juara,” lanjut Agung. Lebih lanjut dipaparkan Agung untuk rute lari nantinya akan melewati Jembatan Suroboyo. “Ada dua titik untuk istirahat,” lanjut Agung. (tyo/lis)
Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i
di TIJ tidak perlu menyeberang ke KBS karena cukup lewat underpass,” ungkap dia. Irvan mengatakan pembangunan TIJ sudah hampir
100 persen. Sekarang ini tinggal memasang vasad dan juga penghijauan karena terminal ini memakai konsep green building. “Insya Allah Desember su-
dah bisa dioperasikan. Semua kendaraan, termasuk bus pariwisata, bisa parkir di TIJ karena ada park and ride,” tegas dia. (udi/dhi)
Butuh Miliaran untuk Jadi Cawali Independen uang sekitar Rp 1,3 miliar atau Rp 1.385.650.000 hingga Rp 2,7 miliar atau tepatnya Rp 2.771.300.000. Namun, ada juga warga dengan suka rela memberikan dukungan kepada calon independen jika dirasakan cocok dengan aspirasinya. Tentu tak banyak uang yang dikeluarkan oleh calon independen. Hal ini membuat HM Cheng Hoo Djadi Galajapo harus memutar haluan. Lelaki yang berprofesi sebagai seniman ini pada awalnya maju cawali dalam Pilwali Surabaya 2020 ini lewat jalur independen. Bahkan, Djadi sudah mendeklarasikan diri pada akhir Agustus lalu. Namun kini dia memilih untuk lewat jalur partai politik. Alasannya, untuk mengumpulkan 138 ribu KTP yang terverifika-
si itu dirasakan sangat berat. Apalagi ketika pengumpulan KTP di tingkat bawah, ternyata ada traksaksional. Selain memberatkan dari sisi logistik, juga memberatkan ketika diverifikasi dan ketahuan oleh KPU. “Jadi ketika kita mengumpulkan KTP dukungan, muncul wani piro (berani berapa, red). Dan mereka menyebut nominalnya satu KTP minta Rp 10 ribu. Dan saya tahu, KTP yang disiapkan itu bukan untuk program kami, tapi untuk pileg dan capres kemarin. Ini bahaya,”ungkap dia. Kini Djadi lebih memilih jalur parpol. Dan, ia sudah mendaftarkan diri ke beberapa parpol yang membuka pendaftaran bacawali dan bacawawali yaitu Partai NasDem, PSI, Gerindra, dan berencana mendaftar ke Partai Demokrat.
14 Kepala OPD Pemprov Jatim Kosong pemprov sudah menyiapkan proses penggantian stok pejabat yang akan ditempatkan di eselon II. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, proses asesmen sudah berjalan dan sudah diajukan ke Kemendagri.”Masih menunggu mendagri, untuk kebutuhan tersebut,” tegas Khofifah usai sidang paripurna di DPRD Jatim, Jumat (23/10). Khofifah mengatakan, proses dan tahapan mengisi posisi kepala OPD terus berjalan. Sehingga mekanisme pergantian roda organisasi OPD bisa dilakukan sesuai tahapan.
Terpisah. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Jatim Anom Surahno menegaskan, kebutuhan mengisi jabatan OPD sudah terproses. Mekanismenya sudah sesuai aturan perundang-undangan. Dari kebutuhan 14 jabatan kepala OPD yang kosong, Anom meyakini segera terpenuhi. Karena proses rekrutmen mengisi kekosongan kepala OPD terus berjalan. “Karena memang sampai 2019, ada 14 pejabat eselon II yang memasuki proses pensiun,” terang Anom. Dia meyakini kaderisiasi pejabat di Pemprov Jatim terus jalan. “Tinggal mekanisme
Biaya Politik Ditanggung Calon
Mayor Inf Agung Prasetyo Budi
FOTO: ISTIMEWA
Pembangunan Terminal Intermoda Joyoboyo sudah hampir 100 persen.
atau bakal calon wakil wali kota (bacawawali) pada Pilwali Surabaya 2020, kini giliran Partai Gerindra melakukan hal yang sama. Pendaftaran dimulai 25 Oktober hingga 15 November 2019 di Kantor DPC Partai Gerindra Surabaya, Jalan Gayungsari XI/9. “Pendaftaran gratis, tidak dikenakan biaya apapun. Pendaftaran tidak hanya dari internal kader Partai Gerindra saja, tapi juga untuk umum dari semua kalangan,” ujar Ketua Tim Penjaringan Bacawali dan Bacawawali DPC Partai Gerindra Surabaya, Bagiyon, Jumat (25/10). Menurut Bagiyon, para pendaftar nanti mengisi formulir dan pernyataan serta menjawab esai berkaitan dengan kompetensi dan pemahaman tentang Kota Surabaya. Jawaban esai tersebut akan mengarah kepada visi dan misi bacawali dan bacawawali lima tahun ke depan, termasuk strategi pemenangan dan strategi pembiayaannya. “Setelah pendaftaran ditutup, nantinya seluruh berkas pendaftar bacawali atau bacawawali akan diverifikasi DPC dan DPD. Selanjutnya akan diteruskan ke DPP untuk mendapat rekomendasi,” ungkap dia. Menurut Bagiyon, DPP akan
melakukan konsolidasi dengan DPC/DPD dan tokoh masyarakat Surabaya sebagai masukan. Jadi, hasil survei, baik popularitas maupun elektabilitas akan menjadi pertimbangan DPP. “Jadi keputusan akhir siapa yang akan direkomendasi dan dicalonkan Partai Gerindra di Pilwali 2020 merupakan kewenangan penuh DPP. DPC hanya menjaring dan scoring calon saja,” beber dia. Ditanya apakah bacawali atau bacawawali nanti akan membuat surat pernyataan kesanggupan membiayai sendiri biaya politiknya? Bagiyon membenarkan. “Pembiayaan memang ditanggung calon sendiri. Bola kita lempar ke calon dan bagaimana nanti follow up mereka. Biaya itu bukan untuk partai, tapi untuk biaya pemenangan calon sendiri. Misalnya, untuk menyiapkan saksi, alat peraga kampanye (APK), dan lain-lain. Jadi, partai bukan kapasitas sebagai sponsor, tapi hanya sebatas kendaraan saja, kecuali ada kolaborasi dan pembicaraan dengan DPC/ DPD,” tandas dia. Bagiyon menegaskan, kader internal Partai Gerindra tentunya akan lebih diprioritaskan untuk dicalonkan jika memang dia mumpuni dan hasil surveinya
Sambungan dari halaman 9
“Partai yang kami tuju ini kan tak bisa sendirian karena kursi di DPRD Surabaya itu kurang,” kata Djadi yang maju bersama cawali Agus Setiawan Ari Widayanto atau Gus Wan. Djadi memandang maju lewat parpol lebih efektif dan lebih murah dibandingkan lewat jalur independen. Sebab, ketika dia mendaftar di beberapa parpol ternyata tidak bicara logistik. “Jika lewat independen, persoalan logistik membayangi dan parpol tidak memakai mahar,” kata dia. Kejadian serupa juga dialami calon independen lainnya, Samuel Teguh Santoso. Meski sudah mengumpulkan sekitar 80.000 KTP, namun ketua DPD Partai Perindo Surabaya yang memilih jalur independen itu juga ditodong ‘wani piro’ ketika mengumpulkan KTP dari warga.
Sambungan dari halaman 9 diikuti. Tinggal dasar asesmen, rekam jejak calon pejabat eselon II, tes uji kompetensi,” kata Anom. Dia menyebutkan ada sekitar 78 pejabat memenuhi syarat yang bakal duduk di eselon II atau disiapkan di posisi kepala OPD. “Tinggal panitia seleksi (pansel) yang akan menilai makalah yang disampaikan. Pendalaman uji gagasan dan wawancara,” kata dia. Sejauh ini, posisi yang bersiap digantikan karena proses pensiun adalah Direktur RSUD dr Soetomo, staf ahli, Kadinsos, kepala ESDM, dan beberapa biro. (day/dhi)
Sambungan dari halaman 9 bagus. Namun, jika hasilnya justru orang lain yang bukan kader itu lebih berpotensi menang jika ditempatkan menjadi nomor satu, tentu DPP Partai Gerindra juga tidak akan tutup mata. “Gerindra punya kader yang bisa dijadikan wali kota seperti Bambang Haryo Sukartono. Hanya saja, sejauh ini Bambang Haryo belum menentukan sikap maju di Surabaya atau Sidoarjo. Bahkan, DPP memberi waktu seminggu untuk segera membuat keputusan,”tandas dia. Lebih jauh, Bagiyon menuturkan, dengan modal lima kursi, Partai Gerindra memang tidak bisa mengusung pasangan calon (paslon) sendiri, tapi harus berkoalisi dengan parpol lain untuk memenuhi persyaratan bisa usung paslon sendiri, yakni 10 kursi. Koalisi yang dibangun Gerindra nanti,tidak harus sama dengan di Pilpres 2019. Khusus di Pilwali Surabaya sangat cair, Gerindra siap berkoalisi dengan parpol manapun. “Kita sudah intens berkomunikasi dengan PKB, PSI, PAN, dan NasDem. Hanya saja, masih belum melibatkan pimpinan parpol. Ya, nanti akan kita dorong pertemuan resmi ketua-ketua parpolnya,” papar dia. (dhi/lis)
“Banyak kendala yang ditemukan di lapangan. Konstelasi politik di Surabaya memang berbeda. Saya memang bisa diterima oleh masyarakat, namun untuk menyerahkan dukungan, masyarakat masih ragu. Apalagi masyarakat dengan terang-terangan menawarkan wani piro. Ya, sepertinya ada yang memprovokasi,”ungkap dia. Menurut Cak Sam, panggilan Samuel Teguh Santoso, ini pelajaran berharga bagi para calon independen. Waktu satu tahun, tidak cukup untuk mengumpulkan dukungan KTP masyarakat. “Calon independen ini sebenarnya kan pro rakyat. Seharusnya mendapat dukungan karena ketika jadi wali kota tidak ada beban mengembalikan biaya politik.Sehingga bisa
fokus menyejahterakan rakyat,” ungkap dia. Sementara itu Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya Muhammad Khalid ketika dikonfirmasi soal adanya praktik transaksional dalam pengumpulan KTP dukungan yang dikeluhkan oleh calon independen, dia mengaku kurang tahu.“Untuk kesehatan demokrasi ya semoga tidak ada seperti itu,” tegas. Dia menambahkan, ketika cawali atau cawawali jalur independen itu mendaftarkan diri ke KPU pada 11 Desember 2019 hingga 5 Maret 2020, maka harus membawa surat dukungan yang ditempeli dengan foto copi KTP. “Jadi surat dukungan itu tidak memakai materai,” kata dia. (udi/dhi)
Warga Gayungan... an Gayungan, belum dapat kompensasi yang sesuai. Ketua RT 02 Gayungan Sadeli mengatakan, aksi damai mendirikan tenda sebagai bentuk kekesalan warga setelah beberapa kali unjuk rasa menuntut ganti rugi tak ada kejelasan dari manajemen The Trans Icon. “Jika The Trans Icon tidak ada perhatian kita akan dudukduduk di sini setiap hari,” kata Sadeli, Jumat (25/10). Bahkan, tidak menutup kemungkinan warga akan menempati lokasi tersebut hingga tak ditentukan waktunya. “Kita di sini (tenda) akan bergantian. Kemungkinan malam juga kita bertahan,”imbuh dia. Soal tuntutan warga, Sadeli menegaskan, warga di RT 02 Gayungan menuntut ganti rugi sebesar Rp 4 miliar. Namun belum ada respons dari manajemen The Trans Icon. “Kami memperjuangkan hak-hak warga yang selama ini belum dipenuhi The Trans Icon,” tegas Sadeli. Dia mengungkapkan, warga merasakan dampak pembangunan yang dilakukan Trans Icon. Mulai dari debu yang masuk ke permukiman warga hingga kebisingan yang disebabkan aktivitas alat-alat berat. Aksi damai yang diikuti sekitar 150 warga dimulai sejak pagi.
Sambungan dari halaman 9 Aksi tersebut akan berlangsung hingga pihak The Trans Icon merealisasikan kompensasi yang diinginkan warga. Menanggapi aksi tersebut, General Service The Trans Icon Sugioto mempersilakan warga yang menggelar aksi tersebut, asal tidak mengganggu aktivitas pembangunan The Trans Icon. Sugioto menegaskan, perlu diketahui bahwa pembangunan The Trans Icon telah mengantongi kelengkapan izin sesuai prosedur. Selain itu, lanjut Sugioto manajemen The Trans Icon tetap tidak mengubah keputusan. Kalau warga menginginkan, Sugioto menyampaikan agar mengambil dana tali asih sebesar Rp 4 juta dari radius 100 meter jarak rumah warga dengan proyek The Trans Icon. “Maaf saya tidak menanggapi permintaan warga. Jika menggelar aksi silakan saja. Sedangkan soal dampak debu, kita sudah memasang jaring pengaman di lokasi proyek tersebut,” pungkas Sugioto dihubungai melalui WhatsApp. Kapolsek Gayungan Kompol Sumaryadi ketika dikonfirmasi soal izin demo mengaku, sudah ada izinnya. “Izinnya di Polrestabes Surabaya,” ujar dia. (alf/why/dhi)
Jadi Wakapolresta Bogor... Selain itu, Arsal juga bercerita tentang pengalamannya ketika berhasil menangkap pencuri sapi yang cukup marak di wilayahnya. “Itu salah satu pengalaman saya ketika bertugas di Lumajang. Bahkan, saya bersama anggota melakukan pemantauan di desa yang rawan akan pencurian sapi itu selama sebulan,” papar dia. Ini dilakukan karena daerah rawan tersebut berdekatan dengan hutan. Sehingga sehabis mencuri para pelaku membawa sapi curiannya lari ke hutan. “Kalau saya bersama anggota tidak terjun langsung ke desa
Sambungan dari halaman 9
tersebut pasti susah menangkap pelaku,” beber dia. Arsal berharap kapolres baru yang menggantikannya dapat meneruskan tren positif Tim Cobra di mata masyarakat. “Tim Cobra ini sudah sangat banyak yang menyukainya. Bahkan, di sosial media yang mengikuti hampir 60.000 akun. Jadi saya berharap kepada pengganti saya agar melanjutkan tren positif tersebut,” harap dia. Perlu diketahui pengganti Arsal Sahban adalah AKBP Adewira Negara Siregar yang saat ini masih menjabat Kapolres Blitar. (x-3/dhi)
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Supriadi, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Muhammad Arif Alfiansyah, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Blitar: Prawoto Sadewo. Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/ mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
MADURA
SABTU WAGE, 26 OKTOBER 2019 HALAMAN 11
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Puncak Hari Jadi Ke-488
Upacara Disusul Ritual Ziarah ke Kompleks Makam Agung Plakaran Ketika menobatkan putra sulungnya, Raden Pragalbo, salah satu tokoh dari trah keturunan Prabu Brawijaya V (1468-1478), raja terakhir Kerajaan Majapahit itu, menyuarakan sabda dan titah bertuah yang kemudian dijadikan patokan tetenger Hari Jadi Bangkalan. “Wahai anakku, dengan disaksikan rakyat Plakaran, mulai saat ini, dalam Chandra Sengkala Sirno Pendowo Kertaning Negari, kamu saya angkat sebagai putera mahkota kerajaan ini dengan gelar Pangeran KI Lemah Duwur (Pangeran Dataran Tinggi). Dan Mulai sekarang, di Negeri Madura Barat ini, saya berlakukan adanya Arisbanggi (peraturan/ perundang-undangan),” pekik Raden Pragalbo. Setelah Pragalbo Wafat, tepat hari Selasa (24 Oktober 1531), Raden Pratanu lalu dinobatkan sebagai Raja Plakaran. Momentum inilah yang kemudian dipetik dan dikukuhkan sebagai Hari Jadi Bangkalan. Dalam perkembangannya, terbentuknya sistem pemerintahan pertama yang diprakarsai oleh Raden Pragalbo, yang kemudian populer dengan sebutan Pangeran Islam Onggu itu, terus berguilir hingga ke era zaman kerajaan di bawah kekuasaan dinasti Cakraningrat I alias Raden Praseno (1468-1478) hingga tujuh turunan. Secara historis, urutan raja-raja Madura Barat pengganti Cakraningrat I adalah Cakraningrat II (1624-1648) alias Raden Undakan, Cakraningrat III, Cakraningrat IV (17191745) alias Pangeran Jurit alias Tumenggung Surodiningrat, Cakraningkrat V (1745-1770) alias Panembahan Sidomukti, Cakraadiningrat VI (17701789) alias Raden Tumenggung Mangkudiningrat dan Cakraadiningrat VII (180-1818) alias Sultan Abduh, yang kemudian memposisisikan diri sebagai Sultan Bangkalan I. “Sejak kekuasaan Sultan Abduh itu, sistem pemerintahan yang semula berbentuk kerajaan
berubah menjadi Kesultanan, sebelum akhirnya berubah menjadi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan di bawah naungan NKRI, setelah Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya 17 Agustus 1945 silam. Itu terus berlanjut hingga sekarang ini,” kata RP Abdul Hamid Mustari, Ketua Yayasan Kesultanan Bangkalan (YKB). Jadi menurut Hamid Mustari, adalah hal yang logis dan wajar jika puncak acara peringatan hari jadi ke-488 Bangkalan yang digelar Kamis (24/10) kemarin. Sebab tetenger itu bertepatan dengan penobatan Raden Pratanu alias Panembahan Ki Lemah Duwur sebagai Raja Pertama di Kraton Plakaran di kawasan Madura Barat. “Situs bekas Kraton Pelakaran itu sekarang ada di Desa Plakaran, Kecamatan Arosbaya. Di desa ini juga ada situs Makam Agung Plakaran, tempat bersemayamnya Raden Pragalbo, Raden Pratanu dan Raden Undakan alias Pangeran Tengah. Mereka adalah leluhur rakyat Kabupaten Bangkalan,” ungkap Hamis Mustari, yang juga mantan Lurah Pangeranan, Kecamatan Bangkalan Kota. Nyatanya, setelah menggelar semarak kegiatan karapan sapi memperebutkan Piala Presiden RI dan even pemilihan Duta Wisata Kacong Jebbing 2019 dalam rangka Hari Jadi Bangkalan, puncak acara kegiatan hari bersejarah itu memang digeber bertepatan dengan tanggal penobatan Raden Pratanu sebagai Raja Plakaran. Sekarang Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan. Ada hal unik mewarnai puncak acara peringatan Hari Jadi Bangkalan tahun ini. Hari itu, berdasar surat edaran Bupati R Abdul Latif Amin Amin Imron, seluruh ASN di lingkungan Pemkab Bangkalan, mulai dari bupati, wakil bupati, Ketua dan anggota DPRD, anggota forpimda, serta seluruh pejabat eselon
II dan III setara Kepala Dinas (OPD) dan Kabid di lingkungan pemkab, diinstruksikan untuk memakai pakaian adat “agungan”. Yakni pakaian adat khas para bangsawan dan petinggi kerajaan pada kisaran abad ke XV s/d XVIII silam. Di lain pihak, seluruh ASN di lingkungan Pemkab, termasuk para siswa SD,MI,SMPO,MTs, SMA,SMK dan MA di seluruh Kabupaten Bangkalan, juga wajib mengenakan busana khas rakyat Bangkalan (Madura) tempo dulu. Yakni pakaian “ pesa’an atau gomboran “, lengkap dengan “ odheng “ (ikat kepala) bagi kaum pria, serta pakaian kebaya “marlena’an” untuk kaum wanita. Alhasil, ada nuansa tata dan pola kehidupan rakyat Bangkalan saat puncak acara peringatan Hari jadi Bangkalan tahun ini, seakan kembali pada kehidupan masa lampau. Yakni ketika babakan sistem pemerintahan di Kabupaten Bangkalan, masih di bawah kendali era jaman kerajaan dan kesultanan. Realita ini benar-benar menawarkan keunikan dan kelangkaan yang belum pernah terjadi pada peringatah Hari Jadi Bangkalan pada tahun-tahun sebelumnya. Bayangkan, hari itu, semua pejabat teras di lingkungan Pemkab Bangkalan, termasuk para pimpinan lembaga BUMD dan BUMD, semuanya masuk kantor mengenakan busana agungan. Sementara kalangan staf disemua jajaran OPD, termasuk siswa diseluruh lembaga pendidikan tingkat SD,MI,SMP,MTs,SAM,SMK dan MA, juga harus mengenakan busana pesa’an dan kebaya khas marlena’an. “Yaah..unik, menarik dan menggemaskan memang. Kamis (24/10) kemarin, meski hanya sehari, suasana Kabupaten Bangkalan seakan kembali pada tatanan adat, tradisi dan kehidupan masa lampau. Yakni suasana kehidupan para pejabat, punggawa dan komunitas rakyat pada era jaman kerajaan pada kisaran abad ke XV hingga ke XVIII silam,” komentar RM Rudy Chrisnanda (60), salah seorang bangsawan Bangkalan dari trah Panembahan Cakraningrat IV alias Pangeran Jurit. Ada dua aganda acara sentral dihelat pemkab saat puncak kegiatan memperingati Hari Jadi ke-488 Bangkalan. Yakni upaca-
Bupati R Abdul Latif Amin Imron menyampaikan sambutan dalam upacara peringatan hari jadi ke-488 Bangkalan.
ra peringatan Hari Bangkalan yang dihelat di halaman kantor pemkab, Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Bangkalan Kota, serta ziarah rame-rame ke situs Makam Agung di Desa Plakaran, Kecamatan Arosbaya, tempat bersemayamnya makam Raden Pragalbo dan Ki Lemah Duwur, cikal-bakal pemrakarsa terbentuknya sistem pemerintahan pertama di Kabupaten Bangkalan. Upacara diikuti Bupati R Abdul Latif Amin Imron yang bertindak selaku inspektur upacara. Juga diikuti Wabup Drs H Mohni MM, Sekdakab Drs H Setijabudhi MM, Ketua DPRD H Muhamad Fahad, anggota forpimda, seluruh pimpinan OPD, pejabat eselon III serata sekretaris dan kabid, serta seluruh Camat dari 18 Kecamatan. Mereka, saat upacara-pun, juga wajib menggunakan busana agungan dan kebaya khas ala putri kraton. Di sisi lain, deretan pleton peserta upacara yang diikuti oleh para ASN serta komunitas organisasi sosial, seluruhnya mengenakan pakaian khas rakyat pesa’aan dan kebaya ala marlena’an. Tak kalah uniknya, dalam sambutan arahannya, Ra Latif--sapaan akrab bupati--, juga full menggunakan bahasa Madura. Pada prinsipnya, Ra Latif dalam sambutannya, mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bangkalan, untuk tetap menghormati dan tidak melupakan tetenger Hari Jadi Bangkalan. Semua keberhasilan yang sudah ditorehkan para pemimpinan Bangkalan di era
Peserta dengan khidmat mengikuti upacara peringatan hari jadi ke-488 Bangkalan.
FOTO: MEMORANDUM/ RAS
Bangkalan, Memorandum Puncak peringatan hari jadi ke-488 Bangkalan dilakukan Kamis (24/10). Peringatan itu mengacu pada sejarah sekitar lima abad silam, tepatnya Selasa, 24 Oktober 1531, Raden Pragalbo, penguasa wilayah Plakaran di kawasan Madura Barat, atau sekarang Kabupaten Bangkalan, secara resmi menobatkan putra sulungnya Raden Pratanu sebagai putra mahkota Kerajaan Plakaran.
Bupati disemati tongkos dan pin lambang Kesultanan Bangkalan dari tokoh bangsawan trah Kesultanan RP Moh Hasan Sasra.
zaman kerajaan dan kesultanan tempo dulu, utamanya dalam mengendalikan laju sistem pemeritahan, harus tetap ditauladani para pemimpin di era zaman republik saat ini. Di sela-sela upacara, Ra Latif menganugerahkan piagam penghargaan kepada Kepala Kejaksaan Negari (Kejari) Bangkalan Badrut Taman SH yang dinilai mampu mengembangkan etos pelayanan publik sangat baik. Di sini lain, Kepala Dinkes Sudiyo didampingi bupati, juga menerima bantuan mobil ambulans seharga Rp 250 juta untuk dinkes dari BRI cabang setempat. Mata rantai puncak acara peringatan masih terus berlanjut. Seusai upacara, bupati beserta seluruh pejabat teras, anggota forpimda, ketua DPRD, rame-rame meluncur ke Kecamatan Arosbaya untuk berziarah ke kompleks Makan Agung
Bupati didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Bangkalan Ny Zaenab Zuraidah Abdul Latif ziarah ke situs makam Raden Pragalbo di kompleks Makam Agung Plakaran.
Plakaran. Di kompleks makan tua peninggalan abad ke XV ini, Bupati dan seluruh petinggi Pemkab, duduk bersimpuh dan memanjatkan doa di hadapan pusara Raden Pragalbo, Raden Pratanu alias Ki Lemah Duwur dan Raden Undakan alias Pangeran Tengah. Di sela-sela ziarah, ada momentum acara sisipan. Di sini, Bupati R Abdul Latif Amin Imron, dikukuhkan sebagai keluarga kerhomatan dalam trah Kesultanan Bangkalan. Tetenger pengukuhan itu ditandai dengan penyematan tongkos (blangkon khas Kraton Bangkalan) dan pin lambang Kesultanan Bangkalan. Penyematan itu dilakukan RP Moh Hasan Sasra, didampingi Ketua YKB, RP Abdul Hamid Mustari. Ra Latif juga menanda tangani prasasti hasil pemugaran kompleks Makam Agung Plakaran. Puncak acara peringatan
Hari Jadi Bangkalan memang sudah lewat. Tetapi masih ada tiga kegiatan akbar tersisa dan bakal menjadi menu tontonan rakyat Kabupaten Bangkalan. Tepatnya, Selasa (29/10) siangi, Pemkab melalui panitia induk peringatan hari jadi, akan meggelar even Karnival di Jantung Kota Bangkalan. Keesokan harinya, Rabu (30/10), juga pementasan tatanan adat, tradisi dan kebudayaan berbasisa kearifan lokal masing-masing kecamatan. Tontonan ini bakal dihelat dalam panggung berukuran jumbo di Jalan Letnan Abdullah. Tepatnya di depan pendopo agung Kabupaten Bangkalan. ”Jangan lupa, Sabtu (26/10) besok (hari iniRed), juga akan digelar lomba dayung antarnelayan di Kali Bangkalan,” kata Kepala Disbudpar H Moh Hasan Faisol SSTP MM. (ras/adv/sr)
Sumenep, Memorandum Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar haul akbar dan ziarah raja-raja Sumenep 2019 dalam rangka rangkaian hari jadi ke-750 Kabupaten Sumenep di Asta Tinggi, Kamis (24/10) malam. Acara religi itu melibatkan forpimda, OPD, keluarga kerajaan dan masyarakat umum. Bupati Sumenep A Busyro Karim dalam sambutannya mengatakan, melalui haul akbar dan ziarah raja-raja Sumenep, mengajak masyarakat berdoa kepada Allah SWT agar di usia ke-750 tahun, Kabupaten Sumenep tetap aman dan damai. Menurut bupati, Kabupaten Sumenep terlahir dan maju seperti sekarang ini berkat perjuangan panjang para raja pendahulu. Mereka telah berjuang di zamannya masing-masing untuk menjadikan masyarakat Sumenep adil, Makmur, dan sejahtera. Cita-cita mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, menurut Bupati Busyro merupakan cita-cita dan tujuan pembangunan hingga saat ini. Dan menjadi tugas bersama untuk mewujudkan cita-cita tersebut sesuai peran masing-masing. “Kita tidak bisa membandingkan tantangan yang dihadapi dan prestasi yang diraih oleh para pendahulu dengan kondisi saat ini. Karena tantangan kondisi sosial, politik, ekonomi, dan budaya sangatlah berbeda,” ujar bupati. Haul raja-raja Sumenep saat ini, menurut dia untuk mengambil spirit dan pelajaran moral para pendahulu Sumenep. Bupati Busyro menilai masyarakat cenderung terbiasa melupakan pengalaman masa lalu. Sikap seperti itu menurut dia membuat manusia kehilangan identitas, jati diri dan perspektif. Padahal narasi sejarah Sumenep ter-
FOTO: MEMORANDUM/ AINUL ANWAR
Haul Raja-Raja Sumenep Momen Meneladani Perjuangan Pemimpin Dahulu
Bupati A Busyro Karim berdoa di makam raja-raja Sumenep Para tokoh masyarakat dan ulama mengikuti haul raja-raja Sumenep.
ekam identitas, kultur, kearifan moral, filsafat hidup dan sebagainya. Misalnya, ungkapan Bupa, Babu, Guru, Rato (bapak, ibu, guru dan pemimpin). Ungkapan tersebut tidak serta-merta muncul begitu saja. Menurut bupati, kata Rato menunjukkan sebuah kepemimpinan yang tidak sekuler. “Pemimpin yang dimaksud dalam ungkapan itu adalah pemimpin yang juga orang tua dan guru bagi rakyatnya,” imbuh dia. Bupati Busyro menyebut sejumlah raja Sumenep yang berperan penting dalam pembangunan di ujung timur Madura. Di antaranya Arya Wiraraja, pendiri Kabupaten Sumenep tahun
1269 yang merupakan salah seorang ahli taktik dan strategi terbaik dalam sejarah Indonesia. Dia terkenal sebagai pribadi yang cerdas, loyalitas terhadap pimpinan dan pemikir ulung, sehingga berjasa besar mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jasa-jasa Arya Wiraraja yang disebutkan Bupati Busyro antara lain, mendirikan Kerajaan Majapahit bersama Raden Wijaya, menghancurkan tentara China atau Tartar serta mengusirnya dari tanah Jawa. Arya Wiraraja dilantik sebagai Adipati pertama Sumenep pada tanggal 31 Oktober 1269, yang kemudian ditetapkan se-
bagai hari jadi Kabupaten Sumenep. Selanjutnya Panembahan Sumolo atau Natakusuma I. Ia Sangat dikenal dan terkenal mempunyai jiwa seni yang tinggi. Pada zamannya, ia membangun Keraton Sumenep yang masih kokoh berdiri dan difungsikan sampai sekarang. Menurut Bupati Busyro, banyak peristiwa sejarah ketika Natakusuma I memerintah Sumenep. Salah satunya bersama Adipati Bangkalan Pangeran Cakraningrat V memadamkan pemberontakan rakyat. Karena menang perang, Panembahan Somala dihadiahi Panarukan oleh Belanda, yang dulu lepas dari kekuasaan Sumenep. Kemudian daerah yang masuk wilayah Situbondo
itu ditukarkan lagi dengan daerah pulau-pulau sekitar Madura. Ada pula Pangeran Ario Notonegoro atau Panembahan Notokusumo ke-II yang terkenal dengan sebutan Sultan Abdurrahman. Ia terkenal memiliki kepribadian arif, berakhlak mulia, alim dan luas ilmunya. Bupati Busyro menceritakan, Sultan Abdurrahman menguasai sekitar 40 bahasa. Sehingga dia tak hanya disegani rakyatnya, namun juga warga asing, baik Belanda dan Inggris yang sempat menjajah nusantara. Dalam buku karya Raffles, History of Java, Sultan Abdurrahman dan Adipati Semarang menjadi kontributor sekaligus narasumber. Ketika Raffles menemukan lempengan manuskrip berbahasa Sansekerta, Sultan Abdurrahman menerjemahkan tulisan
tersebut. Atas jasanya, sultan mendapat gelar doktor honoris causa di bidang kebudayaan dari kerajaan Inggris. Bersama dengan gelar tersebut dihaturkan juga sebuah kereta kencana yang masih ada di museum Keraton Sumenep. “Narasi sejarah Sumenep menggambarkan betapa perjuangan para pemimpinterdahuludalammembangun Sumenep memiliki cara, strategi dan pendekatan yang berbeda-beda karena persoalan yang dihadapi juga berbeda. 35 raja dan 15 bupati yang telah memimpin Sumenep, semuanya berkomitmen untuk memajukan dan memakmurkan Kabupaten Sumenep. Semangat itulah yang harus menginspirasi kita semua agar mampu meneruskan cita-cita para pendahulu dengan karya terbaik,” tandas Bupati Busyro. (aan/adv/sr)
PASURUAN
SABTU WAGE, 26 OKTOBER 2019 HALAMAN 12
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.
Tuntutan Karyawan PT CS2 Kembali Kerja Dipenuhi Untuk itu, merespons aksi damai yang dilakukan sejumlah besar karyawan, manajemen akhirnya memutuskan untuk menjalankan kembali operasional pabrik. Aksi damai diikuti sekitar 300 karyawan yang dirumahkan akibat tekanan dari sekelompok warga terkait isu limbah.
Saat itu, karyawan meminta perhatian dari pihak perusahaan dan pihak terkait lainnya agar peduli dengan nasib mereka dan keluarga yang kehilangan sumber penghasilan. Karena berhentinya operasional PT CS2 Pola Sehat. “Setelah mempertimbangkan masukan
dari sejumlah pihak, khususnya dukungan dari Komisi I DPRD Pasuruan, manajemen PT CS2 Pola Sehat memutuskan, mulai hari ini menjalankan produksi secara penuh,” kata Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT, Jumat (25/10) kemarin. Pihaknya peduli dengan nasib karyawan, mereka kehilangan penghasilan selama beberapa waktu. Dan secara faktual tuduhan pencemaran limbah yang dialamatkan ke perusahaan tidak terbukti. “Sejumlah sidak yang dilaku-
kan oleh pihak terkait ke dalam pabrik pun menemukan hal yang sama. Bahwa PT CS2 Pola Sehat telah taat menjalankan proses pengolahan limbah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Harianus. Polemik yang dialami PT CS2 Pola Sehat ini dimulai sejak aksi sekelompok warga yang nyaris anarkis pada 7 Oktober 2019. Warga meminta agar PT CS2 Pola Sehat menghentikan pembuangan hasil olahan limbah cair ke sungai Wangi selama satu bulan.
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Pasuruan, Memorandum Sebagian besar karyawan PT CS2 Pola Sehat, Pandaan, menggelar aksi damai, beberapa waktu lalu. Mereka menuntut agar produksi dilanjutkan dan karyawan dipekerjakan kembali. Mereka selama ini terpaksa diliburkan karena produksi dihentikan.
Bakesbangpol Gelar Pembekalan Analisa dan Deteksi Wilayah
Aksi demo damai karyawan yang menuntut perusahaan kembali beroperasi.
Untuk mendinginkan suasana, manajemen PT CS2 Pola Sehat merespons tuntutan tersebut dengan menghentikan kegiatan produksi di pabrik yang berakibat pada dirumahkannya seluruh karyawan produksi. Namun setelah operasional pabrik berhenti beberapa lama, kualitas sungai Wangi di lokasi yang diklaim,
tidak berubah, tetap keruh dan berbau. “Kami sudah melakukan cross check di lapangan, serta juga beberapa kali pabrik kami disidak oleh pihak terkait, tidak ada satu pun bukti ditemukan mendukung tuduhan PT CS2 Pola Sehat telah melakukan pencemaran lingkungan,” pungkas Harianus.(rul/sr)
Kasatlantas Ajak Warga Sadar Peraturan Berlalu Lintas Pasuruan, Memorandum Adanya pro-kontra tentang penindakan pihak kepolisian kepada para anak di bawah umur yang mengendarai motor di jalan raya, menjadi perhatian Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim. Menurutnya, selain menjadi salah satu poin target penting penindakan dalam Operasi Zebra Semeru 2019, masalah anak di bawah umur yang mengendarai motor di jalan raya, merupakan suatu bentuk pelanggaran yang sudah diatur dalam undang-undang lalu lintas. ”Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, usia minimal pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah 17 tahun. Dengan kata lain, membiarkan anak di bawah umur untuk mengemudi berarti sama saja dengan pembiaran terhadap anak untuk melanggar undang-undang,” papar Bayu. Lebih lanjut, Bayu menjelaskan,
dalam kondisi paling ekstrem, apabila anak tersebut terlibat kecelakaan lalu lintas, yang mana jika terbukti anak tersebut sebagai penyebab kecelakaan, maka peranan orang tua sangat dominan bertanggung jawab terhadap peristiwa kecelakaan tersebut. Ada beberapa alasan, mengapa anak di bawah umur tidak boleh berkendara. Pertama adalah belum memiliki SIM, anak yang belum punya SIM seharusnya dilarang mengendarai kendaraan sendiri. Bila terkena razia, pasti akan berurusan dengan tilang. Bila terlibat kecelakaan, posisi anak lebih lemah lantaran tidak punya SIM. Meski sebenarnya tidak salah, dia bisa tersudut karena pada dasarnya anak tersebut mengemudi tanpa izin (SIM). Alasan ke dua, seorang anak di bawah umur, bisa dikatakan mentalnya belum cukup, perilaku mengemudi anak remaja di bawah 17 tahun cenderung lebih gampang dipengaruhi oleh faktor dari luar. Seperti pengakuan dari
teman, pengakuan dari rekan wanita. “Masih lemah dalam kekuatan mental dan karakter. Sehingga cenderung dapat dikatakan labil terhadap pribadinya. Sehingga secara langsung atau tidak langsung, hal itu sangat mempengaruhi perilaku mengemudinya,” lanjut Bayu. Alasan yang ketiga, orang tua akan selalu repot. Seandainya ditilang, orang tua juga repot, karena ditilang harus membayar denda tilang. Belum lagi, jika anak terlibat balap liar, anak harus dipulangkan dengan turut menghadirkan orang tua. “Tak sebatas masalah kerepotan pas ditilang saja, seandainya anak tersebut terlibat laka, orang tua akan langsung bertanggung jawab terhadap pembiayaan maupun proses hukum yang berjalan. Sebab dalam hal laka lantas, pengemudi anak di bawah umur tidak mendapatkan klaim jasa raharja, dan orang tua juga akan repot untuk mengurusi proses pengobatan,”
imbuh Bayu. Untuk itu Bayu mengajak kepada para orang tua, agar sama-sama sadar tentang keputusannya memberikan izin kepada anaknya yang masih di bawah umur mengendarai motor. “Orang tua harus sadar bahwa dengan memberikan ijin mengemudikan motor kepada anak, dengan maksud menunjukkan kasih sayang, dan kemudahan dalam beraktivitas, kondisi tersebut sebenarnya justru mengajarkan anak untuk melanggar aturan dan membahayakan anak itu sendiri,” ungkapnya. Tidak ada satu alasanpun yang membenarkan, tentang anak di bawah umur yang mengemudikan kendaraan di jalan raya. Baik itu masalah klasik tentang telat masuk sekolah, hingga kesibukan orang tua yang tidak bisa mengantar anaknya ke sekolah. “Masih banyak transportasi yang disediakan oleh sekolah, ada pula transportasi umum baik itu via
AKP Bayu Halim
non online atau online, yang penting ini adalah Undang-undang Lalu lintas yang notabenenya adalah produk hukum yang dibuat oleh negara, untuk mengatur masyarakat dalam hal berlalu lintas, karena menimbang tentang keselamatan anak dan pengguna lalu lintas yang lainnya,” pungkas Bayu kepada Memorandum. (mas/sr)
Pasuruan, Memorandum Pemerintah Kota Pasuruan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) melaksanakan kegiatan fasilitasi stabilitas wilayah (pembekalan analisa dan deteksi wilayah) Kota Pasuruan. Kegiatan tersebut dibuka Plt Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Pasuruan H. Mahbub Effendi, Kamis (24/10). Acara dihadiri jajaran forkopimda, OPD terkait, dan Camat se-Kota Pasuruan. Dalam kesempatan ini Mahbub Effendi menyampaikan beberapa pesan dalam rangka menciptakan stabilitas Kota Pasuruan, Ia mengajak untuk menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif dengan meningkatkan penajaman analisa melalui tindakan deteksi. “Sehingga mampu memberikan informasi secara dini dalam upaya-upaya membendung atau menanggulangi kelompok tertentu yang bermaksud mengganggu stabilitas sosial politik serta mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” paparnya seperti dikutip dari bangsaonline.com. Menurutnya, pembekalan analisa dan deteksi wilayah ini ditujukan kepada seluruh komponen masyarakat Kota Pasuruan. Kegiatan fasilitasi stabilitas wilayah merupakan bagian penting untuk mewujudkan keamanan, ketentraman, dan ketertiban masyarakat (Kamtrantibmas). Sementara Kepala Bakesbangpol Drs H Mas Djoko Baroto mengatakan, tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan koordinasi, komunikasi, dan mengasah kemampuan untuk mempertajam analisa dalam mengolah informasi serta deteksi di wilayah. Ada pun peserta terdiri dari Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan dan Kecamatan se-Kota Pasuruan, staf bakesbangpol, dan RW se-Kota Pasuruan. Sedangkan narasumber didatangkan dari Kodim 0819 Pasuruan, Polres Pasuruan Kota, dan Kepala Bakesbangpol. (*/sr)
PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.
trResnarkoba Polres Probolinggo Kota AKP Suharsono, Jumat (25/10). AKP Suharsono mengatakan penangkapan tersangka bermula dari informasi masyarakat. Warga mengeluhkan kalau di wilayahnya marak beredar narkoba. Dari informasi tersebut polisi lantas menindaklanjuti
Lumajang, Memorandum Be rd a s a rk a n s u ra t telegram yang dikeluarkan Mabes Polri ke polda maupun polres seluruh Indonesia adalah adanya perpindahan perwira menengah di tubuh Polri. Dari ratusan perwira yang tertulis, ada pula nama Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban yang ikut dalam gerbong perpindahan jabatan itu. AKBP Muhammad Arsal Sahban mendapatkan jabatan baru yakni, Wakapolresta Bogor Kota. Perlu diketahui jenjang karir Kepolisian setelah dari Kapolres untuk mendapatkan pangkat Kombes harus naik ke AKBP mantap. Sebagai catatan, Kota Bogor memiliki tantangan sendiri lantaran terdapat Istana Bogor yang berada
AKBP Muhammad Arsal Sahban bersama istri.
di wilayah hukum Polresta Bogor Kota. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa Kapolres Lumajang yang memiliki sepak terjang sangat bagus di wilayah yang memiliki objek vital nasional tersebut. Ada pun pengganti AKBP Muhamad Arsal
sahban adalah AKBP Adewira Negara Siregar yang saat ini menjabat sebagai Kapolres Blitar Kota. AKBP Muhammad Arsal Sahban telah bertugas sejak 10 November 2018 atau telah berdinas selama 11 bulan. Kapolres Lumajang mengaku bersyukur kare-
na pernah mengabdi di Kabupaten Lumajang dengan masyarakat yang sangat hangat menerimanya. Di kaki Gunung Semeru ini, saya banyak mendapatkan pengalaman serta bertemu dengan banyak orang baik. “Saya berharap suatu waktu saya bisa berkunjung kembali ke Kota Lumajang untuk menikmati keindahan alam Lumajang. Dan bertemu dengan masyarakat yang terbuka dan hangat terhadap orang baru. Lumajang tidak akan pernah terlupakan dalam hidup saya, karena telah menggoreskan tinta emas dalam perjalanan karir dan kehidupan saya,” ujar pria asal Makassar tepatnya dari Kota Kalosi di Kabupaten Enrekang. (tri/sr)
Pemkab Suport Petani Tembakau Lumajang, Memorandum Pemerintah Kabupaten Lumajang akan terus menyuport para petani tembakau dengan cara memfasilitasi pembinaan serta sarana maupun prasarana lainnya. Demikian disampaikan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati dalam tasyakuran panen tembakau 2019 di rumah makan Pondok Asri, Kecamatan Sukodono, Lumajang, Kamis (24/10). Wabup mengungkapkan, panen tembakau yang dihasilkan para petani di Lumajang, menuai hasil yang memuaskan. Hampir semua petani mendapatkan hasil yang berlipat-lipat dari modal sampai hasil bersih yang diterima. “Jadi ini merupakan rezeki yang barokah buat petani tembakau,” katanya. Ia berharap, ke depan kondisi penanam dan pemasaran tembakau di Kabupaten Lumajang dapat terus terjaga, dengan harapan dapat mengangkat kembali nama Lumajang
FOTO: MEMORANDUM/HUM
Hariyanto dan barang bukti yang diamankan petugas.
dengan melakukan penyelidikan. Hasilnya, diketahui bahwa yang mengedarkan sabu-sabu adalah Hariyanto asal Grati. Kemudian polisi melakukan pengintaian terhadap tersangka selama beberapa hari. Begitu diketahui tersangka baru saja mendapat pasokan sabu, petugas langsung menyergapnya dan melakukan penggeledahan. Tersangka mengaku kalau barang haram tersebut, didapat dari seorang temannya dari luar daerah. Akibat perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun kurungan penjara. (mhd/sr)
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Probolinggo, Memorandum Satreskoba Polres Probolinggo Kota kembali menangkap pengedar narkoba jenis sabu-sabu. Tersangka kali ini, Hariyanto (48), warga Dusun Magersari, RT 02/RW 03, Desa Ranu Klindungan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan di Jalan Raya Tongas, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Rabu (23/10). Barang bukti yang disita petugas, berupa satu poket klip plastik kecil narkotika jenis sabu dengan berat 0,62 gram beserta pembungkusnya, dan satu buah HP Nokia warna hitam. “Barang bukti itu ditemukan pada saat petugas melakukan penggeledahan sewaktu ditangkap. Kasusnya sekarang masih didalami dan dikembangkan oleh Satreskoba Polres Probolinggo Kota,” ujar Kasa-
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Pengedar Sabu Grati Dibekuk Kapolres Lumajang Promosi Wakapolresta Bogor
Bunda Indah memberi arahan pada acara tasyakuran petani tembakau.
yang dikenal dengan kualitas tembakaunya. “Karena bagaimanapun, Lumajang dulu dikenal dengan tembakaunya, dan ini akan kita kembalikan lagi bahwa Lumajang masih eksis dan potensi tembakaunya luar biasa,” ujarnya. Wabup menambahkan, pihaknya juga akan melakukan pembagian anggaran secara porposional terhadap sarana maupun prasarana melalui dana bagi hasil cukai tembakau. Ketua panitia penyelenggara Rudi Efendi mengatakan, musim tanam tembakau pada 2019, tataniaga Ka-
bupaten Lumajang memakai sistem kemitraan. Ia menerangkan, sistem kemitraan, tidak banyak dilakukan di kabupaten-kabupaten lain. Artinya, kebanyakan kabupaten memakai sistem reguler, dengan kata lain tidak mergister petani, seperti Djarum dan Gudang Garam. “Nah, Ini nilai plus bagi petani Lumajang, karena dari dulu tataniaganya adalah kemitraan. Teregistrasi, dan petani itu diberi kouta masing - masing. Alhamdulilah di Lumajang tembakau terserap, kecuali yang melanggar SOP perusahaan,” jelasnya. (hum/tri/sr)
OLAHRAGA
SABTU WAGE, 26 OKTOBER 2019 HALAMAN 13
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
Porwanas 2020 Digelar di Malang Raya
Surabaya, Memorandum Peserta Rapat Kerja Nasional Luar Biasa (Rakernaslub) Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (SIWO PWI) di Tegal Mas Island, Lampung, Jumat (25/10), akhirnya memutuskan Jawa Timur sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2020. Rakernaslub yang diikuti 27 pengurus SIWO se-Indonesia dari 35 provinsi, mayoritas memilih Jatim menggantikan Papua yang sebelumnya menyatakan tidak siap menjadi tuan rumah. “Saya berterima kasih kepada teman-teman atas dukungannya. Kami sudah menyiapkan segalanya baik bersifat teknis maupun non
teknis pelaksanaan nanti, ” kata Ketua SIWO PWI Jatim Erwin Muhamad. Sebenarnya, selain Jatim, SIWO Sumatera Selatan (Sumsel) juga mengajukan diri sebagai tuan rumah. Kawal Dante ketua SIWO PWI Sumsel mengaku mendapat amanah untuk menyampaikan pesan dari Gubernur Sumsel.
Tapi menurut tata tertib rakernaslub, calon tuan rumah Porwanas sebelumnya harus mengajukan surat permohonan kepada SIWO PWI Pusat dan PWI Pusat. “Sejauh ini hanya Jatim yang mengajukan diri, tidak ada dari daerah lain, ” kata Ketua SIWO PWI Pusat Gungde Ariwangsa. Karenanya, pimpinan sidang Janu Riyanto dari SIWO Yogyakarta yang mengacu pada Tatib Rakernaslub, menyatakan Sumsel gugur dari pencalonan. Otomatis, hanya Jatim yang memenuhi syarat sebagai tuan rumah. Meski begitu Janu tetap memberi-
785 Karateka Bertarung di Piala Gubernur Jatim XV Jombang, Memorandum Sebanyak 785 karateka mengikuti kejuaraan terbuka memperebutkan Piala Gubernur Jatim XV, di GOR Merdeka Jombang, 25 – 27 Oktober. Agenda tahunan Pengprov Forki Jatim ini, mempertandingkan 886 kelas dan diikuti wakil dari 54 daerah yang berasal dari tiga provinsi (Jatim, Maluku, Jateng). Panitia Piala Gubernur XV Kwat Prayitno mengatakan, agenda ini sebagai wadah pembinaan dan pengembangan atlet muda untuk penjaringan andalan Forki Jatim. “Forki Jatim berharap dari Piala Gubernur ini muncul karateka tangguh yang dapat berprestasi hingga level internasional. Kami juga ingin membangkitkan dan memberi motivasi pembinaan di daerah agar
Wabup Jombang Sumrambah memukul gong tanda dimulainya Kejuaraan Terbuka Karate Piala Gubernur XV.
menjadi lebih baik, sekaligus menjadi salah satu parameter keberhasilan pembinaan karate dan silaturahmi antarpembina, pengurus, dan atlet,” terangnya usai pembukaan kemarin, Jumat (25/10). Pemerintah Kabupaten (pemkab) Jombang disebut
Kwat sebagai instansi pemerintah yang berpartisipasi besar dalam mengembangkan olahraga karate menjadi yang terdepan. “Baik dari sisi manajemen pengelolaan organisasinya maupun pretasi para atletnya,” puji dia. (*/epe)
kan apresiasi kepada Sumsel yang meminta waktu untuk memberikan pemaparan. Ada 8 cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Porwanas 2020 yang rencananya digelar Agustus. Yakni atletik, biliar, bulu tangkis, catur, futsal, sepak bola, tenis meja, dan tenis lapangan. Ada juga dua lomba kompetensi dan lomba jurnalistik. Jatim juga berencana menambah dua cabang olahraga yakni boling dan bridge yang akan dibahas pada Rakernas SIWO PWI di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Februari 2020
FOTO FOTO: MEMORANDUM/ASW
Aklamasi, Rakernaslub SIWO PWI Pilih Jatim Ketua PWI Jatim Ainur Rohim memaparkan kesiapan dan dukungan Pemprov Jatim untuk menjadi tuan rumah Porwanas 2020 kepada peserta Rakernaslub SIWO PWI.
mendatang. “Yang pasti, Porwanas 2020 tidak di Surabaya. Kemungkinan besar digelar di Malang Raya (Kabupaten/Kota Malang, Kota Batu).
Ini berdasar masukan perwakilan SIWO daerah lainnya. Mungkin di Surabaya mereka sudah bosan,” seloroh Sekretaris SIWO PWI Jatim Meiga Ridwan. (asw/epe)
Tembus Semifinal Super Liga Junior 2019
PBSI Jatim Tambahi Bonus Atlet Surabaya, Memorandum Perjuangan pantang menyerah pebulu tangkis Jatim di Super Liga Junior 2019, diapresiasi Pengprov PBSI Jatim. Kendati terhenti di semifinal beregu putra di kejuaraan yang digelar di GOR Djarum Magelang,Jawa Tengah, 15-20 Oktober lalu, namun hasil itu sudah cukup memuaskan. “Hadiah pemenang ketiga sebesar Rp 25 juta,kami tambahin Rp 2 juta. Total Rp 27 juta dibagi 12 anggota Tim Jatim United,” kata Ketua Pengprov PBSI Jatim Oei Wijanarko Adi Mulya usai penyerahan apresiasi di GOR Sudirman, Surabaya, kemarin. Total, setiap atlet dan ofisial memperoleh Rp 2.250.000. Di Super Liga Junior 2019, Wijar, panggilan akrabnya mengatakan jika Jatim sebenarnya
mengirim wakil di beregu putra dan putri. Di putra, ujar Wijar, diperkuat delapan atlet. Sedang di putri ada tujuh pebulu tangkis. Mereka ditangani pelatih sekaliber Bagus Suprobo, Satya Kurniawan, Shendy Puspa Irawati, dan Rizal. Hasil ini, ujar Wijar, cukup membuatnya puas. Alasannya, papar lelaki yang juga wasekjen PP PBSI, persiapan yang dilakukan sangat pendek yakni dua pekan. “Tapi anak anak menutupinya dengan semangat. Tim putra kalah dari Djarum di semifinal,” ujar dia. Pembagian hadiah plus bonus dari PBSI Jatim ini disambut gembira atlet. Jesse Cahyadi tak bisa menutup kebahagiaan jerih payahnya dan rekan rekan dihargai. “Semoga ini semakin memacu semangat kami dan pebulu
Wijar foto bersama skuad tim Jatim United yang turun di Super Liga Junior 2019.
tangkis lain untuk mengharumkan nama Jatim,” ungkap
HILANG Nopol W4067-CB a/n Maftuhatul Masaro d/a Merdeka RT 01/02 mojopuro Wetan Sby
atlet binaan Wima Surabaya tersebut. (epe)
DEWI RENGGANIS
SABTU WAGE, 26 OKTOBER 2019 HALAMAN 14
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Salat Tahajud dan Subuh Berjemaah
Tak hanya itu, doa bersama yang dilakukan setelah salat tahajud dan subuh bersama tersebut, juga bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga masyarakat di wilayah teritorialnya. “Kami ingin kondusi dan situasi bangsa ini tetap aman dan kondusif,
terlebih di Jember,” ujarnya usai memberikan tausiah di Masjid Roudhotul Muchlisin, Jumat (25/10). Dia menambahkan, peran ulama beserta masyarakat sangat penting untuk mewujudkan keamanan dan kondusivitas. Tentunya selain karena
kebersamaan dan sinergitas, langkah itu mampu mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat. “Kami punya program one day one ponpes , berkunjung ke pondok pesantren, kecil maupun pesantren besar dan ingin bersilaturahmi dengan kiai dan ulama,” terangnya. “Sederhananya kami ingin silaturahmi dengan rakyat. Tanpa tokoh agama, pemuda, dan masyarakat semuanya, TNI bukan siapa-siapa,” tegasnya.
Jember, Memorandum Jumat bersedekah program sosial berupa pembagian nasi bungkus yang dirintis Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Prima Idwan Mariza, mulai digulirkan kemarin di Jalan Karimata. Tak hanya pejalan kaki, ojek online, tukang becak, pemulung, dan sopir angkutan umum beserta penumpangnya yang kebetulan melintas tepat di depan kantor Kejari Jember mendapatkan sebungkus nasi untuk sarapan pagi. “Jumat barokah ini merupakan implementasi mendisiplinkan diri. Kita bisa berbuat baik kepada masyarakat dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Sedekah ini berasal dari uang sumbangan sukarela pegawai tata usaha dan para jaksa di Kejari Jember yang berkenan menyisihkan sedikit rejekinya,” kata Prima Idwan Mariza. Mantan Aspidsus Kejati Sumatera Barat tersebut mengatakan, gerakan Jumat Bersedekah dila-
FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO
Kajari Jember Pimpin Gerakan Jumat Bersedekah
Kajari Jember Prima Idwan Mariza ikut turun ke jalan membagikan nasi bungkus kepada masyarakat.
kukan sebelum memulai aktivitas kerja.“Ini menjadi nilai ibadah dan perbuatan kita semata-mata mencari ridha Allah SWT,” terangnya. Anggaran Jumat Bersedekah diambil dari kotak amal yang dibuka setiap Jumat. Selain itu, ditambah uang hasil denda pegawai yang datang terlambat dan tidak ada keterangan. Besaran uang sebenarnya tidak seberapa. Hanya
wajib membayar denda Rp 5 ribu per orang. “Tetapi prakteknya, kebanyakan pegawai setelah berdoa mengisi dengan sukarela yang hasilnya bisa kita manfaatkan untuk bersedekah,” terangnya. Menurut kajari, anjuran sedekah pasti ada di setiap agama. Sekecil apapun rejeki yang diamalkan, pasti akan memberi manfaat bagi sekitar. (edy/epe)
Untuk menjaga keutuhan dan keselamatan bangsa dalam bingkai NKRI, lanjut La Ode, Kodim 0824 Jember memandang perlu untuk meningkatkan jalinan silahturahmi ini. “Semisal demi terciptanya suasana yang ramah, sejuk, indah, dan terhindar dari konflik, khususnya di Kabupaten Jember apapun kami lakukan, karena itu dambaan seluruh masyarakat,” sebut mantan Komandan Kodim 0831 Surabaya Timur tersebut. (edy/epe)
Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin memberikan tausiah.
Kejati Terjunkan Tim Dalami Kasus Bansos Jember Jember, Memorandum Jaksa Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim terus menelisik perkara dugaan korupsi dana hibah bantuan sosial (bansos) ternak 2015 di Kabupaten Jember. Kasus ini telah menjerat mantan ketua DPRD Thoif Zamroni, mantan Sekretaris Kabupaten Jember Sugiarto, dan mantan Kabag Keuangan Pemkab Jember Ita Poeri. Dana hibah bansos ternak bersumber dari APBD Jember Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp 33 miliar. Berdasarkan laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terdapat 158 kelompok penerima yang tidak memberikan laporan pertanggungjawaban. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jember Prima Idwan Mariza kepada Memorandum, mengatakan tidak memahami kasus yang kini didalami kejati. “Kami hanya menyediakan tempat saja yang digunakan tim Kasi Pidsus Kejati Jatim yang diketahui dipimpin mantan Kasi Pidsus Kejari Jember,” terangnya, Jumat (25/10). Kajari mengungkap, tim yang terdiri dari lima orang itu bahkan sudah sejak Kamis (24/10) ada di Jember. Namun dia mengaku tidak mengetahui secara detil perkemban-
FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO
Jember, Memorandum Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin mengajak masyarakat dan ulama untuk bersama-sama mendoakan keselamatan serta kedamaian bangsa.
FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO
Dandim 0824 Gerakkan Program One Day One Ponpes
Beberapa warga anggota kelompok ternak dan kelompok konfeksi penerima bansos 2015 memenuhi panggilan dari Kejati Jatim di Kejari Jember.
gannya dan menyarankan konfirmasi ke Asih Ketua Tim Pidsus Kejati Jatim lantaran kasusnya sudah dilimpahkan. Sayangnya, upaya Memorandum belum mendapatkan jawaban atau konfirmasi dari kejati. Kelompok ternak sapi Jaya Mulya dari Gumukmas, Imam Subahir menerangkan, bantuan sapi yang diterima pada 2016 memang hasil pengajuan 2015. Karena itu, dia menjadi salah satu yang diundang ke kejari.“Saya mendapatkan undangan panggilan dari Kejati Jawa
Timur untuk hadir di Kejaksaan Negeri Jember menemui kasi pidsus,” terangnya. Pengakuan serupa juga dilontarkan beberapa perempuan yang terlihat di kejari. Mereka merupakan anggota kelompok konfeksi penerima bansos 2015. “Dari kelompok konfeksi jahit menjahit wilayah Kencong, mendapat undangan pukul 10.00, sama undangannya agar menemui penyidik pidsus Kejati Jatim,” ucap perempuan berkerudung yang enggan namanya disebut. (edy/epe)
MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN KOTA-WARTAWAN: Muhammad Yusril Nur Habibii. KANTOR: Jl Mayjend Soengkono 53 Madiun Kota.
Sinergi dengan Pemuda Kota Madiun
Madiun, Memorandum Pasca pelantikan presiden dan wakil presiden RI, TNI-Polri di Kota Madiun mengadakan istigasah dan doa bersama di Masjid Agung Baitul Hakim, Kamis (24/10) malam. Tujuannya, merajut persatuan dan kesatuan NKRI pasca pemilihan legislatif (pileg), pemilihan presiden (pilpres), serta mendukung Kabinet Indonesia Maju. Acara diikuti sekitar 1.000 peserta. Mulai dari unsur TNI-Polri, elemen masyarakat, dan generasi muda. Kapolres Madiun Kota
AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan, agenda itu juga untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda. “Kegiatan ini dalam rang-
ka memperingati Hari Sumpah Pemuda 2019, maka dari itu kami mengundang pemuda pemudi di Kota Madiun. Selain itu, istigasah ini untuk menjalin sinergitas antara TNI-Polri serta elemen masyarakat,” katanya. Pesan penting dari kapolres, generasi muda di Kota Madiun jangan sampai masuk lingkaran radikalisme, berita hoax, dan adu domba yang dapat memecah persatuan dan kesatuan NKRI pasca
pileg dan pilpres. TNI- Polri selalu lebih solid bersama-sama dengan semua elemenmasyarakatuntukmenjaga kesatuan NKRI bersama elemen masyarakat. «Saya mewakili TNI mengucapkan terima kasih atas dukungan dari masyarakat sehingga tercipta situasi kondusif di Kota Madiun pasca pileg dan pilpres,” kata Kasi Intel Korem 081/ Dhirotsaha Jaya Madiun, Letkol Inf Karuddin. (hbb/mt/epe)
BPN Sosialisasikan PTSL di Desa Selur dala medan geografis yang sulit dan juga pemohon yang banyak,” kata Suprapto, Jumat (25/10). Ia menambahkan, pihaknya berharap dengan program PTSL ini, lahan milik warga Desa Selur bersertifikat semua. “Selaras dengan program dari BPN bahwa Desa Selur menjadi Desa Lengkap, dengan DHKP (daftar himpunan ketetapan pajak) sekitar 4.000 bidang,” sebutnya. Harapan itu muncul karena dampak positif bagi ketahanan ekonomi warga. Ketika semua warga Desa Selur mempunyai sertifikat tanah, terang Suprapto,
FOTO: MEMORANDUM/JI
Ponorogo, Memorandum Dalam rangka mendukung, menyukseskan, dan menindaklanjuti program sertifikat tanah bagi masyarakat Ponorogo, Pemdes (pemerintahan desa) Selur bersama Badan Pertanahan Nasional melakukan sosialisasi lebih awal terkait program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL). Kepala Desa Selur, Suprapto menyampaikan, untuk tahapan sudah memasuki entri data. Sedangkan pengukuran sesuai progres dari BPN bersama kelompok masyarakat (pokmas) akan dilakukan lebih awal. “Kenapa lebih awal, karena terken-
Pemkab Ponorogo dan Pemdes Selur bersama BPN menyosialisasikan PTSL kepada warga.
mempermudah mengakses permodalan untuk usaha masyarakat. “Sehingga mampu berwira usaha
di desanya sendiri, yang harapannya akan mengurangi urbanisasi,” pungkasnya. (ji/mt/epe)
FOTO: MEMORANDUM/HBB
TNI-Polri Gelar Istigasah dan Doa Bersama Peserta istigasah serta pejabat teras Korem 081/DSJ, Kodim 0803, dan Polres Madiun Kota kumpul bersama.
LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO
SABTU WAGE, 26 OKTOBER 2019 HALAMAN 15
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686
FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
Lamongan, Memorandum Tidak terima ditetapkan sebagai tersangka tunggal dalam kasus korupsi dana hibah pilkada 2015, Irwan, mantan Bendahara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamongan buka suara. Melalui penasihat hukum Nihrul Bahi Al Haidar atau Gus Irul, tersangka mengaku tidak menikmati uang tersebut sendirian. Menurut kesaksiannya, uang itu juga ikut dirasakan beberapa pejabat lainnya yang mempunyai peranan penting dalam hibah tersebut. Sayangnya, sampai sekarang tersangka belum berkenan membuka secara jelas siapa saja nama yang ikut bancaan uang korupsi tersebut. “Menurut keterangan klien kami, ada beberapa nama yang harusnya ikut bertanggungjawab dalam kasus itu. Sampai saat ini masih belum berani mengungkap Namanya. Yang pasti orang itu ikut menikmati,” jelas Gus Irul, Jumat (25/10) pagi. Gus Irul menegaskan, sampai saat ini ia masih bingung terkait penetapan tersangka kliennya, karena setelah mempelajari salinan BAP (berita acara pemeriksaan), pihak penyidik belum berani menyebutkan secara pasti berapa jumlah pasti kerugian negara yang diakibatkan korupsi tersebut. “Itu hibah dijalankan institusi KPU, dan dijalankan oleh semua pejabat di sana. Tentu sangat tidak mungkin hanya klien kami yang merasakan uang hasil korupsi tersebut. Pasti ada orang lain juga, apalagi klien kami hanya bendahara yang siap melaksanakan perintah,” ujarnya. Gus Irul meyakini, sesuai hasil kajian lima tim penasihat hukum akan ada tersangka lain yang harus bertanggungjawab. Ia juga memastikan kasus tersebut tidak akan berhenti hanya di kliennya tetapi akan terus bergulir. “Setelah mempelajari dan melakukan kajian atas barang bukti dokumen kegiatan yang diberikan klien kami dan BAP jaksa, kami yakin akan ada tersangka baru. Kalau tidak bisa sekarang, dalam persidangan akan kita ungkap, “ pungkasnya. (al/har/mik)
Tiga tersangka yang diamankan adalah Mirwan Adi Romadlon (22), warga Dusun Sumbergondang, Desa Sumberbanjar, Kecamatan Bluluk,; Rozaq Loranthifholia Dewantara (19), warga Dusun Sligi, Desa Pasarlegi, Kecamatan Sambeng, dan Dimas Bayu Pamungkas (19), warga DusunWotan, Desa Slaharwotan, Kecamatan Ngimbang. Kasatreskoba Polres Lamongan Iptu Ahmad Khusen menjelaskan, penangkapan berhasil dilakukan setelah petugas menerima informasi dari masyarakat
Tiga tersangka digiring menuju ruang penyidik.
Pabrik Kayu Haruna Soemitro Ludes Terbakar Lamongan, Memorandum Sebuah pabrik pengolahan kayu di Desa Dradahblumbang, Kecamatan Kedungpring, ludes terbakar, Kamis (24/10) malam. Kebakaran di pabrik milik Haruna Soemitro yang diduga akibat korslet itu mengakibatkan kerugian hingga Rp 5 miliar. Kasubbag Humas Polres Lamongan AKP Djoko Bisono menjelaskan, kebakaran pabrik pengolahan kayu itu pertama kali diketahui oleh Warsid, penjaga pabrik. Saat kala itu, saksi (warsid,red) melihat ada api yang membesar di ruangan pengolahan yang dipakai menyimpan serbuk kayu. Api itu dengan cepat menjalar ke bagian ruangan lain. “Saksi Warsid, juga sudah kita mintai keterangan,” jelas perwira polisi berpangkat tiga balok dipundaknya ini, Jumat (25/10) pagi. Djoko mengatakan, sampai saat ini dugaan sementara penyebab utama karena korsleting. Namun, peyebab pastinya masih diselidiki tim penyidik Polres Lamongan. “Untuk penyebab kebakaran masih kita selidiki, kami belum bisa menyimpulkan apakah kebakaran ini diakibatkan dari hubungan arus
FOTO: MEMORANDUM/ALI
Tersangka Kasus Dana Pilkada 2015 Akui Tak Sendiri
Petugas damkar berusaha memadamkan api yang membakar gudang kayu Dradahblumbang.
pendek listrik atau lainnya,” terang mantan Kasatreskoba Polres Lamongan ini. Melihat kobaran api semakin membesar, saksi kemudian melaporkan kasus ini ke atasnya dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
“Angin kencang yang terjadi sedikit merepotkan petugas, sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk memadamkan api sekaligus proses pembasahan,” ujarnya. Beberapa saat kemudian empat unit mobil PMK dari
UPT Babat dan Ngimbang datang ke lokasi untuk memadamkan api. Sekitar dua jam penanganan, api berhasil dipadamkan. Banyaknya material kayu yang mudah terbakar membuat api dengan cepat mela-
hap seluruh isi kayu yang ada di gudang. Sehingga pemilik pabrik tidak bisa menyelematkan barang. “Tidak ada yang bisa diselamatkan. Taksiran kerugian mencapai Rp 5 miliar,” pungkasnya. (al/har/mik)
Suhu di Bojonegoro Naik hingga 44 Celcius
AKBP Ary Fadli menyaksikan sidang pelanggar lalin.
FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
Pelanggar Lalin Disidang di Tempat Bojonegoro, Memorandum Satlantas Polres Bojonegoro melakukan sidang di tempat bagi pengemudi kendaraan yang terbukti melanggar aturan lalu lintas (lalin), Jumat (25/10). Sidang tersebut merupakan rangkaian kegiatan Operasi Zebra Semeru. Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto BS menerangkan, pihaknya sengaja melakukan penindakan kepada pelanggar dengan melakukan sidang di tempat. Dengan melibatkan stakeholder terkait, agar langsung memberikan efek jera bagi pengendara lain supaya memperhatikan aturan lalu lintas dalam berkendara. “Diharapkan bisa langsung memberikan efek jera terhadap pengendara lain,” ujarnya. Dilakukannya sidang di tempat ini, untuk memudahkan pengemudi yang terbukti melakukan pelanggaran dengan langsung melaksanakan sidang dengan membayar denda tilang di lokasi. “Itu memudahkan pengendara dari luar kota supaya bisa langsung melanjutkan perjalanan tanpa harus menunggu sidang di kemudian harinya.” imbuhnya. Operasi gabungan itu menindak 49 pelanggar dengan rincian 25 pengendara langsung sidang tilang di lokasi. Sedangkan sisanya tidak bisa sidang di tempat, sehingga anggota harus mengamankan 21 STNK dan 3 motor sebagai barang bukti pelanggaran. “Pelanggaran tertinggi adalah keabsahan administrasi. Seperti tidak dilengkapinya SIM dan STNK oleh pengemudi saat berkendara,” pungkas Kasatlantas. Operasi gabungan itu melibatkan anggota pengadilan negeri, anggota kejaksaan negeri, anggota Bapeda dan anggota Sub Denpom V/2-1 Bojonegoro. (top/har/mik)
terkait adanya peredaran obat terlarang jenis G pil dobel L di wilayah Lamongan selatan. “Dua tersangka Mirwan dan Rozaq kami amankan di sebuah warung kopi depan RSUD Ngimbang. Sementara Dimas kami amankan di rumahnya di Dusun Wotan,” jelas Iptu Ahmad Khusen, Jumat (25/10) sore. Sesuai hasil penyidikan, kata Khusen, tersangka sudah mengedarkan barang haram tersebut selama kurang lebih enam bulan, dan tidak hanya untuk dijual tetapi juga untuk dikonsumsi sendiri. Khusen menegaskan, atas perbuatannya ketiga tersangka akan dijerat dengan pasal 196 dan 197 jo pasal 98 ayat 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 miliar. “Barang bukti yang berhasil diamankan saat penangkapan ada 6.100 butir pil dobel L, tiga buah HP, lima buah kresek, satu buah tas pinggang dan sebuah kardus,” pungkasnya. (al/har/mik)
Petugas melakukan pembasahan di lokasi kebakaran di Desa Sukorejo.
Bakar Sampah, Rumah Warga Jadi Arang Bojonegoro, Memorandum Rumah Fatkhur Efendi (75), warga Jalan Gajahmada, Desa Sukorejo, Kecamatan Kota Bojonegoro jadi arang, Jumat (25/10). Rumah tersebut terbakar karena diduga membakar sampah hingga menjalar ke dinding rumah. Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sukirno menjelaskan, kebakaran berawal dari korban yang sedang membakar sampah di belakang rumah. “ 90 persen rumah terbakar
habis,” kata Sukirno, kemarin. Sukirno menuturkan, peristiwa kebakaran itu terjadi pukul 07.17. Warga sekitar yang mengetahui ada kebakaran segera melapor ke Pos Damkar terdekat. Selang beberapa menit petugas langsung datang ke lokasi dan langsung memadamkan api. “Tiga mobil damkar dan satu unit water suplly milik BPBD Bojonegoro diturunkan ke lokasi,” terangnya. Sukirno menambahkan, selama satu setengah jam api
yang berkobar baru bisa dipadamkan sepenuhnya oleh petugas damkar dengan dibantu petugas BPBD Bojonegoro. Setelah api bisa dipadamkan, petugas terus melakukan pendinginan terhadap material yang terbakar. Atas kejadian itu, rumah berukuran 9,5 meter x15 meter tersebut bagian belakang hampir terbakar seluruhnya. Beruntung dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Kerugian yang diderita korban mencapai Rp 35 juta. (top/har/mik)
Bojonegoro, Memorandum Beberapa hari terakhir terik panas matahari di wilayah Bojonegoro begitu menyengat. Ternyata, suhu di kabupaten yang terkenal dengan migasnya ini mencapai 44 derajat celcius. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro Nurul Azizah mengatakan, menurut alat ukur suhu yang dimiliki DLH, yaitu thermohygrometer pada Kamis (24/10) suhu mencapai 44,6 derajat celcius. Sedangkan pada Jumat (25/10) suhu kelembapan mencapai 41 derajat celcius. Menurutnya, dibandingkan dengan minggu-minggu sebelumnya kenaikan suhu naik dua
digit. Sehingga ketika di luar ruangan, maka akan sangat terasa menyengat. Hal itu disebabkan karena musim kemarau panjang serta pohon sebagai ruang terbuka hijau kurang. “Serta disebabkan gas kaca dan timbunan sampah,” bebernya. Hal tersebut disebabkan karena jumlah populasi penduduk semakin naik. Sehingga jumlah timbunan sampah juga naik. Dari tumpukan sampah tersebut, menurut Nurul, membuat naik gas mentan. “Gas metan inilah yang menimbulkan panas,” bebernya. (top/har/mik)
FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
Penasihat hukum Irwan, Nihrul Bahi Al Haidar, sedang mempelajari berkas dokumen.
Lamongan, Memorandum Tim Satreskoba Polres Lamongan meringkus tiga remaja yang terbukti mengedarkan pil koplo jenis dobel L, Minggu (20/10) malam. Mereka beraksi di wilayah selatan Lamongan. Di antaranya Kecamatan Sambeng, Ngimbang, Bluluk, Sukorame, dan Modo.
FOTO: MEMORANDUM/ALI
FOTO: MEMORANDUM/ALI
Edarkan Pil Koplo, Tiga Remaja Diringkus
Alat pengukur suhu udara.
GRESIK-PANTURA WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
SABTU WAGE, 26 OKTOBER 2019 HALAMAN 10
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP
Main Judi Ceki, Warga Sumari Ditangkap
Pelaku UMK sedang berjualan di depan kantor dinas kesehatan.
Mereka adalah Bambang (48), Shodikin (45), Sidik (40), dan Al Khodir (41). Setelah diperiksa, keempatnya ditetapkan sebagai tersangka, dan dijebloskan ke sel tahanan mapolsek. “Para pelaku sudah kami amankan,” kata Kapolsek Duduksampeyan AKP I Made Jatinegara, melalui Kanitreskrim Aipda Budiono, kemarin. Informasi yang berhasil dihimpun, penangkapan dilakukan berdasarkan informasi masyarakat. Waktu itu, petugas melakukan patroli rutin ke pelosok-pelosok desa. Tidak lama, ada kabar bahwa di salah satu desa terdapat permainan judi. Setelah ditelusuri ternyata benar. Jika di sebuah warung kopi petugas mendapati empat orang duduk melingkar sambil bermain remi disertai dengan taruhan uang. Disampaikan Kapolsek, jenis permainan judi kartu ceki ini yang dilakukan para tersangka, diakui ingin mendapat uang tambahan. “Uang Rp 368 ribu dan remi
FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM
SENYUMNYA manis, kalem dan energik. Itulah yang tersemat pada diri Sulistyowati, Koordinator Kabupaten (Korkab) Pendamping Keluarga Harapan (PKH) Bojonegoro. O Orang mengenal dia, adalah so sosok mudah bergaul dengan sem semua kalangan. Tak heran bila dirinya banyak Sulistyowati teman dalam bekerja maupun saat beriteraksi di luaran. Ia berusaha menanamkan kebaikan kepada orang lain, itu yang selalu ditekankan. “Buatlah orang lain tersenyum,” ujar wanita kelahiran Bojonegoro, 1 Juli 1983 ini, tersenyum. Wanita yang pernah aktif di organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini mengartikan, jika membuat orang lain bahagia akan memudahkan jalan kehidupan. “Oleh karena itu terus lah berbuat baik kepada siapapun dan kapanpun,” ujar ibu empat anak yang hobi keliling ke daerah-daerah terpencil. (top/har/mik)
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO
Keempat tersangka diamankan di Mapolsek Duduksampeyan beserta barang bukti.
sebanyak 182 lembar sudah kami amankan sebagai barang bukti,” ungkapnya. Pihaknya menambahkan, permainan judi sangat meresah-
kan masyarakat. Banyak yang tidak berkenan dengan aktivitas itu. Tal ayal jika warga melapor ke polisi. “Permainannya memang
seringkali dilakukan di warungwarung,” ujar I Made. Karena perbuatannya itu, para tersangka dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang Perjudian. Ancaman
Pelaku UMK yang Miliki SPP-IRT Minim Gresik, Memorandum Sejak awal Januari hingga Oktober 2019, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Gresik melakukan penyuluhan keamanan pangan (PKP) kepada 83 pelaku usaha mikro kecil (UMK) di Kabupaten Gresik. Penyuluhan dilakukan agar pelaku UMK mendapatkan sertifikat produksi pangan-industri rumah tangga (SPP-IRT). Sebab, kesadaran pelaku UMK tentang SPPIRT masih minim. Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Gresik Rumiyati mengatakan, setelah dilakukan PKP, hasilnya direkomendasikan ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) untuk diterbitkan SPP-IRT. “Yang kami rekomendasikan dalam penyuluhan itu melakukan pengawasan terhadap bahan bakunya. Kemudian lingkungannya, proses pegolahannya dan peralatannya. Sampai pengemasan dan produk jadi,” jelas Rumiyati, Jumat (25/10). Dari data Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) terdapat 192.000 pelaku UMK. Lebih dari 2.000 UMK memproduksi olahan pangan. “Karena palaku UMK itu masih ragu-ragu untuk mendapatkan rekomendasi aman dari Dinkes. Alasannya dikira bayar, lalu mengurus berkas-berkasnya susah. Padahal mudah,” terangnya. Memang tidak semua produk olahan industri rumah diwajibkan memiliki SPP-IRT. Hanya yang sesuai peraturan badan pengawas obat dan makanan (BPOM) no 22 tahun 2018 tentang pedoman pemberian sertifikat produksi pangan industri rumah tangga (SPP-IRT). “Kriterianya itu alatnya sederhana. Penyimpanan tidak difrozen atau lemari es. Masa simpannya lebih dari 7 hari di udara terbuka. Misalnya kue kering, kerupuk, telur asin dan berbagai olah yang tidak berupa benda cair dan yang memenuhi kriteria itu,” tambah Rumiyati. Menurut Kepala Seksi Kefarmasian, Badan SDK, Dinkes Pemkab Gresik Sri Hermiyati beberapa tahun sebelumnya telah melakukan PKP kepada 419 pelaku UMK. “Jika sudah memperoleh tentunya pemilik diminta untui memperbarui sertifikat tersebut setiap 5 tahun sekali,” jelasnya. (dri/har/mik)
hukumannya di atas 3 tahun penjara. Pihaknya menegaskan, segala bentuk penyakit masyarakat diimbau untuk segera dilaporkan ke petugas. (an/har/mik)
Peringati Sumpah Pemuda, OPD Wajib Pakai Pakaian Adat
FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM
FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
Buat Orang Lain Tersenyum
Gresik, Memorandum Keasyikan main judi di warung kopi, warga Desa Sumari, Kecamatan Duduksampeyan, tak sadar gerakgeriknya dipantau polisi. Jumat (25/10) pagi, aksi keempat pelaku digerebek. Mereka diamankan dari lokasi kejadian beserta barang bukti.
Petugas Bhabin mengirim SIM ke rumah pemohon.
11 Ribu SIM Pintar Terdistribusikan Gresik, Memorandum Dampak positif pelayanan delivery smart SIM Bhabinkamtibmas Polres Gresik, sudah dirasakan masyarakat. Warga memberikan apresiasi. Karena cukup menunggu di rumah dan di kantor polisi terdekat, SIM langsung diantarkan. Kasatlantas Polres Gresik AKP Erika Purwana Putra menjelaskan, masyarakat sudah merasakan mudahnya pelayanan Satpas Satlantas Polres Gresik terkait pelayanan SIM. Sudah 11 ribuan SIM Pintar yang sudah terdistribusi ke masing-masing wilayah. “Hanya tinggal beberapa
ribu yang sedang proses distribusi. Semua ini berkat inovasi bapak Kapolres AKBP Kusworo, kami mendapatkan apresiasi dari masyarakat,” kata Erika, Jumat (25/10). Dia menyampaikan, anggota tidak hanya mengirim SIM ke rumah warga. Tetapi, Bhabin delivery juga mengirim ke tempat-tempat tongkrongan. “Iya betul, distribusinya di semua tempat,” imbuh perwira tiga balok di pundak itu. Disampaikan olehnya, pelayanan ini akan dievaluasi lagi. Jika diperlukan, Bhabin delivery akan menjadi program jangka panjang. Siap melayani
masyarakat. “Keterlambatan distribusi SIM sekitar 4 ribu lagi,” pungkasnya. Heri Prasetiyo (34), salah satu pemohon SIM asal Desa Banyu Tengah, Kecamatan Panceng, menyampaikan, program kapolres Gresik sangat membantu dalam mendapatkan SIM. “Saya tidak perlu lagi jauhjauh ke Randuagung, antrenya Panjang. Belum lagi harus izin tidak masuk kerja,” kata Heri. Heri sangat berterimakasih kepada Polres Gresik yang telah me-launching Satgas Bhabinkamtibmas delivery smart SIM. (an/har/mik)
Gresik, Memorandum Memperingati hari Sumpah Pemuda ke-91 yang jatuh pada Senin (28/10) besok, perwakilan OPD (organisasi perangkat daerah) Pemkab Gresik diwajibkan memakai pakaian adat. Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkab Gresik Darman mengatakan, setiap OPD diminta empat orang perwakilan, termasuk kepala dinas (kadis) untuk menampilkan tarian dan pakaian adat. “Momen ini adalah kali pertama dalam setiap kali upacara peringatan yang melibatkan pimpinan OPD nya langsung,” jelas Darman di sela persiapan gladi bersih di lapangan upacara di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Jumat (25/10). Masing-masing OPD lanjut Darman, akan mewakili adat daerah. Misalnya adat Madura, perwakilan diminta untuk mengenakan pakaian adatnya dan tariannya. “Kemudian adat Papua, mereka akan mengenakan pakaian dan tarian khas Daerahnya,” tambahnya. Dipastikan olehnya, sebanyak 57 OPD di Pemkab Gresik bakal mengenakan pakaian adat sekaligus menampilkan tarian khas daerahnya. Sehingga total terdapat 178 peserta dari OPD yang tampil. “Kemudian untuk duta, akan diambil dari OPD yang siap. Ada 68 orang yang sudah siap,” terangnya. Kemudian peserta dari berbagai unsur seperti ormas, pelajar, mahasiswa, TNI, dan Polri bakal hadir di upacara sebagai peserta. “Nanti sangat ramai. Pesertanya ada 700 an. Bapak Bupati menerapkan rasa memiliki keberagaman atau Kebhinekaan yang selema ini selalu terjaga. Paling tidak wawasan satu nusa, satu bangsa dari semua perwakilan elemen masyarakat Gresik itu nyata,” pungkas Darman. (dri/har/mik)
Kabag Ortala Sekretariat Daerah Gresik Misbahul Munir mengikuti gladi resik upacara Hari Sumpah Pemuda. FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO
Gresik, Memorandum Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Gresik, kembali mendatangkan dua unit truk tangki, Senin (21/10), yang langsung diparkir di kantor Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo. Kurang maksimalnya saat mendroping air bagi warga terdampak kekeringan, merupakan alasan didatangkannya truk. Harga untuk dua truk yang masing- masing berkapasitas 5.000 liter itu mencapai Rp 958 juta. Kepala BPBD Pemkab Gresik, Tarso Sagito mengatakan, total armada truk droping air milik BPBD nenjadi lima unit armada. “Meski jumlah armada sekarang menjadi lima, tetapi itu pun masih kurang. Karena
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO
BPBD Tambah 2 Armada Truk Droping Air
Truk tangki yang sudah tiba di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo.
lima truk tersebut masih belum mampu menyuplai kebutahan warga terdampak kekeringan,”
jelas Tarso, Jumat (25/10). Bahkan, 10 unit truk tanki pun menurutnya masih kurang.
Karena bencana kekeringan per Oktober ini terus bertambah. Sehingga totalnya menjadi 70
desa yang terkena krisis air dari 11 Kecamatan. “Kecamatan itu diantaranya. Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Duduksampeyan, Kedamean, dan Menganti. Kemudian Kecamatan Sidayu, Bungah, Manyar dan Duku,” terangnya. Sementara itu, Sekretaris BPBD Pemkab Gresik, Muksim mengatakan, truk ini didatangkan dari PT Dipo, cabang Sidoarjo. Pembelian truk tersebut telah dicantumkan dalam APBD 2019. “Diharapkan dapat menambah cakupan droping di desa-desa. Dari sebelumnya hanya mampu mengimkan 30 tangki per minggu, kini seminggu dengan lima unit mampu menyuplai 50 tangki air,” terangnya. (dri/har/mik)