Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 25 November 2022

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

JUMAT KLIWON, 25 NOVEMBER 2022

memorandum.co.id

memorandumredaksi@gmail.com

MemorandumTV & Memorandum Online

memorandum

memorandumonline & memorandumredaksi

memorandum

HARGA Rp 5.000,-

IBU PEMBUNUH BOCAH BULAK BANTENG KIDUL DIRILIS POLRES PERAK

DIPICU TUDINGAN ANAK HARAM

Surabaya, Memorandum Terungkap motif ibu penganiaya anak kandung di kos-kosan Jalan Bulak Banteng Kidul Gang 8. Korban AP (6), meregang nyawa setelah kepalanya dipukul dengan gagang sapu dan gitar kentrung yang biasa digunakan mengamen. Penyiksaan keji yang dirasakan AP sejak dua tahun lalu.

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Riski Arditya dikeler petugas di Mapolsek Tegalsari.

Residivis Curi Tabung Elpiji

Butuh Biaya Nikah

Terduga pelaku Wulandari (32), mengaku terakhir memukul anaknya sebelum tewas itu menggunakan sapu hingga berulang kali. Yang paling keras, mengenai bagian kepala bela-

Surabaya, Memorandum Seorang residivis penjambretan, Riski Arditya (25), asal Jalan Dukuh Kupang, dibekuk anggota Reskrim Polsek Tegalsari di Jalan Dinoyo setelah terlibat pencurian tabung elpiji. Terbukti, saat ditangkap terduga pelaku ini usai mencuri dua tabung elpiji di warung soto Lamongan Pak Noto, di Jalan Soekarno (MERR) Rungkut. Perbuatan itu dilakukan terduga

 Bersambung ke halaman 11 

Penurut

 Bersambung ke halaman 11 

Naysil a Mirdad

Kalau sering nangis itu nggak betul. Justru korban ini diam kalau dihajar, dia kalau nangis malah dihajar,”

Mualaf Artis Naysilla Mirdad dikabarkan telah resmi menjadi mualaf. Meski begitu, sang artis enggan untuk membicarakannya.

kang. Juga punggung hingga sapu bergagang kayu itu sampai patah. “Saya pukul pakai sapu kena

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Andi Tetangga Kos Korban

SOSOK AP, bocah yang tewas di tangan ibu kandung dikenal sebagai anak penurut. Hal ini dikatakan Andi, tetangga korban yang membantah pengakuan Wulandari dan Lifah yang sering menganiaya karena AP membantah jika disuruh membeli sesuatu di toko. Andi menegaskan, bahwa dirinya mengetahui betul bagaimana kekejaman Wulandari dan Lifah menyiksa AP. “Kalau sering nangis itu  Bersambung ke halaman 11 

Terduga pelaku Wulandari, ibu kandung korban (kanan) dan terduga pelaku Lifah di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

S

AAT ditanya terkait kabar tersebut, Naysilla menolak untuk menjawabnya. Ia mengungkapkan bahwa persoalan agama merupakan pilihan

Kuras 2 Kilogram Perhiasan

 Bersambung ke halaman 11 

Kurang lebih dua kilogram emas dan uang 19 juta rupiah berhasil dibawa kabur dua terduga pelaku yang menggunakan pisau,” Ipda Bagus Dwi S Kanitpidum Satreskrim Polres Jember

Perampok Bersajam Acak-Acak Toko Emas Jember, Memorandum Aksi perampokan toko emas terjadi di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Kamis (24/11) dini hari. Dua terduga pelaku berhasil menguras dua kilogram emas dan uang Rp 19 juta dari brankas Toko Emas Murni, setelah mengancam pemi-

lik dengan pisau. Hingga saat ini, kasus ditangani Satreskrim Polres Jember. “Kurang lebih dua kilogram emas dan uang 19 juta rupiah berhasil dibawa kabur dua terduga pelaku yang menggunakan pisau,” ujar Kanitpidum Satreskrim Polres Jember Ipda Bagus Dwi Setiawan. Menurut Bagus, aksi pencurian dengan kekerasan (curas) itu terjadi menjelang Subuh. Saat itu korban

hendak keluar rumah untuk pergi ke pasar. Saat keluar dari pintu, tiba-tiba ada dua lelaki yang mencegat korban dan memaksanya kembali masuk ke dalam toko. “Para terduga pelaku mengancam korban menggunakan pisau. Terduga pelaku juga sempat memukul dahi korban dan meminta agar menunjukkan brankas tempat penyimpanan FOTO: MEMORANDUM/EDY

 Bersambung ke halaman 11 

Petugas inafis Polres Jember mengolah TKP.

Sekeluarga Kejar Bandit Curanmor

Pergoki, Gagal Tangkap Pelaku Surabaya, Memorandum Meski sempat tepergok dan diteriaki sekeluarga, dua bandit curanmor berhasil menggasak Honda Beat L 5818 AAE, milik Safira Rahma (19), di Jalan Jemur Wonosari I.

Bahkan, warga juga sempat mengejarnya, tapi dua terduga pelaku lebih cepat dan berhasil kabur. Aksinya keduanya terekam closed circuit television (CCTV) di lokasi kejadian. “Waktu buka pintu posisi

motor sudah keluar. Adik saya sekeluarga terus teriak maling, sehingga semua warga keluar,” kata Sella, kakak Safira, Kamis (24/11).  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Ka Kapolsek Tegalsari Kompol Imam Mustolih menginterogasi te terduga pelaku Terry Ivandi.

Karyawan Katering Edarkan Ribuan BuƟr Pil Koplo

Dicatut Pembeli Surabaya, Memorandum Su Gegara namanya dicatu pembeli, Terry Ivandi tut (3 (37), pengedar 7.447 butir pil koplo berlogo double L dibe dibekuk anggota Reskrim Pol-

sek Tegalsari. Terduga pelaku digerebek di rumah Jalan Kedondong Kidul, Kamis (24/11). Ribuan pil koplo ditemuFOTO: MEMORANDUM/RIO

 Bersambung ke halaman 11 

Aksi maling motor terekam CCTV dan warga mengejar terduga pelaku di Jemur Wonosari.

Cinta yang Terakhir Itu juga Cinta Pertamanya (2)

Bisikan Kabar Kehamilan yang Sangat Mengejutkan

Meng,menurutKomisiB,kenaikan - Meng, menurut Komisi B, kenaikan tarif air PDAM realistis

Bambang bagai disuguhi buah simalakama; dimakan bapak mati, tidak dimakan ibu mati. Bingung. Dia mengaku tak rela kehilangan sahabatnya Fadlul, apalagi kehilangan Nindi.

- Eh Mbak Kom, kamu sudah basah ya?

Si Mameng (Pelanggan)

B

AMBANG tidak ingin kejadian seperti cinta pertamanya kepada Karlina terulang. Terburu disabet orang lain. Toh begitu, Bambang masih ragu. Belum yakin pada kata hatinya

sendiri. Lucu, selanjutnya Bambang malah menggantungkan nasib pada bunyi tokek. Tekek, menerima Nindi sebagai ke Bersambung ke halaman 11 

ILUSTRASI: ISTIMEWA

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 25 November 2022 by memorandum - Issuu