Skip to main content

MEMORANDUM EDISI 25 NOVEMBER 2019

Page 1

SENIN WAGE, 25 NOVEMBER 2019

HARGA Rp 3.500,-

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com .com

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE Kondisi Honda Brio sebelum dievakuasi petugas dari lokasi kejadian.

Ngantuk, Brio Tabrak Pembatas Jalan

A

khirnya jelas: BTP menjadi Komisaris Utama Pertamina. Bukan direktur utamanya. Bukan juga Dirut PLN atau yang lain. Kapan? ”Bisa besok atau lusa,” ujar Menteri BUMN Erick Thohir Jumat lalu. ”Pertamina kan bukan perusahaan publik. Gampang,” katanya. Apakah BTP akan mampu? Saya bisa menjawab: mampu. Komut tidak seberat dirut. Pekerjaan komut adalah pengawas. Mengawasi direksi. Ia mengawasi. Bukan menjalankan.  Bersambung ke halaman 4 

Honda Brio yang dikemudikannya menabrak pembatas di jalan raya Wonokromo, Minggu (24/11) dini hari. Meski mobil berwarna putih tersebut

SELINGKUH, DIHABISI

Tubuh Bersimbah Darah, Tergeletak di Samping Motor

Lumajang, Memorandum Endul (59), warga Dusun Karangasem, Desa Dadapan, Kecamatan Gucialit, ditemukan tewas dengan kondisi luka bacok di pundak sebelah kiri, Sabtu (23/11) sekitar pukul 22.00.  Bersambung ke halaman 7 

KRONOLOGI KEJADIAN

1

Polisi mengolah tempat kejadian perkara tewasnya Endul di Jalan Merdeka.

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

Oleh: Dahlan Iskan

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Komisaris Harmonis

Surabaya, Memorandum Nasib sial menimpa Donny Ari Kasmara (35), warga Jalan Desa Kedung Kendo, Kecamatan Candi Sidoarjo. Gegara mengantuk,

rusak parah, Donny tidak mengalami luka serius. “Pengemudi hanya mengalami lecetlecet di beberapa tubuhnya. Sementara kondisi mobilnya mengalami kerusakan parah,” kata Kanitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Muhammad Fakih, Minggu  Bersambung ke halaman 7  (24/11).

2

Sebelum ditemukan tewas, Endul diketahui mengendarai motornya seorang diri. Setiba di Jalan Merdeka, kemungkinan korban dicegat pelaku. Tanpa mampu melawan, pria ini dibantai hingga tak bernyawa.

Kondisi jalan yang sepi dan minimnya penerangan, tak ada satu pun warga yang melihat atau mengetahui korban dihabisi. Endul ditemukan tergeletak dengan tubuh bersimbah darah di samping motornya.

Korban diketahui telah memiliki dua istri. Diduga selingkuh dengan perempuan bersuami. Meski demikian, kami tidak akan percaya begitu saja informasi tersebut. Anggota masih terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelakunya. IPTU RUDI ISYANTO Kapolsek Gucialit

TABRAK ROMBONG PENTOL DAN MOBIL PARKIR

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Innova Dirusak, Pengemudi Dimassa

Kaca bagian depan dan samping Innova pecah akibat dirusak massa. Pengemudi mobil, Farouk, dibawa ke RS BDH untuk mendapatkan perawatan medis.

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Surabaya, Memorandum Video Innova warna abu-abu pelat L 1635 CF, yang dikemudikan Farouk (38), warga Jalan Pengampon IV/38, diamuk massa viral di media sosial (medsos).  Bersambung ke halaman 7 

Petugas mengevakuasi jenazah Rizky Ramadhani yang tenggelam di Kalimas.

Pengemudi (Farouk, red) lari usai menabrak rombong dan mobil parkir. Sewaktu kabur di Jalan Kendung ternyata terjebak macet hingga dimassa.

ABG Mulyorejo Tewas Tenggelam di Rolak Kayoon

IPDA JUMENO Kanitreskrim Polsek Benowo

Kapolres Resmikan Renovasi Masjid Baitul Mustaqin

Harus Cantik BAGI semua wanita menjaga penampilan itu adalah wajib. Tampil cantik dan selalu awet muda adalah impian kaum Hawa.   Bersambung ke halaman 7

Menik Irawati

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Masayu Anastasia

Surabaya, Memorandum Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto meresmikan renovasi Masjid Baitul Mustaqin dan lapangan tembak di ruang lingkup Mapolsek Kenjeran. Setelah kapolres menandatangani prasasti peresmian, kemudian diisi dengan istigasah dan majelis zikir yang dibawakan  Bersambung ke halaman 7 

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto memberikan sambutan di hadapan para ulama dan santri.

Surabaya, Memorandum Mimpi Menik Irawati (34), menemui tetangganya yang masih kecil terbungkus kain putih, ternyata sebuah firasat. Kejadian fatal malah terjadi pada anak keduanya, Rizky Ramadhani (14). Setelah dua hari tidak melihat putra kedua dari  Bersambung ke halaman 7 

Tabrak Trailer, Anggota PJR Dijemput Ajal Surabaya, Memorandum Seorang anggota polisi jalan raya (PJR) Polda Jatim tewas setelah menabrak trailer parkir di simpang empat Jalan Alas Malang, Lakarsantri, Minggu (24/11) pukul 05.30.  Bersambung ke halaman 7 

BALADA PENDIDIK BERISTRIKAN PEREMPUAN KONSUMTIF Έ1Ή

Ibu Dituding Pelit karena Emoh Melepas Perhiasan Warisan + Meng, pelanggan PDAM di Surabaya keluhkan tagihan membengkak. -

Ini sih lagu baru syair lama…

Si Mameng (Belajar menyanyi)

Awal semester kedua 2019, seorang lelaki 40 tahunan, sebut saja Hendri, hampir setiap hari beredar di sekitar Pengadilan Agama (PA) Surabaya, Jalan Ketintang Madya. Kami sering bertemu dan akhirnya berkenalan. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Ada jawaban menarik ketika Hendri ditanya mengapa sering mendatangi PA. Jawaban itu singkat, “Berburu istri.” Memorandum tertawa. Tapi, Hendri segera memangkas tawa itu dengan kalimat lanjutan. Singkat juga, “Istriku lepas di sini.” Hendri kemudian menceritakan proses lepasnya sang istri. Ia mengaku

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078

menikah muda. Saat itu usianya baru 22 tahun. Sepantaran dengan istrinya, sebut saja Risa. Awalnya rumah tangga mereka berjalan harmonis. Lulusan perguruan tinggi yang concern pada dunia pendidikan ini mengajar di sebuah sekolah. Status Risa sedikit lebih baik dibanding sang suami. Perempuan cantik  Bersambung ke halaman 7 


SIDOARJO

SENIN WAGE, 25 NOVEMBER 2019 HALAMAN 2

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

FOTO: MEMORANDUM/DAR

Sidoarjo, Memorandum Komunitas Sidoarjo Super terus bergerak. Melalui berbagai aksinya, mereka berkampanye tentang kebaikan untuk diri sendiri, sesama, dan kebaikan untuk lingkungan. “Terutama kebaikan Sidoarjo,” tandas Slamet Budiono, Ketua Gerakan Sidoarjo Super. Minggu (24/11) pagi, komunitas ini menggelar flashmob, di kompleks Pasar Puspa Agro, Jemundo, Sidoarjo. Dalam aksinya, terlihat pertama seorang cewek menari sendirian dengan iringan lagu Tanah Air. Beberapa puluh menit kemudian sejumlah remaja lain turut menari bersama. Tak lama berselang, puluhan pemuda bersama masyarakat yang ada di sana larut dalam aksi Flashmob tersebut. Termasuk maskot Super W, ikut asyik berjoget bersama warga. Seperti biasa, di sela acara juga mengkampanyekan sejumlah gerakan bersama menuju Sidoarjo Super. Termasuk ajakan untuk selalu menjaga kebersihan, kesehatan, ketertiban, kemanan, dan berbagai kebaikan bersama. “Kami juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi berbuat baik dan jadi pahlawan bagi orang sekitar,” sambung dia. Diceritakan, beberapa waktu lalu komunitas ini juga melakukan aksi sosial dengan menyeberangkan para siswa. Sebelumnya, maskot Super W juga ikut berolahraga di sela acara gerak jalan Mojokerto - Suroboyo. Serta sejumlah kampanye lain seperti ajakan tidak membuang sampah sembarangan, dan sebagainya. “Terus bergerak, terus berbuat menuju Sidoarjo Super,” tukas Slamet. Ditanya tentang banyaknya kabar aksi percobaan penculikan siswa yang terjadi di Sidoarjo, Slamet juga mengajak masyarakat untuk peduli dan turut aktif menjaga keamanan sekitar. “Tentu keamanan lingkungan juga menjadi tanggungjawab kita bersama. Apalagi anak-anak. Meski bukan anak kita, tetap saja kita harus peduli terhadap mereka. Jika melihat potensi kejahatan atau potensi bahaya mengancam anakanak, kita harus melakukan sesuatu untuk mengamankannya,” jawab dia. (som/jok/pi)

Dwi Indaryani dapat ucapan selamat dari warga setelah terpilih sebagai anggota BPD Candi Negoro Keterwakilan Perempuan, Minggu (24/11).

Pemilihan BPD Candi Negoro

Dwi Indaryani Menang Mutlak Sidoarjo, Memorandum Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Candi Negoro, Kecamatan Wonoayu, digelar Minggu (24/11), di balai desa setempat. Dwi Indaryani menang mutlak, terpilih sebagai anggota BPD Keterwakilan Perempuan. Dwi Indaryani yang disapa Wiwik itu mendapat 74 suara dan berhasil menyisihkan dua rivalnya. Yaitu, Dini Trianingsih mendapat 11 suara dan Siti Rumani memperoleh 29 suara untuk Dapil 4. Sementara itu, pemilihan di Dapil 5 hanya ada dua calon. Nomor urut 01 Mujiati dan nomor urut 02 Dedi Arhanuddin, memperoleh suara draw. Masing-masing mendapat 35 suara. “Untuk Dapil 5 terjadi draw. Sehingga akan dilakukan pemilihan ulang,” tegas salah satu panitia pemilihan. Untuk Dapil 1 ada tiga calon. Yakni nomor urut 01, Drs Saripai; nomor urut 02, Asrokul Mustofa; dan nomor 03, Musanif. Pemilihan dimenangkan oleh nomor urut 02, Asrokul. Sedangkan Dapil 2 ada 4 calon. Masing-masing nomor urut 01, Mochmad Wafig Spd; nomor urut 02, Djanu Sulistyo; nomnor urut 03, Danny Haryono; dan nomor urut 04, Mohammad Muzaki. Dimenangkan nomor urut 03, Danny Haryono. Dan untuk Dapil 3 ada 5 calon. Mereka, nomor urut 01, Ahmad Wildan Arifana; nomor urut 02, M Mualiq; nomor urut 03, M Idzoh Lukmanul Hakim; nomor urut 04, Abdul Malik; dan nomor urut 05, Lailatul Putri. Pada Dapil 3 dimenangkan oleh Nomor Urut 04 Abdul Malik. Kepala Desa Candi Negoro Abdul Mujid mengatakan, pemilihan anggota BPD di desanya berjalan lancar dan aman. Dia mengaku dalam pemilihan anggota BPD tidak punya kepentingan apapun, meski jabatannya sudah habis. “Karena pilkades nanti saya sudah tidak mencalonkan lagi. Biar ada generasi selanjutnya. Menjadi kades terus menerus juga tidak enak. Biar yang lain untuk diberi kesempatan berkarir,” ujar dia. Pemilihan anggota BPD ini, dihadiri Camat Wonoayu H Abdul Kifli MSi dan Kapolsek Wonoayu AKP Anak Agung Gede Putra. (dar/jok/pi)

DPMPTSP dan RSUD Raih Penghargaan Kemenpan RB Sidoarjo, Memorandum Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) memberikan penghargaan kepada dua instansi milik Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Yakni, dinas penanaman modal pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) dan RSUD Sidoarjo. Keduanya menjadi role model pelayanan publik nasional. DPMPTSP masuk dalam kategori pelayanan publik Sangat Baik (A-), sedangkan RSUD Sidoarjo masuk dalam kategori Pelayanan Prima (A). Pemberian piagam penghargaan kepada dua instansi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tersebut berlangsung di Jakarta, Jumat (22/11). Dua instansi pemkab Sidoarjo tersebut dinilai oleh Kemenpan RB sudah bekerja optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan terobosan dan inovasi,

memberikan kemudahan, kecepatan pelayanan yang efektif. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengatakan, kepemimpinan menjadi kunci dalam menciptakan terobosan untuk meningkatkan pelayanan publik. Inovasi diharapkan dapat membuat pelayanan menjadi lebih cepat dan efektif. “Prinsipnya pemerintah harus optimal berani membuat inovasi sekecil apapun,

tujuannya untuk melayani masyarakat. Jadi kuncinya adalah komitmen pimpinan kepala daerah dan pimpinan OPD yang berani membuat terobosan,” ujar Menteri Tjahjo Kumolo dalam acara Penyampaian Hasil Evaluasi dan Penghargaan Pelayanan Publik Wilayah II Tahun 2019, di Jakarta, Jumat (22/11). “Harus berani membuat terobosan, sehingga masyarakat bisa tersenyum dapat pelayanan terbaik,” imbuh menteri. Pada acara ini Tjahjo Kumolo memberikan penghargaan kepada Unit Penyelenggara Pelayanan Publik yang telah dievaluasi dengan kategori nilai Pelayanan Prima (A) dan Sangat Baik (A-). Penghargaan ini bertujuan untuk memotivasi pimpinan

instansi pemerintah dan pimpinan unit penyelenggara pelayanan publik agar tetap mempertahankan komitmen, dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan di lingkup tugas dan fungsinya masing-masing. “Hal ini juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memberi dampak bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkap Diah Natalisa, Deputi bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB. Diharapkan, kepala daerah dan pimpinan unit penyelenggara pelayanan publik dapat memperbaiki layanannya menuju pelayanan prima sebagai percontohan bagi unit pelayanan publik lainnya. Diah menerangkan, ada enam aspek yang dinilai dalam

evaluasi. Antara lain kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana dan prasarana pelayanan publik, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi dan pengaduan, serta inovasi. Bupati Sidoarjo Saiful Ilah mendorong kepada pimpinan OPD lainnya terutama instansi yang menangani langsung pelayanan kepada masyarakat agar mencotoh DPMPTSP dan RSUD Sidoarjo. “Sekarang ini eranya sudah serba cepat dan mudah, termasuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Terobosan yang dilakukan DPMPTSP dan RSUD Sidoarjo dalam inovasi pelayanan publik sudah diakui Kemenpan RB, sekarang tinggal kita dorong OPD lainnya,“ jelas Saiful Ilah. (dar/jok/pi)

Warga Bisa Cetak SPPT lewat Aplikasi E-SPPT Sidoarjo, Memorandum Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo Drs H Joko Santosa MSi mengatakan, dalam waktu dekat BPPD Sidoarjo akan meluncurkan program E-SPPT atau elektronik surat pemberitahuan pajak terhutang. Diharapkan, dengan adanya aplikasi itu, SPPT PBB di Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2020 mendatang akan bisa dicetak sendiri oleh masyarakat via aplikasi yang ada di dalam android. “Program ini menerapkan aplikasi yang bisa mencetak sendiri dari salinan SPPT PBB ( Pajak Bumi dan Bangunan ). Sehingga masyarakat akan lebih mudah memperolehnya, bila sedang membutuhkan SPPT PBB untuk sebagai persyaratan keperluan yang sedang diurus,” jelas Joko, Minggu (24/11). Misal untuk persyaratan keperluan jual beli, mendaftarkan anak masuk sekolah, untuk dapat beasiswa, ataupun mendapatkan pinjaman kredit dari bank.

Drs H Joko Santosa MSi

“Kalau miasanya awal tahun, SPPT masih belum diterima dari perangkat desa atau RT, maka dengan aplikasi E-SPPT masyarakat bisa mencetak sendiri salinan SPPT-nya. Ini tetap diakui keasliannya via barcode di lembar salinannya,” papar Joko. Joko menyampaikan, berbagai cara akan terus diupayakan oleh Pemkab Sidoarjo untuk bisa memberi kemudahan kepada masyarakat dalam membayar PBB. Sebelumnya menggandeng kerja sama dengan sejumlah bank, kantor Pos, Alfamart, dan Indomart untuk memudahkan masyarakat dalam membayar PBB. Mulai tahun 2019 ini, pemkab juga menggandeng sejumlah perusahaan E-Commerce untuk transaksi secara elektronik melalui media internet. Misalnya bisa membayar lewat traveloka, bukalapak, tokopedia, dan Link Aja. Sedangkan untuk pembukaan loket pembayaran PBB melalui Payment Point Online Bank (PPOB), bisa dilakukan le-

wat Fastpay dan Tektaya. “Sidoarjo menjadi satu-satunya daerah di Jawa Timur yang sudah menerapkan pembayaran PBB melalui e-commerce,” ungkap dia. Joko Santosa mengaku bersyukur dengan berbagai kemudahan untuk membayar PBB. Sehingga, tiap tahunnya target pajak di Sidoaarjo selalu bisa dicapai. “Pada tahun 2019 ini, dengan target sebesar Rp227 miliar, belum sampai Bulan Desember, hanya pada awal Bulan November ini, target sudah bisa dicapai,” tukasnya. Joko mengatakan, selain berkat upaya penagihan yang intens, juga tak lepas inovasi adanya program penghapusan denda dan sanksi administrative, bagi yang terlambat membayar PBB, yang dimulai Bulan Oktober 2019. “PBB merupakan pajak daerah yang pemasukannya bagi PAD (Pendapatan Asli Daerah) Sidoarjo tergolong dalam kelompok tiga besar. Yang pertama pajak penerangan jalan (PPJ), kedua Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan ketiga dari PBB,” pungkasnya.(sdm/jok/pi)

Lomba Drum Band Kapolresta Cup VI 2019

Wakapolresta: Menjaring Pemula dan Profesional Sidoarjo, Memorandum Wakapolresta Sidoarjo AKBP M Anggi Naulifar Siregar bertindak sebagai irup, sekaligus membuka perlombaan drumband Piala Kapolresta Cup VI Sidoarjo 2019 di GOR Indoor Sidoarjo, Minggu (24/11). Hadir pada acara pembukaan itu, Kasatbinmas Polresta Sidoarjo selaku ketua harian PDBI Sidoarjo, Ketua KONI Sidoarjo dan Pimpinan kontingen peserta lomba. Dalam pembukaan tersebut Wakapolresta Sidoarjo menyampaikan, bahwa kejuaraan ini dimaksudkan untuk menjaring potensi dan bakat yang ada di Wilayah Sidoarjo, mulai tingkat pemula sampai profesional. Perlombaan drumband tersebut diikuti oleh 7 divisi

FOTO: MEMORANDUM/HAR

Komunitas Sidoarjo Super Kampanyekan Kebaikan

Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah menerima penghargaan dari Menpan RB Tjahjo Kumolo didampingi Kepala DPMPTSP Ari Suryono dan Direktur RSUD Sidoarjo Atok Irawan.

FOTO: MEMORANDUM/SDM

Anak-anak muda yang tergabung dalam Komunitas Sidoarjo Super beraksi mengajak kebaikan dan menjaga keamanan lingkungan di Puspa Agro.

FOTO: MEMORANDUM/DAR

FOTO: MEMORANDUM/SOM

KEPALA BIRO: Joko Jokosan. WARTAWAN: H Darianto, H Hariono, HM Shoumu, Waras Subarkah. PEMASARAN/IKLAN: M Suud, Sudedi Minarno, Iswin Arizzal. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Wakapolresta Sidoarjo AKBP M Anggi Naulifar Siregar memukul drum menandai pembukaan lomba.

yang masing-masing memiliki beberapa unit. Wakapolresta Sidoarjo ber-

harap masing-masing peserta menjunjung tinggi sportifitas dalam mengikuti perlombaan

Peserta lomba drumband mengikuti acara pembukaan.

agar semua berjalan lancar sesuai rencana. Berdasarkan dari hasil ini nantinya pemenang akan dii-

kutkan dalam even yang lebih tinggi tingkat provinsi dan diharapkan juga bisa berprestasi tingkat nasional. (har/jok/pi)


EKBIS & PENDIDIKAN WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL EMAIL:: memorandumredaksi@gmail.com

SENIN WAGE, 25 NOVEMBER 2019 HALAMAN 3

Disdik Tunggu Kebijakan PPDB Pusat

Hari Guru Nasional

Gubernur Tekankan Peran Guru sebagai Perekat Persatuan Surabaya, Memorandum Peringatan Hari Guru Nasional 2019 dan HUT ke-74 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Timur yang diselenggarakan di JX International berlangsung meriah, Minggu (24/11). Gubernur Khofifah menerima penghargaan dari Ketua PGRI atas kepeduliannya terhadap peningkatan mutu pendidikan di Jawa Timur. Penghargaan tersebut diraihnya dengan berbagai langkah yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Jatim. Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menekankan begitu pentingnya peranan guru dalam mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia Maju 2045. Masa depan Indonesia begitu cerah perlu didukung peran guru yang ikut meningkatkan kualitas sumber daya manusia. “Indonesia akan menjadi kekuatan tujuh besar dunia pada 2030. Ini akan tercapai karena kerja keras dan kualitas guru di Indonesia termasuk Jatim. Guru harus jadi sumber spirit bagi muridnya. Tidak akan tercapai Indonesia Unggul, bangsa yang berkemajuan jika tidak dimulai dari guru,” jelas orang nomor satu di Jatim itu. Menurut Khofifah, semangat dan dorongan dari para guru dapat membuat murid mampu meningkatkan inovasi dan kreativitas. Inovasi dan kreativitas ini bisa menjadi dasar mewujudkan Indonesia maju dan unggul. Sebab pada dasarnya para guru merupakan teladan bagi muridnya. Selain itu, gubernur perempuan pertama di Jatim itu menekankan pentingnya pengembangan skill bagi para siswa. Para guru terus bisa membuat terobosan-terobosan yang signifikan dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM). Sehingga SDM tersebut siap kerja dan berusaha sesuai kebutuhan pasar dan dunia usaha dunia industri. “Tanpa skill masa depan, manusia bisa di-grounded. Itulah kenapa reskilling menjadi kritis dan penting saat ini. Kita melihat tahun 2018 kemarin penggunaan mesin baru 29 persen. Dua tahun yang akan datang penggunaan mesin sudah 42 persen. Pada 2025 penggunaan mesin sudah 52 persen,” tegas dia. (yok/lis)

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

ini, pihaknya mengacu kepada kebijakan PPDB 2019/2020. “Jadi kami masih menganut pola PPDB yang lama yaitu zonasi. Lain lagi jika nantinya muncul

Supomo

kebijakan kemendikbud, tentu kami akan memakai yang baru,”

kata Supomo. Diperkirakan kebijakan PPDB ini akan muncul pertengahan Desember nanti. “Jadi kami untuk sementara menunggu hingga Desember soal kebijakan PPDB,” kata dia. Sementara itu Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan membangun ruang kelas baru di sejumlah sekolah tahun depan. Langkah ini diambil untuk menciptakan kelas yang ideal mengingat jumlah siswa

satu kelas cukup banyak. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, sekarang ini terjadi kelebihan siswa dalam satu kelas. Ada satu kelas yang berisi 38 hingga 40 siswa. “Idealnya satu kelas itu berisi 32 siswa. Makanya kami akan membangun ruang kelas baru di beberapa SMP dan SD,” ungkap Eri Cahyadi, beberapa waktu lalu. (udi/lis)

Kemaritiman Butuh Pengembangan Pendidikan Surabaya, Memorandum Memasuki revolusi industri 4.0, peran dunia pelayaran semakin strategis dalam mendukung industri maritim nasional. Kekuatan industri maritim dapat diciptakan melalui pembangunan ekonomi yang solid, yang secara tidak langsung berdampak pada pasar tenaga kerja yang lebih baik. Bidang kemaritiman telah menjadi isu strategis yang diharapkan perlu dikembangkan sejak pendidikan. Untuk itu, Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya kembali menggelar Konferensi Internasional Pendidikan dan Pelatihan Maritim ketiga guna mengkaji kesesuaian pendidikan politeknik dengan revolusi industri 4.0. Staf Ahli Kementrian Perhubungan Cris Kuntadi yang hadir dalam konferensi itu mengungkapkan, perlu dilakukan untuk membahas masalah pendidikan dan pelatihan bidang kemaritiman supaya ketika lulus sesuai dengan kebutuhan pasar. “Selain itu, kami juga melihat masukan seperti apa pendidikan vokasi seharusnya, agar sesuai dengan aturan pemerintah juga sesuai kebutuhan industri 4.0.” ujar Cris. Dikatakan Cris, menghadapi tantangan industri ini, keahlian dalam teknologi informasi dan

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Gubernur Khofifah menerima penghargaan dari Ketua PB PGRI Unifah Rosyidi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo menjelaskan, PPDB 2020/2021 untuk jenjang SD dan SMP, masih menunggu kebijakan dari pusat. Maka sekarang

La Nyalla dalam kunjungannya ke pabrik Bin Cigar Jember.

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Surabaya, Memorandum Hingga kini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI belum mengeluarkan kebijakan soal penerimaan peserta didik baru (PPDB). Kondisi ini membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surabaya belum bersikap soal rencana PPDB tahun ajaran 2020/2021.

Direktur Politeknik Pelayaran Surabaya Capt Heru Susanto MM (kanan) menyerahkan sertifikat kepada Amich Alhumami.

media sosial, inovasi, karier, dan komunikasi yang efektif sangat diperlukan. Dalam upaya untuk mendukung ketersediaan sumber daya manusia yang unggul di bidang pelayaran, pelabuhan, dan transportasi laut. Maka diperlukan forum ilmiah sebagai media untuk bertukar wawasan, perspektif, dan pemikiran untuk para ahli, dosen, pendidik, peneliti, praktisi, dan pemerintah terkait pada bidang pelayaran dan transportasi laut dari dalam dan

luar negeri. “Diharapkan dari kegiatan ini dapat menghasilkan konsep yang dapat mendukung pengembangan pendidikan dan pelatihan maritim dalam menghadapi revolusi industri 4.0, untuk menciptakan sistem maritim yang berkelanjutan,” kata dia. Selain itu, kegiatan ini juga mengundang Kemenristekdikti agar mengetahui perkembangan sistem pendidikan yang ada saat ini. (lis/yok)

Dorong Pemda Wujudkan Iklim Usaha Kondusif Surabaya, Memorandum Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI La Nyalla Mahmud Mattalitti meminta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota mewujudkan iklim usaha yang kondusif. Hal tersebut penting untuk menggerakkan perekonomian di tengah tren pelambatan ekonomi dunia. ”Sudah bukan zamannya daerah itu antipengusaha, memperlambat urusan bisnis. Dunia usaha itu penggerak ekonomi, jangan sampai dibuat susah. Kalau masih ada daerah yang tidak ramah pengusaha, tidak ramah investasi, dan kemudahan berusaha, yang jadi korban adalah rakyatnya. Karena tidak bisa segera menikmati perluasan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan,” ujar La Nyalla saat meresmikan pabrik cerutu Bin Cigar di Jember. La Nyalla mengatakan, semua daerah di Indonesia harus mempunyai irama gerak yang serupa dengan pemerintah pusat untuk meningkatkan kemudahan berusaha (easy of doing business) di Tanah Air. La Nyalla mengapresiasi kiprah para pengusaha daerah seperti pemilik perusahaan cerutu Bin Cigar yang terus berkarya menggerakkan ekonomi lokal. “Saya bangga menjadi saksi adanya upaya serius dari anak bangsa untuk membangun ekonomi bangsanya. Terlibat memberi kontribusi di sektor ekonomi bagi negeri ini,” ujar dia. (day/lis)

GBT Diperhitungkan FIFA untuk Piala Dunia U-20

Wakil Ketua DPRD Surabaya Sidak Persiapan Pemkot Rencana FIFA (Federation International Football Asociation) menjadikan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) sebagai ajang piala dunia usia 20, disambut positif masyarakat Surabaya. Dengan begitu federasi sepak bola dunia ini sangat memperhitungkan Kota Pahlawan sebagai ajang bergengsi perhelatan sepak bola dunia, khususnya bibit-bibit muda.

Menyikapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya A Hermas Thony melakukan sidak ke Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/11). Tujuannya, politisi Partai Gerindra ini ingin melihat langsung sejauh mana kesiapan kondisi lapangan sebelum dijadikan salah satu venue sepak bola dunia. Ia masuk ke lokasi lapangan yang berada di pinggir Surabaya tepatnya di daerah barat, Jalan Pakal, Kecamatan Pakal. Selain melihat kondisi lapangan, ia juga melihat satu persatu setiap ruangan apakah memang berfungsi dengan baik atau tidak. Mulai dari kamar ganti, ruang medis, press room, hingga lift. “Jangan

sampai Pemerintah Kota Surabaya tidak punya kesiapan untuk itu. Makanya, kami ingin memastikan betul, sejauh mana kesiapan tersebut. Karena pemkot hanya punya waktu 6 bulan persiapan. Karena untuk memastikan FIFA menyetujui atau tidak lapangan GBT ini menjadi salah satu venue,” ujar politisi gaek ini, kemarin. Dari tinjauan lapangan itu, Sekretaris DPC Partai Gerindra Surabaya ini banyak melihat adanya kerusakan di beberapa bagian yang ditemukan di stadion tersebut. Kerusakan itu ditemukan pada single seat yang ada di VIP. Selain itu letak stadion harus strategis dengan fasilitas

komersial. “Makanya kami meminta pemkot secepatnya untuk segera melakukan perbaikan kepada stadion yang rusak. Memang jauh dengan fasilitas komersial, tetapi kalau ini menjadi syarat Pemkot Surabaya harus bisa mengajak swasta untuk mengembangkan hal ini,” sambung dia. Kendati pelaksanaan sepak bola masih 2021, namun untuk kesiapan lapangan GBT ini pemkot tidak boleh mainmain. Kemudian kadispora untuk bisa lebih intensif melakukan komunikasi dengan PSSI. “Paling tidak, jangan sampai terjadi perbedaan persepsi antara PSSI dan FIFA dengan apa yang kita lakukan,” urai Thony. Untuk menambah kes-

AH Thony didampingi petugas lapangan meninjau lokasi.

iapan lainnya, ia berharap pemkot juga harus bisa membangun lapangan-lapangan pendukung di tempat lain. “ Sehingga GBT ini bisa menjadi lapangan yang bergengsi. Persiapannya harus mulai sekarang, dan tidak bisa mendadak,” pungkas dia. (mik/lis/nia)

AH Thony menunjukkan beberapa kursi yang ditemukan rusak.

“

Makanya kami meminta pemkot secepatnya untuk segera melakukan perbaikan kepada stadion yang rusak. Memang jauh dengan fasilitas komersial, tetapi kalau ini menjadi syarat Pemkot Surabaya harus bisa mengajak swasta untuk mengembangkan hal ini. A HERMAS THONY Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony melihat kondisi Gelora Bung Tomo (GBT) di Pakal sebagai bentuk persiapan pemkot menghadapi Piala Dunia U-20.

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/SUJATMIKO

Pemkot Diminta Berkaca pada Gelora 10 Nopember DI sisi lain, Pemkot Surabaya juga diminta untuk memperhatikan fasilitas pendukung lainnya jika nantinya Gelora Bung Tomo (GBT) akan dijadikan sebagai salah satu venue. Salah satunya fasilitas lahan parkir. Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony meminta pemkot berkaca pada Stadion Gelora 10 Nopember. “Terutama masalah lahan parkir juga harus dipikirkan. Jika dibiarkan sama saja dengan bom waktu. Untuk sementara mungkin bisa memakai lahan warga, tapi tidak untuk seterusnya,” sahut Thony. Gelora Sepuluh Nopember yang berada di Jalan Tambaksari Surabaya, misalnya. Jika terjadi pertandingan sepak bola di wilayah itu, kerap membuat macet arus lalu lintas, karena tidak ada lahan parkir. Ia meminta masalah ini juga harus menjadi perhatian. Sedangkan untuk akses menuju GBT menurut Thony masih kurang lebar. Selain itu, menurut dia juga harus penataan kesiapan masyarakat sekitar. “Karena akses ini juga menjadi variabel penilaian GBT ini layak atau tidak untuk dijadikan salah satu venue. Maka dari itu Pemkot Surabaya harus kerja keras dan membutuhkan biaya yang cukup banyak,” urai dia. “Saya juga tidak melihat manfaat perkembangan ekonomi bagi masyarakat sekitar terkait keberadaan GBT. Ini harus ada tim ekonomi khusus yang mengkaji potensi masyarakat sekitar,” pungkas Thony. (mik/lis/nia)


AREMA

SENIN WAGE, 25 NOVEMBER 2019 HALAMAN 4

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

Warga Singosari Terima Hadiah Rumah Malang, Memorandum Penerima hadiah ‘Smartfren WOW’ sempat tidak percaya mendapatkan hadiah miliaran rupiah yang digelar PT Smartfren. Apalagi selama ini banyak penipuan berkedok hadiah yang mencatut provider. Dua peraih hadiah ini adalah Miftahul Jannah (48), warga Jl Kertanegara, Kelurahan Pagentan, RT 04/ RW 03, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang mendapatkan hadiah rumah senilai Rp 1 miliar dan Irfan, warga dari Surabaya, mendapatkan mobil Kijang Innova Reborn senilai ratusan juta. “Pertama, saya mendapat telpon dari seseorang yang mengaku dari Smartfren. Dia bilang, saya dapat hadiah undian rumah senilai Rp 1 miliar. Sempat saya biarkan, hingga tiga hari. Selanjutnya, ternyata dari Jakarta malah datang ke rumah dan ada salah satu stasiun televisi yang meliputnya. Akhirnya, saya percaya,” tuturnya ditemui di acara Smartfren, di Hotel Gets, Kota Malang, kemarin. Dirinya semakin percaya di saat para penjabat Smartfren dari Jakarta datang ke rumahnya. Selain menyatakan bahwa ia mendapat hadiah, pihak Smartfren juga mengundang pemenang datang ke Jakarta menerima hadiah. “Sempat diajak ke Jakarta untuk melihat dan mengambil hadiah rumah. Namun, saya tidak bisa tinggal di Jakarta sementara kerabat dan ibu saya tinggal di Singosari, Malang. Akhirnya saat itu saya tanyakan apa bisa hadiah rumah diganti dengan uang,” lanjutnya. Keinginannya pun akhirnya disetujui pihak Smartfren sehingga hadiah rumah senilai Rp 1 M diganti uang dengan dipotong pajak 25 persen. Rencananya, uang itupun akan dibelikan rumah di Malang sehingga dirinya keluarga dan ibunya bisa tinggal bersama. “Uangnya akan dibelikan rumah di Malang sehingga ibu saya nanti akan tinggal bersama saya sekeluarga. Terima kasih Smartfren,” pungkasnya. Regional Head Of South East Java Smartfren M Cahyadi menyatakan hadiah undian point merupakan wujud royalti dari perusahaan. “Hadiah undian dari Smartpoin ini adalah adalah nyata. Dan beberapa pemenang bahkan hingga hadiah utama adalah warga dari Jawa Timur. Selamat untuk semuanya,” terangnya. SmartPoin adalah program Royalti bagi pelanggan setianya. Lewat Smartpoin, bisa mendapatkan beragam keuntungan. Mulai ikut Smartfren WOW, yang berhadiah rumah, mobil, vespa, dan ratusan hadiah lainnya. (cr-3/ari/epe)

Malang, Memorandum Merayakan Hari Pahlawan dan Hari Juang Kartika ke-74, Kodim 0833 Kota Malang menggelar berbagai kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Parade Brawijaya Rampal, Kota Malang, 23-24 November. Ragam kegiatan itu antara lain Ksatria Bike Rave Kodim 0833, santunan anak yatim piatu bersama komunitas Gaslur pada panti asuhan ‘Darul Jundi’ Kota Malang sebanyak 100 anak, donor darah dan akupuntur, parade Rampak Barong, motor freestyle serta food festival. Komandan Kodim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson menyampaikan kegiatan ini selain k o l a b o ra s i d e n g a n b e r b agai elemen masyarakat juga untuk menguatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Serangkaian kegiatan di tahun 2019, TNI, Polri, pemerintah, dan juga

Komandan Kodim 0833 Kota Malang memberikan santunan dan ratusan penggowes menyemarakkan Ksatria Bike Rave Kodim 0833.

elemen masyarakat bisa bersama-sama melaksanakan kegiatan yang dimulai dari rangkaian kegiatan Pemilu sampai kegiatan pelantikan

presiden dan wakil Presiden dapat berjalan lancar dan aman,” katanya. Kegiatan ini menunjukkan sinergi yang dapat dilakukan

dalam rangkaian kegiatan, antara lain kebudayaan, olahraga, pendidikan, kesenian dan juga kegiatan lainnya yang bersifat positif. “Yang penting adalah

kita juga dapat menyampaikan pesan pada masyarakat bahwa kondisi keamanan saat ini hanya bisa dicapai apabila seluruh elemen masyarakat didukung oleh TNI, Polri, dan pemerintah bisa bersinergi bersama,” paparnya. Adapun Ksatria Bike Rave Kodim 0833 diikuti sedikitnya 750 goweser se-Malang Raya, mengikuti event Happy Sunday Ksatria Bike Rave Kodim 0833 menempuh rute sekitar 15 Km, Minggu (24/11). Start di lapangan Rampal, menuju Jl Ranu Grati - Jl Ki Ageng Gribig - Jl Raya Ampeldento (exit tol Pakis) - Taman Wisata Wendit (water station) - Jl LA Sucipto - Jl Tumenggung Suryo-finis Lapangan Rampal. Kegiatan Happy Sunday Ksatria Bike Rave yang diberangkatkan Kasdim 0833/ Kota Malang Mayor Arh Heru Sunyoto mewakili Komandan Kodim 0833 ini sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat serta sebagai wahana silaturahmi guna lebih mempererat hubungan TNI dan Rakyat. (*/ari/epe)

PPMKI Hadirkan Mobil Bung Karnot Malang, Memorandum Wawali Malang Sofyan Edi Jarwoko memberangkatkan touring komunitas penggemar mobil kuno ‘Exotic 40th PPMKI’ (Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia), di halaman Balaikota Malang, akhir pekan kemarin (23/11). Wawali menyampaikan selamat datang dan terima kasih karena Kota Malang dipilih sebagai lokasi kegiatan.“Ini menunjukkan iklim di Kota Malang masih terjaga kondusivitasnya, tentu itu semua berkat kebersamaan

yang solid di antara Forkopimda Kota Malang dengan berbagai elemen masyarakat,” katanya. Kota Malang saat ini menurutnya terus berjuang dan bekerja keras untuk membangun serta mewujudkan arahan dari pemerintah pusat khususnya untuk mendigitalisasi segala pelayanan, termasuk bidang pariwisata. Kegiatan diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Malang dan menjadi wisata event yang mampu menarik minat wisatawan berkunjung ke Kota Malang dan mengedukasi

masyarakat. “Kita bisa menghadirkan siswa siswi di Kota Malang agar mereka dapat melihat langsung dan memahami sejarahnya; karena pada hakekatnya mobil kuno ini digunakan oleh para petinggi atau pejabat negara kita pada jamannya dulu sehingga sudah sepatutnya jika kita turut menghormati,” paparnya. Ketua Umum PPMKI Ronny Arifudin menjelaskan pemilihan Batu dan Malang sebagai lokasi perayaan karena lokasinya strategis. “Mudah dijangkau oleh

FOTO: MEMORANDUM/ARI

Regional Head of South East Java Smartfren, M Cahyadi bersama pemenang undian rumah dan mobil, Miftahul Jannah dan Irfan, serta mitra Smartfren.

Kodim 0833 Santuni Anak Yatim Piatu hingga Gowes Bersama

FOTO: MEMORANDUM/ARI

FOTO: MEMORANDUM/CR-3

Hari Pahlawan dan Hari Juang KarƟka 74

Wawali Malang Sofyan Edy Jarwoko bersama komunitas PPMKI.

anggota dari berbagai daerah karena letaknya di tengah-tengah, dari Bali maupun dari Jakarta,”

ujar Ronny seraya mengatakan kegiatan perayaan PPMKI ke-40 tahun. (*/ari/epe)

Komisaris Harmonis Yang menjalankan perusahaan adalah direksi. Menjadi dirut pun BTP mampu. Saya tidak pernah meragukan kemampuan BTP. Toh, mampu dan Mampu itu tidak sama. Mampu menarik benang dari tepung adalah mampu. Mampu menarik benang dari tepung tanpa membuat tepungnya terhambur adalah Mampu. Saya sendiri belum termasuk Mampu. Pun mam-

Sambungan dari halaman 1 pu pun mungkin belum. Sulit menilai kemampuan seorang komisaris. Yang selalu dinilai mampu atau tidak biasanya adalah direksi. Penilaian kepada komisaris biasanya terbatas pada bagaimana hubungannya dengan direksi. Harmonis atau tidak. Cekcok atau tidak. Orang luar tidak akan tahu prestasi komisaris. Yang tahu harmonis atau tidak hanya internal

perusahaan sendiri. Hanya kadang saja bocor sampai bawahan. Bisa juga bocor sampai anggota DPR. Keluhan direksi atas komisaris biasanya soal sulitnya mendapat persetujuan. Kadang memang harus

sulit. Apalagi menyangkut program yang mengandung risiko perusahaan. Komisaris harus kritis. Tapi sering juga karena komisarisnya tidak menguasai masalah. Yang seperti ini direksi akan sangat jengkel. Merasa sangat terhambat.

Ada juga komisaris yang tidak berani memberi persetujuan karena tidak bisa memahami program yang diusulkan direksi. Pernah pula terjadi komisaris ”menggantung” keputusan. Tidak disetujui tapi juga tidak ditolak. Harmonis adalah kata

kuncinya. Komisaris dan direksi harus harmonis. Agar perusahaan cepat mengambil putusan. Ya atau tidak. Atau ditunda. Tapi ada keputusan. Saya tidak tahu apakah hubungan komisaris dan direksi di Pertamina nanti bisa harmonis.

Kalau sumber ketidakharmonisan itu ada pada direksi mudah. Komisaris berhak memberhentikan direksi. Setidaknya memecat untuk sementara. Tapi kalau sumbernya komisaris lebih sulit. Tidak ada wewenang direksi untuk memberhentikan

komisaris. Direksi biasanya juga tidak berani melaporkan komisaris ke pemegang saham. Kalau tidak sangat keterlaluan. Perusahaan bukan arena politik. Yang popularitas bisa dilewatkan pertengkaran. Di perusahaan tidak boleh tidak harmonis.(*)


TULUNGAGUNG

SENIN WAGE, 25 NOVEMBER 2019 HALAMAN 5

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

DPRD Tulungagung Kerja Keras Remaja Pemabuk Hajar Bocah Tulungagung, Memorandum Sabtu (23/11) kemarin, DPRD Tulungagung menggelar paripurna dengan dua agenda utama. Yakni pengucapan sumpah janji anggota DPRD Tulungagung dalam proses pergantian antarwaktu (PAW) Riska Wahyu Nurfitasari dari Partai Bulan Bintang (PBB), yang melanjutkan masa jabatan anggota sebelumnya, H Makin yang meninggal dunia. Proses pengambilan sumpah janji anggota PAW ini disaksikan oleh sejumlah forkopimda, termasuk Komisioner KPU dan Bawaslu Tulungagung. Mereka hadir di gedung GrahaWicaksana DPRD Tulungagung hingga acara selesai. Setelah pengambilan sumpah janji, sidang paripurna dilanjutkan dengan agenda lainnya. Yakni penetapan rancangan peraturan daerah (raperda) APBD tahun 2020 dan 10 raperda lainnya menjadi peraturan daerah (perda). Secara umum seluruh fraksi yang ada di DPRD Tulungagung menyetujui penetapan raperda APBD tahun 2020 menjadi perda. Adapun rinciannya sebagai berikut; pendapatan dalam draft sebesar Rp 1.804.982.618.105,88, kemudian bertambah sebesar Rp 778.372.302.000,00, sehingga dalam draft final menjadi Rp 2.583.354.920.201,88. Kemudian untuk belanjanya, dalam draft APBD sebesar Rp 1.907.410.234.412,77 bertambah sebesar Rp 855.944.685.693,00, sehingga draft finalnya menjadi Rp 2.763.534.920.205,88. Selanjutnya untuk penerimaan pembiayaan dalam draf sebesar Rp 102.427.616.307,00, bertambah sebesar Rp 77.572.283.693,00, menjadi Rp 180.000.000.000,00, dengan pengeluaran pembiayaan sebesar 0 rupiah. Sedangkan untuk pembiayaan netto dalam draft APBD ditulis sebesar Rp 102.427.616.307,00 bertambah sebesar Rp 77.572.283.693,00, menjadi Rp180.000.000.000,00, dengan prediksi silpa tahun berkenaan sebesar 0 rupiah. Kendati secara umum menyetujui penetapan raperda menjadi perda,

Bupati Maryoto (kiri) bersama ketua DPRD Tulungagung.

namun sejumlah fraksi di DPRD tetap memberikan catatan kepada 10 ranperda lainnya. Yakni Ranperda tentang Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran ke Luar Negeri, raperda tentang Pengarusutamaan Gender, Ranperda tentang Jasa Konstruksi, Ranperda tentang perubahan atas Perda nomor 14 tahun 2010 tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik Kabupaten Tulungagung. Kemudian Ranperda tentang Perlindungan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif, raperda tentang Pencabutan Perda nomor 01 tahun 2015 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Setelah itu raperda tengan perubahan atas perda nomer 3 tahun 2012 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan pada Unit PelaksanaTeknis Dinas KesehatanTulungagung, raperda tentang perubahan kedua atas Peraturan Daerah tahun 2012 tentang Penyelenggaraan dan Pelayanan Pasar. Lalu raperda tentang perubahan atas Peraturan Daerah nomor 20 tahun 2010, dan raperda tentang perubahan kedua atas Perda nomor 20 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Tulungagung. Dalam pandangan akhir fraksi, Sukamto, anggota Fraksi Golkar menyoroti perihal janji pemkab mengenai pendidikan murah dan berkwalitas yang belum sepenuhnya terwujud. Sebab sampai saat ini, pengadaan seragam masih belum terlaksana dengan lancar. “Pendidikan murah dan

berkwalitas harus terwujud karena sarana dan prasarananya yang ada sudah mendukung,” ucapnya. Hak anak ketika lahir untuk lebih mudah mendapatkan akta kelahiran hingga masuk dalam kartu keluarga (KK) dan mendapatkan kartu anak indonesia (KAI), menjadi hal lain yang disoroti. Sukamto menjelaskan, sudah saatnya sarana persalinan di Tulungagung saling bekerja sama agar memudahkan warganya memperoleh dokumen kelahiran. Menurutnya, hal ini takkan terwujud tanpa dukungan pemerintah secara langsung. “Tanpa dukungan pemerintah, hal ini sulit akan terwujud,” jelasnya. Sementara Bupati Tulungagung Maryoto Birowo berharap dalam postur APBD tahun 2020, semua aspirasi dan hasil musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) bisa terakomodir. Meskipun nantinya ada beberapa yang belum bisa terakomodir. Namun besar harapannya, sebagian besar bisa diakomodir dalam APBD ini. “Dengan pembahasan ini harapannya sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) baik yang dilakukan aspirasi dan musrenbang bisa diwadahi oleh APBD. Sekaligus ini bentuk pelayanan kepada masyarakat. Kalaupun belum semuanya bisa, tapi setidaknya sebagian besar bisa diakomodir melalui APBD ini,” terang Maryoto Birowo. (adv/fir/mad/rif )

Tulungagung, Memorandum Muhammad Ibra Agus Rifai (21), warga Desa Loderesan, Kecamatan Kedungwaru, dan Sutrisno alias Beweng (29), warga Desa Bukur, Kecamatan Sumbergempol, hanya bisa tertunduk saat dirilis Satreskrim Polres Tulungagung, kemarin. Keduanya tidak menyangka, aksinya menghajar RN (15), warga Kedungwaru, bakal berujung ancaman 9 tahun penjara. Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Hendi Septiadi mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan orang tua RN, yang tidak terima anaknya dihajar saat melintas di Jalan Raya Desa Loderesan, Sabtu malam lalu. Akibatnya korban mengalami memar hingga pendarahan di bagian wajah. “Kita temukan pecahan helm di lokasi kejadian. Diduga itu digunakan untuk menganiaya korban hingga luka di wajahnya,” ujar Hendi. Hendi menjelaskan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, pelaku penganiayaan adalah kedua tersangka. Akhirnya pada Minggu siang, keduanya diamankan polisi di rumahnya masing-masing. “Tersangka kita amankan Minggu siang di rumah masing-masing,” ungkap Hendi. Di hadapan penyidik, kedua tersangka mengaku saat itu jengkel karena disalip oleh korban. Dalam pengaruh alkohol (mabuk), kemudian tersangka bersama 9 temannya mengejar dan memberhentikan korban. Setelah itu tersangka menghajar korban hingga babak belur. “Iya benar, tersangka ini ngaku sempat minum-minuman keras. Kemudian pas lewat di jalan itu disalip sama korban dan tidak terima kemudian dihajar,” pungkas Hendi. Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 76C jo pasal 80 ayat (2) UURI Nomor 23 tahun

2002, sebagaimana yang diubah dengan UURI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan atau pasal 170 ayat (1) dan (2) ke 1 e KUHP Pidana. (fir/mad/rif )

FOTO: MEMORANDUM/FIR

PAW, Penetapan Raperda tentang APBD 2020, dan 10 Raperda

Kedua tersangka di Mapolres Tulungagung.

KEDIRI & BLITAR KEPALA BIRO: Wahyudi. REDAKSI: - HP. 081230006789. EMAIL: sampang_publik@yahoo.co.id - MARKETING DAN SIRKULASI: Rohmad Sholeh. KEPALA BIRO BLITAR: Prawoto Sadewo. WARTAWAN: Nur Rofiq, Ana Akina. KEUANGAN: Binti Khoiriyah. ADMIN IKLAN: Rosita. ADMIN KORAN : Imam Rofiq. PEMASARAN: Frenswinta Jaya, Hendra. EMAIL: memorandumppls@gmail.com. TELEPON:.081334603445. KANTOR: Jln Kota baru no.9 Kanigoro, Blitar.

Kediri, Memorandum Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu HS menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Kediri dalam rangka Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi dan Penetapan Persetujuan Rancangan peraturan daerah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (Raperda APBD) Tahun Anggaran 2020 menjadi perda. Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kota Kediri Firdaus bersama Wakil Ketua II Katino dan Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu, HS yang dihadiri perwakilan Forkopimda, kepala OPD (organisasi perangkat daerah), perwakilan BUMD, serta Instansi vertikal di Ruang Rapat DPRD Kota Kediri, Jumat (22/11). Dalam rapat paripurna tersebut, seluruh fraksi di DPRD Kota Kediri menyetujui dan menerima Raperda APBD Tahun Anggaran 2020 untuk ditetapkan menjadi Perda. Terkait hal ini, Sekretaris Kota Kediri menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kerja keras seluruh anggota dewan yang telah membahas raperda APBD sehingga semua raperda APBD dapat disetujui. “Terimakasih kepada fraksi-fraksi yang telah menyam-

Paripurna DPRD Kota Kediri dalam rangka penyampaian pendapat akhir fraksi dan penetapan persetujuan rancangan peraturan daerah anggaran pendapatan belanja daerah.

paikan pendapat akhir terhadap raperda APBD Tahun Anggaran 2020 sebagai penjabaran dan tindak lanjut laporan Badan Anggaran DPRD Kota Kediri. Selanjutnya berbagai masukan, kritik serta saran, dan pertimbangan konstruktif yang disampaikan

kami hargai dan akan menjadi catatan penting dan perhatian serius bagi kami untuk kemudian di tindak lanjuti,” tegas Sunu. Sunu melanjutkan di dalam satu mekanisme pembahasan antara eksekutif dan legislatif pasti diwarnai adanya perbedaan pendapat dan pemikiran. “Kami menyadari bahwa tentu ada perbedaan pemikiran, namun hal tersebut pada akhirnya menyebabkan suatu pelajaran yang melandasi dinamika pembahasan secara demokrasi guna mewujudkan kesepahaman dalam memutuskan suatu kebijakan sebagaimana yang diharapkan bersama,” ungkapnya. Lebih lanjut Sunu berharap kebijakan perundang-undangan yang termuat dalam APBD Tahun 2020 dapat bermanfaat

dan berguna untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan masyarakat Kota Kediri. “APBD Tahun 2020 merupakan dasar bagi kita untuk melanjutkan proses pembangunan yang telah kita agendakan selama ini. Dan kebijakan tersebut merupakan kebijakan yang memiliki nilai strategis terutama untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat, seperti untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan pelayanan kesehatan serta kebutuhan dasar yang lainnya. Untuk itu saya mohon dukungan dari seluruh masyarakat Kota Kediri dan jajaran lain untuk lebih aktif bekerja guna mewujudkan pembangunan di Kota Kediri,” pungkasnya. Selain itu, rapat kerja badan anggaran dan DPRD Kota Kediri bersama tim anggaran Pemerintah Kota Kediri memberikan rekomendasi bahwa perlu adanya upaya penanggulangan krisis air bersih di Kelurahan Pojok serta sehubungan dengan adanya perubahan nomenklatur dari Bagian Humas dan Protokol menjadi Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan berdasarkan Permendagri nomor 56 Tahun 2019 tentang Pedoman Nomenklatur dan Unit Kerja Sekretariat Daerah Kabupaten dan Kota maka untuk selanjutnya dalam penyesuaian dan penetapan APBD Tahun Anggaran 2020 nomenklatur yang digunakan adalah Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Acara dilanjut dengan penandatanganan berita acara persetujuan bersama pimpinan DPRD Kota Kediri dan Walikota Kediri tentang Raperda APBD Kota Kediri Tahun Anggaran 2020. (adv/yud/rif)

FOTO: MEMORANDUM/PRA

Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi dan Penetapan Persetujuan Raperda APBD TA 2020

Salah satu rumah yang digarong.

Maling Garong 3 Rumah Sekaligus Blitar, Memorandum Maling menggarong tiga rumah sekaligus di Perumahan Kenari Jalan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan. Rumah yang digarong tidak kosong, penghuninya masih ada di dalam rumah. Semua rumah yag digarong ada di blok Q. Rumah pertama yang disatroni adalah milik Setyo Budiono. Korban merupakan mantan Ketua Kota Blitar, yang baru mengetahui beberapa barangnya hilang ketika bangun saat Subuh. Barang milik Setyo yang hilang terdiri dari 2 HP, 1 laptop, dan 2 buah arloji. Korban menaruh barang-barang tersebut di dalam kamar tempatnya tidur. “Saya berangkat tidur sekitar pukul 23.30. Jam 05.00 bangun mau ambil HP kok gak ada. Lalu saya keluar kamar lihat tas dan isinya berserakan di ruang tengah. Saya baru sadar ada yang gak beres. Dan benar, saya lihat jendela depan rusak bekas congkelan,” tutur Setyo. Lokasi kedua adalah rumah milik Erlianda Nurya yang kehilangan uang tunai di dalam tas senilai Rp 400 ribu. Korban mengaku, menaruh tas itu di dekat posisinya tidur. “Pencuri diduga masuk dengan mencongkel jendela depan. Karena saat korban bangun tadi, posisinya terbuka dan rusak bekas congkelan,” jelas Kapolsek Sananwetan AKBP Didit Prihantoro di lokasi. Lokasi ketiga adalah rumah milik Ridho Basuki. Korban kehilangan dua buah HP yang posisinya sedang di-charge di tempat tidurnya. Pelaku pencurian juga masuk rumah dengan cara mencongkel jendela bagian depan. “Ini aneh. Lokasi barang yang diambil san-

gat dekat dengan para pemiliknya. Tapi gak ada satupun yang mendengar atau terbangun saat pencurinya beraksi,” tutur Didit. Polisi yang melakukan olah TKP membagi tugas untuk menyelidiki kejadian ini dengan memeriksa beberapa saksi. Tim juga langsung melacak keberadaan pelaku dan barang bukti yang digondolnya. “Sementara ini hasil pelacakan hand phone melalui Imei terlacak mati di area Jalan Madura, Sananwetan. Semoga cepat tertangkap pelakunya,” pungkas Didit. (pra/rif)


MOJOKERTO-JOMBANG

SENIN WAGE, 25 NOVEMBER 2019 HALAMAN 6

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Ninja vs Smash, 2 Tewas

Keberadaan pemandian yang sudah ada sejak zaman Belanda kini terus menyedot animo pengunjung.

Dewan Dukung Pemaksimalan Pemandian Pandansili Jombang, Memorandum Keberadaan pemandian Pandansili di Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng, menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Kota Santri. Terbukti, di setiap hari libur maupun akhir pekan wahana wisata tersebut menyedot animo pengunjung. Namun seiring dengan keberadaan tempat rekreasi tadi, sudah sepatutnya harus pula ditunjang dengan sejumlah sarana. Salah satunya yang paling urgent adalah pembangunan jembatan yang dijadikan akses masuk. Ini diungkapkan anggota Komisi C DPRD Jombang Lutfi Kurniawan. Ditilik dari segi pemberdayaan ekonomi masyarakat, keberadaan pemandian Pandansili dapat berkontribusi. Karena dari waktu ke waktu makin banyak pengunjung yang datang. “Kami berkeyakinan jika ditunjang dengan sarana dan prasarana pendukung, hasilnya pasti maksimal. Untuk sementara ini, yang paling dibutuhkan adalah keberadaan jembatan sebagai akses masuk,” ungkapnya, Minggu (24/11). Ia pun mengemukakan fakta lain seputar Pemandian Pandansili. Yakni segi historis yang mungkin jarang diketahui oleh masyarakat luas. Bahwa keberadaan pemandian ternyata sudah ada sejak zaman Belanda. Bahkan dulu kerap digunakan oleh noni-noni Belanda untuk mandi. Oleh mereka, dengan mandi di lokasi tersebut dapat membuat kulit awet muda. “Tidak kalah penting lagi adalah nilai sejarah yang terkandung. Karena pemandian sudah ada sejak zaman Belanda,” ujarnya melanjutkan. Selain kejernihan mata air, pengunjung disuguhkan dengan keindahan alam pegunungan yang tidak didapat di tempat lain. Olehnya, pengoptimalan keberadaan wahana wisata air tersebut patut untuk dilakukan. “Kami ingin mengajak pemkab untuk turun tangan dengan memberikan sarana dan prasarana pendukung. Karena potensinya kami rasa sangat-sangat besar, dan dapat dijadikan sebagai alternatif tujuan melepas lelah di Jombang,” tandas Lufti. (wan/rif)

Ifan Amrulloh (13), tetangganya dan juga Rendi (13), asal Dusun Jerukwangi, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben. “Dapat kami sampaikan dalam kejadian kemarin dua pembonceng meninggal dunia. Sementara 3 penumpang harus menjalani perawatan tim medis di RSUD Jombang,” papar Kanitlaka Satlantas Polres Jombang Iptu Sulaiman, Minggu (24/11). Dijelaskan kanitlaka, kejadian bermula saat Suzuki Smash yang ditumpangi oleh tiga pelajar melaju dari arah utara menuju selatan. Setibanya di lokasi, pe-

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Kedua kendaraan tadi masing-masing Kawasaki Ninja tanpa plat nomor yang dikemudikan korban Aditya Fajri Setiawan (23), asal Dusun Garu, RT 01/RW 003, Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben. Saat kejadian Aditya membonceng Siti Aisyah (22), asal Jalan Rahayu RT 010/RW 049, Desa Simpang Baru, Kecamatan/Kabupaten Balikpapan Selatan. Lalu Suzuki Smash tanpa nopol yang ditunggangi korban Ariyanto (14), pelajar warga Dusun/Desa Bakalan, Kecamatan Sumobito. Saat kejadian Ariyanto membonceng Ahmad

Evakuasi korban di RSUD Jombang.

ngemudi hendak berbelok menuju ke arah barat. Namun saat mengambil upaya tadi, korban tidak memperhatikan kondisi lalu lintas dari arah berlawanan. “Saat bersamaan, dari arah barat melaju Kawasaki Ninja. Akibat jarak yang terlalu dekat, benturan antara kedua kendaraan tidak dapat dihindari,” jelasnya.

Tak lama setelah tabrakan tadi, kedua pembonceng serta tiga penumpang bertumbangan. Beruntung, saat kejadian sejumlah warga langsung melaporkan kejadian ke petugas yang tiba tak lama berselang. Alhasil, semua korban segera dievakuasi menuju RSUD Jombang guna mendapatkan per-

Iptu Sulaiman Kanitlaka Satlantas Polres Jombang tolongan medis. Namun akibat luka parah yang diderita, nyawa dua pembonceng tak tertolong. Sementara untuk kepentingan penyelidikan, kedua kendaraan yang terlibat diamankan sebagai barang bukti. “Melalui kejadian ini kami ingin menghimbau kepada orang tua agar bijak. Dengan tidak memberikan izin bagi anak di bawah umur untuk mengemudikan kendaraan bermotor,” pungkas Sulaiman. (wan/rif)

BupaƟ Melayani Warga (Bulaga)

75 Jenis Pelayanan Diboyong ke Desa Blimbing Jombang, Memorandum Pemkab Jombang kembali menggelar kegiatan Bulaga atau bupati melayani warga, Jumat kemarin (22/11). Kali ini kegiatan yang memboyong 75 jenis pelayanan publik, dipusatkan di Desa Blimbing, Kecamatan Gudo. Melalui Bulaga, Bupati Jombang Hj MundjidahWahab ingin memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini akan dilakukan secara rutin dua bulan sekali. “Terimakasih kepada semua stakeholder Pemkab Jombang yang sudah mendukung kegiatan ini. Mudah-mudahan bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat dalam mengurus keperluan yang dibutuhkan. Tidak perlu jauhjauh ke kantor yang ada di kota, langsung di sini satu tempat,” kata Mundjidah Wahab, Jumat (22/11). Untuk diketahui, pada kesempatan sebelumnya Bulaga yang perdana digelar di Desa Kudu Banjar, Kecamatan Kudu, sukses dengan memberikan 30 lebih pelayanan. Kali ini pelayanan Bulaga ditambah menjadi dari dua kali lipat. Ada 75 jenis pelayanan yang

FOTO: MEMORANDUM/HMS

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Jombang, Memorandum Dua kendaraan bermotor kecelakaan di Jalan Raya Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, Sabtu (23/11) sekitar pukul 17.00. Dua pembonceng dilaporkan meninggal dunia akibat terluka parah. Tiga penumpang harus menjalani perawatan tim medis di RSUD Jombang.

Dapat kami sampaikan dalam kejadian kemarin dua pembonceng meninggal dunia. Sementara 3 penumpang harus menjalani perawatan tim medis di RSUD Jombang.

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab (tengah) membuka Bulaga di Balai Desa Blimbing, Kecamatan Gudo.

dibuka dalam satu lokasi. Semua OPD, perbankan, BPJS Kesehatan dan Ketenaga kerjaan, pelayanan samsat dan SIM, serta banyak instansi lain berkantor di Balai Desa Blimbing kemarin. Bahkan, bupati, wakil bupati, sekda dan seluruh pejabat berkantor di Blimbing.

Ribuan masyarakat yang tinggal di wilayah Kecamatan Diwek, Ngoro, dan Gudo bisa memanfaatkan 75 pelayanan yang disediakan. Mulai dari perijinan, pengurusan Akta, KK, KTP, fasilitas kesehatan, pajak, hingga perpanjangan SIM. Pelayanan dibuka pukul 08.00 dan

berakhir 14.00. Bupati berharap, warga turut menyukseskan Bulaga dengan memanfaatkan fasilitas yang sudah diberikan. “Jadi tidak tetap di satu tempat, kita pindah-pindah wilayah, nanti kita rapatkan,” tambah orang nomor satu di Jombang ini.

Terkait permasalahan perijinan, pada kesempatan ini bupati Hj Mundjidah Wahab juga me-launching perijinan satu pintu. “Jadi kedepannya mengurus ijin apapun di Jombang akan mudah dan cepat. Itu komitmen kami,” tandas Bupati. Tidak hanya membuka pelayanan publik untuk warga di Kecamatan Diwek, Gudo, dan Ngoro. Dalam event Bulaga itu juga ada penyerahan sejumlah bantuan. Di antaranya, bantuan masjid dan TPQ, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), penyerahan secara simbolis Kartu identitas Anak (KIA), serta bantuan alat sistem pertanian. Penyerahan sertifikasi hak cipta batik, bantuan peralatan kantor (komputer), bantuan asistensi sosial penyandang disabilitas (ASPD), bantuan sosial beasiswa sekolah bagi keluarga tidak mampu, bantuan dari BPJS kesehatan, serta bantuan untuk ahli waris jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan. “Mudah-mudahan bantuan ini juga bisa bermanfaat,” pungkas Mundjidah. (hms/rif)

Wabup Mojokerto Pungkasiadi memberangkatkan peserta gerak jalan.

Wabup Berangkatkan Gerak Jalan Mojosari-Mojokerto Mojokerto, Memorandum Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi memberangkatkan peserta gerak jalan Mojosari-Mojokerto 2019 yang mengambil start dari GOR Gajah Mada Mojosari dan finis di Kecamatan Mojoanyar, Sabtu (23/11) siang. Gerak jalan diikuti peserta kategori beregu umum putra dan putri masing-masing 18 regu, 30 regu pelajar putra, 25 regu pelajar putri, perorangan putra 164 orang, dan perorangan putri 87 orang. Wakil bupati dalam event tahunan ini mengajak semua peserta untuk mengenang jasa para pahlawan dengan memetik kembali nilai-nilai sejarah, khsususnya perisitwa pertempuran masyarakat Kabupaten Mojokerto melawan Belanda. “Saya harap event tahunan ini bisa diadakan sebelum Hari Pahlawan, supaya makin meriah. Tahun depan saya juga ingin agar partisipasi peserta makin banyak seperti dari perusahaan-perusahaan,” kata wabup yang hadir didampingi Wakil Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi, Forkopimda, dan OPD (organisasi perangkat daerah). Dengan diselenggarakannya gerak jalan Mojosari-Mojokerto diharapkan pula agar generasi muda dapat memetik kembali nilainilai sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Khususnya masyarakat Kabupaten Mojokerto pada pertempuran melawan Belanda di lokasi jembatan perbatasan antara Desa Ngembeh, Kecamatan Dlanggu, dan Desa Gedangan, Kecamatan Kutorejo dari pasu-

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Ilhami Nilai-Nilai Pertempuran Melawan Penjajah

Wabup Pungkasiadi turut jalan bersama peserta lain.

kan komando HayamWuruk yang dipimpin oleh Batalyon Mansyur Sholikin, Batalyon Moenasir, Batalyon Bambang Yuwono, dan Batalyon Tjipto. Sampai saat ini kenangan peristiwa tersebut ditandai dengan Monumen Peluru di pertigaan Pasar Dlanggu. Sudiono Plt Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto sekaligus ketua penyelenggara acara, dalam laporan sambutannya menerangkan para peserta yang ikut berpartisipasi dalam gerak jalan ini.“Acara ini terselenggara dari dana APBD tahun 2019. Peserta terdiri dari regu putri dan regu putra

pelajar, umum, TNI polri serta perorangan dengan jarak tempuh 12 km,” papar Sudiono. Rute gerak jalan sendiri terilhami dari rute escape Pasukan Komando Hayam Wuruk pimpinan Mayor Pamoe Rahardjo dalam pertempuran Mojosari Selatan untuk mengusir penjajah Belanda yang menduduki sebagian wilayah Mojokerto pada tahun 1949 silam. Penunjukkan Mayor Pamoe Rahardjo saat itu dilakukan oleh Kolonel Soengkono selaku Gubernur Militer Jawa Timur (Panglima Divisi I) melalui surat Perintah Siasat No. 2/Gmdt/Dar. tanggal 24 Desember 1948. (adv/hms/rif)

Mojokerto, Memorandum Unit Reskrim Polsek Ngoro berhasil membekuk pencuri kotak amal di Masjid Sirojudin yang terletak di DesaWatumas Jedong, Kecamatan Ngoro, Jumat (22/11).Tersangka yakni Abdul Jalal (47), asal Perum Candra Kartika, Blok D, Nomor 5, Desa Suwayuwo, RT 005/RW 010, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Akibat emosi, sang maling sempat menjadi bulan-bulanan warga yang geram dengan perbuatannya. Kapolsek Ngoro Kompol GatotWiyono melalui kanitreskrim Ipda Selimat menuturkan, aksi kejahatan diketahui saat petugas kebersihan Masjid Abdul Akhmad Rifa’i tengan menjalankan tugasnya sesaat sebelum Salat Jumat. Saat itulah, saksi mendapati dua gembok di kolong jendela dalam keadaan rusak.“Saksi lalu melakukan pemeriksaan di dalam Masjid dan mendapati kotak amal telah rusak. Demikian halnya isinya telah raib digondol maling,” tuturnya, Minggu (24/11). Mengetahui hal itu, saksi lalu melaporkan kejadian ke takmir yang langsung dilanjut ke Mapolsek Ngoro. Selang beberapa waktu, petugas mendapati info bahwa ada aksi serupa di wilayah Kecamatan Gempol, Pasuruan. Berbekal rekaman kamera CCTV, polisi langsun bergegas untuk melakukan pegecekan. “Ternyata pelaku merupakan orang yang sama. Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, ia kami gelandang menuju Polsek Ngoro,” sambung kanitreskrim. Di hadapan petugas, tersangka mengaku sudah 4 kali menjalankan aksinya. Modusnya sama, yakni mencari kotak amal yang dibiarkan tanpa pengawasan. Akibat perbuatannya, selain harus menahan sakit pasca dimassa warga, Jalal pun harus mendekam dibalik jeruji besi ruang tahanan

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Maling Kotak Amal Nyonyor

Abdul Jalal menjalani pemeriksaan di Mapolsek Ngoro.

Mapolsek Ngoro. “Tersangka kita kenakan pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan (curat). Dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” tegas Selimat. (no/rif)


HUKUM & KRIMINAL WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Bapak dan Anak Perempuan Terekam Curi HP

Rekaman CCTV aksi pencurian HP yang dilakukan bapak dengan anak perempuannya di ruko Jalan Medokan Semampir.

dian pencurian itu dialami oleh istri temannya. “Yang dicuri HP istri teman saya. Dari keterangannya, pria itu berpura-pura bertanya alamat untuk mengelabui. Sedangkan anak perempuannya langsung masuk ambil HP dan

segera balik menuju motornya. Kemudian mereka kabur meninggalkan lokasi,” kata Qian, Kamis (24/11). Aksi pencurian yang dilakukan oleh pria dengan anak perempuan itu bukan hanya kali ini saja. Hal itu terlihat dari akun

media sosial dengan nama Tri Sajalah juga membagikan pengalamannya ketika HP miliknya dicuri oleh pria dan anak perempuan tersebut. Dalam cuitannya, Tri mengatakan bahwa modus yang digunakan oleh pria dan anak perempuan itu hampir sama yakni yang pria mengalihkan perhatian korban, sedangkan anak permpuan yang mendapat tugas menjarah barang berharga milik korban. “Keluarga saya juga menjadi korban oleh pria dan anak perempuan tersebut. Modusnya juga sama dan yang dinyanyikan anak tersebut juga sama. Sepertinya mereka sudah pengalaman ketika melakukan aksinya,” ucap Tri kepada Memorandum. Sementara itu, ketika dikonfirmasi, Kanitreskrim Polsek Sukolilo Ipda Supranoto mengatkan bahwa pihaknya belum menerima laporan dari para korbannya. “ Belum ada laporan itu mas, nanti coba saya cek lagi,” ucap Supranoto. (x-3/nov)

Pemuda Bagong Ginayan Edarkan Sabu Surabaya, Memorandum Tergiur keuntungan menjual narkoba jenis sabu, memaksa Bagus Permadi (38), memutuskan menjadi pengedar. Bahkan dengan keuntungan tersebut, warga Jalan Bagong Ginayan Gang III ini tidak lagi bekerja. Namun sayang akibat bisnis haram itu pula yang membuat Bagus terjerat hukum. Tersangka dibekuk anggota Unit I Satreskoba Polrestabes Surabaya, Kamis (21/11) siang. Pria pengangguran itu diamankan saat mengemas barang haramnya dari poket satu gram ke ukuran paket hemat (pahe). Selanjutnya tersangka berikut barang buktinya masing-masing dua poket seberat 0,34 dan dua poket lain seberat 0,46 dibawa ke mapolrestabes guna proses penyidikan lebih lanjut. “Selain sabu, kami juga temukan timbangan elektrik serta dua lembar berisi catatan atau rekapan penjualan barang haram yang sudah dijual oleh tersangka,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian, Minggu (24/11) siang. Lebih lanjut, alumni Akpol 2002 itu menjelaskan, penangkapan tersangka bermula dari informasi masyarakat yang menyebut jika Bagus di lingkungan tempat tinggalnya dikenal sebagai pengedar sabu. Berbekal itu, pihaknya memerintahkan anggota untuk melakukan penyelidikan di sekitar rumahnya.

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

KKAMIS KAM KA AMIS LEG LEGI, 29 AGUSTUS 2019

Surabaya, Memorandum Di beberapa grup media sosial (medsos), ramai beredar video pencurian HP yang terjadi di salah satu ruko jasa pengiriman di Jalan Raya Medokan Semampir. Dalam rekaman CCTV yang dibagikan oleh akun medsos dengan nama Qian Qian dengan durasi 49 detik itu, tampak seorang pria bersama anak perempuannya mendatangi ruko dengan mengendarai motor. Selanjutnya pria itu menuju meja yang sedang dijaga oleh seorang wanita. Sedangkan si anak perempuan bergegas masuk ke dalam bilik sembari bernyanyi. Setelah pria tersebut mengalihkan perhatian si penjaga ruko, anak itu langsung mendekati HP yang diletakkan di meja. Dengan cepat dia mengambil HP itu lalu kabur menuju motornya sembari menunggu kedatangan bapaknya. Ketika dikonfirmasi Memorandum, Qian mengatakan bahwa keja-

SENIN WAGE, 25 NOVEMBER 2019 HALAMAN 7

Bagus Permadi didampingi anggota Polrestabes Surabaya.

Tidak mudah bagi petugas untuk menemukan keberadaan tersangka. Sebab, Bagus beberapa kali lolos dari pengintaian petugas. Sampai akhirnya upaya petugas membuahkan hasil. “Tersangka berhasil dibekuk setelah beberapa saat masuk ke rumah,” pungkas mantan Kasatreskrim Polresta Barelang, Kepulauan Riau itu. (fdn/nov)

ABG Mulyorejo Tewas Tenggelam di Rolak Kayoon pernikahan pertamanya itu, Menik mendapat kabar jika Rizky tewas tenggelam di Kalimas dekat rolak Kayoon, Minggu (24/11) sore. Isak tangis Menik tidak dapat terbendung tatkala tubuh kaku anaknya diangkat oleh anggota tim SAR dari perahu karet ke tepian sungai. Dengan menggendong putrinya yang masih bayi, Menik terus berusaha merangsek kerumunan petugas agar bisa memeluk jenazah anaknya. “Sejak kemarin (Sabtu, red), pagi

tidak ketemu dengan Rizky,” kata Menik sembari terus mengusap air matanya dengan kain gendongan. Hal yang paling menjadi penyesalan adalah, putra kandung dari suami pertamanya itu baru saja berkumpul dengan Menik di rumahnya di Jalan Mulyorejo Utara Gang III. Sebelumnya sejak bercerai dengan suami, Menik sudah tidak lagi mengurus Rizky. “Sejak pisah, dia (Rizky, red) ikut orang tua dari suami saya. Baru bebe-

Sambungan dari halaman 1 rapa bulan ini saja ikut saya. Sungguh saya menyesal,” imbuh Menik. Sementara itu kejadian bermula sekitar pukul 11.30, saat Rizky dan delapan temannya yang sama-sama berdomilisili di Jalan Mulyorejo itu, berjalan kaki dari rumahnya ke rolak Kayoon untuk mencari ikan dan kura-kura. Setiba di lokasi sekitar pukul 13.30, kesembilan anak baru gede (ABG) itu menanggalkan bajunya di samping Rolag Kafe dan berenang di sungai yang kedalamannya sekitar

1 meter. Baru saja mendapatkan dua ikan gabus, mereka berniat untuk ke tepian dulu. Di sanalah, delapan anak lain tidak mendapati keberadaan korban. Mereka pun berinisiatif untuk mencari Rizky di sungai semula. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil. Teman-teman korban kemudian meminta tolong pengunjung kafe dan tukang parkir untuk mencari Rizky. Khawartir terjadi sesuatu, mereka lalu

melaporkan peristiwa itu ke kepolisian. Tiga perahu karet diterjunkan untuk mencari korban. “Sekitar pukul 15.40, tim gabungan berhasil menemukan tubuh korban dengan kondisi sudah tidak bernyawa,” kata Kapolsek Genteng AKP Anggi Saputra Ibrahim saat dihubungi melalui HP-nya. Terpisah, Menik Irawati menambahkan di kalangan keluarganya, Rizky dikenal cukup pendiam dan penurut. Tapi sejak kenal

dengan remaja lain di lingkungannya, korban kerap tidak pulang ke rumah. Terlebih, beberapa hari lalu tepatnya saat ada bazar di Mulyorejo. “Dia sering tidak pulang ke rumah apalagi saat lihat bazar. Kalau dituturi (dinasehati, red), suka marah-marah sendiri. Anaknya itu memang agak begitu. Tapi dia nurut dan pendiam. Apalagi ketika baru pulang dari rumah orang tua mantan suami saya,” tandas Menik. (fdn/alf/nov)

Innova Dirusak, Pengemudi Dimassa lik Heny Budiarti di Jalan Jalan Tengger Raya. “Pengemudi (Farouk, red) lari usai menabrak rombong dan mobil parkir. Sewaktu kabur di Jalan Kendung ternyata terjebak macet hingga dimassa,” ungkap Kanitreskrim Polsek Benowo Ipda Jumeno, Minggu (24/11). Informasi yang dihimpun, kejadian pada Sabtu (23/11) sore, sewaktu Innova melintas di Jalan Tengger, menyenggol rombong pentol. Bukannya berhenti, mobil malah melarikan diri ke selatan di Jalan Benowo. Melihat itu, warga setempat meneriaki dan malah ada yang berupaya mengejarnya. Mengetahui itu, malah menambah

Kapolres Resmikan Renovasi Masjid... oleh para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fitrah di Jalan Kedinding Lor. Pembangunan masjid dihadiri para ulama dan kurang lebih 3 ribu jemaah yang digelar di depan Mapolsek Kenjeran di Jalan Nambangan. Antara lain KH Mohammad Helmy Basyaiban, Nyai Lutfiya binti Syech Moh Usman Al Ishaqi, Habib Mustofa bin Moh Aljufri, Habib Haidar Ahmad Dhiya’ Al Idrus, penasehat Manaqib Satgas Ustaz Khoiruddin, sesepuh pondok H Soleh, pengurus Alkhidmah Surabaya Ustaz Ali Mastur. Sementara itu, Agus Rahmanto menyampaikan terima kasih kepada para jemaah yang

Harus Cantik Tak heran ketika dewasa ini perawatan wajah dan tubuh serta pola hidup sehat sudah menjadi kebutuhan masa kini. Bukan hal yang berlebihan makanya ketika banyak orang menganggarkan dana lebih demi penampilan. Hal ini pun diamini oleh Masayu Anastasia. “Kalau aku lebih suka melakukan perawatan yang tanpa mengubah apapun. Pun begitu, kita harus cantik, tetep glowing,” ujar Masayu Anastasia yang hadir dalam 3rd Anniversary 2019 Youth & Beauty Clinic, Grand Hyatt, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu Pernyataan Masayu ini juga dibenarkan oleh dr Gaby Syerly, M.Biomed (AAM) dari Youth & Beauty Clinic bahwa tampil cantik dengan perawatan yang tak melulu mengandalkan operasi adalah sebuah hal yang selayaknya. Karena semua yang ada di diri kita adalah sebuah investasi. “Kalau investment iya. Kalau operasi kan bisa nggak natural,” tutur dr. Gaby Syerly. Memang, dewasa ini banyak sekali klinik kecantikan yang menawarkan ragam perawatan. Namun, perawatan yang tepat dan dilakukan oleh dokter berpengalaman adalah hal yang menjadi syarat

Sambungan dari halaman 1

hadir, dan berharap dengan adanya renovasi masjid ini bisa menampung lebih banyak jemaah. “Mudah-mudahan juga bisa memberikan lebih banyak manfaat dengan adanya renovasi masjid ini,” harap Agus. Perwira kelahiran Malang ini juga mohon maaf apabila dalam penyambutan acara ini terdapat banyak kekurangan. Agus merasa terhormat dan bangga bersilaturahmi dengan semua santri Ponpes Al Fitrah. Ia berharap semoga silaturahmi ini tetap terjaga sampai kapan pun. “Kami juga berterima kasih kepada masyarakat yang telah membantu merenovasi masjid di polsek ini,” kata Agus. (rio/nov)

Ngantuk, Brio Tabrak Pembatas Jalan Dijelaskan Fakih, kejadian tersebut bermula sekitar pukul 04.45. Berawal saat korban mengemudikan mobilnya dari utara ke selatan. Namun, sebelum naik ke Fly Over Mayangkara, Donny diduga diserang rasa kantuk. Akibatnya mobil W 1078 PX itu tak terkendali hingga menabrak besi pembatas jalan. “Untuk sementara kami menduga korban mengantuk karena dilihat dari waktu juga sudah menjelang pagi. Tapi untuk pengaruh minuman

panik Farouk. Bahkan, mobil kembali menabrak mobil milik Ali, yang terparkir di depan rumah. Meski begitu, pengemudi mobil tetap tidak mau berhenti dan terus melajukan kendaraannya ke Jalan Moroseneng, hingga akhirnya terjebak macet. Mendapati itu, massa yang mengejar langsung mengepung dan merusak Innova tersebut. Massa yang emosi memaksa Farouk keluar dari mobilnya lalu dihajar ramai-ramai. “Saat kejadian memang massa yang menghajar korban terlalu banyak. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut para pengeroyoknya,” kata Jumeno.

Sambungan dari halaman 1

keras (miras) atau narkoba, kami belum berani menyimpulkannya,” lanjut mantan Kanit PJR Jatim VII Polda Jatim itu. Saat ini pihaknya masih menunggu kondisi korban membaik agar bisa dimintai keterangannya. Sementara mobil yang terlibat kecelakaan masih diamankan di Kantor Unit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya. “Nanti perkembangan akan kami infokan lagi. Saat ini kami masih menunggu kondisi korban pulih lebih dulu,” pungkas Fakih. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 wajib. Dan hashtag #MENOLAKTUA dipilih menjadi jargon Youth & Beauty Clinic di tahun 2019 ini. Sebagai klinik yang terdaftar juga secara resmi untuk treatment ultherapy, Youth & Beauty Clinic, memberikan juga beberapa alternatif untuk tetap terlihat awet muda dan cantik natural, seperti dengan filler dan botox. “(Memusaskan) Banget. Banyak teman aku yang bilang gitu, wow. Seperti masalah kantung mata. Melihat hasilnya mereka sangat kagum. Mata jadi fresh,” timpal Masayu yang sampai sekarang ini masih tetap cantik alami. Namun ditegaskan sang dokter bahwa menolak tua di sini bukan menolak usia. “Bagaimana kita merawat diri kita sehingga kualitas hidup kita menjadi lebih baik. Bukan menolak tua dalam kaitannya usia. Kesehatan dan kecantikan itu saling related,” ujar Masayu. Sementara Masayu Anastasia lebih fokus pada rahang dalam perawatan kecantikan. “Aku filler karena bermasalah dengan rahang. Kalau terlalu kurus terlihat kempot. Masalah ama PH-nya kalau dapat peran. Bibirnya juga di-filler,” tandas Masayu. (*/nov)

Akibat perusakan dan pengeroyokan tersebut, bos Farouk sekaligus pemilik mobil, Riki Stefanus Himawan (38), warga Jalan lampis Anom, melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Benowo. Sedangkan untuk kasus kecelakaan, polisi sudah men-

damaikan dengan memanggil pemilik rombong pentol dan mobil yang ditabrak oleh Farouk. “Untuk kasus kecelakaan sudah kami damaikan, sedangkan pemilik mobil sudah melapor pada Sabtu (24/11),” jelas Jumeno.

Dari keterangan Riki kepada polisi, sedianya Farouk hendak menjemput dia di rumah temannya di Citraland. Namun, Riki heran kenapa sopirnya saat menjemput sampai ke daerah Tengger. Hingga kemudian dalam perjalanan itu terjadi tabrak

Tabrak Trailer, Anggota PJR Dijemput Ajal Korban, Bripka Hery Rachman (42), tinggal di Perumahan Graha Permata F-19 , Krian, Sidoarjo, meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) usai menabrak trailer Hino B 9770 SEH, yang disopiri Fadilah (52), warga Dusun Mulyo Utomo, Kronto Lumbang, Pasuruan. Selanjutnya jenazah Bripka Hery Rachman dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Jatim untuk divisum. Sedangkan sopir trailer sudah diamankan ke Kantor Unitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya di Jalan Colombo untuk dimintai keterangan. Informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban mengendarai motor Yamaha Jupiter Z L 4263 XQ, melaju dari barat ke timur di Jalan Alas Malang. Diduga kurang konsentrasi sehingga motor menabrak trailer yang terpakir di kiri jalan. Kanitlaka Polrestabes Surabaya AKP M Faqih membenarkan yang terlibat kecelakaan adalah anggota yang bertugas di

Sambungan dari halaman 1

Trailer parkir yang ditabrak Bripka Hery Rachman dan menyebabkan polisi ini tewas.

PJR Polda Jatim. Dijelaskan Faqih, pagi itu korban hendak berangkat kerja menuju Mapolda Jatim. “Saya bersama rombongan anggota lain dari Polda Jatim usai takziah di rumah duka,” kata Faqih saat dikonfirmasi

Selingkuh, Dihabisi Tidak ada yang mengetahui kejadian tersebut. Malam itu, Endul ditemukan tergeletak dengan tubuh bersimbah darah di samping motornya di Jalan Merdeka, Dusun Sidomakmur, Desa Kertowono, Kecamatan Gucialit. “Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa dengan kondisi tubuh bersimbah darah di dekat sepeda motor yang dikendarainya,” ujar seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi. Dari penemuan tersebut, warga segera melaporkan kepada kepala desa setempat,

lari berujung pengeroyokan dan perusakan mobil. “Kami masih menyelidiki laporan terkait kasus tersebut. Pengemudimobil(Farouk,red)belum bisa dimintai keterangannya karena masih dirawat di rumah sakit,” pungkas Jumeno. (rio/nov)

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Tak hanya mobil yang dirusak, pengemudi juga dimassa. Beruntung kejadian ini cepat diketahui petugas linmas dan polisi, sehingga keberingasan massa berhasil diredam. Selanjutnya petugas melarikan Farouk ke Rumah Sakit (RS) Bhakti Dharma Husada (BDH) Benowo dan masih mendapat perawatan medis. Sedangkan kondisi Innova, kaca samping kanan dan kirinya pecah akibat dirusak massa yang beringgas. Setelah polisi meminta sejumlah keterangan saksi mata di TKP, diketahui massa sempat mengejar dan mengamuk karena pengemudi mobil kabur usai menabrak rombong pentol mi-

Sambungan dari halaman 1

Memorandum. Rencananya di rumah duka maupun di Mapolda Jatim akan mengadakan yasinan dan tahlil tiga hari berturut-turut atas meninggalnya Bripka Rachman. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 lalu dilanjutkan ke Mapolsek Gucialit. Tak lama kemudian, anggota dari mapolsek dibantu Tim Cobra yang dipimpin Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Hasran, tiba di lokasi dan langsung mengolah tempat kejadian perkara (TKP). Kondisi jalan yang sepi dan kurangnya penerangan, membuat warga tidak mengetahui persis apa yang menimpa Endul. “Dari sekian banyak warga di sekitar lokasi, tidak satu pun mengetahui aksi pembacokan yang menewaskan korban,” terang Hasran. Sementara itu Kapolsek Gucialit Iptu

Rudi Isyanto menambahkan, dari beberapa sumber yang berhasil dihimpun di lapangan menyebutkan jika aksi pembacokan yang berujung tewasnya korban, diduga karena terlibat asmara terlarang (selingkuh). “Korban diketahui telah memiliki dua istri. Diduga selingkuh dengan perempuan bersuami. Meski demikian, kami tidak akan percaya begitu saja informasi tersebut. Anggota masih terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelakunya,” pungkas Rudi. (tri/nov)

Ibu Dituding Pelit karena Emoh Melepas Perhiasan Warisan

Sambungan dari halaman 1

ini tercatat sebagai aparatur sipil Negara (ASN). Seiring perjalanan waktu, lahirlah dua anak mereka. Cakep-cakep. Pada saat itulah terjadi bencana. Hendri kehilangan pekerjaan. Sekolah tempatnya mengajar kolaps. Hendri sempat goyah. Walau begitu, ia merasa bersyukur masih dikaruniai bidang ilmu lain, selain mengajar. Akhirnya Hendri banting setir. Bergabung dengan sebuah biro iklan dan bekerja sebagai desainer. Pendapatannya jauh lebih baik dibanding saat mengajar. Hendri sangat bersyukur. Yang tidak disyukuri Hendri adalah perubahan sikap istrinya. Perempuan yang dulu dikenal sebagai sosok lugu itu berubah frontal menjadi sosok konsumtif. Ia selalu menuntut memakai barang-barang baru setiap menghadiri undangan. “Barang baru itu harus bagus. Tidak mau yang KW. Kalau terpaksa KW, minimal KW-1 atau KW premium. Lama-lama dompetku jebol. Dia tidak mau mengerti dan akhirnya mengancam: kalau aku tidak bisa menuruti keinginannya, ia akan mencari sendiri de-

ngan caranya,” keluh Hendri. Hendri mulanya menganggap ancaman itu sebagai gertak sambal. Hendri tidak yakin Risa bakal mewujudkannya. Apa yang bisa dilakukan Risa? Ternyata keyakinan itu meleset. Sejak itu Risa jarang pulang kerja tepat waktu. Dia sering sampai di rumah di atas pukul 22.00, padahal jam kerja ASN hanya sampai sore hari. “Ke mana saja dia? Anakanak sering bertanya, tapi hanya dijawab lembur. Itu saja.” Perhatian kepada anak-anak yang dulunya memang kurang menjadi tidak ada sama sekali. “Aku mencoba mengadukan sikap Risa ke mertua. Tapi, apa jawabannya? Mereka hanya mengambil anak-anak kami untuk diasuh di rumah mereka tapi membiarkan tingkah laku anaknya.” Giliran Hendri kelimpungan karena dipisahkan dari anak-anaknya. Dia protes ke mertua. Lagi-lagi kedua orang tua itu hanya menawarkan solusi mengambang: Hendri bisa menjenguk anak-anak kapan pun sesuai keinginan.

“Ada apa ini?’” tanya Hendri dalam hati. Jawaban pertanyaan itu terjawab ketika suatu sore Hendri menjenguk anak-anaknya. Di rumah mertua ada Risa. Perempuan itu marah-marah karena permintaannya tidak dipenuhi kedua orang tuanya. Risa menuding orang tuanya pelit karena tidak mau melepaskan perhiasan yang melingkar di leher ibunya, peninggalan nenek. “Nenek sudah lama mati. Tidak-tidak kalau dia bangun dari kuburannya yang memarahi Ibu. Sini lepaskan kalung itu!” teriak Risa. Mendengar itu, Handri yang berdiri di pintu masuk rumah jatuh terduduk. (bersambung)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih


SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

HUKUM & KRIMINAL

SENIN WAGE, 25 NOVEMBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALA HALAMAN 8

Usai Pijat, Duda Tewas Tercebur Sumur

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno didampingi Wakapolres Kompol Mario Prahatinto meninjau TPS.

Kapolres Bersama PJU Patroli ke TPS Pasuruan, Memorandum Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno SIK MH dan Wakapolres Kompol Mario Prahatinto SH SIK MSi didampingi pejabat utama berpatroli bersama dalam rangka pengamanan pilkades serentak Kabupaten Pasuruan Tahun 2019, Sabtu (23/11). Dalam kesempatan ini, orang nomor satu di Polres Pasuruan Kota berpatroli ke TPS untuk mengantisipasi 3C dan antisipasi kerusuhan massa dari calon kepada desa (cakades) yang kalah di tiap desa yang meliputi wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno menyampaikan, bahwa pihaknya menjamin pelaksanaan pilkades serentak di Kabupaten Pasuruan berlangsung lancar dan tetap kondusif. “Maka dari itu kami langsung meninjau ketujuh kecamatan di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota,” jelas Agus. Dalam patroli kali ini, Kapolres Pasuruan Kota juga mengunjungi ke beberapa TPS di antarannya TPS Desa Gayam; TPS Desa Wonosari; TPS Desa Kalirejo, Kecamatan Gondangwetan; TPS Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati; dan TPS Desa Randuati, Kecamatan Nguling. Tidak hanya itu, patroli kali ini juga dilakukan untuk mengecek kesiapsiagaan dan kesehatan personel keamanan TPS. “Dengan jadwal yang padat seperti ini pasti menguras tenaga, jadi kami harap masing-masing personel mampu menjaga kondisi,” imbuh Agus. Dalam kesempatan itu, Agus mengucapkan terima kasih kepada anggota jajaran dari Polres Pasuruan Kota, kapolsek serta BKO pasukan perwira pendamping Brimob Polda Jatim, BKO Polres Jember, Situbondo, Lumajang, Probolinggo Kabupaten dan Kota, Malang Kota, Batu dan Mojokerto. (*/rul/fer)

Ketika bambu dimasukkan, ternyata bambu tersebut terganjal oleh sesuatu, hingga akhirnya kaki korban mulai terlihat dipermukaan air. “Setelah dipastikan korban di sumur, lalu menghubungi Mapolsek Sukolilo,” jelas Purwanti. Sementara itu Kanitreskrim Polsek Sukolilo Ipda Supranoto mengatakan, setelah mendapat laporan dari warga, dirinya bersama anggota dan Tim Inafis Polrestabes Surabaya mendatangi lokasi kejadian. “Selanjutnya korban diangkat dari dalam sumur dan dilakukan pemeriksaan oleh tim Inafis,” kata Supranoto.

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Bangkalan, Memorandum Kiat Polres Bangkalan untuk menjaga kondusifitas daerah dari berbagai gangguan kamtibmas tidak hanya fokus di wilayah daratan tetapi juga matra laut. Utamanya di sekitar perairan di sekitar Selat Madura, rutin menjadi target pantauan Satpolair Polres Bangkalan. “Itu sebabnya, kasatpolair dan beberapa anggota rajin patroli. Mereka menyisir perairan Selat Madura. Terutama yang masuk dalam peta wilayah Kabupaten Bangkalan,” kata Kasubbag Humas Polres Bangkalan Iptu Suyitno, Sabtu (24/11). Targetnya, Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MH MSi menginginkan agar matra laut Kabupaten Bangkalan dan sekitarnya, tetap aman dan kondusif. Bebas dari segala bentuk gangguan kamtibmas. Termasuk upaya mencegah kemungkian terjadinya bentrok fisik antarnelayan. Selain itu, para awak Satpolair juga fokus mengawasi pergerakan para nelayan. Sebab tak jarang ada saja kelompok nelayan dari luar daerah nekad memakai alat tangkap yang dilarang UU. “Seperti penggunaan jaring pukat harimau dan jaring trowl, itu tidak boleh,” tegas Suyitno. Sebab selain dilarang UU Kelautan, penggunaan alat tangkap sejenis itu bisa merusak ekosistem dan biota laut. Juga merugikan komunitas nelayan dengan perahu kecil yang rata-rata menggunakan jaring tradisional. Menurut Suyitno, sepanjang November ini, kapal Satpolair Polres Bangkalan setidaknya sudah empat kali mengitari perairan Selat Madura. Seperti Selasa (12/11), sehari penuh, mulai pukul 06.00 hingga 17.00, mereka menyisir kawasan laut APTS (alur pelayaran Timur Surabaya) dan parairan sisi Utara Kabupaten Bangkalan. Kawasan laut disekitar itu, dikenal rawan konflik atau bentrok antarnelayan. Terutama antara kelompok nelayan asal Kabupaten Bangkalan dengan nelayan asal Gresik, Pasuruan dan Probolinggo. Giat patroli serupa kembali diulang dua kali pada hari-hari berikutnya. “Alhamdulillah, situasi kamtibmas perairan matra laut Kabupaten Bangkalan di sekitar Selat Madura dalam kondisi aman dan kondusif,” ungkap Suyitno. Namun dalam giat petroli serupa berikutnya, bukannya tanpa hasil. Di antaranya, dalam giat patroli laut pada Rabu (20/11) lalu sekitar pukul 17.00, tim gabungan petugas Satpolair Bripka Jayadi dan petugas Pos Kamladu (Keamanan Laut terpadu) Kecamatan Arosbaya, Serma Ahmad Nyoto dan Kopka Rudy Hartono, menangkap perahu nelayan asal Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.(ras/fer)

Petugas mengevakuasi jenazah Dahlan dari sumur.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Dari keterangan saksi, diduga karena

penyakitnya kambuh saat menimba air hingga tercebur ke sumur dalam posisi kepala di bawah dan kaki di atas. Sebab sebelum kejadian korban sempat mengeluh sakit kepala,” pungkasnya. (x-3/fer)

Spirit Maulid Wujudkan Polri Promoter Probolinggo, Memorandum Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW oleh Polres Probolinggo Kota, Sabtu (23/11), menguatkan spirit keteladanan dan mempertegas polri sebagai institusi yang profesional, modern, dan terpercaya (Promoter). Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya SIK SH MH, Ketua MUI Kota Probolinggo KH Nizar, pejabat utama polres, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta puluhan anak yatim piatu dari berbagai ponpes di Kota Probolinggo. Mengambil tema “Dengan Mencintai Akhlak dan Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW Kita Wujudkan POLRI yang Promoter, Berprestasi dan Inovatif”, Kapolres Ambar memberikan

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mapolres Probolinggo Kota.

apresiasi serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran atas terselenggaranya peringatan hari lahirnya Nabi Besar Muhammad SAW.

Kapolres Ambar mengharapkan kepada seluruh anggota jajaran untuk selalu menteladani akhlak mulia Nabi Besar Muhammad SAW di kehidupan sehari-hari

maupun dalam melaksanakan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat mendapat ridho dari Allah SWT dan menjadi amalan kebaikan di hari kemudian. “Saya bersyukur, semoga peringatan maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini menjadi berkah buat kita semua, dan menjadi amalan kebaikan buat kita semua di kemudian hari,” kata Kapolres. Kapolres mengatakan akhlak Nabi Muhammad SAW tersebut sangat cocok diterapkan. Bagaimana petunjuk untuk berbuat adil

dan bijak dalam melayani masyarakat yang terdiri dari berbagai macam suku, agama dan ras. “Kita dapat meneladani akhlak beliau, bagaimana beliau sangat bijaksana menghadapi warga bukan hanya dari kaum muslim saja tetapi juga terhadap kaum nonmuslim,” kata Kapolres Ambar. Ketua MUI KH Nizar mengajak meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW yang di antaranya adalah sifat Sidik, Amanah, Fathonah dan Tablig. “Mudah-mudahan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini kita dijadikan umat yg bertakwa dan nantinya mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW.” terang Kiai Nizar. (yud/fer)

Cek Pengamanan Pilkades Serentak Pasuruan, Memorandum Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK SH MH memimpin langsung patroli pengecekan jalannya pilkades serentak di 168 desa 17 kecamatan pada Sabtu (23/11). Bersama Wadirintel Polda Jatim Kasatreskrim AKP Andrian Wimbard, Kasatlantas AKP Bayu Halim Nugroho, Kasatintel Iptu Diki Rinal Ariski Dwi Putra, serta Kasium Ipda Arif Rahman Hakim mendatangi TPS di desa-desa. Selama patrol, kapolres dan rombongan juga menyempatkan untuk saling sapa dan berdialog dengan warga saat mengecek langsung kondisi kamtibmas di beberapa TPS . Sementara itu, terkait pengamanan di TPS terlebih dahulu diawali dengan apel di masing-masing polsek. Setelah personel yang bertugas melakukan pengamanan

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK SH MH didampingi kasatreskrim, kasatlantas, dan pejabat utama meninjau TPS.

bergeser ke TPS yang jumlahnya ada 168 TPS se-Kabupaten Pasuruan. Dalam pengamanan di TPS-TPS ini dikerahkan 1.490 personel yang merupakan gabungan dari Polres Pasuruan, polsek jajaran Polres Pasuruan serta BKO dari

polres jajaran dan Brimob Polda Jatim. Serta ditambah perwira pengamat wilayah a(Pamatwil) terdiri dari para kabag, kasat serta perwira pengen-

dali (Padal), para kapolsek dan perwira lain dengan total keseluruhan 1.500 personel. Di mana tiap TPS dijaga empat orang anggota Polri dan beberapa linmas yang disiapkan tiap desa serta anggota koramil dari masing-masing kecamatan. Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK SH MH menyampaikan, bahwa patroli dan dukungan pengamanan y g dilakukan tujuannya demi yang m menjaga stabilitas kamtibmas y yang kondusif di wilayah Kabupaten Pasuruan. “In i a d a l a h p e s t a demokrasi ditingkat desa yang harus kita jaga keamanan. Dan ketertibannya sehingga benar-benar tercipta situasi yang kondu dan demokratis,” ujar dusif Rofiq. (*/rul/fer)

Kejurda Bola Voli Kapolda Cup 2019

Pencarian Bibit Atlet Nasional dan Internasional Jember, Memorandum m Kejuaraan daerah (kejurda) bola voli Kapolda Cup ri 2019, untuk mencari bibit pemain nasionall maupun internasional diikuti 10 kabupaten /kota sebanyak 13 tim putra dan putri. Kejuaraan yang di digelar di GOR PKPSO Kecamatan Kaliwates, Jember, sejak 23-27 November 2019 untuk memperebutkan tropi tetap dan bergilir serta uang pembinaan puluhan juta rupiah resmi dibuka Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum. Pembukaan kejuaraan dihadiri Forkopimda Jember, Pengurus PBVSI Provinsi Jatim, Ketua KONI Jember, Kepala Dinas beserta Kepala SKPD Pemkab Jember, pejabat utama Polres Jember berikut jajaran Muspika se-Kabupaten Jember. Open ceremony kejurda bola voli Kapolda Cup 2019 ditandai

pernyata pembukaan yang pernyataan kemudia dilanjutkan dengan kemudian pemu pemukulan jimbe bersama. Dalam sambutan D Ket Ketua PBVSI Pemprov Jati Irjenpol Drs Luki Jatim He Hermawan MSi yang dibacakan Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum menyatakan, bahwa kejurda bola voli Kapolda Cup 2019 selama 5 hari berkat dukungan dari Bupati Jember itu merupakan bentuk kompetisi antarklub untuk menggali potensi berbakat para atlet di Jatim. “Kami dari panitia, semoga sukses dari penyelenggaraan, sukses prestasi mendapatkan bibit unggul dari Jember maupun dari Jatim untuk tingkat Indonesia maupun internasional,”terang Kapolres Jember. Alfian Nurrizal yang juga sebagai pembina PBVSI Kabupaten Jember menambahkan, bahwa dalam kejuaraan ini tetap dijaga

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Satpolair Pantau Kamtibmas Selat Madura

FOTO: MEMORANDUM/YUD

Perahu Nasional Group asal Kecamatan Panceng, Gresik, yang diamankan karena menggunakan alat tangkap jaring trowl.

Ketika Memorandum mendatangi lokasi, Purwati, tetangga korban mengatakan, bahwa sebelum kejadian, korban sempat memanggil tukang pijat pada sore harinya. “Korban memanggil tukang pijat sebab mengeluh kepalanya pusing hingga susah untuk berdiri,” kata Purwati. Lanjut Purwati, penemuan jasad korban bermula ketika salah satu warga curiga ketika sedang melintas di depan rumah korban yang saat itu dalam kondisi terbuka. “Warga curiga karena biasanya rumah korban selalu dikunci, dan jarang terbuka,” paparnya. Selanjutnya warga mencoba memanggil nama korban, tetapi tidak ada jawaban sama sekali hingga akhirnya meminta tolong ke tetangga untuk mencari keberadaan korban. Awalnya seluruh warga mencari keberadaan korban disemak-semak depan rumah korban dengan menggunakan senter. Namun, tetap saja korban tidak ditemukan. Lalu, warga berinisiatif mencari di dalam sumur sebab peralatan mandi korban berada di kamar mandi samping rumah korban. “Kondisi sumur kan cukup dalam, jadi warga menggunakan bambu yang panjang untuk mengecek apakah korban ada di dalam sumur atau tidak,” terangnya.

FOTO: MEMORANDUM/RUL

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Surabaya, Memorandum Warga Jalan Jangkungan II digegerkan tewasnya duda di dalam sumur samping rumah, Sabtu (23/11) malam. Pria paruh baya itu Dahlan (65). Kematian korban yang sebatangkara itu akibat tercebur di sumur saat menimba air.

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum (lima dari kanan) dan Bupati dr Faida MMR serta forkompimda memukul kendang jimbe sebagai tanda pembukaan kejuaraan daerah bola voli Kapolda Cup 2019.

kekompakan dalam meraih kemenangan moral adalah prestasi tertinggi dalam setiap kompetisi. Serta mempererat persahabatan dan persaudaraan untuk meraih prestasi. Sementara itu Bupati Jember dr Faida MMR menegaskan, kejurda bola voli Kapolda Cup 2019, sebuah sinergisitas dengan Kabupaten Jember sebagai upaya untuk menggiatkan pertandingan voli dan mencari bibit baru mengadu semangat bertanding

sekaligus sebagai ajang silaturahmi dan persatuan. “Untuk itu junjung tinggi sportivitas dan kebersamaan dalam berolahraga sangat penting dilakukan. Kompetisi diharapkan dapat mencatat sportivitas tinggi para atlet, dan mendapatkan atlit bola voli yang unggul untuk Jatim dan Indonesia,” ujar Faida. Ketua pelaksana AKP Yadwivana Jumbo Qantasson, dalam laporannya menyampaikan, pelaksananya berdasar telegram

Ketua Umum PP PBVSI, Kapolda Jawa Timur, dengan maksud dan tujuan merupakan program kerja pengurus PBVSI Jatim dalam mencari bibit pemain bolavoli untuk tingkat nasional dan internasional. “Yang diikuti oleh 13 tim dari 10 kabupaten di Jatim dengan merebutkan tropi tetap dan bergilir serta uang pembinaan,” ujar Yadwivana Jumbo Qantasson, yang juga Kasatreskrim Polres Jember ini. (edy/fer)


KOTA SURABAYA

SENIN WAGE, 25 NOVEMBER 2019 HALAMAN 9

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Proyek Saluran Air Rungkut Tengah Dikebut Warga Keluhkan Material Bekas Galian

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Material bekas galian dibiarkan berserakan sehingga mengganggu aktivitas pengguna jalan.

Surabaya, Memorandum Pengerjaan saluran air di Rungkut Tengah IC, RT 04/RW 05, Kelurahan Rungkut Tengah, Kecamatan Gunung Anyar, dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Lantaran kontraktor CV Al Fath Karya dianggap tidak mempedulikan keselamatan pengendara motor. Sebab, banyak material bekas galian seperti batu dan pasir dibiarkan berserakan di sepanjang jalan permukiman Rungkut Tengah IC tersebut. “Kondisi seperti itu kalau dibiarkan sangat mengganggu pengguna jalan dan rawan terjadi kecelakaan,” ujar Jono, salah seorang pengendara motor. Selain itu, CV Al Fath Karya yang beralamat di Desa Putat Kidul, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, yang mengerjakan proyek pembangunan saluran air sepanjang lebih kurang 300 meter dengan nilai

Rp 367.271.541 diduga hanya mementingkan deadline atau tenggat waktu pekerjaan. Namun, aspek keselamatan para pengendara yang menggunakan ruas jalan tersebut diabaikan. Warga RT 04 Rungkut Tengah Kambali mengaku, pelaksanaan pekerjaan saluran air di Rungkut Tengah IC sangat lambat, meski sekarang sudah hampir selesai. Kini pekerjaan tinggal dari ujung sisi utara saja. Seharusnya awal bulan ini pemasangan box culvert tuntas dan dilanjutkan pavingisasi. “S e p e n g e t a h u a n s a y a proyek ini satu paket. Saya berharap segera dilanjutkan pavingisasi sebelum hujan datang,” terang dia. Lebih jauh, Kambali menjelaskan, permukiman Rungkut Tengah IC menjadi langganan banjir ketika musim hujan datang. Untuk itu, pemasangan box culvert ditinggikan hampir 15 cm dan dilanjutkan peninggian ruas jalan tersebut. “Meski posisi rumah warga lebih rendah dibanding box  Bersambung ke halaman 10 

Pelanggan PDAM Keluhkan Tagihan yang Membengkak Surabaya, Memorandum Memasuki usia ke-43, PDAM Surya Sembada mendapat kado komplain dari warga. Sejumlah pelanggan di Surabaya Utara mengeluh atas membengkaknya tagihan. Padahal, mereka mengaku mengonsumsi pasokan air secara normal. Kejadian ini dialami Sujatmiko, warga Bulak Rukem Timur Gang I-N, Kelurahan/ Kecamatan Bulak. Dia kaget setengah mati mengetahui tagihan PDAM naik beberapa kali lipat dari tagihan biasanya. Padahal, pemakaian sehari-hari normal seperti biasa. Selain itu, rumahnya di dalam gang dan tidak ada usaha yang berkaitan dengan air. “Bulan-bulan sebelumnya saya hanya membayar Rp 39 ribu hingga Rp 45 ribu. Kenaikan

ini baru terasa pada Oktober dengan muncul tagihan Rp 95.150 plus denda Rp 14.200. Selanjutnya, November ada tagihan sebesar Rp 320.650,” ungkap Sujatmiko, Minggu (24/11). Dia sempat berpikir mungkin ada kenaikan tarif PDAM. Tetapi ketika dicek ke tetangga sebelah rumah, ternyata tidak ada. Dia pun mulai berasumsi bisa jadi karena dirinya telat membayar sehingga ada denda. Namun, dia yakin tidak mungkin denda terlambat

“

Ketika dicek di PDAM, ternyata ada lonjakan pemakaian air dari 26 meter kubik menjadi 46 meter kubik. Sujatmiko Warga Bulak Rukem Timur Gang I-N sebulan bisa sampai segitu banyak. Untuk itu, Sujatmiko pun melaporkan persoalan tersebut ke Kantor PDAM Surya Sembada, Jalan Prof Moestofo. Dari penjelasan bagian customer servise dinyatakan itu bisa terjadi karena terjadi kebocoran

pada pipa rumah setelah meter air. Selain itu, bisa juga air yang keluar menuju tandon bawah itu meluber karena tidak ada penutup otomatis. “Ketika dicek di PDAM, ternyata ada lonjakan pemakaian air dari 26 meter kubik menjadi 46 meter kubik. Lalu semakin melonjak hingga 135 meter kubik. Dan tagihan itu sudah saya bayar lunas kemarin,” kata dia. Karena rasa penasaran, Sujatmiko mengecek lagi meteran di rumahnya. Ternyata terjadi lonjakan hingga Jumat (22/11) sudah mencapai 121 meter kubik. Kalau diuangkan sekitar Rp 280 ribu. “Rencananya petugas PDAM akan mengecek ke  Bersambung ke halaman 10 

GRAFIS/AZIZ

Sempat Disoal, Dirut PDAM Jabat Ketua RW 03 Dukuh Kupang Surabaya, Memorandum Pemilihan ketua RW 03 Kelurahan Dukuh Kupang, Kecamatan Dukuh Pakis, di balai RW III, Sabtu (23/11), sempat

diwarnai penolakan warga. Sebab panitia tiga diduga tidak menyosialisasikan pemilihan tersebut dan ada indikasi hanya memunculkan satu nama pet-

ahana, yakni Mujiaman. Meski warga tidak puas dengan keputusan tersebut, namun Mujiaman yang juga  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Pekerja menggali jalan untuk perbaikan pipa PDAM.

Merusak Jalan, Proyek Rehabilitasi Pipa PDAM Disorot Surabaya, Memorandum Perbaikan atau rehabilitasi pipa PDAM di jalan raya atau kampung, kerap meninggalkan masalah. Akses jalan yang dibongkar tak diperbaiki sempurna sehingga kondisinya bergelombang atau kadang ambles. Kondisi seperti ini banyak dikeluhkan warga, sebab jalan yang bergelombang atau ambles itu membuat pengguna jalan merasa tak nyaman. Sementara pihak PDAM seolah tak mau dibebankan untuk perbaikan jalan. Ketua RW 03 Kendangsari Arifin mengatakan, telah menerima laporan atau keluhan warga Kendangsari II soal rusaknya jalan. Jalan sepanjang lebih kurang 500 meter yang dulu dibangun menggunakan anggaran dari swadaya masyarakat, kini rusak akibat dibongkar untuk perbaikan pipa PDAM. Bahkan, sampai saat ini belum diperbaiki. “Kapan diperbaiki, kasihan pengguna jalan. Selain rusak, akses jalan ini dikeluhkan lantaran kondisinya yang ambles dan bergelombang,” jelas Arifin kepada Memorandum sambil menunjukkan kondisi pemasangan paving yang tidak rata, Minggu (25/11). Lebih jauh, Arifin menegaskan, dirinya juga mengkritisi setiap ada perbaikan pipa PDAM sering kali meninggalkan persoalan jalan rusak. Seharusnya menurut dia, akses jalan yang dibongkar langsung diperbaiki. “Sebab jalan yang sudah dibongkar sulit bisa kembali mulus seperti sedia kala kalau tidak diperbaiki langsung,”ungkap dia. Arifin menyayangkan sejak awal pekerjaan perbaikan pipa PDAM di Kendangsari II tidak ada pemberitahuan secara tertulis kepada pengurus RW 03 Kendangsari. Bahkan, selama ini pelaksana proyek tidak pernah menemui dan memberitahukan kalau ada pergantian pipa PDAM tersebut. “Kalau ada rusaknya jalan seperti ini, siapa yang harus bertanggungjawab. Apakah saya selaku ketua RW 03 tidak diakui pihak PDAM atau pelaksananya. Jelas ini  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: ISTIMEWA

Pemilihan ketua RW 03 yang diselenggarakan di Balai RW 03 Dukuh Kupang.

Tahun Depan Dana Kelurahan Rp 500 M Cair

Dewan Dorong Pemkot Siapkan Perwali Surabaya, Memorandum an Tahun depan, anggaran 0 kelurahan sebesar Rp 500 k miliar bakal cair. Agar tidak terjadi salah penggunaan di tingkat bawah, Pemkot Surabaya didorong untuk segera membuat peraturan wali kota (perwali). RD Anggota Komisi A DPRD eSurabaya M Machmud megat ngatakan, perwali ini sangat M Machmud penting agar tidak terjadi salah persepsi di lapangan. Jika ini terjadi akan menjadi masalah hukum di belakang hari. “Jadi pemkot harus segera membuat perwali. Ini penting karena perwali ini mengatur hal-hal yang lebih teknis meski sudah ada payung hukum yaitu Permendagri Nomor 130 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Dana Kelurahan,” ungkap politisi Partai Demokrat. Dia menambahkan anggaran kelurahan ini sendiri mengacu kepada rencana anggaran kerja (RAK) kecamatan yang berdasarkan hasil musrenbang (musyawarah rencana pembangunan) kecamatan. Dari situ tertera kegiatan pembangunan yang akan dilakukan di kelurahan. “Jenis kegiatan ini bisa berupa  Bersambung ke halaman 10 

Mengangkat Potensi Kerajinan Batik di East Java Fashion Harmony Sebagai upaya meningkatkan potensi kerajinan batik di Jawa Timur, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim menggelar kegiatan East Java Fashion Harmony 2019 di Ballroom Hotel Shangri-La Surabaya, Sabtu (23/11) malam. Dodik Wahyu KEBERADAAN batik yang merupakan budaya khas Indonesia dirasa masih kurang menggema di masyarakat. Hal itu tak lain karena batik hanya digunakan pada waktu-waktu tertentu saja. Oleh karena itu untuk mengangkat kerajinan batik, khususnya yang berasal dari Jawa Timur maka perlu lebih dikenalkan lagi. Sebab, Jawa Timur ini pu-

nya potensi batik yang sangat luar biasa, ada ciri khas khusus yang menampilkan keragaman antardaerah di Jatim. “Dengan acara ini, kami ingin agar batik di Jawa Timur bisa jadi budaya kultur yang lebih kuat,” Kata Kepala Disbudpar Jatim Sinarto. Dikatakan Sinarto, kegiatan ini dilakukan sejalan dengan misi Gubernur Jatim, Khofifah

Indar Parawansa dalam Nawa Bhakti Satya yang dikemas ke dalam Jatim Harmoni, yakni menjaga dan melestarikan kebudayaan dan mendorong pembangunan di bidang seni serta pariwisata. Untuk lebih memeriahkan acara ini, lanjut Sinarto, Pemprov Jatim mendatangkan desainer lokal dan nasional. Salah satu bintang tamunya adalah Ivan Gunawan yang membawa 15 batik rancangannya. “Dengan menggelar kegiatan ini, kita ingin mendorong para pengusaha batik ini lebih giat membuat batik yang lebih fashionable dari pandangan yang dilihat dari karya para desainer,” imbuh Sinarto.

FOTO: ISTIMEWA

Penampilan fashion kerajinan batik Jawa Timur di Hotel Sangri-La Surabaya.

Sinarto menambahkan, para desainer menampilkan koleksi yang bertajuk Flaming dusk.

Tampilan ini mendapatkan ide dari keindahan senja. Flaming  Bersambung ke halaman 10 


KOTA SURABAYA

SENIN WAGE, 25 NOVEMBER 2019 HALAMAN 10

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Proyek Drainase Sengsarakan Warga Bulak Rukem Timur Surabaya, Memorandum Pembangunan drainase atau saluran air di Bulak Rukem Timur 2 D, RT 06/RW 07, Kelurahan/Kecamatan Bulak, justru menyengsarakan warga. Sebab, mereka harus memperbaiki sendiri jalan paving yang tertutup material bekas galian. Pantauan Memorandum di lapangan, Minggu (24/11), kondisi jalan sangat membahayakan bagi pengguna jalan. Sebab, beton penutup saluran air yang baru dipasang hancur akibat tak kuat menahan eskavator.

Menur ut warga Bulak Rukem Timur Arliyan, pembangunan saluran air tersebut awalnya diterima dengan senang hati oleh warga. Namun, setelah proyek tersebut dikerjakan, warga malah sengsara. Bah-

POLISI MENYAPA

kan, warga harus memperbaiki sendiri jalan paving tersebut. “Saya satu minggu memperbaiki paving yang tertimbun bekas galian proyek. Karena, yang saya ketahui kontraktor hanya memperbaiki saluran air saja, tidak dengan pavingnya,” kata Arliyan, Minggu (24/11). Warga mendapat surat tertulis dari RT 06 tentang pemberitahuan rencana membongkar paving di depan rumah masing-masing. Kesepakatan ini hasil musyawarah pengurus

RT dan kontraktor. Untuk pemasangan paving, kontraktor menawarkan Rp 20 ribu per meter kepada warga. Panitia pembangunan Moedianto menjelaskan, setelah semua pengerjaan kelar, beton penutup saluran yang rusak tersebut akan diganti baru.”Nanti diganti kok,” kata dia. Terkait target pembangunan tersebut, dia mengaku, tidak mengetahui secara pasti.“Kalau itu saya tidak tahu,” papar dia. Namun secara spesifikasi,

SKCK Tanya: Saya ingin perpanjang surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) tapi saya termasuk pekerja yang sibuk dan tidak bisa keluar pada jam kerja. Yang saya ingin tanyakan adalah apakah bisa memperpanjang SKCK di luar jam kerja. Terima kasih. Intan Nuraini, warga Jalan Karangan, Surabaya Jawab: Perpanjang SKCK normalnya dilakukan di pelayanan SKCK Polrestabes Surabaya pada jam kerja. Polrestabes surabaya juga memiliki tempat perpanjang SKCK lain yaitu pada mal pelayanan publik di gedung Siola dan pelayanan terpadu Bus Polisi Suroboyo Kelurahan yang jadwalnya bisa dilihat di web maupun jejaring sosial milik Polrestabes Surabaya. Bagi pekerja yang sibuk tidak bisa berpergian pada jam kerja, memperpanjang SKCK pada pelayanan Bus Polisi Sobo Kelurahan adalah pilihan yang tepat di mana jam oprasional pelayanan ini pada jam 18.00 - 20.00. (*/fer) Kombespol Sandi Nugroho SIK SH MHum Kapolrestabes Surabaya

rumah untuk melihat kondisi yang ada,”kata dia. Dia menambahkan, apa yang menimpa dirinya juga terjadi pada salah seorang tetangganya. “Tetangga saya bernama Akmad ini sampai terkena hampir Rp 2 juta karena tagihan PDAM membengkak. Akhirnya, ia memilih mengangsur ke PDAM,” ungkap dia. Humas PDAM Surya Semba-

da Kota Surabaya Adi Nugroho ketika dikonfirmasi terjadinya pembengkakan tagihan PDAM ini menuturkan, ada beberapa kemungkinan. Yaitu ada pipa air di dalam rumah yang bocor sehingga meteran jalan terus, meski kran itu sudah ditutup. “Kemungkinan lainnya jika punya tandon di bawah, otomatis-nya rusak hingga air terus mengalir ke tandon hingga

meluber-luber,” ungkap diua. Untuk itu, dia mengatakan, bagi pelanggan yang mengalami kondisi tersebut tetap diminta membayar sesuai dengan nilai tagihan. Namun jika itu terjadi karena salah catat, maka PDAM akan mengembalikan kelebihan tagihan tersebut. Sementara Direktur Utama PDAM Surya Sembada Mujiaman pada perayaan HUT

Proyek Saluran Air Rungkut Tengah Dikebut

Sambungan dari halaman 9

culvert, tidak masalah. Asal tujuannya untuk mengoptimalkan saluran ketika hujan datang. Namun, sayangnya hingga kini belum ada tindak lanjut pengerjaan pavingisasi tersebut,” imbuh dia. Ketika Memorandum mendatangi pimpro CV Al Fath Karya tidak ditemukan di lokasi. “Maaf mas, pimpinan proyek memang jarang ke sini. Biasanya cukup mandor Pak Deri saja yang ke sini. Tapi kebetulan mandornya juga belum datang, mungkin malam ke sini,” kata Tholib, salah seorang pekerja CV Al Fath Karya. Ketika ditanya lambannya pekerjaan saluran air Rungkut Tengah hingga dikeluhkan warga, Tholib membenarkan hal tersebut. Sebab, seharusnya pekerjaan saluran air ini tuntas per 10 November kemarin. “Ya, jelas belum selesainya peker-

jaan ini kena denda mas. Tapi ya mau gimana lagi. Intinya kita kebut dan pekerjaan ini akan tuntas dua hari lagi,” jelas dia. Tholib menjelaskan, lambannya pekerjaan karena sejak awal ada kendala sejumlah warga punya hajatan sehingga kendaraan material tak bisa masuk lokasi proyek. Akhirnya pekerjaan sempat berhenti beberapa waktu. “Selain itu, akhir-akhir ini kendalanya banyak sekali batu-batu besar menghambat proses pengerukan, sehingga pengerukan dilakukan secara manual yang dilakukan 4 personel. Tentu ini membutuhkan waktu lebih panjang. Saya minta warga lebih sabar dan berhati-hati ketika melintas di lokasi proyek tersebut,” beber dia. Lurah Rungkut Tengah Luhur Hudi Utomo membenarkan adanya keluhan warga.

Sempat Disoal, Dirut PDAM Jabat...

FOTO: ISTIMEWA

Babinsa Kelurahan Kutisari Koramil Tenggilis Mejoyo, Sertu Supri Wardoyo, cangkrukan bersama warga.

Blusukan Kampung Sapa Warga Surabaya, Memorandum Kedekatan dan keakraban antara babinsa dengan warga binaan dapat terwujud karena telah terjalinnya hubungan silaturahmi yang rutin dilakukan. Pertemuan itu ketika babinsa berpatroli blusukan kampung di wilayahnya. Seperti dilakukan oleh Babinsa Kelurahan Kutisari Koramil Tenggilis Mejoyo Sertu Supri Wardoyo, yang tampak akrab dengan warga RW 04/RT 03, Kelurahan Kutisari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Sabtu (23/11) malam. Supri menjelaskan, sudah semestinya babinsa harus selalu ada di tengah-tengah warga binaannya. Ini agar komunikasi dengan warga dapat terjalin dengan baik, sehingga berbagai informasi yang terjadi dapat terdekteksi oleh babinsa. “Dengan selalu berada di kelurahan atau wilayah, kita bisa tahu setiap perkembangan situasi yang terjadi, sehingga kita bisa cepat tentukan langkah untuk menyelesaikannya,” ujar dia. Lebih lanjut dikatakan, selain untuk mengetahui perkembangan situasi di desa, menjaga hubungan silaturahmi dengan warga binaan itu sangat penting, sehingga pembinaan teritorial yang dilakukan oleh babinsa di desa dapat terlaksana baik dan lancar. (tyo/lis)

Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Kondisi akses jalan di Bulak Rukem Timur 2 D, RT 06, RW 07 Kelurahan/Kecamatan Bulak.

Pelanggan PDAM Keluhkan Tagihan yang Membengkak

PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Komisaris: Mangestuti Agil

box culvert yang dipasang di tengah jalan itu memiliki lebar dan dalam sekitar 80 sentimeter. Sedangkan, untuk penambahan tinggi jalan rata-rata berkisar 30 sentimeter. “Panjangnya 189 meter,” ujar dia. Pembangunan saluran air ini juga salah satu upaya pencegahan genangan air atau banjir di wilayah tersebut ketika hujan turun. Diharapkan setelah pembangunan ini tak ada lagi persoalan serupa. “Di sini kerap banjir,”papar dia. (alf/dhi)

Direktur PDAM Surya Sembada Surabaya, akhirnya terpilih kembali. Dari empat RT di RW 03, Mujiaman memperoleh tiga suara. Calon lainnya, Ida Fardiana mendapatkan satu suara, Sugeng Prajitno dan Yoesoef MS tidak mendapatkan suara sama sekali. Sehari sebelumnya, warga termasuk dua calon ketua RW, Sugeng Prajitno dan Yoesoef MS menolak pemilihan ketua RW 03 karena seolah hanya memunculkan satu calon petahana, yakni Mujiaman. Penolakan itu, karena menurut mereka panitia tidak pernah menyosialisasikan kepada warga. Dua hari sebelum pemilihan, Kamis (21/11) pagi, panitia pun baru menempelkan pengumuman.“Seharusnya disosialisaikan ke semua warga. Ternyata, ini tidak ada sosilaisasi atau pengumuman. Yang kita persoalkan, saya ini calon malah dapat formulir dari RW lain. Waktu saya berikan ke RT malah ditolak, katanya sudah ada calon lain, yakni Pak Mujiaman,” terang Sugeng Prajitno, warga RT 04 Dukuh Kupang. Calon lain, Yoesoef mengaku, hanya ingin pemilihan ketua RW di wilayahnya berlangsung semestinya dan transparan. “Namanya panitia tiga itu menjaring warga untuk mencalonkan dengan door to door. Perkara tidak mau, itu kan urusan nanti,”tandas Yoesoef.

Sementara Darwanto, mantan ketua RW 03 dua periode mengaku, warga sebenarnya tidak mempersoalkan Mujiaman mencalonkan kembali. Namun warga kecewa dengan caracara slintutan hingga membuat warga berontak dan menolak pencalonan Mujiaman. Alasan lainnya, pencalonan kembali Mujiaman karena dinilai melanggar etika dan norma. Meskipun hal itu tidak tertuang dalam syarat calon pengurus RW. Namun warga melihat ada dua aturan yang dilanggar, tapi diabaikan. Antara lain tidak menjabat sebagai lurah atau perangkat kelurahan setempat. Lalu tidak merangkap jabatan pada lembaga kemasyarakatan lainnya, dan bukan merupakan anggota sah satu partai politik dengan dibuktikan surat pernyataan. “Yang kita persoalkan adalah etika, norma hukum tidak tertulis. Apa yang dilarang tidak harus dicantumkam,” jelas Darwanto. Menurut dia, jabatan lurah adalah jabatan terendah yang dilarang dalam aturan persyaratan calon ketua RW, apalagi jabatan di atasnya. Sementara dirut PDAM Surabaya setara dengan jabatan kepala dinas. Untuk itu Darwanto mengingatkan, dengan kesibukannya sebagai dirut PDAM lebih baik konsentrasi dengan pekerjaannya.“Warga sendiri tidak ambisi.Karena sudah terjadi, semoga amanah ini bisa dijalankan dengan baik,”

Soalnya tanah bekas galian dibiarkan lama tertinggal, tidak cepat dibersihkan. Namun pekerjaan ini secara teknis sudah dilaporkan ke dinas terkait. “Bahkan, sepekan lalu kami koordinasi dengan ketua RW 05. Berawal dari sisa urukan galian proyek saluran yang tidak kelar-kelar diangkut, jadi tampak semrawut. Kemarin sudah mulai diangkut lagi. Tapi di lapangan masih ada sisa di kanan kiri,” terang Luhur. Luhur menjelaskan, sebenarnya paving dinaikkan juga perbaikan saluran kanan kiri biar lebih baik lagi. Apalagi setelah Kali Kebon Agung dinormalisasi pelebaran plengsengan. “Dulunya iya, ketika hujan datang mudah tergenang air. Tapi ketika Kali Gede sudah diperbaiki, genangan air cepat turun. Sekarang ini tidak ampai banjir,”pungkas dia. (why/dhi)

Sambungan dari halaman 9 tegas dia. Menyikapi persoalan kisruh pemilihan ketua RW 03 Dukuh Kupang Mujiaman saat dikonfirmasi menuturkan dirinya tidak ngotot memperebutkan jabatan ketua RW. “Saya nggak ngurusi seperti itu. Dalam arti, saya kan sudah sibuk, ngapain harus berebut seperti itu (ketua RW, red). Enggak ada urusan. Sebenarnya apa yang diminta warga. Kalau ada kekurangan silakan tanya ke Pak Lurah saja,” ujar Mujiaman yang sudah satu periode menjabat ketua RW 03 ini. Soal pemilihan ketua RW?”Bukan ndak ada masalah. Saya minta Pak Lurah kalau nanti bermasalah lebih baik enggak usah. Saya ini pejabat, masak urusan seperti itu saja bermasalah,” jelas dia. Selain itu, Mujiaman yang Dirut PDAM Surya Sembada ini memastikan kalau sosialisasi sudah dilakukan sejak awal pembukaan penjaringan calon. “Saya ada bukti foto-foto, sampai sebelum waktu habis semua sudah terpasang. Sosialisasinya ada, kemudiam rapat dengan kelompok ini, kelompok itu, semua didatangi,” pungkas dia. Sebelumnya, Sabtu (23/11), Memorandum berusaha mengonfirmasi Lurah Dukuh Kupang Fahmi melalui WhatSapp (WA), namun yang bersangkutan ada acara, dan meminta siang. Namun, ternyata saat dihubungi tidak diangkat. (alf/mik/dhi)

Sambungan dari halaman 9 ke-43 di Kantor PDAM, Minggu (24/11), menegaskan, PDAM akan semakin terbuka pada komplain yang disampaikan oleh masyarakat. Sebab, komplain adalah pintu masuk menuju perubahan. “Tak ada masyarakat yang kita tinggalkan. Humas kami sudah kita upgrade untuk ramah, saya pantau, sistem digital. Kita follow up. Melalui media sosial, dulu kita enggak berani tampil karena takut dikomplain. Tapi ternyata itu adalah membuat harapan baru bagi masyarakat. Kalau kita tampil dikomplain, gak apa-apa. Itu pintu masuk menuju perubahan. Mereka putus asa, mereka komplain,” ujar Mujiaman. Dia mengatakan, mas-

yarakat bebas memberi masukan dan kritik mengenai kekurangan PDAM Surabaya. Dia berjanji akan segera menindaklanjuti kendala yang ada. “Siapa saja, di grup apa saja, boleh menyampaikan kekurangan PDAM. Itu vitamin, itu arah kita membenahi diri. Saya sadarkan teman-teman, kalau dikomplain, kita harus cari masalahnya, sampai selesai. Karena itu kebutuhan utama mereka,” jelas dia. Memasuki usia ke 43, Mujiaman mengatakan, PDAM sudah melayani hampir 100 persen kebutuhan air masyarakat Surabaya. Kapasitas produksi juga naik menjadi 20 persen, atau sudah mencapai 12 ribu liter per detik. (udi/dhi)

Dewan Dorong Pemkot... pembangunan saluran hingga pavingisasi,” ungkap dia. Yang menjadi masalah nanti, lanjut Machmud, soal badan pengawas anggaran kelurahan. Sebab, hingga sekarang ini belum ada lembaga yang mengawasi pencairan hingga pelaksanaan proyek pembangunan di kampung-kampung. Sebagai bentuk pertanggungjawaban komisi A yang telah meloloskan anggaran kelurahan, maka pihaknya siap mengawasi. “Kami siap menjadi semacam badan pengawas dan ini sebagai implementasi fungsi dewan sebagai kontroling,” tegas dia. Sementara Kepala Bagian Hukum Kota Surabaya Ira Tursilowati mengatakan, pihaknya sedang menggodok perwali tentang dana kelurahan. Dalam waktu dekat ini perwali tersebut

akan tuntas. Machmud menegaskan, dalam perwali ini mengatur mekanisme pelaksanaan di lapangan. Tujuannya agar lebih terarah. “Dalam perwali ini mengatur jenis kegiatan pembangunan yang bisa menggunakan dana kelurahan,” ungkap dia. Disinggung soal mekanisme pencairan anggaran dana kelurahan, ternyata tidak langsung ke kelurahan. Anggaran tersebut masuk terlebih dahulu ke kecamatan, karena kecamatan itu setingkat OPD. “Pencairan ke kelurahan berdasarkan kegiatan yang ada di sana,” kata dia. Dana kelurahan sesuai yang digedok DPRD Surabaya sekitar Rp 500 miliar. Dengan jumlah 154 kelurahan, maka setiap kelurahan diperkirakan mendapatkan dana kelurahan sekitar Rp 3,2 miliar. (udi/dhi)

Merusak Jalan...

Sambungan dari halaman 9

tidak benar. Jika besok (hari ini, red), tidak ada iktikad baik dari PDAM untuk menemui saya, maka pekerjaan akan saya hentikan sementara sebelum mereka berjanji memperbaiki jalan tersebut,” cetus Arifin. Salah satu pekerja PDAM Rudi mengaku, pekerjaan rehabilitasi pipa PDAM di tengah ruas jalan ini karena pipa exsisting sudah keropos dan rawan putus. “Maka perlu dilakukan rehabilitasi pipa baru untuk kelancaran distribusi air ke masyarakat Kendangsari dan sekitarnya,” imbuh dia. Terkait rusaknya jalan di

Kendangsari II, Humas PDAM Surya Sembada Surabaya Adi Nugroho mengatakan, jika pekerjaan rehabilitasi pipa PDAM di Jalan Kendangsari II tidak ada kendala dipastikan target pekerjaan tuntas Desember 2019. Diprediksi rehabilitasi pipa PDAM Saat ini mencapai 80 persen. “Mengenai jalan bergelombang yang dikeluhkan warga sekitar, secepatnya akan ada tindakan rekondisi ulang. Kalau memang jika itu kesalahan kita, artinya perbaikan tidak sempurna dan itu merugikan warga pasti kita rekondisi ulang saja,” pungkas dia. (why/dhi)

Mengangkat Potensi... Dusk berasal dari kata flame yang berarti api dan dusk yang berarti senja atau saat menjelang malam. Flaming dusk, kata Sinarto, dengan kata lain senja yang menyala adalah sebuah koleksi yang atraktif dengan warna-warna senja yang menggoda seperti oranye, kuning kunyit, yellow lime dipadukan dengan hitam malam, seolah mengajak

Sambungan dari halaman 9

Sambungan dari halaman 9

kita untuk ikut menari di kala senja menjelang. “Dengan menampilkan batik dari perajin Kabupaten Probolinggo ini menggariskan desain dengan siluet khasnya yang dipadukan dengan unik. Secara detail cantik pada setiap busananya, dalam setiap garis dan potongannya, membuat tampilan semakin mempesona,” pungkas dia. (*/lis)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Supriadi, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Muhammad Arif Alfiansyah, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Blitar: Prawoto Sadewo. Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/ mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


MADURA

SENIN WAGE, 25 NOVEMBER 2019 HALAMAN 11

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

dari ATM pada umumnya. Nasabah cukup memiliki HP android saja sudah bisa melakukan penarikan uang meski malam hari dan di luar jam kerja. Nasabah BPRS tidak harus menunggu kantor kami buka dari Senin sampai Jumat, pada hari Sabtu atau Minggu pun bisa,” urai Novi. Novi mengaku, dari sisi teknologi sudah ada dukungan dari Telkomsel. Sebelum listrik menyala 24 jam, ia akan mendatangkan mesin solar yang kapasitasnya cukup besar untuk bisa mengaliri daya mesin ATM secara mandiri. “Saat ini ATM hanya untuk penarikan, tapi untuk setor tunainya akan diupayakan tahun depan

sudah bisa dinikmati para nasabah,” tegas dia. Selain itu, BPRS Bhakti Sumekar juga menyerahkan bantuan solar cell kepada sejumlah pengelola musala di pulau yang berjarak 162 kilometer dari daratan Sumenep tersebut. Sel surya yang berfungsi mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik itu diberikan kepada musala Nurul Ulum dan musala At-taqwa Kecamatan Masalembu. “Kami berharap bantuan solar cell kepada musala bisa memberi manfaat di tengah keterbatasan penerangan lampu diesel di pulau Masalembu,” harap Novi Sujatmiko. (aan/adv/sr)

Pamekasan, Memorandum Pergantian pucuk pimpinan kembali terjadi di Polres Pamekasan. Kasubdit 2 Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Djoko Lestari SIK MM dipromosikan menjadi kapolres yang baru. Pejabat lama AKBP Teguh Wibowo SIK menerima tugas barunya sebagai Kabagwassidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Upacara serah terima jabatan digelar di gedung Bhayangkara Polres Pamekasan, Sabtu (23/11). Acara penyambutan Kapolres baru diawali dengan tradisi pedang pora. Acara ini merupakan tradisi di lingkungan Polri, saat pergantian jabatan, terutama jabatan Kapolres, Kapolda dan Kapolri. Usai tradisi pedang pora acara dilanjutkan di Gedung Bhayangkara. Dalam sambutan perpisahannya, AKBP Teguh Wibowo menyampaikan terima kasih kepada semua jajaran Polres Pamekasan atas kerja sama serta dukungannya selama

Panitia kegiatan bersama pengasuh pondok pesantren berfoto bareng usai kegiatan.

tujuan untuk mempersatukan berbagai elemen-elemen organisasi yang berbeda dan mempertajam kecerdasan, memperkukuh kemauan, serta memperhalus perasaan,” katanya. Kiai Ermano Edi Nurul Fatah, Ketua Yayasan berharap

nantinya peserta mahasiswa dapat memberikan kontribusi terbaiknya sebagai generasi penerus bangsa yang Qurani. Baik yang menerapkan nilainilai keislaman dan menjadikan Alquran serta sunah sebagai landasan dan pedoman hidup. (sjk/sr)

Kapolres Pamekasan yang baru disambut prosesi pedang pora menjelang masuk mapolres.

mekasan dan awak media. Acara pelepasan Kapolres lama AKBP Teguh Wibowo, SIK dan istri ditandai dengan naik kereta musik daul yang diantar serta dilepas oleh Kapolres baru beserta para perwira dan anggota

di lingkungan Polres Pamekasan. Prosesi berlangsung fengan suasana penuh rasa haru di hati . Para pengantar mendoakan semoga AKBP Teguh Wibowo sukses dengan jabatannya ditempat yang baru. (sjk/sr)

Festival Nelayan Rokat Tasek Dapat Apresiasi DKP Jatim

UIM Bina Generasi Milenial agar Kreatif Pamekasan, Memorandum Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan dan Direktorat Pendidikan dan Pembinaan Agama Islam menggelar seminar regional bertajuk “Membina generasi milenial demi Indonesia yang bermoral”. Acara dibuka Kamis (21/11) di Ruang SMA Pondok Pesantren Hidayatun Najah, Desa Samiran, Kecamatan Proppo,Kabupaten Pamekasan. Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Agama Islam, UIM, Kang Sule didampingi wakilnya Norul Hidayat dan Ketua Panitia Badrus Soleh menginformasikan, peserta terdiri dari mahasiswa dari Fakultas Agama Islam prodi HKI (Hukum Keluarga Islam) dan prodi PAI (Pendidikan Agama Islam). “Acara ini ber-

ini. Dia meminta maaf jika selama mengemban tugas sebagai Kapolres masih terdapat kekurangan. Sementara itu, Kapolres Pamekasan yang baru, AKBP Djoko Lestari SIK MM memohon izin masuk di Polres Pamekasan. Dirinya berjanji akan melanjutkan tugas-tugas yang telah dirintis pejabat lama. Pihaknya juga memohon kerja sama serta dukungan dari semua jajaran Polres Pamekasan, seluruh masyarakat Pa-

FOTO: MEMORANDUM/ SUJAK

Bupati Sumenep A Busyro Karim didampingi Dirut BPRS Bhakti Sumekar Novi Sujatmiko mencoba ATM tanpa kartu.

Kapolres Baru Disambut Prosesi Pedang Pora

Sumenep, Memorandum Pagelaran tradisi masyarakat dengan tajuk Pesisir Berseri Festival Nelayan “Rokat Tasek” yang dilaksanakan di Desa Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, mendapat apresiasi Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur Rentetan acara “Rokat Tasek” di antaranya khataman Quran, musik Tong-Tong, Saronen, drama tari kolosal, tari topeng, Sandur, Macapat, Larung Benih Ikan Laut, Lomba Budaya Pesisir, Dialog Kebudayaan, Penyuluhan Hasil Olah Ikan, Bersih-Bersih Pantai, Pelayana Perizinan Kapal (Siul dan Sipil). Kepala Dinas Perikanan dan Kalautan Provinsi Jawa Timur M

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI

Sumenep, Memorandum Kepulauan Masalembu yang berada di sisi timur laut Kabupaten Sumenep saat ini telah mendapat fasilitas ATM tanpa kartu dari Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui salah satu BUMD, Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar. Launching ATM tanpa kartu untuk warga kepulauan Masalembu dilaksanakan saat safari kepulauan Bupati Sumenep A Busyro Karim 15-17 November 2019. “Bulan depan sudah beroperasi satu unit mesin ATM tanpa kartu yang akan dioperasikan di kantor cabang BPRS Masalembu,” ujar Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Novi Sujatmiko. Menurut dia, ATM tanpa kartu dapat diakses oleh nasabah hanya dengan memanfaatkan smartphone untuk melakukan penarikan uang tunai. Untuk bisa menikmati layanan ATM tanpa kartu, masyarakat hanya disyaratkan menjadi nasabah. Selanjutnya nasabah sudah bisa menikmati layanan penarikan uang selama 24 jam. “Mesin ATM kami berbeda

FOTO: MEMORANDUM/ AINUL ANWAR

ATM tanpa Kartu Hadir di Pulau Masalembu

Kegiatan Rokat Tasek di Desa Pasongsongan.

Gunawan Saleh mengapresiasi festival nelayan tahun ini yang digelar meriah di pesisir utara, yakni pelabuhan perikanan pantai Pasongsongan.

Dikatakan, festival nelayan hampir setiap kabupaten melaksanakan kegiatan itu. Di Kabupaten Sumenep tahun lalu dilaksanakan di pesisirsSelatan,

sedangkan tahun ini di pesisir utara. “Untuk tahun depan kita nanti disesuaikan dengan rencana Pemerintah Kabupaten,” katanya, Minggu (24/11). Wakil Bupati Sumenep Ahmad Fauzi mengatakan kegiatan Rokat Tasek rutin setiap tahun dilaksanakan. Tujuannya menjaga kelestarian tradisi di masyarakat agar tidak dilupakan. Setiap kegiatan serupa, pemkab hadir memeberkkan soport kepada nelayan khususnya masyarakat Pasongsongan. Dijelaskan, Rokat Tasek merupakan ungkapan rasa syukur dengan melaksanakan tradisi yang ada di masyarakat. “Dan juga menjaga kelestarian tradisi yang ada dengan doa yang telah kita panjatkan,” ujarnya. (uri/adv/sr)

Grass Track Championship 2019 Suguhkan Trail Gunung Pasir

Wabup Sumenep Achmad Fauzi mengibarkan bendera start.

FOTO: MEMORANDUM/ AINUL ANWAR

Sumenep, Memorandum Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Induk Motor Sumenep (IMS) menggelar balap motocross dengan tema Grass Track Championship 2019 di pesisir Pantai Slopeng, Minggu (24/11). Uniknya, pacuan motor trail itu dilaksanakan di gunung pasir. Trail gunung pasir yang diikuti ratusan crosser Madura maupun kota lain di Jawa Timur itu didukung oleh Disparbudpora Sumenep, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumenep, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Timur, Achmad Fauzi Team dan Netralindo. Start perdana motocross tersebut dilepas oleh Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi bersama Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf. Ato Sudiatna dan sejumlah pihak terkait dengan mengibarkan bendera starta. Lintasan motocross yang terdiri dari hamparan pasir dan menyusuri pinggir pantai membuat crosser lebih tertantang untuk memacu motornya. Apalagi salah satu lintasannya terdapat gundukan tinggi alami dari gunung pasir Pantai Slopeng. Even yang masuk kalender Visit Sumenep 2019 tersebut, memperlombakan sejumlah kategori. Antara lain, kelas bebek standart 2 dan 4 tak lokal Sumenep, bebek standart 2 dan tak germad kertasusila, bebek standart pabrik, bebek standart pemula open, bebek standart pemula open U-17 tahun, Fre For All (FFA) lokal Madura, FFA pemula non seeded, FFA U-15 tahun, sport trail lokal Madura, adventure non pembalap trabasser, veteran 35 tahun ke atas, adventure TNI/Polri, bebek modif 130cc open, FFA open, sport trail 4 tak open. Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan, event IMS Grass Track Championship 2019 memang sudah direncanakan sejak tahun 2018. Tujuannya mencoba memanfaatkan potensi gunung pasir yang dimiliki Pantai Slopeng Sumenep. “Lintasan gunung pasir ini merupakan bagian dari cara kami agar crosser bisa tertarik untuk ikut memeriahkan acara motor trail. Intinya ini untuk memberikan ruang pada generasi muda yang hobi motor trail di Sumenep dan Madura,” ujar wabup. Wabup Fauzi menjelaskan, kegiatan tersebut sudah masuk bagian dari kalender event yang bentuknya sport. Sehingga dia memastikan ke depan pasti ada event sepeda motor setiap tahun, salah satunya event trail gunung pasir. Bahkan wabup berencana akan menggelar event motor trail tingkat nasional. “Ini masuk potensi wisata yang kami perkenalkan kepada masyarakat luar. Bahwa di Sumenep ada gunung pasir di pantai. Wisatawan yang berkunjung ke Sumenep tidak hanya bisa menikmati pantai dan gunung pasir saja tapi juga motor trail. Arahnya ke depan pada promosi wisata terutama kami mendorong bahwa pantai Slopeng masih hidup,” tandas Wabup Fauzi. (aan/adv/sr)

Crosser bersiap di garis start.

Dua crosser berusaha menaklukkan lintasan gunung pasir.


PASURUAN

SENIN WAGE, 25 NOVEMBER 2019 HALAMAN 12

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Proyek pembangunan MAN IC Pasuruan di Grati yang terus dikebut pelaksanaannya.

Proyek Pembangunan MAN IC Dikebut Pasuruan, Memorandum Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan memastikan, tahun depan mulai memanfaatkan gedung MAN IC. Nantinya akan ada tiga angkatan yang bakal menempati gedung baru. Pemanfaatan gedung baru tersebut diberlakukan setelah tiga tahun anggaran pengerjaan pembangunan. Kepala Kemenag Kabupaten Pasuruan Drs Mohammad As’adul Anam MAg mengatakan, setelah pembangunan empat gedung dalam anggaran multiyears untuk MAN IC Pasuruan, Kemenag Pasuruan memastikan tahun depan sudah mulai difungsikan. “Jadi, tahun depan akan kami manfaatkan. Namun, saat tahun ajaran baru, ada tiga angkatan yang langsung menempati MAN IC Pasuruan,” terang As’adul. Sebelumnya, kondisi gedung memang belum lengkap. Namun, dengan pembangunan 2 gedung besar di tahun 2019 yaitu student center dan gedung sport, maka dipastikan melengkapi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di MAN IC Pasuruan. Sedangkan di tahun 2017 lalu sudah ada gedung kelas 2 lantai dan di tahun 2018 lalu ada pembangunan asrama. Sedangkan, tahun 2019 ada anggaran Rp 18,2 miliar dari pusat untuk student center dan gedung sport. “Apalagi tahun depan dipastikan juga ada pembangunan pagar dari Pemkab Pasuruan. Sehingga, dipastikan KBM bisa lancar termasuk fasilitas sudah memadai,” Ucap As’adul. Selama 2 tahun terakhir ini, kendati MAN IC Pasuruan belum selesai dibangun. Namun, KBM sudah dilaksanakan di Wisma Santri, Surabaya. Kendati bakal ditempati tahun depan. Namun, Anam mengatakan pembangunan dipastikan akan terus berlanjut dan sudah diusulkan ke pusat untuk terus melengkapi fasilitas di MAN IC untuk tahun 2020.(rul/sr)

Pedagang Pasar Ngempit Segera Tempati Kios Baru Pasuruan, Memorandum Setelah revitalisasi di Pasar Ngempit, Kecamatan Kraton, selesai pada pertengahan November lalu, Disperindag Kabupaten Pasuruan sudah menyiapkan langkah untuk pedagang di sana. Diperkirakan mereka sudah mulai menempati gedung tersebut pada akhir bulan ini. Edy Suwanto, kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan mengatakan, tahun ini Pasar Ngempit yang berada di Desa Sidogiri, Kraton, termasuk pasar daerah yang dilakukan revitalisasi atau pembangunan ulang kios dan los di tengah pasar. “Untuk pengerjaan revitalisasi ini dimulai sejak bulan Juli dan pertengahan November ini sudah selesai 100 persen,” terang Edy. Sebelumnya, kondisi Pasar Ngempit memang masih kurang tertata rapi dan semrawut. Sehingga, Disperindag melakukan pembangunan ulang untuk kios dan los agar terlihat bersih dan rapi. Sebelumnya, kondisi kios dan los memang tidak seragam, apalagi saat

musim hujan kondisinya sering becek dan tidak membuat nyaman pedagang dan pembeli. Untuk anggaran revitalisasi sebesar Rp 3,5 miliar dari anggaran APBD Kabuptaen Pasuruan. Tercatat ada 100 kios dan los dan dibangun ulang. Selama pembangunan berlangsung, pedagang sementara direlokasi di sekitar pasar baik wilayah depan dan belakang pasar. “Selama pengerjaan, semua pedagang pindah sementara ke sekitaran pasar. Namun, setelah pembangunan selesai, kita targetkan semua pedagang sudah masuk akhir bulan November ini,” jelas Edy. Pengerjaan revitalisasi Pasar Ngem-

FOTO: MEMORANDUM/RUL

FOTO: MEMORANDUM/RUL

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

Bangunan pasar Ngempit di Sidogiri, Kraton, yang sudah direvitalisasi.

pit ini memang dikebut agar bisa selesai sebelum puncak musim hujan Desember mendatang. Sehingga, saat

musim hujan nanti, kondisi pasar sudah nyaman dan diharapkan tidak ada lagi becek atau genangan air. (rul/sr)

Kabupaten Pasuruan Tambah 400 PJU Tenaga Surya

PJU tenaga surya yang dipasang di Desa Kenep, Kecamatan Beji.

Pasuruan, Memorandum Pemerintah Kabupaten Pasuruan akan menambah 400 penerangan jalan umum (PJU) bertenaga surya yang akan dipasang di tepi-tepi jalan. Pemasangan lampu-lampu itu dilakukan untuk lebih membuat terang jalanan Kabupaten Pasuruan. Rencana itu diungkapkan Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Hanung Widya Sasangka. Menurutnya, sejumlah ruas jalan di Kabupaten Pasuruan bakal dipasangi lampu PJU berte-

naga surya. Pemasangan lampu bertenaga surya ini dilakukan, tak hanya membuat jalanan lebih terang. Tetapi, juga menghemat energi dari listrik PLN karena menggunakan energi matahari. “Memang belum seluruh jalan di Kabupaten Pasuruan terpasang lampu PJU bertenaga surya ini. Hanya sebagian kecil,” ujarnya. Seperti jalur Bangil-Pandaan di wilayah Kenep, Kecamatan Beji. Ruas jalur setempat sudah terpasang beberapa PJU bertenaga surya. Ia menam-

bahkan, jalur yang akan dipasangi lampu PJU tenaga surya bakal ditambah. Hal ini seiring dengan support dari pemerintah pusat. “Kami mendapatkan support dari pemerintah pusat untuk pemasangan lampu-lampu bertenaga surya itu,” jelasnya seperti dikutip dari radarbromo.co.id. Setidaknya, ada 400 lampu tenaga surya yang akan dipasang pada 2020. Pihaknya masih melakukan survei, titik-titik mana yang akan dipasangi lampu bertenaga matahari itu. (*/sr)

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

Probolinggo, Memorandum Semarak Pagi Kota Probolinggo (SPKP) Episode IV di Kecamatan Kademangan, mengakhiri rangkaian seluruh kegiatan di tahun 2019. Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin meminta warga masyarakat punya komitmen bersama membangun Kota Probolinggo, dan menjadi wadah mempercepat arus informasi kepada masyarakat. Hadir pula pada acara tersebut, Wawali HM Soufis Subri, Dandim 0820 Letkol Inf Imam Wibowo, Sekda drg Ninik Ira Wibawati dan perwakilan forkopimda. Sebagai penanda dibukanya acara yakni ditandai pemukulan alat musik tradisional ronjengan (lesung) dan pelepasan balon oleh Wali Kota Habib Hadi Zaenal Abidin. Selanjutnya, Wali Kota melakukan peninjauan stan dan tampilan kesenian. Salah satunya Tari Menthok-menthok dari siswi-siswi Tunagrahita SMPLB Sinar Harapan dan Lagu Bunda oleh Erlina, siswa Tunadaksa. “Untuk warga Kota Probolinggo, harus punya komitmen dan semangat yang sama bahwasanya kita berniat untuk kebaikan, harus sampaikan pada diri sendiri bahwa aku pahlawan masa kini. Menjadi seseorang yang betul-betul bermanfaat untuk orang lain,” kata Wali Kota Habi Hadi Zainal Abidin, membuka SPKP Episode IV, Minggu (24/11). Hadi Zainal Abidin mengatakan bahwa SPKP sebagai upaya mempercepat informasi. Karena sekarang ini informasi jika tidak disampaikan langsung menjadi asumsi yang bermacam-macam. Disini masyarakat bisa menge-

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Jadi Sarana Informasi dan Program Pemerintah

Wali Kota Hadi Zainal Abidin bersama wawali dan sekda melepas balon dimulainya SPKP Episode IV di Kecamatan Kademangan dan meninjau stan.

tahui apa saja yang sudah dilakukan. Tak hanya itu, acara pemerintah tidak boleh seremonial saja tetapi bisa dirasakan oleh masyarakat. “Masyarakat bisa senang dengan kegiatan ini. Itu tujuan kita. Dan, inilah kesempatan Pemerintah Kota Probolinggo untuk menyampaikan program dan kegiatannya secara langsung,” tegas Wali Kota. “Sesuai tema, dengan semangat pahlawan, kita bangkit dan perkokoh persatuan membangun negeri menuju Kota Probolinggo maju dan sejahtera. Saya berharap warga Kota Probolinggo bukan hanya memeringati Hari Pahlawan tetapi mengambil peran di lingkungan masing-masing,” pintanya. Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Pemkot Probolinggo merupakan salah satu leading sektor penyelenggaraan acara tersebut. SPKP diikuti 109 peserta yang terdiri dari OPD, instansi

Lumajang, Memorandum Kebakaran terjadi di dua rumah milik warga Dusun Pondoktelo, Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung, Minggu (24/11). Masing-masing rumah milik Kartinoto (60) dan Slamet (65). Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Seperti biasa setiap dinihari sekira pukul 02.00 Slamet bersama istrinya berangkat ke pasar untuk berjualan dan rumah dibiarkan kosong. Namun pada pagi hari sekira pukul 07.00, Saki (45), anak laki-laki Kartinoto memasak air di tungku dapur yang kondisinya berdampingan dengan rumah Slamet. Ketika masak air, oleh Saki ditinggal melakukan aktifitas lainnya. Pada saat itulah, api pada tungku mulai membesar lalu menjalar ke tumpukan kayu kering yang ada di sebelah tungku. Hanya dalam hitungan menit, kobaran api terjadi di dapur milik Kartinoto membesar lalu

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Lupa Matikan Tungku, 2 Rumah Terbakar

Wali Kota Buka SPKP Episode IV

Petugas pemadam kebakaran melakukan pembasahan puing-puing sisa rumah yang dilalap api.

menjalar ke rumah Slamet. Mengetahui hal itu, Kartinoto yang ada di belakang rumah menjerit minta tolong. Warga yang mendengar teriakan tersebut berdatangan untuk memberikan pertolongan dengan menyiramkan air menggunakan alat seadanya. Pihak pemadam kebakaran dengan dua mobil damkar yang tiba di lokasi tak bisa berbuat banyak

karena kedua rumah yang terbakar nyaris ludes. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Karena hampir seluruh perabotan rumah ikut terbakar. ”Kalau kerugian yang saya alami, sekitar 70 jutaan pak,” ujar Kartinoto. Kapolsek Randuagung, Iptu Setyo Budi

membenarkan musibah kebakaran yang dialami 2 warga Randuagung tersebut. Hasil olah TKP yang dilakukan, api berasal dari tungku yang dinyalakan Saki, anak korban Kartinoto. “Informasi yang kami dapat di lokasi kejadian, jika Saki anak Bu Kartinoto sudah bertahun-tahun mengalami gangguan jiwa,” jelas Setyo Budi. (tri/sr)

Cak Thoriq: Program Inovasi Kami Hasil Identifikasi Laporan Masyarakat vertikal, perbankan, perusahaan, kelompok masyarakat hingga pelaku UMKM. Stan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Probolinggo yang terlibat dalam SPKP Episode IV memamerkan kegiatan atau program kerjanya. Ada juga yang memamerkan dokumentasi pembangunan hingga peresmian jaringan gas bumi di Kota Probolinggo dan rilis inflasi, produk makanan kaleng instan yang digunakan di dapur umum saat terjadi bencana. Demikian juga, ada yang

menampilkannya KB gratis untuk kaum ibu hingga kuis berhadiah bagi masyarakat, kuis serta menyerahkan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan. SPKP sendiri selain mendorong pertumbuhan ekonomi, diharapkan bisa mendorong masyarakat dalam bidang pemberdayaan sosial, ekonomi dan seni budaya. Sekaligus mempercepat arus informasi tentang program dan hasil pembangunan Kota Probolinggo. Bahkan, sebagai alternatif destinasi wisata.(mhd/yd/sr/adv)

Lumajang, Memorandum Dasar pembuatan program inovasi yang dilakukan Pemkab Lumajang, sebagian bersumber dari persoalan dasar yang kerap dikeluhkan dan dilaporkan langsung oleh masyarakat. Demikian disampaikan Bupati Lumajang Thoriqul Haq, saat beraudiensi dengan USAID Indonesia di ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Jumat (22/11). Selain bersumber dari data tiap OPD, pemerintah daerah juga mengajak masyarakat berpatisipasi langsung dalam melaporkan setiap masalah yang ada, melalui media sosial. “Kami memfasilitasi masyarakat untuk melapor atau mengeluh, melalui akun Lapor Lumajang di media sosial. Kami hadirkan ruang

publik yang sangat terbuka bagi masyarakat. Itu menjadi kanal yang sampai hari ini menjadi tempat pelaporan,” ujarnya. Selain melalui media sosial, serap aspirasi dari masyarakat juga dilakukan dengan cara turun langsung ke masyarakat, duduk bersama serta mendengar langsung keluhan dari masyarakat. “Kami bersama seluruh Kepala OPD, turun langsung ke masyarakat untuk jagongan bareng. Dari situ, banyak interaksi dengan masyarakat,” tuturnya. Cak Thoriq juga menjelaskan, sinergitas antar OPD juga dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah yang sekiranya harus diselesaikan bersama. Selain itu, menurutnya, yang paling utama adalah mem-

bangun mekanisme kerja. “Kami ingin mmbuat persepsi baru, yakni pemerintah bekerja cepat,” tambahnya. Bupati berharap, kedepannya USAID Indonesia bisa menjadi partner pendamping yang berfokus pada menyelesaikan masalah secara bersama-sama. Menanggapi hal tersebut, Luthfi Ashari, selaku Senior Technical Advisor Office of Democratic Resilience and Governance USAID Indonesia mengungkapkan, selain tujuan kedatangan tim USAID Indonesia ke Kabupaten Lumajang untuk pembelajaran mengenai sistem tata kelola pemerintahan. Kedepannya juga berharap akan terus berkolaborasi dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat. (hum/tri/sr)


OLAHRAGA WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Menpora Minta Malaysia Usut Tuntas Surabaya, Memorandum Reaksi Malaysia pasca kerusuhan dan penganiayaan terhadap pendukung Indonesia ketika menyaksikan laga di Stadion Bukit Jalil, pada lanjutan Kualifikasi Grup G Zona Asia Piala Dunia 2022, dinilai belum cukup bagi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali. Dia menegaskan Pemerintah Malaysia tidak cukup meminta maaf lewat media sosial Twitter. Pemerintah Malaysia diminta mengusut tuntas peristiwa itu. “Pemerintah Malaysia telah meminta maaf melalui media sosial. Tapi, bukan itu yang dituntut. Sebagai negara yang bertetangga, seharusnya tidak begitu etikanya. Apalagi, Pemerintah Indonesia sudah mengirim surat resmi. Pemerintah Malaysia harus menjawab secara resmi dengan surat juga. Kita tidak tahu Twitter itu ditujukan kepada siapa,” katanya kepada wartawan usai acara peresmian perluasan Masjid Al Mujahidin di DPD Partai Golkar Jatim, Minggu (24/11). Selain permintaan maaf secara resmi, pihaknya juga menuntut penyelesaian secara hukum dan penegakan hukum yang transparan serta seadil-adilnya. Menpora Zainudin mencontohkan insiden penganiayaan terhadap suporter Malaysia juga pernah terjadi saat kedua tim nasional tersebut berlaga di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta. Semestinya, Menpora Zainudin menandaskan, pemerintah Malaysia juga bisa berlaku bijak untuk menyampaikan permintaan maaf secara resmi seperti yang pernah dilakukan pemerintah Indonesia saat era Menpora Imam Nahrawi. “Kami juga telah koordinasi Kedutaan Besar Indonesia di Kuala Lumpur. Ini terkait pendampingan terhadap tiga orang suporter yang ditahan di kepolisian sana. Kami minta kedutaan mencari lagi jika memang ada yang bermasalah di sana,” pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Malaysia, Syed Saddiq mengakui, terjadinya pemukulan terhadap suporter Timnas Indonesia. Pernyataan ini sekaligus meluruskan keterangannya beberapa hari lalu yang menyebut kejadian tersebut sebagai kabar bohong. (*/epe)

Jelang Laga Perdana Sepak Bola SEA Games 2019

Siap Memulai Perjuangan Menghapus Dahaga 28 Tahun Manila, Memorandum Tim nasional (timnas) Indonesia siap memulai perjuangan untuk merebut medali emas SEA Games 2019 di Manila, Filipina. Meski bersaing dengan tim kuat seperti Thailand, Vietnam, Singapura, Laos dan Brunei Darussalam di Grup B, tim Indonesia optimistis untuk meraih hasil terbaik. “Kalau ditanya siapa tim terbaik? Jawabannya kita lihat saja siapa yang tampil sebagai juaranya nanti. Saat ini saya belum bisa menjawab, karena pertandingannya saja belum dimulai,” kata pelatih tim nasional Indonesia, Indra Sjafri menjawab pertanyaan wartawan dalam jumpa pers bersama dengan pelatih timtim yang tergabung di grup B, di Manila, Minggu (24/11). Namun, Indra optimistis Indonesia bisa meraih hasil maksimal. “Kita akan berjuang. Karena keberadaan kami di sini adalah menjalankan misi untuk mengulang sejarah menjadi juara. Indonesia terakhir menja-

di juara SEA Games pada tahun 1991 dan itu terjadi di Manila. Inilah yang kita perjuangkan,” ujar Indra. Untuk mewujudkan impian itu, Indra meminta pemain untuk fokus pada kekuatan tim dan tidak memikirkan tim lain. “Tentu kami juga mengharapkan dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia,” kata Indra. Indonesia akan memulai perjuangan pada hari Selasa (26/11). Thailand akan menjadi lawan pertama tim Garuda Muda. Duel kedua tim akan berlangsung di Stadion Riza Memoriam. Untuk persiapan tim, Indra menilai sudah cukup baik. Tim juga sudah beradaptasi dengan kondisi lapangan serta cuaca di Manila. “Mudah-mudahan kita mendapat hasil positif lawan

Lima pelatih tim-tim grup B memberikan keterangan pers menjelang laga perdana pada 26 November 2019.

Thailand,”ujar Indra Sjafri. Pemain depan Indonesia, Muhammad Rafli mengaku siap untuk tampil melawan Thailand. “Semua anggota tim sudah siap. Kami akan berjuang habis-habisan dan berupaya memberikan hasil terbaik,” kata Rafli yang kemarin tepat berulangtahun ke-21. (*/epe)

Enam Tiket PON 2020 di Genggaman

Kodrat Jatim Ingin Maksimal di Final Bandung, Memorandum

Petarung Jatim melepaskan tendangan kepada atlet DKI Jakarta pada duel penentuan ke semifinal.

SENIN WAGE, 25 NOVEMBER 2019 HALAMAN 13

Kontingen Tarung Derajat Jatim memastikan menggenggam enam tiket Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua. Satu tiket tersisa hingga Minggu (24/11) malam, melalui babak play off, masih berlangsung dalam Pra PON di GOR Pajajaran Bandung. Hasil yang didapat Jatim setelah empat petarung putra melaju ke semifinal. Yakni Maki Mubarok (52,1-55 kg), Bima Putra (64,1-67 kg), Nuggy (67,1-70 kg), dan Cahyo Haryo (75,1- 80 kg).

Langkah itu disusul dua petarung putri Resmianty Amelia (45,1-50 kg) dan Aulia Nur Dini (58,1-62 kg). Sedangkan satu peluang datang dari kelas 61,1-64 kg. Patarung putra Uri Pratama Yoga berhasil masuk babak play off ronde kedua. Ketua Umum Pengprov Keluarga Olaraga Tarung Derajat (Kodrat) Jatim, Bambang Haryo yang memberikan dukungan langsung di Bandung, mengaku bangga dengan perjuangan para atletnya di atas matras.

“PON kali ini lebih berat, jumlah daerah dan atlet lebih banyak. Sedangkan kuota atlet di setiap kelas lebih sedikit di banding PON sebelumnya. Perjuangan atlet kita luar biasa, ada yang sudah babak belur tapi masih juga ingin tampil,” terang Bambang Haryo didampingi Ketua Harian Kodrat Jatim, Erwin H Poedjono. Terkait enam tiket digenggaman, Erwin meminta atletnya tidak cepat puas. “Tetap fokus karena masih ada babak semifinal dan final, “ pesannya. (*/epe)


DEWI RENGGANIS

SENIN WAGE, 25 NOVEMBER 2019 HALAMAN 14

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Jember, Memorandum Polres Jember terus berupaya menekan angka peredaran narkoba jenis sabu-sabu di wilayahnya. Apalagi ada indikasi, jaringan pengedar menjadikan kawasan jauh dari pusat kota sebagai lokasi pemasaran. matan Gumukmas. Dari tangan kedua penikmat kristal haram itu diamankan 2 alat hisap beserta sisa sabu di dalam pipet kaca, dan tiga klip plastik sabu dengan berat

Dusun Kebonan, Desa Gumukmas, Kecamatan Gumukmas, dan MC, warga Dusun Ponjen, Desa/ Kecamatan Kencong,”ungkap Kasatresnarkoba Kompol Agung Joko Haryono, Minggu (24/11). Pengembangan itu dilakukan karena polisi tidak percaya pengakuan kedua tersangka pertama jika lima paket hemat itu dikonsumsi sendiri. Karena itu, setelah mendapat informasi valid, Kamis (21/11)

dini hari, Setyo Widodo ditangkap di rumahnya di Desa Mundurejo, Kecamatan Umbulsari. Satu sabu paket hemat siap edar berhasil didapat ketika petugas menggeledah kamar SetyoWidodo. Penyelidikan intens terus dilakukan untuk mengungkap jaringan besar yang ada di belakang dia.Apalagi ada kemungkinan sabu-sabu itu merupakan sisa dari jaringan narkoba asal Sokobanah. (edy/epe)

Diapit dua anggota Satresnarkoba Polres Jember, tiga tersangka menunjukkan sabu-sabu yang gagal mereka konsumsi.

FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO

Indikasi itu diperkuat dengan ditangkapnya Ahmad Zaini bin Ajib dan M Cholil bin Bunyamin, di sebuah rumah di Dusun Kebonan, Desa Gumukmas, Keca-

total 0,14 gram. Setelah kita kembangkan, ada tersangka ketiga Setyo Widodo alias Embik (41). Dia yang melayani pembelian kedua tersangka awal yang masing-masing satu klip dihargai Rp 175 ribu. Total kedua, tersangka membeli lima paket hemat kepada Embik. “Tsk SW, mengakui dua hari sebelumnya telah memasok lima klip sabu pada dua tsk, AZ asal

FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO

Tiga Maniak Sabu Gumukmas Diringkus

Bupati dr Hj Faida MMR membuka seminar nasional bertajuk “Peluang dan Tantangan Perawat di Era Revolusi Industri 4.0” yang diadakan DPD PPNI Kabupaten Jember.

Bupati Optimis Perawat Bisa Bersaing dan Menciptakan Lapangan Kerja Jember, Memorandum Ribuan perawat dari 38 kota/kabupaten di Jatim dan mahasiswa keperawatan menghadiri Seminar Nasional bertajuk “Peluang dan Tantangan Perawat di Era Revolusi Industri 4.0”, yang digelar DPD PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) Kabupaten Jember di Balai Serbaguna Kaliwates, Sabtu (23/11). Bupati Jember dr Hj Faida

MMR jadi keynote speaker. Narasumber lainnya adalah Sundoyo dari Biro Hukum Kementerian Kesehatan RI, Ketua DPW PPNI Jateng dr Edi Wuryanto MKep, Prof Dr Nursalam DPW PPNI Jatim, anggota DPR RI Komisi IX, dan Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga (Unair). Total ada 3.985 peserta yang menjadi catatan sejarah bagi PPNI Jember sebagai seminar

dengan peserta terbanyak sepanjang perjalanan PPNI. Dalam kesempatan sambutan sekaligus memberikan materi, bupati memulai dengan memaparkan kondisi perawat di Kabupaten Jember. Mulai dari karir, pendidikan, maupun persebarannya di Jember. Dia juga menyinggung keinginan perawat untuk bisa bekerja di pusat kesehatan seperti puskesmas dan rumah

sakit. Keinginan itu, disebutnya berbuah persaingan di antara perawat. Padahal, menurut bupati, ada persaingan lainnya yang harus disadari oleh perawat pada zaman sekarang. Melalui tampilan di layar, bupati menunjukkan persaingan perawat itu dalam bentuk layanan secara daring atau online. Para perawat harus siap dengan persaingan di era revolusi industri 4.0 ini. “Perawat

harus siap dengan perubahan. Bahkan harus berada di depan dalam perubahan. Perawat juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan,” kata bupati. Meski demikian, bupati mengingatkan bahwa ada yang tidak bisa digantikan secara daring, yakni sentuhan kemanusiaan. “Komunikasi langsung dan sentuhan langsung, tatapan wajah, dan hubungan kemanusiaan menjadi peluang

perawat untuk memberikan pelayanan sebaik-baiknya. Sentuhan kemanusiaan tidak bisa digantikan dengan teknologi informasi. Ini jangan dihilangkan,” sebut pejabat berlatar belakang dokter ini. Bupati juga menyampaikan, ke depan akan memetakan persebaran perawat. Ke depan akan ditata satu desa satu perawat. Program satu perawat ini juga untuk pusat kesehatan

pesantren (puskestren). Dalam kesempatan itu, bupati juga mengungkapkan adanya ratusan perawat yang telah lolos mengikuti program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hanya saja, juknis untuk PPPK ini belum turun dari pusat. “Tapi kita sudah menyiapkan penganggaran untuk gaji mereka yang akan di-SK-kan tahun 2020,” pungkasnya. (edy/epe)

MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Muhammad Y Nur Habibii. KANTOR: Jl Mayjend Soengkono 53 Madiun Kota. Anif Sriwati, M Alvin KANTOR:Jl. Karya Darma, Magetan

Dalam sambutannya, menkes merasa bangga kunjungi Unida. Menurit dia, lembaga ini merupakan salah satu kawah candradimuka pembentuk calon pemimpin bangsa Indonesia . Dia bahkan tak segan menyebut alumninya merupakan SDM

Unggul menuju Indonesia Maju 2045. “Saya disini juga mengajak kepada para mahasiswa dan masyarakat untuk membudayakan hidup sehat guna mendukung xprogram Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas)” kata dr

Jelang Pilkades Serentak 2019

Pelipatan Kertas dan Penyegelan Kotak Dijaga Ketat Magetan, Memorandum Proses pelipatan kartu suara di seluruh desa yang akan mengadakan pemilihan kepala desa (pilkades) wilayah Kabupaten Magetan mendapat penjagaan ekstra dari polsek mapun koramil setempat. “Babinsa dan Babinkantibmas Sumberagung menjaga dan mengamankan pelipatan kartu suara dan penyegelan kotak suara,” kata Danramil Plaosan Kapten Munir, Minggu (24/11). Kegiatan itu dilakukan di kantor Desa Sumberagung. Tidak semua orang diperbolehkan masuk kecuali petugas atau seizin aparat keamanan. “Ini dilakukan agar tertib dan menjaga kemungkinan yang tidak diinginkan,” jelas Kapoksek Plaosan AKP Waluyo. (alv/ack/mt/epe)

Terawan. Ada beragam rangkaian acara menkes di Unida, mulai dari pemberian alat tepat guna kesehatan yang diterima Rektor UNIDA. Sosialisasi Germas kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya mahasiswa dan peserta didik lainnya yang pada kali ini bekerja sama dengan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya, selain itu mempererat silaturahmi pemerintah dengan UNIDA Gontor terutama dalam bidang kesehatan.

Kedatangan menkes disambut Rektor Prof Dr Amal Fathullah Zarkasyi MA. “Beliau ini militer, kami sudah kenal lama karena termasuk saya pasien beliau,” ujar Prof Amal. “Cuma kalau dulu saya panggil beliau pak dokter, sekarang saya panggil beliau pak menteri,” imbuhnya. Hal ini menimpali harapan menkes kepada UNIDA untuk menjadi salah satu universitas yang berpotensi dalam meningkatkan daya ungkit yang besar bagi keberhasilan pembangunan kesehatan di Indonesia. “Seperti

menurunkan angka stunting di masyarakat yang saat ini sudah mencapai angka 27,7 persen. Selain itu, tentunya hal ini juga mejadi salah satu tantangan yang besar juga, karena pondok pesantren merupakan tempat yang potensial, sehingga kesehatan lingkungan dan pengelolaan sanitasi harus tetap dijaga demi menghindari wabah penyakit yang tidak diinginkan,” terang menkes. “Seorang pemimpin harus sehat, karena sehat itu modal utama untuk menjadi pemimpin,” tegasnya. (ji/mt/epe)

Menkes dr Terawan (tengah) memenuhi permintaan salah satu pengajar UNIDA untuk berfoto bersama.

Hutan di Gunung Gede Terbakar Ponorogo, Memorandum Warga Desa Tatung, Kecamatan Balong, Minggu (24/11) siang digegerkan kebakaran hutan di wilayahnya. Sehari sebelumnya sudah ada tanda-tanda di beberapa tempat ada kepulan asap putih. Bahkan inisiatif warga, sudah dilakukan pemadaman bahkan dilanjutkan pembasahan kendati secara manual. “Ternyata upaya itu tidak berhasil sehingga berubah menjadi kebakaran cukup besar di hutan Gunung Gede,” kata Nur Khoirudin, warga setempat. Akhirnya, kejadian itu dlaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Tatung. Dibantu warga, dan anggota Bhabinkamtibmas Mbalong masih memantu perkembangan kebakaran yang turut menghanguskan sekitar 5 hektare sawah kering warga. Penyebab kebakaran sampai saat ini masih dalam penyelidikan aparat setempat. (ji/mt/epe)

Penyimpanan Alat E-Voting Dikawal TNI/Polri

FOTO: MEMORANDUM/JI

Ponorogo, Memorandum Menteri Kesehatan (menkes) RI Letjen TNI Purn DR dr Terawan Agus Putranto SpRad (K) mengunjungi Universitas Darussalam (Unida) Gontor di Desa Demangan, dan Ponpes Walisongo di Desa Ngabar, semuanya masuk wilayah Kecamatan Siman, Sabtu (23/11).

FOTO: MEMORANDUM/JI

Menkes Kunjungi Unida Gontor

Magetan, Memorandum Kapolsek Magetan AKP Iin Pelangi beserta personel dan anggota TNI melakukan pengawalan dan pengamanan perpindahan penyimpanan alat e-voting dari kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat ke Kelurahan Selosari, Minggu (24/11). “Jumlah aparat yang dilibatkan sejumlah 80 personil. Selama pengawalan berlangsung aman dan lancar,” ujar AKP Iin Pelangi. Usai pelaksanaan pengawalan untuk persiapan pemilihan kepala desa tersebut, Polsek Magetan diback-up Polres Magetan juga menjaga berlangsungnya perakitan alat itu. (alv/ack/nif/mt)

Bhabinkamtibmas dan Babinsa Balong bahu membahu memadamkan kebakaran hutan di Gunung Gede.

Bupati Suprawoto didampingi Komandan Kodim dan pejabat teras Pemkab Magetan melakukan kunjungan ke desa-desa.

Magetan, Memorandum Bupati Suprawoto bersama fokopimda Kabupaten Magetan, mengunjungi beberapa desa yang akan menggelar pemilhan kepala desa (pilkades) serentak, Minggu (24/11). Seperti ke Desa Gonggang dan Janggan di Kecamatan Poncol. Sambang Desa ini dalam rangka monitoring pelaksanaan pilkades

yang akan menggunakan e-voting. “Pilkades serentak di Magetan kali ini diikuti 184 desa, beberapa ada yang menggunakan cara langsung dan ada yang gunakan e-voting. Sambang desa ini jadi sosialisasi sistem pemilihan. Semoga bisa berjalan lancar dan tidak menimbulkan gejolak sosial di masyarakat,” kata bupati.

Desa Gonggang mempunyai DPT terbanyak di Kecamatan Poncol. Ini yang jadi pertimbangan pilkades menggunakan e-voting. Biaya pilkades menelan Rp 17 miliar APBD Kabupaten Magetan. Anggaran itu harus membawa dampak lebih baik dan bermutu dalam pelaksanaan, penyelenggaraan, dan sukses prestasi. (ack/alv/mt/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ALV

FOTO: MEMORANDUM/ACK

Bupati Intensifkan Sambang Desa Jelang Pilkades

Petugas mengawal perpindahan penyimpanan alat e-voting.


LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO

SENIN WAGE, 25 NOVEMBER 2019 HALAMAN 15

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Mobil jemputan pelajar yang diluncurkan Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro.

Dishub Uji Coba Mobil Jemputan Pelajar

Lamongan, Memorandum Berniat pergi membeli bahan bakar minyak, Ahmad Fauzun (18), seorang pemuda asal Desa Geger, Kecamatan Turi, tewas tertabrak truk Fuso di Jalan Raya Lamongan-Babat, tepatnya di depan SPBU Talun, Kecamatan Sukodadi, Jumat (22/11) malam. Kecelakaan berawal saat motor korban tidak terkendali hingga nyelonong menyeberang jalan. Kepala Desa Geger, Kecamatan Turi Subekan menjelaskan, korban saat itu keluar untuk membeli bensin di pom Talun Sukodadi bersama temannya. Ternyata, setelah membeli bensin dan hendak menyeberang jalan, sepeda motor yang dikendarainya bandang tidak bisa dikendalikan. “Lima hari lalu bapak korban ini juga meninggal dunia mas. Sekarang giliran anaknya yang tidak disangka menyusul orang tuanya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” jelasnya, Minggu (25/11) pagi. Peristiwa nahas tersebut

Bojonegoro, Memorandum Tahun 2020 Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro melakukan uji coba program jemput pelajar asal desa yang sekolah di perkotaan. Tujuannya untuk menekan terjadinya kecelakaan pelajar. Selain itu juga untuk mengurangi pelajar naik kendaraan motor sendiri. Terutama bagi mereka yang belum mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM), karena usianya belum cukup umur. Pada uji coba ini Dinas Perhubungan Bojonegoro telah membeli satu mobil jenis mikro bus. Pembelian ini menggunakan anggaran di Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) tahun 2019. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro Adi Witjaksono mengatakan, mobil jemputan pelajar tersebut akan menyisir pelajar SMA/MA/SMK asal desa yang menuntut ilmu di Kota Bojonegoro. Untuk memanfaatkan mobil jemputan ini, orang tua dapat mengetahui keberadaan mobil jemputan dan memastikan putra-putri mereka sampai di sekolah. “Nanti ada aplikasi kusus, untuk menggunakan mobil jemputan pelajar asal desa itu” terangnya. Masih menurutnya, mikro bus tersebut bisa mengangkut 17 penumpang. Dengan rincian satu driver, satu pemandu aplikasi dan 15 pelajar. Pada saat uji coba tidak dipungut biaya alias gratis, sehingga tidak membebani biaya transport orang tua. Namun, saat program tersebut berjalan dengan baik dan banyak yang minat, maka akan bekerjasama dengan pihak ketiga. Seperti koperasi organda. Namun biaya transportasi nantinya ada, tetapi ada subsidi dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. (top/har/mik)

dialami korban, setelah Sepeda motor Suzuki Shogun miliknya tidak bisa dikendalikan (bandang, red). Semula korban berjalan dari dalam SPBU, kemudian berhenti di pinggir jalan untuk persiapan menyeberang. Dan saat mengoperasionalkan motor yang dikendarainya, ternyata gas kendaraan dalam kondisi tidak bisa dikendalikan, sehingga pengendara tidak dapat menguasai kendaraannya. Motor yang tidak bisa dikendalikan tersebut akhirnya nylonong berjalan menyebrang ke Jalur Selatan bersamaan dengan itu dari arah timur ke

FOTO: MEMORANDUM/ALI

FOTO: MEMORANDUM/IST

Pemuda Geger Tewas Tertabrak Truk

Motor milik korban di bawah truk yang melindasnya.

barat berjalan Kendaraan Truck Fuso bernopol AB-2391-AE yang dikemudikan Slamet Riyadi yang langsung melindas korban

beserta kendaraannya. Kasatlantas Polres Lamongan AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro menjelaskan,

Bojonegoro, Memorandum Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bojonegoro melalui Pemerintah Kabupaten Bojonegoro (Pemkab) menggelar sosialisasi KA Sancaka Utara bersama PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI), Minggu (24/11). Fokus agenda ini terkat adanya kerja sama pihak Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) menyangkut it adanya kereta Api Sancaka Utara Bojonegoro-Yogyakarta dan Kereta Api relasi Bisnis yang akan via stasiun Bojonegoro. “Tentunya dari kominfo menyambut baik apa yang telah diinisiasi oleh Bupati Bojonegoro, dengan adanya kereta api Sancaka Utara bisa menjadikan jarak tempuh antara Bojonegoro hingga Yogyakarta menjadi lebih dekat,” terang Kabid Layanan Informasi dan Aspirasi Publik, Alit Saksama, kemarin. Untuk sosialisasi disampaikan melalui media, salah satunya melalui car free day bersama PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI). “Diharapkan warga masyarakat Bojonegoro mengetahui adanya informasi terkait pelayanan publik,” imbuhnya. (top/har/mik)

LOWONGAN WARTAWAN Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN Persyaratan: Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)

Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com

Lamongan, Memorandum Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hugatalung memanfaatkan momen minggu ceria (mince) untuk sosialisasi aplikasi pelayanan di Alun-Alun Kota, Minggu (25/11), pukul 06.00. Aplikasi yang terintegrasi tersebut adalah Smart Soto Lamongan. Selain itu terobosan surat izin mengemudi (SIM) Delivery juga diluncurkan. Menurut Feby, aplikasi Smart Soto Lamongan merupakan akselarasi program Promoter yang dicetuskan Kapolri tentang peningkatan pelayanan publik bagi masyarakat yang lebih mudah di akses dan didukung teknologi. Sekaligus untuk meningkatkan predikat WBK menjadi WBBM. “Program pelayanan berba-

sis IT Polres Lamongan adalah sebuah terobosan baru untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi, melakukan aduan dan mengurus surat-surat tertentu yang berhubungan dengan tugas kepolisian,” jelasnya. Aplikasi tersebut, kata Feby, berbasis Sistem Opresional Terpadu Online atau Soto Lamongan, namun ada juga beberapa aplikasi lainnya, seperti Smart Criminal Justice Sistem (CJS), Smart Bhabin dan Smart Kinerja. “Fitur yang tersedia ada Panic Button atau pengaduan darurat, kemudian ada pengaduan online, kehilangan online, SKCK online, SIM online, Highlight Samsat, SIM, BPKB, E-Tilang, dan Smart CJS. Masyarakat juga

bisa chatting secara langsung dengan petugas, juga bisa membaca berbagai berita terkini dari Polres Lamongan,” ujarnya. Pasca melakukan pendaftaran SKCK Online, SIM Online dan SCJS informasi perkembangan kasus (SP2HP) online. Masyarakat bisa langsung datang ke Polres untuk foto dan tes SIM atau mencetak SKCK. “Yang sudah melakukan pendaftaran online akan lebih diprioritaskan pelayanannya, mengingat mereka sudah terlebih dahulu daftar. Jika tidak bisa menunggu, bisa meninggalkan alamat tinggal. SIM nanti akan di antar petugas. Sampai saat ini sebagai percobaan delivery-nya hanya area Lamongan kota,” pungkasnya. (al/har/mik)

akan disebar untuk berperan aktif membantu pengawasan pemilu, untuk meminimalisir pelanggaran dan memberikan pendidikan politik pada masyarakat,” jelas Miftahul Badar, Minggu (25/11) siang. Badar berharap, dengan dibentuknya kader pengawasan partisipatif masyarakat lebih dewasa dalam menghadapi pesta demokrasi, sekaligus mengetahui apa saja yang dilarang dalam pelaksanaan pemilihan langsung, salah satunya terkait money politik. “Kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi harus terus ditumbuhkan. Jika melihat kegiatan yang dilarang, seperti money politik, melibatkan ASN dan sebagainya. Lah salah satu tugas kader ini adalah untuk menyerap aduan masyakat, kemudian dilaporkan ke Bawaslu untuk ditindak,” pungkasnya. (al/har/mik)

Pengurus PWI Lamongan memberikan materi dalam acara SKPP.

HUT Ke-107 Muhammadiyah

Bupati Ajak Bangun Bojonegoro Bojonegoro, Memorandum Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bojonegoro mengadakan Milad ke-107 Muhammadiyah di GOR Dabonsia, Dander, Bojonegoro, Minggu (24/11). Dalam kegiatan tersebut Muhammadiyah bersama Pemkab akan ikut membangun Bojonegoro. Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengawali dengan mengucapkan selamat Milad Muhammadiyah, baik jemaah maupun jamiyah. Ia juga menyebut menggunakan majas kalau hari ini Bojonegoro terlihat cerah, karena sinar matahari pagi hari. “Organisasi ada untuk berdiri demi kemajuan bangsa dan negera,” jelas Bupati Anna, kemarin. Menurut bupati, saat ketemu Muhammadiyah sudah menyiapkan karpet merah akan digelar untuk Muhammadiyah. Sehingga bupati memastikan wajib hadir pada agenda Milad Muhammadiyah hari ini. “Bukan lagi membahas

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Diskominfo dan PT KAI Sosialisasikan Kereta Jurusan Bojonegoro-Jogjakarta

Kapolres Sosialisasikan Aplikasi Pelayanan

Lamongan, Memorandum Bawaslu Lamongan mengadakan kegiatan sekolah kader pengawasan pemilu (SKPP) di Balai Latihan Kerja, Jumat- Sabtu (22-24/11). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya untuk memberikan pendidikan pengawasan pemilu kepada masyarakat, khususnya kaum milenial. Berbagai materi dan penjelasan yang diberikan diterima dengan baik oleh ratusan peserta yang hadir. Mulai dari materi kepemimpinan, kepemiluan, pengawasan dan penyusunan karya ilmiah. Ketua Bawaslu Lamongan Miftahul Badar menjelaskan, pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen Bawaslu dalam menciptakan Pilkada 2020 yang kondusif dan beringritas. “Seluruh peserta nantinya

FOTO: MEMORANDUM/ALI

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Bawaslu Adakan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif

Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung sedang menyosialisasikan aplikasi pelayanan kepada masyarakat.

Kereta (ilustrasi)

kecelakaan tersebut tidak bisa dihindarkan, karena jarak yang dekat dan datangnya motor begitu cepat, hingga tabrakan yang mengakibatkan korban meninggal dunia tempat tidak bisa dihindari. “Sopir truk mengaku kaget, sepeda motor datang dengan tiba-tiba dari arah penyeberangan utara. Sehingga truk fuso yang dikendarai sopir langsung menabrak motor korban hingga terseret kurang lebih 20 meter. Motor terbakar terseret truk yang melaju dengan kecepatan lebih kurang 60 km/jam,” jelas AKP Danu, Sabtu (23/11) pagi. Danu mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi peraturan lalu lintas yang ada, sehingga dapat meminimalisir terjadinya laka lantas. “Penting juga r utin mengecek kondisi kesehatan kendaraan yang dimiliki, caranya dengan diservis,” pungkasnya. (al/har/mik)

Kegiatan peringatan HUT Muhammadiyah di Bojonegoro.

dukung mendukung, tapi bersama-sama membangun Bojonegoro menuju masyarakat Bojonegoro makmur dan sejahtera,” tuturnya. Selain itu, disampaikan letak geografis Kabupaten Bojonegoro yang berada di perbatasan daerah lain. Sehingga pemkab akan membangun akses jalan penghubung ke daerah lain.

Termasuk menambahkan rambu tulisan Bojonegoro di exit tol agar Bojonegoro semakin dikenal. Serta sarana transportasi, misalkan kereta api yang semakin mudah digunakan masyarakat Bojonegoro. “Untuk membangun Bojonegoro, pemkab membagi beberapa zona agar pembangunan tidak terjadi disparitas antar

kawasan. Tahun 2020, SDM unggul indonesia maju sudah jauh dipersiapkan Bojonegoro, dengan mempersiapkan untuk sumberdaya kedepan melalui beasiswa. Mohon didukung dan didoakan agar Bojonegoro semakin baik,” pungkasnya. Ketua panitia Milad ke-107, Sholikin Jamik menuturkan, acara ini bagitu istimewa kare-

na selain diikiti ribuan warga Muhammadiyah, Milad tahun ini diadakan pertama kali di luar zona amal usaha Muhammadiyah. Seluruh warga Muhammadiyah di Bojonegoro ikut hadir bersama di GOR Dabonsia. “Warga Muhammadiyah selalu rindu berbuat, rindu memberi dan rindu berkontribusi. Milad saat ini samgat istimewa, tidak sekat karena NU dan muhammadiyah berkontribusi untuk membangun Bojonegoro,” tuturnya. Dijelaskan Sholikin, kalau dalam Milad ini juga selain diamankan Kokam juga melibatkan Banser NU untuk mengamankan jalannya Milad. Termasuk pawai menuju lokasi Milad, diawali dari pondok pesantren. “Muhammadiyah akan terus berkontribusi membangun Bojonegoro melalui semua sektor,” terangnya yang juga panitera Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Bojonegoro itu. (top/har/mik)


GRESIK-PANTURA

SENIN WAGE, 25 NOVEMBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 16

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP

Tiga Pekan, Enam Orang Tewas di Jalan Raya Gresik, Memorandum Kecelakaan yang melibatkan dua motor terjadi di Jalan Raya Desa Melirang, Kecamatan Bungah, kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Seorang pelajar, MRA (15), asal Mojopuro, Bungah, menabrak motor lain yang berjalan searah di depannya. Keduanya terluka dan dilarikan ke rumah sakit.

LAKONE

“Kedua kendaraan yang terlibat sudah kami amankan. Dua pengendara yang tertabrak, Tulus dan istrinya Nur Laila, warga Melirang, sudah dibawa ke RS Mabarot, Bungah,” kata Kanitlaka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy Eka Prasetya, Minggu (24/11). Insiden itu menambah jumlah kejadian laka lantas. Pasalnya, dalam kurun waktu 24 hari terdapat 28 kejadian kecelakaan. Enam orang tewas dalam peristiwa itu dan 26 menderita luka ringan.

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Petugas mengolah TKP laka lantas di Jalan Raya Desa Welirang.

“Faktornya tidak memperhatikan arah depan,” sambung Yossy. Lanjutnya, kecelakaan didominasi kendaraan roda dua. Penyebabnya pengendara tidak fokus saat di jalan raya. Baik saat mendahui maupun menjaga jarak. Disampaikan, pihaknya terus memberikan imbaun kepada masyarakat. Terutama pada kalangan pelajar untuk tidak ugal-ugalan saat di jalan. Karena keselamatan yang paling utama. (an/har/mik)

Proyek Guiding Block Depan RSUD Ibnu Sina Berbahaya Gresik, Memorandum Pengerjaan jalur pemandu atau guiding block khusus tunanetra di depan RSUD Ibnu Sina diduga asal-asalan. Bagaimana tidak, jalur khusus penyandang disabilitas itu terputus sehingga dapat membahayakan penggunanya. Tidak hanya itu, pada ujung pedestrian juga tidak dipasang pembatas seperti pagar. Jika tidak segera diperbaiki akan berdampak pada siapapun yang melintas di jalur itu. Tak ayal penampakan proyek itu menyita perhatian kalangan dewan. Wakil rakyat itu meminta kepada pihak pelaksana proyek untuk memperhatikan persoalan tersebut. Karena ini berhubungan dengan keselamatan masyarakat. Bahkan, tidak adanya pagar pembatas jalan juga dipertanyakan. “Sangat membahayakan kalau tidak ditutup. Bahkan untuk orang normal sekalipun tetap berbahaya kalau tidak dipasang pembatas,” kata Sekretaris Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi, Minggu (24/11). Pihaknya juga meminta ke-

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

PRIA satu ini gemar sekali ngopi. Jika akhir pekan tiba tidak sedikit tempat ngopi dia kunjungi, terkadang empat sampai lima tempat. Dia adalah Moch Imron Rosyadi, Ketua Bawaslu Kabupaten Gresik. Alasan pria 42 Moch Imron Rosyadi tahun ini suka ngopi itu menurutnya sebagai ajang diskusi dan silaturahmi dengan sahabat-sahabatnya.Layaknya diskusi, setiap kali ngopi pasti memunculkan satu pembahasan untuk dikupas. Seperti halnya ngopi di tempat A bahas A. Tempat B bahas B. Jadi tema pembahasan ditentukan sesuai tempat ngopi. “Dari ngopi itu saya mendapatkan banyak masukan-masukan. Ide, gagasan dan jadi sifatanya saya open minded dengan sahabat-sahabat,” kata Imron sapaannya. Imron ini dulunya adalah ketua Ansor Kecamatan Balongpanggang. Jadi suatu ketika dia di posisi tersebut banyak inovasi yang terlahir dari ngopi. Selain itu dia pernah menjadi ketua BPD Kedungpring dan dipasrahi Pemdes setempat menjadi ketua pelaksana pembangunan rest area Kecamatan Balongpanggang. “Nah itu pun berawal dari ngopi bersama pegiat muda Desa. Pinginnya buat alun-alun kecil agar setiap pengunjung bisa mampir di sana. Selain itu menambah pendapatan masyarakat sekitar lokasi dengan berjualan,” pungkasnya. Imron mengaku, hobi yang unik ini mulai digemarinya saat dia menjadi Bendahara Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kediri 1998. Dengan tujuan baik, diskusi untuk kemajuan bangsa. (dri/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Jalur guiding block bagi penyandang tunanetra di depan RSUD Ibnu Sina yang terputus.

pada dinas terkait untuk segera merespon. Sebab, jalur itu mer-

upakan jalan keluar menuju IGD RSUD Ibnu Sina. Yang setiap

hari akan dilewati banyak orang. “Nanti akan kami tinjau

langsung ke lokasi,” pungkasnya. (an/har/mik)

Hari Libur Polisi Tetap Jaga Tempat Wisata Aiptu Fahrur Rozi didampingi guru memberikan pembinaan kepada siswa SMK Yasmu.

Cegah Kenakalan Remaja, Polisi Sambang Sekolah Gresik, Memorandum Untuk mencegah kenakalan remaja sejak dini, polisi melakukan langkah dengan cara sambang sekolah. Salah satunya petugas mendatangi SMK Yasmu, Kecamatan Manyar untuk melakukan pembinaan dan penyuluhan (binluh).“Jauhi pelanggaran norma. Baik norma di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” kata Kanit Binmas Polsek Manyar Aiptu Fahrur Rozi, Minggu (24/11). Menurutnya, pembinaan harus dilakukan secara terus-menerus kepada para siswa. Sebab, mereka masih rentan dan mudah terpengaruh dengan lingkungan. Terutama di luar sekolah jauh dari pengawasan. Dijelaskan olehnya, tugas seorang pelajar itu adalah menjadi pribadi yang terpelajar sehingga kelak bisa menggapai cita-cita yang diinginkan. Kemudian, menjadi kebangaan orang tua serta masyarakat. “Kalian adalah calon pemimpin masa depan,” ujarnya. Fahrur Rozi menegaskan, sebagai aparat penegak hukum hanya bisa memberikan masukan dan nasehat. Begitu juga tugas seorang guru, membekali ilmu pengetahuan dan nasehat untuk bekal di masa yang akan datang. Selepas itu tergantung niat pada diri masing-masing. Mantan kanitlantas itu beharap, ke depan para siswa SMK Yasmu menjadi orang yang sukses di segala bidang. Berguna bagi orang tuan, masyarakat, bangsa dan negara. “Kalian adalah gerbang masa depan yang cemerlang,” pungkasnya. Di sisi lain, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menambahkan, polisi juga bertugas memberikan pendidikan kepada para generasi bangsa. Agar mereka jauh dari perbuatan negatif. Sehingga kelak bisa menjadi pemimpin yang membanggakan. “Penyuluhan ke lembaga pendidikan terus dilakukan. Bukan hanya dalam bentuk pembinaan juga melalui kegiatan yang lain seperti pembinaan berlalu lintas yang baik,” imbuhnya. Langkah yang dilakukan kepolisian tersebut mendapat apresiasi dari sekolah. Pembinaan yang diberikan diharapkan dapat menguatkan karakter anak. “Kami harap sinergi ini terus terjalin antara SMK Yasmu dan Polsek Manyar,” kata Sri Anggrahita Ningsih, salah satu guru di sekolah tersebut. (an/har/mik)

Tuban, Memorandum Upaya menjaga keamanan dan kenyamaman masyarat terus dilakukan jajaran Polres Tuban. Di hari libur pun, pelayanan terhadap masyarakat tidak pernah berhenti. Hal itu seperti dilakukan Polsek Singgahan. Di tempat wisata air terjun Nglirip di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, sejumlah anggota menjaga kegiatan masyarakat melakukan liburan di tempat tersebut. Selain patroli obyek wisata tersebut salah satu petugas patroli Polsek Singgahan itu juga berdilog dengna warga serta menyampaikan pesan, agar selalu waspada. “Diminta kepada masyarakat agar mencegah terjadinya curat, Clcuras maupun curanmor” tutur Kapolsek Singgahan, AKP Ali Kanapi, Minggu (24/11). “Kami juga berpesan kepada wisatawan baik lokal wilayah Tuban atau luar kota tetap menjaga baik barang bawaanya maupun keselamatan diri “ kata perwira dengan pangkat tiga balok

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

Gemar Ngopi

Wisata air terjun Mlirip terus dijaga petugas.

di pundak itu. Lebih lanjut Ali menjelaskan, bila kegiatan ini adalah atas perintah Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono. “Alhamdulilah, ini kami lakukan

a secara rutin. Tidak hanya owisata saja, tetapi sekolah maupun perkantoran, guna mencegah terjadinya tindakan

kriminal seperti curanmor, jambret maupun kecelakaan contohnya jatuh, maupun tenggelam.” kata AKP Ali Kanapi mendampingi Aipda Lasiban anggota Polsek Singgahan, kemarin. Ditambahkan olehnya, patroli ke tempat obyek wisata tersebut, sebagai wujud tanggung jawab kami dalam memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan banyaknya para pengunjung tidak menutup kemungkinan akan terjadinya suatu tindak pidana yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggun tanggungjawab seperti curat, curas mau maupun curanmor. Selain itu, dengan lokasi y yang bertebing juga akan ttimbul kerawanan sehingga p petugas juga menyampaikan p pesan untuk berhati-hati dan m menjaga keselamatan diri agar tidak terjatuh. Imbuh Kapolsek Singgahan. (top/har/mik)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
MEMORANDUM EDISI 25 NOVEMBER 2019 by memorandum - Issuu