Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 24 Februari 2023

Page 1

SAKSIKAN TAYANGAN POLISI KITA, DUNIA KRIMINAL, DAN KOTA KITA DI

MEMORANDUMTV JUMAT LEGI, 24 FEBRUARI 2023

memorandumredaksi@gmail.com nddum u reda d ks ksi@ i@gm gmai aill.co com m

memorandum.co.id memo me mora rand ndum um.co co.id id

MemorandumTV Memo Me mora rand ndum umTV TV & M Memorandum emor em oran andu dum m On Onli Online line ne

memorandum memo me mora rand ndum um

memorandumonline memo me mora rand ndum umon onliline ne & me memorand memorandumredaksi dum

HARGA Rp 5.000,-

memorandum

DENGAN 3 ALAT BUKTI, TERLAPOR CABUL MASIH SAKSI

Abdul Haris

Duplik Terdakwa Sidang Kanjuruhan

Panpel Merasa di-Framing Bersalah Surabaya, Memorandum Dua terdakwa kasus Kanjuruhan, Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC Abdul Haris dan Security Officer (SO) Suko Widodo menanggapi replik jaksa di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (23/2). Dalam dupliknya di hadapan ketua majelis hakim, Abdul Haris mengatakan, bahwa terkait tiket sudah disampaikan termasuk pengurangan jumlah tetapi tetap disuruh menjual.  Bersambung ke halaman 2 

PPA RAGU TETAPKAN TERSANGKA Surabaya, Memorandum Kinerja anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya dipertanyakan. Meski sudah mengamankan AR, terduga pelaku cabul siswa MI Al Hikmah namun hingga saat ini masih berstatus saksi. Padahal polisi sendiri mengklaim bahwa sudah mengantongi  Bersambung ke halaman 2 

AKP Wardi Waluyo

Kepala MI Al Hikmah Alaika Habibur Rachman usai dipanggil penyidik PPA ke Mapolrestabes Surabaya.

Cederai Kota Ramah Anak DI tengah keseriusan pemkot membangun dan melakukan perlindungan anak melalui sekolah ramah anak, ternyata masih ada oknum guru yang mencederai perilakunya.  Bersambung ke halaman 2 

Rossa

Tak Kesepian

Para terduga pelaku terkait penyalahgunaan 45,4 ton solar bersubsidi digiring petugas Unit III Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim.

R

ossa masih belum menunjukkan tanda-tanda akan mengakhiri masa jandanya usai berpisah dengan sang mantan suami, Surendro Prasetyo atau Yoyo drummer grup band Padi Reborn. Meski sudah tanpa pasangan hidup pascabercerai di tahun 2009, nyatanya perempuan 42 tahun itu tak melulu merasa kesepian. Bahkan, ia menegaskan punya sesosok pria muda setia yang selalu mendampinginya di saat-saat sulit, siapa dia? Bukan pacar ataupun calon suami, pria muda yang dimaksud Rossa setia menjadi  Bersambung  ke halaman 2

Polda JaƟm Bongkar Penyalahgunaan 45 Ton Solar Bersubsidi

Modifikasi Tangki Truk Surabaya, Memorandum Anggota Unit III Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Jatim menangkap 27 orang terkait penyalagunaan 45,4 ton solar bersubsidi. Seluruh barang bukti ditimbun di gudang penyimpanan Jalan Katerungan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, dan di Dusun Lori, Sumberasih, Probolinggo. Kapolda Jatim Irjenpol Toni Harmanto melalui Dirreskrimsus Kombespol Farman mengatakan, para terduga pelaku diamankan atas dasar sejumlah

laporan polisi yang kemudian dilakukan penyelidikan. Mereka, menjalankan aksinya sejak akhir Januari hingga 16 Februari 2023. Dalam menjalankan aksi, para terduga pelaku yang terbagi jadi empat kelompok ini memodifikasi truk boks sedemikian rupa yang di dalam berisi tangki berkapasitas 5 ton untuk mengelabui petugas. “Berdasar hasil pemeriksaan,  Bersambung ke halaman 2  Barang bukti solar bersubsidi yang disita Unit III Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim.

Jual Tas Hermes Palsu

Selebgram Dituntut 2 Tahun 8 Bulan Surabaya, Memorandum Selebgram Medina Susani alias Medina Zein dituntut 2 tahun dan 8 bulan penjara dalam perkara penjualan tas Hermes palsu di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (23/2).

Selain hukuman badan, terdakwa yang mengikuti sidang secara online dari Rutan Pondok Bambu Jakarta Timur juga dipidana denda Rp 1miliar subsidair 6 bulan kurungan. “Menyatakan terdakwa Medina Susani  Bersambung ke halaman 2 

Medina Susani alias Medina Zein mendengarkan tuntutan jaksa di PN Surabaya.

Menikah dengan Lelaki Pengelana Dunia Malam (1)

Jarang Pulang, Dikenal sebagai Manusia Kalong - Meng, pedagang mati mendadak di Pasar Mangga Dua. - Selama ini memang tidak ada mati yang direncanakan. Kalaupun ada, itu namanya pembunuhan. Paham? Si Mameng (Modin)

Timan (bukan nama sebenarnya) di kalangan teman-temannya dikenal sebagai kalong. Manusia malam. Sebab, setiap malam dia selalu kelayapan dan jarang ada di rumah.

Warga Waru ini hinggap dari satu tempat hiburan ke temat hiburan yang lain. Istrinya, sebut saja Asih, tidak bisa berbuat banyak. Saat kali pertama bertemu Memorandum, perempuan berambut lurus dan berponi itu bersandar di jok motor yang diparkir di halaman Pengadilan Agama (PA) Surabaya, Jalan Ketintang

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

Madya. Pandangannya menyapu sekitar, yang ramai oleh lalu-lalang pengunjung PA. ‘’Damput. Bajingan itu tidak nongol lagi,” katanya ketus. Berbanding terbalik dengan wajahnya yang kalem, kalimat kasar itu keluar dari mulut Asih dengan keras dan kasar.  Bersambung ke halaman 2 

081-2325-2205


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook