Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 24 Agustus 2022

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

RABU PAHING, 24 AGUSTUS 2022

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 5.000,-

DUGAAN DIRUT PT MERATUS LINE SEKAP KARYAWAN

MANGKIR LAGI, JEMPUT PAKSA Surabaya, Memorandum Penyidik Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak tidak main-main dalam menangani kasus dugaan penyekapan karyawan outsourcing yang menjadikan Direktur Utama (Dirut) PT Meratus Line SR menjadi tersangka.

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Aksi terduga pelaku terekam CCTV.

Bandit Curanmor Gasak Beat di Dukuh Pakis

Meski penyidik bakal melayangkan pemanggilan kembali, pascamangkir di panggilan pertama namun berencana bakal melakukan jemput paksa jika tersangka kembali mangkir. “Kalau dia tidak datang, kita layangkan panggilan kedua, kalau panggilan kedua tidak datang baru kita perintah membawa atau dijemput paksa,” tegas Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Arief Ryzki Wicaksana, Selasa (23/8). Arief mengatakan, bahwa saat ini polisi masih berfokus pada SR yang sudah berstatus tersangka. Sebab sejak ditetapkan tersangka, SR hingga kini belum menampakkan batang hidungnya dalam panggilan pertama oleh penyidik. “Kami sudah mengirimkan surat panggilan terhadap tersangka SR, namun tersangka

Surabaya, Memorandum Aksi komplotan bandit curanmor terekam closed circuit television (CCTV), menyatroni rumah kos di Jalan Dukuh Pakis Gang II milik Paini, Selasa (23/8) sekitar pukul 05.20. Diaksinya itu, tiga terduga pelaku berhasil menggondol Honda Beat L 3509 AAP, milik Rio, penghuni kos. Atas kejadian itu korban melapor ke Mapolsek Dukuh Pakis. “Iya hilang dicuri saat diparkir  Bersambung ke halaman 11 

Pevita Pearce

Bikin Deg-degan

 Bersambung ke halaman 11 

Pevita Pearce kembali membuat banyak orang deg-degan dengan unggahannya di akun media sosial miliknya. Si cantik pemeran film Tenggelamnya Kapal Van der Wijck tersebut memperlihatkan tiga foto yang sekilas menampakkan seluruh tubuhnya.

AKP Arief Ryzki Wicaksana Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Harus Ditahan TIDAK ditahannya Direktur Utama (Dirut) PT Meratus Line berinisial SR terkait dugaan penyekapan terhadap ES, karyawan outsourcing karena penggelapan mendapat sorotan pakar hukum pidana Universitas Airlangga (Unair) Surabaya I Wayan Titib Sulaksana. Menurut Wayan Titib, penyidik harus menahan SR. Karena sudah merampas

F

oto pertama yang terlihat adalah Pevita dengan pose duduk jongkok dengan rambut terurai. Pengambilan foto sendiri dibuat ‘blur’ atau buram. Karenanya, Pevita dalam foto tersebut seolah tak mengenakan busana apapun. “Love how you don’t seem to get it,” kata

FOTO: ISTIMEWA

 Bersambung ke halaman 11 

I Wayan Titib Sulaksana

 Bersambung ke halaman 11 

Kalau dia tidak datang, kita layangkan panggilan kedua, kalau panggilan kedua tidak datang baru kita perintah membawa atau dijemput paksa,”

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Kantor PT Meratus Line Jalan Aloon Aloon Priok, Perak Barat.

Kapolsek Sukodono dan Lima Anggota Diamankan Propam

NYABU DI MAPOLSEK

FOTO: MEMORANDUM/BWO

Sidoarjo, Memorandum Marwah korps Bhayangkara kembali tercoreng dengan ulah oknum. Belum kelar penanganan kasus mantan Kadiv Propam Irjenpol Ferdy Sambo terkait pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas, kali ini enam polisi ditangkap pesta sabu di mapolsek. Tidak tanggung-tanggung, dari enam polisi yang dibekuk anggota Bidang Propam Polda

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro memberikan keterangan kepada wartawan.

 Bersambung ke halaman 11 

Lima anggota dan kapolseknya yang diamankan,” Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro Kapolresta Sidoarjo

Tragedi Seluncur Air Maut Kenpark

Tersangka Bertambah Surabaya, Memorandum Penyidik Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak kembali menetapkan tersangka kasus ambrolnya wahana seluncur air di Kenjeran Park (Kenpark). Kali ini penyidik menetapkan dua orang sebagai tersangka, yaitu PS dan ST. Dengan ditetapkannya dua tersangka, hingga saat ini jumlah tersangka menjadi tiga orang. PS dan ST menyusul SB yang akan duduk di kursi pesakitan. “Setelah proses penyidikan akhirnya ada dua lagi nama tersangka. Dua tersangka ini

PS dan ST,” kata Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Arief Ryzki Wicaksana, Selasa (23/8). Arief menjelaskan penetapan tersanga ini sudah melewati sejumlah prosedur mulai keterangan sejumlah saksi, olah TKP, hasil penyelidikan tim labfor. Bahwa setelah menetapkan SB sebagai tersangka pihaknya mendalami lagi kasus tersebut dengan meminta keterangan yang bersangkutan. “Awalnya SB sebagai saksi,  Bersambung ke halaman 11 

Terpidana di Lapas Madiun Edarkan Narkoba

Buka Loker untuk Penitipan Sabu Surabaya, Memorandum Jeruji besi penjara rupanya tak menghalangi Joko Sungkowo untuk mengedarkan narkoba. Padahal dia masih menjalani hukuman selama 8 tahun penjara lantaran kasus yang sama. Kini, terpidana yang ditahan di Lapas Madiun itu dituntut 12 tahun dan denda Rp 5 miliar subsidair 2 tahun penjara.

Kasus ini bermula pada saat Moch Rusli (berkas terpisah) menghubungi terdakwa menggunakan telepon seluler untuk meminta lowongan pekerjaan (loker). Selang beberapa waktu, terdakwa menghubungi Rusli kembali. Dalam percakapannya, terdakwa memberikan kuda atau tempat penitipan sabu dengan upah 50 ribu per gramnya jika laku terjual.

Setelah Rusli mengatakan kesiapannya menjadi kuda, terdakwa memberikan nomor HP Rusli kepada Rudi (DPO). Tak berapa lama Rusli dihubungi oleh nomor yang tidak dikenal yang menyuruhnya berangkat ke Jalan Pandugo. Tujuannya untuk mengambil ranjauan sabu yang dile Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/JAKA

Joko Sungkowo (kiri) didampingi pengacaranya Victor mendengarkan tuntutan JPU di PN Surabaya.

Nasib Keluarga Perempuan Mantan Play Girl (2)

Di-Ta’aruf Pemuda Putra Pemangku Pondok Pesantren

- Meng, sekolah swasta keluhkan bopda triwulan tiga belum cair.

Setelah mendengar akan di-ta’aruf Ilham, Kokom segera mungkin memutuskan hubungannya dari Gagah. Tentu saja Gagah kaget.

- Sabar ya, bunganya biar bisa dipetik lebih dulu.

Si Mameng (Petani bunga)

W

ALAU begitu, dia tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya menerima dengan pasrah keputusan Kokom. Masalahnya, benarkah Ilham berasal dari keluarga tajir melintir seperti keyakinan Kokom? Hari itu

rumah keluarga Kokom kedatangan tamu istimewa: keluarga Ilham yang ingin ber-ta’aruf vs Kokom. Ternyata mereka tidak membawa kendaraan istimewa seperti bayangan Kokom.  Bersambung ke halaman 11 

ILUSTRASI: ISTIMEWA

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 24 Agustus 2022 by memorandum - Issuu