Skip to main content

MEMORANDUM EDISI 23 NOVEMBER 2019

Page 1

SABTU PAHING, 23 NOVEMBER 2019

HARGA Rp 3.500,-

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com .com

GEREBEK DUA LOKASI PERJUDIAN, 83 PEMAIN DICIDUK

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

Berkedok Arena Ketangkasan KRONOLOGI KEJADIAN

Surabaya, Memorandum Berkedok arena ketangkasan, dua lokasi perjudian di Surabaya digerebek anggota gabungan dari Ditreskrimum dan Ditreskrimsus Polda Jatim, Kamis (21/11) malam.  Bersambung ke halaman 7 

BRIGJENPOL DJAMALUDIN Wakapolda Jatim

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Sesuai perintah Pak Luki (kapolda,red) kami bekerja sama dengan Polrestabes Surabaya melakukan tindakan di dua tempat yang diduga kuat ada unsur perjudian di dalamnya.

Pengunjung asyik bermain di lokasi perjudian yang berkedok arena ketangkasan.

1

Mendadak, anggota Polda Jatim melakukan penggerebekan di lokasi tersebut.

2

Sebanyak 83 pemain diangkut ke truk polisi menuju Mapolda Jatim untuk diperiksa.

3

Puluhan pejudi panik dan kebingungan saat penggerebekan yang dilakukan anggota Polda Jatim.

Hasil Penjualan untuk Nyabu

MATA HATI Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi

Risma dan Surat Ijo

Komplotan Pencuri Sepeda Antarkota Dilibas

H

ampir semua warga Surabaya pasti sudah mendengar (minimal mengetahui) kalimat atau frasa tanah surat ijo. Sebab, tanah berstatus surat ijo ini menjadi momok bagi warga berjuluk Kota Pahlawan. Dari sejarahnya, pertama kali muncul tanah surat ijo tak jelas. Apakah milik warga atau milik pemerintah. Dua pihak ini saling mengklaim miliknya. Hingga menjadi sebuah persoalan nyata warga Kota Surabaya. Meski secara  Bersambung ke halaman 7 

Surabaya, Memorandum Sepak terjang komplotan spesialis pencuri sepeda yang beraksi di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo terhenti di tangan anggota Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.  Bersambung ke halaman 7 

Komplotan ini sistemnya keliling perumahan, jika ada target baru beraksi. Para tersangka ini mengaku hasilnya untuk jajan, tapi juga beli sabu dan menikmatinya bersama. IPTU BIMA SAKTI Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti memamerkan barang bukti dan tersangka. FOTO: MEMORANDUM/DANNY

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Api berkobar di rumah Jalan Putat Jaya Timur, hingga meludeskan seluruh harta pemilik.

Surabaya, Memorandum Dalam sehari, dua kebakaran terjadi di Surabaya. Meski tidak ada korban jiwa, tapi sempat membuat penghuninya mengungsi karena rumahnya ludes dilahap api. Kebakaran pertama terjadi di Jalan Putat Jaya Timur IV-C, Kamis (21/11), pukul 19.46. Rumah yang ditempati Tajib (78), terbakar hingga tak menyisakan apa-apa. Bermula saat warga mencium bau sangit.  Bersambung ke halaman 7 

Penyuluhan Tertib Berlalu Lintas ke Kader PKK

SIAPA yang tidak bangga dipercaya membintangi film Habibie & Ainun 3. Karena di film tersebut menceritakan kisah cinta Bj Habibie dan sang istri, Ainun.   Bersambung ke halaman 7

Kurir Sabu Wonosari Diborgol Surabaya, Memorandum Seorang kurir sabu berhasil dipancing polisi untuk melakukan transaksi hingga menyerahkan 1 poket di Jalan Wonosari I.  Bersambung ke halaman 7 

Empat Terpidana Mati di Jatim Belum Dieksekusi

Bhabinkamtibmas Polsek Semampir Aiptu Muhadi Purnomo memberi penyuluhan tertib berlalu lintas ke emak-emak kader PKK Sidotopo.

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Tak Kesampaian

Moch Abdul Ghofur diapit petugas.

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Aghniny Haque

Surabaya, Memorandum Bhabinkamtibmas Polsek Semampir, Polres Pelabuhan Tanjung Perak memberi penyuluhan tertib berlalu lintas kepada ibu-ibu kader pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) di Kelurahan Sidotopo. Penyuluhan berlalu lintas ini, disampaikan Aiptu Muhadi Purnomo untuk menekan  Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Dua Rumah Ludes Dilahap Si Jago Merah

Herry Ahmad Pribadi

Surabaya, Memorandum Meski saat ini di Jatim tercatat ada empat terpidana yang akan dieksekusi mati, namun Kejati Jatim masih menunggu petunjuk dari Kejagung. Dikatakan Aspidum Herry Ahmad Pribadi, bahwa pihaknya  Bersambung ke halaman 7 

GELAYUT MENDUNG DI WAJAH PEGAWAI YAYASAN YATIMͳPIATU Έ4Ή

Ketahuan Berselingkuh dengan Donatur Tajir, Lantas? +

Meng, pembangunan basement Alun-Alun Suroboyo molor, jalan Yos Sudarso baru bisa digunakan Maret 2020.

-

Itu kebohongan publik, janjinya Desember 2019 tapi tidak ditepati.

Si Mameng (Gak mau rugi)

Sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh ke tanah. Pepatah ini dirasakan Berti. Setelah merasakan kebahagiaan sekitar delapan bulanan—dengan catatan kebahagiaan itu tidak sempurna—kini kondisinya lebih menyakitkan. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Baru sekitar sepekan lalu Berti kembali bermain ke rumah. “Celaka, Tante,” kata perempuan berjilbab itu sambil menahan tangis. “Ada apa?” tanya istri Memorandum. “Istri Mas Bangkit mengetahui hubungan kami.” Pengakuan tersebut dibarengi pecahan tangis. Tidak keras tapi sanggup men-

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078

giris- isi hati yang mendengar. Pelukan yang melekatkan tubuh Berti ke dada istri Memorandum tidak mampu mengurangi kesedihan Berti. Tangisnya semakin sesenggukan dan tetesan air mata makin deras. Memorandum tak bisa berbuat apa-apa dan memilih menjauh. Tapi sejenak setelah duduk  Bersambung ke halaman 7 


SIDOARJO

SABTU PAHING, 23 NOVEMBER 2019 HALAMAN 2

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO: Joko Jokosan. WARTAWAN: H Darianto, H Hariono, HM Shoumu, Waras Subarkah. PEMASARAN/IKLAN: M Suud, Sudedi Minarno, Iswin Arizzal. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Tunggu Pemesan Sabu, Ibu Tiga Anak Disergap Sidoarjo, Memorandum Rumiyati (44), warga Dusun Tawangsari, RT 05/RW 02, Desa Simoketawang, Wonoayu, tak bisa lagi merasakan nikmatnya sabu-sabu. Dia tepergok Satreskoba Polresta Sidoarjo saat hendak transaksi sabu di sebuah warung kopi (warkop) di kawasan Sepande, Kecamatan Candi. FOTO: MEMORANDUM/SUD

Kasatreskoba Polresta Sidoarjo AKP Indra Nadjib mengatakan, kiprah tersangka Rumiyati di dunia narkoba sudah lama dalam pantauan anggota.

Menyusul adanya informasi yang diterima anggotanya. “Anggota terus melakukan pemantauan terhadap tempat-tempat yang disinyalir

sebagai tempat peredaran narkoba,” ujar AKP Indra Nadjib Kamis (21/11). AKP Indra Nadjib menambahkan, saat melakukan pemantauan di sebuah warkop kawasan Sepande, anggota mendapati tersangka yang terlihat mencurigakan. Anggota pun melakukan penyergapan dan melakukan penggeledahan. Saat melakukan penggele-

dahan, petugas mendapatkan sebuah plastik klip berisi serbuk putih yang diselipkan dalam HP tersangka. “Barang bukti sabu dan tersangka dibawa anggota ke Mapolresta Sidoarjo untuk pemeriksaan lebih lanjut,” terang Indra. Di hadapan petugas, ibu tiga anak yang bekerja di pabrik sepatu Tulangan ini mengaku, berada di warkop menunggu

Anggota terus melakukan pemantauan terhadap tempat-tempat yang disinyalir sebagai tempat peredaran narkoba. AKP Indra Nadjib Kasatreskoba Polresta Sidoarjo Ifa yang memesan sabu. Barang haram tersebut diakui dari Fani di salon Sedengan Mijen, Krian. “Atas keterangan dari tersangka Rumiyati, anggota melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Fani di Mojokerto,” ungkap kasatreskoba. (som/jok/pi)

Warga Desa Wonokarang berkumpul di balai desa untuk menerima bantuan PKH dari pemerintah pusat.

Humas Kanwil DJP Jatim II nyoman ayu ningsih dan Prof Titik Suryani Pimpinan STIE Perbanas Surabaya (tengah).

Kenalkan Sadar Pajak ke Masyarakat

Kanwil DJP Jatim Gandeng 55 Perguruan Tinggi Sidoarjo, Memorandum Untuk mengenalkan pentingnya sadar pajak kepada masyarakat, Kanwil DJP Jawa Timur (Jatim) II menggelar kegiatan pajak bertutur (Patur), menyasar mahasiswa-mahasiswi di seluruh Universitas di Jatim. Kanwil DJP Jatim II membuat perjanjian kerjasama dengan 55 pimpinan dari Perguruan Tinggi se-Jatim di aula lantai 4 kantor pajak Jalan Juanda, Jumat (22/11). “Kegiatan Pajak Bertutur (Patur) ini dalam rangka menggaungkan program inklusi sadar pajak dengan kalangan pemangku

FOTO: MEMORANDUM/DAR

Expose Data Statistik Wujudkan Satu Data Sidoarjo, Memorandum Dalam rangka memenuhi kebutuhan data, Bidang Statistik Dinas Kominfo Bekerjasama dengan BPS Kabupaten Sidoarjo, menggelar kegiatan Ekpose Data Statistik, Senin (18/11), di Ruang Rapat Delta Karya Gedung Setda Kabupaten Sidoarjo. Ekpose data statistik ini mendatangkan nara sumber dari Kabid Pengelolaan Data dan Statistik Kominfo Provinsi Jawa Timur, I Wayan Rudy Artha, Kepala BPS Kabupaten Sidoarjo, Ir Indriya Purwaningsih, dan dari Bappeda Kabupaten Sidoarjo, Rini Idealia Lily. Plt Kadin Kominfo Kabupaten Sidoarjo, Drs Setyo Winarno MSi melaporkan, kegiatan ini dalam rangka keterbukaan informasi publik. Sebagai upaya strategis dalam mewujudkan data yang valid dan terintegrasi menuju satu data Kabupaten Sidoarjo. “Kegiatan ini juga untuk meningkatkan sinergitas seluruh OPD dan instansi terkait dalam mewujudkan satu data Kabupaten Sidoarjo, serta untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas data daerah,” jelas dia. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Drs Achmad Zaini MM. Dalam sambutannya, dia menekankan pada ketersediaan data dengan kecepatan dan keakuratannya. Diakatakan, ada data yang memang harus tersedia setiap saat, ada data yang menunggu kiriman baik dari OPD maupun dari instansi sampling. Oleh sebab itu perlu adanya komunikasi dan koordinasi yang baik antar OPD mapun lintas, sehingga keakuratan data itu bisa terpenuhi dengan baik. “Kita sepakat satu data bisa membawa hasil yang sebesar-besarnya untuk pertumbuhan di Kabupaten Sidoarjo,” tandas dia. (dar/jok/pi)

pendidikan, untuk memperingati Hari Guru yang jatuh pada 25 November 2019, dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia,” tegas Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jatim II, Nyoman Ayu Ningsih. Dia menjelaskan, kerjasama dengan pimpinan perguruan tinggi dan para dosen kemarin masih 55 perguruan tinggi. “Targetnya bulan depan sebanyak 103 perguruan tinggi yang mendukung komitmen inklusi sadar pajak. MoU nya belum semuanya, tapi program kita berkelanjutan,” tegas Nyoman

panggilan akrab Humas Kanwil DJP Jatim II. Dengan program tersebut, tambah Nyoman, para dosen menerima penghargaan-penghargaan. Nampaknya para mahasiswa mulai sadar pajak. “Program ini kan sasarannya kepada mahasiswa. Dimana mahasiswa mulai sejak dini memahami bahwa pajak itu penting,” ulas dia. Ketika disinggung berapa target pajak secara nasional, Nyoman menjelaskan sekitar 69 persen secara nasional. “Sedangkan target pajak Kanwil DJP Jatim II sekitar 72,5 persen dari target Rp 23,4 triliun,” jelas dia.

Sebelumnya, dalam kesempatan tersebut, Kanwil DJP Jatim II memberikan penghargaan kepada 24 dosen Mata Kuliah Wajib Umum (MKWU) yang berasal dari 12 perguruan tinggi yang telah menjadi kampus piloting inklusi kesadaran pajak pada tahun 2018. Untuk mengenalkan kesadaran pajak kepada mahasiswa itu diterapkan dengan berbagai program. Lalu program itu, efeknya kepada mahasiswa bagaimana. Dilihat dari pemahaman dan kesadaran mereka tetantang pajak. “Jadi nanti setelah selesai presentasi baru bisa dilihat sejauh mana

pemahaman kesadaran pajak pada para mahasiswa,” tegas Prof Titik Suryani, Pimpinan Perguruan Tinggi STIE Perbanas Surabaya. Ketika ditanya terkait bentuk kegiatan kerjasama dengan Kanwil DJP Jatim II, Prof Titik Suryani menjelaskan, kegiatannya sangat banyak. Salah satunya tentang perkuliahan, membentuk mata kuliah wajib yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pajak. Ada beberapa mata kuliah seperti, Pancasila, Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kewirausahaan dan mata kuliah Agama juga bisa. (dar/jok/pi)

mana nasib para user yang membeli apatermen seharga per unit Rp 600 juta itu, jika kerjasama sudah habis. Akan lewat jalan mana para penghuni apartemen nanti. “Meski masih lama. Namun kita pikirkan nasib mereka,” terang anggota Pansus Aset Barang milik daerah, H Arif Bachtiar ST, Kamis (21/11). Kementerian Pusat yang membidangi kerjasama aset milik pe-

merintah, memberikan pejelasan bahwa setelah kerjasama habis. Maka sewa lahan seluas hampir 4 hektar harus dilakukan lelang ulang. Yang dikhawatirkan kelak, bila sewa lelang ulang tidak lagi dimenangkan oleh pihak Sun City Mall. “Pansus melangkah kesana untuk memastikan jaminan dari pihak manejemen apartemen kepada para penghuni, setelah sewa habis dan bila manejemen

tidak menangkan lelang lagi. Mau dilewatkan mana penghuni apartemen. Karena kami yakin, pihak penghuni tidak sejauh itu untuk mempertanyakan kejelasan tersebut,” papar politisi Fraksi Golkar ini. Menurut dia, pihak apatermen juga belum tentu telah menjelaskan apa adanya kondisi berdirinya apartemen tersebut. (dar/jok/pi)

FOTO: MEMORANDUM/DAR

Pansus Aset Lindungi User Apartemen Sun City Sidoarjo, Memorandum Tigabelas tahun lagi kerjasama Sun City Mall yang menyewa lahan Pemkab Sidoarjo sekitar hampir 4 hektare akan habis. Tepatnya Tahun 2030. Sedangkan pihak Sun City Mall saat ini membangun apartemen yang akses jalannya lewat lahan eks lapangan golf milik Pemkab tersebut. Yang menjadi kajian Pansus Aset Barang milik daerah, bagai-

Dinas Kominfo menggelar acara ekspose data statistik untu meningkatkan sinergitas seluruh OPD, mewujudkan satu data Kabupaten Sidoarjo.

Panitia pelaksana acara Sadar Pajak Bertutur (Patur) yang diselenggarakan di Gedung Kantor Pajak Jalan Juanda.

H Arif Bachtiar ST

11 OPD Sidoarjo Raih SAKIP Nilai A Sidoarjo, Memorandum Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah memberi penghargaan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sidoarjo, atas prestasinya menerapkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Ada 11 OPD mendapatkan nilai A atau memuaskan, dan 29 OPD mendapat nilai BB atau sangat baik. Selebihnya 8 OPD meraih nilai B atau baik. Kemarin malam, penghargaan tersebut diberikan Saiful Ilah di Pendopo Delta Wibawa. Sekretaris Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PAN dan RB RI Didit Noordiatmoko AK MM turut hadir dalam kesempatan tersebut. Bupati Sidoarjo mengatakan, SAKIP Kabupaten Sidoarjo tahun 2018 lalu meraih nilai A dengan skor nilai 80,04. Dirinya berharap tahun ini dapat dipertahankan. Upaya mencapai hasil SAKIP yang memuaskan, adalah dengan menindak lanjuti rekomendasi laporan hasil evaluasi SAKIP tahun sebelumnya. Selain itu juga didukung oleh beberapa rencana kerja. Diantaranya menerapkan organisasi yang berbasis kinerja dengan melakukan evaluasi kelembagaan terhadap RPJMD. Menyempurnakan penyusunan peta proses bisnis untuk menjadi strategi dalam pencapaian kinerja, serta menyempurnakan

FOTO: MEMORANDUM/DAR

Sidoarjo, Memorandum Bantuan pemerintah pusat berupa Program Keluarga Harapan (PKH) sangat dirasakan masyarakat, terutama warga Desa Wonokarang, Kecamatan Balongbendo. Tercatat ada 120 orang yang mendapat bantuan. Menurut Kepala Desa Wonokarang Iswahyudiana , program PKH ini sangat bermanfaat bagi warganya. Terutama warga miskin yang pendapatan mereka di bawah rata-rata. Hanya sebagai buruh tani. Sehingga bantuan ini sangat bermanfaat bagi mereka. “Saya mengharap tidak hanya bantuan PKH saja. Bantuan lainnya sangat diharapkan oleh masyarakat, seperti bedah rumah, jamban, kartu sehat dan sebagainya, agar masyarakat kami bisa menikmati semua program pemerintah,” harap dia. Terkait dengan pilkades dan pilkada serentak, Iswahyudiana berpesan kepada warga Desa Wonokarang agar menjaga kerukunan, saling menghormati perbedaan. “Jangan mudah terprovokasi berita berita hoax, juga jangan mudah ngeshare berita di medsos, kalau tidak tahu kebenarannya. Jangan sampai masyarakat Desa Wonokarang terjerat UU ITE,” jelas Iswahyudiana. Pada acara penyerahan bantuan dari pusat itu, dia juga mengucapkan terimakasih kepada warga atas dukungan dan pemikirannya selama ini, yang ikut membantu memajukan desa. Karena tanpa ada dukungan dari masyarakat, dia tidak mungkin bisa. “Jabatan saya akan habis tangal 4 Desember 2019 besok. Apabila dalam memimpin pemerintahan desa ada kekurangan, saya mohon maaf sebesar besarnya,” tutur Iswahyudiana. Sementara kaur kesra Desa Wonokarang, Jainal Arifin, membenarkan apa yang dikatakan kepala desa, warga Wonokarang yang mendapat bantuan PKH sebanyak 120 KK. “Harapan kami ke depan, apa yang sudah diprogramkan pemerintah pusat bisa dilaksanakan di tingkat pemerintahan desa, sehingga masyarakat desa bisa menikmati,” kata dia singkat. (sud/jok/pi)

FOTO: MEMORANDUM/DAR

120 Warga Wonokarang Menerima Bantuan PKH

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah menyerahkan penghargaan kepada perwakilan OPD.

evaluasi kinerja dengan integrasi sistem E-Kinerja dan E-Monev (Monitoring dan Evaluasi). Selain itu, ungkap bupati, Kabupaten Sidoarjo juga selalu memfokuskan kembali program prioritas. Hingga tahun ini fokus program prioritas yang dilakukan sebanyak 133 program dengan 979 kegiatan. Sebelumnya terdapat 708 program dengan 2.038 kegiatan yang dilakukan oleh OPD Sidoarjo. Fokus pengurangan program dan kegiatan berhasil mengefisiensi anggaran sebesar Rp 238 miliar. “Efisiensi tersebut dimanfaatkan untuk peningkatan infrastruktur publik dan pelayanan dasar lainnya, serta penguatan ekonomi lokal lainnya,” ujar bupati. Dalam kesempatan tersebut bupati juga meminta kepada seluruh OPD yang ada untuk selalu menjaga kekompakan, harus harmonis. Saling bekerjasama dalam membangun Kabupaten Sidoarjo.

Dirinya berharap antar OPD tidak saling menyalahkan. Pembangunan Kabupaten Sidoarjo harus dilakukan bersama-sama, sehingga dapat berjalan dengan baik. “Saya mohon kekompakan, jangan sampai saling curiga. Ayo kerjasama demi Kabupaten Sidoarjo, tidak demi kepentingan pribadi,” kata bupati. Sementara itu Sekretaris Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PAN dan RB RI Didit Noordiatmoko mengatakan, penerapan SAKIP adalah semua sektor akan lebih efektif dalam mencapai target pembangunan. Harapan lainnya adalah efisiennya penggunaan sumber daya. “Ketika menerapkan SAKIP, ibu bapak tidak sekedar membuat dokumen perencanaan, tidak sekedar merencanakan yang biasa-biasa tetapi merencanakan

terobosan-terobosan untuk pelayanan masyarakat yang lebih baik lagi,” ujar Didit Noordiatmoko. Dikatakan, melalui SAKIP dapat diketahui ukuran keberhasilan program pembangunan yang dijalankan. Dengan mengetahui itu, setiap organisasi dapat lebih memacu program yang dijalankannya. Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Sidoarjo Benny Airlangga mengatakan, penghargaan SAKIP diberikan sebagai motivasi OPD untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik yang berkualitas. Dikatakan, hasil implementasi SAKIP OPD tahun ini mengalami peningkatan. Tahun lalu ada 7 OPD yang menerima SAKIP dengan nilai A. Tahun ini meningkat menjadi 11 OPD. Begitu pula OPD yang menerima SAKIP nilai BB. Tahun lalu hanya 22 OPD sekarang menjadi 29 OPD yang menerimanya. Sedangkan perangkat

daerah yang mendapatkan SAKIP nilai B ada sebanyak 8 OPD. Jumlah tersebut berkurang dari tahun lalu yang berjumlah 18 OPD. Nantinya OPD dengan SAKIP nilai B akan mendapatkan bimbingan teknis. Harapannya kedepan tidak ada lagi OPD yang meraih SAKIP dengan nilai B. Berikut daftar 11 OPD yang mendapatkan SAKIP nilai A.Yakni RSUD, Bappeda, Dinas Kesehatan, Inspektorat, Badan Pelayanan Pajak Daerah, BKD, BPKAD, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Penanaman Modal dan PTSP dan Dispenduk Capil, serta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. Sementara itu 8 OPD yang meraih SAKIP nilai B antara lain Dinas Perumahan, Pemukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Kecamatan Sidoarjo, Jabon, Balongbendo, Porong, Taman dan Wonoayu. (dar/kah/jok/pi)


EKBIS & PENDIDIKAN

SABTU PAHING, 23 NOVEMBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL EMAIL:: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 3

Hadapi Perlambatan Ekonomi

La Nyalla Mattalitti

Pengusaha Daerah Diminta Kreatif Surabay Memorandum Surabaya, Mengantisipasi Meng pelambatan perekonomian membuat banyak negara k kelimpungan. Menghadapi tantangan itu, peran pengusaha dituntut lebih kreatif menciptakan peluang bisnis. Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti mengingatpeng kan pengusaha di daerah untuk berk terus berkreasi dan berinovasi di ta tengah tantangan pelambatan ekonomi ekonomi. “Saat ini ekonomi sedang mengha menghadapi banyak tantangan. Di tingkat global, sudah ban banyak negara yang kellimpungan. Turki dan

Argentina resesi. Pertumbuhan Jerman, Inggris, Jepang, dan Singapura sangat-sangat minim. Perang dagang AS versus Tiongkok belum usai. Kita harus benar-benar bersiap diri,” ujar Lanyalla saat bertemu dengan para pengusaha yang tergabung dalam Kadin dari sejumlah daerah di Jatim. Indonesia, sambung La Nyalla, harus bersyukur karena di tengah tren pelambatan ekonomi dunia, negeri ini masih bisa tumbuh stabil di kisaran 5 persen.

“Pengusaha punya jasa besar untuk menjaga dan memakmurkan negeri ini. Saya mengajak para pengusaha untuk terus giat berkreasi agar semua sektor tetap bergerak untuk menghadapi tantangan ekonomi global,” ujar dia. La Nyalla meminta pengusaha terus maju. “Jangan mundur, jangan lelah, pengusaha harus mencintai negeri ini dengan terus berusaha, terus kreatif, agar bisa membuka lapangan kerja dan ikut andil memajukan Indonesia,” imbuh dia, yang juga ketua Kadin Jatim. Ke depan, sambung La Nyalla, DPD akan terus aktif mendorong pengusaha-pengusaha daerah untuk berkembang. Yang mikro didorong menjadi pengusaha

kecil, lalu menengah, dan pada akhirnya berhasil menjadi pengusaha skala besar. “Ayo bersinergi dengan pemerintah. Pengusaha daerah harus maju. Jangan takut berkompetisi dengan korporasi yang lebih besar. Asal kita mau dan bekerja keras, pengusaha daerah pasti bisa go national, bahkan go international,” kata dia. Dalam kesempatan tersebut, La Nyalla berjanji akan memperkuat kolaborasi DPD dan pengusaha daerah. “DPD adalah rumah besar bagi seluruh rakyat dari Aceh sampai Papua, termasuk di dalamnya ada penggerak dunia usaha. Maka apa yang menjadi aspirasi pengusaha daerah, tentu akan diperjuangkan DPD,” pungkas dia.(day/lis)

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Surabaya, Memorandum Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan dukungannya terhadap keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI). Mempertahankan suku bunga kebijakan BI 7 days repo rate (RR) pada level 5 persen, dimana deposit facility rate dipertahankan tetap di level 4,25 persen dan lending facility rate di level 5,75 persen. Dalam siaran pers No HM.4.6/148/ SET.M.EKON.2.3/11/2019, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto mengapresi langkah penurunan GWM yang dilakukan BI dalam upaya menjaga kecukupan likuiditas di pasar keuangan. Selain mempertahankan suku bunga acuan, RDG BI juga memutuskan untuk menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) Rupiah untuk Bank Umum Konvensional dan Bank Umum Syariah/Unit Usaha Syariah sebesar 50 bps menjadi masing-masing 5,5 persen dan 4,0 persen. Namun demikian, Airlangga Hartarto memandang peluang BI untuk menurunkan suku bunga kebijakannya cukup besar ke depan. Pertimbangannya adalah pertama, tren penurunan inflasi dimana dalam rilis terkininya (periode Oktober 2019) BPS melaporkan angka inflasi sebesar 3,13 persen (yoy) atau masih berada pada kisaran target yang ditetapkan oleh Pemerintah dan BI sebesar 3,5 ± 1 persen pada 2019. Kedua, terjaganya stabilitas rupiah terhadap dolar AS dikisaran Rp14.000 per dolar AS. Ketiga, suku bunga kebijakan BI saat ini sebesar 5% masih cukup tinggi bila dibandingkan dengan negara berkembang lainnya, misalnya Filipina sebesar 4 persen, Malaysia sebesar 3 persen, dan Thailand sebesar 1,5 persen. Demikian pula halnya secara riil (dengan mengurangi angka inflasi dari suku bunga kebijakan), suku bunga rill di Indonesia masih menarik dibandingkan Thailand dan Taiwan, dan sama menariknya dengan Malaysia. (day/lis)

Luncurkan Genus, Unusa Incar Level ASEAN Surabaya, Memorandum Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) melaunching Global Engagement Nahdlatul Ulama of Surabaya (Genus) Jumat (22/11). Genus merupakan wadah yang mengelola dan mengkoordinasikan semua kegiatan internasional di Unusa. Wakil Rektor I Unusa Prof Kacung Marijan mengatakan, Genus merupakan institusi Unusa yang akan menjadi frontline untuk kerja sama internasional. “Unusa tak ingin hanya jago kandang saja. Ke depannya kita ingin membangun kerja sama networking dengan beberapa universitas yang bagus di luar negeri. Dan sejak tahun lalu kita sudah melakukannya dengan beberapa universitas di LN. Keberadaan Genus ini, kita harapkan kerja sama semakin bagus dan erat,” kata Prof Kacung di Auditorium Tower Unusa, lantai 9, Kampus B, Jemursari. Prof Kacung berharap apa yang dilaksanakan bukan sekadar MoU saja, namun sebuah kerja sama yang riil untuk dilaksanakan sehari-hari. Seperti pertukaran dosen atau mahasiswa, kerja sama dalam penelitian atau pun

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Pemerintah Dukung Kebijakan RDG Bank Indonesia

Launching Global Engagement Nahdlatul Ulama of Surabaya (Genus).

publikasi. Kerja sama yang sudah dirintis di antaranya dengan negara Taiwan, Malaysia, Philipina, Australia, dan rencananya dengan China. “Setelah masuk dalam 100 besar universitas di Indonesia, Unusa ingin menjadi salah satu universitas penting di tingkat Asean. Dan itu tentu membutuhkan waktu untuk merealisasikan target di 2026 berada di kelas level Asean,” papar Prof Kacung. Sementara Direktur Genus Wiwik Afridah mengatakan sejak terbentuk tahun lalu, Genus baru

dilaunching pada 22 November 2019. Agenda tersebut sekaligus penetapan sebagai English Day. “Dengan resmi dilaunching, Genus diharapkan bisa meningkatkan gairah internasionalisasi di level perguruan tinggi. Suasana internasionalisasi di Unusa bakal semakin baik,” ujar dia. Wiwik yang juga Kaprodi S1 Kesmas mengatakan setiap universitas harus memiliki Kantor Urusan Internasional (KUI). Keberadaan KUI untuk membantu mahasiswa asing yang akan sekolah di kampus kita. Atau

sebaliknya dosen dan mahasiswa kita bisa menuntut ilmu ke LN, bisa dalam bentuk pertukaran pelajar, workshop atau short course (kursus singkat). “Sejak 2017 penilaian perguruan tingga tidak hanya dinilai dari kegiatan akademik yang semata hanya dilakukan di LN tapi sekaligus kerja sama internasional PT,” imbuh dia. Selama ini kegiatan yang sudah dilakukan antara lain implementasi kerja sama dengan SEAMEO dalam bentuk sea teacher. Unusa mulai mengikuti program sea teacher batch 7 tahun lalu dan batch 8 tahun ini. “Alhamdulillah mahasiswa Unusa prodi S1 PGSD meraih prestasi The Best Blog of 8th batch sea teacher pada Oktober 2019,” kata Wiwik. Ia mengatakan, setiap tahun program sea teacher mengirimkan mahasiswa dari FKIP Unusa. Kehadiran Genus diharapkan semakin banyak kegiatan bersifat internasionalisasi, selain program sea teacher. “Rencana strategis yang dimiliki Unusa bahwa di periode tahun kedua setidakya Unusa dikenal di tingkat asean. Nanti

periode ketiga Unusa dikenal di level internasional. Harapannya kita sudah siap untuk itu,” ujar dia. Tiap PT memilki rencana strategis lima tahunan. Unusa yang lahir sejak 2013 hingga 2018 bisa disebut sebagai jago kandang. Periode berikutnya 2018-2022 Unusa mulai melaksanakan kegiatan internasionalisasi. Periode kedua ini Unusa mulai keluar halaman dengan menjalin kerja sama internasional di kalangan negara Asean. “Pada 2022 hingga 2026 Unusa siap go internasional. Nah pada 2026 Unusa bisa kokoh dan mempersembahkan kepada NU sebagai tahun emas. Artinya Unusa siap menyongsong dunia,” imbuh dia. Kerja sama yang sudah dilakukan Genus yakni kerja sama dengan negara lain seperti Australia, Philipina, Malaysia. “Saat ini delegasi Unusa atas nama Prodi K3 dan Fakultas Kesehatan berkunjung ke universitas Malaysia untuk menindaklanjuti kerja sama student exchange yang sudah diinisiasi. Sedangkan dua dosen Unusa juga sedang dikirim ke Taiwan untuk mengikuti program kerja sama,” pungkas dia. (alf/lis)

Whisnu Sakti Buana Kunjungi Memorandum Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana berkunjung ke Kantor SKH Memorandum, Jalan Ketintang Baru III/91, Jumat (22/11). Kedatangan Whisnu Sakti Buana ini disambut gembira oleh pimpinan SKH Memorandum. Bertempat di ruang rapat, Whisnu Sakti Buana beramah tamah dengan Direktur SKH Memorandum Choirul Shodiq, Pemimpin Perusahaan Yoyok Kayatullah, Pemimpin Redaksi Arief Sosiawan, Manajer Iklan dan Redaktur Senior M Saiku, serta Manajer Bisnis dan Pengembangan Heri Sunaryo. Direktur SKH Memorandum Choirul Shodiq dalam kesempatan tersebut mengucapkan selamat datang kepada Whisnu Sakti yang bertandang ke kantor Memorandum. Shodiq menambahkan, ia memiliki kedekatan dengan Sutjipto, Bapak Whisnu Sakti. Ia biasanya memanggil Mas Tjip. “Semoga kunjungan ini mempererat tali silaturahmi,” kata dia. Sementara itu suasana begitu cair dan dinamis. Ini tampak dari mereka yang berbincang-bincang berbagai persoalan perkotaan di sela-sela makan soto Madura bersama-sama. Dari soal surat hijau, Pasar Turi, hingga bagaimana membenahi transportasi massal di Surabaya. Usai berdiskusi, Wali Kota Whisnu Sakti Buana menyempatkan diri untuk masuk ke ruang redaksi. Di sana, ia berfoto bersama dengan awak redaksi dan pimpinan SKH Memorandum. (udi/lis)

Whisnu Sakti Buana bersama pimpinan SKH Memorandum foto bersama.

Whisnu Sakti Buana berbincang santai di ruang rapat bersama pimpinan SKH Memorandum.

Whisnu Sakti bersama pimpinan SKH Memorandum di ruang redaksi.

Pimpinan SKH Memorandum menyambut kedatangan Wisnu Sakti.


AREMA

SABTU PAHING, 23 NOVEMBER 2019 HALAMAN 4

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

Babinsa Tlogowaru Dampingi Petani Panen Padi Malang, Memorandum Untuk menyukseskan program swasembada pangan di Kota Malang, Babinsa Kelurahan Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, melakukan pendampingan pada petani yang melakukan panen padi, di kawasan setempat, Jumat (22/11). Babinsa Tlogowaru, Serka Faujan Ali Munasir berbaur dengan petani memanen padi di sawah seluas 1,3 hektare milik Warsono yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Tunas Jaya Jalan Kluweh RT 06/ RW 05, Kelurahan Tlogowaru. Warsono mengatakan, selama ini pihaknya telah menerima pendampingan dari TNI dan dinas pertanian dalam pengelolaan lahan pertanian. “Kami sangat berterima kasih pada babinsa dan dinas pertanian yang telah membimbing dan mendampingi kami dari pola bercocok tanam tradisional ke pola moderen,” katanya. Pendampingan ini berdampak pada hasil panen yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Untuk itu diharapkan, pendampingan terus dilakukan karena dapat menyemangati petani. Selama ini pola tradisional jadi metode turun temurun petani Tlogowaru. Dengan adanya pendampingan maka polanya berubah moderen, mulai dari pengolahan lahan, pembibitan, perawatan atau pemeliharaan padi. Serka Faujan Ali Munasir menyampaikan, pendampingan ini merupakan upaya menyukseskan program ketahanan pangan sesuai petunjuk pimpinan TNI. “Selain untuk memotivasi petani juga untuk meningkatkan hasil produksi pertaniannya,” tuturnya. (*/ari/epe)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang, Hadi Santoso mengatakan, menandai dimulainya pengerjaan dilakukan doa bersama memohon pada Tuhan YME agar diberikan kelancaran dan keselamatan selama pengerjaan. “Lazimnya nilai-nilai budaya kita serta sadar bahwa kuasa hanya milik Tuhan maka menandai awal pelaksanaan pembangunan kita lakukan permohonan doa bersama,” sebut Soni, panggilan akrabnya. Sesuai rekomendasi tim

Kepala DPUPR Kota Malang Hadi Santoso memimpin doa bersama ground breaking Jembatan Muharto.

teknis UB, rehabilitasi menggunakan metode refrofit. “Den-

gan metode itu hasilnya sama dengan kondisi fisik semual,”

katanya seraya mengatakan pembangunan ini menggu-

nakan anggaran dari belanja tidak terduga Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp 1,3 miliar. Metode retrofit merupakan teknik untuk melengkapi bangunan dengan memodifikasi atau me-restore dengan menambah bagian atau peralatan baru yang dianggap perlu karena tidak tersedia pada saat awal pembuatannya. Teknik ini bertujuan menyesuaikan kondisi atau keperluan baru terhadap bangunan seperti memperbaiki bangunan yang rusak, memperkuat bangunan, menambah dan lain sebagainya, tanpa harus membongkar total bangunannya. Disampaikan Soni, pasca rekonstruksi, Jembatan Muharto sangat layak dan aman sebagai sarana transportasi. “Namun kami berharap agar perilaku bijak harus terus ditumbuh-kembangkan, di antaranya perilaku buang sampah sembarangan di bibir jembatan, di bahu jembatan atau dilempar lewat jembatan,” tuturnya. (*/ari/epe)

Peduli Sesama, KPPM Bagikan Nasi Bungkus Malang, Memorandum Suasana berbeda terjadi di kawasan Masjid Ahmad Yani di Jalan Kahuripan, Jumat (22/11). Sejumlah anggota Polres Malang Kota yang tergabung dalam Komunitas Polri Pecinta Masjid (KPPM), melaksanakan salat subuh berjamaah. Selanjutnya, dipimpin PA Siaga Aiptu Agus Sugiarto, per-

sonel KPPM membagikan nasi bungkus pada sejumlah warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Wakapolres Kompol Ari Trestiawan menjelaskan, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian anggota terhadap sesama. Karena dengan berbagi diharapkan akan dapat sedikit meringankan dan membantu masyarakat

yang kurang mampu. “Ini salah satu bentuk kepedulian anggota terhadap sesama. Semoga bisa sedikit membantu warga yang memang membutuhkan. Sehingga tidak ada lagi warga masyarakat yang hidup kekurangan,” tuturnya seraya mengatakan kegiatan ini akan terus dilakukan agar dapat dirasakan manfaatnya. (cr-3/ari/epe)

FOTO: MEMORANDUM/CR-3

Babinsa Kelurahan Tlogowaru membaur dengan petani dalam pendampingan panen padi.

Malang, Memorandum Setelah mendapatkan rekomendasi dari tim teknis Universitas Brawijaya (UB), Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memulai rehabilitasi Jembatan Muharto, Jumat (22/11). Proyek ini diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu bulan.

FOTO: MEMORANDUM/ARI

FOTO: MEMORANDUM/ARI

Awali Rekonstruksi Jembatan Muharto, Gelar Doa Bersama

Usai salat subuh berjamaah, personel KPPM membagikan nasi bungkus.

SEPUTAR JATIM

BPCB Jatim Ekskavasi Bangunan Pramajapahit di Desa Ngronggot Nganjuk, Memorandum Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim ekskavasi bangunan yang diduga peninggalan pramajapahit di Nganjuk. Apakah bangunan yang diperkirakan saluran air itu peninggalan Kerajaan Medang? Struktur bangunan kuno tersebut berada di Dusun Sumbergayu, Desa/ Kecamatan Ngronggot, Nganjuk. “Untuk perkiraan dugaan saja, itu bangunan ada sebelum kerajaan Majapahit. Jadi kemungkinan kerajaan Medang,” terang arkeolog BPCB Jatim yang juga Ketua Tim Ekskavasi, Wicaksono Dwi Nugroho kepada detikcom, Jumat (22/11).

Kerajaan Medang, kata Wicaksono, ada pada saat abad ke-10 Masehi atau sebelum kerajaan Majapahit. Perkiraan itu berdasarkan ukuran batu bata yangditemukan. Yakni 42 x 24 cm dengan ketebalan 10-12 cm. “Untuk hasil belum dapat dipasti-

kan apakah struktur bata tersebut merupakan bagian dari dinding pagar atau dinding talut. Diduga masa Kerajaan Medang,” ujar dia. Wicaksono kemudian menyebutkan Mpu Sindok yang merupakan Raja pertama dari Kerajaan Madang periode Jawa Timur. Namun dia juga tidak menutup kemungkinan jika bangunan tersebut merupakan peninggalan kerajaan lain seperti Kahuripan dan Kediri. “Bisa Mpu Sindok atau Airlangga, hingga Kerajaan Kediri,” tandas dia. Kemarin, Pemkab Nganjuk juga

mendatangi lokasi untuk melihat proses ekskavasi. Harapannya, kelak lokasi tersebut bisa menjadi destinasi wisata. “ Ta d i P a k W a k i l B u pati (Marhaen Djumadi) d a t a n g m e n y a k s i k a n p ro s e s e k s k a v a s i ,” l a n j u t n y a . Bangunan peninggalan pramajapahit di Nganjuk itu diperkirakan berupa saluran air. BPCB Jatim sudah melakukan ekskavasi sejak Rabu (20/11). Tumpukan batu bata itu ditemukan awal Oktober lalu di tanah milik Rudi (40). (*/pi)

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Peninggalan Kerajaan Medang

Bangunan saluran air terbuat dari batu bata kuno yang diekskavasi BPCB Jatim, diduga peninggalan kerajaan sebelum Majapahit.

BanyuwangiTak Beri Izin Minimarket Banyuwangi, Memorandum Kabupaten Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan usaha menengah, kecil dan mikro (UMKM) lokal. Salah satunya dengan membatasi ekspansi bisnis gerai-gerai minimarket. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, saat ini pihaknya sudah tidak lagi mengeluarkan izin pembangunan gerai-gerai minimarket baru. “Kami tidak izinkan Alfamart dan Indomaret baru. Supaya memberikan afirmasi kepada mbok-mbok (UMKM),” kata dia, dalam ‘Penyampaian Hasil Evaluasi dan Penghargaan Pelayanan Publik Wilayah II tahun 2019’ oleh Menpan-RB, di Jakarta, seperti dikutip Merdeka.

com, Jumat (22/11). Langkah ini, tegas dia, merupakan upaya mendukung pelaku usaha kecil. Dukungan tidak hanya diberikan dari sisi permodalan, melainkan juga dari sisi perlindungan pasar. “Tidak hanya diberi modal tapi juga diberikan proteksi pasarnya,” ungkap dia. Berbagai upaya tersebut, memberikan dampak pada naiknya pendapatan masyarakat. Ujung-ujungnya pendapat per kapita Kabupaten Banyuwangi pun melesat. “Alhamdulillah pendapatan per kapita Banyuwangi melompat. Dulu kami di bawah rata-rata Provinsi Jawa Timur, hanya Rp 20 juta per kapita per tahun menjadi Rp48,7 juta per orang

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Langkah Anas Lindungi UMKM

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

per tahun,” tandas dia. Kemiskinan Bupati Banyuwangi mem-

beberkan upayanya dalam menekan angka kemiskinan di Kabupaten yang dia pimpin. Salah satunya lewat pemanfaatan

teknologi, yakni program smart kampung. Dia mengatakan, program tersebut memiliki 14 kriteria,

termasuk di dalamnya ketersediaan tim ‘pemburu kemiskinan’. “Ada 14 kriteria, salah satunya ada tim pemburu kemiskinan. Desa yang belum ada tim pemburu kemiskinan tidak kita kategorikan sebagai smart kampung,” kata dia. Dia menjelaskan, pengentasan kemiskinan merupakan salah satu indikator penting dalam penentuan smart kampung. Untuk itu, Kabupaten Banyuwangi telah memiliki peta digital yang memberikan gambaran terkait kemiskinan. Peta ini membantu dalam melihat kondisi kemiskinan masyarakat. “Secara digital sudah punya peta kemiskinan secara GPS bisa melihat penduduk penduduk miskin yang sudah diatasi atau belum. Ada hijau biru merah,”

lanjut Anas. “Itu kalau diklik itu menunjukkan kedalaman dan intervensi apa saja yang sudah kita buat. Sehingga kemiskinan di Banyuwangi menurun dari 20,4 persen menjadi 7,8 persen,” imbuh Anas. Karena itu, demi mendukung hal tersebut infrastruktur digital harus tersedia. Upaya yang dilakukan pihaknya adalah mendorong pembangunan infrastruktur teknologi dasar, seperti serat fiber optik. “Sehingga APBDes di Banyuwangi tidak kami sahkan jika dalam anggarannya tidak memuat anggaran untuk pelayanan publik termasuk di dalamnya fiber optic pelayanan yang berbasis online. Jadi APBDes tidak hanya belanja batu belanja semen, tapi sekaligus untuk belanja fiber optik,” tandas dia. (*/pi)


TULUNGAGUNG

SABTU PAHING, 23 NOVEMBER 2019 HALAMAN 5

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

Pedagang Pasar Boyolangu Dibekuk Polda Warga sekitar mengatakan, pemilik toko bernama Muanam alias Mayar, usia sekitar 47 tahun. Mayar diketahui sudah berkeluarga dan memiliki 3 anak. Paling kecil anaknya berusia sekitar 2 tahun. “Pokonya orangnya pendek agak botak, masih belum terlalu tua paling tidak sampe 50an usianya,” ujar Widi, salah satu warga. Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Hendi Septiadi mengatakan, pemilik toko Nikita diamankan anggota Polda Jawa Timur. Namun pihaknya tidak bisa secara gamblang menjelaskan mengenai perkaranya. “Silahkan

konfirmasi ke Polda Jatim agar lebih jelasnya,” ucap Hendi Septiadi. Kapolsek Boyolangu AKP Sukirno juga mengatakan hal yang senada. Sukirno membenarkan jika Kamis malam anggotanya mendampingi proses penangkapan itu. “Iya, anggota saya kemarin mendampingi. Tapi ya hanya mendampingi saja. Tidak lebih,” ucapnya. Toko elektronik Nikita letaknya kurang lebih sekitar 30 meter di sebelah utara Mapolsek Boyolangu. Selain berbisnis barang elektronik, Mayar juga membuka warung angkringan yang menye-

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, Memorandum Sejak Jumat (22/11) pagi, terpasang garis polisi di depan pintu rolling toko elektornik Nikita, di Pasar Boyolangu, Tulungagung. Tidak banyak informasi yang bisa diperoleh awak media mengenai perkara yang menyebabkan garis polisi tersebut dipasang.

Garis polisi di rolling door toko Nikita.

diakan kopi dan makanan kecil dengan dilengkapi fasilitas wifi. Angkringan ini biasanya buka hingga dini hari dan banyak dikunjungi oleh pelanggan, terutama anak-anak. Sementara itu Koordinator Perlindungan Sosial Anak Integratif (PSAI) Tulungagung Sunarto mengakui saat ini pi-

haknya masih mendampingi sejumlah korban untuk kasus yang baru saja diungkap tim Polda Jatim di Boyolangu. “Masih perjalanan ini mas dari Surabaya. Untuk korbannya ada 6 anak-anak yang kita dampingi,” jawabnya melalui sambungan telepon. (fir/mad/rif )

Tulungagung, Memorandum Anggota Reskrim Polsek Tulungagung Kota menangkap Santoso (35), warga Kelurahan Panggungrejo, Kecamatan Tulungagung. Buruh serabutan ini ditangkap setelah diduga kuat sebagai pelaku pencurian uang Rp 3 juta di rumah Marngalim (47), tetangganya sendiri. Kepada polisi, korban Marngalim mengaku saat terjadi pencurian, rumahnya dalam keadaan kosong karena ditinggal pengajian rutin. Memanfaatkan situasi itu, tersangka beraksi dengan mencongkel

jendela dan masuk ke dalam rumah mengambil uang. Paur Humas Polres Tulungagung, Ipda Anwari mengatakan anggota unit Reskrim Polsek dan Polres Tulungagung langsung datang ke lokasi untuk mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan saksi. “Ketika dapat laporan, kita langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, dan meminta keterangan sejumlah saksi,” ujarnya, Jumat (22/11). Berdasarkan keterangan saksi dan sejumlah alat bukti,

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Curi Uang Tetangga, Masuk Penjara

Tersangka Santoso

kemudian pendalaman mengarah kepada tersangka yang tinggal tak jauh dari rumah korban. Anwari menjelaskan, pi-

haknya kemudian mendatangi tersangka. Awalnya tersangka mengelak semua tuduhan itu, namun akhirnya mengakui semua perbuatannya. “Akhirnya tersangka mengaku dan menunjukkan sisa hasil curiannya sebesar Rp 2,1 juta, dan obeng besar untuk mencongkel jendela,” tuturnya. Dan ternyata, tidak hanya sekali ini saja tersangka melakukan aksinya. Tercatat lebih dari 3 kali tersangka mencuri di wilayah hukum Polsek Tulungagung Kota. (fir/mad/rif )

KEDIRI & BLITAR KEPALA BIRO: Wahyudi. REDAKSI: - HP. 081230006789. EMAIL: sampang_publik@yahoo.co.id - MARKETING DAN SIRKULASI: Rohmad Sholeh. KEPALA BIRO BLITAR: Prawoto Sadewo. WARTAWAN: Nur Rofiq, Ana Akina. KEUANGAN: Binti Khoiriyah. ADMIN IKLAN: Rosita. ADMIN KORAN : Imam Rofiq. PEMASARAN: Frenswinta Jaya, Hendra. EMAIL: memorandumppls@gmail.com. TELEPON:.081334603445. KANTOR: Jln Kota baru no.9 Kanigoro, Blitar.

Kediri, Memorandum Beragam upaya dilakukan Pemerintah Kota Kediri untuk mengurangi jumlah pengangguran. Untuk kali kedua di tahun 2019 melalui Dinkop UMTK Pemerintah setempat menggelar bursa kerja alias Job Fair 2019. Kegiatan dilaksanakan dua hari Rabu 20 - 21 November 2019 yang diikuti oleh 58 perusahaan dan dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kediri Enny Endarjati. Dalam sambutannya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kediri Enny Endarjati yang mewakili Wali Kota, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan telah mendukung demi suksesnya acara tersebut. “Semoga kegiatan job fair ini dapat berkelanjutan pada tahun- tahun mendatang,” ujarnya. Enny menjelaskan tingkat pengangguran setiap tahunnya merupakan permasalahan di setiap daerah yang harus disikapi dengan serius. Karena hal ini dipicu adanya ketidakseimban-

gan antara jumlah pencari kerja dengan jumlah lowongan pekerjaan. Pemerintah Kota Kediri selalu berupaya mengurangi angka pengangguran. Salah satunya dengan menyelenggarakan job fair II yang diharapkan lebih meningkatkan jumlah penempatan tenaga kerja. “ Alhamdulillah beberapa tahun terakhir tingkat pengangguran di Kota Kediri berhasil ditekan. Bahkan pada tahun 2018 angkanya berada di bawah Provinsi Jawa Timur yaitu 3,63% turun 1,05% dibanding tahun sebelumya,” jelasnya. Terakhir, Enny menambahkan bahwa Pemerintah Kota Kediri akan terus berupaya dan berevaluasi untuk selalu mengadakan job fair sehingga mendekatkan pekerjaan ini kepada rekan-rekan yang mencari kerja di Kota Kediri. Untuk mengurangi pengangguran di Kota Kediri, selain diadakan kegiatan bursa kerja, juga diadakan pelatihan kerja mandiri gratis. Peserta akan diberikan skill yang dapat menunjang saat memasuki dunia kerja maupun menjadi seorang enterpreneur.

FOTO: MEMORANDUM/PRA

Kurangi Pengangguran, Pemkot Kediri Gelar Job Fair II 2019 Kantor Kemenag Kabupaten Blitar.

Kemenag Sebut Sertifikasi Nikah Sangat Dibutuhkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kediri Enny Endarjati memberi sambutan.

Salah satu kegiatan di job fair 2019.

“Semoga dengan adanya kegiatan job fair ini dapat memberikan banyak manfaat utamanya bagi para pencari kerja dan masyarakat di Kota Kediri maupun di sekitar Kota Kediri,” pungkasnya. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinkop UMTK Kota Kediri Kristianto mengatakan mengurangi angka pengangguran tidak hanya kewajiban Dinkop UMTK saja.

Namun sektor swasta juga berperan. “Dinkop UMTK telah mengadakan job fair dengan menggandeng perusahaan-perusahaan serta melakukan pelatihan mandiri kepada ratusan pencari kerja di Kota Kediri. Diharapkan job fair ini bisa menyerap lebih dari 2000 pencari kerja. Tentu ini bisa mengurangi pengangguran terbuka di Kota Kediri,” ungkapnya. (adv/yud/rif)

Blitar, Memorandum Wacana sertifikasi perkawinan telah digulirkan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK). Kemenag Kabupaten Blitar menilai program ini lebih bagus dan dibutuhkan untuk zaman sekarang. Program itu diperuntukkan bagi pasangan yang hendak menikah. Mereka nantinya diwajibkan mengikuti kelas atau bimbingan pranikah, supaya mendapat sertifikat yang selanjutnya dijadikan syarat perkawinan. Menurut juru bicara Kemenag Kabupaten Blitar Jamil Mashadi, program serupa sebenarnya sudah ada sejak 1990-an. Di Kemenag ada program kursus calon pengantin (suscatin). “Sertifikasi perkawinan mungkin nanti cakupannya lebih luas. Dan jika diwajibkan dalam syarat pencatatan perkawinan, lebih baik dan memang dibutuhkan untuk zaman sekarang,” kata Jamil. Jika sebelum memutuskan menikah kedua calon pengantin mengikuti tahapan program ini, diharapkan mereka akan lebih siap secara fisik dan mental memasuki kehidupan berumah tangga. “Di suscatin itu hanya sehari. Dan tidak semua calon pengantin mengikutinya. Nah kalau mulai 2020 ini menjadi syarat wajib pencatatan nikah, saya pikir malah lebih bagus,” ungkapnya. Menurut Jamil, selama ini suscatin lebih bersifat sosialisasi, dengan target warga usia produktif. Misalnya ke lembaga pendidikan setingkat SMA, organisasi kemasyarakatan remaja dan organisasi pemuda masing-masing agama.

Kemenag Kabupaten Blitar mendata, dalam setahun rata-rata 11 ribu pasangan pengantin mencatatkan perkawinan mereka. Namun, dari angka itu, PA Blitar mencatat sebanyak 3.255 permohonan cerai diajukan. “Semoga saja dengan sertifikasi perkawinan ini, angka perceraian bisa ditekan, angka pernikahan anak juga bisa dikurangi. Karena jumlah dua masalah itu semakin tahun semakin meningkat angkanya,” pungkasnya. (pra/rif)


MOJOKERTO-JOMBANG

SABTU PAHING, 23 NOVEMBER 2019 HALAMAN 6

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Maling Ngoro Bobol Rumah

Mojokerto, Memorandum Sebanyak 42 pebulutangkis bersaing ketat menuju puncak juara.di ajang Wabup Mokokerto Cup 2019, Jumat (22/11). Para finalis didominasi club besar asal Surabaya yakni PB Suryanaga. Bahkan di kelas remaja, dua finalis asal Suryanaga saling berhadapan yakni Louis Menico lawan Satrya Prayu Nakula Putra, keduanya asal Surabaya. Pertandingan bulu tangkis yang digelar 5 hari GOR Gajah Mada, Mojosari mulai Senin, 18 November hingga Jumat, 22 November tersebut sejatinya diikuti 85 club dari seluruh Jawa Timur, dengan 12 kategori. Antara lain tunggal pra dini putra/putri maksimal kelahiran 2011, tunggal dini putra/putri maksimal kelahiran 2009, tunggal anak putra/putri maksimal kelahiran 2007, tunggal pemula putra/putri maksimal kelahiran 2005, tunggal remaja putra/putri maksimal kelahiran 2003, tunggal taruna putra/putri maksimal kelahiran 2001, ganda dini putra, ganda anak putra, ganda pemula putra/putri, ganda remaja putra, ganda taruna putra

Finalis bersaing ketat di pertandingan bulu tangkis Wabup Mojokerto Cup 2019.

dan ganda veteran. Kejuaraan dibukaWakil Bupati Mojokerto bertujuan menjaring bibit-bibit unggul. Dengan gelaran tersebut mental para pemain terus diasah, dikembangkan, dan

disalurkan di berbagai event kejuaraan. Salah satu yang terbaru, yakni kejuaraan Bulu Tangkis Wakil Bupati Mojokerto Cup 2019. “Kemampuan harus terus diasah. Saya yakin pebulutangkis kita

bisa berprestasi seperti atlet-atlet profesional. Misalnya pasangan Marcus-Kevin, Hendra-Ahsan serta Ginting, yang telah menunjukkan prestasinya,” kata wabup, saat membuka pertandingan,

Senin (18/11) lalu di GOR Indoor Gajah Mada Mojosari. Ketua panitia acara Ismail Pribadi menjelaskan, kejuaraan Bulu Tangkis Wakil Bupati Mojokerto Cup 2019, diadakan selama 4 hari. Dari kejuaraan ini, Ismail menjelaskan bahwa kejuaraan digelar untuk menjaring bibit-bibit atlet yang ada di Kabupaten Mojokerto maupun dari luar daerah. “Kita cari terus bibit unggul atlet, dan menjadikan Kabupaten Mojokerto sebagai juara 1 tingkat provinsi atau tingkat nasional,” jelas Ismail. Pengurus Persatuan BuluTangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Timur Satria Kurniawan, menyatakan mengapresiasi pada event ini. Ia menilai kejuaraan Bulu Tangkis Wakil Bupati Mojokerto Cup 2019 sebagai wadah pembinaan di usia dini sampai taruna. “Hari ini saya yakin akan banyak klub klub atlet sejak dini dari Kabupaten Mojokerto, yang makin terpacu untuk meningkatkan prestasi lebih tinggi di kancah nasional maupun international,” kata Satria. (war/rif)

Bukan Pasien Tapi Dijual Majikan Mojokerto, Memorandum Perkara persetubuhan PL (15), warga Kecamatan Jatirejo, menemuai fakta baru. Faktanya, korban datang ke tempat praktik dokter AG (60), warga Pasuruan, di Jalan Pemuda, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, bukan sebagai pasien. Kedatangan korban ke lokasi karena dijual sang majikan Arnita (30), warga Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kacamatan

Tempat praktik dokter yang jadi lokasi persetubuhan anak di bawah umur.

Kabid Pengembangan Kawasan Permukiman Syaiful Anwar mencoret material yang harus diganti.

Cairkan Termin Kedua Program Kotaku

Dinas Perkim Pastikan Memonitor Program Anwar, Jumat (22/11). Dijelaskan olehnya, pada 2019 Kabupaten Jombang mendapat bantuan pemerintah untuk masyarakat (BPM) melalui program KOTAKU sebanyak Rp 13 milyar. Sasarannya program tadi, ditujukan untuk 9 desa di Kota Santri. Masing-masing Desa Mojotrisno, Dukuhmojo, Kedunglumpang, Pundong, Sumberteguh, Made, Bakalanrayung, Kudubanjar, dan Randuwatang. “Perlu kami sampaikan, mekanisme pencairan dana untuk program Kotaku dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar 70%, sedang tahap kedua 30%,” jelas Kabid Kawasan Permukiman. Dibeber olehnya, termin pertama yang memiliki porsi 70% dicairkan. Setelah dilakukan penandatanganan surat perjanjian kerjasama. Dan sisanya 30% , dapat dicairkan setelah fisik mencapai

Sindi Widiastutik

Dokter yang Dilaporkan Setubuhi Anak di Bawah Umur

Pengecekan material Kotaku untuk memastikan kualitas sesuai spek.

Jombang, Memorandum Usai melakukan serangkaian pengecekan lapangan, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang memastikan telah melakukan pencairan tahap dua program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU). Upaya ini dilakukan, untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan sekaligus serapan anggaran. Sesuai aturan, realisasi dilakukan secara dua tahap, masing-masing tahap pertama sebesar 70%, sedang tahap kedua 30%. “Untuk Kotaku sudah kita cairkan untuk termin kedua, atau sisa yang 30%. Dapat kami sampaikan jika sampai hari ini progresnya sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dari awal,” papar Kepala Dinas Perkim, Heru Widjajanto melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Kawasan Permukiman Syaiful

jalani pemeriksaan intensif. Termasuk pula, harus mendekam dibalik jeruji besi ruang tahanan. “Akibat perbuatannya, tersangka kita kenakan pasal 296 KUHP, tentang praktik muncikari. Dengan ancaman hukuman maksimal 1 tahun 4 bulan penjara,” tegas Ambuka. (wan/rif)

42 Finalis Bersaing Ketat di Wabup Mojokerto Cup 2019

FOTO: MEMORANDUM/ADV

FOTO: MEMORANDUM/WAN

Jombang, Memorandum Aksi pelarian Irwan Wahyudi (45), warga Desa/Kecamatan Ngoro, berakhir pada Jumat (22/11) sekitar pukul 03.30. Itu setelah tersangka berhasil dicokok Resmob Satreskrim Polres Jombang pasca membobol rumah Moch Yasin (60), aparatur sipil negara (ASN), warga Dusun Berjel, Desa/Kecamatan Ngoro, Kamis pukul 21.00, tanggal 26 September 2019 silam. Dipaparkan KasaIrwan Wahyudi treskrim Polres Jombang AKP Ambuka Yudha Hardi Putra, pencurian pertama kali diketahui saat korban pulang ke rumah. Begitu tiba, Yasin mendapati handphone miliknya telah raib. Yakin bahwa telah menjadi korban pencurian, ia seketika melakukan pemeriksaan menyeluruh. Hasilnya, ia juga mendapati uang tunai Rp 3 juta miliknya turut hilang digondol maling. “Mendapati hal itu, ia lalu melaporkan kejadian ke polisi,” paparnya, Jumat (22/11). Begitu mendapati laporan pencurian, lanjut kasatreskrim, polisi langsung melakukan olah TKP. Hasilnya, didapati petunjuk kuat yang mengarah kepada Irwan. Namun menyadari aksinya telah terendus pihak berwajib, tersangka terus-terusan kabur. Puncaknya, saat yang bersangkutan lengah dan tengah berada di rumah. Unit Resmob berhasil memberkuknya berikut sejumlah barang bukti. “Selain tersangka, kita amankan pula sejumlah barang bukti. Berupa sebuah handphone, sebuah senter kepala, sebuah obeng, sebuah sangkur, serta uang tunai Rp 1.750.000,” bebernya. Di hadapan penyidik, tersangka mengaku untuk dapat masuk ke rumah korban yang saat kejadian dalam posisi kosong. Terlebih dulu ia memanjat pagar belakang rumah. Begitu sampai di dalam, tersangka lalu membuka genting serta merusak plafon kamar. Selanjutnya, ia menggasak barang berharga milik korban yang dibiarkan tanpa pengawasan. “Akibat perbuatannya, tersangka kita jerat dengan pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan (curat) dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” pungkas Ambuka. (wan/rif )

yaran pelanggan Rp 500.000.,” jelas mantan Kasatreskrim Polres Kediri itu. Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, baik Sindi maupun barang bukti yang diamankan dibawa ke Mapolres Jombang. Setibanya di kantor polisi, tersangka langsung men-

50%. Tidak kalah penting dalam kegiatan program Kotaku adalah peningkatan kapasitas masyarakat. Karena basic dasar program adalah pemberdayaan masyarakat. Salah satu kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat (PKM). “Dari total semua desa penerima, ada sedikit keterlambatan pengiriman U-Ditch yakni di Desa Bakalanrayung serta Desa Randuwatang. Namun kami pastikan masih dapat terkejar,” bebernya. Menanggapi beredarnya kabar miring terkait realisasi Kotaku, utamanya perihal U-Ditch yang cacat. Kabid Perumahan memastikan jika pihaknya terus melakukan monitoring. Hasilnya, tidak ada matrial barang yang tidak sesuai. Kalaupun kemarin sempat ada tumpukan barang yang cacat, itu merupakan barang yang diretur.Yang hendak ditukar

FOTO: MEMORANDUM/NO

disebuah hotel. Dalam penangkapan tersebut, kita sita pula

buah hotel. Merespon info tadi, polisi lalu bergerak untuk melakukan penelusuran lapangan. “Hasilnya, selain mengamankan seorang muncikari. Petugas juga menyita barang bukti berupa sebuah handphone yang digunakan sebagai sarana melakukan transaksi, berikut uang pemba-

FOTO: MEMORANDUM/WAR

“Tersangka kita amankan sesaat setelah melakukan transaksi

uang tunai hasil pembayaran pelanggan,” terang Kasatreskrim Polres Jombang AKP Ambuka Yudha Hardi Putra, Jumat (22/11). Dijelaskan olehnya, keberhasilan polisi mengungkap bisnis esek-esek ini bermula dari informasi masyarakat tentang adanya transaksi terlarang di se-

FOTO: MEMORANDUM/NO

Jombang, Memorandum Satreskrim mengamankan muncikari di Hotel Sweet Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Jombang, Rabu (20/11) sekitar pukul 11.30. Adalah Sindi Widiastutik (19), warga Jalan Mayjen Sungkono, RT 02/RW 01, DesaTunggorono, Kecamatan Jombang.

FOTO: MEMORANDUM/WAN

Muncikari Belia Masuk Penjara

kembali, bukan untuk dipasang. “Kita juga ingin meluruskan terkait adanya tudingan tidak melakuka monitoring. Sebab faktanya kita melakukannya, dan hasilnya jika ada barang yang tidak sesuai spek akan langsung kita minta untuk diganti,” jamin Kabid Perumahan. Guna memastikan hasil monitoring sesuai ketentuan, Dinas Perkim juga memberikan warning kepada pendamping untuk benar-benar melakukan pengawasan. Baik untuk U-Ditch maupun penutupnya, sekaligus kualitas matrial yang lain seperti paving block. “Kendati tidak setiap hari pengawasan dilakukan, kita juga menghimbau pendamping untuk benar-benar jeli saat meneliti kualitas barang yang dikirim. Mulai dari U-Ditch, penutup, maupun paving block,” tandas Syaiful. (adv/wan/rif)

Bangsal kepada sang dokter seharga Rp 1,5 juta. Fakta ini diungkapkan Kanit PPA Satreskrim Polres Mojokerto Ipda Rokhim. ’’Itu trafficking. Yang kami tahu memang dia dijual ke dokter. Sekali berbuat dia dikasih uang Rp 1,5 juta,’’ ungkapnya, Jumat (22/11). Ketika berhasil menuruti keinginan sang dokter, Arnita memperoleh uang Rp 500.000. Ini terungkap saat Sumaida (47), melaporkan apa yang menimpa anaknya kepada polisi. ’’Posisi korban bekerja sebagai asisten rumah tangga di situ (rumah AN) sudah tiga bulan sebelum kasus ini terungkap,’’ tuturnya. Dengan fakta tadi, polisi memastikan akan mengembangkan kepada semua pihak yang terkait. Mulai dari perkara persetubuhan terhadap anak di bawah umur maupun trafficking yang dilakukan majikannya kepada dokter. ’’Pengembangannya memang mengarah ke situ,’’ ungkapnya. Sementara itu, dokter AG selaku terlapor dalam kasus persetubuhan anak, belum bisa memberikan keterangan terkait kasus yang menyeretnya itu. Saat didatangi ke tempat praktiknya di Jalan pemuda Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, dokter spesialis penyakit kandungan dan kebidanan itu nampak berburu-buru naik mobil. ’’Tidak usah, cepat-cepat, mau ada yang operasi,’’ timpalnya. (no/rif)

Kantor DPC PKB Kabupaten Mojokerto yang disasar maling.

Kantor DPC PKB Mojokerto Kemalingan Mojokerto, Memorandum Kantor Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mojokerto di Jalan Raya Jabon, Desa Jabon Kecamatan Mojoanyar dibobol maling. Satu unit CPU dan hardisk raib. Dari informasi yang diperoleh pembobolan di kantor DPC PKB kabupaten Mojokerto terjadi pada Senin (18/11) dini hari sekitar pukul 01.00. Dalam aksinya pelaku nekat membobol kantor PKB dengan cara mencogkel pintu ruang staf. Ketua DPC PKB Kabupaten Mojokerto Aini Zuhro saat dikonfirmasi mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib dalam hal ini Polsek Mojoanyar. “Sudah kita laporkan ke Polsek Mojoanyar Mas, tinggal nunggu hasilnya,” ungkapnya, Jumat (22/11). Akibat kejadian tersebut sejumlah barang berharga perkantoran yaitu printer, CPU hingga flashdisk dibawa kabur. “InsyaAlloh tidak ada data

penting yang hilang. Pelaku malah sempat mencopot sanyo namun tidak jadi dibawa,” tandasnya. Sementara itu, Kasubbaghumas Polres Mojokerto Ipda Teguh Kariyadi mengatakan, petugas masih terus melakukan penyelidikan terkait aksi pencurian di Kantor DPC PKB pada Senin (18/11) yang lalu. Dari keterangan pelapor, aksi tersebut terjadi sekitar pukul 01.00, pelaku pencurian masuk melalui pintu staf PKB dengan cara mencogkel. Berhasil masuk, pelaku kemudian mengambil barang barang yang ada didalam ruang DPC PKB. “Barang bukti yang kita amankan, ada pecahan jendela kaca dan satu batu relief,” papar Teguh. Akibat kejadian tersebut, barang berharga berupa satu unit CPU merek Asus, satu buah printer, satu hardisk, hingga memori berhasil dibawa kabur oleh pelaku. “Kerugian ditafsir mencapai dua juta rupiah,” tandas Teguh. (no/rif)


HUKUM & KRIMINAL WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Polri Luncurkan Film Sang Prawira Anggika Bolsterli,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera, Jumat (22/11). Lebih istimewanya lagi, akan ada tokoh nasional yang akan ikut berperan dan mendukung film ini. Di antaranya MendagriTito Karnavian, Menko Maritim Luhut, Menkumham Yasoana Laoly, AsSDM Polri Irjen Eko Indra Heri, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. “Ada juga tak Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB serta masih banyak lagi tokoh yang main dalam film Sang Prawira. Rencananya film ini akan tayang pada 28 November 2019,” im-

Penumpang Bus Suroboyo Dijemput Ajal

buh Barung. Film ini bercerita tentang perjalanan seorang anak desa dari pinggiran Danau Toba yang bercita-cita jadi polisi. Dalam film ini menyuguhkan pergulatan sebuah keluarga di mana antara istri dan suami tidak sepaham dalam merancang masa depan anaknya ketika anaknya duduk di bangku SMA. Si ibu, lanjut Barung, ingin menuruti kemauan anaknya jadi polisi sementara si bapak lebih condong anaknya bekerja di luar negeri agar dapat menolong keuangan keluarga yang selama ini tergolong miskin. (tyo/nov)

Surabaya, Memorandum Diduga penyakit asma yang sudah lama diderita kambuh, Edy Santoso (57), meregang nyawa saat menumpang bus Suroboyo jurusan Darmo - Terminal Joyoboyo, Kamis (22/11) malam. Tanpa mengeluh sebelumnya, warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Kota, Sidoarjo itu tergeletak saat bus melaju di Jalan Marmoyo. Informasi dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 17.30. Saat itu, korban yang diketahui pensiunan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Surabaya naik bus di halte Darmo. “Korban infonya baru saja mengurus surat terkait pensiunan dirinya,” kata Kanitreskrim Polsek Wonokromo Ipda Arie Pranoto. Seperti biasa, korban duduk di bangku dekat pintu tengah. Setiba di Jalan Marmoyo tepatnya di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO), korban mendadak tidak sadarkan diri. Awalnya, penumpang lain mengira korban tertidur. Namun, tidak lama berselang tubuh korban terjatuh dan tergeletak di lantai bus. “Menyadari hal

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

KKAMIS KAM KA AMIS LEG LEGI, 29 AGUSTUS 2019

Surabaya, Memorandum Setelah tayang di layar lebar film Hanya Manusia, Polri akan menayangkan film baru lagi yakni Sang Prawira, yang merupakan produk dari Polda Sumatera Utara. Sedangkan film ini menceritakan tentang perjuangan seorang pemuda untuk meyakinkan orang tuanya yang tidak ingin anaknya menjadi anggota Polri. “Film yang akan diputar di seluruh bioskop ini dibintangi oleh sebagian besar personel kepolisian Sumut dan juga ada bintang ternama dari Jakarta,

SABTU PAHING, 23 NOVEMBER 2019 HALAMAN 7

Petugas mengevakuasi jenazah korban dari dalam bus Suroboyo.

itu, sopir menghentikan laju bus dan segera menghubungi pihak kepolisian. Kami segera berkoordinasi dengan jajaran samping untuk mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban,” lanjut mantan Panitreskrim Polsek Tegalsari itu. Dari keterangan pihak kedokteran, korban memiliki penyakit jantung dan asma. Hal tersebut diperkuat dengan keterangan keluarga Edy. “Murni karena sakit. Keluarga juga mengatakan jika korban memiliki riwayat sakit asma,” pungkas Arie. (fdn/nov)

Berkedok Arena Ketangkasan Tak pelak, kedatangan polisi membuat para pengunjung di lokasi tersebut kaget dan panik. Dua tempat itu yakni Club Zone yang berada di Jalan Menganti, Wiyung dan Galaxy Zone di Jalan Bratang Binangun. Penggerebekan yang dilakukan secara gabungan ini, dipimpin langsung oleh Wakapolda Jatim Brigjenpol Djamaludin dan Wadirreskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara.

Sambungan dari halaman 1

“Sesuai perintah Pak Luki (kapolda,red) kami bekerja sama dengan Polrestabes Surabaya melakukan tindakan di dua tempat yang diduga kuat ada unsur perjudian di dalamnya,” kata Djamaludin, Jumat (22/11) dini hari. Djamaludin menambahkan, di dua lokasi perjudian tersebut, anggotanya mengamankan 83 orang dengan rincian 50 orang diamankan

dari lokasi Club Zone, dan 33 orang diamankan dari lokasi Galaxy Zone. “Ada sekitar 83 orang kita amankan dari dua lokasi perjudian tersebut. Selain itu juga diamankan beberapa barang bukti yang diduga kuat merupakan alat untuk bermain judi serta uang tunai Rp 22 juta,” imbuhnya. Pria yang pernah menjabat sebagai Irwasda Polda Jatim itu juga

menerangkan, bahwa modus yang digunakan di dua lokasi tersebut yakni arena permainan ketangkasan. Namun saat dilakukan penggeledahan terungkap bahwa dua lokasi tersebut juga menyediakan fasilitas perjudian. “Izinnya itu arena ketangkasan. Tetapi tadi dapat dilihat ada beberapa pemain dan sejumlah mesin, ada beberapa HP berikut angkanya juga,” jelas Wakapolda Jatim.

Ia juga menerangkan, bahwa mekanisme perjudian tersebut memanfaatkan sebuah mesin ketangkasan. Mesin itu baru bisa beroperasi setelah pemain memasukkan koin atau kartu khusus yang dibeli di kasir. “Kartu dibeli di kasir. Selanjutnya dapat digunakan untuk meraih keuntungan sebanyak-banyaknya hingga dapat ditukarkan dengan hadiah boneka atau HP. Tapi nantinya

ditawari apakah HP-nya mau ditukarkan dengan uang tunai agar pemain ketagihan dan terus bermain,” terang Djamaludin. Lanjut Djamaludin, dua tempat perjudian tersebut baru beroperasi selama dua bulan. “Perjudian sudah beroperasi dua bulan. Untuk omzetnya masih kita dalami,” pungkas perwira dengan bintang satu itu. (x-3/ tyo/nov)

Hasil Penjualan untuk Nyabu Tiga tersangka yakni Denis (18), warga Jalan Abdul Karim III B; Andika (18), warga Jalan Mojo I; dan Herdin (19), warga Jalan Pacar Kembang VIII. Selain para tersangka, polisi juga menyita dua motor yang dipakai sarana. Turut disita juga uang sisa penjualan sepeda yang dicuri senilai Rp 1,9 juta. Ketiga be-

Sambungan dari halaman 1

gundal ingusan itu ditangkap saat berada di rumah Andika. Diduga kuat, mereka baru saja menggelar pesta sabu. Hal tersebut diperkuat dengan adanya barang bukti seperangkat alat isap (bong) yang ditemukan di lantai ruang tamu. “Mereka diduga pesta sabu setelah menjarah sepeda merek Polygon di Perumahan

Dreaming Land Blok D, Benowo, beberapa waktu lalu,” beber Kanitresmob Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti, Jumat (22/11). Ditambahkan Bima, setelah menjual sepeda, mereka lalu sepakat membeli sabu. Alumni Akpol 2013 itu mengungkapkan, penangkapan tersangka ini bermula ketika ketiganya

Penyuluhan Tertib Berlalu Lintas ke Kader PKK angka kecelakaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya terhadap perempuan. Muhadi mengimbau kepada emak-emak kader PKK untuk tidak sembrono saat mengendarai sepeda motor di jalan raya. Termasuk tidak melawan arus yang bisa membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Di samping itu, ibu-ibu juga diminta selalu menggunakan helm standar ketika mengendarai kendaraan, tidak boleh mengendarai motor sambil telepon di jalan raya untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Kapolsek Semampir Kompol Aryanto Agus

berharap, dengan penyuluhan ini menimbulkan kesadaran ibu-ibu untuk tertib berlalu lintas di jalan. Selain itu, juga bisa menjadi pelopor berlalu lintas dan membudayakan keselamatan sebagai kebutuhan. “Banyak kasus kecelakaan disebabkan oleh pengendara yang tidak tertib atau taat peraturan dalam berkendara. Untuk itulah, kami menyampaikan penyuluhan ini,” kata Aryanto. Kenapa penyuluhan kepada ibu-ibu, kata Aryanto, karena lebih peduli dan dapat menyosialisasikan ke suami, anak, keluarga serta tetangganya. (rio/nov)

Dua Rumah Ludes Dilahap Si Jago Merah Setelah dicek, ternyata timbul api yang berasal dari rumah Tajib. Mengetahui kejadian itu, spontan warga berteriak ke penghuni rumah untuk segera keluar menyelamatkan diri. Tidak ingin api menjalar ke rumah lainnya, bergegas warga menghubungi petugas pemadam kebakaran (damkar). Sebelumnya mereka sempat memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Hanya saja api cepat membesar sehingga tidak berhasil dipadamkan. Kurang lebih setengah jam kemudian, petugas berhasil menjinakkan api tersebut. Dampak dari kejadian tersebut, membuat Tajib, istri dan empat anaknya mengungsi ke rumah Sanidjo, tetangganya di Jalan Putat Jaya C. Hanya beberapa jam saja, kebakaran juga melanda rumah Bejo Sudarno di Jalan Asem Jajar X/3.

Tak Kesampaian

Sambungan dari halaman 1

Sambungan dari halaman 1

Si jago merah meludeskan tempat tinggal yang ditempati oleh tiga kepala keluarga. Kejadian itu sekitar pukul 21.30. Kebakaran diketahui oleh warga setempat yang sedang ngobrol di depan gapura. Tiba-tiba melihat asap mengepul dari atap rumah Bejo dan segera menghubungi command center. Kebakaran itu menyebabkan tiga kepala keluarga mengungsi di rumah Dono, warga setempat. Api tidak sampai menjalar ke rumah warga lain karena petugas damkar cepat mendatangi lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 22.16. Kanitreskrim Polsek Bubutan Ipda Purwanto membenarkan adanya kebakaran tersebut. Pihaknya belum mengetahui penyebab timbulnya api. “Kami masih mintai keterangan saksi-saksi di lokasi dan pemilik rumah terkait kejadian tersebut,” kata Purwanto. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1

Seperti yang dirasakan Aghniny Haque. Ia menjadi salah satu aktris yang terpilih membintangi film tersebut. Kali pertama kali mendapat tawaran main film, Aghniny langsung putuskan ikut casting. Film Habibie & Ainun 3 bakal tayang 19 Desember 2019. Aghniny mendapat kesempatan memerankan Arlis Reksoprodjo, sahabat dari Ainun. Bakal tayang dan belum sempat ditonton langsung oleh almarhum BJ Habibie, membuat Aghniny Haque cukup sedih. Sedari awal mengambil tawaran bermain di film produksi MD Pictures itu, Aghniny ingin bertemu dengan BJ Habibie. “Sedih sih. Sebenarnya aku belum sempat ketemu sama Pak Habibie, soalnya kalau lihat dia bercerita aku ingat kakek aku terus orangnya humble banget,” cerita Aghniny di MD Place, Jakarta Selatan dengan mata berkaca-kaca. Seperti film-film Habibie dan Ainun sebe-

lumnya, BJ Habibie tak pernah absen untuk ikut nonton bersama para pemain. Akan tetapi, takdir berkata lain, BJ Habibie meninggal dunia pada 11 September 2019. “Aku pengin kenal dekat lagi dengan Pak Habibie, tapi ternyata nasib berkata lain, belum sempat ketemu. Belum sempat (bertemu, red), pas reading beliau udah mulai sakit,” tuturnya perlahan. “Sebelum syuting kita mau makan bersama, itu sudah senang banget, aku sudah kayak aku mau tanya apa ya? Kalau orang Jawa bilang nelongso ya, sudah berharap tapi nggak kejadian,” sambung perempuan asal Semarang itu. ‘Habibie & Ainun 3’ ini dikatakan Aghniny adalah persembahan untuk Habibie dan Ainun, termasuk Arlis yang diperankan olehnya. “Semoga pas nanti film tayang, bisa diterima. Apalagi jika Ibu Arlis nonton bisa happy sama akting saya,” harap Aghniny. (*/nov)

terekam CCTV saat mencuri sepeda di Perumahan Dreaming Land Blok D, Benowo. Dalam rekaman itu, mereka mengendarai dua motor menuju ke lokasi. Padahal, pagar rumah dalam kondisi tertutup dan terkunci. Namun, tersangka tidak menyerah begitu saja. Hal itu karena melihat sepeda incarannya yang berharga sekitar Rp 10 jutaan terparkir begitu saja di teras rumah. “Mereka masuk dengan cara memanjat pagar, kemudian mengambil

dan melempar sepeda dari dalam,” lanjut dia. Usai mencuri sepeda tersebut, ketiga pelaku membawanya dengan mengayuh sepeda itu keluar perumahan. Polisi yang mendapat laporan adanya pencurian tersebut langsung menuju lokasi dan menganalisa rekaman CCTV. Setelah itu, petugas berhasil mengidentifikasi tersangka dan menggerebek ketiganya di rumah Andika. Dugaan sementara, kawanan ini sudah

melakukan pencurian di beberapa lokasi. Hanya saja saat ini diketahui masih dua tempat kejadian perkara (TKP). Salah satunya di Perumahan Pantai Mentari. Mereka memang menyasar perumahan-perumahan elit karena di lokasi ada barang yang diincari. “Komplotan ini sistemnya keliling perumahan, jika ada target baru beraksi,” tandas Bima. Dari keterangan ketiganya, setelah mencuri mereka lang-

Empat Terpidana Mati di Jatim Belum Dieksekusi saat ini masih mendata hak-hak dari para terpidana mati apakah sudah terpenuhi apa belum. “Saat ini masih bersifat pengumpulan dan mengakurasi data. Pendataan ini sifatnya untuk melihat apakah ada hak-hak terpidana sudah terpenuhi atau belum,” jelasnya, Jumat (22/11). Tambah Herry, semua hak-hak terpidana harus dipenuhi. Misalnya upaya hukumnya sudah apa belum, apakah dia mengajukan grasi apa belum. Kalau belum,

disampaikan yang bersangkutan. “Kami mengingatkan kepada terpidana apakah sudah mengajukan grasi, kalau mau silakan diajukan,” jelas Herry. Herry juga tidak menampik, salah satu kendala molornya terpidana dieksekusi masti terkait biaya yang cukup besar. “Memang cukup banyak biayanya. Seperti mempersiapkan regu tembak, mempersiapkan mental terpidana, di lapangan banyak sekali, pengamanan. Tapi untuk berapa besarnya, saya tidak mengerti

Sambungan dari halaman 1 karena dari pusat,” tegasnya. Disingung soal terpidan mati yang sakit apakah menunggu penyakit itu sembuh, Herry membantahnya. Sebab, eksekusi mati itu pihaknya hanya menjalankan putusan.“Eksekusi itu menjalankan keputusan,” ujar Herry. Seperti diketahui, hingga saat ini di Jatim ada empat terpidana mati yang tinggal menunggu dieksekusi. Salah satunya dari Surabaya, yaitu Sugianto alias Sugik, jagal asal Jojoran yang membantai empat nyawa keluarga Sukardjo. (fer/nov)

Kurir Sabu Wonosari Diborgol Dirasa terbukti, kedua tangan kurir itu lalu diborgol dan digiring ke Mapolsek Sukomanunggal untuk diproses lebih lanjut. Kurir apes itu adalah Moch Abdul Ghofur (29), warga Jalan Wonosari, yang merupakan target operasi (TO). “Tersangka sudah lama jadi TO dan baru kami tangkap setelah kami pancing,” kata Kapolsek Sukomanunggal Kompol Muljono, Jumat (22/11). Proses penangkapan diawali anggota yang mendapatkan laporan adanya peredaran narkoba di Wonosari yang dilakukan Ghofur. Kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan di sekitar rumahnya.

Sambungan dari halaman 1 Setelah mengantongi identitas dan nomor HP tersangka, petugas menyamar sebagai pembeli dan menghubunginya untuk pesan sabu. Ghofur yang tidak mengetahui bila yang pesan adalah polisi, sepakat janjian bertemu di depan gang Jalan Wonosari I. “Begitu tersangka mengantarkan sabu langsung kami sergap, berikut satu poket sabu di genggaman tangan kirinya. Dia lalu kami bawa ke mapolsek,” tandas Muljono. Hingga kini, pihaknya masih berusaha mengungkap jaringan yang mengendalikan Ghofur, terutama peredaran barang haramnya di kampungnya. Tersangka dalam pemeriksaan tidak

koorperatif kepada penyidik dan tidak bisa memberikan informasi lebih detail karena di atasnya menerapkan sistem rantai terputus. “Tersangka mengaku tidak mengetahui siapa pemilik sabu, karena kurirnya tidak hanya dia,” tukas Muljono. Pengakuan Ghofur, baru sebulan menjadi kurir sabu dan tidak kenal dengan pengedar yang mengirimi barang kepadanya. Bahkan, hingga kini komisi nyabu gratis dan uang belum dinikmatinya. “Saya kenalnya hanya melalui telepon dan bila ada kiriman dihubungi untuk disuruh mengantar sabu di suatu tempat yang telah ditentukan oleh pengedar,” ujar Ghofur ke petugas. (rio/nov)

Ketahuan Berselingkuh dengan Donatur Tajir, Lantas? di teras lantai dua, mendadak muncul keinginan menelepon Bangkit. Kebetulan kami sudah kenal akrab. Diperkenalkan Berti yang menganggap kami seperti om dan tantenya. Kami tersambung. Namun, Bangkit meminta kami memutuskan dulu sambungan telepon karena ada sesuatu yang harus diselesaikan. Waktu berlalu sekitar 50 menit. “Maaf Mas. Ada apa? Apa Berti ke rumah njenengan?” “Ya, sambil menangis sesenggukan.” “Maafkan kami,” kata Bangkit, pelan, Dia kemudian menceritaka kronologi tragedi malam itu, persis yang diceritakan Berti kepada istri Memorandum. “Apa yang harus kami lakukan?” tanya Bangkit. “Aku paham bila ada lelaki yang sampai jatuh cinta kepada Berti. Termasuk kau. Aku

hanya menyayangkan cara pendekatanmu. Tidak adakah cara yang lebih baik?” “Kami khilaf, Mas.” “Sudahlah Itu sudah telanjur terjadi. Percuma disesali. Sekarang mari kita pikirkan bagaimana solusinya.” Hening. Sepi. Kami seperti orang yang terjebak jalan buntu. Di depan ada jurang menganga, sementara di kanan-kiri kami ada dinding-dinding tebing tinggi. “Bagaimana menurut njenengan?” tanya Bangkit tiba-tiba. “Setelah tahu apa yang kamu lakukan dengan Berti, istrimu marah?” “Entahlah. Yang jelas wajahnya tidak enak. Sikap dan perkataannya kaku. Aku dimarahi, meski dengan cara yang santun.” “Waktu itu Berti ada di sana?” “Tidak.”

Sambungan dari halaman 1 “Ajak Berti bertemu istrimu.” “Untuk apa?” “Minta maaf.” Bangkit tidak menjawab. Tapi, dua hari kemudian dia menelepon. “Istriku sudah memaafkan kami. Aku dan Berti. Dia bahkan bersedia menerima Berti sebagai madu,” kata Bangkit. “Semudah itu?” (habis)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih

Risma dan Surat Ijo jelas tanah-tanah berstatus surat ijo itu masuk dalam asset negara. Problem ini ternyata menjadi makanan para politisi. Mereka seringkali menggoreng isu ini demi menggapai simpati warga. Sehingga, tanah surat ijo tak asing juga bagi para politisi. Setiap lima tahun pesta politik, isu tentang tanah surat ijo selalu dimunculkan oleh mereka ke permukaan. Tapi bukti mengatakan, mereka selalu gagal mewujudkannya. Alhasil, persoalan surat tanah ijo

sung menjual sepeda tersebut ke seseorang berinisial TS, sebagai penadahnya. Andika yang bertugas menjualnya, lalu uangnya dibagi bertiga. Pengakuan Andika, uang tersebut untuk jajan. Ada dugaan kuat, hasil menjual sepeda curian untuk bisa nyabu bareng. “Para tersangka ini mengaku hasilnya untuk jajan, tapi juga beli sabu dan menikmatinya bersama,” pungkas mantan Kanitreskrim Polsek Pakal itu. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 hingga kini tak berubah. Masih tetap banyak persoalan. Banyak keluhan. Banyak pula kepentingan. Yang pada akhirnya hanya berbentuk isu-isu tak pernah berujung. Tanpa hasil maksimal seperti yang diinginkan warga pemiliknya. Sampai kini! Tentu kondisi seperti ini memantik kemarahan 46.811 pemilik atau pemegang tanah surat ijo. Mereka kecewa, dan berharap bisa memilikinya. Mereka merasa tak perlu lagi membayar retribusi izin pemakaian tanah (IPT) kepada Pemkot Surabaya

seperti selama ini. Lantas pertanyaannya, akan berakhir seperti apa penyelesaian persoalan tanah surat ijo? Bisakah warga mewujudkan impiannya memiliki secara sah tanah atau persil tanah berstatus surat ijo yang hanya ada satu-satunya di Indonesia? Sejujur nya mencar i jawaban-jawaban ini mudah alias gampang. Tidak berbelit. Hanya butuh sosok yang memiliki kemampuan dan keberanian bertindak. Dan yang bisa itu hanya sosok wali Kota Surabaya.

Kok wali kota? Jawabannya juga simple dan mudah. Hanya seorang wali kota lah yang bisa memohon atau meminta kebijakan presiden untuk mengeluarkan keputusan bahwa tanah-tanah dengan status surat ijo itu bisa dilepas untuk dijual kepada warga pemegangnya. Pastinya juga dengan berbagai syarat tertentu yang harus dipenuhi. Karena, tanah berstatus surat ijo masuk dalam kategori asset negara. Apalagi, di beberapa kesempatan Presiden Joko Widodo memba-

gi-bagikan sertifikat tanah kepada warga. Beberapa waktu lalu, wali kota Tri Rismaharini menghadap ke Presiden Joko Widodo. Informasinya wali kota perempuan pertama di Surabaya itu sudah memohon presiden soal persoalan surat ijo. Bahkan juga sudah mengajak bicara hingga ke hakim agung di Jakarta. Lantas kenapa wali kota Tri Rismaharini atau yang akrab disapa Risma, yang 10 tahun menjadi wali kota, tidak berhasil menyakinkan

presiden mengeluarkan keputusan melepas tanah berstatus surat ijo demi warganya? Jawaban itu yang paling tahu adalah Risma. Yang jelas, Risma bukan sosok yang mampu menyelesaikan persoalan tanah surat ijo setelah bertahun-tahun mendera warga Kota Surabaya. Untuk itu, lima tahun ke depan, warga Surabaya tetap butuh sosok wali kota yang mampu dan berani menyelesaikan persoalan surat ijo.(*)


Kasatlantas Cek Keliling Pelayanan Samsat Jember, Memorandum Satlantas Polres Jember sebagai pelayan masyarakat di bidang regident setidaknya dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna mewujudkan kepuasan masyarakat di bidang pelayanan polri. Dengan demikian Kasatlantas Polres Jember AKP Edwin Nathanael keliling sambangi tempat-tempat pelayanan dan setiap akhir pelaksanaan tugas seminggu sekali selalu dilaksanakan analisa dan evaluasi (anev) guna meningkatkan mutu pelayanan punblik. Bersama Kanitregident Satlantas Polres Jember Iptu Agnis Manurung setiap hari keliling di tempat pelayanan samsat. ”Sebagai pelayan masyarakat anggota wajib memberikan pelayanan terbaik dengan mengedepankan 3S (senyum, sapa, salam) dan selalu memperhatikan etika dan sopan santun serta performance dalam pelayanan sehingga masyarakat merasa terlayani dengan baik, ” ungkap Edwin, Jumat (22/11). Lanjut Edwin, pihaknya menghindari sikap diskriminasi dalam pelayanan agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial dan melaksanakan tugas sesuai mekanisme serta prosedur yang sudah ada pada SOP. ”Pelayanan prima merupakan suatu pelayanan yang memenuhi standar operasional pelayanan cepat, tepat dan berkualitas sehingga dapat memenuhi keinginan masyarakat dan puas dengan pelayanan polri,”jelas Edwin Pelayanan Samsat itu kan gabungan dengan Bapenda Provinsi Jatim dan polisi sifatnya pengesahan untuk yang satu tahun sedangkan yang lima tahunan harus datang ke samsat. “Pembayaran bisa dilakukan di luar samsat namun bagi masyarakat tidak lupa melakukan pengesahanya di samsat, pelayanan gabungan, di beberapa titik di Ambulu, Puger, dan di Roxy Mall untuk pengesahan satu tahun,”ujarnya Mengingat di wilayah Kabupaten Jember ada 31 Kecamatan, terdiri dari 248 desa/kelurahan untuk mendekatkan jangkauan dan mempermudah masyarakat pengurusan, dimanapun pembayaran pajak. Selain itu, kegiatan anev yang digelar setiap minggu bertujuan untuk meminimalisir kesalahan/kekurangan sehingga ke depan dapat melaksanakan tugas/ pekerjaan lebih baik yang dapat memberikan kepuasan kepada masyarakat sesuai dengan harapan. (edy/fer)

HALA HALAMAN 8

Bangkalan, Memorandum Kiat Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MH MSi untuk terus memburu bandar, pengedar dan penikmat narkoba kembali menuai hasil. Kali ini, dalam sehari, Satreskoba Polres Bangkalan membekuk tiga tersangka pengedar dan penikmat sabu di lokasi berbeda.

Dua di antaranya yaitu MZ (30) dan SMH (31), kakak beradik asal Dusun Kal-Kal, Desa Pangolangan, Kecamatan Burneh, dibekuk anggota Sat Reskoba, Senin (18/11) sekitar pukul 17.00. Tak ada perlawanan ketika pengedar sabu ini disergap di rumahnya masing-masing. “Termasuk ketika petugas

menggeledah MZ dan SMH juga manut dan pasrah saja,” kata Kasatreskoba AKP Soekris Trihartono didampingi Kasubbag Humas Iptu Suyitno, Jumat (22/11). Hasilnya, dari tersangka MZ disita kotak pasta gigi yang didalamnya berisi tujuh kantong plasik klip kecil berisi kristal sabu. Empat kantong di antaranya,

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Kasatlantas Polres Jember AKP Edwin Nathanael didampingi Kanitregident Satlantas Polres Jember Iptu Agnis Manurung bersama petugas Bapenda Provinsi Jatim.

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Ketiga tersangka MZ, SMH, dan CK.

masing-masing berisi 0,42 gram, dua kantong masing-masing berisi 0,40 gram, serta satu kantong berisi 0,44 gram sabu. Dan semuanya siap edar. Selain itu, juga disita celana jins dan HP Nokia a hitam.

Di hadapan petugas, tersangka MZ mengaku kulakan tujuh kantong plastik sabu-sabu siap edar itu dari bandar berinisial MML, kini DPO, seharga Rp 700 ribu. Rencananya, tersangka akan

menjual lagi semua sabu hasil kulakannya itu kepada para pemesan setianya. Harganya dipatok Rp 150.000 per poket.” Jadi tersangka akan dapat untung Rp 50.000 setiap poketnya,”tandas Suyitno. (ras/fer)

Wakapolres Pimpin Apel Pergeseran Pasukan

FOTO: MEMORANDUM/RUL

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

SABTU PAHING, 23 NOVEMBER 2019

Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf SE MMA didampingi Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK SH MH dan tamu undangan saat mengecek anggota apel.

Dampingi Bupati Pimpin Apel

Pasuruan, Memorandum Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Pasuruan Tahun 2019, akan digelar, Sabtu (23/11) hari ini. Untuk itu, Polres Pasuruan menggelar apel dan pergeseran pasukan pengamanan TPS Ops Mantap Praja Jogo Pasuruan 2019. Apel digelar di Stadion R Soedarsono, Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jumat (22/11). Apel pergeseran pasukan dipimpin Bupati Pasuruan HM IrsyadYusuf SE MMA didampingi Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq

Ripto Himawan SIK SH MH dan perwakilan Kodim 0819. Tampak hadir, Wakapolres Kompol Supriyono, kabag, kasat, kasubbag, Sekda Kabupaten Pasuruan, perwakilan Kejaksaan Negeri Bangil, Ketua MUI serta polsek jajaran Polres Pasuruan. Irsyad Yusuf menyampaikan, apel gelar pasukan yang diselenggarakan ini dilaksanakan untuk mengecek kesiapan personel dan kelengkapan sarana dan prasarana Polri serta unsur terkait lainya sebelum diterjunkan langsung Ke TPS. Pengamanan pilkades se-

rentak di wilayah hukum Polres Pasuruan Tahun 2019 yang diselenggarakan di 17 Kecamatan yang keseleruhannya 168 desa / TPS,” ujar Irsyad. Peserta apel pergeseran dihadiri 1.490 yang terdiri dari Polres Pasuruan, kapolsek jajaran serta BKO Banyuwangi, Jember, Bondowoso, Blitar Kota dan Kabupaten Kediri Kota dan Kabupaten Mojokerto Kota, Madiun Kota dan Kabupaten Jombang Trenggalek, Tulungagung, Ponorogo serta BKO Brimob Polda Jatim dengan 100 personel.(*/rul/fer)

Pasuruan, Memorandum Po l re s Pa s u r u a n Kota melaksanakan apel pergeseran pasukan dalam rangka pengamanan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak Kabupaten Pasuruan Tahun 2019, di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota yang digelar di halaman GOR Untung Suropati, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Jumat (22/11). Dalam apel pergeseran pasukan dipimpin Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Mario Prahatinto SH SIK MSi mewakili Kapolres AKBP Agus Sudaryatno SIK MH. Turut hadir para kasat, kabag, kasubbag, kapolsek jajaran Polres Pasuruan Kota. “Saya sangat berharap pada segenap anggota melaksanakan tugas dengan baik, dan penuh rasa tanggung jawab. Siap fisik, mental, serta kelengkapan pribadi masing-masing. Terapkan prosedur pelaksanaan tugas sesuai dengan buku petunjuk yang di bagikan kepada anggota guna diaplikasikan dalam bertugas di lapangan,” ujar Mario.(*/rul/fer)

FOTO: MEMORANDUM/RUL

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

HUKUM & KRIMINAL Kakak Beradik Edarkan Sabu

Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Mario Prahatinto mendampingi Kabag Ops Kompol Hari Subagyo memberikan arahan kepada perwira BKO Brimob Polda Jatim.

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Bantu Rumah Warga Roboh

Polres Probolinggo Kota memberi bantuan sembako kepada warga Kelurahan Sukabumi yang rumahnya roboh.

Probolinggo, Memorandum Musibah menimpa keluarga Ida Ernawati (54), warga Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, yang rumahnya ambruk akibat bangunan yang tua dan keropos sekitar dua minggu lalu. Peristiwa itu membuat rasa empati Polres Probolinggo Kota melalui Subag Humas untuk memberikan bantuan.

Warga Kelurahan Sukabumi ini hanya bisa pasrah dan berharap bantuan dari uluran tangan masyarakat maupun donatur mengingat rumah tersebut memang tidak layak huni. Beruntung, Pemerintah Kota Probolinggo lewat Lurah Sukabumi, Ketua RW, Ketua RT maupun Ketua LPM merespons cepat dan memberikan bantuan dengan membangun rumah tersebut agar layak huni.

Informasi tentang ambruknya rumah di dapat dari media sosial dan terpantau oleh Humas Polres Probolinggo Kota saat melakukan patroli siber. Tidak butuh waktu lama, seluruh personel Humas langsung mendatangi kediaman Ida Ernawati di Jalan Imam Bonjol, belakang Mapolres Probolinggo Kota. “Sabar yah bu. Kami yakin Tuhan pasti memberikan jalan untuk ibu Ida Ernawati dan

keluarga untuk melalui cobaan ini.” ucap Paur Humas Bripka Choirul Anwar, Jumat (22/11). Choirul Anwar mengatakan, bahwa jajaran humas berinisiatif untuk membantu meringankan beban yang dialami ibu Ida ini dengan berkunjung langsung dan memberikan bantuan berupa paket sembako. “Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dari jaja-

ran kepolisian untuk berusaha memberikan bantuan kepada masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan. Semoga bisa membuat masyarakat atau netizen tergerak dan berbuat kegiatan sosial serupa.” tandasnya. Sementara itu, Ida Ernawati mengaku terharu dan kaget atas bantuan yang diberikan oleh jajaran kepolisian. (mhd/fer)

HAK JAWAB Utcok Jimmi Lamhot SH, Advokat dan konsultan hukum dari kantor hukum UTCOK JIMMI LAMHOT SH & PARTNERS, yang beralamat di Jalan Kalilom Lor Timur III Nomor 40-42 Surabaya, bertindak untuk dan atas nama klien ALLAN JONES KURNIAWAN dengan alamat tinggal di Jalan Bogowonto Nomor 41, Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, pada 21 November 2019 mengirimkan surat perihal HAK JAWAB, nomor: 003/UJL/HJ/21/XI/2019 sebagai berikut: 1. Bahwa dalam peliputan media cetak dan penerbit koran Memorandum (PT Memorandum Sejahtera) pada hari Selasa Pon tanggal 23 April 2019, telah menerbitkan atau memuat berita tentang klien kami dengan judul berita “NGAKU PENSIUNAN BANK, TIPU Rp 69 JUTA” , dengan inisial peliput berita FDN/FER dalam pemberitaan tersebut terdapat kekeliruan dalam pemuatannya, dan dipublikasikan kepada pembaca-pembaca masyarakat Surabaya tanpa adanya koreksi kebenaran berita tersebut, maka kami anggap itu pemberitaan yang tidak benar atau hoax dan sangat merugikan klien kami 2. Bahwa dengan demikian berita yang telah dipublikasikan dan dibaca oleh pembaca-pembaca dalam media cetak dan penerbit koran Memorandum (PT Memorandum Sejahtera) tersebut telah tersebar di masyarakat luas khususnya Surabaya hingga mencakup luas pemberitaan media cetak dan penerbit koran

Memorandum (PT Memorandum Sejahtera) yang tersebar di seluruh Jawa Timur dan luar Jawa Timur 3. Bahwa berita yang diliput oleh media cetak dan penerbit koran Memorandum (PT Memorandum Sejahtera) itu juga tidak pernah ada, termasuk nama-nama yang ada dalam berita media cetak dan penerbit koran Memorandum (PT Memorandum Sejahtera) tersebut tidak diketahui dan tidak ada yang kenal, dan klien kami merasa berita itu tidak benar sama sekali dan nama baiknya telah dicemarkan serta merasa dirugikan oleh pihak media cetak dan penerbit koran Memorandum (PT Memorandum Sejahtera) 4. Bahwa media cetak dan pe-

nerbit koran Memorandum telah melakukan hak jawab mengenai permasalahan ini yang dimuat pada Halaman 2 Hukum dan Kriminal pada Hari Senin Pon tertanggal 13 Mei 2019 media cetak dan penerbit koran Memorandum 5. Bahwa hak jawab tersebut tidak bisa dijadikan acuhan telah salah atau keliru dalam pemberitaannya, serta dalam hak jawab tersebut tidak dapat memberikan hal yang jelas dalam suatu permasalahan terjadi, sehingga kami menganggap hak jawab tersebut tidaklah layak untuk memperbaiki nama baik klien kami 6. Bahwa hak jawab tersebut tidak pula mengkonfirmasikan kepada klien kami serta tidak

menunjukkan itikad baik media cetak dan penerbit koran Memorandum tersebut, dan berita tersebut hanya memperjelaskan perkara orang lain akan tetapi tidak dapat memulihkan nama baik klien kami 7. Bahwa dalam hak jawab tersebut tidak sama sekali jelas memberitakan tentang permasalahan yang diduga melakukan berita bohong dan hoax dan serta mencemarkan nama baik klien kami, justru pemberitaan tersebut tidak jelas dan membias atau tidak relevan, sehingga nama baik klien kami tetap masih merasa tercemarkan dan merasa dirugikan baik secara moral dan materil 8. Bahwa klien kami sama

sekali tidak pernah ada melakukan pelaporan ke kepolisian Polrestabes Surabaya, ataupun memberikan berita apapun kepada pihak manapun, mengenai perkara yang diberitakan dalam media cetak dan penerbit koran Memorandum 9. Bahwa pada tanggal 13 November 2019 telah terbit Pernyataan Penilaian dan Rekomendasi (PPR) Dewan Pers Nomor 49/PPRDP/XI/2019 telah Menimbang, Mengingat, Memperhatikan dan Memutuskan Teradu melanggar Pasal 1 dan 3 Kode Etik Jurnalistik, karena menyajikan berita yang tidak akurat, tidak berimbang, dan tidak uji Informasi”. 10. Bahwa penilaian tersebut didasarkan adanya fakta pem-

beritaan memang disusun tidak berdasarkan data yang dapat diuji kebenarannya, serta klien kami juga sama sekali tidak pernah dimintakan atau klarifikasi apapun mengenai pemberitaan tersebut 11. Bahwa selain itu, klien kami merupakan seorang pribadi yang tunduk dan patuh terhadap hukum yang berlaku di Negara Indonesia ini, maka tuduhan-tuduhan yang disebutkan dalam pemberitaan hanyalah karangan penulis saja yang tidak diklarifikasi kepada klien kami 12. Bahwa tuduhan sebagaimana disampaikan dalam pemberitaan yang dimuat media cetak dan penerbit koran Memorandum (PT Memorandum Sejahtera) “NGAKU PENSIUNAN

BANK, TIPU Rp 69 JUTA”, dengan inisial peliput berita FDN/FER yang saat itu dalam berita laporan tersebut diterima Unit Reserse Mobil (Resmob) Polrestabes Surabaya”, adalah berita yang tidak benar 13. Bahwa dalam peliputan media cetak dan penerbit koran Memorandum (PT Memorandum Sejahtera) pada hari Selasa Pon tanggal 23 April 2019, media menerbitkan berita klien kami dengan judul “NGAKU PENSIUNAN BANK, TIPU Rp 69 JUTA”, dengan inisial peliput berita FDN/ FER secara keseluruhan isi pemberitaan tersebut adalah Tidak Benar adanya Demikian hak jawab ini atas pemberitaan tersebut di atas, kiranya penanggung jawab media cetak dan penerbit koran Memorandum (PT Memorandum Sejahtera) memperhatikannya, Terima kasih Redaksi Pemuatan hak jawab ini merupakan tindak lanjut berdasarkan penjelasan dari Pengadu dan Teradu serta analisa terhadap berita yang diadukan, memutuskan mengeluarkan ajudikasi dalam bentuk Pernyataan Penilaian dan Rekomendasi (PPR). Keputusan ini bersifat final dan mengikat secara etik. Pengadu dan Teradu juga sepakat untuk mengakhiri kasus ini di Dewan Pers dan tidak membawa ke jalur hukum. Atas kekeliruan ini, Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum mohon maaf kepada pengadu dan pembaca. Terima kasih.


KOTA SURABAYA

SABTU PAHING, 23 NOVEMBER 2019 HALAMAN 9

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Proyek pembangunan basement Alun-Alun Suroboyo membuat Dinas Perhubungan Surabaya menutup jalan dan melakukan rekayasa lalu-lintas di sekitar kawasan Jalan Yos Sudarso.

PEMBANGUNAN BASEMENT ALUNͳALUN SUROBOYO AMBURADUL

Pemkot Gagal Tepati Janji Surabaya, Memorandum Proyek Pembangunan basement Alun-Alun Suroboyo yang menelan anggaran Rp 80 miliar terkesan amburadul. Parahnya, Pemkot Surabaya tidak konsisten dan melakukan kebohongan publik. Proyek yang semula ditarget Januari 2020 sudah bisa dilalui kendaraan, tapi molor hingga Maret. Untuk itu, warga Surabaya yang merasa dirugikan oleh

dampak proyek multiyears 2019/2020 tersebut bisa meng-

Risma Teken NPHD Pilkada Surabaya Rp 101,2 M Surabaya, Memorandum Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pilkada Surabaya 2020 yang baru menjadi Rp 101.244.409.000, Jumat (22/11). Kepala Bakesbangpol Surabaya Eddy Cristijanto mengatakan, NPHD hasil penyesuaian penambahan honor penyelanggara FOTO: ISTIMEWA pilkada ad hoc ini sudah Eddy Cristijanto dikonsultasikan ke kementerian dalam negeri (Kemendagri). Diketahui honor penyelenggara pilkada ad hoc seperti panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS), dan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), sebelumnya tidak masuk dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pilkada Surabaya 2020 yang diteken Wali Kota Surabaya dan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya pada 7 Oktober 2019 lalu. “Anggaran Pilkada Surabaya 2020 pada NPHD yang lama sebesar Rp 84.637.990.000. Karena ada penambahan anggaran untuk kenaikan honor penyelenggara  Bersambung ke halaman 10 

Sertifikasi Perkawinan Kurangi Angka Perceraian Surabaya, Memorandum Rencana penerapan sertifikasi perkawinan bagi para calon pengantin baru penting untuk mengurangi angka perceraian di Indonesia. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Jatim Kohar Hari Santoso. Menurut Kohar, sertifikasi perkawinan yang rencananya akan dicanangkan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia FOTO: MEMORANDUM/WAHYU dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendi mulai Kohar Hari Santoso 2020 untuk memberdayakan calon pengantin agar lebih siap dalam mengarungi bahtera rumah tangga. “Sertifikasi ini maksudnya untuk memberdayakan mereka yang menikah secara fisik dan psikologis. Misal hamil, nanti tahu apa yang harus dilakukan,” ujar dia. Selain itu, lanjut Kohar, sertifikasi perkawinan penting agar para calon pengantin nanti tahu bagaimana pola mendidik anak dan cara berkomunikasi dengan pasangan masing-masing. “Tentu hal ini akan mengurangi angka perceraian, angka gizi buruk, dan kenakalan remaja,” ujar Kohar.  Bersambung ke halaman 10 

gugat Pemkot Surabaya. Hal ini disampaikan Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jatim M Said Sutomo. Dia mengatakan, berdasarkan UU 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen, seharusnya pemerintah turun tangan ketika ada kerugian yang dialami masyarakat. Namun

jika ternyata yang memberikan janji adalah Pemkot Surabaya, maka pemkot bisa digugat. “Pemkot yang mematok target tenggat waktu, Lha kok dilanggar sendiri. Ini memberikan contoh yang tidak baik dan patut disesalkan,” ungkap dia. Jika pemkot beralasan bangunan basement itu belum kering atau masih labil, sehingga

hanya bisa dilalui pejalan kaki, Said Sutomo menegaskan, itu kan sudah jelas perencanaannya dan sejak awal sudah diperhitungkan. “Yang ditutup itu kan jalan raya. Berdasarkan UU Lalu Lintas, maka masyarakat dan badan hukum yang dirugikan bisa melakukan gugatan ke pemerintah. Sekarang yang

jadi pertanyaan, masyarakat berani tidak mengajukan gugatan?”ungkap dia. Sedangkan Direktur Government dan Parliament Watch Institute Visensius Awey mendorong Pemkot Surabaya untuk bisa tepat waktu dalam pengerjaan proyek basement tersebut. “Kami mendorong pelaksana proyek maupun pemkot harus

sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Jika tetap molor, kasihan pemilik usaha di kawasan tersebut karena akan kehilangan pendapatannya,” ujar dia. Awey menambahkan, memang pekerjaan itu tidak selalu sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Itu terjadi karena banyak hambatan di lapangan.  Bersambung ke halaman 10 

Monyet Peneror Warga Jambangan Dilumpuhkan Surabaya, Memorandum Monyet liar yang selama lima hari ini meneror warga Kebonsari dan Jambangan, akhirnya dilumpuhkan, Jumat (22/11). Petugas PD Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS) melumpuhkan monyet tersebut dengan menembakkan obat bius melalui alat supit atau tulup. Monyet ekor panjang itu berkeliaran di permukiman warga sejak Senin (18/11). Petugas gabungan dari BPB Linmas Kelurahan Kebonsari, Petugas Trantib Satpol PP Kecamatan Jambangan, Tim Rescue PMK Kota Surabaya, Dinas Peternakan Kota Surabaya, PD Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS), Bhabinkamtibmas Pol-

sek Jambangan, serta dibantu warga setempat melakukan berbagai cara untuk menjinakkan monyet liar yang agresif tersebut. Namun, monyet tersebut kabur dan memilih bersembunyi di plafon rumah warga. Hingga akhirnya Jumat (22/11) sekitar pukul 10.00, monyet jantan yang sedang birahi itu dilumpuhkan ketika bertengger di atap salah satu rumah warga Jambangan VII. Selama satu jam lebih petugas dari KBS memburu monyet ekor panjang tersebut. Dengan  Bersambung ke halaman 10  Monyet yang diamankan di kandang besi menjadi tontonan anak-anak. FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

2020, Jalin Matra PFK Jatim Wakili Indonesia di UNPSA Surabaya, Memorandum Program Jalan Lain Menuju Mandiri dan Sejahtera (Jalin Matra) Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (PFK) Jatim kembali mengukir prestasi di akhir tahun ini. Program ini dipercaya mewakili Pemprov Jatim dalam lomba pelayanan publik internasional atau United Nations

Public Service Awards (UNPSA) 2020. “Alhamdulillah setelah 2018 lalu menjadi finalis, tahun depan menjadi satu-satunya inovasi program yang mewakili Pemprov Jatim,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Mohammad Yasin, Jumat (22/11). Seperti pengalaman 2018, Jalin Matra PFK pada UNPSA

2020 juga diikutkan dalam kategori pelayanan publik yang responsif gender untuk mencapai sasaran Sustainable Development Goals (SDGs). Program Jalin Matra PFK terpilih bersama 19 program inovasi lainnya dari berbagai daerah di Indonesia. Ke-20 program inovasi tersebut dipilih dari top 45 inovasi pelayanan publik 2019 serta

peserta dan finalis UNPSA 2019 yang perkembangan inovasinya masih berkelanjutan. Yasin mengaku, program Jalin Matra PFK dinilai memiliki kesiapan dan kesesuaian baik dengan tujuan, kriteria, dan indikator SDGs. Termasuk ketersediaan data yang diperlukan dari awal inovasi dilahirkan sampai  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Mohammad Yasin

Pembeli Buku Menurun, Penghasilan Tak Menentu Isi maupun latar belakang terbitnya buku merupakan hal yang menarik untuk diulas. Namun, terlepas dari hal itu ada konteks lain yang cukup menarik, yakni kehidupan para pedagang buku yang menggantungkan kehidupan ekonominya pada pekerjaan itu. Indra Anugrah Hardiantoko MENURUT Hakim Muslim, salah satu penjual buku di Pasar Blauran yang berada di Jalan Kranggan, saat ini minat masyarakat untuk membeli buku semakin menurun sehingga pemasukan untuk para penjual jadi tidak menentu. Selain minat masyarakat yang turun, lanjut Hakim, hal lain yang menjadi kurangnya

pembeli buku bekas yakni karena setiap tahun ajaran baru, rata-rata buku yang dipergunakan selau berganti-ganti. “Sering ganti-gantinya buku itu juga menjadi penyebab sepinya pembeli buku bekas,” kata Hakim, Jumat (22/11). Namun, menurut dia, bukubuku bekas yang dijualnya tersebut juga akan laku ketika

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Suasana kawasan perdagangan buku bekas di Pasar Blauran yang terlihat sepi.

para pembeli yang datang yakni akademisi hingga kolektor buku. Para pembeli buku itu rela men-

cari buku hingga larut malam guna mendapat buku yang dicarinya.

Bahkan jika di hari itu mereka tidak menemukan buku yang mereka inginkan. Mereka bisa memesan terlebih dahulu lewat kontak langsung ke pedagang buku itu hingga nantinya akan dihubungi jika buku tersebut telah tersedia. “Buku yang dijual di sini itu bakal laku mas kalau yang datang itu kolektor buku atau mahasiswa yang sedang mencari referensi buku. Kalau untuk pelajar rata-rata jarang,” papar Hakim. Hakim juga menambahkan, dirinya sudah berjualan buku sejak 80’an di depan pasar tersebut. Lalu ia berpindah di Jalan Semarang hingga akhirnya pada  Bersambung ke halaman 10 


KOTA SURABAYA

SABTU PAHING, 23 NOVEMBER 2019 HALAMAN 10

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KESEHATAN MATA PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Toksoplasmosis Tanya: Dokter, Toksoplasmosis itu apa? Bahayakah bagi kesehatan mata? Heri S, Tropodo, Sidoarjo Jawab: Infeksi Toksoplasmosis yang menyerang mata, biasanya berupa retinochoroiditis, yaitu kerusakan pada retina yang memiliki reseptor cahaya dan saraf Diasuh oleh: penglihatan. Jika orDr Lydia Nuradianti SpM gan ini terkena suatu infeksi, maka penyembuhannya akan sulit karena mata merupakan organ yang tidak mempunyai kemampuan pemulihan yang baik apabila terjadi kerusakan. Toksoplasmosis adalah infeksi pada manusia yang ditimbulkan oleh parasit protozoa (organisme bersel satu) Toxoplasma gondii (T. gondii). Parasit ini seringkali terdapat pada kotoran kucing atau daging yang belum matang. Infeksi parasit T. gondii pada orang yang sehat umumnya tidak membahayakan, karena sistem kekebalan tubuh dapat mengendalikan infeksi parasit ini. Toksoplasmosis disebarkan dari hewan ke manusia, bukan antarmanusia, kecuali pada wanita hamil yang dapat menyebarkan infeksi ini pada janinnya. Akibatnya, janin mengalami perkembangan yang lambat. Bahkan dalam kasus infeksi yang lebih berat, dapat terjadi keguguran atau kematian janin dalam kandungan. Gejala yang dirasakan biasanya ringan dan serupa dengan gejala flu, yaitu demam, nyeri otot, kelelahan, radang tenggorokan, serta pembengkakan kelenjar getah bening. Gejala tersebut dapat membaik dalam waktu 6 minggu. Penyebaran infeksi T. gondii pada manusia terjadi dengan cara: Terpapar kotoran kucing yang mengandung parasit T.gondii, mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi parasit T. gondii, termasuk daging mentah yang mengandung parasit ini. Melalui plasenta ibu hamil, yang menyebarkan infeksi pada janin. Melalui transfusi darah atau transplantasi organ dari donor yang terinfeksi parasit ini. Komplikasi Toksoplasmosis, merupakan komplikasi yang dapat ditimbulkan toksoplasmosis, antara lain: Kebutaan. Kondisi ini terjadi pada penderita toksoplasmosis yang mengalami infeksi mata, yang tidak diobati dengan sempurna. Pencegahan toksoplasmosis ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terkena infeksi toksoplasmosis, yaitu: Gunakan sarung tangan saat berkebun atau memegang tanah, hindari mengonsumsi daging mentah atau setengah matang. Selalu cuci buah dan sayuran sebelum dikonsumsi. Hindari konsumsi susu kambing non-pasteurisasi atau produk-produk yang terbuat darinya. Hindari kotoran kucing pada wadah kotoran kucing atau tanah, terutama bagi yang memelihara kucing. (*)

PT KAI Daop 8 Waspadai 4 Jalur KA yang Rawan Banjir Surabaya, Memorandum PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mewaspadai empat jalur rel kereta api (KA) yang rawan banjir saat musim hujan tiba. Karena itu, alat material disiapkan, termasuk petugas ekstra di jalur tersebut. Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto mengatakan, empat jalur kereta api yang menjadi fokus penyiagaan petugas masing-masing Stasiun Babat Lamongan, Stasiun Mojokerto, Stasiun Bangil, dan Stasiun Wlingi. “Untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api, kami mengantisipasi datangnya musim hujan selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru

2019/2020 dengan meningkatkan pengawasan di empat jalur kereta api dan menyiagakan petugas ekstra,” kata Suprapto kepada wartawan, Jumat (22/11). Petugas yang disiapkan, kata dia, di antaranya 37 petugas penilik jalan ekstra, 83 penjaga jalan lintas ekstra, dan yujuh petugas posko daerah ekstra. “Total ada 127 petugas unit jalan rel yang disiagakan untuk mengamankan perjalanan kere-

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Suprapto

ta api sepanjang jalur rel di lintas Daop 8 Surabaya,” kata dia.

Babinsa bersama instasi terkait berpatroli bersama.

Patroli Wilayah Wisata Religi Sunan Ampel Surabaya, Memorandum Anggota Koramil Semampir senantiasa berinteraksi dengan segala lapisan masyarakat yang sudah menjadi nadi dalam tugas pokoknya. Seperti dilakukan babinsa yang berpatroli dan menyapa warga di kawasan wisata religi Sunan Ampel. “Babinsa Semampir yang secara rutin bersinergi dengan warga untuk bertekad mewujudkan mantapnya kemanunggalan TNI-rakyat serta menjaga kawasan wisata religi yang merupakan aset nasional bahkan internasional,” ujar Danramil Mayor Inf Sumarsono. Lebih lanjut dijelaskan Sumarsono, bila koramil adalah satuan yang merupakan garda terdepan di TNI AD. Dimana satuan inilah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tanpa membedakan suku, ras, agama, adat budaya, maupun strata. “Kegiatan ini sebagai wahana silaturahmi untuk saling bertukar pikiran, memberi, mengisi serta meningkatkan peran binter. Sehingga keberadaan insan teritorial memberikan makna yang positif tersendiri di lingkungan masyarakat sekelilingnya,” imbuh Sumarsono. (tyo/lis)

Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

sebut akan melakukan pengamanan di atas KA, stasiun, maupun secara keliling berpatroli di jalur KA dan obyek-obyek penting lainnya seperti depo lokomotif dan kereta,” tutur dia. Suprapto menjelaskan, upaya ini sebagai komitmen KAI agar agenda libur nasional bisa berjalan lancar dan sukses. “Kami secara internal yang terdiri dari para komisaris, direksi, direktorat jenderal perkeretaapian kementerian perhubungan, kementerian BUMN, dan kepolisian juga akan turun langsung melakukan inspeksi ke sejumlah stasiun pada 10 hingga 12 Desember 2019,”pungkas dia. (why/dhi)

Premi Naik, Peserta BPJS Ramai-Ramai Turun Kelas Surabaya, Memorandum Kenaikan premi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang akan dilakukan tahun depan, cukup membuat warga kota kelimpungan. Bahkan, mereka ramai-ramai turun kelas untuk bisa tetap membayar premi sesuai kemampuannya. Ada ratusan ribu warga Surabaya yang terdaftar di BPJS Kesehatan meminta turun kelas. Mereka berasal dari peserta BPJS Mandiri dan peserta kelas III yang meminta menjadi PBI (penerima bantuan iuran). Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Febria Rachmanita

mengatakan, kenaikan premi BPJS memang berdampak terhadap masyarakat. Banyak peserta BPJS Mandiri dan kelas III minta menjadi peserta PBI karena tidak mampu membayar iuran. “Jumlahnya sekitar 250 ribu warga yang didaftarkan sebagai peserta PBI yang nanti dibiayai pemkot. Baru aktif pada Desember nanti,” ujar wanita yang disapa Feni ini. Dia menambahkan, sebelumnya tercatat ada 430 ribu peserta yang terdaftar PBI. Mereka berasal dari masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang sudah melalui proses ver-

ifikasi dari kelurahan, dinas sosial. Maka total penerima PBI ada 680 ribu. Sementara Kepala Cabang BPJS Surabaya Herman Dinata mengatakan, pengajuan penur unan kelas di BPJS tidak harus langsung turun begitu saja. Harus satu tahun terdaftar di BPJS, setelah itu bisa pindah. “Jadi tidak bisa setengah jalan lalu pindah kelas,” tegas dia. Dalam kesempatan itu, dia mengungkapkan, persoalan tunggakan di RSUD Soewandhie sudah tidak ada masalah. Pihaknya sudah membayar tunggakan tersebut ke rumah sakit

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDDIN

Dengar pendapat BPJS dan dinas kesehatan dengan Komisi D DPRD Surabaya.

pemerintah. “Begitu anggaran turun dari pusat, kami bayarkan

ke rumah sakit,” kata dia. (udi/dhi)

Pemkot Gagal Tepati Janji “Jika semula dijanjikan selesai Januari, namun molor hingga Maret, ya masih bisa ditolerir,” kata dia. Meski nantinya pekerjaan itu tuntas, namun masih belum

bisa dilalui kendaraan. Bisa jadi banyak hal yang mungkin perlu dianalisa mereka saat jalan tersebut masih ditutup, meski sudah selesai. “Dikhawatirkan jika dibuka untuk umum, akan

Sambungan dari halaman 9 membahayakan,” kata mantan anggota DPRD Surabaya periode 2015-2019. Terkait dampak molornya pembangunan basement, diakui Awey pasti ada. Bisa jadi pejalan

2020, Jalin Matra PFK Jatim Wakili Indonesia... dampak dari inovasi. “Selama lima tahun berjalan, program Jalin Matra telah menjangkau hampir 87.000 kepala rumah tangga perempuan (KRTP) melalui kegiatan PFK,” tutur Yasin. Program ini mengintervensi kelompok perempuan dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terendah, yang menjadi kepala rumah tangga akibat perceraian atau ditinggal mati suaminya. Yasin menjelaskan, para KRTP diberi bantuan modal

usaha produktif sebesar masing-masing Rp 2,5 juta. Jenis usaha tergantung permintaan KRTP, asalkan sesuai ketentuan yang berlaku. Program Jalin Matra ikut menyumbang penurunan angka kemiskinan pedesaan di Jatim. “Data kemiskinan di pedesaan turun sebesar 171.070 orang (0,78%), sedangkan di perkotaan turun sebesar 8.820 (0,13%),” terang dia. Pada 2018, program ini juga dikirim untuk mengikuti kom-

pilkada ad hoc, maka total anggaran pilkada berdasarkan NPHD yang baru menjadi Rp 101.244.409.000,” kata Eddy. Sementara itu, Nur Syamsi Ketua KPU Surabaya mengatakan, setelah NPHD yang baru hasil penyesuaian ditandatangani, pihaknya akan melakukan pencatatan ke Kanwil Perbenda-

haran Negara dan dicatatkan di APBD baru, kemudian bisa dilakukan pencairan anggaran untuk pelaksanaan pilkada.”Paling tidak dibutuhkan waktu tujuh hari kerja,” kata Nur Syamsi. Syamsi mengatakan, agenda KPU Surabaya terdekat dalam tahapan pilkada adalah menyiapkan pengumuman syarat

salah satu pesaing ketat pedagang tradisional. Pasalnya kebanyakan dari mereka rata-rata yang dijual bukunya merupakan buku bajakan. “Jika pedagang tradisional yang menjual buku bajakan tersebut pasti dapat dipolisikan. Sedangkan yang dijual online itu jelas buku-buku bajakan namun tidak ditindak. Ditambah saat ini orang-orang lebih suka efisiensi ketimbang harus mencari buku ke kawasan buku,” jelas dia. Untuk peran pemerintah saat ini, lanjut Hakim, sangat bagus dalam membangun sentra kuliner, namun tidak sama

Sambungan dari halaman 9

minimal dukungan bagi calon perseorangan pada 25 November 2019 hingga 8 Desember 2019. Lalu, 11 Desember 2019 sampai 5 Maret 2020 penerimaan syarat calon perseorangan. “KPU Surabaya juga akan memulai membuka perekrutan tenaga ad hoc pilkada pada 1 Januari 2020,” kata dia. (udi/dhi)

Pembeli Buku Menurun, Penghasilan Tak Menentu 1994, dirinya pindah jualan di dalam Pasar Blauran. “Hingga kini di dalam Pasar Blauran ini terdapat 62 stand, dengan rincian 42 pedangang lama dan 20 pedagang baru,” ucap dia. Ketika ditanya mengenai persoalan yang didapat ketika menjual buku, Hakim menjelaskan bahwa ada dua persoalan yang menjadi kendala bagi penjual buku di Pasar Blauran, terutama di era digital yang seperti saat ini. Pertama yakni penjual buku lewat online, dan yang kedua yakni peran pemerintah. Maraknya buku yang dijual secara online memang menjadi

Sambungan dari halaman 9

petisi UNPSA di Kota Marakesh, Maroko, dan berhasil masuk salah satu finalis untuk kategori menyediakan atau mempromosikan pelayanan publik yang responsif gender untuk mencapai sasaran SDG’s. “Dari hasil evaluasi diharapkan muncul rekomendasi dan masukan dari para pendamping yang selama ini bekerja untuk keberlanjutan program penanganan kemiskinan Pemprov Jatim ke depannya,” pungkas dia. (why/dhi)

Risma Teken NPHD Pilkada Surabaya Rp 101,2 M FOTO: ISTIMEWA

Selain itu, untuk memastikan keandalan jalur rel kereta api Daop 8 Surabaya juga menyiapkan alat material berupa batu balas/kricak, bantalan rel, pasir, dan sebagainya. “Ini semua, untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jasa kereta api,” kata Suprapto. Untuk petugas keamanan, Daop 8 Surabaya menyiapkan 591 personel keamanan yang terdiri dari 153 personel Polsuska (polisi khusus kereta api), 433 personel keamanan, dan lima personel pembinaan dari Polda, serta bantuan eksternal dari TNI/Polri130 personel plus empat anjing pelacak (K9). “Personel keamanan ter-

Sambungan dari halaman 9

sekali memfasilitasi penjual buku di Pasar Blauran. “Pemerintah membangun banyak sentra kuliner dengan bagus, bagi yang ingin berdagang tidak dipungut biaya sama sekali, tetapi untuk yang berada di pasar tradisional, yang lebih lama berdagang, peran pemerintah tidak ada,” ujar dia. Oleh sebab itu, ia berharap agar pemerintah lebih memfasilitasi para penjual buku yang berada di pasar-pasar. “Saya mewakili pedagang di sini berharap agar pemerintah lebih memperhatikan kami lagi,” pungkas Hakim. (*/lis)

kaki, pengendara, hingga tempat usaha. “Selama ada sosialisasi dengan baik oleh pemkot, maka dampak bisa ditolerir,” kata dia. Untuk diketahui pembangunan basement di Jalan Yos Sudarso untuk proyek AlunAlun Suroboyo akhir tahun ini akan tuntas. Meski begitu, jalan tersebut belum bisa dilalui kendaraan bermotor. Kepala Bidang Bangunan dan Gedung Dinas Perumah-

an Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DKPCKTR) Surabaya Iman Kristian mengatakan, Jalan Yos Sudarso masih tertutup untuk kendaraan bermotor hingga Maret 2020. Jika toh bisa dilalui hanya sebatas pejalan kaki. Ini karena struktur belum stabil. Jadi butuh waktu sekitar 3 bulan hingga struktur kuat sehingga bisa dilalui kendaraan bermotor. (udi/dhi)

Monyet Peneror... alat sumpit atau tulup yang beramunisi obat bius, petugas menulup dari jarak lima meter dan tepat di pinggul. Tak berselang lama, monyet pun terbujur lemas. Selanjutnya, petugas mengamankan hewan yang memiliki nama latin macaca fascicularis ke Kantor Kelurahan Jambangan. Monyet tersebut dimasukkan kandang dan menjadi tontonan warga. “Terima kasih bapak petugas yang sudah mengamankan monyet liar itu,”kata Fadil yang duduk di bangku kelas 3 SD. Sementara Kepala Satgas (Kasatgas) BPB Linmas Kelurahan Kebonsari Supriyono yang sempat digigit monyet liar tersebut mengatakan, setelah dilumpuhkan, hewan primata yang sempat meresahkan warga Kebonsari dan Jambangan dievakuasi ke Kantor BPB Linmas

Sambungan dari halaman 9 Surabaya. “Pengaruh obat bius itu hanya bertahan tiga jam,” ujar Supriyono. Menurut dia, petugas memakai obat bius dengan menggunakan tulup berfungsi untuk menenangkan sebelum akhirnya ditangkap untuk diamankan. Monyet itu pun kini dimasukkan kandang sebelum nantinya dievakuasi ke Kantor BPB Linmas Surabaya. Dengan dilumpuhkannya monyet tersebut, warga Kebonsari dan Jambangan merasa lega. Karena selama empat hari, warga dibuat ketakutan oleh aksi monyet yang agresif tersebut. “Sebelum tertangkap monyet itu masuk ke rumah warga melalui plafon,” ujar Heni. Warga tidak mengetahui secara pasti dari mana asal monyet tersebut. Yang pasti kehadirannya menjadi ancaman bagi warga. (alf/dhi)

Sertifikasi Perkawinan... Dia menegaskan, dalam sertifikasi perkawinan bagi para calon pengantin, hal terpenting bukanlah lulus atau tidak.“Bukan masalah lulus atau tidak serfifikasi, tapi agar paham caranya menjaga dan membina anak,”ucap dia. Sebelumnya, kata Kohar, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menyebutkan program sertifikasi perkawinan ini baru akan

Sambungan dari halaman 9

dimulai tahun 2020. “Nantinya, Kemenko PMK juga akan menggandeng Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan dalam pelaksanaan program ini. Kementerian Kesehatan akan menjadi pihak yang memberi informasi soal kesehatan dan penyakit seputar orang tua dan keluarga. Sedangkan Kementerian Agama berkaitan dengan urusan pernikahan,” pungkas Kohar. (why/dhi)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Supriadi, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Muhammad Arif Alfiansyah, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Blitar: Prawoto Sadewo. Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/ mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


MADURA

SABTU PAHING, 23 NOVEMBER 2019 HALAMAN 11

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

beberapa kali kami melakukan nota kesepakatan namun kenyataannya ketika terjadi kemacetan sesuai kesepakatan,” ungkapnya, Jumat (22/11). Audiensi yang difasilitasi DPRD dengan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat, mendapat solusi penambahan armada, dalam kurun waktu 15 hari penambahan itu ada untuk mengurai kemacetan di Pelabuhan kecamacetan Talango. Ketua Komisi III DPRD Sumenep Dulsiam mengaku, telah menemukan jalan keluar terkait kemacetan Pelabuhan Talango.

Belum Ditemukan Penganut Radikalisme di Pamekasan Pamekasan, Memorandum Di Pamekasan masih belum ditemukan adanya kelompok maupun perorangan yang terindikasi ikut paham radikalisme. Namun, Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem) tetap tidak berhenti untuk melakukan pencegahan paham radikalisme. Teuku Rahmatsyah, Kejari Pamekasan melalui Kasi Intel Kejaksaan Negeri Pamekasan Sutrisno menyampaikan bahwa dirinya rutin setiap setengah bulan melakukan sosialisasi pencegahan paham radikalisme. “Untuk menangkal paham Kasi Intel Kejari Pamekasan radikalisme, pihak Sutrisno Pakem telah melakukan sosialisasi larangan paham radikalisme baik melalui radio maupun sosialisasi ke sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Pamekasan,” jelasnya. Sementara orang yang paham radikalisme, menurut Sutrisno, karena disebabkan beberapa faktor diantaranya, faktor sosial, ekonomi, politik dan media sosial. “Sejauh ini Pamekasan kondusif dari pengaruh tersebut. Situasi yang aman ini harus dijaga dengan cara membekali para tokoh mengenai cara penanggulangan paham radikalisme. Selanjutnya, pihaknya menyatakan bahwa kegiatan tersebut untuk menciptakan kondusifitas keamanan di wilayah kota Gerbang Salam. “Bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Pamekasan untuk tidak mudah mengikuti ajakan seseorang. Laporkan kepada pihak yang berwajib kalau ada orang yang mencurigakan,” sambungnya. Sementara tim Pakem yang telah dibentuk oleh Kejaksaan Negeri Pamekasan melibatkan sejumlah pihak. Seperti, Polres Pamekasan, Kodim 0826 Pamekasan, Kemenag Pamekasan, Dinas Pariwisata Pamekasan, Bakesbangpol Pamekasan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Pamekasan, serta para kasi Kejaksaan Negeri Pamekasan. Pembentukan Tim tersebut sengaja dilakukan melalui Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM), karena ingin menciptakan dan meningkatkan kondisi persatuan dan kesatuan masyarakat Kabupaten Pamekasan dalam naungan NKRI,” tutup nya.(sjk/sr)

UMK Sumenep Naik Rp 153 Ribu Sumenep, Memorandum Upah Minimum Kabupaten (UMK) Sumenep tahun 2020 resmi ditetapkan Gubenur Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 1.954.705. Dengan demikian mengalami kenaikan Rp 153 ribu dibandingkan UMK tahun ini. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sumenep M Syahrial mengatakan, Gubenur Jatim Khofifah Indar Parawansa sudah menetapkan UMK seluruh Jatim pada tahun depan. Di Kabupaten Sumenep naik dari Rp Rp1.801.406 menjadi Rp1.954.705. Ditambahkan, upah minimum Sumenep hanya naik Rp153 ribu. M Syahrial Kenaikan tersebut, seperti usulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat tahun 2019 hal itu sesuai dengan laju inflasi dan pertumbuhan ekonomi Sumenep. “Gubenur sudah mengumumkan UMK se Jatim termasuk Kabupaten Sumenep,” katanya, Jumat (22/11). Pasca UMK ditetapkan Gubernur Jatim, Disnaker segera akan melakukan sosialisasi kepada seluruh perusahaan. Direncanakan pengumuman tersebut, akan dimulai Senin 25/11. Setelah sosialisasi selesai kemudian terdapat perusahaan tidak membayar gaji karyawannya sesuai UMK. Dia belum bisa memberikan keterangan lebih lanjutnya, hanya mengatakan akan disesuaikan aturan. (uri/sr)

membicarakan permasalahan itu. Kepala Bidang Angkutan dan Sarana Dishub Kabupaten Sumenep Moh Tayib berdalih sudah berupaya mencari solusi mengurai kemacetan seperti yang dikeluhkan masyarakat, namun tidak menemukan jalan keluar. Beberapa kali melakukan rapat baru kemudian menemukan jalan keluar yakni harus melakukan pengadaan kapal, saat sekarang dalam proses dilakukan PT Sumekar Line. “Kami sudah mencarikan solusi beberapa kali melakukan rapat,solusi terakhir memang harus membuat kapal,” katanya. Terkait rencana pembangunan jembatan penghubung pelabuhan Kalianget-Talango, dirinya enggan memberiman komentar dengan alasan bukan kewenangan dishub.(uri/sr)

Masyarakat Talango beraudiensi dengan anggota dewan di Kantor DPRD Sumenep.

Antisipasi Kerusuhan, Kotak Suara Pilkades Diamankan Sampang, Memorandum Petugas Polres Sampang memutuskan untuk mengamankan kotak suara hasil perolehan pemilihan kepala desa (pilkades) di Desa Pangarengan, Sampang, guna mengantisipasi terjadinya kerusuhan saat penghitungan. Menurut Wakapolres Kompol Suhartono, langkah itu dilakukan berdasarkan hasil keputusan panitia pelaksana pilkades yang terpaksa mengamankan kotak suara, karena ada upaya oknum warga untuk menggagalkan pelaksanaan pilkades di Desa Pangarengan yang digelar, Kamis (21/11). “Ada lima kotak suara Pilkades Pangarengan, Kecamatan Pangarengan yang terpaksa kami amankan dan saat ini disimpan di Gedung Olahraga (GOR) Wijaya Kusuma Sampang,” kata Suhartono seperti dikutip dari antarajatim.com. Polres Sampang kini telah menerjunkan pasukan bersenjata lengkap dari Brimob Polda Jatim dibantu TNI dari Kodim 0828 Sampang. Selain kotak suara, semua logistik pilkades juga turut diamankan, karena penghitungan suara sudah tidak mungkin dilanjutkan akibat situasi semakin memanas. “Pengamanan kotak suara ini akan kami lakukan hingga ada keputusan kapan lanjutan penghitungan suara dilakukan,” ucap Suhartono. Wakapolres menuturkan, kotak suara hasil perolehan suara pilkades di Desa Pangarengan, Kecamatan Pangarengan, Sampang, itu, terpaksa diamankan petugas, setelah situasi keaman-

FOTO: MEMORANDUM/ IST

Koordinator audiensi Edi Hartono (36) mengatakan, audiensi pemuda dan pedagang serta pengusaha kecamatan Talango dengan Komisi III DRPD setempat untuk mencari solusi kemacetan di pelabuhan Talango selama bertahun-tahun terjadi. Dia mengatakan kemacetan berdampak kepada perekonomian, karena pedagang, pengusaha, merasa terhambat melakukan aktifitas. Sebelum ke Komisi III, sebelumnya mereka sudah meminta penyelesaian kepada UPT dan Syahbandar, Kalianget. “Sudah

Solusi itu, disampaikan Dishub langsung saat sekarang proses pengadaan kapal dilakukan PT Sumekar Line. Komisinya juga mendesak Dishub selain armada sekarang dalam proses, segera menambah kembali armada untuk mengurai kemacetan. Selain itu usulan empat tahun untuk dipertimbangkan untuk membangun dermaga yang menyambungkan Kalianget Talango. “Aspirasi itu sampai sekarang tidak berhenti koordinasi kami lakukan dengan Pemerintah Kabupaten apakah ada tidak lanjut terkait jembatan Kalianget Talango,” ujarnya. Karena keinginan pemuda dan masyarakat Talango cukup sederhana, yakni menginginkan kenyamanan serta tidak ada kemacetan. Maka waktu dekat Dishub dan PT Sumekar Line akan dipanggil secara resmi

Petugas Polres Sampang menjaga lokasi penyimpanan kotak suara pilkades di GOR Wijaya Kusuma Sampang.

an semakin memanas dan sekelompok orang bersenjata tajam berupaya memperkeruh tahapan pelaksanaan pilkades itu. “Kecuali saksi calon kepala desa dan panitia, tidak boleh masuk ke GOR tempat penyimpanan kotak suara ini, termasuk rekan-rekan wartawan,” katanya. Logistik Pilkades di Desa Pangarengan tiba di gedung GOR Wijaya Kusuma Sampang Jumat (22/11) dini hari pukul sekitar 00.30. Peristiwa itu bermula, ketika muncul perdebatan antara calon kepala desa terkait keabsahan surat suara, dan situasi berubah menjadi ricuh, sehingga panitia pelaksana pilkades mengambil keputu-

san untuk mengamankan kotak suara ke tingkat kabupaten. Kasi Aparatur Pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Pemkab Sampang Irham Nurdayanto menyatakan, pihaknya masih membahas persoalan di Desa Pangarengan itu bersama panitia pilkades tingkat kabupaten. Pilkades di Desa Pangarengan, Kecamatan Pangarengan, Sampang itu diikuti empat calon. Masing-masing calon dengan nomor urut 01 atas nama Mohammad Aksan (pejabat lama), nomor urut 02 Abd Hakki, nomor urut 03 Mohammad Husin, dan dan nomor urut

04 Maim Maskuf. Pilkades di Desa Pangarengan, Kecamatan Pangarengan, Sampang ini merupakan salah satu pilkades bermasalah pada pelaksanaan pilkades serentak yang digelar Kamis (21/11). Pilkades lainnya yang juga bermasalah adalah di Desa Bira Barat, Kecamatan Ketapang dan di Desa Tadden, Kecamatan Camplong, Sampang. Di Desa Bira Barat, nyaris terjadi carok massal antarapendukung calon kepala desa dengan panitia pelaksana pilkades, karena undangan pemungutan suara tidak segera disebar. Sedangkan di Desa Tadden, Kecamatan Camplong, sempat

terjadi amuk massa terhadap warga yang menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS), karena warga tersebut bukan warga setempat. Pada pelaksanaan pilkades serentak di 38 desa yang tersebar di 14 kecamatan ini, Polres Sampang menerjunkan sedikitnya 1.380 personel gabungan dari unsur TNI dan Polri dan pasukan bantuan dari Brimob Polda Jatim. Pengamanan dibagi dalam tiga kategori, yakni kurang rawan, rawan, dan sangat rawan. Untuk desa kurang rawa akan dijaga 15 personel, desa rawan dijaga 30 personel. Sementara kategori sangat rawan akan ditempatkan 45 personel. (*/sr)

Wabup Sumenep Imbau Warga Siaga Bencana Alam Sumenep, Memorandum Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengimbau semua instansi terkait dan masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. Imbauan itu dikeluarkan guna mengantisipasi bencana yang berpotensi melanda ujung timur pulau Madura. Menurut dia, Kabupaten Sumenep beberapa kali dilanda bencana alam dengan tingkat keparahan yang cukup tinggi. Di antaranya puting beliung yang melanda puluhan desa, gempa bumi yang menerjang pulau Sapudi dan Kecamatan Batuputih pada tahun 2018. Sehingga ke depan perlu antisipasi dini. “Harus ada kesiapsiagaan semua pihak dalam rangka penanggulangan bencana alam di Kabupaten Sumenep. Hal ini merupakan langkah antisipasi terjadinya bencana alam,” ujar wabup. Selain antisipasi bencana alam, Wabup Fauzi mengatakan bahwa persiapan dini semua pihak untuk mengatasi bencana

FOTO: MEMORANDUM/ ANWAR

Sumenep, Memorandum Warga Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, melakukan audiensi dengan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat untuk menyampaikan keluhan adanya kemacetan di pelabuhan Talango yang bertahun-tahun terjadi. Namun hingga kini belum ada solusi untuk menyelesaikannya.

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI

Atasi Kemacetan Pelabuhan, Warga Talango Minta Solusi ke DPRD

Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi

kekeringan yang terjadi selama musim kemarau. Contohnya upaya Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama TNI yang menyuplai air bersih guna mengurangi kelangkaan air bersih di kepulauan beberapa waktu yang lalu. “Ke depan upaya penanggulangan bencana alam dari pasca bencana bergeser men-

Rumah korban gempa bumi pada tahun lalu.

jadi pencegahan dan mitigasi bencana. Artinya semua pihak beralih dari tindakan reaktif ke tindakan preventif melalui kesiapsiagaan dan mitigasi bencana,” urai dia. Merujuk pada Undang-Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, Wabup Fauzi mengaku bahwa Pemkab Sumenep

telah berupaya melakukan peningkatan mitigasi bencana kepada masyarakat bahkan telah membentuk relawan di setiap desa. Sehingga melalui kesiapsiagaan penanggulangan bencana, dia berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap terjadinya bencana yang tidak bisa diprediksi. “Perlu ada

kerja sama yang intensif antara pemerintah dan stekholder juga masyarakat untuk mencegah terjadinya bencana alam melalui gerakan preventif. Selain itu, Pemkab Sumenep bersama TNI telah melakukan apel kesiapsiagaan serta pelatihan penanggulangan bencana,” tandas Wabup Fauzi. (aan/sr)


PASURUAN

SABTU PAHING, 23 NOVEMBER 2019 HALAMAN 12

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

Salah satu sudut los di Pasar Pandaan yang kondisinya butuh pebaikan.

Disperindag Ajukan Lagi Revitalisasi Pasar Pandaan Pasuruan, Memorandum Sejak tahun 2017, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan mengajukan bantuan dana rehab pasar Pandaan. Hingga saat ini, pusat melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) belum menyetujui. Meski tak kunjung disetujui Kemendag, Disperindag tak menyerah. Tahun depan Disperindag bakal kembali mengajukan bantuan untuk revitalisasi pasar terbesar di Kabupaten Pasuruan tersebut. Nilainya pun lebih besar yakni Rp 6 miliar. Pengajuan itu sudah dilakukan sekarang. Dengan harapan revitalisasi Pasar Pandaan bisa terealisasi di 2020 atau tahun depan. “Butuh biaya besar, untuk revitalisasi di Pasar Pandaan. Kami ajukan lagi ke pusat Rp 6 miliar, dan mudah-mudahan disetujui dan terealisasi untuk tahun depan,” ucap Kasi Sarpras Disperindag Kabupaten Pasuruan Syaifudin Zuhri. Pengajuan dana untuk kegiatan revitalisasi pasar daerah termasuk di Pandaan, kata Syaifudin Zuhri, tidak bisa langsung belasan hingga puluhan miliar rupiah. Pengajuan ke Kemendag harus di bawahnya. Alokasi pengajuan sebesar itu, menyesuaikan floating dan kebutuhan serta perencanaan yang ada. Untuk maket dan desainnya kewenangan yang menentukan adalah pusat. “Paling tidak butuh sampai dengan 3-4 tahapan untuk revitalisasi pasar Pandaan. Tahap pertama kami prioritaskan di los daging belakang dan sekitarnya,” ujar Udin. (ion/sr)

Pasuruan, Memorandum Polres Pasuruan Kota kembali menyisir area persawahan yang dijadikan tempat menyembunyikan motor hasil kejahatan di Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Setelah awal Oktober silam berhasil menemukan tiga motor dan bondet, Kamis (21/11) lalu kepolisian kembali ke desa setempat. Hasilnya cukup mencengangkan. Polisi mendapatkan tujuh unit motor dan sejumlah rangka motor yang diduga hasil curian. Dari tujuh motor yang masih utuh itu, dua di antaranya berupa motor sport. Informasinya, penyisiran dilakukan sekitar pukul 13.00. Sasarannya Dusun Sumbersuko, Desa Plososari, Kecamatan Grati. “Kami melakukan penyisiran lokasi yang digunakan para pelaku menyembunyikan motor hasil kejahatan,” ujar Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso. Slamet menyebutkan, tujuh motor yang diamankan dari lokasi terdiri atas berbagai jenis. Dua di antaranya motor Honda CBR. Lalu, empat motor Honda Vario dan satu motor Suzuki Smash. Tujuh sepeda motor itu

ditemukan berserakan dengan ditumpuki rumput kering. Upaya polisi menemukan sejumlah motor itu juga sempat terkendala medan. Sebab, beberapa motor dan rangka ada yang disembunyikan di lembah dekat sungai desa. Selain itu, polisi juga mendapati lima kerangka bodi motor dan lima lembar pelat nomor polisi. Semua barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Pasuruan Kota. Slamet memastikan, pihaknya akan melakukan identifikasi lebih lanjut. Agar sepeda motor itu bisa dikembalikan kepada pemiliknya. “Kami juga imbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan dengan

FOTO: MEMORANDUM/RUL

FOTO: MEMORANDUM/ION

Ditemukan 7 Motor Curian dan Kerangka Motor di Plososari

Tujuh motor diamankan Polres Pasuruan Kota dari areal persawahan di Dusun Sumbersuko, Desa Plososari, Kabupaten Pasuruan. Inset: ketika salah satu motor sport masih ditutupi rumput.

ciri-ciri motor yang sama agar mendatangi Polres untuk memastikan,” ujar Slamet. Dia menambahkan, penyisiran itu dilakukan dalam upaya

pengembangan kasus begal dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Beberapa waktu lalu, empat pelaku asal Plososari telah diamankan Polresta Sido-

arjo. “Ada empat pelaku yang sudah ditangkap rekan-rekan Sidoarjo. Sementara ini, kami ikut melakukan pengembangan,” tutup Slamet. (rul/sr)

755 Cakades di Kabupaten Pasuruan Siap Bersaing Pasuruan, Memorandum Sebanyak 755 calon kepala desa (cakades) siap bersaing mengikuti pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Pasuruan, Sabtu (23/11). Hal itu disampaikan Anang Saiful Wijaya, Asisten I Pemkab Pasuruan. “Sebanyak 755 cakades itu tersebar di 240 desa wilayah Kabupaten Pasuruan,” tutur Anang seperti dikutip dari wartabromo. com, Jumat (21/11).

Diketahui, sebelumnya 850 orang daftarkan diri dan secara administratif menjadi bakal calon kepala desa. Selanjutnya, untuk mendapatkan status calon, sebanyak 850 bakal calon itu disaring dengan mengikuti uji akademis. Nah, setelah didapatkan hasil tes itu, panitia kemudian merankingnya, hingga dijumpai 94 nama gugur. Sehingga panitia tetapkan 756 sebagai calon Kades. Namun dalam prosesnya ada 1 calon

tiba-tiba mengundurkan diri, meskipun namanya lolos untuk bertarung pada pemilihan 23 November. Tentu saja, saat ini tersisa 755 calon kades. Selain jumlah calon yang berkurang, Anang juga menyebut jika jumlah desa penyelenggara Pilkades sebelumnya 243, kini sebanyak 240. Sebanyak 3 desa gagal selenggarakan Pilkades tahun ini. Berdasarkan data WartaBromo, ketiga desa tersebut adalah Desa Ketangirejo

dan Oro-oro Pule yang berada di Kecamatan Kejayan. Sedangkan satu desa lainnya, yakni Desa Plososari, Kecamatan Grati. Menjelang gelaran akbar itu, berbagai persiapan disebut Anang sudah dilakukan. Mulai dari pembuatan TPS, hingga distribusi surat undangan pemilih. Sesuai jadwal pemungutan dibuka sejak pukul 07.00. Dan, penghitungan suara dijadwalkan dilakukan pukul 14.30. (*/sr)

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

Banggar dan TAPD Bahas RAPBD 2020 Secara Maraton Otak Pembunuhan dan Perampasan Dump Truk

Banggar DPRD Kota Probolinggo mencermati pembahasan RAPBD tahun anggaran 2020 di ruang sidang utama.

bersama sebelum 30 November 2019,” jelasnya. Ketua Komisi II berharap, pembahasan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar sehingga Rancangan APBD ini dapat sesegeranya kita tetapkan menjadi Perda APBD. “Harapannya Raperda APBD tahun anggaran 2020 dapat mengakomodir kebijakan dan kebutuhan daerah dalam rangka menuju Kota Probolinggo yang lebih maju lagi di kemudian hari,” pinta Sibro Malesi. Demikian juga, Si-

bro Malesi memastikan penetapan itu akan dilangsungkan sebelum tanggal 30 November 2019. Pasalnya dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 disebut pembahasan APBD harus selesai paling tidak satu bulan sebelum tahun anggaran baru. “Mudah-mudahan karena kalau tidak diketuk sebelum 30 November 2019, ada konsekuensinya. Kita tidak mau berfikir karena yakin dan percaya ini bisa dituntaskan oleh Banggar,” ungkapnya.(mhd/yd/sr)

Tujuh Pekerja Proyek Revitalisasi Pasar Baru Cedera Probolinggo, Memorandum Tujuh pekerja harus dilarikan ke Rumah Sakit Dharma Husada akibat kecelakaan kerja di proyek revitalisasi Pasar Baru Kota Probolinggo. Mereka menjadi korban setelah penyangga bangunan roboh, Kamis (21/11) petang. Tidak ada korban jiwa. Namun, ada beberapa pekerja yang mengalami luka lecet dan sudah ada yang keluar dari ruang instalasi Unit Gawat Darurat (UGD), ke 7 pekerja yang seluruhnya warga Kabupaten Jember tersebut dipulangkan. Mereka dilarikan ke UGD Rumah Sakit Dharma Husada, untuk diambil tindakan memulihkan kesehatannya. Tujuh pekerja yang menjadi korban di antaranya, Musik (38), Sof (45), Mistar (39), Febri (39), Suharto (47),

Wajid (39), dan Hendro (42). Dua rekan korban yang ikut menngantar ke rumah sakit Dharma Husada mengatakan, bangunan rumtuk lantaran penyangga bangunan tidak kuat menahan beban rangka lantai atau dak yang belum dicor. Akibatnya, seluruh pekerja yang ada diatas untuk mengecor kolom (Penyangga lantai) jatuh bersamaan dengan runtuhnya bangunan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Amin Fredy menyebut, Penyebabnya adalah diduga scafolding atau penyangga kurang rapat. Sehingga tidak kuat menahan beban beton, ditambah tekanan pompa dari kendaraan mix beton. “Itu penyebabnya. korban sudah ditangani Rumah sakit Husada,”

tuturnya singkat. Sementara itu, Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendi Dwi Susanto membenarkan telah terjadi kecelakaan kerja di lokasi proyek Pasar baru. Korbannya 7 pekerja dan sudah ditangani pihak rumah sakit. Lima pekerja dipulangkan, sedang 2 pekerja lainnya masih tinggal di RS Husada. Ditanya penyebabnya, AKP Nanang Fendi belum mengetahui, mengingat saat ini masih dilakukan olah TKP di lokasi kejadian. Untuk mengetahui penyebabnya lebih mendalam, pihaknya akan menyelidiki kecelakaan tersebut. “ Masih belum diketahui penyebab pastinya. Ya, tentu kami selidiki dan dalami,” ungkapnya.(mhd/sr)

Ngaku Sakit Hati dan Terbelit Utang

Lumajang, Memorandum Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban menggelar rilis aksi pembunuhan disertai perampasan dump truk yang dikemudikan korban Muhamad Zaenudin (32), warga Dusun Purut, Desa Bades, Kecamatan Pasirian, Jumat (22/11). Usai dibunuh, jasad korban dibuang di lahan bambu di wilayah Desa/ Kecamatan Kedungjajang, Kamis (21/11). Dalam pengembangannya, Tim Cobra Polres Lumajang berhasil mengamankan lima orang lagi yang diduga sebagai penadah dari barang curian (dump truk) yang dibawa kabur oleh para pelaku. Kelima orang tersebut berada dalam satu mobil Toyota Avansa yang tak jauh dari lokasi penangkapan ketiga tersangka. Mereka adalah Muhamad Miftakhut Toyib (19) asal Dusun Genuk Barat, Desa Genuk, Kecamatan Unggaran Barat, Semarang; Indra Irawan (37) asal Desa Pleret, Kecamatan Pohjlentrek, Kabupaten Pasuruan; Adi Racmad (28), warga Perum Mutiara Keluarga Blok C 12, Kelurahan/ Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan; Ahmad baidowi (36) asal Dusun Brintik, Desa Minggirsari, Kecamatan Kanig-

FOTO: MEMORANDUM/TRI

simal, sehingga kita tidak terlambat dalam pengesahan APBD 2020 ini nantinya” ucap Haris Nasution. Dia juga mengatakan bahwa pembahasan RAPBD Tahun 2020 akan di bahas secara maraton beberapa hari kedepan, mulai hari ini, 22 November 2019. Sementara itu, anggota Banggar dari Fraksi Partai Nasdem Sibro mengatakan pembahasan Rancangan APBD tahun Anggaran 2020 hari ini merupakan salah satu proses perencanaan anggaran. Di mana sebelumnya telah dilakukan beberapa tahapan, antara lain pembahasan KUA dan PPAS dan kali ini merupakan tahapan akhir dalam penetapan rancangan APBD 2020. “ Mu d a h - m u d a h a n proses dan mekanisme ini bisa kita tuntaskan sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Sehingga rancangan APBD 2020 dapat ditetapkan secepatnya sesuai dengan peraturan yang ada, bahwa APBD harus mendapatkan persetujuan

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Probolinggo,Memorandum Sebagai tindak lanjut hasil pembahasan di tingkat komisi, Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) kembali melakukan pembahasan RAPBD Tahun 2020 di ruang sidang utama DPRD Kota Probolinggo, Jumat (22/11). Rapat Banggar dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo Haris Nasution yang didampingi Wakil Ketua DPRD Fernanda Zulkarnain, dan dihadiri Anggota Banggar DPRD serta Sekretaris DPRD Kota Probolinggo Warsito. Sedangkan dari TAPD dihadiri Sekdakot dr Ninik Ira Wibawati beserta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Probolinggo. Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo Haris Nasution mengatakan, pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2020 ini akan kita selesaikan dengan segera. “Untuk ini, DPRD bersama dengan TAPD akan bekerja mak-

Tersangka Slamet Budiman dan kelima penadah truk hasil curian diinterogasi Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban.

oro, Kabupten Blitar dan Dedi Nurdianto (25) asal Kecamatan Bayeman, Pasuruan. Slamet Budiman, selaku otak aksi perampasan dan pembunuhan tersebut mengaku, dirinya sengaja mengajak kedua tersangka (meninggal dunia) untuk merampas dan membunuh karena sakit hati terhadap korban. Menurutnya, Muhamad Zaenudin (korban-red) tidak punya rasa solidaritas terhadap sesama pengemudi truk pasir. Selain itu lanjut dia, aksi nekat tersebut sengaja dilakukan karena

dirinya terlilit utang yang nominalnya mencapai Rp 35 juta. Berawal dari situlah, akhirnya timbul rencana untuk merampas kendaraan truk yang dikemudian oleh korban. “Saya memang sakit hati terhadap korban yang memang dikenal sombong dan tidak punya rasa solidaritas sesama pengemudi truk pasir. Apabila ada teman yang ban truknya bocor, dia pura-pua tidak tahu. Selain itu, saya juga butuh uang untuk membayar hutang,”akunya. AKBP DR Muhammad Arsal Sahban menegaskan, meskipun para

pelaku berhasil melarikan diri ke luar kota, itu bukan hambatan bagi Tim Cobra untuk memburu dan menangkap mereka. Terbukti dalam waktu kurang dari lima jam, Tim Cobra Polres Lumajang yang memburu para pelaku berhasil menangkap pelaku di Kota Batu. “Untuk dua orang pelaku meninggal dunia saat dibawa ke RSUD dr Haryoto Lumajang karena diganjar timah panas oleh Tim Cobra Polres Lumajang. Sedangkan untuk keenam pelaku lainnya berhasil di ringkus ke Mapolres Lumajang,” tegas Arsal. (tri/sr)


OLAHRAGA Timnas Adaptasi Stadion Rizal Memoriam

SABTU PAHING, 23 NOVEMBER 2019 HALAMAN 13

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Wijanarko Adi Mulya bersama atlet bulutangkis Jatim persiapan jelang Kejurnas PBSI 2019.

Jatim Target 1 Emas di Kejurnas PBSI Surabaya, Memorandum Sebanyak 23 atlet bulutangkis Jatim sepekan terakhir digembleng tim pelatih, di antaranya legenda ganda putra nasional Tri Kusharjanto, sebagai persiapan bertarung di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2019, 24-28 November, di Palembang, Sumatera Selatan. Ketua Pengprov PBSI Jatim Wijanarko Adi Mulya menyebutkan, persiapan dilakukan intens di GOR Sudirman, Surabaya. Dari beberapa kategori yang diikuti, nomor taruna dan dewasa jadi tumpuan untuk meraih satu medali emas. “Nomor taruna menjadi tumpuan Jatim untuk membawa pulang emas,” terangnya, Jumat (22/11). Target ini mengacu kejurnas tahun lalu ketika digelar di Jakarta. Ganda putra Syahrizal/Syahrozi menghapus dahaga gelar 19 tahun Jatim di ajang kejurnas dengan menjadi juara di kelompok taruna. Tahun ini, saudara kembar itu diharap mengulang sukses kendati naik ke kelas dewasa. Apalagi kali ini PBSI mempertandingkan nomor perorangan taruna dan perorangan dewasa. Sedangkan di nomor taruna, ada Aldo Purnomo yang digadang-gadang mampu mempersembahkan medali. Namun, tambah Wijar panggilan akrabnya, semua atlet tetap diharap mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk merebut medali. (*/epe)

Manila, Memorandum Tim nasional Indonesia langsung adaptasi dengan kondisi lapangan Stadion Rizal Memoriam, di Manila, Filipina, Jumat (22/11) sore waktu setempat. Pelatih Indra Sjafrie mengaku tidak mempersoalkan kondisi lapangan dengan rumput sintetis dan menyatakan timnya siap tampil pada fase penyisihan grup B SEA Games 2019 di stadion ini, 26 November melawan Thailand. “Secara umum, kondisi lapangan cukup baik. Bahkan lebih bagus dibanding di lapangan C Senayan dan Kamboja. Kami memang perlu adaptasi dan alhamdulillah di latihan pertama ini cukup memuaskan,” katanya. Selain latihan di Stadion Rizal Memoriam, Indra menggenjot pemainnya di hotel tempat tim menginap. Latihan di hotel dilakukan pada pagi hari sebelum pemain dan ofisial sarapan pagi. Indra mengatakan, dalam beberapa hari ke depan, dia hanya memberi menu latihan

Persebaya Bakal Kehilangan Brylian Surabaya, Memorandum Kontrak gelandang Persebaya U-20, Brylian Aldama berakhir Oktober 2019. Manajer Persebaya U-20, Yahya Al Katiri mengakui hal ini. Namun dia membantah jika status gelandang jangkar andalan Timnas U-19 tersebut tidak betah. Menurut dia, Brylian sebenarnya tak menolak untuk memperpanjang kontrak. Hanya saja, saat ini pemain kelahiran Sidoarjo tersebut bimbang melanjutkan kontrak atau fokus bersama skuad Garuda Select. “Brylian sebenarnya tidak menolak, tapi dia ingin mengadu nasib di Inggris. Siapa tahu di sana dia bisa bergabung dengan tim-tim di Inggris,” katanya. Brylian memang terpilih kembali dalam skuad Garuda Select jilid kedua yang menimba ilmu di Inggris dan Italia. Total ada 24 nama yang menjalani program sampai April 2020 mendatang. Meski kembali terpilih ke dalam skuad Garuda Select, Brylian sebenarnya bisa saja tetap bergabung dengan Persebaya seperti halnya musim ini. Tapi, karena beberapa pertimbangan dia akhirnya menunda perpanjangan kontrak. “Supaya tidak ribet. Sementara dia tidak memperpanjang kontrak dulu. Karena seharusnya dia

Selebrasi Brylian (kiri) usai mencetak gol.

kan dinaikkan ke senior, cuman mungkin masih belum,” kata Yahya. Brylian musim ini mampu berperan besar mengantarkan Persebaya juara Liga 1 U-20. Dalam partai final melawan Barito Putera (12/10), pemain yang masih berusia 17 tahun itu mampu mencetak gol penyama kedudukan (3-3) di masa injury time babak kedua. Gol itu akhirnya memperpanjang nafas Persebaya. Tetap bermain imbang di masa perpanjangan waktu, Persebaya akhirnya meraih gelar juara setelah unggul penalti 3-0. (*/epe)

ringan untuk menjaga kebugaran. Latihan berat, menurutnya sudah dilakukan di Indonesia. Terakhir, tim Garuda Nusantara ini melakoni uji coba internasional melawan Iran U-23 dengan hasil kemenangan 2-1. Para pemain juga mengaku siap untuk tampil di SEA Games. “Mudah-mudahan kami bisa memberikan kebanggaan bagi bangsa Indonesia. Kami akan berjuang untuk hasil yang terbaik,” kata Evan Dimas Darmono. Wakil Ketua Umum PSSI, Cucu Soemantri mengapresiasi pemain dan ofisial yang sangat

Indra Sjafrie memimpin sesi latihan perdana setibanya timnas U-23 di Manila dengan menjajal rumput Stadion Rizal Memoriam.

semangat dan antusias menyambut laga perdana melawan Thailand. “Saya yakin, jika mo-

mentum kebersamaan dan percaya diri tim bisa dijaga, kita bisa melangkah jauh. Tentu saja, kita

ingin juara di sini, mengulangi hasil final di SEA Games 1991 silam,” kata Cucu. (*/epe)

PSSI Dalami Isu Tewasnya Suporter Indonesia di Bukit Jalil Jakarta, Memorandum PSSI sudah melaporkan semua insiden yang terkait dengan pertandingan sepak bola antara Indonesia versus Malaysia pada lanjutan laga kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Bukit Jalil, Malaysia (19/11). Sedangkan dugaan pengeroyokan dan penganiayaan suporter Indonesia di luar stadion yang isunya sampai menimbulkan korban jiwa, masih didalami dengan melibatkan aparat setempat. “Ada dua hal yang sedang kita lakukan. Pertama, terkait insiden yang terjadi saat pertandingan di stadion, seperti pelemparan petasan, kembang api atau bom asap yang dilakukan suporter tuan rumah, ini sudah kami laporkan. Sementara soal dugaan penganiyaan suporter Indonesia di luar stadion ini sedang kami dalami,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, Jumat (22/11). Ditambahkan, PSSI telah berkoordinasi dengan Atase Kepolisian Indonesia di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia, Komisaris Besar Polisi Chaidir dan KBRI terkait insiden pemukulan yang terjadi. Saat ini proses hukum telah dijalankan di Kepolisian

Mochamad Iriawan memberikan keterangan terkait rusuh suporter di Stadion Bukit Jalil.

Malaysia. PSSI akan terus memantau dan berkoordinasi agar proses hukum berjalan dengan baik dan kejadian tersebut dapat dipertanggungjawabkan PSSI juga sudah menerima laporan dan berkoordinasi, soal tiga suporter yang ditahan dan diperiksa karena menyebar berita bohong terkait isu terorisme. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) akan mengajukan permohonan akses konsuler untuk dapat menemui dan mendampingin ketiga orang tersebut. “Jadi, semua insiden yang terkait area sepak bola yakni pertandingan dan aktivitas

di Stadion, ini sudah kami laporkan. Sementara yang di luar area sepak bola kita dalami dan kita koordinasikan dengan pihak terkait,” tegas Iriawan. Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Malaysia Syed Saddiq akhirnya buka suara terkait kabar suporter Indonesia yang menjadi korban pengeroyokan sebelum dan seusai laga yang sempat direkam pelaku. Melalui akun Twitter pribadinya @SyedSaddiq, pejabat berusia 26 tahun itu menjelaskan, telah meminta kepolisian untuk bertindak danmeminta korban segera melapor. Saddiq pun menjamin bahwa akan ada transparansi dalam pengusutan kejadian pengeroyokan suporter tersebut. Demi mewujudkan keadilan bagi Indonesia dan Malaysia. “Saya sudah memberi tahu ke pihak polisi untuk bertindak. Jika ada pihak yang dipukul, tolong dia membuat laporan ke pihak polisi.” “Kami akan memastikan bahwa ada investigasi yang tepat & transparan. Keadilan adalah untuk semua, tidak kira dari Malaysia atau Indonesia,” tulis Syed Saddiq. (*/epe)


DEWI RENGGANIS

SABTU PAHING, 23 NOVEMBER 2019 HALAMAN 14

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

FOTO: MEMORANDUM/IST

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Puncak penutupan Festival HAM 2019 diacarakan dengan makan malam bernuansa out door di pantai Papuma Jember.

Bupati Faida bersama delegasi peserta luar negeri di pantai Papuma.

Gala Dinner di Pantai Papuma

Komnas HAM Rekomendasikan Jember Jadi Contoh Tuan Rumah Festival HAM Mendatang Jember, Memorandum Suksesnya pelaksanaan Festival HAM 2019 di Kabupaten Jember, bisa dijadikan rujukan bagi kota/kabupaten yang menjadi tuan rumah festival serupa di masa mendatang. Beragam kegiatan dan kejutan yang ditampilkan menjadi dasar Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ahmad Taufan Damanik mengeluarkan rekomendasi sebagai rujukan untuk calon tuan rumah Festival HAM. Dia mengaku dapatkan kejutan sejak hari pertama Festival HAM. Taufan, panggilan akrabnya, menyatakan, dilibatkannya anak-anak dalam kegiatan merupakan kejutan besar, karena sebelumnya tidak pernah ada. “Kami belum pernah mendapatkan sebuah kejutan dalam Festival HAM yang dimulai oleh anak-anak TK PAUD dengan tari kolosalnya. Di sini, kami dapatkan sesuatu di luar dugaan,” ungkapnya usai menyaksikan pentas seni di alun-alun. Kekaguman Taufan setelah menyaksikan durasi dari pagi sampai siang, kongres dan diskusi buat anak-anak Jember terlaksana dengan lancar. Taufan menilai anakanak Jember kritis dalam menyampaikan aspirasi dan pendapat.

“Tetapi tetap menjaga etika sebagai anak-anak yang hidup dalam budaya dan nilai budaya yang diajarkan di rumah dan sekolah. Warga Jember adalah warga yang luar biasa,” ungkap Taufan. Karenanya dia berharap, acara Festival HAM ini menjadi momen untuk semakin mendorong kemajuan Kabupaten Jember, dan bisa menjadi contoh bagi seluruh warga Indonesia, kabupaten, dan kota lainnya. “Di tangan anda semua masa depan Jember, masa depan Indonesia. Kami bangga kepada Jember,” ucapnya di hadapan ribuan penonton pentas seni. Sementara atas berjalan lancar dan suksesnya penyelenggaraan Festival HAM 2019, Bupati Jember dr Hj Faida MMR, menyatakan langkah berikutnya adalah

mengimplementasikan rekomendasi yang dihasilkan. “Setelah festival ini, kami akan implementasikan dengan tugas dan peran masing-masing dengan lebih baik,” sebutnya. Bupati menyampaikan rasa syukur atas sukses penyelenggaraan festival ini. Festival berikutnya akan digelar di Banjarmasin. Bagi bupati, festival ini adalah festival pembelajaran. Sebab, selama dua hari seluruh lapisan masyarakat hadir untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan serta belajar bersama. Festival HAM di Jember ini juga menghasilkan sebuah rumusan dari anak Jember. “Masukan tersebut sangat berharga, karena sepertiga penduduk Indonesia adalah anak-anak dan seperempat penduduk Jember adalah anak-anak. Terima kasih kepada anak-anak,” ujarnya. “Terima kasih kepada para peserta Festival HAM, khususnya peserta dari luar kota, luar negeri, dan dari ujung Indonesia,” tambahnya. Menurut bupati, peserta dari luar dan ujung Indonesia bersedia meninggalkan kegiatan sehari-harinya karena komitmen

untuk HAM. Ucapan itu dilontarkan di acara gala dinner di pantai Papuma, Kamis (21/11). Makan malam itu sekaligus ujung penutupan Festival HAM 2019. Karena itu, bupati menyampaikan selamat jalan kepada para peserta. “Semoga ke depannya ada waktu untuk kunjungan balasan ke kota atau negeri lainnya,” tutur bupati perempuan pertama di Jember ini. Santap malam di Pantai Papuma sengaja digelar untuk momen bersantai. Sajiannya, makanan khas Jember dengan suasana pantai. Momen bersama di Pantai Papuma ini diharapkan menjadi kenangan untuk semua. Momen yang akan membuat setiap orang di dalamnya saling merindukan satu sama lainnya.“Dan ingat bersama kita pernah berkomitmen bahwa HAM akan tetap diperjuangkan bersama-sama,” tuturnya. Kebersamaan di pantai itu dihelat sebagai sebuah kesempatan merajut semangat persaudaraan. “Semoga pertemuan ini bukan yang terakhir. Tetap bersama bersinergi demi kebaikan pada masa yang akan datang,” tutup bupati. (edy/epe/adv)

MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Muhammad Y Nur Habibii. KANTOR: Jl Mayjend Soengkono 53 Madiun Kota. Anif Sriwati, M Alvin KANTOR:Jl. Karya Darma, Magetan

Ponorogo, Memorandum Pengungkapan peredaran dan penyalahgunaan obat keras dan berbahaya (okerbaya) terus jadi pantauan Polres Ponorogo. Hasilnya, Harwanudin diamankan Polsek Pulung berikut puluhan butir pil koplo yang belum sempat diedarkan. alias Ucil bin Sandi Usman (23), warga Dusun Cengkir RT 01/RW 01, Desa Singgahan, Kecamatan Pulung selama beberapa hari.

dengannya, Kamis malam. Penangkapan jaringan pengedar ini dilakukan setelah menerima laporan pesta miras dan koplo oleh empat pemuda setempat. Ketika digerebek, dari salah satu peserta pesta miras yang statusnya masih sebagai saksi, Muhammad Imam Ansori alias Jaiman, didapatkan 40 butir pil kuning dengan logo DMP. Dalam pemeriksaan, Jaiman mengaku membeli pil koplo

itu dari Ucil seharga Rp 60 ribu. “Anggota langsung kami gerakan menangkap tersangka Ucil. Hasil ini sudah kami laporkan ke Kapolres AKBP Arief Fitrianto karena ada indikasi tersangka masuk jaringan pengedar okerbaya di Ponorogo. Kami masih kembangkan karena ada tersangka lain yang kita kejar. Termasuk memburu pemasok okerbaya ini,” tutup kapolsek. (ji/mt/epe)

FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO

Kapolsek AKP Denny Fahrudianto menyatakan, pengungkapan ini berhasil setelah Unit Reskrim memantau gerak gerik Harwanudin

“Dari penangkapan tersangka, kami menyita barang bukti satu tas selempang warna hitam yang di dalamnya ada satu botol berisi 72 butir pil warna kuning dengan logo DMP. Selain itu juga uang tunai Rp 560 ribu yang diduga hasil penjualan,” terang kapolsek, Jumat (22/11). Ucil ditangkap di rumah Jiono di Dusun Krajan RT 02/ RW 02 yang masih satu desa

FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO

Patroli Unit Shabara Polsek Slahung dipimpin Aiptu Winarno menyusuri lorong pasar Slahung.

Cegah Curat dan Curas dengan Patroli Pasar Ponorogo, Memorandum Mengantisipasi terjadinya aksi kriminalitas di wilayah publik, personel Polsek Slahung melakukan patroli pasar, Jumat (22/11). Giat ini dipimpin Kanit Patroli Aiptu Winarto dengan berjalan kaki menyusuri setiap lorong di Pasar Slahung. Aiptu Winarto mengimbau pembeli atau pengunjung pasar untuk berhati-hati dan waspada terhadap keamanan barang bawaannya. “Jangan membawa perhiasan yang berlebihan di tempat keramaian seperti di pasar, karena bisa memancing tindak kriminalitas,” sebutnya. “Kami juga mengingatkan pengunjung maupun penjual di pasar menjaga keamanan kendaraan bermotornya. Jangan lupa dikunci stang, kunci ganda maupun kunci rahasia agar lebih aman,” pesan Winarto kepada juru parkir. Kapolsek Slahung AKP Padi mengatakan, patroli yang dilakukan anggotanya merupakan tugas rutin untuk memberikan rasa aman dan nyaman serta perlindungan dan pengayoman kepada warga masyarakat untuk terciptanya situasi kamtibmas di wilayah hukum Slahung tetap aman dan kondusif. (ji/mt/epe)

Ketua Bhayangkari Ponorogo Inanda Karina Arief mengunjungi rumah purnawirawan ASN Polri Juhartini dan Sujatno.

ASN Polres Ponorogo Peringati HUT Korpri Ponorogo, Memorandum HUT ke-48 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), wadah aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemerintahan, BUMN maupun TNI/Polri, diperingati dengan beragam kegiatan. Seperti yang dilakukan di Polres Ponorogo, ASN Polri menggelar anjangsana purnawirawan dan bakti sosial, Jumat (22/11). Ketua Korpri Polres Ponorogo Gatot SPN, mengatakan serang-

kaian kegiatan antara lain mengirim wakil ke perlombaan di Mapolda Jatim, bakti sosial di Masjid Uswatun Khasanah, dan anjangsana kepada purnawirawan ASN Polri. “Anjangsana itu jadi kesempatan kita memberi sedikit bantuan dipimpin Ketua Bhayangkari Ponorogo, Ibu Inanda Karina Arief Fitrianto,” ucapnya. Rumah purnawirawan ASN Polri Juhartini dan Sujatno. “Puncaknya akan diadakan tasyakuran

di Polda Jatim pada 29 November dengan tema Korpri Berkarya, Melayani, dan Menyatukan Bangsa,” terangnya. Pada HUT ke-48 ini, diharapkan ASN Polri di Polres Ponorogo semakin eksis dan semakin baik dalam menjalankan tugas-tugas dan peduli terhadap sesama. “Terus melakukan inovasi-inovasi yang bermanfaat untuk masyarakat banyak,” pungkasnya. (ji/mt/epe)

FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO

Bandar Koplo Singgahan Diberangus Polsek Pulung Ucil dan barang bukti pil koplo yang berhasil diamankan anggota Polsek Pulung.

Dari penangkapan tersangka, kami menyita barang bukti satu tas selempang warna hitam yang di dalamnya ada satu botol berisi 72 butir pil warna kuning dengan logo DMP. Selain itu juga uang tunai Rp 560 ribu yang diduga hasil penjualan. AKP Denny Fahrudianto Kapolsek Ponorogo


LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO

SABTU PAHING, 23 NOVEMBER 2019 HALAMAN 15

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Laka Beruntun, Satu Orang Luka Berat Lamongan, Memorandum Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan yang terjadi di jalan raya Lamongan-Mantup, tepatnya di Jalan Raya Kalikapas, kelurahan Sidomukti, Kecamatan Lamongan, terjadi Kamis (21/11) sore. Kecelakaan melibatkan mobil Elf, Toyota Avanza dan motor tersebut, mengakibatkan Abdul Aziz (34), pengendara motor asal Desa Dermolemahbang, Kecamatan Sarirejo mengalami luka parah. Kasatlantas Polres Lamongan AKP Danu Anindhito yang dikonfirmasi melalui Kanitlaka Iptu Sudibyo mengatakan, kecelakaan berawal saat kendaraan Mobil Toyota Avanza bernopol S-2092-JD yang dikendarai Sumiran (45) warga Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung melaju dari arah utara ke selatan. Saat melaju mobil Toyota Avanza memakan jalur kanan, kemudian datang kendaraan Mobil Isuzu Elf nopol S-7697-N dikendarai Abdul Kholik (47) warga Dusun Sukorejo, Desa Peterongan, Kecamatan Bangsal, Mojokerto. Sehingga Mobil Toyota Avanza menabrak bagian belakang Mobil Isuzu Elf. ‘’Pengemudi Mobil Isuzu Elf ini sudah tahu kalau Mobil Toyota Avanza makan jalur, sehingga agak ke kiri. Namun tetap kena bagian belakang,” ujar Sudibyo, Jumat (22/11) siang. Sudibyo menjelaskan, usai menabrak Mobil Isuzu Elf. Mobil Toyota Avanza tersebut terus melaju tak terkendali hingga menghantam sepeda motor bernopol W-5072-CO yang dikendarai Abdul Aziz (34), dari arah berlawanan, hingga membuat Abdul Aziz terpental dan mengalami luka berat. “Yang luka berat adalah pengendara motor Abdul Aziz. Petugas langsung datang ke lokasi melakukan pertolongan, kita juga memeriksa saksi. Korban sudah dibawa ke RS Muhammadiyah Lamongan dan sampai saat ini masih menjalani perawatan intensif,” pungkasnya. (al/har/mik)

Bojonegoro, Memorandum Nahas menimpa Suwoto (63), warga Desa Sudomukti, Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro, yang ditemukan tewas di pinggir saluran air setempat, Jumat (22/11) sekitar pukul 07.50. Kronologi kejadian, korban kali pertama diketahui oleh Misri, warga setempat yang saat itu melihat korban sudah tergeletak di pinggir saluran irigasi. Setelah diperiksa, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian, warga lain yang mengetahui kejadian tersebut mendatangi lokasi, dan segera melaporkan ke Polsek Kepohbaru.

Petugas mengolah TKP korban yang tersengat listrik.

“Setelah mendapat laporan, petugas langsung mendatangi

lokasi,” ujar Kapolsek Kepohbaru AKP Supriyono, kemarin.

DLH Anggarkan Penambahan Armada

Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN Persyaratan: Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)

Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com

Bupati Anna Mu’awanah menandatangani kesepakatan program bantuan operasional sekolah daerah (Bosda).

Tahun 2020 Pemkab Bakal Wujudkan Bosda Bojonegoro, Memorandum Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkomitmen dalam memajukan pendidikan. Ditahun 2020, pemkab akan mewujudkan program bantuan operasional sekolah daerah (Bosda) Bojonegoro. Hal itu disampaikan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah saat membacakan jawaban kepada anggota fraksi-fraksi DPRD terkait masalah pendidikan, Jumat (22/11). Yaitu menjawab pertanyaan Fraksi PPP yang merujuk pada PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang SNP pembiayaan pendidikan terdiri dari biaya investasi, biaya operasional dan biaya personal.

“Maka dalam rangka meningkatkan kualitas pendiikan Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2020, diwujudkan program bantuan operasional sekolah daerah atau Bosda Bojonegoro. Dimana bantuan tersebut diberikan kepada penyelenggara pendidikan mulai SD/ MI dan SMP/MTs,” bebernya, kemarin. Bupati menambahkan, bila saat ini pemerintah ingin pembiayaan operasional sekolah lebih diprioritaskan agar peningkatan kualiatas pendidikan dapat tercapai. Sedangkan pembiayaan personal dalam hal gaji guru, khususnya honorer, masih memprioritaskan pada guru GTT yang berada di sekolah

negeri. “Karena sulit untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi atau tunjangan profesi guru,” ungkapnya. Se d a n g k a n m e n j a w a b pandangan umum fraksi Partai Demokrat, Bupati menuturkan terkait peran aktif dari pihak sekolah atau lembaga dalam melakukan pemeliharaan gedung secara rutin dan berkala. “Ka m i s e l a l u m e l i b a t kan sekolah swasta dalam segala aspek, baik itu kurikulum, olimpiade atau even tertentu. Serta pembangunan sarana prasarana juga mendapatkan alokasi DAK,” tuturnya. (top/har/mik)

Gresik, Memorandum Setiap tahun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Gresik mengupayakan ada penambahan armada untuk memudahkan kinerja dalam menangani persoalan sampah di Gresik yang tak kunjung kelar. Rencana itu sudah diusulkan pada PAPBD 2019 dan APBD 2020. Mengingat, jumlah penduduk di Gresik yang semakin banyak menyebabkan jumlah sampah yang dihasilkan terus meningkat. Tingginya sampah di Gresik, membuat DLH tidak mudah untuk mengatasi dalam waktu cepat. Kepala Bidang Kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Gresik Zurron Arifin mengatakan, pengadaan armada tersebut ditujukan untuk mengganti armada-armada yang sudah tidak layak atau rusak. “Armada yang kami tambah ialah kompaktor, dump truck, arm roll, dan kontainer. Sehingga jika ditotal semua sekitar Rp 3,8 miliar,” jelasnya, Jumat (22/11). Sementara untuk jumlah armada yang dimiliki sebelum-

nya yaitu Arm roll 25 unit, dump truck berkapasitas 8 meter kubik 5 unit dan arm roll kapasitas 10 meter kubik 2 unit serta arm roll mini kapasitas 2 meter kubik 3 unit. Kemudian pick up 5 unit, motor roda 3 ada 28 unit, Kontainer berkapasitas 6 meter kubik sebanyak 193 unit, dan 10 meter kubik 6 unit serta kapasitas 2 meter kubik 25 unit. “Saya berharap tidak ada sampah-sampah di jalan sehingga Kabupaten Gresik menjadi bersih. TPS-TPS juga tidak terlihat overload. Dan untuk mecapai target Jakstrada, itu adalah kebijakan dan strategi daerah dalam pengelolaan sampah. Tahun 2025 penangan sampah harus sudah 70 persen dan pengurangan dari sumber itu harus 30 persen. Jika sekarang masih 52 persen,” tambahnya. Sekadar diketahui, kebanyakan berasal dari limbah rumah tangga. 2017 lalu terhitung 120.541,54 ton sampah dan 2018 bertambah 2.068,47 ton sehingga sampah yang dihasilkan menjadi 122.610,03 ton. (dri/har/mik)

Nampak armada kebersihan yang terparkir di halaman DLH Pemkab Gresik.

Pekerjaan Proyek di Lamongan Berpotensi Terlambat Lamongan, Memorandum Komisi C DPRD Kabupaten Lamongan kembali melakukan sidak ke beberapa proyek pembangunan fasilitas umum (fasum) yang sedang dikerjakan kontraktor, Jumat (22/11). Sidak kali ini, anggota legislatif memanggil perwakilan dinas terkait yang proyeknya menjadi sasaran sidak. Adalah Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, dan Dinas Sumber Daya Air. Dalam sidaknya, Komisi C menemukan beberapa persoalan yang harus segera diselesaikan oleh pihak terkait yang sedang menjalankan pembangunan proyek fasilitas umum tersebut. Ketua Komisi C DPRD Lamongan Muhammad Burhanudin menjelaskan, bahwa sidak akan gencar dilakukan legislatif. Mengingat, saat ini sudah akhir tahun, dan akhir bulan depan semua proyek harus sudah selesai sesuai perjanjian yang

disepakati bersama. “Sekarang sudah memasuki akhir tahun, yang artinya waktu pengerjaan proyek sudah dalam waktu ambang batas dan kualitas pengerjaan harus ditingkatkan. Jangan sampai karena waktu mepet, pengerjaannya jadi asal-asalan,” ujar politikus PKB tersebut. Burhannudin merasa prihatin, karena sampai saat ini banyak pengerjaan proyek yang di sidak belum mencapai 80 persen. Sementara kualitas pengerjaan proyek juga masih kurang bagus, tidak sesuai dengan mutu fisik bangunan terbaik untuk masyarakat Lamongan. “Apalagi sekarang juga sudah memasuki musim hujan. Tidak menutup kemungkinan untuk pengerjaan proyekproyek yang lain, yang mencakup Kabupaten Lamongan akan kami sidak juga. Sampai sejauh mana pengerjaan para rekanan, apakah dengan sisa hari kerja bisa selesai sesuai

FOTO: MEMORANDUM/ALI

LOWONGAN WARTAWAN

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Kemarau Panjang Stok Ikan Menipis Lamongan, Memorandum Kemarau panjang yang terjadi di Kabupaten Lamongan, membuat kebutuhan ikan di tengah masyarakat meningkat. Namun, stok yang ada sangat minim dan tipis karena pasokan air untuk ternak ikan sudah habis. Menipisnya stok tersebut membuat bisnis ikan tersendat. Harga ikan juga mengalami kenaikan cukup tinggi, khususnya untuk jenis ikan air tawar yang kosumsinya terus mengalami peningkatan. Para pengepul ikan saat kemarau panjang seperti sekarang ini mengurangi setoran ikannya ke luar kota, karena Seorang penjual ikan di UPT Pasar kebutuhan di dalam Ikan Lamongan. kota sendiri masih sangat tinggi. Suparkan, salah satu pelaku jual beli ikan air tawar yang sudah puluhan tahun transaksi di UPT Pasar Ikan Lamongan Jalan Kusuma Bangsa mengaku kesulitan mendapatkan pasokan ikan dari penjual. Sehingga ia harus menolak banyak pembeli. “Ikan lele harga konsumen saat musim penghujan rata rata Rp 14 ribu per kilo menjadi Rp 16 ribu per kilo saat kemarau. Tetapi pasokannya sangat minim, sehingga hanya bisa memenuhi kebutuhan pelanggan saja,” jelasnya, Jum’at (22/11) pagi. Ketersediaan air pada musim kemarau, kata Suparkan, paling mempengaruhi petani ikan dalam membudidayakan ikan-ikan air tawar. Sehingga stok di pasaran tak bisa maksimal, dan banyak membuat pelanggan kecewa. “Saya juga ikut ke dalam kelompok petani ikan ditempat tinggal saya mas. Biasanya membudidayakan ikan ikan air tawar seperti, nila, jaher, lele, patin dan gurami,” tegasnya. (al/har/mik)

Kemudian, pihak kepolisian melakukan olah TKP guna

melakukan pemeriksaan terhadap korban serta keadaan di sekitar korban. “Korban diduga meninggal setelah tersengat aliran listrik yang berasal dari pompa air. Saat korban meninggal, tangan korban masih memegang mesin pompa air,” bebernya. Setelah itu, korban dibawa pulang oleh para tetangga dan pihak polsek setelah hasil pemeriksaan petugas medis dari Puskesmas Kepohbaru dikeluarkan. “ Kami dari Polsek dan petugas medis melakukan pemeriksaan terhadap mayat korban dan hasilnya korban meninggal karena tersengat aliran listrik di mesin pompa air tersebut,” tambahnya. (top/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/ANDRIYANTO

Motor milik Abdul Aziz rusak parah setelah terlibat kecelakaan beruntun.

Tersengat Listrik, Warga Kepohbaru Meregang Nyawa FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

FOTO: MEMORANDUM/ALI

KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Ketua Komisi C Muhammad Burhanudin bersama anggota sidak proyek pasar ikan.

target,” tegasnya. Burhannudin juga mengingatkan kepada pihak rekanan bahwa jika terjadi keterlambatan, rekanan justru akan rugi dan terkena denda. “Nah ini yang juga kami jadikan concern kepada rekanan, jangan sampai hal tersebut terjadi,” tambahnya. Dari hasil sidak tersebut, anggota legislatif memperoleh

data bahwa proyek Pasar Ikan Lamongan yang dikerjakan oleh CV VPI dengan anggaran Rp 4.708.840.986 progresnya masih 65 persen. Sedangkan pembangunan Jembatan Ngangkrik, Desa Balun, Kecamatan Turi yang dikerjakan oleh CV AU dengan anggaran Rp 1.083.826.671 progresnya masih 70 persen. Pengerjaan gedung pe-

madam kebakaran oleh CV JL dengan anggaran Rp 2.254.649.017 masih 65 persen. Pembangunan Lapangan Sidoharjo dengan anggaran Rp 1.433.577.527 oleh CV. ABR progresnya masih 70 persen dan yang sudah melebihi 80 persen hanya pembangunan daerah irigasi Rawa Manyar dengan anggaran Rp 674.503.404. (al/har/mik)


GRESIK-PANTURA

SABTU PAHING, 23 NOVEMBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 16

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP

Tabrak Pagar Rumah, Pemotor Kedamean Tewas Laka tunggal tersebut bermula ketika pria 61 tahun itu mengendarai sepeda motor Honda Beat W 6693 HM tanpa mengenakan helm. Motor itu berjalan dengan kecepatan sedang. Dalam perjalanannya, korban tidak memperhatikan arah depan dengan jelas. Sampai di lokasi kejadian, motor yang berjalan dari arah barat ke timur itu oleng ke kanan. Dan menabrak pagar rumah Suroto. Seketika itu, korban tergeletak dan mengalami luka parah di bagian kepala. “Korban sudah dievakuasi ke RS Anwar Medika untuk

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

SEWAKTU masih kuliah di bangku Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Dani Puspasari belum berminat m menjadi aparatur sipil ne negara (ASN). K Karena setelah lulus tahun 1997, dia sudah merasa Dani Puspasari nyaman bekerja di salah satu hotel bintang 5 ternama di Surabaya dengan gaji lumayan. “Karena gaji kerja di sana waktu itu sudah lumayan,” tutur perempuan yang kini menjabat sebagai Kepala Sub Bidang (Kasubid) Diklat Teknis Bidang Diklat BKD Pemkab Gresik ini, tersenyum. Saat itu, ia belum berfikir untuk ikut seleksi calon aparatur sipil negara (ASN). Tapi, karena dorongan kakak dan teman-temannya ia akhirnya mengikuti seleksi juga. “ Waktu itu pendaftarannya tidak semudah saat ini sudah melalui sistem online. Kalau dulu itu harus mengirimkan berkas lewat pos,” cerita Dani yang merasa nyaman menjadi ASN. Setelah administrasinya telah memenuhi syarat pendaftaran, dia menerima kartu peserta ujian CASN yang dikirim ke rumahnya oleh kantor pos. “Sekarang sudah mudah tinggal cetak selesai,” tambahnya. Begitu juga waktu ujian masih menggunakan kertas dan pensil. “Waduh pas ujian aku tidak yakin bisa mengerjakan soal-soal itu. Biasanya kalau ujian waktu sekolah aku selalu aku jawab kecil (gampang, red) saat ditanya bapakku. Tapi waktu ujian CASN aku pesimis karena sainganku pintar-pintar,” ceritanya. Dia tidak berharap lebih dengan hasil ujiannya waktu itu, sebab dia lebih memasrahkan kepada Allah SWT. Sambil menunggu hasil pengumunan CASN dia tetap giat bekerja di hotel. “Teman-teman aku banyak yang lihat hasil ujian CASN lewat koran. Sekalian juga aku minta tolong ke teman untuk memastikan namaku muncul apa tidak,” kata wanita yang pada 999 diterima menjadi ASN Pemkab Gresik. (dri/har/mik)

dilakukan visum,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy Eka Prasetya, kemarin. Barang bukti berupa sepeda motor sudah diamankan ke kantor satlantas. Tronton Tabrak Pohon Terpisah, laka tunggal juga terjadi di Jalan Raya Desa Gunung Sari, Kecamatan Bungah, sekitar pukul 10.00 Wib. Sebuah truk tronton nopol W 8245 UE menabrak pohon dan mengenai warung milik Sutrisno warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bungah. Diduga sopir mengantuk.

Kondisi pohon roboh di Jalan Raya Desa Gunung Sari, Kecamatan Bungah yang tertabrak tronton.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kejadian berlangsung warung itu dalam kondisi kosong. Sutrisno berada di luar sedang menjaga cucunya. “Nggak tahu kerugiannya

belum bisa menafsirkan,” ujar pak Tris sapaan akrabnya. Akibat kejadian itu jalur Bungah - Sidayu dilakukan buka tutup. Pasalnya, pohon yang tumbang menutup separuh jalan. Truk sudah berhasil die-

vakuasi. Sopir truk bernama Memet Hadi Wibowo (41), asal Desa Blimbing, Kecamatan Tatokan, Kediri sudah dibawa ke Kantor Satlantas untuk menjalani pemeriksaan. (an/har/mik)

Tim Penilai Lomba UKS Disambut Lagu Lir Ilir Gresik, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menerima kunjungan dari tim penilaian lomba sekolah sehat (LSS) berkarakter usaha kesehatan sekolah atau madrasah (UKS/M) tingkat Provinsi Jawa timur (Jatim) 2019, Jumat (22/11). TK Islam Terpadu (IT) Al Ibrah, menjadi salah satu lembaga pendidikan yang mewakili perlombaan. Rombongan tim penilaian UKS/M yang dipimpin Lusiana A sebelum berangkat ke TK IT Al Ibrah, disambut hangat oleh Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, Ketua Tim Penggerak PKK Maria Ulfah Sambari. Rombongan juga disambut pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di ruang Putri Cempo Lantai I Gedung Pemkab Gresik. Di ruang tersebut mereka disuguhkan penampilan siswa-siswi SDN Pongangan, Kecamatan Manyar dengan tarian dan lagu lir-ilir yang dikemas sedemikian menarik. Serta penampilan dari SMAN 1 Cerme dan Gresik. Wabup Gresik Moh Qosim mengatakan adanya perlombaan ini diharapkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan itu meningkat. Karena kesehatan adalah segala-galanya dari pada kekayaan yang dimiliki. “Orang yang tidak sehat apa pun yang

Pemberian cendera mata oleh Wabup Gresik Moh Qosim kepada ketua tim visiting dan penilaian LSS UKS/M tingkat Provinsi Jatim, Lusiana A.

dimilikinya itu tidak ada artinya. Punya harta yang melimpah ruah tapi sakit, yang ada hanya penyesalan bagi penderitanya. Makanya sehat itu adalah salah satuHuman Development Indicator (Indikator pembangunan manusia, Red). Yang pertama itu Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi dan Kesejahteraan,” jelas Qosim sapaan

akrabnya. Dia berharap, karena komitmen Pemkab Gresik yang begitu tinggi dan didukung oleh kader-kader UKS/M. “Insyaallah nanti bisa jadi juara. Sebetulnya bukan kejuaraan yang menjadi impian kita. Tetapi ketika kita memperoleh pengakuan, bahwa pembinaan kita

baik maka akan berpengaruh baik dan dirasakan kepada sejumlah lembaga dan masyarakat Gresik,” terangnya. Untuk menjadi juara Insha Allah kita telah siapkan semua. Sumber daya manusia (SDM) yang mengelola, fasilitas yang memberikan dukungan dan segenap lingkungan masyarakatnya. Insha Allah semuanya sudah terpenuhi. Ketua tim kunjungan dan penilaian UKS/M Provinsi Jatim, Lusiana A mengatakan bahwa kedatangannya di Kabupaten Gresik adalah kunjungannya ke tiga, setelah Kabupaten Tuban dan Madiun. “Ini adalah hari ke 3 kunjungan dan penilaian kami. Ada 4 kategori lomba yaitu TK, SD, SLTP, dan SLTA,” jelas Lusiana. Kategori TK ada 9 lembaga pendidikan yang dinilai tim UKS/M Provinsi Jatim, SD sebanyak 15 lembaga, SLTP terdapat 16 lembaga, dan SLTA terhitung 6 lembaga. Lembaga tersebut mewakili masing-masing Kabupaten yang ada di Jatim. Setelah menikmati jamuan dari Pemkab Gresik, tim penilaian beranjak menuju target penilainnya yakni di TK IT Al Ibrah, jalan Arif Rahman Hakim. Mereka melakukan penilaian secara detil setiap fasilitas yang disediakan lembaga pendidikan tersebut. (nia/dri/mik)

Puluhan penumpang kapal Blue Sea Jet terlantar menunggu kepastian keberangkatan ke Pulau Bawean.

Warga Bawean Terlantar 5 Jam di Pelabuhan Gresik Gresik, Memorandum Puluhan warga Bawean yang hendak pulang ke kampung halaman harus terlantar selama lima jam lebih di Pelabuhan Rakyat Gresik, Jumat (22/11). Molornya pemberangkatan itu karena pasokan bahan bakar minyak (BBM) terlambat. Sesuai jadwal tiket, seharusnya kapal Blue Sea Jet itu berlayar ke Pulau Putri sebutan lain Bawean pada pukul 07.00. Beberapa kali pemberangkatan ditunda, hingga pukul 11.00, mereka masih terlantar menunggu kepastian. “Katanya pengiriman solarnya terlambat, harusnya kan sudah sedia sebelum-sebelumnya karena jadwal kapal sudah ada,” kata Soleh, warga Kecamatan Tambak yang tengah menunggu kepastian. Dikatakan, sejak pukul 06.00 dirinya bersama sang adik sudah di Pelabuhan Gresik. Bahkan, sebagian besar barang-barang penumpang sudah dimasukan ke dalam kapal. “Dua kali kami tanyakan kapan berangkat, katanya habid duhur,” imbuhnya. Kepala Cabang Blue Sea Jet Gresik Lukman memastikan, kapal berangkat pukul 13.00. Pasalnya, pasokan BBM sudah dalam perjalanan. Namun, hari ini (kemarin, Red) ada pembatalan satu rute. Jika sebelumnya kapal tersebut dijadwalkan berangkat pulang pergi (PP) dari Pelabuhan Gresik ke Bawean dan sebaliknya. “Hari ini hanya berangkat saja, besok Minggu (24/11) baru bisa pulang pergi, karena kalau berlayar malam tidak mendapatkan izin,” ungkapnya. Molornya jadwal pemberangkatan kapal itu mendapat respon dari Dinas Perhubungan (Dishub). Kejadian ini akan dievaluasi ulang, terutama pihak penyedia bahan bakar minyak (BBM) jenis solar tersebut. “Kala terus-terusan seperti ini kasihan penumpang,” kata Kepala Dishub Gresik Nanang, kemarin. Keterlambatan ini harusnya ada kompensasi kepada para penumpang. Karena mereka sudah menunggu lama. Seperti memberikan makanan snack, sehingga mereka tidak merasa terlantar. (an/har/mik)

Tuban, Memorandum Untuk menjaga kamtibmas di masing-masing polsek jajaran Polres Tuban, berbagai cara dilakukan. Seperti program Jumat keliling ke masjid-masjid, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, Jumat (21/11), oleh Polsek Palang. Seperti yang dilakukan oleh Brigadir Supardam, Bhabinkamtibmas Desa Gesikharjo, Polsek Palang. Kegiatan keliling tersebut, bintara menengah itu menyampaikan pesan untuk menjaga Kamtibmas. Serta mengajak bersama sama menjaga keamanan Kecamatan Palang serta menciptakan suasana yang aman, damai dan sejuk. Selain itu, Supardam juga mengajak masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini dan menolak tindakan radikal serta terorisme. “Barangkali ada yang mengajak aliran yang radikal agar

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Safari Jumat dan Patroli Wilayah Sepi untuk Cegah Tindak Kejahatan

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

Nyaman Jadi ASN

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

LAKONE

Gresik, Memorandum Muntalip, warga Desa/Kecamatan Kedamean, Gresik, tewas setelah sepeda motor yang dikendarai menabrak pagar rumah warga di Jalan Desa Tanjung, Jumat (21/11). Korban meninggal dunia setelah mengalami luka parah di bagian kepala.

Salah satu anggota Polsek Palang bersilaturahmi kepada tokoh agama, usai salat Jumat, kemarin.

dijauhi, untuk kemanan negeri ini,”pesannya. Program keliling ke masjid-masjid pada hari Jumat adalah perintah langsung Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono.

Tujuannya adalah untuk membangun dan mempererat sinergitas Polri dengan seluruh elemen-elemen masyarakat. Sementara, untuk meminimalisir aksi tindak kejahatan

elakuPolsek Jatirogo melakuroli kan kegiatan Patroli at menjelang sholat Maghrib. Pasal-nya, jam tersebutt dinilai rawan, kare-g na kondisi lengang g atau sepi. Kadang dimanfaatkan oleh pelaku untuk beraksi. Patroli dilaksanakan di wilayah Jalan Raya Jatirogo-Bancar. Tepatnya di depan Termjnal Jatirogo, kemarin petang. Tujuannya adalah memantau situasi arus lalu-lintas dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang sedang berkendara melintas di jalan raya dan terhindar dari tindak kejahatan. Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono menegaskan, bila jumat keliling masjid-masjid adalah wajib setiap polsek

jajara jajaran. “Silaturahmi kepa pada tokoh agama d dan masyarakat m melalui salat Jum adalah bamat g gian dari kamt tibmas,” tukas Tuban 1 sebutan Kapolres Tuban. Begitu juga menjaga titik wilayah rawan baik lalu-lintas maupun tindak kejahatan. “Tempat-tempat yang sepi saat jam masyarakat melaksanakan salat juga perlu diwaspadi. Selain itu, meminta masyarakat lebih baik menghindari tempat-tempat yang rawan tindak kriminal. Bila ada orang yang mencurigakan silahkan lapor oolisi terdekat,” kata mantan Kasubdit Jatanras Polda Jawa Tengah. (top/har/mik)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
MEMORANDUM EDISI 23 NOVEMBER 2019 by memorandum - Issuu