PUKULI ANAK PACAR HINGGA BABAK BELUR
BACA DI HALAMAN 12
memorandum.co.id
RABU PAHING, 22 JANUARI 2020
HARGA Rp 3.500,-
GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ
Gegara Curi HP Pengamen Diamuk hingga Babak Belur Surabaya, Memorandum Sudah diberi tempat tinggal di Surabaya, Abdul Wahid (19), malah berbuat kurang ajar. Pemuda ini nekat mencuri HP adik temannya, si empunya rumah. Selain itu, warga Dusun Tempel, Desa Jogo, Kecamata Pamotan, Kabupaten Rembang Jawa Tengah itu, terancam menghabiskan masa mudanya di penjara. Bersambung ke halaman 7
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
P ER S WAN DE
SERTIFIKA T
memorandumredaksi@gmail.com
KRONOLOGI KEJADIAN Gegara iba, Adit yang bertemu Wahid, mengajaknya tinggal di Jalan Tales I. Bahkan, pengamen ini juga diberi makan setiap hari.
Lantaran kepepet butuh uang untuk pulang ke Rembang, Wahid menggasak HP milik adik Adit yang tergeletak di meja ruang tamu.
Tersangka berhasil diamankan di Taman Ngagel. Karena geram, keluarga korban menghajar Wahid hingga babak belur.
Abdul Wahid
AGAR BISNIS JUAL-BELI HP ONLINE DIMINATI DAN DIPERCAYA PUBLIK
Visa Taiwan
CATUT JOKOWI DAN KELUARGA
Surabaya, Memorandum Agar bisnis jual-beli HP online-nya diminati, M Mirza, warga Ir Juanda, Kabupaten Probolinggo, mencatut nama Presiden Joko Widodo (Jokowi), anak bungsu presiden, Kaesang Pangarep, dan sejumlah pejabat istana lain.
Oleh: Dahlan Iskan
D
alam hal kemudahan mencari visa Taiwan juaranya. Akalnya paling sehat. Tidak perlu ke kedutaan besar --yang Taiwan memang tidak punya. Tidak perlu ke agen perjalanan. Bahkan tidak perlu meninggalkan paspor di lokasi pengurusan visa. Memang tidak perlu ke lokasi mana pun. Cukup lewat internet. Apalagi bagi yang sudah punya visa Amerika Serikat. Atau visa Eropa (Sengen). Atau visa Jepang. Mudahnya luar biasa. Kita tinggal mengisi beberapa pertanyaan di internet itu. Semua pertanyaan ada di lembaran itu. Tidak perlu klik untuk masuk ke menu Bersambung ke halaman 4
Bersambung ke halaman 7
Jadi bisnis dia (Mirza) sebenarnya legal, karena saat ada konsumen yang memesan HP, barang tersebut dikirim. Namun salahnya karena mencatut beberapa nama keluarga Istana Negara. Mulai Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep (anak bungsu Jokowi), dan pejabat lainnya. KOMBESPOL TRUNOYUDO WISNU ANDIKO KABID HUMAS POLDA JATIM
Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko didamping Dirreskrimsus Kombespol Gidion Arif Setyawan menunjukkan tersangka. FOTO: MEMORANDUM/INDRA
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Korban murni tewas gantung diri menggunakan tali tampar. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya. IPTU HERI
Petugas mengevakuasi jenazah Milkan.
Kapolres Cangkrukan dengan Warga Asemrowo
Gugat Cerai RETAKNYA rumah tangga Jenita Janet sang pedangdut ini salah satu penyebabnya adalah pekerjaan yang dilakoninya. Meski demikian, pedangdut ini masih tetap dimanajeri sang suami, Alief Hedi Nurmaulid. Bersambung ke halaman 7
+
Meng, jual beli fasum 1,5 ha di Rungkut Asri Timur, ratusan warga bakal polisikan YKP.
-
Yah… dipikir jual beli martabak saja gak ada yang protes. Kalau begini gimana…
Si Mameng (Penjual martabak)
Surabaya, Memorandum Penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim hari ini, Rabu (22/1) memeriksa tiga anggota keluarga Cendana (AHS, AN dan satu orang) terkait investasi ilegal MeMiles PT Kam and Kam. Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Jatim Bersambung ke halaman 7
Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko
Arek Sidoyoso Jualan Sabu
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Jenita Janet
Surabaya, Memorandum Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum silaturahmi di Pondok Pesantren (ponpes) Tarbiyatul Qulub pimpinan Zainudin Husni di Jalan Asem Raya 6 A, Senin (20/1) pukul 19.00. Selesai silaturahmi, kapolres cangkrukan di rumah H Abdussalam di RT 06/RW 02, Kelurahan Asemrowo, Bersambung ke halaman 7
Kasus Investasi Bodong MeMiles
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum berfoto bersama warga RT 06/RW 02, Kelurahan Asemrowo.
Surabaya, Memorandum Ingin menambah penghasilan, Supriyadi alias Trubus (27), nekat menjadi penjual sabu. Sayang, baru saja memulai bisnis haramnya beberapa bulan, warga Jalan Sidoyoso Bersambung ke halaman 7
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
KANITRESKRIM POLSEK KREMBANGAN
Surabaya, Memorandum Putus asa karena penyakit lambungnya tidak kunjung sembuh, Milkan (64), gantung diri di rumahnya, Jalan Tambak Asri Gang 25/19, Selasa (21/1). Tubuh kakek ini ditemukan tetangganya menggantung di dapur rumahnya pada pukul 05.00. Menurut keterangan Mulyono (70), tetangga korban, setelah salat Subuh Bersambung ke halaman 7
Hari Ini Penyidik Periksa Keluarga Cendana FOTO: MEMORANDUM/INDRA
Putus Asa, Kakek Tambak Asri Gantung Diri
Supriyadi
KETIKA SUAMI MEMAKSA ISTRI MELAKUKAN PERBUATAN SYIRIK Έ1Ή
Membentur-benturkan Kepala setelah Dengar Tausiah Tauhid Aris (53, samaran) meneteskan air mata. Mungkin tidak dia sadari. Beberapa detik kemudian tubuhnya terhenyak ke belakang, menarik napas panjang, menoleh ke kanan dan ke kiri, serta mengusap wajah. Rupanya dia baru menyadari apa yang terjadi pada dirinya. Yuli Setyo Budi, Surabaya
Memorandum yang duduk tidak jauh dari Aris di majelis taklim bulanan sebuah masjid di Wiyung, beberapa hari lalu, mengamatinya. Sudah agak lama. Sejak dia mengambil napas panjang dan menghentakkannya keras-keras, seiring ustaz selesai membacakan ayat Alquran. Waktu itu Ustaz Azis (65, bukan
nama sebenarnya) sedang memberikan materi tauhid. Ia membaca surat al-An’am ayat 151-153 dan mengartikannya. Begini: Katakanlah,”Marilah kubacakan apa yang diharamkan atasmu oleh Tuhamnu, yaitu janganlah mempersekutukan sesuatu dengan. Berbuat baiklah Bersambung ke halaman 7
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
RABU PAHING, 22 JANUARI 2020 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Jokosan Jokosan. WARTAWAN: HM Darianto, HM Shoumu, Wahyu Chandra Kusuma. PEMASARAN/IKLAN: Dedi, Iswin, Jim Darwin, Sulton, Medi, Heriyawan, Ludy Eko, Imam S, Irwan Febrianto. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Nyabu di Rest Area, Dua Sopir Taksi Online Dibekuk PJR Kepada petugas yang menginterogasi, Fredy mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seorang temannya yang diidentifikasi bernama Irul. Sabu seberat 0,45 gram itu ia beli dengan harga Rp 300 ribu. Transaksi barang haram itu dilakukan di depan ATM BNI di kawasan Burneh, Bangkalan,
Fredy (kiri) dan Tony (kanan) yang kini meringkuk di sel Polresta Sidoarjo.
Sabtu (18/01) lalu. Sedangkan kronologisnya, warga Putat Jaya Punden, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya, akan mengantar penumpangnya dari Bandara Juanda ke Tangkel, Bangkalan, Madura. Sembari menunggu penumpangnya, pria 23 tahun itu menghubungi Tony dan mengatakan akan membeli barang haram itu ke Madura. Tony, warga Tambak Mayor Timur, Kelurahan/Kecamatan Asem Rowo, Surabaya, itupun
sepakat untuk membagi dua sabu tersebut. Setelah barang haram itu ada di tangannya, Fredy pun menghubungi Tony kembali dan berjanji ketemu di pintu tol Dupak. Dari situ mereka berkendara beriringan menuju rest area jalan tol di KM 754 Buduran Sidoarjo. Sampai di lokasi yang dituju, Fredy mengarahkan mobil Avanza putih bernopol L-1637CV yang dikemudikannya ke samping toilet. Selanjutnya Tony pun turun dari mobilnya menu-
ju jok belakang mobil Fredy. Di sanalah kedua sopir taksi online itu menikmati sabu. Namun tanpa disangka, gerak-gerik keduanya telah diincar petugas PJR Tol. Mereka pun terkena OTT di lokasi kejadian. Saat digeledah, petugas menemukan 1 bungkus plastik klip sabu seberat 0,45 gram, 1 pipet kaca bekas pakai, 1 bong dari botol bekas permen kopi, sebuah korek api gas. Selain itu petugas juga menyita dua unit HP merek Xiaomi dan Lenovo untuk dijadikan barang bukti.(nca/ton/lud/jok/udi)
FOTO: MEMORANDUM/NCA
“Yang menangkap adalah petugas PJR Jalan Tol. Selanjutnya, kedua tersangka diserahkan ke kami untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba jenis sabu ini,” jelas Kasat Resnarkoba Polresta Sidoarjo AKP M Indra Nadjib, Selasa (21/01).
FOTO: MEMORANDUM/NCA
Sidoarjo, Memorandum Fredy (23) dan Tony (40) menganggap rest area jalan tol adalah tempat yang aman untuk menikmati sabu. Yang terjadi sebaliknya. Mereka justru dibekuk polisi saat asyik nyabu di sana.
Forkopimka Tulangan berfoto bersama usai apel siaga bencana.
Sidoarjo, Memorandum Memasuki musim hujan dan rentan terjadinya cuaca ekstrem, Forkopimka Tulangan bersama elemen masyarakat siap siaga bencana. Ditandai dengan apel siaga bencana bersama di halaman kantor Kecamatan Tulangan, Senin (20/1). Kemudian dilanjutkan pengecekan peralatan tanggap bencana sebagai bukti kesiapan di wilayah ini. Camat Tulangan Didik Widyoko mengatakan, digelarnya apel ini sebagai wujud kesiapan Forkopimka Tulangan dalam siaga bencana. Bencana dapat datang kapan saja, untuk kesiapan penanganannya pagi ini kami lakukan kordinasi dan pengecekan berbagai peralatan. Sementara Kapolsek Tulangan AKP Gatot Setyo Budi menyatakan dari personel Polri maupun TNI juga siap terlibat dalam upaya tanggap bencana.(nca/som/dar/jok/udi)
FOTO: MEMORANDUM/WIN
Hadapi Cuaca Ekstrem, Forkopimka Tulangan Siaga Bencana Polisi menambal jalan yang berlubang.
Rawan Kecelakaan, Jalan Tanggulangin Ditambal Sidoarjo, Memorandum Perlintasan rel kereta api (KA) di Jalan Raya Tanggulangin, tepatnya selatan Stasiun KA Tanggulangin, rawan kecelakaan lalu lintas. Selain berlubang, kondisi perlintasan ini juga miring.
Melihat kondisi tersebut, Kapolsek Tanggulangin Kompol Hardyantoro bersama anggota dan dibantu warga, menambal perlintasan dengan aspal hotmix, Selasa (21/1). “Pengendara yang melintas di jalur Sidoarjo-Malang di mu-
sim hujan ini supaya lebih meningkatkan kewaspadaan. Salah satu titik kerawanan kecelakaan lalu lintas ada di perlintasan rel kereta api tersebut,” ujarnya. Masih dikatakan Kompol Hardyantoro, upaya yang dilakukan adalah menambal jalan
berlubang di jalur rel KA dari barat ke timur. Ada enam titik lubang yang harus ditambal. Selain melakukan perbaikan, aparat kepolisian juga memasang traffic box yang berfungsi memperlambat laju kendaraan. “Seringnya kendaraan yang
terpeleset, terutama pengendara roda dua, dikarenakan perlintasan licin saat hujan. Tingkat kemiringan perlintasan kereta api single track yang cukup tajam di mana kemiringan atau elevasinya kurang memenuhi syarat,” ucapnya. (win/jok/udi)
Sidoarjo, Memorandum Sungai Buntung yang merupakan anak Sungai Brantas seringkali menyebabkan banjir di berbagai wilayah di Kabupaten Sidoarjo. Belakangan sungai ini dipenuhi sampah dan eceng gondok. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur yang menjadi leading sector Posko Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di Jatim, mendata sejumlah lokasi yang penuh eceng gondok. Lokasi Kali Buntung yang dipenuhi sampah dan eceng gondok itu berada
di Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Tepatnya di titik sungai yang melewati Jalan Letjen S Parman, Waru, Sidoarjo. Sebagai langkah mencegah terjadinya banjir, Senin (20/1), dilakukan kerja bakti yang bertajuk Resik-resik Kali Sinir dan Buntung. Kegiatan ini melibatkan Pemprov Jatim, Pemkab Sidoarjo, TNI, Polri, BBWS Brantas, Unair, Tagana dan relawan. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Suban Wahyudiono mengatakan, bersih-bersih di Kali Buntung dan Kali
Sinir ini adalah upaya pencegahan dari banjir. Sebab, gorong-gorong yang tersumbat oleh sampah maupun tanaman enceng gondok, dikhawatirkan mengakibatkan banjir di wilayah setempat dan sekitarnya. “Kalau gorong-gorong itu tersumbat, maka timbul banjir. Bahkan banjir sampai di Bungurasih, Wage, dan Tropodo,” kata Suban Wahyudiono. Langkah itu diambil sesuai dengan prakiraan dari BMKG mengenai puncak musim hujan pada Februari mendatang. Sebelum terjadi banjir, pihaknya secepat
mungkin tanggap untuk membersihkan sampah maupun tanaman eceng gondok yang ada di kali Buntung dan kali Sinir. Di lokasi KapolsekWaru Kompol Saibani mengatakan, jika pada kerja bakti ini juga diturunkan personel PolsekWaru dan juga anggota Satsabhara Polresta Sidoarjo. Sebagai wujud sinergitas antar instansi, demi membersihkan sungai dari sampah maupun enceng gondok. Agar saat hujan deras tidak sampai terjadi banjir di wilayah Kabupaten Sidoarjo, khususnya di kawasan aliran Sungai Sinir dan Buntung di Kecamatan Waru.(nca/dar/som/jok/udi)
FOTO: MEMORANDUM/NCA
Cegah Banjir, Eceng Gondok di Sungai Buntung Dibersihkan
Petugas bekerja bakti membersihkan eceng gondok di Sungai Buntung.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
PILKADA 2020 Gerindra Lengkapi Kendaraan Machfud Arifin
RABU PAHING 22 JANUARI 2020
Fattah Jasin Incar Koalisi PKB-PPP Sumenep, Memorandum Bakal calon bupati (bacabup) Fattah Jasin mengincar dua partai politik paling berpengaruh di Kabupaten Sumenep, yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk mengusungnya pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 23 September mendatang. Target tersebut disampaikan Fattah Jasin saat mengembalikan berkas pendaftaran bacabup ke DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumenep, Selasa (21/1) siang. Pria yang akrab disapa Gus Acing itu didampingi mantan Gubernur Jawa Timur Imam Utomo dan tokoh PPP Jawa Timur KH Mujahid Ansory. Saat berdialog dengan pengurus DPC PPP Sumenep, Gus Acing berseloroh bahwa Pilkada Sumenep sudah selesai jika dirinya bisa mendapat dukungan dari PPP dan PKB. Alasan dia, melihat formulasi jumlah anggota legislatif di DPRD Sumenep, PKB mendapat 10 kursi dan PPP 7 kursi. Menurut Fattah, secara matematik itu mengandung makna bahwa perhitungannya dalam meraih suara pasti maksimal. Di luar matematik, menurut Gus Acing, PKB dan PPP adalah partai yang menjadi panutan para kiai. “Insya Allah doa-doanya para ulama akan memberikan keberkahan untuk memenuhi cita-cita maupun terselenggaranya pemerintahan yang baik jika saya ditakdirkan oleh Allah menjadi bupati,” ujar dia. Fattah Jasin juga mengatakan alasan dirinya mendaftar ke PPP. Karena pemilihan bupati di manapun dan siapapun bakal calonnya pasti berkeinginan mendapatkan koalisi dari mayoritas partai. Sebab partai tidak bisa dipisahkan dari kebijakan pemerintahan. Menurut dia, penyelenggara pemerintah bukan hanya kepala daerah dan pe-
rangkatnya tapi juga legislatif yang terdiri dari semua partai politik. “Takdir di tangan Allah SWT. Kami harus mengembalikan kebijakan ke partai. Siapa yang cocok jadi kepala daerah tentu akan ada pembicaraan lebih lanjut. Saya paham di PPP ada kader yang memenuhi syarat dan berpotensi, termasuk di partai lain. Tapi ikhtiar saya akan mengajak partai koalisi manapun yang menerima sosok kami,” urai Gus Acing. Selain mendaftar ke PPP, dia mengaku akan mendaftar ke partai politik lainnya. Karena mekanisme dari penjaringan pencalonan di setiap partai berbeda. Fattah Jasin mengaku sudah mendaftar ke PKB. Informasinya dalam waktu dekat Partai Demokrat akan membuka pendaftaran, ia mengaku diminta untuk mendaftar juga. “Di PKS kami juga sudah berdiskusi banyak dengan pengurus PKS Sumenep dan Jatim. Ketua partai di wilayah Jawa Timur banyak yang berharap kepada saya. Saya tidak GR tapi kenyataannya seperti itu. Tinggal menyerasikan antara wilayah dan cabang lalu nanti diputuskan oleh DPP,” tegas mantan Kadishub Jatim tersebut. Sementara itu, ketua desk pilkada PPP Sumenep Ahmad Salim mengatakan, 21 Januari kemarin adalah hari terakhir pendaftaran. Sementara bacabup yang mengembalikan berkas atau resmi mendaftar hanya tiga orang. Yaitu KH Salahuddin A Warits, Doni M Siraj, dan Fattah Jasin. Sementara bacawabup yang mengembalikan berkas masih satu orang yaitu KH Ali Fikri A Warits. Selain itu, tokoh PPP Provinsi Jawa Timur KH Mujahid Ansory mengaku sangat senang Fattah Jasin mendaftar ke PPP. Karena dia merupakan teman lama yang sudah mengetahui track record mantan Kadishub Jawa Timur tersebut. Kiai Mujahid sengaja mengawal Fattah Jasin karena mereka sama-sama aktivis masjid di Surabaya.(aan/lis)
Surabaya, Memorandum Setelah Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), kini giliran Partai Gerindra yang mengeluarkan rekom kepada Machfud Arifin sebagai bakal calon wali kota (bacawali) pada Pilwali Surabaya 2020. Dengan hadirnya Partai Gerindra yang memiliki lima kursi di DPRD Surabaya, maka koalisi ketiga partai tersebut sudah cukup untuk memenuhi persyaratan mengusung calon wali kota. PAN punya tiga kursi, PKB lima kursi, dan Partai Gerindra lima kursi. Jadi, total 13 kursi. Jumlah dukungan partai politik kepada mantan Kapolda Jatim itu bakal bertambah. Tinggal menunggu rekom dari partai lainnya, seperti Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai NasDem, dan Partai Demokrat. Ketua DPD Gerinda Jatim Supriyatno mengatakan, sejak awal Partai Gerindra sudah mencalonkan Machfud Arifin, surat rekomendasi sedang dalam proses di DPP, hanya soal teknis dan tidak akan ada perubahan. “Sejak awal kami yang memilih dan menyuarakan kepada teman-
Surabaya, Memorandum Jika partai politik (parpol) lain mulai sibuk lobi-lobi dan menggalang kekuatan untuk berkoalisi, namun DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surabaya masih fokus menyelesaikan tahapan konvensi bakal calon wali kota (bacawali) Surabaya. Minggu (19/1) lalu, 16 calon yang dinyatakan lolos seleksi administrasi, diundang ke DPP PSI di Jakarta untuk mengikuti seleksi terbuka (wawancara). Mereka diuji oleh panelis berkaliber nasional. Menurut Ketua DPD PSI Surabaya, Josiah Michael, dari 16 calon, yang konfirmasi akan datang ke Jakarta hanya 14 orang. “Tapi yang benar-benar datang hanya 12 orang. Artinya ada 4 orang yang absen. PSI belum memutuskan nasib 4 orang tersebut, apakah dicoret atau mengikuti tahapan selanjutnya,” ungkap dia. Usai tahapan seleksi wawancara, selanjutnya PSI akan menggelar debat penyampaian visi dan misi (1 Feb hingga 29 Feb). Dan tahapan berikutnya sosialisasi kandidat (1 Maret hingga 14 April), pemilihan lembaga survei (1 Feb- 29 Feb), survei popu-
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
Direktur SKH Memorandum Choirul Shodiq bersama area promotion spv PT Santos Jaya Abadi L Williyan Putra Perdana dan manajer Iklan SKH Memorandum Ahmad Syaiku.
na, pihaknya akan mendirikan tenda khusus untuk pembagian ribuan cup (cangkir) kopi. Ia menyebutkan ada tiga varian yang disajikan, yaitu kopi Kapal Api Spesial Mix, Kapal Api Susu, Kapal Api Grande White Coffee. “Varian kopi ini, menjadi pilihan pegowes. Kita tunggu saja kejutan-kejutan dari Kapal Api,” tegas dia. Jumlah peserta Gowes Spektakuler akan diikuti ribuan peserta dari
dalam Sidoarjo, dan kabupaten/kota di luar Sidoarjo. Termasuk komunitas sepeda. Dengan kehadiran Kapal Api, lanjut L Williyan Putra Perdana berharap keberuntungan pegowes menjadi nyata. Apalagi ratusan hadiah disediakan untuk menyemarakkan HUT ke-161 Kabupaten Sidoarjo kali ini. “Semoga keberuntungan bisa menyemarakkan peserta gowes,” tandas dia. (day/fer)
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
Alfamart Siapkan Moko di Gowes Spektakuler Surabaya, Memorandum Alfamart akan mendukung penuh kegiatan Gowes Spektakuler 2020 yang digelar Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum dan Pemkab Sidoarjo, Minggu (26/1) mendatang. Support Alfamart bukan kali ini saja untuk kegiatan SKH Memorandum. Terakhir, Alfamart mendukung kegiatan senam Dahlan Iskan Style dan jalan sehat di Makodam V/Brawijaya dalam HUT ke-50 SKH Memorandum, pada 17 November 2109. Dikatakan Corporate Communications Regional Manager Alfamart M Faruk Asrori, dalam kegiatan Gowes Spektakuler nanti pihaknya akan menyiapkan mobil toko (moko) Alfamart. “Seperti sebelumnya, kami menyiapkan
Mobil toko (moko) Alfamart yang akan meramaikan Gowes Spektakuler 2020 SKH Memorandum dan Pemkab Sidoarjo.
moko untuk kebutuhan masyarakat,” jelas Faruk, Selasa (21/1). Tambah Faruk, di moko nanti akan diperbanyak snack, minuman, dan ber-
Machfud Arifin bersama Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Supriyatno (kiri) dan Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya BF Sutadi (kanan).
Pak Machfud yang sangat dibutuhkan Surabaya,” ungkap dia. Dia menegaskan, selain menjadi pusat perdagangan di Jatim, Surabaya kota yang memiliki banyak potensi yang harus dikembangkan, di antaranya Surabaya mempunyai identitas yang sangat kuat, seperti kota Pahlawan, Kota Religi, dan Kota Pariwisata. Namun, pembangunan kota Surabaya ini tidak hanya sekadar pembangunan fisik, pembangun SDM juga sangat diperlukan.
“Karena itu, kami butuh pemimpin yang berani melakukan lompatan-lompatan untuk menjadikan Surabaya ini lebih baik. Kriteria itu ada dalam diri Pak Machfud,” imbuh dia. Surabaya, menurut Suprayitno, selain banyak potensi juga banyak tantangan yang harus dijawab dan permasalahan yang harus segera diselesaikan, dan Partai Gerindra sangat yakin Machfud Arifin mampu memimpin Surabaya menjadi semakin maju. (dhi/lis)
PSI Fokus Selesaikan Tahapan Konvensi
Siapkan 7.000 Cangkir Kopi Gratis untuk Pegowes Surabaya, Memorandum PT Santos Jaya Abadi (Kapal Api) memastikan dukungan Gowes Spektakuler yang digelar Pemkab Sidoarjo bersama Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum pada 26 Januari 2020. Kepastian dukungan ini disampaikan area promotion spv PT Santos Jaya Abadi L Williyan Putra Perdana di hadapan Direktur SKH Memorandum Choirul Shodiq dan Manajer Iklan Ahmad Syaiku di kantor SKH Memorandum, Selasa (21/1). Choirul Shodiq menyampaikan terima kasih atas dukungan kegiatan Gowes Spektakuler. “Terima kasih atas dukungan dan kepercayaannya. Kami akan menyukseskan pelaksanaan HUT ke-161 Pemkab Sidoarjo,” terang Choirul Shodiq. Sementara itu, L Williyan Putra Perdana mengatakan, support kegiatan tersebut dengan memberikan 7.000 free drink untuk goweser. “Kami berharap peserta bisa menikmati kegiatan gowes. Selain menunggu pengundian hadiah, peserta bisa menikmati kenikmatan kopi kapal api,” terang LWilliyan Putra Perdana. Meramaikan HUT ke-161 Pemkab Sidoarjo, lanjut L Williyan Putra Perda-
-teman koalisi, bahkan Gerindra yang pro aktif dan intensif komunikasi sejak awal untuk meminta Bapak Machfud bersedia menjadi calon wali kota Surabaya. Insya Allah dalam waktu dekat ini Partai Gerindra bersama partai koalisi pengusung Bapak Machfud wali kota Surabaya akan rilis di Surabaya,” ungkap dia, Selasa (21/1). Supriyatno menjelaskan, Machfud Arifin merupakan sosok yang tepat untuk memimpin Surabaya, karena mantan Kapolda Jatim ini memiliki visi dan misi yang kuat dalam melakukan perubahan yang lebih baik untuk warga Surabaya. “Surabaya ini mau jadi besar apa biasa-biasa saja? Surabaya itu harus menjadi kota besar kedua di Indonesia, saat ini surabaya masih menjadi kota besar yang ke-8. Makanya pemimpin yang mempunya visi yang kuat seperti
FOTO: MEMORANDUM/BAUD EFENDHI
Fattah Jasin mengembalikan formulir pendaftaran ke DPC PPP Sumenep.
bagai macam mi instan. “Kemungkinan yang diperbanyak mi instan. Kalau minuman dan snack tetap ada,” beber Faruk. Untuk mempermudah
pelayanan pembeli, lanjut Faruk, pihaknya menerjunkan lima karyawan di lokasi. “Agar cepat dilayani dan tidak terjadi antrean,” pungkas Faruk. (fer/lis)
FOTO: MEMORANDUM/BAUD EFENDHI
FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR
HALAMAN 3
Pengurus DPD PSI Surabaya berfoto bersama dengan tim juri independen yang menguji bakal calon wali kota.
laritas dan elektabilitas kandidat (15 April- 15 Mei), penetapan calon kepala daerah dari PSI (16 Mei), proses komunikasi dengan partai lain (16 Mei-16 Juni), pendaftaran pasangan calon (16 Juni-18 Juni). “Itu tahapan-tahapan yang harus kami selesaikan. Namun untuk tanggal pelaksanaan belum fix. Nanti akan ada pemberitahuan lebih lanjut,” ungkap Josiah. Dia menambahkan, dari 12 calon yang meng-
ikuti seleksi terbuka akan dipilih satu hingga dua bakal calon Wali Kota Surabaya. Karena PSI hanya memiliki empat kursi di DPRD Surabaya, maka tidak bisa mengusung sendiri pasangan calon. PSI harus berkoalisi dengan partai politik lainnya. “Bakal calon yang terpilih nanti akan kami tawarkan ke koalisi partai. Apakah koalisi dapat menerima atau tidak, ya dilihat nanti. Untuk koalisi, semua masih cair,” tandas dia.(dhi/lis)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
AREMA
RABU PAHING, 22 JANUARI 2020 HALAMAN 4
KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.
FOTO: MEMORANDUM/IST
Mobil Polisi Tabrak Sejumlah Kendaraan
Sukseskan GASS, Garap Peta Drainase dan Sumur Injeksi Malang, Memorandum Untuk membumikan program Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS), pemkot melakukan pembahasan secara khusus untuk memetakan drainase dan sumur injeksi di Kota Malang. Dalam rapat koorninasi tentang pemetaan ‘zona drainase dan sumur injeksi’ diharapkan semua kelurahan di Kota Malang memiliki peta zona drainase dan sumur injeksi sehingga diketahui kondisi riil di lapangan. Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko mengatakan kegiatan ini untuk memberikan pencerahan mengenai pembuatan saluran drainase dan sumur injeksi dalam menangani masalah banjir di Kota Malang. “Program ini merupakan program kerja sama pemerintah dan masyarakat yang harus benar-benar serius dalam pengerjaanya. Kita perlu betul-betul serius menangani masalah banjir ini diawali dari yang terkecil yaitu ditingkat kelurahan bergerak ke tingkat kecamatan,” katanya. Dikatakan, untuk menyukseskan program ini diperlukan kepedulian dan sinergi kuat semua pihak. “Kolaborasi pentahelix ini adalah satu bentuk riil bagaimana pemerintah bersama masyarakat yang sering disebut dengan komunitas juga dengan kalangan pelaku usaha, akademisi dan media, sehingga jika gerakan ini betul-betul masif, direncanakan dengan baik, diorganisir dengan baik, dan tak kalah penting pelaksanaannya. Itulah yang menentukan keberhasilan suatu program (GASS, red) yang dicanangkan,” paparnya. Sementara itu, Ketua Tim Pertimbangan Percepatan Pembangunan Daerah Kota Malang M Bisri menyampaikan beberapa masalah yang mengakibatkan banjir di Kota Malang antara lain kurangnya pintu air ke saluran (inlek) dan saluran penangkapan air (grill). “Kelemahan kita adalah kurang inlek, kurang pintu masuk, kedua grill-nya kurang banyak, di depan gang saya banyak yang peyok-peyok dan tertutup sampah jadi airnya gak bisa masuk, saya yakin kok malang ini sebetulnya gak begitu banjir kalau itu bisa lancar,” urainya. (*/ari/sr)
Akibat kecelakaan itu, sebanyak lima motor, dua mobil , dan satu mobil polisi mengalami kerusakan. Bukan itu saja, empat korban yang mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit. Sementara korban yang lain hanya luka ringan. Kasatlantas Polres Malang Kota Kompol Priyanto mengatakan dalam kecelakaan itu melibatkan satu mobil poIisi dan beberapa kendaraan umum. “Satu mobil polisi, beberapa sepeda motor, dan dua mobil. Hingga saat ini masih dilakukan penyelidikan dan pendalaman,” terangnya di lokasi kejadian. Ia melanjutkan karena masih dalam pendalaman, pihak-
FOTO: MEMORANDUM/CR-3
Malang, Memorandum Mobil dinas polisi menabrak sejumlah pengguna jalan di Jalan Ki Ageng Gribig, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (21/1). Mobil itu dikemudikan anggota Sabhara Polsekta Kedungkandang Aiptu Choirul.
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko mengharapkan ada pemetaan zona drainase.
Kasatlantas Polres Malang Kota Kompol Priyanto bersama Kapolres Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata mengolah TKP.
nya memohon waktu untuk memberikan penjelasan secara lengkap. “Mohon waktu ya, masih dilakukan pendalaman. Daripada nanti ada dobel kronologis. Nanti bisa langsung ke Subag Humas. Ini saya juga masih menunggu laporan,”
lanjutnya. Bahkan, saat disinggung apakah kecelakaan tersebut dikarenakan human eror atau bahkan rem blong, Kasatlantas Polresta Malang Kota ini mengaku masih melakukan penyelidikan. “Masih terus
dilakukan penyelidikan,” pungkasnya. Dari Informasi yang diperoleh, saat itu satu anggota polisi Polsekta Kedungkandang mengemudikan mobil dari arah utara ke selatan dengan kecepatan tinggi. Diduga ku-
rang hati-hati dan tidak bisa menguasai lajunya kendaraan, sejumlah motor yang ada di depannya ditabrak. Mobil ini berhenti setelah menabrak mobil yang ada di depan Polsekta Kedungkandang. (cr-3/sr)
Kapolresta Periksa Kejiwaan dan Punishment Anggota KAPOLRESTA Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata mengatakan akan memberikan punishment kepada anggota yang terlibat dalam kecelakaan di kawasan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (21/1). Sebab, atas ulahnya sejum-
lah korban yang ditabrak harus dirawat di rumah sakit. Bukan itu saja, beberapa motor dan mobil juga mengalami kerusakan. “Yang utama, pengemudi harus mendapatkan punishment atas perbuatannya. Selain itu, juga dilakukan pengecekan kejiwaan dan kesehatannya,”
jelas Leonardus saat olah TKP di lokasi kejadian. Atas kejadian itu, 4 orang dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun, ia tidak memberikan kronologi kejadian dengan rinci. Yang terpenting menurutnya, perawatan ke-
pada para korban lebih penting. “Saya atas nama pribadi, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh korban. Terhadap pengemudi yang bersangkutan pasti akan kami proses. Tapi penting juga memberikan pengobatan terhadap para korban,” terangnya.
Sebelumnya, terjadi kecelakaan beruntun di 4 TKP yang melibatkan satu anggota Polisi Kota Malang. Saat itu, mobil patroli Polsek Kedungkandang berjalan dari arah utara ke selatan. Karena kurang hati-hati dan waspada sehingga menabrak para pengguna jalan. (cr-3/sr)
SEPUTAR JATIM Puluhan Kambing Mati Misterius Pacitan, Memorandum Puluhan ekor kambing milik warga Pacitan mati misterius. Hewan-hewan tersebut ditemukan mati saat masih berada di kandang. Umumnya terdapat luka pada bagian tubuh binatang ternak tersebut. “Teror itu sangat meresahkan masyarakat,” ujar Sarginen (43) Kasi Pelayanan Desa Kati-
pugal, Kecamatan Kebonagung sebagaimana dilansir detik. com, Selasa (21/1/2020) siang. Awalnya, kata Ginen, kejadian menimpa 18 ekor kambing di Desa Klesem. Berikutnya merembet ke desa tetangga, yaitu Katipugal. Di desa itu ada 3 ekor kambing yang ditemukan mati dengan luka di badan. “Yang paling akhir itu di
Desa Kalipelus. Malah jumlahnya sampai 15 ekor,” tambah Sarginen. Sejak serangan aneh terjadi 3 pekan lalu, belum ada warga yang melihat langsung makhluk pemangsanya. Sebab, peristiwa terjadi sangat cepat. Biasanya diawali suara mengembik keras. Begitu dihampiri, kambing sudah tak bernyawa.
Visa Taiwan lain. Lalu ada pertanyaan: apakah sudah punya visa salah satu dari tiga negara tadi. Saya punya tiga-tiganya. Saya pilih saja yang Amerika. Klik. Lalu saya diminta memasukkan nomor visa Amerika itu. Klik. Selesai. Suruh tunggu sebentar. Dalam waktu sekejap muncul tanda di layar internet: visa Anda disetujui. Yang paling saya puji adalah penggunaan akal sehatnya. Bahwa orang yang sudah punya visa Amerika pastilah sudah lolos screening. Demikian juga yang sudah punya visa Jepang, Eropa, dan Inggris Raya. Pasti sudah melewati berbagai penelitian dan penyelidikan. Untuk apa lagi masih ditanya banyak hal. Dan dimintai banyak persyaratan. Mengurus visa masuk ke empat negara tadi luar biasa sulitnya. Maka kalau sudah punya visa negara tersebut untuk apa lagi harus lewat proses njelimet. Visa India kini juga sudah bisa diurus lewat internet. Disebut e-Visa. Yang penting bayar. Kian cepat kian mahal. Yang tercepat 2x24 jam. Biayanya: Rp 1,2 juta. Turki juga memberikan pelayanan visa di internet. Demikian juga beberapa negara lainnya. Kini kian banyak negara yang menyerahkan urusan visa ke ‘kontraktor’ tepercaya. Agar tidak lagi membuat dan menambah kesibukan kedutaan masing-masing. Yang saya puji dari Indonesia adalah proses masuk ke Indonesia-nya. Yang tidak perlu lagi harus mengisi
Ada pula kejadian yang tak diketahui langsung pemilik ternak. Pasalnya, letak kandang berjauhan dengan permukiman. Baru pagi harinya saat pemilik bermaksud memberi pakan ternak, bangkai kambing sudah bergelimpangan dikerumuni anjing rumahan. “Kadang semalam itu ada
Sambungan dari halaman 1 formulir imigrasi. Begitu mendarat cukup menyerahkan paspor di loket imigrasi. Lalu diperiksa --untuk diizinkan masuk atau tidak. Dalam hal kesederhanaan proses itu kita sudah mengalahkan Singapura. Sampai sekarang kita masih harus mengisi formulir imigrasi itu sebelum masuk ke Singapura. Kuno sekali. Suatu saat saya bangga luar biasa --menjadi bangsa Indonesia. Hari itu ada penumpang bule di sebelah saya. Begitu akan mendarat di Jakarta ia panggil pramugari. Untuk minta formulir imigrasi. Sebelum pramugari menjawab saya sudah menjelaskan padanya: tidak perlu lagi isi formulir. Dada saya rasa ingin meledak --saking bangganya. Saya juga bangga pada Taiwan. Yang memilih menggunakan akal sehat itu. Itu yang saya senang. Akal sehat selalu dipakai. Meksiko lebih pinter lagi. Bagi yang sudah punya visa Amerika tidak perlu lagi mengurus visa Meksiko. Ke internet pun tidak perlu. Langsung saja datang ke Meksiko. Karena itu saya bisa keluar-masuk Meksiko. Setiap kali berada di Texas selatan saya masuk ke negara yang kini lagi sulit itu --khususnya sulit menjual pesawat kepresidenannya. ALMO, Presiden Meksiko sekarang, sangat marah sejak masih kampanye dua tahun lalu. Marah kepada presiden saat itu: kok membeli pesawat kepresidenan yang begitu
besar. Yakni Boeing 787. Yang harganya USD 300 juta lebih. “Itu tidak cocok untuk Meksiko. Semua kota di Meksiko bisa dijangkau dalam 2 jam penerbangan,” ujar ALMO — singkatan dari Andres Manuel Lopez Obrador. Begitu terpilih sebagai presiden ia pun langsung jual itu pesawat. Tidak laku-laku. Padahal sudah ditawarkan jual rugi: hanya USD 179 juta. Pernah ALMO menawarkannya langsung ke Presiden Donald Trump --yang ia idolakan dan ia ikuti jejaknya. Pun Trump tidak perlu bayar pakai uang. Cukup dibayar dengan barang apa pun yang diperlukan rakyat miskin Meksiko. Sayangnya Trump pun tidak mau membelinya. Bahkan merespons penawaran itu pun tidak. Pesawat itu pun terus me-
makan biaya --pemeliharaan dan sewa hanggar. Mubadzir. AMLO sendiri selalu naik pesawat komersial. Saya juga pernah ke Mexico City dan Guadalajara tanpa visa --karena sudah punya visa Amerika itu. Dulu untuk ke Taiwan tetap harus mengurus visa. Yang menerbitkan visa adalah kantor perwakilan dagang Taiwan di Jakarta --fungsinya mirip kedutaan. Taiwan tidak punya kedutaan di Indonesia karena kita menganut prinsip One China Policy --seperti umumnya negara lain di dunia. Kini visa itu sudah bisa diurus di internet. Relevansi kedutaan memang sudah sangat menurun. Bahkan Presiden Donald Trump bisa mengerjakan sendiri sebagian pekerjaan duta besarnya --dengan hanya menggunakan Twitternya. (*)
5 ekor kambing mati bersamaan. Padahal tinggalnya di satu kandang yang sama,” kata Sarginen heran. Sejauh ini, lanjut Ginen,
warga hanya bisa menjaga kambing piaraannya. Mereka rela tidur di dekat kandang untuk mencegah serangan berikutnya. Warga berharap
pemerintah daerah segera turun tangan. Terlebih hingga saat ini si pembuat teror jenisnya belum diketahui. (*/udi)
memorandum.co.id
TULUNGAGUNG
memorandumredaksi @gmail.com
RABU PAHING 22 JANUARI 2020 HALAMAN 5
KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com
Tulungagung, Memorandum Manajemen Persatuan Sepak Bola Tulungagung (Perseta), bersiap menghadapi Liga 3 Nasional musim depan. Tim berjuluk Laskar Badai Selatan dipastikan memulai Liga 3 Nasional untuk memperebutkan tiket ke Liga 2 musim selanjutnya. Manajer Perseta, Ahmad Baharudin mengatakan, kontrak kerja sama semua official dan pemain serta pelatih musim sebelumnya, secara resmi sudah berakhir usai gelaran Liga 3 tahun lalu. “Yang kemarin sudah habis semua pas Desember kemarin. Saat ini belum ada kegiatan sama sekali,” kata Baharudin, Selasa (21/1). Kini Perseta bersiap menghadapi pelaksanaan Liga 3 Nasional yang kemungkinan baru dilaksanakan pada pertengahan 2020. Dan, manajemen sudah memiliki gambaran Baharudin skuatnya. Baharudin menyebut, setidaknya ada 50 persen pemain lama tetap bertahan untuk Perseta. Sedangkan sisanya dipastikan tidak diperpanjang kontraknya.Karena performa mereka belum sesuai harapan klub.“Kemungkinan 50 persen akan kami pertahankan. Kami lihat dulu kondisinya nanti. Kondisi pemain musim kemarin dan nanti kan tidak sama, makanya kami perlu lihat nanti lagi,” ungkap dia. Baharudin memprediksi, guna mengisi skuat tahun depan, pihaknya akan menambah pemain senior berpengalaman dan pemain junior asal Tulungagung. “Karena sebagian memang ingin membela klub lain. Ya tidak spa-apa nanti kita carikan ganti dari senior dan sebagiannya junior,” ucap Baharudin. Sementara mengenai kondisi Stadion Rejoagung, Baharudin mengaku terus berkoordinasi dengan Pemkab Tulungagung agar ada penambahan fasilitas. Seperti lampu lapangan dan perbaikan toilet serta ruang ganti pemain. Walaupun untuk mewujudkan hal tersebut tidak mudah, mengingat kepemilikan lahan dan Stadion Rejoagung masih berpolemik. “Masih kami usulkan ke pemkab, untuk penambahan laampu stadion agar bisa main di malam hari dan ruang ganti pemain sama toiletnya,” pungkas Baharudin. (fir/mad)
Hearing dengan BPJS Kesehatan
Dewan Minta Penjelasan Penyesuaian Iuran Peserta JKN-KIS Tulungagung, Memorandum Pasca penerapan aturan penyesuaian iuran peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)-Kartu Indonesia Sehat (KIS), Komisi C DPRD Tulungagung menggelar hearing dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di ruang aspirasi gedung DPRD Tulungagung, Senin (20/1). Kepala BPJS Kesehatan Tulungagung M Idhar Aries Munandar mengatakan, kehadiran pihaknya ke gedung DPRD untuk memenuhi undangan komisi C DPRD yang sempat ditunda karena saat itu dirinya berhalangan hadir. Secara umum pihaknya mengucapkan terima kasih atas undangan DPRD untuk melaksanakan hearing. Sejumlah usulan termasuk adanya indikasi rumah sakit swasta yang tidak melayani peserta JKN-KIS dengan baik akan menjadi masukan BPJS Tulungagung. “Tentu akan kita evaluasi. Peraturannya itu dokter bisa praktik di tiga rumah sakit sekaligus selama jam pelayanannya tidak saling bentrok dan dokternya bisa disiplin dalam bertugas,”ujar dia. Nandar, sapaan akrab M
FOTO: MEMORANDUM/FIR
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Hadapi Liga 3 Nasional, Perseta Pertahankan Separuh Pemain Lama
BPJS Kesehatan hearing dengan Komisi C DPRD Tulungagung.
Idhar Aries Munandar, menyebut, selama ini BPJS sebenarnya sudah rutin melakukan evaluasi kepada rumah sakit yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, terutama mengenai pelayanan mereka kepada peserta JKN-KIS di Tulungagung. Hasilnya, ada beberapa rumah sakit yang diberikan peringatan tertulis, namun belum sampai pada tahap pemutusan hubungan kontrak kerja sama. “Kami rutin melakukan evaluasi. Yang melanggar kami tegur dan beri peringatan, tapi belum sampai pada pemutusan kontrak,” jelas dia. Masih menurut Nandar, sebenarnya peserta JKN-KIS yang merasa tidak mendapatkan pelayanan dengan baik bisa lang-
sung melaporkannya kepada petugas BPJS Satu, yang ada di rumah sakit agar mempercepat prosesnya. Namun, jika ingin melapor langsung ke kantor BPJS Kesehatan, pihaknya juga tidak mempermasalahkan hal tersebut. Saat disinggung mengenai penambahan jenis pelayanan bagi peserta JKN-KIS pasca penyesuaian iuran, Nandar mengaku, masih mempersiapkan hal tersebut dan meminta peserta JKN-KIS sabar menunggu. “Kami bakal menerapkan sistem antrean online. Ada juga kemudahan pelayanan untuk pasien hemodialisa, kita tunggu saja,” ungkap Nandar. Sementara Wakil Ketua Komisi C DPRD Tulungagung, Heru
P E N GUM UM AN L EL A N G K ED U A E K SE K US I H A K T AN GGU N GAN Berdasarkan pasal 6 UU Hak Tanggungan No. 4 Th. 1996, PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Kantor Cabang Syariah Surabaya akan melakukan lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, melalui jasa pra lelang PT.Balai Lelang Tunjungan terhadap obyek lelang atas debitur UD. SS Purnama, sebagai berikut : Satu Paket terdiri dari : Sebidang tanah seluas 213 m2, berikut bangunan, SHGB No. 2020, a.n. Nyonya Tisna Wiles, dan sebidang tanah seluas 87 m2, berikut bangunan, SHGB No. 953, a.n. Nyonya Tisna Wiles semuanya terletak di Kel. Lidah Wetan, Kec. Lakarsantri, Kota Surabaya. Alamat : Wisata Bukit Mas Blok D6 – 11, Cluster Madrid, Surabaya. Harga Limit : Rp. 3.680.800.000,- Uang Jaminan : Rp. 736.160.000,KETERANGAN : x Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. x Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambatnya 1 hari sebelum pelaksanaan lelang. x Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. PERSYARATAN LELANG : 1.Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id 2.Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website diatas. 3.Objek lelang dijual dalam kondisi apa adanya. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi objek lelang sehingga apabila ada suatu hal terjadi gugatan, pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap objek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan melakukan tuntutan kepada KPKNL Surabaya, PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Kantor Cabang Syariah Surabaya & PT. Balai Lelang Tunjungan. PELAKSANAAN LELANG : Cara penawaran Closed Bidding (dengan alamat domain www.lelang.go.id) Hari/Tanggal Rabu, 5 Februa ri 2020 Batas akhir penawaran Pu k u l 1 1 . 3 0 W a k tu Se r ve r (s e s u a i W I B ) Penetapan Pemenang Setelah batas akhir penawaran Pelunasan harga lelang 5 (lima) hari ke rja setelah pelaksanaan lelang Bea Lelang Pembeli 2 % dar i harga lelang Tempat Pelaksanaan Lelang KP KNL S u ra b a ya , J l . I nd ra p u ra No . 5 S u ra b a ya Surabaya, 22 Januari 2020 PT.Balai LelangTunjungan PT.BankTabunganNegara(Persero)Tbk, Kantor Cabang Syariah Surabaya KPKNL Surabaya INFO HUB UN GI : 081.7500.4000 / 0838.5656.7175 / 031-532.2402
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Kaliasin akan melaksanakan Lelang Eksekusi berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996 dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya terhadap barang jaminan milik Debitor: 1. YUSTINUS SAPTO WIDOYO Tanah dan bangunan berikut segala sesuatu diatasnya SHM No. 2018 Luas Tanah 348 m2. atas nama : Yustinus Sapto Widoyo, terletak di Jl. Prapen Indah Blok J/35 (Jalan Tenggilis Utara II No. 34), Kel. Panjang Jiwo, Kec. Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya; - Harga Limit Lelang: Rp. 3.500.000.000,- Uang Jaminan Lelang: Rp. 700.000.000,2. SUGIHARTONO Tanah dan bangunan berikut segala sesuatu diatasnya, SHGB No. 5765, Lt 138 m2, a.n. Sugihartono, Kel. Kedurus, Kec. Karang Pilang, Kota Surabaya terletak di Jl. Perumahan Gunung Sari Indah Blok NN No. 55, Kel. Kedurus, Kec. Karang Pilang, Kota Surabaya; - Harga Limit Lelang: Rp. 1.750.000.000,- Uang Jaminan Lelang: Rp. 350.000.000,PELAKSANAAN LELANG: Cara Penawaran Batas Akhir Penawaran Penetapan Pemenang Pelunasan Harga Lelang Bea Lelang Pembeli Tempat
: : : : : :
Closed Bidding (mengakses url. www.lelang.go.id) Rabu / 05 Februari 2020, pukul 13.30 WIB (waktu server) Setelah batas akhir penawaran 5 (lima) hari kerja setalah pelaksanaan lelang 2 % dari harga lelang PT. Bank BRI (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Kaliasin Jl. Jend. Basuki Rachmat 122-138, Kota Surabaya
KETERANGAN: Nominal Jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. Uang Jaminan harus sudah diterima oleh KPKNL paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. PERSYARATAN LELANG: 1. Memiliki AKUN yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website diatas. 2. Obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya (as is) dengan segala konsekuensi biaya tertunggak atas obyek lelang. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi obyek lelang dan bertanggung jawab atas obyek lelang yang dibeli, karena itu peserta lelang diwajibkan untuk mengetahui / memeriksa objek yang akan dilelang dengan baik dan teliti. 3. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan lelang terhadap barang jaminan tersebut diatas, pihakpihak yang berkepentingan / peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan dalam bentuk apapun baik pidana maupun perdata kepada KPKNL Surabaya dan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Kaliasin. 4. Keterangan lebih lanjut dapat diperoleh di PT. BRI (Persero) Tbk. Cabang Surabaya Kaliasin (0315320736, 5320757 / Steven: 085730248189), dan KPKNL Surabaya (031-3573953). Surabaya, 22 Januari 2020 Ttd.
PENGUMUMAN LELANG KEDUA PT. Bank Panin, Tbk KCU Surabaya Coklat dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan berdasarkan pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996 melalui jasa Pra Lelang PT. Central Asia Balai Lelang, terhadap barang jaminan debitur Hasan : - Tanah dan Bangunan, SHM No. 205/K, Lt. ± 77 m2, a.n. HASAN, Jl. Nyamplungan No. 211, Kel. Ampel, Kec. Semampir, Kotamadya Surabaya. (Nilai Limit Rp. 1.450.000.000,/ Jaminan Rp. 435.000.000,-) Pelaksanaan Lelang: Keterangan: - Cara Penawaran: Melalui Aplikasi Lelang - Nominal Jaminan yang Internet Cara Tertutup (Closed Bidding) pada disetorkan ke rekening VA alamat domain www.lelang.go.id. (Virtual Account) harus sama - Batas Akhir Penawaran: Rabu, 5 Februari dengan Nominal jaminan yang disyaratkan. 2020; Pk. 10.30 Waktu Server (sesuai WIB) - Penetapan Pemenang: setelah batas akhir - Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambatpenawaran - Pelunasan Harga Lelang: 5 (lima) hari kerja lambatnya 1 (satu) hari kalender sebelum pelaksanaan lelang. setelah pelaksanaan lelang - Bea Lelang Pembeli: 2% dari harga lelang yang timbul - Segala biaya - Tempat Lelang: KPKNL Surabaya, Jl. sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban Indrapura No. 5, Surabaya. peserta lelang. Persyaratan Lelang: Memiliki Akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website tersebut. Peserta lelang dapat melihat objek lelang semenjak pengumuman ini terbit. Semua obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya. Info: 081 2300 90000 / 081 650 7000 Surabaya, 22 Januari 2020 PT. CENTRAL ASIA BALAI LELANG
PT. BANK PANIN, Tbk KCU SURABAYA COKLAT
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Mestika Dharma,Tbk. Cabang Surabaya Akan melaksanakan lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya melalui jasa para lelang PT. Arta Bumi Indonesia (Arbindo Auction), terhadap Debitur : 1. PT. PRATAMA INTER NUSA : a. Sebidang tanah dan bangunan SHGB No. 1018 seluas 384 m2 a.n Insinyur Andreas Hanny Sugiarto Wibowo juga disebut dan ditulis Hanny Sugiarto Wibowo di setempat dikenal sebagai Komplek Perumahan Kutisari Indah, Jalan Raya Kutisari Indah No. 75, Kelurahan Kutisari, Kecamatan Rungkut (sekarang Kecamatan Tenggilis Mejoyo), Kota Surabaya. (Nilai Limit Rp. 1.700.000.000,- Setoran Jaminan Rp. 850.000.000,-) PELAKSANAAN LELANG : Cara Penawaran : Open Bidding ( dengan mengakses https://www.lelang.go.id) Waktu Penawaran : Rabu, 5 Februari 2020, Pukul 08.00 WIB sampai dengan 10.00 WIB (Waktu Server Aplikasi Lelang Internet) Penetapan Pemenang lelang : Setelah batas akhir penawaran Pelunasan Harga Lelang : 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang Bea Lelang : 2% (dua persen) dari harga lelang Tempat Pelaksanaan Lelang : KPKNL Surabaya Jl. Indrapura No. 5, Surabaya SYARAT : 1. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menú “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website tersebut. 2. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website https://www.lelang.go.id. 3. Obyek Lelang dijual apa adanya “As Is” dan segala resiko yang timbul tanggung jawab Pemenang Lelang. 4. Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan Nominal jaminan yang disyaratkan. 5. Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambat-lambatnya 1 (satu) hari kalender sebelum pelaksanaan lelang. 6. Peserta Lelang dapat melihat barang yang dilelang sejak pengumuman ini terbit. Informasi lelang dapat diperoleh dengan menghubungi, KPKNL Surabaya (031) 3523516 atau PT. Arta Bumi Indonesia (Arbindo Auction) (031) 99147131 / 082335777807 / 081234585523. 7. Segala biaya yang timbul sebagai akibat transaksi perbankan sepenuhnya menjadi tanggung jawab peserta lelang. Surabaya, 22 Januari 2020
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Kaliasin
PT. Arta Bumi Indonesia
PT. Bank Mestika Dharma, Tbk. Cab Surabaya
KPKNL Denpasar
Santoso mengatakan, hearing kali ini untuk meminta penjelasn BPJS Kesehatan usai adanya penyesuaian iuran bagi peserta JKN-KIS. Terutama pelayanan bagi warga Tulungagung yang sudah menjadi peserta JKN-KIS, baik peserta mandiri, peserta pekerja penerima upah, maupun peserta bantuan iuran (PBI) dari APBN maupun APBD. Heru menjelaskan, hasilnya sesuai dengan penjelasan pihak BPJS Kesehatan, belum ada perubahan jenis layanan dan perubahan nilai kapitasi yang diterima puskesmas di Tulungagung, karena belum ada perubahan peraturan menteri kesehatan yang mengatur hal itu. “Hasilnya masih jauh dari harapan kami. Tarifnya sudah
naik, tapi pelayanannya masih sama saja dan nilai kapitasi untuk puskesmas tidak ada perubahan. Ini akan kami sampaikan agar segera ada penyesuaian,” tutur dia. Karena itu, lanjut Heru, pihaknya meminta BPJS Kesehatan Tulungagung untuk menyampaikannya kepada BPJS Kesehatan Pusat agar mempertimbangkan hal ini. Heru juga akan menyampaikan kepada Pemkab Tulungagung agar bisa disampaikan ke Kementerian Kesehatan mengenai pentingnya perubahan pelayanan dan perubahan kapitasi yang diterima puskesmas, mengingat iuran BPJS Kesehatan sudah mengalami penyesuaian. (fir/mad/dhi)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
RABU PAHING, 22 JANUARI 2020 HALAMAN 6
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Mojokerto, Memorandum Unit Reskrim Polsek Bangsal membekuk dua pemuda yang kedapatan membawa sabu-sabu, Senin (20/1). Kedua pemuda tersebut Moh Deni Dwi Setiawan (19), warga Dusun Tlagan, Desa Pohjejer, Kecamatan Gondang, dan Teguh Romadhoni Akbar (19), warga Dusun Sukomangu, Desa Karang, Kecamatan Gondang. Mereka diamankan di sebuah rumah kos di Dusun
Selorejo, Desa Karangdieng, Kecamatan Kutorejo. Polisi
juga menyita sejumlah barang bukti. Kasubbag Humas Polres Mojokerto Ipda Tri Hidayati menuturkan, jika kedua tersangka merupakan target operasi (TO) yang terus dipantau gerak-geriknya. Tak hanya itu, di rumah kos yang ditinggali kedua pemuda tersebut kerap didapati orang keluar masuk yang bukan warga sekitar. Ini
membuat warga curiga. “ Mereka adalah target operasi. Makanya, Saat didapati informasi akurat tentang transaksi barang haram, upaya penangkapan kami lakukan,”ujar dia, Selasa (21/1). Sesaat setelah menangkap Teguh, petugas langsung melakukan penggeledahan. Akhirnya ditemukan dua paket sabu, enam plastik klip bekas
sabu, sebuah timbangan, seperangkat alat hisap, sebuah handphone, serta uang penjualan Rp. 300.000. Tidak lama berselang, petugas pun membekuk Deni saat bertransaksi di depan sekolah di Desa Peterongan, Kecamatan Bangsal. “Sementara dalam penangkapan kedua, kami sita sebuah paket sabu berikut satu unit handphone,”
ungkap Tri Hidayati. Guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, kedua pemuda berikut barang bukti digelandang ke Mapolsek Bangsal. “Kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika. Dan saat ini kedua tersangka terus menjalani pemeriksaan intensif,” tegas tri.(no/dhi)
FOTO: MEMORANDUM/NO
Jadi TO Polsek Bangsal, Dua Pengedar Sabu Dicokok Salah seorang tersangka yang diamankan polisi.
Kecanduan Sabu, Warga Sumberaji Diciduk
FOTO: MEMORANDUM/HMS
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Jombang, Memorandum Satreskoba Polres Jombang menciduk Radityo Wisnu Murti (24), warga Dusun Slaji, RT 01/RW 03, Desa Sumberaji, Kecamatan Kabuh, kemarin. Dia terbukti mengonsumsi sabu-sabu. Selain menyita sejumlah barang bukti, petugas mendapati fakta jika yang bersangkutan menjadi pecandu sejak setahun terakhir. Radityo Wisnu Murti Kasatreskoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid mengatakan, keberhasilan petugas mengamankan tersangka, tak lepas dari informasi yang diberikan masyarakat, terkait maraknya peredaran barang haram tersebut di kawasan utara Brantas. “Menindaklanjuti informasi itu, petugas lalu bergerak melakukan penelusuran lapangan. Hasilnya, ditemukan pecandu narkotika,”papar dia, Selasa,(21/1). Selain itu, lanjut dia, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa lima plastik klip yang masih ada sisa sabu yang dimasukkan ke dalam bungkus rokok, aluminium foil yang digunakan untuk membakar sabu, satu gulung aluminium foil baru, sebuah alat isap atau bong, dua korek api, serta sebuah handphone yang digunakan sebagai sarana bertransaksi. “Setelah diamankan, tersangka berikut barang bukti kita amankan ke Mapolres Jombang,”ungkap Mukid. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya di hadapan hukum, Wisnu terus menjalani pemeriksaan intensif penyidik. Sekaligus mendekam di balik jeruji besi ruang tahanan Mapolres Jombang. Upaya hukum itu dilakukan, untuk membongkar jaringan kristal haram yang melibatkannya secara tuntas. “Tersangka kita jerat dengan pasal 114 ayat 1 yo Pasal 112 ayat 1 yo Pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, dan denda paling banyak 10 miliar rupiah,” pungkas Mukid.(wan/dhi)
Wakil Bupati Jombang Sumrambah menerima sertifikat maturitas.
Kabupaten Jombang Raih Penghargaan Maturitas Level Tiga Penerapan SPIP Jombang, Memorandum Setelah melewati sejumlah penilaian atau quality assurance (QA) dari tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI. Pemkab Jombang berhasil mencatatkan prestasi yakni mencapai maturitas level 3 dalam penerapan sistem pengendalian internal pemerintah (SPIP) dan kapabilitas aparatur pengawas internal pemerintah (APIP) Level 3. Penyerahan penghargaan dilakukan pada acara pelantikan
dan sertijab Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur, Senin (20/1) di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Sertifikat level 3 SPIP tersebut juga diberikan atas penilaian kapabilitas dan kerja keras Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam lingkup Pemkab Jombang. Atas pencapaian tersebut, Wakil Bupati Jombang Sumrambah yang menerima penghargaan ini mengucapkan terima kasih
kepada tim BPKP RI, yang selama ini mendorong dan memberikan arahan, serta bimbingan kepada seluruh kepala OPD dan tim SPIP Kabupaten Jombang. “Prestasi ini adalah kerja keras semua OPD, terkhusus untuk tim SPIP inspektorat daerah yang telah bekerja keras memenuhi permintaan data dari BPKP, sehingga kami berhasil meraih maturitas level 3,” ujar dia, Senin,(20/1). Ke depan, lanjut Sumrambah, dirinya tetap meminta seluruh
Petugas mengamankan salah satu motor di lokasi ajang balap liar.
Polres Mojokerto Imbau Warga Ikut Bubarkan Balap Liar Mojokerto, Memorandum Sebanyak 25 motor dari berbagai jenis diamankan anggota polisi dalam razia balap liar di wilayah hukum Polres Mojokerto. Puluhan motor tersebut diamankan di Jalan Raya Basuni, Kecamatan Sooko, dan Jalan Raya Jambuwok, Lengkong, Kecamatan Trowulan, kemarin. Kasatlantas Polres Mojokerto, AKP Rido Ariefianto mengatakan, razia yang dilakukan oleh jajaran Polres Mojokerto tak lepas dari laporan masyarakat yang resah akan aksi para pemuda melakukan balap liar di tengah malam. Saat melakukan razia tak sedikit, pelaku balap liar lari berhamburan meninggalkan lokasi arena balap. Sejumlah motor pelaku balap liar lain yang ditinggal pemiliknya dan yang tertangkap anggota langsung diamankan dan dilakukan penilangan. “Kami gelar operasi sejak pukul 24.00 hingga pukul 03.00. Total yang kita amankan 25 unit roda dua. Kita amankan di dua tempat berbeda, 11 motor di Jalan Raya Basuni dan 14 motor lain di Jalan Raya Lengkong,”jelas dia. Dalam razia kali ini, lanjut dia, Polres Mojokerto menerjunkan 50 personel yang terdiri dari sabhara, satlantas, satreskrim, satintelkam, satreskoba, propam hingga anggota humas Polres Mojokerto. Ini dilakukan guna menyekat dan memetakan selama melakukan razia balap liar. Polisi mengimbau warga untuk tidak segan-segan ikut membubarkan aksi balapan liar tersebut. “Kita akan gencar merazia setiap saat. Tak hanya anggota Satlantas Polres Mojokerto saja, tapi juga anggota dari jajaran Polsek akan terus memantau lokasi-lokasi yang ditengarai menjadi ajang balap liar di wilayah hukum Polres Mojokerto,”tandas dia.(no/dhi)
Jombang, Memorandum Tingginya angka pengangguran terbuka di Jombang, mendapat perhatian khusus Komisi D DPRD Jombang. Untuk itu, dinas tenaga kerja, dinas pendidikan dan kebudayaan, serta dinas pemuda olahraga dan pariwisata, dipanggil dewan untuk memberikan penjelasan dalam rapat hearing, Selasa (21/1). Ketua Komisi D DPRD Jombang, Erna Kuswati mengatakan, diakui atau tidak, jika angka pengangguran terbuka di Kabupaten Jombang cukup tinggi. Dengan kondisi itu, seiring banyaknya investor yang masuk dan mulai proses pembangunan pabrik, lapangan pekerjaan diharapkan bakal terbuka lebar. “Seiring dibangunnya kawasan pabrik, dipastikan jika lapangan pekerjaan tersedia. Estimasi kami, sekitar 16.000 lapangan kerja baru bakal tersedia,” ungkap dia, Selasa,(21/1). Sementara, untuk program seragam gratis yang masih diharapkan wali murid, Komisi D meminta kepada dinas pendidikan dan kebudayaan agar melakukan sejumlah perbaikan. Jangan sampai kejadian tahun sebelumnya terulang kembali.“Kita harapkan agar program seragam gratis kembali dilanjutkan. Tujuannya agar proses pengadaan dan distribusi dapat bertepatan dengan masa penerimaan
Komisi D DPRD Jombang menggelar rapat hearing dengan tiga dinas.
peserta didik baru,”tandas dia. Sementara yang berkaitan dengan dinas pemuda olahraga dan pariwisata, yakni pembagian kios kepada pedagang yang cukup menyita perhatian publik, Komisi D meminta agar tidak ada disparitas pembagian lapak
tahan. Semakin tinggi maturitasnya, lanjut dia, berarti semakin baik pula kualitas sistem pengendalian intern suatu organisasi dalam tataran Pemerintah Daerah. “Prestasi ini bukan karena BPKP, tapi peningkatan level ini karena adanya komitmen dari kepala daerah dan merupakan prestasi seluruh OPD. Yang memang selama ini juga bekerja keras, dalam penerapan SPIP,”pungkas dia.(hms/adv/dhi)
BERITA KEHILANGAN
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
FOTO: MEMORANDUM/NO
Dewan Soroti Tingginya Angka Pengangguran di Jombang
pejabat eselon, untuk terus meningkatkan prestasi kinerjanya menuju maturitas level 4.“Kepada seluruh OPD saya minta untuk tingkatkan terus semangat untuk menuju SPIP level 4,” ucap dia. Sementara itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Jombang, Eka Suprasetya menjelaskan, maturitas adalah istilah yang menunjukkan ukuran kualitas serta kematangan atau kedewasaan dari sistem pengendalian internal pada suatu organisasi pemerin-
pedagang. Termasuk pula, dalam prosesnya memprioritaskan warga setempat yang sejak dulu berjualan. “Dinas meminta ada waktu selama tiga bulan. Tapi kami tekankan prioritas bahwa warga sekitar, bukan orang luar wilayah,” tegas Erna.(wan/dhi)
KH.S 6858 QY/Seger Gatot Susanto/Dsn.Jetis. rt 01 RW 05 Ds.Banjaragung Puri Mjkt. KH.S 2562 NX/Seger Gatot Susanto/Dsn.Jetis RT/RW 01/05 DS.Banjaragung Puri Mjkt. Hlg Stnk Hnd18 N6253TCV an Abdul Fata S - Dsn Bedilan 1/2 Prodo Winongan Hlg Stnk Viar15 N2658TBI an Sri Purwaningsih- Dsn Sukorejo 16/1 Karangjati Pandaan Hlg Stnk Hnd17 N6483TCD an Siswoto- Link Bakalan 7/1 Pagak Beji Hlg Stnk Hnd07 N3280VD an Mervin Jordan Jopiter - Perum Batumas C-A blok E-3 /20 3/8 Tawangrejo Pandaan S3753NE SUGENG SARIADI SAMBISARI RT1RW1 BELOH TROWULAN, S4418NN ANDINI DWI MONIKA PUTRI BORANG RT2RW4 SAMBILAWANG DLANGGU, S3667QQ YUDITH NOVIANTI JL PENTRIS KAV 02 RT6RW13 SOOKO SOOKO, S2494RX NUR ILMIAH JETAK RT2RW1 BALONGMOJO PURI
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM & KRIMINAL
RABU PAHING, 22 JANUARI 2020 HALAMAN 7
Kanitreskrim Polsek Gubeng AKP Imaculata Sherly Mayasari menginterogasi dua tersangka di Mapolsek Gubeng.
FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
Surabaya, Memorandum Anggota Reskrim Polsek Genteng meringkus pria yang kedapatan mengonsumsi sabu-sabu (SS). Tersangka, Dadang Aditya (29), warga Jalan Kalilom Lor Indah Gang Nangka. Selain itu, petugas juga menyita satu poket sabu seberat 2,39 gram. Turut disita seperangkat alat isap (bong) yang masih tergeletak di lantai kamar. “Kami sergap tersangka setelah mengonsumsi sabu di kamarnya. Alat isap dan sisabu sabu masih tergeletak di lantai,” kata Kanitreskrim Polsek Genteng Ipda Agus Istianto, Selasa (21/1). Agus menuturkan, pengungkapan kasus itu bermula sekitar akhir November lalu. Pihaknya memperoleh informasi dari masyarakat yang menyebut jika di rumah tersangka kerap dipakai nyabu. “Berbekal itu, kami kemudian melakukan penyelidikan di sekitar rumah tersangka,” lanjut Agus. Butuh waktu cukup lama untuk menemukan tersangka. Sebab, pria berjenggot tebal itu kerap berganti lokasi nongkrongnya. “Namun berkat kesabaran anggota, tidak lama kemudian kami berhasil mendapati tersangka masuk ke rumahnya,” tandas Agus. “Setelah situasi dipastikan terkendali, kami selanjutnya merangsek ke
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
Pemuda Kalilom Lor Ketagihan SS
Dadang Aditya
rumah tersangka. Saat itu, dia hendak membereskan peralatan nyabunya maupun sabu yang sebagian sudah dikonsumsi,” pungkas Agus. (fdn/nov)
Nyabu buat Tambah Stamina Surabaya, Memorandum Ingin menambah stamina saat bekerja, Wahyu (23), warga Jalan Rungkut Mejoyo, dan Burhanudin (25), warga Jalan Tenggilis Mejoyo, mengonsumsi sabu. Dua pekerja kasar itu diringkus polisi saat berboncengan Supra W 6288 NL di Jalan Kalidami, usai membeli sabu di Jalan Kunti. Ketika
dilakukan penangkapan, petugas menemukan satu poket sabu seberat 0,48 gram dari tangan tersangka. Kanitreskrim Polsek Gubeng AKP Imaculata Sherly Mayasari mengatakan, penangkapan kedua tersangka bermula dari adanya informasi jika ada dua pria yang membeli sabu di Jalan Kunti. “Laporan itu langsung kami
tindaklanjuti dengan penyelidikan hingga anggota mendapat informasi jika keduanya berada di Jalan Kalidami. Selanjutnya kami lakukan pengejaran dan penangkapan. Sewaktu kami geledah didapatkan satu poket sabu,” kata Sherly, Selasa (21/1). Selanjutnya kedua tersangka dibawa ke Mapolsek Gubeng. Di
hadapan penyidik, keduanya mengaku membeli sabu tersebut dari seseorang bernama Baim (buron) seharga Rp 300 ribu per poket. “Kedua tersangka mengaku membeli sabu secara patungan. Tujuannya agar kuat saat bekerja. Kami masih memburu pemasok barang haram tersebut,” pungkas Sherly. (x-3/nov)
Hari Ini Penyidik Periksa Keluarga Cendana Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko. Ia meyakini bahwa anggota keluarga Cendana tersebut akan hadir dalam pemeriksaan besok, sebab hingga Selasa (21/1) sore, tidak ada konfirmasi pembatalan hadir dari anggota keluarga Cendana tersebut. “Kami meyakini, besok (hari ini)
Sambungan dari halaman 1
keluarga Cendana akan memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi karena belum ada konfirmasi ketidakhadirannya,” kata Trunoyudo di lantai dua gedung Patuh Ditreskrimsus Polda Jatim, kemarin. Sedianya, Selasa, penyidik telah
menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua orang artis di antaranya penyanyi grup vokal Mahadewi Shinta Dewi alias Tata Janeeta (TJ) dan Regina (R) yang diduga terlibat dalam investasi bodong MeMiles yang merugikan sedikitnya 264 ribu member dengan total kerugian se-
kitar Rp 761 miliar. Namun, keduanya belum dapat menghadiri panggilan penyidik tersebut. “Belum hadirnya publik figure (TJ dan R) yang sudah diagendakan pemeriksaannya lantaran yang bersangkutan sibuk dengan aktivitasnya. Nanti akan dijadwal-
kan pemanggilan ulang,” terang Trunoyudo. Trunoyudo menambahkan, bahwa penyidik telah menyita kembali uang sebesar Rp 4 miliar dari tiga rekening pribadi milik dua tersangka yang sudah diamankan kali pertama.
“Kedua tersangka yang merupakan pimpinan PT Kam and Kam telah mengalirkan sejumlah uang dari rekening induk PT Kam and Kam ke rekening miliknya,” jelas Trunoyudo yang menambahkan total aset yang disita petugas dari investasi bodong sebesar Rp 128 miliar. (x-3/tyo/nov)
Catut Jokowi dan Keluarga Akibat ulahnya, pria 26 tahun ini harus mendekam di tahanan setelah diringkus anggota Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim. Mirza dicokok sewaktu berada di rumahnya. Modus yang digunakan tersangka yakni awalnya mencari data nomor induk keluarga (NIK) dan kartu keluarga (KK) di website pencarian Google selama setahun sejak awal 2019 dengan cara mengetik ‘foto KTP’. Selanjutnya ia mengambil
Sambungan dari halaman 1
beberapa data tersebut untuk melakukan registrasi nomor sim card miliknya. Setelah nomor sim card miliknya aktif, lalu nomor tersebut digunakan untuk membuat akun Whatsapp bisnis jual beli HP dengan nama Putri PT Khoirunshop Celular dan mengatasanamakan bisnis tersebut milik keluarga Istana Negara. “Jadi bisnis dia (Mirza) sebenarnya legal, karena saat ada konsumen yang memesan HP,
barang tersebut dikirim. Namun salahnya karena mencatut beberapa nama keluarga Istana Negara. Mulai Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep (anak bungsu Jokowi), dan pejabat lainnya,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko didamping Dirreskrimsus Kombespol Gidion Arif Setyawan di Mapolda Jatim, Selasa (21/1). Trunoyudo juga menjelaskan, bahwa tersangka men-
Arek Sidoyoso Jualan Sabu Kali Utara itu lebih dulu berurusan dengan polisi. Trubus dibekuk anggota Unit II Satreskoba Polrestabes Surabaya di rumahnya, Jumat (17/1) malam. Dari penggeledahan di kamar tersangka, petugas menemukan 25 poket berisi sabu. “Puluhan poket itu rencananya akan diedarkan,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, Selasa (21/1). Selain sabu, petugas juga menyita seperangkat alat isap, HP yang berisi percakapan pesanan dari pembeli serta uang tunai Rp 600 ribu yang diduga hasil penjualan sebelumnya. “Masih kami kembangkan dengan berbekal percakapan di HP yang kami sita,” lanjut Memo.
Sambungan dari halaman 1 Memo memaparkan, pengungkapan kasus itu bermula dari informasi masyarakat yang menyebut, jika tersangka cukup dikenal sebagai penjual sabu di wilayah tempat tinggalnya. Bahkan, Trubus ikut mengundang calon pembeli di rumahnya. “Kami menduga dia juga menjadikan kediamannya untuk mengonsumsi sabu,” tandas Memo. Saat ini, mantan Kasatreskrim Polresta Barelang, Kepulauan Riau itu masih terus mengembangkan kasus yang menjerat Trubus. “Masih kami lakukan pengembangan untuk jaringan atas (pemasok, red) hingga jaringan bawah (pemakai, red),” pungkas Memo. (fdn/nov)
Kapolres Cangkrukan dengan Warga Asemrowo didampingi Kapolsek Asemrowo Kompol Nur Suhud, Wakapolres Kompol Ahmad Faisol Amir, dan para pejabat utama (PJU) Polres, para Kanit Polsek Asemrowo beserta beberapa perwakilan instansi samping. Di hadapan puluhan warga yang hadir, Ganis mengawali sambutannya dengan memperkenalkan diri sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak yang baru menggantikan AKBP Antonius Agus Rahmanto. Ganis mengatakan, di acara cangkrukan kali ini diharapkan polisi dan masyarakat bersinergi dalam menciptakan situasi yang kondusif. Dan ini merupakan sarana komunikasi, terutama mengantisipasi kejahatan di wilayah Polsek Asemrowo khususnya di Jalan Kalianak, yang rawan kejahatan. Salah satunya, petugas sering melakukan patroli dan meminta partisipasi masyarakat untuk tidak segan-segan memberikan informasi kepada
Gugat Cerai Bahkan Alief masih mengatur jadwal Jenita. “Masih (manajer). Karena semua itu yang meng-handle Mas Alief sebagai manajer Janet sendiri,” kata Marloncius Sihaloho, pengacara Alief, di Pengadilan Agama Bekasi, Jawa Barat (21/1). Sementara itu, setelah menalak Jenita Janet, Alief Hedi Nurmaulid langsung meninggalkan rumah yang mereka berdua tempati. Alief pun kabur dari rumah sejak satu bulan lalu. “Pokoknya sejak kejadian, Mas Alief itu mengucapkan talak. Dalam keadaan terpaksa, Mas Alief langsung pergi meninggalkan rumah
Sambungan dari halaman 1
pihak kepolisian jika terjadi kejahatan. “Dengan begitu kerja polisi bisa maksimal dalam memberantas kejahatan dan mengimbau ke masyarakat untuk selalu menjaga lingkungannya,” kata Ganis. Dalam cangkrukan itu disediakan sesi tanya jawab bagi warga. Seperti yang ditanyakan Ketua RT 06 Ny Lilik, bahwa di Jalan Dupak Rukun sering melihat anak-anak muda nongkrong. Bahkan, ada yang perempuan sambil mengonsumsi miras sehingga meresahkan warga sekitar. “Kami meminta kepada pihak terkait mengenai permasalahan penerangan jalan umum agar anak-anak muda tersebut tidak lagi nongkrong terutama di tempat gelap,” kata Lilik. Ganis menjawab permasalahan tersebut dan akan ditindaklanjuti oleh anggota Polsek Asemrowo. “Mengenai penerangan jalan akan kami perhatikan dan menindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan pihak terkait,” pungkas Ganis. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 yang di Pura Melati,” kata Marloncius Sihaloho. Dalam kesempatan tersebut, Alief sempat beritikad baik untuk memperbaiki rumah tangganya yang sudah dibangun selama 10 tahun. Sayangnya, tiba-tiba ia mendapatkan surat cerai yang diajukan Jenita di Pengadilan Agama Bekasi pada Desember lalu. “Harapan Mas Alief bisa dibicarakan secara kekeluargaan. Tiba-tiba beliau dapat surat panggilan sidang. Surat gugatan kuasa itu per 3 Desember 2019. Tapi, intinya beliau tekad bulat masih ingin bertahan karena tidak ada masalah yang krusial,” tandas Marloncius Sihaloho. (*/nov)
catut nama keluarga presiden Jokowi agar bisnis jual beli HP online-nya dipercaya masyarakat. “Dengan mencatut nama keluarga presiden, masyarakat percaya bahwa bisnis online tersebut memang asli. Total su-
dah ada empat dari enam orang yang sudah menerima HP setelah membeli secara online ke tersangka. Sedangkan dua HP lain belum sempat dikirim karena lebih dulu tertangkap,” jelas Trunoyudo.
Akibat perbuatannya, Mirza melanggar UU ITE dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Di hadapan petugas dan awak media, Mirza mengaku menyesal dan meminta maaf kepada keluarga Presiden
Putus Asa, Kakek Tambak Asri Gantung Diri ia bermaksud menjenguk Milkan di kediamannya karena sedang sakit lambung. Setiba di sana, Mulyono mengecek ke dalam rumah tapi tak melihat sosok Milkan. Kemudian saksi menuju ke dapur dan kaget karena melihat kondisi teman semasa kecilnya sudah tewas gantung diri. Mulyono lantas memberitahu pengurus kampung atas kejadian itu. Lalu diteruskan ke Mapolsek Krembangan untuk melapor. “Saya menemukan korban gantung diri di dapur rumahnya,” kata Mulyono kepada petugas. Setelah diidentifikasi anggota Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak, jenazah Milkan dievakuasi ke RSUD dr Soetomo
guna divisum. Mulyono mengungkapkan, selama ini korban tinggal sendirian. Istrinya sudah lama meninggal, sedangkan dua anaknya sudah berkeluarga dan tidak tinggal serumah. “Sesekali anaknya (Fauzi) pulang menjenguk korban,” jelas Mulyono. Setiap harinya, Mulyono yang tinggal di Jalan Tambak Asri Gang 24 ini, datang ke rumah Milkan hanya sekadar membawakan teh dan makanan sembari ngobrol. “Korban sering sakit-sakitan terutama di lambungnya,” ungkap Mulyono. Kapolsek Krembangan AKP Esti Setija Oetami melalui Kanitreskrim Polsek Krembangan Iptu Heri membenarkan kejadian
Sambungan dari halaman 1 itu. Dari keterangan saksi (Mulyono), korban sudah lama memunyai sakit lambung. Kemungkinan sering sakit-sakitan dan tak kunjung sembuh membuat korban putus asa. “Korban murni tewas gantung diri menggunakan tali tampar. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya,” kata Heri. Sementara dari pihak keluarga Milkan, lanjut Heri, jenazah korban tidak diautopsi dan hanya dilakukan visum luar dan syaratnya wajib membuat surat pernyataan. “Keluarganya sudah terima atas kematian korban dan diangap sudah takdir,” pungkas Heri. (rio/nov)
Gegara Curi HP Bahkan, akibat ulahnya, Wahid yang sehari-hari menjadi pengamen ini harus menahan sakit. Itu setelah keluarga korban yang geram melayangkan bogem mentahnya ke wajah Wahid berkali-kali. “Sempat dipukuli keluarga korban saat kami amankan tersangka di kawasan Taman Ngagel (pangkalan ngamen, red),” kata Kanitreskrim Polsek Wonokromo Ipda Arie Pranoto, Selasa (21/1). Arie menjelaskan, kejadian tersebut bermula beberapa bulan lalu. Wahid datang ke Surabaya untuk mengadu nasib. Namun, impian tersangka tidak seperti yang diba-
Sambungan dari halaman 1 yangkan. Di Kota Pahlawan, Wahid ternyata menjadi pengamen yang hidup di jalanan. Hingga akhirnya, Wahid bertemu dengan Adit (kakak korban). Karena iba dengan tersangka, Adit lalu mengajaknya untuk tinggal di rumahnya di Jalan Tales I. Tidak sekadar tempat tinggal, tersangka juga diberi makanan setiap hari. Senin (13/1) sekitar pukul 04.30, muncul niat jahat tersangka. HP adik Adit yang tergeletak di meja ruang tamu dicuri Wahid. “Kecurigaan korban jika hp-nya dicuri Wahid karena saat bersamaan, tersangka tidak berada di rumah,” lanjut Arie.
Korban selanjutnya melaporkan kejadian yang menimpa adiknya ke Mapolsek Wonokromo. “Berbekal laporan itu, kami didampingi korban mencari keberadaan tersangka hingga dibekuk di kawasan Taman Ngagel,” pungkas Arie. Di hadapan penyidik, tersangka mengatakan mencuri HP tersebut karena butuh uang untuk ongkos pulang ke Rembang, Jawa Tengah. Selain itu, Wahid mengaku sebenarnya dia punya HP tapi barang tersebut hilang di Terminal Bungurasih.“Saya butuh uang untuk pulang. Hasil mengamen sudah habis buat hidup di Surabaya,” ujar Wahid. (fdn/nov)
Membentur-benturkan Kepala setelah Dengar Tausiah Tauhid terhadap ibu-bapakmu dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kami akan memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka, serta janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan keji, baik yang tampak di antaranya maupun yang tersembunyi. Janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah melaikan dengan sesuatu (sebab) yang benar. Demikian itu yang diperintahkan Tuhanmu agar kamu memahaminya. Janganlah kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat hingga sampai dia dewasa. Dan sempurnakalah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekadar kesanggupannya. Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil kendatipun dia adalah kerabat(mu), dan penuhilah janji Allah. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu ingat, dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus. Maka ikutilah ia dan
Jokowi karena telah mencatut namanya dalam bisnisnya tersebut. “Saya minta maaf kepada Presiden Jokowi dan keluarganya. Saya juga menyesal dan tidak akan mengulanginya lagi,” sesal Mirza. (x-3/tyo/nov)
janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu menceraiberaikanmu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertakwa.” Ustaz Azis mengatakan bahwa perbuatan seperti dijelaskan pada ayat ini tergolong syirik. Menyekutukan Allah. Dosanya besar. Paling besar di antara dosa-dosa yang lain. Aris gelisah. Duduknya tampak tidak nyaman. Dia berdiri dan melangkah ke bagian samping masjid. Memorandum mengikutnya diam-diam. Ternyata langkah Aris mengarah ke toilet. Asem! Rupanya kebelet pipis. Walau merasa terkecoh karena apa yang dilakukan Aris tidak sesuai dengan yang ada di pikiran Memorandum, Memorandum tetap mengikutinya. Tiba-tiba langkah Aris terhenti di tembok sekat antara toilet dan bangunan utama masjid. Dia sandarkan kepala di tembok. Membentur-benturkannya. Dari jarak agak jauh samar-samar terdengar desahan tangis. Lirih dan menyayat. Perlahan-lahan tubuh
Sambungan dari halaman 1
gagah itu melorot dan akhirnya terduduk lemas. Lunglai. Memorandum yang sempat kamitenggengen bergegas menghampiri. “Aku telah berdosa besar ya Allah, aku telah berdosa besar. Ampuni aku ya Robb, ampuni aku,” rintihnya di sela suara tangis. Lalu sepi. Lengang. Hanya terdengar isak yang terputus-putus. Memorandum mencoba menyadarkan dengan memegang pundaknya. Perlahan kepala Aris terdongak. Matanya merah. Penuh air mata. Tidak lama kemudian dia kembali menunduk dan meneruskan tangisnya. Tersedu-sedu. (bersambung)
Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM & KRIMINAL
RABU PAHING 22 JANUARI 2020 HALAMAN 8
Pasuruan, Memorandum Perilaku Eka Septian tidak patut ditiru. Lantaran tidak bisa membayar utang, ia tega menjaminkan anaknya kepada Mishadi (40), warga Dusun Krajan, Desa Pacarkeling, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Untuk menutupi kedoknya, wanita asal Jalan Jogonalan, Kelurahan Jogosari, Kecamatan Pandaan, ini melaporkan bahwa anaknya diculik. Modus itu akhirnya terbongkar setelah angnemu gota Satreskrim Polres Pasuruan menemuan kan adanya kejanggalan dari laporan penculikan bayi yang sempat viral di media sosial tersebut. “Berawal dari adanya laporan bayi diculik yang sempat viral di media sosial, saudara Eka Septian melaporkan dugaan penculikan ter-res sebut di Polres Pasuruan,” ujar Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK SH MH didampingi Kasatreskrim AKP Andrian Wimbarda, dan Kasubbag Humas AKP Hardi,
Selasa (21/1). Se Setelah mendapatkan laporan, lanjut Ro Rofiq, tim buser melakukan penelussuran dengan Eka Septian, termasuk reka ulang. Dari olah TKP ditemukan banyak kejanggalan dari keterangan Eka Septian. Dan diketahui, bahwa 15 Januari 2020 sekitar jam 11.00, ssetelah pulang dari kontrol di RSUD Ban Bangil, ibu korban janji bertemu di depan PLN Bangil dengan Mishadi untuk meminjam uang Rp 1 juta. “Dalam meminjam uang itu, mereka
membuat perjanjian, apabila akan mengambil bayi tersebut harus membayar uang Rp 2 juta. Apabila tidak mengembalikan uang tersebut, maka bayi ini akan dibawa Mishadi,” ucap Rofiq. Lanjut Rofiq, atas kejanggalan itu, anggota Unit Jatanras Satreskrim Polres Pasuruan mengamankan keduanya. “Eka Septian (ibu bayi, red) dimankan di Terminal Pandaan. Dan Mishadi di Jalan Mangga, Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan. Keduanya langsung dibawa ke mapolres berikut bayi, “ jelas Rrofiq. Barang bukti yang diamankan yaitu HP merek OPPO Type A3S merah, HP merek Redmi type 6A gold, uang tunai Rp 500 ribu, motor Honda PCX. “Kedua tersangka dijerat pasal 2 ayat 1 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang,” ucap Rofiq. (*/rul/fer)
Anggota tim DVI Polda Jatim, AKBP dr Bambang, bersama K Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar di ruang k kamar mayat RSUD dr Haryoto Lumajang.
kepala tersebut. “Hari ini (kemarin, red), kami dibantu Biddokes Polda Jatim dan tim DVI yang dipimpin AKBP dr Bambang memeriksa penemuan potongan tubuh manusia yang ditemukan di pantai Desa Selok Anyar pada Minggu sore,”ujar Adewira. Pihaknya berharap, dalam pemeriksaan tersebut dapat mengungkap umur, jenis kela-
lainn ny sekaligus memberikan sosialisasi lainnya, agarr masyarakat tertib berlalu lintas di ja al raya. jalan Meskipun sementara Srikandi As st fokus mengurai kepadatan lalu Astuti lin n di sekitar wilayah kota, namun lintas bu b bukan tidak mungkin ke depan juga m menjangkau lokasi yang lebih luas. Se S Sehingga bisa memberikan manfaaat lleb lebih kepada warga Tulungagung. “Anggota ini bisa membantu mengurai arus lalu lintas di dekat sekolah, sekaligus memberikan imbauan aman berlalu lintas di jalan raya,” terangnya. (fir/ mad)
Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia me-launching Srikandi Astuti. FOTO: MEMORANDUM/FIR
Kapolres AKBP Rama Samtama Putra SIK MSi MH melantik Kasatreskrim AKP Agus Sobarnapraja dalam sertijab di Mapolres Bangkalan.
Pak David (mantan kasatreskrim, red). Setiap kali ditanya penyidik, para saksi selalu menjawab dengan jawaban tunggal. Yakni kaulah ta’ oneng pa’...kaulah ta’ oneng pa’...kaulah ta’ oneng pa’ (saya tidak tahu pak, red). Itu-itu saja jawaban mereka,” tandas Rama, direspons gelak tawa para hadirin. Untuk bisa menyiasati jurus tunggal kaulah ta’ oneng pa’ yang kaprah dikembangkan para saksi ragam tindak kriminal itu, Rama
mengajurkan agar kasatreskrim yang baru banyak belajar terhadap penyidik senior. Mereka, menurut Rama, sudah memiliki teknik, taktik dan strategi khusus untuk mengatasi jawaban tunggal kaulah ta’ oneng pa’ yang kadang mati-matian dipertahankan para saksi. ”Jadi kepada Pak Agus, tak usah gamang dan ewuh pakewuh untuk belajar kepada penyidik senior yang ada. Meski mereka adalah bawahannya,” harap Rama. (ras/fer)
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
lainan derita cacat lahir dan kelainan umah saraf kini dirujuk ke Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi, Jember. Didampingi Tim Urkes Polres Jember, Kades Mayangan Sulimah, dan dr Gebyar, Spa, Kapolres ti Jember serius mengikuti pemeriksaan medis terhadap setiap perkembangan kondisi kesehatan Yoga. Menurut dr Gebyar, pihaknya
Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum berdialog dengan Siti Nurkalimah, ibu Yoga.
akan o observasi bersama para dokter spesialis anak. “Ada bebe beberapa proses uji laborato ratorium, untuk itu pasien sem sementara akan menjalani raw rawat inap,” tuturnya. Kapolres Jember juga menyempatkan berbincang - bincang dengan petugas medis dan keluarga pasien Yoga. Dia terlihat menyemangati keluarga Yoga, terutama ibunya agar tabah menghadapi proses medis, serta tetap berdoa dan berserah diri kepada Allah SWT. “Kami mendoakan mudah-mudahan pasien adikYoga mendapat jalan kesembuhan. Aamiin,” pungkas Alfian. Sementara, Kepala Desa Mayangan, Kecamatan Gumuhmas Sulimah kepada Memorandum mengucapkan terima kasih atas nama kepala desa mewakili keluarga Yoga dan warga. “Seorang pemimpin yang sibuk dengan tugas dalam melayani dan mengayomi masyarakat, tidak diragukan lagi, ”terang Kades Mayangan. (edy/fer)
Pasuruan, Memorandum Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH melaksanakan kegiatan Forum Silahturahmi Kamtibmas (FSK) bersama Forpimda, Forpimka, dan Asosiasi Kepala Desa (AKD) di Grand Pandawa Ballroom Hotel BJ Perdana, Jalan Sultan Agung, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Selasa (21/1). Tampak hadir dalam kegiatan itu, Dandim 0819 Pasuruan Letkol Arh Burhan Fajari Arfian, Sekda Kota Pasuruan Bahrul Ulum, Wakil Ketua DPRD Kota Pasuruan Dedi Cahyono Purnomo, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan Meiza Khoirawan, Plt Kepala Satpol PP Kota Pasuruan Yanuar, para kabag, kasat dan kapolsek jajaran Polres Pasuruan Kota, Ketua AKD Kabupaten Pasuruan Agus, AKD (Asosiasi Kepala Desa) Wilayah
FOTO: MEMORANDUM/RUL
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Ajak Basmi Narkotika dan Penjahat Jalanan
Kawal Pengobatan Yoga ke RSD dr Soebandi Jember, Memorandum Yoga (8), anak semata wayang pasangan Suwarno (35) dan Siti Nurkalimah saat ini butuh perhatian serius secara medis dan harus mendapatkan layanan perawatan intensif karena selain mengalami kelumpuhan, diyakini juga menderita gizi buruk. Dari sana, penderitaan Yoga mendapat perhatian khusus Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH S I K M Hu m , Senin (20/01). Bocah malang pen-
la ayah ngan menggelar patroli rutin di wilayah ari. Tulungagung setiap pagi dan sore ha hari. v va Kapolres Tulungagung AKBP Eva n ng Guna Pandia ketika me-launching 1), Srikandi Astuti pada Selasa (21/1), n ng di halaman GOR Lembu Peteng n mengatakan, dalam menjalankan p pi tugasnya 6 Srikandi Astuti dilengkapi nii. kendaraan roda dua yang mumpuni. an “Mereka kami lengkapi dengan 2 unit BMW 800 cc, 2 unit Nmax, dan 2 unit Jupiter yang bisa dimakasimalkan saat menjalankan tugasnya,” ujar Kapolres Pandia. Dijelaskan Pandia, Srikandi Astuti akan melakukan patroli pagi dan sore hari. Pada pagi hari akan membantu mengurai kepadatan lalu lintas di sekitar sekolah dan lokasi
min, ras dan sebagainya. Untuk lebih detail lanjut Adewira, hasil pemeriksaan nanti akan disampaikan secara langsung oleh tim. “Saya sampaikan kepada kepada seluruh masyarakat khususnya warga Lumajang yang merasa kehilangan anggota keluarga dapat melaporkan ke polsek setempat atau ke Polres Lumajang,” tegas Adewira.(hum/tri/fer)
Pahami Karakteristik Masyarakat Bangkalan Bangkalan, Memorandum Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MSi MH mengingatkan kepada kasat reskrim yang baru, AKP Agus Sobarnapraja segera beradaptasi dengan lingkungan kerja barunya. “Pelajari dan pahami karakteristik masyarakat Kabupaten Bangkalan. Terutama kebiasaan warga yang disidik sebagai saksi dalam perkara tindak kejahatan (kriminal, red),” pesan Rama, dalam acara pamit-kenal kasatreskrim, Senin (20/1). Pemahaman itu penting. Sebab, sambung Rama, tipikal karakter para saksi tindak kejahatan di Bangkalan, benar-benar sangat spesifik. Berbeda dan jarang ditemui di daerah lainnya. Itu sebabnya, para penyidik, menurut Rama, tak jarang mengalami kesulitan untuk menggali keterangan dari para saksi. Terutama jika mereka dihadapkan sebagai saksi peristiwa pembunuhan, penganiayaan, perampokan dan tidak kekerasan lainnya. “Benar apa yang dikatakan
Tulungagung, Memorandum Tingkat kepadatan lalu lintas di wilayah Kota Marmer, terutama di jam-jam sibuk menjadi perhatian khusus Satlantas PolresTulungagung. Selain bekerja sama dengan satuan lain saat melaksanakan pengaturan lalu lintas rutin setiap hari di titik-titik kemacetan, kini Satlantas Polres Tulungagung juga memiliki Srikandi Astuti. Srikandi Astuti adalah pasukan kecil yang terdiri 6 polisi wanita (polwan). Tugas mereka memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan, de-
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH beserta tamu undangan foto bersama.
Hukum Polres Pasuruan Kota. Dalam sambutanya, Dony menyampaikan, tahap demi tahap pesta demokarsi sudah dilaksanakan dengan baik. Alhamdulilah dengan bekerja sama dan sama-sama bekerja, ia dapat melaksanakan pesta demokrasi di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota dengan berjalan lancar dan aman. “Sebentar lagi kita akan menghadapi pilkada, dan kita berharap dapat berjalan aman tertib dan lancar dengan tetap
bekerja sama. Ada beberapa hal yang bisa kita simpulkan dalam kerja sama, seperti gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota, ancaman narkoba dan kriminalitas seperti pencurian serta perampokan,” ujar Dony. Kapolres juga memaparkan tentang hasil tangkapan narko-
tika dan balap liar kepada para tamu undangan yang hadir saat ini. Sangat merjalela di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota yang sudah masuk ke dalam ibu-ibu rumah tangga serta anak-anak sekolah. “Untuk narkotika yang masih ada di wilayah Hukum Polres Pasuruan Kota, dari hasil pengungkapan. Kami kemarin mendapat kabar bahwa narkotika sudah menyerang ibu-ibu rumah tangga serta anak-anak sekolah ini sungguh sangat mempriha-
Matangkan Penerapan Tilang Elektronik Probolinggo, Memorandum Rencana diberlakukan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE), Satlantas Polres Probolinggo Kota bersama Dinas Perhubungan Kota Probolinggo, melakukan rapat koordinasi (rakor) untuk matangkan penerapannya. Rakor di ruang Dinas Perhubungan Kota Probolinggo dihadiri Kasatlantas Polres Probolinggo Kota AKP Taviv Haryanto bersama Sekretaris Dishub M Sonhadji. Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi melalui Kasatlantas Polres Probolinggo Kota AKP Taviv Haryanto mengatakan, penerapan sistem E-TLE ini, merupakan digitalisasi proses tilang dengan memanfaatkan CCTV secara otomatis. “Jika sistem ini diberlakukan, maka seluruh proses tilang lebih efektif dan efisien. Ini sistem hukum berbasis teknologi informasi dengan perangkat elektronik yang dapat mendeteksi jenis pelanggaran lalu lintas dan mendeteksi data kendaraan bermotor secara otomatis,” kata AKP Taviv Haryanto, Selasa (21/1). Ke depan, kata Taviv Haryanto, sistem E-TLE diberlakukan di wilayah Kota Probolinggo, sehingga para pelanggar lalu lintas akan ditilang secara otomatis, dengan memanfaatkan rekaman video dan foto sebagai bukti para pengendara melanggar lalu lintas. “Saya berharap program ini bisa menekan
Rakor penerapan E-TLE yang dilakukan Satlantas Polres Probolinggo Kota bersama Dishub Kota Probolinggo.
angka kecelakaan lalu lintas, dan saya juga meminta instansi terkait program E-TLE ini bisa diterapkan di Kota Probolinggo,” tandas Kasatlantas. Dikatakan, Kasatlantas bahwa persiapan penerapan E-TLE sangat urgent. Pemasangan E-TLE dilakukan untuk mengukur kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan lalu lintas, efektivitas penegakan hukum yang belum maksimal dan melaksanakan amanat yang tercantun dalam di UU LLAJ. “E-TLE merupakan sistem penegakan hukum di bidang lalu lintas yang cukup efektif. Sistem ini menggunakan teknologi
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Lumajang, Memorandum Tim DVI (Disaster Victim Identification) Biddokes Polda Jatim dipimpin AKBP dr Bambang mem-back up Polres Lumajang melakukan identifikasi mayat tanpa kepala a di yang ditemukan warga r, pantai Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, Minggu (19/1). Identifikasi di instalasi ruang jenazah RSUD dr Haryoto Kabu-sa paten Lumajang, Selasa (21/1) pagi. Hadir Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar, bersama Kasatreskrim AKP Hasran, Kapolsek Pasirian Iptu Agus Sugiarto beserta Ps Kasubbaghumas Ipda Catur Budi Baskoro. Pada kesempatan itu, Kapolres menyampaikan kepada wartawan bahwa Polres Lumajang mendampingi Tim DVI dalam memeriksa jenazah Mr X tanpa
Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan didampingi kasatreskrim, dan kasubbag humas menunjukkan barang bukti.
Tambah Pelayanan, Siagakan Srikandi Astuti
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Kapolres Dampingi Tim DVI Identifikasi Mayat tanpa Kepala
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Pinjam Uang, Ibu Jaminkan Balita
elektronik berupa kamera Automatic Number Plate Recognition (ANPR). Alat ini bisa mendeteksi tanda nomor kendaraan bermotor secara otomatis, merekam dan menyimpan bukti pelanggaran, sebagai barang bukti pada saat dilakukan penindakan,”ucap Taviv Haryanto.Sementara itu, Sekretaris Dishub Kota Probolinggo M Sonhadji mengatakan, penerapan e-tilang, masih dalam tahap pemantapan, dan menentukan titik-titik ataupun teknis pelaksanaannya. Sejumlah peralatan yang akan dipasang adalah CCTV dan sensor yang dimiliki Dinas Perhubungan Kota Probolinggo.(mhd/fer)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
RABU PAHING, 22 JANUARI 2020 HALAMAN 9
JUALͳBELI FASUM 1,5 HA DI RUNGKUT ASRI TIMUR
Ratusan Warga Polisikan YKP Surabaya, Memorandum Perjuangan 500 kepala keluarga (KK) RW 10 Rungkut Asri Timur soal jual-beli fasum seluas 1,5 hektare (ha) terus berlanjut. Terlebih, berdasarkan siteplan 1990 Yayasan Kas Pembangunan (YKP), lahan fasum seluas 1,5 ha plus 3.900 meter persegi (m2) itu sudah dibeli warga. Sayangnya, pada tahun 2000, tanah tersebut dijual YKP kepada PT MBB hinggga munculnya perubahan (redesain) siteplan tahun 1995 tanpa melibatkan warga atau pembeli lahan Rungkut Asri Timur. Inilah celah hukum yang membuat warga semakin semangat berjuang. Perwakilan warga RW 10
Rungkut Asri Timur Suyanto menegaskan, warga sepakat dalam waktu dekat akan menempuh jalur hukum. Yakni menuntut YKP sebagai penjual lahan fasum seluas 1,5 ha kepada pengembang PT MBB. “Saat ini kami telah menyiapkan draf prosedur hukum tuntutan warga kepada YKP. Dua
hari lagi, kami akan laporkan ke Polda Jatim. Kami yakin bukti asli siteplan warga dari YKP tahun 90-an dapat membuktikan bahwa fasum tersebut hak warga,” kata Suyanto kepada Memorandum ketika menunjukkan bukti siteplan-nya, Selasa (21/1). Suyanto mengaku, pihaknya memberi apresiasi positif kepada Komisi A DPRD Surabaya. Karena dari hasil hearing beberapa kali tetap konsisten membela rakyat kecil. Bahkan, mendorong warga untuk mengajukan gugatan pembatalan jual beli YKP kepada PT MBB. Bersambung ke halaman 10
FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
Perwakilan warga RW 10 Rungkut Asri Timur menunjukkan lembaran gambar situasi (siteplan) milik YKP tahun 1990.
FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
Kondisi lahan fasum dalam tahap pemasangan dinding penutup.
FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN
Febria Rachmanita
Awas Bahaya Pneumonia Wuhan Surabaya, Memorandum Merebaknya virus pneumonia yang berasal dari Wuhan, Republik Rakyat Cina, membuat Dinas Kesehatan Kota Surabaya melakukan pencegahan. Meski belum ada indikasi masuk ke Indonesia, namun penyakit ini sudah membawa sejumlah korban jiwa di sana. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan, langkah ini berdasar perintah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam surat nomor 443/753/436.7.2/2020 tentang kewaspadaan terhadap penyakit pneumonia Wuhan, Tiongkok. “Sampai sejauh ini belum ada laporan penemuan kasus tersebut.Tapi, kita tetap harus mewaspadai penyakit itu,” kata Feny, sapaan akrab Febria Rachmanita, Selasa (21/1). Untuk itu Dinkes Surabaya juga berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Bersambung ke halaman 10
SMP Negeri 53 Surabaya
Lebih Indah jika TPS Dipindah Tempat pembuangan sementara (TPS) sampah yang berada di samping gerbang SMP Negeri 53 Surabaya.
Surabaya, Memorandum Lokasi tempat pembuangan sampah ( TPS) sementara harusnya mempertimbangkan
lingkungan sekitar. Tidak seperti yang terjadi di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 53 Surabaya, di Jalan Raya Kendung. Lokasi TPS
FOTO: MEMORANDUM/MG3
160 Peserta Diklat Siap Bersaing di Dunia Garmen Surabaya, Memorandum Persaingan dunia kerja sekarang ini sangat ketat sehingga diperlukan tenaga terampil yang bersertifikasi. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Balai Diklat Industri Surabaya menggelar pendidikan dan pelatihan kepada 160 orang dari berbagai kota/kabupaten di Jatim. Pada awal tahun ini, Balai
Diklat Industri Surabaya membuka pelatihan untuk dua angkatan yaitu angkatan I dan angkatan II. Mereka digembleng menjadi operator mesin garmen selama 18 hari di balai diklat di Jalan Gayung Kebonsari Dalam 12, Surabaya. Kepala Balai Diklat Industri Surabaya Mohadi mengatakan, peserta diklat ini berasal dari Ng-
DPRD Desak Parkir Liar Ditindak
anjuk, Kediri, Tulungagung, Banyuwangi, dan sejumlah daerah di Jatim. Mereka diasramakan di balai diklat selama 18 hari. “Mereka ini dilatih, lalu ikut sertifikasi dan juga disalurkan ke dunia kerja. Karena mereka digembleng sebagai operator mesin garmen maka akan disalurkan Bersambung ke halaman 10
FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN
Wandi Fauzi
Dishub Target Rp 35,8 M Surabaya, Memorandum Meski lahan parkir motor di lantai 1 gedung Siola disulap menjadi sentra PKL, tidak menjadikan Dinas Perhubungan Kota Surabaya berkecil hati untuk mencapai target pendapatan. Sebab, dishub sudah menyiapkan penggantinya berupa tempat parkir khusus di Jalan Gentengkali dan Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ). Kasi Pengelolaan Parkir Dishub Kota Surabaya Wandi Fauzi mengakui lahan parkir motor di lantai 1 gedung Siola memang selalu ramai. Namun pihaknya tidak bisa mengungkapkan berapa besar potensi pendapatan yang hilang karena perubahan tersebut. “Pengunjung Siola sekarang parkirnya di pusat perbelanjaan yang ada di sebelahnya. Ada juga yang pindah ke parkir di lantai atas yang dikelola oleh Bersambung ke halaman 10
persis di samping gerbang sekolah yang berada di depan Rumah Sakit Umum (RSU) Bhakti Dhar Bersambung ke halaman 10
FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN
Kepala Badan Pengembangan SDM Industri Kementerian Perindustrian RI Eko A Cahyanto memberikan selamat kepada peserta diklat.
Surabaya, Memorandum Masyarakat mengeluh melalui medsos soal tarif parkir motor yang tidak wajar, kembali terjadi di kawasan Sunan Ampel dipatok tarif Rp 20 ribu. Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak penindakan tegas terhadap oknum-oknum petugas yang terbukti praktik parkir liar. Sekretaris Komisi C DPRD Surabaya Agoeng Prasodjo menegaskan, persoalan parkiran di Kota Surabaya saat ini bukan lagi masalah teguran tapi harus ada penindakan. Pasalnya, teguran yang selama ini dilayangkan untuk penertiban parkir liar ini tak begitu diindahkan. “Artinya bukan lagi hanya teguran-teguran seperti yang selama ini terjadi, tapi harus ada penindakan. Karena sudah mengambil badan jalan,” tegasnya, Selasa (21/1). Agoeng menegaskan, penindakan parkiran liar di kawasan Sunan Ampel harus melibatkan semua organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti dinas perhubungan, satuan polisi pamong praja (satpol PP), dan aparat kepolisian. Sebab, kalau tidak ada penindakan tegas, parkir di
FOTO: ISTIMEWA
Agoeng Prasodjo
badan jalan membuat tatanan kota semakin semrawut. “Jadi semua harus tegas sebab kalau tidak tegas, tambah semrawut kota ini,” katanya. Dia menambahkan, pola penyelesaian yang dilakukan pemkot juga tidak membuat jera pelaku parkir liar tersebut. Misalnya penggembokan terhadap kendaraan yang parkir sembarangan hanya bersifat momentum saja. Padahal tindakan tersebut cukup efektif untuk menimbulkan efek jera bagi pemilik kendaraan. Bahkan, di beberapa ruas Bersambung ke halaman 10
Langganan Dampingi Klien Fenomenal Sebagai salah satu tim penasihat hukum Ahmad Dhani saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, banyak pengalaman berharga yang dirasakan Sahid, advokat asal Bangkalan, Madura ini. Salah satunya pria yang berpenampilan rapi ini selalu standby 24 jam melayani wartawan untuk update pemberitaan pentolan Dewa 19 tersebut. Ferry Ardi Setiawan JADI jangan heran kalau setiap hari bertemu dengan pria kelahiran 1982 ini di Rutan Kelas 1 Surabaya di Medaeng, Waru, Sidoarjo. Sahid bisa dikatakan ‘tuan rumah’ bagi tamu Ahmad Dhani yang ingin besuk. Baik itu dari keluarga Ah-
mad Dhani, artis, dan musisi, serta pejabat negara yang memberikan support kepada Ahmad Dhani. “Hampir tiap hari saya standby di Medaeng mendampingi tokoh publik. Mulai dari Menhan Probowo Subianto, Sandiaga Uno,
FOTO: ISTIMEWA
Sahid
mantan Menteri Ekonomi Rizal Ramli, dan Tedjo Edy, tokoh PAN,” ujar Sahid. Lanjut Sahid, selama tujuh bulan mendampingi Ahmad Dhani, dirinya harus kehilangan waktu istirahat yang cukup. “Ini sudah risiko profesi. Kadang tengah malam saya harus mengangkat telepon di sela-sela istirahat bersama keluarga. Banyak tokoh publik, baik tokoh partai politik atau pejabat negara menghubungi saya untuk koordinasi ingin membesuk klien kami (Ahmad Dhani),” jelas dia. Termasuk dari media, menghubungi setiap waktu meminta
tanggapan dan opini terhadap kasus yang sedang berjalan di persidangan. “Saya melayani rekan media dengan sabar dan senang hati. Mungkin seperti ini jika mendampingi perkara yang fenomenal dan disorot publik,” tambah Sahid. Mungkin juga ditakdirkan menangani kasus yang disorot publik, tambah Sahid, kali ini ia mendampingi Tri Susanti alias Mak Susi yang saat ini proses sidang di PN Surabaya. “Kami harus bisa membagi waktu dengan perkara lain. Karena kasus Mak Susi cukup menguras Bersambung ke halaman 10
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
RABU PAHING, 22 JANUARI 2020 HALAMAN 10
Eceng Gondok Rusak Pompa Air Rolak Jagir Surabaya, Memorandum Eceng gondok yang memenuhi pintu air di Rolak Jagir membuat pompa air rusak. Selasa (21/1), empat petugas memperbaiki kedua pompa air yang rusak. Diduga, penyebab rusaknya pompa air ini karena sampah eceng gondok yang tidak segera dievakuasi DKRTH (Dinas kebersihan dan ruang terbuka hijau) Kota Surabaya. Ini dikatakan oleh Ardi, petugas pompa air. “Sudah 2 minggu ini sampah eceng gondok itu tidak dievakuasi. Kami sudah tiga kali ini memperbaiki pompa air. Sebelumnya kami memperbaiki
pompa air yang berada di Kali Rolak (Gunungsari),� jelas Ardi kepada Memorandum. Sampah eceng gondok tersebut membuat laju air dari Kali Rolak menuju Kali Jagir menjadi tersendat, sampah yang dibawa eceng gondok bukan hanya daun tetapi juga ranting pohon “Seharusnya pihak DKRTH berkoordinasi dengan kami selaku petugas pompa air.
Kami juga yang terkena imbas kalau pintu air ini tidak dibuka. Air akan membludak dan naik ke daratan, kami sangat menyayangkan hal tersebut,� tambah dia. Kami mengakui kalau dirinya sudah menghubungi DKRTH namun tidak ada jawaban. “Semoga permasalahan sampah ini segera diselesaikan agar air tidak naik ke daratan dan pompa air di setiap sungai tidak rusak kembali. (mg2/rif )
Eceng gondok yang menyumbat pintu air Rolak Jagir. FOTO: MEMORANDUM/MG2
Hari Ini, Dewan Panggil DPU dan Pemilik Darmo Park
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Sudaryanto memeriksa kondisi bangunan kompleks rumah prajurit.
Danrem Cek Rumah Personel Surabaya, Memorandum Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Sudaryanto sidak beberapa rumah prajuritnya di Desa Sawo Tratap, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Selasa (21/1). “Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pimpinan dengan prajurit,� ujar Sudaryanto. Dalam kunjungannya, Sudaryanto berjalan kaki mengunjungi satu persatu rumah prajurit di Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) tersebut. “Kita ingin memastikan jika prajurit di sini, tinggal di tempat yang layak,� lanjut Sudaryanto didampingi Kapenrem Bhaskara Jaya Mayor Inf Agung Prasetyo Budi. Danrem mengimbau jika terdapat kerusakan pada rumah yang dihuni oleh prajuritnya tersebut, dirinya bakal langsung memerintahkan personel korem untuk segera memperbaiki rumah tersebut. “Kalau ada kerusakan, langsung kita bantu perbaiki,� pungkas dia. (tyo/rif)
3(1*8080$1 /(/$1* +$57$ 3$,/,7 37 $6,$ /,1. $,5/,1(6 '$/$0 3$,/,7
.DPL $QGUHDV +DUWRQR 6 + //0 VHODNX .XUDWRU 37 $VLD /LQN $LUOLQHV 'DODP 3DLOLW \DQJ GLDQJNDW EHUGDVDUNDQ 3XWXVDQ 3HQJDGLODQ 1LDJD SDGD 3HQJDGLODQ 1HJHUL -DNDUWD 3XVDW 1R 3GW 6XV 3DLOLW 31 1LDJD -NW 3VW WDQJJDO $SULO MR 3HQHWDSDQ +DNLP 3HQJDZDV 1R 3GW 6XV 3DLOLW 31 1LDJD -NW 3VW WDQJJDO 0HL DNDQ PHODNXNDQ SHQMXDODQ GLPXND XPXP OHODQJ PHODOXL .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 6LGRDUMR VHFDUD WHUWXOLV WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD OHODQJ H $XFWLRQ FORVHG ELGGLQJ DWDV KDUWD SDLOLW 37 $VLD /LQN $LUOLQHV 'DODP 3DLOLW EHUXSD VDWX XQLW SHVDZDW GHQJDQ ULQFLDQ VHEDJDL EHULNXW 3HVDZDW )RNNHU ) \DQJ WHUOHWDN GL +DQJDU 0HUSDWL 0DLQWHQDQFH )DFLOLW\ -DODQ 5D\D %DQGDUD -XDQGD 'HVD .HO %HWUR .HF 6HGDWL .DE 6LGRDUMR 3URSLQVL -DZD 7LPXU GHQJDQ ULQFLDQ VHEDJDL EHULNXW D 7\SH ) 0N E 5HJLVWUDVL 3. .5$ F 7DKXQ G 1RPRU 6 1 +DUJD /LPLW /HODQJ 6HEHVDU 5S 8DQJ -DPLQDQ /HODQJ 6HEHVDU 5S GDUL +DUJD /LPLW /HODQJ
:DNWX 3HODNVDQDDQ /HODQJ +DUL 7DQJJDO %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ $ODPDW 'RPDLQ 7HPSDW /HODQJ 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ
5DEX -DQXDUL :,% ZDNWX VHUYHU
ZZZ OHODQJ JR LG .3.1/ 6LGRDUMR -O (UODQJJD 1R 'HVD .HOXUDKDQ 6LGRNDUH .HF 6LGRDUMR .DE 6LGRDUMR -DZD 7LPXU 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ
6\DUDW GDQ ,QIRUPDVL /HODQJ /HODQJ GLODNVDQDNDQ GHQJDQ SHQDZDUDQ VHFDUD WHUWXOLV WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD OHODQJ PHODOXL LQWHUQHW H $XFWLRQ GHQJDQ PHWRGH SHQDZDUDQ WHUWXWXS FORVHG ELGGLQJ \DQJ GLDNVHV SDGD DODPDW GRPDLQ ZZZ OHODQJ JR LG 7DWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ HOHNWURQLN GDSDW GLOLKDW SDGD PHQX ³7DWD &DUD GDQ 3URVHGXU´ GDQ ³3DQGXDQ 3HQJJXQDDQ´ SDGD GRPDLQ GL DWDV &DORQ SHVHUWD OHODQJ DGDODK SHURUDQJDQ DWDX EDGDQ KXNXP &DORQ SHVHUWD OHODQJ PHQGDIWDUNDQ GLUL GDQ PHQJDNWLINDQ DNXQ SDGD ZZZ OHODQJ JR LG GHQJDQ PHUHNDP VHUWD PHQJXQJJDK VRIWFRS\ .73 13:3 HNVWHQVL ¿OH MSJ SQJ GDQ QRPRU UHNHQLQJ DWDV QDPD VHQGLUL XDQJ MDPLQDQ DNDQ GLNHPEDOLNDQ ODQJVXQJ NH QRPRU WHUVHEXW 3HVHUWD OHODQJ ZDMLE PHQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ OHODQJ \DQJ MXPODKQ\D VDPD GHQJDQ MXPODK XDQJ MDPLQDQ \DQJ WHODK GLWHQWXNDQ GDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ 6LGRDUMR VHODPEDW ODPEDWQ\D VDWX KDUL NHUMD VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ 8DQJ MDPLQDQ OHODQJ GLVHWRUNDQ NH 1RPRU 9LUWXDO $FFRXQW 9$ PDVLQJ PDVLQJ SHVHUWD OHODQJ 1RPRU 9$ DNDQ GLNLULPNDQ VHFDUD RWRPDWLV GDUL DODPDW GRPDLQ GL DWDV NHSDGD PDVLQJ PDVLQJ SHVHUWD OHODQJ VHWHODK EHUKDVLO PHODNXNDQ SHQGDIWDUDQ GDQ GDWD LGHQWLWDV GLQ\DWDNDQ YDOLG 3HQDZDUDQ KDUJD OHODQJ VHFDUD RWRPDWLV GDUL DODPDW GRPDLQ GL DWDV VHWHODK PHQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ OHODQJ GDQ WHODK WHUYHUL¿NDVL .RQGLVL SHVDZDW PHVLQ GDQ VXNX FDGDQJ \DQJ GLMXDO GDODP NRQGLVL VHVXQJJXKQ\D VHVXDL ORNDVL GDQ GHQJDQ VHPXD FDFDW GDQ NHNXUDQJDQQ\D .DPL PHQJDQMXUNDQ SHPLQDW XQWXN PHOLKDW GDQ PHPHULNVD RE\HN \DQJ EHUVDQJNXWDQ VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ $DQZLM]LQJ 3HQMHODVDQ 3UD /HODQJ GLODNVDQDNDQ GL +DQJDU 0HUSDWL 0DLQWHQDQFH )DFLOLW\ -DODQ 5D\D %DQGDUD -XDQGD 'HVD .HO %HWUR .HF 6HGDWL .DE 6LGRDUMR -DZD 7LPXU SDGD +DUL 6HQLQ -DQXDUL SXNXO :,% V G VHOHVDL 3HOXQDVDQ SHPED\DUDQ OHODQJ SDOLQJ ODPEDW OLPD KDUL NHUMD VHWHODK SHODNVDQDDQ OHODQJ $SDELOD WLGDN GLSHQXKL PDND GLQ\DWDNDQ EDWDO GDQ ZDQSUHVWDVL 8DQJ -DPLQDQ GLVHWRUNDQ NH .DV 1HJDUD VHEDJDL SHQHULPDDQ ODLQ ODLQ .XUDWRU EHUWDQJJXQJ MDZDE XQWXN PHQ\HUDKNDQ ELOO RI VDOH NHSDGD SHPHQDQJ OHODQJ ,QIRUPDVL OHELK ODQMXW GDSDW PHQJKXEXQJL .DQWRU .XUDWRU 37 $VLD /LQN $LUOLQHV 'DODP 3DLOLW WHOS DWDX .31./ 6LGRDUMR WHOS -DNDUWD -DQXDUL +RUPDW NDPL .85$725 37 $6,$ /,1. $,5/,1(6 '$/$0 3$,/,7
WWG $1'5($6 +$57212 6 + //0
Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i
Surabaya, Memorandum Kejadian banjir di kawasan Darmo Park, Kamis (15/1) lalu, berbuntut. Komisi C DPRD Surabaya berencana memanggil Dinas PU Surabaya dan pemilik Darmo Park, hari ini (Rabu, 22/1). Ketua Komisi C Baktiono mengatakan, pemanggilan yang ke sekian kalinya ini untuk minta dinas PU bina marga dan pematusan dan pemilik Darmo Park untuk mengetahui jelas terkait banjir yang menjadi persoalan krusial dan perlu diselesaikan. “Mayjen Sungkono perlu mendapat perhatian khusus dari PU dan pemilik Darmo Park,� kata
Baktiono, Selasa (22/1). Baktiono mengatakan, permasalahan banjir di Mayjen Sungkono sudah diperingatkan sejak 2019, tepatnya tiga bulan lalu terkait pembangunan box culvert belum tuntas. Bahkan terdapat tembok hotel bintang 5 yang ambruk sehingga menimbulkan kemacetan dan penghambatan di area pembangunan. Juga keberadan policeline di depan TVRI yang menunda pengerjaan pemasangan box culvert. “Kami mengharapkan agar policeline segera dikoordinasikan dengan pihak kepolisian agar box culvert di sana bisa
dipasang. Kalau tidak hujan, airnya tidak lewat saluran selokan, tapi lewat jalan raya,� jelas dia Penyebab dari banjir di wilayah Mayjen Sungkono, Baktiono mengungkapkan bukan karena pompa. Pasalnya, Komisi C sudah mengecek di 58 rumah pompa. “Kami random pompa semua siap, penjaga bergantian shift 24 jam baik kemarau hujan mereka senantiasa standby. Pompa listrik kami cek nyala, genset juga nyala, solar fulltank semua,� katanya. Selain itu, dalam hal pengendalian banjir, ia menyampaikan, pompa, penjaga pom-
pa, genset, listrik di Surabaya sudah siap. Lanjutnya, di dalam pengendalian banjir tahunan seperti di Mayjen Sungkono perlu mendapatkan perhatian khusus. Ia mengaku, Rabu (22/1) kembali mengundang dinas PU dan pemilik Darmo Park. Alasannya karena Pemkot Surabaya harus koordinasi dengan pengembang atau pimpinan yang ada di Darmo Park. “Banyaknya saluran yang dilalui kabel-kabel, ada yang perlu ditata kembali dan menjadi tanggung jawab bersama. Kerja sama antarpihak untuk
FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
Baktiono
kepentingan warga semua,� pungkas dia. (why/rif)
Ratusan Warga Polisikan YKP “Keputusan wakil rakyat sudah sesuai keinginan warga. Kami berharap ke depan tetap konsisten atau berjalan lurus mendampingi warga soal sengketa fasum tersebut,� terangnya. Selain fasum 1,5 ha, lanjutnya, pihaknya juga pernah minta lahan fasum seluas 3.900 m2, bekas pangkalan Taxi Metro di Jalan Rungkut Madya kepada Pemkot Surabaya tahun 2019. “Namun hasilnya sampai sekarang belum ada jawaban secara tertulis dari pemkot. Bahkan, informasinya lahan itu justru akan
digunakan untuk lahan parkir. Ini kan juga tidak benar dan harus diperjuangkan juga. Dalam waktu dekat kami menghadapWali Kota Surabaya Tri Rismaharini pertanyakan itu,� jelas dia. Lebih jauh, Suyanto menyatakan, warga tetap berjuang untuk mengembalikan lahan fasum menjadi fasum sediakala. Meski ada tawaran tukar guling lahan fasum atau ganti rugi nominal uang tetap tidak diperbolehkan. “Intinya lahan itu akan dimanfaatkan warga untuk ruang
Lebih Indah jika TPS Dipindah ma Husada (BDH). Beberapa guru mengeluhkan terganggu dengan keberadaan TPS tersebut. Selain mengganggu keindahan lingkungan, juga rawan gangguan lain. Aroma tidak sedap dan banyaknya lalat juga menjadi dampak akibat penempatan TPS di gerbang sarana pendidikan tersebut. Diakui beberapa guru, aroma tak sedap tidak dirasakan di
areal sekolah tersebut. ini karena setiap pagi, ada truk sampah yang mengambil.Warung warung yang dulu berdiri di depan sekolah, kini mulai dibersihkan dan telah direlokasi di samping sekolah menjadi sentra PKL. Kendala lainnya adalah di pagi hari. Di lokasi sering terjadi kemacetan karena antara anak sekolah datang berbarengan dengan jadwal truk mengambil
Awas Bahaya Pneumonia Wuhan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Surabaya untuk penapisan di pintu masuk bandara dan pelabuhan. “Terutama bagi masyarakat yang sedang bepergian ke Cina, termasuk Singapura, Hongkong, Wuhan, atau Beijing,� jelasnya.  Maka dari itu, pihaknya mengimbau masyarakat, apabila berada di Cina, agar menghindari berkunjung ke pasar
ikan atau tempat jualan hewan hidup. Selain itu, jika dalam perjalanan berinteraksi dengan orang yang mempunyai gejala demam, batuk, dan sukar bernafas atau jatuh sakit dengan gejala yang sama, Feny berpesan, agar segera berobat ke fasilitas layanan kesehatan terdekat. “Apabila setelah kembali ke Indonesia menunjukkan gejala
Dishub Target Rp 35,8 M dishub juga,� kata dia. Diakui hilangnya lahan parkir di sana memang akan berpengaruh terhadap target parkir yang tahun ini mencapai Rp 35,8 miliar. Namun ini tergantikan dengan dioperasikan lahan parkir khusus di Jalan Gentengkali, tepatnya di samping Taman Ekspresi, dan juga TIJ. “Mudah-mudahan bisa tercapai tahun ini,� kata dia. Ia menambahkan pada tahun lalu pendapatan dari sektor parkir sebesar Rp 35,4 miliar. Sedangkan untuk realisasinya
mencapai 100 persen lebih dengan nilai Rp 35,5 miliar. Pendapatan parkir selama ini berasal dari tepi jalan umum sekitar 1.700 titik dan 16 parkir khusus atau park and ride. Tahun ini ketambahan dua parkir khusus yaitu Jalan Gentengkali dan TIJ yang tuntas pembangunnya akhir tahun lalu. Sedangkan lahan parkir yang memiliki potensi cukup besar ada di Hi-Tech Mall. “Untuk parkir khusus di Jalan Gentengkali juga memiliki potensi cukup besar karena di sana ada
Sambungan dari halaman 9 terbuka hijau, tempat kuliner, balai RW, gedung serbaguna, dan TPS sampah. Sebab selama ini di permukiman RW 10 belum ada fasilitas tersebut,â€? pungkas dia. Ketika Memorandum mendatangi lokasi lahan fasum di Rungkut Asri Timur berupaya konďŹ rmasi kepada pengembang PT MBB, tapi gagal. Di lokasi, hanya ada sekitar 7 pekerja yang sedang membuat tembok penutup di area lahan fasum. Ketika dikonďŹ rmasi kepada Ketua YKP Maria Theresia Ekawati Rahayu yang juga Kepala
Sambungan dari halaman 9 sampah. “Memang demikian yang terjadi setiap harinya,� kata seorang guru yang enggan menyebutkan namanya. Permintaan pemindahan TPS tersebut juga sudah dilakukan koordinasi oleh kepala sekolah dengan camat setempat. Tapi hingga kemarin, belum ada rencana pemindahan TPS ke lokasi yang tidak mengganggu lingkungan. (mg3/rif)
Sambungan dari halaman 9 serupa, dianjurkan langsung untuk berobat,� jelasnya. Menurut Feny, penyakit Pneumonia Wuhan Tiongkok disebabkan oleh virus influenza. Diduga virus baru ini berjenis corona virus. “Tetapi masih perlu penelitian lebih lanjut untuk memastikan jenis spesiesnya,� pungkasnya. (udi/rif)
Sambungan dari halaman 9 tempat wisata dan dekat dengan perkantoran,� ungkap dia. Wandi Fauzi juga mengakui masih adanya kebocoran di sektor parkir. Namun soal berapa persen tingkat kebocoran, pihaknya kesulitan menghitung. Yang pasti, pihaknya terus berusaha untuk menekannya dengan melakukan pengawasan dan patrol secara instensif. Caranya dengan mengecek karcis dan cek kelengkapan jukir. “Mudah-mudahan langkah ini bisa menekan kebocoran,� pungkas dia. (udi/rif)
Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya, yang bersangkutan tidak bisa dihubungi. Sedangkan bendahara YKP Yusron Sumartono mengatakan dirinya tidak tahu
menahu soal jual-beli fasum tersebut. “Saya tidak tahu karena bukan bagian saya,� ucap lelaki yang juga sebagai Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Pajak Daerah Kota Surabaya. (why/rif)
160 Peserta Diklat Siap... perusahaan garmen Sritex di Sukoharjo pada akhir Januari dan awal Februari,� ungkap Mohadi dalam pembukaan Diklat Operator Mesin Garmen Angkatan I dan Angkatan II di Balai Diklat Industri, Selasa (21/1). Sedangkan Kepala Badan Pengembangan SDM Industri Kementerian Perindustrian RI Eko A Cahyanto mengatakan, industri membutuhkan 3 hal yaitu investasi, teknologi, dan SDM. Sebagai unsur terpenting, SDM terus dikembangkan terutama untuk tenaga aparatur, tenaga kerja, dan konsultan industri. “Setiap tahun kami menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan menyentuh 100 ribu orang. Ini kecil dibandingkan dengan jumlah angkatan kerja yang diserap di sektor industri,� ungkap dia. Ia menambahkan agar du-
nia indutsri memiliki daya saing, maka pihaknya menyiapkan SDM yang berkompeten yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kemudian disertifikasi oleh lembaga yang berkompeten. Lembaga ini yang memastikan mereka memiliki keterampilan dan pengetahuan yang cukup untuk bekerja di sana. Sedangkan Kepala HRD Sritex Sri Saptono Basuki menuturkan, kebutuhan tenaga kerja untuk pabrik garmen memang cukup banyak. Maka, lulusan diklat ini pihaknya siap menampung. “Kerja sama dengan diklat ini sudah terjalin lama. Kami yakin mereka yang lulusan diklat di sini memiliki keterampilan yang cukup bagus dalam sektor garmen,� tegas Saptono yang juga menghadiri acara pembukaan di sana. (udi/rif)
DPRD Desak Parkir Liar... jalan yang sudah terpampang dengan jelas rambu-rambu larangan parkir, namun tidak digubris. Hal tersebut dikarenakan ada kesan pembiaran yang dilakukan. Agoeng mencotohkan salah satu biang kemacetan sering terjadi di badan Jalan Wonokromo (pasar maling) sendiri adalah parkir liar yang berada di depan Mal DTC Wonokromo. “Apalagi sangat menggangu ketertiban umum setiap malam, ini harus segera ditindak. Pengelola parkir, kalau perlu ditangkap karena ini ilegal,�Tegasnya. Lebih jauh Agoeng menegaskan, pihaknya juga telah
Sambungan dari halaman 9
melakukan investigasi parkiran liar di beberapa titik. “Jika tetap dibiarkan, dalam waktu dekat kita akan memanggil dinas terkait untuk mempertanyakan masih menjamurnya parkiran liar di kota ini,� tandasnya. Ia mengimbau bagi masyarakat jika kalau terjadi penarikan parkir melewati batas sewajarnya harus dilawan. Bayarlah sesuai biaya bukti karcis parkir tersebut. “Kalau memang ada tarikan biaya parkir melebihi sewajarnya segera dilaporkan. Apalagi warga sedang berziarah ke makam, bukan main-main di sana,� pungkas dia. (why/rif)
Langganan Dampingi... waktu dan tenaga sebab digelar dua minggu sekali,� beber dia. Lanjutnya, meski cukup menantang dan menguras tenaga, namun ia bersyukur mendapat kesempatan menjadi advokat
Sambungan dari halaman 9
Sambungan dari halaman 9
muda yang selalu ingin banyak belajar dari pengalaman penanganan perkara. “Ini menjadi tantangan hukum ke depan dan saya banyak belajar dari sini,� pungkas Sahid. (*/lis)
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kontributor Blitar: Prawoto Sadewo, Kontributor Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
RABU PAHING, 22 JANUARI 2020 HALAMAN 11
BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Buntut Raibnya Dana Nasabah Rp 2,7 Miliar
Arif ditemui di ruang kerjanya, menegaskan jika ada pemberitaan yang menyatakan bahwa pimpinan Bank Jatim Pamekasan menjadi tersangka dan ditahan di mapolres, tidak benar. Untuk memastikan kabar itu, Arif bahkan menghubungi Kasatreskrim Polres Pamekasan Iptu Andri Setya Putra di depan Memorandum pukul 12.40 melalui sambungan telepon, Selasa (21/1). Menurut Arif, saat ini pihaknya belum bisa memberikan
keterangan apa pun sebelum ada putusan sidang dari Pengadilan Negeri (PN) Pamekasan. Manajemen Bank Jatim, terang Arif, menyerahkan sepenuhnya semua proses hukum ke pihak penyidik Polres Pamekasan. Ditanya mengenai sanksi yang akan diberikan kepada pegawainya tersebut, Arif juga belum bisa memastikan. “Kita jangan melebar dulu ke persoalan yang lain. Kami akan ikuti prosedur hukum dulu. Nanti dipecat apa tidak akan saya
Rentan Musibah, Ribuan Nelayan Sepakat Lego Jangkar Bangkalan, Memorandum Dua pekan terakhir, cuaca ekstrem melanda perairan tempat nelayan asal Kabupaten Bangkalan melaut. Tidak hanya di laut, hujan lebat disertai angin kencang juga rutin menerjang 18 kecamatan. Menyikapi fenomena alam ini, Kepala Dinas Kelautan Bangkalan Drs Mohamad Zaini MM, mengimbau nelayan dari 10 kecamatan yang berlokasi di pesisir untuk ekstra hati-hati. Jika perairan di Selat Madura dan Laut Jawa tidak bersahabat, Zaini menganjurkan nelayan lepas jangkar dulu. “Jangan memaksakan diri. Drs Mohamad Zaini MM Itu berbahaya karena cukup rentan kemungkinan terjadinya kecelakaan laut,” katanya, Selasa (21/1). Zaini menjelaskan, fenomena ini sesuai surat edaran dari Gubernur Jatim masuk dalam status siaga bencana hidrometeorologi yang akan belangsung hingga Februari. “Jadi selama siaga darurat bencana hidrometeorologi belum dicabut BMKG, saya ajurkan agar teman-teman nelayan libur dulu sementara waktu,” harapnya. Imbauan itu direspons nelayan Kampung Lebak dan Bandaran, Kecamatan Bangkalan Kota. Terbukti, sebagian besar dari sekitar 400 lebih nelayan di sana memarkir perahunya di kanan-kiri muara Kali Bangkalan. “Sudah hampir seminggu kami sepakat untuk libur melaut. Sebab kondisi laut akhir-akhir ini memang berbahaya,” kata Ketua Peguyuban Nelayan Janor Koneng Kampung Lebak, Moh Hamim (55). Kesepakatan ini juga bentuk kepatuhan pada anjuran pemerintah. Hamim optimis, ribuan nelayan seperti di Kecamatan Tanjung Bumi, Sepulu, Klampis, Arosbaya, Socah, Kamal, Labang, Kwanyar dan Kecamatan Modung juga akan mengikuti. Apalagi nelayan sudah memiliki tradisi tidak melaut Desember-Februari karena perairan di Selat Madura dan Laut Jawa kerap berombak besar yang disertai angin dan petir. Pada 2018, 2 nelayan Kampung Lebak meninggal akibat terseret arus setelah perahu mereka terbalik dihantam gelombang besar. Kejadian itu bisa dihindari jika mereka tidak nekad melaut di cuaca ekstrem. “Ketika musim tiupan kencang angin barat, biasanya mereka libur sementara waktu. Ya seperti sekarang ini,” pungkas Hamim. (ras/epe)
sampaikan setelah ada putusan dari pengadilan,” sebutnya. Lebih lanjut, Arif mengutarakan, bagi pegawai Bank Jatim yang kedapatan melakukan pelanggaran maka hak pemecatan atau tidak bergantung kesepakatan manajemen. Namun untuk saat ini, pihaknya mengaku masih belum bisa memastikan apakah yang bersangkutan akan dipecat atau tidak. “Kalau sekarang saya tidak berani bilang, karena belum ada putusan pengadilan,” ulangnya. Sebelumnya, teller Bank Jatim unit Keppo berinisial A sudah dititipkan di Lapas Kelas IIA Pamekasan. Status itu didapat usai penangkapan yang dipimpin Iptu Andri Setya Putra setelah menerima laporan dari
dua nasabah Bank Jatim unit Keppo Pamekasan ke SPKT polres setempat. Berdasar laporan itulah, pihaknya langsung melakukan penelusuran dan berhasil mengungkap kasus tersebut. “Berkas perkaranya sudah masuk tahap satu, sudah kami kirim ke JPU (jaksa penuntut umum),” kata Iptu Andri Setya Putra. Penelusuran koran ini, tersangka A merupakan warga Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Modus sementara yang terungkap, tersangka menggunakan dana nasabah itu untuk kepentingan pribadi. “Makanya kita kenakan pasal penggelapan dalam jabatan,” cetus kasatreskrim. Iptu Andri Setya Putra meng-
utarakan, modus itu terungkap ketika tersangka diinterogasi. “Untuk uang hasil penggelapan itu apa digunakan untuk yang lain, kami tidak bisa menyebutkan. Sebab dalam pemeriksaan, tersangka tidak memberikan keterangan yang kooperatif,” sambungnya. Iptu Andri Setya Putra menyebut, sudah mengantongi sejumlah barang bukti, di antaranya struk transaksi penarikan dan struk transaksi yang diserahkan tersangka kepada korban. Lebih lanjut, dia mengatakan, tersangka terancam dikenakan pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan dengan ancaman hukuman kurang lebih 5 tahun penjara. (sjk/epe)
Ketika ditemui Memorandum Arif Firdausi menghubungi Kasatreskrim Polres Pamekasan guna memastikan bukan dirinya yang ditahan, melainkan anak buahnya.
Jelang Imlek, Polres Sumenep Sterilkan Kelenteng Pao Sian Lin Kong Sumenep, Memorandum Menjelang perayaan pergantian tahun baru penanggalan cina, Imlek 2020, Polres Sumenep sterilisasi Kelenteng Pao Sian Lin Kong. Kegiatan tersebut, dalam rangka memberikan keamanan kepada masyarakat yang merayakan. Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriyadi mengatakan, selain pengecekan juga akan menempatkan personel hingga perayaan nanti di rumah ibadah Tri Dharma yang terletak di Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep tersebut. Apalagi selain Kelenteng, di desa itu juga berdiri gereja dan masjid. Masyarakat kawasan itu bahkan sejak lama dikenal memiliki toleransi tinggi dengan saling menghargai antarpemeluk agama lain. “Dimulai hari ini. Ada 20 personel yang berjaga hingga hari perayaan nanti,” terang kapolres, Selasa (21/1). Pengurus Kelenteng Pao Sian Lin Kong, Seno mengungkapkan, sama dengan tradisi Iudl Fitri, biasanya masyarakat keturunan Tionghoa mudik ke kampung halaman untuk merayakan Imlek bersama keluarga besar. “Malam harinya melakukan sembahyang menyambut dewa rejeki di kleneteng. Itu makna dari perayaan Imlek,” ujarnya.(uri/epe/epe) FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI
Pamekasan, Memorandum Kepala Bank Jatim Cabang Pamekasan Arif Firdausi buka suara terkait kasus dugaan penggelapan uang Rp 2,7 miliar. Uang itu diduga digelapkan teller Bank Jatim Unit Kecamatan Keppo. Arif juga membantah dirinya sudah ditahan akibat kasus ini.
FOTO: MEMORANDUM/ SUJAK
Kacab Bank Jatim Pamekasan Bantah Ditahan
Disaksikan Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriyadi, petugas menyisir sudut -sudut Kelenteng Pao Sian Lin Kong menjelang perayaan Imlek 2020.
Pemkab Sumenep Raih Dua Penghargaan dari BPKP Sumenep, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengawali Tahun Anggaran 2020 dengan meraih prestasi yang berbuah dua penghargaan sekaligus. Yaitu pencapaian Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Level 3 dan Kapabilitas Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Level 3 (Integrated). Reward itu diberikan oleh Deputi Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah kepada Bupati A Busyro Karim, Senin (20/1). Dua prestasi tersebut merupakan penghargaan baru atau program perdana. Karena saat ini sudah ada penekanan di semua kabupaten bahwa kapabilitas APIP harus sudah level 3. Selama ini yang ada di semua kabupaten baru level 2. Bupati A Busyro Karim mengatakan, penghargaan Maturitas SPIP Level 3 diberikan atas sistem pengendalian internal dari pemkab yang sudah mencapai level 3. Jadi di semua OPD untuk tingkat pengendaliannya sudah level 3. “Maturitas adalah pematangan pengendalian kita.
Bupati Sumenep A Busyro Karim menerima penghargaan dari Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah.
Itu didasarkan bahwa semua OPD sudah menyusun daftar risiko. Kami di setiap pengawasannya sudah berdasarkan manajemen risiko berdasarkan daftar risiko yang dilakukan OPD,” ujar bupati.
Nanti menurut bupati, pengawasannya itu tidak hanya berdasarkan kepatutan dan kepatuhan saja tapi juga berdasarkan kinerja meliputi manajemen SDM dan tata kelolanya. Sistem auditnya nanti
adalah audit kinerja berupa probity audit dan investigasi audit. Sementara penghargaan Kapabilitas APIP setelah pemkab dinilai memiliki kemampuan melaksanakan tugas pengawasan dari tiga unsur yang saling
terkait. Yaitu kapasitas, kewenangan, dan kompetensi SDM yang harus dimiliki APIP, agar dapat mewujudkan perannya secara efektif. “Apabila satu unit organisasi APIP disimpulkan tingkat kapabilitas yang dimiliki mencapai Level 3, hal ini menunjukkan bahwa praktik profesional dan audit internal telah ditetapkan secara seragam dan selaras dengan standar. Itu dinilai dengan outcome APIP,” urai bupati. Ada 29 kabupaten/kota di Jatim yang meraih penghargaan SPIP Level 3. Di Madura, diwakili Kabupaten Sumenep dan Pamekasan. Sedangkan untuk penghargaan APIP Level 3, hanya empat daerah dari Jatim. Yakni Sumenep, Bondowoso, Lumajang, dan Banyuwangi. “Harapan kami, sesuai pesan Gubernur Jatim bukan hanya mempertahankan tapi meningkatkan. Tidak hanya berkutat di level 3 tapi diharapkan naik ke level 4. Yang dibutuhkan implementasinya. Ke depan, mudah-mudahan tata kelola keuangan, pelaksanaan kegiatan di semua OPD mulai tahap perencanaan sampai pelaksanaan berjalan dengan baik,” pungkas Bupati Busyro. (adv/aan/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
PASURUAN Pemuda Pandaan Pukuli Anak Pacar hingga Babak Belur
RABU PAHING 22 JANUARI 2020 HALAMAN 12
KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.
Pasuruan, Memorandum Pemerintah Desa Gayam terus berupaya berinovasi di berbagai bidang. Baik bidang pelayanan, perekonomian, kesehatan, dan keagamaan. Dalam hal peningkatan perekonomian, seb sebagian warga m masyarakat berg gerak di bidang perdagangan. Biasanya warga satu kelompok berdagang di setiap even di wilayah Kabupaten Pasuruan. “Saat ini dengan adanya kesempatan oleh pemerintah Kabupaten Pasuruan, warga kami, bisa menempati lapak-lapak yang ada di lap pangan Gayam u untuk aktifitas p perdagangan m masyarakat. Kepala Desa Gayam Totok Suparto Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan,” ucap Kepala Desa Gayam, Totok Suparto. Untuk menjalankan pemerintahan desa dalam inovasi berbagai bidang. tentunya Totok senantiasa berkoordinasi dengan perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda untuk terus bersinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kami berharap adanya peran aktif masyarakat untuk bersama-sama membangun Desa Gayam tercinta menuju desa yang maju, sehat lahir batin, adil, makmur sejatera, dan bermartabat (maslahat). Tentunya diharapkan pula selaras dan seiring menuju Pasuruan dan Desa Maslahat,” jelas Totok. (ion/sr)
Pasuruan, Memorandum Perilaku buruk Andre Wahyu Wardana (23), pemuda Karangjati, Kecamatan Pandaan, tak patut ditiru. Bukannya menjaga calon anak tirinya, sebaliknya ia justru menghajar si bocah hingga babak belur. Bahkan, bukan hanya sekadar memukuli si anak. Pelaku juga disebut-sebut tega menyulutkan rokok ke paha korban. Imbas ulah jahatnya itulah, tersangka harus berurusan dengan polisi setelah dilaporkan Ayu, ibu korban. Laporan itu dilayangkan ke polisi, lantaran geram dengan tindakan yang dilakukan pelaku. Wakapolres Pasuruan Kompol Hendy Kurniawan mengungkapkan, penangkapan itu berawal dari aksi penganiayaan yang dilakukan tersangka terhadap SA (6) asal Pandaan. Penganiayaan itu terjadi pada Kamis (9/1) pagi. Masalahnya hanya sepele. Korban dilarang bermain dengan salah satu temannya. Namun, tersangka melihat korban tak menurut. Buktinya, korban masih asyik bermain. “Tersangka melarang korban untuk main dengan temannya. Tapi, ia tidak menurut. Sehingga, memancing emosi tersangka,” terang Hendy. Emosi Andre yang memuncak membuatnya tak sekadar memarahi korban.
Bahkan, tersangka memukuli korban di bagian punggungnya. Bukan hanya itu, tangan dan kaki korban juga dipukul dengan menggunakan seutas kabel. “Oleh tersangka, korban juga disulut menggunakan rokok pada bagian pahanya,” imbuh Hendy. Korban yang kesakitan, akhirnya menceritakan apa yang dialaminya kepada ibunya. Ibu korban yang tak terima, kemudian mengadukan ke polisi. Dari laporan itulah, petugas akhirnya menciduknya. Tersangka sendiri berdalih, naik pitam lantaran korban tak menuruti perintahnya. Lelaki yang merupakan pacar dari ibu korban itu, mengaku kalau ia melarang korban bermain dengan temannya. “Karena temannya nakal. Saya larang, tapi tidak nurut,” ungkap Wahyu Wardana. Kini, karena ulahnya tersebut, tersangka dijerat pasal 80 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak jo pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (rul/sr)
Andre Wahyu Wardana bersama petugas ketika dipamerkan di Mapolres Pasuruan. KEMENTRIAN AGRARIA DAN TATA RUANG / BADAN PERTAHANAN NASIONAL KANTOR PERTANAHAN KOTA PASURUAN Jalan Diponegoro No. 64 Pasuruan, Provinsi Jawa Timur Telp/Fax. (0343) 424393 : www.bpn.go.id PENGUMUMAN (TENTANG SERTIPIKAT HILANG) Nomor: 2/2020 Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai Pengganti Sertipikat yang Hilang, berdasarkan ketentuan Pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa : No
1
1.
Pemohon a.Nama b. Alamat 2
TRI ENDANG YUNIATI Joyo Mulyo RT.003 RW.007, Kel. Kedawung Kulon, Kec. Grati, Kabupaten Pasuruan
Hak atas Tanah jenis dan No. Hak 3
Hak Milik No.1222/ Kel. Purutrejo
NIB
Terdaftar Atas Nama
Tanggal pembukuan
4
5
6
12.36. 02.04. 00465
TRI ENDANG YUNIATI
Letak Tanah a.Jalan b.Desa/kel c.Kecamatan 7
a.b. Purutrejo c. Purworejo
Tgl. 2904-2000
Keterangan
8
- Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan No.SKTLK/164/XIl/2019 /POLRES PASURUAN KOTA. Tgl.12-12-2019 - Surat Pernyataan Dibawah Sumpah / Janji Tgl.08-01-2020.
Dalam waktu tiga puluh (30) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah tiga puluh (30) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas, maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan Sertipikat yang hilang dinyatakan tidak berlaku lagi.
PASURUAN, 13 JAN 2019 Kepala Kantor Pertahanan Kabupaten Pasuruan Drs, Yuli Budiharto, M,Si NIP. 19650728 199003 1 002
PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.
kata Adhian kepada sejumlah wartawan di Lapas Kelas II B Probolinggo, Selasa (21/1). Adhian mengatakan, paket hitam terlakban yang ditemukan tersebut selanjutnya diamankan. Setelah dibuka, ternyata paket hitam itu berisi pil dextro sebanyak 980 butir dan 295 butir pil koplo jenis trehecyphenedyl siap edar.“Untuk pil dextronya sudah terbungkus plastik dengan jumlah masing 7 butir yang siap edar. Sedangkan pil trihexyphenidyl masih Petugas Lapas Kelas IIB Probolinggo memperlihatkan pil setan siap edar yang ditemukan terbungkus,” tandasnya. Menurutnya, dugaan pe- petugas. tugas paket hitam berisi pil dextro dan trehexyphenedyl yang dite- 2020. Sebelumnya juga menemukan mukan dalam lapas tersebut, dilempar paket yang sama dan berhasil juga kita oleh seseorang dari luar pagar lapas amankan, dan sudah dimusnahkan,” sisi utara. “Kami akan berkoordinasi ucap Adhian. Selain itu, lanjut Adhian, barang dengan pihak Polres Probolinggo Kota untuk penemuan ini. Kejadian ini su- itu diduga sengaja dilempar orang dah kedua kalinya dalam awal tahun yang berada di luar lapas, supaya bisa diambil napi. PihakD.I 304 nya masih KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG / menyelidiki siapa pemiBADAN PERTANAHAN NASIONAL lik barang KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN SITUBONDO itu. “Ini Jl. PB. Sudirman No. 22A, Telp. (0388) 671597 - 674880, Situbondo 68312 merupakan temuPENGUMUMAN an modus (Tentang Sertifikat Hilang) baru cara No : 1/300.2/35.12/I/2020 memasukUntuk mendapatkan sertifikat baru sebagai pengganti sertifikat yang hilang, berdasarkan ketentuan Pasal 59 ayat ( 2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa: kan barang narkotika Letak Tanah Hak Atas Tanah ke dalam Tanggal a. Jalan Keterangan Nama/Alamat Pemohon Jenis NIB Terdaftar Atas Nama No Pembukuan b. Desa lapas, selain dan Nomor Hak c. Kecamatan melalui pe1 2 3 4 5 6 7 8 ngunjung * Laporan kehilangan Nopol : Hak Milik 12.35.08.10.01360 ASMAUL CHUSNAH 30-12-2016 a. 1 ASMAUL CHUSNAH saat jam SKTLK/1789/IX/TUK.7.2.1/2019/POLSEK PANJI b. Curahjeru Jl. Gunung Raung Panji Permai Rt 01 Rw 1894/Curahjeru berkunjung. * Surat Pernyataaan di bawah sumpah dihadapan Kepala Seksi c. Panji 14 Kelurahan Mimbaan Kecamatan Panji Hubungan Hukum Kantor Pertanahan Kabupaten Situbondo Kabupaten Situbondo Kami sudah tanggal 14-01-2020. melakukan * Laporan kehilangan Nopol : Hak Milik Bok SUNI 31-03-1984 a. 2 SUNI koordinasi SKTLK/145/I/TUK.7.2.1/2020/JATIM/Polres Situbondo 175/Jatisari b. Jatisari Kp. Krajan Rt 01 Rw 02 Desa Jatisari dengan Pol* Surat Pernyataaan di bawah sumpah dihadapan Kepala Seksi c. Arjasa Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo res ProboHubungan Hukum Kantor Pertanahan Kabupaten Situbondo linggo Kota tanggal 17-01-2020. untuk meSitubondo, 17 Januari 2020 Dalam / waktu 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi para pihak yang merasa berkeberatan dapat mengajukan nindaklankeberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. KEPALA KANTOR PERTANAHAN juti temuan Jika setelah 30 (tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertifikat tersebut diatas maka KABUPATEN SITUBONDO pil setan sertifikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertifikat yang hilang tidak berlaku lagi. tersebut,” ttd pungkasnya. AGUS SALIM, S.H., M.H. (mhd/sr) NIP. 19680817 199403 1 003
Lumajang, Memorandum SN (18) remaja asal Randuagung yang masih duduk di bangku SMA terpaksa harus berurusan dengan pihak Satreskoba Polres Lumajang. Ia kedapatan membawa narkoba jenis sabu berikut alat penghisap. “SN ditangkap angggota Satreskrim saat berboncengan motor dengan salah satu DPO begal ketika melintas di jalan raya Desa Randuagung pada Sabtu malam,” terang Kasatresnarkoba Polres Lumajang AKP Ernowo, Selasa (21/1). Ernowo mengatakan, penangkapan terhadap SN tersebut berawal dari anggota Satreskerim Polres Lumajang sedang melakukan pengejaran terhadap salah satu DPO begal. Yang beraksi di depan café Lamosa Jalan Lintas Timur (JLT) pada 31 Desember 2019 lalu. Dari pengejaran itu, ternyata yang bersangkutan sedang bersama SN. “Saat kami amankan, yang bersangkutan sedang membawa sabu seberat 0,2 gram berikut alat hisap. Rencannya, barang haram
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Probolinggo, Memorandum Sebanyak 980 butir pil dextro dan 295 biji pil koplo jenis trehexyphenidyl dalam bungkus plastik siap edar ditemukan di dalam lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Probolinggo. Barang haram yang sering disebut pil setan itu diduga dilemparkan seseorang dari luar tembok lapas berdasarkan pesanan dari salah satu napi penghuni lapas. Kepala Lapas Kelas II B Probolinggo Mali Jumali melalui Kasi Administrasi, Keamanan dan Ketertiban, Adhian Setyo Utomo mengatakan, penemuan paket dengan kondisi terlakban hitam berisi, ratusan pil dextro dan koplo jenis trehexyphenidyl oleh petugas pada Minggu (19/1) malam, sekitar pukul 19.30. “Saat petugas melakukan kontrol untuk pergantian piket malam di ruang A bagian Utara, saat giat itulah petugas menemukan paket hitam terlakban di lokasi Lengkong utara ruang tersebut,”
Pecandu Sabu, Remaja Randuagung Dicokok
Tersangka saat diamankan bersama barang bukti sabu dan alat isapnya.
tersebut akan dikonsumsi sendiri,” jelas Ernowo. Dalam pengakuannya, tersangka membeli sabu tersebut dengan harga paket hemat yaitu Rp 200 ribu perpaket dengan berat 0,2 gram kepada seseorang yang beralamat di Desa/Kecamatan Randuagung. “SN berterus terang, kalau dirinya sudah kecanduan barang haram tersebut dan sudah lebih dari lima kali mengkonsumsi,” ucap tersang-
ka kepada Ernowo. Saat ini, pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap penjual barang haram tesebut. Bahkan, lanjut Ernowo, malam itu sudah dilakukan penggrebekan di rumahnya namun yang bersangkutan berhasil kabur. “Kami sudah melakukan upaya penggrebekan namun tidak membuahkan hasil malah yang bersangkutan keburu kabur,” pungkasnya. (tri/sr)
Wabup Berharap Ada Perubahan Mental ASN dan APIP Lumajang, Memorandum jelaskan, sampai saat ini dari 38 Wakil Bupati ( Wabup) APIP atau aparat pengawasan Lumajang Indah Amperawati internal pemerintah/inspekberharap keberhasilan yang torat/auditor internal baru 5 dicapai Pemerintah Kabudaerah yang mencapai level 3, paten (Pemkab) Lumajang serta mampu menyandingkan dalam penyelenggaraan SPIP tingkat kematangan/maturitas dan kapabilitas APIP dapat sistem pengendalian internal dibarengi dengan perubahan pemerintah (SPIP) yang juga mental aparat pengawas inlevel 3. ternal pemerintah (APIP) dan Masih kata Bunda Indah, aparatur sipil negara (ASN) pencapaian tersebut bukan pemkab untuk menciptakan sebuah hal yang harus dibangBunda Indah menerima penghargaan penyelengpemerintahan yang bersih gakan tetapi lebih dijadikan garaan SPIP level tiga dan APIP level tiga. dan bebas korupsi. sebagai motivasi untuk membaHal itu yang disampaikan ngun dan melaksanakan sistem ningkatkan ke level 4, serta yang Bunda Indah, panggilan akrab Wa- paling penting adalah tidak hanya pengendalian internal bagi seluruh bup usai menerima penghargaan sistemnya saja. Tetapi diikuti oleh OPD di Lingkup Pemerintah Kabuatas keberhasilan Pemkab Lumajang mental aparatur pengawas intern paten Lumajang. dalam pencapaian maturitas penye- pemerintah dan perubahan mental Terakhir Bunda Indah berlenggaraan SPIP Level 3 dan kapab- seluruh ASN dalam menjalankan harap, APIP setidaknya mampu litas APIP Level 3 di Gedung Negara tata kelola pemerintah yang baik, memberikan early warning (perGrahadi, Surabaya, Senin (20/1). benar, dan bersih bebas dari korup- ingatan dini) serta aktivitas bisa “Harapan kami ke depan ada- si,” ujar wabup. menjamin serta memadai bagi lah mempertahankan dan meLebih lanjut, Bunda Indah men- pemerintah daerah.(kom/tri/sr) FOTO: MEMORANDUM/KOM
Ditemukan Ribuan Pil Setan di Lapas
FOTO: MEMORANDUM/MHD
FOTO: MEMORANDUM/ION
Pemerintahan Desa Gayam Siap Tingkatkan Pelayanan
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Desa Maslahat
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
OLAHRAGA
RABU PAHING 22 JANUARI 2020 HALAMAN 13
ISSI Jatim Tunggu SK Penunjukan Tuan Rumah PON XX Surabaya, Memorandum Pengprov Ikatan Sport Sepeda Seluruh Indonesia (ISSI) Jatim menyambut gembira rencana pembatalan pencoretan cabang olahraga balap sepeda di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, meskipun harus bertanding di luar Papua. Kini, induk organisasi balap sepeda Jatim ini menunggu kepastian dengan turunnya surat keputusan dari KONI Pusat maupun pemerintah. “Kami siap menjadi tuan rumah PON untuk cabor balap sepeda. Hanya saja, kabar yang kami terima masih sebatas lisan. Tentunya untuk menjadi tuan rumah membutuhkan legalitas tertulis yang bisa menjadi pedoman penyelenggaraan. Ini yang penting dan kami tunggu,” ujar Humas Pengprov ISSI
Jatim Budi Haryono. Menurutnya, saat ini KONI Pusat sudah menetapkan 37 cabor yang bertanding di PON yang digelar di Papua. Agar balap sepeda bisa dipertandingkan, harus ada perubahan SK dari KONI Pusat tentangkan perubahan jumlah cabor yang dipertandingkan. Demikian juga ada SK tentang tempat
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk Pengumuman Pertama Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui selebaran tanggal 7 Januari 2020. Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. Kantor Cabang Surabaya, selaku Pemegang Hak Tanggungan Pertama dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui internet (E-Auction) dengan cara penawaran secara tertulis melalui surat elektronik (email)/closed bidding tanpa kehadiran peserta lelang, terhadap aset jaminan debitur : 1.
DEDY SETYADI HAVIDZI Sebidang tanah seluas 68 M2 berikut bangunan beserta segala sesuatu yang melekat diatasnya yang terletak di Jl. Klampis Semolo Tengah IV 16 D, Kel. Semolowaru, Kec. Sukolilo, Kota Surabaya, sesuai dengan SHM No. 2599/Semolowaru atas nama Dedy Setyadi Havidzi. (Harga Limit Rp. 1.078.000.000,- ; Setoran Uang Jaminan Rp.269.500.000, 2. HARIANTO ARMANTO Sebidang tanah seluas 225 M2 berikut bangunan beserta segala sesuatu yang melekat diatasnya yang terletak di Perum Jl. Gading Pantai V No. 28, Kel. Dukuh Sutorejo, Kec. Sukolilo, Kota Surabaya, sesuai dengan SHM No. 330/Dukuh Sutorejo atas nama Harianto Armanto. (Harga Limit Rp. 2.014.424.400,- ; Setoran Uang Jaminan Rp. 503.606.100,Pelaksanaan Lelang Batas akhir penawaran Alamat Domain Tempat Lelang Penetapan Pemenang
: : : : :
Rabu, 5 Februari 2020 10.30 Waktu Server (sesuai WIB) www.lelang.go.id KPKNL Surabaya, Jl. Indrapura No. 5 Kota Surabaya Setelah Batas Akhir Penawaran
Syarat-syarat lelang : 1. Cara Penawaran Lelang dilaksanakan dengan penawaran secara tertulis tanpa kehadiran peserta lelang (closed bidding) melalui surat elektronik (email) yang diakses pada alamat domain https://www.lelang.go.id 2. Pendaftaran Calon peserta lelang dapat berupa perorangan atau badan hukum. Calon peserta lelang mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun pada Aplikasi Lelang Email pada alamat domain angka 1, dengan merekam softcopy (scan) KTP, NPWP (ekstensi file *jpg, *png), dan nomor rekening tabungan atas nama sendiri. Calon peserta yang bertindak sebagai kuasa dari badan hukum diwajibkan mengunggah : Surat Kuasa bermaterai 6.000 dari direksi, akta pendirian perusahaan dan perubahannya, dan NPWP perusahaan dalam 1 file. 3. Waktu Pelaksanaan a. Penawaran lelang diajukan melalui alamat domain di atas sejak pengumuman lelang ini terbit sampai dengan hari Rabu, tanggal 5 Februari 2020, pukul 10.30 Waktu Server (sesuai WIB) b. Penetapan pemenang oleh Pejabat Lelang dilakukan pada hari Rabu, tanggal 5 Februari 2020 setelah batas akhir penawaran. c. Peserta lelang diharapkan menyesuaikan diri dengan penggunaan waktu server yang tertera pada alamat domain tersebut di atas. 4. Uang Jaminan Lelang a. Peserta lelang diwajibkan menyetor uang jaminan lelang dengan ketentuan sebagai berikut: x Jumlah nominal yang disetorkan harus sama dengan uang jaminan yang disyaratkan penjual dalam pengumuman lelang ini, dan disetorkan sekaligus (tidak dicicil); x Setoran uang jaminan lelang HARUS sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambatlambatnya 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang (tanggal 4 Februari 2020). b. Uang jaminan lelang disetorkan ke nomor Virtual Account (VA) masing-masing peserta lelang. Nomor VA akan dikirimkan secara otomatis dari alamat domain di atas kepada masing-masing peserta lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dinyatakan valid. 5. Penawaran Lelang a. Penawaran harga lelang akan dikirimkan secara otomatis dari alat domain di atas kepada email masingmasing peserta lelang setelah menyetor uang jaminan lelang; b. Penawaran paling sedikit sama dengan harga limit. 6. Pelunasan Lelang a. Pemenang lelang akan diumumkan melalui e-mail masing-masing peserta. b. Pemenang lelang harus melunasi harga pembelian dan bea lelang sebesar 2% paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Apabila tidak melunasi kewajiban pembayaran sesuai ketentuan di atas, pemenang lelang akan dinyatakan wanprestasi dan uang jaminan akan disetorkan seluruhnya ke Kas Negara. c. Pemenang lelang akan dikenakan BPHTB sesuai ketentuan peraturan daerah yang berlaku. d. Obyek dilelang dalam kondisi apa adanya (as is), calon peserta diharapkan telah melihat dan mengetahui objek yang akan ditawarnya, berikut semua perkara yang ada bila terjadi gugatan dari pihak lain /debitur seusai lelang, pemenang lelang tidak akan melakukan gugatan kepada KPKNL Surabaya dan PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. Kantor Cabang Surabaya, termasuk juga bila terjadi pembatalan/penundaan lelang. Persyaratan lelang dan ketentuan lain ditetapkan sebelum pelaksanaan lelang dimulai. e. Informasi lainnya dapat menghubungi : PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. Kantor Cabang Surabaya, Jl. Raya Darmo No. 112 Surabaya Telp. 031-995 35189, 995 36199. Surabaya, 22 Januari 2020 PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. KPKNL Surabaya Kantor Cabang Surabaya
penyelenggaraan di mana ada dua lokasi yakni Papua dan Jatim. Menurut dia, hal itu menjadi dasar dalam penyiapkan venues hingga sarana dan prasana yang dibutuhkan jika memang Jatim benar-benar ditunjuk. Karena hal itu juga berkaitan dengan pendanaan di mana Pemprov Jatim dan KONI Jatim pun bakal terlibat dalam pelaksanaan. “Memang
butuh banyak tahapan untuk merealisasikan penyelenggaraan PON di dua daerah. Dibutuhkan SK seperti yang sudah dilakukan KONI Pusat untuk penyelenggaraan PON XXI di dua daerah yakni Aceh dan Sumatera Utara, empat tahun mendatang,” ujar Wakil Ketua KONI Surabaya ini. Seperti diketahui, Ketua Umum PB ISSI, Raja Sapta Oktohari menyampaikan ka-
bar jika balap sepeda kembali dipertandingkandi PON 2020. Keputusan ini muncul selepas rapat terbatas dengan Presiden, dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jumat (17/1). “Terima kasih kepada semua jajaran pengurus ICF, dan segenap stakeholder balap sepeda atas dukungan, dan doanya. Sehingga balap sepeda tetap dilaksanakan dalam PON XX 2020,” ujar Okto, sapaannya, dalam rilisnya seperti dikutip dari antara.com, Jumat (17/1) malam. (*/sr)
Tim balap sepeda Jatim yang berjaya di prakualifikasi PON XX tahun lalu.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
DEWI RENGGANIS
RABU PAHING, 22 JANUARI 2020 HALAMAN 14
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Akibat tebasan parang itu, korban mengalami luka parah di kepala bagian belakang, sikut, dan pergelangan tangan nyaris putus. “Kami langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP)
untuk mengamankan korban dan mengangkap tersangka setelah menerima laporan dari warga,” terang Kapolsek Kalisat AKP Sukari, Selasa (21/1). Dendam melatarbelakangi
peristiwa itu. Istri Fauzi melaporkan jika sebulan sebelumnya, pernah dihardik dan ditampar Sujono tanpa mengetahui alasannya. Tidak terima dengan laporan itu, Fauzi yang langsung mengambil senjata tajam (sajam) jenis parang dan langsung bergegas menuju rumah korban dengan mengendarai motor. Emosi yang sudah memuncak mengabaikan status keduanya sebagai saudara. Turun dari motor, Fauzi lang-
Emosi di Pesta Miras
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka dan Satu Buron Jember, Memorandum Pesta minuman keras (miras) yang berakhir dengan aksi pengeroyokan di Cafe 86 Jalan Mastrip, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Minggu (19/1) dini hari, membuat empat pemuda harus berurusan dengan polisi. Satu di antaranya dalam pengejaran petugas setelah raib ketika akan diamankan. Ini terjadi setelah Polsek Sumbersari menetapkan Ady Nidin Darmawan (21), warga Jalan Mastrip RT 008/RW 012, Kelurahan/ Kecamatan Sumbersari, Riki Afriansyah (17), warga Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, serta Giovanni Sumayuda (18) dan Maulana (25) yang tinggal di Jalan Sentot Prawirodirjo, Kelurahan Jember Kidul, sebagai tersangka pengeroyokan Khoirul Fahmi (21), warga Dusun Kawangrejo, RT 06/RW 06, Desa Kawangrejo, Kecamatan Mumbulsari. “Maulana masih dikejar karena melarikan diri ketika akan ditangkap,” terang Kapolsek Sumbersari Kompol Faruk Mustofa Kamil, Selasa (21/1).
Kepada Memorandum, kapolsek mengungkap kronologi pengeroyokan yang membuat korban mengalami luka serius tersebut. “Korban ketika itu berpamitan akan pulang mendahului yang lain (sendirian), mengetahui hal tersebut, tersangka AND (Ady Nidin, red) emosi dan melakukan pemukulan. AND menganggap korban tidak mau mengantar pulang Rizal Yuansakti Widodo teman tersangka,” terangnya. Lebih lanjut kata Kompol Faruk, pemukulan tidak berhenti dan bahkan memanas ketika korban menanyakan rokok milik Rizal Yuansakti Widodo kepada Riki Afriansyah. Tersinggung karena merasa dituduh, Riki ganti yang memukul korban. Akibat mendapatkan pukulan dari RA (Riki, red), korban terjatuh ke tanah. Terang kapolsek, AND yang belum puas melampiaskan emosi menambahi pukulan dengan tangan kosong. Masih belum puas, AND mengambil potongan bambu dan dipukulkan mengenai pundak sebelah kiri korban. (edy/epe)
sung melancarkan tiga kali tebasan kepada Sujono yang tengah memperbaiki plengsengan selokan di depan rumah. Akibatnya sungguh miris. Tebasan pertama mengarah ke kepala bagian belakng, selanjutnya ke siku dan terakhir ke pergelangan tangan kiri. “Pergelangan tangan kiri korban nyaris putus akibat tebasan tersangka,” sebut kapolsek. Beruntung, jiwa Sujono masih terselamatkan. Dia berhasil
menjauh dari lokasi. Sedangkan warga yang terkesiap menyaksikan kejadian itu, langsung menghalangi Fauzi yang coba mengejar. “Korban sempat melarikan diri, sedangkan Terlapor sendiri berhasil dipegangi oleh warga dan parangnya bisa diamankan,” tutup AKP Sukari. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Fauzi diamankan ke Mapolsek Kalisat. Dia bakal dijerat dengan pasal
Petugas medis menangani Sujono yang terluka akibat disabet parang dan Fauzi (inset).
351 ayat 2 KUHP yakni penganiayaan yang mengakibatkan luka berat. Sedangkan parang yang dipakai untuk melukai Sujono
diamankan sebagai barang bukti. Petugas juga masih memantau kejadian ini untuk menghindari aksi lanjutan. (edy/epe)
Mutasi Semester I, 126 GTT Ingin Dekati Domisili Jember, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melakukan mutasi terhadap guru tidak tetap (GTT) di lingkungan dinas pendidikan (disdik) setempat. Mutasi semester I tersebut diberikan kepada 158 tenaga pendidik yang penyerahan surat penugasan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati (Wabup) Drs KH A Muqit Arief di pendopo Wahya Wibawagraha, Senin (20/1). Dalam penjelasannya, wabup menyebutkan dari 126 guru pengaju mutasi, beralasan ingin dekat dengan tempat tinggal. Selain itu, ada juga yang mengajukan mutasi karena formasi di tempatnya mengajar telah penuh terisi guru PNS. “Jadi GTT tidak memiliki waktu mengajar,” ungkap wabup. Selain itu, ada tiga guru yang mengajukan mutasi karena sekolah tempatnya mengajar telah tutup atau tidak beroperasi kembali. Lebih jauh, dari 126 guru yang dimutasi karena domisili, 48 guru belum bisa direalisasikan. “Ini ka-
FOTO: MEMORANDUM/JUN
Jember, Memorandum Sakit hati istrinya ditegur dan ditampar, M Fauzi, warga Dusun Grugul, Desa Sukoreno, Kecamatan Kalisat, menebaskan parang ke arah Sujono (40), kerabat dekatnya.
FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO
Emosi Istri Ditampar, Tebas Kerabat Sendiri
Wabup Abdul Muqit Arief menyerahkan surat penugasan kepada GTT Jember secara simbolis.
rena keterbatasan sekolah-sekolah yang dekat dengan tempat tinggal para pemohon,” jelasnya. Wabup menyatakan akan terus memantau perkembang-
annya. Sebab, nanti pasti ada guru yang pensiun atau formasi kosong. “Akan diusahakan semaksimal mungkin agar guru yang ada ini bisa bertugas di tempat
yang dekat dengan domisilinya,” ujar wabup. Kepada para guru, wabup berpesan agar di manapun mengajar tetap menemani anak-anak calon pemimpin masa depan dalam mengukir prestasi. “Karena anak-anak adalah pemegang dan pengisi estafet kemerdekaan ke depan,” tutur wabup. Sebagai insan pendidikan, wabup berharap guru tidak hanya mentransfer pendidikan. Guru diharapkan menjalankan tugasnya untuk melahirkan anak didik dengan pendidikan watak, karakter, dan mencetak anak didik yang cinta terhadap NKRI. Selain itu, wabup juga mengingatkan bahwa dengan segenap keikhlasan dan ketulusan dalam mengukir prestasi pada generasi muda saat ini, akan menjadi penentu pada masa yang akan datang. “Selamat bertugas di tempat baru. Semoga dapat segera menyesuaikan diri, dan bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” pungkas wabup. (jun/edy/epe)
MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Acuk,Anif Sriwati, M Alvin KANTOR: Jl. Karya Darma, Magetan
Suasana seminar Be-Pay di Tangerang.
6 Keuntungan Payment Gateway Berikut adalah keuntungan-keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari payment gateway
1
Transaksi Pembayaran Pelanggan akan Dijamin Aman Ketika melakukan transaksi pembayaran, semua data-data pelanggan terjamin keamanannya. Sebab, layanan payment gateway dilengkapi dengan komponen pelindung yang telah berada pada sistem. Sehingga pelanggan tidak ragu dan khawatir akan risiko penipuan yang mungkin saja terjadi pada saat transaksi. MelaluiToko Online Dengan Layanan Lengkap, Anda Tidak Perlu Lagi Mengadakan Toko Fisik Era teknologi serba digital terus berkembang dengan pesat. Hampir semua kalangan masyarakat dapat mengakses internet dengan mudah. Maka dari itu, bagi pebisnis yang berniat membangun usaha, dapat memanfaatkan peluang tersebut dengan membuat toko online. Karena modal yang dibutuhkan dapat ditekan atau tidak perlu banyak, asalkan anda tepat melihat peluang pasar dan dapat memanfaatkan internet sebaik-baiknya sebagai alat penjualan.
2
Suasana seminar Be-Pay di Pekalongan dan Tegal.
Transaksi zaman sekarang sudah berubah ke arah serba digital atau online yang mau tidak mau harus anda ikuti. Melalui Sistem Payment Gateway, Pembelian Mudah Dilakukan dengan Jangkauan Internet yang Sangat Luas Keuntungan lain dalam menggunakan payment gateway adalah jangkauan pasar sangat luas, karena akses
3
pembayaran dapat dengan mudah dilakukan melalui sistem digital. Sehingga memungkinkan calon pelanggan merupakan masyarakat berbagai kalangan dengan jumlah yang banyak. Hal ini akan mempercepat penjualan. Payment Gateway Memberikan Kemudahan Bagi Pelanggan Dalam Melakukan Pembayaran Melalui Berbagai Pilihan Metode
4
Keuntungan dalam penggunaan payment gateway tidak hanya didapatkan pemilik toko online. Dalam melakukan transaksi, pembeli dimudahkan dengan berbagai pilihan metode pembayaran yang bisa memperbanyak peluang transaksi di toko online Anda. Karena payment gateway seperti Be-Pay memberikan fasilitas integrasi berbagai metode pembayaran seperti transfer bank, kartu kre-
dit, virtual account, atau retail outlet seperti Alfamart. Banyaknya metode pembayaran yang anda miliki memberi keleluasaan bagi pelanggan untuk membayar produk anda. Dengan banyaknya metode tersedia tersebut mereka hanya cukup terhubung ke satu payment gateway. Tidak Merepotkan Pelanggan Hampir semua orang merasa senang jika
5
urusannya dipermudah. Di sini, dapat menyenangkan hati pelanggan dengan adanya payment gateway. Pelanggan tidak lagi harus direpotkan untuk melakukan konfirmasi pembayaran, karena payment gateway seperti Be-Pay menyediakan fitur konfirmasi otomatis. Pembayaran yang berhasil dilakukan akan otomatis mendapatkan konfirmasi otomatis, dan anda juga
akan mendapatkan notifikasi secara real time pada dashboard Be-Pay. Top Up saldo di Be-Pay Sekali Bisa Dapat Income Berkali-kali Dengan kelebihan fitur yang kami miliki, anda selaku pelanggan bisa untuk mendapatkan income yang bisa menjadi tambahan saldo di wallet atau dompet Be-Pay anda.
6
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO
RABU PAHING, 22 JANUARI 2020 HALAMAN 15
KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686
Ditinggal ke Surabaya, Rumah Sendangrejo Terbakar
Tahanan Lapas Tewas Bojonegoro, Memorandum Tahanan di Lapas Kelas II A Bojonegoro, meninggal dunia, Selasa (21/1 ) dini hari. Syiar (25), asal Kabupaten Tulungagung, diduga terkena serangan jantung. Korban meninggal karena mengalami sakit jantung. Petugas lapas kala itu hendak membawa korban ke RSUD Bojonegoro. Namun, korban sudah mengembuskan nafas terakhir. Kalapas Kelas IIA Bojonegoro Edy Saryanto membenarkan adanya hal itu. Menurut dia, awalnya petugas lapas memberi laporan bila korban sakit. “Belum sempat dibawa ke rumah sakit korban sudah meningKepala Lapas Kelas II A gal,” beber Edy, kemarin. Bojonegoro, Edy Saryanto Dikatakan olehnya, mantan Kalapas Nusakambangan tersebut mengatakan, bila korban memang mempunyai riwayat sakit jantung dan sudah mendapatkan perawatan. Informasinya, sejak beberawa waktu lalu narapidana kasus pencurian dengan kekerasan ini sudah pernah sakit. Narapidana yang meninggal ini divonis 5 tahun penjara dan sudah menjalani hukuman kurang lebih 2 tahun. Sementara itu, mayat korban langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Korban kemudian diambil pihak keluarga dari Tulungagung. (top/har/mik)
Kapolsek Ngimbang AKP Guntar Setiawan menjelaskan, kejadian tersebut kali pertama diketahui saksi Tono, yang melihat titik api di dalam rumah kosong milik Sartono. “Setelah itu saksi memanggil masyarakat, kemudian bertemu saudara Agus dan saudara Supriadi untuk mengecek titik api,” ujar AKP Guntar, Selasa (21/1) pagi. Saksi, kata Guntar, menghubungi piket polsek, koramil dan Pemadam Kebakaran Ngimbang. Dengan cepat petugas langsung datang ke lokasi untuk melakukan
BMKG Rilis Kondisi Cuaca Tiga Hari ke Depan Tuban, Memorandum Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Tuban, merilis peringatan dini tiga hari di Jawa Timur (Jatim). Kepala Kantor BMKG Tuban, Desindra Deddy Kurniawan mengatakan, berdasarkan rilisan BMKG Juanda akan ada tiga hari peringatan dini terkait hujan Intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang sesat. “Mulai tanggal 21 sampai 23 Januari 2020 yang meliputi hampir seluruh wilayah di Jatim,”ungkap Indra, Selasa (21/1) kepada blokTuban.com. Ia menjelaskan, berdasarkan data Tuban masuk pada hari Rabu, tanggal 22 Januari 2020 dimana akan terjadi hujan pada siang hari. “Mudah - mudahan aman terkendali,”ungkapnya. Sedangkan, untuk curah hujan tinggi di Tuban akan terjadi pada bulan Februari sampi bulan Maret mendatang. (*/har/mik)
Kemudikan Bus, Warga Sumberarum Tewas Bojonegoro, Memorandum Seorang pengemudi bus antar kota dalam provinsi (AKDP) jurusan Cepu-Surabaya, meninggal dunia saat mengemudikan bus di jalan nasional Bojonegoro-Babat, Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno. Adalah Suhermanto (60), warga RT 022/RW 008 Desa Sumberarum, Kecamatan Dander. Kapolsek Baureno AKP Marjono menyampaikan, kronologi kejadian tersebut bermula pada Selasa (21/1) sekitar pukul 03.50. Kala itu, korban sedang mengemudi bus penumpang Margo Joyo jurusan Cepu - Surabaya nomor polisi S 7480 AU dari arah barat menuju timur. Saat sampai di lokasi kejadian, tepatnya di jalan nasional Desa Sraturejo Kecamatan Baureno, yang berdekatan dengan perbatasan Desa Pasinan, Kecamatan Baureno, korban secara tiba mengalami nyeri perut dan berkata pada kenek bus kalau perutnya sakit. “Selanjutnya korban tak sadarkan diri dan tangan korban secara tiba tiba terlepas dari kemudi bus,” kata kapolsek. Saat itu, lanjut Kapolsek, posisi bus sedang melaju kencang sehingga bus tidak terkendali dan nyaris menabrak pohon. Beruntung, kenek bus yang posisinya di samping korban segera mengambil alih kemudi bus yang tak terkendali tersebut, sehingga bus berhasil dikendalikan. “Kemudian kenek bus tersebut tersebut menghentikan bus di pinggir jalan,” kata kapolsek. Setelah bus berhenti, oleh saksi dan dibantu para penumpang kemudian korban diturunkan dan segera dibawa ke Puskesmas Baureno. “Namun sesampai di puskesmas, korban diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia,” pungkas kapolsek. (top/har/mik)
Masyarakat sekitar bergotong royong membantu petugas memadamkan api.
pemadaman bersama masyarakat Bujel. “Kurang lebih dalam waktu dua jam api sudah bisa di padamkan oleh petugas dengan
dibantu masyarakat sekitar,” tegasnya. Guntar menegaskan, penyebab kebakaran diduga karena adanya arus pendek aliras
listrik (korsleting) dari dalam rumah berukuran 9 meter x 16 meter tersebut. “Kerugian materilnya diperkirakan mencapai Rp 150
Pupuk Pembenah Tanah Frensoil Diluncurkan
FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
Petugas identifikasi memeriksa jenazah Suhermanto.
FOTO: MEMORANDUM/ALI
Lamongan, Memorandum Sebuah rumah kosong milik Sartono (71), purnawirawan Polri, ludes terbakar, Senin (20/1) sore. Saat itu, Rumah di Dusun Bujel, Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngimbang, tersebut ditinggal pemiliknya bepergian ke Surabaya.
Lamongan, Memorandum Ratusan perwakilan kelompok tani dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur berkumpul mengikuti launching pupuk pembenah tanah organik merek Frensoil produksi PT Tunas Makmur Jaya Abadi di kompleks pertokoan Kecamatan Sukodadi, Sabtu (18/1) lalu. Mereka datang jauh-jauh ke Lamongan untuk menyimak dan belajar tentang cara membenahi tanah yang sudah rusak menjadi lebih subur dengan menggunakan pupuk organik Frensoil buatan putra asli Lamongan. Frensoil sendiri merupakan produk pembenah tanah yang diformulasikan secara khusus untuk tanaman pangan dan hortikultura yang terbuat dari bahan organik pilihan dan teruji manfaatnya dalam mempengaruhi sifat fisika, kimia, dan biologi tanah. Selain itu juga untuk mengoptimalkan fungsi pupuk dan obat-obatan pertanian, untuk meningkatkan unsur hara dalam tanah, serta terbukti mampu mengembalikan kesuburan lahan pertanian serta meningkatkan hasil panen. Owner Frensoil Imam Suprapto mengatakan, pupuk ini bisa dipastikan sangat bersahabat dengan lahan pertanian masyarakat Indonesia. Karena selain terbuat dari bahan organik alami, produk ini juga asli buatan dalam negeri. “Menggunakan bahan-bahan alami. Dan pasti sangat
LOWONGAN WARTAWAN Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN
Persyaratan:
Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)
Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau
buatannya asli di Indonesia,” pungkasnya. (al/har/mik)
Bojonegoro, Memorandum Dul Ngali (80), seorang kakek asal Desa Kumpulrejo, Kecamatan Kapas, harus merasakan pilu. Dia diusir dari rumah keponakannya yang selama ini ia tumpangi. Alasannya, karena Dul Ngali berbeda pilihan dengan sang keponakan. Kepala Desa Kumpulrejo, Kecamatan Kapas, Witono membenarkan adanya dugaan pengusiran terhadap Dul Ngali ini oleh salah satu kerabatnya. Ngali saat ini menempati rumah keponakan lainnya. “Mendengar kabar tersebut warga langsung berbondong-bondong ke rumah lama mbah Dul Ngali sebagai bentuk solidaritas dan membantu mengusung barang Mbah Dul Ngali,” ujar kades, Selasa (21/1). Ia menambahkan, Dul Ngali ini sebelumnya hidup seorang diri. Saat ini pihak desa sedang mengupayakan kepindahan tempat tinggal
agar tidak mengalami pengusiran kembali. “Kami sudah menghubungi pihak keluarga yang ada di Kalimantan agar rumahnya yang kosong untuk bisa ditempati Mbah Dul Ngali ini,” ujar Witono. Witono menyayangkan adanya dugaan pengusiran ini. Seharusnya meskipun berbeda pilihan agar tetap menjaga kebersamaan dan tali silaturahmi yang baik antar warga, apalagi sesama keluarga. “Kami juga sering menyampaikan kepada warga, jangan gara-gara beda pilihan dalam pilkades hingga terjadi perpecahan,” tuturnya. Dirinya berharap, kejadian serupa tidak terulang lagi di desanya dan meminta kepada semua warga guyub rukun. Apalagi dalam pesta demokrasi tidak terjadi gesekan antar warga masyarakat yang bisa menimbulkan suasana keruh. (top/har/mik)
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No.4 Tahun 1996, PT. Permodalan Nasional Madani (Persero), Cabang Lamongan akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap jaminan debitur sebagai berikut : 1. Nama Debitur : TOTOK HASIBUAN, yang berupa : a. Sebidang Tanah Pertanian dengan, Sertifikat Hak Milik No. 129, yang terletak di Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Propinsi Jawa Timur, dengan luas tanah 1.670 M2, tertulis atas nama SILIN. b. Sebidang Tanah Pertanian dengan, Sertifikat Hak Milik No. 352, yang terletak di Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Propinsi Jawa Timur, dengan luas tanah 1.540 M2, tertulis atas nama SILIN. Dengan Nilai Limit Lelang sebesar Rp. 127.000.000,- dan uang jaminan sebesar Rp. 63.500.000,2. Nama Debitur : Dr. FAHMI DAHLIA NOOR, yang berupa : Sebidang Tanah dan Bangunan, dengan Sertifikat Hak Milik No. 2149, yang terletak di Kelurahan Tumenggungan, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Propinsi Jawa Timur, dengan luas tanah 93 M2, tertulis atas nama FAHMI DAHLIA NOOR. Dengan Nilai Limit Lelang sebesar Rp. 350.000.000,- dan uang jaminan sebesar Rp. 175.000.000,Lelang akan dilaksanakan pada : Hari dan tanggal Batas akhir penawaran Domain Tempat
: : : :
Rabu, 05 Februari 2020 Pukul 11.00 Waktu Server (sesuai WIB) www.lelang.go.id PT. PNM (Persero) Cabang Lamongan Jl. Lamongrejo No. 45 Lamongan
Syarat-syarat lelang : 1. Penawaran lelang dilakukan melalui aplikasi lelang email yang dapat diakses di website dengan alamat www.lelang. go.id, (Clossed Bidding) Tata cara mengikuti lelang dapat dilihat dapat pada menu “ Tata Cara dan Prosedur dan Panduan Mengikuti Lelang. 2. Peserta lelang dapat berupa perseorangan ataupun badan usaha. Calon peserta lelang mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun pada aplikasi lelang email (sesuai alamat website diatas), dengan merekam softcopy (scan) berupa KTP, NPWP (file : *jpg, *png) dan nomor rekening bank atas nama sendiri. 3. Peserta lelang yang bertindak sebagai kuasa badan usaha diwajibkan mengunggah surat kuasa, akta pendirian perusahaan dan perubahannya serta NPWP perusahaan dalam satu file 4. Penawaran diajukan melalui www.lelang.go.id sejak pengumuman lelang ini terbit sampai dengan hari : Rabu, tanggal : 05 Februari 2020, pukul : 11:00 waktu server (sesuai WIB) 5. Pembukaan Penawaran lelang oleh Pejabat Lelang dilakukan pada Hari : Rabu, Tanggal : 05 Februari 2020, pukul : 11:00 waktu server (sesuai WIB) di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) Surabaya, Jl. Indrapura No. 5 GKN I Surabaya 6. Peserta lelang menyesuaikan dengan penggunaan waktu server 7. Uang Jaminan Penawaran Lelang : Setoran uang jaminan lelang selambat-lambatnya harus sudah diterima efektif 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang Uang jaminan lelang disetorkan ke nomor Virtual account (VA) yang secara otomatis dikirimkan ke masing-masing peserta apabila telah berhasil mendaftarkan diri sebagai peserta lelang Aplikasi Lelang Email pada alamat domain diatas dan identitas diri dinyatakan valid.. 8. Penawaran lelang dapat dilakukan setelah peserta mendapatkan token dari alamat domain diatas dan sudah menyetorkan uang jaminan lelang serta tidak termasuk dalam daftar black list. 9. Penawaran dapat dilakukan berkali-kali paling rendah sama dengan harga limit lelang sampai dengan pukul : 11:00 waktu server (sesuai WIB). 10. Pemenang lelang wajib membayar pelunasan harga lelang dan bea lelang sebesar 2 % ke nomor Virtual account (VA) selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Apabila pemenang lelang tidak melunasi kewajibannya, maka dinyatakan wanprestasi. 11. Barang yang dilelang menurut keadaan apa adanya baik secara kondisi, kualitas dan kuantitas (as is where is basis) pada saat ini 12. Apabila karena suatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa barang/obyek lelang tersebut diatas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Surabaya maupun PT. Permodalan Nasional Madani (Persero). 13. Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Lamongan Tlp. 0322-322400 Lamongan, 22 Januari 2020 Ttd
email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com
Beda Pilihan, Kakek Kapas Diusir Keponakan
Owner Frensoil Imam Suprapto memberikan keterangan kepada wartawan usai di-launching.
kompatibel dengan alam kita saat ini, kedua mampu menyimpan air lebih lama, memberikan nutrisi dan zat yang sangat dibutuhkan oleh pertanian, dan tumbuhan,” ujar pria kelahiran Lamongan ini. Imam menambahkan, pupuk ini juga mampu mengembalikan kesuburan tanah yang sudah rusak akibat terlalu lama tidak dipakai ataupun karena terlalu sering terkena pupuk kimia. “Dan yang paling penting harga pupuk yang diproduksi ini jauh lebih murah dari pupuk lainnya. Dan paling penting lagi seluruh bahan, tim ahli, pekerja dan pem-
juta, dua set meja kursi tamu, dua buah almari, tiga buah tempat tidur dan kasur, perabotan dapur,” pungkasnya. (al/har/mik)
PT. PNM (Persero) Cabang Lamongan
KPKNL Surabaya
memorandum.co.id
GRESIK-PANTURA
memorandumredaksi @gmail.com
RABU PAHING 22 JANUARI 2020 HALAMAN 16
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP
Sopir Diduga Ngantuk, Fortuner Terperosok FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO
Gresik, Memorandum Pengemudinya diduga mengantuk, Fortuner VRZ nyemplung tambak tepi Jalan Raya Pantura, Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Selasa (21/1) pagi. Mobil abu-abu metalik itu rusak di bagian depan.
Kondisi Fortuner yang rusak setelah masuk tambak.
Kanit Sabhra Polsek Manyar Aiptu Heri Sukamto mengatakan jika mobil Fortuner VRZ Nopol W 888 OS warna abu-abu metalik ini milik David (50), warga RT 2 RW 1, Desa Abar-Abir, Kecamatan Bungah. “Syukur Alhamdulillah tidak
ada korban jiwa akibat Laka tunggal ini.” ungkap Heri, kemarin. Penyebab terperosoknya mobil tersebut diduga karena pengemudinya mengantuk, sehingga tidak bisa menguasai laju kendaraannya, ditambah posisi
jalan menikung. “Sempat melakukan pengereman, namun mobil sport utility vehicle (SUV ) mewah bertransmisi automatic ini justru berputar hingga 180 derajat, berakhir menerobos parit dan masuk ke area tambak kosong,” tambahnya.Petugas lansung mendatangi lokasi. Saat didekati, ternyata mobil ini tidak ada seseorang pun yang ada di dalamnya. “Jadi, David saat kejadian langsung pulang ke Desa Abar-Abir. Pegawainya yang
disuruh mengurus,” terangnya. Lanjut Yasin, David saat mengemudi murni mengantuk. Tidak ada minuman beralkohol di dalam mobil tersebut. “Tak sampai ada korban jiwa,” sambungnya. Proses evakuasi mobil mewah tersebut cukup lama. Setelah 8 jam di dalam tambak, baru pukul 14.00 wib baru berhasil dievakuasi.“Pakai satu alat berat,” pungkasnya. Pegawai David bernama Didik (25), memberikan keterangan
kepada petugas Polsek Manyar mengaku telah dihubungi melalui telepon seluler oleh atasannya sekitar waktu adzan Subuh. Kepada Didik, David mengaku mengantuk dan memilih pulang ke Abar-Abir dan meninggalkan mobil mewahnya untuk selanjutnya diurusi pegawainya. Sekitar pukul 12.00, mobil tersebut masih berada dilokasi kejadian. Namun ketika pukul 14.00 derek telah datang dan berhasil mengevakuasi mobil terperosok ini.(dri/har/mik)
Kanit Turjawali Satlantas Polres Gresik, Ipda Darwoyo menjelaskan kepada sopir truk yang tidak patuh.
ingin cap jempol jari ijazah dan terlibat saling ejek. Tak terima dengan ejekan sang murid. Sang guru langsung meminta korban turun dari motor dan tiba-tiba pelaku memukul kepala korban mengunakan tiang net badminton yang terbuat dari besi,” ujar Harun, Selasa (21/1). Harun menambahkan, setelah itu korban pulang ke rumah dan melaporkan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Orang tua korban tidak terima anaknya dianiaya dan melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Lamongan, Senin (20/1) siang. “Selain sempat saling ejek, tersangka juga mengaku emosinya memuncak setelah korban mengajungkan jari tengah ke arahnya,” tegas Harun. Tersangka, kata Harun, mengakui perbuatannya salah dan mengaku menyesali perbuatannya.
FOTO: MEMORANDUM/ALI
Lamongan, Memorandum Nasib malang dialami seorang guru Madrasah Tsanawiyah (MTs), Sulthoni (27). Pria asal Kecamatan Solokuro tersebut terpaksa mendekam di jeruji besi Polres Lamongan setelah kedapatan memukul muridnya, SH (14), menggunakan tiang besi lapangan badminton. Kejadian tersebut bermula saat tersangka dan korban saling berbalas ejekan, hingga akhirnya sang guru geram dan memukul korban hingga terluka di pelipisnya. Bahkan korban sempat pingsan. Atas peristiwa tersebut, Kapolres Lamongan AKBP Harun mengimbau kepada seluruh guru agar lebih bersabar menghadapi siswanya. Karena seorang guru harus bisa menjadi teladan. “Korban yang saat itu datang ke sekolahnya dengan maksud
Kapolres Lamongan AKBP Harun didampingi Kasatreskrim AKP Wahyu Norman Hidayat dan Kasubbag Humas AKP Djoko Bisono menggelar konferensi pers.
“Pasal yang disangkakan Pasal 80 ayat 1 atau 2 UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan
Gresik, Memorandum Dinilai membahayakan dan merugikan sejumlah pengguna jalan, puluhan sopir truk ditilang, Selasa (21/1). Sebab, sopir membiarkan bak truk bermuatan batu kapur (limestone) terbuka. Di samping itu, muatan truk melebihi batas (over load). Karena itulah Satlantas Polres melaksanakan operasi gabungan bersama Polsek Bungah dan Dishub Gresik terhadap sejumlah truk over dimensi dan over load (ODOL). Operasi menyasar pada truk yang melintas dari utara ke selatan di jalan raya Tuban-Bungah, Selasa (21/1). Kanit Turjawali Satlantas Polres Gresik Ipda Darwoyo mengatakan, upaya ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada pengguna jalan. “Sebab, kami khawatir jika sopir membiasakan truk ODOL. Maka imbasnya pasti ke pengguna jalan lain. Misalnya karena over load, mutan pasti sedikit banyak mengenai pengguna jalan yang sedang melaju di belakangnya,” jelasnya, kemarin. Hal lain yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya yaitu, jika truk melebih kapasitas muatan maka dikhawatirkan saat tanjakan truk tersebut tidak dapat melaju dengan baik. “Jadi hal-hal yang tidak diinginkan kami upayakan agar tidak terjadi. Dengan melakukan penindakan kepada sopir yang bandel,” pungkasnya. Dari operasi ODOL yang dimulai pukul 11.00 hingga 12.00 pihaknya telah memberikan sanksi kepada 36 sopir truk. Karena mereka, tidak mematuhi aturan sesuai UU No 22 tahun 2009 tentang LLAJ. Kapolsek Bungah AKP Sujiran saat memimpin persiapan ODOL mengatakan, supaya sopir-sopir truk bandel jera. Maka perlu dilaksanakan penindakan kepada mereka. “Sehingga ke depannya mereka (sopir truk) tidak akan mengulangi perbuatannya dan lebih taat pada aturan,” jelasnya. Kasatlantas Polres Gresik AKP Erika Purwana Putra mengatakan, ada tiga penindakan terkait operasi tersebut. Pertama, penindakan terhadap truk yang ODOL. Kedua, penindakan pelanggaran tata cara muat barang dan yang ketiga pemeriksaan surat-surat kelengkapan kendaraan. “Razia seperti ini nantinya akan terus dilakukan secara bertahap. Kita akan lakukan penilangan terhadap kendaraan yang dimensinya diluar ketentuan,” tandas Erika Purwana Putra. Sekadar diketahui, mulai awal Januari 2019 hingga 21 Januari 2020, pihaknya sudah menindak pelanggaran serupa, sebanyak 241 kendaraan. (dri/har/mik)
Jaring Potensi Lokal, Petrokimia Buka Program Vokasi Diploma 1 SDM Nanang Teguh disela pembukaan program vokasi diploma 1 masa perkuliahan 2019 - 2020. Dijelasman, tahun ini, terdapat 58 peserta program vokasi link and match di bidang industri. Dari jumlah itu, 34 diantaranya dari jurusan Teknik Kimia Industri, dan 24 orang dari jurusan Pemasaran & Logistik. Petrokimia telah berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi 273 SDM sejak tahun 2017 hingga 2018. Diikuti 79 peserta jurusan Teknik Kimia Industri. Kemudian di 2019 ada 73 peserta jurusan Teknik Kimia Industri, 39 peserta jurusan Teknik Perawatan Mesin, dan 24 peserta jurusan Pemasaran & Logistik. Ditambahkan, peserta program vokasi ini, mempunyai metode pembelajarannya dibuat konsep 33 persen penyampaian materi di kelas, dan 66,7 persen praktik lapangan. “Setelah lulus ilmu peserta program vokasi lebih applicable yang nantinya diterapkan di industri sesuai keilmuannya,” imbuhnya. Di sisi lain, Kepala Badan
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO
Kapolres Gresik Wujudkan Kepedulian terhadap Anggota Gresik, Memorandum Sebagai wujud kebersamaan dan bentuk perhatian kepada anggota, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menjenguk anggotanya yang sedang sakit di kediamannya, Perumahan ABR, Kecamatan Kebomas, Selasa (21/1). Kapolres mengatakan, anggota yang sakit itu Aiptu Hamidullah, anggota Urkes Polres Gresik (rawat jalan). “Kita ini adalah keluarga besar. Di rumah saya punya keluarga dan di kantor saya punya banyak anggota, itulah keluarga besar saya,“ ujar alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2000 itu, kemarin.
Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menjenguk anggota yang sakit di rumahnya.
Dengan adanya dukungan moril dari kapolres kepada
Gresik, Memorandum Melambungnya harga minyak goreng di pasar menyita perhatian pemerintah. Selasa (21/1), Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak sidak ke PT Wilmar, pabrik minyak di Gresik. Dalam kunjungan itu, Emil Dardak didampingi tim Satgas Pangan memantau harga minyak dari distributor ke konsumen. Kemudian, menghitung kebutuhan minyak goreng terhadap total belanja rumah tangga. “Memang faktornya ada kenaikan harga bahan baku. Kami sudah konsultasikan dengan Kementerian Perdagangan, harga CPO meningkat signifikan,” ujar Emil, kemarin. Disebutkan olehnya, harga minyak goreng kemasan satu liter di pasar mencapai Rp 12.286. Sementara harga minyak goreng curah tahun ini mengalami dua kali kenaikan. Dia menyebutkan, daya beli minyak goreng sangat terbatas. Masyarakat banyak lari ke minyak goreng curah meski harganya juga naik. Untuk solusi awal, minyak goreng kemasan bantal akan dijual di pasar. “Sebelumnya kemasan bantal ini hanya dijual di wilayah Indonesia timur,” ungkapnya. Tujuan dijual minyak kemasan bantal, lanjut Emil, supaya masyarakat lebih mudah dan higienis. Sehingga harga curah tidak naik lebih dari produksi. “Minyak kemasan bantal ini tidak bisa koreksi kalau ada tingkatan harga yang tidak proporsional,” pungkasnya. (an/har/mik)
General Manager SDM PT PG Nanang Teguh dan Kepala Badan Pengembangan Industri SDM Kementerian Perindustrian Eko Cahyono foto bersama perwakilan peserta vokasi usai penyematan pin.
Gresik, Memorandum Penyerapan tenaga kerja lokal menjadi prioritas utama PT Petrokimia Gresik. Perusahaan pupuk terlengkap di Indonesia itu memberikan peluang besar kepada warga yang berada di ring satu. Meski demikian, kualitas tetap menjadi kriteria utama. Untuk menciptakan hal itu, anak usaha PT Pupuk Indonesia (persero) tersebut menggandeng Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementrian Perindustrian (Kemenperin), untuk menyiapkan tenaga kerja bidang industri yang berkompeten melalui program vokasi diploma 1. Program vokasi ini merupakan konstribusi nyata PG dalam upaya menciptakan SDM unggul sesuai kebutuhan industri. Selain itu, mengembangkan SDM aparatur, dan menciptakan wirausaha baru dalam rangka mendorong kegiatan usaha industri. “Melalui kegiatan Vokasi ini diharapkan dapat menyiapkan SDM yang kompeten,” kata Direktur Utama PT PG Rahmad Pribadi melalui General Manager
personelnya, menandakan wujud kepedulian dan kebersa-
maan baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam hubungan kekeluargaan. Ia berharap Aiptu Hamidullah segera diberi kesembuhan dari penyakitnya. “Kami semua anggota dari Polres Gresik mendoakan agar rekan kami segera sembuh dan dapat beraktfitas seperti sedia kala,” tandas mantan Kapolres Jember ini. Kapolres terlihat tidak sendiri, dia juga didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Ny Cut Laura Kusworo, beserta PJU Polres Gresik dan pengurus Bhayangkari saat mendatangi rumah anggota yang sakit untuk memberikan semangat agar cepat sembuh. (dri/har/mik)
Pengembangan Industri SDM Kementrian Perindustrian, Eko Cahyono mengatakan, pendidikan vokasi yang disiapkan tidak hanya meningkatkan skill tenaga kerja di bidang industri tapi juga menyiapkan enterpreneur baru di bidang wirausaha. Program vokasi Diploma 1 ini sudah tersebar di sejumlah daerah di 15 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Program ini dalam rangka memenuhi kebutuhan industri yang mengkedepankan link and match utamanya bagi lulusan SMA maupun SMK sederajat. Mereka yang terpilih sudah memenuhi kualifikasi yang ditentukan. Baik itu nilai mata pelajaran, kesehatan maupun mentalnya. Sebab, yang terpilih di program ini sudah melalui jalur tes. “Kami di Kementerian Perindustrian cuma memberi penilaian apakah kompeten atau tidak selama belajar satu tahun,” pungkasnya. (an/har/mik)
ancaman hukuman paling lama 5 tahun dan atau denda Rp 100 juta,” pungkasnya. (al/har/mik)
Harga Minyak Curah Naik, Wagub Jatim Sidak Wilmar
FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM
Rugikan Pengguna Jalan, Puluhan Sopir Truk Ditilang
atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, tentang kekerasan terhadap anak dengan
FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO
Guru MTs Tersangka, Kapolres Imbau Guru Lebih Sabar
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak berkunjung ke PT Wilmar.