Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 21 Oktober 2022

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

JUMAT KLIWON, 21 OKTOBER 2022

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 5.000,-

Selamat Datang Kapolda Jatim

Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman FOTO: MEMORANDUM/RIO

Terduga MFR diapit petugas Satreskoba Polrestabes Surabaya sambil menunjukkan barang bukti.

Napi Kendalikan Driver Ojol Ngurir NarkoƟka

Sita 246 Gram Sabu dan 563 Butir Ekstasi Surabaya, Memorandum Seorang driver ojek online (ojol) di daerah Simokerto ditangkap anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya di rumah kosnya di Jalan Tambak Segaran. Dari tangan MFR (35), driver ojol asal Jalan Gadel Sari Madya, yang merupakan kurir narkotika jaringan lembaga pemasyarakatan (lapas) itu ditemukan barang bukti awal tiga butir pil ekstasi berwarna

Ali Maschan Moesa

IRJENPOL Toni Harmanto ditunjuk Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk menggantikan Irjenpol Nico Afinta sebagai Kapolda Jatim. Penetapan itu sesuai dari Telegram Rahasia (TR) Kapolri terbaru Nomor ST/2223/X/KEP./2022. Sebelum ditunjuk menjadi Kapolda Jatim, Toni Harmanto menjabat Kapolda Sumatra Selatan (Sum-

sel) sejak Agustus 2021. Ketua MUI Jatim Prof Dr KH Ali Maschan Moesa menyambut dengan baik serta mengucapkan selamat datang kepada Irjenpol Toni Harmanto sebagai Kapolda Jatim yang baru. Dan berharap semoga dapat memimpin Jatim dengan penuh amanah sehingga Jatim tetap aman dan kondusif.

“Semoga kapolda yang baru amanah sebagai kapolda. Sehingga Jatim benar-benar aman, nyaman, tercipta masyarakat “Gemah Ripah Loh Jinawi Toto Tentrem Karto Raharjo,” Jauh dan terhindar dari segala ujian marabahaya,” jelas Ali Maschan Moesa. Kemudian Ali Maschan Moesa  Bersambung ke halaman 11 

M Widodo

SIDANG PENJUALAN BARANG SITAAN SATPOL PP

TRANSAKSI DI KELURAHAN Surabaya, Memorandum Kasus penjualan barang sitaan satpol PP yang menyeret Ferri Jocom menjadi terdakwa atas kerugian Rp 500 juta bakal menyeret pihak lain yang terlibat. Dalam isi dakwaan jaksa, bahwa mantan Kabid Pengendalian Ketentraman dan Penertiban Umum Satpol PP Kota Surabaya ini menggunakan ruang kerja Lurah Pradah Kali Kendal untuk transaksi menerima uang Rp 300 juta dari Sunadi (Cak Sun), Yateno (Yatno), M Mohammad S Hanjaya (abah Yaya), dan Slamet Sugianto (Sugi) yang dimasukkan tiga kardus kue. Di mana kardus paling atas berisi kue, kardus tengah dan paling bawah berisi uang masing-masing Rp 150 juta. Terkait hal itu, Lurah Pradah Kalikendal Hajar Sulist-

 Bersambung ke halaman 11 

Dian Sastrowardoyo

Tak Dianggap Dian Sastrowardoyo merupakan salah satu aktris yang sangat jarang diterpa isu miring karena ia cukup tertutup dengan segala urusan pribadinya terutama menyangkut soal keluarga.

yono membenarkan bahwa kantor Kelurahan Pradah Ka Bersambung ke halaman 11 

Saya tidak mengetahui soal transaksi itu, tetapi berdasarkan kesaksian sekuriti kecamatan, itu hampir semua ruangan pernah dipakai, termasuk ruangan saya. Karena Pak Ferri itu kan mantan Sekcam Dukuh Pakis. Sedangkan kantor kelurahan dan kecamatan jadi satu,”

A

KTRIS yang sukses membintangi film Ada Apa dengan Cinta? tersebut baru-baru ini menceritakan hal mengejutkan soal dirinya yang  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Terdakwa Ferri Jocom mengikuti sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya secara online.

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Kapolda Jatim Irjenpol Toni Harmanto bersama ketua Bhayangkari Jawa Timur disambut pedang pora ketika memasuki Mapolda Jatim.

Bertekad Kembalikan Citra Polri

Irjenpol Toni Harmanto: Mohon Doanya Surabaya, Memorandum Irjenpol Toni Harmanto resmi memegang tongkat komando Kapolda Jatim. Proses pisah-sambut berlangsung meriah. Irjenpol Toni Harmanto beserta istri disambut

upacara pedang pora di Mapolda Jatim, Kamis, (20/10) siang. Begitupun saat Irjenpol Nico Afinta dan istri menyambut Irjenpol Toni Harmanto dan istri turun dari mobil di pintu gerbang Polda Jatim.

Hajar Sulistyono Lurah Pradah Kalikendal

Usai dikalungi bunga melati oleh Irjenpol Nico Afinta, mereka lantas berjalan di karpet merah yang terhampar sepanjang gapura hingga  Bersambung ke halaman 11 

Penyidik Datangi Tambak Medokan Ayu Utara

Pastikan Status Lahan Surabaya, Memo Memorandum Penyidik Ja Jatanras SatPol reskrim Polrestabes Sum rabaya mendatangi lahan milik Istarudi di Tambak Me Medokan Ayu U Ut a ra , Ka mis (20/10) siang. Kedatangan polisi itu den ngan mengajak Sekretaris Lurah Medokan As Ayu, Asep. Tujua Tujuannya, penyitersebu mengecek dik tersebut ko langsung kondisi batas dipa lahan yang dipagari, namun ora dirusak oleh orang suruhan

FOTO: ISTIMEWA

Mochamad Iriawan atau Iwan Bule tiba di Mapolda Jatim.

Diperiksa Lima Jam, Iwan Bule Dicecar 45 Pertanyaan

Dikawal 4 Bodyguard

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Istarudi menunjukkan lahan miliknya di Medokan Ayu Utara.

dari EG. Bahkan, penyidik sempat bertanya kepada Istarudi kenapa sampai dipagari. Dengan tegas, Istarudi kemudian menjelaskan kepada penyidik,

bahwa sebagian tanahnya diklaim oleh EG. “Maka dari itu saya beri pagar,” jelas Istarudi.  Bersambung ke halaman 11 

Surabaya, Memorandum Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau dikenal Iwan Bule memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri dan Ditreskrimum Polda Jatim, Kamis (20/10). Iwan beserta wakilnya di PSSI, diperiksa sebagai saksi kasus tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 133 orang. Iwan Bule tiba di gedung Ditreskrimum Polda Jatim sekitar pukul 12.59, dengan didampingi oleh Ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh dan Wakil Ketua Asprov PSSI Jatim Amir Burhanuddin. Terlihat

juga, mereka dikawal empat bodyguard. “Hari ini saya memenuhi panggilan penyidik. Hanya datang saja nanti diperiksa. Mengikuti panggilan penyidik saja,” kata Iwan Bule seraya berjalan menuju gedung Ditreskimum Polda Jatim. Iwan Bule mulai diperiksa sejak pukul 13.00 hingga pukul 18.00. Ia yang diperiksa lima jam bersyukur pemeriksaan sudah selesai. “Terima kasih hari ini saya telah mengikuti,  Bersambung ke halaman 11 

KeƟka Pagar Perlahan Makan Tanaman di Kamar si Sulung (4)

Suaminya Terlihat Memakai CD Warna Pink, Berenda Lagi

- Meng, Ferri Jocom terima Rp 30 300 juta di kantor kelurahan. Lurah harus diperiksa.

Farida tertegun. Diawasinya Bambang dan Kimpet. Pakaian mereka masih utuh. Demikian pula benges Kimpet yang biasanya merah menyala, tidak ada tanda-tanda bekas dicium atau mencium. Hatinya lega.

- Ya, siapa tahu duitnya ada yang jatuh, muncrat, terus ada yang nemu.

Si Mameng (Tukang sapu)

F

ARIDA bergegas masuk kamar. Segera diperiksanya laci tempat menaruh duit. Agak berubah. Bergeser sedikit dari semula dia tinggal tadi. Begitu pula tumpukan uang di dalamnya.

Walau begitu, Farida tidak tahu uang tersebut masih utuh atau berkurang. Sebab, terakhir dapat setoran, sore hari sebelumnya, dia belum sempat  Bersambung ke halaman 11 

ILUSTRASI: ISTIMEWA

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 21 Oktober 2022 by memorandum - Issuu