IBU RT ISI BUNGKUS MI DENGAN SABU
BACA DI HALAMAN 4
memorandum.co.id
Mobil Oleng ke Kanan Xenia vs Tronton, 3 Tewas, 1 Luka Berat Jombang, Memorandum Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan, terjadi di Jalan Raya Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, Senin (20/1) sekitar pukul 02.30. Pada kecelakaan maut tersebut tiga orang tewas. Bersambung ke halaman 7
HARGA Rp 3.500,Dugaan kuat, pengemudi Xenia mengantuk hingga kendaraan yang dikemudikannya oleng ke sebelah kanan. Sedangkan dari arah berlawanan muncul tronton melintas dari arah timur
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
P ER S WAN DE
SERTIFIKA T
memorandumredaksi@gmail.com
FOTO: ISTIMEWA
SELASA LEGI, 21 JANUARI 2020
Kondisi kedua mobil pasca tabrakan.
AKP A RISKY FERDIAN CAROPEBOKA
KASATLANTAS POLRES JOMBANG
PENCURI MOBIL TETANGGA DIJEBOL TIMAH PANAS
TUNGGU CALON PEMBELI
Surabaya, Memorandum Mengaku sakit hati, Ahmad Fauzi (29) nekat mencuri mobil milik Indrasari, tetangganya di Jalan Salak, Kabupaten Bangkalan, Madura. Namun, belum sempat menjual mobil curian itu, dia terlebih dulu berurusan dengan polisi.
Beginilah TVRI
Bersambung ke halaman 7
Saat itu, tersangka diketahui hendak bertemu dengan calon pembeli. Mengetahui kami intai, tersangka berusaha kabur sehingga terpaksa kami lumpuhkan dengan timah panas.
Oleh: Dahlan Iskan
P
ecandu Liga Inggris kelimpungan sejak tahun lalu. Sejak hak siar di Indonesia pindah ke MolaTV. MolaTV? Semula itu dikira stasiun TV dari negara Bugaboo. Di Indonesia tidak pernah dikenal nama stasiun TV seperti itu. Atau jangan-jangan itu TV dari Timur Tengah --seperti kemunculan tiba-tiba beIN Sports dulu itu. Lalu siapa itu MolaTV? Ternyata itu asli Indonesia. Dari grup Djarum --perusahaan rokok yang sudah lama menggeser Gudang Garam sebagai Raja Kretek Indonesia. Bersambung ke halaman 4
AKP IWAN HARI PURWANTO
Kanitjatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Iwan Hari Purwanto menginterogasi Ahmad Fauzi.
Ketua Ikatan Gay Cabuli Belasan Remaja
Ahmad Fauzi diburu polisi karena mencuri mobil milik Indrasari, tetangganya di Jalan Salak, Kabupaten Bangkalan Madura. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mendapati Fauzi sedang menunggu calon pembeli mobil curiannya.
Pasutri Nyabu di Kos-kosan
Ahmad Thoirun Nadziif dan Sulastri
Surabaya, Memorandum Pasangan suami istri (pasutri) siri digerebek sedang nyabu di rumah kos Jalan Bulak Banteng Baru Gang Gading. Mereka, Ahmad Thoirun Nadziif alias Adib (25), dan Sulastri alias Chaca (21). Saat digerebek, keduanya Bersambung ke halaman 7
Tindak Tegas Penjahat dan Amankan Pilwali
Cocok Jadi Presenter DIANGGAP bawel dan tidak bisa diam oleh teman-temannya, Kartika Berliana akhirnya berkiprah dalam dunia presenter. Padahal, Kartika memulai kariernya lewat kontes kecantikan. Bersambung ke halaman 7
+ Meng, ribuan buruh kepung DPRD Jatim tolak RUU Cilaka. - Coba yang datang ratusan pengusaha, pasti beda hasilnya.
Si Mameng (Pemilik suara)
Pinkan Mambo didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko menemui awak media setelah diperiksa.
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
KarƟka Berliana
Surabaya, Memorandum Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum dan jajarannya berkunjung ke kantor stasiun radio swasta di Surabaya, Senin (20/1). Dalam kunjungannya itu, Ganis on air akan menindak tegas penjahat jalanan yang beraksi wilayah hukumnya. Kapolres mengimbau masyarakat menjaga ketertiban, Bersambung ke halaman 7
Mengetahui diintai sejumlah polisi, Fauzi berusaha kabur sehingga dilumpuhkan betis kanannya hingga roboh.
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
Dirreskrimum Polda Jatim Kombespol R Pitra Andrias Ratulangie didampingi Kabid Humas Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko bersama tersangka.
KRONOLOGI KEJADIAN
Desa Sembung, Kabupaten Tulungagung ini menjadi pelaku pencabulan terhadap remaja sesama jenis. Bersambung ke halaman 7
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
Surabaya, Memorandum Bersembunyi dua minggu, Mochammad Hasan alias Mami Hasan (41), akhirnya tertangkap. Pria asal
GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
KANIT JATANRAS SATRESKRIM POLRESTABES SURABAYA
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum sedang on air di stasiun radio di Surabaya.
Pinkan Mambo Diperiksa 4 Jam Kasus Investasi Bodong MeMiles Surabaya, Memorandum Artis Pinkan Mambo mendatangi Mapolda Jatim untuk memenuhi panggilan penyidik ditreskrimsus sebagai saksi dalam kasus investasi ilegal akun MeMiles. Bersambung ke halaman 7
CINTA SEJATI SEORANG KEKASIH YANG TIDAK HARUS MEMILIKI Έ2Ή
Ingin Membantu tapi Tidak Ingin Ada Seorang pun Yang Tahu Menurut Mala, sebagaimana diceritakan Dayat, saking hobinya bermain-main di luar rumah, Koko sampai terkena PKM (penyakit kelamin menular). Itu dipergoki Nia ketika hendak masuk kamar mandi. Yuli Setyo Budi, Surabaya
Koko tampak mengelap anunya. Anu itu tidak terlihat seperti biasa, melainkan bengkak dan mengeluarkan nanah. Nia berteriak kaget, demikian pula Koko. Koko bahkan emosi dan spontan mendorong tubuh istrinya keluar kamar mandi. Sejak itu Nia selalu menolak melayani suami. Katanya jijik. Jijey. “Kata Mala, Nia jadi jijik setelah browsing di
Mbah Google dan mengetahui bahwa Koko terkena sejenis penyakit kelamin dan menular,” tutur Dayat. Disikapi Nia demikian, Koko bukannya tobat, minta maaf, dan memperbaiki diri, melainkan tambah liar. Dia semakin jarang di rumah. Hampir setiap malam keluar, bahkan kadang baru pulang pagi hari. Setelah Bersambung ke halaman 7
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SELASA LEGI, 21 JANUARI 2020 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Jokosan Jokosan. WARTAWAN: HM Darianto, HM Shoumu, Wahyu Chandra Kusuma. PEMASARAN/IKLAN: Dedi, Iswin, Jim Darwin, Sulton, Medi, Heriyawan, Ludy Eko, Imam S, Irwan Febrianto. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Sidoarjo, Memorandum Dalam waktu dekat, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sidoarjo akan turun ke lapangan. Hal itu merupakan upaya jemput bola karena diperkirakan masih ada sekitar 260 ribu warga yang wajib ber-KTP, namun masih belum perekaman data KTP-E. Plt Kepala Dispendukcapil Sidoarjo Reddy Kusuma mengatakan, kondisi itu prosentasenya sama dengan 15 sampai 17persen dari wajib KTP yang ada di Kabupaten Sidoarjo. “Banyak faktor mereka belum melakukan perekaman data KTP. Misalnya, merasa masih belum membutuhkan,” kata Redi. Reddy pun mengajak bagi mereka yang belum perekaman data KTP-E, supaya segera melakukan. Petugas Dispendukcapil Sidoarjo akan melakukan perekaman di kantor desa atau di kantor kecamatan setempat. Mantan Kepala Dinas Pena-
naman Modal dan Pelayanan Terpadu Datu Pintu (DPMPTSP) itu berharap, adanya perekaman data KTP-E bisa juga ikut berperan dalam mendorong kesuksesan jalannya pilkades serentak tahap II di Sidoarjo, yang jadwalnya akan digelar pada 19 April 2020 mendatang. Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Sidoarjo Probo Agus Sunarno mengingatkan kepada Pj Kades, agar panitia pilkades di desa hati-hati dalam menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) pilkades. Dia mencontohkan, warga desa bisa saja saat proses
Plt Kepala Dispendukcapil Sidoarjo Reddy Kusuma menyerahkan data kependudukan kepada sejumlah desa yang ikut pilkades serentak.
penetapan DPT, mereka cuek atau diam saja. Namun saat tidak masuk dalam DPT, mereka melakukan protes. Dia juga mengatakan, khusus keluarga anggota TNI / Polri juga
Polisi Cari Pembuang Bayi di Sungai Sukodono Sidoarjo, Memorandum Warga RT 15/ RW 03, Desa Ngaresrejo, Kecamatan Sukodono, digemparkan mayat bayi yang mengapung di sungai desa setempat, kemarin. Sampai saat ini belum diketahui anak siapa bayi itu. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan. Kondisi bayi berjenis kelamin laki-laki yang diduga lebih dari satu hari mengapung itu kondisi fisiknya terlihat sudah warna kehitaman. Posisi bayi itu bercampur tanaman air dan kotoran sampah yang menyangkut di jembatan sesek. Temuan bayi mengapung ini juga mengundang perhatian warga sekitar. Mereka berbondong-bondong menuju TKP sungai penemuan bayi. Petugas kepolisian yang datang ke lokasi, bersama warga langsung mengevakuasi bayi, kemudian dikirim ke RSUD Sidoarjo. Kapolsek Sukodono AKP Eka Anggriana mengatakan jasad bayi sudah dievakuasi dan dikirim ke RSUD Sidoarjo. “Anggota di lapangan juga menggali keterangan saksi untuk menyelidiki orang tua yang tega membuang bayi tersebut,” katanya. (som/jok/udi)
Disambar Petir saat Cangkrukan, 1 Tewas dan 4 Luka Sidoarjo, Memorandum Warga Desa Prasung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, tewas tersambar petir saat cangkrukan bersama dengan teman-temannya. M Rokhim, (35) tewas seketika, sementara empat temannya luka. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 20.00, Minggu (19/1). Kanit Reskrim Polsekta Buduran Ipda Nanang Mulyono, membenarkan adanya musibah warga disambar petir. Sebagaimana dilansir detik.com, saat itu korban bersama empat temannya yang sedang cangkrukan. “Memang benar ada warga yang meninggal dunia lantaran di sambar petir,” kata Nanang, Senin (20/1). Nanang menambahkan, menurut cerita dari ke empat teman korban, kejadian tersebut sangat singkat. Kelima orang sedang asyik cangkrukan, kemudian turun hujan tidak terlalu deras. Tiba-tiba terdengar petir menyambar, dalam hitungan detik korban langsung jatuh. “Setelah ditolong keempat temannya, dilihat korban sudah meninggal dunia. Di tubuh korban ada luka lubang di pundak kanan korban bekas tersambar petir,” tambah Nanang. Dia menjelaskan, satu teman korban yang bernama Desi Puspita (25) menderita luka lecet di tangan kiri dan paha. Sedangkan tiga teman lainnya yakni Robin, Sularsih, dan Warso tidak mengalami luka apapun. Dari hasil kesepakatan dari pihak keluarga menginginkan bahwa itu merupakan musibah. “Ahkirnya, keluarga korban menyadari bahwa kematian korban dikarenakan musibah. Dan tidak menuntut siapapun atas kejadian tersebut dibelakang hari. Ahkirnya korban dimakamkan di TPU setempat,” jelas Nanang. (*/udi)
Pembeli Tanah Kaveling Kepunten Minta Uang Kembali Sidoarjo, Memorandum Puluhan pembeli tanah kaveling seluas 5 hektar di Desa Kepunten, Kecamatan Tulangan, berbondong-bondong, mendatangi Kantor Kecamatan Wonoayu, Sabtu (18/1). Mereka menuntut uangnya kembali karena diduga status tanah yang dibeli dari PT Bambu Kuning tersebut sejak 2016 lalu tidak jelas. Mereka membeli tanah tersebut harganya bervariasi. Ada Rp 45 juta per-kaveling dan ada di atasnya. Mereka membeli dengan cara mengangsur selama 3 tahun dan juga ada yang membeli tunai. Namun tanah itu tidak dapat didirikan bangunan karena terkendala pada perizinan maupun surat tanah. Kuasa hukum dari PT Bambu Kuning Yunus Susanto mengatakan proses peralihan status tanah hijau ke status tanah kuning itu membutuhkan waktu. Pihak PT Bambu Kuning sendiri sudah mengajukan dan saat ini akan menjadi status tanah kuning. “Terkait penetapannya belum diketahui secara pasti, namun pihak dari PT Bambu Kuning terus
berupaya. Itu sudah dilakukan penggodokan serta sudah diputuskan oleh beberapa pihak di Kabupaten Sidoarjo,” kata Yunus Susanto di aula Kecamatan Tulangan. Sedangkan Dirut Utama PT Bambu Kuning Dirga mengatakan, bahwa hal tersebut ada dua kesepakatan. Yaitu pertama pihak pembeli tetap mau melanjutkan, sambil menunggu proses perizinan. Dan yang kedua pihak pembeli minta pembatalan atau uang dikembalikan. “ Kita sepakati bersama 100 hari ke depan untuk pencairan atau pembatalan. Hal itu tidak keseluruhannya minta pembatalan, hanya sebagian saja. Persoalan itu terjadi hanya terkendala proses perizinan saja,” jelas Dirga Pertemuan ini khusus Bambu Kuning 1 dan Bambu Kuning 2. Awal kejadiannya adalah jual beli tanah kaveling. Ternyata sekian tahun dari tahun 2016, sampai sekarang tidak ada kejelasan tentang perizinan. Itu pun pembayarannya sudah lunas. Kalau status tanahnya itu sudah kuning. “Saya kira proses pembangunannya le-
bih cepat,” kata Hasaluddin salah satu pembeli tanah kaveling. Hasaluddin mengatakan harga tanah itu bervariasi antara Rp 45 juta per-kaveling, hingga lebih tergantung ukurannya. Ia membeli tanah kaveling itu seharga Rp 70 juta dengan ukuran 7 X 14 meter. “Saya berharap uang pelunasan pembayaran tanah kaveling segera dicairkan, meskipun dipotong tidak masalah. Bayangkan saja, saya sudah membeli 2 petak tanah kaveling. Keduanya menjadi Rp 140 juta,” ungkap Hasaluddin warga Desa Singopadu, Tulangan.(dar/jok/udi)
Sidoarjo, Memorandum Tanpa didasari rasa cinta dan semangat dalam bekerja, mustahil setiap tugas dan pekerjaan akan dapat dilaksanakan dengan baik. Kedua hal itu merupakan modal penting dalam pekerjaan apapun. Demikian disampaikan H Khodir, Kepala Desa Bulang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, pada acara mutasi dan pelantikan perangkat desa, Senin (20/01). Menurut H.Khodir selaku Kades Bulang, hal lain yang tak kalah penting adalah kedisiplinan. Selalu tepat waktu baik saat masuk ataupun pulang kerja.“Tanpa kedisiplinan, rasa cinta dan semangat kerja semuanya tak dapat dilaksanakan dengan baik,” ujar H Khodir. Kerjakan semua tugas pelayanan masyarakat dengan sebaik baiknya sesuai tupok-
si masing masing serta tidak meninggalkan nilai-nilai etika yang telah lama ada di desa ini. Nilai nilai tersebut berupa selalu mengedepankan rasa kekeluargaan dan keguyuban baik di saat melayani masyarakat maupun ketika bersama rekan sekerja. Mutasi seperti ini adalah hal biasa. Lumrah dilakukan oleh Kepala Desa setelah mengevaluasi kinerja perangkat yang bersangkutan dengan menempatkannya pada jabatan yang dianggap lebih sesuai dengan kapasitasnya,” pungkas H.Khodir. Sejumlah perangkat yang dipindah jabatan tersebut yakni Siti Choiriya sebagai Kepala Dusun Tangunan berdasarkan surat keputusan Kepala Desa Nomer : 5 Tahun 2020 Tanggal 20 Januari 2020. Bambang Istiawan sebagai sekretaris desa. (im/jok/udi)
FOTO: MEMORANDUM/IM
FOTO: MEMORANDUM/SOM
Pembeli tanah kaveling minta penjelasan dari pengembang di aula Kantor Kecamatan Wonoayu.
Mayat bayi terapung di sungai.
mendapat undangan. Tapi anggota TNI / Polri dilarang memilih karena ada aturannya. Kalau sampai memilih, suaranya sah, tapi apa yang dilakukan itu termasuk pelanggaran berat.
“Itu bisa dilaporkan, karena itu saya minta kepada Pj Kades supaya mengawal jalannya Pilkades serentak nanti dengan baik,” kata Probo. Ditambahkan oleh Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas PMD Kabupaten Sidoarjo M Suprayitno, jumlah DPS pilkades serentak tahun ini akan ditetapkan pada 23 Maret 2020. Sedangkan penetapan DPT-nya pada 3 April 2020. Dalam pilkades serentak,jumlah desa yang akan menggunakan metode penghitungan suara dengan e-voting sebanyak 18 desa di 18 kecamatan. Dengan penghitungan e-voting, desa yang jumlah DPT-nya besar, kata Suprayitno, akan bisa cepat selesai. Karena begitu proses pencoblosan suara selesai, juga akan bisa langsung diketahui jumlah suara yang diperoleh tiap-tiap calon yang ikut dalam pilkades. (sdm/jok/udi)
Perangkat Bulang Dimutasi
FOTO: MEMORANDUM/DAR
FOTO: MEMORANDUM/SDM
Sidoarjo, Memorandum Perusahaan Daerah Air Minum Delta Tirta Sidoarjo (PDAM DTS) tidak menaikkan tarif pada tahun ini. Perusahaan pelat merah ini, lebih memilih berkonsentrasi meningkatkan pelayanan, baik secara kualitas maupun kuantitas. “Ya, kami memilih tidak menaikkan tarif PDAM pada tahun ini,” ujar Pjs Direktur Utama H Abdul Basit Lao PDAM DTS, Abdul Basit Lao, Senin (20/1). Lelaki kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) itumenjelaskan, dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas air, dirinya yakin mampu menutupi kebutuhan. ”Saat ini kita mampu menyediakan 1.450 liter/detik, dengan jumlah pelanggan, sebanyak 143 ribu pelanggan. Kita menargetkan, di tahun ini mampu menyediakan 200 ribu liter/detik. Sedangkan julah pelanggan, kita menargetkan adanya peningkatan sebanyak 10 ribu pelanggan,” beber dia. Meski tak menaikkan tarif, PDAM DTS menurutnya mampu mengalokasikan pendapatn asli daerah (PAD) sebesar Rp 13,9 miliar per tahun. “Pokoknya kita akan selalu berkonsentrasi, agar air yang keruh menjadi bening, dan yang masih menetes bisa menjadi lancar. Tapi ingat lo, tarif kita ini masih bertahan dengan tarif, sejak 2014 silam. Jadi, sejak sekitar 5 tahun silam, tarif kita tetap atau tidak naik,” tegasnya. Basit mengakui tidak naiknya tarif itu juga disebabkan pembangunan delapan tower distribution centre (DC) yang telah tuntas. Masing-masing tower tersebut, berada di kecamatan Tanggulanngin, Candi, Jabon, Porong, Sidoarjo, Gedangan, Buduran, dan Waru. “Berdasarkan hasil pertemuan kita dengan Kemen PU, pekan lalu, seluruh tower DC itu akan dialirkan secara komersil pada 30 Maret 2020,” ujar dia. Dengan telah tuntasnya pembangunan tower-tower DC tersebut, tentu proses pengaliran air akan semakin baik. Ia pun menargetkan, hanya melakakukan washout terhadap jaringan-jaringan yang sudah ada. “Kita nanti tinggal melakukan proses washout terhadap jarigan-jaringan yang sudah ada,” pungkasnya.(sdm/jok/udi)
350 Ribu Warga Belum Perekaman KTP-E FOTO: MEMORANDUM/SDM
6 Tahun Tarif PDAM Delta Tirta Tidak Dinaikkan
Suasana pelantikan perangkat Desa Bulang.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
PILKADA 2020
SELASA LEGI 21 JANUARI 2020 HALAMAN 3
MA Dekati Partai NasDem Surabaya, Memorandum DPP Partai Nasional Demokrat (NasDem) memberikan sinyal bakal mengeluarkan surat rekomendasi (rekom) bakal calon wali kota (bacawali) Surabaya untuk Machfud Arifin (MA) dalam Pilwali 2020. Ini setelah mantan Kapolda Jatim itu menjalin komunikasi dengan Partai NasDem. “Pak MA (Machfud Arifin) sudah bersilaturahmi sekaligus mendaftar ke Kantor DPP Partai NasDem di Jakarta tiga minggu lalu,” ujar politisi Partai NasDem Imam Syafii ketika dikonfirmasi, Senin (20/1). Imam Syafii mengatakan, meski PAN dan PKB sudah mengeluarkan surat rekomendasi dukungan kepada Machfud Arifin sebagai bacawali Surabaya, namun sampai saat ini DPP Partai NasDem belum mengeluarkan rekomendasi terkait Pilkada Surabaya. “Kami masih menunggu keputusan DPP. Kami akan patuh siapa pun yang direkom DPP,” tegas Imam yang disebut-sebut menggantikan posisi Moch Jauri (mengundurkan diri) sebagai ketua Bappilu DPD Partai NasDem Surabaya. Lebih jauh, dia menegaskan, biasanya DPP Partai NasDem akan memberikan rekomendasi kepada bakal calon yang dinilai kompeten dan berpeluang besar memenangi Pilwali Surabaya, salah satunya Machfud Arifin. Ditanya terkait bacawali dan bacawawali yang sudah mendaftar di NasDem, Imam Syafii mengatakan, semua berkas pendaftar sudah diserahkan kepada DPP NasDem. “Jadi semuanya terserah DPP,” imbuh dia. Namun demikian, lanjut dia, pihaknya berharap salah satu dari mereka yang memiliki elektabilitas tertinggi bisa digandeng sebagai bacawawali-nya Machfud Arifin jika nantinya diberi rekomendasi oleh DPP NasDem. Di antara bacawawali yang berpotensi bisa berpasangan dengan Machfud Arifin, Imam mengatakan mereka tentunya yang sudah mendaftar di NasDem, di antaranya pengurus DPD Golkar Jatim KH Zahrul Azhar (Gus Hans), politikus NasDem Vinsensius Awey, dan Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Surabaya Haryanto. Soal koalisi? Imam mengaku, sudah berkomunikasi dengan sejumlah parpol. “Tapi untuk kepastian parpol mana yang akan kita ajak berkoalisi masih menunggu calon yang direkom DPP Partai NasDem,” tandas Imam Syafii yang juga anggota Komisi A DPRD Surabaya. (dhi/lis)
Rekomendasi bacawali tersebut diserahkan langsung Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar kepada Machfud Arifin di Jakarta, Minggu (19/1) malam. Pertemuan tersebut dihadiri Sekjen PKB Hasanuddin Wahid; Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar yang saat ini menjabat sebagai Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi; Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPP PKB M Reza; Khatib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staqut; dan Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, PKB memutuskan mengusung Machfud Arifin sebagai bacawali Surabaya karena PKB sangat yakin Machfud Arifin yang arek Suroboyo asli ini akan lebih berprestasi dibandingkan wali kota Surabaya
saat ini Tri Rismaharini. “Bapak Machfud seorang jenderal yang mau menjadi wali kota dengan segudang pengalaman, tentu sangat cukup untuk mengembangkan pembangunan di Kota Surabaya. Saya yakin Bapak Machfud bisa memimpin Surabaya ke depan dengan penuh kebersamaan,” ujar Muhaimin Iskandar. Menurut dia, mengusung Machfud sebagai wali kota Surabaya sebagai langkah awal untuk melakukan percepatan pembangun di Surabaya. “Bapak Machfud kita tugasi untuk membangun Surabaya lebih cepat maju dan tidak tertinggal dengan kota-kota besar lainnya,” tandas Cak Imin, panggilan Muhaimin Iskandar. Selain itu, Cak Imin juga mengimbau kepada seluruh kader PKB mulai hari ini semua bergerak meyakinkan masyarakat Surabaya
Surabaya, Memorandum Apa yang dilakukan Machfud Arifin (MA) yang berkunjung ke beberapa partai politik (parpol) tidak semata-mata mendapatkan rekomendasi untuk bisa maju dalam kontestasi Pilwali Surabaya. Namun juga sebagai ajang silaturahmi. “Dia (Machfud Arifin, red) semacam silaturahmi ke semua parpol. Seandainya parpol itu tidak memberikan rekomendasi, paling tidak parpol tidak antipati kepadanya,” jelas Agus Mahfud Fauzi, pengamat politik dari Universitas Negeri Surabaya
(Unesa), Senin (20/1). Ia menambahkan, kondisi politik sekarang ini masih cair. Semua parpol ketika akan dimintai rekomendasi atau disilaturahmi oleh MA, akan menerima. Apalagi masing-masing parpol mempunyai metode merekrut bakal calon wali kota. Ia y a k i n p a r p o l t i d a k menafikan proses rekrutmen yang dilakukan DPC atau DPD tingkat Surabaya. Jadi tidak bisa DPC melakukan rekrutmen, tiba-tiba MA ke Jakarta meminta rekom dan itu tidak mungkin dilakukan. Dan pasti MA meng-
FOTO: MEMORANDUM/SDM
Sidoarjo, Memorandum Ketua LSM Foraksi (Forum Rakyat Anti Korupsi) Selamet Hariyanto menegaskan, bahwa dirinya akan ikut kegiatan Gowes Spektakuler mendatang. Sebab, ia merasa bahwa dirinya adalah sebagai warga Sidoarjo. “Makanya, sebagai Wong Darjo atau warga Sidoarjo, saya menyatakan bahwa saya harus ikut kegiatan itu,” tandasnya, Senin (20/1). Namun, dalam kesempatan yang sama pula dia mengatakan, jika keikutsertaannya kali ini untuk memperingati HUT ke-161 Pemkab Sidoarjo. “Menurut saya, itu adalah usia yang cukup matang
untuk suatu wilayah kabupaten yang berjuluk Kota Udang, serta penyangga metropolis untuk menjadi kota yang mandiri, maju, serta kreatif,” tandas bapak dua anak tersebut. Sedangkan di sisi yang lain, lanjut lelaki asal Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran itu, bahwa kegiatan ini menyediahkan hadiah cukup menggiurkan yaitu dengan hadiah utama mobil. “Semoga kita ketiban rezeki. Hadiahnya yang lain juga cukup banyak, ada motor dan puluhan hadiah lainnya. Selamat milad ke-161 Kabupaten Sidoarjo,” pungkas pegiat berusia 40 tahun tersebut. (sdm/jok/fer)
MCC Ramaikan Gowes Spektakuler “Sejak SMP saya suka olahraga sepeda angin. Kegiatan gowes ini sangat bagus untuk kesehatan tubuh kita, dan yang kedua dengan gowes akan semakin mempererat tali silaturahmi,” ucap pria yang sudah gowes paling jauh Surabaya-Jogjakarta dengan teman-temanya di komunitas MCC. Ada 80 orang anggota komunitas MCC sepeda angin yang akan meramaikan HUT ke-161 Pemkab Sidoarjo bersama pejabat Pemkab Sidoarjo. Berkaitan dengan kegema-
rannya dengan olahraga sepeda, Andi memberikan saran untuk mengkampanyekan jika selama ini masih banyak rekan-rekan penyuka olahraga sepeda yang tertabrak di jalan. Selama ini di jalan raya kita masih harus berbagi dengan kendaraan yang lain mobil dan motor. “Saling menghormati sesama pengguna jalan. Saya mengkampanyekan atau berpesan untuk lebih menghormati pesepeda yang sedang olahraga jangan ditabrak,” pungkas Andi. (win/jok/fer)
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
Sidoarjo, Memorandum Komunitas olahraga sepeda angin Surabaya-Sidoarjo yang tergabung dalam Meteor Cycling Club (MCC) akan ramaikan Gowes Spektakuler yang digelar Pemkab Sidoarjo bersama Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum pada 26 Januari mendatang. Andi Rifiansyah (41), warga Sidoarjo yang tergabung dalam MCC akan mengajak kawan-kawannya atau biasa disebut goweser (sebutan untuk penyuka olahraga sepeda) meramaikan kegiatan tersebut.
Andi Rifiansyah bersama rekannya di MCC.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyerahkan rekom kepada Machfud Arifin.
bahwa Machfud Arifin mampu memajukan Surabaya dan mampu membawa perubahan untuk Surabaya lebih baik. Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf ketika ditanya soal bakal calon wakil wali kota (bacawawali) Surabaya yang akan berpasangan dengan Machfud Arifin mengatakan, sampai saat ini masih dalam pembicaraan antarpartai koalisi. Partai koalisi yang dimaksud adalah PAN, Gerindra, NasDem, dan PPP. “Insya Allah masih dalam
pembicaraan antarpartai koalisi,” ujar dia. Meski demikian, lanjut dia, pihaknya tetap akan memberikan pilihan kepada Mahcfud Arifin untuk mencari cawalinya sendiri atau menunggu partai koalisi. Sementara itu Machfud Arifin mengaku bersyukur dengan turunnya rekomendasi dari PKB untuk maju dalam Pilwali Surabaya. “Alhamdulillah, malam hari ini (kemarin, red) kita mendapat rekom langsung dari ketua umum PKB untuk mengusung saya sebagai calon wali kota
Surabaya. Sekali lagi saya sangat berterima kasih diberi kepercayaan untuk bisa menjalankan proses-proses selanjutnya dalam kontestasi Pilwali Surabaya,” ungkap Machfud. Machfud mengatakan, komunikasi dengan parpol-parpol lain terus dilakukan agar bisa bersama-sama berjuang membangun Surabaya. “Pada Minggu (26/1) Insya Allah akan ada konferensi pers dari parpol yang akan mengusung saya maju Pilwali Surabaya,” tutur dia.(dhi/lis)
Tak Sebatas Cari Rekom, juga Ajang Silaturahmi
Bangga sebagai Warga Sidoarjo
Selamet Hariyanto
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
Machfud Arifin ketika bersilaturahmi dan mendaftar ke Kantor DPP Partai NasDem di Jakarta.
Surabaya, Memorandum Upaya Machfud Arifin untuk merangkul semua partai politik (parpol) setapak demi setapak mulai terwujud. Setelah Partai Amanat Nasional (PAN), kini giliran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengeluarkan rekom bakal calon wali kota (bacawali) Surabaya kepada mantan Kapolda Jatim Irjenpol (Purn) Machfud Arifin.
hormati proses di tingkat DPC, bahwa meski keputusan ada pada DPP. Terkait pertarungan dalam pilwali nanti siapa yang akan bertarung, Agus Mahfud mengatakan, MA cair di semua parpol maka akan terjadi head to head dengan PDI-P. Tetapi jika tak cair, akan ada calon lain. Jika terjadi head to head, Agus melihat itu bukan pertarungan orang-orangnya Jokowi. Memang diakui MA adalah ketua pemenangan Jokowi-Ma’ruf dan PDI-P adalah pengusung Jokowi-Ma’ruf dalam Pilpres 2019.
“Politik lokal itu berbeda dengan politik nasional. Selain itu waktunya berbeda, yaitu pilpres pada April 2019 dan pilwali pada September 2020,” kata dia. Menurut dia, pada 2020 ini PDI-P memiliki strategi pemenangan sendiri dan tidak ada hubungannya dengan pilpres. Sedangkan MA secara pribadi juga akan menampilkan diri meski masih membawa nama Jokowi. Dan diakui oleh Agus Mahfud, masyarakat masih melihat bahwa mereka berdua adalah pendukung Jokowi. “Pertarungan mereka akan
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
Percepat Pembangunan Surabaya, PKB Rekom Machfud Arifin Cawali
Agus Mahfud Fauzi
sangat menarik nantinya. Surabaya adalah kandang banteng (PDI-P, red) dan bagaimana kedua kandidat saling berebut suara PDI-P,” kata dia. (udi/lis)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
AREMA
SELASA LEGI, 21 JANUARI 2020 HALAMAN 4
KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.
Ibu RT Isi Bungkus Mi dengan Sabu Malang, Memorandum Sri Winarti, ibu rumah tangga (RT) asal Jalan Muharto, Kota Malang, mendekam di tahanan Mapolresta Malang Kota karena dituduh sebagai pengedar sabu. Dia mengisi bungkus mi instan dengan sabu dan mengantarkannya kepada pemesan. Kasatreskoba Polresta Malang Kota Kompol Adi Sunarto mengatakan ia diduga terlibat dalam peredaran narkoba. “Dalam satu kali mengantar, ia mendapatkan upah Rp 100 ribu. Ia ditangkap di rumahnya dengan barang bukti sabu. Ia menggunakan sistem ranjau dengan meletakkan BB di suatu tempat,” terangnya, Senin (20/1). Penangkapan Sri berawal dari hasil pengembangan kasus Hari Susanto (25), yang diamankan di Jalan Satsuit Tubun, Kota Malang, setelah membeli 13 gram sabu-sabu. “Pengembangan dari percakapan di WhatsApp, sabu-sabu itu
Sri Winarti diamankan polisi bersama tersangka lain.
didapat dari ibu Sri yang manjadi kurir,” lanjut Adi. Adi mengaku hingga saat ini, Satreskoba Polresta Malang Kota masih memburu pemasok sabu-sabu kepada Sri. Sri mengaku hanya berperan sebagai kurir dengan mengantar barang ke peme-
san. Nampaknya, jajaran Polresta Malang Kota hendak melacak jaringan peredaran narkoba yang melibatkan seorang ibu RT ini. Untuk itu, hasil keterangan tersangka sedang didalami dan ditindak-lanjuti dengan melakukan penyelidikan. (cr-3/sr)
Dandim Ajak Bersinergi Jaga NKRI Malang, Memorandum Komandan Kodim (Dandim) 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson MPICT mengingatkan pentingnya secara bersama-sama menjaga keutuhan NKRI yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan. Itu disampaikan ketika menghadiri Pengajian Umum dalam rangka Haul KH Malik (Pahlawan Kemerdekaan RI), dengan pembacaan selawat bersama Habib Ja’far bin Utsman Al Jufri dan JMC (Ja’far Mania Community) di Ponpes Alhayatul Islamiyah Kelurahan/ Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, kemarin. Turut hadir dalam pengajian ini
Wakil Walikota Malang H Sofyan Edi Jarwoko, para ulama dan santri serta jamaah Ja’far Mania Community (JMC) bersama wearga setempat. Dandim Kota Malang menyampaikan bahwa proses kemerdekaan negara ini tidak didapat dengan mudah, melainkan penuh pengorbanan jiwa dan raga. “Oleh karena itu tugas kita saat ini untuk bersama-sama bertanggung jawab dalam menjaga dan melakukan sesuatu yang positif demi kemajuan dan kejayaan NKRI yang kita cintai bersama,” katanya. Disampaikan, nilai-nilai kepahlawanan perlu diteladani bersama dimana negara saat ini banyak tantangan dan banyak isu-isu hoax, jangan
mudah terlalu percaya kepada isu-isu negatif yang tidak benar. “Kita harus waspada kepada pemikiran yang radikal kanan maupun kiri, hendaknya kita bisa meneladani perilaku dan perjuangan KH Malik dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” paparnya. Diharapkan, perlu pula untuk menanamkan keteladanan KH Malik ini kepada generasi bangsa agar mempunyai jiwa kejuangan dan cinta tanah air. “Semoga dengan pengajian ini dapat menambah pengetahuan dan menambah wawasan tentang agama dan meningkatkat kualitas iman kita kepada Allah SWT,” harapnya. (*/ari/sr)
Beginilah TVRI Sebelum itu orang Jakarta sudah telanjur berlangganan Nextmedia --untuk mendapat siaran Liga Inggris. Mereka pun buru-buru mengganti decoder --biar pun langganan Nextmedia-nya belum habis. Dan tidak bisa di-refund. Mereka pun harus membeli alat baru: MolaTV --bagi yang punya uang. Orang Surabaya lebih tersiksa lagi. Tidak bisa beli alat itu di Surabaya. Terpaksa mereka beli di Jakarta --dengan berbagai cara. Entah sekarang. Apalagi yang di luar kota besar. Benar-benar harus puasa Liga Inggris. Atau curi-curi live streaming yang mereka juga curi-curi dari yang mencuri-curi. “Terima kasih TVRI,” begitu komentar sebagian pemirsa TV. Mereka kaget: kok hebat banget TVRI. Sudah lama TVRI tidak pernah bikin kaget. Barulah di zaman direktur utama Helmy Yahya ini banyak kemajuan. “Tumben TVRI mampu menyiarkan Liga Inggris,” ujar yang lain. Dengan nada setengah tidak percaya. Maka orang seperti saya lantas mereka-reka --mengapa Mola memilih TVRI sebagai mitra kerja sama. Karena belas kasihan? Karena hubungan baik dengan dirutnya --yang memang sosok beken? Karena mengakui jaringan TVRI-lah yang paling luas? Sama sekali tidak ada pikiran bahwa TVRI-lah yang mampu membayar termahal --dibanding TV-TV swasta yang ada. Mustahil TVRI punya kemampuan itu. Namun tidak pernah ada publikasi bagaimana bentuk kerja sama itu. Tidak ada juga wartawan yang tergelitik untuk mempertanyakan bentuk kerja sama itu. Tahunya pokoknya kali ini TVRI tak terpermanai. TVRI-pun penuh puja-puji --biar pun hanya sedikit pertandingan Liga Inggris yang boleh muncul di TVRI. Sampailah muncul berita mengagetkan itu: Dirut TVRI Helmy Yahya diberhentikan sementara. Tidak terungkap mengapa diberhentikan. Helmy Yahya pun menolak pemberhentian itu. Seraya membeberkan kesuksesan kinerjanya. Kehebatan TVRI itu ternyata membuat Dewan Pengawas
Sambungan dari halaman 1 TVRI terkedip-kedip. Dewan Pengawas adalah semacam dewan komisaris di perusahaan. TVRI memang bukan perusahaan --termasuk bukan perusahaan BUMN. Bukan pula Perum. Statusnya adalah ‘lembaga penyiaran publik’. Keberadaan TVRI --seperti juga Radio Republik Indonesia, RRI-- mirip seperti BBC Inggris atau NHK-nya Jepang. Anggaran belanjanya dari negara --dikoordinasikan oleh Sekretariat Negara. Karena itu kita semua tahu: anggaran itu pasti tidak cukup untuk membuat TVRI semaju stasiun TV swasta. Karena itu TVRI juga boleh menerima iklan. Maksimum 15 persen dari jam tayangnya. Mahal-murahnya iklan itu ditentukan oleh direksi. Hasilnya boleh untuk biaya operasional. Mungkin saja kerja sama dengan Mola itu termasuk kerja sama iklan --setiap iklan yang masuk TVRI di Liga Inggris harus dibagi dengan Mola. Atau bukan seperti itu. Bisa saja TVRI mengambil semua iklan itu. Tapi harus membayar siaran itu ke Mola
--dengan diskon khusus. Toh tidak semua pertandingan boleh disiarkan TVRI. Atau tidak begitu. Kita tidak tahu. Tidak ada penjelasan tentang itu. Rupanya setelah melihat semua itu, dari terkedip-kedip Dewas menjadi terbelalak. Lalu melotot. Lalu keluarlah putusan itu: memberhentikan sementara Helmy Yahya. Dewas rupanya punya alasan tersendiri. Pembelaan Helmy Yahya tidak bisa diterima. Dalam pembelaannya Helmy tidak membeberkan semua itu. Bahkan, dua hari lalu Dewas memanggil sang Dirut --untuk diberi surat pemberhentian tetap. Sampai di sini tetap tidak terungkap apa alasan pemberhentian itu. Begitu teguh Dewas itu --termasuk dalam merahasiakan alasan di balik itu. Benarkah ada kaitan dengan siaran sepak bola Liga Inggris itu. Atau juga soal pekerjaanpekerjaan untuk memproduksi acara --yang sebagian diberikan kepada production house di luar TVRI? Saya bisa menduga penyebab utamanya adalah
keterbatasan dana itu --lalu harus dicari sumber dana lain. Lalu timbul silang pendapat. Secara hukum, semua hasil iklan TVRI harus disetorkan ke negara --karena TVRI dapat anggaran dari negara. Kecuali ada ketentuan lain. Problem seperti ini juga munculdirumah-rumahsakitmilik pemerintah. Dulu. Di satu pihak RS harus memberikan pelayanan terbaik --agar tidak dilindas RS swasta. Di pihak lain uang yang masuk harus disetor ke negara. Tapi belakangan sudah ada jalan keluar. RS pemerintah boleh berkreativitas mencari sumber dana lain. Perpresnya pun sudah keluar dua tahun lalu. Yakni Perpres tentang pengadaan. Yang membolehkan manajemen RS pemerintah mengatur sendiri pengadaan itu. Hanya saja mereka tetap
ketakutan. Tidak ada yang berani memanfaatkan Perpres itu. Bulan lalu Kementerian Keuangan meminta saya berbicara di depan seluruh Dirut RS pemerintah. Untuk mendorong kreativitas mereka. Sekitar 300 orang hadir. Hampir semuanya dokter. “Siapa yang sudah berani melakukan pengadaan sendiri?” tanya saya. Tidak ada yang angkat tangan. Tidak ada yang bicara. Diam. Sunyi. Berulang kali saya tanyakan itu. Sambil saya jalan-jalan ke tengah-tengah mereka. Tetap saja tidak ada yang terkedip. “Kan sudah ada Perpres-nya? Sudah ada landasan hukum yang kuat?” tanya saya lagi. “Tetap tidak berani, pak,” begitu kira-kira kata hati mereka. Bergerak di sektor seperti RS, TVRI, pun BUMN memang
PENGUMUMAN KEDUA LELANG HARTA PAILIT PT. Jatidiri Primaraya dan Harry Prasetyo (Dalam Pailit) Perkara No. 23/Pdt.Sus-PKPU/2018/PN.Niaga.Sby Berdasarkan Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya Nomor 23/Pdt.SusPKPU/2018/PN.Niaga.Sby. tanggal 14 Maret 2019, Kami Didit Wicaksono, SH., M.H., Agus Setia Wahyudi, S.H., dan Ega Sagita Dessiana, S.H., M.H., yang bertindak selaku Tim Kurator PT. Jatidiri Primaraya dan Harry Prasetyo (Dalam Pailit) akan melaksanakan Lelang Eksekusi Harta Pailit dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo, terhadap barang jaminan milik Debitor Pailit sebagai berikut: 1. Tanah dan segala sesuatu yang berdiri diatasnya sesuai dengan Sertifikat Hak Milik No. 1004/Kel. Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, seluas 128 m², atas nama Harry Prasetyo; 2. Tanah dan segala sesuatu yang berdiri diatasnya sesuai dengan Sertifikat Hak Milik No. 1006/Kel. Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, seluas 142 m², atas nama Harry Prasetyo; 3. Tanah dan segala sesuatu yang berdiri diatasnya sesuai dengan Sertifikat Hak Milik No. 1040/Kel. Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, seluas 90 m², atas nama Harry Prasetyo; 4. Tanah dan segala sesuatu yang berdiri diatasnya sesuai dengan Sertifikat Hak Milik No. 1041/Kel. Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, seluas 90 m², atas nama Harry Prasetyo; 5. Tanah dan segala sesuatu yang berdiri diatasnya sesuai dengan Sertifikat Hak Milik No. 1174/Kel. Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, seluas 720 m², atas nama Jayanti Lestari; 6. Tanah dan segala sesuatu yang berdiri diatasnya sesuai dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 0045/Kel. Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, seluas 373 m², atas nama Harry Prasetyo; 7. Tanah dan segala sesuatu yang berdiri diatasnya sesuai dengan Sertifikat Hak Milik No. 1491/Kel. Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, seluas 527 m², atas nama Harry Prasetyo; - Harga Limit Lelang - Uang Jaminan Lelang PELAKSANAAN LELANG: Cara Penawaran Hari/Tanggal Batas Akhir Penawaran Penetapan Pemenang Pelunasan Lelang Bea Lelang Pembeli Tempat Lelang
: Rp. 12.500.000.000,00 : Rp. 3.750.000.000,00 Closed Bidding dgn mengakses https://www.lelang.go.id Selasa, 4 Februari 2020 Pukul 10.00 WIB (waktu server) Setelah batas akhir penawaran 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang 2 (dua) % dari harga lelang KPKNL Sidoarjo, Jl. Erlangga No. 161 Sidoarjo
KETERANGAN: Nominal Jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. Uang Jaminan harus sudah diterima oleh KPKNL paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. PERSYARATAN LELANG: 1. Memiliki AKUN yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website diatas; 2. Obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya (as is), dengan segala konsekuensi biaya tertunggak atas obyek lelang menjadi tanggungan Pembeli. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi obyek lelang dan bertanggung jawab atas obyek lelang yang dibeli, karena itu peserta lelang diwajibkan untuk mengetahui / memeriksa objek yang akan dilelang dengan baik dan teliti; 3. Apabila karena suatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa obyek lelang tersebut diatas, pihak-pihak yang berkepentingan/ peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Sidoarjo maupun kepada Tim Kurator PT. Jatidiri Primaraya dan Harry Prasetyo (Dalam Pailit); 4. Aanwijzing Lelang / Open House Lelang dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 31 Januari 2020 dimulai pukul 10.00 WIB s.d. 12.00 WIB, bertempat di Lokasi Objek Lelang; 5. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh pada Tim Kurator PT. Jatidiri Primaraya dan Harry Prasetyo (Dalam Pailit) berkantor di Jl. Ruko Klampis Square, Blok C-27 Jalan Klampis Jaya, Surabaya, Telp. 031-5926101 dan KPKNL Sidoarjo, Jalan Erlangga Nomor 161, Sidoarjo, Telp. 031-8057108-09. Surabaya, 21 Januari 2020 Tim Kurator PT. Jatidiri Primaraya dan Harry Prasetyo (Dalam Pailit) DIDIT WICAKSONO, S.H., M.H.
EGA SAGITA DESSIANA, S.H., M.H.
AGUS SETIA WAHYUDI, S.H.
tidak mudah. Mereka lebih memilih cari aman. RS Jiwa di Magelang, misalnya, memilih menanam sayur --memanfaatkan lahan yang lebih 150 hektar dan karyawan yang sudah terlanjur banyak. Hanya Dirut RS Dr Cipto Mangunkusumo yang cantik itu, yang paling berani. Ia akhirnya
menceritakan: berani mencari dana dari membuka bidang usaha stemcell. Manajemen lembaga seperti RS, TVRI, dan RRI memang benar-benar sulit --begitu banyak rambu yang mengekang kreativitas. Salah sedikit bisa terpeleset. Niat baik saja tidak cukup. Harus punya pula nasib baik. (*)
PENGUMUMAN KEDUA LELANG HARTA PAILIT PT. Jatidiri Primaraya dan Harry Prasetyo (Dalam Pailit) Perkara No. 23/Pdt.Sus-PKPU/2018/PN.Niaga.Sby Berdasarkan Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya Nomor 23/Pdt.Sus-PKPU/2018/PN.Niaga.Sby. tanggal 14 Maret 2019, Kami Didit Wicaksono, SH., M.H., Agus Setia Wahyudi, S.H., dan Ega Sagita Dessiana, S.H., M.H., yang bertindak selaku Tim Kurator PT. Jatidiri Primaraya dan Harry Prasetyo (Dalam Pailit) akan melaksanakan Lelang Eksekusi Harta Pailit dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember, terhadap barang jaminan milik Debitor Pailit sebagai berikut: Tanah dan segala sesuatu yang berdiri diatasnya sesuai dengan Sertifikat Hak Milik No. 0183/Desa Patokan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, seluas 11.400 m², atas nama Harry Prasetyo. Harga Limit Lelang : Rp. 25.163.000.000,00 Uang Jaminan Lelang : Rp. 7.548.900.000,00 PELAKSANAAN LELANG: Cara Penawaran Hari/Tanggal Batas Akhir Penawaran Penetapan Pemenang Pelunasan Lelang Bea Lelang Pembeli Tempat Lelang
Closed Bidding dgn mengakses www.lelang.go.id Selasa, 4 Februari 2020 09.30 waktu server Aplikasi Lelang Internet (sesuai WIB) Setelah batas akhir penawaran 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang 2 (dua) % dari harga lelang KPKNL Jember, Jl. Slamet Riyadi No. 344 A, Jember, Jawa Timur
KETERANGAN: Nominal Jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. Uang Jaminan harus sudah diterima oleh KPKNL paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. PERSYARATAN LELANG: 1. Memiliki AKUN yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website diatas; 2. Obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya (as is), dengan segala konsekuensi biaya tertunggak atas obyek lelang menjadi tanggungan Pembeli. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi obyek lelang dan bertanggung jawab atas obyek lelang yang dibeli, karena itu peserta lelang diwajibkan untuk mengetahui / memeriksa objek yang akan dilelang dengan baik dan teliti; 3. Apabila karena suatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa obyek lelang tersebut diatas, pihak-pihak yang berkepentingan/ peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Jember maupun kepada Tim Kurator PT. Jatidiri Primaraya dan Harry Prasetyo (Dalam Pailit); 4. Aanwijzing Lelang / Open House Lelang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 3 Februari 2020 dimulai pukul 10.00 WIB s.d. 12.00 WIB, bertempat di Lokasi Objek Lelang; 5. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh pada Tim Kurator PT. Jatidiri Primaraya dan Harry Prasetyo (Dalam Pailit) berkantor di Jl. Ruko Klampis Square, Blok C-27 Jalan Klampis Jaya, Surabaya, Telp. 031-5926101 dan KPKNL Jember, Jl. Slamet Riyadi No. 344 A, Jember, Jawa Timur Telp. (0331) 428758. Surabaya, 21 Januari 2020 Tim Kurator PT. Jatidiri Primaraya dan Harry Prasetyo (Dalam Pailit) DIDIT WICAKSONO, S.H., M.H. EGA SAGITA DESSIANA, S.H., M.H. AGUS SETIA WAHYUDI, S.H.
memorandum.co.id
TULUNGAGUNG
memorandumredaksi @gmail.com
SELASA LEGI 21 JANUARI 2020 HALAMAN 5
KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com
Final Abidin Optimistis Majukan Kelurahan Sembung
Anak Tega Pukuli Ibu Kandung Pakai Balok Kayu
Final Abidin SSos
pembangunan,”jelas dia. Final Abidin menyampaikan, di sektor sanitasi ada pembangunan IPAL komunal, yang menampung lebih dari 50 kepala keluarga (KK). Kemudian bantuan pembangunan tangki septik individu dan pembangunan drainase lingkungan yang sesuai fungsi dan peruntukannya, serta penghijauan dan mural, jelas-jelas semuanya menambah keindahan lingkungan. Pada 2020, Pemerintah Kelurahan Sembung bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), ketua RT/RW dan seluruh elemen masyarakat akan terus melanjutkan pembangunan di berbagai sektor.”Tentu adanya kolaborasi dan dukungan dari berbagai instansi dan stakeholder, agar mampu mengatasi berbagai hambatan dari kepentingan sesaat, serta untuk mewujudkan percepatan pembangunan yang sangat dibutuhkan di era globalisasi ini,” tandas dia. Pihaknya berharap, ke depan Kelurahan Sembung mampu bersaing dan berdedikasi tinggi terhadap perkembangan sosial. “Maka perlu didukung sumber daya aparatur yang berdedikasi dan paham teknologi informasi, dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia masyarakat Sembung,” harap Final Abidin. (an/mad/dhi)
“
Tulungagung, Memorandum Polsek Sumbergempol menahan Khoirudin (45), warga Desa Wonorejo, Kecamatan Sumbergempol, yang menyerahkan diri setelah memukuli ibu dan kakaknya menggunakan balok kayu. Rupingah (71) dan Mujiati (47), kedunya adalah ibu dan kakak tersangka. Sang ibu dipukul punggungnya dua kali. Sementara kakaknya yang berusaha melerai juga menjadi sasaran. Kapolsek Sumbergempol AKP I Nengah Suteja mengatakan, usai menyerahkan diri tersangka langsung dimintai keterangan untuk melengkapi berkas perkara yang akan diserahkan ke kejaksaan.“Tersangka menyerahkan diri, saat ini kita sedang melengkapi berkas penyidikan untuk diserahkan ke kejaksaan,”ujar dia, Senin (20/1). Suteja menjelaskan, sebelum melakukan pemukulan, tersangka datang ke rumah korban membawa balok kayu. Tanpa alasan yang jelas tersangka langsung memukul punggung Rupingah. Merasa terancam, Rupingah pun berusaha menyelamatkan diri berlari ke luar rumah. Di sana tersangka bertemu dengan korban Mujiati, dan langsung dipukul balok kayu pada bagian kepalanya.”Jadi korban ini datang dengan marah- marah dan langsung memukuli korban. Ibunya dipukul di bagian punggung dan kakaknya di bagian kepala,”jelas Suteja. Aksi brutal tersangka menarik perhatian para tetangga. Banyaknya warga yang berkerumun membuat tersangka takut dan
SEPUTAR JATIM
Cegah DBD, Dinkes Situbondo Gencar Fogging
melarikan diri. Setelah beberapa jam kemudian, tersangka menyerahkan diri ke Mapolsek Sumbergempol. Masih menurut Suteja, di hadapan penyidik tersangka mengaku emosi karena selama ini merasa mendapatkan perlakuan tidak adil atau kurang kasih sayang dari orang tuanya. Dirinya merasa diperlakukan berbeda dibandingkan saudara-saudara lainnya. Sehingga, spontan ingin mencelakai ibunya. Kini akibat perbuatannya,
Tersangka menyerahkan diri. Saat ini kita sedang melengkapi berkas penyidikan untuk diserahkan ke kejaksaan AKP I NENGAH SUTEJA
FOTO: MEMORANDUM/FIR
FOTO: MEMORANDUM/AN
Tulungagung, Memorandum Kelurahan Sembung, Kecamatan/ Kabupaten Tulungagung mempunyai potensi ekonomi dan sumber daya manusia (SDM) cukup menjanjikan. Dengan kepadatan penduduk yang rapat, pembangunan fasilitas umum dan penataan infrastruktur lingkungan sangat diperlukan. Tujuannya agar kelurahan ini mempunyai daya saing dengan wilayah lain di perkotaan. Guna mewujudkan itu, Lurah Sembung, Final Abidin SSos terus berupaya keras memajukan wilayahnya.”Melalui konsultasi dan koordinasi dengan instansi terkait, agar percepatan pembangunan fasilitas umum dan infrastruktur lingkungan dapat segera terwujud. Dan Alhamdulillah, sampai akhir 2019, sudah banyak pembangunan diarahkan ke Kelurahan Sembung. Baik itu dari pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat di kelurahan (ADK), dari program dana alokasi khusus (DAK), sanitasi, maupun dari program KOTAKU,”tutur Final Abidin, Senin (20/1). Dari kolaborasi program dan kegiatan di atas, lanjut dia, sekarang masyarakat sudah bisa menikmati manfaat dari fasilitas umum. Antara lain gedung PAUD, yang sebelumnya sangat terbatas ruangannya dan hampir roboh, sekarang sudah lebih luas dan representatif. “Ada juga ruang terbuka hijau (RTH) dan taman bermain anak (TBA) yang berada di belakang gedung olahraga, itu menambah kesejukan dan keceriaan anak-anak,”ungkap Final Abidin. Di samping itu, lanjut dia,dukungan terhadap kegiatan rutin posyandu balita dan lansia, penguatan sarana bank sampah, serta beberapa fasilitas olahraga juga menjadi manfaat tersendiri bagi masyarakat Sembung. “Di bidang infrastruktur lingkungan hampir semua jalan sudah terpaving. Termasuk jalan di lingkungan makam, sehingga sangat mengurangi genangan-genangan.Dan sekarang menjadi lebih indah tertata. Penerangan jalan lingkungan juga menjadi perhatian
Merasa Kurang Kasih Sayang
Kapolsek Sumbergempol tersangka dijerat dengan pasal 351 ayat 1 dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun 8 bulan penjara. (fir/mad/dhi)
PENGUMUMAN LELANG KEDUA PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk Secured Consumer Collection Region 3 Surabaya dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan berdasarkan pasal 6 UndangUndang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996 melalui jasa Pra Lelang PT Central Asia Balai Lelang, terhadap barang jaminan debitur LILIK ENGGAJANI : - Tanah dan Bangunan, SHM No. 1890, Lt 189m2, a.n JOSHUA SETIAWAN SUSANTO, Jalan Darmo Permai Selatan X No. 108, Ds/Kel. Pradahkalikendal, Kec. Karangpilang (sekarang Kec. Dukuh Pakis), Kota. Surabaya. (Nilai Limit Rp. 2.411.000.000,- / Jaminan Rp. 1.205.000.000,-) Pelaksanaan Lelang: Keterangan: - Cara Penawaran: Melalui Aplikasi Lelang Jaminan yang - Nominal disetorkan ke rekening VA Internet cara tertutup (Closed Bidding) pada (Virtual Account) harus sama alamat domain www.lelang.go.id. - Batas Akhir Penawaran: Selasa, 4 Februari dengan Nominal jaminan yang disyaratkan. 2020; Pk. 10.00 Waktu Server (Sesuai WIB) - Penetapan Pemenang: setelah batas akhir - Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambatpenawaran - Pelunasan Harga Lelang: 5 (lima) hari kerja lambatnya 1 (satu) hari kalender sebelum pelaksanaan lelang. setelah pelaksanaan lelang - Bea Lelang Pembeli: 2% dari harga lelang - Segala biaya yang timbul - Tempat Pelaksanaan Lelang: KPKNL sebagai akibat mekanisme Surabaya, Jl. Indrapura No. 5, Surabaya perbankan menjadi beban peserta lelang.
Khoirudin
pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996 melalui jasa Pra Lelang PT. Central Asia Balai Lelang, terhadap barang jaminan debitur PT. Dian Sarana Indonesia : 1. Satu paket tanah dan bangunan yang terdiri dari : SHGB No. 2218, Lt. 239 m2 (Sertifikat tertulis Taman Internasional Blok H4 – 16) dan SHGB No. 2398, Lt. 41 m2 (Sertifikat tertulis Kawasan Taman Internasional, H4 – 16), keduanya a.n. DJOKO HARIJANTO RAMLI., Kel. Lontar, Kec. Lakarsantri (sekarang Kec. Sambikerep), Kotamadya Surabaya. Setempat dikenal Jl. Taman Gapura Barat Blok H4 - 16 (Nilai Limit Rp. 4.900.000.000,- / Jaminan Rp. 1.470.000.000,-) 2. Tanah dan Bangunan, SHGB No. 2849, Lt. 210 m2, a.n. DJOKO HARIJANTO atau ditulis DJOKO HARIJANTO RAMLI, terletak di Jl. Taman International II Blok H-8/08, Kel. Sambikerep, Kec. Lakarsantri (sekarang Kec. Sambikerep), Kotamadya Surabaya. (Nilai Limit Rp. 3.800.000.000,- / Jaminan Rp. 1.140.000.000,-) 3. Tanah dan Bangunan, SHM No. 3563, Lt. 180 m2, a.n. DJOKO HARIJANTO, Jl. Darmo Permai Selatan X / 55, Kel. Pradahkalikendal, Kec. Dukuh Pakis, Kota Surabaya. (Nilai Limit Rp. 2.050.000.000,- / Jaminan Rp. 615.000.000,-) 4. Tanah dan Bangunan, SHM No. 559, Lt. 180 m2, a.n. DJOKO HARIJANTO RAMLI, Jl. Darmo Permai Selatan X / 53, Kel. Pradahkalikendal, Kec. Karangpilang (sekarang Kec. Dukuh Pakis), Kotamadya Surabaya. (Nilai Limit Rp. 2.000.000.000,- / Jaminan Rp. 600.000.000,-) Pelaksanaan Lelang: Keterangan: - Cara Penawaran: Melalui Aplikasi Lelang Internet - Nominal Jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) Cara Tertutup (Closed Bidding) pada alamat domain www.lelang.go.id. harus sama dengan Nominal - Batas Akhir Penawaran: Selasa, 4 Februari jaminan yang disyaratkan. harus sudah efektif - Jaminan 2020; Pk. 09.00 Waktu Server (sesuai WIB) - Penetapan Pemenang: setelah batas akhir diterima oleh KPKNL selambatlambatnya 1 (satu) hari kalender penawaran - Pelunasan Harga Lelang: 5 (lima) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang. - Segala biaya yang timbul sebagai setelah pelaksanaan lelang - Bea Lelang Pembeli: 2% dari harga lelang akibat mekanisme perbankan - Tempat Lelang: KPKNL Surabaya, Jl. Indrapura menjadi beban peserta lelang. No. 5, Surabaya.
kan kebersihan yang lainnya,”tutur dia. Situbondo, Memorandum Untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk Guna membasmi nyamuk aedes aegypti agar Persyaratan Lelang: tidak menimbulkan wabah penyakit demam berda- aedes aegypti, biasanya dilakukan dengan melakuMemiliki Akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id Syarat dan ketentuan Persyaratan Lelang: rah dengue (DBD), khususnya di daerah endemis, kan gerakan 3M, yakni menguras penampungan air, serta tata cara mengikuti lelang dapat pada alamat website tersebut. Peserta lelang dapat Memiliki Akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta melihat objek lelang semenjak pengumuman ini terbit. Semua objek lelang dijual dalam tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website tersebut. Peserta lelang dapat melihat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo, menutup tempat penampungan air dan mengubur kondisi apa adanya. Info: 081 2300 90000 /081 650 7000 Surabaya, 21 Januari 2020 objek lelang semenjak pengumuman ini terbit. Semua obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya. PT. CENTRAL ASIA PT. BANK DANAMON INDONESIA, Tbk Info: 081 2300 90000 / 081 650 7000 Surabaya, 21 Januari 2020 gencar melakukan pengasapan (fogging) di per- barang bekas dan menggunakan obat oles anti PT. CENTRAL ASIA BALAI LELANG PT. BANK PANIN, Tbk KCU SURABAYA COKLAT BALAI LELANG SECURED CONSUMER COLLECTION REGION 3 SURABAYA nyamuk. (*/dhi) mukiman warga. Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular DiPENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN nas Kesehatan Kabupaten SituMenunjuk Pengumuman Pertama Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui selebaran/pengumuman bondo, Heryawan di Situbondo, Berdasarkan pasal 6 Undang - Undang Hak Tanggungan No. 4 Th. 1996, PT. Bank Panin Tbk. KCU Surabaya Cendana akan tempel pada tanggal 06 Januari 2020 dan berdasarkan pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) mengatakan,bahwa pengasapan Surabaya terhadap asset debitur : No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Kantor Cabang Surabaya Kusuma dilakukan sejak awal Januari 2020 Bangsa, akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan NO NAMA DEBITUR ALAMAT JAMINAN HARGA LIMIT LELANG UANG JAMINAN di daerah endemis nyamuk DBD. Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya terhadap barang jaminan : “Pengasapan ini untuk mencegah Jaminan SEBIDANG TANAH DAN BANGUNAN, SERTA Nama Nilai Limit berkembang biaknya dan memSEGALA SESUATU YANG BERDIRI DI ATASNYA, No. Objek Lelang Penawaran SHM No. 196, LUAS 165 M2, A/N NURYADIN, YANG Debitur (Rp.) basmi nyamuk aedes aegypti pada NURYADIN 1 Rp 323,000,000 Rp 161,500,000 Lelang (Rp.) TERLETAK DI DESA KARANGGENENG, musim hujan tahun ini. Selain KECAMATAN KARANGGENENG, KABUPATEN Sebidang Tanah dan Bangunan, SHM No.00305, LT SRI LAMONGAN. 150.400.000 1 100 m2, an. ERY KISNANTO, Kelurahan Wonokromo, 752.000.000 itu, kami juga menyosialisasikan UTAMI Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya. kepada warga agar tetap menjaga SEBIDANG TANAH DAN BANGUNAN, SERTA SEGALA SESUATU YANG BERDIRI DI ATASNYA, kebersihan,” ujar dia, Senin (20/1). SUPARDI SHM NO. 1102, LUAS 383 M2, A/N WARISIH, 2 Rp 278,000,000 Rp 139,000,000 Keterangan : YANG TERLETAK DI DESA CUNGKUP, Dia mencontohkan, pada 1. Nominal jaminan penawaran lelang yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus KECAMATAN PUCUK, KABUPATEN LAMONGAN. Sabtu (18/1) dan Minggu (19/1), sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. petugas dinkes melakukan penSEBIDANG TANAH DAN BANGUNAN, SERTA 2. Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambat-lambatnya 1 (satu) hari SEGALA SESUATU YANG BERDIRI DI ATASNYA, gasapan di daerah yang ditengarai kerja sebelum pelaksanaan lelang (23.59 WIB). DWI UTOMO SHM NO.1386, LUAS 243 M2, A/N DWI UTOMO, 3 R 201,000,000 Rp 100,500,000 YANG TERLETAK DI KELURAHAN BABAT, endemis nyamuk aedes aegypti 3. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta KECAMATAN BABAT, KABUPATEN LAMONGAN. di permukiman warga Kampung lelang. 4. Peserta lelang diwajibkan melihat, mengetahui dan menyetujui aspek legal dari objek yang Dam, Desa Sumberkolak, KecaSEBIDANG TANAH SERTA SEGALA SESUATU YANG BERDIRI DI ATASNYA, SHM NO. 372, LUAS dilelang dengan kondisi apa adanya (as is) matan Panarukan. “Pengasapan GEGER SUTRISNO 154 M2, A/N GEGER SUTRISNO, YANG TERLETAK 4 Rp 57,700,000 Rp 28,850,000 5. Apabila peserta lelang yang ditunjuk sebagai pemenang lelang tidak melunasi dalam jangka di Kampung Dam guna pencegaDI DESA GAJAH, KECAMATAN BAURENO, KABUPATEN BOJONEGORO. waktu 5 (lima) hari kerja maka uang jaminan akan disetorkan ke kas Negara. han penyebaran nyamuk. Selain 6. Apabila terjadi pembatalan lelang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka pihak yang itu, Kampung Dam ditengarai Keterangan : berkepentingan tidak dapat menggugat pihak Kanca BRI Surabaya Kusuma Bangsa dan endemis dan ada laporan satu x Uang jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan uang jaminan yang dicantumkan di KPKNL Surabaya. pengumuman lelang. kasus DBD,” tandas dia. x Jaminan harus sudah efektif diterima di rekening KPKNL Surabaya selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan Menurut Heryawan, setiap Persyaratan Lelang : lelang. permukiman warga yang terx Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. 1. Peserta harus memiliki akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id dapat kasus DBD, tim langsung 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di Persyaratan Lelang : bergerak melakukan penyelidikan atas. 1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di atas. epidemiologi untuk mencari 3. Objek lelang tersebut di atas dijual lelang dengan kondisi apa adanya dan kepada peserta lelang dianggap telah Pelaksanaan Lelang : tempat atau sumber berkembang mengetahui/memahami kondisi objek lelang. 4. Apabila karena suatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan /penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau Cara Penawaran : Closed Bidding biaknya nyamuk aedes aegypti beberapa barang/objek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan untuk Dengan mengakses www.lelang.go.id yang menjadi penyebab penyakit melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Surabaya maupun PT.Bank Panin, Tbk KCU Surabaya Cendana. Batas Akhir Penawaran : Selasa, 04 Pebruari 2020 Pukul 11.00 waktu server (sesuai WIB) 5. Keterangan lebih lanjut dapat diperoleh pada PT. Bank Panin, Tbk. KCU Surabaya Cendana Jl. Kombes. Pol M Duryat No. 25 DBD di sekitar lingkungan tempat Pembukaan Penawaran dan : Selasa, 04 Pebruari 2020 Pukul 11.00 waktu server (sesuai WIB) Telp. 082244904622 / 085749664000. tinggal penderita. penetapan pemenang lelang “Kami mengimbau kepada Cara Penawaran Closed Bidding (dengan mengakses alamat domain www.lelang.go.id) Pelunasan Harga Lelang : Paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang Bea Lelang Pembeli : 2% (dua persen) dari harga lelang masyarakat agar rutin melakTanggal Pelaksanaan Lelang Selasa/ 04 Februari 2020 Tempat Pelaksanaan : KPKNL Surabaya Batas Akhir Penawaran Pukul 11.00 Waktu Server (sesuai WIB ) sanakan pemberantasan sarang Jl. Indrapura No.5, Surabaya Penetapan Pemenang Setelah batas akhir penawaran nyamuk dengan cara gotong-royPelunasan Lelang 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang ong membersihkan lingkungan Surabaya, 21 Januari 2020 Bea Lelang Pembeli 2% dari harga lelang. tempat tinggal. Dan mengubur Tempat Pelaksanaan Lelang KPKNL Surabaya – Gedung Keuangan Negara I Jl. Indrapura No. 5 Surabaya wadah yang bisa menampung air bersih jadi berkembang biak Surabaya, 21 Januari 2020 KPKNL SURABAYA KANCA BRI KUSUMA BANGSA nyamuk, menguras bak mandi PT. Bank Panin, Tbk KCU Surabaya Cendana www.lelang.go.id www.lelang.go.id dan melakukan tindakan-tinda-
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
SELASA LEGI, 21 JANUARI 2020 HALAMAN 6
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Warga Keluhkan Pungli PDAM Aries Yuswantono: Ini Hanya Miskomunikasi Penarik-Pelanggan
Saeman Warga Desa/Kecamatan Kabuh mengatakan, pada saat penarikan, jumlah nominal yang ditarik tidak sama dengan struk. Bahkan, ini sudah terjadi lama. “Misal di struk tertulis Rp 75 ribu, tapi menjadi Rp 88 ribu,”ujar dia, Senin(20/1). Anehnya, perbedaan tarif yang harus dibayarkan tanpa ada penjelasan dari pihak PDAM. Bahkan, tarif yang harus dibayarkan hanya ditulis dengan tangan, tanpa ada keterangan. “Itu hanya dicoret-coret tangan saja. Bayarnya sekian tanpa ada keterangan,” ungkap dia. Saeman menambahkan, perbedaan tarif yang ditarik dengan
struk besarannya mencapai Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu. Ini tentu sangat memberatkan masyarakat. Dia berharap permasalahan ini segera tuntas, apakah memang benar ada pungutan atau seperti apa? “Ya adanya kenaikan ini sangat membebani masyatakat. Karena setiap bulan juga naik,” tegas dia. Riyanto, Kepala Desa Kauman, Kecamatan Kabuh membenarkan adanya tarif PDAM yang berbeda dengan struk yang diberikan. “Memang banyak warga yang mengeluhkan pembayaran yang berbeda dengan struk yang ditarik,” ungkap dia. Dia mengakui, kasus ini su-
dah terjadi beberapa tahun lalu. Bahkan, pihak desa juga sudah melaporkan kejadian ini ke PDAM di Kabuh, hanya saja tidak ada kelanjutan. “Jadi harapan saya bisa ketemu dengan Direktur PDAM untuk mengklarifikasi permasalahan ini,” tegas dia. Riyanto menandaskan, masyarakat resah karena pungutan yang ditarik cukup besar, bahkan sampai Rp 20 ribu lebih. “Ini ada juga yang di struk harga Rp 205 ribu menjadi Rp 228 ribu,” jelas dia. Selain itu, struk yang diberikan juga bukan struk yang dibayarkan bulan ini. Semisal, sekarang membayar Februari, struk yang diberikan Desember tahun kemarin. “Ini aneh. Seharusnya struk yang diberikan pembayaran bulan sekarang, bukan bulan kemarinnya,” pungkas dia. Miskomunikasi Sementara itu, Direktur
Memang kami mendengar laporan adanya pungutan tersebut. Setelah mendapat laporan kami langsung memanggil pihak terkait.
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Jombang, Memorandum Warga Desa/Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, mengeluhkan tarif PDAM yang terus merangkak naik setiap bulan.Bahkan, penarikan yang dilakukan petugas PDAM tidak sesuai struk yang diberikan. Kejanggalan ini tentu menimbulkan pertanyaan bagi warga.
Aries Yuswantono Direktur PDAM Jombang Struk pembayaran milik warga.
PDAM Jombang Aries Yuswantono membantah adanya pungutan liar yang terjadi Di Desa/ Kecamatan Kabuh. Dia menyebut, permasalahan ini hanya miskomunikasi pihak penarik dengan pelanggan. “Memang kami mendengar laporan adanya pungutan tersebut. Setelah mendapat laporan kami langsung me-
manggil pihak terkait,” ujar dia. Lebih jauh, Aries menjelaskan, untuk penarikan itu dilakukan secara kolektif, sehingga rekening yang diberikan sekarang itu untuk pembayaran bulan kemarin. “Untuk bulan ini kan belum bisa diprint. Kalau diberikan sekarang kan yang menarik berarti menalangi du-
lu,”ungkap dia. Sehingga adanya kenaikan itu, karena memang ada kenaikan pemakaian dari konsumen. Selain itu, kemungkinan ada denda lantaran konsumen tidak membayar.”Mungkin ada denda, karena kalau tidak membayar sebulan kena denda Rp 5 ribu,” terang Aries.
Dia mengatakan, terjadinya kasus ini karena kurangnya pendekatan dari penarik dengan pelanggan. Seharusnya, yang menarik menjelaskan secara rinci untuk bulan ini yang harus dibayarkan berapa. Sehingga jelas dan tidak menjadi pertanyaan pelanggan. “Jadi memang tidak ada pungutan itu,” tegas dia. Bahkan, Aries menegaskan, pihaknya sudah mengintruksikan kepada semua pihak untuk tidak melakukan pungli sepeserpun. Apabila dketahui seperti itu, pihaknya tidak segan-segan menindak tegas.”Kami sering wanti-wanti ke teman-teman untuk tidak melakukan pungutan seperti itu, ungkap Aries. Karena itu, lanjut Aries, pihaknya akan berkomunikasi dengan kepala desa untuk mengklarifikasi permasalahan tersebut.”Secepatnya kami juga akan komunikasikan dengan kepala desa,”pungkas dia. (wan/dhi)
Dewan Soroti Kelangkaan Air Irigasi FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Jombang, Memorandum Komisi B DPRD Jombang menyoroti kurangnya suplai air irigasi di Kecamatan Sumobito dan Kecamatan Kesamben. Akibatnya, untuk memenuhi kebutuhan irigasi, petani harus menggunakan diesel untuk memenuhi kebutuhan air tersebut. Dengan kondisi seperti itu, otomatis mereka harus mengeluarkan biaya tambahan yang tidak sedikit. Hal ini diungkapkan Ketua Komisi B DPRD Jombang, Sunardi. Menurut dia, sebenarnya kondisi serupa tidak hanya terjadi di daerah utara. Namun kondisi terparah memang di Kecamatan Sumobito dan Kecamatan Kesamben. “Sebenarnya kondisi serupa juga terjadi di beberapa wilayah lain, bukan hanya di daerah utara. Terkait hal itu, kami masih ingin menggali penyebab langkanya pasokan air bagi petani,” ungkap dia, Senin,(20/1). Dengan kondisi tersebut, otomatis petani terpaksa menggunakan diesel untuk memenuhi kebutuhan. Dan dapat dipastikan dengan pilihan itu, biaya yang mereka keluarkan pasti tidak sedikit. Terlebih, dengan curah hujan yang semakin berkurang. Aliran air irigasi dari
Anis
Kondisi saluran irigasi yang kini ditumbuhi rumput.
Pengedar Sabu Dibekuk saat Bertransaksi Mojokerto, Memorandum Satreskoba Polres Mojokerto membekuk dua pengedar sabu-sabu, Minggu (19/1). Mereka adalah Agus Hariyanto (30), warga Desa Purwojati, Kecamatan Ngoro, dan Budi Utomo alias Tele (32), warga Dusun Lebak, Desa Lebaksono, Kecamatan Pungging. Kasubag Humas Polres
Mojokerto, Ipda Tri Hidayati mengatakan, kedua tersangka yang diamankan merupakan target operasi (TO) yang terus dipantau gerak-geriknya. Maka, ketika Hariyanto bertransaksi barang haram di pinggir jalan Desa Purwojati, dia langsung dibekuk. “Saat salah seorang tersangka kita amankan, kita
menemukan sejumlah barang bukti. Berupa satu paket sabu, berikut sebuah handphone (HP) yang digunakan sebagai sarana bertransaksi,” ujar dia Senin,(20/1). Tak lama setelah ditangkap, lanjut Tri Hidayati, tersangka mengaku jika sabu yang diedarkannya didapat dari Budi. Tak mau buruannya lolos,
upaya pengembangan seketika dilakukan polisi. Dan, begitu diringkus di rumahnya, ditemukan tiga pakt sabu siap edar, sebuah timbangan elektrik, satu unit HP, serta uang hasil penjualan Rp 600.000. “Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Baik tersangka dan barang bukti langsung digelandang ke Mapolres Mojokerto,” tandas dia. Di hadapan penyidik, tersangka mengaku menyediakan paket hemat (pahe). Tujuannya, agar terjangkau para penikmat kristal haram dengan kantong pas-pasan. Dalam setiap gram yang dibeli dari Tayab (DPO), dia diberikan harga Rp 1,1 juta. “Kedua tersangka kita kenakan pasal 114 ayat 1 atau pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009,
FOTO: MEMORANDUM/NO
Jombang, Memorandum Satreskoba Polres Jombang kembali memberangus jaringan sabu-sabu dan pil koplo.Terbaru, tiga pengedar barang haram tersebut diringkus polisi, Jumat (17/1). Mereka adalah Anis (30), warga Dusun Bulubandar, Desa Karangmojo, Kecamatan Plandaan; Mohamad Imron Maulana alias Nyambek (20),warga Dusun Drenges, Desa/ Kecamatan Kabuh, dan Slamet Sukirman alias Sukir (24), warga Dusun Pendowo, Desa/ Kecamatan Kabuh. “Dua tersangka kita amankan di sebuah rumah di Dusun Bulubandar, Desa Karangmojo. Sedang satu tersangka lagi kita tangkap di SPBU di Kecamatan Ploso,” terang Kasatreskoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid, Senin(20/1). Dia menjelaskan, dari penggerebekan di Dusun Bulubandar, Desa Karangmojo, petugas mengamankan barang bukti 87.245 butir pil koplo, satu bendel label vitamin B1, dua rol plastik klip, sebuah alat pres, sebuah alat pemotong, sebuah gunting, sebuah cutter, serta sebuah handphone (HP) dari tangan Anis. Sedang dari tangan Imron, disita sebuah paket sabu dengan berat 0,70 gram, uang tunai Rp. 100.000, serta sebuah HP. Berhasil pada penggerebekan pertama, polisi kembali melakukan pengembangan. Hasilnya, di SPBU Kecamatan Ploso tanpa kendala petugas membekuk Sukirman. Termasuk menyita sebuah pipet kaca yang masih ada sisa sabu dengan berat kotor 1,38 gram, seperangkat alat isap atau bong, serta 5.000 butir pil koplo. “Ketiga tersangka merupakan satu jaringan. Dan saat ini, kita masih melakukan penyidikan lebih lanjut,” tandas Mukid.(wan/dhi)
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Satreskoba Polres Jombang Berangus Jaringan Sabu dan Pil Koplo
wilayah atas, hanya sampai ke daerah selatan. “Karena stok air memang kekurangan, kondisi gilir memang diberlakukan. Terlebih kondisi serupa juga terjadi menyeluruh, sehingga kalaupun ada kiriman (air) jumlahnya sangat terbatas,” tandas dia. Anggota Komisi B DPRD Jombang, Suwanto menambahkan, penyebab kekurangan air yang terjadi karena adanya perpindahan sumber irigasi. Jika sebelumnya menggunakan Dam Mlerek, kini beralih dari Mrican. Jika toh ada jatah air, sudah diambil oleh petani yang berdekatan dengan sumber. “Dulu petani cukup makmur karena berdekatan dengan sumber irigasi. Kalau sekarang agak susah, sebab diambilkan dari Mrican,” ungkap dia. Maka tidak heran, ketika saluran air diperbaiki, namun tidak pernah dilewati air irigasi. Penyebabnya, jatah gilir air kiriman sudah tidak dapat maksimal. Kalau pun sehari ada, dipastkan pada esok harinya sudah tidak ada. “Intinya petani meminta agar sumber irigasi dikembalikan seperti semula, jangan diambilkan dari Mrican. Selain jaraknya jauh, saat ada kiriman pun jumlahnya tidak bisa maksimal,” tegas Suwanto.(wan/dhi)
Salah seorang tersangka.
tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman minimal di atas lima tahun penjara,” tegas Tri.(no/dhi)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM & KRIMINAL
SELASA LEGI, 21 JANUARI 2020 HALAMAN 7
Rumah Dibobol, Uang Diberhentikan Tidak Hormat Ratusan Juta Raib Surabaya, Memorandum Rumah di Jalan Gubeng Kertajaya VII dibobol maling pada Minggu (19/1) siang. Rumah yang diketahui milik Amelia itu disatroni pelaku saat ditinggal pergi. Dalam kejadian itu, uang dan perhiasan korban raib. Dari informasi yang dihimpun, kejadian itu ketika Amelia pergi bersama keluarganya sekitar pukul 11.00. Sewaktu ditinggal, kondisi rumah dalam keadaan kosong. Ketika pulang, Amelia kaget melihat kamarnya dalam kondisi acak-acakan. Setelah diperiksa ternyata uang dan perhiasan yang disimpannya raib. Bahkan dari informasi dihimpun, uang yang raib mencapai ratusan juta rupiah belum termasuk perhiasan. Diduga, pelaku pembobolan itu naik ke atap belakang rumah lalu menjebol plafon. Lantaran kondisi rumah sepi membuat pelaku leluasa beraksi. Ketika dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut, Amelia tidak menjawab karena tergesa-gesa menjemput anaknya sekolah. “Maaf mas, saya mau jemput anak saya sekolah,” singkatnya, Senin (20/1). Terpisah, ketika dikonfirmasi, Kanitreskrim Polsek Gubeng AKP Imaculata Sherly Mayasari membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya juga sudah mengo-
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
DOSEN UNTAG NYABU DI MOBIL
Rumah di Jalan Gubeng Kertajaya VII yang dibobol maling.
lah tempat kejadian perkara (TKP). “Sudah kita lakukan olah TKP. Mengenai jumlah pelaku saat ini masih dalam penyelidikan,” kata Sherly. Ketika ditanya mengenai kerugian korban dari pembobolan itu, Sherly mengatakan bahwa pihaknya belum mengetahui secara pasti. “Belum tahu mas total kerugiannya karena masih dihitung oleh korbannya,” pungkasnya. (x-3/nov)
Surabaya, Memorandum Anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya terus menyelidiki kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan Nono Supriyadi (52), dosen Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag). Pihak keluarga tersangka, hingga perguruan tinggi tempatnya mengajar juga sudah diberi pemberitahuan terkait dengan status tersangka yang menjerat Nono tersebut. Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian mengatakan, pihaknya masih melakukan beberapa penyelidikan terkait kasus ini. Dari pengakuan tersangka, baru sekali menggunakan sabu yaitu seminggu sebelum ditangkap bersama dua temannya. “Mengaku hanya sekali di dalam mobilnya,” kata Memo. Lebih lanjut, Memo mengungkapkan, pihaknya juga masih mencari pemasok sabu yang disebut tersangka sebagai istri salah satu
temannya. Pendalaman juga dilakukan terkait kemungkinan Nono terlibat jaringan narkoba. Namun dari pengakuan tersangka dia hanya membeli untuk dikonsumsi sendiri. Sedangkan sabu yang disita sebagai barang bukti tersebut merupakan miliknya dan memang akan dipakai sendiri. “Dia baru saja membeli dan belum sempat digunakan,” lanjut Memo. Untuk kasus ini, pihak keluarga tersangka saat ini sedang mengajukan agar tersangka direhabilitasi. Meskipun direhabilitasi, pihaknya menegaskan jika proses hukum tetap berjalan sesuai dengan peraturan. Pihaknya mempersilahkan pihak keluarga tersangka untuk mengajukan hal tersebut. Pihak kepolisian nanti akan mempertimbangkan namun melihat terlebih dulu hasil penyelidikan apakah tersangka pengguna atau juga mengedarkan. “Proses hukum tetap berlanjut dan tidak ada yang
berubah,” tandas Memo. Sementara itu, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag), melalui surat nomor 162/SK/YP-C/XII/2012 tentang Peraturan Karyawan YPTA Surabaya sudah memberhentikan yang bersangkutan secara tidak hormat. “Pemberhentian ini merupakan bukti keseriusan dan ketegasan Untag dalam memberantas penyalahgunaan narkotika di lingkungan Kampus Merah Putih,” kata Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Untag Karolin Rista, melalui pesan Whatsapp (WA), Senin (20/1) sore. Karolin juga menegaskan, jika hal tersebut sekaligus menjadi pembelajaran bagi kita semua khususnya Untag Surabaya untuk terus meningkatkan kesadaran tentang bahaya narkoba. “Untag Surabaya mengucapkan terimakasih kepada seluruh rekan media yang sudah bekerjasama dalam pemberantasan narkoba,” pungkas dia. (fdn/nov)
Pinkan Mambo Diperiksa 4 Jam Pinkan datang lebih pagi yakni sekitar pukul 06.00 dari jadwal pemanggilan yang seharusnya pukul 09.00. Mantan personil Duo Ratu itu datang sendiri dengan mengenakan batik. Setelah diperiksa 4 jam, Pinkan keluar dari ruang penyidik dengan didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko. Pinkan mengaku, bahwa dirinya di-
Sambungan dari halaman 1
cecar 30 pertanyaan terkait investasi bodong MeMiles yang dijalankan PT Kam and Kam. “ Ada 30 pertanyaan dari penyidik,” kata Pinkan kepada awak media di gedung Ditreskrimsus Polda Jatim, kemarin. Penyanyi berambut pirang itu mengatakan, bahwa dirinya datang lebih awal dari waktu pemanggilan dikarenakan harus menjaga anaknya. “Saya minta pagi-pagi diperiksanya karena
harus jagain anak di rumah. Saya minta kalau bisa (pemeriksaan) lebih cepat, jadi tadi sekitar jam 07.00 saya sudah mulai diperiksa,” kata Pinkan. Di hadapan penyidik, Pinkan mengaku jika dirinya diundang untuk mengisi acara di MeMiles untuk menghibur member-member akun tersebut yang mendapat berbagai macam reward dari PT Kam and Kam. Selain itu, ia juga pernah ditawari
untuk menjadi member MeMiles, namun ditolak. “Pernah ditawari jadi membernya tapi saya tolak karena tidak jelas. Saya pun juga pilih-pilih kalau ikut bisnis. Jadi uang yang saya terima dari MeMiles itu murni dari acara saya manggung di sana bukan reward,” jelas Pinkan. Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo
Wisnu Andiko mengapresiasi Pinkan Mambo yang bersedia hadir memenuhi panggilan penyidik. “Saya harap, nantinya para artis yang dipanggil untuk dimintai keterangan terkait kasus MeMiles dapat mencontoh sikap yang dilakukan Nbak Pinkan Mambo ini,” kata Trunoyudo. Ditanya mengenai kehadiran Siti Badriah dan juga keluarga Cendana
dalam memenuhi panggilan penyidik, Trunoyudo menyebut bahwa hingga kini baru kuasa hukum penyanyi yang akrab disapa Sibad (Siti Badriah itu saja yang datang. “Sementara yang datang baru kuasa hukumnya SB. Untuk AHS (keluarga Cendana, red) sudah mengkonfirmasi kehadirannya pada Rabu besok,” pungkas mantan Kabid Humas Polda Jabar itu. (x-3/tyo/nov)
Tunggu Calon Pembeli Bahkan, pria ini juga harus menahan sakit akibat timah panas yang bersarang di betis kanannya. Itu setelah, Fauzi yang sehari-hari tinggal di Jalan Surakarta, Perum Gresik Kota Baru (GKB), ini berusaha kabur saat disergap tim Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya di Jalan Kusuma Bangsa pada Minggu (19/1) malam. “Saat itu, tersangka hendak bertemu dengan calon pembeli mobil curian. Mengetahui kami intai, tersangka berusaha kabur sehingga terpaksa kami lumpuhkan dengan timah panas,” kata Kanitjatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Iwan Hari Purwanto, kemarin Senin (20/1). Iwan menuturkan, dalam kurun tiga tahun terakhir, Fauzi
Sambungan dari halaman 1 maupun keluarga sangat dekat dengan keluarga korban. Bahkan, Fauzi secara rutin diminta tolong korban untuk mengantar orang tuanya untuk berobat. Namun, beberapa bulan belakangan, Indrasari mulai terlilit utang akibat biaya berobat orang tuanya. Korban pun berinisiatif meminjam sejumlah uang ke koperasi simpan pinjam atas nama orang tua Fauzi. Karena sudah menganggap saudara sendiri, orang tua Fauzi pun bersedia untuk meminjamkan uang ke koperasi tersebut. Bukannya bersikap baik setelah dibantu, keluarga korban malah cenderung menjauhi keluarga tersangka. Terlebih, tidak ada itikad baik dari kor-
Pasutri Nyabu di Kos-kosan asyik nyabu dengan temannya, AM (18), warga JalanTenggumung Wetan Gang Garuda. Saat dilakukan penggeledahan di lokasi ditemukan barang bukti 2 plastik klip, 1 pipet, 1 potongan sedotan, 1 potongan sedotan untuk sekop, 1 korek api, dan 17 sedotan. Dianggap terbukti, ketiganya kemudian dibawa Mapolsek Kenjeran untuk diproses hukum lebih lanjut dan kini mendekam di tahanan. “Dari tiga tersangka yang kami tangkap, dua di antaranya pasutri. Bahkan, si wanita pernah ditangkap dan ditahan di Rutan Medaeng atas kasus yang sama,” kata Kaniteskrim Polsek Kenjeran AKP Evan Andias, Senin (20/1). Proses penggerebekan bermula anggota men-
Sambungan dari halaman 1 dapatkan informasi adanya pesta sabu di rumah kos Jalan Bulak Banteng Gang Garuda. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan dilakukan penyelidikan di sekitar lokasi. Setelah dipastikan para tersangka berada di dalam kamar dan sedang mengisap sabu, selekasnya digerebek dan diamankan. “Saat berada di dalam, anggota mendapati ketiga tersangka sedang menunggu giliran mengisap sabu,” tandas mantan Kanitreskrim Polsek Pabean Cantikan ini. Dari pengakuan para tersangka kepada petugas, mereka membeli sabu secara patungan Rp 100 ribu per poketnya. “Saya membeli sabu ke pengedar bernama Pendek (buron) pada Jumat (17/1) di Jalan Sencaki,” ujar Ahmad Thoirun. (rio/nov)
Tindak Tegas Penjahat dan Amankan Pilwali khususnya dalam persiapan pemilihan Wali Kota Surabaya. Resmi dilantik pada 3 Januari lalu, Ganis Setyaningrum menjadi satu-satunya perempuan yang menjabat sebagai kapolres di Polda Jawa Timur. Ganis menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, setelah sebelumnya menjadi Kasubdit Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Meski perempuan, namun ia mengaku akan menindak tegas pelaku kriminalitas jalanan, seperti pencurian dengan pemberatan(curat), pencurian dengan kekerasan(curas), dan pencurian kendaraan bermotor(curanmor). Tidak hanya itu, ia juga tidak akan ragu untuk
Cocok Jadi Presenter Dari situ, ia dapat tawaran menjadi duta-duta untuk kementerian. Kartika kemudian menemukan ‘jalan’ yang dinikmatinya yakni menjadi presenter. Ia merasa lebih cocok ke dunia itu ketimbang menjadi model. “Kata teman-teman aku bawel nggak bisa diam, terus kayak cocok untuk berpose yang seksi yang model banget, tapi aku menyadari aku kurang tune in, karena model harus jalan diam saja, harus stay cool, sedangkan aku tipenya ceria, jadi ya kayaknya dunia presenter aku banget,” ujarnya kepada detikcom. Kartika Berliana kerap malang melintang di dunia presenter olahraga dan gosip. Khusus olahraga, wanita kelahiran 1 Juni 1993 itu mengaku butuh adaptasi menjalani pekerjaan tersebut. Sebab awal menjadi presenter olahraga, Kartika kerap salah mengucapkan nama-nama pesepakbola. Di situ, ia langsung di-bully.
ban untuk membayar utang ke orang tua Fauzi. “Disanalah, niat jahat tersangka muncul,” lanjut Iwan. Saat itu, korban masih meminta Fauzi untuk mengantar orang tuanya berobat. Meski sudah geram dengan keluarga Indrasari, Fauzi bersedia untuk menuruti permintaan tetangganya itu. Sepulang dari rumah sakit, tersangka sengaja meletakkan kunci mobil korban di dekat pintu masuk. Itu bertujuan untuk memuluskan aksi jahatnya. Beberapa hari kemudian, pria yang bekerja sebagai pekerja lepas di bidang pembangunan tower itu akhirnya mendapat kesempatan. Berbekal gunting kecil, Fauzi masuk ke rumah
Sambungan dari halaman 1
menindak tegas tersangka narkoba yang terus berkembang dari hari ke hari. “Terkait kejahatan 3C tidak akan ada toleransi dan akan diberantas. Kemarin saja kita sudah tangkap 16 tersangka pelaku curat, curas dan curanmor,” kata Ganis, Senin (20/1). Menurut Ganis, untuk pendekatan ke masyarakat sama aja dengan kapolres terdahulu. Jika perempuan pendekatannya lebih ke personal. Tapi kalau di Surabaya Utara karakteristiknya berbeda. Meski perempuan, Ganis akan tetap bertindak tegas. “Tidak ada perbedaan dalam menindak kejahatan meskipun perempuan,” pungkasnya. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 “Aku kayak canggung, belepetan waktu awal ngomong nerveous. Terus salah nyebutin, salah pronounce session di dunia sepakbola kan tricky banget nama-namanya kayak Jose Mourinho. Sama netizen langsung di-bully,” tuturnya. Dari sindiran itu, Kartika Berliana belajar perlahan. Kini ia tumbuh dan makin paham dengan dunia olahraga. “Terus, ya aku belajar seperti rumput liar semakin diinjak semakin bertumbuh gitu,” katanya. Buat para pecinta sepakbola pasti sudah tak asing dengan sosok Kartika Berliana. Wanita seksi ini memang kerap malang-melintang mengisi acara olahraga di layar kaca. Kartika Berliana mengaku memulai kariernya sejak berusia 19 tahun. Ketika itu, ia ikut kontes kecantikan sambil berkuliah. Wanita bertinggi 169 cm tersebut diminta mengikut ajang itu oleh teman-temannya. Sebab, ia dinilai sudah seperti model. (*/nov)
Indrasari pada 8 Januari sekitar pukul 20.45. Gunting itu dipergunakan tersangka untuk membuka gembok pagar. Setelah gembok terbuka, tersangka langsung masuk dan mengambil kunci yang sudah disembunyikan sebelumnya. “Kunci itu diambil oleh tersangka. Tanpa rasa takut, dia lantas membawa kabur mobil
korban,” tegas mantan Kasatreskrim Polres Tuban itu. Keesokan harinya, korban yang menyadari mobilnya raib melaporkan kejadian itu ke Polsek Kamal. Dari hasil koordinasi bersama Polrestabes Surabaya, Fauzi akhirnya berhasil dibekuk. “Tersangka akan kami limpahkan ke Polsek Kamal karena laporan polisi di sana,”
tandas Iwan. Di hadapan penyidik, Fauzi mengaku merasa sakit hati dengan Indrasari. Sebab, korban tidak kunjung membayar utang di koperasi yang memakai nama orang tuanya. Sakit hati tersangka semakin memuncak saat mendapati korban memodifikasi mobil jenis Kijang Krista tersebut. Padahal, Indrasari
Ketua Ikatan Gay Cabuli Belasan Remaja Pelaku yang juga Ketua Ikatan Gay Tulungagung itu melakukan tindakan bejat karena sakit hati setelah putus cinta. Hingga saat ini total ada 11 remaja yang menjadi korbannya sejak aksinya dimulai pada 2018 lalu. Diduga masih banyak korban lainnya, tapi hingga kini belum melapor. Dirreskrimum Polda Jatim Kombespol R Pitra Andrias Ratulangie membenarkan bahwa pelaku merupakan Ketua Ikatan Gay Tulungagung (IGAY@TA) yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga warung kopi. Demi melancarkan nafsu bejatnya, Hasan merayu serta mengiming-imingi korbannya yang ngopi di warung yang dijaganya, dengan memberi uang mulai Rp 150 ribu hingga Rp 250 ribu agar mau menuruti keinginannya. “Apabila korbannya berhasil dirayu, se-
lanjutnya pelaku mengajak korban menuju rumahnya dan di sanalah pencabulan tersebut terjadi,” kata Pitra di halaman gedung Ditreskrimum Polda Jatim, Senin (20/1). Pitra menjelaskan, terungkapnya kasus ini setelah pihaknya mendapat laporan dari warga jika di rumah Hasan sering dijadikan tempat pencabulan terhadap remaja di bawah umur sesama jenis. “Dari laporan itu, anggota melakukan penyelidikan ke lokasi, tetapi pelaku yang dimaksud sudah bersembunyi di lokasi lain sehingga kami kumpulan data korbannya terdahulu dahulu,” terang Pitra. Setelah bersembunyi sekitar 12 hari, akhirnya petugas mengetahui jika pelaku sedang berada di rumah pemilik warkop tempatnya bekerja. Ketika dilakukan penangkapan, Hasan hanya bisa pasrah. Selanjutnya dia dikeler petugas menuju
Sambungan dari halaman 1 rumahnya. Setiba di rumah Hasan, petugas langsung melakukan penggeledahan hingga ditemukan banyak barang bukti mulai dari belasan celana dalam milik korban, puluhan alat kontrasepsi, akta pendirian IGAY@ TA, beberapa foto laki-laki, dan VCD acara komunitas gay. “Akibat tindakan bejatnya itu, tersangka dijerat dengan pasal 82 UU RI nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman pidana paling ringan 5 tahun penjara dan paling lama 15 tahun penjara,” tutur pamen dengan tiga melati itu. Sementara, Hasan mengaku jika dirinya berbuat hal tersebut karena patah hati setelah di putus kekasihnya. “Setelah putus cinta membuat saya sakit hati hingga menjadi seperti ini,” beber Hasan. (x-3/tyo/nov)
Mobil Oleng ke Kanan Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah Daihatsu Xenia nopol AE 958 BM yang dikemudikan Urip (54), warga Jalan Ciliwung II, RT 047/015 RW, Kecamatan Taman, Kabupaten Madiun. Satu kendaraan lagi yakni Tronton nopol S 8555 UH yang disopiri Eko Prahwono (36), warga Dusun Ngembetsari, RT 05/RW 05, Desa Gebangmalang, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Kasatlantas Polres Jombang AKP A Risky Ferdian Caropeboka mengatakan, dua korban yang tewas di lokasi adalah pengemudi Xenia dan penumpangnya, Hj Amsiti (44), warga Dusun Dajaan Barat, Desa/Kecamatan Tambelangan, Kabupa-
Sambungan dari halaman 1 tan Sampang. Satu korban lainnya yakni Biyah (61), penumpang Xenia, warga Jalan Citarum 5 B, RT 26/08 RW, Desa/Kecamatan Taman, Kabupaten Madiun. “Dua korban meninggal di lokasi, sedangkan satu korban lagi tak tertolong saat menjalani perawatan di RSUD Jombang,” papar Risky. Risky menuturkan, kejadian tragis tersebut bermula saat Xenia melaju dari arah barat ke timur. Setiba di lokasi, tiba-tiba laju Xenia mengarah ke sebelah kanan atau lajur selatan. Di saat bersamaan, melintas tronton dari arah berlawanan. “Dugaan kuat, pengemudi Xenia mengantuk hingga kendaraan yang di-
kemudikannya oleng ke sebelah kanan. Sedangkan dari arah berlawanan muncul tronton melintas dari arah timur,” ungkap Risky. Selain mengakibatkan tiga nyawa melayang, akibat tabrakan adu moncong tersebut, ada satu korban yang menderita luka berat dan masih ditangani tim medis RSUD Jombang. Sementara tiga penumpang yang menderita luka ringan dirawat di Puskesmas Miagan. “Kasusnya kini sudah ditangani Unit Laka Satlantas Polres Jombang. Untuk kepentingan penyelidikan, kedua kendaraan yang terlibat diamankan sebagai barang bukti,” pungkas Risky. (wan/nov)
Ingin Membantu tapi Tidak Ingin Ada Seorang pun Yang Tahu matahari sudah meninggi. Itu belum seberapa. Sekitar tiga tahun lalu dokter memvonis Koko positif mengidap AIDS. Tubuhnya semakin lama semakin kurus. “Celakanya, vonis itu tidak menjadikan Koko menghentikan kebiasaan buruknya,” kata Dayat. Terakhir, sekitar delapan bulan silam, Koko terserang stroke. Pendarahan di batang otak. “Sampai sekarang dia hanya bisa menghabiskan sisa usianya di atas tempat tidur,” kata Dayat. “Nia bagaimana?” tanya Memorandum. “Itulah,” kata Dayat. Menurut Dayat, Nia sekarang ini pontang-panting mencari nafkah untuk keluarga. Untuk merawat suami, untuk membiayai pendidikan anak-anaknya, dan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Orang tua dan mertuanya tidak bisa berbuat apa-apa. Sebab, ayah Nia yang pejabat pemerintahan terkena operasi tangkap tangan (OTT) kejaksaan. Ayah
ternyata memunyai uang. Terlebih, korban juga mementingkan untuk membalik nama mobil itu ketimbang membayar utang. “Utangnya yang nyicil orang tua saya. Makanya saya sakit hati dan merencanakan pencurian ini. Tiga tahun ini sudah saya bantu mereka, tapi malah begini balasannya,” ujar Fauzi. (fdn/nov)
Nia tepergok menerima suap dari investor rekanan. Lebih celaka lagi, investor tersebut adalah ayah mertua Nia sendiri. Klop! “Kehidupan Nia dan keluarganya sangat memprihatinkan,” kata Dayat, yang mengaku ingin membantu mereka dengan cara yanug tidak terlalu tampak. Kalau bisa, Nia sendiri jangan sampai tahu, “Untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan. Apakah Mas Yuli punya saran?” “Rencana Sampeyan?” Memorandum balik bertanya. “Membantu dia dan keluarganya secara rutin. Kebetulan aku dikaruniai rezeki berlebih oleh Yang di Atas sana.” “Kalau istrimu tahu?” “Kalau memang untuk kebaikan, dia tidak akan keberatan. Aku yakin. Aku tahu siapa istriku.” “Titipkan saja kepada Mala, adik Nia.” “Aku khawatir bocor, Mas. Sungguh, aku
Sambungan dari halaman 1
tidak ingin ada orang yang tahu kecuali Njenengan. Sebab, aku yakin Njenengan tidak akan membocorkan masalah ini.” “Kalau tak tulis di Memorandum?” Dayat tersenyum, “Kalau di Sejuta Kisah Rumah Tangga ya tidak apa-apa. Kan semua ditulis samaran. Nggak masalah, Mas. Nggak akan ketahuan.” Memorandum lantas meminta Dayat mencari nomor rekening tabungan Nia dan secara rutin mengisinya. “Minta tolonglah kepada Mala, tapi jangan sampai dia tahu rencanamu.” (habis)
Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih
memorandum.co.id
HUKUM & KRIMINAL
memorandumredaksi @gmail.com
SELASA LEGI 21 JANUARI 2020V HALAMAN 8
Bapak Ditahan, Anak Wajib Lapor
Lumajang, Memorandum Hasil penyidikan Satreskrim Polres Lumajang menggiring Arif (55), pembawa senjata api (senpi) rakitan jenis revolver dan empat amunisi, ditetapkan sebagai tersangka. Dia langsung ditahan. Sementara anaknya, Rosi (23), yang membawa softgun Baretta asal Dusun Darungan, Desa Pejarakan, Kecamatan Randuagung dikenakan wajib lapor. “Sedangkan untuk Rosi, tidak kami tahun namun kami kenakan wajib lapor,” terang Kasatreskrim AKP Hasran mendampingi Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar, Senin
(20/1). Dalam pengakuannya, Arif mendapat senpi yang masih aktif tersebut dengan cara membeli kepada salah satu temannya. Ketika disinggung
terkait penggunaannya apakah pernah untuk kejahatan, tersangka mengaku tidak pernah karena hanya sebagai pengamanan diri. “Apapun alasannya, kami tidak percaya begitu saja dan kami tetap akan melakukan pengembangan. Saat ini, kami juga masih mengejar dan menyelidiki penjual dari senjata rakitan tersebut,” papar Hasran. Sedangkan untuk Rosi, pihaknya sudah koordinasi dengan Perbakin di Lumajang, jika yang bersangkutan
memang salah satu anggota dan sudah mengantongi izin kepemilikan softgun jenis Baretta yang digunakan untuk latihan menembak tersebut. “Meskipun sudah menjadi anggota Perbakin, namun yang bersangkutan tidak boleh seenaknya membawa kemana-mana kecuali pada saat latihan saja. Untuk itu, kami akan tetap memposes meskipun tidak kami lakukan penahanan,” tegas Hasran. Seperti diberitakan sebelumnya, mereka berdua diamankan oleh petugas
NI di wilayah gabungan Polri dan TNI umajang, utara Kabupaten Lumajang, meliputi Kecamatan Klakah, so dan Randuagung, Ranuyoso ajang Kecamatan Kedungjajang olsek yang dipimpin Kapolsek Klakah AKP M Sidik, Sabtu (19/1) malam. temukan Saat digeledah, ditemukan senpi rakitan jenis revolver at butir lengkap dengan empat i amunisi dan softgun jjenis Baretta. (tri/fer)
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Senpi Rakitan untuk Jaga Diri AKP Hasran
Ajarkan Tertib Berlalu Lintas ke Anak TK Pasuruan, Memorandum n Satlantas Polres Pasuruan kembali menggelar Polisi Sahabat Anak (PSA) yang digelar di halaman Mapolres Pasuruan, Senin (20/1). Dalam kegiatan tersebut es yang dipimpin Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim Nugroho SH SIK yang diwakili Kanitdikyasa Ipda M Yusuf didampingi anggota Satlantas Polres Pasuruan. Yusuf menyampaikan, Polisi Sahabat
Ana Anak merupakan program Kepolisian N Negara Republik Indonesia yang dilaksanakan menyeluruh di Indonesia dengan sasaran anakanak usia dini. “Ini merupakan proses pembelajaran tentang tata tertib berlalu lin lintas kepada anak-anak sejak dini khususnya anak TK,” jelas Yusuf. Anggota Satlantas Polres Pasuruan memberikan materi tentang rambu-rambu lalu lintas, dan pengenalan tugas-tugas dikepolisian.
“Kami harapkan anak-anak TK ini kepribadiannya sudah terbentuk untuk belajar disiplin, jujur dan berkarakter agar dewasa nanti mampu menjadi teladan dimasyatakat,” ucap Yusuf. Selain kegiatan Polisi Sahabat Anak ini, Satlantas Polres Pasuruan juga memberikan pengetahuan terkait tugas kepolisian di Satlantas Polres Pasuruan. “Kami beritahu mereka, kalau saat ini kalau berkendara itu harus lengkap, karena jika tidak memenuhi persyaratan berkendara bisa kena tilang,” tutupYusuf. (*/rul/fer)
Kapolres Pimpin Sertijab Kasatreskrim Bangkalan, Memorandum Setelah delapan bulan meniti karier di Kabupaten Bangkalan, Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP David Manurung dimutasi. Perwira berdarah Batak ini dialihtugaskan menjadi Kasatreskrim Polres Lamongan. Pengantinya, AKP Agus Sobarnapraja SIK SH. Putra Sunda ini sebelumnya menjabat Kasatrekrim Polres Langkat Sumatara Utara. Serah terima jabatan (sertijab) Kasatreskrim Polres Bangkalan itu dihelat Senin (20/1) di gedung serbaguna Polres Bangkalan usai apel pagi. Giat dipimpin Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MSi MH. Disaksikan Wakapolres Kompol Deky Hermansyah SH, para kabag, kasat dan kasubbag humas, giat sertijab diawali oleh penandatanganan naskah
Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MSi MH memimpin sertijab kasatreskrim dari AKP David Manurung kepada AKP Agus Sobarnapraja.
sertijab oleh Kasatreskrim Bangkalan AKP Agus Sobarnaraja dan dilanjutkan Kasatreskrim Polres Lamongan AKP David Manurung. Terakhir ditanda tangi Kapolres AKBP rama Samtama Putra. Giat pamit kenal ini tidak hanya dihadiri Kapolres, Wakapolres, kabag, kasat dan ka-
subbag saja. Tetapi juga seluruh kapolsek dari 17 polsek jajaran juga anggota Bhayangkari. “Yaahh..siang hari ini, kita bersama menghadiri pamit-kenal Kasatreskrim Polres Bangkalan. Kalau sebelumnya Kasatreskrim Polres Bangkalan berdarah Batak, nah kini ber-
ganti selera Kasatreskrim berdarah Sunda,” kata Kapolres AKBP Rama Samtama Putra, mengawali sambutan arahannya dengan nada kelakar. Kepada AKP David Manurung, Kapolres menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya. Sesebab selama delapan bulan bertugas di Bangkalan, AKP David telah benyak menorehkkan jasa dan prestasinya. Sedangkan kepada Kasatreskrim Polres Bangkalan yang baru AKP Agus Sobanrapraja, Kapolres wantiwanti agar segara beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya. Dalam konteks ini, Rama mengingatkan masyarakat Bangkalan memiliki karakteristik yang spesifik. (ras/fer)
Gencarkan Pembentukan Zona Integritas WBK dan WBBM Tulungagung, Memorandum Langkah yang diambil Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia untuk membentuk zona integritas di lingkup Polres Tulungagung bukan isapan jempol belaka. Buktinya, berbagai persiapan terus dilakukan guna mewujudkan hal itu. Seperti pada Senin (20/1), Pandia dan pejabat utama (PJU) Polres Tulungagung memeriksa kesiapan pasukan di rayon utara, meliputi wilayah Polsek Tulungagung Kota, Polsek Kedungwaru, Polsek Ngantru, Polsek Karangrejo dan Polsek Sendang. Pemeriksan kesiapan pasukan bertajuk Roadshow Polres Tulungagung dilakukan dalam rangka Internalisasi Kesiapan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK), dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) tahun 2020. Tidak hanya dihadiri kapolsek dan anggota dari 5 polsek jajaran itu, roadshow juga menghadirkan tokoh masyarakat, serta perwakilan dari masing-masing pemerintah daerah di rayon utara. Dalam sambutannya, Pandia mengapresiasi keseriusan 5 polsek jajaran ketika menyambut roadshow ini. Namun, pihaknya
menginginkan lebih dari sekadar penyambutan yang penuh semangat, tetapi implementasi pelaksanaan WBK dan WBBM yang juga tidak boleh kalah semangatnya dengan saat penyambutan. “Dituntut kepada kapolsek dan anggotanya agar implementsi di lapangan juga serius. Ayo sama-sama kita buktikan bahwa elayani kita bisa berubah dan melayani laas masyarakat dengan ikhlas tulus, mengayomi me-layani masyarakat,” ujar Pandia. Kepada tokoh masyarakat yang hadir, Pandia menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera me-launching program berbasis aplikasi andorid, yakni Jogo Tulungagung Astuti. Dalam aplikasi itu terdapat berbagai menu, yang tujuan utamanya melayani masyarakat Tulungagung semaksimal mungkin. “Kita akan launching pada awal Februari nanti. Aplikasi ini akan memudahkan pemberian pelayanan kepada masyarakat. Termasuk ada SIM Astuti, dan banyak kemudahan lainnya,” ungkapnya. Pandia memaparkan, peng-
Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia (dua kiri) beserta jajaran ketika roadshow di rayon utara
g guna apliksi bisa memanfaatkan panic button ketika masyarakat menemukan keadaan darurat. Setelah panic button ditekan, kemudian anggota polisi yang berada di lokasi paling dekat dengan pengguna aplikasi akan meluncur dan memberikan bantuan. “Kita sudah kerja sama dengan google agar aplikasi ini tidak disalahgunakan oleh orang-orang yang iseng. Begitu panic button dipencet akan keluar sinyal dan kita tahu di lokasi itu ada kedaruratan yang harus segera
direspon,” jelasnya. Tidak hanya itu saja, dalam mewujudkan WBK dan WBBM ini, Pandia juga sudah menyelenggarakan beberapa program. Di antaranya cangkrukan 3 pilar, sambang astuti dan program lainnya untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. “Sambang astuti ini kita minta bhabinkamtimbas untuk mendatangi minimal 5 kepala keluarga setiap hari. Bagi yang ingin menyelesaikan masalah juga bisa datang ke rumah astuti, di mana kita utamakan penyelesaian secara kekeluargaan,” ungkapnya.(fir/mad/fer)
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH meninjau lokasi PLTGU Grati.
ta rombongan diterima General Manager (GM) PT Indonesia Power Mulyadi Koto di ruang kerjanya dengan didampingi Manajer Pemeliharaan Alfi Azhari, Manager Engineering Suprato, Manajer Administrasi Marlia Widjajanti, dan Ahli Tata Kelola Pembangkit
Mila Tartiarini. “Kapolres Pasuruan Kota bersama para pejabat utama dengan dampingi General Manager (GM), dan para manajer melaksanakan pengecekan di sekitar kawasan PT Indonesia Power Grati Pasuruan,” jelas Endy.(*/rul/fer)
Satlantas Intensifkan Razia Kendaraan Probolinggo, Memorandum Puluhan kendaraan terjaring dalam razia yang dilaksanakan Satlantas Polres Probolinggo Kota di pertigaan Hotel Ratna, Jalan Panglima Sudirman Kota Probolinggo. Operasi yang berlangsung sekira satu jam itu dipimpin Kasatlantas Polres Probolinggo Kota AKPTaviv Haryanto. Seluruh kendaraan yang melintas di jalan tersebut diperiksa kelengkapannya, baik surat-surat kendaraan maupun kelengkapan pengemudi. Tak ada yang luput dari pemeriksaan. Kendaraan berpelat merah juga ikut diperiksa. “Dalam razia itu, puluhan pengendara diberikan surat tilang dan beberapa kendaraan diamankan ke Mapolres Probolinggo Kota,” kata Kasatlantas Polres Probolinggo Kota AKP Taviv Haryanto, usai razia kendaraan, Senin (20/1). Taviv Haryanto mengatakan, puluhan pengendara yang ditilang kebanyakan tidak membawa STNK, SIM, dan teguran kepada penggendara. “Operasi penegakkan hukum ini merupakan sebuah atensi
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Kanit Dikyasa Ipda M Yusuf foto bersama anak TK setelah kegiatan.
Pasuruan, Memorandum Polres Pasuruan Kota melakukan silaturahmi kunjungan kerja ke Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Grati Blok III di Desa Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Senin (20/1). Dalam kunjungan tersebut, dipimpin Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH didampingi Kabagops Kompol Saiful Rizal diikuti para kabag, kasat dan kapolsek jajaran Polres Pasuruan Kota. Dony melalui Kasubbag Humas AKP Endy Purwanto menyampaikan, bahwa kunjungan Kapolres Pasuruan Kota, selain memperkenalkan diri sebagai pejabat kapolres baru, juga dalam rangka meningkatkan kerjasama untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan khususnya di lokasi PLTGU PT Indonesia Power Grati Blok III. Kehadiran Kapolres beser-
Seluruh kendaraan yang melintas di jalan tidak ada yang luput dari pemeriksaan.
untuk memberikan pemahaman kepada para pengendara agar mengikuti peraturan lalulintas, dan giat pemeriksaan serta penindakan kendaraan roda dua dan roda empat,” tandas Kasatlantas. Selain itu, Polres Probolinggo mengintensifkan razia kendaraan ini juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait disiplin berlalulintas dan menekan angka kecelakaan lalu lintas.
“Tentunya dengan memberikan pemahaman tertib berlalulintas, kita dapat menekan kecelakaan lalu lintas dan juga memberi efek jera kepada pengendara yang nakal,” ucap Taviv Haryanto. Dalam razia yang dilakukan Satlantas Polres Probolinggo Kota, lanjut Taviv Haryanto, tercatat sebanyak 66 pelanggar yang terjaring dalam razia itu dengan berbagai kesalahan.(mhd/fer)
Ajak Netizen
Saling Jaga Jember, Memorandum Milad perdana Komunitas Netizen Berita Balung di awal 2020, Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum as nemengajak komunitas ntuni tizen saling menyantuni atu kepada anak yatim-piatu a, dan saling menjaga, baik di dunia maya maupun di dunia nyata. Acara yang bertajuk membangun n kepedulian sosial dan partisipasi masyarakat terhadap kamtibmas ditandai dengan prosesi pemotongan nasi tumpeng oleh Kapolres Jember yang kemudian di berikan kepada anak- anak yatim piatu. Di mana mereka disuapin makanan sekaligus diberikan bingkisan dan santunan. Semua Anak-anak yatim diperlakukan begitu humanis. Mereka dilayani dan dikuatkan batinnya dengan usapan rasa kasih sayang. Menariknya, dalam milad ke-1 Berita Balung dikemas bernuansa religi ini dibalut dengan momen kejutan spesial dari
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Silaturahmi dengan General Manager PLTGU Grati
Ka Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum memoto tong nasi tumpeng didampingi anak yatim piatu.
anak yatim piatu. Serumpun bunga anggrek diberikan sebagai penanda atas kepedulian sosial Kapolres Jember yang selalu hadir dan ingin dekat dengan anak-anak yatim piatu dan kaum duafa. Dihadiri unsur Muspika Kecamatan Balung, para kepala desa dan sekitar 30 komunitas sosial dan netizen yang ada di Kabupaten Jember. Dalam sambutannya, Alfian mengatakan jika kemitraan antara Polres Jember dan komunitas netizen harus bisa saling menjaga, baik di dunia maya maupun di dunia nyata. “Memasuki tahun politik diprediksi akan banyak beredar
berita bohong/hoax, tentunya pemantapan sinergi dalam memerangi berita bohong harus lebih dikuatkan demi dalam menyatukan semangat Jegeh Apike Jember,”tuturnya. Dijelaskan pula, pihaknya sudah mempersiapkan tim pemantau di dunia maya guna menetralisir kemungkinan adanya berita hoax selama proses pelaksanaan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Jember mendatang. Hal senanda juga diungkapkan Ketua Berita Balung Muslih Setiawan yang menaruh harapannya agar silaturahmi ini tetap terjaga dalam upaya mengukuhkan solidaritas kepedulian sosial dan partisipasi warga terhadap kamtibmas.(edy/fer)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SELASA LEGI, 21 JANUARI 2020 HALAMAN 9
FOTO: MEMORANDUM/MG2
Peserta aksi buruh menolak RUU Cilaka membentangkan spanduk berisi tuntutan. Mereka sempat menghalangi arus lalu lintas.
Demo Tolak RUU Cilaka Berlanjut, Ribuan Buruh Kepung DPRD Jatim Surabaya, Memorandum Gelombang penolakan omnibus law RUU Cipta Lapangan kerja (cilaka), terus berlanjut. Senin (20/1), ribuan buruh dari Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto,
Pasuruan, dan Gresik, menggelar demo di depan gedung DPRD Jawa Timur di Jalan Indrapura. Buruh menuntut pemerintah menghentikan membuat
kebijakan omnibus law karena tidak sesuai dengan sistem hukum Indonesia dan hanya melanggengkan investasi. “Karena RUU ini mementingkan pengusaha dan memberangus
hak-hak pekerja/buruh serta hak-hak rakyat,” tuturnya, Senin (20/1). Aksi di depan gedung wakil rakyat ini adalah bagian dari aksi nasional dengan tema dan
tuntutan yang sama. Aksi digelar berbarengan dengan penyerahan draft UU cilaka ke DPR RI. “Itu aksi pemanasan kita. Kalau aksi pemanasan, pemerintah tetep kekeh, tidak menu-
tup kemungkinan kita sudah menyiapkan aksi mogok nasional. Tiap pabrik kita instruksikan untuk mogok. Kita tidak perlu berbicara lagi dengan pemerintah, DPR, atau eksekutif. Karena
mereka sudah tidak mampu kita ingatkan,” ujar Jazuli, dalam pertemuan di Kantor LBH Surabaya, beberapa hari lalu. Mogok nasional, kata Jazuli Bersambung ke halaman 10
Jukir Nakal Muncul dan Tenggelam Dishub BerƟndak setelah Terima Laporan Surabaya, Memorandum Keluhan masyarakat soal tarif parkir yang tidak wajar kembali terjadi. Kali ini menimpa peziarah yang parkir di kawasan Sunan Ampel. Kasus ini sering muncul dan tenggelam setelah penindakan. Begitu terjadi berulang-ulang. FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
Arif Fathoni
Komisi A Dorong Warga Gugat Jual Beli Lahan Fasum Surabaya, Memorandum DPRD Surabaya menanyakan bukti hak peralihan fungsi lahan fasum kurang lebih seluas 1,5 ha di Kelurahan Rungkut Kidul dari Yayasan Kas Pembangunan (YKP) kepada PT MBB. “Ketika saya tanya langsung, ternyata bukti itu memang adanya. Memang lahan fasum itu dijual YKP kepada PT MBB tahun 2000. Namun penjualan lahan itu tercatat di pembukuan YKP, tapi uangnya sudah terlanjur masuk dengan kebutuhan-kebutuhan yang lain. Sebab, yang kami kwatirkan itu dijual di bawah tangan,” kata Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni kepada Memorandum, Senin (20/1). Fathoni menjelaskan, peralihan lahan fasum itu sudah dianggap sah menurut hukum dialihkan kepada pihak lain. Karenanya, Komisi A akan mendorong warga untuk maju melakukan penggugatan pembatalan. “Harusnya warga yang berhak atas lahan fasum 1,5 ha itu,” ungkapnya. Lebih jauh, Fathoni minta agar lahan fasum yang sudah diserah terimakan kepada Pemkot Surabaya setelah sempat disewa pengelola Taxi Metro agar segera mengembalikan pengelolaannya kepada warga. “Warga sangat menbutuhkan gedung serba guna, tempat olahraga, dan lain sebagainya. Kami minta lahan itu harus segera difungsikan kepada warga, paling tidak warga pembeli rumah di YKP dari tahun 1990 itu tidak dirugikan terlalu banyak. Minimal ada obat pengganti kekecewaan warga,” imbuhnya. Meski ada solusi kekecewaan warga Rungkut Asri Timur, Fathoni mengaku warga tetap memperjuangkan pengembalian lahan tersebut ke fasum tersebut. Tentu kejadian peralihan lahan fasum oleh YKP kepada PT MBB ini merupakan kecerdasan pengurus YKP yang lama. Jadi mereka bikin gambar situasi (siteplan) tahun 1990 memasukan tanah itu sebagai fasum, tapi mereka menyerahkan siteplan ke pemkot tahun 1995 gambar awal yang harusnya fasum itu dirubah menjadi persil. “Jadi saat itu ada redisain. Mestinya ketika terjadi redisain antara tahun 90 ke 95 itu, YKP harus minta persetujuan warga atau pembeli. Jadi tidak boleh mengubah gambar sesuka hati. “Kami minta berani gak pengurus YKP melakukan gugatan pembatalan jual beli, ternyata tidak berani. Ya, sudah kami dorong warga menempuh jalur hukum,” pungkas dia. Bersambung ke halaman 10
Seperti keluhan seorang warga melalui media sosial. Warga ini mengungkapkan dirinya berziarah ke Makam Sunan Ampel beberapa waktu lalu dan kaget ketika membayar parkir motor Rp 20 ribu. Jukir itu dengan nada tinggi setengah memaksa mematok tarif sebanyak itu. Yang membuatnya kecewa
lagi adalah motornya dipindah ke sela-sela mobil. Akibatnya, ketika balik dari ziarah, warga ini mengaku kesulitan mencari motornya tanpa ada jukir yang membantu. Menanggapi keluhan tersebut, Dinas Perhubungan Kota Surabaya langsung menerjunkan petugas Bersambung ke halaman 10
“
Kalau memang ada jukir yang nakal, silahkan masyarakat melapor ke kami untuk ditindaklanjuti. Untuk tahun 2019, kami sudah menindak sekitar 40 jukir nakal,” Wandi Fauzi Kasi Pengelolaan Parkir Dishub Surabaya
FOTO: ISTIMEWA
Areal parkir di wisata religi Sunan Ampel.
23 Pedagang Ngotot Berdagang di Jalan Margorejo Surabaya, Memorandum Puluhan pedagang kaki lima (PKL) RW 5 Margorejo ngotot memilih mempertahankan jualan di sepanjang Jalan Margorejo. Sikap ini sebagai balasan surat teguran pada 7 Januari 2020 tentang pelarangan berjualan di atas pedestrian. Perwakilan PKL Margorejo Ririn mengatakan, puluhan PKL Margorejo mengeluhkan surat
teguran datang dari kecamatan setempat bahwa pedagang tidak boleh berjualan di atas pedestrian. “Padahal sejak puluhan tahun, lapak para PKL justru berdiri di belakang pedestrian. Lah, kalau memang ada giat normalisasi saluran silakan saja. Kenapa harus digusur? Wong, kita tidak berjualan di atas pe Bersambung ke halaman 10
FOTO: MEMORANDUM/MG1
Suasana konferensi pers di KemenkumHAM.
Mapekkat Datangi KemenkumHAM Surabaya, Memorandum Sebanyak 10 orang yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Lingkungan Kesejahteraan dan Transparansi (Mapekkat) menuntut Direktorat Jenderal AHU (administrasi hukum umum) Kanwil KemenkumHAM Jawa Timur terkait mekanisme kepengurusan Yayasan Kas Pembangunan. Mapekkat menilai mekanisme YKP
cacat hukum. Ketua LSM Mapekkat Setiyo Winarto menuntut agar direktorat jenderal AHU segera memberikan surat jawaban jika undang-undang sudah dilaksanakan. “Karena surat tersebut membuktikan bahwa undang-undang ini sudah dilakukan atau belum. Kalau tidak dijawab berarti undang-undang ini salah,” ujar pria yang akrab disapa Wiwin
ditemui di kantor wilayah Komnas HAM, Senin (20/1). Lanjut Wiwin, jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, pihaknya akan demo besar-besaran. “Kalaupun itu memang tidak terjadi maka kita akan demo secara nyata ke Kanwil Kemenhub Jawa Timur dan juga kediaman Yasona Lauri,” ucapnya dengan tegas. (mg1/rif)
FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
Hearing perwakilan PKL Margorejo di ruang Komisi B DPRD Surabaya.
Jemaah Resek Lestarikan Debus sebagai Warisan Budaya Leluhur Jemaah Resek mewariskan budaya leluhur dengan seni debus atau seni beladiri yang memperlihatkan kekebalan tubuh manusia. Mayoritas jemaahnya merupakan mantan tukang carok, pembunuh, suka tawuran, namun sekarang sudah bertobat. Oskario Udayana
FOTO: ISTIMEWA
Pemimpin Padepokan Jemaah Resek Haji Irfan Riyadi atau yang lebih dikenal dengan Gus Metal memamerkan atraksi debus tubuh dibor dengan bor listrik.
JEMAAH Resek merupakan singkatan dari restune sing kuoso. Jemaah bisa beratraksi debus, seperti tidur di atas pecahan kaca lalu dilindas dengan motor, melempar jarum ke tubuh para pemain debus, tubuh pemain debus dibor dengan bor listrik, hingga menyiram tangan
pemain dengan air keras. Seni debus atau seni beladiri yang memperlihatkan kekebalan tubuh manusia terhadap apa saja yang secara normal akan mengakibatkan manusia terluka. Memang saat ini sudah langka, namun siapa sangka di Surabaya
masih ada kelompok seniman debus yang tetap melestarikan warisan budaya leluhur agar tetap eksis di era milenial ini. Di Jalan Gubeng Klingsingan V, kelompok ini tetap melestarikan budaya leluhur dengan konsisten memainkan seni debus tanpa rekayasa. Debus sendiri merupakan seni yang populer di Banten, pada masa pemerintahan Sultan Maulana Hasanudin pada 1532 sampai 1570. Dan kemudian berlanjut pada zaman Sultan Ageng Tirtayasa pada 1651 sampai 1792. Pada masa-masa itu, seni ini dijadikan sarana untuk memompa Bersambung ke halaman 10
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA KONSULTASI OBAT TRADISIONAL PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.
Minyak Jinten Hitam Tanya: Apa saja khasiat minyak biji jinten hitam?
Jawab: Minyak biji jinten hitam dibuat dengan cara cold press, yaitu memeras biji jinten hitam dengan cara tekan. Rasa minyak ini memang sangat panas di lidah dan oleh karenanya tidak begitu disukai Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt orang. Namun sekarang sudah ada produk minyak yang dikemas dalam kaplet, sehingga lebih mudah mengonsumsinya. Khasiat minyak ini luar biasa, antara lain untuk mengatasi radang, alergi, asma, dan kanker. Untuk pengobatan jerawat, cukup dengan menggunakannya langsung pada area yang berjerawat. Gangguan kulit lain, termasuk psoriasis, yaitu penyakit kulit yang disertai warna merah dan rasa gatal yang sulit disembuhkan dapat diatasi dengan minyak ini. Apabila digunakan secara teratur maka minyak dapat melindungi sel dari kerusakan. Yang perlu diwaspadai adalah keaslian produk, jadi pastikan anda menggunakan produk asli. Dalam hal ini disarankan untuk membeli di toko milik orang keturunan Arab. Pemanfaatan minyak bersamaan dengan serbuk biji jinten hitam tentu lebih optimal, dengan tujuan utama pencegahan penyakit. Hasil optimal bisa dicapai kalau disertai pola hidup sehat, termasuk mencegah atau mengurangi penyebab reaksi alergi apabila digunakan untuk tujuan itu. Untuk menjaga kelancaran aliran darah dan kesehatan organ jantung, gunakan serbuk biji jinten hitam disertai pengendalian asupan makanan berlemak, seperti gorengan, jeroan, dan daging. Ikuti dosis penggunaannya seperti yang tertulis pada kemasan. Apabila terjadi efek samping, seperti diare, hentikan dan setelah sembuh cobalah dengan dosis lebih kecil. Selamat mencoba. (*)
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Sudaryanto mengucapkan selamat kepada anggota sebelum diberangkatkan.
Tugas Kehormatan Surabaya, Memorandum Korem 084/Bhaskara Jaya mengambil bagian dalam satgas teritorial yang dilepas Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Wisnoe Prasetja Boedi melalui prosesi upacara militer di Yonif 500/Sikatan, Senin (20/) pagi. Dalam satgas yang akan bertugas di Kodam XVII/ Cenderawasih dan Kodam XVIII/Kasuari ini diberangkatkan 8 personel. Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Sudaryanto memberikan arahan dan semangat kepada personelnya yang akan berangkat tersebut. “Pelihara semangat kalian untuk melaksanakan tugas ini. Karena bagi kita prajurit, tugas itu adalah kehormatan yang harus kita laksanakan dengan sebaik-baiknya,” ungkap dia. Selanjutnya, ia mengimbau agar mereka selalu menjaga kesehatan dan berbuat baik kepada masyarakat selama bertugas di sana. “Dan yang tak kalah penting, jaga kesehatan kalian dan senantiasa berbuat baik kepada masyarakat. Bantu mereka jika mereka membutuhkan pertolongan,” lanjut dia. Tak ketinggalan dalam arahannya, danrem berpesan untuk senantiasa menjaga komunikasi, baik itu dengan keluarga mereka maupun rekan-rekannya di satuan. (tyo/lis)
Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i
Dishub Surabaya dan Sidoarjo Rebutan MERR Akses dari Pondok Candra Surabaya, Memorandum Rapat tertutup membahas mediasi Jalan MERR-Pondok Candra di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Senin (20/1), belum menghasilkan titik temu. Masing-masing pihak baik Dinas Perhubungan Kota Surabaya maupun Dinas Perhubun-
gan Kabupaten Sidoarjo masih tetap bertahan pada pendirian masing-masing. Padahal, salah
satu poin hasil pertemuan hari ini, seluruh pihak yang hadir sepakat agar Jalan MERR-Pondok Chandra dari Sidoarjo menuju Surabaya agar segera dibuka. Pemkab Sidoarjo tetap mengusulkan uji coba lalu lintas mempertahankan pulau jalan, tetap melewatkan lalu lintas berputar di Kantor Pemasaran Perumahan Pondok Chandra. Sebaliknya, Pemkot Surabaya, dalam hal ini
Dinas Perhubungan Surabaya dan Dinas PU Bina Marga dan Pematusan menolak uji coba itu. Pihak Pemkot Surabaya menyarankan agar Pemkab Sidoarjo membuka bundaran. Sehingga arus lalu lintas dari MERR bisa langsung belok kanan menuju gerbang Tol Tambak Sumur arah Waru. Tiga poin kesepakatan ini sudah masuk dalam berita
acara hasil pertemuan yang akan ditandatangani bersama seluruh pihak yang hadir. Selain dari Pemkot Surabaya dan Pemkab Sidoarjo, hadir pada rapat ini perwakilan Patroli Jalan Raya Ditlantas Polda Jatim, perwakilan Perumahan Pondok Candra, perwakilan PT Citra Margatama Surabaya selaku pengelola tol, serta Dishub Jatim sebagai mediator. (ssn/rif)
Bangun Gorong-Gorong, Jalan Moroseneng Rusak
Choiriyah, Surabaya
Komisaris: Mangestuti Agil
SELASA LEGI, 21 JANUARI 2020 HALAMAN 10
Surabaya, Memorandum Pembangunan goronggorong di daerah Surabaya bagian barat, tepatnya di Jalan Moroseneng mengakibatkan jalan sedikit ambles. Ini karena lokasi jalan dan gorong-gorong hanya sekitar 1 meteran saja. Kondisi jalan yang ambles sepanjang lima puluh meter. Kondisi ini membuat pengendara menghindari lubang dan rawan memicu kecelakaan. Terlebih setelah hujan turun, lokasi lebih licin. Selain karena pengerukan untuk pembangunan goronggorong, kondiri ini juga karena intesitas kendaraan besar yang melintas di daerah tersebut. Termasuk truk pengangkut sampah
dari dank e TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Benowo. Tak hanya truk sampah. Truk kontainer bermuatan berat pun juga sering lalu-lalang di Jalan Moroseneng tersebut. Curah hujan yang cukup tinggi memperparah kondiri jalan yang sudah rusak tersebut. Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan kota Surabaya sebenarnya sudah memasang beberapa pembatas di jalan yang sedikit ambles tersebut untuk keselamatan pengendara motor agar tidak terjadi laka lantas. Namun, masih saja ada kendaraan utamanya sepeda motor yang menerobos pembatas tersebut untuk menghindari jalan
yang rusak dan genangan air. “Sering terjadi kecelakaan di sini. Tapi yaa tidak begitu parah lukanya. Kemarin hari minggu sore ada bapak setengah tua berboncengan dengan istrinya dan membawa anak kecil juga jatuh di seberang,” ucap Lastri (55), pemilik warung kopi tepat di sisi jalan yang rusak, (20/1). Mengingat pekerjaan dilakukan sebelum musim hujan dan pengerjaan jalur kembar tersebut belum rampung sampai musim hujan tiba, terkadang genangan timbul. Sempat warga mencoba mengantisipasi kondisi jalan. Tapi tidak bisa bertahan lama. “Pagi dilakukan pengurukan
FOTO: MEMORANDUM/MG3
Jalan rusak di Jalan Moroseneng. Banyak pengendara yang akhirnya menghindari lubang dan memicu kemacetan.
agar jalannya rata. Sorenya hujan yaa sama saja. Urukannya itu naik semua ke tepi jalan, kalau hujan jalannya becek
pernah juga sampai banjir dan kalau panas banyak debu,” ujar Bowo(32), warga sekitar pelanggan warung kopi. (mg3/rif)
Jukir Nakal Muncul dan Tenggelam ke kawasan Sunan Ampel, Senin (20/1). “Pengaduan ini juga masuk ke pengaduan dishub. Kami langsung menindaklanjuti,” tegas Wandi Fauzi, Kasi Pengelolaan Parkir Dishub Surabaya, Senin (20/1). Hasil dari pengecekan di lapangan, masih lanjut dia, kemungkinan ini terjadi pada malam hari. “Kami masih terus mencari jukir yang nakal tersebut,” tegas dia. Jika nantinya ditemukan jukir yang
nakal itu akan diserahkan ke polisi untuk diproses selanjutnya. Biasanya, kasus ini akan disidangkan ke PN Surabaya dalam perkara tipiring (tindak pidana ringan). Ia menegaskan jukir yang nakal ini oleh dishub juga akan dikenakan sanksi administrasi yaitu berupa surat peringatan satu. Jika masih mengulangi akan diberikan peringatan kedua. Kalau masih lagi dilakukan, dishub memberikan surat
23 Pedagang Ngotot Berdagang... destrian selama ini,” ungkap Ririn kepada Memorandum, usai hearing di ruang Komisi B DPRD Surabaya, Senin (20/1). Ririn menjelaskan, keberadaan PKL di Jalan Margorejo itu sejak tahun 1990. Dulu pedagang diberi izin berjualan di Jalan Margorejo oleh pihak Trijaya. Namun sekarang lahan tersebut dilimpahkan kepada pemerintahan. “Waktu itu Trijaya mengizinkan lahan dipakai warga untuk usaha. Tapi perjanjiannya jika sewaktu-waktu lahan itu dipakai, warga harus angkat kaki,” terangnya. Lanjutnya, sejumlah 23 PKL Margorejo menyatakan kesediaannya membersihkan saluran air rutin seminggu sekali. Bahkan untuk keindahan di Jalan Margorejo, PKL bersedia untuk memperindah di setiap stan-stan tersebut. “Kami juga bersedia di saat ada normalisasi pendestrian berhenti berjualan sementara. Tentunya, kami lebih menginginkan diizinkan untuk tetap berjualan di situ,” terang ririn. Camat Wonocolo Danny mengatakan, keberadaan 23 PKL di Jalan Margorejo memang sudah ada sejak tahun 1995. Menurutnya, bahwa PKL di atas saluran air itu sudah cukup lama dan
peringatan tiga disertai dengan memperhentikan jukir tersebut. “Jukir nakal itu akan diganti jukir utama,” tegas dia. Kepada masyarakat yang hendak parkir, masih lanjut dia, harus memperhatikan rompi yang dipakai jukir. Kawasan Ampel itu adalah parkir zona sehingga jukir akan mengenakan rompi warna merah. Selain itu mereka dilengkapi dengan kartu identitas atau ID card yang biasanya digantung atau ditempel di saku rompi. “Jukir resmi juga akan memegang
karcis dari dishub. Untuk parkir zona ini tarifnya Rp 2000 sekali parkir,” kata dia. Memang diakui, kejadian jukir mematok tarif parkir di kawasan yang ramai dikunjungi masyarakat, termasuk kawasan Makam Sunan Ampel. Pihaknya akan terus berpatroli. Baik dishub sendiri maupun melibatkan polisi. “Kalau memang ada jukir yang nakal, silahkan masyarakat melapor ke kami untuk ditindaklanjuti. Untuk tahun 2019, kami sudah menindak sekitar 40 jukir nakal,” cetus dia. (udi/rif)
Demo Tolak RUU Cilaka Berlanjut... akan membuat goncang perekonomian. Ia mengatakan, langkah lanjutan tersebut adalah upaya agar pemerintah menyaksikan kesungguhan buruh menolak omnibus law cilaka itu. Ada beberapa permasalahan substansial dari RUU Cipta Lapangan Kerja yang menjadi catatan pihak buruh. Di antaranya mengenai indikasi adanya
Sambungan dari halaman 9
upaya penghilangan upah minimum bagi buruh melalui sistem kerja per jam, penghilangan hak pesangon, meningkatnya sistem kerja outsourcing akibat fleksibilitas pasar kerja, kemungkinan penghapusan sanksi pidana bagi pengusaha yang melanggar hak buruh akibat sistem yang fleksibel, hingga mudahnya tenaga kerja asing masuk ke Indonesia. (mg2/rif)
Sambungan dari halaman 9
disampaikan saja. Kita sudah menyerahkan fasumnya, tapi tidak termasuk tanah yang di maksud warga itu. Karena menurut siteplan kita, tanah itu bukan fasum,” ungkap dia. (why/rif)
Jemaah Resek Lestarikan Debus... semangat juang rakyat banten ketika melawan penjajah Belanda. Beragam atraksi dan pertunjukkan diperlihatkan oleh Jemaah Resek. Atraksi debus palng ekstrem dilakukankan langsung oleh pemimpin Padepokan Jemaah Resek Haji Irfan Riyadi atau yang lebih dikenal dengan Gus Metal, yakni meminum air keras. “Yang memang kita tahu bahwa apabila cairan HCL atau hidrogen clorida tersebut terkena kulit manusia bisa menyebabkan luka bakar hingga melepuh,” ungkap Gus Metal. Namun saat Gus Metal menenggak air keras tersebut, sedikitpun tidak ada luka di bibir, tenggorokan, maupun pe-
Sambungan dari halaman 9
dikarenakan di Jalan Margorejo ketika hujan sering tergenang air agar segera dilakukan pembersihan saluran tersebut. “Yang jadi soal, apakah mungkin mereka (PKL, red) berjualan di situ. Karena ketika saluran itu dibuka, sudah tidak bisa berjualan lagi di atasnya,” ucapnya. Lanjutnya, namun pihak kecamatan telah memberikan solusi dalam waktu dekat akan membangun sentra wisata kuliner (SWK) di wilayah Margorejo. “Kami sudah berkoordinasi dengan kelurahan setempat untuk mencarikan lahan kosong di wilayah Margorejo dan diusulkan ke dinas terkait untuk dibangun SWK seperti di wilayah Siwalankerto,” jelas dia. Ketua Komisi B DPRD Surabaya Luthfiyah mengatakan, hearing persoalan PKL Margorejo di atas pesdetrian sudah ada solusi. Namun, yang jelas saluran air di sepanjang Jalan Margorejo segera dibersihkan. “Solusinya, ke depan 23 PKL akan direlokasi di sentra wisata kuliner SDN Margorejo dan tidak jauh dari tempat mereka jualan sebelumnya. Jadi, kita minta PKL Margorejo jangan ditertibkan dulu, karena kita akan sidak ke lokasi PKL besok lusa sekaligus kita selesaikan di sana,” pungkas dia. (why/rif)
Komisi A Dorong Warga Gugat... Kepala Dinas Pengelolaan Bagunan dan Tanah Yayuk mengatakan, pihaknya telah menyampaikan sesuai data. Jadi data, YKP sudah sesuai dengan yang ada di dinas cipta karya. “Monggo data itu
Sambungan dari halaman 9
Sambungan dari halaman 9
rut. Hanya sedikit batuk karena air keras tersebut mengeluarkan bau yang cukup menyengat saat dihirup. Menurut Gus Metal, seni debus memang mengandalkan kekuatan keyakinan, kepercayaan diri hingga sugesti yang kuat. Bahwa dalam tubuh manusia sebenarnya memiliki kekuatan yang belum tentu manusia itu bisa menjangkaunya. Dengan suntikan sugesti yang kuat, manusia biasa bisa membangkitkan kekuatan yang luar dan kebal dengan benda tajam apapun. “Apabila dikategorikan dalam hiburan sulap, seni debus biasanya memang erat dikaitkan dengan ilmu hipnotis,” kata Gus Metal. (*/lis)
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kontributor Blitar: Prawoto Sadewo, Kontributor Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SELASA LEGI, 21 JANUARI 2020 HALAMAN 11
BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Pembacok Warga Kalikatak Diduga Depresi Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menjelaskan, tersangka ditangkap di Dusun Bujudan. Desa Kalinganjar, Kecamatan Arjasa, beberapa saat setelah melakukan penganiayaan kepada korban. “Peristiwa pembacokan terjadi Minggu (19/1) sekitar pukul 12.30. Tersangka yang masih tetangga korban, datang mengedarai motor dengan membawa sebilah pedang,” terang AKP Widiarti, kemarin. Muhaimin yang tengah tertidur di teras rumahnya,
langsung dibacok menggunakan pedang sebanyak satu kali. Bacokan itu mengenai bagian kepala. Kerasnya sabetan bahkan sampai mematahkan ujung pedang. “Korban terkena bacokan dibagian kepala, usai membacok tersangka melarikan diri dengan membawa pedangnya,” beber AKP Widiarti. Akibat pembacokan itu, Muhaimin mengalami luka robek kepala bagian kanan. Tepatnya di atas telinga kanan
hingga terkoyak sampai tengkorak. Kemudian, luka robek pada pipi kanan lurus di depan telinga kanan ke dalaman sampai otot. Kejadian itu, langsung ditangani aparat Polsek Kangean, kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saks-saksi kemudian dilanjutkan pengejaran tersangka “Tersangka sudah diamankan kemarin di kantor Polsek Kangean bersama barang buktinya,” tambah Widiarti. Barang bukti yang diamankan di antaranya, satu unit motor tanpa plat, sebilah pedang panjang 70 cm dan lebar 3,5 cim dalam kondisi patah, berserta sarungnya, patahan pedang. Berdasarkan penelusuran kepolisian
setempat motif dari peristiwa pembacokan untuk sementara diduga kuat tersangka mengalami depresi. Sedangkan korban dalam perawatan dipuskesmas setempat. Sehari sebelumnya, pembacokan dengan senjata tajam juga terjadi di Desa Bragung, Kecamatan Guluk-Guluk. Pelakunya juga diduga mengalami gangguan kejiwaan. Tragisnya, korban pembacokan di Bragung meninggal dengan kondisi luka parah. (uri/epe) FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI
Sumenep, Memorandum Pembacokan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Sumenep. Kali ini dialami Muhaimin (68), warga Dusun Lambang Daja. Desa Kalikatak, Kecamatan Arjasa. Pelakunya Samsul Arifin (35) masih tetangga korban. Dugaan awal, pelaku depresi.
Samsul Arifin dikawal ketat petugas setelah diketahui melarikan diri setelah membacok Muhaimin.
Pamekasan, Memorandum Struktur organisasi pemerintahan daerah (OPD) Kabupaten Pamekasan, akan dirampingkan di Tahun Anggaran 2020. Pengurangan jumlah OPD ini didasari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pamekasan Totok Hartono mengatakan, perampingan di jajaran birokrasi itu sesuai dengan arahan pemerintah pusat. “Maka dipastikan pada pertengahan 2020, sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Pamekasan sudah dirampingkan,” ungkapnya, Senin (20/1). Perampingan OPD Ir H Totok Hartono juga berfungsi untuk mengawal program prioritas sesuai rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Pamekasan. Yakni, program pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi kreatif, dan kesejahteraan berakeadilan. “Kita punya lima program prioritas yang akan didukung oleh fokus SKPD yang bisa mengawal ini, jadi tidak ada kaitannya dengan pengurangan anggaran. Justru ini agar sasaran RPJMD bisa tercapai. Jadi beberapa SKPD atau OPD ini direncanakan di-merger agar lebih fokus,” jelas Totok kepada Memorandum. Mantan Kadis PUPR menyebutkan, perampingan ini jika dilihat dari sisi jabatan struktural juga bisa bisa menghemat anggaran dengan berkurangnya eselon II. Namun, kalau dari sisi program anggaran itu bisa mencapai sasaran yang sudah ditentukan. Draf perampingan OPD kini tengah digodok dengan legislatif sambil menunggu program pembentukan peraturan daerah (Perpemperda) di DPRD. “Tahun ini selesai. Itu lebih cepat juga lebih baik. Terciptanya OPD yang efektif dan responsif demi tercapainya visi dan misi Pamekasan hebat,” harap Totok.(sjk/epe)
Fattah Jasin Janjikan Rp 300 Juta per Desa Sumenep, Memorandum Bakal calon bupati (bacabup) Fattah Jasin berjanji akan memberikan anggaran Rp 300 juta per desa jika terpilih menjadi bupati pada Pilkada Sumenep 2020, 23 September mendatang. Menurut dia, anggaran tersebut sebagai tambahan dana desa (DD) yang telah ada sejak dulu. Tujuannya, untuk meningkatkan pembangunan di tingkat desa. Sehingga seluruh desa di Kabupaten Sumenep lebih mandiri dalam menggalakkan pembangunan. “Anggaran Rp 300 juta per desa itu sebagai stimulan atau tambahan dari DD yang sudah ada. Penggunaannya bisa diprioritaskan untuk program infrastruktur desa guna menggerakkan ekonomi kerakyatan,” terang dia, Senin (20/1). Fattah Jasin mengatakan, saat ini banyak sekali masyarakat di desa yang menekuni usaha kecil menengah (UKM). Sehingga anggaran Rp 300 juta dapat difungsikan sebagai bantuan modal dalam rangka menggerakkan usaha mereka. Agar masyarakat tidak lagi merantau ke luar daerah. Bacabup yang akrab disapa Gus Acing tersebut meyakini bahwa pelaku usaha kecil di desa akan lebih berkembang jika mendapat tambahan permodalan. Menurut dia, selama ini UKM banyak yang gulung tikar akibat minimnya modal untuk mengembangkan usaha. “Kalau pemerintah desa mengalokasikan bantuan khusus kepada pelaku UKM pasti akan lebih tepat guna, sehingga mereka bisa berwirausaha lebih maksimal dan pembangunan infrastruktur juga tetap jalan,” tandas Fattah Jasin. (aan/epe)
FOTO: MEMORANDUM/ DOK
OPD Pemkab Pamekasan Dirampingkan
Pulau Gili Iyang tampak menghijau difoto dari atas.
Percepatan Pengembangan Wisata, Sumenep Perlu Investor Sumenep, Memorandum Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sumenep mengakui pengembangan wisata masih membutuhkan pihak ketiga. Selain itu, program Visit Tahun 2020 akan dievaluasi. Kepala Disbudparpora Bambang Iriyanto mengatakan, sebelum program Visit Tahun 2020 dilaksanakan terlebih dahulu akan dilakukan evaluasi, bertujuan untuk mengembangkan potensi wisata yang ada. Menurutnya, dua tahun program itu berjalan, objek-objek wisata dinilai sudah siap untuk dikembangkan. Kedati demikian pengembangan wisata tidak dimungkinkan apabila menggunakan angaran pendapatan belanja daerah (APBD). “Menggunakan APBD bisa berjalan namun lambat karena pengembangan wisata butuh percepatan maka investor luar perlu,”
katanya, Senin (20/1). Ditambahkan, visit dengan investasi merupakan satu kesatuan tidak bisa dipisahkan. Maka selaku kadisbudparpora baru, seluruh even visit tahun ini dilakukan evaluasi, sehingga nanti mampu menujang percepatan pengembangan wisata. Dia tidak menampik beberapa even visit sebelumnya sudah mampu menarik investor luar, hanya ke depan perlu dilakukan inovasi sehingga orang dari luar Sumenep lebih tertarik untuk melakukan investasi. “Selama 2 tahun program visit berjalan, investor luar iya ada tapi perlu didorong kembali perkembangannya selanjutnya,” ujarnya. Karena tujuan program visit beserta evennya menarik wisatawan luar maupun asing sebanyak-banyaknya, maka dibutuhkan strategi. Karena di Sumenep mempunyai objek wisata khusus perlu perhatian.
Titik oksigen di Desa Bancamara, Gili Iyang.
Seperti Gili Iyang, Pantai Slopeng, Lombang, dan kawasan kota tua. Keempat destinasi itu disebutkan secara tempat maupun persyaratan sudah memenuhi untuk dikembangkan menjadi
objek wisata. Dia menargetkan sertifikasi lahan objek wisata milik pemerintah ditargetkan tuntas tahun ini, terutama di pantai Lombang saat sekarang masih belum selesai.(uri/epe)
Madura Berduka, Mantan Anggota DPR Nizar Zahroh Wafat Bangkalan, Memorandum Partai Gerindra dan khususnya warga Madura di empat kabupaten, berduka. Salah satu kader dan putra terbaik, H Moh Nizar Zahroh, meninggal dunia akibat serangan jantung, Minggu (19/1) malam. Kabar ini mengejutkan banyak pihak. Apalagi dua hari sebelum wafat, mantan anggota DPR RI periode 2014-2019 kelahiran Desa Pesangrahan, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan itu, masih terlihat segar bugar. “Makanya, kabar meninggalnya beliau benar-benar mengejutkan seluruh pejabat dan anggota DPRD Kabupaten Bangkalan.
Terutama rekan satu partai almarhum,” kata Ketua Komisi A DPRD Bangkalan, Mujiburrahman, Senin (20/1). Mujib panggilan akrabnya, mengungkap aktivitas terakhir almarhum yang dia ketahui dua hari sebelumnya mendampingi kunjungan Sandiaga Salahudin Uno ke Kabupaten Pamekasan. Karenanya, begitu mendengar kabar Nizar Zahro meninggal, sontak dia tertegun. “Padahal beliau masih fit ketika ketika aktivitas terakhir di Madura,” ucapnya. Nizar Zahro meninggal di rumahnya di kawasan Sidotopo Surabaya. Putri sulung almar-
Moh Nizar Zahroh
hum, Sinta yang mengetahui pertama kali ketika hendak membangunkan untuk salat asar. Semasa hidupnya, Nizar Zahro dikenal sebagai politikus yang hiperaktif. Selain berprofesi sebagai Kades Pesangrahan, tokoh kelahiran 18 Agustus 1974 itu, dikenal sebagai praktisi dunia pendidikan, pegiat ekonomi kerakyatan, serta aktif di berbagai organisasi kepemudaan. Dia juga amat peduli terhadap pembangunan di Kabupaten Bangkalan. Terutama di daerah kelahirannya Kecamatan Kwanyar. Beberapa generasi muda terbaik bahkan tidak segan disekolahkan Nizar Zahro hingga S2.
”Pokoknya, semasa hidupnya, beliau itu dikenal sebagai figur tokoh serba bisa. Yaahh...Kabupaten Bangkalan memang berduka karena kehilangan salah satu putra terbaiknya,” papar Kepala Dinas Kominfo Bangkalan Dr Agus Zein Sugiyanto SPd MM. Nizar Zahro dimakamkan di tanah kelahirannya di Desa Pesangrahan. Tepatnya di komplek makam Sunan Cendana, karena memang masih punya garis trah dari sunan penyebar agama Islam di pesisir selatan Bangkalan. Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga putri. (ras/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
PASURUAN
SELASA LEGI 21 JANUARI 2020 HALAMAN 12
KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.
Rencana Relokasi Pasar Bangil Butuh Kajian
Desa Maslahat
Perangkat Desa Ranggeh Siap Berikan Pelayanan Terbaik
Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengungkapkan, Pasar Bangil merupakan salah satu pasar yang ingin dikembangkan pemkab. Supaya bisa menjadi ikon di wilayah Kabupaten Pasuruan. Sebab, Bangil merupakan ibu kota Kabupaten Pasuruan, harus ditunjang dengan sarana dan prasarana memadai. “Termasuk keberadaan pasarnya. Dan, kami memang ingin menjadikan Pasar Bangil, pasar yang modern dan bisa menjadi ikon,” tandas Irsyad. Hanya saja, rencana tersebut sulit direalisasikan dalam waktu dekat. Selain butuh kajian, juga dibutuhkan anggaran
yang tak murah. Kajian tersebut berkaitan pula dengan lokasi pasar. “Apakah memang bisa direalisasikan di wilayah setempat atau perlu direlokasi,” imbuh Irsyad. Jika memang perlu direlokasi, dibutuhkan lokasi yang menunjang. Sementara ini, pemkab belum memastikan lokasi yang pas untuk relokasi Pasar Bangil. “Jadi, kami masih membutuhkan kajian untuk mempermak Pasar Bangil. Ini dimaksudkan untuk memastikan Pasar Bangil memang bisa menjadi percontohan pasar yang lain,” pungkas Irsyad.(ion/sr)
FOTO: MEMORANDUM/ION
Pasuruan, Memorandum Rencana revitalisasi Pasar Bangil di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, ternyata tidak mudah dilakukan. Walau sudah lama diwacanakan, rencana itu hingga kini tak kunjung terealisasi.
Suasana Pasar Bangil.
Tiket Wisata di Pasuruan Tak Ada Kenaikan Pasuruan, Memorandum Tahun ini penerimaan retribusi wisata di Kabupaten Pasuruan dipastikan hanya akan mengandalkan jumlah pengunjung yang datang. Sebab, sampai awal tahun 2020, dinas pariwisata dan budaya (disparbud) setempat belum menaikkan harga tiket masuk wisata yang dikelola mereka. Gunawan Wicaksono, sekretaris Disparbud Kabupaten Pasuruan mengatakan, sampai awal tahun 2020, pihaknya belum berencana menaikkan tiket wisata lokal. Kalaupun ada kenaikan tiket, maka harus didahului dengan pengajuan
perubahan perda ke legislatif. “Tahun ini belum ada perubahan perda wisata. Jadi, tiket wisata mempertahankan yang lama,” terangnya. Menurutnya, tiket wisata lokal ditetapkan oleh Perda Nomor 13/2016 tentang Perubahan atas Perda Nomor 10/2010 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga. Tiket wisata di Pemandian Banyubiru ditetapkan Rp 5 ribu per orang. di Danau Ranu Grati hanya Rp 2.500 per orang. Baru pada 2018, dibuka tiket ke Tosari sebesar Rp 5 ribu untuk wisatawan lokal dan Rp 10 ribu untuk wisatawan mancanegara.
FOTO: MEMORANDUM/RUL
FOTO: MEMORANDUM/ION
Pasuruan, Memorandum Pemerintah Desa Ranggeh, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Seperti dalam bidang administrasi maupun pelayanan kependudukan. Bahkan di bidang lain seperti perekonomian, keagamaan, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur, serta penanggulangan banjir juga mendapat perhatian. Ka bersama semua “Kami per perangkat terus berkoordi dinasi. Baik itu dengan B BPD maupun kepala dusun (kasun). Untuk senantiasa sigap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” terang H Choirul Jaja, Kepala Seksi Pemerintahan Desa (Pemdes) Ranggeh. Ia menambahkan, tentunya diri inya bersama semua p perangkat desa s sangat mendukung p program-program p pemerintahan Desa R Ranggeh untuk senantiasa memberikan p pelayanan terbaik. Kepala Seksi Pemerintahan Desa Sementara itu, Ranggeh H Choirul Jaja Kepala Desa Ranggeh HM Taufik Hidayat mengatakan, selain inovasi bidang pelayanan kesehatan, perkonomian, keagamaan, saat ini dirinya juga memberikan perhatian lebih terkait penanggulangan banjir di wilayah barat Desa Ranggeh. Di sepanjang bibir sungai yang selama ini mendapat langganan banjir ketika musim penghujan. “Kami bersama warga, tokoh pemuda, tokoh masyarakat untuk gotong-royong menanggulangi banjir. Kami berharap adanya peran aktif masyarakat untuk bersama membangun kekompakan, kebersamaan untuk membangun Desa Rangggeh tercinta menuju desa yang maju, sehat lahir-batin, adil, makmur dan sejahtera dan menuju Pasuruan dan desa maslahat,” tutup Taufik.(ion/sr)
Destinasi wisata Danau Ranu Grati.
Memang, harga tiket yang ditetapkan perda itu lebih
rendah dibandingkan destinasi wisata sejenis di tempat
lain. Harga itu menurutnya disesuaikan dengan kondisi masyarakat Kabupaten Pasuruan. “Kami masih pertahankan harga tiket yang lama. Memang lebih rendah dari tempat lain yang sejenis. Harapannya, masyarakat sekitar tetap bisa menjangkau harga tiket untuk datang ke lokasi wisata tersebut,” ungkap Gunawan. Dalam perkembangannya, menurut Gunawan, tempat wisata seperti Banyubiru dan Ranu Grati memiliki pengunjung fanatik. Kini dengan bertambahnya sarpras, pengunjung yang datang pun makin tinggi.(rul/sr)
PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.
Aparat Polsek Kedungjajang mengolah TKP pembegalan.
Warga Banyuwangi Dibegal
Penerangan tenaga surya di sepanjang jalan kawasan Arum Permai, Kota Probolinggo, yang tidak berfungsi.
jauh dari permukiman penduduk maka kondisi PJUTS selalu menjadi incaran pelaku kejahatan.”Pada siang hari pun, kondisi arus lalu lintas selatif sepi,” tutur Suyadi. Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo Sumadi melalui Sekretaris Dishub M Sonhadji belum bisa memberikan penjelasan terkait raibnya beberapa alat di PJUTS yang ada di jalan alternatif kawasan Perum Arum Permai. “ Mohon maaf, kami tidak bisa memberikan jawaban. Karena yang berhak menjawab Kepala Dinas. Beliau masih tugas Dinas
Luar ke Kota Semarang. Insyallah, besuk beliaunya sudah ada di Kota Probolinggo, nanti kita akan sampaikan segera,” ucap Sonhadji yang dihubungi via ponselnya. Sementara itu, Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendi Dwi Susanto mengatakan, soal hilangnya baterai solar cell tersebut pihaknya belum menerima laporan dari warga atau pihak dinas terkait. “Jika nanti ada laporan masuk kami akan segera tindak lanjuti untuk melakukan proses penyelidikan peristiwa tersebut,” pungkasnya. (mhd/sr)
Warga Keluhkan Rencana Pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kg Probolinggo, Memorandum Warga Kabupaten Probolinggo mengeluhkan adanya rencana pencabutan subsidi gas elpiji 3 kilogram. Terutama ibu rumah tangga, pedagang kaki lima, dan pemilik usaha rumah makan. Sebab, informasi yang beredar pada 2020 ini, harga gas elpiji 3 kilogram atau gas elpiji melon, akan naik menjadi Rp 35 ribu-Rp 45 ribu yang sebelumnya hanya Rp 17 ribu saja. “Kalau sampai naik menjadi Rp 35 ribu, yang harus mikir dulu. Karena pemasukan suami tidak naik, sedangkan gas elpiji akan naik. Gimana nanti nasib para ibu rumah tangga,
pengeluaran bertambah. Harusnya, pemerintah mempunyai solusi sebelum menaikkan atau mencabut subsudi itu,” kata Merry Novita, ibu rumah tangga asal Paiton, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/1). Dewi Kurnia, pemilik toko kelontong di Kelurahan Patokan, Kraksaan, menyatakan, jika wacana pemerintah itu benar terjadi untuk menarik subsidi gas elpiji, maka pihaknya juga kewalahan, karena berkurangnya pembeli. “Jelas berkurang pembeli. Bisa jadi orang-orang balik pakai kayu bakar. Sedangkan kayu bakar juga lumayan mahal. Bagaimana nasib rakyat kecil ini,”
ujar Dewi. Fatim, yang merupakan pemilik usaha rumah makan juga mengatakan hal serupa. Jika kenaikan gas elpiji 3 kilogram terjadi, pihaknya akan kehilangan pelanggannya. Karena yang jelas menu makanan dan minuman juga dinaikan. “Jalan keluarnya kita harus menaikan harga menu makanan dan minuman. Kalau tidak, bagaimana nantinya. Harga gas elpiji melon naik dua kali lipat. Bisa-bisa gulung tikar kita nanti, jika wacana penarikan subsidi ini terjadi, dan yang jelas menjadi keluhan semua masyarakat di Indonesia,” katanya.(yud/sr)
Lumajang, Memorandum Aksi pembegalan pengendara motor terjadi di wilayah hukum Polres Lumajang. Kali ini, korbannya Nur Fatoni Arif (21), warga Dusun Sumberjambe, Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, Senin (20/1) pagi, di jalan raya Desa Grobogan tepatnya di utara Jembatan Grobogan, Kecamatan Kedungjajang. Korban mengatakan, pagi itu dalam berjalan pulang dari Surabaya menuju Banyuwangi dari arah utara ke selatan dengan mengendarai Honda Vario Nopol P 4457 UU. Setiba di lokasi, tiba-tiba dipepet dua orang tak dikenal yang sama-sama
mengendarai motor. Selanjutnya, kedua orang tersebut meminta paksa korban untuk berhenti. Pada saat berhenti, salah satu pelaku langsung mengalungkan senjata tajam jenis celurit ke lehernya. “Karena saat itu kondisinya sepi, saya tidak berani melawan dan hanya menuruti kemauan mereka,”aku korban. Melihat korban tidak melawan, pelaku langsung mendorong korban hingga terjatuh. Kesempatan itulah, akhirnya dimanfaatkan oleh salah satu pelaku mengambil sepeda motor korban yang kemudian kabur bersama-sama ke arah selatan. Tak lama kemudian, ada pen-
gendara yang sedang melintas lalu menolong korban untuk melapor ke Mapolsek Kedungjajang. Dari laporan itulah, petugas jaga Polsek Kedungjajang langsung mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadin perkara (TKP). Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Hasran ketika dikonfirmasi tentang kejadian tersebut membenarkan. Saat ini pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku sesuai dengan ciri-ciri yang dijelaskan korban. “”Keterangan korban, nanti akan kami sinkronkan dengan para pelaku yang sedang kami incar,” tegas Hasran. (tri/sr)
Wabup Minta Kendala Layanan KTP-E Segera Diatasi Lumajang, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang akan terus mengupayakan agar kendala pada pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) berupa KTP-e di Kabupaten Lumajang dapat segera teratasi. “Bupati dan saya sudah berjanji untuk mempercepat pelayanan KTP-e. Untuk itu, pemerintah akan terus berupaya untuk dapat mencukupi blangko KTP-e dengan meminta terus ke pemerintah pusat, karena ini akumulasi dari keterlambatan tahun kemarin. Sehingga jumlahnya semakin banyak,” ujar Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) saat mengunjungi Kantor Pelayanan Adminduk Kecamatan Lumajang, Senin (20/1). Bunda Indah juga menyampaikan bahwa saat ini pemerintah kabupaten/kota tidak diizinkan untuk mencetak blangko KTP-e sendiri. Jadi, semua blangko disediakan pemerintah pusat dan Kabupaten Lumajang pada (14/1) lalu telah
disuplai blangko 10.000 keping. megang KTP-e sementara jum“Seperti yang diumumkan bupati lahnya di atas dua puluh ribu. beberapa hari lalu, terkait Kabupaten “Untuk itu, ke depan kami akan Lumajang yang sudah mendapatkan terus mengecek setiap kantor pesuplai blangko KTP-e 10.000 keping layanan di kecamatan. Sehingga dari pusat. Karena kabupaten/kota nantinya kekurangan blangko akan tidak diizinkan untuk mencetak dijadikan sebagai bahan evaluasi blangko sendiri,” katanya. untuk pemerintah pusat agar dapat Menurut Bunda Indah, sebagai segera bisa mencukupi kebutuhan bentuk kebijakan Pemkab Luma- di daerah.” (min/tri/sr) jang dalam mengatasi keterbatasan suplai blangko KTP-e dari pusat, solusinya adalah dengan mencetak KTP sementara yang mirip dengan bentuk KTP-e aslinya. Dirinya juga menilai bahwa ketersedian blangko dari pusat itu masih belum cukup, mengingat saat ini masyarakat yang Bunda Indah mengunjungi Kantor Adminduk Kecaantre dan yang me- matan Lumajang.
FOTO: MEMORANDUM/MIN
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Probolinggo, Memorandum Lampu penerangan jalan umum tenaga surya (PJUTS) di jalur alternatif kawasan Perum Arum Permai, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo tak berfungsi, gegara baterai dan panel solar cell sebagai penyimpan daya listrik dari sinar matahari raib dicuri. Total ada empat lampu penerangan jalan umum di sepanjang jalan itu tak berfungsi. Selain aki dicuri, juga ada yang rusak.Akibatnya, jika malam hari, jalan alternatif kawasan tersebut gelap gulita. Pantauan di lapangan, lempengan sel surya, dan aki yang melekat di tiang sudah raib. Bila dilihat dari kondisinya, tiang PJUTS itu sudah lama tak menyala. “Sudah lama tak berfungsi, karena baterai solar cell hilang. Namun belum ada pergantian baterai, sehingga tiang penerangan lampu solar Cell itu tidak berfungsi sesuai peruntukannya,” kata Suyadi (45), warga Perum Arum Permai, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Senin (20/1). Saat ini dengan hilangnya baterai tersebut, kata Suyadi agar jalan tidak gelap saat malam hari harusnya tiang tersebut di ganti dengan lampu listrik biasa. “Mau hidup gimana kalau sudah batereinya hilang,” tandasnya. Menurutnya, dengan lokasi yang
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Baterai Raib, PJUTS di Arum Permai Tak Berfungsi
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
OLAHRAGA
SELASA LEGI 21 JANUARI 2020 HALAMAN 13
Rivky Gabung Latihan Persebaya di Jogja Sleman, Memorandum Rivky Mokodompit, penjaga gawang yang dilepas PSM Makassar sudah ikut bergabung dengan Persebaya yang menjalani pemusatan latihan di lapangan Universitas Negeri Jogjakarta (UNJ). Kiper berusia 31 tahun tersebut tiba pada Minggu (19/1) malam di tempat tim asuhan Aji Santoso menginap di kawasan Depok, Sleman. Kehadiran Rivky di tempat latihan Persebaya yang sudah dijalani sejak pekan lalu tersebut semakin menguatkan kabar bah-
wa klub berjuluk Bajul Ijo itu telah mengincar pemain yang sudah cukup lama bersama tim Juku Eja—julukan PSM Makassar-tersebut. Sebelumnya, pelatih Persebaya Aji Santoso menyampaikan bahwa akan ada penjaga gawang baru yang tiba, Minggu malam. Aji kemudian enggan memastikan saat kiper yang dimaksud adalah Rivky Mokodompit. Saat ini, Persebaya sedang dalam agenda trainning center selama sepuluh hari di Sleman, Yogyakarta. Makanya, Rivky langsung menuju Sleman
untuk segera mengikuti latihan bersama klub barunya. Kedatangan Rivky diperlukan Persebaya untuk menambah stok kiper. Sebelum Rivky datang, mereka hanya memiliki satu kiper, yaitu Ernando Ari Sutaryadi, yang kini malah mengikuti program bersama Timnas Indonesia U-19. Persebaya sendiri telah resmi melepas dua kiper di akhir musim, yaitu Miswar Saputra dan Imam Arief. Bajul Ijo sempat mendapat tanda tangan Angga Saputra, namun pemain itu dikabarkan bertahan di Tira Persikabo. Persebaya
Supratomo Dicalonkan Kembali Pimpin IPSI Jatim Surabaya, Memorandum Ketua Umum Pengprov Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Jatim Supratomo dicalonkan kembali memimpin induk organisasi pencak silat Jatim dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang akan digelar 23 Februari mendatang. Hal itu terungkap dari hasil dua kali rapat pleno pengurus IPSI Jatim yang berlangsung belum lama ini dan dihadiri langsung oleh Supratomo. “Memang, pengurus IPSI Jatim masih menghendaki Supratomo untuk memimpin kembali kepengurusan periode mendatang. Pertimbangannya, saat ini Jatim sedang mempersiapkan diri menghadapi PON (Pekan Olahraga Nasional) XX di Papua pada Oktober mendatang. Sehingga kepemimpinan Supratomo masih sangat dibutuhkan untuk kesiapan cabor silat dalam meraih prestasi maksimal,” ujar Ketua Harian Pengprov IPSI Jatim Hoslih Abdullah. Apalagi, dalam aturan di IPSI memang pengurus demisioner juga memilik hak untuk mencalonkan ketua umum pada musprov yang tahun ini digelar untuk ke-14 kalinya. Sementara itu, menurut Cak Dullah—panggilan akrab Hoslih Abdullah-- hingga sebulan menjelang pemilihan, baru muncul nama Supratomo. Dia yang sehari-hari menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim, pada Musprov IPSI Jatim periode sebelumnya terpilih menggantikan Soekarwo yang saat itu menjabat Gubernur Jatim. Musprov IPSI Jatim tahun ini rencananya diikuti perwakilan dari 38 pengurus pengkot dan pengkab se-Jatim ditambah perwakilan dari 5 perguruan besar di Jatim yakni Perisai Diri, Pagar Nusa, Asad, PSHT, dan Tapak Suci. “Kami perlu memberikan beberapa persyaratan bagi utusan yang berhak memiliki suara dalam musprov nanti. Selain harus menyertakan surat mandat
Hoslih Abdullah
yang ditandatangani Ketua Pengkab atau Pengkot IPSI setempat, juga peserta harus menunjukkan SK kepengurusan yang masih aktif. Bila tidak bisa, kita tidak akan mengesahkannya,” tutup Hoslih yang juga menjabat sebagai Wakil Sekjen di PB IPSI. (*/sr)
Surabaya tidak memiliki penjaga gawang selama melakoni TC di Yogyakarta. Satu-satunya kiper yang sudah dikontrak, Ernando Ari Sutaryadi, kini sedang bergabung Timnas Indonesia U-19. Sejauh ini, Persebaya me-
mang belum memiliki penjaga gawang setelah melepas Miswar Saputra dan Imam Arief. Nasib Abdul Rohim juga belum pasti. Sedangkan, Angga Saputra yang masuk incaran dikabarkan harus bertahan untuk Tira Persikabo.
“Ini masih menjadi diskusi di antara kami, jajaran pelatih.” kata Aji
Santoso, pelatih Persebaya seperti dikutip dari Bola.com. (*/sr)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
DEWI RENGGANIS
SELASA LEGI, 21 JANUARI 2020 HALAMAN 14
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Jember, Memorandum Polres Jember semakin tegas dalam menyingkapi kasus narkoba dan obat-obatan keras berbahaya (okerbaya). Setiap pelaku, baik pemakai maupun pengedar, tidak diberi kesempatan beraksi. Seperti yang dialami Didik (37), warga Dusun Padukuan Lor RT 008/RW 011, Desa Karang
Semanding, Kecamatan Balung. Dia kedapatan memiliki narkotika golongan I jenis sabu yang diduga
akan diedarkan. Kasatreskoba Iptu Agung Joko Haryono menerangkan, tersangka sudah lama menjadi incaran. Namun tersangka terhitung licin menghindari kejaran petugas. Namun di hari nahasnya, Didik akhirnya berhasil dibekuk di rumahnya. “Saat dilakukan penggeledahan didapati satu buah tas hitam,
satu poket narkotika jenis sabu dengan berat bersih 0,30 gram, dan satu buah pipet kaca berisi sisa sabu, dan satu set alat hisap,” terangnya kepada Memorandum, Senin (20/1). Iptu Agung Joko mengungkapkan, aktivitas Didik memang tidak lepas dari informasi yang diterima dari masyarakat. Apalagi
dia diduga ada di balik peredaran sabu di Padukuan Lor dan sekitarnya. “Anggota tidak boleh lengah sekecil apapun ketika mendapat informasi. Harus dilakukan tindak lanjut dan penyelidikan intensif sebelum dilakukan penangkapan sehingga tersangka tidak bisa mengelak,” pungkasnya.(edy/epe)
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Edarkan Sabu, Warga Padukuan Lor Ditangkap Didik dikawal petugas keluar dari ruang pemeriksaan Satreskoba Polres Jember.
Bupati Faida menandatangani kontrak disaksikan CPPPK gelombang pertama Pemkab Jember. FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Jember, Memorandum Ancaman terkikisnya budaya gotong royong mbangun deso, membuat kehadiranTNI di tengah-tengah masyarakat Dusun Sumberklopo dan Bedahantoko, Desa Curahkalong, Kecamatan Bangsalsari, melebarkan akses jalan desa setempat sangat diharapkan. Apalagi akses jalan tanah sepanjang 500 meter itu sebelumnya hanya selebar 1 meter. Padahal jalan itu sangat dibutuhkan warga untuk menunjang aktivitas perekonomian. Karena itu, kehadiran Babinsa Curahkalong Koramil 0824/15 bersama perangkat desa setempat dalam giat resik-resik akses jalan mendapat sambutan warga. Kepala Desa Curahkalong Abdul Kadir bersama Babinsa Serka I Made Sucana, serta 60 warga bahu membahu melebarkan jalan menjadi 3 meter. “Kerja bakti sekaligus melestarikan gotong royong di Desa Curahkalong berjalan kompak. Sehingga keberadaan babinsa menjadi motivatir saja sudah cukup dalam penyelesaian pelebaran jalan tersebut,” jelas Komandan Koramil 0824/15 Bangsalsari Kapten Arm Hendra Faizar. Menyikapi hal itu, Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin, sangat mendukung upaya gotong royong
FOTO: MEMORANDUM/JUN
Babinsa Lestarikan Budaya Gotong Royong TNI-Rakyat
Babinsa Serka I Made Sucana berbaur bersama masyarakat bergotong royong melebarkan akses jalan.
masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan di sekitarnya, tanpa bergantung pada pihak lain. “Keberadaan babinsa tentunya tinggal mendukung, memotivasi, sehingga budaya gotong royong tersebut lestari, sebagai bagian dari persatuan dan kesatuan masyarakat di tingkat desa,” tuturnya kemarin. (edy/epe)
Izin Pusat Turun, Bupati Tanda Tangani Kontrak PPPK Jember, Memorandum Sedikitnya 937 calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) mengikuti tasyakuran yang digelar Bupati Jember dr Hj Faida MMR, di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Sabtu (18/1). Mereka patut bergembira karena acara itu menandai perubahan nasib sebagai abdi negara. Di acara itu, bupati menandatangani perjanjian kerja mereka sebagai pegawai pemerintah. “Memang peraturan ini baru. Cara menjadi ASN ada dua langkah, yakni jalur PNS dan jalur kontrak kerja atau PPPK,” ungkap
bupati, Senin (20/1). Mereka merupakan angkatan pertama. Jumlah terbanyak berasal dari formasi guru yakni 775 orang. Kemudian tenaga kesehatan sebanyak 72 dan penyuluh pertanian 90 orang. Angkatan pertama ini merupakan hasil tes 2019 dan telah mendapatkan keputusan April. Bupati menjelaskan, jumlah peserta seleksi PPPK tahun 2019 sebanyak 1.277 orang. Mereka merupakan pegawai honorer K2, yang terdiri dari 1.107 guru, 80 tenaga kesehatan, dan 90 penyuluh pertanian. Hanya formasi tenaga penyuluh
pertanian yang tingkat kelulusannya mencapai 100 persen. Sedang di formasi guru sebesar 70,01 persen dan formasi tenaga kesehatan sebesar 90 persen. Tekait masa kontrak, bupati menyebut selama satu tahun. Di samping itu, pemerintah daerah juga menunggu petunjuk lebih lanjut dari pemerintah pusat. Dalam surat perjanjian kerja tersebut tercantum nominal gaji sesuai ketentuan Kementerian Keuangan RI. Besaran gaji sesuai dengan jenjang pendidikan. Soal gaji ini, bupati menegaskan,
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember sebenarnya telah menganggarkan honor dan gaji calon PPPK ini. Gaji yang diterima calon PPPK, lanjut bupati, sama dengan gaji CPNS. Selain itu, mereka juga terikat dengan aturan dan disiplin aparatur sipil negara (ASN). “Juga calon PPPK ini mendapatkan jaminan hari tua yang akan diatur lebih lanjut melalui pemerintah pusat,” jelasnya. Dengan kesempatan yang diperoleh tersebut, bupati berpesan kepada CPPPK agar memanfaatkan sebaik-baiknya dengan menunjukkan kinerja terbaik. (jun/edy/epe)
MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Acuk,Anif Sriwati, M Alvin KANTOR: Jl. Karya Darma, Magetan
Sumbang 17 Personel di Satgas Teritorial Papua
Yonif 511 Juara II Lomba Hadrah Kodam V/Brawijaya Madiun, Memorandum Tidak hanya piawai memanggul senjata, tim hadrah Batalyon Infanteri (Yonif) 511/Dibyatara Yudha (DBY) yang berkedudukan di Blitar, juga mahir memainkan ritme dan irama alat musik tabuh tersebut. Terbukti, dalam final lomba hadrah antarsatuan sejajaran Kodam V/Brawijaya di GOR Hayamwuruk Surabaya, poin yang didapat Yonif 511 selisih tipis dengan tim peringkat pertama dari Kodim 0819/Pasuruan. Sedangkan tim dari Yonif 500/Sikatan menempati peringkat ketiga. Selain menerima piala, para juara juga mendapatkan uang pembinaan. Penyerahan hadiah langsung diberikan oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Wisnoe Prasetja Boedi, Senin (20/1). Prestasi ini memantik rasa bangga Komandan Korem 081/DSJ (Dhirotsaha Jaya) Kolonel Inf Masduki yang turut memberi dukungan di GOR Hayamwuruk. “Selamat telah mampu menjadi juara dua dan membawa nama baik Korem 081/DSJ dalam lomba hadrah ini,” tuturnya dalam pesan yang diterima Memorandum di Madiun. “Saya dan segenap keluarga besar jajaran Korem 081/ DSJ merasa bangga atas pencapaian dan prestasi kalian,” imbuhnya. Kolonel Masduki juga berharap, prestasi yang ditorehkan Yonif 511 tidak terhenti di situ dan dapat diteruskan dalam berbagai kesempatan selanjutnya. Untuk itu, dia berpesan untuk terus mengasah kemampuannya itu. “Jangan lupa untuk terus berlatih dan mengasah kemampuan kalian dalam bermain Hadrah,” imbaunya. Tak ketinggalan, sebagai rasa bangganya juga, Kolonel Masduki turut memberikan uang pembinaan kepada tim hadrah Yonif 511. “Kami bangga atas prestasi ini,” tuturnya. Yonif 511 merupakan kesatuan tempur yang bermarkas di Blitar dan berada di bawah jajaran Korem 081/DSJ. (alv/ack/epe)
Setiap personel satgas teritorial selanjutnya akan ditempatkan di Kodam XVII/Cenderawasih dan Kodam XVIII/Kasuari. Usai upacara, Komandan Korem (Danrem) 081/DSJ Kolonel Inf Masduki menyempatkan diri memberikan arahan dan semangat kepada 17 personelnya. Perwira dengan melati tiga di pundak tersebut, meminta kepada mereka untuk senantiasa semangat dalam melaksanakan tugas yang mulia itu.“Pelihara semangat kalian untuk melaksanakan tugas ini. Karena bagi kita prajurit, tugas itu adalah kehormatan yang harus kita laksanakan dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Selanjutnya, Kolonel Masduki juga mengimbau agar mereka selalu menjaga kesehatan dan berbuat baik kepada masyarakat selama bertugas di pulau terbesar Indonesia yang selama ini kerap dijuluki sebagai secuil surga yang diturunkan ke bumi. “Dan yang tak kalah penting, jaga kesehatan kalian dan senantiasa berbuat baik kepada masyarakat. Jangan segan membantu masyarakat lokal jika mereka membutuhkan pertolongan,” tuturnya. Tak ketinggalan dalam arahannya, danrem berpesan untuk senantiasa menjaga komunikasi. Baik itu dengan keluarga maupun rekan-rekannya di kesatuan. (alv/ack/epe)
FOTO: MEMORANDUM/ALV
Kolonel Masduki menyalami tim Yonif 511/DBY yang menjadi juara kedua lomba hadrah antarsatuan jajaran korem di Kodam V/Brawijaya.
Madiun, Memorandum Sebanyak 17 prajurit TNI AD yang berasal dari jajaran Korem 081/DJS (Dhirotsaha Jaya) masuk dalam Satuan Tugas (Satgas) Teritorial Kodam V/Brawijaya yang berangkat ke medan tugas di Papua dan Papua Barat. Pemberangkatan tim gabungan dilepas Pangdam Mayjen TNI Wisnoe Prasetja Boedi melalui prosesi upacara militer di markas Batalyon Infantri (Yonif) 500/Sikatan Surabaya, Senin (20/1).
Danrem 081/DJS Kolonel Inf Masduki membangkitkan semangat 17 personelnya yang akan bertugas ke Papua.
Adu Moncong Motor vs Truk
Anak Kembar Terkapar di Glodok Magetan, Memorandum Kecelakaan hebat antara motor versus truk di Jalan Umum Glodok-Simo, tepat di depan BRI Unit Jungke, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Minggu (19/1) pagi, menyisakan duka mendalam. Pengendara motor William Tetes Capirossi (15), asal Desa Ngijo, Kabupaten Ngawi, meninggal dengan luka parah di kepala. Sedangkan saudara kembarnya yang dibonceng, William Ayun Rossi, masih tidak sadarkan diri akibat
luka di beberapa bagian vital. Kecelakaan tragis yang dialami kedua pelajar itu bermula ketika mereka melintas di tempat kejadian perkara (TKP) dengan Suzuki Shogun bernopol AE 4756 NY dengan kecepatan tinggi dari arah barat. Di saat bersamaan, Siran (62), warga Desa Temboro RT 03/RW 01, Kecamatan Karas, Kabupaen Magetan juga membawa truk bernopol AE 8123 UE dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan. Diduga, kedua pengendara
sama-sama tidak bisa menguasai kemudi ketika berpapasan. Akibatnya sangat fatal, William bersaudara langsung terpental beberapa meter. Warga yang mengetahui peristiwa langsung berbondong-bondongmelakukan penyelamat terhadap korban. Namun parahnya luka yang dialami kedua korban, membuat warga pilih menunggu kedatangan tim medis dan petugas kepolisian. “Kami datang dengan kondisi korban sudah meninggal. Selanjutnya kami melakukan pendata-
FOTO: MEMORANDUM/ALV
FOTO: MEMORANDUM/ALV
Danrem 081/DSJ: Tugas adalah Kehormatan
Korban meninggal dunia dibawa ke rumah sakit.
an berdasar keterangan beberapa saksi dan melakukan visum, serta penyidikan lebih lanjut,” terang
Kasatlantas AKP Ega Prayudi melalui Kanit Lakalantas Ipda Yudi Wiyanto. (alv/ack/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO
SELASA LEGI, 21 JANUARI 2020 HALAMAN 15
KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686
Istri Mantan Kades Terjun ke Sumur,Tewas
Komisi C Persulit Dewan Gali Data
Polisi dibantu petugas damkar mengevakuasi korban dari dalam sumur.
sama keluarganya, itu masih kita selidiki,” ujarnya, kemarin. Peristiwa bunuh diri yang
terjadi di wilayah hukum Polsek Purwosari itu pertama kali diketahui salah seorang tetang-
Lamongan, Memorandum Meski surat rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) belum turun, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra sudah komitmen koalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Komitmen menjalin koalisi untuk kepentingan pilkada yang akan berlangsung September 2020 mendatang itu, disampaikan Gerindra melalui surat tertulis. Ketua DPC Partai Gerindra
koalisi tersebut menegaskan bahwa rekomendasi Gerindra turun ke H Sholahudin selaku calon yang didukung PKB, Tsalits mengaku masih belum mengetahui. Karena hal itu wewenang DPP. Surat yang sudah disampaikan hanya terkait komitmen berkoalisi. “Ini masalah koalisi partai, masalah rekom urusan lain,” terangnya. Saat didesak terkait kemungkinan berbelok koalisi, jika rekomendasi jatuh ke calon lain, Tsalits masih enggan untuk berandai-andai. “Nggak usah berandai-andai mas,” jelas pria yang senang menebar senyum ini. Sementara Ketua DPC PKB Lamongan H Abd Ghofur mengatakan, dengan bergabungnya Gerindra, makan jumlah dukungan semakin besar. Karena total kursi dari tiga partai koalisi ini berjumlah 22 kursi. Meliputi PKB 10 kursi, PDIP 8 kursi dan Gerindra 4 kursi.
Lamongan HM Tsalits Fahami saat dikonfirmasi membenarkan jika partainya telah resmi berkoalisi dengan PKB. Sebelumnya, PKB sudah berkoalisi dengan PDIP. “Iya, kami resmi berkoalisi dengan PKB dan PDIP dalam Pemilukada 2020. Kami juga sudah berkirim surat ke DPC PKB pada 17 Januari 2020 lalu,” terang mantan wakil bupati Lamongan periode 20052010 tersebut. Ketika ditanya apakah
AKBP Muchamad Budi Hendrawan bersama Bupati Anna Mu’awanah pada acara deklarasi.
Deklarasi Calon Kepala Desa, Kapolres Sampaikan Netralitas Polri Bojonegoro, Memorandum 110 calan kepala desa (cakades) dari 4 kecamatan di bagian timur Bojonegoro mengikuti deklarasi damai, Senin (20/1) di Kantor Kecamatan Baureno. Para calon kades itu berasal dari Kecamatan Baureno, Kedungadem, Kepohbaru, dan Sugihwaras. Kapolres Bojonegoro AKBP Muchamad Budi Hendrawan menjelaskan, dalam pengamanan pilkades serentak Polres Bojonegoro melibatkan personel dari polres jajaran Polda Jatim untuk membantu pengamanan. Yaitu guna pelaksanaan pilkades di masing-masing bisa desa berjalan dengan lancar dan tertib. “Polres Bojonegoro sudah memetakan kerawanan desa-desa yang melaksanakan pilkades sehingga dalam pengamanan tidak terjadi gejolak dan penempatan personil sesuai dengan tingkat kerawanan desa masing masing,” terang jebolan alumni Akpol 2000 ini.
Budi saapaan akrab Kapolres Bojonegoro menambahkan, bila ada back-up Polda Jatim siap mengamankan pilkades serentak di 233 desa. Untuk para kapolsek sudah mendapatkan perintah dan petunjuk pelaksanaan guna memetakkan desa-desa yang rawan untuk segera dilakukan koordinasi dan komunikasi dengan baik. “Dalam pelaksanaan pilkades ini, anggota Polres Bojonegoro sangat menjaga netralitas. Apabila ada anggota Polri yang memihak kepada salah satu calon silahkan dilaporkan dengan data yang akurat,” tegasnya. Ia sebelumnya sudah mewanti-wanti dan mengingatkan kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan pilkades nanti, untuk tidak memihak salah satu calon walaupun masih kerabat, tetangga atau teman dekat. “jaga netralitas kita sebagai anggota Polri,” pintanya. (top/har/mik)
ga yang saat itu mengambil air sumur. Saksi kaget ketika mendapati
Rekom Belum Turun, Gerindra Koalisi dengan PKB
FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
Tuban, Memorandum Satlantas Polres Tuban menyebut ada dua titik jalur black spot (tengkorak) di sepanjang jalur Pantura Kabupaten Tuban. Dua titik black spot tersebut berada di jalan Tuban-Bancar tepatnya di kawasan Jatipeteng, Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu dan Jalan TubanWidang tepatnya di Jembatan Kepet, Desa Tunah, Kecamatan Semanding. “Ada dua black spot di jalur Pantura Tuban, yakni Jatipeteng dan Kepet,” terang Kasatlantas Polres Tuban, AKP Ricky Tri Dharma, Senin (20/1). AKP Ricky menambahkan, saat ini jalur black spot di Kabupaten Tuban telah dipasang rambu-rambu serta lampu penerangan. Untuk itu diimbau agar para pengguna jalan selalu mentaati peraturan lalu lintas. “Tuban memang daerah rawan lakanya cukup tinggi, dan kami terus melakukan penekanan dan memberikan imbauan agar tetap selalu berhati-hati,” imbuh kasatlantas. Sementara itu, data yang dihimpun angka lakalantas di Kabupaten Tuban tahun 2019 tercatat 1127 kejadian, dengan jumlah 187 korban meninggal dan korban luka berat 32 orang sedangkan korban luka ringan 1.532 orang. (*/har/mik)
Kapolsek Purwosari AKP Yahban membenarkan kejadian itu. Medapat laporan dari warga, kapolsek segera menurunkan anggotanya dibantu petugas BPBD (badan penanggulangan bencana daerah) mengevakuasi korban dari dalam sumur. Korban nekat mengakhiri hidup karena diduga ada persoalan keluarga. Namun, saat ditanya tentang penyebab depresi yang diderita wanita tersebut, Yahban enggan menjelaskan secara detail. “Yang jelas karena depresi. Apakah semasa hidupnya Sumijah ini mengalami masalah
sesosok mayat perempuan yang mengapung. “Saksi kemudian melaporkan kejadian ini ke tetangga sekitar,” bebernya. Diperkirakan korban mengakhiri hidupnya sekitar pukul 03.00 dini hari. Hal itu juga diperkuat dengan pintu rumah dalam keadaan terbuka dan korban sudah tidak berada dikediamannya. “Korban juga sudah kami periksa dan hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Ini murni meninggal dunia karena bunuh diri. Jasad korban kemudian kita serahkan kepada keluarga,” pungkasnya. Sementara itu, Kasatriskrim Polres Bojonegoro AKP Rifaldhy Hangga Putra menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui penyebab depresi yang dialami korban sehingga nekat bunuh diri. “Belum tau (penyeban korban depresi). “Sesuai informasi korban sudah lama terlihat linglung,” papar Rifaldhy. (top/har/mik)
LOWONGAN WARTAWAN Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN
Persyaratan:
Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)
Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com
FOTO: MEMORANDUM/ALI
Waspadai 2 Jalur Black Spot Pantura
Bojonegoro, Memorandum Diduga depresi, istri mantan Kepala Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Sumijah (55), nekat terjun ke sumur di belakang rumahnya, Senin (20/1). Saat ditemukan, korban sudah tewas dengan kondisi mengapung.
FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
Bojonegoro, Memorandum Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro menganggap Dinas Pendidikan Bojonegoro mempersulit anggota dewan dalam meminta data terkait persoalan pendidikan. Kala itu, Ketua Komisi D Mochlasin Afan meminta data jumlah bangunan atau sekolah yang rusak. Namun, ia tak kunjung mendapatkannya. Padahal beberapa waktu lalu sudah diberikan tenggang waktu. “Ketika saya meminta, data itu selalu dijanjikan. Aaat hearing dengan dengan Dinas Pendidikan, Komisi C masih beralasan merangkum dan melakukan pendataan,” keluh Mochlasin, Senin (20/1). Namun, politisi Partai Demokrat ini tidak mau berburuk sangka berkaitan dengan data tersebut masih berjalan atau dijalankan pendataanya. “Jumlah data sekolah yang rusak ini memang sering simpang siur kejelasaanya. Kita butuh data tersebut karena berhubungan dengan rencana anggaran juga,” tuturnya. Plt Kepala Dinas Pendidikan Moh Khuzaini Dinas Pendidikan mengatakan, bahwa untuk bangunan sekolah yang rusak masih dilakukan pendataan dan beberapa bangunan sudah direhap. (top/har/mik)
Ketua DPC PKB Lamongan H Abd Ghofur menerima surat dari Ketua DPC Gerindra HM Tsalist Fahami.
Artinya, kata Ghofur, jumlah kursi 22 di DPRD sudah lebih dari cukup untuk mendaftarkan dan mengusung calon bupati dan wakil bupati dalam pemilukada pada tahun ini. Karena jumlah minimal mengajukan calon ada 20 persen suara sah dalam pileg atau 10
kursi di DPRD. “Alhamdulillah kekuatan kami untuk mengusung pak Sholahuddin bertambah lagi, seiring dengan bergabungnya partai Gerindra kemarin,” kata pria yang juga menjabat Ketua DPRD Lamongan ini. (al/har/mik)
memorandum.co.id
GRESIK-PANTURA
memorandumredaksi @gmail.com
SELASA LEGI 21 JANUARI 2020 HALAMAN 16
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP
Gresik, Memorandum Dua pria asal Kabupaten Pasuruan tidak berkutik saat disergap polisi karena diketahui membawa sabu-sabu (SS). Mereka tertangkap basah di sebuah toko modern di Jalan Raya Dusun Wates, Desa Cangkir, Driyorejo. Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek mengatakan, penangkapan tersebut bermula dari kecurigaan petugas terhadap gerak-gerik pelaku yang mencurigakan. Sebab, sebelum dilakukan penangkapan mereka sedang duduk-duduk di depan toko modern tersebut.
garam yang diambil olehnya (Raden Adi Pramana, Red),” jelasnya, Senin (20/1). Kanit Reskrim Polsek Driyorejo Ipda Joko Supriyanto mengatakan, setelah diperiksa petugas menemukan SS seberat 0,36 gram di dalam bungkus plastik klip tersebut. Keduanya lalu digelandang ke mapolsek untuk dimintai keterangan. “Pengakuannya, mereka ini sudah setahun berurusan dengan barang haram. Satunya pemakai, sedangkan untuk Agus Ribowo adalah pengedar. Mere-
Kapolres Gresik Beri Penghargaan Anggota Berprestasi
Pelaku tertangkap basah aparat Polsek Driyorejo ketika berada di depan Indomaret Jalan Raya Dusun Wates, Desa Cangkir, Driyorejo.
Satlantas Polres Lamongan Ajak Siswa Jadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO
Gresik, Memorandum Untuk memotivasi anggota dalam menjalankan tugasnya, Kapolres Gresik AKBP KusworoWibowo memberikan penghargaan anggota berprestasi dalam mengungkap sejumlah kasus dalam kegiatan apel pagi, Senin (20/1). Mereka yang berprestasi antara lain Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno, Aiptu Agus Setya Margono, Bripka Rudi Purwono, Bripka Muh Choirul Hanif, Bripka Anang Herwanto, Bripka Khoirul Anam, Bripka Irwan Hariyanto, Brigadir Haris Aditiya Pratama, dan Briptu Rheza Sandy Firmansyah. Kapolres AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, sembilan anggota tersebut telah berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkoba jenis sabu, dengan berat kurang lebih 30 gram pada Senin, 9 Desember 2019 lalu. Selain itu, mereka juga berhasil ungkap kasus curanmor atau curat yang terjadi pada hari sabtu tanggal 11 Januari 2020. “Selanjutnya Kanit Regident Polres Gresik Iptu Bachtiar Arifin atas keberhasilannya mengungkap kasus pemalsuan surat tanda nomor kendaraan (STNK) 1 unit mobil
ka juga termasuk jaringan Lapas Porong,” jelasnya. Petugas berhasil menyita sejumlah barang yakni SS 0,36 gram, satu bungkus rokok gudang garam, satu buah handphone (HP) Samsung warna putih, satu unit HP Xiaomi warna putih, dan satu unit motor Beat warna hitam dengan Nopol W 6763 WH. Para pelaku terancam pasal 114 ayat (1) junto pasal 112 ayat (1) Undang-undang (UU) RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (dri/har/mik)
Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo memberikan penghargaan kepada anggota yang berprestasi.
Honda CRV Rei 2.4 2wd at warna putih tahun 2012 dengan nopol W 74 KY,” jelas Kusworo, kemarin. Bripka Latif bersama Bripka Aris Ubaidi, Briptu Ahmad Abdul Aziz telah berhasil mengungkap kasus narkoba selama bulan Januari hingga Desember 2019 sebanyak 43 kasus. Barang bukti yang dihasilkan 44,67 gram dan 55 orang ditetapkan sebagai tersangka. “Atas dedikasi dan loyalitas yang tinggi selama berdinas di fungsi Propam Polres Gresik, penghargaan juga diberikan kepada Aiptu Tasan, Aiptu Darmaji, Aipda Moch
Edy Nurcahyo, dan Aipda Harsoyo,” tambah alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 2000 ini. Kusworo juga memberikan selamat kepada 17 anggota berprestasi. Dalam amanatnya disampaikan penghargaan diberikan untuk memotivasi anggota dalam menjalankan tugas. Dia menekankan kepada seluruh anggota untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa sebagai upaya mengontrol diri dalam etika kedinasan maupun etika kemasyarakatan.(dri/har/mik)
Lamongan, Memorandum Satlantas Polres Lamongan mengajak siswa-siswi menengah atas menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Hal itu disampaikan Kasatlantas AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro saat menjadi pembina upacara bendera di SMA Negeri 1 Lamongan, Senin (20/1). Danu menerangkan, kegiatan yang berlangsung di setiap sekolah tersebut tujuannya untuk memberikan pemahaman tentang aturan berlalu lintas pada pelajar, agar lebih mengerti tentang cara berkendara yang benar sesuai peraturan yang ada. “Dalam rangka menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Satuan Lalu Lintas atau Satlantas Polres Lamongan terus melakukan upaya preventif dalam bentuk sosialisasi bertema police goes to school,” ujar alumnus Akademi Kepolisian 2008 ini, kemarin. Dalam amanatnya, kasatlantas berharap seluruh pelajar benar-benar memperhatikan peraturan dan rambu lalu lintas
FOTO: MEMORANDUM/ALI
Mereka Raden Adi Pramana (21), warga Desa Talangan RT.13/RW.6, Kecamatan Beji dan temannya Agus Ribowo (31), warga Kelurahan Mloko utara RT.3/RW.3 Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan yang sudah diamankan anggota Polsek Driyorejo.
Kala itu Raden Adi Pramana diminta temannya untuk mengambil bungkus rokok yang berada di bawah meja teras toko modern tersebut. Sedangkan Agus Ribowo masuk ke dalam toko modern untuk membeli sesuatu. “Lalu, pria yang sedang berada di luar toko itu tiba-tiba mengambil bungkus rokok gudam garam yang berada di bawah meja. Setelah itu petugas mendatangi dan mengamankan pria tersebut. Kemudian memeriksa bungkus rokok gudang
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO
Bawa Sabu, Dua Pria Pasuruan Disergap
Kasatlantas Polres Lamongan AKP Danu Anandhito Kuncoro Putro memberikan sosialisasi soal lantas kepada pelajar.
demi keselamatan dan tertib di jalan raya. Mengingat angka kecelakaan anak di bawah umur masih cukup tinggi. “Sampai saat ini, angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di Jawa Timur masih cukup tinggi, dan didominasi tiga pelanggaran.Yakni pengendara tidak memakai helm, pengendara di bawah
umur, dan pengendara melawan arus,” jelas mantan Kasatlantas Polres Bangkalan ini. Ditambahkan Danu, penegakan peraturan lalu lintas juga menjadi tanggungjawab bersama antara orang tua murid dan dewan guru, bukan hanya menjadi tanggungjawab petugas kepolisian. (al/har/mik)
Dewan Soroti Program PKH yang Kurang Tepat Sasaran
Hal itu disampaikan anggota Komisi IV DPRD Gresik Saifudin saat hearing (dengar pendapat) bersama Dinas Sosial dan tim PKH Kabupaten Gresik, Senin (20/1). Politisi partai Gerindra itu menyebut masih ada warga di Gresik selatan yang belum menerima bantuan apapun. Padahal, kondisinya sangat memperihatinkan. Namun, belum ada bantuan yang diterima. Dirinya meminta tim yang bertugas di wilayah tersebut untuk lebih selektif lagi. “Padahal kondisinya tidak mampu dan sangat layak mendapatkan bantuan. Tapi warga yang punya banyak perhiasan malah dapat bantuan. Ini kan sudah terbalik,” kata Saifudin, kemarin. Dirinya meminta kepada tim PKH untuk turun langsung ke lokasi mengecek rumah warga yang benar-benar tidak mampu. Serta memutus bantuan kepada warga yang mampu. “Kami minta setelah rapat bersama ini ada tindaklajut. Segera turunkan tim ke wilayah Wringinanom ke warga yang benar-benar tidak mampu dan mencoret warg yang sudah sejahterah,” imbuh Ketua Komisi IV Muhammad. Sementara itu, Koordinator PKH Kabupaten Gresik Widodo menjelaskan, timnya sudah bekerja maksimal mendata warga yang menerima bantuan PKM. Penambahan penerima dan pencoretan dilakukan berdasarkan syarat dan regulasi yang ada. Dijelaskan, update data terus dilakukan setiap tahun. Tahap ke empat tahun 2019 lalu misalnya, ada warga yang
menerima KPM sebanyak 50.242. Memasuki tahun satu awal tahun 2020, mengalami penurunan hingga 2.659. “Tahap satu tahun 2020 ini tinggal 47.578 yang dapat KPM. Warga yang keluar karena ada perubahan regulasi dan kesadaran masyarakat,” ujar Widodo usai mengikuti hearing dengan Komisi IV DPRD Gresik. Dijelaskan olehnya, aturan sebelumnya lansia yang berusia 60 tahun tekaver bantuan KPM. Namun, setelah ada regulasi baru kriteria lansia yang dapat KPM menjadi 70 tahun. “Sehingga ada graduasi atau pengurangan dengan sendirinya,” imbuhnya. Widodo mengakui, kinerja timnya kurang maksimal lantaran petugas di lapangan hanya 162 orang. Setiap orang harus memegang antara 300 hingga 500 data KPM. “Makanya kami butuh koordinasi dengan semua pihak termasuk perangkat desa,” pungkasnya. (adv/an/har/mik)
FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM
Gresik, Memorandum Program keluarga harapan (PKH) mendapat sorotan dari kalangan dewan. Pasalnya, progran tersebut dinilai kurang tepat sasaran. Sebab, masih ada orang miskin yang tak terkaver program pemerintah tersebut. Sebaliknya, orang yang ekonominya menengah ke atas malah terkaver.
Suasana hearing komisi IV bersama dinas sosial dan tim pendamping program keluarga harapan.