SABTU KLIWON, 21 DESEMBER 2019
HARGA Rp 3.500,-
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com .com
MELAWAN, TIGA BANDIT CURANMOR DITEMBUS TIMAH PANAS
SERTIFIKA T
P ER S WAN DE
DITANGKAP SAAT NYABU Surabaya, Memorandum Sepak terjang tiga bandit curanmor yang kerap beraksi di Surabaya Timur terhenti di tangan anggota Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Bersambung ke halaman 7
Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti memamerkan ketiga tersangka.
MATA HATI Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
A
Enam Orang Terluka
Petugas pemadam kebakaran (damkar) melakukan pembasahan kontainer yang terbakar.
KRONOLOGI KEJADIAN
Melihat kedatangan polisi, mereka yang sedang nyabu berusaha kabur. Namun, keburu dilumpuhkan dengan timah panas.
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
khir-akhir ini Kota Surabaya diguncang kekisruhan saat berlangsung pemilihan ketua rukun tetangga (RT), ketua rukun warga (RW ), dan ketua lembaga pemberdayaan masyarakat kelurahan (LPMK). Meletupnya kekisruhan diawali rasa tidak puas warga pada proses pemilihan hingga hasilnya. Sampai-sampai ada warga berunjuk rasa alias demo. Mereka tegas mengatakan bahwa pemilihan melanggar perwali Bersambung ke halaman 7
Polisi yang mengetahui keberadaan ketiga tersangka langsung menggerebek di rumah kos.
GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ
Pemilihan RT, RW, dan Wali Kota
Ketiga terdakwa kasus jasmas di Pengadilan Tipikor Surabaya.
Tolak Eksepsi Ratih, Dini, dan Syaiful Korupsi Jasmas
Para korban dirawat di RS PHC Perak
Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal memberikan semangat kepada Evi Aprilianti, pasien tumor tulang.
Peduli Pasien Tumor Tulang
Surabaya, Memorandum Eksepsi yang diajukan Ratih Retnowati, Dini Rijanti, dan Syaiful Aidy terkait kasus korupsi jasmas yang menjeratnya ditolak jaksa penuntut umum (JPU) M Fadhil. Bersambung ke halaman 7
Jember, Memorandum Sebag sesama manusia suSebagai selay dah selayaknya kita harus berbagi. Tak hanya berbagi dalam kebah kebahagiaan, tapi juga peduli ketik melihat penderitaan ketika oran lain. orang Seperti yang ditunjukkan Kapolres Jember AKBP A Alfian Nurrizal SH, SIK, M.Hum terhadap pen Bersambung ke halaman 7
REPRO: MEMORANDUM/FIR
FOTO: M MEMORANDUM/EDY WINARKO
Surabaya, Memorandum Truk kontainer Nissan L 9795 NN berisi mebel meledak dan terbakar di Depo Tanto 2, Jalan Tanjung Tembaga, Jumat (20/12). Ledakan di kontainer berukuran 20 feet itu, menyebabkan enam korban luka-luka dan kini dirawat di Rumah Sakit Bersambung ke halaman 7
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Kontainer Berisi Mebel Meledak di Depo Tanto 2
Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia menyapa jemaah salat Jumat di Masjid Al Islah.
Meggy Wulandari
Lebih Tenang SEBAGAI perempuan normal banyak yang menolak dipoligami. Alasannya karena dianggap perebut suami orang. Selain itu, menjadi istri kedua dinilai sombong dan tak tahu diri. Bersambung ke halaman 7
+
Meng, DLH Jatim mengungkap 17 perusahaan sengaja membuang limbah cair di Kali Surabaya.
-
Jangan-jangan ada juga limbah mereka yang cair di gedung-gedung pemerintahan.
Si Mameng (Menebak-nebak)
Surabaya, Memorandum Kunjungan dilakukan Tim Supervisi Baharkam Polri ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Jumat (20/12). Kedatangannya dalam rangka memberikan arahan terkait pengamanan situasi kamtibmas selama Natal Bersambung ke halaman 7
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Tim Supervisi Baharkam Polri Kunjungi Mapolres
Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak berfoto bersama tim supervisi Baharkam Polri di depan mapolres.
Jaga Tulungagung, Kapolres Pandia Safari Jumat Tulungagung, Memorandum Program safari Jumat yang digulirkan Polres Tulungagung sejak bulan lalu terus dilaksanakan. Seperti Jumat lalu, ketika Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia bersama pejabat utama dan Kapolsek Bersambung ke halaman 7
MENGEJAR KESAKTIAN, MENEMBUS TABIR DUNIA ANTAH BERANTAH Έ7Ή
Setiap Kamis dan Jumat Selalu Meninggalkan Rumah, ke Mana? Rumah Hayong di sudut kelurahan Kota Mojokerto sangat asri. Memorandum yang pura-pura tidak tahu alamat Hayong dan bertanya kepada warga, selalu mendapat tanggapan yang sama. “Oh, Hayong yang gini?” kata mereka sambil menempelkan telunjuk ke dahi dan menariknya menyilang. Yuli Setyo Budi, Surabaya
“Tidak usah bertanya. Aku akan menceritakan semua,” kata Hayong. Linda duduk di samping dia. Anggun. Kecantikannya di masa-masa remaja masih tergores tegas di wajahnya. Hayong mengaku sengaja memancing Memorandum datang ke rumahnya karena ada
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078
sesuatu yang ingin disampaikan. “Aku sengaja macak gendeng di hadapan orang-orang tertentu,” kata Hayong memulai ceritanya. Dengan macak gendeng, Hayong merasa mudah untuk menghindarkan diri dari dosa zaman milenial. Sebab, saat ini hampir Bersambung ke halaman 7
SIDOARJO
SABTU KLIWON, 21 DESEMBER 2019 HALAMAN 2
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: HM Darianto, HM Shoumu. PEMASARAN/IKLAN: Dedi, Iswin, Jim Darwin, Sulton, Medi. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com KEPA
FOTO: MEMORANDUM/WIN
Dinding dan Lantai SLB AC Dharma Wanita Retak Diduga Akibat Getaran Tiang Pancang Wisma Atlet Sidoarjo, Memorandum Pemasangan tiang pancang pembangunan Wisma Atlet Sidoarjo diduga mengakibatkan keretakan dan peregangan lantai gedung Sekolah Luar Biasa (SLB) AC Dharma Wanita Sidoarjo, yang lokasinya berdekatan. sekolahnya mengalami kerusakan, Suparti mengadu kepada pihak proyek wisma atlet, mengenai kerusakan tersebut. Namun sudah hampir dua bulan, keretakan dan pereganggan lantai di sekolahann-
jelas Suparti. Dari pantauan Memorandum di lokasi, akibat pemasangan tiang pancang itu mengakibatkan keretakan dinding dan peregangan lantai, rata-rata keretakan 1-2 cm. Atas kejadian yang mengejutkan itu, Suparti selaku Kepala Sekolah kebingungan harus mengadu ke siapa. Kemudian dia mengadu ke wartawan agar ada pihak-pihak terkait dengan pembangunan Wisma Atlet Sidoarjo,
merespon. Memanggil pihak kontraktor untuk bertanggungjawab. Sekedar diketahui, pada papan proyek tertulis pembangunan Wisma Atlet Sidoarjo, menghabiskan dana Rp 13 miliar. Pelaksana pembangunan PT Tureloto Battu Indah dan PT Rudy Jaya Beton, KSO. Pekerjaan proyek ini di bawah pengawasan Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Sidoarjo. (win/jok/pi)
Papan proyek yang terpasang di wisma atlet.
FOTO: MEMORANDUM/WIN
Kepala Sekolah SLB AC, Suparti mengatakan, selama pembangunan wisma atlet tersebut tidak ada konfirmasi atau pemberitahuan mengenai dampak bagi lokasi terdekat proyek. Setelah mendapati
ya, tidak mendapat perbaikan dari pihak yang terkait pembangunan wisma atlet tersebut. “Kami berharap kerusakan yang menimpa sekolahan menjadi perhatian. Karena siswa-siswi yang menyandang kebutuhan khusus disabilitas maupun down syndrome, rentan terhadap traumatis jika ada kejadian yang tidak diinginkan. Seperti dampak kerusakan yang terjadi akibat pembangunan wisma atlet tersebut,”
Kepala SLB AC Dharma Wanita Suparti, menunjukkan keretakan dinding ruangan dan lantai.
Warih Andono SH
Komisi A DPRD Bakal Undang Pemilik Pabrik Piala Sidoarjo, Memorandum Komisi A DPRD Sidoarjo bakal mengundang pemilik CV Funsinar Jaya Mandiri (FSJM), pemilik pabrik piala yang diduga belum mengantongi izin. Padahal sudah dua tahun beroperasi. Selain itu, instansi yang berwenang juga akan dundang dalam rapat di gedung dewan. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Komisi A DPRD Sidoarjo, Warih Andono SH. “Kami perlu mengundang perusahaan bersangkutan untuk mengetahui kebenarannya,” kata Warih. Dia menegaskan, sangat memerlukan kedatangan CV FSJM dalam rapat mendatang. Agar kesalahan yang dilakukan perusahaan tersebut tidak ditiru oleh perusahaan-perusahaan yang lain. “Kita ingin tahu, mengapa kok tidak diurus izin-izinnya itu. Apa kendalanya? Kalau misalnya, kesalahan itu datang dari perizinan ya akan kita luruskan,” ujar Warih, Selasa (17/12). Setelah pemanggilan CV FSJM ke dewan mendatang, Warih berharap agar kesalahan itu tidak terulang. Sebab, dia meyakini masih banyak perusahaan-perusahaan lain yang berperilaku sama dengan CV FSJM. Apa tidak mengerti izinnya apa saja yang dibutuhkan, atau memang disengaja. Yang jelas, lanjut Warih, pihaknya tidak akan mentolerir kalau ada perusaahaan yang tidak memiliki izin, tapi sudah nekat beroperasi. Seperti diketahui, aparat di Sidoarjo dibuat tercengang dengan keberadaan pabrik piala, yang diduga belum memiliki izin lengkap tapi sudah dua tahun beroperasi. Pabrik ini, diketahui hanya mengantongi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP). Meski tanpa mengantongi izin lengkap, CV FSJM tak bertambah kecil. Justru, pabrik itu bertambah besar dan membuka cabang di sejumlah tempat di Sidoarjo. Perusahaan itu diketahui telah membuka dua perusahaan lain. Yakni, di Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo dan di Desa Banjarbendo, Kecamatan Sidoarjo.(sdm/jok)
Warga Istana Mentari Temukan Kobra Sidoarjo, Memorandum Ular kobra mulai bermunculan dan memasuki rumah warga di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Tim Resque Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Sidoarjo, Kamis (19/12), sekitar pukul 18.00, menangkap anak ular kobra. Penangkapan anak ular ko-
bra di Perumahan Istana Mentari, Desa Cemengkalang, Kecamatan Sidoarjo, itu membuah geger warga sekitar. Menurut kesaksian Rifqi, tim resque pemadam kebakaran, sebelumnya dia mendapat laporan warga ada ular kobra di kawasan perumahan. Atas dasar laporan tersebut
tim resque bergerak untuk mencari dan menangkap ular kobra. “Akhirnya kita temukan satu ular anakkan kobra sekitar 10 centimeter masuk di dalam rumah warga, bernama Bu Nur,” tutur Rifqi. Proses pencarian dimulai pukul 15.00, dan ular berhasil ditangkap menjelang Maghrib.
Sidoarjo, Memorandum Baliho promosi penjualan tanah Kaveling bermunculan di wilayah Kecamatan Jabon. Ironisnya pada baliho berukuran 2 x 3 meter itu ada gambar Kepala Desa (Kades) Panggreh. Memang tidak ada aturan yang melarang seorang kades mempunyai kerja sampingan. Namun yang dijual berupa tanah Kaveling. Sudah banyak laporan masuk di Polresta Sidoarjo dari warga yang dirugikan dalam jual beli tanah Kaveling. Dalam baliho promosi penjualan tanah Kaveling yang memasang gambar Kades Panggreh berbaju batik tersebut, tidak menjelaskan lokasinya di mana. Hanya ada kata-kata “Segera Dibuka Kaveling Panggreh”. Lalu ada embel-embel akan mendapatkan harga promo yang berhadiah satu unit sepeda motor matic. Lalu dalam baliho tersebut menjanjikan lokasi tanah Kaveling, dekat jalan raya, sekolah, puskesmas, pintu tol, kondisi tanah rata dan bebas banjir. Saat dikonfirmasi, Kades Panggreh, Abdul Gofur melalui
Baliho promo penjualan tanah kaveling di pertigaan Jabon.
pesan WhatsApp, tidak menyangkal jika baliho bergambar dirinya terpasang di beberapa titik di kawasan Kecamatan Jabon. Salah satunya terpasang di Desa Panggreh, selatan SMKN 1 Jabon. “Saya di Surabaya,” ujar dia singkat kepada Memorandum. Saat akan diwawancarai Memorandum terkait promo penjualan tanah Kaveling tersebut, Kades Panggreh, langsung
meminta maaf karena masih di Polda Jawa Timur. “Ngapunten saya masih di Polda Jatim,” pungkas Abdul Gofur. Secara terpisah Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu SATU Pintu (DPMPTP) Sidoarjo Ari Suryono saat dikonfirmasi, menghimbau kepada masyarakat agar lebih hati-hati. Jika akan melakukan pembelian tanah Kaveling un-
FOTO: MEMORANDUM/JOK
Latpra Operasi Lilin Semeru Mantapkan Pengamanan Nataru Sidoarjo, Memorandum Guna semakin memantapkan kinerja kepolisian dalam pengamanan perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Polresta Sidoarjo menggelar Latpra Ops Lilin Semeru 2019 di Aula Bharadaksa Polresta Sidoarjo, Jumat (20/12). Latpra Ops Lilin Semeru 2019 ini dipimpin Waka Polresta Sidoarjo AKBP M Anggi Naulifar Siregar, dan diikuti pejabat utama serta kapolsek jajaran Polresta Sidoarjo. Operasi Lilin Semeru 2019, dilaksanakan mulai 23 Desember 2019 sampai dengan 1 Januari 2020. Dalam sambutannya, Wakapolresta Sidoarjo AKBP M Anggi Naulifar Siregar mengatakan, operasi ini dilaksanakan dengan mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, didukung dengan penegakan hukum. “Laksanakan operasi ini dengan profesional dan proporsional, guna mewujudkan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo senantiasa aman dan kondusif selama perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020,” pungkas dia. (jok/pi)
Masih menurut Rifqi, awal mula ditemukannya anak ular kobra itu, bermula dari kesaksian warga yang tiga hari sebelumnya melihat induk ular kobra di jalan paving perumahan. Ular tersebut bergerak menyebrang dan masuk di dekat lahan kosong. “Dari kesaksian warga yang awalnya melihat induk ular
kobra itu, akhirnya ditemukan ular kobra anakan sekarang ini,” lanjut dia. Dugaan sementara, masih ada lagi anak ular kobra dan induknya yang belum tertangkap. Untuk itu Rifqi meminta warga segera melapor apabila melihat ular kobra, agar bisa segera ditangkap. (win/jok/pi)
Kepala Desa Promosikan Tanah Kaveling
FOTO: MEMORANDUM/WIN
FOTO: MEMORANDUM/SDM
Petugas rescue menunjukkan karung berisi ular kobra tangkapan mereka.
Latpra Operasi Lilin Semeru 2019 yang digelar di aula Bharadaksa Mapolresta Sidoarjo.
tuk mengecek lebih detail terkait izin usahanya. “Saya sarankan masyarakat mengecek kepada PTSP atau perizinan untuk meyakinkan perumahan ini ada izinnya apa tidak. Di kantor kami ada data basenya lengkap. Atau masyarakat bisa tanya ke REI (Real Estate Indonesia), soalnya REI punya data-data developer yang berkualitas dan juga yang bermasalah,” kata Ari Suryono.
Apakah developer yang menjual tanah Kaveling bukan pengembang “terselubung” yang hanya mengumpulkan uang masyarakat pembeli? Namun jika tanah Kaveling yang dipromosikan itu bisa keluar IMB serta sertifikatnya, dipastikan harga tanah dan rumah di sana nantinya akan melonjak naik. Karena di kawasan Jabon rencananya akan dibangun industri. Kabarnya juga akan dibangun pelabuhan. (win/jok/pi)
PENGUMUMAN Berdasarkan Akta nomor 25 tanggal 20 Desember 2019, dibuat di hadapan Tri Sinta Krisnaningrum, SH., MKn. Notaris di Sidoarjo, Kami menyatakan PT. FAST BERSATU JAYA, Berkedudukan di Kabupaten Sidoarjo DIBUBARKAN DIBUBARKAN, bagi pihak ketiga yang berkepentingan dengan Perseroan harap menghubungi Direksi di kantor Perseroan. Sidoarjo, 21 Desember 2019 Ttd Direksi
KOTA SURABAYA
SABTU KLIWON, 21 DESEMBER 2019 HALAMAN 3
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
Pasca IPT Klinik Utama Welas Asih Dicabut
PTPN XI Bisa Gugat Pemkot Fauzan Fuadi
PKB Siapkan 10 Kader Terbaik Maju Pilkada 2020 Surabaya, Memorandum PKB Jatim menargetkan menang pilkada di 10 kabupaten/kota. Tidak kurang 10 kader terbaik disiapkan menghadapi Pilkada Serentak 2020 di 19 kabupatan/kota. Wakil Sekretaris DPW PKB Jatim Fauzan Fuadi menjelaskan, pilkada serentak 23 September 2020 menjadi target PKB Jatim. Meski begitu, PKB tidak akan membuka pendaftaran calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah di 19 kabupaten/ kota. “Semuanya diserahkan ke masing-masing DPC kabupaten/kota,” terang dia. Fauzan Fuadi menegaskan, kemenangan PKB pada pemilu lalu otomatis membawa angin segar dalam pelaksanaan pilkada di 19 kabupaten/kota. PKB Jatim memiliki 10 kader internal terbaik untuk diusung dalam pilkada. “Saya optimistis banyak kader internal PKB yang mumpuni untuk maju dalam pilkada yang digelar 23 September mendatang. Tapi, kami berharap bisa mendudukkan kader kita di 19 kabupaten/kota,” tegas dia. Fauzan yang juga ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa DPRD Jatim ini menambahkan, kader internal PKB yang mumpuni menyebar di Kabupaten Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Tuban, Kota Pasuruan, Kabupaten Malang, Situbondo, Jember, Banyuwangi, dan sejumlah wilayah lainnya di Jatim. (day/dhi)
Surabaya, Memorandum Penghuni tanah surat ijo atau izin pemakaian tanah (IPT) yang haknya dicabut Pemkot Surabaya seharusnya mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Hal ini ditegaskan Kepala Laboratorium Hukum Administrasi Negara Universitas Surabaya (Ubaya) Dr Taufik Imam Santoso.”Mestinya mengajukan gugatan. Ini untuk membuktikan apakah tanah tersebut asetnya Pemkot Surabaya atau bukan. Paling banter pemkot nanti menunjukkan hak pengelolaan lahan (HPL) nomor sekian,” beber Taufik yang selama ini konsen terhadap persoalan tanah di Surabaya. Untuk diketahui Pemkot Surabaya mencabut IPT di Jalan Ngagel Jaya Barat 36 yang selama ini digunakan sebagai Klinik Utama Welas Asih milik PTPN XI. Akibatnya klinik tersebut tak beroperasi sejak 15 November 2019. Apalagi, lanjut Taufik, ternyata PTPN XI selaku pemilik tanah tersebut memiliki bukti kepemilikan berupa su-
rat dari kementerian keuangan. Maka, sudah seharusnya PTPN XI menunjukkan surat kemenkeu ke pemkot. Surat kemenkeu itu bernomor s-911/mk.013/1991 tanggal 15 Agustus 1991 menjawab surat menteri pertanian tentang likuidasi PT Perkebunan XVII dan menyetujui pabrik karung Rosella dijual kepada PT Perkebunan XXIV-XXV yang pada 1996 dimerger menjadi PTPN XI.”Kalau seperti itu, pemilik tanah harus bertahan di sana, meski IPT nya dicabut Pemkot Surabaya,” tegas dia. Lebih jauh, Taufik menjelaskan, hak pengelolaan lahan (HPL) yang dipegang Pemkot Surabaya itu baru muncul 1997. Sedangkan mereka yang sudah menghuni di sana sudah puluhan tahun. Artinya warga atau penghuni yang wajib memiliki lahan
tersebut. Apalagi jika mengacu kepada Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) Tahun 1960. Taufik menguraikan, bahwa pada 1958 ada surat pemerintah dengan dasar domein verklaring, yakni semua tanah yang orang lain tidak dapat membuktikan bahwa tanah itu miliknya, maka tanah itu adalah milik (eigendom) negara karena menggunakan
Klinik Utama Welas Asih yang IPT-nya dicabut Pemkot Surabaya.
UU peralihan. Setelah ada UUPA 1960, UU peralihan itu putus. Persoalan ini muncul pada 1997, pemkot memasukkan tanah tersebut sebagai asetnya.Padahal dalam syarat HPL, tanah yang dikuasai itu harus bersih dari penghuni. Maka, pemkot harus memberikan ganti rugi kepada masyarakat. “Kalau pemkot bertahan itu asetnya, harus jelas definisi aset.
Yang namanya aset itu tanah yang dibeli menggunakan APBD dan APBN. Perolehan yang sah dan ada transaksinya,”pungkas dia. Sementara itu Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya MT Ekawati ketika dikonfirmasi lewat HP, tidak mau menjawab. Alasannya masih ada kegiatan di luar. (udi/dhi)
KPU Targetkan Pemilih Pemula Tidak Golput Surabaya, Memorandum Universitas Dr Soetomo (Unitomo) bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya dan Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi Surabaya menggelar sosialisasi tatap muka bertema Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya 2020 di gedung Unitomo, Jumat (20/12). Wakil Rektor I Siti Marwiyah menyambut baik keinginan KPU dalam penyelenggaraan pesta demokrasi Pilwali Surabaya.“Sebagai mahasiswa gunakan hak suara dalam pemilu
Anggota KPU Kota Surabaya Soeprayitno dalam sosialisasi Pilwali Surabaya 2020 di Unitomo.
dengan bijak,”ujar dia. Siti Marwiyah menambahkan, sebagai kaum milenial dengan segala referensi pendidikan tinggi, mahasiswa harus memiliki idealisme dalam menjatuhkan pilihan pemimpin. “Jangan sampai anak-anak kita, mahasiswa ini, diintervensi kepentingan politik tertentu,” imbuh dia. Kegiatan yang diikuti sekitar 80 mahasiswa ini menghadirkan Komisioner KPU Surabaya Divisi Hukum dan Pengawasan Soeprayitno, sebagai narasumber. Dia mengatakan,
FOTO: ISTIMEWA
17 Perusahaan Cemari Kali Surabaya Surabaya, Memorandum Sepanjang 2019,Tim Patroli Air Terpadu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim mengungkap 17 perusahaan yang diduga sengaja membuang limbah cair di Kali Surabaya. Kepala Seksi Penanganan Pengaduan dan Penaatan Hukum Lingkungan Hidup DLH Jatim Ainul Huri menegaskan, hasil uji laboratorium DLH Jatim ternyata kandungan air limbah perusahaan yang dibuang langsung ke Kali Surabaya melebihi baku mutu. Karena itu, DLH Jatim meminta komitmen dari industri yang diduga melanggar itu, segera memperbaiki dan membenahi instalasi pengolahan air limbahnya dan tidak lagi mencemari sungai. “Jangan sampai limbah itu langsung terbuang ke sungai, dan mencemari. Karena, air sungai masih dijadikan bahan baku PDAM untuk kebutuhan air minum dan lainnya,” ujar Ainul Huri, Jumat (20/12). Dia mengakui, jumlah pelanggaran yang dilakukan industri yang membuang limbah di sungai sudah menurun dibanding dua tahun silam. “Dulu kita banyak menindak pidana dengan Polda Jatim dan Polres setempat. Namun, dua tahun terakhir ini, kami tidak lagi melakukan tindakan pidana. Ya, paling tidak memberikan sanksi administrasi,” terang dia. Contoh pelanggaran industri di Kali Surabaya, di antaranya belum memiliki izin pembuangan air limbah dan melebihi baku mutu. Tindak lanjut kasus tersebut diberikan pembinaan pada industri. “Jika tidak bisa dibina maka dilakukan penega-
FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN
Taufik Imam Santoso
FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
Petugas mengambil sampel air limbah pabrik pewarna kain PT Gaweredjo yang diduga mencemari Kali Surabaya.
kan hukum. Bisa melalui paksaan pemerintah hingga pembekuan izin, dan juga bisa juga pidana,”tandas dia mengacu adanya UU 32 Tahun 2019. Ainul mengaku, kini sanksi yang diberikan tidak lagi berupa tindakan tegas, namun lebih banyak mengarah pada pembinaan. Penegakan hukum dilakukan jika melalui banyak proses sebelumnya. Pembinaan terhadap industri diharapkan bisa memberi efek jera dan bisa mengubah industri untuk berkembang menjadi lebih baik lagi. “Kecuali industri masih melanggar dan ada operasi tangkap tangan langsung, maka industri itu bisa diproses hukum,” ungkap dia. Banyaknya pelanggaran lingkungan hidup yang dilakukan industri juga selaras dengan minimnya jumlah petugas penegak hukum di Pemprov Jatim melalui DLH. Jumlah industri
di Jatim ribuan, sementara petugas pengawas dan penegakannya hanya puluhan orang saja. “Diharapkan swadaya masyarakat lingkungan hidup juga berperan aktif melaporkan jika ada pelanggaran lingkungan. Laporan itu akan ditindaklanjuti pemerintah dan dilakukan sidak bersama,” jelas dia. Lebih jauh, Ainul menuturkan, hasil patroli rutin selama 2019 di sepanjang Kali Surabaya, mulai Mlirip Mojokerto hingga Wonokromo Surabaya, di antaranya PT Mandalindo, PT Rama Emerland, PT Sumber Agung, PT Karmaji Inti Utama, PT Indo Oli Perkasa, PT Keramik Diamond, dan PT Gaweredjo. “Ada 17 perusahaan dan itu bermacam-macam jenisnya. Mulai industri kertas, tekstil, makanan dan minuman serta obat-obatan,” pungkas dia. (why/dhi)
pemilih pemula saat ini sudah melek politik.“Mereka yang notabene kaum milenial dapat menemukan banyak referensi politik di dunia digital yang informasi serba cepat,” ungkap dia.
Dia berharap melalui sosialisasi ini, pemilih pemula dapat menggunakan hak pilihnya dengan bijak agar tidak golput di Pilwali Surabaya 2020. “Ke depan, kami akan memberikan
pemahaman serta pengenalan aspek demokrasi mahasiswa melalui pintu Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi,” pungkas dia. (alf/dhi)
AREMA
SABTU KLIWON, 21 DESEMBER 2019 HALAMAN 4
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.
Jelang Nataru, Ratusan Bus Diperiksa Malang, Memorandum Menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru), armada bus di Terminal Arjosari di-ram check. Pemeriksaan dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang dan Satlantas Polresta Malang Kota, Jumat (20/12). Dalam pemeriksaan itu, petugas tidak menemukan bus yang tidak layak jalan. Sehingga, dipastikan dapat beroperasi pada libur nataru. “Sampai saat ini, belum ada masalah yang ditemui. Semua bus bisa layak jalan mengantarkan penumpang,” terang Kepala Dishub Handi Priyanto. Ia melanjutkan, apabila nantinya ditemukan armada bermasalah, petugas akan memulangkan kendaraan yang bersangkutan. Tidak terkecuali kir kendaraan, jika mati petu-
Wali Kota Sutiaji didampingi pemilik rumah, Soleh Ilzam, meninjau bekas kebakaran yang nyaris meludeskan tempat tinggalnya.
Sutiaji Tinjau Korban Kebakaran Rumah Malang, Memorandum Wali Kota Malang Sutiaji meninjau korban kebakaran rumah Soleh Ilzam, di wilayah Kebalen Wetan Gang 8 RT 10/ RW 01, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (20/12). Setelah melakukan perbincangan dengan pemilih rumah, Sutiaji menyampaikan kalau kebakaran rumah tersebut karena hubungan arus pendek. “Menurut pemilik rumah, kebakaran ini terjadi karena korsleting listrik dan menghabiskan dua rumah milik bapak Soleh,” ujar Sutiaji. Oleh karena itu, Sutiaji berpesan agar masyarakat terus waspada terhadap bencana yang terjadi setiap saat, apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan. “Saya juga mengucapkan terima kasih pada masyarakat yang telah saling membantu dan sangat tanggap untuk segera memadamkan api agar tidak semakin melebar kemana-mana. Saya harap rasa kebersamaan tersebut akan makin ditingkatkan di masa yang akan datang,” paparnya. Bersamaan, dikatakan pihakanya telah menginstruksikan camat dan lurah untuk segera berkoordinasi dengan Baznas Kota Malang agar dapat memberilan bantuan pada korban kebakaran. “Dana yang dikelola oleh Baznas tersebut dapat kita gunakan untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami kesusahan seperti kali ini,” urainya. Akibat kejadian tersebut mengakibatkan atap rumah dan isi perabotan rumah terbakar dan diperkirakan mengalami kerugian kurang lebih Rp 100 juta. (*/ari/epe)
gas akan menilangnya. Dijelaskan, dari armada yang tidak kena pemeriksaan hari ini akan diperiksa di terminal lain. Pemeriksaan ram check ini dilakukan serentak di seluruh terminal di Indonesia. Memasuki nataru, armada ditambah bus cadangan, mengantisipasi lonjakan penumpang. “Armada ditambah sekitar 10 persen. Nanti dikoordinasikan dengan koordinator terminal terkait pelayanan penumpang,” terangnya. (cr-3/ari/epe)
Petugas memeriksa bus di Terminal Arjosari, Kota Malang.
Kapolres Malang Pimpin Apel AMAN NUSA II
Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung melihat peralatan penanganan bencana.
SEPUTAR JATIM Hujan Disertai Angin Terjang 3 Kecamatan Atap Beterbangan, Pohon Bertumbangan Blitar, Memorandum Hujan disertai angin kencang menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Blitar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), mendata puluhan pohon tumbang dan puluhan atap rumah warga rusak beterbangan. Bahkan ada yang tertimpa pohon tumbang. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa, namun kerugian materiil yang ditanggung para korban mencapai puluhan juta rupiah. Karena kebanyakan kerusakan atap rumah warga cukup parah. Tiga kecamatan itu yakni, Doko, Kesamben, dan Sutojayan. Lokasi paling terdampak terdapat di Kecamatan Kesamben dengan jumlah kerusakan sebanyak 21 rumah, dua warung, sebuah masjid dan dua kandang ternak. Angin kencang menerjang di Dusun Sumberkalong dan Dusun Randuasri Desa Tepas. “Kejadiannya sekitar pukul 15.00, dengan kerusakan di Dusun Randuasri itu ada 12 rumah rusak. Di Dusun Sumberkalong ada 9 rumah rusak, satu masjid, dua warung dan dua kandang. Semua bagian atapnya terbang terbawa angin,” kata staf BPBD Kabupaten Blitar, Lukman. Sedangkan hujan melanda tiga desa, yakni Jegu, Kecamatan Talun; Desa Sawahan, Kecamatan Kanigoro; dan Desa Jingglong dan Pandanarum, Kecamatan Sutojayan. Namun hanya satu rumah dilaporkan rusak karena atap galvalumnya roboh. “Yang di Desa Slorok, Kecamatan Doko, juga satu rumah
bagian dapur dilaporkan tertimpa pohon roboh. Tidak ada korban jiwa tapi kerusakannya cukup parah,” jelas Lukman. Sampai saat ini, petugas gabungan masih terus melakukan assesment. Terutama membersihkan batangbatang pohon yang melintang di jalan desa. “Seluruh warga masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati pada musim penghujan. Karena ramalan cuaca, besok masih dalam kelembaban 95 persen, dengan kecepatan angin 10 sampai 20 kilometer per jam,” pungkas dia. (pra/pi)
Petugas dan warga memeriksa rumah yang tertimpa pohon.
PENGUMUMAN
No. 158/TL/DST-DL/XII/2019 BERAKHIRNYA PROSES LIKUIDASI PT. BPR DHASATRA ARTHA SEMPURNA (DL) ========================================================== Berdasarkan Keputusan Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. BPR Dhasatra Artha Sempurna (DL) pada tanggal 19 Desember 2019 yang telah menerima laporan pertanggungjawaban Tim Likuidasi PT. BPR Dhasatra Artha Sempurna (DL), dengan ini kami beritahukan bahwa : 1. Proses Likuidasi PT BPR Dhsatra Artha Sempurna (DL) telah berakhir; 2. Tim Likuidasi yang dibentuk LPS untuk melakukan pemberesan aset dan kewajiban PT. BPR Dhasatra Artha Sempurna (DL) akan dibubarkan paling lambat tanggal 18 Januari 2020 dan; 3. Sesuai UU LP S No 24 Tahun 2004, Pasal 54 ayat (5) apabila seluruh aset Bank telah habis dalam proses likuidasi dan masih terdapat kewajiban Bank terhadap pihak lain, maka kewajiban tersebut wajib dibayarkan oleh pemegang saham lama yang terbukti menyebabkan bank menjadi Bank Gagal. Sidoarjo, 19 Desember 2019 Tim Likuidasi PT. BPR Dhasatra Artha Sempurna (DL) ttd Armen M.Nur Ketua
Bimo Harjo Tejo Anggota
Malang, Memorandum Untuk meminimalisir dampak terjadinya bencana, memasuki musim penghujan ini Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung memimpin Apel Gelar Pasukan Aman Nusa II dalam rangka kesiapsiagaan penanganan kontijensi bencana tahun 2019-2020, Jumat (20/12). Apel ini diikuti jajaran TNI, BPBD (badan penanggulangan bencana daerah) Kabupaten Malang, beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab (pemerintah kabupaten) Malang, PMI, Tagana, Orari, dan Pramuka. Kapolres mengatakan, apel ini untuk melakukan pengecekan kesiapan personel, mental, dan fisik sehingga mereka siaga ketika terjadi bencana alam. “Pengecakan ini termasuk kelengkapan sarpras (sarana prasarana) serta untuk memudahkan koordinasi dan komunikasi saat
terjadi bencana,” katanya. Kesiapsiagaan ini merupakan upaya untuk melakukan gerak cepat dalam penanganan bencana alam yang datang sewaktu-waktu. Meski bencana tidak diinginkan namun sedini mungkin sudah siap memitigasi dan mengurangi dampak resiko dari bencana. Untuk melakukan penanganan cepat apabila terjadi bencana, di Kabupaten Malang telah didirikan 5 posko sesuai peta kerawanan terjadi bencana, yaitu di Kecamatan Ngantang, Wajak, Tumpang, Tirtoyudo, dan Gedangan. Diharapkan personel yang disiagakan untuk menangani dampak bencana ini mampu bergerak cepat dan tepat dengan kelengkapan peralatan yang telah disediakan sehingga penanganan yang dilakukan petugas sesuai dengan harapan. (*/ari/epe)
LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO
SABTU KLIWON, 21 DESEMBER 2019 HALAMAN 15
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
Harga Kebutuhan Pokok Masih Stabil Lamongan, Memorandum Menjelang perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, harga kebutuhan bahan pokok di pasar masih stabil. Hal itu berdasarkan data yang dihimpun dari empat pasar yang menjadi pusat belanja paling ramai. Empat pasar itu antara lain Pasar Sidoharjo, Pasar Babat, Pasar Mantup dan Pasar Blimbing. Meski begitu, ada kenaikan harga pada sejumlah komoditi seperti cabe dan bawang. Namun, kenaikannya tidak signifikan. Harha cabai merah besar yang sebelumnya Rp 20 ribu per kilogram, kini menjadi Rp 28 ribu per kilogram. Bawang merah yang sebelumnya seharga Rp 25 ribu per kilogram, naik menjadi Rp 27 ribu per kilogram. Di sisi lain, harga cabai rawit tidak mengalami kenaikan. Tetapi malah turun dari sebelumnya Rp 34 ribu per kilogram, kinin menjadi Rp 30 ribu perkilogram. Masyarakat berharap sampai berakhirnya tahun baru harga tetap stabil tidak ada kenaikan. Salah satu penjual pecel lele Nurcholis mengatakan, ada kenaikan harga cukup tinggi pada sejumlah komoditas ikan. Di antaranya ikan Bandeng yang sebelumnya dari Rp 25 ribu perkilogram, sekarang Rp 30 ribu perkilogram. Kenaikan juga terjadi pada telur ayam dan minyak goreng. Di mana telur ayam dari harga Rp 24.500 per kilo menjadi Rp 25 ribu per kilo. “Alhamdulillah, untuk harga beras masih stabil. Kualitas premium Rp 9 ribu perkilogram, kualitas medium Rp 8.500, beras bengawan Rp 12 ribu, beras super dan mentik sama Rp 11 ribu. Harga gula juga masih tetap Rp12 ribu,” ujar pria yang setiap hari belanja di Pasar Sidoharjo dan Pasar Ikan Lamongan ini, Jumat (20/12) pagi. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan M Zamroni menjelaskan, harga kebutuhan pokok masih cukup stabil. Bahkan sebagian komoditi seperti cabai rawit, kacang tanah dsn tomat mengalami penurunan harga dari Rp 2 ribu - Rp 4 ribu per kilogram. “Berdasarkan pantauan di lapangan, harga bahan masih cukup stabil. Hal itu karena stok pangan di Lamongan masih aman. Jalur distribusi jelang Nataru untuk kebutuhan sembako di Lamongan juga aman,” terang mantan Kabag Humas Pemkab Lamongan ini. Sementara petani di Kabupaten Lamongan sampai saat ini masih mengalami paceklik, karena musim penghujan yang masih belum stabil. Padahal sebagian besar petani dan petambak sudah mulai menanam padi dan ikan. (al/har/mik)
Bojonegoro, Memorandum Hujan disertai angin kembali melanda sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, Kamis (19/12) malam. Akibatnya, sembilan rumah roboh karena diterjang angin kencang. Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro menyebutkan, angin kencang terjadi di dua kecamatan, Ngambon dan Tambakrejo. Rumah roboh itu adalah rumah Pardi, Supardi, dan Kuswo terletak di Desa Sengon Kecamatan Ngambon. Sementara itu rumah Parti, Gito, Sartonon, Winarto, Kasni masing-masing di Dusun Desa Karangmangu, Kecamatan Ngambon. Sementara itu, di Desa Turi Kecamatan Tambakrejo ada rumah roboh akibat hujan disertai angin milik Tukiyem warga Desa Turi. “Tidak ada korbam jiwa dalam insiden tersebut, dan sejak pasca kejadian oetugas BPBD dibantu Petugas dari Kecamatan, Polsek dan Koramil melakukan pembersihan rumah roboh tersebut,” kata Plt Kepala BPBD Bojonegoro, Umar Ghoni, Jumat (20/12). Dua pohon tumbang lainnya juga terjadi di Desa Setren, Kecamatan Ngasem yang berakibat menutup akses jalan. Pohon tumbang lainnya juga terjadi di Desa Karangmangu. (top/har/mik)
FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
Transaksi jual-beli antara pedagang dan pembeli di pasar Lamongan.
9 Rumah Roboh Diterjang Hujan Angin
Rumah warga yang roboh diterjang angin.
Antisipasi Sambut Tahun Baru, Satlantas Bina Bengkel Knalpot Lamongan, Memorandum Untuk mengantisipasi menyambut perayaan malam Tahun Baru 2020, Satlantas Polres Lamongan melakukan tindakan preventif dengan cara memberikan penyuluhan kepada tukang bengkel pembuat knalpot di Lamongan. Kasatlantas Polres Lamongan AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro mengatakan, untuk mengantisipasi perlu sosialisasi serta imbauan ke bengkel dan toko asesoris motor. Unit dikyasa dan satbinmas memberi penyuluhan agar tidak menjual dan memasangkan bila ada permintaan dari masyarakat
pengguna motor. “Pr ior itas penindakan dalam Operasi Lilin Semeru 2019 ini, adalah kendaraan yang muatannya over kapasitas. Kemudian kendaraan barang yang digunakan untuk memuat orang, dan kendaraan yang memakai kenalpot brong,” ujar Danu, Jumat (20/12) siang. Pria asal Semarang tersebut menegaskan, kenalpot brong tidak diperbolehkan, karena dapat mengganggu orang lain yang membutuhkan ketenangan seperti orang yang punya penyakit jantung, orang tua yang kaget hingga ada bayi yang
FOTO: MEMORANDUM/ALI
FOTO: MEMORANDUM/ALI
KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686
Petugas Satlantas Polres Lamongan memberikan pembinaan kepada penjual knalpot brong.
Bupati Anna Ajak Perempuan Tingkatkan Peran Bojonegoro, Memorandum Pemkab Bojonegoro melalui Dinas P3AKB menggelar seminar dalam rangka peringatan ke-91 Hari Ibu di ruang Anggling Dharma, Jumat (20/12). Seminar dengan mengangkat tema Sentuhan Emas Ibu sebagai kekuatan dan kebahagiaan Keluarga dan Bangsa ini, juga menghadirkan narasumber motivator nasional, Bunda Ucu Salastri. Sebanyak 300 peserta dari karyawati OPD, perwakikan dinas-dinas, kecamatan, organisasi wanita serta tim penggerak PKK juga turut menyukseskan seminar. Anik Yuliarsih selaku Kepala Dinas P3AKB mengatakan, bahwa Hari Ibu diperingati sebagai momentum untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap peran perempuan dalam upaya peningkatan kesejahteraan keluarga. “Peran Ibu sangatlah menonjol di berbagai lini kehidupan. Beragam kegiatan yang berkualitas harus dilakukan semua perempuan agar semakin maju”, ungkap Anik. Dalam kesempatan lain, Anna Mu’awanah selaku Bupati Bojonegoro juga menyatakan bahwa peringatan Hari Ibu diadakan agar kita bisa lebih memahami bagaimana peran ibu terlebih di dalam keluarga. “Peran Ibu dari waktu ke waktu mengalami banyak peningkatan peran. Dari yang awalnya hanya berfokus pada urusan rumah, sekarang dituntut untuk bisa mengurus rumah serta meniti karir,” tutur Bupati. Ibu memiliki peran yang sangat kompleks yaitu sebagai pengawas, pendidik
Bupati Anna Mu’awanah memberikan sambutan pada seminar ke-91 Hari Ibu.
juga sebagai penunjang karir keluarga. Peran Ibu akan menjadi semakin lengkap dengan ditunjang keaktifan anggota keluarga yang lainnya. “Ini kenapa keharmonisan keluarga harus selalu tetap terjaga. Sebagai perempuan kita juga harus berani berpendapat, terus belajar, dan berserikat untuk menggali segala potensi diri,’ pungkas Bupati. Peringatan Hari Ibu di Bojonegoro tahun ini akan sangat beragam. Seminar ini merupakan serangkaian acara yang disiapkan oleh Pemkab Bojonegoro, selain itu akan ada aneka perlombaan, upacara serta pergelaran musik oleh penyanyi campursari Didi Kempot. (nia/top/har/mik)
BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA PENGUMUMAN: KANTOR PERTANAHAN KOTA SURABAYA II (Tentang Sertipikat hilang) PROVINSI JAWA TIMUR JL KREMBANGAN BARAT NOMER 57 SURABAYA, TELP (031)3531476, FAX (031)3531477
NAMA ALAMAT PEMOHON
1
YAP TJUAN KIN Jl. Wiguna Timur 8/23, Surabaya
LETAK JALAN NIB TERDAFTAR TANGGAL a. JALAN HAK ATAS TANAH JENIS & ATAS NAMA PEMBUKUAN b . DESA/KEL. NOMOR HAK c. KEC. Hak milik No. 709 Kel. Gununganyar Tambak Kec. Gununganyar luas 90 m2
-
YAP TJUAN KIN
25-05-1993 a. Wiguna Timur VIII/23 b. Gununganyar Tambak c. Gununganyar
Pembunuh Selingkuhan Peragakan 14 Adegan Gresik, Memorandum Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan Untung (53) pada selingkuhannya, Kasniti di kamar kos Jalan Panglima Sudirman, Sidomoro, beberapa waktu lalu. Proses rekontruksi ini dilakukan di Asrama Polres Gresik, Kamis (19/12). Tersangka memeragakan 14 adegan dalam rekonstruksi itu. Mulai awal korban masuk ke kamar kos, melakukan perbincangan hingga tersangka meninggalkan korban dalam kondisi meninggal. Pada adegan ke sembilan misalnya. Korban sudah diketahui dalam kondisi tidak bernyawa. Kasatreskrim Polres Gresik AKP Panji P Utama menyebutkan, tidak ada temuan baru dalam rekonstruksi tersebut. Disini, korban Kasniti (49), diperankan oleh salah satu pegawai polres. Disampaikan olehnya, sebelum korban dibekap hinggal meninggal, keduanya sempat
melakukan hubungan badan. “Korban dibekap dengan bantal pada saat kondisinya sudah lemas. Sehingga tidak ada perlawanan dari korban,” kata Panji sapaan akrabnya, kemarin. Mantan Kasatpolair itu menambahkan, motif pembunuhan itu ada dugaan hubungan asmara antara tersangka dan korban. Selain itu, tersangka mengaku jengkel karena kerap dimintai sejumlah uang setiap minggunya. Dalam rekonstruksi tersebut juga dihadiri jaksa penuntut umum (JPU) Aditya Budi dan Silo Candra Wati. Menurutnya, hasil rekonstuksi ini untuk melengkapi berkas perkara untuk dibawa ke persidangan. Sebelumnya, tersangka Untung sempat melarikan diri ke Kalimantan Timur, tepanya di Kabupaten Berau. Upaya itu untuk menghilangkan jejak karena sudah menghilangkan nyawa Kasniti, selingkuhannya. (an/har/mik)
Nomor: 2434/300-35.80/XII/2019
Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai pengganti Sertipikat yang hilang berdasarkan ketentuan pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa: No
terganggu tidurnya. “Apalagi biasanya kenalpot brong ini digunakan untuk mebleyer-bleyer dengan kencang di lingkungan masyarakat. Hingga akhirnya mengganggu ketertiban dan memunculkan perkelahian antar masyarakat,” terang mantan Kasatlantas Polres Bangkalan ini. Untuk penindakan kenalpot brong dan beberapa prioritas tersebut, pihaknya sudah mulai melaksanakannya. “Sekarang petugas sudah mulai melaksanakan patroli dan operasi di lapangan,” pungkas alumnus Akademi Kepolisian 2008 ini. (al/har/mik)
KETERANGAN
- Surat Pernyataan di Bawah Sumpah/Janji Tanggal 02-12-2019 - Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan Tanggal 06-08-2019 Nomor: SKTLK / B / 3072 / VIII / TUK.7.2.1 / 2019 / SPKT / RESTABES SBY, Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Timur Resort Kota Besar Surabaya Jalan Taman Sikatan No.1 Surabaya.
LOWONGAN WARTAWAN Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN
Persyaratan: Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)
Dalam waktu 30 (Tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (Tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi.
Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com
GRESIK-PANTURA
SABTU KLIWON, 21 DESEMBER 2019
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
HALAMAN 6
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP
Banser Terjunkan 100 Personel Amankan Nataru LAKONE
Prihatin
P
encemaran limbah yang ng terjadi di Sungai Ben-gawan Solo menjadi perhatian sejumlah pihak. Salah satunya Saiful Fauzi, pemerhati lingkungan. Pria 39 tahun itu mengaku prihatin dan sangat khawatir melihat Bengawan Solo yang kondisi airnya berganti menjadii ak hitam pekat. Kini air itu tidak bisa dimanfaatkan lagi oleh masyarakat. Saiful Fauzi “Padalah Bengawan Solo merupakan sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Terutama petani,” kata lelaki yang berdomisili di Cerme ini. Dirinya berharap, pemerintah segera bertindak mensterilkan sungai yang telah terkontaminasi limbah tersebut. Karena masyarakat sangat membutuhkan air bersih. “Sebagai kaum milenial pecinta lingkungan mengutuk keras oknum yang sengaja membuang limbah sembarangan,” pungkas anggota komunitas Earth and Human (EH) Gresik. (an/har/mik)
Gresik, Memorandum Sebanyak 100 personel Banser dikerahkan untuk membantu TNI-Polri dalam pengamanan perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Nantinya personel Banser itu akan ditempatkan di sejumlah pos bersama anggota TNI-Polri. Ketua PC GP Ansor Gresik Agus Junaidi Hamzah menjelaskan, pengerahan personel Banser sesuai dengan instruksi pimpinan pusat. Tujuannya membantu TNI dan Polri mengamankan Nataru. “Kami tinggal menunggu instruksi dari Polres Gresik
yang menjadi tanggungjawab pengamanan,” ujarnya, Jumat (20/12). Dikatakan olehnya, keterlibatan Banser sifatnya hanya membantu dalam hal toleransi beragama. Pasalnya, tahun sebelumnya sejumlah personel Banser ditempatkan di bebera-
pa gereja saat misa malam natal. Agus menambahkan, selain ditempatkan di gereja, personel Banser juga bertugas di sejumlah titik keramaian pada malam tahun baru. Sementara itu, Sekjen PC GP Ansor Gresik Ashadi Ikhsan menambahkan, sudah menjadi rutinitas Banser bersama TNI Polri menjaga keamanan Kota Pudak. Terutama dalam kegiatan keagamaan maupun yang lain. “Kami siap membantu TNI - Polri mengamankan perayaan Nataru. (an/har/mik)
Dua Isu Garam Jadi Perhatian Menristek
FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM
Paur Humas Polres Gresik Ipda Yani bersama Kanit Dikyasa Ipda Darwoyo memberikan materi tentang Go Sigap di Kantor Diklat PJB Gresik.
Mudahkan Pelayanan Masyarakat melalui Go Sigap FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO
Bawaslu Kabupaten Gresik tes wawancara kepada salah satu peserta.
54 Anggota Panwascam Dibekali Wawasan Kepemiluan Gresik, Memorandum Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gresik mengumumkan 54 anggota panitia pengawas pemilu (Panwascam) tingkat kecamatan yang lolos, Jumat (20/12). Sebelum diterjunkan, mereka dipastikan akan dibekali tentang wawasan kepemiluan. Sebab, soal yang mereka kerjakan saat ujian dan wawancara materinya tidak jauh dari pengetahuan Panwascam tentang kepemiluan. Sehingga untuk selanjutnya bersifat penguatan materi. Ketua Kelompok Kerja (Pokja) seleksi Panwascam 2019 Bawaslu Kabupaten Gresik Maslukhin mengatakan, mereka harus dilantik terlebih dahulu untuk ditetapkan menjadi Panwascam. Sedangkan, syarat pelantikan di antaranya surat pernyataan hasil tes narkotika dan surat kesehatan jasmani maupun rohani. “Sudah menjadi keharusan pendaftar Panwascam untuk melampirkan surat bebas narkotika dan surat kesehatan. Sehingga untuk yang belum melengkapi segera melengkapi surat-surat tersebut. Untuk pembekalan dan bimtek dilakukan di hari yang berbeda,” jelasnya. Jika tidak melengkapi maka pelantikan terhadap Panwascam yang bersangkutan ditunda hingga syarat tersebut terpenuhi. Ketua Bawaslu Kabupaten Gresik, Moch Imron Rosyadi mengatakan, hasil tes peserta Panwascam yang lolos diumumkan melalui papan pengumuman Bawaslu setempat dan media sosial resmi seperti facebook dan Instagram Bawaslu pada 18 Desember 2019. “Sedangkan tes berlangsung pada 13 sampai 17 Desember 2019. Computer assisted test (CAT) dilakukan sehari dan 4 hari setelah itu dilanjutkan untuk tes wawancara peserta,” terangnya. (dri/har/mik)
Gresik, Memorandum Institusi kepolisian terus berupaya mempermudah pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai terobosan dan inovasi. Yang tidak asing lagi adalah inovasi aplikasi Go Sigap, Jumat (20/12). Aplikasi berbasi teknologi informasi tersebut menjadi salah satu unggulan Polres Gresik. Berfungsi untuk memberikan keamanan dan kenyamanan. Selain itu pelayanan yang di akses melalui Go Sigap juga mengefisiensi waktu. “Masyarakat tinggal memilih bantuan apa yang diperlukan.
Tidak butuh waktu lama, petugas akan mendatangi lokasi,” kata Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo melalui Paurhumas Polres Gresik Ipda Yani, kemarin. Disampaikan Kusworo, sosialisasi Go Sigap kali ini dilakukan di salah satu Kantor Diklat PJB Gresik dengan melibatkan staf dan puluhan karyawan perusahaan tersebut. “Alhamdulillah respon mereka sangat baik,” imbuh Yani didampingi Kanit Dikyasa Satlantas Polres Gresik Ipda Darwoyo. Perwira berpangkat satu balok di pundak tersebut menyampaikan, Polres Gresik terus
Kapolri ada 12 kerawanan. “Di antaranya aksi terorisme, kejahatan 3C (curas, curat dan curanmor), kemacetan lalu-lintas, kecelakaan menonjol, sweeping ormas, aksi penolakan peribadatan, kenaikan harga sembako, konflik social, tawuran, bencana alam, konvoi dan balap liar, kebakaran akibat petasan, dan pesta narkoba ataupun minuman keras,” ujar Feby, kemarin. Feby mengatakan, untuk anggota yang bertugas atau berjaga di pos gereja akan dilakukan pengamanan dengan sebaik-baiknya dengan mela-
berupaya memudahkan masyarakat untuk mengurus segala pelayanan. Yang berhubungan dengan kepolisian. Baik laporan maupun pelayanan yang lain. Sosialisasi tersebut mendapat respon dari pihak perusahaan. Dengan harapan, kedepan terus memberikan materi tentang pelayanan dan keselamatan masyarakat. “Intinya keselamatan bukan hanya tanggungjawab perusahaan, tapi berawal dari diri sendiri dan sadar bahwa keselamatan adalah tanggungjawab bersama,” kata Soleh, Kabaghumas PJB. (an/har/mik)
Gresik, Memorandum Dua masalah garam yang terjadi di Indonesia, menjadi perhatian Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro saat meresmikan PT Garam Persero di Kabupaten Gresik, Jumat (20/12). Dia mengatakan, persoalan itu adalah impor dan nasib petani garam. Karena persoalan impor dapat mempengaruhi harga jual dari petani garam sehingga memengaruhi nasib petani. Setelah PT Garam diresmikan dan berproduksi, diharapkan mampu mengatasi kedua persoalan tersebut. “Kedua isu ini (impor dan nasib petani garam,red) selalu dibenturkan. Sehingga terkesan bahwa pemerintah tidak hadir untuk petani garam dan seolah pemerintah membiarkan begitu saja impor garam. Ini malah menjatuhkan harga garam rakyat. Inilah kabar yang selalu menghiasi dan bahkan seolah tidak ada solusi,” jelasnya, kemarin. Mindset tidak ingin menyelesaikan masalah sampai ke akarnya itu akan berulang kalau tidak diawali dengan niat sungguh-sungguh untuk menyelesaikan. “Mudah-mudahan dengan komisioning pilot projects industri garam terintegrasi ini kita semua mulai berfikir menyelesaikan masalah dari akarnya,” terangnya. Masalah harga garam rakyat tidak sesuai dengan biaya produksi itu memang dari kualitas garam rakyat itu sendiri dengan tingkat Natrium Klorida (NaCl) nya rendah. Ketika NaCl nya rendah maka market akan merespon harga garam dengan rendah. (dri/har/mik)
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO
Menteri Riset dan Teknologi Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro bersama Wagub Jatim Emil Dardak, Kepala BPPT Hammam Riza, dan direktur PT Garam (Persero) menandatangani karung plastik sebagai simbol dimulai berproduksi.
Jumat Berkah, Polres Tuban Gelar Polisi Peduli Sesama Tuban, Memorandum Jumat berkah, kata-kata ini pantas disandang oleh Satuan Lalu-lintas Polres Tuban. Pasalnya, di hari yang penuh berkah ini memberikan pelayanan kepada masyarakat yang diberi nama Polisi Peduli Sesama (P2S). Program ini adalah hasil inovasi Polres Tuban kesatuan lalu-lintas. Tujuannya adalah sebagai perhatian kepada masyarakat Bumi Wali, sebutan lain Kabupaten Tuban. Kegiatan ini dilakukan rutin setiap hari Jumat. Sedikitnya 200 kotak nasi diberikan kepada juru parkir di tempat wisata religi dan tukang becak di seputaran AlunAlun Kota Tuban. Satlantas Polres Tuban mengharapkan dengan adanya
kegiatan ini, dapat saling berbagi dan menumbuhkan rasa empati yang tinggi kepada sesama agar tercipta keharmonisan antar sesama muslim. Di mana dalam kegiatan P2S ini diselingi dengan giat yang dikemas satlantas beuntuk membearikan peman haman dan pengertian a tentang etika berlalu-lin-tas yang benar di jalan raya. Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono menjelaskan, bila program kegiatan sosial ini adalah bentuk kepedulian kami kepada
Adakan Latraop, Polres Lamongan Waspadai Ancaman Terorisme Lamongan, Memorandum Jelang pengamanan perayaan hari raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Polres Lamongan melaksanakan latihan pra operasi (latraop) Lilin Semeru di gedung SKJ, Jumat (20/12) pagi. Ancaman aksi terorisme menjadi salah satu prioritas pengamanan dan pencegahan di lapangan. Mengingat Lamongan menjadi salah satu wilayah yang rawan penyebaran paham terorisme. Dalam pelaksanaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini, ada satu hal yang berbeda dalam manangani karena bersamaan dengan tahapan pilkada 2020. Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung mengungkapkan, ada beberapa potensi kerawanan yang harus diantisipasi, seperti yang disampaikan
FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM
Anggota Banser mengikuti apel persiapan pengamanan.
FOTO: MEMORANDUM/ALI
Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung memimpin persiapan latraop.
kukan body system dalam setiap pengamanan, antisipasi orangorang yang mencurigakan dan tidak dikenal guna mengantisipasi aksi terorisme. “Berikan imbauan secara simultan dan sentuhan-sentuhan
terhadap pengendara umum tentang kamtibmas. Berikan imbauan terhadap kelompok orang yang sudah terdata untuk tidak melakukan kegiatan sweeping,” terang alumnus Akademi Kepolisian 1999 ini. (al/har/mik)
FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
Anggota satlantas berbagi program P2S di parkiran wisata religi.
masyarakat. “Menciptakan kedekatan hubungan antara polisi dengan masyarakat, dalam bentuk kegiatan sosial,”ujarnya. Selain itu, lanjut Nanang
juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat, agar secara bersama-sama menjaga kamtibmas. “Agar Tuban selalu aman dan kondusif,” harapnya.
Tanpa bantuan dan kerja sama dengan masyarakat, tidak mungkin bisa menciptakan Tuban menjadi kota yang damai, sejuk dan penuh dengan ketenteraman. “Untuk itu, kami minta agar tetap menjalin kerja sama dan saling membantu,” tutur perwira menengah dengan pangkat dua melati di pundak itu berpesan. “Diharapkan dengan adanya program P2S akan meningkatkan rasa kecintaan masyarakat terhadap polisi sehingga terjalin sinergitas guna mendukung upaya kepolisian dalam pemeliharaan kamtibmas,” imbuh Kasatlantas Polres Tuban AKP Ricky Tri Dharma menambahkan. (top/har/mik)
HUKUM & KRIMINAL WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KKAMIS KAM KA AMIS LEG LEGI, 29 AGUSTUS 2019
Adik-Kakak Bobol Gudang Surabaya, Memorandum Tidak hanya kompak sebagai saudara kandung, Budi (29), dan Heri (35), warga Jalan Sikatan itu juga kompak mencuri karpet dan selimut di gudang Jalan Ketupa. Tidak tanggung-tanggung, dalam kurun waktu satu tahun, mereka berhasil mencuri 333 karpet dan 24 ribu lembar selimut. Sayang aksi keduanya tidak berjalan mulus. Pihak manajemen yang merasa ada banyak kekurangan barang, lantas melakukan audit internal. Hasilnya diketahui barang dengan nilai puluhan juta itu dicuri Budi yang tidak lain adalah karyawannya sendiri. Lebih parah lagi untuk melancarkan aksinya, tersangka dibantu kakaknya. “Setelah kami terima laporan itu, segera dilakukan identifikasi dan mencari alat bukti di lokasi termasuk rekaman CCTV. Setelah memastikan, kami meringkus kedua tersangka yang diketahui masih
SABTU KLIWON, 21 DESEMBER 2019 HALAMAN 7
Enam Orang Terluka (RS) PHC Perak. Enam korban adalah Hengky Tandiono (53), warga Jalan Mulyosari Utara XI, luka memar di kepala; Agus Santosa (30), warga Jalan Tambak Asri XXI, luka memar di kepala dan kaki; Wahyudi Subu (25), warga NTT, luka robek di pelepis kanan. Adapun Mahendra Satria (25), warga Jalan Pesapen Tengah, luka memar di wajah; Sugiono (43), warga Tambak Asri, luka memar di wajah, dan M Yusuf (27), warga Dupak Bangun Rejo III, luka robek di pelepis dan memar di kepala. Menurut keterangan Moh Tohir (53), sopir kontainer, kebakaran terjadi sekitar pukul 08.45. Bermula ia membuka pintu kontainer, beberapa menit kemudian timbul ledakan di dalam container hingga terbakar. “Saya terkejut karena ledakan keras di dalam kontainer,” kata Tohir, warga Jalan Sidotopo Sekolahan IX ini kepada petugas di lokasi kejadian. Tohir ternyata juga mengalami luka lecet pipi dan sudah mendapatkan perawatan medis petugas
saudara kandung,” kata Kanitreskrim Polsek Genteng Ipda Agus Tri. Dalam aksinya, Budi yang merupakan karyawan senior memiliki akses keluar masuk gudang itu untuk mengambil barang atau sekadar memeriksa jumlah barang. Namun, bukannya serius bekerja, pria kelahiran Desa Pandu, Kecamatan Cerme Gresik itu malah timbul ide jahat. Alih-alih ingin menambah penghasilan, tersangka berinisiatif untuk membobol barang milik perusahaannya. “Dengan menduplikat kunci, tersangka memanfaatkan waktu di luar kerja untuk masuk ke gudang. Dengan dibantu kakaknya, keduanya leluasa menggondol ratusan lembar karpet di dalam,” lanjut Agus. Setelah menimbun cukup banyak barang, mereka kemudian menjual dan membagi uang haramnya secara rata. “Setelah kami jual, uangnya saya bagi rata dengan kakak,” aku Budi. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 PMI. Sementara, Tri Hadi, salah satu mekanik alat berat di Depo Tanto 2, mengungkapkan saat kejadian sedang ngobrol bersama teman-teman di ruang mekanik kurang lebih 100 meter dari lokasi kejadian. “Tiba-tiba dengar suara ledakan mirip ban meletus sangat keras sekali. Kemudian saya cek, ternyata ada salah satu kontainer yang terbakar,” ungkap Tri kepada Memorandum. Dia tidak berani mendekat dan melihat dari kejauhan. Kemudian beberapa petugas depo berlarian dan berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam ringan (apar), tapi tidak berhasil. Sedangkan para korban dilbawa menggunakan mobil pribadi ke rumah sakit. “Akhirnya saya menghubungi command center. Saat melihat ada tiga korban yang terluka pada saat itu” jelas dia. Untuk penyebab ledakan, Tri menduga berasal dari bahan mudah terbakar dan dia melihat ada lem merek Fox yang berada di dalam kontainer. Karena saat timbul ledakan, api masih
belum membesar. “Di dalam kontainer berisi mebel seperti kursi, meja, dan ada lem Fox,” ungkap Tri. Tak lama kemudian, 7 mobil pemadam kebakaran (damkar) meluncur ke TKP untuk melakukan pemadaman kontainer yang terbakar. Petugas berhasil menjinakkan api sekitar pukul 10.15, sehingga tidak sampai merembet ke kontainer lain. Sementara itu, Kabid Pembinaan Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya Bambang Vistadi mengatakan yang terbakar kontainer berisi mebel. Sedangkan truk beserta gandengannya berhasil diselamatkan, meski terkoyak bagian atas dan samping akibat kebakaran tersebut. “Semua korban yang terdampak sudah dibawa ke RS PHC Perak untuk mendapatkan perawatan,” jelas Bambang. Terpisah, Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Dimas Ferry Anuraga mengatakan, untuk penyebab pastinya ledakan masih belum diketahui karena masih menunggu
Labfor Polda Jatim untuk melakukan penyelidikan. Namun, berdasarkan keterangan saksi mata di TKP ketika korban bongkar muat mebel berisi kursi, meja, ada yang membuka ikatan mebel dalam kontainer menggunakan korek api gas. “Bahkan di dalamnya juga ada lem Fox. Lalu tiba-tiba timbul ledakan di dalam kontainer. Untuk penyebab pastinya, kami belum bisa meminta keterangan enam korban karena masih dirawat di rumah sakit,” kata Dimas. Saat dikonfirmasi Memorandum, Humas RS PHC Irvan Prayugo membenarkan adanya enam korban yang dirawat di ruang ICU dan kini masih dalam observasi. Dua di antaranya harus menjalani operasi akibat luka yang cukup parah. “Dua korban harus menjalani operasi karena lukanya parah. Salah satunya ada pembuluh darah yang bocor di kepalanya, sedangkan satunya lagi dislokasi (terkilir) kakinya. Untuk saat ini belum bisa dimintai keterangan,” jelas Irvan. (rio/nov)
Tolak Eksepsi Ratih, Dini, dan Syaiful Di hadapan ketua majelis hakim Hisbullah Idris, bahwa eksepsi ketiga terdakwa melalui penasihat hukumnya Yusuf Eko Nahuddin dianggap sudah masuk ke pokok perkara. “Jika melihat dalil-dalil keberatan penasihat hukum maka tidak masuk dalam ruang lingkup keberatan sebagaimana diatur dalam pasal 156 KUHAP karena sudah jauh menyentuh
pokok perkara,” ujar M Fadhil, Jumat (20/12). Lanjut Fadhil, terkait dalil penasihat hukum bahwa dakwaan penuntut umum tidak menguraikan secara cermat, jelas, dan lengkap mengenai tindak pidana apa yang dilakukan, pihaknya menyangkalnya. “Tentang semua unsur pasal dan dakwaan yang diuraikan tersebut berasal dari fakta hu-
Sambungan dari halaman 1 kum yang diperoleh dari proses penyidikan yang bersumber dari alat bukti yang sah bukan dari imajinasi semata. Untuk itu, kami meminta majelis hakim untuk menolak keberatan yang diajukan tim penasihat hukum terdakwa,” pungkas Fadhil. Atas eksepsi JPU, majelis hakim menunda sidang dengan agenda putusan sela pada 7
Jaga Tulungagung, Kapolres Pandia Safari Jumat Ngantru AKP Pudji Widodo mengunjungi dan bersilaturahmi dengan takmir dan jemaah Salat Jumat di Masjid Al Islah, Kecamatan Ngantru. Usai salat, Kapolres Pandia menuju mimbar kemudian menyapa seluruh jemaah. Pihaknya berpesan akan pentingnya menjaga kerukunan dalam bermasyarakat, dan tidak mudah termakan hoax yang acapkali disebar untuk memecah belah persatuan. Pandia mengatakan, agenda seperti ini dilakukan untuk mempererat kerukunan umat beragama yang sudah tercipta dengan baik di Tulungagung. Selain itu, melalui safari ini diharapkan tercipta hubungan yang baik pula antara masyarakat dengan polisi. “Selain meningkatkan keimanan anggota yang beribadah Salat Jumat, safari ini juga untuk mendekatkan hubungan antara polisi dan masyarakat, termasuk takmir masjid serta ulama,” kata kapolres. Pandia menjelaskan, dengan rutin diadakannya safari Jumat diharapkan juga mampu mencegah masuknya faham-faham radikalisme
di masyarakat. Sehingga terwujud faham beragama yang cinta damai, dan mengutamakan persatuan serta kesatuan. “Tentu kita akan imbau pemuka agama untuk menyampaikan pesan beragama yang cinta damai dan mendukung persatuan bangsa,” lanjutnya. Sebelum berpamitan dengan takmir masjid, rombongan Polres Tulungagung tak lupa memberikan sejumlah bantuan mukena dan sajadah yang bisa digunakan oleh jemaah Masjid Al Ishlah. Sementara, Ketua Takmir Masjid Al Ishlah Haji Faizin mengapresiasi langkah Kapolres Tulungagung dan jajarannya yang berinisiatif melakukan safari Jumat di sejumlah masjid. Dia yakin dengan situasi yang kondusif seperti ini maka kerukunan masyarakat akan semakin terbangun dan semakin kuat. “Alhamdulillah semoga dengan kunjungan Bapak Kapolres ini hubungan yang sudah baik antara polisi dan masyarakat bisa semakin terjalin lebih erat,” katanya. (fir/mad/nov)
Tim Supervisi Baharkam Polri Kunjungi Mapolres dan Tahun Baru (Nataru). Kedatangan Tim Supervisi Baharkam disambut Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Ahmad Faisol Amir, para pejabat utama (PJU), dan para kapolsek jajaran. Sementara, tim supervisi dipimpin Kombespol Kharles Simanjuntak didampingi Kombespol Mashudi Janjak, AKBP Lalu M Iwan, Kompol Y Veronica, dan Kompol Fadhil. Pertemuan digelar di ruang Rupatama Sanika Satyawada Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Wakapolres dan para kasat menyampaikan paparan tentang kinerja mereka dalam hal menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Setelah mendengarkan pemaparan, tim supervisi menyampaikan masukan apa saja yang
Lebih Tenang
Sambungan dari hal 1
Sambungan dari hal 1
perlu menjadi perhatian khusus dalam menjaga kamtibmas selama perayaan Nataru. Termasuk di antaranya menyukseskan pelaksanaan operasi Lilin Semeru 2019. Achmad Faisol Amir mengungkapkan, tim supervisi tidak hanya melakukan kunjungan ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, tetapi juga kunjungan ke Mapolsek Pabean Cantikan. Setelah memberikan pengarahan, tim melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi Gereja Santo Mikael di Jalan Tanjung Sadari. Di sana, tim melakukan pemantauan keamanan di gereja yang rencananya akan digunakan untuk pelaksanaan kebaktian Natal. “Kedatangan tim dalam rangka memberikan arahan terkait pengamanan situasi kamtibmas selama Nataru,” kata Faisol Amir. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1
Seperti yang dirasakan Meggy Wulandari. Ia mengatakan, awalnya tak pernah tahu dan mau menjadi istri kedua. Nasi sudah jadi bubur, ternyata pernikahannya dengan Kiwil pada 2003 membawanya ke dalam poligami. “Ya menikah secara sah. (tahu pernikahannya poligami) itu mimpi buruk,” kenang Meggy saat berbincang dengan detikcom, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Saat itu Meggy ingat dirinya masih berusia 22 tahun. Dia mengakui secara lahir dan batin tidak siap menerima kondisi sebagai istri kedua. “Otomatis saya saat itu masih muda banget, masih usia 22 tahun kalau nggak salah. Jadi pada saat itu juga tidak siap, lahir batin tidak siap, ego masih tinggi, childish banget, belum bisa berpikir dewasa juga. Otomatis, pada saat saya tahu suami saya sudah beristri saya tidak merasa (merebut suami orang),” cerita Meggy. Meggy menambahkan, banyak yang menudingnya sebagai perempuan tak tahu diri. Sebagai istri kedua saat itu Meggy tak merasa malu, sungkan, termasuk tak tahu batasan. “Kalau orang kan bilang ‘Ih songong benget
si nih perempuan. Jadi istri kedua tapi nggak tau diri.’. ‘Oh, memang yang saya rasakan nggak tahu diri karena saya nggak merasa.’” ungkapnya. Setelah belasan tahun menjalani poligami, tiga tahun belakangan Meggy mulai bisa berdamai dengan diri sendiri. Dia pun jauh merasa lebih tenang menjalani kehidupan saat ini bersama tiga anaknya. Sekadar diketahui, Meggy Wulandari menikah dengan Kiwil sejak 2003. Tak pernah disangka oleh Meggy, ternyata dia menjadi istri kedua sang komedian. 17 tahun menjadi istri kedua, diakui Meggy tak seindah yang dipikirkan orang. Mengukur dari satu sampai sepuluh, kadar kebahagiaan Meggy menikah dengan Kiwil hanya mendapat nilai lima. “Lima ya. Bukan aku tidak bersyukur, aku juga nggak mau jadi muslimah yang kufur nikmat. Kalau ditanyakan juga ya nggak boleh kan berbohong. Karena kalau dikatakan bahagia, bahagia itu dalam poligami adalah bagaimana kita bisa mensyukuri apa yang kita dapat aja,” papar Meggy. (*/nov)
Januari mendatang. Ditemui usai sidang, Yusuf Eko Nahuddin, penasihat hukum ketiga terdakwa mengatakan bahwa JPU tidak mempertimbangkan berkaitan dengan Surat Edaran dari Kejaksaan Agung nomor 4/1993. “Dikatakan bahwa tindak
pidana itu harus jelas, diuraikan di dakwaan kalau memang dugaan melawan hukum didasarkan pada permendagri, perwali dan sebagainya itu diuraikan pula pasalnya berapa. Malah eksepsi kami sudah masuk dalam pokok perkara” ujar Yusuf. Sementara, JPU M Fadhil
mengatakan bahwa mereka tidak tahu membedakan mana pasal tindak pidana dan pasal perbuatan melawan hukum. “Jadi permendagri menetapkan pasal unsur perbuatan melawan hukum. Tindak pidananya pasal 2 dan pasal 3. Jelas kan,” ujarnya.
Ditangkap saat Nyabu Mereka adalah Fatur Rozi (19), Ismail Marzuki (19) dan Fatur Rozi (19). Ketiganya disergap saat asyik mengonsumsi sabu di rumah kos di Jalan Bulak Banteng Sekolahan II D. Selama ini, tempat tersebut dipakai sebagai markas. Akibat kenekatan para tersangka yang berusaha melarikan diri dan menerobos petugas saat disergap, ketiganya harus merasakan timah panas yang menembus betis kirinya. Sebelumnya mereka juga berusaha membuang alat isap sabu (bong) di jendela. Bong tersebut diketahui baru saja digunakan ketiga pelaku. “Ketiga tersangka berusaha melawan saat ditangkap. Dirasa membahayakan kami terpaksa melakukan diskresi kepolisian dengan melumpuhkan mereka,” kata Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti, Jumat (20/12). Dalam melancarkan aksinya, ketiga tersangka mencari sasaran dengan mengendarai motor jenis Beat L 3901 PO berboncengan tiga. Tidak lupa, mereka juga melengkapi diri dengan seperangkat kunci T lengkap dengan mata baja runcing berbagai jenis. Aksi terakhir, komplotan ini terindentifikasi mencuri motor di Jalan Dharmawangsa Gang VI dan Jalan Gebang Putih pada 14 Desember lalu.
Sambungan dari halaman 1 “Setelah dapat laporan di dua TKP itu, kami melakukan identifikasi di lokasi. Di sana kami mendapatkan rekaman CCTV. Dari rekaman itu kami berhasil mengidentifikasi para tersangka,” lanjut Bima. Setelah teridentifikasi, di hari yang sama tim resmob bergerak menuju tempat kos para tersangka. Tidak butuh waktu lama, petugas langsung melakukan penyergapan tepat saat dinihari. Selain melumpuhkan tiga tersangka, petugas juga menyita empat motor. Satu motor merupakan sarana, sementara tiga motor lain merupakan hasil curian. “Jadi setelah berhasil, motor curian mereka simpan atau ditimbun terlebih dulu di tempat kos. Kalau sudah aman, mereka membawanya ke Madura untuk dijual ke penadah. Itu pun setelah ada pesanan,” tandas alumni AKpol 2013 itu. Bima menyebut, ketiga tersangka selalu menggelar agenda rutin yakni mengonsumsi sabu. Itu setelah motor yang mereka curi laku dijual. Sabu yang mereka beli dikonsumsi bersama-sama di dalam kamar kos. Mereka juga menenggak miras sebelum beraksi. “Hasil penjualan mereka belikan sabu dan uang sisanya dibagi rata,” lanjut dia.
Dari hasil pemeriksaan terungkap, selain mencuri motor, ketiga bandit ini juga mengakui juga melakukan aksi penjambretan di Jalan Genteng. Mereka menjambret HP milik seorang pengendara motor pada 12 Desember 2019. “Ya sekali pak di Jalan Genteng. Saat itu saya dapat HP,” aku Rozi. Sementara itu, dari catatan kepolisian, lokasi ketiga tersangka melancarkan aksinya antara lain di Jalan Sulawesi dengan hasil Vario; Jalan Dharmawangsa dengan hasil Mio G; Jalan Purwodadi dengan hasil Beat; Jalan Rungkut dengan hasil Beat; Jalan Kedinding dengan hasil Supra 125; Jalan Demak dengan hasil Beat Selanjutnya di Jalan Jetis dengan hasil Vario; Jalan Dupak Masigit dengan hasil Vario; Jalan Bulak Rukem dengan hasil Jupiter; Jalan Kenjeran dengan hasil Scoopy; Jalan Tambaksari dengan hasil Mio; Jalan Berbek dengan hasil Jupiter; Jalan Pacarkeling dengan hasil Beat; Jalan Ploso Bogen dengan hasil Beat. “Selanjutnya, tersangka juga beraksi di Jalan Dharmahusada dengan hasil Beat dan terakhir di Jalan Gubeng Kertajaya dengan hasil Beat warna hitam,” pungkas mantan Kanitreskrim Polsek Pakal itu. (fdn/nov)
Peduli Pasien Tumor Tulang deritaan Evi Aprilianti (27), pasien tumor tulang. Perwira menengah asli Sumenep, Madura ini merasa terpanggil dan kembali menjenguk Evi. Tujuannya untuk mengetahui hasil perkembangan pemeriksaan medis terhadap upaya pengobatan penyakit yang diderita Evi. Kedatangan kapolres pada Kamis (19/12), sore, juga memberi santunan kepada keluarga pasien di ruang rawat inap Edelweiss RS Dr Soebandi.
Sambungan dari halaman 1 Sembari terbaring lemah, kehadiran kapolres Jember disambut dengan senyuman Evi, dengan pancaran wajah bahagia. Meskipun dia enggan bicara, Alfian berusaha meneguhkan kesabaran terhadap Evi. Apalagi jika nantinya Evi harus menjalani tindakan medis (amputasi, red) tetap harus dilakukan. Hal tersebut karena demi menyelamatkan si pasen. “Sakit bisa dialami siapa saja. Setiap orang tidak mungkin mampu menghindari cobaan sakit. Kita yang sehat
wajib memberi semangat kepada pasien dan keluarganya untuk tetap kuat,” kata kapolres. Masih kata Alfian, rasa peduli terhadap sesama itu yang paling penting dilakukan. “Sudah menjadi kewajiban bagi yang sehat untuk selalu peduli kepada yang sakit. Seperti yang kita lakukan terhadap Evi. Semoga diberi kesembuhan dan keluarga yang menemani di rumah sakit tetap diberi kesabaran dan ketabahan,” pungkas Kapolres Alfian Nurrizal. (edy/hms/nov)
Setiap Kamis dan Jumat Selalu Meninggalkan Rumah, ke Mana? semua pembicaraan, baik langsung maupun lewat telepon dan media sosial, selalu membawa dosa. Kalau tidak fitnah da ghibah. “Karena itulah, setiap diajak bicara yang mengandung unsur fitnah atau ghibah, atau unsur negatif lain, aku menanggapinya secara nglantur. Biar aku dianggap gila nggakpapa asalkan selamat dunia-akhirat.” Hayong hanya mau menanggapi orangorang yang mengajaknya bicara yang baik-baik dan berguna. Tidak mengandung unsur fitnah. Tidak mengandung unsur ghibah. Tidak sia-sia dan ada manfaatnya. Yang lebih penting, bisa membawa ke surga. Kelak. Menurut Hayong, pada akhir zaman ini fitnah-fitnah sistem Dajjal sudah masuk ke mana-mana. Sudah masuk ke rumah-rumah, bahkan kamar-kamar anak kecil. Sistem Dajjal itu merasuki saraf terdalam tubuh manusia melalui teknologi TV, HP, dan temuan-temuan teknologi lainnya. “Orang sudah terbelenggu gaya hidup materialisme. Coba lihat, berapa orang yang paginya beriman, sorenya berubah kafir; sorenya beriman, paginya sudah kafir. Ini juga berlaku di kalangan ulama,” kata
Hayong menasihati. “Maaf, Yong. Tadi aku mendengar setiap Kamis dan Jumat kau selalu bertapa di gunung-gunung. Benarkah? Aku nggak percaya. Sebenarnya ke mana kamu?” Hayong tertawa. Giginya yang miji timun berderet rapi tampak putih menghias wajahnya. “Kalau menurut kamu, ke mana aku?” “Aku nggak mau menebak.” “Inilah yang aku suka darimu. Jujur, apa adanya, dan polos,” kata Hayong, lalu mempersilakan Memorandum menyeruput kopi Dampit seduhan Linda. Diakui Hayong setiap Kamis dan Jumat dia memang selalu tidak ada di rumah. Dia berkeliling mengecek jaringan bisnisnya yang tersebar hampir di seluruh kota-kota besar tanah air. Dia mengelola bisnis kuliner. “Aku melihat perkembangan usaha-usahaku sambil bersilaturahmi dengan para karyawan yang sudah aku anggap sebagai keluarga.” “Lalu soal kesaktian setelah menghirup udara ketika waktu berhenti mendadak yang pernah kau ceritakan dulu?” tanya
cukup mengganggu kesejukan khalayak umum. Mencermati persoalan itu, banyak jawaban atas fenomena ini. Bisa karena salah mekanisme pendataan di tingkat panitia pemilih. Bisa karena keberpihakan kelompok atau golongan tertentu. Bisa juga akibat salah menafsirkan perwali. Yang jelas, ribut-ribut pemilih-
Sambungan dari halaman 1
Memorandum serius. Kurang ajar. Hayong malah tertawa. “Mana ada waktu berhenti? Kalau sudah terjadi, itu artinya kiamat. Aku tadi hanya guyon. Maaf. Refreshing sejenak. Waktu itu aku merasa sudah menemukan jati diri dan pekerjaan. Aku kan pernah omong rezeki akan datang sendiri. Ya, memang. Setiap Kamis dan Jumat aku hanya ngecek-ngecek dan refreshing,” kata Hayong. “Tentang tebakan-tebakanmu tadi?” desak Memorandum. “Aku lihat di youtube dan melihat gesture orang-orang di sekeliling. Soal klenik-klenik tadi, lupakan. Hanya intermezo.” “Soal jumlah duit?” “Kebetulan saja benar. Sering salah kok.” “Lho?” (habis)
Pemilihan RT, RW, dan Wali Kota (peraturan wali kota). Tercatat beberapa wilayah kecamatan di Surabaya yang bergolak. Paling tidak ada di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Wonokromo, Kecamatan Tandes, dan Kecamatan Sawahan. Menyeruaknya persoalan ini menyisakan tanda tanya. Ada apa? Mengapa terjadi? Apa sebabnya? Masih banyak lagi pertanyaan yang
Soal kerugian negara, Fadhil menjelaskan bahwa BPK itu lembaga yang sangat qualified dalam sudut pandang kewenangan maupun statusnya mengeluarkan audit. “Yang jelas kerugian negaranya ada di masing-masing terdakwa,” tandas Fadhil. (fer/nov)
Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih
Sambungan dari halaman 1 an ketua RT, RW, dan LPMK secara transparan tercium ada pengaruh politik. Tengara ini cukup kuat karena pada 2020 ada pemilihan wali kota (pilwali). Apalagi, Kota Surabaya pada pilwali nanti tidak ada calon petahana, hingga persaingan menjadi bebas. Artinya, persaingan antarkandidat di kota berjuluk Kota Pahlawan
ini menjadi sangat terbuka dan keras hingga para pialang politik merajalela ingin mengatur perangkat terbawah pemerintahan agar bisa memenangkan jagonya, mengingat pada tingkatan RT/RW-lah suara pemilih berada. Kondisi demikian memang bukan lagi rahasia. Sudah sangat bisa! Faktanya, kedudukan wali kota selalu
diincar partai-partai politik yang ada. Setiap partai politik pasti membangun komunikasi dengan seluruh lapisan masyarakat. Jadi, wajar kalau kedudukan ketua RT, RW, dan LPMK menjadi rebutan hingga tidak jarang ada permainan politik mewarnai pemilihan untuk memenangkan sosok atau jago di setiap wilayah tertentu yang menjadi
target partai politik. Kewajaran itu makin jelas dan tegas karena jabatan ketua RT, ketua RW, dan ketua LPMK dianggap bernilai strategis mendulang kemenangan dalam kontestasi politik sekelas pilwali di Kota Surabaya ini. Sehingga, momentum pemilihan RT, RW, dan LPMK tak akan disia-siakan partai politik.(*)
MOJOKERTO-JOMBANG WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
SABTU KLIWON, 21 DESEMBER 2019 HALAMAN 8
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Tiga truk pengangkut limbah yang diamankan di Mapolres Mojokerto.
Polisi Periksa Sopir Truk Pembuang Limbah B3 Mojokerto, Memorandum Polisi masih mendalami pembuangan limbah B3 di bekas galian C Dusun Kecapangan, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro. Tiga sopir truk pembuang limbah telah dimintai keterangan oleh Satreskrim Polres Mojokerto. Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Dewa Yoga mengatakan, pihaknya sudah memeriksa 3 sopir dump truck yang pengangkut limbah B3 tersebut. “Hasil keterangan sopir, dia mengambil dari PT Adiprima Suraprinta di Wringinanom Gresik,” terang Dewa, Jumat (20/12). Selain mendapatkan nama perusahaan yang membuang limbah, satreskrim juga mendapat identitas perusahaan transporter limbah B3 itu. “Transporternya PT Tenang Jaya Sejahtera,” tambahnya. Lebih lanjut dikatakannya, berdasarkan informasi yang didapat, PT Tenang Jaya Sejahtera adalah perusahaan yang melayani pemusnahan, pengolahan, pemanfaatan, dan pengangkutan limbah B3. Sejatinya perusahaan tersebut memiliki kantor pusat di Karawang, Jawa Barat dan memiliki anak usaha PT Putra Restu Ibu Abadi yang berlokasi di Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Saat ini, lanjut kasatreskrim, pihaknya sudah mengirim surat panggilan pemeriksaan kepada manajemen PT Adiprima Suraprinta selaku penghasil limbah sludge kertas. “Rencananya hari ini kita periksa,” tegasnya. Seperti diketahui, Polres Mojokerto telah mengamankan tiga dump truck nopol T 9602 DB, T 9772 DCT, serta T 9750 DA beserta tiga sopir. Yakni AR (38), asal Desa Ngimbangan, Kecamatan Mojosari, Mojokerto; MB (35), warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Karawang; dan MN (47), warga Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan, Jombang. (no/rif)
Dari data yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto menyebutkan, angin kencang yang terjadi di Dusun Jatisari, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Mojokerto, Kamis (19/12) petang, mengakibatkan 14 rumah hingga tempat ibadah dan fasilitas umum rusak. Kepala BPBD Muhammad Zaini membenarkan kejadian tersebut. “Ada juga sejumlah pohon berbagi jenis juga tumbang akibat angin kencang kemarin,” tutur Zaini. Menurutnya, kerusakan terparah akibat hujan disertai angin pada Kamis (19/12) sore rata rata merusak atap rumah. “Pantauan dari radar BMKG Surabaya kecepatan angin di Kecamatan Kutorejo mencapai 35 knot atau bisa dikatakan kecepatannya mencapai 70 km/jam,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Lembaga Penanggulangan Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Kabupaten Mojokerto Saiful Anam mengatakan, hujan disertai angin kencang yang terjadi di Kecamatan Kutorejo menyebabkan beberapa pohon dengan ukuran besar tumbang. Seperti pohon tumbang jenis berigin dengan diameter sekitar 1,2 m di Dusun Sambigeneng Desa Kertosari, Kecamatan Kutorejo yang menimpa gapura dusun dan memutus kabel listrik. Selain itu terdapat dua pohon tumbang di Dusun Wonokerto dan Dusun Tambaksari.“Di sana, pohon tumbang sempat menimpah warung es tebu dan menghalangi jalan serta menimpah kabel penerang lampu jalan,” tutur Anam. Selama proses evakuasi, warga bersama potensi relawan Mo-
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Mojokerto, Memorandum Hujan disertai angin kencang melanda Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Selain mengakibatkan kerusakan rumah penduduk, kencangnya angin mengakibatkan sejumlah pohon tumbang.
Salah satu lokasi yang menjadi sasaran puting beliung.
jokerto serta petugas dari PUPR sempat kesulitan lantaran besarnya pohon yang tumbang.“Proses evakuasi kita gunakan empat gergaji mesin, sampai pukul 00.00
evakuasi belum selesai karena besarnya pohon,” jelasnya. Meski tidak sampai menelan korban jiwa, hujan disertai angin kencang yang terjadi di
Kecamatan Kutorejo pada Kamis (19/12) mengakibatkan kerugian matrial, setidaknya terdapat puluhan rumah rusak dan pohon tumbang. (no/rif)
Jelang Nataru, Wali Kota Sidak Pasar Mojokerto, Memorandum Jelang Natal dan tahun baru (nataru) 2020,Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Tanjung Anyar, Jumat (20/12). Selain menggelar sidak di pasar tradisional, wali kota yang akrab disapa Ning Ita juga menggelar sidak makanan dan minuman(mamin) di sejumlah pasar modern. Hal itu bertujuan untuk memantau pergerakan harga kebutuhan pokok dan memantau mamin kedaluwarsa menjelang libur Natal danTahun Baru (Nataru). Sidak yang digelar mulai pukul 09.00 tersebut diikuti oleh tim gabungan dari disperindag, dinkes, satpol PP, danTNI/Polri.Tim gabungan yang dipimpin oleh Ning Ita pertama kali menyisir sejumlah pedagang sembako di Pasar Tanjung Anyar. Kemudian dilanjutkan ke supermarket untuk memastikan mamin aman dikomsumsi. Dari hasil sidak di pasar diketahui bahwa tidak ditemukan kenaikan harga-harga sembako seperti daging, telur, dan beras. Namun hanya sedikit lonjakan
FOTO: MEMORANDUM/WAR
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Mojokerto, Memorandum Berkat kesigapan, petugas Satreskrim Polres Mojokerto Kota berhasil membekuk satu tersangka yang terekam CCTV saat mencuri hanphone beserta uang, Kamis (19/12) sekitar pukul 18.20. Dia adalah Gufron (48) warga Kelurahan Prajurit Kulon, RT 01/RW 01, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Sebelum berhasil ditangkap, ia mencuri Gufron barang berharga milik Niswatin (57), warga Dusun Jambangan, Desa Wringinrejo, Kecamatan Sooko. Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota AKP Ade Waroka menuturkan, kejadian bermula saat korban menaruh handphone miliknya di atas tempat tidur. Usai menyelesaikan keperluannya, ia kembali ke rumah. “Sampai di rumah, korban mendapati barangnya telah hilang,” tuturnya, Jumat (20/12). Mendapati hal itu, ia pun bergegas untuk memeriksa rekaman kamera pengawas milik toko pakaian yang berada di sebelahnya. Hasilnya, ia mendapati ada salah satu orang asing yang masuk. Berbekal rekaman itu pula, polisi berhasil membekuk tersangka. “Sebelum masuk rumah korban, tersangka terlebih dahulu berputar putar di lokasi naik sepeda angin untuk memastikan situasi yang sepi,” sambungnya. Karena hanya beberapa jam dari petugas mendapat laporan dari korban. Langsung tersangka berhasil dibekuk dan atas kejadian ini korban mengalami kerugian sebesar tiga juta rupiah. “Tersangka kita kenakan pasal 362 KUHP, tentang pencurian biasa. Dengan ancaman hukuman, maksimal 5 tahun penjara,” tegas Waroka. (no/rif)
Puting Beliung Rusak 14 Rumah
Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto Christian Indah Wahyu sidak mamin di supermarket.
Ning Ita sidak pasar.
harga pada bumbu dapur dan sayur. “Untuk harga sembako normal, sedangkan untuk bumbu dapur mengalami sedikit kenaikan harga, meskipun ada beberapa yang terpantau stabil,” ujar Ning Ita kepada media. Lebih lanjut dikatakannya, meski bahan kebutuhan bumbu dapur, rata-rata ada kenaikan. Namun yang terpenting dari stoknya masih tersedia, sehingga tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Menurutnya, jelang Natal dan tahun baru, biasanya kebutuhan
(29), salah satu pedagang Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto mengatakan, kenaikan harga terjadi pada komoditas bumbu dapur, misalnya bawang merah yang sebelumnya Rp 26 ribu menjadi Rp 32 ribu per kg. Cabai keriting dari sebelumnya Rp 30 ribu, sekarang menjadi Rp 36 ribu per kg. Untuk cabai besar dari sebelumnya Rp 25 ribu, menjadi Rp 32 ribu per kg. Sedangkan untuk harga kentang dari sebelumnya Rp 12 ribu, sekarang menjadi Rp 14 ribu per kg. “Kenaikan itu sudah terjadi 3
ikan dan daging sapi biasanya mengalami peningkatan. Untuk antisipasi kenaikan harga, pemkot bersama berbagai unsur akan terus memantau khususnya ketersedian atau stok. “Antisipasi lonjakan harga kita akan pantau terusa ketersediaan bahan-bahan sembako dipasar. Kalau ketersedian masih cukup, artinya supply dan permintaan terjaga. Karena kalau permintaan tinggi, sedangkan suplai tidak diimbangi tentu akan ada lonjakan harga,” paparnya. Sementara itu, Astriwijayanti
hari terakhir. Biasanya mesti gini kalau mau tahun baru. Meski ada kenaikan, jumlah pembeli masih tetap,” ungkapnya. Sementara untuk hasil sidak mamin, tidak ditemukan mamin yang tidak layak konsumsi. “Petugas sudah melakukan pengecekan di supermarket terkait masa berlakunya makanan, kemasan juga makanan berformalin serta legalitas dari BPOM,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto Christian Indah Wahyu. (war/rif)
Pimpin Satgas Pangan Sidak
Wakapolres Jamin Stok Pangan Aman Jombang, Memorandum Menjelang perayaan Natal 2019 dan tahun baru 2020, Tim Satgas Pangan Polres Jombang bersama disperindag, dinkes serta Bulog Kabupaten Jombang, melakukan pemantauan serta pengecekan harga kebutuhan pokok, Jumat (20/12) sekitar pukul 09.00. Yang menjadi sasaran sidak di antaranya Pasar Legi Citra Niaga, toko waralaba, serta swalayan yang ada di Kota Santri. Kegiatan ini dimaksudkan, agar pedagang turut serta mencegah terjadinya lonjakan harga dan penimbunan bahan pangan. Wakapolres Jombang Kompol Budi Setiyono memastikan bahwa pasokan kebutuhan pokok
berupa sembako di Jombang dan mencukupi kebutuhan sampai dengan akhir tahun. “Beras, gula serta minyak goreng untuk wilayah Kabupaten Jombang masih aman hingga bulan Maret 2020,” ucapnya usai sidak, Jumat (20/12). Diakui olehnya, memang ada kenaikan harga di sejumlah komoditi di antaranya bawang merah dan cabe rawit, namun kenaikannya masih termasuk wajar. Sebab, masih berada di bawah harga eceran tertinggi (HET). “Bawang merah naik sekitar Rp 4.000 hingga Rp 5000, kalau cabit rawit kenaikan hingga Rp 10.000. Sementara untuk harga daging kenaikannya masih fluktuaktif. Namun ini semua masih di bawah
HET,” terangnya. Guna menjaga agar harga di Kabupaten Jombang tak mengalami kenaikan yang melambung tinggi (di atas harga normal), pihaknya akan terus melakukan pengecekan hingga akhir tahun 2019. “Kami akan pantau terus hingga akhir tahun. Jika nanti ada temuan kenaikan harga yang berlebihan, akan kami beri tindakan,” tegasnya. Usai melakukan sidak di pasar tradisional, rombongan tersebut selanjutnya menuju toko waralaba serta swalayan untuk melakukan pengecekan makanan serta minuman (mamin) yang kemasannya rusak atau kedaluwarsa. Beberapa makanan serta minum-
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Terekam Kamera, Maling Prajurit Kulon Dicokok
Wakapolres Jombang Kompol Budi Setiyono memimpin sidak di salah satu lapak pedagang.
an yang berada di swalayan terbesar di Bravo, yang umum dicari konsumen diperiksa satu persatu masa tanggal kadaluarsanya. “Untuk makanan dan minuman kita tidak temukan
yang kadaluarsa, jadi semuanya aman. Tadi ada satu barang yang berada di displai yang kemasannya rusak dan sudah kami suruh untuk mengganti,” pungkas Budi. (wan/rif)
memorandumredaksi @gmail.com
memorandum.co.id
TNI ADALAH KITA
SABTU KLIWON, 21 DESEMBER 2019 HALAMAN 9
GAGAH PERKASA TETAPI RENDAH HATI
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi
Semakin Melekat di Hati Rakyat Tida hanya masalah perang, keahlian yang dimiliki Tentara NaTidak sion sional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). Namun, mereka juga harus dekat dengan rakyat dalam menjalankan tugasnya. Sehingga haru ban banyak program-program yang dibuat agar TNI menunggal bersama rakyat. sam
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi
Seiring dengan perjalanan wakS h tu, hingga Hari Juang TNI AD dan Hari Kodam V/ Brawijaya ke-71, TNI s AD semakin melekat di hati rakyat. “Kar “Karena TNI berasal dari rakyat dan berjuang untuk rakyat,” ujar Pang Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Wi R Wisnoe Prasetja Boedi. D Dijelaskan jenderal bintang dua ini, salah satu program TNI ma manunggal dengan rakyat yakni Te Tentara Manunggal Membangun De (TMMD). ”Sebenarnya itu Desa bu bukan program kodam, tapi itu pr program dari pihak pemerintah bersama TNI-AD di seluruh ko kodam,” lanjut dia. Di program itu, TNI AD b berupaya untuk terus menyatu, m membaur dan mengatasi setiap k keluhan masyarakat. “Kita saling be bersinergi, bergotong-royong dan sepa sepakat memajukan pembangunb an bersama,” imbuh jenderal asal Sura Surabaya ini. U Untuk dekat dengan rakyat, masi menurut Wisnoe, bila juga ada masih prog program komunikasi sosial (komsos). Di mana dalam program ini, babi babinsa berperan penting. Karena bint bintara pembina desa (babinsa) haru bisa menyatu dengan warga di harus wilay teritorialnya. “Babinsa juga wilayah haru bisa bersinergi dengan seluruh harus elem masyarakat,” jelas dia. elemen S Sedangkan untuk memberikan sema semangat prajurit ketika bertugas,
diungkapkan Wisnoe bila masih mengacu pada sistem reward and pusnishment. Artinya, setiap prajurit yang menjalankan tugas dan kinerja dengan baik, akan diberikan suatu penghargaan.
“Sehingga, penghargaan itu menjadi motivasi bagi prajurit lainnya dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai prajurit TNI-AD,” tegas Wisnoe. Selain itu, yang perlu diwaspadai oleh prajurit dan rakyat agar Jatim tetap dalam kondisi kondusif, bila pada era sekarang teknologi bisa dikatakan lebih maju dan pesat. Beberapa hal pun, mulai menjadi pantauan agar bagaimana caranya supaya Jatim ini tetap dalam kea-
daan aman dan nyaman, terutama mewaspadai adanya hoax. “Seluruh prajurit telah kita berikan pemahaman hingga pembekalan untuk mewaspadai adanya hoax. Nah, para prajurit yang mendapat pembekalan itu, nantinya kita instruksikan untuk menyosiasilasikan ke masyarakat, agar masyarakat bisa lebih jeli dan teliti ketika menerima suatu informasi yang belum diketahui atau belum dipastikan kebenarannya,” pungkas Wisnoe. (tyo/fer)
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi beri santunan pada pengurus takmir Masjid Nurul Hikmah di Sumenep.
SABTU KLIWON, 21 DESEMBER 2019 HALAMAN 10
memorandumredaksi @gmail.com
memorandum.co.id
TNI ADALAH KITA
GAGAH PERKASA TETAPI RENDAH HATI
Korem 081/Dhirotsaha Jaya
Jaga Budaya, Gelar Pentas Seni dan Pasar Rakyat
Madiun, Memorand Memorandum Dengan ditandai memukul kentongan, Danrem 081/ Dhirotsaha Jay Jaya (DSJ) Kolonel Inf Masduki SE MSi secara resmi me membuka pentas seni budaya dan pasar rakyat yang di diselenggarakan di Asrama BosDipo bow, di Jalan Diponegoro Kota Madiun. Kegiatan ya yang diselenggarakan dalam rangka memp memperingati Hari Kemerd Kemerdekaan ke-74 Repub Republik Indonesia itu itu, juga dihadiri oleh Wakil Bupati Madiun Madiun,Wakil Walikota M Madiun, dandim dan d dansatdisjan jajaran Korem 081/DSJ. Dalam sambutannya, danrem me mengajak seluruh lapis lapisan masyarak syarakat dan khususn khususnya para
pemimpin di Kota Madiun untuk kembali mencintai dan melestarikan seni budaya dan nilainilai tradisional, untuk dapatnya diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena menurutnya, seni budaya tidak untuk diperebutkan, dipertentangkan, bahkan semata-mata dikomersilkan. “Untuk itulah, melalui kegiatan ini, saya ingin membawa pesan moral dengan motto yaitu Its Time To Create Cultural Arts Guided By Traditional Values (saatnya berkreasi seni budaya dengan mempedomani nilai tradisional),” terangnya. Danrem berharap, kegiatan ini akan mampu melibatkan dan memotivasi berbagai pelaku seni
dan budaya yang peduli terhadap Kota Madiun. Ia mengungkapkan, selain Grand Opening pasar rakyat, dalam waktu juga akan diresmikan Army Galeri Batik Mataraman di asrama Bosbow. Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa didirikannya Army Galeri Batik Mataraman bukan tanpa alasan. Karena hal itu untuk lebih menarik para wisatawan terhadap sejarah peninggalan Belanda dan kerajinan batik yang merupakan peninggalan nenek moyang bangsa yang ada di wilayah jajaran Korem 081/DSJ, mulai dari Pacitan, Ponorogo, Madiun, Magetan, Ngawi, Trenggalek, Tulungagung, Blitar dan Nganjuk. “Dengan adanya itu semua, diharapkan ke depan nilai-nilai budaya bangsa kita jangan sampai luntur, walaupun diterpa perubahan zaman. Karena batik merupakan warisan budaya bangsa yang tidak boleh dilupakan dan perlu dilestarikan dengan baik,” pungkasnya. (penrem081/tyo)
Kegiatan pentas seni untuk menjaga budaya bangsa.
Kodim Blitar Beri Motivasi Generasi Muda Blitar, Memorandum Dandim 0808/ 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bian Bianto SE didampingi Ketua Persit Kartika Chandra K Kirana Cabang XXII Kodim 0808/ Blitar Irine Kris Bian Bianto menyerahkan alat berm bermain ke TK Kartika Jaya. Ba Bantuan tempat bermain di diterima langsung oleh pese peserta didik TK dan Kepala S Sekolah Kartika Jaya. “Bantuan alat be bermain di bagi anak- anak didik TK Kartika Jaya di b bawah bertuju unKodim Blitar bertujuan tuk membangkitkan ssemangat belajar anak-anak serta untuk memotivasi mereka m agar tetap semangat dalam menuntut ilmu,” uja ujar Kris Bianto. Pada kesempatan terseber but dandim juga berpesan be agar bantuan alat bermain ini digunakan dengan sebaik Sehingg alat mungkin. Sehingga be bermain ini dapat berguna memb serta dapat membentuk a karakter bagi anak anak TK Kartika Jaya sejak usia us dini.
Dandim 0808/Blitar bersama Ketua Persit KCK Cabang XXII Kodim 0808/Blitar ketika berkunjung ke TK Kartika Jaya.
Kepala Sekolah TK Kartika jaya IV-37 Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Suhartini, menyampaikan, sangat bersyukur serta
mengucapkan terima kasih kepada Dandim Blitar dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXII Kodim 0808/Blitar
yang sudah memberikan bantuan alat bermain. Terima kasih telah memberikan bantuan alat bermain
kepada TK Kartika Jaya yang selama ini diidamkan oleh anak anak,”ucap Suhartini. (penrem081/tyo)
Kodim Tulungagung Gelar Pengobatan Gratis Tulungagung, Memorandum Kodim Tulungagung menyelenggarakan pengobatan dan pembagian sembako gratis dalam rangka Hari Juang TNI AD, di Pantai Brumbun, Desa Wonokoyo, Kecamatan Tanggunggunung. Dalam kegiatan ini, pihak kodim menggandeng instansi terkait. “Saya mengucapkan terima kasih atas kontribusi semua pihak yang telah membantu kelancaran bakti sosial ini. Semoga masyarakat yang mengikuti bakti sosial ini merasa terbantu,” ujar Pasiter Kodim
Selain mendapat pengobatan gratis, warga juga menerima bantuan sembako.
Tulungagung Kapten Arm Bambang Supanidi.
Ia juga mengatakan, kegiatan tersebut bukanlah sebuah
selebrasi sosial tanpa makna. Karena lebih dari itu bakti sosial TNI di Kabupaten Tulungagung, dapat membangun jejaring kerjasama demi terwujudnya ketahanan keluarga sebagai kekuatan mendasar dalam rangka mewujudkan ketahanan nasional. “Kegiatan ini diharapkan dapat membangun jejaring kerjasama demi terwujudnya ketahanan keluarga sebagai kekuatan mendasar dalam rangka mewujudkan ketahanan nasional.” Tutup dia. (penrem081/tyo)
Koramil Ngawi Bersama Rakyat Membangun Desa Ngawi, Memorandum Kodim Ngawi melaksanakan karya bakti pemasangan paving jalan dalam rangka pembinaan teritorial terpadu TNI Tahun 2019, di Desa Watualang, Kecamatan Ngawi. Kegiatan ini bentuk kemanunggalan TNI dan rakyat untuk membangun wilayahnya. “Karya bakti TNI merupakan wujud kepedulian terhadap lingkungan untuk memberdayakan wilayah pertahanan melalui kegiatan binter terpadu,” ujar Danramil Ngawi Kapten Inf Suharyanto. Masih menurut Suharyanto bila kegiatan ini juga untuk membangun kebersamaan, kesadaran, maupun meningkatkan partisipasi dan peran serta masyarakat, dalam rangka membangun fasilitas umum. “Sehingga rasa gotong royong terus tertanam untuk kebaikan bersama,” lanjut dia. Sementara itu Ridwan salah satu warga,
Komandan Kodim (Dandim) Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto ikut membersihkan saluran irigasi.
Dandim Madiun Berbaur Bersihkan Saluran Irigasi
Perbaikan jalan desa dengan pemasangan paving.
mengucapkan terima kasih kepada TNI AD, khususnya Kodim Ngawi yang telah bersedia membantu pemasangan paving. “Terima
kasih juga pada camat dan kades yang telah berperan dalam membantu suksesnya kegiatan ini,” ucap Ridwan.(penrem081/tyo)
Madiun, Memorandum Komandan Kodim (Dandim) Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto S Sos melaksanakan Karya Bakti Binter Terpadu 2019. Karya bakti ini berupa pembersihan saluran air untuk irigasi pertanian di Dusun Mojokopek, Desa Kedungrejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Dandimdidampingi pasi ter turut serta memberikan dukungan karya bakti bersama Kelompok Tani Rukun Mulya. Bebaur bersama puluhan warga sekitar bergotong royong membersihkan saluran air di area pertanian sepanjang 550 meter. Dandim mengapresiasi turut serta anggota
jajarannya yakni babinsa serta lainnya yang mau berbaur dan bergotong royong bersama masyarakat. “Hal itu merupakan bagian dari komunikasi sosial yang dilakukan prajurit TNI untuk peka terhadap lingkungan sekitar,” kata Nur Alam Sucipto. Masih menurut dandim, bila saluran irigasi pertanian yang bersih dan lancar, akan sangat membantu air ke area persawahan, dan memudahkan petani dalam menggarap sawahnya. “Dengan adanya komsos seperti ini, memberikan efek kebersamaan TNI dan masyarakat semakin erat tali silahturahminya,” pungkas dia.(penrem081/tyo)
SABTU KLIWON, 21 DESEMBER 2019 HALAMAN 11
memorandumredaksi @gmail.com
memorandum.co.id
TNI ADALAH KITA
GAGAH PERKASA TETAPI RENDAH HATI
Korem 082/Citra Panca Yudha Jaya
Menerima Penghargaan WBK Danrem 082/Citra Panca Yudha Jaya Kolonel Arm Ruly Chandrayadi menerima penghargaan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Tjahjo Kumolo.
Warga Korem 082/CPYJ senam bareng di lapangan makorem.
Olahraga Wujudkan Kebersamaan Mojokerto, Memorandum Olahraga merupakan salah satu cara ampuh untuk mewujudkan kebersamaan. Seperti yang dilakukan Danrem 082/CPYJ Kolonel Arm Ruly Chandrayadi yang mengajak anggotanya olahraga bersama di lapangan makorem. “Olahraga, sudah menjadi rutinitas kami. Tetapi, olahraga saat ini kita balut dengan berbagai kegiatan yang mampu meningkatkan kebersamaan antar seluruh prajurit, ASN, dan para perwira korem,” ujar Ruly. Tidak hanya itu saja, olahraga bersama itupun juga turut diikuti oleh para persit. “Kegiatan ini sebagai wahana untuk terus menjalin komunikasi dan keharmonisan di antara warga korem,” beber dia. Selain sinergitas, Ruly meyakini jika kegiatan tersebut mampu menciptakan semangat juang di dalam diri para personelnya, terutama menciptakan tim kerja. “Kegiatan ini juga mengajarkan kita untuk berinteraksi secara langsung dengan orang lain,” jelasnya.(Penrem082/tyo)
Mojokerto, Memorandum Danrem 082/Citra Panca Yudha Jaya (CPYJ) Kolonel Arm Ruly Chandrayadi menerima penghargaan satuan kerja (satker) berpredikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kementerian PAN-RB. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Tjahjo Kumolo, di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta. Berawal dari pembangunan zona integritas di lingkungan Kodam V/Brawijaya, termasuk salah satunya adalah Satker Korem 082/CPYJ. Sehingga pada akhir tahun 2018, Korem 082/CPYJ melaksanakan pembangunan zona integritas dengan melakukan penandatanganan pakta integritas beserta para dandim di wilayah Korem 082/CPYJ untuk berkomitmen membangun zona integritas menuju WBK dengan disaksikan oleh forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Selain itu, untuk lebih mengoptimalkan komitmen yang dibentuk, Ruly mengeluarkan slogan baru Korem 082/ CPYJ is The Best sebagai cerminan bahwa prajurit Korem 082 adalah prajurit yang berani, edukatif, sinergi, dan terpercaya. “Slogan The Best memang dibuat untuk memberikan motivasi para staf dan jajaran untuk mendukung pembangunan zona integritas menuju WBK dan wilayah Bersih bebas melayani (WBBM),” lanjut dia. Karena untuk mencapai hal ini diungkapkan Ruly dibutuhkan perjuangan dan tentunya dilakukan melalui enam proses perubahan melalui program, kegiatan, dan inovasi yang menjadi pengungkit dalam pembangunan zona integritas.
Masih menurut Ruly, terpilihnya satker Korem 082/CPYJ dari Kemen PAN-RB telah melalui berbagai tahapan penilaian, diawali dari penilaian tingkat Kodam V/Brawijaya, Mabes TNI Angkatan Darat, Mabes TNI dan yang terakhir dari tim Kemen PAN-RB. Satker TNI yang menerima apresiasi dan penghargaan adalah Satker Seskoad, Satker RST Gatot Subroto, Satker Dispen AU, Satker Rumkit TK-IV Bratanata Jambi, dan Satker Korem 082/CPYJ Kodam V/Brawijaya. “Suatu kebanggan bagi saya selaku Danrem 082 beserta anggota dapat menerima penghargaan yang langsung diberikan oleh Bapak Menteri, semoga penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi satuan,” pungkas Kolonel Ruly. (penrem082/tyo)
Kolonel Arm Ruly Chandrayadi
Personel Gabungan Latihan Penanggulangan Bencana
Danrem 082/CPYJ Kolonel Arm Ruly Chandrayadi SH MH mendampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
Panglima TNI Ziarah ke Makam Gus Dur Jombang, Memorandum Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto berziarah ke makam Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid. Kedatangan jenderal bintang empat di Ponpes Tebu Ireng bersama Ketua Dharma Pertiwi Pusat ini mendapat pendampingan dari seluruh pejabat TNI. Danrem 082/CPYJ Kolonel Arm Ruly Chandrayadi SH MH mengatakan, kedatangan Panglima TNI untuk tabur bunga di makam Gus Dur. Selain didampingi para pejabat TNI, kedatangan Panglima TNI di ponpes juga didampingi beberapa pengurus pondok, salah satunya KH Abdul Hakim Mahfud, Wakil Pengasuh Ponpes Tebu Ireng. Selain tabur bunga, kata danrem, di lokasi Ponpes Tebu Ireng, Istri Panglima TNI juga membagikan tali asih kepada masyarakat yang berziarah ke makam Gus Dur. “Tali asih itu, diberikan langsung Ketua Dharma Pertiwi Pusat,” lanjut Ruly. Untuk diketahui, dalam menyambut datangnya HUT ke-74 TNI ini, berbagai kegiatan mulai digelar, salah satunya ialah berziarah ke makam para mantan Presiden RI. Sebelum ke makam Gus Dur, Marsekal TNI Hadi juga menyempatkan dirinya untuk menggelar ziarah ke makam Presiden RI pertama Ir Soekarno.(Penrem082/tyo)
Kediri, Memorandum Forkopimda Kabupaten Kediri hingga lapisan masyarakat dibekali kemampuan penanggulangan bencana alam. Selama berlangsungnya prosesi latihan tersebut, beberapa imbauan maupun penekanan pun ditegaskan oleh Danrem 082/CPYJ Kolonel Arm Ruly Chandrayadi, termasuk di antaranya komunikasi antar institusi dan sinergitas. “Indonesia kan memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis, dan demografi yang sangat memungkinkan terjadinya bencana alam. Makadari itu, latihan ini kita gelar, karena wilayah ini cenderung berpotensi bencana alam,” ujar Ruly. Latihan kali ini, masih menurut Ruly, merupakan bentuk kepedulian TNI-AD, terlebih korem merupakan suatu bentuk kepedulian sebagai satuan komando kewilayahan. “Anggota korem, harus turut berperan aktif dalam membangun sistem pertahanan negara, melalui misi kemanusiaan dengan membantu masyarakat yang terkena musibah,” pungkas Ruly. (penrem082/tyo).
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi dan Danrem 082/CPYJ Kolonel Arm Ruly Chandrayadi gowes dalam rangka HUT Kodam di Trowulan.
Pangdam Hadiri Gowes Tujuh Penjuru di Trowulan
Peserta latihan mengikuti apel kesiapsiagaan.
Mojokerto, Memorandum Dalam rangka memperingati HUT ke-71 KodamV/ Brawijaya, Korem 082/CPYJ menggelar gowes bareng bersama masyarakat di Pendopo Agung Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (30/11). Acara yang diikuti oleh ribuan pegowes ini mengambil start dari tujuh penjuru dan berakhir di lapangan Pendopo Agung Trowulan. Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi mengatakan bahwa giat gowes bersama masyarakat ini sebagai wujud bahwa TNI manunggal bersama rakyat. “Selain itu, sebagai implementasi semboyan TNI yaitu dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk
rakyat,” ujar Wisnoe. Panglima menambahkan bahwa gowes ini juga menerapkan imbauan dari Presiden RI, Ir Joko Widodo, bahwa SDM unggul negara makmur. “Saya yakin orang yang rutin gowes maka kesehatan fisiknya terjaga. Dan salah satu orang yang SDM-nya unggul harus orang yang mempunyai kesehatan fisik yang prima,” tambah jenderal bintang dua ini. Sementara Danrem 082/CPYJ Kolonel Arm Ruly Chandrayadi menyampaikan bahwa acara gowes kali ini merupakan serangkaian acara dalam rangka memperingati HUT Kodam Brawijaya ke 71. “Sebelumnya juga ada giat baksos maupun donor darah,” terang Ruly. (Penrem082/tyo)
MADURA
SABTU KLIWON, 21 DESEMBER 2019 HALAMAN 12
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Bawa Sabu, Oknum ASN Sampang Dibekuk Sampang, Memorandum Polres Sampang menangkap AS, warga Jalan Pahlawan, Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Sampang yang diketahui seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Sampang, karena membawa narkoba jenis sabu-sabu. Kapolres Sampang, AKBP Didit Bambang Wibowo mengatakan, ASN Kabupaten Sampang tersebut merupakan warga Jalan Pahlawan Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Sampang. “Kami amankan pelaku di area SPBU Desa Kamoning, Kecamatan Sampang,” ujar AKBP Didit Bambang Wibowo seperti dikutip dari tribunmadura. com, Jumat (20/12). Ia menambahkan, AS sudah lama bertugas di Satpol PP Sampang. Penangkapan AS sendiri dilakukan pada Selasa (17/12) lalu. AKBP Didit Bambang Wibowo menjelaskan, penangkapan itu bermula saat anggota Polres Sampang menggelar penyisiran Operasi Aman Semeru 2019. Saat itu, anggota Polres Sampang melihat gerak-gerik pelaku yang mencurigakan. Tim khusus Polres Sampang segera melakukan pengeledahan kepada pelaku. Saat digeledah, pelaku ternyata menyimpan narkotika golongan satu jenis sabu. “Barang itu terbungkus plastik klip bening dengan berat kurang lebih 0,35 gram. AS menyimpannya di kantong baju sebelah kiri,” kata AKBP Didit Bambang Wibowo. Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 114 ayat 1 Subs pasasl 112 Undang-Undang RI nomor 2009 tentang narkotika. “Pelaku dipidana dengan waktu pidana paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun. Serta pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar,” tutupnya. (*/sr)
Saat menyampaikan rilis keberhasilan petugas menangkap para bandit ini, kapolres didampingi Kasubbag Humas Polres Pamekasan Iptu Nining Dyah Puspitasari, Kasatnarkoba AKP Bambang Hermanto dan Kasatreskrim Polres Pamekasan Iptu Andre Setia Putra. Selain, Kasus narkoba, tersangka lainnya yang berhasil diamankan merupakan tersang-
ka kasus pencurian kendaraan bermotor, kepemilikan senjata tajam dan pencurian dengan kekerasan. Menurut kapolres, di antara dua tersangka kasus narkoba yang berhasil ditangkap petugas dalam operasi Aman Semeru 2019 itu merupakan pengedar, sedangkan tersangka lainnya adalah pengguna. “Penangkapan kami untuk tersangka narkoba di dua lokasi berbeda, yakni di Desa
Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari menunjukkan barang bukti dan para tersangka hasil penangkapan.
Dasuk, Kecamatan Pademawu, dan di Jalan Raya Desa Terrak, Kecamatan Tlanakan,” tambahnya. Total barang bukti yang ber-
hasil disita petugas sebanyak 30 gram lebih narkoba jenis sabu-sabu, milik kedua tersangka itu. Barang bukti lainnya yang juga
berhasil disita petugas adalah telepon seluler, rokok, senjata tajam jenis pisau, STNK, BPKB, celurit kalung emas dan laptop. “Ke-14 tersangka kasus kriminal hasil operasi Aman Semeru 2019 ini semuanya merupakan tersangka baru, dan tidak ada yang residivis,” bebernya. Saat ini, ke-14 tersangka hasil operasi Aman Semeru 2019 yang digelar selama 14 hari itu, semuanya ditahan di Mapolres Pamekasan. “Mereka kita jerat dengan pasal berbeda sesuai dengan jenis kejahatannya. Untuk kasus narkoba kita jerat UU Narkotika, sedangkan pelaku kriminal lainnya kita jerat dengan pasal-pasal terkait dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana,” kata kapolres. (sjk/sr)
Puting Beliung Terjang 23 Bangunan di Ketawang Sumenep, Memorandum Sebanyak 23 bangunan rusak akibat angin puting beliung yang terjadi di Desa Ketawang Laok, Kecamatan Guluk-Gukuk, Kabupaten Sumenep, Kamis (19/12). Hal itu terungkap dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep. Kepala BPBD Kabupaten Sumenep Abd Rahman Riadi mengatakan, angina puting beliung di Desa Ketawang Laok, berlangsung pada pukul 12.30. Bangunan milik warga setempat yang roboh di antaranya, rumah, Gudang, peternakan ayam, dan balai desa. “Upaya penanganan pascabencana terus kami lakukan dengan melakukan pembersihan pu-
ing-puing bangunan,” katanya, Jumat (20/12). Selain bangunan, ada empat tiang listrik dan beberapa pepohonan roboh disebabkan peristiwa angin puting beliung. Sedangkan untuk korban jiwa dipastikan tidak ada, hanya warga setempat mengalami luka ringan sempat dilarikan ke puskesmas. Menurut Abd Rahman, selama Desember tahun ini, dua kali angin puting beliung menerjang Desa Ketawang Laok, Kecamatan Guluk-Guluk. Yang pertama terjadi pada Kamis (12/12). Sedangkan yang kedua sepekan kemudian atau Kamis (19/12). Pasca bencana, tidak hanya petugas BPBD saja terlibat
FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI
Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo menginterogasi oknum ASN yang tertangkap membawa narkoba.
Pamekasan, Memorandum Polres Pamekasan berhasil menangkap 14 pelaku tindak kriminal menjelang perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Dua di antara 14 tersangka ini merupakan hasil pengungkapan kasus narkoba, ujar Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari saat menyampaikan keterangan persnya di gedung Bhayangkara Mapolres Pamekasan, Jumat (20/12) pagi. FOTO: MEMORANDUM/ SUJAK
FOTO: MEMORANDUM/ IST
Polres Pamekasan Pamer 14 Bandit
Petugas BPBD mendatangi dan melakukan pembersihan rumah warga yang roboh akibat puting beliung.
membantu menangani bencana. Tetapi ada sejumlah organisasi kepemudaan seperti yakni Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor, ikut membatu membersihkan sisa-sisa bangunan dan pohon roboh.
“Kami hanya ingin membantu pemerintah bersama-sama membersihkan puing puing sisa bencana angin puting beliung,” kata pengurus PAC Gerakan Pemuda Ansor Guluk-Guluk KH MD Widadi. Dia menambahkan, keter-
libatan kedua organisasi GP Ansor dan Kader Pegerakan Nahdlatul Ulama (PKNU) setempat, untuk ikut meringankan kerja pemerintah yang berupaya melancarkan kembali kondisi jalan setempat. (uri/sr)
Siap All Out Amankan Nataru
Polres Terjunkan 600 Personel Gabungan Plus Peralatan Lengkap Bangkalan, Memorandum Momentum perayaan Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan nuansa kesakralan dan aroma hingar-bingarnya sudah di ambang pintu. Lima hari ke depan, tepatnya Rabu (25/12) nanti, umat Kristiani di pelosok nusantara serentak beribadah menyambut milad (kelahiran) Sang Mesias Jesus Kristus. Sepekan kemudian, tepatnya Selasa (31/12) nanti, giliran seluruh anak cucu Adam dan Hawa, termasuk di Indonesia, bakal larut menyambut malam pergantian tahun Masehi dari tahun 2019 menuju 2020. Di sini, puncak keramaian di sepanjang tahun 2019 bakal bermuara. Ritual Natal dan pesta pora jelang pergantian tahun itu bukan tanpa potensi ancaman gangguan kamtibmas berskala global. Itu sebabnya, kewaspadaan, kesiapan dan kesigapan Polri sebagai ujung tombak pengamanan mesti digalang dan dipersiapkan secara dini. Moment show of force seputar kesiapsiagaan Polri itu secara serentak digelar Kamis (19/12) di seluruh Indonesia. Tak terkecuali, kesiapan dalam bentuk apel gelar pasukan gabungan Operasi Lilin Semeru 2019 untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru serupa, juga dihelat oleh Polres Bangkalan. Sebanyak 600 personel gabungan dikerahkan dalam apel akbar yang dihelat di halaman Mapolres Jalan Soekarno-Hatta itu. Mereka tidak hanya dari unsur duet Polri-TNI. Tetapi juga didukung personel dari Satpol PP, dinas perhubungan (dishub), dinas kesehatan (dinkes), badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) dan petugas pemadam kebakaran (damkar). Juga dari ormas keagamaan kokam dan senkom. Tidak hanya itu. Selain Kapolres AKBP Rama Samtama Putra SIK MH MSi, Bupati R Abdul Latif Amin Imron, Ketua DPRD H Moh Fahad, serta anggota forkompimda, juga hadir dalam giat apel gelar pasukan itu.
Kapolres AKBP Rama Samtama Putra dan anggota forkopimda mendampingi Bupati Ra Latif memeriksa pasukan dan kesiapan peralatan untuk pengamanan Nataru.
Kasatlantas AKP Moh Ardi Wibowo dan anggota siap all out mengamankan jalan raya menjelang Nataru.
Sejumlah pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemkab ikut pula bergabung di dalamnya. Prosesi kegiatan apel gelar pasukan gabungan Operasi Lilin Semeru 2019 untuk di Bangkalan diawali arahan Kapolres AKBP Rama Samtama Putra. Kemudian berlanjut pada pemeriksaan pasukan dan berujung pada pemantauan perangkat peralatan untuk pengamanan Nataru. Didampingi Kapolres, Ra Latif --sapaan akrab bupati--, Ketua DPRD H Moh Fahad dan anggora forkopimda, begitu detail mengamati kelengkapan peralatan yang berderet panjang di halaman
sisi Utara Mapolres. Di antaranya, satu mobil barakuda dengan water canonn-nya, mobil soand sistem pengurai massa (raisa), 17 unit mobli patroli keliling polsek jajaran, serta belasan sepeda motor trail bhabinkamtbmas. Ra Latif kadang tak segan bertanya kepada kapolres tentang peran, fungsi dan azas manfaat dari beberapa peralatan. ”Ini adalah mobil sound sistem pengurai massa Raissa (pengurai massa-red). Digunakan jika ada aksi demo berskala besar. Suara sound sistemnya nyaring dan keras sekali,” kata Kapolres Rama Samtama Putra menjawab
pertanyaan Ra Latif seputar keperuntukan mobil raisa. Seusai acara, Ra Latif dihadapan awak pers sempat titip pesan dan beberapa harapan kepada masyarakat. Di antaranya, mantan Wakil Ketua DPRD dari FPP ini, mempersilakan kepada seluruh Umat Kritiani untuk beribadah dengan khusuk di semua gereja yang ada ketika perayaan Natal tiba, Rabu (25/12) nanti. “Insya Allah aman dan terkendali. Kesiapan Polres, TNI dan aparat pendukung lainnya, saya lihat sudah sangat siap untuk all-out melakukan pengamanan Natal dan malam tahun baru,” papar Ra Latif. Se-
lain itu, sejauh ini, kerukunan dan rasa persaudaraan antarumat bergama di Kabupaten Bangkalan, menurut Ra Latif, tetap solid dan tak pernah terjadi gesekan apa pun. Ke p a d a s e l u r u h m a s yarakat, Ra Latif mempersilakan merayakan momentum malam pergantian tahun baru. Hanya saja, Ra Latif berharap dikemas dalam tatanan yang sederhana. Jangan ada hura-hura. Apa lagi meggelar pesta pora berlebihan. Sebaliknya, Ra Latif menyerukan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk lebih memilih kegiatan istigasah bersama menjelang pergantian tahun 2019 ke 2020, Selasa (31/12) malam nanti. “Ayo kita berdoa bersama kepada Allah SWT di malan pergantian tahun nanti, agar ke depan Kabupaten Bangkalan bisa lebih aman, maju dan sejahtera,” ajak Ra Latif. Menurut Ra Latif, ada komunitas warga di sejumlah kecamatan sudah berencana untuk lebih memilih kegiatan istigasah ketimbang berhura-hura di malam tahun baru nanti. Kabarnya, doa bersama itu akan digelar di beberapa kecamatan, di antaranya di Kecamatan Bangkalan, Arosbaya, Kamal, dan Labang. Di lain pihak, Kapolres AKBP Rama Samtama Putra, di hadapan awak pers, juga sepakat dan mendukung imbauan Bupati. Jelasnya, tanpa bermaksud
mengurangi hak dan kebebasan masyarakat, Rama juga menganjurkan agar giat merayakan malam pergantian tahun nanti, digelar sederhana. ”Tak usah herhura-hura dan menggelar pesta segala macamlah, agar tidak berpotensi menimbulkan gangguan kamtimas.” harap Rama. Meski begitu, 600 personal petugas yang tergabung dalam Operasi Lilin Semeru 2019 tidak boleh terlena. Mereka harus tetap all-out (habis-habisan) untuk mengamankan perayaan Natal dan tahun baru. Jangan sampai kecolongan. Penegasan Rama bukan tanpa alasan. Sebab Berdasar hasil kajian deteksi dini dan deteksi aksi Intelejen, setidaknya ada 12 indikator gangguan kamtibmas rentan terjadi dalam meyongsong perayaan Natal dan Tahun Baru. Di antaranya, rentan adanya aksi teroris, kejahatan konvensional, kecelakaan lalu-lintas, aksi penolakan peribadatan, kenaikan harga sembako, konflik sosial, bencana alam, konvoi kendaraan bermotor, balapan liar, kebakaran, serta kemungkian terjadinya pesta narkoba dan miras. Untuk itu, penerapan strategi dan sistem pengamanan Nataru di Bangkalan, menurut Rama akan all-out difokuskan di sekitar 22 gereja yang tersebar di sejumlah lokasi. Juga di sepanjang jalan akses Jembatan Suramadu sisi Madura, kompleks Pelabuhan Kamal, termi-
nal, pusat perbelajaan, serta lokasi obyek wisata dan tempat hiburan. Itu akan full dilakukan nonstop 24 jam selama 10 hari. Yakni mulai 23 Desember 2019 s/d 1 Januari 2020 nanti. Sementara Kasatlantas AKP Moh Ardi Wibowo menambahkan, potensi gangguan kamtibmas paling berpeluang terjadi adalah problem kemacetan arus lalu-lintas, kemunkinan terjadinya laka-lantas, konvoi kendaraan roda dua, atau mungkin balapan liar.”Untuk mengantisipasi kemungkian itu, kami personel satlantas juga akan all-out mnelakukan pengamanan,” papar Ardi. Fokus pengamanan, antara lain akan dikonsentrasikan di kawasan rawan macet lalulintas, seperti jalan pintu keluar-masuk jalan akses Jembatan Suramadu, Pasar Kecamatan Tanah Merah, Blega dan Kecamatan Sepulu, serta kompleks Pelabuhan Kamal. Sejumlah ruas jalan protokol di Kecamatan Bangkalan yang kerap dijadikan ajang balapan liar, juga akan dijadikan target pantauan. “Sesusai arahan Bapak Kapolres, kami bersama TNI dan aparat gabungan lainnya, juga akan memantau kemjungkinan terjadinya kejahatan konvensional, seperti curat, curas, jambret, aksi begal dan kemungknan adanya pesta narkoba atau miras. Pokoknya akan all-out lah,” pungkas Ardi Wibowo. (ras/adv/sr)
PASURUAN
SABTU KLIWON, 21 DESEMBER 2019 HALAMAN 13
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.
Pemkab Raih Penghargaan Daerah Tertib Ukur 2019 Petugas memberikan tanda penerima bantuan BPNT dan PKH di salah satu rumah warga Kecamatan Rejoso.
Terima Bantuan, Dinsos Tandai 87 Ribu Rumah Pasuruan, Memorandum Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Pasuruan mulai memasang tanda penerima bantuan bagi warga kurang mampu di wilayahnya. Tanda penerima ini dipasang di depan rumah penerima bantuan. Fungsinya, untuk mempermudah pemantauan dan verifikasi bagi penerima bantuan pemerintah. Dian Puspawati, kabid Penanganan Fakir Miskin dan Pemberdayaan Sosial pada Dinsos setempat mengatakan, pemasangan tanda penerima bantuan merupakan instruksi dari pemerintah pusat. Termasuk di daerah lain juga sudah dilakukan secara serentak. “Untuk di Kabupaten Pasuruan sudah mulai dilakukan pada awal Desember ini. Kendati hanya sebulan, kami targetkan semua sudah selesai sampai akhir bulan ini,” terangnya seperti dikutip dari radarbromo.co.id. Untuk di Kabupaten Pasuruan, pemasangan tanda penerima bantuan berupa tulisan spray atau dicat. Tulisannya pun normatif yaitu; “Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Sosial Dinas
Sosial Kabupaten Pasuruan,” tambahnya. Menurut Dian, pemasangan tanda atau stiker ini bertujuan untuk identifikasi. Sehingga, saat verifikasi memudahkan petugas. Selain itu, juga memberikan kesadaran bagi penerima yang merasa mampu atau ekonominya sudah membaik agar mengundurkan diri menjadi penerima bantuan negara. “Memang ada harapan bagi yang merasa mampu agar mengundurkan diri. Namun, sampai saat ini (kemarin) masih belum ada yang mundur,” terangnya. Rencananya, rumah yang dipasang tanda itu mencapai 87 ribu. Yakni, dari penerima Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) dan juga penerima Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Agar target pemasangan bisa selesai tepat waktu, Dinsos dibantu Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping PKH, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), sampai Tagana. “Kami targetkan semua tanda penerima bisa selesai akhir Desember ini,” ujarnya. (*/sr)
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto langsung menyerahkan penghargaan ini kepada Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf yang diwakilkan kepada Wakil Bupati Pasuruan KH Abdul Mujib Imron, di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Soebroto, Kota Bandung, Jumat (20/12). Penyerahan penghargaan tersebut sekaligus sebagai tanda diresmikannya Kabupaten Pasuruan dan 12 daerah lain se-Indonesia, sebagai daerah tertib ukur tahun 2019. Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron mengatakan, Pasar tertib ukur ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam rangka melindungi konsumen dari pelaku kecurangan pelaku usaha atau pedagang. “Ini juga sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen kepada pelaku usaha. Maka dari itu, kita ciptakan pasar tertib ukur supaya kita bias terus mengantisipasi berbagai macam kecurangan usaha maupun dagang di pasar,” kata Gus Mujib. Dijelaskan Gus Mujib, konteks di lapangan, program tertib ukur ini akan membantu untuk meningkatkan kualitas produk dalam negeri. Dalam hal ini, produk-produk UMKM yang transaksinya sangat besar. Terutama di pasar. “Untuk pasar kita dorong juga untuk tertib ukur supaya konsumen lebih cerdas. Kalau mau beli sesuatu benar enggak timbangannya, kemudian juga apa yang dia bayar sesuai dengan yang kita ukur,” ungkapnya. Lebih lanjut Gus Mujib menegaskan bahwa, diraihnya banyak
penghargaan di tahun 2019 ini tak lain berkat doa dan kerja keras semua pihak. Mulai dari OPD terkait, para alim ulama, dunia swasta dan seluruh masyarakat yang bahu-membahu membangun Kabupaten Pasuruan menjadi daerah yang semakin sejahtera, maslahat dan berdaya saing. “Kalau pasarnya tertib ukur, berarti bukan hanya pedagangnya Menteri Perdagangan Agus Suparman memberikan piagam penghargaan kepada saja, tapi pembeli dan semua pihak Wakil Bupati Pasuruan KH Abdul Mujib Imron. yang sama-sama sepakat KEMENTRIAN AGRARIA DAN TATA RUANG / dan kompak BADAN PERTAHANAN NASIONAL mentaati aturKANTOR PERTANAHAN KOTA PASURUAN an yang sudah Jalan Diponegoro No. 64 Pasuruan, Provinsi Jawa Timur Telp/Fax. (0343) 424393 : www.bpn.go.id ada. Inilah PENGUMUMAN yang saya se(TENTANG SERTIPIKAT HILANG) but sebagai Nomor: 17/2019 kebersamaan yang sangat Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai Pengganti Sertipikat yang Hilang, berdasarkan ketentuan Pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan barokah. Saya bahwa : ucapkan teriNo Pemohon Hak atas NIB Terdaftar Tanggal Letak Tanah Keterangan ma kasih untuk a.Nama Tanah jenis Atas Nama pembukuan a.Jalan b. Alamat dan No. Hak b.Desa/kel semua pihak c.Kecamatan 1 2 3 4 5 6 7 8 yang tidak bias a.- Surat Keterangan Tanda saya sebut satu 1. ASMANIYAH Hak Milik Tgl. 26-05b. Trajeng Laporan Kehilangan MOCH. Jalan Maluku 5 No.353/ 1990 c. Gadingrejo No.SKTLK/233/Xl/2019. IKSAN persatu. Terima No. 24, kel.Trajeng Tgl.25-11-2019 RT 01 RW 04, - Surat Pernyataan kasih sudah saKelurahan Dibawah Sumpah / Janji Trajeng, Tgl.04-12-2019. ma-sama mau kecamatan maju bersama panggungrejo, kota pasuruan kami membanDalam waktu tiga puluh (30) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan gun Kabupaten keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Pasuruan yang Jika setelah tiga puluh (30) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas, maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan Sertipikat yang hilang dinyatakan tidak berlaku gemah ripah lagi. loh jinawi. Toto PASURUAN, 10 DEC 2019 tentrem karto Kepala Kantor Pertahanan raharjo,” tegas Kabupaten Pasuruan Gus Mujib. Drs, Yuli Budiharto, M,Si (ion/sr) NIP. 19650728 199003 1 002
FOTO: MEMORANDUM/ION
Pasuruan, Memorandum Jelang penghujung 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan kembali meraih penghargaan bergengsi tingkat nasional. Yaitu, penghargaan sebagai daerah tertib ukur se-Indonesia yang diberikan Kementerian Perdagangan RI.
PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.
Kapolsek Mayangan Kompol Firman menunjukkan tiga tersangka pengedar sabu di Mapolsek Mayangan.
Polsek Mayangan Ringkus Tiga Pengedar Sabu Probolinggo, Memorandum Satreskrim Polsek Mayangan mengungkap jaringan pengedar narkotika jenis sabu-sabu di tiga tempat yang berbeda dalam beberapa hari terakhir. Adapun para pelaku yang tertangkap, diungkapkan oleh Kapolsek Mayangan Kompol Firman Wahyudi dalam rilis di Mapolres, Jumat (20/12). Ketiganya yakni Rio Fariza (34), warga Kota Probolinggo yang diciduk di Jalan Lingkar Utara (JLU) Mayangan; dan Muslihin (34), warga Kabupaten Lumajang yang diciduk petugas di sekitar jalan raya Wonoasih Kota Probolinggo. Kemudian Randa (28), warga Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo yang diringkus Satreskrim Polsek Mayangan di jalan Dr Moh Saleh Kota
Probolinggo. “Ketiga pelaku diduga pengedar narkoba jenis sabu-sabu yang memesan dari seorang DPO melalui via telepon. Mereka ditangkap di tiga tempat berbeda pada Senin (16/12) lalu yakni di lokasi jalan JLU Mayangan sekitar area jalan raya Wonoasih dan jalan Dr Moh Saleh Kota Probokinggo,” jelas Kapolsek Mayangan Kompol Firman Wahyudi di Mapolsek Mayangan. Dijelaskan Firman Wahyudi, dari penangkapan ketiga pengedar Rio Fariza, Muslihin, dan Randa, pihaknya mendapati bungkus plastik bening berisi kristal putih diduga sabu dengan berat kurang lebih 0,25 gram, dan 0,5 gram. “Sedangkan dari tersangka Muslihin, barang bukti yang diamankan yakni, 1 bungkus plastik bening berisi
kristal putih diduga sabu-sabu, dengan berat kurang lebih 1 gram,” bebernya. Ia menambahkan setelah dilakukan penangkapan selanjutnya barang bukti dan tersangka dibawa ke Mapolsek Mayangan untuk dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut. Bahkan, polisi yang menggeledah dari ketiga pengedar tersebut menemukan sabu yang disembunyikan oleh para tersangka di helm dan tas yang mereka bawa. “Total sabu yang dibawa ketiga pelaku ini didapatkan seberat 1,30 gram. Mereka semuanya berprofesi sebagai wiraswasta. ketiganya dijerat pasal 112 dan 114 Undang Undang RI 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara,” ungkap Firman Wahyudi. (mhd/sr)
Lumajang, Memorandum Budiono (34), sopir truk pasir asal Dusun Pondoktelo, Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung, bersama Saman (29) asal Dusun Kedungketangi, Desa Sawaran Lor, Kecamatan Kedungjajang, ditangkap tim Satreskoba Polres Lumajang setelah kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu-sabu. Keduanya ditangkap pada tempat dan waktu berbeda. Awalnya, petugas menangkap Budiono di tepi jalan raya (depan gudang TSH) Dusun Curahjeruh, Desa Kebonsari Kecamatan Sumbersuko, ketika mengambil pasir di wilayah tersebut pada malam hari. Pada saat ditangkap, yang bersangkutan membawa barang bukti sabu satu paket kecil yang diselipkan pada kain penutup wajah. Selanjutnya tersangka beserta BB dibawa ke Polres Lumajang guna proses Sidik lebih lanjut. Dari pengakuan tersangka itulah, petugas melakukan pengembangan dan esok harinya menangkap Saman yang tak lain adalah penjual barang haram tersebut. Saman ditangkap disalah satu
FOTO: MEMORANDUM/TRI
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Sopir Truk Bersama Penjual Sabu Diciduk
Wakapolres Lumajang Kompol Hendri Sulistyawan menunjukkan barang bukti milik kedua tersangka.
warung nasi di wilayah Kecamatan Kedungjajang saat menunggu pembeli. Dari tersangka Saman, petugas mengamankan sabu yang dibungkus paket kecil-kecil berikut alat penimbang, plastik klip dan uang tunai sebesar Rp. 227 ribu. Selain itu, petugas juga menemukan barang bukti sabu yang disembunyikan di tempat tidur tersangka di rumahnya. Total seberat 1,64 gram. Budiono mengakui bahwa sabu tersebut sebagai alat penambah stamina atau doping agar tidak mengantuk saat mengemudi truk pasir yang diabawa ke Madura.
Wabup Apresiasi Pelaksanaan Pilkades Serentak
Guna mengantisipasi maraknya peredaran upal tersebut, masyarakat diminta lebih berhati-hati. “Diterawang atau diraba dulu untuk memastikan uang itu palsu atau tidak,” kata AKP Nanang Fendi seperti dikutip dari bangsaonline.com. Sementara itu, Ny. Mince, salah seorang pemilik warung nasi lalapan di areal museum menjadi salah satu korban peredaran uang palsu. Dia
mendapatkannya dari seorang pembeli yang tidak diketahui indentitasnya. Upal itu pecahan uang kertas Rp 50.000. “Saya dapatnya dari seorang pembeli,” akuinya sambil menunjukkan pecahan uang kertas itu. Diketahuinya uang itu palsu, saat dia hendak kulakan beras di salah satu toko. “Saya tidak tahu kalau pecahan uang kertas itu palsu,” pungkasnya. (*/sr)
FOTO: MEMORANDUM/HUM
Jelang Nataru, Polres Waspadai Peredaran Upal Probolinggo, Memorandum Menjelang hari Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Probolinggo Kota mewaspadai adanya peredaran uang palsu (upal). Karena itu, mereka meminta masyarakat lebih berhati-hati. “Antisipasi upal ini menjadi salah satu target Operasi Lilin,” tandas Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendi kepada wartawan, Jumat (20/12).
Sedangkan tersangka Saman, ia nekat berjualan itu karena buat uang belanja setelah dirinya dipecat jadi karyawan pabrik pengelolaan kayu. “Apapun alasannya, tindakan yang mereka berdua lakukan adalah perbuatan yang menyalahi hukum. Untuk kedua tersangka saat ini masih kita lakukan penahan sambil dilakukan pengembangan untuk mengetahui dari mana barang haram tersebut didapat,” terang Wakapolres Lumajang Kompol Hendri Sulistiyawan dalam rilisnya di halaman Mapolres Lumajang, Jumat (20/12) siang. (tri/sr)
Wabup Lumajang Indah Amperawati membacakan pidato tertulis Presiden Joko Widodo pada upacara peringatan Hari Bela Negara.
Lumajang, Memorandum Wakil Bupati ( Wabup) Lumajang Indah Amperawati menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada TNI-Polri serta Forkopimda Kabupaten Lumajang yang telah menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah selama pelaksanaan pilkades serentak, 18 Desember lalu. Hal itu disampaikannya saat bertindak sebagai inspektur upacara pada Peringatan ke-71 Hari Bela Negara tahun 2019, di Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Kamis (19/12). “Terima kasih, semoga pilkades di 158 desa secara serentak ini tidak menyisakan masalah dan sukses sampai pelaksanaan pelantikan kades terpilih,” ujar wabup.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut Wabup juga membacakan sambutan Presiden RI, Joko Widodo yang intinya adalah mengharapkan agar aksi nasional bela negara di segenap gatra kehidupan nasional dapat semakin terstruktur, sistematis dan massif. Dengan prioritas dan implementasi yang terukur sesuai dengan persepsi dan aspirasi masyarakat seluas-luasnya. “Bagi yang berbakti dalam birokrasi pemerintahan teruslah mereformasi diri serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik, yang belajar dan mengajar teruslah meningkatkan kearifan dan pengabdian masyarakat berbasis nilai-nilai kebangsaan kita,” jelasnya. (hum/tri/sr)
SERTIFIKAT
PE RS WAN DE
PEREMPUAN BERDAYA INDONESIA MAJU memorandum.co.id me m em em moora rannddum m.c .co.id
SABTU KLIWON, ON, 21 DES DESEMBER EESSEEM MBE BER 20 2019 199
memorandumredaksi@gmail.com
Ibu adalah Madrasah Pertama
Atik Luki Hermawan
Khofifah Indar Parawansa
Tri Rismaharini
Ibu: Pendidikan Pertama hingga Pengantar Sukses Seorang ibu mampu menjaga 10 orang anak. Tapi 10 orang anak belum mampu menjaga seorang ibu. (nn)
K
alimat bijak yang tidak diketahui siapa pembuatnya ini cukup mengena untuk menggambarkan sosok seorang ibu. Wanita yang melahirkan kita setelah mengandung selama 9 bulan 10 hari. Merawat kita sejak bayi hingga mampu mandiri. Kendati ada beberapa ibu yang tega membuang anaknya, jumlahnya tidak lah banyak. Tapi gambaran ibu, wanita yang menjadi guru kita pertama kali di dalam hidup, tak bisa dipungkiri. Itulah salah satu yang mendasari adanya hari ibu di Indonesia yang rutin diperingati setiap 22 Desember. Di banyak negara lain, hari ibu juga diperingati setiap tahunnya. Kendati dengan tanggal yang berbeda. Dari laman Wikipedia.org, Hari Ibu di Indonesia dirayakan secara nasional pada tanggal 22 Desember. Tanggal ini diresmikan oleh Presiden Soekarno di bawah Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959, pada ulang tahun ke-25 Kongres Perempuan Indonesia 1928. Tanggal tersebut dipilih untuk merayakan semangat wanita Indonesia dan untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara. Kini, arti Hari Ibu telah banyak berubah, dimana hari tersebut kini diperingati dengan menyatakan rasa cinta terhadap kaum ibu. Orang-orang saling bertukar hadiah dan menyelenggarakan berbagai acara dan kompetisi, seperti lomba memasak dan memakai kebaya. Hari Ibu di Indonesia dirayakan pada ulang tahun hari pembukaan
Kongres Perempuan Indonesia yang pertama, yang digelar dari 22 hingga 25 Desember 1928. Kongres ini diselenggarakan di sebuah gedung bernama Dalem Jayadipuran. Gedung tersebut kini menjadi kantor Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional di Jalan Brigjen Katamso, Yogyakarta. Kongres ini dihadiri sekitar 30 organisasi wanita dari 12 kota di Jawa dan Sumatra. Di Indonesia, organisasi wanita telah ada sejak 1912, terinspirasi oleh pahlawan-pahlawan wanita Indonesia pada abad ke-19 seperti Kartini, Martha Christina Tiahahu, Cut Nyak Meutia, Maria Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Ahmad Dahlan, Rasuna Said, dan sebagainya. Kongres dimaksudkan untuk meningkatkan hak-hak perempuan di bidang pendidikan dan pernikahan. Di banyak daerah, Hari Ibu juga diperingati dengan banyak kegiatan. Mulai dari jalan sehat, lomba mema-
sak sampai dengan membuat puisi untuk ibu. Sebenarnya, seperti apakah seharusnya perempuan Indonesia? Perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang harus sadar bahwa mereka mempunyai akses dan memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk memperoleh sumber daya, seperti akses terhadap ekonomi, politik, sosial, dan sebagainya. Termasuk dalam hal pengasuhan dalam keluarga, peran dan tanggung jawab laki-laki dan perempuan dalam pengasuhan anak tidak hanya orang tua namun perlu didukung oleh semua pihak. PHI diharapkan sebagai momen penting untuk mendorong semua pemangku kepentingan guna memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan. Hingga pada akhirnya memberikan keyakinan yang besar bahwa
perempuan akan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan sebagai agen penggerak (agent of change). Tahun ini, peringatan Hari Ibu mengambil tema ”Perempuan Berdaya, Indonesia Maju”. Seperti apa pelaksanaannya di lapangan? Bagaimana pandangan dan langkah yang telah dilakukan oleh pimpinan perempuan atau pun perempuaan pendamping seorang pemimpin. Beban seorang istri pimpinan juga tidak ringan. Dia harus menjalankan tugas sebagai pendamping pimpinan sekaligus ibu dari anak-anak mereka. Mereka harus berbagi waktu antara menjadi istri, seorang ibu, sekaligus pimpinan organisasi wanita di lingkungan kerja suami mereka. Sosok ibu mempunyai peran penting bagi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Gubernur perempuan pertama di Jatim itu
mengatakan bila tidak bisa dipungkiri, ibu adalah sebab dari keberadaan dan eksistensi kita di dunia. “Ibu adalah orang pertama yang mendidik kita, orang pertama yang menanamkan nilai-nilai, dan norma-norma pada kita, peletak dasar dan pondasi kepribadian pada kita. Maka jika seorang ibu berhasil dalam mencetak seorang individu, artinya ia telah berhasil mewujudkan pribadi yang siap mewujudkan keberhasilan sebuah masyarakat, bangsa dan agama,” tegasnya. Masih menurut Khofifah, tanpa mengecilkan peran seorang ayah, ibu adalah sosok yang berperan penting di balik kesuksesan seseorang. Karena di balik keberhasilan seseorang, di situ terdapat jasa besar, pengorbanan, kerja keras, dan doa dari seorang ibu. Tanpa semuanya itu, seberapa hebat pun kita, seberapa pintar pun kita bahkan seberapa berhasil pun diri kita.
”Mustahil kita bisa merasakan kesuksesan yang hakiki, kesuksesan yang di dalamnya terdapat keberkahan hidup dan ridlo dari Allah SWT. Karena keridhoan Allah tergantung pada keridhoan orang tua, dan sebaliknya kemurkaan Allah tergantung pada kemurkaan orang tua, terutama sekali seorang ibu,” ungkapnya. Peran ibu di mata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini malah jauh lebih banyak. Bagi Risma, ibu zaman sekarang tidak boleh merasa paling tahu segalanya. “Anak-anak sekarang banyak mendapatkan pengetahuan bukan hanya di sekolah namun bisa juga darimana-mana. Kemudahan anak-anak mengakses internat harus menjadi perhatian ibu dalam mengawasi tumbuh kembang anak. Para orang tua, terutama para ibu agar terus belajar untuk bisa mengarahkan anak-anaknya. “Kalau tidak tahu, maka anakanak akan menanyakan ke tempat lain yang mungkin akan menjerumuskan mereka. Maka ibu harus belajar sehingga bisa mendampingi dan mengarahkan anak-anaknya untuk mencapai keberhasilan,” ungkap dia. Ia menambahkan setinggi apapun prestasi atau jabatannya dan pujian yang didapat, wanita tidak lepas sebagai kodratnya sebagai seorang ibu. Anak-anaknya membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari seorang ibu. Pun ibu-ibu juga tetap wajib mendampingi suaminya. Melayani suami. Sedang di mata Ketua Pengurus Bhayangkari Daerah Jawa Timur Ibu Atik Luki Hermawan, peran ibu juga memegang peranan penting. Bagi isteri dari Kapolda Jatm Irjendpol Luki Hermawan ini, ibu adalah sosok yang selalu dibutuhkan. Sosok yang selalu dirindukan, dan sosok yang selalu memaafkan bila kita berbuat salah. ”Semoga kita semua diberi kesehatan dan bisa mendidik putra-putri kita dengan baik sehingga bisa mengantarkannya ke masa depan yang lebih baik. Semua tidak terlepas dari doa kita sebagai seorang ibu,” pungkas Atik Luki Hermawan. (yok/udi/tyo/rif)
Hari Ibu (Mother’s Day) di Banyak Negara PERINGATAN Hari Ibu juga diperingati oleh banyak negara di dunia dan dikenal dengan nama mother’s day. Inilah tanggal-tanggal peringatan Hari Ibu di belahan negara lain. Pekan ke dua bulan Februari : Norwegia 2 Februari: Yunani 30 Shevat (antara tanggal 30 Januari dan 1 Maret): Israel 3 Maret: Georgia 8 Maret: Afganistan, Albania, Armenia, Azerbaijan, Belarus, Herzegovina Bosnia, Bulgaria Kazakhstan, Laos, Makedonia Utara, Moldova, Montenegro, Romania, Rusia, Serbia, Ukraina. 14 Maret: Republik Irlandia, Nigeria, Britania Raya. 21 Maret: Bahrain, Mesir, Yordania, Kuwait, Libya, Lebanon, Oman, Palestina, Arab Saudi, Sudan, Somalia, Suriah, Uni Emirat Arab, Yaman. 25 Maret: Slovenia 7 April: Armenia 24 April: +/- 5 hari Baisakh Amavasya (Mata Tirtha Aunsi): Bendera
2 Mei: 8 Mei: 10 Mei: 9 Mei:
Nepal Nepal Hongaria, Lituania, Mozambik, Portugal, Makau, Spanyol. Albania, Korea Selatan. El Salvador, Guatemala, Meksiko Anguilla, Aruba, Australia, Austria, Bahama, Bangladesh, Barbados, Belgia, Belize, Bermuda, Bonaire, Brasil, Brunei, Bulgaria, Kanada, Chili, Republik Rakyat Tiongkok, Taiwan, Kolombia, Kroasia, Kuba, Curaçao, Siprus, Republik Czech, Denmark, Dominika, Ekuador, Estonia, Ethiopia, Fiji, Finlandia, Jerman, Ghana, Yunani, Grenada, Honduras, Hong Kong, Islandia, Italia, Jamaika, Jepang, Latvia, Liechtenstein, Malaysia, Malta, Myanmar, Belanda, Selandia Baru, Pakistan, Papua Nugini, Peru, Filipina, Puerto Riko, Saint Kitts dan Nevis, Saint Lucia, Saint Vincent dan the Grenadines, Samoa, Singapura, Sint Maarten, Slowakia, Afrika Selatan, Sri
Lanka, Suriname, Switzerland, Tonga, Trinidad dan Tobago, Turki, Uganda, Ukraina, Serikat Amerika Serikat, Uruguay, Zambia, Zimbabwe. 15 Mei: Paraguay 26 Mei: Polandia 27 Mei: Bolivia 30 Mei: Aljazair, Republik Dominika, Prancis, Haiti, Mauritius, Moroko, Swedia, Tunisia, Nikaragua 1 Juni: Mongolia. 13 Juni: Luksemburg 27 Juni: Kenya 12 Agustus: Thailand (hari ulang tahun Ratu Sirikit) 15 Agustus (Hari Maria Diangkat ke Surga): Antwerp (Belgia), Kosta Rika, 19 Agustus (Pâthâre Prabhu di India Selatan): India 11 Oktober: Malawi 14 Oktober: Belarusia 17 Oktober: Argentina 28 November: Rusia 8 Desember: Panama 22 Desember: Indonesia
AL-UMMU madrosatul ula’, iza a’dadtaha a’dadta sya’ban thayyibal a’raq. Demikian bunyi syair Arab yang artinya Ibu adalah sekolah utama, bila engkau mempersiapkannya, maka engkau telah mempersiapkan generasi terbaik. Ini juga diyakini oleh Srikandi DPRD Surabaya Camelia Habiba SE. “Jadi Ibu ini adalah tempat pendidikan pertama. Anak mau menjadi apa, semua tergantung ibu. Sekolah pertama ini yang akan menentukan,” ujar dia. Karena itu, menurut Habiba, perempuan sekarang ini benar- benar harus menjadi perempuan berbudaya.Supaya apa? Ya agar melahirkan generasi emas untuk aset-aset Indonesia lebih maju. Tidak hanya di sektor pendidikan, ekonomi dan sektor tertentu, tapi juga di sektor politik. “Karena ada kebijakan kesetaraan, perempuan harus bisa mempengaruhi kebijakan,” tandas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini. Habiba mengaku kesetaraan gender ini setelah adanya UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, yang mengatur keterwakilan atau kuota caleg perempuan sebesar 30 persen. “Kita perempuan harus menunjukkan bahwa perempuan- perempuan mampu berdaya untuk menyelamatkan Indonesia agar lebih maju lagi,” tandas dia. Di bidang kewirausahaan, wanita juga mengambil peran. Habiba menuturkan dalam lima tahun terakhir, DPRD Surabaya bersama Pemkot Surabaya membahas anggaran APBD bersama-sama. Tentunya banyak program untuk pemberdayaan perempuan, bahkan program Pahlawan Ekonomi. “Ini salah satu bentuk kita ingin mengangkat kaum perempuan untuk berperan aktif dalam kewirausahaan. Jika sewaktu-waktu ditinggal kepala keluarganya, mereka lebih siap. Paling tidak mereka mampu menghidupi keluarganya sendiri,”tutur dia. Habiba yang juga anggota Komisi A DPRD Surabaya ini melihat banyak program di Pemkot Surabaya baik di badan pemberdayaan masyarakat (bapemas), dinas kesehatan (dinkes),
HALAMAN 14 15
Negara Kuat karena Perempuan Kuat dan Tulus
Camelia Habiba
dan dinas tenaga kerja (disnaker) yang berkaitan dengan kewirausahaan untuk menunjang program Pahlawan Ekonomi Perempuan. Termasuk di organisasi di bawah Nahdliyin, Habiba juga mengembangkan peran ibu melalui organisasi kemasyarakatan (ormas) Muslimat dan Fatayat. Saat ini, di Fatayat sedang digalakkan koperasi perempuan bernama Koperasi Yasmin. Koperasi ini akan menjadi sebuah market bagi UKM Fatayat, tidak membuat produk. “Mudah-mudahan Januari nanti terealisasi Kampung Fatayat. Kita akan membuat lomba Kampung Fatayat yang di dalamnya ada hasilhasil produk lokal mereka dan merangsang di tempat-tempat mereka itu ada produk khas setiap daerah. Ini nanti kita sinergikan dengan dinas perdagangan. Kalau ada event-event atas nama pemkot, Koperasi Fatayat atau Muslimat bisa tampil untuk memasarkan produk-produknya,” tandas dia. Di luar Nahdliyin, Habiba mencoba mendata berapa UKM perempuan di dapilnya,Kecamatan Semampir. Dirinya akan berkoordinasi
dan berkomunikasi dengan pihak kecamatan untuk menyiapkan lahan parkir di toko modern yang disetting untuk jualan. Dirinya akan membuat komitmen sebagai bentuk kerja sama mereka. Jadi, keberadaan minimarket itu tidak akan ‘membunuh’ usaha warga, tapi bisa memberi azas manfaat. Karena di situ akan dibuka gerai UKM perempuan. “Selama ini masih bisa dirangsang dalam bentuk mereka menciptakan produk. Tapi kelemahannya, kita tidak membantu pemasarannya. Mudah-mudahan ikhtiar ini lebih konkrit dan bisa berskala kota. Selama ini baru berskala kecamatan,” beber Habiba. Harapannya, pada 2020 Wali Kota Tri Rismaharini sebagai ikon perempuan bisa membuka diri. “Selama ini kita gembar-gembor kalau Surabaya kota layak anak. Tapi faktanya, masih banyak ditemukan anak-anak yang mengalami kekerasan secara psikologis (kejiwaan), meski tak secara fisik. Ini menjadi prioritas kita bersinergi dengan LSM dan ormas-ormas yang konsentrasi mengadvokasi perempuan dan anak,”ucap dia. (dhi/rif)
ANGGOTA Fraksi Partai Golkar DPR Surabaya, Hj Pertiwi Ayu Krishna SE MM, punya pandangan sendiri tentang sosok seorang ibu dan juga tentang Hari Ibu. Dia menjelaskan, Hari Ibu sesungguhnya hari perayaan terhadap peran seorang ibu dalam keluarganya, baik untuk suami, anak-anak, maupun lingkungan sosialnya. “Maknanya menghargai peran seorang ibu,” ungkap dia. Bagi Ayu yang lahir tepat pada perayaan Hari Ibu, 22 Desember, yang dirasakan adalah umurnya berkurang setahun. Meski umurnya berkurang, tapi bertambah pada makna perempuan lainnya. “Itu saja. Yang penting kita harus aktif di lingkungan sosial untuk menciptakan peran perempuan lebih baik dari pada zaman dulu,” tandas dia. Ayu mengakui, selama ini hubungan dengan keluarganya cukup harmonis. Bahkan, dirinya bisa duduk sebagai wakil rakyat atau menjadi anggota DPRD Surabaya hingga dua periode (2014-2019 dan 2019-2024) juga tak lepas dari dukungan dan doa dari semua. Contohnya, sebelum meminta dukungan warga, dukungan sosial lebih banyak yang mendorong dirinya untuk maju menjadi wakil mereka. “Itu contoh peran-peran sosial yang saya lakukan,” ujar Ayu yang juga mantan Ketua Umum Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Surabaya. al kemasyarakatan untuk GOW adalah organisasi sosial u berharap kegiatan GOW ibu yang mandiri. Untuk itu, Ayu Surabaya bisa bersinergi dan mendapat anggaran dari yak yang bisa digali dari Pemkot Surabaya. Sebab, banyak kegiatan GOW tersebut. gingat di Jatim, organisasi Harapan Ayu ini wajar, mengingat asama Organisasi Wanita perempuan seperti Badan Kerjasama (BKOW) mendapat anggaran dari Pemprov Jatim. Nah, OW tidak mendapat angyang jadi pertanyaan, kenapa GOW garan dari Pemkot Surabaya, tapi malah digabungkan ta. Padahal, kedua organdengan kegiatan Dharma Wanita. m GOW ada Perempuan isasi ini beda. Apalagi, di dalam Maritim, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), IkatanWanita Pengusian National Shipowners saha Indonesia (IWAPI), Indonesian impunan Sarjana Hukum Association(INSA), Wanita Perhimpunan Indonesia (Wanita Persahi) dan lain-lain. Artinya, mereka sama menyatukan visi. ini berkelompok untuk sama-sama Mereka sama-sama perempuan dan ingin perempuan di Surabaya ini maju. “Kalau sudah punya tekad begini, kenapa a tidak mekepala daerah tidak peka. Kita ng suport nyinggung siapa pun, tapi tolong kegiatan GOW agar berdaya guna. ya) di Jangan dicantolkan (anggarannya) Dharma Wanita,” ungkap Ayu. Soal langkah-langkah yang dian, lakukan terkait kewirausahaan, abat Ayu menuturkan, ketika menjabat ketua umum GOW Surabaya dulu, erapa dirinya kerap memanggil beberapa tenor atau guru untuk melatih mereka mpuan agar menjadi pengusaha perempuan yang sukses. Contoh melukis kaca. Memang, kelemahannya dalam sisiipenjualan. penjualan. g hasil karya Karena itu, Ayu berharap barang
para perempuan ini ditampung dalam koperasi dan bisa dijual melalui promo. “Saya melihat Infokom Surabaya ini cukup bagus dan bisa mempromosikan UKM yang bukan binaannya.Kan ada organisasi perempuan, harus ada di dalam sana,” tegas dia. Selama ini, Ayu yang juga anggota Komisi A DPRD Surabaya langsung turun ke kader lingkungan posyandu. Bahkan, saat reses dia mengutarakan program Pemkot Surabaya yang ada di Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas). Misalnya, siapa yang ingin kursus, bisa mengajukan ke sana. “Kalau pemkot tak melirik kegiatan di luar binaannya, ya sayang sekali,” imbuhnya. Ditanya, selain berpolitik, bagaimana caranya mengambil peran sebagai pendidik anak? Ayu menjelaskan, putranya yang terakhir akan diwisuda S2 di Australia, Mei mendatang. Artinya, dari awal, jauh sebelum dirinya aktif menjadi anggota dewan, tentunya dari kecil putra-putrinya telah dididik dengan baik. Walaupun dirinya seorang pengusaha. “Tapi ada jam-jam yang harus saya perhatikan betul untuk anak-anak sendiri. Karena apa? Kita bisa bicara kalau anak kita berhasil, orang akan melihat. Tapi kalau tak berhasil, ya apa kata orang. Iya kan? Nah, patron dari pada itu adalah anak-anak kita. Seorang ibu lho. Seorang ibu dalam artian patronnya, kalau anakanaknya berhasil ya itulah tampilan atau contoh dari ibu-ibu lainnya,” papar Ayu. (dhi/rif)
Hj Pertiwi Ayu Krishna SE MM
Enam Wanita yang Berpengaruh di Indonesia SEJAK R.A Kartini memperjuangkan emansipasi wanita, banyak wanita Indonesia bangkit dari keterpurukan dan membawa kemajuan bagi bangsa. Berikut rangkuman daftar wanita yang berpengaruh di Indonesia, siapa sajakah mereka yang dikutip dari Tagar News.
Sri Mulyani Namanya dikenal ketika menjabat sebagai Menteri Keuangan masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, Sri Mulyani yang sebelumnya menjabat sebagai pengamat ekonomi. Wanita yang lahir di Bandar Lampung pada 26 Agustus 1962 ini merupakan wanita
pertama yang menjabat sebagai pelaksana bank dunia. Bahkan dia juga dinobatkan sebagai menteri keuangan terbaik Asia untuk tahun 2016. Sebelumnya pemilik nama lengkap Sri Mulyani Indrawati SE, MSc, PhD itu menjabat sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas dari Kabinet Indonesia Bersatu. Dia juga sempat menjabat sebagai Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM FEUI) sejak Juni 1998.
Susi Pudjiastuti Dikenal sebagai menteri
yang tidak sukses dalam dunia pendidikan, kini nama Susi Pudjiastuti semakin dikenal jagad raya apalagi ketika namanya ada dalam daftar nama menteri. Pemilik nama Dr (HC) Susi Pudjiastuti, lahir 54 tahun yang lalu di Pangandaran 15 Januari 1965, kini telah menjadi menteri kelautan dan perikanan dari kabinet kerja 2014-2019. Namanya bahkan dikaitkan dengan jargon tenggelamkan yang mengacu kepada hukuman penenggelaman kapal-kapal asing ilegal di perairan Indonesia. Berkat jasanya, para nelayan ilegal berpikir kembali jika ingin mengambil ikan di perairan Indonesia. Cristine Hakim Wanita yang satu ini sangat dikenal dalam dunia perfilman. Sebagai aktor senior, Christine dikenal dengan totalitas akting. Herlina Christine Natalia Hakim lahir di Kuala Tungkal, Jambi, 25 Desember 1956. Ia dikenal sebagai aktris, produser film dan aktivis Indonesia. Christine besar diYogyakarta,
prestasi, tidak salah lagi bila dia dijadikan sebagai salah wanita yang berpengaruh.
bercita-cita menjadi seorang arsitek atau psikolog. Cita-citanya berubah setelah ia ditemukan oleh Teguh Karya untuk filmnya pada tahun 1973 Cinta Pertama, sebuah peran yang menghantarkannya meraih Piala Citra untuk Pemeran Utama Wanita Terbaik dan membuatnya yakin untuk meneruskan kariernya dalam dunia seni peran. Mulai tahun 2008, ia telah menjabat sebagai Duta Indonesia untuk UNESCO, dengan fokus pada masalah pendidikan. Kesuksesannya lantas mendapat penghargaan, sebanding dengan kiprahnya di dunia seni peran memberikan pengalaman dan dedikasi serta
Desi Anwar Wanita super yang mampu memberikan contoh baik bagi profesi jurnalisme, reporter, dan pembawa acara dalam sebuah media. Kemampuan Desi Anwar memberikan inspirasi bagaimana seorang presenter mampu menghandle, dan memberikan wawasan bagi banyak orang. Presenter kelahiran Bandung, 11 Maret 1962 ini, kini bergabung sebagai jurnalis di CNN Indonesia. Desi juga memiliki hobi fotografi dan jalan-jalan. Hobinya ia tuangkan dalam
buku yang bertajuk A Romantic Journey: Notebook of A Traveller.
Najwa Shibab Najwa Shibab yang kerap disapa Nana itu lahir di Makassar, 19 September 1977. Putri kedua Menteri Agama era Kabinet Pembangunan VII, Quraish Shihab pernah menjadi anchor program berita Prime Time Metro TV dan acara khusus Mata Najwa yang membuat namanya semakin dikenal. Rosianna Silalahi Pemilik nama lengkap Rosianna Magdalena Silalahi lahir 47 tahun silam di Pangkal Pinang, 26 September 1972. Namanya
dikenal ketika dia menjadi presenter berita dan pemimpin redaksi liputan 6 SCTV. Saat ini, ia sebagai pemimpin Redaksi dari news channel Kompas TV. Menggeluti dunia Jurnalistik sejak duduk di bangku SMA Santa Ursula, ia aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler majalah disekolah. Karier Rosi mulai menanjak setelah Ira Koesno dan Arief Suditomo hengkang dari SCTV. Rosi menjadi salah satu dari 6 jurnalis TV dari Asia yang mendapat kesempatan mewawancarai secara eksklusif Presiden AS George Bush di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat pada 2003.(net/rif)
Fashion Show Kader Posyandu Balita Puskesmas Lontar DALAM rangka memperingati Hari Ibu 2019, paguyuban posyandu balita Puskesmas Lontar menggelar lomba fashion show kategori lansia, kader, dan peragawati dengan berat badan minimal 80 kg. Kegiatan ini digelar di gedung serba guna Cikal, Jalan Lontar, Kamis (19/12). Acara dihadiri sekitar 200 kader dan tokoh masyarakat ini berlangsung meriah. (dhi/rif)
Peserta wajib memakai bahan daur ulang.
Salah satu peserta dari RW 3 Bungkal.
Anggota DPRD Kota Surabaya Moch Machmud mendadak jadi peragawan.
Lomba pembuatan makanan balita.
Camat Sambikerep Ferdhie Ardiansyah menyerahkan hadiah lomba fashion show katagori lansia.
Kepala Puskesmas Lontar drg Umi Fauzia menyerahkan hadiah fashion show katagori kader posyandu.
DEWI RENGGANIS
SABTU KLIWON, 21 DESEMBER 2019 HALAMAN 16
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Penerima penghargaan dan lencana bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
9 Pejuang Kemanusiaan Jember Menerima Penghargaan dari Gubernur Jember, Memorandum Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar Parawansa memberikan penghargaan dan lencana pendonor darah sukarela 75 kali sebagai pejuang kemanusiaan, di Islamic Center Surabaya, Kamis (19/12) malam. Pemberian penghargaan dan lencana pada sembilan putra terbaik Jember ini didampingi Ketua Cabang PMI Kabupaten Jember EA Zaenal Marzuki. “Ada sembilan relawan donor darah dari Jember yang dapat penghargaan dari ibu gubernur,” Zaenal Marzuki kemarin. Penghargaan ini diterima Iksan Azhari, Suyono, Efo Pramedyo, M. Bambang Hariyadi, Meiny Rossiwati, Agoes Boedi Oetomo, Indiatmoko Cahyono, Bogie Agus Gianto, dan Bayu Himawan. Zainal menyampaikan bahwa dari catatan PMI Jember, pendonor 75 kali di Jember cukup meningkat dari tahun sebelumnya. “Setiap bulan, relawan donor darah sukarela mencapai angka 3.000 hingga 4.000 pendonor di Jember, maka kami mengucapkan terima kasih kepada pejuang kemanusiaan ini,” tandas Zaenal. Zaenal berkomitmen, PMI Jember akan selalu bersinergi dengan pihak manapun untuk memajukan lembaga PMI sesuai prinsip-prinsip dasar gerakan palang merah dan bulan sabit merah internasional. (edy/epe)
Jember, Memorandum Aksi ugal-ugalan pengemudi dump truck viral di rekaman video Whatsapp, Jumat (20/12). Tidak hanya menerobos traffict light ketika masih menyala merah, kendaraan berat bernopol P 8077 UQ itu juga melindas pemotor hingga tewas. Kendaraan berat keluaran Mitsubishi tersebut diketahui menebar teror di Jalan Gajah Mada. Tepatnya di Simpang Empat Argopuro Kelurahan/Kecamatan Kaliwates Jember sekitar pukul 09.35. Belakangan diketahui kendaran itu disopiri Indra Yadi (26), warga Jalan Mahoni RT 003/RW 008 Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Jember.
Kasatlantas AKP Edwin Nathanael melalui Kanit Lakalantas Ipda Heri Yuliawan, membenarkan kecelakaan yang mengakibat satu korban meninggal tersebut. “Dump truck bermuatan pasir itu dikemudikan Indra Yadi berjalan dari selatan hendak menuju Perumahan Argopuro. Sedangkan korbannya H Saifur Rohman yang mengendarai Honda Beat dengan
nopol P 2210 TA dari arah barat hendak ke timur,” bebernya. Musibah berawal ketika sopir dump truck tidak menghiraukan dan menerobos traffic light yang menyala merah. Pada saat bersamaan korban sudah melaju sehingga dengan jarak yang dekat terjadi benturan antara kedua kendaraan beda jenis tersebut. Tragisnya, posisi jatuh korban di bawah roda. Tak pelak, Saifur Rohman langsung terlindas dan meninggal di TKP. “Korban mengalami luka parah pada kepala, dan tangan kanan patah. Selanjutnya dievakuasi ke RS Kaliwates Jember,” tutup Heri. (edy/epe)
Petugas Satlantas Polres Jember mengolah TKP kecelakaan dump truck dengan motor di Simpang Empat Argopuro.
Humanity Foodtruck ACT Hadir di Jember Jember, Memorandum Hadir di Jember, Humanity Foodtruck 2.0 dari Global Zakat ACT menyalurkan ratusan paket makanan gratis untuk masyarakat ketika roadshow di beberapa masjid. Seperti di masjid Arrohma Kodim 0824 Jember dan masjid Al Baitul Amien, Jumat (20/12). Humanity foodtruck merupakan truk yang didesain khusus sebagai dapur umum aksi cepat tanggap yang memberikan layanan makanan gratis gratis bagi warga pra sejahtera, penyintas bencana, musafir hingga jemaah masjid. Tim Program ACT Jember Dani Ardissa mengatakan, Humanity Foodtruck 2.0 merupakan versi terbaru dari Humanity Foodtruck 1.0 ACT yang dapat mengolah lebih banyak makanan hingga 1.000 porsi. Tak heran, kapasitas truk jauh lebih besar dari pendahulunya.
“Humanity Foodtruck adalah salah satu program ACT yang fokus pada makanan gratis bagi masyarakat, dapat memasak seribu porsi makanan dengan kualitas yang terjaga, diharapkan akan lebih banyak penerima manfaat dalam sekali program yang dijalankan,” jelas nya. Kepala Cabang ACT Jember MR Warang Agung menjelaskan, foodtruck ini semata-mata bukan milik ACT namun milik masyarakat yang diharapkan mampu memberikan manfaat kepada masyarakat itu sendiri. “Humanity foodtruck ini adalah pemberian dari masyarakat yang diamanahkan melalui ACT untuk membantu banyak saudara kita agar dapat menikmati makanan gratis yang berkualitas,” terang Wawang di sela membagikan kotak nasi gratis kepada masyarakat. Harapan ke depan dapat meng-
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Ketua PMI Jember H EA Zaenal Marzuki bersama sembilan pejuang kemanusiaan Jember.
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Dump Truck Ugal-ugalan Lindas Pemotor
ACT dan relawan membagikan paket nasi siap saji gratis kepada masyarakat.
hadirkan foodtruck dan program ACT di Jember seperti water wakaf, humanity rice truck hingga human-
ity water tank. Wawang menambahkan, Foodtruck ACT yang bergerak dalam bidang sosial bencana
memberikan makan-makanan siap saji, sehingga bisa diterima oleh masyarakat Jember. (edy/epe)
TULUNGAGUNG
SABTU KLIWON, 21 DESEMBER 2019 HALAMAN 17
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com
Trenggalek, Memorandum BPJS Kesehatan melalui mobile customer service (MCS), rajin menyambangi daerah-daerah yang jauh dari akses internet. Ini untuk memberikan kemudahan bagi peserta JKN-KIS menjangkau dan mengakses pelayanan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Salah satu daerah tujuan MCS kali ini adalah Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Kamis (19/12). Hal ini ditegaskan Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung Hardi Ariawan. Hardi menjelaskan, pelayanan di MCS dengan di Kantor BPJS Kesehatan tidak jauh berbeda. MCS juga dapat melayani seluruh administrasi kepesertaan. “Masyarakat sudah tidak perlu jauh-jauh ke Kantor BPJS Kesehatan. Mereka bisa mendatangi MCS yang sedang berhenti di wilayah mereka. MCS bisa melayani pendaftaran peserta baru
maupun penambahan anggota keluarga, pencetakan kartu, perubahan data kepesertaan seperti perubahan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan perubahan kelas perawatan, serta pemberian informasi dan penanganan pengaduan,” jelas Hardi. Layanan positif itu seperti diutarakan Sumar (42), salah satu warga Kecamatan Watulimo, yang memanfaatkan MCS di Desa Slawe. Ia merasa terbantu dengan adanya MCS ini, karena efisien waktu sehingga memudahkan pengurusan kepesertaan JKN-KIS. “Yang jelas kami merasa terbantu dengan adanya pelayanan (MCS,-red) ini. Karena dengan jarak tempuh yang dekat kami sudah mendapatkan pelayanan yang baik. Alhamdulillah dilayani sebaik-baiknya. Harapan saya, MCS bisa melayani lebih baik lagi. Kalau bisa datang ke sini 2 sampai 3 kali,” ucap Sumar setelah melakukan perubahan FKTP. Agar mengetahui jadwal MCS
BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung, masyarakat bisa cek secara berkala di media sosial resmi BPJS Kesehatan maupun menelepon kantor BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung. Namun Hardi menyebutkan, jadwal keliling MCS selama bulan ini padat mulai tanggal 20 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2019, kecuali hari Sabtu, Minggu, dan libur nasional. “Sampai dengan akhir tahun nanti jadwal MCS padat di Kabupaten Tulungagung. Tanggal 20 Desember MCS di Desa Sumberagung, tanggal 23 Desember di Desa Wonorejo, tanggal 26 Desember di Pasar Ngemplak, tanggal 27 Desember di alunalun, tanggal 30 Desember di Pasar Ngemplak lagi, dan tanggal 31 Desember di Kecamatan Sendang. Untuk jam operasionalnya mulai pukul 09.00 – 11.00. BPJS Kesehatan juga sudah berkoordinasi dengan perangkat desa setempat agar masyarakat bisa memanfaatkan layanan MCS ini,” tuturnya. (adv/ar/ck/rif )
Armada MCS BPJS Kesehatan yang siap melayani masyarakat.
Jelang Nataru, Amankan 60 Motor Berknalpot Brong Tulungagung, Memorandum Satlantas Polres Tulungagung tidak hanya memerintahkan anggotanya aktif berpartisipasi dalam Operasi Lilin Semeru 2019, namun juga memerintahkan mereka merazia motor. Terutama perlengkapan berkendara dan spesifikasi motor sesuai standar dari pabrikan. Salah satunya adalah sepeda motor bersuara nyaring alias berknalpot brong. Kemudian sepeda motor yang ban luarnya tidak sesuai ketentuan atau diganti ban berukuran lebih kecil. Hasilnya, sampai pertengahan Desember, sudah 60 sepeda motor diamankan petugas. Ini disampaikan Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Aristianto Budi Sutrisno, Jumat (20/12) pagi ke awak media. “Paling banyak kita dapatkan saat razia di wilayah selatan pada saat malam Minggu,” ujarnya. Aristianto melanjutkan, kini puluhan sepeda motor tersebut diamankan di masing-masing polsek dan di kantor Satlantas Polres Tulungagung hingga proses penindakan hukumnya selesai. Aris menjelaskan, selain membahayakan pengemudi dan pengguna jalan lainnya, knalpot brong juga bisa memicu kericuhan. Terutama jika digunakan saat ada kegiatan yang melibatkan banyak komunitas anak muda. Oleh sebab itu petugas bakal gencar melakukan razia knalpot brong. “Pertama memang tidak sesuai standart pabrik. Pabrik kan sudah menghitung suara yang pas untuk telinga itu seperti apa. Dan knalpot bronk ini sering memicu perkelahian. Sebab sekali digas gitu, kalau pas di dekat anak muda bisa memicu keributan,” tuturnya. Nantinya menurut Aris, setelah
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Sambangi Mobile Customer Service, Pangkas Waktu Urus Kepesertaan JKN-KIS
AKBP Pandia didampingi Kasatlantas AKP Aris dan anggota memusnahkan knalpot brong.
proses penindakan hukumnya selesai, pemilik kendaraan bisa mengambil sepeda motornya dengan syarat harus mengganti knalpot serta ban di
hadapan polisi. “Kalau sudah selesai silahkan diambil. Nanti harus diganti dengan standart pabrik,” pungkas Aris. (fir/mad/rif)
MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Acuk,Anif Sriwati, M Alvin KANTOR: Jl. Karya Darma, Magetan
Januari 2020 Kembangkan Payment Clearaning and Settleman Ponorogo, Memorandum Be Trust Machine (BM) berada di bidang fintech (financial technology). Fintech sendiri adalah inovasi di bidang keuangan yang lagi tren di Indonesia. Tren ini bahkan memberikan pengaruh luas pada masyarakat. Mudahnya akses terhadap produk keuangan membuat jalur transaksi jadi mudah dan praktis. “Ke depannya, tepat di bulan pertama 2020, perusahaan akan mengembangkan
Pertemuan Be Trust Machine dengan calon klien di Ponorogo.
beberapa macam fitur atau beberapa macam aplikasi untuk pengembangan fintechnya. Sedangkan fintech memiliki banyak produk dan layanan yang bisa masyarakat manfaatkan,” terang CEO Betrust Machine Adrian Wijaya, Jumat (20/12). Di Indonesia, fintech dibagi menjadi empat kategori. Pertama pair to pair landing. Kategori ini seperti pinjaman online (pinjol) namun prosesnya tidak seperti layaknya praktek bank umum. Kedua, payment clearaning and settleman. Apa sih itu? Bagi yang sering menggunakan payment gateway atau e-wallet, 2 kategori ini termasuk payment clearaning
and settleman. “Itulah yang akan kita kembangkan pada Januari 2020,” sebut Adrian. “Ketiga management risiko dan investasi mengapa perusahaan kita itu berbasis fintech? Karena melalui jenis fintech kategori ini, kita bisa memantau kondisi keuangan sekaligus melakukan perencanaan keuangan secara lebih mudah dan praktis,” tambahnya. Terakhir, market aggregator. Kategori ini mengacu pada portal yang mengumpulkan beragam informasi yang terkait keuangan yang disajikan pada pengguna atau target audience. “Kenapa perusahaan kita bergerak di bidang fintech? Karena fintech sendiri dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat luas, sebagai contoh ada
perusahaan start up yang menghadirkan merchant yang dimana merchant tersebut menerima pembayaran dengan payment gateway,” timpal Marketing Director Betrust Machine Dedy Susworo. Ada juga perusahaan start up yang membuat inovasi fintech yang dapat membangun infrastruktur dunia perbankan untuk meningkatkan daya beli konsumen. Karena itulah, ke depannya perusahaan ini mulai melirik dan berinovasi menjadi perusahaan start up dengan memanfaatkan komunitas yang sudah dibuat di Be Trust “Tunggu platform dari kami yang bisa dinikmati oleh klien kami terutama dan bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia,” tutup Dedy. (alv/ack/mt/epe/adv)
Pertemuan dengan audiens di Madiun dengan paparan pengembangan fintech yang akan dilakukan di awal 2020.
SERTIFIKA T
P ER S WAN DE
HUKUM & KRIMINAL WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
SABTU KLIWON, 21 DESEMBER 2019
HALA HALAMAN 18
Polres Probolinggo Kota Panen Bandit Probolinggo, Memorandum Pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota terus mengincar mangsa. Di sisi lain, meski didukung personel terbatas, Satreskrim Polres Probolinggo Kota tidak kendor untuk menindak dan meminimalisasi kejahatan.
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander didampingi Kasatlantas AKP Achmadi melihat petugas urkes melayani penumpang. FOTO: MEMORANDUM/RUL
Pasuruan, Memorandum Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Pasuruan Kota selain fokus pengamanan tempat ibadah, tempat wisata, dan tempat hiburan, juga memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menggunakan moda transportasi darat seperti bus. Salah satunya mengecek di terminal dalam rangka kesiapan Operasi Lilin Semeru 2019. Seperti yang dilakukan Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH didampingi Wakapolres Kompol Mario Prahatinto, pejabat utama mengecek kesiapan stasiun, dan terminal. Di terminal, Kapolres Pasuruan Kota menyampaikan kepada sopir bus agar tetap menjaga stamina, dan kesehatan. Karena tanggung jawab sopir adalah membawa para penumpang dengan selamat sampai tujuan, dan dilanjutkan memberikan obat vitamin dan penambah darah. Kapolres Pasuruan Kota juga mengecek ke dalam bus AKAS tujuan Probolinggo-Surabaya, memberikan arahan kepada para penumpang. “Kami dari Polres Pasuruan Kota, melakukan pemeriksaan kesehatan dan test urine kepada sopir bus. Di mana semua dalam kondisi sehat dan tidak ada yang menggunakan narkoba,” tutup Dony. (*/rul/fer)
FOTO: MEMORANDUM/RUL
69 Anggota Polres Pasuruan Dapat Kejutan
Pasuruan, Memorandum Ada pemandangan yang tidak biasa di halaman Mapolres Pasuruan, Jumat (20/12) pagi saat akan digelar apel rutin. Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, SIK SH MH mengumpulkan semua anggota dan memberikan kejutan kepada yang merayakan ulang tahun pada Desember. Pemberian selamat kepada anggota yang merayakan ulang tahun, dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan Tuhan kepada hambanya. Salah satunya adalah nikmat sehat, dan pada Desember ini ada 69 personel Polres Pasuruan yang merayakan ulang tahun. Kegiatan ini juga ditandai dengan penyiraman bunga dari Rofiq kepada semua anggota Polri, dan aparatur sipil negara (ASN) yang berulang tahun pada Desember. Dilanjut dengan pemotongan tumpeng, dan kue ulang tahun kali ini diberikan kepada perwakilan yang ulang tahun di bulan Desember. (*/rul/fer)
Polres Probolinggo Kota berhasil mengungkap pelaku tindak kriminal mulai tanggal 14-20 Desember. Dari 10 kasus tindak kriminal seperti kasus curas, senjata tajam, premanisme, curanmor, pencurian, dan penganiayaan,” ujar Imam Pauji, Jumat (20/2/12). Wakapolres mengatakan, dalam seminggu ini beberapa pelaku kriminalitas kejahatan berhasil diringkus. Di antaranya, pelaku senjata tajam di Jalan KH Abdul Aziz, Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo.
Pelaku tindak kejahatan yang diamankan Polres Probolinggo Kota dalam operasi cipta kondisi jelang Nataru.
Tersangka Slamet Effendi (19) warga Desa Pohsangit Tengah KecamatanWonomerto Kabupaten Probolinggo. “Anggota kami berhasil menyita barang bukti berupa pisau terbuat besi berwarna putih dengan panjang 40 centimeter,” kata Imam Pauji. Sebelumnya, kata Imam Pauji, polisi juga mengamankan tiga pelaku
Rama: Lacak, Kejar, dan Tangkap Semua Buron Bangkalan, Memorandum penca pencarian orang (DPO) sejak 16 bat Tidak ada istilah terlambat Juli 2018. Saat itu, tersangka bern sa dua rekannya mencuri di mata Kapolres Bangkalan sama AKBP Rama Samtama Putra motor di depan Alfamart, SIK MH MSi untuk memKelurahan Bancaran. buru buronan yang selama Dua rekan Edi dibekuk ini sudah dalam targetnya. aparat. Bahkan kasus Penegasan ini diungkeduanya sudah divonis kapkan Rama di berbagai hakim. Tetapi Edi berhasil kesempatan, bahwa semua kabur ke Jakarta.”Tetapi s pelaku tindak kriminaitass setelah 17 bulan buron atau ng DP ya akhirnya tertangkap buruan Polres Bangkalan yang DPO, a bemen masih bertatus DPO selama menjelang akhir Desember 2019 ncar AKBP Rama Samtama saat ini,” papar Rama. lum dihapus, akan terus diincar dan dikejar hingga tertangkap. Hal sama juga kepada Mat Putra SIK MH MSi ”Tidak peduli siapapun. Juga Bakri. Dia berstatus DPO sejak apapun jenis kejahatan yang 8 Agustus 2018, setelah terlibat dilakukan. Kalau masih masuk aksi pencurian ternak sapi di DPO, selama belum dihapus, Kecamatan Burneh bersama tiga harus tetap dicari dan dikejar. rekannya. Dalam kasus ini, dua Sampai tertangkap,” tegas Rama. rekan Mat Bakri berhasil dibekuk Seperti penangkapan Edi dan juga sudah divonis. Susanto (35), spesialis curanTetapi waktu itu, Mat Bakri mor asal Bancaran, Bangkalan, bersama pelaku lain kabur dan dan Mat Bakri (59), spesialis ditetapkan DPO. Tetapi setelah 16 bulan buron ke pencurian sapi asal Sendang Dajah, Labang, Bangkalan, menurut Rama, adalah beberapa tempat di Surabaya, Mat Bakri contoh kongkrit dari keberhasilan anggota juga berhasil diciduk Desember 2019. Satreskrim Polres Bangkalan dalam mem- Keduanya terpaksa ditindak tegas karena mencoba kabur dan melawan petugas buru target DPO. Tersangka Edi Susanto masuk daftar ketika disergap.(ras/fer) FOTO: MEMORANDUM/RAS
Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menyiramkan air bunga kepada anggota yang berulang tahun.
Hal ini patut diacungi jempol, sebab seminggu belakangan ini, gencar melakukan pengungkapan. Tentu saja keberhasilan tersebut mesti diapresiasi oleh semua pihak, mengingat persoalan memerangi kejahatan bukan hanya menjadi tanggung jawab polisi semata melainkan tanggung jawab bersama demi menyelamatkan generasi bangsa. Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Imam Pauji didampingi Kasatreskrim AKP Nanang Fendi Susanto mengungkap bahwa kasus tindak kriminalitas kian marak terjadi. Bahkan dalam seminggu ini, pihaknya mengaku panen tangkapan. “Seminggu menjelang akhir 2019,
curas, curanmor, dan pencurian. Yakni, Misbahul Munir (22), pelaku curas asal Jalan Sunan Ampel, Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, ditangkap di area GOR Mastrip, dengan barang bukti motor Honda Beat putih, celurit dengan panjang 50 centimeter dengan gagang terbuat dari kayu, dan HP. (mhd/fer)
Wakapolres Lumajang Kompol Hendry Soelistiawan memberikan paparan kesiapan pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Tes Urine Sopir Bus
Siapkan Posyan, Pospam, dan Pos Terpadu Lumajang, Memorandum Polres Lumajang bersama jajaran forkopimda dan lintas instansi mengundang pemilik tempat hiburan dan hotel di Lumajang. Mereka menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait kesiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di gedung pertemuan Pemkab Lumajang, Jumat (20/12). Pada kesempatan itu, Kabagops Polres Lumajang AKPYatno Mardi dalam paparannya menyampaikan, bahwa kegiatan Operasi Lilin Semeru 2019 melibatkan 520 personel gabungan dengan masing-masing 275 personel Polri,
serta 245 anggota gabungan dari instansi samping yaitu TNI, Satpo PP, dinas perhubungan, dinas kesehatan, BPBD, serta pramuka. Menurut kabagops, sasaran dari Operasi Lilin Semeru 2019 ada empat yaitu orang, barang,tempat, dan kegiatan. Dalam mengantisipasi perayaan Nataru, Polres Lumajang menyiapkan pos pengamanan dan pos pelayanan di wilayah berbeda. Wakapolres Lumajang Kompol Hendry Soelistyawan, ketua rakor kemarin mengucapkan terima kasih atas kehadiran para undangan.(tri/fer)
SABTU KLIWON, 21 DESEMBER 2019 HALAMAN 19
memorandumredaksi @gmail.com
memorandum.co.id
TNI ADALAH KITA
GAGAH PERKASA TETAPI RENDAH HATI
Korem 083/Baladhika Jaya
Rakyat adalah Ibu Kandung TNI Malang, Memorandum Untuk meringankan beban masyarakat, Korem 083/Baladhika Jaya (BDJ) melaksanakan Program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu). Hasilnya, 3.010 rutilahu dibangun dan tersebar di 7 kodim jajaran. Bahkan dalam program ini terjadi over prestasi 10 unit. Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Zainuddin berharap, dengan adanya perbaikan rumah tersebut dapat meringankan beban hidup masyarakat yang membutuhkan ketersediaan papan. “Sehingga keluarga akan lebih nyaman menjalani kehidupan dari yang sebelumnya,” ujar Zainuddin. Masih menurut Zainuddin bila TNI lahir dari rakyat, sehingga rakyat adalah
ibu kandung TNI, maka dari itu komando kewilayahan harus dapat menyentuh, menyelami, memahami kehidupan rakyat sekitarnya. “Sehingga kita memiliki kewajiban untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat, salah satunya melalui Rutilahu,” lanjut Zainuddin. Di sisi lain program ini masih menurut Zaikuddin dapat meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, yang muar-
Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Zainuddin berdialog dengan warga.
anya adalah memberdayakan semangat gotong royong. “Dengan semangat tersebut dapat meningkatkan ketahanan wilayah,” imbuh Zainuddin. Pada kesempatan hari ini Danrem 083 menyerahkan hasil Rutilahu kepada Ibu maliya, Ibu malika dan ibu Naseha sekaligus memberikan bantuan sembako yang diterima dengan rasa syukur dan terima kasih dari penerima Rutilahu. (Penrem083 / tyo)
Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Zainuddin selalu dekat dengan rakyat.
Kirab Merah Putih jadi Spirit Generasi Muda Malang, Memorandum Ha b i b Lu t h f i b i n Ya h y a mengikuti prosesi Kirab Merah Putih raksasa yang digelar oleh Korem 083/Baladhika Jaya, di Kota Malang Minggu (3/11). Menaiki kendaraan temppr Anoa, Habib Luthfi didampingi oleh Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Zainuddin dan Wali Kota Malang Sutiaji. Ranpur Anoa dari Batalyon Mekanis 512 itu diiringi rombongan mobil kuno Willys. Kirab Merah Putih digelar
dalam rangka silaturahmi kebangsaan bersama Habib Luthfi dan tokoh agama se-Jawa Timur. Kirab ini membawa bendera merah putih berukuran raksasa yang dibawa oleh ratusan kaum muda dan tua. Bendera raksasa berukuran 120 meter x 60 meter dibentangkan di lapangan Rampal, Kota Malang. Secara simbolis, Panji Merah Putih dipasang di panggung kehormatan yang disaksikan langsung oleh Habib Luthfi
Danrem 083/BDJ Kolonel Inf Zainuddin foto bersama dalam acara perkenalan dan silaturahmi kebangsaan.
Danrem 083/BDJ Kolonel Inf Zainuddin menyerahkan cendera mata.
Seluruh Komponen Bangsa Wajib Jaga Keutuhan NKRI Malang, Memorandum Danrem 083/BDJ Kolonel Inf Zainuddin mengajak segenap komponen bangsa harus menyatukan rasa dan pikiran untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Ini tanggung jawab seluruh komponen bangsa. Karena bangsa ini adalah bangsa yang besar dan harus kita jaga sampai kapanpun,” ujar Zainuddin. Sementara itu Wali Kota Malang Sutiaji menyebut kesatuan dan per-
satuan NKRI belum benar-benar terwujud. Ini akibat dasar negara Pancasila belum terimplementasi (diterapkan) benar. Sutiaji mengatakan masih banyak hal-hal yang perlu dijaga dan bersama-sama menghadapi permasalahan yang belum diselesaikan, khususnya di Kota Malang. Salah satunya masih ada banyak orang munafik dan sakit hatinya dan permasalahan-permasalahan yang nyata seperti terorisme hingga kapitalisme.
“Ini yang menjadi kegelisahan kita bersama dan perlu kita garisbawahi. Ketika kita berkaca pada lima dasar Pancasila yang menjadi cita-cita kita saat ini adalah sila kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” kata Sutiaji dalam sambutannya. Sehingga ditedaskan Sutiaji harus memulainya dari sila terakhir, di mana perlu adanya keadilan untuk seluruh rakyat Indonesia. ( Penrem083/tyo)
Habib Luthfi bin Yahya naik kendaraan tempur.
dan Danrem 083/Bdj. Zainuddin menegaskan bahwa acara ini menjadi ajang kebersamaan yang menjadi spirit bersama, terutama bagi generasi muda. “Kita start kirab dari Makam Pahlawan TRIP. Ini pelajar bagi kita, khususnya generasi muda untuk mempelajari dan menghargai perjuangan pahlawan para pelajar terdahulu,” ujar dia. Acara tersebut dilanjutkan ceramah kebangsaan oleh Habib Luthfi.( Penrem083 /tyo)
memorandumredaksi @gmail.com
memorandum.co.id
TNI ADALAH KITA
SABTU KLIWON, 21 DESEMBER 2019 HALAMAN 20
GAGAH PERKASA TETAPI RENDAH HATI
Korem 084/Bhaskara Jaya
Bersinergi, Menghadapi Tantangan ke Depan Oleh: Kolonel Inf Sudaryanto SE Pengaruh globalisasi ditandai dengan kemajuan peradaban dunia. Dunia mengalami perubahan pada aspek ilmu pengetahuan dan teknologi. Perubahan tersebut juga mempengaruhi kehidupan masyarakat di dunia. Bagi negara yang belum siap untuk menghadapinya, maka akan muncul ancamanancaman yang bisa menimbulkan dampak tidak baik bagi negara itu, termasuk dalam hal ini Negara Indonesia. PERKEMBANGAN Ipoleksosbud di wilayah Korem 084/Bhaskara Jaya menjadi permasalahan tersendiri dan membutuhkan penanganan secara terpadu. Berbagai pengaruh negatif sebagai akibat globalisasi dewasa ini, sangat jelas dirasakan, di mana pengaruh tersebut sedikit demi sedikit mulai menggeser nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, dan rasa cinta terhadap tanah air. Ekses globalisasi bila tidak bisa disikapi secara tepat dan terpadu, maka akan berdampak buruk bagi perkembangan masyarakat serta dapat merubah tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Oleh karena itu sangatlah penting bila TNI, Polri, pemda, dan tokoh masyarakat serta komponen bangsa lain bersinergi guna menghadapi tantangan yang akan terjadi ke depannya. Sinergi atau yang biasa diterjemahkan sebagai Syncronize Energy merupakan suatu kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama, atau bagaimana membangun dan memastikan hubungan kerjasama internal yang produktif serta kemitraan yang harmonis dengan para pemangku kepentingan, untuk menghasilkan karya yang bermanfaat dan berkualitas. Tanggal 17 Desember 2019, segenap warga Kodam V/Brawijaya merayakan Hari Ulang Tahunnya yang ke-71. Suatu momentum yang tepat untuk melaksanakan evaluasi dan menyusun proyeksi pengembangan ke depan. Hal itu mengingat pentingnya tantangan ke depan yang semakin berat dan kompleks. Tantangan ke depan akan lebih bervariasi dan menyentuh kepada aspekaspek kehidupan masyarakat secara luas. Dengan memahami tantangan ke depan, maka Korem 084/Bhaskara Jaya sebagai salah satu satuan komando kewilayahan yang berada di bawah Kodam V/Brawijaya, senantiasa meningkatkan sinergitas melalui metode Pembinaan Teritorial, meliputi Pembinaan Ketahanan Wilayah, Bhakti TNI, dan Komunikasi Sosial dengan pelibatan TNI, Polri, pemda, dan komponen masyarakat
guna mengatasi semua permasalahan di wilayah. Wujud kegiatan yang dilaksanakan bisa berupa pembangunan fisik maupun nonfisik, serta dilakukan oleh seluruh jajaran mulai dari tingkat korem, kodim, koramil sampai kepada babinsa. Agar semua bisa berjalan dengan baik maka diperlukan peningkatan kemampuan aparat teritorial, yang mampu untuk memberdayaan potensi wilayah meliputi geografi, demografi, dan kondisi sosial yang ada di wilayah. Sehingga diharapkan mampu mengatasi segala bentuk permasalahan masyarakat sekaligus mendeteksi segala bentuk ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan yang ada di wilayah. Hal lain yang perlu disikapi adalah terkait dengan ancaman terorisme, radikalisme, narkoba, dan kejahatan siber yang telah masuk kesemua lini, dan ancaman seperti itu tentu tidak bisa disikapi melalui pendekatan keamanan saja tetapi juga perlu pendekatan secara teritorial. Di sinilah peran binter perlu dikedepankan guna membentengi masyarakat dari semua paham yang
bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, sehingga apa yang diharapkan dari pembinaan territorial bisa terwujud yaitu terwujudnya pertahanan aspek darat khususnya di wilayah Korem 084/ Bhaskara Jaya yang tangguh. Dirgahayu Kodam V/ Brawijaya, “Bhirawa Anoraga” Prajurit Gagah Perkasa Namun Rendah Hati. (*)
(*) Penulis adalah Danrem 084/Bhaskara Jaya
Kodim Sidoarjo Bina Kader Bela Negara Usia Dini
Dandim 0829/Bangkalan Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo SSos foto bersama juara pencak silat.
Dandim Bangkalan Bina Perguruan Pencak Silat Jokotole Juara Umum Kejurnas Kota Pahlawan Championship Pertama Tahun 2019 Bangkalan, Memorandum Perguruan Pencak Silat (PPS) Jokotole menjadi juara umum dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kota Pahlawan Championship Pertama Tahun 2019, pada 23 November hingga 25 November 2019 di GOR kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Atas prestasi itu, Komandan Kodim (Dandim) 0829/Bangkalan Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo SSos mengumpulkan para juara pencak silat di Makodim 0829/Bangkalan. Dalam kesempatan itu, Dandim 0829/Bangkalan yang akrab disapa Ari menyampaikan ucapan selamat kepada para juara pencak silat PPS Jokotole serta menyampaikan pembinaan dan motivasi. “Selaku Pembina PPS Jokotole, kami mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih para atlet yang memenangkan Kejurnas Kota Pahlawan Championship yang pertama di ITS. Prestasi yang diraih ini sangat menggembirakan, membanggakan bagi masyarakat Bangkalan. Semoga ke depannya PPS Jokotole dapat berkarir, berkarya dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Ari. Ditemui usai menyampaikan ucapan selamat dan memberikan pembinaan kepada para atlet, Ari menyampaikan, bahwa pembinaan ini dikarenakan sejak menjabat Dandim kali pertama di sini sebagai pembina dari PPS Jokotole. “Sehingga pada saat saya memberikan apel kali pertama memanggil para atlet-atlet dan memberikan motivasi bahwa pada saat ada event agar menunjukkan prestasi terbaik. Sportivitas harus dijunjung sehingga hasil apapun yang diperoleh itu adalah hasil kerja keras para atlet Bangkalan,” ujar Ari. Lebih lanjut, Ari menyampaikan, bahwa pihaknya patut bangga sebagai warga Bangkalan, karena mereka adalah generasi muda yang telah disiapkan mampu memberikan prestasi terbaik bagi kota Bangkalan ini. “Sehingga ke depannya, kita harapkan para atlet generasi muda ini perlu dibina, diberikan motivasi dan perlu diperhatikan sehingga mereka mampu berprestasi yang lebih baik dimasa yang akan datang,” tuturnya. Ari berharap agar para atlet PPS Jokotole berlatih lebih intens lagi guna mempersiapkan diri menghadapi kejurnas di Banyuwangi dan Bali mendatang. “Untuk kejurnas di Banyuwangi dan Bali, minimalnya paling tidak bisa mempertahankan prestasi yang sudah dicapai pada kejurnas di ITS. Atlet-atlet ini harus selalu dibimbing, dibina dan ditingkatkan kemampuannya sehingga bisa mencetak hasil yang lebih baik dari yang sebelumnya,” harap Ari. Dalam kesempatan itu, pelatih PPS Jokotole, Sunarto menyampaikan bahwa untuk event kejuaraan yang akan datang diharapkan tetap menjadi tim yang terbaik. “Alhamdulillah, kami PPS Jokotole Kabupaten Bangkalan bisa meraih juara tim terfavorit, Juara umum usia dini tingkat SD, SMP dan SMA. Kami berharap dalam kejuaraan yang akan datang, di Banyuwangi dan Bali, akan lebih meningkatkan lagi, akan menunjukkan bahwa PPS Jokotole adalah tetap tim yang terbaik,” tutur Sunarto.(penrem084/fer)
Sidoarjo, Memorandum Kodim 0816/Sidoarjo mendukung penuh kegiatan pengenalan militer di Lapangan Kodim 0816/Sidoarjo. Kegiatan ini akan menjadi agenda khusus Kodim 0816/Sidoarjo sebagai ajang edukasi militer mulai sejak usia dini. Pengenalan satuan dan sekilas dunia TNI kepada masyarakat sekitar, khususnya kepada anak-anak usia sekolah. Kegiatan ini juga sudah melalui proses dan mekanisme yang sesuai prosedur, mulai pengenalan persenjataan yang dimilliki oleh TNI antara lain senjata laras panjang dan pistol. Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf M Iswan Nusi SH mengizinkan acara Binter Terpadu dengan pengenalan tentang TNI ini digelar, tentunya dengan kemasan yang meriah. M Iswan Nusi menjelaskan, bahwa
Kodim 0816/Sidoarjo memberikan edukasi militer sejak usia dini.
pihaknya sangat mendukung kegiatan pengenalan tentang militer pada usia dini ini. “Karena sebagai pendidikan, kami sangat setuju untuk pengenalan tahap awal tentang dunia TNI,” jelas
M Iswan Nusi. Kepala Yayasan Paud/MI Gugus 11 & 12 se-Kabupaten Sidoarjo Endang Sukamti menuturkan, bahwa sebagai salah satu edukasi ini sangat bagus. Ka-
rena untuk pengenalan tahap awal apa itu militer. “Peralatannya apa saja yang mereka gunakan apa sih peran TNI dalam suatu negara. Dengan kegiatan ini menjadi inspirasi bagi anak-anak untuk ke masa depan yaitu cita-cita mereka,” jelas Endang Sukamti. Sementara, Bati Terdim 0816/ Sidoarjo Serma Sutrisno mengimbau sebaiknya kegiatan positif ini dapat dikembangkan untuk wisata edukatif usia dini tentang TNI. “Sekaligus memperkenalkan bahwa militer itu suatu profesi yang mulia untuk menjaga negara, karena tanpa tentara kita tidak bisa mempertahankan esistensi dan keamanan negara,” jelas Sutrisno. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan jiwa patriotisme dan nasionalisme kepada anak-anak sejak usia dini. (penrem084/fer)
Setetes Darah Selamatkan Jiwa Manusia
Kodim Gresik Gelar Donor Darah Gresik, Memorandum Kodim 0817/Gresik menyelenggarakan bakti sosial donor darah dalam rangka rangkaian kegiatan peringatan Hari Juang TNI-AD dan Kodam V/ Brawijaya Ke-71 Tahun 2019 di Gedung Gress Mall Gresik, Kamis (5/12). Dalam kegiatan itu dihadiri Pimpinan General Manager Gress Mall Gresik, para perwira jajaran Kodim 0817 beserta anggota, 68 peserta donor darah dari Kodim 0817, empat anggota Subdenpom Gresik, enam anggota Subgartap Gresik, tiga anggota Poskes Gresik, 14 anggota Persit, 15 anggota Polres Gresik, delapan anggota FKPPI dan dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik.
Dalam sambutannya, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Budi Handoko SSos mengatakan bahwa, kegiatan donor darah ini merupakan salah satu wujud kepedulian Kodim 0817/ Gresik yang bekerja sama dengan PMI Kabupaten Gresik dalam mencermati berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya masalah peningkatan derajat kesehatan masyarakat. “Kita pahami bersama, bahwa sekarang ini kebutuhan masyarakat terhadap darah semakin meningkat,” jelas Budi. Dandim menambahkan, permasalahan ini harus disikapi bersama sebagai upaya untuk menolong sesama
Anggota polres ikut kegiatan donor darah yang digelar di Gedung Gress Mall Gresik.
kita yang sedang mengalami kesulitan. Terbatasnya persediaan darah yang dimiliki Palang Merah Indonesia khususnya di wilayah Kabupaten Gresik saat ini, menuntut semua untuk lebih memasyarakatkan kegiatan donor darah dengan harapan bahwa setetes darah yang diberikan dapat meny-
elamatkan jiwa manusia yang sangat membutuhkannya. “Manfaat dari donor darah itu sendiri selain bagi orang lain juga bermanfaat bagi diri kita sendiri. Dilihat dari sisi kesehatan semakin kita sering donor darah maka semakin sehat,” tegas Dandim. (penrem084/fer)
40 Tahun Pasutri Lansia Hidup di Gubuk Reyot
Dandim Pamekasan Ringankan Beban dengan Program RTLH Pamekasan, Memorandum Pasangan suami istri (pasutri) asal Dusun Timur Jalan, Desa Ambender, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura hidup di rumah tidak layak huni (RTLH). Pasutri tersebut yakni Aspulla (65) dan Munarya (60). Mereka sudah sekitar 40 tahun lebih, tinggal di rumah yang kumuh dengan ukuran 2×4 meter. Mirisnya, di dalam rumah itu hanya terdapat satu kasur dan itu pun sudah tidak berbentuk. Tak hanya itu, dinding rumah mereka hanya terbuat dari anyaman bambu yang sudah tampak berlubang. Begitu juga dengan penyangga atap rumah mereka yang terbuat dari bambu, sudah tampak lapuk serta hampir reyot. Munarya mengatakan, kehidupan keluarganya sehari-hari dalam mencari nafkah hanya bergantung pada tetangga yang membutuhkan bantuan
Anggota Kodim Pamekasan bersama warga memperbaiki rumah milik Aspulla.
tenaganya. Dari pekerjaan serabutan itulah ia mendapat upah ala kadarnya yang bisa dipakai untuk memenuhi kehidupan keluarga. “Mau gimana lagi, memang ke-
adaan ekonomi hidup saya seperti ini, saya kadang hanya bekerja mencari rumput buat sapi tetangga,” ujar Munarya. Selain itu Munarya mengutarakan, untuk memenuhi kebutuhan keluarga
sehari-hari juga bergantung dari penghasilan suami yang menjadi buruh cangkul. Itu pun kata dia kalau ada orang yang menyuruh. Danramil Pagantenan Kapten Arh Hariyanto mengaku akan segera mungkin membantu warga kurang mampu tersebut melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kapten Arh Hariyanto berharap semoga bantuan RTLH yang nantinya akan diberikan oleh Kodim 0826 Pamekasan bisa memberikan manfaat dan dapat meringankan beban kehidupan Aspulla dan Munarya. “Semoga dengan bantuan yang akan kami berikan nanti, bisa bermanfaat bagi Aspulla dan keluarganya. Ini salah satu fungsi kami selaku aparat kewilayahan yang salah satunya TNI ikut dalam pengentasan kemiskinan,” pungkas Kapten Arh Hariyanto. (penrem084/fer)