SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id memo me mora rand ndum um.co co.id id
SABTU KLIWON, 20 NOVEMBER 2021
memorandumredaksi@gmail.com memo me mora rand ndum umre reda daks ksi@ i@gm gmai aill.co com m
HARGA Rp 3.500,-
POLEMIK JEMBATAN BAMBU DI WISATA MANGROVE WONOREJO
Surabaya, Memorandum Kasus jembatan bambu di wisata Mangrove Wonorejo yang mangkrak semakin memanas. Diam-diam Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya meminta klarifikasi terhadap salah satu kepala bidang (kabid) di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya.
Pemimpin Redaksi
Saat PTM, saat Seks Bebas Dua tahun pandemi corona virus desease (Covid)-19 mendera. Dua tahun pula manusia seantero jagad dibuat bingung dan takut terhadap virus yang di bumi ini sudah mematikan jutaan manusia.
Memang sempat beredar kabar simpang siur bahwa yang datang di Kejari Surabaya adalah Kepala DKPP Kota Surabaya Yuniarto Herlambang. Namun, ketika Memorandum melakukan konfirmasi kepada Yuniarto Herlambang bahwa yang dimintai klarifikasi di Kejari Surabaya adalah Kabid Pertanian DKPP Kota Surabaya Rahmad Kodariawan. “Pak Rahmad. Cuma kelihatannya
D
ua tahun juga obat “pembunuh” virus itu belum ada alias belum ditemukan. Hanya vaksin yang akhirnya mencuat seakan-akan menjadi penolong. Seakan-akan menjadi pilihan utama
Ghea Youbi
DIGODA COWOK NAKAL
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya
Yuniarto Herlambang
GIGIT LEHER PELAKU
Taft Dihantam KA Tawangalun, 2 Warga Surabaya Tewas
Terlempar 10 Meter
SUAMI TUGAS LUAR KOTA, ISTRI MARKETING MOBIL DIPERKOSA Surabaya, Memorandum Pagar makan tanaman, itulah yang dilakukan Akbar (25), marketing mobil yang indekos di Jalan Keputih. Betapa tidak,
Bersambung ke halaman 11
pria itu tega memerkosa is istri temannya yang sedang ke luar kota. Namun, perbuatan be bejat yang dilakukannya gagal ka karena EG (25), korban yang ju juga Kepu indekos di daerah Keputih tersebut berontak. Wanita itu mencoba mempertahank mempertahankan kehormatannya sekuat ten tenaleh ga dengan menggigit leher tersangka. tersangka. mendap Merasa mendapatperlawana kan perlawanan, akhirn Akbar akhirnya menghentik menghentikan perbuatann perbuatannya memil dan memilih kabur. Setel Setelah suaminya pulan pulang,
Pasuruan, Memorandum Empat penumpang tewas dalam kecelakaaan Daihatsu Taft tertabrak Kereta Api (KA) Tawangalun di perlintasan sebidang tanpa palang pintu Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi. Dua korban merupakan warga Surabaya. Polisi menyebut pengemudi mobil kurang hati-hati. Taft N 1898 VQ yang dikemudikan Steffen Fang Nyoto
Akbar digiring petugas menuju tahanan Mapolrestabes Surabaya.
wanita itu menceritakan kejadian yang dialaminya. Mendengar itu, suaminya tidak terima selanjutnya
bersama EG melapor ke Unit Perlindungan Perempuan dan Bersambung ke halaman 11
Penghuni Ruko Sambikerep Ditemukan Tak Bernyawa Merasa curiga kemudian dia meminta tolong kepada tetangga Teddy untuk mengecek ruko yang ditempati korban. Selanjutnya mereka mengecek bersama-sama. “Tetangga membuka jendela rumah dan langsung mendapati korban tewas di kamarnya,” ungkap Soemadi kepada petugas. Soemadi menambahkan, sebelumnya pada Kamis (18/11) sekitar pukul Bersambung ke halaman 11
Kondisi Taft setelah ditabrak Kereta Api Tawangalun.
Bermain Api Terbakar (4)
Suami Derita Varicocele
FOTO: MEMORANDUM/RIO
Surabaya, Memorandum Teddy Hermana (62), ditemukan tewas di ruko Taman Gapura, Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Jumat (19/11). Dugaan kuat penyebab kematian korban karena penyakit yang dideritanya. Kali pertama jenazah korban diketahui temannya, Soemadi (52), warga Jalan Margorejo sekitar pukul 10.36. Saat itu, pria tersebut mendatangi ruko korban dan mengetuk pintu namun tidak ada respons.
Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/RIO
G
Bersambung ke halaman 11
Kalau saya merencanakan sesuatu itu tidak boleh hanya separuh-separuh tapi langsung jadi. Kalau sudah perencanaan harus jadi.
Bersambung ke halaman 4
hea Youbi merupakan pedangdut muda sekaligus DJ yang memiliki paras menarik. Tidak heran ada saja cowok-cowok modus yang coba menarik perhatiannya. Menjadi seorang pedangdut sekaligus selebgram, Ghea Youbi tidak lepas dari godaan cowok-cowok nakal yang seringkali
di kejaksaan soal judul di koran Memorandum. Itu dikabari Pak Rahmad,” jelas Herlambang, Jumat (19/11). Herlambang menambahkan, bahwa kedatangan kabid ke Kejari Surabaya bukan diperiksa tetapi diklarifikasi. “Klarifikasi. Kemarin (Kamis, red) dipanggil Kasi Intel Kejari Surabaya dan clear,” ujarnya.
T
ernyata reuni tipis-tipis di Sarangan tidak berakhir tipis-tipis. Buntutnya sangat panjang. Reuni yang hanya berdua itu menyebabkan Santi hamil. Santi kelabakan. Ketika fakta ini
Petugas inafis mengolah tempat kejadian perkara (TKP) di ruko yang ditinggali Teddy.
Bersambung ke halaman 11
Meng, pramusaji seksi menjamur di warung-warung Telaga Ngipik, Gresik.
-
Memangnya mereka jarang mandi kok sampai menjamur?
Si Mameng (Pelanggan warung)
FOTO: MEMORANDUM/RIO
Maling Penutup Gorong-Gorong Darmo Dibekuk -
Ketiga pelaku diamankan di Mapolrestabes Surabaya.
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Oleh: Arief Sosiawan
FOTO: MEMORANDUM/IST
Mata Hati
WALI KOTA: SUDAH DIPERIKSA BPK
Surabaya, Memorandum Anggota Respatti Polrestabes Surabaya menangkap 3 pencuri penutup gorong-gorong di wilayah Surabaya, Jumat (19/11) sekitar pukul 01.15. Tiga pemuda diamankan di Jalan Darmo itu adalah Aditya Pratama (32), asal Tembeling, Kasiman, Bojonegoro; M Ainun Iqbal (19),
asal Sugih Waras Nunuk, Bojonegoro; dan Heri Susilo (22), warga Jalan Simorejosari. Selanjutnya anggota menggiringnya ke Mapolrestabes Surabaya guna diproses hukum lebih lanjut. Sementara itu, KBO Sabhara Polrestabes Surabaya Iptu Bersambung ke halaman 11 ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SABTU KLIWON, 20 NOVEMBER 2021 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Digitalisasi UMKM Dikebut Promosi Produk lewat Fashion Show
yang menjadi pengusaha disebut bisa meningkatkan potensi kontribusi atas produk domestik bruto (GDP) global hingga USD 5 triliun. “Melihat strategisnya peran kaum perempuan, sudah selayaknya kita terus mendorong kemandirian ekonomi kaum perempuan. Di Sidoarjo tahun 2 0 2 2 d i l u n c u r k a n Ku r m a ( K a r t u Us a h a Pe re m p u a n Mandiri) untuk mendongkrak ekonomi keluarga melalui peran perempuan. Peran dekranasda harus optimal mengawal ini untuk membantu pulihkan ekonomi dan menggali potensi pemberdayaan perempuan,” ujar bupati. Program Kurma sendiri adalah bantuan modal Rp 5-50 juta diiringi pelatihan dan sertifikasi untuk kaum perempuan. Program itu akan digeber pada 2022. Ketua Dekranasda Sidoarjo, S a’a d a h A h m a d Mu h d l o r menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan programprogram yang akan membantu mendongkrak industri kerajinan di Sidoarjo melalui pengembangan dan digitalisasi. “Kita sudah siapkan program untuk membawa UMKM terutama yang berbasis kerajinan untuk go digital,” tuturnya. Salah satu strategi yang disiapkan adalah mendampingi pembuatan materi promosi UMKM yang dikemas secara apik melalui instrumen audio visual. “Kita juga akan jembatani untuk masuk ke marketplace-marketplace,” ujarnya. Selain memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan penjualan, strategi kolaborasi juga akan dilakukan. Dekranasda Si d o a r j o a k a n k e r j a s a m a dengan Dekranasda Jatim, saling
Personel Polsek Tanggulangin mengatur lalu lintas ketika ada pelajar hendak menyeberang jalan padat kendaraan.
Polsek Tanggulangin Tekan Kemacetan dan Laka di Tiga Titik
Bupati Ahmad Muhdlor Ali mendampingi Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin foto bersama pengurus Dekranasda Sidoarjo yang baru dilantik Kamis (18) malam.
membantu memasarkan produk kerajinan yang dihasilkan Sidoarjo. “Selain itu, kita optimalkan dengan pemasaran digital,” pungkasnya. Tu g a s D e k r a n a s d a d i bawah komando Ning Sasha penuh tantangan. Bukan hanya karena adanya pandemi saja, tetapi Sidoarjo yang sudah menyandang kota UMKM Indonesia sudah saatnya kembali menunjukkan eksistensinya di kancah nasional. Banyak hasil kerajinan dari Sidoarjo yang bisa dijadikan produk unggulan untuk dipasarkan. Produk unggulan itu bahkan dijadikan bahan pameran dan fashion show usai pelantikan. Yuk Muslimah Sidoarjo memakai busana batik berbagai motif dilengkapi aksesor is yang merupakan karya dari pengrajin UMKM Sidoarjo. Arumi Bachsin yang juga istri Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, mengapresiasi semangat Dekranasda Sidoarjo dengan membuat pameran dan fashion show yang cukup menarik. Ia bahkan tak segan melontarkan kekagumannya melihat semua
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Ketua Dekranasda Jatim dalam sambutannya, menegaskan posisi dekranasda sebagai mitra pemerintah dalam menggerakkan UMKM. Karena itu, Arumi mendorong ketua Dekranasda Sidoarjo Sa’adah Ahmad Muhdlor serta pelaku UMKM di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Kota Surabaya itu, untuk lebih banyak belajar dengan mengikuti pelatihan-pelatihan. “Tantangannya sekarang ini ada di pemasaran. Ke depan UMKM harus terus didampingi, di antaranya untuk memperkuat pemasaran online,” terang Arumi. Selaras, bupati juga mendorong dekranasda bekerja maksimal melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM dan pemberdayaan perempuan.Termasuk menyiapkan program digitalisasi UMKM yang akan membantu meningkatkan penjualan dan pemasaran produknya secara online. “Dekranasda saya minta all out melakukan pendampingan, termasuk menyiapkan program digitalisasi untuk membantu pelaku UMKM dalam memasarkan dan mempromosikan produknya. UMKM Sidoarjo harus masuk dalam ekosistem digital nasional, ini program yang tidak boleh ditawar, harus dilaksanakan,” kata Muhdlor. Dia mengatakan, salah satu kekuatan ekonomi ada pada kekuatan kaum perempuan. “54 Persen pelaku UMKM adalah perempuan. Dan 97 persen pekerja UMKM adalah perempuan. Itu artinya, para perempuan lah yang sejatinya berperan dominan dalam menggerakkan ekonomi,” ujarnya. Bupati mengutip sebuah riset bahwa ketika peranan perempuan
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Sidoarjo, Memorandum Kepengurusan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sidoarjo masa bakti 2021-2024 resmi dilantik Bupati Ahmad Muhdlor Ali di pendopo Delta Wibawa, Kamis (18/11) malam. Pelantikan disaksikan Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin.
Model Yuk Muslimah mengenakan produk unggulan UMKM Sidoarjo dalam fashion show setelah pelantikan kepengurusan Dekranasda Sidoarjo.
y a n g d i p a k a i m o d e l Yu k Muslimah adalah hasil karya pengrajin Sidoarjo. “Produk yang dipamerkan tadi kelihatan sudah dikurasi, sudah mendapatkan pendampingan kelihatan dari hasil produknya tadi bagusbagus,” ujar Arumi. Fashion show dari House of Qamira dengan tema Ethnic of Batik membuat decak kagum para undangan yang hadir. Berbagai
motif batik dengan model kekinian dengan corak yang disesuaikan dengan era milenial menambah kesan elegan. Ditambah aksesoris kalung, gelang, tas dan sepatu dari hasil kerajinan lokal menambah daya tarik sendiri. Tentunnya dalam pameran yang di gelar di Pendopo Delta Wibawa itu harga yang ditawarkan sangat terjangkau. (bwo/jok/epe)
Sidoarjo, Memorandum Untuk menekan kemacetan dan laka lantas di wilayahnya, Polsek Tanggulangin rutin melaksanakan pengaturan lalu lintas (gaturlalin). Pengaturan itu difokuskan di tiga titik. Meliputi simpang tiga Kludan, perlintasan KA Kalitengah, dan depan Pasar Ngaban. Selain itu, pengaturan juga dilakukan di setiap jalur rawan kecelakaan dan macet. Selain pengaturan lalu lintas, personel yang diterjunkan juga diinstruksikan menegur bahkan memberi tindakan kepada pengendara motor yang tidak menggunakan helm di jalan raya. “Kami tegur dan tindak bagi mereka yang tidak mengenakan perlengkapan mengendara,” ujar Kanitlantas Ipda Mukmin Heri Hudianto, Jumat (19/11). Kapolsek Tanggulangin AKP Masyhur Ade menyampaikan, pengaturan lantas khususnya di jam-jam sibuk seperti pagi hari, merupakan kegiatan rutin yang terus dilaksanakan. Khususnya bagi pengguna kendaraan bermotor. “Apalagi pagi merupakan jam aktivitas masyarakat berangkat bekerja,” ujarnya. Selain itu, ia juga menyebut, pengaturan pagi hari bertujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat dan memberi rasa aman kepada para pengguna jalan. Baik pengguna jalan dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. “Agar terhindar dari kecelakaan sehingga aktivitasnya dapat berjalan aman dan lancar,” tandasnya. (bwo/jok/epe)
SABTU KLIWON, 20 NOVEMBER 2021
HALAMAN 3
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SABTU KLIWON, 20 NOVEMBER 2021 HALAMAN 4
BROLAN Prokes Ketat Harus Berjalan Pembelajaran Tatap Muka Total
BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI JATIM
Tes Urine dan Tugas BNN TANYA: Apakah BNNP Jawa Timur hanya melakukan penangkapan kepada para sindikat narkoba ? Apakah selain itu juga bisa melakukan tes urine, bagaimana prosedurnya, biaya, dan masa berlakunya? Darmawan, Surabaya
Keputusan tersebut mendapat apresiasi dari anggota Dewan Pendidikan Jatim Isa Anshori. Dia menilai keputusan menerapkan PTM 100 persen itu satu langkah yang cerdas. “Keputusan yang cerdas dan memperhatikan keberlangsungan pendidikan anak. Keputusan PTM adalah yang tetap dan berpihak kepada generasi anak bangsa,” ujarnya, Jumat (19/11). Lanjut Isa yang juga Sekretaris Lembaga Pendidikan Anak (LPA) Jawa
Isa Anshori
“Meski sudah diizinkan menjalankan PTM 100 persen, kita tetap harus waspada dan menjalankan prokes,” imbaunya.
“Yang terpenting adalah PTM di Surabaya dapat berjalan. Sebab ketika para pelajar hanya mengikuti pendidikan melalui daring, maka akan sangat sulit bagi mereka untuk lebih intens memahami pembelajaran yang diberikan, karena bagaimanapun proses pendidikan atau belajar mengajar harus tatap muka, dan tidak kalah penting (keberlangsungan PTM) tetap atas izin orang tua wali murid,” imbuh Isa. Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan, pemerintah pusat ingin menjadikan Kota Surabaya sebagai acuan nasional menuju penyelenggaraan PTM total. Pemerintah pusat menilai, Surabaya adalah daerah yang paling siap untuk melaksanakan kebijakan itu. (mg3/lis)
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
JAWAB: Tentu saja tidak, BNNP Jawa Timur juga memiliki fasilitas layanan kepada masyarakat. Salah satunya adalah layanan tes urine atau yang disebut dengan Penerbitan SKHPN (surat keterangan hasil pemeriksaan narkotika). Proses pembuatan SKHPN sendiri sangat mudah dan cepat. Pihak pemohon cukup datang Brigjenpol Drs Mohamad ke kantor BNNP Jawa Timur dengan Aris Purnomo MH membawa syarat berupa KTP/foto copy KEPALA BNNP JAWA TIMUR KTP, kemudian pemohon akan diarahkan untuk melakukan registrasi/pendaftaran melalui aplikasi SIMPEL (sistem pelayanan terpadu) yang dimiliki oleh BNNP Jatim. Proses pendaftaran ini dilakukan melalui sistem online. Jadi pemohon bisa mengisi form registrasi secara mandiri melalui ponsel masing-masing. Setelah nama pemohon sudah masuk dalam data, pemohon akan mendapatkan print out bukti pendaftaran permohonan tes urine. Kemudian pemohon akan diarahkan ke klinik untuk di ambil sample urinenya menggunakan pot urine. Sample urine kemudian dites menggunakan tes kit 7 parameter. Setelah 15 menit hasil akan keluar dan surat keterangan bisa segera diterbitkan. Sejak diberlakukannya PNBP (penerimaan negara bukan pajak), pengurusan SKHPN dikenakan biaya Rp 290.000. Kebijakan ini diterapkan berdasarkan PP Nomor 19 Tahun 2020 tentang jenis dan tarif PNBP yang berlaku pada Badan Narkotika Nasional. Kebijakan ini sendiri sudah mulai diterapkan sejak 26 Juli 2021. Untuk masa berlaku SHKPN (surat keterangan hasil pemeriksaan narkotika) adalah satu hari, atau hari dibuatnya SKHPN tesebut, dikarenakan tidak ada jaminan jika setelah melakukan tes urine pemohon tidak akan menggunakan narkoba. (*/fer/lis)
Timur, melalui keputusan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah sangat peduli dengan pendidikan anak dan masa depan anak Indonesia. “Saya kira sekolah adalah tempat yang aman dan baik bagi pencegahan dan penularan Covid-19,” cetusnya. Kendati demikian Isa menegaskan, kelak Kota Surabaya jadi melaksanakan pembelajaran tatap muka total, maka tetap wajib memperhatikan protokol kesehatan (prokes) ketat.
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Surabaya, Memorandum Kota Surabaya telah dipilih pemerintah pusat menjadi percontohan pembelajaran tatap muka (PTM) total. Pelaksanaan PTM 100 persen ini realisasinya menunggu surat keputusan bersama (SKB) 4 menteri.
Suasana mediasi antara Forkom RW Kebraon dengan ketua LPMK di Aula Mapolsek Karang Pilang.
Perseteruan dengan LPMK
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi
Cegah Lonjakan Covid-19
10 Persen Karyawan di Tempat Kerja Diswab Surabaya, Memorandum Pemkot Surabaya mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang antisipasi lonjakan kasus Covid-19 melalui penemuan kasus aktif. SE bernomor 001.1/13997/436.7.2/2021 itu ditandatangani Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Jumat (19/11). Eri menyampaikan, SE ini untuk menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 60 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, level 2, dan level 1 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali yang menyatakan bahwa Kota Surabaya berada pada PPKM level 1. Tentunya, dengan PPKM level 1 ini ada beberapa kelonggaran dalam beraktivitas bermasyarakat dengan tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan. “Sebagai upaya antisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Surabaya, maka diperlukan kegiatan penemuan aktif kasus pada tempat kerja atau usaha, baik di lingkungan pemerintahan maupun swasta,” katanya. Oleh karena itu, Pemkot Surabaya akan melakukan pemeriksaan Swab RT-PCR yang difasilitasi oleh puskesmas setempat. Sasarannya 10 persen dari total karyawan atau karyawati di masing-masing tempat kerja atau usaha. “Pelaksanaan tes Swab ini akan dimulai pada 24 November 2021 di bawah koordinasi Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Jadi, ini dalam rangka active case finding,” kata dia. (fer/lis)
Surabaya, Memorandum Perseteruan yang terjadi antara Forum Komunikasi (Forkom) RW Kebraon dengan ketua LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan) Kebraon terus berlanjut. Dalam rapat mediasi di Aula Mapolsek Karang Pilang, 6 ketua RW memilih walkout (meninggalkan ruangan) ketika hendak tanda tangan hasil kesepakatan. Ketua RW 13 Kebraon Setiagil Amari menyebutkan, dari total 13 RW ada 6 RW yang memilih walkout. Di antaranya RW 1, 2, 5, 9, 12, dan 13. Sedangkan RW 3 tidak mengikuti rapat. Adapun RW sisanya bukan menjadi bagian dari forkom. Menurut Setiagil, alasan dia walkout lantaran pihaknya dipaksa membuat spanduk permintaan maaf sesuai konsep yang diinginkan pihak LPMK
Kebraon. Pihaknya tak menghendaki keputusan itu, sehingga memilih walkout. “Ya kita tidak setuju. Yang jelas kita memilih diam saja, kita tidak menjawab ya atau tidak. Saya anggap yang setuju pihak mereka saja (LPMK Kebraon, red). Menurut saya rapat koordinasi kemarin yang dilakukan Pak Kapolsek awalnya bagus, tetapi ending-nya kurang bagus, itu saja,” katanya, Jumat (19/11). Sehingga pihak Forkom tegas tak akan membuat spanduk permohonan maaf seperti yang diminta pihak LPMK. Jika kemudian perseteruan ini dibawa ke jalur hukum seperti kemauan ketua LPMK sebelum rapat audiensi, Forkom RW Kebraon mempersilakan. “Kita dipaksa untuk meminta maaf, yo aku moleh ae (ya aku pulang saja). Ada lima RW, dengan saya jadi enam
meninggalkan rapat audiensi. Kita dipaksa untuk setuju (memasang spanduk), ya kita tidak mau, kita tidak tandatangan,” tegasnya. “Tidak masalah kalau damai, tapi ketua LPMK harus turun. Pertama karena arogansinya kepada para RW, lalu yang kedua (ketua LPMK, red) dia tidak mengerti organisasi. Jadi tupoksinya apa dia tidak paham,” sambung Setiagil. Sementara itu, Kapolsek Karang Pilang Kompol Eko Sudarmanto mengatakan rapat mediasi yang digelar, Kamis (18/11), menghasilkan titik temu. “Alhamdulillah, antara forum RW dan LPMK saling memaafkan,” tandasnya. Disinggung perihal pihak Forkom RW yang melakukan walkout dan tidak setuju membuat banner permintaan maaf, Kompol Eko menuturkan rapat
Marak Baliho Khofifah dan Ridwan Kamil
Cari Simpatik, Warga Jangan Mudah Percaya Surabaya, Memorandum Maraknya baliho Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Emil) di sejumlah titik di Jatim menarik perhatian publik. Maklum, keduanya dikabarkan berpotensi maju kontestasi Pilpres 2024. Pakar politik Lembaga Transformasi (Letram) Dr Moch Mubarok Muharam menyampaikan, wajar saja sejumlah kepala daerah merasa mampu berebut panggung nasional. Mereka berpotensi untuk bersaing di Pilpres 2024 mendatang. “Semua orang yang menganggap dirinya berpotensi untuk bisa bersaing dalam pilpres,” tuturnya.
Kepala Jurusan Ilmu Politik FISIP Undar ini menyampaikan, mereka yang berpotensi di kontestasi Pilpres 2024 mulai membuat dan berebut panggung. “Membuat panggung dengan memasang gambar di baliho dan billboard. Ini wajar saja,” terang Mubarok. Mubarok mengingatkan, pola meningkatkan elaktabilitas dilakukan sejumlah pejabat negara itu, apakah disukai oleh rakyat butuh proses. Munculnya gambar Khofifah dan Ridwan Kamil merupakan bagian untuk memancing respons publik dalam Pemilu 2024. “Masih dipertanyakan, membuat panggung apakah membuat rakyat simpatik dalam wacana dan perbin-
cangan publik,” tegas dia. Meski begitu, Kang Barok sapaan lekat Mubarok Muharam mengingatkan rakyat dan pemilih tidak mudah percaya. “Rakyat harus melihat rekam jejak dari kandidat. Pemikiran rekam jejak meliputi pemikiran tentang ke Indonesian, kebangsaan, dan kontribusi bagi rakyat. Pantauan Memorandum, banyak kepala daerah di pulau Jawa mempunyai potensi dan modal untuk ikut kontes di tingkat nasional, sehingga memunculkan respons publik terhadap majunya sang tokoh. Apalagi jumlah pemilih di Jatim mencapai 32 juta dan Jabar 38 juta. “Posisi tersebut sangat strategis untuk pemilih nasional,” jelasnya. (day/lis)
Baliho bergambar Khofifah dan Ridwan Kamil yang terpasang di kawasan Sidoarjo.
Saat PTM, saat Seks Bebas dan penting untuk mengatasi pandemi meski faktanya masih banyak kematian demi kematian. Dua tahun juga ekonomi porak poranda. Sektor pendidikan pun tersendat. Banyak sekolah memilih tidak memasukkan murid ke ruang kelas tapi mengganti dengan gaya bersekolah daring alias dalam jaringan. Yang artinya sekolah tidak dengan pertemuan tatap muka langsung tapi dengan ruang internet. Akibatnya muncul istilah baru di
berakhir damai. “Sampai acara selesai, saya mengucap syukur alhamdulillah, kemudian rapat ditutup dan tidak ada masalah, lancar,” tuntasnya. Sedangkan ketua LPMK Kebraon Gatot Setiabudi membenarkan jika di akhir rapat, pihak forkom mendadak meninggalkan ruangan. Menurutnya, itu wujud inkonsistensi dan ketidakprofesionalan. Sebab pihaknya sudah tanda tangan hasil kesepakatan, tetapi pihak forkom tiba-tiba angkat kaki. “Karena mereka (Forkom RW) dulu yang mengajukan untuk islah (damai, red). Saya juga tidak mau sekadar islah setelah mereka menghina saya lewat spanduk, enak saja, makanya kalau harus damai ya mereka minta maaf lewat spanduk juga, atau saya akan tetap membawa ini ke jalur hukum,” tegasnya. (mg3/lis)
FOTO: ISTIMEWA
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Forkom RW Kebraon Tolak Minta Maaf
Sambungan dari halaman 1 tengah-tengah kemajemukan masyarakat. “Gak sekolah kok lulus”. “Gak sekolah kok naik kelas”. “Gak kuliah tapi lulus”. “Gak sekolah, terus kapan pinternya”. Tentu kondisi berbalik memberi dampak. Positif dan negatif. Positif mampu menekan sebaran virus Covid-19. Negatif, keilmuan murid sangat tertinggal dibanding murid-murid sebelum pandemi terjadi. Tegasnya, keilmuan murid yang lulus dan atau naik kelas pada kondisi pan-
demi Covid-19 diragukan. Anak murid di posisi ini yang dimaksud mulai anak PAUD (pendidikan anak usia dini), taman kanak-kanak, siswa sekolah dasar, pelajar sekolah menengah pertama, pelajar sekolah menengah atas, dan mahasiswa. Hasil keilmuan dari cara pendidikan daring semua diragukan. Alhasil muncul program yang namanya PTM (pembelajaran tatap muka). Program gagasan kementerian pendidikan nasional yang
oleh masyarakat dianggap sebagai terobosan. Tapi timbul pertanyaan, kalau program PTM itu bagus dan baik untuk anak murid kenapa kok tidak segera dijalankan secara total. Kenapa harus menunggu dua tahun baru dilaksanakan? Apa program ini mampu mengatasi ketertinggalan murid yang kehilangan waktu belajar sekurang-kurangnya dua tahun pandemi terjadi? Gak salah kalau muncul pemi-
kiran PTM tidak segera dilakukan bukan karena ketakutan terhadap virus. Bisa juga muncul pemikiran ada faktor kesengajaan agar pola pendidikan Indonesia yang berbasis dan berkurikulum Pancasila terkikis untuk digantikan model baru yang berkiblat pada pendidikan dunia barat. Tak berlebihan kok pemikiran seperti ini. Terbukti beberapa kali kementerian pendidikan nasional memunculkan kebijakan yang kon-
troversial seperti yang terakhir mencuat istilah “suka sama suka” untuk persoalan seks di lingkungan sekolah (seks bebas) hingga banyak ditentang kalangan orang tua. Yang pasti, pandemi menjadikan pendidikan di Indonesia terputus dua tahun tapi seakan putus dua dekade. Dapat dibayangkan, kesulitan apa yang bakal didapat sepuluh tahun lagi terhadap anak murid yang sempat tidak bersekolah langsung akibat Covid-19.(*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SABTU KLIWON 20 NOVEMBER 2021 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Warga Ganding Dianiaya Warga Situbondo Renovasi salah satu SDN di Bangkalan yang terus dikebut. H Bambang Budi Mustika (inset).
Disdik Optimistis 85 Proyek Sarpras 34 SDN Rampung Akhir Tahun Bangkalan, Memorandum Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan H Bambang Budi Mustika, optimistis garapan 85 proyek sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan untuk 34 sekolah dasar negeri (SDN), rampung akhir 2021. Dalam sebulan terakhir, proyek yang dianggarkan Rp 14.704.684.000 dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2021, itu memang kerap terganjal faktor alam. Terutama ketika siklus musim hujan mulai mencapai puncaknya awal November lalu. Sehingga dikhawatirkan menghambat penyelesaian. “Tetapi, saya tetap optimis semua yang mulai digarap awal Agustus, Insyaallah serentak akan rampung sebelum akhir Desember 2021,” terangnya, Jumat (19/11). Kabid Pembinaan SD Disdik Bangkalan, Dewi Ega lebih detal menambahkan, dari total 85 proyek sarpras itu dipilah menjadi 7 jenis. Rinciannya, pembangunan empat ruang guru, 21 ruang kelas baru (RKB), 10 ruang perpustakaan, 3 ruang UKS, rehabilitasi 37 ruang kelas dengan tingkat kerusakan minimal sedang, serta pembangunan 5 paket toilet, dan rehabilitasi 5 paket ruang perpustakaan dengan tingkat kerusakan minimal sedang. “Jadi jika dihitung satuannya berjumlah 85 proyek. Masing-masing proyek dilengkapi dengan perabot pendukungnya,” papar Dewi Ega. Untuk tahun ini, garapan semua proyek sarpras itu tersebar di 34 SDN. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, gaparan proyek sarpras tahun ini tidak dikerjakan secara swakelola oleh masing-masing sekolah. Tetapi dialihkan ke pihak ketiga. “Jadi pekerjaannya diserahkan kepada kontraktor,” tandas Dewi Ega. Terakhir, baik Bambang maupun Dewi Ega, kompak menjelaskan bahwa akumulasi pembangunan sarpras, baik untuk lembaga tingkat SD maupun SMP, memang harus diupayakan dari waktu ke waktu. Sebab dalam konteks kekinian, banyak gedung sekolah mengalami kerusakan kategori ringan, sedang, dan berat. Selain itu, seiring perkembangan zaman, banyak pula gedung sekolah, utamanya di tingkat SD yang butuh tambahan RKB serta sarpras penunjang lainnya. Itu sebabnya, pembangunan sapras di lingkup pendidikan harus berkesinambungan. Kebijakan itu, menurut Bambang, penting dan patut disadari oleh semua pihak. “Logikanya, tanpa didukung kepemilikan sarpras yang ideal dan komplet, bisa dipastikan kadar kualitas proses pembelajaran di lembaga pendidikan tingkat apapun, akan mengalami stagnan kualitas,” tutupnya. (ras/epe)
Penganiayaan terjadi sekitar pukul 16.00 (18/11) di pinggir jalan Desa Gading. Berawal ketika korban dan tersangka yang samasama mengendarai motor berpapasan di tempat kejadian perkara (TKP). Diduga sudah menyimpan amarah, Subaidi meneriaki korban sebelum memutar balik kendaraannya. Pertemuan itu langsung berujung cekcok mulut. Tak hanya mengumpat, Subaidi sempat mencekik leher korban. Situasi kian r u n y a m k a re n a k o r b a n dan tersangka sama-sama memegang pisau. Keributan itu baru terhenti setelah ada Mukhlis yang datang melerai. Namun kondisi Samsul sudah terluka di perut.
“Saksi (Mukhlis) menyuruh keduanya berhenti (berkelahi). Sedangkan Samsul dibawa ke rumah saksi untuk meredakan situasi sebelum dibawa ke puskesmas karena mengalami luka robek di perut,” kata Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti kemarin. Ke t e r a n g a n Mu k h l i s seperti disampaikan penyidik, melihat korban dicekik dari belakang oleh tersangka yang juga memegang sebilah pisau. “Korban juga memegang sebilah pisau dan tangan kiri memegang perutnya yang terluka,” katanya. “Saya bawa Samsul ke rumah. Setelah itu kembali ke lokasi dan saya melihat Subaidi dalam keadaan gemetar. Saya lantas minta
dia untuk meninggalkan lokasi kejadian. Sedangkan Samsul saya bawa ke ke Puskesmas Ganding,” tambahnya. Mo t i f p e n g a n i a y a a n itu terungkap ketika polisi memeriksa korban di puskesmas sebelum dirujuk k e R S U D M o h A n w a r. Keduanya ternyata samasama pernah bekerja di Kalimantan pada awal 2021. Pengakuan korban, semua itu gegara urusan pinjam meminjam motor sewaktu d i Ka l i m a n t a n . Ko r b a n mengaku meminjam motor pelaku. Bahkan urusan itu sempat dimediasi ketua adat setempat sebelum Subaidi bisa mengambil motor yang dipinjam korban. Subaidi sendiri akhirnya menyerahkan diri sekitar pukul 22.00 ke Mapolsek Ganding. Aparat juga mengamankan sebilah pisau dengan ukuran panjang 25 cm berikut sarungnya dan sepasang sandal korban dari TKP. (uri/epe)
Kondisi korban yang dirawat di Puskesmas Kepulauan Sumenep dan pisau yang digunakan tersangka untuk menganiaya.
Hari Jadi Ke-491 Kabupaten Pamekasan
Mas Tamam Ingin Semua Warga Ikut Merasakan Pamekasan, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan akan merayakan hari jadi ke-491 akhir November ini. Berbeda dengan perayaan sebelumnya, apalagi di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang masih menghantui, Bupati Baddrut Tamam tetap menginginkan, perayaan dan atmosfernya dirasakan semua warga. “Bagaimana caranya hari jadi tahun ini tidak hanya kita yang merasakan, tetapi semua masyarakat Pamekasan bisa merasakan atmosfernya,” kata bupati yang akrab disapa Mas Tamam tersebut kemarin. Salah satunya melalui skema pemberdayaan PKL. Hal itu disinergikan dengan rencana pembagian makan gratis untuk masyarakat. Sebab, rencana itu jangan sampai menimbulkan kerugian bagi PKL atau ada warga yang tidak bisa ikut merasakan program makan gratis.
FOTO: MEMORANDUM/IST
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Sumenep, Memorandum Persoalan pinjam meminjam motor ternyata bisa berakhir panas. Samsul (45), warga Dusun Rengpereng, Desa/Kecamatan Ganding dianiaya Subaidi (40), warga yang ber-KTP Dusun Kemiri, Desa Silomukti, Kecamatan Mlandingan, Situbondo.
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Gegara Pinjam Meminjam Motor di Perantauan
Monumen Arek Lancor bisa jadi titik kumpul masyarakat pada peringatan hari jadi ke-491 Pamekasan.
Selain itu, lanjut dia, perayaan hari jadi tahun ini mempunya spirit bekerja bagi seluruh ASN di lingkungan Pemkab Pamekasan. Atmosfer spirit kerja itu bisa ditampilkan melalui kostum ASN yang bermakna kerja. Seperti
menyingsingkan baju, dan lainlain. “Artinya tidak hanya pesta saja, tetapi punya makna kerja, kita bekerja. Kira-kira penampilan orang bekerja itu pakai apa, coba diatur, misalnya pakai kaos dan
lain-lain, dan semua kita ini tidak ada bedanya,” ungkapnya. Tokoh muda Nahdlatul Ulama ini juga menginginkan semua seragam pejabat dan staf dalam kegiatan tersebut sama, tidak ada perbedaan kostum antara eselon II, III, dan eselon IV. “Kita coba keluar sedikit dari kebiasaan dulu, tapi maknanya sama. Saya sebenarnya juga menginginkan haul Ronggosukowati itu diletakkan di makam, kalau sekiranya tempatnya memungkinkan,” tutup dia. Menyambut keputusan pemerintah terkait aturan PPKM Level 3 di akhir tahun, bupati juga melarang pesta perayaan tahun baru 2022. Larangan ini sudah berdasar hasil koordinasi forkopimda. “Keputusan hasil ini demi untuk kebaikan bersama dan pencegahan penyebaran Covid-19, apalagi persentase jumlah warga Pamekasan yang
disuntik vaksin masih sangat rendah,” kata bupati. Kebijakan itu sudah disosialisasikan ke masyarakat. Pemkab juga meminta peran aktif tokoh masyarakat berpengaruh dan organisasi kemasyarakatan serta organisasi keagamaan untuk menyebarkan informasi tersebut dan memberikan pemahaman. Polres Pamekasan sendiri sudah mempersiapkan beberapa langkah, antara lain menggencarkan operasi penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) bersama TNI dan satpol PP. Kapolres Pa m e k a s a n A K B P Ro g i b Triyanto mengatakan, pihaknya akan menyebar personel ke sejumlah titik, guna mencegah kemungkinan adanya warga yang melakukan perayaan malam tahun baru, dan akan menindak dengan tegas apabila masih diketahui ada pelanggaran. (*/sjk/epe)
Komisi IV Dorong Anggaran Penanganan Covid-19 Terealisasi Maksimal manfaat dengan adanya anggaran tersebut. Kiai Sami’ merinci, berdasarkan hasil evaluasinya, hingga akhir 2021 serapan anggaran Covid-19 yang bersumber dari APBD Sumenep cukup minim. Dari total anggaran Rp 90 miliar baru terserap Rp 33 miliar atau sekitar 36 persen. Dia merinci, terdapat lima penggunaan dana Covid-19 yang tersebar di 20 organisasi perangkat daerah (OPD). Pertama, penanganan Covid-19 yang dianggarkan Rp 52,22 miliar baru terserap Rp 15,71 miliar atau baru 30 persen lebih. Kemudian, dukungan vaksinasi Rp 2,3 miliar terserap Rp 494 juta atau 21 persen. Selanjutnya, penanganan Covid-19 tingkat kelurahan dari anggaran Rp 400 juta baru terealisasi Rp 392 juta lebih. Selain itu, insentif nakes dari anggaran Rp 10,1 miliar baru terealisasi Rp 4,8 miliar atau 47,5 persen. Serta belanja kesehatan dan kegiatan prioritas yang ditetapkan pemerintah pusat Rp 24,9 miliar baru terealisasi Rp 11,5 miliar atau 46,5 persen. “Mumpung masih ada waktu sekitar satu bulan ke depan, anggaran penanganan Covid-19 harus
Anggota Komisi IV H Samioeddin
digenjot secara maksimal. Karena pertimbangannya, mengantisipasi gelombang ketiga pandemi seperti yang diprediksi para ahli. Serta untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat,” tandas Kiai Samioeddin. (adv/aan/epe)
FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR
Sumenep, Memorandum Komisi IV DPRD Sumenep menyoroti realisasi anggaran penanganan Covid-19 di APBD 2021 yang sampai saat ini serapannya tidak sesuai harapan. Padahal sudah memasuki akhir tahun anggaran 2021. Anggota komisi IV, K Samioeddin mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep agar segera mempercepat realisasi anggaran untuk penanganan Covid-19. Karena jika lamban, anggaran tersebut dikhawatirkan ditarik kembali ke pemerintah pusat. “Kok bisa hingga saat ini serapan anggaran belum mencapai 50 persen. Sedangkan kebutuhannya sangat banyak. Selama ini kami mengamati serapan anggaran untuk penanganan Covid-19 di APBD Sumenep 2021 belum memuaskan. Padahal realisasi belanja tersebut bisa membantu warga terdampak Covid-19,” ujar Kiai Sami’ sapaan akrabnya, Jumat (19/11). Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut mengimbau pemkab harus segera menyerap. Agar masyarakat dan tenaga kesehatan, khususnya warga terdampak Covid-19 mendapatkan
Pimpinan DPRD Sumenep meninjau penerapan prokes di salah satu pabrik rokok.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
SABTU KLIWON, 20 NOVEMBER 2021 HALAMAN 6 - 7
Polsek Geger dan Santri Kompak Cor Jalan Akses Ponpes Bangkalan, Memorandum Dalam tiga hari terakhir ini anggota Polsek Geger kompak berbaur dengan warga, santri, dan ustaz pengasuh Ponpes Annafiyah, Desa Kampak, Kecamatan Geger, gotong-royong menuntaskan pengecoran jalan menuju ke akses pondok pesantren. “Yahh....berbekal semangat hollopis kuntul baris, pengecoran jalan akses menuju ponpes yang dikerjakan secara keroyokan itu, akhirnya tuntas Kamis (18/11) kemarin sore,” kata Kapolsek Geger Iptu Suyitno, Jumat (19/11) pagi. Jalan akses sepajang puluhan meter menuju Ponpes Annifiyah, imbuh Iptu Suyitno, memang harus direnovasi. Pasalnya, kondisi jalan becek dan licin ketika musim hujan mulai rutin mengguyur sejak pertengahan Oktober lalu. Alhasil, di bawah koordinasi Ps Kanit Binmas Polsek Aipda Amri, puluhan santri Ponpes dan warga sekitar, bisa digalang dan sepakat untuk gotong royong melakukan pengecoran jalan akses menuju Ponpes Annafiyah. Mulai kisaran pukul 08.00 hingga menjelag dhuhur, mereka kompak dan greget berbaur dengan beberapa ang-
Probolinggo, Memorandum Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani sambangi empat anak yatim piatu yang orang tuanya menjadi korban covid di Jalan Gubernur Suryo, RT 06/RW 06, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Jumat (19/11). Turut mendampingi Kasatlantas AKP Roni Faslah, Kasatintelkam Iptu Gendut Wijayanto, dan Kanitpatroli Ipda Tohari beserta anggota Satlantas Polres Probolinggo Kota. AKBP Wadi Sa’bani nampak menyeka air mata saat memberikan penghiburan pada keluarga para yatim piatu tersebut. Keempat anak yatim piatu yang dikunjungi adalah Hafizah Khayyirah Lubna (11), Habibah Hasna Humaira (10), .Haykal Rafli Putrason (9), dan Haida Raniah Zahratussalamah (1). “Kami mendatangi anak anak tersebut
yang masih berusia dibawah 10 tahun, ada yang 8 tahun bahkan masih berusia satu tahun ditinggalkan orangtuanya, Disinilah kami hadir untuk bisa memberikan semangat dan hiburan kepada sang anak,” ujar Kapolres Wadi. Kegiatan kunjungan ini, kata Wadi Sa’bani merupakan bagian dari upaya menggali kepedulian pada sesama. Harapannya agar nantinya bisa tetap menyelesaikan dan mewujudkan citacita sebagaimana yang diharapkan orang tuanya. “Kegiatan tersebut, merupakan empati building dari Polri dimana dalam situasi pandemi Covid-19 semua harus saling menjaga, mengingatkan dan juga saling membantu,” ucap Kapolres. Begitu juga, Kapolres dan rombon-
gan memberi bantuan sosial berupa sembako. Selain itu juga membawa sesuatu untuk anak yang berusia dibawah lima tahun untuk menghibur mereka agar tidak bersedih dan tetap ceria untuk bisa kembali hidup normal. “Mudah-mudahan bermanfaat. Kegiatan itu merupakan wujud dari Program Sapa Saya yang diinisiasi Satlantas Polres Probolinggo Kota. Secara khusus, program ini menyasar pada anak yatim piatu akibat orang tuanya meninggal karena terpapar Covid-19,” sebut Wadi Sa’bani. Ke depan, Satlantas Polres Probolinggo Kota akan membantu terus perkembangan anak asuh tersebut. Dan akan selalu berdoa agar semuanya selalu diberikan kesehatan. Bahkan berharap, kegiatan itu bisa sedikit mengurangi duka yang dialami anak yatim piatu tersebut. (mhd/mik)
Anggota Polsek Geger dan komunitas santri gotong royong mengecor jalan menuju Ponpes Annafiyah
gota Polsek untuk menuntaskan garapan bareng-bareng. ” Alhamdulillah, hanya butuh waktu tiga hari. Gotong royong pengecoran jalan itu sudah rampung,” ungkap Iptu Suyitno. Kondisi jalan tidak lagi becek. Tidak pula licin. Ghalipnya, lintasan jalan sudah enak dan nyaman dilalui, baik oleh pejalan kaki mapun sepeda motor. Imbasnnya, manfaatnya
dari buah gotong royong itu sudah bisa dinikmati tidak hanya oleh santri Ponpes Anafiyah. Tetapi juga warga sekitar. Termasuk para wali santri yang datang berkunjung ke ponpes. Hasil kolaborasi Polsek dengan pengasuh Ponpes Annafiyah, itu sekaligus membuktikan bahwa anggota Polsek Geger, akan selalu hadir dan menyatu dengan
masyarakat. Termasuk berbaur menyatu dengan warga binaan, setiap kali ada kegiatan.Realita itu, menurut Iptu Suyitno, merupakan implikasi dari beban tugas Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Untuk itu, anggota Polsek Geger wajib selalu hadir di tengah warga binaan mereka. (ras/mik)
Forkopimda Dampingi Kabinda Jatim Pantau Vaksinasi Lansia Kediri, Memorandum Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Jawa Timur menggelar vaksinasi tahap pertama door to door untuk lansia di Kecamatan Wates dan Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Kamis (18/11). Dalam vaksinasi massal tersebut, Badan Inteljen Negara (BIN) yang dibantu Pemkab Kediri menyediakan 11 ribu dosis vaksin jenis Sinovac untuk disebar di 22 titik. Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar mengatakan, dalam pelaksanaan vaksinasi massal ini pihaknya menggandeng TNI-Polri dan juga pemerintah daerah guna mendukung upaya pemerintah dalam percepatan pemulihan ekonomi. “Kali ini menyediakan 11 ribu vaksin jenis Sinovac dosis pertama. Dan sasaran kami lansia dan juga masyarakat umum,” ujar Marsma TNI Rudy Iskandar Pelaksanaan vaksinasi dilakukan door to door ke rumah-rumah warga yang tidak mampu menuju ke lokasi vaksin. Usai vaksinasi door to door, Marsma Rudy Iskandar didampingi unsur Polres Kediri dan Wabup Dewi Maria Ulfa juga meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi lansia di Balai Desa Pandantoyo Kecamatan Ngancar. Marsma TNI Rudy Iskandar menegaskan, vaksinasi ini dilakukan secara masif
Masyarakat dibantu polisi dan tentara membersihkan jalan yang tertutup tanah longsor.
Polres Blitar Kerja Bakti Bersihkan Tanah Longsor Blitar, Memorandum Tanah longsor menimpa warga Kabupaten Blitar. Kali ini terjadi di kawasan hutan lindung Perhutani Desa Sidorejo, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, Kamis (18/11) sore. Kapolsek Doko, Polres Blitar AKP Anik Sri Utariani mengatakan, sebelum terjadi tanah longsor wilayah
tersebut diguyur hujan lebat sejak siang. “Longsor mengakibatkan jalan
rraya Desa Sidorejo menuju Desa Resapombo tidak bisa dilewati karena tertutup material longsor tersebut,” ujar AKP Anik. Karena kondisi hujan dan minimnya penerangan kegiatan pembersihan dihentikan sementara. Pembersihan material longsor
tersebut akan dilanjutkan jika cuaca sudah memungkinkan oleh tanah warga dan BPDB Kabupaten Blitar. “Sementara jalan di tutup menggunakan police line,” pungkasnya. Untuk diketahui wilayah Kecamatan Doko masuk dalam salah satu wilayah di Kabupaten Blitar
yang rawan bencana hidrometrologi berupa tanah longsor. Selain Kecamatan Doko, wilayah di Kabupaten Blitar lainnya yang rawan bencana hidrometrologi tanah longsor adalah Kecamatan Garum, Selopuro, Kesamben, Wlingi, dan Gandusari yang rawan bencana tanah longsor. (pra/mik)
Kapolres Sanksi Anggota Kelebihan Berat Badan Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar meninjau vaksinasi lansia.
untuk meningkatkan Herd Immunity atau kekebalan komunal, guna memutus rantai penyebaran Covid-19. “Semoga target kami 60 persen vaksin
lansia pada awal bulan Desember tercapai. Makanya kami menggandeng seluruh pihak agar target 60 persen mampu tercapai,” pungkasnya. (mis/mik)
Petugas Gabungan Vaksin Lansia Door to Door Bojonegoro, Memorandum Jajaran TNI-Polri dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro terus melakukan koordinasi dan kerja sama perp p cepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dalam mendukung capaian target vaksinasi. K a polres Bojon e goro AKBP E v a G u n a Pandia menga-
Kapolres Wadi Peduli Anak Yatim Piatu Korban Covid
takan, serapan vaksinasi untuk kalangan lanjut usia (lansia) di Kabupaten Bojonegoro masih jauh dari target. Untuk itu, bhabinkamtibg kesmas,, babinsa dan tenaga ehatan (nakes) segera melaksanakan vaksinasi lansia yang belum vaksin dengan cara door r to door. “Vaksinasi dari rumah ke rumah dengan sasaran lansia usia 50 tahun ke atas ini menjadi target dalam menyukseskan vaksinasi di Kabupaten Bojonegoro. Mempermudah masyarakat, vaksinasi dijalankan dengan sistem door to door,” ucap Kapolres, Jum’at (19/11).
Polisi dan anggota TNI memantau kegiatan vaksinasi.
Pandia menambahkan mengingatkan kembali kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa dan nakes bersama-sama dan bersinergi dengan Pemerintah y untuk Desa di desa binaannya menuntaskan vaksinasi. Usia lansia ini yang menjadi tugas bersama mengingat edukasi yang perlu disampaikan pentingnya vaksin. “Kita genjot vaksinasi untuk lansia karena lansia merupakan kelompok rentan, karena kekebalan tubuhnya pun menurun seiring bertambahnya usia. Dengan kita percepat vaksinasi bagi lansia sehingga terbentuknya herd immunity,” y im-
buhnya. Pihaknya terus berupaya menggencarkan vaksinasi bagi lansia untuk memenuhi serapan vaksinasi. Karena vaksinasi p merupakan salah satu indikator penentuan level PPKM menurut instruksi menteri dalam negeri (InMendagri). “Kita target 1.000 dosis vaksin per hari di tiap-tiap polsek jajaran. Selain itu, kita tetap lakukan dengan cara menyisir r door to door,” pungkas kapolres. (top/ h a r / mik)
Gresik, Memorandum Setiap anggota polisi dituntut selalu sigap dan lincah dalam menjalankan tugasnya, apalagi jika harus bertugas menangkap penjahat di lapangan. Tuntutan itu tentu tidak hanya membutuhkan keterampilan, tetapi juga kebugaran dan kondisi badan proporsional. Menyadari hal itu, Polres Gresik mewajibkan seluruh anggotanya mengikuti tes berat badan, Jumat (19/11). Tujuannya mengetahui berat badan seluruh anggota. Mereka yang kedapatan over weight mendapat sanksi dan diminta berolahraga dan menjaga pola
makan. Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan, kegiatan ini dilakukan supaya dalam pengamanan di lapangan para anggota bisa melakukan tugas dengan sigap dan tidak kelebihan berat badan. “Kalau ditemukan ada anggota over weight (kegemukan, red), akan dikenai hukuman berupa olahraga tambahan,” katanya. Ia menyebutkan, berat badan anggota polisi dengan usia di bawah 51 tahun dengan tinggi badan 170 centimeter proporsionalnya 56 - 67 kilogram. Sementara itu, ketika sudah masuk menjadi anggota tidak boleh lebih dari 5 kilo-
gram dari ukuran maksimal. Sementara anggota polisi yang sudah berusia lebih dari 51 tahun dan ketika cek kesehatan ada gejala kegemukan, diberikan keringanan untuk cek kesehatan fisik. “Ukuran berat badan disesuaikan dengan umur. Tahun kemarin di temukan 63 anggota polisi yang kelebihan berat badan,” tutupnya sambil menunjukkan blangko cek kesehatan. “Pengecekan ini dilakukan setiap enam bulan sekali sesuai intruksi dari Polri agar polisi sebagai pengayom masyarakat selalu siap, gesit, dan sigap dalam keadaan apa pun,” tegasnya lagi.(and/har/mik)
Cegah Covid Varian Baru, Polsek Krian Intens Ingatkan Warga Sidoarjo, Memorandum Dalam rangka cegah dan sosialisasi PPKM darurat, Polsek Krian melakukan giat operasi yustisi, Kamis (19/11) malam. Operasi menyasar di sejumlah ruko, warkop, karaoke, dan kafe di sekitar bypass Krian dan simpang empat RPH Krian serta toko swalayan. Kapolsek Krian Kompol Mukhlason mengatakan, giat operasi ini selain melakukan imbauan juga untuk memperingatkan warga tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) untuk mengatisipasi terjadinya lonjakan covid varian baru. “Kami peringatkan warga untuk tetap mamatuhi prokes,” ujar Kompol Mukhlason. Selain operasi yustisi, pihaknya juga melakukan patroli di sejumlah titik yang menjadi ga. tempat berkumpulnya warga. nDengan melakukan pemana tauan dan teguran secara g humanis kepada warga yang tidak mematuhi prokes. n “Diantara warkop dan pat kafe yang menjadi tempat nongkrong,” ujarnya. Dengan rutinnya operasi
Petugas mengedukasi warga. P
y yustisi ini, Mukhlason ber berharap angka penyebaran Covid di Sidoarjo dan di wilayah hukumnya bisa
terkendali dan tidak akan ada lagi gelombang susulan angka maupun penyebaran Covid-19 varian baru.
“Mudah-mudahan tidak akan ada lagi gelombang susulan,” pungkasnya. (bwo/jok/mik)
Kabupaten Malang Jadi Pilot Project Program KKTN Anggota kepolisian menggelar yustisi.
Tegakkan Disiplin Prokes, Polsek Senori Razia Kerumunan
Belasan anggota Polres Gresik disanksi sit up.
Kapolres Wadi Sa’bani menggendong Haida Raniah Zahratussalamah yang ditinggal orang tuanya karena covid.
Tuban, Memorandum Untuk memastikan kebijakan dan peraturan-peraturan dalam PPKM level 3 dipatuhi masyarakat, Polsek Senori, Polres Tuban bersama TNI, dan satpol PP menggelar giat yustisi di wilayah Senori. Sasaran dari giat ini adalah tempat-tempat umum yang biasa digunakan oleh warga berkumpul seperti warung makan dan warung kopi yang ada di Kecamatan Senori. Setelah ditetapkanya PPKM darurat dan dilanjutkan PPKM level 4 sampai level 1 oleh Presiden Jokowi pada tanggal 3 Juli lalu, masih ditemukan warga berkerumun dengan tidak mematuhi protokol kesehatan. Dalam kesempatan giat yustisi tersebut semua pengunjung warung makan dan warung kopi diberikan himbauan untuk segera meninggalkan lokasi, sedangkan untuk pemilik dihimbau untuk menerapkan protokol kesehatan seperti menyediakan tempat cuci tangan dan menjaga jarak. Selain memberikan imbauan pemberlakuan
protokol kesehatan, petugas gabungan juga mengingatkan agar warga masyarakat untuk tetap disiplin melaksanakan 5M guna mencegah penularan Covid-19, karena mutasi dari Virus ini semakin cepat penularannya. “Niatnya mau ngopi bersama warga yang lain, tidak terasa lupa waktu dan terjadi kerumitan,” ujar Rowi, warga Desa Jatisari Kec, Senori ketika ditemui di salah satu Warkop di Desa Jatisari. Kapolres Tuban AKBP Darman melalui Kapolsek Senori AKP Ali Kanapi mengatakan, jika kegiatan yustisi tersebut dilakukan sebagai kampanye pendisiplinan pelaksanaan PPKM level 3 di wilayah Kecamatan Senori. “Memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya mengikuti PPKM level 3 untuk menekan penyebaran Covid-19,” tutur Kapolsek Senori. Dengan kegiatan ini, maka diharapkan masyarakat akan mematuhi peraturan-peraturan yang ada pada PPKM level 3 guna menekan penyebaran Covid-19. Giat yustisi ini juga akan terus dilaksanakan secara berkala. (top/har/mik)
Malang, Memorandum Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono bersama unsur Forkopimda Kabupaten Malang menyambut kunjungan kerja Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjenpol Boy Rafli Amar pada pelaksanaan sinergitas antar kementerian dan lembaga dalam penanggulangan teroris di Posko KKTN Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang, Kamis (18/11). Kepala BNPT Komjenpol Boy Rafli Amar mengatakan, bahwa BNPT menyiapkan kawasan khusus terpadu nusantara (KKTN) di beberapa daerah di Jatim. Kawasan tersebut disiapkan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan terpengaruh paham Terorisme dan mantan narapidana teroris (napiter). “Dari semua daerah yang dimaksud, Daerah di Jawa Timur ditunjuk sebagai salah satu pilot project program KKTN yaitu Kabupaten Malang,” ucap Komjenpol Boy Rafli Amar. Boy Rafli Amar menjelaskan, KKTN merupakan salah satu bentuk upaya penanggulangan Terorisme melalui pendekatan lunak (soft approach) yang mengedepankan kesejahteraan. Dengan tujuan mendorong kemajuan pembangunan dan perekonomian Daerah, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang pada akhirnya mampu meminimalisasi gerakan radikal Terorisme.
Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono bersama anggota forkopimda menyambut kunjungan kepala BNPT.
“Program KKTN ini dilakukan melalui pemberdayaan sektor baik pertanian, perkebunan, maupun peternakan. Di Kabupaten Malang, BNPT menggandeng Perhutani melalui MoU sinergitas pencegahan Tindak Pidana Terorisme melalui kerjasama pemanfaatan Hutan yakni di Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang dan Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang,”
jelas Boy Rafli Amar. Bupati Malang HM Sanusi bangga bahwa kawasannya mendapat penunjukan sebagai Kawasan KhususTerpadu Nusantara (KKTN). “Kabupaten Malang yang ditunjuk sebagai KKTN merupakan sebuah penghargaan. Kami akan sangat mendukung program ini, karena ini menjadi tugas bersama untuk menyelamatkan NKRI,” pungkasnya. (*/kid/ari/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SABTU KLIWON, 20 NOVEMBER 2021 HALAMAN 8
Gus Ipul Minta Perangkat Daerah Komitmen Bersama Wujudkan Smart City Pasuruan, Memorandum Pemerintah Kota Pasuruan melalui dinas komunikasi, informatika, dan statistik menggelar bimbingan teknis (bimtek) penyusunan masterplan kota pintar (smart city) tahap IV di Swiss-Belinn, Kota Malang. Dalam Kesempatan ini, Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf meminta kepada seluruh perangkat daerah untuk berkomitmen dalam mewujudkan Kota Pasuruan menjadi smart city.
“Jadi untuk teman-teman organisasi perangkat daerah (OPD) saya minta komitmennya dalam menjalankan smart city, guna memberikan kebijakan dan program. Sehingga nantinya kebijakan
dan program ini akan jadi perwali,” ujar Gus Ipul-sapaan karib Saifullah Yusuf. Kegiatan Bimtek ini sudah dilakukan sebanyak empat kali, dan Kamis (18/11) merupakan tahap terakhir untuk mewujudkan smart city. Gus Ipul mengungkapkan, untuk mewujudkan smart city, perangkat daerah harus mengintegrasikan data, kemudian membuat pelayanan yang cepat dan menghadirkan teknologi, kemudian dapat menciptakan local branding. “Harapan saya untuk mewujudkan smart city ini harus mempunyai program–program yang menarik. Tak hanya itu pada setiap program-
nya juga harus menggunakan teknologi yang sesuai dengan tugasnya,” kata Gus Ipul, Jumat (19/11). Ditempat yang sama, Farid Subkhan yang merupakan tim ahli bimtek smart city menyampaikan bahwa, Pemerintah Kota Pasuruan mendapatkan penilaian dengan skor 99 dimana nilai tersebut mendekati sempurna, dan Kota Pasuruan layak mendapat gelar smart city. “Kalau saya beri nilai, Kota Pasuruan mendapatkan nilai 99,” ujar Farid. (rul/ono) Gus Ipul didampingi Wawali Mas Adi menghadiri bimtek smart city. FOTO: MEMORANDUM/RUL
Anis Yes Sosialisasikan Program Sambang Desa
Suyitno Rachman, pengacara H Fauzan, menyerahkan petikan keputusan PN Jember.
Merasa Tidak Dihargai, Debitur Gugat ACC ke PN Jember, Memorandum Merasa dirugikan oleh Astra Credit Companies (ACC) Jember, Fauzan selaku customer (debitur) melakukan gugatan hukum di Pengadilan Negeri (PN) Jember. Gugatan membuahkan hasil dengan petikan putusan nomor/Pdt.G.S/2021/PN Jmr. Fauzan kurang lebih enam kali mengambil kredit melalui ACC, dengan pembayaran sistem debit (potongan otomatis). Masalah berawal ketika pihak ACC tidak memberitahu jika cicilan mobil Fauzan sudah lunas. Sehingga customer dikenakan denda saat pengambilan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). “Karena pak Fauzan ini orang sibuk, jadi kapan lunasnya kan juga tidak tahu dia, dan pada saat lunas tidak ada pemberitahuan dari ACC itu,” Kata Suyitno Rahman, kuasa hukum Fauzan, Jumat (19/11). Satu tahun kemudian, lanjut Kuasa hukum yang akrab disapa Yit ini, Fauzan baru ingat untuk mengambil BPKB mobilnya. Pihak ACC baru memberi tahu kalau cicilannya sudah lunas setahun yang lalu. “Dari keterangan pihak ACC, cicilan mobil klien kami lunas satu tahun yang lalu. Karena tidak diambil, dikenakan biaya penitipan administrasi denda 5 ribu perhari,” kata Yit. Jika selama satu tahun, kata Yit, denda yang diberikan kepada kliennya sebesar Rp 1,5 juta untuk satu mobil, karena Fauzan sebelumnya mengambil 2 unit, maka tagihan yang harus dibayar Fauzan Rp 3 juta. “Dikarenakan Fauzan merasa konsumen baik, tidak pernah telat atau pun tidak pernah kena denda. Setelah 4 kali datang ke kantor tidak digubris. Ia merasa tidak dihargai, akhirnya mengajukan gugatan,” tegas Yit. Untuk itu, Fauzan melakukan gugat di PN Jember dengan nomor gugatan 53 dan 54. Dari gugatan tersebut hanya satu yang berhasil yakni gugatan 53. “Untuk nomer 54 kami damai di pengadilan dengan lawyer-nya ACC,” ucapnya. Andai saja pihak ACC koperatif sambung Yit, mungkin gugatan tersebut tidak akan dilakukan, sebab selama ini kliennya adalah pelanggan yang baik. “Gugatan ini kami layangkan karena memang merasa di ombang - ambingkan, karena selama ini pak Fauzan menjadi debitur yang taat aturan,” terangnya. Yit menghimbau kepada masyarakat harus memperhatikan isi perjanjian, sebelum melakukan kredit kendaraan, agar tidak dipersulit oleh lembaga yang bersangkutan. “Lembaga manapun, klausul-klausul nya harus jelas, jika terjadi sengketa pengadilan mana yang harus dipilih,” tegasnya. Sementara itu, pihak ACC yang dikonfirmasi Memorandum mengatakan, persoalan tersebut sudah diselesai. “Tidak perlu dipublikasikan,” kata perwakilan ACC yang namanya enggan dikorankan. “Karena masalah itu kan sudah selesai, terkecuali sidang berkepanjangan, kenapa kok harus diangkat lagi, kalau diangkat ke media masa itu kan sama saja menggiring opini di masyarakat,” cetus salah satu karyawan ACC. (edy/ono)
Lamongan, Memorandum Program Home Care Service (HCS) yang merupakan program unggulan penanggulangan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Lamongan, selain didukung oleh beberapa instansi terkait juga didukung oleh lembaga lain, salah satunya tim penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Lamongan. Anis Yuhronur Efendi, Ketua TP PKK mencetuskan program Sambang Desa. Menurutnya, melalui program ini, dapat diketahui warga Lamongan yang membutuhkan rujukan dari HCS. Hal tersebut disampaikannya saat sosialisasi program Sambang Desa di Desa Sudangan, Kecamatan Glagah, Kamis (18/11). “Program Sambang Desa ini tujuannya untuk silaturrahmi
dengan warga Lamongan. Mensosialisasikan berbagai program PKK, serta sebagai mitra Pemkab Lamongan ikut mensosialisasikan program unggulan Bapak Bupati salahsatunya Home Care Service. Dengan program ini kami bisa mengetahui warga mana yang sedang kesusahan dan membutuhkan rujukan dari HCS,” ungkap Anis, yang juga istri bupati Yuhronur Efendi yang karib disapa Pak Yes itu. Selain di Desa Sudangan, Anis Yes juga menyambangi tiga desa lain di Kecamatan Glagah, yakni Desa Kentong, Desa Wangen, dan Desa Began untuk mengunjungi pasien rujukan HCS. Dalam lawatannya, Anis Yes menekankan bahwa pemimpin yang baik adalah pemimpin yang hadir di tengah-tengah masyarakat. “Pemimpin yang baik adalah
pemimpin yang hadir di tengah-tengah masyarakat dan inilah yang sedang kami lakukan, mengetahui bagaimana kondisi masyarakat dan gerak cepat memberikan solusi,” imbuh Anis Yes. Anis Yes mengajak seluruh anggota TP PKK di Kabupaten maupun desa serta warga masyarakat Kabupaten Lamongan untuk terus memiliki semangat gotong royong dan kepedulian terhadap warga lainnya untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera lahir dan bathin. Pada acara tersebut, juga disosialisasikan berbagai program unggulan TP PKK seperti Paud Hi, pengentasan stunting, serta program Jumat gembira, yakni gerakan minum tablet tambah darah setiap hari Jumat. (*/asw/ono) Anis Yes mengunjungi warga yang membutuhkan rujukan HCS.
FOTO: MEMORANDUM/ASW
Longsor di Samar dan Mulyosari 6 Rumah dan Kandang Sapi Rusak Berat Tulungagung, Memorandum Hujan lebat mengguyur Kecamatan Pagerwojo dan sekitarnya Kamis (18/11) malam hingga Jumat (19/11) dini hari. Imbasnya, tanah longsor terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Pagerwojo. Seperti di Desa Samar dan Desa Sidomulyo. Camat Pagerwojo Hedik Iswanto kepada Memorandum mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun material tanah longsor mengakibatkan kerusakan pada rumah dam kandang sapi warga. “Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada korban jiwa, untuk kerugian material masih dalam tahap penghitungan,” ujarnya.
Hedik menjelaskan, material tanah longsor tidak hanya menyebabkan rumah dan kandang sapi rusak berat. Berimbas juga terhadap dua ekor sapi di dalam kandang yang mengalami luka-luka. Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Soeroto memastikan longsor di Desa Samar menyebabkan 3 rumah warga rusak berat. Kemudian longsor yang terjadi di Desa Mulyosari juga mengakibatkan 3 rumah mengalami kerusakan. “Bagian yang rusak diantaranya tembok. Juga kandang sapi,” tegasnya. Soeroto memaparkan, ti-
FOTO: MEMORANDUM/FIR
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Dukung Home Care Service
Alat berat membersihkan material longsor pasca hujan lebat.
tik longsor berada di Dusun Tumpak Nongko dan di Dusun Manding Desa Samar. Titik lainnya di Dusun Beringin dan Plamboyan, Desa Mulyosari. “Jadi ada dua rumah di Du-
sun Tumpak Nongko dan satu rumah di Dusun Manding. Kemudian adalagi dua rumah di Dusun Beringin dan satu rumah di Dusun Plamboyan terdampak longsor,” urainya. Untuk korban longsor, lanjut Soeroto, sementara tinggal di rumah tetangga. Pantauan di lokasi lain, material longsor menutup akses jalan masyarakat, sehingga masyarakat bersama BPBD berusaha membuka akses dengan menggunkan alat. (fir/mad/ono)
KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BADAN PERTANAHAN NASIONAL KANTOR PERTANAHAN KOTA SURABAYA II PROVINSI JAWA TIMUR JL KREMBANGAN BARAT NOMER 57 SURABAYA, TELP (031)3531476, FAX (031)3531477
PENGUMUMAN Sertipikat Hak Guna Bangunan No. 1524 / Kelurahan Mojo KEMENTRIAN AGRARIA DAN TATA RUANG / BADAN PERTAHANAN NASIONAL KANTOR PERTANAHAN KOTA SURABAYA II PROVINSI JAWA TIMUR
PENGUMUMAN: (Tentang Sertipikat hilang) Nomor: 2489/300-35.80/XI/2021
JL KREMBANGAN BARAT NOMER 57 SURABAYA, TELP (031)3531476, FAX (031)3531477
Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai pengganti Sertipikat yang hilang berdasarkan ketentuan pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa: No
1
NAMA ALAMAT PEMOHON MARIA MAGDALENA
LETAK JALAN NIB TERDAFTAR TANGGAL a. JALAN HAK ATAS TANAH JENIS & ATAS NAMA PEMBUKUAN b . DESA/KEL. NOMOR HAK c. KEC. Hak Milik No. 3217 03697 Luas: 223 m
2
Jl. Dusun Krajan, Ambulu, Kabupaten Jember
Nyonya Maria Magdalena
KETERANGAN
26-09-1977 a. Jl. Komplek Galaxi - Surat Pernyataan di Bawah Sumpah / Janji Tanggal 02-11-2021. Bumi Permai Blok - Surat Keterangan Tanda Lapor KehilaI-3/50 ngan tanggal 25-12-2021 Nomor: SKb. Kelurahan TLK - B /581/II/ TUK.7.2.1.2020 / SPKT Semolowaru / Polrestabes Surabaya, dari Kepolisian c. Kecamatan Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Timur Resort Kota Besar Surabaya Jalan Sukolilo
Nomor: 2487/300-35.80/XI/2021 Bahwa pada tanggal 21-09-2021, Saudara DRS. H. AMANUDIN ZAIN mengajukan permohonan Pendaftaran Pemeriksaan Tanah Konstantasi dengan Nomor Berkas 33199/2021 yang terletak di Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya dengan Hak Guna Bangunan No. 1524 / Kelurahan Mojo, atas nama AMANUDIN ZAIN, yang telah berakhir haknya pada tangal 18/06/2006, sehingga menjadi tanah yang dikuasai langsung oleh Negara, maka : - Bagi yang memegang / menyimpan dan atau menemukan Sertipikat Hak Guna Bangunan No. 1524 / Kelurahan Mojo atas nama AMANUDIN ZAIN, Luas 550 m2, agar menyerahkan ke Kantor Pertanahan Kota Surabaya II dengan alamat Jalan Krembangan Barat No. 57 Surabaya, karena sertipikat tersebut tidak berlaku lagi sebagai tanda bukti hak.
Taman Sikatan No.1 Surabaya.
Demikian pengumuman untuk diketahui khalayak umum. Dalam waktu 30 (Tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (Tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi.
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Direktur Utama: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Choirul Shodiq SH MH Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. Pemimpin Perusahaan: 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. Yoyok Khayatullah AMD SE 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SABTU KLIWON, 20 NOVEMBER 2021 HALAMAN 9
Polres Tulungagung Petakan Kerawanan Pilkades Serentak
ASN Lamongan Budayakan Core Value Ber-AKHLAK Lamongan, Memorandum Sesuai dengan employer branding Aparatur Sipil Negara (ASN) “Bangga Melayani Bangsa” dengan core value Ber-AKHLAK menjadi latar belakang budaya kerja yang nyata untuk dilakukan. Ber-AKHLAK merupakan komponen berkinerja dengan berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif. Hal-hal tersebut tercermin dari budaya kerja ASN Lamongan yang berorientasi pada kepuasan publik. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat membuka musyawarah luar biasa Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Lamongan Tahun 2021 di Pendopo Lokatantra, Jumat (19/11) mengungkapkan, banyaknya prestasi dan apresiasi yang didapatkan Pemerintah Kabupaten Lamongan merupakan hasil budaya kerja baik ASN yang selama ini telah secara berkesinambungan terjaga kualitasnya. Beliau menuturkan, apresiasi dan prestasi yang terus diraih Kabupaten Lamongan untuk tetap dijaga dengan mempertahankan budaya kerja berorientasi core value Ber-AKHLAK. “Saya diundang ibu gubernur karena Lamongan termasuk salah satu yang mendapatkan TOP Inovasi pelayanan publik. Kenapa perlu saya sampaikan? karena ini merupakan salah satu prestasi dan kebanggaan supaya menjadi motivasi,” tuturnya. Bupati Yes menekankan kepada selurh ASN agar terus memperbaiki dan meningkatkan budaya kerja yang sudah terjaga baik melalui berbagai cara yang salah satunya dengan menyesuaikan diri atau adaptif dengan kemauan masyarakat. “ASN harus terus adaptif dengan kemauan masyarakat, salah satunya dengan media sosial. Saya lihat di medsos, di Lapor Pak Yes kita mendapatkan banyak apresiasi, karena gerak cepat (Gercep) seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam merespon aduan dari masyarakat. Bahkan tidak sampai 24 jam aduan itu telah direspon dan ditindaklanjuti,” imbuhnya. Pada kesempatan tersebut, Bupati Yes juga menekankan kepada seluruh ASN untuk menunjukkan budaya kerja Ber-AKHLAK kepada masyarakat, dengan senantiasa hadir ditengah masyarakat sebagai bentuk pelayanan. “Saya juga menekankan kepada seluruh jajaran saya untuk terus hadir, ada ditengah masyarakat. Memberi rasa aman dan nyaman. Bahkan ada aduan dari masyarakat untuk mengamankan ular, tidak hanya itu saja, ada seorang ibu-ibu yang kehilangan cincin menelpon Damkar dan direspon cepat. Itu artinya apa? Kita sudah memberikan rasa nyaman kepada masyarakat. Dipercaya publik untuk memberi rasa aman,” tambahnya. Ketua Panitia, Agus Suyanto mengungkapkan, musyawarah besar merupakan musyawarah yang bertujuan untuk menunjuk ketua dewan pengurus baru KORPRI Kabupaten Lamongan yang didasari atas kekosongan ketua, banyaknya pengurus yang telah purna tugas hingga meninggal dunia. Dalam musyawarah besar KORPRI tahun 2021, selain mengesahkan laporan pertanggungjawaban ketua DP Korpri periode sebelumnya juga secara aklamasi memutuskan Sekretaris Daerah Moh Nalikan sebagai Ketua DP KORPRI Kabupaten Lamongan periode 20212026. (*/asw/ono)
masyarakat di desa yang menggelar Pilkades,” ucapnya. Oleh sebab itu, pihaknya menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Masih menurut Supriyanto, pihaknya juga akan menggandeng TNI dan satpol PP guna memastikan Pilkades yang aman dan sukses. (fir/mad/ono)
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Bupati Yes memberikan sambutan di musyawarah luar biasa KORPRI Kabupaten Lamongan.
Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto mengatakan, pihaknya bersama dengan instansi terkait telah melakukan rapat membahas persiapan Pilkades serentak ini. Salah satunya upaya pengamanan dan potensi kerawanan di masing-masing lokasi pelaksanaan pilkades serentak. “Akan menjadi atensi kita tentunya, sehingga potensi kerawanan itu bisa diminimalkan,” ujarnya, Jumat (19/11). Handono menjelaskan, pihaknya secara internal telah melakukan pemetaan lokasi rawan dan jumlah personil yang nantinya disiagakan di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS) maupun di lokasi lain yang diperlukan. Pihaknya juga menyiagakan satu pasukan khusus yang bisa diperbantukan sewaktu-waktu ketika diperlukan untuk terjun ke lapangan. “Ada juga pasukan yang on call, sehingga sewaktu-waktu diperbantukan bisa dihubungi untuk menuju ke lokasi yang diperlukan,” jelasnya. Disinggung kemungkinan melibatkan tambahan personil dari Polres lain, Handono mengaku masih membahas hal tersebut. Jika dirasa memungkinkan maka opsi tersebut bisa dijadikan pilihan. “Itu mungkin saja dilakukan, tapi kami tunggu perkembangan mendekati pelaksanaan,” terangnya. Sementara Kabag Ops Polres Tulung-
Kapolres AKBP Handono memeriksa kesiapan pasukan.
Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Paramakarya 2021 Surabaya, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk kedua kalinya menerima penghargaan sebagai Pembina Produktivitas Paramakarya 2021. Sebelumnya penghargaan tersebut diterima di tahun 2019 . Penghargaan Paramakarya diberikan langsung Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin kepada Gubernur Khofifah di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta Pusat, kemarin. “Penghargaan ini untuk menyemangati Dunia Usaha Dunia Industri di Jawa Timur agar tetap berusaha meningkatkan produktivitas di tengah pandemi Covid-19 tentu butuh kegigihan yang luar biasa,” kata Gubernur Khofifah. Pada 2021 ini, penghargaan yang diprakarsai oleh Kementerian Tenaga Kerja ini kembali diraih Gubernur Khofifah atas dukungan
dan pembinaannya kepada perusahaan yang telah mendapatkan Penghargaan Produktivitas Paramakarya tahun 2021. Orang nomor satu di Jatim ini menjelaskan, sebelum mencapai tahap ini, ada 6 perusahaan yang Penerima Penghargaan Produktivitas Siddhakarya 2020, yang sekaligus mewakili Provinsi Jawa Timur sebagai nominator penerima Penghargaan Produktivitas Paramakarya tahun 2021. Diantaranya PT Putra Restu Ibu Abadi dari Kabupaten Mojokerto, PT Utomodeck Metal Work dari Kota Surabaya, PT Agung Bumi Agro dari Kabupaten Pasuruan, CV Dua Putri Sholehah dari Kabupaten Probolinggo, PT Pareto Estu Guna dari Kabupaten Bojonegoro, dan UD Legend Trend dari Kabupaten Gresik. “Sebelum mendapatkan penghargaan ini, ada enam perusahaan
di Jawa Timur yang memperoleh penghargaan Siddhakarya tahun 2020 salah satunya PT Agung Bumi Agro tersebut dan keenam perusahaan itu mewakili Jawa Timur di ajang anugerah Paramakarya tahun 2021,” jelasnya. Penganugerahan Paramakarya, adalah penganugerahan produktivitas tingkat nasional, yang diberikan oleh Presiden/Wakil Presiden RI setiap dua tahun sekali pada tahun ganjil. Sedangkan Siddhakarya merupakan Penganugerahan produktivitas tingkat provinsi yang diberikan oleh Gubernur/ Wakil Gubernur pada setiap tahun genap. Siddhakarya dan Paramakarya adalah istilah yang berasal dari bahasa Sansekerta, dimana Paramakarya berarti Karya Unggul, sedangkan Siddhakarya berarti Karya Prima yang diciptakan oleh perusahaan. (day/ono)
PENGUMUMAN PENYEDIAAN DAFTAR PEMBAGIAN TAHAP I KSU Mitra Perkasa (Dalam Pailit) dan Welly Sukarto, S.E., M.M. (Dalam Pailit) Tim Kurator KSU Mitra Perkasa (Dalam Pailit) dan Welly Sukarto, S.E., M.M. (Dalam Pailit) yang diangkat berdasarkan Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya Nomor 18/Pdt.Sus-Pailit/2019/PN.Niaga.Sby tanggal 22 Agustus 2019. Merujuk pada : 1. Penetapan Hakim Pengawas Nomor: 18/Pdt.Sus-Pailit/2019/PN.Niaga.Sby., tanggal 12 November 2021; dan 2. Ketentuan Pasal 192 UU RI No. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU; Dengan ini mengumumkan bahwa Daftar Pembagian Tahap I Telah ditetapkan oleh Hakim Pengawas dan telah disediakan di Kepaniteraan Pengadilan Niaga Pada Pengadilan Negeri Surabaya agar dapat dilihat oleh pihak-pihak yang berkepentingan dalam tenggang waktu 7 (tujuh) hari. Demikian pengumuman ini diumumkan untuk diketahui. Surabaya, 20 November 2021 Tim Kurator, Ttd Ttd Al Machi Ahmad, S.H., M.H. Suprapto, S.H.
RAHASIA TAJUL EMAS (Untuk Meraih Kekayaan) Apakah anda ingin kaya raya & uang banyak? Ingin hutang cepat lunas? Ingin merubah nasib secara total? Insya Allah kami berikan jalan pintas untuk meraih kekayaan tersebut !!! Hanya dalam waktu singkat untuk melakukannya. Anda pasti bisa mendapatkan uang jutaan rupiah. Rahasia ini telah dibuktikan, sehingga kami bisa mendapat uang diatas 1 Milyar rupiah dan mampu memiliki Tempat Tinggal, Membeli Mobil, Sepeda Motor, Tanah Luas, Harta Benda, Emas Permata dan lain-lain. Maaf ini bukan asal tulis & anda bisa buktikan. Kami tidak berniat pamer, namun semua itu agar anda jadi yakin.
FOTO: MEMORANDUM/DAY
FOTO: MEMORANDUM/ASW
Tulungagung, Memorandum Pilkades serentak 2021 di Kabupaten Tulungagung bakal diikuti 14 desa di 13 kecamatan pada 30 November mendatang. Polres Tulungangung punya gawe mengamankan kegiatan yang pastinya mengundang kerumunan massa itu.
agung Kompol Supriyanto yang dikonfirmasi mengatakan, salah satu titik yang dinilai rawan dalam Pilkades serentak kali ini adalah di Kecamatan Sendang. “Satu yang potensi rawan itu di Kecamatan Sendang, tapi secara umum sudah kami lakukan antisipasi dengan membentuk tim sambang silaturahmi ke masing-masing calon maupun tokoh
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kanan) berbincang dengan Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin.
Proses sangat mudah, halal, tanpa klenik, tanpa puasa, tanpa nyupang / pesugihan, tidak ada tumbal dan bisa dilakukan semua orang. Anda cukup mandi Serbuk Biokosmis & melakukan Rahasia Tajul Emas. Dijamin bukan tipuan atau omong kosong !!! Semua bisa terbukti & diterima hasilnya walaupun anda tidak percaya sekalipun. Bagi anda yang membutuhkan, bergabunglah dengan kami. Syaratnya: Anda harus berusia 17 tahun keatas dan harus bersikap biasa jika menjadi orang kaya (tidak sombong, pamer & takabur). Jika anda berminat, maka cukup mengganti biaya Serbuk Biokosmis & Rahasia Tajul Emas sebesar: Rp. 130.000,- (Tambah ongkos kirim, dalam negeri: Rp. 40.000,- & luar negeri: Rp. 300.000,-). Silahkan biaya tersebut di transfer ke: Bank BCA, Solo, A/C. 327-044-6824, A/N. Wahyudi. Setelah transfer harap WA berupa: Foto Bukti Transfer + Nama Alamat (Termasuk Nomor Telpon) Ke: 08995249009. Balasan Sangat Mengagumkan, Garansi 100% Uang Kembali.
KUNJUNGI WEBSITE KAMI DI: WWW.MACANSEMESTA.ORG
RUMAH DIJUAL
PIJAT KEBUGARAN
ELEKTRONIK DIJUAL
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
RUMAH 345JT, HASBANNAH LAND SDA, CICILAN START 2JTAN, T72/ B36M2, 2KT, HUB 089528544817, 081310022219, 082266534274.
RONI MASSAGE KESEHATAN UNTUK KELUARGA. CAPEK, KESELEO, LELAH, LETIH, LESU. HUB:083831424978.
AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.
HILANG STNK MOTOR HONDA VARIO, ATAS NAMA : SOEMARSELI, NOPOL: L-4922KJ, NOSIN: JFK1E1154975, NOKA: MH1JFK117EK156872.
HLG BPKB L-5723-BH HONDA TH’2018 DANYEL ELYAS NK.MH1JBP119JK68323 4 NOSIN.JBP1E1683235.
HILANG STNK HONDA BEAT F1 W 2804 XT DWI ROHMAHTULITADAH 0858 5005 6643.
HILANG STNK HONDA VARIO 125 W 6641 UN URIFAH 088230605550.
HLG BPKB L-3751-HY HONDA TH’2021 JUMELIANA BIBIS KARAH 11/3 SBY. NOKA. MH1JM0115MK153171 SIN. JM01E1152162.
HILANG STNK MOTOR HONDA L-5926-BS AN SUMARDIANTORO D/A SIMO MAGEREJO 2/21 SBY.
HLG BUKU KIR L.8502.AL/ SB.235795.K PT.ANUGRAH MAKMUR LANGGENG JL.MARGOMULYO 51.A/31 SBY.
PENGOBATAN
SERVICE SURYA TEHNIK: SERVICE PANGGI LAN 24 JAM AHLI KULKAS, M.CUCI, AC, P.AIR, K.LPG, W.HEATER, TV. MELAYANI DALAM / LUAR KOTA. BERGARANSI. HP:0822 3433 6481 - 082140586819.
LAMONGAN TANAH DIJUAL DIJUAL TANAH LOKASI SANGAT SETRATEGIS, DI JALAN RAYA GRAHA INDAH TUWIRI TAMBAKBOYO LAMONGAN, LUAS 868 M2, MINAT HUBUNGI 081330015589.
MOTOR DIJUAL AKAN DIJUAL UNIT SEPEDA MOTOR L3257OJ, W6379QI, L5019JG, W6137OB, W2758SQ OLEH PT KB FINANSIA MULTI FINANCE CABANG SIDOARJO. UNTUK INFO HUB 081235756595/031-8959066.
HILANG STNK & SRT KET PAJAK HONDA VARIO TH’2017 L-3260-YU AN.DITA RISTYA ANGGRAENI D/A. JL SIMO RUKUN 5/30 SBY. HILANG BUKU KIR MITSUBISHI TH’2015 SB.259279.K NOPOL L-9533-VJ AN.ROBIN INDRA WIJAYA D/A.SULUNG UTARA C-20 NO.89 SBY. HLG BPKB L-1834QM TOYOTA TH’2013 SARJONO DEMAK SEL 5/23 SBY. NOKA. M H F X W4 3 G 2 0 4 07 7 212 SIN.1TR7S30555.
HILANG STNK SPD MTR TH’2012 L-5392-RV AN.JUWANSUGI WIDYA IKAKURNIA D/A. KALIBUTUH BARAT 4/53 SBY. HILANG STNK MOTOR HONDA PCX PUTIH ‘2018 L-3170-ML A/N H.ACHMAD BAKRI NUR HUB. 082331632944. HILANG STNK HONDA BEAT W 2120 NAP DRS. EC.ANIEK NURSIJAT SARI 085103296077.
HLG BUKU KIR L.9118.UH PT.GONDO INTI PERKASA JL.KUTISARI INDAH SELATAN 3/12 SBY. HLG BUKU KIR L.9498. AR TEDDY SUSANTO.T JL.WONOREJO PERMAI SELATAN 2/65 SBY. HLG BUKU KIR L.9574. UU PT.KURNIA DARWAN SEJAHTERA JL.NGAGEL JAYA TENGAH 55 SBY.
HLG BUKU KIR L.9426.UP PT.SUMBER MULTI REJEKI JL.JEMUR ANDAYANI 11.A SBY. HILANG BPKB HONDA VARIO L-6175-B AN.JUMELIANA D/A.BIBIS KARAH 11/3 SBY.
HILANG STNK HONDA SCOOPY W 5313 UX SRI AGUSTIN 085866150968. HLG BUKU KIR L.9599.UE/ SB.226971.K PT.DEWI SRI PUTRA JL.SURABAYA. HLG BUKU KIR TEMPELAN SB.250102.K RUDY EFFENDY JL.SURABAYA.
PEMBERITAHUAN Kepada pembaca MEMORANDUM agar berhati-hati dalam melakukan transaksi melalui sarana iklan. Tetap waspada dan selalu cross check. MEMORANDUM tidak bertanggung jawab terhadap semua transaksi penayangan iklan. Atas perhatiannya kami sampaikan terimakasih. Ttd. Manager Iklan
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
SABTU KLIWON, 20 NOVEMBER 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
WISATA JOLOTUNDO MASIH DITUTUP
18 Pohon Rawan Tumbang Ditebang Mojokerto, Memorandum Pascatragedi pohon tumbang di Wisata Jolotundo, Trawas, pengelola hutan setempat akan memerpanjang penutupan objek wisata tersebut. Hal ini lantaran masih dalam upaya mitigasi pemangkasan dan penebangan puluhan pohon rawan tumbang di area wisata tersebut. Administratur KPH Pasuruan Agus Achmad Fadholi mengatakan, perpanjangan penutupan destinasi wisata petirtaan Jolotundo dilakukan hingga tiga hari ke depan. Hal ini tidak lain sebagai langkah mitigasi tindak lanjut pasca terjadinya insiden tumbangnya pohon yang menimpa warung hingga menyebabkan tiga orang tewas, serta lima lainnya luka-luka. Sesuai rencana, hari ini (kemarin, red) sejumlah armada
dan peralatan khusus guna menggelar mitigasi tersebut sudah mulai masuk kawasan Jolotundo. Selain Perhutani, sejumlah pihak lain bakal terlibat dalam giat mitigasi tersebut. Di antaranya, BPBD Kabupaten Mojokerto, DPUPR Kabupaten Mojokerto, dan Disparpora Kabupaten Mojokerto. ”Penutupan sementara kita perpanjang karena masih kegiatan pemangkasan dahan dan penebangan untuk yang mem-
Wali Kota Apresiasi Karya Siswa Berkebutuhan Khusus Mojokerto, Memorandum Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memberikan apresiasi kepada hasil karya siswa berkebutuhan khusus di daerahnya. Apresiasi diberikan kepada siswa di SLB Pertiwi di Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Jumat (19/11). “Kemampuan dalam membuat kriya patut diapresiasi dan harus dikembangkan,” kata wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut. Ning Ita mengungkapkan, bahwa hasil para siswa ini sudah serapi hasil kriya orang dewasa. Untuk pengembangan hasil karya lebih baik diarahkan untuk membuat barang-barang yang memiliki nilai ekonomi dan dalam jumlah banyak. Sehingga ke depan dapat disinergikan dengan Dekranasda dan produk-produk hasil karya anak-anak berkebutuhan khusus ini bisa dipasarkan di ruang pamer Dekranasda. Potensi dan bakat anak-anak tersebut bila dikembangkan akan menjadi suatu produk yang terkenal. Sehingga kelak bisa menjadi bekal hidup di kemudian hari. Dalam kunjungan ke siswa berkebutuhan khusus tersebut, selain memberikan semangat dan apresiasi, Ning Ita juga mengajak para siswa olahraga senam bersama. Saat senam bersama para siswa berkebutuhan khusus tersebut nampak ceria dan semangat. Usai melakukan kunjungan ke sekolah luar biasa, wali kota menyapa warga sekitar lingkungan Kranggan. Ning Ita juga memberikan bantuan untuk perbaikan rumah kepada Slamet yang tinggal di Kranggan V No 14b RT 03 RW 01. Selain itu bantuan modal usaha untuk Rista Novitama Winarti dan bantuan gerobak untuk Supriyatin. Kepada Sanipah yang tinggal Suratan Gg IV/35 diberikan bantuan fisioterapi treatment, t paket sembako dan pengecekan kesehatan dan kebutuhan perawatan. (war/yok)
bahayakan bagi pengunjung dan warga,” kata Agus, Jumat (19/11). Dari hasil pendataan sementara, setidaknya ada 44 pohon bakal dikepras dan 18 pohon akan ditebang. Jenis pohon tersebut di antaranya, pohon bendo, winong, mahoni, dan beringin. Sementara itu, Plt Kepala Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Jatim Wilayah Nganjuk Purnomo Probo Nugroho menambahkan, dalam prosesnya petugas fokus melakukan pengecekan pada sejumlah vegetasi yang ada di dalam kawasan. Artinya, petugas tidak melakukan pengecekan pada unsur tanah. ”Jadi pengajuan secara pengelolaan ini masuk kategori tebangan penerangan atau pembersihan,” terangnya. (no/yok)
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Kondisi Wisata Jolotundo di Kecamatan Trawas yang hingga kini masih ditutup usai peristiwa pohon tumbang.
Komisi C Pantau Jalan Rusak
Dampak Pembangunan Jembatan Ploso Jombang, Memorandum Komisi C DPRD Kabupaten Jombang melakukan sidak (inspeksi mendadak) di proyek pembangunan Jembatan Ploso. Para wakil rakyat itu juga memantau jalan rusak di ruas jalan Ploso dan Tapen-Kabuh. Setelah sampai di lokasi, rombongan Komisi C tersebut turun dan melihat kondisi jalan yang semakin parah. Bahkan, jalan seperti kubangan lantaran rusak dan tergenang air. ”Kami mengimbau Dinas PUPR Jombang segera melakukan pemeliharaan atau perawatan,” ujar Miftahul Huda, Wakil Ketua Komisi C DPRD Jombang. Huda mengatakan, kondisi ruas jalan Ploso-Pasar Ploso maupun Tapen-Kabuh sangat parah. Hal ini tentu sangat membahayakan pengguna jalan. Bahkan masyarakat sekitar sangat terdampak. "Kasihan masyarakat apabila tidak segera dilakukan pemeliharaan. Masyarakat sangat terdampak baik keselamatan atau masalah ekonomi,” tegasnya. Untuk itu, apabila ada dana pemeliharaan juga harus segera dilakukan. Komisi C juga mendorong untuk melakukan koordinasi dengan PT Waskita Karya pelaksana pembangunan jembatan Ploso Baru. ”Karena kerusakan jalan ini dampak pembangunan jembatan Ploso
“
Kasihan masyarakat apabila tidak segera dilakukan pemeliharaan. Masyarakat sangat terdampak baik keselamatan atau masalah ekonomi,” MIFTAHUL HUDA Wakil Ketua Komisi C DPRD Jombang Baru,” katanya. Dirinya mengimbau jangan sampai pemeliharaan yang dilakukan terus ditunda-tunda. ”Kalau bisa secepatnya, karena jalan rusaknya sudah parah dan sangat membahayakan,” terangnya. Menurut Huda, tiga ruas jalan kabupaten yang rusak akibat jadi jalur pengalihan kendaraan, hingga kini belum tertangani. Warga sekitar harus bertahan menghadapi respons pemerintah yang dinilai lamban. Ruas pertama dalam kondisi rusak parah adalah ruas Ploso-Pasar Ploso. Jalan yang terbagi di Desa Losari dan Desa/ Kecamatan Ploso ini kondisinya sangat memprihatinkan. Puluhan lekungan sedalam
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Komisi C melihat kondisi jalan rusak terdampak pembangunan jembatan Ploso.
lebih dari 50 meter, ditambah lumpur yang becek membuat pengendara yang lewat harus ekstra hati-hati. “Warga capek, sudah beberapa kali diuruk balik lagi, perbaikan dari pemerintah juga tidak ada,” keluh Wiwin (35), salah seorang warga sekitar. Jalan yang becek membuat warga resah, lantaran setiap hari kecipratan lumpur. Tidak hanya masuk dan mengotori dinding, namun
cipratan lumpur hingga masuk ke lantai rumah. “Capek ngepel juga, kerusakan sudah parah begini kok ya nggak ada perbaikan,” tambahnya. Hingga Rabu kemar in (17/11), sekitar pukul 11.00, sebuah truk harus terjerembab ke dalam salah satu ceruk jalan. “Dari barat tadi, sampai tengah yang kanan rodanya kembet, jadi ya terjebak,” sahut Sutrisno (40), warga Desa Losari. Kondisi itu membuat jalur
sementara ditutup. Sejumlah kendaraan yang terlanjur melintas terpaksa diputar arah. Hingga pukul 12.30, ruas jalan masih ditutup. Tak jauh berbeda, di ruas Ploso-Bawangan, kondisinya juga sama. Di Dusun/Desa Ploso ini kondisi jalan jeblok dan rusak parah. Beberapa warga dan pemuda terpaksa turun langsung ke jalan, untuk menutup bagian jalan yang rusak dengan bebatuan seadanya. (wan/adv/yok)
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Wali Kota Ika Puspitasari memberi apresiasi kepada salah satu siswa berkebutuhan khusus.
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Kepala Dinas Pertanian Jombang Much Rony (mengenakan batik) di lokasi kontes.
Tahapan penjurian Kontes Durian Wonosalam.
Gali Varietas Baru, Dispertan Jombang Gelar Kontes Durian Wonosalam Jombang, Memorandum Sebagai salah satu wilayah yang ada di Kota Santri, Kecamatan Wonosalam sudah dikenal sebagai penghasil durian dengan beragam varietas. Kondisi tadi ditunjang dengan keadaan geografis yang berada di lereng Anjasmoro, dimana memiliki kontur tanah merah yang notabene memiliki tingkat kesuburan tinggi. Tidak tanggung-tanggung, dirilis dari data Asosiasi Komoditas Pertanian (ASKOM) Kecamatan Wonosalam, populasi tanaman durian di wilayah ini mencapai 192.152 pohon yang tersebar di 9 desa. Dengan kondisi tersebut, tidak membual jika wilayah tadi dikenal sebagai penghasil raja buah yang berkualitas tinggi. “Secara umum masyarakat sudah mengenal durian Bido, karena telah mengantongi Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 340/ Kpts/SR.120/5/2006. Dengan kondisi alam yang mendukung, Kecamatan Wonosalam berpotensi memiliki varietas unggul nasional yang lain,” papar
Kepala Dinas Pertanian (Kadispertan) Jombang Much Rony, Jumat (19/11). Selain menjadi anggulan, sambung Kadispertan, durian Bido sangat dibanggakan oleh warga Kota Santri. Pasalnya, durian ini telah memenangi kontes di tahun 2004 silam. “Selain dibanggakan sekaligus diburu saat musim panen, durian Bido merupakan varietas pertama yang menyabet juara. Untuk kembali menegaskan posisi Kecamatan Wonosalam, perlu diadakan kontes serupa untuk menggali potensi,” sambungnya. Potensi yang dimaksud oleh Kadispertan, yakni terdapatnya populasi puluhan ribu tanaman durian yang ada di Kecamatan Wonosalam. Maka untuk mengoptimalkan potensi dari 9 desa yang ada, ia secara khusus menfasilitasi kontes. “Dengan adanya puluhan ribu tanaman durian yang ada, potensi adanya varietas-varietas unggulan yang baru sangat besar. Guna mengoptimalkan hal itu, kami mengadakan kontes dengan menggandeng sejumlah pihak,” terangnya. Selain mengidentifikasi, serta men-
deteksi adanya varietas unggulan baru yang tidak kalah dengan durian unggul nasional yang lain, melalui ‘Kontes Durian Wonosalam’ yang digagas oleh Dispertan, terhitung dari tanggal 14 November hingga 5 Desember mendatang, kualitas serta kuantitas komoditi dapat lebih ditingkatkan. “Kontes Durian Wonosalam sendiri dibuka mulai tanggal 14 November, dan berakhir tanggal 5 Desember mendatang. Selain mendeteksi varietas, kualitas serta kuantitas ingin kami optimalkan melalui agenda ini,” ujar Kadispertan. Dibeber olehnya, tahapan Kontes Durian Wonosalam sendiri melalui serangkaian tahapan. Sementara yang diperbolehkan menjadi peserta, meliputi petani durian, lalu Poktan serta Gapoktan se-Kecamatan Wonosalam, serta Asosiasi Komoditas Pertanian. “Untuk kelas yang dilombakan meliputi kelas umum atau varietas baru, kelas Bido, serta kelas Extrim atau timbang bobot. Kami pastikan pula jika juri selaku penilai, adalah orang yang kompeten di bidangnya,” bebernya.
Ditanya perihal waktu yang tergolong cukup lama, Dispertan menyebut jika rentang waktu disediakan untuk mewadahi semua potensi yang ada. Sebab, apabila hanya dipatok pada jadwal yang ditentukan. Durian yang dimiliki oleh petani memiliki waktu kematangan yang berbeda antara satu dengan yang lain. “Harus pula kami akomodasi, yakni beragamnya waktu kematangan durian. Olehnya, waktu pelaksanaan lomba kami berikan jeda,” tegasnya. Terakhir, kriteria serta teknis penjurian dalam kontes sudah ditetapkan sejak awal. Salah satu poin yang harus ditaati, yakni peserta memiliki tanaman durian dan menandatangani surat persetujuan. Dimana siap sekaligus tidak keberatan apabila didaftarkan sebagai pohon induk unggul nasional, apabila mendapatkan predikat juara varietas baru. “Karena memang ini bertujuan untuk menggali potensi unggulan baru. Kami menekankan bagi pemenang varietas baru agar bersedia didaftarkan sebagai pohon induk unggul nasional,” pungkas Rony. (wan/adv/yok)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM KRIMINAL
SABTU KLIWON, 20 NOVEMBER 2021 HALAMAN 11
RUMAH PENGEDAR NARKOBA KAPAS MADYA DIGEREBEK
Dua terdakwa mendengarkan putusan majelis hakim di PN Surabaya, Jumat (19/11).
Sekongkol Jual SS, Diganjar 7 Tahun Surabaya, Memorandum Bersekongkol menjual sabu membuat dua pemuda asal Sidoarjo dipidana penjara selama 7 tahun. Mereka adalah Rico Daniel Pandapotan Siagian dan Agung Irwanto. Dalam amar putusannya kedua terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (1) junto pasal 132 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Mengadili, menjatuhkan pidana kepada terdakwa l Rico Daniel Pandapotan Siagian dan terdakwa ll Agung Irwanto dengan pidana penjara masing-masing 7 tahun dan pidana denda Rp 1,410 miliar subsider 1 bulan kurungan,” tutur Ketua Majelis Hakim Martin Ginting saat membacakan amar putusannya di Pengadilan Negeri Surabaya, Jumat (19/11). Terhadap putusan tersebut, kedua terdakwa yang didampingi penasihat hukumnya, Ronny Bahmari menanggapinya dengan kata terima. Demikian pula dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suwarti. “Terima Pak Hakim,” ucap Suwarti yang menggantikan JPU Furkon Adi. Untuk diketahui, awalnya Rico menghubungi Budi Tama untuk membeli sabu seberat 1,5 gram. Harganya Rp 1,5 juta. Oleh Rico dibayar Rp 300 sebagai uang muka. Sisa pembayaran setelah sabu terjual. Setelah mendapatkan sabu yang diranjau Budi Tama di Desa Dungus, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Rico bertemu dengan Agung di area persawahan Desa Balongbiru, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo untuk membagi sabu menjadi 10 poket. Agung berperan menjual sabu tersebut. Dari hasil penjualan dia mendapat upah sebesar Rp 100 ribu. Selama beraksi, Agung berhasil menjual 3 poket dengan harga Rp550 ribu. Namun pada 3 Juli 2021, petualangan kedua terdakwa berakhir di tangan petugas kepolisian yaitu Nanang Rudianto dan Mohammat Syafi Al Umam. Saat berada di warung kopi Jalan Panjunan Sukodono, keduanya ditangkap. Ketika dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 5 poket sabu dengan berat masing-masing 0,62 gram, 0,30 gram, 0,28 gram, 0,38 gram, dan 0,44 gram serta 1 pipet kaca berisi sisa sabu dengan berat 1,7 gram di saku celana Rico. (mg5/nov)
Terlempar 10...
Sambungan dari halaman 1
(22) awalnya berjalan dari arah barat ke timur. Saat kereta jurusan Banyuwangi-Malang melaju dari utara ke selatan, mobil menerobos sehingga tertabrak kereta. “Mobil kurang konsentrasi, kurang hati-hati,” kata Kanitlaka Lantas Polres Pasuruan Ipda A Kunaefi, Jumat (19/11). Menurut Kunaefi, mobil seharusnya mendahulukan kereta api sesuai pasal 114 Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Sementara itu, korban kecelakaan maut itu adalah Ratna Indra Warni (55), Djemy Nyoto (64), keduanya beralamat di Dusun Gunting, Desa Sentul, Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Dua korban lagi yakni Steffen Fang Nyoto (22) dan Velisa Yulian (24) keduanya warga Jalan Tangkuban Prahu, Petemon, Sawahan, Surabaya. Dalam tabrakan itu membuat tiga penumpang tewas di lokasi dan satu meninggal dalam perawatan. “Korban sekeluarga,” imbuh Kunaefi. Kecelakaan bermula saat Taft melintas dari arah permukiman hendak ke jalan raya. Saat berada di atas rel, mobil warna abu-abu itu tertabrak kereta api yang melaju dari arah utara ke selatan. Akibatnya mobil terlempar lebih dari 10 meter ke persawahan dalam kondisi rusak di sisi kiri. Sementara para penumpang terlempar keluar kendaraan. Semula korban tewas hanya 3 orang karena 1 orang kondisinya kritis. Setelah sempat dirawat ternyata nyawa korban tidak tertolong. Dengan meninggalnya korban terakhir, total korban kecelakaan di pintu perlintasan tanpa palang pintu Desa Sentul, Purwodadi menjadi 4 orang. Keempat jenazah sudah dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik RS dr Syaiful Anwar (RSSA), Kota Malang. Di kamar jenazah, jenazah keempat tiba sekitar pukul 14.18, diantar ambulans milik Pemkab Pasuruan. (rul/nov)
Digoda Cowok Nakal
Sambungan dari halaman 1
berbuat iseng melalui DM Instagram. “Kalau cowok nakal ada saja, kalau dm-dm gitu pasti ada,” cerita Ghea Youbi saat ditemui di Studio Trans TV pada Jumat (19/11). Menanggapi hal itu, Ghea Youbi tidak ambil pusing. Ghea memilih untuk mendiamkan atau iseng balik DM cowok-cowok nakal tersebut. “Sebagian aku diemin, terus misalkan dia ngeganggu terus aku block, terus misalkan nyeleneh dan akunya lagi iseng aku jawab iseng juga. Aku lebih ngebecandain juga sih, kayak gitu,” ungkap Ghea Youbi menanggapi hal tersebut. Penyanyi yang baru berusia 21 tahun ini merupakan adik dari Gita Youbi dan Gina Youbi. Keduanya juga berkiprah sebagai penyanyi dangdut sebagai bagian dari personil Duo Racun. Nama Ghea Youbi mulai dikenal luas oleh publik saat membawakan lagi dangdut berjudul ‘Gak Ada Waktu Beib’ yang diciptakan oleh Don Kinol. Dalam waktu satu minggu, video klip lagu tersebut telah ditonton sebanyak 100 juta viewer di YouTube. Hebatnya, Ghea Youbi pernah mendapatkan kehormatan untuk membawakan lagu tersebut di Kesultanan Brunei Darussalam. Maka tak heran pemilik nama asli Ghalia Robyul Adawiyah ini menjadi selebram dengan jumlah followers sebanyak 3,4 juta hingga artikel ini ditulis. Saat ini, Ghea tengah disibukkan oleh persiapan single terbarunya yang dijadwalkan rilis pada Desember 2021 mendatang. “Masih sibuk dengan single terbaru aku dan insyaAllah bulan depan, Desember akan mengeluarkan single terbaru itu,” tutur Ghea Youbi. Dalam single tersebut, Ghea Youbi akan tampil solo dan kembali mengusung genre dangdut dan EDM. (dth/nov)
Surabaya, Memorandum Anggota tim Antibandit Polsek Rungkut menggerebek rumah di Jalan Kapas Madya Gang 3G. Selain mengamankan penghuni rumah, Indra Marsono (29), petugas juga menyita sejumlah barang bukti. Ada kurang lebih 15 poket sabu berbagai ukuran dan berat dalam penangkapan Senin (16/11) tersebut. Selain itu, turut menjadi barang bukti lima butir pil ekstasi berlogo LV serta dua buah timbangan elektik untuk melancarkan aksi. Akibat perbuatannya, Indra harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di Mapolsek Rungkut. “Untuk saat ini kasus itu masih terus kami kembangkan ke jaringan atas. Disinyalir, ada orang lama yang memasok barang itu ke pelaku,” kata Kapolsek Rungkut Kompol Bambang Prakoso melalui Kanitreskrim Iptu Djoko Soesanto, Jumat siang (19/11). Djoko menjelaskan, pengungkapan itu bermula saat anggota mendapatkan laporan jika ada peredaran narkoba yang dilakukan tersangka. Dari
informasi itu, Djoko kemudian berkoordinasi dengan anggota untuk melakukan penyelidikan. Seluruh anggota dibagi menjadi beberapa tim. Dengan berpakaian preman, mereka disebar di sejumlah titik sekitar rumah pelaku. Salah satu anggota tanpa sengaja melihat yang bersangkutan ada di rumah langsung melakukan penggerebekan. “Pelaku sempat mengelak. Dia menolak tuduhan kami. Namun, setelah anggota menemukan barang bukti, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya serta kooperatif menyampaikan pengakuan,” tandas Djoko. Di hadapan penyidik, tersangka mendapat barang haram itu dari seorang berinisial SA yang dikenal waktu keduanya sama-sama mendekam di Rutan Kelas I A Medaeng. Beberapa
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
FOTO: MEMORANDUM/JAKA
Barang Dikendalikan Napi
Indra Marsono dan barang bukti di Mapolsek Rungkut.
tahun lalu, Indra ditangkap anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya. “Saya pernah ditangkap dulu. Kalau tidak salah diputus 5 tahun. Di Medaeng itulah saya kenal sama dia (SA, red) dan akhirnya berinisiatif untuk menjualkan sabu. Karena saya
lebih dulu bebas,” aku Indra. Modus keduanya yakni berbagi tugas. Indra bertugas menerima perintah dari SA untuk menjualkan sabu dan ekstasi. “Kalau ada pembeli, saya dikontak untuk ambil barang di suatu tempat. Lalu mengirim ke calon pembeli,” lanjut Indra.
Wali Kota: Sudah Diperiksa BPK Disinggung soal klarifikasi kejaksaan itu kepadanya, Herlambang berharap itu tidak terjadinya pada dirinya. “Mudah-mudahan ojok sampek (jangan sampai). Sebenarnya gak papa (tidak apa-apa), orang dulu-dulu mungkin. Aku tidak terkait langsung,” tegas Herlambang. Herlambang menambahkan, bahwa saat ini dirinya membuat telaah staf (laporan, analisa) dan masih dalam rencana untuk menyampaikan langkah-langkah ke depan terhadap kelanjutan jembatan bambu di wisata Mangrove Wonorejo. “Dibongkar atau dilanjutkan. Ada pihak ketiga atau tenaga ahli yang layak. Karena sudah lama terkena hujan dan panas.
Masih kajian-kajian. Mungkin ada fisiknya karena fisik juga aset. Ada yang tidak bermanfaat, dibongkar atau dilanjut pilihannya,” ujarnya. Soal pemanggilan dewan terkait kasus tersebut, Herlambang mengatakan tidak masalah. Tidak apa-apa. Siap dan akan menyampaikan, karena kasusnya sudah lama. Seperti membuat telaah staf,” pungkas Herlambang. Sementara itu, Kasi Intel Kejari Surabaya Khristiya Lutfiasandhi, SH, MH ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp (WA) mengenai klarifikasi terhadap Kabid Pertanian DKPP menjawab singkat tidak ada jadwal pemanggilan Kadis atau Kabid DKPP. Terpisah, Wali Kota Surabaya
Sambungan dari halaman 1 Eri Cahyadi mengatakan perihal jembatan mangrove masih dilakukan perencanaan ulang. “Jadi bagaimanapun kondisi di sana tidak mungkin kalau buat bambu, kondisi air yang seperti itu. Bambu pakai dibuat luarnya tapi dalamnya harusnya aman buat masyarakat. Saya minta untuk dihitung kembali,” tegas Eri. Tambahnya, kalau sudah selesai hitungannya akan dibuatkan tempat ikon wisata Surabaya. Tapi kalau buat Pemkot Surabaya jangan tanggung-tanggung. “Saya bilang teman-teman jangan tanggung-tanggung sekalian bagus-bagus. Kalau kerjakan separuh-separuh ya tidak jadi,” tegasnya. Eri mengatakan bahwa untuk kontraktor yang me-
ngerjakan tersebut di-blacklist. “Itu dari bambu-bambu, kekuatannya bambu berapa dan dilewati orang berapa. Berarti harus dihitung kembali, bisa jadi dari beton dan luarnya dikasih bambu yang menempel di betonnya sehingga lebih aman,” tambah Eri. Disinggung perbaikan proyek jembatan bambu ini akan masuk dalam APBD tahun berapa, Eri kembali menegaskan bahwa masih dilakukan perencanaan. “Kalau saya merencanakan sesuatu itu tidak boleh hanya separuh-separuh tapi langsung jadi. Kalau sudah perencanaan harus jadi,” jelasnya. Eri juga mengatakan bahwa jembatan itu juga sudah diperiksa badan pemeriksa keuangan
Gigit Leher Pelaku Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya. Hingga akhirnya polisi menangkap Akbar di rumah kosnya. “Tersangka ini teman suami korban yang bekerja sebagai sales mobil,” kata Kanit PPA Satreskrim Polresbes Surabaya Iptu Tri Wulandari, Jumat (19/11). Kejadian bermula ketika suami korban berada di luar kota karena kepentingan kerja. Kesempatan itu, dimanfaatkan Akbar untuk mendatangi rumah
kos EG pada Oktober sekitar pukul 01.00. Untuk memastikannya tersangka menghubungi HP-nya melalui video call. “Tersangka berdalih mengantarkan STNK dan kunci motor,” kata Wulandari. Setelah memastikan suaminya tidak berada di rumah, tersangka lalu menuju ke rumah kos korban dengan mengendarai motor dalam kondisi terpengaruh minuman keras (miras). “Sampai di tempat
tujuan, tersangka ditemui korban. Selanjutnya berpura-pura numpang ke kamar mandi,” ungkap Wulan. Usai dari kamar mandi, langsung menghampiri dan mencengkeram kedua tangan EG. Lalu mendorong istri temannya itu ke tempat tidur sambil menciumi pipi dan lehernya. Menyadari hendak diperkosa, korban meronta-ronta hingga mengigit leher belakang Akbar.
Pengakuan Akbar di hadapan penyidik, sebenarnya tidak berniat memperkosa istri temannya tersebut. Sebab, dia sudah punya istri dan seorang anak. “Tapi saya waktu itu kondisi mabuk Pak,” ujar Akbar. Dia berniat ke rumah kos istri temannya itu karena ingin memberikan STNK dan kunci motor yang dipinjamnya sewaktu pulang kampung ke Banyuwangi. “Motor saya Mio. Karena perjalanan jauh saya pinjam
tetapi keadaannya sama tidak ada jawaban sama sekali. Ternyata setelah dicek ternyata Teddy sudah tidak bernyawa di kamar. “Rencananya korban akan saya ajak pulang ke Bandung,” ujar Soemadi.
Kejadian penemuan jenazah itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Lakarsantri. Setelah diidentifikasi petugas inafis, jenazahnya langsung dibawa ke RSUD dr Soetomo menggunakan ambulans untuk divisum.
batan penyeberangan mendapati 3 pemuda berhenti di tepi jalan dengan gerak-gerik mencurigakan. “Saat anggota menghampiri, mereka berusaha melarikan diri. Namun berhasil dihentikan anggota di lapangan,” jelas Satriono.
Selanjutnya dilakukan pemeriksaan badan dan kendaraan hingga ditemukan ada barang yang ditutupi handuk di sisi depan motor. “Ketika dibuka ternyata isinya penutup gorong-gorong yang terbuat dari besi,” bebernya. Dari proses interogasi awal
Terpisah, Kanitreskrim Polsek Lakarsantri Iptu Suwono saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan kejadian penemuan jenazah di Sambikerep. Dari hasil pemeriksaan petugas inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekeras-
kehamilannya dengan (pura-pura) sukacita kepada Hendro. Tapi seperti ditakutkan Santi, bukannya bahagia mendapat kabar kehamilan istri, Hendro malah memasang wajah tegang. “Dengan siapa kamu hamil?” pertanyaan yang paling ditakutkan Santi meluncur dari bibir Hendro. “Ya tentu saja denganmu. Siapa lagi?” balas Santi. “Tidak mungkin,” tegas Hendro. “Aku tidak akan selingkuh seperti kamu selingkuh dengan Welas. Iya kan?” kata Santi balik menyerang Hendro. Lelaki yang sejatinya lebih cakep dari Budi ini tidak membalas. Dia cuma menunjukkan berkas yang diambil dari laci
an pada tubuh korban. “Menurut keterangan temannya, korban punya penyakit jantung. Diduga korban meninggal karena serangan jantung dan tidak ada yang mengetahui,” kata Suwono. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 di lokasi, ketiga pemuda tersebut mengaku baru saja melakukan pencurian penutup gorong-gorong di depan Indomart, Jalan Arjuno sekitar pukul 00.30. “Mereka juga mengaku seringkali melakukan pencuruan penutup gorong-gorong di berbagai wila-
Suami Derita Varicocele disampaikan kepada Budi, lelaki yang berpembawaan pendiam tersebut tidak tampak terkejut. Wajahnya biasa-biasa saja. Datar. Bahkan seperti menahan senyum. Santi makin kelabakan. “Kamu kan punya suami. Masa punya suami takut hamil?” goda Budi seperti diulang Santi. Santi tidak berkutik di hadapan Budi. Hanya, di dalam hati dia berpikir: bisa saja Hendro bakal curiga. Sebab, setelah sekian lama tidak hamil, ujug-ujug kok hamil. Padahal intensitas hubungan mereka semakin berkurang. Santi pusing memikirkan ini. Meski begitu, dia berusaha bersikap wajar di depan Hendro. Suatu saat dia mengabarkan
motor milik suami korban karena kendaraannya standar (pakai kopling),” terang Akbar. Namun pernyataan itu tidak membuat polisi percaya. Hal ini beralasan karena sewaktu berangkat ke rumah kos korban sejauh 1,5 kilometer, keadaannya sadar. Diduga tersangka memang ada niat memperkosa. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Akbar dijebloskan tahanan Mapolrestabes Surabaya. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1
Maling Penutup Gorong-Gorong Darmo Dibekuk Satriono membenarkan jika tim respatti mengamankan tiga pemuda tersebut. Diceritakan Satriono, awalnya tim respatti patroli menyusuri seputaran wilayah Jalan Diponegoro. Saat melintas Jalan Darmo tepatnya di bawah jem-
(BPK). “Sudah diperiksa BPK. Juga inspektorat sudah melakukan pemeriksaan sesuai dengan arahan BPK,” jelasnya. Disinggung kerugian, Eri menegaskan bahwa itu tidak ada dan sudah dikembalikan.“Pembayaran sesuai dengan volume terpasang karena kontraknya harga satuan. Jadi kalau harga satuan, volume yang terpasang itu yang dibayarkan. Kalau volume terpasang itu 100 dibayarkan 400 itu keliru. Tapi kalau 100 dibayarkan 100 itu benar. Makanya di Perpres itu berbunyi kalau dia tidak sesuai dengan kontraknya maka di-blacklist dan dia dibayarkan sesuai dengan volume terpasang. Itulah fungsinya harga kontrak satuan,” pungkas Eri. (fer/mg5/nov)
Sambungan dari halaman 1
Penghuni Ruko Sambikerep Ditemukan Tak Bernyawa 21.36, sempat mendatangi ruko korban. Tapi saat diketuk dan dipanggil tidak ada jawaban dari Teddy, lalu ditinggal pulang. Dia lalu kembali mendatangi ruko korban pagi harinya. Akan
Keuntungan dari penjualan itu kemudian dibagi keduanya. Bagian SA tentu lebih banyak. “Saya hanya dapat komisi Pak, kalau barang sudah habis semua. Lumayan Pak untuk kebutuhan hidup. Saya jualnya ke kenalan dekat saja,” pungkasnya. (fdn/nov)
yah Surabaya,” pungkas Satriono. Pengakuan pelaku, kerap mencuri penutup gorong-gorong di berbagai tempat di Surabaya. “Terakhir kami curi di depan Indomart, Jalan Arjuno,” aku Aditya di mapolrestabes. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 meja kerjanya di rumah. “Ini dari dokter. Baca,” kata Hendro sambil memberikan beberapa lembar kertas kepada Santi. Dengan tangan gemetar Santi menerima dan membacanya. Ternyata hasil lab, yang menunjukkan bahwa Hendro seorang lelaki yang menderita gangguan infertilitas. Hendro mengalami varises pada organ kemaluan yang biasa disebut varicocele. Dalam berkas tersebut dijelaskan bahwa varicocele adalah pembengkakan pembuluh darah vena pada skrotum yang mengganggu aliran darah dan pertumbuhan sperma. Membaca itu, pelan-pelan mata Santi berkunang-kunang. “Dengan siapa kamu ha-
mil?” ulang Hendro. Kali ini lebih tegas dari yang pertama. Santi tidak mampu bersuara. Dia hanya merasakan tubuhnya lemas. Lemas. Lemas. Dan akhirnya tidak ingat apa-apa. Ketika bangun, Santi sudah berada di tempat tidur sebuah rumah sakit. Hanya ada ibu dan ayahnya di sana. Hendro tidak ada. Apalagi ayah dan ibu mertua. “Yang sabar ya Nak,” Santi mendengar suara ibunya. Parau dan bergetar. Ayahnya yang selama ini selalu melindungi mengelus-elus punggungnya. Lembut dan penuh kasih. “Maafkan Santi, Ayah… Ibu,” kata Santi. Menurut pengacara yang membantu perceraiannya, hari
itu Santi tak lagi pulang ke rumah Hendro, melainkan pulang ke rumah orang tua sendiri di Surabaya. Dua minggu kemudian datanglah surat panggilan sidang dari PA Surabaya. “Bagaimana cerita Santi dengan mantannya? Masih lanjut? ” tanya Memorandum ke pengacara tadi. Dijelaskan bahwa Santi beberapa kali menghubungi tapi nomor HP-nya tidak aktif. “Mungkin dia tidak ingin keluarganya terganggu,” katanya. “Boleh minta nomor HP atau WA Santi?” tanya Memorandum agak kepo. “Kalau ada yang kurang jelas, tanyakan saja kepadaku. Oke?” kata pengacara tadi. Tegas. (jos, habis)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SABTU KLIWON, 20 NOVEMBER 2021 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
Pramusaji Seksi Menjamur di Warung Ngipik Gresik, Memorandum Wanita dengan dandanan menor dan seksi kembali menjamur di warung-warung Telaga Ngipik, Jalan Siti Fatimah Binti Maimun. Satpol PP Gresik mengamankan mereka yang sedang menunggu pelanggan, Kamis (18/11) malam. Razia menyasar deretan kafe atau warung. Bermula dari laporan masyarakat bahwa warung di lokasi kembali menjajakan minuman keras (miras) dengan ditemani para wanita yang bertugas sebagai pramusaji. Biasanya, pramusaji seksi itu menunggu pelanggan di depan warung sambil berdandan. Ketika pelanggan sudah datang, mereka akan menemani untuk sekedar meminum kopi, miras atau karaoke. “Kami telusuri memang benar dibuat minum-minuman keras, tapi beli dari luar alias warkop tidak menyediakan,” ucap Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Satpol PP
Gresik, Sulyono, Jumat (19/11). Petugas satpol PP mengamankan KTP pemilik dan mengamankan pramusaji serta memberikan surat panggilan terhadap pemilik kafe. Usai diamankan, para pramusaji langsung dibawa ke Puskesmas Alun-Alun. Guna mengantisipasi rawannya penyakit dalam penularan. Selain di area Telaga Ngipik, satpol PP juga menyasar warung di Jalan Amak Kasim, Kelurahan Sidorukun. Di sana didapati aktivitas yang sama. Menjajakan miras ditemani pramusaji seksi. Bahkan satu warung bisa berisi empat pramusaji sekaligus. “Harapannya penindakan ini bisa memberikan efek jera. Dan penyakit masyarakat seperti ini bisa hilang dari Kota Santri. Total ada 23 pramusaji yang kami amankan. Hari ini dilaksanakan tes medis untuk meminimalisir penyakit menular,” terang Sulyono. Sementara itu, Plt Kadispol
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Satpol PP merazia warung yang dijaga pramusaji seksi.
PP Gresik, Suprapto menyebut penindakan ini merupakan
bagian penegakan Peraturan Daerah No. 15 Tahun 2013 ten-
tang Ketenteraman dan Ketertiban Umum. “KTP mereka kami
amankan. Selanjutnya dilakukan tes kesehatan menghindari
penyakit menular,” tegasnya. (and/har/udi)
Jajakan Sabu, Pelajar SMK Dikecrek Gresik, Memorandum Pada usianya yang masih belia, MFF (16) harus merasakan pengapnya penjara. Remaja asal Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, itu ditangkap jajaran Satreskoba Polres Gresik lantaran menjadi pengedar narkoba.
FOTO: ISTIMEWA
Pria yang diduga memamerkan kemaluan di atas motor.
Pamer Burung Ditangkap Polisi Bojonegoro, Memorandum Viral, video warga naik motor pamer alat kelamin. Diduga hal itu terjadi di Bojonegoro. Pria di video itu pamer burung kepada perempuan saat naik motor. Video itu berdurasi 9 detik. Dalam video singkat tersebut, diduga kuat terjadi pelecehan seksual. Pelaku yang merupakan seorang pria mengenakan kaus putih kombinasi garis hitam. Pelaku juga mengenakan celana hitam dan bermasker putih. Mulanya pelaku duduk di atas motor matic warna merah dengan pelat nomor S, sambil pamer kemaluan kepada pengendara perempuan yang melintas. Sadar aksinya direkam oleh korban, pria itu tampak ketakutan. Lalu kabur sambil tangan kirinya berusaha menutupi alat kelaminnya. Kasi Humas Polres Bojonegoro Iptu Fadil menjelaskan soal dugaan pelecehan itu sudah ditindaklanjuti oleh polisi. Saat ini dalam proses pengembangan oleh tim reskrim. "Pelaku sudah diamankan di Polres Bojonegoro dan saat ini dalam proses penyidikan oleh Unit Reskrim," ujar Iptu Fadil. (top/har/udi)
Hingga November, Pendapatan Daerah Rendah Gresik, Memorandum Pendapatan daerah Kabupaten Gresik masih sangat rendah hingga November. Kondisi ini mendapat sorotan dari kalangan dewan. Bahkan, masih banyak sektor pendapatan yang realisasinya di bawah target. Data yang dihimpun, hingga November, pendapatan baru terealisasi Rp 2,3 triliun dari target Perubahan APBD 2021 sebesar Rp 3,304 triliun. Artinya baru 69,6 persen. Rinciannya, pendapatan asli daerah (PAD) Rp 832 miliar, pendapatan transfer Rp 1,4 triliun, dan pendapatan lainlain Rp 73 miliar. Sementara itu, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gresik, Moh Syafi’ AM menyebut PAD sector izin mendirikan bangunan (IMB) dan retribusi parkir jeblok. Hingga kini parkir baru Rp 900 juta dari target Rp 4 miliar. “Untuk IMB tidak bisa menarik retribusi karena ada perubahan aturan,” ujarnya. Selain itu, dari dana transfer dana alokasi khusus (DAK) fisik realisasinya juga masih kecil. Baru 35 persen. Kemudian, pendapatan bagi hasil pajak baru terealisasi 29 persen. “Padahal ini sudah memasuki pertengahan November. Apakah akan terealisasi?” katanya dengan tanda tanya. Kondisi ini bahkan membuat pihaknya khawatir. Masih minimnya pendapa pendapatan, dikhawatirkan persoalan kontraktor tidak terbayar kembali terulang. Oleh karena itu, pihaknya jug meminta dinas PU dan kontraktor lebih berhati-hati. Sebab mayoritas mengajukan pembayaran di akhir tahun. (and/har/udi)
Moh Syafi’ AM
FOTO: ISTIMEWA
Tak tanggung-tanggung, dari tangan pelajar kelas 3 sekolah menengah kejuruan (SMK) itu polisi mengamankan tiga poket sabu-sabu siap edar. Bahkan didapati keterangan bahwa tersangka merupakan jaringan peredaran gelap narkoba di wilayah selatan. Kasatreskoba Polres Gresik AKP Irwan Tjatur Prambudi mengungkapkan, tersangka diamankan di tepi Jalan Raya Desa Mojosarirejo awal November 2021. MFF disergap saat menunggu pemesan yang akan mengambil sabu - sabu darinya. “Dar i penggeledahan, ditemukan satu klip berisi kristal
putih sabu-sabu seberat 0,29 gram di dalam bungkus rokok. Kemudian anggota kami melakukan penggeledahan di rumah tersangka,” jelas Irwan, Jumat (19/11). Benar saja, di dalam rumah remaja di bawah umur itu ditemukan lagi dua poket sabu seberat 0,24 gram dan 0,13 gram di dalam bungkus rokok. Polisi juga menemukan bungkus rokok lain yang berisi sedotan plastik dan pipet kaca. “Kami juga mengamankan satu kresek hitam yang di dalamnya berisi satu timbangan elektrik dan dua pack plastik klip. Uang tunai Rp 300 ribu, satu motor dan
satu HP,” jelas perwira dengan tiga balok di pundak itu. Tersangka langsung dikeler menuju Rutan Mapolres Gresik. Di hadapan penyidik, MFF mengakui semua perbuatannya. Bahkan, dia tidak menampik jika tergabung dalam jaringan peredaran narkoba di wilayah Gresik selatan. “Tersangka masih di bawah umur. Namun dengan alasan apa pun, peredaran narkoba tidak bisa dibenarkan. Apalagi tersangka diketahui merupakan jaringan, sehingga kasus ini akan terus dikembangkan,” tegasnya. Kini selain terancam tidak bisa melanjutkan sekolahnya, MFF juga terancam jeratan Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Subs Pasal 1 ayat (3) UU RI No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Ia harus meringkuk
FOTO: ISTIMEWA
Barang bukti sabu dan peralatannya yang diamankan polisi.
menikmati hari-hari bersama pengapnya sel tahanan. Atas penangkapan ini, Irwan Tjatur Prambudi mewanti-wanti masyarakat agar mengawasi pergaulan anak. Ini juga men-
jadi fakta bahwa narkoba sudah masuk ke dunia pelajar dan pendidikan. Oleh karenanya perlu diwaspadai bersama-sama agar peredaran narkoba bisa ditumpas. (and/har/udi)
Tewas Tertimpa Mesin Pompa Air Bojonegoro, Memorandum Nahas menimpa Marmin (52), warga Desa Brangkal, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro. Ia tewas karena tertimpa mesin pompa air, Jumat (19/11). Kapolsek Kepohbaru Iptu Suwaji menjelaskan, sebelumnya korban berangkat ke sawah sambil membawa pompa air (mesin diesel). Tidak lama kemudian istri korban menyusul untuk mengantarkan sarapan. “Istrinya mendapati korban jatuh terlentang di samping pematang sawah dalam kondisi telah meninggal dunia. Dengan posisi dada kirinya tertimpa mesin diesel pompa air,” beber kapolsek. Diduga, korban jatuh di pematang sawah dan dada kirinya tertimpa mesin diesel pompa air yang dibawanya, sehingga korban mati. “Korban terjatuh dengan posisi mesin diesel
FOTO: ISTIMEWA
Polisi menunjukkan TKP di areal persawahan Desa Brangkal.
pompa air berada di atas dada kirinya," bebernya. Mengetahui kejadian tersebut, istri korban berteriak meminta tolong pada warga yang ada di area pesawahan tersebut.
Warga pun berdatangan. “Warga yang datang berupaya menolong korban, namun korban diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia,” tambahnya. Selanjutnya jenazah korban
oleh warga dibawa ke rumah duka. Peristiwa tersebut dilaporkan pada perangkat desa setempat serta pihak kepolisian. Kapolsek menambahkan bahwa berdasarkan hasil iden-
tifikasi, diketahui ciri-ciri mayat, panjang mayat 170 sentimeter, badan kurus, kulit sawo matang, rambut hitam keriting pendek. Korban memakai kaos berkerah warna abu-abu dan celana pendek warna hitam. “Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh petugas Puskesmas Kepohbaru, terdapat luka memar di dada sebelah kiri. Diduga akibat tertimpa mesin diesel pompa air. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban,” bebernya. Pihak pihak keluarga tidak menghendaki untuk dilakukan otopsi, dan menerima kematian korban sebagai musibah yang dikuatkan dengan membuat surat pernyataan. “Kemudian jenazah korban kami serahkan kepada pihak keluarga untuk proses perawatan jenazah dan pemakaman,” tegasnya. (top/har/udi)
Wabup Ngantor di Desa Kumalasa, Bawean Gresik, Memorandum Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah terus melanjutkan programnya Ngantor di Desa. Kemarin, Jumat (19/11), orang nomor dua di Kota Pudak itu berdinas di Kantor Desa Kumalasa, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Di sana, Bu Min sapaan akrabnya, bertemu dan mendengar langsung permasalahan di masyarakat. Selama dua jam lebih Bu Min berdiskusi dan mencari jalan keluar setiap keluhan masyarakat. Yang pasti dalam upaya menghadirkan pelayanan terbaik. “Kami di sini ingin melihat langsung apa yang ada di desa dan membangun komunikasi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Gresik dengan pemerintah desa. Dan ini InsyaAllah akan terus kami lakukan di seluruh desa di Kabupaten Gresik,” ungkap Bu Min.
Ia menegaskan selama ini Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani maupun dirinya intens sambang ke Pulau Bawean. “Kami ingin menegaskan bahwa tidak ada perbedaan perlakuan antara Bawean dengan wilayah Gresik yang lain. Semuanya satu, yaitu Kabupaten Gresik,” tegas wabup perempuan. Bu Min juga menengok proses pembuatan dokumen kependudukan baik berupa akta kelahiran, kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP). Tidak hanya itu, pelayanan terpadu di Desa Kumalasa juga melayani perizinan UMKM. Ternyata di Bawean juga masih ada kendala. Di antaranya data kependudukan ganda dan masih ada beberapa persyaratan perubahan data yang masih memerlukan koordinasi data dengan instansi yang ada di daratan. “Keakuratan data kependudukan sangat penting
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Wabup Aminatun Habibah foto bareng perangkat Desa Kumalasa, Bawean.
fungsinya bagi masyarakat. Data kependudukan tersebut ibaratnya sebuah pintu untuk bisa masuk ke dalam pelayanan yang lain,” tambahnya. Terkait kendala sinkronisasi data, Bu Min berharap ke depan akan dicarikan solusi
bersama. Salah satunya yang pasti pemanfaatan perkembangan teknologi informasi. “Mungkin bisa dilaksanakan secara virtual dengan memanfaatkan teknologi yang ada saat ini,” tutup dia. Wabup Gresik juga mem-
bagikan bantuan sembako kepada sejumlah masyarakat. Kemudian melihat proses penyuntikan vaksinasi Covid-19. Ditegaskan, saat ini pandemi belum berakhir sehingga diimbau tetap patuh prokes dan ikut vaksinasi. (and/har/udi)