Skip to main content

Memorandum Edisi 20 januari 2020

Page 1

memorandum.co.id

SENIN KLIWON, 20 JANUARI 2020

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

WARGA BANYUURIP HAJAR PENCURI MOTOR DI KUPANG GUNUNG TIMUR SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

TABRAK POT BUNGA, TERJATUH

Surabaya, Memorandum Pelaku curanmor babak belur dimassa di Jalan Kupang Gunung Timur V, Minggu (19/1) pukul 14.00. Maling apes itu Padham (35), asal Dusun Pao Baruh, Desa Barung Gagah, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura.  Bersambung ke halaman 7 

Saya baru kali pertama mencuri pak. Belum sempat hasil tapi tepergok pemiliknya lebih dulu. PADHAM

TERSANGKA CURANMOR

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

KRONOLOGI KEJADIAN

Kerdipan Asabri Oleh: Dahlan Iskan

1 Padham mencuri Beat yang di parkir di depan rumah korban.

3

Sialnya, aksi tersebut tepergok pemilik motor.

Sempat berlindung di rumah salah satu warga, pelaku terkepung hingga diamuk massa.

panik, motor curian menabrak pot bunga, lalu kendara2 Karena an ditinggal. Padham kemudian nekat kabur.

Beli dari Istri Sahabat Dosen Untag Hobi Nyabu di Dalam Mobil Saya memakai sabu pada minggu lalu di sekitar Jalan Bratang Binangun bersama dua teman saya (FR dan ST). Kalau pakai ya di dalam mobil, parkir pinggir jalan. Biar tidak ketahuan. NONO SUPRIYADI PENGGUNA SABU

 Bersambung ke halaman 7 

Kasus Tak Jelas meski P21

Pembobol Perumahan Elite Diburu

Nono Supriyadi dan barang bukti yang diamankan anggota Unit I Satreskoba Polrestabes Surabaya.

Surabaya, Memorandum Pascamelumpuhkan Gunawan Wibisono (23), tersangka pembobol perumahan di kawasan Sambikerep, anggota Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya masih memburu satu pelaku lain.  Bersambung ke halaman 7 

Itu bukan delik aduan jadi kasus harusnya tetap dilanjutkan ke pemeriksaan pokok perkara di persidangan. Masalah ada perdamaian, itu sifatnya hanya untuk pertimbangan yang meringankan nanti.

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Penganiayaan Oknum Pilot terhadap Pegawai Hotel Surabaya, Memorandum Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan mantan pilot Arden Gabriel Sudarto terhadap pegawai hotel masih belum jelas. Sebab, meski berkas perkara sudah dinyakan sempurna (P21) oleh jaksa penuntut umum (JPU) sejak Juni 2019, hingga  Bersambung ke halaman 7 

Padham yang wajahnya babak belur diamuk massa.

KASUBSI PENUNTUTAN PIDANA UMUM KEJARI SURABAYA

Terbawa Karakter MEMERANKAN karakter dalam sebuah film, terkadang memengaruhi hingga di kehidupan nyata. Seperti yang dialami Chelsea Islan yang kembali dipercaya menjadi sosok Alfie di film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2.   Bersambung ke halaman 7

+ Meng, DPRD Jombang menilai pengelolaan keuangan RSUD tak sehat. -

Apalagi pasiennya, mimpi lah bisa sehat.

Si Mameng (Curiga)

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum menanam pohon di bantaran Sungai Brantas, Penjaringan Sari, Rungkut.

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Tanam Pohon di Bantaran Sungai Brantas Chelsea Islan

Iptu Bima Sakti

Bawa Sabu, Dua Pemuda Tembok Gede Diborgol

DEDY ARISANDI

Surabaya, Memorandum Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum menghadiri acara penghijauan di bantaran Sungai Brantas, Penjaringan Sari, Rungkut, Minggu (19/1). Kegiatan bertajuk “Penghijauan dan Penataan Bantaran Sungai” ini berkolaborasi  Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Surabaya, Memorandum Dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) ditangkap polisi karena menyimpan narkoba jenis sabu di dalam mobilnya. Tersangka adalah Nono Supriyadi (52), warga Jalan Semolowaru Bahari Blok X. Pria berbadan tegap dengan kumis tebal itu ditangkap anggota Unit I Satreskoba Polrestabes Surabaya di pinggir Jalan Semolowaru, Selasa (14/1)

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

U

ang Asabri mungkin lebih bisa diselamatkan. Daripada uang Jiwasraya. Asabri punya punggung yang kuat. Tidak perlu sampai ada pistol ditodongkan ke kening. Juga tidak perlu sampai bentak-membentak. Dengan sedikit kerdipan mata saja seharusnya siapa pun takut. Apalagi mereka sudah ditahan Kejaksaan Agung: Bentjok dan HaHa itu. Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat itu. Mereka itu --khususnya Bentjok-punya aset yang bisa dilirik. Memang bentuknya bukan uang kontan tapi bisa jadi uang --kapan-kapan.  Bersambung ke halaman 4 

Surabaya, Memorandum Dua pemuda yang sedang duduk di Jalan Kembang Jepun, tiba-tiba kaget setelah didatangi beberapa orang berbadan tegap. Belum sempat kabur, mereka lebih dulu dicokok. Keduanya, IQB (18) dan Markus (24), warga Jalan Tembok Gede. Tersangka  Bersambung ke halaman 7  IQB dan Markus menunjukkan barang bukti sabu.

CINTA SEJATI SEORANG KEKASIH YANG TIDAK HARUS MEMILIKI Έ1Ή

Presiden Rombeng yang Tampak Remeh di Mata Calon Mertua “Aku bingung, Mas. Aku ingin membantu seseorang tapi tidak tahu cara terbaik untuk itu.” Kalimat ini meluncur dari bibir seorang lelaki berusia sekitar 50 tahun. Namanya sebut saja Rahmat Hidayat (samaran), Dayat. Teman semajelis taklim di sebuah masjid kawasan Wiyung. Yuli Setyo Budi, Surabaya

“Ya bantu saja,” saran Memorandum enteng. “Ini serius, Mas,” sambung Dayat, yang lantas merangkul pundak Memorandum dan membimbing ke pojok teras masjid. Dia kemudian pergi dan kembali dengan dua cangkir kopi di tangan kanan dan kiri.

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

“Cek gak salah paham, Mas.” Andai yang dia bantu itu orang lain, Dayat mengaku tidak akan canggung. Tapi, kali ini yang akan dia bantu adalah sang mantan. Kekasihnya semasa kuliah dan sangat dia cintai. “Kami saling cinta. Masalahnya,  Bersambung ke halaman 7 

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SENIN KLIWON, 20 JANUARI 2020 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Jokosan Jokosan. WARTAW WARTAWAN: HM Darianto, HM Shoumu, Wahyu Chandra Kusuma. PEMASARAN/IKLAN: Dedi, Iswin, Jim Darwin, Sulton, Medi, Heriyawan, Ludy Eko, Imam S. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Sasar Balap Liar, Polisi Jaring 100 Motor Daerah itu memang sering menjadi lokasi para pembalap liar yang beradu kecepatan. Sasaran dalam operasi tersebut, kendaraan roda dua (R2) protolan, bodi modifikasi, knalpot brong, ban kecil, dan perlengkapan surat-surat kendaraan. Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Eko Iskandar menegaskan, digelarnya operasi ini, guna antisipasi balap liar yang meresahkan pengguna jalan lainnya. “Dalam operasi tersebut, sebanyak 75 anggota Satlantas Polresta Sidoarjo yang diterjunkan dan didukung oleh 15 personel dari Delta Squad juga sejumlah anggota dari TNI,” ucapnya. Pada operasi keselamatan kali ini, sebanyak 100 pengendara R2 yang melang-

gar. Dan ditemukan juga tiga pengendara dari anggotaTNI yang tidak memakai helm sehingga dilakukan tindakan oleh pihak polisi militer. Kasatlantas menegaskan, dalam operasi keselamatan yang digelar ini, juga untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat kalau ketertiban berkendara itu juga berlaku untuk semua kalangan. Termasuk anggota TNI dan Polri sendiri. “Operasi keselamatan ini diberlakukan untuk semua masyakarat. Termasuk anggota TNI dan Polri sendiri, yang tidak memiliki kelengkapan berkendara pasti akan ditindak tegas dengan diberi surat tilang,” tegas Kompol Eko Iskandar. (win/jok/udi)

FOTO: MEMORANDUM/WIN

Sidoarjo, Memorandum Satlantas Polresta Sidoarjo menggelar razia dengan sasaran balap liar, Minggu (19/1) dini hari. Operasi yang melibatkan TNI ini dilakukan di tiga titik. Salah satunya di Jalan Jenggolo, Pucang.

Razia balap liar yang digelar personel Polresta Sidoarjo dengan melibatkan TNI.

Ketua KPU Sidoarjo Mokhammad Iskak beraudiensi dengan Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin di ruang transit pendopo kabupaten.

FOTO: MEMORANDUM/DAR

Sidoarjo, Memorandum Warga Sidoarjo yang berniat mendaftarkan diri sebagai anggota badan adhoc dalam dalam Pilkada 2020 tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun untuk mendapatkan surat keterangan sehat dari puskesmas. Penggratisan tes kesehatan bagi pelamar panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS), maupun kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), merupakan hasil kerja sama antara KPU dengan Dinas Kesehatan Sidoarjo. Ketua KPU Sidoarjo Mokhammad Iskak mengatakan, pembebasan biaya itu akan diberlakukan di 26 puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Sidoarjo. “Pengumumannya sudah terpasang di semua puskesmas yang ditunjuk,” ujarnya, Minggu (19/01). Dalam aturannya, puskesmas mengenakan biaya sebesar Rp 20 ribu untuk mengeluarkan surat keterangan sehat. “Tapi khusus untuk ini gratis. Kami (KPU dan Dinkes-red) sudah sepakat soal itu,” tambah Iskak. Sementara itu Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin yang ditemui seusai rapat koordinasi dengan KPU, Jumat (17/01) lalu mengatakan sinergitas antar lembaga sangat dibutuhkan untuk menjamin suksesnya pelaksanaan pilkada. “Forum rapat koordinasi seperti ini penting karena pelaksanaan Pilkada ini memang melibatkan lintas lembaga. Baik KPU, bawaslu maupun OPD (organisasi pemerintah daerah-red) yang lain, salah satunya dinas kesehatan dan pemerintah kecamatan,” tegasnya.(lud/jok/udi)

FOTO: MEMORANDUM/LUD

Gandeng Dinkes, KPU Sidoarjo Gratiskan Biaya Tes Kesehatan

Plt bupati dan wakil ketua DPRD Sidoarjo menandatangani pengesahan perda baru tentang pilkades.

Perda Pilkades Disahkan

Cakades Uzur Boleh Nyalon Lagi Sidoarjo, Memorandum Akhirnya para calon kepala desa (cakades) yang berusia di atas 63 tahun bisa bernapas lega. Sebab, aturan baru terkait pemilihan kepala desa (pilkades) telah ditandatangani. Dengan begitu Perda Kabupaten Sidoarjo no 8/2015 dinyatakan tidak berlaku lagi. Penandatangan tersebut dilakukan oleh Plt Bupati Sidoarjo Nur Achmd Syaifuddin dengan dua orang wakil ketua DPRD Sidoarjo, Bambang Riyoko dan Emir Firdaus dalam rapat Paripurna dewan yang berlangsung di gedung DPRD Sidoarjo, Sabtu (18/01) siang. Beberapa klausul yang diubah dari Perda 8/ 2015 tersebut di antaranya mengenai batasan usia serta domisili cakades. Dalam aturan baru tersebut, usia cakades tidak dibatasi.

Begitu juga domisilinya tidak harus di desa tempatnya mencalonkan diri. Dalam aturan sebelumnya, usia cakades dibatasi hingga maksimal 63 tahun. Begitu juga cakades hanya bisa mendaftarkan diri di desa tempatnya tinggal berdasarkan data kependudukan yang ada atau warga lokal setempat. Hanya saja masih diperlukan satu tahapan lagi sebelum piranti aturan itu dinyatakan positif atau berlaku sebagai payung hukum yang sah. Yakni sesudah dicatatkan dalam lembaran negara dan diberi nomor registrasi.“Prosesnya paling lama sampai minggu depan,” jelas Ketua Pansus Perda Pilkades DPRD Sidoarjo, Warih Andono usai sidang paripurna. Meski begitu, ia memastikan aturan baru itu tetap bisa

dipakai dalam agenda suksesi kepemimpinan di tingkat desa meskipun sesuai tahapan yang telah ditetapkan sebelumnya. Pendaftaran cakades sudah mulai dibuka per Rabu (22/01) mendatang. “Daftar aja. Saya yakin sebelum batas akhir masa pendaftaran pada 29 Januari mendatang, aturan ini sudah ada nomornya. Jadi nggak usah khawatir,” imbuhnya terkait langkah yang harus ditempuh oleh cakades uzur atau yang berasal dari luar desa. Sementara itu, Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin berharap partisipasi masyarakat dalam aktifitas politik praktis di lingkup pedesaan akan semakin dinamis dan meriah dengan tuntasnya proses pembentukan aturan baru tersebut.(lud/jok/udi)

Sidoarjo, Memorandum H Matali melangkah maju ke tengah-tengah ruang sidang paripurna DPRD Sidoarjo, Sabtu (18/01). Ia langsung melakukan sujud syukur di hadapan ratusan pasang mata yang memenuhi ruangan tersebut. Pria 68 tahun itu memang pantas bersyukur. Pasalnya, acara pengesahan perda baru Kabupaten Sidoarjo tentang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang digelar saat ini telah membuka peluangnya untuk mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Wonoayu, Kecamatan Wonoayu. Ia pun segera mendapatkan ucapan selamat dari para anggota dewan, termasuk Plt Bupati Sidoarjo, Nur Achmad Syaifuddin. Maklum, Matali juga sempat menjadi anggota DPRD pada periode sebelumnya. Karena itulah tokoh Paguyuban Mantan Kepala Desa itu gigih memperjuangkan perubahan Perda Kabupaten Sidoarjo no 8 tahun 2015 yang membatasi usia calon kepala desa (Cakades) di usia 63 tahun. “Ini masalah hak politik setiap warga negara. Dan lagi yang terpenting adalah kemampuan personal para cakades yang sangat berpengaruh pada gaya kepemimpinannya,” ujar Matali. Ia menambahkan profesionalisme seorang kades dibutuhkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan cepat dan tepat. Itu tidak ditentukan oleh usia sang pemimpin di tingkat desa. Apalagi piranti hukum yang berada di atas perda juga tidak mensyaratkan adanya batasan usia bagi cakades. “Hanya Sidoarjo saja yang melakukan pembatasan usia. Karena itu aturan tersebut memang sudah selayaknya diubah agar tidak bertentangan dengan undang-undang, peraturan pemerintah maupun peraturan menteri dalam negeri,” tuturnya lagi.(win/lud/jok/udi)

FOTO: MEMORANDUM/WIN

FOTO: MEMORANDUM/LUD

Bisa Mencalonkan Kades Lagi, H Matali Sujud Syukur

H Matali sujud syukur di ruang sidang paripurna DPRD Sidoarjo.

Suasana cangkrukan kamtibmas di Sedati.

Cangkrukan KamƟbmas

Sidoarjo, Memorandum Menjaga wilayah Kabupaten Sidoarjo tetap aman dan kondusif terus dilakukan Polresta Sidoarjo. Salah satunya melalui acara cangkrukan kamtibmas di Kecamatan Sedati, Jumat (17/1) malam. Acara itu dihadiri Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho, Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifudin, Forkopimka Sedati, kepala desa di Sedati, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga setempat. Cangkrukan berlangsung dengan penuh keakraban. Terkait dengan mendekatinya agenda Pemilihan Kepala Desa dan Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Sidoarjo, Kapolresta Sidoarjo berharap melalui cangkrukan ini dapat dijadikan momentum guna saling menjaga kerukunan dan mewujudkan kondusifitas kamtibmas di wilayah setempat. “Dalam pelaksanaan pilkades di Sedati maupun Pilkada Kabupaten Sidoarjo, kami berharap berjalan dengan tertib, aman dan kondusif. Jangan ada antarcalon bermain curang, menebar hoax di media sosial dan permainan botoh dalam kontestasi. Yang mana ini semua dapat mengganggu kondusifitas kamtibmas di wilayah kita,” pesan Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho. Untuk pelaksanaan pilkades di Kecamatan Sedati, ada di 13 desa. Satu di antaranya dilakukan pemilihan secara e-voting. Begitu pula halnya dengan yang disampaikan Plt. Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifudin. Ia mengajak masyarakat untuk berubah lebih baik, salah satunya dengan menjaga kerukunan termasuk dalam pelaksanaan pilkades dan pilkada nanti. “Jangan sampai gara-gara ini masyarakat terpecah. Sebab itu mari sinergitas yang baik oleh forkopimka dan warganya harus terus dijaga,” pungkasnya. (dar/som/jok/udi)

FOTO: MEMORANDUM/DAR

Kapolresta: Jangan Ada Antarcalon Bermain Curang

Wakapolresta Sidoarjo AKBP M Anggi Naulifar Siregar cangkrukan kamtibmas di Tarik.

Satgas Antibotoh Siap Kawal Pilkades Berjalan Aman Sidoarjo, Memorandum Semakin dekatnya pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dan Pemilihan Bupati (Pilbup) Sidoarjo, membuat polisi terus melakukan upaya-upaya yang dapat mewujudkan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Seperti halnya melalui pembentukan Satgas Anti-

botoh Polresta Sidoarjo. Tim ini akan bekerja ekstra untuk membersihkan praktik permainan uang dalam kontestasi pilkades maupun Pilkada di Kabupaten Sidoarjo nanti. Permainan uang maupun taruhan dalam kontestasi politik tersebut sangat meresahkan masyarakat. Sebab itu, Polres Sidoarjo akan berupaya mem-

bersihkannya bila ada yang coba bermain uang dalam pilkades maupun pilkada. “Dalam tahapan pilkades dan pilkada di Kabupaten Sidoarjo, Polresta Sidoarjo akan menurunkan satgas antibotoh. Jadi jangan ada permainan judi maupun money politic di dalam agenda demokrasi tersebut, mari berkontestasi

secara fair dan tetap menjaga kerukunan,” tegas Wakapolresta Sidoarjo AKBP M Anggi Naulifar Siregar, dalam acara cangkrukan kamtibmas di Kecamatan Tarik, Jumat (17/1) malam. Pada kesempatan ini, ia juga berharap pelaksanaan 13 pilkades di Kecamatan Tarik dapat berjalan aman, damai dan kondusif.

Sementara Sekda Kabupaten Sidoarjo M. Zaini yang hadir dalam cangkrukan kamtibmas juga menyampaikan harapan Pemkab Sidoarjo pelaksanaan pilkades dan pilkada serentak dapat berjalan aman dan lancar. Pemkab bersama TNI, Polri dan unsur lainnya siap mengawal proses demokrasi ini sesuai harapan masyarakat.(dar/som/jok/udi)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

PILKADA 2020 PKS Panasi Mesin Politik

SENIN KLIWON 20 JANUARI 2020 HALAMAN 3

Siapkan Struktur Tingkatkan Elektoral Calon

Machfud Arifin bersama warga keturunan Tionghoa yang siap mendukungnya maju pilwali.

Menurut Ketua DPD PKS Surabaya Akhmad Suyanto, rakorda ini untuk pematangan program pemenangan menyambut proses Pilwali Surabaya. “Seluruh kader maupun pengurus DPC (kecamatan) dan DPRt (kelurahan) kita undang pada rakorda ini. Agenda utamanya running Pilwali Surabaya,” jelas dia. Saat ini ada lima kader terbaik PKS hasil pemilu internal, yakni Achmad Zakaria (Ketua MPW PKS Jatim), Ahmad Jabir (anggota DPRD Jatim), Akhmad Suyanto (Ketua DPD PKS Surabaya), Reni Astuti (Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya), dan anggota DPR RI Sigit Sosiantomo. Menurut Suyanto, dari lima y dari PKS bacawali Surabaya tersebut

Keturunan Tionghoa Dukung Machfud Arifin

Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan dan Ketua DPD PKS Surabaya Akhmad Suyanto bersama dua orang anggota baru PKS.

akan dikerucutkan menjadi dua orang yang nantinya dikirimkan ke DPP.”Usulan terhadap dua orang itu nantinya berdasarkan hasil survei yang dilakukan tiga bulan ke depan setelah masa sosialisasi,” ungkap dia. Suyanto menjelaskan, alasan mengapa PKS tidak merekomendasikan satu nama saja, karena belajar dari Pilwali Surabaya sebelumnya. “Saat itu kita y mengusulkan satu nama hanya tapi ti tidak di-running oleh calon

Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi

Sumenep, Memorandum Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Achmad Fauzi mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep 2020. Karena menurutnya, tingkat partisipasi masyarakat dalam setiap pemilihan bupati dan wakil bupati Sumenep masih rendah. Wabup Fauzi merinci, pada 2005 angka partisipasi pemilih sebanyak 73 persen, 2010 putaran pertama 63 persen, dan putaran kedua 55 persen.

FOTO: MEMORANDUM/ASW

Kober Ika Spemma Ikut Ramaikan Gowes Spektakuler Surabaya, Memorandum Komunitas bersepeda (kober) Ikatan Alumni SMP Muhammadiyah 5 (Ika Spemma) Surabaya menyambut gembira Gowes Spektakuler 2020 yang digelar SKH Memorandum dan Pemkab Sidoarjo di Alun-Alun Sidoarjo, Minggu (26/1). Di event kali ini, koordinator lapangan Kober Ika Spemma Khamaludin Bogi memastikan jika 15 anggotanya siap meramaikan.“Sebenarnya banyak yang mau ikut, tapi karena temanteman banyak tidak bisa meninggalkan aktivitasnya, ya hanya lima belas orang yang menyatakan ikut,” ujar Bogi. Soal kesiapan anggotanya, kata Bogi, tidak ada yang khusus. Namun, anggota Kober Ika setiap Minggu melakukan aktivitas gowes masingmasing, meski dua pekan sekali baru gowes-nya bareng-bareng dengan satu tujuan tertentu. “Pasti menyenangkanlah ikut gowes Memorandum ini. Pertama karena jaraknya tidak terlalu jauh, kedua meli-

Anggota Kober Ika Spemma ketika beraktivitas gowes di Surabaya.

hat hadiahnya cukup menggiurkan. Semoga saja anggota kami dapat hadiah,” tutur Bogi yang juga karyawan sebuah PTS di Jalan Ngagel itu. Sekretaris Ika Spemma, Yusfid Effendi dikonfirmasi membenarkan adanya 15 alumnus SMP Muhammadiyah 5 Surabaya yang ikut mera-

maikan gowes yang digelar dengan tujuan memperingati HUT Kabupaten Sidoarjo kali ini. “Iya koordinator komunitas bersepedanya, mas Bogi, sudah memberi tahu pengurus kalau ikut acara gowesnya Memorandum di Sidoarjo,” terang Yusfid.(asw/lis)

FOTO: MEMORANDUM/SDM

Majelis Zikir Al-Ghoutsiyah Meriahkan Gowes Spektakuler Sidoarjo, Memorandum Gowes Spektakuler 2020 yang bakal digelar Pemkab Sidoarjo dan Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum pada 26 Januari mendatang di AlunAlun Sidoarjo, adalah kegiatan yang layak diikuti. Sebab, dengan mengikuti kegiatan tersebut, sekaligus untuk mengukur tebalnya rasa cinta terhadap Sidoarjo. Setidaknya, itu adalah penilaian Heri Kristianto, seorang pengusaha muda asal Sidoarjo. “Makanya, kalau tidak ada uzur, saya pasti akan ikut kegiatan Gowes Spektakuler itu,” jelasnya, Minggu (19/1). Pelindung Majelis Zikir dan Semaan Alquran bernama Al Ghoutsiyah itu mengatakan, rasa cinta kepada tanah air dan bangsa, merupakan bentuk rasa iman. Sehingga, harus senantiasa dipupuk dan dijaga. “Termasuk, kepada Sidoarjo. Karena kegiatan Gowes Spektakuler 2020

lainnya karena tidak ada pilihan lagi. Maka di pilkada ini kita tidak ingin mengunci,” jelas dia. Sementara Ketua DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan mengapresi kinerja DPD PKS Surabaya yang mampu meningkatkan perolehan suara hingga dua kali lipat pada Pemilu 2019. Hingga memperoleh lima kursi di DPRD Surabaya dan mendapat posisi wakil ketua dewan. Dia berharap, hasil ini dirawat dan dijaga.

“Saya juga minta DPD PKS Surabaya memetakan momentum pilkada. Pada pilkada serentak 2020 ini, kita ingin PKS pecah telur. Artinya, ada beberapa daerah dimana kader PKS punya peluang menang. Seperti Surabaya, Kota Pasuruan, Trenggalek, dan Jember,” tandas dia. Untuk itu, Irwan berharap kepada lima kader PKS yang telah di-launching terus berbuat untuk meningkatkan elektoral dan menjalin komunikasi poli-

tik, baik dengan parpol atau calon lain yang telah ditemui. Lebih jauh, Irwan mengakui, dengan modal lima kursi di DPRD Kota Surabaya PKS memang harus berkoalisi dengan parpol lain untuk memenuhi syarat 10 kursi. “Ya, PKS sudah komunikasi dengan Pak Machfud Arifin dan Gamal Albinsaid. Tapi perlu dipahami bahwa pilwali ini dinamis. Tak hanya calon, tapi juga waktu,” ungkap dia.(dhi/lis)

Wabup Sumenep Ajak Tidak Golput FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR

Surabaya, Memorandum Meski baru mendapat rekom dari Partai Amanat Nasional (PAN), namun dukungan masyarakat kepada mantan Kapolda Jatim Irjenpol (Purn) Machfud Arifin untuk maju Pilwali Surabaya 2020 terus mengalir deras. Kali ini ribuan keturunan Tionghoa yang tergabung dalam Yayasan Warisan Kasih Surabaya (YWKS) meminta dan siap mendukung Machfud Arifin untuk memimpin Surabaya ke depan menggantikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Erlin Sanjaya, Ketua Yayasan Warisan Kasih mengatakan, sosok Machfud Arifin merupakan sosok pemimpin yang diidamankan dan diinginkan masyarakat Kota Pahlawan ke depan. “Karena kami peduli dengan kota kami Surabaya, untuk itu ribuan keturunan Tionghoa di Surabaya meminta Bapak Machfud menjadi Wali Kota Surabaya,” tegas dia. Menurut Erlin, kepemimpinan Machfud ini sudah teruji saat memimpin Polda Jatim, dan dirinya sangat yakin Machfud Arifin ini mampu membawa perubahan untuk Surabaya menjadi lebih maju dan lebih baik. ”Kami sudah melihat keberhasilan Pak Machfud saat menjadi pimpinan di Polda Jatim, banyak prestasi yang beliau capai. Untuk itu, masyarakat Tionghoa membutuhkan sosok Pak Machfud untuk memimpin Surabaya ke depan menjadi lebih maju,” ungkap dia. Sementara itu, Lita Machfud Arifin, Pembina Yayasan Warisan Kasih, berharap dengan perkenalan dari Machfud Arifin ini mendapat dukungan dari masyarakat untuk memimpin Surabaya ke depan. “Harapan untuk masyarakat dapat memberi dukungan kepada Bapak Machfud untuk menjadi wali kota Surabaya,” kata Lita. (dhi/lis)

FOTO: MEMORANDUM/BAUD EFENDHI

FOTO: MEMORANDUM/BAUD EFENDHI

Surabaya, Memorandum Meski belum menetapkan siapa bakal calon wali kota (bacawali) atau bakal calon wakil wali kota (bacawawali) yang akan diusung PKS pada Pilwali Surabaya 2020, namun mereka sudah memanasi mesin politik di tingkat bawah. Ini terungkap dari rapat koordinasi daerah (rakorda) yang digelar DPD PKS Surabaya di Asrama Haji Sukolilo, Minggu (19/1).

Heri Kristianto atau Gus Heri

itu digelar dalam rangka untuk memperingati Hari Jadi ke-161 Kabupaten Sidoarjo. Sehingga saya merasa, untuk wajib mengikutnya,” tegas dia. Pria yang akrab disapa Gus Heri itu pun mengatakan, bahwa konon

panitia kegiatan Gowes Spektakuler 2020 tersebut, juga menyediakan hadiah yang nilainya, sangat fantastis. Yaitu, hadiah utama satu unit mobil, dan hadiah hiburan lainnya yang berjumlah puluhan. Seperti motor, sepeda gunung, TV, mesin cuci, HP, dan beragam hadiah lain. “Saya kira hadiah-hadiah itu itu nilainya sebanding, dengan uang pendaftaran yang kita keluarkan,” sahut dia. Namun, lelaki muda asal Desa Simo Angin-Angin, KecamatanWonoayu, itu pun berharap, hadiah-hadiah itu tidak membuat masyarakat, tergiur. Tapi, keikutertaannya lebih pada kecintaan mereka kepada Kabupaten Sidoarjo. “Kapan lagi, anda akan menunjukkan rasa cinta anda kepada Kabupaten Sidoarjo. Dan ingat, jangan mengatakan diri anda adalah Wong Darjo, kalau tidak ikut Gowes Spektakuler besok,” pungkas Gus Heri. (sdm/jok/fer)

Sementara pada 2015 sebanyak hanya 66 persen. “Semoga pada Pilbup 2020 mendatang tingkat partisipasi masyarakat tinggi. Karena ini merupakan pesta demokrasi untuk memilih pemimpin Sumenep,” ujar wabup. Wabup Fauzi meminta kepada masyarakat untuk menghindari konflik dan saling menghargai perbedaan atas pilihannya masing-masing. Karena menurut dia, berbeda pilihan merupakan hal yang wajar dalam pilkada. “Pelaksanaan pilbup Sumenep akan

berjalan dengan aman, damai dan sukses jika masyarakat saling menghargai perbedaan dukungan,” harap dia. Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Khairul Anam berharap tingkat partisipasi masyarakat pada pilkada Sumenep tahun 2020 mengalami peningkatan. “Kami yakin tingkat partisipasi masyarakat dalam pilkada Sumenep 2020 ini akan mengalami peningkatan,” ujar Anam saat berkunjung ke Sumenep, Sabtu (18/1) malam. (aan/lis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

AREMA

SENIN KLIWON, 20 JANUARI 2020 HALAMAN 4

KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

Para pemuda yang terlibat balap liar di kawasan GOR Ken Arok. Mereka didata sebelum digiring ke Mapolres Malang Kota. FOTO: MEMORANDUM/CR-3

Malang, Memorandum itu, diperoleh pengakuan bahwa pemuda Mohamad Nor (30), warga Jalan The tidak tamat SMP tersebut mengaku sebagai Hok, RT 05/RW 02, Kelurahan The Hok, pelaku tunggal. Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, harus Sebelumnya, diperoleh informasi, meringkuk di sel tahanan Kantor Polisi, Kota tersangka masuk ke masjid dengan menMalang, Sabtu (18/1). Protolan sekolah me- gunakan kunci palsu. Setelah bisa masuk, nengah pertama tersebut telah menyatroni ia mengambil kotak amal di dalam masjid Masjid An Nur di Jalan Kapten Piere Tende- dan merusaknya. an, Gang IC nomor 7C, Kelurahan Kasin, Barang bukti yang bisa diamankan, 1 Kecamatan Klojen, Kota Malang. buah tas cangklong warna hitam, 1 buah Ia diduga telah merusak kotak amal gunting ukuran kecil dan uang tunai sebesar masjid dan menggasak sejumlah uang Rp. 2.581.500, serta satu buah kotak amal. yang ada di dalamnya. “Setelah menerima “Tersangka dikenakan pasal 363 KUH Piinformasi terakait peristiwa pencurian uang dana, dikarenakan saat beraksi melakukan kotak amal di Masjid An Nur, kami bersa- pengrusakan,” lanjut Kapolsek. (cr-3/sr) ma anggota langsung melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Hasilnya, setelah memintai keterangan sejumlah saksi, ada seseorang yang patut dicurigai pelaku pencur ian,” terang Kapolsek Klojen, Kompol Budi Hariyanto, Minggu (19/1). Dari kecurigaan itu, lanjut Kapolsek, seseorang tersebut diamankan dan dintero- Mohamad Nor diamankan petugas bersama barang bukti kotak amal gasi. Dari bersangka yang dirusak.

FOTO: MEMORANDUM/CR-3

Warga Jambi Gasak Kotak Amal Masjid

Kelenteng Eng An Kiong Bersolek Malang, Memorandum Menjelang perayaan tahun baru Imlek Sabtu (25/1) nanti, warga keturunan Tionghoa menyiapkan pernak-pernik hingga persiapan peribadahan. Di Kota Malang, Kelenteng Eng An Kiong sebagai tempat beribadah juga mulai bersolek. Bahkan, Minggu (19/1), Kelenteng Eng An Kiong digeruduk puluhan warga berdarah Tionghoa di Kota Malang. Mereka bergotong-royong memandikan patung dewa dewi. Jemaat kelenteng yang terdiri dari tiga agama, yakni Konghuchu, Tao, dan Buddha, tersebut bahu-membahu membersihkan rupang dan patung dewa dewi yang sudah berumur ratusan tahun. Sebelumnya, Sabtu (18/1) telah digelar

upacara Sung Sien atau mengantar roh suci kepada Tuhan Yang Maha Esa. Para roh suci membawa tugas untuk menyerahkan catatan amal manusia di bumi selama setahun. Upacara dilaksanakan penganut Khong Hu Cu, Tao, dan Buddha Mahayana di Kelenteng Eng An Kiong. Upacara dilaksanakan seminggu sebelum tahun baru Imlek yang sekaligus sebagai penutup sembahyang akhir tahun. “Bagi kami, dewa dewi ini nanti diharapkan suci kembali. Makannya dibersihkan dari tempat altarnya seiring nanti menunjukkan bimbingan kepada kami untuk menunjukkan tahun ke depan,” ungkap Humas Klenteng Eng An Kiong Malang Bunsu Anton seperti dikutip dari malangtimes. com. (*/sr)

Balapan, Puluhan Muda-Mudi Digelandang Malang, Memorandum Puluhan muda-mudi digelandang ke Mako Polres Malang Kota, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Sabtu (18/1). Mereka para peserta balap liar di kawasan Gedung Olahraga (GOR) Ken Arok yang terjaring operasi cipta kondisi. “Ada sekitar 68 kendaraan bermotor dan 63 para muda yang diamankan dalam penertiban balapan liar. 2 orang diantaranya adalah perempuan,” terang Kapolresta Malang Kota,

KombespPol Leonardus Simamata. Kendaraan yang digunakan ‘pembalap’ tersebut, sudah dimodifikasi dan tidak sesuai dengan standart. Puluhan ke-

daraan diamankan dan dilakukan penilangan. Sementara, 63 orang yang masih remaja ini diberikan pembinaan. Selanjutnya, usai melaksanakan operasi Cipkon di kawasan Gor Ken Arok, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata memimpin langsung apel Minggu dini hari, untuk pelaksanaan patroli skala besar. Diikuti para anggota TNI, dengan sasaran kendaraan yang dicurigai

melakukan balap liar di kawasan Jl. Sukarno Hatta, Kota Malang. Leonardus Simarmata ikut langsung, dalam pemeriksaan kendaraan di lokasi. “Kegiatan ini, untuk memberi rasa aman kepada masyarakat Kota Malang. Jangan sampai Kota Malang ini dijadikan tempat balap liar yang biasa terjadi di malam Minggu. Karena bisa meresahkan masyarakat sekitar serta membahayakan,” terangnya. (cr-3/sr)

SEPUTAR JATIM Ada Surat Wasiat dan Uang Rp 100 Ribu Banyuwangi, Memorandum Warga Desa Kampung Anyar, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, digegerkan sesosok janin bayi terbungkus koran dan plastik yang dibuang di tepi jalan raya, Minggu (19/1). Saat ditemukan, kondisi janin yang diperkirakan masih berusia lima bulan dalam kandungan sudah mengeluarkan bau tak sedap. Menariknya, di dalam bungkusan janin tersebut terdapat secarik kertas bertuliskan agar janin dikuburkan. Selain itu warga juga menemukan uang Rp 100 ribu di luar bungkusan yang berisi janin itu. Diduga kuat, janin tersebut merupakan hasil hubungan gelap yang sengaja digugurkan dan dibuang oleh orang tuanya. Warga yang awalnya curiga bau tak sedap dari bungkusan tersebut langsung berbondong-bondong datang ke lokasi untuk memastikan apa isi dari bungkusan koran tersebut. “Mertua saya menemukan bungkusan dan ada tulisan tolong dikubur. Baunya sudah ndak enak,” ujar Roni warga setempat sebagaimana dilansir detik.com. Warga terkejut bukan main saat membuka bungkusan yang ternyata isinya adalah janin bayi. Oleh warga, temuan ini langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian terdekat untuk dilakukan pemeriksaan dan kemudian dievakuasi ke kamar mayat RSUD Blambangan. (*/udi)

Diseruduk Truk, Personel Satpol PP Meregang Nyawa Situbondo, Memorandum Seorang anggota Satpol PP Situbondo meregang nyawa saat piket malam. Korban yang bernama Hanafi (25) tewas diseruduk truk S 8240 Ul, di Jalan Raya Kecamatan Asembagus, Minggu (19/1) dini hari tadi. Untuk menyelamatkan nyawanya, pria asal Desa AwarAwar itu sempat dilarikan ke RSUD Asembagus. Namun korban tetap kehilangan nyawa sekitar 3 jam setelah mendapatkan perawatan medis. “Korban meninggal saat dibawa ke rumah sakit. Luka korban sebenarnya tidak terlalu parah. Makanya, untuk mengetahui penyebab kematiannya, kami sendiri masih menunggu hasil visum dokter,” kata Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Hendrix Kusuma Wardhana, kemarin. Sebagaimana dilansir detik. com, kecelakaan yang merenggut nyawa anggota Satpol PP ini

terjadi sekitar pukul 02.00. Sebelum itu korban sedang melaksanakan piket malam sebagai anggota Satpol PP Kecamatan Asembagus. Petaka datang, saat korban pamit hendak membeli makanan. “Korban ini anggota Satpol PP Kecamatan Asembagus. Saat kecelakaan, korban pamit beli nasi. Kami sebagai anggota Satpol PP tentu turut berduka atas kejadian ini,” kata Heriyanto, seorang anggota Satpol PP Situbondo. Saat hendak membeli makanan, Hanafi mengendarai sepeda motor Honda Vario P 4304 FJ dan melaju ke arah timur. Setibanya di traffic light perempatan taman kota Asembagus, korban konon berhenti di tengah karena lampu sedang menyala merah. Saat itulah dari arah belakang tiba-tiba muncul truk S 8240 UI bermuatan ikan, yang dikemudikan Subandi, warga Palang

FOTO: MEMORANDUM/IST

Warga Temukan Janin Bayi di Jalan

Truk yang menabrak personel satpol PP diamankan petugas.

Tuban. Diduga sopir 37 tahun ini mengantuk hingga tidak melihat adanya kendaraan lain di depannya. Seketika itu, truk ini langsung menabrak sepeda motor yang dikendarai oleh Hanafi.

Akibat kecelakaan itu, korban mengalami luka robek bagian pinggul kiri. Namun, nyawa korban tak terselamatkan saat dilarikan ke rumah sakit. “Kalau rem blong sepertinya

Kerdipan Asabri Saya dengar dua orang itu sudah menandatangani surat pernyataan: sanggup mengatasi dana yang hilang di Asabri. Meskipun sebenarnya bisa saja keduanya merasa tidak bersalah. Tapi mereka tentu tidak mau kerdipan itu meningkat menjadi pelototan, atau yang lebih wow dari itu. Transaksi yang mereka lakukan dengan asuransi milik TNI-Polri itu bisa saja memang legal. Lewat mekanisme yang terbuka pula: pasar modal. Tapi ada korban di situ. Yakni Asabri. Yang menanggung masa depan dan hari tua semua anggota TNI dan Polri. Yang gaji mereka dipotong tiap bulan. Sebesar 4,75 persen untuk cadangan pensiun dan 3,25 persen untuk tunjangan hari tua. Bisa saja direksi Asabri juga mengaku tidak bersalah --secara hukum. Direksi Asabri memang perlu memutar uang --untuk memperoleh bunga yang lebih tinggi. Untuk itu mereka menunjuk

tidak. Dugaannya sopir truk mengantuk. Tapi semua masih kami selidiki. Ini sekarang saya bersama bapak Kapolres masih takziah ke rumah duka,” tandas AKP Hendrix. (*/udi)

Sambungan dari halaman 1 lembaga profesional untuk melaksanakan pemutaran uang tersebut. Direksi tidak hanya menunjuk satu lembaga. Melainkan sampai 17 perusahaan. Mereka itu adalah perusahaan manajemen investasi. Yang pekerjaannya menjalankan uang orang lain --secara profesional. Mereka ini seharusnya bekerja untuk Asabri --yang mengontraknya. Tapi kok jadinya Asabri yang justru kehilangan 10 triliun rupiah. Maka perlu diteliti siapa mereka itu. Meski resminya independen tapi mereka itu bisa dibaca: terkait dengan siapa. Nah, dari 17 lembaga manajemen investasi itu ternyata hanya empat yang tidak terkait dengan Bentjok dan HaHa. Sebagian besar lainnya ternyata terafiliasi dengan kedua nama konglomerat itu. Di Jiwasraya lebih parah lagi. Dari 15 perusahaan manajemen investasi hanya satu yang tidak terkait dengan Bentjok dan HaHa.

Mereka memang ahli dalam goreng-menggoreng saham. Yang di pasar modal hal itu legal --sepanjang tidak ada yang dilanggar. Salah satu hobi mereka memang adalah ini: mencari lubang --di mana saja kelemahan peraturan di pasar modal. Dan mereka bisa menemukan lubang itu --berarti mereka memang jago dalam mencari lubang yang empuk. Mereka pun tahu: pasti ada pihak yang hangus dalam proses penggorengan itu. Itu pun salah yang hangus itu sendiri --mengapa masuk wajan penggorengan. Hanya kali ini yang hangus itu Asabri --yang punya kemampuan mengedipkan mata. Maka mau tidak mau bubur itu harus bisa dijadikan nasi lagi. Mungkin uang Asabri itu sudah menjadi tanah --menjadi aset perusahaan Bentjok atau HaHa. Saya dengar mereka takut juga dengan kerdipan itu. Mereka pun

sudah menyanggupi untuk menyelesaikannya. Salah satunya dengan cara menyerahkan tanah di Serpong --tepatnya di Maja. Kali ini Bentjok dan HaHa benarbenar kena batunya. Kalau itu yang terjadi, memang, Asabri terselamatkan. Memang belum akan segera mendapat uang. Tapi setidaknya tidak jadi hangus. Apalagi kalau negonya bisa ketat --kalau perlu tidak cukup pakai kedipan. Misalnya saja Asabri telah kehilangan Rp 10 triliun --tepatnya saya tidak tahu. Lalu Bentjok menyerahkan tanah senilai Rp 10 triliun. Kelihatannya beres. Pertanyaannya: Rp 10 triliun itu setara dengan berapa meter persegi? Berarti berapa harga tanah per meter yang ia pasang? Kalau harga tanah itu menggunakan harga pasar masa depan berarti Bentjok masih sangat untung. Kalau harga tanah itu didasarkan pada harga pasar sekarang berarti

Bentjok juga masih untung. Berarti sama dengan Asabri telah membantunya menjualkan tanahnya. Dalam jumlah besar. Sekaligus pula laku. Asabri mestinya berhak mendapat komisi marketing yang besar. Bentjok dan HaHa benar-benar sial sekali ini. Padahal sudah dua kali Bentjok melanggar. Tapi selalu lolos. Ia memang jago membuat skenario bisnis di pasar modal (Lihat DI’s Way:Nasib Benny). Maka anggota TNI dan Polri memang tidak perlu khawatir. Tinggal tanah itu nanti akan diapakan. Dijual? Dikerjasama kan? Ditabung? Itu tantangan sekaligus peluang --peluang untuk ngobyek juga. Anggota TNI dan Polri hanya perlu ikut memperbanyak doa. Setiap kali gaji mereka dipotong setiap itu pula harus ditambahkan doa. Sebaliknya Jiwasraya. Yang tidak punya tulang punggung yang bisa mengedipkan mata. Secara hukum sebenarnya salah

nasabah sendiri --mengapa mau membeli produk yang diterbitkan Jiwasraya. Banyak yang berharap Menteri BUMN Erick Thohir juga mengedipkan mata. Tapi, rasanya, mata Erick Thohir tidak cukup lebar untuk bisa mengedip --yang sampai bisa membuat uang Jiwasraya kembali. Sebenarnya saya ingin menulis mengapa salah nasabah Jiwasraya sendiri. Tapi novelis Tere Liye sudah menuliskannya secara gamblang. Entah di mana dia menulis --saya hanya mendapatkan kiriman dari teman. Bentjok dan HaHa mungkin memang akan kehilangan banyak aset. Kali ini. Untuk menembus nasib jeleknya. Tapi itu lebih baik --terutama kalau Bentjok dan HaHa bisa tidak masuk penjara. Toh begitu bisa bebas ia bisa mencari aset yang lain lagi --dengan cepat pula. Wajannya masih ada. Dapurnya masih ada. Dan lubang-lubangnya mungkin juga masih ada.(*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

TULUNGAGUNG

SENIN KLIWON 20 JANUARI 2020 HALAMAN 5

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

Tulungagung, Memorandum Keinginan masyarakat Tulungagung Selatan, terutama di sekitar Kecamatan Campurdarat agar bisa mendapatkan pelayanan rumah sakit tipe D, nampaknya harus tertunda lagi. Sebab, Dinas Kesehatan Tulungagung memastikan, operasional rumah sakit tipe D yang sejatinya bisa dilakukan 2020 terpaksa diundur hingga Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tulungagung tentang Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) selesai direvisi. Plt Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung, Bambang Triono mengatakan, dalam perda itu nantinya ditambahkan nomenklatur mengenai UPTD RSUD Campurdarat. Sebenarnya ini merupakan alih fungsi dari Puskesmas Campurdarat yang dinilai sudah memiliki sarana menjadi rumah sakit tipe D. Namun, tetap saja Bambang Triono diperlukan payung hukum dalam Perda SOTK. “Nomenklaturnya itu yang perlu ditambahkan dalam Perda SOTK. Karena harus ada payung hukumnya dan nantinya rumah sakit tipe D ini ada di bawah dinas kesehatan,” terang Bambang Triono dikonfirmasi Memorandum, Minggu (19/1). Bambang tidak bisa memastikan kapan Perda SOTK selesai direvisi. Namun, dia mengungkapkan, proses revisi perda sudah ada di bagian hukum Pemkab Tulungagung. “Ini perdanya sudah diajukan, nah lama atau tidaknya itu yang perlu komunikasi dengan banyak pihak,” terang dia. Nanti,menurut Bambang, jika Perda SOTK bisa segera dibahas dan disahkan melalui paripurna DPRD, selanjutnya Puskesmas Campurdarat bisa segera berubah status menjadi rumah sakit tipe D, dengan segala sarana yang dibutuhkan untuk melayani pasien. Sedangkan Puskesmas Campudarat sendiri tidak akan dihapus. Namun, bakal dipindah ke Puskesmas Wates, yang satu wilayah dengan Puskesmas Campurdarat. “Kalau izin operasional RS Campurdarat sudah ada, otomatis operasional Puskesmas Campurdarat bergeser ke Wates,” tukas Bambang. Bambang berharap, paling lambat 2021 mendatang semua persyaratan sudah selesai, sehingga rumah sakit tipe D ini bisa beroperasi sesuai harapan masyarakat. (fir/mad/dhi)

Tunjangan Anggota DPRD Akan Naik 20 Persen Tulungagung, Memorandum Kabar gembira bakal diterima seluruh anggota DPRD Tulungagung periode 2019-2024. Sebab, tunjangan perumahan dan tunjangan transportasi dipastikan naik pada 2020 ini. Kepastian itu disampaikan Sekretaris DPRD Tulungagung, Budi Fatahillah Masrur. Menurut dia, usulan kenaikan tunjangan anggota dewan tersebut sudah diajukan sejak akhir 2019. Kemudian ada proses penghitungan apprasial dari pihak ketiga untuk mengetahui besaran angka kenaikan tunjangan. Proses penghitungan sudah selesai. Dan, kini masuk ke tahap pembahasan peraturan bupati (perbup) untuk penyesuaian tunjangan anggota dewan.”Apprasialnya sudah dihitung. Saya lupa nilai pastinya, tapi sudah dihitung. Saat ini belum naik karena masih menunggu proses persetujuan perbup melalui Bagian Hukum Pemkab Tulungagung,” kata Budi Fatahillah, kemarin. Budi menyebut, ketika perbup sebagai landasan ditandatangani bupati, maka secara otomatis kenaikan tunjangan akan langsung dirasakan oleh anggota dewan. “Ya tinggal nanti lihat di perbupnya. Kalau kenaikan mulai Januari ya berarti mulai Januari,”ujar dia. Budi menjelaskan, tahun kemarin besaran tunjangan perumahan bagi pimpinan DPRD sebesar Rp 18,5 juta per bulan. Kemudian untuk wakil ketua sebesar Rp 13,5 juta per bulan, dan anggota sebesar Rp 8,5 juta per bulan. Kemudian diprediksi, tahun ini nilainya bakal naik sebesar 20 persen.“Ini prediksi,

kenaikannya sekitar 20 persen. Ya, di sekitar itu,” tutur Budi. Sedangkan tunjangan transportasi, pada 2019 lalu hanya diberikan kepada anggota sebesar Rp 8,8 juta per bulan. Sedangkan tahun ini diprediksi naik menjadi Rp 10,8 juta. Ma s i h m e n u r u t Bu d i , pimpinan DPRD Tulungagung tidak menerima tunjangan tranportasi. Mmengingat sehari-hari sudah mendapatkan

mobil dinas (mobdin) untuk bertugas.“Kalau pimpinan kan dapat mobil dinas, jadi tidak menerima tunjangan transport,”tandas dia. Dengan kenaikan ini, lanjut dia, gaji dan tunjangan yang bakal diterima anggota DPRD Tulungagung di atas Rp 29 juta per bulan. Sementara Kabag Hukum Pemkab Tulungagung, Saiful mengatakan, pihaknya masih menyelesaikan peraturan bupati tentang penyesuaian tunjangan anggota DPRD.“Perbupnya ini masih ada pada kami, akan segera diajukan untuk disetujui,” ungkap Saiful. (fir/mad/dhi)

SEPUTAR JATIM

Di Bondowoso, Lima Orang Terserang DBD Bondowoso, Memorandum Selain bencana banjir dan tanah longsor, musim hujan memiliki dampak kesehatan yang perlu diwaspadai masyarakat. Di Kabupaten Bondowoso, misalnya, tercatat lima orang mulai terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti. Haris Ahmadi, Penanggungjawab Program Pengendalian Penyakit Tular Sektor dan Zonosis (P2PTPZ) Dinas Kesehatan Bondowoso, menjelaskan, kelima orang yang terserang DBD tersebut berasal dari Kecamatan Sumber Wringin, Kecamatan Tapen, Kecamatan Pujer masing-masing satu orang serta Kecamatan Wringin sebanyak dua orang. Menurut dia, jumlah ini lebih sedikit dibanding kasus DBD pada 2019 di bulan yang sama mencapai 93 kasus. Namun, ancaman DBD tahun ini tetap perlu diwaspadai karena curah hujan di Bondowoso sangat tinggi. “Kita sudah menyurati para camat untuk waspada dini DBD. Jadi mulai September tahun lalu kita sudah sosialisasi kewaspadaan dini penyebaran wabah demam berdarah. Kalau ada gejala-gejala yang mirip dengan DBD, maka segera lapor ke puskesmas terdekat,”imbau dia. Haris mengatakan, Kementerian Kesehatan melalui Dinkes Bondowoso saat ini menggalakkan Program Gerakan Bersama Masyarakat dan Karyawan untuk Mengendalikan Jentik Aides (Gebrak Meja) yang merupakan tindak lanjut dariGgerakan Satu Rumah Satu Jumantik (Juru Pemantau Jentik) yang digalakkan secara nasional. “Gebrak Meja diselenggarakan melalui jumantik di setiap kecamatan dengan struktur organisasi melibatkan unsur muspika dan puskesmas di setiap desa. Yakni dengan memantau, mengantisipasi tim-

bulnya penyakit DBD di suatu lingkungan dengan cara pemberantasan sarang nyamuk (PSN),” jelas dia. Untuk itu, lanjut dia, masyarakat Bondowoso diminta untuk teratur mengecek sarana utama tempat perkem-

bangbiakan nyamuk di sekitar rumah seperti kamar mandi, gentong, tempat minum burung, vas bunga dan sisa-sisa bambu. “Karena aedes aegypti ini lebih subur berkembang biak di air bersih,” pungkas dia. (*/dhi)

Ilustrasi

FOTO: MEMORANDUM/FIR

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Status Puskesmas Campurdarat Jadi Rumah Sakit Tipe D Tunggu Perda

Budi Fatahillah


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

SENIN KLIWON, 20 JANUARI 2020 HALAMAN 6

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Mojokerto, Memorandum Seorang janda beranak dua, Sri Martiah (35), warga Jalan Karah, Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan, Surabaya, yang sekarang tinggal di rumah kos Desa Pilang Agung, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, menjadi korban pembegalan di Dusun Tangkap, Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Sabtu (18/1) pukul 18.30. Sri Martiah menuturkan, saat kejadian dirinya mengendarai Honda Beat nopol S 3242 NAE. Tujuan ke luar rumah kos, untuk mencari keberadaan suami sirinya Ribut Yadi (48), warga Desa Sukosari, Kecamatan Trawas. Dia nekad mencari sang su-

ami yang bekerja sebagai tukang bangunan belum pulang. “Saya keluar karena hendak mencari keberadaan suami yang sudah seminggu belum pulang,” tuturnya, Sabtu,(18/1). Sebelum datang ke rumah orang tua sang suami, korban

memutuskan menunggu di sebuah warung di Dusun Tangkap, Desa Jatijejer. Sambil menunggu, korban terus berkirim pesan lewat WhatsApp untuk memberitahukan keberadaannya. Namun, dari sekian banyak pesan yang dikirim, ternyata tak satu pun yang dijawab. “Karena warung tutup, saya berniat keluar. Saat itu kedua pelaku datang dari arah selatan dan langsung menendang motor yang saya kendarai,”ujar dia menceritakan. Mendapat serangan mendadak sontak korban terjatuh. Belum juga hilang rasa kagetnya, salah seorang pelaku turun dan

FOTO: MEMORANDUM/NO

Dibegal, Janda Dua Anak Melawan

Korban dimintai keterangan di Mapolsek Trawas.

Polsek Diwek Libas Jaringan Sabu

Dewan Menilai Pengelolaan Keuangan RSUD Tak Sehat

FOTO: MEMORANDUM/WAN

FOTO: MEMORANDUM/WAN

Jombang, Memorandum Hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada pemeriksaan di RSUD Jombang mendapat respons positif dari kalangan dewan. Ketua DPRD Jombang Mas’ud Zuremi menilai pengelolaan manajemen keuangan di RSUD Jombang Mas’ud Zuremi tidak sesuai dengan aturan. Sehingga, hal ini harus mendapat perhatian serius dari Pemkab Jombang maupun RSUD Jombang. ”Memang kami juga menerima hasil pemeriksaan BPK pada Desember lalu, yang hasilnya memang tidak memuaskan,” ujar dia, kemarin. Setelah melihat hasil pemeriksaan BPK tersebut, lanjut dia, ada beberapa catatan yang ditemukan, terlebih lagi dalam pengelolaan keuangan. Selain itu, BPK juga memberikan rekomendasi terkait beberapa catatan yang diberikan RSUD Jombang. ”BPK ada tenggang waktu kurang lebih tiga bulan, dari Desember hingga Maret harus bisa dijalankan semua,”ungkap dia. Namun demikian, lanjut politisi PKB ini, Pemkab maupun RSUD Jombang belum memberikan laporan rekomendasi tersebut apakah sudah dijalankan. Kendati demikian, dirinya berharap rekomendasi dari BPK segera ada tindaklanjut.”Jadi ini harus segera ditindaklanjuti,”tegas Mas’ud. Dia menegaskan, untuk tahun depan pengelolaan manajamen keuangan di RSUD harus lebih transparan dan sesuai dengan aturan yang ada. Jangan sampai, temuan ini terulang kembali pada tahun depan. ”Kami minta RSUD juga mengelola sesuai aturan yang ada, sehingga tidak ada temuan ke depannya,” ungkap Mas’ud. Apabila tahun depan masih ada temuan lagi, Mas’ud meyakini Jombang dipastikan tidak bisa mendapat predikat wajar tanpa pengecualian (WTP). ”Kalau ada temuan dikhawatirkan tahun depan tidak mendapat WTP,” pungkas dia.(wan/dhi)

langsung merampas kunci motor. Kendati sempat terjadi tarik-menarik antara begal dengan korban, akhirnya perlawanan Martiah harus berakhir. Ini setelah pelaku mengancam akan membunuhnya. “Di dalam jok motor terdapat kartu ATM, KTP, serta kartu BPJS. Setelah itu, kedua pelaku melarikan motor ke arah utara,” tandas dia. Petugas yang tiba beberapa menit berselang, langsung membawa korban untuk dimintai keterangan. Perkaranya kini masih terus diselidiki oleh Polsek Trawas.(no/dhi)

Ketiga pejudi di Desa Sambirejo diamankan petugas.

Polsek Jogoroto Gerebek Judi Remi Sambirejo Jombang, Memorandum Polisi menggerebek kebun kosong di Dusun Plengkung, Desa Sambirejo, Kecamatan Jogoroto, Sabtu (18/1) pukul 13.00, karena dijadikan ajang judi remi. Petugas membekuk tiga pejudi. Tiga pendekar judi yang diringkus adalah Halimun (65) dan Muslikin (55), keduanya warga setempat, serta Hermanto (43), warga Dusun Corogo, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto. “Ketiga tersangka kita amankan berikut sejumlah

barang bukti. Saat ini sedang dalam penyidikan lebih lanjut,”papar Kapolsek Jogoroto, AKP Bambang Setiyobudi, Minggu,(19/1). Dia menjelaskan, sebelum bertindak, polisi telah mendapat laporan dari masyarakat tentang perjudian di lahan Dusun Plengkung, Desa Sambirejo. Menjawab informasi tersebut, petugas langsung bergerak melakukan penggerebekan. “Selain tiga tersangka, kita sita pula sejumlah barang bukti. Berupa dua lembar

karung sebagai alas, dua set kartu remi, serta uang taruhan sebesar Rp 114.000,” jelas dia. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum, ketiga tersangka dan barang bukti digelandang ke Mapolsek Jogoroto dan dijebloskan penjara. Ini untuk mempermudah penyidikan. “Ketiga tersangka kita jerat dengan pasal 303 KUHP, tentang Perjudian. Dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,”pungkas Bambang.(wan/dhi)

Jombang, Memorandum Unit Reskrim Polsek Diwek memberangus jaringan sediaan obat keras berbahaya (okerbaya) jenis pil dobel L dan sabu-sabu, Jumat (17/1). Dari penangkapan di sejumlah lokasi, polisi meringkus tiga pengedar barang haram dan menyita ratusan butir pil setan sebagai barang bukti. Ketiga tersangka yang ditangkap adalah Kusenan alias Belong (34), warga Desa Mejoyolosari, Kecamatan Gudo; Sahrus Fahrizal (36), warga Tebuireng Gang 1, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, dan Heri (27), warga Dusun Jatirejo Barat, Desa Jatirejo, Kecamatan Diwek. Kapolsek Diwek, AKP Achmad Chairuddin mengatakan, selain tersangka, dari penangkapan tersebut petugas juga menyita sejumlah barang bukti. Berupa 66 butir pil dobel L, sebuah handphone (HP), dua bendel plastik klip, serta uang penjualan sebesar Rp 1.200.000, dari tangan Kusenan. “Termasuk dari tersangka, kita sita seperangkat alat isap sabu atau bong. Berikut dua plastik klip bekas sisa sabu,”

ungkap dia, Minggu,(19/1). Sementara dari tangan Sahrul, lanjut dia, petugas menyita 26 butir pil dobel L, sebungkus rokok, serta sebuah HP yang digunakan sebagai sarana bertransaksi. Dan dari tangan Heri, polisi mengamankan total pil setan 605 butir, satu unit HP, dua dosbook, beserta uang penjualan Rp 2.241.000,. “Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, semua tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Diwek,”imbuh Chairuddin. Polisi memastikan, untuk perkara okerbaya, semua tersangka dikenakan pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009, tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda maksimal Rp 1 miliar. “Sementara untuk perkara narkotika kita kenakan pasal 112 ayat 1 sub pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun, serta denda paling banyak Rp 8 miliar,” tegas Chairuddin.(wan/dhi)

Edarkan Pil Koplo, Pria Sumberagung Diringkus Jombang, Memorandum Unit Reskrim Polsek Ploso meringkus Muchamad Zuda Bahrudin (35), warga Desa Sumberagung, Kecamatan Perak, karena tertangkap tangan mengedarkan pil koplo di depan toko modern di Jalan Raya Desa Losari, Kecamatan Ploso, Sabtu (18/1) pukul 19.45. Kapolsek Ploso, Kompol Sutikno mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat, tentang maraknya peredaran pil setan, yang belakangan kian meresahkan. “Merespons informasi tersebut, petugas lalu bergerak untuk melakukan penelusuran lapangan. Hasilnya, satu pengedar berikut barang bukti kita amankan dari lokasi,” ujar dia, Minggu (19/1). Setiba di lokasi, lanjut Sutikno, ternyata informasi dari masyarakat tersebut benar. Diperkuat gerak-gerik tersangka, begitu mengetahui kedatangan petugas ke lokasi. Yakin dia pengedar dimaksud, upaya penangkapan serta penggeledahan seketika dilakukan. “Dari tangan tersangka kita amankan pula sejumlah barang bukti. Berupa 10 butir pil dobel L (pil koplo), serta satu unit HP yang digunakan sebagai sarana bertransaksi,” beber dia. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum, kini Zuda menjalani pemeriksaan intensif penyidik. Sekaligus mendekam di balik jeruji besi ruang tahanan Mapolsek Ploso. Upaya ini dilakukan untuk membongkar jaringan pil setan yang melibatkannya secara tuntas. “Tersangka kita kenakan pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009, tentang Kesehatan. Dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara, dan denda paling banyak Rp 1 miliar,” tegas Sutikno.(wan/dhi)

FOTO: MEMORANDUM/WAN

Muchamad Zuda Bahrudin didampingi petugas sambil menunjukkan barang bukti.

Mojokerto, Memorandum Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Bogiek Sugiyarto menggagas program inovasi baru bernama Sri Wanjana (Srikandi Polwan Patroli Jumat, Jamin Keamanan). Program yang hanya melibatkan polwan tersebut dilaksanakan setiap Jumat mulai pukul 10.30 hingga pukul 13.30. “Salah satu kegiatan Sri Wanjana tersebut melibatkan seluruh polwan untuk semua pelayanan masyarakat,”ujar Bogiek, Sabtu (18/1). Sebelum melaksanakan kegiatan tersebut, semua polwan diapelkan oleh Kabagops Kompol Agus Supariono. Selanjutnya diberi pengarahan untuk pelaksanaan pelayanan masyarakat, mulai penjagaan mako depan, penjagaan tahanan, pengaturan lalu lintas di depan masjid-masjid, patroli roda dua dan roda empat digelar pada daerah–daerah rawan kriminalitas. Selain itu, para polwan turut berperan dalam menjaga gangguan kamtibmas lainnya, di antaranya pertokoan, tempat perbelanjaan, perbankan dan di beberapa tempat yang semuanya dilaksanakan pada jam rawan kriminalitas pada Jumat. “Pada jam yang sama para petugas polisi laki-laki diberi kesempatan salat Jumat yang merupakan ibadah wajib yang harus dilaksanakan kaum Adam yang beragama muslim,”terang Bogiek. Lebih lanjut, dia mengatakan, digulirkannya inovasi SriWanjana bertujuan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, meningkatkan pelayanan masyarakat pada hari

FOTO: MEMORANDUM/WAR

FOTO: MEMORANDUM/WAN

Cegah Kriminalitas, Polres Mojokerto Kota Gulirkan Sriwanjana

Anggota polwan Polres Mojokerto Kota mengikuti apel sebelum bertugas.

Jumat, dan mencegah serta meniadakan tindak pidana. Sriwanjana dipimpin senior Polwan Ipda Kusmiatin. Semua tugas dan tanggung jawab yang diberikan pimpinan pada hari itu, dapat dilaksanakan maksimal dan terbukti selama kegiatan tidak terjadi gangguan kamtibmas. Untuk kondisi darurat, apabila masyarakat membutuhkan kehadiran Srikandi Polwan pada saat menjelang salat Jumat maupun selesai salat Jumat untuk memberikan pelayanan kepolisian,

Srikandi Polwan akan selalu siap. Masyarakat bisa menghubungi contact center atau command center Polres Mojokerto Kota telepon 110, maupun pada program SAS yang telah dimiliki oleh Polres Mojokerto Kota. ”Dengan motto Disiplin, Empati, Semangat dan Kekeluargaan, Kami Hadir, Berbuat, semoga bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, kepada seluruh masyarakat untuk membantu mengawasi, menegur, dan mengoreksi pelayanan kami.” pungkas Bogiek.(war/dhi)

Kusenan alias Belong.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM & KRIMINAL Gerebek Rumah Pengedar SS Sidotopo

Nyabu di Rest Area Tol Waru FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Sidoarjo, Memorandum Anggota Satuan PJR Polda Jatim memergoki dua orang nyabu di dalam mobil di rest area KM 754/A (tol Waru arah Sidoarjo), Sabtu (18/1) malam. Untuk penanganan lanjut, keduanya diamankan dari mobil Avanza L 1637 CV berikut barang buktinya dan diserahkan ke Satreskoba Polresta Sidoarjo. “Dua tersangka sudah saya serahkan ke Polresta Sidoarjo untuk tindak lanjutnya. Silahkan dikonfirmasi ke sana,” ujar Kasat PJR Polda Jatim Kompol Dwi Sumrahadi Rakhmano, Minggu (19/1). Informasinya, malam itu anggota Sat PJR Polda Jatim mengimbau kepada pengguna jalan yang berada di rest area untuk berhati-hati dengan barang bawaannya. Saat meberikan imbauan itu, petugas mencurigai Avanza putih di sebelah timur SPBU. Petugas lalu mendatangi mobil tersebut dan mendapati dua orang sedang asyik nyabu. Kedatangan petugas sempat membuat keduanya kaget, tapi tidak berdaya. Mereka lalu diamankan di kantor Induk 02 dan selanjutnya diserahkan ke Satreskoba Polresta Sidoarjo. (fer/nov)

Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko di acara HUT SDC.

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Surabaya, Memorandum Rumah pengedar sabu di Jalan Sidotopo Jaya III-A digerebek, dan menangkap Wahid (41), tanpa perlawanan. Polisi juga melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti 26 poket yang dikemas dalam plastik klip. Guna pengembangan lebih lanjut, petugas membawanya ke Mapolsek Pabean Cantikan. “Tersangka merupakan pengedar sabu dan telah lama menjadi incaran kami,” kata Kanitreskrim Polsek Pabean Cantikan AKP Endri Subandrio, Minggu (19/1). Menurut keterangan warga Jalan Sidotopo Wetan, Wahid dikenal sebagai pengedar sabu yang sudah lima tahun menjalankan bisnis haramnya. Berbekal informasi tersebut, lima polisi menggerebek rumah Wahid dan menangkapnya saat menunggu pelanggan. Sebelum penggerebekan, tersangka seminggu lalu sempat menerima kiriman sabu seberat 100 gram. “Seminggu sebelum ditangkap, informasinya tersangka sempat menerima kiriman barang 100 gram dalam poketan besar,” jelas Endri. Sementara itu, Wahid tidak bisa mengelak atas perbuatan yang dilakukannya. Usai menerima kiriman sabu kemudian dikemas lagi menjadi beberapa paket hemat (pahe).

SENIN KLIWON, 20 JANUARI 2020 HALAMAN 7

Wahid

“Saya membelinya kepada bandar berinisial A (DPO). Saya kenal lewat HP dan membayar kontan dengan cara ditransfer ke nomor rekening,” ujar Wahid ke penyidik Polsek Pabean Cantikan. (rio/nov)

Ajak Netizen Jaga Kamtibmas di Dunia Maya Surabaya, Memorandum Guna menjaga kondusifitas wilayah, semua pihak harus berperan serta. Tak terkecuali para netizen yang aktif dalam media sosial untuk berbagi informasi. Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Jatim Kombepol Trunoyudo Wisnu Andiko saat menghindari HUT Surabaya Digital City (SDC), Minggu 19/1). “Keberadaan netizen ini sangat membantu tugas kepolisian dalam dunia digital,” kata Trunoyudo di hadapan ratusan peserta dari perwakilan netizen komunitas di seluruh

Jawa Timur. Bahkan dalam watu dekat ini, Trunoyudo akan membentuk polmas digital dengan melibatkan para netizen. “Sehingga bisa bersama-sama menjaga kamtibmas di dunia maya,” lanjut perwira dengan pangkat tiga melati ini. Sekadar diketahui bila SDC merupakan komunitas netizen yang tersebar di seluruh Jawa Timur terdiri dari 40 komunitas, dengan jumlah anggota lebih dari 14.000 orang. Saat ini, komunitas suporter bola yakni Bonek Millenial ikut menjadi bagian SDC. (tyo/nov)

Beli dari Istri Sahabat

Sambungan dari halaman 1

malam. Dari penggeledahan di mobil tersangka, petugas menemukan barang bukti satu poket sabu. “Awalnya tersangka sempat berkilah dan menolak untuk diperiksa. Namun, anggota tetap melakukan penggeledahan. Hasilnya ditemukan plastik klip yang kami duga kuat adalah sabu,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, Minggu (19/1). Memo menjelaskan, penangkapan tersangka bermula dari informasi masyarakat yang menyebut, jika pria yang juga mantan dekan fakultas ekonomi itu kerap mengonsumsi sabu. Pihaknya kemudian melakukan

penyelidikan dengan menempatkan anggota di beberapa titik yang sering dikunjungi Nono. Setelah beberapa hari mencari keberadaan tersangka, petugas akhirnya mendapati mobil milik Nono melintas di sekitar tempat tinggalnya di Jalan Semolowaru. “Setelah memastikannya anggota lalu menghentikan mobil yang dikemudikan dosen tersebut,” lanjut alumni Akpol 2002 itu. Di hadapan penyidik, tersangka mengaku memperoleh barang haram itu dari perempuan yang merupakan istri dari sahabatnya. Transaksi itu dilakukan di kawasan Pucang Lapangan dengan harga Rp 400 ribu per poket.

“Masih kami buru yang bersangkutan (perempuan, red),” tandas Memo. Selain itu, Nono mengaku sabu tersebut baru akan dikonsumsi keesokan harinya. Terakhir dia menggunakan sabu itu pada pekan lalu. “Saya memakai sabu pada minggu lalu di sekitar jalan Bratang Binangun bersama dua teman saya (FR dan ST). Kalau pakai ya di dalam mobil, parkir pinggir jalan. Biar tidak ketahuan,” ujar Nono. Sementara itu kabar ditangkapnya salah satu dosen Untag karena kasus narkoba menjadi perhatian pihak kampus. Humas Untag Karolin Rista membenarkan bahwa Nono tercatat sebagai dosen perguruan tinggi

swasta tersebut. Menurut dia, Nono salah satu dosen senior yang mengajar di Fakultas Ekonomi (FE). Dia juga mantan dekan fakultas tersebut. Kini pihak universitas sudah menonaktifkan Nono dari aktivitasnya sebagai dosen. “Beliau diberhentikan sementara selama proses hukum. Bila terbukti bersalah sesuai kesepakatan dari universitas, beliau akan diberhentikan dari pekerjaannya sebagai dosen,” kata Karolin. Pihak universitas menurutnya tidak akan menolerir siapapun yang terlibat penyalahgunaan narkotika. Baik itu mahasiswa, karyawan hingga

dosen. Siapapun yang terbukti terlibat akan dipecat. Menurut Karolin, hal itu sudah menjadi peraturan universitas. “Selama berurusan dengan narkotika akan dikeluarkan (dipecat),” katanya. Meski demikian, masih kata Karolin, Nono selama ini sebagai dosen senior memiliki riwayat pekerjaan yang baik. Dia tercatat sebagai dosen yang aktif mengajar di kampus Untag. Terlebih semasa menjabat sebagai dekan banyak terobosan positif yang dibuatnya untuk kemajuan kampus. “Selama beliau memimpin banyak sekali perubahan. Bahkan, beliau menghasilkan banyak hal baik bagi kampus kami. Kami cukup

menyayangkan untuk hal demikian (terlibat narkoba),” ujar dia. Karolin menduga ada permasalahan pribadi yang membuat Nono nekat mengonsumsi sabu. Nono semestinya bisa memanfaatkan layanan konseling di Unit Counseling and Career Center jika memiliki permasalahan. Dia tidak harus mengonsumsi narkotika sebagai pelarian dari masalahnya. “Bukan hanya untuk mahasiswa. Semua civitas akademika bisa mendapatkan layanan tersebut. Sepertinya ada persoalan personal yang ditutupi sehingga beliau mengabaikan layanan tersebut,” pungkas Karolin. (fdn/nov)

Kasus Tak Jelas meski P21 saat ini penyidik Polrestabes Surabaya belum melimpahkan tahap dua. Bahkan untuk penyerahan tersangka dan barang bukti itu, penyidik dari Kejari Surabaya kembali mempertanyakan kepada penyidik Polrestabes Surabaya. “Kami juga sudah menanya-

Sambungan dari halaman 1

kan proses pelimpahan tahap duanya melalui P21A (perkembangan berkas) yang kami kirim ke polisi,” terang Kasubsi Penuntutan Pidana Umum Kejari Surabaya Dedy Arisandi, Minggu, (19/1). Saat ditanya apakah P21A yang dikirimkan ke penyidik ada batas waktunya?, jaksa

berkacamata ini mengaku ada batas waktunya. Dedi berharap, perkara segera dilakukan tahap II agar tidak menjadi tunggakan perkara. “Agar lebih detail mengapa belum tahap dua, silahkan tanyakan kepada penyidik,”ujarnya. Sementara terkait adanya perdamaian antara tersangka

Bawa Sabu, Dua Pemuda Tembok Gede Diborgol baru menyadari jika orang-orang tersebut adalah polisi dari Polsek Sukolilo. Kanitreskrim Polsek Sukolilo Iptu Supranoto menuturkan, bahwa penangkapan itu bermula dari laporan masyarakat jika di lokasi sering dijadikan tempat transaksi sabu. Untuk memastikannya, petugas melakukan penyelidikan di lokasi. Petugas ternyata mencurigai dua pemuda yang sedang duduk. Kecurigaan itu semakin kuat, saat keduanya hendak melarikan diri ketika didekati. “Awalnya keduanya sempat hendak kabur. Namun anggota sudah mengepungnya sehingga langsung diamankan dan diperiksa,” kata Supranoto, Minggu (19/1).

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan satu poket sabu dengan berat 0,34 gram. Selanjutnya kedua pemuda tersebut dibawa ke mapolsek guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. Di hadapan penyidik, tersangka mengaku jika barang haram tersebut baru saja dibeli dari seseorang yang tidak mereka kenal dan nantinya akan dipakai sendiri. “Pengakuannya dipakai berdua dengan membeli secara patungan. Saat ini kasusnya sedang kami kembangkan untuk mengetahui pemasok barang haram tersebut sebab para tersangka narkoba rata-rata tertutup,” pungkas Supranoto. (x-3/nov)

Tanam Pohon di Bantaran Sungai Brantas dengan bonek, dan penggiat lingkungan. Kapolres hadir didampingi Kasatbinmas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Eko Nur Wahyudiono dan beberapa personel. Tampak hadir pula Dirpolairud Polda Jatim Kombes Pol Arnapi, Wakapolrestabes Surabaya AKBP Agus Sudariyanto, Rektor Unair Mohammad Nasih, dan Ketua Yayasan dari Bonek untuk Bangsa (D’Bonansa) Siti Rafika Hardhiansari. Ganis dan anak buahnya berbaur bersama ratusan peserta penghijauan yang memenuhi lo-

Terbawa Karakter Di film ini, ia mengaku jarang sekali tersenyum usai syuting. Hal ini diakui Chelsea akibat dirinya terlalu mendalami karakter Alfie yang diperankan. Karakter yang cuek, temperamental, dan jarang tersenyum ternyata mempengaruhi aktris 24 tahun ini hingga ke kehidupan sehari-harinya. “Iya, karena aku bisa dibilang sebulan lebih ya jadi Alfie gitu yang cuek, diam, temperamental, marah-marah, terus melihat orang kayak gitu kayak skeptis terus nggak percaya sama orang kan karakternya Alfie gitu. Ada beberapa karakteristik Alfie yang aku bawa, karena kan memang selama sebulan lebih harus jadi dia ya gitu nggak bisa lepas dari dia,” beber Chelsea saat ditemui di Mall Metropolitan, Cilengsi, Jawa Barat. “Sempat kayak, ‘aduh harus ninggalin Chelsea gitu’ maksudnya ibaratnya kayak sampai lupa kayak gimana nih, kok jarang senyum gitu. Ya maksudnya di lokasi secara karakternya Alfie nggak pernah senyum gitu kan, mungkin ya beberapa karakteristiknya Alfie saja sih yang kebawa,” sambungnya.

Sambungan dari halaman 1

Sambungan dari halaman 1

kasi sejak satu jam sebelum kegiatan berlangsung. Acara diawali dengan doa bersama dan selanjutnya disusul menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu, bersih-bersih sampah sekaligus melakukan penanaman pohon di tempat-tempat yang sudah ditentukan oleh pihak penyelenggara. Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan, kegiatan penghijauan ini merupakan upaya untuk mencegah banjir dan tanah longsor. “Untuk pohon yang di tanah dari berbagai jenis dan varian,” kata Ganis. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 Dalam hal ini, Chelsea merasa sulit dalam menghilangkan kebiasaan tersebut. Perilakunya saat itu juga membuat pihak keluarga merasa takut dan sempat menghindarinya. “Susah sih keluar dari karakter Alfie, susah banget. Karena aku jadi attached sama Alfie. Aku bingung jelasin ngeluarin Alfie dari aku ya. Tiba-tiba udah kembali ke Chelsea lagi. Tapi emang kebawa banget, tiba-tiba makan di restoran kaki naik (ke bangku), kok kayak bukan aku,” jelas Chelsea. “Palingan mama aku ‘waduh jangan deket-deket, masih galak’. Karena Alfie itu tatapannya juga galak, orangnya dingin, nggak supel, nggak humble. Beda banget sama aku,” lanjutnya. Untuk terlepas dari karakter Alfie yang banyak memberi perubahan dari dirinya, Chelsea membutuhkan waktu selama hampir dua bulan. “Kayaknya satu bulan, dua bulan. Sebulan pas syuting, habis itu sebulan lagi. Total dua bulan jadi Alfie yang bener-bener Alfie,” tutup Chelsea. (*/nov)

dan korban, lanjut Dedy, hal itu tidak dapat menghentikan suatu perkara, karena bukan termasuk delik aduan. “Itu bukan delik aduan jadi kasus harusnya tetap dilanjutkan ke pemeriksaan pokok perkara di persidangan. Masalah ada perdamaian, itu sifatnya hanya untuk pertimbangan yang meringankan nanti,” pungkas Dedy. Se m e n t a ra i t u , Ka s a -

treskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran saat dihubungi melalui telepon ada nada sambung tetapi tidak diangkat. Termasuk Memorandum mengonfirmasi dengan mengirim SMS dan whatsapp (WA) belum dijawab. S eperti diberitakan, kasus penganiayaan oknum pilot kepada pegawai hotel itu sempat viral di dunia maya. Rekaman CCTV yang viral itu

menampilkan gambar oknum pilot yang mengenakan baju putih menganiaya dan melayangkan pukulan kepada AR (korban). Peristiwa penganiayaan itu akhirnya dilaporkan korban ke Polrestabes Surabaya, dengan tanda bukti lapor bernomor STTLP/B/440/V/ RES.1.6/2019/SPKT/JATIM/ RESTABES SBY. Akibat laporan itu, oknum

Pembobol Perumahan Elite Diburu Sama seperti tersangka sebelumnya, pelaku berinisial H ini masih bersembunyi di kawasan Badung, Bali. Dalam setiap beraksi, Gunawan selalu mengajak H yang berperan sebagai joki dan berjaga di luar rumah. “Tersangka ini tidak sendirian, saat ia masuk ada temannya (H) yang menunggu di luar. Teman tersangka ini kami tetapkan DPO,” kata Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti. Polisi yang menyelidiki langsung men-

cari keberadaan Gunawan. Benar saja, dia diketahui bersembunyi di Bali. Polisi pun mengejar Gunawan dan menangkap di tempat persembunyiannya. Polisi juga menyita HP korban yang diambil tersangka. “Kami temukan tersangka (Gunawan) di sana, temannya diduga kabur saat itu. Tersangka yang pertama ini sempat kabur namun berhasil kami lumpuhkan,” lanjut alumni Akpol 2013 itu.

Sambungan dari halaman 1 Dari catatan kepolisian, kedua pelaku sudah beraksi di tujuh lokasi. Tiga lokasi di perumahan Grand Eastwood serta empat kali di perumahan Citraland. Mereka juga menggunakan modus yang sama, yakni mencari rumah kosong yang ditinggal penghuninya. Kemudian mereka masuk dari pintu belakang rumah korban. “Pelaku menyasar laptop, ponsel dan uang,” pungkas mantan Kanitreskrim Polsek Pakal itu. (fdn/nov)

Tabrak Pot Bunga, Terjatuh Pria ini ditangkap setelah berhasil menggasak Beat L 3250 UA milik Buak, saat diparkir di depan rumahnya di Jalan Dukuh Kupang Timur VI/62. Penuturan Sumini (53), saksi mata warga Jalan Banyuurip Wetan V, pelaku sempat dikejar warga sekitar pukul 13.30. “Selain pemilik dan warga, juga pengendara ojek online yang ikut memburu pelaku tersebut,” tutur Sumini saat ditemui di lokasi kejadian. Karena panik, pelaku terjatuh setelah menabrak pot bunga yang ada di pinggir jalan. Bukannya menyerah, Padham malah nekat meninggalkan motor curiannya

Sambungan dari halaman 1 lalu lari ke kampung Banyuurip Wetan VI-F hingga tertangkap massa di Kupang Gunung Timur. Bahkan, pelaku masuk ke salah satu rumah warga untuk meminta pertolongan. Tapi massa terlanjur mengepung dan menangkapnya. Tanpa ampun, dia lalu dihajar hingga sekarat. “Pelaku juga ditelanjangi hingga menyisakan celana dalamnya saja,” beber Sumini. Sampai akhirnya anggota Reskrim Polsek Sawahan datang ke lokasi dan mengamankannya ke mapolsek untuk dimintai keterangannya. “Penuturan korban, saat motornya dicuri kebetulan sedang dicat di

depan rumah,” terang wanita paruh baya ini. Sementara itu Kanitreskrim Polsek Sawahan Iptu Ristitanto membenarkan telah mengamankan seorang pelaku curanmor. Hingga kini kasus tersebut masih dalam pengembangan anggotanya. “Kami juga menyita barang bukti kunci berbentuk Y dan sebuah besi yang dipipihkan bagian ujungnya. Pengakuan Padham kepada petugas, dia baru kali pertama mencuri motor dan beraksi sendirian. “Saya baru kali pertama mencuri pak. Belum sempat hasil tapi tepergok pemiliknya lebih dulu,” ujar Padham di mapolsek. (rio/nov)

Presiden Rombeng yang Tampak Remeh di Mata Calon Mertua kami tidak disetujui ayah mantanku itu (sebut saja Nia, red). Dia dipaksa menikah dengan anak sahabat ayahyanya. Kuno ya, Mas? Tapi, itulah kenyataannya,” kata Dayat. Menurut Dayat, ayah Nia yang seorang pejabat pemerintahan tidak setuju anaknya menikah vs dirinya yang waktu itu memang bukan siapa-siapa. Hanya mahasiswa yang nyambi jadi juragan rombeng kecil-kecilan. “Aku sering di-bully teman-teman dan dijuluki sebagai presiden rombeng. Ada juga yang menyebutku direktur rombeng. Atau apalah, atau apalah,” kata Dayat, disambung tawa renyah. Dayat memperkirakan mantan bakal calon (balon) mertuanya lebih kemilih anak sahabatnya karena sahabatnya itu seorang pengusaha sukses rekanan pemerintah daerah tempat kerja ayah Nia.

pilot kemudian ditangkap anggota Jatanras Polrestabes Surabaya dan ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu (8/5) pada tahun lalu. Sehari kemudian oknum pilot itu ditahan. Dalam penyidikan, aksi pemukulan oleh oknum pilot itu karena tidak puas dengan pelayanan korban, lantaran pakaiannya yang disetrika oleh korban masih kusut saat akan dipakai. (fer/nov)

“Waktu itu aku gak onok apa-apane, Mas.” Dayat melanjutkan cerita. Begitu lulus kuliah, Nia langsung dinikahkan. Pengantin prianya, yang anak pengusaha tadi, tidak sampai lulus kuliah. Dia drop out (DO) di tengah jalan. Awalnya rumah tangga Nia vs anak pengusaha tadi, sebut saja Koko, berjalan harmonis. Sayang, keharmonisan tersebut tidak berlangung lama. Koko hobi mainmain di luar rumah. Nia sering curhat kepada adiknya, dan adiknya menceritakannya kepada Dayat. Jadi, apa pun yang terjadi pada keluarga Nia, Dayat pasti tahu. “Dulu adik Nia memang lebih setuju kakaknya menikah dengan aku,” aku Dayat, disambung senyum kecut dan rona wajah memerah sekilas. Kata Dayat, adik Nia, sebut saja Mala,

Sambungan dari halaman 1

bahkan pernah memergoki kakak iparnya berjalan dengan seorang perempuan di sebuah mal. Masuk bioskop. Mala lantas membuntuti keduanya. “Di tengah pemutaran film, Mala berusaha pindah ke belakang kursi Koko vs ceweknya tanpa sepengetahuan sang kakak ipar. Apa yang dia lihat? Serem dan tidak pantas dibicarakan,” kata Dayat, lirih. (bersambung)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih


memorandum.co.id

HUKUM & KRIMINAL

memorandumredaksi @gmail.com

SENIN KLIWON 20 JANUARI 2020 HHALAMAN HA LAMAN 8

Bawa Senpi Rakitan, Bapak-Anak Diamankan

Lumajang, Memorandum Arif (55) bersama anaknya, Rosi (23), asal Dusun Darungan, Desa Pejarakan, Kecamatan Randuagung, berurusan dengan Satreskim Polres Lumajang. Sebab, keduanya kedapatan membawa senjata api (senpi) rakitan jenis revolver berikut empat butir amunisi dan softgun jenis Baretta, Sabtu (18/1) malam. Keduanya tertangkap saat razia gabuangan Polri dan TNI di wilayah utara Kabupaten Lumajang, meliputi Kecamatan Klakah, Randuagung, Ranuyoso, dan Kecamatan Kedungjajang yang dipimpin Kapolsek Klakah

AKP M Sidik. Lanjut Sidik, sekitar pukul 23.30, petugas mencurigai gelagat dua orang mengendarai motor Honda Verza. Petugas pun mengehentikan motor yang dikendarai keduanya

n yang ternyata bapak dan anak. “Saat digeledah, petugas terkejut mengetahui keduanya saa ma-sama membawa ti senpi. Setelah dicermati ternyata senpi rakitan jenis revolver dengan empat butir amunisi dan satu softgun jenis Baretta,” jelas Sidik. Untuk mempertangungjwabkan perbutannya, tambah Siidk, keduanya diamankan di Mapolres Lumajang. Sementara itu, Kapolres

L Lumajang AKBP Adewira N Negar Siregar membenarkan adanya penangakapan bapak dan anak yang membawa senpi rakitan. “Saat ini, keduanya masih kami amankan dan menindaklanjuti seberapa jauh dia membawa senpi rakitan tersebut. Kami coba menggali dari mana mereka mendapatnya,” tegas Adewira. Menurut Adewira, razia cipta kondisi dini hari dilaksanakan oleh polsek gabungan sesuai dengan ray-

ng. on masing-masing. olUntuk wilayah Polares Lumajang diban. gi menjadi 5 rayon. Yaitu,rayon barat,, timur, utara, se-n latan, dan rayon tengah. Selanjutnya, mereka akan melakukan penjagaan setiap malam dii jalur-jalur yang pernah terjadi aksi kriminalitas malam hari dan perlintasan para pelaku kejahatan.

Bapak dan anak yang kedapatan membawa pistol rakitan dan barang bukti.

FOTO: MEMORANDUM/TRI

“Sasaranya adalah, ranmor tanpa surat-surat, sajam, narkotika, miras. Hasilnya cukup

Tersentuh, Kapolres Bantu Pengobatan Yoga merawa anak semata wayangnya. merawat Jum (17/1) sore, di saat kunjungannJumat un melihat langsung kondisiYoga, ya untuk Kap Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum mengaku sangat pr p prihatin. “Melihat dan mendengar keadaannya saya merasa sangat k san sedih. Hari Senin depan, a adik Yoga kami upayakan dibaw dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU (RSU) Dr Soebandi untuk dilakukan diagn diagnosa kesehatannya”, tuturnya. Di momen kemanusiaan ini, AKBP Al Alfian Nurrizal tak hanya datang dengan tan tangan hampa, tali asih berupa santunan uang tu tunai dan bantuan pengobatan buat Yoga di diberikannya langsung kepada orang tuan tuanya. Keluarga kecil ini juga bakal mendapat ssantunan setiap bulan untuk membantu b biaya hidup selama perawatan intensif anakY Yoga. Hari di mana menjadi saksi, den dengan tergetar hati, Kapolres Jember menc mencoba merengkuhYoga dari pangkuan sang Ibu, lantas menggendong dan memeluknya den dengan hangat. Yoga mendapat perlakuan begitu humanis. Diberinya bela belaian penuh kasih sayang, diusap diusap-usap rambut tipisnya, sese sesekali kening dan tangannya yyang kurus diciumnya den dengan lembut. Pemandangan yyang mengharukan. Sambil terisak dalam d derai air mata, Kedua orang tua tuanya menerima anaknya kembal kembali ke pangkuannya. Sesekali air mata Ibu Siti yang jatuh diusapnya dengan k kain jarik yang membalut gendongan anakn anaknya. Seuntai kata terucap dan tertahan oleh tan tangis. Lirih terdengar. (edy/fer) r

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Tujuh Kali Beraksi, Dua Bandit Diringkus

Probolinggo, Memorandum Petualangan Herman Felani (22), dan BS (16), keduanya merupakan warga Dusun Krajan, Desa Menyono, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, setelah tujuh kali beraksi, akhirnya kandas di tangan personel Reskrim Polres Probolinggo Kota. Aksi kriminalitas yang dilakukannya adalah jambret, merampas tas, HP, dan jam tangan. Waktunya, selalu malam hari, menghindari pantauan petugas, serta sengaja mengincar pengendara yang jalan sendirian. “Tujuh lokasi yang kerap menjadi sasarannya, yakni Jalan Cokroaminoto Kota Probolinggo, Jalan Raya Bromo Kota

Sediakan Ruang Tunggu Nyaman bagi Keluarga Tahanan Tulungagung, Memorandum Jargon agunge sikap tulung tinulung (Astuti) yang digemakan Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia, diimplementasikan dalam melayani segala lapisan masyarakat. Salah satunya dengan menyediakan ruang tunggu sangat nyaman bagi keluarga tahanan, yang akan membesuk keluarganya di Mapolres Tulungagung. Jika sebelumnya pembesuk harus rela mengantre dan kepanasan, kini mereka bisa tenang serta lebih nyaman. Karena Polres Tulungagung menyediakan ruangan cukup luas berkapasitas lebih 20 orang. Tak hanya itu saja, ruang tunggu juga dilengkapi tempat menyusui. Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, ruangan ini selesai dibangun awal Januari, kemudian langsung dioperasikan saat itu juga. Harapannya pembesuk serta keluarga tahanan bisa nyaman ketika berkunjung ke Mapolres Tulungagung. Ruangan

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum menggendong Yoga. FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Kasatbinmas Hadiri Subuh Berjemaah dan Pengajian Al Busro Pasuruan, Memorandum Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan diwakili Kasatbinmas AKP Safiudin serta anggota Polres Pasuruan menghadiri kegiatan salat Subuh berjemaah, dan dilanjutkan pengajian Al Busro di Masjid Jamek Bangil, Kabupaten Pasuruan, Minggu (19/1). Kasatbinmas AKP Safiudin menyampaikan, kegiatan pengajian rutin dua minggu sekali ini dimulai pada pukul 04.00. Diawali dengan salat Subuh berjemaah yang dihadiri oleh pejabat utama TNI-Polri di lingkungan Kabupaten Pasuruan, unsur pejabat Muspika Bangil, ulama, habib, mubaligh, ustaz, tokoh agama dan Jemaah Al Busyro serta santri dari Ponpes Darullugha Waddal-

Kasatbinmas AKP Safiudin didampingi Kapolsek Bangil Kompol Eko Hari Siprapto menghadiri pengajian Al Busro.

wa Raci Bangil, yang seluruhnya diperkirakan 700 orang. Setelah salat Subuh berjamaah, acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan surat Yasin dan tahlil, ceramah agama, dan ditutup dengan doa bersama kegiatan tersebut

dengan tema, “Lapangkan Dengan Ikhlas,, an Amalanmu dan Sejukan Dengan Dzikirulloh Hatimu”. “Dalam kegiatan saat ini, hubungan antara Polres Pasuruan dengan jajaran ulama berjalan sinergi. Sehingga mencerminkan

keharmonisan yang hakiki di wilayah Kabupaten Pasuruan, semoga menjadi tauladan terhadap wilayah lainnya dalam mengamankan situasi yang aman dan kondusif” jelas Safiudin. Mengenai maraknya aksi kejahatan jalanan seperti pencurian, p dan perampokan di wilayah hu hukum Polres Pasuruan, j jajarannya saat ini telah meningkatkan patroli di wilayah Kabupaten Pasuruan, Bapak Kapolres juga mengimb kepada seluruh bau ma masyarakat pentingnya pos kamling dan ronda malam. “Mari ciptakan situasi yang aman dilungkungan kita masing-masing,” ujar Safiudin. (*/rul/fer)

FOTO: MEMORANDUM/RUL

semangat. Jangan lupa mengutamakan keselamatan diri sendiri. Penekanan dari saya terkait dengan ancaman kamtibmas seperti balap liar, pesta miras maupun knalpot brong yang sangat meresahkan masyarakat agar ditindak,” jelas Dony. Dalam kegiatan tersebut dilakukan setiap Sabtu malam minggu. Guna mengantisipasi kejahatan jalanan, agar Kota Pasuruan terhindar dari tindak kejahatan. Sehingga masyarakat merasakan kenyamanan dalam melaksanakan istirahat. “Lakukan penindakan dengan mengutamakan senyum sapa salam, dan tidak keluar dari prosedur. Laksanakan dengan tanggung jawab, profesional.

Kasatsabhara AKP Tatuk S Irianto SH mengimbau para pemuda yang hendak mengikuti balap liar.

Serta bagi perwira dampingi dan awasi anggota dalam melakukan penindakan harus kepada masyarakat agar tegas, humanis dan profesional dalam menjalankan tugas,” ucap Dony. Apabila menemui anak di bawah umur menggunakan kendaraan. Lakukan penindakan serta panggil orang tuanya guna

Kapolres AKBP Eva Guna Pandia meninjau ruang tunggu pembesuk tahanan.

ber-AC, kursi tertata rapi dan bersih. “Kapasitas ruangan lebih dari 20 orang. Selama ini cukup nyaman karena rata-rata dalam sekali kunjungan itu masih ada ruangan yang kosong atau tidak full gitu. Ada AC nya dan ruang menyusui,”

ujar Kapolres Pandia, Minggu (19/1). Pandia menjelaskan, ruang menyusui dibangun karena banyak pembesuk adalah ibu-ibu yang membawa balitanya. Sehingga dipersiapkan ruangan agar balitanya merasa nyaman, dan ibunya juga merasa tenang saat menyusui anaknya. “Karena kan banyak itu ibu-ibu yang membawa bayinya saat berkunjung. Makanya kita siapkan ruang menyusui,” jelasnya.(fir/mad/fer)

Tebar Reward untuk Polsek Beprestasi

Kapolres Pimpin Apel Malam Minggu Pasuruan, Memorandum Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH memimpin Apel Siaga Peleton III dan IV dalam rangka cipta kondisi (cipkon) di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Apel digelar langsung di Lapangan Polres Pasuruan Kota di Jalan Gajah Mada 19, Kota Pasuruan, Sabtu (18/1). Dalam kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Pasuruan Kota yang didampingi Wakapolres Kompol Mario Prahatinto SH SIK MSi, dan dihadiri para kabag, kasat, serta anggota peleton III dan IV. Dony menyampaikan bila apa yang dilakukan sebagai antisipasi gangguan kamtibmas. “Kita melaksanakan giat rutin antisipasi gangguan kamtibmas seperti kejahatan jalanan, curas, curat, curanmor dan narkoba, rekan-rekan laksanakan dengan

Probolinggo, Jalan Raya Leces Kabupaten Probolinggo, Jalan Raya Maramis Kota Probolinggo,” ujar Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya, Minggu (19/1). Saat melakukan aksinya, kata AmbariyadiWijaya mereka selalu mempersenjatai diri dengan sebilah celurit untuk melukai para korban yang melawan. “Biasanya barang yang kami ambil seperti HP, tas, dan jam tangan. Agar korban takut, pelaku gunakan sebilah celurit guna mengancam

korban saat melawan,” tandas Kapolres Probolinggo Kota. Tak hanya itu, modus operandi yang dilakukan kedua bandit jalanan ini dalam melakukan aksi kejahatannya, dengan cara pelaku berboncengan mengendarai motor Yamaha Vixion menabrak korbannya dari belakang hingga terjatuh dari motornya. “Ketika korban terjatuh, salah satu pelaku langsung mengambil tas, atau barang berharga milik korban dengan mengancam menggunakan sebilah celurit. Setelah berhasil merampas barang berharga milik korban, pelaku langsung melarikan diri,” tandas Ambariyadi Wijaya. (mhd/fer)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

mengatakan jika putra tercintanya hanya mampu tergolek lemah di tempat tidur. ja, Penderitaan Yoga tak hanya itu saja, si raganya sebagian dalam kondisi lumpuh/tak bisa berjalan. y lagi, g , Yoga g bertahan Mirisnya hidup di tengah keluarga kurang mampu. Ayahnya, Suwarno (35), menafkahi keluarga dengan mengais rezeki sebagai buruh tani. i Sementara istrinya tidak bekerja agar dapat

Kapolres AKBP Ambariyadi Wijaya merilis dua bandit jalanan tujuh TKP.

memberikan efek jera kepada anak tersebut. Sehingga anak di bawah umur tidak menggunakan kendaraan. “Harapan saya, keberadaan kita bisa dirasakan oleh masyarakat dan masyarakat bisa beristirahat dengan tenang di malam hari,” tutup Dony. (*/rul/fer)

Bangkalan, Memorandum Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MSi MH kembali menebar reward (penghargaan) kepada sejumlah polsek beprestasi. Tiga piagam penghargaan di antaranya dianugerhkan kepada Polsek Arosbaya, Galis dan Polsek Modung. Ketiganya dinilai berprestasi membina, menjaga dan mengawal kamtibmas berbasis Door to Door System (DDS). Selain itu, piagam penghargaan yang diserahkan disela-sela giat apel pagi di halaman mapolres, Jumat (17/1) juga menganugerahkan kepada Polsek Galis, Blega dan Polsek Arosbaya. Kali ini, tiga dari 17 polsek jajaran itu, dinilai beprestasi dalam memainkan perang, fugsi dan tugas polisi Viralisasi Cyber Troops (VCT) melalui media sosial (medsos). Masih ada lagi. Polsek Geger, Tragah dan Polsek Arosbaya, ketiban reward atas prestasi mereka dalam penulisan berita di medsos. Dengan demikian, dari enam Polsek penerima reward pagi itu, Polsek Arosbaya dan Polsek Galis, merengkuh tiga dan dua jenis penghargaan. “Saya berharap sejumlah polsek berprestasi yang menerima reward bisa dijadikan tauladan sekaligus

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Jember, Memorandum Sungguh memprihatinkan nasib Yoga. Bocah malang asal Dusun Petung Waru, RT 003/RW 006, Desa Mayangan, Gumukmas, Jember, terlihat berbeda dengan anak-anak y Badannya y kurus,, tulang g hanya y seusianya. berbalut kulit dan rusuknya menonjol. Wajahnya pun pucat, sedangkan sorot matanya tampak kosong. Dengan raut wajah sendu, ibunya Siti Nuralimah (32) menceritakan anaknya menderita cacat sejak lahir. Di usianya menginjak delapan tahun berat badannya hanya 5 kg dengan kondisi kesehatannya juga tak stabil, pertumbuhan gigi tidak normal, penglihatannya kabur dan tubuhnya terus menyusut. Memandang dengan mata berkaca-kaca sang i b u

e efektif, terbukti beberapa w waktu lalu razia ini menga gamankan masyarakat yang m membawa sajam, kemudi dian membawa ganja dan tad malam mengamankan tadi masyarakat membawa senpi rakitan dan softgun,” pugkas Adewira. (tri/fer)

Kapolres AKBP Rama Samtama Putra SIK MSi MH memberikan reward berupa piagam penghargaan kepada polsek berprestasi

pemacu semangat bagi polsek jajaran lainnya,” harap Rama dalam sambutan arahannya. Khusus kepada penerima penghargaan, yakni Polsek Arosbaya, Galis, Blega, Modung, Geger dan Polsek Tragah, pamen Polri kelahiran Sidoarjo itu, wanti-wanti agar mereka mampu mempertahankan raihan prestasi yang sudah mereka gapai. Syukur jika ke depan bisa lebih baik lagi. Menurut Rama, program DDS dan VCT yang kini tengah dikembangkan sebagai salah satu skala prioritas program yang harus diaplikasikan dengan penuh tanggung jawab oleh setiap anggota Polri. Termasuk oleh semua personal 17 polsek jajaran di lingkup Polres Bangkalan. (ras/fer)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA Iflah

Sintya Wardhani

Suliah

Ilmia

Miss Intan

Selly

Rienta

SENIN KLIWON, 20 JANUARI 2020 HALAMAN 9

Rani

Amanah

Kharisma Risma Tiada Lawan Surabaya, Memorandum Kharisma Tri Rismaharini tiada lawan sebagai wali Kota Surabaya. Namanya sudah mengakar di sebagian besar warga. Dua kali menjabat wali kota, nama Risma menjadi bayang-bayang bakal calon peserta Pilwali Surabaya 2020.

Nama wali kota perempuan ini menjadi tetenger (tanda) dikenalnya Whisnu Sakti Buana yang kini menjadi wakil wali Kota Surabaya. Kabar yang tersiar, Whisnu disebut-sebut salah satu kandidat dari Partai

Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Salah satunya dikatakan oleh Ilmia, guru agama yang tinggal di Jalan Bali. Perempuan berusia 45 tahun ini mengaku dirinya hanya tahu

bakal calon wali kota adalah Whisnu. Itupun Ilmia mengenal Whisnu sebagai wakil Risma. “Saya akan pilih Whisnu. Karena dia wakil Risma, kemungkinan dia berkompeten sedikit banyak,” terang

Ilmia kepada Memorandum, Minggu (19/1). Senada dengan Ilmia dikatakan oleh Miss Intan, warga Prada Indah. Guru berusia 27 tahun ini mengaku dirinya tidak tahu kapan pilkada Surabaya

akan digelar. Tapi Intan mengaku tahun ini pilkada akan digelar. “Saya hanya tahu caloncalon itu ya Whisnu, wakil Bu Risma,” tandasnya. Sedang Iflah (20), warga  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Tim Komisi A DPRD Surabaya sidak lahan fasum YKP di Kelurahan Rungkut Kidul, Sabtu (18/1).

Komisi A Sidak Fasum YKP Rungkut Kidul Surabaya, Memorandum Soal pengalihan pengelolaan PT Yayasan Kas Pembangunan (YKP) di wilayah Perumahan RW 10 Rungkut Asri Timur, Kelurahan Rungkut Kidul, masih menyisakan permasalahan. Komisi A DPRD Kota Surabaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi fasum YKP. Sidak dilakukan guna menelusuri adanya dugaan jual beli lahan fasum oleh pengurus YKP lama. Anggota Komisi A Arif Fathoni mengatakan, dari hasil sidak di lokasi fasum YKP, Sabtu (18/1) kemarin, bersama Ketua Komisi A Pertiwi Ayu Krishna ditemukan bahwa saat ini lahan fasum telah beralih kepemilikan ke PT Kharisma. “Ternyata itu memang fasum (fasilitas uumum) – fasos (fasilitas sosial) sesuai siteplan awal, lha kenyataannya apa yang disampaikan di-hearing warga YKP, bahwa itu sudah ditempati PT Kharisma Daihatsu,” paparnya, Minggu (19/1). Lahan seluas lebih kurang 1,5 Ha itu, politisi Partai Golkar ini juga menemukan bahwa di lahan tersebut sedang dilakukan pembangunan, namun yang disayangkan pada penelusuran itu proses pembangunan tersebut disinyalir tidak memiliki ijin mendirikan bangunan (IMB). “Disayangkan pihak PT Kharisma hanya mengantongi surat keterangan rencana kota (SKRK) dan masih belum mengantongi ijin mendirikan bangunan (IMB),” tegasnya. Fathoni menjelaskan, harusnya pembangunan itu belum bisa dilakukan. “Sesuai aturan kan harus mengantongi IMB dulu baru boleh dibangun, itu sebenarnya nggak boleh,” jelas dia. Fathoni mengaku, dari hasil sidak ditemukan telah terjadi dua kali proses jual beli fasum YKP. “Peralihan pertama antara YKP dengan PT MBB, kemudian dari PT MBB dijual ke PT Kharisma, dan disitu akan dibangun dealer showroom mobil Daihatsu. Ironisnya, mereka membangun tidak kulonuwon kepada warga, sehingga menimbulkan dampak kebisingan,” ucapnya. Ia berharap bersama anggota DPRD lainnya agar lahan fasum YKP dapat dikembalikan kepada warga mengingat saat ini pengurus YKP telah dikelola Pemkot Surabaya. “Perumahan sedemikian besar tapi tidak punya gedung serbaguna, tidak punya balai RW, itu kan ironis,” ungkapnya. Lanjutnya, sementara warga membeli perumahan YKP dulu itu kan beserta fasilitas pendukungnya termasuk fasum dan fasosnya. Ia menegaskan, dipastikan Komisi A DPRD Surabaya memanggil pihak YKP, PT Kharisma, Bappeko, Dinas Cipta Karya, Satpol PP dan pihak terkait, Senin (20/01) untuk mendengar secara lengkap tentang alih fungsi lahan ini. “Hari ini, (Senin, red) kita panggil lagi YKP, PT YKP, dan teman-teman pemkot. Kita ingin YKP yang sekarang itu  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Petugas KAI bersama warga membersihkan sampah di jalur kereta api dan warga RW 03 Kendangsari, Kelurahan Kendangsari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, yang juga bekerja bakti membersihkan sampah di lingkungannya.

Ayo Bersih-Bersih Kota Surabaya PT KAI dan Warga Kendangsari Kerja BakƟ Surabaya, Memorandum Guna mendukung program Pemkot Surabaya menciptakan Kota yang bersih dan asri, PT KAI Daop 8 Surabaya bersama dishub dan masyarakat sekitar jalur rel menggelar kerja bakti bersih-bersih di sepanjang

jalur rel antara Stasiun Pasar Turi - Stasiun Tandes dengan jarak 5 Km. Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto mengatakan, bersih-bersih sampah ini menerjunkan 150 personel PT KAI Daop 8 Surabaya dan masyarakat. “Dioperasionalkan perjalanan KA barang yang terdiri 5 gerbong jenis GD (gerbong datar) khusus pengangkut

sampah hasil operasi bersih tersebut,” katanya, Minggu (19/1). Hasilnya, 500 karung penuh sampah berhasil dikumpulkan. Kerja bakti ini memberikan kesan pertama yang baik bagi para pendatang. “Dari tujuh kelurahan diharapkan komitmen mewujudkan wilayah Jalur rel dari  Bersambung ke halaman 10 

Dinkes Imbau Waspadai Pneumonia

FOTO: ISTIMEWA

Herlin Ferliana

Surabaya, Memorandum Kepala Dinkes Jatim Herlin Ferliana minta masyarakat Jawa Timur lebih waspada terkait wabah pneumonia misterius yang sedang melanda Singapura dan Wuhan, Tiongkok. Pasalnya, ada potensi penularan penyakit tersebut ke Provinsi Jawa Timur. “Karena mobilitas masyarakat Jatim ke Tiongkok dan

Singapura, begitu pun sebaliknya cenderung tinggi,” katanya, Sabtu (18/1) kemarin. Herlin menyampaikan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mencegah dan menanggulangi ancaman wabah pneumonia misterius di Singapura dan Wuhan, Tiongkok itu. Herlin mengimbau kepada seluruh dinas kesehatan

kota dan kabupaten agar segera menyosialisasikan kepada jajaran kesehatan di wilayah kerjanya. “Serta rumah sakit pemerintah atau swasta dan lintas sektor agar menyosialisasikan penyakit itu kepada masyarakat,” ucap dia. Selain itu, Herlin meminta agar rumah sakit baik yang dikelola pemerintah maupun

swasta melakukan surveilans atau analisis secara ketat dan terus menerus, serta penyebarluasan data kepada pihak yang bertanggung jawab, dalam hal ini dinas kesehatan kabupaten/kota. Herlin menjelaskan, jika menemukan kunjungan pasien dengan gejala demam, batuk dan sesak nafas, apalagi  Bersambung ke halaman 10 

Jurang Kuping, Wana Wisata yang Terlupakan Nasib wana wisata dan bumi perkemahan Jurang Kuping di wilayah Rejosari, Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, sungguh memprihatinkan. Betapa tidak, kini hutan kota di Surabaya barat ini sudah dilupakan warga Kota Pahlawan. Moch Syaifudin

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Kondisi waduk Jurang Kuping.

DESTINASI wisata yang menjual panorama waduk dan ribuan pohon siwalan ini sempat menjadi jujugan warga kota ketika liburan. Namun, kini namanya sudah menghilang begitu saja seiring dengan banyaknya tempat wisata baru dan taman yang bertebaran di Kota Pahlawan. Kini sudah tidak banyak orang

tahu apa itu Jurang Kuping. Bahkan berbagai kegiatan yang dulu selalu hadir setiap Minggu, sudah tidak ada lagi. Yang ada deretan warung yang menjual minuman legen dan minuman lainnya. “Pada era 80 hingga 90-an, Jurang Kuping masih sangat terkenal. Di sini sering digelar kegiatan Pemkot Sura-

baya seperti penanaman pohon. Dan juga kerap ada kegiatan kemah Pramuka,” kata Suryanto, warga Benowo. Ia menambahkan, Jurang Kuping sebenarnya masih potensial untuk dikembangkan lebih baik. Karena di sana masih ada pohon siwalan meski jumlahnya semakin berkurang. Selain itu ada minuman legen dan buah siwalan. Serta juga ada waduk yang cukup luas yang bisa dikembangkan sebagai wisata air seperti dulu lagi. Sayangnya, perhatian Pemkot Surabaya terhadap Jurang Kuping semakin lama semakin menghilang. Kondisi berdampak terhadap fasilitas yang sempat ada kini sudah banyak yang rusak, seperti mainan anak

hingga toilet. Kabid Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya Rachmad Kodariawan mengatakan, pihaknya belum mengetahui soal Jurang Kuping nantinya. Diakui untuk bekas tanah kas desa itu selama ini memang dipakai untuk taman atau hutan kota. “Sepengetahuan kami yang di bawah dinas pertanian yang ada di Pakal itu adalah hutan Pakal I dan Hutan Pakal 2. Kalau yang ada di Jurang Kuping mungkin pengembangannya di Bappeko,” ungkap dia beberapa waktu lalu. Sedangkan Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana mengungkap Bersambung ke halaman 10 


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SENIN KLIWON, 20 JANUARI 2020 HALAMAN 10

YLPK Soroti Jalan Yos Sudarso dan TPS Pasar Turi Surabaya, Memorandum Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jatim menyoroti beberapa jalan di Surabaya yang tidak sesuai peruntukan. Termasuk jalan di sekitar Pasar Turi. Di sini terdapat bangunan tempat penampungan sementara (TPS) dan Jalan Yos Sudarso yang sampai sekarang masih ditutup. Ketua YLPK Jatim Said Sutomo mengatakan, sudah bertahun-tahun bangunan TPS tersebut berdiri di atas jalan. Tentu ini berdampak dengan tersendatnya lalu lintas di sana. Dirinya tidak tahu mengapa itu terjadi hingga sekarang meski bangunan Pasar Turi Baru sudah tuntas pembangunannya. Ia menambahkan pembangunan Alun-Alun Suroboyo di bawah Jalan Yos Sudarso juga membuat persoalan baru karena ditutup sejak September 2019. Menurut informasi, pembangunan tuntas 2019 sehingga awal 2020 dibuka namun sampai sekarang jalan tersebut masih ditutup. “Janjinya awal tahun 2020 selesai dan jalan normal kembali, ternyata tidak

demikian,” kata dia. Seharusnya semua pihak harus mematuhi undang-undang untuk mengutamakan kepentingan umum. Masih lanjut, karena diatur dalam UU 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. “Dalam pasal 258 menegaskan bahwa masyarakat wajib berperan serta dalam pemeliharaan sarana dan prasarana jalan, pengembangan disiplin dan etika berlalu lintas, dan berpartisipasi dalam pemeliharaan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas dan angkutan Jalan,” bebernya. Masih lanjut dia, ini dipertegas dalam pada pasal 256. Bahwa masyarakat berhak untuk berperan serta dalam

POLISI MENYAPA PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Penerimaan SIPSS Tanya: Yang saya ingin tanyakan apakah ada pendaftaran polisi dalam waktu dekat ini. Terima kasih atas jawabannya. Adi Prastyo, warga Jalan Kutisari, Surabaya Jawab: Kepolisian Negara Republik Indonesia ( Polri) membuka penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) tahun anggaran 2020. Adapun jumlah peserta didik Kombespol Sandi Nugroho SIK SH MHum yang dibutuhkan adalah sebanyak 75 orang. Kapolrestabes Surabaya Tempat pendidikan yakni di Akpol Lemdiklat Polri Semarang, Jawa Tengah. Selain itu, pembukaan pendidikan akan dilakukan pada 3 Maret 2020 dan penutupan pendidikan pada 2 September 2020. Informasi soal SIPSS 2020 lebih lengkapnya dapat dilihat di laman https://penerimaan.polri.go.id/. (*/fer)

penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan dan pemerintah menindaklanjuti masukan yang disampaikan oleh masyarakat. “Dalam pasal 257 bahwa peran serta dapat dilakukan secara perseorangan, kelompok, organisasi profesi, badan usaha, atau organisasi kemasyarakatan lain sesuai dengan prinsip keterbukaan dan kemitraan,” ungkap dia. Dengan melihat kenyataan di lapangan, masih lanjut dia, masyarakat bisa mengajukan gugatan. Dan itu diperbolehkan sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang. “Yang merasa memiliki Kota Surabaya kan bukan hanya orang Surabaya. Kota-kota di Gebangkertasusila kan ikut memiliki. Maka sebagai tuan rumah, Pemkot Surabaya berkewajiban memberikan kenyamanan bagi para tamunya dari luar kota,” kata dia,” ujar dia. Sedangkan Kepala Bidang Bangunan dan Gedung, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta

Jalan Yos Sudarso yang dibuka hanya untuk pejalan kaki. FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya, Iman Krestian mengatakan, Jalan Yos Sudarso sebagian sudah dibuka. Awal Maret akan dibuka sebagian yang dari Jalan Gubernur Suryo menuju ke Jalan Yos Sudarso.

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Yustisi Jaga Kondusifitas Surabaya, Memorandum Guna menjaga kondusifitas, aparat komando kewilayahan memiliki tanggung jawab besar terhadap situasi dan kondisi wilayah. Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil Tandes yang mengikuti operasi yustisi bersama petugas polsek dan kecamatan. “Kami melakukan operasi yustisi dengan mendata penduduk musiman di wilayah Manukan Kulon,” ujar Danramil Tandes Mayor Inf Suwadi. Masih menurut Suwadi, bila kegiatan ini dilaksanakan secara rutin dan berkala guna sebagai upaya mencegah dan deteksi dini terhadap segala bentuk ancaman. Dari pelaksanaan operasi yustisi ini didapati warga yang bukan penduduk setempat yakni 30 orang laki-laki, dan 27 orang wanita. “Mereka tidak memiliki identitas tetap sebagai warga wilayah Kelurahan Manukan Kulon,” lanjut dia. Sehingga petugas mendata warga tersebut dan diminta membuat surat pernyataan. Selanjutnya petugas mengimbau agar segera mendaftar untuk mendapat Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS). (tyo/lis)

Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

melintas,” tegas dia. Ia menambahkan diperkirakan Mei atau Juli, Jalan Yos Sudarso bisa dilalui dari semua arah. “Kami upayakan Mei sudah buka total. Kalau pengerjaannya cepat, ya kami akan

buka semua,” kata dia. Sementara itu Asisten II Pembangunan Sekkota Surabaya Ikhsan ketika dikonfirmasi terkait TPS Pasar Turi, yang bersangkutan tak bisa dihubungi. (udi/rif)

Taman PUPR Dijaga 24 jam Surabaya, Memorandum Taman PUPR yang terletak di sisi selatan Taman Harmoni, Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo, akan dijaga selama 24 jam oleh petugas. Nama taman ini diambil dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang memberikan dana pembangunan. Penjagaan ketat ini dilakukan demi keamanan dan kenyaman pengunjung ke taman berdiri di atas tempat pembuangan akhir (TPA) Keputih. “Meskipun masyarakat belum banyak yang tahu, kita jaga keamanannya supaya masyarakat nyaman,” tegas Wali Kota Tri Rismaharini ketika meninjau Taman Harmoni, Minggu (19/1).

Tidak itu saja, ia juga minta agar kebersihan toilet dan tempat sampah disiapkan sebaik mungkin. Wali Kota Risma mengatakan, pembangunan taman PUPR ini dibantu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI. Maka, pemkot harus merawat dengan baik. “Ini tamannya harus ditanami pepohonan. Nanti pasti kita akan cari jenis tanaman yang berbunga. Supaya rimbun dan sejuk,” kata Wali Kota Risma kepada jajarannya. Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya, Hendri Setianto menambahkan sesuai arahan wali kota, pihaknya akan

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Wali Kota Risma di Taman PUPR, kawasan Taman Harmoni, Keputih.

menambah pepohonan sebagai pelindung dan semak-semak hias agar taman PUPR makin cantik

dan menarik. “Ada pohon pelindung yakni pohon saga kuning, bun-

Kharisma Risma Tiada Lawan Candi Lontar Kidul 45e, mengaku hanya tahu Whisnu yang bakal calon. Tapi kendati hanya tahu satu bakal calon, guru ini memastikan belum punya pilihan. “Selama ini hanya dia (Whisnu) yang menonjol. Saya tunggu sosialisasi lainnya karena saya akan memilih sesuai dengan program yang dijanjikan,” kata Iflah. Nama lain yang tercetus dari warga yang ditemui Memorandum adalah Armudji. Ini dikatakan oleh Sintya Ward-

hani (28), warga Jalan Nangka I. wiraswasta ini mengatakan dari banner yang ada, dirinya hanya tertarik sosok Armudji. “Insya Allah saya pilih Pak Armudji,” paparnya. Tapi tiga warga lainnya mengaku tidak tahu ada pilkada, tidak kenal siapa saja yang akan maju dan belum punya pilihan. Tiga warga tersebut adalah Suliah (57), tukang parkir yang tinggal di Jalan Dinoyo Sekolahan V; Selly Rizky (21), mahasiswi yang tinggal di Pondok Benowo Indah

Ayo Bersih-Bersih Kota Surabaya

Petugas gabungan menggelar operasi yustisi.

“Mobil dan kendaraan dari arah Jalan Pemuda ke Jalan Yos Sudarso bisa dilakukan pada Maret nanti. Sedangkan untuk dari arah Jalan Gubernur Suryo menuju Yos Sudarso hanya pejalan kaki dan sepeda yang bisa

Pasar Turi - Tandes, menjadi bersih dan asri. Jenis sampah yang kami kumpulkan terdiri dari sampah plastik, kayu-kayu, hingga sampah elektronik,” terangnya. Saat bersamaan, sejumlah warga RW 03 Kendangsari, Kelurahan Kendangsari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, juga menggelar kerja bakti membenahi saluran air dari sumbatan, Minggu (19/1). Hal tersebut dilakukan untuk mengatisipasi banjir saat hujan datang. Kerja bakti membenahi saluran air juga untuk meminimalisasi dampak serangan nyamuk yang menyebabkan demam berdarah. Tidak sedikit dari warga sekitar yang tidak sempat mengikuti kerja bakti, namun menyumbang logistik makanan maupun minuman. Gotong-royong an-

tarwarga sangat terlihat, dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan terhindar dari bencana banjir. Amin, salah satu warga Kendangsari merespons positif adanya kerja bakti tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut untuk menjaga lingkungan tetap sehat dan mengantisipasi banjir. “Gebrakan kerja bakti rutin sangat bagus, kami semua, dari masyarakat sekitar sangat merespons baik. Akan kami ikuti dengan senang hati. Kalau bukan kita yang melakukan kerja bakti di lingkungan kita sendiri, siapa lagi yang akan melakukannya,” ujarnya. Ketua RW 03 Kendangsari Arifin mengatakan, kerja bakti itu sebagai bentuk antisipasi datangnya banjir ketika turun hujan deras. Sasaran kerja bakti

Jurang Kuping, Wana Wisata yang Terlupakan kan, memang pihaknya punya rencana untuk mengembalikan lagi kejayaan Jurang Kuping. Direncanakan di sana akan dikembangkan sebagai hutan

kota. Apalagi di sana memiliki tanaman siwalan yang bisa menarik kedatangan wisatawan. “Di sana juga akan dijadikan sebagai bumi perkemahan Pra-

gur, flamboyant, kupu-kupu, tabebuya, pule,” kata Hendri. (udi/rif)

Sambungan dari halaman 9 II; dan Rani (32), pekerja swasta yang tinggal di Penjaringan Sari. Sedang dua warga lain mengaku tahu pesta demokrasi akan digelar di Surabaya. Tapi keduanya mengaku belum tahu siapa saja calonnya dan tidak menyebutkan pilihan dengan alasan rahasia pribadi. Dikatakan Amanah Nur Asiah (22), warga Jalan Uka Gang III. gadis berjilbab ini mengaku tidak mengikuti dunia politik dan juga tidak tertarik. “Saya tidak tahu siapa saja

Sambungan dari halaman 9 meliputi menormalisasi saluran air, dan merapikan paving jalan ambles akibat tergenang air. “Kerja bakti ini sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya dan mengantisipasi datangnya banjir,” katanya. Ia menambahkan, pelaksanaan kerja bakti sebagai wujud kepedulian masyarakat terhadap lingkungan yang bersih. Karena bagaimana pun masyarakatnya menginginkan lingkungan bersih. “Kegiatan kerja bakti semacam ini akan dilakukan secara rutin untuk kepentingan masyarakat sekitar dan lingkungannya. Tapi untuk saat ini sebagai antisipasi datangnya banjir dan beberapa penyakit yang menyerang warga sekitar di saat musim hujan tiba,” pungkas dia. (why/rif)

Sambungan dari halaman 9 muka seperti dulu lagi. Selain itu juga akan ditambahi dengan berbagai fasilitas penunjang,” ungkap Whisnu beberapa waktu lalu. (*/lis)

calonnya. Jadi ya tidak ada yang saya jagokan. Untuk siapa yang akan saya pilih ya itu rahasia,” katanya. Nyaris senada dengan Amanah adalah Rienta Neffer Titi. Pekerja marketing yang

Komisi A Sidak... melakukan upaya-upaya untuk menjamin apa yang menjadi hak warga,” pungkas dia. Hal yang sama disampaikan perwakilan warga RW 10 Rungkut Asri Timur Suyanto mengatakan, dari hasil sidak tim Komisi A DPRD Surabaya di lokasi Kelurahan Rungkut Kidul akan segera ditindaklanjuti dari temuan di lapangan tersebut. “Intinya wakil rayat ini berjanji akan tetap memperjuangkan lahan fasum kepada warga,” imbuhnya. Suyanto mengaku, sejak awal pembangunan dealer mobil di lokasi lahan fasum tidak pernah ada upaya minta izin kepada warga. Jadi selama pelaksana pembangunan daeler yang diduga belum mengan-

tinggal di Perum Dreamingland Blok C3 ini mengaku tahu akan ada pilkada karena melihat postingan di akun instagram @ surabaya (humas pemkot) dengan caption yang intinya akan ada pilwali. (mg1/mg2/mg3/rif)

Sambungan dari halaman 9 tongi IMB ini sangat merugikan penduduk permukiman. “Yang jelas kami terganggu, karena kendaraan truk-truk material mereka masuk melalui jalur di wilayahnya. Jadi terutama warga RT 01 yang berada di pinggiran fasum itu sangat terganggu. Bahkan, mereka juga makan fasilitas jalan. Sebab jalan paling ujung tembusan RT 01 itu diuruk sama pengembang mau dijadikan bangunan,” ungkapnya. Ia mengaku, sejak warga membeli rumah dulu dengan mempunyai IMB. Sehingga otomatis lahan fasum itu adalah hak warga. “Lah, inilah ada alih kepemilikan lahan fasum akan kami tuntut. Supaya fasum itu kembali menjadi fasum, tidak dijual,” terangnya. (why/rif)

Dinkes Imbau Waspadai... Sambungan dari halaman 9 didukung dengan riwayat bepergian ke luar negeri, khususnya Tiongkok dan Singapura, wajib diwaspadai. “Supaya rumah sakit mentatalaksanai sebagai kasus menular (airborne disease) dan merawat mereka di ruang isolasi,” ujarnya. Herlin juga mengimbau kepada puskesmas dan poskesdes agar segera melakukan sosialisasi lintas sektor terkait. Termasuk ke masyarakat tentang pneumonia misterius tersebut. Mulai gejala, faktor

risiko dan apa yang bisa dilakukan masyarakat. Diketahui sebelumnya, penyakit pneumonia misterius mewabah di Wuhan sejak Desember 2019 hingga Januari 2020. Jumlah penderitanya sekitar 59 orang. Saat ini mereka mendapatkan perawatan intensif di ruang isolasi. “Namun, belum diketahui secara pasti penyebab penyakit pneumonia ini. Yang jelas jenis pneumonia ini bukan disebabkan oleh Virus influenza,” pungkas dia. (why/rif)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kontributor Blitar: Prawoto Sadewo, Kontributor Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


memorandum.co.id

MADURA

memorandumredaksi @gmail.com

SENIN KLIWON, 20 JANUARI 2020 HALAMAN 11

BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Alap-Alap Curwan Batuputih Ditangkap Mereka adalah Adi Hartono (38), warga Dusun Bakokah. Desa Tengedhen; Mas Odi (29), asal Dusun Lantong, Desa Aengmerah, Kecamatan Batuputih; Aliyono (28), alamat Dusun Sar Perreng, Desa Tamedung; dan Abiyah (35), warga Dusun Nangger. Desa Kolpo, Kecamatan Batang-Batang. “Di Batuputih marak pencurian hewan ternak. Setelah diselidiki, berhasil diungkap dan ditangkap empat tersangka yang diduga masih satu komplotan,” terang kapolres, Minggu (19/1). Kapolres mengungkap modus komplotan curwan berdasar keterangan tersangka di aksi terakhirnya. Sebelum beraksi di kandang sapi milik warga Dusun No’om Timur, Desa Aengmerah, Kamis (30/11) dini har i, para tersangka menyiapkan

semua perangkat yang diperlukan. Termasuk kendaraan roda 4. “Malam itu, Adi Hartono meminta Aliyono menyiapkan akomodasi. Bersama Mas Odi, akomodasi yang diminta dipersiapkan. Selanjutnya, Adi Hartono dan Mas Odi bertindak mengawasi situasi di lokasi. Sedang yang melakukan eksekusi pencurian inisial ME dan S,” beber mantan Kabagops Polda Metro Jaya tersebut. Selanjutnya, ME dan S masuk dan menggondol 2 ekor sapi dari kandang milik Ainur Rosyi. Dengan kemampuan kedua orang yang masih diburu tersebut, sapi-sapi itu dibawa ke mobil yang sudah menunggu di tempat sesuai kesepakatan. Karena mobil yang dipersiapkan hanya bisa mengangkut satu ekor, terpaksa yang lain dile-

pas di pinggir jalan. “Satu sapi betina yang dibawa kabur dijual Rp 4 juta ke penadah yang juga ikut ditangkap. Uang dari hasil penjualan dibagi rata. Pengakuan para tersangka, mereka melakukan aksi pencurian karena terbelit kebutuhan ekonomi,” tambah kapolres. Dalam kasus itu, barang bukti berhasil diamankan 1 ekor sapi betina sudah dikembalikan kepada pemilik. Sedangkan keempat tersangka akan dijerat pasal 363 KUHP yang ancaman hukumannya pidana penjara maksimal tujuh tahun. “Saya imbau kepada masyarakat pemilik ternak, khususnya sapi di Batuputih untuk waspada. Karena di wilayah itu marak penurian hewan,” tutup AKBP Deddy. (uri/epe) FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI

Sumenep, Memorandum Komplotan tindak pidana pencurian hewan (curwan) di wilayah Kecamatan Batuputih terungkap. Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriadi mengakui empat pelaku ditangkap dan beberapa alat bukti disita.

AKBP Deddy Supriadi menunjukkan mobil yang dipakai empat pelaku mengangkut sapi yang mereka curi di Batuputih.

Petugas memeriksa jenazah M Rasad setelah dievakuasi dari persawahan.

Motif Pembacokan Petani Bragung Belum Terungkap Sumenep, Memorandum Polres Sumenep masih terus mendalami motif pembacokan yang menewaskan Mohanmad Rasad (60), warga Dusun Lengkong Daya, Desa Bragung, Kecamatan Guluk-Guluk. Dugaan sementara, Asmol (55) yang melakukan pembacokan mengalami gangguan kejiwaan. Keterangan salah satu warga Dusun Lengkong Daya yang meminta namanya dirahasiakan, pembcaokan terjadi sekitar pukul 10.00-11.00, Sabtu (18/1). Korban tengah mengambil rumput di sawah dekat halaman rumah pelaku. Entah faktor apa, pelaku yang mendekati korban tanpa suara langsung membacok membabi buta.

“Korban sempat melawan saat peristiwa terjadi namun kalah, infonya pelaku mengalami banyak luka di beberapa bagian tubuh. Jenazah korban ditemukan warga setempat,” beber saksi. Pasca kejadian suasana memanas. Keluarga korban yang tidak terima bersama masyarakat melakukan penyerangan ke rumah pelaku. Akibatnya, rumah pelaku mengalami kerusakan akibat lemparan aneka benda. Bahkan tambah dia, massa sempat akan melakukan aksi pembakaran rumah pelaku, namun beruntung aksi tersebut digagalkan aparat kepolisian yang datang tepat waktu seh-

ingga aksi lebih besar tidak terjadi. “Beruntung polisi datang langsung mengamankan pelaku dan melindungi keluarga serta kerabat pelaku,” terangnya. Sepengetahuannya, Asmol (55) pernah dipenjara selama setahun juga akibat percobaan pembacokan. Namun saksi mengaku tidak mengetahui motif pembacokan tersebut. Dikonfirmasi peristiwa ini, Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti membenarkan. Pelaku sudah diamankan dan dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara di Surabaya. “Untuk motif pembacokan, akmi masih melakukan pendalaman,” ucapnya kemarin. (uri/epe)

Bangkalan, Memorandum Petualangan duet jambret handphone (HP) lintas kecamatan di Kabupaten Bangkalan tamat sudah. Asrori (49) asal Dusun Mesjid, Desa Kemoneng, dan Ahmadi (35), warga Dusun Keteleng Dajah, Desa Keteleng, Kecamatan Tragah dibekuk Unit Reskrim Polsek Burneh ketika beraksi merampas HP Nor A (16) yang sedang duduk santai di depan TK Aisyah Bustanul Athfa, di Jalan Raya Desa Burneh. “Ketika HP-nya dirampas tersangka, korban sempat melakukan perlawanan. Jaket tersangka Ditarik sambil berteriak maling... maling…,” kata Kapolsek Iptu Siswanto, melalui Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP M Bahrudi, Sabtu (18/1). Namun kedua pelaku tetap berusaha kabur menggunakan motor hitam bernopol W 2868 VW. Sejumlah warga yang melihat kejadian langsung mengejar pelaku. Termasuk anggota Unit Reskrim Polsek burneh dibantu tim Resmob setempat. Hanya dalam tempo singkat, Ansori dan Ahmadi tersusul dan dibekuk. Keduanya bahkan sempat jadi sasaran bogem mentah warga yang geram dengan ulahnya. ”Beruntung keduanya segera diamankan petugas. Jika tidak pasti mengalami luka lebih parah,” papar Bahrudi. Dari hasil pemeriksaan penyidik, terungkap bahwa duet Ansori dan Ahmadi ternyata jambret lintas kecamatan. Mereka kerap beroperasi di Kecamatan Kwanyar, Tanah Merah, Kamal, Bangkalan dan Kecamatan Bangkalan Kota. “Berdasar pengakuan tersangka, semua HP hasil aksi mereka sudah laku dijual,” pungkas AKP bahrudi. (ras/epe)

Dua jambret, Ansori dan Ahmadi, serta barang bukti yang disita petugas.

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSUL

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI

Polsek Burneh Bekuk Duet Jambret HP

Pamekasan, Memorandum Institut Agama Islam (IAI) Al Khairat Pamekasan menggelar konferensi internasional tentang pemikiran Islam yang melibatkan akademisi dari empat negara. Kajian ilmiah ini kian menegaskan kultur Islam yang membentuk perilaku masyarakat di kabupaten Pamekasan diakui dunia luar. “Tujuan dari konferensi ini sebagai upaya untuk menggali wawasan dan keilmuan tentang pemikiran Islam produktif yang nantinya diharapkan bisa bermanfaat bagi umat dan bangsa Indonesia,” ungkap Rektor IAI Al

Khairat Dr Abd Mu’in, Minggu (19/1). Akademisi dar i empat negara diundang sebagai narasumber dalam konferensi yang digelar di salah satu aula hotel di Pamekasan Sabtu malam tersebut. Masing-masing Prof Hamidullah Marazzi dari India, Dr Tuan Haji Toifur dari Singapura, Dr Haji Hambali bin Haji Jailani dari Brunei Darussalam, dan Dr Mohd Shohid bin Mohd Noh dari Malaysia. “Salah satu materi penting yang dibahas dalam konferensi ini adalah pengelolaan wakaf

untuk pemberdayaan umat,” tambah Dr Abd Mu’in. Bupati Pamekasan H Baddrut Tamam menilai, kegiatan itu penting mengingat halhal yang dibahas menyangkut kepentingan umat dan upaya kemandirian ekonomi masyarakat. “Kegiatan ini luar biasa, dan penting dikomunikasikan antara perguruan tinggi Islam di Indonesia dengan perguruan tinggi lain di luar negeri,” terangnya. Menurut bupati, pihaknya juga berencana bekerja sama dalam pemberian beasiswa dengan sejumlah perguruan

tinggi luar negeri, terutama bagi mahasiswa berprestasi di Pamekasan. Juga untuk membuka akses bagi mahasiswa tidak mampu agar tidak terhenti dalam mengejar kemampuan di bidang akademik, khususnya kajian Islam. “Ini merupakan ikhtiar kami dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) sebagai bibit generasi penerus kita berkualitas mencapai ptestasi unggul sebagai anak daerah sekaligus mengharumkan citra baik Kabupaten Pamekasan ini,” harap Baddrut Tamam. (sjk/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ SUJAK

Pamekasan Gelar Konferensi Internasional Pemikiran Islam

Bupati Baddrut Tamam menghadiri Konferensi Internasional Pemikiran Islam di IAI Al Khairat.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

PASURUAN

SENIN KLIWON 20 JANUARI 2020 HALAMAN 12

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

Desa Maslahat

Kapolres Pasuruan Kota Jalin Silaturahmi dengan AKD Gondangwetan

Muspika dan Kades Se-Gondangwetan Gelar Tasyakuran Pasuruan, Memorandum Diawali dengan pembacaan selawat nabi bersama kelompok Ishari Gondangwetan dan dilanjutkan dengan pidato Camat Gondangwetan Racmat Syarifuddin Ssos, kepala desa dan muspika se-Gondangwetan mengadakan tasyakuran memohon ridho dan perlindungan Allah SAW semoga diberi kelancaran dalam menjalankan tugas dan amanah. Acara Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Gondangwetan bersama kepala desa se - Kecamatan Gondangwetan berlangsung Sabtu (17/ 1) malam di pendopo Kecamatan Gondangwetan. Kegiatan tersebut dihadiri Camat Gondangwetan Racmat Syarifufdin Ssos, danramil, Kapolsek Keboncandi, tokoh agama dan kepala desa seluruh Gondangwetan. Rachmat dalam pidatonya menyampaikan, digelarnya acara ini bertujuan mengharapkan ridho Allah agar seluruh pimpinan dan kades se-Kecamatan Gondangwetan senantiasa mendapat perlindungan, kelancaran dalam menjalankan tugas dan amanah mengawali tugas di tahun 2020 ini. “Khususnya untuk kepala desa se-Kecamatan Gondangwetan untuk senantiasa siap memberikan pelayanan sebaik baiknya kepada masyarakat. Dengan harapan kita bersama menuju mayarakat yang maju, sehat lahir batin , aman , makmur , sejahterah dan bermartabat (maslahat).(ion/sr)

Desa Brambang dan Kepala DesaTenggilis. Kapolres Pasuruan Kota beserta PJU Polres Pasuruan Kota tiba di Polsek Keboncandi sekitar pukul 13.40 Kapolres beserta rombongan disambut langsung oleh Kapolsek Keboncandi AKP Suprihatin SE serta Asosiasi Kepala Desa (AKD) Gondang Wetan,” jelas Endy. Kemudian, lanjut Endy sekitar pukul 13.50, Kapolres Pasuruan Kota, para pejabat utama Polres Pasuruan Kota dan anggota Polsek Keboncandi

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Camat Gondangwetan Rachmat Syarifuddin foto bersama muspika dan kepala desa se-Kecamatan Gondangwetan.

Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto mengatakan bahwa dalam kegiatan silaturahmi ini, Kapolres Pasuruan Kota didampingi Wakapolres Kompol Mario Prahatinto, Kabagops Kompol Saifurizal, Kabagren Kompol Endri Prasetyo Oetoro, Kabagsumda Kompol Handoyo, Kasatsabhara AKP Tatuk S Irianto, dan Kapolsek Pohjentrek AKP Nanang Sugiono. “Kepala desa yang hadir dalam kegiatan tersebut, yaitu Kepala Desa Gayam, Kepala

Setelah makan bersama AKD, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH bersama rombongan foto bersama.

melaksanakan makan siang bersama anggota dan AKD Gondang Wetan. Kemudian

dilanjutkan bercengkrama. “Kegiatan makan siang bersama berakhir pukul 15.30. Alham-

dulillah, selam kegiatan ini berjalan aman dan kondusif,” ujar Endy. (rul/sr)

Rencana Normalisasi Saluran Tambak Diurungkan Pasuruan, Memorandum Keinginan sejumlah petambak garam agar saluran tambak dinormalisasi tampaknya belum bisa diwujudkan. Pemkot Pasuruan memastikan melakukan menormalisasi saluran tambak tahun ini. Kabid Budi Daya Dinas Perikanan Kota Pasuruan Imron Rosadi mengaku belum berencana menormalisasi saluran tambak dalam waktu dekat. Sebelumnya, pihaknya memang pernah berencana mengajukan normalisasi tambak tahun ini. Namun, hal itu dipastikan urung terealisasi. “Karena tahun ini tidak ada DAK. Sedangkan seluruh kegiatan normalisasi menggunakan dana DAK,” ungkap Imron. Terakhir, normalisasi saluran tambak dilakukan pada tahun 2019 lalu. Namun,

FOTO: MEMORANDUM/ION

FOTO: MEMORANDUM/ION

Pasuruan, Memorandum Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH bersilaturahmi dan makan siang dengan kepala desa di Mapolsek Keboncandi, Jalan Raya Gayam, Desa Karangsentul, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (18/1).

Lahan garam milik petani tambak di kawasan Kepel pada musim kemarau lalu.

tidak semua tambak garam yang dinormalisasi. Melainkan hanya di tiga lokasi yang ada di Kecamatan Bugul Kidul. Lantaran itu, pihaknya kemungkinan akan mengusulkan normalisasi saluran tambak tahun depan. “Kebutuhan petambak soal normalisasi itu sudah kami inventarisasi. Mudah-mudahan bisa terealisasi tahun depan,” jelas Imron. Salah seorang petambak di Panggungrejo, Kohar mengeluh jika sering kesulitan air ketika musim tanam. Menurut dia, ketersediaan air laut menjadi kebutuhan mendesak bagi petambak seperti dirinya. “Apalagi tambak saya ini kan cukup jauh dari laut. Sehingga, airnya sulit. Belum lagi kalau gelombang sedang surut, sangat kurang untuk tambak garam,” tutur Kohar. (ion/sr)

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

GP Ansor dan PP Kota Hadiri Acara Gusdurian di Gereja

Acara Gusdurian di halaman Gereja Bunda Karmel Kota Probolinggo.

mentasinya sudah terbilang bagus. “Toleransi tingkat lokal berjalan dengan hangat dan harmonis, menjunjung tinggi pulralisme, hidup rukun dan saling menghormati antar umat beragama. Saya lihat begitu dan terus kita lestarikan,” katanya. Dalam konteks demokrasi, lanjut Fajar, Gus Dur memberi contoh bagaimana dirinya membuka kran kebebasan berpendapat. “Yang di dalammya terdapat kesamaan perlakuan atau kedudukan yg sama di mata hukum dan negara. Dan tugas kita bersama untuk menjaga itu semua,” pungkas Fadjar. Senada, Sektetaris MPC PP Zakaria Latief mengatakan salah satu

pesan Gusdurian secara substantif adalah tentang egalitarianisme dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Baik pada dimensi agama, politik, hukum, ekonomi, sosial dan budaya. “Pada tataran ini, relevansinya juga adalah penerapan nilai nilai Pancasila. Sikap toleran, saling menghargai dan menghormati entitas satu sama lain, adalah poin yang diajarkan Gus Dur,” kata Zaka, panggilannya. S e m e n t a r a i t u , Tr i d a r m a Probolinggo Erfan menyatakan, sosok Gus Dur adalah pahlawan bagi kaum minoritas, khususnya etnis Tionghoa. Dicontohkan bahwa melalui Gus Dur, lanjut Erfan, kesenian barongsai kembali dibolehkan.(yud/sr)

Pucuk Pimpinan Lapas Probolinggo Diganti Probolinggo, Memorandum Pucuk pimpinan Lapas Kelas IIB Probolinggo resmi berganti. Pejabat lama Edi Mulyono yang mendapat promosi jabatan ke Lapas Kelas II A Bengkalis, Kepulauan Riau memberikan tongkat estafet pimpinan kepada Mali Jumali yang juga Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Probolinggo. Pergantian pucuk pimpinan itu ditandai dengan acara sertijab di Aula DR Sahardjo, Sabtu (18/1). Lewat acara yang sederhana, kegiatan tersebut

dihadiri Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jawa Timur Pargiono. Hadir pula Wakil Wali Kota HM Soufis Subri, Ketua DPRD Abdul Mujib, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya, Kasdim 0820, Sekdakot Probolinggo dr Ninik Ira Wibawati serta sejumlah pejabat instansi vertikal lainnya. “Edi Mulyono adalah kader pemasyarakatan yang mudah dan luar biasa. Kami mewakili pimpinan wajib menyampaikan apresiasi dan penghargaan

atas capaian kinerja yang luar biasa. Dan, untuk Pak Plt bisa segera menyesuaikan diri dan dapat melaksanakan tugas dengan baik,” kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, Pargiono. Sementara itu, Wakil Wali Kota Probolinggo HM Soufis Subri mengatakan bahwa perjalanan tugas seseorang mau tidak mau berangkat dari posisi terbawah terus ke atas. Yang harus dipahami, kata wawali, bahwa pengalaman adalah guru terbaik. (mhd/sr)

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Lumajang, Memorandum Setelah hampir 2 minggu bersembunyi, dua dari tiga pelaku perampasan HP dan motor miik korban Dani Dafa Maulana (15), pelajar asal Dusun Krajan, Desa Wonosari, Kecamatan Tekung, berhasil ditangkap Tim Cobra Tangguh Polres Lumajang. Kedua tersangka terpaksa ditembak kakinya karena berusaha kabur saat akan ditangkap, Sabtu (18/1). Kedua tersangka yakni Rivan (23) bersama Mohamad Holik (25), keduanya warga Desa/Kecamatan Randuagung. Sedangkan inisial FR masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Satreskrim Polres Lumajang. Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Hasran Cobra menjelaskan penangkapan terhadap kedua tersangka tersebut berbeda tempat dan waktu. Tersangka Revan berhasil ditangkap di wilayah Kabupaten Pasuruan pada Jumat (17/1) malam, sekitar pukul 23.00. Sedangkan tersangka Moh Holik ditangkap di Jalan Raya Randuagung pada Jumat (17/1) sore hari sekira pukul16.00. Saat akan ditangkap, tersangka berusaha kabur menggunakan sepeda motor bersama seo-

Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Hasran memperlihatkan dua buron yang ditangkap dan terpaksa ditembak kakinya.

rang temannya Sony namun berhasil dikejar dan ditangkap. Ketika dilakukan penggeledahan pada temannya Soni, ditemukan ada padanya 2 paket Sabu bersama seperangkap alat hisap. “Kedua pelaku begal terpaksa kami tembak kakinya karena berusaha kabur dan membahayakan jiwa petugas saat dilakukan pengembangan,” tegas Hasran Cobra, Minggu (19/1). Sebelumnya, kedua tersangka bersama 1 lagi temannya yang masih buron, melakukan aksi perampasan HP dan sepeda motor milik korban Dani Dafa Maulana (15), di Jalan

Lintas Timur (JLT) tepatnya di depan coffe Lamoza, Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono pada 31 Desember 2019. Modusnya, pelaku yang berboncengan tiga mengejar lalu memempet kendaraan korban sambil mengancam menggunakan senjata tajam jenis celurit kemudian menyuruh korban untuk berhenti. Selanjutnya, pelaku secara bersama sama melakukan perampasan terhadap HP dan sepeda motor milik korban yang diawali dengan tindakan kekerasan kepada diri korban. (tri/sr)

Dua Pemotor Tabrakan, Satu Tewas Lumajang, Memorandum Tragis dialami dua pengendara motor yang berbeda tujuan ini. Gara-gara berjalan terlalu ke kanan, mereka terlibat kecelakaan lalu lintas di jalan raya, Sabtu (18/1). Akibatnya, satu orang tewas dan satunya lagi terluka parah, Sabtu (18/1). Kecelakaan yang melibatkan 2 pengendara sepeda motor tersebut, terjadi pada siang bolong sekira pukul 12.00 di Jalan Raya Desa/Kecamatan Tekung. Informasi di lapangan menjelaskan, sepeda motor Honda Supra No. Pol. L-2340-DN, yang dikendarai oleh Sisyanto (46) asal Dusun Pentung Gadung, Desa Kalipepe, Kecamatan Yosowilangun, berjalan dari arah timur ke barat kemudian mendahului kendaraan yang berjalan di depannya.

FOTO: MEMORANDUM/TRI

FOTO: MEMORANDUM/YD

Probolinggo, Memorandum Pengurus Cabang GP Ansor Kota Probolinggo dan Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) kompak menghadiri undangan acara mengenang satu dekade kepulangan Gus Dur yang digelar Gusdurian di halaman Gereja Bunda Karmel, Kota Probolinggo, Sabtu (18/1) malam. Dua ormas kepemudaan ini mengutus beberapa orang perwakilannya ke acara yang dihadiri putri Gus Gur, Anita Wahid. Hadir pula sejumlah tokoh dari lintas agama seperti Romo Hugo dari umat Katolik, Pdt Patria Yusak (GKJW), Erfan Sutjianto (Tridarma), M Al Fayadl sebagai aktifis Nahdliyin, dan Budi Prabowo sebagai budayawan. Wakil Ketua PC Ansor Fajar Ilyas menyampaikan penghargaan dan apresiasi acara tersebut. Menurutnya, refleksi kebangsaan satu dekade kepulangan Gus Dur tersebut untuk memupuk semangat toleransi. “Bagaimana kita juga memahami pemikiran Gus Dur tentang pluralisme, tentang perjuangan Gus Dur terhadap kaum tertindas, tentang nilai-nilai keindonesiaan yang diajarkan oleh Gus Dur,” terang Fajar. Ditegaskannya, nilai-nilai yang ingin diwujudkan dalam pertemuan itu adalah nilai-nilai kebangsaan, toleransi antarumat beragama, pluralisme serta pembelaan Gus Dur terhadap kaum yang lemah. Dalam konteks lokal Fajar melihat imple-

Tim Cobra Tangguh Tembak Kaki 2 Begal

Aiptu Sukarno mengamankan jasad korban di TKP.

Bersamaan, dari arah barat ke timur ada sepeda motor Yamaha Vega No. Pol. N-2248-ZG, yang dikendarai Eko Hadi Santoso (52) asal Dusun Krajan I, Desa Padomasan, Kecamatan Jombang, Ka-

bupayen Jember. Kurang waspada, akhirnya mereka terlibat kecelakaan yaitu bertabrakan sama sama dari arah depan. Akibatnya, pengendara dari arah timur Susyanto terpental dari atas kendaraan lalu meninggal dunia di lokasi. Sementara itu, pengendara dari arah barat Eko Hadi Santoso juga terjatuh namun hanya memgalam luka-luka pada bagian tubuhnya. “ Tadi korban yang dari arah timur berjalan terlalu ke kanan karena menyalip kendaraan di depannya,” terang Maliki (27), warga sekitar lokasi. Kanit Lalu Lintas Polres Lumajang Iptu Joko Tri membenarkan tentang kecelakaan itu. “Dari olah TKP serta keterangan saksi di tempat kejadian, kecelakaan itu akibat pengendara sama sama kurang waspada,” jelasnya. (tri/sr)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

OLAHRAGA

SENIN KLIWON 20 JANUARI 2020 HALAMAN 13

PSSI Targetkan Liga 1 Bergulir Awal Maret Jakarta, Memorandum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) meminta PT Liga agar bisa menggelar Liga 1 Indonesia 2020 awal Maret mendatang. Tujuannya, agar kompetisi tertinggi di tanah air tersebut tidak mengganggu program tim nasional (timnas) Indonesia. “Untuk liga, nanti bergulir masuk akhir Februari atau awal Maret. Jujur jadwal padat sekali karena mengejar persiapan Piala Dunia U-20,” kata

Ketua Umum PSSI Komjenpol Mochamad Iriawan di Jakarta, Kemarin. Menurut pria yang akrab disapa Iwan Bule itu, PSSI pelaksanaan liga

tidak mengganggu persiapan Piala Dunia U-20 tahun depan, termasuk tim nasional U-20 yang disiapkan untuk ajang itu. Itulah yang membuat PSSI mempertimbangkan matang-matang turnamen pramusim nasional seperti Piala Presiden yang sudah bergulir sejak 2015, apakah diadakan atau tidak tahun ini. “Soal pramusim, kami harus menghitung dahulu,” kata Iriawan.

Jadwal Liga 1 Indonesia musim 2019 dikritik berbagai pihak karena dianggap tidak menguntungkan bagi timnas. Manajer timnas 2019 Simon McMenemy kerap menyebut para pemainnya kelelahan karena pertandingan liga yang padat yang membuat performa mereka di timnas tidak maksimal. Tim Garuda asuhan Simon selalu kalah pada laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, yang m e m b u a t In d o nesia menempati

peringkat terbawah setelah kalah lima kali dari lima kali berlaga. Performa ini membuat Simon dipecat dari kursi pelatih untuk kemudian digantikan Shin Tae-Yong dari Korea Selatan. Untuk kepastian masalah jadwal Liga 1 tahun ini bakal dibahas PSSI dalam kongres tahunan di Bali pada 25 Januari 2020. Agenda utama kongres ini ialah membahas laporan kegiatan PSSI pada 2019 dan penyampaian program untuk 2020. Untuk kongres ini, PSSI mengundang 86 voters. Pemilik suara itu

terbagi ke dalam 34 asosiasi provinsi (asprov), 18 klub Liga 1, 16 klub Liga 2, 16 klub Liga 3, asosiasi sepak bola wanita, dan Asosiasi Futsal (FFI). Wakil Ketua PSSI, Cucu Somantri mengatakan PSSI telah mengirimkan undangan kongres kepada 86 voters. “Undangan untuk kongres sudah disampaikan ke anggota,” kata Cucu dikutip dari laman PSSI. “Sesuai statuta PSSI pasal 32 ayat 2, PSSI sudah memberitahukan kepada seluruh anggota tentang pelaksanaan Kongres Biasa ini,” ujar Cucu. (*/sr)

PENGUMUMAN LELANG Berdasarkan SKPT Direksi Perum Perhutani No. 569/Kpts/Dir/2019 tanggal 01 Juni 2019, dengan perantara KPKNL Sidoarjo akan dijual dimuka umum (lelang) kendaraan bermotor dan alat berat secara e-auction (open bidding) berupa 6 (enam) unit aset tetap bergerak berupa kendaraan bermotor dan alat berat milik Perum Perhutani Divre Jatim pada : Hari /tanggal Pukul Alamat Domain Tempat

Tim Bali United yang menjuarai liga 1 musim lalu.

Timnas U-16 Tetap Gelar TC di Sidoarjo Batal Uji Coba Lawan India Surabaya, Memorandum Meski pertandingan persahabatan antara Timnas U-16 Indonesia menjamu India dibatalkan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, namun tim asuhan Bima Sakti tetap menggelar training center (TC) mulai Jumat (17/1) hingga Februari mendatang. Dikatakan oleh Bima Sakti usai latihan yang digelar di Sidoarjo, kemarin. Menurutnya, kehadiran mereka di kota petis itu dilakukan bukan hanya karena akan melakukan ujicoba pertandingan, melainkan pada Agustus 2020 mendatang rencananya Piala AFF U-16 akan di gelar di Sidoarjo. Rencana pemusatan latihan yang dilakukan para pemain timnas ini akan berlangsung hingga bulan Februari men-

datang, dan sekaligus melakukan beberapa pertandingan ujicoba dengan tim yang sepadan dari India atau yang lain. “Rencana ujicoba ditunda. Bukan lawan India, bisa juga melawan tim negara lain. Pemusatan di Sidoarjo ini menjadi salah satu test case ujicoba bagaimana lapangan di GDS. Karena rencananya bulan Agustus piala AFF di Sidoarjo,” ujar Bimasakti seperti dikutip dari situs PSSI. Sebelumnya, Timnas Indonesia U16 sudah menjadwalkan untuk dua kali ujicoba melawan timnas U16 India pada 23 dan 29 Januari mendatang. Namun sayang, hal itu batal dilaksanakan karena ada permasalahan keberangkatan pada tim India. Pembatalan pelaksanaan pertandingan persahabatan antara Tim Nasional Indonesia U16 vs India U16 tertuang dalam surat resmi yang dikeluarkan PSSI nomor 114/PGD/11/1-

Timnas U-16 sedang berlatih bersama pelatih Bima Sakti.

2020. Ratu Tisha, Sekretaris Jendral PSSI Pusat mengeluarkan surat rujukan ini kepada Asprov PSSI Jatim, Jumat (17/1). Amir Burhanudin, Sekretaris Asprov PSSI Jatim mengatakan jika pertandingan persahabatan ini tidak jadi digelar di Sidoarjo. Namun tim U16 tetap melakukan training camp di Sidoarjo. “Pelaksanaan pertandingan persahabatan antara tim nasional Indonesia U16 vs India awalnya

akan dilaksankan pada 23 dan 29 Januari, tapi dibatalkan,” ucap Amir. Sebelumnya, tim asuhan Bima Sakti memang berencana melakukan ujicoba dengan timnas U16 India setelah melakukan training camp di Jakarta bulan Desember 2018 lalu. Training camp ini dilakukan untuk persiapan kompetisi internasional 2020 mendatang. (*/sr)

: : : :

Rabu, 29 Januari 2020 08.00 s/d. 10.00 Waktu Server Aplikasi Lelang Internet (Sesuai WIB) www.lelang.go.id Kantor Pelayanan Kekayaan Negara & Lelang Sidoarjo, Jl. Erlangga 161 Sidoarjo

Syarat dan tata cara lelang : 1. Penawaran lelang dilakukan tanpa kehadiran peserta dengan sistem e-auction (open bidding). 2. Calon Peserta lelang mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun di http://www.lelang.go.id dengan merekam dan mengunggah soft copy KTP, NPWP dan nomor rekening atas nama sendiri (apabila kalah uang jaminan akan dikembalikan langsung ke nomor rekening tersebut). 3. Peserta lelang diwajibkan menyetor uang jaminan sebesar 50 % terhadap harga limit lelang sebagaimana tersebut pada daftar masing – masing Obyek Lelang dan disetorkan sekaligus, serta sudah efektif diterima KPKNL Sidoarjo selambat lambatnya 1(satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang. 4. Uang jaminan lelang disetorkan ke nomor Virtual Account (VA) di PT.Bank Mandiri,Tbk masing – masing peserta lelang yang dapat dilihat pada menu Status Lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dinyatakan sesuai dokumen yang diberikan. 5. Harga belum termasuk bea lelang 2 % dari harga penawaran/ pokok lelang dan biaya resmi lainnya. 6. Pemenang lelang wajib melunasi kewajibannya paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah penetapan pemenang lelang, apabila tidak dilunasi (wanprestasi), maka uang jaminan seluruhnya akan disetor ke Kas Negara sebagai jasa lainnya. 7. Calon peserta lelang dapat melihat obyek lelang pada hari kerja tanggal 21 s/d 28 Januari 2020 pukul 09.00 – 14.00 WIB di lokasi yang telah ditentukan dalam pengumuman ini. 8. Keterangan lebih lanjut dapat diminta ke Panitia ( Perum Perhutani Divisi Regional Jatim Jl. Gentengkali 49 Surabaya), ke KPH Mojokerto Jl. HOS. Cokroaminoto 31 Mojokerto atau KPKNL Sidoarjo Jl. Erlangga 161 Sidoarjo. 9. Obyek lelang, harga limit dan keterangan lainnya sebagaimana daftar berikut : Jenis/ No Merk/Type Kend 1 Station Wagon Isuzu Panter 2 Jeep Daihatsu Rocky 3 Motor Suzuki Thunder 4 Motor Suzuki Thunder 5 Traktor MF Ferguson 6 Motor Honda Win Jumlah

Tahun Pemb.

Nomor Polisi

Jumlah Fisik

Kondisi

Harga Limit (Rp.)

Jaminan (Rp)

Lokasi Alamat Lokasi Kendaraan

Ket

1996

L 1146 QR 1 Unit Rusak

30.000.000 15.000.000 KPH Mojokerto

Jl. Hos BPKB & Cokrominoto 31 STNK ada Mojokerto

1999

L 1202 TF 1 Unit Rusak

28.000.000 14.000.000 KPH Mojokerto

2007

L 3140 SA 1 Unit Rusak ringan

1.100.000

550.000 KPH Mojokerto

2007

L 3139 SA 1 Unit Rusak Berat

1.000.000

500.000 KPH Mojokerto

1996

-

1 Unit Rusak Berat

15.000.000

7.500.000 KPH Mojokerto

Jl. Hos Cokrominoto 31 Mojokerto Jl. Hos Cokrominoto 31 Mojokerto Jl. Hos Cokrominoto 31 Mojokerto BKPH Mantup

1992

L 2168 NG 1 Unit Rusak

800.000

400.000 KPH Mojokerto

6 Unit

75.900.000 37.950.000 Surabaya, 20 Januari 2020 TTD PANITIA

BPKB ada, STNK hilang, Pajak mati BPKB & STNK ada BPKB & STNK ada -

Jl. Hos BPKB & Cokrominoto 31 STNK ada Mojokerto


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

SENIN KLIWON, 20 JANUARI 2020 HALAMAN 14

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Sebelumnya, warga Pamekasan dan Pasuruan ditangkap Satnarkoba Polres Jember (18/1).

Kemarin, giliran jajaran Polsek Gumukmas menangkap Bandar Sulton (24), pengedar sekaligus

pengguna narkoba jenis sabu. Warga asal Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang bahkan sempat kabur ketika aksinya terendus. “Pelaku sempat melarikan diri saat hendak kami amankan, kami harus melakukan pengejaran. Selain itu, ketika tertangkap pelaku juga berusaha mengelabui petugas. Namun saat kami geledah, ada dua buah klip yang berisikan sabu.

Pendangkalan Sungai Bendodo Dikeluhkan Nelayan Jember, Memorandum Sudah bertahun-tahun alur sungai Bendodo, Kali Malang Getem, Desa Mojomuyo Puger dangkal. Akibatnya puluhan perahu nelayan di dermaga Getem dan Kalimalang, Gumukmas. kesulitan menuju laut untuk beraktivitas. Ketua RW 03, Dusun Kalimalang Sunyoto (49), mengaku belum mengetahui penyebab pendangkalan. Apakah dari abrasi alami atau limbah dari usaha tambak yang beroperasi di dekat muara. Apabila kondisi air laut tidak pasang, nelayan pasti sulit berlayar dan memilih lepas sauh. “Sudah lama kondisi ini, lantaran sungainya sudah dangkal, jadinya kami para nelayan sangat kesusahan untuk melaut,” ujarnya, Minggu (19/1). Dirinya menjelaskan, kedalaman sungai saat ini hanya mencapai 30 cm. Dari pinggir sungai saja sudah tampak dasarnya. Kondisi ini diperparah dengan intensitas hujan yang tak menentu, sehingga lumpur yang ada di sepanjang sungai semakin bertambah tinggi. “Kalau pasangnya besar paling dalam sungai satu meter setengah, itu pun sudah kedalaman maksimal dan jarang sekali terjadi,” jelasnya. Nelayan setempat khawatir, kare-

na jika tidak berhati-hati mengarahkan kemudi ketika melintasi sungai justru merusak mesin dan baling-baling. Sebelumnya, nelayan mengeruk sendiri sungai untuk memperdalam dan membuat jalur yang hanya bisa dilalui satu perahu. Apalagi pengerukan hanya menggunakan timba dan alat bantu manual lainnya. Persoalan ini sebenarnya berusaha dibantu PT Delta Guna Sukses, perusahaan pengelola tambak. Namun pro kontra yang terjadi membuat itikad membantu ditangguhkan. “Kita berharap pemerintah turun tangan untuk menyelesaikan persoalan ini, sehingga pendalaman sungai di sepanjang jalur sungai Bendodo Kalimalang, Getem Mojomuyo, Puger bisa berlanjut dan bermanfaat,” ujar Sunyoto. Hal yang sama disampaikan oleh Sulaiman Ketua Forum Kelompok Usaha Bersama Nelayan (FKUBN) Kabupaten Jember, Membenarkan keluhan yang dialami nelayan.“Saya kira bila ini duduk bersama dari pihak yang kontra, bisa diambil jalan tengahnya, dari lebar sungai kurang lebih seratus meter, yang di dalamkan (dikeruk) selebar tiga puluh meter, secukup jukung lewat keluar masuk,” jelas Sulaiman. (edy/epe)

Kalau dijumlahkan total semuanya ada 0,25 gram sabu,” ujar Kanitreskrim Polsek Gumukmas Bripka Dedy Setiawan, Minggu (19/1). Saat diperiksa, Sulton menolak dikatakan sebagai pengedar. Kedatangannya ke Gumukmas bukan untuk mengedarkan akan tetapi pesta sabu. “Pelaku juga mengelak kalau disebut sebagai pengedar, tapi setelah kami lakukan penyelidikan, akhirnya pelaku

mengakui kalau ke Gumukmas selain pesta sabu juga akan mengedarkannya,” beber kanitreskrim. Untuk mengembangkan jaringan Sulton, Polsek Gumukmas melakukan pengembangan melibatkan jajaran lain. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan uang senilai Rp 60 ribu, serta alat hisap dan pipet kaca yang didalamnya masih terdapat bekas sabu yang belum habis terpakai. (edy/epe)

Bandar Sulton diperiksa petugas Polsek Gumukmas.

Spirit Jaga Kerukunan Antarumat Beragama Diwariskan ke Generasi Muda Jember, Memorandum Dialog interaktif Wawasan Kebangsaan Bela Negara bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat, digelar di Aula Kecamatan Umbulsari dengan narasumber Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin. Acara ini dihadiri tokoh agama Islam, Hindu, Katolik, Protestan, dan pemuka kepercayaan serta elemen masyarakat. Letkol La Ode mengajak semua pihak berkomitmen memiliki visi misi yang sama. Yakni bagaimana menyiapkan generasi muda handal, memiliki wawasan kebangsaan yang luas serta rasa bela negara yang kuat. “Karena generasi muda harapan bangsa dibutuhkan kepedulian para orangtua dan tokoh-tokoh masyarakat lainya baik dari sekolah maupun pondok pesantren merupakan tanggung jawab kita bersama,” tutur La Ode, Jumat (17/1) malam. Dia menambahkan, kegiatan ini bertujuan agar wilayah Kecamatan Umbulsari aman

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Jember, Memorandum Tak ada ampun bagi maniak dan pengedar narkotika di wilayah hukum Polres Jember. Beberapa kali pengedar dan penikmat asal luar kota dibekuk jajaran Polres Jember. Genderang perang terhadap narkoba yang digaungkan Forkopimda Jember berhasil membuat pengedarnya bertekuk lutut dan berurusan dengan polisi.

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Edarkan Sabu di Jember, Warga Lumajang Ditangkap

Komandan Kodim 0824 Letkol Inf La Ode M Nurdin berfoto bareng tokoh lintas agama di Kecamatan Umbulsari.

dan kondusif dan harapannya ke depan, Jember secara umum bisa sejuk dan bisa memberikan kontribusi yang baik dari Kecamatan Umbulsari untuk masyarakat Jember. Dialog interaktif semacam ini, kata dia, merupakan suatu kegiatan yang sangat positif, dimana adanya kepedulian dari unsur Muspika Umbulsari untuk bisa mengumpulkan para tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai unsur dan elemen.

“Kita komitmen bagaimana menyiapkan ini sebagai upaya kita bagaimana memberikan bekal pengetahuan kepada anak-anak kita untuk bisa menyiapkan diri sebagai generasi muda yang hebat yang dibanggakan oleh orang tua maupun bangsa,” ucap La Ode. La Ode berharap, agar sama-sama saling bahu-membahu untuk peduli dengan keberagaman, sehingga selalu berada dalam bingkai BhinnekaTunggal

Ika.”Maka kita harus komitmen menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sehingga NKRI bisa jaya selamanya,” tambahnya. “Bela negara bukan semata angkat senjata, namun memerangi berita hoax merupakan salah satunya. Banyaknya informasi hoax yang bermunculan, hendaknya kita perlu menyaring kebenaran informasi sebelum membagi kepada orang lain, hal ini menghindari perpecahan bangsa,” imbuhnya Salah satu tokoh agama dari Gereja Kristen Jawi Wetan Kecamatan Umbulsari Pendeta Fajar Hari Pratomo menuturkan, dirinya menyambut baik digelarnya Dialog Interaktif Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara . Hal ini tidak hanya sebatas obrolan saja. Lanjutnya, harus diwujudkan dalam bentuk nyata, sehingga ikon Umbulsari sebagai miniatur keberagaman dan kebersamaan Indonesia bukan hanya slogan saja. “Kegiatan yang baik karena untuk membangun kebersamaan.

Nasionalisme memang harus di awali dari para tokoh-tokoh dan pemuka agama ,tetapi tidak hanya cukup dari sini, bisa di wujudkan, sehingga semangat kebersamaan, semangat persatuan bukan hanya sekedar slogan saja,” katanya. Sementara, Shodiq tokoh masyarakat setempat mengatakan, ancaman nyata yang sedang menyerang generasi bangsa ini zaman sekarang adalah ancaman terhadap pola pikir mudah terprovokasi. “Ancaman pola pikir (mindset) melalui gadget (cyber) sangat mengancam kehidupan saat ini, sehingga generasi muda terdistorsi kearah yang menyimpang untuk itu sebagai orangtua tetap waspada dan memantau,” kata Shodiq. Shodiq menambahkan, di zaman yang serba canggih ini, semua informasi berkembang begitu cepat dan mudah diakses siapapun. Untuk itu, ia berharap masyarakat dapat pintar memilah informasi yang benar-benar bermanfaat. (edy/epe)

MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Acuk,Anif Sriwati, M Alvin KANTOR: Jl. Karya Darma, Magetan

“Atraksi ini sekaligus untuk menarik animo warga Kabupaten Magetan menghadiri parade senja yang digelar sebagai bentuk

kecintaan kita pada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” terang Komandan Kodim 0804 Magetan Letkol Czi Chotman Jumey Ari-

sandi yang juga bertugas sebagai inspektur upacara parade senja. Menariknya, leong dan barongsai itu dibawakan siswa SMPn 4 Magetan. Kendati berpostur kecil, mereka cukup lincah dan trengginas meliuk-liukkan kesenian tradisional asal Tiongkok tersebut. Selain leong dan barongsai, pawai juga diisi barisan pelajar berkostum adat berbagai daerah di Indonesia.

“Para pelajar menunjukkan semangat nasionalisme generasi muda penerus bangsa. Hal ini dilakukan agar sebagai wujud kepedulian sosial kepada sesama. Kesempatan ini juga diisi dengan pemberian secara simbolis bantuan untuk warga dan siswa kurang mampu,” kata Bupati Suprawoto yang turut menghadiri parade senja. (alv/mt/epe)

Bupati Suprawoto, komandan Kodim 0804, dan kapolres Magetan menyaksikan leong dan barongsai di GOR Ki Mageti sebagai pembuka upacara parade senja.

Bupati Tutup Turnamen Futsal HUT SMK Yosonegoro

KamƟbmas Kondusif

Wali Kota Madiun H Maidi melihat aneka bebatuan yang dipamerkan.

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Magetan, Memorandum Guna mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, dan meningkatan pelayanan kepada masyarakat untuk kewaspadaan terhadap gangguan kamtibmas di wilayahnya, puluhan personel Polsek Maospati melakukan patroli mobiling dipimpin KSPKT Aiptu Tito di Taman Ria Maospati Lanud Iswahyudi, Minggu (19/1). Patroli ini diharapkan mampu memberikan efek positif kepada pedagang dan pengunjung agar waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas di Taman Ria Maospati dan sekitarnya. Apalagi wilayah itu kerap jadi tujuan warga Magetan dan sekitarnya menghabiskan hari libur. Aiptu Anon salah satu anggota Polsek Maospati, menyampaikan pesan Kamtibmas kepada para pengunjung agar berhati-hati dengan barang bawaan. “Hati-hati jangan biarkan anak kecil bermain di tempat yang berbahaya serta jangan lepaskan dari pengawasan orang tua. Jangan memakai perhiasan yang berlebihan biar tidak mengundang penjahat,” imbaunya kepada setiap pengunjung yang ditemui.

FOTO: MEMORANDUM/ACK

Polsek Maospati Patroli Taman Ria Lanud

Pengamanan kamtibmas di Taman Ria Lanud dibantu pengawasannya oleh anggota Polsek Maospati.

Dari patroli yang berlangsung, Kapolsek Kompol Basuki Dwikoranto mengatakan, kegiatan patroli seperti ini diharapkan dapat mewujudkan hubungan yang baik. Bukan hanya dengan pihak pengelola Taman Ria yang ada di Komplek Lanud Iswahyudi Maospati, namun juga denganwarga masyarakat. “Hal ini kami lakukan guna memberikan rasa aman kepada para pengunjung Taman Ria Maospati,” tutupnya. (alv/acuk/epe)

Wali Kota Madiun Buka Festival Batu Mulia Nusantara Madiun, Memorandum Dalam upaya memajukan pembangunan Kota Madiun dan meningkatkan ekonomi kerakyatan, beragam program dan kegiatan pemerintah kota (pemkot) dilaksanakan untuk mendukung para pelaku UMKM mengembangkan usahanya. Salah satunya mendukung penuh Festival Batu Mulia Nusantara di Pasar Besar Madiun (PBM), 17-19 Januari. Pada kegiatan tersebut, pelaku usaha batu mulia dari berbagai daerah di Indonesia datang dan memamerkan karya dan barang dagangannya kepada penggemar batu alam khususnya yang dari Kota Madiun. Wali Kota H Maidi mengungkapkan, pihaknya akan terus mengembangkan pondasi ekonomi kerakyatan. “Sehingga

Kota Madiun semakin ramai dan masyarakat semakin sejahtera. Saya berpesan kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan. Serta mendukung upaya Pemkot Madiun dalam memajukan kota. Mari kita bangun dan kita pelihara bersama sehingga menjadi kota yang membanggakan kita semua,” tandasnya, Minggu (19/1). Untuk memeriahkan festival, tak hanya aneka batu akik yang jadi magnet, pengunjung duhibur penampilan musik angklung dari grup musik tradisional asal Jogyakarta, serta jenis hiburan seru lainnya. Selain pasar akik, tahun ini pemkot juga akan menyediakan stan khusus oleh-oleh khas Kota Madiun di selatan balaikota. Selain itu, pembenahan pasar burung dan merelokasi pasar bunga di Jalan DI Panjaitan. (ack/alv/epe)

Magetan, Memorandum Tribun GOR Ki Mageti, Sabtu (18/1) malam riuh oleh teriakan dukungan. Situasi itu terjadi karena ada final Turnamen Futsal Bupati Cup V yang diselenggarakan dalam rangka HUT ke-28 SMK Yosonegoro. Turnamen memperebutkan piala bergilir Bupati Magetan tersebut diikuti tim putra-putri SMP hingga SMA/SMK se-derajat di Kabupaten Magetan. Untuk kategori putri SMP dimenangkan SMPN 2 Plaosan setelah menundukkan SMPN3 Magetan. Sedangkan di putra, dimenangkan tim SMPN 4 Magetan yang juga menundukkan wakil SMPN 3 Magetan. Untuk tingkat SMA/SMK putra, tuan rumah yang menurunkan dua wakilnya, berhasil memboyong gelar bergengsi.

Tim A SMK Yosonegoro menaklukkan SMK Penerbangan Angkasa Maospati melalui duel ketat hingga detik-detik terakhir. Sukses ini juga dibarengi dengan gelar The Best Player yang diraih Pujo. Sedangkan tim SMA Negeri 3 Magetan bisa melaju sebagai kampiun setelah kandaskan SMA Negeri 2 Magetan. Bupati Suprawoto yang hadir di malam final, sangat mengapresiasi turnamen ini. “Jika digelar rutin, bisa memacu prestasi siswa-siswi di bidang olahraga, terutama futsal. Sehingga nantinya bisa berprestasi bukan hanya di wilayah Magetan melainkan nasional bahkan internasional. Pesan saya, setelah turnamen untuk tetap berkawan, bersahabat, dan terus berlatih,” sebut mantan Kepala Dinas Diskominfo Jatim tersebut. (ack/alv/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ACK

Magetan, Memorandum Warga Kabupaten Magetan berbondong-bondong mendatangi alun-alun, Sabtu (18/1) petang. Mereka antusias menyaksikan atraksi leong dan barongsai yang unjuk kebolehan dari parkir timur Pasar Baru menuju alun-alun.

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Leong Barongsai Meriahkan Pembukaan Parade Senja

Bupati Suprawoto berfoto bersama pemenang turnamen futsal.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO

SENIN KLIWON, 20 JANUARI 2020 HALAMAN 15

KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Bojonegoro, Memorandum Sebuah mobil boks nopol S 9580 AC menghantam bus pariwisata nopol S 7390 UN, Sabtu (18/1) di jalan raya Bojonegoro-Babat turut Kecamatan Kapas. Akibatnya, kedua kendaraan itu ringsek. Kapolsek Kapas Kapolsek Kapas AKP Sukirman menjelaskan, kecelakaan ini berawal dari mobil boks yang dikemudikan Andri Susanto (41), warga Jalan Monginsidi RT15/RW03, Desa Pacul, Kecamatan Kota Bojonegoro melaju dari arah timur ke barat. Lalu, sekitar TKP (tempat kejadian perkara) mobil boks oleng dan menabrak bus pariwisata nopol S 7390 UN yang dikemudikan Kusprianto (32), warga Desa Karang Dowo RT.07/ RW.02, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro yang berjalan di depannya. Akibat kecelakaan tersebut, lanjut dia, kedua kendaraan mengalami kerusakan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, jalanan setempat mengalami kemacetan. “Selanjutnya, kedua belah pihak dan kendaraan diamankan di Unit Lakalantas Polres Bojonegoro guna dilakukan tindak lanjut,” beber AKP Sukirman. (top/har/mik)

Mohamad Isnaini

Maksimalkan Pelayanan, Dinkes Segera Buka PSC Bojonegoro, Memorandun Untuk memberikan pelayanan yang maksimal, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro berencana menggelar program PSC (public service center). Namun, program itu baru akan di-launching tahun ini. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro Mohamad Isnaini mengatakan, jika program tersebut baru direncanakan. “Nanti, kira-kira pertengahan tahun sekitar bulan Juli 2020 baru akan jalan,” ujar Isnaini, Minggu (19/1). Ia menambahkan, dengan adanya layanan kedaruratan, diharapkan masyarakat lebih mudah mengakses pelayanan kesehatan. Sebab, layanan itu akan diprogram melalui program PSC. Dengan program tersebut dengan cara jemput bola kepada masyarakat yang membutuhkan. “Semisal ada kecelakaan di Kecamatan Gondang, dengan menghubungi public service center nomor 119, kita sebisa mungkin akan datang,” bebernya. Program ini menurutnya sudah direncanakan dan sudah dianggarkan dari APBD 2020. Untuk nilai anggaran, Isnaini enggan membeberkannya. “Karena masih perencanaan,”pungkasnya. (top/har/mik)

LOWONGAN WARTAWAN Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN

Persyaratan:

Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)

Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com

Akibat kebakaran itu, pemilik rumah mengalami kerugian Rp 80 juta. Sebab, yang terbakar adalah sebuah rumah yang terbuat dari kayu beserta perabotan rumah tangga. Tak satupun barang berharga dapat diselamatkan.

Petugas memadamkan api yang membakar rumah Bambang Hadi di Desa Mulyoagung.

Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebaran (Damkar) Bojonegoro Sukirno menjelaskan, bahwa sebelumnya pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bojonegoro menerima laporan dan kemudian tim unit damkar dengan dua unit armada dan 9 personil menuju lokasi pada pukul 09.37 untuk memadamkan api. “Petugas langsung melakukan pemadaman terhadap rumah yang sudah terbakar ini,” ujar Sukirno, Minggu (19/1). Dijelaskan, bahwa rumah milik warga yang bekerja sebagai pasukan kuning ini diduga terbakar akibat dugaan korsleting. Beruntung tidak korban jiwa dalam kebakaran tersebut. (top/har/mik)

Gubernur Minta KPPU Pastikan Stok Bahan Pokok Gresik, Memorandum Harga sejumlah komoditi terus melambung. Bukan hanya cabai rawit, harga gula di pasaran juga naik Rp 13 ribu perkilo. Hal itu menyita perhatian Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk meninjau langsung harga di Pasar Baru Gresik, Minggu (19/1) pagi. Tidak hanya mengecek harga, Khofifah juga meminta Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk mengecek dan memastikan stok kebutuhan bahan pokok. Menurutnya, stok gula hingga Mei 2020 sangat cukup. Namun, harganya mengalami kenaikan. “Januari sampai Mei tahun ini, Jawa Timur punya stok gula 185 ribu ton. Sementara kebutuhannya hanya 175 ribu ton. Jadi masih ada 10 ribu ton. Tapi kenapa harga di lapangan bisa naik,” ungkap Khofifah,

usai sidak di Pasar Baru Gresik, kemarin. Khofifah meminta satgas pangan dan KPPU turun ke lapangan mencari tahu penyebabnya, termasuk pabrik gula di Jatim untuk memaksimalkan penggilingannya. “Ka m i s i d a k d i Pa s a r Baru Gresik, guna mengetahui langsung kenaikan bahan pokok. Misalnya, minyak goreng stok CPO-nya bagaimana. Hal yang sama pada komoditi cabai yang saat ini melambung tinggi akibat adanya proses pergantian musim,” tambahnya. Pergantian musim menurutnya juga memengaruhi produk pertanian. Bawang merah misalnya. Pada November 2019 lalu sempat naik, awal tahun ini harganya sudah turun. “Stok bawang merah masih 10 ribu ton di Jatim,” pungkasnya. (an/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDIN ANAM

Hantam Bus Pariwisata, Mobil Boks Ringsek

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Petugas mengolah TKP kecelakaan di Jalan Raya Bojonegoro arah Babat.

Bojonegoro, Memorandum Diduga korsleting, rumah semipermanen berukuran 4×12 meter persegi beserta perabotan rumah tangga ludes terbakar, Sabtu (18/1). Rumah milik Bambang Hadi (41) itu berada di Jalan Lettu Suyitno Gang Salechun,Desa Mulyoagung RT05/RW02, Kecamatan Kota Bojonegoro.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau Pasar Baru Gresik.

Pengawasan Warung Remang-Remang Ditingkatkan

Warga Swadaya Perbaiki Jalan Gosari-Ujungpangkah Gresik, Memorandum Kondisi jalan yang menghubungkan Desa Gosari - Ujungpangkah, rusak parah. Banyak lubang menganga dibiarkan bertahun-tahun. Kondisi tersebut, menyita perhatian masyarakat. Padahal kerusakan jalan itu sudah dilaporkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik. Namun, belum ada tindaklanjut. Warga setempat terpaksa memperbaiki jalan itu dengan iuran swadaya dan dibantu pengusaha tambang setempat. Total terkumpul uang Rp 7 juta. “Sebanyak Rp 5 juta untuk beli material untuk pengecoran. Sisanya dibantu oleh pengusaha,” kata Akhmad Sohib, pemuda desa setempat, Minggu (19/1). Sejumlah warga yang lain juga membawa peralatan seadanya. Mulai dari cangkul, hingga perlengkapan yang lain. Kepala Desa Gosari Fathul Ulum menjelaskan, status jalan

Gresik, Memorandum Pengungkapan kasus prostitusi di wilayah Gresik selatan menjadi perhatian Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gresik. Polisi penegak perda itu akan meningkatkan pengawasan di warung-warung remang yang diduga menyediakan prostitusi. Selain itu, satpol PP akan melakukan pendataan para pramusaji yang menjaga di warungwarung kopi guna mencegah terjadinya praktik prostitusi terselubung. Kasi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Kabupaten Gresik Nuhaedah menyampaikan, pengawasan dan pendataan para pramusaji dilakukan mulai dari warung wilayah kota hingga desa. Selama ini, kata Nuhaedah, sudah banyak pramusaji yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) kerapkali diamankan. Para perempuan itu ditindak sesuai dengan pelanggarannya.

Warga berswadaya memperbaiki jalan rusak di jalan Gosari-Ujungpangkah.

yang diperbaiki warga merupakan jalan kabupaten. Jalan tersebut dilewati oleh kendaraan besar dump truck yang melintas di tambang kapur. Pihaknya mengaku sangat berterimakasih kepada warga karena secara swadaya memperbaiki jalan. Mereka rela iuran sendiri demi membeli bahan material. “Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan

juga,” katanya. Disebutkan, kerusakan jalan itu sudah disampaikan ke DPU pada tahun 2019. Dan sudah ada perbaikan namun hanya sampai desa Sekapuk. Rencananya pada tahun 2021 perbaikan jalan sampai Desa Banyuurip. “Makanya sambil menunggu itu, dilakukan perbaikan ala kadarnya supaya tidak ada korban jatuh,” pungkasnya. (an/har/mik)

“Pramusaji yang dibawah umur kami pulangkan,” ungkapnya, Minggu (19/1). Selain pengawasan dan penindakan, pihaknya juga ingin menciptakan ketertiban di masyarakat. Yakni menindak warung yang menyediakan pengeras suara. “Suaranya bising dan dianggap mengganggu masyarakat,” imbuhnya. Sementara itu, Kasi Ops Jonter Simanjuntak menyatakan, giat operasi kerap dilakukan di warung-warung. Bukan hanya menindak peredaran minuman keras (miras), juga mendeteksi adanya prostitusi terselubung. “Kami update data terus setiap giat,” ujarnya. Sebelumnya, kasus protitusi terselubung kembali dibongkar parat kepolisian di wilayah Gresik selatan. Modusnya, para mucikari berlindung dibalik warung kopi. Bukan hanya menyediakan janda, mucikari juga menyediakan gadis baru lulus sekolah. (an/har/mik)

Balita Penderita Gizi Buruk Meninggal Dunia Lamongan, Memorandum Balita penderita gizi buruk, Meilani Alfira Damayanti (2), asal Desa Latukan, Kecamatan Karanggeneng, meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit dr Soetomo Surabaya, Sabtu (18/1) siang. Kabar tersebut dibenarkan tetangga korban yang rumahnya bersebelahan. . “Iya mas, dik Alfi meningga dunia pukul 11.00, kemarin. Semoga tidak ada yang seperti Alfi lagi berikutnya di desa kami,” terang Zuli, Minggu (19/1). “Korban langsung dimakamkan sore harinya, setelah datang dari RSUD Dr. Soetomo Surabaya,” tambahnya.

FOTO: MEMORANDUM/ALI

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Rumah Terbakar di Mulyoagung, Pemilik Rugi Rp 80 Juta

Proses pemakaman balita gizi buruk.

Humas RSUD dr. Soegiri Lamongan Budi Suwignyo, tempat anak dari pasangan suami istri dari Dwi Novita (29) dan

Suwarsono tersebut dirawat sebelumnya membenarkan kematian balita malang tersebut. “Hasil diagnosa dokter,

korban menderita gizi buruk marasmus. Kondisi terahir kemarin sebelum di rujuk ke Surabaya, Alvira masih belum bisa menyerap makanan dengan baik. Karena tim medis RSUD Soegiri khawatir dengan perkembangan Alfira, akhirnya sepakat merujuk a ke RSUD dr Soetomo Surabaya,” ujar pria yang akrab disapa Budi tersebut, Minggu (19/1) siang. Alasan perujukan, kata Budi, karena RSUD dr Soetomo memiliki peralatan medis lebih lengkap dan canggih daripada RSUD Soegiri. “Mulai kemarin sore (16/1) sudah dirujuk ke RSUD dr Soetomo,” tegasnya.

Sementara Yany Khoirurakhmawati, dokter yang ikut menangani Alfira selama dirawat di RSUD dr Soegiri Lamongan mengatakan, Alfira mengalami malabsorbsi, atau kondisi di mana makanan tidak dapat diserap oleh tubuh dengan baik. “Sehingga butuh penatalaksanaan dan evaluasi lebih lanjut di rumah sakit yang memiliki peralatan dan spesialisasi lebih,” tuturnya. “Penyebab Alfira mengalami malabsorbsi, karena lambung, usus, hingga hormon pencernaan yang kemungkinan tidak berfungsi dengan semestinya,” pungkasnya. (al/har/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SENIN KLIWON 20 JANUARI 2020 HALAMAN 16

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP

Pelaku Curanmor

Gresik, Memorandum Bambang Pranowo, warga Karah I-B, Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan, Surabaya, babak belur dimassa setelah gagal mencuri Beat di Jalan Raya Tenaru Driyorejo, Minggu (19/1) dini hari. Tersangka melakukan aksinya dengan berpura-pura menolong Wildan Ridwansyah, warga asal Semolowaru RT.03/ RW.01, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, yang terjatuh di jalan. Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin mengatakan, saat itu korban sedang melintas di jalan raya Tenaru Driyorejo, tiba-tiba korban terjatuh. “Lalu pelaku dan kawankawannya yang saat itu berada tidak jauh dari lokasi kejadian

langsung mendatangi korban dan pura-pura menolong. Namun sepeda motor Beat milik korban malah dibawa kabur,” jelasnya, kemarin. Secara spontan korban pun berteriak meminta tolong dan bernasib baik. Warga yang mendengar teriakan korban tersebut langsung membantu mengejar pelaku dan berhasil menangkapnya. Emosi warga yang tak terbendung sehingga pelaku langsung dihujani bogem mentah.

“Terima kasih kami ucapkan kepada masyarakat yang telah turut serta dalam harkamtibmas. Namun seyogyanya jangan main main hakim sendiri,” imbaunya. (dri/har/mik)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

Gresik, Memorandum Tujuh orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Muh Mulla alias Mad Molla (34), warga Desa Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang. Dua tersangka sudah ditangkap anggota Polres Gresik adalah SG (36) dan ABD RM (37), keduanya adalah warga Kabupaten Sampang. Kini, polisi masih kosentrasi mengejar lima pelaku lainnya, termasuk dalangnya. Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, tersangka SG ditangkap di kediamannya, Dusun Kembang timur, Desa Ketapang timur, Kecamatan Ketapang pukul 01.00WIB pada 7 Januari 2020 lalu. “Sedangkan untuk ABD RM berhasil ditangkap di Jalan Kedondong No 2 DesaWaturejo, Kecamatan Arut selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan tengah,” jelas Kusworo, Minggu (19/1). Kelima tersangka yang masih dalam pengejaran di antaranya berinisial JP (dalang), MAD RB, ABD WF, MR, dan MAD RBT. Sehingga pihaknya terus melakukan penyelidikan keberadaannya untuk dilakukan penangkapan.

SG (36) (kanan) dan ABD RM (37), tersangka pembunuhan Mad Molla.

Kasus tersebut menurut alumnus Akpol 2000 itu, satu per satu tersangka berhasil terungkap setelah jasad korban ditemukan di selokan tol Kebomas, Kabupaten Gresik pada 28

Desember 2019 lalu pukul 05.40. Sedangkan dalang atau otak pembunuhan bersama empat tersangka lain, JP, belum tertangkap dan terus dilakukan pengejaran oleh Kepolisian

Diduga, niatan untuk menghabisi nyawa korban itu muncul lantaran istri tersangka (dalang) telah dihamili oleh korban, Mad Molla ketika JP masih bekerja di luar negeri. (dri/har/mik)

Resort Gresik. “Selain melakukan penyeledikan, kami juga telah menyebar DPO ke seluruh jajaran bahkan sampai ke Polda dan ke Mabes Polri,” pungkas Kusworo.

Perkuat Sinergitas, Kapolres Gowes Bareng Forkopimda Lamongan, Memorandum Sebagai upaya mempererat hubungan kekeluargaan, Kapolres Lamongan AKBP Harun bersama Bupati Lamongan H Fadeli gowes bersama, Sabtu (18/1) pagi. Selain bersepeda, mereka melakukan aksi penanaman pohon di Kecamatan Tikung. Turut ikuti dalan kegiatan itu, Wakapolres Lamongan Kompol Dies Ferra Ningtyas, Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati, Sekda Yuhronur Efendi, jajaran Kodim 0812, dan pimpinan OPD (rganisasi perangkat daerah) setempat. Kegiatan gowes tersebut dimulai dari Polres Lamongan - Jalan Suwoko - Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo - Jalan Lamongrejo - Jalan Ahmad Yani - Jalan Kyai H Hasyim Ashari - Jalan Sunan Drajad -

Kapolres Lamongan AKBP Harun dan Bupati Fadeli gowes bersama.

Jalan Raya Mantup - Polsek Tikung - Jalan Raya Mantup dan finish di Masjid Namira

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

B Bhabinkamtibmas Polsek Tambakboyo memberikan pen nyuluhan kepada masyarakat.

b buang barang-barang yang tidak lagi terpakai, itu juga perlu dilakukan,”tutur Kapolsek Tambakboyo, AKP Rukimin, Minggu (19/1). Dijelaskan, bila lingkungan

itu. Menindaklanjuti laporan tersebut kita langsung bergegas mendatangi TKP dan langsung mengamankan pelaku. Tapi pelaku dalam kondisi babak belur akibat bogem mentah massa,” pungkasnya. Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP terkait pencurian dan pemberatan.

Polisi Masih Buru Dalang Pembunuhan di Tol Kebomas

Antisipasi Bahaya Malaria, Polisi Tuban Sambang Deso Tuban, Memorandum Musim penghujan biasanya rawan terhadap penyakit malaria. Untuk mengantisipasi itu, Polsek Tambakboyo, Polres Tuban, melakukan imbauan kepada masyarakat akan bahaya malaria. Imbauan itu disampaikan oleh anggota Bhabinkamtimas Aiptu Edy Suwarno bersama Brigadir Abdul Mukti saat giat ‘Sambang Deso’, kemarin. Petugas meenjaminta masyarakat menjanga kebersihan lingkungan, supaya terhindarr dari nyamuk malaria. n “Kamis sarankan n untuk membersihkan bak penampungan air dan saluran air, secara rutin, selalu memberikan bubuk abate, minimal empat hari sekali. Membersihan selokan dan mem-

Bambang Pranowo bersama Andik dirawat RS Bhayangkara Polda Jatim.

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Gresik,Memorandum Pelayanan Kepala Desa Wedoro Anom, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, disoal. Pasalnya, ada salah seorang ahli waris meminta informasi tentang riwayat tanah, berita acara hibah, dan berita acara waris secara tertulis, namun tidak dibalas, Kamis (16/1) lalu. Kartika Yuliati (43), warga Desa Ngepung, Kecamatan Kedamean, Kepala Desa Wedoro Anom Kecamatan Driyorejo Mas’ud. Gresik mengatakan, jika pihaknya sudah bersurat kepada Kepala Desa Wedoro Anom, Kecamatan Driyorejo. “Saya sudah bersurat secara tertulis, yang intinya, sebagai ahli waris, meminta informasi tentang tanah orang tua di Desa Wedoro Anom, tapi tidak dibalas,” kata ibu satu anak ini saat mendatangi biro Memorandum Gresik-Pantura, Kamis (16/1). Dijelaskan, bila surat pertama dikirim pada 29 November 2019. Selanjutnya pada 17 Desember 2019, ia datang ke kantor Desa Wedoro Anom untuk mengambil jawaban tertulis atas surat tersebut. Namun tidak dijawab. Sehingga, kepala desa mengadakan pertemuan mediasi pada Minggu, 29 Desember 2019. “Sebenarnya saya keberatan adanya mediasi tersebut. Tetapi karena saya didesak sehingga saya bersedia diadakan pertemuan mediasi untuk menghormati kepala desa. Tetapi sampai hari H tidak ada pertemuan mediasi seperti yang dijanjikan,” ujarnya. Sesuai dengan pasal 22, UU No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi publik (KIP), ayat 7 dijelaskan bahwa pemerintahan desa adalah badan publik. Paling lambat 10 hari kerja sejak diterimanya surat permohonan tersebut. Badan publik yang bersangkutan wajib menyampaikan pemberitahuan tertulis. “Ada apa tidak segera dilaksanakan amanat UU itu sebagai badan publik,” tanya Kartika didampingi anaknya Haryo Yudhistira. Ditambahkan, bila permintaan Itu adalah haknya sebagai ahli waris. Pasalnya, ada tanah persil no 96 luas 2.660 meter persegi yang sebelumnya atas nama orang tua Kartika bernama (alm) Soewadi. Diduga sebagian dari tanah tersebut sudah bersertifikat. Padahal salah satu syarat untuk diterbitkanya sertifikat adalah bukti pemilikan dan penguasaan hak atas tanah. “Padahal kami selaku ahli waris tidak pernah menandatangani berita acara hibah atau waris terhadap tanah tersebut. Sehingga kami berkirim surat kepada Kepala Desa untuk meminta berita acara hibah atau waris. Kalau memang tidak ada tanda tangan kami, maka patut diduga ada pemalsuan dalam pengurusan sertifikat tersebut,” tambahnya. “Sebagai kepala desa wajib memberikan informasi tersebut. Sehingga pada tgl 14 Januari 2020 saya melayang surat permohonan yang kedua. Apabila tidak diberikan jawaban, kami akan melaporkan ke KIP provinsi Jawa Timur,” ancam Kartika. Terpisah, Kepala Desa Wedoro Anom Kecamatan Driyorejo Mas’ud mengatakan, persoalan Kartika Yuliati tersebut tidak bisa dikaitkan dengan keterbukaan informasi publik. Karena ini menyangkut masalah keluarga, sehingga pihaknya ingin menyelesaikan secara kekeluargaan. “Sebetulnya terkait mediasi yang telah direncanakan pada 29 Desember 2019 tidak terlaksana, karena pihak-pihak yang berkepentingan belum siap dimediasi. Sehingga sampai saat ini kami masih berusaha mempertemukan empat saudara kandung dari saudari Kartika Yuliati di kantor desa,” tambahnya. “Soal ancaman saudari Kartika Yuliati yang bakal melaporkan ke KIP Jatim saya sudah mendengar. Tapi kami usahakan persoalan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Selanjutnya saya akan koordinasikan supaya mediasi dapat dilaksanakan,” pungkasnya. (dri/har/mik)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

Pelayanan Disoal, Kades Wedoro Anom Terancam Dilaporkan

“Pelaku sampai sekarang masih mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara Polda Jatim. Dan belum bisa dimintai keterangan,” ujarnya. Sementara pelaku lain Andik warga Perum KBD Bukit Palma, Petiken ikut ditangkap. Sedang pelaku lainnya belum diketahui identitasnya karena korban masih ditangani secara medis dan belum bisa memberikan keterangan. Saat kejadian, kapolsek berada di sentraland Kota baru Driyorejo sedang melakukan giatnya. “Di tengah kegiatan tersebut ternyata saya mendapat telepon. Warga mengabarkan jika terjadi curanmor di jalan

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

Jambangan Dimassa

yang bersih itu sangat baik untuk kesehatan. “Jagalah kebersihan, karena kebersihan itu adalah bagian dari iman, “ sambung perwira dengan pangkat tiga melati di pundak itu. “Harapan kami, melalui im-

bauan ini dapat mencegah terjadinya wabah demam berdarah. Masyarakat selama ini banyak yang kurang memahami bahwa lingkungan yang kotor, bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebar demam berdarah,” tandasnya. Sementara itu, Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono mengungkapkan, bila program memberikan kepada masyarakat terhadap pola hidup bersih adalah bagian atensi Polres Tuban. “Itu tidak hanya dilakukan oleh Polsek Tambakboyo saja. Tetapi, seluruh jajaran “tegas alumnus Akademi Kepolisian 2000 ini. Dengan pola hidup sehat, lanjut Nanang, kesejahteraan akan dirasakan oleh masyarakat. “Itu bagian dari program prioritas Kapolri juga untuk masyarakat, “ pungkasnya. (top/har/mik)

Kecamatan Tikung. Kapolres Lamongan AKBP Harun mengatakan, kegiatan

tersebut sebagai sarana mempererat silaturahmi antar stakeholder Lamongan. Tujuannya

untuk memperkuat sinergitas untuk menjaga situasi kamtibmas di Lamongan. “Sebagai pejabat baru, saya ingin lebih dekat dan menjalin lebih erat dengan unsur forkompimda lainnya. Tujuannya tidak lain untuk bersinergi menjaga situasi kamtibmas dan pembangunan,” ujarnya, Minggu (19/1) siang. Selain gowes, kata Harun, juga dilaksanakan penanaman pohon hijau jenis mahoni dan mangga di area lahan belakang Mapolsek Tikung sebagai bentuk kepedulian menjaga lingkungan. “Pelestarian lingkungan dan alam menjadi salah satu prioritas instusi Polri. Apalagi melihat fenomena bencana alam yang sering terjadi di Indonesia,” pungkas alumni Akademi Kepolisian 2001 ini. (al/har/mik)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Memorandum Edisi 20 januari 2020 by memorandum - Issuu