Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 20 Februari 2021

Page 1

memorandum.co.id

SABTU PAHING, 20 FEBRUARI 2021

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

Vaksin Nusantara (2)

S

ebenarnya Vaksin Nusantara ini tidak bisa dibandingkan dengan vaksin yang sudah ada. ‘’Teknologi’’-nya berbeda. Proses vaksinasinya juga tidak sama. Sinovac menggunakan cara lama: memasukkan virus yang sudah dilemahkan ke dalam tubuh. Itu untuk merangsang lahirnya imunitas di tubuh terhadap virus tersebut. Berbagai pandemi –atau pun epidemi– di masa lalu diatasi dengan vaksin jenis itu. Itulah sebabnya vaksin Sinovac dianggap sangat aman. Lain lagi dengan vaksin Pfizer, AstraZeneca, dan Johnson & Johnson. Mereka ini bermain di RNA –mengubah protein tertentu yang ada di sekitar DNA. n Bersambung ke halaman 2

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Surabaya, Memorandum Ditpolairud Polda Jatim mengungkap perdagangan gelap bahan peledak jenis detonator, berikut menangkap dua tersangkanya. Mereka adalah Mastur (47), warga Probolinggo, dan Ahmadi (41), asal Sumenep, Madura. Penjual dan pembeli itu disergap petugas di Pelabuhan Jangkar Situbondo. n Bersambung ke halaman 11

Barang bukti bahan peledak yang disita anggota Ditpolairud Polda Jatim.

Kedua tersangka yang diamankan petugas.

Satu Dijual Rp 7 Ribu

Rusak Ekosistem Laut

SEMENTARA itu, penangkapan Mastur dan Ahmadi bermula pada Senin (15/2) sekitar pukul 19.30, ketika Tim Intelair Ditpolairud Polda Jatim melakukan penyelidikan di wilayah Pelabuhan Jangkar Situbondo. Petugas akhirnya n Bersambung ke halaman 11

BAHAN peledak yang disita polisi ternyata berdampak rusaknya terumbu karang serta spesies ikan maupun biota laut lainnya. Bahkan, untuk pemulihan ekosistemnya secara alami butuh waktu lama. Oleh karenanya penggunaan bom ikan sangat dilarang dan ancaman hukumnya sangat berat bagi pelakunya. n Bersambung ke halaman 11

Dirpolairud Polda Jatim Kombespol Arnapi didampingi Kabid Humas Kombespol Gatot Repli Handoko merilis ungkap perdagangan gelap detonator sebagai bahan dasar bom ikan.

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

SITA 3 RIBU BUTIR DETONATOR

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

DITPOLAIRUD UNGKAP PERDAGANGAN ILEGAL BAHAN PELEDAK

Tujuh Kali Beraksi di TKP yang Sama Pencuri Motor Spesialis Minimarket Dijebol Peluru

Indekos Dekat Lokasi IMAM, pencuri motor spesialis minimarket dan rumah kos yang ditembak sudah tujuh kali beraksi di wilayah Surabaya dalam kurun waktu Desember

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Surabaya, Memorandum Petualangan Imam (23), maling motor asal Dusun Burobuan, Blega, Bangkalan, Madura, terhenti di tangan anggota Reskrim Polsek Sawahan. Pria ini disergap polisi setelah diintai hendak mencuri motor Beat di minimarket Jalan Dukuh Kupang Timur. Mengetahui gerak-geriknya diawasi, Imam mencoba melarikan diri, sehingga dilumpuhkan kaki kanannya. n Bersambung ke halaman 11

Barang bukti milik Imam yang disita petugas.

2020 hingga Januari 2021. Modus operandinya, pengangguran ini selalu beraksi sendirian dan telah merencanakannya dengan matang.

Yakni indekos di dekat lokasi untuk memudahkan mencari target. Hal itu terungkap dalam pemeriksaan n Bersambung ke halaman 11

FOTO: MEMORANDUM/JAKA WIJAYA

Tsania Marwa

Rindu Buah Hati SUDAH setahun lebih, Tsania Marwa tidak bisa bertemu dengan kedua anaknya, Syarif dan Shabira. Meski dirinya sudah memenangkan hak asuh anak usai keputusan Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Barat, sampai saat ini mereka masih berada di tangan mantan suaminya, Atalarik Syach. n Bersambung ke halaman 11

+

Meng, puluhan paus terdampar di Selat Madura.

-

Kata Mas Joko, untung bukan kon... eh... tongkol.

Si Mameng (Teman Mas Joko)

Penggugat Apeng (tengah) didampingi kuasa hukumnya di PN Surabaya.

Surabaya, Memorandum Tony Hendrawan Tanjung (61), alias Apeng menggugat kakak iparnya, Chandra Hermanto (71), pengusaha bawang putih asal kota Batu, Malang, terkait perbuatan melanggar hukum, di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Selain Chandra, Apeng juga menggugat notaris Wahyudi Suyanto, dan Chyntia Ariyani. Sedangkan lainnya, Apeng juga turut menggugat Polda Jatim, Notaris Sunarto, Bank CIMB Niaga, Debora Enny n Bersambung ke halaman 11

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Pengusaha Bawang Putih Digugat

Imam meringis kesakitan setelah kaki kanannya ditembus timah panas.

DERITA ISTRI BERSUAMIKAN LELAKI PENCEMBURU Έ2Ή

Dibuntuti Suami Sepulang dari Tugas Penagihan Menghadapi sikap Saiful, Irma hanya bisa mengelus dada. Ia berpikir saat ini kesabarannya sedang diuji. Mungkin ini adalah ujian hidup yang harus ia jalani.

“Hari itu saya ga masuk kerja. Saya sengaja menunggu pulang Saiful. Saya berniat menyelesaikan secara baik-baik,” ujarnya. Sore hari Saiful baru pulang. Irma masih melihat wajahnya menunjukkan kebencian kepadanya. Tapi, Irma menunjukkan sikap sebaliknya. “Saya sapa dia. Saya berusaha baik-baik, lha kok tangan saya langsung ditariknya hingga sakit dan melemparkan saya

ke lantai ruang tamu. Sambil berkacak pinggang ia menunjuk-nunjuk saya. Ternyata benar ia cemburu. Sambil menahan sakit di tangan, saya bilang kalau saya akan keluar dari pekerjaan. Tapi dia malah tidak boleh saya keluar,” jelasnya. Sejak menerima perlakuan itu, Irma dihinggapi perasaan sakit hati. Kesabarannya seakan hilang menghadapi kelakuan Saiful. Hari-hari terus berlalu, n Bersambung ke halaman 11

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera n SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 n PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 n REDAKSI: 031-8275390 n FAX: 031-8291078 n LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SABTU PAHING, 20 FEBRUARI 2021 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan, Agus Sutopo. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Komunitas Peace Love Sidoarjo Bagi Sembako dan Tandon Air Sidoarjo, Memorandum Bakti sosial (baksos) Komunitas Peace Love Sidoarjo dilakukan dengan memberikan bantuan kepada warga Desa Pesawahan, Kecamatan Porong, Jumat (19/2). Bantuan diberikan lantaran kawasan Pesawahan terdampak hujan lebat yang mengguyur akhir-akhir ini sehingga merendam sebagian rumah warga.

Komunitas sosial yang beranggotakan ibu-ibu ini, membagikan satu tandon air berukuran 2 meter kubik yang diserahkan ke pemerintahan desa (pemdes) setempat, satu tangki n 80 paket air bersih untuk warga, dan ya ang dibagisembako dan makanan, yang kan langsung ke warga. “Kami beri bantuan in ni agar berini te erdamapak manfaat bagi warga yang terdamapak Komun nitas Peace banjir ini,” kata ketua Komunitas ah membaLove Hj Febrida Astuti setela setelah gikan bantuan. Aktivitas Komunitas Peace P Love me emberikan Sidoarjo tidak hanya memberikan masyarakat terbantuan kepada masyarakat

dampak banjir saja. Komunitas ini juga memiliki agenda baksos rutin. Kata perempuan yang akrab dipanggil Bunda Ida ini, setiap Jumat pihakl l membagikan b gik bantuan b t nya selalu nasii kotak dengan tema “Jumat Berkah” kepada warga. “Kami ada untuk masyarakat khususnya, masyarakat sidoarjo,” ujar dia. Salah satu warga Pesawahan, sutina merasa bersyukur menerima bantuan sembako. Ia mengucapkan terima kasih lantaran sudah dapat perhatian dari komunitas ibu-ibu ini. “Terima kasih sudah dibantu, dan semoga bantuan

Seorang ibu-ibu semringah begitu mendapat bingkisan nasi kotak.

Selain bingkisan sembako, bantuan tandon air juga diberikan kepada warga Pesawahan untuk mengantisipasi krisis air bersih setelah diterjang banjir.

Dengan mengenakan sepatu antiair, Komunitas Peace Love Sidoarjo menerjang banjir memberikan bantuan langsung ke warga.

ini memberikan manfaat besar bagi kita semua,” ujarnya. Untuk diketahui, komunitas Peace Love ini didirikan di Jakarta pada 2011. Untuk di Jawa Timur dan Sidoarjo, komunitas ini terbilang masih muda.

Baksos Komunitas Peace Love Sidoarjo di Pesawahan, Kecamatan Porong.

u Bahkan untuk Kabupaten Sidoarjo, dilan ntik 26 Januari 2021 oleh Pj Bubaru dilantik Sidoa arjo Dr Hudiyono. Salah satu pati Sidoarjo y amanah yang diharapkan, melakukan s kegiatan sosial di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya a. (bwo/jok/epe) sekitarnya.

Warga foto bersama dengan Komunitas Peace Love Sidoarjo setelah menerima bantuan paket sembako.

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BWO

Vaksin Nusantara (2) Sedang Vaksin Nusantara pakai cara baru sama sekali.Termasuk cara vaksinasinya. Cara ini mengingatkan saya ketika menjalani stem cell di Dr dr Purwati, ahli stem cell dari Unair Surabaya.Yang sekarang juga buka klinik di Jakarta. Saya sudah menjalani stem cell itu lebih 10 kali. Termasuk stem cell untuk NK-cell maupun T-cell. Cara vaksinasi Vaksin Nusantara punya kemiripan dengan stem cell itu. Kalau Anda akan menjalani vaksinasi dengan Vaksin Nusantara, Anda akan menjalani proses pengambilan darah lebih dulu. Sebanyak tiga tabung. Atau tepatnya 40 cc. Darah Anda itu akan dimasukkan tabung (bag) plastik. Tabung itu terdiri dari tiga ‘’kamar’’. Atau, ada tiga ‘’kamar’’ di bag itu. Kamar pertama untuk proses pemisahan darah putih dan darah merah Anda. Kamar kedua untuk menampung darah merah. Kamar ketiga untuk tempat darah putih. Semua itu kelihatan di mata. Anda bisa melihat darah Anda di dalam bag

Sambungan dari halaman 1 plastik itu. Hanya di ‘’kamar No. 3’’ itu –yang untuk darah putih itu– yang sudah terisi antigen. Kamar yang untuk darah merah tidak diberi apa-apa. Pengisian antigen di kamar No. 3 itu dilakukan di pabrik obat –saat bag plastik tersebut dibuat. Maka ketika darah putih Anda masuk ke kamar nomor 3 itu, akan langsung tercampur dengan antigen. Lalu dibiarkan di situ satu minggu. Selama 7 hari itu terjadi proses ‘’pendidikan’’ terhadap cell darah putih kita. Yakni bagaimana caranya agar cell kita memiliki anti virus Covid-19. Dalam satu minggu itu cell darah putih kita sudah memiliki imunitas terhadap Covid-19. Lalu di hari ke-7 ‘’cell yang sudah terdidik’’ itu disedot oleh alat suntik. Untuk disuntikkan kembali ke tubuh kita. Lewat lengan atas. Tidak perlu dalam. Cukup sampai ke bagian lemak. Tidak harus sampai otot seperti vaksin yang ada sekarang. Semua peralatan tadi (alat pengambil darah, bag-plastik-tiga-kamar dan alat penyuntik) ditempatkan dalam satu kotak sebesar kotak tisu. Atau sebesar kotak sepatu.

Di kotak itu dilengkapi barcode. Agar kotak Anda tidak tertukar dengan kotak orang lain. Anda bisa menyimpan kotak berisi cell itu di tempat Anda menjalani proses vaksinasi. Misalnya di poliklinik. Atau di Puskesmas. Atau di lab seperti Prodia. Bisa juga, kotak itu Anda bawa pulang. Untuk didoain selama 7 hari 7 malam. Atau he he diberi asap dupa –asal jangan dimasukkan ke dalamnya. Kotak itu dimasukkan kulkas juga boleh, tapi tidak harus. Asal jangan dijemur atau direbus. Apalagi digoreng –karena hanya saham yang boleh digoreng. Ketika darah-putih-terdidik tadi masuk kembali ke tubuh kita, maka otomatis tubuh kita sudah memiliki antivirus Covid-19. Tidak perlu menunggu 2 atau 3 minggu. Tentu pada hari-hari berikutnya jumlah antivirus kita akan naik. Itu karena cell-terdidik kita tadi juga menjadi pendidik cell-cell kita yang lain. Tentu saya harus bertemu Prof Dr dr Taruna Ikrar, salah seorang ahli dari tim Vaksin Nusantara ini. Prof Ikrar adalah dosen di California University Irvine.Yang kampusnya tidak jauh dari Los Angeles. (Sedang yang di pertengahan San Fran-

cisco –Sacramento itu California University Davis. Universitas ini memang punya beberapa kampus di beberapa tempat). Tentu saya juga ingin bertemu Prof Zubairi Djoerban, ketua Dewan Pertimbangan PB IDI. Juga Prof Dr Ahmad Rusdan Handoyo, ahli biologi molekuler dari Universitas Indonesia itu. Dua orang inilah pengkritik paling andalVaksin Nusantara. Sedang saya sendiri adalah orang awam di bidang ini. Sewaktu terkena Covid-19 bulan lalu, saya juga menerima transfusi konvalesen. Yakni plasma darah dari pasien Covid-19 yang sudah sembuh. Tapi itu dari darah orang lain. Sedang yang Vaksin Nusantara ini dari darah kita sendiri. Mirip seperti ketika saya stem cell. Pengalaman saya berkali-kali menjalani stem cell dan dua kali menerima konvalensen memudahkan saya memahami cara kerjaVaksin Nusantara ini. Waktu stem cell, darah saya juga diambil. Dua tabung. Isinya jutaan cell. Dokter Purwati lantas memilih-milih di antara jutaan cell itu. Mana yang terbaik. Terpilihlah beberapa cell unggulan.Yang muda. Yang bentuknya terbaik. Yang

lahir dari proses pembelahan cell yang sempurna. Beberapa cell-muda itu lantas‘’diternakkan’’ di laboratorium dokter Purwati. Dalam waktu 7 hari beberapa cell-muda itu sudah menjadi 200 juta cell muda. Lalu –200 juta cell muda itu–dimasukkan kembali ke tubuh saya. Berarti selama 5 tahun terakhir sudah lebih 2 miliar cell muda dimasukkan ke tubuh saya. Untuk mengganti cell yang sudah menua. Stem cell. Konvalesen. Kini saya menyiapkan diri untuk menerima Vaksin Nusantara. Sebagai relawan uji coba Tahap II. Bersama istri. Jadi, untukVaksin Nusantara, suntiknya memang satu kali. Bisa untuk seumur hidup. Begitu klaim dokter-Jenderal Terawan. Tapi ada proses pendahuluan: mengambil darah itu. “Dengan demikian yang diimpor dari Amerika hanya antigen itu,” ujar Haryono Winarta, anggota tim Vaksin Nusantara. Itu pun tidak banyak. “Lima liter antigen bisa untuk jutaan unit vaksin,” tambahnya. Antigen khusus itulah yang ditemu-

kan di Amerika. Oleh ahli Amerika. Tapi mereka mengalami banyak kesulitan untuk menjadikannya vaksin siap pakai. Untung ada dokter-Jendral Terawan Agus Putranto. Yang rupanya memiliki banyak info tentang penemuan baru apa saja di dunia ini. Lalu Terawan melihat peluang: kok salah satunya belum diwujudkan untuk kehidupan sehari-hari. Banyak penemuan yang nasibnya seperti itu. Di berbagai bidang. Dan Terawan jeli melihat yang ada di bidangnya: kedokteran. Itulah penemuan baru tersebut: vaksin dendritic cell. Dendritic Cell adalah cell imun yang sekaligus bisa jadi ‘’guru’’ untuk mendidik cell lainnya. Bagi saya dendritic cell ini hal baru. Maklum, saya orang awam. Yang saya kenal selama ini hanyalah cell darah merah, cell darah putih, NK cell (natural killer), dan T-cell. Sebagai orang yang sering melakukan terobosan, Terawan melihat penemuan baru itu bisa dijadikan keunggulan nasional. Lalu membawanya ke Indonesia. Jadilah Vaksin Nusantara. (bersambung besok)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SABTU PAHING, 20 FEBRUARI 2021 HALAMAN 3

Rezeki Tambangan Medokan Semampir Kandas Surabaya, Memorandum Imbas pandemi Covid-19 juga dirasakan jasa tambangan di kawasan Medokan Semampir-Wonorejo, Rungkut ini. Karena rezeki yang diperoleh dari pengguna jasa terutama anak sekolah harus kandas sejak masa pandemi ini sekolahan diliburkan. Sehingga hasil menarik tambangan sejak pukul 05.00-20.00 menurun drastis. Seperti yang diungkap Agus (20), warga Jalan Medokan Semampir, yang sudah 11 tahun menarik tambangan yang dikenal warga dengan sebutan tambangan masjid dan musala ini. “Sepi, tidak ada anak sekolah. Biasanya penuh dan antre sampai pertigaan ke arah Jalan Wonorejo,” jelas Agus, Jumat (19/2). Tambah Agus, untuk penghasilan juga berkurang.  Bersambung ke halaman 4 

Tambangan di Medokan Semampir-Wonorejo yang terimbas pandemi Covid-19.

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Pemimpin Muda Harus Lebih Berkualitas Tetap Pertahankan Idealisme

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Kondisi selokan di Petemon Gang V yang disusupi gulungan kabel.

Gulungan Kabel Fiber Optik Sumbat Selokan Surabaya, Memorandum Warga tinggal di Jalan PetemonV, diresahkan gulungan kabel fiber optik di selokan. Akibatnya, aliran air tidak lancar dan banyak sampah yang menyangkut. “Sejak Selasa tanggal 16 kemarin, sewaktu hujan deras sampai meluap itu, nggak tahu datangnya dari mana tiba-tiba malamnya sudah ada kabel di situ, sebelumnya nggak ada,” ungkap Kusniati, ibu pemilik warung makan yang bangunannya berdiri tepat di seberang kabel yang  Bersambung ke halaman 4 

Surabaya, Memorandum Pemimpin generasi milenial diharapkan memiliki prospek gemilang dalam kancah politik. Sehingga pemimpin muda dituntut selalu cepat beradaptasi dengan bentuk-bentuk persaingan yang ada, dan lebih berkualitas. Namun, tidak lantas sampai harus meninggalkan sisi idealisme yang mereka miliki sebagai generasi muda. Apalagi dalam Pilkada serentak 2020 lalu, banyak pemenang yang merupakan generasi muda. Seperti di Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. “Yang namanya politik tentu ada power struggle dan persaingan antar  Bersambung ke halaman 4 

“

Generasi muda memiliki kultur yang terdidik dan open minded karena ada dukungan teknologi. Sehingga, apa yang menjadi tren global, pasti akan mereka ikuti dan terapkan di tempatnya berkiprah”

FOTO: MEMORANDUM/MIFTAKURROZAQ

Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya terpilih Eri Cahyadi dan Armuji menerima penetapan dari KPU, Jumat (19/2).

SUCAHYO TRI BUDIONO Pakar Politik UWK Surabaya

Sistem Pembelajaran dari Rumah Dipermudah

Tidak Punya HP, Pemkot Siapkan Opsi

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo membagikan masker kepada pedagang pasar.

Danrem Tinjau Pos PPKM Mikro dan Bagikan Masker Surabaya, Memorandum Dalam upaya mendukung pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo melakukan dengan beragam cara. Seperti halnya meninjau pos pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro dan membagikan masker kepada masyarakat, Jumat (19/2). “PPKM skala mikro serta pembagian masker gratis ini merupakan tindak lanjut dari program pemerintah pusat dalam penanganan Covid -19,” ujar Herman. Pada kesempatan tersebut, Herman juga menyosialisasikan tentang protokol kesehatan (prokes) dengan menjalankan program 5 M. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Herman menambahkan, TNI-Polri bersama stakeholder lainnya selama masa pandemi Covid-19 ini telah melakukan banyak upaya dalam rangka mencegah penularan Covid-19. Seperti publikasi melalui berbagai media sosial (medsos) termasuk sosialisasi keliling dengan menggunakan pengeras suara agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan. “Dari satuan kami, babinsa adalah ujung tombak dalam menyukseskan program memutus rantai penyebaran Covid-19. Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi prokes, karena selain bisa menjaga diri, juga menjaga keluarga dan negara,” pungkas Herman. (tyo/fer)

Supomo

Surabaya, Memora Memorandum Selama pandem pandemi Covid-19, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya melakukan berbagai inovasi u untuk tetap mengefektifkan siswa sisw mengikuti pembelajaran dari rrumah. Bahkan, Dispen Dispendik Surabaya sudah menyediak menyediakan berbagai opsi supaya pem pembelajaran efek di tengah tetap efektif pande pandemi. “Jadi, para ora orang tua siswa tidak perlu khawatir h hanya karena tidak FOTO: MEMORANDUM/FERRY

mempunyai HP, karena kami sudah menyiapkan beberapa opsi untuk pembelajaran dari rumah,” kata Kepala Dispendik Kota Surabaya Supomo, Jumat (19/2). Opsi pertama adalah pembelajaran dalam jaringan (daring) atau online secara penuh sesuai jadwal yang telah disusun oleh sekolah. Opsi kedua adalah luar jaringan (luring) atau offline. “Ini yang kami optimalkan dalam situasi pandemi Covid-19 ini,” kata Supomo. Mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya ini men Bersambung ke halaman 4 

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Suasana pembuatan hand sanitizer bersama anak-anak Panti Asuhan Muhammadiyah Semampir.

Mahasiswa Unair Ajak Anak-Anak Panti Membuat Hand Sanitizer Surabaya, Memorandum Di tengah kondisi pandemi Covid-19, kelompok 170 dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Masyarakat  Bersambung ke halaman 4 

Kapolda Tegaskan Vaksin Covid-19 Aman

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta menjalani vaksinasi di Gedung Negara Grahadi.

Surabaya, Memorandum Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta menjalani vaksinasi Covid-19 dosis kedua di Gedung Negara Grahadi, Jumat (19/2) pagi. Dalam kegiatan itu, Nico didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto. Tidak hanya Nico, beberapa pejabat utama polda juga menjalani vaksinasi Covid-19. Mereka antara lain, Dansat Brimob Kombespol Amostian, Dirsamapta Kombespol Yudi Sumartono, Kabidpropam Kombespol Taufik Herdiansyah, dan Dirbinmas Kombespol Terr Pratiknyo. Nico Afinta mengatakan, jika vaksinasi ini aman. Terbuk-

ti, pada tahap pertama sudah dilakukan dan tidak ada efek samping yang dirasakan. Dan anggota jajaran polda sebagian juga sudah mengikuti vaksinasi Covid-19. “Vaksinasi Covid-19 ini aman, dan tidak ada efek samping setelah disuntik vaksin. Saya sendiri sudah melakukan dosis tahap kedua dan Alhamdulillah aman,” jelas Nico Afinta usai menjalani vaksinasi. Nico menyebutkan, jika vaksin nantinya tiba kembali di Jawa Timur. Sasaran berikutnya yakni seluruh anggota Polri di wilayah Jatim. Saat ini tenaga kesehatan di Mapolda Jatim ada 214 orang. Sementara untuk seluruh anggota Polri di Jatim sebanyak 42 ribu.(fdn/tyo)


memorandum.co.id

KOTA SURABAYA

memorandumredaksi @gmail.com

SABTU PAHING, 20 FEBRUARI 2021 HALAMAN 4

Gorong-gorong Jalan Tumapel Penuh Lumpur Surabaya, Memorandum Gorong-gorong di Jalan Tumapel, Keputran, dibersihkan hingga mendapatkan ratusan karung lumpur, Jumat (19/2). Pengerukan tersebut petugas harus menggunakan mesin pompa air agar lumpur gampang dikeruk dan tidak tercampur dengan air. “Untuk di lokasi ini endapan lumpurnya cukup banyak, pengerukan sedikit terkendala karena volume air terlalu banyak, akhirnya bisa teratasi dengan mesin pompa air ini. Sudah 3 hari pengerukan di lokasi ini dilakukan”, ujar Kholik petugas Pekerjaan Umum Bina Marga

dan Pematusan Kota Surabaya. Dalam pengerukan ini, menurut Ahmad Fauzi, rekan Kholik, bila pihanya mengerahkan12 personel. Sedangkan untuk mempermudah pembersihan, penutup gorong-gorong semua dibuka agar pengerukan endapan lumpur bisa lebih muda.

“Untuk setiap penutup gorong-gorong kita bagi tugas kepada petugas-petugas yang lain, setiap penutup gorong-gorong terdiri dari tiga sampai empat petugas untuk melakukan pengerukan endapan lumpur,” ujar Ahmad Fauzi. Ratusan kantong hasil pengerukan endapan lumpur langsung diangkat satu-persatu oleh petugas ke truk, agar tidak menumpuk banyak dan memperingan pekerjaan. “Setelah dibersihkan, diharapkan ketika hujan tidak sampai terjadi genangan,” pungkas Ahmad Fauzi. (mg4/tyo)

FOTO: MEMORANDUM/HARFAN

Petugas PU Bina Marga mengangkat tumpukan kantong lumpur ke dalam truk.

Pemimpin Muda Harus Lebih Berkualitas kelompok. Pemimpin dan para calon pemimpin muda harus mampu beradaptasi dengan situasi yang ada. Namun tetap harus mempertahankan idealismenya,” jelas Pakar Politik Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya Sucahyo Tri Budiono, Jumat (19/2). Selain itu, Cahyo berpesan bagi generasi muda Surabaya yang akan terjun ke dunia politik, sebaiknya tidak hanya terpusat di sektor partai politik saja, melainkan menyebar ke berbagai lini politik lain. Sehingga, peluang mereka untuk mendapatkan posisi-posisi kunci semakin memungkinkan. “Pilihan untuk berkumpul di salah satu spot politik saja, tidak akan terlalu baik untuk

jangka panjang. Lebih baik mereka menyebar ke semua lini politik seperti partai, ormas, dan lain-lain, untuk kemudian mengambil peran-peran kunci di masing-masing institusi,” tambahnya. Menurut dia, meskipun masih terdapat beberapa partai yang terkesan menutup diri dari kehadiran generasi muda, keterlibatan mereka di dunia politik, cepat atau lambat, akan mampu memperbaiki citra partai politik yang saat ini cenderung menurun di mata masyarakat. “Di saat yang sama, citra partai yang sempat menurun belakangan ini, dapat membaik dengan hadirnya orang-orang baru, para calon pemimpin dari generasi muda. Mereka menjadi

Sambungan dari halaman 3 kekuatan dalam rekrutmen politik di partai, dan partai yang menolak, cepat atau lambat akan ditinggalkan,” jelas Cahyo. Di sisi lain, kultur yang membangun dan membentuk pemimpin-pemimpin muda tersebut juga akan membuat mereka lebih terbuka dengan tren yang terjadi di seluruh dunia. Sehingga, ada kemungkinan bagi mereka untuk turut menerapkan tren tersebut di Indonesia dan Surabaya khususnya. “Generasi muda memiliki kultur yang terdidik dan open minded karena ada dukungan teknologi. Sehingga, apa yang menjadi tren global, pasti akan mereka ikuti dan terapkan di tempatnya berkiprah” terang Cahyo.

Rezeki Tambangan Medokan Semampir Kandas Yang biasanya sehari bisa mendapatkan Rp 2 juta, sekarang untuk Rp 400 ribu saja susah. “Tidak hanya itu. Dulu sebelum pandemi, sehari saya digaji Rp 100 ribu. Sekarang dipotong menjadi Rp 70 ribu,” ujarnya. Otomastis, untuk biaya kontrak rumah dan menghidupi keluarga sangat kurang. “Semoga pendemi ini cepat berlalu dan kembali normal lagi,” pungkas

Sambungan dari halaman 3

Agus. Hal sama juga dikatakan Aan (45), warga Jalan Medokan Semampir ini. Sejak pandemi ini, isi tambangan untuk menyeberang tidak pernah penuh. “Biasanya bisa sampai 12 motor, tapi sekarang tiga motor atau empat motor langsung diseberangkan,” singkatnya. Sedangkan Edi (44), warga Jalan Kenjeran, mengatakan de-

ngan menggunakan tambangan cepat sampai tujuan. “Kebetulan pelanggan bumbu pecel banyak yang rumahnya Rungkut. Jadi lebih cepat dengan tambangan, daripada lewat MERR,” ujar Edi. Edi juga menambahkan, bahwa ongkos untuk naik tambangan juga cukup murah. “Per orang Rp 1.000, motor Rp 2.000, dan berboncengan Rp 3.000,” pungkas Edi. (fer/tyo)

Gulungan Kabel Fiber Optik Sumbat Selokan

Sambungan dari halaman 3

tersangkut, Jumat (19/2). Kusniati menuturkan, dirinya bingung harus melapor ke mana. Sudah diinfokan kepada ketua RT setempat, namun yang bersangkutan juga bingung. “Pak RT-nya juga bingung nggak tahu harus laporan ke mana, ini kalau tidak segera diangkat kan bisa membuat aliran air tersendat sama sampah-sampah itu juga mulai menumpuk,” ujarnya. Warga lain juga menimpali hal yang serupa. Berharap kabel tersebut segera dievakuasi oleh

pihak yang berwenang. “Mungkin kabel telepon ya, atau kabel fiber optik milik Telkom. Entahlah yang jelas semoga bisa segera diangkut karena di kawasan ini juga sering terendam banjir, takutnya kalau tidak segera luapan air bisa lama surutnya,” jelas Aksan, warga Petemon V. Sementara itu, Muhammad Sholichin Lazuardi selaku Officer 1 Public Relation Telkom Indonesia Divisi Regional 5 saat dihubungi Memorandum mengatakan telah menerjunkan

satgas ke lokasi. “Dari hasil cek di lapangan, kabel itu bukan kabel milik Telkom tetapi milik provider lain,” katanya. Saat ditanya apakah petugas di lapangan mengevakuasi kabel tersebut. Sholichin mengatakan hal itu tidak dilakukan karena kabel tersebut bukan miliknya. “Tidak, karena bukan milik Telkom. Rekan yang bertugas sudah menginformasikan kepada masyarakat terdekat bahwa itu bukan milik Telkom,” tandasnya. (mg3/tyo)

Sementara itu, pengamat politik Universitas Trunojoyo Madura, Surrokim Abdussalam mengatakan, bahwa untuk mengikuti perkembangan zaman saat ini, partai-partai besar di daerah harus bisa beradaptasi dengan baik. Salah satunya adalah melakukan regenerasi pucuk pimpinan partai, generasi milenial dapat menjadi pemimpin dengan energi muda yang menjanjikan. “Energi itu ada di masa produktif. Nah itu biasanya dikaitkan di orang-orang muda. Evaluasi dan adaptasi partai itu penting, sesuai dengan tantangan zaman. Jadi ya jawaban untuk partai ke depan adalah pembaharuan. Meskipun di

organisasi itu tidak mudah, tidak gampang melakukan itu,” kata Surrokim. Terlebih menurutnya saat ini, semua pihak sedang menggaungka situasi new normal. Baginya, situasi itu kebanyakan yang memiliki ide-ide progresif adalah anak-anak muda yang memiliki energi lebih. Sebab saat ini, politik di Indonesia membutuhkan akseleratif dan progresif. Dengan begitu, para politis itu harus bisa merespons kebutuhan masyarakat secara cepat. “Nah anak muda energinya berlebih, jadi bisa melakukan itu. Politik saat ini membutuhkan hal itu,” ujarnya. Menurutnya, jika partai-

Tidak Punya HP, Pemkot Siapkan Opsi jelaskan, untuk pembelajaran luring menggunakan dua cara. Pertama, dengan memberikan tugas setiap minggu kepada siswa yang tidak bisa daring secara penuh. “Jadi, guru datang ke rumah siswa dengan membawa tugas selama seminggu. Seminggu kemudian guru datang kembali untuk mengambil dan memberikan tugas seminggu berikutnya,” ujarnya. Cara kedua, dengan menonton tayangan televisi. Dispendik Kota Surabaya sudah bekerja

sama dengan sejumlah stasiun televisi untuk memberikan pembelajaran yang bisa ditonton dari rumah siswa masing-masing. Tayangan ini diisi oleh para guru-guru dari jenjang SD maupun SMP yang ada di Kota Surabaya. “Selain itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) juga sudah menyediakan program semacam ini, sehingga siswa juga bisa mengikutinya juga,” ujarnya. Supomo menegaskan, berbagai langkah optimal yang dilakukan Dispendik Surabaya

(KKN-BBM) ke-63 Universitas Airlangga mengajarkan cara membuat hand sanitizer kepada anak-anak Panti Asuhan Muhammadiyah Semampir. Sepuluh mahasiswa ini kompak memberikan arahan bagaimana membuat hand sanitizer sendiri di rumah dengan cara yang mudah. Adapun alat dan bahan yang digunakan untuk membuat yaitu dengan alkohol 70 persen, alo-

evera gel, dan dispenser sabun cuci tangan. “Alat dan bahan ini sebenarnya cukup mudah ditemukan di pasar maupun di toko terdekat dari panti asuhan,” ujar Dessy, Jumat (19/2). Dessy dan rekan-rekan kemudian secara teliti memberikan instruksi untuk membuat hand sanitizer kepada anak-anak panti asuhan. Langkah pertama yaitu mencampur 300 ml alkohol 70persen dengan 100

TA N A H D I J U A L

KEHIL ANGAN

KEHIL ANGAN

Hilang Buku Kir B.7280.CDA/ TNG.99760 PT. BAMBANG DJAJA JL.RUNGKUT INDUSTRI 3/56 SBY.

Hilang Buku Kir L.9063.UG / SB191144.K SOEGIWATI JL.GRAHA FAMILY 128 SBY.

JUAL TANAH

JOMBANG TA N A H D I J U A L Tnh&Bangn LT600 LB462 Jl.Ploso-Babat Kedungdowo Ploso Jombang 081913136487.

SHOWROOM PROMO SUZUKI 2021 PICK DP 2 Jt ERTIGA DP 8 Jt XL 7 DP 8 Jt Proses mudah pasti ACC INFO & PEMESANAN HUB : BEN SUZUKI 0851 0440 9688 WA/TELP AKTIF

PA R A N O R M A L Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031-5490592/081229729706 (tdk terima SMS).

P I J AT K E B U G A R A N RICO ATLETIS MASSAGE. Melayani Pria. Khusus dipanggil. Hub: 085230255020.

KEHIL ANGAN Hilang STNK Yamaha Vega R L-3769-DU Th’2007 An.Sri Lasmiatun - Bronggalan 2/40-A Hub.081290954694. Hilang STNK Spd Mtr Yamaha Th’2011 Nopol L-5947-PI An. Moch To¿q D/a.Tambak HILANG STNK H.Beat’14 L4913ZT An. Elisabeth Listiani Krembangan Jy Utr 9/42A Sby. Hilang Buku Kir L.8702.UX / SB.240969.K HERU SURYANTORO JL.PLOSO TIMUR 1-A/27 SBY.

Hilang Buku Kir L.8944.UN/ SB.166969.K PT. KARYA EXPRESS JAYA JL.SEMARANG 27 SBY. Hilang Buku Kir L.8705.GG / SB.205849.K PT. SERASI AUTO RAYA JL.RAYA JEMUR-SARI 224 SBY. Hilang STNK Spd Motor Honda Beat L6824BX A/N: Susi Lestari D/A: Medokan Semampir Blok D/128. Hilang STNK Spd Motor Honda 2018 L3244BF A/N: Yanuar Arum Wulansari D/A: Pandugo Praja 2/25. HILANG STNK Honda Beat’2011 Warna Putih L-4512-WZ An. Ida Astutik Jl. Kembang Kuning Mulyo 1/3. Hlg STNK Hnd Scoopy ‘2019 Coklat Htm L-4105-LU An.Dwi Sri Rahayu N D/a. Jl. Dharmawangsa 5/30 Sby.

Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.260838.K PT.SBS JL.PERAK TIMUR 220 SBY. Hilang Buku Kir H.1561.AF/ SM.135128.K PT. SIBA SURYA JL.TERBOYO 7 SEMARANG. Hilang Buku Kir L.9478.UB / SB.199247.K PT.HIMALAYA JAYA JL.SURABAYA. Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.204884.K PT.INDOSTAR CARGO JL.SURABAYA. Hilang Buku Kir L.8308.UX / BOO.1564 ABDUL AZIZ RAFAIN JL.SURABAYA. Hilang Buku Kir L.9724.UY/ SB.253596.K PT.GAS JATIM JL.ROMOKALISARI 22 SBY. HILANG STNK YAMAHA 2010 PUTIH W-2447-NAC TARIB MASAWIK 081232198162. HILANG STNK HONDA 2019 PUTIH W-6015-ZQ AN.AHMAT ISMAIL 089521017525

salah satu pemimpin muda siap mengemban amanah dari seluruh masyarakat. “Ini waktunya kita membangun bersama. Bagaimana warga Surabaya dengan pemerintah bisa melewati masa-masa yang sulit ketika pandemi Covid-19 ini,” tegas Eri. Pihaknya mengajak seluruh warga Surabaya, bergandengan tangan tanpa memandang suatu kubu, melainkan hanya satu yaitu warga Surabaya. “Saya yakin, dengan kebersamaan dan upaya semua sektor dan lini masyarakat dapat melewati masa-masa sulit ini dengan rasa kekeluargaan dan rasa cinta kasih kepada sesama,” pungkas Eri. (mg1/tyo)

Sambungan dari halaman 3 tersebut membuat keluarga dan peserta didik tidak perlu bergantung penuh dengan HP untuk belajar. Apalagi, opsi pembelajaran yang digunakan oleh siswa, baik itu memilih daring atau luring, tidak mempengaruhi penilaian. “Penilaian hasil belajar berdasar tugas-tugas yang sudah dikerjakan, bukan cara yang digunakannya. Ini yang perlu diperhatikan oleh para orang tua, sehingga tidak perlu khawatir karena hanya tidak mempunyai HP,” tegasnya.

Mahasiswa Unair Ajak Anak-Anak Panti Membuat Hand Sanitizer

Tanah Dijual Uk.7x12 Putat Lor Menganti. Harga 132 juta nego. Cocok untuk Investasi. Berminat Hub. Bu Farida HP/Wa 08123406-3242 atau 0822-4564-4564. Lokasi Paras Kec. Lawang, dekat dengan pasar wisata Lawang 2 Menit, dekat dengan Wanawisata pemandian Krabyakan 3 Menit, depan perumahan Sky Park. Luas 410m2, terpasang listrik 1.300 Status AJB. Harga 350 Jt. Minat bisa cek lokasi Sabtu/Minggu, 081335776262

-partai hanya bertahan dengan cara-cara lama, sementara pemilih rasional semakin beda cara menggaetnya, maka bisa dipastikan kondisi politik partai akan stagnan. “Jika hanya mengandalkan itu akan berat mengambil peluang lain. Jadi harus ada akselerasi baru, pembaharuan-pembaharuan Apalagi di pilkada serentak ini, banyak yang terpilih adalah anak-anak muda. Jadi partai harus bisa ikuti akselerasi itu dengan memasang anak-anak muda sebagai pimpinan, dan melahirkan kader-kader muda berkualitas untuk bersaing,” pungkas Surrokim. Sementara itu, Wali Kota Surabaya terpilih Eri Cahyadi

ml gel lidah buaya. Nampak di situ anak-anak panti dibantu Dessy untuk menuangkan bahan-bahan tersebut. Setelah itu, kedua bahan tersebut diaduk sampai rata dan dimasukkan ke dalam dispenser sabun cuci tangan. Kemudian dispenser tersebut ditempel di tembok dekat pintu masuk dengan cara dipaku. Anak-anak panti lantas mengaku senang telah diajar-

Yang paling penting, lanjut dia, para orang tua dan guru harus berperan aktif selama proses belajar dari rumah. Bila orang tua menemui kendala, bisa segera melapor kepada sekolah masing-masing untuk diberikan opsi pembelajaran lainnya. “Ini kan kondisinya pandemi, sehingga harus sama-sama bersinergi dan berperan aktif untuk memberikan pelajaran kepada para siswa. Ayo kita dukung mereka untuk tetap belajar meski di tengah pandemi,” pungkasnya. (fer/tyo)

Sambungan dari halaman 3 kan cara membuat hand sanitizer secara sederhana. Bahkan dalam pembuatannya dihiasi canda dan tawa. “Karena saat ini masih pandemi, kita harus selalu menjaga kesehatan dan juga kebersihan tangan, yaitu dengan cara menggunakan hand sanitizer apabila di sekitar kita tidak terdapat tempat untuk mencuci tangan,” pungkas Dessy selaku penanggung jawab kegiatan. (mg3/tyo)

DESAIN RUANGAN BEBAS Virus Covid-19 Menjadikan Ruang Usaha/ Kantor/ Sekolah, Dll Bebas Virus/ Fresh Menggunakan Teknologi Terkini, Budget Terjangkau, Dipandu Team ARSITEK & DOKTER Berpengalaman Minat, Info & Konsultasi 08113088699 / 085772769040 FREE KONSULTASI


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SABTU PAHING, 20 FEBRUARI 2021 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Sinergi Tiga Pilar Ikut Membangun Kantor MWCNU Galis Tradisi itu juga yang diterapkan tiga pilar Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan. Belasan personel polsek, koramil, dan aparatur sipil negara (ASN) kecamatan, di bawah koordinasi Kapolsek AKP Tomy Prambana dan Danramil Kapten Kav Imam Ghazali, turut bersimbah keringat membangun kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Galis. Bersama warga sekitar dan pengurus MWCNU, dalam tiga hari terakhir pembangunan dilakukan dengan bergotongroyong. “Tidak ada pamrih apa pun di balik kegiatan. Hari ini kami ramai-ramai membantu pengecoran lantai atas kantor MWCNU Galis,” terang AKPTomy Pradana, Jumat (19/2). Menurut kapolsek, tradisi gotong royong ini masih kental di Galis. Ia bahkan menceritakan, jika ada warga yang pindah domisili ke lain dusun, rumahnya yang masih berupa anyaman bambu tanpa pondasi juga ikut diangkut dan dipikul beramai-ramai. “Inilah tatanan adat warisan leluhur rakyat Madura yang masih eksis mewarnai kehidupan sosial di lingkup pedesaan,” tandas Tomy. Bagi apartur pemerintah, tradisi

ini juga jadi momen strategis untuk ajang silaturahmi, guna menjalin kerukunan dan kemitraan. “Kami juga memanfaatkan momentum itu untuk mengedukasi disiplin protokol kesehatan (prokes) di masa pandemi Covid-19 agar selalu diterapkan,” tambahnya. Sinergi tiga pilar Galis ini menuai apresiasi positif dari Kapolres Bangkalan Didik Hariyanto. Hal ini merupakatan potret dari kearifan lokal. Juga menjadi media perekat kekerabatan, kebersamaan, serta persatuan dan kesatuan di lingkup masyarakat pedesaan. “Etika dan etos sosial kemasayarakat seperti itu, jelas merupakan bagian dari tatanan budaya spesifik warisan leluhur. Juga menjadi jati diri anak negeri yang tiada duanya di dunia,” urai Didik. Kapolres berharap, tradisi ini untuk terus dijaga masyarakat. ”Jangan malah ada oknum yang kadang rajin mengumbar hasutan dan ujaran kebencian berbau SARA yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Itu tidak baik, harus kita tangkal bersama,” pungkasnya. (ras/epe)

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Bangkalan, Memorandum Tradisi holopis kuntul baris atau gotong royong di lini perdesaan, merupakan bagian budaya khas Nusantara yang patut dijaga dan dilestarikan. Bahkan ada yang menganggap sudah jadi jati diri kebanggaan bangsa Indonesia.

Kapolsek AKP Tomy Pradana bersama Danramil Kapten Kav Imam Ghazali ikut membantu proses pengecoran kantor MWCNU Kecamatan Galis.

FOTO: MEMORANDUM/URI

49 Bangkai Paus Pilot Dikubur di Pantai Modung Personel Polres Sumenep dan Kodim 0827 sepekan terakhir gencarkan bagi-bagi masker gratis.

BPBD Sumenep

Waspadai Curah Hujan Tinggi Sumenep, Memorandum BPBD Kabupaten Sumenep mengeluarkan peringatan kepada warga untuk mewaspadai ancaman bencana alam pada Februari 2021. “Curah hujan cukup tinggi sehingga dapat menyebabkan longsor dan angin puting beliung,” terang Kepala BPBD Abd Rahman Riadi, Jumat (19/2). Peringatan itu terutama ditujukan kepada warga yang tinggal di beberapa wilayah dengan potensi bencana. “Kami sudah petakan daerah itu,” cetusnya. Seperti untuk ancaman longsor, kata dia, salah satunya di Desa Basoka, Kecamatan Rubaru; Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan; Prenduan di Pragaan Daya; dan Desa Moncek, Kecamatan Lenteng. “Ancaman longsor itu karena banyak pohon yang ditebang yang menyebabkan tidak ada pengikat pada struktur tanah,” terangnya. Sedangkan untuk potensi banjir ketika hujan deras, di antaranya ada di Patean, Babbalan, Cangkreng, Torbang dan Marengan. Sedangkan ancaman angin kencang ada di Karanganyar, Pinggir Papas, Nambakor, Saronggi, dan Desa Juluk serta daerah tambak pinggir laut. (*/uri/epe)

Gubernur Khofifah Indar Parawansa memeriksa kondisi seekor paus pilot hidup yang terdampar di perairan pantai Kecamatan Modung.

rata-rata berukuran 3 meter. Bangkainya dikubur di sekitar pantai tempat terdampar. Ia menambahkan, penuturan warga sekitar, sebelum terdampar kawanan paus pilot terlihat bergerak tak tentu arah bak keracunan. “Sebelum ke pinggir pantai, ada nelayan yang melaporkan bahwa kawanan ikan paus saat masih di tengah bergerak tak terkendali, layaknya ikan keracunan. Hingga akhirnya banyak warga mengetahui ikan itu tiba-tiba mendadak ke pinggir,” ucap Heri. Hal ini dibenarkan kesaksian Rama (27), warga Desa Patereman. “Kemarin sore masih hidup. Warga berusaha menggiring ke tengah laut, namun tetap kembali lagi. Air laut saat itu terlihat warnanya merah,” sebutnya. Kejadian ini disebutnya, belum pernah ada. Kalau ada ikan mati biasanya di tengah laut baru bangkainya terseret ombak ke pantai. Situasi ini memicu isu lain. Termasuk adanya gejala awal tsunami. Terkait hal ini, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bangkalan Mohammad Zaini sontak menepis. “Bukan tanda tsunami, tapi peristiwa alam biasa atau karena ada puting beliung beberapa waktu lalu di wilayah Kenjeran Surabaya,” katanya. (*/ras/epe)

Rencana Pembangunan Agrowisata Gagah Direspons Bupati Pamekasan, Memorandum Program Pemerintah Desa (Pemdes) Gagah, Kecamatan Kadur, membuat kawasan destinasi agrowisata berkemajuan, mendapat apresiasi Bupati Pamekasan Badrut Tamam. Respons itu disampaikan ketika Pemdes Gagah dipimpin Kepala Desa Hendra Budi Krisna, mempresentasikan program ini di Pendopo Agung Ronggo Sukowati, Jumat (19/2). Ra Baddrut, panggilan akrab bupati, menilai program itu sesuai dengan misinya dalam meminpin. Yakni membangun Pamekasan dari hulu hingga ke hilir. “Semangat ini yang harus dijaga kades dan seluruh stakeholder. Termasuk generasi muda

karena saya yakin, jika rencana ini terlaksana, Desa Gagah bisa menjadi desa yang berkemajuan,” ungkapnya. “Syukur alhamdulillah jika seluruh stakeholder di Desa Gagah sudah mulai berpikir open minded untuk bisa membangun desanya,” tambahnya. Hendra dalam paparannya, merinci jika agrowisata yang dibangun nanti memuat potensi sumberdaya alam Desa Gagah. Dengan tujuan, meningkatkan perekonomian warga. “Wisata tersebut akan melibatkan warga. Seperti untuk menjual beberapa produk kerajinan dan inovasi dari masyarakat. Kami juga berharap, program ini membuka lapangan kerja baru bagi

FOTO: MEMORANDUM/SJK

Sumenep, Memorandum Dalam sepekan terakhir, Polres Sumenep dan jajaran kian gencar menyosialisasikan serta mengedukasi masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). Khususnya di kawasan yang memberlakukan PPKM mikro. Apalagi, sejak PPKM mikro diterapkan, hampir seluruh wilayah ada posko. Baik di kawasan yang zona merah, oranye, kuning hingga hijau. Keberadaan posko itu dimafaatkan untuk menggencarkan sosialisasi prokes. Melalui operasi yustisi dibarengi dengan bagi-bagi masker gratis. Kapolres Sumenep AKBP Darman bahkan turun langsung ke pasar tradisional sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19. “Dalam program ini, kami juga bersinergi dengan institusi lain dalam melakukan kegiatan pencegahan penyebaran virus corona,” terang Kasubbah Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S, Jumat (19/2). Seperti bersinergi dengan Kodim 0827, BPBD, dan dinas kesehatan untuk melakukan operasi pemberlakuan jam malam di kafe atau warung yang hingga kemarin masih diberlakukan. “Posko PPKM mikro rutin dikunjungi polsek jajaran. Intinya kami akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat baik penanganan Covid-19 maupun keamanan,” tambahnya. Seluruh kegiatan merupakan fungsi utama aparat kepolisian dalam memberikan pelayanan dan mengayomi masyarakat terutama di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. (uri/epe)

FOTO: MEMORANDUM/IST

Sosialisasikan Prokes, Gencarkan Pembagian Masker ke Warga

Bangkalan, Memorandum Fenomena alam aneh terjadi di perairan pantai Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan sejak Kamis (18/2). Puluhan ekor paus pilot ditemukan terdampar. Dari 53 ekor mamalia laut yang aktivitasnya selalu berkelompok ini, hanya tiga yang masih bertahan hidup hingga Jumat siang. Kabar ini bahkan sampai ke Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Bersama Bupati R Abdul latif Amin Imron dan Camat Modung Heri Arifin, gubernur meninjau ke lokasi yang masuk Desa Petereman. Khofifah meminta civitas fakultas kedoteran hewan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum dikubur. “Memang harus segera dikubur, tapi masih menunggu air surut. Saya minta sebelum dikubur biar diperiksa dulu penyebabnya,” katanya. Gubernur menerangkan, warga dibantu relawan sebenarnya sudah berusaha menggiring paus pilot ini ke tengah laut. Namun, susah dilakukan karena diduga ada induknya di bibir pantai yang sudah dalam keadaan sekarat. “Jadi, kebersamaan ikan paus itu luar biasa. Yang berhasil diselamatkan dan dilepas kembali ke laut hanya tiga ekor,” katanya. Camat Modung menambahkan, paus yang terdampar

Kades dan perangkat Desa Gagah foto bersama bupati setelah mempresentasikan rencana pembangunan agrowisata.

generasi muda,” bebernya. Rencananya, agrowisata

itu dibangun di atas tanah kas desa (TKD) seluas 6,5 hektare.

Biayanya berasal dari anggaran dana desa (ADD). “Tahun ini kami sudah menganggarkan dari dana desa beberapa sarana untuk dibangun mulai dari akses jalan masuk, lahan parkir, dan beberapa gazebo serta kios untuk menjual produk warga,” sebutnya. Diperkirakan, agrowsiata ini rampung 2-3 tahun ke depan. “Tempat agrowisata nantinya akan menyediakan spot selfi di sawah, lintasan atletik, tempat perkemahan, dan beberapa sarana prasarana lainnya sebagai penunjang sehingga pengunjung betah berlama-lama termasuk penjualan produk hasil kerajinan warga setempat,” harapnya. (sjk/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

SABTU PAHING, 20 FEBRUARI 2021 HALAMAN 6-7

Jaga Ketahanan Pangan, Kapolres Tabur 2.000 Bibit Lele

Bojonegoro, Memorandum Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia gencar melakukan program ketahanan pangan dari Presiden Joko Widodo di masa pandemi Covid-19. Kali ini Kapolres Pandia menabur bibit (benih) lele di lahan kosong Polsek Bojonegoro Kota yang sengaja dimanfaatkan untuk ternak Lele, Jumat (19/2). “Sehingga kalau bisa dipanen, secara tidak langsung dapat memberikan tambahan rejeki khususnya bagi anggota dan masyarakat sekitar pada umumnya, “ ujar Kapolres Pandia, kemarin. Tidak hanya lele, Polsek Bojonegoro Kota juga beternak ayam koper dan sayur

AKBP Pandia menabur bibit lele di lahan kosong milik Polsek Bojonegoro Kota.

mayur. Dalam kunjungan itu, Kapolres Pandia didampingi Kasat Intelkam AKP Beni Ulang Setyawan, Kasat Binmas AKP Sujono, Kasat Reskoba AKP Yusis Krismanto, Kasat Lantas AKP Heru Sudjio, Kapolsek Bojonegoro Kota Kompol Hariadi Agus Wahono dan lainnya. Kapolres menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka program ketahanan pangan di

masa pandemi Covid-19. Di antaranya penebaran tambahan bibit lele, pengecekan budidaya ayam joper, budidaya sayur mayur dengan maksud untuk belajar memaksimalkan lahan kosong yang ada di kantor atau rumah anggota. Menurut dia, bahwa anggota perlu berlatih sejak dini agar pada waktu selesai purna tugas sudah mempunyai kesibukan yang bisa menghasilkan rejeki tambahan, untuk keluarga serta bermanfaat kepada lingkungan sekitarnya. “Karena bisa sebagai motivator dan pilot project dalam menggerakkan masyarakat dalam budidaya untuk ketahanan pangan,” tegasnya. (top/har/mik)

Edarkan Sabu, Dua Pemuda Sidoarjo Dibekuk Polisi Satreskoba Polres Kediri Ringkus Warga Kandangan Gresik, Memorandum Dua pemuda asal Sidoarjo, Dimas Andi Saputra Meger (22) dan Imam Novi Arbianto (20), selaku kurir dibekuk jajaran Satreskoba Polres Gresik. Keduanya diduga jaringan peredaran gelap narkotika antarkota. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatreskoba AKP Hery Kusnanto mengungua kapkan, penangkapan dua tersangka ini merupakan hasil dari pengembangan. Polisi terlebih dahulu mengamankan M Adjie Nabawi (20). “Kemudian didapat informasi bahwa M. Adjie Nabawi memeroleh paketan sabu dari Imam Novi Arbianto di Desa Jogostaru Kecamatan Sukodono Kab Sidoarjo. Selasa (16/2) dini hari kami melaku-

Kedua tersangka yang diamankan.

kan penangkapan,” beber Hery, Jumat (19/2). Tidak berselang lama dan masih hari yang sama, Dimas Andi Saputra Meger bandar

dari kedua pelaku juga berhasil diringkus. Saat itu trsangka sedang berada di kediamannya Desa Sidodadi Kecamatan Taman - Sidoarjo.

“Dari penangkapan tersebut, ditemukan empat poket sabu dengan berat masingmasing 0,28 gram, 0,30 gram, 0,30 gram dan 0,32 gram yang

disimpan di saku jaket. Kemudian satu pak plastik klip, satu pipet kaca, satu potongan sedotan serta satu buah HP yang digunakan untuk transaksi gelap sabu,” beber imbuhnya. Hery membeberkan, peran Adjie dan Imam selaku kurir atau kaki tangan dari Dimas. Untuk selanjutnya mengambil barang dan mengantarkan kepada para pelanggan. Salah satunya di wilayah Kota Santri. Dimas dan Imam kini menyusul Adjie mendekam di balik terali besi penjara dan ditetapkan sebagai tersangka. Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 84 ayat (2) KUHAP diancam minimal empat tahun penjara,” pungkasnya. (and/har/mik)

Forkopimda Kabupaten Malang Dukung Vaksinasi Malang, Memorandum Pelaksanaan vaksinasi di wilayah Kabupaten Malang berlangsung lancar. Hal itu menyusul dilaksanakannya vaksinasi tahap II yang akan dilakukan jajaran forkopimda secara bersama-sama di RS Kanjuruhan Kabupaten Malang. Kasubbag Humas Polres Malang Iptu Bagus Wijanarko menyampaikan pelaksanaan vaksinasi tahap kedua ini merupakan upaya mencegah penyebaran Covid-19. “Vaksinasi tahap dua ini dilakukan sesuai dengan ketentuan dan berjalan lancar,” tuturnya seraya mengharapkan masyarakat mematuhi prokes. Forkopimda Kabupaten Malang yang akan menjalani vaksinasi tahap dua antara lain AKBP Hendri Umar SIK MH (Ka-

polres Malang), Letkol Inf Yusub Dedy Sandra SIP MIPol (Dandim 0818 Kab Malang-Batu), HM Sanusi MM (Bupati Malang terpilih), Edi Handojo SH MH (Kajari Kab Malang), Dr Wahyu Hidayat (Sekda Kab Malang), Didik Gatot Subroto (Wakil Bupati Malang terpilih), dr Arbani (Kepala Dinas Kesehatan Kab Malang. as ini Pelaksanaan vaksinasi dorong dilakukan untuk mendorong keberlanjutan vaksinasi untuk mencegah penyebaran Couatvid-19 dan juga menguatakat kan imun bagi masyarakat ar sehingga dapat terhindar dari Covid-19. Ini juga untuk mem-a berikan edukasi pada masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi untuk melindungi diri sendiri dan sekaligus menyampaikan pesan bahwa

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Malang.

va ini aman dan halal vaksi digunakan. Pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan secara bertahap sesuai dengan ketentuan. Diharapkan, masyarakat se-

cara bersama-sama tetap memiliki kepatuhan terhadap protokol kesehatan (prokes) agar dapat mencegah penyebaran Covid-19. Yang kini perlu dilakukan adalah

dengan menerapkan 5M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. (*/ari/mik)

Tiga Pilar Polsek Sepulu Getol Buru Pelanggar Prokes Sambil Bagi Masker Bangkalan, Memorandum Tekad memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang masih menggurita di Kabupaten Bangkalan, tetap digelorakan oleh tiga pilar Kecamatan Sepulu. Kamis (18/2) dan Jumat (19/2) pagi, Tim Satgas Kecamatan di bawah koordinasi Kapolsek Sepulu AKP Buntoro, turun menggelar operasi Yustisi. Belasan personel dari sinergi tiga pilar meliputi anggota Polsek, Koramil, petugas Trantib Kecamatan dan tenaga medis Puskesmas, kembali berburu pelanggar protokol kesehatan (prokes) berjibaku memburu pelanggar prokes. Bahkan dalam kegiatan kali ini, juga juga dibarengi dengan bagi-bagi masker gratis. Hanya saja, strategi, taktik dan tehnik untuk menjaring pelanggar prokes, tidak lagi dengan me-

Tim operasi yustisi gabungan menjaring warga pelanggar prokes di sebuah toserba.

nyekat jalan protokol padat keramaian. Sebaliknya, tim operasi yustisi gabungan, aktif jemput bola. Yakni aktif blusak-blusuk di kompleks pasar tradisional, kompleks pertokoan, rumah makan, kafe, dan simpul-

simpul keramaian lainnya. Hasilnya ?,” Ternyata masih ada saha beberapa warga yang terjaring melanggar prokes. Mereka kami jaring di toserba, rumah makan, cafe dan saat berlalu-lalang di sekitar jalan raya,”ungka Buntoro.

Seperti biasanya, warga yang terjaring, umumnya tidak menggunakan masker, langsung diedukasi dengan cara-cara persuatif. ”Selain kami suguhi masker gratis, mereka juga wajib mengisiformulir perjanjian untuk ti-

dak lagi mengulangi perbuatannya, Yakni melanggar prokes,” pungkas AKP Buntoro. Lanjutnya, hal itu dilakukan agar tak sampai kecolongan meskipun wilayah Kecamatan Sepulu tidak termasuk 4 besar episentrum penyebaran covid 19. Data terakhir sebaran covid 19 di kabupaten per Kamis (18/2) malam, tercatat jumlah total warga positif terpapar covid 19 sudah mencapai 1.541 warga, 1.292 pasien diantaranya sembuh. Rinciannya, di Kecamatan Bangkalan terdata sebanyak 583 warga terpapar, Kamal 255 warga, Burneh 171 dan Kecamatan Socah terdeteksi 111 warga terpapar. Sisanya, 421 warga terpapar lainnya, tersebar di 14 kecamatan lainnya. Sedangkan di Kecamatan Sepulu, terdata hanya ada 26 warga terpapar covid 19. Jadi angkanya relatif rendah. (ras/mik)

Kediri, Memorandum Satreskoba Polres Kediri mengamankan seorang pengedar narkoba berinisial DAZ alias Konteng (27), warga Dusun Tambi, Desa/Kecamatan, Kandangan Kabupaten Kediri. DAZ diamankan anggota Satresnarkoba Polres Kediri di Desa Bringin, Kecamatan Badas Kabupaten Kediri lantaran diduga akan mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu dan pil dobel L. Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono melalui Kasubbag Humas Polres Kediri AKP Ratmoko Budi Lartono menjelaskan, penangkapan terduga pelaku berawal, petugas anti

DAZ alias Konteng

narkobs mendapatkan informasi dari masyarakat jika ada seseorang yang akan melakukan transaksi narkoba di wilayah hukum Polres Kediri. “Dari laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi keberadaan terduga pelaku,” ujar Budi. Jumat (19/2). Sambung Kasubbag Humas Polres Kediri, setelah berhasil menemukan keberadaan terduga pelaku, petugas melakukan pemantauan, akhirnya ditemukan terduga pelaku yang gerak geriknya mencurigakan. Selanjutnya tidak mem-

b buang waktu petugas berhasil menangkap pelaku tanpa ada tindakan perlawanan kepada petugas. “Dari hasil penggeledahan, petugas Satresnarkoba Polres Kediri menemukan barang bukti berupa 20 plastik klip berisi narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 22, 04 gram, tiga pipet kaca berisi sabu-sabu, dua pipet kaca, satu bong, dua timbangan digital , dan 2000 butir pil koplo yang disimpan di dalam botol plastik yang rencananya akan diedarkan, namun petugas berhasil mengagalkan aksi transaksi barang haram tersebut,” ungkap

AKP Ratmoko Budi Lartono. Ditambahkan, pelaku dan barang bukti diamankan ke Mapolres Kediri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu atas perbuatannya pelaku dijerat dalam pasal pasal 114 ayat 2 sub pasal 112 ayat 2 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan pasal 197 sub pasal 196 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. “Petugas mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas laporannya tentang adanya seseorang yang mengedarkan narkoba di wilayah hukum Polres Kediri,” pungkas Budi. (mis/mik)

Cegah Covid-19, Polres Mojokerto Rakor dengan Pesilat Mojokerto, Memorandum Polres Mojokerto mengadakan rapat koordinasi (rakor) dengan perguruan silat IKS PI Kera Sakti dan Satgas Covid-19 di gedung Wira Satya Sabhara Polres Mojokerto, Jumat (19/2). Rakor dilaksanakan untuk mendapat solusi terbaik terkait rencana kegiatan tasyakuran kenaikan tingkat anggota perguruan silat di wilayah Mojokerto. Pasalnya saat pandemi seperti saat ini, pemerintah melalui Satgas Covid-19 di masing-masing daerah bersama-sama menekan penyebaran Covid 19 dengan menghindari segala kegiatan yang melibatkan kerumunan masa. Wakapolres Mojokerto Kompol David Triyo Prasojo mengucapkan selamat terkait tasyakuran kenaikan tingkat IKS PI Kera Sakti pada tahun 2021. Karena kegiatan tersebut adalah merupakan kegiatan rutin tahunan akan tetapi perlu diingat dalam tahun ini adalah situasi pandemi Covid-19 tidak seperti tahun sebelumnya. “Komitmen moral kita secara sadar berpartisipasi aktif dan berperan aktif agar disiplin, patuh, mentaati aturan supaya tidak terjadi penularan Covid 19,” terang

Wakapolres Kompol David Triyo Prasojo memimpin rakor dengan perguruan silat.

Kompol David. Pihaknya berharap dengan sangat kepada Keluarga besar IKS.PI Kera Sakti supaya dapat menyikapi dengan bijaksana dalam menerima keputusan kali ini agar menunda kegiatan tasyakuran kenaikan tingkat hingga waktu memungkinkan. Sementara itu, Kasat Pol PP Kabupaten Mojokerto diwakili Sartono sepakat atas arahan dari Waka Polres Mojokerto, Dandim dan Dan Yon 0815 agar rencana kegiatan kenaikan Tingkat Warga IKS.PI Kera Sakti agar ditunda pelaksanaannya.

Namun apabila dari perguruan pencak silat tetap ingin menyelenggarakan maka kiranya IKS.PI Kera Sakti Cab.Mojokerto mengajukan surat resmi kepada Gugus Tugas Covid 19 Pemerintah Kabupatrn Mojokerto. Ketua IPSI Kab.Mojokerto Samsul Muarifin menyampaikan gagasan/ formula kiranya para pimpinan perguruan pencak silat dalam melakukan kegiatan ujian kenaikan tingkat ataupun tasyakuran warga baru agar dilakukan secara dibagi per kecamatan.

“Hal ini untuk menghindari penyebaran virus Covid19,” urainya. Ketua IKS.PI Kera Sakti Muhammad Afandi berharap rapat koordinasi kali ini ahar dapat mencari solusi yang terbaik dan memberikan masukan dan saran kepada keluarga besar IKS. PI Kera Sakti. “Mengingat dalam perguruan pencak Silat IKS.PI Kera Sakti Cabang Mojokerto dalam setahun mempunyai kegiatan dua kali dan bulan kedepan juga akan mengadakan kegiatan tasyakuran terhadap warga baru,” pungkasnya. (war/mik)

Kapolres Imbau Prokes Sambil Bagikan Makanan dan Masker Blitar, Memorandum Banyak cara dilakukan Kapolresta Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setyawan untuk menjadikan hari Jumat benar-benar berkah dan barokah. Orang nomor satu di Mapolres Blitar Kota ini, membagikan masker dan makanan siap saji bagi tukang becak dan masyarakat di kawasan PIPP dan Makam Bung Karno, Jumat (19/2). “Kegiatan Jumat Berkah ini, kami membagikan sembako dan nasi kota kepada para tukang becak di kawasan PIPP dan Makam Bung Karno,” kata Kapolres Yudhi, kemarin. Selain itu, yang lebih penting, Kapolres menyampaikan pesan agar selalu menjaga kesehatan masyarakat. Tingkatkan prokes, hindari kerumunan, wajib pakai masker, cuci tangan dengan sabun, serta jaga jarak. Yudhi mengatakan pemberian sembako dan nasi kotak juga sebagai bentuk empati kepada pekerja di lapangan khususnya

Satreskoba Polres Sumenep Panen Tersangka Narkoba Sumenep, Memorandum Satreskoba Polres Sumenep panen tersangka narkotika jenis sabu-sabu (SS) saat digelar pesta di sebuah rumah di Desa Kasengan Kecamatan Manding Kamis (18/2), sekitar pukul 15.30. Tak berselang lama, petugas juga menangkap tersangka narkoba lain di Kepulauan Kangean. Adalah Hafid Basyeh warga Desa Talango Kecamatan Talango. Sementara TKP-nya di dalam rumah Ruddi, warga Kasengan. Barang bukti yang disita 1 kantong plastik klip kecil sabu kotor ± 0,52 gram, seperangkat alat hisap, 1 pipet kaca terdapat sisa sabu. “Setelah mendapat informasi akurat, petugas langsung melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap terlapor yang pesta sabu di rumah Rudi. Terlapor juga mengaku barang yang digunakan milik Rudi,” ujar Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti. Sementara pada Jumat (19/2) sekitar pukul 00.30 anggota Polsek Kangean menangkap Taufik Anwar (25), warga Desa Kalikatak, Kecamatan Arjasa, Kepulauan Kangean. AKP Widiarti mengaku, berawal pada Jumat (19/2) sekitar pukul 00.30 anggota Polsek Kangean melihat Taufik Anwar yang merupakan target kasus curanmor sedang berada di rumah istrinya di Desa Kalikatak. Setelah dilakukan penggele-

Para tersangka narkoba.

dahan dari rumah Taufik, ditemukan 1 buah pipet kaca terdapat sisa sabu. Taufik mengakui barang itu milik sendiri yang didapat dengan cara membeli kepada Andi Subroto, warga Desa Sumber Nangka, Kecamatan Arjasa. Anggota Polsek Kangean melakukan pengembangan ke rumah Andi Subroto dan menemukan 1 poket plastik klip kecil yang berisi sabu berat kotor belum diketahui karena belum ditimbang. Barang itu ia beli dari

Dikatakannya, Polres Blitar Kota juga mengkampanyekan penerapan protokol kesehatan kepada para tukang becak pada kegiatan itu. Yudhi meminta para tukang becak tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan saat bekerja di lapangan. Para tukang becak juga rentan terpapar Covid-19 karena

setiap hari bertemu dengan wisatawan baik dari dalam maupun luar kota yang berkunjung ke wisata Makam Bung Karno. “Setiap hari mereka di lapangan dan bertemu langsung dengan wisatawan di Makan Bung Karno. Untuk itu, mereka tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan saat bekerja,” katanya. (pra/mik)

an bin Hamsan warga Desa Duko Kecamatan Arjasa. “Saat petugas menangkap Musahnan menemukan 1 buah HP yang dijadikan alat komunikasi transaksi jual beli sabu dan juga uang sebesar Rp 700.000 hasil dari penjualan sabu. Dia membenarkan bahwa dirinya yang telah menyerahkan sabu kepada Moh Suri untuk dijual. Barang haram itu didapat dari Hendra warga Kecamatan Waru Pamekasan,” tandas Widiarti. (aan/mik)

3 Pilar Mayangan Sterilkan Kampung Tangguh Semeru Probolinggo, Memorandum Tiga Pilar Mayangan bersama relawan kampung tangguh Perum Asabri Kota Probolinggo bersinergi semprotkan disinfektan sekaligus memberikan bantuan beras kepada warga sekitar, Jumat (19/2). Penyemprotan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes) tersebut inji untuk mensterilkan wilayah binaan Polsek Mayangan ini dari serangan Covid-19. “Penyebaran virus Covid-19 belum berakhir, maka langkah antisipasi ini perlu dilakukan agar penyebaran virus tidak semakin meluas, juga untuk memastikan masyarakat yang hendak beraktifitas di luar rumah merasa tidak khawatir,” kata Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari melalui Plt. Kapolsek Mayangan AKP Suharsono. “Kami juga sudah menentukan fasilitas atau tempat umum mana saja yang akan dilakukan penyemprotan cairan disinfektan. Bahkan, kita memberikan bantuan kepada warga berupa beras,” tandas kapolsek. Kegiatan ini, lanjut Kapolsek, sangat disambut baik oleh warga yang berada di lingkungan Kampung Tangguh Semeru ASABRI RW XII Kelurahan Kanigaran. Warga masyarakat berharap agar selalu sehat dan tetap akan patuh protokol kesehatan untuk memutuskan virus Covid-19. “Melalui koordinasi bersama Camat, Koramil, Puskesmas dan aparatur pemerintah, kita semua berupaya terus melakukan berbagai langkah pencegahan

Tiga Pilar Mayangan bersama relawan kampung tangguh bersinergi menyemprotkan disinfektan ke jalan kampung.

penyebaran virus Covid-19, untuk masyarakat yang ada di wilayah hukum Polsek Mayangan Polres Probolinggo Kota,” ucap Suharsono. Suharsono juga berharap, untuk dijalankan kegiatan testing, tracing dan treatment yang masif di tingkat kelurahan dibutuhkan semangat dan kerja sama Tiga Pilar. Apalagi Kampung Tangguh Semeru sudah ada cara bertindak, ada scanning,

analisis, respons dan asesmen atau evaluasi. Termasuk 3T, testing, tracing dan treatment. “Dengan adanya itu, tiga pilar dan elemen masyarakat lainnya bisa saling bekerjasama untuk mencegah penyebaran virus corona, sehingga cepat pemulihannya. Dan optimis jika wilayah hukum Polsek Mayangan, khususnya Kota Probolinggo bisa menjadi zona hijau,” pungkasnya.

Satlantas Polresta Sidoarjo Imbau Pengguna Jalan Waspada Sidoarjo, Memorandum Satlantas Polresta Sidoarjo meminta masyarakat untuk berhati-hati dan waspada jika melintas di sekitar kawasan Aloha menuju Bandara Juanda Sidoarjo. Sebab, di sekitar jalan itu dilakukan pengaspalan. Jumat (19/2) pagi, Kanitlaka Lantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono, ikut turun membantu pengaturan lalu lintas di Jalan Raya simpang tiga Aloha tersebut. Giat pengaturan lalu lin-

n tas tersebut dimaksudkan untuk membantu masyarakat pengguna jalan yang melintas di sekitar kawasan tersebut. Volume kendaraan yang cukup padat di area tersebut lantaran banyaknya masyarakat bekerja dan melakukan aktifitas kegiatan sehari-hari dengan melintasi wilayah itu. “Kami mengimbau pengendara mengambil jalur kanan dan mengurangi kecepatan,” kata Sugeng, kemarin.

Menurut Sugeng, dengan melakukan pengaturan tersebut masyarakat dapat melanjutkan aktifitasnya dengan tepat tanpa terkendala jalanan yang sedang ada perbaikan. Sehingga dapat melaksanakan aktivitasnya dengan aman dan lancar. “Tetap lancar tanpa terhalang dengan adanya perbaikan jalan,” kata dia. Kanitlaka mengimbau kepada masyarakat yang beper-

Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan membagikan sembako kepada tukang becak.

para tukang becak di masa pandemi Covid-19. Menurutnya, para tukang becak di kawasan PIPP dan Makam Bung Karno ikut terdampak pandemi Covid-19. Penghasilan para tukang becak otomatis turun karena berkurangnya pengunjung di wisata Makam Bung Karno selama pandemi Covid-19.

Sitki Niam bin Nur Alim warga Desa Bilis-Bilis Kecamatan Arjasa. Selanjutnya petugas melakukan pengembangan ke rumah Sitki Niam lalu ditemukan 2 buah pipet kaca terdapat sisa sabu. Barangnya didapat dengan cara membeli kepada Moh Suri bin Rifaie warga Desa Duko Kecamatan Arjasa. Kemudian tersangka Moh Suri mengakui bahwa dia yang menjual sabu kepada Sitki Niam. Barangnya didapat dari Musahn-

Kanitlaka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono mengatur jalur kendaraan.

gian melaksanakan aktivitasnya dengan mengendarai kendaraan bermotor, agar lebih berhati-hati serta melengkapi surat-surat dan mentaati rambu-rambu

lalu lintas. “Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (bwo/jok/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU PAHING, 20 FEBRUARI 2021 HALAMAN 8

Tulungagung, Memorandum Pelaksanaan PPKM skala mikro di masa pandemi merupakan salah satu langkah yang diambil untuk menekan laju penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tulungagung. Polres Tulungagung sendiri berupaya memaksimalkan PPKM skala mikro dengan secara rutin melakukan pemeriksaan kesiapan posko di masing-masing desa. Seperti dilakukan tim asistensi Polres Tulungagung yang diketuai AKP Maga Fidri Isdiawan bersama Kasubbag Humas Polres Tulungagung Iptu Trisakti Saiful Hidayat, ketika berkunjung ke posko PPKM di Desa Krosok, Kecamatan Sendang, Jumat (19/2). “Kita melihat kesiapan desa untuk membentuk posko PPKM skala mikro. Sehingga jika ada warganya yang

terkonfirmasi, sudah ada antisipasi dan langkah-langkahnya,” terang Trisakti. Di Desa Krosok, tim melihat kesiapan sumber daya manusia (SDM), kemudian sejumlah perlengkapan pendukung seperti ruang isolasi, pos pemeriksaan kesehatan, hingga lumbung pangan. Dalam hal ini Trisakti mengapresiasi kepedulian pihak desa dan kerjasamanya dengan kepolisian, sehingga mampu mewujudkan posko PPKM sesuai dengan harapan. Sementara Camat Sendang Imam

Suwoyo juga mengapresiasi kehadiran tim asistensi di wilayahnya. Selama ini pihaknya telah mengalokasikan sejumlah anggaran untuk pengembangan kampung tangguh, termasuk pembuatan posko. “Kita telah mengalokasikan anggaran sampai 8 persen, untuk pengembangan kampung tangguh hingga terbentuknya posko PPKM mikro ini,” jelas dia. Tidak hanya itu saja, menurut Imam, pihaknya tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan dengan harapan bisa mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di wilayahnya. “Tetap kita berikan imbauan secara masif untuk penerapan protokol kesehatan di masyarakat, sehingga potensi penyebaram bisa diminimalkan,” ucapnya. (adv/fir/mad/lis)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Kesiapan Posko PPKM Desa Krosok Ditinjau

Tim asistensi meninjau lumbung pangan Desa Krosok.

Perangkat Desa Banjarwaru Dapat Pembinaan Bangkit Semeru Lumajang, Memorandum Jajaran Polres Lumajang terus bergerak melakukan berbagai aksi guna menurunkan angka terkonfirmasi Covid-19. Salah satunya dengan menggelar Polantas Bina Desa (Polbindes) Bangkit Semeru di Balai Desa Banjarwaru, Kecamatan Lumajang, yang sudah ditetapkan sebagai Kampung Tangguh Semeru, Jumat (19/2). Kegiatan yang dilakukan Satlantas Polres Lumajang ini mendukung adanya 16 progam prioritas Kapolri pada poin ke-7 tentang pemantapan dukungan Polri dalam penanganan Covid-19. “Selain untuk lebih mendekatkan diri, program ini juga didedikasikan sebagai jembatan antara warga dan kepolisian dalam penanganan penyebaran Covid-19. Sekaligus kampanye keselamatan berlalu lintas,” ujar Kasatlantas Polres Lumajang AKP I Putu Angga Feriyana. Polbindes Bangkit Semeru yang dilaksanakan Unit Dikyasa Satlantas Polres Lumajang untuk memberikan pembinaan kepada perangkat Desa Banjarwaru mengenai penerapan prokes dan pentingnya 5M. Ini untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 sekaligus menyosialisasikan pentingnya tertib berkendara di jalan raya guna menghindari terjadinya laka lantas. Tidak hanya itu, perangkat Desa Banjarwaru juga diberikan pemahaman tentang prosedur pengurusan SIM dan penerbitan STNK serta pembayaran pajak tahunan melalui inovasi Satlantas Polres Lumajang yang sudah ada. “Kegiatan diakhiri dengan memberikan masker kepada masyarakat”, pungkasnya. (ani/lis)

Tim asistensi bersama Tiga Pilar Ngantru dan Tim PPKM Mikro Mojoagung.

desa. Salah satunya yang dikunjungi adalah Desa Mojoagung. “Dalam kunjungan ini kami juga didampingi Tiga Pilar Kecamatan Ngantru. Di antaranya pak Danramil dan Kapolsek. Selain itu kami

Malang, Memorandum Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sepakat melakukan kerja sama dengan PT Abhimata Citra Abadi dan PT Fokus Indo Lighting untuk penyusunan studi kelayakan rehabilitasi dan efisiensi penerangan jalan umum (PJU), di Ruang Rapat Wali Kota Malang, Jumat (19/2). Nota kesepahaman ini untuk menata ulang dan melakukan pembaharuan penerangan jalan umum yang ada di wilayah Kota Malang. Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan tahap awal akan

FOTO: MEMORANDUM/ALV

mereka kali ini bersama anggota Ajenrem 081/DSJ itu menempuh jarak sejauh 35 Km guna menyapa masyarakat di wilayah Madiun dan Magetan, Jumat (19/2). Dengan ciri khas sebagai prajurit TNI, mereka nampak bersemangat untuk t k mengajak j k masyarakat k t agar semakin g e m a r

Tim Gowes Ojo Kendor bersepeda menyusuri jalanan pedesaan.

terpapar, agar bisa menyikapi sekaligus meneruskan dari warganya ke Posko Satgas Covid-19,” terang Saeroji. Senada, Kades Mojoagung Basuki menyampaikan terima kasih kepada tim asistensi yang telah melakukan pembinaan

Optimalkan PJU, Wali Kota Malang Teken MoU dilakukan uji kelayakan terlebih dahulu. “Secara bertahap akan kita lakukan pembaharuan dan menata ulang penerangan jalan umum yang ada agar lebih modern dan smart,” katanya. Kerja sama dengan PT Abhimata Citra Abadi dan PT Fokus Indo Lighting ini diharapkan hasilnya sesuai harapan. “Niatnya sudah baik, maka harus diiringi dengan prosedur yang baik pula agar hasilnya menjadi baik,” terangnya. Sementara itu, Head Office PT Abhimata Citra Abadi Ruslan Rustam menyampaikan, Kota Malang nanti menjadi kota

Tim Gowes Ojo Kendor Sapa Warga Magetan Magetan, Memorandum Tim Gowes Ojo Kendor yang dipimpin Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho kembali menggelorakan semangat berolahraga di tengah-tengah masyarakat. Dalam g o w e s

dari tim asistensi melakukan pembinaan kepada petugas Posko PPKM Mikro, agar lebih mengerti dan memahami tugas yang akan dilakukan. Diharapkan nantinya bila ada suatu perkembangan yang kiranya ada masyarakat

kepada tim relawan Posko PPKM Mikro di desanya. “ Te r i m a k a s i h a t a s pembinaanya kepada anggota PPKM mikro di desa kami. Saya berharap nantinya setelah mendapat pembinaan, seluruh anggota relawan ini bisa menjalankan tugasnya untuk penanganan percepatan dalam memutus mata rantai Covid-19 di Desa Mojoagung,” ungkapnya. Basuki menuturkan, bahwa Covid-19 ini masih ada. Untuk itu pihaknya menekankan kepada warga masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan, sehingga terbebas dari Covid-19. “Kami berharap dengan adanya Posko PPKM Mikro di Desa Mojoagung, nantinya semua warga bisa hidup sehat, dan selalu bisa beraktivitas s e p e r t i b i a s a ,” p u n g k a s Basuki. (adv/kin/mad/lis)

berolahraga. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk dapat menjaga kesehatan dan kebugaran anggota maupun warga. Dengan memiliki kondisi tubuh yang sehat dan bugar tentunya meru merupakan dambaan bagi setiap oran terlebih di tengah pandemi orang, Covi Covid-19 seperti sekarang ini. Guna men meningkatkan imun tubuh yang dapa dijadikan sebagai antibodi agar dapat terhi terhindar dari Covid-19. “ “Diharapkan masyarakat akan sem semakin sadar akan pentingnya men menjaga kesehatan dan kebugaran tub tubuh. Salah satunya dengan bero berolahraga seperti bersepeda,” ucap Danr Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugr Nugroho. S Saat gowes tersebut dimanfaatkan Danr Danrem untuk memantau langsung tingk kedisiplinan masyarakat dalam tingkat menj menjalankan protokol kesehatan. Tak ketin ketinggalan dirinya juga mengingatkan kepa anggota untuk tertib selama kepada pe di perjalanan dan tidak menganggu peng pengguna jalan lainnya. (*/alv/ack/lis)

pertama di Indonesia yang bakal tar. Untuk menerapkan PJU pintar. nya akan tahap awal pihaknya elayakan melakukan studi kelayakan rsetujuan sambil menunggu persetujuan dari Pemerintah Kota Malang. S e b e l u m nantinya masuk ke dalam proses pelaksanaan tender untuk diaplikasikan. “Nanti dari tender itu baru ke an tahapan penetapan ses dan dilanjut ke proses

kegiatan rehabilitasi dan pembaharuan teknologi PJU pintar,” jelasnya. (*/ari/lis)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Wali Kota Malang Sutiaji (kiri) usai penandatanganan MoU.

Polisi Bagikan Nasi Kotak dan Masker Pasuruan, Memorandum Kasatlantas dan anggota Satlantas Polres Pasuruan Kota menggelar aksi bakti sosial (baksos), di pos lantas tangguh semeru, Kebon Agung, Kota Pasuruan, Jumat (19/2). Kegiatan baksos bagi-bagi masker dan nasi kotak yang di dalamnya juga diberikan imbauan dari petugas tentang pentingnya menaati protokol kesehatan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan,

menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas, pada masa pandemi ini kepada tukang becak yang berada di Kota Pasuruan. “Ke g i a t a n b a k s o s d a n imbauan kepada masyarakat Kota Pasur uan, ter utama tukang becak agar terus taat pada protokol kesehatan 5M, untuk menekan penyebaran Covid-19 yang belum usai,” tutur Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Yudiyono.

Adapun untuk kegiatan dalam Jumat berkah ini petugas menyampaikan imbauan dan sosialisasi tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Untuk memutus penyebaran Covid-19. Terutama tukang becak yang kesehariannya berada di jalan mencari nafkah bagi keluarganya. “Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa meringankan beban masyarakat di tengah pandemi,” imbuhnya. (rdh/lis)

FOTO: MEMORANDUM/RDH

Petugas Dikyasa Satlantas Polres Lumajang memberikan imbauan di Kantor Desa Banjarwaru.

Tulungagung, Memorandum T i m a s i s t e n s i mengapresiasi kesiapan Posko PPKM Mikro Desa Mojoagung, Kecamatan Ngantru, dalam upaya mempercepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Jumat (19/2). Ke t u a Ti m A s i s t e n s i PPKM Mikro Kabupaten Tulungagung AKP Saeroji mengatakan, kesiapan Posko PPKM Mikro Desa Mojoagung sangat layak. “Kami sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemerintah Desa Mo j o a g u n g . Fa s i l i t a s n y a sangat layak dan lengkap,” ujarnya. Dijelaskan Saeroji, kunjungan tim asistensi sesuai sprint dari Polres Tulungagung berkaitan dengan tiga pilar. Yaitu TNI, Polri, dan satpol PP Kabupaten Tulungagung untuk melakukan asistensi Posko PPKM Mikro ke desa-

FOTO: MEMORANDUM/KIN

FOTO: MEMORANDUM/ANI

Tim Asistensi Tinjau Kesiapan Posko PPKM Desa Mojoagung

Petugas memberikan nasi kotak dan masker secara gratis.

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Indra Anugrah Hardiantoko, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH Direktur Utama: MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Choirul Shodiq SH MH Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Pemimpin Perusahaan: Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Yoyok Khayatullah AMD SE Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id

Pemasangan patung Merak baru di halaman Makorem 081/DSJ.

Tampilan Baru Patung Merak di Makorem 081/DSJ

FO TO :

ME

MO

RA

ND

UM

/A

LV

Madiun, Memorandum Korem 081/DSJ terus berbenah dan telah banyak penampilan baru, mulai dari keberadaan taman yang semakin indah maupun jumlah pohon pule yang ditanam terlihat lebih asri. Selain itu, patung Merak yang terdapat di taman halaman depan Makorem juga telah diganti baru dan dengan penampilan yang lebih baik serta menarik, Jumat (19/2). Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho terjun langsung dan turut terlibat membantu pemasangannya. Seperti diketahui, Merak merupakan salah satu simbol utama yang terdapat di dalam lambang atau logo satuan Korem 081/DSJ. “Merak dalam lambang satuan Korem 081/DSJ memiliki atau menggambarkan berbagai arti, mulai dari sayap yang berjumlah tujuh menggambarkan tunduk pada Sapta Marga, jari kaki berjumlah lima menggambarkan Pancasila dan Sumpah Prajurit, kepala yang berpaling ke arah standart menandakan tunduk dan taat atas segala perintah atasan, serta sikap ngigel jalah Merak menunjukkan kesiapsiagaan, kewaspadaan dengan kebesaran lahir maupun batin,” ujar Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho. Dengan adanya patung Merak baru tersebut, diharapkan satuan Korem 081/DSJ akan semakin lebih baik lagi dalam setiap tugas dan pengabdiannya terhadap rakyat, bangsa, dan negara. (*/alv/ack/lis)

Suasana sidang pangkar di Ruang Binter Makorem 081/DSJ.

Pimpin Sidang Pangkar

Danrem 081/DSJ Singgung Kemajuan Karir Anggota Madiun, Memorandum Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho memimpin sidang pangkar untuk jabatan pama (perwira pertama) di Ruang Binter Makorem, Jalan Pahlawan 50, Kota Madiun, Jumat (19/2). Dalam sidang tersebut dibahas tentang penempatan jabatan untuk perwira golongan VII dan VIII yaitu yang berpangkat kapten, letnan satu, dan letnan dua. Danrem mengimbau jika sudah ada personel yang menduduki suatu jabatan selama 2-3 tahun harus segera digeser dan dicarikan jabatan yang baru untuk kepentingan karir dari personel tersebut. “Hal itu sebagai bentuk tanggung jawab sebagai pimpinan untuk dapat memperhatikan kemajuan karir dari setiap anggotanya,” katanya. Danrem menjelaskan, penempatan jabatan personel hendaknya harus dilakukan sesuai dengan mekanisme dan kebutuhan organisasi satuan, sehingga dapat diambil keputusan yang tepat dan terbaik. “Diharapkan para personel tersebut yang akan menempati jabatan barunya, nantinya sesuai dengan spesifikasi, kemampuan, dan pengalaman dinas yang dimiliki, sehingga mereka akan dapat lebih optimal dalam mengemban tugas dan tanggung jawabnya,” imbuhnya. Hadir dalam sidang pangkar tersebut yaitu Kasrem Letkol Hany Mahmudhi, para kasi dan kasdim jajaran Korem 081/DSJ, serta Wadanyonif 511/DY. (*/alv/ack/lis)

SABTU PAHING, 20 FEBRUARI 2021 HALAMAN 9

Maraton, Pengusulan Pengesahan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Lamongan, Memorandum Ta h a p a n Pe m i l u k a d a L a monga n h a mpi r ber a k h i r. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamongan melaksanakan rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih dalam pemilihan serentak lanjutan 2020, di ruang Media Center KPU, Jumat (19/2). Diungkapkan Ketua KPU Mahrus Ali dalam rapat, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2020 ini merupakan pemilihan dengan tahapan waktu terpanjang, di mana tahapan diawali mulai September 2019 dan sempat cut-off awal 2020 karena pandemi Covid-19. Ia juga menyatakan bahwa antusiasme dan partisipasi masyarakat Lamongan sangat luar biasa, peserta pemilihan mampu melebihi target yang ditetapkan nasional. “Kami jajaran KPU Lamongan memberikan apresiasi setinggitingginya kepada Pemerintah Kabupaten Lamongan yang telah mendukung penuh dalam setiap tahapan pemilihan 2020. TNI-Polri beserta jajaran yang telah memberikan back-up penuh terkait pengamanan mulai tahapan awal sampai berakhirnya tahapan ini,” ucap Mahrus Ali. Pemerintah Kabupaten Lamongan p g pelaksanaan p secara penuh mendukung tuntas tahapan Pemilukada hingga tuntas. Bersama

FOTO: MEMORANDUM/ASW

FOTO: MEMORANDUM/ALV

JAWA TIMUR

memorandumredaksi @gmail.com

Foto bersama usai rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Lamongan.

jajaran TNI-Polri, Pemkab Lamongan kawal dan lakukan pengamanan pelaksanaan pemilukada Lamongan 2020. Dalam rapat pleno terbuka ini, KPU Lamongan menetapkan pasangan calon nomor urut 2 atas nama Dr H Yuhronur Efendi dan Drs KH Abdul Rouf sebagai paslon terpilih Bupati dan Wakil Bupati Lamongan dalam pemilihan serentak lanjutan 2020. Palon nomor urut 2 ini memperoleh suara 336.154 suara atau 41,78 persen dari total suara sah. Dihadiri Plh Bupati Aris Mukiyono bersama jajaran Forkopimda Lamongan, serta paslon terpilih bersama tim sukses paslon, rapat pleno ini berjalan dengan aman dan lancar. Berhalangan hadir, paslon nomor urut 1 (Suhandoyo-Astiti) dan paslon nomor urut 3 (Kartika-Sa’im) melalui perwakilannya menyampaikan permohonan maaf jika selama tahapan pemilukada terdapat kesalahan dan kekurangan, serta mengucapkan selamat kepada bupati terpilih. Calon bupati terpilih Yuhronur Effendi mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya pilkada secara tertib, aman, baik, dan lancar. “Terima kasih penyelenggara

(KPU), forkopimda, dan seluruh masyarakat Lamongan yang telah berpartisipasi menyukseskan acara. Kemenangan yang kita raih adalah kemenangan masyarakat. Amanat yang disampaikan masyarakat tidak akan kami sia-siakan, sebisa mungkin akan kami implementasikan. Mari bergandengan dan bekerja sama untuk kemajuan dan kesejahteraan Lamongan,” pungkasnya. Secara maraton rapat paripurna dalam rangka Pengumuman Hasil Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lamongan Terpilih juga digelar di hari yang sama. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Arif Bakhtiar. “Mendagri sudah berkirim surat perihal pelantikan bupati/wakil bupati, wali kota/wakil wali kota. Bahwa untuk daerah yang masa jabatannya habis pada

Februari, dan Mahkamah Konstitusi sudah menetapkan untuk tidak dilanjutkan perkaranya, pelantikannya akan dilakukan oleh Gubernur pada Minggu IV Februari,” ungkap Arif Bakhtiar. Masih menurut Arif Bakhtiar, Pemkab Lamongan bersama KPU dan DPRD berkomitmen untuk memenuhi ketetapan Mendagri tersebut. Sehingga bupati dan wakil bupati terpilih Lamongan bisa dilantik serentak pada Minggu IV Februari. “Karena itu dalam hanya dalam sehari ini, mulai pleno di KPU jam 9 pagi kemudian langsung dilanjutkan paripurna di DPRD, kami secara maraton melakukan percepatan proses pengusulan pengesahan pengangkatan bupati dan wakil bupati terpilih,” tambah Arif Bakhtiar. (*/asw/lis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

SABTU PAHING, 20 FEBRUARI 2021 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Mengaku Terpengaruh Video Porno

res Mojokerto, Jumat (19/2). Warga Dusun Wuluh, Desa Wuluh, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, itu hanya pasrah begitu tempat persembunyiannya diketahui aparat. Selam pengejaran polisi, pelaku berpindah-pindah. Di hadapan petugas, Mohammad Irwanto mengakutega membunuh korban karena tidak mampu menahan hasrat seks. "Saat itu tersangka baru melihat video porno dan ingin gituan, tapi ia tidak punya

Dua Maniak Sabu Diringkus

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Jombang, Memorandum Satreskoba Polres Jombang menangkap dua maniak sabu di Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang. Keduanya adalah Zainul Rofiq (42), warga Desa Pulo Lor, Kecamatan Jombang, dan Agung Amirussiyam (21), asal Desa Jogoloyo, Kecamatan Sumobito. Kasat Reskoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid mengatakan kedua tersangka diamankan, Rabu (17/2). “Mereka merupakan target operasi. Saat kami amankan, dari keduanya berhasil disita sejumlah barang bukti,” papar AKP Moch Mukid, Jum’at,(19/2). Dari tersangka Zainul, polisi menyita barang bukti 3 paket sabu dengan berat masing-masing 0,96 gram, 0,22 gram, serta 0,18 gram, dua pipet kaca tersisa sabu 0,18 gram serta 1,17 gram, alat hisap atau bong, korek api, 3 struk bukti transfer, sebuah handphone, serta uang tunai Rp. 500.000. Sementara dari tersangka Agung, diamankan barang bukti dua paket sabu dengan berat 0,22 gram serta 0,12 gram, handphone yang digunakan sebagai sarana melakukan transaksi. Saat ditangkap kedua pelaku mengelabuhi polisi dengan menyimpan beberapa paket sabu didalam remote control televisi. “Sabu ditemukan dalam remote control televisi,” jelas kasat reskoba. K e d u a t e r - sangka yang kini mendekam di tahanan Polres Jombang merupakan target operasi (TO). “Tersangka k a m i jerat dengan pasal 114 ayat 1 dan atau pasal 112 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 35 t a hun 2009, tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, dan dend a paling banyak 10 miliar rupiah,” pungkas Mukid. (wan/day)

Tersangka diamankan aparat di Mapolres Mojokerto.

2019 lalu. Setelah mendapat layanan seks, pelaku sempat meminta korban untuk mendapat layanan seks lagi. Memanfaatkan kelengahan korban, dengan membabi buta pelaku menghu-

jamkan senjata tajam ke tubuh korban. Sajam dibacokkan ke punggung korban dua kali, dan leher sebelah kiri hingga Shanti tewas. Aksi pembunuhan itu terjadi disaat hubungan intim yang

kedua. Kejadian itu sempat dipergoki Tatik (48), terapis lainnya. Sehingga pelaku kembali berupaya melukai perempuan asal Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Takut aksinya terbongkar,

pelaku tidak sempat mengenakan baju, kabur mengendarai Honda Beat. "Motor juga sudah kita amankan bersama barang bukti lain, seperti alat yang digunakan membunuh pelaku," tandas kapolres. (no/day)

Satgas Provinsi Apresiasi Peta Digital Sebaran Covid-19 Kota Mojokerto Mojokerto, Memorandum Peta digital sebaran Covid-19 di Kota Mojokerto mendapatkan apresiasi dari Gugus Tugas Provinsi Jawa Timur. Hal ini disampaikan Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiawan saat rapat evaluasi PPKM yang digelar secara daring pada Kamis, (18/2). Brigjen TNI Agus Setiawan menyebutkan Kota Mojokerto sudah ada peningkatan upaya untuk menurunkan angka Covid-19 yang ditandai dengan zona kuning tanpa ada zona orange. Brigjen TNI Agus Setiawan juga meminta satgas penanganan Covid-19 Kota Mojokerto

terus berusaha menurunkan menjadi zona hijau. Sementara itu, Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan, pelaksanaan PPKM Mikro di Kota Mojokerto sudah menggunakan peta digital, dan terintegrasi dengan aplikasi Gayatri. Dari peta digital ini dapat diketahui angka terpapar Covid-19 pada tiap-tiap RT/RW. "Peta digital ini dapat diakses oleh seluruh masyarakat menggunakan smartphone melalui link covid19.mojokertokota.go.id," kata Wali kota yang akrab disapa Ning Ita. Update data, lanjut Ning Ita akan mudah diakses oleh

semua orang. Ia berharap seluruh komponen RT/RW, lurah, tokoh agama, anggota TNI, Polri dapat ikut siaga membantu mengendalikan angka confirm covid-19 di Kota Mojokerto. Web ini diupdate setiap hari senin sehingga bisa dipantau secara langsung apakah masing-masing RT/RW mempunyai perubahan zona atau tetap. "Masyarakat ikut waspada bagaimana memantau di masing-masing lingkungan terkecilnya. Sehungga dapat menurunkan status zona atau juga mempertahankan status zona hijau sesuai harapan bersama," pungkasnya. (war/day)

Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari menunjukkan peta digital sebaran Covid-19.

Bupati Mundjidah Gandeng Forkopimda Tinjau Posko PPKM Mikro Jombang, Memorandum Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab dan Wakil Bupati Jombang, Sumrambah bersama jajaran forkopimda melakukan kunjungan di beberapa posko PPKM Mikro di wilayah Kecamatan Jombang Kota. Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab mengatakan, pihaknya sudah berupaya membebaskan wilayah Jombang dari pandemi Covid-19. Seperti melakukan posko PPKM Mikro, membentuk kampung tangguh. Mundjidah Wahab menjelaskan upaya mengingatkan masyarakat untuk menghindari kerumunan. Pemkab Jombanv melakukan pemadaman PJU mulai dari pukul 20.00 - 00.00. " Ini juga salah satu upaya ikhtiar untuk mengembalikan zona merah

di Kabupaten Jombang menjadi orange, kemudian kembali menjadi zona hijau," kata Mundjidah Wahab, Jumat (19/2). Pemkab Jombang, dan TNI-Polri, bersama elemen masyarakat, tokoh masyarakat, bahwa di Jombang saat ini melakukan PPKM Mikro. Seperti kegiatan PPKM Mikro Desa Sengon, Desa Kepatihan, Kelurahan Jombatan, Desa Candimulyo, Kelurahan Kepanjen, dan Desa Plandi. "Posko PPKM Mikro menggunakan Dana Desa (DD). Tidak mungkin semuanya dilakukan pemerintah. Harus dilakukan bersama relawan, dan masyarakat harus dilibatkan," jelasnya. Lanjut Mundjidah Wahab, Pemkab Jombang bersama Pemprov Jatim tanggal 22 Feb-

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi mengatakan, penangkapan pelaku dilakukan setelah petugas menyebar sketsa wajahnya di angkutan umum maupun tempat-tempat umum. Akhirnya Mohammad Irwanto ditangkap di wilayah Kecamatan Takeran, Kamis (18/2). "Dia diamankan di Tak e ra n , Ma g e t a n , s e t e l a h kami sebarkan sketsa wajah pelaku," ungkap Dedy pada konferensi pers di Mapol-

uang," terang kapolres. Pria yang kini pisah ranjang dengan istrinya mengaku sudah dua bulan hasrat seksnya tidak tersalurkan. Dirinya nekad mendatangi pijat plus itu, meski tidak membawa uang. Saat datang, dirinya hanya berbekal bendo, senjata tajam (sajam) milik ibunya. Sajam itu disimpan dalam tas ransel dan dibawanya ke panti pijat. "Pelaku datang tanpa membawa uang, " jelasnya. Di lokasi kejadian, pelaku ditawari layanan pijet plus oleh korban dengan biaya Rp 300 ribu. Saat itu, pelaku menyetujui, dan mereka kencan, hingga hubungan seks. Pelaku juga menyampaikan pernah datang ke panti pijat Berkah tahun

FOTO: MEMORANDUM/ANWAR

Mojokerto, Memorandum Resmob Satreskrim Polres Mojokerto Kota menangkap Mohammad Irwanto (25), pembunuh Shanti (35), terapis panti pijat Berkah di Jalan Raya Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Pelaku diamankan saat bersembunyi di wilayah Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan.

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Pembunuh Terapis Berkah Diringkus

Bupati Jombang bersama forkopimda meninjau pelaksanaan PPKM Mikro di Kecamatan Jombang.

ruari 2021, melakukan evaluasi penanganan Covid-19. "Mudah-mudahan tanggal 22 Februari nanti berubah menjadi orange. Selanjutnya kita terus berupaya, tidak hanya di

masa PPKM saja, tetapi menjadi kehidupan baru," tukasnya. Sementara Kepala Desa Sengon, Totok menjelaskan, ada 5 warganya terpapar Covid-19. "Tiga dirawat di rumah sakit,

dua orang isolasi mandiri. Sesuai arahan dari bupati, kami selalu menyemprotkan disinfektan dan melakukan pembagian masker," pungkasnya. (wan/day)

Tersangka Zainul Rofiq.

Jombang, Memorandum Komisi D Dewan Perwakilan

Rakyat Daerah (DPRD) Jombang, mengawasi program kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang tahun anggaran 2021. Ketua Komisi D DPRD Jombang, Erna Kuswati mengatakan rapat dengar pendapat khusus membahas program kerja di Disdikbud tahun anggaran tahun 2021. ”Kami ingin mengetahui program-program yang urgen dan harus benar-benar di kawal,” ujar Erna Kuswati, Kamis (19/2). Dikatakan Erna, salah satu program kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang adalah pengadaan kain seragam gratis. Diharapkan program unggulan dari Bupati Mundjidah

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Komisi D Awasi Rencana Kerja Disdikbud

Komisi D menggelar rapat dengar pendapat dengan Disdikbud Jombang.

Wahab dan Wakil Bupati Sumrambah bisa berjalan dengan baik. ”Untuk tahun kemarin, pembagian kain seragam sudah baik. Harapan kami bisa

lebih baik lagi kedepannya,” ungkapnya. Ditambahkannya, tidak hanya itu kualitas kain seragam pada tahun kemarin juga sudah

sangat baik. ”Untuk anggaran sendiri sekitar Rp 19 miliar untuk program kain seragam gratis,” katanya. Sementara itu, Kepala Disdikbud Kabupaten Jombang, Agus Purnomo mengungkapkan, agenda rapat dengar pendapat untuk membahas program kerja yang bakal direalisasikan. ”Jadi kita sampaikan secara menyeluruh pada anggaran tahun 2021,” ujarnya. Agus Purnomo mengungkapkan, pihaknya berkordinasi dengan DPRD Jombang. Sehingga, bisa dilakukan pengawasan bersama. ”Salah satunya memang tadi terkait kain seragam gratis tahun ini. Tapi semua kita sudah sampaikan program-program yang kita jalankan tahun 2021,” pungkas Agus. (wan/day)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

SABTU PAHING, 20 FEBRUARI 2021 HALAMAN 11

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Kapolres Jember Kunjungi Tokoh InspiraƟf Pencetus Gubuk Pustaka

Buka Taman Baca dan Permainan Tradisional Dalam kesempatan itu kapolres juga menyerahkan penghargaan kepada Abdul Adim sebagai sosok inspiratif periode Januari-Febuari dalam acara Jember SAE yang digelar oleh Polres Jember bersama Lembaga Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Jember. Dalam Kunjungan tersebut, rombongan Polres Jember ini meninjau taman baca, taman bermain tradisional, dan pasar kaget tradisional yang berada di Gubuk Pustaka itu. “Memang beliau (Abdul Adim, red) sebagai pemenang tidak bisa hadir saat penganugerahan. Di sini saya bersama panitia lomba Jember SAE berinisiatif melihat langsung pemenang kategori tokoh inspiratif,” kata Arif Rahman, Jumat (19/2). Menurut dia, tokoh tersebut memiliki kemandirian dan tahan terhadap situasi. Selain itu, memiliki pengaruh terhadap lingkungan serta

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Jember, Memorandum Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin bersama rombongan mengunjungi Gubuk Pustaka milik Abdul Adim yang berada di Dusun Lumbungsari, Desa/Kecamatan Ajung, Jumat (19/2).

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin meninjau gubuk taman baca tradisional di Dusun Lumbungsari, Desa/Kecamatan Ajung.

ada kemajuan. “Makanya untuk tokoh inspiratif ini kita lakukan penilaian secara diam-diam melalui salah satu peserta lomba jurnalistik di Jember SAE. Dari situ kita telusuri lagi ternyata ada medsosnya dan keberlanjutannya. Seperti menghadirkan relawan untuk

mengajar, hingga ada upaya mempublikasikannya,” beber kapolres. Oleh karenanya, lanjut Arif, melalui penghargaan tersebut diharapkan mampu memotivasi semua orang untuk selalu berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungannya. Selain

itu, semua pihak mendukung penuh keberadaan Gubuk Pustaka tersebut. “Saya minta pihak desa, polsek, dan kecamatan untuk memberikan support terhadap adanya Gubuk Pustaka itu agar berkembang,” imbuhnya. Sementara itu, Abdul Adim me-

Kapolres memberikan piagam penghargaan kepada Abdul Adim.

ngatakan bahwa Gubuk Pustaka yang berdiri pada 1 Mei 2018 tersebut juga berupaya membudidayakan permanen anak tradisional. Sebab, kemajuan teknologi saat ini rupanya telah mengancam popularitasnya. “Seperti bermain egrang, lompat

tali, dan segala permainan tradisional. Karena di zaman gadget seperti ini banyak aplikasi, film, situs-situs yang sebenarnya tidak penting untuk anak. Makanya penting sekali dikenalkan permainan tradisional kepada anak sejak dini,” katanya. (edy/nov)

Sekongkol dengan Kades, Kemplang Ratusan Juta kongkolan dengan Kades Gambiran (masih aktif) berinisial DP yang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka terkait pengelolaan TKD setempat. Kasi Pidsus Kejari Jember Setyo Adhi Wicaksono menjelaskan, setelah melakukan pengembangan pemeriksaan, Kades Gambiran berinisial DP tidak sendiri dalam mengelola TKD Gambiran. Ada peran pihak ketiga berinisial TS yang juga menikmati hasil pengelolaan TKD tersebut. “Tersangka TS yang sudah ditahan

Indekos Dekat Lokasi

Tujuh Kali Beraksi di TKP yang Sama

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Tutut Supriyanto digiring petugas untuk ditahan di Lapas Jember selama 20 hari ke depan.

Jember, Memorandum Diduga mengemplang uang ratusan juta rupiah pengelolaan aset tanah kas desa ( TKD), Kejari Jember menahan Tutut Supriyanto, sebagai rekanan pihak ketiga. Dengan begitu, Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Jember kembali menahan seorang tersangka dalam penanganan perkara dugaan korupsi pengelolaan TKD Desa Gambiran, Kecamatan Kalisat. Tutut Supriyanto diduga terlibat perse-

Sambungan dari halaman 1

Satu Dijual Rp 7 Ribu mengamankan Mastur yang sedang membawa barang mencurigakan. Setelah diperiksa ternyata Mastur terbukti membawa bahan peledak jenis detonator sebanyak 30 kotak berisikan 3.000 butir dan setiap kotak tersebut berisi 100 butir detonator. “Penangkapan kedua tersangka ini setelah adanya informasi dari masyarakat jika di pelabuhan Jangkar Situbondo sering digunakan transaksi jual beli bahan pembuatan bom ikan,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko, Jumat (19/2). Tersangka merakit sendiri 3.000 butir detonator dan di-packing ke dalam 30 kotak lalu dke-

Rusak Ekosistem Laut Dirpolairud Polda Jatim Kombespol Arnapi mengatakan, bahwa bahan peledak yang disita dari tersangka terbilang cukup berbahaya. Ini lantaran bahan baku untuk membuat bom ikan tersebut terdiri dari campuran arang dan potassium dan juga belerang. Sementara itu unsur kimia yang terkandung dalam peledak yakni black powder (low explosive). “Bahan pembuat bom ikan itu cukup berbahaya karena bisa merusak ekosistem laut,” ucap Arnapi.

Rindu Buah Hati “Kalau Shabira itu sudah setahun lebih nggak ketemu kalau Syarif hampir satu tahun, terakhir Maret itu kan sudah pandemi jadi nggak bisa sekolah dan nggak bisa ketemu lagi,” ujar Tsania Marwa yang tak kuasa menahan sedih saat ditemui di Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat. “Belum tahu (kabar terakhir) yang penting saya berdoa aja supaya anak saya sehat. Karena kan ini sudah di luar kuasa kita, ada pandemi, sekolah di-lockdown itu di luar kuasa kita, jadi saya rasa cuma bisa pasrah aja deh,” lanjutnya. Karena Atalarik Syach tidak menjalankan keputusan tersebut, pihak Pengadilan pun memberikan waktu delapan hari kepada Atalar-

“Tersangka merupakan spesialis pencurian motor di minimarket dan kos-kosan,” beber Kapolsek Sawahan Kompol Wisnu Setiawan Kuncoro melalui Kanitreskrim Iptu Ristitanto, Jumat (19/2). Pengungkapkan kasus ini, bermula adanya laporan dari korban, Nyami (46), pengunjung minimarket warga Dukuh Kupang Timur yang mengaku kehilangan Beat. FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

penyidik, bahwa dia indekos di sekitar Dukuh Kupang Timur untuk memudahkan mencari motor yang akan dicuri. “Saya pagi memantau minimarket atau tempat kos,” terang Imam. Setelah mendapatkan incaran, Imam kemudian segera beraksi. Motor yang digasak mulai dari milik pengunjung minimarket maupun penghuni kos yang kendaraannya diparkir di depan rumah. “Saya merusak kunci setir dengan menggunakan kunci T,” beber Imam. Berhasil mencuri motor, dia melarikan diri ke Madura untuk menjual motor hasil curian. Terkadang, juga melalui online Facebook dengan harga Rp 2 juta hingga Rp 4 juta. “Saya jual online dan ke penadah di Madura,” ujar Imam. Imam mengaku terpaksa mencuri motor karena tidak punya pekerjaan. “Hasilnya jual motor untuk biaya hidup sehari-hari, beli HP, serta cincin emas Pak,” imbuhnya. Selain menangkap pelaku, petugas juga menyita barang bukti 3 kunci T, kaus kuning yang dipakai saat beraksi, cincin, HP, dan uang sisa hasil penjualan motor Rp 200 ribu. (rio/nov)

Aksi Imam sempat terekam CCTV.

Sambungan dari halaman 1 mas dalam kardus untuk mengelabuhi petugas sehingga terlihat seperti paket yang dibawanya dari Pulau Ra’as ke Pelabuhan Jangkar. Setelah sampai di pelabuhan, ribuan butir detonator itu diserahkan kepada Ahmadi selaku pemesannya. Untuk harga per butir detonator dijual Rp 7 ribu sehingga untuk 3 ribu butir totalnya Rp 21 juta dengan pembayaran via transfer. Dari pengungkapan ini, akhirnya polisi mengamankan ribuan butir detonator, dan dua HP yang digunakan untuk bertransaksi. Selanjutnya kedua tersangka serta semua barang bukti dibawa ke mapolairud untuk pemeriksaan lebih lanjut. (alf/nov)

Sambungan dari halaman 1 Selain itu, jelas Arnapi, sistem kerja detonator adalah sebagai pemicu yang dimasukkan ke tengah bubuk potassium yang dikemas dalam botol untuk meningkatkan daya ledak besar (hight explosive). “Selanjutnya botol disulut dengan api dan dilemparkan ke area kerumunan ikan. Jika peledak ini dilempar ke laut akan menimbulkan kerusakan ekosistem dan habitat ikan dan terumbu karang (destructive fishing),” pungkas Arnapi. (alf/nov)

Sambungan dari halaman 1 ik Syach agar segera menyerahkan anak-anak ke Tsania Marwa. Jika tidak, Pengadilan akan melakukan eksekusi. “Kita lihat selama delapan hari, kalau itu belum juga dijalankan yaitu anak-anak diserahkan ke saya. Jadi mau nggak mau kita akan menjalankan eksekusi,” kata Tsania Marwa. Tsania Marwa pun sudah tidak sabar untuk bertemu dengan dua buah hati yang sangat dirindukannya itu. Ia juga sudah menyiapkan berbagai hal menyambut kedua anaknya. “Ya InsyaAllah doakan yang terbaik, yang pasti seorang ibu mau yang terbaik untuk anaknya mau dari segi tempat tinggal, semua sudah saya pikirkan matang-matang,” pungkasnya. (kpl/nov)

Kejadian selanjutnya ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan memeriksa circuit closed television (CCTV) di tempat kejadian perkara (TKP). Alhasil, anggota akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku. Polisi kemudian melakukan pengintaian selama seminggu di minimarket-minimarket di sekitar Dukuh Kupang Timur. Kerja keras itu membuahkan hasil. Imam muncul untuk mencari sasaran di

Sita 3 Ribu Butir Detonator Dari ungkap kasus ini, polisi mengamankan barang bukti dari tangan Mastur sebanyak 3.000 butir detonator yang telah di-packing dalam 30 kotak dan setiap kotak berisi 100 butir detonator. “Dari hasil penyelidikan, kami berhasil menangkap dua tersangka dan mengamankan sekitar 3 ribu butir detonator yang merupakan bahan dasar pembuatan bom ikan (bondet),” kata Kabid Humas Polda

Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko, Jumat (19/2). Pada kesempatan yang sama, Dirpolairud Kombespol Arnapi menggungkapkan bahwa tersangka Mastur merupakan residivis kasus yang sama. Diapernah ditangkap pada 2015 silam. Dan saat ini pelaku mengulangi perbuatannya dan kembali tertangkap. “Tersangka Mastur adalah residivis

asumsi. Objek kita adalah pembatalan PPJB kuasa jual dan akta jual beli. Sudah jelas dan terang dalam gugatan 125,” ucap Agus. Sementara itu, Al Haidary, kuasa hukum Chandra Hermanto, ketika dikonfirmasi terkait gugatan terhadap kliennya mengatakan bahwa gugatan tersebut adalah hal biasa. “Kita akan jawab nanti. Prosedurnya kan ada proses jawab. Nanti jawabannya dalam tanggapan secara hukum dan yuridis. Gak etis saya komentar, perkara masih sedang berjalan. Belum apa-apa, mediasi saja belum,” katanya. Sedangkan, Leo, kuasa hukum Notaris Wahyudi Suyanto mengatakan dirinya belum siap menanggapi. “Dari saya tidak ada tanggapan, kita serahkan ke majelis

Dibuntuti Suami Sepulang dari Tugas Penagihan kehidupan Irma dan Saiful kian hambar. “Kami melalui hari-hari dengan hanya bertegur sapa seperlunya. Saya seperti biasa melakukan kewajban saya sebagai istri. Dan dia sebagai suami,” ungkapnya. Waktu terus berlalu, akhirnya terjadilah suatu peristiwa yang mengerikan. Saat itu, saya mendapat tugas dari kantor untuk menagih pelanggan yang terlambat membayar angsuran utang karena sudah tiga bulan jatuh tempo. “Waktu itu saya diantar teman bernama Yudi menggunakan sepeda motor. Di perjalanan saya tidak merasakan firasat apa-apa. Sesampai di tujuan, saya pun melakukan penagihan seperti biasa. Namun celakanya, waktu pulang menuju kantor, ternyata saya sudah diikuti teman suami. Saya yang tidak sadar akan hal itu langsung kaget ketika tiba-tiba sepeda moto yang kami kendarai dipotong langsung oleh suami saya,” kata

Sambungan dari halaman 1 minimarket pada pukul 06.15. “Tersangka tahu jika diintai anggota di lokasi lalu kabur,” beber Ristitanto. Tdak mau targetnya lepas, petugas mengejar tersangka. Bukannya menyerah, dia malah lari sehingga kaki kanannya ditembus timah panas. Pengakuan Imam, dia sudah beraksi tujuh kali di wilayah Dukuh Kupang Timur. Sasarannya rumah kos dan minimarket. “Saya sudah tujuh kali mencuri motor Pak,” ujar Imam. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1

Pengusaha Bawang Putih Digugat Sutanti, Kepala Kantor BPN Kota Surakarta, Jawa Tengah, dan Asih Sari Dewanti. Pada sidang kali ini, masuk agenda pemanggilan sejumlah pihak. Majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini yaitu Johanis Hehamony. Agus Mulyo SH, M.Hum, kuasa hukum Apeng, saat dikonfirmasi terkait substansi gugatan di PN Surabaya mengatakan bahwa berbeda dengan gugatan yang di Malang. Menurutnya, subjek hukumnya para pihaknya berbeda dan pokok perkaranya juga berbeda. “Jadi terkait gugatan yang di Malang tersebut secara tekstual maupun kontekstual ya jelas berbeda sehingga tidak dapat disamakan berdasarkan presepsi atau

bersama DP membuat kesepakatan untuk meratakan TKD berupa 4 gumuk seluas 2,6 hektar. Dalam satu bulan, keduanya memperoleh keuntungan sekitar Rp 50 juta. Sehingga dalam kurun waktu 1 tahun mereka mendapat keuntungan Rp 500 juta lebih yang uangnya tidak sepeserpun disetor ke kas desa,” beber Setyo, Jumat (19/2) Diberitakan sebelumnya Kejari Jember menahan Kades Gambiran berinisial DP terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan TKD. (edy/nov)

Irma. Mengetahui yang memotong laju kendaraan adalah Saiful, Irma langsung turun dan menghampirinya. Tanpa menghiraukan Irma, Saiful langsung memukulkan helmnya ke kepala Yudi. Pada saat menerima pukulan itu Yudi langsung roboh bersama sepeda yang mereka kendarai. “Saya sampai teriak-teriak sudah Mas, sudah, tapi suami saya sepertinya sudah gelap mata. Yudi dipukuli terus-menerus sampai helmnya lepas. Tak berhenti di situ, Yudi terus dipukuli wajahnya dan ditendangi. Saya yang berusaha melerai tak kuasa menahannya, karena Saiful tinggi besar. Bahkan saya kena tampar,” ungkapnya. Akhirnya datang pertolongan dari beberapa warga yang sedang berada di lokasi itu. Saiful langsung diamankan. Selang beberapa saat, datanglah polisi yang kemudian

kasus yang sama serta pernah ditangkap,” tambah Arnapi. Dari pengungkapan tersebut kedua tersangka dikenakan pasal 1 ayat 1 Undang Undang Darurat RI nomor 12 tahun 1951 tentang Senjata Api dan Bahan Peledak. Keduanya akan mendapatkan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau penjara setinggi-tingginya 20 tahun. (alf/nov)

Sambungan dari halaman 1 hakimnya saja,” ujarnya. Heru Gali, kuasa hukum Chyntia menjelaskan bahwa benar kliennya tersebut digugat terkait lahan di Surakarta.”Benar Mas. Memang saat ini dalam penguasaan Ibu Chyntia,” pungkasnya. Untuk diketahui, Tony Hendrawan menggugat perbuatan melawan hukum karena merasa haknya di rampas oleh Tergugat dan Turut Tergugat. Kasus ini bermula saat Tony mempunyai tanggungan hutang terhadap Chandra sebesar lebih kurang Rp. 4 milyar. Karena tak mampu membayar Chandra, kemudian Tony dilaporkan ke pihak kepolisian. Padahal, telah ada jaminan berupa 4 sertifikat milik Tony. (mg5/nov)

Sambungan dari halaman 1 membawa Saiful pergi. “Warga lalu memanggil mobil ambulans untuk membawa Yudi ke rumah sakit. Dan, saya menyusul Saiful ke kantor polisi. Di hadapan polisi, dia mengaku khilaf memukuli Yudi. Karena merasa cemburu saya dibonceng oleh Yudi,” jelas dia. Saiful akhirnya ditahan. Irma kemudian mendatangi Yudi di rumah sakit. Menurut keterangan dokter, Yudi menderita luka berat. Pelipis robek dan retak tulang kelopak mata. Tak hanya itu, Yudi juga mengalami retak rahangnya. “Melihat kondisi Yudi, saya merasa tak tega. Ia tidak salah apa-apa, namun harus menerima kebiadaban suami saya. Sejak saat itu, yang ada di hati saya adalah kebencian terhadap Saiful. Saya tidak akan memaafkannya. Saya mau minta cerai,” kata Irma. (mg5/jos, bersambung)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SABTU PAHING, 20 FEBRUARI 2021 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA

Kapolsek Kepohbaru AKP Supriyono menjelaskan, hasil olah tempat kejadian perkara oleh petugas, dugaan kebakaran adalah korsleting listrik. Sementara untuk kerugian ditaksir mencapai Rp 3,25 miliar. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bojonegoro Ahmad Gunawan menjelaskan, kejadian itu terjadi pukul 20.00. Seorang petugas satpol PP Tasmad melaporkan hal itu ke damkar sekitar pukul 20.31. Saat itu api sudah mem-

Ketua KPU Mahrus Ali memberikan salinan SK penetapan kepada pasangan YesBro.

KPU Tetapkan Bupati dan Wabup Terpilih Lamongan, Memorandum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamongan menetapkan Yuhronur Efendi dan KH Abdul Rouf sebagai bupati dan wakil bupati terpilih pada Pilkada Lamongan 2020. Usai penetapan, KPU Lamongan menyerahkan salinan keputusan ke DPRD Lamongan, Jumat (19/2). Ketua KPU Lamongan Mahrus Ali mengatakan, penetapan pasangan Yuhronur Efendi dan KH Abdul Rouf (YesBro) ini dilakukan usai menerima salinan keputusan dari MK melalui KPU RI. Penetapan yang berlangsung di kantor KPU ini, lanjut Mahrus, dihadiri pasangan YesBro tanpa dihadiri peserta pilkada yang lain, yakni pasangan Suhandoyo-Astiti Suwarni dan Kartika Hidayati-Saim yang hanya diwakili tim kampanye masing-masing. "Hari ini paslon Yuhronur Efendi dan KH Abdul Rouf kami tetapkan sebagai pasangan bupati dan wakil bupati terpilih pada pilkada 9 Desember lalu," jelas Ketua KPU Lamongan Mahrus Ali. Meski tidak hadir, terang Mahrus, penetapan pasangan terpilih ini tetap berlangsung dan tidak mengubah keputusan KPU Lamongan. Penetapan ini juga tidak mengubah hasil perolehan suara sebagaimana rekapitulasi sebelumnya. "Salinan keputusan penetapan juga sudah kami berikan kepada kedua pasangan calon atau yang mewakili," katanya. Untuk diketahui, dalam pilkada yang berlangsung 9 Desember 2020, perolehan suara paslon nomor urut 1 Suhandoyo - Astiti Suwarni sebanyak 296.667 suara atau 37,8 persen, paslon nomor urut 2 Yuhronur Efendi dapat 336.154 suara atau 42,54 persen, dan paslon nomor urut 3 sebanyak 157.296 suara atau 19,90 persen. Untuk jumlah suara sah sebesar 790.117, suara tidak sah 14.444 suara. Usai penetapan ini, masih lanjut dia, KPU menyerahkan salinan ketetapan ke DPRD Lamongan. Salinan surat keputusan tersebut diterima pimpinan DPRD Lamongan untuk kemudian diproses selanjutnya. "Untuk pelantikan pasangan Yuhronur Efendi - KH Abdul Rouf ini sepenuhnya bukan menjadi wilayah KPU Lamongan," jelasnya. (tri/har/udi)

Gresik, Memorandum Warga perumahan Bukit Bambe, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, digegerkan dengan penemuan mayat warga, Kamis (18/2). Korban adalah Erno Mustiko Adi (46), ber-KTP Kelurahan Pigiran, Kecamatan Semampir, Surabaya, yang diketahui mengidap penyakit akut. Dari informasi yang dihimpun, jasad korban kali pertama diketahui oleh kakaknya, Mustadi Widodo (50), asal Banyuurip Kidul, Kecamatan Sawahan, Surabaya. Saat itu Widodo hendak melihat kondisi rumahnya yang ditempati korban. Setibanya di lokasi, Mustadi Widodo dibuat kaget. Ia mendapati adiknya terbujur kaku di depan kamar dalam kondisi membusuk dan dikerubungi hewan pengurai. Bahkan, jasad korban sudah menghitam dan mengeluarkan bau tidak sedap. Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin membenarkan penemuan mayat tersebut. Koban tergeletak di lantai yang berada di depan kamar tidur dengan mengenakan celana pendek dan kaos. “Kakak korban kemudian meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian,” beber Kompol Wavek Arifin. Petugas yang tiba di lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban. Ditemukan bercak muntahan darah di area dapur rumah tersebut. “Di tubuh korban tidak ditemukan luka atau tanda-tanda penganiayaan. Menurut keterangan kakak korban, korban mengidap penyakit paru-paru akut dan dikuatkan dengan adanya bercak muntahan darah di TKP,” imbuhnya. Korban diduga tewas akibat sakit yang dideritanya kambuh. Karena tinggal seorang diri, tidak ada yang mengetahui kejadian tersebut hingga korban ditemukan sudah kondisi meninggal dunia. Keluarga korban pun sudah menerima kejadian ini sebagai takdir, dan mengaku ikhlas. Mereka tidak ingin jasad korban diautopsi, ditandai dengan surat pernyataan di atas materai.(and/har/udi)

besar. Si jago merah dapat dipadamkan sekitar 6 jam kemudian. "Setelah api berhasil dipadamkan, dilanjutkan pembasahan. Selesai Jumat dini

hari sekitar pukul 02.50," ujar Gunawan. Petugas mengerahkan tujuh unit fire truck dan water supply Dinas Damkar Bojonegoro,

dua unit water supply BPBD Bojonegoro, dua unit Damkar Lamongan, tiga unit Damkar Tuban. Selain itu melibatkan 50 personel Dinas Damkar Bojone-

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Gresik, Memorandum Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro dinilai efekt i f m e n e k a n p e n ye b a ra n Covid-19 di Jawa Timur. Selama kebijakan ini diterapkan sejak 9 Februari, penambahan kasus baru terkonfirmasi positif setiap harinya turun hingga 40 persen. Pinilaian tersebut dilontarkan Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto saat meninjau posko PPKM mikro di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Jumat (19/2). Ia didampingi Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo, Plh Bupati Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno, Dandim 0817/ Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, dan Kepala Desa Sukorejo Fatkhur Rokhman. Setibanya di posko PPKM mikro, Suharyanto langsung menengok dapur umum dan lumbung pangan yang tersedia di lokasi. Selain itu meninjau posko kesehatan, produk UMKM, dan rumah isolasi pasien Covid-19. Posko itu disebut tidak kalah dengan yang ada di Surabaya. Namun, ia berpesan jangan berbangga hati. Ini harus dipertahankan dan selalu ditingkatkan. Harapannya bisa berkelanjutan dan tidak hanya sekedar seremonial sehingga bisa terbebas dari corona. “Ketika melaksanakan PPKM dengan baik, yang merasakan warga Sukorejo sendiri. Kalau sekarang sudah hijau

Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto dan rombongan meninjau posko PPKM mikro di Sukorejo.

dipertahankan. Jangan abai, jangan anggap enteng,” pesan jenderal TNI bintang dua tersebut. Suharyanto pun merasa bangga. Posko di Sukorejo, menurutnya sudah lengkap. Pendatang yang baru masuk desa harus menjalani pengecekan suhu dan memakai masker juga diperiksa identitasnya. Apalagi saat ini Sukorejo masuk zona hijau penyebaran Covid-19. Daerah dengan zona hijau harus terus ditingkatkan disiplin patuh protokol kesehatan. Tetap dipertahankan

jangan sampai ada lagi yang positif. Su h a r y a n t o m e n e g a s kan, angka kenaikan positif Covid-19 dapat terus ditekan selama PPKM mikro hari ke 10 ini. “Sebelumnya, di Jawa Timur hampir 1.000 tambahan sebaran setiap hari. Saat ini penyebaran dapat ditekan hampir separuhnya, sekitar 600 orang perhari,” urai dia. Jika dipersentasekan, artinya penurunan tambahan kasus baru setiap hari sekiatr 40 persen.

Selain mengimbau untuk mematuhi protokol kesehatan selama PPKM mikro berlangsung, Suharyanto juga berpesan terkait program vaksinasi. Ia meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir dan takut. Sebab, sejauh ini terbukti aman. Dalam kesempatan berbeda, Plh Bupati Gresik Abimanyu menerangkan jumlah Covid-19 di Gresik sebanyak 5.042 kasus. Dengan rincian 146 kasus menjalani isolasi dan 4.558 kasus dinyatakan sembuh. Sementara pasien

meninggal ada 338 kasus. "Penurunan dari PPKM Mikro sebanyak 65 persen sampai minggu kedua ini. Pada 89 desa ada 134 rumah tangga masuk zona kuning. Sedangkan 267 desa zona hijau termasuk desa Sukorejo," tutupnya. Acara tersebut diakhiri dengan pemberian secara simbolis 200 paket bantuan dari Pangdam V/Brawijaya. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi penanganan Covid-19 dan masyarakat terdampak. (and/har/udi)

Diduga Korban Pembunuhan, Makam Durrokhim Dibongkar Tuban, Memorandum Makam Durrokhim (23) warga Desa Woro, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, dibongkar tim Forensik RS Bhayangkara Surabaya, Jumat (19/2). Tujuannya untuk dilakukan outopsi karena kematiannya dinilai ada kejanggalan oleh pihak keluarga korban. Durrokhim diduga meninggal bukan karena kecelakaan melainkan pembunuhan. Ia meninggal di penambangan pasir Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, pada 13 Agustus 2020. 15 hari setelah meninggal, pihak keluarga merasa ada kejanggalan dan melaporkan kepada pihak kepolisian Polsek Rengel hingga saat ini kasus diproses oleh Kasatreskrim Polres Tuban. Perlu diketahui, korban Durrokhim dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan terlindas truk yang dikemudikan oleh Abdul Wachid yang merupakan teman dan tetangga korban. Paman korban bernama Pardi mengatakan keluarga meminta keadilan terhadap kepolisian sehingga kita mengikuti prosedur dari pihak kepolisian termasuk makam jenazah dibongkar untuk dilakukan autopsi. "Karena ada kejanggalan, orang terlindas truk kan harusnya tubuh ada yang hancur. Ini

saja kepala tidak pecah, tubuh juga tidak ada yang hancur, cuman luka di telinga sama lidah menjulur," ungkap Pardi. Nenek korban bernama Wasis juga menambahkan Durrokhim yang memiliki satu anak ini terkenal pendiam dan ramah, awal mula di ajak tetangganya kerja di Rengel Tuban muat pasir, tapi setelah pulang Durrokhim sudah meninggal. "Aneh, pamit di ajak kerja sama tetangganya malah pulang meninggal. Sedangkan meninggalnya itu tidak lapor ke polisi, malah langsung di bawa pulang dan di makamkan, keluarga kayak linglung," terang Wasis. Masih lanjut dia, saat keluarga lapor ke kepolisian Rengel setelah 15 hari dari kejadian tersebut, ternyata pihak kepolisian belum menerima laporan kecelakaan tersebut. Harusnya tetangga yang ngajak itu ya lapor ke polisi biar di tangani apakah benar kecelakaan,

bukan malah di bawa pulang langsung," imbuhnya. Kasatreskrim Tuban AKP Yoan Septi Hendri mengungkapkan ini termasuk adanya laporan pasal 359 dugaan ada kelalaian atas meninggalnya Durrokhim yang terjadi di Rengel Tuban, saat ini Polres Tuban dan juga tim forensik dari Polda Jawa Timur melakukan autopsi untuk proses lebih lanjut. "Dari adanya laporan tersebut, kami sudah olah TKP, sehingga saat ini kami membongkar makam Durrokhim dan dilakukan autopsi. Tindakan ini sebagai tahap akhir agar menemukan hasilnya yang tepat dan menemukan hasil penyebab

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ CW1

Penemuan Mayat Gegerkan Warga Driyorejo

Kondisi Pasar Kepoh yang tinggal puing-puingnya saja usai kebakaran.

goro, delapan personel Damkar Tuban, delapan personel Damkar Lamongan, serta sembilan personel BPBD Bojonegoro. Ia menambahkan, kebakaran sendiri menurut saksi mata bermula dari kios sisi utara pasar. Kemudian merembet ke kios lainnya. Kios pasar tradisional yang terbakar itu ada yang dibuat tempat berdagang kain, kain jadi (baju, celana dan lain-lain), makanan dan minuman, warung, penjual sembako, dan perabotan rumah tangga. Sebelumnya Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia juga datang ke lokasi. Ia meminta anggotanya untuk melakukan identifikasi penyebab terjadinya kebakaran serta membantu mengevakuasi barang-barang para korban. (top/har/udi)

Pangdam V/Brawijaya Nilai PPKM Mikro Efektif Tekan Covid-19

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Petugas mengolah TKP.

Bojonegoro, Memorandum Pasar Kepoh, Kecamatan Kepohbaru, ludes dilahap api, Kamis (18/2) sekitar pukul 20.00 hingga, Jumat (19/2) pukul 02.50. Sedikitnya 350 kios jadi arang. FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ YOGA

Pasar Kepoh Terbakar, Kerugian Capai Rp 3,2 M

Tim Forensik RS Bhayangkara Surabaya mengambil jenazah Durrokhim.

kematiannya," tegas Yoan. Yoan sapaan akrabnya juga menuturkan kalau memang ada indikasi kearah pembunuhan

akan ditindak tegas sesuai dengan hukuman yang berlaku. "Kami tunggu hasil lab,"pungkasnya. (cw1/har/udi)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 20 Februari 2021 by memorandum - Issuu