11 Hari Menuju Hari Jadi SKH MEMORAND MEMORANDUM DUM memorandum.co.id memo me mora rand ndum um.co co.id id id
SENIN LEGI, 1 NOVEMBER 2021
memorandumredaksi@gmail.com me mem emo mora mor rand n um umre reda daks ksi@ i@gm gmai aill.l.co ai l.com
HARGA Rp 3.500,HA
BUKAN LINTAH DARAT TAPI PREDATOR
Klub 1 Triliun
INDONESIA ESIA TAK BUTUH PIN PINJOL NJOL Surabaya, Memorandum Hampir dua tahun wabah Covid-19 mengguncang dunia termasuk Indonesia. Salah satu dampak dari pendemi tersebut adalah terpuruknya perekonomian hingga kondisi masyarakat ikut tercekik. Di masa sulit seperti ini akhirnya muncul lintah darat salah satunya pinjaman online (pinjol).
B
ali panas sekali di dua bulan itu. Kecuali musim hujannya maju. Demikian juga Surabaya, Lombok dan NTT. Bukan hanya panas, juga ungkep. Mungkin karena Australia lagi memasuki puncak musim panas.
Meski keberadaan pinjol ada yang legal atau terdaftar otoritas jasa keuangan (OJK), namun kemunculan pinjol ilegal pun tumbuh subur demi mencari keuntungan besar. Praktik yang dijalankan terhadap perusahaan tersebut ternyata banyak me-
Bersambung ke halaman 2
Aura Kasih
M
emiliki wajah cantik dan karier yang cemerlang, Aura Kasih tak menampik ia menyukai pria tampan. Bahkan jika dibandingkan dengan pria kaya, Aura Kasih tetap memilih pria berparas tampan.
Prof Dr Abdul Mongide Guru Besar Universitas Hayam Wuruk Perbanas Surabaya
Bersambung ke halaman 11
Haram dan Dosa Besar
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Suka Pria Tampan
nyalahi aturan terutama kepada debitur (peminjam). Mulai memberi bunga besar hingga membuat masyarakat dalam hal ini merupakan nasabah makin terjerat. Tapi yang marak
Pinjol lebih dari sekadar lintah darat, tapi mereka adalah predator. Kalau lintah yang diambil darahnya sedikit saja, tapi kalau predator dimangsa.
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) Jatim menerbitkan fatwa yang menyatakan pinjaman online (pinjol) ilegal adalah haram dan dosa besar. Keputusan ini diberikan setelah mendapatkan fatwa, di mana pinjaman ini Bersambung ke halaman 11
KH Moh Hasan Mutawakkil Alallah
Lia Istifhama
Hanya Bohongi Korban
Dr Imron Mawardi
Harus Dilenyapkan
FOTO: MEMORANDUM/JAKA
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Bersambung ke halaman 11
I Wayan Titip Sulaksana
FENOMENA pinjaman online (pinjol) yang berujung teror terhadap si peminjam marak terjadi pada saat ini. Tak pelak, banyak korban yang merasa terganggu. Selain bunga yang mencekik, pinjol juga tak segan menyebar data pribadi dan memberikan
FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
TAHUN ini di Roma, Italia. Tahun depan di Bali, Indonesia. Usul saya: jangan dilaksanakan di bulan Oktober atau November.
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Oleh: Dahlan Iskan
Bambang Mukti Riyadi
Blokir Usaha Penyelenggara
PENGAMAT Ekonomi Universitas Airlangga (Unair) Imron Mawardi mengatakan, pinjol
ancaman. Praktisi hukum pidana I Wayan Titib Sulaksana menegaskan bahwa pasal yang dilanggar
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) berharap masyarakat mendapat informasi yang tepat terhadap pinjaman online
Bersambung ke halaman 11
Bersambung ke halaman 11
Bersambung ke halaman 11
KENDATI dinilai mudah melakukan proses peminjaman uang, Laraswati (26), mengaku kapok dan enggan kembali utang melalui pinjaman online (pinjol). Itu setelah wanita yang sehari-hari bekerja sebagai administrasi properti ini mendapat pesan penagihan terus-menerus. Padahal, Laraswati sudah melunasi utangnya. “Awal 2021 gara-gara pandemi saya tergiur meminjam Rp 2,5 juta di salah satu aplikasi pinjol. Setelah dapat beberapa bulan, saya melunasinya dengan cara mengangsur total sama bunganya Rp 2,9 juta. Eh, beberapa pekan kemudian saya mendapat pesan penagihan bahkan sampai ditelepon,” jelas warga Jalan Banyuurip itu, Sabtu (30/10). Sempat diabaikan karena Laras me-
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Lunas, Tetap Ditagih
Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta didampingi Kabidhumas Kombespol Gatot Repli Handoko dan Dirreskrimsus Kombespol Farman menunjukkan barang bukti.
Polda Layani Hotline MASYARAKAT Jatim yang dirugikan aplikasi pinjaman online (pinjol) ilegal akhirnya bisa bernapas lega. Beberapa waktu terakhir banyak para debitur menerima kekerasan fisik maupun ancaman melalui pesan
desk collection atau penagih utang. Beberapa hari lalu, Polda Jatim mengamankan 3 penagih utang dan menetapkan 3 daftar pencarian orang (DPO), termasuk bos penyedia dana para perusahaan pinjol.
Bersambung ke halaman 11
Weton Pasutri Ketemu Pegat (1)
Plokotho Tanggal Lahir
N
awar menyesal tidak berterus terang ke calon mertua soal tanggal kelahirannya, 10 tahun lalu. Ia baru merasakan akibatnya sekarang. Ternyata yang dikatakan mer-
Bersambung ke halaman 11
Jelang HUT Ke-52 SKH Memorandum
-
Meng, menurut seorang guru besar Universitas Hayam Wuruk Perbanas Surabaya, Indonesia tidak butuh pinjol. Kalau pinjaman dari China, masih butuh?
Si Mameng (Pelaku UMKM)
Tetap Eksis hingga Setengah Abad Lebih FOTO: MEMORANDUM/JAKA
-
Bersambung ke halaman 11
Abdul Malik SH, MH
Surabaya, Memorandum Dalam rangka menyambut HUT ke-52 Memorandum ternyata menuai banyak komentar dari berbagai pihak. Salah satunya adalah Abdul Malik SH, MH. Pengacara yang berkantor di Jalan Prambanan itu turut memberikan
tanggapan mengenai koran yang khusus memberitakan hukum dan kriminal tersebut. Menurut pengacara yang akrab disapa Malik itu, Memorandum adalah media besar yang tepercaya di kalangan praktisi hukum, aparat penegak hukum khususnya
kepolisian. Karena berita yang ditampilkan selalu aktual dan terkonfirmasi. “Setiap berita selalu dikonfirmasi dengan semua pihak. Kami minta Memorandum meningkatkan kerja sa Bersambung ke halaman 11 ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SENIN LEGI, 1 NOVEMBER 2021 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Sidoarjo, Memorandum Seorang pria ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di ponten umum Stasiun Kereta Api Krian, Sabtu (30/10) malam. Kejadian itu sempat menggegerkan warga. Apalagi, korban yang diketahui bernama Subiyanto (55), asal RT 03/RW 10 Dusun Krajan Tengah, Desa Balung Kulon, Kabupaten Jember, itu ditemukan tewas dengan kepala bersimbah darah.
Dari informasi di lapangan, saat itu korban hendak buang air. Ia diketahui masuk ke ponten sekitar pukul 24.00. Karena tidak keluar-keluar selama beberapa jam, warga di lokasi curiga. Apalagi ketika dipanggil, tidak ada respons d a r i k o r b a n . “A k h i r n y a , beberapa warga mendobrak pintu ponten. Kami kaget lihat korban sudah terlentang bersimbah darah. Dari kepala belakang sepertinya darah itu,” ujar warga yang mengaku bernama Agus. Temuan itu dilaporkan ke aparat yang datang tak berselang lama. Polisi langsung menggelar olah tempat kejadian perkara
(TKP) sekaligus mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Porong. Hal itu untuk melengkapi penyelidikan selain memeriksa sejumlah saksi di lokasi. Hasil pemeriksaan sementara, meninggalnya korban diduga akibat terjatuh telentang. Hal itu diperkuat dengan luka yang terus mengeluarkan darah dari belakang kepala. “Jasad korban malam itu juga dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Porong guna kepentingan visum,” ujar Kapolsek Krian Kompol Mukhlason ketika dikonfirmasi kemarin. (bwo/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Warga Jember Tewas di Ponten Stasiun Krian
Proses evakuasi Subiyanto yang ditemukan tewas di ponten Stasiun KA Krian dan kartu identitas yang diamankan aparat.
Vaksinasi Covid-19 di Grabagan dipenuhi warga yang belum sempat vaksin.
Animo Vaksin Tinggi Warga Grabagan Tuai Pujian Sidoarjo, Memorandum Akselerasi vaksinasi Covid-19 menyasar perdesaan terus dilakukan Polresta Sidoarjo dan jajaran. Kendaraan bermotor vaksinasi keliling diturunkan ke desa-desa. Untuk memaksimalkan pelayanan Polri pada warga yang kesulitan mengakses vaksinasi. Salah satunya vaksinasi di Balai Desa Grabagan, Kecamatan Tulangan, Sabtu (30/10). Polresta Sidoarjo menyediakan 500 dosis vaksin Sinovac untuk warga. Vaksinasi itu juga dipantau Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro didampingi Wakapolresta AKBP Deny Agung Andriana, serta Forkopimcam Tulangan. Kapolresta menjelaskan, vaksinasi yang dilakukan di Grabagan dan beberapa desa di kecamatan lain, merupakan rangkaian vaksinasi keliling perdesaan yang digencarkan Polresta Sidoarjo. Sebagai upaya percepatan vaksinasi ke perdesaan, khususnya menyasar orang lanjut usia (lansia). “Kami hadirkan layanan jemput bola melalui kendaraan vaksinasi keliling perdesaan, sehingga masyarakat di tengah menjalankan aktifitasnya tidak perlu kerepotan untuk mendapatkan vaksinasi. Khususnya bagi para lansia di desa-desa, kami hadir melayani vaksinasi bagi mereka,” jelasnya. Kepada masyarakat, ia juga mengimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Seperti pesan yang disampaikan adalah jangan lengah Covid-19 masih ada, tetap pakai masker saat berada di luar rumah dan jaga jarak jangan berkerumun. Adanya layanan vaksinasi keliling perdesaan Polresta Sidoarjo, mengundang animo besar dari masyarakat. Bahkan capaian vaksinasi Covid-19 Kabupaten Sidoarjo terus meningkat. “Sekarang vaksinasi kita untuk dosis pertama mencapai 75 persen, dosis kedua 50 persen dan vaksinasi lansia 51 persen. Target kita adalah terus menggenjot cakupan vaksinasi hingga 100 persen, agar semuanya tervaksin dan terhindar dari Covid-19 bila kekebalan kelompok terbentuk,” lanjutnya. Sementara, warga yang telah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 dari layanan keliling perdesaan Polresta Sidoarjo, merasa dimudahkan dengan layanan tersebut. Seperti diutarakan Yuliani (59). “Layanannya cepat dan mudah, senang sekali akhirnya sudah disuntik vaksin Covid-19,” ucapnya. (jok/epe)
Kapolresta Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro mendatangi rumah korban puting beliung yang menerjang dua desa di Wonoayu sekaligus memberikan bantuan.
Kapolresta Kunjungi Korban Puting Beliung Wonoayu Sidoarjo, Memorandum Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro mendatangi dua desa di Kecamatan Wonoayu yang diterjang puting beliung. Sebelumnya, warga Desa Mulyodadi dan Desa Pagerngumbuk digegerkan terjangan angin puting beliung yang disertai hujan deras pada Jumat, (29/10) sore. Tiba di Balai Desa Mulyodadi, kapolresta didampingi forkopimcam secara simbolis
menyerahkan bantuan sembako ke warga. Sedangkan untuk warga yang jadi korban bencana, selain paket sembako juga dibantu material bangunan. “Kami juga menurunkan personel ke lokasi bencana puting beliung yang menurut bhabinkamtibmas juga terjadi di lima desa di Wonoayu. Bersama-sama personel TNI, stakeholder terkait dan para relawan melakukan perbaikan rumah-rumah warga yang rusak,” ujar Kombespol Kusumo
Wahyu Bintoro. Usai penyerahan bantuan di Mulyodadi, kapolresta yang berkeliling dengan mengendarai motor melihat langsung rumah korban bencana. Kendati tidak ada korban jiwa, ia turut prihatin atas musibah yang terjadi. “Perbaikan rumah warga akan kami upayakan bersama-sama,” tambahnya. Selain dua desa yang dikunjungi kapolresta, puting beliung juga menerjang Desa Plaosan, Wonokalang, dan
Karangpuri. Camat Wonoayu Probo Agus Sunarno menjelaskan, dampak paling parah dialami Desa Pagerngumbuk. “Tercatat ada 85 rumah rusak. Disusul Desa Mulyodadi 56 rumah, Desa Plaosan dan Desa Karangpuri masing-masing 3 rumah, serta Desa Wonokalang satu rumah,” sebutnya. “Kebanyakan kerusakan rumah warga ada pada bagian atap. Tidak ada korban jiwa. Saat ini upaya yang dilakukan mengupayakan perbaikan
Klub 1 Triliun Seminggu kemarin, menurut Google, suhu di Surabaya 32 derajat Celsius tapi feel-nya 42 derajat. Saya cek ke tiga teman saya di Bali: kemarin tidak terlalu panas. Hujan. Lalu saya lihat Google-weather. Berapa suhu di Bali tanggal 1 November tahun depan. Panas sekali: 33 derajat, feel-nya 39 derajat. Lalu saya bandingkan dengan suhu di kota Roma kemarin. Ketika pertemuan puncak G20 ditutup di sana. Luar biasa sejuknya: 16 derajat Celsius. Tertingginya, 22 derajat. Feel-nya pun 16 derajat. Para kepala negara yang dua hari bersidang di sana tentu terasa nyaman. Tahun depan mereka akan bersidang di Bali. Tentu di ruang berAC. Tapi kita kan ingin memberikan kesan terbaik. Apalagi yang datang adalah pimpinan dari 20 negara terbesar ekonominya di dunia. Presiden Jokowi menjadi Ketua G20-nya. Biasanya pandai sekali memperhitungkan dampak kesan yang harus dibangun. Bagaimana kalau akhir Agustus atau awal September? Suhu di bulan itu, di Bali, masih sangat baik. Tentu yang terbaik adalah Juli-Agustus. Saat itu Australia lagi di puncak musim dingin. Pun di Jatim-Jateng, minyak kelapa bisa membeku di waktu subuh –musim yang disebut mbediding.
rumah warga yang rusak dan penyaluran bantuan sosial kepada warga terdampak,” kata Probo Agus Sunarno. Bantuan itu disambut gembira warga. Apalagi bencana alam itu sempat membuat mereka waswas. Seperti yang diakui Reni Lidyawati (32), warga RT 3/RW 3 Dusun Bendet, Desa Pagerngumbuk, Ia tengah bersama suami dan satu anaknya di rumah. “Tahu-tahu atap rumah sudah rusak. Ternyata telah tersapu puting beliung,” ungkapnya. (jok/epe)
Sambungan dari halaman 1 Bisakah Summit G20 digeser dari akhir Oktober? Mungkin sulit. Summit tahun 2018 (Buenos Aires), 2020 (Riyadh), dan 2021 (Roma) dilangsungkan Oktober- November. Tapi Summit tahun 2019 (Osaka), dilangsungkan bulan Juli. Saya pernah menjadi anggota panitia pertemuan internasional di Bali. Di bulan Oktober. Tugas saya menjemput dua perdana menteri. Di jam yang berbeda. Panitia lain menjemput tamu yang lain lagi. Saya harus pakai jas lengkap. Di bandara Ngurah Rai. Ampuuun. Ganteng di luar, mendidih di dalam. Tapi untuk menyelenggarakan Summit G20, panas itu akan kalah dengan semangat dan bangga. Toh tamu-tamu itu juga pernah merasakan musim panas di negara masing-masing. Seberapa penting menjadi tuan rumah/ketua G20? Tentu penting sekali. Apalagi Indonesia ingin memperjuangkan kepahlawanan di bidang pengurangan emisi. Sampai-sampai begitu tinggi komitmen Indonesia di bidang itu. Padahal untuk mencapainya benar-benar perlu kerja gila. Harus ada ‘’roket baru’’ untuk mencapai angka fantastis itu. Karena itu KTT G20 di Bali nanti begitu pentingnya. Apalagi kalau Indonesia bisa membuktikan
targetnya. Ha m p i r s a j a Su m m i t G 2 0 kehilangan relevansi. Tahun 2018 KTT itu di-torpedo oleh Presiden Donald Trump. Trump begitu meremehkan forum G20. Summit di Argentina itu benar-benar tenggelam oleh pertemuan dua seteru: Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping. Suasana Summit tahun berikutnya pun, di Osaka, masih serba tidak enak. Trump memang masih mau hadir, tapi ia bikin panggung sendiri di Osaka. Ia umumkan rencana pertemuannya yang mengejutkan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un. Ia tingkatkan perang dagang dengan Tiongkok. Ia perkuat sikapnya keluar dari perjanjian Paris. G20 di Osaka juga ‘’kacau’’ oleh kehadiran Pangeran Mohamad Bin Salman. Yang waktu itu lagi ramai dianggap terlibat pembunuhan wartawan Gamal Kashogi di Istanbul. Padahal salah satu fokus utama G20 adalah perubahan iklim. Di situlah Indonesia menjadi penting. Sebagai pemilik lahan hijau yang menjadi paru-paru terbesar dunia. “Dunia semakin mengakui Indonesia punya peran besar dalam perubahan iklim,” ujar Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan saat bicara lewat
telepon dengan saya minggu lalu. Ia lagi berada di London, sebelum bergabung ke Roma. Ia baru saja melakukan pembicaraan langsung dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. Suasana Summit G20 di Roma kemarin sudah lebih baik. Trump sudah diganti Joe Biden. Amerika sudah kembali mengikatkan diri pada Kesepakatan Paris. Utusan Saudi dipimpin sendiri oleh Raja Salman. Relevansi G20 kelihatannya masih bisa terus terjaga. Itu karena misi utamanya adalah perubahan iklim. Akan abadi. Forum besar yang sudah hilang adalah KTT Nonblok. Saya sempat ikut rombongan Presiden Soeharto ke KTT Nonblok di Beograd, ibu kota Yugoslavia. Biarpun itu forum KTT, beritanya tidak muncul di media Barat. Sama sekali. Dianggap tidak penting. Se o ra n g t e m a n d a r i Ba ra t mengejek saya: KTT Nonblok itu penting untuk konsumsi negara masing-masing. Ia pun berdalih: lihatlah sidang pleno itu. Kosong. Kalau seorang kepala negara berpidato wartawan yang hadir hanya yang dari negara tersebut. Bagi negara itu KTT sudah selesai begitu presidennya sudah pidato. Ya juga sih. Saya juga tidak mau hadir
di pleno itu. Kalau yang berpidato presiden dari negara lain. Yang isi pidatonya lebih banyak untuk dijadikan berita di dalam negeri masing-masing. Pak Harto sendiri sangat sibuk. Pak Harto mendapat ruang khusus di gedung itu. Di situlah Pak Harto menerima kepala negara lain yang ingin bertemu. Saya juga di situ. Untuk meliput apa saja yang dibicarakan kedua kepala negara. Hanya satu hari saya meninggalkan arena KTT Nonblok. Yakni ketika saya termasuk yang mendapat kesempatan bertemu Mu a m a r G a d d a f i ( K h a d a f i ) , pemimpin Libya saat itu. Gaddafi tidak mau tinggal di hotel. Ia tinggal di tenda. Ada onta di dekat tenda itu. Semua kepala negara punya acara yang padat di forum seperti itu. Di luar forum. Tempulu para kepala negara berada di satu kota. KTT Nonblok akhirnya hanya jadi forum caci maki di podium internasional. KTT G20 tentu beda. Ini KTT-nya orang kaya. Baru boleh hadir saja sudah bangga: berarti sudah kaya. Apalagi bisa jadi tuan rumahnya. Dan jadi ketuanya. Saya juga per nah menjadi anggota rombongan ke KTT G20. Zaman Presiden SBY. Ketika Indonesia kali pertama diterima sebagai anggota G20.
Kebanggaan waktu itu: kok ternyata Indonesia sudah bisa menjadi negara nomor 16 terbesar di dunia. Kebanggaan lain: Indonesia sudah masuk negara yang GDPnya di atas USD 1 triliun. Sudah mengalahkan Belanda. Ternyata G20 bukan ‘’kelompok di atas USD 1 triliun’’. GDP Arab Saudi dan Turki belum 1 triliun. Tapi jadi anggota. Afrika Selatan masih jauh dari 1 triliun. Juga jadi anggota. Karena itu Spanyol marahmarah. Meski belum 1 triliun tapi Spanyol itu negara terbesar ke-4 di Eropa. Akhirnya Spanyol diikutkan KTT, tiap tahun, sebagai undangan. Norwegia juga marah-marah. Ku r a n g m a j u a p a No r w e g i a . Pendapatan per kapita penduduknya sudah diatas USD 50.000/tahun. Kok tidak bisa diterima. Sampai sekarang Nor wegia belum diundang. Saya usul, sebagai tuan rumah, Indonesia mengundang Norwegia dan Belanda. Banyak agenda di luar KTT yang bisa dibahas. Pun di Bali tahun depan. Pasti banyak agenda penting di luar KTT. Jangan-jangan justru yang di luar KTT itu yang hasilnya lebih banyak. Atau biar saja KTT G20 tahun d e p a n t e t a p b u l a n O k t o b e rNovember. Biar semua merasakan seperti itulah kalau iklim tidak berhasil dikendalikan. (*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SENIN LEGI, 1 NOVEMBER 2021 HALAMAN 3
Anggaran Pilgub Jatim 2024 Kemahalan FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
Capai Rp 1,98 Triliun Surabaya, Memorandum Ketua Fraksi Nasdem DPRD Jawa Timur Muzamil Syafii meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak mengajukan dana Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2024 terlalu mahal.
dan mengevaluasi. Jangan terlalu mahal,” tutur Muzamil. Anggota Komisi A DPRD Jatim ini mengkritisi bahwa tidak bisa hanya indikator pandemi menjadi faktor penambahan
anggaran. Sampai saat ini, Muzamil menyampaikan usulan dari KPU Jatim belum masuk dalam draft pembahasan dari DPRD. “Kami belum menerima draft usulan tersebut,” tegas
Muzamil. Karena saat ini proses pengajuan APBD 2022. “Kami belum membahas,” urai mantan wakil wali kota Pasuruan ini. Muzamil menyebutkan,
sebenarnya usulan gubernur dipilih kembali ke DPRD Jawa Timur sempat disampaikan ke Kemendagri dan lembaga penyelenggara pemilu. “Tapi Bersambung ke halaman 4
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Muzamil Syafii
Pengajuan anggaran dari KPU Jawa Timur yang sangat fantastis senilai Rp 1.982.784.821.288 membutuhkan evaluasi dari kalangan wakil rakyat. “Kita tetap mengkritisi
Kepala BNNP Jatim Brigjenpol Mohamad Aris Purnomo (lima dari kiri) hadir dalam kegiatan senam sehat bersinar di Pondok Maritim.
Warga Pondok Maritim Deklarasi Perangi Narkoba Surabaya, Memorandum Senam Sehat Bersinar (Bersih Narkoba) yang digelar BNNK Surabaya tiap Minggu, kali ini terbilang istimewa. Sebab, kegiatan di Pondok Maritim dihadiri langsung Kepala BNNP Jatim Brigjenpol Mohamad Aris Purnomo, Minggu (31/10). Selain kepala BNNP Jatim, hadir juga Kepala BNNK Sura-
baya AKBP Kartono. Dalam kesempatan itu, Kepala BNNP Jatim Brigjenpol Mohamad Aris Purnomo mengapresiasi kegiatan tersebut. “Dengan kegiatan ini bisa menyentuh masyarakat secara langsung,” ujarnya. Aris Purnomo menambahkan, diharapkan masyarakat Bersambung ke halaman 4
DPRD Desak Digitalisasi MBR
Laila Mufidah: Hentikan Bansos Salah Sasaran WAKIL Ketua DPRD Surabaya Hj Laila Mufidah SAg mendesak agar sistem pemutakhiran data terkait warga penerima bantuan sosial (bansos) diperbaiki oleh pemerintah kota Surabaya. Pasalnya, seringkali hal ini berdampak buruk di masyarakat, yakni penerima bantuan yang tak tepat sasaran. “Mari bersama-sama mencegah agar semua bansos bisa tepat sasaran. Kasihan warga yang berhak menerima terabaikan hanya karena sistem yang tidak tepat. Hentikan bansos salah sasaran,” kata Laila Mufidah, Minggu (31/10). Politisi perempuan PKB ini mengaku jengah dengan sistem pemberian bansos. Mulai dari pemberian Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Pemerintah pusat sampai bantuan tunai dan sembako dari Pemkot atau berbagai bantuan sosial lainnya, masih saja ada yang tidak tepat sasaran. Program yang sebenarnya mulia dan bagus karena bisa meringankan beban masyarakat di tengah pandemi seakan menjadi kurang bermanfaat. Masyarakat yang mestinya berhak menerima bantuan tersebut tidak merasakan sebagai penerima manfaat. Sebaliknya, masyarakat yang
tidak berhak sebagai penerima manfaat malah dapat bansos. Warga yang tergolong mampu menerima bansos. Tentu ini menjadi problem bersama yang harus dibenahi. Setiap turun ke masyarakat, Wakil Ketua DPRD Laila mendapat keluhan yang sama. Saat Laila menggelar reses, menemui masyarakat di daerah pemilihannya di Rungkut Tengah, Kecamatan Gunung Anyar, warga juga curhat masalah bansos. “Ini masalah klasik, problem tahunan. Gak ono ta masalah yang lain. Kok mesti bansos tidak tepat sasaran,” ucap Laila. Di Rungkut Tengah, menurut Laila ada sekitar 9 warga yang mestinya lebih berhak mendapat bansos terabaikan. Baik bansos dari pusat BST, bantuan tunai Pemkot, bantuan sembako Pemkot, dan jenis bantuan lain. Bagi warga, mereka tidak tahu jenis bantuan dari mana. Warga hanya mengadu ke ketua
Hj Laila Mufidah SAg dalam jaring aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
RT dan RW mereka untuk mengajukan bantuan karena kondisi riil membutuhkan. Namun ada warga yang ekonominya lebih baik dari warga yang mengajukan itu malah dapat bantuan. Tidak hanya menimbulkan masalah baru di antara warga karena bisa menimbulkan kecurigaan. Terutama kepada perangkat atau RT-RW. Mereka akan berburuk sangka
kepada perangkat karena dianggap memilih warga yang tidak tepat. “Saya bisa merasakan situasi di masyarakat. Saat reses menjadi akumulasi mereka mengeluh akan sistem bansos. Sudah saatnya pemutakhiran data by digitalisasi. Ini tak bisa ditawar lagi,” kata Laila. Database warga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau
kurang mampu di kota ini harus tertata dengan baik. Terutama akurasi data dengan terus meng-update data terkini. Pantauan warga MBR harus dilakukan berkala. Bisa tiga bulanan atau kurun waktu tertentu. Apakah mereka tetap dalam posisi berpenghasilan rendah atau sudah meningkat dan naik kelas. Harus ada sistem yang menjamin
update data MBR. Jangan sampai ada warga punya mobil dapat bansos. “Digitalisasi data KBR tak bisa ditawar lagi. Harus ada Program pendataan khsusus atau aplikasi yang menjangkau dan meng-update warga MBR. Semua intervensi Pemerintah termasuk Bansos harus mengacu pada data ini,” tandas Laila. (yok/ lis/*)
Maksimalkan Keterlibatan RT dan RW PERMASALAHAN bantuan bantu sosial yang tak tepat sasaran seolah m menjadi permasalahan klasik saat angg anggota dewan menggelar reses di masin masing-masing daerah pemilihannya. Wa Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila M Mufidah pun tak luput jadi sasa sasaran keluhan warga mengenai bansos. Karena itu, sebagai wakil rakyat, La Laila tak hanya sekadar men menampung aspirasi warga soal bansos, seringkali pihakny pihaknya langsung merespon respons dengan segera me menyampaikan ke ekse eksekutif, dalam hal ini p pemerintah kota Sura Surabaya. D Di satu sisi Laila juga mengapresiasi Hj Laila Mufidah SAg langk langkah Pemkot Sura-
Wakil Ketua DPRD Surabaya
baya yang telah berusaha mengatasi permasalahan ini. Pemkot juga sudah melakukan pemutakhiran data MBR. Namun yang paling penting adalah petugas yang harus turun ke lapangan. Ada proses menuju akurasi data. Mulai petugas yang turun langsung, mengecek kondisi riil, mensurvei, melakukan wawancara, dan meng-cross check. Tentu Petugas ini tidak bisa berjalan sendiri. Petugas Pemkot, bisa dari Dinsos, staf kecamatan, atau kelurahan harus wajib turun. Caranya dengan melibatkan RT dan RW sebentar. Hanya Pak RT atau minimal RW-lah yang paling dekat dengan lokasi sehingga kondisi terkini warganya tahu. Sementara, Ketua RT Rungkut Tengah Eko Nikanto menuturkan bahwa dirinya setuju jika dilakukan pemutakhiran data dengan melibatkan RT. “Saya juga berharap demikian. Warga juga tidak bisa protes karena
sudah akurat datanya. Lebih baik jika ada aplikasi yang mudah bagi kami membantu pemutakhiran data,” katanya. Sebaiknya warga yang sudah naik kelas menurut Eko juga mengembalikan dan menyerahkan kepada warga yang berhak. Eko menyebut bahwa ada warganya yang mengembalikan bansos karena merasa tidak berhak. Namun warga ini sendiri yang memilih mengalihkan bansos ke warga lain. Selain masalah bansos, warga di Rungkut Tengah juga curhat mengeluhkan fasilitas umum yang perlu ditingkatkan. Termasuk bagaimana mempercepat perbaikan paving. Termasuk saluran air menjelang musim penghujan. Laila pun akan memperjuangkan dan merealisasikan impian warga kepada Dinas terkait. Baik akurasi penyaluran bansos maupun permintaan perbaikan fasilitas umum kampung. (yok/lis/*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SENIN LEGI, 1 NOVEMBER 2021 HALAMAN 4
Abaikan Prokes, 11 Remaja Dihukum Baca Yasin Surabaya, Memorandum Sedikitnya 11 pemuda terjaring operasi yang dilakukan anggota Polsek Pabean Cantikan Sabtu (30/10) malam hingga Minggu (31/10) dini hari. Mereka kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan melanggar jam malam dan tak mengenakan masker.
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Hegy Renata menjelaskan, giat ini merupakan bentuk untuk mengingatkan masyarakat bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir. Petugas menyasar tempat-tempat nongkrong anak muda, rawan tawuran, dan lokasi yang biasa digunakan geng motor untuk berkumpul. “Pandemi kan belum usai ini, kami harap masyarakat tetap waspada, tetap patuhi prokes. Ya saya berharap masyarakat tidak terlena,” kata Kompol Hegy kepada Memorandum. Mereka yang terjaring razia prokes di Jalan Panggung lalu dibawa ke Mapolsek Pabean Cantikan untuk dites swab antigen. Beruntung, mereka semua dinyatakan non-reaktif. “Tadi setelah tes memang non-reaktif, lalu kami suruh yasinan dulu. Sebagai bentuk sanksi toh itu juga ibadah jadi kan baik,” imbuhnya. Selain itu Polsek Pabean Cantikan juga melakukan vaksinasi di malam hari. Hal ini untuk menjangkau masyarakat yang memang tidak memiliki waktu untuk vaksin di pagi dan siang hari. “Kami vaksinasi malam untuk memperluas jangkauan, karena ini bentuk pengabdian kita juga agar pandemi cepat selesai. Dari 11 pelanggar yang terjaring, dua di antaranya belum vaksin sama sekali, kami vasilitasi vaksin,” ujarnya. Salah satu pemuda yang terjaring, Muhammad Imam Syafii (17), asal Tambaksari, Gang 26, mengaku dirinya dibawa ke mapolsek lantaran tidak bermasker. “Memang saya yang salah, karena beraktivitas di luar tidak memakai masker,” terangnya. Imam Syafii yang saat itu juga memimpin pembacaan Surat Yasin menyebut bahwa kegiatan malam yang dilakukan Polsek Pabean Cantikan sangat positif. Selain untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19. Para pelanggar juga diberi sanksi untuk membaca Yasin. “Setelah diswab, keluar hasilnya negatif, lalu vaksin, dan menyucikan diri dengan berwudu kemudian disuruh baca Surat Yasin,” ungkapnya. (alf/lis)
Para remaja yang diamankan disanksi membaca Surat Yasin.
Kejar Kekebalan Kelompok, Golkar Vaksinasi Massal Surabaya, Memorandum DPD Partai Golkar Surabaya kembali menggelar vaksinasi Sinovac tahap kedua untuk dosis 1 dan 2 di halaman kantornya, Minggu (31/10). Vaksinasi yang dibuka untuk umum bagi masyarakat di luar Surabaya ini menyediakan 500 hingga 700 dosis. “Asalkan bisa menunjukkan surat domisili tinggal di Surabaya, pasti kami layani. Kami ingin membantu pemerintah untuk mengejar target herd immunity (kekebalan kelompok),” ujar Ketua Panitia Pertiwi Ayu Krishna. Sementara itu, Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fatoni mengatakan pihaknya selalu mengedepankan kepentingan kemanusiaan di atas kepentingan politik. “Golkar ini jembatan pengabdian kepada masyarakat secara luas. Siapa pun, dari partai manapun, bisa ikut vaksinasi ini,” tegas anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya ini. Menurutnya, warga Surabaya sendiri telah mendapatkan banyak layanan vaksinasi termasuk dari Pemkot Surabaya. Maka dari itu, Partai Golkar menggelar vaksinasi juga untuk warga dari luar Surabaya. “Surabaya merupakan kota urban, di mana banyak warga dari luar Surabaya yang mengadu nasib dan merantau di Kota Pahlawan. Makanya, kami juga memprioritaskan mereka,” bebernya. Dia menambahkan, vaksinasi tahap 2 ini sekaligus untuk membantu pemkot dalam memulihkan pergerakan roda ekonomi di Kota Pahlawan, sehingga harus mencapai herd immunity. “Tidak Wajib ber-KTP Surabaya, cukup bawa surat domisili,” pungkas Arif. (mg3/lis)
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Suasana vaksinasi tahap II di Kantor DPD Partai Golkar Surabaya.
Surabaya, Memorandum Masyarakat yang melintas di Jalan Raya Medokan Keputih harus berhati-hati jika tak ingin menjadi korban berikutnya. Terutama pengendara roda dua (R2). Sebab, dengan kondisi penutup saluran air yang ambles tidak jarang pemotor terjatuh. Warga sekitar pun sementara menutupnya dengan gragal atau semen agar penutup saluran air itu rata dengan jalan. “Daripada ada korban lagi, warga inisiatif untuk menutupnya sendiri,” ujar Yudi, warga setempat, Minggu (31/10). Lanjut Yudi, ia bahkan pernah melihat sendiri motor roda tiga sempat mengalami kecelakaan karena menghindari lubang penutup saluran air itu.
Kondisi penutup selokan yang ambles di Jalan Raya Medokan Keputih.
“Maksudnya menghindari lubang, dari arah berlawanan ada kendaraan lain akhirnya banting setir dan menabrak
tembok,” jelasnya. Selain jalan lurus, yang cukup berbahaya yaitu di tikungan S (depan Jalan
Keputih Tegal VII). Hampir tiap bulan meski ada kecelakaan. “Sama, karena menghindari penutup selokan yang ambles. Sebulan, bisa ada dua kejadian,” tegas Yudi. Yudi berharap pemkot segera memperbaiki jalan tersebut, sebelum musim penghujan. “Kalau hujan malah berbahaya. Karena lubang yang tidak terlihat sebab banjir,” pungkasnya. Sementara itu, Kepala Bidang Pematusan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya Eko Juli Prasetya mengatakan, bahwa pihaknya akan menindaklanjuti. “Akan kami ganti penutup yang rusak. Dan jalan akan segera diaspal agar rata dengan penutup saluran, terima kasih informasinya,” singkat Eko. (fer/lis)
Seruduk 2 Motor, Luxio Nyebur Parit
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
FOTO: MEMORANDUM/M SUJATMIKO
Penutup Saluran Ambles, Ancam Pemotor
Petugas memberi pertolongan medis kepada korban kecelakaan.
Surabaya, Memorandum Kecelakaan melibatkan mobil Daihatsu Luxio dan 2 motor terjadi di Jalan Tanjungsari, Minggu (31/10) dinihari. Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun 4 anak baru gede (ABG) yang tertabrak mengalami sejumlah luka lecet di tubuhnya. Mereka berinisial NB (17), warga Jalan Dupak Rukun Barat. Dia mengalami luka lecet pada tangan dan kaki. Saat kejadian dia sedang membonceng Andrianto (20), warga Tambak Dalam Baru Barat yang mengalami luka lecet di tangan dan kaki. Sementara itu, korban lain yang juga mengendarai motor yakni IQ (15), warga Jalan Tambak Dalam Baru tidak mengalami luka sedikitpun. Nasib tidak beruntung dialami tetangganya yang ia bonceng yakni RF (16). Meski dalam kondisi sadar, RF cukup shock
setelah punggung dan kaki kanan lecet terkena aspal. Sedangkan sopir Daihatsu Luxio mengalami luka ringan setelah mobilnya terperosok ke parit di sekitar lokasi. Setelah kejadian seluruh korban mendapatkan perawatan medis. Informasi dihimpun, kejadian bermula saat empat ABG itu melaju dari arah Timur ke Barat. Dari arah sebaliknya, mobil Daihatsu Luxio melaju dengan kecepatan sedang. Karena sudah terlalu dekat, mobil tidak sempat menghindari iring iringan motor tersebut. Akibatnya, mobil itu langsung menabrak dua motor. Satu motor dan mobil masuk di parit. Terpisah, saat dikonfirmasi Kanitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya Iptu Haerul Anwar membenarkan insiden tersebut. Pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak termasuk para korban dan pengemudi mobil. “Ya mas benar (diperiksa),” singkat dia. (fdn/lis)
STARTUP INDUSTRI KREATIF
Dewan Minta Prioritaskan Usaha Rintisan Surabaya, Memorandum Pemulihan ekonomi menjadi fokus yang terus dibahas antara pemerintah kota (pemkot) bersama DPRD Surabaya. Pemkot Surabaya menggodok program bagi startup (perusahaan rintisan) industri kreatif. Program tersebut telah dialokasikan anggaran senilai Rp 3 miliar. Itu tertuang pada saat pembahasan terkait Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD 2022, di mana kepengurusannya dalam pengawasan Dinas Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Surabaya. “Saya sangat mendorong adanya perhatian lebih dari pemkot bagi
Warga Pondok Maritim... bisa menyosialisasikan bahaya narkoba di lingkungan sekitar dan keluarga. “Dalam mencegah peredaran narkoba, BNN tidak bisa bekerja sendiri. Tapi bersama-sama masyarakat,” pungkasnya. Sementara itu, Kartono me-
startup di Surabaya. Selain pemulihan ekonomi, saya melihat industri kreatif sangat potensial untuk berkembang pesat. Mengingat bidang ini sangat dekat dengan masyarakat, terutama anak muda,” ujar anggota Komisi D Tjutjuk Supariono, Minggu (31/10). Menurutnya, ini memang selaras dengan program pemerintah pusat yang saat ini menggalakkan dukungan bagi perkembangan startup industri kreatif. Mengingat persaingan di bidang kreatif ini sangat ketat, pemerintah menyadari bahwa tidak sedikit startup yang kemudian gulung tikar di usia masih seumur jagung. “Pada era digitalisasi ini, seharusnya ekonomi digital merupakan
Sambungan dari halaman 3
nambahkan, selain kegiatan senam bersama, juga ada deklarasi War on Drugs (perang terhadap narkoba) di setiap wilayah yang menjadi lokasi Senam Bersama Bersinar. “Warga juga akan melakukan deklarasi War on Drugs,” singkatnya. (fer/lis)
Tjutjuk Supariono
bidang yang sangat berpotensi untuk menjadi besar. Ironisnya, data dari Kemenkominfo mengungkapkan bahwa 95 persen startup di Indonesia
ini tidak bisa survive,” ungkapnya. “Dengan memberikan perhatian lebih terhadap perusahaan rintisan, pertumbuhan perekrutan tenaga kerja pun juga dapat meningkat. Mengingat tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Surabaya yang sampai dengan 2020 hampir mencapai 10 persen,” sambung Tjutjuk. Karenanya, sebagai kota terbesar ke-2 di Indonesia, Tjutjuk menilai Surabaya sangat berpotensi untuk menjadi kota wiraswasta yang dapat menjadi poros startup di tanah air. “Kami dari Fraksi PSI sangat mendukung adanya inisiasi untuk memajukan industri kreatif, terutama startup yang masih kecil atau merang-
kak di Surabaya,” ujar ketua Fraksi PSI DPRD Surabaya ini. Tjutjuk menjelaskan, total APBD 2022 adalah Rp 10,173 triliun. Dengan adanya dukungan pemkot dalam mengalokasikan anggaran untuk
Anggaran Pilgub Jatim 2024 Kemahalan nyatanya belum dilakukan evaluasi,” tuturnya. Politisi Partai Nasdem ini berharap kewenangan pemilihan gubernur dilakukan secara terbatas. Ia beralasan gubernur tidak memiliki batas wilayah teritorial. Selain itu, kebutuhan pemilihan gubernur terlalu mahal, terkadang
tidak sebanding degan hasil kepala daerah yang terpilih. Ia menyebutkan, pemilihan gubernur dan wakil gubernur bisa menguras anggaran yang tersimpan di APBD. “Bisa melibatkan wali kota atau bupati. Selain dilibatkannya kepala daerah,” tegas Muzamil.
startup industri kreatif, diharapkan program ini dapat berjalan maksimal. “Sebab, sudah saatnya Surabaya membangkitkan startup dan menjadi motor dari ekonomi digital di Indonesia,” pungkasnya. (mg3/lis)
Sambungan dari halaman 3 Sebelumnya, anggota DPRD Jawa Timur Freddy Poernomo mendorong Komisi A (membidangi pemerintahan dan hukum) mengevaluasi pengajuan sebesar Rp 1.982.784.821.288 kebutuhan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024 oleh KPU. Padahal saat Pilgub 2018 lalu, KPU Jatim mengelola anggaran berkisar
Rp 1,1 triliun, dan harus dikembalikan ke kas negara sekitar Rp 400 miliar. Terpisah, Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jatim Miftahur Rozaq menyampaikan tingginya kebutuhan dana Pilgub Jatim 2024 masih ditelaah lebih lanjut oleh tim anggaran Pemprov Jatim. (day/lis)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SENIN LEGI, 1 NOVEMBER 2021 HALAMAN 5
HUT Ke-70 Humas Polri
Kapolres Berharap Jajaran Rangkul Media
Gubernur mengingatkan kepada masyarakat, terutama kepala desa, lembaga pemberdayaan masyarakat desa (LPMD), lembaga pemberdayaan masyarakat kelurahan (LPMK), termasuk ibu-ibu PKK, untuk melakukan kesiapsiagaan mitigasi bencana. Apalagi memasuki musim hujan, BMKG telah mengeluarkan warning ada potensi La Nina. Fenomena itu memicu intensitas curah hujan cukup tinggi antara 20-70 persen. Dikhawatirkan penambahan itu memicu banjir di beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur.
Gubernur Khofifah Indar Parawansa memberikan bantuan kepada perwakilan warga dalam peringatan BBGRM ke-17 dan Hari Gerak Kesatuan PKK ke-48 di Kabupaten Sumenep.
“Di momen BBGRM ke17 ini, saya mohon kepada s e m u a n y a , B M KG t e l a h memberikan sinyal bahwa pada November tahun ini diprediksi ada La Nina hingga
Februari 2022 nanti. Maka, untuk semua LPMD, LPMK mohon tengok kanan kiri sungai di sekitarnya. Jika ada sungai yang mengalami pendangkalan, maka prioritaskan untuk gotong
royong membersihkan sampah dan normalisasi sungai di lingkungan masing-masing,” tuturnya. Gubernur menyebutkan, prediksi BMKG sangat penting
Pemkab Bangkalan Raih Penghargaan WTP Keempat Beruntun
Pamekasan, Memorandum Hujan deras yang disertai angin kencang terjadi Kecamatan Pe g a n t e n a n , K a b u p a t e n Pamekasan, Sabtu (30/10) sekitar pukul 16.00. Kepala Pelaksana BPBD Amin Jabir menjelaskan, akibat kejadian itu beberapa bangunan milik warga rusak ringan hingga berat. “Sesuai dengan prediksi dari BMKG, Kabupaten Pamekasan berpotensi mengalami hujan deras disertai angin kencang di daerah Pegantenan, Palengaan, dan Batu Marmar,” ujarnya kemarin. Menurutnya, jika mengacu pada prediksi dari BMKG per 1 November 2021 akan terjadi peralihan musim kemarau ke musim penghujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Sesuai prediksi BMKG, puncak musim hujan di
Bangkalan, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan kembali meraih penghargaan opini wajar tanpa pengecualiaan (WTP) dari Kementerian Keuangan RI, untuk keempat kali beruntun. Penghargaan ini menjadi bukti jika tata kelola keuangan semua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup pemkab, terus membaik. “Penghargaan ini diraih pemkab berkat nilai positif dari hasil audit badan pengawas keuangan (BPK) atas laporan keuangan pemerintah daerah
Kondisi bangunan yang rusak setelah diterpa angin kencang disertai hujan lebat.
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Muhadjir Effendy menanyakan kondisi lansia warga Bangkalan yang mengikuti vaksinasi Covid-19.
Menko PMK Tinjau Vaksinasi di Bangkalan Bangkalan, Memorandum Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bangkalan (30/10). Muhadjir menyampaikan, Bangkalan merupakan kabupaten yang memiliki cakupan vaksinasi terendah di wilayah aglomerasi Surabaya Raya yang terdiri atas Kota Surabaya, Gresik, Sidoarjo, dan Bangkalan. Berdasarkan data dari kementerian kesehatan (Kemenkes) per 30 Oktober, capaian vaksinasi dosis pertama di Kabupaten Bangkalan baru 37,76 persen atau sebanyak 311.573 penduduk, sementara capaian vaksinasi dosis kedua sebesar 17,16 persen atau 141.627 penduduk. “Bangkalan adalah wilayah aglomerasi yang termasuk masih rendah. Itu akan mempengaruhi kota-kota lain yang sebetulnya sudah bagus tetapi tetap dianggap rendah,” terangnya. Muhadjir yang didampingi Wakil Bupati (wabup) H Mohni, menyebutkan banyak warga yang enggan divaksin karena menganggap tidak begitu perlu. “Itu berkaitan dengan pekerjaan mereka, karena mereka merupakan petani di sini, sehingga berpikir, saya cuma petani ngapain repot-repot divaksin,” ujar Muhadjir. Ada tiga lokasi vaksinasi yang dikunjungi Muhadjir. Yaitu di Desa Buddan dan Desa Kranggan Barat Kecamatan Tanahmerah, serta di Desa Dupok, Kecamatan Kokop. (*/ras/epe)
untuk kesiapsiagaan. Apalagi bencana alam maupun nonalam, sama-sama berdampak pada kemiskinan. Mantan menteri sosial itu, itu bahkan mengingatkan seluruh bupati yang ada di dalam pemetaan desa kategori miskin ekstrem untuk segera memperkuat perencanaan program pengurangan kemiskinan ekstrem. Yakni kondisi yang kategorinya pengeluaran sehari di bawah 1,9 Dollar AS. “Maka pada puncak peringatan BBGRM ini, kita fokus pada upaya mengatasi kemiskinan ekstrem yang pada bulan ini berbasis di lima kabupaten. Di mana masingmasing kabupaten fokus ke lima kecamatan, dan masing-masing kecamatan fokus pada lima desa,” bebernya. Lima kabupaten yang dimaksud gubernur itu, yakni, Sumenep, Bojonegoro, Bangkalan, Lamongan, dan Tulungagung. “Mohon saat ini kita fokus pada gotong royong untuk bisa mengentaskan kemiskinan ekstrem di lima kabupaten tersebut,” tutupnya. (uri/epe)
BPBD Tetapkan Darurat Penghujan
FOTO: MEMORANDUM/IST
Pamekasan, Memorandum HUT ke-70 Humas Polri pada 30 Oktober 2021, jadi momentum Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto untuk merangkul seluruh organisasi wartawan di wilayahnya. Sebanyak 10 perwakilan organisasi wartawan diundang ke Ruang Praja Maplres Pamekasan akhir pekan lalu. Acara yang dikemas sederhana itu digagas kapolres untuk membeberkan pesan dari tema humas Polri siap menjawab tantangan di era teknologi informasi aktual menuju Polri yang presisi. “Selain sebagai wujud silaturahmi juga untuk menjalin komunikasi lebih baik dengan media. Kami siap membuka komunikasi dan informasi seluas-luasanya kepada wartawan sebagai bagian transparansi kinerja Polri kepada masyarakat melalui konsumsi berita ke publik,” beber kapolres kemarin. Kapolres berharap sinergisitas yang sudah terjaga dengan baik, kian ditingkatkan. Terutama dalam memberitakan informasi yang positif demi keamanan dan kenyamanan Kabupaten Pamekasan. “Maka itu, media merupakan mitra kerja polisi dalam melaksanakan tugas,” tambahnya. Pesan dan harapan kapolres disambut baik Ketua Paguyuban Insan Jurnalistik Pamekasan (PIJP) Sujak Lukman. “Walaupun kegiatan diusung secara sederhana namun momentum kedekatan Polri dan insan pers harus tetap terjalin baik,” ungkapnya. (sjk/epe)
Sumenep, Memorandum Kemiskinan ekstrem dan mitigasi bencana jadi atensi Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Sumenep. Atensi khusus itu terucap ketika membuka Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-17 dan Hari Gerak Kesatuan PKK ke-48 Jawa Timur di Graha Adipoday, Minggu (31/10).
Bupati R Abdul Latif Amin Imron didampingi Sekda Ir Moh Taufan Zaorinsyah dan Inspektur Inspektorat Joko Supriyono menerima penghargaan WTP dari gubernur.
(LKPD) sepanjang tahun 2020,” kata Inspektur Inspektorat Bangkalan Joko Supriyono, Minggu (31/10). Bupati R Abdul Latif Amin Imron menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mewakili Menteri Keuangan Sri Mulyani di Banyuwangi (29/10). Ra Latif sapaan akrab bupati, menegaskan penghargaan di bidang manajemen dan tata kelola keuangan itu, merujuk pada kerja keras semua OPD. Terutama dalam pelaporan tata kelola keuangan secara
tertib, bersih, transparan, dan akuntabel. “Untuk itu saya wajib menyampaikan terima kasih kepada semua pimpinan dan jajaran OPD,” katanya. Ke depan, Ra Latif berharap penghargaan WTP menjadi cambuk pelecut semangat untuk lebih memacu produktivitas kerja. “Saya berharap agar semangat dan produktivitas kerja semua OPD tetap maksimal dan berkualitas. Jangan malah loyo dan patah semangat kendati masih pandemi Covid-19,” pintanya. (ras/epe)
Pamekasan akan terjadi pada pertengahan Desember hingga Februari 2022 mendatang, sehingga berpotensi adanya hujan intensitas tinggi dan disertai angin kencang. “Adapun detailnya kami terima 3 harian dari BMKG, kami juga sudah siapkan tim di beberapa titik yang memang diprediksi hujan dengan angin kencang,” tambahnya. Ia menjelaskan bahwa di Kabupaten Pamekasan sudah mulai ditetapkan sebagai darurat penghujan sesuai dengan informasi yang disampaikan BMKG sebagai rujukan. “Kami berharap kepada masyarakat agar lebih waspada di masa pancaroba (peralihan) dari musim kemarau ke musim hujan, seperti angin kencang, banjir, hujan deras, dan petir,” pungkasnya. (*/sjk/epe)
FOTO: MEMORANDUM/IST
Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto menyerahkan potongan tumpeng kepada Kasubbag Humas AKP Nining Dyah.
Gubernur Sentil Kemiskinan Ekstrem di Sumenep
FOTO: MEMORANDUM/SYAMSURI
FOTO: MEMORANDUM/SUJAK
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANAM
BPPKAD Sumenep Imbau Masyarakat Tertib Bayar PBB
Kompleks perumahan di pinggiran Kota Sumenep yang menjadi sasaran PBB.
Sumenep, Memorandum Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Sumenep terus menyosialisasikan kewajiban membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) kepada masyarakat. Salah satu program untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak adalah dengan cara melaksanakan kegiatan bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sumenep dalam bentuk integrasi program melalui sosialisasi sertifikat hak atas tanah (SHAT) bagi pelaku usaha kecil menengah (UKM) Tahun Anggaran 2021. “Melalui integrasi program SHAT dengan perpajakan daerah, sangat membantu masyarakat. Karena mereka akan menerima sertifikat tanah secara gratis dan pembebasan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB),” ujar Kepala Bidang Pelayanan dan Penagihan BPPKAD Sumenep, Suhermanto, Minggu (31/10).
Wa l a u p u n m e n u r u t d i a , program sertifikat tanah maupun balik nama secara substansi tidak pernah ada penghapusan pajak. Artinya masyarakat tetap akan dipungut mulai dari daerah maupun pusat. Herman juga menjelaskan, melalui program SHAT, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep membantu masyarakat dengan kebijakan Perbup Nomor 20 Tahun 2019 yang mengatur pembebasan BPHTB. Sehingga wajib pajak benar-benar tidak dibebani biaya apapun kecuali hanya pelunasan PBB yang nominalnya sangat kecil antara Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu per tahun. “Kebijakan Pemkab Sumenep tersebut untuk mengurangi beban masyarakat di tengah pandemi. Selain pengurusannya mudah, masyarakat juga tinggal menerima sertifikat baru maupun balik nama tanpa biaya. Program ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak khususnya PBB
yang menjadi target pendapatan Ka b u p a t e n Su m e n e p,” u ra i Herman. Untuk tahun ini penerima SHAT melalui dinas koperasi ditargetkan sebanyak 1.431 orang. Sedangkan melalui dinas perikanan sebanyak 500 penerima. Sehingga diharapkan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat Sumenep. Herman menjelaskan, penerimaan PBB Kabupaten Sumenep pada tahun ini per Oktober, sudah mencapai 46 persen. Yakni mencapai Rp 2,1 miliar, dari target pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 5 miliar per tahun. Sedangkan bakunya, PBB terbayar secara keseluruhan Rp 9 miliar. “K a m i t e r u s m e l a k u k a n komunikasi kepada para kepala desa dengan memberikan asumsi penyadaran masyarakat untuk rutin bayar PBB. Masih ada waktu dua bulan lagi untuk mencapai target dalam satu tahun,” tandas Herman. (adv/aan/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
Peringati HUT Ke-70 Humas Polri, Insan Pers dan Polres Semakin Guyub Bangkalan, Memorandum Aura keguyuban antara insan pers dengan personel polisi di lingkungan Polres Bangkalan, nampak terlihat harmonis pada peringatan HUT ke-70 Humas Polri di lantai dua Gedung Aula Sarja Racana, mapolres setempat, Sabtu (30/10). Momen ngumpul bareng komunits awak media dan aparat korps baju cokelat itu, seringkali dibumbui guyonan dan kelakar segar. Maklum, sebelum acara resmi dimulai, sedikitnya 40 lebih wartawan dalam wadah PWI, KWB, AJIB, AJBP, Wartama dan organisasi lainnya, berbaur menyatu dengan para PJU (Pejabat Utama) Polres. Di antaranya, ada Wakapolres Kompol Anjar Setijaningrum,SE dan Kabagren Kompol Solihin. Kasat Reskrim AKP Sigit Nursiyo, Kasat Narkoba Iptu Iwan Kusdiyanto, Kasat Lantas AKP Abdul Azis Sholahuddin, serta para Kasubag dan Kanit ikut pula nimbrung di dalamnya. Termasuk bebarapa Kapolsek dari polsek jajaran. Sudah barang tentu Kasi Humas Polres Iptu Sucipto dan anggota sebagai shohibul hajah acara HUT Humas Polri ke 70, tampak sibuk wira-wiri mengemas tanan acara. ”Yaahhh...begitulah, kalau rekan-rekan pers sudah ngumpul bareng Polisi, pasti rame oleh kelakar dan guyonan segar.
Kompol Anjar memotong tumpeng peringatan HUT Humas Polri disaksikan wartawan.
Sangat guyub dan menyenangkan memang,” komentarIptu Sucipto. Tidak ada hura-hura. Acara HUT ke-70 Humas Polri di Polres Bangkalan dikemas amat sederhana. Cuma ada acara potong tumpeng oleh Wakapolres plus dahar prasmanan barengbareng. Ada bagi-bagi voucher dan memori gratis dari Humas Polres kepada semua awak media. Cuma itu. Disadari atau tidak, kemajuan tehnologi berbasis IT yang kian canggih akhir-akhir ini, secara alamiah, telah menjadi
agen pemicu terjalinnya kemitraan yang semakin harmonis antara insan pers dengan anggota Polri. “Termasuk kemitraan rekan Wartawan dengan anggota Polri di lingkup Polres Bangkalan,” kata M Sjamsul Arief, wartawan senior dari Harian Memorandum, ketika didapuk mewakili awak media untuk menyampaikan sambutan. Ke depan, jurnalis paling sepuh di Kabupaten Bangkalan, itu berharap agar kemitaraan insan pers dengan Polres yang dari hari ke hari kian lengket,
tetap terjalin solid dan berkesinambungan. Maklum, di era jaman serba digital ini, Polres melalui kehandalan personel Humas-nya, kaprah menjadi lumbug data bagi insan pemburu berita. Harapan senada, juga diketengahkan Wakapolres Kompol Andjar Setijaningngrum. ” Mewakili Bapak Kapolres AKBP Aith Alarino yang hari ini berhalangan hadir, kami juga berharap jalinan kemitraan yang sudah terjalin baik ini, ayo kita pelihara bersama,” harap Kompol Andjar. (ras/mik)
Akhir Pekan, Ratusan Orang Datangi Posko Siaga Vaksin 24 Jam 24 Ja Jam begitu bermanfaat serta memudahka kan. “Kita yang memiliki keperluan di K Kota Sidoarjo, tidak perlu repot pulang k kampung untuk mendapatkan vaksin nasi,” ungkapnya. Saat ini, animo masyarakat terhadap vaksinasi begitu besar. Gerai-gerai vaksin selalu ramai didatangi masyarakat. Sehingga capaian vaksinasi Covid-19 Kabupaten Sidoarjo terus meningkat. Karenanya Polresta Sidoarjo menghadirkan layanan tambahan, berupa Posko Siaga Vaksin 24 Jam yang diluncurkan Rabu (27/10) lalu. Sejak dibuka, Posko Siaga Vaksin 24 Jam mendapatkan respon luar biasa dari masyarakat. Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, sudah empat hari beroperasi animo masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi di posko ini begitu tinggi. “Mulai dibuka Rabu tiga hari lalu rata-rata kami melayani 200 orang di Posko Siaga Vaksin 24 Jam. Sedangkan Sabtu ini mulai pagi hingga pukul 8 malam, sudah ada 350 orang untuk vaksinasi,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, saat memantau vaksinasi di Posko Siaga Vaksin 24 Jam, Sabtu (30/10) malam. Ia menjelaskan, lonjakan ini disebabkan tujuan mereka saat akhir pekan adalah masa senggang dari pekerjaan atau rutinitas lainnya, sehingga banyak yang datang saat akhir pekan. Melalui berbagai upaya akselerasi vaksinasi ini, Kapolresta Sidoarjo berharap semakin banyak masyarakat yang tervaksin, sehingga dapat segera mewujudkan herd immunity, sebagai upaya memutus mata rantai Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro memantau vaksinasi di posko siaga vaksin. penyebaran Covid-19. (jok/mik) Sidoarjo, Memorandum Keberadaan layanan vaksinasi Covid-19 yang disediakan Polresta Sidoarjo melalui posko siaga vaksin 24 jam berlokasi di pos polisi Taman Pinang Indah, Sidoarjo, memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan vaksin. Sesuai dengan waktu dan hari seperti diharapkan masyarakat, selama 24 jam posko siaga vaksin Polresta Sidoarjo terbuka untuk umum. Bahkan, tidak hanya melayani vaksinasi bagi warga KTP Sidoarjo. Warga di luar itu j u g a dengan
mudah tetap dilayani. a, Suryaningsih, warga asal Mayura, gCakranegara, Mataram, Nusa Tenga gara Barat yang kebetulan dirinya sedang ada keperluan di Sidoarjo,, sis saat harus melakukan vaksinasi dosis kedua ia dan putrinya mendatangi Posko Siaga Vaksin 24 Jam Polresta Sidoarjo. “Pas kebetulan lewat, ya sudah saya coba tanya apa bisa vaksin di sini. Ternyata oleh petugas diperbolehkan meskipun tidak domisili Sidoarjo. Syukurlah kebetulan saya juga saatnya untuk vaksinasi kedua,” ujar wanita berusia 54 tahun tersebut. Selain Suryaningsih, ada juga Haryati, asal Wonoasri, Kuripan, Probolinggo. Menurut mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Sidoarjo layanan Posko SiagaVaksin
Suami Cemburu, Istri Dipukul hingga Tewas Blitar, Memorandum Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom menggelar rilis kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang mengakibatkan seorang ibu rumah tangga di Blitar tewas di atas ranjang karena dibunuh suaminya, Sukisno (57), Sabtu (30/10).
Kapolres Malang Berharap Humas Tingkatkan Kualitas Informasi Malang, Memorandum Memperingati HUT ke-70 Humas Polri, Polres Malang menggelar acara tasyakuran dan memotong tumpeng di Gedung Sanika Satyawada Mapolres Malang, Sabtu (30/10). Peringatan ulang tahun dikemas dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Malang hadir dalam kegiatan itu. Hadir pula mitra Humas Polres Malang dari awak media Jurnalis Polres Malang dan para netizen Polres Malang. AKBP R Bagoes mengatakan, humas saat ini merupakan ujung tombak Polri dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena saat ini media
menjadi etalase Polri dalam menyajikan semua informasi kepada masyarakat. p “Humas Polri siap ra menjawab tantangan di era teknologi informasi aktuall menuju Polri yang presisi,” ucap AKBP R. Bagoes Wibisono. Kapolres Malang berharap humas dapat terus menjalin kerja sama dan bermitra yang baik dengan awak media dan para netizen agar dapat memberikan informasi yang edukatif yang positif kepada masyarakat. “Dalam peringatan hari jadinya yang ke tujuh puluh ini, agar Humas Polres Malang lebih baik lagi dalam bersinergi dengan masyarakat, media dan netizen dalam memberikan informasi yang faktual, sehingga dapat
Kapolres Apip memberikan potongan tumpeng kepada Kasi Humas Polres Mojokerto Iptu Tti Hidayati.
Kasi Humas AKP Ratmoko Budi Lartono memberikan potongan tumpeng kepada tim humas.
Hari Jadi Humas Polri, Polres Potong Tumpeng Bareng Wartawan Kediri, Memorandum Untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Humas Polri, Polres Kediri menggelar potong tumpeng bersama perwakilan wartawan sebagai bentuk atas kerja sama selama ini. Kegiatan tersebutt dilaksanakan di ruang Humas Polres Kediri, Sabtu (30/10). Dalam HUT Humas Polri yang mengusung tema ‘Humas Polri Siap Menjawab Tantangan Di Era Teknologi Informasi Aktual Menuju Polri Yang Presisi’ ini, digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Dalam acara tersebut, Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono yang diwakili Kasi Humas AKP Ratmoko Budi Lartono mengatakan, Humas Polri dibentuk agar dapat memberikan informasi yang baik, sosialisasi, maupun edukasi kepada masyarakat. “Pastinya dalam bentuk informasi ak-
tu harus bisa disampaikan kepada tual masyarakat,” jelas AKP Ratmoko Budi Lartono. Pada kesempatan yang sama, Kasi Humas juga mengajak kepada m masyarakat agar tidak boleh percaya dengan informasi hoak atau bohong yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat. “Sehingga, masyarakat harus melihat dan mengecek terlebih dahulu jika ada informasi apakah hal tersebut memang benar atau tidak,” ajak AKP Ratmoko Budi Lartono Sekaligus, tambah AKP Ratmoko Budi Lartono, untuk wartawan yang selama ini meliput juga harus tetap ikut serta dalam menangkal berita hoak ataupun bohong. “Harapannya semoga masyarakat bisa paham dan cerdas serta tidak termakan adanya informasi yang tidak pasti,” pungkas Kasi Humas Polres Kediri. (mis/mik)
Polisi Kawal Pengesahan Warga Baru Perguruan Silat Gresik Memorandum Gresik, Pe Pengesahan warga baru pergurua silat IKS PI Kera Sakti di guruan Pon Ponpes Nurul Huda Liulumil Qur di Jalan Watu Gudhik Desa Quran Soo Kecamatan Wringinanom, Sooko, dika dikawal ketat aparat kepolisian, Ming Minggu (31/10). Acara sakral itu b pun berlangsung aman, tertib, dan terken terkendali. Ke Kegiatan itu merupakan pengesaw han warga baru IKS PI Kera Sakti rantK ing Kedamean dan Wringinanom. Turut hadir dari jajaran Polres Gresik meli meliputi Kapolsek Wringinanom AKP Kristianto dan Kapolsek Kedam damean AKP Ali Syaiful. Kapolres Gresik AKBP Moch chamad Nur Azis mengatakan, su sudah menjadi tugas Polri untuk m melaksanakan pengamanan seti kegiatan. Termasuk agenda tiap
IKS PI Kera Sakti ini. “Untuk mengantisipasi dan menghindari terjadinya gangguan kamtibmas,” tuturnya. Kapolsek Wringinanom mengimbau warga IKS PI Kera Sakti untuk tetap menjaga kerukunan antar sesama maupun antar organisasi pencak silat lainnya. “Bantu jaga keamanan dan ketertiban dengan cara hindari gesekan dan bangun kerukunan antar organisasi lainnya,” tegasnya, kemarin. Hal serupa disampaikan AKP Ali Syaiful. Meurutnya, semangat yang harus dibawa para pendekar adalah kerukunan dan kolaborasi. “Banyaknya perguruan bukan untuk membuat perpecahan tapi untuk mempererat persatuan, raih prestasi dan medali-medali untuk kebanggan,” ajaknya. (and/har/mik)
Kapolres Bojonegoro AKBP Pandia memberikan potongan tumpeng pada acara HUT ke-70 Humas Polri.
Terakhir kata perwira melati dua dipundaknya itu berharap, agar bagian humas terus berkarya dan meningkatkan kualitas dalam hal memberikan informasi terkait Polri dan informasi positif bagi masyarakat. “Humas memberikan informasi bagaimana bisa masyarakat yang tidak tahu menjadi tahu, yang tidak jelas menjadi jelas. Bagaimana kedepan kita menyajikannya, saya yakin kualitasnya akan lebih baik. Kualitas ini penting untuk terus ditingkatkan dari waktu ke waktu. Humas Polri Siap Menjawab Tantangan di Era Teknologi dan Informasi Aktual Menuju Polri yang Presisi,” tegas Kapolres Bojonegoro. AKBP EG Pandia mengucapkan selamat ulang tahun ke- 70 kepada Humas
Polri, semoga selalu dapat memberikan yang terbaik, produktif serta energik. “Humas Polres Bojonegoro siap berkolaborasi dengan wartawan dan media massa”. Setelah sambutan dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh Kapolres Bojonegoro dan diberikan kepada Kasi Humas Polres Bojonegoro, juga kepada perwakilan awak media. Kegiatan tasyakuran hari jadi Humas Polri ke-70 dihadiri Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia, Wakapolres Kompol Muh Wahyudin Latif, para pejabat utama, Kasi Humas Iptu Fadil beserta anggota, sejumlah awak media pokja Polres Bojonegoro dan perwakilan netizen. (top/har/mik)
2 Perwira Pensiun, 4 Perwira Promosi Jabatan
menjaga situasi kamtimas di Kabupaten Malang lebih k kondusif,” kata Bagoes. Menurutnya, Humas Po Polres Malang saat ini sudah k mumpuni dalam mencukup jalankan fungsi dan tugasnya, namun diharapkan para personil humas lebih meningkatkan kemampuannya. Ini agar dapat lebih professional dalam menjawab perkembangan media informasi di tengah-tengah masyarakat. “Alhamdulillah mereka sudah mumpuni, namun perlu diolah dan ditingkatkan. Utamanya dalam mengolah informasi untuk disampaikan kepada masyarakat, rekan media dan medsos,” ujar Kapolres Malang. (*/ari/mik)
Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono memberikan potongan tumpeng pada acara tasyakuran HUT ke-70 Humas Polri.
Kapolres Harapkan Humas semakin Dekat dengan Media dan Masyarakat Bojonegoro, Memorandum Bertepatan dengan hari jadi ke-70 Humas Polri, Si Humas Polres Bojonegoro menggelarr k acara tasyakuran bersama awak o media pokja Polres Bojonegoro u dan perwakilan netizen, Sabtu (30/10). Dikarenakan masih di masa pandemi Covid-19, sehingga kegiatan dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) di Ruang Media Center Mapolres Bojonegoro. Pada kesempatan itu, Kasi Humas Polres Bojonegoro, Iptu Fadil menyampaikan terima kasih atas kerjasama serta apresiasi di Hari Jadi Humas Polri ke- 70. Lanjutnya, mari bersama-sama memberikan informasi yang positif dan mengedukasi demi kenyamanan situasi Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Bojonegoro. Pada saat yang sama, Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia mengungkapkan, Humas Polri saat ini telah berusia 70 tahun, sehingga diharapkan mampu bersinergi bersama media massa serta masyarakat. Pihaknya mengapresiasi dan berterimakasih atas kerja sama rekan media yang selama ini telah membantu Polres Bojonegoro dalam menjaga situasi kamtibmas serta mengkonter berita atau opini negatif. AKBP Pandia berharap, ke depan Humas Polri lebih profesional serta memiliki kedekatan dengan media kelompok kerja (pokja) Polres Bojonegoro serta masyarakat Kabupaten Bojonegoro. “70 tahun ini bisa dikatakan usia kakek atau nenek, semoga Humas Polres Bojonegoro dapat bersinergi dengan awak media Pokja Polres serta bekerjasama sebaikbaiknya,” ucapnya.
Elvi Novianti (47), warga Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar ini ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mulut, hidung, dan kepala bersimbah darah, Kamis (7/10) lalu. Kapolres Adhitya mengatakan, korban pertama kali ditemukan putranya, Rizaldi (20), sekitar sekitar pukul 01.00. Saat itu, saksi kaget melihat ibunya tergeletak bersimbah darah, lalu membangunkan kakaknya, Rian (29). Setelah itu, keduanya membersihkan darah yang membasahi muka korban dengan kain yang dibasahi air. “Saat darah dibersihkan, saksi melihat ada luka di atas telinga kiri,” tutur Adhitya. Saat itu juga saksi melapor ke kepolisian. Dari pemeriksaan petugas, korban dipastikan sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Informasi yang diperoleh petugas, korban dan suaminya sedang terlibat pertengkaran. Sudah dua minggu, pasangan suami istri ini pisah ranjang. Namun, suami korban yang sehari-hari bekerja sebagai buruh penggilingan jagung tetap tinggal serumah. Keterangan yang diperoleh petugas, pertengkaran suami istri yang berujung pisah ranjang tersebut, dipicu oleh telepon selular. Setiap melihat istrinya bermain HP, sang suami selalu gusar dan menegur. Diduga, korban tewas karena penganiayaan berat oleh sang suami. “Motifnya, suami korban cemburu karena isterinya terang-terangan menjalin hubungan asmara dengan pria lain. Korban dipukul dengan alat penumbuk padi,” beber kapolres. Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat dengan Pasal 44 ayat (3) UURI Nomor 23 Th 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau Pasal 338 Kapolres Adhitya menunjukkan barang bukti dan pelaku pembunuhan dalam jumpa pers. KUHP. (nus/mik)
Polres Gelar Tasyakuran Peringati HUT Humas Polri emorandum Mojokerto, Memorandum ngati HUT ke-70 Humas Memperingati Polri, Polres Mojokerto melaksanakan ngkungan mapolres, Sabtu kerja bakti di lingkungan atan yang dipimpin lang(30/10). Kegiatan BP Apip Ginanjar tersebut sung oleh AKBP dihadiri oleh PJU Polres Mojokerto bersama anggota.. Kerja baktii mengecat tepi lapambersikan area sekitar ngan dan membersikan rto tersebut, dilakuPolres Mojokerto ta lingkungan yang kan agar tercipta nyaman dan bersih. Setelah anjutkan dengan kerja bakti, dilanjutkan tuk memberikan tasyakuran untuk baik bagi tim Si doa yang terbaik Humas Polres Mojokerto. pip Ginanjar meKapolres Apip gar humas lebih nyampaikan, agar an juga kreatif profesional dan jikan produkdalam menyajikan ehingga lebih produk Polri sehingga dicintai oleh masyarakat. angka HUT “Dalam rangka Ke-70 Humas Polri, Humas rto diharapPolres Mojokerto kan agar lebih profesionnjalankan al dalam menjalankan enyajikan tugas dan menyajikan uk Polri produk-produk kat lebih agar masyarakat di sukai dan dicintai at,” pungoleh masyarakat,” k) kasnya.(no/mik)
SENIN LEGI, 1 NOVEMBER 2021 HALAMAN 6 - 7
Prosesi pengesahan warga baru IKS PI Kera Sakti di Wringinanom.
Tuban, Memorandum Pergantian pejabat di lingkungan Polres Tuban kembali bergulir. Menjelang akhir pengabdian di kepolisian pada bulan ini, Kepala Bagian Perencanaan Polres Tuban (Kabagren) AKBP Nur Chozin dimutasi sebagai perwira menengah (pamen) Polres Tuban digantikan AKP Totok Wijanarko. Sebelumnya, Nur Chozin menjabat sebagai Kapolsek Widang. Sedang Kasatintelkam AKP Tomi Subari digantikan AKP Awaludin Wijaya yang sebelumnya menjabat Kasatintelkam Polres pelabuhan Tanjung perak. Selanjutnya, Tomi Subari akan menempati jabatan baru sebagai Kanit V Subdit IV Ditintelkam Polda Jatim. Beberapa Kapolsek yang ikut mengalami penyegaran diantaranya AKP Rukimin yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Jenu dipercaya sebagai Kapolsek Widang. Ia digantikan oleh AKP Gunawan Wibisono yang meninggalkan pos lamanya sebagai Kapolsek Bangilan. Gunawan sendiri digantikan oleh AKP Budi Gunawan, Pama Ditbinmas Polda Jatim yang sebelumnya mendapat tugas sebagai Pabin jagawana
AKBP Darman saat acara sertijab.
KPH Tuban. Iptu Hariyono Kanit Reskrim Polsek Semanding dipercaya sebagai Kapolsek Montong menggantikan AKP Nungki Sambodo. Nungki menempati jabatan barunya sebagai Kasubbagdalops Bagops Polres Tuban. Selain itu, Kaurbinops Reskrim Polres Tuban Iptu Riyanto juga mendapatkan promosi jabatan sebagai Kapolsek Tuban menggantikan AKP Geng Wahono yang juga memasuki masa purna tugas akhir bulan ini. Mutasi jabatan tersebut tertuang dalam Keputusan Kapolda Jatim : KEP/1511/XI/2021 tanggal 18 Oktober 2021 tentang pemberhentian dari dan Pengangka-
tan jabatan dilingkungan Polda Jatim. Upacara serah terima jabatan dilaksanakan di Gedung Sanika Satyawada Polres Tuban, Sabtu (30/10) dipimpin oleh Kapolres Tuban AKBP Darman, usai penyematan tanda jabatan oleh Kapolres dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan sesuai agama masing-masing pejabat serta penandatanganan berita acara sumpah jabatan dan pakta integritas. AKBP Darman memberikan selamat kepada seluruh perwira yang mendapat promosi jabatan maupun yang purna tugas. “Pertama, saya ucapkan
selamat telah menyelesaikan purna tugas kepada pak Nur Chozin dan Pak Geng. Kami atas nama pimpinan dan seluruh staf mengucapkan terimakasih atas pengabdiannya selama ini. Sudah 37 tahun mengabdi di Polri, ini luar biasa. Mudah-mudahan apa yang diberikan kepada Polri, Allah SWT catat sebagai amal ibadah,” ucap Darman. “Pak Tomi, selamat atas promosi jabatan pangkat kompol di Polda. Mudah-mudahan dengan amanah yang baru bisa membawa manfaat, Selamat juga kepada rekan-rekan semua yang mendapat promosi jabatan,” imbuhnya. (top/har/mik)
Bripka Heidy Lingga Pratama di lokasi budi daya ikan lele.
Bripka Heidy Lingga Pratama Inspirator bagi Polisi Jalani Purna Probolinggo, Memorandum Bripka Heidy Lingga Pratama, seorang penyidik dari Unit Reskrim Polsek Mayangan Korps Bhayangkara Kota Probolinggo patut ditiru. Di saat bertugas, ia berusaha mendapatkan tambahan dengan budi daya ikan lele. Kreativitas anggota Polri ini patut mendapatkan apresiasi. Berkat keuletannya, usaha budidaya ikan lelenya mampu menghasilkan pundipundi rupiah yang cukup menjanjikan. Bahkan, anggota Polri berusia 35 tahun tersebut pernah dipercaya oleh Polda Jatim untuk memberikan pelatihan budi daya lele. Bagi kalangan anggota Polri yang masih aktif, maupun mereka yang memasuki purna tugas agar memperoleh peruntungan yang sama, cara yang dilakukan Bripka Heady bisa ditiru. Anggota Polri yang tinggal di Jalan Yos Sudarso Desa Pabean Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo ini memanfaatkan lahan kosong seluas kurang lebih 25 x15
meter persegi yang berada di belakang rumahnya, memulai budi daya lelenya sejak tahun 2009. Bripka Heidy mengatakan, awalnya budi daya lele yang digarapnya hanya menggunakan 1 kolam, berkapasitas 5000 ekor lele. Namun setelah mampu dikembangkan, jumlah penampungan budi daya lele-nya kini mencapai 36 kolam. “Seiring berjalannya waktu, alhamdulillah budi daya lele kami semakin berkembang, dimana kapasitasnya mencapai 80-100 ribu ekor,” kata Bripka Heidy Lingga Pratama, Minggu (31/10). Heidy Lingga Pratama mengatakan, keuntungan bersih yang diterimanya dari budi daya lele tersebut, mencapai sekitar Rp 10 juta perbulan. Untuk pemasaran sendiri, tak kesulitan karena sudah ada pengepul yang datang. Agar budi daya lelenya berhasil, menggunakan sistem bioflok dan prebiotik rabal. Lewat sistem ini, sarana budidaya lele bisa menghemat tempat. Sedangkan
sistem prebiotik rabal, mempercepat proses pembesaran lele, sehingga masa panennya juga lebih cepat. “Pakai sistem prebiotik rabal, masa pembesaran benih lele hanya membutuhkan 2,5 bulan. Sedangkan kalo pakai sistem biasa, masa panen bisa mencapai 3 bulan bahkan lebih,” tandasnya. Ditanya soal dampak pandemi Covid-19, Penyidik Unit Reskrim Polsek Mayangan mengaku tidak terlalu berdampak pada usahanya. Bahkan permintaan pasar sendiri, masih tetap stabil seperti biasanya. Bahkan bersyukur dan semakin termotivasi, setelah dirinya dipercaya kesatuannya memberikan pelatihan bagi sesama anggota Polri yang telah diberikannya dapat berguna nantinya. “Semoga mereka yang telah mendapatkan pelatihan, bisa mengembangkan ilmunya nantinya. Sehingga bisa sama-sama berwirausaha dan mandiri, utamanya bagi para Anggota Polri yang memasuki purna tugas,”pinta Heady. (mhd/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
Ribuan Pil Koplo Disita Polisi dari Gadingrejo
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Maryoto Birowo: DAU Tahun Depan Dipotong
Pasuruan, Memorandum Satreskoba Polres Pasuruan Kota meringkus tersangka yang diduga mengedarkan sabu dan pil koplo. Tersangka ditangkap di Jalan Sriwijaya, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Barang bukti yang diamankan di antaranya ribuan pil Trihexyphenidyl (obat gejala parkinson), Alprazolam (obat untuk mengatasi kepanikan), dan sabu-sabu. Tersangka M Ali Sofyan (24) tinggal Jalan Sriwijaya, RT 04/ RW 03, Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Kasat Narkoba Polres Pasuruan Kota AKP Nanag Sugiyono menjelaskan, penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat. Informasi itu menyebutkan bahwa, di sekitar TKP sering terjadi
transaksi peredaran narkotika jenis sabu. “Selanjutnya kami menindaklanjuti informasi tersebut dengan melaksanakan penyelidikan di sekitar wilayah tersebut dan akhirnya menangkat tersangka pada Kamis (28/10) sekira pukul 22.00 WIB,” ucap Nanang, Minggu (31/10). Saat dilakukan penggeledehan, petugas menemukan
sabu di dalam celana pendek sebelah kanan milik tersangka dan pil Alprazolam yang digenggam tersangka. Petugas lalu melanjutkan penggeledahan di rumah tersangka. Di lokasi, polisi menemukan ribuan pil Trihexypenidyl. “Barang bukti yang kami sita diantaranya, 1 plastik klip sabu 101,01gram, pil jenis Alprazolam 100 butir, pil jenis Tryhexypenidyl 24 kaleng berisikan 1.000 butir perbotol dengan total sebanyak 24.000 butir, pil jenis double L 5 kaleng sebanyak 5.000 butir,” jelasnya. Untuk keperluan penyidikan tersangka ditahan. Ia dijerat Pasal 114 ayat 2 atau 112 ayat 2 UU No.35 Th. 2009 tentang Narkotika, Pasal 62 UU No. 05 Tahun 1997, Pasal 197 atau 196 UU No. 36 Tahun 2009. (rul/ono)
Mendhak Sangring Ditetapkan sebagai WBTB Lamongan, Memorandum Kepedulian Pemkab Lamongan pada warisan budaya adiluhung ditunjukkan dengan berbagai upaya pelestarian. Atas prakarsa Pemkab Lamongan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, ritual adat Mendhak Sangring, Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Nasional, atau intangible cultural heritage. Ketetapan itu diumumkan usai sidang penetapan oleh tim Ahli dari Direktorat Perlindungan Kebudayaan, Dirjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Jumat (29/10). Ini berarti untuk kedua kalinya, Pemkab Lamongan berhasil mencatatkan kebudayaan tak bendanya menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Nasional. Pada 2013, seni pertunjukan Sandur yang berasal dari Kecamatan Solokuro juga telah ditetapkan secara resmi sebagai WBTB Nasional. “Ini tentu menjadi sangat membahagiakan dan membanggakan bagi Kami masyarakat Lamongan. Kini ada dua karya budaya Lamongan yang mendapat pengakuan secara nasional setelah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Nasional, “ ujar Bupati Yuhronur Efendi. Kedepan, lanjut Pak Yes-sapaan karib Yuhronur Efendi, pihaknya akan terus melakukan upaya pelestarian karya budaya Lamongan. Menurut dia, karya budaya seringkali menjadi solusi perekat dalam kehidupan sosial di masyarakat. Disampaikan terpisah oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lamongan Siti Rubikah, Warisan Budaya Tak Benda atau intangible cultural heritage merupakan wujud kebudayaan yang bersifat tak dapat dipegang (abstrak). Seperti konsep atau kebudayaan yang dapat musnah dan hilang seiring perkembangan zaman seperti misalnya
Kompol Rudi Purwanto bersama anggota lintas komunitas sosial Tulungagung.
Sarapan Gratis di Depan Kantor Polisi Komunitas Sosial Tulungagung Berbagi Tulungagung, Memorandum Situasi pandemi Covid - 19 yang sampai saat ini masih belum berakhir, menggugah kepedulian sekelompok komunitas sosial di Tulungagung. Mereka berbagi dengan menyediakan menu sarapan pagi gratis. Mereka adalah komunitas sosial dari Fosmita, SYD, Kenthog Holik dan Banaspati. Ketiga komunitas sosial ini menyapa pengguna jalan yang melintas di depan Mapolsek Kota Tulungagung, Minggu (31/10). Sigit Purwanto (40), salah satu kordinator lintas komunitas sosial mengatakan, dalam kegiatan kemarin, pihaknya menyedikan sebanyak 300 porsi makanan dengan lauk lele goreng. “Alhamdulillah menu gratis yang kami sediakan dalam waktu cepat langsung habis. Menu gratis ini kami sediakan bagi tukang becak, ojol, pemulung, dan bagi siapa saja yang melintas di jalur depan Mapolsek kota Tulungagung,” katanya. Sigit mengaku kegiatan berbagi ini dilakukannya setiap dua minggu sekali di tempat yang berbeda. “Kami ucapkan terima kasih kepada semua teman - teman yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk kegiatan ini. Dan juga dari pihak Polsek Kota dan Koramil yang telah ikut membantu kelancaran kegiatan kami ini,” ucap Sigit. Sementara itu Kapolsek Kota Tulungagung Kompol Rudi Purwanto sangat mengapresiasi kegiatan berbagi lintas komunitas sosial tersebut. “Kami mengapresiasi kegiatan positif ini, semoga kegiatan berbagi ini menjadi amal yang baik dan berkah bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,” kata Kapolsek Tulungagung Kota. Dalam kesempatan tersebut, Kompol Rudi juga memberikan himbauan kepada lintas komunitas dan warga masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan. “Kami juga mengajak kepada warga masyarakat senantiasa mematuhi protokol kesehatan. Untuk itu kami juga mengajak peran serta masyarakat turut ikut menyukseskan program pemerintah dalam percepatan vaksinasi demi memutus virus Covid - 19, khususnya di Tulungagung,” ajak Kompol Rudi. Di tempat sama, Slamet (55) salah satu tukang becak yang singgah menikmati menu gratis juga mengucapkan terimakasih terkait kegiatan berbagi ini. “Alhamdulillah, pagi ini kami bersama teman - teman bisa menikmati sarapan gratis, semoga amal teman - teman komunitas ini barokah,” ungkapnya. (fir/mad/ono)
Juga Obat Parkinson dan Anticemas
Tersangka menunjukkan sebagian barang bukti di Mapolres Pasuruan Kota.
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Tulungagung, Memorandum Dalam rancangan APBD tahun 2022 yang disampaikan Bupati Tulungagung Maryoto Birowo ketika sidang paripurna beberapa hari lalu, pendapatan daerah tahun depan menjadi Rp 2,5 triliun atau meningkat 4,9 persen dari tahun sebelumnya Rp 2,3 triliun. Kendati pendapatannya Bupati Maryoto Birowo mengalami kenaikan, namun Pemkab Tulungagung harus menghadapi kenyataan lain. Yaitu pendapatan dari sektor dana alokasi umum (DAU) dan dana insentif daerah (DID) mengalami pengurangan. Dikonfirmasi awak media, Bupati Maryoto mengatakan pemotongan DAU yang dialami Pemkab Tulungagung sudah terjadi sejak tahun 2021, dan berlanjut di tahun 2022 dengan prosentase pemotongan ada di kisaran 10 persen. “Tahun kemarin kita juga dipotong, tahun depan juga sama ada pemotongan juga,” terang Bupati, kemarin. Maryoto Birowo menyebut, pemotongan ini merupakan buntut dari adanya rekofusing anggaran yang dilakukan pemerintah untuk penanganan Covid - 19 yang belum selesai. “Karena rekofusing untuk penanganan Covid-19. Makanya ada pemotongan,” tandasnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala BPKAD Tulungagung Bagus Kuncoro mengungkapkan nominal DAU yang dipotong sebesar Rp 35 miliar. Angka tersebut dinilai cukup signifikan untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tulungagung. “Besarannya itu cukup signifikan,” ucapnya. Selain itu pihaknya memastikan DID yang biasanya diterima oleh Pemkab Tulungagung juga tidak akan diterima di tahun 2022 mendatang. Sebab salah satu syarat untuk bisa mendapatkan DID adalah mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan 5 tahun berturut-turut. Bagus Kuncoro berharap, imbas dari pengurangan dan pemotongan ini bisa diminimalkan sedini mungkin. Sehingga rencana yang telah ditetapkan bisa dilaksanakan dengan mengedepankan skala prioritas. (fir/mad/ono)
SENIN LEGI, 1 NOVEMBER 2021 HALAMAN 8
Prosesi upacara medhak sangring Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Lamongan.
bahasa, musik, tari, upacara, serta berbagai perilaku terstruktur lain. Mendhak Sangring sendiri merupakan ritual adat masyarakat Desa Tlemang, sebagai bentuk tradisi peringatan tahunan atas diwisudanya Ki Buyut Terik oleh Sunan Giri keempat sebagai pemimpin di Desa Tlemang. Pada saat itu, prosesinya dilaksanakan pada setiap tanggal 24 hingga 27 Jumadil Awal Tahun Hijriah. Wujud peringatan tersebut, yakni dengan disajikannya makanan khas Sangring, yang berisi ayam dan kuah. Keunikannya, semua pemasaknya harus laki-laki. Konon, masakan khas ini menjadi sajian pada saat prosesi wisuda Ki Buyut menjadi pemimpin di wilayah Tlemang
oleh Sunan Giri IV. Secara turun temu- Nasional. run hingga saat ini, ritual adat ini setiap Beberapa bentuk WBTB Nasional tahunnya diperingati oleh masyarakat yang lebih dulu dikenal diantaranya Tlemang. reog Ponorogo, ondel-ondel Betawi, tari Pemkab Lamongan juga telah meng- gandrung Banyuwangi, wayang, keris, usulkan beberapa warisan budaya lain. angklung dan sebagainya.(*/ono) Diantaranya, jaran jenggo, nasi boran, PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HARTA PAILIT perahu tradisional PT. RIASARANA PUTRAJAYA DAN SUGIONO SINDARTO (DALAM PAILIT) ijon-ijon, cerita rakyat Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Harta Pailit PT. Riasarana Putrajaya dan Sugiono Sindarto (Dalam Pailit) di Surat Kabar Harian Memorandum tanggal 7 September 2021 Panji Laras Liris serta dan berdasarkan Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Semarang Nomor : 20/Pdt. upacara adat penganSus-PAILIT/2020/PN.Niaga.Smg. Jo. Nomor : 13/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.Smg. tanggal 30 Juli 2020, kami, Dr. MARTIN SURYANA, S.H., M.Hum. dan DADING FIRZKY IMMANUEL, S.H., tin Bekasri. M.H., selaku Tim Kurator PT. Riasarana Putrajaya dan Sugiono Sindarto (Dalam Pailit), dengan Namun dalam proini akan melaksanakan Lelang Ulang Eksekusi Harta Pailit melalui perantaraan Kantor Pelayanan ses penilaian oleh tim Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, dengan pelaksanaan lelang tanpa kehadiran peserta yang menggunakan Aplikasi Lelang Internet (e-auction) dengan cara penawaran tertutup ahli, hanya upacara (closed bidding), dengan rincian sebagai berikut : adat Mendhak Sangx 1 (satu) Bidang Tanah dan Bangunan, berdasarkan Sertipikat Hak Milik No. 3564, atas nama ring yang resmi diteSugiono Sindarto, seluas 160 m², terletak di Jl. Ahmad Yani No. 289, Kelurahan Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, dengan harga limit sebesar Rp. tapkan sebagai WBTB 2.055.500.000,- (dua milyar lima puluh lima juta lima ratus ribu rupiah) dan uang setoran jaminan sebesar Rp. 616.650.000,- (enam ratus enam belas juta enam ratus lima puluh ribu rupiah).
'$)7$5 3(0%$*,$1 &9 6LQDU 0XOLD 0DQGLUL 'DODP 3DLOLW GDQ &KLQWKLD 1LQG\DZDWL 5R¿VD DWDX GLVHEXW MXJD &KLQW\D 1LQGL\DZDWL 5R¿VD 'DODP 3DLOLW 5HJLVWHU 3HUNDUD 1R 3GW 6XV 3DLOLW 31 1LDJD 6E\ Daftar Pemasukan dan Pengeluaran No
Pemasukan
Jumlah
1 Uang Tunai Debitur Rp 100.000.000
No.
Pengeluaran
Daftar Pembagian Jumlah
1
Biaya Kepailitan
2
Biaya Surat Kabar Rp 10.500.000
No. Pembagian/Pembayaran
Rp 10.000.000 1
Fee Kurator
Jumlah Rp 7.000.000
sesuai Permenkumham
KETERANGAN : Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan dan harus diterima oleh KPKNL paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang, dan segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang.
No.18 Th. 2021 2
Jumlah
Rp 100.000.000
Surabaya, 29 Oktober 2021 Kurator CV.SINAR MULIA MANDIRI (Dalam Pailit) dan CHINTHIA NINDYAWATI ROFISA atau disebut Juga CHINTYA NINDIYAWATI ROFISA (Dalam Pailit)
Rp 20.500.000
JADWAL PELAKSANAAN LELANG : Hari, tanggal : Selasa, 09 November 2021 Batas Akhir Penawaran : Pukul 10.00 Waktu Server (sesuai WIB) Alamat Domain : https://www.lelang.go.id Penetapan Pemenang : Setelah Batas Akhir Penawaran Tempat Lelang : KPKNL Surabaya Gedung Keuangan Negara Jl. Indrapura No. 5, Surabaya Pelunasan Lelang : 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang Bea Lelang Pembeli : 2 % dari harga lelang
Pembagian kpd Kreditur 1. Agus Sultoni, SE.
Rp 46.607.143
2. Ahmad Basthomi
Rp 25.892.857 Rp 79.500.000
Mengetahui dan Menyetujui Hakim Pengawas
TTD Lucky Kartanto, S.E., S.H., MSA., Ak., CPA.
TTD I Ketut Tirta, S.H., M.H. Sekretaris,
TTD Adi Fesasih Oktavianto, S.H., M.H.
TTD IGN Cemeng, S.H., M.H.
PERSYARATAN LELANG : 1. 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH www.lelang.go.id Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu ”Tata Cara dan Prosedur” dan ”Panduan Penggunaan” pada alamat website di atas; 2. Obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya (as/is) dengan segala konsekuensi biaya tertunggak atas obyek lelang menjadi tanggungan pembeli; 3. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi obyek lelang dan bertanggung jawab atas obyek lelang yang dibeli, serta diwajibkan untuk mengetahui/memeriksa obyek yang akan dilelang dengan baik dan teliti; 4. Apabila karena suatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap obyek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Surabaya maupun kepada Tim Kurator PT. Riasarana Putrajaya dan Sugiono Sindarto (Dalam Pailit); 5. Informasi lebih lanjut hubungi Tim Kurator PT. Riasarana Putrajaya dan Sugiono Sindarto (Dalam Pailit) berkantor di MS Buliding, Jl. Raya Margorejo Indah D 205 B-C, Surabaya atau Gedung Sarfat House, Jl. Mandiri Kledokan CT XIX, RT. 007 RW. 003, Catur Tunggal, Depok, Sleman, Telp. 081357903659, Email pailitrspj@gmail.com dan KPKNL Surabaya, di Gedung Keuangan Negara, Jl. Indrapura No. 5, Surabaya, Telp. 031-3573953. Surabaya, 1 November 2021 Tim Kurator PT. Riasarana Putrajaya dan Sugiono Sindarto (Dalam Pailit) Dr. Martin Suryana, S.H., M.Hum.
Dading Firzky Immanuel, S.H., M.H.
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Direktur Utama: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Choirul Shodiq SH MH Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. Pemimpin Perusahaan: 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. Yoyok Khayatullah AMD SE 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SENIN LEGI, 1 NOVEMBER 2021 HALAMAN 9
Pasuruan Bakal Serupai Madinah dan Makkah Pasuruan, Memorandum Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf menjelaskan konsep Kota Madinah di hadapan para pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Pasuruan.
“Kami di Kota Pasuruan ini akan berusaha untuk mewujudkan Kota Madinah. Sebuah kota yang maju ekonominya, indah kotanya dan harmoni warganya,” kata Gus Ipul-sapaan karib Saifullah Yuusfusai pengukuhan pengurus (IPHI) Kota Pasuruan di Gedung Gradika, Minggu (31/10). Kota Pasuruan sebagai Kota Madinah juga akan diwujudkan dengan mendesain kawasan alun-alun dan Masjid Jami Kota Pasuruan menyerupai kawasan Kota Madinah. Selain itu, Pasuruan juga akan membangun kawasan
wisata yang menyerupai Makkah yakni di lahan milik P3GI. Di lahan milik BUMN ini, akan dibangun Kabah mini disertai dengan Masjid dan lokasi manasik haji. “Nanti pelabuhan akan kami bangun menyerupai Jeddah. Jadi nanti bapak ibu yang belum sempat berhaji cukup ke Kota Pasuruan,” kata Gus Ipul. Dengan pembangunan ini, nantinya Kawasan Kota Pasuruan juga bisa dijadikan lokasi manasik haji yang cukup besar dan mampu menampung ribuan jemaah. Sementara itu dalam pelantikan kali ini, Gus Ipul
berharap mereka yang telah berhaji bisa menjadi haji yang mabrur dan bisa membawa keberkahan bagi warga sekitar. “Bagi yang belum berhaji saya juga mendoakan bisa mendapatkan kemudahan dan jalan sehingga bisa segera berhaji,” ujarnya. Sementara itu, pelantikan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Kota Pasuruan di Gedung Gradika kali ini juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, mantan Wali Kota Pasuruan Aminurohman, serta beberapa tokoh dan ulama setempat. (rul/ono)
Wis Wayahe Bersatu
FOTO: MEMO RA
Gus Ipul memberikan sambutan di hadapan anggota IPHI.
Lamongan Pertahankan WTP 5 Kali Beruntun Lamongan, Memorandum Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ini merupakan hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun anggaran 2020 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Mei lalu. Keberhasilan ini menjadi perolehan WTP Lamongan 5 kali beruntun. Penghargaan WTP dilakukan di hotel Kokoon Banyuwangi, Jumat, (28/10) lalu. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jatim, Taukhid mengatakan, keberhasilan Lamongan akan membuat kepercayaan publik untuk melakukan investasi di Indonesia khususnya Jawa Timur.
“Good governance yang kami terapkan dalam keuangan publik itu akan membuat rating kita menjadi lebih baik. Indonesia sebagai negeri yang dalam posisi investment grade, sehingga demikian kepercayaan publik, kepercayaan global, itu akan meningkat kepada Indonesia khususnya Jawa Timur. Sehingga investasi akan mudah masuk,” kata Taukhid. Di bagian lain, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras demi tercapainya capaian tertinggi dalam penyusunan laporan keuangan daerah. Menurutnya, persatuan dan kemakmuran harus benar-benar menjadi sesuatu yang diikhtiarkan bersama untuk
kesejahteraan rakyat. “Persatuan dan kemakmuran ini harus betul-betul menjadi bagian yang kita ikhtiarkan bersama. Jadi penggunaan APBD untuk kesejahteraan rakyat. Dari LKPD yang sudah WTP, kami menyampaikan terima kasih, kerja keras yang luar biasa dari seluruh bupati atau walikota,” ucap Gubernur Khofifah. Selain itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kerja keras dan kerjasama semua lini yang telah mampu membawa Lamongan berhasil memperoleh penghargaan capaian WTP 5 kali berturut-turut. “Ini adalah kerja keras semua pihak untuk mewujudkannya,” tegas Yuhronur Efendi yang karib disapa Bupati Yes itu. (*/ono)
Jember, Memorandum Badan kesatuan bangsa d dan politik Kabupaten Jember, menggelar f menggelar forum silaturahmi organisasi kemasyara kemasyarakatan (Ormas) se-kabupaten, yang berakhir Minggu, (31/10). Bertempat di hotel Rembangan, Bupati Hendy Siswanto mengajak pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) membangun dan memajukan Jember bersama. Gelaran forum silahturahimi Omas se-kabupaten diikuti 55 personil, dibuka oleh Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto. Acara ini diisi dengan beberapa materi. Diantaranya, materi training the power of mindset dan training strong leadership dengan metor Nyoman Aribowo. Kegitan diakhiri dengan outdbond game. Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto dihadapkan para pentolan LSM mengatakan, untuk memimpin Kabupaten Jember harus mempunyai kesabaran yang bertingkat. “Saya merasakan sendiri bahwa untuk memimpin Jember itu harus mempunyai kesabaran yang bertingkat, apapun yang diberikan dan dinilai hanya dilihat secara karakter kepemimpinan saja. Harus diterima secara pintar-pintar menerima tidak boleh ada kontra produktif hanya untuk diri sendiri saja dan itu menjadikan pengalaman yang sangat berharga dan istimewa, “ terang Bupati Jember. Lebih lanjut Hendy Siswanto menambahkan, potensi di Kabupaten Jember cukup bagus. Menurutnya, potensi yang ada dan dimiliki harus digunakan untuk membangun Jember. Mengingat, kata dia, membangun Jember tidak bisa dilakukan sendiri melainkan harus dilakukan secara bersama-sama. “Tidak mungkin Pemkab Jember berhasil tanpa kolaborasi dengan kita semua yakni dengan organisasi masyarakat yang ada di Jember, yang harus diajak serta membenahi Jember butuh kebersamaan, dan kami sangat terbuka menerima saran dan kritik berikan kami solusi, “ jlentreh Hendy Siswanto. Di bagian lain, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Edy Budi Susilo, menerangkan bahwa, keberadaan Ormas diatur dalam UU nomor 16/2017 tentang legilitas Ormas dan kegiatannya tidak boleh keluar dari koridor-koridor yang sudah ditentukan oleh pemerintah. “Salah satu upaya untuk melegalkan kelembagaan ormas maka diamanatkan di dalam UU terkait pendaftaran Ormas. Ormas di daerah wajib mendaftarkan pada menteri dalam negeri cq. Dirjen politik dan
Bupati Yes (dua dari kanan) dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (tiga dari kanan) foto bersama setelah menerima penghargaan.
RUMAH DIJUAL
P E N G O B ATA N
HILANG BPKB KIR HONDA NF 125 HLG BUKU L.8060.UM TR W 4538 TH MULTI ZEFANYAREJEKI MULIPT.SUMBER AWAN 089523485556. JL.JEMUR ANDAYANI 11.A SBY.
ELEKTRONIK DIJUAL AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.
LOWONGAN BUTUH KERJA MSK DI WARUNG ATAU KERJA SAMA BK WARUNG DI LUAR PULAU PAPUA ATAU DI KALIMANTAN HUBUNGI P.MUNI IN WA 085246965271.
P I J AT K E B U G A R A N RISKY MASSAGE KESEHATAN UNTUK KELUARGA CAPEK LELAH LETIH DAN LESU JUGA KESELEO HUB 083831424978.
KEHILANGAN HILANG STNK MTR HONDA HILANG BPKBSPD HONDA BEAT TH’1990 L-2488-HX AN.SRI 2016 W 5652 W ARIYANTO WIJAYANTI D/A. KARANGAN 082140814184. 218 SBY.
JLN LINGKAR TIMUR J.THN DEKAT JUANDA LS. 6724 M2 HGB NOL JALAN HRG 3.2JT/M2 HUB:0818318280-085106431777. ANEKA KEBUTUHAN
KEHILANGAN HILANG STNK SPD HONDA HILANG STNK MTRVARIO HND 150 W 2302 YAN.JUS EKA WIDYA ARIFIN L-5590-CR INDRARTA 082244800945. KUSWIBAWA SE & STNK SPD
MTR SUZUKI L-4468-DD AN. HILANG HONDA SCOOPY DIANIE STNK PUDJIASTUTI SE D/A. W 3821 TW WEHSI WULAN SASRUNGKUT MEJOYO SELATAN MI X/8087718271892. SBY. HLG STNK XIONBYSON 2010 HILANG BPKBYMH YAMAHA W-2295-EW MUH 2013 W 3517 VMBIRU SONNY PRAAPANDI DSN.JEDONG RT03 KOSO 089688344733 RW01 DS.SEKARPUTIH KEC. BALONGPANGGANG HILANG BPKB HONDA NFKAB. 125 GRESIK. SD W 2765 NW SUDARSONO A.S 0816531801.
HLG BUKU KIR L.8893.UB HILANG BPKB HONDA MOBILIO PT.BALI JAYA TRANSINDO 2015 PUTIH W 1949 YD BAMJL.MARGOMULYO INDAH 3 BANG WIYADI 08123266285. SBY. HILANG BPKB KIR HONDA REVO HLG BUKU L.9797.UZ/ MERAH W 6173 S NASRO SB.265039.K PT.FAJAR MULIA TRANSINDO JL.TANJUNG BATU 081929690355. 54 SBY. HILANG STNK YAMAHA NMAX HILANG BPKB HONDA NSR 2020 HITAM AG3126BF NURUL R 96 / UNGU KUNING B 3476 QOMARIYAH ZV EKO 085655423653. SULISTYANTORO
081318363634. HLG STNK HONDA CB 150R HLG BPKB NOPOL W AN.RUS2104 UY 2014 L-3716-FF MRH A/N TONI SURIYANTO NOSIN. DIONO WIBOWO PONDOK BEJF22E1227030. NOWO INDAH E-6 RW07 RT01 KEC.PAKAL SBY.
Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto. pemerintahan umum, serta agar memberitahukan keberadaan di wilayah pemerintah setempat, “ terang Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember itu, Sabtu (30/10/2021). Edy Budi Susilo melanjutkan, Hal ini bertujuan untuk memberikan akses kepada pemerintah daerah untuk dapat mengetahui keberadaan dan kegiatan serta keanggotaannya. Menurut mantan Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) kabupaten Jember ini, Keberadaan ormas juga dipandang sangat penting dalam rangka mewujudkan program -program pemerintah. Untuk itu sinergitas antara ormas dan pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan pembangunan yang berdaya guna bagi masyarakat secara umum harus terus ditingkatkan. “Untuk diketahui di Kabupaten Jember saat ini tercatat 458 Ormas dengan rincian 70 organisasi sudah berbadan hukum, sesuai keputusan Kemenkum Ham dan 388 organisasi yang terdaftar pada Bakesbangpol, “ jelas Edi Budi Susilo. Dari 70 Ormas yang tercatat sesuai bidang kegiatan, 45 organisasi sosial kemasyarakatan dan 13 organisasi keagamaan, dan 5 organisasi profesi, serta 3 organisasi bela Sedangkan pemberdayaan diri. Sedangkan pemberdayaan perempuan 2 organisasi, dan lingkungan hidup 2 organisasi.
“Bakesbangpol Jember berupaya untuk memfasilitasi pendaftaran organisasi kemasyarakatan pada surat keterangan terdaftar dari kementerian dalam negeri dan pemberitahuan kepengurusan bagi organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum keputusan Kemenkum HAM, “ beber Edi Budi Susilo. Edi Budi Susilo melanjutkan, maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah sebuah upaya mempererat tali silahturahimi dengan para pengurus organisasi kemasyarakatan agar tercipta hubungan yang sinergis antara pemerintah daerah dengan organisasi kemasyarakatan dan saling berkolaboratif dalam mewujudkan pembangunan di Jember. “Adapun tujuannya adalah untuk meningkatkan koordinasi serta hubungan yang sinergis antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan dalam rangka mewujudkan pembangunan di Kabupaten Jember, “ beber Edi Budi Susilo. Selebihnya menurutnya, sebagai forum silahturahimi yang erat sehingga menumbuhkan rasa persaudaraan yang kuat antara perintah daerah dan organisasi kemasyarakatan serta antar sesama organisasi kemasyarakatan di Jember. (adv/edy/ono)
FOTO: MEMORANDUM/EDY
NDUM/RUL
Bupati Hendy Ajak Kolaborasi LSM Membangun Jember
Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto bersama para pemimpin ormas Jember.
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
HLG BPKBSTNK L-1831-NU HILANG SPDDAHYATSI MOTOR THN 2009 TH A RAHMAT YAMAHA 2011 L SANTOSO 5197 VR PANGGONG 5/10 SBY. AN.NANA RASIDAH D/A. Jl.NOKA. TANMHKV1AA2J9K05595 JUNGSARI NO 42 SBY. NOSIN.
HLG BUKU HILANG STNKKIRP L.9375.UX/ 6094 HS SB.219635.K JOKOTOLE NK. 0467 NS.PT.0347 AN. NI TRANSPORT JL.SURABAYA. WAYAN BUDHIWIYANI D/A JLN. KACA PIRING JBR Kehilangan BPKBPATRANG R4 merk Toyota Innova tahun 2014 nopol W 1007 EH An Kartika Ds. HILANG STNK yuliawati P 3067 Da Q NK. Kedanyang Rt. 003 Rw.NAWARDI 001 Kec. 5266 NS. 4782 AN. Kebomas GresikTEMPURED/A DSN. Kab. KAUMAN JO JBR Kehilangan BPKB R4 merk Toyota Avanza tahun 2014 nopol W 905 Kehilangan BPKBJl.R4 merk no.12 ToyHM An NuraliDa Bangka Rt. 002 Rw. 008 Ds.2005 Yosowilangun ota Avanza tahun nopol W Kec. Manyar Kab. Gresik 1516 CS An Saroni Da Jl. Madiun 40 Rt. 005 Rw. 006 Ds SPDMTR YosowilHILANG BPKB angun Kec. Manyar Kab. Gresik YAMAHA54P CAST WHEEL A/T : S-4173-LMNk: MH354P00BCJ4 Kehilangan BPKB:34P-428372AN, R4 merk Mit28215Ns subishi up tahun 2014 nopol: AGUNGpikc ICHWANUDIND/a TUMENGGUNGAN Gg.IMAM W 8706 UF An Hj. Nasuhah Da BONJOLRT/RW : 001/006KEL, Dsn. Masangan tengah 10 Rt. 005 TUM003 ENGGUNGA N K Kec. EC/ KBunA B, Rw. Ds Masangan LAMONGAN . gah Kab. Gresik
HILANG BPKB MOBIL HONDA FREED WARNA PUTIH ORCHID MUTIARA L1382WM A/N: HJ KARTINI D/A: MANUKAN MUKTI BLK 11-I/16 NOKA: MHEGB3850CJ218433 NOSIN: L15A79043015.
HILANG STNK HONDA SUPRA X125 2014 L 2251 LQ A/N MUTTAQIN (081233951171).
DN94792. Hilang BPKB Spd Mtr Yamaha HLG BPKB NOPOL W 2161 Th’2010 W-4168-TJ An.Akbar PF A/N NUR ROKHIM NOSIN. Rafsanjani D/a.Jl H Yasin Rt.02 JM21E1389263. Rw.01 Tambakoso Waru Sda.
HLG BPKB NOPOL W 4989
HILANG SPD MTRNOSIN. HONUR A/NSTNK RIDUWAN DA TH’18 L-2004-RY AN.RITA HB21E1599347. SETIASIH D/A.RUMDIS TNI AL HILANG STNK WONOSARI D-28HONDA SBY. SUPRA
X125 2014
L 2251 LQ A/N
MUTTAQIN (081233951171). HILANG STNKN SPD MOTOR HONDA BEAT L5523CN A/N: HLG BUKU KIR L.9861.UB/ MOH ROFIK D/A: KARANG MENSB.282718.K TJIPTO HARTONO JANGAN 3-B/38. JL.SURABAYA. HLG BUKU L.9541. HILANG STNKN KIR SPD MOTOR BB/SDA.12700 HONDA THN 2010 WINDARTI L6747RG JL.TAMBAK ASRI 97 S.SOS SBY. D/A: A/N: ARIF BUDIMAN SEMOLOWARU UTARA 1/131-C.
HLG STNK AG-4811-OZ AN.LUPI APRILIA DS.SIDOWAREK KEC. PLEMAHAN KEDIRI.
PEMBERITAHUAN Kepada pembaca MEMORANDUM agar berhati-hati dalam melakukan transaksi melalui sarana iklan. Tetap waspada dan selalu cross check. MEMORANDUM tidak bertanggung jawab terhadap semua transaksi penayangan iklan. Atas perhatiannya kami sampaikan terimakasih. Ttd. Manager Iklan
memorandum.co.id
MOJOKERTO-JOMBANG
memorandumredaksi @gmail.com
SENIN LEGI, 1 NOVEMBER 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
BAYI DIBUANG DI JURANG PACET
Dibungkus Tas Kain Batik FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Personel Polres Jombang menyalurkan santunan.
Polres Jombang Salurkan Santunan ke Puluhan Anak Yatim Jombang, Memorandum Polres Jombang menyalurkan bantuan kepada belasan anak yatim Keluarga Besar Polres Jombang dengan cara door to door. Anak yatim tersebut mendapatkan bantuan berupa uang tunai dan sembako, Sabtu (30/10). Anak yatim dan piatu yang mendapat bantuan dari kepolisian sebanyak 18 orang. Masing-masing mendapat santunan Rp 250.000 dan paket sembako. Bantuan yang disalurkan bersumber dari iuran sukarela anggota Polres Jombang yang dikumpulkan setiap hari Jumat (Jumat Berkah, red). “Santunan kepada anak yatim ini semoga berkah, karena anak yatim membawa keberkahan bagi kita semuanya,” papar Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, Minggu (31/10). Kapolres menyatakan, bantuan itu sengaja menyasar kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian kepada sesama. Anak yatim harus dibantu karena mayoritas dari mereka tidak mempunyai tulang punggung sehingga kesulitan mencari nafkah. “Penyaluran bantuan ini sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Polri khususnya Polres Jombang kepada anak yatim yang orangtuanya meninggal dunia,” ujarnya. Kapolres mengungkapkan, bantuan disalurkan ke penerima dengan cara diantar ke rumah masing-masing untuk menghindari kerumunan karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Penyaluran bantuan juga dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus corona. Lebih lanjut Kapolres menyatakan, pihaknya terus mengupayakan program pemberian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan terutama fakir miskin dan anak yatim secara berkelanjutan. (wan/yok)
Mojokerto, Memorandum Penemuan jasad bayi di jurang Gembolo, Desa Cembor, Kecamatan Pacet, masih terus didalami petugas Polsek Pacet dan Polres Mojokerto, Minggu (31/10). Selain mengidentifikasi jasad itu, polisi juga melacak siapa pembuang bayi malang tersebut. Temuan di lokasi, jasad bayi tersebut diketahui dalam kondisi terbungkus tas kain batik dan posisinya di tepi jurang. Kali pertama jasad bayi ditemukan Julianto (43), warga Dusun Kemloko, Desa Trawas, Kecamatan Trawas sekitar pukul 07.30. Saat itu, dia tengah mencari rumput untuk pakan ternaknya. Namun, Julianto dibuat penasaran dengan sebuah tas kain batik yang tergeletak di tepi jurang Gembolo. Tas misterius yang ditemukannya sekitar tujuh meter dari badan jalan langsung dibuka dan ternyata berisikan jasad bayi. “Waktu saya buka, ternyata isinya bayi. Kelihatan kepalanya waktu saya buka. Di dalam tas itu ada kain-kainnya, bayinya dibungkus kain hitam lalu dibungkus plastik,” ujar Julianto di lokasi.
Dikatakannya, tak ada yang tahu pasti terkait penemuan jasad bayi yang diduga sengaja dibuang itu. Sebab, jasad bayi tersebut dibuang tepat di kawasan hutan lindung BKPH Pacet yang jauh dari permukiman warga. Terlebih, jalur penghubung Pacet-Trawas itu belum dilengkapi PJU. Artinya, lokasi tersebut gelap gulita ketika malam tiba. “Sudah meninggal (bayi, red), waktu saya lihat tadi kondisinya sudah pucat. Ndak tahu laki apa perempuannya, saya ndak berani buka,” sebutnya. Diduga, jasad bayi tersebut sudah meninggal lebih dari dua hari. Tampak mayat bayi tersebut sudah dikerubuti lalat. “Waktu saya buka tadi memang sudah bau, tapi belum busuk yang menyengat gitu,”
imbuhnya. Disinggung terkait adanya ari-ari, Julianto tak bisa bicara banyak. Sebab, usai mengetahui tas tersebut berisi jasad bayi, ia lantas melapor ke warga dan kepolisian. “Kurang tahu ya. Setelah tahu itu isinya jasad bayi, saya langsung lapor. Ndak berani buka-buka,” tandasnya. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Pacet Ipda Juni membenarkan adanya temuan tersebut. Dibantu Satreskrim Polres Mojokerto, pihaknya lantas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tampak, jasad bayi malang tersebut dibuang dalam kondisi dibedong. Hanya saja, pihaknya belum bisa bicara banyak lantaran kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kasatreskrim AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo menuturkan sekarang jasad bayi dibawa ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari. “Kemudian dilakukan pemeriksaan luar dan dilakukan otopsi di rumah sakit Bhayangkara, Porong, Sidoarjo,” pungkasnya. (no/yok)
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Petugas kepolisian mengolah TKP penemuan jasad bayi.
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Bupati Ikfina Fahmawati menyerahkan bantuan kepada lembaga sosial.
Bupati Serahkan Bantuan Kasur dan Lemari kepada Lembaga Sosial Mojokerto, Memorandum Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto memberi bantuan untuk 26 lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA), berupa 205 kasur dan 205 lemari plastik yang diserahkan secara simbolis oleh Ikfina Fahmawati Bupati Mojokerto, Sabtu (30/10) di tiga titik lokasi. Antara lain LKSA Muhammadiyah Desa Tawangsari, Kecamatan Trowulan, LKSA Darul Falah, Desa Sawo, Kecamatan Jetis, dan LKSA Al Rahmah, Desa Mojorejo, Kecamatan Pungging. Dalam pesan-pesannya saat menyerahkan bantuan, Bupati Ikfina memuji anak-anak LKSA sebagai anak yang sangat beruntung. Meski tidak hidup dan tinggal bersama orang tua kandung lengkap, namun hal ini justru merupakan kelebihan tersendiri. Para anak LKSA setiap saat menerima pengasuhan yang baik dengan bekal ilmu pendidikan dan agama yang sangat baik. Hal ini bahkan belum tentu didapatkan oleh anak-anak, yang tinggal dengan keluarga inti di rumah. “Anak-anak LKSA kurang tepat jika disebut anak kurang beruntung. Karena belum tentu yang diasuh orang tua kandung lengkap, dapat kasih sayang dan ilmu pengetahuan sebaik yang diterima anak LKSA. Di sini adalah gudangnya ilmu dan kasih sayang. Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengucapkan terima kasih atas ketulusan para pengasuh LKSA yang sudah mengabdikan segalanya untuk merawat anak-anak. Saya harap, sedikit bantuan ini dapat memberi manfaat dan berkah,” kata bupati. (war/yok)
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Puluhan pemuda yang terjaring razia balap liar mendapat pembinaan dari Kabagops Polres Mojokerto.
Gelar Razia Balap Liar, Polres Mojokerto Amankan 74 Motor Mojokerto, Memorandum Polres Mojokerto kembali menggelar razia balap liar, Minggu (31/10) dini hari. Razia ini dipimpin langsung Kabagops Polres Mojokerto bersama anggota gabungan Polres Mojokerto dan Polsek Sooko dalam rangka antisipasi gangguan kamtibmas yang ada di wilayah Kabupaten
Mojokerto. Patroli dilaksanakan mulai pukul 00.30 di titik yang marak terjadi balap liar seperti di Jalan RA Basuni Kecamatan Sooko. Dalam razia ini, Polres Mojokerto berhasil mengamankan 74 unit motor. “Razia balap liar ini kami laksanakan sebagai bentuk
respons atas keresahan masyarakat karena ulah para pembalap liar, sehingga kita langsung turun ke lapangan untuk melakukan penindakan,” ungkap Kabagops Polres Mojokerto Kompol Yulie Khrisna, Minggu (31/10) Hampir seluruh kendaraan yang diamankan tidak
sesuai dengan spektek motor pada umumnya, seperti tanpa pelat motor, tanpa kaca spion, ban kecil, serta menggunakan knalpot brong. “Seluruh motor yang terjaring razia, kami kenakan sanksi tegas berupa surat tilang, dan kendaraan diamankan di Mapolres Mojokerto. Kami mewajibkan pemilik
kendaraan mengembalikan kondisi kendaraan sesuai standar,” tegas Kabagops. Razia balap liar ini merupakan bentuk upaya Polres Mojokerto dalam mengantisipasi gangguan kamtibmas dan menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Mojokerto. (no/yok)
Wali Kota Beri Penghargaan Siswa dan Guru Berprestasi Mojokerto, Memorandum Wali Kota Mojokerto lka Puspitasari memberikan apresiasi kepada para pelajar dan tenaga pengajar di Kota Mojokerto. Penyematan penghargaam ini diberikan langsung oleh wali kota dalam gebyar seni anugerah prestasi dan puncak acara teaching challenge adu kreativitas mengajar di pendopo Sabha Kridatama Rumah Rakyat, Sabtu (30/10). Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita menyerahkan 28 penghargaan kepada
para pelajar berprestasi dari jenjang PAUD, TK, SD dan a SMP. Di antaranya juara lomba sandiwara boneka, menyanyi duet, bermain sambil belajar, senam fantasi, pembelajaran IT, mendongeng, senam gemari, cipta menu untuk jenjang PAUD dan TK. a Untuk jenjang SD Ning Ita menyerahkan penghargaan untuk para juara Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) a dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) serta penghargaan untuk para juara Kom-
petisi Sains Nasional (KSN), Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) pada tingkat SMP. . Selain kepada siswa berprestasi, Ning Ita juga menyerahkan penghargaan untuk parajuara teaching challengee adu kreativitas mengajar. Dalam sambutannya, Wali Kota Ning Ita menyampaikan betapa pentingnya menanamkan pendidikan karakter sejak dini kepada anak-anak pada masa golden e Dimana pendidikan karakage. ter ini menjadi tugas bersama. “Melalui pendidikan karakter akan menjadi pondasi dasar anak-anak di Kota Mojokerto. Hal tersebut tidak hanya cerdas secara intelijen tetapi juga cerdas secara emosional dan cerdas dalam hal spiritual,” ucap Ning Ita. Lebih lanjut, Ning Ita menyampaikan bahwa untuk meningkat-
kan kualitas pendidikan di Kota Mojokerto, pemerintah telah in melakukan pembangunan infrastruktur dan SDM secara simultan. Dimana peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu komposit Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang secara graduatif terus diupayakan kenaikannya melalui berbagai program. Baik itu urusan wajib pendidikan dasar 9 tahun maupun untuk jenjang pendidikan tinggi melalui pemberian
beasiswa baik untuk mahasiswa perguruan tinggi negeri bekerjasa maupun swasta yang bekerjasama dengan Baznas Kota Mojokerto dan Universitas Mayjen Sungkono. (war/yok)
Wali Kota Ika Puspitasari FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM KRIMINAL Harus Dilenyapkan
Sambungan dari halaman 1
ilegal tak ubahnya bak rentenir digital. Untuk itu, dia mendorong pemerintah bersama Polri agar membumihanguskan. “Khusus pinjol yang ilegal ini keberadaannya memang meresahkan, sama halnya dengan rentenir digital. Jadi harus dilenyapkan karena menimbulkan konflik di tengah-tengah masyarakat,” katanya, Minggu (31/10). Menurut dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unair ini, pinjol legal dan ilegal berbeda. Pinjol ilegal mematok bunga yang cukup tinggi. Adapun dalam melakukan penagihan, mengedepankan cara-cara yang tidak etis. Seperti menagih disertai ancaman, penyebaran identitas diri hingga mencatut privasi. Sehingga Imron berpesan kepada masyarakat agar melakukan antisipasi sebelum terlilit pinjol ilegal. Salah satunya dengan mengecek apakah pinjol tersebut terdaftar di OJK atau tidak. “Yang resmi dan terdaftar di OJK itu ada 106 fintech pinjol. Sedangkan yang ilegal ada ribuan. Eksistensi pinjol ilegal ini akan terus bertambah, karena yang ditangkap itu hanya pihak operasionalnya saja. Sedangkan kepala atau pemodalnya masih berkeliaran serta kapanpun mereka bisa membentuk pinjol ilegal,” tandas Imron. (mg3/nov)
Hanya Bohongi...
Sambungan dari halaman 1
oleh perusahaan pinjol sudah jelas. Yakni dijerat UU RI nomor 19 tahun 2019 tentang Perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) pasal 27 ayat 4 jo pasal 45 ayat 4 terkait Pengancaman dan Pemerasan, pasal 29 jo pasal 45B terkait pengiriman informasi tanpa hak, dan diancam 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. “Pasalnya sudah jelas. Karena bentuk pemerasan dan pengancaman, baik melalui media internet maupun langsung fisik kepada peminjam (debitur),” tutur Wayan Titib, Minggu (31/10). Ditambahkan Wayan, sesuai perintah Kapolri pun sudah sangat jelas. Pihak kepolisian siap menerima laporan dari korban pinjol. “Laporkan saja. Kan pihak kepolisian sudah siap menerima laporan dari korban pinjol,” imbuh dosen Fakultas Hukum Unair tersebut. Perihal pinjol, menurut Wayan, hanya upaya untuk membohongi para korban yang memang saat ini terdesak dengan kebutuhan ekonomi di masa pandemi. “Pinjol yang ilegal nggolek duit mbujuki thok (cari uang membohongi saja), ngiming-ngimingi proses mudah dan cepat tanpa agunan,” katanya. Wayan berharap, Kominfo seharusnya segera memberangus pinjol ini dengan cara memblokir aplikasinya. Sebab, aplikasi ini terlalu liar beredar di masyarakat hingga banyak jatuh korban. “Harusnya Kominfo segera memblokir aplikasi yang tidak jelas ini dengan cepat. Tujuannya untuk melindungi rakyat,” harapnya. Selain itu, ia juga meminta Polri menindak tegas seluruh pengusaha pinjol ilegal dengan lugas dan tegas di seluruh wilayah RI. “Tolak dan tindak tegas pengusaha pinjol ilegal di Indonesia,” tandasnya. (mg5/nov)
Lunas, Tetap Ditagih
Sambungan dari halaman 1
rasa sudah tidak ada utang, tetapi justru perusahaan pinjol tersebut semakin menjadi-jadi. Salah satunya dengan mengirimkan pesan WhatsApp (WA) ke puluhan nomor kontak yang mengenal Laras. Termasuk teman kantor dan keluarganya. “Jadi isi pesannya bernada mengingatkan. Saya diminta agar segera melunasi pinjaman. Selain isi pesan yang sangat persuasif itu, pihak pinjol juga melampirkan foto KTP saya,” tandasnya. “Makin tidak jelas, sampai nomor kantor saya dikirimi pesan itu. Diteror terus-terusan. Ini membuat saya khawatir dan tentu malu. Padahal saya sudah melunasi sejak beberapa pekan lalu,” sambung Laras. Laras yang sebelumnya acuh kemudian berbalik menelepon pihak pinjol. Dari sana dirinya menjelaskan bahwa sejumlah uang yang dipinjam sudah kembali dengan cara mengangsur selama 6 kali. Sempat beradu argumen, pada akhirnya Laras menggelontor beberapa bukti transfer kepada pihak pinjol. Setelah itu barulah pihak pinjol berhenti melakukan spam ke Laras dan orang-orang terdekatnya. “Sistemnya tidak jelas. Kurang ajar memang, KTP saya sampai disebar. Gara-gara pinjol ini saya malu karena dituduh belum melunasi. Saat itu khawatir kalau bos saya sampai tahu, bisa-bisa dipecat. Tapi untung bos tidak tahu, yang tahu teman-teman kantor saja,” paparnya. Untuk itu, Laras tak akan lagi memakai penyedia jasa pinjol. Karena menurutnya bukan hanya bunga persennya saja yang terbilang tinggi, namun cara komunikasi pihak pinjol dinilai tidak etis. “Enggak lagi pakai pinjol. Bunganya tinggi. Sama yang paling menjengkelkan itu sudah lunas tapi masih ditagihi. Sampai-sampai KTP saya disebar,” tuntas Laras kesal. (mg3/nov)
Suka Pria Tampan
Sambungan dari halaman 1
Hal ini diungkap Aura Kasih saat ditanya Deddy Corbuzier di podcast Close The Door. “Good looking penting enggak?” tanya Deddy dikutip dari kanal YouTube Deddy Corbuzier, Minggu (31/10). “Penting,” jawab Aura Kasih. Bintang film Arini itu tak mau naif, pria tampan jadi salah satu syarat lantaran pada akhirnya ia akan menghabiskan banyak waktu dengan orang itu. Jika dirinya lebih memilih harta dari pada paras tampan, Aura Kasih menyebut saat ini ia tidak akan bekerja keras mencari uang. “Mas, gini ya, kalau gue lihat enggak good looking, gue enggak kerja, Mas. Sudah siapa aja masuk, apa aja masuk istilahnya, mau cowok-cowok bentuknya kayak gimana yang penting kaya mungkin aku sudah enggak tinggal di Indonesia,” kata Aura Kasih. “Sudah di Swiss, ongkang-ongkang kaki doang kan gitu, geber-geber dolar gitu,” imbuhnya. Terkejut dengan jawaban Aura Kasih yang terlalu jujur, Deddy lantas menyinggung soal ungkapan hati lebih penting dari pada tampang. “Banyak orang ngomong banyak wanita ngomong, pembelaannya adalah tampang enggak penting, yang penting hatinya,” ujar Deddy. “Ah bulshit,” kata Aura Kasih. Kenapa? Bagi Aura Kasih, isi hati seseorang tidak bisa dilihat begitu saja, apalagi dalam pertemuan pertama. Belum lagi, sifat baik yang ditunjukkan pria bisa saja hanya kepalsuan semata. “Jangan naif lah, masa lihat hatinya. Segala sesuatu juga pasti lihat depan dulu lah,” kata dia. (koc/nov)
SENIN LEGI, 1 NOVEMBER 2021 HALAMAN 11
Arek Kalijudan Tenggelam di Kalimas Surabaya, Memorandum Seorang remaja tenggelam di Kalimas, Jalan Ketabang Kali, Minggu sore (31/10). Korban adalah Dimas (16), warga Jalan Kalijudan. Dia tenggelam gegara mencari HP yang jatuh ke persis di depan skate park sekitar pukul 15.00. Menurut keterangan Vallent Kudato Tacazily (16), warga Jepara X, saksi yang ikut mencari HP bersama Dimas, korban sempat meminta tolong saat berada di lokasi yang berdekatan dengan parkiran skate park. Bahkan,Vallent sempat menarik korban ke pinggir. “Saya awalnya mengira dia becanda. Terus saya tolong, korban sempat pegang tangan saya.
Kemudian saya tarik ke pinggir. Tapi tangan saya dilepas hingga dia akhirnya tenggelam,” tutur saksi. Kejadian tenggelamnya korban diketahui sekitar pukul 15.00. Teman-teman Dimas sempat mencari keberadaan korban di lokasi. Namun tidak ditemukan hingga melapor ke command center 112. MenurutVallent, dari penuturan seorang tukang parkir di lokasi
korban mengetahui ada sepasang kekasih yang sedang bertengkar lalu melemparkan iphone ke sungai, Sabtu (30/10). Mendengar hal tersebut, Dimas lalu memutuskan berenang demi mendapatkan iphone yang kabarnya tipe 12. “Dari jembatan depan skatepark, Dimas berenang. Sebenarnya dia sudah saya ajak kembali tapi tidak mau,” kata Dimas. Saat turun ke sungai, korban mencari di lokasi yang disebutkan tukang parkir. Namun ternyata iphone itu tidak kunjung ditemukan. Meski demikian, korban bersama temannya terus menyisir ke arah barat sungai hingga ke lokasi tenggelam.
Sesaat kemudian, Vallent melihat Dimas tenggelam. Bocah ini sempat membantu menarik tangan Dimas agar tidak tenggelam. “Sempet saya tarik, tapi tiba-tiba tangan saya dilepas hingga tubuh korban hilang terseret arus sungai,” imbuh Vallent. Panik dan ketakutan, Vallent lalu naik ke daratan dan meminta pertolongan warga lalu segera menghubungi command center 112. Sekitar pukul 17.30, ayah korban datang ke lokasi dan sempat jatuh karena shock mengetahui anaknya tenggelam. “Dia hanya main katanya.Temannya memang dari jauh-jauh. Saya tidak tahu ba-
Bukan Lintah Darat tapi Predator terjadi saat ini adalah keluhan terhadap cara-cara perusahaan pinjol dalam melakukan penagihan terhadap debitur. Selain ancaman penyebaran data pribadi, juga melakukan teror, intimidasi, hingga pelecehan seksual. Menurut Guru Besar Universitas Hayam Wuruk Perbanas Surabaya Prof Dr Abdul Mongide, sebenarnya pinjol mengindisikasikan adanya problem likuditas di masyarakat. “Artinya pada masyarakat tertentu itu ternyata memiliki likuiditas teramat tinggi yang sulit untuk dipenuhi, sehingga alternatif yang mungkin dan tersedia saat ini pinjol,” kata Abdul Mongide, Minggu (31/10). Menurutnya, masyarakat terkadang tidak melihat implikasi
atau dampak dari pinjol terhadap dirinya. “Artinya begini, mereka tidak pernah berpikir dua kali bahwa bunganya itu akan tinggi dan membebani. Mereka hanya berpikir mendapat uang terlebih dulu untuk memenuhi keperluannya,” jelas Mongide. Tentu, lanjut Mongide, dampak yang terjadi berikutnya adalah orang tersebut akan cenderung menjadi gali lubang tutup lubang. “Dan itu sebenarnya membuat masalah bagi pribadi dirinya makin sulit,” tandasnya. Sebenarnya pinjol itu bunganya tidak wajar dan sangat tinggi. “Sebab, jika bunga itu melebihi 40 persen per tahun itu sebenarnya sudah sangat berlebihan dan itu membuat masalah ke depannya,”
Sambungan dari halaman 1 terang dia. Terkait hal itu, Mongide menghawatirkan jika ada bencana seperti yang terjadi di India.“Kalau di India itu adalah micro pain en suites yaitu bunuh diri massal karena pinjaman. Dan kalau ini terjadi orangnya tidak tahan, maka yang terjadi adalah bunuh diri pinjol. Guyonan kerennya adalah online landing and suites,” paparnya. Jika seperti ini praktik yang terjadi dan itu cenderung memberikan kredit dengan mudah dan menjebak dengan bunga tinggi, maka Abdul Mongide menyebutnya hal itu bukan lagi lintah darat, melainkan predator. “Pinjol lebih dari sekadar lintah darat, tapi mereka adalah predator. Kalau lintah yang diambil
darahnya sedikit saja, tapi kalau predator dimangsa,” tegasnya. Mongide mendesak adanya pengaturan yang ketat oleh pemerintah dan betul-betul tindakan yang keras terhadap mereka (pinjol) yang tidak berizin itu harus dilakukan. “Karena kalau tidak ditertibkan, akan menjadi liar hingga mereka melakukan cara-cara pemaksaan untuk orang pinjam,” sebutnya. Disinggung apakah pinjol sesuai dengan kondisi ekonomi saat ini, menurut Mongide memang masyarakat terlalu cepat mengenal teknologi, yaitu pinjol yang diadopsi terutama dari negara lain yang masyarakatnya belum terdidik.“Seolah-olah pakai KTP saja pinjam mudah. Inilah
Haram dan Dosa Besar menyimpan banyak penipuan dan merugikan nasabahnya. Disampaikan Ketua MUI Jatim KH Moh Hasan Mutawakkil Alallah pada Kamis (28/10), bahwa pinjol tidak ada jaminan keberkahan dan rentan unsur penipuan. Tak lupa, Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo tersebut menambahkan bahwa OJK dan pemerintah telah menganjurkan masyarakat agar menghindari pinjol. “Pernah dijelaskan OJK maupun pihak lembaga-lembaga keuangan pemerintah, agar masyarakat menghindari pinjol demi kehati-hatian agar tidak menjadi korban dari para pelaku yang memang bertujuan untuk menzalimi mereka,” jelasnya saat itu. Terlebih menurutnya, orang-orang yang mengajukan pinjaman melalui pinjol rata-rata menyam-
paikan pengakuan telah mengalami kerugian akibat bunga yang tinggi. Sedangkan Wakil Sekretaris MUI Jatim Lia Istifhama, Sabtu (30/10), menjelaskan pentingnya masyarakat memahami kaidah fiqih dalam hubungan muamalah. “Islam sangat jelas dan tegas menjelaskan kaidah bahwa penting bagi kita untuk menghilangkan kemudaratan lebih didahulukan daripada mengambil sebuah kemaslahatan. Hal ini terutama dalam persoalan muamalah, terlebih utang piutang. jangan sampai, utang karena mepet, ujung-ujungnya malah buntung,” terang wanita yang juga Doktoral Ekonomi Syariah UINSA ini. Putri almarhum KH Masykur Hasyim tersebut menambahkan, bahwa banyak contoh kejadian yang merugikan masyarakat dan bisa menjadi pembelajaran.
“Dulu banyak sekali kejadian masyarakat yang rugi akibat trading abal-abal via online, kemudian arisan online, itu semua seharusnya menjadi pembelajaran dan kehati-hatian. Jadi, ketika saat ini semakin marak pinjol, seharusnya jangan ditelan mentah-mentah atau tergiur. Karena masyarakat tidak tahu secara nyata dan langsung siapa pemberi pinjaman tersebut,” tambah Ning Lia sapaan karib Lia Istifhama. Saat disinggung bahwa pinjol dianggap alternatif mendapatkan pinjaman saat proses perbankan dianggap rumit, Ning Lia menjawab sisi kehati-hatian tetap diutamakan daripada hanya melihat unsur kemudahan. “Islam selalu menekankan pentingnya kehati-hatian. Jadi saat perbankan menjalankan prosedur verifikasi dan seba-
gainya sebelum memberikan pinjaman, itu tak lain bentuk prudential banking, kehati-hatian. Yang mana tujuannya justru membangun jaminan keamanan kedua belah pihak, yaitu bank dan masyarakat,” ujarnya. Kalau dalam kaidah fiqih, dijelaskan istilah wara’, yaitu meninggalkan perkara haram dan syubhat (perkara samar). Lanjut Ning Lia, semoga ada kemudahan dalam proses pinjaman dalam jumlah kecil atau untuk keperluan mendesak masyarakat melalui lembaga keuangan yang sah dan legal. “Karena hadirnya lembaga keuangan yang sah, baik itu koperasi maupun perbankan, akan menjadi solusi yang menenangkan hati masyarakat. Dan ini akan menjadi penguatan perwujudan negara selalu hadir dalam persoalan masyarakat,” jelasnya. Dengan adanya efek digitali-
OJK meminta masyarakat waspada pinjol melalui SMS/WhatsApp (WA) karena penawaran tersebut ilegal. Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi mengimbau masyarakat agar hanya menggunakan pinjol resmi terdaftar/berizin OJK serta selalu untuk cek legalitas pinjol ke kontak 157 atau WA 081157157157. “OJK akan menindak tegas perusahaan pinjol yang melakukan tindakan penagihan (debt collector) secara
tidak beretika,” tuturnya. OJK menyampaikan bahwa ciri-ciri pinjol ilegal yaitu tidak terdaftar/berizin dari OJK, penawaran menggunakan SMS/ WA, meminta akses data pribadi seperti kontak, foto, video, lokasi, dan sejumlah data pribadi lainnya yang digunakan untuk meneror peminjam yang gagal bayar, bunga dan denda tinggi mencapai 1 persen hingga 4 persen per hari. Humas OJK Region 4 Jatim
Catur menyampaikan, ada beberapa ciri-ciri pinjol yang patut dicurigai ilegal. Di antaranya besaran bunga dan waktu pinjaman tidak jelas, alat peminjaman tidak jelas dan sering berganti nama, alamat kantor tidak jelas, lalu media yang dipakai tidak ada di playstore atau layanan distribusi digital melainkan sebuah link yang disebar melalui SMS. Jika ada yang mengalami gangguan terkait pinjol atau menemukan pinjol ilegal, masyarakat
dapat melakukan pengaduan kepada OJK. Nantinya, OJK dapat memblokir serta memberhentikan usaha penyelenggara yang tidak terdaftar dan tanpa izin. Selain itu, masyarakat juga harus berhati-hati dengan tawaran proses pemberian pinjaman yang terlalu mudah. “Pemberian pinjaman yang sangat mudah ini yang menjadi seperti jebakan, informasi bunga pinjaman tidak jelas, total pengembalian atau denda tak terbatas,” tandasnya. (day/nov)
Sambungan dari halaman 1 bisa mengadu ke Mapolda Jatim atau menghubungi nomor 08119971996. Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta sangat berharap atas bantuan masyarakat melalui laporan. Itu agar praktik pinjol ilegal dan desk collection yang belakangan meresahkan bisa secepatnya ditindak tegas untuk meminimalisir korban baru. “Serta melakukan penegak-
an hukum yang tegas kepada perusahaan-perusahaan yang melaksanakan kegiatan pinjol tanpa izin,” tegasnya. Langkah tegas ini diambil oleh kepolisian lantaran praktik perusahaan pinjol ilegal sering melakukan aksi penagihan dengan cara melanggar hukum. Sehingga praktik kotor meresahkan ini dapat diberantas. “Kami mengimbau kepada
masyarakat melaporkan melalui hotline atau polisi terdekat. Apabila mengetahui perusahaan melakukan kegiatan tanpa izin ataupun dengan melanggar hukum dengan cara menyebar ancaman,” pungkas dia. Seperti diketahui, anggota Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim menggerebek perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal di PT Duyung Sakti Indo-
Plokotho Tanggal Lahir tuanya, sebut saja Jito, terbukti: Nawar tidak pernah hidup bahagia bersama istrinya.“Bapak (mertua, red) memaksa saya meninggalkan anaknya, menceraikan Siti (samaran, red),” kata lulusan perguruan tinggi swasta ini. Kalimat tadi disampaikan Nawar di warung kopi dekat pengadilan agama (PA), Jalan Ketintang Madya, beberapa waktu lalu. “Maksudnya gimana? Saya tidak paham,” kata Memorandum mendengar keluhan Nawar soal kehadirannya di PA. Nawar tersenyum kecut, menyeruput kopinya, sebelum menjawab pertanyaan tadi. Kemudian ia mengawasi Memorandum dan
sasi, otomatis lembaga keuangan pun harus semakin menggenggam kemajuan itu.“Jangan sampai yang ilegal, yang samar-samar apalagi rentan penipuan, mengambil manfaat dari kemudahan era digital namun justru lembaga keuangan yang sah, kalah bersaing dalam kemajuan tersebut,” ulasnya. Tambah Ning Lia, Indonesia adalah negara dengan identitas bahwa koperasi adalah sokoguru perekonomian nasional. Pesan Bung Hatta jelas, bahwa koperasi mendidik sikap self-helping dan memiliki sifat kemasyarakatan yaitu gotong royong di dalam masyarakat. “Hal ini tidak boleh dilupakan dan seharusnya bagian penting untuk meyakinkan bahwa Indonesia tidak butuh pinjol, kok. Bangsa Indonesia bangsa cerdas yang tidak butuh perkara apapun yang abu-abu,” pungkas Ning Lia.(fer/nov)
Sambungan dari halaman 1
Polda Layani Hotline Meski begitu, Subdit V Siber Ditreskrimum Polda Jatim terus menabuh genderang perang terhadap kejahatan siber (cyber crime). Ancaman tindakan tegas tampaknya tidak hanya menjadi isapan jempol semata. Salah satunya, Polda Jatim membuka layanan hotline. Untuk masyarakat Jatim yang merasa jadi korban pinjol maupun resah dengan ulah desk collection
yang akhirnya berdampak buruk, karena masyarakatnya tidak teredukasi,” imbuhnya. Ia berharap ada tindakan tegas kepada para pelaku bisnis pinjol. Artinya jangan ketika di media sosial rame akhirnya ditindak.Tapi yang ilegal ini harus ditindak dan harus dilakukan secara masif dan komprehensif. “Sebenarnya kemarin pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan itu sangat tepat. Kalau pinjolnya online jangan bayar, itu adalah salah satu cara bagus membunuh pinjol.Tentu kepolisian dan aparat hukum termasuk OJK lebih garang dalam bertindak terhadap rentenir-rentenir modern tersebut,” pungkas Mongide. (alf/nov)
Sambungan dari halaman 1
Blokir Usaha Penyelenggara (pinjol). Upaya ini untuk mengantisipasi bertambahnya masyarakat menjadi korban praktik pinjol ilegal. OJK melalui Satgas Waspada Investasi mengambil langkah cepat dan tegas bersama dengan Kepolisian Republik Indonesia dan Kementerian Komunikasi dan Informatika menindak pinjol ilegal/rentenir online yang berpotensi melanggar hukum. Tindakan tegas dilakukan dengan melakukan cyber patrol.
nyak kejadiannya,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Linmas Kota Surabaya Irvan Widyanto membenarkan adanya kejadian tersebut. “Saat ini kami masih melakukan pencarian terhadap korban yang tenggelam,” kata Irvan kepada Memorandum. Ditanya penyebabnya, Irvan belum bisa memastikan penyebab korban bisa tenggelam. Apakah korban masih hidup atau telah meninggal, ia juga belum mengetahui. “Perkembangannya nanti saya kabari. Kami saat ini masih fokus mencari keberadaan korban di Kalimas,” imbuhnya. (alf/nov)
berkata, “Ceritanya panjang. Intinya, sebelum keluarga melamar, saya temui ayah Siti untuk ingin memastikan lamaran saya diterima,” kata Nawar. Dalam pembicaraan itu, Jito menyatakan pada dasarnya tidak menghalang-halangi keinginan anaknya kawin dengan siapa pun. Siapa saja. Kaya-miskin tidak jadi penghalang. Apa pun pekerjaan si calon suami anaknya tidak masalah. Yang penting saling sayang. Mendengar penjelasan tersebut hati Nawar berbunga-bunga. Tampaknya rencana melamar Siti bakal berjalan lancar. Namun di akhir pembicaraan, ternyata si calon menanyakan tanggal lahir Na-
nesia (DSI), Jalan Satelit Indah BN 8, Kelurahan Tanjungsari, Sukomanunggal. Dari 13 orang yang diperiksa, 3 ditetapkan tersangka. Mereka adalah Rendy Hardiansyah, (28), warga Cibungbulang, Bogor, Jabar; Anggi Sulistya Agustina (31), warga Tajurhalang, Bogor, Jabar; dan Alditya Puji Pratama (27), warga Jombang. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 war. “Sebab bila hitungannya tidak pas, nasib kalian bisa berantakan,” kata Nawar menirukan ucapan Jito. Mak-deg… dada Nawar berdetak. Untungnya jauh hari sebelum menyatakan akan melamar, Nawar sudah diberi tahu Siti soal ayahnya yang masih kukuh memegang adat budaaya Jawa. Jadi, untuk soal yang satu ini, Nawar mempersiapkan betul apa yang harus dia kuasai untuk menghadapi calon mertua. “Saya memelajari weton, neptu, dan hari-hari baik menurut penanggalan Jawa,” kata Nawar. Nawar berharap keinginannya menikahi Siti tidak gagal hanya gara-gara hitungan weton dan
neptu. Siti setuju. Mereka lantas umeg menghitung-hitung weton masing-masing dan menjumlahkannya. Dan ternyata zong. Hasil penjumlahan hari lahir mereka ketemu 27 yang berarti pegat. Menurut buku primbon yang mereka baca, pasangan yang penjumlahan hitungan hari lahir ketemu pegat akan menemui banyak masalah. Mulai masalah ekonomi, kekuasaan, perselingkuhan, hingga masalah-masalah pelik masalah lain. “Jujur kami gemetaran. Apakah kami harus mengurungkan rencana nikah hanya gara-gara hitungan weton dan tetek bengek-nya yang nggak masuk akal itu?” ujar Na-
war, yang menambahkan bahwa Siti sampai berkeringat sekujur tubuh. Siti juga mengaku matanya klemun-klemun mau pingsan. Dalam kondisi demikian, tanpa pikir panjang Nawar menawarkan solusi kepada gadis yang dipacarinya sejak dua tahun menjadi mahasiswa di Surabaya ini. “Kami lantas bersepakat untuk menjadikan hitungan hari kelahiran kami ketemu ratu. Hitungan terbaik menurut primbon,” kata Nawar. Tidak hanya Siti, kedua orang tua dan keluarga Nawar pun sepakat dengan ide Nawar mem-plokotho (rekayasa) tanggal lahir Nawar. Soalnya tidak mungkin mem-plokotho hari kelahiran Siti. (jos,bersambung)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SENIN LEGI, 1 NOVEMBER 2021 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
FOTO: ISTIMEWA
Bupati Anna Mu’awanah menendang bola sebagai tanda peluncuran jersey Persibo.
Bupati Anna Harap Persibo Bisa Bangkit Bojonegoro, Memorandum Manajemen Persibo resmi meluncurkan jersey dan 25 pemain di Stadion Letjen H Soedirman, Minggu (31/10). Acara dilanjutkan penandatanganan kontrak oleh manajemen Persibo dengan PT Pangansari Utama. Acara bertema Persibo Nglenyer Liga 2 ini dihadiri Bupati Anna Mu’awanah beserta sekda dan staf ahli, forkopimda, seluruh kepala OPD, PT Pangansari, dan tamu undangan. Kehadiran berbagai struktur organisasi membuktikan dukungan penuh pada tim yang diberi julukan The Giant Killer ini. Laskar Angling Dharma akan mengikuti kompetisi Liga 3 Jawa Timur. Bupati Anna mengungkapkan kebanggaannya terhadap klub kesayangan Bojonegoro yang pernah melegenda ini. Energi baru dari kerja sama berbagai pihak untuk membangkitkan kejayaan patut dibanggakan. Mulai dari pihak sponsor PT Pangansari, manajemen Persibo dan supporter. Ketiga rangkaian elemen ini tidak boleh putus. Termasuk dari Pemkab Bojonegoro melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bojonegoro. “Melalui PT Pangansari merupakan suatu hal yang luar biasa turun di Bojonegoro untuk memberi energi positif, sehingga Persibo bisa bangkit. Ini merupakan harapan yang bisa terwujud jika seluruh masyarakat, pertama manajemen. Sebab, mulai dari persiapan, pelatih, serta pemain, manajemen-lah yang menaungi hal tersebut,” tegas Bupati Anna. Atas nama pemkab, bupati berpesan pada manajemen Persibo untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan. Teamwork harus bekerja secara sistematis, terencana dan kerja keras. “Saya yakin dengan semangat ini akan menjadi energi dan optimis untuk maju liga dua. Bahkan bisa liga satu asal direncanakan dengan baik,” tuturnya. CEO Persibo Abdullah Umar mengatakan, Persibo akan mengikuti kompetisi Liga 3 Jawa Timur pada musim 2021. Persibo tergabung di grup G bersama dengan Persatu Tuban, Gen B Mojokerto, Persegres Putra dan Lamongan FC. Di Kompetisi Liga 3 Jatim 2021, Persibo akan bertindak sebagai tuan rumah. Semua pertandingan di grup G Liga 3 Jatim 2021 akan dilaksanakan di Stadion Letjen H Sudirman Bojonegoro dengan aturan tanpa penonton. Semua pertandingan Persibo nantinya akan bisa disaksikan melalui platform live streaming. “Persibo punya target promosi ke Liga 2 Indonesia. Untuk mencapai target itu, Persibo telah mempersiapkan tim selama empat bulan terakhir. Tim pelatih sudah melakukan seleksi dari Juni dan akhirnya memilih 25 pemain yang akan siap bermain di Liga 3 Jatim 2021,” jelas Umar. PT Pangansari Utama merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri makanan dengan delapan unit usaha yang terintegrasi di Indonesia. PT Pangansari Utama ini juga menjadi penyedia makanan untuk kontingen Pekan Olahraga Nasional 2020 yang diselenggarakan di Papua Bulan Oktober. “Tidak hanya nglenyer, jaya tapi juga juara Liga 3 dan Liga 2. Pangansari merupakan bagian dari suksesnya PON Papua. Penyedia konsumsi untuk seluruh atlet PON Papua. Dari sini kami hadir ke tanah Angling Dharma,” tutur Presiden Direktur PT Pangansari Utama Matfur Lansah. Pihaknya juga mengatakan, bupati serta manajemen Persibo memiliki komitmen besar untuk memajukan sepak bola di Bojonegoro. Dengan menggandeng PT Pangansari, membuktikan wujud kepedulian berbagai pihak untuk mendukung penuh Persibo hingga ke kasta tertinggi. (top/har/udi)
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Kondisi Wisata Bajak Laut yang belum beroperasi kembali.
Wisata Bajak Laut masih Ditutup Pasca KemaƟan Bocah TK Gresik, Memorandum Wisata Bajak Laut di Desa Masangan, Kecamatan Bungah, hingga kini masih ditutup. Penutupan ini dilakukan pasca kematian bocah TK asal Bojonegoro saat berenang di lokasi wisata tersebut. Hingga saat ini, tempat wisata itu belum beraktivitas kembali. Di pintu masuk ditutup kain dan juga ada garis polisi. Begitu pun di area kolam
renang. Pemilik Wisata Bajak Laut Zainuddin membenarkan bila tempat wisatanya belum kembali beraktivitas. Ia pun belum
tahu kapan akan kembali dibuka. “Belum tahu pasti (kapan bisa dibuka, red). Harapan saya dalam minggu ini,” kata dia. Sedangkan Kadisparbud Sutaji Rudy mengatakan, tempat wisata tersebut saat ini memang masih tutup. Belum tahu kapan dibuka lagi seperti sedia kala. “Karena sudah masuk ranah kepolisian. Kewenangan di ke-
polisian,” ucapnya. Seperti diketahui, kolam Wisata Bajak Laut menelan korban jiwa PN (6) asal Desa Cengkir, Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro meregang nyawa Rabu (20/10) lalu. Sudah lebih dari sepekan, kronologi penyebab kematian korban masih menjadi misteri. Belum diketahui secara pasti, apakah korban mening-
gal karena terjatuh, terbentur atau penyebab lain. Pihak kepolisian telah meminta keterangan pemilik dan penjaga Wisata Bajak Laut, serta sejumlah saksi. “Penyebabnya apakah kepala korban yang terlebih dulu jatuh ke air atau hal lain, ini yang masih kami selidiki,” kata Kapolsek Bungah, AKP Sujiran. (and/har/udi)
Warga Bulutengger Minta Perbaikan Jalan Desa Lamongan, Memorandum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamongan Ujik Silvian Effendi menggelar reses di Desa Bulutengger, Kecamatan Sekaran, Lamongan, Minggu (31/10). Dalam reses kali ini, Ujik Silvian Effendi mencatat beberapa aspirasi dari masyarakat yang minta segera direalisasikan. Di antaranya masalah infrastruktur, perbaikan jalan poros desa, poros kabupaten dan itu memang kebutuhan masyarakat. “Ada juga soal peningkatan
SDM di desa. Juga tadi masyarakat usul terkait dimasifkan beasiswa bagi yang sudah lulus SMA. Dan tambahan tunjangan guru-guru yang non-ASN itu,” urainya. Ia mengaku usulan tersebut bagus untuk membangun dan memajukan masyarakat di desa. Untuk itu, semua aspirasi warga tersebut akan diakomodir. “Ya ini semua akan kita tampung. Dan nantinya akan kami usulkan. InsyaAllah kami sampaikan nanti apa yang menjadi aspirasi masyarakat. Kami tentunya siap untuk memper-
FOTO: MEMORANDUM/ NASIH
Ujik Silvian Effendi pada acara reses di Desa Bulutengger.
juangkan aspirasi masyarakat ini karena ini bagian dari tugas
kami selaku dewan,” tutur pria yang menjabat wakil ketua
komisi C DPRD Lamongan ini. Lebih lanjut, Ujik mengatakan, jika aspirasi warga ini akan segera ditindaklanjuti dengan dibahas di komisi maupun menjadi pandangan dari fraksi Partai Golkar Lamongan ke depannya. “Bagaimana aspirasi masyarakat ini nantinya bisa terakomodir melalui prioritas program ataupun kegiatan-kegiatan partai Golkar. Kita akan tampung usulan ini di internal partai Golkar. Kemudian di paripurna kan di DPRD Lamongan,” pungkasnya. (nas/har/udi)
Dewan Minta Detail, Finalisasi RAPBD 2022 Alot Gresik, Memorandum Pembahasan finalisasi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Gresik 2022 tak kunjung tuntas. Legislatif menilai tim anggaran pemerintah belum menyajikan perencanaan secara detail. Sebelumnya, finalisasi dijadwalkan rampung 26 Oktober lalu. Salah satu yang menjadi pembahasan alot adalah proyeksi pendapatan asli daerah (PAD). Perencanaannya dinilai belum disertai analisis yang kuat. Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengatakan, pembahasan finalisasi RAPBD 2022 akan kembali digelar Senin (1/11) hari ini. “Ada beberapa hal pada poin pendapatan yang harus dihitung lagi secara detail. Sehingga bisa jadi target akan
berubah,” kata dia. Pihaknya optimistis hal tersebut bisa memaksimalkan pendapatan dengan melihat potensi yang ada di Kota Pudak. Apalagi, jika raperda tentang rancangan tata ruang dan wilayah sudah selesai disahkan. “Berdasar kajian dan analisa awal, kami berharap sektor pendapatan harus ditambah,” tegas politisi PKB itu. Sebab, itu bakal mendorong pemerintah daerah untuk memaksimalkan kepentingan publik. Itu sesuai program Nawa Karsa. Sama halnya disampaikan Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim. Menurutnya, pembahasan finalisasi masih tersendat pada postur pendapatan. “Karena belum menyertakan analisis potensi. Padahal hal itu penting agar target yang
ingin dicapai bisa terukur dan realistis,” ungkapnya. Anha, panggilan akranbya, menjelaskan bahwa tim anggaran pemerintah juga harus melihat riwayat tahun anggaran sebelumnya. Baik riwayat pendapatan, realisasi, potensi termasuk pertumbuhan ekonomi. “Setidaknya dalam lima tahun terakhir. Sebab, kami di legislatif harus diyakinkan. Tentu dengan data dan analisa yang rinci agar perencanaannya juga berkualitas,” papar Anha. Dalam nota keuangan RAPBD 2022, PAD ditargetkan sebesar Rp 1,177 triliun. Berasal dari pajak daerah Rp 762 miliar, retribusi daerah Rp139 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 13 miliar dan lain-lain. Pendapatan asli daerah yang sah Rp 261,8
miliar. Salah satu yang dianggap krusial yakni pemerintah harus mampu menaikkan pajak pendapatan. Apalagi, seiring kehadiran proyek fantastis PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE). “Meskipun pada akhirnya hanya sewa lahan, sehingga mekanisme selanjutnya seperti apa? Kami juga sudah memberikan mandat kepada komisi I untuk menindaklanjuti itu,” tutup dia. (and/ har/udi) FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir
FOTO: MEMORANDUM/ NASIH
Pemuda membongkar rumah warga.
Rumah Warga Kudikan Dipugar Lamongan, Memorandum Para pemuda Desa Kudikan, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, memugar rumah milik Jumi (60), Minggu (31/10). Langkah tersebut diambil karena rumah Jumi rusak berat akibat terdampak hujan lebat disertai angin kencang beberapa hari yang lalu. Koordinator pemuda Desa Kudikan, Fauzan Adhim, mengatakan bangunan rumah dengan ukuran 5 x 10 meter sebelumnya menggunakan dinding kayu. Direncanakan akan dibangun tembok. Untuk anggaran pemugaran ini, selain dari dana swadaya warga, juga dibantu dari Lazismu, Pondok Pesantren Babussallam, dan Yayasan Amaliyah Nusantara Sejahtera. “Kami atas nama relawan kepemudaan Desa Kudikan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas kelancaran dan dukungannya dalam membantu sesama dalam meringankan beban. Dan tentunya, kami akan terus bergerak dalam membangun desa demi kejayaan Lamongan,” pungkasnya. (nas/har/udi)
Pemkab Bojonegoro Kembali Raih Penghargaan WTP LKPD 2020 Bojonegoro, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penghargaan atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2020 dengan capaian predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Penghargaan tersebut dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Bojonegoro berhasil mempertahankan predikat WTP lima kali berturut-turut. Terbaru adalah capaian standar tertinggi dalam penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran 2020. Penghargaan predikat opini WTP diserahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Bojonegoro Anna
FOTO: ISTIMEWA
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyerahkan penghargaan kepada Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah.
Mu’awanah di Hotel Kokoon Banyuwangi, kemarin. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengucapkan terima kasih atas capaian dan kerja keras luar biasa dalam penyusunan LKPD. Apalagi yang sudah WTP berturut turut selama 10 tahun. Namun, di luar tugas LKPD, ada tugas yang lebih berat yakni melakukan penanganan bersama dalam penanggulangan Covid-19 selama hampir 2 tahun ini. Pemerintah turut hadir dalam berbagai usaha untuk kesejahteraan dan kebaikan masyarakat. “Pimpinan yang baik adalah pimpinan yang membelanjakan APBD untuk kesejahteraan rakyatnya,” pesan Gubernur dalam sambutannya. (top/har/udi)