memorandum.co.id
SENIN PON, 19 OKTOBER 2020
HARGA Rp 3.500,-
Warga Dukuh Pakis Hajar Maling Motor Surabaya, Memorandum AS (17), maling motor yang bertugas sebagai joki, babak belur diamuk massa setelah gagal beraksi di Jalan Dukuh Pakis II. Beruntung kejadian pada Sabtu (17/10) malam itu segera dilaporkan ke Mapolsek Dukuh Pakis, sehingga pelaku yang tinggal di Jalan Ampel itu
langsung diamankan ke mapolsek. Informasi yang dihimpun, AS mengaku beraksi bersama temannya, Rohim (buron), warga Jalan Jagalan, hendak mencuri Vario L 4497 KW, milik Rudi, warga Jalan Dukuh Pakis. Sementara itu, Rudi mengatakan tidak mengetahui kronologis Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
P ER S WAN DE
SERTIFIKA T
memorandumredaksi@gmail.com
AS diamankan warga dari lokasi kejadian.
DUA RESIDIVIS CURANMOR DIBERONDONG TIMAH PANAS
Giliran Bupati
SASAR TEMPAT UMUM Surabaya, Memorandum Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya melibas komplotan curanmor yang beraksi di tujuh lokasi. Dua tersangka dilumpuhkan kakinya. Mereka Artafira alias Arta (28), warga Jalan Ambengan Batu, dan Ardiansyah alias Londo (22), warga Jalan Kedung Rukem III.
B
ertanyalah kepada para bupati: apa yang akan mereka lakukan setelah UU Cipta Kerja itu diberlakukan nanti. “Kami belum tahu. Kami belum mendapat penjelasan.” Itulah kesimpulannya. Mereka masih menunggu dan menunggu. “Kami sudah mengajukan permintaan penjelasan ke Kemendagri,” ujar Ketua Asosiasi Bupati se Indonesia Abdullah Azwar Anas. Anas adalah Bupati Banyuwangi yang hampir selesai masa jabatannya. Istrinya lagi unggul sebagai calon penggantinya lewat Pilkada dua bulan lagi. Begitu banyak bupati/wali kota di Indonesia. Tipe manusianya pun berbeda-beda. Termasuk dalam menyikapi otonomi daerah. Pun saat menyikapi kebijakan pusat. Bersambung ke halaman 2
Bersambung ke halaman 11
LOKASI PENCURIAN DAN HASIL KOMPLOTAN LONDO:
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/DANNY
1. September 2020 di warkop K23 Jalan Rungkut Asri Timur. (Beat W 2109 WY). 2. September 2020 di Jalan Gunung Anyar Sawah. (Scoopy). 3. September 2020 di Kedai Carrus Coffe Jalan Merr. (Beat W 6737 ND). 4. September 2020 di Indomaret SPBU Nginden. (Beat). 5. September 2020 di parkiran kampus. (Scoopy Stylis). 6. Oktober 2020 di Karaoke My Friend Jalan Rungkut Madya. (Beat L 4054 N). 7. Oktober 2020 di Kedung Rukem 4/4. (Vario). 8. Oktober 2020 di Jalan Gunung Anyar Lor. (Vario AG 2813 RBI). 9. Oktober 2020 di Excelso Jalan Ir Soekarno. (Scoopy S 4811 NAE).
Dua tersangka meringis kesakitan setelah timah panas menembus betisnya dan aksi kedua tersangka di wilayah Rungkut (inset).
Rumah di Dapuan Ludes Terbakar jadi sekitar pukul 08.27. Menurut keterangan anak Suwardji, DK (16), saat itu ibunya, Karniti (52), sedang memasak menggunakan kompor elpiji di dapur lalu ditinggal ke depan rumah. “Beberapa menit kemudian, ibunya melihat api di bagian dapur dan menyambar tumpukan plastik yang berada di atas kompor,” ungkap DK. Bersambung ke halaman 11
Ditetapkan Tersangka
FOTO: MEMORANDUM/FERY
Surabaya, Memorandum Rumah petak milik Suwardji (62), di Jalan Dapuan Tegal Gang 12/78, terbakar, Minggu (18/10). Api selain meludeskan bangunan, juga melahap 1 unit Scoopy hitam L 9344 GU milik penghuni. Informasi yang dihimpun, kebakaran ter-
Tonny Hartono menunjukkan laporan polisi di Mapolsek Lakarsantri.
Karyawan Dianiaya
Gisel
Tato Keren NAMANYA saja netizen, pasti berkomentar jika ada sesuatu yang dianggap heboh. Apalagi jika menyangkut kehidupan para selebritis. Baru-baru ini, Gisel mengunggah foto-foto liburannya bersama Gempi dan Wijin beserta rekan-rekannya. Bersambung ke halaman 11
+
Meng, Pemkot Surabaya diminta perhatikan sekolah swasta.
-
Iya, jangan hanya perhatikan taman kota.
Si Mameng (Guru luar-negeri alias swasta)
Petugas damkar melakukan pembasahan di rumah yang dilahap api.
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Suami Aniaya Istri hingga Tewas
Liem Tjie Tjhioe menjalani pemeriksaan di Mapolsek Mulyorejo.
Surabaya, Memorandum Liem Tjie Tjhioe (74), suami yang menganiaya istrinya, Go Biek Hwie (73), di Jalan Sutorejo Utara II, akhirnya ditetapkan tersangka. Karena yang dilakukan pria uzur itu menyebabkan korban tewas menderita luka parah. Kapolsek Mulyorejo Kompol Enny P Rustam mengatakan, bahwa berdasar penyidikan, tersangka mengaku mulanya ia hanya cekcok dengan istrinya. Namun amarahnya, tiba-tiba memuncak hingga menganiaya istrinya memakai palu. Pria ini memukul kepala istrinya hingga beberapa kali. “Menurut pengakuan tersangka dirinya Bersambung ke halaman 11
Perkara Utang Piutang Warga Graha Family Surabaya, Memorandum Masalah utang piutang berujung penganiayaan. Hal itu dialami Tonny Hartono, asal Dusun Mejuwet Lor, Sumberrejo, Bojonegoro. Korban mengaku tidak tahu menahu soal Bersambung ke halaman 11
PANAH ASMARA YANG MENEMBUS DUA TITIK SASARAN BERBEDA Έ5Ή
Dicintai sampai Akhir Hayat dan Memulai Cinta kepada sang Adik Pulang dari tempat Susanti, entahlah. Hati Indra bermekaran, Aneka bunga tumbuh di hatinya. Ada melati. Ada mawar. Ada adenium. Ada anggrek. Bahkan bunga sogok telik dan bunga alyssum. Yuli Setyo Budi, Surabaya
Impian Indra pada masa remaja kembali merekah: bersanding di pelaminan vs Wanti. Bukan Wantinya masa lalu, melainkan Wantinya masa kini. Bukan Dewanti Asanti, melainkan saudara kembarnya, Dewanti Susanti. Indra bermenung. Dalam lamunannya, ia dengan bangga akan menjawab tantangan Nana: bercerai. Siapa ta-
kut? “Waktu itu aku tidak sempat berpikir kalau Susanti ternyata tidak mencintaiku. Aku setel yakin aja,” kata Indra. Hari demi hari terus berlalu. Rumah tangga Indra vs Nana semakin sering goyah. Nana terlalu semena-mena, sementara Indra tetap berada di area ketidakberdayaan. Kesempatan rehat siang hari menjadi Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SENIN PON, 19 OKTOBER 2020 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan, Agus. PEMASARAN/IKLAN: Afin Maulidin, Suprianto. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Sidoarjo, Memorandum Banyaknya sampah di pinggir Jalan Raya Bringinbendo, Taman membuat geram Pj Bupati Hudiyono. Dalam waktu dekat beberapa titik di jalan raya yang kerap jadi tempat pembuangan sampah akan dipasangi CCTV. Hudiyono minta tiap malam dilakukan patroli dan operasi untuk mencegah terjadinya pembuangan sampah lagi. Permintaan itu disampaikan ketika melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi ditemani Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Sigit Setyawan. Hudiyono datang karena mendapat laporan masyarakat yang mengeluhkan bau busuk setiap melintasi kawasan itu. “Parah, ini harus ada tindakan dalam waktu dekat akan kita pasang CCTV dan operasi jam malam, kalau ketahuan kita akan kasih teguran dan sanksi sosial,” tegas Hudiyono saat mengecek lokasi penumpukan sampah, Minggu (18/10). “Saya sudah minta camat mengerahkan anggotanya untuk patroli setiap malam jangan sampai ada pembiaran,” tambahnya. Sampah yang menumpuk itu diduga dibuang ketika kondisi sepi. Khususnya di malam hari oleh orang-orang yang melintas, dengan naik kendaraan mereka melempar plastik besar yang berisi sampah. Pengakuan Tono, penjaga gudang yang jadi tempat lokasi menumpuknya sampah. Setiap malam selalu ada orang melempar plastik. “Saya tidak mengetahui dengan jelas karena setelah melempar langsung tancap gas. Ada yang naik motor ada yang naik mobil,” katanya. Satu unit mobil kebersihan dari DLHK diberikan ke kecamatan Taman untuk memuat sampah di sepanjang raya Taman. Hudiyono juga minta masyarakat bisa saling mengingatkan jika melihat ada orang yang buang sampah sembarangan ditegur langsung. “Langsung ditegur, jangan dibiarkan,” tegasnya. (*/jok/epe)
Ricuh di Waru, Warga Bersiaga Sampai Pagi Sidoarjo, Memorandum Puluhan pendekar bersenjata tongkat dan batu, membabi buta menyerang warga dan tukang ojek tepat di depan Gudang Garam Jalan Raya Letjen Sutoyo Waru Sidoarjo tanpa sebab yang jelas. Peristiwa itu terjadi Minggu (18/10) dini hari sekitar 01.00. Geram dengan ulah show of force anggota salah satu perguruan pencak silat tersebut, warga balik menyerang. Mendapat perlawanan tak terduga, giliran puluhan pendekar tersebut lari terbirit-birit ke arah timur, masuk ke Ngingas. Salah satu saki mata warga, Yulianto (45) menuturkan, peristiwa bermula ketika puluhan pemuda berseragam hitam-hitam, identik dengan salah satu perguruan silat yang sering bikin onar di Sidoarjo, menggeber motornya dan berteriak-teriak. Mereka juga menantang warga dan tukang ojek yang mangkal di tempat itu. “Bahkan warga dan tukang ojek yang ada di warung mau dipukuli dengan kayu,” kata pria yang mengaku berprofesi sebagai pendidik tersebut. Adu mulut tak terhindarkan antara kedua kubu. Para pendekar yang emosi sempat melempari rumah warga dengan batu. “Mengakibatkan kerusakan beberapa rumah warga akibat dilempar batu,” ungkapnya. Merasa kampungnya diteror para pendekar, warga dan tukang ojek melawan dengan membawa senjata seadanya. Situasi ini yang membuat kubu penyerang kocar-kacir dan serempak kabur ke timur flyover Waru. Ketika warga yang emosi berusaha mengejar, ada patroli personel Polsek Waru. Emosi warga pun coba diredam. Namun akibat serbuan dini hari itu, batu berserakan di sepanjang jalan dan beberapa rumah warga rusak. “Setelah bentrok itu, warga siaga sampai pagi antisipasi penyerang datang lagi,” pungkasnya. (ags/jok)
Giliran Bupati
Sambungan dari halaman 1
Begitu banyak persoalan di UU Cipta Kerja yang menyangkut bupati/wali kota. Yang sukses tidaknya misi UU baru itu banyak ditentukan oleh sikap para bupati dan wali kota. Anas menggambarkan, penjelasan pusat kepada para bupati itu nanti tidak cukup sekali. "Sebaiknya setiap pertemuan membahas satu topik saja. Biar benar-benar jelas," katanya. Berarti pertemuan itu nanti tidak akan cukup 10 kali. Tapi mestinya juga tidak masalah. Sekalian sebagai pemanasan untuk membentuk iklim baru. Bisa juga disebut sebagai program mempersiapkan mental para bupati dan wali kota: bahwa wewenang mereka tidak akan sebanyak dulu lagi. Bupati adalah manusia juga. Yang terdiri dari fisik, perasaan, dan pikiran. Tidak semua orang bisa berubah secara total dalam waktu sekejap. Maka penjelasan mengenai apa yang harus dilakukan bupati menjadi salah satu kunci. "Kalau bisa sekaligus saja para kepala dinas diikutkan dalam forum itu,”ujar Anas. Saya bayangkan teknologi rapat jarak jauh akan bisa menyelesaikan persoalan teknisnya. Begitu pentingnya penjelasan ini jangan sampai teknologi rapat jarak jauhnya sembarangan saja. Saya membayangkan betapa serunya forum itu nanti. Terutama kalau dikaitkan dengan hilangnya sejumlah pendapatan daerah. Misalnya akibat hilangnya banyak perizinan. Lebih seru lagi kalau sudah tiba pada pembahasan tata ruang. Semua bupati/wali kota harus benar-benar menguasai bidang itu. Apalagi kalau dalam UU Cipta Kerja itu harus sampai mengacu ke tata ruang tingkat kecamatan. Itulah pekerjaan terbesar dalam masalah koordinasi. Yakni mengoordinasikan begitu banyak bupati/wali kota dengan masing-masing punya gaya. Ada juga kendala Pilkada. Dua bulan lagi banyak bupati/ wali kota harus diganti dengan yang baru. Pokoknya pekerjaan besar menanti. Bagi yang masih ingin mengabdi. (*)
Wakasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Imam Yuwono mengatakan, pembobolan minimarket terjadi Kamis (15/10) sekira jam 06.00. Saksi pertama yang mengetahui aksi pencurian, Frida merupakan karyawati minimarket. “Frida yang pertama mengetahui pembobolan itu ketika membuka toko pagi hari,” katanya, Minggu (18/10). Pencurian kemungkinan besar berlangsung malam hari setelah minimarket tutup sesuai ketentuan protokol kesehatan, pukul 22.00. Kamis pagi, Frida beraktivitas seperti biasa masuk kerja di minimarket untuk persiapan melayani pelanggan. Setelah membuka pintu harmonika dilanjutkan dengan membuka pintu kaca. Frida sudah curiga
mengetahui barang-barang yang berada di rak berantakan. “Saat masuk saksi Frida melihat barang-barang berantakan dan salah satu plafon ada yang jebol,” ungkapnya. Melihat barang-barang berantakan dan plafon minimarket jebol, Frida langsung melaporkan kejadian itu, ke kepala toko, Aris Firwani. Beberapa saat kemudian, Aris datang dan memastikan terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat). “Saya bergegas melaporkan kejadin ini ke Polsek Sukodono,” cetus Aris. Laporan itu langsung ditindaklanjuti personel piket Reskrim Polsek Sukodono yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). “Tim reskrim langsung
FOTO: MEMORANDUM/AGS
Sampah Berserakan, Pj Bupati akan Pasang CCTV
Sidoarjo, Memorandum Salah satu minimarket di Jalan Raya Sambungrejo, tepatnya di Desa Sambungrejo RT 06/RW 02 Kecamatan Sukodono, dibobol pelaku. Ia menggondol bermacam merek rokok dan susu formula senilai sekitar Rp 7 juta.
Pegawai minimarket menunjukkan plafon terbuka yang diduga jadi jalan masuk pencuri.
melakukan olah TKP sekaligus memeriksa beberapa pihak di sekitar TKP. Kerugiannya
sekitar Rp 7 juta karena pelaku mengambil barang-barang yang bernilai cukup mahal
dan cepat laku. Seperti rokok dan susu formula,” pungkas Imam Yuwono. (ags/jok/epe)
Kelana Siap Lanjutkan Program Abah Ipul Sidoarjo, Memorandum Calon Bupati (cabup) Kelana Aprilianto memenuhi undangan Gus Ali Mujib pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ghozini sekaligus melakukan silaturahmi dengan warga Desa Damarsi dan Sawohan, di Kecamatan Buduran, Sabtu (17/10) malam. Acara silaturahmi yang dihadiri perwakilan warga dua desa pinggiran Kecamatan Buduran tersebut berlangsung sangat gayeng. Cabup Kelana duduk setikar dengan warga terlihat sekali memperhatikan berbagai keluhan dan masukan yang disampaikan warga. Suharno warga Sawohan,
Cabup Kelana Aprilianto silaturahmi ke Gus Ali Mujib dan warga Desa Damarsi.
menyampaikan sungai-sungai di desanya, banyak terjadi pen-
dangkalan sehingga saat musim hujan air meluap dan terjadi
banjir. “Kami meminta apabila Bapak Kelana diberikan amanah menjadi Bupati Sidoarjo, untuk sering melakukan normalisasi saluran agar tidak banjir,” ujar Suharno. Tubagus Jaim, warga Damarsi meminta Kelana untuk tetap melanjutkan program pembangunan yang telah dilakukan mantan Bupati Saiful Ilah (Abah Ipul).“Program pembangunan Abah Ipul sangat dirasakan manfaatnya oleh warga Buduran khususnya,Tolong Pak Kelana, program pembangunan yang belum terselesaikan untuk dilanjutkan,” pintanya. Mendapati permintaan warga, Kelana mengatakan tidak ber-
keberatan dan siap melanjutkan program pembangunan infrastruktur Saiful Ilah yang belum selesai. “Normalisasi sungai pasti akan rutin kita programkan, agar saat musim hujan tidak terjadi banjir,” tutur Kelana. Dia juga menegaskan, program pembangunan mantan Bupati Saiful Ilah untuk masyarakat yang belum terselesaikan akan dirampungkan. Seperti frontage road, RSUD Sidoarjo Barat, perbaikan irigasi, dan lainnya. “Saya siap untuk melanjutkan program pembangunan Abah Ipul, karena memang program beliau sangat dibutuhkan oleh masyarakat Sidoarjo,” tegasnya. (ags/jok/epe)
Soberi Siap Emban Tugas Pj Kades Singopadu Sidoarjo, Memorandum Pasca dilantik sebagai Pejabat Kepala Desa (Pj kades) Singopadu, Kecamatan Tulangan, M Soberi langsung melaksanakan tugasnya. Hal pertama yang perlu dilakukan seperti instruksi Pj Bupati Sidoarjo, melakukan pencegahan dan penanganan wabah Covid-19 lebih maksimal. “Kami akan langsung berkoordinasi dengan lembaga dan tokoh masyarakat, untuk melakukan pencegahan dan penanganan Covid-19 lebih maksimal selain menyukseskan jalannya pelaksa-
naan pilkades,” kata Soberi, Jumat (16/10). Roda Pemerintahan Desa (pemdes) Singopadu dipimpin Pj kades sampai dengan dilantiknya kades definitif hasil pilkades yang akan digelar 20 Desember 2020. Menurut soberi, kewajiban sebagai Pj kades harus dilaksanakan berikut tugas dan kewenangannya hingga dilantiknya kades terpilih. “Kinerja dan pelayanan dari perangkat desa, BPD, LPM harus tetap maksimal walaupun saat ini Desa Singopadu dipimpin Pj kades,” kata dia.
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Pj Bupati Hudiyono sidak sampah di Raya Taman.
FOTO: MEMORANDUM/AGS
FOTO: MEMORANDUM/IST
Jebol Plafon, Maling Bobol Minimarket di Sambungrejo
Prosesi pelantikan Soberi sebagai Pj kades Singopadu.
Dirinya sadar betul bahwa tidak mungkin bisa aktif seperti kades definitif. Selain baru menjabat Pj kades, juga statusnya sebagai ASN (aparatur sipil negara) yang di Kecamatan Tulangan. “Maka dari itu sangat perlu koordinasi antara Pj kades, BPD, LPM, tokoh masyarakat, dan tokoh agama harus tetap terjalin,” tambahnya. Soberi yakin, dengan kerja keras dan kerja cerdas serta menjalin kerja sama antara aparatur dan lembaga desa, akan mampu mengemban amanah dengan baik. (bwo/jok/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SENIN PON, 19 OKTOBER 2020 HALAMAN 3
Cangkrukan Terjaring Razia
Empat Pengunjung Taman Bungkul Reaktif Surabaya, Memorandum Suasana santai di Taman Bungkul, Sabtu (18/10) malam, tiba-tiba menjadi tegang. Petugas gabungan merazia ratusan warga yang nongkrong di sana. Hasilnya, empat orang reaktif dan harus menjalani tes swab. Ketika pelaksanaan razia, para pengunjung taman dan kafe hanya bisa pasrah ketika petugas linmas dan satpol PP memblokade setiap akses jalan masuk dan keluar di Taman Bungkul. Dengan pengeras suara, Wali Kota Risma yang ikut razia ini mengimbau kepada para pengunjung agar dapat membatasi kegiatan atau aktivitas kumpul-kumpul di luar rumah. “Kalian harus bisa membatasi. Kalau kalian kena, kasihan nanti yang di rumah,” katanya.
Tak lama berselang, tim medis datang melakukan rapid test dan swab. Bahkan, kursi untuk tempat duduk para pengunjung itupun disiapkan sembari ditata jaraknya. Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Cristijanto mengatakan, dalam razia di Taman Bungkul itu ada 222 orang. Rinciannya, 21 orang di-swab, dan 201 orang menjalani rapid test. "Hasil reaktif 4 orang dan nonreaktif 197 orang,” kata dia. Masih lanjut dia, empat orang reaktif tersebut berasal
“
Kalian harus bisa membatasi. Kalau kalian kena, kasihan nanti yang di rumah,”
TRI RISMAHARINI Wali Kota Surabaya dari Surabaya dua orang. Sedangkan dua lagi dari Sidoarjo yang indekos di Surabaya. Selanjutnya, keempatnya dibawa ke hotel untuk isolasi. Bersambung ke halaman 4 Petugas satpol PP mendata pengunjung Taman Bungkul yang terjaring razia. FOTO: ISTIMEWA
PR-PR Tinggalan Risma untuk Penerusnya
Pemkot Diminta Perhatikan Nasib Sekolah Swasta Surabaya, Memorandum Perhatian pemerintah kota untuk sekolah SD dan SMP swasta dirasa masih kurang. Bahkan dengan adaMohammad Kholil
nya jaminan pendidikan dari pemerintah terhadap siswa yang mengenyam di sekolah negeri, bahkan pihak sekolah tidak berani membebani siswanya dengan pungutan-pungutan. Bahkan Memorandum mencoba mencari informasi terkait adanya pungutan di SD ataupun SMP negeri, karena sebelumnya menerima kabar adanya pungutan pada siswa untuk renovasi ataupun membeli buku. Namun hasilnya, fakta di lapangan tidak ditemukan hal tersebut. Dengan bebasnya segala biaya tersebut membuat minat ke sekolah swasta menurun, ka-
rena para orang tua berlomba-lomba memasukkan anaknya ke sekolah negeri. Terbukti, dua tahun terakhir ini jumlah siswa yang menempuh pendidikan di SMP swasta mengalami kemerosotan. Kondisi ini berpengaruh terhadap nasib guru dan sekolah. Apalagi dengan kondisi pandemi Covid-19, proses belajar mengajar tidak dengan tatap muka seperti dulu, namun dilakukan dengan daring. Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Surabaya Mohammad Kholil mengakui dalam penerimaan peserta Bersambung ke halaman 4
Dewan: Persyaratan Terlalu Ketat DI sektor pendidikan Kota Surabaya sudah mulai membaik. Kebijakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surabaya dengan memberikan tunjangan kepada guru non-ASN perlu diapresiasi. Namun, nyatanya tunjangan tersebut malah mempersulit bagi penerimanya. Sebab, proses penyaluran insentif terlalu ketat dan sulit, sehingga banyak yang belum menerima.
orotan SekreIni menjadi sorotan PRD Surabaya taris Komisi D DPRD adir. Dirinya dr Akmarawita Kadir. uai ketenmenyatakan sesuai tuan yang sudah digodok dalam rencana anggaran (RAPBD) 2020 Surabaya di 2019 lalu, dana insentif FOTO: MEMORANDUM/ALFIN Bersambung ke halaman 4 dr Akmarawita Kadir
FOTO: MEMORANDUM/DOKUMENTASI
AH Thony Peduli Budaya Lokal
Perajin Keris Butuh Perhatian Pemkot Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony turut mendukung upaya pelestarian warisan budaya. Salah satunya kerajinan keris. Hal itu disampaikan politisi dari Partai Gerindra di sela-sela kunjungannya di tempat penampungan sementara (TPS) Pasar Turi, Jumat (16/10) lalu. PERTEMUAN siang itu berlangsung gayeng, Thony melihat langsung proses pewarangan atau pengawetan. Pada kesempatan itu pula pihaknya juga mendengarkan curhatan perajin yang merupakan pedagang terdampak kebakaran Pasar Turi 2007 lalu. Namun sampai sekarang tidak ada uluran tangan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk membantu menggelorakan perajin keris p kios itu. Kini,, mereka menempati yang dibangun alakadarnya. Meski bertahan didalam keterbatasan, mereka masih setia untuk meneruskan warisan leluhur. Melihat kondisi tersebut, Thony sangat menyayangkan. Sebab, keris merupakan aset budaya bangsa. Keberadaan perajin keris di Surabaya, menurut Thony adalah aset yang harus dikembangkan dan tentu perlu dukungan pe-
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony mengunjungi perajin keris di tempat penampungan sementara (TPS) Pasar Turi.
nuh dari pemkot. Salah satu solusi g g dengan memberikan ruang supaya mereka tetap eksis. “Mereka butuh perhatian pemkot. Kami DPRD siap duduk bersama untuk mencarikan solusi. Ini tidak lain supaya perajin keris tetap hidup. Ini diperlukan dukungan semua pihak,” kata AH Thony. Apalagi menurut Thony bila di Kota Surabaya
masih banyak ditemukan empu y g membuat benda pusaka keris. yang “Mereka harus di diberikan wadah. Apalagi mereka m mayoritas warga Surabaya,” jelas T Thony. Thony men menegaskan bahwa Pemkot Surab Surabaya harus ada dan mendamp mendampingi agar perajin bisa bangkit. Sekaligus usaha untuk mele melestarikan budaya lokal. Ba Banyak cara yang bisa dil dilakukan, seperti penyedi penyediaan tempat atau works workshop yang lebih lay layak. Sehingga p pembeli bisa le-
bih mudah untuk melihat produk-produk tersebut. Selain itu, agar hasil seni khas Surabaya tersebut bisa lebih dikenal masyarakat luas. Pemkot bisa menggandeng perajin keris untuk pembuatan souvenir di acara-acara besar Surabaya. Dengan begitu, bisa dikenal masyarakat luas. Bahkan, keris khas Surabaya dengan desain menyerupai monumen Tugu Pahlawan sudah ada dan dijual perajin. Namun, produk tersebut belum tenar di pasaran. Untuk menciptakan ikon keris Surabaya, Thony beranggapan produk tersebut
sangat tepat. “Kami mendorong dinas pariwisata dan dinas ekonomi untuk melakukan pendampingan dan produknya bisa distribusikan ke dinas-dinas,” ungkap Thony. Sementara itu, Empu Handy, salah satu pembuat keris mengungkapkan, lesunya sektor perekonomian itu sejak kejadian Pasar Turi kebakar. Setelah itu kemudian nasib mereka semakin terpuruk. Meki begitu, Handy terus mempertahankan warisan leluhur tersebut. “Kami terus bertahan dan akan terus melanjutkan warisan ini,” kata
Handy. Menurut Handy hal ini berbeda dengan kondisi sebelum kebakaran. Dahulu, peminat datang dari berbagai wilayah. Bahkan, acapkali para pedagang mengekspor ke luar negeri untuk memenuhi permintaan konsumen. Namun, sesaat setelah kebakaran dan kepindahan kios, pedagang tak lagi diuntungkan. Bahkan, dari 50 orang yang pedagang, kini hanya bertahan beberapa saja. Terlebih ia menjelaskan, keris yang ia jual harganya bervariasi. Mulai dari Rp 150 ribu hingga puluhan juta. (alf/tyo)
Perlu Perda untuk Pelestarian Budaya AH Thony melihat keris didampingi Empu Handy.
UNTUK mempertahankan k kelestarian budaya tersebut, AH T Thony menegaskan bila diperluk kan regulasi atau peraturan dae erah (perda) kebudayaan yang m mampu mengangakat produk b budaya lokal asli Surabaya. Tumpuannya pada Undang-U -Undang Nomor 5 Tahun 2017 te tentang Pemajuan Kebudayaa an, AH Thony bertekad bahwa D DPRD Kota Surabaya bakal m mengeluarkan perda serupa. “Perda tentang memajukan k kebudayaan itu memang dibutu tuhkan dan penting untuk Surab baya dengan tujuan agar perajin
bisa fokus dalam mengembangkan potensinya dan pemerintah bisa menjadi fasilitator untuk distribusinya. Sedangkan DPRD sebagai regulator akan membuatkan (mendorong perda),” jelasnya. Diakui AH Thony bahwa hal itu bukan pekerjaan mudah. Tapi, dewan bakal berusaha untuk mewujudkannya. “Harus segera ada pertemuan besar bersama pemkot dan perajin. Jika sudah ada perda, maka keberadaan pengrajin ini bisa terlindungi. Juga pasti ada anggarannya sehingga peri-
hal permodalan bisa dibantu,” ujarnya. AH Thony mengatakan demi meningkatkan kemampuan perajin, Pemkot Surabaya juga perlu melakukan pelatihan tentang produksi, manajemen usaha, hingga pemasaran. Politisi dari Partai Gerindra tersebut menegaskan dengan adanya perda memajukkan kebudayaan bertujuan agar para perajin bisa mendapatkan tempat yang layak (ruang pamer dan workshop) dan juga permodalan untuk memajukan usaha. “Kami menemukan benang
merah, apa yang kita temukan di THR kemarin dan kita temukan di sini. Kalau di THR kemarin, adalah dalam rangka mensinergikan bentuk teknologi dan budaya, sedangkan di sini kita menemukan pelaku pelestari budaya,” ucapnya. Sehingga nantinya saat revitalisasi THR disepakati sebagai pasar seni atau pusat budaya di Kota Surabaya, maka perajin keris bisa dipindah. “Sehingga mendapatkan tempat yang layak dan showbiz memamerkan produk-produknya,” pungkasnya Thony. (*/alf/tyo)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
PILKADA 2020
SENIN PON, 19 OKTOBER 2020 HALAMAN 4
3.528 Penghuni Lapas Ikut Nyoblos Surabaya, Memorandum Hasil pemutakhiran daftar pemilih tetap (DPT) pilkada di 19 kabupaten/kota di Jawa Timur terdapat 3.528 pemilih yang memenuhi syarat masuk dalam DPT lapas. Mereka terbagi dalam 3.411 pemilih laki-laki dan 117 pemilih perempuan. Ribuan penghuni lembaga pemasyarakatan yang menda-
patkan hak suara ini tersebar di 14 kabupaten/kota. Yaitu lapas
di Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Jember, Banyuwangi, Situbondo, Ngawi, Tuban, Lamongan, Gresik, Kota Blitar, Kota Pasuruan, Sumenep, dan Sidoarjo. Sedangkan untuk 5 kabupaten/kota, seperti Kota Surabaya, Blitar, Kediri, Malang, dan Mojokerto tidak terdapat lembaga
pemasyarakatan atau rumah tahanan. Ketua KPU Jawa Timur, Choirul Anam menyampaikan DPT pilkada di 19 kabupaten/kota di Jawa Timur dituntaskan. Data yang terhimpun, jumlah seluruh jumlah DPT ada 18.615.191 pemilih. “Terdiri dari pemilih laki-laki
Purnawirawan Polri Dorong MA Bangun Surabaya Surabaya, Memorandum Sosok Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin (MA) dikenal sebagai bapak pembangunan di lingkungan Polri. Karena berbagai perubahan dilakukan oleh lulusan Akpol 1986 kelahiran Ketintang Surabaya ini. “Meskipun saya tidak pernah berada di satu kesatuan bersama beliau, namun semua orang tahu sosok Pak Machfud yang peduli dengan sekitar. Lihat saja Polda Jatim, membangun masjid dan rumah sakit itu hebat sekali. dalam waktu singkat beliau dapat memberikan perubahan yang lebih baik,” ujar Ketua Persatuan Keluarga Besar Purnawirawan Polri cabang Surabaya Sukarsan. Sukarsan mengaku, MA adalah sosok yang tepat untuk memimpin Surabaya dengan kemampuannya yang tidak diragukan lagi. Pihaknya menilai bahwa program-program yang diusung paslon Machfud Arifin dan Mujiaman (Ma-Ju) sangat mengena bagi masyarakat. “Jadi bukan semata-mata dari latar belakang yang sama purnawirawan Polri, namun murni berdasar kepada ka-
9.186.198, dan pemilih perempuan 9.428.993,” terang Choirul Anam. Lanjut Choirul Anam yang juga mantan ketua IMM Kota Surabaya ini, terkait pemilih di lapas atau rutan, lanjut Choirul Anam sesuai surat edaran KPU No. 818 Th 2020 terkait perlindungan hak pilih bagi penghuni
lapas/rutan. Ditegaskan Choirul Anam sesuai PKPU 5 Tahun 2020 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020, bahwa 19 KPU kabupaten/ kota di Jawa Timur telah menyelesaikan penetapan daftar pemilih tetap. (day/tyo)
Selesaikan Persoalan Pendidikan, Cetak SDM Unggul Surabaya, Memorandum Suksesnya sektor pendidikan, salah satunya adalah lahirnya generasi penerus yang memiliki sumber daya manusia (SDM) unggul, dan memiliki daya saing tinggi. Calon Wakil Wali Kota Armuji berkomitmen untuk menyejahterakan warga Surabaya. Termasuk akan mengentas persoalan-persoalan yang ada di sektor pendidikan. Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa Cak Ji saat menyapa warga Manukan Asri, Kecamatan Tandes. Dalam arahannya saat di
depan warga, Armuji menyebutkan, bahwa koalisi kerakyatan menjadi koalisi PDI Perjuangan di Pilwali Surabaya. Sementara menyikapi pendidikan bagi pelajar SMA/SMK di Surabaya, Armuji menyatakan, akan menarik kembali pengelolahanya pada Pemkot Surabaya. Sehingga, nantinya sekolah SMA/SMK bisa kembali gratis. “Iya nanti kita akan tarik lagi ke kota untuk sekolah SMA dan SMK, karena saya banyak menerima keluhan warga yang keberatan dengan biaya seko-
FOTO: MEMORANDUM/MG1
pabilitas Pak Machfud Arifin yang mumpuni dan programnya yang tepat sasaran,” tutur Sukarsan. Menanggapi hal itu, Cak Machfud, sapaan akrab Machfud Arifin, dukungan yang diberikan purnawirawan Polri ini bukan karena mereka datang dari institusi yang sama, melainkan karena program yang dicanangkan tepat dengan kebutuhan masyarakat
didik baru (PPDB) tahun ini memang ada beberapa sekolah yang mendapatkan murid jauh dari harapan. Ia menyebutkan ada beberapa sekolah yang hanya mendapatkan empat hingga lima siswa. “Apakah ini akibat dampak pandemi atau tidak, memang jumlah siswa yang mendaftar di sejumlah SMP swasta mengalami penurunan. Namun, ini bisa jadi ada SMP negeri yang menerima rombel melebihi 32 siswa per kelas-nya. Seharusnya dinas pendidikan menaati permendikbud soal jumlah rombel 32 ini,” ungkap Mohammad Kholil. Dengan menurunnya jumlah siswa yang belajar di sekolah swasta, berdampak terhadap
nasib guru. Sebab, jam mengajar akan berkurang jumlahnya. Guru non-aparatur sipil negara (ASN) yang bersertifikat memiliki kewajiban mengajar selama 24 jam seminggu. Maka, target jam mengajarnya bisa tak tercapai, sehingga perlu ada kelonggaran. “Namun nasib mereka masih tergolong baik. Sebab, mereka mendapatkan tunjungan sertifikasi dari pemerintah pusat. Maka selain mendapatkan honor dari sekolah, mereka juga mendapatkan tunjangan sertifikasi,” ujar Kholil. Bagaimana dengan guru swasta yang tidak belum bersertifikasi? Mereka mengandalkan sepenuhnya bayaran dari mengajar yang ditentukan berapa
Empat Pengunjung...
Sambungan dari halaman 3
Sedangkan Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara menjelaskan, malam Minggu ini Pemkot Surabaya menggelar patroli protokol kesehatan seperti biasanya. Bahkan, di masing-masing kecamatan juga digelar operasi serupa untuk menjamin semua warga sudah mematuhi proto-
kol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. “Sedangkan untuk yang di Taman Bungkul saat ini (Sabtu malam) langsung dipimpin oleh Ibu Wali Kota. Ternyata, memang masih banyak yang melanggar (protokol) karena tidak jaga jarak,” kata Febriadhitya. (udi/tyo)
Surabaya.“Setelah melihat dan pergi ke berbagai tempat, saya merasa banyak tempat di Surabaya yang belum tersentuh. Menurut bapak ibu purnawirawan, kepedulian itu yang harus selalu dipupuk dan diterapkan di Surabaya,” bebernya. Cak Machfud menyampaikan terima kasih kepada jajaran purnawirawan Polri dan menyambut baik dukungan yang diberikan. Pihaknya
memastikan jika membangun Kota Surabaya ke depan tidak bisa dilakukan sendirian. “Membangun Surabaya harus semua orang, semua komponen. Tidak hanya berharap mendapat suara, tapi saya juga butuh masukan. Membangun Surabaya harus melibatkan semua orang dan kemampuam warganya, warga harus sejahtera,” pungkas Cak Machfud. (mg1/tyo)
Calon Wakil Wali Kota Armuji menyapa warga Manukan Asri.
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
RUMAH DIJUAL Jual Rmh Raya Petemon Barat No.44 Sby Cocok utk buka sgl usaha, jln bs utk 2 arah brsimpangan LT.498m2 Srt SHM. Jual Villa utk ush rmh penginapan 10 KT+KM, Dkt Pasar Indah & Hotel Surya Tretes. Lok Strategis Hub: 087761330545 ; 031-5354557. Dijual Rumah SHM LT/LB 330/450 (Lokasi Strategis) Jln Kupang Krajan. Dijual Toko HGB Jln. Raya Pasar Kembang No.124-C (Lokasi Strategis) Hub:081230222797 - (031) 5310794. Tanpa Perantara. Djual.Rumah Manyar Kertoadi. Lt/Lb. 200/340. SHM. Hdp Selatan. 2,5 lantai. 5kt.3km. 2k pbntu. Garasi. H:081330793248.
RUMAH DIKONTRAKKAN Dikont Rmh 2 Lantai Uk : 5x10 di Ploso Timur 10/108 - Hub: 081330909792.
38.5/09-9/10 38 23/07 29/08
banyak jam mengajarnya. Berapa per jam guru itu dibayar? Tergantung kemampuan sekolah. Ada yang dibayar Rp 40 ribu per jam. “Katakan guru mengajar sampai 20 jam per bulan, maka akan mendapatkan Rp 800 ribu per bulan. Sedangkan untuk sekolah swasta yang bagus, mungkin per jam nya lebih banyak,” lanjut Kholil. Masih lanjut Kholil, Pemkot Surabaya sendiri memberikan tambahan atau insentif kepada para guru swasta Rp 1 juta per bulan. Dan ini memang membantu nasib para guru.
seharusnya telah berjalan sejak Januari 2020, jauh sebelum masa pandemi Covid-19 menyerang. “Anggarannya dahulu sudah didok dan disahkan di tahun 2019. Jadi seharusnya pada Januari 2020 sudah harus dicairkan kepada para guru swasta yang menjadi intensif mereka setiap bulannya,” urai dokter Akmar sapaan akrabnya. Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kota Surabaya mengungkapkan, dana insentif tersebut
PARANORMAL
MOJOKERTO
Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS)
ANEKA KEBUTUHAN TANAH DIJUAL E E K T8000 R Om2 N Idipinggir K D I Cjalan A Raspal. I Dijual L Tanah Hubungi 081330700794 dariBerkwalitas, Ngoro menuju AC...AC...Dingin!!! AC Split =1Jt (05-3/4- 1PK- 2PK) Trawas. 350 watt Hub: 085100995098/031SHOWROOM 5012481 PersewaanMOTOR AC.
tidak mampu,” keluhnya. Maka pihaknya meminta pemkot berkeadilan terhadap sekolah swasta. Bagaimana pun mengacu pada UU 20/ 2003 tentang Pendidikan, penyelenggaraan pendidikan itu dilakukan oleh pemerintah, perorangan, dan yayasan. “Kalau mendirikan pendidikan harus membiayai sendiri, ya bisa. Tapi dalam undang-undang itu pendidikan kan menjadi tanggung jawab pemerintah,” jelas dia. Maka pemkot harus turun tangan membantu dan membina sekolah swasta. Bantuan sarana
dan prasarana, masih lanjut dia, jangan terlalu ketat dalam penerapan aturan. Sebab, terkadang aturan itu malah merumitkan. Guru swasta atau non- ASN dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga SMP bisa sedikit bernafas lega pada masa pandemi Covid-19. Mereka mendapatkan tunjangan atau insentif dari Pemkot Surabaya. Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Supomo mengatakan, pemberian insentif ini untuk meningkatkan kesejahteraan guru non-ASN. Mereka mendapat insentif Rp
1 juta setiap bulan. “Guru yang mendapatkan insentif tersebut jumlahnya 2.700 orang,” kata Supomo. Menurut Supomo, jika dilihat sepertinya ada perbedaan nilai insentif. Tapi kalau dilihat dari segi esensinya, maka sebenarnya tidak ada perbedaan. Karena, di lembaga pendidikan itu guru-gurunya juga mendapatkan gaji atau honor. “Total anggaran yang disiapkan pemerintah selama satu tahun untuk memberikan gaji kepada guru-guru tadi ada sekitar Rp 37,4 miliar,” terang dia. (udi/tyo)
Sambungan dari halaman 3
telah dianggarkan di APBD 2020 dengan jumlah keseluruhan menjadi Rp 26.171.170.657. “Jadi sekali lagi ada 2.600-an guru swasta. Setiap bulan ada yang mendapat insentif hingga Rp 1 juta per bulan selama setahun,” ungkap Akmar. Selain itu, Akmar juga mengkritisi proses penyaringan guru yang mendapat dana ini. Sebab, banyak syarat yang harus dipenuhi agar guru swasta (non-ASN) SD dan SMP mendapatkan insentifnya.
KLLOWONGAN EOHW I LOANNGGAANN
Kebal Bacok (langsung dites), Tumbal Usaha, Bisnis, Penglaris, Memisahkan PIL/WIL, Pacar Lari, Susah Jodoh dll. Sedia: Bulu Perindu,Bedak Cleopatra, Gurah Hidung, Gurah Vagina, dll.
38.25/09-30/10
MALANG
Pijat Refleksi Totok Saraf
MOTOR K E H I L ADIJUAL NGAN
Telp/WA. 085100644266
HILANG STNK HONDA VARIO HONDA 2018 WHITE BLUE WTR2987 NH Jual Honda SUPRA X 125CC 2014 akhir (RODIYAH) 0895335077065. 9,1 jt/nego plat W/Sda. Motor ada di Kota Malang. STNKSTNK sampai 2024 WA081 615 089 HILANG HONDA BEAT 2013 HITAM W 6942 UD (ARI 666. NUR HIDAYAT) 081335505058.
17/09-22/10
MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani
HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104 00.21/07-27/08
KEHILANGAN
PENGOBATAN Pengobatan Mengatasi Telat Bulan. Konsultasi gratis Wa/tlp 081294626507. 38.11/09-15/10
75
Kholil menambahkan bagaimana pun murid berkurang, maka pendapatan sekolah berkurang. Dan ini akan pengaruh terhadap operasional sekolah swasta yang kecil. Di sisi lain, sekolah dituntut untuk memenuhi delapan standar pendidikan agar bisa terakreditasi. Yang meliputi standar isi, proses, kompetensi lulusan, pendidik, dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian. “Kami memang ingin memenuhi standar pendidikan, tapi kadang untuk membayari gurunya saja
Dewan: Persyaratan Terlalu Ketat
TANAH K O S T DDIJUAL IJUAL
Dijual.Tanah Pusat Kota. Nol jalan. SHM. Dijual rmh kost’an 2 lntai 8 kamar Ls.1465 m. H:082140895783 Uk 4.70x14 HGB 475 nego Hub 082234261666 (Eny).
TANAH KAVLING
TANAH PROMO murahDIJUAL tanah kavling siap bangun hanya Dijual.Tanah Pusat Kota.24jt-25 Nol jalan.jt-an SHM. Lokasi desa Balong Mojo Ls.1465 m. H:082140895783 Benjeng -Gresik Resmi langsung pemilik, Free balik nama!! pemilik Tanah Ls.600m2 Telaga Golf Blok hub: Telp/WA 081232003191 T Citraland hub 08124555563. (P.Yudi)
Sambungan dari halaman 3
Misalnya guru swasta yang mengajar kurang dari 2 tahun tidak bisa mendapatkan dana insentif. Jadi tak banyak guru yang bisa memperoleh insentif ini dari seluruh guru non-ASN yang ada. “Pemberian insentif ini sangat dan terlalu ketat penyaringan atau filtrasinya, banyak syarat yang harus dipakai agar guru swasta SD dan SMP mendapatkan intensifnya. Jadi hanya sedikit guru swasta yang mendapatkan intensif Rp 1 juta
per bulan. Ini kurang baik untuk pengembangan pembelajaran di Kota Surabaya, khususnya bagi para guru swasta,”tegas dia. Pihaknya menilai, Pemkot Surabaya justru tidak serius dalam mengeksekusi program pemberian insentif pada guru swasta ini. Padahal, Akmar memahami banyak guru swasta di Surabaya yang tidak mendapatkan gaji sesuai UMK yang ditetapkan. Selain itu, sekolah swasta di Surabaya sangat besar sumbangsihnya bagi pendidikan
dan ikut aktif dalam mencerdaskan anak didik di Kota Surabaya. Dari sisi penyaringan guru yang mendapat insentif rasionya sangat kecil. Menurut data, lanjut Akmar, Jumlah seluruh guru SD dan SMP di Surabaya (negeri dan swasta) sekitar 16.000, sedangkan guru dan tenaga pengajar non-ASN lebih dari 9.600 orang. Artinya, masih ada lebih dari 7.000 guru non-ASN yang belum mendapat insentif yang tidak lolos seleksi. (alf/tyo)
IKLAN PAS
Informasi pasang iklan : Kurnia : 081259584829 SURABAYA
lah,” kata Armuji. Lanjut Armuji, bahwa pihaknya memberikan penjelasan kepada warga soal pilihan. Bahwa bertindak itu jangan sampai transaksional namun harus bertindak rasional, sehingga nanti memilih pemimpin itu akan tepat. “Saya berikan pemahaman kepada warga, dalam pilwali ini warga harus bertindak rasional dan jangan transaksional. Nantinya jika salah memilih, warga akan menyesal di kemudian hari,” pungkasnya. (alf/tyo)
Machfud Arifin foto bersama purnawirawan Polri cabang Surabaya.
Pemkot Diminta Perhatikan Nasib Sekolah Swasta
PROPERTI
FOTO: ISTIMEWA
Choirul Anam
HILANG STNK HONDA BEAT Hilang STNK VarioL1568.G 110cc whitedaiyatsu L 5160 QC Hilang BPKB 2013 PUTIH W 3596 ZN (ASIF an. Afiatinnisa Lainufar (Icha Sukma thn 2003 Ariff Budijono ROII MAFHAAR) 081346284010. Bratang Gede 3 /26.sby noka. 087813130202) HILANG BEAT m h k wSTNK 3 c aSTNK 2 j 9 k 0 Jupiter 0HONDA 0 5 7Z2CW . n oth’2010 sin. Hilang Yamaha 2012 MERAH W 5702 RB (DEWI dbd8596 L-3409-KI An.Agung Setyo Budi D/a.PanjangMU’AWIYAH,SE) 08123508942. jiwo II/21BPKB Sby. L1998.BW Nissan Hilang KEHILANGAN Idabaguswirawan STNK SPD thn.2008 Hilang spd motor HondaBIRU 2019 MTR STNK YAMAHA WARNA Semolowaru Tengah 16/5 Sby. L3572PX Dona Fitri P D/A: JL NOPOLA/N: Rahma L-6544-HY A/N. Noka.mhbf2cg3f8j000764.Nosin. AHMAD,Spd.D/A.JL NGEMPLAK Wisma Kedung Asem Indah J-23. mr20001171r GG 2/7 SURABAYA.
KK EEHHIILLAANNG GAANN KEHILANGAN
KEHILANGAN K EHILANGAN
KEHILANGAN K EHILANGAN
Hilang STNK Spd SUPRA Mtr Honda HILANG HONDA 2012 WHilang STNK STNK Spd Motor Honda th'2003 Nopol AROY) W-4059-DG Revo (DRS.KASMAN L6258BB A/N: A 1947 D 2763-TX 0878 An.Raudatul Hasanah D/a. Dustorini,Dra,EC. D/A: JL Barata 1640. Legundi Rt.10/1 Gresik. Kepuh Jaya 21/34-36.
HLG STNKBPKB HONDA REVO 2008 jL-4955 MZ Hilang L181 toyota thn 2006 r ardanis JETIS qm W.HTM AN.TRI SUPARWONO muLyosari tengah 5/65.sby. KULON I/40 SBY. noka.mr 0 5 3 kk4 0 6 9 0 010 3 5. nosin.3gr0235761 Hilang KTP,SIM, & STNK Honda Nopol L3179-SLAn. Akbar Adinegoro D/a.Kalimas
HILANG DAIHATSU 2014 Hilang STNK BPKBMOBIL L6861 rL honda PUTIH 1531 P (RIONO) thn W2017 ratna 08563141905. jusnitasari wonosari wetan baru/ SB.153552.K sby noka. Hilang Buku Kir L.8735.UB m h 1 j m 2 11 8 b k 6 6 7 8 3 9 . n o s i n PAWITRO TJOADOKO JL.SURABAYA. jm21e1654702 Kehilangan STNK W 6864 BA† †th 2016 An.Hendrik Anandra Setiyawan Dsn. Balong Tambak Rt 20 Rw 6 Ds. Glindah Kec.Kedamean Kab.Gresik
HILANG BKPB ASLI MBLTOYOTA INNOVA Hilang STNK Vario 110cc white L HLG STNK HONDA BEAT 5160 QC an. Afi atinnisa Lainufar TH.05 L.1455.VJ AN.PT.ASIAN PROFILE 2016 L-4067-ZF W.HTM (Icha Sukma 087813130202) INDOSTEEL JL. MARGOMULYO PERMAI AN.MUHAMMAD ALIF Hilang STNKB+Buku Mits RISYANTO. MANUKAN Kir YOSO III NO.32 SBY. NK.MHFX341C551501225. Colt BLOKT120SS 7C/1 SBY.1,5 PU L.4929. SIN.2KC9562559. BD Hitam'2019 An. Roedjito Hlg BPKB L4722BEAT TY Soebjanto 7-11 Sby HILANG STNKKranggan HONDA 2016Honda HITAM 081703887788 thn 2014 Mis Bachrum Muljono W-6284-NC (KHOIRUL ABIDIN) Tembok Lor 1 Buntu no0878 4 5764 Sby. HILANG STNK HONDA VARIO N o k a . M H I J F B 2 3 9 E K 0 0 9707 4492. 2010 MERAH HITAM W 5798 SV Nosin.JFD2E3004833. (H. ZAINUDDIN) 0851 0268 HILANG STNK SUZUKI SPIN 1250484. HITAM
Hlg W-6947-RH BPKB L-181-J Toyota Thn 2008 (M. YASIN JONET) HILANG STNK HONDA 2006 An. 2014 R Ardanis Qm D/a. SCOOPY HITAM BEIGE 08113330025. Mulyosari Tengah 5/65 Sby. Noka. W 2470 ZF (NISFU SYAHRO) MR053KK4069001035. Hlng STNK Honda Megapro L 3575 KL a.n 085774264617. Rejeki Agung Saputro d.a Dkjarsono 01/01 HILANG STNK YAMAHA VISION Hlg BPKB L-6861-RL Honda Thn 2014 W 3667 ZG (MOC2017 PUTIH An. Ratna Jusnitasari D/a. Surabaya. HAMMAD 0857 Sby. 7426 Noka. 4617. Wonosari NAFIS) Wetan Baru Hilang Buku Kir L.8705.UW / SB.147853.K MH1JM2118BK667839. Nosin HILANG STNK HONDA ADI TADJUN ADI SUDJANA JL.PURI WIDYA JM21E1654702. VARIO 2009 VIOLET SILVER W-6096-SG (NUR AHMAD KENCANA 32/43 SBY. Hilang BPKB 085648048494. L4722 ty honda SYAIFULLAH) thn 2014 mis bachrum muLjono Hilang Buku Kir L.9264.UZ / SB.253151.K HILANG BPKB / STNK tembok Lor 1 buntu no 4MOsby PT.SARANA RINTAS INDAH JL.LAKSDA BIL 1976 BIRU W nokaCOROLA mhijfb239ek009707 nosin 1720 NJ IRM.NASIR 114 (MUHAMMAD SBY. jfd2e3004833 FAN) 087757767900.
Baru III/15 Hub: 0818582479. Hlg STNK S-5119-OJ Th.2017 a/n: WINARSIH d/a: Dsn.Genengan Rt.02 Rw.01 Ds. Genengan Jasem Kec.Kabuh Kab.Jombang. Hlg STNK Hnd ’09 L-2115-CAAn.Roni Asih D/a.Gubeng Kertajaya IV-C/8 Sby.
Kehilangan STNK† W 3576 DD th 2015 An. Hendrik Anandra Setiyawan Dsn. Balong Tambak Rt 20 Rw 6 Ds. Glindah Kec. Kedamean Kab. Gresik
LAYANAN IKLAN PAS Simo Gunung Baru 24 5685065
Kedung Baru No. 104 8792004
Ngagel Dadi III/1 08819504155
Jedong I/ 20
Semampir Kelurahan 39
Pucang Anom 41 5025002 Taman Waru Permai A/67 8550709
0315920722
Manukan Tengah 19N/1 7405142 Adityawarman 46A KedindingTghBaru10/7 Lebak Rejo 34 Rembang Sel 41B
5663195 3773148 38205709 3573859
5039948
Blimbing X/111 P.Candra
8674774
Masangan Kulon 6S Buduran Sda
7877390 8969925
DIDIK NEW Kombes Pol M.Duriyat 42 085100711819
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SENIN PON, 19 OKTOBER 2020 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Sumenep, Memorandum Dua penggali sumur, Marsani (42) dan Wari (45), keduanya warga Desa Somber Nangka, Kecamatan Arjasa, ditemukan tewas di sumur berkedalaman sekitar 10 meter. “Korban menggali sumur pada kedalaman 10 meter,” terang Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKPWidiarti S, Minggu (18/10). Sumur tersebut milik Saha, warga Desa Kalikatak, Kecamatan Arjasa. Lokasi sumur tepat di samping rumahnya. Penuturan beberapa saksi, awalnya korban
Marsani turun ke dalam sumur pukul 14.00. Hal itu dilakukan setelah menerima upah Rp 800 ribu, dibagi dengan Wari yang berperan mengeluarkan tanah galian dari dalam sumur dengan cara ditarik menggunakan tali. Berselang dua jam kemudian atau sekitar pukul 16.00, Marsani
Korban Wari turun ke dalam sumur sambil membawa tali dan mengikat Marsani hendak dibawa ke atas. Namun, Wari juga kehabisan napas. AKP Widiarti S Kasubbag Humas Polres Sumenep
diduga merasa sesak akibat minimnya oksigen di dalam sumur. “Korban Wari turun ke dalam sumur sambil membawa tali dan mengikat Marsani hendak dibawa ke atas. Namun,Wari juga kehabisan napas,” terang Widiarti. Warga yang mengetahui peristiwa tersebut berusaha menolong kedua korban. Ada sembilan orang yang berusaha mengeluarkan korban dari dalam sumur. “Kedua korban berhasil dievakusi dan dilarikan ke Puskesmas Arjasa. Namun, nyawa korban tak tertolong,” ujarnya. (*/uri/epe)
FOTO: MEMORANDUM/IST
Sumur Maut Arjasa Tewaskan Dua Penggali
Olah TKP di sumur yang menewaskan dua orang sekaligus.
Bupati Salurkan Paket Bantuan Baznas
Akhir Oktober, PCR Ditarget Bisa Dioperasikan
Bupati R Abdul Latif Amin Imron didampingi Ketua TP PKK Zaenab Zuraidah menyerahkan paket bantuan Baznas secara simbolis kepada perwakilan bumil.
KH Nuruddin A Rachman dalam laporannya menjelaskan, bantuan ini mmerupakan bagian dari kegiatan sosial yang dikembangkan selama ini. Kiai kharismatik yang intens bergerak di bidang pendidikan ini berharap, bantuan itu bisa
mengurangi beban kalangan bumil di tengah masa sulit akibat gejolak pandemi. “Paket bantuan yang kami salurkan kali ini akan diterimakan kepada 200 bumil dari kalangan keluarga kurang mamu tersebar di 18 keca-
FOTO: MEMORANDUM/IST
Warga melintasi lahan tegalan yang merekah akibat kemarau.
Droping Air Mulai Dilakukan Sumenep, Memorandum Distribusi air bersih dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep ke 29 desa yang tersebar di tujuh kecamatan, akibat terdampak kekeringan tahun ini. Distribusi air akan terus dilakukan BPBD setempat hingga batas waktu sampai musim kemarau berakhir nanti. Diperkirakan, musim hujan baru dimulai Novenber depan. “Kalau nanti ternyata tidak sesuai prediksi, pengajuan kembali akan kami lakukan kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep,” kata Kepada BPBD Abd Rahman Riadi, Minggu (18/10). Sesuai perkiraan badan meteorologi, klimatologi, dan geofisika (BMKG), disebutkan awal November mendatang masuk musim penghujan. Jika prediksi itu tidak sesuai, krisis air yang sudah terjadi di Kecamatan Pasongsongan, Batuputih, Talango, Tubaru, Ganding, Batang-Batang, dan Saronggi, bakal kian parah. Karena dalam realisasi di lapangan, penyaluran air bersih akan dilakukan hingga akhir Oktober ini ke 29 desa, sesuai pengajuan. Pengajuan kembali menggunakan dana tidak terduga pemkab. (uri/epe)
matan,” tandas KH Nuruddin. Masing-masing bumil menerima paket bantuan senilai Rp 500.000. Atau total nominalnya Rp 100.000.000. Seusai penyerahan secara simbolis oleh bupati, paket bantuan itu akan disalurkan ke-
pada komunitas bumil melalui 22 puskesmas di 18 kecamatan.”Semoga bantuan dari baznas ini membawa berkah dan berkah bagi kalangan ibu hamil menjalang kelahiran putra-putri mereka,” pungkas KH Nuruddin A Rachman. (ras/epe)
Satlantas Pamekasan Gencarkan Razia Prokes
FOTO: MEMORANDUM/URI
Sumenep, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menargetkan mesin uji swab polymerase chain reaction (PCR) bisa dimanfaatkan akhir Oktober 2020. Lamanya operasional alat yang bisa mempercepat deteksi Covid-19 lantaran harus dipersiapkan ruangan khusus. Itu sesuai ketentuan dari Kementerian Kesehataan (kemenkes) yang menegaskan, alat swab-PCR, harus berada di ruangan steril kemudian dioperasikan oleh tenaga ahli dan terlatih. “Alatnya kita sudah ada karena membutuhkan ruangan khusus itu yang kami lakukan sekarang,” kata Sekretaris Daerah (sekda) Edy Rasiyadi, Minggu (18/10). Alat bantuan dari badan nasional penanggulangan bencana (BNPB) ini, memang operasional ada dua opsi. Pertama, melatih tenaga kesehatan (nakes) dari puskesmas atau mendatangkan tenaga ahli dari luar daerah. Alat tes swab ini memang memangkas proses hasil dari empat hari menjadi sehari. Ini yang jadi dasar Pemkab Sumenep mengebut penyelesaian ruangan khusus untuk ditempati alat tes ini. (uri/epe)
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Edy Rasiyadi
Bangkalan, Memorandum Bupati Bangkalan R Abdul Latief dan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Zenab Zuraidah, kembali menyalurkan bantuan berbasis kemanusiaan di tengah gejolak pandemi Covid-19. Kali ini menyalurkan bantuan dari badan amil zakat nasional (baznas), berupa paket persiapan melahirkan untuk ibu hamil (bumil) dari keluarga tidak mampu. “Paket bantuan berupa kebutuhan persiapan untuk melahirkan dari baznas ini, kami serahkan khusus kepada kalangan ibu hamil dari keluarga kurang mampu,” kata Ra Latif, panggilan akrab bupati setelah menyerahkan bantuan secara simbolis di pendopo agung, Jumat (16/10). Bentuan itu, menurut Ra Latif, merupakan bentuk kepedulian dari basnaz, yang selama ini menjalin sinergi kemitraan di bidang sosial dengan Pemkab Bangkalan. Basnaz menyadari, kalangan bumil dari keluarga kurang mampu, merupakan bagian dari warga terdampak ekonomi akibat pandemi. “Itu sebabnya, secara ekonomis, ibu-ibu hamil perlu dibantu ketika mereka sudah mendekati saat-saat untuk melahirkan. Kali ini berupa paket kebutuhan persiapan kelahiran. Untuk itu, saya atas nama pemkab menyampaikan terima kasih kepada basnaz,” pungkas Ra Latif. Ketua Basnaz Bangkalan,
Ketiga tersangka ketika kasusnya dirilis kemarin.
Diduga Hendak Pesta Sabu
Dua Pria, Satu Perempuan Ditangkap di Kangean Sumenep, Memorandum Peredaran narkoba jenis sabu Kabupaten Sumenep, tidak mengenal perbedaan gender. Terbukti dalam ungkap kasus dugaan pesta sabu di kepulauan Kangean, Kecamatan Arjasa yang melibatkan perempuan. Maesara (36), warga Desa Duko diringkus tim khusus kepolisian setempat di rumah Agus Firman (26) warga Desa Kalianyar yang juga digelandang ke kantor polisi. Tersangka lain, Ainur Rahman (30) warga Desa Kalikatak, Arjasa. “Ketiga tersangka
itu berkumpul. Saat ini diperiksa di Polsek Kangayan,” terang AKP Widiarti S, Minggu (18/10). Barang bukti (BB) yang diamankan dari tempat kejadian perkara (TKP), di antaranya, tiga poket sabu dengan berat masing-masing, 0,26 gram, 0,25 gram dan 0,35 gram. Hasil interogasi polisi yang melakukan penggerebekan disertai penggeledahan, barang bukti di dapat dari salah satu warga Desa Pasiraman, Kecamatan Arjasa. “Di TKP kedua, anggota tidak menemukan barang bukti,” terangnya.
Terungkapnya kasus peredaran narkoba di Arjasa berkat informasi warga. Polisi bergerak cepat dan benar mendapati seorang pria mengemudikan motor yang dicurigai akan melakukan transaksi narkotika di sebuah rumah. “Saat digerebek disertai penggeledahan benar ada tiga tersangka dan ditemukan barang bukti,” urainya. Atas kasus ini, penyidik menerapkan Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.(*/uri/epe)
Pamekasan, Memorandum Kiat operasi protokol kesehatan (prokes) untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, terus digencarkan Satlantas Polres Pamekasan sepanjang Oktober ini. “Kami akan selalu memberikan imbauan kepada masyarakat, agar selalu mematuhi prokes dalam berlalu lintas,” kata Kasatlantas AKP Deddy Supriyadi, Minggu (18/20) . Kasubbaghumas Polres Pamekasan AKP Nining Dyah PS menguraikan, razia yang dilakukan tidak semata-mata untuk mematuhi prokes. Akan tetapi, juga tertib berlalu lintas
di jalan. ”Dalam operasi prokes ini selain menunjukkan rasa kepedulian dan kedisiplinan dalam mematuhi prokes. Kami juga selalu memberikan imbauan agar tertib berlalu lintas,” tambah dia. Nining mengimbau seluruh elemen masyarakat agar mematuhi 3-M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak). Diakuinya, sejak operasi razia prokes digelar, pelanggaran 3-M berangsur menurun. “Harapan kami, semoga hal ini terus berjalan dengan baik dengan adanya Razia Lantas Tertib Tangguh Semeru 2020,” tegasnya. (sjk/epe)
FOTO: MEMORANDUM/SJK
FOTO: MEMORANDUM/URI
Diterima 200 Bumil Tidak Mampu
Personel Satlantas Polres Pamekasan menggelar Razia Lantas Tertib Tangguh Semeru 2020.
HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
Ngebut, Arek Dupak dan Kranggan Bablas Akhirat
k kristal putih yang diduga sabu. “Semula tersangka sempat mengelak. Namun setelah kami geledah dan temukan dompet merah muda berisikan sabu disembuyikan di lemari,” terang Kapolsek Kota Iptu Darmanto yang turut serta dalam aksi penangkapan malam itu.
Setelah diinterogasi, akhirnya tersangka mengaku jika barang didapat dari temannya, Arif Hidayat (28) warga Dusun Kuwung, Desa Boreng, Kecamatan Kota Lumajang. “Setelah kami berhasil mengorek keterangan dari tersangka pertama, malam itu juga kami bersama tim langsung bergerak
FOTO: MEMORANDUM/AND
Karena kecepatan tinggi, hingga menghantam beberapa pohon di trotoar tengah hingga tumbang. Dan, akibat
kejadian itu, dua pengendara yaitu Adam dan Alfredo tewas dengan tubuh penuh luka. “Kedua korban (Adam dan Alfredo)
FOTO: MEMORANDUM/FDN
Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo saat memberikan sambutan apel.
menjelaskan kepada anggota guna menjaga agar tidak terjadi miskomunikasi,” tuturnya memberikan arahan. Perwira dengan satu melati itu menambahkan, bahwa deteksi dini dan deteksi aksi di wilayah perlu untuk selalu dimonitor. Hal itu dilakukan untuk membantu kinerja Kapolres Gresik. “Jaga dan kuatkan sinergitas dengan instansi lain,” tegasnya. (and/har/fer)
Surabaya, Memorandum Banyaknya isu tentang kerusuhan yang terjadi di penjuru Indonesia, membuat p polisi terus bersiaga. Kerusuhan yang terjadi d dikarenakan situasi terkini politik yang dim manfaatkan beberapa oknum untuk berulah demi memecah belah bangsa Indonesia. Dalam sambutan apel, Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo terus memberikan imbauan ke anggota untuk tetap profesional dalam bertugas. “Sekecil apapun yang kita lakukan terhadap negara ini, marilah bersama-sama menjaga keutuhan Indonesia ini,” kata dia. Hartoyo juga menegaskan, tidak segan untuk menindak para pelaku yang berupaya melakukan kerusuhan atau anarkis. “Jangan coba-coba menciptakan situasi yang gaduh di sini (Surabaya, red). Ayo Jogo Suroboyo,” tambah alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2000 itu. Dalam apel rutin yang digelar di halaman Mapolrestabes Surabaya ini, juga diikuti sejumlah seniman dan pelawak. Salah satunya Djadi Galajapo. “Siapapun kami rangkul untuk menciptakan situasi aman dan tertib,” pungkas Hartoyo. (fdn/fer)
Menunggu Kiprah AKP Abdul Aziz Sholahuddin
Nakhodai Lantas di Mapolres Bangkalan
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Polsek Wonomerto Dukung Program Kampung KB
Probolinggo, Memorandum Polres Probolinggo Kota melalui Polsek Wonomerto bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Probolinggo meningkatkan sinergitas guna mendukung program Kampung Keluarga Berencana (KB). Salah satunya di Desa Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. “Perlu upaya atau komitmen bersama mendorong program aksi dengan libatkan partisipasi warga untuk kembangkan Kampung KB. Perlu ditingkatkan perannya, karena Kampung KB milik bersama, sehingga harus diperluas jangkauannya,” kata Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya melalui Kapolsek Wonomerto Iptu Agus Wahyono, Minggu (18/10). Agus Wahyono mengatakan, Polsek Wonomerto juga melibatkan bhabinkamtibmas di desa untuk bersama-sama pemerintah setempat dalam mendorong eksistensi Kampung KB saat dicanangkan. Bahkan, berharap agar program berbasis desa bisa disinergikan dengan Kampung KB, sehingga dengan keterlibatan semua sektor maka Kampung be KB menjadi kampung berdaya dan milik bersama. “Saya minta pihak Dinas PPKB Kabupaten Probolinggo selalu berkoordinasi dengan
bhabinkamtibmas untuk bisa galakkan atau bangun Kampung KB lebih baik dan lebih maju. Bahkan untuk mendukung program KKBPK. Ini bentuk dukungan kami terhadap program KB,” tandas Kapolsek Wonomerto. Tak hanya itu, Polsek Wonomerto Polres Probolinggo Kota juga memperkuat dengan menginisiasi pembuatan rencana kerja kelompok Lokakarya Kampung KB Desa Sumberkare tahun 2020. Di antaranya kelompok kerja agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosial pendidikan, ekonomi, dan lingkungan/pertanian. “Salah satu kelompok kerja membuat program kerja seperti sosialisasi antiradikalisme dan bahaya narkoba,” tutur Agus Wahyono. Sementara itu, Kepala Dinas PPKB Kabupaten Probolinggo melalui Kasi Bidang Dalduk Hani Handoko mengapresiasi dukungan pihak kepolisian sebagai mitra dalam menyukseskan setiap program KB termasuk bersama-sama mendorong pengembangan kampung KB. “Selama ini, pihak kepolisian telah menjadi mitra utama kami dalam mendukung berbagai program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga di wilayah KecamatanWonomerto, Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (mhd/yud/fer)
terlempar belasan meter,” jelas Sugeng. Petugas unit laka Satlantas Polresta Sidoarjo langsung mengevakuasi kor-
ban ke rumah sakit terdekat. Perkara ini sekarang dalam penanganan Unitlaka Satlantas Polresta Sidoarjo. (ags/jok/fer)
Jumlah Pelanggar Operasi Yustisi Menurun, Polisi Rutin Bagikan Masker Gratis Tulungagung, Memorandum Operasi yustisi bagi pelaku pelanggar protokol kesehatan (prokes) telah dilakukan sejak sebulan lalu oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Tulungagung. Satpol PP Kabupaten Tulungagung menjadi instansi yang paling bertanggung jawab dalam pelaksanaanya. Tentu dengan dukungan Polres Tulungagung, TNI Kodim 0807 Tulungagung, Kejaksaan Negeri Tulungagung, dan Pengadilan Negeri Tulungagung. Selama sebulan pelaksanaan Operasi Yustisi di Tulungagung, terdata 528 pelaku pelanggar protokol kesehatan terjaring razia. “Sebulan ini yang sudah kita beri sanksi karena melanggar prokes sebanyak 528 orang. Mereka sebagian besar membayar denda ke kas negara, sebagian kecilnya menjalani kerja sosial,” ujar Kabid Penegakan Perda Satpol PP Tulungagung Artista Nindya Putra, Minggu (18/10). Pihaknya menyebut, tren jumlah pelanggar prokes yang terjaring dalam operasi yustisi terus mengalami penurunan. Hal ini menunjukkan kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan, terutama menggunakan masker di luar rumah terus meningkat. “Data di kita, jumlah pelanggar terus menurun, dan ketaatan masyarakat menggunakan masker terus meningkat,” jelasnya. Sementara, Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Paur Humas Iptu Neny
-19 di Kabupaten Mojokerto. “ D e n g a n adanya razia prokes secara berkelanjutan akan menjadikan masyarakat terbiasa untuk disiplin prokes, sehingga akan mempercepat memutus mata rantai penyebaran virus corona,” ungkap kapolres. Lebih lanjut dikatakannya, bagi pelanggar akan disank-
si, mulai teguran, sanksi sosial hingga sanksi tipiring. Dalam arahannya, kapolres mengajak tim gabungan untuk tetap semangat mendukung pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan pendisiplinan. “Dalam pelaksanaan kegiatan diharapakan tetap mengutamakan sopan santun dan tidak arogan, berikan edukasi kepada masyarakat terkait protokol kesehatan
menuju Kabupaten Mojokerto menjadai zona hijau,” ujarnya. Dari evaluasi selama menggelar Operasi Yustisi, ada peningkatan kesadaran masyarakat dalam mematuhi prokes. “Dari setiap operasi jumlah pelanggar prokes semakin berkurang.Ini menandakan masyarakat sudah mulai menyadari pentingnya disiplin prokes,” kata. (war/fer)
Kapolres AKBP Eva Guna Pandia turun langsung ke masyarakat membagikan sembako dan masker gratis.
Sasongko mengatakan, pihaknya tetap rutin membagikan masker gratis kepada warga yang beraktifitas di tempat umum. Seperti pasar, warung kopi dan warga yang melintas di jalan raya. Sehingga dampak dari kegiatan ini bisa menyadarkan masyarakat supaya taat protokol kesehatan guna meminimalkan penyebaran Covid-19, dan tidak terjaring operasi yustisi. “Rutin kita bagikan masker, kepada warga siapa saja yang membutuhkan. Mulai dari yang ada di pasar, yang melintas di jalan, kemudian sampai yang di warung kopi juga,” ungkapnya. Bahkan, kata Neny, Kapolres Pandia hingga kini masih rutin turun langsung membagikan
Deklarasi antianarkis diikuti berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Malang.
AKBP Hendri Umar SIK MH (Kapolres Malang), Iptu M Riza Rahman SIK (Kasatintelkam), Gus Fairuz (Ketua PCNU Kabupaten Malang), Husnul Hakim Syadad (Ketua GP Ansor), Rosi N Hendrawan (perwakilan PD Muhammadiyah), Ody (perwakilan Pemuda Muhammadiyah), Axel Kharisma (perwakilan MPC Pemuda Pancasila), M Iksan (Korcab Banser), A Malik (Ketua
FKUB), Ahmad Nur Hadi (FKUB), Sutomo Adi (FKUB), Didik Setyawan (perwakilan KNPI), Mutmainah (Sekretaris FKPPI), Awang dan Didin (Perwakilan Aremania), M Murdiono (Ketua Koordinator Pengawas Cabang Dinas Pendidikan), Rachmat (perwakilan Dinas Pendidikan), Lukman H (Ketua Senkom Mitra Polri), M Fajar F (perwakilan SMK Turen), Jalal (perwakilan
Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Ramadhan Nasution memimpin Polantas Tertib Tangguh.
FOTO: MEMORANDUM/EDR
sehari dua kali di beberapa titik. Pihaknya menerjunkan seluruh anggota satlantas termasuk polsekta jajaran. Sasarannya pengendara roda dua, roda empat, dan kendaraan umum serta mobil boks. “Tindakan pelanggaran langsung kami tilang. Ini juga sekalian
persiapan Operasi Zebra Semeru pada 3 November mendatang,” lanjutnya. Meski begitu, Rama mengapresiasi masyarakat pengguna jalan yang sudah tertib menerapkan protokol kesehatan, terutama menggunakan masker. Selain itu, petugas juga melaku-
kan pemeriksaan kelengkapan kendaraan. “Selama ini paling banyak pelanggaran surat-surat kendaraan roda dua. Kami imbau masyarakat terus tertib berlalu lintas dan utamakan protokol kesehatan memutus rantai Covid-19,” pungkasnya.(edr/fer)
Penegakan Prokes Sasar Kafe di Kota Blitar
masker gratis dan bantuan sembako kepada warga Tulungagung. Tidak hanya membagikan masker, menurut Neny, EG Pandia dan seluruh anggota Polres Tulungagung juga mengingatkan tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan lainnya. Seperti rajin mencuci tangan, kemudian menerapkan jaga jarak saat berinteraksi menjadi hal yang tak ketinggalan disampaikan petugas kepada masyarakat. “Kita berikan sosialisasi pentingnya jaga jarak, mencuci tangan dengan benar dan menggunakan masker tentunya,” pungkas Neny. Neny berharap, kesadaran masyarakat bisa terus meningkat sehingga tanpa ada razia sekalipun, kedisiplinan masyarakat tetap nampak. (fir/mad/fer)
Elemen Masyarakat Kabupaten Malang Deklarasi Antianarkis
tas yang pernah korps polantas a, kembali mesti disandangnya, dipertaruhkan. Terlebih, wilayah Kabupaten rgolong padat arus Bangkalan, tergolong Malang, Memoran Memorandum lalu-lintas. Maklum selain Guna me menjaga stabilitas kamgan Kota bersisian dengan be tibmas, berbagai elemen maMetropolis Surabaya,, Kabusyarakat di Kabupaten Malang engan paten yang kondang dengan melaku melakukan ‘Deklarasi Antinya, Jembatan Suramadu-nya, anark anarkisme Demi Kabupdia itu juga menjadi media ten Malang yang Aman ga penghubung dengan tiga dan Damai’ mewujudkabupaten lainnya di ka kan ‘Jogo Kabupaten Madura, yakni SamM Malang, Jogo Jatim’, di pang, Pamekasan dan G Gedung Sanika SatySumenep. a awada Polres Malang. Dalam konteks ini, Bersamaan itu, AKP Abdul Aziz Cuma d dilakukan pembaberkomentar pendek.” ccaan naskah Deklarasi a Saya sebagai hamba P Penolakan Aksi Ann penegak hukum dan ark arkisme di Kabupaten at, pengayom masyarakat, Ma Malang yang Aman dan cuma berharap agar maDam Damai dan dilanjutkan syakat Bangkalan bisa menpena penandatanganan peran baik, jalin kemitraan dengan nyataan Anti Aksi Anarkisme egakkan yakni bersama menegakkan demi K Kabupaten Malang alu-lintas,” disiplin dan aturan berlalu-lintas,” yang Ama Aman dan Damai. as/dwi/fer) AKP Abdul Aziz Sholahuddin SH SIK kata AKP Abdul Aziz. (ras/dwi/fer) Hadir dalam kegiatan ini FOTO: MEMORANDUM/RAS
Karier pria asal Bumi Ronggolawe Kabupaten Tuban inipun kian meroket. Kali ini AKP Abdul Aziz ketiban amanah menjabat Kasatlantas di Polres Morowali, Sulawesi Tengah. Bermodal pengalaman sebagai nakhoda dalam tiga jabatan di lingkup korps sabuk putih, itu AKP Abdul Aziz kemudian dipercaya menjadi Presenter NTMC MabesPolri. Kebijakan mutasi jabatan kembali bergulir. Kali ini AKP Abdul Aziz harus hijrah ke Sumatera. Di sini dia ketiban amanah menjabat Kasatlantas Polres Moaro Jambi. Setelah berpetualang sebagai nakhoda dari sederet jabatan polisi lalu lintas (polantas), impian AKP Abdul Aziz untuk meniti karier di tanah asalnya Pulau Jawa, akhirnya tergapai. Dia dipercaya memangku jabatan Kanit III Subbid Paminal Bidpropam Polda Jatim di Surabaya, sebelum akhirnya kembali terjaring mutasi, dan kini menjabat sebagai Kasatlantas Polres Bangkalan. Di sini, kiprah dan pengabdian AKP Abdul Aziz dengan segudang pengalamannya sebagai nakhoda sederet jabatan
Anggota Polsek Wonomerto Polres Probolinggo Kota ikut memperkuat program kampung KB di wilayah Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.
Malang, Memorandum Satlantas Polresta Malang Kota menggalakkan penertiban protokol kesehatan (prokes) kepada para pengendara kendaraan saat berlalu lintas. Langkah tersebut merupakan program Polantas Tangguh Semeru 2020 dari Polda Jatim. Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Ramadhan Nasution mengatakan, tujuan program ini adalah penerapan Inpres nomor 6 tahun 2020. Salah satu lokasi yang dipilih di kawasan Jalan Jaksa Agung Suprapto dan di Jalan Ahmad Yani, Kota Malang. “Tujuannya jelas mendisiplinkan masyarakat saat berkendara dan tertib protokol kesehatan. Salah satunya dengan menggunakan masker saat di jalan,” terang kasatlantas. Rama, sapaan kasatlantas mengatakan, operasi digelar
FOTO: MEMORANDUM/AGS
Korban dan barang bukti dievakuasi petugas Satlantas Polresta Sidoarjo.
FOTO: MEMORANDUM/ARI
d diperlukan dapat dilakukan secara m matang. “Kapolsek harus selalu update data TPS terkini. Awal November segera dilaporkan,” pintanya. Sementara itu, Kompol Dhyno mewantiwanti terkait netralitas anggota polri. Ia meminta kepada seluruh anggota untuk menjaga sikap, tidak memihak salah satu kandidat. “Kepada para kapolsek jajaran, apabila ada perintah dari pimpinan agar bisa
Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander didampingi Kasatlantas AKP Randy menggelar operasi gabungan.
Satlantas Laksanakan Polantas Tertib Tangguh Semeru
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Wakapolres Kompol Dhyno Indra Setyadi. K
AKBP Hartoyo: Jangan Buat Gaduh, Jaga Keutuhan NKRI
Bangkalan, Memorandum Kebijakan rotasi jabatan di lingkup Polri adalah hal lumrah. Seperti amanah baru yang diterima AKP Abdul Aziz Sholahuddin SH SIK. Setelah berpetualang di Bumi Sulawesi, Ibu Kota Jakarta, Tanah Minang, Sumatera dan Kota Pahlawan Surabaya, perwira pertama (Pama) Polri kelahiran Tuban 23 Pebruari 1989 itu kini berlabuh di Pulau Garam Madura, tepatnya Mapolres Bangkalan. Mantan Kanit III Subbid Paminal Bidpropam Polda Jatim yang saat ini berusia 31 tahun ini dipercaya menjabat Kasatlantas Polres Bangkalan menggantikan AKP Andhika Mizaldy Lubis SIK yang menjabat Kasatlantas Polres Pasuruan. Jabatan baru itu rasanya klop dipanggul AKP Abdul Aziz. Parameter alasannya sederhana. Sejak meniti karier di kelambagaan Polri, alumni Akpol 2010, itu selalu lengket dengan sederet jabatan yang berkait erat dengan urusan jalan raya. Nyatanya, pada awal kariernya di Pulau Sulawesi, langsung didapuk menjadi Kanit Tujarwali Satlantas Polres Palu, sebalum akhirnya digeser menjabat KBO Satlantas Polres setempat.
Kedua korban yaitu Adam Arya Wijaya (21), warga Jalan Dupak Jaya, RT 3/ RW 7, Kelurahan Jepara, Kota Surabaya; dan Alfredo (21), warga Jalan Kranggan 6/51, RT 10/RW 01, Bubutan, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya. “Kedua motor GL itu berjalan beriringan,” ujar Kanitlaka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistyono. Dikatakan Sugeng, awalnya motor Honda GL modifikasi L 2166 QQ yang dikendarai Adam melaju dari arah Selatan ke Utara. Motor itu beriringan GL Max modifikasi L 2064 JN yang dikendarai Alfredo. Saat berjalan beriringan itu, di depan ada motor Honda Vario L 6567 RA yang dikendarai Mudjib Riduwan (50), warga Mulyorejo Tengah 1. Diduga GL modifikasi itu dalam kecepatan tinggi, hingga tak bisa menghindari motor Vario di depannya lalu serempetan dan oleng ke kanan. “Motor GL itu menyerempet Vario dan oleng ke kanan,” terangnya. Usai menyerempet Vario, motor GL yang dikendarai Adam oleng ke kanan. Lantaran motor GL itu dalam kecepatan tinggi sehingga tabrakan dengan GL yang dikendarai Alfredo.
FOTO: MEMORANDUM/WAR
Sidoarjo, Memorandum Kecelakaan lalu lintas dua motor mengakibatkan dua pengendara tewas di Jalan Raya Ahmad Yani, Gedangan, Sidoarjo, Minggu (18/10) dini hari.
Kapolres-Wakapolres Gresik Minta Jajaran Pantau Perkembangan Pilkada Gresik, Memorandum Persiapan menuju hari pemungutan suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020, 9 Desember mendatang terus dilakukan jajaran Polres Gresik. Kapolres danWakapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Kompol Dhyno Indra Setyadi meminta jajarannya untuk selalu memantau perkembangan di lapangan. Hal itu disampaikan saat memberikan pengarahan dalam latihan Pra Ops Bina Waspada Semeru 2020 beberapa waktu lalu. minta Dalam arahannya, Kapolres Gresik meminta jajaran kapolsek untuk selalu updatee informasi terkait pilkada. Update tersebut secara terus-menerus harus dikoordinasikan. “Terkait pelaksanaan pilkada, agarr para kapolsek tetap monitor perkembangan situasi dan selalu update,” tegas perwira dengan dua melati di pundak itu. Selain itu, ia juga menekankan terkait pengamanan ketika pemungutan suara yang menyisakan hari tidak sampai dua bulan ini. Menurutnya, jajaran kapolsek harus terus mengikuti update data tempat pemungutan suara (TPS) terkini, agar penempatan anggota dan persiapan yang
Mojokerto, Memorandum Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander memimpin Operasi Gabungan Protokol Kesehatan ( Prokes), Sabtu (17/10) malam. Operasi gabungan yang melibatkan TNI-Polri , satpol PP dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Mojokerto digelar di pusat keramaian Stadion Gajah Mada, Mojosari. Dimulai pukul 20.00 hingga usai kegiatan berhasil menjaring 23 pelanggar di antaranya 14 teguran tertulis, 6 denda tilang, dan 3 sanksi menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, operasi yustisi penegakan disiplin terhadap masyarakat yang melanggar protokol kesehatan tersebut menindaklanjuti Inpres No 6 Th 2020 dan Perda Provinsi Jatim No 2 Tahun 2020. Untuk waktu pelaksanaannya dilakukan secara rutin untuk memutus mata rantai penyebaran Covid
SMKN 1 Singosari), Bambang Purwoko (perwakilan SMKN 2 Singosari), Supriono (perwakilan SMKN 1 Bululawang). Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengapresiasi sinergi organisasi masyarakat (ormas) dan tokoh masyarakat (tomas) di Kabupaten Malang sehingga selama tujuh bulan ini terwujud situasi aman dan kondusif.
Disampaikan Hendri Umar, menyampaikan pendapat merupakan hak hak asasi manusia tetapi tindakan yang dilakukan harus sesuai UU tidak berbuat anarkis. “Tugas kita saat ini adalah menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Malang, salah satunya de dengan deklarasi ini,” katanya. Wujudkan Kabupaten Malang y yang kondusif, perlu kerja sama ssemua elemen masyarakat. “Kami sangat mengharapkan yang hadir disini menyosialisasikan antianarkis pada seluruh elemen masyarakat. Karena apabila ada aksi anarkis maka banyak kerugian yang terjadi dan meresahkan masyarakat,” katanya. Sementara itu, Ketua Koordinator Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Malang M Murdiono menyampaikan akan berupaya sosialisasi pada siswa SMK dan SMA agar tidak mengikuti kegiatan anarkis. (*/ari/fer)
Blitar, Memorandum Polres Blitar Kota melaksanakan Operasi Yustisi Covid-19 gabungan dengan Kodim 0808, dan Satpol PP Kota Blitar di tujuh kafe serta Alun-Alun Kota Blitar. Operasi yustisi gabungan yang melibatkan total 32 personel tersebut adalah kegiatan dalam rangka tindak lanjut Inpres RI nomor 6 tahun 2020, penegakan Pergub Jatim nomor 53 tahun 2020 dan penegakan Perwali Kota Blitar nomor 47 tahun 2020 dalam upaya mencegah, menekan dan memutus rantai penyebaran penularan Covid-19. Kegiatan dipimpin padal Kanit Dikyasa Ipda Syamsul Anwar. Ipda Syamsul Anwar menjelaskan, terdapat 20 pelanggaran dengan sanksi peringatan tertulis dari 4 kafe. “Pengunjung membawa masker tetapi tidak dipakai atau tidak mi dipakai dengan benar sehingga kami ga berikan teguran tertulis. Satgas juga memberikan edukasi kepada pengunjung terkait protokol kesehatan, pemakaian masker yang benar dan berapa maksimal pemakaian masker saat dipakai,”ujarnya. Polres Blitar Kota telah mencatat total 4.480 pelanggaran dalam Operasi Yustisi
FOTO: MEMORANDUM/PRA
Kedua tersangka dan barang bukti. K
menuju rumah alamat yang dimaksud,” terang Darmanto lagi. Malam itu juga sekira pukul 22.30, tim gabungan berhasil meringkus Arif Hidayat di rumahnya. Pada saat digeledah ditemukan dompet warna hijau berisi 8 poket sabu yang dimasukkan pada saku celana sebelah kiri. Adapun barang bukti yang didapat dari tersangka Arif hidayat adalah, uang tunai Rp 1.470.000,. dompet hijau, 8 poket sabu, 8 buah plastik klip, dua HP merek Oppo dan Samsung. Selanjutnya tersangka bersama barang bukti diamankan dan dibawa ke Mapolsek Lumajang Kota. “Saat ini kedua tersangka masih kami amankan guna kami lakukan pengembangan untuk mengetahui darai mana barang haram tersebut dia dapat,” pungkas Darmanto. (tri/fer)
Kapolres Mojokerto Pimpin Ops Gabungan Prokes
FOTO: MEMORANDUM/FIR
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Tim Kuro Polres Lumajang Ringkus Budak Sabu Lumajang, Memorandum Tim Kuro Gabungan dari timsus Polres Lumajang dan anggota Polsek Kota Lumajang meringkus pengguna dan penjual sabu. Dari tangan kedua tersangka, petugas medapatkan barang-bukti (BB) seperangkat alat isap sabu dan beberapa paket sabu. a Penangkapan kedua tersangka dilakukan dengan waktu yang hampir bersamaan di tempat yang berbeda. Awalnya, petugas menangkap Fiki n Wiyono (40), asal Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kelurahan Jogoyudan, Kecamatan Kota Lumajang, malam hari sekira pukul 20.00 di rumahnya. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan satu buah dompet merah muda motif bunga berisi seperangkat make up dan 1 plastik klip isi serbuk
SENIN PON 19 OKTOBER 2020 HALAMAN 6-7
Petugas Polres Blitar Kota mengamankan pelanggar prokes di kafe dan tempat umum lain di Kota Blitar.
Gabungan Covid-19 pada periode 14 September hingga 14 Oktober 2020. Dalam kurun waktu sebulan terakhir, satgas telah menarik denda dari tindak pidana ringan dengan nominal Rp 4.755.000 dari 498 kasus. Sementara itu, sanksi tertulis sejumlah 3.840 kasus, sita KTP 124 kasus, dan
sanksi sosial 18 kasus. Kasubbag Humas Polres Blitar kota Iptu Ahmad Rochan, menjelaskan bahwa saat ini tren pelanggaran telah menurun. “Ini berarti masyarakat sudah mulai disiplin protokol kesehatan, terbukti kasus pelanggaran yang ditemukan saat operasi semakin mengecil angkanya,”ujarnya. (pra/fer)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
Mayor Inf Rinanto memberikan wawasan kebangsaan.
Jaga NKRI, Masyarakat Pupuk Nasionalisme Lumajang, Memorandum Kepala Staf Kodim 0821 Lumajang Mayor Inf Rinanto meminta agar masyarakat memupuk jiwa nasionalisme dengan menyerukan persatuan dan kesatuan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Nasionalisme perlu kita pupuk demi keutuhan berbangsa dan bernegara. Salah satu cara meningkatkan nasionalisme adalah dengan menyerukan persatuan dan kesatuan,” katanya saat memberikan wawasan kebangsaan (wasbang) di Pendopo Pura Mandara Giri Semeru Agung, Kecamatan Senduro, Sabtu (17/10). Rinanto mengatakan, Indonesia merupakan negara besar dan luas serta memiliki sumber daya alam yang menjadi rebutan negara lain, sehingga dapat menjadi ancaman bagi keutuhan NKRI. Menurutnya, ancaman bangsa Indonesia saat ini adalah dengan proxy war yaitu perang yang dilakukan pihak ketiga melalui berbagai aspek. Misalnya melalui isu SARA, penyebaran narkoba dan pengaruh negatif dari media sosial. “Untuk melawan proxy war tersebut, dalam forum ini mari kita bersatu dengan hidup rukun saling membantu antara satu dengan yang lain demi membangun Indonesia tenteram dan sejahtera,” ujar dia. Selain itu, kata Rinanto, saat ini Indonesia mengalami pandemi Covid-19, dan dalam situasi seperti ini yang dapat dilakukan adalah membatasi hal-hal yang memungkinkan penularannya. “Covid-19 mengakibatkan banyak warga yang meninggal dunia. Oleh karena itu mari kita mematuhi protokol kesehatan dan perubahan perilaku yaitu dengan melaksanakan 3 wajib (iman, aman, dan imun, red),” pungkasnya. (pen/tri/lis)
Bupati Buka Peluang Investasi Pariwisata di Lumajang Lumajang, Memorandum Bupati Thoriqul Haq membuka peluang jejaring investasi seluas-luasnya di Lumajang. Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan dari JK Owners East Java (OEJ) di Pendopo Arya Wiraraja. “Kami sedang menggerakkan pariwisata agar kembali hidup dan membuka seluas-luasnya jejaring investasi datang ke Lumajang,” ujarnya didampingi Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati. Thoriqul Haq menjelaskan bahwa Lumajang memiliki pariwisata yang berpotensi besar. Wisata yang dikenalkan antara lain Ranupani, B29, Tumpak Sewu, dan beberapa komoditi unggulan seperti coffee wine. Ia berharap kehadiran JK Owners East Java ke Lumajang tidak hanya sekadar menikmati keindahan wisatanya, namun juga tertarik berinvestasi dalam dunia pariwisata. “Kalau destinasi wisata benar-benar digarap, kuliner pasti tumbuh, handicraft pasti tumbuh, dan perekonomian masyarakat pasti juga akan ikut tumbuh,” tuturnya, Sabtu (17/10). Di kesempatan yang sama, Bunda Indah menyampaikan bahwa pemkab saat
FOTO: MEMORANDUM/KOM
FOTO: MEMORANDUM/PEN
JAWA TIMUR
Bupati Thoriqul Haq memaparkan tentang Kabupaten Lumajang.
ini tengah membenahi wisata di Lumajang meski sempat terpuruk akibat hantaman pandemi Covid-19. Ia turut mengenalkan Bumi Perkemahan Glagah Arum yang diharapkan dapat menunjang wisata B29. “Tahun depan kalau bapak ibu datang ke B29, insya Allah tahun depan kami sudah memiliki glamping atau glamour camping di Bumi Perkemahan
Glagah Arum, jadi bisa bermalam di situ, jaraknya tidak terlalu jauh dari B29, sekitar 10 menit,” jelas Bunda Indah. Sementara itu, Ketua Umum JK OEJ Bambang menjelaskan, kedatangannya ke Lumajang tidak hanya untuk berwisata namun juga baksos dan mencari peluang investasi. Beberapa di antara anggota JK OEJ mengungkapkan keter-
tarikannya menggarap wisata di Tumpak Sewu dan sarana penunjang di sekitar Pura Mandara Giri Semeru Agung. “Ini gayung bersambut. Pak bupati menawarkan investasi ke kami, kebetulan anggota dari kami juga beberapa merupakan investor. Apabila ada kesempatan kami siap berinvestasi di Lumajang,” ujarnya. (kom/tri/lis)
AnƟsipasi Kampanye Hitam
TMMD Lamongan Hampir 100 Persen Lamongan, Memorandum Sasaran fisik dalam program TMMD ke-109 Kodim Lamongan di Desa Tebluru, Kecamatan Solokuro, terus dikejar penyelesaiannya. Kini tinggal 5 persen untuk bisa dinikmati masyarakat. Dansatgas TMMD 109 kodim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono mengatakan, sasaran fisik maupun nonfisik kini tercapai sesuai dengan target dan akan segara rampung. “Semua sasaran fisik dan nonfisik harus rampung sebelum TMMD ditutup mendatang,” katanya. Adapun sasaran fisik yang dilaksanakan di TMMD 109 yang terus dikejar adalah pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH). Sementara itu, kegiatan nonfisik juga telah dilakukan dengan baik, dibantu masyarakat. Sementara itu, Kepala Desa Tebluru Hamtoro menyampaikan terima kasih terhadap para anggota TNI dan masyarakat yang telah terus bekerja dalam membangun desa dalam program TMMD 109. “Tak terasa, TMMD sebentar lagi akan segera berakhir, pembangunan fisik juga telah berjalan sesuai target,” katanya. (tyo/lis)
FOTO: MEMORANDUM/ARI
dan tim pemenangan paslon Ladub berjargon Malang Bangkit. Cawabup Malang nomor urut 2 Didik Budi Muljono mengatakan pembentukan tim kukum dan tim Medsos tersebut sangat penting. “Kita bisa menyamakan persepsi bahwa kita tidak menginginkan terjadi black campaign,” ujarnya. Dikatakan, dalam perpolitikan harus dilakukan sesuai aturan. Tidak boleh menjatuhkan lawan dengan cara kampanye hitam. “Bagaimanapun itu politik harus baik, harus jujur, sehingga masyarakat mendapatkan arahan yang benar dan
Malang, Memorandum Mengantisipasi black campaign atau kampanye hitam pada Pilkada Kabupaten Malang 2020, paslon Ladub nomor urut 2, Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono membentuk tim hukum, di salah satu hotel di Kota Malang, Sabtu (17/10). Bersamaan dilakukan pembekalan tim medsos yang menyosialisasikan visi misi paslon Ladub. Tim hukum dan tim medsos ini mendapat pembekalan langsung dari Cawabup Malang Didik Budi Muljono. Hadir pula, Ketua DPC PKB Kabupaten Malang H Ali Ahmad
Tim hukum yang akan mengawal pencalonan paslon nomor urut 2, Hj Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono.
Probolinggo, Memorandum Penampilan Hanuna Alva B, Wakil Pondok Pesantren An-Nur, Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, dalam grand final lomba cerita kisah nabi dalam semarak Hari Santri Nasional (HSN) Kota Probolinggo 2020 di Puri Manggala Bhakti Kantor Wali Kota Probolinggo, sangat memesona, Sabtu (17/10). Hanuna Alva B tampil atraktif. Kemampuan beraktingnya pun tak diragukan. Gadis manis memakai busana muslim warna putih berhasil menceritakan kisah nabi dengan baik, dan keluar sebagai pemenangnya. Cerita Kisah Nabi, dalam rangkaian lomba semarak per-
Hanuna Alfa menerima trofi kejuaraan menceritakan kisah nabi dalam rangkaian HSN ke-6 tahun 2020.
ingatan HSN 2020, mendapat kesan tersendiri dari tiga orang juri. Dimana penyampaian cerita dan pesan moral serta gestur bercerita khas anak-anak menjadi nilai unggul. Disusul Zaskia Oktavia Fit-
riani dari MI Kahasri meraih juara dua, dan juara tiga diraih ananda M Andika Admaja perwakilan dari MI NU Hidayatul ‘Ula. Kemudian, juara harapan satu diraih Syahrini Nabila Z S dari MI Intisyarul ‘Ulum; juara
Pria Winongan Ubah Bahan Bekas Jadi Aliran Listrik menghasilkan listrik tersebut terbuat dari velg sepeda yang sudah tidak digunakan, kaleng rokok, dinamo kipas angina, dan aki motor. “Arus listrik yang dihasilkan dari kincir air tidak bisa disam-
adil,” kata mantan Sekda Kabupaten Malang tersebut. Sedangkan tim medsos, kata dia, untuk memberikan informasi yang baik dan benar kepada masyarakat melalui dunia maya maupun internet. “Nantinya mereka menjadi relawan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait apa saja mengenai Paslon Ladub,” terangnya. Disampaikan, sejauh ini keberadaan tim medsos ini sangat membantu Paslon Ladub dalam menyampaikan informasi, program serta visi misi, kepada masyarakat. (*/ari/lis)
Hanuna Alfa Tampil Memesona di Lomba Cerita Kisah Nabi FOTO: MEMORANDUM/MHD
FOTO: MEMORANDUM/TYO
Paslon Ladub Bentuk Tim Hukum
Satgas dan masyarakat mengejar target penyelesaian TMMD.
bungkan langsung ke lampu, tapi dimasukkan ke dalam aki terlebih dahulu kemudian disalurkan ke lampu. Kalau langsung disalurkan ke lampu hasilnya kedip-kedip,” ungkapnya. Kholik menambahkan, te-
naga listrik yang didapat dari kincir air itu kecil, sama dengan aki pada biasanya, kurang lebih 12 volt dan mampu menerangi halaman samping rumahnya saja. “Tapi hanya lampu saja. Ka-
lau dibuat yang lain seperti TV, lemari rumah tangga, saya tetap menggunakan listrik dari PLN. Tapi Alhamdulillah bisa membantu mengurangi penggunaan listrik PLN di tengah pandemi Covid-19,” tutup Kholik. (rul/lis)
harapan dua Masayu Shazia P D dari MI Miftahul ‘Ulum; dan juara harapan tiga dimenangkan Sayyid Ma’ruf Z dari SD Integral Hidayatullah. Ketua panitia lomba Mashuri mengatakan, ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka HSN 2020. Melalui ajang itu dapat mengasah kemampuan dan kreativitas serta memacu anak untuk lebih aktif. “Tahun ini kami sepakat perayaan HSN diisi dengan beberapa lomba. Dan hari ini adalah grand final lomba cerita kisah Nabi,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo M Maskur melalui Kepala Bidang Kebuda-
yaan Sardi mengatakan, dalam ini yang dibidik merupakan anak usia sekolah. Yang pertumbuhan psikomotorik dan kognitifnya perlu dipacu dan diisi dengan ilmu agama. “Sehingga dengan dasar pengetahuan dan pengalaman yang didapat di waktu kecil, menjadi pegangan hidup ketika dewasa nanti. Karena itu penting dikenalkan dengan lomba keagamaan,” tuturnya. Terkait ide lomba, lanjut Sardi, lahir dari masyarakat. Karena pemerintah sendiri ingin mewadahi dan apresiasi ide dari masyarakat, khususnya PCNU Kota Probolinggo. Setiap tahun temanya berbeda dan tidak monoton,” pungkasnya. (adv/mhd/lis)
RALAT PENGUMUMAN LELANG Sehubungan dengan pengumuman kedua lelang eksekusi hak tanggungan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang Surabaya Diponegoro yang terbit di harian Memorandum pada tanggal 09 Oktober 2020 terdapat kesalahan pada penulisan sebagai berikut : Tertulis : 2. Hermanto
1 (satu) bidang tanah Rp.4.000.000.000,- Rp.800.000.00,- Jumat, 23 Oktober berikut bangunan, SHM 2020, pukul : 13.00 No. 1985 luas tanah Waktu Server 2 275m an. Hermanto, E-Auction (sesuai WIB) terletak di Kel/Desa Wonorejo, Kec. Rungkut, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur
2. Hermanto
1 (satu) bidang tanah Rp.4.000.000.000,- Rp.800.000.000,- Jumat, 23 Oktober berikut bangunan, SHM 2020, pukul : 13.00 No. 1985 luas tanah Waktu Server 2 275m an. Hermanto, E-Auction (sesuai WIB) terletak di Kel/Desa Wonorejo, Kec. Rungkut, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur
Seharusnya ;
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Pasuruan, Memorandum Bermodalkan barang bekas dan memanfaatkan air kolam ikan di sebelah rumahnya, pria asal Kecamatan Winongan ini bisa memproduksi tenaga listrik untuk penerangan. Informasi yang dihimpun Memorandum, pria tersebut adalah Kholik (30), warga Dusun Serambi, Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, “Awal mula mempunyai ide kreatif ini sekitar dua pekan lalu. Saya belajar seperti ini melalui media sosial yaitu Youtube,” ucap Kholik saat menunjukkan hasil karyanya. Kholik menjelaskan, barang bekas yang digunakan untuk
SENIN PON, 19 OKTOBER 2020 HALAMAN 8
Kholik mengoperasikan alat pembangkit listrik buatannya.
Demikian ralat ini dibuat . Surabaya, 19 Oktober 2020 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Kantor Cabang Surabaya Diponegoro
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Indra Anugrah Hardiantoko, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH Direktur: MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Choirul Shodiq SH MH Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Pemimpin Perusahaan: Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Yoyok Khayatullah AMD SE Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SENIN PON, 19 OKTOBER 2020 HALAMAN 9
Kasus AkƟf Covid-19 Tersisa 5,56 Persen
Surabaya, Memorandum Jawa Timur terus konsisten meningkatkan tes untuk screening maupun tracing dalam mencegah penyebaran Covid-19. Per Minggu (18/10), penggunaan rapid test baik antibodi maupun antigen tembus 1.005.807 tes. Dari jumlah tersebut ditemukan 84.436 kasus yang reaktif dan ketika di-follow up menggunakan PCR ditemukan 15.247 kasus positif Covid-19. Terkait hal itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku bersyukur karena Jatim terus konsisten untuk screening dan tracing masif. Hal tiu telah membantu menurunkan penularan Covid-19, sehingga kasus aktif di Jawa Timur tinggal 5,56 persen per 17 Oktober 2020. “Saat ini screening dan tracing di Jatim berkontribusi terhadap hampir sepertiga temuan kasus Covid-19 di Jawa Timur,” terang Khofifah di tengah kunjungan kerjanya di Kabupaten Pacitan, Minggu (18/10). Khofifah menjelaskan, screening di Jawa
Timur utamanya difokuskan pada lokasi yang berisiko tinggi maupun kontak erat pasien positif Covid-19. Ditambahkan, selain operasi yustisi yang sangat efektif meningkatkan kepatuhan protokol kesehatan. Screening, tracing dan isolasi ini juga cukup efektif dilaksanakan di Jawa Timur. “Alhamdulillah dari 385.666 kontak erat yang ditemukan, hanya 66 orang yang menolak dilakukan isolasi dan pemeriksaan,” urai mantan Mensos RI ini. Lebih lanjut disampaikan Khofifah, meskipun adanya tren yang menggembirakan dalam penu-
runan Covid-19. Dirinya, juga terus mengingatkan agar protokol kesehatan harus terus dipatuhi dan masyarakat tidak perlu takut untuk dilakukan screening. “Meski Jatim sudah terbebas dari zona merah, namun Covid-19 di Jatim masih belum berhenti penyebarannya, karenanya jangan sampai kendor untuk terus patuh protokol kesehatan. Kerja sama antara pemerintah, TNI, Polri, nakes, dan masyarakat di Jatim menunjukkan hasil yang baik ini harus terus dipertahankan sambil menunggu vaksin yang diberikan untuk masyarakat,” urai Khofifah. Khofifah juga mengapresiasi Kabupaten Pacitan sebagai daerah dengan jumlah kasus penyebaran dan kematian Covid-19 terendah di Jatim. Dimana, berdasarkan data 17 Oktober total kasus terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 178 orang. Dengan kasus aktif 40 orang, sembuh 134 orang, dan meninggal 4 orang, sehingga mortality rate-nya hanya 2,25 persen. (yok/lis)
FOTO: MEMORANDUM/YOK
Screening dan Tracing di Jatim Tembus Sejuta Tes
Sejumlah petugas melakukan tes PCR.
6 Santri Adu Kemampuan Baca Kitab Kuning Probolinggo, Memorandum Keberadaan kitab kuning selama ini dianggap sebagai kitab yang sulit dibaca. Padahal dulu agama Islam disebarkan oleh para ulama dengan menggunakan panduan kitab kuning, disamping alquran. Untuk melihat sejauh mana kemampuan santri dalam membaca kitab gundul itu, enam santri adu kemampuan dalam grand final lomba baca kitab kuning semarak Hari Santri Nasiional (HSN) 2020 di Gedung Puri Manggala Bhakti Kantor Wali Kota Probolinggo, Minggu (18/10). Ketua panitia Mashuri mengatakan, sesuai buku pedoman lomba setiap peserta memiliki waktu sekitar 15 menit untuk membaca kitab sesuai bidang lomba dan menjawab setiap pertanyaan yang diberikan dewan hakim. “Para peserta harus membaca kitab sesuai tingkatan atau marhalah dan bidang lombanya. Terkait halaman berapa yang mereka baca, itu tergantung permintaan dewan hakim,” ujar Mashuri. Salah satu dewan hakim Ustaz Affandi mengatakan, enam peserta berkumpul menunggu panggilan untuk tampil di depan dewan hakim. Peserta yang tampil akan duduk berhadapan dengan tiga dewan hakim. Kemudian mereka diminta untuk membaca kitab kuning dan menerjemahkannya. Setelah itu secara bergantian dewan hakim akan bertanya sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing. “Jika peserta dinilai menguasai isi kitab, maka waktu tampil bisa saja lebih dari sepuluh menit karena akan semakin banyak pertanyaan dewan hakim untuk mengetahui sejauh mana kemampuan santri dalam memahami isi kitab. Namun jika kurang menguasai, maka bisa saja waktu tampil kurang dari 15 menit,” tuturnya. Hasil penilaian tiga dewan hakim yakni Ustaz Afandi, Gus Abdullah, dan Gus Arifin, dari Pasuruan memutuskan juara I Ahmad Huries dari Ponpes Riyadlus Sholihin, Ketapang, Kota Probolinggo, dengan nilai 1.376. Sedangkan juara 2 dengan nilai 1.317 diberikan kepada Nur Adidnda dari Ponpes Al Bajigur Kabupaten Sumenep, dan juara 3 Siti Nadia dengan nilai 1.316 dari Ponpes R Malikiyah. Selanjutnya juara harapan 1 Isa Ansori dengan nilai 1.110 dari MA Riyadlus Sholihin; juara harapan 2 diberikan kepada Ahmad Albar Sarinul Romadon dengan nilai 1.104 dari MA Model Zainul Hasan; dan juara harapan 3 jatuh kepada Alif Alfiah dengan nilai 975 dari MA Model Zainul Hasan. (adv/mhd/lis)
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Juara lomba baca kitab kuning semarakkan HSN 2020 di Kota Probolinggo.
Probolinggo, Memorandum Hari Santri Nasional yang diperingati di Kota Probolinggo tak kalah meriah dari peringatan hari besar lainnya. Seluruh warga sangat antusias menyambutnya. Sebab, Kota Probolinggo sangat identik dengan santri. Perhelatan itu disambut gegap gempita pengasuh pondok pesantren. Seperti perhelatan pencak silat dan patrol sebagai seni budaya tradisional, lomba vlog yang merupakan pengejawantahan modernitas dengan kemajuan teknologi, serta Mancal Bareng yang akan dijadikan agenda tiap tahun oleh Pemerintah Kota Probolinggo. Sepeda sangat lekat dengan kehidupan santri. Tak heran saat digelar Mancal Sepeda Bareng diikuti ribuan santri dari seluruh pondok pesantren di Kota Bayungga. Ribuan santri mengayuh sepeda sejauh 7 kilometer yang mengambil start dari depan Pemkot Probolinggo menuju jalan Soekarno Hatta - Jalan Citarum - jalan Barito - jalan Mastrip, dan berahir finish di Klinik Kesehatan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Probolinggo. Mancal Bareng juga diikuti Pengasuh Ponpes Zainul Hasan Genggong KH Mohammad Hasan Mutawakkil Alallah dan Gus Moh Haris; Katib PWNU Jatim
Wali Kota Hadi Zainal Abidin didampingi Wawali HM Soufis Sobri beserta Ketua PWNU Jawa Timur KH Mutawakkil Alallah mancal bareng. KH Syafruddin Syarif; Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujjb; Wakil Wali Kota HM Soufis Sobri; Sekdakot dr Ninik Ira Wibawati. Selanjutnya, anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Ahmad Hilmy; Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Teguh Santos; Kasdim 0820 Probolinggo Mayor Inf Meftah Puaddi; Kemenag Kota Probolinggo
Mufi Imron Rosady; Ketua PCNU Masrur; Ketua PD Muhammadiyah H Masfuk; beserta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Probolinggo. Peserta mengenakan masker untuk melindungi diri dari penularan Covid-19. Juga mengenakan sarung, busana khas kaum santri. Sesuai dengan tema acara Mancal Bareng Kiai dan Pak Wali dalam Hari Santri Nasional 2020, dan Kampanye
Memakai Masker. Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin mengatakan, peringatan HSN menjadi penyemangat persatuan ulama dan umara dalam berkontribusi untuk kepentingan bangsa dan negara. “Perjuangan santri dulu dan sekarang berbeda. Perjuangan atau jihad zaman sekarang adalah menjadi pelopor kesehatan. Kegiatan olahraga sambil mengampanyekan protokol kesehatan merupakan salah satu contoh,” katanya. Acara mancal HSN 2020 ini, lanjut Hadi, juga menjadi ajang pengenalan Klinik Kesehatan PCNU Kota Probolinggo yang segera diluncurkan. Dalam tausiyahnya, Pengasuh Ponpes Zainul Hasan Genggong KH Mutawakkil mengatakan, peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2020 dilakukan serba terbatas karena berlangsung di tengah pandemi Covid 19. Namun itu tidak mengurangi semangat untuk memperingatinya. “Pandemi ini merupakan pelajaran dari Allah SWT, betapa berharganya nikmat kesehatan,” pesannya kepada peserta gowes di garis finish. Jihad santri saat ini berbeda dengan dulu. Jihad santri di tengah pandemi Covid 19 adalah jihad kesehatan,” tuturnya. (adv/mhd/lis)
Bupati Tulungagung Terima Penghargaan LPPD 2018
Tulungagung, Memorandum Pemerintah Kabupaten Tulungagung di bawah kepemimpinan Bupati Maryoto Birowo terus mendapatkan prestasi yang diakui, baik skala regional maupun nasional. Yang terbaru, bertempat di Gedung Grahadi Surabaya, Jumat (16/10) kemarin, Bupati Maryoto Birowo menerima piagam penghargaan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) 2018. Penghargaan tersebut diberikan karena Kabupaten Tulungagung mendapatkan status kinerja sangat tinggi dalam hal laporan penyelenggaraan pemerintah daerah (LPPD). Ada sejumlah indikator yang menjadi patokan penilaian LPPD satu daerah, mulai dari kelengkapan laporan, urusan desentra-
FOTO: MEMORANDUM/MAD
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Mancal Bareng Sambut Hari Santri Nasional
Bupati Maryoto menerima penghargaan dari Gubernur Khofifah. lisasi, tugas pembantuan, tugas umum pemerintahan, penerapan dan pencapaian SPM, serta akuntabilitas kinerja. Ditemui usai menerima
penghargaan tersebut, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan penghargaan yang diterimanya merupakan gambaran dari kinerja pemerintah
daerah yang patut diapresiasi. “Kita dapat penilaian sangat tinggi atas kinerja pada 2018. Semoga di 2019 juga sama atau lebih baik lagi,” ucapnya. Bupati Maryoto berharap penghargaan yang diberikan bisa meningkatkan kinerja aparatur pemerintah daerah dalam melayani masyarakat. Sementara itu dalam arahannya di hadapan kepala daerah yang menerima penghargaan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan sinergi yang terjalin dengan kepala daerah se-Jawa Timur. Sebab sinergi ini juga menjadikan Provinsi Jawa Timur sebagai provinsi dengan indeks kinerja tertinggi se-Indonesia. “Jatim ini diukur dari proses keberseiringan visi misi, baik RKP,
RKPD provinsi, kab/kota, setelah dihitung, diukur, dinilai, dan dievaluasi, ternyata ada konsistensi antara visi misi nasional dengan provinsi, maupun kab/kota se-Jatim. Dengan demikian, hasil LPPD 2018 melalui EKKPD 2019 yang diserahkan pada EPPD 2020 tanggal 7 Oktober kemarin, telah diputuskan bahwa Jawa Timur memiliki indeks tertinggi di antara provinsi lain,” terang Khofifah. Dalam acara yang dihadiri seluruh kepala daerah se-Jawa Timur, Guber nur Khofifah mengaku bangga dengan seluruh pemerintah daerah di Jawa Timur yang berhasil menyinergikan program kerja. Sehingga pada LPPD kali ini semua dapat meraih predikat kinerja sangat tinggi. “Semoga capaian ini ke depan tetap bisa dipertahankan,” pungkasnya. (fir/mad/lis)
FOTO: MEMORANDUM/ASW
BPD Jembatan Aspirasi Masyarakat Desa
Pelantikan pengurus Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Lamongan periode 2020-2025.
Lamongan, Memorandum Bupati Fadeli hadir dalam pengukuhan dan pelantikan pengurus Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Lamongan periode 2020-2025 di Pendopo Lokatantra, Sabtu (17/10). Melalui organisasi ini, Fadeli berharap ABPEDNAS mampu menjadi fasilitator Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Lamongan untuk kemajuan desa. Ia menilai sebagai mitra kerja, BPD harus bisa bekerjasama dan mendorong kepala desa agar mampu menjalankan
roda pemerintahan desa demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. “Saya yakin 3.021 orang anggota BPD di Kabupaten Lamongan mampu menjembatani aspirasi masyarakat 426 desa yang ada di Kabupaten Lamongan, sehingga pembangunan yang ada di desa sesuai dari kehendak masyarakatnya,” tutur Fadeli. Selain menjadi jembatan aspirasi masyarakat desa, Fadeli juga berharap BPD mampu mengarahkan pembangunan untuk kemajuan bidang pertanian dan perikanan, serta pandai-pandai dalam
Pangdam V/Brawijaya Bantu Masjid Darul Falah
FOTO: MEMORANDUM/ALV
Trenggalek, Memorandum banyak yang berbondong-bondong untuk Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI memakmurkannya,” katanya. Widodo Iryansyah mengikuti Baksos Sementara itu, Takmir Masjid Darul Adventure Trail dalam rangka HUT ke-75 Falah Ustadz Yahman mewakili masyaTNI di Trenggalek, Sabtu (17/10). Berbagai rakat di desanya menyampaikan terima rintangan dengan keindahan panorama kasih atas perhatian dan kepedulian alam yang banyak terdapat di sepanjang yang telah diberikan Mayjen TNI Widodo rute berhasil ditaklukkan para peserta. Iryansyah. Kegiatan nge-trail yang menguji ad“Dengan bantuan yang diberikan, renalin itu juga dikemas dengan kegiatan kondisi Masjid Darul Falah semakin nyabaksos pemberian bantuan berupa keraman untuk digunakan, khususnya dalam mik dan kubah untuk Masjid Darul Falah melakukan salat berjemaah sehari-hari di Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh. maupun kegiatan keagamaan lainnya,” Dalam momen penyerahan bantuan Penyerahan bantuan keramik dan kubah untuk Masjid Darul paparnya. di Masjid Darul Falah, Pangdam V/Bra- Falah. Kegiatan Baksos Adventure Trail itu wijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah dediikuti Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris “Semoga nantinya keberadaan Masjid Darul ngan candanya yang khas mengingatkan, Ari Nugroho beserta para dandim jajarjika membangun itu mudah, tetapi yang sulit Falah akan semakin meningkatkan kesejahte- annya dan berbagai komunitas pecinta trail di adalah untuk merawat dan memakmurkannya. raan rohani bagi masyarakat dan juga semakin Trenggalek. (*/alv/lis)
penggunaan anggaran dana desa, yang pada tahun ini tidak dapat digunakan sepenuhnya pada pembangunan infrastruktur akibat wabah Covid-19. Pada kesempatan itu, Fadeli tak lupa mengingatkan kepada seluruh masyarakat Lamongan, khususnya petugas pemungutan suara untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. “Mari kita sukseskan Pilkada La-
mongan dengan penuh rasa aman, tertib, dan kondusif. Untuk anggota BPD agar mengingatkan anggota BPS dan KPPS dalam menjalankan tugasnya harus sesuai dengan protokol kesehatan,” imbuhnya. Turut hadir, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) ABPEDNAS Provinsi Jawa Timur Agus Budi Sampurno beserta seluruh jajaran OPD Kabupaten Lamongan. (*/asw/lis)
memorandum.co.id
MOJOKERTO-JOMBANG
memorandumredaksi @gmail.com
SENIN PON, 19 OKTOBER 2020 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Jombang, Memorandum Ach Fanany (40), lajang asal Dusun Sidorejo, Desa Windurejo, Kecamatan Kutorejo, ditemukan tewas mendadak di warung remang-remang Desa Awang Awang, Kecamatan Mojosari, Minggu (18/10) sekitar pukul 11.30. Penyebabnya penyakit lambung kambuh. Keterangan Sardi, saksi di lokasi menjelaskan kondisi korban dalam posisi tergeletak diatas sebuah balai. “Kondisi korban dalam posisi telentang diatasbalaididepanwarung.Sementara 3 warung yang sejajar dengan lokasi
kejadian memilih tutup,” ujar dia. Disampaikan Sardi, kejadian itu langsung dilaporkan ke kepolisian. Tidak lama berselang anggota Polsek Mojosari mendatangi lokasi kejadian. Tim Inafis memeriksa jasad
Fanany. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Mojosari Iptu Agus Setiawan menambahkan, dalam jasad Fanany tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik. “Keterangan saksi yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit lambung,” tandasnya. Terpisah Kepala Desa Awang Awang, Rudik Purwanto mengatakan, pihak desa sudah berulang kali memperingatkan pemilik warung remang-remang tersebut. (no/day)
LPPD Kabupaten Jombang Terbaik 5 Se-Jatim Jombang, Memorandum Hasil Evaluasi Kinerja Laporan Penyelengaraan Pemerintahan Daerah 2019 dan atas Laporan Penyelengaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2018, Kabupaten Jombang diapresiasi Kementerian Dalam Negeri RI. Dari 38 kabupaten kota di Jawa Timur, Kabupaten Jombang berada di peringkat 5 dengan nilai 3.4617 status Kinerja Sangat Tinggi untuk hasil LPPD Tahun 2018 yang merupakan EKPPD tahun 2019. Penyerahan piagam dilakukan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menerima piagam penghargaan dari Parawansa kepada Bupati Jombang Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Hj Mundjidah Wahab di Gedung “Alhamdulillah, apresiasi dan kinerja terbaiknya dalam melayani Grahadi, Jumat (16/10) sore. Bupati Jombang Hj Mundjidah penghargaan ini menunjukkan masyarakat dengan semangat priWahab menyampaikan prestasi kinerja Pemerintah Kabupaten Jom- ma,” ungkap Mundjidah Wahab. LPPD Tahun 2018 merupakan pe- bang bersama jajarannya selama ini Bupati Jombang berharap kinerja nilaian EKPPD tahun 2019 menjadi telah berhasil memenuhi ekspektasi yang baik ini terus dipertahankan kado bagi Pemerintah Kabupaten masyarakat dalam menyelenggara- dan bahkan terus ditingkatkan daJombang menjelang HUT ke-110 kan pemerintahan yang bersih dan lam rangka mewujudkan Jombang tahun, pada 21 Oktober mendatang. bertanggung jawab,” tutur Bupati ‘Yang Berkarakter dan Berdaya Saing’. Adapun skor yang diraih sebesar Jombang Hj Mundjidah Wahab. “Perkuat sinergitas kita untuk melakLanjut Mundjidah Wahab bahwa sanakan penyelenggaraan pemerin3.4617, sehingga Kabupaten Jombang berhak atas predikat sebagai kinerja kolektif seluruh jajaran Pem- tahan yang baik, bersih, kompeten, kabupaten dengan status kinerja kab Jombang, dukungan seluruh profesional, partisipatoris dan berorelemen masyarakat Jombang men- ientasi pada pelayanan prima. Saya Sangat Tinggi. Penilaian dilakukan menggu- jadi penyemangat Pemkab Jombang. ingin Jombang Kota Santri ini bisa nakan Indikator Kinerja Kunci (IKK) “Penghargaan ini bukti apresiasi dari menjadi role model penyelenggaraan untuk setiap pengukuran, baik hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintahan yang cepat, transpardalam hal tataran pengambil ke- Pemerintah Kabupaten Jombang. an, akuntable, dan profesional dalam bijakan, pelaksana kebijakan serta Terimakasih kepada seluruh ASN memberikan pelayanan kepada pubpelaksanaan urusan pemerintahan serta dukungan seluruh elemen lik sesuai peraturan perundang-unyang nantinya menghasilkan pering- masyarakat Kabupaten Jombang dangan yang berlaku,” imbuhnya. yang berhasil mempertahankan (hms/adv/day) kat kinerja daerah secara nasional.
Hari Pangan Sedunia
Wali Kota Mojokerto Ajak Warga Manfaatkan Lahan Mojokerto, Memorandum Pemerintah Kota Mojokerto berupaya bangkit melalui Program Upaya Pangan Mandiri (PUMP). Upaya ini dilakukan pemkot untuk mengantisipasi lesunya perekonomian akibatkan oleh pandemi Covid-19. Bertepatan Hari Pangan Sedunia, Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari bersamaWawali Achmad Rizal Zakaria, Sekdakot Mojokerto Harlistyati serta jajaran kepala OPD di lingkungan Pemkot Mojokerto menggelar panen perdana tanaman jagung serta penyerahan bantuan permodalan di balai Kelurahan Gunung Gedangan, Jumat (16/10). Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memberdayakan lahan aset pemkot untuk ditanami jagung dan memberikan bantuan modal usaha dalam bidang pertanian dan peternakan. Pemerintah Kota Mojokerto memiliki lahan aset seluas 9,0 ha yang dimanfaatkan untuk menanam jagung, salah satunya adalah lahan jagung di lingkungan Kedungsari Kelurahan Gunung Gedangan. Lahan seluas 1,5 ha ini ditanami oleh warga kelurahan kedungsari dengan jagung varietas NK 212 sejak Juli 2020. Usai mengikuti panen perdana, wali kota yang akrab disapa Ning Ita menyerahkan bantuan yang akan menjadi modal usaha bagi warga Kota mojokerto. Pada kesempatan ini bantuan bibit sayuran diberikan kepada 600 KK. Bibit yang diberikan antara lain bibit bungkul, cabai, tomat, terong. Selain dalam bidang pertanian, warga yang berminat dalam bidang peternakan juga mendapat bantuan modal usaha berupa ayam buras dan ayam petelur beserta kandang dan pakannya. Modal usaha juga diberikan dalam perikanan yaitu berupa bibit ikan nila dan ikan lele. Ada 17 kelompok warga yang mendapat bantuan bibit ikan lele dan 1 kelompok mendapat bantuan bibit ikan nila. Selain mendapat bantuan bibit ikan masing-masing kelompok juga mendapat bantuan kolam dan pakan ikan. Dalam sambutannya Ning Ita
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Lajang Sidorejo Tewas di Warung Remang-Remang
Sejumlah pejabat turut memanen jagung, termasuk Wali Kota Ika Puspitasari (inset).
h menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan bantuan program ketahanan pangan untuk 10000 KK. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ketahanan pangan yang menjadi bagian dari program pemulihan dampak ekonomi pandemi covid 19. “Di dalam kegiatan ketahanan pangan ini ada salah satu upaya di mana masyarakat kita aja untuk melakukan budidaya berbagai macam ada sayur mayur ada juga ikan ataupun unggas,”jelas Ning Ita. Ia menambahkan bahwa budidaya pertanian juga dilakukan oleh DKPP kemudian hasilnya dibagikan kepada masyarakat. “Semua bantuan ini kita harapkan tidak hanya bisa memberikan kecukupan atas kebutuhan pangan masyarakat kita tapi ke depan masyarakat kita aja untuk lebih sabar lebih telaten,”tutur Ning Ita. Ning Ita menjelaskan bahwa Kota Mojokerto ini memang bukan daerah pertanian tetapi meskipun wilayahnya perkotaan dengan kepadatan penduduk yang cukup tinggi tidak menjadi kendala untuk bisa mengembangkan pertanian. “Tidak hanya pertanian tentunya peternakan juga bisa kita upayakan artinya suasana pandemi ini justru menuntut kita lebih inovatif dan kreatif dan ini terbukti kita bisa melakukannya.”kata Ning Ita. “Bagaimana beralih dari wilayah perkotaan yang notabene memang
jarang sekali ada pertanian karena ketersediaan lahan yang cukup sempit, kita arahkan untuk lebih inovatif memanfaatkan lahan yang sempit untuk kegiatan ketahanan pangan dan ini bisa kita lakukan secara bertahap dari hasil itu untuk menjadi mata pencaharian masyarakat ke depan kuncinya dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan,”jelas Ning Ita. Lebih lanjut Ning Ita menyampaikan apa yang tengah dilakukan oleh Pemerintah Kota Mojokerto ini merupakan upaya untuk merubah pola hidup yang selama ini memang warga perkotaan jarang sekali melakukan kegiatan pertanian maupun peternakan. “Untuk itu kita tidak boleh patah semangat, justru iInilah saatnya kita meningkatkan inovasi dan kreativitas kita bagaimana memanfaatkan segala sumber daya yang ada ini untuk bisa menjadi sumber ekonomi atau mata pencaharian bagi masyarakat dan insya Allah kami juga akan melakukan pendampingan sampai dengan 6 bulan agar masyarakat kota ini mulai terbiasa untuk melakukan kegiatan budidaya kedepannya dan ini akan menjadi kebiasaan hidup yang akhirnya bisa menjadi sumber mata pencaharian atau ekonomi warga Kota Mojokerto,”pungkasnya. (war/adv/day)
Pjs Bupati Apresiasi Pasar Rakyat Mojo Kembangsore Park Desa Petak Dongkrak Ekonomi Desa, Warga Jadi Investor Utama
Himawan Estu Bagijo
dinilai sukses memaksimalkan aset desa dalam pengelolaan BUMdes secara efektif. Apalagi, investor utama Mojo Kembangsore Park adalah masyarakat sendiri, salah satunya dengan cara memasarkan saham senilai Rp 4,5 juta per lembar. Menurut Himawan, sistem tersebut sangat modern dan tepat untuk diterapkan. “Model manajemen penataan modal masa kini, banyak yang sudah pakai saham. Itu investasi yang sangat bagus. Usaha ini ada di bawah BUMDes. Sistem permodalan yang dipakai, berasal dari para investor selaku anggota bersama yakni masyarakat sini. Orang yang jualan, semua warga sekitar. Kalau lancar, impactnya pasti luar biasa. Selain investasi ekonomi, ada human capital juga. Manusia dapat pekerjaan dan penghasilan,” kata Himawan, Jumat (17/10) siang. Selain itu, Himawan juga berbagi ide pengelolaan pembangunan berkelanjutan, dengan tetap memakai keunggulan ekosistem alam tanpa merusak kelestariannya. Terpenting dari semua, Himawan mengajak semua untuk lebih melihat potensi dengan memanfaatkannya menjadi peluang bernilai investasi. “Kalau ada aset seperti ini, harus dikelola
Pjs Bupati Himawan Estu Bagijo meresmikan pasar rakyat Mojo Kembangsore Park.
mandiri. Jangan dijual ke orang lain. Jangan sampai kita jadi pegawai di rumah sendiri. Gali apa yang menarik. Misal di Pacet ini alamnya bagus, ya sudah pertahankan itu. Maksimalkan, terus kreatif, namun tetap jaga kelestariannya. Kalau ingin nambah pembangunan, pikirkan dulu daya dukungnya. Semua harus sinergis dan terukur,” tandas Pjs bupati. Sementara itu, Supoyo Kades Petak mengaku sangat optimis, ekonomi masyarakat Petak terdongkrak dengan adanya fasilitas ini. Dirinya melaporkan jika saat ini, Mojo Kembangsore Park yang memiliki 140 lapak, sudah terisi sebanyak 104 lapak yang merupakan warga Petak. Wahana bermain dibangun dengan anggaran senilai kurang lebih Rp 458 juta. Supoyo bahkan berancang-ancang, untuk segera merealisasikan rencana pembangunan wisata “Mojokerto Lampion Garden” yang ditargetkan di tahun 2021 mendatang. “Areal ini, riwayatnya adalah tanah kas desa (TKD). Semua bantuan murni dari BK Desa Kabupaten Mojokerto. Pasar ini milik desa, dan investor kami adalah masyarakat sendiri. Investasi saham, kami jual Rp 4,5 juta per lembar pada masyarakat. Dalam satu hari saja sudah habis terjual. Mohon do’a,
Pjs Bupati Himawan Estu Bagijo menerima potongan tumpeng.
supaya kami juga bisa membangun Mojokerto Lampion Garden pada 2021 nanti,” terang Supoyo. Acara soft opening Mojo Kembangsore Park dihadiri Forkopimca, AKD dan Kades se-Kecamatan Pacet, ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Pjs Bupati Himawan Estu Bagijo didampingi Kades Petak dan Camat Pacet. (war/adv/day)
Pjs Bupati Himawan Estu Bagijo mengunjungi stan pasar rakyat.
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Mojokerto, Memorandum Mengusung konsep ekonomi berbasis masyarakat, pasar rakyat “Mojo Kembangsore Park” Desa Petak, Kecamatan Pacet, diharapkan mampu menjadi pendongkrak ekonomi dengan memposisikan warga sendiri sebagai investor utama. Harapan itu disampaikan Pjs Bupati Mojokerto, Himawan Estu Bagijo saat memberi sambutan soft opening Mojo Kembangsore Park sebagai pasar rakyat, rest area sekaligus wahana wisata. Mojo Kembangsore Park sebagai sebuah kolaborasi b e r b a s i s t ra disional dan modern yang baik. H i mawan Estu Bagijo menyampaikan apresiasi Pemerintah Desa Petak, yang
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
DEWI RENGGANIS
SENIN PON, 19 OKTOBER 2020 HALAMAN 11
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Plt Bupati dan Dandim Tinjau Lokasi TMMD Kegiatan ini untuk melihat lokasi program tersebut. Tujuannya, untuk meyakinkan pemerintah, TNI, serta beberapa OPD terkait agar program itu berjalan dengan baik. “Agar nanti saat tiba pelaksanaan program TMMD ke-110 lebih mantap dalam pelaksanaannya,” tegas Plt Bupati
Abdul Muqit Arief. Mereka meninjau beberapa titik di Desa Harjomulyo dan Desa Mulyorejo dengan menggunakan mobil jip dan beberapa motor trail. Sepanjang peninjauan ada, beberapa titik yang betul-betul perlu dibangun. Seperti jembatan yang menuju Desa Mulyorejo.
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Jember, Memorandum Pelaksana tugas (Plt) Bupati Jember KH Abdul Muqit Arief bersama Dandim 0824 Letkol Inf La Ode M Nurdin meninjau Desa Harjomulyo dan Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo. Kedua desa tersebut lokasi program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMD) ke-110, Sabtu (17/10).
Musala yang nanti dibangun dalam kegiatan TMMD.
“Kalau tidak dibangun, warga kesulitan untuk melintas saat musim hujan. Di lokasi tersebut sudah pernah memakan korban dua mobil milik warga hanyut saat melintas,” ungkap Abdul Muqit Arief. Ada juga rumah yang kurang layak dihuni. Selain itu ada musala yang dijadikan tempat belajar mengajar yang juga butuh sentuhan renovasi. Pria yang akrab disapa Kiai Muqit itu mengapresiasi masyarakat Mulyorejo yang kompak. Hal itu ditunjukan dengan pembangunan jalan batu dan jembatan hasil swadaya masyarakat. “Saya berharap kekompakan
ini terus dijaga sampai tiba nanti pelaksanaan TMMD ke-110, agar masyarakat dan TNI benar-benar terasa manunggal-nya,” harap dia. Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin menyampaikan, TMMD ke-110 tahun ini tepat sasaran. Ini setelah melihat situasi dan kondisi yang sangat membutuhkan bantuan pembangunan. “Semoga nanti kalau sudah tiba saatnya pembangunan, benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dan, sinergitas antara TNI dan masyarakat dapat terjalin,” pungkasnya. (edy/udi)
Jember, Memorandum Yayasan Sadhana Dharma Arta Jember dibantu perwakilan Bank Indonesia (BI) Jember, menyalurkan paket sembako dan alat pelindung diri (APD), Minggu (18/10). Kegiatan ini untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19 di Kabupaten Jember. Pemberian bantuan itu dilaksanakan di berbagai kecamatan meliputi Kecamatan Patrang, Kaliwates, Sumbersari, Mayang, Umbulsari, Jombang, dan Kecamatan Gumukmas. Ketua Yayasan Sadhana Dharma Arta, I Wayan Wesa Atmaja, mengaku melihat para buruh tani yang selama ini giat bekerja merupakan hal yang patut diapresiasi. Maka, kegiatan bakti sosial dilaksanakan di Dusun Pondok Waluh, Desa Wringin Agung, Kecamatan Jombang, Jember. “Dalam kegiatan baksos ini memberikan bantuan sembako dan APD 200 paket yang diserahkan langsung kepada penerima, yang tersebar di tujuh kecamatan, baik dari bantuan CSR Bank Indonesia dan
sumbangan donatur yang diwujudkan dalam bentuk sembako,” beber I Wayan Wesa Atmaja, yang juga sebagai wakil ketua PGRI Provinsi Jawa Timur. Minggu (18/10) Lanjut dia, melawan Covid-19 perlu gotong royong dan kerja sama semua lapisan masyarakat. Baik badan usaha milik negara (BUMN) dan badan usaha milik daerah (BUMD), serta unsur lainnya guna membantu dan menghalau dampak Covid-19 agar cepat berlalu. “Untuk itu kami harus mengedepankan kesadaran disiplin menerapkan protokol kesehatan dan membiasakan pola hidup sehat dan bersih ,” ajaknya. Wayan berharap, diterimanya bantuan ini bisa meringankan dan berguna bagi umat serta masyarakat yang terdampak ekonomi agar bisa bertahan dan bangkit kembali. Sementara Mangku Misno, Pura Tirtha Sudha Mala, Desa Wringin Agung, Kecamatan Jombang, mengatakan bantuan yang telah diterima itu bisa meringankan beban
Karyawan Dianiaya tersebut. Karena perkara itu antara bosnya, William dengan Yonatan Eka Putra. Bahkan, Tonny harus menerima tindakan brutal dari orang tidak dikenal yang menagih kekurangan utang sekitar Rp 200 juta, namun belum ada kepastian jumlah. Sebelumnya orang-orang tersebut sudah mendatangi rumah William di Graha Family tetapi tidak pernah ditemui, sehingga berinisiatif mendatangi gudang milik William di kawasan Sambikerep, yang
kehidupan sehari-hari. “Dengan bantuan sosial oleh Yayasan Sadhana Dharma Arta itu wujud gotong-royong pengurus umat Hindu Kabupaten Jember kepada 37 umat dan masyarakat terdampak Covid-19,” kata Misno. Semoga pandemi corona ini, lanjut Misno, umat Hindu dan masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Semoga pandemi lekas hilang sehingga masyarakat bisa beraktivitas normal kembali. Sementara, kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pengurus Bendera Ni Ketut C Laksmi dan pembina Made Tirta beserta, beberapa anggota, dan perwakilan masyarakat yang menerima bantuan. Salah satu penerima bantuan Sutoyo, warga Dusun Pondok Waluh, Desa Wringin Agung, Kecamatan Jombang, merasa bersyukur telah mendapatkan bantuan. “Kondisi ekonomi yang sedikit sulit dampak pandemi Korona, bantuan paket sembako bisa meringankan beban kebutuhan hidup keluarga, “ucap Sutoyo. (edy/udi)
Sambungan dari halaman 1 juga lokasi penganiayaan. “Jumat (16/10) sekitar pukul 13.30, mereka datang dan awalnya ditemui teman saya (Sugik, asal Lamongan) dan ditanya keperluannya apa,” jelas Tonny, Minggu (18/10). Mengetahui itu, Sugik yang sempat kausnya ditarik oleh orang-orang itu lalu menemuinya dan mengatakan kalau ada yang mencari Pak William. “Saya jelaskan kalau Pak William tidak pernah di sini. Dia menjelaskan kalau bos saya (William, red)
Rumah di Dapuan Ludes Terbakar Mengetahui rumahnya terbakar, ibu dan kakaknya, Deni Afriansyah (21), langsung menyelamatkan diri sambil berteriak meminta pertolongan warga setempat. Bangunan semipermanen yang sebagian terbuat dari kayu membuat api dengan cepat membesar dan meludeskan rumah tersebut. Bahkan penguni tidak sempat menyelamatkan motor matic yang berada di dalam. Selain meludeskan rumah Suwardji, api juga melahap bagian atap rumah tetangganya, Ningsih (43), yang kebetulan tidak berada di kediaman. Mengetahui ada kebakaran, warga spontan memadamkan api menggunakan air dan peralatan seadanya. Dan sebagian lagi menghubungi petugas pemadam kebakaran (damkar). “Mengetahui ada kebakaran, spontan saja saya menghubungi command center,” kata Syaiful, warga setempat.
Sambungan dari halaman 1 Hingga tak lama kemudian, petugas damkar berikut 12 unit mobil mendatangi lokasi kejadian dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 09.36. Sementara itu, Kepala Bidang Operasional Dinas Kebakaran Surabaya Bambang Vistadi mengatakan, rumah yang terbakar adalah satu bangunan berbentuk L dan dijadikan tiga petak. “Cuma yang dilahap api satu rumah, satu bangunan lain yang terbakar hanya bagian atapnya saja,” ungkap Bambang. Untuk penyebab kebakaran, Bambang mengatakan diduga dari kompor elpiji. Waktu itu, penghuninya sedang memasak di dapur dan ditinggal pergi. Kemudian api membesar dan membakar bagian dapur dan merambat ke bangunan lainnya. “Korban jiwa nihil. Namun ada satu motor yang ikut terbakar,” pungkas Bambang. (rio/nov)
Warga Dukuh Pakis Hajar Maling Motor kejadiannya. Karena malam itu, ia di dalam rumah dan hendak tidur. Korban kaget saat mendengar teriakan sejumlah warga. Rudi akhirnya keluar rumah. Setelah dicek, ia melihat pelaku dikejar warga dan berhasil ditangkap. Bahkan massa yang geram menghajarnya hingga babak belur. “Ternyata pelaku itu mencuri motor saya,” ungkap Rudi. Ketika ditanya, AS mengaku baru satu kali mencuri motor karena diajak Rohim, yang berhasil melarikan diri. “Saya tadi menjaga motor dan bertugas sebagai joki. Teman saya kabur,” ucapnya. Di aksinya itu, AS mengendarai motor membonceng temannya. Sesampai di lokasi, mereka
Tato Keren Mereka tampak menikmati keindahan pulau Macan di Kepulauan Seribu. Sudah sewajarnya jika Gisel memakai bikini saat beraktivitas di pantai, tapi penampilannya akhirnya menjadi sorotan netizen. Khususnya di bagian paha. Mereka menyoroti tato serta bekas stretch mark (guratan pada kulit) yang ada di paha mantan istri Gading Marten tersebut kala berpose bersama sang putri, Gempita Nora Marten. “Tak pikir aku doang yang punya stretch mark, ternyata artis juga,” tulis netizen. “Bahkan seorang Gisel pun punya stretch mark,” tulis lainnya. “Tato di pahanya Gisel keren,” tulis netizen lain. Tak hanya itu saja, beberapa netizen juga kesal dengan sebuah postingan Gisel di mana ia tampak memegang sebuah bintang laut. Mereka
punya utang setengah miliar rupiah,” ujarnya. Mendengar keterangan itu, Tonny menegaskan bahwa dirinya tidak tahu masalah utang piutang itu dan hanya sekadar karyawan saja. Dan ia menyarankan ke sana atau meneleponnya. “Mereka mengatakan sudah ke sana (Graha Family, red) tapi tidak ketemu. Lalu datang puluhan orang lagi,” terang Tonny. Kali ini, lanjut Tonny, orang tidak dikenal itu langsung emosi dan menutup kepalanya dengan
Sambungan dari halaman 1
berhenti setelah melihat motor diparkir di depan rumah korban. Selanjutnya, AS mengawasi di atas motor, sedangkan Rohim bertugas sebagai eksekutornya. Apesnya perbuatan itu tepergok warga hingga diteriaki maling. Merasa aksinya gagal, Rohim memilih lari diikuti AS yang mengendarai motor. Lantaran panik membuat AS terjatuh dari kendaraan dan tertangkap massa. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Dukuh Pakis AKP Haryoko Widhi membenarkan kejadian curanmor tersebut. Dan saat ini sudah ditangani Satreskrim Polrestabes Surabaya. “Info terakhir pelaku dibawa anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya,” kata Haryoko, Minggu (18/10). (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 menasihati Gisel untuk tak memegang apalagi mengangkat hewan tersebut. “Star fish itu sensitif sama sentuhan, apalagi manusia apalagi kalo sampe diangkat ke darat. Itu bisa merusak struktur tubuhnya. One google away and you’ll get all the answer,” terang akun getr***. “So trueee.... hewan bukan properti buat foto yaa...,” ungkap akun nee***. iya betul, terumbu karang juga jangan dipegang, karena berpotensi rusak,” beber akun rut****. Sebelumnya Gisel juga sempat menjadi perbincangan hangat para netizen karena tampil sangat seksi kala melakukan pemotretan bersama putrinya itu. Ia mendapat cibiran keras karena dianggap mengenakan dress yang kurang sopan hingga disebut busana yang digunakan oleh Gisel dan Gempi tertukar. (dtc/nov)
ember. Tidak berhenti di situ, salah satu orang tersebut menendang kakinya. “Waktu saya digiring ke gudang, dan duduk di tangga kembali lutut diarahkan ke kepala saya. Lalu sampah dituangkan ke kepala saya, sampai pandangan waktu itu buram,” ujar pria yang kos di Benowo ini. Setelah itu, mereka semua meninggalkan gudang. “Jam tangan saya di meja juga hilang. Saya sudah laporkan ke Mapolsek Lakarsantri,” pungkas Tonny sembari memperlihatkan Laporan Polisi Nomor:TBL-B/241/X/ RES.1.24/2020/RESKRIM/Surabaya/SPKT Lakarsantri. Sementara itu, Rinovianto, kuasa hukum dari Yonatan Eka Putra, membantah jika ada in-
Ketua Yayasan Sadhana Dharma Arta, I Wayan Wesa Atmaja, secara simbolis menyerahkan paket bantuan Covid-19.
timidasi dan kekerasan ketika dirinya mempertanyakan utang tersebut. “Tidak ada yang masuk dan tidak melakukan intimidasi. Juga tidak ada lempar-lempar,” tegas Rinovianto saat dikonfirmasi Memorandum. Lanjutnya, bahwa apa yang dilakukan adalah menagih utang. “Masalah utang-piutang, orangnya tidak mau bayar Rp 458 juta,” ujarnya. Disinggung soal kejadian di Sambikerep, Rinovianto mengatakan, bahwa di sana merupakan gudang. “Di sana gudangnya,” pungkas Rino. Sementara itu, untuk laporan di Polda Jatim (Laporan Polisi Nomor: LP-B/745/IX/ RES.1.14/2020/UM/SPKT Polda Jatim, tanggal 23 September
2020) selanjutnya dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya (Surat Kapolda Jatim Nomor:B/ 10483/X/RES.1.14./2020/ Ditreskrimum, tanggal 30 September 2020). “Mohon waktu,” ujar Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran saat dikonfirmasi. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Lakarsantri Iptu Suwono membenarkan adanya laporan tersebut. “Masih lidik,” singkat Suwono. Seperti diketahui, awalnya William dan Yonatan Eka Putra, adalah teman baik. Sehingga mereka bekerja sama, sejak tiga tahun lalu. Karena pandemi Covid-19 itu, usaha yang dijalankan William kolaps. Termasuk merumahkan 95 persen karyawannya.
Ditetapkan Tersangka geram karena istrinya tidak percaya lagi padanya. Alat yang digunakan untuk menganiaya korban adalah palu. Keduanya sama-sama terluka bahkan sang istri meninggal di lokasi,” kata Enny, Minggu (18/10). Lanjut Enny, setelah ditemukan tergeletak bersimbah darah, korban dan tersangka langsung dibawa ke RSU dr Soetomo. Dari hasil pemeriksaan, korban menderita luka
Sambungan dari halaman 1 pukulan palu 16 kali di kepalanya. Sedangkan tersangka juga mengalami luka serupa sebanyak dua kali juga di kepala. “Sudah mendapat perawatan usai dibawa ke rumah sakit. Korban mengalami 16 pukulan di kepala dan meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan tersangka menderita luka yang sama di kepala sebanyak dua kali. Tapi sudah
mendapat perawatan saat itu juga,” jelas kapolsek. Sementara itu, Liem Tjie Tjhio yang ditanya mengenai motif dirinya menganiaya istrinya hingga tewas dikarenakan korban tidak mempercayai dirinya. “Saya geram karena karena dia (Go Biek Hwie) tidak percaya lagi sama saya,” ujar Liem di mapolsek. (iah/nov)
Sasar Tempat Umum Kedua tersangka disergap saat hendak beraksi di sekitar Jalan Widodaren, Sabtu (17/10). Sedangkan satu tersangka berinisial FM masih dalam proses pengejaran. Dari Arta dan Londo, petugas menyita barang bukti satu motor jenis Beat dan beberapa kunci T serta HP. “Anggota masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lain. Sudah kami identifikasi dan kantongi ciri-cirinya. Tinggal bekuk saja,” kata Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksono, Minggu (18/10) petang. Arief menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari serangkaian laporan aksi pencurian yang diterimanya. Dari laporan itu, pihaknya juga mengamankan rekaman closed circuit television (CCTV) dari lokasi kejadian. Polisi sempat kaget saat melihat beberapa rekaman tersebut.
Sambungan dari halaman 1 Ada kesamaan ciri-ciri dari beberapa rekaman yang disita sebagai petunjuk. Salah satunya adalah kejadian pencurian di rumah karaoke kawasan Rungkut. “Darisana kami identifikasi dan berhasil mengamankan tersangka di kawasanWidodaren. Kami menduga kuat akan beraksi lagi,” tandas alumni Akpol 2013 itu. Arief menyebut, rata-rata lokasi yang menjadi incaran komplotan Londo adalah tempat umum dan banyak dikunjungi orang. Terlebih, lokasi tersebut memiliki lahan parkir bawah tanah (basement) atau di belakang bangunan. Meski demikian, mereka juga tidak segan beraksi di rumah, tempat kos, maupun rumah toko (ruko). “Modusnya hampir sama. Mereka mengincar korban yang sebelumnya dibuntuti hingga ke lahan parkir. Karena mereka mengetahui
pemilik motor akan ke mana. Setelah dipastikan sudah masuk, mereka kembali parkiran lalu merusak kunci kendaraan dengan alat yang sudah dipersiapkan,” tegas dia. Dari hasil penyelidikan terungkap, tidak hanya sekali saja kedua pelaku berurusan dengan pihak berwajib. Menurut pengakuan Artafira, dia juga pernah diamankan anggota Polsek Genteng atas kasus serupa. Juni 2020 lalu, dirinya bebas setelah mendapatkan asimilasi. “Baru bebas asimilasi,” ujar Artafira. Begitu juga Dian alias Londo. April 2016 lalu, Londo pernah mendekam di tahanan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Pria ini ditahan atas kasus perjudian. Kurang lebih 6 bulan menjalani hukuman, dia bebas dari tahanan. “Pernah terlibat judi Pak, kena 6 bulan lebih,” kata Londo. (fdn/nov)
Dicintai sampai Akhir Hayat dan Memulai Cinta kepada sang Adik satu-satunya sarana rekreasi Indra dengan mampir di tempat usaha Susanti. Ngobrol ngalor-ngidul atau sekadar mampir minum teh. Sampai suatu hari Indra dikagetkan dengan pernyataan Susanti. Begini katanya, “Pak Indra masih tetap seperti dulu ya? Tidak pernah berubah mulai masa kanak-kanak hingga sekarang.” Indra tidak memahami maksud omongan tersebut. Dia mencoba mencerna. Tidak bisa. Pikirannya buntu. Setelah mencoba menerka-nerka, Indra menyerah dan akhirnya nekat bertanya, “Maksud Bu Wanti?” Susanti menghentikan aktivitasnya dan fokus pada pembicaraan dengan Indra. Kata Susanti, kakaknya pernah bercerita bahwa dia pernah mencintai seorang pria.
Saat itu, William tidak bisa membayar utang dan bunga sesuai dengan perjanjian. Meski ada itikad baik dari William tetap membayar utang itu pada Agustus dan September 2020. Namun, apa yang ditawarkan oleh William untuk menjaminkan stock barang ready yang ada di gudang dan jika sudah kembali normal akan diminta lagi tidak disetujui Yonatan. Tiba-tiba ada orang tidak dikenal sering mendatangi rumah William untuk menagih utang itu sembari meneror dan mengintimidasi. Sempat ada mediasi oleh Polsek Wiyung tetapi tidak ada titik temu. Teror terus diterima William dan keluarganya, sehingga melaporkannya ke Mapolda Jatim. (fer/fdn/rio/nov)
Tapi sampai perpisahan harus terjadi di antara mereka, pria tersebut tidak pernah mengungkapkan cintanya. Sebenarnya kakaknya juga mengaku sayang dan mencintai pemuda tadi. Tapi sebagai wanita, kakaknya merasa kurang etis kalau harus menyatakan cinta lebih dulu. Karena hingga mereka dewasa tidak ada pernyataan cinta dari pria tadi, kakaknya menyerah. Pasrah. Dia menerima pernyataan cinta pemuda lain. Pemuda yang dinilai memiliki banyak kesamaan dengan pemuda yang dicintainya diam-diam dan diyakini juga mencitainya diam-diam. “Asanti pernah bercerita seperti itu?” tanya Indra. Gurat kemasygulan tergambar jelas di garis-garis wajahnya. Terasa ada penyesalan yang sangat purba. Penyesalan
Sambungan dari halaman 1
yang sudah memfosil. “Ya. Kakak pernah menceritakan itu pada detik-detik menjelang kematiannya,” kata Susanti. “Apakah dia membawa kenangan cinta pemuda tadi hingga napas terakhirnya?” tanya Indra. “Ya. Hingga tarikan napas terakhir,” kata Susanti, yang menambahkan, “Mudah-mudahan pria tersebut tidak melakukan kesalahan yang sama dua kali dalam hidupnya.” Kalimat tadi diucapkan Susanti diringi sorot mata tajam ke ke dalam mata Indra. “Ya. Aku berjanji tidak akan menjadi lelaki pengecut lagi,” kata Indra, kemudian meraih tangan Susanti dan meremasnya. Susanti balas meremas. (habis)
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Sadhana Dharma Arta Salurkan 200 Paket Bantuan Covid-19
memorandum.co.id
GRESIK-PANTURA Pencari Ikan Tewas di Bengawan Solo
memorandumredaksi @gmail.com
SENIN PON, 19 OKTOBER 2020 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA
Ilustrasi ruang kelas yang ideal.
Dispendik Usul Pembangunan Ruang Kelas Baru
Korban ditemukan dengan mengenakan celana pendek berwarna coklat, sarung warna coklat dan kaos oblong abu-abu. Kanitreskrim Polsek Dukun Bripka Reza Wahyu membeberkan, korban ditemukan pertama kali oleh saksi warga setempat, sekitar pukul 06.00. Saat itu saksi yang merupakan nelayan tengah menyusuri bantaran sungai terpanjang di Jawa tersebut. “Saksi mendapati korban dalam kondisi terapung di TKP dan saat dicek korban sudah tidak bernyawa,” beber dia, Minggu (18/10). Penemuan mayat pemuda tersebut lantas dilaporkan ke warga sekitar dan diteruskan ke aparat kepolisian. Personel Polsek Dukun yang tiba di lokasi lalu mengevakuasi jasad korban. “Dari hasil visum pihak Puskesmas Dukun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” imbuh Reza. Pihak keluarga pun sudah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Mereka juga membuat surat permohonan untuk tidak dilakukan outopsi.
Gresik, Memorandum Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik mengajukan dana pembangunan ruang kelas baru (RKB) dan ruang rehab kelas (RRK) senilai Rp 10 miliar dalam RAPBD 2021. Kabid Manajemen Pendidikan Dispendik Gresik Suwono menuturkan, pengajuan ini masih dibahas pada KUA PPAS (kebijakan umum anggaran) dan prioritas plafon anggaran sementara). ‘’Pada 2020, untuk RKB dan RRK tidak mendapat pendanaan dari APBD,” tutur Suwono, kemarin. Hal itu dikarenakan sebagian besar anggaran dialokasikan untuk Covid-19. Meski begitu, pemerintah pusat telah menggelontorkan dana sebanyak Rp 9,7 miliar untuk pembangunan RKB dan RRK di Gresik. Suwono berharap pengajuan Rp 10 miliar bisa disetujui, sehingga jumlah pembangunan RKB dan RRK di Gresik dapat meningkat. Saat ditanya tentang jumlah rencana pembangunan RKB dan RKK pada tahun 2021 ia menjawab belum tahu. “Kami masih menunggu persetujuan total APBD, baru bisa kami tentukan. Selain dari APBD, nantinya juga ada dana dari pemerintah pusat,” terang dia. (han/har/udi)
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Gresik, Memorandum Dhiyaul Haq (18), warga RT 05/RW 03, Desa Kalirejo, Kecamatan Dukun, ditemukan tewas mengapung di Bengawan Solo, tepatnya di Desa Dukunanyar, Kecamatan Dukun, Sabtu (17/10). Sebelumnya, korban dikabarkan dua hari tidak pulang.
Petugas dibantu warga mengevakuasi jasad korban di Desa Dukunanyar.
Jasad korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan. Masih menurut Reza, pihak keluarga mengatakan, Dhiyaul Haq sudah tidak pulang selama dua hari. Terhitung sejak Kamis (15/10). Kala itu, korban pergi dari rumah sekitar pukul 20.00. Korban pamit untuk menjala
ikan di Bengawan Solo. “Keseharian korban mencari ikan dengan menggunakan perahu dan jala di sekitaran Bengawan Solo,” ungkap dia. Biasanya, korban berangkat pukul 20.00, lalu sekitar pukul 7.00 sudah pulang untuk menjual ikan hasil tangkapannya ke Pasar Dukun. Namun, ditunggu
sampai beberapa waktu, Dhiyaul Haq tidak pulang-pulang. Hal itu membuat keluarganya risau. Hingga Jumat (16/10) sekitar jam 19.00, keluarga korban sempat melaporkan kehilangan anak ke Polsek Dukun. “Paginya, korban ditemukan dalam kondisi meregang nyawa mengapung di Bengawan Solo,”
pungkas dia. Diketahui, korban tidak memiliki penyakit bawaan ataupun keluhan sakit sebelum berangkat mencari ikan. Diduga korban hendak melepaskan jalanya yang tersangkut. “Namun tidak berhasil (akhirnya korban tenggelam, red),” tutupnya.(and/har/udi)
Babinsa berkomunikasi dengan masyarakat.
Komsos Ciptakan Sinergitas dengan Masyarakat Surabaya, Memorandum Komunikasi sosial (komsos) merupakan kemampuan mutlak yang harus dimiliki setiap prajurit TNI terutama babinsa. Karena komsos ini bagian dari metode binter selain bakti TNI dan binwanwil. “Penajaman binter melalui komsos sangat efektif. Komsos merupakan metode pendekatan komunikasi disesuaikan dengan tipologi wilayah dan kearifan lokal,” ujar Babinsa Koramil Krembangan Sertu Heru didampingi Serda Triyono. Sehingga komsos ini, masih menurut Heru, harus rutin dilaksanakan oleh babinsa dalam upaya membangun, menyinergitaskan, dan menciptakan suasana keakraban. “Ketika bertemu dengan masyarakat, bisa saling memberikan informasi tentang situasi keadaan yang mungkin terjadi di suatu wilayah,” lanjut Heru. Dengan seringnya babinsa berkomunikasi dengan masyarakat, sudah pasti akan memberikan efek positif berupa terjalinnya silaturahmi dan ikatan emosional yang kuat.(tyo/udi)
Bojonegoro, Memorandum Anggota DPR RI Farida Hidayati bersama PAC Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Sukosewu gowes bareng, Minggu (18/10). Kegiatan ini untuk kampanye memakai masker kepada masyarakat. Acara ini untuk menyambut Hari Santri Nasional (HSN) pada 22 Oktober. Ikut dalam kegitan ini MWC NU Kecamatan Sukosewu, beserta seluruh banomnya, forkompimcam, dan masyarakat umum. Ketua PAC GP Ansor Sukosewu, Mokh Na’im, mengatakan memperingati Hari Santri sama halnya memperingati perjuangan dan pengorbanan para santri serta kiai dalam merebut kemerdekaan bangsa ini. “Semoga Hari Santri ini bisa dijadikan inspirasi dan edukasi dalam berkhidmah kepada NU,”
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ TYO
Gowes Bareng Ansor, Anggota DPR Kampanye Masker
Farida Hidayati bersepeda bareng di Sukosewu.
kata dia. Lebih lanjut dikatakan, pandemi Covid-19 ini pihaknya
tergugah untuk menyuarakan pentingnya bermasker guna meminimalisir penularan.
Selain kampanye bermasker, sepanjang rute yang di lewati gowes akan dibagikan semba-
ko dengan sasaran janda tua. “Teknis pembagian kami serahkan kepada masing-masing ranting yang dilewati gowes,” ujarnya..Na’im. Rute gowes dibagi menjadi dua, pertama Sukosewu-Sumberjo Kidul-Sidorejo-Sidodadi-Sukosewu. Kedua adalah Sukosewu-kalicilik-Semawot-Klepek-Semenkidul-Jumput-Purwoasri. Sementara itu anggota DPR RI Farida Hidayati mengapresiasi kegiatan tersebut. Sebab, sebagai generasi santri dan turut serta berjuang melawan Covid-19 dengan cara kampanye memakai masker adalah hal tepat. “Saat ini kan memang dalam suasana pandemi Covid-19. Dan pemerimtah juga gencar memerintahkan warga masyarakat untuk memakai masker,” tutur dia. (top/har/udi)
BPJS Kesehatan Penolong Keluargaku BAGI Lailatul Fitriyah, warga RT 5/RW 1, Desa Ketapang Lor, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, memiliki kartu Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan dewa penolong bagi dirinya dan keluarganya. Dengan kartu sakti ini menjadi jaminan kesehatan anaknya, Danial (2). Anaknya yang mengidap penyakit hernia itu kini bisa
sembuh berkat program yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan itu. Rasa syukur dan ucapan terima kasih terucap dari Fitri, sapaan akrabnya, saat ditanya terkait keikutsertaannya sebagai peserta JKN-KIS. “Beruntung, seluruh anggota keluarga saya terdaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan. Sehingga biaya pengobatan operasi hernia anak saya seluruhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Kalau tidak lewat program ini, mungkin anak saya belum operasi sampai saat ini,” ungkap dia dengan haru, Minggu (18/10). Selepas operasi tersebut, anaknya bisa beraktivitas kembali sebagaimana mestinya. Tonjolan di bagian tubuhnya yang dulu terasa menyiksa, kini sudah hilang. Bukan hanya biaya untuk operasi hernia Danial, Fitri juga menceritakan bahwa biaya kelahiran Danial pun juga dibiayai oleh BPJS Kesehatan. Serupa, saat itu ia juga tidak mengeluarkan biaya sepeserpun. “Sekarang anak saya sudah tidak mengeluh kesakitan. Sebelumnya mau loncat-loncat juga tidak bisa bebas
Lailatul Fitriyah menunjukkan kartu JKN-KIS program BPJS Kesehatan.
karna sakit ada tonjolan itu. Alhamdulillah sudah bisa beraktivitas seperti teman-teman lainnya. Yang jelas saya tidak berhenti mengucap terima kasih kepada BPJS Kesehatan. Bahkan dari biaya kelahiran anak saya ini juga ditanggung BPJS Kesehatan,” ucap Fitri. Ditambahkan Fitri, tidak hanya keluarga kecilnya yang sering menggunakan layanan pengobatan gratis yang dikelola BPJS Kesehatan ini. Kakek dan nenek Fitri pun cukup sering memanfaatkan fasilitas itu. Ketika kondisi terasa mau sakit, tanpa khawatir harus mengeluarkan biaya besar mereka langsung mendatangi tempat layanan medis yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. “Dulu pengalaman kakek dan nenek saya yang sering mengalami sakit karena sudah usia senja, tidak pernah takut untuk berobat karena sudah terdaftar sebagai peserta JKNKIS. Tidak perlu pikir dua kali, kami langsung bawa ke fasilitas kesehatan cukup dengan bawa kartu JKN-KIS ini. Terbukti kan BPJS Kesehatan ini sangat membantu keluarga kami,” urai dia. Peserta JKN-KIS segmen pekerja bukan penerima upah (PBPU) atau mandiri ini juga menjelaskan, selama menggunakan layanan BPJS kesehatan sejak kartunya masih bernama jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) hingga saat ini tidak ada kendala berarti. Selama ini berjalan lancar dan mendapatkan pelayanan
yang memuaskan. “Keberadaan program JKN-KIS ini sangat membantu sekali. Apalagi bagi segmentasi masyarakat yang mengalami kesulitan finansial. Pengobatan tanpa biaya ini pastinya sangat meringankan beban masyarakat termasuk saya sendiri. Saya sangat-sangat bersyukur,” tutur wanita berjilbab ini. Lebih lanjut, Fitri juga menyampaikan pelayanan BPJS Kesehatan kian membaik. Apalagi di masa pandemi ini, tidak mengurangi sedikitpun kualitas maupun kuantitas pelayanan. Bahkan banyak kemudahan untuk mengakses pelayanan kesehatan salah satunya dengan program pelayanan administrasi melalui WhatsApp (Pandawa) khusus wilayah kantor cabang Gresik. Dalam program tersebut antara lain terdiri dari pelayanan untuk perubahan data identitas, perubahan kelas rawat, perubahan fasilitas kesehatan, pendaftaran peserta PBPU baru, cetak dan kirim kartu, perubahan data PNS/TNI/Polri serta pendaftaran bayi baru lahir. “Selain pelayanan kesehatan yang semakin bagus, BPJS Kesehatan juga memberikan kemudahan untuk peserta dalam pelayanan administrasi seperti perubahan data, pendaftaran peserta baru dan lain-lain. Kami cukup hanya kirim saja pesan lewat WA ke nomor petugas BPJS Kesehatan cabang Gresik ke nomor 082130004420,” jelasnya. (and/har/udi)