Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 19 Mei 2023

Page 1

SERTIFIKA T

P E RS WAN DE

JUMAT KLIWON, 19 MEI 2023

memorandumredaksi@gmail.com

memorandum.co.id

MemorandumTV & Memorandum Online

memorandum

memorandumonline & memorandumredaksi

memorandum

HARGA Rp 5.000,-

KETAGIHAN MIRAS, 4 BOCAH BOBOL SDN PENJARINGANSARI I

DIOTAKI SISWA PUTUS SEKOLAH

Surabaya, Memorandum Empat bocah berinisial MPA, NAF, BDA, dan MFB, harus menghuni jeruji besi Polsek Rungkut. Keempat warga Kecamatan Rungkut itu diamankan usai membobol SDN Penjaringansari I. Tak tanggung-tanggung, mereka menggasak empat laptop dan 40 tablet di ruang tata usaha (TU).  Bersambung ke halaman 2 

Surokim Abdus Salam

Kapolsek Rungkut Kompol M Fakih didampingi Kanitreskrim AKP Ristitanto menunjukkan barang bukti.

Menkominfo Terjerat Korupsi, NasDem Digembosi

Elektabilitas Bacapres Terusung Merosot Surabaya, Memorandum Kejaksaan Agung menetapkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate sebagai tersangka kasus korupsi pembangunan menara BTS 4G senilai Rp 8 triliun. Atas penetapan ini, banyak opini yang mengatakan bahwa ada dugaan penggembosan di tubuh NasDem. Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdus Salam pun angkat bicara, bahwa penetapan tersangka ini akan membuat elektabilitas bakal calon presiden (bacapres) yang diusung NasDem, Anies Baswedan, merosot. Terlebih mendekati waktu pemilu, opini dan persepsi publik akan selalu mempengaruhi karena intens diberitakan dan menjadi isu.  Bersambung ke halaman 2 

Icha Christy

Kesengsem L agu ‘Sandaran Jiwa’ milik penyanyi Icha Christy menjadi lagu pemenangan Ganjar Pranowo for Presiden versi Ganjar Law and Development Center (GLDC). Dan lagu itu pun populer dimana-mana dan diputar oleh para pencinta calon presiden yang kini masih menjabat Gubernur Jawa Tengah ini. Namun sebelum hal itu terjadi, artis kelahiran Jember, 1 Februari 2002 ini, sudah kesengsem dengan sepak terjang Ganjar Pranowo sejak menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah. “Sebenarnya sih, aku udah lama kesengsem dengan Pak Ganjar. Sepak terjangnya ituloh, yang bikin  Bersambung ke halaman 2

Pemkot Belum Mampu KLA MARAKNYA kasus kriminalitas yang dilakukan oleh pelajar menunjukkan bahwa pemkot belum mampu menjadikan Surabaya sebagai kota layak anak (KLA) seutuhnya. Menurut pemerhati anak M Isa Ansori, M Isa Ansori bahwa meski pemkot dengan segala upayanya menjadikan Surabaya sebagai kota layak anak, ternyata masih banyak hal yang belum bisa dijangkau  Bersambung ke halaman 2 

SDN Penjaringansari I.

Tidak Semata-mata Kesalahan Anak INI peringatan untuk semua orang tua. Jika anak atau pelajar terjerat kasus kriminalitas maka diistilahkan anak yang berkonflik dengan hukum. Seperti yang dikatakan pakar hukum pidana Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya M Sholehuddin, bahwa kalau anak melakukan sesuatu yang menyimpang apalagi sampai berurusan dengan hukum pidana itu tidak semata-mata kesalahan dari anak.  Bersambung ke halaman 2 

M Sholehuddin

Bandit Gagal Jual Motor Curian

Tertangkap di Akses Suramadu Surabaya, Memorandum Suramadu sebagai jalur pelarian terduga pelaku curanmor untuk menjual hasil curian motor bukan isapan jempol. Buktinya, Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya mengamankan dua bandit, inisial MRF (19), warga Jalan Pogot Baru, dan RR (14), warga Kenjeran saat melintas di Jalan Kedung Cowek. “Ketika itu, anggota sedang melakukan penyelidikan kendaraan yang mengarah ke Jembatan Suramadu. Kemudian melintas kedua terduga pelaku motor dan menangkapnya,” kata  Bersambung ke halaman 2

MRF ditahan di Polrestabes Surabaya dan barang bukti yang disita.

Dibayang-bayangi Kepercayaan Tahayul Leluhur (3) - Meng, komplotan bandit cilik bobol SD Penjaringansari. - Nanti menginjak remaja bobol SMP atau SMA, menginjak pemuda bobol kampus, menginjak dewasa bobol kantor. Si Mameng (Guru preman)

Gak Berani Makan Ikan Lele, Takut Hadapi Nasib Sial Mulanya Bapak tidak memakan penyetan lele untuknya. Dia masukkan makanan itu ke mulutnya, tapi diam-diam dia muntahkan lagi ke belakang. Begitu satu-dua kali.

Lama-lama Bapak merasakan makanan yang sedikit dikunyah di mulutnya terasa nikmat. Makanya pada suapan ketiga dan seterusnya makanan tersebut dia telan dengan sedikit keraguan. Ternyata hal yang sama dialami Emak. Mereka bahkan tanduk karena masih lapar. Jadilah masing-masing menghabiskan  Bersambung ke halaman 2 

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 19 Mei 2023 by memorandum - Issuu