Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 19 Juni 2021

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

SABTU LEGI, 19 JUNI 2021

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

3 PEMUDA PERKOSA DAN RAMPOK TERAPIS PIJAT PANGGILAN

PINGSAN,DIGILIR Surabaya, Memorandum Anggota unit Reskrim Polsek Gubeng berhasil mengamankan tiga pemuda yang memperkosa terapis pijat panggilan. Korban, NH (31), tinggal di rumah kos Jalan Sidosermo Gang Kuburan.

Oleh: Arief Sosiawan

M Man, PremanP Preman-Preman

B

elum lama ini Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan perintah langsung kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Perintah itu diberikan lewat sambungan telepon, setelah presiden mendengar keluhan warga penggiat bisnis di kawasan Tanjung Priok. Dengan raut wajah yang tenang serta nada bicara kalem, presiden tegas meminta kapolri dan jajaran membersihkan premanisme yang selama ini mengganggu aktivitas bisnis di kawasan pelabuhan Tanj g Priok. jung

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Pemimpin Redaksi

Kapolsek Gubeng Kompol Akay Fahli menginterogasi ketiga pemerkosa terhadap NH.

Sementara ketiga tersangka adalah Farchan Candra Prasasti alias Aloy (20), warga Jalan Pacar Keling VII; Gayub Dwi Ramadhani alias Gayub (23), warga Jalan Jolotundo Baru I; dan Valentino Mario Dwi Putra (27), warga Jalan Mojo III-F.

Aksi bejat para begundal itu dilakukan di kamar lantai III kos-kosan harian Jalan Barata Jaya, Minggu (13/6) dini hari lalu. Modusnya mereka mem-booking korban melalui aplikasi MiChat. Bersambung ke halaman 11

TAK SABAR ANTRE DAN BEREBUT

Bersambung ke hala halaman lama m n4

Pos Penyekatan Suramadu Sisi Surabaya Ricuh Surabaya, Memorandum Penumpukan warga yang antre tes usap antigen di penyekatan Suramadu sisi Surabaya sempat ricuh, Jumat (18/6). Warga berebut ingin dilayani lebih dulu karena diburu jam kerja. Kursi dan meja pun berantakan. Mereka menilai apa yang dilakukan petugas tenaga kesehatan (nakes) untuk proses tes usap antigen terlalu lama. Apalagi ada yang diduga mencoba memprovokasi sehingga terjadi keributan. Sehingga polisi pun bergerak cepat mengamankan beberapa orang yang dianggap membuat onar. “Sudah kita tindaklanjuti,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum. Lanjut Ganis, tidak ada yang diamankan dalam kejadian

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Jhonny Eddizon Isir mengenakan kaus Persebaya ketika memantau pencinta klub kebanggaan warga Kota Pahlawan.

Ribuan Bonek Meriahkan Anniversary Ke-94 Persebaya

Bersambung ke halaman 11

LLulu l Tobing T bi

SERUMAH

Ratusan bonek berkumpul di depan Kaza City Mall Kapas Krampung untuk merayakan anniversary ke-94 Persebaya.

Arek-Arek Suroboyo tersebut. Kemudian Isir mengungkapkan kepada bonek bila di awal pandemi Covid-19, sudah berkolaborasi khusus dengan rekan-rekan bonek untuk memerangi pandemi bersama-sama. Isir juga menjelaskan, sama

L

-

Meng, kata pimpinan dewan Surabaya, rapat virtual tidak efektif.

-

Kenapa? Tidak dapat uang kehadiran ya?

Si Mameng (Office boy kantor dewan)

Kondisi pos penyekatan Suramadu sisi Surabaya yang berantakan.

Bersambung ke halaman 11

Surabaya, Memorandum Tidak hanya mesra saat memadu kasih, sejoli ini juga kompak melakukan tindak kriminalitas. Itu yang dilakukan Diki Imam (30), warga Jalan Banyu Urip VIII dan Siti Nurwijayanti (21), warga Petemon IV. Bahkan, keduanya menganggap pencurian motor sebagai hobi dan pencaharian.

Surabaya, Memorandum Tak tahan godaan duniawi, Susilo nekat menggelapkan uang milik majikannya. Dia menilap uang hasil penjualan emas sebesar Rp 3 miliar. Akibat perbuatannya itu, Susilo diancam pidana maksimal 5 tahun penjara. Saat dikonfirmasi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hasan Effendi mengatakan, bahwa uang hasil penggelapan itu digunakan terdakwa untuk berpesta dan berfoya-foya.“Dibuat pesta dan foya-foya,” tutur JPU. Awalnya, Susilo bekerja sebagai sales kanvas di toko emas milik Christopher Leonid Gunawan. Dia mulai bekerja di toko yang beralamat di Prambanan Residence

Bersambung ke halaman 11

Bersambung ke halaman 11

Diki Imam dan Siti Nurwijayanti di Mapolsek Sukolilo.

Sejoli Keputih Gasak Motor

I Love You, Linda. Pulanglah (3)

Bersedia Pindah ke Tempat Terpencil

D

ani tidak menyangka, ternyata Linda di rumah bidan tadi untuk menggugurkan kandungan. Celakanya, Dani sebagai pacar Linda merasa tidak pernah sekali pun ber Bersambung ke halaman 11

FOTO: MEMORANDUM/JAKA

Bersambung ke halaman 11

dengan tahun lalu yang memperingati ulang tahun ke-93 Persebaya, kapolrestabes juga berkolaborasi dengan bonek yang ada di kelurahan dan kecamatan.

Tilap Hasil Penjualan Emas Rp 3 M FOTO: MEMORANDUM/DANNY

ulu Tobing menggugat cerai suaminya, Bani Maulana Mulia. Perceraian itu rupanya sudah disepakati oleh kedua belah pihak. Baik Lulu Tobing dan Bani pun berencana ingin menyelesaikan perceraian tersebut secara baik-baik. Kuasa hukum Bani Maulana Mulia, Afrian Bondjol, SH menyebut kliennya dan Lulu Tobing bahkan masih tinggal satu atap. Hubungan mereka juga masih sangat baik hingga saat ini. “Jadi gini, dapat saya sampaikan, kalau sebenarnya hubungan Pak Bani dengan Nba Lulu baik-baik saja. Jadi itulah makanya ini ada gugatan kita sikapi dan kita cari

FOTO: MEMORANDUM/IST

Surabaya, Memorandum S Ribuan bonek dan bonita memerriahkan anniversary ke-94 Persebaya d di depan Stadion Gelora 10 Nopember T Tambaksari, Jumat (18/6). Pendukung ffanatik Persebaya itu, memenuhi sep panjang jalan hingga akses menuju sstadion legendaris tersebut. Mereka berkumpul dan bernyan nyi di beberapa ruas Jalan Kapas K Krampung dan Tambak Rejo tepatnya d di depan Kaza City Mall. Bahkan, ssekitar pukul 23.30, Kapolrestabes S Surabaya Kombespol Jhonny Eddizon IIsir datang menemui bonek dan ikut m merayakannya. Isir dari atas mobil pengeras suara m mencoba menenangkan ribuan bon nek. “Salam Satu Nyali, Wani,” ucap IIsir kepada bonek. Tak lupa Isir juga memperkenalk kan diri kepada pendukung fanatik P Persebaya. Bahkan, alumni Akpol 96 itu sempat mencopot seragam polisi yang dikenakan dan ikut memperlihatkan kaus Persebaya kebanggaan

FOTO: MEMORANDUM/IST

SATU NYALI, WANI

Susilo (rompi hijau) mendengarkan dakwaan JPU di PN Surabaya via video call. ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SABTU LEGI, 19 JUNI 2021 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Gus Muhdlor-Subandi Sosialisasikan Program UHC

Warga Ber-KTP Sidoarjo Berhak Pelayanan Kesehatan Gratis Selain cukup membawa KTP ketika berobat ke puskesmas atau klinik fasilitas kesehatan (faskes) swasta yang sudah terdaftar bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, dengan UHC pembayaran BPJS kesehatan 398 ribu warga, ditanggung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Untuk mendukung program tersebut, digelar sosialisasi dengan mengundang Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo Dhamroni. Karena itu, acara yang dihelat di Fave Hotel, Selasa (14/6), juga dihadiri Bupati Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) dan Wabup Subandi. Didampingi kepala dinas kesehatan, kepala dinas sosial, kepala dinas kependudukan dan catatan sipil. Sedangkan peserta sosialisasi diikuti camat, kepala puskesmas, klinik faskes BPJS dan forum kepala desa. Tujuannya agar informasi tentang program UHC bisa sampai ke masyarakat dan tidak simpang siur. “Bahwa UHC ini salah satu cara yang ditempuh oleh Pemkab Sidoarjo dan didorong oleh DPRD untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan BPJS kesehatan yang sebelumnya tidak ter-cover karena sebab tidak mampu membayar iuran,” jelas Gus

Muhdlor. Warga dengan adanya UHC ini juga dimudahkan dalam mengakses pelayanan kesehatan di semua puskesmas dan faskesf hanya cukup dengan menunjukkan KTP Sidoarjo. “Kalau ada peserta BPJS mandiri yang menunggak akan tetap mendapatkan pelayanan kesehatan pada kelas 3 dan langsung ter-cover UHC,” tambahnya. *Sidak Puskesmas-Faskes Swasta Untuk memastikan program UHC berjalan optimal, Wabup Subandi akan sidak ke puskesmas dan faskes swasta yang sudah kerja sama dengan BPJS kesehatan. Upaya ini dilakukan agar tidak ada lagi laporan warga Sidoarjo ditolak puskesmas atau faskes saat ingin berobat. Abah Subandi, panggilan akrabnya, meminta kepala desa/lurah untuk menjelaskan kepada warganya. Apalagi sejak Mei 2021, pemkab sudah mengucurkan dana Rp 14,5 miliar untuk pembiayaan selama satu bulan program UHC. Anggaran ini rencananya akan ditambah lagi untuk cadangan. “Anggaran yang kita alokasikan besar sekali, kalau tidak optimal

FOTO: MEMORANDUM/JOKO S

Sidoarjo, Memorandum Program universal health coverage (UHC) di Kabupaten Sidoarjo mendapat respons positif masyarakat. Program inisiasi Bupati Ahmad Muhdlor dan Wakil Bupati (Wabup) Subandi tersebut bakal memberikan kemudahan dalam pelayanan kesehatan.

Sosialisasi UHC oleh BPJS Kesehatan yang dihadiri Bupati Ahmad Muhdlor dan Wabup Subandi didampingi kepala dinas kesehatan, kepala dinas sosial, kepala dinas kependudukan dan catatan sipil yang juga dihadiri Ketua Komisi D DPRD Dhamroni di Fave Hotel, Selasa (14/6).

yang dirugikan adalah warga Sidoarjo,” katanya. “Kita akan sidak ke puskes-

mas-puskesmas untuk mengecek kelancaran pelayanan kesehatan. Puskesmas harus memberikan

pelayanan prima, tidak boleh ada penolakan. Mulai hari ini semua warga Sidoarjo sudah bisa menik-

mati pelayanan kesehatan cukup dengan menunjukkan KTP saja,” tegas Subandi. (adv/jok/epe)

Berikut Informasi Program UHC yang Perlu Diketahui Warga Sidoarjo: 1. Program UHC peruntukannya adalah untuk warga ber-KTP Sidoarjo dengan status warga kurang mampu menurut standar Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Sosial. Hal ini dikarenakan keterbatasan anggaran daerah atau kemampuan APBD Sidoarjo, untuk itu yang di-cover UHC hanya warga yang masuk kategori kurang mampu.

2. Jika ada warga ber-KTP Sidoarjo dan memiliki tempat tinggal tetap di Sidoarjo maka apabila sakit bisa mendapatkan pelayanan kesehatan, cukup dengan menunjukkan KTP saja ke semua faskes. Jika yang bersangkutan belum terdaftar sebagai peserta BPJS, maka akan dimasukkan program UHC. Termasuk warga Sidoarjo yang

memiliki tunggakan iuran BPJS sebagai peserta mandiri kelas 1, 2, 3 tetap mendapatkan layanan di puskesmas maupun rujukan, dengan catatan tunggakan masih melekat pada pribadi tanggung jawab yang bersangkutan. Jika di kemudian hari yang bersangkutan ingin keluar dari keanggotaan UHC/beralih menjadi perserta mandiri atau terdaftar di segmen PPU minimal 1 tahun terdaftar sebagai PBID, baru boleh alih segmen maka tunggakan iuran akan kembali menjadi beban peserta dan wajib dilunasi

kelas 3 kategori kurang mampu. Kelas 1 dan 2 tetap menjadi peserta mandiri. Termasuk peserta PPU (Pekerja Penerima Upah) tidak bisa mengajukan pindah ke program UHC.

5. Semua fasilitas pelayanan kesehat-

an tingkat pertama (Puskesmas, Klinik Pratama, dokter keluarga yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan) bisa diakses warga Sidoarjo cukup membawa KTP saja atau KK. Puskesmas dan faskes pertama tidak boleh menolak apabila ada warga Sidoarjo yang ingin mendapatkan pela3. Bila tidak dalam kondisi sakit, yanan kesehatan dengan alasan belum warga Sidoarjo yang menjadi peserta terdaftar sebagai peserta BPJS KesehatBPJS Mandiri kelas 3 bisa mengajukan an. Terkait pelayanan di faskes rujukan/ pindah masuk program UHC dengan rumah sakit dapat dilayani jika dalam syarat mengurus surat keterangan tidak kondisi kegawatdaruratan medis atau temampu (SKTM). Mengurusnya melalui lah mendapatkan rujukan menggunakan RT/RW kemudian ke desa/kelurahan dan alur BPJS Kesehatan dari faskes pertama diketahui camat. Selanjutnya diajukan ke Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo. 6.Bagi warga luar daerah yang baru pindah ke Sidoarjo dan memiliki KTP Sidoarjo 4. Pengajuan perpindahan hanya di- mulai bisa aktif mendapatkan pelayanan peruntukkan untuk peserta BPJS Mandiri program UHC setelah enam bulan.


SABTU LEGI, 19 JUNI 2021

HALAMAN 3


memorandum.co.id

KOTA SURABAYA Wali Kota segera Rapat Surabaya, Memorandum Pada dasarnya, pembelajaran tatap muka (PTM) diizinkan oleh pemerintah pusat bagi daerah yang berstatus zona oranye dan zona kuning, sedangkan saat ini, Kota Surabaya berada dalam status zona oranye. Namun pascalebaran, lonjakan kasus di Kota Pahlawan mengalami tren kenaikkan. Hal ini kemudian yang melatari pimpinan DPRD Surabaya untuk meminta kepada pemkot tak memaksakan PTM digelar bulan Juli depan. “Sebaiknya rencana PTM harus dipastikan tingkat keamanannya di tengah lonjakan kasus positif Covid-19. Tak perlu dipaksakan jika belum sepenuhnya aman,” kata Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah, Jumat (18/6). Meski demikian, Laila yang memiliki latar belakang seorang guru sangat memahami harapan murid dan orang tua yang ingin segera melaksanakan sekolah offline. “Dua tahun siswa belajar daring. Semua rindu kelas dan teman-teman. Namun dalam situasi pandemi yang belum usai, kesehatan anak-anak menjadi yang utama,” pungkasnya. Begitu juga yang diutarakan Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti, meminta kepadaWali Kota Eri Cahyadi supaya

Laila Mufidah mendampingi belajar daring.

mengkaji kembali rencana pembelajaran tatap muka (PTM) sesuai dengan kondisi terkini, di saat penularan Covid-19 yang mengalami peningkatan. “Wali kota supaya mengundang para pakar apakah akan menyiapkan sekolah PTM atau memperkuat penyekatan dan PPKM,” ujar Reni. Politisi perempuan dari Fraksi PKS ini tak ingin pelaksanaan PTM justru menimbulkan klaster sekolah, sehingga menambah angka penularan Covid-19 di Surabaya. “Kalau memang tetap digelar kebija-

kannya seperti apa. Misal, kehadiran murid yang semula direncanakan 50 persen dari total jumlah murid di kelas, mungkin bisa dikurangi menjadi 25 persen saja,” usul Reni. Sedang yang tak kalah penting, selain tergantung pada keputusan kepala daerah juga mempertimbangkan keputusan orang tua siswa. “Bagi siswa yang tidak mendapatkan izin sekolah PTM oleh orang tuanya, maka sekolah harus melayani lewat pembelajaran daring,” pungkas Reni. SebelumnyaWali Kota Surabaya Eri Ca-

hyadi, bahwa pihaknya segera melakukan rapat lagi dengan dewan pendidikan terkait pertemuan PTM tersebut. “Karena naiknya kasus ini (Covid-19), kita lebih berhati-hati. Jangan sampai nanti tatap muka mendapatkan dampak yang tidak bagus. Ini harus kita jaga semuanya,” ujar Cak Eri, sapaan Eri Cahyadi. Lanjut Cak Eri, belum pastinya PTM ini karena pihaknya menjaga lebih utama Covid-19 ini daripada tatap muka. “Kalau dampak mudarat (sesuatu yang tidak menguntungkan, red) lebih banyak kan tidak bagus,” urainya. (mg3/fer/tyo)

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Surabaya, Memorandum Satu pekan ini rapat dengar pendapat (hearing) di DPRD Surabaya digelar penuh secara virtual. Sebagai Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya, Mahfudz menilai rapat daring tak efektif untuk menyelesaikan aduan warga. “Feel-nya kurang, kita tidak bisa merespons secara langsung keluhan warga. Belum lagi terkendala sama Mahfudz sinyal yang seringkali putus-putus. Ini membuat pembahasan jadi kurang greget,” kata Wakil Ketua Fraksi PKB ini, Jumat (18/6). Untuk itu, pihaknya mendesak supaya mulai pekan depan rapat hearing di DPRD Surabaya kembali digelar luring seperti sedia kala dengan tatap muka di ruang rapat masing-masing. “Yang ditakutkan itu apa, yang positif Covid-19 kan nggak ada di gedung dewan. Mereka semua dalam penanganan dan isoman. Bagi kita yang sehat dan tidak terpapar ya sebaiknya kembali berkegiatan, yang penting tetap jaga prokes,” paparnya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Surabaya A Hermas Thony mengatakan, bahwa pekan depan ada kemungkinan rapat hearing kembali offline, tidak lagi virtual. “Sangat mungkin (rapat kembali offline). Kemarin di rapat banmus (badan musyawarah) ada arah ke situ namun tergantung nanti penilaiannya bagaimana. Bisa juga kembali virtual apabila dalam perkembangannya yang terpapar Covid-19 bertambah,” kata politisi senior dari Gerindra ini. “Nanti akan dievaluasi melalui rapat di banmus. Keputusan didasarkan situasi terkini yang sedang berjalan. Tapi kami semua tentu berharap rapat hearing maupun rapat pansus bisa kembali digelar offline,” imbuhnya. (mg3/tyo)

Dewan Berharap PTM Tidak Dipaksakan

Tiga pilar Kecamatan Gubeng menggelar vaksinasi di Balai RW 07, Jalan Pucang Sewu.

Surabaya, Memorandum Babinsa Koramil Gubeng bersama bhabinkamtibmas memantau vaksinasi terhadap warga usia 50 tahun ke atas dosis 1, Jumat (18/6). Kegiatan di balai RW 07, Jalan Pucang Sewu ini, dengan kuota 100 orang. “Selama vaksinasi ini berjalan aman dan tertib dan tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujar Danramil Gubeng Mayor Arh Suwanto. Suwanto menambahkan bila vaksinasi ini mendapat

dukungan dan respons positif dari seluruh komponen, baik pemerintah maupun masyarakat. Salah satunya dengan menyosialisasikan tentang berita hoax tentang bahaya vaksin Covid-19, sehingga membuat warga takut untuk divaksin. “Dengan menyosialisasikan tentang vaksinasi Covid-19 sehingga banyak warga yang datang, dan mereka tidak takut,” pungkas Suwanto.(tyo/fer)

TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik

Bantu Bersihkan Pekarangan Rumah

Kopda Agus bersama rekannya menyapu pekarangan rumah warga tempat mereka menginap.

Gresik, Memorandum Kedekatan anggota Satgas TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik, di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, terus bersama warga dalam situasi apapun. Baik dalam pekerjaan di dalam program, maupun dalam kehidupan bersosial di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Seperti yang dilakukan anggota satgas Kopda Agus, setelah pulang dari bekerja di lokasi sasaran TMMD, terlihat dia membantu seorang warga untuk membersihkan pekarangan rumah, Jumat (18/6). “Saya berharap semoga kekeluargaan yang sudah terjalin dengan baik ini bisa terus terjalin,bukan hanya saat pelaksanaan TMMD saja namun setelah kami kembalipun persaudaraan ini saya harapkan masih terus akan berlanjut,” kata Agus.(tyo/fer)

FOTO: ISTIMEWA

Babinsa Koramil Gubeng Pendampingan Vaksinasi

FOTO: ISTIMEWA

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Mahfudz: Harus Kembali Luring

SABTU LEGI, 19 JUNI 2021 HALAMAN 4

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Rapat Dewan Daring Tak Efektif

memorandumredaksi @gmail.com

Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Nurwahidi menyerahkan bantuan di Desa Kemirian, Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso.

SKK Migas Lanjutkan Kebajikan Selama Ramadan Surabaya, Memorandum Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi perwakilan wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (SKK Migas Jabanusa) tetap akan melanjutkan kebajikan selama Ramadan. Ini bagian dari menebar kebaikan terhadap sesama. Selama Ramadan 2021, SKK Migas Jabanusa sudah menyalurkan 2.111 paket sembako dengan total anggaran Rp 216 juta kepada warga di sejumlah kota. Pemberian bantuan sembako diberikan di Jombang, Malang Selatan, dan Bondowoso pada 7-9 Mei. Jombang, Ponorogo, dan Magetan pada 9-11 Mei. Sedangkan Surabaya pada 11 Mei. Bantuan di Surabaya diberikan kepada dinas kesehatan, dinas kebersihan, dan dinas sosial sebanyak 600 paket sembako. Tiga dinas ini berhubungan langsung dengan warga, terutama terkait dengan kesehatan, kesejahteraan, dan kebersihan lingkungan. Jadi bantuan ini disalurkan melalui mereka. Kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang berada di bawah naungan SKK Migas dalam penyaluran bantuan dan ikhtiar menebar kebajikan ini antara

lain Saka Indonesia Pangkah Limited, PHE WMO, EMCL, PHE TEJ, PEPC, PEP Region IV, HCML, Medco Sampang Pty, Ltd, Ophir Indonesia Pty, Ltd, Petronas Carigali Ketapang II Ltd, Kangean Energi Indonesia. “Ke depan, kami ingin kegiatan seperti ini dilanjutkan secara terus-menerus. Menebar kebaikan merupakan bagian dari semangat dan kekuatan industri migas. Bisnis harus terus berjalan tanpa melupakan aspek kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama,” kata Kepala Perwakilan SKK Migas Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Nurwahidi. Beberapa program kebajikan ke depan nantinya akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat terkini. “Selain itu kami juga akan memperhatikan karakteristik masyarakat yang menjadi sasaran bantuan. Sinkronisasi akan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah atau pemangku kebijakan setempat,” kata Nurwahidi. Melalui kegiatan berbagi dengan sesama, SKK Migas Jabanusa ingin mendekatkan masyarakat dengan pelaku industri migas. Dengan demikian, kesepahaman akan tercapai di antara kedua belah pihak untuk menjaga energi di Indonesia.(day/*/tyo)

Man, Preman-Preman-Preman Mendengar perintah itu, sontak orang nomor satu di korps baju cokelat itu menyatakan siap. Dan benar, tak butuh waktu lama perintah kapolri ke jajaran di tingkat provinsi hingga kota dan kabupaten menghasilkan banyak tangkapan preman. Semua kepala kepolisian daerah (kapolda) dibuat sibuk. Begitu pula seluruh kepala kepolisian resort (kapolres) dan kepala kepolisian sektor

(kapolsek) se-Indonesia pontang-panting sibuk bergerak menurunkan anggota menindak dan “menyapu bersih” para preman yang selama ini dinilai meresahkan masyarakat. “Pembersihan” preman kali ini bukanlah yang pertama terjadi di negeri ini. Masih teringat jelas, tindakan serupa pernah terjadi di era Orde Baru. Pada sekitaran 1980-an, perang terhadap preman terjadi. Banyak

Sambungan dari halaman 1 preman mati misterius terbungkus karung dan dibuang begitu saja di jalanan. Di sana-sini jamak orang melihat mayat bergelimpangan tanpa identitas jelas. Kebanyakan mereka tewas dalam kondisi mengenaskan. Selintas “aksi pembersihan” ini berdampak. Pasca kejadian itu, sepuluh bahkan lima belas tahun kemudian negeri ini seakan bebas dari jarahan preman. Paling tidak, aksi premanisme

tak terlihat lagi di jalanan. Padahal, fakta yang muncul justru para preman yang tersisa atau preman baru lebih cerdik. Mereka lebih lihai dalam menjalankan aksi premanisme tanpa bisa disentuh oleh aparat keamanan. Tegasnya, para preman itu lebih terorganisasi dengan rapi dalam sebuah ikatan hingga mampu mengeruk keuntungan golongannya dan meresahkan masyarakat.

Nah, kalau jadinya begitu, perintah presiden dan kemudian diteruskan kapolri kepada jajaran apakah efektif? Atau sebaliknya, makin membuat para preman tambah cerdik menghadapi perintah itu? Atau juga agenda melawan preman kali ini punya maksud dan tujuan lain mengingat sepekan terakhir pemerintah memunculkan wacana pemberlakuan berbagai pajak baru

yang akan dibebankan kepada rakyat di antaranya pajak sembako, pajak jasa dan pendidikan? Atau, semua pertanyaan itu salah? Tentu jawaban atas semua ini, hanyalah masalah waktu saja. Tegasnya! kebenaran jawaban itu tinggal menghitung waktu mengingat kebiasaan di negeri ini, sering memunculkan masalah baru untuk menutupi persoalan lama. Atau sebaliknya. (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SABTU LEGI, 19 JUNI 2021 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Varian Delta B1617 Mengintai, Sasar Keramaian Edukasi Prokes Karena itu, satgas kecamatan di luar zona merah juga diinstruksikan untuk pro-aktif bergerak agar dampak varian baru itu bisa dilokalisir. Seperti yang dilakukan Satgas Covid-19 Blega, kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sampang, dalam beberapa hari terakhir menggencarkan operasi gabungan dengan door to door system (DDS) menyisir sepanjang ruas Jalan Raya Blega, pasar tradisional, kompleks pertokoan, dan lokasi keramaian lainnya. “Pada Kamis (17/6), kami bahkan menyekat jalan raya sambil membagikan masker gratis,” kata Kapolsek Blega AKP Edy Tjahjono kemarin. Targetnya, semua warga mematuhi protokol kesehatan (prokes), dan mengedukasi jika ada yang mengabaikan. “Kami juga mengingatkan kepada mereka bahwa varian baru Delta B1917 menyebar luas di Kabupaten Bangkalan,” sambungnya. Agar Blega tidak sampai terpapar varian baru, kapolsek meminta semua warga lebih disiplin menerapkan prokes. “Terutama giat 5M. Yakni wajib memakai masker, rajin mencuci tangan, selalu menjaga jarak ideal, menghindari kerumunan, serta meminimalisir mobilitas kegiatan di luar rumah,” tandasnya. *Antisipasi Konflik (sub) Sementara itu, menyusul

perkembangan di perbatasan wilayahnya yang berpotensi memicu konflik, Bupati R Abdul Latif Amin Imron beserta pihak terkait lainnya, berupaya keras menyampaikan kebijakan yang diambil, semisal penyekatan di kaki Jembatan Suramadu murni dengan dasar untuk memutus penularan Covid-19I. “Tidak ada diskriminasi. Semua ini tidak ada perbedaan karena sama-sama saling menjaga antara yang satu dengan yang lainnya. Biar Bangkalan bisa kembali hijau dan Surabaya terhindar dari virus Covid-19,” katanya. Ia melanjutkan, pihaknya juga terus koordinasi dengan berbagai sektor. Baik itu Pemkot Surabaya maupun Pemprov Jatim. Salah satunya terkait permintaan bantuan kepada Pemkot Surabaya tentang upaya testing sesuai arahan dan seizin gubernur, kapolda, dan Pangdam V Brawijaya. Apalagi, indikasi lonjakan ini dipicu varian baru juga masih simpang siur. Ini terjadi setelah Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim Herlin Ferlina mengungkap, ada sembilan kasus Covid-19 yang terdeteksi varian B16172. Lima pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 varian delta India, B16172 itu bahkan dari Bangkalan. “Jadi memang benar ada temuan baru untuk kasus

FOTO: MEMORANDUM/IST

Bangkalan, Memorandum Satgas Covid-19 Kabupaten Bangkalan terus berupaya meredam lonjakan kasus yang diduga dipicu varian baru virus corona, Delta B1617, selama tiga pekan terakhir. Terutama yang terjadi di empat kecamatan zona merah (Arosbaya, Bangkalan, Klampis, dan Geger).

Anggota Polsek Blega mengedukasi prokes dan membagikan masker kepada pengguna jalan.

varian delta India di Jatim. Total temuan barunya ada lima kasus. Semua itu ditemukan dari Bangkalan, baik yang dari penyekatan maupun dari pasien yang sudah dirawat dari RS rujukan yang kemudian dirawat di Surabaya,” kata Herlin.

Namun, Herlin tidak merinci berapa kasus baru yang ditemukan dari hasil penyekatan dan berapa yang ditemukan dari rujukan pasien dari Bangkalan. Yang jelas dikatakan Herlin, bahwa lima kasus baru itu semuanya dari Bangkalan.

“Memang kami ada kebijakan, bila ada teman-teman RS yang mendapatkan rujukan pasien dari Bangkalan dan hasil PCR testnya menunjukkan CT value di bawah 25, maka harus dilakukan sequencing. Maka yang dapat rujukan dari

Bangkalan dan CT-nya kurang dari 25 maka dikirim ke kami sampelnya dan ketemu tambahan baru sebanyak lima pasien,” tegasnya. Lebih lanjut Herlin menegaskan, bahwa 5 temuan kasus baru ini juga bukan merupakan

warga yang baru saja pulang dari luar negeri ataupun tenaga migran. Melainkan warga biasa. Sehingga ia memastikan bahwa memang varian delta India di Bangkalan sudah menyebar secara lokal atau transmisi lokal. (*/ras/epe)

Serda Sulistiyono menyapa anak-anak desa ketika beristirahat.

TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik

Satgas Bercanda dengan Anak-Anak Gresik, Memorandum Di sela tugas menjadi personel Satgas TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik, upaya untuk mewujudkan kemanunggalan dengan rakyat juga selalu dilakukan. Seperti yang dilakukan personel satgas Serda Sulistiyono, Jumat (18/6). Momen mengerjakan sasaran fisik TMMD di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, dijadikan kesempatan untuk bermain bersama anak-anak. Sebagai anggota TNI aktif, dirinya menyadari kalau tentara berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan bekerja hanya untuk rakyat. “Berbagai upaya akan terus kami lakukan. Termasuk dalam berbagai bentuk kegiatan supaya TNI selalu manunggal dengan rakyatnya,” ucapnya. Kehadiran Serda Sulistiyono disambut antusias anak-anak. Seperti yang diakui Teguh. Ia berasa mendapat pengalaman luar biasa bermain dengan personel TNI. Padahal, dulu sebelum ada TMMD setiap berpapasan dengan tentara pasti lari ketakutan. “Ternyata pak tentara juga bisa guyon<’ celotehnya. (tyo/epe)

Sumenep, Memorandum Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sumenep (AMS) menggelar audiensi dengan Komisi II DPRD Sumenep, Jumat (18/6). Mereka mempertanyakan pengawasan legislatif terhadap realisasi CSR perusahaan yang beroperasi di Sumenep. Inisiatif AMS direspons positif komisi II. Bahkan legislatif mengusulkan adanya pembentukan koordinator CSR yang melibatkan mahasiswa, agar realisasinya transparan dan tepat sasaran. Menurut salah seorang perwakilan AMS, Abdul Basit mengatakan, ia menyoal efektivitas fungsi pengawasan DPRD Sumenep terhadap pelaksanaan CSR perusahaan yang ada di Sumenep atau perusahaan nasional yang berinvestasi di Sumenep. “Kami menginginkan Perda CSR Nomor 8 Tahun 2016 terealisasi. Kami meyakini terealisasinya perda itu tak lepas dari fungsi pengawasan DPRD. Informasi yang kami terima, komisi II sampai detik ini khususnya terkait migas tidak pernah mendapat laporan terkait realisasi CSR migas,” ungkap Basit. Seharusnya, menurut Basit, dengan banyaknya perusahaan besar di Sumenep, seperti perusahaan migas, BUMN, dan lainnya, mampu mengangkat ekonomi masyarakat. Minimal bagi warga di lingkungan sekitar

FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR

FOTO: MEMORANDUM/TYO

DPRD Sumenep Usulkan Pembentukan Koordinator CSR

Anggota Komisi II DPRD Sumenep menemui perwakilan AMS yang minta audiensi.

perusahaan. Menanggapi hal itu, anggota Komisi II H Masdawi mengaku bahwa dengan dorongan mahasiswa, menggugah pihaknya untuk menyusun regulasi terkait CSR agar lebih tajam. “Tujuannya agar pengawasan legislatif ada dampak kepada masyarakat,” sebutnya. “Paling tidak kita punya ruang untuk masuk ke perusahaan-perusahaan. Mahasiswa

menginginkan transparansi CSR dan berdampak positif minimal di lingkungan sekitar. Semua perusahaan baik BUMD atau BUMN seperti PT Garam yang berkantor di Sumenep Ini belum jelas CSR-nya. Kami terlalu masuk terhambat regulasi, makanya ayo kita kawal bersama,” terang Masdawi. Politisi Partai Demokrat tersebut berharap, ada koordinator semua perusahaan di Sumenep

terkait CSR. Tapi semua elemen harus masuk seperti birokrasi, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan lainnya. Menurut dia, sistem manajemen CSR diberikan langsung jadi tidak ada pihak ketiga. Jadi perusahaannya menjadi eksekutor sendiri. Padahal menurutnya, perlu ada kejelasan dari pendapatan perusahaan itu berapa persen CSR yang harus dikeluarkan. Sehingga legislatif

bisa mengawasi apakah sudah direalisasikan dengan baik atau tidak. “Kalau ada koordinator yang bisa transparan dan realisasinya bisa satu pintu, itu yang kami harapkan. Selama ini regulasinya CSR-nya wajib tapi sanksinya minim jadi tidak seimbang. Jadi bagus juga jika ada regulasi bupati membuat koordinator dan di bawah pengawasan bupati,” tandas H Masdawi. (aan/epe)

Tingkatkan Infrastruktur, Pamekasan Siapkan Rp 100 M Pamekasan, Memorandum Warga Kabupaten Pamekasan akan segera menikmati kenyamanan infrastruktur yang dibangun pemerintah kabupaten (pemkab) pada tahun anggaran 2021. Seperti infrastruktur jalan dan lain-lain. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Cahya Wibawa menjelaskan, ada 20 kegiatan yang saat ini sudah masuk proses lelang serta beberapa paket pekerjaan lainnya yang melalui pengadaan langsung. Di antaranya pemba-

ngunan jalan dan pengelolaan sumber daya air. “Untuk kegiatan jalan ini merata, semua kecamatan ada. Namun, ada beberapa pembangunan jalan yang menjadi prioritas pak bupati, salah satunya ruas jalan Pegantenan-Bujur Barat,” ungkapnya, Jumat (18/6). Menurutnya, anggaran proyek peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) dan dana alokasi umum (DAU). Totalnya mencapai lebih dari

Bupati Baddrut Tamam

Rp 100 miliar. “Dua kegiatan didanai DAK, yaitu di ruas jalan Palengaan-Pangareman dan ruas Palengaan-Pegantenan,” terangnya. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk menentukan status jalan. Apakah masuk akses jalan desa, jalan akses kecamatan, atau jalan akses kabupaten. Sebab, itu penting untuk meng-update perkembangan setiap akses jalan tersebut. Sebelumnya, Bupati H Baddrut Tamam SPsi menjadikan

infrastruktur sebagai satu dari lima program prioritas. Empat lainnya adalah ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan reformasi birokrasi. Program prioritas tersebut semuanya telah berjalan. Seperti beasiswa santri, beasiswa jurusan kedokteran, dan fasilitasi untuk melanjutkan pendidikan di sekolah kedinasan. “Mudah mudahan dengan adanya fasilitas tersebut memberikan manfaat terbaik untuk kemajuan Pamekasan ke depan,” harap bupati. (sjk/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

Polsek Arosbaya Sekat Jalan dan Bagikan Vitamin Bangkalan, Memorandum Berbagai upaya terus dimaksimalkan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Arosbaya untuk meminimalisir lonjakan kasus corona yang terus mengalami kenaikan signifikan dalam tiga pekan terakhir di Kabupaten Bangkalan. Kamis (17/6) malam, Kapolsek Arosbaya AKP Moh Rifai bersama belasan anggota polsek bagian dari tim satgas covid kecamatan didukung BKO personel Brimob Polda Jatim melakukan penyekatan sepanjang jalan raya Kecamatan Arosbaya. Termasuk menyekat beberapa jalan perkampungan yang memberlakukan PPKM mikro. “ Targetnya, untuk membatasi mobilitas kegiatan warga di luar rumah, agar potensi seberan covid bisa ditekan turun,” tandas AKP Moh Rifai, Jumat (18/6).

Anggota Polsek Arosbaya menyekat jalan raya di Kecamatan Arosbaya.

Anggota dan BKO Brimob Polda mencegat siapapun warga yang melintas di jalan. Tak ada tebang pilih. Itu berlaku bagi pengendara sepeda motor, mobil maupun pejalan kaki. Jika mereka tak bisa menunjukkan surat keterangan bebas dari covid berdasar hasil rapid test antigen atau PCR, akan disuruh putar balik untuk tidak keluyuran kemana-mana.

“Kepada mereka juga kami ingatkan dengan cara-cara yang humanis agar semakin disiplin menerapkan prokes, utamanya 5-M,” papar Moh Rifai. Yakni, wajib memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak ideal, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas kegiatandi luar rumah. Selain itu, anggota dan personel BKO Brimob Polda

bagi-bagi masker dan multi vitamin pendongkrak daya tahan tubuh kepada prngunjung. Juga kepada warga perkampungan di sekitar Kota Arosbaya. Tujannya agar imunitas warga tak gampang terpapar covid. ”Rutinitas kegiatan seperti ini, akan tetap rutin kami lakukan sampai sebaran covid di Arosbaya melandai,” pngkas AKP Moh Rifai. (ras/mik)

Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela bersama jajaran beranjangsana ke rumah anggota yang sakit.

sanakan dinas ini, Kapolres serta rombongan juga memberikan tali asih dan bantuan berupa sembako. “Jangan sampai kita putus tali persaudaraan dan silaturahmi. Mereka semua yang belum bisa

bertugas kembali bersama kita juga tetap menjadi bagian dari kita,” ujar Leonard. Sementara itu, di kesempatan yang sama, Kasubagpers Bag Sumda AKP Zaenal Arifin menambahkan, jika ini adalah

salah satu bentuk kepedulian kapolres kepada para anggota. “Kita harus saling bahu membahu dan terus memberikan support mental maupun material kepada sesama,” pungkas Zaenal. (pra/mik)

Iseng, Nomor Terblokir

Polisi Minta Warga Manfaatkan Layanan 110 Malang, Memorandum Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan layanan kepolisian, Polri telah membuka layanan polisi 110 yang dapat diakses masyarakat secara gratis melalui sambungan ponsel maupun telepon rumah. Program yang digagas oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ini sebagai salah satu penjabaran program Presisi untuk mempercepat respon Polri dalam menjalankan tugas ke masyarakat. Ps Kasubbag Humas Polres Malang Aipda Nova Hanta Putra menyampaikan, selama ini layanan polisi 110 di Mapolres Malang telah direspon masyarakat. “Laporan yang kami terima masih permasalahan ringan, terkait pelayanan publik tentang persyaratan membuat SIM atau SKCK. Untuk kejadian menonjol masih belum ada,” terang Nova, Jumat (18/6). Melalui layanan ini, lanjut Nova, apabila masyarakat membutuhkan layanan kepolisian maupun informasi terkait dengan layanan kepolisian dapat mengakses nomor S p y g film Asumsi 110. Seperti dalam tayangan yang dibuat oleh anggota Polres Malang, dikisahkan petugas yang siaga 24 jam langsung

‘’Mereka berasal dari jaringan berbeda juga profesi yang berbeda juga. Mulai dari karyawan swasta hingga sopir travel,” ujar Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari dalam rilis di mapolres, Jumat (18/6). Para tersangka adalah Eko Purnomo (41), warga Jalan Panglima Sudirman, ditangkap di Jalan Lingkar Utara (JLU) Mayangan sekitar pukul 23.00. Barang bukti yang diamankan sabu seberat 0,21gram, 038 gram dan 0,59 gram. Lalu, Mochammad Khoirul Ishak (34), warga Kelurahan Kebonsari Kulon, dan Robi Martino (46), warga jalan KH Abdul Hamid. Keduanya ditangkap di Jalan Dr Moh Saleh Kota Probolinggo. Barang bukti sabu seberat 0,26 gram dan 0,39 gram. Kemudian Agung Prayitmoko (36), warga Desa Sedarum, Kecamatan Ngul-

Para tersangka pengedar sabu diamankan di Polres Probolinggo Kota.

ing, Kabupaten Pasuruan. Agung ditangkap di kos Jalan Soekarno Hatta, Kota Probolinggo. Barang bukti yang disita sabu seberat 0,25 gram, 0,26 gram, 0,27 gram, 0,27 gram, 0,26 gram, 0,26 gram, 0,25 gram, dan 0,25 gram.

Febry Irawan Susiyanto (33), warga Desa Tambak Rejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Dia ditangkap di Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigran Kota Probolinggo. Barang bukti berupa sabu

seberat 0,34 gram dan 0,28 gram. Terakhir, Fernandika (24), warga Jalan Cangkreng, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. Ia ditangkap di Jalan Slamet Riyadi, Kota Probolinggo dengan barang bukti sabu seberat 2,17

gram. Para tersangka ini, kata Jauhari, tergolong pengedar kelas bawah. Sejauh ini petugas belum bisa mengungkap atau membongkar jaringan atau bandar lebih besar di atasnya. (mhd/yud/mik)

Polres Sumenep Perkuat Kamtibmas dan Prokes Jelang Pilkades Serentak Sumenep, Memorandum n Menjelang pelaksanaan pemilihan li kepala desa (pilkades) serentak pada 8 Juli at 2021, Polres Sumenep terus memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta penerapan protokol kesehatan (prokes). Kasatintelkam Polres Sumenep IptuRochim Soenyoto mengatakan, secara umum pihak kepolisian telah mengalami pengamanan pilkades serentak yaitu tahun 2019. Bedanya untuk saat ini, ada pandemi Covid-19. Ia berharap tidak ada klaster baru seperti di Bangkalan. Rochim juga mengatakan, terkait keamanan letak geografis Sumenep kurang mendukung dalam hal faktor wilayah kepulauan. Karena ada satu kecamatan terdiri dari

dua kepulauan dan tempatnya berbeda. Namun dengan kekompakan semua un elemen seperti pemerintah daerah, unsur DPMD, Camat, panitia, cakades, tokoh masyarakat dan ulama, maka pihaknya optimistis pelaksanaan pilkades serentak akan terlaksana dengan lancar. “Pemerintah daerah sudah koperatif. K Kami juga sudah melakukan silaturahmi kepada tokoh masyarakat membahas kamtibmas agar Pilkades aman. Dan paling utama, jangan lupa selalu terapkan protokol kesehatan. Bagaimana Sumenep aman dan tidak ada klaster Covid-19 dari Pilkades,” harap dia. Menurut dia, peran tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat penting dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif serta pelaksanaan protokol kesehatan dalam

n Pilkades. pelaksanaan mengungkapka kan, ka n ada ada da Saat ini Soenyoto mengungkapkan, aerah rawan yang beberapa daerah enanganan perlu ada penanganan itu kepukhusus. Yaitu salembu, lauan Masalembu, Sapeken, dan Kanentara di gean. Sementara alah Kecadaratan adalah matan Bluto,, Pragaan, Saronggi, Talango, uk dan Guluk-guluk an/mik) Lenteng. (aan/mik) Anggota Polres Sumenep berlatih pengendalian massa menjelang pilkades serentak.

Kapolresta Sidoarjo Silaturahmi ke Dandim Sidoarjo, Memorandum Kodim 0816/Sidoarjo menerima kunjungan Kapolresta Sidoarjo AKBP KusumoWahyu Bintoro bersama pejabat utama Polresta Sidoarjo ke Kodim 0816/Sidoarjo, Kamis (17/6). Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan tali silaturahmi antara TNI dengan Polri dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban di wilayah Sidoarjo. Sekaligus rangkaian HUT ke-75

Bhayangkara. nya, Dalam kunjungannya, riKapolresta Sidoarjo diterimma langsung oleh Komoandan Kodim 0816 Sidoad arjo, Letkol Inf Mohamad ngi Iswan Nusi didampingi oleh Kepala Staf Kodim 0816/ Sidoarjo Kapten Inf Dwi Umiyanto beserta Perwira Staf. Dandim 0816/Sidoarjo, Letkol Inf Mohamad Iswan Nusi,SH mengatakan, kunjungan ini tentu

sebagai bentuk silaturahmi. “Sebagai tuan rumah ka sangat senang, dan kami in bentuk silaturahmi dan ini w wujud sinergi antar instansi khususnya Forkopimda si, Sid Sidoarjo” kata Iswan Nusi. Se Sementara AKBP Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, dalam setiap kegiatan unsur Forkopimda Kabupaten Sidoarjo saling berkoordinasi agar kondisi Kabupaten Sidoarjo selalu aman,

tentram dan damai. “Sehingga tercipta keakraban baik didalam kedinasan maupun diluar aktivitas kedinasan,” sahut Kusumo.

Menurut dia, silaturahmi ini sebagai bentuk kompaknya TNI dan Polri dalam menjaga keamanan di wilayah. “Sinergitas yang terjalin antara

Polresta Sidoarjo dengan Kodim Sidoarjo dan Pemerintah Daerah Sidoarjo harus selalu terjalin dengan erat,” tandas Kapolres Kusumo. (bwo/jok/mik)

Sukseskan Vaksinasi, 300 Keluarga Polisi Kediri Divaksin Kediri, Memorandum Polres Kediri terus berperan aktif membantu pemerintah dalam penanganan pencegahan penyebaran Covid-19. Kali ini, Polres Kediri menggelar vaksinasi bagi keluarga Polri. Kegiatan vaksinasi massal itu dilaksanakan di lapangan indoor Mapolres Kediri, Kamis (17/6). Dalam pelaksanannya, protokol kesehatan (prokes) diterapkan secara ketat. Kegiatan bertajuk ‘Respons Vaksinasi Polri’ ini dilakukan sesuai arahan Presiden dan Kapolri untuk melakukan percepatan vaksinasi. Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono bersama pejabat utama Polres Kediri memantau langsung pelaksanaan kegiatan tersebut. Kapolres Lukman Cahyono mengungkapkan, pelaksanaan kegiatan ini juga sebagai rangkaian memperingati HUT ke-75 Bhayangkara tahun 2021.

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono memantau proses Respons Vaksinasi Polri.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk membantu pemerintah untuk menekan laju covid-19,” ucap AKBP Lukman, Jumat (18/6). Kegiatan vaksinasi massal tahap pertama ini diikuti keluarga Polri sebanyak 300 orang. Namun demikian tidak menutup kemungkinan jika ada masyarakat

yang berminat menjalani vaksinasi akan dilakukan pendataan. Sebab, Polri menargetkan ada tiga juta sasaran yang tuntas divaksin hingga akhir bulan ini. Percepatan vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan Polres Kediri bekerja sama dengan Urkes Polres Kediri dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri.

Salah satu cuplikan adegan di film Asumsi yang banyak menceritakan layanan 110.

merespon pengaduan masyarakat. Respon masyarakat ini menunjukkan bahwa layanan polisi 110 yang di antaranya disosialisasikan melalui film Asumsi ini telah diketahui masyarakat. Layanan 110 ini, merupaka merupakan program penting yang perlu diketahui dan dimanfaatkan masyarakat. “Agar masyarakat benar-ben benar-benar memanfaatkan layanan ini dan tidak u untuk main-

main. Karena data penelepon otomatis tersimpan dan lokasi akan terlacak,” jelasnya. Menurutnya, bila sengaja dibuat main-main atau iseng maka akan secara otomatis nomor tersebut akan terblokir dari layanan 110. “Ketika mengalami situasi emergency tidak tersambung bila sejak awal sudah iseng atau main-main. Otomatis akan terblokir,” pungkasnya. (*/ari/mik)

Mojokerto, M Memorandum Polres Mojoker to mengg menggelar lomba menemb embak dalam rangka me menyambut HUT keke-75 Bhayangkara tahu tahun 2021 di lapangan tembak Wir Wira Pratama, Jalan Gajah Mada 99, Mojosari, Jumat (18/6). Kegiatan y yang diikuti 50 peserta dari anggota polres setempat itu, dibuka oleh Kapolres Mojoke Mojokerto AKBP Dony Alexander. “De n g a n b e ro l a h ra g a kita tingkatka tingkatkan imunitas anggota Polres M Mojokerto untuk menangkal bahaya ba Covid 19,” ujar Kapolres D Dony, kemarin. Kapolres b berpesan kepada anggota untu untuk menjaga diri, menjaga kelu keluarga, dan menjaga negara d dengan tetap mematuhi prot protokol kesehatan

(prokes). Dikatakan kapolres, kegiatan ini dilaksanakan untuk melindungi dan melayani masyarakat. Sehingga dengan kemampuan menembak yang baik dimiliki anggota dapat menembak pelaku kejahatan dengan tepat sasaran. Selain event Hari Bhayangkara seperti saat ini, kapolres memastikan bahwa anggotanya rutin melakukan latihan menembak di lapangan tembak setempat. “Kemampuan menembak harus terus diasah agar tidak terjadi peluru nyasar diluar sasaran,” jelasnya. Setelah kegiatan lomba menembak dibuka oleh Kapolres, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan lomba menembak oleh PJU dan anggota Polres Mojokerto. (war/mik)

Kapolresta Sidoarjo AKBP Kusumo Wahyu Bintoro bersilaturahmi dengan Dandim Sidoarjo Letkol Inf Mohamad Iswan Nusi.

3 Pilar Benjeng Pantau Swab Test Antigen Keluarga Pasien Covid Gresik, Memorandum TNI-Polri dan Satpol PP Kecamatan Benjeng memantau pelaksanaan swab test antigen kepada warga yang kontak erat dengan pasien Covid-19, Kamis (17/6). Tes tersebut diperuntukkan bagi warga Dusun Kacangan, Desa Bulurejo. Swab antigen massal itu dilakukan setelah terdapat warga yang meninggal dunia akibat Covid-19. Personel gabungan anggota bhabinkamtibmas polsek, babinsa koramil, dan Satpol PP Benjeng ikut turun lapangan.

Test swab antigen ini diprioritaskan kepada beberapa tetangga dan keluarga pasien Covid-19. Hal ini sebagai langkah deteksi dini sebagai antisipasi penyebaran virus agar tidak semakin meluas. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Benjeng AKP Sholeh Lukman Hadi menegaskan, kegiatan test swab antigen tersebut dilakukan guna secepat mungkin untuk memu-

t penyebaran Covid-19. tus “Semoga dengan kegiatan ini penyebaran Cov vid-19 bisa segera diputus d tidak meluas. Sehingga dan tidak ada warga lain yang terkonfirmasi positif Covid-19 lagi,” ucap Kapolsek Benjeng. Pihaknya mewanti-wanti bahwa corona masih berkeliaran. Masyarakat diminta tetap disiplin protokol kesehatan. Meliputi memakai masker, mecuci tangan, menjaga jarak, dan mengurangi mobilitas. (and/har/mik)

B Bojonegoro, Memorandum Polres Bojonegoro memp bagikan ratusan paket sembako kepada tenaga medis Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Wahyu Tutuko Bojoneman mapolres, goro di halaman Jumat (18/6). Perhatian penuh terhadap petugas yang berada di garda terdepan dalam vid-19 ini, patut penanganan penyebaran Covid-19 mbagian semmendapatkan apresiasi. Pembagian aian HUT bako itu merupakan rangkaian ke-75 Bhayangkara. Total Pembagian paket sembako dan masker sebanyak 200 an paket. Penyerahan dilakukan olangsung oleh Kapolres Bojoia. negoro, AKBP Eva Guna Pandia. “Kegiatan hari ini n(kemarin,red) merupakan bengus tuk kepedulian kita sekaligus ruh mengapresiasi kepada seluruh ang tenaga medis karena memang 9 ini bekerja menangani Covid-19 tidak ringan,” ujar Kapolres Pandia, kemarin. tipKapolres Pandia menitipkan kan pesan kepada rekan-rekan paitenaga medis untuk disampaikan kepada keluarga, orang ter-

dekat dan tetangga di lingkungan masing masing untuk senantiasa mematuhi prop tokol kesehatan seperti memakai masker,, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dengan disiplin dan mengurangi mobilitas keluar rumah. “Protokol kesehatan tetap dipatuhi. Apa lagi muncul virus baru B1617 dari India, virus ini menyebabkan sektor kesehatan di semua negara benar-

benar terancam. Tolong untuk disampaikan kepada seluruh masyarakat untuk tetap mep matuhi protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran virus varian yang baru atau Covid-19,” beb beber Pandia. Acara tersebut diikuti oleh KaBojonegoro AKBP EG Pandia, polres Bojonegoro, Bojo Wakapolres Bojonegoro, Kompol Arief Kristanto, para p pjabat utama Bojone Polres Bojonegoro, Ibu Ketua Ca Bhayangkari Cabang Bojonegoro Pandi Ibu Wakil Ketua Ny Rima Pandia, Bhayangk Cabang BojoBhayangkari nego Ny Dewi Arief negoro Kri Kristanto, pengurus Bh Bhayangkari Cab bang Bojonegoro, p personel Polres B Bojonegoro, dan perwakilan tenaga medis Rumah Sakit Bhayangkara Wahyu Tutuko Bojonegoro. (top/ har/mik) AKBP Pandia menyerahkan sembako secara simbolis kepada tenaga medis.

DPRD Surabaya Dukung Penyekatan Jembatan Suramadu

Demi Melindungi Semua Masyarakat Tiga Wakil Ketua DPRD yakni, Laila Mufidah, AH Thony, dan Reni Astuti, mengapresiasi langkah ini. Sebab penyekatan yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya ini untuk melindungi warga Kota Surabaya dan warga yang lain. “Langkah ini sekaligus untuk y memutus rantai p penyebaran Covid-19. Kami dukung dan apresiasi langkah ini,” kata Wakil Ketua DPRD AH Thony. Thony melihat ada hasil yang bagus. Sehingga pelaksanaan penyekatan pun terus dievaluasi agar tes usap berjalan efektif dan nyaman untuk warga. Sedangkan hasil swab positif perlu disampaikan terbuka tidak dalam rangka menakut-nakuti. Tapi demi melindungi semua warga. Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah Laila Mufidah

Tiga Wakil Ketua DPRD Laila Mufidah, AH Thony, dan Reni Astuti, meninjau Penyekatan di Suramadu didampingi Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum.

ketika di pos penyekatan penyek Jembatan Suramadu, bila langkah lang maksimal ini perlu mendapatkan mendapat dukungan dari semua pihak. Masyarakat Ma harus

sadar bahwa pandemi Covid-19 tidak boleh dibiarkan liar dan makin menyebar. “Perlu terus ditumbuhkan kes-

adaran bersama. Pemerintah telah melakukan ikhtiar maksimal agar pandemi terkendali. Petugas sudah bekerja. Mari kita dukung agar tidak

terjadi lonjakan kasus Covid-19,” kata Laila, Jumat (18/6). Dalama penyekatan tersebut tidak jarang petugas harus dihadapkan dengan luapan emosi masyarakat. Bahkan sempat terjadi insiden yang tidak diinginkan di lokasi penyekatan. Melihat hal itu Laila terus mengajak masyarakat agar penuh kesadaran mendukung langkah yang sudah diambil pemerintah. Laila prihatin atas insiden pengrusakan yang terjadi di Jembatan Suramadu. Dia sangat memahami situasi yang dihadapi masyarakat saat ini. Semua merasakan hal yang sama. Namun semua dilakukan pemerintah adalah demi menghindari kerugian yang lebih besar. “Sudah tepat dilakukan penyekatan. Bentuk ikhtiar ini harus diiikuti kesadaran masyarakat untuk patuh apa yang sudah diambil Pemkot Surabaya. Jangan sampai ikhtiar baik ini disalahartikan,” lanjut Laila. Politisi perempuan PKB ini melihat bahwa perhatian Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim sudah luar biasa terhadap masyarakat. Pemkot juga sudah maksimal melakukan upaya menghentikan lonjakan penyebaran Covid-19 pasca Bangkalan. “Pemkot dan pemprov sudah seharusnya terus bersama-sama agar Covid-19 tidak semakin menyebar. Sekali lagi, mari kita dukung bersama,” kata Laila.(tyo/fer/*)

Laila Mufidah: Harus Ada Solusi bagi Pekerja MESKI demikia demikian perlu juga dipikirkan solusi atas situasi sa saat ini. Laila Mufidah yang merupakan wakil da dari Fraksi PKB di DPRD itu mencermati bahwa upaya penyekatan yang sudah baik itu harus diikuti kepekaan bersama. Terutama terkait keb keberadaan para pekerja. Laila terus me mendapat laporan warga. Mereka yang dari dar Bangkalan dan Madura setiap hari beke bekerja mencari nafkah untuk keluarga haru harus menghadapi penyekatan. Setiap hari ha juga di-swab di lokasi penyekatan. “Mari prob problematika ini harus dicari-

Tiga pilar Benjeng memantau swab test antigen.

Diharapkan, dengan adanya vaksinasi ini, masyarakat tetap diminta meningkat protokol kesehatan dengan menerapkan 5M. “Harapan kami dengan adanya vaksinasi ini masyarakat lebih sadar bahwa vaksin ini penting. Namun begitu prokes tetap harus ditingkatkan,” ungkap AKBP Lukman. (mis/mik)

Polres Bojonegoro Bagikan Paket Sembako untuk Tenaga Medis

Unsur pimpinan DPRD Surabaya kompak turun langsung ke lokasi penyekatan Jembatan Suramadu sisi Surabaya. Mereka meninjau lokasi tes usap antigen dan screening.

Sambut HUT Bhayangkara, Polres Mojokerto Gelar Lomba Menembak

AKBP Dony Alexander.

6 Jaringan Pengedar Narkoba Digulung Probolinggo, Memorandum Dalam waktu sepekan, Satreskoba Polres Probolinggo Kota menangkap enam tersangka narkoba sekaligus barang bukti sabu-sabu (SS) seberat 6,42 gram.

Polres Blitar Pererat Sulaturahmi dengan Keluarga Polri Blitar, Memorandum Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela bersama PJU Polres Blitar melaksanakan kegiatan anjangsana silaturahmi dalam rangka HUT ke-75 Bhayangkara dengan personel polres yang sakit menahun dan tidak bisa berdinas, Jumat (18/6). Selain Kapolres Leo, turut hadir juga dalam rombongan Kasatsabhara AKP Rudy Prabowo, Kasubagpers Bag Sumda AKP Zaenal Arifin, KRI Satlantas Ipda Irwan Rizki Prakoso, KBO Satreskrim Ipda C Rudi, KBO Satreskoba Ipda Iskandar, serta Paurkes Bag Sumda Aiptu Robig. Dalam silaturahmi kepada personel Polres Blitar yang mengalami sakit menahun karena kecelakaaan saat bertugas dan tidak dapat melak-

SABTU LEGI, 19 JUNI 2021 HALAMAN 6 - 7

kan solusi. Saya yakin warga tidak akan menolak di-swab. Tapi kalau setiap hari, psikologis mereka terpengaruh. Mari dicarikan solusi terbaik khusus untuk pekerja ini,” papar Laila. Kondisi tersebut saat ini tengah dikeluhkan warga. Kembali peran pemerintah dinantikan. Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim harus berembug dengan semua pihak mencarikan solusi untuk mereka. Ditambahkan Laila bila Surabaya sebagai daerah yang bersinggungan langsung cukup riskan akan penyeberan Covid-19 ini. “Masih akan saya cek kebenarannya. Informasinya banyak RS mulai

penuh. Jangan sampai ada pasien covid ditolak karena bed mencukupi,” kata Laila. Ketersediaan bed dan kamar di RS bagi pasien Covid-19 diperlukan. Tidak saja untuk memenuhi tata laksana klinis, tapi juga untuk menjadikan pasien mendapat layanan demi meningkatkan imun. Kalau ada pasien ditolak karena alasan bed penuh akan sangat memukul pasien dan keluarga. Pemkot Surabaya melalui dinkes, perkumpulan seluruh RS, serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) harus menyikapi ancaman lonjakan pasien tersebut. (tyo/fer/*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU LEGI, 19 JUNI 2021 HALAMAN 8

Polres Tulungagung Sasar Preman Anjal Ditemui di Mapolres Tulungagung, Kapolres AKBP Handono Subiakto mengatakan pihaknya langsung merespons perintah kapolri dengan memerintahkan kasatreskrim untuk berkoordinasi dengan polsek jajaran guna mengantisipasi aksi premanisme. “Tentu kita merespons perintah tersebut, dan memerintahkan satreskrim untuk bertindak melakukan langkah antisipasi dan penindakan,” ujarnya, Jumat (18/6). Handono mengaku tidak membentuk tim satgas khusus, tetapi memaksimalkan peran Satreskrim Polres Tulungagung guna mengantisipasi dan menindak aksi premanisme di wilayahnya. “Tim satgas khusus tidak ada. Kita minta satreskrim berkoordinasi dengan polsek jajaran untuk melaksanakan perintah ini,” ucapnya. Hasilnya beberapa pelaku aksi premanisme sudah mendapatkan penindakan sesuai undang-undang yang berlaku. Sementara Kasubbag Humas

AKBP Handono Subiakto

pemuda tersebut diamankan dari Simpang Empat Kemuning dan Simpang Empat Gleduk. Mereka

diamankan dan didata di Polsek Tulungagung Kota kemudian menjalani wajib lapor. (fir/mad/lis)

Forkopimda Jember dan Mall Director Lippo Plaza Jember Jarenta Sinaga menandai peluncuran gerai vaksin Sinovac. Forko

Program 1 Juta per Hari

FOTO: MEMORANDUM/FIR

FOTO: MEMORANDUM/DAY

Achmad Firdaus Febriyanto

Politisi Partai Gerindra mengapresiasi langkah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan

Pemkab Jember Buka 91 Gerai Layani Vaksinasi Massal Jember, Memorandum Masyarakat saat ini sudah bisa melakukan vaksinasi Covid-19 di Lippo Plaza Jember, sehingga bisa memperoleh pelayanan yang lebih nyaman. Melalui peresmian Gerai Vaksinasi yang dilakukan langsung oleh Bupati Hendy Siswanto di Mall Plaza Jember, Kamis (17/6). Tampak hadir, Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wabup Gus Firjaun Barlaman, Dandim 0824 Letkol Inf La Ode M Nurdin serta Kapolres AKBP Arif Rachman Arifin, maupun Kepala Kejaksaan Negeri Zullikar Tanjung beserta Plt Kepala Dinas Kesehatan dr Wiwik Supartiwi. “Gerai dibuka di Lippo ini bagian dari pemerintah daerah untuk melayani masyarakat, untuk mempermudah vaksinasi, “ ujar Hendy usai peresmian Gerai vaksin di Lippo Plaza. Menurutnya, Pemkab Jember telah membuka 91 gerai hal tersebut dilakukan supaya pemerintah bisa menekan laju penularan virus yang berawal dari cina, sehingga, perlunya kerja sama dengan banyak pihak. “Karena Covid itu masih ada, berapa jumlahnya kita juga tidak tahu, bagai mana pun caranya

Komisi A Dorong ASN Pertebal Nasionalisme Surabaya, Memorandum Komisi A DPRD Jawa Timur mendorong aparatur sipil negara (ASN) mempertebal semangat nasionalisme dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan membaca Pancasila mulai 1 Juli mendatang. Upaya ini dilakukan menindaklanjuti upaya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur Achmad Firdaus Febriyanto menjelaskan semangat nasionalisme sangat penting bagi seluruh warga negara. Begitu juga pada aparatur sipil negara. Ia menyebutkan, kondisi sekarang ini jiwa nasionalisme dan patriotisme sudah menurun. Melemahnya nilai patriotisme nasionalisme, karena pengaruh dari berbagai faktor. Ia mendukung upaya generasi muda ditumbuhkan lagi jiwa patriotisme dan nasionalismenya.

ngetuk ngetuk pintu mobil jika ngamenny tidak direspon,” ungkapnya. mennya Tris Trisakti menambahkan, keenam

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Polres Tulungagung Iptu Trisakti Saiful Hidayat mengatakan, berdasarkan data yang diterimanya dari satreskrim, hingga saat ini terdapat 6 pelaku premanisme telah mendapatkan tindakan tegas dari polisi. “Ada 6 pelaku yang kita amankan kemudian kita data dan kita beri pembinaan,” terangnya. Mereka merupakan anak jalanan yang ngamen sambil memaksa dan mengetuk pintu mobil pengguna jalan. “Mereka ini melakukan kegiatan premanisme karena me-

Tulungagung, Memorandum Preman anak jalanan (anjal) di Kota Marmer mendapatkan tindakan tegas as dari Polres Tulungagung. Langkah tersebut ut sesuai arahan kapolri dalam rangka membeemberantas premanisme di tengah masyarakat. arakat.

Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo membuat surat imbauan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk melakukan apel pagi, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan membaca Pancasila mulai 1 Juli mendatang. “Upaya untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dengan menumbuhkan semangat pembacaan Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya,” katanya. Politisi partai Gerindra ini mengungkapkan generasi muda memang perlu ditumbuhkan lagi jiwa patriotisme dan nasionalismenya. Apakah selama ini jiwa patriotisme sudah mulai luntur, Firdaus membeberkan kalau secara umum menurun itu banyak sektor, termasuk di kalangan ASN. “Karena mereka adalah etalase pemerintahan. Sehingga ASN ini yang harus dijadikan contoh buat masyarakat,” terangnya. (day/tyo/lis)

pemerintah akan berusaha menyiapkan gerai sebanyak mungkin tanpa dipungut biaya alias gratis “ tambah Hendy Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan Jember Wiwik Supartiwi mengatakan bahwa perlawanan terhadap virus ini tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi harus melibatkan banyak pihak. “Ada pemerintah, lalu pengusaha, kemudian Media, serta Ormas dan Akademisi, “ jlentreh Wiwik. Pembukaan gerai di Lippo Plaza sebuah upaya percepatan cakupan vaksinasi lansia yang baru mencapai 14,26 % dari target sasaran. 117.357 lansia. Dan sebagai salah satu wujud sinergi kolaborasi pemerintah dengan dunia usaha untuk tercapainya herd imunity masyarakat Jember dari penyakit covid-19. Wiwik menjelaskan bahwa masyarakat yang ingin di vaksin di lokasi tersebut, cukup menunjukan identitas diri seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), maka petugas akan langsung melayani. “Vaksinasi dibuka mulai Jam 12.00 hingga pukul 19.00,” katanya Oleh karenanya, lanjut Wiwik, pemerintah Kabupaten Jember be-

rencana membuka gerai vaksinasi di tempat lain untuk mempercepat pelayanan kesehatan. “Seperti di Transmart, Roxy Mall, dan super market, drive thru, serta di Seluruh Puskesmas maupun di tempat yang lain,” bebernya. Menurut Wiwik, gerai vaksinasi di tempat-tempat publik wilayah kota melibatkan beberapa rumah sakit yakni, RS Siloam, RS Kaliwates Rollas Medika, RS Citra Husada dan RS Bina Sehat. Menanggapi hal tersebut, Mall Director Lippo Plaza Jember Jarenta Sinaga mengatakan bahwa pihaknya sangat terbuka, dalam membantu program pemerintah. “Bahkan dari pusat juga memberikan arahan, untuk vaksinasi di daerah mall, karena mall adalah area publik, “ tanggapnya Lebih lanjut, Jarenta mengatakan melalui langkah tersebut masyarakat akan lebih tertarik untuk dilakukan vaksinasi, karena tempatnya yang memang nyaman. “Dari situ, area-area yang kita punya ini, sangat membantu percepatan vaksinasi, dengan begitu bisnis juga naik lagi, tentunya ekonomi juga akan naik pula,” tandasnya. (adv/edy/lis)

Gresik, Memorandum Salah satu personel Satgas TMMD ke-111 Kodim 0817/ Gresik Serda Haris, membantu warga Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, mengupas jagung hasil ladang di halaman rumahnya, Jumat (18/6). Slamet, warga Desa Siwalan, yang pekerjaanya sehari-hari sebagai petani sudah selesai panen di musim ini. Saat itu terlihat sedang mengupas jagung hasil ladang di halaman rumahnya. Spontan Serda Haris di sela tugas dan tanggung jawabnya pengerjaan di lokasi TMMD membantu mengupas jagung milik Slamet tersebut. “Ini dalam pendampingan pertanian untuk menjaga ketahanan pangan,” ujarnya. Slamet merasa senang dengan kedatangan satgas TMMD yang peduli dan mau menyempatkan di sela-sela tugasnya ikut serta mengupas jagung dan membantu bersamanya. “Terima kasih tak terhingga membantu saya menjemur padi, sehingga pekerjaan hari ini lebih ringan,” ucapnya. (tyo/lis)

Gresik, Memorandum Dalam pelaksanaan TMMD ke-111 yang dilaksanakan oleh anggota satgas TMMD dari Kodim 0817/ Gresik sudah memasuki hari keempat, Jumat (18/6). Kepala Desa Siwalan M Suhartomo mengatakan, untuk memastikan keadaan anggota satgas TMMD saat ini, dirinya mengunjungi rumah yang digunakan untuk menginap para satgas TMMD. “Sebagai tuan rumah kita tidak boleh tinggal diam, karena beliau-beliau adalah tamu dan harus kita perhatikan, baik tempat tidurnya maupun makannya,” katanya. Dirinya berharap warga selalu memberikan yang tebaik bagi para anggota satgas TMMD yang saat ini sedang bekerja. “Semoga bapak-bapak TNI dapat betah tinggal di sini, hingga selesainya pelaksanaan TMMD ini,” pungkas Suhartomo. (tyo/lis)

Kepala Desa Siwalan M Suhartomo melihat kondisi rumah warga yang diinapi anggota satgas.

Nikmat Istirahat di Warung Terbuka

Gresik, Memorandum Sumini, warga Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, sedang memetik sayuran yang baru dibelinya dari pasar. Berbagai sayuran seperti bayam, kacang panjang, serta kacang tanah ini masih berada di dalam tas plastik. Sumini pun kemudian mengeluarkan hasil belanjaannya untuk dipotong-potong, karena dirinya akan membuat sayur bening. “Nanti saya akan masakkan Pak TNI ini sayur bening, terus saya gorengkan tempe sama ikan asin biar beliau semangat kembali dalam bekerja,” katanya, Jumat (18/6). Sementara itu Serda Soim bersama temannya yang juga anggota Satgas TMMD sangat gembira dan tak lupa mengucapkan terima kasih karena telah dimasakkan. “Saya dan teman tentu merasa senang karena kami telah dimasakkan. Terima kasih Bu Sumini,” pungkasnya. (tyo/lis)

Gresik, Memorandum Meskipun terlihat lelah dalam bekerja, namun anggota satgas TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik selalu riang gembira. Bagi mereka pekerjaan ini merupakan kebiasaannya, karena sebagai pasukan harus selalu siap siaga saat dibutuhkan. Untuk mengurangi rasa penat dalam pengerjaan pavingisasi dan plengsengan di Dusun Bejan, Desa Siwalan ini, mereka beristirahat di warung yang tak jauh dari lokasi TMMD. “Beli kopi sambil menikmati udara di warung ini memang sedikit mengurangi rasa lelah kami,” kata salah satu anggota satgas Serda Soim, Jumat (17/6). Sementara itu, Ayu salah seorang pegawai di Desa Siwalan yang ikut serta berharap pelaksanaan TMMD di desanya ini dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu oleh anggota satgas bersama dengan warga Desa Siwalan. (tyo/lis)

Meski jauh dari kemewahan, warga menyajikan masakan yang nikmat untuk anggota satgas TMMD.

Satgas berbincang dengan warga di warung terbuka.

FOTO: MEMORANDUM/TYO

Satgas Bantu Warga Kupas Jagung

Sumini Masak untuk Satgas FOTO: MEMORANDUM/TYO

Serda Haris membantu Slamet mengupas jagung hasil panen.

Kepala Desa Sambangi Penginapan Satgas

FOTO: MEMORANDUM/TYO

FOTO: MEMORANDUM/TYO

TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH Direktur Utama: MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Choirul Shodiq SH MH Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Pemimpin Perusahaan: Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Yoyok Khayatullah AMD SE Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/ Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU LEGI, 19 JUNI 2021 HALAMAN 9

Tulungagung, Memorandum Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung terus berusaha meminimalkan potensi penularan Covid-19 di Kota Marmer. Selain melanjutkan pemberlakuan PPKM skala mikro dengan memaksimalkan peran pemerintah desa, Satgas Covid-19 Tulungagung juga mewaspadai potensi ledakan kasus di Madura. Juru Bicara Satgas Covid-19 Tulungagung dr Kasil Rohmat mengatakan, pihaknya telah bekerja sama dengan pemerintah desa setempat untuk melakukan pemantauan hingga tracing kepada pelaku perjalanan yang memiliki riwayat perjalanan dari Madura. “Kita kerjasama dengan desa untuk melaporkan warganya yang baru datang dari Madura kemudian kita lakukan tracing,” ujarnya, Jumat (18/6). dr Kasil Rohmat Sejauh ini, terang dr Kasil, hasilnya ditemukan 20 pelaku perjalanan dari Madura yang terkonfirmasi Covid-19. Kini mereka menjalani perawatan dan karantina. Enam orang menjalani perawatan di RSUD dr Iskak, sisanya dikarantina di Rusunawa UIN Tulungagung. “6 orang ini bergejala sehingga perlu perawatan. Yang lain ini tidak bergejala sehingga langsung dikarantina,” ucapnya. Pihaknya mengakui, ada perlakuan khusus bagi pelaku perjalanan yang terkonfirmasi. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan potensi penularan dari pelaku perjalanan kepada terkonfirmasi yang bukan pelaku perjalanan. “Kita antisipasi makanya perlakuannya sedikit berbeda. Karena kita belum tahu jenis varian yang menyerang pelaku perjalanan ini,” ungkapnya. Masih menurut Kasil, pihaknya juga mengirimkan sampel dari pelaku perjalanan ini ke laboratorium di Surabaya, guna memastikan varian Covid-19 yang saat ini tengah diderita oleh terkonfirmasi. Sementara Kabid P2P Dinas Kesehatan Tulungagung Didik Eka mengatakan, sejauh ini hasil uji lab atas spesimen yang dikiriman pihaknya menunjukkan tidak ada varian baru yang ditemukan pada terkonfirmasi di Tulungagung. “Hasilnya tidak ada varian baru, masih sama seperti yang sebelumnya,” ungkapnya. (fir/mad/lis)

Pasuruan, Memorandum Setelah menetapkan lima tersangka, kejaksaan negeri (kejari) kini menetapkan Munif, pelaksana tugas (Plt) kepala Kemenag Kota Pasuruan, dalam perkara dugaan kasus korupsi bantuan operasional pendidikan (BOP). Munif diamankan setelah salat Jumat.Tersangka juga dititipkan di Lapas Pasuruan guna kepentingan penyidikan, Jumat (18/6). “Berdasarkan hasil penyidikan yang sampai saat ini masih berjalan, sesuai data dan fakta yang diperoleh kami temukan fakta baru dan telah

memenuhi bukti permulaan. Sehingga yang dijadikan dasar oleh penyidik untuk menetapkan salah satu pejabat dari Kantor Kementerian Agama Kota Pasuruan sebagai tersangka jabatannya selaku Plt kepala kantor,” jelas Kajari Kota Pasuruan Maryadi Idham Khalid,

Jumat (18/6). Penetapan dan penahanan Munif ini dilakukan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pasuruan setelah dilakukan tiga kali pemeriksaan. “Pendalaman lebih jauh. Nilai belum bisa kami sampaikan karena pendalaman untuk memastikan akurasinya, tapi sudah mengakui menerima dari NR,” ungkap Maryadi. Sementara itu, pasal yang disangkakan berdasarkan surat perintah penyidikan yang sudah menyebut nama tersangka karena kaitan sebagai pejabat negara

Plt Kemenag Kota Pasuruan Munif menjalani rapid test sebelum ditahan di Lapas Pasuruan.

terapkan pasal 3 U Tipikor atau pasal 12 b UU Tipikor. Dimana pejabat negara yang menyalah-

gunakan kekuasaan dan kewenangannya sehingga akibatkan kerugian negara. (rsk/lis)

Kelurahan Pekuncen Jadi Kampung Tangguh Bersih Narkoba Pasuruan, Memorandum Sesuai instruksi dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Pasuruan Kota bergerak cepat membentuk Kampung Tangguh Bersih Narkoba (KTBN). Pembentukan KTBN tersebut digelar di Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Panggungrejo, dipimpin langsung Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman diwakili Kasatreskoba AKP Nanang Sugiyono. “Ini merupakan perintah dari Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda Jatim agar membentuk Kampung Tangguh Bersih Narkoba,” kata Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman, Jumat (18/6). Sebagai wujud keseriusan dalam memerangi narkoba, pihaknya juga menggandeng stake holder terkait, serta toko agama dan seluruh masyarakat Kota Pasuruan. “Kami juga melibatkan BNNK Pasuruan Kota, Lapas Pasuruan Kota, Pemerintah Kota Pasuruan, TNI, perangkat Desa, tokoh agama, karang taruna, hingga warga,” ungkapnya. “Penyalahgunaan narkoba adalah

FOTO: MEMORANDUM/RUL

FOTO: MEMORANDUM/FIR

20 Warga dari Madura Terkonfirmasi Covid-19

FOTO: MEMORANDUM/RSK

Plt Kepala Kantor Kemenag Kota Pasuruan Ditahan

Kasatreskoba memberikan sembako kepada warga.

musuh kita bersama, karena sudah meracuni semua golongan, dari tingkat

masyarakat yang paling rendah hingga masyarakat tertinggi, tak luput dari jera-

tan narkoba,” imbuhnya. Selain itu, juga membagikan berupa sembako kepada warga setempat dan handsanitesr serta masker, mengingat saat ini masih dimusim pandemi Covid-19. “Untuk itu marilah kita bekerjasama baik dengan masyarakat, dalam hal ini Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota, dengan penuh komitmen untuk memberantas narkoba,” jelasnya. “Harapan saya, dengan didirikannya Kampung Tangguh Bersih Narkoba ini dapat menyelamatkan anak-anak generasi bangsa di Indonesia terutama diwilayah Pasuruan Kota. Semoga Kelurahan Pekuncen ini bisa menjadi influencer pertama, sebagai kelurahan yang bersih dari narkoba,” tambahnya. Sementara itu, Kasatreskoba AKP Nanang Sugiyono mengungkapkan, dengan didirikannya KTBN ini kami juga melaksanakan tes urine kepada warga dengan secara acak. “Ada 10 warga yang jalani tes urin dan hasilnya negatif,” tutup Nanang. (rul/lis)

Jember, Memorandum Kodim 0824 di bawah komando Letkol lnf La Ode M Nurdin, kembali rutin menggelar safari salat tahajud putaran ketiga di 31 Kecamatan se-Kabupaten Jember. Safari dilaksanakan di pondok pesantren dan masjid yang berbeda di pedesaan. Kali ini di Masjid Baitul Hakim, Dusun Krajan, Desa Balungkulon, Kecamatan Balung, Jember, Jumat (18/6) dini hari. Salat tahajud dengan Imam Ustaz Bustomi dan subuh berjemaah diimami Ustadz Romli diikuti oleh Dandim Letkol Inf La Ode M Nurdin dan Camat Balung Widayaka bersama anggota Kodim 0824/Jember yakni Pasi Pers Kapten Ismianto, dan Pasi Log Kapten Sumaryono, serta Pasi Ops Kapten Suwarno beserta warga setempat. Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin menyampaikan terima kasih kepada pengurus Masjid Baitul Hakim sudah menyambut kedatangan tim safari salat tahajud. “Di samping sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan kita, safari salat tahajud ini juga sebagai sarana mempererat silaturahmi, berdoa bersama untuk kesehatan dan keselamatan kita semua,” katanya, Jumat (18/6).

FOTO: MEMORANDUM/EDY

Jelang Pilkades, Dandim Sosialisasikan Prokes dan Penjagaan Kerukunan

Dandim 0824/Jember Letkol lnf La Ode M Nurdin menyosialisasikan prokes dan penjagaan kerukunan kepada jemaah Masjid Baitul Hakim.

Dandim memberi imbauan agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tidak melibatkan terlalu banyak jemaah, menjaga jarak antarjemaah, menggunakan masker, sebelum masuk mencuci tangan, bahkan membawa sajadah sendiri-sendiri, dalam rangka mencegah dan memu-

RUMAH DIJUAL

PARANORMAL

Jual Rumah Baru ukuran 4x17 Kedung Mangu Rel Sidotopo Wetan Kec.Kenjeran Hub:081233344412.

Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031-5490592/081229729706 (tdk terima SMS).

DJL Rmh TP. 45/96 Wil. Sedati hrg cash 300jt-an Bs KPR Ang 3jt. H: 082132261652

tus rantai penyebaran Covid-19. “Mengingat tidak lama lagi akan digelar pemilihan kepala desa (pilkades) serentak, untuk itu kami berpesan dan mengimbau agar dapatnya tetap menghindari kerumunan dan perbedaan pilihan jangan menjadikan permusuhan antarwarga atau tetang-

P E N G O B ATA N

LOWONGAN

%81'$ .(/$1$ $+/, 18-80 5$0$/ %(53(1*$/$0$1 6(-$. 7+1 µ TERIMA KONSULTASI SGLH MACAM KECUALI JUDI BISA KURSUS KILAT MEMBACA KARTU LENORMAND, KONSUL DATANG ATAU ONLINE VIA WA, TRANSFER BCA. RAMALAN MADAM

Disewakan Ruko / Stand Jalan Raya Arteri Porong Pertahun 6Jt Hub:082343100735.

ELEKTRONIK AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.

P E N G O B ATA N

VIMAX-HAMMER OF THOR - PENIS GETAR / PUTAR - VIAGRA / CIALIS - VIMAX / ARABIAN OIL - PENIS MAJU MUNDUR - PROCOMIL / PERANGSANG - PENIS IKAT PINGGANG - PENIS MUTIARA - VACUM PENIS / PAYUDARA - VAGINA GETAR / SUARA HUBUNGI : - VAGINA CENTER, DLL Hp/WA : 0812 3259 8251

pembangunan masjid. “Kami sangat bersyukur yang mana kami dikunjungi Dandim 0824/Jember

Butuh Kurir, Kirim ATK, Punya Motor, Maksimal 35 Thn. Lamaran kirim ke Manyar Tirtomoyo 44 Sby. Dibutuhkan Tukang Bubut + Miling Berpengalaman Hub: Mulyo 081233344412.

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

Hlg BPKB L6486YK Honda Thn 2013 Andi Triatmoko Pakis Gunung 1-D/4 Sby. Noka MH1JFD218DK498291 Sin JFD2E1498507.

HILANG STNK HONDA BEAT L-5573-WL MUHAMMAD IQBAL ILHAMI 082141339888.

Hilang Buku Kir L.8452.AE/SB.278974.K PT. ASTRA INTERNATIONAL JL.ROMO- KALISARI SBY. Hilang Buku Kir L.8573.UA/ SB.80107.K PRIMULYA TEGUH JL.GRANTING BATU 55 SBY. Hilang Buku Kir L.8597.UT/ SB.275405.K SINAR INDAH PERKASA JL.RAYA DUPAK 25.A SBY. Hilang Buku Kir L.8730.UX/ SB.235938.K PT.JAWA TRANS INDAH TRANSPORT JL.RAYA ARJUNO 94 SBY.

P I J AT K E B U G A R A N

Letkol Inf La Ode M beserta jajarannya ini merupakan kebanggaan yang luar biasa buat kami,” tuturnya. (edy/lis)

Hilang STNK Spd Motor Honda Beat L4042BF A/N: DRA.Dita Retnidaryanti D/A: Wiguna Timur 7-25. HLG STNK HONDA REVO 2010 L-5274 WF W.HTM AN.MASJHAR WISMA TENGGER 5/1A SBY.

* KELANA YOUTUBE * WA : 082252111195 Phone : 085283111195 Lokasi Sidoarjo

RUKO DIKONTRAKKAN

ga,”pesan Lulusan Akmil 2001 ini. Selebihnya, mantan Dandim 0831 Surabaya Timur itu mengajak masyarakat setempat untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan pemerintah, untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang masih mengancam kehidupan sehari-hari. “Dukung dan ikuti pelaksanaan suntik vaksin Sinovac yang dilakukan tim gugus tugas Covid-19 di tingkat desa maupun kecamatan di puskesmas maupun di klinik tanpa dipungut biaya,” bebernya. Di akhir kegiatan, La Ode menyerahkan bantuan berupa beberapa kantong beras dan 2 kardus mi instan serta masker kepada pengurus Masjid Baitul Hakim untuk para jemaah. Sementara Muhammad Hanif, Takmir Masjid Baitul Hakim, menyampaikan terima kasih atas kedatangan dan bantuan paket sembako maupun tenaga saat pelaksanaan

Feri Massage Pijat Keluarga. Untuk Pria dan Wanita, untuk Capek dan Letih-letih. Muda, Bersih, dan Sopan santun. Hub: 081358022468.

KEHILANGAN

HILANG BPKB MOBIL NISSAN GRAND LIVINA W-0460-SI BAMBANG HADIYANTO, SH 08123244075.

Yoga Atletis melayani massage vitalitas buat pria/pasutri bisa di panggil dan ditempat. Minat Hub 085230255020.

Hilang STNK Mobil Toyota Avanza L-1965-HB An.PT Bank Maspion Indonesia D/a. Basuki Rahmad No.50-54 Sby.

Hlg BPKB L-1209-LD Honda Jazz Thn 2009 Bagos Rungkut Asri X 111/21 Sby Noka MHRGE87609J902784 Nosin L1571762076.

Hilang Buku Kir L.8408. BS HERMANTO JL.KOMP. SIDOTOPO DIPO 1/2.E SBY. Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.191402.K JHONI WIJAYA JL.RANGKAH 2/74 SBY. Hilang Buku Kir L.9277.CG/ SB.140379.K PT.SBS JL.PERAK TIMUR 172 SBY. HILANG STNK YAMAHA VIXION W-2162-UB MUHAMMAD FATHUL ISLAM 087822050439. HILANG STNK YAMAHA MIO GT W-6109-PF AMRIL NURMAN 082233918602. HILANG STNK HONDA REVO W-6205-UH UMI KASANAH 085733839016. HILANG BPKB YAMAHA BYSON W-3517-VM SONNY PRAKOSO 082257453545.

Hilang STNK Spd Mtr Honda Th’2017 L-5581-BW An.Sarju D/a. Keputih 3-C/25-J Sby. Kehilangan bpkb R2 merk Honda vario tahun 2019 nopol W 5401 BE An. Supiyati da Jl. Veteran Gg9D Kavling mbah banten Rt. 003 Rw. 011 Kel. Singosari Kec. Kebomas Kab. Gresik Kehilangan bpkb R4 merk Suzuki katana tahun 1994 nopol W 1994 DZ An. Budiyono da Jl. Baja IX/12 Rt. 004 Rw. 002 Ds. Pongangan Kec. Manyar Kab. Gresik HILANG HILANG SURAT PERNYATAAN PENYERAHAN DENGAN GANTI RUGI, ANTARA SUPARLAN KACUNG DENGAN MACHMUD. TERTANGGAL 17 MARET 2003. BERDASARKAN SURAT KETERANGAN NO. 470/11/436.9.14.4/2020. TANGGAL 02-11-2020 KELURAHAN MANUKAN KULON. SURABAYA


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

SABTU LEGI, 19 JUNI 2021 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

KORBAN TABRAK LARI, GADIS SUROMULANG TEWAS

Hujan Deras, Motor Selip FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Kunjungan kerja Komisi A DPRD Jombang ke Pemkab Bantul.

Kunker DPRD Jombang ke Pemkab Bantul

Komisi A Bahas PAw Kepala Desa, Komisi B Koordinasi Peningkatan PAD Jombang, Memorandum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang terus meningkatkan ilmu untuk peningkatan pembangunan di wilayahnya. Salah satunya, membahas terkait dengan Pergantian Antarwaktu (PAw) kepala desa dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di masa pendemi Covid-19. Kartiyono, Sekretaris Komisi A DPRD Jombang mengatakan, untuk saat ini Komisi A sedang fokus menggali informasi terkait dengan PAw kepala desa. Karena di Jombang sendiri ada banyak jabatan kepala desa yang diisi Plt. ”Kurang lebih ada enam desa yang kosong,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat, (18/6). Ia mengungkapkan, kali ini pihaknya menggali informasi ke Pemkab Bantul. Menurutnya petunjuk teknis terkait PAw kepala desa sudah ada. Akan tetapi di Jombang masih belum ada juknis. ”Sehingga masih belum dilakukan pengisian sampai sekarang,” katanya. Padahal, lanjut Kartiyono masa jabatan kepala desa itu ada batasannya. Sehingga, dikhawatirkan apabila tidak segera diisi maka produk hukum yang dibuat desa akan cacat. ”Karena kepala desanya juga cacat. Takutnya akan muncul permasalahan di kemudian hari,” imbuhnya. Untuk itu, pihaknya meminta ke bupati untuk segera membuat juknis terkait PAw kepala desa tersebut. ”Kenapa daerah lain bisa membuat dan sudah selesai, Jombang tidak bisa,” tegasnya. Sementara itu Sunardi Ketua Komisi B DPRD Jombang melakukan kunjungan ke DPRD Kabupaten Sleman. Komisi B khusus membahas terkait peningkatan PAD, terutama dari sektor industri kecil menengah. ”Jadi bagaimana cara meningkatkan home industry. Selain mereka masih bisa berkembang, pemkab juga bisa meningkatkan PAD dari sana,” ungkapnya. Sehingga, menurutnya bantuan untuk UMKM ini harus tetap diberikan. Karena bantuan-bantuan seperti ini yang mereka harapkan. Sehingga, para pengusaha kecil tetap bisa bertahan. ”Ya bantuan-bantuan apa yang bisa diberikan untuk mereka. Seperti bantuan UMKM itu harus tetap berjalan,” tegasnya. Tidak hanya itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Pemkab Jombang untuk melakukan peningkatan ekonomi di Jombang. ”Tentu dari hasil kunjungan kerja ini nantinya kita akan sampaikan ke Pemkab,” pungkas Sunardi. (wan/yok)

Sopir Kembangan Ngurir Sabu Mojokerto, Memorandum Satreskoba Polres Mojokerto membekuk Yusuf Eko Dono (27), sopir asal Dusun Kembangan, Desa Kembangringgit, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Kamis (17/6) malam. Dalam penangkapan itu petugas yang mendapatkan informasi dari masyarakat tentang bisnis sampingan tersangka sebagai kurir narkoba. Petugas yang menangkap pelaku di pinggir jalan Desa Kembangringgit sebelumnya memantau dari jauh diduga saat tersangka hendak mengantarkan kristal haram ke pelanggannya. Polisi berhasil mengamankan barang bukti dari tangan pelaku berupa sepoket sabu 0,34 gram. Usai diinterogasi, pelaku ukkan barang bukti menunjukkan umahnya berupa lain di rumahnya satu unitt timbangan digu bendel plastik, ital, satu nai Rp 800 ribu, uang tunai u unit HP merek dan satu engakuannya Oppo. Pengakuannya barang haram itu didapat ed warga Ngoro dari Sahed ni buron. yang kini ubbag Humas Kasubbag Polres Mojokerto Ipda yati membenarTri Hidayati angkapan tersebut. kan penangkapan gka melanggar “Tersangka 4 ayat (1) pasal 114 2 ayat subs 112 ang (1) Undang Undang 5 RI No 35 009 tahun 2009 tentang a,” narkotika,” tegas Tri. (no/yok) Yusuf Eko Dono

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Mojokerto, Memorandum Nahas menimpa ADR (17), gadis asal Lingkungan Suromulang Timur Raya, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon. Ia tewas setelah ditabrak lari kendaraan roda empat, Kamis (17/6) malam. Korban tergeletak di tengah Jalan raya Surodinawan, di tengah kondisi hujan lebat. Petugas yang mendapat laporan langsung datang ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan mengolah TKP. Kanit Laka Satlantas Polresta Mojokerto Ipda Basoeni mengatakan, kecelakaan maut terjadi saat hujan turun di lokasi. Dari hasil olah TKP diketahui kecelakaan berawal dari korban yang mengendarai motor matic

bernomor polisi S 4365 VD seorang diri melaju dari arah Prajuritkulon ke Surodinawan atau dari arah utara ke selatan. si, tepatSetibanya di lokasi, a SMA nya di sebelah utara uga Islam Brawijaya, diduga nkorban kurang konsenk trasi dan mendadak motornya mengalami selip lantaran kondisi

jalan yang licin. “Saat itu sedang turun hujan, kemungkinan korban tidak bisa konsentrasi. Jadi pandangannya terganggu, lalu motornya selip dan jatuh ke kanan jalan,” kata Basoeni. Ia mengatakan di saat bersamaan datang sebuah mobil yang tidak diketahui identitasnya. Lalu menabrak korban dari arah berlawanan hingga meninggal FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Petugas mengevakuasi jasad korban. Pe

d dunia. Hingga kini, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan tehadap keberadaan mobil yang mena-

2

1

Korban berkendara saat cuaca hujan lebat.

Ka Karena jalanan licin dan pengendara ku kurang berhati-hati, motor pun se selip dan terjatuh.

brak korban. “Sementara motor korban kita amankan untuk proses lebih lanjut,” katanya. Sementara, jasad korban yang tergeletak di tengah jalan langsung dievakuasi petugas bersama warga dan relawan ke RSUD dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Mojokerto. (no/yok)

3 Pada saat bersamaan, muncul mobil dan menabrak korban hingga tewas di lokasi.

GRAFIS: AZIZ

Satlantas Mediasi Urai Polemik Pelanggaran Jalur Jombang, Memorandum Satlantas Polres Jombang memastikan bakal secepatnya melakukan mediasi antara Serikat Sopir Indonesia (SSI) dengan sopir transportasi OdongOdong. Upaya ini dilakukan menindaklanjuti rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi C DPRD Jombang. “Jadi segera kami melakukan mediasi antara SSI dengan pengemudi Odong-Odong. Karena sesuai dengan laporan mereka (SSI, red), terjadi pelanggaran jalur,” papar Kasatlantas Polres Jombang AKP Rudi Purwanto, Jumat (18/6). Sebagai organisasi legal yang membawahi pengemudi angkutan umum, dengan terjadinya pelanggaran jalur sesuai dengan kesepakatan tahun lalu. SSI merasa bahwa mereka adalah pihak yang paling dirugikan apabila hal itu terus dibiarkan. “Kembali lagi ini menyangkut penumpang, apabila terjadi pelanggaran jalur. Namun untuk memastikan hal itu, kami harus mempertemukan kedua belah pihak,” sambung mantan Kasatlantas Polres Blitar itu.

Diakui olehnya, selain keberadaan Odong-Odong. Moda transportasi lain yang turut disoal Bus Tayo serta Kereta Kelinci. Menurut SSI, dalam atan bertanda tangan kesepakatan dua belah pihak tahun antara kedua lalu. Ada tiga jalur yang tidak anggar, meliputi Jalur boleh dilanggar, Nasional,, Provinsi, serta KabuKami ingatkan kembali paten. “Kami epakatan waktu itu jika kesepakatan tangani kedua belak ditandatangani aka dalam pemecahpihak. Maka dua belah annya kedua di hapihak tadi mu,” rus ketemu,” ujarnya. Dikehal jar perihal an kehadiran as Satlantas dengan Dishub danda lam agenda hearing. Kasatemastikan jika hanya lantas memastikan sebatas narasumber, untuk menguraii polemik pelanggaran hadiran kami di RDP jalur. “Kehadiran Kasatlantas tlantas Polres Jombang AKP Rudi Purwanto

hanya sebatas narasumber, untuk mengurai dugaan pelanggaran jalur. Namun untuk mencari solusi terkait hal ini, kembali lagi kami harus mempertemukan kedua belah p i h a k ,” tandas Rudi. (wan/ yok)

FOTO: ISTIMEWA

Satgas dan warga menurunkan material yang dikirim menggunakan pikap.

TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik

Bersama Warga Turunkan Material

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Gresik, Memorandum TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik merupakan persembahan TNI dalam ikut serta membangun masyarakat Indonesia yang tangguh dalam aspek peningkatan ekonomi warga dan juga pemerataan pembangunan di segala bidang. Baik satgas TMMD dan warga menyambut kedatangan program tersebut. Karena dengan adanya TMMD, selain membawa dampak perubahan ekonomi yang meningkat juga menjadi edukasi bagi warga desa yang mendapatkannya. Sedangkan dalam pelaksanaannya bahan material datang di lokasi pengerjaan TMMD di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, Jumat (18/6). Antara anggota satgas TMMD bersama warga saling bergotong royong menurunkan bahan material baik berupa pasir dan kayu karena akan segera digunakan untuk pengerjaan pekerjaan. “Kita sudah mulai menurunkan material agar dapat sebagai stok nanti sehingga tidak akan kurang,” kata Serda Soim. (tyo/yok)

Tegakkan Protokol Kesehatan

Bupati Jombang Pimpin Apel Tiga Pilar Kecamatan Jombang, Memorandum Bertempat di Pendopo Kabupaten Jombang, Rabu (16/6) Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab bersama Forkopimda, Wakil Bupati Jombang, Sekda, dan Kepala Dinas Kesehatan serta Satgas Covid -19 Kabupaten Jombang memimpin apel 3 pilar kecamatan dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Apel gelar pasukan ini merupakan representasi kesiapan atas tanggungjawab dan kepercayaan yang diberikan oleh negara kepada aparatur Pemerintah Kabupaten Jombang untuk menjamin kesehatan, keselamatan, keamanan, dan ketertiban masyarakat demi suksesnya penegakan disiplin hukum protokol kesehatan sesuai dengan amanat peraturan Bupati Jombang Nomor 57 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid 19). Oleh karenanya kepercayaan tersebut harus dijawab dengan kesungguhan, keikhlasan hati, dan kepatuhan serta semangat yang diwujudkan dengan kese-

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab memimpin apel gabungan penegakan prokes.

riusan Satgas Covid 19 dalam pelaksanaan tugas pengamanan. Disampaikan Bupati Jombang dalam amanatnya, bahwa apel ini merupakan bentuk ikhtiar terkait pencegahan dan penanganan covid-19 di Kabupaten Jombang guna mengendalikan perluasan dan penyebaran penularan covid-19. Apalagi juga adanya varian baru virus Corona B.1.1.7. Bupati menegaskan bahwa masyarakat dan pemerintah Kabupaten Jombang tetap waspada dan tidak lengah. “Saya meminta agar Forkopimcam tetap semangat mem-

berikan sosialisasi agar masyarakat bisa tetap termotivasi mematuhi Protokol Kesehatan untuk menghindari penyebaran varian corona B.1.1.7 asal Inggris tersebut. Dan kami minta seluruh masyarakat Jombang tenang dan terus melaksanakan protokol kesehatan dan waspada menyikapi informasi varian virus corona B.1.17 sudah masuk ke wilayah Indonesia,” tuturnya. Bupati juga mewanti-wanti bahwa saat ini pandemi Covid-19 belum hilang. Selain masyarakat menjaga ketahanan fisik, juga harus tetap sabar da-

lam melaksanakan kedisiplinan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 guna memutus mata rantai virus corona serta upaya percepatan penanganannya dapat lebih cepat. “Menghadapi situasi yang tidak menentu ini, jangan sampai lengah sedikitpun. Kasus penyebaran Covid-19 di Jombang belum bisa kita jamin telah mereda, meskipun keadaan terkini kasus corona di daerah kita melandai kendatipun demikian, kita dan seluruh elemen masyarakat mesti terus menerapkan protokol Covid-19 tetap mengedepankan

pola hidup bersih dan sehat, untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19,” tutur Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab. Pemerintah daerah bersama unsur TNI/Polri dan stakeholder terkait telah berupaya melakukan usaha-usaha persuasif untuk menekan kemunculan kasus baru. Namun, upaya yang bersifat promotif dan preventif tersebut kurang mendapat perhatian dari lapisan masyarakat, bahkan cenderung mengabaikan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan untuk pencegahan yang paling sederhana, murah, mudah, dan efektif. Apel gelar pasukan ini juga dilaksanakan dalam rangka giat cipta kondisi agar seluruh lapisan masyarakat bisa mengendalikan diri dengan mematuhi aturan-aturan yang berkaitan dengan kesehatan, keselamatan diri dan keamanan bersama dalam kehidupan sehari-hari. “Sehubungan dengan situasi ini, maka penerapan Peraturan Bupati Jombang Nomor 57 tahun tersebut harus kita laksanakan. Di samping itu, juga untuk implementasi Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020,” tandas Bupati. (wan/yok)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM & KRIMINAL Punya 30 Akun, Catut Resto Top

Surabaya, Memorandum Niat Khoirul Umam mengunjungi rumah teman lamanya Sumhari di Jalan Gunung Anyar Tambak ternyata hanya modus. Warga Dusun Dibak, Desa Rapalok, Kecamatan Omben, Sampang Madura itu ternyata sudah merencanakan aksi pencurian motor. Dalam kejahatan itu, pemuda 29 tahun tersebut mengajak temannya berinisial GR mendatangi rumah korban, awal Mei lalu. Saat tiba di lokasi, hal yang diharapkan Umam dan GR sesuai rencana. Korban tidak berada di rumah. Bahkan, tempat tinggal GR keadaannya kosong. “Untuk memastikan rumah itu kosong, tersangka beberapa kali menggedor pagar besi. Setelah situasi dirasa aman, keduanya langsung merusak gembok pagar. Mereka memukul dengan menggunakan batu,” kata Kapolsek Rungkut Kompol Bambang Prakoso, Jumat (18/6). Setelah berhasil merusak gembok, tersangka masuk ke teras. Dia kemudian mengeluarkan motor jenis Vario milik korban. “Tersangka lalu membawa kabur Vario itu dengan cara mendorong dari rumah GR menggunakan motor sarana,” tandas Bambang. Berbekal laporan korban, petugas melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan tersangka Umam di rumahnya. Sementara pelaku GR saat ini masih dalam proses pengejaran. “Masih kami buru untuk GR dan penadah,” tandas alumni Akpol 2007 itu. Dari hasil pemeriksaan terungkap, Umam dan GR (DPO) berhasil menjual motor hasil curian itu dengan harga Rp 3 juta. Keduanya menjual ke seorang kenalannya di kawasan Sidotopo. “Yang kenal teman saya (GR) Pak. Di daerah Sidotopo,” ujar Umam. Dari hasil penjualan itu, mantan pekerja bangunan itu mendapatkan bagian Rp 1 juta. Dia memakai uang hasil kejahatannya untuk membeli sejumlah baju untuk lebaran lalu. “Buat beli baju Pak. Karena saya mendadak dipecat dari pekerjaan pada pertengahan puasa,” imbuhnya. (fdn/nov)

Kedoknya terbongkar setelah seorang pembeli wanita, Septian, warga Jalan Ketintang Baru, komplain ke salah satu gerai makanan milik tersangka. Bahkan, sempat memvideo dengan kamera HP kemudian meng-aploud-nya di media sosial dan menjadi viral. Polisi yang mendapatkan informasi video tersebut, selanjutnya melakukan penelusuran dan melacak keberadaan pemilik akun “Nasi Pecel Dharmahusada, Kejawan Keputih Tambak. Alhasil, petugas berhasil menemukan alamat pemilik dan menangkap Ellyani di rumahnya. “Pelaku mendaftarkan usaha kuliner melalui mitra ojek online dan mempunyai 30 akun

Satu Nyali,...

Pingsan,Digilir

Sambungan dari halaman 1

“Saya minta tolong kepada kawan-kawan, bonek adalah kekuatan bagi kami untuk memerangi yang namanya covid, setuju!!. Jadi saya minta tolong kepada para bonek mania tetap melawan wabah corona. Baik dulu maupun sekarang,” imbau Isir. Permintaan kapolrestabes itu, disambut massa bonek dengan nyanyian yang ditujukan kepada polisi. Sementara itu, Kasatbinmas Polrestabes Surabaya AKBP Herlina mengatakan, untuk pengamanan ulang tahun ke-94 Persebaya pihaknya juga mengimbau para bonek agar tidak ada kegiatan yang bersifat pengumpulan massa. “Tujuannya agar Covid-19 tidak semakin meningkat khususnya di Surabaya,” tandasnya. (rio/nov)

Tilap Hasil...

Sambungan dari halaman 1

AA - 2 RT 01 RW 08 Lidah Kulon, Lakarsantri sejak 2015 sampai dengan 2020. Saat bekerja, ia mendapatkan gaji per bulan sebesar Rp 3 juta dan uang makan Rp 45 ribu per hari. Susilo diberi kepercayaan oleh majikannya untuk memasarkan perhiasan emas di wilayah Jawa Timur dan Bali dari 2019 sampai 2020. “Bahwa sistem pembayarannya dilakukan dengan cara berjangka yaitu dilakukan dalam jangka waktu antara 2 minggu sampai dengan 1 bulan,” bunyi surat dakwaan JPU. Lebih lanjut, jika pembayaran belum lunas, terdakwa memberikan nota warna merah. Apabila sudah bayar, terdakwa akan memberi nota warna putih. Pembayaran dari semua toko perhiasan emas bisa dilakukan melalui transfer rekening atau setor tunai ke rekening milik Christopher Leonid Gunawan atau ada juga titip tunai melalui terdakwa. “Namun uang titipan itu oleh terdakwa tidak disetorkan ke Christopher sebagai pemilik barang,” lanjut surat dakwaan JPU. Awalnya para pembeli emas tidak percaya begitu saja melakukan pembayaran kepada terdakwa. Akan tetapi, berkat kelihaian terdakwa untuk meyakinkan para pembeli itu akhirnya mereka menyerahkan uang tersebut baik secara tunai maupun transfer. “Dalam pemasaran perhiasan emas tersebut jumlah uang yang telah dibayar dari toko emas yang ada di Jawa Timur dan Bali melalui terdakwa berjumlah Rp. 3.529.739.326. Namun oleh terdakwa uang tersebut tidak disetorkan melainkan digunakan untuk kepentingan pribadinya,” bunyi lanjutan dalam surat dakwaan JPU. Akibat perbuatan terdakwa, Christopher mengalami kerugian dan memaksanya melaporkan Susilo ke Polrestabes Surabaya. JPU kemudian mendakwanya sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 374 KUHP jo pasal 65 ayat (1) KUHP. (mg5/nov)

Serumah

Sambungan dari halaman 1

jalan keluar terbaik untuk para pihak,” ujar Afrian Bondjol saat dihubungi, Jumat (18/6). “Mereka masih satu rumah juga,” sambungnya. Mengenai alasan pisah, Afrian Bondjol menyebut sudah tidak ada lagi kecocokan antara Bani Maulana dengan Lulu Tobing. Meskipun begitu, Afrian Bondjol berharap semoga keduanya bisa mendapatkan jalan terbaik dalam masalah ini. “Intinya ada ketidak cocokan. Itu isi gugatan. Cuma kita belum menanggapi. Statment saya gini, intinya kita sebagai pihat tergugat ingin jalan keluar yang terbaik dalam menanggapi gugatan dari Lulu Tobing,” kata Afrian Bondjol. “Harapan kita mohon doa untuk mendapat jalan keluar yang terbaik untuk mereka berdua dalam menghadapi permasalahan ini,” ungkapnya. Lulu Tobing menggugat cerai suaminya, Bani Maulana Mulia. Gugatan itu masuk dengan nomor perkara 783/ Pdt.G/2021/PA.JP di Pengadilan Agama Jakarta Pusat. Dari data sistem informasi, sidang cerai Lulu Tobing dan Bani Maulana Mulia telah berjalan selama dua kali. Pertama pada hari Selasa, 25 Mei 2021 dan sidang kedua pada hari Selasa, 8 Juni 2021. Diketahui Lulu Tobing dan Bani menikah pada Agustus 2019. Pernikahan itu digelar secara tertutup di salah satu tempat. Lulu juga disebut hanya mengundang keluarga dan kerabat terdekat. (dth/nov)

Tawarkan Makanan Tak Sesuai Pesanan Surabaya, Memorandum Ellyani (35), warga Jalan Babatan Pratama Wiyung ditangkap anggota Unit Resmob Polrestabes Surabaya di rumahnya. Gegara wanita itu terbukti menjual makanan nasi pecel melalui online tidak sesuai dengan yang ditawarkan kepada pembeli.

Tugas memesan wanita asal Dusun Baduwak, Desa Karang Penang Onjur, Kecamatan Karang Penang, Sampang, Madura itu dilakukan Gayub. Tersangka itu mengajak NH ke rumah kos yang sebelumnya sudah dipesan oleh Farchan seharga Rp 75 ribu per tiga jam. Sembari menunggu korban datang, ketiga tersangka sudah berada di kos-kosan tersebut. Gayub saat itu posisinya duduk di atas kursi. Sedangkan Farchan dan Mario bersembunyi di lemari. “Dalam kasus ini, mereka sudah merencanakan sejak awal,” kata Kapolsek Gubeng Kompol Akay Fahli, Jumat kemarin (18/6). Dalam perjanjian di percakapan aplikasi, Gayub meminta NH untuk memijat dengan tarif Rp 250 ribu per 90 menit (satu jam sete-

yang menggunakan nama restoran terkenal,” ungkap Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky, Jumat (18/6). Ellyani menawarkan makanan via online ke pembeli dengan gambar nasi pecel Dharmahusada (yang terkenal) dan hanya berjualan di sentra kuliner Dharmahusada serta tidak membuka cabang. “Ketika makanan yang telah dipesan datang, konsumen mendapati makanan tersebut tidak sesuai dengan gambar atau tidak sesuai dengan nasi pecel Dhamahusada yang asli. Sehingga korban sebagai konsumen merasa dirugikan atas perbuatan tersebut,” jelas Arief, Jumat (18/6).

FOTO: MEMO RANDUM/RIO

Bobol Rumah Teman

SABTU LEGI, 19 JUNI 2021 HALAMAN 11

Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksana menginterogasi Ellyani.

Barang bukti yang juga diamankan antara lain lembar nota; flashdisk berisi rekaman video; foto makanan foto lokasi; tangkapan layar bukti order

pembayaran melalui OV0; 1 lembar banner tulisan Warung Makan Nasi Padang Sari Bundo; 4 bendel catatan kroscek stokan dan omset; 2 buah buku kasbon;

Sambungan dari halaman 1 ngah). Setelah ditunggu beberapa saat, korban akhirnya tiba di lokasi diantar suaminya, LUT. Setelah berbincang beberapa saat, korban mulai memijat Gayub. Namun, 30 menit kemudian tepatnya pukul 00.30, tersangka meminta korban beristirahat. “Gayub duduk di kursi dan korban duduk di ujung ranjang sambil berbalas pesan dengan suaminya,” lanjut Akay. Mendadak NH dikagetkan dengan suara keras dari dalam lemari. Ketika menoleh, korban mendapati dua lelaki yaitu Farchan dan Mario beringsut keluar. Selanjutnya Mario langsung membekap mulut dan memeluk tubuh korban dengan kencang. Gayub juga memegang kaki dan tangan NH. Akibat perlakuan para ter-

sangka, korban tidak berdaya hingga kehilangan kesadaran. Saat pingsan itulah, ketiga pria tersebut secara bergantian menyetubuhi korban. “Setelah puas memperdaya NH, mereka (tersangka) satu persatu keluar dari kamar kos,” tandas Akay. Bahkan, sebelum kabur para tersangka menyempatkan mengondol HP dan uang korban sebesar Rp 40 ribu yang disimpan dalam dompet. Meski para tersangka keluar kamar, suami korban masih belum menyadari kejadian yang menimpa NH. Dia baru masuk setelah waktu pijat sudah habis. “Akhirnya suami korban memberanikan diri masuk ke kamar dengan didampingi penjaga kos. Saat membuka pintu, dua telah mendapati istrinya sudah

tergeletak tidak sadarkan diri di atas kasur,” tutur alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2009 itu. Suami korban sontak panik dan berupaya membangunkan istrinya. Dia geram ketika mendapati luka memar di wajah dan punggung NH. Bahkan, hidung korban juga mengeluarkan darah akibat dipikul para tersangka. Sampai akhirnya korban tersadar. Setelah mendengarkan cerita singkat dari sang istri, LUT langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Gubeng. Berbekal laporan itu, anggota langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan Farchan di tempat kerjanya, Jalan Teratai. “Usai melakukan pemerkosaan, tersangka Farchan bersembunyi di tempat kerjanya di

Tak Sabar Antre dan Berebut tersebut. Menurutnya, bahwa beberapa orang sudah dimintai keterangan. “Kami masih mintai keterangan dulu dan ditindaklanjuti sambil menunggu perintah pimpinan,” tegas Ganis. Ganis menjelaskan, bahwa penyekatan di Suramadu sisi Surabaya seperti biasanya, namun pagi itu volume kendaraan sekitar pukul 02.00 sudah mulai padat khususnya roda dua (R2). Kemudian pukul 03.00 jumlah motor semakin menumpuk. “Kita sudah melaksanakan

sesuai SOP yang ada. Kita laksanakan 1x24 jam untuk mereka yang belum swab atau memiliki surat rapid test antigen,” jelas Ganis. Tambah Ganis, karena semua masyarakat ingin cepat dilayani, tidak sabar, dan buru-buru sehingga terjadi salah paham. “Namun aparat yang ada di sini segera mengurai kepadatan tersebut,” jelasnya. Ganis berharap semua masyarakat harus waspada. Apa lagi dengan kasus positif yang semakin bertambah serta ada varian baru.

Zainul Abidin, Jumat (18/6). Abidin menjelaskan, dalam melancarkan aksinya, sejoli itu mencari sasaran dengan cara mobile mengendarai motor sarana. Ketika melintas di lokasi, keduanya mendapati motor terparkir di depan mesin ATM. Sedangkan korbannya, Achmad Erwin terlihat sedang berada di dalam bilik ATM. “Awalnya tersangka yang wanita masuk untuk melihat situasi. Setelah aman, tersangka pria mulai beraksi. Dia pura-pura masuk ke bilik ATM kemudian keluar. Selanjutnya,

“Kami meminta masyarakat kooperatif mengikuti prosedur yang ada di pos penyekatan dan tetap bersabar,” pungkas Ganis. Sementara itu, Wakapolda Jatim Brigjenpol Slamet Hadi Supraptoyo mengimbau bahwa penyekatan dalam rangka melaksanakan rapid antigen tersebut adalah untuk melindungi masyarakat dan tidak ada kepentingan lain. Lanjut orang nomor dua di kepolisian Jatim ini, pihaknya tidak ingin kalau ada yang terburu-buru berangkat kerja maka

harus bisa menahan diri, tunggu giliran, sehingga tak ada lagi yang rebutan kembali. “Kalau kesiapan kita sudah settle (menetap). Cuma masyarakat harus tertib dan antre menahan diri kalaupun ada kegiatan yang memang buru-buru sampaikan petugas sehingga tidak ada lagi nanti yang berebut dan membuat riuh masyarakat lainnya,” katanya. Disinggung tentang antisipasi, wakapolda menegaskan bahwa petugas baik TNI dan Polri sudah melakukan persiapan ya-

kan pernikahan,” kata Budi. Walau dengan perasaan kacau, penikahan tetap dilangsungkan. Budi berusaha tidak terpengaruh cerita Dani dan terus berpikir positif membina rumah tangga dengan Linda. Dalam perjalanan, Budi merasakan bahwa tidak hanya dia yang menikmati ketidaknyamanan itu, tapi juga Linda. Ini terasa dari sikap Linda yang tampak selalu seperti orang bersalah. Linda selalu canggung di depan Budi. Padahal, Budi hampir

itu pengamanan. “Kemudian kita juga menyiapkan rekan-rekan dari dinkes untuk menyiapkan vaksinasinya kemudian yang terpenting masyarakat harus antre,” tandas Slamet. Lanjutnya, soal rencana penambahan personel pihaknya akan melakukan evaluasi. “Tentunya kita akan mengevaluasi. Terutama penambahan-penambahan personel dan rekan-rekan nakes. Sehingga jauh lebih baik ke depannya,” pungkas wakapolda. (fer/alf/nov)

Sambungan dari halaman 1 tersangka mendekati motor korban dan mengeluarkan kunci T yang sudah disiapkan,” ungkap Abidin. Saat Diki mengotak-atik rumah kontak motor, Nurwijayanti bersiap untuk kabur dengan menggunakan kendaraan sarana. Setelah menguasai motor korban, keduanya kabur dengan dua kendaraan. Karyawan rumah sakit, saksi yang mengetahui pencurian itu bergegas berdiri dan melempar kursi. Akibatnya Diki sempat terjatuh dari motornya hingga diteriaki maling oleh saksi tersebut.

Namun, dia berhasil bangkit dan kembali melarikan diri. Sedangkan Nurwijayanti yang belum sempat kabur berhasil diamankan warga sekitar. “Setelah semuanya tertangkap, mereka kami bawa ke mapolsek untuk diinterogasi lebih dalam,” tandas Abidin. Dari catatan kepolisian, sejoli ini sudah lima kali beraksi di wilayah Surabaya Timur. Empat kali di Sukolilo. Sementara sisanya di kawasan Rungkut. “”Awalnya mereka tidak mengaku. Saat kami tunjukkan rekaman CCTV di lokasi lain barulah

Bersedia Pindah ke Tempat Terpencil hubungan intim vs Linda. Lalu dengan siapa Linda hamil? Akhirnya terbongkar ternyata Linda tidak hanya pacaran dengan Dani. Pada saat bersamaan, dia juga menjalin hubungan asmara dengan mantan teman SMP, tetangga di kampung, dan entah siapa lagi. Budi kehilangan kata-kata. Walau begitu, dia tidak ingin mencederai janjinya kepada Linda untuk melupakan masa lalu dan hanya memandang masa depan. “Kami tetap melangsung-

sebuah warung kopi Jalan Teratai, Tambaksari. Dari keterangannya, kami amankan dua tersangka lain di rumahnya masing-masing,” pungkas mantan Kasatintelkam Polres Bojonegoro itu. Di hadapan penyidik, Gayub dan Farchan mengaku iseng melakukan aksi bejat tersebut. Mereka suntuk setiap hari bekerja tanpa libur menjaga kopi di Jalan Teratai. “Saya khilaf Pak. Itu hanya iseng-iseng saja karena sumpek (suntuk, red) kerja terus,” ujar Gayub. Sedangkan Mario mengaku hanya ikut-ikutan saja. Dalam aksi tersebut, dia hanya berperan memegangi dan menyekap korban saja. “Setelah korban pingsan, saya hanya pegang-pegang anunya (kemaluan, red) saja Pak. Gak sampai menggauli,” akunya. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1

Sejoli Keputih Gasak Motor Sayangnya aksi mereka di depan ATM Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Putri, Jalan Arif Rahman Hakim harus menjadi kejahatan terakhirnya. Mereka diamankan anggota Unit Reskrim Polsek Sukolilo dibantu warga dan petugas keamanan sekitar lokasi. “Tersangka pria sempat meninggalkan kekasihnya yang berhasil diamankan satpam setempat. Namun, dia kemudian ditangkap polisi dibantu massa dan pengendara yang melintas tidak jauh dari lokasi,” kata Kanitreskrim Polsek Sukolilo Iptu

catatan belanja; dan 22 HP yang dijadikan akun. Kepada petugas, Ellyani mengaku jika menjalankan usaha tersebut sejak September 2019 dan beroperasi pada 9 tempat lokasi usaha yang tersebar di wilayah Surabaya barat, Surabaya timur, Surabaya selatan dan wilayah Sidoarjo. “Baru setahun berjalan, keuntungan sekitar Rp 5 juta,” akunya. Tersangka juga berterus terang jika mendaftarkan usahanya lewat online dengan hanya memenuhi syarat terlampir. Semuanya didaftarkan sesuai dengan pemilik masakan atau barang seperti nasi pecel Darmahusada dan masakan Padang. Akibat perbuatanya, Ellyani dijerat pasal 62 jo pasal 8 ayat (1) huruf F Undang Undang Republik Indonesia nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan pidana penjara paling lama 5 tahun. (rio/nov)

mengaku,” pungkas Abidin. Dari hasil pemeriksaan terungkap, Diki Imam ternyata tidak hanya sekali berurusan dengan pihak berwajib. Sebelum diamankan, dia sudah pernah menjalani hukuman dengan kasus serupa. “Ya dulu pernah dipenjara Pak, satu kali” akunya. Diki berdalih nekat melakukan aksi pencurian karena terdesak kebutuhan hidup. Selama berhubungan, keduanya banyak menghabiskan waktu di rumah kos, Jalan Keputih. “Ya buat memenuhi kebutuhan sehari-hari saja Pak,” imbuh Diki. (fdn/nov)

Sambungan dari setiap saat selalu mmengingatkan Linda untuk memegang ikrar mereka untuk melupakan masa lalu dan hanya melihat masa depan. “Mungkin Linda merasa hidupnya terlalu berlumur dosa,” kata Budi. Lirih. Yang tidak disangka Budi, diam-diam Linda mengajukan gugatan cerai ke PA. Celakanya, sejak itu Linda pergi dari rumah dan tidak meninggalkan informasi sama sekali. Linda hanya meninggalkan

secarik kertas dan ditaruh di meja ruang tamu. Isinya berpamitan dan pemberitahuan bawa dirinya tidak akan pernah kembali. Linda mempercayakan proses perceraian kepada seorang pengacara. “Saat ini perceraian kami masih dalam proses. Seharunya hari ini adalah meditasi. Saya berharap dia datang dan membicarakan masalah kami. Tapi, tampaknya dia tidak datang. Makanya saya datang ke kantor pengacaranya ini,” kata Budi.

Menurut Budi, seandainya bertemu Linda, dia akan menegaskan bahwa dia benar-benar jatuh cinta kepada Linda dan tidak ingin jauh darinya. “Saya ingin dia bisa melupakan masa lalu seperti dia minta saat itu,” katanya. Budi mengajak Linda melanjutkan rumah tangga mereka. Bila perlu, Budi bersedia pindah ke tempat terpencil yang jauh dari Surabaya dan Blitar untuk menghapus masa lalu yang mungkin terus menghantui Lina. (jos, habis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SABTU LEGI, 19 JUNI 2021 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Curi HP, Residivis Babak Belur FOTO: MEMORANDUM/ DOK

Sutiyono diamankan di Satreskrim Polres Tuban.

Satreskrim Polres Tuban Bekuk Pelaku Penyekapan Tuban, Memorandum Jajaran Satreskrim PolresTuban berhasil menangkap satu orang yang menjadi daftar pencarian orang (DPO) sebagai pelaku penyekapan dan pengeroyokan terhadap pegawai salah satu perusahaan finance di Kabupaten Tuban. Pelaku itu bernama Sutiyono (43) yang juga residivis asal Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Adhi Makayasa menjelaskan, setelah sekitar satu bulan dilakukan pencarian, anggotanya berhasil menangkap DPO tersebut di dalam kos-kosannya, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. “Sejak kasus itu dilaporkan ke Satreskrim Polres Tuban, Sutiyono kurang lebih sekitar satu bulan ditetapkan sebagai DPO. Dia bersembunyi di Kabupaten Bojonegoro dan bekerja sebagai penjual kain,” ujar AKP Adhi Makayasa, Jumat (17/6). Diketahui, kasus penyekapan dan pengeroyokan terhadap kepala bagian penarikan finance, Malvinas Juni Eko Saputro (38), dilakukan empat orang. Dari empat orang tersebut, jajaran Satreskrim Polres Tuban berhasil menangkap satu orang bernama Warsono, sedangkan tiga orang lainya detetapkan sebagai DPO. Akhirnya petugas berhasil menagkap satu lagi pelaku yang bersembunyi di Kabupaten Bojonegoro. “Saat ini pelaku telah ditahan di Mapolres Tuban. Pelaku dikenakan Pasal 333 ayat 1 KUHP Sub 170 ayat 1 dan ayat 2 KE 1E, KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama delapan tahun,” terang alumni Akpol tahun 2009 ini. (top/har/udi)

Gresik, Memorandum Penjara tidak membuat kapok Arif Rakhman Hakim (26), pemuda Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah. Baru lima bulan bebas, residivis itu kembali dibui setelah tertangkap mencuri HP milik pesilat di Desa Suci, Kecamatan Manyar. Arif beraksi sekitar pukul 03.00 dengan merangsek ke dalam rumah korban. Kemudian mengambil HP yang sedang di-charger dekat korban yang tengah tertidur. Sial bagi tersangka, aksinya tidak berjalan mulus. Korban terbangun dan memergoki ulahnya. Tersangka langsung diinterogasi dan mengakui perbuatannya, lalu berupaya kabur. Aksi kejar-kejaran pun sempat terjadi. Tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP), tersangka berhasil dia-

mankan korban dibantu warga. Warga yang geram melampiaskannya dengan menghadiahi bogem mentah kepada Arif Rakhman secara berjemaah. Tersangka menjadi bulan-bulanan warga hingga babak belur. Selanjutnya dikeler ke kantor polisi. Tersangka ternyata seorang residivis. Baru keluar penjara Januari 2021 setelah mendapat program asimilasi. Bukannya taubat, pemuda yang sudah berkeluarga itu malah kembali berulah. Sejak menghirup udara be-

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Arif Rakhman Hakim diamankan polisi.

bas, sudah banyak HP yang berhasil digondol tersangka. TKP nya pun berpindah-pindah. Antara lain di Kecamatan Manyar, Panceng, Ujungpangkah dan Gresik Kota. Total sudah ada

delapan HP yang didapat. HP curian itu selanjutnya dijual secara online dengan harga miring. Sejauh ini, tersangka menjualnya secara perseorangan, belum ditemukan pena-

dah. Dijual dengan harga Rp 300 ribu, HP curian itu laris terjual. Kini, tersangka sudah ditahan di Mapolsek Manyar. Hal itu dibenarkan Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana. “Target tersangka adalah rumah sepi dan warung kopi, bahkan di tempat ibadah. Biasanya dilakukan sejak malam hingga pagi. Korban lengah tersangka langsung beraksi,” ungkapnya, Jumat (18/6). Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 KUHP. Arif rakhman menyebut, total hasil penjualan HP sebesar Rp 2 juta. Uang itu digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dengan keluarganya. “Buat wanita lain juga, penjaga warung kopi,” ujar tersangka. (and/har/udi)

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Gedung Pudak Galeri di Jalan Pahlawan, Gresik Kota.

Tutup, Pudak Galeri Jadi Area Parkir Khusus FOTO: MEMORANDUM/ YOGA

Pemain Persela berlatih di Stadion Surajaya.

Persela Uji Coba Lawan Madura United Lamongan, Memorandum Untuk persiapan Liga 1 2021 yang akan digelar pada Juli mendatang, Persela Lamongan akan menjalani uji coba pemain, Sabtu (19/6). Kali ini yang akan menjadi lawan tanding Persela yakni Madura United bertempat di Stadion Surajaya. Pelatih Persela Lamongan Iwan Setiawan mengatakan, sebelum mengarungi Liga 1, pihaknya memerlukan uji coba pemain untuk mengetahui sampai mana kemampuan anak asuhnya itu. Menurut Iwan, Madura United bukanlah tim yang mudah untuk dikalahkan. “Kami mau melihat sampai sejauh mana kekuatan tim kami. Walaupun belum diperkuat empat pemain asing plus masih kosongnya posisi fullback kiri,” terang Iwan. Poin terpenting dalam laga uji coba tersebut, jelas Iwan, adalah untuk melihat bagaimana para pemain Persela bisa menjalankan taktik yang diberikan selama latihan. Serta sampai mana kerja sama tim yang bisa dibentuk dalam laga uji coba ini. Iwan meyakini, Persela akan mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dari laga uji coba kontra Madura United ini. “Intinya adalah melihat sejauh mana kekuatan kami. Apalagi ini melawan Madura United yang merupakan salah satu tim yang dianggap mempunyai persiapan bagus,” ujarnya. (tri/har/udi)

Gresik, Memorandum Gedung Pudak Galeri di Jalan Pahlawan, Gresik Kota, hingga kini masih tutup. Area parkirnya tampak kerap kali dipenuhi kendaraan. Area tersebut diketahui sebagai tempat parkir khusus yang hingga saat ini belum jelas penggunaannya. Diketahui, selain diperuntukkan bagi sentra usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM),

Pudak Galeri memiliki area parkir yang cukup luas. Semasa dibuka, area tersebut menjadi tempat parkir bagi pedagang dan pengunjung di sana. Kepala Dinas Perhubungan Gresik Nanang Setiawan membenarkan, area parkir itu sudah dilimpahkan ke pihaknya. Tempat parkir tersebut sempat ikut tutup lantaran Covid-19. Namun setelah Lebaran 1442 Hijriah ke-

marin, pihaknya memberanikan diri untuk membuka kembali jadi tempat parkir khusus. Menurutnya, penggunaan parkir di area tepat di depan makam pahlawan itu bisa dilaksanakan dengan sistem berlangganan. Meskipun, rencana parkir berlanggananan kalah saat judicial review di Mahkamah Agung. Nanang menambahkan, hingga saat ini dirinya belum

mengetahui secara pasti siapa yang biasa parkir di sana, khususnya saat malam hari. Pihaknya menjanjikan croschek dalam waktu dekat. “Tapi kalau di sana nanti seharusnya masuk ke parkir berlangganan,” ujarnya. Artinya, jika sistem itu dapat diberlakukan nantinya area parkir itu bisa dipakai siapa pun dengan tarif pasti. Pengguna jasa parkir bisa tanpa batas

memarkirkan kendaraannya di sana, termasuk saat malam hari. Namun, bayarnya berlangganan. Misal diakumulatif selama satu tahun. Pantauan di lapangan, area parkir itu saat ini sudah kerap dipenuhi kendaraan. Termasuk kendaraan roda empat. Padahal belum ada regulasi yang mengatur tarif parkir hingga bermalam itu. (and/har/udi)

Pemkab Minta PDAM Setor PAD Bojonegoro, Memorandum Pemkab Bojonegoro meminta perusahaan daerah air minum (PDAM) untuk setor pendapatan asli daerah (PAD). Sebab, badan usaha milik daerah (BUMD) ini dianggap sudah memenuhi target pendapatan. Sebab, PDAM mendapatkan keuntungan Rp 4,9 miliar, 2020. Keputusan itu diambil setelah rapat tahunan minggu lalu. Sebelumnya sejak PDAM berdiri pada 1982, belum pernah setor PAD. Waktu itu PDAM sesuai ketentuan wajib mendapatkan pelanggan di kawasan perkotaan 80 persen dari total penduduk. Kemudian untuk

FOTO: MEMORANDUM/ DOK

Priambodo

wilayah pedesaan 60 persen jumlah penduduk. Plt Direktur PDAM Bojonegoro Priambodo menjelaskan, kinerja PDAM pada 2020 memperoleh laba Rp 4,9 miliar. “Laba

sudah cukup besar. Sehingga, dinilai mampu menyetor PAD,” ujar Priambodo, Jumat (18/6). Priambodo, menambahkan sesuai aturan akan disetorkan adalah 55 persen dari laba. Sisanya digunakan manajemen untuk operasional dan peningkatan layanan. Kesiapan PDAM menyetorkan PAD sebenarnya sudah ada sejak dua tahun silam. Sebelumnya, PDAM hanya memperoleh laba sekitar Rp 1 miliar. Namun, rencana setor PAD itu batal dilakukan. ‘’Penyetoran itu akan dilakukan tahun ini. Saat ini masih menunggu perintah lebih lanjut terkait pelaksanaanya,’’ jelasnya. (top/har/udi)

TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik

Satgas Bintal Salat Jumat Bersama Warga Gresik, Memorandum Personel Satgas Bintal TMMD ke-111 Kodim 0817/ Gresik bersama warga melaksanakan salat Jumat di Masjid Ukhuwah Islamiyah, Desa Siwalan Kecamatan Panceng, Jumat (18/6). Paur Bintal Djuang Rem 084/BJ Letda Inf A Suaifi diberi mandat sebagai imam pada salat Jumat. Dalam ceramah singkatnya Suaifi menyampaikan sebagai umat manusia wajib meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. “Manusia selaku mahluk sosial, kita wajib saling tolong menolong,serta menjalin tali silaturahmi. Sebagai umat Islam harus bisa menjadi contoh serta tauladan bagi umat manusia di bumi. Umat Islam harus saling

FOTO: ISTIMEWA

Paur Bintal Djuang Rem 084/BJ Letda Inf A Suaifi di Masjid Ukhuwah Islamiyah.

bersatu padu dan saling menghargai,” ujar Suaifi. Takmir Masjid Ukhuwah Islamiyah Muntadi menyam-

paikan, pihaknya sangat berterima kasih sekali kepada satgas bintal dan semoga bersinergi ke depan. (tyo/udi)

FOTO: MEMORANDUM/ DOK

Pelaku diamankan di Mapolsek Sugio.

Pemuda Bedingin Curi Kotak Amal Lamongan, Memorandum Jajaran unit Reskrim Polsek Sugio berhasil membekuk Aris Wanto (25), warga Desa Bedingin, yang mencuri kotak amal di Masjid Al Hidayah Dusun Babatan, Desa Sekarbagus, Kecamatan Sugio. Kapolsek Sugio AKP Ali Fathoni mengungkapkan, aksi pencurian itu diketahui takmir masjid, Fadholi (40). Saksi merasa janggal ketika mendengar suara aneh di dalam masjid sekitar pukul 03.30, Rabu (15/6). Saksi keluar rumah dan melihat ada motor terparkir di depan masjid. “Ternyata benar pelaku membongkar kotak amal. Saksi langsung mengamankan kunci motor pelaku,” ungkap kapolsek, Jum’at (18/6) Mengetahui aksinya tepergok, lanjut Kapolsek, pelaku berlari masuk ke salah satu rumah warga. Kemudian saksi tersebut berteriak minta tolong ke warga sekitar. Warga pun menangkap pelaku tersebut. Tidak itu saja, warga juga merusak motor pelaku. “Kami mengamankan pelaku dan barang bukti berupa satu unit motor. Selain itu kotak amal berisi uang tunai Rp194 ribu dan satu buah alat pemahat beton dari besi, juga kami amankan,” jelasnya. Dari keterangan pelaku, terang kapolsek, pelaku ini mengaku tidak hanya sekali melakukan aksinya. Pelaku mencuri kotak amal di masjid wilayah Sugio di sebanyak 10 TKP. “Pelaku kami jerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 ayat 1 butir 3 e dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara,” pungkasnya. (tri/har/udi)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 19 Juni 2021 by memorandum - Issuu