Skip to main content

MEMORANDUM EDISI 18 NOVEMBER 2019

Page 1

SENIN PAHING, 17 NOVEMBER 2019

HARGA Rp 3.500,-

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com .com

SEMARAK HUT KE-50 SKH MEMORANDUM DAN HUT KE-1 MEMORANDUM.CO.ID

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

Dahlan Iskan Tampil Memukau Surabaya, Memorandum Puncak acara HUT ke-50 Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum dan HUT ke-1 memorandum.co.id yang menggelar senam Dahlan Iskan (DI) Style dan jalan sehat di lapangan Makodam V/Brawijaya berlangsung meriah, Minggu  Bersambung ke halaman 7  (17/11). Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang antusias mengikuti semua gerakan senam Dahlan Iskan Style. Masyarakat bisa bergabung di komunitas ini setiap Selasa sampai Sabtu di Graha Pena, dan Minggu di acara car free day di Jalan Raya Darmo. ALI MURTADLO Perwakilan Senam DI Style

Agama Angka Oleh: Dahlan Iskan FOTO-FOTO: MEMORANDUM

K

ian sedikit. Kian brutal. Itulah demo di Hongkong. Yang hari ini memasuki bulan keenam. Awal minggu lalu demonstran menguasai terowongan vital. Terowongan bawah laut. Yang menghubungkan Hongkong --Pulau Hongkong-- dengan Kowloon --yang satu daratan dengan Tiongkok. Tidak sebentar. Empat hari terowongan itu di bawah kekuasaan demonstran. Jalan masuk ke terowongan itu pun dipasangi barikade. Mulut terowongan itu menjadi area luas yang kosong. Area itu  Bersambung ke halaman 3 

Dahlan Iskan dan istri, Nafsiah Sabri memeragakan senam Dahlan Iskan Style di acara HUT ke-50 SKH Memorandum dan HUT ke-1 memorandum.co.id.

Pemenang hadiah utama motor Honda Beat, Dwi Suryaningsih bersama Direktur Utama SKH Memorandum dan para pimpinan.

BERITA DAN FOTO LAINNYA DI HAL 4 & 5

Pengamanan Tempat Ibadah untuk Antisipasi Teror Surabaya, Memorandum Personel Satsabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan polsek jajaran melakukan patroli di tempat ibadah, Minggu (17/11). Patroli dilakukan untuk mengantisipasi tidak kriminalitas curat, curas dan curanmor (3C) serta kemungkinan aksi teror. Seperti yang dilakukan di Pura Jagad Karana, Jalan Ikan Lumba-Lumba. Sambil terus memantau situasi  Bersambung ke halaman 7 

Personel Satsabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak menyampaikan imbauan kepada pengurus Pura Jagad Karana, Jalan Ikan Lumba-Lumba.

Wakapolres Pasuruan Kompol Supriyono didampingi Kasubbag Humas AKP Drs Hardi memimpin anev bidang humas.

Wakapolres Pasuruan Pimpin Anev Bidang Humas P Pasuruan, Memorandum Untuk meningkatkan kepercayaan citra Polri yang positif di media sosial, Humas Polres Pasuruan menggelar anev bidang humas polsek jajaran pada  Bersambung ke halaman 7 

Bukti soliditas TNI-Polri dan masyarakat dalam lomba Mancing Mania Mangga Manis.

Pejabat utama (PJU) Polres Pasuruan Kota hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Kodim 0819 Kota Pasuruan.

Teladani Akhlak Nabi Muhammad SAW Pasuruan, Memorandum Polres Pasuruan Kota menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H 2019 M, yang digelar oleh Kodim 0819 bertempat di halaman Kodim 0819 Kota Pasuruan pada Jumat (15/11).  Bersambung ke halaman 7 

Rebecca Klopper

Enggan Pacaran TIDAK punya pacar bagi Rebecca Klopper sama dengan mengurangi pikiran yang memberatkan otaknya. Kesibukannya kini lebih menghabiskan waktu bersama teman-temannya.  Bersambung ke halaman 7 

+ Meng, basement jalan Yos Sudarso Surabaya dijamin tidak ambles meski dilewati tank. -

Tuntaskan dulu kasus basement Raya Gubeng sebelum janji yang lain.

Si Mameng (Tukang parkir)

Pintu Masuk Mapolres Jember Diperketat Jem Jember, Memorandum Pasca kejadian bom bunuh diri di M Mapolrestabes Medan, Polres Jember langsung melakukan antisipasi. Salah  Bersambung ke halaman 7 

Mancing Mania Mangga Manis, Soliditas TNI-Polri

Probolinggo, Memorandum Sinergitas dan soliditas TNI-Polri harus senantiasa terjaga dalam rangka mengawal dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta mendekatkan diri dengan masyarakat.  Bersambung ke halaman 7  Petugas piket pos penjagaan Mapolres Jember memeriksa tas bawaan para pengunjung.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Santama Putra didampingi Bupati R Abdul Latif Amin Imron, memberikan sambutan saat meninjau proses pengisian anggota BPD serentak di Desa Gilianyar, Kecamatan Kamal.

Pengisian Anggota BPD Serentak Bergulir Aman Bangkalan,Memorandum Kekhawatiran kemungkinan terjadi konflik horizontal saat proses pengisian anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serentak di Kabupaten Bangkalan, ternyata tidak terbukti.  Bersambung ke halaman 7 

TERKURUNG KELUARGA HARMONIS, TERPROVOKASI OMONGAN SINIS Έ2Ή

Misteri Cinta di Balik Bandul Kalung Berinisial JL Perhatian Joni kepada Lilis tidak hanya diwujudkan melalui sepasang jam tangan. Masih banyak hadiah lain yang digelontorkan. Salah satunya berwujud kalung kembar bermata berlian dengan bandul berinisial JL. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Fakta ini menimbulkan kasak-kusuk di lingkungan keluarga. Ada yang menduga JL itu inisial Johan-Lilis. Tapi, mereka kurang yakin karena Johan bukan sosok romantis. Jadi, tidak bakalan johan menghadiahi istrinya sesuatu yang seromantis itu. Mereka lebih menduga JL itu singkatan Joni-Lilis. Kecurigaan itu muncul sejak kedua insan ini memakai sepas-

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078

ang jam tangan. Tindak-tanduk Joni dan Lilis, di mata mereka, diyakini menguatkan kecurigaan itu. “L i l i s b l a k - b l a k a n mengaku pernah mencintai Joni. Cinta itu tumbuh diam-diam saat dia mendengar ayahya bakal menjodohkan dirinya dengan satu dari dua anak keluarga Johan dan Joni,” kata  Bersambung ke halaman 7 


SIDOARJO

SENIN PAHING, 18 NOVEMBER 2019 HALAMAN 2

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO: Joko Jokosan. WARTAWAN: H Darianto, H Hariono, HM Shoumu, Waras Subarkah. PEMASARAN/IKLAN: M Suud, Sudedi Minarno, Iswin Arizzal. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Melawan, Empat Bandit Motor Didor Sidoarjo, Memorandum Dalam sepekan ada lima laporan warga kehilangan sepeda motor ke Polresta Sidoarjo. Polisi pun bertindak dengan cepat. Hingga berhasil menangkap enam orang tersangka. Empat tersangka ditembak kakinya karena melawan.

“Empat orang merupakan komplotan dari Grati, Pasuruan dan dua orang pelaku di wilayah Waru dan Sidoarjo,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho pada wartawan di Mapolresta Sidoarjo, Sabtu (16/11). Keempat pelaku komplotan Grati ini terungkap dari rekaman CCTV saat beraksi di sebuah perumahan di wilayah Candi, Sidoarjo. Berbekal rekaman itu tim Satreskrim Polresta Sidoarjo melakukan pengejaran, serta penangkapan saat mereka akan beraksi di sebuah tempat kos di

Jalan Raya Kraton, Pasuruan. Saat penangkapan keempatnya melawan polisi dengan melempar bom bondet, sehingga personel melakukan tindak tegas, menembak kaki keempat pelaku. Mereka Mukhlis, Kriswanto, M Taufik, dan Budi Prasetyo. “Dalam aksinya, komplotan ini memakai mobil. Mereka merusak kunci pagar dan kunci motor, kemudian membawa kabur. Apabila korban mengetahui, maka para pelaku tidak segan melempar bom bondet,” jelas Lulusan Akpol 1997 itu. Dari pemeriksaan terungkap

bila motor hasil curian dijual kepada Udin. Tim Satreskrim Polresta Sidoarjo melakukan penggeledahan di rumah Udin, tetapi sang penadah itu terlebih dahulu kabur. “Dimanapun penadah ini berada akan terus kami kejar, karenanya kami menghimbau untuk segera menyerahkan diri ke polisi,” imbuh kapolresta. Dari penangkapan ke enam tersangka tersebut, diperoleh satu unit mobil sewaan Daihatsu Xenia bernopol N 1453 WJ, dua unit sepeda motor hasil curian, 15 anak kunci T, 1 kunci L, 4 shock kunci T, 1 tang, 1 obeng, 1 kunci shock, 2 unci pas serta 6 buah bondet. Sedangkan barang bukti yang disita dari rumah penadah Udin, berupa 5 bondet, 7 anak kunci T, plat nomor dan 11 butir amunisi kaliber 22 mm. (jok/pi)

FOTO: MEMORANDUM/JOK

Komplotan GraƟ, Beroperasi Bawa Mobil

Polisi mempertontonkan enam pencuri motor di Sidoarjo berikut barang buktinya.

Propam Periksa Kapolsek Krian dan Kanit Reskrim

Anggota PKK dan Pokja Desa Bogem Pinggir yang mengikuti study koperatif ke Desa Ketapang Ramai, Trawas.

PKK Bogem Pinggir Studi Koperatif ke Trawas Sidoarjo, Memorandum Untuk meningkatkan adminitrasi dan ketrampilan anggota, PKK dan Pokja Desa Bogem Pinggir mengadakan studi koperatif ke Desa Ketapang Ramai, Trawas Mojokerto. Menurut Ketua PKK Bogem Pinggir Trihandayani, tujuan dari studi koperatif ini tidak lain ingin meningkatkan pola pikir dan pembenahan adminitrasi terkait PKK. Juga belajar soal ketrampilan agar semua anggota PKK bisa membuat suatu produk unggulan desa supaya perekonomian masyarakat bisa terangkat. Kenapa ke Desa Ketapang Ramai? Karena desa ini dalam pembagunan desa sangat berperan aktif dan banyak karya yang dihasilkan oleh ibu PKK. Pengelolaan adminitrasi juga sangat baik. “Sehingga kami tertarik ingin mempelajarinya,” ujar Trihandayani. Dia berharap setelah mengadakan studi koperatif ini semua anggota mempunyai pemikiran untuk menciptakan suatu ide kreatifnya, sehingga buah karya yang menjadi produk unggulan desa menjadi ikon desa Bogem Pinggir. Anggota pokja PKK Siti mengatakan, baru kali ini PKK desanya mengadakan kegiatan ini. “Saya selaku anggota pokja merasa bangga bisa ikut kegiatan ini, semoga ilmu yang saya dapat bisa saya terapkan di desa kami,” ujar dia. (sud/jok)

Sidoarjo, Memorandum Kapolsek Krian Kompol Muhammad Kholil dan Kanit Reskrim Sudarso baru-baru ini sempat diperiksa Propam Polresta Sidoarjo. Ini terkait barang-bukti (BB) Avanza nopol 1816 RG yang diduga dijual oleh pemiliknya. Sehingga, saat tahap dua ke Pidum Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, tidak diterima. Avanza L 1816 RG itu merupakan perkara Kurniawan Rustyo Adi (47), warga Desa Gedangan RT 7/RW 4 yang digunakan menguras atau mencuri barang-barang Indomaret Kemasan, Krian, Agustus 2019 lalu. Namun saat penyerahan tahap dua, petugas Unit Reskrim Pol-

sek Krian tak bisa menghadirkan BB mobil tersebut. Barang bukti sempat dihadirkan, namun bukan Avanza yang dimaksud. Mobil lain yang ditempeli dengan nopol L 1816 RG. Petugas Pidum Kejari sudah memeriksa nomor rangka dan nomor mesinnya, alhasil nomornya tidak sama dengan nomor rangka dan mesin nopol L 1816 RG. Karena nomor mesin dan rangka tidak sama, pihak kejaksaan mengembalikan berkas tahap dua ke penyidik. Dari situlah kemudian akhirnya perkara ini ditangani Propam Polresta Sidoarjo. “Akhirnya Kanit Reskrim dan Kapolsek Krian diperiksa

Ilustrasi

Propam. Mereka pun akan dikonfrontir di kantor Propam Polresta Sidoarjo,” ujar sumber di Polresta Sidoarjo. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho dikonfirmasi soal Avanza L 1816 RG yang dilepas Unit Reskrim Polsek

Krian dan diduga dijual oleh pemiliknya, mengatakan sudah mengetahui perkara tersebut. Bahkan, pemeriksa terhadap kapolsek dabn kanitreskrim juga juga sudah diketahui. “Mohon dukunganya untuk bisa dihadirkan,” ujar dia kepada

Memorandum. Sementara Kapolsek Krian Kompol Muhammad Kholil saat dikonfirmasi, menyatakan tidak bersedia memberikan keterangan. Dia mengatakan berdasarkan aturan yang ada, bila masih dalam penyidikan tidak boleh memberikan keterangan. Sedangkan Kanit reskrim Polsek Krian Sudarso dikonfirmasi, Minggu (17/11) bahwa mobil Avanza Nopol L 1816 RG sudah ditemukan. “Sudah dua hari ini kami temukan. Kini sudah kita amankan di Mapolsek Krian,” ujar dia. Sementara itu Kasi Pidum Kejari Sidoarjo Gatot Haryono dikonfirmasi perkara itu, belum memberikan keterangan. Saat di-whatsApp di selulernya belum memberikan jawaban. (dar/jok/pi).

Rehabilitasi Gratis Pengguna Narkoba Sidoarjo, Memorandum Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sidoarjo AKBP Toni Sugiarto menegaskan, rehabilitasi narkoba gratis. Juga mewanti-wanti jika ada oknum atau anggotanya yang memungut biaya penyembuhan ketergantungan narkotika akan dia tempeleng. “Seribu rupiah tidak bayar, nanti kalau ada anggota saya narik biaya rehabilitasi saya tempeleng. Pemerintah sudah menganggarkan seratus juta lebih untuk proses rehabilitasi narkoba,” ujar mantan Kabid Rehabilitasi BNN Provinsi Jatim itu. Ditambahkan Toni, sudah ada 110 orang lebih menjalani rehabilitasi dalam tahun 2019. Menuritnya, kades, perangkat desa juga ada yang pernah direhabilitasi. “Orang kena narkoba yang pertama ucapanya pasti bohong, aktifitasnya sudah pasti akan berkurang, gimana kalau mau melayani masyarakat,” lanjut dia. Dari data yang diperoleh wartawan media ini, saat ini Kantor BNNK Sidoarjo menangani 20 orang yang menjalani rehabilitasi. Selain BNNK Sidoarjo, Puskesmas kota ada 15 orang, rumah sakit swasta ada 70 orang, rata-rata pemain baru semua. (win/jok/pi)

FOTO: MEMORANDUM/WIN

FOTO: MEMORANDUM/SUD

Gegara BB Avanza Dijual Pemilik

Petugas BNNK Sidoarjo saat melakukan tes urine di Kecamatan Sidoarjo.

FOTO: MEMORANDUM/HAR

Tertib Lalu Lintas, Warga Ngampelsari Dapat Motor

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho menyerahkan hadiah motor Revo kepada M Syafi’i.

Sidoarjo, Memorandum Masyarakat Kabupaten Sidoarjo yang tertib berlalu lintas pada pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2019 beberapa waktu lalu, berhak mendapatkan kupon undian berhadiah dengan hadiah utama satu unit sepeda motor. Dua pekan pelaksanaan Operasi Zebra tepatnya pada Minggu (17/11) pagi, 6.000 kupon itu diundi di Monumen Jayandaru, Alun-alun Kabupaten Sidoarjo. Hadir dalam pengundian kupon tertib lalu lintas tersebut, Kapolresta

Sidoarjo, Kabagsumda Polresta Sidoarjo, Kasatlantas Polresta Sidoarjo, dan Kasat Binmas Polresta Sidoarjo. Setelah dilakukan pengundian langsung oleh Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho, hadiah utama satu unit sepeda motor Honda Revo diperoleh M Syafi’i (28), warga Ngampelsari, Candi, Sidoarjo. “Semoga apa yang dilakukan Mas Syafi’i untuk tertib berlalu lintas ini, dapat dicontoh warga lainnya dalam menciptakan kamselti-

bcar lantas di wilayah Kabupaten Sidoarjo,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho. Menerima hadiah utama motor , M Syafi’i mengaku kaget dan bahagia. Dia mendapat kupon undian itu saat ada Operasi Zebra Semeru 2019 di kawasan Alun-alun Sidoarjo. “Acara seperti ini sangat baik untuk menciptakan wilayah kita yang tertib lalu lintas. Terima kasih kepada Polresta Sidoarjo. Mari untuk warga lainnya ikut tertib lalu lintas,” pesan M Syafi’i. (har/jok/pi)


AREMA

SENIN PAHING, 18 NOVEMBER 2019 HALAMAN 3

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

Launching Website Tandai Pelantikan DPC Peradi RBA Sekdakot Wasto (dua kiri) bersama perwakilan warga Kota Malang penerima penghargaan program Kampung Iklim 2019.

Kota Malang Raih Penghargaan Pembina Proklim Terbaik Nasional Malang, Memorandum Kota Malang kembali menorehkan prestasi. Kali ini, Wali Kota Malang Sutiaji mendapatkan penghargaan sebagai ‘Kepala Daerah Pembina ProKlim’ terbaik nasional, di UB (Universitas Brawijaya) Forest Karangploso, Kabupaten Malang. Selain Wali Kota Malang, penghargaan diterima Wali Kota Blitar dan Bupati Probolinggo. Penghargaan diserahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada puncak peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2019 tingkat Jawa Timur bertema “Membangun Generasi Milenial Cinta Puspa dan Satwa Nasional untuk Indonesia Unggul”, Penghargaan ini karena kepala daerah itu dianggap memiliki komitmen dalam mengembangkan kebijakan yang proklim khususnya peran aktif dalam upaya penurunan emisi low carbon. Selain itu juga diserahkan penghargaan program Kampung Iklim (proklim) kategori utama pada tujuh lingkungan perkampungan di Kota Malang yang dinilai mampu mewujudkan lingkungan yang proklim. Perkampungan yang mendapatkan penghargaan itu adalah RW 05 Kelurahan Sukun, RW 03 Kelurahan Sukun, Kelurahan Pisang Candi, RW 03 Kelurahan Rampal Celaket serta RW 04 Kelurahan Rampal Celaket, dan satu penghargaan tingkat madya diterima RW 01 Kelurahan Kidul Dalem. Tercatat sebanyak 34 kampung di Jawa Timur yang mendapatkan penghargaan program kampung iklim kategori utama dan lima kampung untuk kategori madya. Gubernur Khofifah Indar Parawansa menitipkan program “Kecil Menanam Dewasa Memanen” yang diharapkan dapat menjaga kelestarian lingkungan. “Kita harus ciptakan daya dukung lingkungan yang kuat. Diantaranya bangun budaya (minimal, red) 25 kali tanam selama hidup,” katanya. Gerakan ini dimulai ketika duduk di bangku SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi dan masa nikah yang masing-masing sebanyak lima kali. “Kalau ini bergerak masive bisa dibayangkan betapa bagusnya ekosistem dan daya lingkungan kita,” kata Khofifah. (*/ari/epe)

Malang, Memorandum Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Rumah Bersama Advokat (RBA) Malang, Akhmad Siswantoro SH mengharapkan organisasi profesi yang dipimpin dapat meningkatkan pelayanan kapada masyarakat pencari keadilan. Peningkatan pelayanan itu diwujudkan dengan membuat website yang dapat diakses langsung masyarakat luas. Peluncuran Website Peradi dan Aplikasi SIMKAT ini dapat diunduh di playstore. Selain itu, dengan menghidupkan dan mengisi organisasi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan para anggota. “Ada beberapa hal yang kami lakukan untuk peningkatan pelayanan. Forum diskusi, seminar dan memberdayakan Lembaga Bantuan Hukum (LBH). Bahkan, kami luncurkan website, untuk memberikan informasi secara langsung kepada masyarakat karena bisa diakses. Dalam perlaksanaannya, akan kami jalankan sesuai AD/ART organisasi, termasuk inventarisir aset yang ada,” ujarnya usai dilantik menjadi Ketua DPC Peradi RBA Malang periode 2019 - 2023, di Hotel Santika Kota Malang, Minggu (17/11). Siswantoro menyampaikan terima kasih pada ketua Peradi sebelumnya, Yayan Riyanto yang telah meletakkan dasardasar organisasi dengan baik. Namun demikian, dirinya terus berupaya memberikan pelayanan terbaiknya. “Termasuk Ketua Dewan

Ketua DPC Peradi RBA Malang, Akhmad Siswantoro SH menyerahkan cenderamata.

Nasional (DPN) Bpk Luhut Pangaribuan, atas berkenannya melaksanakan pelantikan. Tentu hal ini menjadi penyemangat tersendiri, untuk terus melakukan pemahaman hukum kepada masyarakat umum,” lanjutnya. Untuk itu, dengan dukungan para anggota, ia optimis

programnya dapat terlaksana dengan baik. Dalam beraktivitas, DPC Peradi RBA Malang kini menempati kantor baru di perkantoran Bulan Terang Utama, Kedungkandang, Kota Malang. Se m e n t a r a i t u , Ke t u a Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi Dr Luhut

MP Pangaribuan SH LLM mengapresiasi langkah DPC Peradi Malang yang meluncurkan website. “Ini merupakan salah satu bentuk pelayanan pada masyarakat. Mengingat, saat ini teknologi mempunyai peran sangat penting. Ini bagus , Peradi DPC Peradi RBA Malang mempunyai website sehingga

Agama Angka lantas dipenuhi dengan batu bata. Atau bongkaran paving. Yang ditata menyebar. Siap untuk diambil dan dilemparkan. Atau siap untuk menghadang mobil yang akan lewat --manakala barikadenya dipaksa buka. Pembakaran juga terjadi di mana-mana. Kecil-kecil. Satu yang agak besar: bakar mobil. Bom-bom botol juga beterbangan. Beberapa toko dan bagian depan bank dirusak. Yakni toko dan bank yang terkait dengan Tiongkok. ”Kami bukan Tionghoa. Kami ini orang Hongkong,” kata mereka. Ucapan seperti itu membuat banyak orang Tionghoa antipati --termasuk yang dulunya bersimpati. Lantas muncullah isu: sebagian besar aktivis itu adalah bukan orang Tionghoa asli. Mereka adalah keturunan Vietnam. Yakni anak-anak pengungsiVietnam (1975) yang kawin dengan Tionghoa Hongkong. Di akhir perang Vietnam itu memang jutaan orang mengungsi. Ada yang lewat Batam.

masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan informasi. Tetapi penting lagi adalah, bagaimana advokat bisa melayani bantuan hukum bagi yang mampu membayar dan yang tidak mampu membayar. Saya tahu itu tidak mudah tapi itu tanggung jawab advokat,” paparnya. (cr-3/ari/epe)

Sambungan dari halaman 1 Sampai ada kamp pengungsi Vietnam di pulau dekat Batam. Banyak juga yang mengungsi ke Hongkong. Bisa juga itu isu yang dicari-cari. Untuk memecah belah dukungan pada demonstran. Yang jelas dukungan pada mereka memang mengecil. Tidak ada lagi aksi yang diikuti ratusan ribu orang. Bahkan tidak ada lagi yang puluhan ribu. Sering aksi demo lanjutan itu hanya diikuti ratusan orang. Berkurangnya dukungan itu juga akibat kekerasan. Sebagian mereka mulai merusak. Mulai mengancam --termasuk mengancam orang yang berbicara dalam bahasa Mandarin. Jumlah pendemo sempat naik lagi. Saat ada mahasiswa meninggal: jatuh dari gedung parkir. Demonstran menilai itu untuk menghindari serbuan polisi. Tapi rekaman CCTV malam itu menunjukkan mendiang berjalan sendirian di gedung parkir itu. Begitulah hukum alamnya: kian sedikit yang demo, kian radikal. Mereka adalah yang paling

militan. Yang moderat menyisih. Bahkan mulai tidak simpati. Lagu yang dinyanyikan pendemo pun berubah. Dulunya mereka selalu menyanyikan lagu gereja ”Sing Hallelujah to the Lord”. Sebagai lagu kebangsaan pemrotes. Saat itu memang banyak pastor dan pendeta yang di barisan depan. Termasuk seorang pastor yang punya keahlian fotografi. Pastor ini selalu mengenakan rompi ”Pastor” agar tidak dihajar polisi. Beliau juga membawa tustel. Mengabadikan apa pun yang ada di garis depan. Foto-foto itu diunggah ke Facebook beliau. Termasuk foto yang sangat menghebohkan: seorang mahasiswi terkena tembakan polisi di salah satu matanya. Yang menurut polisi mata itu terkena ketapel pendemo sendiri. Sejak demo berubah ke brutal pihak gereja terbelah. Terjadi pro-kontra soal peranan gereja dalam politik. Dampak kebru-

talan itu bisa mencederai citra gereja yang mestinya membawa misi damai. Pihak berwajib di Hongkong sudah lama tahu: ada pihak gereja di gerakan itu. Aktivis utama seperti Joshua Wong, Benny Tai, dan Chan Kinman adalah juga aktivis gereja. Karena itu polisi lebih hati-hati dalam menghadapi pendemo. Pemimpin tertinggi Hongkong sendiri, Carrie Lam, juga Katolik. Tokoh-tokoh gereja juga pernah bertemu Lam. Untuk menyampaikan komplain atas kekerasan yang dilakukan polisi. Tapi Lam saat itu menjawab: mengapa gereja tidak mengecam kekerasan yang dilakukan pendemo. Belakangan polisi tidak begitu peduli lagi. Polisi mulai berani masuk gereja. Mengejar pendemo yang menyelamatkan diri ke gereja. Gereja masih tetap mengecam kekerasan terhadap pendemo. Tapi juga mulai klarifikasi:

bahwa adanya pastor di garis depan adalah untuk menghindari bentrok. Pemimpin agama itu sering bicara kepada pendemo di garis depan. Agar tidak melakukan kekerasan. Seruan itu memang sering tidak mempan. Kekerasan sering datang dari barisan di belakangnya. Melemparkan apa saja dari garis kedua.

Pihak pastor juga mengatakan sering bicara dengan polisi. Agar tidak melakukan kekerasan. Tapi tetap terjadi. Sebagian aktivis gereja belakangan mulai menarik diri dari garis depan. Lagu kebangsaan pendemo pun tidak lagi ”Sing Hallelujah to the Lord”. Sudah diganti dengan ”Glory of Hongkong”.

Lagu yang diciptakan belakangan yang tidak terkait agama apa pun. Kristen-Katolik merupakan agama dari 15 persen penduduk Hongkong. Sebagian lain Budha, Konghuchu dan agama-agama kecil. Sebagian besar lagi agama mereka uang. Tuhannya angka-angka. (*)


PE RS WAN DE

SERTIFIKAT

HALAMAN 16

GALERI FOTO HUT KE

HALAMAN 4

SENIN PAHING, 18 NOVEMBER 2019

MEMORANDUM

Semakin Tepercaya

HALAMAN 17

HALAMAN 5

SENIN PAHING, 18 NOVEMBER 2019

Tak Bisa Tidur Semalam Semalaman tidak bisa tidur, ternyata itulah firasat yang membawa Supriadi, warga Jalan Simo Tambaan Gang I/63, RT 02/RW 09, Kecamatan Sukomanunggal, bisa membawa pulang sepeda motor Honda Revo Fit yang diselenggarakan Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum dalam puncak acara HUT ke-50 di lapangan Makodam V/Brawijaya. Aparatur sipil negara (ASN) di Polsek Wonocolo ini mengaku sangat senang dan tidak percaya atas hadiah yang diterimanya. “Sangat senang sekali. Bahkan tadi semalaman tidak bisa tidur nyenyak karena ada acara

Senam Dahlan Islan Style dan Jalan Sehat yang digelar Memorandum. Saat bangun, ternyata masih pukul 00.00. Lalu bangun lagi pukul 04.00,” kata Supriadi. Untuk bisa ikut berpartisipasi dalam jalan sehat

ini, pria yang bekerja bagian administrasi di Mapolsek Wonocolo ini mengaku melakukan persiapan setelah salat Subuh. “Akhirnya habis subuh saya bangun langsung pukul 05.30 menuju ke acara yang digelar Memorandum ini,” ujar dia. Dengan hadiah motor tersebut rencana akan dipakai sendiri. “Motor akan saya pakai sendiri. Ini untuk transportasi keseharian saya menuju tempat kerja,” imbuh Supriadi. (alf/fer)

Tiga pemenang televisi bersama pimpinan SKH Memorandum.

Kombespol (Purn) Wahyudi, perwakilan senam Dahlan Iskan Style menyerahkan kunci motor secara simbolis kepada Supriadi.

Dua pemenang undian mesin cuci didampingi pimpinan SKH Memorandum.

Dwi Suryaningsih memegang kunci duplikat motor.

Lima pemenang kompor gas foto bersama dengan panitia.

Kelima pemenang sepeda gunung foto bersama panitia.

Ingin Belikan Motor Anak DWI Suryaningsih, warga Jalan Dukuh Pakis 1/19 ,Surabaya, tak bisa menyembunyikan ekspresi gembiranya ketika menerima hadiah motor Honda Beat hitam di Lapangan Makodam V/Brawijaya, Minggu (17/11). Perempuan berusia 43 tahun itu menjadi salah satu pemenang hadih utama undian dalam memperingati HUT ke-50 Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum dan HUT ke-1 memorandum.co.id. Dwi sapaan akrabnya terkejut Dua pemenang lemari es, Rohman dan Diah Wulansari Pribadi berfoto bersama panitia.

saat panitia menyebut nomor undian sama dengan kupon yang dia pegang. Dengan raut muka gembira, ia juga tak kuasa menahan haru. “Tidak ada firasat apa-apa. Cuma berdoa saja saat pengundian,” kata Dwi dengan nada gugup. Disampaikan Dwi, pihaknya sebelumnya berniatan untuk membelikan motor kepada anak perempuannya. Namun, rencana itu terkabul usai mengikuti senam Dahlan Iskan Style dan Jalan Sehat dalam rangka HUT ke-50 SKH Memorandum.

“Sebenarnya mau cari motor beat juga buat anak. Dan ternyata dapat hadiah motor. Terima kasih Memorandum,” cetus Dwi. Secara simbolis penyerahan hadiah itu diserahkan Direktur Utama SKH Memorandum Choirul Shodiq didampingi Pemimpin Perusahan Yoyok Khayatullah, Pemimpin Redaksi Arief Sosiawan, Manajer Iklan Ahmad Syaiku, Manajer Bisnis dan Pengembangan Herry Sunaryo, dan Human Resources Departement (HRD) Ahmad Nurzaman. (alf/fer)

Peserta senam DI Style berswafoto dengan Dahlan Iskan di lapangan Makodam V/Brawijaya.

Para Pemenang Undian

Wakil ketua panitia Ahmad Nurzaman menyerahkan dispenser kepada salah satu pemenang undian.

Pemenang hadiah HUT ke-50 SKH Memorandum • Hadiah Utama Sepeda Motor Honda Beat (Dwi Suryaningsih, warga Jalan Dukuh Pakis) • Hadiah Utama Sepeda Motor Honda Revo Fit (Supriadi, ASN Mapolsek Wonocolo) • Dua lemari es (Rohman, anggota TNI AD dan Diah Wulansari Pribadi, komunitas senam) • Tiga televisi (Hendra Sunoto, warga Jalan Gunungsari; Imron, warga Jalan Wonokromo; dan Agustin) • Lima sepeda gunung (Andika,

•

• • •

warga Jalan Bulak Banteng; Peni, komunitas senam; Krisna, warga Jalan Rangkah VI; Ersa, warga Jalan Wonokromo; Endar, warga Jalan Kesatrian) Dua mesin cuci (Sunarto, Polsek Wonocolo; dan Soelasih, warga Jalan Jemur Gayungan) Lima Dispenser (Choirul, Andri, Taufik, Hambali, Titik) Lima kompor gas (Novi, Rizqi, Herman, Ami) Lima kipas angin (Anggraini , Kholik, Eni Sri Sulasih, Andika)

DARI kerumunan, muncullah perempuan sambil melambai tangan. Dia adalah Diah Wulansari Pribadi, warga Jalan Pulosari, Gang 3K, Kelurahan Gunungsari, Kecamatan Dukuh Pakis, salah satu dari ribuan peserta beruntung dalam acara hari ulang tahun (HUT) ke-50 Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum serta HUT ke-1 memorandum.co.id. Undian door prize sebuah lemari pendingin jatuh ke tangan Diah Wulansari Pribadi, Minggu (17/11) di Lapangan Makodam V/Brawijaya. Perempuan yang tergabung dalam Komunitas Senam Pucuk Merah itu langsung berlari ke panggung utama, setelah panitia membacakan nomor undian. Diah yang saat itu mengenakan seragam senam hijau muda tampak bahagia. Ia tak henti-hentinya mengumbar senyum saat menaiki panggung utama. Didampingi rekan se-komunitas. Di panggung ia juga menyumbangkan lagu. “Senang sekali dapat kulkas. Nanti akan saya gunakan di rumah,” ujar dia. Selain Diah, kegembiraan juga dirasakan Soelasih warga Jemur Gayungan RT 03/RW 03,

Keurahan/Kecamatan Gayungan. Perempuan ini membawa pulang hadiah mesin cuci. Usai penerimaan hadiah tersebut, Soelasih menuturkan bahwa dirinya serasa tidak percaya kalau bisa beruntung memenangkan undian hadiah tersebut. “Alhamdillilah. Hadiah ini saya akan manfaatkan di rumah. Karena saya juga belum mempunyai mesin cuci. Sangat bahagia sekali,” kata Soelasih dengan senyum. Rupanya, nasib baik menjadi milik Hendra Sunoto, warga Jalan Gunugsari 38, RT 01/RW 09, Kelurahan Sawungaling, Kecamatan Wonokromo. Peserta Senam Dahlan Iskan Style dan Jalan Sehat tersebut yang memenangkan undian hadiah doorprize berupa televisi. “Tidak ada firasat sih, cuma berdoa dan akhirnya mendapat hadiah,” papar Hendra Sunoto. Selain itu kebahagian juga dirasakan istri dari Toni Hariyanto yang dinas di Polsek Gayungan. “Sangat senang sekali dapat hadiah. Selamat juga untuk HUT Memorandum, semoga semakin jaya,” cetus dia. (alf/fer)

Dirut SKH Memorandum Choirul Shodiq memberangkatkan peserta jalan sehat.

Antusiasme masyarakat mengikuti jalan sehat.

Dahlan Iskan bersama istri Nafsiah Sabri memeragakan gerakan senam DI Style. Musik patrol Tak Oyak’i mengiringi peserta jalan sehat.

Masyarakat memadati lapangan Makodam V/Brawijaya untuk mengikuti senam Dahlan Iskan Style. Komunitas senam yang ikut meramaikan senam DI Style.

Dahlan Iskan bersama komunitas senam DI Style di acara HUT ke-50 SKH Memorandum.


TULUNGAGUNG

SENIN PAHING, 18 NOVEMBER 2019 HALAMAN 6

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

Hari Toleransi, Gotong Royong Bersihkan Tempat Ibadah

Bupati Tulungagung Saksikan Busana Daur Ulang

Bupati Maryoto bersama salah satu peserta fashion show dari daur ulang sampah.

event ini lahir desainer-desainer muda di Tulungagung yang mampu memanfaatkan daur ulang sampah menjadi bahan yang memiliki nilai jual tinggi. Sehingga sampah tidak langsung dibuang, namun masih bisa dimanfaatkan lebih baik lagi. (ks/fir/mad/rif )

Seperti dilakukan polisi dan TNI di Kecamatan Tulungagung bersama paguyuban pencak silat. Mereka bersama-sama membersihkan masjid, wihara, gereja, dan klenteng. Kapolsek Tulungagung Kota Kompol Rudi Poerwanto mengatakan bersama TNI dan pemkab, pihaknya sengaja melibatkan paguyuban pencak silat sebagai sarana bersosialisasi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang. “Kita melakukan ini dalam rangka hari Toleransi Internasional, yang bertepatan jatuh pada 16 November,” ucapnya. Rudi menyebut, keberadaan paguyuban pencak silat harus menjadi mitra semua golongan, termasuk polisi untuk menjaga keamanan. Bukan malah sebaliknya. Harapannya dengan adanya kegiatan seperti ini, maka kerukunan dan toleransi antar warga bisa tercipta. “Kenapa mereka ini kita libatkan? Karena paguyuban pencak silat ini adalah mitra kita. Selain sebagai pamswakarsa untuk membantu men-

FOTO: MEMORANDUM/KS

Tulungagung,Memorandum Hari Toleransi Internasional yang jatuh pada Sabtu, 16 November, diperingati oleh warga Tulungagung. Toleransi menjadi hal penting guna merawat kebhinekaan di Indonesia. Guna menjaga toleransi ini, pemerintah dan aparat bergotong royong.

FOTO: MEMORANDUM/KS

Tulungagung, Memorandum 6 tahun lagi Kabupaten Tulungagung menargetkan bebas sampah. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan membentuk bank sampah di masing- masing kelurahan/desa. Dari masing-masing kelurahan/desa inilah, nantinya sampah akan dimaksimalkan, didaur ulang jika masih bisa dimanfaatkan. Kemudian sampah yang tidak bisa didaur ulang, akan dikirim ke tempat pembuangan akhir (TPA). Salah satu bentuk daur ulang ini adalah dengan memanfaatkannya menjadi busana dari sampah. Seperti yang pada Sabtu kemarin dilombakan oleh Pemkab Tulungagung, dengan menggandeng instansi sekolah dan masyarakat umum. Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan fashion show (peragaan busana) dari bahan daur ulang merupakan upaya untuk meningkatkan kreatifitas warga dalam mengolah sampah menjadi barang bernilai ekonomi. “Memang kita targetkan tahun 2025 ini Tulungagung bisa bebas dari sampah. Untuk itu event seperti ini kita tingkatkan terus,” terang Maryoto. Fashion show daur ulang sampah, juga diharapkan mampu menjadi jalan lain bagi pemkab, mewujudkan Tulungagung bebas sampah. “Tentu kita juga melakukan cara lain dengan meminta masyarakat mulai memilah sampah sebelum membuangnya. Dan rencana adanya bank sampah di masing-masing desa atau kelurahan,” jelasnya. Dalam peragaan busana daur ulang sampah yang diikuti 104 peserta dari kategori SD, SMP/ MTs, SMA/SMK, dan umum itu, peserta maupun penonton begitu antusias. Botol plastik bekas, sisa serabut kelapa, kelobot jagung, kayu bracket buah, hingga tikar dan koran bekas menjadi bahan daur ulang yang paling banyak dimanfaatkan oleh desainer Tulungagung dalam perlombaan ini. Botol plastik air mineral berbagai ukuran disulap sedemikian rupa menjadi ornamen busana. Aksesories kepala hingga bawahan ditunjukkan dalam event ini. Kemudian pemanfaatkan kelobot jagung menjadi ornamen sayap juga nampak dalam beberapa rancangan desainer yang dipamerkan dalam lomba daur ulang kali ini. Bupati Maryoto berharap, dengan adanya

Aparat dan warga membersihkan halaman klenteng.

jaga keamanan di lingkungan masing-masing,” terangnya. Total 80 personel diterjunkan dalam kegiatan ini. Di mana masing-masing lokasi tempat ibadah dibersihkan oleh 20 personil dari Polisi, TNI, dan

paguyuban pencak silat. Sementara, Ketua Harian Klentheng Tulungagung Edi Wiyono mengucapkan terima kasih atas bakti sosial yang dilakukan Polisi dan TNI serta masyarakat ini. Pihaknya ber-

harap kondusifitas ini bisa terus terjalin dan toleransi antar warga bisa terus tercipta. “Terima kasih saya ucapkan, semoga ke depannya terjalin hubungan yang semakin harmonis,” ungkapnya. (ks/fir/mad/rif)

KEDIRI & BLITAR KEPALA BIRO: Wahyudi. REDAKSI: Jl. Bali H-11 Putih Permai, RT 002/RW 005, Kelurahan Putih, Kecamatan Gampengrejo, Kediri. HP. 081230006789. EMAIL: sampang_publik@yahoo.co.id - MARKETING DAN SIRKULASI: Rohmad Sholeh. KEPALA BIRO BLITAR: Prawoto Sadewo. WARTAWAN: Nur Rofiq, Ana Akina. KEUANGAN: Binti Khoiriyah. ADMIN IKLAN: Rosita. ADMIN KORAN : Imam Rofiq. PEMASARAN: Frenswinta Jaya, Hendra. EMAIL: memorandumppls@gmail.com. TELEPON:.081334603445. KANTOR: Jln Kota baru no.9 Kanigoro, Blitar.

Kediri, Memorandum Warga Kelurahan Tempurejo, kecamatan Pesantren, Kota Kediri bersama karang taruna, DLHKP, dan instansi Pemerintah Kota Kediri bergotong royong membersihkan walet istilah untuk lumpur yang mengendap di area Sumber Banteng, kelurahan setempat, Minggu (17/11) pagi. Kegiatan bersih-bersih walet ini dilaksanakan bertepatan dengan puncak peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XVI dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-47 PKK. Selain gotong royong membersihkan walet dilakukan pula penanaman tiga bibit pohon Pule di area sekitar Sumber Banteng. Kawasan ini memang oleh warga Tempurejo telah dibenahi dan ditata menjadi wisata keluarga edukatif. Sumber mata air yang sebelumnya terbengkalai, sekarang telah menjadi distinasi wisata alternatif. Bibit ikan dari beberapa jenis telah ditaburkan. Sumber ini juga memberi fasilitas pengunjung untuk naik permainan air. Lahan di sekitar sumber pun dibenahi menjadi taman. Sebagian warga pun melakukan aktifitas ekonomi di area sumber. Sejumlah warga membuka kios di situ. Mereka berjualan jajanan, makanan, serta minuman ringan. Dua tahun lalu, sebelum kawasan sumber air dibenahi. Sumber mata air ini menjadi tempat untuk mencuci truk warga sekitar. Selain itu, oleh warga sekitar dijadikan tempat untuk memandikan ternak

sapi. Sudah berpuluh tahun petani memandikan sapi di sumber air ini. Seringkali kejadian kalau sapi jantan dimandikan di Sumber Banteng akan mberik-mberik (birahi). “Dari cerita orang orang tua, dahulu kalau sapi jantan dimandikan di sumber ini akan birahi serta berperilaku seperti seekor banteng. Akhirnya, oleh masyarakat sumber ini dikenal dengan nama Sumber Banteng,” kata Lurah Tempurejo Suminarto. Demikian, pembenahan kawasan Sumber Banteng menjadi destinasi wisata sebagai langkah mewujudkan salah satu misi pemerintah Kota Kediri, yaitu satu kelurahan satu ruang terbuka hijau ( RTH ). Luas area sekitar satu hektar. Pembangunan destinasi Sumber Banteng murni dari swadaya masyarakat, hasil jasa parkir, sewa perahu dan pakan ikan,” kata Suminarto. Sementara dalam sambutan Walikota Kediri yang dibacakan oleh Kepala Bagian Pemerintahan setempat, mengucapkan terima kasih kepada warga kelurahan terutama warga sekitar Sumber Banteng karena telah melestarikan budaya gotong royong dalam kehidupan kesehariannya. Harapannya, semangat gotong royong dapat ditularkan serta ditiru Kelurahan lainnya. Dalam pencanangan BBMGR kali ini, panggung acara didirikan di atas air Sumber Banteng. Acara panggung diisi kesenian tarian tradisional oleh para pemuda setempat. Selain

FOTO: MEMORA NDUM/YD

Peringatan BBGRM XVI dan HKG PKK ke 47

Serangkaian kegiatan dalam rangka puncak peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XVI dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-47 PKK.

itu juga ada ucapan ikrar Segoro, yaitu komunitas Sumber Banteng yang bertekad akan

menjaga, memelihar a serta melestarikan kawasan Sumber Banteng. (yud/rif )

Blitar, Memorandum Kecepatan kinerja para anggota Komisi III DPRD Kabupaten Blitar ini patut diapresiasi. Sehari setelah sidak dan menemukan dugaan pengerjaan proyek jalan cor yang ditengarai asal-asalan, mereka langsung memanggil Puguh Imam Susanto. Kadis PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) itu dipanggil bersama rekanan penggarap proyek. Dalam rapat tertutup dari awak media, anggota dewan merekomendasikan agar proyek jalan cor, jurusan ke PantaiTambakrejo, yang ada di Jalan Raya Desa Gunung Gede, Kecamatan Wonotirto, harus diperbaiki sesuai spek. Bukan asal-asalan seperti itu pengerjaannya. Bahkan, yang sepanjang 30 meter, meski sudah dicor, dewan minta harus dibongkar jika tak ingin kena masalah hukum di kemudian hari. Sebab, itu bukan menggunakan sertu (pasir bercampur batu) buat uruknya melainkan tanah lempung. “Kalau nggak dibongkar dan tanah lempung yang dipakai mengguruk diganti dengan sertu, ya rawan retak atau ambles sebelum proyek itu diserahkan ke dinas. Karena itu, kami sepakat agar dibongkar, terutama yang menggunakan tanah lempung buat uruknya dan harus diganti dengan sertu sebagaimana speknya,” tegas Budiono, anggota Komisi III dari PDI Perjuangan. Begitu juga Sugianto, Ketua Komisi III, malah lebih tegas. Ia memberikan deadline, dalam waktu dua hari ini harus sudah dilakukan pembongkaran terhadap proyek jalan yang sudah dicor (beton), terutama yang sempat dibongkar dewan saat sidak. Dinas PUPR harus mengawasinya secara serius. “Jika tidak dilakukan oleh rekanan, kami akan bertindak lebih tegas lagi. Ya, lihat saja nanti,” ungkap anggota dari Partai Gerindra ini. Ditambahkan Puguh, memang dalam rapat tertutup itu sempat terjadi eyel-eyelan antara rekanan dengan PUPR dan dewan. Intinya, si rekanan tak mau membongkar saat direkomendasikan untuk dibongkar oleh dewan. Ia memilih menambah volume atau panjang jalan yang dikerjakan. Namun, dewan tetap bersikukuh untuk dibongkar dengan tanpa alternatif lainnya. “Setelah terjadi eyel-eyelan, akhirnya tetap disepakati untuk dibongkar (terutama yang sepanjang 30 meter),” ujarnya. Menanggapi hal itu, Puguh Imam Susanto, Kadis PUPR mengatakan, pihaknya sepakat dengan rekomendasi dewan. Malah ia mengapresiasi kinerja dewan, yang telah menemukan dugaan kecurangan pengerjaan proyek.

FOTO: MEMORANDUM/PRA

Dewan Minta Proyek Akses Pantai Tambakrejo Dibongkar

Bersama Warga, DLHKP Kota Gotong Royong di Wisata Sumber Banteng

Anggota dewan sidak jalan cor akses Pantai Tambakrejo. Dewan Minta proyek tersebut untuk dibongkar karena uruknya menggunakan tanah lempung.

“Ini jadi pelajaran buat rekanan lainnya, agar jangan seenaknya mengerjakan proyek. Kami nggak main-main dan kinerja kami bukan seperti PU yang sebelumnya,” ungkapnya. Kalau memang direkomendasikan agar dibongkar, tegas dia, ya rekanan harus mematuhinya. Sebab, itu temuan dewan. Jangan sampai ada masalah dikemudian hari karena ada proyek yang dikerjakan dengan main-main. Sementara, Mursim, yang mengaku pelaksana dari rekanan proyek itu mengatakan, di Blitar selatan itu sulit sertu, sehingga terpaksa proyek jalan cor senilai Rp 1,2 miliar itu diuruk dengan tanah lempung. Menanggapi hal itu, Budiono, anggota dewan dari PDI Perjuangan itu, tak ada alasan atau alternatif lain. “Pokoknya, nggak ada alasan, yang jelas harus dibongkar dan dikerjakan sesuai speknya jika selamat dari masalah,” pungkasnya. (pra/rif)


HUKUM & KRIMINAL WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KKAMIS KAM KA AMIS LEG LEGI, 29 AGUSTUS 2019

Dua Budak Sabu Pandegiling Keok Surabaya, Memorandum Usai transaksi sabu dengan cara sistem ranjau, dua pengguna diringkus polisi di rumahnya di Jalan Pandegiling. Mereka adalah Tarmudji (37), warga Jalan Pandegiling dan Moh Iqbal (24), warga Desa Bedingin, Ponorogo. Dalam penggeledahan di dalam rumah, petugas juga menemukan barang bukti, antara lain seperangkat alat isap yang terdapat sisa sabu, 2 HP merek Oppo yang dijadikan alat komunikasi dengan pengedar saat mengambil barang.

SENIN PAHING, 17 NOVEMBER 2019 HALAMAN 7

Di rasa terbukti, kedua tersangka digiring ke Mapolsek Karangpilang dan dijebloskan tahanan. Saat diinterogasi petugas, Iqbal dan Tarmudji usai mengambil barang haram dengan sistem ranjau. Kemudian dibawa pulang untuk dinikmati bersama. Ternyata, transaksi kedua tersangka sudah terendus polisi. Karena sebelumnya anggota melakukan penyelidikan dan pengintaian di sekitar rumah salah satu tersangka (Tarmudji). Diketahui di rumah tersebut sering dijadikan ajang pesta sabu. Setelah me-

mastikan kedua tersangka usai membeli SS dan berada di dalam rumah, langsung menggerebeknya. “Saat kami gerebek, mereka usai mengisap sabu pada malam harinya. Para tersangka ditangkap saat tertidur,” beber Kapolsek Karangpilang Kompol Widjanarko, Minggu (17/11). Tarmudji kepada petugas mengakui usai nyabu bersama Iqbal di rumah. “Saya memang membeli sabu dengan cara diranjau oleh seorang kurir bernama Sinchan,” kata Tarmudji. (rio/nov)

Warga Prada Gadaikan Motor Teman Surabaya, Memorandum Akal bulus Deni Febrianto (28), menipu gadis berinisialTR (18), dengan membawa kabur motornya terhenti di tangan polisi.Warga Jalan Prada Kali Kendal itu ditangkap di tempat kerjanya di salah satu pusat perbelanjaan kawasan Surabaya Selatan. Namun, motor yang dibawa kabur selama hampir dua pekan oleh tersangka itu masih belum diketahui keberadaannya. “Motor jenis Honda Vario 125 milik korban, diakui tersangka jika sudah digadaikan kepada seorang berjuluk Pakde di kawasan tempat tinggal tersangka,” kata Kanitreskrim Polsek Wonokromo Ipda Arie Pranoto, kemarin Minggu (17/11). Dijelaskan Arie, kejadian itu bermula pada 25

Oktober lalu. Tersangka diketahui tinggal di kos-kosan dekat rumah korban di Jalan Pakis. Setiap hari keduanya kerap berjumpa saat berangkat kerja yang kebetulan satu jalur. Beberapa hari berjalan, keduanya semakin sering berbincang. “Diduga terbelit utang, muncul niat jahat tersangka dengan berinisiatif untuk meminjam motor korban. Agar tidak curiga, tersangka berjanji jika setiap hari akan bersedia mengantarkan dan menjemput korban dari rumah ke tempat kerja,” imbuh mantan Panitreskrim Polsek Tegalsari itu. Namun, hal tersebut rupanya hanya dijadikan alibi oleh Deni. Pria lulusan SMA itu malah menghilang tanpa kabar. Bahkan, HP tersangka juga tidak bisa dihubungi. (fdn/nov)

Dahlan Iskan Tampil Memukau Antusias peserta baik perorangan atau komunitas sejak pagi mulai berdatangan di lapangan. Mereka langsung menuju di samping kiri panggung untuk menukarkan atau membeli kupon undian dengan hadiah utama dua unit sepeda motor dan puluhan hadiah hiburan lainnya. Sebelum jalan sehat dan pengundian hadiah, warga juga anggota kepolisian dari polsek, Polrestabes Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, TNI, komunitas olahraga, komunitas senam, komunitas senam DI Style serta muspika setempat, bersiap di depan panggung sambil menunggu kedatangan Dahlan Iskan. Begitu mantan Menteri BUMN itu datang, warga langsung menyerbu dan meminta foto selfie. “Pak Dahlan, Pak Dahlan, selfie dulu pak,” teriak seseorang berebut untuk ber-selfie dengan Dahlan Iskan. Permintaan itu langsung disambut baik mantan Direktur Utama (Dirut) PLN ini. Dengan wajah mu-

Sambungan dari halaman 1

rah senyumnya, Dahlan melayani permintaan satu per satu warga yang ber-swafoto dengannya. Disambut Direktur Utama (Dirut) SKH Memorandum Choirul Shodiq dan pimpinan, suami dari Nafsiah Sabri ini dan beberapa instruktur senam DI Style langsung menuju ke atas panggung. Satu per satu musik dan gerakan yang cukup enerjik ditampilkan Dahlan Iskan dan instruktur lainnya sehingga terlihat rancak dan apik. Untuk memandu ribuan peserta yang memadati lapangan, di sisi kanan dan kiri panggung juga ditempatkan dua instruktur senam DI Style lainnya untuk memandu setiap gerakan selama 45 menit tersebut. Setelah senam DI Style, peserta diarahkan ke posisi start di depan gedung Makodam V/Brawijaya. Pelepasan start langsung diambil Dirut SKH Memorandum Choirul Shodiq dan didampingi pimpinan lainnya. Selama dalam perjalanan mulai

dari Jalan Raden Wijaya, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Kesatrian yang berjarak sekitar 1,5 kilometer itu, para peserta dihibur dengan penampilan musik patrol Tak Oyak’i dari Gayungan. Setibanya di Jalan Kestarian, para peserta memasukkan kupon undian sekaligus mendapatkan air minum. Setibanya di finish atau depan panggung, peserta langsung disambut dengan penampilan Indonesia Line Band yang digawangi Dirma (vocal), Hanif (vocal), Apet (drum), Firdaus (gitar), Cucus (bass), dan Dian (keyboard). Selain itu, dipandu dua master ceremony (MC) jebolan Stand Up Comedy Academy (Suca), Deddy Gigis (Suca 2) dan Pulung (Suca 3) membuat acara ini bertambah ganyeng. Panitia pun mulai membagikan beberapa hadiah. Untuk pemanasan, beberapa hadiah hiburan dibagikan secara gratis kepada peserta yang memadati area panggung. “Saya berharap bisa mendapatkan hadiah

door prize. Tadi memang saya dapat hadiah handuk yang dilemparkan ke penonton,” kata Anang, warga Pakis. Undian hadiah diawali dengan pengambilan lima kupon oleh Dirut SKH Memorandum Choirul Shodiq untuk hadiah kipas angin. Selanjutnya langsung ke hadiah utama satu motor Honda Revo Fit yang diraih Supriadi, aparatur sipil negara (ASN) di Mapolsek Wonocolo. Pengundian kompor gas. Disusul dua mesin cuci yang diambil oleh Pemimpin Redaksi (Pemred) Arief Sosiawan. Lalu tiga televisi yang dilakukan oleh Manajer Bisnis dan Pengembangan Herry Sunaryo. Untuk lima sepeda gunung, kupon undian dilakukan oleh Manajer Iklan dan Redaktur Senior Ahmad Syaiku. Sebelum acara berakhir, kembali Dirut SKH Memorandum Choirul Shodiq dan para pimpinan mengundi hadiah utama yang kedua yaitu motor Honda Beat. Pemenangnya, Dwi Suryaningsih, warga Jalan Dukuh

Pakis I, Surabaya. “Selamat buat para pemenang,” ujar Choirul Shodiq. (nama-nama pemenang lihat di tabel) Sementara itu, Ali Murtadlo, perwakilan senam DI Style mengatakan, bahwa antusiasme masyarakat sangat besar terhadap perayaan HUT SKH Memorandum yang dibarengi dengan Dahlan Iskan Style. “Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang antusias mengikuti semua gerakan senam Dahlan Iskan Style. Masyarakat bisa bergabung di komunitas ini setiap Selasa sampai Sabtu di Graha Pena, dan Minggu di acara car free day di Jalan Raya Darmo,” ujar Ali Murtadlo yang juga menjabat Direktur JP Books ini. Tak lupa pimpinan SKH Memorandum mengucapkan terima kasih atas bantuannya sehingga terselenggaranya HUT ke-50 Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum dan HUT ke-1 memorandum.co.id. Antara lain Kodam V/Brawijaya, Polda Jatim,Polrestabes Surabaya,

Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Polresta Sidoarjo, Polres Bangkalan, Polres Gresik, Polres Probolinggo Kota, Club Harley Davidson, Kapal Api, Waskita, Bank Jatim, PT Pelindo III, Le Minerale, Euronation, Alfamart, Multi Bintang, PT Dharma Lautan Utama, PT Warna Warni Advertising, DPC Partai Demokrat Surabaya, PWI Cabang Jawa Timur, Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya. Terima kasih juga kepada masyarakat dan komunitas yang hadir di acara kemarin. Yaitu komunitas senam Dahlan Iskan Style, warga Gubeng, Ikatan Alumni SMP Muhammadiyah 5 Surabaya, Forlada Smaxis, warga Karangan, Paguyuban Wali Murid SDN Sawunggaling 7 Surabaya, Komunitas 21 Lintang (alumni SMAN 21 Surabaya), Komunitas Senam Pucuk Merah (warga Pulosari III-K, RT 02/RW 07, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya), Musik Patrol Tak Oyak’i Gayungan. (x-3/alf/udi/fer/nov)

Mancing Mania Mangga Manis, Soliditas TNI-Polri Hal itu dibuktikan oleh jajaran Polres Probolinggo Kota, Kodim 0820 Probolinggo dan Batalyon Yonzipur 10 yang menggelar lomba mancing lele sinergitas TNI-Polri dengan slogan Polresta Probolinggo

Mangga Manis: Aman, Terjaga, Nyaman dan Humanis”, Jumat (15/11) malam. Dalam acara yang dihelat di kolam pancing Jaladri Palaka Kompi Yonzipur 10/JP/2 Kostrad Kompi Zipur B-C Kota

Wakapolres Pasuruan Pimpin Anev... Sabtu (16/11) bertempat di gedung Tunggal Panaluhan Polres Pasuruan. Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolres Pasuruan Kompol Supriyono, didampingi Kasubbag Humas Polres Pasuruan AKP Drs Hardi, dengan diikuti oleh kasi humas polsek jajaran, dari 17 polsek yang ada di wilayah Polres Pasuruan. Dalam sambutannya, Supriyono berpesan kepada seluruh kasi humas untuk meningkatkan kinerja anggota yang berhubungan dengan pengolahan informasi media saat ini. Selai itu harus diperkuat dengan perkembangan serta kemajuan teknologi media sosial.

Pengamanan Tempat Ibadah... keamanan di sekeliling pura, personel satsabhara juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada petugas penjaga setempat. “Kami mengimbau agar selalu waspada terhadap setiap orang yang tidak dikenal dan tidak segan menegur jika melihat ada hal-hal yang mencurigakan,” kata Kasatsabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Heru Purwandi. Menurut dia, patroli tempat ibadah ini juga menjadi bagian dari upaya pengamanan wilayah. “Kegiatan ini kami lakukan setiap waktu. Tidak hanya di pura tapi juga di vihara, gereja dan masjid,” jelas Heru Purwandi. Selain di Pura Jagad Karana, personel

Enggan Pacaran Rebecca mengaku enggan pacaran lagi sejak putus dari kekasihnya beberapa waktu lalu. Padahal, aktris film ‘Habibie & Ainun 3’ itu belum genap berusia 18 tahun. Bukan tanpa alasan, Rebecca Klopper merasa tak punya selera untuk menjalani konflik pacaran. Terlebih hubungannya terdahulu berjalan sangat panjang dan penuh lika-liku. “Nggak tahu sih, lagi nggak pengin aja ada drama relationship,” ujar Rebecca Klopper saat ditemui di kawasan Kembangan, Jakarta Barat. “Aku baru putus setahun yang lalu dari long term relationship, tiga tahunan ada kali. Dan ya aku ngerasa kayak, sudahlah. Malas drama, males ribet, jadi ya sudah jalani saja hidup sehari-hari, sama teman-teman cukup,” tutup Rebecca Klopper. Seperti diketahui, Rebecca Klopper bermain di film biopic ‘Habibie & Ainun 3’ berperan sebagai Heny, sahabat Ainun ketika SMA. Ini adalah kali pertamanya Rebecca Klopper bertemu dengan sutradara Hanung Bramatyo.

Sambungan dari halaman 1

Wakapolres juga memberikan sesi tanya jawab di mana para kasi humas dapat memberikan pertanyaan dan memberikan saran serta kritiknya demi kemajuan fungsi kehumasan di kesatuan polsek masing-masing. “Dengan pertemuan kali ini diharapkan adanya peningkatan hasil kinerja kasi humas polsek jajaran,” harap Supriyono. Acara kemudian dilanjutkan dengan paparan Kasubbag Humas Polres Pasuruan yang memberikan arahan terkait peranan fungsi humas. “Tujuan mengumpulkan seluruh kasi humas adalah untuk melakukan analisa dan evaluasi kinerja kehumasan selama ini,” kata Hardi. (rul/nov)

Teladani Akhlak Nabi Muhammad SAW Hadir dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Mario Prahatinto, para kasat, kabag, kasubbag dan jajaran Polres Pasuruan Kota. Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Mario Prahatinto melalui Kasubbag Humas AKP Endy Purwanto mengatakan di peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW selayaknya semua umat Islam meneladani akhlak dan kepemimpinan Nabi Muhammad. “Alhamdulillah kita semua dapat berkumpul pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai wujud syukur atas keteladanan akhlak,

Probolinggo itu, dihadiri antara lain Wakil Walikota (Wawali) Probolinggo H Moch Soufis Subri, Komandan Batalyon Yonzipur 10 Mayor Czi Deni Rahmat Subekti, Wakapolres Probolinggo Kota Kompol

Sambungan dari halaman 1

dan kepemimpinan Nabi Besar Muhammad SAW yang kita jadikan suri tauladan dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT,” ucap Endy, pada Minggu (17/11). Sementara, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran. Dilanjutkan dengan pembacaan selawat nabi, zikir dan doa bersama. “Harapan kami dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, TNI-Polri mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Pasuruan agar tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkas Endy. (rul/nov)

Sambungan dari halaman 1 Satsabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga melakukan pengamanan di Gereja Bahtera Hayat, Jalan Laksa M Nasir, yang dihadiri ratusan jemaat untuk mengikuti kebaktian. Patroli juga dilakukan Polsek Asemrowo di Gereja Kristus Injil (GKI) Siloam, Jalan Simorejosari. Pagi itu, pengamanan rutin kebaktian diikuti 30 orang jemaat yang dipimpin oleh Pendeta Yohanes Bako. Pengamanan yang sama juga dilakukan Polsek Krembangan di Gereja Sangihe Talaud di Jalan Ikan Gurami 3, oleh unit lantas dan sabhara yang dimulai satu jam sebelum kebaktian berlangsung. Kebaktian dihadiri sekitar 80 orang jemaat dipimpin Pendeta Ikke. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 Ia mengaku takut saat awal melihat suami dari Zaskia Adya Mecca itu. “Kalau di film ini sih alhamdulillah nggak sama sekali (kena cacian dari sutradara). Aku nanya ke orang-orang katanya Om Hanung galak. Ternyata nggak sama sekali,” ungkap Rebecca Klopper. Ketika berada di lokasi syuting pun, Rebecca Klopper tak berani banyak pecicilan. Ia mengaku takut salah-salah sikap hingga membuat Hanung Bramantyo marah. “Nggak juga (diam), tetap ngobrol. Tapi itu di set, kalau udah di dalam set nggak berani. Udah kayak, ‘Kita syuting aja yuk’,” kata Rebecca Klopper. Namun seiring berjalannya waktu, Rebecca Klopper akhirnya bisa menilai bagaimana sosok asli Hanung Bramantyo. Meskipun tidak tahu bagaimana ke depannya. “Baik, baik kok ha ha. Ternyata nggak segalak itu. Cuma belum tahu ya, siapa tahu next tiba-tiba huft. Nggak tahu ha ha. Tapi so far baik banget dan careful,” tukas Rebecca Klopper. (*/ nov)

Sambungan dari halaman 1 Imam Pauji, Danki Zipur B Probolinggo, Lettu Czi M Fariz Zain, PJU Polres Probolinggo Kota, anggota Polres Probolinggo Kota, anggota Yonzipur 10, serta ratusan peserta lomba dan pengunjung. “Ini salah satu bukti kebersamaan TNI-Polri yang mendapat perhatian publik dari berbagai kalangan, sehingga masyarakat sangat antusias menyambut acara tersebut sebagai hiburan rakyat yang bisa membahagiakan dan mendapatkan keberkahan,” ujar Wawali Subri panggilan akrab H Moch Soufis Subri.

Subri berharap, kegiatan lomba ini bisa berjalan dengan aman dan lancar serta kegiatan seperti ini bisa membuat kerukunan dan sebagai bentuk silaturahmi masyarakat Kota Probolinggo. ”Alhamdulillah atensi masyarakat sangat luar biasa sebagai sarana hiburan di acara Mancing Mania Mangga Manis. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Polres Probolinggo Kota, Kodim 0820 Probolinggo bersama Batalyon Yonzipur 10 yang telah memberikan sumbangsihnya terhadap

kegiatan ini, sehingga terlaksana sesuai harapan,” tandasnya. Te r p i s a h , Wa k a p o l re s Probolinggo Kota Kompol Imam Pauji mengatakan bahwa kegiatan ini memang bertujuan untuk memperkuat sinergitas antara TNI-Polri yang memang selama ini sudah terjalin dengan baik. Di samping itu dalam kegiatan tersebut juga merupakan sebuah kesempatan untuk bisa berinteraksi dan bersilaturahmi dengan warga masyarakat Kota Probolinggo. “Kami berharap sinergitas dan kebersamaan TNI dan Polri

Pintu Masuk Mapolres Jember Diperketat satunya menjaga ketat pintu keluar-masuk pengunjung di mapolres. Semua yang akan besuk tahanan atau keperluan lain, diperiksa. Menurut KBO Satsabhara Polres Jember Iptu Bejul Nasution, antisipasi pengamanan terhadap mapolres dan sekitarnya dilakukan dalam radius 100 meter kanan, kiri, depan dan belakang. “Pengamanan dilakukan oleh regu penjagaan terhadap tamu atau pengunjung yang memakai roda empat atau roda

dua. Bagi tamu yang membawa tas harus dilakukan pemeriksaan dan harus dibuka. Ditanya apa dan ke mana tujuannya,” kata Bejul. Lanjut Bejul, agar pemeriksaan tidak terlalu dekat dan tidak terlalu jauh, untuk mengetahui apakah membawa barang yang membahayakan atau tidak. “Pukul 23.00 pintu portal ditutup tanpa terkecuali. Apabila ada kendaraan masuk kaca mobil harus dibuka,” imbuhnya. Selain itu, bila ada layanan Gojek sepeda

Pengisian Anggota BPD Serentak Bergulir Aman Sebaliknya ketika momentum pesta demokrasi di 256 dari 273 desa yang tersebar di 18 kecamatan itu dihelat serentak pada Jumat (15/11) pagi, ternyata bergulir aman, tertib, lancar dan sukses. “Alhamdulillah proses pengisian anggota BPD serentak yang mulai dilakukan sekitar pukul 07.00 dan berakhir sebelum Salat Jumat, berjalan dalam tatanan yang kondusif. Tak ada kericuhan semuanya aman terkendali,” kata Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, Sabtu (16/11). Sukses besar itu, menurut Rama, berkat upaya pengamanan dan pengawasan ketat oleh aparat keamanan. Maklum pada saat proses pengisian anggota BPD serentak di 256 desa, Polres Bangkalan sebagai penanggung jawab keamanan wilayah, berinisiatif menerjunkan aparat keamanan dalam

skala besar. Tak tanggung-tanggung aparat yang diterjunkan berjumlah total 567 personal gabungan TNI dan Polri. Selain itu, juga masih ditambah dengan dua peleton anggota Brimob BKO dari Polda Jawa Timur. Aparat Satpol PP juga ikut dikerahkan. Sebelumnya, berdasar hasil kajian dan analisa lapangan, setidaknya ada tiga desa masuk dalam daftar rawan konflik ketika proses pengisian anggota DPD serentak dilaksanakan. Yakni di Desa Karang Gayam, Kecamatan Blega, serta Desa Banyonneng dan Tegar Priyah di Kecamatan Geger. Selebihnya, atau 253 desa lainnya, meski potensi kemungkinan konflik itu ada, tetapi diprediksi bakal bergulir aman. Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kericuhan, polres akhirnya berinisiatif me-

Misteri Cinta di Balik Bandul Kalung Berinisial JL pengacara lulusan hukum dan jurnalistik tersebut. Tapi, cinta tersebut sudah dia kubur dalam-dalam bersamaan dengan kesepakatan keluarga untuk menjodohkan Lilis vs Johan. Bukan Lilis-Joni. Lilis tidak mengetahui alasan ayahnya menjodohkan dirinya dengan Johan, bukan Joni. Tapi setelah dijelaskan bahwa itu adalah kehendak ibunda Johan dan Joni, Lilis tak berani membantah. Apalagi, Lilis juga mendengar sebenarnya ayahnya lebih pas menyandingkan dirinya vs Joni. Lilis memang lebih dekat dengan Joni ketimbang Johan. Umur mereka sebaya. Sekolahnya selalu sama, sekelas, dan di kampung pun sering main bersama. Lilis tidak akrab dengan Johan karena usia mereka terpaut cukup jauh: delapan tahun. Kebersamaan Lilis dan Joni terjalin sejak keluarga mereka bertetangga di kawasan Wiyung. Itulah yang menyebabkan kedua

orang ini sangat dekat. “Jadi wajar kalau Lilis lebih berharap dijodohkan dengan Joni, bukan dengan Johan. Kata Lilis, Johan orangnya care, perhatian, dan romantis. Beda dari Johan yang cenderung pendiam dan kaku,” imbuh pengacara tadi. Jodoh memang di tangan Allah. Bukan di tangan siapa pun. Walaupun dalam hati kurang setuju, Lilis menjalani perjodohannya vs Johan dengan ikhlas. Diikhlas-ikhlaskan, memang, namun pada intinya ikhlas. Untung menghindari terjadi hal negatif, Lilis pernah minta pindah rumah. Keluar dari rumah orang tua, agar frekuensi pertemuan dengan Joni berkurang. Namun, permintaan tidak disetujui orang tua Johan. Alasannya, rumah mereka sangat besar. Dan yang lebih penting, ayah-ibu Johan setiap saat bisa berjumpa dengan satu-satunya cucu kesayangan mereka, sebut saja Jorban. Diakui Lilis, dia sebenarnya merasa risih dengan sikap Joni. Diakui bahwa dia

terus terjaga untuk menjaga keamanan di Kota Probolinggo,” ucap wakapolres. Wakapolres menambahkan, untuk juara 1 lapak 86 dimenangkan peserta M Soleh alias Komeng dari Pasuruan dengan berat ikan 4,595 kg, berhak mendapat hadiah 1 unit Honda Beat Street. Untuk juara 2 lapak 18, peserta atas nama Junaidi dengan berat ikan 4,165 kg mendapat hadiah uang tunai Rp 5.000.000. Sedangkan juara 3 lapak 150 dimenangkan oleh Slamet dengan berat ikan 4,125 kg mendapat hadiah uang tunai Rp 2.000.000. (mhd/nov)

Sambungan dari halaman 1 motor tidak diperbolehkan masuk. “Tidak ada motor masuk atau parkir di dalam. Semua kendaraan harus di luar dan itu sudah ketentuan yang dilakukan provost,” terang Bejul Sedangkan personel yang diterjunkan ada empat anggota. Setiap 1 jam sekali ada dua patroli melihat situasi sekeliling mako. “Untuk pengamanan sudah protap. Pun anggota wajib pakai rompi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (edy/hms/nov)

Sambungan dari halaman 1 nerjunkan 567 aparat keamanan gabungan TNI-Polri dan Brimob BKO Polda Jawa Timur. Semua petugas keamanan itu, menurut Rama disebar merata di 256 desa yang melakukan proses pengisian anggota BPD serentak. ”Khusus untuk tiga desa rentan konflik, yakni Desa Karang gayam, Banyonneng dan Desa Tegar Priyah, kami tempatkan 5 personel aparat keamanan dari polres. Ditambah dua personal dari TNI dan anggota Brimob,” tandas Rama. Saat proses pengsian anggota BPD serentak dihelat pada Jumat (15/11) pagi, Kapolres AKBP Rama Samtama Putra bersama Bupati Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron, ikut turun ke lapangan. Mereka blusukan ke sejumlah desa untuk memantau langsung proses pengisian anggota BPD. (ras/nov)

Sambungan dari halaman 1 memang pernah mencintai lelaki tersebut. Tapi, takdir memaksa mereka tidak bisa bersatu. Fakta itu harus diterima. Lilis merasa risih sejak ada yang menyindir. Waktu itu ada acara keluarga. Lilis berusaha tampil maksimal. Dipakainya hadiah jam tangan dan bandul kalung JL dari Joni. “Di tengah pesta, ada yang mengatakan jam tangan Lilis serasi dengan jam tangan Joni. Orang tersebut juga nyinyir berkata kalungnya bagus. JL itu singkatan Johan-Lilis atau… tanpa melanjutkan kalimat tadi. Lilis langsung bete,” kata si pengacara. (bersambung)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih


MOJOKERTO-JOMBANG WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

SENIN PAHING, 18 NOVEMBER 2019 HALAMAN 8

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Siswa kelas 1 SD menerima pembagian seragam gratis.

Ukuran Tak Sesuai, Disdikbud Ganti Seragam Jombang, Memorandum Pembagian seragam gratis bagi siswa sekolah negeri dan swasta di Jombang akhirnya diganti. Upaya ini dilakukan karena sebelumnya, khususnya seragam kaos olah raga menuai protes karena ukuran kekecilan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang Agus Purnomo memastikan, hari ini (Senin, 18/11), ia menargetkan pembagian seragam gratis telah rampung didistribusikan mencakup seluruh SD/MI di Koa Santri. “Target kita hari Senin semuanya sudah terdistribusi ke seluruh SD/MI di kabupaten Jombang” ujarnya saat menyerahkan langung seragam gratis kepada siswa kelas 1 SDN Jombatan 3 Jombang didampingi Sekretaris Disdikbud Jumadi, Sabtu (16/11) kemarin. Seperti diketahui, pembagian seragam gratis yang merupakan salah satu program unggulan Bupati Jombang. Sebelumnya hal ini mengalami beberapa kendala yang menyebabkan pendistribusiannya mengalami keterlambatan. Utamanya, disebabkan molornya pengiriman kain dari pihak rekanan penyedia kain seragam dan tidak sesuainya ukuran (untuk seragam olahraga) yang dikirim penyedia dengan ukuran siswa sehingga banyak sekolah yang mengembalikan seragam olahraga tersebut. “Jika nanti menemukan ukuran yang tidak sesuai lagi langsung bisa ditukar. Tapi Insya Allah ini sudah pas semua. Hari ini saya kebagian tugas membagikan di SDN 3, 4, 5, Jombatan dan hanya menemukan satu atau dua anak yang ukurannya kurang pas karena memang anaknya besar gemuk,” terangnya. Sementara itu, pantauan di lokasi pendistribusian, yakni di gedung Tenis Indoor di jalan Kusuma Bangsa yang dijadikan tempat pendistribusian seragam gratis. Perlahan-lahan mulai ramai didatangi pihak sekolah yang akan mengambil seragam. Sesuai data yang telah dirilis sejak awal, jumlah sekolah yang akan menerima seragam gratis ini tercatat sebanyak 129 sekolah menengah pertama (SMP), 126 madrasah tsanawiyah (MTs), 540 sekolah dasar (SD), dan 232 madrasah ibtidaiyah (MI). (wan/rif)

Jombang, Memorandum Kecelakaan lalu lintas yang minta korban jiwa terjadi di Jalan Raya Dusun Bakalan, Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro, Minggu (17/11) sekitar pukul 09.30. Dalam kecelakaan tersebut, Syuhadak (55), seorang aparatur sipil negara (ASN) tinggal di Perum SDN 2 Dusun Karangasem, RT 01/RW 04, Desa Karangandung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, dijemput maut. Saat kejadian, korban mengendarai Honda Vario AG 2677 EAE. Kendaraan lain yang ter-

libat kecelakaan adalah Suzuki Satria tanpa plat nomor yang dikemudikan Putro Agung Luki

Purwanto (26), warga setempat, dan Honda Mega Pro S 3267 KC dikemudikan M. Asikin (45), asal Dusun Blawi, Desa Blawirejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan. Dipaparkan Kanitlaka Satlantas Polres Jombang Iptu Sulaiman, kejadian bermula HondaVario AG 2677 EAE, melaju dari arah timur. Setiba di lokasi, pengemudi berniat mendahului motor Satria tanpa

plat nomor. Namun akibat terlalu ke kiri, kedua kuda besi bersenggolan. “Pengemudi motor matic terlalu mengambil jalur ke kiri saat mendahului. Akibatnya, keduanya bersenggolan dan sempat kehilangan kendali,” paparnya, Minggu (17/11). Akibat kehilangan kendali tadi, motor matic yang ditunggangi oleh korban Syuhadak mengarah ke lajur kanan. Di saat

bersamaan, dari arah berlawanan melintas Honda Mega Pro. Akibat jarak yang terlalu dekat, benturan keras antara kedua kendaraan tak dapat terhindarkan. “Akibat kejadian ini, satu korban meninggal dunia serta dua lagi mengalami luka-luka. Perkaranya sendiri kini telah ditangani oleh unit laka Satlantas Polres Jombang,” pungkas Sulaiman. (wan/rif)

Krenova Jombang 2019 Lahirkan Inovasi Baru BupaƟ, Ini Akan Meningkatkan Daya Saing Jombang, Memorandum Pemkab Jombang melalui Badan perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) Jombang memberi penghargaan kepada masyarakat yang membudayakan inovasi, melalui ajang anugerah kreativitas dan inovasi (Krenova) 2019. Ajang Kreanova ini tidak hanya bidang agribisnis, penghargaan kali ditambah di bidang ekonomi kreatif dan lingkungan hidup. “Ada sejumlah penghargaan yang kami berikan berdasar lomba yang diikuti sejak Juli lalu,” ucap Budi Nugroho, Kepala Bappeda Jombang, Selasa (12/11) saat di Ruang Bung Tomo Pemkab Jombang. Budi Nugraha melanjutkan, rangkaian acara krenova dimulai dengan sosialisasi pada Juli dan lanjut Agustus penerimaan proposal. Kemudian seleksi administrasi berkas proposal oleh tim penilai untuk menetapkan nominator yang dilaksanakan September.

Tak berhenti disitu, tim juga melaksanakan cek lapangan pada minggu kedua September. Seminggu berikutnya disampaikan penetapan pemenang lomba kreatifitas dan inovasi ini. “Semua melalui tahapan ketat, rata-rata produk yang dibuat tentu bermanfaat, mudah ditemukan di sekitar kita, tapi jarang terpikirkan,” tambahnya. Juara satu lomba krenova diraih salah satu pengajar di SMKN Wonosalam, yaitu Rina Tryansyah Cholfiana. Dirinya membuat beras analog dari tepung ketela ubi jalar kuning dan tepung pisang kapok, yang bisa dipakai sebagai makanan pokok alternative pengganti beras. Juara dua, karyanya dinamai terasa endol alias telur asin rasa-rasa rendah kolesterol sebagai pengembang produk komoditas lokal melalui pemberian sari temulawak (curcuma xanthorrhiza). Karya tersebut dilahirkan Rahim Nugraningrum dan Essa Tri Handayani, pelajar SMAN 2 Jombang. Juara tiga kreasinya diberi nama tali arum, yakni pemanfaatan minyak goreng bekas pakai (minyak

jelantah) sebagai pengharum ruangan. Karya ini dibuat mahasiswa Unwaha, di antaranya adalah Evita Agustina, Julpika, Yasin Hidayat, dan Rosyidah Uzlifatul Jannah. Ada juga ice cream dari kulit kopi Wonosalam yang dibuat Alfi, Aqhila, dan Eka dari SMAN 1 Jombang. Mereka menjadi jaura harapan satu. Juara harapan dua diraih karya milik Sudariyati, wiraswasta yang berhasil memanfaatkan tanaman gulma sebagai penyembuh utama stroke “tekro”. Serta Linawati, Ayu, meida, dan Ika, pengajar SMK Pendidikan Megaluh yang berhasil membuat produk tepung gadung yang bisa dipakai untuk meningkatkan nilai ekonomis pada ubi gadung di SMK Pendidikan. Masih banyak produk kreativitas pemuda Jombang yang disodorkan. Banyak di antaranya yang berasal dari olahan limbah. Seperti yang kemarin juga ditampilkan dalam kegiatan Inspiring Krenova Jombang tahun 2019. Limbah kulit semangka yang dipakai untuk selai, limbah kulit kopi untuk ice cream, limbah popok sekali pakai menjadi media tanam, dan juga sayur organik. “Kegiatan ini dilakukan un-

FOTO: MEMORANDUM/ADV

FOTO: MEMORANDUM/WAN

Terlibat Laka Lantas di Pulorejo, ASN Gresik Meregang Nyawa

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab didampingi Kepala Bappeda Budi Nugroho berfoto bersama dengan semua pastisipan Krenova.

tuk membangun sinergitas dan kolaborasi bersama antaraktor pembangunan yakni government, akademisi, bussines, community, dan media yang menjadi factor kunci peningkatan daya saing,” ungkap Budi Nugroho. Selain itu, kegiatan tersebut juga dilakukan untuk mengenalkan hasil-hasil kreativitas dan inovasi masyarakat Jombang kepada seluruh stakeholder, untuk menjalin peluang kerjasama. Juga untuk mendorong masyarakat Jombang untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah dengan menciptakan kreasi dan inovasi di segala bidang. Utamanya dibidang agribisnis, ekonomi kreatif, dan lingkungan hidup. Inspiring krenova Jombang kali ini diadakan untuk mensosialisasikan mengenai kreativitas dan inovasi masyarakat tahun 2019. Hadir juga dalam kegiatan tersebut Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, kepala OPD

lingkup Pemkab Jombang, kepala LPPM perguruan tinggi kabupaten Jombang, waka kesiswaan, juri, dan 38 peserta anugerah krenova jombang tahun 2019, ketua Jombang creative network, serta aktivis lingkungan hidup. Sementara, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab memberikan penghargaan kepada semua pihak yang telah berpastisipasi di krenova. Bupati berharap ke depan terus ditingkatkan agar semakin banyak kreativitas, inovasi dan trobosan yang bermanfaat bagi masyarakat dan serta mampu berdaya saing dengan dunia global. “Saya memberikan apresiasi dan bangga atas kreativitas dan inovasi yang sudah dihasilkan pemuda Jombang. Sekali lagi saya ucapkan selamat dan terimakasih, mudah-mudahan tahun depan lahir lagi inovasi baru, dan krativitas baru,” pungkas bupati Jombang.(adv/hms/rif)

Ning Ita memberangkatkan ribuan peserta gerak jalan Mojosuro.

Ning Ita Berangkatkan 8.000 Peserta Gerak Jalan Mojosuro Mojokerto, Memorandum Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim Supratomo, memberangkatkan peserta Gerak Jalan Perjuangan Mojokerto-Suroboyo 2019 di Lapangan Raden Wijaya Jalan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Sabtu (16/11) sore. Tahun ini, jumlah peserta yang mengikuti mencapai 8.000 orang. Dalam pembukaan event tahunan Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini, turut pula dihadiri jajaran Polda Jatim, DPRD Jatim, Bakorwil Jember, DPRD Kabupaten dan Kota Mojokerto, Kejaksaan Kota Mojokerto, Forkopimda Kabupaten dan Kota Mojokerto, serta OPD (organisasi perangkat daerah) Kabupaten dan Kota Mojokerto. Ning Ita, sapaan wali kota mengatakan, kegiatan gerak jalan perjuangan Mojokerto-Suroboyo merupakan bagian dari peringatan hari pahlawan yang jatuh pada 10 November. Sebagai generasi penerus, sudah selayaknya untuk terus menggelorakan semangat nasionalisme melalui gerak jalan 56 kilometer ini. “Saya sangat mengapresiasi antusias masyarakat yang turut serta dalam kegiatan ini. Dimana, jumlah peserta tahun ini meningkat drastis

Ning Ita bersama pejabat pemkot dan peserta gerak jalan.

sampai 8.000 ribu lebih. Ini artinya, warga Surabaya, Mojokerto, dan sekitarnya masih bersemangat mengekspresikan peringatan hari pahlawan melalui kegiatan ini,” katanya. Terpisah, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim Supratomo menambahkan jika kegiatan gerak jalan Mojokerto-Suroboyo 2019 ini, sedikit berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Di mana, pendaftaran hingga penilaian dilakukan secara online. Sehingga meminimalisir kecurangan. “Pendaftaran melalui online mempermudah peserta mendaftar. Namun, kami juga menyediakan pendaftaran secara offline (manual)

juga. Untuk pendaftaran online, peserta mendapatkan kartu peserta, nomor dada dan barcode yang dipindai (scanner) pada saat peserta hadir di garis start, pos I, II, dan finish. Selain itu peserta juga wajib menunjukkan kartu peserta saat tiba di pos I, II, hingga garis finis,” jelasnya. Gerak jalan perjuangan Mojokerto-Suroboyo merupakan kegiatan yang dibagi menjadi dua kategori. Yakni, beregu atau kelompok dan perseorangan. Peserta diberangkatkan langsung dari Lapangan Surodinawan, Kota Mojokerto pada Sabtu (16/11) sore dan berhenti di garis finish di Tugu Pahlawan Surabaya, pada Minggu (17/11). (adv/hms/rif)

Mojokerto, Memorandum Unit Reskrim Polsek Ngoro dua pemuda yang kedapatan membawa narkotika jenis sabu-sabu, Sabtu (16/11) sekitar pukul 20.00. Keduanya yaitu Hilmi Robby Harjanto alias Ndemo (31), serta Rendi Dwi Setiawan alias Vendor (24), warga Desa Salah satu tersangka yang dia- Mo j o r u n t u t mankan. dan Desa Kedungnolo, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo. Diungkapkan Kapolsek Ngoro Kompol Gatot Wiyono, sebelum mengamankan dua pemuda, polisi terlebih dulu membekuk Hilmi di Jalan Raya Dusun Donok, Desa Jasem, Kecamatan Ngoro.Yang bersangkutan sendiri diamankan saat polisi menggelar patroli rutin.“Satu tersangka kita amankan saat patroli rutin. Dari tangannya pula, kita sita sejumlah barang bukti,” ungkapnya, Minggu (17/11). Barang bukti tadi, sambung kapolsek, berupa sebuah paket sabu dengan berat 0,31 gram, sebuah pipet kaca, sebuah handphone dari tangan Hilmy. Saat didesak petugas, Hilmy menyebut satu tersangka yang masih dalam satu jaringan. Berbekal pengakuan ini, upaya pengembangan seketika dilakukan. “Dari tangan tersangka kedua, petugas berhasil menyita uang tunai 1,2 juta, sebuah handphone, sebuah alat hisap, serta kartu ATM BCA,” sambungnya. Kapolsek memastikan, selain bakal melakukan pendalaman jaringan kristal haram. Pihaknya bakal terus menggelar patroli serupa untuk menjaring jaringan narkotika yang

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Polsek Ngoro Ringkus Dua Pengedar Sabu selama ini menjalankan bisnis haramnya. Sedang untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, kedua tersangka yang diamankan kini telah ditahan di Mapolsek Ngoro. “Kedua tersangka kita jerat dengan pasal 114 ayat 1 subs pasal 112 ayat 1 subs pasal 127 ayat 1 ke-a UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Sekarang keduanya sudah mendekam di sel tahanan Polsek Ngoro,” tandas Gatot. (no/rif)


KOTA SURABAYA WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

SENIN PAHING, 18 NOVEMBER 2019 HALAMAN 9

Warga Trauma, Pemkot Jamin

Basement Tidak Ambles Surabaya, Memorandum Peristiwa amblesnya Jalan Gubeng pada Selasa (18/12) lalu, masih menyisakan trauma bagi warga Surabaya. Kini, Pemkot Surabaya membangun basement di Jalan Yos Sudarso untuk proyek Alun-Alun Suroboyo. Apakah kendaraan-kendaraan aman melintasi jalan tersebut? Kepala Bidang Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta

Karya dan Tata Ruang (DKPCKTR) Surabaya Iman Kristian menyatakan jika pembangunan sudah tuntas

dan stabil, semua jenis kendaraan dijamin aman melintasi Jalan Yos Sudarso. “Kekuatan basement ini mencapai 90 ton sehingga ketika dilindas kendaraan jenis tank hingga mobil pemadam kebakaran (damkar) tidak ambles,” ujar dia. Iman menjelaskan, pengerjaan basement Jalan Yos Sudarso terdiri dari pembuatan dinding penah Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/DOKUMENTASI

Jalan Yos Sudarso ditutup untuk proyek pembangunan basement Alun-Alun Suroboya.

Pilwali Surabaya 2020

Usman Hakim-Moh Yasin Deklarasi Calon Independen Surabaya Memorandum Jalur independen tampaknya menjadi magnet bagi sejumlah tokoh untuk maju sebagai bakal calon wali kota/bakal calon wakil wali kota pada Pilwali Surabaya 2020. Minggu (17/11), giliran pas Bersambung ke halaman 10 

FOTO: ISTIMEWA

APBD Rp 10,3 T Jamin Tidak Ada Warga Susah

Pasangan Usman Hakim-Moh Yasin mendeklarasikan diri sebagai pasangan calon wali kota-calon wakil wali kota dari jalur independen.

Salah satu peserta yang tampil dalam pagelaran Balos Night Carnival.

FOTO: MEMORANDUM/HUMAS

Cak Thoriq Berharap Balos Dikenal Seluruh Nusantara Lumajang, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang berkomitmen memperkenalkan potensi batik Lumajang. Sehingga dapat lebih dikenal secara luas terutama di seluruh nusantara. Demikian disampaikan Bupati Lumajang Thoriqul Haq yang akrab dipanggil Cak Thoriq, ketika memberikan sambutan pada acara Batik Lumajang On The Street (Balos) Night Carnival, di area Alun- Alun Selatan depan pendopo Aryawiraraja, Sabtu (16/11) malam, dengan tema Exotica Mahameru. “Tentu ini (Balos-red) akan menjadi bagian ekspose, promosi dan publikasi seluruh potesni yang dimiliki oleh Kabupaten Lumajang, ini akan terus dilakukan perbaikan, termasuk kegiatan balos malam ini,” kata bupati. Bupati berharap, ke depan pelaksanaan Balos dapat lebih dioptimalkan dan dikembangkan sehingga dapat lebih sempurna. Selain itu, Bupati mengatakan, bahwa di tahun 2020, pihaknya akan mengadakan kegiatan-kegiatan yang lebih menarik lagi. Salah satunya adalah, lomba kambing etawa tingkat nasional sehingga dapat menarik para wisatawan untuk datang ke Kabupaten Lumajang. “Kami akan terus melakukan kegiatan atau event-event yang terus berjenjang atara satu waktu dengan

WAKIL Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti memastikan jika kekuatan APBD ini menjamin peningkatan daya saing SDM (sumber daya manusia) dan pembangunan infrastruktur ekologis berkelanjutan.

“

Ke depan kita tidak bisa lagi ngomong anak putus sekolah karena tidak ada dana. Warga miskin tidak bisa berobat, dan SDM nya tidak bisa bersaing di era saat ini. Sebab semua sudah ditanggung pemkot. Sekarang kita harus bicara tentang kualitas pendidikan dan persiapan anak-anak Surabaya untuk mengahadapi era-era sekarang. Reni Astuti Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya

waktu yang lain. 2020 akan lebih banyak lagi event yang mana bisa dinikmati oleh masyarakat Lumajang,” pungkas Cak Thoriq. Senada, juga disampaikan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah). Bunda Indah menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendorong Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Kabupaten Lumajang, terutama terhadap potensi batik lokal Lumajang. “Kami bersama seluruh jajaran akan terus meningkatkan UKM, terutama batik Lumajang agar dapat sejajar dengan batik-batik unggulan lainnya,” jelasnya. Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan

Kabupaten Lumajang Bambang Soekwanto melaporkan bahwa kegiatan Balos malam itu diikuti kurang lebih 400 peserta. Terdiri dari dalam maupun luar Kabupaten Lumajang. “Balos kali ini, tidak hanya diikuti oleh peserta dari dalam Kabupaten Lumajang, dari luar Kabupaten seperti Jember, Banyuwangi, Malang, Surabaya dan Bogor juga turut berpartisipasi,” paparnya. Hadir dalam kegiatan tersebut, anggota DPRD RI Fraksi PKB Dapil Lumajang Jember, Sekda Kabupaten Lumajang serta para Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Lumajang dan ribuan penonton yang berjubel di seputaran arena pertunjukan. (adv/hum/tri/sr)

Menjamin Hak-Hak Rakyat

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berjabat tangan dengan Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono usai penggedokan APBD 2020 disaksikan Wakil Ketua Reni Astuti, Laila Mufida, dan A Hermas Thony.

Tak Bisa Sekolah dan Tak Bisa Berobat Topangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Surabaya 2020 yang mencapai Rp 10,3 T bagi masyarakat Surabaya, boleh dibilang cukup fantastis. Nilai dua digit yang belum pernah terjadi dan baru kali pertama dalam sejarah kepemimpinan DPRD Surabaya periode 2019-2024, diharapkan tidak ada lagi warga Surabaya yang merasa susah.

FOTO: MEMORANDUM/HUMAS

Bupati Lumajang Thoriqul Haq bersama Wakil Bupati Indah Amperawati memberikan sambutan.

akses pemerataan otomLanjut Reni, tema ema itup lah dijabarkan dalam alam atis semua terjangkau untuk priorittas anggaran. an. unt sekolah mudah pada sisi wilayah dan Karena menuruttp kondisi anak, misnya, tema itu mek alnya disabilitas, rupakan visi misi untuk masyarakat wali kota yang yang miskin tidak dijabarkan pria d a o ra n g t i d a k oritasnya dalam bisa menjangkau peningakatan b sekolah di Surabaya,” daya saing melalui ui se beber wakil rakyat dari pendidikan kesehatatbeb Dapil 4 Surabaya ini. an dan penanganan nan Dapi Reni Astuti Selain itu, Reni menamkesejahteraan social. cial. Sela bahkan pemerataan kualitas Dalam mengaplikasikan lik ik b hk SDM melalui pendidikan, kesahatan, pendidikan maka akan menurunkan dan kesejahteraan sosial diharapakan disparitas antara sekolah negeri dan tidak adanya persoalan kemanusiaan swasta. “Ini yang menjadi tantangan atas di Surabaya. “Karena pemkot sudah bertanggu- kualitas pendidikan di Surabaya salah njjawab disini, jadi tidak ada kekhawa- satunya soal infrastruktur,”imbuhnya. Dengan amanah dari perda tentiran-kekhawatiran itu. Seperti tidak ada dana yang membuat anaknya ti- tang pendidikan di Kota Surabaya N0 dak bersemangat atau alasan lainnya. 16 Tahun 2012 tentang wajib belajar Makanya perlu kita dorong para orang 12 tahun, yangmana saat ini untuk tua murid untuk bersemangat,”harap 3 tahun diambil oleh Pemrov Jatim, mantan anggota Komisi D DPRD dan 9 tahunnya di Pemkot Surabaya, namun Pemerintah kota Surabaya Surabaya ini. Kualitas pendidikan juga harus bisa membantu siswa SMA dan SMK. ditopang dengan infrastruktur pendi- Program beasiswa PTN dan PTS bagi dikan seperti bangunan sekolah yang lulusan SMA dan SMK yang ingin saat ini sangat bagus, sehingga pen- masuk ke perguruan tinggi Negeri. “Sekarang sudah ada kerjasama capaian sekolah saat ini lebih merata. Sehingga tidak adanya ketimpangan dengan Unair, ITS, Unesa, Poltek Perkapalan, Poltek Kesehatan dan untuk antara negeri dan swasta. “Untuk pendidikan ada dua Swastanya Ubaya dan itu sampai indikitor yaitu pemerataan kualitas S2. Syaratnya siswa tersebut harus pendidikan dan pemerataan ak- diterima di PTN terlebih dahulu, ses stabilitas pendidikan. Dengan kemudian KK Surabaya, anak warga

tidak mampu dengan dibuktikan surat keterangan tidak mampu, dan sediakan mess juga termasuk jenjang S2,”ungkapnya. Menyoal anggaran kesehatan, menurut Reni nantinya tidak adalagi masyarakat Surabaya yang tidak bisa berobat selam sakit. “Yang pasti, pemkot dan DPRD Surabaya terus akan men-support atas penerima bantuan iuran (PBI) dengan kenaikan Rp 42 ribu. Anggaran sudah siap, tinggal kemudian pemkot perlu melakukan pemdampingan dan pembinaan terhadap rumah sakit, di Surabaya,” urainya. Untuk penanganan kesejahteraan sosial Reni menambahkan bahwa program tersebut sifatnya memperluas dan memperbanyak dengan memperkuat kualitas program tersebut menjadi bagus. “Kita melanjutkan dan lebih memperkuat kualitas program karena kalau yang sosial sifatnya ke perlindungan, kemudian ada perbaikan rumah tidak layak yang kenaikkan 1000,”imbuhnya. Sedang implementasi APBD juga ada di sektor infrastruktur yang terkonektivitas dengan transportasi dan juga adanya penguatan sektor jasa dan perdagangan. “Pertumbuhan ekonomi ini menjadi ciri khas Surabaya. Dan kita bisa bersinegeri nantinya tingkat kemiskinan juga akan berkurang, karena ini bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Surabaya,”pungkasnya. (mik/nia)

RAPBD tahun 2020 disusun dengan semangat yang optimistik. Untuk pertama kalinya, dalam sejarah Surabaya, RAPBD digedok dengan nilai dua digit: Rp 10,3 triliun. Disahkan 10 November, tepat Hari Pahlawan. Hari yang dikenang sangat heroik bagi arek-arek Suroboyo. Kemampuan belanja itu belum pernah dicapai dari seluruh daerah otonom tingkat kabupaten/ kota di Indonesia. Baru Kota Surabaya yang menjejakkan kakinya. Sinyal positif lain, DPRD dan Oleh: Adi Sutarwijono Ketua DPRD Kota Surabaya Walikota Tri Rismaharini bersama jajaran Pemkot Surabaya mampu bersinergi dengan baik. Yakni, komitmen mengawal APBD pro-rakyat. Mengawal kemajuan kota yang berbasis ekologis, pemerataan kue pembangunan dan berkeadilan. Di depan mata, ada even-even besar yang menantang. Salah satunya, persiapan Surabaya sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021. DPRD Surabaya dan Walikota Bu Risma sudah menganggarkan untuk persiapan-persiapan event internasional. Maka, sebaiknya semua pihak menyudahi polemik. Stop, perdebatan yang tidak perlu. Percayakan pada Walikota Bu Risma untuk memimpin “pasukan”, guna menyiapkan segala sesuatunya. Sehingga Surabaya bisa layak menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Berikutnya, tahun 2020 digelar pesta demokrasi bagi rakyat Surabaya. Sebanyak 2,1 juta jiwa akan memilih Calon Walikota-Calon Wakil Walikota, dalam Pilkada serentak. Siapa yang akan menjadi “Komandan” baru Kota Surabaya? Rakyat akan menjatuhkan pilihan. Maka, ketika KPU Kota Surabaya menyampaikan tambahan anggaran Rp 16 miliar, melalui Pemkot Surabaya, DPRD sama sekali tidak mengutik. Serupiah pun tidak ada yang dipotong. Kami sadar, kecukupan anggaran menjadi syarat mutlak Pilkada yang berkualitas. Dalam RAPBD 2020, anggaran pendidikan masih menempati peringkat pertama, 21 persen. Sekitar Rp 2 triliun. Itu untuk menjamin hak-hak rakyat akan pendidikan gratis, yang berkualitas, di level SD dan SMP Negeri. Juga untuk mensubsidi sekolah-sekolah swasta. Tantangan bagi Kepala Dispendik Kota Surabaya yang baru, Supomo. Bagaimana car penerimaan siswa baru dengan pola zonasi tahun 2020, lebih baik lagi. Tidak ribut seperti tahun lalu. RAPBD 2020 juga menjamin hak-hak kesehatan rakyat. Termasuk anggaran untuk membayar premi PBI (Penerima Bantuan Iuran) Rp 190,7 miliar. Untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pemkot baru saja mengupdate data MBR, sebesar 597.607 jiwa. Cukup besar anggaran yang disediakan, karena mengcover kenaikan premi BPJS. Tahun 2020 juga akan dibangun instalasi pengobatan nuklir di Rumah Sakit Bakti Dharma Husada, di Surabaya Barat. Dan, ada penambahan unit-unit di RSUD dr. Soewandhi, pembangunan 8 lantai. Sehingga semakin lengkap lagi. Tahun depan juga mulai dirancang desain pembangunan rumah sakit tipe C di Gunung Anyar. Agar akses berobat semakin terjangkau di bagian timur. Semoga tahun 2021, sudah bisa dimulai pembangunan rumah sakit itu. (mik/nia)


KOTA SURABAYA

SENIN PAHING, 18 NOVEMBER 2019 HALAMAN 10

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

POLISI MENYAPA PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Perpanjangan SIM Tanya: Yang saya ingin tanyakan adalah cara untuk perpanjangan SIM, terima kasih sebelumnya. Tono Suharyono, warga Jalan Putat, Surabaya Jawab: Setiap lima tahunnya, SIM harus diperpanjang agar masa aktifnya tetap berlaku. SIM yang habis masa berlakunya tidak bisa diperpanjang dan harus mengurus SIM baru. Kombespol Proses perpanjanSandi Nugroho SIK SH MHum gan SIM tak terikat lagi Kapolrestabes Surabaya dengan domisili tempat tinggal pemohon yang ada di KTP. Selama memiliki KTP elektronik atau e-KTP, pemohon bisa melakukan perpanjangan SIM di mana saja. Adapun beberapa syarat yang harus dipenuhi yaitu, mengisi formulir pengajuan perpanjangan SIM, kartu tanda penduduk (KTP) asli yang masih berlaku, SIM lama yang masih berlaku, surat keterangan lulus uji keterampilan simulator dan surat kesehatan dari dokter. (*/fer)

FOTO: ISTIMEWA

Bupati Fadeli memukul gong sebagai tanda dilaksanakan LKBB.

Lamongan Tuan Rumah LKBB 3 Kabupaten Lamongan, Memorandum Kabupaten Lamongan menjadi tuan rumah lomba keterampilan baris berbaris (LKBB) wilayah Kodim 0812 Lamongan di Sport Center Lamongan, Minggu (17/11). LKBB kali ini diikuti 39 tim yang terdiri dari 25 tim SMA dan 14 tim SMP. Selain dari Lamongan, peserta juga berasal dari lembaga pendidikan di Kabupaten Gresik dan Tuban. Bupati Lamongan Fadeli dalam pidato saat pembukaan LKBB mengatakan generasi 4.0 adalah generasi yang mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan iman dan taqwa. Hal itu dikatakannya saat membuka LKBB ini seperti dijelaskannya menjadi bagian dari pendidikan karakter untuk mencetak generasi unggul dan berdaya saing. “Kabupaten Lamongan menjadi yang pertama menerapkan pembelajaran anti korupsi yang kini banyak ditiru daerah lain. Terdapat sembilan pembelajaran anti korupsi. Yakni nilai kejujuran, kepedulian, kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, keberanian serta keadilan,” beber dia. (*/udi)

Keseriusan Pemkot Dipertanyakan Jadikan Benteng Kedung Cowek Cagar Budaya Surabaya, Memorandum Pemprov Jatim mendesak Pemkot Surabaya segera meresmikan Benteng Kedung Cowek sebagai bangunan cagar budaya. Kepala Bidang Cagar Budaya Sejarah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim Endang Prasanti mengatakan, benteng tersebut harus segera ditindaklanjuti oleh pemkot dan juga Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Surabaya.“Kami sengaja datang ke sini karena viralnya Benteng Kedung Cowek,” kata Endang, kemarin. Benteng dengan luas sekitar 17 ribu meter persegi ini menyimpan sejarah yang detail dan menarik di era perang kemerdekaan. Endang menyatakan akan berkoordinasi dengan pemkot yang berwenang mengelola benteng. Di antaranya dengan mengirimkan surat imbauan keseriusan menjadikan benteng tersebut sebagai bangunan cagar budaya. “Doakan agar segera ketemu de-

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Petugas Disbudpar Jatim melakukan observasi bangunan Benteng Kedung Cowek.

ngan pemkot agar dirumuskan kebijakan apa yang tepat untuk bangunan ini,” kata dia. Dipandu oleh anggota Komunitas Roode Brug Surabaya Ady Setiawan, Endang menjelaskan, banyak hal kecil dan secara detail tersimpan dalam bangunan benteng tersebut. Hal-hal tersebut

pastinya belum diketahui oleh semua masyarakat. Bahkan, pemprov pun tidak memiliki arsipnya. Sehingga dia sangat terkesan dengan informasi yang dijelaskan oleh komunitas sejarah selama melakukan observasi. “Nantinya benteng ini akan

bisa menguatkan kembali rasa nasionalisme kita, apalagi lokasinya di Kota Surabaya, Kota Pahlawan,”tandas Endang. Dia menjelaskan, pemprov memercayakan pemkot sebagai pengelola sudah memiliki arsip sejarah benteng. Sehingga harapannya pemkot segera menun-

Perkuat Kesadaran Bela Negara, Sterad Gelar Kompetisi Siber Surabaya, Memorandum Era perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat, berpotensi menjadi sasaran empuk bagi penyebaran berita hoax. Seperti halnya dalam penyalahgunaan media sosial, serta kejahatan berbasis IT lainnya. Staf Teritorial Angkatan Darat (Sterad) dalam hal ini Spaban Komunikasi Sosial mengambil langkah melalui berbagai cara, di antaranya memperkuat kesadaran bela negara dengan menghadirkan komunitas siber di seluruh Indonesia berpartisipasi dalam

Kompetisi Komunitas Siber Indonesia (KKSI). Kompetisi yang terbagi atas kelas umum dan TNI ini digelar di Makodam V / Brawijaya, Minggu (17/11). Asisten Teritorial (Aster) Kasdam V/Brawijaya Kolonel Inf Singgih Pambudi Arinto, mewakili Paban IV/Komsos Sterad Kolonel Inf Jimmy Ramos Manalu usai meresmikan kompetisi komunitas siber Indonesia di aula Makodam, Minggu (17/11). “Kompetisi komunitas siber ini program langsung dari Spaban IV/Komsos Sterad. Untuk melaksanakan pembinaan teritorial dalam rangka meny-

iapkan potensi pertahanan,” ujar Singgih. Singgih menjelaskan, TNI AD menilai jika salah satu ancaman terbesar bangsa, terutama dari sisi persatuan adalah maraknya berita hoax dan penyalahgunaan medsos yang timbul di masyarakat. “TNI ini merupakan komponen utama dalam sistem pertahanan, sesuai dengan undang-undang. Kita juga mempunyai komponen cadangan dan pendukung. Komponen cadangan itu, terdiri dari masyarakat yang nantinya memperkuat sistem pertahanan TNI. (tyo/dhi)

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Aster Kasdam V/Brawijaya Kolonel Inf Singgih Pambudi Arinto melihat peserta yang ikut kompetisi.

65 Anak Ikuti Khitan Massal di RSUA

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Beberapa peserta khitan massal diarak dengan menggunakan becak hias menuju RSUA.

Surabaya, Memorandum Khitan massal di Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) mewarnai rangkaian Dies Natalis Unair sekaligus HUT ke-47 Ikatan Alumni Unair (IKUA), Minggu (17/11). Khitan massal ini diikuti 65 peserta yang memberi makna historis tersendiri. Angka 65 dipilih sesuai dengan usia Unair yang memasuki 65 tahun pada 2019 ini. “Acara ini kami adakan sesuai permintaan masyarakat. Banyak warga yang memberi saran agar Unair mengadakan khitan massal. Jadi kami mencoba menampung aspirasi

masyarakat,” kata Christijogo Sumartono, ketua panitia pengabdian masyarakat dari IKUA. Khitan massal ini adalah kerja sama dari dokter spesialis urologi RSUA, PPDS Urologi, bedah umum, dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Unair. Selain khitan massal, masyarakat juga mengikuti penyuluhan yang dimotori alumni Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi Unair. Dengan adanya penyuluhan, masyarakat bisa belajar tentang gaya hidup sehat. “Kami ingin Unair tidak hanya sekadar menjadi menara ga-

Warga Trauma, Pemkot Jamin Basement Tidak Ambles

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Kasrem Bhaskara Jaya Letkol Arm Aprianko Suseno bersama Hipakad.

Ketua DPC Hipakad Surabaya Dilantik Surabaya, Memorandum Ketua DPD Hipakad (Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat) Jatim H Priyo Effendi melantik Brahmantio Tejokusumo sebagai ketua DPC Hipakad Surabaya periode 2019-2024. Pelantikan dilakukan di aula Makorem Bhaskara Jaya, Minggu (17/11), dan disaksikan Kepala Staf Korem (Kasrem) Bhaskara Jaya Letkol Arm Aprianko Suseno. Dia menilai, pelantikan ketua Hipakad Surabaya merupakan suatu proses guna keberlangsungan suatu organisasi agar mampu terus berkiprah. “Pelantikan ini, harus bisa memberikan warna. Hipakad yang berisi putra dan putri TNI-AD, harus bisa berkontribusi aktif terhadap pembangunan bangsa, khusunya Suabaya”ujar Aprianko. Tantangan yang semakin kompleks, menurut dia, seakan menjadi pandangan tersendiri bagi Hipakad, terlebih dalam berperan aktif di masyarakat untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. (tyo/dhi)

Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

taskan status benteng tersebut. Apalagi pemprov mempunyai program jelajah sejarah, kata Endang, dan benteng ini menjadi salah satu kawasan sejarah yang sangat bernilai. “Ini harus disampaikan kepada generasi muda, khususnya untuk pelajar,” ungkap dia. (why/dhi)

an keliling, pembuatan atap plat basement (landasan jalan) dan penggalian bawah tanah. Pengerjaan Alun-Alun Suroboyo yang menggunakan anggaran multiyears ini ditarget tuntas Desember 2020. “Anggaran total keseluruhan Rp 70 miliar. Tahun 2019 dianggarkan Rp 20 miliar dan sisanya Rp 50 miliar pada tahun depan,”jelas Iman. Lebih jauh, dia menjelaskan, Jalan Yos Sudarso masih tertutup untuk kendaraan bermotor hingga Maret 2020. Jika toh bisa dilalui hanya sebatas pejalan kaki. “Strukturnya belum stabil karena selesai pembangunan. Jadi butuh waktu sekitar tiga bulan hingga struktur kuat sehingga bisa dilalui kendaraan bermotor,” ungkap dia. Saat ini pembangunan basement memasuki pemasangan pancang struktur di tengah area. Diperkiraan 19 November selesai dan dimulai penggalian sekitar dua meter untuk membuat landasan atau atapnya.

“Pengecoran atap basement diperkirakan memakan waktu sebulan. Maka, akhir tahun sudah tuntas pengerjaan. Meski nanti sudah bisa dibuka untuk dilintasi, namun sebatas pejalan kaki dan untuk kendaraan bermotor belum bisa,” ungkap dia. Disinggung soal musim hujan yang segera tiba, Iman menegaskan, tidak ada masalah. Pembangunan landasan dan atap itu pengerjaannya dilakukan secara bertahap. Sebab, jika dikerjakan sekaligus terlalu berisiko. “Penggalian tanahnya bertahap. Digali lalu pasang struktur. Lalu gali lagi, pasang struktur. Ini juga untuk mengantisipasi jika terjadi genangan sehingga pengurasan tidak terlalu besar,” ungkap dia. Untuk diketahui Alun-Alun Suroboyo ini memiliki luas total 14.620 meter persegi atau sekitar 1,46 hektare. Di lantai pertama ini, akan menjadi sebuah plaza mewah bawah tanah dan juga bisa dijadikan

tempat nongkrong oleh warga Surabaya. Sedangkan di lantai dua, akan dibangun tempat parkir yang luasnya mencapai 6.050 meter persegi. Tempat parkir ini

Sambungan dari halaman 9 akan mampu menampung 120 mobil dan 125 motor. Jadi, total keseluruhan 1,46 hektare. Luas itu meliputi ruang publik yang ada di kawasan balai pemuda, bawah tanah Jalan Yos Sudarso

Usman Hakim-Moh Yasin Deklarasi... angan Usman Hakim-Moh Yasin mendeklarasikan diri maju lewat jalur perseorangan tersebut. Pasangan Merah-Putih ini lebih banyak menyisi gerakan akar rumput. Utamanya orang-orang Madura yang tinggal di Surabaya. Usman Hakim menyatakan, kesiapannya memenuhi segala persyaratan yang ditetapkan KPU Surabaya. Dia mengklaim, baru seminggu ini telah mengumpulkan 80 ribu kartu tanda penduduk (KTP) sebagai syarat dukungan mendaftar ke KPU Surabaya. “Niat kami berdua tulus. Insya Allah kami siap memenuhi persyaratan dari KPU. Dari aturan KPU, 138 ribu KTP, kami pas-

ding, tapi juga bisa bermanfaat untuk warga sekitar. Kami ingin membagikan informasi tentang hidup sehat dan pencegahan penyakit,” imbuh Christijogo. Kegiatan ini disambut antusias warga. Karena itu, Christojogo mengungkapkan, tidak menutup kemungkinan acara sejenis akan kembali digelar pada tahun berikutnya. Selama permintaan dari masyarakat masih ada, acara khitan massal maupun bakti sosial akan terus diadakan. Selain khitan massal, juga diadakan acara Mlaku Bareng Alumni di Universitas Airlangga. (alf/dhi)

angan Merah-Putih siap 200 ribu lebih,” ujar dia usai meresmikan posko di Jalan Raya Kutisari. Menurut Usman Hakim, pasangan Merah-Putih ini menyiapkan KTP dimulai dari lima kecamatan di Surabaya Utara, karena memang basis massa dari orang Madura kebanyakan tinggal di daerah Krembangan, Semampir, Pabean Cantian, Tambaksari, Bulak, dan Kenjeran. “Saat ini dari koordinator para tokoh Madura sudah terkumpul 80 ribu beserta formulir dukungan. Kami bergerak seminggu saja sudah terkumpul sejumlah itu,” ungkap dia. Perjuangan pasangan Mer-

hingga persil Pemuda 17 yang mencapai 8.570 meter persegi, dan ditambah lagi dengan luas ruang parkir bawah tanah yang luasnya mencapai 6.050 meter persegi. (udi/dhi)

Sambungan dari halaman 9 ah-Putih ini maju di pilwali karena ingin menyejahterakan rakyat terutama PKL dan masyarakat kecil yang selama ini belum tersentuh program pemerintah. “Kami ingin jadi orang biasa tapi bermanfaat,” tandas dia. Seperti diketahui, tahapan pilwali bagi calon independen akan dimulai pada 11 Desember 2019 sampai 5 Maret 2019. KPU menetapkan syarat dukungan untuk bakal calon independen minimal 138.565 dukungan warga, dan tersebar di minimal 16 kecamatan. Jumlah tersebut merupakan 6,5 persen dari DPT terakhir di Kota Surabaya yang mencapai 2.131.756. (dhi/lis)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Supriadi, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Muhammad Arif Alfiansyah, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Blitar: Prawoto Sadewo. Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/ mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


MADURA

SENIN PAHING, 18 NOVEMBER 2019 HALAMAN 11

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Ketua Harian Kwarcab Sumenep M Siraj Aidy memakaikan ID card kepada peserta pelatihan.

Pramuka Sumenep Dibekali Ilmu Jurnalistik Sumenep, Memorandum Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sumenep dibekali ilmu Jurnalistik. Pelatihan itu dilakukan di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep. Kegiatan tersebut dilaksanakan dua sejak dua, Sabtu dab Minggu (16-17/11). Dalam sambutannya, Ketua Harian Kwarcab Sumenep Drs HM Siraj Aidy MSi berharap melalui pelatihan jurnalistik, para anggota Pramuka khususnya golongan Penegak dan Pandega memiliki bekal di bidang ilmu jurnalistik. Bahkan nantinya bisa dijadikan profesi ketika sudah terjun di masyarakat. “Dengan melalui pelatihan jurnalistik ini diharapkan komponen Pramuka Sumenep bisa memahami dan berpartisipasi aktif di dunia jurnalistik, sehingga dapat menjadi pencerah di tengah masyarakat,” ungkap Siraj pada pembukaan Pelatihan Jurnalistik seperti dikutip dari bangsaonline, Ahad (17/11). Diakui mantan Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Sumenep ini, manakala para peserta Pramuka menjadi pelaku media dapat menjadi pelaku media pencerah, bukan malah menjadi penyebab persoalan. “Kepada peserta pelatihan jurnalistik, saya harapkan gunakan waktu sebaik mungkin untuk menyerap materi dengan baik, agar hasilnya nanti dapat dipraktikkan dengan baik pula,” harapnya. Sementara itu, dari Ketua Panitia Pelatihan Jurnalistik, Imam Syafi’i, S.H. menjelaskan pelatihan jurnalistik diikuti sedikitnya 40 orang Pramuka utusan dari Dewan Kerja Ranting (DKR), Satuan Karya (Saka), dan Gudep Perguruan Tinggi (Perti). “Diharapkan melalui pelatihan jurnalistik nantinya peserta bisa dan mampu menjadi jurnalis yang baik dan profesional,” terangnya. (*/sr)

Ratusan Peserta Lomba Sepeda Tua Ramaikan HUT Pamekasan Pamekasan, Memorandum Ratusan peserta lomba olahraga rekreasi sepeda tua memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-489 Kabupaten Pamekasan, Minggu (17/11) pagi. Acara yang digelar Pemkab Pamekasan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) ini diikuti oleh peserta dari empat Kabupaten di Madura. Kegiatan ini juga bersamaan dengan Jalan-Jalan Sehat yang dilepas langsung oleh Wakil Bupati Pamekasan Raja’e bersama Sekdakab Pamekasan Totok Hartono, didampingi Forkopimda Kegiatan lomba ini diikuti peserta perorangan putra sebanyak 78 peserta, 6 perseorangan putri dan 6 regu putra yang start dan finisnya berada di area Arek Lancor dengan menempuh jarak 18,1 KM. Sementara Wabup Raja’e mengapresiasi kegiatan sepeda onthel ini karena bisa menjaga kelestarian sepeda tua yang belakangan ini makin banyak peminatnya. “Selamat datang dan terima kasih ikut memeriahkan peringatan HUT kabupaten Pamekasan kepada seluruh onthelis dari seluruh Madura, semoga kebersamaan ini semakin menambah persaudaraan menuju Madura Jaya,” tutur Raja’e seperti dikutip bangsaonline.com. Raja’e berharap lomba sepeda tua ini bisa menjadi ajang promosi sosial. “Utamanya dalam membangun pola hidup sehat positif dan kreatif dalam masyarakat kita,” pungkas Raja’e. (*/sr)

Panitia Jalan-Jalan Sehat Curang, Peserta Kecewa Acara jalan sehat tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Pamekasan dan sejumlah tamu undangan. Acara dilepas Wakil Bupati Pamekasan H Raja ‘e yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan, H. Ir Totok Hartono. Raja ‘e mengatakan, kegiatan JJS tersebut digelar dalam rangka penyampaian informasi Program Pamekasan Hebat melalui Dana Bagi Hasil Cukai HasilTembakau (DBHCHT). Acara tersebut digelar juga sekaligus dalam rangkaian hari jadi ke-489 Kabupaten Pamekasan. “Saya sampaikan terima kasih kepada panitia karena mengemas acara ini dengan kreatif dan inovatif dalam melaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk pemasaran eksternal DBHCHT,” katanya saat memberikan sambutan. Lebih lanjut Rajae mengutarakan, sejak dilaksanakannya program DBHCHT ini mulai tahun 2008, sudah banyak masyarakat Pamekasan merasakan manfaatnya. Rajae berharap, kegiatan DBHCHT ini sebagaimana tertuang dalam

peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 222 tahun 2017 dapat bersinergi dengan program Pamekasan Hebat melalui bidang kesehatan, ekonomi dan infrastuktur. “Saya meminta kepada OPD terkait agar benar-benar memahami regulasi DBHCHT dan pemanfaatannya, sehingga masyarakat, utamanya petani tembakau dapat menikmati ini secara maksimal,” harapnya. Namun di akhir acara, saat pembagian berapa hadiah undian yang diselenggarakan oleh panitia masih tersisa banyak. Dan para peserta JJS menunggu mengharapkan hasil jerih payah mereka Siapa tahu mendapatkan undian berhadiah tersebut. Sayang dari pihak panitia sendiri melakukan tindakan curang dam memalukan membawa beberapa hadiah-hadiah yang seharusnya diperuntukkan bagi para peserta JJS, kemarin. Eko (45), warga Desa Parteker, Pamekasan mengungkapkan kekecawaan kepada Memorandum bahwa pihaknya sangat kecewa. Dia melihat tingkah

FOTO: MEMORANDUM/ SUJAK

Pamekasan, Memorandum Pemkab Pamekasan menggelar acara Jalan-Jalan Sehat (JJS) di taman Monumen Arek Lancor, Minggu (17/11). Sayangnya, penyelenggaraan ternoda karena ada oknum panitia yang berbuat curang dengan menilep beberapa hadiah lomba. Kejadian yang dilihat di depan umum tersebut membuat beberapa peserta yang menyaksikan pun kecewa.

Panitia penyelenggara Jalan-Jalan Sehat mengumumkan pemenang hadiah.

laku yang panitia mengambil hadiah-hadiah yang masih belum diundi. Padahal seharusnya untuk para peserta JJS. “Saya sangat kecewa. Kami sudah menunggu berpanas-panas sampai berlapar-lapar dari pagi sampai jam 9.30. Tolong sampaikan kepada bupati Pamekasan agar mendidik anak buahnya agar jujur adil dan tidak menyalahgu-

nakan amanat. Hal itu sangat memalukan. Karena terlihat banyak orang di muka umum,” tegas Eko. Memorandum saat mendatangi beberapa panitia di Monumen Arek Lancor ditemui salah seorang panitia bernama Soni. Mereka berkata bahwa tidak tahu-menahu tentang kejadian itu. Meskipun, hasil rekaman video dan foto yang

sempat ditunjukkan saat panitia mengambil hadiah, dia pun menolak berkomentar lebih jauh. “Dari dari Kejadian ini, masyarakat akan meminta bantuan kepada lembaga bantuan hukum baik LSM maupun wartawan untuk mengusut tuntas kasus ini biar tidak memalukan Pemerintah Kabupaten Pamekasan,” harap Eko. (sjk/sr)

Bupati Sumenep Fokus Tingkatkan Produk Unggulan Masalembu Sumenep, Memorandum Pemerintah Kabupaten Sumenep melaksanakan agenda tahunan berupa safari ke kepulauan. Kali ini daerah tujuannya adalah Kepulauan Masalembu yang berada di sisi timur laut Sumenep. Di kecamatan yang terdiri dari tiga pulau dan tiga suku tersebut, Bupati Sumenep bersama forkopimda dan seluruh rombongan meninjau sejumlah produk unggulan mulai dari makanan khas sampai kerajinan tangan. Selain itu, bupati juga mengecek kondisi infrastruktur Masalembu. Menurut Bupati A Busyro Karim, Kabupaten Sumenep memiliki banyak produk unggulan yang menjadi sebuah kebanggaan daerah masing-masing. Tak terkecuali di kepulauan Masalembu. Sehingga ia meminta Camat dan seluruh kepala desa di pulau tersebut untuk mengembangkan potensi daerah. “Kami mengajak masyarakat untuk berkreasi mengembangkan potensi yang ada, agar hasil kerajinan atau produk masyarakat Masalembu bisa bersaing di pasaran. Sehingga perputaran uang di kepulauan meningkat,” terang bupati. Bupati berharap, forkopimka Masalembu dan kepala desa mampu menggerakkan masyarakat dalam hal peningkatan SDM, pemberdayaan ekonomi dan lainnya. Apalagi penduduk Masalembu yang

FOTO: MEMORANDUM/ ANWAR

FOTO: MEMORANDUM/ IST

Sampang, Memorandum Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo Saputra menjamin keamanan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak se-Kabupaten Sampang. Karena itu, dia sudah memerintahkan kepada anggotanya untuk siap menindak perusuh yang mencoba malakukan kericuhan saat pemilihan 21 November mendatang. Utamanya mereka yang kedapatan membawa senjata tajam (Sajam), akan ditindak secara langsung dengan ditangkap di tempat. “Jika ada atau melihat seseorang yang AKBP Didit Bambang Wibowo Saputra membawa senjata tajam (sajam) saat tahapan maupun pelaksanaan pilkades segera laporkan, kami akan akan lakukan tindakan tegas,” katanya seperti dikutip dari bangsaonline.com. Pelaksanaan pilkades serentak di Sampang akan diikuti sebanyak 38 desa dari total 180 desa se-Kabupaten Sampang. Menurut kapolres, pengamanan pilkades kali ini menjadi tantangan tersendiri bagi aparat. Mengingat, persaingan maupun gesekan antar sesama pendukung calon kepala desa (cakades) sangat kuat. Karena itu, untuk menjaga kondusivitas pilkades, aparat keamanan yang bakal dikerahkan kurang lebih 1.000 personel. Untuk masing-masing Pilkades yang dinilai rawan bakal disiagakan 30 personel, sementara untuk desa yang aman disiagakan lima personel. “Selama menjelang pelaksanaan Pilkades, kami lebih mengedepankan kegiatan yang humanis, seperti safari sholat Jum’at dan Subuh ke masjid-masjid, juga khotmil qur’an. Tujuannya agar masyarakat memahami tentang demokrasi Pilkades,” pungkasnya. (*/sr)

Bupati Sumenep A Busyro Karim saat meninjau produk kerajinan warga Masalembu.

mencapai 20 ribu jiwa, perlu dibina lebih maksimal agar ada keseimbangan antara jumlah penduduk dengan kesejahteraan masyarakatnya. Busyro juga berjanji akan mempercepat peningkatan infrastruktur di Kecamatan Masalembu. Karena di sana terdiri dari tiga pulau antara lain pulau Masalembu, Masakambing dan Karamian. Agar arus distribusi barang dan aktivitas masyarakat tidak terhambat. “Jumlah penduduk

di pulau Masalembu cukup padat. Sehingga harus seimbang dengan kemajuan infrastruktur. Salah satu sarana yang paling dibutuhkan masyarakat adalah listrik. Kami sudah menekankan agar pembangunan infrastruktur di pulau Masalembu lebih dimaksimalkan,” tegas dia. Menurut bupati, ke depan harus ada pembangunan jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang serta prioritas pemba-

ngunan. Hal itu akan dibahas bersama seluruh instansi terkait. Khususnya terkait sarana jalan, dermaga dan kelistrikan. “Kami sudah banyak mendengar terkait keluhan masyarakat salah satunya tentang PLN. Pemkab Sumenep sudah melangkah, sekarang sudah masuk PLN di Masakambing. Untuk pulau yang lain sudah direncanakan tinggal menunggu tahapannya,” urai bupati. Saat ini menurut bupati, Pemkab Sumenep bersama Tel-

komsel sudah melakukan peningkatan jaringan, dari semula 2D sekarang dipasang jaringan 3D. Hal itu dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat kepulauan Masalembu. “Target kami ke depan semua masyarakat Sumenep baik di daratan maupun di pulau dapat hidup selaras dari segi apapun, baik dalam hal ekonomi, pembangunan serta dalam menikmati kemajuan teknologi yang semakin canggih,” tandas Bupati Busyro. (aan/sr)

Dewan Sindir Rencana PT Sumekar Melelang DBS II Sumenep, Memorandum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menyinggung Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Sumekar yang berencana melelang bangkai Kapal Dharma Bahari Sumekar (DBS) II. Hasil appraisal kapal saat sudah tidak berfungsi Rp 1 miliar. Anggota DPRD Kabupaten Sumenep H Masdawi mengaku kurang setuju rencana PT Sumekar melelang bangkai kapal DBS II. Dengan nanda menyidir justru menyarankan untuk ditempatkan di Taman Bunga (TB) dijadikan monomen

proyek gagal. Tambahnya, meski sesuai appraisal jika dilelang kapal DBS II yang puluhan tahun tidak berfungsi harganya mencapai Rp 1 miliar.”Lagian buat apa Pemerintah menerima menerima hasil uang lelang itu, mending alih fungsi saja sebagai monomen.”Sindirnya beberapa waktu lalu kepada awak media, Minggu (17/11). Dijelaskan, sindiran itu, untuk mengingat generasi berikutnya, bahwa pembelian kapal DBS II yang dilakukan Pemerintah terdahulu membeli kapal bekas, sehingga peristiwa itu,

tidak kembali terulang. Selain untuk ditempatkan, sebagai monomen di TB. Masdawi kapal DBS II dijadikan tempat destinasi wisata, diletakkan pinggir pantai, Giliyang, Gili Labak, Pantai Lombang, dijadikan restoran apung. “Saya yakin incomenya lebih besar dibandingkan dilelang. Selain itu juga mampu menunjang wisata Sumenep kedepanya,” katanya. Menurutnya, saat sekarang tergantung Pemerintah setempat, seberapa besar keinginan untuk mewujudkan tersebut. (uri/sr)

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI

Kapolres Jamin Keamanan Pilkades Serentak

Gedung DPRD Sumenep.


PASURUAN

SENIN PAHING, 18 NOVEMBER 2019 HALAMAN 12

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

Pasuruan, Memorandum Sebuah gudang pabrik kapuk di Desa Mojotengah, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, ludes terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 200 juta akibat dilalap si jago merah. Saat insiden yang terjadi Sabtu (16/11) tersebut, ada sekitar 30 orang yang tengah bekerja di gudang kapuk milik Samsudin (25), warga Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo tersebut. Puluhan pekerja itu tengah menyelesaikan penggilingan kapuk. Tiba-tiba saja, percikan api keluar dari mesin blower yang digunakan untuk menggiling kapuk. Banyaknya barang dengan kondisi kering membuat api menjalar cepat ke setiap sudut gudang. Dan dalam sekejap, api membakar tumpukan kapuk yang ada di gudang. Pekerja pun langsung langsung panik. Mereka kemudian berusaha memadamkan

api. Namun, api kian membesar dan melumat bangunan gudang berukuran 20 meter x 30 meter itu. Insiden itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Sekitar pukul 09.20, tiga unit mobil damkar tiba di lokasi. Dua di antaranya dari PMK Kabupaten Pasuruan. Sedangkan satu lainnya dari salah satu perusahaan di sekitar lokasi kejadian. Petugas pun berjibaku memadamkan api. Namun, besarnya kobaran api membuat atap bangunan gudang tak kuat menahan. Hingga, akhirnya atap bangunan roboh. Petugas kemudian melokalisir api dari berbagai penjuru agar tak kian meluas. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.30

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Pasuruan, Memorandum Kecelakaan di ruas jalan tol Gempol-Pasuruan (Gempas) yang menyebabkan empat korban meninggal dunia, dipastikan karena human error. Diduga kuat, kecelakaan terjadi karena kesalahan sopir bus pariwisata yang juga meninggal dunia dalam kecelakaan itu. Kepastian ini disampaikan Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota, Iptu Ahmad Jayadi. Menurutnya, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi dalam kecelakaan yang terjadi pada Jumat (15/11) pagi itu. Mulai sopir truk, Gunadi, hingga sejumlah penumpang bus pariwisata PO Ladju yang terlibat kecelakaan. Dari pemeriksaan itu diketahui, sopir truk tidak bersalah. Saat pemeriksaan, sopir truk Gunadi menyebut, truk melaju di lajur kiri dengan kecepatan sedang. Namun, tiba tiba sopir bus Mochammad Syafii menabrak bagian belakang truk tronton. Akhirnya, truk hilang kendali dan terguling di sisi kiri jalan tol Gempas di KM 508. “Pengemudi truk sudah kami minta keterangan. Dan memang dari hasil penyidikan, ia tidak bersalah. Posisinya sudah berada di lajur yang tepat yakni di lajur kiri,” ungkapnya seperti dikutip dari radarbromo. Berdasarkan pemeriksaan sejumlah saksi itu juga diketahui, kecelakaan terjadi karena faktor human error dari sopir bus Mochammad Syafii. Sopir bus diduga lalai dalam mengemudikan bus. Dia tidak berhati-hati, sehingga menabrak truk di depannya dan menyebabkan hilangnya nyawa orang lain. Dengan kondisi itu, pihaknya pun menetapkan sopir bus sebagai tersangka dalam kecelakaan tersebut. “Tersangka dalam kecelakaan ini ya, pengemudi bus itu. Dari hasil penyidikan ia lalai dan kurang memperhatikan lalu lintas di depannya. Cuma dia kan juga meninggal dalam kecelakaan tersebut,” jelasnya. Menurutnya, dugaan ini diperkuat dengan penyidikan di lapangan yang dilakukan Satlantas Polres Pasuruan Kota dan Dirlantas Polda Jatim saat olah tempat kejadian perkara (TKP), Jumat (15/11). Pihaknya tidak menemukan adanya bekas rem yang dilakukan oleh sopir bus di lokasi kecelakaan. Sebagai informasi, terjadi kecelakaan tragis di ruas jalan tol Gempas KM 508, Jumat (15/11) dini hari. Sebuah bus pariwisata PO Ladju yang membawa penumpang jamaah ziarah wali lima, menabrak bagian belakang truk tronton yang melaju searah di depannya. Akibatnya, empat orang meninggal dunia. Korban meninggal yaitu sopir bus Mochammad Syafii, 48. Tiga yang lainnya adalah seorang bapak, ibu dan anaknya. Yaitu, Zaini, 47; Sultoniyyah, 35 dan Riska Falaha, 2. Ketiganya warga Dusun Tegalan II, Desa Kalipang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. (*/sr)

Pabrik Kapuk Dilalap Jago Merah

Petugas pemadam kebakaran melakukan pembasahan terhadap puing-puing gudang kapuk yang ludes terbakar.

atau dua jam setelah kebakaran. Kanitreskrim Polsek Sukorejo, Bripka Soni Juliyanto menduga api berasal dari mesin dinamo blower untuk penggilingan

kapuk. Akibatnya, diperkirakan kerugian yang dialami pemilik gudang mencapai Rp 200 juta. “Yang pasti tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Hanya

kerugian material diperkirakan Rp 200 juta. Untuk penyebab kebakaran diduga ada korsleting di mesin penggilingan kapuk,” pungkas Soni.(rul/sr)

Dua Pasar Pasuruan Terapkan E-Retribusi Pasuruan, Memorandum Mulai bulan depan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan akan memberlakukan e-retribusi di pasar daerah. Target awal sebagai percontohan akan dilakukan di Pasar Gempol dan Pasar Warungdowo. Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Disperindag Kabupaten Pasuruan Gatot Sutanto mengatakan, penerapan e-retribusi ini akan dilakukan bertahap di 14 pasar daerah di Kabupaten Pasuruan. Sebagai pilot project, pada awal Desember akan dilakukan di Pasar Gempol dan Pasar Warungdowo. “Untuk awal masih dua pasar dulu. Untuk wilayah barat percontohan di Pasar Gempol dan wilayah timur di Pasar Warungdowo,” ujar Gatot. Dari segi persiapan sampai sumber daya manusia (SDM), semua petugas

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Sopir Bus Rombongan Ziarah Wali Jadi Tersangka

Kondisi Pasar Warungdowo, Kabupaten Pasuruan.

pasar daerah sudah siap untuk memberlakukan e-retribusi. Namun, tetap akan dilakukan bertahap sampai 2020. Selama ini, penarikan retribusi masih dilakukan

manual. Yakni, ada petugas keliling untuk menarik retribusi. “Untuk retribusi nanti akan transparan, karena bisa dilihat setiap hari dan dilihat dalam realtime di aplikasi

Kabupaten Pasuruan,” jelas Gatot. Penerapan e-retribusi sendiri akan bekerja sama dengan sebuah bank. Pembayarannya akan menggunakan electronic data capture (EDC) oleh pedagang yang bisa dibayar harian atau mingguan, tergantung kemampuan pedagang. Menjelang pemberlakukan e-retribusi, petugas pasar akan melakukan validasi data jumlah pedagang, sampai luas lapak dan jenis dagangan. Sehingga, sesuai aplikasi nantinya akan langsung di-input sesuai retribusi yang dibebankan kepada pedagang. “Harapannya dengan e-retribusi, penerimaan bisa transparan dan langsung bisa terpantau terus setiap hari. Bahkan, kami optimistis bisa meningkatkan penerimaan retribusi dari pasar daerah,” tutup Gatot. (rul/sr)

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

Kemenpan-RB Evaluasi Zona Integritas di PA Probolinggo Kakek Kalidilem Tewas Dibunuh

Tim Kemenpan RB melakukan evaluasi zona integritas dan wilayah bebas korupsi di Pengadilan PA Probolinggo Kelas IB.

jutnya hasilnya masih belum diketahui. Kabarnya sekitar bulan Desember baru diketahui,” terang Edy Afan, Minggu (17/11). Edy Afan mengatakan, PA Probolinggo Kelas IB ini sedang membangun Zona Integritas. PA Probolinggo Kelas IB sudah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai macam inovasi yang memudahkan dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat. “Adapun inovasi yang kita buat yakni dengan adanya mesin antrean

dengan pemanduan secara langsung, selain itu juga notivikasi perkara,” tandasnya. Ia menambahkan, setelah melakukan evaluasi tim evaluator selanjutnya adalah penilaian oleh panel akhir. Tahap itulah yang akan menentukan layak atau tidaknya PA Probolinggo mendapatkan predikat WBK. “Untuk hasilnya nantinya akan langsung dari panel akhir,” ucap Edy Afan. Dikatakan Edy Afan, berbagai inovasi yang dilakukan tersebut merupakan wujud komitmen PA Probolinggo Kelas IB untuk mempersempit celah korupsi, suap, maupan gratifikasi. “Ha r a p a n n y a makin menemukan kepercayaan masyarakat, bahwa pelayanan di PA Probolinggo tidak terindikasi

korupsi. Termasuk dapat memberikan pelayanan yang memuaskan dan maksimal,” harapnya. Evaluasi pencanangan zona integritas dan WBK terdapat beberapa indikator yang dinilai yaitu bagaimana membangun manajemen perubahan, penatalaksanaan manajemen internal, akuntabilitas kinerja, pengawasan manajemen SDM. Kemudian ditambah komponen hasil yaitu intersepsi masyarakat terkait dengan pelayanan publik dan integritas. Dari indikator penilaian tersebut ada beberapa hal yang menjadi sorotan. Yaitu komitmen pimpinan, sarpras, implementasi membangun semangat integritas, mitigasi resiko dan budaya pelayanan. Di sisi lain, zona integritas dan WBK telah dicanangkan Kemenpan RB. Kendati demikian, pencanangan tersebut harus dilakukan evaluasi penilaian untuk penetapannya.(mhd/sr)

Lumajang, Memorandum Warga Dusun Curahlapak, Desa Kalidilem, Kecamatan Randuagung, digemparkan dengan aksi pembunuhan terhadap korban Mursam (60) warga setempat dengan luka leher nyaris putus. Kuat dugaan, korban dibunuh. Aksi keji tersebut terjadi pada Sabtu (16/11) malam, sekira pukul 23.00. Jasad korban ditemukan tergeletak di jalan setapak yang tak jauh dari rumahn-

ya dengan kondisi terlentang menggunakan baju merah muda lengan panjang dan sarung bermotif kotak. Informasi di lapangan menyebutkan, malam itu sekira pukul 18.00 korban sempat menghadiri acara tahlilan di salah satu rumah warga. Usai acara, korban langsung pulang ke rumahnya. Namun malam hari sekira pukul 22.30. korban nampak keluar dari rumah dengan berjalan kaki menyusuri jalan

setapak. Selang setengah jam kemudian, ada salah satu warga setempat yang menemukan korban terlentang dengan kondisi leher tergorok dan sudah tidak bernyawa di tengah jalan. “Pada saat ditemukan, korban sudah meniggal dunia dengan leher tergorok dan bersimbah darah, “ ujar JM (43), warga setempat. Warga yang mengetahui kejadian tersebut, langsung menghubungi babinsa dan petugas jaga

Polsek Randuagung. Tak lama kemudian, petugas Polsek Randuagung bersama Kasat Reskrim Polres Lumajang tiba di lokasi dan langsung melakukan olah TKP sambil memasang pilce line diseputaran lokasi. “Saat ini kami belum bisa menyimpulkan apa motif dari aksi pembunuhan ini. Yang pasti, kami masih menggali informasi dan penyelidikan,” jelas Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran. (tri/sr)

Cak Thoriq Bersama Bunda Indah Menari Godril Lumajang, Memorandum Ada yang berbeda pada kegiatan Car Free Day (CFD) di Alun-alun Lumajang, Minggu (17/11) pagi. Ratusan masyarakat secara massal melakukan gerakan Tari Godril serentak di sepanjang jalan yang mengitari Alun-alun dengan iringan musik Godril Lumajang. Tampak Bupati Lumajang Thoriqul Haq, (Cak Thoriq) bersama Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah) serta Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Musfarinah Thoriq turut menari godril bersama ratusan masyarakat di depan Pendopo Arya Wiraraja Lumajang. “Begitu saya keluar tadi, sudah banyak anak muda yang prepare untuk nari godril. Kemudian saya coba-coba ikut nari, walaupun rodok-rodok kaku ya saya ikut semarak bareng-bareng,” ujar Cak Thoriq saat ditemui usai menari godril. Menurut Cak Thoriq kegiatan tersebut baik sebagai bentuk apre-

FOTO: MEMORANDUM/HUM

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Probolinggo,Memorandum Tim Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) melakukan evaluasi pencanangan zona integritas dan wilayah bebas korupsi (WBK) di Pengadilan Agama (PA) Probolinggo Kelas IB. Evaluator dari Kemenpan-RB yakni Arif Tri Hariyanto dan Nisa Nurrela. Sedangkan dari Mahkmah Agung (MA) Bimo Prakoso dan Sawiji Suprayitno. Mereka meninjau seluruh bagian dari kantor Pengadilan Agama Probolinggo Kelas IB, mulai dari tiap inovasi pelayanan yang sudah berbasis elektronik, hingga dari antrean sidang elektronik, sistem pembayaran, e-court. Ketua Pengadilan Agama Probolinggo Kelas IB Edy Afan mengatakan evaluasi pelayanan tersebut dilakukan untuk menilai apakah PA Probolinggo layak mendapatkan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) atau tidak. Hanya saja hingga Sabtu (16/11) siang hasilnya masih belum diketahui. “Tim evaluator dari Kemenpan dan MA datang dan melakukan penilaian pada selasa (12/11) pagi. Selan-

Bupati Cak Thoriq dan Wabup Indah menari godril bersama ratusan warga di acara CFD.

siasi budaya khususnya Kabupaten Lumajang yang harus dilestarikan. Cak Thoriq berharap, kegiatan tersebut dapat memunculkan ide-ide kreatif untuk melakukan kegiatan serupa yang tentunya untuk melestarikan seni budaya Lumajang. Di tempat yang sama, Wakil Bupati Lumajang Bunda Indah juga menyampaikan apresiasinya terha-

dap kegiatan tersebut. “Ini tadi luar biasa ya, antusias masyarakat dalam mengikuti tarian godril,” ucapnya. Menurutnya, seni budaya dapat melembutkan hati. Kegiatan tersebut sebagai daya tarik masyarakat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat melestarikan seni dan budaya nusantara khususnya Lumajang. (hum/tri/sr)


OLAHRAGA WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

SENIN PAHING, 18 NOVEMBER 2019 HALAMAN 13

Timnas U-23 Maksimalkan Striker Muda

Jakarta, Memorandum Setelah melakoni laga uji coba internasional terakhir melawan Iran, pelatih tim nasional (timnas) U-23, Indra Sjafrie memutuskan untuk memulangkan empat pemain ke klubnya masing-masing. Dengan pemulangan empat pemain ini, maka skuat Garuda proyeksi SEA Games 2019 Filipina ini masih terlalu gemuk empat pemain dari ketentuan 20 nama yang harus dibawa. Keempat pemain yang dipulangkan ke klub, yakni Hanif Sjahbandi (Arema FC), Alberto Goncalves (Madura United), Muhammad Hambali Tolib (Persela Lamongan) dan Muhammad Rifad Marasabessy (PS Tira Persikabo). Indra Sjafrie mengatakan, pada SEA Games 2019 setiap tim hanya diperbolehkan membawa 20 pemain. Alberto ‘Beto’ Goncalves merupakan pemain naturalisasi yang juga memperkuat

timnas senior. Striker Brasil ini sebelumnya diharapkan mempertajam lini serang. Namun, pertimbangan teknis membuat Indra Sjafrie memilih andalkan striker yang lebih muda. Kans pengisi penyerang utama mengerucut pada Osvaldo Haay. “Karena itu secara bertahap kita kurangi jumlahnya. Pemain yang bertahan dalam tim adalah para pemain yang memang saya nilai sesuai dengan kebutuhan skema dan strategi tim,” jelas Indra

Pengalaman Osvaldo Haay melawan Thailand pada Piala AFF U-22 2019, xdiharapkan jadi pembeda di laga pembuka SEA Games 2019 dengan lawan yang sama.

yang menyebut empat pemain lagi juga akan dipulangkan menunggu hasil evaluasi. Pada SEA Games 2019, Indonesia berada di Grup B bersama Thailand, Vietnam, Laos, Singapura dan Brunei Darussalam. Indonesia sudah harus menghadapi Thailand di laga pertama pada 26 No-

vember 2019. Menurut Indra, pertandingan pertama melawan Thailand sangat penting. Jika bisa melewati Thailand, maka langkah berikutnya akan lebih mudah. Untuk tampil di SEA Games, pelatih Indra Sjafrie sudah mempersiapkan sejak awal 2019. Di awal tahun,

timnas Indonesia sukses menjuarai turnamen Piala AFF U-22. Setelah itu mereka tampil di ajang kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Sayang, Indonesia kalah bersaing dengan Vietnam dan Thailand. Pada akhir Oktober, timnas Indonesia mengikuti turnamen empat negara yang diikuti tuan rumah China, Jordan, dan Arab Saudi. Terakhir Indonesia beruji coba dua kali dengan Iran dengan hasil positif 1-1 dan menang 2-1. “Kita punya persiapan yang lumayan bagus. Beberapa laga dalam turnamen dan uji coba, mematangkan permainan tim. “Pemain kita bisa merespons permainan lawan dengan baik. Mereka main dengan sabar. Kita harus percaya dan support ke tim ini. Insya Allah kita akan berusaha untuk menang,” tutur Indra Sjafrie. (*/epe)

Futsal Jadi Bahasa Universal Penjalin Keakraban Surabaya, Memorandum Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, banyak perantau yang beraktivitas di Surabaya. Mulai dari menempuh pendidikan, bekerja, atau sekedar perjalanan berwisata. Seperti perantau dari Indonesia kawasan timur. Kondisi ini yang menjadikan Surabaya bisa disebut sebagai Indonesia mini dengan aneka keberagamannya. Karena itu, butuh lebih dari sekedar komunikasi agar terjalin hubungan yang harmonis. Salah satu media efektif adalah melalui dunia olahraga. Persebaya Surabaya bahkan telah lama menjadikan banyak talenta dari pelosok Tanah Air sebagai kekuatan utama. Termasuk saat ini ketika berkiprah di Liga 1 2019. Mulai dari Aceh hingga Papua terselip beber-

Keringat yang masih mengucur tidak menghilangkan suasana keakraban kompetisi futsal anak bangsa untuk peringati Hari Toleransi Internasional 2019.

apa nama pemain. Selain Persebaya, futsal menjadi bahasa universal untukmenjalin keakraban. Memperingati Hari Toleransi Internasional yang jatuh setiap 16 November, komunitas mahasiswa asal Indonesia kawasan timur menggelar kompetisi bertajuk “Futsal Anak Bangsa”, di Lapangan Baskhara Futsal, Sabtu (16/11) malam. Mengusung tema “Katong Semua Bersaudara”,

event ini diharapkan jadi momen menghilangkan perbedaan dan menjunjung toleransi dengan semangat sportivitas. “Saudara-saudara kita di Indonesia kawasan timur, seperti dari Papua, NTT, dan Maluku sangat suka olahraga. Terutama sepakbola atau futsal. Tiada akhir pekan tanpa aktivitas futsal. Karena itu, kita ajak mahasiswa yang kuliah di Surabaya mencoba mengusung semangat hari toleransi itu

dengan menggelar kompetisi futsal,” terang Donatus, mahasiswa SemesterV Teknik Mesin Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya. Pemuda asal Adonara, NTT yang akrab disapa Don tersebut, mengatakan, kendati bertajuk kompetisi namun di lapangan yang ditekankan justru keakraban. Dia bahkan berharap, agenda ini tidak hanya berlangsung sekali rutin seminggu satu kali dengan melibatkan non

mahasiswa. “Sebelumnya empat bulan sekali biasa ada turnamen antarmahasiswa dari Flores, Adonara, Jawa, dan Papua. Tapi ada juga yang statusnya bekerja. Aktivitas futsal ini jadi momen kami untuk berkomunikasi lebih akrab,” jelasnya. Dia menyebutkan, selain futsal laga home Persebaya jadi salah satu momen untuk nongkrong bareng mahasiswa perantauan. Tribun selatan Gelora Bung Tomo bahkan menjadi lokasi identik memberikan dukungan pada tim yang diperkuat banyak talenta pemain asal Papua. “Selain itu, kita biasanya juga sering ketemu dan ngobrol bersama di warkop milik Ruben (Ruben Sanadi, red), kapten tim Persebaya yang berasal dari Papua,” tutupnya. (epe)

FOTO: MEMORANDUM/SR

Pulangkan Beto, Kans Osvaldo Salah satu pertarungan di kejuaraan taekwondo Piala KONI Surabaya.

Taekwondo Jaring Atlet ke Puslatcab Surabaya, Memorandum Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Surabaya menjadikan penyelenggaraan Piala KONI Surabaya sebagai ajang untuk menjaring atlet taekwondo kota Pahlawan untuk pemusatan latihan cabang (puslatcab) menghadapi Porprov Jatim VI. Dalam kejuaraan yang berlangsung selama dua hari (16-17/11) di GOR Hayam Wuruk Kompleks Kodam V Brawijaya, diikuti 997 peserta terdiri dari 711 Junior 286 senior. Dalam kejuaraan kaliini ada dua kategori yang dilombakan yakni kyorugi (pertandingan) dan poomsaec (jurus) yang dibagi beberapa kelas. Di antaranya

kelas pemula (usai 9-11), kadet (12-14), junior (15-17) dan senior (18 tahun ke atas) dan di kelas Jurus ada kelas pemula, prestasi, induvidu dan beregu. Ketua Umum Pengkot TI Surabaya Mohammad Yusron menginformasikan, Piala KONI merupakan ajang untuk pembibitan. Yang terbaik akan masuk puslatcab persiapan menghadapi Porprov VI. Namun, pihaknya juga mengundang atlet daerah lain seperti Mojokerto, Malang dan Jember. Sehingga persaingan untuk menjadi yang terbaik semakit ketat. Pihaknya mengharapkan muncul bibit atlet muda berbakat di kejuaraan ini. (sr/epe)

Dominasi Surabaya di Kejurnas Finswimming Surabaya, Memorandum Dominasi Surabaya pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) selam finswimming Piala Gubernur Jatim 2019, belum tergeser. Di hari terakhir, Minggu (17/11), Surabaya mengoleksi 34 medali emas, 20 perak, dan 14 perunggu. Kemunculan Surabaya sebagai juara bertahan Piala Gubernur tahun ini sesuai prediksi. Hingga saat ini selam Surabaya masih menjadi barometer di Jatim. “Peta di Jatim sebenarnya

merata. Tidak hanya didominasi oleh Surabaya. Pasuruan, Banyuwangi, dan Malang juga berkembang cukup bagus,” Ketua Pengprov POSSI Jatim, Mirza Muttaqien. Mirza menambahkan, mulai dipertandingkannya cabang olahraga selam di SEA Games 2019, dan Olimpiade 2020 (eksebisi), membuat cabang ini semakin bergairan. Hal ini memotivasi atlet untuk semakin giat berlatih, dan berprestasi. (epe)

Persani Dukung Lomba Senam Perwosi Ketua Perwosi Kota Surabaya Iis Hendro Gunawan dan Ketua Persani Surabaya Pertiwi Ayu Krishna, sangat mendukung penyelenggaran lomba senam Perwosi dan senam aerobik yang digelar warga Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo dalam rangka memperingati Pahlawan 2019. “Kami bangga ada warga yang peduli memasyarakatkan senam Perwosi. Apalagi penyelenggara event ini ibu-ibu RT tapi untuk umum dan pendaftarannya murah Rp 5 ribu. Itupun nantinya ditukar minum dan makanan. Ini sangat luar biasa sampai-sampai ada hadiah uang pembinaan dan medali,” terang

istri Sekkota Surabaya Hendro Gunawan tersebut, Minggu (17/11). Ketua Persani Surabaya Pertiwi Ayu Krishna juga mengapresiasi kegiatan ini. “Event besar diawali dari event yang kecil. Karena itu event semacam ini harus didukung dan di-support agar menjadi lebih besar,” tuturnya. Ketua panitia Achmad Suprijadi mengatakan, lomba ini idenya berawal ketika senam gratis rutin dilakukan setiap Minggu pagi. “Kami ingin mengulang sukses pada 2015 hingga lomba senan Perwosi dan aerobik dihadiri istri Wakil Gubernur Jatim saat itu, Ibu Fatma Saifullah Yusuf,” sebutnya. (*/epe)


DEWI RENGGANIS

SENIN PAHING, 18 NOVEMBER 2019 HALAMAN 14

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Olah TKP menunjukkan cara Nur Kholis dan Abdi Permana masuk kamar kos dan barang bukti yang berhasil diamankan (inset).

Tim Serigala

Ungkap Komplotan Pembobol Rumah Kos Antarkota Jember, Memorandum Muhammad Nur Kholis (42), warga Jalan Bangsal, Kelurahan Pagarsari, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, Sumatera Barat dan Abdi Permana (31), asal Jalan Kampung Cigarogol RT 05/RW 03 Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor dibekuk Tim Opsnal Serigala Polsek Sumbersari di tempat persembunyiannya di rumah kos Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi. Kapolsek Sumbersari Kompol Faruk Mustafa Kamil mengatakan, penangkapan dilakukan menyusul laporan pada Tim Opsnal Serigala tentang pencurian dan pemberatan (curat) yang menyasar rumah kos. Laporan itu langsung ditindaklanjuti. Termasuk melacak sinyal handphone korban yang diembat kedua tersangka. “Keberadaan kedua tersangka sulit terdeteksi. Mereka kerap berpindah-pindah kos (bersembunyi) untuk menghindar atau meng-

hilangkan jejak,” jelasnya, Minggu (17/11). Setelah persembunyian mereka terendus berdasar petunjuk handphone korban, Tim Serigala langsung mengepung akses yang diperkirakan jadi jalan untuk kabur. “Tidak mau buruan kita melarikan diri, tim bergerak cepat melakukan penangkapan kedua tersangka yang bersembunyi di kos-kosan di Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, Jumat (15/11),” urai Kompol Faruk. Pemeriksaan awal dan penggeledahan kamar kos kedua tersangka, didapat keterangan aksi membobol rumah kos di kawasan kampus setidaknya sudah dilakukan di dua lokasi berbeda. Sasarannya, barang-barang elektronik seperti laptop, note book, dan handphone. “Ketika tersangka digelandang ke Mapolsek Sumbersari untuk dilakukan pengembangan barang bukti hasil kejahatan, tersangka Nur Kholis (residivis) dengan kasus yang sama dan Abdi Permana mencoba kabur dengan melawan anggota tim Serigala,” terang kapolsek. Perlawanan mereka bahkan mengancam jiwa petugas kendati sudah melepas tembakan

peringatan.Tidak digubris, akhirnya dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan tembakan melumpuhkan terhadap kedua tersangka. Kapolsek menduga, kedua tersangka memang sengaja berkomplot mencari sasaran di setiap kota yang disinggahi. Untuk memuluskan aksi, keduanya bahkan sampai kos yang juga jadi modus untuk melihat situasi sekitar. Peran itu dilakukan Nur Kholis. Jika aman, Abdi Permana beraksi sebagai eksekutor. Berbekal obeng, Abdi membuka jendela yang tidak dipasangi teralis. Hasil kejahatannya lalu diberikan kepada Nur Kholis yang menunggu dengan tas punggung. Hasil kejahatan kedua tersangka lantas dijual online di akun Facebook di wilayah Bogor, Solo, dan Semarang. “Sebelumnya pernah dapat hingga terjual sekitar Rp 10 juta. Hasilnya dibagi berdua,” terang N ur Kholis. Dalam pemeriksaan lanjutan, kedua tersangka juga mencopet di bus trayek Semarang-Surabaya. “Kedua tersangka akan dikenakan Pasal 363 ayat (1) ke 4, 5 KUHP, tentang Pencurian dengan Pemberataxn (CURAT),” pungkas kapolsek. (edy/epe)

Jember, Memorandum Perbedaan pasti ada di tengah masyarakat. Semua pihak harusnya tidak perlu mempermasalahkan kondisi ini. Perbedaan bisa menjadi kekuatan dan budaya mampu menjadi pemersatu. “Kita hebat, kita kuat karena kita bhineka tunggal ika. Kita pertahankan persatuan. Jangan mudah dipecah belah. Seni budaya akan menjadi perekat NKRI,” kata Bupati Jember dr Faida MMR ketika hadir di Gebyar Budaya Pandhalungan Sewu 2019 di lapangan Gelora Pemuda, Kecamatan Panti, Sabtu (16/11). Dalam kegiatan ini ditampilkan tiga tari massal. Bupati pun turut menari bersama ribuan penari. Para penari ini berasal dari guru, murid, dan masyarakat Kecamatan Panti. “Saya bangga Panti bangkit dengan seni budayanya. Identitas suatu bangsa tidak lepas dari seni budayanya,” kata bupati dalam sambutannya. Kegiatan diberi nama Pandhalungan Sewu, menurut bupati, karena budaya Jember merupakan budaya gabungan. Pandhalungan berasal dari kata ndhalung, yang artinya ceruk atau wadah. Menampung kombinasi

dari berbagai budaya. Gebyar Budaya Pandhalungan yang melibatkan ribuan orang di lapangan ini, bagi bupati, sesuai misi 22 Janji Kerja Bupati-Wakil Bupati.Yaitu memberdayakan lapangan terbuka untuk kegiatan seni budaya. Bupati pun menyatakan akan memfasilitasi untuk menyiapkan lapangan desa layaknya lapangan kecamatan, yang dipakai untuk aktivitas olahraga, seni budaya, istigasah, dan ekonomi kerakyatan. Gelar seni dan budaya ini merupakan gerakan dari bawah, dari masyarakat. Karena itu, kegiatan ini diharapkan menjadi pemersatu di Kecamatan Panti. Sajian ini juga diharapkan menjadi wisata edukasi yang mengajarkan kepada anak-anak tentang budaya mereka. “Anakanak harus menerima kenyataan mereka bukan Madura, bukan Jawa, bukan Osing. Jember ini memang Pandhalungan, dari berbagai macam suku,” tegasnya. Menurut bupati, pesan yang disampaikan dalam kegiatan ini merupakan pendidikan yang baik untuk anak-anak. “Budaya juga menjadi pemersatu bangsa kita,” ujarnya.

Bupati juga mengungkapkan keyakinannya, seni budaya yang tumbuh dari rakyat ini akan menjadi daya tarik wisata. Beragam seni dan budaya yang disajikan, lanjut bupati, menunjukkan masyarakat mulai menyadari kekuatan Jember ada di keanekaragaman budayanya. Kesadaran itu harus diajarkan kepada anak-anak. Berkesenian harus dimulai dari anakanak. Mencintai seni dan budaya harus dimulai dari anak-anak. Demikian pula, kegiatan seni budaya di sekolah maupun di tengah masyarakat harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dari upaya membangun karakter bangsa. Dalam kesempatan itu, bupati menyebutkan kegiatan seni di Jember yang telah menjadi kegiatan rutin nasional adalah Jember Fashion Carnaval. Namun demikian, patut untuk memulai kegiatan seni budaya lainnya. Setiap tahun, masih kata bupati, Pemerintah Kabupaten Jember akan memilih 10 kegiatan terbaik dari 100 kegiatan seni budaya untuk menjadi kegiatan rutin yang dibiayai oleh pemerintah. (jun/edy/epe)

FOTO: MEMORANDUM/MARJUNI

FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO

Gebyar Budaya Pandhalungan Sewu, Pemersatu Perbedaan

Bupati dr Faida MMR di tengah ribuan penari Pandhalungan.

MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Muhammad Y Nur Habibii. KANTOR: Jl Mayjend Soengkono 53 Madiun Kota. Anif Sriwati, M Alvin KANTOR:Jl. Karya Darma, Magetan

FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO

Telaga Sarangan Aman dari Gangguan Kamtibmas Magetan, Memorandum Telaga Sarangan salah satu tempat wisata yang berada di Gunung Lawu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dan juga dikenal sebagai Telaga Pasir, letaknya di lereng pegunungan sekitar 16 kilometer dari pusat kota.

Kompol Indah Wahyuni (tengah) sebelum memotong tumpeng HUT ke-74 Brimob berharap personel yang berdinas di Polres Ponorogo turut memberi xxteladan kepada setiap anggota Polres Ponorogo.

Suasana Telaga Sarangan yang selalu padat pengunjung di setiap akhir pekan dan hari libur. Kondisi keamanan terkendali dengan adanya Pos Polisi di ikon wisata Kabupaten Magetan ini ketika dikunjungi awak Memorandum Mataraman (Inset).

Bhayangkari Ranting Badegan Adakan Bakti Sosial Ponorogo, Memorandum Sebagai wujud kepedulian terhadap warga kurang mampu, Bhayangkari Ranting Badegan menggelar bakti sosial berupa pemberian bantuan paket sembako, Minggu (17/11) pagi. Dipimpin Ketua Bhayangkari Ranting Badegan, dr Ariana Suwoyo dan diikuti oleh pengurus dan anggota, bakti sosial berlangsung lancar. Tiga janda lanjut usia (lansia) jadi sasaran penerima bantuan. Mereka adalah Mesiyem, Mesinah, dan Narisa. Ketiganya bertempat tinggal di RT 01/RW 01, Dukuh

Badegan, Desa Badegan. Ariana Suwoyo mengatakan, pemberian bantuan sembako ini merupakan wujud kepedulian Bhayangkari Ranting Badegan untuk membantu meringankan beban warga yang kurang mampu. Kegiatan ini merupakan program rutin tiap tahunnya. “Semoga bantuan ini bermanfaat meskipun nilainya tidak seberapa,” sebutnya. Usai menerima bantuan, Mesiyem mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan Bhayangkari Ranting Badegan. “Semoga bapak-bapak

dan ibu-ibu dari Polsek Badegan selalu diberi kesehatan dan kelancaran dalam bekerja,” ungkap wanita yang sudah renta ini dalam bahasa Jawa halus. Kapolsek AKP Suwoyo mengatakan, baksos Bhayangkari Badegan selain membantu warga kurang mampu juga sebagai sarana menjalin silaturahmi dengan masyarakat. “Kita dukung kegiatan bakti sosial ini dalam upaya membangun kedekatan dengan masyarakat demi terciptanya kamtibmas yang kondusif,” ungkap kapolsek. (ji/mt/epe)

FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO

Ponorogo, Memorandum Keluarga Besar Brimob Polres Ponorogo mengadakan tasyakuran HUT Brimob ke-74 dengan tema “Brimob Untuk Indonesia”, Sabtu (16/11) malam. Dalam laporannya, ketua panitia AKP Edi Suyono yang juga Kapolsek Sawo mengapresiasi kemeriahan acara dan kepedulian personel Brimob yang bertugas di jajaran. “Terima kasih teman-teman anggota keluarga besar Brimob yang berdinas di Polres Ponorogo. Selalu semangat bertugas dimanapun juga sebagaimana tema yang diangkat dalam peringatan HUT 74 yaitu Brimob untuk Indonesia ,” katanya. HUT ini juga dirayakan dengan menggelar bakti sosial seperti bagi-bagi sembako dan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan. Wakapolres Kompol Indah Wahyuni juga turut mengucapkan selamat HUT kepada anggota Brimob yang berdinas di Ponorogo. “Anggota Brimob tidak pandang umur yang selalu semangat dan tetap jalin kekompakan,” terang dia. Wakapolres berharap, anggota Brimob memberi contoh keterampilan kepada anak buah atau rekan yang lain. “Semuanya menuju keberhasilan Polres Ponorogo.” jelasnya. Menurutnya, nilai-nilai yang terpatri dalam diri Brimob harus selalu disiplin dan menjadi teladan bagi anak buah, rekan serta masyarakat. Selain wakapolres, tasyakuran HUT Brimob juga dihadiri pejabat utama Polres Ponorogo.. Pada kesempatan itu juga diadakan potong tumpeng HUT ke-74 Brimob oleh Kompol Indah Wahuni diberikan kepada anggota Brimob paling senior sesuai tahun lahirnya. Selanjutnya, semua yang hadir menyaksikan pemutaran film company profile Brimob Polri yang diakhiri dengan live musik dan ramah tamah. (ji/mt/epe)

FOTO: MEMORANDUM/M ALVIN

Keluarga Besar Brimob Gelar Tasyakuran HUT Ke-74

Telaga Sarangan merupakan obyek wisata andalan Kabupaten Magetan. Di sekitar telaga terdapat banyak penginapan dan pedagang kaki lima, tak luput dari kios cenderamata. Pengunjung bisa menikmati indahnya Sarangan dengan berkuda mengitari telaga, atau mengendarai kapal.“Di hari biasa sepi, tapi kalau hari libur Sabtu, Minggu, dan tanggal merah pasti ramai pengunjung,” ujar Saminah penjual sayur di Telaga Sarangan. Keamanan yang kondusif menjadi kelebihan lingkungan Telaga Sarangan dengan pemantauan anggota di Pos Polisi. “Keadaan aman terkendali, sangat kondusif,” kata Aiptu Momon Hadi, Minggu (17/11). Menurut dia, dalam kondisi apapun termasuk ketika hujan seperti kemarin, anggota tetap siap siaga. Menurut dia, dua personel dari Polsek Plaosan selalu ditugaskan bergantian di Pos Polisi Telaga Sarangan. Meski hari besar banyak pengunjung. “Alhamdulillah relatif aman dari gangguan kamtibmas,” ujar Aiptu Momon Hadi. Tak jarang, personel yang bertugas ikut memandu wisatawan asing yang berkunjung. Kemampuan bahasa Inggris yang cukup baik sangat membantu ketika ada turis butuh bantuan. (alv/anf/epe)

Ketua Bhayangkari Ranting Badegan dr Ariana Suwoyo didampingi Kapolsek Badegan AKP Suwoyo bersama pengurus dan anggota memberikan bantuan paket sembako kepada tiga janda lansia.


LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO

SENIN PAHING, 18 NOVEMBER 2019 HALAMAN 15

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Bogem Warga Botoputih, Tukang Parkir Dipolisikan

Lamongan, Memorandum Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar terjadi di Lamongan selama hampir satu minggu. Sejumlah SPBU tidak lagi bisa melayani konsumen. Bahkan di wilayah pantura, nelayan Lamongan sampai membeli solar ke wilayah Gresik dan Tuban agar bisa mencari ikan. Selain nelayan, sopir angkutan umum dan travel juga mengeluh terkait kelangkaan ini. Kebanyakan kelangkaan ini dikeluhkan oleh sopir yang melintas di wilayah Lamongan, termasuk wisatawan yang hendak berlibur dan ziarah ke Wisata Bahari Lamongan dan Makam Sunan Drajat. Keluhan serupa juga dirasakan petambak yang kini sebagian mulai mengairi lahannya. Kondisi tersebut juga tidak memungkinkan untuk mengoplos bahan bakar solar, semisal dengan minyak tanah. Karena selain minyak tanah, peredaraannya juga sulit dan juga mahal. Akibatnya untuk sementara aktivitas masyarakat tersebut harus tersendat. Azizil Hamid (25), sopir sopir travel mengaku sudah berusaha mencari solar di sepanjang jalur poros Gresik hingga Lamongan namun kosong. Ia mengaku kesulitan untuk mendapatkan solar sejak tiga hari ini. “Dari jumat pagi tadi sudah berusaha keliling di Gresik hingga Lamongan, tapi belum nemu juga. Semoga segera ada stok, sehingga aktivitas kami tidak tersendat,” kata Azizil, Minggu (17/11) siang. Sementara Unit Manager Communication & CSR MOR V Rustam Aji saat dikonfirmasi melalui pesan mengatakan, bahwa kelangkaan tersebut bukan karena Pertamina melakukan pengurangan volume atau stok BBM. “Jadi, dari Pertamina memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM). Khusus untuk Jenis BBM Tertentu (JBT) atau BBM bersubsidi dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP), penyalurannya dilakukan berdasarkan kuota atau alokasi di setiap wilayah,” ujarnya. Rustam Aji juga mengungkapkan, Pertamina tidak melakukan pengurangan volume BBM. Berdasarkan regulasi saat ini, Premium dan Solar, merupakan produk penugasan, sehingga penyalurannya harus sesuai alokasi yang ditetapkan pemerintah. Tingginya konsumsi BBM di Jawa Timur, membuat penyaluran BBM sudah melebihi kuota total tahun 2019. “Namun, Pertamina tetap berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, dengan tetap mengacu pada ketentuan pemerintah,” ungkapnya. Kelangkaan tersebut ditenggarai akibat tingginya permintaan masyarakat, terutama dari konsumen industri jelang akhir tahun dimana akan ada kegiatan besar seperti Natal dan Tahun Baru. Pertamina berharap penyaluran BBM Bersubsidi tepat sasaran. Sebab, yang terjadi di lapangan hingga kini BBM bersubsidi masih banyak dikonsumsi oleh masyarakat yang secara ekonomi tergolong mampu. “Sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014, BBM tertentu termasuk solar bersubsidi hanya diperuntukkan bagi industri rumah tangga, usaha mikro, usaha pertanian, usaha perikanan, transportasi dan pelayanan umum, termasuk juga kendaraan pribadi dengan kapasitas mesin atau CC yang kecil,” urainya. Diungkapkan olehnya, kuota atau alokasi untuk Jawa Timur, solar alokasi total 2019 mencapai 2.092.000 kilo liter. “Alokasi sampai dengan Oktober 2019 mencapai 1.742.400 kilo liter. Sedangkan realisasi penyaluran sampai dengan Oktober 2019 mencapai 1.917.800 kilo liter,” pungkasnya. (al/har/mik)

LOWONGAN WARTAWAN Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN Persyaratan: Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman

hidungnya sampai berdarah. Kasubbag Humas Polres Lamongan AKP Djoko Bisono membenarkan adanya laporan tersebut, dan setelah ini, berkas aduan akan dilimpahkan ke satreskrim, agar segera ditindaklanjuti. “Benar mas. Tadi siang ada laporan, untuk pelengkap dan penguat, pelapor kami minta ke RSUD Soegiri untuk meminta bukti pemeriksaan VER,” jelas mantan Kasatreskoba Polres Lamongan tersebut. (al/har/mik)

Bupati Bojonegoro Temui Menteri Perhubungan Bojonegoro, Memorandum Bupati Bojonegoro Anna Mua’wanah menemui Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Pertemuan itu merupakan ikhtiar dalam membangun ekonomi kawasan dan mempermudah jalur transportasi menggandeng PT Kereta Api Indonesia (KAI). Bupati Bojonegoro dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi belum lama membicarakan kesiapan beroperasinya KA Sancaka Utara pada 1 Desember 2019 mendatang. KA Sancaka Utara akan menempuh rute Bojonegoro, Cepu, Jogjakarta, Kutoharjo. Dari Bojonegoro KA Sancaka berangkat pukul 08.40 dan sebaliknya dari Jogjakarta ke Bojonegoro pukul 18.15. Bupati mengatakan, kondisi jalur darat yang melintas di Bojonegoro sudah sangat padat. Sehingga, dipilihlah moda transportasi kereta api. “Kereta api selain cepat, juga tepat waktunya. Kebersihan dan keamanannya sangat diperhatikan,” kata Bupati Anna, Minggu (17/11). Akses kereta api ini selain untuk mempermudah orang ke Jogja dan sekitarnya, juga dipe-

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Solar Langka, Masyarakat Kelabakan

Kabupaten Lamongan. Ketika itu, korban atau pelapor, bersama temannya yang bernama Rumidi (saksi) sedang mengangkut jerami

endi” (uang parkir yang kemarin mana, red). Pelapor kemudian menjawab “wingi kan gak onok sampean”, (kemarin kan gak ada kamu, red). Tanpa banyak bicara lagi Sukamto langsung memukul menggunakan tangan kanan yang dikepal sebanyak dua kali mengenai bibir bagian atas dan kepala bagihan dahi. Rumidi sempat berusaha untuk melerai keduanya, tetapi ia juga malah mendapatkan pukulan yang sama, mengenai

Bupati Anna Mu’awanah bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

runtukkan bagi mereka yang akan ke Bojonegoro. Pemkab Bojonegoro melayani dengan baik, pengunjung yang ke Bojonegoro.

“Dengan kereta api yang berangkat dan sampai di Bojonegoro, maka orang sekitar wilayah akan ke Bojonegoro. Itu harapannya. Dan Pak Men-

teri sudah mendukungnya,” jelasnya. Dengan begitu, peningkatan ekonomi dan pariwisata bisa dirasakan secara langsung oleh

Seleksi CASN, Kapolres Ingatkan Bahaya Penipuan Lamongan, Memorandum Tahapan seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) telah dimulai 11- 26 November 2019 secara nasional. Pemkab Lamongan membuka lowongan sebanyak 490 formasi mulai dari formasi guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis. Sudah diketahui secara umum, momen seleksi CASN menjadi lahan basa buat sebagian orang untuk melakukan penipuan, demi memperoleh keuntungan berlimpah dalam waktu singkat. Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung menghimbau pada masyarakat agar berhati-hati terhadap penipuan yang dilakukan oleh oknum-oknum pelaku tindak kejahatan yang mempunyai beragam modus, bahkan tak jarang ada juga pejabat yang ikut bermain. “Tentu kami mengingatkan kepada masyarakat, agar lebih hati-hati dan waspada, jangan mudah percaya terhadap orang yang mengimingi-imingi untuk lulus lewat jalur khusus,” ujar polisi asal Kabupaten Sukabumi itu, Minggu (17/11) siang. Feby memberikan solusi terbaik bagi peminat atau pendaftar yang ingin lolos menjadi CASN, adalah dengan mempersiapan diri secara maksimal, baik yang berkaitan dengan pengetahuan

masyarakat Bojonegoro. Terutama juga kemudahan untuk bepergian atau menempuh pendidikan di Jogjakarta dan sekitarnya. (top/har/mik)

Mabuk di Kafe, 15 Warga Temayang Diamankan Polisi Bojonegoro, Memorandum Jajaran kepolisian Polres Bojonegoro dipimpin Waka Polres Bojonegoro Kompol Achmad Fauzy didampingi Bupati Bojonegro Anna Muawanah, melakukan operasi tempat hiburan di Desa Pancur, Kecamatan Temayang, Minggu (17/11) dini hari. Operasi itu diikuti juga oleh Kasatreskrim Polres Bojonegoro AKP Rifaldhy Hangga Putra dan petugas lainnya. Hasilnya, lima belas orang diamankan. Dua diantarannya perempuan yang kedapatan pesta minuman

keras juga diciduk petugas. KBO Satsabara Ipda M Tohir mengatakan bila para pelaku didapati sedang mabuk. “15 orang kita amankan, selanjutnya kita ajukan ke Pengadilan Negeri (PN) untuk sidang tipiring,” bebernya. Limabelas pelaku itu kemudian diamankan untuk sementara waktu. Sebab, menunggu hari aktif. Untuk diserahkan ke Pengadilan Negeri. Mereka melanggar Peraturan Daerah (Perda) nomor 15 tahun 2015 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum. (top/har/mik)

Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung dalam sebuah acara.

umum dan kompetensi bidang masing-masing. “Perbanyak belajar, karena sudah banyak buku-buku simulasi materi yang dijual, untuk mempermudah memahami soal yang dikerjakan nantinya. Kedua kalian harus percaya diri dan yakin terhadap kemampuan diri sendiri. Serta jangan lupa berdoa,” jelas alumnus Akademi Kepolisian 1999 ini. Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lamongan Bambang Hadjar menjelaskan, pada seleksi CASN periode ini, Lamongan mendapat kuota sebanyak 490. “Sebanyak 490 tersebut, terdiri dari tenaga pendidikan 301,

tenaga kesehatan 103. Dan tenaga teknis pemerintahan sebanyak 81 orang,” jelasnya . Terkait pendaftaranya melalui sistem online di sscasn.bkn. go.id yang sudah dibuka sejak tanggal 11 kemarin dan akan berakhir tanggal 26 November 2019 pukul 00.00 mendatang. “Bagi masyarakat atau eserta ujian, jangam mudah percaya walaupun mengatasnamakan intitusi BKN atau BKD untuk dapat meloloskan, karena dengan sistim online tidak ada kemungkinan atau peluang untuk melakukan sesuatu, mengingat nilai yang lolos passinggrade juga bisa diketahui sacara langsung,” pungkasnya. (al/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Suasana pelayanan di salah satu SPBU di Lamongan.

Peristiwa tersebut dialami korban pada hari Minggu tanggal 17 Nopember 2019 pukul 11.30, di utara stasiun kereta api yang terletak di Jalan Dapur,

dari Lamongan menuju ke rumahnya, sesampainya di pinggir jalan tepatnya sebelah utara rel Kereta Api Dapur Kecamatan Lamongan mobil milik korban di berhentikan oleh terlapor Sukamto. Setelah berhenti korban dimintai uang parkir oleh Sukamto dengan berkata “endi duit parkirane” (mana uang parkirnya, red). Korban langsung memberika uang sebesar Rp. 10 ribu. Tetapi ternyata terlapor berkata lagi “duit parkir seng wingi

FOTO: MEMORANDUM/ALI

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Lamongan, Memorandum Radin (52), warga Dusun Tlanak, Desa Botoputih, Kecamatan Tikung melaporkan seorang tukang parkir ke Polres Lamongan, Minggu (17/11) pukul 13.00. Pelapor mengaku dipukul wajahnya hingga lebam oleh Sukamto (49), warga Dusun Luntas, Desa Somowinangun, Kecamatan Karangbinangun.

Petugas melakukan sidak.

Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)

Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com

Korslet, Kandang Sapi Kepohbaru Jadi Arang Bojonegoro, Memorandum Sebuah kandang sapi milik Asri, warga Dusun Kaligawe, Desa Simorejo, Kecamatan Kepohbaru, ludes dilalap si jago merah, Sabtu (16/11) pukul 20.30. Saat kebakaran terjadi, korban sedang menghadiri kenduri di rumah tetangganya. Kebakaran itu kali pertama diketa-

hui korban saat api berasal dari kandang sapinya. Melihat hal itu, korban berteriak minta tolong kepada warga. Tidak lama kemudian warga datang membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. “Namun karena api terus membesar, akhirnya warga tidak bisa berbuat apa apa. Namun, tiga ekor sapi yang

berada di dalam kandang berhasil diselamatkan warga,” ujar Kapolsek Kepohbaru AKP Supriyono, Minggu (17/11). Mendapatkan laporan dari petugas pemadam kebakaran menerjunkan mobil tanki ke lokasi untuk memadamkan api yang masih membesar. Akhirnya api dapat dipadamkan sekitar pukul

21.30 Wib. Atau satu jam kemudian. “Dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh Konsleting arus pendek listrik,”bebernya. Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun, akibat kebakaran tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta dan tiga ekor sapi milik korban mengalami luka bakar. (top/har/mik)


GRESIK-PANTURA

SENIN PAHING, 18 NOVEMBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 16

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP

Proyek Jalan Dapet- Balongpanggang Senilai Rp 6,8 M Dikeluhkan FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

Gresik, Memorandum Dinilai terlalu lama dalam pengerjaan proyek pelebaran dan peningkatan kualitas jalan raya Wates utara, Desa Kedungpring dan Desa Dapet, Kecamatan Balongpanggang, membuat warga mengeluh, Minggu (17/11). Sebab, proyek ini kerap menimbulkan kemacetan di sekitar lokasi. Menurut Sujoko (29), salah satu warga Desa Dapet, Kecamatan Balongpanggang, kemacetan terjadi setiap 6.00 sampai 7.00 pagi, berbarengan dengan orang yang hendak bekerja dan anak bersekolah.

Kondisi lalu lintas di jalan Wates utara, Desa Kedungpring, Balongpanggang.(ANDRI YANTO).

“Jalan tersebut setiap pagi selalu macet. Terkadang saya harus menunggu lama untuk sampai ke rumah,” ujarnya. Terhitung, telah memakan waktu 58 hari dari awal mulainya kegiatan pembangunan,

namun progresnya sejauh ini masih 10 persen. Padahal proyek ini telah dianggarkan Rp 6,8 miliar untuk pelebaran dan peningkatan jalan sepanjang 2.600 meter. “Harapan kami semoga proyek pelebaran dan peningkatan kualitas jalan ini segera diselesaikan. Supaya arus lalu lintas jalan Dapet-Balongpanggang kembali lancar,” jelasnya. PantauanMemorandum pekerja proyek sedang mengatur lalu lintas dengan sistem

buka tutup. Namun masih ada pengendara yang terkesan tidak sabaran dan seenaknya, yang malah membikin macet. Minggu (17/11), proyek masih tahap pengerukan tanah di jalan raya Wates utara, Desa Kedungpring. Rencana selanjutnya dilakukan pengecoran berbahan beton untuk pelebaran. Dan terkahir pengaspalan sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas jalan tersebut. Pelebaran jalan raya Wates utara, Desa Dapet sudah

selesai dengan catatan belum diaspal. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pemkab Gresik Gunawan Setijadi mengatakan, pembangunan belum diketahui pasti progressnya, kira-kira telah mencapai 30 persen. Tapi dia pastikan pengerjaan proyek bakal selesai sebelum awal 2020. “Sesuai jadwal pengerjaan proyek jalan raya Wates utara selesai pada 25 Desember 2019,” jelasnya. (dri/har/mik)

Gresik, Memorandum Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengajak ribuan warga Kota Pudak untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Pesan itu disampaikan saat kegiatan jalan sehat memperingati Hari Pahlawan di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Minggu (18/11). Menurut mantan Kapolres Jember itu, keamanan Gresik tidak bisa hanya dilakukan oleh petugas kepolisian. Masyarakat harus terlibat di dalamnya. Terutama menjaga wilayahnya masing-masing. “Mari jadi polisi bagi diri kita, keluarga dan lingkungan masing-masing,” ungkap alumnus Akpol 2000 tersebut, kemarin. Disampaikan, jalan sehat bertema Jogo Gresik yang diselenggarakan Polres Gresik itu melibatkan ribuan masyarakat. Dari kalangan milenial hingga orang dewasa. “Kami sampaikan terimakasih sudah berpartisipasi dalam kegiatan ini,” kata Kusworo. Selain itu, hubungan baik antara warga tetap harus dijaga dengan baik. Selain itu, peran milenial juga sangat besar. “Mari bersama-sama Jogo Gresik untuk Jawa Timur aman dan damai,” pungkasnya. Diketahui, kegiatan Jogo Gresik selain dikemas jalan sehat, juga melakukan senam bersama. Bahkan, masyarakat sangat antusias karena selain bisa hidup sehat, mereka yang beruntung mendapatkan hadiah.

LAKONE

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo memberangkatkan peserta jalan sehat peringatan Hari Pahlawan.

“Kegiatan yang digelar Polres Gresik ini sangat baik dan positif. Kami berharap

ditambah lagi supaya masyarakat lebih banyak yang ikut,” ungkap Erlinawati (33),

warga Jalan Panglima Sudirman, Gresik tersebut. (an/har/mik)

BPN Percepat Pengurusan Sertifikat Wakaf FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ HARDY

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

OLAHRAGA sepak bola banyak digemari masyarakat dari berbagai kalangan. Mulai anak-anak, orang dewasa hingga para kaum hawa. Bahkan, banyak juga pejabat yang suka bermain si kulit bundar itu. Ipda Yossy Eka Prasetya misalnya. Pria berusia 36 tahun itu sangat hobi bermain sepak bola. Lelaki asal Kecamatan Tikung, Lamongan tersebut tidak pernah absen di lapangan. Ipda Yossy Eka Prasetya Polisi yang kini menjabat sebagai Kanitlaka Satlantas Polres Gresik menyatakan, bermain sepak bola adalah hobi sejak kecil. “Paling suka berada di posisi kiper,” katanya, kemarin. Tak ayal jika dirinya merupakan penggemar berat Gianluigi Buffon, penjaga gawang kelahiran Italia itu. “Untuk fans pemain lokal sendiri (alm) Choirul Huda. Dia adalah putra terbaik Lamongan,” ungkapnya. Diakui olehnya, dalam permainan sepak bola setiap orang pasti pernah mengalami cedera. Itu adalah risiko. “Pernah cedere tapi ringan. Alhamdulillah tetap bisa bermain lagi,” pungkasnya. (an/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Hobi Olahraga

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Kapolres Gresik: Jogo Gresik untuk Keamanan Jawa Timur

Dr Asep Heri

Gresik, Memorandum Organisasi Islam atau sejenisnya yang mempunyai tanah wakaf masih belum memiliki sertifikat wakaf, sekarang tidak perlu susah mendapatkan kepemilikan atas tanah tersebut. Pasalnya, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik memberikan kemudahan untuk mendapatkan sertifikat tersebut.Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor BPN Gresik Dr. Asep Heri, Minggu (17/11). “Kami akan memberikan kemudahan kepada masyarakat

yang mengajukan sertifikat wakaf, “ujarnya, kemarin. Dijelaskan, cukup hanya keterangan dari RT atau RW dan kepala desa setempat. Selanjutnya pihaknya akan menurunkan tim. Bila tidak ada masalah, akan segera diproses. “ Waktunya tidak lama, asal persyaratanya dilengkapi, “jelas Asep. Dikatakan, berdasarkan data yang kami terima, di Kabupaten Gresik ini, diketahui untuk wakaf yang belum mengajukan ke kami khusus untuk organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU, red). “Ada 15 ribu bidang “terangnya.

Belum, lanjut Asep, organisasi islam yang lainya. “Silahkan segera diurus, akan kami berikan kemudahan dari mulai proses hingga sampai jadi sertifikat, “ sambung Gus Asep panggilan tenarnya. Tidak hanya memberikan kemudahan sertifikasi wakaf, orang nomor satu di BPN Gresik juga berencana akan menuntaskan sertifikasi puluhan ribu di seluruh Pulau Bawean. “Tahun depan, saya canangkan seluruh bidang sertifkat dipulau itu harus sudah tuntas. Ingat satu pulau, “tukasnya diulang.

Selain itu, Asep juga akan mempercepat pelayanan dengan inovasi online. “Kami akan memberikan pelayanan tercepat. Pelayanan itu adalah dalam bentuk online akan bekerjasama dengan sejumlah steakholder yang ada,” bebernya. Disampaikan, bahwa seluruh pelayanan di BPN ada sekitar 80 produk. Dari sebagian produk itu ada yang bisa dilayani dengan cepat, maka tidak perlu berbulan-bulan atau berjam-jam. “Cukup hanya hitungan beberapa menit saja sudah selesai, “pungkasnya. (har/nia/mik)

Cegah Radikalisme Bhabinkamtibmas Blusukan Pos Kamling Tuban, Memorandum Bimbingan dan penyuluhan (Binlu), terus dilakukan jajaran polsek se-Polres Tuban. Tujuannya adalah untuk menjaga ketertiban dan keamanan kepada masyarakat serta memberikan pengertian kepada masyarakat tentang bahaya radikalisme. Seperti yang dilakukan oleh Polsek Semanding, Sabtu (16/11) malam. Seluruh Bhabinkamtibkmas dikerahkan ke masing-masing desa untuk tindakan antisipasi dengan cara sambang pos kamling. Kegiatan sambang pos kamling yang dilakukan oleh anggota polsek jajaran ini adalah, atensi langsung Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono. Tujuan lainya adalah mencegah sejak

Petugas usai membersihkan tumpahan kernel sawit bersama warga. (an)

Gresik, Memorandum Polisi tidak hanya bertugas menjamin keamanan masyarakat, tapi juga tanggap terhadap kejadian di lapangan. Seperti yang terlihat di Jalan Raya Sukomulyo, Kecamatan Manyar. Dua orang petugas membersihkan tumpahan kernel sawit (bahan baku minyak sawit,red) bersama sejumlah masyarakat setempat. Bahan baku minyak itu tercecer dari truk yang hendak ke sebuah pabrik. “Setelah ada informasi dari masyarakat kami langsung mendatangi lokasi dan membersihkan jalan bersam-sama,” kata Kanit Binmas Polsek Manyar Aiptu Moh Fahrur Rozi, Minggu (17/11). Dia menyampaikan, tumpahan bahan baku minyak sawit sangat membahayakan pengguna jalan. Sebab, kondisi jalur sangat licin. Dijelaskan, berdasarkan informasi dari masyarakat, ada sebuah truk melaju dari timur ke barat. Sampai di lokasi kejadian, muatanya tumpah. Bak penutupnya belakang sedikit terbuka. Sejumlah warga lansung melaporkan ke petugas. Spontan saja, dirinya dan anggota lain datang ke lokasi meminjam sapu milik warga setempat. Dan membersihkan tumpahan itu. Beruntung tidak sampai terjadi kecelakaan. “Alhamdulillah segera kami atasi dengan baik bersama warga,” ungkap mantan Kanit Lantas Polsek Manyar itu. Di sisi lain, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menyampaikan, yang dilakukan anggota tersebut bentuk pelayanan kepada masyarakat. Merespon keluhan warga. “Petugas harus responsif terhadap keluhan masyarakat,” ungkapnya. (an/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Cegah Kecelakaan, Polisi Bersihkan Jalan Licin

dini tindakan krimimtibnalitas dan kamtibmas. Kapolres Tu b a n A K B P oNanang Haryon, no menegaskan, riupaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat terus kami kobarkan kepada seluruh anggota polsek jajaran. “Memberikan, pengayoman, perlindungan kepada masyarakat adalah tugas kami, maka dengan cara berinteraksi dengan masyarakat itu adalah bagian dari itu,” tegas mantan Kasubdit Jatanras Polda Jawa Tengah, kemarin.

Anggota Polsek Semanding mengadakan binluh di wilayahnya, kemarin malam.

Dij Dijelaskan, dengan terciptanya rasa am aman dan nyaman di lingkungan p pemukiman seh hingga tercipta lin lingkungan yang ko kondusif, itu berarti Polri sudah bekerja untuk masyarakat.

“Kami berharap, agar anggota yang diberi tugas ke lapangan agar benar-benar mendengar setiap keluhan masyarakat dan segera ditindaklanjuti dengan cepat dan masyarakat juga merasa terayomi,”perintah Tuban 1 sebutan lain Kapolres Tuban. Sementara, Kapolsek Semanding Iptu Edy Purnomo

meminta kepada masyarakat bila ada masyarakat yang bertamu 1x24 jam, agar mencatat nama dan nomor KTP. Selanjutnya dilaporkan ke ketua RT dan RW. “Tujuanya adalah, untuk mencegah orang-orang yang tidak bertanggungjawab juga antisipasi radikalisme, “tuturnya. (top/har/mik)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
MEMORANDUM EDISI 18 NOVEMBER 2019 by memorandum - Issuu