RABU PAHING, 18 DESEMBER 2019
HARGA Rp 3.500,-
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com .com
PELAJAR SMP GAGALKAN AKSI JAMBRET HP DI JALAN INDRAPURA
Surabaya, Memorandum Aksi penjambretan di Jalan Indrapura digagalkan korban, AD (13), pelajar SMP. Namun, akibat upayanya tersebut, remaja warga Jalan Margo Gang Rel itu terluka akibat terseret motor pelaku. Bersambung ke halaman 7
KRONOLOGI KEJADIAN
1 Sebelum kejadian AD berdiri di pinggir
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
SERTIFIKA T
P ER S WAN DE
TERSERET MOTOR PELAKU jalan sembari mengoperasikan HP-nya. Korban sedang menunggu ojek online yang sudah dipesan.
2 Datang pelaku yang mengendarai motor Mochamad Robby Halim
GR A
FIS
MO : ME
R AN
DU
lalu merampas HP korban. AD berupaya mempertahankannya hingga terseret motor pelaku.
ZIZ M/A
Pembobol Konter HP Diringkus Surabaya, Memorandum Seorang maling tepergok warga sedang membobol konter HP Permak Cell di Jalan Dukuh Bulak Banteng. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke polisi. Alhasil, Rizal (25), pencuri warga Dusun Angsokah Laok, Bersambung ke halaman 7
Gua Leang Oleh: Dahlan Iskan
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
K
Para terdakwa kasus jasmas menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya.
Minta Hakim Hadirkan Wali Kota
Korupsi Dana Hibah Jasmas 2016 Surabaya, Memorandum Permintaan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk dihadirkan sebagai saksi akhirnya muncul di persidangan kasus
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
ian banyak buktinya. Bahwa Adam bukanlah manusia pertama di bumi. Bukti terbaru datang dari Sulawesi. Dari sebuah gua yang nyaris hancur --digerus escavator untuk jadi bahan baku pabrik semen di sebelahnya. Di Tonasa. Nama gua itu Leang Bulusipong. Di Desa Silorong, Kabupaten Pangkep. Dua jam dari Kota Makassar. Di situ jenis alamnya agak aneh. Bergunung. Juga bergua-gua. Salah satu mata airnya menjadi pusat wisata. Yang banyak kupu-kupunya itu. Di dalam salah satu gua itulah ditemukan lukisan kuno di dindingnya. Gambar kerbau. Atau Anoa. Bersambung ke halaman 4
Kami mohon majelis hakim bisa menghadirkan wali kota sebagai saksi agar kasus ini semakin jelas.
korupsi dana hibah jasmas, Selasa (17/12). Pernyataan tegas itu diungkapkan Hasonangan Hutabarat, Bersambung ke halaman 7
HASONANGAN HUTABARAT Penasihat hukum Darmawan
Rizal
Semua Pelaku Belum Tertangkap
Rekaman CCTV pengeroyokan yang mengakibatkan Andre tewas di halaman Indomaret Wonoayu.
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
REPRO: MEMORANDUM/DAR
Anak Pengusaha Kerupuk Tewas Dikeroyok dan DiƟkam Pisau Sidoarjo, Memorandum Pelaku pengeroyokan dan penusukan M Andre Firmansyah (23), hingga tewas masih belum tertangkap. Padahal, polisi telah mendapatkan petunjuk rekaman CCTV di lokasi kejadian, saat korban warga Dusun Bendomalang, Desa Simo Angin-Angin, Kecamatan Wonoayu, ini dikeroyok hingga terluka tusuk. Selain itu, anggota Satreskrim Polresta Bersambung ke halaman 7
Mobil McLaren yang akan dicek fisik.
Lima Supercar Teridentifikasi Bodong Tak Terdaftar di Electronic Regristation and Identification
Kapolres Resmikan 6 Ruang Pelayanan Publik
MASYARAKAT tentu masih ingat serial Si Doel Anak Sekolahan (SDAS) yang menyoroti kehidupan kompleks warga Betawi dengan segala permasalahannya di kampung. Bersambung ke halaman 7
Bersambung ke halaman 7
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto bersama pimpinan instansi samping memencet tombol sirine tanda peresmian 6 ruang pelayanan publik.
Sidang Henry J Gunawan Memanas Surabaya, Memorandum Sidang kasus pemalsuan akta otentik yang menyeret Henry Jocosity Gunawan dan istri, Bersambung ke halaman 7
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Pernah Jenuh
Bentak Jaksa dan Hakim FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Maudy Koesnaedi
Surabaya, Memorandum Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto meresmikan pembangunan dan renovasi sejumlah ruangan di Mapolres, Jalan Kalianget 1, Selasa (17/12). Adapun ruangan dan bangunan yang diresmikan yakni ruang command center, Aula Sanika Satyawada, ruang Inafis, ruang istirahat penjagaan, pembangunan
Surabaya, Memorandum Setelah melalui proses identifikasi, dipastikan lima dari 14 supercar yang diamankan Polda Jatim dipastikan Bersambung ke halaman 7
Henry Jocosity Gunawan dan istri, Iuneke Anggraini, ditenangkan penasihat hukumnya.
MENGEJAR KESAKTIAN, MENEMBUS TABIR DUNIA ANTAH BERANTAH Έ4Ή +
-
Meng, angka perceraian di Surabaya masih cukup tinggi. Selama Januari hingga November 2019, tercatat 5.950 gugatan cerai di PA Surabaya. Artinya, kini ada sedikitnya 5.950 janda baru. Itu artinya juga ada sedikitnya 5.950 duda baru. Kenapa tidak saling tukar tambah aja sih?
Si Mameng (Pembenci perceraian)
Bakal Ada Kota Dijilat Air Laut dan Ditelan Mentah-Mentah Linda kaget saat melihat Memorandum. Dia mencoba tersenyum, tetapi senyumnya terasa masam. Dulu Linda sempat dipacokno Memorandum. Cinta monyet. Uk uk uk… Yuli Setyo Budi, Surabaya
Kami pun berbasa-basi dan guyonan mengingat masa lalu. Sampai akhirnya muncul lelaki klemis dengan pembawaan ceria. “Wah, reuni ndekndekan tibake. Ini Yuli kan?” kata lelaki tadi, yang ternyata Hayong. Teman-teman lain saling pandang. Sementara itu, Linda berusaha mengajak Hayong segera meninggalkan warung Rumiyati. “Biar aku
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078
bicara dengannya,” kata Memorandum,yang lantas merangkul Hayong. Hayong balas merangkul dan menempelkan pipi kanan dan kirinya bergantian. Seperti dilakukan orang-orang yang akan dan pulang dari tanah suci. Entah haji atau umrah. “Mereka semua sudah aku ceritai, tetapi tidak ada yang percaya. Kiamat Bersambung ke halaman 7
SIDOARJO
RABU PAHING, 18 DESEMBER 2019 HALAMAN 2
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: HM Darianto, HM Shoumu. PEMASARAN/IKLAN: Dedi, Iswin, Jim Darwin, Sulton, Medi. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com KEPA
Awas, Bandit Warkop Gentayangan Sidoarjo, Memorandum Biasa cangkruk di warung kopi (warkop)? Kalau ya, sebaiknya berhati-hati. Sebab, saat ini ada sekelompok penipu dengan sasaran handphone (HP) pengunjung warkop. Seperti yang menimpa Yusril Dwi Santoso (17), remaja asal Wedoro Timpihan RT 03/RW 06, Waru, Sidoarjo. Dia dan tiga rekan sebayanya jadi korban penipuan dan penggelapan spesialis pengunjung warkop. Mereka kehilangan empat HP setelah kena tipu dua kawanan penjahat. Kejadian ini ditangani Unit Reskrim Polsek Sedati. Tempat kejadian perkara warkop di Jalan Raya Sedati Gede, Sedati Gede,
Sedati, Sidoarjo, Minggu (8/12) pukul 02.00. Atas laporan Yusril ke polisi, satu pelaku bernama Wiji Antono (33), asal Mojokerto, beralamat lain di Lingkungan Wring Anom RT 01/RW 06, Desa Jogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, berhasil ditangkap. Pelaku yang kos di Desa Payan, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo itu, dijebloskan ke tahanan Polsek Sedati.
Satu pelaku lagi berinisal R masih annya. Pada Jumat (6/12) sekitar pukul 18.30, ketika korban dan tiga dalam pengejaran. Modus operandinya, tersang- rekannya ngopi di warkop Desa ka pura-pura berkenalan dengan Wedoro, datang dua tersangka korban. Kemudian tersangka yang bernama Wiji Antono dan R meminjam HP milik korban de- (buron). Mereka ikut nongkrong ngan dalih akan dipakai untuk dan bermain gitar. Kemudian kedua tersangka berencana akan membuat video youtube. “Selanjutnya, korban diajak pinjam HP milik korban dan saksi putar-putar naik motor dan empat untuk membuat video youtube. HP korban dibawa kabur. Total keEsok harinya, Sabtu (7/12), rugian Rp 5,4 juta. Dalam kasus ini sekitar jam 19.30, kedua tersangka tersangka kita jerat pasal 372 jo 378, mengajak korban dan saksi unpenipuan dan penggelapan,” ujar tuk nongkrong di warkop depan Kapolsek Sedati AKP Inggal Widya Hotel New Cahaya. Sekira pukul Perdana SH SIK melalui Humas Aip- 23.00, tersangka dan rekannya (R) tu Zainal Arifin, Selasa (17/12) siang. meminjam HP korban dengan AKP Inggal Widya Perdana alasan untuk membuat video menjelaskan krobologi kejadi- youtube. Korban pun menyerah-
kan HP nya. Kemudian tersangka mengajak korban dan saksi pergi ke kawasan Korem. Setiba di sana, tersangka pinjam HP korban dengan alasan yang sama. Kemudian tersangka mengajak korban dan saksi ke SPBU Pabean untuk pinjam HP milik korban Satria Putra Tama, untuk dicharge di motor tersangka. Setelah itu, mereka diajak diajak ke arah Gereja Tropodo. Setiba di sana, tersangka meminjam HP korban Dwi dengan dalih mendengarkan musik. Tak lama kemudian, tersangka mengajak korban dan saksi untuk keliling di By Pass Juanda. Dalam perjalanan, kedua ter-
FOTO: MEMORANDUM/SOM
Remaja Wedoro TerƟpu, Empat HP Amblas
Wiji Antono diapit petugas Polsek Sedati.
sangka memisahkan diri. Setelah ditunggu 30 menit mereka tak kunjung datang. Korban dan saksi berusaha mencari tapi tidak ketemu. “Mereka hanya bertemu Sofi Aditya yang berjalan kaki seorang diri di Desa Tambaksawah, Waru. Setelah ditanyai, ternyata dia disuruh turun oleh pelaku dan ditinggal sendirian,” jelas kapolsek meminta kepada siapa saja agar berhati-hati, tidak mudah memin-
jamkan HP pada orang lain. Atas kejadian ini, korban dan ketiga rekannya melapor ke Polsek Sedati. Berawal dari laporan korban itulah, Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Sedati turun untuk melakukan pengejaran terhadap kedua tersangka. Sampai akhirnya tersangka Wiji berhasil ditangkap dan ditahan. Sementara tersangka R sampai sekarang masih dalam pengejaran. (som/dar/jok/pi)
PDI-P Turun ke Akar Rumput
FOTO: MEMORANDUM/SDM
Sidoarjo, Memorandum Sebanyak 3.790 orang dari total 13.884 orang pendaftar calon aparatur sipil negara (CASN) Sidoarjo, dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Hal itu, setelah dilakukan seleksi dan verifikasi oleh tim seleksi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidoarjo. “Hasilnya, ada sebanyak 10.094 yang memenuhi syarat (MS) administrasi dan sebanyak 3.790 dinyatakan tidak Ridho Prasetyo SSTP MAP memenuhi syarat (TMS) administrasi,” jelas Kepala BKD Sidoarjo, Ridho Prasetyo SSTP MAP, Selasa (17/12). Menurut Ridho, meski ada pendaftar yang dinyatakan TMS administrasinya, namun sesuai aturan mereka masih diberikan waktu melakukan sanggahan selama tiga hari. Yakni sampai pada 19 Desember 2019. “Setelah tiga hari yang dinyatakan TMS mengirimkan sanggahan, kemudian panitia merespon sanggahan-sanggahan itu selama tujuh hari,” jelas Ridho, didampingi Kabid Pengembangan BKD Sidoarjo, Zainul Arifin Umar SSTP MA. Dalam proses sanggahan, kemungkinan ada pendaftar yang awalnya TMS, setelah diklarifikasi ulang, ternyata bisa masuk dalam kategori memenuhi syarat (MS). Hal itu bisa terjadi, karena ada petugas yang mengalami kelelahan fisik dan psikis. “Sebab, mereka harus menyeleksi dan memverifikasi ribuan pendaftar CPNS 2019 itu selama beberapa hari,” tukas dia. Setelah proses sanggahan selesai atau ditutup, pada 26 Desember 2019 mendatang, berikutnya akan diumumkan kembali hasil finalnya. Bagi peserta yang lolos MS, berhak mengikuti tes seleksi kompetensi dasar (SKD). “Waktunya pada tahun 2020, persisnya akan menunggu pengumuman serentak dari Pusat. Tapi yang jelas, proses tes akan dilakukan dengan cara computer assited tes (CAT), karena cara ini wajib,” kata Ridho. Untuk menggelar seleksi tes dengan cara CAT, Pemkab Sidoarjo bisa melakukan sendiri atau sudah mandiri. Tidak sampai pinjam tempat di lembaga lain. Karena di BKD Sidoarjo sudah tersedia banyak komputer yang akan dipakai untuk menggelar tes dengan cara CAT. (sdm/jok/pi)
harapkan mereka,” ujar Ketua DPC PDI-P Sidoarjo Drs H Sumi Harsono, Selasa (17/12). Rangkaian kegiatan dialog dengan PAC-PAC se-Kabupaten Sidoarjo itu, menurut Sumi Harsono, merupakan tindaklanjut dari perkenalan bacabup-bacawup yang mendaftar lewat PDI-P di kantor DPC PDI-P Sidoarjo Jalan Jati Selatan, pekan lalu. “Sebelumnya, kita memperkenalkan bacabup dan bacawabup yang mendaftar lewat PDI-P. Nah, setelah perkenalan, kita turun ke bawah untuk berdialog dengan PAC dan ranting,” jelas Sumi Harsono. Mantan Wakil Ketua DPRD Sidoarjo yang saat ini juga tercatat sebagai Bacawabup Sidoarjo yang mendaftar lewat PDI-P itu menambahkan, semua keputusan siapa yang bakal direkom PDI-P dalam Pemilukada Sidoarjo nanti
Drs H Sumi Harsono (dua dari kiri) setelah dilantik sebagai ketua DPC PDI-P Sidoarjo 2019-2024.
berada di tangan DPP PDI-P. Belasan bacabup dan bacawabup itu saat ini semua mendapat kesempatan yang sama untuk direkom DPP PDI-P. Siapa kira-kira yang bakal direkom DPP PDI-P dalam Pemi-
lukada Sidoarjo 2020 nanti? Ada sejumlah nama yang mencuat ke permukaan dan diprediksi bakal berpeluang besar direkom DPP PDI-P. Sebut saja Ketua DPC PDI-P Sidoarjo Drs H Sumi Harsono dan Kadishub Sidoarjo
DR M Bahrul Amig SSos MM serta sejumlah nama yang sudah mendaftar maupun belum di PDI-P. Di antara nama-nama itu, nama Bahrul Amig dan Sumi Harsono kini ramai dibicarakan karena disebut-sebut punya kans
Sembilan Bacabup dan Bacawabup Diperkenalkan Mundzir: Siapa yang Direkom, Wewenang Pusat DPC PDI-P Sidoarjo memperkenalkan bacabup dan bacawabup yang mendaftar lewat PDI-P kepada 18 PAC. Sebanyak 10 calon diundang dalam rapat di Kantor DPC PDI-P Sidoarjo Jalan Jati Selatan, Jati, Sidoarjo kota. Mereka diperkenalkan satu per satu oleh Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDI-P Sidoarjo Mundzir Dwi Ilmiawan kepada semua pengurus tingkat kecamatan dan puluhan kader yang memenuhi ruangan rapat. Calon yang diperkenalkan yakni Ketua DPC PDI-P Sidoarjo Drs H Sumi Harsono, Sekretaris DPC PDI-P Sidoarjo Syamsul Hadi, Hadrean Renanda, Aprilianto Kelana, Senadi Haryo, Kuswari, M Supriyadi, Rony Mustamu dan Ambudi Putra Laksana. Satu nama calon lagi, yakni DR HM Bahrul Amig SSos MM yang juga Kadishub Sidoarjo, tidak hadir dalam acara yang berlangsung Rabu (11/12). Satu per satu bakal calon bu-
pati dan wakil bupati mempekenalkan diri dan menyampaikan visi-misi untuk maju dalam Pilkada Sidoarjo tahun 2020. Mereka pun berjanji siap berjuang untuk menang dan meminta dukungan dari para pengurus dan kader di 18 kecamatan seluruh Sidoarjo, serta meminta doa agar nanti bisa mendapatkan rekomendasi dari DPP PDI-P. Hadrean Renanda (34), warga perumahan Pondok Mutiara Sidoarjo, salah satu bakal calon wakil bupati mengatakan, yang memotivasi dirinya maju adalah ingin memajukan Kota Sidoarjo. Karena kondisi Sidoarjo sekarang ini masih banyak yang masih harus perlu diperbaiki. “Motivasi itulah yang menyebabkan saya untuk ikut meramaikan atau ikut berpartisipasi dalam bursa pemilihan calon kepala daerah di Sidoarjo,” ujar dia. Jika mendapatkan rekomendasi dan maju sebagai bacawabup dan berkoalisi dengan partai lain
untuk memenuhi kursi untuk tiket maju, Hadrean menginginkan Sidoarjo yang harmoni. Yakni hijau, aman, religius (untuk pemeluk semua agama bisa menjalankan ibadahnya secara tenang dan saling menghormati), makmur, olahraga (segala cabang maju dan berprestasi), nyaman dan industri yang ada di Sidoarjo maju dan bisa menyerap tenaga kerja lokal. Kenapa melamar menjadi bakal calon wakil bupati, katanya, dirinya dan tim sudah mengukur kapasitas yang dimiliki. Meski demikian, PDI-P yang menjadi rumahnya, akan all out dalam merebut kekuasaan bersama partai koalisi yang siap menjadi pasangan bakal calon bupati yang ada. Aprilianto Kelana yang juga Ketua DPD Hanura Jawa Timur mengaku siap maju menjadi bakal Calon Bupati Sidoarjo karena mendapat tawaran atau perintah dari DPD PDI-P Jawa Timur. “Awalnya saya ingin maju di Surabaya, namun tidak diiz-
FOTO: MEMORANDUM/SOM
3.790 Pendaftar CASN Tak Penuhi Syarat
Sidoarjo, Memorandum Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Sidoarjo mulai turun ke akar rumput. DPC mengajak dialog PAC (Pengurus Anak Cabang) atau setingkat kecamatan dan ranting (pengurus tingkat desa) untuk mencari sosok cabup-cawabup Sidoarjo yang ideal seperti harapan masyarakat. Baru-baru ini misalnya, DPC PDI-P Sidoarjo bertemu pengurus PAC Sukodono dan ranting se-Kecamatan Sukodono. Pertemuan itu selain mempererat tali silaturahmi, juga terkait persiapan Pemilukada Sidoarjo yang sudah di ambang pintu. “Kita menyerap aspirasi bawah terkait Pemilukada Sidoarjo. Kita serap suara bawah soal cabup-cawabup ideal yang di-
FOTO: MEMORANDUM/SOM
Jaring Aspirasi Pemimpin Sidoarjo Ideal
Suasana perkenalan bacabup dan bacawabup Sidoarjo yang mendaftar lewat PDI-P di Kantor DPC PDI-P Sidoarjo, Jalan Jati Selatan, Jati, Sidoarjo.
inkan karena ada kader lain yang disiapkan maju. Mau pulang kampung ke Malang juga sudah ada calonnya juga. Saya disuruh ke Sidoarjo, saya siap menjalankan perintah. Saya siap maju asal benderanya dari PDI-P,” papar Kelana. Kelana juga berjanji kalau mendapatkan rekomendasi dari PDI Perjuangan, dalam maju sebagai Bacabup Sidoarjo 2020 akan dilakukan secara all out. “Saya akan siap lahir batin dan mantap maju di Sidoarjo. Saya tidak akan berjuang setengah-setengah. Saya
ingin membawa perubahan untuk Sidoarjo,” tandasnya. Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDI-P Sidoarjo mengatakan semua kader yang mengikuti penjaringan adalah orangorang baik dan siap memajukan dan mensejahterakan Sidoarjo. Semua pendaftar di Tim Penjaringan, nama-namanya akan diserahkan ke DPD PDI-P Jawa Timur, diteruskan ke DPP PDI-P. “Soal nama yang direkomendasi, itu sudah menjadi wewenang pusat,” tandasnya. (som/dar/jok/pi)
Sidoarjo, Memorandum Presiden Joko Widodo menetapkan penanggulangan bahaya narkoba. Karena penyalahgunaan narkoba semakin marak. Kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan anakanak di usia Sekolah Dasar (SD) juga banyak ditemukan. Hal tersebut dikemukaan Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum saat menghadiri sosialisasi bahaya narkoba yang dikemas dalam program Tilik SD se-Kabupaten Sidoarjo, yang digelar BNN Kabupaten Sidoarjo di SDN Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Selasa (17/12). Secara tegas, bupati mengatakan belakangan ini peredaran narkoba di lingkungan sekolah semakin bertambah banyak. Motif seperti itu sengaja dilakukan bandar narkoba sebagai jalan aman agar tidak terjerat hukum. Oleh karena itu, lanjut bupati, semua pihak diharapkan dapat mencegahnya. Narkoba
sebagai musuh bersama diharapkan dapat diberantas bersama-sama. Seperti halnya yang dilakukan BNN Kabupaten Sidoarjo melalui sosialisasi seperti ini. Saiful Ilah mengatakan, upaya deteksi dini penyalahgunaan narkoba dapat dimulai dari keluarga. Orang tua hendaknya dapat mengawasi tingkah laku putra-putrinya. Selanjutnya dimulai dari lingkungan sekitarnya. Termasuk di lingkungan sekolah. Sosialisasi bahaya peredaran narkoba di tempat-tempat pendidikan seperti ini perlu terus dilakukan. Dengan begitu upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba dapat terus dilakukan. “Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sidoarjo untuk ikut serta secara aktif dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba dengan dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar kita,” ajak Saiful Ilah.
FOTO: MEMORANDUM/TON
Bupati Ingatkan Bahaya Peredaran Narkoba di SD
Sosialisasi bahaya narkoba yang dikemas dalam program Tilik SD se-Kabupaten Sidoarjo di SDN Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Selasa (17/12).
Kepala BNN Kabupaten Sidoarjo AKBP Toni Sugiyanto mengatakan, kegiatan Tilik SD se-Kabupaten Sidoarjo merupakan inovasi BNN Kabupaten Sidoarjo. Tujuannya untuk membekali pengetahuan bahaya narkoba kepada anak-anak sekolah. Melalui sosialisasi seperti ini diharapkan murid-murid SD dapat menolak narkoba di
lingkungan sekolahnya. Diungkapkan, data dari BNN pusat menyebutkan kasus penyalahgunaan narkoba pada pelajar hampir dua juta anak di seluruh Indonesia. Sedangkan usia penyalahgunaan narkoba yang terjadi antara 10-59 tahun. Oleh karenanya sosialisasi di lingkungan pendidikan seperti ini penting dilakukan untuk
menangkal penyalahgunaan narkoba sejak dini. “Kami punya program namanya Tilik SD, kita mulai bulan Maret sampai sekarang yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo,” ucap dia. AKBP Toni Sugiyanto berharap melalui program seperti ini akan mampu menangkal penya-
lahgunaan Narkoba dilingkungan sekolah. Dengan begitu jumlah kasus penyalahgunaan Narkoba dilingkungan sekolah akan berkurang. Dirinya mengatakan sejak program Tilik SD se Kabupaten Sidoarjo digelar ada lebih kurang 54 ribu siswa yang disambangi. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah/Bappe-
da Kabupaten Sidoarjo Dr. Heri Soesanto, SH, MH yang hadir mendampingi bupati mengatakan Pemkab Sidoarjo menaruh perhatian yang sangat besar terhadap penanggulangan bahaya narkoba. Salah satunya dengan dibentuknya Perda Kabupaten Sidoarjo Nomer 3 tahun 2018 tentang Fasilitasi P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika). Tahun 2020 nanti Pemkab Sidoarjo akan melakukan program fasilitasi P4GN di tingkat RT (Rukun Tetangga). Anggaran hampir Rp 3 miliar akan dibagi ke seluruh RT yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Program-program seperti ini secara simultan akan terus dilakukan. BNN Kabupaten Sidoarjo diharapkan dapat bersinergi dengan OPD Kabupaten Sidoarjo. Dengan begitu upaya penanggulangan bahaya narkoba di Kabupaten Sidoarjo dapat terus dilakukan. (ton/jok/pi)
POLRES BANGKALAN WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL EMAIL:: memorandumredaksi@gmail.com
Kisah Haru Dua Hero
“
Raih Prestasi ZI-WBK
Jadi untuk bisa meraih predikat ZIWBK dari Kemenpan RB itu cukup berat. Butuh totalitas perjuangan yang menyeluruh di semua sektor layanan publik yang dikembangkan setiap polres.
Prestasi emas berhasil digapai Polres Bangkalan. Institusi pemegang amanah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di kabupaten ujung barat Pulau Madura itu bersama lima polres lain di wilayah Polda Jawa Timur sukses meraih penghargaan zona integritas wilayah bebas korupsi (ZI-WBK), Selasa (9/12) lalu, di Hotel Bidakara, Jakarta. Sukses itu sudah barang tentu akan tetap tergores dengan tinta emas dalam lembaran sejarah perjalanan Polres Bangkalan. ”Alhamdulillah, piagam penghargaan itu langsung saya terima dari Menteri PANRB Tjahyo Kumolo,” kata Rama, sesaat setelah menerima piagam penghargaan. Predikat ZI-WBK yang kini disandang Polres Bangkalan itu, menurut Rama, jelas merupakan prestasi kebanggaan bersama. Tidak hanya kapolres, tetapi juga Wakapolres Kompol Deky Hermasyah SH MH, seluruh kabag, kasat, kasubag, kanit, dan seluruh kapolsek di 17 polsek jajaran. Bahkan juga seluruh anggota jajaran staf Polres Bangkalan. Sebagai ungkapan rasa syukur, Kapolres AKBP Rama Samtama Putra, Sabtu (14/12) pagi lalu, menggelar tasyakuran di halaman mapolres. Prosesi acara dikemas sederhana. Hanya ada giat senam bersama yang diikuti seluruh perwira, kapolsek, dan anggota polres. Rama Samtama Putra menegaskan, upaya untuk bisa menggapai prestasi ZI-WBK itu tidak segampang membalikkan telapak tangan. Sebaliknya, butuh totalitas perjuangan secara komprehensif (menyeluruh). Baik itu berupa pembenahan infra struktur di semua sektor layananan publik yang dikembangkan oleh Polres Bangkalan, maupun peningkatan kadar kualitas SDM, serta kesungguhan untuk menerapkan layanan publik secara efektif, efisien, serta bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. “Jadi untuk bisa meraih predikat ZI-WBK dari Kemenpan RB itu cukup berat. Butuh totalitas perjuangan yang menyeluruh di semua sektor layanan publik yang dikembangkan setiap polres,” ungkap Rama. Faktanya, untuk 2019 ini tercatat hanya ada sekitar 30 polres dari seluruh polres dan polresta di seluruh Indonesia yang berhasil meraih prestasi ZI-WBK dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Enam polres di antaranya, menurut Rama, berasal dari Polda Jawa Timur. Termasuk Polres Bangkalan. Lebih jauh Rama menegaskan, predikat ZI-WBK yang diraih Polres Bangkalan berkat hasil perjuangan seluruh anggota. “Saya sih selaku kapolres tidak ada apa-apanya tanpa didukung seluruh anggota di lingkungan Polres Bangkalan, mustahil prestasi itu bisa kita raih,” tandas dia. Untuk itu, Rama mengaku salut dan berterima kasih kepada semua personel Polres Bangka-
RABU PAHING, 18 DESEMBER 2019 HALAMAN 3
AKBP Rama Samtama Putra Kapolres Bangkalan
Foto bersama usai tasyakuran atas perolehan penghargaan ZI-WBK.
Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra berjabat tangan dengan Menteri PANRB Tjahyo Kumolo usai menerima penghargaan.
lan. Ke depan Rama berharap agar kadar kualitas kinerja berbasis layanan publik di semua sektor Polres Bangkalan, harus tetap bisa dipertahankan dan ditingkatkan. Targetnya, pada 2020 nanti polres ingin prestasi setingkat lebih tinggi ZI-WBK, yakni meraih penghargaan ZI-WBBM. Rama juga tidak melupakan kiprah, andil, dan jasa kapolres pendahulunya. Yakni AKBP Boby Pa’ludin Tambuhan SIK SH MH, yang kini menjabat Kapolres Jombang. Boby, menurut Rama, adalah figur yang ikut merintis jalan menuju tergapainya prestasi ZI-WBK oleh Polres Bangkalan. Pada masanya, perbaikan atau renovasi infrastruktur atas sebagian besar gedung yang menjadi basis pelayanan publik dilakukan. Hasilnya, gedung layanan SPKT dan SKCK kini sudah menjadi megah dan bersih. Gedung Satlantas pun sudah berlantai dua. ”Nah, ketika saya datang menjabat Kapolres Bangkalan, saya tinggal meneruskan perjuangan kapolres pendahulu saya (Boby-Red),” kenang Rama. Utamanya, berupaya semaksimal mungkin membenahi manajemen dan tata kelola sistem pelayanan prima di semua sektor layanan publik Polres Bangkalan. Itu yang bisa mengantarkan Polres Bangkalan meraih prestasi ZI-WBK. Rama juga mengisahkan rangkaian kejadian mengharukan terkait kinerja profesional anggota polres. Di antaranya kinerja Bripka Farid Hamzah SH MH dan Bripda Brillian Reista Mahdiansyah. Keduanya bertugas sebagai operator di gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Menurut Rama, dua petugas
operator di gedung SPKT itu, pada waktu terakhir penilaian ZI-WBK oleh Kemenpan-RB, benar-benar menjadi hero (pahlawan). Keduanya punya jasa dan kontribusi besar sebagai pengungkit dan pengantar Polres Bangkalan menuju tergapainya prestasi ZI-WBK. Mengapa begitu? Dari sini ada kisah haru bergulir. Kronologisnya berawal dari turunnya tim penilai Kemenpan RB yang bergerak senyap. Atau melakukan penilaian secara undercover. “ Informasi itu baru saya ketahui beberapa saat setelah menerima penghargaan ZI-WBK di Hotel Bidakara, Jakarta,” ungkap Rama. Ketika tim penilai undercover itu sowan ke gedung SPKT Polres Bangkalan pada hari-hari terakhir penilaian. Kebetulan Bripka Farid dan Bripda Brilian itulah yang melayani mereka. Keduanya tidak tahu kalau yang dihadapi adalah tim penilai dari Kemenpan-RB. Lalu apa yang terjadi ? Rama mempersilahkan Bripka Farid untuk mengisahkan detail kejadiannya. Dikisahkan, suatu hari, ketika bertugas sebagai operator di gedung SPKTpada sesi pagi, Bripka Farid kedatangan seorang ibu. Dia bertanya soal prosedur dan tata cara untuk mengurus SKCK. Juga persyaratan apa yang harus dipenuhi. “Ibu itu mengaku kehilangan dompet yang berisi e-KTP,” kenang Bripka Farid. Dalam hitungan menit, SKCK yang diminta sosok wanita itu tuntas sudah. Dia bertanya berapa biayanya.” Ya saya katakan gratis. Tidak ada pungutan biaya sedikitpun,” tutur Farid. Namun, dengan sedikit memaksa, juga diembel-embeli
ata-kata dengan kata-kata ok waniikhlas, sosok tot menta itu ngotot yodorkan sejumlah uang sebagai ima tanda terima aya kasih.”Saya notetap menoan lak dengan ehalus,” teka gas Bripka Farid. dKejadpa ian serupa kembali teralam ulang malam harinya ketika rillian Bripda Brillian bertugass seperabagai operadung tor di gedung li ini, SPKT. Kali odus dengan modus ma, yang sama, nita sosok wanita aku itu mengaku gan kehilangan ATM. rti, Seperti, arBripka Farriid, pemberian an imbalan da terima kasih dari duit tanda u juga ditampik oleh wanita itu illian. Kejadian itulah Bripda Brillian. mbuat Rama jadi sanyang membuat ru menyikapi profegat terharu e kinerja dua operator sionalisme u. di SPKT itu. ngkan, apa yang terjadi “ Bayangkan, uanya mau menerima andai keduanya imbalan duit dari wanita yang alah satu dari anggota ternyata salah ai Kemenpan-RB itu. tim penilai Hakkul yakin Polres Bangkalan pasti dicoret alias batal menjadi salah satu penerima penghargaan ZI-WBK. Perjuangan dan pengorbanan yang selama ini kita rintis bersama, seakan jadi tidak ada artinya,” urai Rama. Itu sebabnya, adalah hal yang logis jika Bripka Farid dan Bripda Brillian, kemudian mendapat penghargaan khusus dari Kapolres di sela-sela acara tasyakuran pagi itu. Keduanya layak diposisikan sebagai dua hero di Polres Bangkalan. Rama optimis, profesionalisme kinerja setara kedua hero itu, juga diterapkan oleh anggota polres dan polsek jajaran lainnya. Yakni layanan yang sopan, santun, efektif, efisien serta bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme. Jika profesionalisme kinerja setara itu bisa dipoertahankan, apalagi ditingkatkan, Rama optimis peluang untuk menggapai target prestasi ZIWWBM 2020 nanti, juga amat berpeluang untuk kembali terengkuh. (ras/lis/adv)
Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra (berdiri tiga dari kiri) bersama para kapolres dan Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan.
AKBP Rama Samtama Putra
Kapolres AKBP Rama Samtama Putra (tengah) berfoto bersama para pejabat utama Polres Bangkalan dengan piagam penghargaan yang diterima.
2020 Bertekad Sabet WBBM PENCAPAIAN prestasi emas berupa penghargaan zona integritas wilayah bebas korupsi (ZI-WBK ) dari Kemenpan-RB tidak membuat Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MH MSi menjadi terlena. Ke depan, semangat untuk meningkatkan kadar kualitas profesionalisme kinerja personel Polres Bangkalan harus tetap digelorakan dan dipacu. Prestasi yang diraih polres di kabupaten ujung barat Pulau Madura itu dalam kacamata penilaian Rama, dirasa belum cukup jika hanya berstatus sebagai penyandang predikat ZI-WBK. Ada sasaran target prestasi lebih tinggi juga harus mampu digapai. “Kalau tahun ini berhasil meraih penghargaan ZI-WBK, mudah-mudahan tahun depan bisa meraih ZI-WBBM (Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih Melayani),” kata Rama ketika diwawancarai insan pers seusai tasyakuran, Sabtu (14/12) lalu. Obsesi itu diharapkan tidak hanya sekadar dalam angan-angan, sebaliknya harus ada upaya kongkret yang mesti diperjuangkan. Logikanya, menurut Rama, adalah mustahil target prestasi tertentu akan bisa terengkuh tanpa ditopang adanya semangat dan etos untuk berbenah diri yang diakumulasikan melalui tindakan nyata.
Untuk itu, agar peluang dan kesempatan merengkuh target prestasi ZI-WBBM pada 2020 lebih terbuka, upaya dan aksi berbenah diri harus sudah dimulai dari sekarang. Itu tidak hanya berlaku bagi Kapolres dan Wakapolres Kompol Deki Hermansyah SH saja, namun juga seluruh anggota dan jajaran Polres Bangkalan. Tujuannya agar peran, fungsi, dan tugas anggota polri sebagai pengemban amanah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, dari waktu ke waktu semakin berkualitas dan profesional. Yakni kualitas layanan prima yang tepat, benar, efektif, efisien, serta bersih dari intrik korupsi, kolusi, dan nepotisme. ”Jika ini terwujud, ya semoga tahun depan Polres Bangkalan bisa meraih penghargaan ZI-WBBM,” harap Rama. Untuk mewujudkan target itu, dalam waktu dekat tim dari Polres Bangkalan akan melakukan studi banding ke sejumlah polres di lingkungan Polda Jawa Timur yang sudah menyandang pridikat ZI-WWBM. Rama ingin menyelami upaya perubahan apa saja yang mereka lakukan terhadap enam indikator yang menjadi fokus penilaian menuju pencapaian prestasi ZI-WBBM. (ras/lis/adv)
AREMA
RABU PAHING, 18 DESEMBER 2019 HALAMAN 4
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.
Wali Kota Malang Sutiaji menandatangani pesan damai.
Wali Kota Serukan Pesan Damai
Malang, Memorandum Kasus bancaan aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali makan korban. Kali ini, satu pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Malang, Nanang, dan rekanan terpidana Maria, Chandra, dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Lowokwaru. Kepala Kejaksaan Negeri (kajari) Kota Malang Andi Darmawangsa menjelaskan, kedua tersangka tersebut merupakan pengembangan dari dua terpidana sebelumnya. Mereka ditahan untuk 20 hari ke depan untuk kelengkapan pemberkasan. “Iya betul, kedua tersangka sudah masuk lembaga kemasyarakatan sejak kemarin sore. Ditahan
untuk 20 hari ke depan, sambil menunggu kelengkapan berkas dan pelimpahan ke pengadilan,” katanya kepada Memorandum, Selasa (18/12). Kedua tersangka tersebut mempunyai peran masing-masing. Chandra adalah pembeli aset dan mengetahui asal usulnya. “Sementara satu pegawai BPN (Nanang) sebagai juru ukur tanah kala itu,”
lanjutnya. Kajari mengaku saat ini fokus pada kedua tahanan tersebut. Namun, dirinya tidak menampik apabila masih berpotensi adanya tersangka lain. “Fokus ini dulu mungkin tahun depan ya,” terangnya. Kasus ini berawal dari adanya aset tanah di kawasan Jalanl Brigjen Slamet Riadi Kota Malang. Saat ini, di atas tanah tersebut telah berdiri beberapa unit ruko. Hingga saat ini, sudah 2 terpidana yang mejalani hukuman di penjara. Keduanya adalah Maria yang mengaku sebagai pembeli ruko, dan Leonardo alias Edo. (cr-3/ari/epe)
FOTO: MEMORANDUM/CR-3
FOTO: MEMORANDUM/IST
Kasus Aset Pemkot Malang, 2 Tersangka Masuk Lapas
Kajari Malang Andi Darmawangsa didampingi Kasi Pidsus Ujang Supriadi.
Malang, Memorandum Arik (26), warga Jalan Nakulo, RT 02/ RW 01, Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang digelandang ke Mapolresta Malang Kota lantaran menjalankan bisnis esek-esek. Dia ditangkap di kawasan Jalan Bareng Raya, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Senin (16/12). Pasal 506 dan ancam hukuman penjara 5 tahun bakal diterapkan kepada Arik karena mendapat keuntungan dari bisnis haram yang digeluti dengan modal handphone tersebut. “Dari informasi yang kami peroleh, tersangka ini berbisnis jasa layanan seks dengan tarif Rp 500 ribu-Rp1 juta. Petugas melakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap tersangka,” ujar
FOTO: MEMORANDUM/CR-3
Polisi Tangkap Pemuda Wagir Bisnis Lendir
Malang, Memorandum Wali Kota Malang Sutiaji mengajak semua elemen masyarakat Kota Malang untuk bergerak bersama memerangi hoax dan radikalisme yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan. Dua pesan itu disampaikan salam acara deklarasi damai dan jalan sehat kampanye kerukunan umat yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kota Malang, di Bundaran Simpang Balapan, kemarin. “Saya minta ini jangan hanya jadi catatan semata, tapi benar benar mampu dibumikan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan biarkan bangsa dan negara kita dicabik-cabik oleh radikalisme serta ujaran-ujaran yang bersifat menghasut, menanamkan kebencian dan perpecahan,” katanya lantang. Menurutnya, dengan menjaga kerukunan dan saling menghormati antar sesama maka dapat menguatkan persatuan kesatuan sehingga hal ini harus dipupuk secara berkelanjutan. Keberagaman patut dihormati karean masing-masing memiliki hak yang sama sehingga perlu menjunjung tinggi toleransi. Menandai deklarasi damai, wali kota bersama perwakilan Forpimda Kota Malang, FKUB, tokoh lintas agama melakukan penandatanganan deklarasi damai yang mengawali gelaran jalan sehat kerukutan tersebut. (*/ari/epe)
AKBP Leonardus Simarmata menunjukkan barang bukti yang dipakai Arik untuk melancarkan bisnis esek-esek yang dijalankannya.
Kapolresta Malang Kota AKBP Leonardus Simarmata, Selasa (17/12). Modus tersangka dalam bisnis lendir memang cukup simpel. Dia hanya menawarkan jasa seks dengan cara menelpon seseorang. Tempat eksekusi dilakukan di hotel berinisial S di Kota Malang. Saat itu, ditetapkan tarif senilai Rp 1 juta, dari jumlah itu tersangka mendapat komisi Rp 250 ribu. “Setelah pelanggan membayar Rp 1 juta, tersangka mendapatkan fee Rp 250 ribu dengan cara ditranfer. Untuk itu, salah satu barang bukti adalah kartu ATM,” terang Leo. Dalam pemeriksaan, Arik mengaku hanya ingin membantu temannya yang membutuhkan. (cr-3/ari/epe)
Kediri, Memorandum Sebanyak 249 kepala desa (Kades) terpilih se-Kabupaten Kediri dilantik Bupati Kediri Hj Haryanti Sutrisno, di gedung Convention Hall Jalan Erlangga, Selasa (17/12) pagi. Dalam pelantikan kades 2019 - 2025, dari 254 kades terpilih, lima tidak bisa mengikuti pelantikan. Diperoleh keterangan, para kades tersebut, seorang meninggal dunia, dua orang masa baktinya berakhir 30 Desember 2019, sementara dua lainnya masih menjalankan umroh. Hadir pada pelantikan, Forkopimda Kabupaten Kediri, AKBP Roni Faisal SF SIK (Kapolres Kediri), AKBP Miko Indrayana SIK (Kapolres Kediri Kota), Mayor CZI Gatot Palwo Edi (Kasdim 0809/Kediri), Kurniawan SH (Kasi Pidum Kejari Kabupaten Kediri), Sigit Sosiawan (Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kediri), Muspika se-Kabupaten Kediri, cakades
terpilih yang dilantik 249 orang, Ketua BPD 253 desa, Ketua Panitia 253 desa, Ketua lembaga desa 253 desa, perangkat desa 253 desa, serta tokoh masyarakat 253 desa. Dalam sambutannya Bupati berharap agar semua kades bisa menguasai dan memahami tugas pokok pentingnya sebagai seorang kades. Selanjutnya juga konsolidasi kepada elemen massa desa terutama kepada rival yang ikut mencalonkan diri pada pilkades serentak 30 Oktober 2019 lalu. “Tadi sudah saya sampaikan bahwa yang pertama harus menguasai tugas pokok penting kades, yang kedua harus konsolidasi ke elemen massa desa yang butuh maupun tidak butuh, terutama kepada rival kemarin yang ikut calon harus didekati. Karena sebagai langkah awal untuk menunjukkan kebersamaan terhadap desa,” ujar Bupati Kediri Hj Haryanti Sutrisno.
FOTO: MEMORANDUM/WAHYUDI
SEPUTAR JATIM Bupati Haryanti Lantik 249 Kades
Sebanyak 249 kepala desa se-Kabupaten Kediri dilantik Bupati Hj Haryanti Sutrisno.
Haryanti Sutrisno menambahkan, sesuai dengan agama Islam pengambilan sumpah janji jabatan kepala desa terpilih adalah salah satu amanah yang harus dipedomani, nantinya dalam pelaksanaan tugas. Sebagai kepala desa harus dapat bekerja
sama dengan perangkat desa agar dapat menyerap anggaran dana desa secara maksimal. “Kabupaten Kediri banyak terdapat desa yang memiliki fasilitas seperti desa wisata yang dapat memajukan pemberdayaan desa tersebut di jenjang pariwisata.
Saya berharap ke depan kepala desa yang telah dilantik dapat menjadi suri tauladan di masyarakat dan lebih mengedepankan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi,” ungkap dia. Salah satu kades terpilihWidar-
ti, Desa Kranggan, Kecamatan Gurah, mengaku siap merangkul semualawannyadanmenghormati satu sama lain. Serta memaklumi protes yang dilakukan pihak lawan tersebut sebagai salah satu bentuk demokrasi. “Saya siap merangkul semua
Gua Leang Gambar itu dilukis setidaknya 40.000 tahun silam. Jauh lebih tua dari Nabi Adam. Yang diperkirakan hidup 8.000 tahun lalu. Kawasan ini memang gugusan pegunungan kapur. Yang sangat luas. Yang kapurnya amat bagus untuk bahan baku semen. Itulah sebabnya pabrik Semen Tonasa didirikan di sebelah perbukitan ini. Beberapa unit sekaligus. Demikian juga pabrik semen swasta Bosowa. Milik keluarga Akhsa Mahmud itu. Penggerusan bukit pun berlangsung tiada henti. Diperkirakan tidak akan habis selama 100 tahun. Masih berapa kilometer lagi penggerusan itu sampai ke Gua Leang Bulusipong? “Bukan berapa kilometer pak. Tinggal beberapa meter lagi,” ujar Iwan Sumantri. Ia ahli arkeologi dari Universitas Hasanuddin, Makassar. Dari nama belakangnya yang Sumantri, Iwan seperti orang Jawa. Padahal asli Bugis. Ia sarjana antropologi Unhas. Lalu mengambil dua master sekaligus: di Unhas untuk Antropologi
pihak termasuk rival saya kemarin saat pilkades. Saya juga menghormati pihak lain yang sewaktu pilkades. Ke depan akan kita bangun bersama kebersamaan untuk desa Kranggan lebih baik, “ ungkap KadesWidarti yang baru dilantik. (yud/pi)
Sambungan dari halaman 1 dan di Universitas Indonesia untuk Arkeologi. Menurut Iwan, penemuan lukisan kuno itu terjadi lima tahun lalu. Tapi belum diteliti secara ilmiah. Seberapa pentingkah lukisan itu untuk ilmu pengetahuan? Mula-mula hanya anak kampung sebelah yang suka masuk gua itu. Main-main di situ. Tidak berbahaya. Tidak terlalu dalam. Mulut gua itu sekitar 1 meter. Kian ke dalam kian besar. “Ada gambar kerbau di dalam gua,” begitu pembicaraan anak-anak di kampung itu. Yang jaraknya sekitar 3 km dari mulut gua. Petugas arkeologi setempat lantas masuk gua. Melaporkan penemuan itu ke kantornya di Makassar. Dikirimlah tim arkeolog setempat. Lantas dilaporkan pula ke Balai Arkeologi Pusat di Jakarta. Pihak Semen Tonasa merespons dengan nyata: tidak lagi mengambil bahan baku dari dekat Gua Leang itu. Tonasa menjadikan kawasan tersebut sebagai cagar budaya. Seluas sekitar 3
km persegi. Adalah ahli dari Griffith University, Australia, yang memastikan nilai ilmiah lukisan di gua itu. Dua tahun lalu ahli-ahli dari Griffith melakukan penelitian di Leang. Lalu datang lagi membawa peralatan --berupa ditektor. Itulah ditektor nuklir. Dari situ dipastikan lukisan di Gua Leang itu paling tidak berumur 44.000 tahun. “Saya sudah meneliti ratusan gua seperti itu. Belum pernah ada yang seperti ini,” ujar Adam Brumm ahli dari Griffith University. Brumm mengadakan konferensi pers untuk penemuannya yang begitu sexy. Di Kemendiknas Jakarta. Dalam konferensi pers itu Brumm juga mengundang ahli dari Unhas seperti Iwan Sumantri. Jurnal ilmiah Nature kemudian mempublikasikannya minggu lalu. Dunia arkeologi pun heboh. Saya pun menghubungi ahli nuklir Universitas Gadjah Mada. Saya ingin tahu bagaimana nuklir dipakai untuk mengukur umur sebuah lukisan. Atau umur apa pun.
“Sudah ada detektor untuk mengukur kandungan C14 di sebuah benda,” ujar Dr Yudiutomo Imardjoko, ahli nuklir UGM. “Detektor bisa membaca: di barang itu masih mengandung C14 berapa Ci,” tambahnya. Dr Yudiutomo sekarang menjabat Direktur Utama PT Ensterna --sebuah perusahaan irradiasi-- yang kami dirikan bersama. Menurut Yudiu --begitu kami biasa memanggilnya-- metode itu ditemukan Prof Willard Libby. Prof Libby adalah peraih hadiah Nobel bidang kimia tahun 1960. Radiocarbon (C14) itu, katanya, adalah hasil interaksi antara sinar kosmis dan nitrogen. Radiocarbon itu lantas bergabung dengan oksigen di atmosfir. Terbentuklah carbon dioksida radioaktif. Yang digunakan tumbuhan untuk fotosintesis. Sejak sebuah pohon atau hewan mati interaksi itu berakhir. Demikian pula sejak lukisan itu selesai dibuat. “Kandungan C14-nya terus menurun. Berapa sisa kandungan C14 di situ menentukan sudah berapa
lama tumbuhan itu mati,” ujar Dr Yudiu. Saya pun minta tolong wartawan harian Fajar di Pangkep, Sakina. Yang harus langsung naik motor. Harus ke Gua Leang. Untuk memotretnya. Demi DI’s Way. Teori memang menyebutkan manusia pertama ada di Afrika. Lalu menyebar. Melalui Yaman. Di Yaman itulah mereka berpisah. Ada yang ke arah utara. Ada yang ke arah timur. Yang ke utara mencapai Jerman dan Eropa lainnya. Mereka hidup di gua-gua. Makhluk ini disebut Neanderthal. Sedikit lebih kecil dari manusia Jerman sekarang. Waktu saya melakukan test DNA di Amerika diketahuilah: saya ini juga keturunan Neanderthal. Dalam darah saya terdapat 2 persen darah Neanderthal. Ada juga darah Tionghoa, Arab, Indian Amerika, dan yang dominan adalah darah Asia Tenggara. Sebagian yang mengarah ke timur sampailah ke India, Sulawesi, dan Australia. Ahli-ahli Australia antusias ke Sulawesi. Ingin mencari hubun-
gan gua itu dengan suku asli Aborigin di sana. Dari gua di Sulawesi itu akan banyak diungkap kenyataan
baru. Tentang perjalanan sejarah manusia. Yang tidak percaya pun akan punya banyak alasan. Dan ribuan dalih. (*)
TULUNGAGUNG
RABU PAHING, 18 DESEMBER 2019 HALAMAN 5
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com
Perseta Tembus 16 Besar Liga 3
Disomasi Komite SMKN 3 Boyolangu
MKT Bakal Somasi Balik
Akan Maksimalkan 5 Pemain Baru
Heri Widodo
gaskan, somasi akan berlanjut ke ranah hukum. “Kita tidak memberikan batasan waktu, kita lihat dulu perkembangan di media sosial dan melihat etikad baiknya. Jika tidak ada etikad baik, akan kita lanjutkan ke ranah hukum,” tegasnya. Dikonfirmasi terpisah, Susetyo Nugroho dari pihak MKT mengaku belum menerima surat somasi itu. “Sampai hari Selasa (17/12) ini saya belum menerima somasinya,” ucapnya. Pihaknya menyebut, jika nanti sudah menerima somasi itu baru akan menentukan langkah selanjutnya. Nugroho menambahkan, tidak menutup kemungkinan pihaknya juga bakal mengirimkan somasi ke lembaga sekolah dan dinas yang membidangi. “Alasannya karena konfirmasi kita kepada pemangku jabatan (kepsek) di sekolah negeri. Karena ada diskriminasi perlakuan terhadap siswa tentang kartu ujian sementara, yang diakibatkan belum menyelesaikan sumbangan. Padahal sumbangan yang dimaksud, ketika nominalnya terlalu kecil dianggap sebagai angsuran,” ungkap Nugroho. Pihaknya mengatakan, juga memiliki bukti kwitansi pembayaran dari siswa. “Kita ada kwitansi pembayaran itu. Nanti kita juga akan somasi pihak sekolah dan juga dinasnya,” pungkasnya. (fir/mad/rif )
Tulungagung, Memorandum Setelah dua kali menjalani partai kandang di Stadion Brawijaya Kediri, akhirnya Senin (16/12) kemarin Perseta Tulungagung bisa bertanding di hadapan publik sendiri di Stadion Rejoagung. Ini kala Perseta menggelar pertandingan terakhir grup H melawan Bontang City FC. Di depan ribuan pendukungnya, Perseta tampil mendominasi sepanjang babak pertama. Namun
Pemain Perseta berebut bola dengan pemain Bontang City FC.
SEPUTAR JATIM Pasca Terbakar, Lereng Ijen Direboisasi Banyuwangi, Memorandum Kebakaran lahan di kawasan Pegunungan Ijen, Oktober 2019 lalu, menghanguskan sekitar 940 hektare Taman Wisata Alam (TWA) KawahIjen, Gunung Ranti, dan Gunung Merapi Ungup-Ungup. Kawasan ini juga sempat ditutup hingga 6 November lalu. Guna mengembalikan fungsi hutan, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur dan Bakti Lingkungan Djarum Foundation menghijaukan kembali kawasan konservasi tersebut melalui Siap Sadar Lingkungan (siap darling). Siap Darling mengajak 250 mahasiswa menanam 500 pohon Cemara Gunung di area seluas 1,1 hektare. Kepala BBKSDAJawa Timur Dr Nandang Prihadi SHut MSc mengatakan, kebakaran melahap sepertiga kawasan Ijen termasuk dalam cakupan wilayah BBKSDA. Dampak yang paling parag adalah kerusakan ekosistem. Sedang Vice President Director Djarum
Foundation FX Supanji mengatakan Siap Darling, program pelestarian lingkungan yang diinisiasi Bakti Lingkungan Djarum Foundation mengajak generasi milenial peduli lingkungan serta terlibat langsung. Penghijauan ini juga mendapat dukungan penuh dari Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi. Perwira tinggi dengan dua bintang ini mengerahkan anggotanya untuk ikut kegiatan tersebut. “Mari kita lebih peduli terhadap tempat tinggal dan lingkungan sekitar. Jika bukan kita, siapa lagi,” kataWisnoe Prasetja Boedi. (net/rif)
Reboisasi di lereng Gunung Ijen.
sampai 45 menit babak pertama berakhir, skor imbang masih bertahan. Me m a s u k i b a b a k
kedua, justru Perseta sempat kecolongan melalui gol cepat Bontang City FC. Tersengat gol tersebut, Perseta langsung meningkatkan tensi permainan. Dan hasilnya, 3 gol bersarang ke gawang tim tamu. Goal pertama Perseta diciptakan melalui tendangan penalti Ahmad Rafii. Kemudian dua gol lainnya dilesakkan oleh Hendra Safi’i, rekrutan anyar yang baru bergabung dengan pasukan Lasbas Mania pada babak 32 besar Liga 3 Nasional ini.
Manager Perseta Muhammad Baharudin mengatakan, hasil yang diperoleh kemarin sudah sesuai dengan target yang ditetapkan. Bahkan sudah melebihinya. Namun kini pihaknya yakin, anak asuh Ungky Prasetyo bisa berbicara lebih jauh hingga lolos ke Liga 2 musim depan. “Alhamdulillah kita sudah mencapai target, tapi sekarang kita optimis bisa tembus Liga 2,” ujarnya. Menghadapi babak16 besar yang sudah di depan mata, Baharudin mengaku tidak bisa menambah pemain baru lagi. Itu mengingat regulasi liga yang tidak memperbolehkan penambahan pemain pada babak 16 besar hingga babak selanjutnya. Dengan kondisi ini pihaknya hanya bisa memaksimalkan pemain yang ada. Terutama ketika menghadapi Persedikab Kediri, di mana pertandinganya dijadwalkan bakal dilaksanakan pada Kamis (19/12) esok.
FOTO: MEMORANDUM/FIR
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Tulungagung, Memorandum Beberapa hari terakhir masyarakat Tulungagung disuguhkan video Kepala SMK Negeri 3 Boyolangu Muhari melayani pertanyaan sejumlah orang yang menemui di kantornya. Video berdurasi panjang itu di-upload di group Facebook MKT (masyarakat kritis Tulungagung). Tetapi tidak terdengar jelas apa yang dibicarakan dalam unggahan video itu. Ketua Komite SMKN 3 Boyolangu, Heri Widodo menyebut orang-orang dalam video itu datang menemui Muhari menanyakan perihal isu tarikan uang dan berlanjut pada penahanan kartu ujian bagi peserta didik yang tidak membayar. Heri menambahkan, saat itu kepala sekolah minta agar para tamu itu mengkonfirmasi atau bertanya langsung kepada komite. Namun faktanya, tanpa bertanya kepada komite yang membidangi, hasil percakapan langsung diunggah ke media sosial dan dijadikan bahan tulisan berita. “Waktu itu Pak Kasek Muhari sudah menyampaikan, silahkan menghubungi komite. Tapi hasilnya tidak pernah sama sekali. Saya coba chat, jawaban mereka, saya tidak butuh komite,” ujar Heri. Kondisi inilah, lanjut Heri Widodo, yang membuat 9 anggota komite SMKN 3 Boyolangu sepakat membuat somasi kepada sejumlah LSM dan media online. “Dari 15 anggota komite, 9 diantaranya setuju membuat somasi. Artinya lebih dari separuh setuju untuk menyomasi pihak-pihak ini karena jelas sudah menyudutkan kami dan mencoreng nama baik komite,” jelasnya. Heri menyebut, enam pihak yang disomasi yakni netizen pengupload video percakapan antara Kepala SMK Negeri 03 Boyolangu, admin grup facebook MKT, anggota LSM PKPT, anggota LSM Cakra, anggota LSM Bintara, dan pimpinan Jurnal Media Indonesia dotcom. Heri menjelaskan, somasi bisa dibatalkan apabila pihak-pihak tersebut memiliki niat baik untuk mengklarifikasi, membuat permintaan maaf secara terbuka dan menghapus postingannya di media sosial. Namun jika tidak ada niat baik dari pihak-pihak yang disomasi, Heri mene-
“Untuk pemain, tentu akan kita maksimalkan skuat yang sudah ada. 23 pemain yang ada saat ini akan dimaksimalkan sesuai dengan kebutuhan tim,” ungkapnya. Kendati demikian, Baharudin yakin Perseta bisa menjadi salah satu dari 6 tim yang akan promosi ke Liga 2 musim depan. Baharudin menyebut, 5 pemain anyar yang didatangkan pada babak 32 besar lalu mampu memberikan warna baru di skuat Perseta. Satu orang striker, tiga pemain tengah dan satu bek dianggap mampu bermain lebih variatif dan kreatif. Salah satu pemain yang diharapkan bersinar adalah striker baru Perseta, Hendra. Pemain ini sebenarnya merupakan warga Tulungagung, namun sempat bergabung dengan tim lain, dan kini setelah bebas kontrak, kembali dikontrak oleh managemen Perseta. (fir/mad/rif )
MOJOKERTO-JOMBANG
RABU PAHING, 18 DESEMBER 2019 HALAMAN 6
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Lima Budak Narkoba Gagal Tahun Baruan
Dua Pengedar Sabu Mojokerto Keok
FOTO: MEMORANDUM/NO
Mojokerto, Memorandum Peredaran narkoba di penghujung tahun kian menggila. Hampir setiap minggu, petugas Satreskoba Polres Mojokerto berhasil mengungkap jaringannya. Kali ini petugas menangkap dua pengedar sekaligus di Desa Sumberwono, Kecamatan Bangsal. Dari tangan tersangka, petugas menyita enam paket sabu siap edar. Salah satu tersangka Mereka adalah Hardiyono yang diamankan. alias Ojek (41), warga Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, yang kini tinggal di Dusun Sumbergayam, Desa Kenanten, Kecamatan Puri, dan Umajid (39), yang juga warga Desa Jabon. Paurbaghumas Polres Mojokerto Ipda Teguh Kariyadi menuturkan, penangkapan tersangka berawal dari hasil pengembangan tersangka sebelumnya. Disebut-sebut, kedua tersangka yang terlibat jaringan sabu kerap melakukan transaksi di wilayah hukum polres Mojokerto. Benar saja, setelah beberapa hari dilakukan pengintaian, tak lama petugas berhasil menangkap keduanya. “Keduanya kami grebek di sebuah rumah Desa Sumberwono, Kecamatan Bangsal, sekitar pukul 14.30,” ungkapnya. Selain tersangka, polisi juga menyita 6 paket siap edar. Rinciannya, satu paket dengan berat kotor 0.30 gram, 0.32 gram, 0.38 gram, 0.52 gram, 0.64 gram, dan 0.42 gram. “Dengan total barang bukti yang kami sita seberat 1,48 gram. Semuanya kami dapatkan dari tersangka Hardiyono. Tapi hasil pemeriksaan, barang bukti merupakan kepemilikan mereka berdua,” terangnya. Sebaliknya dari tangan Umajid petugas menyita sebuah timbangan digital yang digunakan untuk memecah barang haram menjadi paket hemat siap jual. Tak hanya itu, petugas turut menyita dua unit handphone dan satu unit sepeda moyor Honda Beat S 4159 RO yang dipakai para tersangka melancarkan bisnis terlarang ini. Hasil pengembangan, keduanya diketahui mendapatkan sabu dari seorang pelaku berinisial HB, warga Jabon, Kecamatan Mojoanyar. Saat digerebek, HB yang statusnya sebagai pemasok berhasil meloloskan diri. Dia terlebih dulu melarikan diri sebelum petugas mendatangi rumahnya. Berdasarkan penyelidikan, jaringan ini merupakan jaringan antarkota yang kerap beraksi di wilayah Mojokerto. Sasarannya pun mulai dari perkerja serabutan hingga mengarah pada mahasiswa. “Saat ini, pemasokmya ini masih kita buru keberadaanya. Mereka memang masuk golongan jaringan lincah. Beberapa kali lolos saat hendak ditangkap petugas,” paparnya. Akibat perbuatannya tersangka dijerat pasal 114 ayat, 1, dan/atau 112 ayat 1, juncto pasal 132 ayat 1, UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” pungkasnya. (no/rif)
DD Tahap 3 Masih Gelap Jombang, Memorandum Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Jombang Sholahudin Hadi Sucipto belum bisa memastikan kapan pencairan dana desa (DD) tahap 3 sebesar 40 persen akan cair. Kendati demikian, hari ini, Rabu (16/12), anggaran dari pusat akan ditransfer ke daerah. ”Menurut informasi dari DPKAD Rabu nanti anggaran dari RKUN (Rekening Kas Umum Negara) ke RKUD (Rekening Kas Umum Daerah),” ujarnya, Selasa (17/12). Dirinya juga berharap, rencana transfer dana dari pemerintah pusat tersebut tak lagi meleset. ”Ya semoga saja bisa secepatnya,” ungkapnya. Sholahudin melanjutkan, setelah DD sudah ditransfer dari pemerintah pusat ke daerah. Desa mengajukan pencairannya. Namun demikian, untuk pencairan harus dilengkapi persyaratan dan ketentuan. ”Untuk pencairan tidak tentu bersamaan, karena harus ada syarat laporan capaian out put pada DD tahap dua kemarin,” tegasnya. Saat disinggung ada beberapa kepala desa yang melakukan pinjaman uang kepada bank daerah untuk melanjutkan pembangunan, dirinya masih belum mengetahui pasti. ”Ini yang saya juga belum tahu,” ungkapnya. Diakuinya, memang dulu ada beberapa kepala desa yang meminjam ke Bank Jombang terlebih dahulu untuk mengerjakan proyek. ”Dulu kan hanya satu bulan jadi tidak ada bunga, kalau sekarang saya belum tahu,” tegas pria yang pernah menjabat sebagai kabaghumas dan protokol tersebut. Kendati demikian, saat ini dirinya masih fokus pada pencairan DD bisa lebih cepat. ”Untuk saat ini saya masih konsentrasi bagaimana DD bisa cair dengan cepat, ya mudah-mudahan minggu ini sudah bisa dicairkan,” pungkasnya. (wan/rif)
Kelima budak narkoba yang diamankan Polres Mojokerto Kota.
Kapolresta Mojokerto AKBP Bogiek Sugiyarto SH SIK MH didampingi Kasatnarkoba AKP Redik Tribawanto SSos SH MH mengatakan, kelima tersangka sudah menjadi target operasi satreskoba. Keduanya berperan sebagai pengedar obat keras berbahaya jenis tablet doubel L, dengan tempat peredaran di
wilayah hukum Polres Mojokerto Kota dan sewaktu tertangkap kedua pelaku tersebut akan melakukan transaksi penjualan di bawah jembatan tol Jalan raya Dusun Tumpak, Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg. Masih kata Kapolres Bogiek, dengan tertangkapnya dua pengedar pil doubel L di
wilayah hukum Polres Mojokerto Kota dengan barang bukti yang cukup banyak, setidaknya petugas sudah menyelamatkan beberapa orang generasi muda calon korban peredaran obat keras berbahaya. Atas perbuatannya, para tersangka patut diduga telah melakukan tindak pidana, barang
siapa dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi berupa tablet Doubel L tanpa izin edar sebagaimana dimaksud pasal 197 sub pasal 196 Undang-undang RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan jonto pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana penjara 7(tujuh) tahun dan tersangka.
“Saat ini dilakukan penahan di rutan Mapolres dan dihimbahu kepada masyarakat yang mempunyai informasi seputar peredaran narkoba segera hubungi telp 110 command center Polresta Mojokerto atau datang langsung ke kantor satreskoba, kami jamin kerahasiaan identitas anda,” pungkasnya. (war/rif)
Jelang Libur Nataru, Tes Urine Sopir
Polres Mojokerto Kota Razia Bus AKDP Mojokerto, Memorandum Jelang libur Nataru (Natal dan tahun baru), Polres Mojokerto Kota bersama dinas perhubungan merazia kendaraan umum bus antarkota dalam provinsi (AKDP), Selasa (17/12). Sedikitnya ada 25 armada bus diperiksa kelayakan jalan oleh petugas gabungan di Terminal Kertajaya Mojokerto. Dari hasil pemeriksaan didapati pelanggaran trayek hingga penggunaan pelat hitam sebagai angkutan umum. Kapolres Mojokerto Kota AKBP Bogiek Sugiyarto mengatakan, razia dan pemeriksaan ini untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh faktor kelalaian manusia. Pengecekan kelayakan kendaraan meliputi fungsi rem, ketebalan roda, kaca, kemudi, serta surat-surat ken-
daraan. “Ini untuk menjamin keselamatan penumpang menjelang libur natal dan tahun baru. Kita periksa setiap sopir dan kelayakan kendaraan untuk menekan kecelakaan akibat kelalaian sopir,” ujarnya. Lebih lanjut dikatakannya, selain itu setiap sopir maupun kernet juga diperiksa kesehatannya oleh Dinkes Kota Mojokerto, apakah para sopir AKDP terlibat dalam lingkaran narkoba dan memenuhi persyaratan mengemudi. “Baik sopir maupun kernet juga turut menjalani tes urine dan diperiksa kesehatannya,”terangnya. Menurutnya, kalau nanti ditemukan angkutan umum yang menyalahi aturan, polisi bersama dishub tak segan-segan memberikan tindakan tegas. “Jika nanti ditemukan angkutan umum yang
FOTO: MEMORANDUM/WAR
(41), warga Dusun Plintahan, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan; Herman Efendi (28), warga Desa Temon, Kecamatan Trowulan; dan Santiko Prasojo, warga Jalan PB Sudirman, Kota Mojokerto. Dari tiga tersangka ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 klip sabu berat 0,25 gram, 1 klip sabu berat 0,18 gram, 1 klip sabu berat 0,22 gram, 1 buah pipet kaca yang telah digunakan nyabu, 1 lembar kertas berisolasi warna hitam, 3 buah HP, dan 1 lembar tisue warna.
Petugas mengetes urine sopir bus di Terminal Kertojoyo.
melanggar,” tegasnya. Kasi Pengendalian dan Operasional UPT LLAJ Mojokerto, Dishub Provinsi Jatim Yoyok Kristyowahono mengatakan, dari 25 bus AKDP yang diperiksa oleh petugas, hanya ditemukan dua angkutan umum yang melanggar aturan dan langsung dilakukan penilangan. Pertama, bus pariwisata yang kebetulan masuk di Terminal Kertajaya tidak dilengkapi dengan trayek dan sebuah elf pengangkut penumpang berplat hitam. Sementara untuk tes kesehatan, kata Yoyok, ditemukan tiga anggota bus yang mengalami tensi darah rendah kemungkinan karena kurang tidur. “Hasil tes urine tidak ditemukan penggunaan narkoba baik sopir maupin kernetnya,” pungkasnya. (war/rif)
Pria Kauman Gelapkan Mobil Sewaan Mojokerto, Memorandum Warga Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, diamankan anggota Satreskrim Polres Mojokerto Kota karena menggelapkan mobil dengan modus sewa. Pelaku bernama Raden Yudi Ariyanto (45), warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto. Dia ditahan Senin (16/12) usai menjalani pemeriksaan dalam kasus mobil rental yang disewanya. Kasatreskrim Polresta Mojokerto AKP AdeWaroka menuturkan, penahanan tersangka tak lepas dari laporan pemilik mobi rental bernama Miftahul Anwar Hidayat (38), warga Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, tanggal 31 Mei 2019 lalu. Tersangka dilaporkan telah melakukan penipuan dan pengelapan. Raden Yudi Ariyanto berpura pura menyewa mobil kepada korban dengan uang muka 750 ribu dalam waktu satu hari. “Korban merupakan pengusaha rental mobil. 30 April, tersangka datang
FOTO: MEMORANDUM/NO
Dua pengedar pil koplo yang diamankan adalah Haris Midriana (28), warga Dusun Kenongo, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, dan Suwito (27), warga Dusun Pecuk, Desa Ngabar, Kecamatan Jetis. Keduanya ditangkap di Jalan Raya Dusun Tumpak, Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, Dari tangan mereka, petugas mengamankan barang bukti berupa, 88.000 butir tablet dobel L, 1 kardus Aqua tempat menyimpan tablet dobel L, dan 2 HP. Sedang tiga budak SS yang juga diamankan adalah Parsikan
FOTO: MEMORANDUM/WAR
Mojokerto, Memorandum Lima budak narkoba jenis sabu-sabu (SS) dan pil koplo bakal tidak bisa malam tahun baruan. Kelimanya diamankan Satreskoba Polres Mojokerto Kota yang menggelar operasi cipkon Aman Semeru 2019, Selasa (17/12) pukul 00.30.
Raden Yudi Ariyanto
menyewa mobil Toyota Avanza. Antara keduanya tidak ada perjanjian secara tertulis hanya perjanjian lisan dan saling percaya dengan masa waktu sewa selama 3 hari. Tersangka membayar uang sewa Rp750 ribu,” kata. Menurut Waroka, kejanggalan pengelapan mobil Avanza milik korban terendus saat tersangka menambah masa sewa mobil. Namun, hingga jatuh tempo yang ditentukan, uang sewa belum juga dibayar.
Satlantas Polres Jombang Tindak Truk ODOL Jombang, Memorandum Unit pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli (turjawali) Satlantas Polres Jombang menindak kendaraan angkutan barang yang membawa muatan melebihi kapasitas yang ditentukan atau ODOL (Over Dimension Overload). Tindakan tegas berupa sanksi tilang diberikan kepada pengemudi yang membawa kendaraan dengan muatan melebihi kapasitas. Kanit Turjawali Satlantas Polres Jombang Iptu Mulyani mengatakan, keberadaan truk atau pikap yang membawa muatan berlebih ini, memiliki sejumlah resiko. Baik terbukti melanggar tentang batas muatan yang telah ditentukan. Juga dinilai cukup membahayakan bagi pengguna jalan lainnya. “Setiap hari akan terus kita lakukan penindakan kepada kendaran yang membawa muatan tidak sesuai dengan aturan dan regulasi yang ada,” ujarnya, Selasa (17/12). Penindakan tersebut dilakukan melalui, razia stationer
maupun hunting system yang dilakukan anggota di lapangan. Menjadi prioritas, utamanya kendaraan yang melintas di jalan nasional dam provinsi yang ada di Kabupaten Jombang. “Dalam setiap penindakan, anggota akan menilang kendaraan dengan over muatan jika terpantau melintas di Kabupaten Jombang,” terangnya. Yang menjadi dasar penindakan kendaraan melanggar tentang batas muatan tadi adalah pasal 307 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009, tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Dalam pasal tersebut secara jelas menyatakan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor angkutan umum barang yang tidak mematuhi ketentuan mengenai tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 169 ayat 1, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500.000. (wan/rif)
Curiga dengan perbuatan pelaku, korban lantas mengecek keberadaan mobil dengan cara mengecek melalui GPS.Teryata hasil penelusuran keberadaan mobil berada di Kalianak 55L Depo Container Temas Line Kota Surabaya. “Dari hasil pemeriksaan pelaku mengaku jika mobil tersebut disewakan kepada warga Desa Kalijaring, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, tanpa sepengetahuan pemilik. Hingga saat ini, keberadaan mobil tersebut tidak diketahui,” tuturnya. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp
160 juta. “ Untuk barang bukti, kita amankan BPKB mobil Toyota Avanza nopol S 1489 SR, sedangkan pasal
yang dikenakan 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Pengelapan,” tandasnya. (no/rif)
HUKUM & KRIMINAL PJR Polda Tangkap Pengemudi Agya Bawa SS jenis sabu. Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim Kompol Dwi Sumrahadi Rakhmano menjelaskan, kejadian berawal sewaktu Unit 502 Sub Jember SatPJR Ditlantas Polda Jatim melintas di wilayah Jatiroto tepatnya di daerah Jalan Raya Tayeng, Jember menuju ke timur. Sampai akhirnya melaju mobil Agya yang nopolnya mencurigakan.
Saat dilakukan pengecekan dengan aplikasi E-Tilang ternyata keterangan warna mobil berbeda. “Saat dicek, warna mobil beda yakni hijau metalik bukan putih,” kata Dwi, Selasa (17/12). Ketika hendak dihentikan, ternyata pengemudi kabur setelah menabrak sebelah kanan mobil PJR hingga mengalami penyok di pintu belakang. “Pelaku malah berputar balik ke barat
dengan kecepatan tinggi. Karena mencurigakan sehingga anggota mengejarnya,” lanjut Dwi. Setiba di simpang Kaliboto, Jember, pelaku yang panik melajutkan pelariannya hingga masuk ke jalan perkampungan, dan hampir menabrak warga serta menabrak pagar rumah warga. Hingga pelaku terpojok dan mobil berhenti di wilayah Batu Urip.
“Setelah tertangkap dan diamankan pengemudi mobilnya, kemudian dilakukan penggeledahan kendaraan hingga ditemukan 1 kotak hitam berisi alat isap berserta sabu dan plastik bekas pakai,” ungkap Dwi yang menambahkan membawa pelaku berikut barang buktinya ke Polres Jember untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tandas Dwi. (tyo/nov)
Bentak Jaksa dan Hakim Iuneke Anggraini dengan agenda pledoi, memanas, Selasa (17/12). Sikap tidak terpuji dilakukan Bos PT Gala Bumi Perkasa (GBP) dengan cara membentak-bentak jaksa penuntut umum (JPU) Ali Prakoso karena tak terima dianggap meremehkannya. “Jangan tertawa lah,” tegur Henry kepada JPU Ali Prakosa, kemarin. Mengetahui itu, Hotma Sitompoel, ketua tim penasihat hukum Henry langsung menambahi kata-kata kliennya dan menganggap JPU Ali Prakoso melakukan contempt of court (penghinaan terhadap persidangan).
Galih Nugroho
Sambungan dari halaman 1 “Catat, ini contempt of court saudara, anda jangan berbicara,” tegas Hotma Sitompoel kepada JPU Ali Prakoso. Mendapat teguran itu, JPU Ali Prakosa langsung membantah dan mengatakan bahwa dirinya tidak tertawa. “Putra bapak (tim Hotma, red) juga tertawa, saya tidak bicara. Justru Pak Henry yang bicara,” sahut JPU Ali Prakosa. Karena kondisi memanas, ketua majelis hakim Dwi Purwadi mengingatkan terdakwa Henry untuk tidak menuding-nuding orang di persi-
dangan. Tapi, anjuran hakim justru dibantah Henry dan berkata dengan nada tinggi terkesan menantang hakim. “Apa, emangnya dia ketawa pak, apanya yang sudah, kenapa. Matiin saya gak apa,” ujar Henry kepada hakim Dwi Purwadi dengan nada tinggi. Suasana sedikit mereda, setelah dua tim penasihat hukumnya yakni Hotma Sitompoel dan Jeffry Simatupang menghampiri Henry sambil berbisik dan mengelus-elus pundak Henry. Atas sikap kasar itu, ketua majelis
hakim Dwi Purwadi mengancam akan mengeluarkan Henry dari ruang sidang jika sikapnya tidak bisa diredam. “Pak Hotma, kalau terdakwa ribut, terdakwa tak kasih keluar,” tegas hakim Dwi Purwadi. Melihat kondisi tenang, majelis hakim meminta tim penasihat hukum terdakwa untuk melanjutkan pembacaan nota pembelaannya. “Silahkan dilanjutkan,”ucap hakim Dwi Purwadi yang disambut kata siap Hotma Sitompoel. Selain tim penasihat hukumnya, pasutri ini terlebih dahulu membaca-
kan masing-masing pembelaannya. Dalam pembelaannya, tim penasihat hukum kedua terdakwa meminta majelis hakim membebaskan Henry dan Iuneke karena dianggap tidak terbukti melanggar hukum. “Menerima seluruhnya pembelaan, menyatakan terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum. Membebaskan terdakwa dan melepaskan dari tuntutan hukum. Mengembalikan alat bukti, mengeluarkan dari Rutan, merehabilitasi nama baik para terdakwa, bebankan biaya perkara pada negara,”
pungkas Hotma. Atas pembelaan itu, JPU Ali Prakoso tidak mengajukan tanggapan (duplik) secara tertulis melainkan ditanggapi secara lisan. “Setelah mendengarkan pembacaan pembelaan terdakwa maupun tim penasihat hukum, kami tetap pada tuntutan,” kata JPU Ali Prakoso di akhir persidangan. Seperti diberitakan sebelumnya, JPU Ali Prakosa menjatuhkan tuntutan 3,5 tahun penjara kepada Henry J Gunawan. Sedangkan istrinya, Iuneke Anggraini dijatuhi tuntutan 2 tahun penjara. (fer/nov)
Terseret Motor Pelaku
Sambungan dari halaman 1
Tubuh korban baru terhenti saat motor yang dikendarai Mochamad Robby Halim (25), warga Jalan Krembangan Jaya Selatan Gang I/20 itu terjatuh. “Setelah terjatuh, tersangka lalu membuang HP korban dan memilih untuk melarikan diri,” kata Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti, Selasa (17/12). Setelah kejadian tersebut, korban
didampingi beberapa saksi di lokasi melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Surabaya. Unit Resmob yang menangani kasus itu, langsung berkoordinasi untuk melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka. Sejumlah alat bukti diperoleh, termasuk saksi dan rekaman CCTV. Berbekal beberapa alat bukti itu, petugas akhirnya berhasil mengen-
dus tempat persembunyian Robby hingga meringkusnya tanpa perlawanan. “Saat kami tanya, tersangka langsung tertunduk dan mengakui perbuatannya,” lanjut alumni Akpol 2013 itu. Sementara dari rekaman CCTV, terlihat saat itu korban sedang berdiri di pinggir jalan depan TK Ta’miriyah sembari mengoperasikan HP jenis Vivo miliknya. Korban diketahui
sedang menunggu ojek online yang sebelumnya sudah dipesan untuk mengantarkannya pulang. Beberapa saat kemudian dari arah timur, pelaku yang mengendarai motor jenis Vario L 5840 YX memperlambat laju motornya. Tanpa rasa curiga, korban terus mengoperasikan HP-nya, dan tidak sadar jadi incaran penjahat. “Dia (tersangka, red) langsung merampas
HP korban,” tandas Bima. Menyadari barang pemberian orang tuanya dirampas, AD berupaya mempertahankannya hingga terseret motor sampai belasan meter. Meski mengalami luka lecet dan seragam robek, remaja ini akhirnya berhasil menggagalkan aksi pelaku. “Geram dengan korban, pelaku lantas membuang HP itu di sekitar lokasi jatuhnya korban,” pungkas mantan Kani-
treskrim Polsek Pakal itu. Di hadapan penyidik, Robby mengaku baru sekali melakukan aksi penjambretan itu. Pria kelahiran Pacitan itu nekat menjambret karena terdesak kebutuhan hidup. Selain itu, dia juga terbelit utang di beberapa temannya. “Baru sekali saya beraksi untuk biaya hidup dan bayar utang mas,” aku Robby di mapolrestabes. (fdn/nov)
Minta Hakim Hadirkan Wali Kota penasihat hukum Darmawan setelah menyampaikan bahwa kesaksian Sekretaris Dewan (Sekwan) Hadi Siswanto Anwar yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) tidak berhubungan dengan kliennya. “Kami mohon majelis ha-
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KKAMIS KAM KA AMIS LEG LEGI, 29 AGUSTUS 2019
Surabaya, Memorandum Setelah terlibat aksi kejar-kejaran, Satuan Polisi Jalan Raya (SatPJR) Polda Jatim menangkap Galih Nugroho (35), pengemudi Agya warna putih P 2 3 4 HES. Ketika digeledah ternyata pengemudi warga Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, ini kedapatan membawa narkoba
RABU PAHING, 18 DESEMBER 2019 HALAMAN 7
Sambungan dari halaman 1
kim bisa menghadirkan wali kota sebagai saksi agar kasus ini semakin jelas,” ujar Hasonangan sebelum sidang ditutup, kemarin. Atas permintaan itu, ketua majelis hakim Hisbullah Idris meminta tim penasihat hukum
Semua Pelaku Belum Tertangkap Sidoarjo juga telah memeriksa 4 saksi. Namun, istri korban, Amalia Khasana, belum bisa dimintai keterangan karena masih shock. “Kami memeriksa empat saksi. Sedangkan istri korban, kami belum bisa memintai keterangannya karena masih shock,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho, dikonfirmasi Memorandum, Selasa (17/12). Zain berharap segera mengungkap kasus tersebut. Perwira menengah ini meminta doa agar para pelakunya cepat tertangkap. Harapan tersebut diawali dengan memeriksa rekaman CCTV Indomaret Wonoayu untuk melakukan penyelidikan, dan mengidentifikasi semua pelakunya. Sementara, H Kusnadi, ayah M Andre Firmansyah, saat dimintai keterangannya terkait kejadian yang menimpa putranya, tidak mampu berkomentar karena masih berduka dan shock. Ia mempersilahkan datang ke rumahnya untuk wawancara dengan Amalia Khasana, istri korban. “Monggo datang ke rumah saya. Silakan wawan-
Sambungan dari halaman 1 cara sendiri ke istri anak saya,” ujar bos pabrik kerupuk yang tinggal di Dusun Bendomalang, Desa Simo Angin-Angin itu. Pj Kades Simo Angin-Angin, Mubarok turut prihatin atas tragedy yang menimpa Andre. Mubarok berharap agar para pelaku pengeroyokan dan penusukan terhadap Andre, tertangkap semua. “Apalagi jelang pelaksanaan pilkades di desanya. H Kusnadi, ayah korban juga mencalonkan kades dan telah mengurus SKCK. Semoga keluarga Kusnadi tabah dan sabar menghadapi cobaan ini,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, menurut Amalia Khasana, kejadian pengeroyokan dan penusukan terhadap suaminya itu berada di halaman Indomaret Wonoayu. Sebelum dikeroyok, Amalia bersama suaminya perjalanan dari Malang menuju ke rumah mertuanya di Dusun Bendomalang, Simo Angin-Angin, Wonoayu. (dar/jok/nov)
Kapolres Resmikan 6 Ruang Pelayanan Publik kontainer gudang logistik dan ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Peresmian dihadiri para kepala instansi samping, antara lain perwakilan dari BRI Cabang Tanjung Perak, perwakilan Pelindo III, Kepala PT Pelayaran Anugerah Makmur Sejahtera David Lianto dan Kepala PT Sungai Budi Jonathan. Kapolres Agus Rahmanto menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan dan renovasi sejumlah ruangan, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada perwakilan dari sejumlah instansi samping atas kehadiran mereka. Acara kemudian dilanjutkan penandatanganan prasasti sebagai penanda peresmian. Berikutnya dilakukan penyerahan piagam kepada perwakilan instansi samping karena ikut membantu memberikan dukungan moril maupun materiil. Sehingga pembangunan dan renovasi
Pernah Jenuh Salah satu artis yang begitu melekat di serial SDAS adalah Maudy Koesnaedi. Wanita ini identik dengan karakter Zaenab, dan kali pertama mengudara pada 27 tahun lalu. Sementara, trilogi Si Doel The Movie produksi Falcon Pictures segera tayang di jaringan bioskop. Maudy Koesnaedi mengabarkan, bagian ketiga trilogi ini berjudul Akhir Kisah Cinta Si Doel. Diakui Maudy Koesnaedi, tidak mudah merawat karakter Zaenab dalam kurun waktu lebih dari dua dekade. Aktris berusia 44 tahun ini mengungkap, pernah menemukan titik jenuh dalam memerankan Zaenab. “Ada momen-momen di mana saya jenuh perankan Zaenab. Menangis melulu, sedih melulu, bahagia, balik menangis lagi, sudah dilepeh-lepeh sama Doel malah balik lagi,” ungkap Maudy Koesnaedi di Kemang, Jakarta Selatan, Senin (16/12). “Tapi itu membuatnya menjadi kenangan. Perlu satu trigger yang membuat saya tetap bisa hadir di keluarga Si Doel. Jadi saya justru
agar koordinasi dengan JPU. “Silakan koordinasi dengan jaksa soal itu. Jaksa bagaimana,” tanya Hisbullah Idris kepada JPU Dimaz Atmadi dan M Fadhil. Terkait itu, Kabag Hukum Pemkot Surabaya Ira Tursilowati
Sambungan dari halaman 1
dapat berjalan dengan lancar. Terakhir rangkaian acara ini ditutup dengan pengguntingan pita di sejumlah ruangan yang diresmikan, disaksikan seluruh pimpinan dan perwakilan dari instansi samping serta pejabat utama Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Menurut kapolres, semua ini merupakan sebuah komitmen dalam memberikan pelayanan penuh terhadap masyarakat. Ini juga menjadi syarat-syarat agar Polres Pelabuhan Tanjung Perak dapat menjadi wilayah Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) hingga bisa melayani Wilayah Birokrasi Bersih (WBB). “Semua ruang kerja itu nantinya akan memiliki tujuan untuk memberikan ruang pelayanan publik kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Agus. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 membuat Zaenab yang nyebelin itu menjadi menantang,” sambungnya. Meski begitu, Maudy bersyukur bekerja sama dengan para pemain yang bisa menjaga dan merawat karakter masing-masing selama lebih dari seperempat abad. Ini memudahkan Maudy Koesnaedi dan para pemain lain membangun chemistry di film. “Enggak cuma pemain tapi juga krunya sudah hafal sama kita pas momen syuting. Kru kayak sudah paham Zaenab rasanya seperti apa. Kita enggak bisa menjadi kita yang sekarang tanpa dukungan seluruh pemain,” ujar Maudy. Film Akhir Kisah Cinta Si Doel tayang serentak di seluruh bioskop di Indonesia mulai 23 Januari 2020. Film ini disebut menjadi bagian akhir dari keseluruhan rangkaian cerita Si Doel. Seperti diketahui, Si Doel The Movie kali pertama menyapa bioskop tahun lalu dan sukses merangkul 1,75 juta penonton. Sekuelnya, Si Doel The Movie 2 sayangnya gagal menembus sejuta penonton. Dirilis pada libur Lebaran, film ini meraih 800 ribuan penonton. (*/nov)
usai sidang saat dikonfirmasi Memorandum bungkam dan langsung nyelonong pergi menuju parkiran. Sedangkan JPU Dimaz Atmadi mengatakan, bahwa pihaknya saat ini fokus pada penyidikan enam terdakwa. “Intinya kami fokus pada pembuktian enam terdakwa ini,” singkat jaksa yang menjabat Kasi Pidsus Kejari Tanjung Perak ini.
Sementara itu, Yusuf Eko Nahuddin, penasihat hukum Ratih Retnowati, Dini Rijanti, dan Syaiful Aidy mengatakan, bahwa apa yang dilakukan itu merupakan hak terdakwa sebagai pengawasan. Sebab, pemeriksaan perkara ini mulai penyidikan sampai penuntutan jaksanya sama. “Maka itu dalam eksepsi kami mengatakan, bahwa dakwaan tidak jelas, tidak cer-
mat. Di mana dakwaan primer disebutkan pasal apa, ayat apa, bunyinya seperti apa sehingga memperjelas konstruksi kesalahan kepada klien kami,” ujarnya. Lanjut Yusuf, pihaknya juga mengajukan penangguhan penahanan kepada ketiga kliennya dan ini juga merupakan bagian dari hak terdakwa sebagai warga negara yang berhadapan dengan hukum.
Lima Supercar Teridentifikasi Bodong bodong. Namun sayangnya, siapa pemilik mobil tersebut, petugas masih merahasiakan. Dirlantas Polda Jatim Kombespol Budi Indra Dermawan mengatakan, lima mobil itu adalah tiga Ferrari, satu McLaren, dan satu Lamborghini. “Dari hasil pemeriksaan nomor rangka (noka) dan nomor mesin (nosin), kendaran itu belum terdata di Electronic Regristation and Identification (ERI) milik Kaorlantas,” ujar Budi. Untuk itu, Budi meminta para pemilik kendaraan ini segera mendaftarkan kendaraannya. Sedangkan prosedur yang harus dilalui yakni mengurus PIB (pemberitahuan impor barang), kemudian mengurus form A ataupun form B. Setelah melewati tahap itu, ditambahkan Budi, pemilik baru mengajukan ke Kementerian Perindustrian untuk menentukan tipe kendaraannya, hingga keluar SRUT (Sertifikat Registrasi Uji Tipe) dan SUT (Surat Uji Tipe).
“Setelah itu baru keluar faktur. Faktur langsung menunjuk perorangan untuk mendaftarkan kendaraan. Kita tahu pemiliknya dari data di faktur tersebut,” lanjut Budi. Sementara itu, untuk mobil Porsche 911 warna biru toska sudah diambil pemiliknya pada Senin (16/12). Mobil tersebut dikembalikan sebab dokumen dan pajaknya sudah lengkap saat ditunjukkan kepada polisi. “Ya baru satu mobil (diambil, red) untuk dimutasikan dari Jakarta ke Surabaya,” pungkasnya. Sedangkan menurut Direskrimsus Kombespol Gidon Arif Setiawan, bila pihaknya masih memberi waktu pemilik mobil mewah tersebut untuk mendaftarkan kendaraanya. Karena dengan tidak terdaftarnya mobil pada ERI jelas ada beberapa indikasi. “Memang mobil tersebut belum didaftarkan, tidak sempat mendaftar, atau masuknya ilegal, tentu kita akan sesuiakan
Pembobol Konter HP Diringkus Desa Angsokah, Kabupaten Sapang, Madura, berhasil ditangkap petugas. Gegara ulahnya itu membuat Rizal dijebloskan tahanan Mapolsek Kenjeran. “Sewaktu kami tangkap, tersangka belum sempat mencuri barang berharga di dalam konter tersebut,” kata Kanitreskrim Polsek Kenjeran Iptu Evan Andias, Selasa (17/12). Selain menangkap tersangka, polisi juga menggeledah isi tas yang dibawa Rizal. Ternyata di dalam tas berisi peralatan yang dijadikan sarana untuk membobol konter. Di antaranya palu, obeng, gembok, dan
“Kami mohon kepada majelis hakim agar dialihkan menjadi penahanan kota. Dengan demikian, kami sama-sama mempersiapkan karena saat ini masih dugaan, kami tunggu prosesnya sampai sidang selesai,” pungkas Yusuf. Dalam sidang lainnya, baik Sugito dan Binti Rochmah sama-sama mendengarkan kesaksian dari ketua RT/RW dan sekda. (fer/nov)
Sambungan dari halaman 1 dengan undang-undang yang berlaku. Logikanya kendaraan yang ada di atas jalan harus sudah terdaftar,” jelas Gidion. Masih menurut Gidion, bila mobil tersebut masuk secara ilegal tentu saja pihaknya akan menelusuri asal mobil mewah tersebut. Ketika disinggung apakah sudah ada yang diindikasi ilegal, Gidion masih enggan menjelaskan karena dalam proses penyelidikan. Mengapa baru lima yang diindetifikasi, Gidion memaparkan bila perlu perlakukan khusus untuk melakukan cek fisik. “Teknisnya untuk melihat noka dan nosin ini harus dibawa ke bengkel yang punya alat yang sertifikasi,” lanjut dia. Apabila lima mobil tersebut didaftarkan, lanjut Gidion, kas daerah dari 5 mobil tersebut lebih dari Rp 3,2 miliar lebih. Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan menjelaskan bila supercar yang diamankan tersebut beberapa pemiliknya hanya bisa menunjukkan form A saja. (tyo/nov)
Sambungan dari halaman 1
engsel. Sementara, aksi pebobolan dilakukan Rizal pada Minggu (15/12) pukul 04.00. Sebelum beroperasi lebih dulu dia keliling mencari sasaran rumah atau konter HP dengan mengendarai Kharisma L 3042 QQ. Saat melintas di TKP, dia melihat konter HP di pinggir jalan. Suasana yang sepi membuat Rizal menghentikan laju motornya dan bergegas melancarkan aksinya. Berbekal obeng, palu, dan tang, yang telah dipersiapkan sebelumnya, tersangka berhasil membongkar gembok yang menempel di pintu konter HP. Sialnya, pem-
bobolan ini diketahui warga setempat dan melaporkannya ke Polsek Kenjeran. Anggota Reskrim kemudian merespons dengan mendatangi lokasi hingga menyergap Rizal tanpa perlawanan. Selanjutnya dia dibawa ke mapolsek guna diproses hukum. Saat diinterogasi petugas, tersangka mengaku sudah berniat mencuri. Untuk memuluskan aksinya, Rizal sengaja mempersiapkan obeng dan palu untuk merusak pintu. “Saya baru kali pertama melakukan pembobolan. Namun, ketika akan mencuri ternyata ketahuan polisi,” ujar Rizal. (rio/nov)
Bakal Ada Kota Dijilat Air Laut dan Ditelan Mentah-Mentah
Sambungan dari halaman 1
sudah dekat. Lima-enam bulan lagi bumi akan dikocak. Akan banyak bencana. Jangan salah, itu bukan kimat, tetapi tanda-tanda bahwa kiamat sudah uuuaaamat duuueeekat,” kata Hayong sambil menempelkan jari telunjuk kiri dan kanan. Masa kegelapan segera tiba, lanjut lelaki yang pernah jadi penyiar radio ini. Masa kegelapan fisik bakal terjadi setelah sudah amat lama manusia dilanda kegelapan hati. Linda menarik lengan Hayong dan mengajaknya pergi. Hayong menolak. “Biarkan. Mungkin dia kangen sama aku,” kata Memorandum sambil membimbing Hayong menjauh dari teman-teman. Duduk di kursi warung yang tutup. “Aku menjadi orang terpilih,Yul. Aku telah menghirup udara pengetahuan, dan udara itu sudah menyatu dengan tubuhku,” kata Hay-
ong dengan suara lirih sambil mendekatkan bibirnya ke telinga Memorandum. Menurut Hayong, dia dikelilingi arwah-arwah para pemuja ilmu pengetahuan. Mereka selalu membisikkan jawaban setiap dirinya terbentur pertanyaan yang sulit dijawab. “Pernah ada yang bertanya apakah Jokori bisa menuntaskan masa pemerintahan dia yang kedua, kujawab tidak,” kata Hayong. “Jokowi, Yong, bukan Jokori,” sela Memorandum. “Ya, Jokori,” katanya menegaskan kesalahan ucapnya. “Mengapa tidak?” kejar Memorandum mencoba mengikuti arah pembicaraan dia. “Ada hura-hura besar.” “Huru-hara.” “Ya, hura-hura,” tegas lelaki yang kini
separuh wajahnya ditutupi berewok putih itu, “Bakal banyak darah tertumpah. Bakal banyak tanah longsor. Bakal banyak bangunan tegak digoyang dan dirobohkan angin. Oh ya, bakal ada kota dijilat air laut dan ditelan mentah-mentah.” “Sekarang apa kerjamu?” tanya Memorandum lagi. Hayong hanya tersenyum. (bersambung)
Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih
Berikan Motivasi dan Semangat Siswa SDN Keting 2
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Jember, Memorandum Pasca ambruknya SDN Keting 2, Kecamatan Jombang di Kabupaten Jember, siswa kelas V dan VI terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di ruang perpustakaan dan musala. Sabtu (14/12) pagi, peristiwa tak terduga terjadi saat para pelajar mengikuti kegiatan latihan upacara. Tiba- tiba terdengar suara gemuruh atap gedung yang baru dibangun tiba-tiba ambruk. Beruntung tidak ada korban jiwa. Saat itu jerit tangis anak- anak dan guru bersahutan. Situasi panik mencekam menyisakan bekas trauma di hati dan pikiran banyak orang, termasuk siswa dan siswi SD Keting 2. Melihat Kondisi tersebut, Kepolisian Resort Jember cepat dan responsif untuk membantu memberikan layanan pemulihan pasca trauma (trauma healing ). Selasa Siang ( 17/12), Di tengah proses belajar mengajar di Mushola. Di Sela- sela kunjungan melaksanakan kegiatan pengecekan TKP bersama Tim Labfor Polda Jatim. Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal, S.H,S.I.K,M.Hum didampingi 8 Personil Polwan melakukan kegiatan trauma healing. Pantauan Humas Polres Jember, Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka aktif berinteraksi dengan Polwan pendamping. Para siswa- siswi tampak mulai pulih. Mereka ceria dan tertawa dan bergembira. Bahkan beberapa di antaranya tanpa canggung menjawab pertanyaan kuis dari Kapolres Jember. Bagi yang mampu menjawab, Kapolres pun membagikan hadiah paket alat sekolah. “Kegiatan ini sebagai upaya membangkitkan semangat belajar. Kami motivasi dengan kuis dan hadiah. Alhamdulillah semua semangat dan anak didik sekolah di sini pintar-pintar dalam menjawab pertanyaan,” ujar Kapolres saat dikonfirmasi awak media. Lebih lanjut, Kapolres berharap agar SDN Keting 2 tetap menjaga proses kegiatan belajar-mengajar dan jangan sampai terganggu, terutama penanganan psikis dan pemulihan trauma yang dapat mengurangi semangat belajar. (edy/hms/fer)
Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya memimpin persiapan pengamanan Operasi Lilin Semeru 2019 menjelang Natal dan Tahun Baru 2020.
Lumajang, Memorandum Sehari jelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di wilayah Kabupaten Lumajang, Polres Lumajang menggelar apel pergeseran pasukan dengan sandi Operasi Minak Koncar 2019, di Alun-Alun Lumajang, Selasa (17/12). Acara pagi itu, dihadiri Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar, Bupati Thoriqul 821/ Haq bersama Kodim 0821/ ni Lumajang dalam hal ini diwakili Kasdim Mayorr Inf Rinanto. Dalam apel pergeseran pasukan itu diikuti 3.555 peserta upacara dari personel gabungan darii TNI, Polri serta Linmas. Pada kesempatan itu, Bupati Lumajang yang juga menjadi inspektur upacara bersama Kapolres dan Kasdim menekankan, agar selalu menghindari konflik di lapangan dan jangan muda terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. “Jika ada sesuatu hal di lapangan mohon segera laporkan. Kami tidak ingin ada kecolongan yang terkait dengan hukum ada
salah satu desa di wilayah selatan yang sedang konflik,”ujarnya. Sambutan Kapolres LumaA jang AKBP Adewira Negar Siregar, bahwa ara di dirinya adalah pengendali operasi untuk pilkades serentak di Kabupaten Lumajang. P Pengamana pilkades ad adalah tugas mulia karena manfaatnya bisa dirasakan langsungkan oleh masyarakat. “jika pelaksanaan pilkades berjalan aman, proses pembangunan di Lumajang akan berjalan lancar,” jelas Adewira. Kapolres juga berpesan kepada semua anggota yang bergeser ke lapangan, ketika sampai di daerah atau di lokasi segera kumpulkan semua data
FOTO: MEMORANDUM/TRIV
Jegeh Apike Jember
HALA HALAMAN 8
Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar, Bupati Thoriqul Haq, dan Kasdim Mayor Inf Rinanto mendengarkan penjelasan Kabagops AKP Yatno.
atau informasi yang ada di lapangan. Sampaikan sedetail mungkin informasi yang ditemukan di lapangan. Patuhi serta hormati adat-istiadat yang ada di daerah yang sedang menyelenggarakan pilkades tersebut. Lakukan patroli yang diarahkan oleh pengendali yaitu kapolsek yang ada di wilayah
yor Inf Rinanto mengatakan, bahwa TNI dan Polri dibantu anggota Linmas siap amankan Pilkades serentak guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif. “ika dalam pelaksanannya berjalan lancar, maka Lumajang akan semakain hebat dan bermartabat,”tutupnya. (tri/fer)
Kunjungi Rumah Astuti di Mulyosari
Tulungagung, Memorandum Agunge SikapTulungTinulung (Astuti) tidak hanya sekadar slogan yang dikenalkan KapolresTulungagung AKBP Eva Guna Pandia dalam setiap kesempatan. Astuti juga mengilhami pendekatan yang dilakukan anggota Polres Tulungagung kepada masyarakat. Dengan mengedepankan tolong menolong antarsemua elemen masyarakat, diharapakan kerukunan dan ketertiban antarmasyarakat bisa tercipta, dirawat dan dipertahankan. Salah satu wujud implementasi dari pendekatan kepada masyarakat adalah didirikanya Rumah Astuti di masing-masing desa. Hal itu sesuai dengan perintah Kapolres Tulungagung agar terwujud sinergi antara Bhabinkamtibmas dengan pemerintah desa dan warganya.
Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia di rumah Astuti, Desa Mulyosari.
Seperti Senin (16/12), AKBP Eva Guna Pandia didampingi pejabat utama PolresTulungagung mengunjungi Rumah Astuti di Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo. Dalam kunjungan itu dimanfaatkan oleh Kapolres untuk menemui Kepala Desa Mulyosari Agil Wuisan yang selama ini berperan aktif mendukung terbentuknya Rumah Astuti di desanya. “Iya, kita kunjungi Rumah Astuti yang sudah didirikan di Kantor Desa Mulyosari Pagerwojo. Rumah Astuti ini bisa berdiri atas dukungan 3 pilar tentunya,” ujar
Pandia. Pandia mengatakan, berdirinya Rumah Astuti bukan akhir dari sederet program yang telah dicanangkannya. Bahkan ini adalah awal dari sinergi yang erat antara polisi dan masyarakat. Sebab dengan adanya Rumah Astuti diharapkan bisa menjadi solusi masalah yang ada di desa tersebut. “Harapannya bisa jadi solusi bagi masyarakat. Kalau menemukan masalah atau perselisihan atau konsultasi bisa dilakukan di sini, di Rumah Astuti,” jelasnya.(fir/mad/fer)
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH foto bersama Dandim 0819 Pasuruan Letkol Arh Arif Burhan Fajari Arfian dan anggota.
Kapolres Pasuruan Kota Silaturahmi ke Kodim 0819 Pasuruan, Memorandum Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH bersama rombongan silaturahmi ke Kodim 0819 Pasuruan Jalan Veteran, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Senin (16/12). Dony menyampaikan, silaturahmi ini dilaksanakan guna menjalin sinergitas antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan NKRI, khususnya di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Kedatangan Dony disambut Dandim 0819 Pasuruan Letkol Arh Arif Burhan Fajari
Arfian SSos dengan berjabat tangan dari kedua perwira untuk menjaga, melayani dan mengayomi masyarakat Kota Pasuruan. Hal ini menunjukkan wujud ikatan kehangatan hubungan harmonis dan solid antara TNI dan Polri. “Selain itu Kapolres Pasuruan Kota juga berkoordinasi dengan Dandim 0819 Pasuruan. Untuk bersama-sama menyukseskan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020,” jelas Dony. Doni berharap, sinergitas antara Polri dan TNI ini bisa saling mendukung dan bersama-sama dalam hal menjaga stabilitas keamanan, khususnya di Wilayah Kota Pasuruan. (rul/fer)
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Jamin Keamanan dan Ketertiban Nataru Probolinggo, Memorandum Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya memimpin rapat koordinasi (rakor) lintas sektor persiapan Operasi Lilin Semeru 2019 dalam rangka Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020, Selasa (17/12). Rakor lintas sektor yang digelar di ruang Rupatama Mapolres Probolinggo Kota ini dihadiri berbagai elemen tokoh masyarakat dan agama. Selain itu dihadiri forkopimda, pejabat utama polres, dinas perhubungan, serta instansi terkait. “Kegiatan rakor tentunya memiliki tujuan yang baik. Kita berkumpul untuk membahas bagaimana agar pelaksanaan rangkaian kegiatan Nataru yang sudah semakin dekat ini bisa berjalan dengan aman dan lancar.” kata Kapolres Ambariyadi. Pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2019 ini, kata Kapolres Ambariyadi, tidak akan bisa berjalan dengan lancar apabila tanpa ada dukungan dan masukan dari semua instansi dan eleman masyarakat yang ada di Kota Probolinggo. Tak hanya itu, jika ada perubahan situasi dibandingkan tahun sebelumnya terkait dengan arus mudik, Kota Probolinggo dilalui jalur tol, otomatis liburan Nataru diprediksi akan meningkat. “Titik transportasi Terminal Bayuangga dan Stasiun Kereta Api (KA) Probolinggo juga diprediksi akan meningkat. Ini juga perlu dilakukan pos pelayanan di dekat pusat transportasi yang dimaksud.” tandas Kapolres. Menyikapi hal tersebut, Kepala Dishub Kota Probolinggo Sumadi mengatakan, bahwa Pemkot Probolinggo selalu melakukan kontrol dan cek ricek hingga tingkat bawah, baik kondisi dan keadaan di masyarakat bawah. “Harapan dari Wali Kota Hadi Zainal Abidin adalah kegiatan pengamanan Operasi Lilin Semeru 2019 cukup lancar dan sukses, sesuai permintaan masyarakat,” sebut Kadishub. Kadishub menambahkan, kondisi hingga saat ini sudah melakukan koordinasi bersama Satlantas Polres Probolinggo Kota dalam hal ketertiban arus lalu lintas di wilayah Kota Probolinggo. “Dishub Kota Probolinggo siap mendukung penuh kegiatan Operasi Lilin Semeru 2019 kali ini, sesuai ren ops dari satuan atas.” ucap Kadishub. Sementara itu, Kasdim 0820 Probolinggo Mayor Inf Mifta Fuadi menyebutkan kejadian di manapun, baik di tingkat nasional maupun internasional, tidak menutup kemungkinan akan berdampak kepada Kota Probolinggo. (mhd/fer)
masing masing. Termasuk dari anggota Brimob dan linmas. “Kami minta agar semua kapolsek untuk melakukan patroli rutin di wilayahnya masing-masing untuk antisipasi setiap potensi yang ada dan segera dilakukan tindakan tegas,” pungkas Adewira. Sementara itu, Kasdim Ma-
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum bersama siswa SDN Keting 2.
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
AKP Moh Ardi Wibowo SH SIK MH
FOTO: MEMORANDUM/IST
FOTO: MEMORANDUM/EDY
RABU PAHING, 18 DESEMBER 2019
FOTO: MEMORANDUM/FIR
SERTIFIKA T
P ER S WAN DE
HUKUM & KRIMINAL 3.555 Personel Amankan Pilkades Serentak
Profil layanan mobling samsat terpadu di Jalan A Yani, yang selalu dipadati warga.
Layanan Prima Mobling Samsat Diminati Warga Bangkalan,Memorandum Operasional layanan mobil unit keliling (mobling) Samsat Bersama yang akhir-akhir ini dilakukan Polres Bangkalan, menuai apresiasi positif dan diminati masyarakat. Kehadirannya selalu ditunggu oleh mereka yang ingin membayar pajak kendaraan, baik roda dua atau roda empat. Terbukti, mobling samsat yang setiap harinya standby di beberapa jalan protokol jantung Kota Bangkalan, rutin diserbu masyarakat. Bisa jadi, setiap kali mangkal sekitar pukul 07.30 hingga 11.00, volume antrean warga untuk membayar pajak tahunan motor atau mobil, rata-rata bisa mencapai 80 sampai 100 orang lebih. “Yaahh..operasional mobil unit keliling samsat yang dikembangkan polres, memang men-
jadi salah satu bentuk layanan prima yang paling diminati dan dinantikan warga,” kata Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Moh Ardi Wibowo SH SIK MH, Selasa (17/12). Itu sebabnya, Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MH MSi selalu wanti-wanti agar operasional harian mobil unit samsat, termasuk kadar kualitas layanannya harus selalu ditingkatkan. Termasuk layanan satlantas di sektor lainnya. Seperti permohonan SIM baru, pelaksanaan ujian teori dan praktik lapangannya, atau proses layanan perpanjangan SIM. Melalui layanan mobling samsat ini, tidak lagi terjadi penumpukan dan antrean yang berkepanjangan yang sebelumnya rutin terjadi di Kantor Samsat Bersama di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Bangkalan Kota. Sebab volume warga yang ingin memperpanjang atau
membayar pajak kendaraan sebagian sudah terserap oleh layanan mobling samsat. Hanya saja, sesuai harapan Kapolres, Ardi patut mengingatkan kepada semua personel samsat terpadu yang bertugas dibagian mobling pembayaran pajak kendaraan, harus menerapkan tugas mereka sesuai prosedur tetap yang berlaku. Jangan ada kolusi dan nepotisme. Terlebih pungli. “Itu tidak boleh. Proses layanan harus dilakukan secara tepat, benar, efektif, efisien, dan bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme,” tegas Ardi. Terlebih, sambungnya, Polres Bangkalan kini sudah menyandang predikat Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (ZI-WBK). Proses layanan harus diterapkan berdasar daftar tunggu atau nomor antrean. Setiap harinya, secara bergiliran, mobling samsat standby di Jalan A Yani, Jalan Sultan Abdul Kadirun, Jalan Ki Lemah Duwur, Jalan Halim Perdana Kusuma, atau kawasan srategis lainnya. (ras/fer)
Kabagops Polres Pasuruan AKBP Subadar didampingi Kasatlantas AKP Bayu Halim Nugroho memberikan paparan kepada audiens.
Rakor Lintas Sektoral Operasi Lilin Semeru 2019 Pasuruan, Memorandum Jajaran Polres Pasuruan menggelar kegiatan rapat koordinasi (rakor) Lintas Sekn toral Operasi Lilin 19 Semeru Tahun 2019 di ruang Command Center Polres Pasuruan, Selasa (17/12). Rakor ini dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020. Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK SH MH yang diwakili Kabag Ops Polres Pasuruan AKBP Subadar didampingi Kasatlantas Bayu Halim Nugroho menyampaikan, terima kasih kepada seluruh OPD, dan
sta stakeholder di Kabup paten Pasuruan. Kabag Ops Polres Pasuruan menuturkan, bahwa rapat tersebut menjadi skala prioritas untuk pengam manan operasi kemanusiaan agar mewujudkan kesamaan visi, menyamakan persepsi, dan pola tindak. Pengamanan sebelum, dan sesudah Nataru. “Melalui rakor ini diharapkan dapat memantapkan koordinasi, kerja sama, sinergitas, dan solidaritas untuk menyamakan persepsi, dan evaluasi atas pelaksanaan operasi tahun lalu,” ujar Subadar. (*/rul/fer)
KOTA SURABAYA Surabaya Punya 5.950 Janda Baru
RABU PAHING, 18 DESEMBER 2019 HALAMAN 9
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
Intens di Medsos, Picu Perselingkuhan
Suasana di Pengadilan Agama Surabaya, Selasa (17/12).
Surabaya, Memorandum Angka perceraian di Surabaya masih cukup tinggi. Selama Januari hingga November 2019, tercatat 5.950 gugatan cerai di Pengadilan Agama (PA) Surabaya. Jumlah ini hampir sama dibandingkan tahun sebelumnya. FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
diterima PA 5.950 perkara. Rinciannya, 1.820 perkara diajukan suami (cerai talak) dan 4.130 perkara diajukan istri (cerai gugat). Sementara perkara yang sudah diputus hingga November 2019 ada 5.447 perkara. Rinciannya, 1.635 perkara cerai talak dan 3.812 cerai gugat. Jumlah perkara perceraian terse-
Tokoh PDI-P Ingin Kader Sendiri Gantikan Risma Suraba Memorandum Surabaya, P Politisi senior PDI-P Saleh Ism Ismail Mukadar berharap ca calon wali kota (cawali) yang d diusung PDI-P pada Pilwali Surabaya 2020 adalah kader asli. Bukan dari sosok nonkader yang numpang partai seperti sebelumnya. Terkait mencuatnya nama Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi yang d disebut-sebut mendapat du dukungan dari Wali Kota Tri R Rismaharini, menurut Saleh Saleh, Eri bukan sosok yang ttepatt untuk tarung di Pilwali Saleh Mukadar Surabaya. Selain bukan kader PDI-P,tingkat popularitasnya juga rendah. “Hasil survei, elektabilitas Eri masih di bawah tokoh politik, baik dari PDI-P maupun dari parpol lain,” ungkap Saleh. Untuk pengganti Risma, Saleh punya harapan khusus, yakni memiliki visi besar untuk membangun Kota Surabaya yang ramah lingkungan. Selanjutnya, Surabaya yang merupakan kota terbesar kedua di Indonesia bebas dari kemacetan dan memiliki transportasi massal yang mudah, meriah, dan bisa menjangkau seluruh wilayah. Selain itu, juga mampu membenahi kampung-kampung kumuh. Jadi, bukan wali kota yang hanya mampu mengurusi taman tapi mengabaikan aspek lainnya yang Bersambung ke halaman 10
but sedikit di bawah tahun sebelumnya (2018). Tapi, bisa juga menyamai, melebihi, atau berkurang hingga Desember 2019 mendatang. Pada 2018, PA Surabaya menerima perkara perceraian 6.153 perkara. Rinciannya, 1.939 perkara cerai talak dan 4.214 perkara cerai gugat. Adapun perkara yang sudah diputus
5.440 perkara. Rinciannya, 1.655 perkara cerai talak dan 3.785 perkara cerai gugat. Panitera Muda PA Surabaya Sugiarto mengatakan, berdasarkan data yang masuk ke PA Surabaya diketahui terdapat berbagai macam faktor penyebab terjadinya kasus perceraian ini. Bersambung ke halaman 10
Tak Layak Jalan, 6 Bus di Terminal Purabaya Ditilang
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Dari jumlah tersebut lebih dari separuh jumlah perceraian diajukan oleh pihak perempuan atau istri (cerai gugat). Dua faktor yang menjadi penyebab utama, yakni ketidakharmonisan dan ekonomi. Data yang digali Memorandum di PA Surabaya pada Januari hingga November 2019, tercatat perkara perceraian yang
Petugas Dishub Surabaya memeriksa piranti bus di Terminal Purabaya.
Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum foto bersama pimpinan SKH Memorandum di pendopo kabupaten.
15 Penggemar Gowes Sampang Pesan lewat Staf Pemkab Sidoarjo Sidoarjo, Memorandum Gowes Spektakuler dalam rangka HUT Kabupaten Sidoarjo yang digelar 26 Januari 2020 diperkirakan bakal super meriah. Penggemar gowes dari pelbagai kota di Jatim dipastikan membanjiri Kota Delta untuk memeriahkan acara yang digelar SKH Memorandum dan Pemkab Sidoarjo tersebut. Penggemar gowes dari kota-kota di Jatim bahkan sudah ada yang menghubungi Kantor SKH Memorandum
di Ketintang, Surabaya, maupun Pemkab Sidoarjo. Narno, staf protokoler Pemkab Sidoarjo, misalnya. Baru-baru ini mengontak Memorandum Biro Sidoarjo dan memesan 15 tiket untuk rekannnya dari Sampang, Madura. Narno dalam teleponnya ke Memorandum Sidoarjo pertama kali menanyakan di mana bisa membeli tiket Gowes Spektakuler. “Tolong belikan, nanti saya ganti. Saya butuh 15 tiket untuk teman dari Sampang, Madura yang mau ikut gabung dalam
Gowes Spektakuler,” ujar Narno. Sejumlah penggemar sepeda onthel juga mengontak Memorandum Biro Sidoarjo dan menanyakan di mana bisa mendapatkan tiket Gowes Spektakuler. Mereka menanyakan lebih dini tiketnya karena khawatir bakal habis mengingat hadiah utama acara ini cukup menggiurkan, yakni mobil. Apalagi, n rutenya tidak terlalu jauh, yakni sekitar 20 km saja. “Saya beli tiket di mana?” tanya salah satu penggemar gowes dari Mojokerto.(jok/fer)
Forum BPD Apresiasi Gowes Spektakuler Sidoarjo, Memorandum Dukungan kegiatan Gowes Spektakuler dalam rangka HUT ke-161 Kabupaten Sidoarjo bekerja sama dengan Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum pada Minggu (26/1) mendatang terus mengalir. Kali ini, Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Jatim dan Sidoarjo. Apresiasi acara itu disampaikan Ketua Umum BPD Jatim dan Sidoarjo H Sigit Setyawan SSos SH, Senin (16/12). Dikatakan Sigit, bahwa acara itu patut didukung karena merakyat dan menghibur. Tidak hanya bagi masyarakat Sidoarjo saja, tetapi juga pegowes di luar Sidoarjo. Ditambah
lagi, peserta bisa membawa pulang hadiah termasuk hadiah utama berupa mobil bagi yang beruntung. “Acara seperti ini (Gowes Spektakuler) juga mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga,” ujar pengusaha yang tinggal di Candi, Sidoarjo itu. Bukan hanya mengapresiasi, Sigit Setyawan juga berjanji bakal mengajak rekan-rekannya sesama BPD untuk memeriahkan acara tersebut. “Teknisnya nanti saya bicara dengan teman-teman. Tetapi intinya saya mendukung acara semacam ini karena menghibur dan menyehatkan masyarakat,” tegas Sigit Setyawan. (jok/fer)
Ketua BPD Jatim dan Sidoarjo H Sigit Setyawan
Surabaya, Memorandum Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2020, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya merazia bus antarkota di Terminal Purabaya, Selasa (17/12). Enam bus ditilang karena tidak layak jalan atau tidak lolos ramp check. Kegiatan ini untuk memastikan kesiapan bus dalam rangka penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru 2020 atau Nataru. Pemeriksaan meliputi berbagai macam aspek mulai administrasi seperti trayek hingga teknis yakni kondisi kaca, ban, rem, klakson, lampu, dan kelengkapan lain, yang berkaitan dengan keselamatan penumpang. Dari pemeriksaan tersebut ada beberapa hal yang belum dipenuhi. Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Angkutan Dishub Surabaya Budi Basuki menjelaskan, enam bus yang tidak layak jalan tersebut lantaran kaca pecah atau retak. Selain itu, diketahui salah satu ban bus tujuan Surabaya-Denpasar kondisinya menipis. Ketebalan ban luar tersebut di bawah satu milimeter.”Kondisi ini tentu membahayakan keselamatan penumpang,” tandas Budi. Enam bus yang tidak layak tersebut, lanjut Budi, dilakukan tindakan tegas dengan penilangan. Hal ini agar si pengemudi memperbaiki kerusakan Bersambung ke halaman 10
KOTA SURABAYA Libur Nataru, Penumpang Diprediksi Naik 10 Persen
RABU PAHING, 18 DESEMBER 2019 HALAMAN 10
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
Untuk itu, Dishub Jatim akan menambah jumlah angkutan umum, baik darat, laut, dan udara, guna mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut.”Kita sudah rapat koordinasi (rakor) dengan Polda Jatim, Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak, Kantor Otoritas Bandara Juanda, BMKG, dan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional. Intinya, kita siap melaksanakan angkutan Nataru,” kata Plt Kepala Dinas Perhubungan Jatim, Fattah Jasin, Selasa (17/12)
Kondisi Jalan Upajiwa yang berdampingan dengan gedung TCM yang mangkrak.
Bangunan Mangkrak Jalan Ngagel Jadi Sarang Ular
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Fattah Jasin
tur sipil negara (ASN) dan libur sekolah. Ini cenderung dipakai masyarakat untuk melakukan
perjalanan. Dengan kesiapan ini, Fattah Jasin yakin kondisi transportasi pada masa libur akhir tahun 2019 akan berjalan lancar. “Insya Allah selama pelaksanaan Natal dan Tahun Baru tidak akan ada masalah,” ungkap dia. Untuk memperlancar arus kendaraan yang diprediksi meningkat sekitar 10 persen, Jasin mengaku, juga telah menurunkan 3.000 personel sekaligus ditambah atau diperbantukan 11.000 personel dari Polda Jatim.“Sedangkan untuk kenyamanan penumpang, kita mendirikan 26 posko di terminal kabupaten/kota di Jawa Timur,” jelas dia. Selain itu, Dishub Jatim akan membatasi operasional angkutan
Surabaya, Memorandum Kawasan Ketintang selama ini menjadi langganan banjir. Begitu hujan turun, sudah terjadi genangan di beberapa tempat. Ini bisa dilihat dari beberapa kali hujan selama Desember ini. Jalan Ketintang, Jalan Ketintang Timur, Jalan Jetis Kulon, Jalan Jetis Wetan, Jalan Ketintang Madya, Jalan Ketintangg Barat, dan Jalan Ketintang Baru, jalan berubah menjadi sungai. Penyebabnya, air dari saluran meluber ke jalanan yang memang lokasinya lebih rendah. Kondisi ini sudah terjadi sejak lama. Bahkan ketika hujan deras, ketinggian air di jalanan bisa mencapai 30 hingga 50 cm. Akibatnya, sampai meluber ke rumah. Bahkan setahun lalu ada kejadian mahasiswi meninggal dunia karena tersetrum. Penyebabnya, banjir merembes ke instalasi listrik di kamar kos mahasiswi tersebut.
Banjir di Jalan Ketintang Timur pada Senin (16/12) sore.
Suparno, warga Ketintang, mengatakan hujan sebentar saja kerap mengakibatkan jalannya menjadi genangan. Bahkan, ketika hujan deras, banjir yang terjadi semakin parah. “Ya begitu yang terjadi setiap kali hujan deras. Warga berharap pemkot memiliki solusi atas banjir yang terjadi di sini,” harap Suparno. Sementara Kepala PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya Erna Purnawati mengatakan, kondisi kawasan Ketintang memang rendah, terutama jalannya. Akibatnya, selalu banjir ketika hujan turun. Untuk mengatasi tersebut, caranya dengan memperlebar saluran di sana.“Kita perbanyak saluran di sana untuk mengatasi banjir,” kata dia, Selasa (17/12). Disinggung apakah perlu dipasang pompa air, Erna mengatakan tidak ada. Sebab, pompa air itu ada di daerah Wonorejo.(udi/dhi)
Lamongan, Memorandum Ratusan kepala desa (kades) di Kabupaten Lamongan mengikuti pembekalan di Pendopo Lokatantra, Selasa (17/12). Sebanyak 166 kades baru mengikuti pembekalan hari pertama dan akan diikuti 204 kades esok harinya. Bupati Fadeli dalam sambutannya mengajak seluruh kades baru untuk menyatukan pola pikir, menelurkan inovasi serta kreatifitas dalam memimpin. “Sudah saatnya kita memberikan pelayanan yang cepat, jangan lagi berbelit-belit. Kadeskades muda ini saya lihat sangat milenial, kita butuh perubahan, pemikiran yang segar. Kalau tidak
sekarang kapan lagi,” ujarnya memberi semangat. Terkait pemanfaatan dana desa, Fadeli meminta kades juga menggunakannya untuk kegiatan ekonomi produktif, sesuai potensi desanya. Jadi tidak hanya untuk pembangunan infrastruktur saja. Dia kemudian menyebutkan adanya sejumlah desa yang berhasil memanfaatkan dana desa untuk meningkatkan pendapatkan desa. Seperti Desa Latukan, Desa Kranji, dan Desa Besur. “Ini harus di contoh desa-desa lain juga, agar memiliki pendapatan desa sendiri, sesuai dengan potensinya, ” pungkasnya. Sementara Asisten Tata Praja
M. Nalikan mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada seluruh kades terhadap fungsi, tugas serta tanggung jawab saat menjabat demi terbentuknya pemerintahan yang kokoh. Oleh karenanya telah dipersiapkan materi-materi yang dibutuhkan selama menjabat sebagai kades. “Pada kegiatan kali ini akan diberikan materi bersifat aplikatif, dan tahun depan akan diberikan pembekalan secara menyeluruh,” ungkapnya. Enam materi yang akan disampaikan yakni, kepemimpinan desa oleh sekretaris daerah, pengawasan penyelenggara pemerintah desa oleh inspektorat,
FOTO: ISTIMEWA
Ratusan Kades Baru Ikuti Pembekalan
Bupati Fadeli menyalami kades baru yang mengikuti pembekalan.
mekanisme penyelenggaraan pemerintah desa oleh asisten tata praja, sinkronisasi perencanaan pembangunan daerah dengan desa oleh bappeda, pember-
Surabaya Punya 5.950 Janda Baru Kasdim Tipe A 0831 Surabaya Timur Mayor Inf Sumarji memberikan materi bela negara di SMKN 10.
Waspada Bergesernya Budaya Bangsa Surabaya, Memorandum Era globalisasi dengan kemajuan teknologi dan informasi yang luar biasa menjadikan dunia tanpa batas. Di mana banyak menawarkan budaya baru yang dapat menggeser budaya bangsa. Itu yang disampaikan Kasdim Tipe A 0831 Surabaya Timur Mayor Inf Sumarji ketika memberi materi bela negara kepada ratusan pelajar SMKN 10, Senin (16/12). “Fakta yang terjadi saat ini Pancasila mulai terlupakan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang lupa teks Pancasila, tidak ada lagi P4,” ujar Sumarji. Sedangkan yang terjadi sekarang tawuran antarpelajar, bangga dengan budaya asing, pertikaian antaragama, lebih bangga terhadap negara lain. “Gotong royong mulai pudar, gaya hidup mewah, narkoba, dan kriminal,” lanjut dia. Masih menurut Sumarji, bela negara harus dilakukan oleh seluruh komponen warga negara Indonesia untuk mencegah, segala bentuk tantangan, hambatan, gangguan dan ancaman. “Bela negara adalah tekad, sikap, dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada NKRI. Guna meniadakan setiap ancaman yang membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa,” tegas dia.(tyo/lis)
Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i
barang. “Rencananya pembatasan itu akan dilakukan dalam dua periode. Periode pertama, pada 20 Desember 2019 pukul 00.00 sampai 21 Desember pukul 24.00,”jelas dia. Untuk periode kedua, menurut dia, dilaksanakan pada 30 Desember pukul 00.00 sampai 1 Januari 2020 pukul 24.00. Pembatasan itu dilakukan di beberapa ruas jalan nasional. “Untuk mengurangi kemacetan di jalan akan ada pembatasan angkutan barang yang menggunakan truk di jalan nasional. Mereka kita larang, namun pembatasan operasional itu tidak berlaku atau pengecualian terhadap kendaraan barang yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM), ternak, dan bahan pangan pokok lainnya,”beber dia.(why/dhi)
Atasi Banjir, Pemkot Perbanyak Saluran di Ketintang
FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDDIN
Surabaya, Memorandum Bangunan mangkrak yang tepat berdiri di samping kampung Upajiwa 3, Kelurahan Ngagel, Kecamatan Wonokromo, membawa konsekuensi tersendiri bagi warga sekitar. Selain kampungnya menjadi tertutup, juga banyak ular berkeliaran. Kehadiran ular itu sejak pembangunan gedung Trade Mall Centre (TCM) itu berhenti awal 2000-an. Di sekitar TCM itu tumbuh semak belukar sehingga dijadikan sarang ular. Hasiah, warga Upajiwa 3 yang berjualan lontong di samping pagar seng TCM, mengatakan, warga sering melihat ular berkeliaran. Pada awalnya kaget dan takut, namun karena terlalu sering akhirnya kemunculan ular itu menjadi hal biasa. “Yang sering itu ular kobra anakan. Jadi ketika tepergok, ular itu kepalanya berdiri dan kemudian masuk lagi ke pagar seng TCM,” jelas dia. Dua minggu lalu, warga setempat menangkap ular dengan ukuran agak besar. “Kalau tak salah itu ular kobra yang ditangkap warga. Saya tidak tahu dikemanakan ular tersebut,” kata dia. Hasiah menambahkan, meski banyak ular, namun hingga kini warga setempat aman-aman saja. Bahkan, hewan peliharaan warga pun aman dan tak pernah dimangsa ular. “Semuanya berjalan biasa-biasa saja di sini,” ungkap dia. Hal senada juga diungkap seorang ibu muda yang enggan disebutkan namanya. Ia menambahkan, ular yang kerap masuk ke kampung yang berasal dari gedung mangkrak itu beragam jenis. Ada piton, ada juga yang warna kuning dan paling banyak adalah anak ular kobra.”Saya pernah lihat ular kobra di dekat sumur itu. Lalu ular itu lari,” cetus dia. Untuk diketahui, bangunan TCM itu sudah mangkrak cukup lama.Bahkan bangunan berpagar seng ini menunggak PBB hingga Rp 1,6 miliar.(udi/dhi)
Dia menjelaskan, selama libur Nataru akan ada armada 5.900 unit bus untuk melayani 3,3 juta penumpang, 750 rangkaian kereta api untuk 1,3 juta penumpang, dan 120 kapal laut dan penyeberangan yang akan beroperasi di Jatim.”Kita juga menyediakan pesawat di Bandara Juanda untuk 1,3 juta,” ungkap dia. Soal penyebab melonjaknya penumpang, kata dia, karena saat perayaan Nataru bersamaan dengan masa cuti bersama apara-
FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDDIN
Surabaya, Memorandum Selama libur akhir tahun pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 (Nataru), Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim memprediksi terjadi lonjakan penumpang hingga 10 persen.
Antara lain poligami, ekonomi, tidak ada tanggung jawab, gangguan pihak ketiga dan lainnya. Dari beberapa faktor tersebut, terdapat tiga faktor utama yang menyebabkan hal ini terjadi. Yaitu faktor perselisihan dan pertengkaran terus menerus 2.869 kasus, ekonomi 1.767 kasus,faktor tidak ada tanggung jawab 378 kasus, dan faktor kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) 115 kasus. “Dari sekian faktor itulah, yang paling banyak pertama perselisihan dan pertengkaran secara terus-menerus (ketidakharmonisan) dan masalah ekonomi serta faktor
tanggung jawab,” ungkap dia. Lebih jauh dijelaskan, pertengkaran terus menerus ini bisa ditengarai adanya perselingkuhan. Salah satu pihak, baik suami atau istri, merasa tidak bisa menerima kehadiran orang ketiga dalam rumah tangganya hingga muncullah gugatan perceraian dari pasangannya. Salah satu penyebab perselingkuhan adalah keberadaan media sosial (medsos). Terutama saat pasangan berusaha mencari pelarian dengan bermain medsos untuk berhubungan dengan orang lain. Hubungan ini lantas membuat
Sambungan dari halaman 9 pasangannya cemburu. Seringnya, salah satu pasangan yang terus bermain medsos bisa menimbulkan prahara. Jarangnya komunikasi personal karena terlalu sering bermain dengan gawainya masing-masing juga membuat hubungan suami-istri menjadi renggang. “Masalah pernikahan ini banyak yang disebabkan karena medsos karena bisa memunculkan pihak ketiga dalam hubungan rumah tangga,” tutur dia. Pasangan suami istri yang cerai karena medsos ini didominasi oleh pasangan usia muda yang juga termasuk da-
Tokoh PDI-P Ingin Kader Sendiri Gantikan Risma menjadi kebutuhan warga kota. “Insya Allah, sampai saat ini yang bersaing di Surabaya dan yang memiliki elektabilitas bagus semuanya kader PDI-P. Bahkan, saya melihat belum kelihatan kader partai lain yang punya elektabilitas sebagus kader PDI-P,”jelas Saleh. Lebih jauh, Saleh menuturkan, di urabaya ada tiga kader PDI-P yang cukup menonjol.
Yaitu, Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, anggota DPRD Surabaya Dyah Katarina, dan anggota DPRD Jatim Armuji. “Semuanya masih memiliki elektabilitas di atas rata-rata kader partai lain,” jelas Saleh. Sebelumnya Ketua DPC PDI-P Surabaya Adi Sutarwijono menuturkan, dari 18 calon yang sudah mendaftar
dayaan masyarakat desa oleh dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (PMD), dan pembentukan peraturan desa oleh bagian hukum. (*/udi)
Sambungan dari halaman 9
ke PDI-P, ada tiga nama yang belakangan ini gencar blusukan ke warga. “Ada beberapa figur yang menonjol dalam pergerakan ke masyarakat. Yakni, Mas Whisnu Sakti Buana (bakal calon wali kota) Ibu Dyah Katarina (bakal calon wali kota), dan Pak Armuji yang mendaftar sebagai bakal calon Wali Kota Surabaya,” ujar Awi. (dhi/lis)
lam generasi milenial. Rata-rata usianya mulai 21 tahun sampai 35 tahun. Pasangan milenial yang lahir mulai 1980, punya kecenderungan lebih tinggi untuk menggugat cerai pasangannya karena medsos. Sugiarto mengatakan, kasus perceraian yang ditangani oleh PA Surabaya mayoritas diajukan pihak istri kepada suami. “Persentasenya mencapai 70 persen dari pihak istri dan 30 persen dari pihak suami. Itu perkiraan dari perhitungan perkara yang masuk di PA Surabaya,”ujar dia.
Tak Layak Jalan... bus, sebelum nantinya kembali beroperasi.”Kalau sementara ini masih kita tilang. Kalau membahayakan, ya kita keluarkan,” tegas Budi. Dia juga mengimbau kepada perusahaan otobus (PO) agar lebih peduli terhadap armada yang dimiliki. Dia mencontohkan seperti pengecekan dan perawatan berkala terhadap bus.”PO harus melakukan perawatan berkala agar kendaraan tersebut bisa layak jalan. Karena
Mereka yang mengajukan perceraian, lanjut dia, sering berasal dari keluarga yang memiliki beban hidup tinggi. Misalnya, mereka yang sudah memiliki tanggungan untuk membiayai dua anak atau lebih. Dia menambahkan, PA Surabaya berusaha meminimalkan terjadinya perselisihan dengan mengupayakan perdamaian saat dalam tahap mediasi. “Majelis hakim sudah berusaha mendamaikan, namun kenyataannya sedikit para pihak batal bercerai,” pungkas dia.(why/dhi)
Sambungan dari halaman 9 setiap perusahaan juga memiliki bengkel dan mekanik,”ucap Budi. Setidaknya ramp check yang diselenggarakan Dishub Surabaya ini merupakan kegiatan rutin di terminal dalam frekuensi tertentu. Namun menjelang Nataru, pemeriksaan ini ditingkatkan hingga tiap hari. “Kegiatan pemeriksaan dengan intensitas yang ditingkatkan ini sudah dilakukan sejak 9 Desember,” imbuh dia. (alf/dhi)
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Supriadi, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Muhammad Arif Alfiansyah, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kontributor Blitar: Prawoto Sadewo, Kontributor Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
MADURA
RABU PAHING, 18 DESEMBER 2019 HALAMAN 11
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Dua Maling Motor Kepulauan Dibekuk Pengungkapan maling motor aal Kepulauan itu, bermula tertangkapnya tersangka Farid diamankan di Jalan Pud, Desa Kolo-Kolo, Kecamatan Arjasa. Saat diinterogasi, tersangka mengaku melakukan pencurian satu unit motor di depan kos di Jalan Dr Cipto, Desa Pabian, Kecamatan Kota. Pengakuannya Farid, dirinya melakukan pencurian tidak sendirian.Melainkan bersama temannya. Kemudian pengembangan kasus dilakukan aparat kepolisian. Tidak lama tersangka Moh Haris diamankan di Jalan Pud desa Angon-Angon, Kecamatan Arjasa, Sumenep. “Selanjutnya para tersangka diamankan di kantor Polsek Kangena, kemudian dibawa ke kantor Polres Sumenep untuk menjalani proses hukum,” terang Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, Selasa (17/12). Kepada aparat para tersangka mengaku, mencuri
motor milik salah seorang pegawai cafe. Sekitar pukul 17.00, korban memarkir kendaraannya di depan kamar rumah kosnya kemudian kedua tersangka melancarkan aksinya pencurian membawa kendaraan tersebut. Sekitar pukul 20:00, korban baru mengetahui kendaraannya tidak ditempat, kebingungan upaya pencarian dilakukan namun tidak ditemukan hingga akhirnya disarankan melihat CCTV tetangga dan diketahui para tersangka yang membawa motor tersebut. “Dalam rekaman tersangka menggunakan kendaraan matic dan mendorong kendaraan hasil curianya,” katanya berdasarkan keterangan tersangka. Dalam penangkapan kasus curanmor tersebut, aparat mengamankan para tersangka serta barang bukti (BB) satu unit motor Yamaha Vixion warna putih tahun 2015.(uri/sr)
FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI
Sumenep, Memorandum Farid (28) dan Moh Haris (33), maling motor asal Dusun Beringin, Desa Duko, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, ditangkap unit resmob polres setempat. Keduanya diduga mencuri motor di rumah kos Jalan Dr Cipto Pabian, Sumenep.
Tersangka didampingi petugas ketika diamankan di Mapolres Sumenep.
Polres Pamekasan Bentuk Satgas Penyelamatan Korban Bencana Pamekasan, Memorandum Polres Pamekasan menggelar apel penanganan bencana tahun 2019-2020. Apel tersebut dipimpin Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari di halaman Mapolres Pamekasan, Selasa (17/12). Dalam kegiatan itu dihadiri jajaran forkopimda dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan stakeholder terkait. AKBP Djoko Lestari mengatakan, tujuan apel kesiapsiagaan bencana ini adalah untuk membentuk satuan tugas (satgas) dalam penyelematan terhadap korban bencana. Kemudian melakukan langkah-langkah siaga darurat, tanggap darurat bencana dan pasca bencana bersama BPBD. Selain itu AKBP Djoko Lestari mengutarakan, tujuan lainnya menggelar apel ini adalah sebagai pedoman kegiatan dalam penanganan bencana, pelibatan TNI dan Polri secara aktif dalam membantu upaya penanganan bencana, serta melakukan pengamanan terhadap daerah rencana tempat pengungsian dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. “Mengenai kelengkapan peralatan kita sudah siap, mulai perahu karet, kemudian senso, alat pemotong beton, termasuk dapur umum, kita sudah miliki di Kabupaten Pamekasan,” katanya seperti dikutip dari TribunMadura.com, Selasa (17/12). Lebih lanjut, AKBP Djoko Lestari memaparkan, berdasar perkiraan cuaca, wilayah Pamekasan akan efektif memasuki musim hujan pada minggu ketiga bulan Desember ini, dan puncaknya diperkirakan pada bulan Januari hingga Februari 2020. Sehingga perlu diwaspadai hujan lebat, angin kencang dan angin puting beliung serta bencana lainnya seperti banjir dan tanah longsor. Tidak hanya itu, AKBP Djoko Lestari juga mengungkapkan, kalau pihaknya saat ini sudah membentuk lima satgas yakni satgas SAR, satgas pengungsian, satgas kedokteran dan kesehatan, satgas lidik-sidik, dan satgas bantuan operasi. Sementara itu, Wakil Bupati Pamekasan Rajae mengatakan, secara khusus pemerintah daerah akan mempersiapkan diri untuk menyambut segala kemungkinan yang akan terjadi di musim hujan ini, karena menurutnya bencana tidak bisa diprediksi. “Kami meminta segera laporkan apabila ada hal-hal atau indikasi akan terjadi bencana,” pintanya. Sementara mengenai dana penanganan bencana, pihaknya akan mempersiapkan secara khusus di BPBD dan dinas sosial setempat. (*/sr)
FOTO: MEMORANDUM/ RAS
20 hari sekali, disdpendukcapil hanya ketiban jatah 500 keping blangko dari Dirjen Dukcapil Jakarta. Realita itu, menurut Zakariya, jelas tidak sebanding dengan akumulasi warga pemohon yang terus mengalir. Faktanya saat ini warga pemohon yang masuk dan harus dilayani dispendukcapil tercatat sekitar 98.000 orang lebih. Selain itu, hingga per tanggal 12 Desember 2019 lalu, terdata masih ada 16.983 warga pemegang Surat Keterangan (Suket) atau Print Ready Record (PPR) pengganti KTP-E. Mereka juga butuh blangko KTP-E untuk mengganti Suket di tangan mereka. Untuk mengantisipasi keluhan warga, petugas Dispenduk Capil, menurut Zakariya, harus pintar-pintar ngurusi keperuntukan KTP-E yang turun ke Dispenduk Capil Bangkalan hanya 500 keping per 20 hari. Di sini petugas harus mematok skala prioritas secara adil. “ Di antaranya petugas harus mengedepankan keperuntukan
Zakariya SDH MH
Profil layanan perekaman KTP-E kepada warga oleh petugas dispendukcapil.
blangko KTP-E yang sudah turun kepada warga pemegang Print Ready Record atau Suket,” tandas Zakariya. Sedangkan untuk warga pemohon baru, untuk sementara, terpaksa dilayani dengan pembuatan suket pengganti KTP-E dulu. Itu sebabnya, sebelum problem krisis blangko KTP-E itu
terantisipasi secara maksimal, Zakariya menghimbau agar warga pemohon administrasi kependudukan KTP-E agar bersabar dulu. Terlebih, kendala klasik ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Bangkalan. Tetapi juga dialami Dispendukcapil kabupaten dan kota di seluruh tanah air. Terakhir, Zakariya berharap
agar problem krisis e-KTP itu, sebagai mana dijanjikan Dirjen Dikcapil dalam rakor terakhirnya, benar-benar akan teratasi secara maksimal pada tahun 2020 nanti.”Hanya saja, pada kisaran bulan krisis blangko KTP-E itu nanti akan terealisir, ya saya belum bisa memastikan,” pungkas Zakariya. (ras/sr)
Truk PT Pos Indonesia Tabrak Pagar
Karapan sapi masih menjadi andalan menarik kunjungan wisatawan ke Sumenep.
15 Event Ramaikan Visit Sumenep 2020 Sumenep, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep meluncurkan 15 event sebagai rangkaian Visit Sumenep 2020. Semua kegiatan tersebut nanti akan digelar sepanjang tahun depan. Bupati Sumenep A Busyro Karim mengatakan 15 event dalam Visit Sumenep 2020 akan mengangkat tentang budaya lokal. Ide itu sebagai upaya menjaga warisan leluhur. Karena jika meninggalkan kebudayaan sama saja dengan menghilangkan jati diri sebuah daerah. “Rangkaian eventt yang akan digelar pada program Visit Sumenep 2020 untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sumenep khususnya
wisatawan mancanegara,” ujar bupati. Dia mengharapkan seluruh elemen masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) ikut aktif menyukseskan program wisata. Karena Kabupaten Sumenep memiliki potensi wisata dan seni budaya luar biasa yang tidak kalah dengan daerah lain di Nusantara. Sehingga potensi itu harus didukung dengan promosi dan pelayanan yang maksimal. Menurut bupati, objek wisata di Kabupaten Sumenep membutuhkan pihak yang inovatif dan kreatif untuk mengembangkan potensi yang ada. Hal itu dalam rangka mendorong pembangunan daerah di sektor pari-
wisata. “Penyelenggaraan Visit Sumenep tahun 2018 dan 2019 telah dilakukan kajian komprehensif agar penyelenggaraan pada tahun 2020 lebih baik lagi. Meskipun ada kekurangan pada tahun sebelumnya, namun patut diapresiasi karena telah banyak meningkatkan angka kunjungan maupun promosi objek wisata,” urai dia. Pada momen Visit Sumenep tahun depan, bupati berkomitmen meningkatkan kerja sama dengan pihak swasta dalam mengelola objek wisata. Dengan harapan sektor pariwisata mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan tidak membebani anggaran daerah. (aan/sr)
Sumenep, Memorandum Diduga sopir mengantuk Truk boks nopol W 9852 C milik PT Pos Indonesia mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Nasional Desa Kapedi, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Selasa (17/12) pagi. Beruntung dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa. Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menerangkan, kecelakaan bermula dari truk PT Pos Indonesia dikemudikan Andri, melaju dari arah Barat ke Timur Pamekasan-Sumenep dengan kecepatan sedang. Sewaktu melintas di Jalan Nasional Desa Kapedi, Kecamatan Bluto, diduga pengemudi mengantuk sehingga kehilangan kendali.
Kendaraan berjalan lurus kemudian menabrak pagar milik warga setempat. “Karena mengantuk Truck Box kehilangan kendali kemudian menabrak pagar rumah warga hingga roboh,” terangnya. Beruntung dalam peristiwa naas tersebut ,tidak ada korban jiwa hanya saja mengalami kerugian material patok pembatas jalan pagar rumah milik warga mengalami kerusakan. Diperkirakan kerugian 10.000.000. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan barang bukti.”Untuk sementara Lakalantas itu, diduga kuat karena pengemudi mengantuk,” katanya. (uri/sr)
FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI
Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari memimpin apel penanganan bencana.
Bangkalan, Memorandum Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Bangkalan Zakaria SH MH mengakui masalah krisis blangko KTP-E dalam setahun terakhir ini masih menjadi kendala krusial. Namun, dia optimistis problem klasik yang menjadi keluhan mayoritas warga pemohon administrasi kependudukan itu bakal teratasi pada tahun 2020 nanti. “Insya Allah kendala ini akan terantisipasi tahun depan. Saya yakin itu,” tegas Zakariya, Selasa (17/12) kemarin. Dasarnya, hasil rapat koordinasi (rakor) terakhir di Jakarta baru-baru ini, mengisyaratkan problem kelangkaan blangko KTP-E di lingkup dispendukcapil kapupaten dan kota di seluruh Indonesia, akan terantisipasi tahun 2020 nanti. Diakui krisis kepemilikan blangko KTP-E memang menjadi kendala tersendiri bagi Dispendukcapil Bangkalan. Terutama dalam dua tahun terakhir ini. Itu terjadi lantaran setiap
FOTO: MEMORANDUM/ AINUL ANWAR
FOTO: MEMORANDUM/ IST
Krisis Blangko KTP-E Bakal Teratasi pada 2020
Kondisi truk setelah menabrak pagar di Desa Kapedi, Sumenep.
PASURUAN
RABU PAHING, 18 DESEMBER 2019 HALAMAN 12
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
8 PSK Diamankan di Pecalukan dan Karangjati Pasuruan, Memorandum Praktik prostitusi masih marak terjadi di Kabupaten Pasuruan. Dalam semalam, delapan pekerja seks komersial (PSK) diamankan dari dua lokasi yang berbeda. Empat PSK di antaranya diamankan dari sebuah vila di Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen dan empat lainnya di warung remang-remang Karangjati, Pandaan. Razia itu digelar sekitar pukul 23.00 oleh Unit Sabhara Polsek Prigen. “Saat kami menggelar razia, empat orang PSK tengah duduk santai menunggu tamu berada di dalam vila ini,” ujar Kanit Sabhara Polsek Prigen Ipda Johanes. Malam itu juga, keempat PSK langsung dibawa ke Mapolsek setempat untuk didata sekaligus diperiksa atau lidik. Dari empat PSK itu, mayoritas dari luar daerah. Tercatat hanya ada satu yang asal Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Yakni berinisial Jl, yang masih berusia 19 tahun. Tiga lainnya dari Jawa Tengah. Yakni Rn (30) asal Banyumas; lalu Ds (28) dan Elv (20) dari Purbalingga. Kemarin pagi, keempat PSK itu langsung dibawa ke Pengadilan Negeri (PN) Bangil untuk disidang tindak pidana ringan (tipiring). “Para PSK-nya kami sidang tipiring di PN, rata-rata pendatang baru dan mayoritas dari Jateng. Hanya satu dari kabupaten ini,” ungkap Johanes. sebelumnya, pada Minggu malam petugas Polsek Pandaan juga menggelar razia pekat di sejumlah warung remang-remang di kawasan Dusun Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan. Dari razia itu, empat PSK berhasil dijaring. Mayoritas juga dari luar daerah. Tercatat hanya satu yang dari Kabupaten Pasuruan. Persisnya dari Desa Pager, Kecamatan Purwosari, yakni berinisial Alf (34). Tiga lainnya dari luar Pasuruan. Yakni, Lnd (46) dan Smn (44), keduanya dari Malang. Serta Nhy (54) asal Surabaya. “Keempat PSK ini kami amankan saat sedang mangkal, berada di warung tepi jalan. Setelah dari polsek, lalu dikirim ke PN Bangil untuk disidang tipiring,” tutur Kapolsek Pandaan AKP Jaka Winarno. (rul/sr)
Pasuruan, Memorandum Tim Resmob Suropati Satreskrim Polres Pasuruan Kota membekuk tiga pria asal Sulawesi Selatan (Sulsel) yang menjadi tersangka kasus penipuan jual beli motor online. Ketiganya dipamerkan di gedung joglo Parama Satwika, Mapolres Pasuruan Kota, Selasa (17/12). Rilis dipimpin Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH didampingi Kasatreskrim AKP Slamet Santoso, Kasubbag Humas AKP Endy Purwanto beserta anggota. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander menjelasnya, tim Resmob Suropati berhasil mengungkap adanya tindak pidana terkait penipuan online. Dengan modus menghipnotis para korban yang berada di seluruh Indonesia. Awal mula adanya laporan polisi pada 11 Desember 2019, Y merasa ditipu tersangka dengan modus jual beli online. Dengan alasan tersangka menggunankan facebook maka tersangka berbagi nomer WhatsApp kepada korban. Sehingga korban merasa ingin membeli kendaraan bermotor 1 unit
sepeda motor roda dua. Tiga tersangka tersebut adalah Rahmat Hidayat (18), Mashudi (35), serta Muhammad Ababil (19). Mereka dicatat polisi beralamat di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Berkay kegigihan tim resmob Suropati, Satreskrim Polres Pasuruan Kota berhasil mengamankan tiga tersangka di wiliyah Sulsel. Dengan berkoordinasi dengan Polda Sulawesi Selatan, para tersangka juga membenarkan menipu para korban dengan modus menerima lelang. Dari badan lelang, dari situlah para tersangka melakukan aksinya penipuan kepada masyarakat di Indonesia. Tiga penipu ini sudah beraksi selama 1,5 tahun. Menurut Dony, diperkirakan ada 50 orang sudah jadi korban aksi
FOTO: MEMORANDUM/RUL
PSK yang diamankan dari vila di Pecalukan, Prigen, dan warung remang-remang di Karangjati Pandaan.
Tipu 50 Korban, Tiga Pria Sulsel Dibekuk Resmob Suropati
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander didampingi kasatreskrim dan kasubbag humas menunjukkan tersangka dan barang bukti hasil kejahatan.
tipu-tipu kawanan ini. Korban, tersebar di banyak kota wilayah Indonesia. “Tiga tersangka ini memiliki peran yang berbeda-beda dalam menjual motor second
itu. Ada yang mengaku pemilik showroom sepeda motor, sebagai rekan kerja, dan satu lagi berperan sebagai tenaga jasa pengiriman,” jelas Dony.(rul/sr)
Kapolres Pasuruan Kota Pimpin Apel Penanganan Bencana
FOTO: MEMORANDUM/RUL
FOTO: MEMORANDUM/RUL
KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander bersama tamu undangan meninjau peserta apel gelar pasukan.
Pasuruan, Memorandum Polres Pasuruan Kota menggelar apel gelar pasukan kesiapsiagaan penanganan bencana tahun 2019-2020 di wilayah Pasuruan Kota, Selasa (17/12). Apel digelar di lapangan R Abdurrahman, Polres Pasuruan Kota. Dalam apel yang dipimpin Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH, dihadiri Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Mario Prahatinto SH SIK, Danpuslatpur III Grati, Ketua Pengadilan Negeri Kota
Pasuruan, Kepala BPBD Kota Pasuruan, Kepala Satpol PP Kota Pasuruan, para kabag, kasubbag, kasat, kapolsek dan tamu undangan. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander menyampaikan, “Kita ketahui bersama bahwa saat ini kita telah memasuki masa musim penghujan,” jelas Dony. Fakta membuktikan, di setiap musim hujan di beberapa titik wilayah kota dan kabupaten Pasuruan terkena bencana alam khususnya banjir. Hal ini
disebabkan kondisi geografis wilayah kota, dan kabupaten Pasuruan yang memang berpotensi terkena bencana alam baik berupa tanah longsor, angin puting beliung dan banjir. “Saya berharap pelaksanaan apel gelar pasukan kesiapsiagaan penanganan bencana tahun 2019-2020 ini dapat dijadikan momentum untuk membangun kekompakan dalam menangani bencana alam yang terjadi di wilayah kota dan kabupaten Pasuruan,” ungkap Dony.(rul/sr)
PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.
Nyoto digelandang petugas ke Mapolres Probolinggo.
ga dekat, yakni suami bibi korban. Namun, BU curiga setelah melihat celana dalam korban tampak melorot hingga lutut. Saat ditanya, korban SK pun dengan polos mengatakan kalau telah disetubuhi tersangka. “Keluarga kemudian melapor ke Polsek Kuripan. Lalu diteruskan ke kami, PPA. Tersangka ditangkap di jalan raya Kuripan, saat mengendarai motornya. Diduga akan melarikan diri keluar desa,”
tandas Reni. Perbuatan bejat itu pun diakui pelaku. Tak ada penjelasan, apa yang membuat aksinya dilakukan. “Saya lewat pintu dapur saat sepi. Langsung masuk ke dalam kamarnya. Saya ajak dia, tidak ada paksaan. Tapi saat saya mau masukkan, saya keluar duluan. Jadi belum masuk karena keluar duluan,” tutur Nyoto, kepada petugas. (yud/sr)
Probolinggo, Memorandum Guna mempersiapkan rangkaian pengamanan kegiatan masyarakat menyambut natal 2019 dan tahun baru 2020, Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto mengimbau masyarakat mewaspadai hal-hal yang tidak diinginkan pada perayaan Nataru (Natal dan tahun baru) mendatang. Kapolres mengungkapkan, pihaknya menekankan kepada seluruh polsek jajaran agar mempersiapkan diri baik personel sarana dan prasarana guna mendukung Operasi Lilin Semeru 2019. “Pelaksanaan operasi lilin semeru 2019, akan dilaksanakan selama 12 hari, terhitung sejak 23 Desember 2019 sampai dengan 1 januari 2020. Op-
FOTO: MEMORANDUM/YD
Polres Amankan Natal dan Tahun Baru
Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi memimpin rakor pengamanan Natal dan tahun baru.
erasi ini mengedepankan sinergitas antar-instansi TNI-Polri dan pemerintah daerah guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang meryakan Natal dan liburan tahun baru, untuk itu diharapkan kewaspadaannya bagi masyarakat,” kata Eddwi, saat menggelar rakor ops lilin semeru 2019, di ruang eksekutif parama
satwika, Selasa (17/12). Selain itu pada perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini, Polres Probolinggo, akan menyiapkan tiga pos pengamanan yang berada di Desa Binor, Kecamatan Paiton, tepatnya di pantai wisata bhinor harmony (Bohay). Selanjutnya di depan Diva Swalayan Kraksaan dan di exit tol Leces. Satu pos pelayanan yang
berada di pantai Bentar, Kecamatan Gending. Pihaknya juga akan menerjunkan personel guna mengamankan gereja pada saat umat kristiani melaksanakan ibadah pada saat perayaan natal tiba. Sejumlah gereja di Kabupaten Probolinggo, yang akan dijaga ketat oleh personel kepolisian bersenjatakan lengkap, guna memberikan kenyamanan kepada para umat Kristiani dalam melaksanakan ibadah. “Sekali lagi kami mengimbau kepada masyarakat, untuk waspada saat perayaan Natal dan Tahun Baru nanti, namun kami melakukan pengamanan semaksimal mungkin untuk warga Kabupaten Probolinggo,” tambah Kapores Eddwi.(yud/sr)
Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar dengan muspida foto bersama Tim Cobra.
Tim Cobra Ikut Amankan Pilkades Serentak Lumajang, Memorandum Polres Lumajang menurunkan seluruh anggota untuk mengamankan pelaksanaan pemilihan kepada desa (pilkades) serentak di seluruh wilayah di Kabupaten Lumajang. Tidak hanya dari Polres saja, pengamanan diperkuat personel Kodim 0821 dan anggota Linmas. Untuk mensukseskan kegiatan tersebut, diperlukan sinergritas dengan seluruh pihak yang terlibat. Tidak luput juga diterjunkan Tim Cobra Polres Lumajang yang siap
memburu para pelaku kriminalitas yang mencoba mengganggu jalannya pilkades serempak 2019. Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar mengungkapkan, dirinya selaku Kapolres Lumajang akan memberikan yang maksimal demi mensukseskan hajat di seluruh wilayah di Kabupaten Lumajang. “Saya juga sudah membentuk Tim Satgas judi yang dipimpin langsung oleh Katim Cobra AKP Hasran Cobra untuk memberantas praktik perjudian dalam rangka Pilkades yang ber-
potensi menimbulkan keresahan masyarakat” ujar Adewira. Senada, juga disampaikan oleh Satreskrim Polres Lumajang yang juga merupakan Ketua Tim Cobra, AKP Hasran. Ia menambahkan, pihaknya yang diberi amanah memimpin tim satgas judi untuk mengantisipasi kerawanan akan bertindak semaksimal mungkin agar dapat mensukseskan pilkades serentak tersebut. “Kami selaku Tim Cobra siap amankan pelaksanaan Pilkades serentak di Lumajang,” ungkap Hasran.(tri/sr)
Personel Gabungan Sidak Lapas Lumajang, Memorandum Sebanyak 114 pesonel gabungan TNI, Polri, dan BNN Kabupaten Lumajang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lembaga pemasyarakatan (lapas) kelas IIB Lumajang di Jalan Alun-alun Timur, Lumajang, Senin (16/12) malam. Malam itu, petugas memerintahkan semua penghuni di ruang lapas tersebut untuk keluar dan berkumpul di halaman. Satu persatu barang bawaan penghuni termasuk ruang yang ada di lapas tersebut diperiksa petugas gabungan. Hasilnya, petugas tidak mendapatkan satu pun barang-barang berbahaya seperti senjata tajam (sa-
FOTO: MEMORANDUM/TRI
FOTO: MEMORANDUM/YD
Probolinggo, Memorandum Nyoto (35), warga Desa/Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, harus berurusan dengan Unit PPA Satreskrim Polres Probolinggo pada Jumat (13/12) lalu. Paman bejat tersebut dilaporkan mencabuli Sk (14), keponakannya sendiri. “Hari ini, kami mengamankan tersangka persetubuhan di bawah umur. Dilakukan oleh paman terhadap keponakan,” kata Kanit PPA Satreskrim Polres Probolinggo, Bripka Isyana Reni Antasari usai memeriksa pelaku, Selasa (17/12). Peristiwa tersebut terjadi pada dinihari sekitar pukul 01.00. Nyoto masuk ke kamar korban ketika rumah dalam keadaan kosong. Karena saat itu, SU (ayah) dan BU kakak korban, sedang melayat ke rumah tetangga. “Jadi malam itu, ada tetangga yang meninggal dunia. Kondisi itu dimanfaatkan oleh tersangja untuk masuk ke kamar korban. Tetapi saat keluar kamar, kepergok kakak korban,” terang Reni. Awalnya BU, saudara SK, tak curiga karena pelaku masih keluar-
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Paman Cabuli Keponakan
Personel gabungan sidak ke Lapas Kelas IIB Lumajang.
jam) atau narkoba. Namun demikian, petugas malam itu tetap melakukan pembinaan serta sosialisasi tetang bahaya penyalahgunaan
narkoba termasuk obat keras berbahaya (okerbaya) kepada 500 lebih penghuni lembaga pemasyaratan itu. “Apa yang kami lakukan malam ini,
sifatnya adalah kegiatan rutin,” terang Kasatreskoba Polres Lumajang, AKP Ernowo kepada sejumlah awak media yang meliput giat tersebut. Karena belakangan ini, kata Ernowo, banyak peredaran obat-obatan terlarang termasuk sabu dikendalikan dari dalam lapas. Untuk itu, pihaknya sengaja membentuk tim gabungan dari Polri, TNI, dan BNNK untuk sidak di lembaga pemasyarakatan kelas II B itu. “Dalam hal ini, kami tidak ingin kecolongan dan akan tetap memantau dan melakukan razia pada tempat-tempat yang kami angap rawan dan rentan dijadikan transaksi narkoba,” pungkasnya.(tri/sr)
OLAHRAGA
RABU PAHING, 18 DESEMBER 2019 HALAMAN 13
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
Loncat Indah
Jatim Incar 5 Emas Pra-PON
FOTO: MEMORANDUM/IST
Surabaya, Memorandum Kontingen Jatim targetkan 5 medali emas di Pra-PON XX loncat indah yang digelar di Stadium Aquatic Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta, 17-19 Desember. Target ini sesuai program periodisasi yang sudah disusun tim pelatih. Manajer Puslatda Loncat Indah Jatim yang juga merangkap sebagai pelatih, Ronaldy Herbintoro mengatakan, target itu sekaligus jadi gambaran apa yang akan dilakukan di PON XX 2020 Papua. “Kami membawa sembilan atlet terbaik Jatim yang akan turun di tiga nomor di praPON,” terangnya, Selasa (17/12). Di pra-PON, atlet yang diterjunkan memang jadi andalan Jatim selama ini. Ada M Nasrullah, Aldiansyah Putra Rafi, Luthfi Niko, Alfian Ahmad, Yovie Surya Wahyu, dan Husaini Noor untuk sektor putra. Sedangkan atlet putri yang diturunkan adalah Della Dinarsari, Linar Betiliana, dan Gladies Lariesa. Mereka akan diturunkan di nomor 1 M Menara putra-putri, 3 M Menara putra-putri, dan Menara putra-putri. Jika dominasi itu terwujud, tambahan empat nomor di PON yakni Sinkron Menara putra-putri dan Papan putra-putri, dapat melecut motivasi untuk pertahankan gelar juara umum Jatim di loncat indah. Tidak hanya tuan rumah DKI Jakarta, Ronaldy menyebut jika semua daerah yang mengirim wakil di pra-PON patut diwaspadai. Seperti Jabar, Jateng, Kalsel, Sumsel, dan Sumut. Namun hasil mengikuti Kejuaraan FINA GrandPRIX di Malaysia pertengahan November lalu, membangkitkan optimisme Ronaldy. Bersaing dengan atlet terbaik dunia, jadi gambaran hasil latihan sepanjang 2019 berjalan sesuai harapan. “Namun, kami tetap menganggap semua peserta sebagai pesaing besar. Mohon doa restu masyarakat Jatim agar tim loncat indah memenuhi target meraih prestasi di pra-PON,” kata pria yang berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Pemuda dan Olahraga (dispora) Jatim tersebut. (*/epe)
Ketua DPD RI La Nyalla M Mattalitti bersama pengurus 13 cabor dan ketua umum KONI Jatim berjanji membahas dan mencarikan solusi pencoretan cabor di PON 2020.
Tercoret dari PON 2020 Papua
Perwakilan 13 Cabor Adukan Nasib ke Ketua DPD RI
FOTO: MEMORANDUM/IST
Surabaya, Memorandum Pencoretan 13 cabang olahraga (cabor) dari PON XX 2020 Papua berdampak panjang. Tidak hanya secara prestasi, pembinaan yang mulai berjalan sejak usia dini bahkan terancam mandek. Apalagi, ada beberapa cabor yang justru dipertandingkan di event sekelas Olimpiade maupun Asian Games.
Pelepasan atlet loncat indah ke Pra-PON XX oleh pengurus KONI Jatim.
Karena itu, kedatangan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI La Nyalla M Mattalitti ke KONI Jatim, Selasa (17/12), dimanfaatkan atlet, pelatih, dan pengurus 13 cabor untuk menyuarakan aspirasi. Sebagai mantan Ketua KONI Jatim, La Nyalla memastikan akan membawa masalah ini dalam rapat dengan DPD RI awal Januari 2020. “Kami akan membahasnya bersama teman-teman di Jakarta. Nanti juga akan mengundang pemerintah, Kemenpora, KONI Pusat dan PB PON 2020 Papua,” ucap La Nyalla usai pertemuan yangdifasilitasiKetuaUmumKONI Jatim Erlangga Satriagung tersebut. Nyalla menuturkan, dirinya
berada di Jatim untuk berkeliling menyerap aspirasi masyarakat, termasuk bidang olahraga. Nyalla menuturkan, jalan keluar atas persoalan cabor-cabor yang dicoret dari PON 2020 harus segera dicari. Dalam pertemuan itu, Ketua Bowling Jatim, Andi M meminta supaya cabornya tetap ditandingkan di PON 2020. Bowling Jatim, kata Andi, memiliki atlet level internasional. Terbaru, mereka bahkan menyumbangkan 4 medali emas SEA Games 2019 Filipina. “Padahal bowling mampu mencetak atlet-atlet prestasi kelas internasional. Mohon bantuan Pak Nyalla membantu menyuarakan keresahan kami,” katanya.
Sebanyak13 cabor yang dipastikan dicoret dari hajatan PON 2020, yakni tenis meja, balap sepeda, petanque, dansa, woodball, gateball, golf, bridge, soft tennis, ski air, bowling, arung jeram, dan korfball. Beberapa skema sempat muncul sebagai solusi. Misalnya, cabor-cabor tercoret tetap ditandingkan, tapi di luar Papua. Tapi kendalanya ada Peraturan Pemerintah (PP) No 17 tahun 2007 yang menyebutkan PON memang dilaksanakan di satu provinsi. Sebelumnya, dalam acara lokakarya yang digelar wartawan olahraga di Surabaya beberapa waktu lalu, Wakil Ketua Umum KONI Pusat, Suwarno mengatakan bahwa pihaknya tengah berupaya mencari solusi atas nasib ke-13 cabor itu. Menurut dia, satu-satunya jalan memang harus merevisi PP No 17 Tahun 2007. “Revisi peraturan ini sudah diajukan melalui kemenetrian pemuda dan olahraga (kemen-
pora), dan tinggal menunggu persetujuan dari presiden. Mu-
dah-mudahan segera selesai,” ujar Suwarno kala itu. (*/epe)
Hilang STNK Supra 125 Nopol W-4688OQ a/n Sutopo Hub. 0813308855551
DEWI RENGGANIS
RABU PAHING, 18 DESEMBER 2019 HALAMAN 14
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Sopir Ngantuk, Truk Terjang Rumah FOTO: MEMORANDUM/JUN
Jember, Memorandum Diduga mengemudi dalam keadaan ngantuk, Efendi (33) kehilangan kendali yang menyebabkan truk bernopol BE 9488 GO terloncat dan terbalik setelah menerjang rumah Ragil Susilo di Jalan Gajah Mada, Dusun Kaliputih, Desa/ Kecamatan Rambipuji, Selasa (17/12) dini hari.
Wabup Abdul Muqit Arief di hadapan ratusan penerima rastrada.
Rastrada Tahap II Dibagikan Jember, Memorandum Pembagian beras sejahtera rakyat daerah (rastrada) tahap II ke 50 desa di 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Jember, dibagikan Wakil Bupati (wabup) KH Abdul Muqit Arief dan dipusatkan di tiga tempat. Yakni di Balai Desa Sumber Lesung, Kecamatan Ledok Ombo, Balai Desa Kemuningsari Kidul, Kecamatan Jenggawah, dan di pendopo Kecamatan Rambipuji, Selasa (17/12). Penerima rastrada sebanyak 1.998 keluarga. Masing-masing menerima 100 kg yang berasal dari pemerintah kabupaten (pemkab). Sasaran rastrada bukan penerima PKH, BPNT, dan bantuan lain dari pusat maupun provinsi. “Ingat, bantuan rastrada tahap II jangan dikurangi. Pastikan rastrada diterima keluarga yang memang berhak menerima,” ucap wabup usai acara pembagian. Rastrada tahap II merupakan penerima yang datanya luput ter-cover dalam pembagian tahap I sebanyak 7.862 keluarga. Padahal dari jumlah itu ada yang double accounting karena juga menerima bantuan dari pusat atau provinsi. “Itu tidak bisa karena itu ditarik dan tidak dibagikan karena sudah terima bantuan yang lain. Sisanya baru masuk tahap II,” tambah wabup. Dengan penyerahan rastrada ini, wabup berharap jangan sampai ada rekayasa penerima. Sebab, pada tahap I sempat muncul permasalahan tetangga penerima tidak ter-cover akhirnya oleh kepala desanya dibagi rata. Karena itu, wabup menegaskan penerima harus menerima utuh tanpa berkurang sedikitpun. “Jika ada keluarga lain yang lebih pantas untuk menerima, datanya saja diperbaiki untuk periode berikutnya biar mereka juga dapat,” tutup wabup. (jun/edy/epe)
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta. Selain rumah warga rusak parah, truk Efendi asal Kecamatan Seputih Agung, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, penuh muatan cabai. Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Jember Ipda Herry Kurniawan mengatakan, selain sopir, di
dalam truk ada satu penumpang atas nama Dwi Anggoro (23), warga Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur. “Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, tetapi mengakibatkan pagar dan atap rumah Ragil Susilo, tiang telepon, dan kabel listrik PLN mengalami kerusakan,” katanya kemarin. Berdasar kesaksian warga,
Warga dan polisi berusaha membalik truk yang menerjang rumah Ragil Susilo.
Herry mengatakan truk tengah dalam perjalanan ke arah barat.
Beberapa meter sebelum sampai di lokasi kejadian, tepat di depan
toko mebel, truk oleng dan melaju tak terkendali.”Pengemudi tidak menguasai setir dan oleng ke kiri membentur tiang telepon, kemudian terbalik, dan benturan kedua ke rumah Pak Ragil Susilo,” terangnya. Pantauan Memorandum di lokasi, kondisi dataran rumah Ragil Susilo lebih rendah dari ruas jalan. Bahkan atap rumah dengan permukaan aspal hanya selisih beberapa meter. Posisi truk yang terbalik membuat proses evakuasi membutuhkan waktu lama. Petugas kepolisian dibantu warga mencoba membalik truk secara manual karena tidak ada bantuan alat berat.(edy/epe)
KSR PMI Unej Sabet 6 Penghargaan Jember, Memorandum Unit kegiatan mahasiswa korp sukarelawan Palang Merah Indonesia unit Universitas Jember (UKM KSR PMI Unej) meraih banyak penghargaan dalam Volunteer Week and Youth Competition di Universitas Sebelas Maret Surakarta yang berlangsung pada 12-15 Desember. Padahal dalam kegiatan berskala nasional itu melibatkan KSR dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Total ada 600 peserta dari 52 kontingen PMR Wira dan 18 kontingen KSR yang mengikuti kompetisi ini. Dari tujuh kategori lomba, seperti desain filtrasi air, pemetaan pengurangan risiko bencana, pertolongan pertama korban banyak (PPKB), LKTI, dan infografis kepalangmerahan serta profil PMR, wakil Jember menyabet penghargaan di enam kategori. Pembina KSR PMI Unej Ari Subagio mengatakan, meraih juara I untuk lomba infografis Kepalangmer-
Kontingen KSR PMI Cabang Jember Unit Universitas Jember.
ahan atas nama Agung Nur Ro’uf Daffa, sedangkan untuk karya tulis ilmiah meraih juara II dan III, masing-masing atas nama Ana Miftahul Janah dan Sulistyorini; Khoirum Misbahul Ummah dan M Najib Habibi. Sedangkan desain fil-
trasi air meraih juara harapan III atas nama Laili RizkiWahyuni. Selain itu, Kontingen A meraih juara umum, sedangkan kontingen B menempati peringkat lima. “Kompetisi ini menjadi salah satu media berproses dan penyal-
uran kreativitas anak-anak kami. Anak-anak pun sangat antusias dalam pelatihan dengan perolehan penghargaan ini bisa lebih semangat untuk berlatih,” tutur Ari Subagio, Selasa (17/12). Kendati menyabet banyak
penghargaan, prestasi itu disebut Ari bukan tujuan utama. Keinginan untuk bisa menolong sesama merupakan kepuasan batin yang tidak ternilai. “Penghargaan yang diterima ini, menjadi cambuk untuk terus berkiprah dan semakain banyak lagi bisa berbuat untuk menolong sesama,” tegasnya. Ketua PMI Cabang Kabupaten Jember H Zaenal Marzuki pada Memorandum mengatakan, berbagai program rutin yang digelar jadi kunci sukses prestasi yang didapat. Seperti pelatihan pertolongan pertama, assesment, restoring family link (RFL),tanggap darurat bencana, dan banyak jenis lainnya. Karenanya, Zaenal tidak heran jika KSR PMI Unej punya belasan binaan di kampus-kampus yang ada di Jember.“Keaktifan dalam melaksanakan pembinaan kepada PMR binaan inilah yang membuat KRS PMI Unej bisa berbuat banyak. Itu menjadi contoh bagi KSR PMI lainnya,” puji Zaenal. (edy/epe)
MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Acuk,Anif Sriwati, M Alvin KANTOR: Jl. Karya Darma, Magetan
Tujuh Tahun Uji Risiko BM dan Habiskan Dana Rp 36 Miliar Madiun, Memorandum PT Pasifik Tehnikindo Internasional merupakan perusahaan industri berbasis finansial teknologi (fintech). Salah satu lini bisnisnya menyewakan software atau expert advisor (EA) dengan brand dagang Be Trust Machine (BM). “Kegunaan EA mempermudah orang-orang melakukan per-
dagangan atau trading di valas atau forex. EA tersebut telah diuji
selama 7 tahun dengan menghabiskan dana Rp 36 miliar. Uji EA tersebut dilakukan untuk trading emas, komoditi, dan terakhir valas. Dari uji coba valas tersebut menghasilkan profit konsisten di pair GBPUSD (Great Brittain Poundsterling-United State Dollar) EURUSD (Euro- United State
Dollar) dan AUDUSD(Australian Dollar - United State Dollar),” terang CEO BM Adrian Wijaya. BM sendiri salah satu advance advisor yang berkembang di luar negeri. Tetapi di Indonesia, BM memiliki ribuan pengguna yang tersebar hampir di seluruh provinsi. Salah satu keunggulan yang
dipaparkan Adrian Wijaya adalah rasio keuntungan untuk klien. “Mengapa banyak klien cenderung menyukai produk kami? Karena risk reward (RR) memiliki rasio 70 persen keuntungan berbanding 30 persen rugi. Dan kita memiliki histori rasio keuntungan profit yang dihasilkan BM perbu-
lan dari 5 persen sampai 25 persen dari modal,” beber Adrian. Sistem kerja BM lebih berfokus pada kenyamanan klien, stabilitas perputaran antara modal, risiko, dan keuntungan yang lebih stabil dan menghasilkan profitable. “Semua itu menimbang bahwa forex trading itu sendiri dasarnya bukan masalah
seberapa besar nilai keuntungan yang dihasilkan,” tambah Marketing Director BM Dedy Susworo. Dengan memanfaatkan komunitas yang sudah terbentuk, perusahaan memiliki target untuk pengembangan dan akan berinovasi pada 2020… Bersambung (alv/ack/mt/epe/adv)
PRODUK PROFILE BETRUST MACHINE Adalah sebuah alat bantu untuk melakukan transaksi pasar didalam dunia pasar modal yang sudah teruji selama 8 tahun dan dapat memberikan sebuah konsistensi hasil minimal 5% s/d 25% dalam 1 bulannya dengan ketahanan modal yang terjaga. MANFAAT BETRUST MACHINE :
Pertemuan CEO BM Adrian Wijaya dengan klien.
ŏ MENGHEMAT WAKTU ŏ TIDAK HARUS MELAKUKAN ANALISA PASAR ŏ TIDAK MEMBUTUHKAN KEAHLIAN KHUSUS ŏ TIDAK HARUS MEMBUAT TRADING PLAN ŏ MEMINIMALISIR RESIKO PERDAGANGAN ŏ DAPAT DILAKUKAN SIAPAPUN DAN DIMANAPUN ŏ SANGAT DIBUTUHKAN MASYARAKAT ŏ NYAMAN, MENYENANGKAN DAN MENGUNTUNGKAN HGSP ( HAK GUNA SEWA PRODUK ) : ŏ SEWA : $ 500 ŏ HAK PAKAI : 2 TAHUN ŏ MINIMAL DEPOSIT : $ 1500 ŏ MAKSIMAL DEPOSIT : $ 10.000 ŏ POTENSI HASIL : 5 – 25 % Perbulan
Marketing Director BM Dedy Susworo memberikan paparan keunggulan dibanding software lainnya.
SEWA + DEPOSIT
KURS DEPOSIT : Rp 15.000 KURS WITHDRAWAL : Rp 13.000
$ 2000
LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO
RABU PAHING, 18 DESEMBER 2019 HALAMAN 15
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686
Bojonegoro, Memorandum Kapolres Bojonegoro AKBP Muchamad Budi Hendrawan dan para pengurus gereja menggelar rapat dalam rangka persiapan Operasi Lilin Semeru 2019, Natal, dan Tahun Baru 2020, Selasa (17/12). Rapat yang dihadiri Kasdim 0813/Bojonegoro Mayor Inf Hairil Achmad, Plt Kasat Pol PP Bojonegoro Arif Nanang, dan perwakikan instansi, untuk menjaga keamanan Natal dan Tahun Baru. Hadir pula dalam rapat tersebut pejabat utama (PJU) Polres Bojonegoro, para kapolsek, instansi terkait, dan pengurus gereja se-Kabupaten Bojonegoro. AKBP Muchamad Budi Hendrawan menjelaskan, rakor tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang perlu menjadi perhatian bersama. Sehingga, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi skala prioritas dalam pelaksanaan pengamanan. “Sehingga terciptanya kamtibmas di wilayah Kabupaten Bojonegoro yang aman, nyaman, kondusif. Untuk personel pengamanan di gereja selalu berkoordinasi dengan pengurus gereja,” harapnya. Menurut dia, situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Bojonegoro sampai saat ini masih aman terkendali. Pihaknya siap mengamankan dua agenda besar di penghujung tahun itu. “Pengamanan hari raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 akan dilaksanakan selama 10 hari, mulai tanggal 23 Desember 2019 sampai dengan 1 januari 2020,” sambung lulusan Akpol 2000 ini. Melalui rakor ini, ia berharap dapat memantapkan koordinasi, kerja sama, sinergitas, dan soliditas jajaran Polres Bojonegoro, TNI, Pemkab Bojonegoro dan Instansi terkait lainnya guna melakukan penyamaan persepsi dalam pengamanan. Kapolres juga mengajak semua pihak dan masyarakat untuk turut bersama-sama menjaga situasi kamtibmas Kabupaten Bojonegoro. “Dengan kondisi dan situasi tetap aman, nyaman, dan kondusif, sehingga masyarakat yang melaksanakan Natal dan Tahun Baru merasa aman dan nyaman,” pungkasnya. (top/har/mik)
BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA KANTOR PERTANAHAN KOTA SURABAYA II PROVINSI JAWA TIMUR JL KREMBANGAN BARAT NOMER 57 SURABAYA, TELP (031)3531476, FAX (031)3531477
PENGUMUMAN Sertipikat Hak Guna Bangunan No. 61 / Kelurahan Kendangsari Nomor: 2485 / 300-35.80 / XII / 2019 Bahwa pada tanggal 27-11-2019, saudara BAMBANG EDDY SOEPRAPTO mengajukan permohonan Pendaftaran Pemeriksaan Tanah Konstantasi dengan Nomor Berkas 145786/2019 yang terletak di Kelurahan Kendangsari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya dengan Hak Guna Bangunan No. 61/Kelurahan Kendangsari, atas nama DRS. BAMBANG EDDY SOEPRAPTO yang telah berakhir haknya pada tanggal 02-04-2015 sehingga menjadi tanah yang dikuasi langsung oleh Negara, maka: - Bagi yang memegang / menyimpan dan menemukan Sertipikat Hak Guna Bangunan No 61/Kelurahan Kendangsari atas nama DRS. BAMBANG EDDY SOEPRAPTO, Luas 1016 m2, agar menyerahkan ke kantor Pertanahan Kota Surabaya II dengan alamat Jalan Krembangan Barat No. 57 Surabaya, karena sertipikat tersebut tidak berlaku lagi sebagai tanda bukti hak. Demikian pengumuman untuk diketahui khalayak umum.
LOWONGAN WARTAWAN Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN
Persyaratan: Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)
Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com
Kajari Lamongan Diah Yuliastuti memimpin pemusnahan barang bukti.
Gresik di wilayah Lamongan juga dimusnahkan. “Seluruh barang bukti yang
perkaranya sudah memiliki keputusan hukum tetap dari pengadilan. Dan kita musnahkan agar
tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,” katanya,kemarin.
Diah menegaskan, seluruh barang bukti yang dimusnahkan hari ini merupakan barang bukti tindak pidana yang berhasil diungkap dari beberapa bulan terakhir. Ini semua merupakan bentuk nyata penegak hukum dalam melakukan perlawan dari tindak pidana. “Dalam kurun waktu bulan Agustus sampai November 2019, total ada sebanyak 66 kasus yang sudah diputuskan oleh pengadilan dan pelaku sudah diberikan hukuman,” tegasnya. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar, dilindas alat berat serta yang cair dibuang dan dimapur dengan cairanya lainya agar tidak bisa digunakan lagi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Norman Wahyu Hidayat, Kasatreskoba Iptu Achmad Khusen serta sejumlah pejabat Kejari Lamongan lainnya. (al/har/mik)
Kapolres Lamongan: Nasionalisme dan Patriotisme Harus Ditingkatkan Lamongan, Memorandum Dalam rangka memperingati Hari Kesadaran Nasional, Polres Lamongan mengadakan upacara bendera di halaman Mapolres, Selasa (17/12) pagi. Dalam amanatnya, Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung menerangkan bahwa momen ini mempunyai makna dan tujuan yaitu mengingatkan kembali bahwa kita adalah insitusi pemerintah dan meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme. Bedasarkan situasi kamtibmas yang terjadi di wilayah hukum Polres Lamongan, masih adanya konflik sosial seperti yang sering terjadi yaitu konflik antar perguruan silat, dan itu perlu disikapi bersama antar
seluruh elemen masyarakat. Feby mengungkapkan, sebentar lagi akan diadakan pilkada serentak tahun 2020, Kapolri menegaskan bahwa Polri harus bersikap netral dan tidak ada yang mendukung salah satu calon bupati maupun wali kota. Jika ditemukan anggota terlibat akan diberikan sanksi. “Intelijen harus mendeketsi dan memetakan setiap tahapan-tahapan pilkada yang kiranya rawan,” ujar perwira dengan dua melati di pundak ini. Lanjutnya, Polri adalah bagian dari pemerintah harus sepenuhnya mendukung program Presiden Jokowi yang dikemas dalam lima program prioritas. Kemudian dijabarkan oleh Kapolri dalam tujuh pro-
gram prioritas Kapolri. Dengan diraihnya predikat WBBM, Feby berharap agar anggota yang dulunya bersikap buruk, mulai yang pernah melakukan pungli, arogansi pada masyarakat, dapat berubah menjadi yang lebih baik. Feby mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga toleransi antar umat beragama dan toleransi lainnya sehingga kerukunan antar ras dan agama dapat terjaga. Ia juga berpesan agar terus melakukan sinergitas antara TNI-Polri dan instansi terkait untuk menjaga kondusifitas di wilayah Lamongan. “Kapolda Jatim menjelaskan jika pada akhir tahun 2019 di Jawa Timur akan digoyang oleh kelompok-kelompok tertentu
FOTO: MEMORANDUM/ALI
Koordinasi dengan Pengurus Gereja, Wujudkan Natal-Tahun Baru Aman
Sebanyak 62.15 gram sabu-sabu, 4.400 butir pil koplo jenis dobel L, dan 14 butir pil ekstasi dibakar. Selain itu barang bukti lain seperti minuman keras (miras) jenis tuak sebanyak 251 liter, arak 25,5 liter, 18 botol bir putih, 5 botol anggur serta 18 unit handpone (HP) ikut dihancurkan. Kepala Kejari Lamongan Diah Yuliastuti menerangkan, selain barang bukti tersebut, ribuan batang rokok ilegal barang bukti perkara rokok tanda hasil penyidikan Bea Cukai
FOTO: MEMORANDUM/ALI
AKBP Muchamad Budi Hendrawan memimpin rapat bersama para pengurus gereja.
Lamongan, Memorandum Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan memusnahkan barang bukti kasus tindak pidana yang sudah diputus di meja pengadilan, Selasa (17/12) pagi di halaman kantor kejaksaan, Jalan Veteran.
Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional.
yang ingin memecah belah Lamongan dengan isu-isu ag-
ama,” pungkas bapak dua anak ini. (al/har/mik)
Medsos Picu ASN Bercerai Bojonegoro, Memorandum Sebanyak 38 pasangan suami istri berlatar belakang aparatur sipil negara (ASN), mengajukan perceraian ke Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro, Selasa (17/12). Pemicu perceraian dilatarbelakangi perkenalan di media sosial (medsos). Ketua Panitera PA Bojonegoro Sholikin Jamik menjelaskan, rata-rata penyebab ASN itu memilih untuk cerai disebabkan pergaulan bebas di jejaring sosial seperti whatsapp, facebook, instagram, twitter dan lainnya. Awalnya mereka hanya sebatas berkenalan melalui jejaring aplikasi tersebut. Hubungan itu akhirnya terus berlanjut
FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
62,15 Gram Sabu Dibakar
Warga Bojonegoro antre untuk mendapatkan pelayanan di PA.
hingga berujung perselingkuhan saat bertemu di darat. Untuk diketahui, para ASN itu ada yang bertugas di pemerintahan
atau sebagai guru. “Untuk PNS ada 38 perkara di 2019. Cerai talak ada 16 permohonan, sedangkan untuk cerai
gugat ada 22 berkas. Dari 38 itu yang diputus oleh majelis hakim PA ada 31 putusan di 2019,” beber Solikin Jamik, kemarin. Dijelaskan Solikin, ekonomi mapan tidak selamanya menjamin keutuhan rumah tangga. Urusan ranjang juga bisa menjadi pemicu retaknya hubungan suami istri jika tidak saling memberikan kenyamanan. “Contohnya ada ASN yang mengajukan cerai karena urusan ranjang tidak selesai. Komunikasi sangat diperlukan dalam menjalin hubungan suami istri,” ungkapnya. Menurutnya, tahun 2019 pengajuan gugat cerai telah ditutup. Sejak Januari hingga
Desember 2019 total ada 3.336 gugatan cerai yang diterima PA Bojonegoro. Jumlah itu lebih banyak dibandingkan tahun 2018 dengan jumlah total gugat cerai 3.029. (top/har/mik) PENGUMUMAN KEHILANGAN Surat Pernyataan Pemilikan Bangunan Rumah berdiri diatas tanah bekas Yasan Petok D nomor 1654 HL.26807/GD Persi 58 S III Luas +_ 48 M2. AN. SOEMADIANTO yang terletak di LEBAK JAYA V UTARA No. 57 Surabaya Berdasarkan Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan Nomor SKTLK/B/4720/IX/TUK.72.1/2019/ SPKT/Restabes SBY Tanggal 27 November 2019
GRESIK-PANTURA
RABU PAHING, 18 DESEMBER 2019
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
HALAMAN 16
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP
BB Rp 2 Miliar Dimusnahkan
YANUAR Yudha Prasetya SIP, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lamongan ini berkomitmen memaksimalkan potensi generasi muda di kota Soto. Langkah pertama yang akan diambil anggota DPRD Lamongan itu adalah dengan melakukan pemetaan minat dan bakat pemuda Lamongan yang sudah terbukti banyak yang sukses dan menjadi penggerak peYanuar Yudha Prasetya SIP rubahan di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Tidak hanya potensi di bidang ekonomi, pemuda Lamongan juga banyak yang menjadi pejabat dan ilmuan. Bahkan, ada yang sampai menjadi staff khusus presiden dan duta perdamaian dunia. “Sesuai tujuan utama saya menjadi anggota legislatif dan Ketua KNPI adalah ingin menjadikan generasi muda yang mandiri, kreatif, dan inovatif. Dengan itu, insha Allah kemandirian ekonomi dan kemajuan daerah bisa tercapai,” tegas ketua KNPI yang baru dilantik seminggu lalu ini. Pengalaman berkecimpung di dunia bisnis, pendidikan dan organisasi kemasyarakatan akan menjadi salah satu modal besar pria yang masih sangat muda itu dalam mewujudkan apa yang menjadi cita- cita mulia untuk memajukan Lamongan. “Tentu saya akan melakukan kajian dan pemetaan serta berdiskusi dengan konstituen terkait permasalahan dan potensi yang ada. Salah satunya dengan menyerap aspirasi masyarakat bawah,” pungkas Sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Lamongan itu. (al/har/mik)
Gresik, Memorandum Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik memusnahkan ratusan barang bukti (BB) bersama BNNK dan satpol PP di halaman kantor kejaksaan, Selasa (17/12). BB tersebut atas perkara tindak pidana umum (pidum) yang sudah inkracht atau berkekuatan hukum tetap.
Pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri Gresik.
Barang bukti yang dimusnahkan dengan cara dibakar meliputi 68,727 gram sabu-sabu, 8,825 butir pil LL, 1,20 gram ganja kering, 50 buah hp, ratusan botol miras berbagai merk dihancurkan dengan alat berat, dan tiga
senpi dimusnahkan dengan cara dipotong. Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winarto menyebut barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil perkara pidana umum selama tahun 2018 - 2019.
“Jika dirupiahkan sekitar Rp 2 miliar,” ujar Heru Winarto didampingi Kepala BNNK Gresik AKBP Supriyanto, kemarin. Disampaikan olehnya, banyaknya barang bukti yang dimusnahkan menjadi keprihatinan tersendiri. Bahwa masih banyak peredaran narkoba dan miras di wilayah Kota Pudak. “Mari saling bersinergi mendukung program pemerintah memberantas narkoba dan korupsi,” im-
buhnya. Pihaknya menambahkan, barang bukti yang dimusnahkan tahun ini mengalami peningkatan. Terutama penyalahgunaan narkoba. Dirinya berharap BNNK Gresik dan polisi terus bersinergi memberantas narkoba yang menyasar generasi muda. “Pemusnahan barang bukti ini mengantisipasi penyalahgunaan barang bukti oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,” tandasnya. (an/har/mik)
Minimalisasi Kecelakaan, Belasan Sopir Bus Tes Urine Satu PosiƟf Narkoba Gresik, Memorandum Petugas gabungan dari Satlantas Polres Gresik, Dishub dan BNNK Gresik melakukan cek kesehatan sopir bus yang transit di Terminal Bus Bunder, Selasa (17/12). Selain itu, para sopir bus juga dilakukan tes urine. Dari belasan sopir yang menjalani tes urine, satu sopir terindikasi mengonsumsi narkoba. Sopir berinisial SP ini, sedang mengemudikan trayek bus jurusan Surabaya - Semarang. Bahkan, untuk memastikannya lagi petugas BNNK Gresik melakukan tes urine sebanyak dua kali. Hasilnya sama, sopir
bertato itu positif mengonsumsi narkoba jenis sabu. Akibatnya, bus itu tidak bisa melanjutkan perjalanan. Puluhan penumpang terpaksa diturunkan di terminal Bus Bunder. Petugas masih koordinasi dengan pihak terkait untuk mencari sopir pengganti. Pantauan Memorandum, satu persatu sopir bus yang transit dilakukan cek kesehatan. Setelah didata, sopir itu diminta untuk menjalani tes urine. Setiap sopir didampingi seorang petugas untuk memastikan urine tersebut bukan milik orang lain. “Tadi yang positif sudah kami periksa dua kali dengan
alat yang berbeda. Hasilnya tetap positif. Yang negatif kami berikan vitamin,” kata seorang petugas BNNK Gresik dr Yoyon Eko Purwanto. Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menjelaskan, cek kesehatan bagi sopir bus untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Pasalnya, saat mengemudikan bus sopir harus dalam kondisi sehat, tidak sedang terpengaruh miras maupun narkoba. “Dari 16 sopir bus yang dilakukan tes urine, ada satu yang terindikasi positif narkoba. Saat ini sedang dalam pemeriksaan Kasatnarkoba Polres Gresik,” ungkap Alumnus Akpol
FOTO: MEMORANDUM/AN
Optimalkan Potensi
FOTO: MEMORANDUM/AN
LAKONE
Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menemui sopir bus yang menjalani tes urine.
2000 itu didampingi Kasatlantas AKP Erika Purwana Putra, kemarin. Mantan Kapolres Jember itu menambahkan, anggotanya masih menelusuri keterlibatan SP itu. Apakah hanya sebatas pengguna atau sudah menjadi
pengedar. Namun, pengakuan sementara SP sudah seminggu mengonsumsi sabu. “Kami akan periksa lebih lanjut, karena kami hanya dapat dari hasil tes urine,” pungkas perwira dengan dua melati di pundak tersebut. (an/har/mik)
Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono menerima penghargaan peringkat pertama satuan kerja besar pelaksana anggaran terbaik 2019.
ingga penyerahan Dipa bisa diserahkan lebih awal,” jelasnya. Sebagaimana diketahui, sebelum memperoleh penghargaan peringkat pertama kategori satuan kerja besar pelaksana anggaran terbaik Polres Tuban telah mengoleksi beberapa penghargaan seperti raih predikat WBK (wilayah bebas korupsi), pelayanan publik kategori sangat baik (A-), dan juga penghargaan pelayanan prima bulan Nopember lalu. Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono menyatakan, penghargaan ini merupakan pencapaian yang baik dan akan terus dipertahankan untuk tahun mendatang. “Saya bersama anggota Polres Tuban juga akan menjadikan penghargaan ini untuk meningkatkan kualitas kerja dan melayani masyarakat,” kata polisi dengan pangkat dua melati di pundak itu merendah. (top/har/mik)
Lamongan, Memorandum Jelang pelaksanaan operasi lilin semeru menyambut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru), Polres Lamongan menggelar rapat koordinasi bersama seluruh elemen masyarakat di Gedung SKJ, Selasa (17/12). Pelaksanaan tersebut bertujuan untuk menyikapi situasi secara nasional dalam penghujung tahun. Sementara sampai saat ini situasi kamtibmas di Kabupaten Lamongan masih dalam keadaan aman dan kondusif. Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung menjelaskan, Polri selalu bersinergi dengan TNI dan pemerintah serta instansi terkait dalam menggerakan program-program pemerintah dengan mengedepankan soliditas dan solidaritas. Sebagaiamana pesan Presiden Jokowi bahwa sinergitas harus ada dalam setiap kegiatan. “Kami mengajak dari semua komponen masyarakat untuk bersinergi dalam mendukung Indonesia semakin maju,” ujar perwira dengan dua melati di pundak ini. Feby menerangkan, berdasarkan analisa dan informasi secara global, perekonomian di tengah dunia cukup banyak berdampak pada perekonomian di tingkat nasional. Di mana, ada kelompok-kelompok tertentu yang berkedok agama yang menginginkan wilayah Jawa Timur tidak kondusif dengan menyebarkan isu adu domba, isu teror dan sebagainya yang intinya ingin memecah belah bangsa Indonesia, khususnya di Jawa Timur. “Kami berkomitmen menjamin keamanan hari Natal dan Tahun Baru dengan bantuan dari semua komponen untuk mempersempit ruang gerak kelompok tersebut. Adanya sweeping yang terjadi di wilayah lain
FOTO: MEMORANDUM/ALI
Sambut Nataru, Polres Gelar Operasi Lilin Semeru
Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung memberikan arahan dalam rakor bersama elemen masyarakat.
yang dilakukan oleh kelompok tertentu untuk kepentingan pribadi,” terang pria asal Sukabumi ini. Alumnus Akademi Kepolisian 1999 ini berpesan agar masyarakat bijak dengan peredaran berita hoax yang menyebar di media sosial dengan maksud mendoktrin dan merubah keyakinan. Feby berharap Lamongan menjadi figur atau ikon di kancah nasional maupun internasional dengan adanya desa Pancasila yang ada di Balun. “Masih adanya konflik horisontal yang dilakukan oleh perguruan silat, saya minta para kapolsek bekerja sama dengan TNI dan pemerintah untuk melakukan pendekatan dan terapi-terapi dalam menanggapi konflik ini,” pesan Feby. Feby menegaskan, ia akan menindak tegas peredaran petasan dan miras sebagai antisipasi agar perayaan Natal dan Tahun Baru bisa terakomodir sehingga dapat tercipta situasi kamtibmas. “Cuaca yang ektrim tetap harus diantisipasi. Kami juga sudah bekerja sama dengan
BPBD dan instansi terkait dalam mengantisipasi bencana alam yang mungkin akan terjadi. Rapat ini menjadi forum untuk berdiskusi, sharing informasi, masukan atau kritikan untuk menciptakan kondusifitas dan keamanan di wilayah Lamongan,” pungkasnya. (al/har/mik)
FOTO: MEMORANDUM/AN
Tuban, Memorandum Setelah berhasil menyabet sejumlah prestasi di tingkat nasional hingga regional, Polres Tuban kembali dinobatkan dalam peringkat pertama sebagai satuan kerja besar pelaksana anggaran terbaik 2019. olPenerimaan penghargaan diterima oleh Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono dan penyera-han daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) 2020 di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), Tuban, Selasa (17/12). Nampak hadir dalam kegiatan itu, Bupati Tuban H Fathul Huda, Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, Ketua KPPN Tuban Juli Kestijanti, dan Forkopimda Tuban. H Fathul Huda selaku Bupati Tuban menyampaikan, penyerahan DIPA TA 2020 sesuai program pemerintah yaitu meningkatkan SDM yang berkualitas. “5 Prioritas nasional didukung pemerintah daerah agar bisa menunjang ekonomi maju,”kata bupati yang juga seorang kyai itu. Dijelaslkan, bila penerimaan Dipa tahun 2020 menjadi tanggungjawab yang menerima dan harus dimaksimalkan sesuai prinsip - prinsip Goverment. “Kami mengucapkan syukur, karena angka kemiskinan di Kabupaten Tuban tahun 2019 turun,” ujarnya. Ketua KPPN Tuban Juli Kestijanti menyebutkan, bahwa dukungan kebijakan secara tepat agar daya saing bekerja lebih efektif. “ Penerima Dipa di Kabupaten Tuban sebesar Rp 2,2 triliun. Dan Pengesahan APBN 2020 diajukan lebih cepat seh-
FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
Polres Tuban Terbaik Pelaksanaan Anggaran
Puluhan ribu jemaah Maiyah membanjiri lapangan HSS Bungah pada acara Ngaji Bareng Cak Nun dan Gus Mus.
Cak Nun dan Gus Mus serta H Syaiful Arif berada di atas panggung peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Puluhan Ribu Jemaah Maiyah Ngaji Bareng Cak Nun dan Gus Mus Gresik, Memorandum Puluhan ribu jemaah Maiyah dari berbagai kota di Jawa Timur menghadiri kegiatan ngaji bareng KH Mustofa Bisri (Gus Mus) dan Emha Ainun Najib (Cak Nun) bersama Kiai Kanjeng pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan yang digelar pada Senin (16/12) malam di lapangan HSS Jalan Raya Bungah - Sidayu itu berlangsung hingga Selasa (17/12) dini hari. Pada kesempatan itu, Gus Mus menyebut bahwa Indonesia yang melimpah kekayaan sumber daya alamnya, merupakan perwujudan dari sifat rahman dan rahim dari Allah SWT. Untuk itu, perlu dikelola dan dimanfaatkan yang benar untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. “Tuhan masih tampil dengan sifat rahman rahim. Kalau ada orang salah dibiarkan saja sampai sadar. Pejabat yang korupsi masih bisa bebas berkeliaran,” katanya. Menurut Gus Mus, sifat Allah SWT yang rahman dan rahim itu berbeda dengan perilaku ustaz di Jakarta yang mudah memvonis seseorang ketika perjalanan menuju kebenaran. Padahal, banyak sekali kisah Rasulullah SAW yang sangat bijaksana. “Nanti, ada saatnya Tuhan tak rahman rahim. Tapi Al Muntakim,” imbuhnya. Nabi Muhammad SAW, kata Gus Mus, adalah pemimpin yang manusia bisa memanusiakan manusia. Dimana bisa menempatkan segala sesuatu
dengan tepat. Dicontohkan, selama menjadi imam salat berjamaah, tidak pernah ada makmum yang ‘ngrasani’. “Kalau Kanjeng Nabi Muhammad SAW mengetahui menjadi imam tak perlu bacaan surat yang panjang-panjang. Sebab, makmum terdiri dari berbagai macam orang. Kalau salat sunnah di rumah, memang bagus bacaan surat yang panjang-panjang,” papar dia. Senada juga ditegaskan oleh Cak Nun. Ia mengatakan bahwa banyak pemimpin yang tak meneladani Rasulullah Muhammad SAW ketika 10 tahun memimpin setelah ada kesepakatan perjanjian madaniyah. Bahkan, telah terjadi adopsi demokrasi dari negara barat yang sangat berbeda dengan ideologi Pancasila. Sebab, demokrasi adalah kebebasan tanpa ada batasan-batasan. “Pancasila adalah kebebasan dengan batasan kepatuhan kepada Allah SWT. Jadi demokrasi dan Pancasila beda,” tegas dia. Sementara itu, H Saiful Arif sebagai penyelenggara kegiatan Ngaji Bareng Gus Mus, Cak Nun dan Kiai Kanjeng menegaskan, bahwa generasi milenial sebagai penerus bangsa, utamanya jamiyah Maiyah, bisa belajar lebih fokus lagi setelah belajar mengenal Allah SWT dan Rasulullah Muhammad SAW. “Saya menggugah teman-teman muda di Maiyah akan kesadaran pikiran kita bahwa Indonesia dirahmati Allah SWT dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Tapi, kita tidak
menyadari untuk mengelola dengan benar untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia,” ujar Gus Ipung- sapaan akrab H Syaiful Arif. Padahal, sejarah sudah membuktikan Indonesia dikeruk kekayaan alamnya oleh penjajah selama 350 tahun. Bahkan setelah Indonesia merdeka, kekayaan alam yang terkandung di bumi Indonesia, juga dihabisi. “Kita mencari pimpinan pada tahun 2024, yang benar-benar memikirkan kelangsungan anak cucu kita. Siapa lagi yang menjaga kalau bukan auliyah. Mudah-mudahan generasi milenial adalah bagian dari Indonesia yang di rahman rohimi oleh Allah SWT,” harap dia. Kegiatan ngaji bareng ini kata dia, bertujuan untuk berdoa bersama kepada Allah SWT dengan harapan NKRI tetap di-rahman dan di-rahimi oleh Allah SWT. Tetap disayang oleh Allah SWT karena banyak aulia di Indonesia. “Dan kita berdoa semoga massayik tetap diberikan kesehatan sehingga dapat ngemong umat selama-lamanya,” tandas dia. Gus Ipung juga berdoa pada tahun 2024, anak-anak muda yang setiap hari berharap kemakmuran dan kesejahteraan, maka diberi oleh Allah SWT sosok pimpinan waliyullah di tahun 2024. “Sehingga hak-hak mereka sejahtera dapat terpenuhi. Karena Allah telah memberikan kekayaan alam yang luar biasa,” pungkas dia. (nia/an/har/mik)