SABTU KLIWON, 16 NOVEMBER 2019
HARGA Rp 3.500,-
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com .com
AYO SENAM DAHLAN ISKAN STYLE DI LAPANGAN MAKODAM V/BRAWIJAYA BACA DI HALAMAN 4 & 5
BUS ROMBONGAN ZIARAH WALI TABRAK TRONTON, 4 TEWAS, 11 LUKA
FOTO: MEMORANDUM/RUL
SERTIFIKA T
P ER S WAN DE
Kecepatan Tinggi, Sopir Mengantuk
Kondisi bus Ladju N 7864 UW ringsek bagian depan dan tronton L 9422 US yang terguling di lokasi akibat kecelakaan di KM 805 tol Gempol-Pasuruan.
Pasuruan, Memorandum Kecelakaan maut terjadi di KM 805 tol Gempol-Pasuruan, Jumat (15/11) sekitar pukul 04.30. Di kejadian itu bus yang ditumpangi rombongan ziarah wali menabrak bodi belakang tronton, hingga menyebabkan 4 korban tewas.
Jenis laka ini adalah laka tabrak depan belakang. Dari olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, terlihat jika bus yang melaju dari Surabaya menuju Grati menabrak bodi belakang tronton. AKP LAMUDJI Kanit 3 Sat PJR Polda Jatim
Bersambung ke halaman 7
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Petugas Inafis Polrestabes Surabaya mengidentifikasi jenazah Miskak di lokasi dalam posisi terduduk di pagar makam.
Nur Qomary
Pengedar Sabu Tempel Sukorejo Digerebek Surabaya, Memorandum Setelah mengonsumsi sabu, Nur Qomary (33), dikagetkan suara gemuruh dari beberapa polisi yang menggerebek. Bersambung ke halaman 7
+ Meng, Pemkot Surabaya memasang 150 alat pendeteksi wajah untuk atasi maraknya kejahatan. -
Lho, berarti kota ini sudah tidak aman dan nyaman lagi ya…
Si Mameng (Petugas siskamling)
Surabaya, Memorandum Warga yang tinggal di sekitar permakaman Kembang Kuning digegerkan penemuan jenazah seorang pria dalam posisi duduk, Jumat (15/11) pukul 01.57. Identitas pria paruh baya itu, Miskak (60), warga Bersambung ke halaman 7
Disinyalir ada yang mengatakan korban meninggal saat kencan di permakaman. Tapi entah kencan dengan waria atau pekerja seks komersial (PSK) kami tidak tahu karena saksi mata kabur.
Petugas mengevakuasi jenazah Davit Supriyanto ke ambulans.
Pekerja Proyek Terjatuh dari Ketinggian 10 Meter
AKP ARGYA SATRIYA Kapolsek Sawahan
Terlibat Asmara, Polisi Di-Propamkan Surabaya, Memorandum Dua laporan sekaligus diterima Propam Polrestabes Surabaya terkait permasalahan satu anggo-
Surabaya, Memorandum Disebabkan tidak mengenakan tali pengamanan (safety), seorang pekerja proyek tewas. Pria ini terjatuh dari ketinggian 10 meter di gedung SMP Tri Guna Bhakti di Jalan Kyai Tambak Deres 34. Bersambung ke halaman 7
tanya, Ipda GT. Pelapor adalah SK (40), dan WL (40). Keduanya menjadi korban Bersambung ke halaman 7
Peduli Tempat Ibadah di Jumat Darling Surabaya, Memorandum Polres Pelabuhan Tanjung Perak memberikan santunan kepada anak yatim, dan menggelar pengajian dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Hidayah, di lingkungan Bersambung ke halaman 7
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
BAGI pasangan suami istri (pasutri) menjaga kerukunan dan keharmonisan rumah tangga bisa dilakukan dengan apa saja. Salah satunya memberi kejutan ketika seorang di antaranya merayakan ulang tahun (ultah). Bersambung ke halaman 7
Pria Mulyorejo Mati di Permakaman Kembang Kuning
Jaksa Eksekusi Mantan Dirut Iglas
Anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar pengajian maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Hidayah bersama anak yatim.
Surabaya, Memorandum Tim gabungan dari Kejagung dan Kejati Jatim mengeksekusi Daniel Sunarya Kuswandi (64), terpidana kasus korupsi di kawasan Gandaria Selatan, Jakarta Selatan, Kamis (14/11) sekitar pukul 23.25. Penangkapan terhadap Direktur Utama PT Data Management System Asia Bersambung ke halaman 7
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Doakan Suami
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Maia EsƟanty
Daniel Sunarya Kuswandi ditangkap tim eksekutor dari Kejagung dan Kejati Jatim.
TERKURUNG KELUARGA HARMONIS, TERPROVOKASI OMONGAN SINIS Έ1Ή
Suami Terkesan Cuek, Jam Tangan Idaman Dihadiahi Adik Ipar Lilis (26, bukan nama sebenarnya) sangat bersyukur menikah dengan Johan (29, samaran). Keluarga suaminya sangat baik. Terutama adik iparnya, sebut saja Joni (27). Yuli Setyo Budi, Surabaya
Pada malam tahun baru 2019 lalu, misalnya. Ketika itu keluarga besar mereka nonton TV bersama di rumah kakek Johan di Jogja. Di sela tayangan menyambut tahun baru di seluruh dunia, ada iklan yang menawarkan jam tangan untuk sejoli. Secara guyonan Lilis merajuk kepada Johan. “Wow betapa cantiknya. Cocok untuk kita,” kata Lilis sambil
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078
menyandarkan kepala ke pundak suaminya. Tangannya mengelus jenggot Johan. Seminggu-dua minggu berlalu, ternyata Johan tak merespons candaan Lilis. Walau begitu, Lilis tidak pernah menagih karena memang tidak terlalu berharap. Ingin sih ingin, tapi perwujudannya dianggap sebagai doorprize. Dikabulkan, alhamdulillah; Bersambung ke halaman 7
SIDOARJO
SABTU KLIWON, 16 NOVEMBER 2019 HALAMAN 2
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KEPALA BIRO: Joko Jokosan. WARTAWAN: H Darianto, H Hariono, HM Shoumu, Waras Subarkah. PEMASARAN/IKLAN: M Suud, Sudedi Minarno, Iswin Arizzal. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Mau ke Polsek Sedati, Tewas Tersambar KA
FOTO: MEMORANDUM/SOM
Sidoarjo, Memorandum Satlantas Polresta Sidoarjo merespons dua video viral soal balap liar di Jalan Raya Gilang, Taman yang menabrak satu penonton saat nyeting laju motor sebelum balap liar dimulai, Kamis (14/11). Dari vidio tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan mengembangkan kasus ini, dengan melibatkan Satlantas dan Satreskrim. Raditya Joki yang menabrak penonton itu, diketahui bernama Raditya alias Adi Ucil, asal Gempol, Pasuruan yang biasa dikontrak oleh Berkah Alam dalam event resmi drag race. Sedang korban yang ditabrak adalah Alexandro Rizqi, asal Wonorejo, Rungkut, Surabaya. Kasatlantas Polresta Sidoarjo AKP Eko Iskandar mengatakan, balap liar yang sampai viral terjadi pagi hari sekitar pukul 05.00 sesudah subuh. Rencana awal balap liar akan dilakukan Rabu (13/11), pukul 23.00. Namun karena petugas kepolisian terus berpatroli untuk mempersempit ruang gerak para pelaku balap liar, peserta balap liar membatalkan aksinya. Bahkan malam itu sampai terjadi kucing-kucingan antara pembalap liar, pemerhati dengan petugas. Sampai mereka pindah ke Krian, kita patroli lagi sampai waktu subuh, mereka bubar. Sesudah waktu subuh, saat petugas kepolisian konsentrasi melakukan pengaturan lalulintas, mereka bergerak lagi sampai akhirnya melakukan penutupan di Jalan Raya Trosobo - Gilang arah Surabaya. “Ini modus-modus baru yang dilakukan oleh sekelompok pendukung balapan liar. Kasus ini kami selidiki siapa saja yang berperan. Mulai kecelakaan yang terjadi, yang melakukan penutupan jalan raya, kalau ada taruhan juga akan kami kembangkan bersama Satreskrim Polresta Sidoarjo,” tegas Eko Iskandar. Eko menjelaskan, pelaku biasa tampil di ajang resmi event drag race di Jawa Timur dan lainnya. Pihaknya akan mengembangkan kasus ini dengan melibatkan Satreskrim. Seperti diketahui, dua video balap liar menabrak penonton mendadak viral di media sosial.Video berdurasi 0.26 detik dan 0.10 detik, ratusan orang berjejer di tepi jalan depan SPBU. Nampak dalam video, sepeda motor melaju kencang dan pada detik ke-18 sepeda motor itu menabrak seorang penonton. (som/jok/pi)
Sidoarjo, Memorandum Nahas dialami LestariWahyuningsih (45), warga Malang. Dia tewas tertabrak kereta api (KA), tepatnya di jalur rel KA dekat Mapolsek Waru, Jumat (15/11). Kapolsek Waru Kompol Saibani mengatakan, dari keterangan adik korban, Ribut Budi Lestari (39), mereka berencana mengunjungi keluarga yang tersandung masalah hukum di Polsek Sedati. “Karena tidak tahu lokasi Polsek Sedati, keduanya berhenti di PolsekWaru,” ujar Kompol Saibani. Saibani menambahkan, keduanya naik bus dari Malang, kemudian turun diTerminal Bungurasih dan naik angkot berhenti di jalan raya depan Mapolsek Waru. Kemudian, kakak adik itu menyeberangi rel KA melalui jalan pintas. Nahas, korban tersambar KA Penataran yang melaju dari arah selatan ke utara (Surabaya). “Adiknya (Ribut) masih di belakang, korban mendahului dan tersambar kereta api,” jelas kapolsek. Korban pun tewas di lokasi kejadian. Polisi yang tiba di TKP, langsung mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara Polda Iatim. Sebelumnya, polisi melakukan pemeriksaan di TKP. Sejumlah saksi juga diperiksa polisi terkait kejadian ini. (som/jok/pi)
Petugas mendatangi TKP dan mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara.
SARIP Dorong Calon Independen Sidoarjo, Memorandum Para politisi lokal diminta tidak ragu-ragu menggunakan jalur independen untuk berkontestasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sidoarjo, tahun 2020 mendatang. Koordinator komunitas Sahabat Rakyat Ingin Perubahan (SARIP), Heru Sastrawan, menegaskan jalur independen adalah ruang konstitusional. Disediakan penyelenggara pemilu untuk menyatakan kedaulatan rakyat non partisan secara langsung. “Disini rakyat berperan langsung menentukan sendiri calon pemimpin di masa depan tanpa harus bergantung pada mekanisme internal partai politik,” ujar pria yang akrab disapa Hersa, ditemui di sekretariat SARIP di Pasar Semi Modern, Desa Sidodadi
Candi, Senin (11/11). Dengan begitu lanjut dia, maka pemimpin yang dihasilkan nantinya akan merasa punya tanggung jawab secara langsung pada rakyat dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Atas dasar itulah SARIP ada untuk memberikan penyadaran pada publik akan hak-hak politik yang harus dimanfaatkan secara optimal, baik untuk memilih maupun dipilih dalam pilkada serentak yang akan berlangsung September 2020 mendatang. Untuk menunjukkan komitmennya, Heru menyatakan siap menggerakkan anggota komunitasnya membantu mencarikan suara dukungan
Kiat Forum BPD Jalin Kekompakan
FOTO: MEMORANDUM/LUD
Ngobar dengan Bupati dan Pejabat Terkait NGOBAR (ngopi bareng). Acara ngobrol santai tapi serius ini kerap dilakukan Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Sidoarjo. Mereka mengundang pejabat Pemerintah Daerah (Pemda), pejabat Pemerintah Kecamatan (Pemkec) hingga Pemerintah Desa (Pemdes) untuk hadir. Bahkan, orang nomor satu di Pemkab Sidoarjo, yakni Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum sering hadir di tengah-tengah ngobar ini. Seperti yang terlihat 7 November lalu. Forum BPD Sidoarjo menggelar acara ngobar di Kecamatan Buduran. Ketua Forum BPD JawaTimur sekaligus Ketua Forum BPD Sidoarjo Sigit Setiawan, bersama pengurus Forum BPD Sidoarjo dan Forum BPD se Kecamatan Buduran tampak hadir di sana. Acara ini juga dihadiri Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum dan tokoh masyarakat, serta pejabat terkait lainnya. Apa tujuan acara ini? Menurut Sigit Setiawan, untuk menjalin silaturahmi antara pemerintah daerah dengan BPD di setiap desa yang ada di Sidoarjo. “Acaranya dilaksanakan di tiap kecamatan sebagai tim penggerak Forum BPD Kabupaten dan Kecamatan,” ujar Sigit Setiawan kepada Memorandum. Sebelum digelar di Kecamatan Buduran, lanjut Sigit, acara serupa sudah digelar di Kecamatan Prambon, Tanggulangin, Sedati, Sokodono, Waru dan Krembung serta Taman. “Kecamatan lain menyusul digelar acara yang sama. Kami keliling Sidoarjo untuk menggelar ngobar demi pembangunan Sidoarjo tercinta,” urai dia. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum selalu menyampaikan agar terjalin hubungan yang harmonis dan bersinergi antara pemerintah dengan BPD. Untuk bersama-sama membangun desa menuju Sidoarjo yang maju dan sejahtera. Sigit memaparkan, sesuai Perda Provinsi Jawa Timur nomor 4 tahun 1996, Sidoarjo merupakan Gerbang Kertosusilo. Bersama Lamongan, Gresik, Surabaya dan Mojokerto. Sehingga Sidoarjo harus siap menghadapi perkembangan dan perubahan
FOTO: MEMORANDUM/SOM
Polantas Libatkan Reskrim
Kompol Saibani Kapolsek Waru
Ngobar Forum BPD Sidoarjo di Kecamatan Buduran yang dihadiri Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum.
yang terjadi pada semua aspek masalah, mulai penduduk, pembangunan sarpras, ekonomi, pendidikan, kondisi jalan, pelayanan kesehatan, pelayanan birokrasi, IT, penanganan sampah, kemacetan, pendangkalan sungai yang mengakibatkan banjir dan lain sebagainya. Kata Sigit, begitu banyak masalah yang harus dipahami dan diselesaikan. “Untuk itu peran serta masyarakat juga harus dilibatkan sejak dini. Melalui ngobar ini diharapkan pemda bersama masyarakat benar-benar mampu menghadapi perkembangan dan perubahan yang lebih baik. Karena itu pula, pembangunan fisik, ekonomi, budaya dan SDM kita mulai dari kegiatan-kegiatan yang berjalan di setiap desa,” jelas dia. Yang menarik, Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Sidoarjo saat ini juga tengah berupaya memperjuangkan keinginan masyarakat agar setiap kecamatan di Sidoarjo memiliki SMA/SMK Negeri. “Tujuannya supaya terjadi pemerataan sarana pendidikan formal di semua wilayah Sidoarjo dan kesetaraan kesempatan bagi setiap warga negara untuk bisa mendapat pendidikan dasar 12 tahun,” kata Sigit. Menurut dia, sistem zonasi yang sudah ditetapkan dalam pola Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sekarang ini harus diimbangi dengan pemenuhan sarana pendidikan yang memadai. Faktanya, SMA dan SMK Negeri yang ada di Sidoarjo saat ini belum merata. Ada beberapa kecamatan yang sama sekali belum tersentuh, seperti Prambon, Tulangan, Sukodono, Balongbendo dan
Tanggulangin. Oleh sebab itu, aspirasi tersebut harus didukung seluruh komponen masyarakat, tidak hanya Forum BPD, tapi warga Sidoarjo secara luas. Ketua FK-BPD Kecamatan Prambon Sunandar menambahkan, sebenarnya pada 2013 lalu sudah ada pengalokasian anggaran dari Pemkab Sidoarjo untuk membangun gedung SMA Negeri di Prambon. “Tapi entah kenapa kok tiba-tiba batal,” kata dia. Dia menyebutkan, saat ini kecamatan Prambon dihuni hampir 85 ribu jiwa. Dia pun membandingkan dengan Kecamatan Tarik dan Kecamatan Krembung yang jumlah penduduknya di bawah 75.000 jiwa, namun sudah mempunyai gedung SMA Negeri. Permasalahannya, regulasi terbaru telah mengalihkan kewajiban pembangunan sarana dan prasarana serta kewenangan pengelolaan SMA dan SMK Negeri dari pemerintah Kabupaten/ kota ke Provinsi. Karena itulah, FK BPD Sidoarjo meminta dukungan dari Pemkab dan DPRD Sidoarjo. Agar bersama-sama mendorong koleganya di Propinsi Jatim agar mencantumkan program pembangunan gedung SMA/SMK Negeri di 5 kecamatan di Sidoarjo, pada tahun anggaran 2020 mendatang. “Berangkat dari semangat kebersamaan inilah salah satu bentuk sumbangsih tenaga dan pemikiran kami untuk meningkatkan harkat hidup warga Sidoarjo di sektor pendidikan,” imbuh Sigit yang digadang-gadang menjadi calon bupati Sidoarjo dalam pilkada tahun depan itu. (lud/jok/pi)
masyarakat sebagai syarat utama pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati jalur independen ke KPU Sidoarjo. Namun dia buru-buru menandaskan, hingga saat ini pihaknya belum berkonsentrasi pada satu pasangan calon tertentu, meski saat ini sudah ada beberapa nama yang berniat maju melalui jalur independen. “Sudah ada beberapa orang bakal calon bupati dan wakil bupati yang menghubungi kami. Tapi kami harus memilih dan memilahnya, siapa-siapa yang sevisi dengan SARIP, yakni punya komitmen kuat membangun
FOTO: MEMORANDUM/LUD
Polisi Sidik Balap Liar Tabrak Penonton
Karena tidak tahu lokasi Polsek Sedati, keduanya berhenti di Polsek Waru.
Hersa (tengah) mendeklarasikan komunitas SARIP sekaligus peresmian kantor sekretariat.
daerah dan rakyat Sidoarjo dalam periode pemerintahan lima tahun ke depan,” tandas dia. Hersa juga mengaku sudah menebar jaringan hingga ke semua desa di wilayah Kabupaten Sidoarjo. “Insya Allah kita bisa
membantu mendapatkan suara dukungan riil dari warga Sidoarjo hingga jumlah minimalnya yang berkisar di angka 91 ribu terpenuhi. Bahkan mungkin bisa lebih,” imbuh aktivis di berbagai ormas di Sidoarjo itu. (lud/jok/pi)
OLAHRAGA
SABTU KLIWON, 16 NOVEMBER 2019
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL EMAIL:: memorandumredaksi@gmail.com
HALAMAN 3
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
Kota Malang Raih Anugerah Ki Hajar 2019 Kategori Madya
242 penghuni Puslatda Jatim masuk gelombang pertama Binter persiapan menuju PON XX 2020 di Papua.
Penghuni Puslatda Jatim Jalani Binter di Rindam V
Malang, Memorandum Atlet dan pelatih Puslatda (pemusatan latihan daerah) Jatim proyeksi PON XX 2020 di Papua, menjalani pembinaan karakter (binter) di Depo Pendidikan (Dodik) Bela Negara Resimen Induk Komando Daerah Militer (Rindam) V Brawijaya, Malang. Agenda ini dibagi dalam dua gelombang. Rombongan pertama terdiri dari 242 orang, dari 20 cabang olahraga (cabor). Mereka di Malang sejak Kamis (14/11) hingga 10 hari ke depan untuk ditempa agar memiliki mental juara. Ketua Umum KONI Jatim Erlangga Satriagung mengatakan, program binter merupakan persiapan menuju PON XX 2020 di Papua. Melalui program ini, KONI Jatim ingin atlet dan pelatih tertanam jiwa pemenang. “Kami ingin atlet Jatim memiliki jiwa pantang menyerah. Disiplin dan nilai per-
juangan diajarkan semua di sini. Kalau ini tidak dikuatkan, atlet akan patah semangat duluan ketika menghadapi lawan yang berat,” ujar Erlangga, Jumat (15/11). “Apalagi PON tahun depan akan dilangsungkan di Papua yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. Oleh sebab itu kami persiapkan mentalnya. Supaya mereka tidak kaget, dan tidak down di PON Papua nanti,” imbuhnya. Gelombang kedua, KONI Jatim akan mengirimkan 350 atlet dan pelatih mulai 5 Desember. “Nanti dari Rindam akan mendatangi
KONGRES Nasional III KAI (Kongres Advokat Indonesia) secara aklamasi memilih pucuk pimpinan KAI periode 2019 – 2024, di Kusuma Agrowisata Resot & Convention Hall, Kota Wisata Batu, Kamis - Jumat (14 – 16/11). Kongres yang dihadiri 867 peserta utusan dari 33 DPD dan 328 DPC se Indonesia ini memilih Siti Jamaliah Lubis SH sebagai Presiden KAI dan Apolos Djara Bonga SH sebagai Sekretaris Jendral. Siti Jamaliah Lubis yang sebelumnya menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Presiden ini terpilih secara aklamasi oleh peserta kongres karena dinilai anggota memiliki kinerja baik menahkodai organisasi. “Saya mengucapkan banyak terima kasih, karena seluruh DPD yang berasal dari setiap provinsi bisa hadir. Organisasi ini sudah seperti keluarga besar. Semoga tetap menjadi garda terdepan penegakan hukum Indonesia,” katanya saat memberikan sambutan. Kongres ini menyuarakan beberapa poin utama, diantaranya tetap terjaga penegakkan hukum di Indonesia dan pentingnya advokad yang beretika sehingga bisa menjadi garda terdepan penegakan hukum. Yang tak kalah pentingnya, proses keadilan tidak boleh tumpul ke atas dan runcing ke bawah. Gelar kongres ini cukup menarik, karena peserta yang datang dari berbagai daerah ini mengenakan baju adat daerah yang menunjukkan keberagaman namun menjunjung kokohnya persatuan. “Ini bentuk keragaman Indonesia,” ujar Siti Jamaliah. Ketua Panitia Kongres Nasional III KAI yang juga Ketua DPD KAI Jawa Timur, H Abdul Malik SH MH menjelaskan, acara terselenggara dengan sukses. “Semua daerah dapat berkumpul, utusan dari DPD dan DPC se Indonesia hadir,” ujarnya seraya mengatakan ini menunjukkan organisasi ini solid hingga tingkat daerah. Disampaikan, merujuk UU Nomor 18 tahun 2003 tentang Advokat diharapkan MA dan Pengadilan Tinggi agar lebih selektif terhadap proses pengangkatan dan pengambilan sumpah advokad sehingga advokat yang beracara dapat menjalankan profesinya dengan baik. Wali Kota Dewanti Rumpoko yang hadir dalam acara ini, mengucapkan terima kasih atas kehadiran para advokat dari seluruh Indonesia di Kota Batu. “Para advokat ini secara SDM sudah mumpuni. Pelaksanaan di Batu, salah satu support untuk kota wisata. Karena itu, kami sampaikan para advokad yang sudah melek informasi bisa memberikan pencerahan informasi yang benar pada masyarakat dan pastinya memberantas hoax,” tutur Dewanti Rumpoko. (cr-3/ari/epe)
semua cabor yang pernah dibinter secara rutin. Dibangunkan lagi karakternya. Jadi ini tidak bisa hanya sekali, harus berkelanjutan. Akan dijaga selama 2020. Sehingga mereka siap tempur di PON,” jabar Erlangga. Sementara itu, Komandan Rindam V Brawijaya Kolonel Inf Dendi Suryadi mengatakan, yang terpenting dari seorang atlet adalah kesetiaan, dan harga dirinya. Ketika menjadi atlet Jatim jangan sampai mereka kehilangan integritas. “Ini salah satu upaya spiritual. Supaya mereka memiliki spirit olahraga yang bagus, kami masuk dengan metode hipnoterapi. Kadang mereka merasa sudah mencapai batas secara fisik, namun alam bawah sadarnya punya kemampuan lebih dari itu,” jelasnya.(*/epe)
Jakarta, Memorandum Setelah melalui proses pemaparan secara langsung oleh Wali kota Sutiaji serta uji petik lapangan, akhirnya Kota Malang berhasil meraih ‘Anugerah Ki Hajar’ tahun 2019 kategori Madya, di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (14/11). Ini anugerah tertinggi untuk kinerja pengembangan pembelajaran serta pendidikan berbasiskan teknologi informatika dan komputer (TIK). Anugerah Ki Hajar diterima Wakil Wali Kota (wawali) Malang Sofyan Edi Jarwoko, yang sebelumnya diawali dengan penyampaian komitmen kota Malang dalam memajukan pendidikan berbasis TIK oleh wawali pada forum share bersama media dan para pemangku pendidikan. Wawali Sofyan Edi Jarwoko menyampaikan apresiasi atas raihan prestasi ini. “Atas nama Bapak Sutiaji, Wali Kota Malang, saya menyampaikan terima kasih serta apresiasi atas keberhasilan Kota Malang dalam meraih anugerah Ki Hajar. Ini bagian dari aktualisasi kami dalam mewujudkan misi pemajuan bidang pendidikan Kota Malang, baik dalam koridor pelayanan, penguatan infrastruktur hingga membangun ekosistem pendidikan yang mengikuti era digital maupun 4.0,” ujarnya disela inagurasi anugerah Ki Hajar. Gagasan Anugerah Ki Hajar makin menegaskan pentingnya daerah untuk menangkap sekaligus mengeksplorasi potensi sumber daya insani di bidang TIK maupun industri kreatif. Itu sejalan dengan apa yang ditekankan Presiden Jokowi pada Rakornas Kabinet Indonesia Maju, 13 November 2019. “Perlu terus didorong langkah transformasi dari pengembangan ekonomi berbasis sumber daya alam menuju pengembangan ekonomi berbasis jasa dan kreatifitas,” terangnya. Penghargaan membanggakan diterima siswa SMK Telkom Malang, Hafiz Naufal Rahman yang meraih juara 1 dalam Lomba Aplikasi Mobile Ki Hajar 2019 kategori Pelajar. Ini merupakan lomba aplikasi mobile edukasi yaitu aplikasi yang mengandung unsur pendidikan dan bisa dijalankan melalui smartphone. Hafiz
mencetuskan nama aplikasi yaitu Hajar,” sebutnya antara lain Sibowo (Sinau Bahasa Jowo) Provinsi Jawa Timur dan memiliki berbagai fitur Kota Malang. bahasa Jawa. Sekjen KemendKepala Pusat Teikbud Didik Suhardi knologi dan Komunikamewakili Mendikbud si Kementerian PendiNa d i e m M a k a r i m dikan dan Kebudayaan menegaskan IT daRI, Gogot Suharwoto menlam proses belajar tiyampaikan dari 155 daerah dak bisa ditawar lagi. yang masuk dalam proses “Akan sangat rugi apabila seleksi penilaian Ki Ha- Bagian Humas dan Protokol (pemerintah) tidak Setda Kota Malang jar Award ini menyusut mempersiapkan dan hingga 34 daerah, denmewadahinya. Kita gan rincian 7 provinsi dan 27 kota/ dorong anak anak menggunakan IT kabupaten. “Setelah melalui screening, dengan penuh bijak serta tanggung terpilih 16 daerah peraih Anugerah Ki jawab,” ujarnya. (*/ari/epe)
Wawali Kota Malang saat menerima penghargaan Ki Hajar.
Wawali Kota Malang usai menerima penghargaan, didampingi kabag humas dan sekretaris dinas pendidikan.
Kongres Nasional III KAI
Solid, Presiden KAI Terpilih Aklamasi
Ketua Panitia Kongres Nasional III KAI H Abdul Malik SH MH menyampaikan ucapan selamat datang.
Siti Jamaliah Lubis SH disaksikan Wali Kota Batu, perwakilan Polda Jatim, undangan, dan peserta kongres memukul gong.
Presiden KAI dan Wali Kota Batu bersama undangan dan peserta kongres. Presiden KAI (tengah) didampingi Wali Kota Batu, Sekjen KAI, perwakilan Polda Jatim dan Pemprov Jatim.
Presiden KAI terpilih Siti Jamaliah Lubis SH bersama peserta kongres.
Peserta antusias dan kompak mengikuti prosesi kongres.
AYO SENAM
PE RS WAN DE
SERTIFIKAT
HALAMAN 16
HALAMAN 4
SABTU KLIWON, 16 NOVEMBER 2019
Semakin Tepercaya
DAHLAN ISKAN
HALAMAN 5
SABTU KLIWON, 16 NOVEMBER 2019
Komunitas Herbalife Tangerang Kagum Gerakannya BERBAGAI masyarakat dari kalangan apapun sangat antusias mengikuti senam Dahlan Iskan Style. Salah satunya Komunitas Herbalife di Tangerang yang sedang mempunyai kegiatan di Surabaya. Mereka menyempatkan diri mengikuti senam yang digelar d Graha Pena, Jumat (16/11). Koordinator Herbalife Riana mengatakan, komunitasnya sangat gemar terhadap olahraga apapun. Bahkan ketika di Tangerang, setiap hari di kantornya dilaksanakan dua kali senam. “ Jadi hari ini kan kita nunggu check in hotel sekitar pukul 09.00. Daripada tidak punya kegiatan. Akhirnya kami mengikuti senam Dahlan ini,” kata Riana. Riana menambahkan, komunitasnya sangat berkesan mengikuti senam ini. Meskipun instrukturnya sudah berumur, namun gerakan-
nya sangat enak sehingga peserta dapat mengikutinya dengan antusias. “Yang membuat saya kagum itu instrukturnya sangat bersemangat. Selain itu gerakan senam ini juga santai tetapi menguras tenaga,” papar dia. Menurut Riana senam ini dapat dilakukan baik oleh usia muda maupun tua. Sebab, gerakannya tidak terlalu energik seperti zumba, aerobik, dan lainnya. “Karena senam ini dapat dilakukan oleh semua usia, jadi tidak ada alasan lagi untuk malas berolahraga,” jelas dia. Lanjut Riana, selain untuk menyehatkan tubuh, senam ini juga dapat menambah pertemanan bahkan persaudaraan. “Selain berolahraga, kunci menjaga kesehatan tubuh yakni menjaga pola makan yang bernutrisi serta istirahat yang cukup,” pungkas dia. (x-3/lis)
Riana
Gerakannya Mudah Diikuti
Senam Dahlan Iskan Rutin Digelar di Graha Pena dan CFD
Tri Handayani Rahayu
DENAH JALAN SEHAT & SENAM DAHLAN ISKAN T
10
1 Direktur SKH Memorandum Choirul Sodiq berfoto bersama peserta usai senam Dahlan Iskan Style di Graha Pena.
Salah satu gerakan yang diperagakan oleh instruktur senam DI style.
menggelar senam tersebut di rumahnya di kompleks Sakura Regency dengan mengundang
teman-temannya seperti Ali Murtadho, Misbahul Huda, Arif afandi, Dhimmam Abror,
dan lainnya. “Setelah banyaknya peserta senam di rumah beliau, kemudian senam tersebut dipindahkan di dalam Graha Pena. Namun, peserta senam terus bertambah semakin banyak, sehingga dipindahkan di halaman Graha Pena,” ucap dia. Mantan Direktur Utama Lombok Pos ini juga sangat terkesan ketika senam Dahlan Iskan Style ini digelar di Kota Lombok, tepatnya di sebuah g bernama Gili pulau kecil yang Londo. Sebab ketika senam eserta juga daberlangsung, peserta pat menikmati pemandangan alam yang ada.
“Selang sehari kemudian juga diadakan senam di Lombok Epicentrum Mall yang diikuti sekitar 500 peserta hingga membuat parkir di mall tersebut tidak cukup,” terang Sodiq. Sodiq juga berharap agar ke depannya senam ini dapat diterima masyrakat lebih luas lagi, sehingga dapat meneruskan keinginan Dahlan supaya masyrakat semakin sehat. “Saya berharap senam ini dapat diterima secara luas sehingga dapat menambah kesehatan. Selain itu juga dapat menambah pertemanan,” pungkas dia. (x-3/lis)
dengan mengikuti secara rutin senam Dahlan Iskan ini justru semakin sehat dan menikmatinya. Dirinya tetap berusaha untuk tetap menjaga kesehatan, apalagi sudah pensiun itu banyak orang yang mengalami power syndrom. “Saya kebetulan sehat dan tidak terkena penyakit itu. Intinya saya selalu berusaha untuk sehat. Salah satu yang murah meriah, ya senam ini. Di samping mencari juga menambah teman,” terang dia. Sejak awal Senam Dahlan Iskan hingga sekarang ini, menurut dia sangat bagus sekali untuk masyarakat Surabaya. Apalagi inti utamanya dari senam Dahlan Iskan
yaitu sehat jasmani dan rohani. Ditambah pesertanya berbagai profesi, di antarnya ada profesor, doktor, dokter, dan Polri. “Di sinilah kita bisa saling tukar pengalaman dan pesertanya pun sangat guyub sekali. Sehingga seluruh anggota senam ini sudah seperti saudara. Hikmah dari senam sendiri sangat besar sekali dan membuat kita selalu sehat,” imbuh Wahyudi. Wahyudi menjelaskan, cikal bakal senam Dahlan Iskan ini kalau tidak salah dari Jakarta. Waktu itu Pak Dahlan Iskan pernah menyampaikannya dan kemudian beliau pindah ke Surabaya dan membentuk embrio-embrio generasi baru.
ul Sodiq “Saya dengan Pak Choirul naan di sudah melakukan pembinaan mpung komunitas RT/RW di kampung embrio untuk membentuk embrio-embrio tersebut. Jadi seperti ada eventatis berevent tertentu pasti otomatis rsebut,” gabung dengan senam tersebut,” ungkap dia. k menWahyudi mengaku, untuk ahlan guatkan komunitas senam Dahlan hkan Iskan Style, akan mengerahkan abri komunitas dari alumni Akabri di Jawa Timur. er“Ya memang meski personelnya rata-rata sudah usia lanjut seperti saya, tapi saya yakin gat,” mereka masih bersemangat,” pungkas dia.(why/lis)
8 8
Area senam DI style 10 2
7
S
7
3
U
11
4 5
Menyehatkan Jasmani dan Rohani MANTAN perwira menengah yang pernah bertugas Mabes Polri Kombespol (purn) Wahyudi mengatakan, dirinya mengikuti komunitas senam Dahlan Iskan Style sejak tiga tahun lalu. Disamping hobi olahraga jalan sehat, juga menyukai Senam Dahlan Iskan Style sejak 2016. “Lebih kurang tiga tahun saya sudah bergabung senam Dahlan Iskan. Meski sudah pensiun, untuk menjaga tetap energik dan sehat saya melakukan olahraga rutin jalan sehat serta senam,” kata Wahyudi warga Ketintang Baru ini kepada Memorandum, Jumat (15/11). Wahyudi mengaku, selain sehariharinya mengantar cucu, namun
9
Jalan Gajah Mada
“Ketika sedang olahraga di depan Monas, beliau melihat suatu komunitas senam dari suku Tionghoa yang gerakannya cukup menarik sehingga membuatnya ingin bergabung,” papar dia. Lebih lanjut, pria kelahiran Lamongan itu menegaskan, dengan bergabungnya Dahlan Iskan, gerakan senam di komunitas tersebut semakin berwarna hingga akhirnya menurut beliau senam itu dapat diikuti golongan tua maupun muda dan sangat banya manfaatnya. “Beberapa manfaat di antaranya seperti gerakan tubuh di bagian pinggul. Hal itu bertujuan agar urat-urat yang ada samping dipinggul dapat menguatkan tulang belakang, karena manusia dapat berdiri ketika ditopang oleh tulang belakang,” jelas dia. Selain itu, menurut Sodiq, banyaknya gerakan di senam Dahlan Iskan ini dapat melatih otak supaya tidak mudah lupa ingatan. Ia juga menceritakan adanya senam Dahlan Iskan di Jawa Timur khusunya Surabaya bermula ketika Dahlan Iskan
Jalan Hayam Wuruk
Jalan Kesatrian
Senam tersebut diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat dan profesi. Baik usia muda, tua, pengusaha, advokat, profesor, dokter, maupun aparatur sipil negara. Masyarakat begitu antusias mengikuti senam ini. Direktur SKH Memorandum Choirul Sodiq selaku instruktur senam mencontohkan gerakangerakan yang ringan, namun dapat mengeluarkan keringat sehingga menyehatkan badan. Menurut Choirul Sodiq, masyarakat di Surabaya sangat antusias dan menerima dengan baik senam Dahlan Iskan Style ini. “Bahkan ketika senam ini dilaksanakan di CFD setap Minggu, masyarakat yang ikut mencapai ratusan orang,” kata Sodiq usai senam, Jumat (15/11). Sodiq menambahkan, senam Dahlan Iskan ini bermula ketika Dahlan Iskan masih menjabat sebagai Menteri BUMN. Saat itu di tengah kesibukannya sebagai menteri, Dahlan selalu menyempatkan diri untuk berolahraga setiap harinya.
TRI Handayani Rahayu, guru salah satu SMP negeri di Surabaya ini merasa berkesan mengikuti senam Dahlan Iskan Style. Ia mengikuti komunitas senam ini sejak Agustus 2019 lalu. Namun, dirinya sudah mengenal senam ini sejak setahun lalu. “Saya sudah tahu senam ini sejak setahun lalu dari teman saya. Namun saat itu saya belum bisa mengikuti karena ibu saya sedang sakit,” kata Handayani, Jumat (15/11). Ia juga mengaku sangat berkesan ketika pertama kali mengikuti senam Dahlan Iskan ini. Sebab, gerakannya sangat mudah diikuti oleh berbagai golongan. “Senam ini mudah diikuti oleh siapa saja. Apalagi bagi orang seperti saya yang sudah menginjak umur 40
Dahlan Iskan memeragakan gerakan senam Dahlan Iskan Style.
Surabaya, Memorandum Senam Dahlan Iskan Style yang dilaksanakan setiap Selasa hingga Sabtu di Graha Pena dan Minggu pagi di car free day (CFD), sangat digemari dan menarik perhatian masyarakat.
Jalan Raden Wijaya
6
MAKODAM V/BRAWIJAYA B 1. 2. 3. 4. Wahyudi
Panggung Utama Tenda Vip Photo-Booth Medis
5. 6. 7. 8.
HALAMAN 17
Balon Gate (Start/finis) Mobil Toilet Tenda Sponsor Tenda Panitia
9. GOR (Posko Kupon dan Air Mineral) 10. Parkir Motor 11. Balai Prajurit (Parkir Mobil) Arah Jalan Sehat
tahun ke atas,” jelas dia. Selain menambah kesehatan, menurut Handayani, senam Dahlan Iskan ini dapat menambah pertemanan. Sebab, orang-orang yang bergabung dalam komunitas senam Dahlan Iskan ini sangat enak diajak ngobrol. “Orang-orang di grup senam tersebut sangat baik terhadap anggota senam yang baru, sehingga menciptakan rasa kekeluargaan yang sangat harmonis,” jelas dia. Handayani juga berharap agar senam Dahlan Iskan ini dapat disosialisasikan di daerah- daerah. “Saya berharap senam ini dapat disosialisakan. Bahkan kemarin ketika saya mengajak anak saya mengikuti senam ini di CFD. Anak saya sangat senang dan mau ikut lagi,” pungkas dia. (x-3/lis)
Gaya Hidup Sehat Lewat Senam Dahlan Iskan Style HARI ulang tahun (HUT) ke-50 Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum dan HUT ke-1 memorandum.co.id menjadi momen kebersamaan antara masyarakat dengan media massa yang menyabet penghargaan mitra terbaik Polri ini. Berbagai rangkaian kegiatan merayakan acara tahunan tersebut, panitia mengajak masyarakat untuk mengikuti jalan sehat sekaligus senam Dahlan Iskan Style di Lapangan Makodam V/Brawijaya, Minggu (17/11) besok. Dahlan Iskan menjadi tamu kehormatan dalam acara meriah nantinya. Pria yang murah selat memberikan nyum itu didaulat a ribuan peserta komando kepara ai kalangan usia senam. Berbagai urut bergabung nantinya juga turut ng dimulai pagi dalam acara yang hari. rakan senamnya Tak hanya gerakan yang bervariasi. Lagu pengiringnya pun beragam membuat tubuh rna dan menjadi bergerak sempurna lebih bugar. “Senam ini merupakan inisilan yang dalam atif dari Pak Dahlan usia demikian lanjut tetap arakat kemengajak masyarakat baikan melalui senam,” kata Instruktur Senam isbahul Dahlan Iskan Misbahul Huda. nam ini Mulanya senam an Dahlan hanya dikenalkan eman-temanya. Iskan kepada teman-temanya. if senam ini kian Sambutan positif lah daerah lain. masif di sejumlah rus dikenalkan Sampai kini terus ta di Indonesia. ke beberapa kota Sampai dikenal dengan julukan tyle. Senam Dahlan Style. enam Dahlan “Mulanya Senam Iskan berangkat dari kelompok mpai sepuluh kecil. Tidak sampai aun berjalannya orang. Lambat laun akat mulai tahu waktu, masyarakat adanya Senam Dahlan Isakan, ndong-bondong mereka berbondong-bondong
ikut bergabung,” papar Misbahul Huda. Gerakannya yang sederhana membuat senam ini peminatnya terus bertambah saat dirutinkan setiap Selasa hingga Minggu. Gerakan senamnya tidak terlalu berat dan juga tidak terlalu ringan. “Gerakan Senam Dahlan Iskan ini tidak terlalu berat atau energik dan tentunya lebih santai. Ini sangat baik untuk orang yang usianya lanjut dan senam ini juga cocok bagi kaum muda. Selasa hingga Sabtu digelar di depan Graha Pena. Sedangkan Minggu dilaksanakan di car free day,” pungkas dia. (alf/lis)
Misbahul Huda
MOJOKERTO-JOMBANG
SABTU KLIWON, 16 NOVEMBER 2019 HALAMAN 6
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Jombang, Memorandum Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Desa Sembung, Kecamatan Perak, Jumat (15/11) sekitar pukul 07.30. Akibat kejadian tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia. (68), pensiunan warga Desa Pandanwangi RT 05/RW 01, Kecamatan Diwek; Bus Sugeng Rahayu
celakaan, satu orang pengendara motor meninggal dunia akibat kejadian. Saat ini kasusnya ditangani petugas,” ujar Kanitlaka Satlantas Polres Jombang Iptu Sulaiman, Jumat (15/11). Dijelaskan olehnya, kejadian berawal saat Bus Sugeng Rahayu melaju dari arah timur ke barat. Atau dari Jombang menuju
Nganjuk. Setibanya di lokasi, pengangkut penumpang tersebut menabrak bagian belakang truk Hino yang tengah menunggu motor menyeberang. “Akibat pengemudi bus kurang dapat menjaga jarak aman, kendaraan menabrak bagian belakang truk,” jelasnya. Akibat ditabrak dari arah be-
Olah TKP petugas di lokasi kejadian.
lakang, spontan truk terdorong ke arah depan. Akibatnya,Yamaha Mio berikut sang pengendara Moch Maksum tertabrak truk yang sebelumnya berhenti. “Satu
orang meninggal dunia akibat kecelakaan. Guna kepentingan penyelidikan, kendaraan yang terlibat kita amankan sebagai barang bukti,” tandas Sulaiman. (wan/rif)
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR
Ketiga kendaraan yang terlibat adalah Yamaha Mio S 4854 WW yang ditunggangi Moch Maksum
W 7093 UZ yang disopiri Bambang Wijanarko (50), asal Dusun Pule, Desa/Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi; Serta truk Hino BoxW 8468 XC yang dikemudikan Much Iskak (46), warga Dusun Sambironowetan, Desa Sidodadi, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. “Tiga kendaraan terlibat ke-
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Laka Beruntun, Pensiunan Meninggal Dunia
Wabup H Pungkasiadi Tersangka Muchamad Fahrul Bima Aditya diapit petugas di Mapolsek Diwek.
Jombang, Memorandum Berawal dari penangkapan pengedar sediaan obat keras berbahaya (okerbaya) alias koplo jenis dobel L di lokasi parkir pertokoan Jalan Raya Desa Ceweng, Polsek Diwek berhasil meringkus dua pengedar pil haram, Kamis (14/11) sekitar pukul 13.30. Keduanya adalah Ainus Solichin (26), warga Dusun/Desa Plosokerep, RT 02/RW 03, Kecamatan Sumobito, dan Muchamad Fahrul Bima Aditya (17), asal Dusun Gading, Desa Tugusumberejo, Kecamatan Peterongan. Dipaparkan Kapolsek Diwek AKP Achmad Chairuddin, Ainus diamankan saat transaksi dengan salah satu teman wanitanya di areal lokasi parkir pertokoan Jalan Raya Desa Ceweng itu. Polisi berhasil pula menyita sejumlah barang bukti. “Dalam penangkapan pertama, kita berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Berupa satu paket yang berisikan 10 butir pil dobel L berikut sebuah handphone,” paparnya, Jumat (15/11). Saat diperiksa penyidik, Ainus mengaku mendapatkan barang haram dari salah satu bandar yang ada di wilayah Desa Mancar, Kecamatan Peterongan. Tak mau buruannya lolos, petugas langsung mengembangkan. “Hasilnya, kita kembali mengamankan satu tersangka dan kami sita 30 butir pil dobel L, serta sebuah handphone yang digunakan sebagai sarana transaksi,” sambung kapolsek. (wan/rif)
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Dua Pengedar Koplo Diwek Dibekuk Kondisi salah satu SPBU yang mengalami kekurangan solar.
Solar Langka di Mojokerto Mojokerto, Memorandum Kelangkaan bahan bakar (BBM) jenis solar terjadi di Jawa Timur dalam beberapa hari terakhir. Di Kabupaten Mojokerto misalnya, belasan truk harus memutar balik lantaran stok solar di sepanjang jalur By Pass Mojokerto kosong. Bahkan, beberapa kendaraan harus beralih ke Pertamina Dex yang harganya lebih mahal hampir 50 persen. Salah satu sopir truk berasal dari Kecamatan Mojosari, Ahmad Susilo mengatakan, kelangkaan BBM jenis solar terjadi sejak lima hari yang lalu. Bahkan hari ini,
Jumat (15/11) dari mulai Sidoarjo hingga By Pass Mojokerto hampir setiap SPBU wilayah Mojosari, Awang–Awang, Tenggal Pager, Pungging, juga banyak yang kosong. Hingga akhirnya dirinya memilih memilih mengunakan Pertamina Dex yang. “Di Sidoarjo ada, tapi antreanya sangat panjang. Akhirnya saya memilih meneruskan perjalanan. Ini juga baru pertama kali saya mengunakan Pertamina Dex, harganya lumayan mahal 11.700 di banding harga solar yang 5.150 per liter. Tapi mau gimana lagi. Ini untuk perjalanan ke Blitar,” ung-
Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi mengikuti jalan sehat.
kapnya di saat membeli Pertamina Dex di SPBU Balongmojo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Berdasar pantauan, kekosongan solar hampir terjadi semua SPBU di sepanjang jalur by pass Mojokerto. Mulai dari SPBU Meri yang berada di Kota Mojokerto, SPBU Balongmojo Kecamatan Puri, SPBU Japan Kecamatan Sooko, SPBU Brangkal, Hingga SPBU di Wilayah Trowulan. Juga nampak, antrian panjang di SPBU Jabon tepatnya di depan Terminal Mojokerto. Pengawas SPBU 5461326 Balongmojo, Kecamatan Puri, Saniman (50) mengatakan, pasokan solar dari Pertamina kini dibatasi. Akibatnya, jatah solar di beberapa SPBU dikurangi. SPBU di pinggir jalan nasional kini hanya mendapatkan jatah 16 kiloliter (kl). “Istilahnya itu dikitir atau dijatah, lah jatahnya ini dibatasi hanya 16 kl tidak bisa nambah lagi, datangnya pasokan solar juga tidak diketahui jamnya,” paparnya. Kata dia, SPBU Balongmojo dalam satu hari biasanya mampu menghabiskan solar hingga 17 (kl) dalam sehari. Otomatis banyak kendaraan yang berputar balik karena pasokan solar di SPBU belum datang. Untuk mengantisipasi hal semacam ini, biasanya beberapa SPBU mengunakan sistem pembatasan untuk pemerataan. “Ada beberapa SPBU biasanya menjatah 100 liter bagi setiap kendaraan. hal ini dilakukan untuk pemerata a n , a g a r semua bisa dapat,” jelasnya. (no/rif )
HUT Korpri, Wabup Apresiasi OPD Berprestasi Mojokerto, Memorandum Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Mojokerto terus berkembang menunjukkan progres kinerja mengesankan. Terbukti dari rentetan prestasi yang disabet beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) didukung program-program kerja yang memang terbukti ‘gagah’. Salah satu OPD yang sukses merepresentasikan hal di atas yakni Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2) Mojokerto. Program-program kerja yang dibidangi telah banyak diganjar penghargaan. Sebut saja kabupaten/ kota layak anak (KLA) tahun 2019Tingkat Madya, puskesmas pelayanan ramah anak (PRA)Terbaik 2019, atas UPT Puskesmas Gondang. Tak cukup sampai di situ, ada pula penghargaan kabupaten sehat, anugerah pandu negeri (APN) kategori Silver tahun 2019.Terbaru, Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga berhasil menyabet penghargaan sebagai daerah dengan industri kreatif dan UMKM berbasis digital oleh Harian Surya. Cerita kesuksesan ini, dikutip kembali oleh Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, pada acara kegiatan jalan sehat Peringatan Hari Kesehatan Nasional, Hari Pahlawan, sekaligus HUT ke-48 Korpri 2019, Jumat (15/11) pagi di halaman kantor Pemkab Mojokerto. “Kita bersyukur, banyak penghargaan yang telah kita raih. Tanggal 19 nanti, kita juga dijad-
Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi memberi penghargaan kepada OPD berprestasi.
walkan mendapat penghargaan Kabupaten Sehat dengan predikat Swastisaba Wiwerda. Tahun 2021, kita coba siapkan untuk nambah tatanan lagi, yakni pertanian dan ketahanan pangan,” kata wabup. Asisten Perekonomian dan Pembangunan sekaligus Ketua Korpri Kabupaten Mojokerto Mustain melaporkan, kegiatan HUT ke-48 Korpri 2019 akan diwarnai banyak kegiatan menarik. Salah satunya rencana lomba vlog dengan tema “Peran ASN”. “Selain jalan santai yang kita laksanakan hari ini, lomba vlog bertema “Peran ASN” juga termasuk dalam rangkaian acara. Lomba sudah
dikoordinasikan dengan Diskominfo. Kita harapkan dapat mengekspresikan diri sebagai ASN,” kata Mustain. Kegiatan jalan santai ini diawali penyerahan dana pembinaan untuk atlit berprestasi peraih medali dalam lomba Porprov 2019 di Lamongan, Tuban, Gresik dan Bojonegoro. Dilanjutkan dengan senam Ling Tien Kung. Kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng, dan pengundian doorprize. Turut mendampingi wabup antara lain Sekdakab Herry Suwito, assisten, staff ahli, OPD, serta karyawan-karyawati Pemerintah Kabupaten Mojokerto. (adv/hms/rif)
Wabup:Siswa Harus Dibekali Mulok Majapahit Mojokerto, Memorandum Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi minta agar semua siswa sekolah di Kabupaten Mojokerto dibekali muatan lokal (mulok), tentang akar kebudayaan Majapahit pada kurikulum pendidikan. Harapan ini disampaikan pada kegiatan Launching Buku, Workshop Literasi, Temu dan Pemberian Anugerah Penulis Festival Chaitra Majapahit 2019 di Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakan Kabupaten Mojokerto, Jumat (15/11) pagi. “Budaya Majapahit harus dikenalkan sedini mungkin pada anak usia sekolah. Wilayahnya juga harus ikut dikenalkan. Siswa juga bisa bercerita tentang Majapahit dalam bentuk tulisan. Saya harap ini masuk mulok dalam kurikulum. Nantinya juga ikut memberi dampak peningkatan wisata dan karya lokal Mojokerto,” kata wabup. Pembelajaran dan kurikulum mulok sendiri dilaksanakan dalam rangka mengenalkan, dan mewariskan nilai karakteristik suatu daerah kepada siswa. Selain itu, mulok bermanfaat untuk mengembangkan sumber daya yang ada di suatu daerah, sehingga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan daerah tersebut. Jenis mulok pun bermacam-macam. Mulai bahasa daerah, kesenian daerah, keterampilan dan kerajinan daerah, adat istiadat, dan pengetahuan mengenai berbagai ciri khas lingkungan alam sekitar, serta hal-hal yang dianggap perlu oleh daerah bersangkutan. Wakil bupati pada acara ini juga memberikan akses fasilitas umum berupa kendaraan bus, bagi siswa yang ingin berkeliling mengunjungi tempat-tempat wisata di Kabupaten Mojokerto. “Kendaraan sudah difasilitasi Sekretariat Daerah. Bisa digunakan berkeliling di wisata-wisata Kabupaten Mojokerto. Sampaikan (surat ijin) ke bagian umum sekreatriat daerah. Para siswa dan para guru, bisa menjelajah berbagai destinasi seperti Petirtaan Jolotundo, pemandian air panas, dan wisata lainnya,” tandas wabup. Usai memberi arahan, wabup menengok stand-stand pameran buku, dan membubuhkan tanda tangan komitmen bersama membumikan literasi didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mustain, Kepala Dinas Pendidikan Zainul Arifin, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakan Ustadzi Rois serta OPD (organisasi perangkat daerah) lainnya. (war/rif)
HUKUM & KRIMINAL WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
Warga Bolodewo Gadaikan Mobil Rental
Doa Bersama untuk Kota Surabaya
Setelah menandatangi kuitansi sewa mobil, tersangka membawa mobil korban. Awalnya, berjalan seperti biasa. Namun, Tiksan mulai gelisah karena setelah jatuh tempo mobil tak kunjung dikembalikan. “Begitu juga saat dihubungi nomor HP tersangka yang tertera di kuitansi ternyata mati. Korban kemudian lapor ke Polsek Krembangan,” jelas mantan Kapolsek Gayungan ini. Setelah beberapa hari pencarian terhadap tersangka, akhirnya petugas mendapatkan informasi bahwa pria yang telah menggelapkan mobilnya pulang. Tidak menyia-nyiakan kesempatan itu anggota bergerak dengan menggerebek rumah dan menangkapnya tanpa perlawanan. Selanjutnya, guna proses pengembangan lebih lanjut, Rohman dibawa ke Mapolsek Krembangan dan dijebloskan ke tahanan. Dia mengaku mobil sudah digadaikan Rp 20 juta. “Uangnya habis untuk bayar utang,” ujar Rohman. (rio/nov)
Surabaya, Memorandum Pasca serangan bom bunuh diri di Medan, sejumlah jajaran lain terus meningkatkan keamanan dan kewaspadaan termasuk Polrestabes Surabaya. Yang paling terlihat adalah pengamanan akses masuk bagi pengunjung. Terlebih, Polrestabes Surabaya juga pernah menjadi sasaran aksi bom bunuh diri pada 14 Mei 2018 lalu. Meski gagal masuk ke markas, para pelaku akhirnya memutuskan untuk meledakkan diri di pintu masuk markas yang berada di Jalan Sikatan I itu. Selain keamanan, dengan harapan keselamatan di Kota pahlawan, Polrestabes Surabaya juga menggelar doa bersama bersama anak yatim piatu, Kamis (15/11) pagi di gedung Bhara Daksa Polrestabes Surabaya. Ratusan anak yatim piatu didampingi anggota berdoa bersama memohon perlindungan kepada Allah SWT.
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
KKAMIS KAM KA AMIS LEG LEGI, 29 AGUSTUS 2019
Surabaya, Memorandum Rohman (38), warga Jalan Bolodewo, harus berurusan dengan Unit Reskrim Polsek Krembangan. Gegara dia menyewa mobil rental Daihatsu Xenia di Jalan Tanjung Sadari, dan tidak dikembalikan. Ternyata mobil milik Moh Tiksan (44), warga Sampang, yang berdomisili di Jalan Tanjung Sadari, Krembangan itu malah digadaikan ke Madura. Tidak terima dengan ulah tersangka, korban melaporkannya ke Polsek Krembangan. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas akhirnya berhasil menemukan keberadaannya dan menangkap Rohman di rumahnya. Dalam pemeriksaan diketahui, pria ini menyewa mobil rental pada 21 Oktober untuk dipakai kerja di beberapa kota di Jawa Timur selama empat hari dengan uang muka Rp 1 juta. “Korban percaya karena tersangka membawa semua persyaratan seperti identitas e-KTP,” kata Kapolsek Krembangan Kompol Esti Setija Oetami, Jumat (15/11).
SABTU KLIWON, 16 NOVEMBER 2019 HALAMAN 7
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran memberi santunan kepada ratusan anak yatim dalam doa bersama.
Acara doa bersama ini diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) dan seluruh anggota Polrestabes Surabaya serta polsek jajaran. Dengan diawali dengan rangkaian doa yang dipimpin Ustaz Muhammad Ismail, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pemberian santunan serta bingkisan kepada anak yatim. “Mari kita bekerjasama dan sa-
ma-sama bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing dengan tujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Salain itu, saya harap polisi bisa bersinergi dengan semua elemen masyarakat untuk bersama Jogo Suroboyo,” harap Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho. (fdn/nov)
Kecepatan Tinggi, Sopir Mengantuk Selain itu, ada 11 orang terluka di musibah tersebut. Awal kejadian saat bus Ladju N 7864 UW melintas dari Surabaya menuju Grati. Setiba di lokasi mendadak bus menabrak bodi belakang tronton bermuatan semen nopol L 9422 US. “Kecelakaan terjadi pada subuh di KM 805. Saat ini kami masih melakukan proses penanganan. Yang jelas ada empat korban meninggal, satu
Sambungan dari halaman 1
sopir bus dan tiga penumpangnya,” jelas Kanit 3 Sat PJR Polda Jatim AKP Lamudji. Sopir bus yang tewas, Syafii (48), warga Doropayung Barat, Kecamatan Purworejo. Sedangkan tiga penumpang yang juga tewas yakni Zaini (47), Sultoniyah (35), dan Rizka Falaha (2), ketiganya warga Desa Kalipang, Kecamatan Grati. “Jenis laka ini adalah laka tabrak
depan belakang. Dari olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, terlihat jika bus yang melaju dari Surabaya menuju Grati menabrak bodi belakang tronton,” beber Lamudji. Selain menyebabkan tewasnya empat orang, kecelakaan ini mengakibatkan bodi depan bus rusak parah, hingga badan bus keluar jalur pembatas jalan tol. Sedangkan sopir tronton, Gunadi (45), warga Sidoda-
di, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, selamat dalam kecelakaan ini. Namun, kendaraan yang disopirinya keluar jalur sisi kiri dan terbalik hingga muatan semen yang diangkutnya tumpah. Selain menyebabkan empat korban tewas, kecelakaan itu juga mengakibatkan 11 orang terluka. “Ada 11 korban luka akibat kecelakaan itu. Selain empat korban meninggal. Semuanya dari penumpang bus yang
merupakan rombongan ziarah wali,” jelas Lamudji. Ditambahkan Lamudji, ada dugaan sopir bus, Syafii yang juga tewas di lokasi kondisinya mengantuk sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraannya. “Diduga sopir bus mengantuk dan tidak bisa mengendalikan busnya. Sehingga menabrak bodi belakang tronton di jalur lambat,” jelas Lamudji.
Lamudji menyebut, bus rombongan ziarah wali itu melaju dari Surabaya ke arah Grati di lajur cepat diduga melintas dengan kecepatan tinggi. Sampai di lokasi, bus mendadak oleng dan menabrak bodi belakang tronton bermuatan semen. “Tronton yang ditabrak dari belakang oleh bus, terdorong ke bahu jalan dan terguling ke luar lajur,” pungkas Lamudji. (rul/nov)
Terlibat Asmara, Polisi Di-Propamkan orang yang sama. SK menjadi korban karena merasa diperas oleh oknum polisi tersebut. Sedangkan WL, melaporkan oknum polisi tersebut karena diduga berhubungan dengan istrinya dan menyebabkan dia digugat cerai sang istri. SK mengaku, dia melengkapi berkas laporannya terkait dugaan perzinaan dengan nomor laporan STPL/7/X/2019/ Provost. Sebelumnya dia melaporkan oknum polisi tersebut pada 1 Oktober lalu. Namun, beberapa berkas tidak bisa dilengkapi sehingga dia harus melengkapi dan datang kembali menyerahkan
bukti yang dibutuhkan. “Saya juga melapor ke Ditreskrimum Polda Jatim,” kata dia. SK mengaku, mengenal Ipda GT pada 2003 lalu. Ia mengaku, pada 2003 mengenal biasa hingga bertemu lagi pada 2018. Saat itu keduanya semakin intens berhubungan. Dia berhubungan dengan yang bersangkutan sangat intim hingga memutuskan untuk tinggal bersama di sebuah apartemen di wilayah Surabaya Selatan. SK mengaku tidak hanya tinggal bersama. Dia juga diminta untuk menceraikan suaminya. “Saya dijanjikan dinikahi namun
Sambungan dari halaman 1 ternyata sudah punya pacar. Ini yang saya laporkan, saya merasa dimanfaatkan,” imbuh dia. Sementara itu, WL melaporkan terkait Ipda GT yang menjalin hubungan gelap dengan sang istri. Dia mengaku menaruh curiga karena istrinya, SH (39), warga Jalan Keputih ini kerap pulang malam. Wanita ini berjualan ayam geprek tapi pulangnya selalu malam. Hingga akhirnya ia menemukan foto mesra istrinya dengan Ipda GT. “Kontaknya diberi nama komandan. Foto mesra itu diambil di hotel dan beberapa chat mesra lainnya,” jelas WL.
Pekerja Proyek Terjatuh dari Ketinggian 10 Meter Korban, Davit Supriyanto (41), warga Bulak Cumpat I. Kini, kasusnya ditangani anggota Unit Reskrim Polsek Krembangan. Saat dikonfirmasi terkait kecelakaan kerja ini, Kanitreskrim Polsek Krembangan Iptu Endri Subandrio membenarkan. Pihaknya masih memeriksa beberapa saksi di tempat kejadian perkara (TKP). “Iya benar, kejadiannya pada Kamis (14/11) sore. Dari hasil penyelidikan bahwa korban ternyata tidak mengenakan tali pengaman,” kata Endri, Jumat (15/11). Informasi yang dihimpun, sebelum peristiwa terjadi korban sedang memperbaiki talang yang
mapolres. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh pejabat utama, kapolsek jajaran, aparatur sipil negara (ASN), bhayangkari dan anak-anak yatim piatu dari Yayasan Panti Asuhan Al Akhmal. Pemberian santunan yang dilakukan dalam kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap sesama. Meskipun nilai santunan ini tidak seberapa, tapi berharap dapat bermanfaat bagi anak-anak yatim tersebut. “Mudah-mudahan dapat sedikit meringankan beban mereka,” kata Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Ahmad Faisol Amir. Terpisah, Satbinmas Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga peduli terhadap tempat ibadah di Jumat Darling dengan memberikan sarana kontak kepada pengurus Masjid Sirotol Mustaqim yang
Doakan Suami Seperti yang dilakukan Maia Estianty, terhadap suaminya, Irwan Mussry. Pria ini baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-57. Sebagai istri yang baik, ibu tiga anak itu menyiapkan sebuah kejutan kecil. Tak berhenti sampai di situ, Maia juga menuliskan kalimat romantis untuk sang suami tercinta. Ia berharap semoga Irwan bisa diberi umur yang panjang. “Happy birthday suamiku sayang @irwanmussry. Mudah-mudahan umur kamu panjang jadi aku bisa lebih lama menghabiskan waktu kita di dunia,” tulis Maia Estianty, seperti dilansir dari akun Instagram, Jumat (15/11). Selain memberikan kejutan manis, Maia juga menuliskan sederet doa untuk sang suami. Ia pun menyebut Irwan sebagai suami terbaik di
Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i
dan menyuruh sang istri pulang. Hingga akhirnya istrinya menggugat cerai. “Untuk itu saya laporkan ke propam,” tutur WL. Sementara itu, Kasubbag
Humas Polrestabes Surabaya AKP M Akhyar mengatakan, jika WL masih dimintai keterangannya lebih dulu. Memang kedua kasus tersebut diproses secara internal kepolisian maka akan
Jaksa Eksekusi Mantan Dirut Iglas (mantan Direktur Utama PT Iglas tahun 2004 – 2006) itu untuk menjalankan amar putusan Mahkamah Agung Nomor: 262 K/ Pid.Sus/2011 tanggal 10 Mei 2011. “Iya benar, masih perjalanan dari Jakarta,” ujar Kajari Surabaya Anton Delianto, Jumat (15/11) malam. Lanjut Anton, nanti setibanya di Kejari Surabaya akan dilakukan menjalani pemeriksaan administrasi dan langsung ditahan. “Kami langsung kirim ke lapas,”
pungkas Anton. Seperti diketahui, pada 14 Juli 2010, Pengadilan Negeri Surabaya dengan putusan nomor 605/Pid.B/2010/PN.Sby telah membebaskan Daniel Sunarya Kuswandi dari tuntutan jaksa. Atas putusan bebas itu, jaksa mengajukan kasasi pada 27 Juli 2010. Hingga akhirnya pada 10 Mei 2011 MA menjatuhkan putusan nomor 262K/Pid. Sus/2011 menyatakan terdakwa bersalah
ditangani Propam Polrestabes Surabaya. “Jika ada unsur pidana maka diserahkan ke satreskrim. Tapi itu menunggu perkembangan pemeriksaan,” pungkas dia. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama dan berlanjut dan menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 4 tahun dan denda Rp 250 juta subsidair 6 bulan kurungan. Terdakwa juga dibebankan membayar uang pengganti Rp 13.983.081.334,- subsidair 2 tahun penjara. Dalam catatan Kejagung, penangkapan terpidana ini yang ke-150 se-Indonesia. (fer/nov)
Sambungan dari hal 1
berada di atas gedung aula dengan ketinggian sekitar 10 meter. Saat hendak turun dan sampai di tiang bagian tengah, korban menginjak galvalum yang usang. Davit terpeleset hingga akhirnya terjatuh. “Saat terjatuh mengenai bagian kepalanya sehingga korban meninggal seketika,” beber Endri. Joko, rekan korban yang mengetahui kejadian itu segera menghubungi Polsek Kenjeran dan jajaran samping. Usai diidentifikasi Tim Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak, jenazah Davit kemudian dibawa ke RSUD dr Soetomo untuk divisum. (rio/nov)
Peduli Tempat Ibadah di Jumat Darling
Hingga ia mengetahui keduanya bertemu dan beralasan hendak menghadiri acara pramuka. Janggalnya, kegiatan itu dilakukan malam hari. Ini membuatnya emosi
Sambungan dari halaman 1
beralamat di Jalan Kedinding Lor. Di hari penuh berkah ini, melalui Kanit Pembinaan Keamanan Swakarsa (Binkamsa) Ipda Dhofir memberikan sarana kontak berupa vacuum cleaner (penghisap debu) agar dapat digunakan untuk membersihkan kotoran untuk karpet masjid. “Diharapkan vacuum cleaner tersebut dimanfaatkan, dirawat dengan baik, dan disimpan di tempat yang aman,” kata Kasatbinmas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Eko Nur Wahyudiono. Menurut Eko, pemberian bantuan sarana kontak ini merupakan wujud kepedulian sosial Satbinmas Polres Pelabuhan Tanjung Perak. “Kami ingin memberikan kesan positif kepada masyarakat. Bahwa polisi juga peduli terhadap tempat-tempat ibadah,” kata Eko. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 dunia. “Sehat selalu, tambah makmur, tambah beruntung, tambah disayang Allah, tambah disayang sama anak-anak, tambah baik, tambah tambah tambah. You are the best husband in the world,” tambah Maia. Sayangnya, ada insiden kecil tak terduga yang membuat Maia tak bisa mengabadikan banyak momen dengan Irwan Mussry. Mengingat di rumah hanya berdua, Maia pun rela menyiapkan kejutan sendirian. “Ini foto capture dari video pas aku surprise-in dia. Pas foto pakai kamera yang bagus, ternyata memory card-nya rusak. Jadinya ya ambil dari gambar video HP aja. Berhubung di rumah cuma berdua aja, jadinya ya aku surprise sendirian. Love you sayangku,” tutup Maia. (*/ nov)
Pengedar Sabu Tempel Sukorejo Digerebek Alhasil, pria yang tinggal di kos-kosan di Jalan Tempel Sukorejo Gang V, berikut barang buktinya diamankan dan dibawa ke Mapolrestabes Surabaya. Ternyata polisi yang menangkap tersangka dari anggota Unit I Satreskoba Polrestabes Surabaya. Mereka bergerak setelah mendapatkan informasi dari masyarakat yang menyebut, jika di kos-kosan itu kerap dipakai untuk pesta sabu. Bahkan tidak jarang Qomary mengajak sejumlah orang untuk menikmati barang
haram tersebut di kos-kosan yang ditinggalinya beberapa bulan lalu itu. “Saat kami amankan, tersangka sendirian dengan kondisi baru bangun tidur,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian, Kamis (15/11). Dijelaskan Memo, dari penggeledahan di rumah kos tersangka, anggotanya berhasil menemukan tiga pipet kaca yang masih berisi sisa sabu. Selain itu, juga disita satu bendel plastik klip yang digunakan bungkus sabu yang akan diedarkan.
Sambungan dari halaman 1 “Itu diperkuat juga dari percakapan transaksi yang ada di HP tersangka. Saat ini masih kami kembangkan ke jaringan atas dan bawah yang merupakan para pemakai,” imbuh alumni Akpol 2002 itu. Dari hasil pemeriksaan terungkap, pria lulusan SMK tersebut sudah menjalankan bisnis haramnya hampir enam bulan terakhir. “Awalnya saya pemakai. Karena dikeluarkan dari pekerjaan membuat saya menjadi pengedar,” ujar Qomary. (fdn/nov)
Pria Mulyorejo Mati di Permakaman Kembang Kuning Jalan Mulyorejo Utara. Saat ditemukan, posisi korban terduduk di pagar salah satu makam dan tidak mengenakan celana. Informasi yang dihimpun, belum diketahui penyebab kematian korban karena jasadnya ditemukan oleh seorang saksi mata dan langsung memberitahukan kepada masyarakat setempat. Setelah itu, saksi yang menemukan korban pergi meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Tak jauh dari tubuh Miskak, juga ditemukan motor Yamaha N Max L
3791 GE warna putih. Oleh masyarakat sekitar kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Sawahan dan jajaran samping. Setelah diidentifikasi jenasah korban dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soetomo guna divisum. Kapolsek Sawahan AKP Argya Satriya saat dikonfirmasi membenarkan adanya adanya penemuan mayat tersebut. Namun pihaknya belum bisa memberikan detail penyebab kematiannya dan masih menunggu hasil visum dokter.
Sambungan dari halaman 1 “Disinyalir ada yang mengatakan korban meninggal saat kencan di permakaman. Tapi entah kencan dengan waria atau pekerja seks komersial (PSK) kami tidak tahu karena saksi mata kabur,” kata Argya kepada Memorandum. Sementara, keterangan istri Miskak saat diinterogasi jika suaminya memang nakal dan kerap kencan dengan PSK. “Sedangkan hasil pemeriksaan Tim Inafis Polrestabes Surabaya tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” pungkas Argya. (rio/nov)
Suami Terkesan Cuek, Jam Tangan Idaman Dihadiahi Adik Ipar tidak dikabulkan, juga tidak apa-apa. Tidak terduga, pada minggu ketiga Lilis menemukan jam tangan seperti yang iklannya pernah tayang di TV tadi. Tapi, hanya yang untuk perempuan. Jam itu terselip di sepatu Lilis yang ditaruh di rak. Terbungkus rapi dan di dalamya ada tulisan, “Pakailah. Nikmati impianmu.” Itu saja. Tidak ada nama pengirimnya. Semula Lilis mengira itu adalah hadiah kejutan dari Johan. Namun ketika hal itu dikonfirmasikan, ternyata Johan mengaku tidak tahu-menahu. Siapa sebenarnya pengirim paket tersebut baru disadari Lilis ketika dia melihat Joni memakai jam tangan pasangan yang dia pakai. Wanita muda ini sempat terkejut. Tapi setelah mendapatkan tanda dari Joni agar tidak membahas masalah itu, Lilis berusaha bersikap wajar. Untungnya Johan tidak mempermasalahkannya.
Johan memang tipe lelaki cuek, yang cenderung kurang memperhatikan apa yang terjadi di sekitar. Sikapnya kaku dan maunya to the point. Tidak suka basa-basi dan canda ria. Sifat ini berbeda dengan adiknya. Joni orangnya care dengan siapa saja, romantis, dan suka dengan eksotisme. Mereka dibesarkan di keluarga yang sukses. Ayah mereka seorang pengusaha batubara yang memiliki tambang besar di Sumatera dan Kalimantan. Kesuksesan dan darah bisnis itu menurun kepada Johan dan Joni. Meski masih tergolong muda, dua bersaudara ini mampu mengelola dengan sukes kebun kelapa sawit berhektare-hektare di luar Jawa. “Sebenarnya Lilis lebih dekat dengan Joni. Tapi, oleh kedua orang tuanya dia malah dijodokan dengan Johan,” kata pengacara Lilis di sela sidang kasus lain di Pengadilan Agama (PA) Surabaya, Jalan Ketintang Madya, beberapa waktu lalu.
Sambungan dari halaman 1
Keluarga Lilis dan keluarga Johan memang sangat dekat. Ayah Lilis dan ibunda Johan bersahabat. Mereka bahkan masih berkerabat dan terikat darah persaudaraan, walau sudah agak jauh. Untuk lebih mempererat tali persaudaraan yang sudah agak kendor, ayah Lilis dan ibunda Johan sepakat besanan. “Sebenarnya ayah Lilis ingin anaknya menikah dengan Joni, tapi ibunda Johan tidak sepakat. Johan harus nikah dulu, baru disusul adiknya.” (bersambung)
Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Supriadi, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Muhammad Arif Alfiansyah, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Blitar: Prawoto Sadewo. Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/ mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
SERTIFIKA T
P ER S WAN DE
HUKUM & KRIMINAL Komplotan Curanmor Bersenjata Bondet Ditembak
SABTU KLIWON, 16 NOVEMBER 2019
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
HALA HALAMAN 8
Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Mario Prahatinto memimpin apel dan memberikan arahan di halaman Mapolsek Grati.
Sambut Kedatangan Menteri Pertanian
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Pasuruan, Memorandum Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno SIK MH diwakili Wakapolres Kompol Mario Prahatinto SH SIK MSi menyambut kedatangan kunjungan kerja (kunker) Menteri Pertanian Drs Syahrul Yasin Limpo mengunjungi LOLIT Penelitian Sapi Potong (Lolit Sapo) di Jalan Ranuklindungan, Desa Ranuklindungan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Dalam menyambut kedatangan Menteri Pertanian ke pekan Inovasi Mangga Nasional 2019 dan LOLIT Penelitian Sapi Potong di Pasuruan, Wakapolres Pasuruan Kota memimpin apel keamanan di halaman Mapolsek Grati. Mario menyampaikan, dalam menyambut kedatangan Menteri Pertanian ke Pasuruan diterjunkan 75 personel gabungan dari kepolisan sebanyak 50 personel dan 25 personel TNI. “Harapan kami dengan diterjunkan 75 personel gabungan TNI-Polri, untuk memberikan keamanan serta antisipasi kejadian yang menimpa Menkopolhukam Wiranto tidak terulang di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Selain itu, rombongan VVIP menjadi atensi dan pengamanan harus melekat,” ujar Mario. (*/rul/fer)
Anggota Satlantas Polres Pasuruan berfoto bersama dengan Ketua Yayasan dan Anak Yatim Piatu Darul Aitam.
Program Unggulan LAPPIS dan Jumat Berkah Pasuruan, Memorandum Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim Nugroho SH SIK beserta 12 anggota dalam rangka program unggulan LAPPIS (Lantas Pasuruan Peduli Sesama) dan Jumat berkah memberikan zakat maal untuk anak yatim, dan duafa di Yayasan Panti Asuhan Yatim Piatu Darul Aitam di Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Jumat (15/11). Kegiatan program unggulan ini merupakan amanat dari Dirlantas Polda Jatim Kombespol Budi Indra Dermawan. “Kegiatan ini merupakan program unggulan LAPPIS Satlantas Polres Pasuruan. Yang sudah kita jalankan dari Jumat kemarin pembagian nasi kotak ke abang becak,” ujar Bayu. Dalam pelaksanaan program unggulan kemarin, puluhan anak panti asuhan sangat gembira dan senang. Apalagi anggota polwan sempat menghibur kepada para puluhan anak panti tersebut. “Kedatangan kami bersama anggota, dan jajaran membagikan bingkisan sembako dan santunan kepada ketua yayasan panti asuhan. Semoga apa yang kami berikan walaupun tidak seberapa dapat bermanfaat bagi warga panti di sini,” jelas Bayu. Lanjut Bayu, harapannya dengan program unggulan LAPPIS dan Jumat Berkah ini bisa menjalin silaturahmi dengan masyarakat Kabupaten Pasuruan. “Sekaligus juga mengimbau kepada masyarakat agar tertib berlalu lintas,” pungkas Bayu. (*/rul/fer)
Keempat tersangka masing-masing Mukhlis alias Sikin (34), warga Desa Plososari, Kecamatan Grati, Pasuruan; Kriswanto alias Kris (19), warga Desa Plososari, Kecamatan Grati, Pasuruan; Muhammad Taufik (21), warga Desa Plososari, Pasuruan; dan Budi Prasetyo alias Gambed (40), warga Desa Cukur gondang, Kecamatan Grati, Pasuruan. Mereka ditangkap setelah aksinya di Perumahan Gading Fajar, Candi, Sidoarjo, terekam closed circuit television (CCTV). “Dalam rekaman CCTV, komplotan ini mencuri motor di dua lokasi yang bersebelahan,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Jumat (15/11) seperti dikutip dari jatimnow.com. Setelah melakukan penyelidikan, lanjut Zain, tim Satreskrim Polresta Sidoarjo akhirnya berhasil mengidentifikasi para pelaku. Tim ini kemudian melakukan pengejaran terhadap komplotan pencuri yang dikenal sadis terhadap korbannya. Alat-alat yang dipakai komplotan pen-
Keempat tersangka dan barang bukti yang disita.
curi motor saat beraksi “Dalam aksinya, komplotan ini memakai mobil. Selanjutnya mereka merusak kunci pagar dan kunci motor, kemudian membawa motor hasil curian. Apabila korban mengetahui, maka para pelaku melempar bom rakitan berupa bom ikan atau bondet,” beber Zain. Keempat tersangka dia-
Jember, Memorandum Tim penilai lomba kawasan tertib lalu lintas (KTL) dari Polda Jatim mulai berkunjung ke Polres Jember, Rabu (13/11). Mereka mulai turun ke lapangan sepanjang jalan KTL di Jember, khususnya di Jalan Sultan Agung yang jadi andalan Polres Jember untuk lomba KTL. Personel tim penilaian yang terdiri dari beberapa perwira Polda Jatim, institusi ekerjaan kedinasan seperti Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga, shub, PU Cipta Karya, Dishub, miSatpol PP, akademiis. si, dan juga jurnalis. Mereka secara serentak melakukan penilaian. Mulai dari kondisi jalan, parkir, termasuk jalan pedestrian (tro-kaki toar) untuk pejalan kaki. Tim yang dipimpin Kompol Gathut Bowo Supriyono bersama Kompol Dadang Kurnia, AKP Didik Siswanto, dengan Dadang Supriyatno, dari akademisi, Bayu Gangga Perdana dari PU, serta Ardhian T dari Dishub Jatim. Kasatlantas Polres Jember AKP Edwin Nathanael mengatakan, untuk jalan yang masuk KTL di Jember dimulai dari Jalan Gajah Mada atau tepatnya simpang Perumahan Argopuro hingga ke arah Alun-alun Jember, yang juga melewati Jalan Sultan Agung. Sementara itu, kata Edwin,
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Wabup Bangkalan Drs H Mohni MM ketika memeriksa pasukan gabungan TNI-Polri untuk pengamanan pengisian anggota BPD serentak.
proses pengisian anggota BPD serentak di Kabupaten Bangkalan. Tak tanggung-tanggung, jumlah total aparat keamanan gabungan TNI-Polri yang akan diterjunkan tercatat sebanyak 567 personel. “Selain itu, juga masih ditambah dengan dua peleton Pa-
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
treskrim Polresta Sidoarjo menggeledah di rumah Udin, tetapi penadah itu terlebih dahulu kabur. Dari penangkapan itu, disita satu unit mobil Daihatsu Xenia N 1453 WJ, 15 anak kunci T, 1 kunci L, 4 shock kunci T, 1
Polres Ajukan Jalan Sultan Agung sebagai Andalan
Ketua tim Kompol Gathut Bowo Supriyono H mengecek kond Jalan Raya Sultan Agung. kondisi
yan yang akan jadi fokus da dalam lomba KTL iini adalah Jalan Sultan Agung. Jalan tersebut adalah ruas jalan yang sangat penting sebelum masuk jantung kota Jember, yaitu Alunalun. “Pintu gerbang jantung kota Jember itu Jalan Sultan Agung,” ujar Kasatlantas Polres Jember, Jumat (15/11). Apalagi, kata dia, jalan utama menuju jantung kota tersebut termasuk jalan yang sudah ada sejak lama dan berdiri pertokoan kuno. Adanya aktifitas ekonomi sejak dahulu kala, kepolisian bersama instansi terkait sudah membuat masyarakat bahwa Jalan Sultan Agung itu jalan yang nyaman
Kawal Pengisian Anggota BPD Serentak Bangkalan, Memorandum Para pengamat politik menilai situasi rawan konflik horizontal di Kabupaten Bangkalan, tidak hanya rentan terjadi dalam pesta demokrasi Pilkades serentak. Tetapi juga berpotensi terjadi saat proses pengisian anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serentak yang kini bergulir di kabupaten ujung Barat Pulau Madura itu. Realita politik tingkat desa itu segera disikapi dengan lugas oleh Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MH MSi. Setelah beberapa kali digelar rapat koordinasi dengan pemkab dan institusi terkait, akhirnya muncul kesepakatan. Rama bakal menerjunkan aparat keamanan gabungan berskala besar untuk mengawal
mankan saat akan kembali beraksi di rumah kos di Jalan Raya Kraton, Pasuruan. Saat akan ditangkap, tersangka melawan dan berusaha melemparkan bondet. Sehingga oleh tim Satreskrim Polresta Sidoarjo, mereka ditembak pada bagian kaki. Dari pemeriksaan terungkap bila motor hasil curian dijual kepada Udin. Tim Sa-
sukan Brim o b B KO dari Polda Jatim,” kata Wakapolres Bangkalan Kompol Hendy Kurniawan SSos, Kamis (14/11) usai apel gelar pasukan pengamanan pengisian anggota BPB serentak, di Jalan Letnan Abdullah, Kecamatan
Bangkalan Kota. Malam harinya, total aparat keamanan sebanyak itu mulai didistribusikan ke-18 kecamatan. Mereka disentralisir di masing-masing kantor kecamatan. Baru keesokan harinya, Jumat (15/11) kemarin, menurut Hendy, 567 personal aparat keamanan gabungan plus 2 peleton anggota Brimob itu mulai disebar ke seluruh desa yang mulai menjalani proses pengisian anggota BPD serentak. Hendy menegaskan, dari 273 desa yang tersebar di 18 kecamatan, tercatat sebanyak 256 desa mulai melaksanakan proses pengisian anggota BPD. Dalam konteks ini, Polres sudah melakukan kajian dan analisa peta wilayah secara detail dan seksama.(ras/fer)
dan tertib. “Nyaman untuk pengendara, nyaman untuk pelaku ekonomi, nyaman untuk masyarakat berjalan kaki, dan aman,” tuturnya. Tak hanya itu saja, Jalan Sultan Agung juga penghubung utama menuju Masjid Jami atau masjid utama Kota Jember. Termasuk juga ada tempat kuliner yang melegenda ada di Jalan Sultan Agung. Sehingga, kata dia, artinya masyarakat sudah menjaga bersama-sama untuk kenyamanan Jalan Sultan Agung. Nyaman untuk pengendara dan nyaman untuk lainya. Sehingga, kata Edwin, Jalan Sultan Agung itulah yang diandalkan Polres Jember dalam lomba KTL Polda Jatim. (edy/fer)
tang, 1 obeng, 1 kunci shock, 2 unci pas serta 6 buah bondet. Sedangkan barang bukti yang disita dari rumah penadah Udin, berupa 5 bondet, 7 anak kunci T, pelat nomor dan 11 butir amunisi kaliber 22 mm. (*/tyo/fer)
Tingkatkan Kewaspadaan
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Sidoarjo, Memorandum Komplotan curanmor sadis bersenjata bondet dilumpuhkan Satreskrim Polresta Sidoarjo.
Probolinggo, Memorandum Menyikapi adanya bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11) lalu, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya langsung menginstruksikan kepada anggotanya untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Terutama bagi anggota yang bertugas melayani tamu atau pengunjung. Masing-masing dilakukan pemeriksaan, sesuai standar operasional prosedur (SOP) Kapolres Probolinggo Kota Polri. “Selain mapolresta, AKBP Ambariyadi Wijaya kami tingkatkan juga patroli lingkungan. Sebagai antisipasi jika ancaman sewaktu-waktu secara tak terduga terjadi,” terangnya. Orang nomor satu di kepolisian di Kota Mangga julukan Kota Probolinggo ini juga meminta kepada warga di Probolinggo tidak ikut menyebarkan foto-foto bom bunuh diri yang sudah beredar di media pascakejadian. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh upaya teror tersebut. “Kami jajaran Polres Probolinggo Kota mengimbau masyarakat tetap tenang pascakejadian di Medan, Rabu kemarin,” ujar Ambaryadi seperti dikutip dari detikcom, Jumat (15/11). Ambariyadi berpesan, masyarakat turut aktif menjaga kondusivitas serta keamanan di Kota Probolinggo. Salah satunya dengan segera melapor petugas apabila mendapati ancaman teror. “Segera melapor ke petugas, atau aparat terdekat jika mendapati hal-hal yang mencurigakan. Selalu waspada dan hati-hati apabila bertemu orang baru yang belum dikenal,” imbuhnya. (*/sr/fer)
KOTA SURABAYA WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KESEHATAN MATA PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.
Air Sirih untuk Obati Mata? Tanya: Assalamualaikum wr wb dokter. Saya mau bertanya, apa benar daun sirih yang direbus dan diletakkan di atas mata bagus buat kesehatan mata? Terima kasih wassalam wr wb. Nawar, Sawah Pulo, Surabaya Jawab: Waalaikum salam wr wb, terima kasih Bapak Nawar yang ada di Sawah Diasuh oleh: Pulo, Surabaya, Dr Lydia Nuradianti SpM perlu kami jelaskan bahwa sirih memang tanaman yang tidak asing bagi sebagian masyarakat Indonesia. Daun ini sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional dan herbal.Memiliki nama ilmiah piper betle, sirih yang tumbuh merambat tergolong sebagai tanaman yang mengandung banyak air. Sekitar 85-90 persen daun sirih terdiri dari air. Karena itulah daun sirih juga rendah kalori dan rendah lemak. Setiap 100 gram daun sirih terkandung 44 kalori dan 0,4-1 persen lemak. Di Indonesia, ada tradisi untuk mengunyah daun sirih bersama gambir, pinang, tembakau, dan kapur. Mereka percaya bahwa mengunyah daun sirih bermanfaat untuk gigi yang kuat. Karena begitu banyak manfaat yang bisa didapat dari daun sirih, khususnya untuk mengatasi infeksi, banyak pemahaman yang beredar di masyarakat. Salah satunya mengatakan bahwa air rebusan daun sirih dapat digunakan untuk mengatasi berbagai sakit mata, seperti mata merah atau gatal pada mata. Namun, berdasarkan pendapat para ahli, penggunaan air rebusan daun sirih sangat tidak disarankan untuk mengatasi sakit mata. Tindakan ini dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi pada mata atau bahkan memperberat kondisi mata. Air sirih untuk obati mata? Air sirih yang biasa digunakan berasal dari beberapa helai daun sirih yang direbus dengan air. Hasil rebusan akan menghasilkan ekstrak daun sirih berwarna kuning kehijauan dan bersifat asam. Semakin banyak daun yang direbus, air rebusan daun sirih akan lebih pekat dan tingkat keasaman semakin bertambah. Tingkat keasaman atau pH yang dihasilkan tidak sesuai dengan pH normal yang terdapat di permukaan mata. Hal ini dapat menimbulkan reaksi perubahan tingkat keasaman pada permukaan mata, terutama pada lapisan epitel kornea dan konjungtiva. Kondisi ini bisa berujung pada kerusakan permukaan mata. Misalnya, luka pada kornea atau disebut ulkus kornea. Ketika terjadi kerusakan pada permukaan mata, risiko infeksi mata juga akan meningkat. Selain itu, daun sirih tidak bersifat steril. Di permukaan daun sirih juga terdapat mikroorganisme yang dapat menimbulkan infeksi mata. Jamur merupakan jenis mikroorganisme yang sangat sering dijumpai pada dedaunan. Ketika terdapat kerusakan pada permukaan mata dan terdapat mikroorganisme, akan terbentuk lingkungan yang memiliki risiko tinggi terjadinya infeksi, khususnya pada permukaan kornea. Kondisi ini akan menimbulkan penyakit keratitis jamur yang jika terlambat ditangani dan tidak diterapi dengan tepat dapat mengakibatkan kebutaan. Ketika mengalami sakit mata, hindari penggunaan air sirih untuk mengobatinya. Ingat, mata Anda adalah salah satu organ yang sangat sensitif. Karena itu, pengobatan dan terapi yang diberikan sebaiknya telah melalui pemeriksaan oleh dokter spesialis mata. Pengobatan yang sembarangan hanya akan menyebabkan sakit mata Anda semakin parah. Semoga bermanfaat. (*)
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Koordinasi tiga pilar Jambangan.
Tingkatkan Keamanan Objek Vital Surabaya, Memorandum Pasca bom bunuh diri di Polrestabes Medan beberapa hari lalu, Pemkot Surabaya mengimbau untuk mengoptimalkan pengamanan di objek-objek vital Surabaya. Hal ini untuk mengantisipasi adanya tindakan atau kejadian-kejadian yang tidak diinginkan. Serma Rasad, Babinsa Kelurahan Jambangan Koramil Gayungan, bersama lurah dan kasi trantib serta warga Jambangan melaksanakan koordinasi terkait dengan imbauan wali kota. “Koordinasi kali ini membahas tentang keamanan terutama di tempat-tempat ibadah juga kantor-kantor pemerintahan yang berada di wilayah Kelurahan Jambangan,” tutur Rasad. Pengamanan objek vital ini, masih menurut Rasad, sudah terkoordinir dengan baik namun harus ditingkatkan. Dengan lebih waspada dan memeriksa setiap pengunjung yang datang untuk diperiksa di depan pintu masuk. “Sehingga sebelum masuk ke area lokasi, setiap pengunjung akan melewati proses screening,” pungkas dia. (tyo/lis)
SABTU KLIWON, 16 NOVEMBER 2019 HALAMAN 9
AKSI KEJAHATAN MARAK
Pemkot Pasang Alat Pendeteksi Wajah Surabaya, Memorandum Maraknya aksi kejahatan di Surabaya membuat Dinas Komunikasi dan Informatika (Infokom) Kota Surabaya memasang 150 closed circuit television (CCTV) jenis face recognation system atau alat pendeteksi wajah. Kepala Dinas Infokom Kota Surabaya M Fikser mengatakan CCTV jenis face recognation system ini untuk menunjang sistem keamanan dan kenyamanan kota. Sekarang ini sudah dipasang di seluruh sudut kota. “Kita pakai cluster-cluster untuk pemasangannya. Ada lima cluster yang sudah dibangun di antaranya kawasan Balai Kota, kawasan Siola,” ungkap mantan kabag humas ini,Jumat (15/11). Meski namanya berdasarkan kawasan tertentu, lanjut dia, namun CCTV itu dipasang di semua lokasi, terutama perempatan-perempatan. Mulai dari Jalan Embong Malang, Basuki Rachmat, Suramadu, hingga MERR.
GRAFIS/AZIZ
Pemasangan alat pemantau ini sebagai antisipasi jika terjadi sesuatu sehingga bisa diketahui lebih cepat. “Begitu ada kejadian atau aksi kejahatan, lewat CCTV ini bisa diketahui apa yang terjadi. Apalagi CCTV milik Pemkot Surabaya ini terkoneksi dengan Polrestabes Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak,” jelas dia. Ditanya kawasan mana saja yang menjadi atensi pemkot untuk pemasangan CCTV, Fikser menegaskan, menyebar
di seluruh Surabaya. Dan, pihaknya memang sengaja tidak menentukan kawasan tertentu itu harus banyak dipasang CCTV, karena nanti terbaca oleh pelaku kejahatan. CCTV milik Dinas Infokom sendiri selama ini berkolaborasi dengan CCTV milik Dinas Perhubungan Kota Surabaya. Artinya, pihaknya bisa mengakses CCTV milik dishub, dan sebaliknya dishub bisa mengakses CCTV infokom. CCTV milik dishub dan infokom hampir
sama spesifikasinya, hanya saja milik dishub bisa memutar 360 derajat karena bentuknya bulat. Sementara Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, face recognation system merupakan terobosan teknologi terbaru yang bertujuan untuk memantau dan memberikan keamanan bagi masyarakat. Sebab, teknologi ini mampu menangani berbagai masalah yang terjadi di jalan raya. Misalnya saja jika terjadi kecelakaan tabrak lari, maka
kejadian itu dapat tertangkap kamera yang terkoneksi dengan data kependudukan. “Jadi kelebihannya di situ, kan kita tidak tahu orang itu siapa (pelaku), maka dapat dizoom wajahnya lalu kami hubungkan dengan data kependudukan. Jadi kita sudah siapkan itu,” kata Risma kemarin. Berdasarkan informasi, ada sekitar 1.500 unit CCTV yang dipasang di Kota Surabaya. Semuanya menerapkan teknologi face recognition. (udi/dhi)
Tarung di Pilwali 2020
Awey Resmi Daftar di Tiga Parpol Surabaya, Memorandum Mantan anggota DPRD Surabaya periode 2014-2019 Vinsensius Awey, resmi mendaftarkan diri menjadi bakal calon wali kota (bacawali) di Partai Gerindra, Jumat (15/11). Bagi Awey, Partai Gerindra adalah partai ketiga dirinya mendaftar bacawali. Sebelumnya, dia juga mendaftar di partainya sendiri, Partai NasDem dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Awey yang menjabat Wakil Ketua DPD NasDem Surabaya ini menegaskan, dirinya harus mendaftar ke berbagai parpol untuk maju Pilwali Surabaya 2020. “Ini sangat jelas, karena
NasDem hanya memperoleh tiga kursi di DPRD Surabaya. Sedangkan untuk bisa mengusung pasangan calon (paslon) harus 10 kursi,” kata Awey usai mengembalikan formulir pendaftaran bacawali di Kantor DPC Partai Gerindra Surabaya. Menurut dia, dengan mengikuti tes di NasDem, Gerindra, dan konvensi di PSI, dirinya bisa dipercaya untuk maju di Pilwali 2020 Surabaya. Sehingga antarpartai tersebut bisa saling berkoalisi untuk mendaftar ke KPU Surabaya. Sa a t d i t a n y a re n c a n a mendaftar ke parpol lainnya, Awey menandaskan, dirinya
akan terus menjajaki partai lain. Dia akan terus berupaya menjahit atau berkoalisi dengan partai agar bisa maju di Pilwali 2020. Apalagi PDI-P sudah menyatakan tidak berkoalisi dengan partai lain. “Jadi saya harus bekerjasama dengan semua partai,” imbuh Awey. Dia menjelaskan, dirinya mendaftar untuk posisi bacawali. Tapi jika dari tiga partai merekomendasikan di posisi bacawawali, dirinya akan menerima rekomendasi tersebut. Sementara Ketua DPC Gerindra Surabaya, BF Sutadi menyampaikan, hingga penutupan pendaftaran, Jumat
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Awey menyerahkan formulir pendaftaran bacawali kepada Ketua Tim Penjaringan Bacawali DPC Gerindra Surabaya, Bagiyon.
(15/11), ada enam calon yang sudah mengembalikan formulir bacawali. “Dengan daftarnya Pak Awey, kami bisa berkoalisi. Apalagi Awey sudah daftar di PSI dan NasDem, jadi sudah mendapatkan tujuh kursi,” kata dia.
Selanjutnya, kata Sutadi, DPC Partai Gerindra Surabaya akan melakukan fit and proper test untuk pendaftar bacawali. Kemudian, calon tersebut akan direkomendasikan ke DPD dan DPP. (alf/dhi)
Lamongan Rujukan Pembelajaran Stunting 34 Provinsi Lamongan, Memorandum Pemkab Lamongan dinilai sukses melakukan percepatan penurunan angka stunting. Karena itu pemerintah pusat menjadikan Lamongan sebagai lokasi studi pembelajaran program penurunan stunting. Sebanyak 255 orang peserta Workshop Penganggaran Berbasis Data Capaian Konvergensi Pencegahan dan Penurunan Stunting dari Kementerian Dalam Negeri RI yang merupakan perwakilan 34 provinsi tersebut diterima Bupati Fadeli di pendopo Lokatantra kemarin sore. Perwakilan masing-masing provinsi ini meliputi dari bappeda, dinas kesehatan, dinas pemberdayaan masyarakat desa, dinas PU dan perumahan rakyat, dinas sosial, dan dinas pertanian. Kasubdit Kesehatan Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri RI Arifin Effendy Hutagalung mengungkapkan, tujuannya datang untuk belajar
FOTO: ISTIMEWA
Bupati Fadeli menerima kunjungan peserta workshop Kemendagri di Lamongan.
dari kesuksesan Kabupaten Lamongan. Kunjungan ini dalam upaya untuk melihat upaya daerah untuk memfasilitasi bagaimana proses penguatan kapasitas dalam upaya penurunan stunting. Tak hanya itu, kami juga ingin mengadaptasi upaya Pemerintah Kabupaten Lam-
ongan dalam pencegahan dan penurunan stunting,” ungkap Arifin Effendy Hutagalung. Bupati Fadeli meyambut baik kunjungan peserta workshop Kemendagri itu. Dia menjelaskan berbagai kebijakan penurunan stunting yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan.
Dikatakan olehnya, pada 2017 masih terdapat 23 persen stunting, yang kemudian turun menjadi 15,64 persen pada Februari 2018, dan menjadi 10,17 persen pada Agustus 2018. “Data terakhir, sudah turun lagi menjadi 9,57 persen pada Februari 2019,” katanya menjelaskan. Sementara alokasi anggaran yang digelontorkan untuk penurunan stunting sebesar Rp 6.232.512.100 yang dikelola oleh 15 OPD. Beberapa diantaranya adalah dinas kesehatan, dinas pendidikan, dinas ketahanan pangan, dinas sosial, serta dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Fadeli juga menyebutkan bahwa di tahun 2019 terdapat 10 desa prioritas penurunan stunting. Kemudian pada tahun 2020 terdapat 31 desa prioritas pencegahan stunting. Penambahan jumlah desa prioritas ini menurutnya bagian dari upaya percepatan penurunan angka stunting.
Pemkab Lamongan menurutnya juga melakukan intervensi spesifik pencegahan stunting dengan pola asuh dan pola makan yang telah dilakukan sejak tahun 2013. “Kita juga melakukan pendampingan semua balita stunting di Kabupaten Lamongan. Audit stunting juga akan dilakukan untuk mengetahui penyebab stunting semua balita di 27 kecamatan. Laporan perkembangan balita stunting akan dilaporkan setiap tiga bulan sekali dengan melakukan pengukuran yang dilaporkan pada Dinas Kesehatan,” jelas Fadeli. Berbagai inovasi Pemkab Lamongan di bidang kesehatan seperti Forum Aku Cinta Anak Lamongan (FACA), Lepaskan Pasung Memanusiakan Pasien Jiwa (Lesung si Panji), Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), dan Sistem Informasi Posyandu (SIP) secara online juga berperan dalam percepatn penurunan. (*/udi)
15 Desa Terdampak Lumpur Lapindo Diusulkan Dihapus Surabaya, Memorandum Status 15 desa dan kelurahan yang terdampak lumpur Lapindo tidak kunjung ditetapkan. Alhasil, keberadaan desa tersebut sampai sekarang mengambang antara dihapus atau digabung. Meski demikian, anggaran dana desa (DD) yang digelontor oleh APBN masih masuk ke rekening Pemkab Sidoarjo sesuai jumlah desa sejak 2015 silam. Sesuai Permendagri Nomor 1 Tahun 2017 tentang Penataan Desa, bahwa yang memiliki kewenangan untuk menghapus desa adalah Pemerintah Pusat. Sedangkan, Pemprov Jatim telah memfasilitasi dan mendorong Pemkab Sidoarjo untuk mengusukan ke pusat. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jatim Mohammad Yasin mengatakan, bahwa perlu ada kajian terhadap 15 desa yang ter-
dampak lumpur Lapindo. Dari 15 desa itu, empat desa secara persyaratan sebuah desa sudah tidak memenuhi persyaratan. “Pemkab Sidoarjo akan melakukan penataan terhadap desa yang terdampak lumpur Lapindo. Dari 15 desa dan kelurahan itu ada empat desa sudah tidak memenuhi persyaratan. Apakah nanti semua dihapus atau digabung, itu perlu kajian,” kata Yasin, Jumat (15/11). Yasin yang didampingi Kabid Bina Pemerintahan Desa Heru Suseno memastikan Pemkab Sidoarjo telah mengusulkan sejak awal 2018 lalu melalui surat yang ditujukan kepada Mendagri dan Presiden. “Itu (Pemkab Sidoarjo) sudah mengusulkan pada awal 2018 silam melalui surat,” terang dia. Kemudian, lanjut Yasin, pemprov memiliki tugas untuk membahasnya. “Kami sudah
Mohammad Yasin
membahas beberapa kali untuk menjadi rekomendasi ke pemerintah pusat,” imbuh dia. Yasin membeberkan, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga sudah berkirim surat kepada Presiden untuk segera membahas penghapusan desa-desa yang memang tidak memenuhi persyaratan sebagai desa lagi. “Ibu Gubernur juga sudah berkirim surat ke Pak
Presiden,” papar dia. Yasin mengakui, desa yang terdampak lumpur Lapindo memang banyak persoalan yang tidak serta merta dihapus begitu saja. Kalau kemudian nanti dihapus, bagaimana penduduk yang masih ber-KTP di wilayah tersebut. Keempat desa tersebut yakni Desa Renokenongo (Kecamatan Porong), Desa Ketapang (Kecamatan Tanggulangin), Desa Kedungbendo (Kecamatan Tanggulangin), dan Desa Besuki di Jabon. Kemudian, kata Yasin, ada sebagian yang memang wilayahwilayah kecil masih ditinggali. “Jadi, memang masih banyak hal yang harus dipertimbangkan. Sehingga tidak serta merta begitu diusulkan pemerintah pusat langsung menghapus,” jelas dia. Meski demikian,Yasin akin pemerintah pusat akan segera melakukan kajian dan sege-
ra memutuskan. Ketika sudah mengeluarkan rekomendasi dan disetujui untuk dihapus, maka Pemkab Sidoarjo segera melakukan pembahasan dengan dewan untuk diparipurnakan. “Karena nanti harus ada perda tentang penghapusan daerah itu. Kemudian perdanya akan kita evaluasi di provinsi. Kalau sudah sesuai, ya sudah berlakulah perda tersebut. Mekanismenya, seperti itu,” imbuh dia. Yasin juga telah mengklarifikasi ke Pemkab Sidoarjo, bahwa anggaran dana desa memang masuk Silpa di kas Pemkab Sidoarjo. “Pusat tinggal mengurangi saja. Misalnya Silpa kemarin berapa, maka transfer dana desa itu dikurangi pemerintah pusat. Karena ternyata tidak ada mekanisme pengembalian karena itu digunakan untuk kegiatan yang lain,” pungkas dia. (why/dhi)
TULUNGAGUNG
SABTU KLIWON, 16 NOVEMBER 2019 HALAMAN 10
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com
Plt Kepala Dinas Pendidikan Tulungagung
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Tulungagung, Memorandum Tiga hari terakhir, dunia pendidikan di Tulungagung dihebohkan pengakuan salah satu kepala sekolah dasar (SD) di Kecamatan Besuki, yang diintimidasi dan diancam oleh oknum wartawan dan lembaga swadaya masyarakat (LSM). Kepala sekolah yang tidak berkenan namanya dikorankan ini mengaku diancam akan dilaporkan ke polisi karena dinilai menyalahgunakan dana alokasi khusus (DAK) untuk renovasi maupun pembangunan ruangan baru. Hal ini mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung. Plt Kepala Dinas Pendidikan Haryo Dewantoro Wicaksono mengatakan, pihaknya sudah mengumpulkan seluruh kepala sekolah di Kecamatan Besuki guna membahas masalah ini. “Sudah, kita sudah kumpulkan kasek Haryo Dewantoro dari Besuki. Kita beri masukan agar kepala sekolah berani melawan jika diperas dan diancam,” ujarnya, Jumat (15/11). Pihaknya minta semua kepala sekolah tidak takut jika tidak berbuat salah. Bahkan Haryo Dewantoro meminta kepala sekolah berani melaporkan ke kepolisian, jika merasa diancam maupun diperas oleh pihak-pihak tertentu. “Secara resmi belum ada yang melapor ke saya. Tapi saya dapat informasi pokoknya yang disasar itu sekolah SD-SD,” jelasnya. Yoyok, sapaan akrab Haryo Dewantoro menjelaskan, tidak hanya di Kecamatan Besuki, pihaknya juga mendapatkan informasi sama dari kecamatan lain. Mulai dari kecamatan Ngunut, Kauman dan beberapa kecamatan lainnya. “Mereka (kepala sekolah) diminta memberikan uang damai,” pungkasnya. (fir/mad/rif)
Semangat pemain Perseta usai kalah penalti.
Masuk Liga 3 Jawa, Perseta Butuh Dana
Tulungagung, Memorandum Kekalahan di partai final Liga 3 Regional Jawa Timur menghadapi PSG Gresik di Stadion Rejoagung pada Kamis (14/11) kemarin, masih menyisakan duka bagi pendukung Perseta Tulungagung. Bagaimana tidak, sepanjang babak penyisihan hingga menuju partai final ini, tak sekalipun Perseta Tulungagung menelan kekalahan. Anak asuh Ungky Prasetyo hanya sekali bermain imbang menghadapi PS Kota Pahlawan (Kopa) di babak 16 besar. Kini pascagagal merengkuh kemenangan karena kalah di babak adu penalti, manajemen Perseta Tulungagung terus berbenah menghadapi putaran Liga 3 Zona Jawa yang tak lama lagi akan digelar. Perseta bersama 11 tim asal Jawa Timur akan bersaing dengan 31 tim asal Jawa guna mendapatkan promosi ke liga lebih atas di kompetisi mendatang. Wakil Manager Perseta
Tulungagung Santoso mengatakan, pihaknya masih membutuhkan pemain baru di posisi gelandang. Terlebih setelah melihat pertandingan terakhir, gelandang PSG Gresik bisa mendominasi lini tengah sepanjang pertandingan berlangsung. “Tadi bisa dilihat, lawan bermain bagus dan lini tengahnya bisa mengungguli kita,” ujarnya. Santoso tidak menyebut secara detail pemain yang akan direkrut untuk putaran Liga 3 zona Jawa. Sebab hal ini akan dibahas terlebih dahulu dengan tim kepelatihan. Selain menambah komposisi pemain, Santoso juga mengisyaratkan bakal meminta bantuan dana pembinaan kepada Pemkab Tulungagung. Ini
dilakukan untuk menambah amunisinya menghadapi Liga 3 zona Jawa. “Kita butuh gelandang. Dari mananya kita belum tahu, kemungkinan dari Papua,” ungkapnya. Sementara itu menanggapi lolosnya Perseta ke Liga 3 Zona Jawa, Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo mengatakan bakal mendukungnya agar berprestasi lebih tinggi. Termasuk kemungkinan adanya pemberian bantuan keuangan untuk Perseta dalam mengarungi kompetisi Liga 3 Zona Jawa. “Iya tentu akan kita dukung untuk Perseta. Bantuan keuangan bisa kita ambil-
kan dari pos pengembangan pemuda. Fasilitas stadion bisa
kita naikkan secara bertahap,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, setelah lolos hingga ke semifinal Liga 3 Regional Jawa Timur, otomatis Perseta lolos ke Liga 3 Zona Jawa. Kendati pada pertandingan terakhir di partai final, Perseta harus mengakui keunggulan PSG Gresik 3-5 melalui adu penalti, setelah skor awal tetap 0-0. (fir/mad/rif )
KEDIRI & BLITAR KEPALA BIRO: Wahyudi. REDAKSI: Jl. Bali H-11 Putih Permai, RT 002/RW 005, Kelurahan Putih, Kecamatan Gampengrejo, Kediri. HP. 081230006789. EMAIL: sampang_publik@yahoo.co.id - MARKETING DAN SIRKULASI: Rohmad Sholeh. KEPALA BIRO BLITAR: Prawoto Sadewo. WARTAWAN: Nur Rofiq, Ana Akina. KEUANGAN: Binti Khoiriyah. ADMIN IKLAN: Rosita. ADMIN KORAN : Imam Rofiq. PEMASARAN: Frenswinta Jaya, Hendra. EMAIL: memorandumppls@gmail.com. TELEPON:.081334603445. KANTOR: Jln Kota baru no.9 Kanigoro, Blitar.
Kediri, Memorandum Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XVI Tahun 2019. Salah satu agenda yang dilaksanakan adalah penyerahan penghargaan kepada para pemenang Lomba Cipta Karya Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG). Dari 26 nominator, 9 orang menerima penghargaan lomba TTG tersebut. Adapun penilaian lomba telah dilaksanakan DPMPD Kabupaten Kediri pada tanggal 29 dan 31 Oktober 2019 lalu. Penghargaan diserahkan langsung Bupati Kediri dr Hj Haryanti Sutrisno pada gelaran Pencanganan BBGRM Desa Kedungmalang Kecamatan Papar, Selasa (12/11) kemarin. “Saya ucapkan selamat ke-
FOTO: MEMORANDUM/KOM
Pemkab Kediri Pacu Penerapan Teknologi Tepat Guna
Bupati Kediri dr Hj Haryanti Sutrisno berfoto bersama dengan penerima penghargaan.
pada seluruh pemenang yang telah menerima penghargaan maupun masuk nominasi. Untuk TTG ini semuanya berguna dalam segala sektor walaupun harus lebih ditingkatkan lagi. Untuk anak-anak SMK, banyak sekali inovasi-inovasi yang dapat diciptakan dan dikembangkan. Semoga ini nanti banyak yang memesan dan menjadi sumber penghasilan,” kata bupati Kediri.
Kegiatan lomba TTG dimaksudkan untuk merangsang perkembangan teknologi tepat guna di Kabupaten Kediri. Tujuannya adalah untuk memberikan apresiasi kepada pelaku (pencipta) tepat guna dan menambah pengetahuan dan wawasan bagi pemerintah, para pelaku TTG sendiri maupun masyarakat tentang perkembangan teknologi serta manfaatnya. Yang tidak kalah penting, seleksi ini juga untuk
memasyarakatkan teknologi dan metode untuk menumbuhkan budaya entrepeneur. Hasil–hasil karya lomba inovasi teknologi tepat guna diharapkan mampu menjawab persoalan masyarakat, tepat sasaran, mudah penggunaannya serta dapat mengelola potensi sumber daya lokal. Inilah daftar pemenangnya. Roni Dwi Wijayanto (alat sircular paket), M Anas Solikin (inovasi pompa air tenaga surya), Prasetyo Utama (alat tugal pupuk), Dawali (pompa air manual), M Fatkhur Afrulloh (alat penyiraman tanaman otomastis via telegram), Dwi Puji Lestari (fitting lampu sensor tepuk), Eko Yohanes Setyawan (alat destilasi minyak sereh rotari), Risa Asnawi, (koas Semar), dan Muhammad Najmin (alat dome). (kom/yud/rif)
KHR Kembalikan Berkas Pendaftaran Kediri, Memorandum Pengembalian berkas hari terakhir dilakukan H Mujahid dan Muhamad Insaf Budi Wibowo, yang tak mau ketinggalan. Kang Haji Ridwan yang juga biasa dengan sebutan KHR ini mengembalikan berkas formulir penjaringan ke DPC partai Gerindra, Jumat (15/11). Kedatangan KHR dan tim disambut langsung Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Kediri Abdul Rojaq. Ketika dirasa sudah cukup lengkap, secara simbolis pihak DPC Gerindra menerima kelengkapan berkas formulir pendaftaran KHR tersebut. Usai menyerahkan berkas, KHR langsung menemui awak media yang sudah lama menunggunya. Dalam isyu terakhir memang dikabarkan ada oknum yang sempat menurunkan banner gambar KHR di beberapa tempat. Tak hanya itu, KHR juga sempat dicekal saat mau mengisi pengajian di wilayah Kecamatan Wates. Kang Haji Ridwan saat dimintai komentarnya seputar isu tak sedap yang mendera dirinya menanggapinya dengan santun. “Kemarin memang benar kalau banner KHR sempat diturunkan oleh oknum , namun
FOTO: MEMORANDUM/ST3
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Jangan Tanggapi Pemeras, Laporkan Polisi
H Mujahid dan Muhamad Insaf Budi Wibowo mengembalikan berkas pendaftaran ke DPC Gerindra.
setelah dikonfirmasi sama tim, ternyata salah pengertian. Akhirnya mereka minta maaf pada kita, karena banner kita sudah berijin sesuai dengan peraturan pemasangan banner. Kemudian mereka menyadari bahwa itu adalah kesalahan mereka. Hanya miss komunikasi , dan mereka memasang kembali banner KHR yang sempat diturunkan,” ungkapnya. Diketahui, ada 6 titik lokasi pemasangan benner KHR, diantaranya dipasar Kras, pertigaan Ngadiluwih, pertigaan Grogol, perem-
patan Ngasem, dan yang terakhir ada di Pasar Wates. “Ada tiga titik yang diturunkan namun saat ini sudah dipasang kembali,” ucapnya. Saat di sunggung soal pencekalannya saat mengaji oleh pihak tertentu, KHR mengatakan bahwa itu hanya salah komunikasi saja. Menurutnya, ada warga yang ingin mengadakan Maulud Nabi, dan warga minta saya untuk ngisi. Kemudian ada oknum yang ingin menghentikan acara itu, tapi semuanya bisa diselesaikan dengan baik. “Kebetulan saya ini adalah seorang da’i yang mana sudah biasa diminta ngaji kemana mana, dan kalau ada hal seperti ini seyogyanya bertanya. Sehingga tidak jadi fitnah, apalagi momen saat ini peringatan Maulud Nabi,” pintanya. Sebelumnya diketahui, DPC Partai Gerinda Kab Kediri, membuka pendaftaran Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) untuk bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020. Diketahui ketujuhnya adalah, Subani, Muhamad Insaf BudiWibowo (Gaguk), dr Sukma Sahadewa, Kang Haji Ridwan, H. Maskhuri (Wabub Kab Kediri). Tjecep M Yasin dan Rahmad Mahmudi Ketua GR MKLB. (st3/yud/rif)
Jatah Anggaran DPUPR Turun Rp 18 M anggaran belanja daerah Blitar, Memorandum juga turun sekitar Rp 80 Alokasi anggaran miliar di APBD 2020. Anguntuk Dinas Pekerjaan garan belanja daerah yang Umum dan Penataan semula Rp 1,105 triliun Ruang (DPUPR) Kota turun menjadi Rp 1,025 Blitar di APBD 2020 triliun. turun Rp 18 miliar Sedangkan, anggaran dibandingkan tahun belanja modal turun Rp 2019. Akibatnya, se60 miliar, yang semula jumlah program pemRp 210 miliar menjadi Rp bangunan di Kota Blitar 150 miliar. Karena anggayang harusnya dikerran belanja modal turun, jakan pada 2020 harus Pemkot Blitar tidak boleh ditunda dulu. melakukan pengadaan Sejumlah program tanah pada 2020. pembangunan yang “Pendapatan daerharus ditunda, yaitu pembangunan salu- Anggota Banggar sekaligus Ketua Komisi III ahnya juga turun sekitar DPRD Kota Blitar Totok Sugiarto Rp 126 miliar. Dari sebelran air, jembatan, dan umnya Rp 1,046 triliun penyediaan air bersih. menjadi Rp 920 miliar. di APBD 2020 mendapat jatah Sejumlah program pembangunan itu seharunya Rp 68,5 miliar. “Anggaran untuk APBD 2020 sudah disahkan, dinas pendidikan naik sekitar sekarang masih menunggu dikerjakan pada 2020. hasil evaluasi dari Gubernur,” “Anggaran untuk DPUPR Rp 2,5 miliar,” katanya. Tak hanya itu, kata Totok, kata Totok. (pra/rif) turun karena usulan DAK fisik dari pemerintah pusat tidak cair. Itu kebijakan dari pemerintah pusat,” kata anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Blitar Totok Sugiarto. Totok mengatakan alokasi anggaran untuk DPUPR di APBD 2020 sebesar Rp 60 miliar. Sedangkan, di APBD 2019, DPUPR mendapat alokasi anggaran sekitar Rp 78 miliar. Jika dibandingkan tahun ini, ada penurunan alokasi anggaran untuk DPUPR Rp 18 miliar di APBD 2020. “Kami minta DPUPR melakukan efisiensi dan efektifitas pemanfaatan anggaran yang ada untuk kegiatan skala prioritas di Kota Blitar,” ujarnya. Sebaliknya, anggaran untuk Dinas Pendidikan Kota Blitar di APBD 2020 justru naik sekitar Rp 2,5 miliar. Tahun ini, dinas pendidikan mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 66 miliar, sedangkan
MADURA
SABTU KLIWON, 16 NOVEMBER 2019 HALAMAN 11
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Kondisi motor korban yang hancur tak berbentuk.
Bapak-Anak Tewas Dicium Innova Bangkalan, Memorandum Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Sabiyan, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Kamis (14/11) malam. Kecelakaan menewaskan bapak dan anak yang diboncengnya. Korban meninggal adalah M (49) dan anak ML (7). Kanit Lakalantas Polres Bangkalan, lptu Didit Permadi menjeaskan, korban adalah warga Dusun Gebang Barat, Desa Gebang, Kec/Kab. Bangkalan. Bapak dan anak itu meninggal seketika usai motor yang ia kendarai menabrak mobil yang dikendarai MIK (22) warga Jalan Raya Pocogan, Desa Lajing, Kecamatan Arusbaya, Kabupaten Bangkalan. Kecelakaan terjadi ketika M yang mengendarai motor Honda Vario hendak mendahului mobil Toyota Avanza yang ada di depannya dengan kecepatan tinggi. Setelah mendahului Toyota Avanza, dari arah Arosbaya (Sabiyan) ada mobil Toyota Innova dari arah berlawanan yang juga dalam kecepatan tinggi. “Karena arah terlau dekat, sopir Toyota Innova sudah mencoba menghindar ke kiri. Roda kiri mobil sudah ada di luar aspal untuk menghindar. Tetapi karena terlalu dekat, sehingga tabrakan tidak bisa dihindari,” jelas Iptu Didit seperti dikutip dari bangsaonline. Tabrakan tak bisa dihindarkan. Kerasnya benturan karena kendaraan sama-sama berada dalam kecepatan tinggi, menyebabkan dua pengendara motor meninggal langsung di tempat kejadian. Motor pun rusak parah. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti. “Sopir Toyota Innova saat ini diamankan untuk diminta keterangan,” ujar Iptu Didit. Didit mengingatkan pengguna jalan agar lebih hati-hati saat berkendara. Apalagi bulan November-Desember ada peralihan cuaca, dari kemarau ke musim hujan. “Harap diperhatikan kembali terutama ban yang sudah tipis atau tidak layak pakai untuk diganti. Apalagi jalan dalam kondisi licin dan jarak pandang yang tebatas,” imbaunya. (*/sr)
Sumenep, Memorandum Sebanyak 11 Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Sumenep mendaftar ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dari 11 pendaftar, ada dua kader partai tersebut yakni Nur Fitriana Busyro Karim dan Nur Faizin. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Sumenep KH Imam Hasyim mengaku, hingga Jumat (15/11) sekitar pukul 14.00, ada 11 bacabup, bawacabup mendaftar ke partai berlambang bola dunia yang dikelilingi sembilan bintang tersebut. Disebutkan, 11 bakal calon yang mengembalikan formulir pendaftaran terdiri KH Unais Ali Hisyam, Nur Fitriana Busyro Karim, Fattah Jasin, dan KH Muhammad Shalahuddin A Warits yang lebih dikenal Ra Mamak. Kemudian disusul Nur Faizin, mendaftar dan mengembalikan formulir pendaftaran, kemudian setengah jam kemudian Ahmad Yunus, mengembalikan formulir pendaftaran sekitar pukul 16.00. “Nanti nama-nama yang mengem-
balikan formulir pendaftaran akan diusulkan ke dewan pimpinan pusat PKB,” katanya, Jumat (15/11). DPC PKB Sumenep hanya melakukan penjaringan kemudian mengusulkan nama-nama yang mengembalikan formulir, ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB. Untuk rekomendasi, nanti pusat yang menentukan siapa bakal calon akan diusungnya. Disinggung soal koalisi, dirinya mengaku belum sampai mengarah pada pembahasan. PKB akan melakukan koalisi dengan partai apa. Kendati DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumenep KH Muhammad Shalahuddin A Warits mendaftar dan mengembalikan formulir ke PKB. “Kita belum bicara soal koalisi. Cuman saya bangga dan senang sekali ada keseriusan
FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI
Sumenep, Memorandum Annisa Uttoyyiba, warga Desa Cabbiye, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, mendesak pihak kepolisian untuk mengeluarkan salah satu tahanan. Alasannya, tahanan atas nama Nito bin Sudahnan yang merupakan ayah kandungnya sudah tiga bulan mendekam di rumah tahanan Polres Sumenep. Menurut Annisa, Nito ditahan sejak pertengahan Juli 2019. Sementara aturan dalam KUHAP tersangka harus dikeluarkan dari tahanan setelah melebihi 110 hari. Karena sampai sekarang berkas perkara Nito masih dikembalikan oleh Jaksa kepada penyidik Polres Sumenep karena dinilai belum lengkap. Perempuan belia tersebut menuturkan, pihak kepolisian telah Annisa Uttoyyiba dua kali melakukan perpanjangan penahanan kepada Nito. Tapi sampai sekarang kasus itu belum disidangkan di pengadilan karena belum ada tambahan bukti yang kuat. “Polisi menangkap ayah saya tanpa ada bukti, dan sampai sekarang belum dikeluarkan dari tahanan. Menurut saya ini tidak adil. Jika waktu penahanan sudah habis tapi ayah saya tidak dikeluarkan maka saya serahkan semuanya kepada pihak hukum,” keluh dia kepada Memorandum, Jumat (11/15). Annisa juga mengaku kecewa dengan kinerja pihak kepolisian. Karena mengambil barang yang dinilai tidak ada hubungannya dengan kasus tersebut. “Mengapa polisi membawa sepeda adik saya, padahal itu tidak ada kaitannya dengan rekayasa ini,” imbuh dia. Menanggapi hal itu, Kasatreskrim Polres Sumenep AKP Tego S Marwoto mengaku akan bertindak sesuai prosedur hukum dalam hal ini berdasarkan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Menurut dia kalau polisi tidak bisa membuktikan, pada akhir masa penahanan tersangka akan dibebaskan. “Semua kan sudah diatur KUHAP. Tidak mungkin polisi ngarang-ngarang menahan orang,” ujar Tego. Sekadar informasi, Nito bin Sudahnan adalah warga Desa Cabbiye, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep. Dia disangkakan sebagai otak pembunuhan IH yang juga warga Desa Cabbbiye. Kasus ini bermotif santet. (aan/sr)
Nur Faizin mengembalikan formulir pendaftaran bacawabup ke DPC PKB Sumenep.
dari DPC PPP mengembalikan formulir sebagai calon bupati,” katanya. Sementara Nur Faizin MA yang sudah mengembalikan formulir menegaskan, keikutsertaan dirinya dalam bursa calon Bupati-Wakil Bupati Sumenep
periode 2021-2025 tidak sekedar memeriahkan bursa pencalonan. Melainkan terpanggil untuk mewakili kalangan santri serta kaum muda Kabupaten Sumenep. Meski dia sempat kalah dalam pemilihan calon legisla-
tif Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Provinsi Jawa Timur pada pemilu lalu. “Dalam berpolitik boleh mati berkali-kali. Saya ingin memastikan nyali anak-anak muda harus tetap terawat penuh optimism,” tegas Jen--sapaan akrabnya. (uri/sr)
Kapolres Beri Bantuan Warga Proppo Pamekasan, Memorandum Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo SIK memberikan bantuan kepada warga Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan yang kurang mampu, Jumat (15/11). Kedua warga di wilayah tersebut yang dibantu di antaranya nenek Siya (85) dan nenek Kadi (75). Keduanya merupakan warga Desa Lenteng, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan. Ketika Kapolres beserta rombongannya tiba di rumah nenek Siya (85) dan nenek Kadi (75), keduanya sempat terkejut karena rumahnya didatangi Polisi. Nenek Mereka sempat bertanya-tanya apa maksud polisi datang ke rumahnya. Setelah mengetahui maksud kunjungan Kapolres beserta rombongannya itu, nenek Siya (85) dan nenek Kadi (75) tampak terharu. AKBP Teguh Wibowo mengatakan, pihaknya bersama rombongan datang ke dua rumah warga yang kurang mampu tersebut untuk memberikan tali asih sebagai wujud kepedulian terhadap warga yang membutuhkan uluran tangan. Ia berharap, bantuan yang diberikan pihaknya dapat meringankan beban dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. “Sebagian rejeki yang didapatkan, tentu seluruhnya bukan milik kita. Oleh karena itu, memberikan sebagian
FOTO: MEMORANDUM/ SUJAK
Keluarga Desak Polisi Lepaskan Nito
11 Bacabup dan Bacawabup Mendaftar ke PKB
Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo ditemani Kapolsek Proppo AKP Sudarisman dan beberapa personel lainnya mengunjungi warga.
rezeki kepada warga yang kurang mampu dan fakir miskin merupakan ibadah. Dan diharapkan membawa berkah bagi seluruh personel Polres Pamekasan,” jelas Kapolres kepada Memorandum. AKBP Teguh Wibowo juga mengutarakan, pemberian santunan kepada warga kurang mampu dan fakir miskin tersebut merupakan program rutin yang digagas pihaknya. Yakni program dalam bentuk
Bermanfaat Untuk Sesama (BUS) atau Silaturahmi Tatap Muka Manfaat Jariyah (STMJ). Selain itu, AKBP Teguh Wibowo mengatakan dalam memberikan bantuan itu hanya berharap diberikan doa agar dalam menjalankan tugas, seluruh personel Polres Pamekasan dapat diberikan keselamatan, kesehatan serta keberkahan. “Sebagai pelindung, pengayom dan pelayan warga Pamekasan, tentunya
kami juga minta didoakan agar selalu diberikan kemudahan, kesehatan serta keselamatan selama bertugas,” ujarnya. Lebih lanjut pihaknya berharap, santunan yang diberikan itu agar bisa terus rutin dilaksanakan. Dengan kegiatan semacam ini, kata AKBP Teguh Wibowo bisa menambah kedekatan antara personel Polres Pamekasan dan jajaran Polsek dengan masyarakat. Kepala Desa Lenteng, Keca-
matan Proppo Sarmawi membenarkan adanya bantuan dari pihak Polres Pamekasan pada warganya. Sarmawi menyampaikan banyak rasa terima kasih dengan kebaikan yang di terima warganya. “semoga amal baik tersebut menambah pahala menjalin tali silaturrahmi dan menambah keberkahan buat kita semua sebagai masyarakat pamekasan yang perduli pada masyarakat tidak mampu,” harapnya. (sjk/sr)
Antisipasi Banjir, Pemkab Pamekasan Keruk Sungai Pamekasan, Memorandum Pemkab Pamekasan melakukan pengerukan sungai di wilayah itu untuk mengantisipasi terjadinya banjir saat musim hujan, Kamis (14/11). Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pamekasan Muharram, langkah pengerukan sungai itu dilakukan, karena saat musim hujan aliran sungai di Pamekasan sering meluap. “Oleh karenanya itu, kami melakukan pengerukan, aliran sungai lancar, terutama sungai-sungai dan kali yang mengalami sedimentasi, seperti Kali Konang,” katanya. Pada musim hujan tahun lalu, menurut Muharram, Desa Konang tercatat sebagai desa yang mengalami banjir, akibat
luapan sungai dan kali yang tidak mampu menampung air hujan. “Makanya, kami melakukan pengerukan di sini dan di beberapa kali dan sungai lainnya di Pamekasan,” kata Muharram seperti dikutip dari antarajatim.com. Menurut Koordinator Tim Reaksi Cepat ( TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan Budi Cahyono, banjir merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di Kabupaten Pamekasan saat musim hujan. Penyebabnya, air sungai dan kali di Pamekasan sering meluap karena banyak saluran air yang tersumbat. “Salah satu upaya yang perlu dilakukan memang memperlancar saluran air, dengan cara melakukan
FOTO: MEMORANDUM/ IST
Penyidik Dianggap Paksa Tetapkan Tersangka
Salah satu sungai di Pamekasan yang sudah bersih dari kotoran.
pengerukan di sepanjang aliran sungai kali,” katanya. Budi menjelaskan, selama ini, pihaknya memang sudah sering menggelar bhakti sosial bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan dengan membersihkan sampah-
sampah yang banyak dibuang oknum warga ke sungai. Selain di Kecamatan Galis, di Kabupaten Pamekasan daerah lainnya yang juga sering terjadi banjir ialah di Kecamatan Pamekasan, Pademawu dan Kecamatan
Palengaan. “Memasuki musim hujan ini, kami juga telah menyampaikan imbauan agar hal-hal yang memicu terjadinya banjir hendaknya segera dibersihkan, seperti sampah dan saluran yang tersumbat,” katanya. (*/sr)
PASURUAN
SABTU KLIWON, 16 NOVEMBER 2019 HALAMAN 12
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.
Bina Marga Segera Perbaiki Jalan Ngembal-Sumberpitu yang Rusak
FOTO: MEMORANDUM/ION
Pasuruan, Memorandum Kondisi jalan Kabupaten Pasuruan antara Desa Ngembal dengan Desa Sumberpitu, Kecamatan Tutur, sering dikeluhkan warga. Sebab, jalan yang menjadi akses wisata Nongkojajar dan Gunung Bromo rusak cukup parah.
Kondisi Jalan Sumberpitu yang rusak ketika dilewati beberapa kendaraan.
Selain bergelombang, juga banyak jalan yang sudah berlubang. Kerusakannya juga sudah lama, sekitar tiga tahun dan sejauh ini belum diperbaiki. “Cukup banyak lubang karena jalan tergerus hujan. Juga tidak adanya drainase. Kasihan warga serta para pengguna jalan, sudah saatnya diperbaiki. Minimal ditambal daripada tidak sama sekali,” ujar Krisna (24), warga Keca-
atau pulang dari Nongkojajar dan Bromo via Ngembal,” jelas Krisna. Kerusakan jalan ini sudah masuk dalam catatan Dinas Bina Marga Kabupaten Pasuruan. Bahkan, sudah direncanakan untuk diperbaiki. Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Pasuruan Hanung Widya Sasangka mengatakan perbaikannya akan diprioritaskan pada tahun depan. “Nanti akan diperbaiki dengan hotmix. Realisasinya akan kami prioritaskan tahun depan. Sekarang perbaikan dilakukan di Semut-Ngembal dulu sepanjang satu kilometer dan sudah rampung,” jelas Hanung.(ion/sr)
matan Tutur. Pantauan di lokasi, saat melintas di jalan ini cukup menguras tenaga. Sebab, kerusakan jalan cukup panjang, mencapai sekitar tiga kilometer. Karenanya, ketika melintas di jalan selebar lima meter ini harus ekstra hati-hati. “Banyak pengguna jalan yang sudah jatuh. Umumnya pengendara motor dan berasal dari luar daerah. Baik yang berangkat
DPRD Gunakan Hak Interpelasi Pilkades Serentak Kabupaten Pasuruan 2019 Pasuruan, Memorandum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan akhirnya memutuskan untuk menggunakan hak interpelasi sebagai bentuk sikap atas polemik Pemilihan Kepala Desa (pilkades) serentak tahun 2019 di Kabupaten Pasuruan. Usulan ini mencuat setelah Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan melakukan kajian dan telaah terhadap permasalahan tahapan Pilkades yang terjadi belakangan ini. Banyak, orang yang mengadu ke DPRD, dan akhirnya muncul usulan hak interpelasi ini. Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Kasiman mengatakan, banyak fenomena yang telah terjadi
di masyarakat atas polemik pilkades belakang ini. Ia bersama Komisi I menilai ada inkonsistensi Bupati Pasuruan. Kata dia, inkonsistensi yang dimaksud ini dalam melaksakan dan mengimplementasikan azas-azas hukum yang tertuang pada permendagri, perda, perbup dan aturan - aturan di bawahnya. “Ada perbedaan-perbedaan yang tidak sinkron dan berbeda,” kata dia seperti dikutip dari tribunjatim.com. Kasiman menjelaskan, dalam SK Bupati Pasuruan Nomor 141/534/ HK/424.014/1019/5 tentang penetapan, petunjuk teknis tahapan dan tanggal pelaksanaan pilkades serentak di Kabupaten Pasuruan tahun 2019
adalah 5 Juli 2019. Dokumen ini terbit lebih dulu sebelum Perbup no 94 tahun 2019 tentang perubahan atas Perbup No 20 tahun 2017 tentang tata cara pencalonan, pemilihan pengangkatan, pelantikan dan pemberhentian Pilkades tertanggal 9 Agustus 2019. “Sehingga dokumen produk hukum yang penerbitannya tidak berdasar peraturan yang ada sebelumnya maka cacat secara hukum karena hukum tidak berlaku surut,” jelasnya kepada Tribunjatim.com. Kedua, kata Kasiman, perda Nomor 1 tahun 2017 pasal 46 huruf O disebutkan calon kepala desa harus lulus ujian akademis yang dilakukan oleh panitia kabupaten dan huruf (p) mensyaratkan calon kepala desa dapat membaca kitab suci sesuai Agama yang dianutnya.
Pejabat Bea Cukai dan Forkopimda Kabupaten Pasuruan membakar barang bukti.
Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Ilegal Pasuruan, Memorandum Kantor Bea Cukai Kabupaten Pasuruan memusnahkan barang bukti ilegal dan rokok tanpa cukai bernilai miliaran rupiah, Jumat (15/11). Produk di luar ketentuan ini merupakan hasil sitaan selama tahun 2019. “Pemusnahan barang milik negara, hasil sitaan. Rokok yang tidak ada cukainya atau pakai pita cukai palsu dan barang-barang tanpa izin pabrik,” ungkap Hannan Budiharto, Kepala Bea dan Cukai Pasuruan seperti dikutip dari wartabromo.com. Lebih lanjut dijelaskan, barang illegal tersebut meliputi rokok tanpa pita cukai dengan jumlah lebih dari 2,5 juta linting
Setelah itu, tambah Kasiman, diaplikasikan melalui Perbup Nomor 94 tahun 2017 pasal 32 huruf (n) yakni lulus ujian akademis yang dilakukan oleh panitia kabupaten dan huruf (o) dapat membaca kitab suci yang dianutnya. “Dalam kedua peraturan diatas jelas disebutkan bahwa selain tes akademis juga harus dilakukan tes membaca kitab suci yang dianutnya, sebagai persyaratan tambahan kearifan lokal Kabupaten Pasuruan,” jelasnya. Dikatakan Kasiman, dua poin itu menjadi nilai yang saling melengkapi untuk syarat kelolosan bakal calon kepala desa. Namun dalam faktanya, tahapan tes membaca kitab suci tidak pernah dilakukan oleh panitia kabupaten Pasuruan . Selain itu, poin ketiga, kata dia, ada perbup No 94 tahun 2018 pasal 6 ayat 4 yang memberikan tugas pada Panitia Kabupaten untuk melaksanakan ujian akademis. Namun, kenyataannya,
dengan nilai Rp1,5 miliar. Lalu ada juga pita cukai palsu berjumlah 11 ribu keping. Minuman keras 364 botol, dan vape izin edar. “Kami akan terus melakukan penindakan. Tahun ini 36 penindakan dengan kerugian negara mencapai Rp2,7 miliar,” tambahnya. Barang ilegal seperti rokok kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar. Sementara botol minuman keras dihancurkan, atau dipecahkan. Sekadar diketahui, tahun ini terjadi penurunan hasil tindakan. Pada tahun 2018 lalu, kantor bea cukai melakukan 49 kali penindakan dengan total Rp8,9 miliar. (*/sr)
Panitia kabupaten menyerahkan ke pihak ketiga, dalam hal ini Universitas Brawijaya. “Parahnya, kewenangan lulus ujian akademis calon kepala desa, harus menjadi kewenangan panitia kabupaten. Tapi, faktanya, pihak ketiga langsung memotong kompas ke panitia desa sehingga proses ini panitia kabupaten tak menjalankan tugas sebagaimana mestinya,” urainya. Keempat, kata Ketua Komisi I, Pada perbup Nomor 20 tahun 2017 pasal 43 ayat 3 nilai standar kelulusan ialah 50 dari 100 dan pada pasal 45 disebutkan bahwa bakal calon yang lebih dari lima orang dapat ditetapkan menjadi calon kepala desa berdasarkan rangking 1 sampai dengan rangking 5. Hal ini jelas bertentangan dengan Perda nomor 1 tahun 2017 pasal 51 ayat 3 yang selaras dengan amanah Permendagri Nomor 112 tahun 2014 pasal 25. “Kedua aturan itu berbunyi, apabila
bakal calon kepala desa lebih dari lima orang maka panitia melaksakanan seleksi tambahan dengan kriteria pengalaman bekerja di lembaga pemerintahan , tingkat pendidikan, usia dan persyaratan lain yang ditetapkan oleh Bupati,” jelasnya. Juru Bicara Fraksi Nasdem, Joko Cahyono mengatakan, interpelasi ini adalah hal yang wajar. Hak ini sudah biasa digunakan ketika ada ketidaksesuaian antara legislatif dan eksekutif. Ia menyebut, interpelasi ini dibutuhkan untuk menyamakan sebuah persepsi yang simpang siur, pemahaman yang berbeda menjadi satu misi dan satu jalan. “Ada azaz hukum yang berjalan tidak sesuai aturan. Makanya perlu ada pembahasan yang sama agar tidak menimbulkan polemik di tengah-tengah masyarakat. Saya kira, interpelasi tidak akan mengganggu aktivitas dan agenda lainnya,” pungkas Joko. (*/sr)
PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.
Kasus Ijazah Palsu Anggota Dewan P21
itu ke Kejaksaan, pihaknya menagih janji dari kepolisian untuk menyeret tersangka lainnya yang diduga menjadi penyedia dan pembuat dari ijazah palsu yang digunakan oleh kliennya. “Saya menagih janji dari Polres Probolinggo, dimana kepolisian berjanji akan terus mendalami kasus ini ke akar-akarnya, dan akan menyeret tersangka-tersangka lainnya setelah kasus ini P21,” ungkap Hosnan. Ia berharap kepolisian tidak ragu dan tidak pandang bulu dalam menetapkan tersangka lainnya, sekalipun itu petinggi Partai Ger-
indra dengan inisial JJ itu. Hosnan menghawatirkan, akan ada unjuk rasa susulan yang dilakukan oleh masyarakat kepada kepolisian, apabila kepolisian masih belum bisa menetapkan tersangka lainnya dalam kasus ijazah palsu ini. Diberitakan sebelumnya, Abdul Kadir anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari Partai Gerindra, telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penggunaan ijazah palsu dalam pencalonannya pada Pileg 2019. Kasusnya kini telah ditangani Kejari Kabupaten Probolinggo, dan telah P21. (yd/sr)
Pembiayaan Dana Usaha Lewat Online Probolinggo,Memorandum Penggunaan teknologi dalam pengelolaan dan
penggunaan anggaran terus dilakukan. Pemkot Probolinggo meluncurkan
sistem informasi pembiayaan dana bergulir efinancing, bekerjasama dengan Pemprov jatim. Layanan kredit berbasis online ini adalah bagian dari pelayanan pemerintah kepada UMKM dalam penguatan modal usaha. Manfaat efinancing ini sekaligus sebagai bentuk pengawasan efektif dalam
mengontrol dana APBD yang digunakan untuk pinjaman usaha. Tujuan akhirnya pula adalah pertumbuhan ekonomi yang dirasakan langsung masyarakat pelaku usaha. Selain itu, tata kelola pinjaman antara debitur dan kreditur dapat terpantau melalui online. “Caranya mudah. Peminjam mengajukan permohonan dengan form yang bisa diakses secara online,” kata Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zaenal Abidin. (yud/sr)
Kapolsek Sukodono AKP A Sutiyo menjenguk Eni, adik korban penusukan di RSUD dr Haryoto Lumajang.
pembunuhan tesebut, tentunya akan terkuak setelah para pelakunya tertangkap,” tegas Sutiyo. Sementara itu, Eni, adik korban yang mengalami luka bacok pada tangan kanannya pada saat berusaha melerai aksi pengerokoan tersebut, hingga kini masih men-
jalani perawan medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto Lumajang. Sebelumnya, Buamin (25) tewas dalam perjalnan ke rumah sakit setelah perutnya jebol usai ditikam dua pemuda yang mengeroyoknya, Rabu (13/11) petang. (tri/sr)
Pemkab Siap Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis di RSUD Lumajang, Memorandum Kurangnya tenaga medis terutama dokter spesialis pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto Lumajang, dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang akan berupaya segera memenuhi kebutuhan tersebut. “Semua kebutuhan dokter spesialis tahap demi tahap akan kita penuhi,” ujar Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) usai menjenguk salah satu pasien pengidap penyakit kanker di RSUD dr Hariyoto Lumajang, Kamis (14/11). Bunda Indah juga menyampaikan, bahwa pemenuhan kebutu-
FOTO: MEMORANDUM/HUM
Hosnan Taufik, Kuasa Hukum dari Abdul Kadir
Lumajang, Memorandum Pasca peristiwa pengeroyokan dan penikaman yang dialami korban Buamin, warga Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono, hingga tewas, Selasa (12/11) petang, pihak Polsek Sukodono dibantu Tim Cobra Polres Lumajang terus melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku yang kabur. Disinyalir, kedua pelaku yang sudah dikantongi indentitas tersebut kabur ke luar kota. Sementara itu, pihak keluarga dari kedua pelaku pun mengaku tidak tahu ke mana pelarian pelaku. “Kami sudah koordinasi dengan pihak keluarga dari kedua pelaku, namun mereka mengaku tidak tahu,” ujar Kapolsek Sukodono AKP Ahmad Sutiyo, Jumat (15/11). Dijelaskan pula bahwa untuk melacak keberadaan para pelaku tersebut pihaknya sengaja meminta bantuan dari Tim Cobra Satreskrim Polres Lumajang. Dan berharap kedua pelaku segera tertangkap sehingga motif dari aksi pembunuhan tersebut bisa terkuak. “Untuk mengetahui pasti apa motif dari aksi
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Tim Cobra Buru Pelaku Penusukan FOTO: MEMORANDUM/YD
Probolinggo, Memorandum Kasus penggunaan ijazah palsu yang menjerat Abdul Kadir, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, kini sudah P21 alias berkas sudah sempurna. Sehingga pihak kepolisian melimpahkan kasus tersebut ke kejaksaan. Kasus Abdul Kadir, caleg terpilih periode 2019-2024 dari Partai Gerindra itu, sudah ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo. Kasi Pidum Kejari Kabupaten Probolinggo, Ardian Junaedi membenarkan, jika kasus penggunaan ijazah palsu itu sudah P21 di Kejaksaan, Kamis kemarin. Artinya kasus tersebut sudah resmi ditangani oleh Kejaksaan. Karena sudah P21, pihaknya kini tinggal menunggu dari pihak penyidik Polres Probolinggo, untuk menyerahkan Abdul Kadir (tersangka) sekaligus barang bukti ke Kejari Kabupaten Probolinggo, untuk dilakukan proses hukum selanjutnya. “Kami memastikan, proses persidangan terhadap Abdul Kadir, akan dilaksanakan pada November 2019 ini,” kata Ardian, Jumat (15/11). Sementara itu, Hosnan Taufik, Kuasa Hukum dari Abdul Kadir mengatakan, dengan dilimpahkannya kasus yang menjerat kliennya
Bunda Indah saat berkunjunbg ke RSUD dr. Haryoto Lumajang.
han dokter spesialis di Rumah Sakit milik pemerintah daerah adalah
salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam bidang kesehatan. “Mudah-mudahan rumah sakit umum di Lumajang dalam waktu dekat akan ada dokter Ontologi, sehingga ini memudahkan kepada para pasien yang terkena kanker,” katanya. Selain itu, kegiatan berkunjung ke RSUD dr Haryoto juga dimanfaatkan oleh Bunda Indah untuk sekedar menyapa para petugas medis yang ada di sana. Dan, dirinya berpesan agar para petugas medis tersebut tetap memberikan pelayanan yang ramah dan murah senyum. (hum/tri)
AREMA WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
SABTU KLIWON, 16 NOVEMBER 2019 HALAMAN 13
KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.
OJK Imbau Waspadai Investasi Bodong Malang, Memorandum Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap beragam investasi yang menggiurkan karena banyak korban yang akhirnya terjebak pada investasi bodong yang merugikan. Itu tersampaikan pada diskusi bertajuk ‘Bincang Santai Pasar Modal Bulan Inklusi Keuangan’ di kantor OJK Malang, Jumat (15/11). Hadir sebagai pemateri Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal I OJK Djustini Septiana, Direktur Penilaian Perusahaan PT BEI I Gede Nyoman Yetna, Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 1A Luthfy Zain Fuady dan Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri. Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal I OJK
Djustini Septiana menyampaikan perkembangan investasi dengan informasi tentang investasi yang benar belum berimbang sehingga banyak masyarakat yang menjadi korban. “Literasi rendah tetapi informasi berlangsung cukup cepat. Tercatat investsi bodong ini telah menelan korban hingga sekitar Rp 250 triliun. Ini karena kalah cepat dengan IT,” katanya mengenai persoalan yang kini mengemuka. Untuk meminimalisir
banyaknya korban, Bidang Pengawasan Sektor Pasar Modal (BPSPM) menggelar sosialisasi dan edukasi pasar modal terpadu (SEPMT) di Kota Malang, sebagai kota kesembilan tempat sosialisasi. Sebelumnya, telah digelar di Semarang, Surabaya, Bandung, Makassar, Yogyakarta, Jakarta, Medan, dan Bali. Diharapkan, sosialisasi yang melibatkan awak media ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya di daerah terhadap informasi aktual mengenai perkembangan di pasar modal. Juga untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam berinvestasi yang cerdas dan aman. Selain itu, sosialisasi ini untuk menggerakkan mas-
yarakat agar menjadi investor di pasar modal dan memberikan informasi pada perusahaan di daerah tentang akses pendanaan yang mudah melalui pasar modal. Diketahui, di wilayah kerja OJK Malang terdapat kantor cabang Perusahaan Efek (PE) sebanyak 15 kantor, kantor cabang Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) sebanyak 55 kantor, dan Galeri Investasi sebanyak 12 yang terdiri dari 10 galeri di Kota dan Kabupaten Malang dan 2 galeri di Kabupaten Probolinggo. Juga ada 3 emiten yaitu PT Madusari Murni Indah (MOLI), PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA) dan PT Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC). (ari/epe)
Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal I OJK Djustini Septiana bersama pemateri.
DJF Pamerkan 500 Koleksi Cincin Kawin Malang, Memorandum Di penghujung 2019, sebanyak 500 pasang koleksi cincin kawin (wedding ring) dipajang dalam ajang pameran berlian ‘Dazzling Jewelry Festival (DJF) 2019’ di Atrium Mall Olympic Garden, Kota Malang, Jumat (16/11). Public Relation PT CMK, Puji Sukaryadi mengatakan, pengunjung DJF dimanjakan dengan beragam promo menarik pameran yang sudah berlangsung sejak 14 November. “Diantaranya cashback hingga Rp 8 juta dan cicilan 0 persen sampai dengan 24 bulan,” katanya seraya mengatakan sepasang cincin kawin dijual mulai Rp 7.499.000. Bagi pecinta berlian yang registrasi online melalui website www.sayitwithdiamond.com akan mendapatkan tambahan potongan harga sampai dengan Rp 5 juta dan di akhir pameran dapat mengikuti undian grand prize berhadiah travel voucher senilai Rp 40 juta. Pameran yang digelar PT Central Mega Kencana (CMK), sebuah perusahaan ritel perhiasan berlian terbesar dan terpercaya di Indonesia ini menaungi merek perhiasan
Koleksi cincin kawin pameran perhiasan DJF diminati pengunjung.
Mondial, Frank&co, Miss Mondial, dan The Palace. “Pemeran ini sebuah kebanggaan kami karena dapat menyapa pecinta perhiasan di Kota Malang dan sekitarnya. Baru tahun ini pameran DJF sengaja kami boyong ke kota di luar Jakarta. Malang adalah kota ketiga yang kami datangi, sebelumnya Bandung dan Semarang. Animo pecinta perhiasan
di Malang cukup tinggi, selama ini banyak berbelanja di store kami di Surabaya,” kata Puji Sukaryadi. Selama pameran, disiapkan beragam aktivitas yang menambah keseruan pengunjung, diantaranya infinity room, claw machine, guess the box. “Kami juga menghadirkan Reza Artamevia dan Virzha di setiap akhir pekan nanti,” jelasnya. (ari/epe)
DEWI RENGGANIS
SABTU KLIWON, 16 NOVEMBER 2019 HALAMAN 14
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Kejurda Bola Voli Kapolda Jatim Cup Digelar di Jember Jember, Memorandum Kejuaraan daerah (kejurda) Bola Voli Kapolda Jatim Cup 2019, 23-29 November, bakal digelar di GOR PKPSO Jember. Hal ini diungkapkan Iptu Sholicul Arief, Sekretaris Pengcab PBVSI Jember usai beraudiensi dengan Bupati Faida, Jumat (15/11). Menurut dia, kejurda diikuti 38 kota/kabupaten di Jatim. “Masing-masing daerah mengirim tim pxutra-putri. Kejuaraan ini akan dibuka Kapolda Jatim,” ujar Solichan Arief. Kaur BinOps Reskrim Polres Jember tersebut mengatakan, untuk mematangkan persiapan selaku tuan rumah, pihaknya melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah kabupaten (pemkab) dan beberapa pihak terkait. “Hari ini masih tahap persiapan, kami melakukan audiensi dengan bupati dan beberapa pihak terkait seperti dispora dan dinas pariwisata serta pihak-pihak lain yang dilibatkan. Alhamdulillah, bupati menyambut baik kegiatan ini, beliau sangat merespons dan mengapresiasi kegiatan ini,” tambah Arief. Arief optimistis, Kapolda Cup di Jember berjalan lancar. Sebab, tidak hanya unsur olahraga yang dilibatkan, tapi juga pihak-pihak lain. “Pemkab Jember akan mendukung penuh Kejurda Kapolda Cup 2019 ini. Setiap kegiatan di Jember harus bersinergi, sehingga tidak hanya ada satu event tapi ada beberapa event lain juga dilibatkan, sehingga bisa menambah kemeriahan sebuah kegiatan. tidak bisa berjalan sendiri-sendiri kalau ingin memajukan daerah. Terlebih diikuti peserta dari 38 kota/kabupaten di Jatim. Kita harus bisa menangkap momen ini untuk memperkenalkan Jember kepada daerah lain,” ujar Bupati Faida. Dengan adanya sinergi dan menyertakan kegiatan lain selain event olahraga, Kejurda Kapolda Cup diharapkan bisa mengangkat ekonomi masyarakat Jember. “Kegiatan apapun itu, terlebih dengan menghadirkan peserta dari luar daerah, pemkab harus hadir dan memasarkan produk-produk lokal, selain sebagai ajang promosi, saya berharap ada dampak ekonomi bagi masyarakat Jember,” pungkas bupati. (jun/edy/epe)
Jember, Memorandum Yudiyono (22), tertangkap basah mencuri singkong di lahan kebun milik Sri Hidayati (38), tepatnya di barat makam umum Dusun Gumukgebang, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji. Akibatnya ia babak belur setelah dihajar massa. Warga Dusun Darusalam RT 01/RW 03, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jenggawah tersebut, mengalami nasib sial ketika mencoba panen singkong di kebun bukan miliknya, Kamis (14/11) petang. “Karena sering kali singkong di
lahan miliknya dicuri, pelapor mengecek lahan kebun dan melihat seorang laki-laki mencabuti serta memasukan singkong ke dalam sak. Korban langsung meneriaki maling,” ujar Kapolsek Rambipuji AKP Sutarjo.
Teriakan Hidayati didengarkan warga sekitar. Mereka langsung mengepung pelaku kendati sudah berusaha kabur. “Kami telah mengamankan satu tersangka pencurian berikut barang bukti dua sak singkong serta satu motor sebagai sarana tersangka,” ungkap AKP Sutarjo. Sutarjo menambahkan, karena kondisi lukanya cukup parah, termasuk luka robek di punggung diduga akibat sabetan senjata tajam, Yudiyono dirujuk ke RSD Balung. (edy/epe)
FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO
Bupati Faida menerima audiensi Pengcab PBVSI Jember yang akan menjadi tuan rumah Kapolda Jatim Cup.
Yudiono masih menjalani perawatan di RSD Balung usai jadi sasaran amuk massa.
Gerakan Jember Bersih
Komandan Kodim 0824 Imbau Jaga Kebersihan Fasum Jember, Memorandum Jember Bersih giat bakti sosial yang dicanangkan Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin, Jumat (15/11) pagi. Karya bakti ini melibatkan personel TNI dengan sasaran bersih-bersih tempat fasilitas umum (fasum). Seperti alun-alun yang diikuti pemasangan banner imbauan untuk bersama-sama menjaga kebersihan kawasan itu yang menjadi etalase Kabupaten Jember. Letkol La Ode memimpin karya bakti yang diikuti 60 personel Kodim 0824, 60 personel Brigif Raider 9/Kostrad, 60 personel Yon Armed 8/105 Tarik, serta gabungan GM FKPPI, Hipakad, Pemuda Pancasila, pelajar, dan mahasiswa sebanyak 150 orang ditambah 30 personel Polres Jember. Acara ini juga dihadiri unsur Muspika Patrang dan mahasiswa. Seperti yang diakui Kumala, ma-
FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO
FOTO: MEMORANDUM/MARJUNI
Curi Singkong, Pemuda Jatimulyo Babak Belur Dimassa
Komandan Kodim 0824 Letkol La Ode M Nurdin memasang imbauan untuk kebersihan fasum.
hasiswa Politeknik Jember. “Karya bakti ini sangat bagus sekali seba-
gai upaya membiasakan masyarakat untuk hidup bersih dan sehat,”
sebutnya. Apalagi Alun-alun Jember
selalu ramai oleh aktivitas warga hingga malam hari. “Kalau kebersihan tempat ini kurang diperhatikan tentu saja kurang sehat bagi masyarakat,” tambahnya. Letkol Inf La Ode M Nurdin menyampaikan, Jember Bersih bertujuan mengedukasi masyarakat untuk membiasakan buang sampah pada tempatnya, terutama di fasum seperti alunalun yang jadi ikon Jember. “Kita juga memasang imbauan berupa tulisan agar masyarakat selalu ingat akan pentingnya kebersihan, sehingga dapat membiasakan hidup bersih dan sehat,” beber La Ode. “Kita harus peduli kebersihan, utamanya kebersihan fasum yang ditunjukkan mahasiswa, ormas, dan pelajar serta Muspika Patrang bersama TNI pungut sampah plastik di trotoar dan hamparan rumput alun-alun,” tutup La Ode. (edy/epe/adv)
MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Muhammad Y Nur Habibii. KANTOR: Jl Mayjend Soengkono 53 Madiun Kota. Anif Sriwati, M Alvin KANTOR:Jl. Karya Darma, Magetan
Ponorogo, Memorandum Kalau ajal menjemput, di manapun tidak bisa dihindari. Seperti yang dialami Partono (67), warga Jalan Jaksa Agung 68C, Kelurahan Mangkujayan, Ponorogo. Musibah terjadi ketika korban tengah mengendarai sepeda ontel dan mendadak terjatuh di depan toko di sekitar rumahnya, Jumat (15/11). Melihat kejadian itu, Iwan Solikin(41), kaget dan sontak menolong korban dibantu warga lainnya. Korban yang dalam kondisi pingsan kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Darmayu. Sayang, ketika diperiksa tim medis, jiwa Partono tidak tertolong. Kejadian itu lantas dilaporkan ek Polsek Ponorogo. Kematian korban diduga akibat sakit jantung. Usai dimandikan, jenasah Partono selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga yang tampaknya ikhlas dengan musibah ini. Kapolsek Ponorogo AKP Haryo Kusbintoro membenarkan peristiwa ini. “Korban meninggal mendadak diduga akibat serangan jantung,” sebutnya( ji/mt/epe)
Teror Pembakaran Mobil di Jiwan
Polisi Dalami Kejiwaan Pelaku Madiun, Memorandum Aksi teror pembakaran mobil yang sempat terjadi di Jawa Tengah beberapa waktu lalu, kini merembet ke wilayah Madiun. Jumat (15/11) sekitar pukul 00.30, Toyota Avanza L 1682 TK milik Mulyono, warga Desa KincangWetan, Kecamatan Jiwan, dibakar orang tak dikenal. Dalam hitungan jam, Satreskrim Polres Madiun Kota akhirnya mengamankan satu tersangka setelah korban melapor ke Polsek Jiwan. Penangkapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi. “Pelaku sudah kami amankan, diduga pelaku menggunakan bahan bakar pertalite dan menyulut
api dengan sapu. Untuk saat ini kami masih proses penyelidikan apa motif pembakaran oleh pelaku ini,” ujar Wakapolres Kompol Ali Rahmat. Termasuk juga menyelidiki kemungkinan kejiwaan tersangka terganggu. Sebab, tersangka yang masih belum diungkap identitasnya tersebut pada pertengahan
FOTO: MEMORANDUM/MUHAMMAD Y NUR HABIBII
Asik Ngontel, Partono Dijemput Maut
Toyota Avanza milik Mulyono yang jadi sasaran teror pembakaran mobil kini dalam penyelidikan polisi.
2018 juga pernah membakar motor saudaranya di dalam rumah.
Kondisi mobil memang belum terbakar habis. Hanya sisi luar
yang terlihat gosong. Mulyono mengatakan, pembakaran terjadi ketika penghuni rumah tengah tertidur lelap. Mereka baru terbangun ketika mendengar alarm mobil berbunyi. “Saya langsung keluar dan melihat mobil sudah terbakar,” katanya. “Sebelum kejadian, menurut salah satu warga setempat mengaku melihat beberapa kali seorang pemuda yang mondar-mandir di dekat lokasi,” tambahnya. Karena itu, dia langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Jiwan yang akhirnya kasus ditangani Satreksrim Polres Madiun Kota. (hbb/mt/epe)
Demi menghindarkan pengguna jalan dari kecelakaan, dua petugas dari Polsek Mlarak membersihkan tumpahan pasir di tengah jalan.
AnƟsipasi Kecelakaan di Jalan Mlarak
Anggota Polsek Mlarak Bersihkan Tumpahan Pasir
Ponorogo, Memorandum Polsek Mlarak melaksanakan pembersihan jalan usai muatan truk pasir tumpah di perempatan Jabung, tepatnya di Jalan Raya Mlarak Ponorogo, Jumat (15/11) dinihari. Kegiatan dilaksanakan agar tidak terjadi kecelakaan akibat jalan berpasir. Tumpahan pasir di perempatan yang volume kendaraannya cukup padat, selama ini kerap mengganggu aktivitas warga. Terutama pemotor yang tengah melintas. Personel Polsek Mlarak langsung turun untuk membersihkan jalan dengan sapu lidi. Kapolsek Mlarak AKP Sudaroini mengapresiasi laporan warga cepat tanggap menyikapi kejadian di jalanan. Kami selanjutnya mengambil langkah dalam mengatasinya. Ini sebagai bentuk kesigapan anggota dalam pelaksanaan tugas Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” ucapnya. (ji/mt/epe)
Ponorogo, Memorandum Polres Ponorogo kedatangan Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) dari Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Jatim, Jumat (15/11). Dipimpin AKBP M Eka Faturrahan, tim melaksanakan Wasrik Tahap II 2019 dengan materi pemeriksaan aspek pelaksanaan dan pengendalian TA 2019. Kegiatan ini diikuti seluruh bagian, satuan fungsi, seksi dan polsek jajaran di Polres Ponorogo. “Wasrik merupakan bentuk pengawasan untuk mengontrol kinerja polres jajaran, terutama dari segi aspek Pelaksanaan dan Pengendalian,” terang AKBP M Eka Faturrahan. Kapolres AKBP Arief Fitrianto diwakili Wakapolres Kompol Indah Wahyuni berharap kedatangan tim Wasrik Itwasda Polda Jatim disambut dengan penyajian data sebagai bahan evaluasi. “Jadikan Wasrik sebagai sarana evaluasi dan konsultasi terhadap permasalahan yang dihadapi, yaitu dengan menyajikan informasi dan data sesuai fakta yang ada kepada tim wasrik,” sebutnya.
FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO
FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO
Wasrik Itwasda Polda Datangi Polres Ponorogo
Tim Wasrik melakukan pemeriksaan data di Mapolres Ponorogo.
Apalagi tujuannya agar tidak terjadi penyimpangan maupun pelanggaran terhadap aspek pelaksanaan dan pengendalian terkait kesatuan. “Dengan dilakukannya pengawasan dan
pemeriksaan dapat semaksimal mungkin menghindari terjadinya penyimpangan-penyimpangan oleh satuan kerja (satker). Baik yang didukung anggaran maupun kegiatan rutin sesuai
dengan program kerja yang direncanakan,” tandas Kompol Indah. Hal ini dibenarkan AKBP M Eka Faturrahan. Dia menyampaikan pengawasan dan peme-
riksaan dapat dimaksimalkan agar satker tidak ada penyimpangan baik yang didukung anggaran maupun kegiatan rutin sesuai progam yang di rencanakan. (ji/mt/epe)
LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO
SABTU KLIWON, 16 NOVEMBER 2019 HALAMAN 15
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686
Pemkab Depositokan Uang Rp 2,9 T, PMII Gelar Demo Kartika Hidayati menyerahkan formulir kesediaan Bacabup Lamongan ke Partai Gerindra.
Lamar Gerindra, Kartika Siap Lanjutkan Pemerintahan Fakta Lamongan, Memorandum Melamar menjadi bakal calon bupati (Bacabup) Lamongan melalui DPC Partai Gerindra, Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati mengaku siap melanjutkan program yang sudah direalisasikan pemerintahan Fadeli- Kartika atau Fakta. Menurut Kartika, untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing, harus dilakukan prioritas program berkelanjutan. Jangan sampai setiap pemerintahan, prioritas programnya selalu baru, tidak melihat pembangunan yang sudah dilakukan sebelumnya. “Jika nanti saya diberikan amanah untuk memimpin Lamongan. Saya akan mengajak ngobrol seluruh senior dan Bupati Lamongan terdahulu, untuk merumuskan program yang terbaik. Menurut saya dengan berdiskusi dan memohon saran dari semua pihak akan mampu mempermudah pembangunan Lamongan,” jelasnya Jum’at (15/11) sore di kantor DPC Partai Gerindra Lamongan. Dengan didampingi puluhan pengurus Muslimat dan pendukungnya, Kartika optimistis akan bisa mendapatkan tiket rekomendasi dari partai politik untuk maju bertarung dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 nanti. “Biarlah sudah ada yang klaim mendapatkan rekomendasi PKB. Saya yang asli kader asli PKB saja belum berani klaim. Tetapi biarkan saja, semua masih dinamis. Semua masih punya peluang yang sama,” pungkasnya. (al/har/mik)
Para siswa mendengarkan materi yang disampaikan anggota TNI.
Kodim 0813 Ajarkan Wawasan Kebangsaan pada Siswa Bojonegoro, Memorandum Jajaran Kodim 0813 Bojonegoro menyampaikan empat pilar kebangsaan (empat konsep kehidupan berbangsa dan bernegara,red) kepada para siswa di SMA Negeri Bubulan, Jumat (15/11). Empat pilar itu adalah UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI adalah mutlak serta tidak bisa dipisahkan dalam menjaga dan membangun keutuhan bangsa. Bati Wanwil Kodim 0813 Bojonegoro Peltu M Ali Imron mengatakan, hal itu juga dalam rangka pembinaan teritorial (Binter) terpadu tahun 2019. Selain itu, ia juga memberikan pemahaman tentang empat pilar kebangsaan. Peltu M Ali Imron juga memberikan materi tentang proxy war (perang), bahaya narkoba dan bijak dalam menggunakan media sosial (medsos). Hal itu dilakukan guna mempersiapkan generasi muda untuk turut andil dalam mengisi kemerdekaan. Menjadi generasi yang tangguh dalam menghadapi tantangan dan hambatan di masa mendatang. “Agar tidak mudah terprovokasi, mampu memfilter semua informasi dari media sosial dan mampu menjadi pelopor persatuan dan kesatuan demi keutuhan NKRI,” terangnya. Diharapkan olehnya, adanya sosialisasi ini dapat menanamkan kembali nilai-nilai empat pilar kebangsaan dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara bagi generasi muda penerus bangsa. “Wawasan kebangsaan ini salah satu solusi dalam menjawab krisis moral yang terjadi di tengah sebagian masyarakat Indonesia. Itu sebagai bentuk atau implementasi nyata dalam penguatan pendidikan kewarganegaraan, dalam memperkokoh karakter bangsa Indonesia,” tegasnya. (top/har/mik)
Bojonegoro, Memorandum Puluhan mahasiswa tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bojonegoro, menggelar demonstrasi di Pemkab Bojonegoro, Kamis (14/11) sore. Mereka meminta transparasi dugaan uang negara yang didepositokan di bank senilai Rp 2,9 triliun. Aksi ini mendapat tanggapan langsung Pemkab Bojonegoro. Melalui Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Luluk Alifah, jika dana yang didepositokan ke bank bukan Rp 2,9 triliun seperti yang disampaikan mahasiswa. Tapi Rp1,3 triliun. Rinciannya, Rp 1,250 triliun di Bank Jatim dan Rp 50 miliar di Bank Mandiri. “Jadi, idle cash atau dana menganggur yang ada di dua bank itu, bukan banyak bank,
Aksi demo puluhan mahasiswa PMII.
totalnya hanya Rp1,3 triliun,” ujarnya, Jumat (15/11). Luluk menegaskan, tidak ada penyelewengan uang rakyat dengan mendapatkan cash back dari bank-bank tersebut seperti yang ditudingkan peserta aksi. Karena, ini sifatnya hanya
menyimpan uang yang idle atau uang menganggur sementara waktu. “Mumpung belum digunakan, karena pencairan pembangunan infrastruktur masih menunggu uji lab dan lain-lain, maka dana ditempatkan ke
Pembangunan Trotoar Membahayakan, Pemkab Bakal Evaluasi Bojonegoro, Memorandun Pepohonan di pinggir jalan protokol Kota Bojonegoro, mudah roboh saat diterpa angin. Diduga, hal itu disebabkan proyek pembangunan trotoar. Sebab, akar pohon yang ada di pinggir jalan sebagian terpotong dengan adanya pembangunan proyek tersebut. Menanggapi hal itu, Pemkab Bojonegoro akan melakukan evaluasi pembangunan trotoar. Asisten I Bagian Hukum dan Pemerintahan Joko Lukito menjelaskan, trotoar yang ada di Kota Bojonegoro saat ini dinilai masih kurang layak bagi pejalan kaki. Oleh karena itu, Pemkab Bojonegoro akan mengevaluasi pembangunan. Sebab, warga diffabel atau tuna netra selama ini tidak bisa menggunakan trotoar dengan nyaman karena terbuat dari paving. Dengan pembangunan trotoar yang ramah diffable, nantinya akan membuat masyarakat nyaman berjalan kaki dengan desain bergaris. “Nah, karena lebar bahu jalan juga sudah sempit. Akhirnya mau tidak mau, pohon harus ditebang,” ujarnya. Namun, penebangan po-
Pohon tumbang di trotoar dipotong oleh petugas.
hon itu tidak bisa serta merta dilaksanakan. Harus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) karena banyak komitmen yang diberlakukan bagi kontraktor yang menebang pohon tersebut. “Misalnya, menebang satu harus diganti berapa pohon lainnya,” tegasnya. Pihaknya menyatakan, pohon-pohon yang akarnya telah terpotong sekarang ini memang harus ditebang. Karena, pasti akan membahayakan. Ini akan menjadi evaluasi bersama. Sehingga perlu segera berkoordinasi dengan Dinas Permukiman,
Kawasan Perumahan dan Cipta Karya. “Kontraktor pelaksana memang harus bertanggungjawab,” pungkasnya. Sebelumnya sebanyak kurang lebih 75 orang wanga bersama anggota LSM Angling Dharma melakukan aksi unjuk rasa. Mereka minta kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro agar memberikan rasa aman dan tidak membahayakan nyawa masyarakat Bojonegoro akibat pekerjaan perbaikan gorong-gorong dan trotoar. (top/har/mik)
bank supaya ada Pendapatan Asli Daerah (PAD)-nya,” tegasnya. Kenapa penempatan deposito di Bank Mandir i? Menurut Luluk, ada beberapa alasan. Di antaranya, pengajuan dari masing-masing bank, lalu
dipilih sesuai bunga bank. “Ada yang menawarkan 6,5 persen ternyata ada yang 7 persen, ya kita pilih yang 7 persen. Sebab lebih menguntungkan daerah,” lanjutnya. Pemkab Bojonegoro sangat terbuka dalam pengelolaan anggaran. Masyarakat secara jelas bisa membuka website BPKAD Bojonegoro. Penempatan uang di bank itu diperbolehkan dalam peraturan perundang-undangan. “Baik PP Nomor 58 Tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah maupun Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 terkait pedoman pengelolaan keuangan daerah,” tegasnya. Luluk menegaskan, bunga penempatan deposito manfaatnya sangat besar untuk rakyat. Karena PAD masuk ke dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bojonegoro. “Laporan keuangan daerah selalu diaudit oleh BPK,” pungkasnya. (top/har/mik)
Satlantas Tilang Truk Muat Tanah Urug Tak Berterpal Lamongan, Memorandum Satlantas Polres Lamongan menertibkan dump truck muatan tanah urug yang tidak berterpal di Jalan Raya Kalikapas - Mantup, Jumat (15/11) pukul 10.00. Semestinya, truk muat tanah harus ditutup terpal. Tetapi itu tidak ditaati pengembang maupun sopir. Penutupan dengan terpal sebagai upaya antisipasi muatan jatuh di jalan dan menyebabkan laka lantas. Apalagi musim hujan sudah mulai turun, sehingga tanah yang jatuh, bisa menjadi lumpur yang licin membuat sepeda motor jatuh. Kasatlantas Polres Lamongan AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro menjelaskan, bahwa
penilangan kendaraan yang tidak menggunakan tutup terpal serta yang tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat-surat akan ditilang dan ditahan. “Operasi pagi ini kami laksanakan di perempatan Jalan Kalikapas - Mantup dan sebelah barat pasar Sidoharjo. Peringatan sudah berulang kali diberikan oleh petugas, bila mengangkut muatan galian C harus di tutupi terpal muatanya,” jelasnya. Danu menegaskan, selama ini pihak kepolisian banyak menerima laporan dari masyarakat, terkait dum truk muatan tanah yang berkendara ugal-ugalan, serta tanahnya banyak yang jatuh dan menjadikan jalan becek serta licin.(al/har/mik)
Petugas Satlantas menilang pengemudi truk yang melanggar.
Kodim 0812 Gelar Bakti Sosial dan Cek Rutilahu Lamongan, Memorandum Kodim 0812 Lamongan menggelar bakti sosial terpadu dan evaluasi rumah tidak layak huni (rutilahu) korban bencana kebakaran di Desa Lopang, Kecamatan Kembangbahu dan Desa/Kecamatan Mantup, Jumat (15/11). Bakti sosial yang dilakukan adalah pengobatan gratis, pengurusan dokumen kependudukan, surat-surat kendaraan dan pemberian bantuan kebutuhan
pokok. Pengawasan dan bakti sosial dilaksanakan Kolonel Inf Adam Suwarno Pangeran, staf ahli Pangdam V Brawijaya Bidang Manajemen dan Sishanneg selaku ketua tim Wasev Rutilahu, didampingi Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono, serta anggota nampak semangat membantu warga. Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono mengatakan, kehadiran tim Wasev Rutilahu dari Kodam V Brawi-
jaya bertujuan untuk mengecek hasil pelaksanaan program Rutilahu dan bakti sosial yang dipertanggungjawabkan Kodim 0812 Lamongan beserta koramil jajaran. Dalam pengecekan tersebut, koramil yang dapat pemeriksaan secara acak, dan yang terpilih adalah Koramil Kembangbahu dan Koramil Mantup dengan melihat rumah Turkan, warga Dusun Mojodadi, Desa Lopang, Kecamatan Kembangbahu dan
LOWONGAN WARTAWAN Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN Persyaratan: Surat Permohonan Lamaran
rumah milikWatini, warga Dusun Kopen Desa Mantup, Kecamatan Mantup. “Semoga apa yang kita berikan bisa bermanfaat untuk masyarakat. Ini juga menunjukkan, betapa gotong royong di Lamongan masih sangat di junjung tinggi. Kesan itulah yang saya dapatkan ketika pertama bertugas disini,” jelasnya. Kolonel Inf Adam Suwarno Pangeran mengungkapkan, berdasarkan hasil peninjauan dan pemeriksaan secara acak. Terlihat apa yang sudah dilakukan sangat bagus dan ia merasa puas dengan hasil yang dikerjakan anggota Kodim 0812 Lamongan. “Berdasarkan pengamatan dan pengawasan tadi, hasilnya sangat bagus. Kerjasama antara anggota dengan masyarakat juga terlihat sangat harmonis dan
guyup rukun,” terangnya. Sementara warga terdampak yang diberikan bantuan, Turkan dan Wartini mengaku sangat terbantu dan bahagia, setelah mendapatkan bantuan Rutilahu tahun 2019 dari Kodim 0812 Lamongan. Keduanya mengucapkan banyak terima kasih kepada prajurit TNI yang telah dengan ikhlas dan penuh semangat, membangun rumahnya menjadi lebih layak huni dari kondisi sebelumnya. “Tentu sangat bahagia atas bantuan yang telah diberikan anggota TNI. Sebelumnya kami sempat bingung mau tinggal dimana setelah rumah terbakar. Alhamdulillah, sekarang saya sudah bisa kembali istirahat dengan baik,” ujar Wartini dengan mata berkaca-kaca. (al/har/mik)
Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)
Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com
Kolonel Inf Adam Suwarno Pangeran didampingi Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono melakukan peninjauan rumah korban kebakaran.
GRESIK-PANTURA
SABTU KLIWON, 16 NOVEMBER 2019
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
HALAMAN 16
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP
Tangkal Radikalisme, Dosen PTIK Penelitian ke Polres Gresik FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
Gresik, Memorandum Dosen Mandiri PTIK melakukan penelitian tentang integritas sistem penanganan radikalisme dan terorisme di Polres Gresik. Kegiatan yang berlangsung di aula Parama Satwika 98 itu melibatkan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat, Jumat (15/11).
Anggota Polsek Rengel patroli di area persawahan.
Ciptakan Rasa Aman Masyarakat, Polres Tuban Rutin Patroli Tuban, Memorandum Untuk menjaga wilayah Tuban aman dari tindakan kriminalitas, giat patroli terus dilakukan di wilayah masing-masing polsek jajaran. Seperti yang dilakukan Polsek Rengel, Jumat (15/11). Kegiatan patroli tidak hanya dilakukan di wilayah padat penduduk, area persawahan alias lintasan yang sepi juga menjadi sasaran pengawasan. Agar tidak tidak terjadi tindak kriminal. Dengan menggunakan mobil patroli dan kendaraan roda dua, korps baju coklat sebutan lain polisi sektor Rengel melakukan pemantauan di area persawahan sepi penduduk. Hal itu sesuai dengan instruksi Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono agar terus menerus melakukan patroli untuk mengantisipasi tindak kejahatan. Terutama di wilayah yang rawan. Di area persawahan, petugas menemui beberapa petani yang sedang bekerja. Petugas lalu menitipkan pesan kamtibmas kepada petani. “Patroli kali ini, kami mengimbau agar petani waspada saat memarkir kendaraan supaya terhindar dari tindak kejahatan curanmor,” tutur Aipda Supriyanto, petugas Polsek Rengel, kemarin. Sementara itu, Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono memerintakan kepada jajaran agar tetap rutin berpatroli dan menyampaikan kepada para petani agar tetap berhati-hati. “Agar jangan sampai lengah, dengan keamanan kendaraan, meskipun sedang disibukkan dengan pekerjaan di sawah,” tutur mantan Kasubdit Jatanras Polda Jawa Tengah mendampingi Kapolsek Rengel AKP Yani Susilo. “Untuk mengantisipasi curanmor khususnya milik petani, kami selalu rutin melakukan patroli pada area persawahan,” tambah AKP Yani. (har/mik)
Tidak hanya itu, kegiatan yang berlangsung cukup siangkat juga melibatkan Bhabinkamtibmas dan anggota TNI dari Kodim 0817 Gresik. Kegiatan dibuka langsung oleh Kabag Sumda Polres Gresik Kompol Edy Cahyono. Didampingi oleh Dosen STIK Dr. Vita Mayastinasari dan Dr Benyamin Lufpi. Dalam kesempatan itu, sejumlah tokoh agama di Kota Pudak dimintai pendapat terkait penanganan radikalisme di wilayahnya masing-masing. Masukan mereka akan dijadikan bahan penelitian. “Tadi hanya berlangsung
setengah jam saja jadi hanya sebentar, karena waktunya mepet,” kata Kasat Intel Polres Gresik AKP Jingga Novriyanto Putra, kemarin. Pihaknya tidak bisa menjelaskan secara detail. Kedatangan dosen PTIK itu hanya sebatas menginventarisir penanganan radikalisme di wilayah hukum Gresik. “Intinya cuma inventarisir dari tokoh agama saja. Terkait kajiannya seperti apa kami tidak tahu,” ujar Jingga. Diketahui, kegiatan itu melibatkan sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Gresik, tokoh masyarakat dan tokoh agama yang
diduga wilayahnya terindikasi radikalisme. Dosen PTIK tersebut juga melakukan penelitian
melalui pengisian quisoner. “Alhamdulillah selama ini kami merangkul semuanya.
Sehingga hubungan baik tetap terjalin,” imbuh salah satu anggota. (an/har/mik)
Dewan Minta MPP Segera Disosialisasikan Gresik, Memorandum Soft Launching Mal Palayanan Publik (MPP) Gresik berlangsung, Jumat (15/11). Gedung MPP tiga lantai tersebut dianggap mampu mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Terutama masalah perizinan. Oleh sebab itu, DPRD Gresik meminta kepada pemerintah agar MPP segera disosialisasikan karena masyarakat sudah menunggu. Pasalnya, masyarakat sudah menunggu gebrakan di era serba modern ini. Wakil rakyat menilai MPP ini merupakan salah satu cara mewujudkan birokrasi 4.0. Yakni mempercepat pelayanan, akurasi pelayanan dan fleksibilitas kerja. “Kami harap adanya MPP ini mampu membentuk ASN modern yang mempunyai pola pikir bekerja tinggi dan selalu
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
Dari kanan: Ketua DPRD Gresik Fandi Ahmad Yani, Wabup Moh Qosim, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dalam soft launching Mal Pelayanan Publik (MPP) Gresik.
memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Ketua DPRD Gresik Fandi Ahmad Yani, kemarin. Politisi muda PKB itu
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
Direktur Teknologi PT Pupuk Indonesia (Persero) M Djohan Safri bersama Prof Mochamad Ashari, Rektor ITS, kemarin.
Dukung Pendidikan, Pupuk Indonesia Bantu Ruang Training Center ITS Gresik, Memorandum PT Pupuk Indonesia (Persero) secara resmi melakukan serah terima bantuan renovasi ruang Training Center Pusat Pelatihan dan Sertifikasi Gedung Riset Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Seremoni penyerahan tersebut dilakukan oleh Direktur Teknologi PT Pupuk Indonesia (Persero) M Djohan Safri kepada Prof Mochamad Ashari selaku Rektor ITS di Shangri-la Hotel Jakarta pada 14 November 2019, bertepatan dengan acara ITS Internasional Business Summit (IIBS) 2019 dan Dies Natalis ITS ke-59. Adapun Pupuk Indonesia berpartisipasi dalam pameran IIBS yang menampilkan teknologi-teknologi industri pupuk. Djohan Safri menjelaskan, komitmen bantuan renovasi ruang training ini sejatinya telah berlangsung sejak 2017 silam bertepatan dengan kegiatan program “BUMN Hadir di Kampus” PT Pupuk Indonesia di ITS Surabaya. Komitmen yang diberikan dalam bentuk dana, sementara untuk pembangunannya dilaksanakan langsung oleh pihak ITS. Saat ini, renovasi telah selesai dan ruang training yang diberi nama Tekno Sains Academy itu pun telah siap difungsikan.
FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM
Dosen PTIK foto bersama PJU Polres Gresik usai kegiatan penelitian penanganan radikalisme dan terorisme.
“Ini merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi Pupuk Indonesia terhadap dunia pendidikan. Diharapkan ke depan ruang training ini bisa bermanfaat dan menunjang kegiatan pelatihan dan sertifikasi profesi bagi mahasiswa maupun kalangan profesional dalam rangka meningkatkan kompetensi pada bidang profesi tertentu,” kata Djohan. Pada kesempatan ini, Direktur Utama PT ITS Tekno Sains, Ketut Gunarta mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan CSR dari Pupuk Indonesia. “Kami mewakili pengguna dari fasilitas pelatihan ini mengucapkan terima kasih atas dukungan Rektor ITS dan segenap pimpinan tinggi ITS, serta kepada Pupuk Indonesia atas Social Responsibility-nya dalam rangka pengembangan SDM di Indonesia. Semoga dengan fasilitas yang diberikan ini kami dapat menjalankan fungsi menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan keahlian kepada publik dan juga fungsi revenue generator ITS semakin lebih baik lagi ke depannya,” ungkap Ketut. Sebagai tambahan informasi, Pupuk Indonesia sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki fungsi agen pembangunan (agent
of development), menaruh perhatian besar terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia. Hal tersebut diwujudkan melalui sejumlah program kerjasama Perseroan dengan beberapa Sekolah, Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta. Kerja sama yang dilakukan mulai dari riset, pelatihan pendidikan, beasiswa, program magang bersertifikasi hingga program bantuan sarana pendidikan. Rangkaian kegiatan IIBS 2019 meliputi pameran dan pertemuan yang berlatar belakang bisnis. Kegiatan itu akan berlangsung selama tiga hari mulai dari 14-16 November 2019. Ditargetkan jumlah kunjungan IIBS 2019 bisa mencapai 500 orang per harinya. Tak ketinggalan, Djohan pun menyampaikan apresiasinya untuk Dies Natalis ITS ke-59. “Sukses selalu kepada seluruh insan civitas ITS atas terselenggaranya even tahunan yang bergengsi ini, dan selamat Dies Natalis ke-59. Semoga Institut Teknologi Sepuluh Nopember senantiasa menjadi perguruan tinggi kebanggaan negeri dengan reputasi internasional yang melahirkan generasi-generasi penerus bangsa yang intelek dan inovatif,” tutupnya. (an/nia/mik)
menyebut, MPP mempunyai dampak bagi kemajuan Gresik. Pelayanan yang cepat akan menambah minat para investor masuk ke Kota Pudak. Yang
bertujuan pada kesejahteraan masyarakat. Selain itu, tumbuhnya industri mikro dan kecil yang mampu memperkuat daya saing global.
“Ini salah satu instruksi Presiden pada Rakornas Indonesia Maju di Bogor kemarin, yang dihadiri seluruh pejabat forkopimda dan pejabat tinggi Negara,” ungkap Gus Yani sapaak akrab Fandi Ahmad Yani. Sementara itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyampaikan, soft launching ini merupakan uji coba MPP. Selama ujicoba akan terus dievaluasi kekurangannya. Mulai dari sarana dan penataan serta service layanan. “Saya dan pak Qosim akan mendatangi gedung MPP ini untuk memantau sekaligus menggali masukan dari pengunjung. Kami berharap adanya gedung MPP ini tidak ada lagi keluhan mengurus perijinan sulit, mahal dan berbelit,” pungkas Sambari. (adv/an/har/mik)