Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 15 November 2021

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id memo me mora rand ndum um.co co.id id

SENIN KLIWON, 15 NOVEMBER 2021

memorandumredaksi@gmail.com memo me mora rand ndum umre reda daks ksi@ i@gm gmai aill.co com m

HARGA Rp 3.500,-

2 REMAJA KOMPLOTAN CURANMOR TANAH MERAH DICIDUK

BURON 4 BULAN Ini kasus curanmor yang salah satu pelakunya tewas dimasa di Tanah Merah beberapa waktu lalu.

Surabaya, Memorandum Dua pencuri motor di Jalan Tanah Merah diringkus setelah buron empat bulan. Tersangka, RF (16) dan MRZ (18), keduanya warga Jalan Pogot Baru. Para remaja ini ditangkap di rumahnya masing-masing.

Mayat OVO Oleh: Dahlan Iskan ”ANDA masih bisa pakai OVO?” tanya saya. ”Lho, kan sudah dicabut izinnya?” jawabnyi. ”Tolong Anda coba saja. Apa benar izinnya dicabut....” Saya tahu dia punya dompet elektronik OVO. Yang kalau beli sesuatu cukup klik di HP-nyi. Sudah seminggu dia tidak pakai OVO-nyi. Sejak dia membaca berita ”izin OVO dicabut OJK”. ”Lho, ternyata kok masih bisa dipakai ya....” jawabnyi sesaat kemudian. Saya juga sempat bingung-ringan. Terutama sejak membaca pengumuman dari OVO –sehari setelah berita pencabutan itu: bahwa OVO beroperasi normal seperti biasa.

Selain mengamankan tersangka, petugas juga menyita kunci T dan Mio L 4375 QD milik korban, Angga (29), warga Jalan Tanah Merah. Terbongkarnya kasus itu setelah satu pelaku lain yakni HER (16), warga Rusun Randu tertangkap hingga dimassa sampai tewas di Jalan Tanah Merah. Polisi mendapat informasi jika ada dua pelaku lain yang ikut beraksi namun berhasil kabur. Hingga akhirnya petugas mendapat petunjuk jika kedua pencuri motor pelaku tersebut tinggal di Jalan Pogot Baru. Keduanya akhirnya diamankan di rumahnya masing-masing. “Mereka beraksi bersama HER dan sempat melarikan

Iptu Suryadi Kanitreskrim Polsek Kenjeran

diri karena ketahuan massa,” jelas Kapolsek Kenjeran Kompol Buanis Yudo Haryono, Minggu (14/11).  Bersambung ke halaman 11 

 Bersambung ke halaman 2 

Titi DJ sudah lama tidak bertemu anaknya, Stephanie Poetri. Titi pun hanya bisa berkomunikasi melalui gawai dengan Stephanie Poetri. Titi mengaku sangat rindu dengan putrinya tersebut. Namun apa daya, jarak memisahkan mereka berdua.

Barang bukti mio dan kunci T yang diamankan anggota reskrim Polsek Kenjeran.

FOTO: MEMORANDUM/RIO

CIUM TV

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Titi DJ

“Y

a kangen lah banget. Tapi saya yakin dia di sana sibuk dengan pekerjaannya, di-handle oleh orang-orang yang dipercayalah,” kata Titi DJ saat ditemui di Sudirman, Jakarta Selatan, belum lama ini. FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Barang bukti 21 poket sabu yang disita.

Bersambung ke halaman 11 

Kapolsek Kenjeran Kompol Buanis Yudo Haryono dan Kanitreskrim Iptu Suryadi menunjukkan tersangka berikut celurit yang dipakai membacok korban.

DICELURIT DI KETIAK

Simpan Sabu Dalam Bungkus Nutrisari Pengedar Narkotika Sukomanunggal Diborgol Surabaya, Memorandum Ingin mengelabuhi polisi, segala cara dilakukan para pengedar sabu. Seperti yang dilakukan Sutrisno (41), warga Jalan Sukomanunggal yang menyembunyikan barang haramnya dalam bungkus Nutrisari. Namun upaya itu tetap ketahuan saat petugas menggeledah rumahnya.

Pemuda Kedung Mangu Dihabisi di Pertigaan Kedung Mangu Selatan Surabaya, Memorandum Tawuran berdarah mengakibatkan seorang pemuda tewas dan rekannya terluka. Kejadian di Jalan Kedung Mangu Selatan itu membuat

warga setempat gempar hingga polisi turun tangan. Dalam kejadian pada Jumat (12/11) dini hari tersebut, lima pelaku berhasil dicokok anggota Reskrim Polsek Ken-

jeran. Sedangkan korban yang nyawanya meregang adalah Nando (21), warga Jalan Kedung Mangu. Kapolsek Kenjeran Kompol Buanis Yudo Haryono

mengatakan, dari lima pelaku, RA (17), pelajar warga Jalan Bogorame Selatan Raya ditetapkan sebagai tersangka  Bersambung ke halaman 11 

Pria Simolawang Mati di Rumah Saudara

Cinta Gadis Facebooker (3)

kan gejalan sedang sakit. Namun, empat hari berselang tiba-tiba Andi jatuh sakit. Korban juga sempat mendapat perawatan medis. Tapi takdir berkata lain, pria tersebut ditemukan tidak bernafas sekitar pukul 01.07. Kejadian tersebut lalu dilaporkan pemilik rumah ke pihak RT setempat. Selanjutnya  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Surabaya, Memorandum Indah (50), tidak menduga jika saudara jauh yang menginap di rumahnya di Jalan Bumi Sari Praja Timur II mendadak mati. Korban, Andi Gunawan (47), warga Jalan Simolawang V. Pria itu berada di rumah Indah sejak empat hari lalu. Informasi yang dihimpun, saat tiba di rumah Indah pada Sabtu (13/11), korban tidak menunjuk-

 Bersambung ke halaman 11 

Sutrisno

Sehari Dijatah Rp 25 Ribu

J

ito ternyata bukan lelaki yang baik dan bertanggung jawab. Setelah menikah satu per satu kejelekannya terbongkar. Jito suka mabuk-mabukan dan peringainya kasar. Riza yang dulu

Petugas mengevakuasi jenazah Andi Gunawan.

-

Meng, dinyalakan, mobil warga Pelem, Tulungagung, terbakar.

-

Mesti aja. Kalau di-starter, mungkin hasilnya lain.

Si Mameng (Montir kendaraan)

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Warga Pandegiling Tewas di Kamar Mandi Umum

Petugas mengevakuasi jenazah Diryoto dari lokasi kejadian.

Surabaya, Memorandum Usai buang hajat, Diryoto (66), warga Jalan Pandegiling ditemukan tewas di kamar umum Jalan Banyuurip Jaya IV. Dugaan kuat penyakit asmanya kambuh. “Menurut warga, korban sehari-hari pekerjaannya sebagai pemulung dan juru parkir. Sudah sepekan ini tidur di areal kamar mandi umum,” kata Minardi, pe-

 Bersambung ke halaman 11 

tugas Satpol PP Surabaya, Minggu (14/11). Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat Diryoto pergi ke kamar mandi untuk buang hajat pada Sabtu (13/11) sekitar pukul 22.30. Namun lama ditunggu, ternyata dia tidak kunjung keluar.  Bersambung ke halaman 11  ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SENIN KLIWON, 15 NOVEMBER 2021 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Selain berkoordinasi dengan pengurus gereja, personel yang diterjunkan juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada seluruh jemaat agar selalu waspada. Termasuk yang datang dari orang yang tidak bertanggung jawab. “Kami berkoordinasi, untuk waspada terhadap hal hal yang berkemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Aiptu Herwin Nofianto, personel Polsek Tanggulangin yang memimpin PAM. PAM dilakukan kendati secara umum kondisi kamtibmas di Sidoarjo relatif aman terkendali. Imbauan pengamatan situasi dan kondisi lingkungan saat pelaksanaan kegiatan ibadah teteap dilakukan, untuk memberi

Sidoarjo, Memorandum Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungsolo, Kecamatan Porong merealisasikan pembangunan badan usaha milik desa (BUMDes). Hal itu dilakukan guna menggerakkan sektor perekonomian dan pemberdayaan desa sebagai penunjang pendapatan asli desa (PAD). “Kami akan sediakan BUMDes untuk menunjang PAD, dengan membangun ruko-ruko,” kata Kepala Desa (Kades) Kedungsolo Edi Wahyu Hargono, Minggu (14/11). Menurut Edi, pembangunan ruko tersebut ditempatkan di lokasi yang straregis. Yaitu, di sebelah makam umum, tepatnya di lahan tanah kas desa (TKD) Kedungsolo. Lokasi itu dekat dengan akses Jalan Raya Porong-Krembung. Hal itu kata Edi, diyakini mampu memiliki daya saing untuk percepatan peningkatan ekonomi desa. “Nanti kalau sudah jadi, disewakan kepada yang minat. Sehingga, pemasukannya masuk ke kas desa,” ujarnya. Edi menambahkan, dengan adanya kegiatan desa dalam mengelola BUMDes secara baik diharapkan nantinya juga bisa mewujudkan kesejahteraan pemberdayaan ekonomi yang merata, khususnya di wilayah Desa Kedungsolo. “BUMDes yang akan kami dirikan nanti, itu akan dikelola oleh tenaga-tenaga yang ahli dan sudah berpengalaman di bidang usaha,” pungkasnya. (bwo/jok/epe)

Aparat PAM gereja bersama jemaat.

diwaspadai. Sehingga dengan adanya pengamanan, kami lebih

antar pemeluk agama. Justru potensi kriminalitas yang perlu

Sidoarjo, Memorandum Kemacetan di akses jalan utama Sidoarjo-Mojokerto jadi perhatian Bupati Ahmad Muhdlor Ali. Terutama di titik Pasar Suko yang menempati bekas bangunan balai desa. Setelah dirobohkan pada Jumat (12/11), proses pelebaran jalan di kawasan itu langsung digenjot. Sambil bersepeda, pejabat yang akrab disapa Gus Muhdlor tersebut, mengecek hasil pembongkaran bekas balai desa. “Pembongkaran berjalan lancar. Kita libatkan PLN dan Telkom untuk memindah kabel listrik, kabel sambungan telepon beserta tiang yang selama ini berdiri di depan bangunan bekas Balai Desa Suko. Kita akan langsung gas lakukan pelebaran jalan sehingga bisa mengurai kemacetan di sekitar sini,” terangnya. “Saya berterima kasih kepada para pedagang. Insyaallah dengan niat baik bersama, kemacetan terurai,

Gus Muhdlor mendatangi puing-puing bangunan bekas Balai Desa Suko yang sempat difungsikan sebagai pasar.

Pasar Suko semakin tertata, dan ekonomi tetap berputar dengan baik,” ujarnya. Bupati memang memimpin langsung proses pembongkaran bangunan bekas balai desa yang selama ini digunakan pedagang pasar.

Pembongkaran dilakukan karena selama ini kawasan itu menjadi titik kemacetan. Selanjutnya, bekas bangunan itu akan dilakukan pelebaran jalan untuk mengurai kemacetan. Sedangkan pedagang Pasar

Suko rencananya direlokasi ke tempat sementara, sembari menyiapkan bangunan pasar yang lebih representatif dan akan dijadikan percontohan pasar profesional yang dikelola BUMDes. Pelebaran jalan itu juga mendapat dukungan dari masyarakat. Termasuk pedagang yang lapaknya terkena dampak. Salah satunya adalah Kayan, pedagang sayur yang lapaknya terkena dampak pelebaran jalan. Kayan menyadari, selama ini jalan depan Pasar Suko itu sering terjadi kemacetan, terutama pada pagi dan sore hari. Pria 60 tahun itu mengaku tidak keberatan dengan pelebaran jalan meski lapaknya terkena imbas. Ada sekitar 60 pedagang yang kini dipindahkan. Ia menyadari ini untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas. “Memang ada pedagang yang kena dampak pelebaran jalan. Menurut saya tidak

Mayat OVO Saya lantas dikirimi dokumen elektronik banyak sekali. Harus saya baca semua. Membaca 500 lebih komentar di Disway tidak semelelahkan itu –bisa sering tersenyum. Membaca dokumen itu? Rasanya seperti diseruduk celeng dhegleng. Itulah dokumen berupa akta notaris berikut perubahan-perubahannya. Rupanya, di sebuah gedung milik grup LIPPO ada OVO yang bukan OVO. Lebih tepatnya: ada bukan OVO yang OVO. Karena itu, sebenarnya saya perlu bantuan pembaca Disway. Untuk mencermati semua dokumen terkait dengan OVO itu. Satu jenis dokumen tentang PT Visionet International. Pemilik dari OVO. Berdiri tahun: saya tidak punya dokumennya. Yang ada adalah dokumen akta perubahan pertamanya: tahun 2004. Maka, setidaknya di tahun itu PT Visionet

fokus beribadah,” sebutnya. (bwo/jok/epe)

Urai Kemacetan, Bupati Percepat Pelebaran Jalan Suko

Edi Wahyu Hargono

Dongkrak Perekonomian, Pemdes Kedungsolo Bangun BUMDes

rasa aman dan tenang bagi jemaat yang beribadah. “Agar para jemaat ini tenang dan tidak waswas saat beribadah,” terangnya. P i h a k n y a j u g a menyampaikan imbauan kepada jemaat agar tidak khawatir ketika beribadah. Sebab, kepolisian akan terus hadir memberikan kenyamanan dan menjaga keamanan penganut agama apapun untuk beribadah. Salah satu jemaat mengaku sangat terbantu dengan kehadiran aparat di rumah ibadah. Bukan karena potensi teror, namun gangguan kamtibmas seperti aksi kriminalitas yang lebih dikhawatirkan. “Kalau potensi teror, saya yakni toleransi di Sidoarjo sangat tinggi

FOTO: MEMORANDUM/BWO

FOTO: MEMORANDUM/BWO

Sidoarjo, Memorandum Mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban di tempat ibadah, personel Polsek Tanggulangin melaksanakan pengamanan (pam) kebaktian di Gereja YKI Yabes, perum TAS II Blok M4-23 Kalisampurno, Minggu (14/11).

FOTO: MEMORANDUM/BWO

Polsek Tanggulangin Sterilisasi Gereja YKI Yabes

masalah karena memang ini jalan umum, tidak apa-apa. Dan pihak kami terima kasih kepada Pemkab Sidoarjo karena yang kena dampak disediakan tempat sementara di pasar sayur dijadikan satu,” tuturnya. Kayan berharap ke depan penataan Pasar Suko lebih bagus lagi. “Dan semoga setelah pelebaran jalan tidak lagi macet,” imbuhnya. Hal yang sama disampaikan Wiwik, salah s a t u p e n g u n j u n g Pa s a r Suko yang juga mendukung Pemkab Sidoarjo melakukan pelebaran jalan. Selama ini dia mengeluh karena setiap pagi saat mengantar anaknya sekolah sering terjebak macet. Sekarang Wiwik sudah merasa lega karena jalan yang dilewati setiap hari itu sudah dalam proses pelebaran. “Kasihan anak-anak k a l a u b e ra n g k a t s e k o l a h sering terjebak macet. Ya, kita mendukung pelebaran jalan ini,” katanya. (bwo/jok/epe)

Sambungan dari halaman 1 sudah eksis. Satu jenis dokumen lagi tentang PT OVO Finance Indonesia. Berdiri tahun 2018. Sepanjang dokumen yang sudah saya baca: tidak ada hubungan hukum antara OVO pertama dan OVO kedua. Hanya notarisnya yang sama. Notaris pendirian ”OVO kedua” sama dengan notaris perubahan terakhir akta ”OVO pertama”: Sriwi Bawana Nawaksari, Tangerang. Sriwi sudah menjadi notaris ”OVO pertama” sejak perubahan akta di tahun 2012. Sejak itu, sampai perubahan akta kali ke-35, Sriwi-lah notarisnya. Berarti, ketika ”OVO kedua” didirikan, Sriwi sudah lama menjadi notaris di ”OVO pertama”. Itu tidak salah dan tidak ada masalah. Secara hukum. Salah satu perubahan penting di akta ”OVO pertama” (PT Visionet) terjadi tahun 2018. Yakni, di tahun ”OVO kedua” didirikan. Perubahan

itu agak drastis. Sampai 21 pasal yang diubah. Termasuk perubahan modal. Lembar saham di perusahaan itu dipecah menjadi 670 miliar lembar saham. Rekor jumlah lembar saham? Harga per lembar saham fantastis: hanyaRp6(enamrupiah).Andabisaterlihat gagah dengan menjadi pemegang saham OVO. Apalah artinya Rp 6. Anda pasti bisa beli. Uang angka ternyata lebih fleksibel daripada uang lembaran atau koin. Dengan perubahan itu, modal dasarnya menjadi Rp 3,9 triliun. Sedangkan modal setornya Rp 660 miliar. Tepatnya –kalau Anda masih mau membacanya: Rp 659.677.909.077. Sekali lagi, uang angka bisa lebih terperinci daripada uang lembaran. Siapa pemilik sahamnya? Ada satu nama besar yang sahamnya amat kecil: Mas Agus Ismail Ning. Keturunan konglomerat masa silam, Hasyim Ning. Ia memiliki saham

1.000 lembar. Nilai saham itu: Rp 6.000 (enam ribu rupiah). Seharga terong 1 kg. Tolong dihitungkan berapa persen itu: Rp 6.000 dari nilai saham keseluruhannya, Rp 4,2 triliun. Saham selebihnya milik PT Bumi Cakrawala Perkasa. Anda perlu mencari dan membongkar banyak dokumen lagi untuk tahu secara terperinci siapa di baliknya. Tafsir saya: ”OVO pertama” itu awal-awalnya dulu adalah perusahaan milik keturunan Hasyim Ning. Bidang usaha awalnya tentu bukan uang elektronik –karena belum ada bisnis itu sebelum tahun 2004. Lama-lama saham keturunan Hasyim Ning menurun. Bisa karena dijual sebagian dan sebagian seterusnya. Bisa karena tidak bisa ikut setor modal tambahan. Bisa juga karena lika-liku yang lebih rumit di dunia persilatan saham. Itulah profil dasar PT Visionet

International. Yang memiliki produk e-wallet bernama OVO. Yang Anda menjadi pemakai jasanya. Yang dicabut izinnya oleh OJK itu bukan OVO yang itu. Tapi, perusahaan keuangan yang bernama PT OVO Finance Indonesia. Yang kantornya juga di gedung LIPPO. Pemegang sahamnya: PT Cipta Dana Capital. Anda harus bongkar dokumen PT itu untuk tahu siapa di baliknya. Tapi, ia hanya memegang saham 40 persen. Ya n g 6 0 p e r s e n d i p e g a n g perusahaan Jepang: Tokyo Century Corporation. Setoran modalnya: PT Cipta Dana Rp 40 miliar, PT Tokyo Rp 60 miliar. Jumlah lembar sahamnya 400.000 lembar, dengan harga per lembar Rp 1 juta. Pemegang saham PT OVO itu kompak: membubarkan perusahaan. Mungkin mereka tidak kompak di

perjalanan. Atau terus mengalami kerugian. Atau merasa bingung kok ada dua OVO. Atau disebabkan yang lain lagi. Yang jelas, PT OVO Finance Indonesia itu dibubarkan sendiri oleh pemegang sahamnya: tanggal 2 Agustus 2021. PT OVO sudah jadi mayat sejak saat itu. OJK-lah yang kemudian membunuh mayat tersebut. Bisnis keuangan tentu memerlukan banyak uang. Apalagi kalau Anda memakai uang dari situ dan pura-pura lupa membayarnya. Grup LIPPO pernah menjual sebagian saham di OVO satunya. Itu karena perusahaan sekuat LIPPO merasa uangnya tidak cukup lagi untuk mendukungnya. Bisnis uang memang harus mencari makin banyak uang –bukan mendapatkan makin banyak uang. Tentu, suatu saat nanti dapat banyak uang. Itu kelak. ”Kelak” biasanya tidak selalu seenak ”kolak”.(*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA Lebak Indah Langganan Banjir

SENIN KLIWON, 15 NOVEMBER 2021 HALAMAN 3

Surabaya, Memorandum Hujan deras yang mengguyur Surabaya, Sabtu (13/11) malam menyisakan banjir di Jalan Lebak Indah, RT 01/RW XI, Kelurahan Gading, Kecamatan Tambaksari. Seperti pada Ahad (14/11) siang, sisa air hujan masih menggenangi jalan masuk kawasan tersebut.

Mangkrak Bertahun-tahun

Jembatan Bambu Mangrove Wonorejo Mengenaskan Surabaya, Memorandum Jembatan bambu yang terletak di kawasan Ekowisata Mangrove, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, kondisinya mengenaskan. Jembatan gantung setinggi 12 meter itu amburadul, dibiarkan rusak dan mangkrak. Wakil Ketua DPRD Surabaya A Hermas Thony menuturkan, jembatan bambu tersebut mulai dibangun Pemkot Surabaya pada 2018 dengan ang-

Dikatakan Ketua RT 01/RW XI Yanuar, bahwa wilayah tersebut sudah lama menjadi langganan banjir. Untuk itu, pada 2019 pihaknya sudah mengajukan usulan melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) terkait box culvert dan paving.

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

garan Rp1,161 miliar sepanjang sekitar 600 meter dan tinggi 12 meter. “Sayang kalau ini (jembatan bambu) dulunya sudah menjadi kembang lambe atau dibicarakan banyak orang. Lalu banyak didatangi hingga dikagumi, namun kemudian sekarang mangkrak.  Bersambung ke halaman 4 

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Jalan masuk wilayah Lebak Indah RT 01/RW XI, Kelurahan Gading, yang selalu banjir.

Kondisi jembatan bambu mangrove Wonorejo yang mengenaskan.

“Sudah kami ajukan dan rencana dikerjakan Oktober 2020, tapi karena pandemi tidak jadi,” ujarnya saat ditemui Ahad (14/11). Yanuar menambahkan, untuk banjir di pintu masuk itu karena tidak ada resapan air. “Kalau hujan deras bisa meluas sampai 400 meter dengan ketinggian air sekitar 45 cm,” pungkas Yanuar. Sementara itu, Camat Tambaksari Ridwan Mubarun mengatakan, kemungkinan banjirnya wilayah tersebut karena pompa air penuh, sehingga untuk menyedotnya lambat. “Kalau kondisi air rendah, maka akan berangsur-angsur surut. Apakah tidak ada saluran,” ujar Ridwan. Lanjutnya, rata-rata ketika hujan dengan intensitas tinggi pasti beberapa kawasan banjir. “Yang parah di Karang Empat, karena dataran rendah dan di bawah jalan raya,” pungkas Ridwan. (fer/lis)

Surabaya, Memorandum Hampir 42 tahun memendam rindu, kini 50 orang yang pernah mengenyam pendidikan guru agama (PGA) di Wachid Hasjim Surabaya dipersatukan kembali di Hotel Singgasana, Sabtu (13/11). Siang itu, ruang Amandaru terlihat berwarna. Silih berganti para

alumni angkatan 1980 memasuki ruangan. Saat memandang satu sama lain, terpancar tatapan takjub. Seakan tak percaya bisa ketemu kembali setelah sekian lama. Senyum semringah dan rona bahagia pun terlihat dari mereka yang hadir. Usai dua kali rapat persiapan, akhirnya reuni yang digadang-

-gadang tiba. Di balik reuni ini tak terlepas peran penting panitia. Di antaranya Imam Ghozali, Choirul Shodiq, Khusnul Bahari, Moch Said Prijadi, Sri Kumala Sari, dan Siti Siamah. Keenam orang itu merupakan suksesor, hingga acara reuni ini dihadiri oleh hampir seluruh alumni,  Bersambung ke halaman 4 

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Alumni PGA Wachid Hasjim Surabaya Temu Kangen

Choirul Shodiq bersalaman dengan gurunya M Sunarto.

Suasana reuni PGA Wachid Hasjim Surabaya 2021.

APBD Rp 10,4 Triliun Disahkan, Surabaya Fokus Pulihkan Ekonomi Setelah melalui serangkaian proses panjang, akhirnya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama DPRD Kota Surabaya mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022 tepat di Hari Pahlawan, Rabu (10/11). Kekuatan APBD 2022 yang disahkan itu Rp 10.405.185.797.113 atau Rp 10,4 triliun dan akan fokus pada pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi foto bersama pimpinan DPRD Kota Surabaya usai pengesahan APBD 2022.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan APBD 2022 ini banyak yang langsung menyentuh masyarakat karena banyak pemberdayaan sumber daya manusia (SDM)-nya. Ia juga mengakui bahwa pemkot bersama DPRD Surabaya sudah sepakat menggunakan APBD 2022 ini untuk kepentingan umat yang dapat langsung merubah dan membawa kebaikan bagi umat Surabaya. “Makanya dalam APBD 2022 ini, kita sangat fokus pada pemulihan ekonomi,” kata Wali Kota Eri seusai pengesahan APBD 2022 di gedung DPRD Surabaya. Selain pemulihan ekonomi, APBD 2022 ini juga memprioritaskan bidang pendidikan dan kesehatan. Khusus pemulihan ekonomi, pemkot menganggarkan Rp 224,8 miliar dari APBD 2022. Namun, dalam pemulihan ekonomi ini tidak hanya berasal dari APBD, karena pemkot mulai menggandeng berbagai pihak untuk bersama-sama memulihkan ekonomi Surabaya. “Jadi, cakupan pemulihan ekonomi ini sangat luas. Makanya kita bergotong-royong dengan semua pihak untuk bersama-sama memulihkan ekonomi Surabaya,” tegasnya. Berbagai terobosan dan inovasi dalam pemulihan ekonomi itu sudah dirancang oleh pemkot untuk menyejahterakan warga Kota Surabaya. Anggaran Rp 224,8 miliar dari APBD 2022 itu terbagi ke dalam beberapa dinas dan berbagai sektor, mulai dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sektor usaha mikro, perdagangan,

sektor tenaga kerja, dan sektor ketahanan pangan. Wali Kota Eri pun merinci pemulihan ekonomi dari berbagai sektor itu. Di sektor pariwisata, pemkot terus mengembangkan kawasan wisata terintegrasi yang akan dilakukan di kawasan belanja Tunjungan dengan konsep pemberdayaan UMKM dan kampung wisata Ketandan Kebangsren dan Candi Rejo, integrasi THP Kenjeran-Sentra Ikan Bulak (SIB)-Jembatan Suroboyo, Wisata Air Kalimas sampai Dermaga Pethekan, Kampung Wisata Sontoh Laut, Wisata Religi Ampel, kawasan Wisata Kota Lama, kawasan Putat Jaya, dan juga Ekowisata Mangrove Gunung Anyar, dan Medokan Sawah. “Kemudian dari sektor ekonomi kreatif, kita akan melakukan pembangunan dan penyediaan sarana prasarana untuk museum dan studio film di kawasan Putat Jaya, pembangunan creative space, pembuatan film tentang budaya dan sejarah Kota Surabaya, hingga pelatihan dan lomba pembuatan karya cipta ekonomi kreatif,” katanya. Sedangkan dalam sektor usaha mikro, Pemkot Surabaya akan menyasar sentra wisata kuliner (SWK), UMKM dan juga pasar. Bahkan, ia memastikan bahwa tahun depan pemkot akan melakukan pembangunan SWK Kalijudan, revitalisasi berbagai SWK di Surabaya, perbaikan sarana dan prasarana, pelatihan dari chef untuk pedagang SWK, hingga promosi yang nantinya akan bekerja sama dengan e-commerce.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Wawali Armuji meninjau pameran UMKM di Grand City.

“Kalau UMKM dan pasar, kita melakukan kemitraan permodalan untuk pelaku usaha mikro, pemasaran produk usaha mikro melalui media online maupun pameran, penerbitan sertifikasi produk halal, PIRT dan lainnya, termasuk revitalisasi Pasar Nambangan, Pasar Gunung Anyar, dan Pasar Penjaringansari,” ujarnya. Selanjutnya dalam sektor perdagangan, pemkot akan melakukan optimalisasi pemanfaatan e-Peken, pelaksanaan operasi pasar, pemantauan atau survei harga di pasar modern dan pasar rakyat, pengawasan izin usaha, dan juga kemudahan investasi dan perizinan melalui perizinan terintegrasi pada Surabaya single

window (SSW). Lalu dari sektor tenaga kerja, pemkot akan terus memberikan pelatihan kerja bagi para pencari kerja dengan jenis pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dan industri, pemberian sertifikasi kerja bagi pencari kerja yang telah dilatih, fasilitasi magang kerja bagi pencari kerja, fasilitasi penyelenggaraan bursa kerja atau job fair, dan fasilitasi penyelesaian perselisihan antara perusahaan dengan pekerja atau serikat pekerja. “Kemudian dari sektor ketahanan pangan, kita akan melakukan pengembangan dan pemasaran urban farming, diversifikasi pangan, pemanfaat-

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengunjungi sentra wisata kuliner (SWK) Dharmahusada.

an BTKD untuk lahan produktif, penyuluhan dan pendampingan produksi pertanian, peternakan dan perikanan, penyediaan sarana prasarana pertanian, peternakan dan perikanan, serta pemberdayaan nelayan,” kata dia. Melalui berbagai terobosan dan inovasi yang telah dirancangnya itu, serta gotong-royong dengan semua pihak itu, Wali Kota Eri berharap perekonomian Surabaya segera pulih dan bangkit kembali. “Kami optimistis tahun depan perekonomian Surabaya bangkit,” tegasnya. Sementara itu, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan semua keputusan perihal APBD 2022 menggunakan eko-

nomi warga sebagai tolok ukur utama. Sebab, pemkot bersama DPRD Surabaya sepakat bahwa APBD 2022 ini disiapkan untuk menjadi stimulus dalam mendorong pergerakan ekonomi warga. “Kita semua berharap ekonomi Surabaya pulih di tahun depan, tahun 2022,” kata Adi Sutarwijono. Makanya, DPRD Surabaya mendorong kekuatan belanja APBD sampai di angka dua digit, terutama setelah Surabaya dinyatakan daerah PPKM level 1 yang berarti berisiko rendah penularan Covid-19. “Tentunya, ini sinyal yang sangat optimistis, bahwa tahun depan Surabaya bangkit,” pungkasnya. (adv/fer/lis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SENIN KLIWON, 15 NOVEMBER 2021 HALAMAN 4

THP Kenjeran Dibuka

Tawarkan Konsep Langsung ke Laut Surabaya, Memorandum Warga sekarang bisa berlibur bersama keluarga di Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran. Mulai Ahad (14/11), lokasi ini dibuka mulai pukul 07.0016.00. Tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan syarat pengunjung wajib vaksinasi dan masuk menggunakan scan barcode PeduliLindungi.

Kondisi terkini Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran setelah direnovasi.

Kadin Jajaki Kerja Sama dengan Republik Ceko

Ekspor Produk Jatim Rendah Surabaya, Memorandum Nilai ekspor produk Jawa Timur ke Republik Ceko sangat rendah. Hal ini menginisiasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur menjajaki kerja sama perdagangan dan investasi dengan Republik Ceko. Ketua Umum Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto menawarkan kerja sama sebagai upaya untuk mengurangi defisit neraca perdagangan Jatim dengan Ceko yang masih terbilang cukup dalam. “Selama ini nilai ekspor produk Jatim ke Ceko sangat rendah,” terang Adik saat Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Ceko HE Mr Jaroslav Dolecek berkunjung ke Graha Kadin Jatim. Data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim menunjukkan, defisit neraca perdagangan telah terjadi bertahun-tahun. Pada 2017, defisit perdagangan Jatim dengan Ceko mencapai US$ 9,65 juta. Lalu

Adik Dwi Putranto bersama Mr Jaroslav Dolecek.

2018 agak turun menjadi US$ 9,45 juta, kemudian 2019 defisit kembali naik jadi US$ 11,97 juta dan 2020 kian dalam hingga menyentuh US$ 72,22 juta. Sementara di tahun ini, dari

Januari-Agustus defisit neraca perdagangan antara Jatim dengan Ceko sudah mencapai US$ 6,49 juga. Ekspor Jatim ke Ceko periode Januari-Agustus mencapai US$ 1,81 juta, sedangkan impor Jatim dari

Ceko mencapai US$ 8,3 juta. Adapun 10 komoditas non-migas Jatim yang diekspor ke Republik Ceko adalah kendaraan dan bagiannya, barang dari kayu, alas kaki, aluminium, buah-buahan, perangkat musim, berbagai makanan olahan, jerami atau bahan anyaman, gula dan kembang gula serta pakaian jadi bukan rajutan. Adapun berbagai komoditas impor dari Ceko yang masuk Jatim diantaranya adalah mesin dan pesawat mekanik, bahan kimia organik, perkakas, perangkat potong, kertas dan karton, plastik dan barang dari plastik, bahan peledak, produk keramik, hasil penggilingan, benda dari baja dan besi, serta kaca dan barang dari kaca. “Banyak produk UMKM seperti kopi dan manufaktur seperti flooring dari kayu serta berbagai komoditas pertanian,” terang Adik Dwi Putranto. (day/lis)

Dari tempat parkir, warga sudah bisa melihat kebersihan dan tidak ada kesemrawutan pedagang. Ratusan pedagang dikelola dan dimasukkan ke stand dan tersebar. Di area dalam juga terlihat rapi. Dulu begitu masuk ada gazebo besar, sekarang sudah tidak ada dan diganti yang kecil-kecil di atas hamparan kerikil. Termasuk panggung hiburan pun ditiadakan, dan diganti live music portabel yang bisa pindah dari satu lokasi ke lokasi lain. “Ini agar pandangan pengunjung ke pantai tidak terhalang. Dan bisa melihat Jembatan Suroboyo secara langsung,” ujar Kepala UPTD Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran Saidatul Mahruna, Ahad (14/11). Dengan konsep serba terbuka, lanjut Saidatul, pandangan pengunjung ke laut tidak terhalang. “Dulu ada panggung hiburan, PKL di pinggir laut, sehingga pandangan pengunjung terganggu. Tapi sekarang kita ubah dengan konsep serba terbuka, langsung bisa lihat laut,” jelasnya. Disinggung soal kapasitas pengunjung, Saidatul menambahkan, berdasarkan prokes hingga 1.000 orang. “Untuk harga tiket sendiri, Senin-Jumat Rp 5 ribu, Sabtu Rp 6 ribu, dan Ahad Rp 10 ribu. Karena Ahad ada tampilan,” ujarnya. Untuk warga yang akan mengadakan kegiatan agar mendaftarkan terlebih dahulu, mengingat adanya batasan dengan jumlah pengunjung lain. “Pembelian tiket secara online di tiketwisata.surabaya.go.id. Jadi bisa mengetahui jumlah pengunjung yang ada,” jelas Saidatul. Untuk keluarga yang datang menggelar tikar, Saidatul menambahkan sementara tidak boleh dulu. “Kalau ma-

kanan membawa dari luar tidak apa-apa. Kalau tikar tidak boleh dulu, terlihat tidak bagus,” tegasnya. Ada wacana banana boat, tapi ketika disurvei dan kondisi surut sehingga rencana itu sementara tidak dulu. “Survei, surut terlalu jauh. Inginnya ada banana boat, dengan surut seperti ini masih belum,” jelasnya. Dengan dibukanya THP Kenjeran ini, diharapkan pemasukan bisa mencapai Rp 500 juta per bulan. “Ini semua. Dari pemasukan pengunjung dan tenant yang disewa pedagang,” pungkas Saidatul. Sementara itu, Ainul Yaqin (32), pengunjung asal Waru, Sidoarjo, kebetulan waktu lewat ternyata sudah buka. “Coba main-main terus buka. Lalu ke sini (THP Kenjeran, red),” ujarnya. Ia menambahkan, dengan direnovasi kondisinya lebih bagus sekarang dibandingkan yang lama. “Lebih simple. Dulu penataan semrawut,” tegas Ainul Yaqin. Lanjutnya, ia memberikan masukan penambahan tempat duduk untuk makan. “Mungkin tempat duduk untuk makan kurang banyak,” ujar Ainul Yaqin yang datang bersama keluarga ini. Sedangkan Radja Naufal (21), mahasiswa asal Sidoarjo ini menambahkan, untuk masalah pemandangan bagus sekarang. “Tapi untuk penataan suasana suka yang dulu. Ini baru kali pertama, mungkin belum dapat feel,” jelasnya. Radja menambahkan, mungkin ada persewaan karpet atau tikar agar pengunjung bisa melihat pemandangan laut dengan rileks. “Yang kurang orang menyewakan karpet atau tikar,” pungkas Radja. (fer/lis)

Gusdurian dan Tanggung Jawab Meraih Puncak Kekuasaan PERLU mengenang sejarah untuk menyusun masa depan yang lebih cerah. Apalagi, sejarah itu adalah tentang kejayaan masa silam yang dapat memberikan bekal psikologis dan intelektual bagi generasi penerusnya, seperti keberhasilan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pemilihan Umum 1999, dengan perolehan suara 12,61 persen. Suatu prestasi yang bahkan belum tercapai hingga Pemilu 2019, yang hanya berhasil meraih 9,69 persen suara. Tanggung jawab mengembalikan kejayaan masa silam PKB ada pada Gusdurian, yang secara ideologis mengeklaim berasal dari gagasan Gus Dur, sehingga sudah semestinya secara politis juga kembali ke partai politik yang dibentuk Gus Dur sendiri. Tanpa ada pernyataan tegas, yang tidak abu-abu, bahwa Gusdurian berafiliasi pada PKB sepenuh hati, Gusdu-

rian seperti duri dalam daging. Atau bahkan lebih ekstrem lagi, Gusdurian telah berkhianat pada allahummarham Gus Dur. Du k u n g a n Gu s d u r i a n adalah kata kunci bagi kemenangan PKB pada Pilpres 2024. Bahkan, Gusdurian bisa berkontribusi lebih daripada sekadar memenangkan PKB. Yaitu, atas nama kemenangan partai politik Islam. Sebab, semua pengamat politik masih belum menemukan jawaban yang tepat, mengapa sepanjang sejarah, partai politik Islam tidak pernah menang! Dengan pernyataan penuh dan tulus bahwa Gusdurian akan berafiliasi pada PKB, yang hari ini sedang dipimpin Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Gusdurian setidaknya akan menggedor kesadaran elite-elite politik di seluruh partai Islam, bukan hanya PKB. Yaitu, kesadaran tentang arti penting persatuan

dan kesatuan setiap unsur pembentuk sebuah partai politik. Jika tidak ada persatuan di internal partai Islam, kutukan sejarah terhadap parpol Islam tidak akan pernah berubah. Mari sejenak kita mengenang partai Masyumi, yang gagal meraih puncak kekuasaan, di mana kadernya mesti jadi presiden. Hal itu tidak bisa dilepaskan dari konflik internal tahun 1952 sehingga NU keluar dan Partai NU berdiri. Peristiwa tersebut jika dilihat dari sudut pandang orang dalam, sesama muslim, tentu itu soal perbedaan pemikiran. Namun, jika dilihat dari sudut pandang orang luar, tentu itu akan berakhir pada kesimpulan: orang-orang Islam mudah pecah belah. Nyatanya memang benar. Secara objektif, umat muslim mudah dipecah belah. Itu bisa dilihat dari pengalaman partai-partai politik Islam era

Oleh: KH Imam Jazuli Lc MA* reformasi. Orang-orang ”Partai Keadilan (PK)” tidak sejalan dengan orang-orang ”Partai Sejahtera (PS)” sehingga dua kubu itu harus dirangkul menjadi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Apakah strategi tersebut berhasil? Tentu tidak! Lihat saja, setelah itu muncul lagi Partai Gelora. Hal serupa menimpa partai lain. Misalnya, dulu pen-

diri Partai Amanat Nasional kini pendiri Partai Ummat. Lupakah saja partai lain. Biarlah mereka hidup dengan hasrat mereka sendiri. Namun, kita sebagai warga nahdliyyin yang khususnya sama-sama pengagum gagasan Gus Dur sudah saatnya bersatu padu, membesarkan PKB, warisan Gus Dur yang paling konkret dan nyata. Biarkanlah partai politik Islam lain tidak sadar tentang arti penting persatuan, soliditas, keakuran, tetapi kita harus lebih dulu memberikan contoh. Jadi, jika Gusdurian menyatakan sepenuhnya mendukung PKB, itu akan berguna sekali bagi PKB, sekaligus akan berguna bagi partai politik Islam lain, agar mereka juga membangun soliditas di internal. Saat soliditas di internal partai politik Islam masing-masing tercapai, baru saat itu

kita bicara soliditas antarpartai Islam. Jika kembali tercapai, maka terakhir, kita bicarakan soliditas antara partai Islam dan partai nasionalis, demi kepentingan bangsa dan negara di masa depan. Saya kira tepat sekali pendapat Buya Syafii Maarif mengomentari keresahan hati Presiden Jokowi. Bahwa bangsa ini dihormati negara asing dengan sangat mentereng. Tetapi, sangat rapuh, kotor, dan jijik di dapur sendiri. Penulis merasakan hal yang sama. Untuk itulah, sependek pengetahuan penulis, langkah kecil yang bisa dilakukan untuk mengubah masa depan adalah dimulai dari diri sendiri masing-masing. Yang paling nyata dan dekat dengan kehidupan penulis adalah tentang hubungan PKB dan Gusdurian. Mengapa Gusdurian? Karena sepengamatan penulis, komunitas yang satu ini diisi

Alumni PGA Wachid Hasjim Surabaya Temu Kangen dari angkatan 1974 sampai 1980. Selain para siswa, guru pun turut dihadirkan dalam reuni bertajuk Kangen Rek! ini. Totalnya ada lima orang guru. Perjalanan mereka ke Surabaya diakomodir sepenuhnya. Bahkan ada yang jauh-jauh datang dari Situbondo. Tak ingin sebatas bercengkerama dan bertatap muka, serangkaian kegiatan telah dipersiapkan oleh para panitia. Diawali dengan pembacaan Tilawatil Quran, acara lalu berlanjut istigatsah dan kuliah tujuh menit (kultum). Pada momen ini, para alumni PGA Wachid Hasjim diajak lebih banyak bersyukur di tengah kondisi pandemi Covid-19. Setelahnya, acara

berlanjut ke segmen succes story. Direktur Utama SKH Memorandum sekaligus Direktur JPNN, HM Choirul Shodiq SH MH, ditunjuk sebagai pembicara. Selain itu, ada pula pengusaha dan praktisi hukum yang sukses merintis karirnya di Jakarta, yakni H Imam Ghozali SH MH. Segmen succes story ini menceritakan 2 orang yang mampu bermanuver hingga sukses seperti sekarang. Kendati mengenyam di pendidikan guru agama, yang pada masa itu dianggap kurang populer, namun nyatanya banyak lulusan PGA yang sukses dan berkompeten. “Saya berharap reuni ini bisa membuahkan hasil. Jadi tidak sekadar

Sambungan dari halaman 3 silaturahmi, namun memberikan manfaat lebih kepada para alumni. Bersama-sama kita harus bisa mengembangkan sebuah program setelah reuni ini,” kata Choirul Shodiq usai menceritakan kisah perjalanan kariernya. Sementara itu, dalam sesi pembekalan guru, ada sosok guru seni Mas M Sunarto MA dan guru matematika Drs M Mujib Jauhari memberikan pembekalan di hadapan para siswanya dulu. Pada kesempatan ini momen haru tersaji. Sunarto berpesan agar anak didiknya yang kini sudah memiliki istri, anak, hingga cucu itu agar senantiasa menjalankan ukhuwah Islamiah.

Sedangkan Mujib saat berada di atas panggung sempat menitikkan air mata karena terharu. Dia berdiri seakan memberikan materi pembelajaran. Mujib tak percaya bisa melihat kembali murid-muridnya dulu. “Saya sangat terharu sekali. Saya merinding. Sangat mengingatkan masa-masa yang lalu. Kami para guru sangat tersentuh sekaligus senang. Semoga tahun depan bisa diadakan kembali acara reuni seperti ini,” ungkap Mujib. Selain Sunarto dan Mujib, turut hadir guru yang lain di antaranya Dra Gaam Rukhoiyah guru pendidikan moral pancasila, Hudaria bagian TU, dan Dra Mujayana guru Bahasa

Indonesia. Usai ramah tamah, di akhir acara dilanjutkan dengan tebak kuis dan tukar kado. Kesempatan ini dimanfaatkan para alumni untuk saling foto dan melempar canda. Terakhir, Imam Ghozali sosok yang mengakomodir kegiatan reuni Alumni PGA Wachid Hasjim Surabaya 2021 mengaku bersyukur. Sebab acara yang berlangsung 7 jam itu berlangsung meriah, lancar, dan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. “Alhamdulillah, ini berkat doa-doa dari para kawan alumni termasuk Pak Choirul Shodiq, sahabat lama saya yang sangat men-suppport kegiatan ini. Alumni PGA ini tak me-

Jembatan Bambu Mangrove Wonorejo Mengenaskan Ini tambah menjadi olok-olokan. Seolah-olah Pak Wali Kota dikira tidak bisa melestarikan kebaikan yang sudah dilakukan oleh wali kota sebelumnya,” ujarnya sembari menatap miris jembatan bambu tersebut, Ahad (14/11). Menurutnya, monumentasi jembatan yang dibuat sewaktu kepemimpinan Wali Kota Tri Rismaharini itu memiliki kesan artistik dan mempunyai daya tarik yang luar biasa.

“Kami berharap, Pak Wali Kota Eri Cahyadi ini bisa nguri-uri apa yang digagas oleh Bu Risma. Supaya nanti itu bisa menjadi ikon baru yang bisa dipertahankan,” tegasnya. Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, momen di akhir tahun ini merupakan momen yang tepat. Mengingat Pemerintah Kota Surabaya dan DPRD Kota Surabaya sudah menetapkan APBD Rp 10,3 triliun, dimungkinkan un-

generasi muda milenial dari banyak lapisan sosial, mulai mahasiswa, doktor profesor, kiai, hingga politisi ulung. Jika mereka bersatu padu dengan PKB, bukan hanya partai Islam yang akan bermanfaat, melainkan juga umat muslim, bangsa, dan negara ini. Dukungan tegas dari seluruh Gusdurian kepada PKB pasti akan menginspirasi basis massa partai politik Islam yang lain, agar mereka juga segera membangun kembali soliditas. Sebaliknya, jika Gusdurian mencontohkan keteladanan yang buruk, yang dengan berbagai alasan tak terbantahkan menolak bergabung dengan PKB, orang lain juga bisa melakukan hal yang sama. Jika sampai terjadi, bukan hanya PKB yang terpisah dari Gusdurian, melainkan percekcokan dan konflik politik seakan sebuah  Bersambung ke halaman 11 

mandang usia, maupun yang lainnya, tapi yang terpenting saling pernah mengharumkan nama PGA Wachid Hasjim, karena PGA kita PGA terakhir di Surabaya yang diizinkan oleh negara,” jelasnya. Kendati acara reuni berjalan meriah, namun Imam merasa belum sukses. Karena belum bisa menghadirkan seluruh guru yang dinilainya merupakan sosok pahlawan. “Saya dan kita semua tidak akan jadi apa-apa tanpa kehadiran guru-guru kita itu. Jadi saya dan Pak Choirul Shodiq akan mengagendakan reuni akbar yang akan dihadiri oleh seluruh angkatan. Kita akan persiapkan itu, InsyaAllah terlaksana,” tuntasnya. (mg3/lis)

Sambungan dari halaman 3 tuk mendorong ekonomi masyarakat. “Untuk tahun ini momen yang cukup tepat, karena pandemi sudah di level 1. Kita sudah punya keberanian atau nyali dalam menetapkan APBD 10,3 triliun. Kalau itu tidak diikuti dengan upaya-upaya mendorong ekonomi masyarakat bisa bangkit, maka jelas pemkot tidak akan mencapai itu,” ucapnya. Sekretaris DPC Partai Gerindra ini

lantas melayangkan harapan, supaya ada revitalisasi di kawasan Ekowisata Mangrove. “Supaya itu (jembatan bambu) bisa dipakai, maka perlu ada revitalisasi kawasan Mangrove beserta infrastrukturnya. Termasuk memikirkan loncatan pembangunan Kota Surabaya. Dan itu bisa dilakukan di mangrove ini,” tuntasnya. Sementara itu, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengatakan, jembatan

bambu tersebut ada kesalahan dari pihak kontraktor. Pada pertengahan 2019, pemkot sudah memberikan tindakan tegas kepada kontraktor tersebut. “Itu ada kesalahan dari kontraktornya, sudah di-blacklist dan tidak dibayar dari apa yang mereka kerjakan, karena speknya tidak memenuhi persyaratan. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Surabaya tidak dirugikan pada saat itu,” jelasnya.

Kata Cak Ji, sapaan akrabnya, belum ada rencana pembongkaran jembatan yang sudah mangkrak lebih dari 2 tahun tersebut.“Oleh karena itu, kalau ada upaya membongkar kembali, memang belum ada (rencana). Kalau nanti ada pembangunan baru lagi, mungkin akan dibangun bukan dari bambu, mungkin dari beton atau komposit, antara beton dan baja, supaya lebih kuat dan aman,” terangnya. (mg3/lis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SENIN KLIWON, 15 NOVEMBER 2021 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Operasi Zebra Semeru 2021 Mulai Hari Ini

Kental Antisipasi Pandemi

Motor yang terlibat kecelakaan dan hasil olah TKP.

Mio vs Vario Kecelakaan di Lenteng Sumenep, Memorandum Kecelakaan antara Yamaha Mio versus Honda Vario terjadi di jalan kabupaten Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Minggu (14/11). Tidak ada korban meninggal namun dua pengendara motor matik sama-sama terluka. Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 07.15, itu bermula ketika Mio bernopol M 4294 CV yang dikemudikan Atmo, melaju dari barat. Ketika hendak belok kanan, dari belakang melaju Vario bernopol M 4647 WV yang dikemudikan Baihaqi. Diduga, Atmo tidak memperhatikan kondisi lalu lintas sehingga kecelakaan pun tak terhindarkan. “Pengemudi Yamaha Mio diduga kurang konsentrasi atau waspada terhadap arus lalu lintas searah di belakangnya sehingga terjadi benturan. Tepat di badan jalan sisi utara dekat as jalan,” kata Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S. Kedua pemotor yang terluka akhirnya dilarikan ke Puskesmas Lenteng. Kerugian akibat musibah itu ditaksir mencapai Rp 1 jutaan. (uri/epe)

Kanit Kamsel Satlantas Polres Pamekasan Iptu Jupriadi mengatakan, tujuan utama giat ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Operasi Zebra Semeru ini untuk mencegah terjadinya kerumunan, meningkatkan disiplin dalam berlalu lintas dan memperlancar arus lalu lintas, menurunkan jumlah korban laka lantas, dan menurunkan level PPKM di Pamekasan,” ucapnya kemarin. Sementara sasaran dari operasi ini bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, semua kegiatan yang dapat menimbulkan klaster baru Covid-19. Masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalu lintas, lokasi pelanggaran laka lantas, dan kawasan rawan kerumunan juga menjadi sasaran dari operasi ini. Apabila terdapat masyarakat yang melanggar khususnya bagi pengendara

roda 2 maupun roda 4 akan diberikan teguran dan imbauan serta sanksi tilang. Ia mengatakan selama Ops Zebra Semeru, pihaknya tetap akan memeriksa kelengkapan surat-surat berkendara bagi semua masyarakat. “Kami juga akan menertibkan pengendara yang melanggar rambu lalin, melanggar batas kecepatan, melawan arus, pengemudi di bawah umur, tidak menggunakan sabuk keselamatan, pengemudi yang menggunakan alkohol dan obat-obatan terlarang, dan pengendara roda 2 yang menggunakan knalpot brong,” tambahnya Iptu Jupriadi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap perhatikan protokol kesehatan (prokes) jika keluar rumah, dan patuhi ramburambu lalu lintas jika akan berkendara. “Cek kendaraan dan surat-surat kendaraan

FOTO: MEMORANDUM/IST

FOTO: MEMORANDUM/URI

Pamekasan, Memorandum Operasi Zebra Semeru di wilayah hukum Polres Pamekasan akan berlangsung 14 hari (15–28 November 2021). Tujuanya meningkatkan disiplin protokol kesehatan dan tertib berlalu lintas dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 serta mewujudkan disiplin lalu lintas menjelang Natal 2021 dan tahun baru 2022.

Latpraops dipimpin Kabagops Polres Pamekasan Kompol Wahyudi didampingi Kasatlantas AKP Deddy Eka Aprianto sebelum menggelar Operasi Zebra Semeru 2021.

anda, serta kepada adik-adik yang tidak menggunakan knalpot brong mengganti dengan knalpot yang sesuai SNI,” pungkasnya. Sebelum pelaksanaan, digelar latihan pra operasi ( l a t p r a o p s ) d i M a p o l re s Pa m e k a s a n . A g e n d a i t u dipimpin Kabagops Kompol Wahyudi yang didampingi Kasatlantas AKP Deddy Eka

Aprianto (13/11). Latparops ini juga dihadiri PJU Polres Pamekasan dan personel yang akan bertugas. Kompol Wahyudi menjelaskan, ops zebra semeru tahun ini masih sama dengan tahun sebelumnya, khususnya pada 2020. “Saat ini masih dalam situasi pandemi, meskipun penularan Covid-19 di Jawa Timur sudah

relatif dapat dikendalikan, namun demikian harus tetap diwaspadai mengingat hingga saat ini virus Covid-19 masih ada di sekitar kita,” katanya. Selain itu, ia meminta agar anggotanya mewaspadai perubahan cuaca yang sangat ekstrem, khususnya peningkatan curah hujan yang mengakibatkan bencana hidrometeorologi. (*/sjk/epe)

Viral Rekaman Kemarahan

Percepat Kekebalan Kelompok

BIN Turun ke Pamekasan Pamekasan, Memorandum Badan Intelejen Negara Daerah (Binda) Jawa Timur menggelar vaksinasi Covid-19 massal dan door to door di Pamekasan. Vaksinasi digelar dalam rangka mempercepat terbentuknya herd immunity di tengah-tengah masyarakat. Kepala BIN Daerah (Kabinda) Jawa Timur, Marsekal Pertama TNI Rudy Iskandar mengatakan dalam vaksinasi tersebut pihaknya berkolaborasi dengan TNIPolri, Pemkab Pamekasan, dan Yayasan Cahaya Umat Pamekasan. Kegiatan vaksinasi menyasar pelajar usia 12-17 tahun dan lansia. “Saya tidak menyangka antusias masyarakat Pamekasan untuk pagi ini sangat luar biasa, sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan sukses sesuai dengan target,” ujar Rudy Iskandar kemarin. Kegiatan vaksinasi massal tersebut digelar di depan kantor Pegadaian Pamekasan, Jalan Pangeran Diponegoro. Kemudian, dilanjutkan dengan vaksinasi secara door to door di Desa Teja Timur dan Desa Akkor, Kecamatan Palengaan. Menurut Rudy, Binda Jatim telah menggelar tiga kali kegiatan vaksinasi dalam sepekan ini. Sebelum di Pamekasan, pihaknya melakukan vaksinasi di Blitar, Ponorogo, dan Kediri. (*/sjk/epe)

Bupati meresmikan peluncuran ampibi, program layanan kesehatan yang dikembangkan RSUD Syamrabu.

Ampibi, Layanan Full Alkes Canggih untuk Warga Miskin Bangkalan, Memorandum Pemerintah Bangkalan (Pemkab) Bangkalan terus mengembangkan inovasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Terutama bagi warga miskin. Kali ini, melalui o p e ra s i o n a l k e r j a R S U D Syamrabu, Bupati R Abdul Latif Amin Imron meluncurkan program ampibi. “Ampibi itu kependekan dari ambulans peduli tretan dhibi’ (saudara sendiri). Ide untuk meluncurkan program

ini murni gagasan dari bapak bupati,” kata Wakil Direktur RSUD Syamrabu dr Farhad Suryaningrat, Minggu (14/11). Mendampingi Direktur RSUD Syamrabu dr Hj Nunuk Kristiani, Farhad Suryaningrat menyebutkan, peluncuran ampibi disaksikan pimpinan OPD terkait dilakukan oleh Ra Latif, sapaan akrab bupati, di halaman RSUD (9/11). Ditandai pemecahan kendi berisi air kembang. “Setelah peresmian, hari itu juga layanan ampibi

langsung kami operasionalkan,” tandas Farhad. Tak hanya meresmikan ampibi, bupati sambung Farhad, juga blusukan ke instalasi rawat inap untuk mempromosikan program itu. Terutama kepada pasien dari keluarga miskin (gakin). Sebab, ampibi memang khusus untuk warga kurang mampu yang sudah terjaring dan terverifikasi program pembiayaan pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin. “Dengan demikian, kualitas

layanan kesehatan, khususnya pemanfaatan ambulans yang dilengkapi alkes (alat kesehatan) canggih, bisa dinikmati merata semua lapisan masyarakat,” ungkap Farhad. Pasien gakin bahkan bisa memanfaatkan ampibi RSUD Syamrabu gratis. ”Tidak usah membayar. Tapi bagi pasien dari keluarga mampu, tarif ambulans tetap berlaku,” sebutnya. Bagi yang ingin memanfaatkan ampibi, warga bisa menghubungi

manajemen RSUD Syamrabu. Jika persyaratannya terpenuhi, akan ditindak lanjuti dengan layanan antar-jemput gratis. Artinya, pasien akan dijemput ke rumahnya dan akan diantarkan pulang usai menjalani rawat inap di RSUD Syamrabu. ”Itu berlaku bagi semua pasien gakin yang tersebar di 18 kecamatan. Syaratnya, mereka harus terdaftar dan terverifikasi dalam program biakes maskin, SLRT, dan DKTS,” pungkas Farhad Suryaningrat. (ras/epe)

Disparbudpora Galakkan Pembentukan Desa Wisata Sumenep, Memorandum Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep terus menggalakkan pembentukan kelompok sadar wisata (pokdarwis) di sejumlah desa. Dari 332 desa di Kabupaten Sumenep saat ini, baru 19 desa yang memiliki pokdarwis. Pada tahun ini ada tiga desa yang berproses membentuk pokdarwis. Termasuk di Desa Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi yang memiliki tempat wisata Mangrove Kedatim. Kabid Pariwisata Disparbudpora Imam Buhari berharap, pokdarwis akan terus bertambah setiap tahunnya. Meskipun problem pembentukan desa wisata dan pembentukan pokdarwis di

FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR

Sumenep, Memorandum Kepala Satpol PP Sumenep Purwo Edi, mengaku rekaman suara bernada ancaman yang viral beberapa hari terakhir, itu dirinya. Ia mengaku spontan mengeluarkan ancaman karena emosi. “Anggota ini ada yang waktunya piket tapi tidak datang. Malah HP-nya dimatikan. Tidak bisa dihubungi,” katanya kemarin. Emosi itu memuncak ketika mendengar anaknya jatuh karena kelalaian sopir saat mengemudikan mobil dinasnya. “Anak saya terlempar. Saya nangis kalau ingat itu,” katanya menegaskan. Namun ia meminta maaf atas kata-kata kasar yang telah dilontarkannya kepada anggotanya di telepon. “Saya minta maaf. Saya khilaf. Spontan saja itu terlontar saat saya marah,” sebutnya. Sebelumnya, rekaman suara yang disebut-sebut percakapan antara kepala Satpol PP Sumenep dan anak buahnya viral di grup-grup WhatsApp. Dalam rekaman suara itu, kepala Satpol PP terdengar memaki dan mengancam bunuh anak buahnya itu. Penyebab kemarahan karena anggota yang jadi sasaran, tidak melayani keperluan istri dan anaknya dengan baik. Bahkan tidak datang saat piket. “Anak saya sampek ‘ngaltok’ (bahasa Madura: terlempar). Istri saya nangis. Kamu sudah membuat istri saya menangis. Kalau ada apa-apa dengan keluarga saya, saya pecat kamu. Saya bunuh kamu,” demikian kata kasatpol PP dalam rekaman suara itu. (*/uri/epe)

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Kasatpol PP Sumenep Mengaku Spontan karena Emosi

Wisata kesehatan di Pulau Giliiyang yang dikelola warga setempat.

sejumlah wilayah berbeda. “Ada masyarakat yang memiliki potensi SDM

mumpuni menjadi penggerak pengembangan wisata, namun dari pemerintah desa

(pemdes) kurang respons dalam memberikan sumbangsih yang memadai. Sebaliknya, jika dari pemdes antusias untuk mewujudkan desa wisata, namun SDM masyarakatnya belum memadai,” ungkap Imam, Minggu (14/11). Imam mengaku, pembinaan pada masyarakat sangat penting dilakukan dalam mewujudkan desa wisata secara keseluruhan maupun bagi unsur organisasi terkait di tingkat desa. Imam juga menjelaskan, pokdarwis merupakan kelembagaan tingkat desa yang anggotanya memiliki kepedulian dan tanggung jawab serta turut berperan dalam menciptakan iklim kondusif bagi tumbuh kembangnya pariwisata di desa. Termasuk di dalamnya mewujudkan cipta

pesona. “Karenanya Disparbudpora Kabupaten Sumenep setiap tahun tetap melaksanakan agenda pembinaan dan pembentukan pokdarwis di sejumlah desa,” tandas Imam. Pembinaan dan pembentukan pokdarwis pada 2020, dilaksanakan di tiga desa. Yakni di Desa Banraas dan Desa Bancamara di Pulau GiliiIyang, Kecamatan Dungkek, Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura, dan Desa Semaan di Kecamatan Dasuk. Tahun ini, ada tiga desa yang berproses membentuk pokdarwis. Yakni di Desa/ Kecamatan Sapeken di Kepulauan Sapeken, kemudian di Desa Kebundadap Timur dan Desa Masa Kambing, Kecamatan Masalembu. (aan/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

SENIN KLIWON, 15 NOVEMBER 2021 HALAMAN 6 - 7

Ngantuk, Mobil Pikap Nyunsep ke Sungai Kediri, Memorandum Diduga selip, sebuah mobil pikap nomor polisi L 8908 YH nyungsep ke sungai di jalan umum Desa/Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri,Sabtu (13/11). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, hanya pikap bagian depan rusak parah.

Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono dan Bupati Malang HM Sanusi foto bersama usai menyerahkan mobil dinas.

Vaksinasi Tuntas 100%, 5 Polsek Dapat Mobil Dinas Malang, Memorandum Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono bersama Bupati Malang HM Sanusi dan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Ir Wahyu Hidayat menyerahkan mobil dinas kepada lima polsek jajaran Polres Malang yang capaian vaksinasi sudah tuntas 100 persen di Gedung Sanika Satyawada, Mapolres Malang, Sabtu (13/11). Bupati Malang mengapresiasi lima Kecamatan yang capaian vaksinasinya sudah 100 persen. “Lima polsek tersebut adalah Polsek Kepanjen, Polsek Wonosari, Polsek Wagir, Polsek Lawang dan Polsek Pagak yang telah mencapai target vaksinasi seratus persen,” kata Sanusi. Lima Polsek yang berprestasi tersebut, langsung dihadiahi mobil dinas oleh Bupati Malang. Lebih lanjut, Sanusi mengungkap-

kan bahwa ia lakukan ini sebagai bentuk apresiasi dari jajaran Forkopimda karena telah membantu menuntaskan target vaksinasi pada tingkat kecamatan. Sanusi menyampaikan bahwa pihaknya juga akan memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu suksesnya capaian vaksinasi di Kabupaten Malang. “Dalam kesempatan ini, saya sangat berterima kasih kepada pak Kapolres, pak Kapolsek yang telah membantu tugas negara untuk membantu menyelamatkan manusia dan terima kasih kepada seluruh jajaran pak Dandim, pak Dinkes, Muspika dan seluruh instansi yang ikut serta membantu dalam percepatan vaksinasi di wilayah Kabupaten Malang,” terang Bupati Malang. Kapolres Malang AKBP R. Bagoes Wibisono menjelaskan dari 30 Polsek yang ada di

jajaran Polres Malang, hampir semua polsek capaian vaksinasinya sudah mendekati 100 persen. Namun masih ada lima Polsek yang capaian vaksinasinya masih belum mendekati mendekati 100 persen. “Polsek Sumbermanjing Wetan, Polsek Gondanglegi, Polsek Kalipare, Polsek Bantur dan Polsek Gedangan,” jalasnya. Bagoes berharap kepada Polsek yang capaiannya masih belum mendekati 100 persen, agar tidak berkecil hati. Kapolres juga mengajak seluruh jajarannya untuk terus berusaha menyehatkan masyarakat Kabupaten Malang. Ke depan, vaksinasi juga akan dilaksanakan bagi anak kelompok umur 6 tahun sampai 11 tahun. “Kepada para kapolsek, tetap semangat dan terus bersinergi dalam percepatan vaksinasi di wilayah masing-masing, karena ini adalah tugas kemanusiaan,” imbuhnya. (*/ari/mik)

Anggota Polres Blitar Santuni Korban Laka Blitar, Memorandum Satlantas Polres Blitar menyantuni para korban kecelakaan lalu-lintas. Anggota satlantas juga mengantarkan barang bukti kendaraan korban laka lantas ke rumah korban, Minggu (14/11). Kasatlantas Polres Blitar AKP I Putu Angga Feriyana mengatakan, kegiatan santunan ini merupakan satu diantara program unggulan di Polres Blitar. “Melalui kegiatan ini kita ingin menyampaikan kalau kita tidak akan meninggalkan korban dan keluarga laka lantas dengan tetap hadir di tengah mereka,” kata Putu Angga usai menyambangi korban laka lantas, kemarin. Angga melanjutkan, dengan adanya program ini tentu komunikasi dan silaturahmi terhadap para korban dan keluarga laka lantas bisa terus terjalin. “Selain mengunjungi para korban, anggota Satlantas menyisihkan sebagian rezeki mereka untuk memberikan bantuan kepada para korban,” akunya. Ia menambahkan, bantuan

Bupati dan Unsur Forkopimda Kompak Hadiri Festival Budaya AMKB

Anggota laka lantas di lokasi kejadian.

Kecelakaan tersebut diduga karena pengemudi pikap, Agung Lalik Saifudin (21), warga Desa Gemaharjo, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek mengantuk dan tak bisa menguasai kendaraan. “Pada saat kejadian, Agung Lalik Saifudin membawa penumpang bernama Miftakhul Mubtadi’in (24), warga Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek,” terang Kanitlaka Satlantas Polres Kediri Ipda Aris Wigiarto, Sabtu (13/11). Sambung Ipda Aris, awalnya kendaraan pikap berjalan dari arah selatan menuju utara. Diduga saat itu, sopir mengantuk dan tak fokus dengan laju kendaraan. Akibatnya, mobil itu terjungkal di sungai pinggir jalan. “Kemudian kendaraan yang dikemudikannya oleng ke kiri dan menabrak pembatas jembatan kemudian masuk sungai di sebelah barat jalan,” sambungnya. Dari peristiwa tersebut, tambah Ipda Aris, tidak ada korban jiwa. Namun kendaraan mengalami kerusakan pada bagian depan. “Petugas yang datang langsung mengevakuasi mobil tersebut,” pungkas kanitlaka. Ipda Aris juga perpesan agar semua masyakat, khususnya warga Kabupaten Kediri agar selalu berhathati dalam berkendara. “Khusus bagi pengendara kendaraan bermotor maupun mobil, jika merasa ngantuk saat berkendara sekitarnya untuk beristirahat terlebih dahulu. Karena bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” pesannya. (mis/mik)

Bangkalan, Memorandum Semangat masyarakat Kecamatan Kamal untuk kembali aktif berkarya di semua sektor kehidupan,mulai menggeliat bangkit menyusul pandemi Covid-19 di Kabupaten Bangkalan yang mulai melandai. Kebangkitan itu ditandai dengan deklarasi Aliansi Masyarakat Kamal Bersatu (AMKB) di kompleks Pelabuhan Timur, Sabtu (13/11). “Deklarasi yang diprakarsai Bapak Alun ini diniati untuk mengajak semua elemen masyarakat untuk bersatu, sekaligus menggalang semangat mereka untuk menghidupkakan kembali denyut kehidupan di Kecamatan Kamal,” ujar Kapolsek Kamal AKP Andy Bahtera. Maklum, sejak pandemi Covid-19 gelombang kedua kembali menggurita di kabupaten berpenduduk 1,06 juta jiwa itu, Kecamatan Kamal menjadi salah satu lokasi sebaran covid terbesar kedua setelah Kecamatan Bangkalan. Praktis, denyut kehidupan di kecamatan yang bersisian langsung dengan Kota Metropolis Surabaya itu,

Anggota Polres Blitar memberikan santunan kepada korban laka.

yang disalurkan bermacammacam mulai dari sembako hingga alat tulis buat korban yang masih anak-anak. Lanjutnya, ke depan kegiatan seperti ini akan rutin

dilaksanakan bahkan akan menyasar ke kecamatan-kecamatan pedalaman dengan melibatkan polsek-polsek setempat. “Selain itu, kita juga

mengimbau agar seluruh masyarakat pengguna jalan untuk terus mengutamakan etika dan tertib berkendara guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” mintanya.(pra/mik)

Polisi Imbau Masyarakat Waspada Iming-Iming Pekerjaan Bojonegoro, Memorandum Nasib sial dialami Yusnindar Ramanda (18), warga Jakarta Barat, kemarin . Maksud hati ingin mencari pekerjaan dengan temannya di Bojonegoro, ia justru ditinggal temannya tersebut di Terminal Bus Bojonegoro. Yusnindar yang datang bersama temannya itu awalnya tidak menaruh kecurigaan. Namun, setelah HP miliknya dipinjam dengan alasan untuk mencari ojek online dan tidak kembali, ia mulai kebingungan. Korban datang ke Polres Bojonegoro untuk meminta bantuan. “Saya datang sama teman saya, saya tidak tahu alamat teman saya itu dimana. Dia menawarkan pekerjaan, tapi saya malah ditinggal di terminal dan HP saya dibawa lari teman saya itu,” terang Yusnindar. Ia menambahkan, saat mau pulang ke Jakarta, bekal yang ia miliki tidak ada. Ia berharap ada bantuan dari pihak Kepolisian supaya ia bisa kembali pulang ke Jakarta. “Saya mau pulang saja, Alhamdulillah saya diberi uang saku dan dicarikan bus sama Pak Polisi. Terimakasih Pak Polisi,” imbuhnya. Sementara itu, Kasi Humas Polres Bojonegoro Iptu Fadil membenarkan adanya kejadian tersebut. Anggota yang menolong, memberikan uang kepada korban dan dicarikan angkutan bus untuk bisa pulang ke Jakarta. “Iya benar, Kanit SPKT A bersama anggota membantu memberikan uang saku dan mencarikan bus untuk pulang,” ucapnya. Perwira yang baru saja menjabat sebagai Kasi Humas tersebut berpesan kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap iming iming pekerjaan. Ia berpesan agar lebih selektif dalam memilih tawaran pekerjaan. (top/har/mik)

Senori AKP Ali Kanapi melaksanakan pengamanan dan melakukan penyisiran. Lalu dilakukan sterilisasi kawasan hutan agar tetap aman dan tidak ada warga mendekat. Kemudian, pemusnahan 26 mortir dan 19 amunisi peluru dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap satu sebanyak 18 buah mortir aktif diledakkan. Lalu tahap kedua, 8 martir dimusnahkan. “Tadi mulai pukul 10.00 sampai sore ini, baru selesai dilakukan pemusnahan. Alhamdulillah, lancar aman dan terkendali. Kemudian tim Jibom Polda langsung kembali,” ungkap Kapolres Tuban AKBP Darman melalui Kapolsek Senori AKP

Ali Kanapi. Diketahui, sebelumnya 26 mortir dan 19 selongsong amunisi peluru peninggalan zaman Belanda ditemukan oleh pekerja yang mengeduk tanah padas pekarangan untuk pengurukan lantai rumah baru milik Dwi Stiyowati. Kemudian, mortirmortir itu dilaporkan ke pihak aparat keamanan TNI-Polri. Dalam giat pemusnahan itu, juga hadir Kabagops Polres Tuban Kompol Budi Santoso, Kasat Sabhara Polres Tuban AKP Chachim, unit Handak Res Tuban Aipda Anom Widodo, AKP Faizal beserta tim Jibom Polda Jatim, Intel Dim Bojonegoro, dan Perhutani. (top/har/mik)

Mojokerto, Memorandum Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar meresmikan renovasi gedung Mapolsek Pungging dan Musala Al Fatah Polsek Pungging, Sabtu (13/11) siang. Turut hadir dalam kegiatan itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Islamic Center ELKISI Mojokerto KH Fathur Rohman,Wakapolres Kompol Ridho Tri Putranto, Pejabat Utama Polres Mojokerto, Kapolsek Pungging AKP Margo Sukwandi, dan Babinsa Desa Tunggalpager Pelda Sumarno. Kapolres Mojokerto menyampaikan ucapan terimakasih kepada KH Fathur Rohman atas kepedulian dan sumbangsihnya untuk Polri. Khususnya Polres Mojokerto, sehingga dapat menjadi motivasi untuk bisa lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Terimakasih kami sampaikan kepada Bapak Kyai atas kepedulian dan sumbang-

Kapolresta Kusumo bersama anggota belanja ke pasar rakyat usai berolahraga.

Kapolresta Imbau Warga Tak Lengah Prokes Sidoarjo, Memorandum Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro menjalin soliditas bersama anggota sekaligus mendekatkan diri dengan masyarakat. Akhir pekan kemarin, kapolresta melakukan jalan sehat keluar mako untuk berinteraksi dengan warga. Usai berolahraga bersama di lapangan Mapolresta Sidoarjo, Sabtu (13/11) pagi, Kapolresta Sidoarjo mengajak anggota dan pegawai negeri pada Polri (PNPP) untuk jalan sehat dengan rute Jalan Raya Cemengkalang, Bundaran TPI ke arah Pagerwojo, dan terakhir ke Pasar Sono, Buduran. Sambil berjalan dan menyapa

Lokasi penemuan mortir dipasang garis polisi.

mbau warga, rombongan mengimbau agar tetap jaga jarak dan mea makai masker. Kapolresta a Sidoarjo bersama anggota juga membagikan maskerr g juga membeli dagangan yang g di ditawarkan para pedagang Pasar Sono, Buduran. “Melalui olahraga bersama ini, selain untuk menjaga soliditas anggota juga menjaga imunitas tubuh kita agar sehat. Kemudian saat kami jalan sehat, menyapa masyarakat dan pedagang pasar dengan membantu membeli dagangannya, agar membangkitkan perekonomian imbas dampak adanya pandemi,” ujar jelas Kapolresta Kusumo.

La Lanjutnya, masyarakat yang saa saat ini mulai beraktifitas kemba para pedagang kaki lima bali, m maupun warung, diharapkan u untuk kembali bersemangat m menjalankan usahanya. “Namun jangan lengah dan jangan abai bahwa pandemi masih ada. Tetap terapkan protokol kesehatan,” pesannya. Sulastri, salah satu pedagang sayur yang dagangannya dibeli anggota Polresta Sidoarjo mengaku senang. “Sempat kaget juga didatangi polisi, ternyata sedang olahraga sambil memberikan imbauan pakai masker dan membeli sayuran kami,” ujarnya. (bwo/jok/mik)

Operasi Zebra Semeru, Humanis tapi Tegas

Anggota kepolisian mengantarkan korban ke terminal. (Ist)

Probolinggo, Memorandum Terhitung selama 14 hari mulai tanggal 15 hingga 28 November 2021, kepolisian akan melaksanakan operasi Zebra Semeru 2021. Mengawali kegiatan itu, Polres Probolinggo Kota melaksanakan latihan pra operasi (latpraops) bagi personel yang terlibat operasi secara virtual di Ruang Rupatama, Polres Probolinggo Kota, Sabtu (13/11). Kegiatan tersebut dibuka oleh Kabagops Kompol Hermawan Tjahjono didampingi KBO Lantas IPDA Tohari beserta jajaran anggota Polres Probolinggo Kota. “Lat Pra Ops ini dilaksanakan

untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas harus didukung dengan kesadaran pengguna jalan dalam berlalu lintas,” ujar Kabag Ops Kompol Hermawan Tjahjono. Hermawan mengatakan, untuk mewujudkan kamseltibcar lantas harus didukung dengan kesadaran pengguna jalan. Hal ini ditentukan oleh faktor utama yaitu manusia, untuk itu perlu dibangun melalui edukasi, sistem pengujian untuk mendapatkan sim dan penegakkan hukum serta tersedianya pendidikan

keselamatan berlalu lintas. Kabagops berharap penggelaran operasi ini dapat meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas ditengah pandemi Covid-19, menurunkan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas serta mengurangi tingkat pelanggaran lalu lintas. “Saya ingatkan kepada personel yang terlibat Latihan Pra Operasi untuk fokus dalam mengikuti pelatihan ini guna menambah wawasan serta kompetensi berdasarkan evaluasi operasi sebelumnya, sehingga tidak terjadi kesalahan pada

Kabagops Kompol Hermawan Tjahjono memimpin latpra operasi zebra di Polres Probolinggo Kota.

pelaksanaan operasi yang dapat menurunkan citra Polri dimata masyarakat,” pinta Hermawan.

Hermawan berpesan agar personil tetap humanis kepada para pelanggaran lalu lintas yang ber-

bak mati suri. Syukurlah, sejak awal Oktober lalu sikon pandemi co-

vid mulai landai. Status PPKM bahkan kini sudah diturunkan ke level 1, setelah 18 kecamatan

Resmikan Renovasi Polsek, Kapolres Minta Peningkatan Mutu Layanan

Kapolsek Senori Pimpin Peledakan Mortir di Banyuurip Tuban, Memrandum Tim penjinak bom (jibom) Gegana Brimob Polda Jatim memusnahkan 26 buah mortir peninggalan zaman Belanda yang ditemukan di pekarangan rumah warga Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Sabtu (13/11). Pemusnahan dipimpin AKP Faizal beserta tim Jibom Polda Jatim di lahan Perhutani Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Giwang, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Parengan, Desa Wonosari Kecamatan Senori. Pantauan di lokasi, sebelum dilakukan peledakan, aparat kepolisian bersama TNI dipimpin oleh Kapolsek

Bupati R Abdul Latif Amin meninjau pameran benda pusaka.

yang semula berstatus zona merah kompak bergeser ke zona kuning (risiko rendah). Imbasnya, kegiatan masyarakat mulai diperlonggar. Sinyalemen positif inilah yang menggugah kembali semangat rakyat Kecamatan Kamal untuk kembali bangkit. Melalui wadah AMKB, komunitas warga dari berbegai elemen sosaial kemsyarakatan sepakat untuk bangkit dari keterpurukan. Termasuk disektor perekononian rakyat. Tekad simpatik rakyat Kamal itu rupatanya mengusik kepedulian Bupati R Abdul Latif Amin Imron Didampingi anggota forkopimda antara lain Kapolres AKBP Alith Alarino, Dandim 0829 Letkol Inf Syarifudin Liwang serta Danlanal Batupron Letkol Laut (P) Mahfud Effendi, hadir dalam deklarasi AMKB. “Silahkan warga kembali beraktifitas, tetapi harus tetap mematuhi disiplin penerapan prokes,” beber Kapolres AKBP Alith Alarino. (ras/mik)

potensi menimbulkan gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran. (mhd/mik)

Kapolres Apip didampingi PJU di Polsek Pungging menyerahkan cenderamata kepada pengurus musala.

sihnya untuk Polres Mojokerto. Semoga ke depan hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk senantiasa melayani dan mengayomi masyarakat dengan setulus hati,” ungkap Kapolres. Kapolres berharap, dengan diresmikan-

nya renovasi gedung Mapolsek Pungging ini, dapat menjadi semangat para anggota polres untuk lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sehingga dapat mewujudkan Polri yang Presisi dan dicintai masyarakat. (no/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SENIN KLIWON, 15 NOVEMBER 2021 HALAMAN 8

Pak Yes: Pemerintah Hadir di Tengah Masyarakat

Dinyalakan, Mobil Warga Pelem Terbakar Tulungagung, Memorandum Warga Dusun Jambu, Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat kaget bukan kepalang. Sebab, mobil jenis sedan bernopol AG 1856 BD tahun 1992 milik Winarti, warga desa setempat, tiba-tiba terbakar pada Minggu (14/11) kemarin. Saksi yakni keluarga korban yang mengetahui kejadian ini langsung melaporkannya ke polisi, dan dilanjutkan melapor ke petugas Damkar Satpol PP Tulungagung. Kabid Damkar Satpol PP Tulungagung, Gatot Sunu Utomo yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya menerjunkan dua unit mobil pemadam api dan satu unit mobil supplay air ke lokasi kejadian. “Setelah dapat informasi kami kemudian terjunkan tim ke lokasi kejadian,” ucapnya. Tidak butuh waktu lama untuk memadamkan api, kendati lokasi berada di perumahan padat penduduk, namun api bisa dipadamkan dan tidak sampai merembet ke bangunan di sekitarnya. “Alhamdulillah tidak sampai merembet ke bangunan lain,” ujarnya. Gatot menjelaskan, dugaan sementara kebakaran terjadi karena adanya korsleting listrik pada sistem pengapian mobil tersebut. Hal ini sesuai dengan keterangan saksi yang menyebut adanya percikan api pada bagian aki, kemudian membesar dan menjalar ke bagian lain di mobil itu. “Dugaan karena ada korsleting pada bagian mesin depan, kemungkinan aki nya yang mengeluarkan percikan api dan menyambar kemana mana,” jelasnya. Akibat kejadian tersebut, mobil korban terbakar 90 persen. Interior mobil habis terbakar hingga bagian kursi belakang. Gatot menyebut, dalam seminggu ini sudah terjadi dua kali kebakaran yang disebabkan korsleting listrik pada rangkaian kelistrikan mobil. Kendati tidak menyebabkan korban jiwa namun pihaknya mengingatkan kepada pemilik kendaraan terutama yang sudah memasuki usia lama, untuk bisa memeriksa kondisi kabel dan kelayakan pengapiannya. “Lebih baik lagi kalau di rumah ada Apar, tapi kalau tidak ada ya antisipasinya itu, dicek saja kelistrikannya, kondisi kabel secara fisik, ada yang gosong apa tidak, seperti itu,” tuturnya. (fir/mad/ono)

Menurut Pak Yes-sapaan karib Yuhronur Efendi, kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat akan dapat memberikan rasa tentram, dan hal seperti inilah yang harus terus dilakukan. “Yang selalu saya tekankan bahwa perbaikan layanan publik ukurannya adalah dimana pemerintah hadir. Kehadiran pemerintah inilah yang harus terus kita lakukan. Seperti saat banjir, walaupun kami tidak bisa mengendalikan hujan, setidaknya dengan adanya pemerintah maupun dinas-dinas terkait hadir, masyarakat itu akan senang dan tentram,” terangnya. Selain kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, Pak Yes juga mengharuskan adanya digitalisasi yang terintegrasi. Adanya digitalisasi yang terintegrasi ini merupakan sebuah keharusan yang sudah semestinya ada dalam sistem

pelayanan publik, mengikuti perkembangan teknologi informasi yang berkembang pesat di era modernisasi saat ini. “Selalu perbaikan layanan, ini tidak hanya untuk Soegiri tapi juga unit-unit pelayanan publik yang lain. Digitalisasi yang saya tekankan ini sudah keniscayaan, sudah merupakan keharusan bahwa digitalisasi yang terintegrasi di seluruh rumah sakit atau unit-unit pelayanan publik lain, ini sudah harus terus diperbaiki dan diperbaiki. Mari terus berikhtiar untuk memperbaiki pelayanan dan pengabdian kepada seluruh masyarakat,” tambah Pak Yes. Pada kesempatan tersebut, Pak Yes juga mengunjungi salah satu pasien Home Care Service (HCS) yang berada di RSUD Dr Soegiri. Pasien HCS yang dikunjungi yakni Yasirun (51), yang berasal dari Desa Nguwok

FOTO: MEMORANDUM/ASW

Petugas melakukan pembasahan pada mobil yang terbakar.

Lamongan, Memorandum Ukuran perbaikan pelayanan publik adalah pemerintah dapat hadir di tengah-tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Effendi saat membuka Seminar Awam Bersahabat dengan Diabetes dan Senam Kaki di aula RSUD dr Soegiri, Sabtu (13/11).

Pas Yes meninjau fasilitas di RSUD dr Soegiri Lamongan.

Kecamatan Modo, yang terkena Benigna Prostat Hiperplacia. Telah dilakukan tindakan operasi 2 hari lalu, dan saat ini tinggal recovery karena kondisinya sudah stabil. Semua biaya perawatan Yasirun digratiskan. Dilaporkan Direktur RSUD Dr Soegiri Moh Chaidir Annas, berbagai perbaikan pelayanan telah dilakukan untuk memudahkan pasien dan keluarga ser-

ta membuat pelayanan rumah sakit semakin cepat. “Kami juga siap mendukung dan mensukseskan program home care service Bapak Bupati, utamanya dalam mengatasi permasalahan kemiskinan ekstrem. Kami sudah siapkan, dan kami berharap program Bapak Bupati dapat berjalan dengan lancar,” ucapnya. Selain itu, diungkapkan dr

Annas bahwa selain penataan pelayanan yang terintegrasi, penambahan tempat tidur ICU, mempersiapkan kehadiran poli kosmetik, pihaknya juga telah merencanakan inovasi layanan antar obat yang bekerjasama dengan pihak ketiga yang dalam hal ini adalah kantor pos, juga merencanakan perbaikan instalasi pemulasaran jenazah.(adv/asw/ono)

Pemkab Tulungagung Anggarkan Rp 50 M Pilkada Serentak 2024 Tulungagung, Memorandum Pemkab Tulungagung bakal menggelar pilkada serentak pada 2024 mendatang. Namun rencana penggunaan anggaran untuk pelaksanaan pilkada serentak itu sudah mulai dibahas sejak akhir 2021 ini. Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan, telah mengajukan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2022 kepada DPRD Tulungagung. Dimana di dalamnya terdapat rencana pencadangan anggaran dari APBD murni tahun 2022 sebanyak Rp 10 miliar untuk pilkada serentak 2024 mendatang. “Mulai tahun depan kami cadangkan Rp 10 miliar, kemudian ditambahi lagi sehingga bisa untuk pilkada serentak

FOTO: MEMORANDUM/FIR

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Perbaikan Layanan Publik

Bupati Maryoto Birowo

2024,” ujarnya, kemarin. Namun untuk persetujuan RAPBD 2022 yang telah disampaikan masih menunggu pemberitahuan dari pihak Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Masih menunggu persetujuan provinsi, kami tinggal tunggu,” lanjutnya. Sementara Wakil Ketua Komisi C DPRD Tulungagung, Heru Santoso mengatakan, menyetujui anggaran senilai Rp 50 miliar untuk pelaksanaan pesta demokrasi serentak tahun 2024. “Kami setuju anggaran untuk pilkada serentak sebesar Rp 50 miliar,” terangnya. Pencadangan mulai dilakukan pada APBD murni tahun 2022 sebanyak Rp 10 miliar, kemudian Rp 5 miliar pada perubahan anggaran di akhir tahun 2022. Heru melanjutkan, pada tahun 2023 mendatang cadangan anggaran dari APBD murni sebanyak Rp 15 miliar, lalu

pada perubahan anggarannya dicadangkan sebanyak Rp 5 miliar. Sehingga pada tahun 2024 nya pada APBD murni akan dianggarkan sebesar Rp 15 miliar, sehingga sesuai dengan kebutuhan sebanyak Rp 50 miliar. Nilai tersebut dianggap paling relevan untuk pelaksanaan pilkada serentak di Kabupaten Tulungagung, walaupun di satu sisi KPU Kabupaten Tulungagung mengajukan anggaran yang lebih besar yakni Rp 75 miliar. Heru mencontohkan, pelaksanaan pilkada serentak pada 2020 lalu di Malang, dengan jumlah TPS yang mencapai 4.900 TPS, anggaran yang diperlukan sebanyak Rp 65 miliar. “Asumsi kita TPS di Tulungagung sebanyak 2.000 titik, makanya kita setuju dengan anggaran segitu,” pungkasnya. (fir/mad/ono)

Dosen di Malang Kembangkan Teknologi Asistif Solusi Petani di Masa Pendemi

digunakan sebagai media tanam angkung. Jadi tidak ada limbah,” bebernya. Ia berharap, teknologi pertanian Asistif, bisa dikembangkan masyarakat luas. Solusi di masa pandemi, dan bisa menjadi upaya ketahanan pangan. (edr/gus/ono)

FOTO: MEMORANDUM/EDR

Malang, Memorandum Salah satu dosen perguruan tinggi di Kota Malang Prof Dr Ir Sukamto, MS menciptakan teknologi di bidang pertanian. Namanya teknologi Asistif. Hanya dengan lahan seluas 20 meter persegi, namun, bisa untuk bermacam-macam usaha tani. Tidak membutuhkan mobilitas tinggi, sangat cocok untuk aktivitas di masa Pandemi Covid-19. Pastinya bisa menjadi salah satu sumber pendapatan petani. Luas lahan 20 meter persegi sering ditemukan di kawasan pemukiman. Baik di perkotaan, apalagi di pedesaan. Dalam kondisi produktif semua bisa menghasilkan hingga jutaan rupiah, setiap bulannya. “Dengan sistem teknologi Asistif, sistem pertanian dengan terintegarasi hingga 4 jenis usaha,” terang Prof Sukamto ditemui Memorandum. Dengan sistem itu, tentu sangat efektif dan efisien. Apalagi di masa Pandemi Covid-19, sangat cocok untuk aktivitas rumahan. Sehinga menjadi salah satu cara, pencegahan penularan virus Covid-19, karena tidak banyak mobilitas ke luar.

“Dengan sistem integrasi, bisa digunakan untuk 4 jenis usaha. Mulai ayam joker, budidaya cacing tanah, ikan lele serta budi daya tanaman herbal angkung. Cocok untuk kegiatan rumahan di masa pandemi dengan pembatasan mobilitas,” lanjutnya. Dengan 4 jenis usaha di dalam satu lokasi, pria yang juga menjadi guru besar itu, bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp 5 juta. Tentunya, dengan asumsi semua usaha sudah berproduksi. “Jika sudah berjalan, nantinya tidak semuanya dari awal. Seperti ikan lele, bisa saja bikin indukan sendiri. Cacing tanah juga terus tumbuh. Sementara angkung, bisa bertahan hingga sekitar 2 tahun,” lanjutnya. Efisiensi biaya operasinal itu selain melalui perputaran rantai makanan bahkan tidak menyisakan limbah, pihaknya mereduksi makanan ayam yang bisa menjadi jauh lebih murah. “Kotoran ayam, bisa untuk makanan cacing. Tentunya, setelah difermentasi. Media bekas cacing bisa

Prof Dr Ir Sukamto, MS yang menciptakan teknologi asistif. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Direktur Utama: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Choirul Shodiq SH MH Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. Pemimpin Perusahaan: 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. Yoyok Khayatullah AMD SE 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KAI Gratiskan Pekerja Pendidikan dan Kesehatan

Para peserta mengikuti lomba dayung di pelabuhan Kota Pasuruan.

Hari Pahlawan

Pemkot Pasuruan Gelar Lomba Dayung untuk Nelayan

Jember, Memorandum Memeringati Hari Pahlawan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menambah daftar profesi yang berhak mendapatkan voucher tiket KA jarak jauh secara gratis. Di antaranya dosen, dokter, analis laboratorium, dan analis radiologi. Voucher tersebut dapat ditukarkan dengan tiket kereta api untuk periode keberangkatan 13-30 November 2021.

Pasuruan, Memorandum Dalam rangka memperingati Hari Santri, Pemerintah Kota Pasuruan menggelar berbagai bentuk kegiatan. Salah satunya di bidang olahraga dengan menggelar lomba dayung untuk para nelayan Kota Pasuruan. Lomba dilaksanakan di pojok dermaga pelabuhan Kota Pasuruan, Minggu (14/11). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo serta para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Pasuruan. Lomba dayung antar nelayan itu diikuti 16 peserta, 1 perahu berisi 5 orang, “Lomba dayung antar nelayan ini bertujuan untuk membangun dan memperkuat kembali silaturrahmi, serta membangkitkan budaya yang ada,” kata Wakil Walikota Pasuruan Adi Wibowo. Mas Adi menjelaskan, kegiatan ini selain sebagai ajang silaturrahmi juga diharapkan bisa menggali pontensi ekonomi berbasis bahari. “Lomba dayung antar nelayan ini merupakan agenda kegiatan yang akan sering dilaksanakan setiap tahunnya oleh Pemerintah kota Pasuruan,” jelasnya. Ia menambahkan, kegiatan lomba dayung antar nelayan ini, bisa tetap menjaga rasa persatuan, kesatuan serta persaudaraan antar masyarkat juga nelayan. Harapannya, menjadi tumpuan peningkatan perekonomian Wisata Bahari. “Kalah menang dalam lomba ini adalah nomor kesekian yang penting harmoni dan kerukunan warganya,” tutup Mas Adi-sapaan karib Wakil Walikota Pasuruan Adi Wibowo. (rul/ono)

“Penambahan profesi yang mendapatkan voucher tiket gratis ini ditujukan untuk memberikan apresiasi yang semakin luas kepada para pekerja di bidang pendidikan dan kesehatan. Kedua sektor ini sebagai cerminan pahlawan masa kini di saat pandemi Covid-19,” kata Vice President Daop 9 Jember Broer Rizal mengutip pernyataan VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam pers rilisnya, Minggu (14/11). Peluasan profesi yang berhak mendapat tiket KA Jarak Jauh gratis pada momen Hari Pahlawan 2021 ini melengkapi daftar profesi yang juga mendapatkan program yang sama yaitu guru, bidan, perawat, apoteker, tenaga farmasi, tenaga administrasi, driver ambulans, dan anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Voucher sudah dapat diambil di Loket atau Customer Service di 12 stasiun yang telah ditentukan hingga maksimal 29 November 2021. Ke-12 stasiun tersebut yaitu Gambir, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Purwokerto, Yogya-

karta, Madiun, Surabaya Gubeng, Jember, Medan, Kertapati, dan Tanjung Karang. Voucher hanya berlaku untuk KA keberangkatan dari wilayah pengambilan voucher. Misalnya pengambilan voucher di Stasiun Jember, maka voucher hanya berlaku untuk KA keberangkatan dari Jember dan Ketapang . Dokumen yang harus dibawa untuk dosen dan guru diantaranya, identitas asli serta fotocopy identitas/surat keterangan yang menyatakan profesi sebagai dosen atau guru. Sedangkan untuk dokter, identitas asli serta fotocopy kartu anggota profesi dokter atau Surat Tanda Registrasi (STR) Surat Izin Praktik (SIP) yang masih berlaku. Untuk tenaga Kesehatan lainnya, kartu tanda pengenal atau surat keterangan lainnya yang menyatakan sebagai bidan, perawat, apoteker, tenaga farmasi, analis laboratorium, analis radiologi, tenaga administrasi dan driver ambulans dari klinik, puskesmas atau rumah sakit.

FOTO: MEMORANDUM/EDY

FOTO: MEMORANDUM/RUL

JAWA TIMUR

SENIN KLIWON, 15 NOVEMBER 2021 HALAMAN 9

Pekerja pendidikan dan kesehatan memanfaatkan layanan gratis KAI.

Lalu untuk LVRI, melampirkan Identitas asli dan menyerahkan foto copy identitas LVRI yang masih berlaku. “Selama program berlangsung, satu identitas hanya berhak untuk satu voucher atau satu kali perjalanan. Pengambilan voucher tidak dapat diwakilkan kecuali untuk veteran,” kata Broer. Antusiasme masyarakat cukup tinggi, menyambut hadiah yang diberikan KAI dalam perayaan Hari Pahlawan yang jatuh tiap 10 November tersebut. Dari 467 yang tersedia untuk wilayah Daop 9 Jember, sampai 13 November 2021 sudah 42 voucher yang dimanfaatkan

oleh masyarakat dengan rincian nakes 13 orang, guru 30 orang. “Namun demikian masih cukup banyak voucher gratis yang tersedia, silahkan dimanfaatkan dengan baik,” tambah nya. “Para nakes dan guru yang sudah mendapatkan voucher gratis tersebut sangat senang, bangga, dan merasa terhormat atas penghargaan dan apresiasi yang diberikan oleh KAI. Dan yang sudah menerima voucher tersebut kebanyakan berangkat dari Stasiun Jember, namun ada juga yang berangkat dari Stasiun Kalisat, Kalisetail dan bahkan dari Banyuwangi Kota,” tutup Broer. (edy/ono)

Wali Kota Sutiaji Pimpin GASS buangan material bangunan secara sembarangan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Malang Erik Setyo Santoso, Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Diah Ayu Kusuma Dewi, Kepala DLH Kota Malang Wahyu Setianto, Kepala Dinas Perhubungan, Heru Mulyono, Camat Klojen, Heri Sunarko, Lurah Bareng, BPBD Kota Malang, dan jajaran terkait lainnya. Selain itu, mantan Sekda Kota Malang, Wasto juga nampak turun langsung membantu mengangkat sampah dan sedimen. Dalam kegiatan tersebut Walikota Su-

Kapolsek Rembang AKP Pujianto dengan tersangka dan barang bukti.

Keluar Penjara, Bobol Rumah, Balik Lagi ke Sel Pasuruan, Memorandum Anggota unit Reskrim Polsek Rembang Polres Pasuruan, meringkus residivis kasus pembobolan rumah warga Dusun Krian, Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Tersangka Solikin (30), warga Dusun Pambregkan, Desa Kedungbanteng, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Sebelumnya, Solikin dipenjara karena membobol kotak amal. Kapolsek Rembang Polres Pasuruan, AKP Pujianto mengatakan, tersangka ditangkap setelah terbukti melakukan pembobolan rumah. Rumah korban juga merangkap warung bakso. “Korbannya bernama Susilawati, warga Dusun Krian, Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan,” ucap Puji, Minggu (14/11). Puji menjelaskan, peristiwa pembobolan rumah itu terjadi pada (6/11) silam. Pelaku memanfaatkan kondisi rumah korban yang kosong. Caranya, pelaku menjebol tembok belakang kamar mandi. Berhasil masuk ke dalam ruman, tersangka mengasak isi rumah korban. “Barang yang dicuri oleh tersangka antara lain, uang Rp 500 ribu, 14 rokok berbagai merk dan handphone,” jelasnya. Polisi yang mendapat laporan kejadian tersebut kemudian melakukan penyelidikan. Dalam penyelidikan, kecurigaan polisi mengarah kepada tersangka. Setelah memburu tersangka sekitar empat hari, polisi meringkus tersangka di rumah kosong tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) pada, Rabu (10/11) sekira pukul 05.30 WIB. “Dari hasil penyidikan, ternyata tersangka ini adalah residivis kasus pembobolan rumah dan pencurian kotak amal. Pelaku baru 10 hari bebas dari penjara. Selama bebas ia tidak pulang dan bersembunyi di TKP penangkapan,” tutup Puji. (rul/ono)

RUMAH DIJUAL RUMAH 345JT, HASBANNAH LAND SDA, CICILAN START 2JTAN, T72/B36M2, 2KT, HUB 089528544817, 081310022219, 082266534274.

Malang, Memorandum Wali Kota Malang Drs H Sutiaji memimpin langsung Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS) serta penanaman pohon di Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Minggu (14/11). Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi persoalan di musim penghujan. “Hujan frekuensinya akhir-akhir ini sulit ditebak, sering hujan lebat sekali disertai dengan angin kencang dan volumennya semakin banyak. Nah, ini perlu kewaspadaan dari kita semua. Kita diingatkan betapa pentingnya kita saat ini cinta pada lingkungan,” kata Walikota Malang. Kegiatan ini lanjut Sutiaji, untuk mengingatkan kembali pentingnya penghijauan di tengah kota dalam rangka menekan pemanasan global dan cuaca yang tidak menentu. Juga mengurangi volume debit air di kala hujan dengan mengangkut sedimen dan sampah pada sungai dan saluran air. Usai melakukan penanaman pohon, bahu membahu bersama seluruh elemen yang terlibat, Walikota Sutiaji terjun langsung membersihkan tumpukan sampah dan sedimen di sejumlah titik aliran sungai. “Alhamdulilah ini tadi semua elemen

DIJUAL TANAH LOKASI SANGAT SETRATEGIS, DI JALAN RAYA GRAHA INDAH TUWIRI TAMBAKBOYO LAMONGAN, LUAS 868 M2, MINAT HUBUNGI 081330015589.

No

Nama / Alamat Pemohon

Hak Atas

NIB/

Terdaftar Atas

Tanggal

Tanah Jenis

Luas

Nama

Pembuku

a. Jalan

dan Nomor

an/Pengel

b. Desa/Kelurahan

Hak

uaran

Nama : M. HAFID

Pekerjaan : Perdagangan Alamat : Dusun Krajan RT/004 Kel./Desa : Balung Lor

Letak Tanah

1. Surat Keterangan Laporan

1.JAUHARI

No.275/Balung Kulon

Kehilangan

2.RIYONO AL

Hak Milik 01061/ 630m²

MUHSIN

a. 03-07-1991

3. SAM’ANI

Kecamatan : Balung

4.H. SHOLIHIN

Kab./Kota : Jember

5. ALI BAHRI

Keterangan

c. Kecamatan

NADZIR

Tgl. Lahir : 01-02-1974

1

b. Balung kulon c. Balung

No.LH/3.055/IV/2021/JATIM/SPKT /RES JEMBER Tanggal. 09-04-2021 2. Surat Pernyataan Janji dibawah Sumpah tanggal 28-10-2021

Dalam waktu 30 (tiga Puluh) hari sejak tanggalpengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan-Keberatan Kepada kami dengan disertai bukti dan alasan yang kuat. Jika setelah 30 (tiga puluh) hari tidak ada lagi keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas, maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi.

Walikota Malang Drs H Sutiaji memimpin gerakan bersih-bersih sungai.

P I J AT K E B U G A R A N

KEHILANGAN

KEHILANGAN

AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.

RONI MASSAGE KESEHATAN UNTUK KELUARGA. CAPEK, KESELEO, LELAH, LETIH, LESU. HUB:083831424978.

KEHILANGAN STNK VARIO NOPOL L4002AB, TLG INFO WA.0895341001805.

KEHILANGAN

HILANG STNK HONDA REVO FIT W 4285 OG BUDHI NUGROHO 087702668829.

HILANG STNK P 5183 GV NK. 2753 NS. 1360 AN. HERI WIBOWO D/A JL NANGKA PATRANG JBR

HILANG STNK SPD MTR HONDA TH’2016 L-4468-AV AN.AGUS HARIYANTO D/A. KEDUNGBARUK 14-A/1 SBY. HILANG STNK SPD MTR HONDA TH’2017 L-3592-RJ AN.RIZA INDRIYANI D/A. TENGGUMUNG WETAN 4/28 SBY.

TA N A H D I J U A L

PENGUMUMAN (Tentang Sertipikat Hilang) No. 1452/35.09.100/XI/2021

ELEKTRONIK DIJUAL

P E N G O B ATA N

LAMONGAN

turun dan menjaga. Karena salah satu diantara penyebab luapan air itu adalah karena sampah dan yang kedua karena sedimen. Ketiga memang ada pendangkalan tadi, keempat ada penyempitan sungai,” kata Wali Kota Sutiaji. Walikota juga menyampaikan, Pemkot Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) beserta Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) selalu berupaya melakukan pengangkutan sampah dan sedimen secara rutin setiap harinya. “GASS ini sudah dilakukan oleh PU dan DLH setiap hari keliling. Saya pantau setiap hari tidak kurang dari satu truk tapi seakan-akan tidak pernah habis. Diangkat, nambah lagi (sampah dan sedimen, red),” jelasnya. Menanggapi hal itu, Walikota Sutiaji berharap agar masyarakat semakin sadar untuk membuang sampah pada tempatnya. “Kesadaran masyarakat membuang sampah ke tempatnya masih relatif perlu kita tingkatkan,” urainya. GASS ini berhasil ketika terbangun kesadaran masyarakat yang tidak lagi membuang sampah atau

tiaji turut menyerahkan 857 batang bibit pohon kepada kader lingkungan dari 11 kelurahan di Kecamatan Klojen untuk dilakukan penghijauan. Bibit pohon tersebut merupakan sumbangan dari DLH Kota Malang serta CSR dari sejumlah perusahaan di Kota Malang. “Untuk itu kami ucapkan terima kasih kepada seluruhnya. Seluruh komunitas dari kalangan akademisi, masyarakat serta komunitas-komunitas lain yang gayung bersambut bahu membahu bagaimana permasalah-permasalahan dapat terselesaikan dengan baik,” ucap Walikota Sutiaji mengapresiasi. (ari/ono)

FOTO: MEMORANDUM/ARI

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Juga Penghijauan di Kelurahan Bareng

HILANG STNK MOTOR VARIO’2013 L-5899-JJ A/N ALUFI RAHAYU NINGRUM HUB. 085895617308. HILANG STNK SPD MOTOR YAMAHA VEGA R L3909EU A/N: RICO PRIYANTONI D/A: NGINDEN PERMATA 2/33. HILANG STNK SPD MTR TH’2009 L-6132-GM AN.SRIYANTO D/A.BOLODEWO 60 SBY.

HILANG STNK HONDA BEAT W 6735 WN DRS.PARNO 081331938495. HILANG STNK HONDA BEAT W 5849 UE INDRIANI HANDONO 087856478505. HILANG STNK HONDA BEAT TRI WAHYUNI ROESITA W 3785 NBJ 082230980349 HILANG STNK P 3668 QW NK. 4069 NS. 7878 AN. NUR AFIFAH KUMALA DEWI D/A JL. TEUKU UMAR SUMBERSARI JBR HILANG STNK P 5461 GR NK. 6505 NS. 6520 AN. LULUK PRIHATIN D/A DSN KARANGSONO WULUHAN JBR

HILANG STNK P 9179 US NK. 3535 NS. 5727 AN. HARJO SUDEWO D/A JL NUSANTARA KALIWATES JBR KEHILANGAN STNK AN KHOIRUL WIBISONO AL: KEDURUS IIB/4 RT02/RW02 KEDURUS KARANG PILANG SURABAYA, NOPOL L 1997 KH, Nosin : DH42282, Noka: MHFM1BA3JBK312641

RAHASIA TAJUL EMAS (Untuk Meraih Kekayaan) Apakah anda ingin kaya raya & uang banyak? Ingin hutang cepat lunas? Ingin merubah nasib secara total? Insya Allah kami berikan jalan pintas untuk meraih kekayaan tersebut !!! Hanya dalam waktu singkat untuk melakukannya. Anda pasti bisa mendapatkan uang jutaan rupiah. Rahasia ini telah dibuktikan, sehingga kami bisa mendapat uang diatas 1 Milyar rupiah dan mampu memiliki Tempat Tinggal, Membeli Mobil, Sepeda Motor, Tanah Luas, Harta Benda, Emas Permata dan lain-lain. Maaf ini bukan asal tulis & anda bisa buktikan. Kami tidak berniat pamer, namun semua itu agar anda jadi yakin. Proses sangat mudah, halal, tanpa klenik, tanpa puasa, tanpa nyupang / pesugihan, tidak ada tumbal dan bisa dilakukan semua orang. Anda cukup mandi Serbuk Biokosmis & melakukan Rahasia Tajul Emas. Dijamin bukan tipuan atau omong kosong !!! Semua bisa terbukti & diterima hasilnya walaupun anda tidak percaya sekalipun. Bagi anda yang membutuhkan, bergabunglah dengan kami. Syaratnya: Anda harus berusia 17 tahun keatas dan harus bersikap biasa jika menjadi orang kaya (tidak sombong, pamer & takabur). Jika anda berminat, maka cukup mengganti biaya Serbuk Biokosmis & Rahasia Tajul Emas sebesar: Rp. 130.000,- (Tambah ongkos kirim, dalam negeri: Rp. 40.000,- & luar negeri: Rp. 300.000,-). Silahkan biaya tersebut di transfer ke: Bank BCA, Solo, A/C. 327-044-6824, A/N. Wahyudi. Setelah transfer harap WA berupa: Foto Bukti Transfer + Nama Alamat (Termasuk Nomor Telpon) Ke: 08995249009. Balasan Sangat Mengagumkan, Garansi 100% Uang Kembali.

KUNJUNGI WEBSITE KAMI DI: WWW.MACANSEMESTA.ORG


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

SENIN KLIWON, 15 NOVEMBER 2021 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Polisi Masih Tetapkan Satu Tersangka Investasi Bodong dan Umrah Mojokerto, Memorandum Penanganan kasus penipuan berkedok investasi dan umrah menyasar ibu-ibu di wilayah Puri terus bergulir. Mereka menelan kerugian hingga ratusan juta. Sampai saat ini polisi hanya menetapkan M Nasir sebagai tersangka. Kuasa hukum korban, Sadak menjelaskan, kini kasus penipuan itu mulai menemui titik terang sejak dilaporkannya ke Mapolres Mojokerto sekitar enam bulan lalu. Setidaknya, saat ini sudah ada satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Sadak mengatakan, Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dari kepolisian menyebutkan ada perkembangan

penanganan kasus pada tim kuasa hukum. SP2HP (disampaikan) secara lisan sudah jelas, bahwa sudah ada satu orang yang jadi tersangka. “Yaitu saudara MN (M Nasir) sudah dipanggil, diperiksa, dan sudah ditetapkan sebagai tersangka,” jelas Sadak, Minggu, (14/11). Untuk diketahui, tersangka M Nasir. Pria yang berdomisili di Kota Pahlawan itu ditetapkan sebagai ter-

sangka usai kasus penipuan tersebut didalami petugas sekitar enam bulan lamanya. Meski sudah ditetapkan satu orang sebagai tersangka, masih ada pelaku lain yang statusnya bakal turut jadi tersangka. “Berdasarkan gelar perkara, informasi yang kami terima ada dua orang yang akan ditetapkan sebagai tersangka. Namun perkembangannya saat ini yang sudah diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka sementara satu orang yaitu MN,” ungkapnya. Dalam laporan polisi NomorTBLB/101/V/RES.1.11./2021/RESKRIM/SPKT POLRES MOJOKERTO yang dilayangkan korban bukanlah M Nasir. Melainkan Suendah, perem-

puan yang merupakan tetangga para korban. Sadak memprediksi terlapor bakal turut menjadi tersangka atas tindak penipuan tersebut. Menurut saya pribadi, seharusnya (terlapor) jadi tersangka juga. Kemungkinan untuk tersangaka lainnya akan menyusul, sebutnya. Menurut Sadak, bahwa Suendah juga mengantongi sejumlah komisi usai berhasil mengelabui korban. Tak lain, sejumlah uang diterima terlapor dari M Nasir yang posisinya lebih tinggi dari Suendah. ”Informasi yang kami terima, setelah Suendah menerima uang dari korban, uang tersebut disetorkan kepada MN. Saat itu Suendah mendapatkan fee dari MN

sebesar Rp 200 ribu per RP 10 juta dari uang para korban tersebut,” paparnya. Sementara itu, Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Andaru Rahutomo mengatakan, kasus ini dalam tahap penyidikan petugas. Hanya saja, pihaknya memilih irit bicara soal penetapan satu orang sebagai tersangka atas kasus yang dikenakan Pasal 378 juncto 65 KUHP tentang Penipuan. “Hari ini masih kami proses, penerimaan laporan (kasus) ini sedang kami tindak lanjuti,” ucapnya saat dikonfirmasi kemarin. Sebelumnya, Sadak bersama ke empat korban melaporkan Suendah atas tindak penipuan ke Mapolres Mojokerto 27 Mei lalu. Kasus terse-

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

AKP Andaru Rahutomo

but diseret ke ranah hukum lantaran menimbulkan kerugian dengan total Rp 120 juta. Namun, kerugian masing-masing korban berbeda-beda. Yang paling tinggi satu korban merugi hingga Rp 70 juta. Modusnya, korban diiming-imingi sejumlah keuntungan melalui arisan, investasi, hingga umrah oleh pelaku. (no/day)

Waspadai Banjir, BPBD Bersihkan Sungai Tempuran

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Personel tiga pilar memantau pelaksanaan vaksinasi di Desa Sukodadi.

Polsek Kabuh Kawal Vaksinasi Warga Klubuk Jombang, Memorandum Vaksinasi presisi Polres Jombang jemput bola warga Dusun Klubuk, Desa Sukodadi, Kecamatan Kabuh, yang belum divaksin. Vaksinasi dilakukan di rumah ketua rukun tetangga (RT) setempat. Kapolsek Kabuh, AKP Rudi Darmawan mengatakan, untuk memastikan tahapan berjalan lancar, Polsek Kabuh menerjunkan Bhabinkamtibmas. “Gerai vaksin presisi yang digelar di Dusun Klubuk, khusus bagi dosis pertama. Jemput bola dilakukan untuk melayani warga yang belum mendapatkan suntikan vaksin,” terang Kapolsek Kabuh, AKP. Rudi Darmawan, Minggu,(14/11). Selain Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Sukodadi juga dilibatkan. Sementara tim vaksinator yang bertugas dari BLUD Puskesmas Kabuh. Dijelaskan olehnya, pelaksanaan vaksinasi yang digelar di Puskesmas Mayangan tidak jauh berbeda dengan lokasi lain. Yakni dimulai dengan tahapan registrasi atau pendaftaran. Kemudian screening menyangkut pemeriksaan suhu tubuh, tekanan darah, serta riwayat penyakit. “Setelah dinyatakan sehat, barulah warga mendapatkan vaksin. Tahap selanjutnya observasi selama 30 menit, untuk mengetahui gejala-gejala yang muncul pasca vaksinasi,” jelas Kapolsek. Selama melakukan pendampingan, personel juga menyampaikan kepada warga untuk tetap disiplin prokes. Kendati mereka telah menjalani vaksinasi yang notabene bertujuan untuk meningkatkan imunitas terhadap paparan virus. “Selain pengamanan, petugas juga menyampaikan himbauan protokol kesehatan. Dengan selalu menerapkan 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas,” tandas Rudi. (wan/day)

Mojokerto, Memorandum Pemerintah Kabupaten Mojokerto memitigasi dan merestorasi aliran sungai untuk menekan risiko bencana banjir. Ini dilakukan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati didampingi Sekdakab Teguh Gunarko dan Plt kepala BPBD saat mengawasi pembersihan eceng gondok di sepanjang Sungai Balongkrai dan Sungai Watudakon, Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Minggu (14/11). Bupati Ikfina mengatakan, gulma eceng gondok, berpotensi menjadi penghambat aliran sungai. Struktur tanaman yang merambat dengan akar menancap kuat, harus dibabat dengan alat berat. Kondisi ini belum lagi ditambah ancaman sampah yang terbawa, saat sungai meluap akibat inten-

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Petugas BPBD membersihkan tumbuhan eceng gondok di kali Tempuran

sitas hujan tinggi. Untuk itu, diperlukan pengawasan secara intensif untuk menekan risiko kebencanaan.

“Setiap titik sungai yang alirannya terhambat, segera kita bersihkan. Tidak hanya eceng gondok, semua sampah-

sampah yang jadi penyebab aliran sungai tidak lancar, langsung kita evakuasi. Alhamdulillah, koordinasi tim sangat

bagus. Saya juga sudah minta agar ini terus diawasi. Karena meski sungai sudah bersih, tidak menutup kemungkinan bisa datang lagi problem yang sama (sampah dan eceng gondok). Apalagi intensitas curah hujan cukup tinggi dampak dari La Nina,” kata bupati. Bupati Ikfina juga memastikan bahwa seluruh tim akan terus melakukan mitigasi hingga tindak lanjut. Semua pemetaan bahkan sudah dilakukan sejak Oktober lalu. “Intinya ada pada mitigasi, kecepatan, ketepatan dan koordinasi tindak lanjut. Sejak Oktober, kita sudah mulai nyicil titik-titik sungai yang langganan luapan. Tim juga sudah apel siaga bencana, serta menyiapkan semua alat-alatnya,” pungkas Bupati Ikfina. (war/day)

Polisi Buru Pelaku Pembacokan Balong Cangkring Mojokerto, Memorandum Anggota Satreskrim Polres Mojokerto terus memburu pelaku pembacokan terhadap Sukis Eko Cahyono (54), warga Lingkungan Balong Cangkring 1, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon. Polisi juga mendalami dan mengembangkan kasus tersebut. Diperoleh kabar salah seorang pelaku ditangkap petugas di wilayah Kabupaten Jombang, Jumat (12/11) malam. Sayangnya Kapolsek Prajuritkulon, Kompol M Sulkan memilih tidak berkomentar

terkait penangkapan pelaku penganiayaan. Sebab, saat ini petugas tengah fokus mendalami dan mengembangkan kasus. ”Langsung konfirmasi ke kasatreskrim,” sebutnya. Informasi Memorandum, pelaku dibekuk setelah empat hari kabur. "Sudah ketangkap satu pelaku di Jombang,” ujar sumber internal kepolisian. Terpisah Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota Iptu Heri Siswanto masih belum merespon saat dikonfirmasi. Sebelumnya diberitakan, aksi penganiayaan terhadap

Sukis Eko Cahyono, warga Lingkungan Balong Cangkring 1, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon Senin malam (8/11). Korban ditemukan warga tidak sadarkan diri, dan pelaku melarikan diri. ”Dugaannya dua pelaku ini kabur sendiri-sendiri, waktu itu kan indikasinya kabur bareng,” imbuhnya. Sukis Eko Cahyono ditemukan bersimbah darah dan tidak sadarkan diri. Korban lantas dilarikan ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo dengan sejumlah luka sabetan ditubuhnya. (no/day)

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Korban menjalani perawatan di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo.

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab memberikan sambutan pada agenda pelantikan.

Penyematan pin pelantikan kepada Agus Purnomo.

Pelantikan Mabicab Pramuka di Pendopo Jombang, Terapkan Prokes Jombang, Memorandum Pelantikan pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Andalan Cabang dan Pengurus Lembaga Pemeriksaan Keuangan Pramuka di Pendopo Kabupaten Jombang, berjalan lancar. Pelantikan ini menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat. Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab dilantik sebagai Ketua Pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Pramuka periode 2021-2023. Pelantikan dilakukan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim, HM Arum Sabil. Kesempatan itu, Arum Sabil juga melantik Agus Purnomo sebagai Ketua Kwarcab masa bakti 2021-2026 dan Priadi sebagai Ketua Lembaga Pemeriksa Keuangan masa bakti 2021-2026. Bupati Jombang Hj Mundjidah menyampaikan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. ”Semoga

gerakan pramuka Jombang mampu menjadi yang terbaik di Jawa Timur. Saya berharap, pelantikan dan pengukuhan dapat menjadi langkah maju bagi gerakan pramuka di Kabupaten Jombang ke depan,’’ tutur Hj Mundjidah, kemarin. Dijelaskan Mundjidah, tantangan gerakan pramuka cukup berat dan beragam. Era globalisasi saat ini, telah terjadi pergeseran dimana generasi muda mulai meninggalkan gerakan pramuka dan lebih tertarik pada kegiatan-kegiatan lain. Bahkan tidak jarang melakukan hal yang kurang bermanfaat. ”Kita ketahui bersama tantangan dan kondisi permasalahan generasi muda semakin hari semakin kompleks, sehingga diperlukan peran serta berbagai pihak termasuk di dalamnya peran gerakan pramuka dalam rangka mengatasi permasalahan

tersebut,” jelasnya. Menurut Bupati, yang juga Kamabicab Jombang, gerakan pramuka adalah solusi pembangunan karakter dan watak pemuda yang berkepribadian serta berbudi pekerti luhur. Sehingga pemuda yang berjiwa nasional akan terwujud melalui dedikasi dan anggota pramuka. ”Pelantikan kali ini masih dibayangi dengan suasana prihatin akibat pandemi covid-19. Meski Jombang saat ini level 1, namun kita masih harus melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat, khususnya pelaksanaan 5M, cuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari mobilitas dan menghindari kerumunan,’’ tegasnya. Putri KH Abdul Wahab Chasbullah Pahlawan Nasional ini mengatakan, Pramuka Indonesia harus menjadi contoh, menjadi teladan, tangguh meng-

hadapi setiap tantangan, menggalang kepedulian kepada sesama, bersedia berkorban, suka menolong, serta membantu meringankan beban masyarakat khususnya di masa pandemi Covid-19. ”Pramuka Indonesia juga harus menjadi pelopor kedisiplinan, terutama disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan,” pungkas Mundjidah. Agus Purnomo, Ketua Kwarcab Pramuka Jombang pasca dilantik akan segera menyusun program – program baru yang terkait dengan pendidikan kepramukaan. Tentunya, berpedoman pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka dan AD / ART Nomor 7 / Munas / 2018. ”Insyaallah, dengan bekerja bersama sama, bersineri kita dapat memajukan Pramuka di Kabupaten Jombang,’’ pungkas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan itu. (wan/adv/day)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM KRIMINAL

SENIN KLIWON, 15 NOVEMBER 2021 HALAMAN 11

Perbaiki Kabel Listrik, Warga Keputran Panjunan Tersetrum

Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta menggelar tasyakuran dalam peringatan HUT ke 76 Brimob.

Polda Gelar Tasyakuran HUT Ke-76 Brimob Surabaya, Memorandum Minggu (14/11), korps Brigade Mobil (Brimob) genap berusia 76 tahun. Serangkaian kegiatan digelar Polda Jatim, salah satunya upacara serta tasyakuran yang dilakukan secara virtual. Bertempat di gedung Rupatama Mapolda Jatim, Kapolda Irjenpol Nico Afinta, Wakapolda Brigjenpol Slamet Hadi Supraptoyo berikut pejabat utama (PJU) menggelar kegiatan itu dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri. “Kita harus ingat pesan Bung Karno yakni warisi apinya jangan abunya. Warisi semangat yang menyala-nyala. Oleh karena itu marilah kita gelorakan semangat dalam bekerja jiwa raga untuk kemanusiaan,” kata Listyo, kemarin. Listyo menceritakan, cikal bakal Brimob yakni Polisi Istimewa ‘Tokubetsu Keisatsu Tai’. Kala itu, membantu dalam masa penjajahan dan pasca kemerdekaan RI dengan turut serta dalam peperangan melawan penjajah. “Pada masa kini Brimob berkontribusi dalam operasi menumpas tindak terorisme dan separatis di Operasi Nemangkawi dan Tinombala, serta turut serta dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” sambung dia. Lebih jauh Listyo menyebut, tantangan ke depan baik skala internasional maupun nasional, kita menghadapi WSBK di Mandalika. Event Badminton Indonesia Open di Bali. Serta rangkaian KTT G20 di Bali pada 2022, yang tentu akan menjadi penentu wajah Indonesia di mata dunia. “Tingkatkan ketakwaan dalam menjalani tugas, niatkan tugas kita sebagai amal ibadah, tingkatkan semangat kita dalam bertugas menjaga kamtibmas serta jaga kehormatan institusi Polri,” kata Listyo. (fdn/nov)

Pria Simolawang...

Sambungan dari halaman 1

laporan diteruskan ke Polsek Tandes dan Inafis Polrestabes Surabaya. Kapolsek Tandes Kompol Hendry Ibnu Indarto saat dikonfirmasi, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, jika dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) pada tubuh tidak ditemukan tanda kekerasan. “Dugaan meninggal karena sakit,” kata Ibnu, Minggu sore (14/11). Usai olah TKP, jenazah korban dievakuasi petugas ke RSUD dr Soetomo untuk keperluan visum sebelum diserahkan ke pihak keluarga. “Saat ini sudah dibawa ke rumah sakit. Setelah itu akan diserahkan ke keluarganya,” pungkasnya. (fdn/nov)

Warga Pandegiling...

Sambungan dari halaman 1

Tentu saja, hal itu membuat warga curiga lalu menggedor-gedor pintu kamar mandi. “Beberapa saat kemudian, korban akhirnya keluar dan langsung tiduran di samping kamar mandi ,” ungkap Minardi. Tak lama kemudian, tubuh korban tidak bergerak. Warga lantas membangunkannya tapi tidak ada reaksi sama sekali. Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke command center 112. Setelah petugas medis datang, Diryoto dinyatakan telah meninggal. Setelah diidentifikasi petugas Inafis Polrestabes Surabaya, jenazah Diryoto dievakausi menggunakan ambulans PMI ke RSUD dr Soetomo untuk divisum. “Kata warga, selama ini korban punya penyakit asma,” jelas Minardi. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Sawahan Iptu Shokib ketika dikonfirmasi kejadian itu melalui HP-nya terdengar nada sambung, tapi tidak diangkat atau meresponsnya. (rio/nov)

Cium TV

Sambungan dari halaman 1

“Oh iya pasti (kontakan terus),” sambungnya. Namun perasaan rindu itu sedikit terobati ketika Stephanie Poetri tampil di panggung Head The Clouds Festival. Titi bisa menyaksikan anaknya tersebut di layar kaca televisi. Titi mengaku bangga dengan Stephanie Poetri. Ia rela bangun pagi demi bisa menyaksikan anaknya manggung walau hanya lewat TV. “Iya waktu Meni (panggilan Stephanie Poetri) tampil di Head In The Clouds Festival tuh di sana kan sore di sini pagi, jadi sengaja bangun pagi-pagi supaya bisa nonton dia,” imbuh Titi. Momen bahagia itu juga dibagikan Titi di akun media sosial Instagramnya. Ia sampai memeluk dan mencium TV yang berada di rumahnya tersebut. “Aduh terharu, bangga, kangen, rindu jadi satu ya hanya bisa ciumin layar TV aja, peluk supaya bisa rasanya dekat gitu,” kata Titi DJ sambil tertawa. Sebelum tampil pun, Stephanie Poetri sempat menghubungi Titi untuk minta doa. Sang diva pun dengan tulus mendoakan anaknya tersebut yang sedang meniti karier di Amerika Serikat. “Iya ikut banggalah sebagai ibunya ya. Karena berhasil meraih. Sebenarnya belum cukup berhasil cuma sudah bisa meniti ke arah sana. Jadi dia sedang meniti kariernya sedang mewujudkan mimpi-mimpinya,” ungkap Titi. “Dia cuma bilang, ‘Ma wish me luck.’ gitu,” tukas Titi DJ. (dth/nov)

Surabaya, Memorandum Kesialan dialami Mat Tuki (48), warga Jalan Keputran Panjunan III. Saat memperbaiki kabel listrik di atap rumah milik tetangganya, pria itu tersetrum, Minggu (14/11) sekitar pukul 16.28. Beruntung kejadian itu, cepat diketahui tetangganya sehingga nyawanya berhasil diselamatkan. Akibat tersentrum, korban mengalami luka bakar di tangan dan dahinya. Kemudian dilarikan ke RSUD dr Soetomo untuk mendapatkan perawatan medis. “Korban awalnya membetulkan instalasi listrik di rumah tetangganya,” kata Trisari, warga Jalan Keputran Kejambon. Informasi yang dihimpun Memorandum, kejadian bermu-

la korban bersama temannya sedang mengerjakan rumah milik tetangganya. Tiba-tiba hujan deras. Kemudian korban naik ke atap setinggi 2 meter menggunakan tangga untuk memperbaiki kabel listrik sambil membawa cutter. “Saat memperbaiki kabel listrik, cutter yang dipegangnya ternyata telah teraliri listrik hingga korban ikut tersetrum,” jelas Trisari. Mengetahui korban tersengat listrik, temannya langsung memukul tangga yang dinaiki

FOTO: MEMORANDUM/RIO

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Tangan dan Dahi Luka Bakar

Petugas mengevakuasi Mat Tuki ke ambulans.

Buron 4 Bulan Yudo mengatakan, RF diketahui masih di bawah umur sehingga berkasnya dipercepat dan sudah dilimpahkan ke Balai Pemasyarakat (Bapas) Surabaya. “Satu orang masih di bawah umur. Pengakuannya sekali saja, kunci T diakui milik MRZ dan memang merencanakan mencari sasaran motor,” ujarnya. Kanitreskrim Iptu Suryadi menambahkan, bahwa dua

Sambungan dari halaman 1 pelaku yang diamankan memang beraksi bersama HER (16), remaja warga Jalan Randu yang dimassa hingga tewas di lokasi kejadian. “Ini kasus curanmor yang salah satu pelakunya tewas dimasa di Tanah Merah beberapa waktu lalu,” jelas Suryadi. Sebelumnya apa yang menimpa HER tersebut disesalkan pihak keluarga remaja tersebut. Mereka tidak percaya atas

kepergian putra pertamanya yang dikenal baik itu. Sang ayah, Suparman menyesalkan perbuatan main hakim yang membuat anaknya meregang nyawa. “Dapat informasi anak saya meninggal karena diamuk massa, Selasa (24/8),” kata Suparman saat ditemui di rumahnya, waktu itu. Bahkan, ia sendiri melihat langsung aksi kekerasan yang menimpa anaknya dari rekam-

an video saat detik-detik HER tertangkap tangan, kemudian dihajar massa. Akibatnya, HER tewas dengan sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya. “Saya tidak tega melihat video saat anak saya dihajar. Mereka tega sekali melakukan itu,” tuturnya. Sebelum kejadian tersebut, Suparman menceritakan, bahwa anaknya izin keluar tidak jauh dari rusun sekitar pukul 01.00. “Pukul

Dicelurit di Ketiak karena membacok korban dan temannya hingga terluka parah. “Dari tangan tersangka disita sebilah celurit beserta sarungnya sepanjang 65 centimeter,” kata Yudo. Diduga kuat pemicu tawuran tersebut karena saling ejek di media sosial Instagram (IG). Hanya saja, polisi masih terus mengembangkan kasusnya terutama menyoal apakah pelaku masuk dalam salah satu geng yang beberapa waktu lalu sempat membuat onar di wilayah Surabaya . Sementara itu, menurut Ahmad (29), warga Jalan Kedung Mangu membenarkan aksi tawuran yang dilakukan sejumlah pemuda tersebut. “Tidak banyak warga yang tahu karena kejadi-

annya dini hari dan waktunya orang beristirahat,” ujarnya. Disinggung apakah di lokasi tersebut kerap terjadi tawuran, Ahmad mengaku bahwa kali pertama terjadi. “Kalau penyebabnya saya kurang paham. Saat itu ada pemuda tergeletak berlumuran darah di tempat kejadian perkara (TKP),” ungkapnya. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Kenjeran Iptu Suryadi menjelaskan awal mula peristiwa yang merenggut satu korban jiwa tersebut. Hasil penyelidikan ternyata kelompok Nando dan RA saling ejek di IG. Salah satu kelompok membuat status dan keduanya kemudian saling ejek. “Motifnya karena saling ejek di media sosial IG. Kelompok korban bikin status. Di status itu

ada kalimat-kalimat keras dan provokatif. Lalu dikomentari kelompok pelaku,” imbuh Suryadi. Disinggung apakah kedua kubu itu tergabung dalam geng tertentu, Suryadi menambahkan bahwa pada dasarnya mereka tidak tergabung dalam geng apapun. “Setelah kami selididiki tidak ada kaitannya dengan gegster. Hanya teman sepermainan saja,” jelasnya. Akibat saling ejek di dunia maya itulah, kelompok tersangka dan korban sepakat janjian tawuran di Jalan Kedung Nangu Selatan. Kelompok RA bersama dengan 4 temannya ER, PA, DI, dan EA berangkat menuju ke lokasi dengan mengendarai Beat dan Mio untuk bertemu dengan kelompok Nando, DEK,

RA, dan SY. “Sebelumnya pelaku sudah menyiapkan celurit,” jelas Suryadi. Sampai di lokasi, RA langsung mengeluarkan celurit dan membacok Nando sebanyak dua kali. “Pelaku membacok korban di perut sebelah kiri dan mengenai bawah ketiak sebelah kanan. Membuatnya tergeletak di lokasi,” bebernya. Tak hanya mengakibatkan satu orang tewas, RA juga membacok DEK hingga mengalami luka pada punggung sebelah kanan. Beruntung nyawa DEK masih bisa diselamatkan. “Saat kejadian kelompok tersangka ada lima orang. Sedangkan kelompok korban ada empat sampai lima orang,” jelas Suryadi. Usai kejadian itu, pelaku

menemukan barang bukti itu,” terang Kasatreskoba Polrestabes Surabaya Kompol Daniel Marunduri, Minggu (14/11). Lanjut Daniel, penangkapan terhadap Sutrisno setelah mendapat laporan dari pelanggannya yang lebih dulu ditangkap. Ketika diinterogasi, dia mengaku membeli barang haram itu

marahi habis-habisan, terutama oleh ayahnya. Riza hanya bisa sekuat tenaga berusaha menyimpan penderitaan batin dan fisiknya. “Sebenarnya ada niat untuk kabur dari Jito. Sempat terbetik pikiran ke Jakarta dan cari kerja di sana. Memulai kehidupan baru di sana,” tutur Riza lirih. Tapi itu tidak mungkin dilakukan. Riza mengaku keberaniannya tidak sekuat dulu lagi. Ada terselip waswas di hatinya. Pertimbangan lain, Jito tidak akan tinggal diam membiarkannya kabur. Riza yang merasa juga dimanfatkan Jito sebagai ATM tambahan diawasi sangat ketat. Dia dipaksa selalu kerja lembur

ke tersangka. Setelah mendapatkan alamat rumah Sutrisno, anggota bergerak dan menangkap pria yang hanya tamatan SMP tersebut. “Saat kami tangkap tersangka sedang menunggu pembeli,” ujar Daniel. Ketika didesak, Sutrisno akhirnya menunjukkan barang

haramnya yang disembunyikan. Di depan polisi, dia menyerahkan 1 bungkus Nutrisari yang ternyata berisi 21 poket sabu. Guna pengembangan lebih lanjut, Sutrisno digiring ke Mapolrestabes Surabaya. Pengakuan Sutrisno, dia sudah tiga bulan menjual haramnya karena tergiur keuntungan

antar-anak bangsa, sementara pihaknya sendiri sangat sulit untuk hidup harmoni atau bersatu dalam satu payung bersama (PKB), yang diciptakan dan didirikan oleh satu figur yang sama-sama kita junjung tinggi: Gus Dur. Tentu kita tidak mau pembicaraan yang omong kosong. Pembicaraan omong kosong belaka yang dimaksud di sini adalah tentang cara teknis mewujudkan cita-cita Gus Dur. Beliau (almaghfurlah) selama ini tidak hanya berjasa besar untuk menyatukan seluruh elemen bangsa, bahkan hak-hak kaum

minoritas pun diperjuangkan. Namun, itu juga sindiran bagi kita semua. Jika membangun harmoni dengan minoritas maupun nonmuslim saja bisa dan penting, betapa jauh lebih penting membangun harmoni sesama muslim. Karena pengertian umat muslim di sini sangat luas, lintas partai, lintas ormas, mari kita bangun harmoni di tingkat yang paling sempit. Yaitu, di tingkat sesama pengagum Gus Dur dan sesama ahli waris harta berharga Gus Dur, PKB. Dengan memberikan contoh yang baik dan keteladanan yang

besar dan nyabu gratis. “Saya beli sabu ke TSE (DPO) warga Sukomanunggal sebanyak 5 gram,” aku Sutrisno. Kemudian, sabu itu dipisah menjadi 23 poket dan dijual lagi ke pelanggannya seharga Rp 400 ribu per poket. “Baru laku 2 poket sudah ditangkap polisi,” ujar Sutrisno. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 agar bisa menyetorkan gajinya kepada Jito. “Setiap bulan gajiku memang selalu diambil Jito. Semua,” kata Riza. “Semua?” tanya Memorandum nyaris tidak percaya. “Ya. Semua. Tiap hari aku hanya dijatah Rp 25 ribu untuk beli nasi bungkus,” kata Riza, yang menambahkan bahwa Jito sendiri tidak pernah makan di rumah. Rp 25 ribu itu jatah beli nasi bungkus untuk makan Riza sehari. Sebenarnya Riza pernah nekat merealisasikan niatnya kabur dan mencari kerja di Jakarta. Tapi rencana itu terendus Jito. Riza yang sudah meninggalkan rumah dan naik bus jurusan Jakarta tiba-tiba ditarik kerah bajunya dengan kasar dan dipaksa turun

dari bus. Riza lantas diseret kembali ke rumah dengan kasar. “Sebenarnya banyak yang lihat. Ada juga beberapa polisi mengawasi kami. Tapi mereka tidak bisa berbuat banyak setelah tahu Jito adalah suami aku,” kata Riza. Riza juga pernah mengajak Jito pulang, menemui orang tuanya di Surabaya. Namun ajakan itu tidak pernah dipedulikan. Padahal Riza sudah merajuk dan mengaku kangen kapada kedua orang tuanya, terutama ibu. Lantaran Jito tidak pernah mau mengantarkannya pulang ke Surabaya, Riza hanya pamit dan pulang sendiri saja. Ketika permintaan ini disampaikan, Jito malah marah-marah lebih keras.

Gusdurian dan Tanggung Jawab Meraih Puncak Kekuasaan tradisi yang lazim dan lumrah. Padahal, keburukan apa pun, sekalipun terus-menerus terjadi dan berulang, tetaplah keburukan. Perpecahan adalah keburukan tersebut. Sebaliknya, persatuan dan kesatuan, sekalipun sulit diraih, tetaplah kebaikan. Bahkan, sekalipun seluruh dunia setuju bahwa persatuan sebagai sesuatu yang sia-sia kita perjuangkan, anggapan tersebut tidak menyurutkan nilai penting persatuan. Karena itu, atas dasar itu pula, apa makna Gusdurian memperjuangkan nilai-nilai pluralisme, harmoni, persatuan

sempat kabur. Tidak butuh waktu lama bagi polisi mengamankan para pemuda yang terlibat tawuran tersebut. “Selanjutnya mereka kita bawa ke mapolsek untuk dimintai keterangan dan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya. Dalam kasus ini hanya RA ditetapkan sebagai tersangka. Ia terbukti membawa celurit dan membacok korban. Sedangkan teman-temannya sebagai saksi karena hanya melihat kejadian itu. “Yang tersangka satu dan yang empat saksi,” tegas dia. Dari kasus ini, petugas juga mengamankan barang bukti yakni satu stel pakaian korban, 2 unit motor, 1 celurit warna kuning beserta sarungnya panjang sekitar 65 centimeter. (alf/nov)

Sambungan dari halaman 1

Sehari Dijatah Rp 25 Ribu sering dihajar orang tua karena tidak disiplin bersekolah kini giliran dihajar suami justru karena ingin mengingatkan suami yang berbuat keliru. “Aku sepertinya kena karma,” kata Riza. Riza lantas menunjukkan lebam-lebam di hampir semua permukaan tubuh. Kulit yang tampaknya mulus itu ternodai bongkah-bongkah hitam tak beraturan. “Aku sampi keguguran,” kata Riza, yang menambahkan itu terjadi setelah perutnya ditendang Jito. Meski keadaannya makin hari semakin memprihatinkan, Riza tidak mengeluhkan kondisi itu ke orang tuanya. Dia malu karena Jito adalah lelaki pilihannya sendiri. Dia takut justru bakal di-

02.00, anak saya masih cangkruk di warkop dekat rusun,” jelasnya. Hingga akhirnya, Suparman mendapat kabar dari tetangganya bahwa ada remaja tewas karena kasus pencurian motor di Tanah Merah. Betapa kagetnya pria itu ketika mengetahui jika kejadian tersebut menimpa anaknya. “Sebelum dibawa ke rumah, jenazah dievakuasi ke RS Bhayangkara,” tandas Suparman. (alf/nov)

Sambungan dari halaman 1

Simpan Sabu Dalam Bungkus Nutrisari Sebanyak 21 poket seberat 10,7 gram siap edar ditemukan. Selain menemukan sabu, petugas juga menemukan timbangan elektrik, 2 bendel plastik klip, dan uang diduga hasil penjualan sabu sebesar Rp 350 ribu. “Tersangka menyembunyikan sabu di bungkus Nutrisari, tujuannya agar polisi tidak bias

Mat Tuki menggunakan kursi hingga tubuh korban terjatuh. Meski terluka namun korban selamat. “Kata warga, korban pekerjaannya sebagai tukang. Saat kejadian, dia sedang memperbaiki atap rumah,” imbuh Trisari. Seorang warga bernama Luluk selanjutnya menghubungi command center 112. Setelah petugas medis datang dan memberikan pertolongan pertama lalu Mat Tuki dibawa ke RSUD dr Soetomo untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut menggunakan ambulans. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Sutrisno saat dikonfirnasi melalui HP-nya meski terdengar nada sambung tetapi tidak meresponsnya. (rio/nov)

Riza dibentak-bentak dan tubuhnya dibentur-benturkan ke dinding. “Kamu mau kabur dan tidak akan kembali kan? Iya kan? Mau meninggalkan aku? Licik! Penipu,” sumpah serapah Jito sebagaimana ditirukan Riza. Suatu saat Riza curhat kepada temannya di tempat kerja. Seorang perempuan sebaya dirinya. Tapi apa reaksi perempuan tersebut, sebut saja Iin? “Dia malah menangis di depanku,” kata Riza. Iin malah menceritakan nasibnya kepada Riza bahwa dulu dia juga pernah disakiti Jito. Iin dihamili dan dipaksa menggugurkan kandungannya. Kalau tidak mau, Iin diancam akan dihabisi. (jos, bersambung)

Sambungan dari halaman 4 luhur, Gusdurian pasti menginspirasi entitas lain di luar sana. Jika Gusdurian dan PKB bisa bersatu padu dengan harmoni, bahkan menjadi pilar utama penopang suara PKB, maka itu akan jadi keteladanan yang baik, bukan hanya bagi internal PKB dan Gusdurian, melainkan juga di tingkat yang lebih tinggi/luas lagi. Yaitu, bagi warga nahdliyyin. Artinya, jika PKB dan Gusdurian saja bisa bersatu, mengapa warga nahdliyyin yang bukan PKB dan Gusdurian tidak bisa bersatu! Sebaliknya, jika Gusdurian dengan pikirannya sendiri

mencari-cari celah agar jauh dari PKB, atau warga nahdliyyin juga mencari-cari celah agar tetap bukan PKB, maka ini akan jadi preseden buruk bagi siapa pun di luar lingkungan nahdliyyin, Gusdurian, bahkan bagi parpol lain. Mereka akan terus-menerus terkerangkeng oleh fenomena-fenomena sosial politik bahwa perbedaan-perbedaan yang mengarah pada konflik adalah sesuatu yang normal. Atau, mereka akan mencari diksi kata yang menipu, dengan mengatakan: ”Konflik kepentingan itu tidak

ada. Yang ada hanya perbedaan.” Sungguh hal tersebut tidak boleh terjadi. Sebab, perbedaan dan konflik itu dua hal yang beda tipis. Dengan kembalinya Gusdurian ke PKB, konflik akan teratasi, perbedaan akan dihapus. Jika itu berhasil, sudah pasti di tempat lain, di parpol Islam lain, di komunitas muslim lain, konflik pasti bisa diatasi, dan perbedaan kepentingan bisa ditangani. Sebaliknya, jika Gusdurian makin jauh dari PKB, keteladanan apa lagi yang bisa diharapkan dari mereka? Wallahu a’lam bissawab. (*)

*) Alumnus Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri; alumnus Universitas Al-Azhar, Mesir, Dept. Theology and Philosophy; alumnus Universiti Kebangsaan Malaysia, Dept.Politic and Strategy;alumnus Universiti Malaya, Dept. International Strategic and Defence Studies; pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon; wakil ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren Se-Indonesia); pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010–2015.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SENIN KLIWON, 15 NOVEMBER 2021 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Pulihkan Ekosistem, Bawean Ditanami 2.400 Pohon Gresik, Memorandum Sebanyak 2.400 bibit pohon berbagai jenis ditanam di Pulau Bawean. Ini sebagai upaya pemulihan ekosistem di wilayah kepulauan Kabupaten Gresik itu. Penanaman dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Konservasi Wilayah 11. Ribuan bibit pohon itu disebar ke sejumlah titik. Di antaranya blok payung-payung Desa Peromaan, termasuk kawasan Danau Kastoba. Kemudian blok tebeden Desa Sukaoneng, blok gunung besar panegetan Desa Suwari, Desa Kumalasa, dan Desa Lebak. Kepala Resort Konservasi Wilayah (RKW ) Bawean, Nur Syamsi, mengatakan penanaman ini merupakan langkah pemulihan ekosistem. “Terdiri dari berbagai jenis pohon. Mulai jenis binong, mahoni, sentul,

pangopa, dan gondang,” katanya, Minggu (14/11). Penanaman ditargetkan selesai dalam waktu empat hari. Nantinya, ribuan ini diharapkan bisa memulihkan ekosistem yang saat ini mulai terganggu. Mengantisipasi bencana erosi, abrasi, angin puting beliung, tanah longsor hingga banjir bandang. “Semua bibit pohon kami tanam di seluruh kawasan suaka alam (KSA) di Pulau Bawean. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama - sama menjaga ekosistem alam. Hal ini juga untuk kebaikan masyarakat,” tegasnya. Sejauh ini Bawean kerap dilanda banjir dan tanah longsor. Ini yang pelu diantisipasi bersama-sama. Baik oleh pemerintah dan seluruh stakeholders. Tak terkecuali peranan penting masyarakat. (and/har/udi)

Petugas menanam pohon di Pulau Bawean.

FOTO: ISTIMEWA

Rutan Gresik Penuh Sesak Gresik, Memorandum Rutan Kelas IIB Gresik sudah penuh sesak. Berbagai cara dilakukan pemerintah agar bisa mengurangi jumlah warga binaan di sana.

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Wabup Gresik Aminatun Habibah

Wabup Minta Jangan hanya Desa Wisata Gresik, Memorandum Pengembangan potensi desa di Kabupaten Gresik sangat diperlukan. Apalagi ada penyokong berupa dana desa (DD). Sayangnya, saat ini program-program yang berjalan lebih berpatron pada ide desa wisata. Ini disoroti Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah. Bahkan, pengertian atau cara berpikir itu dititipkannya kepada para camat. Menurutnya, camat adalah kepanjangan tangan bupati di kecamatan. Dalam realisasi DD, camat harus menjadi pengawas dan pembina kepala desa. Bu Min, sapaan akrab wabup mengajak camat mendorong pemerintah desa meningkatkan ekonomi masyarakat dengan pengembangan potensi yang dimiliki. “Tidak hanya berlomba-lomba menjadi desa wisata, tetapi juga bisa dengan membuat sentra industri khas desa masing masing,” kata wabup perempuan pertama dalam sejarah itu. Pihaknya berkomitmen mendukung pengkajian potensi yang bisa diunggulkan setiap desa. Jika bisa terealisasi, ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat sekaligus menyumbang pendapatan asli daerah (PAD). Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Gresik Malahatul Fardah menyebut prioritas penggunaan DD. Di antaranya pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa seperti pembentukan, pengembangan dan revitalisasi BUMDes, penyediaan listrik desa, dan pengembangan usaha ekonomi produktif. Kemudian program prioritas nasional sesuai kewenangan desa. Meliputi pendataan desa, pemetaan potensi dan sumber daya, pengembangan desa wisata, penguatan ketahanan pangan dan pencegahan stunting, serta desa inklusif untuk meningkatkan keterlibatan perempuan desa. “Prioritas yang terakhir adalah mitigasi dan penanganan bencana alam dan non-alam sesuai kewenangan desa,” kata Malahatul Fardah. (and/har/udi)

Kepala Rutan IIB Gresik Aris Sakuriadi melalui KPR Zulfikar Dyabir mengatakan, jumlah warga binaan saat ini berjumlah 746 orang. Kondisi itu berbanding terbalik dengan kapasitas Rutan IIB Gresik yang memiliki daya tampung sebanyak 208 orang. “Kondisi Rutan Gresik sudah over kapasitas. Salah satu upaya kami adalah dengan memindahkan warga binaan tersebut yang statusnya sudah narapidana ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) terdekat," ujar Zulfikar. Pihaknya menegaskan selalu berupaya memberikan pelayanan prima baik kepada

masyarakat maupun warga binaan. Bahkan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan blok hunian, dibentuklah tamping kebersihan. Sebenarnya, pelayanan dan kondisi Rutan Kelas IIB Gresik sekarang telah berbenah. “Semua fasilitas pelayanan yang kurang segera diperbaiki. Hal ini sebagai bentuk komitmen untuk bersinar. Bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkoba,” tutupnya. Awal November 2021 lalu, petugas Rutan Gresik menghancurkan ratusan HP selundupan milik warga binaan. HP itu dihancurkan menggunakan palu lalu direndam dan lebur

FOTO: ISTIMEWA

Bangunan Rutan Kelas IIB Gresik.

dalam air garam. Ini menjadi wujud komitmen Rutan Gresik

dalam menegakan disiplin. Di sisi lain menunjukkan masih

marak aksi penyelundupan. (and/har/udi)

Gresik United Berpeluang Lolos 32 Besar

Aksi A Ak ksii p pemain em ma aiin Gresik Gres Gr esik ik United Uni nitte nit ed da d alla am Li L iga ga 3 JJatim, atim at tim im, dalam Liga b be eb be era rapa rapa pa waktu wak aktu tu lalu. lal alu. u. beberapa

Gresik, Memoran Memorandum Peluang Gresik Gre k United (GU) un unba tuk lolos ke babak 32 besar Liga 3 Jawa Timu Timur masih terbuka llebar. Skuad asuhan Su Subangkit berhasil me menjaga asa besar ter tersebut. L Saat ini Laskar Sam Joko Samudro mengantongi enam poin da dari tiga p pe rtandingan. pertandingan. Te ra k h i rr, G U melibas FC Maestro dengan skor 5-0 tanpa ba balas di Stadion G Gelora Joko Samu Samudro, (13 Sabtu (13/11) kemarin. Hasil

tersebut membuat peluang la lanjut ke babak berikutnya tetap terbuka. Meskipun haru mati-matian di laga pamungkas. GU bakal bertemu Surabaya Muda di grup C. Keduanya sama-sama mengantongi enam poin. GU saat ini berada di posisi kedua dengan catatan lebih impresif. Dua kali kebobolan dan delapan kali menjebol gawang lawang. Sementara Surabaya Muda di posisi ketiga dengan catatan tujuh gol dan lima kebobolan. Meskipun kalah selisih gol, skuad asuhan Soni Setiawan itu memiliki peluang yang sama. Menyusul Persida Sidoarjo yang terlebih dulu lolos ke babak 32 besar. Pelatih Gresik United Sub-

angkit sangat puas melihat perkembangan permainan anak asuhnya. Baginya, inilah permainan Gresik United yang sebenarnya. ”Progres anakanak juga berkembang di setiap pertandingan,” jelasnya. Namun demikian, pelatih kawakan itu meminta skuadnya tidak terbawa euforia berlebihan. Para pemain harus main all out dan mengunci kemenangan di laga terakhir jika ingin lolos ke babak berikutnya. ”Langsung fokus lawan Surabaya Muda,” tegasnya. Melawan Surabaya Muda adalah partai hidup mati Gresik United. Tiga poin wajib didapat. ”Kami juga sudah memantau bagaimana cara main Surabaya Muda. Mereka punya pemain berkualitas, kami harus waspada,” tutupnya. (and/har/udi)

FOTO: ISTIMEWA

Ciptakan Industri Kondusif dan Efisien, Pemkab Bojonegoro Optimalkan SIINas Bojonegoro, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui dinas perindustrian dan ketenagakerjaan (disperinaker) menyelenggarakan kegiatan Optimalisasi Koordinasi dan Pengawasan Sistem Informasi SIINas (Sistem Informasi Izin Nasional), kemarin. Kepala Disperinaker Bojonegoro Welly Fitrama dalam menyampaikan, kegiatan ini baru pertama dilaksanakan dalam rangka mengoptimalkan hal-hal yang menjadi kewajiban para pengusaha. Khususnya pengusaha industri bisa mencukupi semua komitmen dan perizinannya. Pelaksanaan kegiatan ini didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik. Perizinan berusaha sendiri merupakan pendaftaran yang diberikan kepada pelaku usaha untuk memulai dan menjalankan usaha dan kegiatan yang diberikan untuk persetujuan yang dituangkan dalam bentuk surat keputusan atau pemenuhan komitmen.

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 107 Tahun 2015 bahwa IUI (Izin Usaha Industri) wajib bagi setiap pelaku usaha industri dan diklasifikasikan menurut skala usaha baik itu IUI kecil, menengah atau besar. “Perusahaan industri wajib memiliki akun SIINas yang dipayungi melalui PP Nomor 28 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perindustrian. Bahwa setiap perusahaan industri wajib menyampaikan data industri yang akurat, lengkap dan tepat waktu secara berkala melalui SIINas,” terangnya. Lebih lanjutWelly mengungkapkan berdasarkan data disperinaker, masih banyak rekan-rekan pengusaha industri yang belum sepenuhnya dalam pemenuhan perizinannya. Baik itu komitmen berusaha maupun juga di SIINas. “Sehingga di tahun 2020-2021 ini kami melaksanakan kegiatan door to door dalam rangka silaturahmi dan menginformasikan terkait pemenuhan komitmen usaha dan pendaftaraan di SIINas yang merupakan kewajiban pegusaha,” jelasnya. Sementara itu, Bupati Bojonegoro

Anna Mu’awanah dalam pembukaan, memberikan gambaran bahwa pada akhir 2019 saat rakornas yang dihadiri semua jajaran pejabat tinggi Negara, Presiden RI Djoko Widodo menyampaikan beberapa hal. Di antaranya kompetisi di tingkat global pada sektor usaha. Karena disitulah satu-satunya sektor yang paling besar untuk penanggulangan kemiskinan, penanggulangan pengangguran termasuk juga memberikan daya dorong dan daya saing. Dengan kondisi tersebut, termasuk diterbitkannya UU Cipta Kerja, Pemkab Bojonegoro telah menyesuaikan terhadap peraturan-peraturan untuk mendorong dan menumbuhkan daya saing di sektor industri perdagangan, innvestasi dan yang terkait lainnya. Program SIINas yang diterapkan Pemerintah saat ini merupakan langkah tepat sehingga disini bisa terdeteksi, tidak bisa main-main lagi. “Per hari ini di Bojonegoro ada 323 sektor usaha, 47 sudah terdaftar di SIINas, masih ada 276 yang belum. Pertanyaannya tahun depan naik be-

rapa apakah total semua, atau naik di angka 500. Inilah yang namanya daya saing, kita berkompetisi satu sama lain,” ungkap dia. Masih lanjut dia, SIINas harus dilaksanakan pelaku-pelaku usaha di Bojonegoro. Kemudian disperinaker dan DPMPTSP Bojonegoro agar mendorong terhadap meningkatnya indeks investasi. Sehingga yang terdaftar tidak hanya 276 perusahaan tersebut namun tahun 2022, kita adakan rakor dan konsolidasi agar bisa naik ke angka 500. “Dalam bergerak kita harus tetap sesuai peraturan perundangan yang berlaku. Semua OPD harus tetap berhati-hati dalam membuat keputusan,” tutur Bupati Anna. Bupati menambahkan para pengusaha telah berinvestasi di Bojonegoro diharapkan segera mengisi SIINas karena itu bisa online dengan kementerian dan pemkab dipantau oleh tim pusat. Sehingga pihaknya juga mendukung pemerintah terhadap daya saing global/Asia/internasional. Pemkab Bojonegoro siap menerima masuknya investasi. Terkait

FOTO: ISTIMEWA

Bupati Anna Mu’awanah hadir secara virtual dalam acara optimalisasi SIINas.

Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk wilayah kawasan industri disiapkan kurang lebih 2.000 hektare yang terdapat di wilayah Kecamatan Kedungadem dan Temayang. “Jika bapak ibu mempunyai investor padat karya, barangkali yang tinggal di kota bisa siap-siap pindah

di kedua wilayah tersebut. Itulah harapan kami. Kami mohon para investor betul-betul berkenan dan para pengusaha benar-benar mengisi SIINas. Dan untuk disperinaker dan DPMPTSP selalu mendorong terciptanya industri-industri yang kondusif dan efisien,” terangnya. (top/har/udi)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook