Skip to main content

MEMORANDUM EDISI 15 NOVEMBER 2019

Page 1

JUMAT WAGE, 15 NOVEMBER 2019

Dua Polisi Cepek Rampas HP ABG Surabaya, Memorandum Dalam kondisi mabuk miras, dua polisi cepek yang biasa mengatur lalu lintas di pertigaan Jalan Pradah Indah nekat

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

Mabuk, Korban Dikeroyok

KRONOLOGI KEJADIAN

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

P ER S WAN DE

SERTIFIKA T

HARGA Rp 3.500,-

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com .com

Moch Andre Nur dan Aziz Abdul Rahman

merampas HP. Tabiat jahat itu dilakukan Aziz Abdul Rahman (35), dan Moch Andre Nur (27),  Bersambung ke halaman 7 

1

2

Bermula AW sedang bermain HP di pertigaan Jalan Pradah Indah.

Mendadak datang Aziz dan Andre Nur dalam kondisi mabuk lalu merampas HP korban.

3 AW berusaha merpertahankannya. Ia malah dikeroyok, dan kemudian pelaku kabur membawa HP-nya.

SUAMI TEGA PUKULI ISTRI DENGAN TANGAN KOSONG

Temukan Jaket WIL di Kamar Gresik, Memorandum Langgeng Wijaya harus berurusan dengan polisi. Penyebabnya, pria 27 tahun asal Desa Setren, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro itu, tega menganiaya istrinya, Idayati Nurningtiyas.   Bersambung ke halaman 7

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Djaduk Butet Oleh: Dahlan Iskan

H

arusnya Djaduk Ferianto menjalani operasi jantung. Hari-hari kemarin. Dokter sudah mengharuskan jantungnya harus dipasangi ring. Tapi Sabtu lusa akan ada perhelatan musik di Jogja: Ngayogjazz. Yang lagi diusahakan menjadi legendaris itu. Yang Djaduk memegang peran sentral di dalamnya. Hanya lima hari sebelum konser itu, Rabu dini hari kemarin --Anda sudah tahu-- jantung Djaduk berhenti. Djaduk meninggal dunia. Di rumahnya: Singosaren Jogja. Di tempat tidurnya: di sebelah istrinya.  Bersambung ke halaman 4 

Langgeng Wijaya diapit petugas di Mapolres Gresik.

Usai Nyabu, Tiga Pengedar Diringkus

Public figure IS didampingi Kanit V Subdit III Jatanras menemui awak media setelah diperiksa penyidik.

Saksi Public Figure Dicecar 25 Pertanyaan Kasus ProsƟtusi Online Finalis Putri Pariwisata 2016

Ogah Pria Berondong

+ Meng, PWI Jatim lapor kapolda eksekusi kantor Harian Duta Masyarakat over acting. -

Semoga Duta Masyarakat tidak game over.

Si Mameng (Menengadah)

Ketiga tersangka peng pengedar sabu.

AKP M ALDY SULAIMAN Kanit V Subdit III Jatanras Kasatsabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Heru Purwandi mempraktikkan ke anggota bagaimana cara pengamanan dan pengawalan tamu VVIP di mapolres.

Surabaya, Memorandum Anggota gabungan dari beberapa unit kesatuan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak berlatih cara melakukan pengamanan dan pengawalan kepada tamu VVIP di mapolres.  Bersambung ke halaman 7  FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

JIKA beberapa artis heboh karena kawin atau suka pria lebih muda (berondong), justru berbanding terbalik dengan Sophia Latjuba.  Bersambung ke halaman 7 

IPTU TRITIKO Kanitreskrim Polsek Semampir

Selain memanggil IS, pihak penyidik juga memanggil dua orang berinisial A dan D. Tapi keduanya belum hadir. Jika tak datang, nanti akan kita lakukan pemanggilan lagi.

Praktik Pengamanan dan Pengawalan Tamu VVIP Sophia Latjuba

Ketiga tersangka merupakan pengedar sabu di wilayah Jatisrono. Sebelumnya mereka menggelar pesta sabu di rumah itu.

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Surabaya, Memorandum Public figure berinisial IS mendatangi Ditreskrimum Polda Jatim untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus prostitusi online yang melibatkan PA, finalis Putri Pariwisata 2016.  Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Surabaya, Memorandum Penggerebekan dilakukan anggota Unit Reskrim Polsek Semampir di Jatisrono VII. Tiga pengedar kondisi nge-fly setelah menikmati sabu diringkus tanpa berkutik. Mereka adalah Sukarno (30), pemilik rumah; Lukman (33), warga Jalan Bulak Banteng  Bersambung ke halaman 7 

Motor korban yang dicuri Viski.

Polisi Bekuk Pencuri Motor Sidodadi Surabaya, Memorandum Viski (25), warga Jalan Sidodadi dibekuk anggota Unit Reskrim Polsek Sukolilo saat menuju rumahnya.  Bersambung ke halaman 7 

CINTA SEGITIGA YANG MENYISAKAN HANYA SATU SISI Έ5Ή

Asma Kambuh Bersamaan dengan Pendarahan Hebat Niat Udin melamar Muniah ternyata tidak main-main. Rencana itu dimatangkan dalam rapat keluarga besar Udin. Ayahnya, Hayong, hanya tut wuri handayani. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Harapan Hayong tidak bertepuk sebelah tangan. Walau didasari kekhawatiran-kekhawatiran, Muniah menyatakan menerima lamaran Udin. Pembicaraan itu dilakukan beberapa minggu pasca kematian Untung. Lamaran resminya dan pernikahan menunggu kelahiran bayi dan masa iddah Muniah. Masih sangat panjang. Pada rentang waktu tadi, Udin

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078

mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik-baiknya. Bukan hanya persiapan dirinya sendiri, Udin sangat concern memperhatikan tumbuh kembang bayi dalam kandungan Muniah dan kesehatan calon istrinya itu. “Udin terlihat sangat bahagia. Semua yang aku ceritakan tadi dilakukan Udin dengan gembira,” kata Hayong via telepon WA.  Bersambung ke halaman 7 


SIDOARJO

JUMAT WAGE, 15 NOVEMBER 2019 HALAMAN 2

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO: Joko Jokosan. WARTAWAN: H Darianto, H Hariono, HM Shoumu, Waras Subarkah. PEMASARAN/IKLAN: M Suud, Sudedi Minarno, Iswin Arizzal. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

FOTO: MEMORANDUM/LUD

Sidoarjo, Memorandum Sebanyak 54 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN di lingkup Kantor Kecamatan Wonoayu dites urine, Rabu (13/11), sekitar pukul 09.00. Tes urine dilakukan oleh petugas Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sidoarjo.

Letkol Inf Iswan Nusi (pegang tongkat komando) bersama wartawan Sidoarjo.

Dandim Minta Wartawan Bijak Sajikan Berita Sidoarjo, Memorandum Penyebaran informasi melalui media massa dan media sosial punya peran penting dalam pembentukan kondusifitas lingkungan, dan kemasyarakatan di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia. Kesalahan dalam penyampaian informasi ke publik bisa berakibat fatal bagi integrasi bangsa. Contohnya kasus Papua lalu. Penggunaan kata-kata yang provokatif menimbulkan gejolak keamanan yang meluas ke seluruh Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan Komandan Kodim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf M Iswan Nusi saat bertatap muka dengan para insan pers di Aula Makodim Sidoarjo, Senin (11/11). Karena itulah, Letkol Inf M Iswan Nusi meminta para wartawan, khususnya yang bertugas di Sidoarjo lebih bijak dalam mengemas berita yang didapat di lapangan, sebelum ditayangkan di medianya masing-masing. “Tolong pertimbangkan tentang kondisi keamanan dan kesatuan bangsa yang bisa menjadi imbas dari setiap pemberitaan yang bapak dan ibu buat,” harap perwira dengan dua kuntum melati di pundaknya itu. Untuk itu pihaknya berusaha membangun kemitraan yang baik dengan para wartawan di wilayah teritorial yang dipimpinnya. “Termasuk para Danramil harus tahu wartawan yang tinggal di wilayahnya masing-masing. Jalin kebersamaan yang baik dengan mereka,” perintahnya yang disambut dengan pernyataan kesiapan dari anggota jajarannya. Rencananya, Lektol Iswan Nusi akan membangun kebersamaan itu melalui acara Ngopi Bareng dengan wartawan yang digelar secara rutin dan berkesinambungan. (lud/jok/pi)

Bukan hanya pegawai yang di tes urine, Camat Wonoayu Drs H Abdul Kifli MSi juga turut di tes air kencingnya. “Sesuai dengan berita acara 54 pegawai yang dites urine. Alhamdulillah semua hasilnya negatif,” tegas Abdul Kifli usai mengikuti dan mengawal para stafnya di ambil urinenya. Sementara itu petugas dari BNNK Sidoarjo yang hadir melakukan tes urine antara lain, Kasi P2M BNNK Sidoarjo AKP Siti Saidah SH MSi,

Pengamanan Mapolresta Diperketat Sidoarjo, Memorandum Ledakan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11) pagi, membuat pengamanan di Mapolresta Sidoarjo diperketat. Sejumlah petugas yang berjaga di pintu utama, membawa senjata lengkap. Semua pengunjung harus menjalani pemeriksaan satu persatu. Pengunjung menggunakan motor, diperiksa badannya serta barang bawaannya. Termasuk jok sepeda motor juga harus dibuka untuk diperiksa petugas. Demikian halnya pengunjung membawa mobil. Harus turun, diperiksa dulu.Termasuk mobilnya juga digeledah petugas sebelum dibolehkan masuk ke Mapolresta Sidoarjo. “Ya, kami tingkatkan pengamanan dan ada penambahan personel khusus untuk pengamanan Mapolresta Sidoarjo, polsek jajaran, serta pos-pos lalu lintas yang ada. Pemeriksaan meliputi orang dan barang bawaan,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho. (som/jok/pi)

Widiati Dyah KW SIkom, Eka Januar W SIkom, Vivin Elvionitw AMKL. AKP Siti Saidah mengatakan, kegiatan tes urine dilakukan mendadak. Seluruh ASN dan non-ASN Kecamatan Wonoayu setelah melaksanakan apel pagi langsung dimasukkan ke Aula Kecamatan untuk absen dan tes urine oleh BNNK Sidoarjo. “Seluruh pegawai sudah dites urine secara tertutup. Hasilnya disampaikan langsung ke Camat Wonoayu dan seluruh yang mengikuti tes urine dengan hasil negatif semua,” jelas Siti Saidah. Kapolsek Wonoayu AKP Agung SH yang juga hadir pada kegiatan itu sudah melaporkan kegiatan tersebut kepada Kapolresta Sidoarjo, Wakapolresta Sidoarjo, Kabag Ops dan Kasat Reskoba. “Kegiatan ini sangat baik. Untuk pencegahan narkoba biar tidak masuk di lingkup ASN tingkat kecamatan,”cetusnya. (dar/jok/pi)

FOTO: MEMORANDUM/DAR

54 ASN Kecamatan Wonoayu Tes Urine

Suasana tes urine di Kantor Kecamatan Wonoayu.


PEMKAB SIDOARJO

JUMAT WAGE, 15 NOVEMBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 3

Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum foto bersama empat pemenang lelang bandeng kawak.

Lelang Bandeng Kawak, Kumpulkan Rp 1,4 Miliar Ikon Wisata Budaya Kota Delta Acara lelang bandeng kawak tradisional Kabupaten Sidoarjo di Alun-alun Kota, Rabu (13/11) malam, berhasil mengumpulkan dana Rp 1,4 miliar. Naik dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya yang mengumpulkan dana Rp 700 juta. Acara rutin yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut sudah berjalan selama 58 tahun. Tradisi lelang bandeng itu masih terus dilestarikan hingga era kepemimpinan Bupati Sidoarjo saat ini, H Saiful Ilah SH MHum yang akrab disapa Abah Ipul. Penawar tertinggi tahun ini dimenangkan Boy Arifin dari PT Mutiara Masyhur Sejahtera (MMS), Kahuripan Nirwana Village (KNV) dengan nilai lelang Rp 155 juta, dan berhak membawa pulang bandeng kawak ukuran paling besar milik H Mohammad Sanaji dengan berat bandeng mencapai 7,66 kg,

usia bandeng 8 tahun. Pemenang kedua diraih PT Minarak Brantas Gas dan PT Sarana Dwi Makmur, keduanya sama-sama menawar Rp 150 juta. Sedangkan pemenang lelang ketiga diraih Pondok Tjandra dengan nilai penawaran Rp 120 juta. Pemenang lelang keempat diraih PT Alfira Prima dengan nilai penawaran Rp 110 juta. Kelima penawar tertinggi tersebut berhasil menyisihkan puluhan peserta lelang yang rata-rata menawar di bawah Rp 100 juta. Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan untuk pembangunan renovasi tempat ibadah dan kegiatan sosial ke-

Boy Arifin Pemenang Lelang 1 dari PT Mutiara Masyhur Sejahtera (MMS) Kahuripan Nirwana Village foto bersama Bupati Saiful Ilah.

masyarakatan. Lelang pertama dibuka Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum dengan penawaran Rp 10 juta. Diikuti Wakil Bupati Sidoarjo H Nur Ahmad Syaifuddin SH dengan penawaran Rp 5 juta dan Sekda Sidoarjo A Zaini Rp 3 juta. Lelang ditutup sekitar pukul 24.00 dengan ditandai pemukulan gong oleh pemenang lelang dari Kahuripan Nirwana Village. Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah

SH MHum berharap tradisi dan budaya lelang bandeng kawak tetap terus dilestarikan. Selain sebagai identitas Sidoarjo sebagai daerah penghasil ikan bandeng, juga sebagai ikon wisata budaya. “Lelang bandeng kawak ini harus tetap dilestarikan, karena ini menjadi ikon Sidoarjo sebagai daerah penghasil bandeng,” ujar Abah Ipul saat membuka Lelang Bandeng Kawak Tradisional yang sudah memasuki 58 tahun di Alun-

bupaten Sialun Kabupaten doarjo, Rabu (13/11) malam. ati menguBupati capkan terimakasih kepada para petani tambak yang sudah a dan merawat menjaga ngnya hingga bandengnya ai umur 8 tahun. mencapai ada para peserta Juga kepada ang ikut berparlelang yang tisipasi, serta masyarakat yang hadir di Alun-alun Sidoarjo. mpat pemilik bandeng Keempat akni H Mohammad kawak yakni uara 1, H Musthofa Sanaji juara juara 2, H Ilyas juara 3 dan an juara 4, pada Sutriman malam itu menerima hadiah dari Bupati massing mendapat ing-masing an uang, serta piagmotor dan ghargaan. am penghargaan. a yang dimeriahkan Acara dengan grup musik dangdut an artis dangdut Tasya Adella dan up menghibur ribuan itu cukup n yang memadati Alunpenonton oarjo. alun Sidoarjo. (adv/dar/ded/jok/pi)

Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum

Warga Kalidawir Sabet Juara I Bandeng 8 Tahun, Berat 7,66 Kg, dan Panjang 85,5 Cm

Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum didampingi Plt Kepala Dinas Perikanan Pemkab Sidoarjo HM Bachruni Aryawan membuka penjualan bandeng murah sebanyak 5,4 ton di halaman Kantor Dinas Perikanan Sidoarjo Jalan Sultan Agung, Kamis (7/11).

Dalam Hitungan Menit, 5,4 Ton Bandeng Ludes

Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum yang ikut menyaksikan penimbangan bandeng kawak.

ditimbang, bandeng dilelang Rabu (13/11) malam. Hasilnya, digunakan untuk kegiatan sosial. Bupati mengatakan, kegiatan ini merupakan acara rutin yang digelar setiap tahun. “Pakai bandeng karena lambang Kabupaten Sidoarjo,” tutur bupati. Abah Ipul, sapaan akrab bupati mengatakan, bandeng asli Sidoarjo memiliki ciri khas dibandingkan daerah lain. Bandeng Sidoarjo rata-rata berbibir merah. “Seperti pakai lipstik,” imbuhnya. “Semoga lelang bandeng kawak kali ini menjadi semangat bagi petani tambak untuk memajukan industri ikan di Sidoarjo,” susul bupati yang juga menjadi juri prosesi penimbangan ban-

deng kawak. Plt Kepala Dinas Perikanan Sidoarjo HM Bachruni Ariyawan mengatakan, kegiatan timbang dan lelang bandeng dilakukan untuk untuk memotivasi pembudidaya bandeng kawak. Sebab, potensi budidaya perikanan di Kabupaten Sidoarjo sangat besar. “Bandeng kawak yang ikut dalam proses penimbangan harus dari tambak asli Sidoarjo,” ujar Bachruni. Untuk menentukan bandeng yang bisa ikut kontes, dia menyebutkan, ada beberapa persyaratan yang ditentukan. Salah satunya tidak memiliki cacat fisik. “Kami survei dulu sebelum ikut kontas,” jelasnya. (adv/dar/ded/jok/pi)

Bupati Saiful Ilah melayani pembeli bandeng murah.

murah ini didatangkan dari petambak Kalanganyar, Sedati. “Ciri khas bandeng Sidoarjo, punggung dan bibirnya warna merah. Dan, bandengnya tidak bau tanah,” paparnya. Ia menambahkan, momen jelang Maulid Nabi, ada kegiatan yang dilakukan. Satu jual bandeng murah dan kedua adalah lelang bandeng yang digelar di Alun-alun Sidoarjo, Rabu (13/11) malam. Disebutkan pula, untuk warga dibatasi membeli 2 kupon. Satu kupon berisi 2 kilogram. “Total kupon yang disediakan seban-

yak 2.700 kupon,” jelasnya. Plt Kepala Dinas Perikanan Pemkab Sidoarjo HM Bahcruni Aryawan mengatakan, dinasnya setiap tahun berupaya untuk mempertahankan tradisi jual bandeng murah dan lelang bandeng. “Jual bandeng murah untuk membantu warga kurang mampu bisa membeli bandeng guna selamatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dan tetap mempertahankan budaya lelang bandeng untuk pengumpulan dana kegiatan sosial,” ujarnya. (adv/dar/ded/jok/pi)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/DAR/DED/JOK

TRADISI jual bandeng murah menjelang Maulid Nabi Muhammad SAW rutin setiap tahun digelar Pemkab Sidoarjo, dalam hal ini Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo. Tradisi ini terus dipertahankan di era kepemimpinan Bupati H Saiful Ilah SH MHum dalam dua periode terakhir. Tahun ini, jual bandeng murah digelar Pemkab Sidoarjo di halaman Kantor Dinas Perikanan Pemkab Sidoarjo Jalan Sultan Agung, Kamis (7/11). Acara ini diserbu warga. Warga antusias membeli bandeng super murah tersebut. Dan, dalam hitungan menit, sebanyak 5,4 ton bandeng murah yang disiapkan Pemkab Sidoarjo itu pun ludes dibeli warga. Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum yang membuka penjualan bandeng murah mengatakan, Pemkab rutin setiap tahun menjual bandeng murah untuk warga Sidoarjo. Penjualan bandeng murah ini dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW. “Tahun ini disediakan 5,4 ton bandeng murah. Di pasaran bandeng harganya Rp 28 ribu, kita jual ke warga Rp 14 ribu. Jadi warga kita subsidi 50 persen,” ujar Abah Ipul, panggilan akrab bupati yang menjabat dua periode ini. Lebih lanjut bupati yang juga tercatat sebagai Ketua DPC PKB (Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa) Kabupaten Sidoarjo ini menyebutkan, bandeng

SEHARI sebelum lelang bandeng, Pemkab Sidoarjo melakukan penimbangan bandeng kawak. Acara ini digelar di halaman Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo Jalan Sultan Agung, Selasa (12/11). Hasilnya, bandeng milik H Mohammad Sanaji, warga Desa Kalidawir RT 04/RW 01, Kecamatan Tanggulangin dinobatkan sebagai juara I. Sanaji adalah pemilik bandeng asal Tambak Tegalsari, Kecamatan Jabon dengan berat bandeng mencapai 7,66 kg. Bandengnya yang berusia 8 tahun dengan memiliki berat 7,66 kg dan panjang 85,5 cm tersebut mengalahkan enam peserta lainnya yang ikut kontes di Dinas Perikanan. Sedangkan juara 2, bandeng kawak milik H Mustofa dengan berat bandeng 6,64 kg dengan usia bandeng 6 tahun. Juara 3 bandeng kawak milik H Ilyas dengan berat 6.54 kg dengan usia 7 tahun. Juara 4 bandeng kawak milik Sutriman yang mempunyai berat 5,85 kg dengan usia 8,5 tahun. Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum yang ikut menyaksikan penimbangan bandeng tersebut mengatakan, setelah

Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah foto bersama pemenang didampingi Plt Kepala Dinas Perikanan HM Bachruni Aryawan (kiri).


AREMA

JUMAT WAGE, 15 NOVEMBER 2019 HALAMAN 4

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

BPJS Kesehatan Nunggak Rp 10 Miliar

RSUD Lawang Kolaps Malang, Memorandun Akibat empat bulan klaim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak terbayarkan, RSUD Lawang milik Pemerintah Kabupaten (pemkab) Malang kini kritis karena tidak adanya biaya operasional.

Direktur Utama RSUD Lawang, drg Arbani Mukti Wibowo mengatakan, tagihan klaim padahal sudah diverifikasi semua selama empat bulan. “Tagihan kita mulai Juli 2019 sampai sekarang sudah terverifikasi.

Djaduk Butet Sang istri terbangun menjelang jam 3 pagi itu. Suaminya mengeluh nyeri dada. Sesak napas. Tidak sempat dibawa ke rumah sakit. Mendadak meninggal dunia. Di usianya yang baru 55 tahun. Dokter yang dipanggil memang datang. Tapi tidak keburu. Kakak-kakak Djaduk yang di Jogja juga dihubungi. Rumah mereka berdekatan. Semua bergegas ke rumah Djaduk --juga sudah terlambat. Kakak perempuannya yang di Jakarta pun ditelepon. Hanya bisa menangis. Hanya satu dari tujuh anak maestro Bagong Kussudiardja yang tinggal di Jakarta: Rondang Ciptasari. Rondang bergegas mencari tiket pesawat. Dapat Batik Air jam 9.30. Bersama putri bungsu Butet Kartarajasa: Galuh Pascamagma. Yang lahir setelah Gunung Merapi meletus. Yang kini bekerja di Djarum Fondation Jakarta. Saya bertemu mereka di ruang tunggu bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. Terlihat juga banyak seniman di ruang tunggu itu. Yang juga akan melayat ke Jogja. Salah satunya Cak Lontong. Rondang tidak henti-hentinya menangis. Demikian juga Galuh. “Kapan terakhir bertemu Djaduk?” tanya saya. “Ketemu terakhir di video call. Dua minggu lalu,” ujar Rondang --dalam bahasa Batak berarti bulan. Dia seorang penari. Seperti kakak sulungnya yang sudah almarhumah. Adik-adiknya seniman semua - -menurun dari ayahanda mereka: Bagong Kussudiardja. Djaduk menjadi musisi terkemuka. Butet menjadi raja teater Indonesia. Adiknya lagi ahli di gamelan Jawa. Tapi mereka semua juga mewarisi ‘bakat’ sang ayah yang lain: sakit gula darah. Yang bisa merembet ke mana-mana. Termasuk ke jantung. Apalagi Djaduk perokok berat. Lebih-lebih lagi Butet. Dan Djaduk tidak berhasil menyelaraskan berat badannya. Sampai melewati angka 100 kg. Pun irama makannya: seperti

Sambungan dari halaman 1 jazz - -banyak improvisasi. Butet yang kelihatan berhasil menurunkan berat badannya. Saya lihat dari fotonya. Dua tahun yang lalu pun Djaduk sudah tahu: gula darahnya sudah mengganggu jantungnya. Anak-anak maestro Bagong ini kenal baik Dokter Terawan. Yang mayor jenderal itu. Yang kini menjadi menteri kesehatan itu. Dua tahun lalu Djaduk bertemu dokter Terawan. Ia bersedia dirayu menjalani ‘cuci otak’ --metode kontroversial yang jadi trade mark dokter Terawan. Saat itulah dokter mengatakan jantung Djaduk sudah mulai bermasalah. Maka sekalian saja pembuluh darah di jantungnya juga ‘dicuci’. Saya sendiri dua kali menjalani ‘cuci otak’ di dokter Terawan. Yakni saat masih menjadi sesuatu enam tahun yang lalu. Tapi saya belum pernah merasakan ‘cuci jantung’ --waktu itu belum berkembang ke sana. Djaduk --seperti juga Butet-- hidupnya memang sangat seniman. Sepertinya di dunia ini tidak ada yang lebih penting dari seni. “Pasang ringnya setelah Ngayogjazz saja,” ujar Djaduk. Keluhan-keluhan sesak diatasi dengan kerokan dulu. “Djaduk suka sekali dikeroki,” ujar Rondang --yang suka menggendong Djaduk di saat kecil dulu. Begitu pun Butet: seni mengalahkan kesehatannya. Jantungnya sudah dipasangi ring. Satu. Biar pun begitu jantung itu tidak menghalanginya pentas. Bahkan di pentas Para Pensiunan dilakoninya sambil berpacu dengan jantungnya. Sesekali detak jantungnya sampai berhenti. Setiap habis tampil Butet harus terduduk. Di belakang panggung. Lalu tidak ingat apa-apa. Tiba-tiba terbangun. Hanya untuk bertanya: apakah sudah waktunya adegan yang harus diperankannya? Butet bisa muncul lagi di panggung. Habis itu terduduk lagi di belakang panggung. Pingsan lagi. Ba-

ngun. Bertanya lagi: sudah giliran saya tampil? Malam itu anak bungsu Butet yang cantik itu sampai menjaga bapaknya di belakang panggung. Di Taman Ismail Marzuki Jakarta. Sampai selesai. “Saya langsung ajak bapak ke rumah sakit,” ujar Galuh --si bungsu Butet. Butet masih tidak mau. “Ini lho, Pa. Tengkuk Papa keringat dingin,” ujar si cantik. “Tapi pulang ke hotel dulu ya,” ujar Butet menawar. “Tidak. Kita langsung ke St Carolus,” ujar Galuh yang lulusan akutansi Universitas Atmajaya Jakarta. Sampai di RS Butet menolak dilakukan rekam jantung. Minta disuntik saja. Sang putri ngotot harus rekam jantung --dengan janji langsung pulang setelah itu. Tapi dokter melarangnya pulang. Hasil rekam jantungnya jelek. Butet harus dipasangi ring. Bahkan empat. “Jangan didramatisir begitulah dok,” ujar Butet pada dokternya. Butet --dan Djaduk-- memang juga raja humor. Kemampuan mereka berhumor luar biasa. Termasuk menjadikan diri mereka sendiri sebagai bahan humor. Sejak malam itu Galuh menunggui bapaknya di RS. Selama tiga hari. Sambil menunggu ibunya datang dari Jogja. Galuh nangis terus antara lain ingat itu: setiap jam Djaduk menele-

pon Galuh. Djaduk terus menanyakan perkembangan jantung Butet. Kini justru jantung Djaduk yang tidak tertolong. Akhirnya bukan hanya Butet yang kehilangan Djaduk. Juga kita semua. Bangsa seniman Indonesia. Juga istrinya. Juga lima anaknya --yang nama depan mereka istimewa semua: Presiden, Gusti, Ratu, Nyaribunyi dan Rajane. Keluarga yang di ruang tunggu itu nangis lagi. Kali ini karena ada pengumuman pesawat Batiknya akan delay 1,5 jam. Mereka pun berharap masih sempat ikut misa. Yang dilaksanakan di padepokan Bagong Kussudiardja. Yang hanya sekitar 500 meter dari rumah mereka. Saya pun tidak bisa ketemu Djaduk lagi. Sudah setahun saya tidak bertemu Djaduk. Juga tidak bertemu Butet. Bahkan sudah dua tahun tidak pernah melihat pementasan mereka --akibat kesibukan yang sia-sia itu. Begitu banyak saya tertinggal --belum menonton tiga lakon terakhir mereka. Saya berniat akan menonton lagi bulan depan. Ketika Butet akan pentas di Surabaya. Dengan lakon Para Pensiunan. Meski kali itu nanti tanpa Djaduk lagi. Setidaknya saya masih bisa bertemu Djaduk lewat ciptaan musiknya --yang mengiringi pentas itu nanti. (*)

Rata-rata perbulan berkisar Rp 2,5 miliar, kalau total empat bulan ini sudah Rp 10 miliar yang harus terbayarkan. Kita sudah melakukan penagihan ke BPJS Kesehatan, cuman belum ada titik terang,” keluhnya, Kamis (14/11).

Belum terbayarkannya tagihan klaim BPJS berdampak pada operasional RSUD Lawang. “Jelas sangat berpengaruh, selama dua bulan dan memasuki tiga bulan, kita masih survive. Tapi kalau sampai bulan ini (November 2019, red) belum dibayarkan untuk pengadaan obat kami sudah tidak bisa lagi. Kondisi operasional RSUD Lawang sekarang bisa dikatakan kolaps,” ungkap Arbani. Tidak mau hanya menunggu itikad baik BPJS Kesehatan, RSUD Lawang sedang menjajaki melibatkan

dana ketiga dari perbankan melalui skema SCF (Supply Chain Financing). “Kita sedang berusaha ke arah sana, namun tampaknya terhambat Perbub No 30 Tahun 2018 tentang pinjaman BLUD,” kata Arbani. Permasalahan tunggakan klaim BPJS Kesehatan, juga dialami RSUD Kanjuruhan.KabagKeuanganRSUDKanjuruhan, Suwarno menyampaikan tunggakan BPJS Kesehatan mencapai Rp 19 miliar. “Klaim kami dibayar terakhir bulan Juni 2019, setelah itu sampai sekarang belum terbayar,” jelasnya.(cr-4/ari/epe)


TULUNGAGUNG

JUMAT WAGE, 15 NOVEMBER 2019 HALAMAN 5

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

Pemkab Taksir Kerugian Pasar Ngunut Rp 10 Miliar Tulungagung, Memorandum Beberapa hari pasca kebakaran Pasar Ngunut, sebagian pemilik kios masih nampak mengemasi tumpukan barangnya yang sudah hangus dilahap api. Pihak kepolisian juga masih memeriksa keterangan sejumlah saksi guna proses pengumpulan barang bukti dan keterangan. Sementara itu, Pemkab Tulungagung melalui dinas perindustrian dan perdagangan mulai mendata dan menyurvei lokasi tempat pedagang sementara (TPS) agar pedagang bisa berjualan. dari Rp 10 miliar untuk kerugian fisik bangunanya saja,” ungkapnya. Junaedi menyebut, di dalam pasar sebagian besar merupakan bangunan lama. Namun untuk kios-kios itu terbuat dari kayu jati, yang

Menunjuk Pengumuman Pertama Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui selebaran/tempelan pada tanggal 31 Oktober 2019 dan berdasarkan pasal 6 UU Hak Tanggungan No. 4 Th. 1996 , PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Tulungagung, berkantor di Jalan Pahlawan Nomor 157 Tulungagung, akan melakukan penjualan umum/lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang, terhadap debitur sebagai berikut: No

memiliki nilai ekonomis tinggi. Sedangkan untuk bangunan kios luar yang terbuat dari batu bata dan tembok, juga memiliki nilai yang tidak murah. “Kayunya itu jati semua, di bangunan kios yang ada di dalam itu. Belum yang bangunan leter L, yang dibuat toko emas itu, pintu harmonikanya saja satu meter berapa, tinggal mengalikan, jumlah kiosnya ada 70,” kata Junaedi. Selanjutnya menurut Junaedi, pihaknya masih mempersiapkan lokasi tempat pedagang sementara di pasar hewan Ngunut agar bisa segera dipakai untuk berjualan. (fir/mad/rif )

1

Debitur

ALI MUSODIQI

Objek Lelang

Limit Lelang

Sebidang tanah tersebut dalam SHM Nomor 103, Luas 1.664 m2, atas nama Anis Choirul Nikmah yang terletak di Desa Gledug Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar Provinsi Jawa Timur

Rp. 214.000.000,-

Uang Jaminan

Foto

Rp. 42.800.000,-

GUMUMAN PERTAMA LELANG EKSEKUSI HAKANGGUNGAN Keterangan : - Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. - Uang jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Malang selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang yaitu Kamis, 28 Nopember 2019 . - Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban perserta lelang. Persyaratan Lelang: 1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website https://www.lelang.go.id 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di atas. 3. Objek lelang tersebut diatas dijual lelang dengan kondisi apa adanya dan kepada peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi objek lelang. 4. Apabila karena suatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa barang/objek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Malang maupun PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Tulungagung. 5. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh pada PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Tulungagung, berkantor di Jalan Pahlawan Nomor 157 Tulungagung, Telp (0355) 336737, Fax. (0355) 5250358, Email : receptionist_tlg@pnm.co.id Pelaksanaan Lelang: Closed Bidding (dengan mengakses url https://www.lelang.go.id

Cara Penawaran Hari

Jumat

Tanggal FOTO: MEMORANDUM/FIR

Kepala UPTD Perindustrian dan Perdagangan Kecamatan Ngunut, Junaedi, mengatakan, saat ini pihaknya menunggu laporan pedagang yang kiosnya habis karena kebakaran kemarin. Dari data yang masuk, ada 300 pedagang sudah melapor. Sedangkan sisanya belum. Data itu menurut Junaedi berupa nama pemilik kios, dagangan yang dijual, lokasi kios, hingga prediksi kerugiannya. “Pendataan belum selesai, jadi kita belum tahu pasti kerugiannya. Itu menentukan kerugian yang kita prediksi dengan melihat daganganya dan jualannya apa, ini data terus masuk,” terangnya, Kamis (14/11). Junaedi menjelaskan, berdasarkan catatan milikinya, luas pasar Ngunut mencapai 10.100 meter persegi, dan diprediksi jumlah pedagang sebanyak 500 sampai 600 orang. Kendati belum mendapatkan data akurat mengenai kerugian bangunan atau fisik, pihaknya menyebut akibat kebakaran kemarin diprediksi mencapai lebih dari Rp 10 miliar. “Kalau prediksi itu lebih

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

29 Nopember 2019 Pukul 10.00 Waktu Server aplikasi lelang internet berdasarkan Waktu Indonesia Barat (WIB)

Batas akhir penawaran Penetapan Pemenang Lelang

Petugas di lokasi kebakaran Pasar Ngunut.

Setelah batas akhir penawaran 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang

Pelunasan Lelang

2% dari harga lelang

Bea Lelang Pembeli Tempat Pelaksanaan Lelang

Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang Jalan S. Supriadi Nomor 157 Malang

Tulungagung, 15 Nopember 2019 ttd PT. PNM (Persero) Cabang Tulungagung

KEDIRI & BLITAR KEPALA BIRO: Wahyudi. REDAKSI: Jl. Bali H-11 Putih Permai, RT 002/RW 005, Kelurahan Putih, Kecamatan Gampengrejo, Kediri. HP. 081230006789. EMAIL: sampang_publik@yahoo.co.id - MARKETING DAN SIRKULASI: Rohmad Sholeh. KEPALA BIRO BLITAR: Prawoto Sadewo. WARTAWAN: Nur Rofiq, Ana Akina. KEUANGAN: Binti Khoiriyah. ADMIN IKLAN: Rosita. ADMIN KORAN : Imam Rofiq. PEMASARAN: Frenswinta Jaya, Hendra. EMAIL: memorandumppls@gmail.com. TELEPON:.081334603445. KANTOR: Jln Kota baru no.9 Kanigoro, Blitar.

Tabib Akupuntur Mati Membusuk Lokasi kejadian dipasang garis polisi.

Polsek Kediri Kota. Mendapat kabar, tim INAFIS dan tim Dokter Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri melakukan evakuasi di TKP, rumah korban. “Sudah dievakuasi, untuk kepentingan proses pemeriksaan lebih lanjut jenazah dibawa ke RS Bhayangkara,” ujar Kapolsek Kediri Kota Kompol Suyitno. Informasi yang diperoleh dari warga, meskipun korban sudah lanjut usia, tapi masih membuka praktik akupuntur

kesehatan di rumah. Korban diketahui memang sudah lama tinggal sendiri, meskipun mempunyai anak, tapi berada di Batam sedangkan satu anak lagi sudah meninggal dunia. Untuk sang istri, warga mengaku tidak mengetahui, Korban mencukupi kebutuhan sehari-hari dari pekerjaannya tersebut, namun korban juga dikenal sebagai pribadi yang tertutup dan jarang bergaul dengan warga sekitar. (st3/yud/rif)

Paripurna Pandangan Fraksi DPRD Kota Kediri Rancangan APBD Tahun 2020 Kediri, Memorandum Rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Kediri atas rancangan APBD Kota Kediri tahun anggaran 2020 digelar Kamis (14/11) di Ruang Sidang DPRD Kota Kediri. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Kediri Agus Sunoto ini dihadiri Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu yang mewakili wali kota yang berhalangan hadir. Wakil Ketua DPRD Kota Kediri, para anggota DPRD Kota Kediri, perwakilan Forkopimda Kota Kediri, perwakilan BUMD, dan para kepala OPD (organisasi perangkat daerah) di lingkungan Pemerintah Kota Kediri. Dalam rapat paripurna ini, masing-masing fraksi DPRD Kota Kediri menyampaikan pandangan umumnya terkait rancangan APBD Kota Kediri tahun anggaran 2020. Penyampaian pandangan disampaikan oleh 6 fraksi dan 2 fraksi gabungan. Ada sejumlah bahasan yang disampaikan dalam pandangan fraksi tersebut diantaranya terkait penanganan dan pemanfaatan pasar Setono

Betek untuk peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), pemanfaatan bangunan eks RSUD Gambiran untuk menjadi rumah sakit tipe C, pembangunan gorong-gorong atau trotoar, dan sebagainya. Usai mendengarkan pandangan umum dari fraksi-fraksi, Sekretaris Daerah Kota Kediri, Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu membacakan jawaban Walikota Kediri atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD dalam rangka pembahasan dan penetapan rancangan APBD Kota Kediri tahun anggaran 2020.Terkait dengan penanganan dan pemanfaatan pasar Setono Betek untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selanjutnya, untuk pemanfaatan bangunan eks RSUD Gambiran untuk menjadi rumah sakit tipe C, Budwi Sunu menjelaskan untuk memaksimalkan bangunan eks RSUD Gambiran pada tahun 2018 Pemerintah Kota Kediri bekerjasama dengan Sucofindo menyusun kajian pemanfaatan bangunan eks RSUD Gambiran. Rekomendasi atau kesimpulan kajian tersebut adalah bahwa pemanfaatan terbaik untuk aset tersebut adalah sebagai rumah sakit. “Adapun saran dari kajian tersebut adalah

rumah sakit tipe C atau D karena rumah sakit ini dibutuhkan oleh masyarakat Kota Kediri,” paparnya. Pada 2019, Pemerintah Kota Kediri membentuk tim pengkaji pemanfaatan barang milik daerah tersebut untuk pendirian rumah sakit tipe C yang ditetapkan dengan KeputusanWalikota Kediri Nomor 188.45/671/419.033/2019. Adapun kesimpulan dari kajian ini adalah RSUD Gambiran Lama dimanfaatkan menjadi rumah sakit tipe C yang dikelola Pemerintah Kota Kediri. Sebagai tindak lanjut dari dua kajian tersebut maka diterbitkan suratWalikota Kediri nomor 590/1054/419.201/2019 tanggal 23 Juli 2019 tentang persetujuan penggunaan aset RSUD Gambiran Lama untuk rumah sakit tipe C. pada perubahan APBD 2019 Pemerintah Kota Kediri telah mengalokasikan anggaran untuk penyediaan sarana prasarana rumah sakit. Sedangkan pembangunan gorong-gorong atau trotoar, Budwi Sunu mengungkapkan Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas PUPR berupaya menata serta memperbaiki saluran dan trotoar sesuai dengan prioritas jaringan saluran drainase yang terintegrasi. (yud/rif/rif)

Blitar, Memorandum Anggaran senilai Rp 131 juta sudah disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar guna ekskavasi lanjutan di lokasi penemuan candi di Kelurahan Gedog Kecamatan Sananwetan. Tahun depan, ekskavasi lanjutan akan dilakukan untuk mengungkap keberadaan candi utama di lokasi penemuan tersebut. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar Tri Iman Prasetyono mengatakan, pihaknya mengajukan Rp 200 juta dalam anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2020 untuk ekskavasi lanjutan Candi Gedog. Namun, dalam pembahasan di DPRD akhirnya disejutui sebanyak Rp 131 juta. “Anggaran itu untuk kegiatan survei mandiri dan pembebasan lahan terbatas. Pembebasan lahan terbatas ini maksudnya untuk menyewa lahan milik warga yang

terdampak proses ekskavasi, termasuk untuk mengganti tanaman milik warga yang rusak akibat kegiatan ekskavasi pertama kemarin,” ujarnya. Ditambahkan, ekskavasi lanjutan harus dilakukan untuk mengungkap bentuk Candi Gedog. Pasalnya, dalam ekskavasi awal tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) baru menemukan struktur bata yang berbentuk pagar diperkirakan batas kesakralan candi. “Sampai saat ini semua warga masih penasaran bagaimana bentuk dari bangunan induk Candi Gedog itu. Maka, ini harus kita ungkap sebagai warisan cagar budaya kita. Selain itu untuk mengungkap bahwa di Kota Blitar juga ada candi yang nantinya bisa menarik wisatawan,” jelasnya. Sementara itu, di sekitar lokasi temuan benda purbakala itu masih terdapat 8 makam. Tri Iman

FOTO: MEMORANDUM/PRA

yang diduga bangkai tikus. Namun, dua sampai tiga hari terakhir, bau tersebut lebih menyengat dan berasal dari arah rumah korban. Warga pun mulai curiga karena korban juga tidak pernah ke luar rumah seperti biasanya. Akhirnya, warga pun minta ketua RT setempat beserta perangkat kelurahan untuk memeriksa kondisi korban. “Warga dan RT mencoba masuk, sempat dicari-cari ke beberapa ruangan tapi tidak ada. Baru ditemukan di kamar atas, kondisinya seperti orang tidur, tapi sudah meninggal,” ucapnya. Mengetahui hal tersebut, warga segera melaporkan kejadian ini ke Bhabinkamtibmas dan

Pemkot Siapkan Rp 131 Juta FOTO: MEMORANDUM/ST3

Kediri, Memorandum Sempat dikira bangkai, Tjhin Woen Djin (80), tabib akupuntur ditemukan meninggal dunia dengan kondisi membusuk di rumahnya di Kelurahan Kampung Dalem Gang I RT 05/RW 03, Kecamatan Kota, Kota Kediri, Kamis (14/11) pagi. Frengky Marlinto (28), tetangga korban mengatakan, warga sudah merasa curiga karena lebih dari sepekan terakhir tidak melihat korban. Padahal, hampir setiap pagi keluar rumah untuk membeli keperluan sehari-hari atau sekadar jalanjalan ke lingkungan sekitar. Frengky juga menambahkan, warga sudah mencium bau busuk

Ekskavasi Candi Gedog Dilanjutkan

Penemuan tumpukan bata yang diduga pagar keliling Candi Gedog oleh BPCB Jatim pada ekskavasi tahap pertama.

mengaku, masih berkoordinasi dengan kecamatan dan kelurahan guna menemukan ahli waris makam tersebut. “Nanti akan kami relokasi delapan makam itu. Tentunya kami harus koordinasi dengan ahli warisnya terlebih dahulu,” kata Tri Iman. Seperti diketahui, Tim BPCB Jawa Timur, telah melakukan ekskavasi awal di situs Candi Gedog, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, selama lima hari, bulan lalu. Pagar keliling diperkirakan sebagai batas kesakralan menjadi bukti bahwa ada bangunan candi di kawasan tersebut. BPCB kemudian merekomendasikan untuk melakukan ekskavasi lanjutan guna mengungkap bangunan candi. Posisi bangunan candi itu diperkirakan berada di sebelah barat pohon beringin yang tertimbun tanah, dan bebatuan. (pra/rif )


MOJOKERTO-JOMBANG

JUMAT WAGE, 15 NOVEMBER 2019 HALAMAN 6

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Mojokerto, Memorandum Kecelakaan lalu lintas antara motor dan truk kembali terjadi di Kabupaten Mojokerto. Akibat kecelakaan ini, satu orang meninggal dunia. Korban dikenali sebagai Khoiri Arindra (56), warga Dusun Santren, Desa Rejominangun, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek. Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Bangun sesudah Jembatan Ngerame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Kamis (14/11) sekitar pukul 15.30. Korban diketahui mengendarai motor

Vario berwarna merah bernopol S 5470 NY. Kanitlantas Polres Mojokerto Ipda Edi Widoyono dikonfirmasi mengatakan, anggota sudah mengolah TKP untuk mengeta-

hui pasti kronologi kecelakaan tersebut. Keterangan yang dihimpun, kecelakaan bermula saat korban berusaha mendahului truk S 8966 UR yang dikendarai Adiono (56). asal Desa Randubango, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Pengendara motor dan truk sama sama dari arah yang sama yakni dari arah Krian ke Mojosari. Sampai di lokasi kejadian, korban berusaha mendahului dari jalur

kiri. “Saat berusaha mendahului, korban ini menyenggol spion truk hingga motor yang dikendarai oleh korban oleng kekanan hingga akhirnya tak bisa menguasai laju kendaraan,” terangnya. Akibat kejadian tersebut, korban meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka parah pada bagian kepala dan kaki. “Korban sudah dievakuasi oleh rekanrekan relawan ke RSUD Mojosari, untuk dilakukan visum,” tandasnya. (no/rif)

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Salip Truk, Senggol Spion, Dijemput Maut Mayat korban dievakuasi.

Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi

Mojokerto, Memorandum Memasuki peralihan musim dari kemarau ke penghujan, Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi mengimbau masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup dan bersih dan sehat (PHBS). Imbauan ini ditekankan wabup saat menghadiri kegiatan Penilaian lomba kesatuan gerak PKK, KB kesehatan, Desa Pohkecik, Kecamatan Dlanggu, Kamis (14/11) pagi. “Sudah masuk musim hujan. Tolong hati-hati penyebaran

penyakit yang rawan pada musim seperti ini.Terapkan PHBS di lingkungan tempat tinggal kita. Ini adalah upaya menjaga dan mencegah penyebaran penyakit,” pesan wabup. Kecamatan Dlanggu juga memiliki beberapa inovasi terkait lomba ini. Antara lain PIK-R dengan Mobile KIA, Pelayanan Konseling Seksualitas dan Kesehatan (Nyanding Sekdes), Pelayanan Kontrasepsi Setiap Saat (Lakon Sesat), Komunitas Peduli Ibu Hamil dan Bayi (Kopi Bali), KP ASI, dan pameran seni lukis sebagai salah satu produk UKM anggota Koeperasi Wanita Bina Mandiri (Kopwan) Desa Pohkecik. Untuk diketahui ada 4 kategori yang dilombakan dalam Lomba Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan yakni Pelaksana Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Pelaksana Lingkungan Hidup dan Sehat (LBS), Pelaksana Terbaik Posyandu, dan PelaksanaTerbanyak Aseptor Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Melalui Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan pula, diharapkan dapat membantu program KB guna meningkatkan kualitas penduduk. Harapan lainnya yakni dapat membangun keluarga yang sejahtera, dan memenuhi harapan keberhasilan kelompok DasaWisma dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK sampai tingkat keluarga. Ini merupakan keberhasilan PKK sebagai mitra pemerintah, dalam upaya memandirikan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

OpƟmalkan Jalur AlternaƟf Jombang-Ploso

FOTO: MEMORANDUM/HMS

Dinas Perkim Lakukan Peningkatan Jalan dan Jembatan Desa Mojokrapak

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab (tengah) mengikuti Rakornas Forkopimda se-Indonesia.

anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) disahkan. Adapun lima program prioritas presiden dan wakil presiden, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin di antaranya pembangunan sumber daya manusia (SDM), kesehatan dan pendidikan, pembangunan infrastruktur, penyebaran regulasi, reformasi birokrasi, dan transformasi ekonomi. Sebelum menyampaikan

sambutannya, Presiden Jokowi di Pembukaan Rakornas Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forkopimda di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat. Mengawali dengan mengabsen satu per satu, mulai dari ketua DPRD, gubernur, wali kota, hingga bupati . Kemudian dilanjutkan dengan menyampaikan pesan, untuk jangan membuat banyak peraturan terlebih yang membebani rakyat. Presiden juga mengingatkan agar jajaran pimpinan daerah bisa bersinergi dan berkomunikasi dengan baik. Menurutnya penting sekali hubungan yang harmonis antara pimpinan daerah juga Forkopimda. ”Kalau salah satu ti-

yang harus kita capai,” tandas wabup. Kegiatan ditutup dengan pemberian santunan kepada para janda dan lansia, dilanjutkan dengan meninjau pameran seni lukis. Kegiatan ini dihadiri juga forkopimca, kader-kader PKK, kades se-Kecamatan Dlanggu, dan OPD terkait. (kj/war/rif)

Pemasangan u-ditch beserta cover yang mendekati finishing.

Bupati dan Forkopimda Jombang Siap Tindaklanjuti Hasil Rakornas 2019 Jombang, Memorandum Usai mengikuti rakornas forkopimda se-Indonesia di Sentul Internasional Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11), jajaran Forkopimda Jombang bertekad menindaklanjuti hasil rakor yang mengusung tema sinergi untuk Indonesia maju itu. Tidak tanggung-tanggung, dalam kegiatan yang yang diikuti oleh sekitar 3.000 pejabat dari pemerintah daerah tingkat satu, dan tingkat dua. Selain bupati maupun wali kota, hadir dalam rakornas tersebut unsur DPRD, serta jajaran forkopimda se-Indonesia. Termasuk, Bupati Jombang Hj Mundjidah beserta Forkopimda Kabupaten Jombang. Pertemuan bertujuan untuk menyinergikan dan menyelaraskan visi misi dan rencana pembangunan lima tahun ke depan presiden dengan pemerintah daerah se-Indonesia. Sehingga ada kesesuaian program sebelum

Wabup Pungkasiadi tak lupa menyampaikan kepada peserta lomba, agar tetap terus bersemangat dalam mempersiapkan penilaian. “Saya minta tetap semangat. Persiapkan apa-apa yang dibutuhkan, karena penilaian itu penting. Kalau tidak ada penilaian, semua jadi sama. Penilaian itu ukuran, tingkatannya

dak rukun, akan jadi masalah besar dalam menangani daerah”, tuturnya saat rakornas, Rabu (13/11). Sementara itu, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab yang hadir bersama jajaran Forkopimda Jombang. Menyatakan siap menindaklanjuti hasil rakornas yang diikuti oleh seluruh peserta dari penjuru Indonesia. “Tentu atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, kami bersama Forkopimda Kabupaten Jombang siap menindaklanjuti, mendukung, menyinergikan, serta menyelaraskan program sebagaimana hasil keputusan Rakornas 2019,” tuturnya. (hms/rif)

Jombang, Memorandum Merespons kian padatnya Jalan Raya Jombang-Ploso, seiring dengan menjadi satu-satunya akses menuju Gerbang Tol Transportasi Tembelang. Dengan kondisi tadi, sarana pendukung harus mulai dipikirkan untuk memperlancar arus lalu lintas. Salah satunya, yakni jalur alternatif apabila di wilayah Ponpes Tambakberas maupun Mojokrapak sedang menggelar kegiatan. Untuk itulah, Pemkab Jombang melalui dinas perumahan dan permukiman (perkim) melakukan kegiatan Peningkatan Jalan dan Jembatan Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang. Kegiatan ini dilakukan bukan tanpa alasan, seiring intensitas kegiatan di Tambakberas maupun Mojokrapak yang kerap menimbulkan kemacetan. Arus lalu lintas dialihkan melewati ruas jalan Plosogeneng-Mojokrapak. Olehnya, untuk mendukung fasilitas ruas ini perlu dilakukan pembangunan jembatan yang memadai. Dipaparkan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), HeruWidjajanto melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Kawasan Permukiman Syaiful Anwar, peningkatan jalan dan jembatan yang kini terus dikebut, bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2019. Untuk alokasinya, sebesar Rp. 1.212.425.562.76,. “Keluar sebagai pemenang dalam lelang, CV Joyo Makmur Sentosa. Sementara konsultan

FOTO: MEMORANDUM/ADV

FOTO: MEMORANDUM/KJ

Musim Penghujan, Wabup Tekankan Hidup Bersih

Progres pembangunan abutment sisi timur jembatan Mojokrapak.

pengawas pekerjaan, CV Media Prima Konsultan,” paparnya, Kamis,(14/11). Selain tahap pembangunan jembatan yang hingga kini masih terus berjalan. Pekerjaan di lokasi juga meliputi pelebaran serta peningkatan akses menuju jembatan. Karena memang tujuan awal untuk memberikan fasilitas upaya mengurai kemacetan. Total ada 3 pekerjaan untuk memaksimalkan hal itu. “Ada tiga pekerjaan dalam Peningkatan Jalan dan Jembatan Desa Mojokrapak. Meliputi 1 unit jembatan berikut bangunan pelengkap, pelebaran jalan, serta pembangunan trotoar satu sisi di bagian selatan jalan,” beber Kabid. Mengingat pentingnya fasilitas yang dibangun, lanjut Kabid, kemajuan fisik untuk 3 item pekerjaan tadi. Kini telah memasuki pembangunan abutment sisi timur, untuk pekerjaan jembatan. Sedang untuk pelebaran jalan masih harus menunggu ram-

pungnya proses pembangunan trotoar. Sementara progres trotoar sendiri yang dilakukan dengan pemasangan u-ditch berikut covernya. “Untuk trotoar kita aplikasikan u-ditch beserta covernya. Tujuannya usai finishing dapat langsung dilanjutkan dengan pembangunan trotoar,” bebernya. Dengan progres yang ada di lapangan, dinas perkim memastikan semua pekerjaan masih sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Baik itu pembangunan jembatan berikut bangunan pelengkap, pelebaran jalan, serta pembangunan trotoar satu sisi di bagian selatan jalan. “Kami pastikan jika semua masih sesuia dengan jadwal yang telah ditentukan dari awal. Semoga dengan keberadaan fasilitas pendukung tadi, upaya untuk memperlancar arus lalu lintas dapat mencapai hasil maksimal,” pungkas Syaiful. (adv/wan/rif)


HUKUM & KRIMINAL

JUMAT WAGE, 15 NOVEMBER 2019 HALAMAN 7

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KKAMIS KAM KA AMIS LEG LEGI, 29 AGUSTUS 2019

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Surabaya, Memorandum Ingin meningkatkan stamina dengan mengonsumsi sabu malah mengantarkan Vickry (20), ke balik jeruji besi. Pria Jalan Dupak Bandarejo itu ditangkap anggota Unit II Satreskoba Polrestabes Surabaya, Senin (11/11) dini hari. Saat diamankan di lobi sebuah apartemen di kawasan Surabaya Selatan, Vikry sedang menunggu teman untuk menggelar pesta sabu. Hanya saja, saat dilakukan pengintaian, petugas belum berhasil mengamankan orang yang dimaksud. “Saat ini kami masih fokus kembangkan ke pemasok dan jaringan samping atau pengguna lain. Tersangka berbelit-belit saat memberikan Barang bukti yang diamankan anggota Unit II Satreskoba Polrestabes Surabaya.

keterangan ke penyidik,”kata Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian, Kamis (14/11). Dari tangan tersangka, unit yang dipimpin Iptu Danang itu mengamankan barang bukti satu poket sabu seberat 0,56 gram. Turut disita seperangkat alat isap termasuk pipet kaca berisi sabu dengan total berat 2,08 gram usai digunakan sebelumnya “Dari percakapan juga kami dapati transaksi tersangka memesan sabu tersebut,” lanjut Memo.

Vickry

Untuk mengelabui petugas, alumni Akpol 2002 itu menyebut tersangka sengaja menyembunyikan sabu dan seperangkat alat isapnya di kotak yang terbuat dari kardus bekas. Selain memodifikasi lebih kecil dari ukuran awal, tersangka juga sengaja menutupi kotak itu dengan lakban. “Setelah dilakban, tersangka lalu menyimpan kotak itu dalam tempat peralatan yang berada di jok motor,” pungkas mantan Kasatreskrim Polresta Barelang, Kepulauan Riau itu. (fdn/nov)

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Simpan Sabu, Diamankan di Lobi Apartemen

Satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) bersiaga di Mapolrestabes Surabaya untuk antisipasi kejadian di Medan.

Antisipasi Bom Medan, Siagakan Mobil Damkar Surabaya, Memorandum Peningkatan keamanan pasca serangan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan terus dilakukan jajaran lain, termasuk di Mapolrestabes Surabaya. Selain memperketat pengamanan di gerbang utama, markas yang berada di Jalan Sikatan I juga menyiagakan satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar). Mobil ini stand by mulai pagi hingga malam hari dengan empat porsonelnya di lokasi. Diketahui, unit mobil damkar selama ini memang sudah disediakan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Tidak hanya Polrestabes Surabaya, bahkan di setiap kecamatan dan kelurahan diberi satu unit untuk antisipasi. Begitu pula dengan penempatan satu unit mobil damkar di halaman Mapolrestabes Surabaya ini. “Ini

memang sudah dipersiapkan untuk Polrestabes Surabaya,” kata Kassubag Humas Polrestabes Surabaya AKP Muhammad Akhyar. Meski begitu, Akhyar tidak menampik jika mobil yang baru ada di halaman pada Kamis (14/11) pagi tersebut untuk antisipasi saja. Ini juga ada kaitannya dengan kejadian bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan. Hal ini sebagai bentuk kewaspadaan selain melakukan pemeriksaan barang bawaan pengunjung yang hendak masuk ke mako. “Untuk sementara, kami tidak tahu mobil damkar tersebut di halaman sampai kapan. Pastinya hari ini ada, untuk besok tetap ada atau tidak tergantung situasionalnya saja,” lanjut Mantan Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim Polrestabes Surabaya itu. (fdn/nov)

Temukan Jaket WIL di Kamar Gegara sang istri menduga suaminya punya hubungan asmara dengan wanita idaman lain (WIL). Selain itu, korban juga menemukan jaket wanita di dalam kamar kos yang ditempati Langgeng. Idayati juga mengetahui percakapan mesra antara suaminya dengan wanita lain lewat pesan watshapp (WA). Informasi yang dihimpun, kasus itu terjadi pada Mei 2019 lalu. Diawali sekitar pukul 08.00, korban bersama anaknya berangkat dari

Sambungan dari halaman 1

Bojonegoro ke kos-kosan suaminya di Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar. Pukul 10.00, wanita ini tiba di kos-kosan tersebut. Sesampai di dalam, Idayati menemukan jaket wanita. Lantaran dongkol jaket tersebut disobek-sobek. Sesaat kemudian, korban mendapat pesan WA dari suaminya yang memberitahu jika dirinya tidak masuk kerja karena sakit. Merasa penasaran, korban bertanya kepada suaminya tentang ke-

beradaannya. “Pelaku menjawab ada di kos-kosan. Padahal, istrinya saat itu ada di kos-kosannya (Langgeng, red),” ujar penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik, yang enggan disebut identitasnya. Dua jam kemudian, Langgeng pulang ke kos-kosan. Setelah ketemu dengan suaminya, korban langsung naik pitam hingga terjadi cekcok antara mereka. Tersulut emosinya, Langgeng memukuli wajah sang istri

dengan tangan kosong berkali-kali, hingga tubuh korban terjatuh ke lantai. “Setelah memukuli istrinya, pelaku bergegas kabur,” imbuh penyidik. Setelah kejadian tersebut, korban segera melapor ke Polres Gresik. Meski begitu, pria yang hobi main pukul terhadap wanita ini berhasil ditangkap petugas tanpa perlawan. Kepada penyidik Unit PPA, Langgeng mengakui semua perbuatannya. Sementara itu, Kasatreskrim Polres Gresik AKP Panji P Wijaya membe-

narkan adanya laporan penganiyaan tersebut. Hanya saja proses penyelidikan membutuhkan waktu yang cukup lama. Alasannya karena dimulai dari pemeriksaan korban dan sejumlah saksi yang terkait kejadian tersebut. Pun pelaku juga tidak kooperatif sama sekali. “Panggilan pertama, pelaku tidak hadir,” ujar mantan Kasatreskrim Polres Banyuwangi itu, Kamis (14/11). Panji menambahkan, juga tidak ada itikad baik dari pelaku untuk

menyelesaikan masalahnya secara kekeluargaan. Sehingga sang istri melanjutkan kasus tersebut ke ranah hukum. Kini, tersangka sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Gresik. Karena perbuatannya, Langgeng terancam hukuman 5 tahun penjara. Pasal yang disangkakan pasal 44 ayat (1) UU RI No 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. (an/ har/nov)

Polisi Bekuk Pencuri Motor Sidodadi Pria ini ditangkap setelah melakukan pencurian motor di Jalan Semolowaru. Motor Supra

Fit nopol L 4469 ER yang dicuri milik Rofi’i (55), warga Jalan Semolowaru Utara.

Sambungan dari halaman 1 Kanitreskrim Polsek Sukolilo Ipda Supranoto mengatakan, penangkapan terhadap pelaku

Saksi Public Figure Dicecar 25 Pertanyaan Perempuan yang bertempat tinggal di Jakarta itu datang ke mapolda bersama temannya sekitar pukul 13.00. Kanit V Subdit III Jatanras AKP M Aldy Sulaiman mengatakan, bahwa kedatangan IS untuk diperiksa sebagai saksi terkait prostitusi online yang melibatkan muncikari PA. “Selain memanggil IS, pihak penyidik juga memanggil dua orang berinisial A dan D. Tapi keduanya belum hadir. Jika tak datang, nanti akan kita lakukan pemanggilan lagi,” kata Aldy, Kamis (18/11). Aldy juga menambahkan, bahwa IS mendapat 25 pertanyaan dari penyidik. “IS sudah mendapat 25 pertanyaan dari penyidik. Namun kita belum bisa menyampaikan hasilnya sebab pemeriksaan terus berlanjut terhadap sejumlah saksi lainnya,” jelas Aldy.

Sambungan dari hal 1

Usai mendapat pemeriksaan, IS bersedia menemui wartawan dengan menutupi wajahnya dengan masker dan menggunakan topi. Di hadapan sejumlah media, ia mengatakan bahwa tidak mengenal muncikari Soni Dewangga dan muncikari Julendi. “Saya tidak mengenal Soni Dewangga, tetapi hanya mengetahui Soni dari sosial media saja. Selain itu, saya juga tidak pernah berhubungan dengannya,” kata IS di Mapolda Jatim. Ketika ditanya mengenai dirinya pernah ditawari pekerjaan di prostitusi online milik Soni, ia lebih memilih diam. Selain memilih diam, wanita ini juga menegaskan kembali bahwa ia tidak mengenal Soni. “Saya tidak kenal Soni. Itu aja ya. Saya tahunya tentang dia hanya di sosmed saja,” pungkasnya. (x-3/nov)

Praktik Pengamanan dan Pengawalan Tamu VVIP Praktik pengamanan tamu VVIP ini merupakan serangkaian dari program unggulan Kamis Pak Polis yang dipimpin oleh Kasatsabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Heru Purwandi. Latihan diawali paparan materi dan bagaimana pengamanan dan pengawalan tamu VVIP menggunakan formasi 1 sampai dengan 5 orang. Selanjutnya anggota mempraktikkannya saat tamu VVIP berjalan setelah turun dari kendaraan, hingga cara bertindak menghadapi ancaman dan penyerangan terhadap objek. Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol

Ogah Pria Berondong Alasannya hal itu bakal menuai hujatan dari masyarakat. Menyebut nama Sophia Latjuba tentunya terbayang sosoknya yang tetap menawan di usia yang tak lagi muda. Ya, Sophia memang sudah memasuki usia 49 tahun, namun pesonanya masih bisa menarik pria di bawahnya. Namun ternyata ada satu yang mengganjal dan membuatnya untuk bertahan dan tak memilih pria berondong alias pria lebih muda darinya. Ia pun mencurahkan isi hatinya kepada Deddy Corbuzier di kanal Youtube milik presenter tersebut. Ia mengatakan, jika perempuan dengan pasangan yang lebih muda bisa menuai hujatan dari masyarakat. “Di semua tempat juga bakal dihujat, paling parah di sini (Indonesia) sih,” ucap Sophia Latjuba. Menurut Sophia Latjuba, komentar dari netizen Tanah Air memang lebih hebat dari pada komentar dari netizen negara lain. Ini menjadi alasannya untuk tak memilih pria yang berusia lebih muda sebagai kekasih. Sophia sepertinya sudah tahu sebutan apa yang akan dialamatkan kepadanya kala ia nekat

Sambungan dari hal 1

Ahmad Faisol Amir mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk menyiapkan personel dalam pengamanan tamu VVIP yang datang ke wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak. “Jika sewaktu-waktu diperlukan dalam pengamanan dan pengawalan tamu VVIP, anggota sudah siap,” kata Faisol. Untuk itu di program Kamis Pak Polis ini dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan teknik kepolisian bagi personel. “Pelbagai pelatihan diberikan dan diajarkan dengan harapan para personel semakin profesional,” pungkas Faisol. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 untuk menjalin kasih dengan pria berondong. Apalagi sampai melangkah ke jenjang pernikahan dengan anak muda. “Iya pasti dikatain tante girang, nggak usah 20 tahun, 10 tahun aja udah dikatain,” tutur Sophia Latjuba. Di sini Sophia Latjuba mencoba membandingkan bagaimana tradisi atau budaya yang berlaku untuk pria terkait pendamping hidup. Tak seperti perempuan, jika seorang pria memiliki istri yang berusia lebih muda, masyarakat cenderung santai.”Kamu 43 tahun Ded, menang banyak kalau laki-laki umur 40-an, punya anak, punya cewek lebih muda,” ujar Sophia Latjuba. “Tahu kan, pacar gua seumuran anak lu, cewek gua seumuran Eva dong,” kata Deddy Corbuzier. “Tuh, kamu menang banyak, coba aku yang ngelakuin itu (memacari cowok lebih muda 20 tahun), pasti dihujat,” jawab Sophia Latjuba. Namun, sebagai perempuan Sophia Latjuba berharap dirinya bisa memiliki pendamping hidup. “Gue juga pengin kalau laki-laki open the doors for me, carry my bags, of course,” tutur Sophia Latjuba. (*/nov)

bermula dari laporan korban yang menghubungi mapolsek setelah motornya hilang di tempat parkir kerjanya. “Mendapat laporan, saya bersama anggota langsung menuju lokasi guna melakukan penyelidikan,” kata Supranoto, Kamis (14/11). Sesampainya di lokasi, lanjut Supranoto, pihaknya lang-

sung melakukan olah TKP dan memeriksa rekaman CCTV yang berada di tempat kerja korban. “Setelah melakukan olah TKP dan melihat CCTV, didapati informasi jika pelaku berada di Jalan Simokerto,” paparnya. Selanjutnya petugas, bergerak cepat dan mencari keberadaan pelaku di sekitar jalan

tersebut. Akhirnya petugas melihat pelaku sedang mengendarai motor curiannya di Jalan Sidodadi. “Setelah melakukan pengejaran, petugas berhasil menghentikan laju motor pelaku dan langsung membawanya ke mapolsek,” jelas Supranoto. Supranoto menambahkan, dari hasil penyidikan terungkap

Usai Nyabu, Tiga Pengedar Diringkus Bhineka; dan M Fauzi (31), warga Sumber Suko, Gempol, Kabupaten Pasuruan. “Ketiga tersangka merupakan pengedar sabu di wilayah Jatisrono. Sebelumnya mereka menggelar pesta sabu di rumah itu,” ungkap Kanitreskrim Polsek Semampir Iptu Tritiko, Kamis (14/11). Penggerebekan dilakukan setelah melakukan penyelidikan karena mendapatkan laporan adanya pesta sabu di rumah yang ditempati Sukarno, yang dikenal sebagai pengedar. Dipastikan para tersangka berada di dalam rumah, petugas langsung melakukan penggerebekan pada Selasa (12/11) sekitar pukul 07.00. Saat diamankan ketiganya

tertidur pulas usai mengisap sabu bersama. Petugas juga melakukan penggeledahan di lokasi dan ditemukan sebuah dompet kain warna merah. Di dalamnya berisi 13 poket sabu yang dikemas dalam plastik klip. “Masing-masing klip berisi 0,47 gram sabu yang rencananya dijual ke pelanggannya secara paket hemat (pahe). Jadi total sabu yang kami temukan seberat 6,95 gram,” kata Tritiko. Selain barang haram siap edar, anggota juga menemukan 5 pipet kaca; 1 pak plastik klip; 2 buah sekop; 1 buah timbangan elektrik; dan uang tunai Rp 61.000. Selanjutnya petugas mengamankan ketiga tersangka ke mapolsek untuk proses penyidikan lebih

Mabuk, Korban Dikeroyok keduanya warga Jalan Prada Indah. Gegara perbuatan itu akhirnya berujung penangkapan terhadap keduanya. Ditambah lagi, korban, AW (16), anak baru gede (ABG), warga Jalan Lakarsantri juga melapor ke Mapolsek Dukuh Pakis. “Kedua tersangka sempat buron dan baru berhasil kami tangkap pada Senin (11/11),” kata Kanitreskrim Polsek Dukuh Pakis AKP Haryoko Widhi, Kamis (14/11). Sementara itu, kejadian bermula ketika AW sedang asyik mengoperasikan HP di tepi Jalan Pradah Indah. Tiba-tiba datang Aziz dan Andre dalam keadaan mabuk lalu merampas HP korban. Merasa dikerjai dua preman, ABG ini

Sambungan dari halaman 1 lanjut. “Kami masih kembangkan lagi peredaran narkoba itu. Informasinya barang dibeli dari seorang bandar di Madura,” tandas Tritiko. Dalam pemeriksaan diketahui, bahwa sabu itu ternyata milik Sukarno. Sedangkan Lukman dan Fauzi hanya ikut mengedarkan saja. Dari hasil penjualan sabu, keduanya mendapatkan komisi dan nyabu gratis. Sementara, barang haram itu baru dibeli dari Madura lalu dikurangi (dicubit) kemudian dimasukkan ke dalam plastik klip masing-masing berisi 0,47 gram untuk dijual lagi. “Kami hanya menjualkan sabu pahe ke teman-teman dekat sebesar Rp 200 ribu. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 mencoba mempertahankannya. Kedua tersangka pun emosi lalu mengeroyok dan berhasil membawa kabur HP korban. “Korban dikeroyok oleh kedua tersangka. Setelah itu segera melapor ke kami,” ungkap mantan Kanitreskrim Polsek Sawahan ini. Laporan AW kemudian ditindaklanjuti oleh polisi dan segera meluncur ke lokasi. Sayangnya setiba di sana, kedua pelaku sudah melarikan diri. Meski begitu petugas tidak putus asa. Hingga beberapa hari didapat informasi bahwa seorang pelaku terlihat bekerja menjadi polisi cepek di Jalan Prada Indah. Anggota lalu bergerak hingga menangkap pelaku tersebut tanpa perlawanan. Kepada petugas Aziz mengakui perbuatan-

Asma Kambuh Bersamaan dengan Pendarahan Hebat Udin adalah anak kedua Hayong dengan istrinya, sebut saja Nur Hayati. Anak ketiga mereka, Nursiam, bekerja sebagai pilot. “Udin berencana menikah di Masjid Al-Haram,” imbuh Hayong. Pembicaraan Memorandum vs Hayong tadi terjadi pada Jumat (8/11) pagi. Tiba-tiba Hayong terburu-buru minta izin memutskan sambungan. “Sori Yul. Ada yang penting,” katanya. Sekitar lima menit kemudian telepon WA Memorandum kembali berdering. Dari Hayong. “Maaf. Tadi aku ditelepon Udin. Dia dikabari Muniah terjatuh di kamar

jika pelaku melakukan pencurian dengan menggunakan kunci T dan motor yang dicuri tersebut akan dipakai sendiri. “Ngakunya baru sekali mencuri dan motor korban akan dipakai sendiri. Namun kami tidak percaya begitu saja dan akan kami lakukan pengembangan dari pengakuan tersangka,” pungkas Supranoto. (x-3/nov)

mandi. Sekarang sedang dibawa ke rumah sakit.” Sambungan diputus lagi. Tidak ada kabar selanjutnya. Baru Jumat sore Hayong mengabari lagi bahwa Muniah keguguran. Saat itu Udin yang baru selesai mengikuti seminar pendidikan vokasi di semarang sedang dalam perjalanan pulang. Keesokan harinya, 9 November 2019, tepat Maulid Nabi Muhammad shollahu alaihi wassalam, HP Memorandum berdering. Masih pagi. Sekitar pukul 04.15. Bukan dari Hayong, melainkan dari Udin. Dia mengabarkan bahwa Muniah telah

nya merampas HP korban. Bahkan aksinya dilakukan bersama Andre. Polisi pun memburunya dengan mengeler Aziz. Upaya itu membuahkan hasil. Andre berhasil diringkus saat ngopi di warkop Jalan Gadel Sari Tengah. Selanjutnya Aziz dan Andre dibawa ke mapolsek untuk diproses lebih lanjut. “Kedua tersangka telah dijebloskan tahanan,” tegas Haryoko Widhi. Dalam pemeriksaan, mereka mengakui semua perbuatannya merampas HP AW, serta mengeroyoknya karena terpengaruh miras. Hanya saja barang rampasan itu ternyata sudah dijual. “Uangnya kami belikan miras lagi pak,” ujar Aziz diamini Andre. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 tiada. Asma yang sudah lama dideritanya ternyata kambuh bersamaan dengan pendarahan hebat saat keguguran. Innalillahi wainnailaihi rojiun. (habis)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih


SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

HUKUM & KRIMINAL

JUMAT WAGE, 15 NOVEMBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALA HALAMAN 8

Bassist Boomerang Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara

Tetap Akan Bermain Musik

Wakapolres Kompol Mario Prahatinto membacakan pesan Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno.

Deklarasi Pilkades Damai, Aman, dan Kondusif Pasuruan, Memorandum Polres Pasuruan Kota kembali menggelar deklarasi damai Pilkades di halaman Pendopo Bhinneka Tunggal Ika, Kecamatan Grati, bersama 4 kecamatan, Rabu (13/11). Dalam pelaksanaan deklarasi damai dihadiri Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Mario Prahatinto didampingi para pejabat utama dan kapolsek jajaran, danramil, para camat, dan para calon kepala desa dari 4 kecamatan. Mario juga membacakan pesan dari Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno SIK MH mengatakan, selain mempererat tali silaturrahmi kepada calon kepala desa juga sekaligus membangun suatu komitmen yang mampu merajut hubungan emosional. Guna terwujudnya kondisi kamtibmas yang kondusif dalam rangka menyongsong pelaksanaan Pilkades Kabupaten Pasuruan 2019 yang aman, santun damai dan bermartabat. Dalam deklarasi damai pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Pasuruan tahun 2019, dibacakan seluruh calon bakal kepala desa dari 4 Kecamatan Rejoso, Lekok, Grati, Nguling dan penandatanganan naskah ikrar. “Harapan kami dengan pertemuan ini dari calon kades dari 4 Kecamatan Rejoso, Lekok, Grati, Nguling, akan menghasilkan suatu produk yang mampu mewujudkan suatu tatanan kehidupan masyarakat yang aman damai dan kondusif,” ujar Mario.(*/rul/fer)

Dalam amar putusannya, ketua mejelis hakim Anne Rusiana menegaskan bahwa terdakwa terbukti melanggar pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Menjatuhkan pidana terhadap Hubert Henry Limahelu selama satu tahun dan empat bulan penjara, dikurangi terdakwa selama dalam tahanan, “ ujar Anne Rusiana, kemarin. Lanjut Anne, hal yang memberatkan terdakwa yaitu alibi narkotika jenis ganja yang digunakan untuk pengobatan tidak ada izin dari dokter. Sedangkan hal yang meringankan terdakwa mengakui perbuatannya. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) sebelumnya yaitu selama dua tahun. Menanggapi putusan itu, kedua baik JPU atau Henry mengaku pikir-pikir. Ditemui usai sidang, Robert Mantinia, penasihat hukum Henry mengatakan bahwa putusan majelis hakim cukup objektif. “Dikarenakan fakta persidangan yang terungkap pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dan dia (Henry, red) terbukti sebagai pengguna,” jelas Robert. Lanjut Robert, nantinya Henry tinggal menjalani hukuman selama 10 bulan penjara. “Nantinya menjalani rehabilitasi sosial. Kalau hukuman selesai, dia akan kembali ke

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Surabaya, Memorandum Bassist Boomerang Hubert Henry Limahelu divonis 1 tahun 4 bulan penjara, Kamis (14/11).

Hubert Henry Limahelu didampingi penasihat hukumnya Robert Mantinia (kiri).

masyarakat,” jelasnya. Robert menambahkan, kliennya tidak bisa direhabilitasi karena memang merupakan residivis narkoba dan terakhir kedapatan menyimpan 7 gram ganja. “Itu yang membuat tidak bisa direhabilitasi,” pungkas Robert.

Sementara itu Henry mengucapkan terima kasih kepada mejelis hakim atas putusannya. “Saya terima kasih dengan keputusan hakim,” jelasnya. Disinggung soal karier selanjutnya, Henry menegaskan bahwa dirinya masih bermain musik. “Saya seniman dan

tetap bermain musik,” pungkas Henry. Seperti diketahui, Henry membeli dua paket ganja kepada saksi Micahel Amos (berkas terpisah) dengan harga Rp 400 ribu. Setelah itu, ganja diserahkan oleh Michael Amos ke rumah Henry.

Namun, keesokan harinya petugas dari Polrestabes Surabaya menangkap Henry saat tidur di rumah. Dari penggeledah ditemukan barang bukti berupa 2 paket ganja dengan berat kotor 6,70 gram beserta satu kertas paper yang ditemukan di atas genteng rumah Henry. (fer/tyo)

Lomba KTL Polda JaƟm

Safari Tiga Pilar Pasuruan, Memorandum Dalam rangka kesiapan pengamanan pilkades serentak tahun 2019, Polsek Purwosari Polres Pasuruan melaksanakan safari tiga pilar di Pendopo Kecamatan Purwosari, Rabu (13/11). Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 300 orang. Peserta yang hadir, ketua panitia pilkades serentak 2019, BPD se-Kecamatan Purwosari, kepala desa dan Plt kepala desa se-Kecamatan Purwosari, para calon kades sebanyak 26 orang dari 9 desa yang akan melaksanakan pilkades, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat. Wakapolsek Purwosari bersama para kasi dan kanit serta bhabinkamtibmas, babinsa, Satpol PP, linmas dan undangan masyarakat lainnya sekitar 200 orang. Sebagai pemberi asistensi yaitu Kapolres Pasuruan yang diwakili Wakapolres Pasuruan Kompol Supriyono, Kabagops AKBP Subadar, Kasatbinmas AKP Safiudin, Kapolsek Purwosari AKP I Made Suardana, Camat Purwosari Eka Wara Brehaspati, Danramil Purwosari Kapten Inf Puji Wiratno, dan Kakesbangpol Zainudin. Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa. Kemudian sambutan Camat Purwosari yang intinya bahwa ada 9 desa di Kecamatan Purwosari yang akan melaksanakan Pilkades dengan jumlah calon kepala desa sebanyak 26 orang. (*/rul/fer)

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya menggelar jagongan kamtibmas bersama muspika, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Kasatlantas AKP M Ardi Wibowo SH SIK MH mendampingi tim penilai di Jalan Soekarno-Hatta.

kami jagokan dalam lomba KTL di lingkup Polda Jatim,” tandas Ardi Wibowo. Di antaranya, situasi dan kondisi arus lalu-lintas di sepanjang ruas jalan poros itu, dalam kesehariannya, memang tergolong amat tertib. Faktanya memang demikian. Meski tergolong padat oleh lalu-lalang ragam jenis kendaraan, arus lalu-lintas di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, memang selalu bergulir tertib, lancar, aman dan nyaman. Bahkan, tidak sekalipun pernah terjebak kemacetan. Realita positif itu terjadi karena

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

13 Personel Polres Jember Terima Reward Jember, Memorandum Pengembangan sumber daya manusia unggul untuk mewujudkan Polri yang Promoter dilakukan lebih humanis dengan pendekatan reward bagi personel yang berprestasi. Penghargaan ini merupakan dukungan empiris institusi kepolisian guna memotivasi peningkatan kinerja secara signifikan. Demikian titik tekan arahan dan harapan Kapolres n NurJember AKBP Alfian rizal SH SIK MHum saat m memimpin apel jam pimpinan sekaliguss pemberian reward kepada anggota berprestasi yang digelar di halaman Mapolres Jember, Selasa (12/11). “Penghargaan merupakan bentuk perhatian dan apresiasi

Kapolr Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum memberiKapolres kan re reward kepada anggota yang berprestasi.

insti institusi terhadap persone onel yang berdedikasi ting tinggi dalam bertugas. Sa Saya berharap reward bukan dijadikan kesombongan diri, namun sebaliknya jadikan hal ini sebagai motivasi bekerja lebih

baik kedepannya,” ujar Kapolres Jember. Penghargaan diberikan kepada enam anggota satreskrim karena prestasinya dalam mengungkap kasus pembunuhan kurang dari 1 X 24 jam yang terjadi di Perumahan PTPN XII Mumbulsari. Selain memberikan apresi-

FOTO: MEMORANDUM/YUD

Wakapolres Pasuruan Kompol Supriyono memberikan materi kepada para calon kepala desa.

Bangkalan, Memorandum Tim penilai lomba kawasan tertib lalu lintas (KTL) Polda Jatim, sowan ke Mapolres Bangkalan, Rabu (13/11). Setelah diterima Kapolres AKBP Rama Samtama Putra SIK MH MSi, delapan personel tim penilai yang terdiri dari beberapa perwira Polda, institusi kedinasan terkait dan jurnalis itu kemudian terjun ke lapangan melakukan penilaian. “Mereka secara serentak akan menilai di sepanjang jalan protokol Soekarno-Hatta dan Teuku Umar di Kecamatan Bangkalan Kota,” kata Kasatlantas Polres Bangkalan AKP M Ardi Wibowo SH SIK MH beberapa saat sebelum tim penilai blusukan ke lapangan. Ruas jalan protokol Soekarno-Hatta dan Jalan Teuku Umar yang terbentang sepanjang 1,8 km di sisi Selatan jantung kota Bangkalan itu, merupakan area jalur lalu lintas di wilayah perkotaan. Dua area ruas jalan protokol inilah yang diandalkan Polres Bvangkalan dalam lomba KTL Polda Jatim. “Ada beberapa pertimbangan logis mengapa jalur Jalan Soekarno-Hatta dan Teuku Umar itu

FOTO: MEMORANDUM/RAS

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Polres Andalkan Jalan Soekarno-Hatta dan Teuku Umar

asi kepada anggota satreskrim, reward juga diberikan kepada enam anggota satreskoba karena berprestasi mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba seberat 192 gram. Di sisi lain, 1 personel Bhabinkamtibmas Desa Mrawan Polsek Mayang juga dianugerahkan penghargaan karena dedikasi sosial di tengah warga desa binaan. Lebih lanjut, Alfian juga menekankan kepada seluruh jajarannya agar mengantisipasi perkembangan situasi harkamtibmas, jelang pilkada serentak tahun 2020. Menyikapi hal ini, pihaknya akan mengedepankan Bhabinkamtibamas sebagai pembawa pesan kedamaian yang mengayomi masyarakat guna mencegah berkembangnya paham radikalisme dan intoleransi yang dapat memicu timbulnya gangguan kamtibmas.(edy/hms/fer)

bangun pisik Jalan Soekarno-Hatta memang relatif lebar. Juga disekat dan terpilah menjadi dua jalur searah. Dampaknya, meski tergolong padat, namun di kawasan dua jalur jalan poros itu amat jarang terjadi kasus laka lantas. Bagusnya, setiap harinya, belasan personel satlantas rutin dikonsentrasikan untuk mengatur arus lalin di sepanjang dua jalan protokol itu. Maklum, utamanya di sisi kanan-kiri Jalan Soekarno Hatta, memang menjadi basis hunian deretan gedung kantor lembaga kedinasan di lingkup Pemkab Bangkalan. (ras/fer)

Kapolres Ambar Rutin Jagongan Kamtibmas Probolinggo, Memorandum Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya menyadari bahwa menciptakan situasi kondusif itu tidak bisa hanya ditangani aparat kepolisian. Tapi perlu kebersamaan dengan pihak lain, instansi lain maupun seluruh lapisan masyarakat. Karenanya, Kapolres Ambar rutin bersilaturahmi menjalin sinergitas. Beberapa waktu lalu, Kapolres Ambar menggelar jagongan kamtibmas di wilayah Wonoasih. Kapolres bertemu dengan jajaran muspika, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Pada kesempatan itu, Kapolres Ambar menyampaikan pentingnya menjaga kondusifitas wilayah. Ia pun mengajak seluruh elemen untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Pada kesempatan yang lain, Kapolres Ambar bertemu dengan kelompok perguruan silat yang ada di Kota Probolinggo. Senada, Kapolres pun memyampaikan pentingnya kebersamaan dan sinergitas satu dengan lainnya. Dengan kelompok pemuda pun demikian. Kapolres juga memacu semangat mereka untuk berkarya dan berkreasi yang dapat mendatangkan manfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Jangan sampai pemuda salah jalan dan merusak masa depannya. (yud/fer)


KOTA SURABAYA LBH Perkarakan Satpol PP

JUMAT WAGE, 15 NOVEMBER 2019 HALAMAN 9

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

PWI JaƟm Lapor Kapolda

Eksekusi Duta Masyarakat, Polisi Dinilai Over Acting Surabaya, Memorandum Tindakan eksekusi gedung Astranawa di Jalan Gayungsari 9 oleh juru sita Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang didukung ratusan aparat kepolisian, Rabu (13/11), menyisakan masalah. Sebab, saat eksekusi tersebut aparat kepolisian melakukan tindakan FOTO: ISTIMEWA tidak selayaknya terhadap Ainurrohim pimpinan redaksi harian Duta Masyarakat yang berkantor di gedung Astranawa. Akibat perilaku aparat tersebut, kinerja keredaksian harian Duta Masyarakat tersebut terganggu dan dipastikan tidak bisa terbit selama tiga hari sejak Kamis (14/11) hingga Sabtu (16/11), karena infrastruktur kerja  Bersambung ke halaman 10 

Tahan Peralatan Angklung dan KTP Pengamen Surabaya, Memorandum Penyitaan peralatan angklung dan kartu tanda penduduk (KTP) pengamen jalanan oleh Satpol PP Kota Surabaya saat penertiban di traffic light (TL) Jalan Jemursari, Minggu (10/11) sore, berbuntut panjang. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya sangat menyayangkan tindakan satpol PP tersebut. Sebab,kesenian angklung juga perlu diperhatikan

demi kemajuan Kota Surabaya. “Sebagai penegak perda, satpol PP seharusnya tidak menyita peralatan angklung dan KTP para pengamen. Tindakan

tersebut tidak benar dan kami telah melayangkan surat peringatan (somasi) kepada Satpol PP Surabaya dengan tembusan ke Wali Kota Surabaya dan DPRD Surabaya,” tegas kuasa hukum pemain angklung dari LBH  Bersambung ke halaman 10  Komunitas angklung mengamen di persimpangan jalan untuk mendapatkan uang.

FOTO: ISTIMEWA

Pelebaran Jalan Sulawesi Gusur 40 Stan Pasar Keputran Surabaya, Memorandum Pemkot Surabaya mengebut pelebaran akses Jalan Sulawesi. Proyek tersebut menggusur 40 stan Pasar Keputran Selatan, Ka-

mis (14/11). Dinas Pekerjaan Umum dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya langsung mengerjakan pengaspalan dan akan rampung Desember. Akibat penertiban ini, para pedagang unggas direlokasi ke sisi tengah pasar. Pembongkaran stan semi permanen ini

dilaksanakan sejak pagi. Tidak ada perlawanan saat proses pembongkaran. Pedagang hanya bisa menyaksikan alat berat meratakan satu per satu bangunan pasar tradisional tersebut. Haji Dai, pedagang ayam potong, sebenarnya tidak rela stan yang sudah ditempati puluhan tahun itu digusur.

“Ya begini harus pindah. Paling pelanggan akan binggung cari stan baru kami,”keluh Haji Dai. Bangunan pasar yang dibongkar kurang lebih 15 meter dari sisi Jalan Sulawesi, sedangkan panjangnya sekitar 100 meter. Yakni mulai jembatan sungai Dinoyo hingga traffic light (TL) Jalan

Sulawesi. “Usai penertiban, dilanjut pengaspalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya,” kata Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Surabaya Piter Frans Rumaseb. Pe n g g u s u r a n tersebut guna pele Bersambung ke hal 10 

FOTO: MEMORANDUM/BAUD

Gus Hans mengembalikan formulir penjaringan bacawali atau bacawawali di Kantor DPC Partai Gerindra Surabaya, Kamis (14/11).

DPC Gerindra Verifikasi Berkas Cawali Surabaya, Memorandum Dari 14 calon yang mengambil formulir pendaftaran penjaringan Bakal Calon Wali Kota (Bacawali) dan Bakal Calon Wakil Wali Kota (Bacawawali) Surabaya dari DPC Partai Gerindra Surabaya, baru empat calon yang mengembalikan formulir. Di antaranya, Kamis (14/11), Zahrul Azhar As’ad alias Gus Hans, orang dekat Gubernur Jatim, yang mengembalikan formulir. Sebelumnya, Budi Santoso, Agustian Arie W, dan Sudjadi. Pendaftaran dimulai 25 Oktober hingga 15 November 2019 di Kantor DPC Partai Gerindra Surabaya, Jalan Gayungsari XI/9. Ketua Tim Penjaringan Bacawali dan Bacawawali  Bersambung ke halaman 10 

Alat berat Dinas Pekerjaan Umum dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya membongkar stan pedagang ayam di Pasar Keputran Selatan. FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

ObaƟ Pasien Kanker

Pemkot Bangun Fasilitas Kedokteran Nuklir

FOTO: ISTIMEWA

RSUD BDH milik Pemkot Surabaya di Kendung, Sememi.

Surabaya, Memorandum Pembangunan fasilitas kedokteran nuklir di RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) segera direalisasikan Pemkot Surabaya. Bahkan, tahun depan, pemkot sudah menyiapkan anggaran Rp 94 miliar. Kabid Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) Iman Krestian mengatakan,anggaran untuk pembangunan sudah digedok. Yang semula Rp 90 miliar, namun setelah direvisi muncul nilai Rp 94 miliar. “Anggaran sebesar itu tidak hanya  Bersambung ke halaman 10 

Aktivis 98 Siap Majukan Surabaya Surabaya, Memorandum M Sholeh akhirnya menggandeng Taufik Monyong untuk maju sebagai cawali dan cawawali dari jalur independen pada Pilwali Surabaya 2020. Sebagai bentuk keseriusannya, mereka mendeklarasikan diri di depan rumah HOS Cokroaminoto, Jalan Peneleh VII, Kamis (14/11). Sholehyangsudahmendeklarasikan

diri maju independen sejak Juli lalu mengatakan, dirinya menggandeng Taufik Monyong karena sudah kenal lama, sama-sama aktivis 98, dan pernah sama-sama dipenjara.”Jadi sudah klop untuk maju bareng dalam pilwali jalur independen,” tegas Sholeh yang berprofesi sebagai advokat ini. Dia menambahkan, selama  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

M Sholeh

HUT Ke-50 SKH Memorandum

Pimpinan Radar Surabaya Hadiri Open House Surabaya, Memorandum Ucapan dari relasi, baik karangan bunga atau datang langsung di acara open house HUT ke-50 Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum, Senin (11/11), terus mengalir. Salah satunya dari Radar Surabaya. Diwakili Direktur Radar Surabaya Lilik Widyantoro, General Manager Aries Wahyudianto, dan Manager Advertorial Lainin Nadziroh, langsung bergabung dengan relasi SKH Memorandum lainnya di kantor Jalan Ketintang Baru III/91. Dalam kesempatan itu, perwakilan dari Radar Surabaya juga  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Direktur Radar Surabaya Lilik Widyantoro didampingi General Manager Aries Wahyudianto, dan Manager Advertorial Lainin Nadziroh menyerahkan kue kepada Direktur Utama SKH Memorandum.


KOTA SURABAYA

JUMAT WAGE, 15 NOVEMBER 2019 HALAMAN 10

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

TANYA JAWAB ISLAM PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Pahala Berbakti Kepada Orang Tua Sebanding Pahala Jihad? Tanya: Assalamualaikum wr wb Apakah benar pahala rang berbakti kepada kedua orang ahala tua sebanding dengan pahala jihad? Jawab: Waalaikumussalaam wr wb. Penannya yang saya hormati. Ada beberapa hadits mengenai berbakti kepada kedua Ustaz Dino Imansyah orang tua yang pahalanya sebanding dengan jihad di jalan Allah: 1. Dari Abdullah bin Mas’ud dia berkata, saya bertanya kepada Rasulullah saw: Amalan apakah yang paling utama? Beliau menjawab: Salat pada waktunya. Aku bertanya: Kemudian apa? Beliau menjawab: Berbakti kepada kedua orang tua. Aku bertanya lagi: Kemudian apa? Beliau menjawab: Berjihad di jalan Allah. Kemudian aku tidak menambah pertanyaan lagi karena menjaga perasaan beliau. (HR Bukhori dan Muslim). 2. Dari Abdullah bin Amr ram berkata: Datang seorang lelaki kepada Nabi saw lalu meminta izin untuk ikut berjihad. Maka Beliau bertanya: Apakah kedua orang tuamu masih hidup? Lelaki itu menjawab: Ya. Maka beliau bersabda: Kepada keduanyalah kamu berjihad (berbakti). (HR Bukhari). 3. Dari Anas, ia berkata: Ada seorang lelaki datang kepada Rasulullah saw lalu berkata: Sesungguhnya aku ingin berjihad, namun tenagaku tidak mampu. Beliau bersabda: Apakah salah satu di antara kedua orang tuamu masih hidup? Lelaki itu menjawab: Ibuku. Baliu bersabda: Berperanglah untuk Allah dalam memperbaikinya. Bila kamu melakukan yang demikian itu maka kamu laksana orang yang haji, umrah dan orang yang berjihad. (HR Abu Ya’la ). 4. Dari Mu’awiyah bin Jahimah As-Salamiy, bahwasanya Jahimah datang kepada Nabi saw lalu berkata: Wahai Rasulullah, Aku ingin berperang dan aku datang untuk minta pendapatmu. Maka beliau bersabda: Adakah ibumu? Ia jawab: Ya. Beliau bersabda: Berbaktilah kepadanya terus-menerus, karena sesungguhnya surga itu berada di bawah kakinya.(HR Nasa’i & Baihaqi). Penannya yang saya hormati, kecuali kedua orangtua kita mengizinkan kita untuk berangkat jihad. Wallaahua’lam bishshowab. (*)

SMK Maritim Pertama Berdiri di Lamongan Lamongan, Memorandum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Maritim pertama di Indonesia akan lahir di Lamongan. Tahun ini akan dimulai pengurukan lahan, dan pada 2020 sudah mulai pembangunan. Kurikulum untuk SMK Maritim bahkan sudah disiapkan. Hal itu terungkap saat Bupati Fadeli membuka Sarasehan Nasional Menelusuri Jejak Laksamana Nala Sebagai Panglima Perang Patih Gajah Mada dalam Strategi Pengembangan Budaya Maritim di Pendopo Lokatantra, Kamis (14/11). Sekolah yang berada di Kelurahan/Kecamatan Brondong ini nantinya akan membuka tiga kompetensi keahlian. Yakni nautika kapal penangkap ikan, teknika kapal penangkap ikan,

dan agribisnis pengolahan hasil perikanan. Fadeli mengatakan, dia berinisiatif menelurkan pembangunan SMK Maritim karena potensi perikanan di Lamongan sangat tinggi. Sementara SDM untuk mengolahnya tidak cukup tersedia. Untuk menjamin berdirinya SMK Maritim ini, di tempat yang sama dilakukan penandatanganan komitmen bersama pembangunannya oleh Bupati Lamongan Fadeli dengan Direktur Politeknik Maritim Indonesia (Polimarin) Sri Tutie

Surabaya, Habibus Shalihin, Kamis (14/11). Habibus menjelaskan, penyitaan KTP milik Michael V, Hadi Santoso,Randy Setyo, dan Reza Anggara (Prinsipal) oleh Satpol PP Kota Surabaya termasuk pelanggaran terhadap ketentuan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (selanjutnya disebut Perda Ketertiban Umum). Dia menegaskan, dalam Perda Ketertiban Umum tersebut tidak ada kewenangan yang dibe-

rikan untuk menyita KTP. Dalam Pasal 45 huruf d hanya diperbolehkan menyita benda dan surat. “Sehingga penyitaan terhadap KTP milik prinsipal oleh satpol PP termasuk pelanggaran hukum sebagaimana yang diatur dalam Perda Ketertiban Umum maupun peraturan perundang-undangan di atasnya,” terang dia. Atas penyitaan KTP dan angklung milik prinsipal, Habibus meminta satpol PP untuk mengembalikan KTP kepada prinsipal selambat-lambatnya 1x24 jam sejak surat somasi ini diterima. Sedangkan untuk

Pelebaran Jalan Sulawesi Gusur 40 Stan... baran Jalan Sulawesi yang selama ini sering macet. Pemkot menargetkan pada Desember 2019 akses Jalan Sulawesi lebih lebar. “Sehingga tidak macet lagi seperti biasanya,” ujar Piter. Selain itu, lanjut Piter, pemkot akan memusatkan pemotongan unggas di rumah potong hewan (RPH) Pegirian. Ini agar ayam yang dijual di tengah kota sudah dalam keadaan bersih atau karkas. Dengan begitu, Piter berharap, tidak ada kegiatan

berantakan. Menyikapi kondisi itu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim bersama pimpinan media melakukan pertemuan dengan pimpinan redaksi harian Duta Masyarakat dan seluruh karyawan pada Kamis (14/11) di Kantor PWI Jawa Timur. “Pertemuan itu menghasilkan sejumlah pernyataan sikap, yakni pertama, PWI Jatim bersama pimpinan media dan pimpinan redaksi Duta Masyarakat akan melaporkan perlakuan tidak selayaknya aparat kepolisian kepada re-

pemotongan hewan di tengah kota, khususnya di Pasar Keputran Selatan. Apalagi sampai membuang limbah pemotongan ke sungai. Sementara Direktur Pembinaan Pedagang PD Pasar Surya Taufiqurrahman menyampaikan, penertiban saat ini terkait kebutuhan Pemkot Surabaya untuk pelebaran Jalan Sulawesi. “Pedagang yang terdampak pelebaran jalan, kami geser ke sisi belakanng atau

daksi harian Duta Masyarakat saat proses eksekusi gedung Astranawa itu kepada Kapolda Jatim,” kata Ketua PWI Jatim Ainurrohim usai pertemuan, Kamis (14/11). Kedua, lanjut Ainurrohim, proses eksekusi gedung Astranawa yang tidak mengindahkan keberadaan institusi media massa yakni harian Duta Masyarakat telah mengakibatkan kebebasan dan kemerdekaan pers terancam. Apalagi kegiatan keredaksian Duta Masyarakat terganggu dan tidak bisa menerbitkan koran selama tiga hari.

DPC Gerindra Verifikasi Berkas Cawali FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Letkol Inf Agus Faridianto Jabat Dandim Surabaya Timur Surabaya, Memorandum Dandim Tipe A 0831/ Surabaya Timur yang sebelumnya dijabat Kolonel Arm Muhammad Haidir kini resmi digantikan Letkol Inf Agus Faridianto. Sedangkan prosesi pergantian jabatan ini dipimpin Danrem 084/ Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Sudaryanto, Kamis (14/11). “Pergantian jabatan di tubuh TNI-AD, sudah menjadi hal yang lumrah. Proses pergantian jabatan dilakukan guna mewujudkan profesionalisme prajurit TNI AD,” ujar Sudaryanto. Keberadaan pejabat baru di wilayah teritorial korem, ujar Sudaryanto, bila bukan hanya sebagai bentuk penyegaran satuan semata. Namun, dirinya menyebut jika pejabat baru di satuannya, nantinya diharapkan mampu mewujudkan kemanunggalan antara TNI dan rakyat. “Terutama bersinergi dengan forkopimda dan masyarakat guna mewujudkan stabilitas dan mendukung program pemerintah,” lanjut Sudaryanto. (tyo/lis)

Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

Rahayu, Komandan Sekolah Tinggi Teknik Angkatan Laut (STTAL) Laksamana Arvando Bastari dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Lamongan Sri Yuliasih. “Tingginya potensi kema-

ritiman di Lamongan menjadi faktor utama sekolah ini didirikan,” ujar Fadeli. Dijelaskan olehnya, dengan panjang pantai mencapai 47 kilometer, pada tahun 2018 dapat menghasilkan ikan 131.976, 68

LBH Perkarakan Satpol PP

Eksekusi Duta Masyarakat...

Prosesi sertijab Dandim Surabaya Timur di Makorem Bhaskara Jaya.

FOTO: ISTIMEWA

Bupati Fadeli membuka sarasehan nasional yang digelar di pendopo Lokatantra, Lamongan.

DPC Partai Gerindra Surabaya Bagiyon mengatakan, hingga Kamis (14/11) pukul 14.00, baru empat calon yang mengembalikan formulir. “Ya, mungkin pada hari terakhir penutupan, Jumat (15/11) ini akan bertambah lagi calon yang mengembalikan formulir. Biasanya mereka mengembalikan saat injury time,” ungkap dia. Ditanya kader potensial Partai Gerindra Bambang Haryo Sukartono apakah memilih bertarung di Pilbup Sidoarjo? Bagiyon belum bisa memastikan. “Ya, kita lihat saja besok (hari

ini, red), apakah Pak Bambang mengembalikan formulir atau tidak,” tandas dia. Setelah pendaftaran ditutup, lanjut dia, nantinya seluruh berkas pendaftar bacawali atau bacawawali akan diverifikasi DPC dan DPD. Selanjutnya dikirim ke DPP untuk mendapat rekomendasi. Soal minimnya calon yang mengembalikan formulir apa karena persyaratan dari Partai Gerindra memberatkan mereka, terutama soal pembiayaan harus ditanggung calon sendiri? Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya BF Sutadi, ketika dikonfir-

Pimpinan Radar Surabaya Hadiri Open House menyerahkan kue ulang tahun dan langsung diterima oleh Direktur Utama SKH Memorandum Choirul Shodiq didampingi Pemred Arief Sosiawan dan Redaktur Senior Ahmad Syaiku. “Selamat kepada SKH Mem-

orandum yang ke-50 dan sukses selalu menjadi koran kriminal dan hukum terdepan di Jatim,” ujar Lilik Widyantoro. Atas ucapan itu, Direktur Utama SKH Memorandum Choirul Shodiq juga mendo-

ton. Ini adalah produksi total dari perikanan budidaya dan tangkap. Produksi ini selama ini didukung dengan 11 industri pengolahan ikan dan 1.201 UKM pengelola produk ikan. “Selain itu kami memiliki lima industri perkapalan, empat pelabuhan ikan dan didukung dengan 11 industri pengolahan ikan serta 1.201 UKM pengelola produk ikan,” ungkap Fadeli. Dengan potensi luar bisa tersebut seharusnya tingkat kesejahteraan nelayan Lamongan juga tinggi. Namun dalam kenyataannya kesejahteraan nelayan masih dibawah rata-rata. “Penting bagi Kami agar anak-anak nelayan memiliki ilmu pengetahuan yang lebih tinggi. Sehingga kesejahteraan bisa merata, “ harapnya. (*/udi)

Sambungan dari halaman 9 angklung harus dikembalikan paling lama seminggu sejak dilakukan penyitaan. Dia menambahkan, adanya catatan di balik kertas surat tanda terima barang bukti menunjukkan adanya pelanggaran administrasi yang dilakukan satpol PP. Karena dalam surat tanda terima barang bukti yang resmi telah ditentukan, bahwa barang bukti yang disita harus diambil paling lama seminggu. Tetapi satpol PP meminta prinsipal untuk mengambil Senin (25/11). Ini artinya harus menunggu sembilan hari sejak KTP disita.

Sambungan dari halaman 9 sisi timur dari Pasar Keputran Selatan,” jelas dia. Dia meminta agar pedagang memaklumi hal tersebut, terlebih luas lahan penggantinya sedikit sempit atau tidak sampai 10 meter seperti semula. Yakni setiap pedagang hanya memiliki lebar stan 6 hingga 7 meter. “Kami harus selalu bernegosiasi dengan para pedagang untuk selalu memahami kebutuhan kota (pelebaran jalan),” pungkas dia. (alf/dhi)

Sambungan dari halaman 9 “Kejadian ini dikhawatirkan bisa menjadi preseden buruk dan ancaman baru terhadap kemerdekaan pers,” tegas Air, sapaan akrab Ainurrohim. Selanjutnya, tambah Air, PWI Jatim akan memberikan fasilitas tempat dan infrastruktur lainnya kepada awak redaksi harian Duta Masyarakat agar tetap bisa bekerja dan menerbitkan kembali korannya. Fasilitas itu diberikan hingga Duta Masyarakat mempunyai kantor dan infrastruktur permanen untuk proses kerja jurnalistik secara normal. (*/dhi)

Sambungan dari halaman 9 masi mengaku kurang tahu. “Tapi menurut kami persyaratan itu masih wajar dan enggak sulit. Dan, ke depan harus ada komitmen seperti itu (calon membiayai sendiri ongkos politiknya),” jelas Sutadi. Sementara Gus Hans mengaku serius maju pilwali. Ini setelah dia mendapat dorongan dari masyarakat Surabaya, khususnya warga Nahdliyin. Selain itu, dirinya sudah melakukan komunikasi politik secara intensif dengan beberapa partai politik. “Mereka (partai politik) siap memberikan dukungan,” beber dia. (dhi/lis)

Sambungan dari halaman 9 akan agar Radar Surabaya juga menjadi koran yang mengedukasi pembaca dan masyarakat. “Radar Surabaya bisa melakukan hal yang sama seperti SKH Memorandum,” tegas Choirul Shodiq. (fer/lis)

“Karena itu, apabila dalam jangka waktu yang ditentukan, satpol PP tidak mengembalikan KTP dan angklung kepada prinsipal, maka dengan berat hati kami akan melakukan upaya hukum untuk kepentingan hukum prinsipal,” jelas dia. Sementara Kasatpol PP Kota Surabaya Irvan Widyanto menilai tindakan anggota Satpol PP Surabaya terhadap seniman angklung yang mangkal di Jalan Jemursari sudah sesuai aturan perda yang berlaku. “Mengenai penyitaan alat angklung dan identitas KTP memang sudah sesuai atur-

Pemkot Bangun... untuk konstruksi bangunan, namun juga fasilitas berupa spektorn atau alat untuk menghasilkan atom. Khusus bangunan sekitar Rp 3,5 miliar, yang banyak untuk spektorn,” ungkap Iman Krestian. Iman menambahkan, sesuai rencana, lelang proyek ini akan dilakukan pada akhir tahun ini untuk manajemen konstruksi (MK). Selanjutnya, Januari akan dilelang dan Maret sudah ada pemenang lelang. “Kalau semuanya lancar, Insya Allah kami targetkan Desember 2020 sudah selesai,” kata dia. Dia mengakui, rumah sakit yang memiliki fasilitas kedokteran nuklir sudah ada di beberapa kota lain seperti Bandung, Jakarta, dan Semarang. Di Jatim sendiri belum ada, termasuk di RSU dr Soetomo. Maka kalau jadi, RSUD BDH yang pertama di Jatim memiliki fasilitas kedokteran nuklir. “Biasanya keberadaan fasilitas kedokteran nuklir ini tergantung pada adanya jurusan kedokteran nuklir di kota tersebut. Kebetulan di Surabaya belum ada. Maka, kami menggandeng rumah sakit yang sudah memiliki fasilitas kedokteran nuklir dan juga melibatkan BATAN (Badan Tenaga Atom Nasional,red),”

Aktivis 98 Siap... kepemimpinan Wali Kota Risma ada beberapa yang belum digarap seperti soal PDAM dan transportasi. Maka ddirinya siap memberesinya nanti. “Sekarang ini semua calon memiliki peluang yang sama karena tak ada yang dominan.Maka kami siap bersaing maju pilwali,”kata dia. Untuk bisa maju sebagai calon independen, Sholeh yakin bisa mengumpulkan dukungan KTP sesuai dengan yang disyaratkan KPU yaitu 138.565 KTP. Sekarang dirinya sudah mengumpuklkan 90 ribu KTP. Artinya masih kurang sekitar 48 ribu KTP. “Dalam waktu dekat, kita harus selesaikan persyaratan itu. Nanti kita bikin booth-booth di mall, di jalan-jalan. Kalau ada warga yang ingin menyerahkan KTP-nya kita sudah siapkan form. Masyarakat enggak perlu fotokopi KTP, nanti ada tim yang foto dan isi form,” ujar Sholeh.

an. Penyitaan KTP pengamen sah-sah saja, silakan saja LBH melakukan somasi,”tegas Irvan. Dia menjelaskan, seharusnya masyarakat Surabaya juga tahu bahwa sesuai Perda Surabaya sudah jelas tidak diperbolehkan main angklung di jalanan, apalagi pengamen juga meminta uang di jalanan. “Ini kan melanggar Perda Nomor 2 Tahun 2014. Yang jelas, penertiban penyitaan alat peraga dan KTP itu sudah benar. Sementara alat (angklung)dan KTP tetap kita tahan, sambil nunggu jadwal persidangan dari pengadilan,” pungkas dia. (why/dhi)

Sambungan dari halaman 9 beber dia. Pemkot juga melakukan sosialisasi ke warga sekitar RSUD BDH terkait pembangunan fasilitas kedokteran nuklir. Harapannya tidak ada ketakutan warga soal nuklir. “Sebab, ini untuk pengobatan,” kata dia. Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, menurut data, selama ini pasien-pasien yang membutuhkan penanganan selalu keluar kota, terutama pasien penyakit kanker. “Mengapa kita buat kedokteran nuklir? Ini agar warga Surabaya tidak perlu keluar kota untuk mendapatkan pelayanan ini,” kata Feni, sapaan Febria Rachmanita. Feni memastikan, pembangunan fasilitas kedokteran nuklir ini sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Bahkan, dalam setiap proses selalu didampingi pihak kepolisian, kejaksaan, tim ahli nuklir, akademisi dan BATAN. “Jadi, kami tidak sendirian, karena didampingi para ahlinya langsung. Termasuk alur layanan nuklir di RS BDH. Jadi, pelayanan ini sudah pasti aman dan tidak ada dampak untuk masyarakat di sekitar rumah sakit,” tegas dia.(udi/dhi)

Sambungan dari halaman 9 Sholeh bersama Taufiq Monyong yakin bisa memenuhi syarat tersebut. Sebab, pengumpulan dukungan KTP ke KPU baru akan dimulai pada 11 Desember 2019 hingga 5 Maret 2020. Sholeh optimistis dengan adanya Taufiq Monyong, pekerjaan mencari dukungan tersebut akan lebih mudah. Sementara Taufik Monyong mengatakan dirinya siap mendampingi Sholeh untuk maju dalam pilwali. Sebagai seorang seniman, dia melihat kebudayaan sekarang ini masih belum mendapatkan posisi yang bagus di Surabaya. Sebab, masih dipandang sebelah mata. “Dengan mendeklarasikan di depan rumah HOS Cokroaminoto ini kami juga ingin belajar banyak kepada HOS Cokroaminoto soal transformasi nilainilai baik dari para leluhur,” ungkap dia. (udi/dhi)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Supriadi, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Muhammad Arif Alfiansyah, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Blitar: Prawoto Sadewo. Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/ mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


MADURA

JUMAT WAGE, 15 NOVEMBER 2019 HALAMAN 11

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Kepala Stasiun BMKG Kalianget, Kabupaten Sumenep Usman Khalid mengatakan, musim hujan tahun ini untuk wilayah kabupaten Sumenep, diperkirakan terjadi bulan Desember dasarian satu hingga dasarian tiga. Dengan demikian, kemarau tahun ini dinilai lebih panjang dari musim normalnya. Itu disebabkan karena penguapan air laut belum cukup membuat awan hujan. “Karena diperkirakan musim hujan terjadi Desember, maka ada masa pancaroba yang harus diwaspadai masyarakat,” ungkapnya, Kamis (14/11). Bulan ini wilayah Kabu-

paten Sumenep masuk musim peralihan dari kemarau ke musim penghujan. Selama masa pancaroba diperkirakan potensi cuaca ekstrem akan terjadi. Salah satunya angin kencang, hujan lebat berdurasi singkat. Masyarakat Sumenep juga diimbau mewaspadai angin puting beliung selama peralihan musim tersebut. Dan meminta untuk membersihkan saluran-saluran air dan sungai, guna menghindari bencana banjir saat musim penghujan nanti. Usman Khalid kembali mengungkapkan sesuai data

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI

Bangkalan, Memorandum Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bangkalan menggelar pekan olahraga pelajar kabupaten (Popkab). Kejuaraan ini menjadi ajang seleksi atlet yang dipersiapkan menuju Popda Jawa Timur tahun 2020 mendatang. “Dari puluhan cabor yang dipertandingkan dalam Popda Jatim nanti, ada tujuh cabor yang kami seleksi melalui even Popkab,” kata Kepala Dispora Bangkalan Drs H Moh Saad Asyari seusai membuka Popkab cabor pencak silat, Kamis (14/11) kemarin, di GOR Sultan abdul Kadirun (SAKA). Ketujuh cabor yg dipertandingkan dalam Popkab itu, adalah sepak bola, bulu tangkis, bola voli, sepak takraw, panjat tebing, tenis meja dan pencak silat. “Itu jadi pilihan, karena ketujuh cabor itu kami nilai punya daya saing dalam Popda Jatim nanti. artinya punya kans untuk meraih medali emas, perak atau perunggu,” tandas Saad. Enam dari tujuh cabor yang dipertandingkan dalam event Popkab itu sudah dihelat pada kisaran September sampai Oktober lalu. Cabor pecak silat yang digelar 14 s/d 17 November 2019 di GOR SAKA, menjadi even penutup dari mata rantai proses seleksi atlet menuju Popda 2020 yang dijaring melalui Pobkab. Di lain pihak, Ketua Pengkab IPSI Bangkalan, H Edi Kuswanto, SH MH selaku pelaksana Popkab Pencak Silat menyatakan kegembiraannya. Sebab proses seleksi ini ternyata mendapat respons luar biasa dari komunitas pelajar di Kabupaten Bangakalan. “Info dari sekretaris pertandingan, tercatat ada 167 atlet pencak silat pelajar yang ikut ambil bagian dalam proses seleksi menuju Popda Jatim itu,” kata Edi. Jadwal pertandingannya sudah diatur rapi.Selama tiga hari akan ada 109 partai katagori tanding (fighting) yang dipertandingkan, serta 34 tampilan katagori TGR dari nomor tunggal putra-putri, ganda putra-putri dan beregu putra putri. Khusus katagori tanding Popkab kali ini, puhak panpel mempertandingkan atlet kelas A, B, C, D, E dan H putra putri.” Semua atlet harus ada pada kisaran usia 14 s/ 16 tahun. Jadi identik dengan usia pelajar. Kalau dalam. aturan IPSI lazim disebut atlet golongan remaja,” papar Edi. Seperti dijanjikan Kepala Dispora, para atlet juara dalam Popkab ini, akan digodok lebih lanjut dalam pemusatan latihan kabupaten.” Yaahh.. semacam TC (training centre) jangka panjang begitu kira kira. Lamanya sekitar delapan bulan,” kata Edi. Terakhir, Edi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kepala Dispora Drs H Moh Saad Asyari, MM, yang berinisiatif turun gunung menggelar proses seleksi atlet menuju Popda Jatim melalui kemasan even resmi Popkab. Sebelumnya, baik Dispora maupun Dinas Pendidikan (Disdik), belum pernah sekalipun atlet yang dikirim dan berlaga dalam even Popda Jatim, dijaring melalui proses seleksi. Sepenuhnya dijaring dengan cara asal tunjuk dan asal comot, tanpa tahu pasti tentang kadar kualitas dan prestasi atlet yang direkrut dadakan itu. “Itu sebabnya, setiap kali berlaga dalam kancah olahraga multi event seperti Popda dan O2SN, prestasi kontingen Bangakalan selalu berada di papan bawah klasemen pengumpulan medali. Sebab atlet yang dikirim atlet asal tunjuk atau comotan semua. Bukan atlet terbaik yang terpilih melalui proses seleksi,” kenang Edi. (ras/sr)

Bencana angin puting beliung yang melanda rumah warga Desa Panduan, Sumenep, dua tahun lalu.

beberapa tahun terakhir, wilayah yang sering dilewati angin puting beliung daerah Kecamatan Kalianget. Namun

tidak menutup kemungkinan untuk wilayah lain juga berpotensi angin puting beliung. “Makanya kami mengimbau

Bupati Sumenep Launching Bantuan Pangan Non-Tunai Sumenep, Memorandum Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar sosialisasi, edukasi, dan launching bantuan pangan non-tunai (BPNT) tahun 2019 di pendopo keraton Sumenep, Kamis (11/14). Kegiatan itu dibuka oleh Bupati Sumenep A Busyro Karim. Launching BPNT di Sumenep dihadiri perwakilan Bank Indonesia (BI) dan Bank Mandiri wilayah Jawa Timur, Kepala Bulog sub Divre wilayah Madura dan sejumlah pihak terkait. Peluncuran BPNT ditandai dengan penyerahan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) secara simbolis oleh Bupati Sumenep kepada perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). KKS tersebut akan menjadi alat pembayaran elektronik BPNT untuk seluruh KPM. Nantinya penerima manfaat setiap bulan akan mendapatkan Rp 110 ribu yang akan dibelanjakan beras dan telur di warung elektronik (e-warung) yang telah disediakan hasil kerja sama dengan Bank Mandiri. “BPNT adalah peralihan dari bantuan sosial dalam bentuk tunai seperti raskin dan rastra.

Bupati Sumenep A Busyro Karim mendampingi penerima manfaat BPNT.

Karena raskin ketika dievaluasi banyak kelemahan berasnya kurang berkualitas. Sehingga diubah menjadi rastra ternyata hasil evaluasinya juga ada penyimpangan. Good will pemerintah harus diapresiasi atas evaluasi terhadap program yang ada,” ujar Bupati Sumenep A Busyro Karim. Bupati mengakui, bantuan sosial tersebut memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumenep serta berpengaruh terhadap peningkatan kemandirian serta ketahanan pangan lokal bagi keluarga penerima manfaat. Penggunaan KKS bagi setiap penerima manfaat, menurut Bupati Busyro harus digunakan secara maksimal untuk mencukupi kebutuhan pangan keluarga sehari-hari. BPNT yang berupa beras dan telur diharapkan dapat mendukung pemenuhan kualitas gizi bagi keluarga kurang mampu.

Selain itu, bupati berharap keberadaan e-warung di Sumenep disesuaikan dengan kondisi masyarakat karena letak geografis Sumenep yang terdiri dari ratusan pulau. Jadi bupati menilai program baru tersebut menjadi tantangan terkait penempatan e-warung di masing-masing daerah. “Tempatnya harus cukup dekat dengan masyarakat khususnya di kepulauan. Kalau e-warungnya terlalu jauh maka uangnya habis untuk sewa perahu atau transportasi. Sehingga harus ada kemajuan dari sisi kemudahan dan dari sisi kualitas bahan pangannya. Saya membaca data penerima manfaat dari pusat awalnya 128 ribu KPM ketika diupdate tinggal 112 ribu lebih data penerima. Sehingga ke depan harus ada updating data secara berkala, karena bisa saja masyarakat yang awalnya miskin sekarang sudah sejahtera,” tandas bupati. (aan/sr)

masyarakat Sumenep selalu waspada saat pancaroba maupun musim hujan nanti,” katanya lagi.(uri/sr)

Polda Jatim Pantau Pilkades Lanjutan Juruan Laok Sumenep, Memorandum Polda Jawa Timur memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Juruan Laok lanjutan yang digelar Kamis (14/11). Karena itu, Dirsamapta Polda Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Sugeng Ingat Rikolo memantau langsung pelaksanaan pilkades di Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep tersebut. “Saya hadir kesini untuk memotivasi anggota, sekaligus asistensi, karena di wilayah Polres Sumenep hari ini (kemarin) digelar Pilkades serentak tahap dua, yakni di Desa Juruan Laok, dan di wilayah kepulauan,” katanya seperti dikutip dari beritajatim.com. Ia mengaku telah memberikan arahan-arahan untuk meningkatkan kesiapan pengamanan Pilkades, terutama Pilkades Lanjutan Desa Juruan Laok. “Semalam waktu saya baru datang, saya sudah tanyakan, apa kendala-kendalanya, lalu kita pecahkan bersama supaya Pilkades ini berjalan dengan lancar,” ucap Sugeng. Petugas pun melakukan pengamanan berlapis di pilkades Juruan Laok. “Mulai mau berangkat, pemilih sudah dilakukan pengamanan dari Polri dan TNI hingga melakukan pencoblosan

dan kembali lagi ke rumahnya,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S. Total keamanan yang diterjunkan ke lokasi sebanyak 327 personel gabungan dari Polri, TNI dan Satpol PP. Polri sebanyak 147 personel, TNI 130 personel dan sisanya dari Satpol PP. Dari ratusan keamanan itu termasuk personel Brimob Polda Jatim. Personel keamanan dikerahkan ke lokasi sejak Rabu (13/11). “Pengamanan berlapis ini kami lakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan,” ucapnya. Pilkades Juruan Laok kemarin merupakan pilkades lanjutan, setelah pada pilkades sebelumnya pada Kamis (7/11) terpaksa dihentikan karena terjadi kericuhan. Saat itu muncul ratusan massa dari calon kepala desa yang tidak lolos seleksi. Mereka merasa tidak puas dan mengamuk. Massa merusak kotak suara dan merobek surat suara. Massa juga merobohkan terop dan merusak kursi di lokasi Pilkades. Massa semakin tidak terkendali. Batu mulai dilempar ke arena Pilkades. Akibatnya warga yang akan melakukan pencoblosan pun panik dan berteriak ketakutan. Pelaksanaan Pilkades pun terpaksa dihentikan.(*/sr)

FOTO: MEMORANDUM/ IST

Dispora Bangkalan Gelar Popkab Pencak Silat

Sumenep, Memorandum Memasuki musim peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan (pancaroba), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kalianget, Kabupaten Sumenep, mengimbau masyarakat mewaspadai adanya hujan lebat dan angin kencang yang dapat menimbulkan puting beliung.

Dirsamapta Polda Jatim Kombes Pol Sugeng Ingat Rikolo hadir bersama petugas Polres Sumenep di lokasi pencoblosan.

Tim Monitoring Lantamal V Tinjau Renov RTLH di Pamekasan Pamekasan, Memorandum Tim pengawas dan monitoring dari Lantamal V Surabaya meninjau rumah tidak layak huni (RLTH) yang mendapat bantuan renov program Pemprov Jatim dan Lantamal V sejak Rabu (13/11) hingga Jumat (15/11). Tim yang berjumlah empat orang didamping Kapten Laut (E) Erdis Suprisancoko sebagai pelaksana meninjau renovasi RTLH di tiga kabupaten di Pulau Madura yang mendapat jatah 225 rumah. Ketua tim pengawas dan monitoring Lantamal V Surabaya Letkol Laut (P) Roni Sutadi yang sehari-hari menjabat sebagai Paban Komsos/ Bakti TNI AL Lantamal V menyampaikan bahwa sangat puas dengan hasil monitoring di lapangan. “Kami tim pengawas dan monitoring dari Lantamal V sangat puas dengan hasil yang

FOTO: MEMORANDUM/ SUJAK

Kepala Dispora Bangkalan Drs H Moh Saad Asyari MM memukul gong menandai pembukaan Popkab cabor pencak silat di GOR SAKA.

Pancaroba, Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang

FOTO: MEMORANDUM/ AAN

FOTO: MEMORANDUM/ RAS

BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Tim Pengawas dan monitoring Lantamal V di rumah warga untuk meninjau renov RTLH di Kabupaten Pamekasan.

dicapai. Hal tersebut terbukti dengan antusias masyarakat penerima,” ungkapnya, Kamis (14/11). Maisah (43), salah satu penerima renov RTLH asal Dusun Kotalon, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang

diterimanya. “Terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur, Danlantamal V, dan Danlanal Batuporon atas bantuannya. Rumah saya jadi bagus,” kata Maisah sambil menghapus airmatanya. Sementara, Kades Jarin Pademawu H Muzakki juga menyampaikan terima kasih

atas bantuan 27 renov RTLH yang diterima warganya. “Semoga tahun depan dapat bagian lagi, karena warga saya banyak yang membutuhkan,” tuturnya. Untuk diketahui, renov RTLH merupakan program Pemprov Jatim bersinergi dengan TNI AL, dalam hal ini pelaksananya Lantamal V dan Lanal-Lanal jajarannya Wilayah Jatim. Pada tahun 2019 terbangun 867 unit tersebar di wilayah Jatim terutama desa pesisir. Kegiatan teritorial karya bakti ini sangat membantu pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat. Kegiatan ini sudah berlangsung mulai 2015 sampai sekarang. Untuk tiga Kabupaten di Madura mendapat bantuan 225 renov RTLH. Kabupaten Pamekasan mendapat 152 rumah, Sampang 17, dan Bangkalan 56 rumah. (sjk/sr)


PASURUAN

JUMAT WAGE, 15 NOVEMBER 2019 HALAMAN 12

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

Proyek jalur pedestrian di Jalan Wahidin Sudirohusodo yang masih berlangsung.

Proyek Jalur Pedestrian Dikebut Pasuruan, Memorandum Pembangunan jalur pedestrian di Jalan Pahlawan dan Jalan dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Panggungrejo, terus dikebut. Pemkot menargetkan pembangunannya rampung sebelum tahun anggaran 2019 berakhir. Terlihat di lokasi, sejumlah pekerja tampak menggarap jalur pedestrian di Jalan dr Wahidin mulai dari pertigaan Slagah ke arah selatan. Pedestrian setempat sudah dihancurkan dengan menggunakan backhoe. Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pasuruan, Akung Novajanto mengungkapkan, proyek senilai Rp 2 miliar dari APBD itu terus dikebut. Ini sesuai kesepakatan kontrak yang mencatatkan, proyek harus rampung paling lambat pertengahan Desember. Saat ini, pelaksana sudah merampungkan pembangunan pedestrian lebih dari setengahnya. Jalur pedestrian di Jalan Pahlawan sudah bisa digunakan oleh pejalan kaki. Pembangunannya tinggal menyisakan pedestrian di Jalan dr Wahidin. “Kami targetkan pertengahan Desember sudah rampung. Yang digarap itu di timur jalan sampai pertigaan arah pabrik karton di Kelurahan Petamanan, Kecamatan Panggungrejo,” ungkap Akung. Akung menjelaskan, pembangunan drainase ini dengan meningkatkan sistem drainasenya dengan menggunakan box culvert. Serta dibuat rendah. Sehingga, trotoarnya akan lebih representatif sebagai jalur pedestrian dan nyaman digunakan oleh pejalan kaki. “Tidak berbeda seperti proyek pedestrian di depan Stadion Unsur dan Jalan Pattimura tahun lalu. pedestriannya dibuat rendah bagi pejalan kaki,” pungkas Akung.(ion/sr)

Pasuruan, Memorandum Ribuan warga berpenghasilan rendah di Kota Pasuruan boleh bernapas lega. Bantuan sosial (bansos) yang sempat menunggak selama lima bulan, kini bisa dicairkan. Setidaknya, ada 1.291 penerima bantuan senilai Rp 110 ribu itu. Bantuan itu untuk dibelanjakan sembako berupa beras dan telur. Karena pencairan menunggak, mereka pun menerima bantuan dengan nominal berlipat. Yakni sebesar Rp 550 ribu per orang. “Ini untuk bantuan mulai bulan April hingga Agustus,” kata Plt Kepala Dinas Sosial Hery Dwi Sujatmiko. Menurutnya, bantuan selama lima bulan itu baru dapat disalurkan bulan ini. Sebelumnya, bantuan tidak bisa dicairkan karena terkendala pembukaan rekening penerima. Penyaluran bantuan sendiri dibagi di lima kelurahan selama lima hari. “Pencairan dilakukan mulai Senin (11/11) sampai Jumat (15/11) di kantor kelurahan yang sudah ditentukan,” tambah Hery. Penyaluran dimulai dari kantor Kelurahan Ngemplakrejo. Di sana, penyaluran bantuan dilakukan kepa-

da 325 penerima dari tujuh kelurahan sekitar. Lalu di kantor Kelurahan Kebonsari, ada 249 penerima dari enam kelurahan. Di kantor Kelurahan Kepel, ada 212 penerima dari 6 kelurahan. Lalu, di kantor Kelurahan Purutrejo ada 288 penerima dari tujuh kelurahan. Sedangkan di kantor Kelurahan Sebani, ada 217 penerima dari delapan kelurahan sekitar. Hery menjelaskan, ribuan penerima itu diusulkan masing-masing kelurahan pada tahun lalu. Mereka diusulkan karena selama ini tidak tercatat sebagai penerima bantuan pangan non-tunai (BPNT), tetapi tercatat di basis data terpadu (BDT). “Makanya, kami ajukan untuk mendapat bantuan melalui APBD. Tapi, juga dengan menentukan skala prioritas dan pertimbangan kekuatan anggaran pemda,” pungkas Hery. (ion/sr)

FOTO: MEMORANDUM/ION

FOTO: MEMORANDUM/ION

Ribuan Warga Terima Pencairan Bansos

Warga ketika menerima pencairan bansos di Kota Pasuruan.

Polisi Tunggu Hasil Tes Kejiwaan Pembacok Ustaz Pasuruan, Memorandum Penyidikan kasus pembacokan ustaz di Pasuruan terus berlanjut. Pelaku sudah menjalani tes kejiwaan. “Penyidikan tetap berlanjut. Tersangka juga masih ditahan di polsek,” kata Kasatreskrim Polresta Pasuruan AKP Slamet Santoso, Kamis (14/11). Menurut Slamet, tersangka sudah menjalani tes kejiwaan

di RSJ Lawang. Pihaknya kini masih menunggu hasil tesnya. “Mungkin seminggu lagi hasilnya keluar,” terang Slamet. Menurutnya, proses penyidikan tidak dipengaruhi tes gangguan kejiwaan yang dijalani tersangka. Berkas perkara juga sudah hampir rampung.”Nanti kalau hasil tes kejiwaan keluar dan dipastikan gangguan kejiwaan

berat bisa di-SP3. Bisa juga tetap disidangkan dan nanti bisa jadi pertimbangan hakim dalam vonis,” terang Slamet seperti dikutip dari detik.com. Sebelumnya diberitakan, Ustaz Usman dibacok Samid saat mengaji bersama sejumlah jemaah seusai salat Zuhur di Musala Al-Usmani, Kamis (31/10). Pembacokan di Desa Mlaten, Kecamatan Ngul-

ing, Kabupaten Pasuruan, itu mengakibatkan korban menderita luka di leher, kuping, dan lengan. Kala itu Samid tiba-tiba masuk ke musala membawa celurit dan marah-marah tidak jelas. Menurut warga, ia tak suka dengan suara orang mengaji dan sempat menendang Alquran serta menginjaknya.

Korban yang hilang kesabaran memukul Samid pakai cambuk dengan maksud mengusirnya. Namun pelaku naik pitam dan membacok korban beberapa kali. Saat korban tersungkur, pelaku kabur dan ditangkap warga di rumah anaknya. Pelaku sempat dihajar warga sebelum diselamatkan polisi. (*/sr)

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

Keluarga yang memiliki NIK ganda di Kota Probolinggo.

Saat itu petugas bank beralasan, karena NIK KTP milik anak saya yang dibuat tahun 2018, sama dengan NIK warga Kota Kediri,” terang ibu Ivan, Anik Astutik, Kamis (14/11). Anik Astutik menjelaskan, dari temuan itu, Ivan pun selanjutnya mengecek ke kantor Dispendukcapil Kota Probolinggo. Benar saja, NIK KTP Ivan sama persis dengan pemilik KTP atas nama Julang Abdala Tanzil, warga Jalan Raya Wilis Indah, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. “Atas nama Julang tersebut kelahiran Probolinggo,” tandasnya. Tak hanya itu, Ivan Dwi Setiawan

telah meminta kepada petugas Dispenduk Capil, agar NIK miliknya dapat segera diselesaikan. “Hingga saat ini, saya masih belum mendapat kepastian terkait NIK kembar tersebut,” ucap Ivan. Kepala Dispendukcapil Kota Probolinggo, Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Heni Muhammad Taufik mengatakan bahwa pihaknya hingga kini belum menerima laporan NIK ganda tersebut. “Saya meminta agar pemilik KTP untuk datang ke Mall Pelayanan Publik Kota Probolinggo,” tuturnya. Taufik menambahkan, Dispendukcapil Kota Probolinggo telah menerima ratusan laporan dengan kasus NIK ganda. Sejauh ini pihaknya tidak mengetahui jika ada penduduk Kota Probolinggo yang mengalami NIK ganda. “Bahkan, NIK warga Kota Probolinggo juga sama dengan warga Kalimantan. Untuk kasus NIK ganda, bisa satu kali 24 jam selesai. Tidak perlu menunggu berbulan-bulan ,” ungkap Heni.(mhd/sr)

Dispendik Segera Renovasi Plafon SDN Ambruk Probolinggo, Memorandum Ruang kelas III SDN Sumberpoh 05, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, yang plafonnya ambruk

pada Rabu (13/11) dini hari, disikapi serius pemerintah setempat. Dinas Pendidikan (Dispendik) segera merenovasi sejumlah ruang kelas

di sekolah tersebut pada tahun 2020 mendatang. Itu diungkapkan Kadispendik Kabupaten Probolinggo Dewi Korina. Ia menyebut, renovasi itu akan dilakukan pada tiga ruang kelas sekaligus, kelas I, kelas II yang kondisinya sama dengan ruang kelas III yang ambruk, dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). “Tahun 2020 mendatang kami akan merenovasi sekolah-sekolah yang kondisinya tidak memungkinkan, sesuai data yang telah masuk ke Dispendik. Untuk tahun ini, anggaran masih fokus digunakan untuk Sarpras dengan nominal sekitar Rp 23 Miliar dari DAK (Dana Alokasi Khu-

sus),” kata Dewi. Sedangkan dari DAU (Dana Alokasi Umum) termasuk untuk renovasi pembangunan Sekolah Dasar, termasuk SMP, yaitu sekitar Rp 25 Miliar. Sementara ini, kata Dewi, masih mengejar ketertinggalan sarpras. Tiga ruang kelas termasuk ruang kelas yang plafonnya ambruk, memang tidak digunakan, karena di SDN Sumberpoh itu siswa-siswinya sedikit, hanya 36 siswa. “Dalam program, ruang kelas itu memang tidak digunakan, karena ini sekolah kecil. Jadi kami memberlakukan sekolah multigrade, maka ruang yang akan digunakan ruang kelas yang baru,” jelasnya. Setelah direnovasi nanti, ruang kelas itu akan digunakan program lainnya, seperti perpustakaan, UKS dan bisa juga untuk moshala.”Itu yang menjadi target Dispendik Kabupaten Probolinggo, terhadap SDN Sumberpoh yang plafonnya ambruk ini,” tutur Dewi.(Yud/sr)

Pemuda Rejosari Tewas Ditikam Lumajang, Memorandum Buamin (25), pemuda Dusun Rejosari, Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono, tewas dalam perjalanan ke rumah sakit setelah perutnya jebol usai ditikam dua pemuda yang mengeroyoknya, Rabu (13/11) petang. Kedua pelaku adalah R (25) yang masih satu dusun dengan korban dan teman pelaku berinisial A (26) tetangga desa yang sekarang masih dalam pengejaran anggota Polsek Sukodono. Dalam kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang pemuda bernama Zaenal (25), teman kedua pelaku yang mengetahui langsung aksi pengeroyokan yang berujung maut itu.

Aksi berdarah tersebut terjadi di depan toko milik Bunawi di Dusun Rejosari, Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono sekira pukul 16.30. Informasi di lapangan menyebutkan, Buamin (korban) sedang nongkrong di depan toko bersama Eni adiknya. Tak lama kemudian, datang ketiga pemuda yang dikenalnya yaitu, R, A dan Zaenal lalu ikut nimbrung. Setelah korban bersama ketiga pemuda tersebut asyik ngobrol, tiba-tiba terjadi keributan antara korban dengan 2 dari 3 pemuda itu. Dalam waktu sekejap, salah satu pelaku mengeluarkan sebilah pisau kemudian menusuk perut korban sebelah kanan. Warga yang mengetahui kejadian

tersebut, langsung menolong korban lalu membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Haryoto Lumajang, menggunakan mobil ambulans desa. Namun sayang, korban menghembuskan nafas terakhir saat perjalanan ke rumah sakit. Kapolsek Sukodono, AKP Ahmad Sutiyo membenarkan tentang kasus pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia itu. Namun pihaknya mengaku belum tahu persis apa motif dari aksi pembunuhan itu. “Saat ini kami sedang memeriksa satu teman pelaku yang mengetahui persis kejadian tersebut. Selanjutnya, kami juga sedang melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku yang kabur,” jelasnya. (tri/sr)

Pemilik Mobil yang Dibakar Massa Belum Terkuak Lumajang, Memorandum Teka teki siapa pemilik pasti dari kendaraan roda empat yang kondisinya hangus setelah dibakar massa pada Selasa (12/11) malam belum terkuak. Daihatsu Ayla yang tinggal kerangka tergeletak di tengah lahan tebu Dusun Darungan, Desa Ledoktempuro, Kecamatan Randuagung, hingga kini jadi tontonan warga yang melintas. Sumber di lapangan menyebutkan, Selasa malam sekira pukul 23.00. Ada mobil Ayla warna merah metalik dikendarai sekitar 4 orang penumpang yang kemudian turun lalu membubarkan acara lomba tarik tambang yang digelar masyarakat setempat Berawal dari situlah, akhirnya terjadi kericuhan hingga terjadi pengerusakan dan pembakaran mobil. Ratusan warga yang dibakar emosi mulai

tak terbendung langsung memecah kaca sambil memukul bodi mobil dengan menggunakan pentungan kayu dan batu. Kapolsek Randuagung, Iptu Setya Budi membenarkan tentang kericuhan dan pembakaran mobil tersebut oleh ratusan massa. Meski demikian kata Budi, dia tidak tahu pasti kejadian itu karena pada saat kejadian pihaknya sedang berpatroli keliling bersama Danramil setempat. “Saya baru tahu kalau ada aksi pembakaran mobil itu sekira pukul setengah tiga pagi, setelah pulang dari patroli keliling,” ujar Setya Budi. Menurutnya, dia sendiri mengaku heran karena tidak ada satupun warga

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Probolinggo, Memorandum Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Probolinggo banyak menerima laporan kasus nomor induk kependudukan (NIK) ganda pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) warga Kota Probolinggo. Seperti NIK ganda milik Ivan Dwi Setiawan (21), warga Jalan Amir Hamzah, Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Ia dipusingkan karena tak bisa mengurus kartu anjungan tunai mandiri (ATM), sebab NIK KTP miliknya diketahui sama dengan NIK milik warga Kota Kediri. NIK ganda itu diketahui saat Ivan Dwi Setiawan mengurus ATM beberapa bulan lalu, setelah diterima menjadi karyawan di pabrik asbes di Kota Probolinggo. Karena sudah bekerja, pihak perusahaan pun memintanya untuk membuat kartu ATM agar memudahkan menerima upah kerja. “Saat proses pengurusan ATM di salah satu bank, pihak bank tidak bisa memprosesnya.

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Dispendukcapil Terima Laporan Ratusan NIK Ganda

Kondisi bangkai mobil di tengah lahan tebu milik warga.

atau korban yang datang melapor kalau mobilnya dibakar massa. “Sampai detik ini kami belum me-

nerima laporan apa pun sehingga kami sendiri kesulitan untuk bertindak,” pungkas Setyo Budi.(tri/sr)


OLAHRAGA WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Liga 3 2019

PSG Jawara Regional Jatim Tulungagung, Memorandum Putra Sinar Giri (PSG) Gresik menjuarai Liga 3 2019 regional Jatim. David Faristian dkk jadi pemenang usai mengalahkan Perseta Tulungagung dalam drama adu penalti dengan skor 5-3 di Stadion Rejoagung, Tulungagung, Kamis (14/11). “Kami bersyukur bisa menjuarai Liga 3 Jatim. Perjalanan kami tidak berhenti sampai di sini. Masih ada zona Jawa dan zona Nasional. Ini yang terpenting untuk kami. Sebab kami target lolos Liga 2 tahun depan,” ucap manajer PSG Aziz Riduwanto. Di luar itu, Ketua Asprov PSSI Jatim, Ahmad Riyadh mengapresiasi Tulungagung yang sukses menggelar laga final. Disaksikan 6.250 penonton, kondisi tetap kondusif kendati tuan rumah tumbang. “Secara umum penyelenggaraan tahun ini lebih terkontrol, dan lebih damai. Semuanya lancar, dan tak ada insiden yang berarti,” ujar Riyadh. (*/epe)

Piala Gubernur

Peserta Kejurnas Fin Swimming Membeludak Surabaya, Memorandum Peserta Kejurnas selam fin swimming Piala Gubernur Jatim 2019 membeludak. Event yang digelar di Kolam Renang Kertajaya, Surabaya, 15-17 November, diikuti 711 atlet dari 12 provinsi dan 47 kabupaten/ Kota se-Indonesia. Ketua Umum Pengprov POSSI Jatim Mirza Muttaqien mengatakan, selain tuan rumah Jatim, peserta juga berasal dari Bali, Papua Barat, DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, Sumsel, dan lainnya. “Kami sangat senang dengan membludaknya peserta. Berarti kejurnas selam fin swimming ini paling bergengsi cukup diminati di Indonesia,” terangnya, Kamis (14/11). “Kami berharap selam termasuk nomor fin swimming semakin dikenal dan diminati h masyarakat. Apalagi ini jadi salah satu cabor andalan Jatim di setiap event kejuaraan,” pungkas Mirza Mutaqien . (*/epe)

JUMAT WAGE, 15 NOVEMBER 2019 HALAMAN 13

Tuah Batakan Akhiri Paceklik Kemenangan Balikpapan, Memorandum Persebaya akhirnya mengakhiri puasa kemenangan setelah menaklukkan PSM Makassar 3-2 di Stadion Batakan Balikpapan, Kamis (14/11). Laga tunda buntut kekalahan di Gelora Bung Tomo (GBT), juga jadi panggung Andri Muliadi dan M Syaifuddin untuk membuktikan diri kepada pendukung Persebaya sekaligus menepis jauh kekhawatiran jika Otavio Dutra maupun Hansamu Yama Pranata absen di jantung pertahanan.

David da Silva juga kembali membuka keran golnya setelah menyumbang dua angka dan satu dari Diogo Campos melalui titik putih. Sedangkan gol PSM dicetak Riski Pellu dan eks striker Persebaya, Amido Balde yang masuk sebagai pengganti di babak kedua. PSM sebenarnya berpeluang menyamakan skor ketika mendapat hadiah penalti di detik-detik terakhir. Beruntung, Miswar Saputra yang dipecaya mengawal gawang, bisa menepis eksekusi Mark Klok.

Kemenangan Ini merupakan kemenangan pertama Persebaya setelah puasa kemenangan semala 7 laga terakhir. Sebelum laga digelar, pelatih Persebaya menyebut sudah mengantongi kelemahan

armadanya usai gagal membawa pulang kemenangan dari kandang PS Tira Persikabo. “:Saya dapat banyak pelajaran dari laga itu,” ucap pelatih ketiga Persebaya di musim Liga 1 2019 ini. (*/epe)


DEWI RENGGANIS

JUMAT WAGE, 15 NOVEMBER 2019 HALAMAN 14

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Semarak Kontes Ternak Jember, Diikuti Ratusan Peserta dari Luar Daerah Selain kontes sapi ternak, kegiatan kali ini juga digelar kontes hewan ternak kesayangan, pameran daging, wisata edukasi peternakan, lomba mewarnai, vaksinasi kucing gratis, klinik hewan on the spot, dan kongres peternak. Event ini dinilai sangat strategis karena sebagai salah satu tolok ukur pembangunan peternakan di Kabupaten Jember. Bupati dr Hj Faida MMR ketika membuka acara, menyatakan tantangan saat ini adalah peningkatan kualitas hewan ternak terutama yang dipergunakan untuk konsumsi masyarakat, seiring dengan terus meningkatnya kebutuhan baik secara kuantitas maupun kualitas.

Tidak dapat dipungkiri, peningkatan pemenuhan gizi masyarakat harus mampu diimbangi dengan peningkatan gizi hewan ternak itu sendiri. “Sehingga event seperti ini sangat efektif untuk diselenggarakan. Selain itu, dengan bertambahnya kebutuhan masyarakat, merupakan sebuah peluang usaha tersendiri yang bisa dimanfaatkan untuk peningkatan perekonomian,” kata bupati perempuan pertama di Jember tersebut. Kontes hewan ternak 2019 diikuti 22 ekor ternak unggulan. Sedangkan kontes hewan ternak kesayangan dimeriahkan dengan pameran binatang piaraan seperti iguana, kelinci hias, musang, dan kucing. Dalam event ini juga

FOTO: MEMORANDUM/MARJUNI

Jember, Memorandum Berbeda dari kontes hewan ternak di sebelumnya, pada 2019 ini ada berbagai event yang digelar sehingga menarik ratusan peserta dari luar Kabupaten Jember. Seperti Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, Lumajang, dan Probolinggo.

Penandatanganan MoU antara Pemkab Jember dengan BTN berupa peminjaman KUR disaksikan peternak.

digelar gerakan minum susu dan makan telur yang diikuti 500 siswa, dan lomba mewarnai yang diikuti 300 siswa. Sedangkan kongres peternak diikuti 300 peserta. Data yang ada menunjukkan bahwa di Kabupaten Jember memiliki potensi pengembangan

hewan ternak yang cukup potensial, sehingga dapat disebut sebagai gudangnya ternak di Jawa Timur. Dengan populasi hewan ternak domba sebesar 78.389 ekor pada 2018, Jember telah tiga kali ekspor domba ke Malaysia dengan jumlah 1.500 ekor untuk setiap

Penyerahan trophy dan hadiah bagi pemenang kontes sapi.

pengiriman. Sedangkan populasi sapi sebesar 253.113 ekor, jumlah kelahiran pedet (anak sapi) yakni 53.728 ekor, dan jika dianalisa, harga per ekornya adalah Rp 7 juta, maka jumlah penjualan bisa mencapai Rp 376.131.225,806. Jumlah yang

fantastis dan diyakini akan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat. Bupati Faida berharap, bahwa pengembangan peternakan tidak bisa lepas dari perkembangan pertanian, sehingga dalam pengembangannya harus ber-

jalan seiring dan sejalan. Ia juga berharap bahwa event seperti ini dapat diselenggarakan kembali di tahun-tahun mendatang karena dampaknya akan sangat besar untuk pembangunan yang terintegrasi di Kabupaten Jember. (jun/epe/adv)

Bersumber dari APBN dan APBD Kabupaten

Jember, Memorandum Masih dalam rangka mewujudkan Jember Sehat melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS), Wakil Bupati Drs KH Abdul Muqit Arief, kali ini membagikan secara simbolis di Pondok Pesantren (PP) Al Imam di Desa Gambiran, Kecamatan Kalisat, Rabu (13/11). Bagi wabup, kegiatan pelayanan kepada masyarakat ini sekaligus sebagai media untuk bertemu dan berkomunikasi dengan masyarakat. Kegiatan ini juga

menjadi kesempatan untuk mengunjungi pondok-pondok yang ada di Jember. “Semoga menjadi pondok pesantren yang barokah dan melahirkan generasi terbaik di Jember,” katanya. Terkait KIS, wabup kembali menegaskan, merupakan program kesehatan dari Pemerintah Kabupaten (pemkab) Jember dan dan pemerintah pusat untuk masyarakat miskin. “KIS ini diberikan kepada masyarakat, agar saat sakit tidak perlu khawatir biaya. Cukup menggunakan KIS,”

jelas wabup. Selain dibiayai pemerintah pusat melalui APBN, KIS juga dibiayai pemkab melalui APBD Kabupaten Jember. “Sesuai catatan, ada 895 ribu lebih KIS untuk masyarakat Jember yang dibiayai APBN dan 179 ribu KIS yang dibiayai APBD Kabupaten Jember,” terangnya. Kepada warga yang menerima KIS, wabup menekankan agar selalu menjaga kesehatan.Warga juga diminta untuk membiasakan diri hidup sehat. Untuk anak-anak,

wabup juga berharap untuk membiasakan mengonsumsi makanan sehat, tidak jajan sembarangan, serta menjaga kebersihan lingkungan. Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Wahyu Setyo H S KM Msi menjelaskan, kegiatan kali ini merupakan tahap kelima penyaluran KIS sebanyak 11.668 kepala keluarga (KK). “Terbagi atas Kecamatan Sumberjambe 3.364 KK, Kalisat 4.238 KK, dan Kecamatan Sukowono 4.066 KK,” terangnya. (edy/epe/adv)

FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO

1,074 Juta Warga Jember Terima KIS

Wabup Abdul Muqit Arief menyerahkan bantuan pembuatan MCK di PP Al Imam dan KIS secara simbolis.

MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Muhammad Y Nur Habibii. KANTOR: Jl Mayjend Soengkono 53 Madiun Kota. Anif Sriwati, M Alvin KANTOR:Jl. Karya Darma, Magetan

Setiap pengunjung Mapolres Ponorogo diperiksa setelah penjagaan diperketat buntut bom bunuh diri di Polrestabes Medan.

Ponorogo, Memorandum Polres Ponorogo menggelar doa bersama dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis (14/11) di Masjid Uswatun Hasanah mapolres dihadiri anggota, ASN, dan Bhayangkari Polres Ponorogo yang dipimpin Inanda Arief . Sedangkan KH Anshor M Rosyidi yang juga Ketua MUI Kabupaten Ponorogo jadi penceramah Kapolres AKBP Arief Fitrianto diwakili Kabagsumda Kompol Bahrun Nasikin menjelaskan, acara ini bertemakan “Dengan meneladani Akhlak dan Kepemimpinan Nabi Besar Muhammad SAW, Kita Wujudkan Polri Yang Promoter, Berprestasi dan Inovatif”. “Mengajak umat muslim menjadikan ajaran dan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai acuan untuk lebih menggerakkan polisi yang promoter (Profesional, Moderen, dan Terpercaya). “Mari kita perbaiki akhlak kita dengan meneladani dan mematuhi perintah Nabi Muhammad SAW,” ucap Kompol Bahrun. Yang menarik, dalam rangkaian acara juga menampilkan tim hadrah yang digawangi personel Polwan Polres Ponorogo. (ji/mt/epe)

Dua kelompok warga yang berseteru didamaikan Kapolsek Pulung AKP Denny Fahrudianto.

Akhiri Konflik Rebutan Air Bersih

Dua Kubu Warga Desa Wayang Buat Kesepakatan Damai Ponorogo, Memorandum Kemarau panjang dan kekurangan air bersih di Desa Wayang memicu gesekan antarwarga. Situasi tidak kondusif ini dengan sigap diselesaikan Kapolsek Pulung AKP Denny Fahrudianto. Caranya, mempertemukan pihak-pihak yang berseteru. Hal tersebut untuk memastikan apakah penyelesaian yang dihasilkan sudah benar-benar mendapat persetujuan dari semua pihak sebab dikhawatirkan masih menyisakan permasalahan yang masih terpendam. “Pertemuan diadakan di aula Mapolsek Pulung hingga Rabu (13/11) malam dengan menghadirkan seluruh tokoh masyarakat dan pemuda yang masing-masing diwakili 15 orang dari kedua belah pihak. Pertemuan ini disaksikan kepala desa, dan saya bertindak sebagai mediator,” jelas AKP Denny,

Kamis (14/11). “Sesuai pernyataan dari kedua belah pihak sesungguhnya pertemuan ini merupakan hal yang sangat ditunggu-tunggu setelah sekian lama, bahkan seluruh yang hadir meminta pertemuan ini dijadikan sebagai ajang rekonsiliasi dan kesepakatan damai,” tambah kapolsek. Kesadaran tentang pentingnya menjaga kerukunan ini yang akhirnya menghentikan polemik antara warga Dukuh Surodipo dengan Dukuh Mutih. Kedua kelompok warga sepakat mengakhiri konflik dan berharap terjalin kerukunan dan perdamaian seperti sediakala. Usai kesepakatan damai itu, kedua kelompok warga saling berjabat tangan. Mereka bahkan membuat kesekapatan damai yang jadi ikrar bersama di atas kertas bermaterai. Isinya, bersatu menjaga serta merawat perdamaian yang selama ini sudah menjadi bagian dari kehidupan warga pedesaan. (ji/mt/epe)

Penjagaan Mapolres Ponorogo Diperketat Ponorogo, Memorandum Penjagaan Mapolres Ponorogo diperketat untuk mengantisipasi tindak kejahatan teror seperti yang terjadi di Mapolrestabes Medan (13/11). Kapolres AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatsabhara AKP Djoko Winarto menegaskan langkah preventif tersebut. “Petugas piket penjagaan mako (markas komando) diminta untuk memeriksa setiap barang dan orang yang akan keluar masuk Mapolres Ponorogo,” tegasnya, Kamis (14/11). AKP Djoko Winarto menyebutkan, pengamanan juga sudah sesuai SOP. Yakni setiap tamu terlebih dahulu diperiksa petugas jaga dengan metal detektor dan pemeriksaan barang bawaan.“Namun kami menjamin tidak mengurangi pelayanan kepada masyarakat. Polres Ponorogo tetap akan memberikan pelayanan maksimal demi kepentingan dan kenyamanan masyarakat,” tutupnya. (ji/mt/epe)

FOTO: MEMORANDUM/MUHAMMAD Y NUR HABIBII

Polres Ponorogo Peringati Maulid Nabi

FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO

FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO

Ponorogo, Memorandum Satlantas Polres Ponorogo disibukkan dengan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan tunggal yang mengakibatkan dua korban tewas di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan Km 78 yang masuk Desa Madusari, Kecamatan Siman, Ponorogo, Kamis (14/11). Insiden yang terjadi Rabu petang itu melibatkan Honda Vario AE 3648 SO dengan pengemudi FAJ (15), warga Kelurahan BrotonegKondisi Honda Vario korban aran yang membonceng rusak parah usai menghan- rekannya, identitas belum tam pohon. diketahui. Hasil penyelidikan, diduga motor oleng akibat korban kehilangan kendali sehingga menabrak pohon di sisi timur. Kasatlantas AKP Bambang Prakoso mengatakan penyebab insiden ini. “Kecelakaan ini murni human error bisa juga pengemudi ngantuk karena tidak ada lawan atau kendaraan lain ketika peristiwa ini terjadi,” terangnya. Akibat kejadian itu, kedua pemotor remaja tersebut mengalami luka parah. Kucuran darah dari kepala bahkan sempat jadi tontotan warga yang kebetulan melintas sebelum dievakuasi ke rumah sakit. “Kedua korban menggunakan helm. Hanya saja tidak dilengkapi dengan SIM dan STNK,” tambah AKP Bambang. (ji/mt/epe)

FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO

Vario Hantam Motor, Dua Remaja Tewas

Babinsa Koramil Dagangan, Pelda Edi Sunarso melakukan komsos dengan perangkat Desa Kepet.

Babinsa Dagangan Komsos di Desa Kepet Madiun, Memorandum Guna meningkatkan hubungan kerja yang baik di wilayahnya, Babinsa Koramil Dagangan, Kodim 0803 Madiun, Pelda Edi Sunarso melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama perangkat Desa Kepet, Kamis (14/11). Pelda Edi Sunarso mengatakan, komsos dengan perangkat desa secara langsung hasilnya akan lebih efektif. “Sehingga nantinya perangkat desa dapat menyebarluaskan kepada warganya dan juga sebaliknya,” terangnya. “Komsos ini merupakan tugas dan tanggung jawab babinsa untuk mengetahui perkembangan wilayah binaan agar lebih mempererat hubungan. Apalagi babinsa ujung tombaknya TNI AD di lapangan, maka kegiatan komsos diharap membawa banyak pengaruh positif bagi masyarakat,” pungkas Pelda edi Sunarso.(hbb/mt/epe)


LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO

JUMAT WAGE, 15 NOVEMBER 2019 HALAMAN 15

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Mobil Digelapkan, Warga Sugio Lapor Polisi

Polisi Gerebek Judi Dadu Sugio Lamongan, Memorandum Petugas kepolisian Lamongan menggerebek perjudian di jalan tangkis persawahan Dusun Kedungjati, Desa Jubel Kidul, Kecamatan Sugio, Rabu (13/11) pukul 23.30. Dua orang pelaku ditangkap dan digelandang masuk sel tahanan Polsek Sugio. Penangkapan bermula ketika petugas kepolisian sedang melaksanakan patroli, kemudian mendapat laporan dari warga terkait adanya tindak pidana perjudian di tangkis sungai, dekat area persawahan. Dengan cepat petugas mendatangi lokasi dan benar menemui orang yang melakukan aktifitas perjudian jenis dadu. Selanjutnya dilakukan penangkapan dan sempat kejar-kejaran, hingga akhirnya berhasil mengamankan dua orang tersebut di atas, beserta barang bukti. Kasubbag Humas Polres Lamongan AKP Djoko Bisono menjelaskan, bahwa penangkapan dilakukan petugas Polsek Sugio yang saat itu sedang melakukan patroli kamtibmas. “Kedua tersangka tersebut adalah Munasir (48) warga Desa German Kecamatan Sugio dan Muhammad Sabikun Nahar (23) warga Desa Jubel Kidul Kecamatan Sugio,” ujar AKP Djoko, Kamis (14/11) siang. Kedua tersangka, kata Djoko, kini sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Tersangka akan dikenakan pasal 303 KUHP terkait perjudian. “Barang bukti yang berhasil diamankan pada saat penangkapan adalah uang tunai Rp. 1 juta 315 ribu. Tiga buah dadu, satu lampu tempel, satu beberan, satu set tempurung, satu buah tas hitam, dua buah tikar dan satu buah terpal,” pungkasnya. (al/har/mik)

Lamongan, Memorandum Nasib malang dialami Sunandar (35), warga Dusun Sumuran, Desa Sekarbagus, Kecamatan Sugio. Ia harus kehilangan mobil Ayla yang biasa disewakan. Tidak kunjung dikembalikan oleh Parno (25), warga Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, korban melapor ke Polres Lamongan.

Menurut keterangan pelapor, kejadian bermula pada Senin tanggal 07 Oktober 2019 sekitar pukul 14.00. Ketika itu

pelapor di teleoon oleh Umi Suciati Ningsih dan Imam Hadi Sumaryono untuk menyewa mobil rental yang akan digu-

nakan oleh temannya, yakni terlapor Parno. Terlapor menyewa mobil dengan maksud untuk digunakan mengurus nikahan. Sekitar pukul 18.30, terlapor datang ke rumah pelapor untuk menyewa mobil bernopol S 1708 LD, warna Silver metalik, untuk disewa selama satu minggu dengan biaya sewa sebesar Rp. 1.900.000. Namun pelapor baru dikasih uang muka sebesar

Rp.400 ribu. Ternyata sampai seminggu lebih, bahkan hampir satu bulan, mobil tersebut belum juga di kembalikan oleh terlapor, hingga akhirnya korban geram dan mengambil jalur hukum, dengan tujuan kasus tersebut segera selesai dan mobil miliknya bisa kembali. Kasubbag Humas Polres Lamongan AKP Djoko Bisono membenarkan adanya laporan

Lamongan, Memorandum Dalam rangka mewujudkan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 yang terbuka, jujur dan adil, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lamongan membentuk Desa Pengawasan. Sampai saat ini, sudah ada tiga desa diresmikan Bawaslu. Tiga desa itu meliputi Desa Besur, Kecamatan Sekaran, Desa Dukuhagung, Kecamatan Tikung, dan Desa Balun, Kecamatan Turi. Ketiga desa tersebut terpilih sebagai Desa Pengawasan karena dinilai memenuhi aspek yang dibutuhkan. Di antaranyau aspek inovasi, bonus demografi pemuda dan keanekaragaman. Ketua Bawaslu Lamongan Miftahul Badae menjelaskan, bahwa pembentukan Desa Pengawasan bertujuan untuk meningkatkan pengawasan dalam pelaksanaan pilkada 2020 mendatang agar lebih sukses, berkualitas dan kondusif. “Salah satu yang paling berpengaruh dalam demokrasi adalah adanya partisipasi masyarakat. Selain sebagai objek, masyarakat memiliki kewajiban bersama-sama dalam rangka menegakkan Pilkada yang baik,” ujar Badar, Kamis (14/11) pagi. Badar berharap, dengan dibentuknya Desa Pengawasan akan mampu membuat masyarakat lebih aktif dalam melakukan pengawasan. Pembentukan Desa Pengawasan tersebut sebagai tanda bahwa tahapan pilkada 2020 sudah dimulai. “Dengan itu, diharapkan masyarakat lebih aktif dalam membantu melakukan pengawasan pemilu. Jika ada pelanggaran langsung melapor, jika ada yang kurang jelas bisa ditanyakan langsung kepada kami di Bawaslu,” pungkasnya. (al/har/mik)

Maria Ulfa Sambari didampingi Kasek SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik Nurkomari menunjukkan penghargaan juara II lomba sekolah sehat (LSS) Nasional tingkat SD/MI.

doa sehingga prestasi ini dapat diraih. “Kegiatan ini merupakan

upaya promotiv dan preventif, yang tentu tidak meninggalkan upaya kuratif dan rehabilitativ

yang sudah dilaksanakan Dinas Kesehatan. Kami TP PKK Kabupaten Gresik akan terus

Pohon Banyak Tumbang, Warga Demo DPRD dan Pemkab Bojonegoro, Memorandum Puluhan warga tergabung dalam LSM Angling Darma menggelar demo di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro dan kantor Pemkab Bojonegoro, Kamis, (14/11). Warga mengeluhkan pembangunan trotoar di sejumlah jalan protokol Kota Bojonegoro yang mengakibatkan banyak pohon tumbang akibat akar pohonnya dipotong. Koodinator aksi Nasir menyatakan, akan memberikan surat teguran kepada kontraktor pelaksana. Terutama yang mengakibatkan banyak pohon tumbang dan dipotong. Padahal pohon tersebut sudah berumur puluhan tahun

dan selama ini keteduhan, kesejukannya dinikmati warga Bojonegoro. “Akibat proyek pembangunan terotoar banyak pohon tumbang akibat akar pohon dipotong. Ini sangat membahayakan,” ujarnya. Puluhan warga ini meminta Pemerintah Kabupaten Bojonegoro agar memperhatikan hal tersebut. Terutama agar selektif memberikan izin pemotongan pohon untuk proyek pembangunan trotoar. Wakil Ketua DPRD Sukur Priyanto menyatakan, akan melakukan teguran kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Menurutnya Pemerintah Bojonegoro harus memberikan jaminan keselamatan,

rasa nyaman pada masyarakat. “Saya sepakat, satu dua hari kita akan mengundang semua pihak untuk membahas hal tersebut,” bebernya. Su k u r m e n a m b a h k a n , jangan sampai ada korban dikemudian hari. Apalagi anggaran APBD senilai Rp 7 triliun harus dimanfaatkan sebaik baiknya. Daya beli naik, ekonominya juga naik sehingga tidak asal pembangunan apalagi hanya orientasi pembangunan fisik. Sementara itu, saat di kantor pemkab, para pendemo ditemui Asisten Satu Bagian Pemerintahan dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Joko Lukito. Ia menyampaikan soal pembangunan trotoar,

Warga menggelar demo di depan Kantor DPRD Bojonegoro.

dinilai sudah tidak layak. “Apalagi jika paving tidak ramah pada penyandang difabel yang tak bisa melihat,” tegasnya. Terkait pohon yang tidak dipotong, maka pembangunan tidak bisa berlangsung. Karena menghalangi pembangunan. “Nantinya kita meminta

Pasca Operasi, Tangan Warga Trucuk Bengkak

mengganti tanam pohon kembali ke kontraktor,” tuturnya. Joko Lukito melanjutkan, pohon yang ada sebenarnya sudah waktunya diganti karena sudah tua. Namanya pembangunan semuanya tidak puas saat masih proses. Namun setelah pembangunan selesai bisa dinikmati bersama. (top/har/mik)

LOWONGAN WARTAWAN Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN Persyaratan: FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Melihat hal itu, Titis masih diberi obat. Menurut penuturan Titis, sesuai resep obat dari dokter bisa sembuh setelah diminum obatnya. “Pasca operasi setelah dua minggu saya kontrol dan dikasih resep obat oleh salah satu dokter tapi saya tidak tahu namanya, dan katanya bisa sembuh setelah minum obat, kemudian saya minum obat dan tidak ada perubahan,” terang Titis, kemarin. Sementara itu Humas RSUD Sosrodoro Djatikusumo Thomas Djaja mengatakan jika kejadian yang menimpa pasien atas nama Titis Dwi Prihantana adalah kasus lama serta telah selesai. “Dan tidak ada permasalahan,” bebernya. Selain itu, pihaknya juga mengaku sudah berempati membantu fasilitas mobil ambulan untuk melakukan pengobatan di RSUD Soetomo Surabaya. Bahkan memberikan fasilitas menginap di rumah singgah saat proses pengobatan.

menyemangati gerakan masyarakat hidup sehat,” urainya. Disisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Gresik Mahin melalui Plt Kabag Humas dan Protokol Satriyo Utomo menyampaikan, keberadaan UKS sangat penting untuk mewujudkan anak sehat berkarakter dan bermartabat. “Program UKS ini penting dilaksanakan di sekolah karena populasi penduduk Indonesia 23 persen ada di sekolah. Maka, gerakan hidup sehat melalui UKS ini sangat mudah dijangkau,” imbuh Mahin. Sementara itu, Kasek SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik Nurkomari menambahkan, pembinaan karakter keimanan dan taqwa bagi siswanya sudah dilakukan sejak dini. Sebab, hal itulah yang mendasari dalam proses pembelajaran di sekolah. “Kami yakin pendidikan yang berkarakter akan mencapai keberhasilan belajar siswa. Bisa dimulai dari penerapan disiplin tata tertib di sekolah,” pungkasnya. (an/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Bawaslu Bentuk Desa Pengawasan

Gresik, Memorandum Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah GKB 2 Gresik menyabet juara II lomba sekolah sehat (LSS) tingkat nasional tahun 2019 tingkat SD/MI kategori kinerja terbaik. Prestasi ini merupakan tradisi bagi Kabupaten Gresik yang setiap perlombaan selalu mendapat juara. Piagam penghargaan kali ini diterima langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik, Maria Ulfa Sambari di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan didampingi Kasek SD Muhammadiyah GKB 2 Nurkomari. “Meski bukan yang terbaik, prestasi ini memberikan motivasi kepada seluruh masyarakat Gresik untuk melakukan hal sama di sekolah yang lain,” kata Maria Ulfa Sambari, Kamis (14/11). Pihaknya menyampaikan banyak terimakasih kepada seluruh personel SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik, juga kepada masyarakat Gresik yang sudah memberikan dukungan

FOTO: MEMORANDUM/SAIFUDIN ANAM

FOTO: MEMORANDUM/ALI

SD Muhammadiyah GKB 2 Sabet Juara II Nasional

Bawaslu Lamongan sedang membentuk desa pengawasan di Desa Besur.

Bojonegoro, Memorandum Nasib Titis Dwi Prihantana (23) warga Desa Mori, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro kurang beruntung. Sebab, usai menjalani operasi di RSUD Sosodoro Djatikusumo, tangan Titis malah mengalami pembengkakan besar. Akibat operasi yang dilakukan pada tahun 2017 di bagian tangannya karena sakit itu, Titis tidak bisa melakukan aktifitas sehari-sehari seperti pemuda seusianya. Titis menceritakan, awal mula sebelum operasi dirinya mengalami benjolan di bagian tangan. Kemudian, Titis bersama orang tuanya, Tikno pergi berobat ke RSUD Sosrodoro Djatikusumo untuk melakukan pemeriksaan. Menurut Titis, pada bulan September saat dirinya datang ke RSUD Sosrodoro Djatikusumo, oleh salah satu dokter RSUD disarankan untuk operasi. Tapi, pasca operasi, dirinya harus kontrol dan anehnya malah ada pembengkakan di lengannya.

tersebut, dan saat ini sedang didalami oleh petugas reskrim sebelum nantinya dilakukan penyelidikan dan penangkapan lebih lanjut. “Benar mas. Di laporkan pada hari Senin 11 November kemarin. Pelapor mengalami kerugian materiil sebesar Rp.100 juta,” ujar mantan Kasatresnarkoba Polres Lamongan, Kamis (14/11) siang. (al/har/mik)

pasien dan keluarga untuk rutin memeriksakan pasien ke RSUD. Thomas menambahkan, penyakit pasien tersebut adalah limfadenitis atau peradangan yang terjadi pada kelenjar getah bening. Dan untuk penyem-

Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)

Titis Dwi Prihantana didampingi orang tuanya.

“Yang kami lakukan sudah sesuai dengan standart operasional prosedur,” urainya. Thomas malah mempertanyakan kenapa masalah ini muncul kembali di media. Padahal ia telah menyarankan pihak

Surat Permohonan Lamaran

buhan terhadap pasien harus dilakukan secara rutin. “Kami sarankan pasien untuk terus melakukan pemeriksaan secara rutin agar bisa ditangani dengan baik,” pungkasnya. (top/har/mik)

Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com


GRESIK-PANTURA

JUMAT WAGE, 15 NOVEMBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 16

KEPALA KEP PALA PA LA BBIRO: IIRROO:: SSupardi upard up aarrddii (Hardy). (HHaarrddy dyy)). GGRESIK: RREESSIIK IKK:: SSyaifuddin yaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Pasca Ledaka Ledakan Bom Polrestabes Medan

Anggota yang bertugas di penjagaan memeriksa barang bawaan tamu.

Pengamanan Polres Gresik Diperketat Gresik, Memorandum Pasca terjadi bom bunuh bu diri di Polrestabes Medan pada Rabu (13/11) lalu, pengamanan peng Mapolres Gresik diperketat. Sejumlah tamu yang akan aka masuk diperiksa oleh petugas penjagaan. Barang bawaan diperiksa. Upaya ini untuk menghindari hal-hal yang tidak inginkan. Kasat Sabhara Polres Gresik AKP Windu Priyo Prayitno menyampaikan, sejatinya pemeriksaan tamu yang masuk ke Mapolres sudah dilakukan sejak lama. Kali ini lebih diperketat lagi. Semua barang yang dibawa harus ditunjukan kepada penjaga. Selain itu, segala jenis pesanan melalui ojek online harus di depan Mapolres, tidak boleh dibawa masuk. Termasuk paket barang yang dikirim melalui jasa pengiriman.

“Semuanya harus di depan. Tidak boleh dititipkan ke petugas penjagaan,” ungkapnya. Mantan Kapolsek Dukun itu mengatakan, penjagaan pintu masuk Polres Gresik akan terus diperketat. Tidak boleh sembarangan orang diperbolehkan masuk. Kecuali yang mempunyai kepentingan. Seperti mengurus surat-surat dan yang lain. “Selain ada yang berjaga di dalam, ada juga yang bertugas

“

Semuanya harus di depan. Tidak boleh dititipkan ke petugas penjagaan. AKP WINDU PRIYO PRAYITNO Kasat Sabhara Polres Gresik memeriksa di depan penjagaan,” imbuh polisi dengan tiga balok di pundak tersebut. Pihaknya berharap, peningkatan pengamanan ini juga meningkatkan kewaspadaan seluruh anggota. (an/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

WAKIL Ketua DPRD Lamongan Drs H Darwoto MM, berkomitmen mingin membangun masyarakat Lamm ongan agar lebih sejahtera dan memH Darwoto bentuk sumber daya manusia (SDM) yang mampu berdaya saing. Menurutnya, pembangunan infrastruktur dan industri juga harus mampu berjalan dengan baik. Bahwa kualitas SDM yang baik dan transparan adalah yang paling utama harus diwujudkan. “Itu jika ingin mewujudkan sebuah tatanan masyarakat yang maju dan sejahtera,” ujar politikus PDI Perjuangan ini. Pria asal Kecamatan Brondong ini bercita cita ingin mengembangkan pertanian, perikanan, pendidikan, dan industri modern di Lamongan. Ia mengaku sejak kecil telah berv interaksi secara langsung dengan dunia tersebut. Mengingat lingkungan keluarganya mayoritas adalah berprofesi sebagai nelayan. “Pembangunan SDM Petani, Nelayan, Pedagang dan pelaku UMKM, saya rasa paling penting di laksanakan oleh pemerintah, dengan seluruh elemen masyarakat,” jelas Darwoto. Pendidikan yang baik, menurut Darwoto, menjadi hak bagi semua warga negara Indonesia khususnya di Lamongan. Sehingga prioritas pada program pendidikan perlu kiranya ditingkatkan, agar mampu diperoleh SDM yang berkualitas. “Saya terkadang miris, melihat masih ada banyak masyarakat yang tidak mampu memperoleh pendidikan yang baik di era sekarang. Apalagi masih ada yang hanya lulusan, SD dan SMP,” pungkasnya. (al/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Ingin Membangun

Gresik, Memorandum Setelah diberlakukan UU Nomor 16 tahun 2019 tentang perubahan atas UU Nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan, banyak calon pengantin yang mengajukan dispensasi perkawinan di Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Gresik, Kamis (14/11). Karena usia calon pengantin belum memenuhi UU tersebut, dipastikan jumlah pemohon dispensasi akan meningkat dibandingkan tahun 2018. Panitera Muda Hukum PA Kabupaten Gresik Emi Rumhastuti mengatakan, UU tentang perkawinan tersebut baru berlaku di Gresik pada 1 November 2019. Karena pihaknya baru menerima surat penolakan perkawinan oleh kantor urusan agama (KUA) dari calon pengantin untuk diajukan sebagai syarat dispensasi ke PA. “Banyaknya pemohon dispensasi kawin karena pada UU sebelumnya calon suami harus berusia 19 tahun dan calon istri 16 tahun. Namun dalam UU yang baru di sahkan 16 September 2019 kemarin, semua usia disamakan. Baik calon Suami dan Istri harus berusia 19 tahun.

Sehingga banyak pemohon dari calon istri,” jelasnya. Pe n y e b a b n y a , b a n y a k pemohon perempuan yaitu rata-rata dari semua kasus 2018 dan 2019 dikarenakan hamil di luar nikah. Pada Senin (11/11) lalu, Emi menangani delapan pemohon dispensasi

kawin. Dari jumlah tersebut, salah satunya adalah perempuan usia 15 tahun yang telah mengandung 6 bulan. Sisanya banyak pemohon dispensasi karena terkena UU tersebut. “Per 1 hingga 14 November 2019 sudah ada 13 pemohon dispensasi kawin. Padahal

belum sebulan, jika dibandingkan sebulan sebelum diberlakukakannya UU 16 tahun 2019 tersebut sangat sedikit. Misalnya pada Maret dan April masing-masing 4 pemohon. Kemudian Juni 6 dan Juli 3 pemohon dispensasi kawin,” pungkasnya. (dri/har/mik)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

Dispensasi Kawin Usia Dini Meningkat

LAKONEE

Emi Rumhastuti


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
MEMORANDUM EDISI 15 NOVEMBER 2019 by memorandum - Issuu