SERTIFIKA T
P ER S WAN DE
SENIN WAGE, 14 NOVEMBER 2022
memorandum.co.id
memorandumredaksi@gmail.com
MemorandumTV & Memorandum Online
memorandum
memorandumonline & memorandumredaksi
memorandum
HARGA Rp 5.000,-
Sahabat Memorandum
Kapolsek Mulyorejo Kompol Ardi Purboyo
Sambang Masjid dan Obvit
Tegas Mengawal Aspirasi Masyarakat
KAPOLSEK Mulyorejo Kompol Ardi Purboyo menginstruksikan anggota secara rutin menyambangi masjid dan tempat ibadah lain serta objek vital (obvit) di Kecamatan Mulyorejo. Kunjungan tersebut dilakukan tak lain untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaah dan masyarakat.
KRITIS, tegas, dan beedirani. Itu menjadi sediok kit gambaran dari sosok anggota DPRD Kota Sud. Di rabaya M Machmud. catatan redaksi Surat Kabar andum, Harian (SKH) Memorandum, emokrat politisi senior asal Demokrat ini kerap memberikan statemen
“Selain menjaga agar ibadah berlangsung aman dan nyaman, personel dari Polsek Mulyorejo juga secara santun dan simpatik menggelar dialogis dengan warga sekitar termasuk juga objek vital,” kata Kapolsek Mulyorejo Kompol Ardi Purboyo. Bersambung ke halaman 11
Bersambung ke halaman 11
ANCAM NYAWA
FOTO: ISTIMEWA
Potongan video pengeroyokan di Jalan Tunjungan.
Pemuda Dikeroyok di Tunjungan Surabaya, Memorandum Video seorang pria sweater hijau dilempar helm lalu dikeroyok oleh belasan orang remaja beratribut pencak silat,
POLISI TINDAK TEGAS TERUKUR PELAKU 3C
Bersambung ke halaman 11
Celine Evangelista
Surabaya, Memorandum Tindakan tegas dengan menembak pelaku 3C (curat, curas, dan curanmor) di tengah memperbaiki citra Polri mendapat respons dari pakar hukum pidana Universitas Airlangga (Unair) Riza Alifianto Kurniawan.
Gagal Move On Celine Evangelista membantu mempromosikan lagu terbaru Stevan Pasaribu berjudul Tak Pernah Cukup lewat unggahan di instagram. Namun posting-an itu, membuat dia disebut gagal move on dari mantan suami, Stefan William karena salah menandai akun instagram di keterangan.
“
Kalau aku sih cukup ya. Kalau kamu masih kurang cukup, tambahin goceng deh,” tulis Celine Evangelista merujuk terhadap lagu baru Stevan Pa Bersambung ke halaman 11
Anggota DPRD Kota Surabaya M Machmud
FOTO: MEMORANDUM/RIO
Lokasi hilangnya dua patung macan yang dipasang garis polisi.
Dua Patung Macan Krematorium Eka Praya Dicuri
Komplotan Maling Kendarai Pikap Surabaya, Memorandum Dua patung macan di area Krematorium Eka Praya, Jalan Kembang Kuning, amblas dicuri komplotan maling mengendarai pikap. Aksi mereka terekam closed circuit television (CCTV). Kejadian itu, dilaporkan ke Mapolsek Sawahan. Hingga kini para terduga pelaku belum tertangkap dan masih dalam penyelidikan. “Terekam CCTV terduga pelaku tujuh orang naik pikap hitam masuk pada Kamis (10/11) sekitar pukul 00.30,”
ungkap Dandut, karyawan petugas kebersihan saat ditemui Memorandum, Minggu (13/11). Dandut mengungkapkan, dalam rekaman CCTV terduga pelaku naik pikap. Kemudian beberapa di antara mereka turun merusak gembok pagar. “Gemboknya hilang dibawa terduga pelaku,” ungkap Dandut. Setelah berhasil, para terduga pelaku naik pikap langsung menuju tempat krematorium. Selanjutnya mereka mencuri dua patung yang berada di
samping tempat persembayangan dan mengangkutnya ke pikap. Setelah berhasil mereka kemudian kabur melalui pintu pagar sediakala sekitar pukul 00.48. Kejadian pencurian patung baru diketahui para karyawan hilang saat bekerja sekitar pukul 08.00. “Sudah dilaporkan ke Polsek Sawahan. Usai laporan polisi langsung datang mengecek ke sini dan memasang garis polisi, “ tandas Dandut. Bersambung ke halaman 11
Residivis Ajak Sepupu Edarkan Sabu
Ngaku Dikendalikan Napi Lapas Memora Surabaya, Memorandum Po Satreskoba Polres PelabuhPer meringkus an Tanjung Perak sa dua kurir sabu di dalam Jala Bratang Werumah Jalan Ked tan. Keduanya mengd aku dikendalikan nar narapidana di da dalam lembaga pe pemasyarakatan (lapas). Kedua terdug duga pelaku yaitu Aris S Sudarmawan (25), re residivis kasus yang sama dan Rohmat Aminullah (23 (23), yang merupakan sepupun sepupunya. Keduanya merupakan warga Jalan Bratang Wetan. Dari tangan kedu kedua terduga pelaku disita 35, 96 gram sabu dalam tujuh poket yang siap kirim. Polisi menemukan sabu ters tersebut setelah menggeledah rumah Ro Rohmat. Dalam pengeledahan ini petu petugas juga me-
Menurutnya, upaya ini akan mempengaruhi citra kepolisian jika benar-benar am nyawa dan mengancam am harta kekamengancam yaan. Dan citra tersebut gus untuk Polri adalah bagus ncoba untuk yang mencoba anis. lebih humanis. “Saya rasa gini untuk egas terukur ini tindakan tegas dak pidana kalau tindak ar- beyang benargannar menganwa cam nyawa gdan mengrancam harta kekaya-an, saya rasa akan membe-
rikan feedback (masukan) yang bagus pada Polri,” kata Riza, Minggu (13/11). Lanjut Riza, masukan yang bagus karena masyarakat Bersambung ke halaman 11
Riza Alifianto Kurniawan FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Pembacok Pekerja Proyek Manukan Krido Masih Buron Surabaya, Memorandum Terduga pelaku pembacokan terhadap Askabul Kahfi (51), asal Desa Kedunggong, Kecamatan Sidomulyo, Madiun, hingga kini masih buron. Pelaku berinisial IM, merupakan pekerja proyek renovasi rumah milik Siti Zulaicha (68), di Jalan Manukan Krido. Dia membacok korban karena sering dimarahi dan dianggap tidak disiplin saat bekerja.
Teguran itu, membuat IM sakit hati dan menaruh dendam terhadap korban. Puncaknya, selesai bekerja pada malam harinya, terduga pelaku datang ke TKP dan mencari Kahfi lalu membacoknya. Setelah puas langsung melarikan diri ke luar kota. Hingga kini belum tertangkap. Saat dikonfirmasi Kanitreskrim Polsek Tandes AKP Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Aris Sudarmawan dan Rohmat Aminullah diapit petugas Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak berikut barang bukti.
nemukan barang bukti lainnya yakni timbangan elektrik serta beberapa peralatan lain yang digunakan untuk mengecer sabu. “Pengakuannya, peredaran sabu tersebut dikendalikan narapidana di lapas. AS yang residivis ini yang diminta untuk menjadi kurir, sementara
RA hanya bertugas menyimpan sabu tersebut,” jelas Kasatreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Hendro Utaryo, Minggu (13/11). Pengakuan Aris, ia hanya bertugas mengirim sabu. Setelah mendapat Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/DOK
Korban Askabul Kahfi ditangani petugas.
Riak Rumah Tangga Wartawan yang Ngeri-Ngeri Sedap (1)
Namanya Aguk, tetapi Dikenal sebagai Johan di Panti Pijat
- Meng, Kadin Jatim minta pijakan sinergi kenaikan UMK 2023.
Ini kisah tentang mantan wartawan yang kini menjadi legislator di wilayah Jatim selatan. Suatu hari Memorandum bertemu teman tersebut, sebut saja Aguk, di Pengadilan Agama (PA) Surabaya.
- Masa tiap tahun cuma bisa pijak kepala buruh?
Si Mameng (Karyawan)
“
Antar aku ke tempat pijat,” kata Aguk, yang hari itu diminta temannya menemani sidang perceraian. Sidang itu baru saja usai. “Aku tidak biasa pijat.” “Aku tahu. Hanya ngantar. Yang fasilitasnya lengkap.”
“Aku tidak tahu tempatnya.” “Aku tahu. Aku hanya minta kau menemani. Sementara aku pijat, kau bisa makan-makan atau sekadar berendam air panas. Cocok Bersambung ke halaman 11
ILUSTRASI: ISTIMEWA
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205