Skip to main content

MEMORANDUM EDISI 14 NOVEMBER 2019

Page 1

KAMIS PON, 14 NOVEMBER 2019

HARGA Rp 3.500,-

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com .com

EMPAT PELAKU CURANMOR 22 TKP DIBERONDONG PELURU SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

Serang Petugas Pakai Pisau Penghabisan

Surabaya, Memorandum Keresahan warga Kota Surabaya terkait maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di sejumlah lokasi akhirnya terjawab.   Bersambung ke halaman 7

Pengusaha Terseret Oleh: Dahlan Iskan FOTO: MEMORANDUM/DANNY

A

Keempat tersangka di depan ruang Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.

PELIMPAHAN TAHAP DUA KORUPSI JASMAS

IPTU BIMA SAKTI Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya

Barang bukti yang disita dari para pelaku di rumah kos Jalan Kalidami.

Beat, Vario, dan Supra Paling Diminati DARI catatan kepolisian, para tersangka sudah beraksi di 22 lokasi di seluruh kawasan Surabaya. Lokasi yang menjadi sasaran adalah

Ratih Berlindung di Kawalan Polwan

parkiran minimarket dan warung internet (warnet). Lokasi-lokasi itu antara lain  Bersambung ke halaman 7 

KRONOLOGI KEJADIAN GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

caranya makan siang. Dengan delapan pengusaha besar di Jakarta. Hanya makan siang. Masakan Italia. Di Shangri-La Hotel. Saya memanfaatkannya untuk survei kecil-kecilan. Saya tanya mereka satu persatu. Saya ingin tahu keadaan ekonomi Indonesia yang akan datang. Pertanyaan saya sama --meski usaha pokok mereka tidak ada yang sama: Apakah tahun depan usaha mereka lebih baik? Atau sama saja? Atau menurun? Mereka pun bertanya: ukurannya apa?  Bersambung ke halaman 4 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Khawatir membahayakan warga, kami terpaksa melakukan tindakan tegas dengan menembak betis kanan satu pelaku.

Ketiga tersangka jasmas dilimpahkan tahap dua di Kejari Tanjung Perak.

Kami segera menyelesaikan berkasnya agar dilimpahkan pengadilan M FADHIL Kasubsi Penyidikan Pidana Khusus Kejari Tanjung Perak

2 Saat ditangkap, empat pelaku ternyata tidak

FOTO: ISTIMEWA

Sales Jamu Kemplang Uang Perusahaan Rp 43 Juta

Edi Susanto

Wakili Indonesia TIDAK banyak orang yang diberi kelebihan talenta, sehingga sukses ke depannya. Aktris dan penyanyi Cinta Laura Kiehl, salah satu contohnya.  Bersambung ke halaman 7 

+ Meng, di Surabaya Barat bertebaran baliho bergambar Eri Cahyadi yang disebut-sebut sebagai calon wali kota bersama Risma. -

Cek…cek..cek… satu dua tiga percobaan, bagus kok suaranya…

Si Mameng (Orang sukses)

haan, Christianus Soehartono (70), warga Jalan Darmo Permai Selatan, polisi akhirnya memeriksa Edi Susanto (39), warga Jalan Lebak Rejo II, Tambaksari. “Tersangka (Edi) kami panggil ke  Bersambung ke halaman 7 

Ubah Stigma agar Anak-Anak Mencintai Polisi Surabaya, Memorandum Seringkali polisi digunakan oleh orang tua untuk menakut-nakuti anaknya jika rewel. Sehingga berdampak dan menimbulkan stigma bahwa sosok polisi itu seram dan menakutkan.  Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Cinta Laura Kiehl

Surabaya, Memorandum Sales distributor jamu PT Payung Pusaka Mandiri (PPM) dilaporkan ke Polsek Pabean Cantikan gegara mengemplang uang perusahaan sebesar Rp 43 juta. Atas dasar laporan dari pemilik perusa-

1

Bhabinkamtibmas Polsek Asemrowo narsis bersama orang tua dan anak-anak Paud Jingga Mawar di mapolsek.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi menggerebek kos-kosan yang dipakai markas komplotan pelaku curanmor.

mau menyerah. Mereka nekat menyerang dengan pisau penghabisan.

3 Merasa keselamatan petugas terancam,

semua pelaku akhirnya dilumpuhkan betis kanannya.

Personel Polda Jatim melakukan pemeriksaan terhadap tamu atau pengunjung yang hendak memasuki mapolda.

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Surabaya, Memorandum Penyidik Kejari Tanjung Perak melimpahkan tahap dua kasus korupsi dana hibah jasmas atas tersangka Syaiful Aidy, Dini Rijanti, dan Ratih Retnowati, Rabu (13/11).   Bersambung ke hal 7

PASCA LEDAKAN BOM BUNUH DIRI DI MAPOLRESTABES MEDAN

Mapolda Jatim Perketat Pengamanan

Surabaya, Memorandum Polda Jawa Timur langsung meningkatkan penjagaan penga-

manan pascatragedi bom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes  Bersambung ke halaman 7 

CINTA SEGITIGA YANG MENYISAKAN HANYA SATU SISI Έ4Ή

Berencana Meminang di Sela Sambutan Prosesi Pemakaman Selesai Udin memberikan sambutan, jenazah diberangkatkan. Kulihat Hayong memegang tangan Udin dan sedikit menyeretnya mundur. “Apa maksudmu akan melanjutkan perjuangan almarhum?” tanya mantan penyiar radio itu. Yuli Setyo Budi, Surabaya

“Aku ingin menikahi Muniah, Pa,” kata Udin singkat. “Tapi suaminya baru meninggal. Lagi pula dia hamil.” “Justru karena itu.” “Tidak semudah itu, Din.” “Apa pun itu, kalau kita jalani dengan ikhlas, semua akan mudah.” Suasana hening. Kami tengge-

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078

lam dalam lamunan masing-masing. “Sebenarnya aku ingin meminang Muniah dalam sambutan tadi. Tapi rasanya tidak etis,” kata Udin, yang menjelaskan bahwa awalnya dia mengajak Memorandum justru untuk menyaksikan dia melamar Muniah pada prosesi pemakaman sabatnya,  Bersambung ke halaman 7 


SIDOARJO

KAMIS PON, 14 NOVEMBER 2019 HALAMAN 2

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO: Joko Jokosan. WARTAWAN: H Darianto, H Hariono, HM Shoumu, Waras Subarkah. PEMASARAN/IKLAN: M Suud, Sudedi Minarno, Iswin Arizzal. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Ditemukan Sekarat, Tewas di RS Wajah Berdarah, Lebam, dan Tubuh Luka

Sidoarjo, Memorandum Warga Dusun Jatisari, Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, digemparkan penemuan pria tanpa identitas (Mr X) yang tergeletak tak berdaya. Tubuhnya ditemukan warga di tengah sawah dusun setempat, Rabu (13/11).

FOTO: MEMORANDUM/SUD

Kapolsek Balongbendo Kompol Sugeng Purwanto mengatakan, korban ditemukan salah se-

orang warga yang mau ke sawah. Saat ditemukan, korban masih bernapas. “Saksi itu melihat kor-

ban tergeletak di area persawahan. Oleh saksi kemudian dilaporkan ke Polsek Balongbendo,” ujar kapolsek kepada wartawan. Selanjutnya petugas membawa korban ke RSU Anwar Medika guna mendapatkan perawatan medis. Namun, setelah dirawat selama 3 jam, korban menghembuskan napas terakhir. “Tidak

ditemukan identitas korban di TKP. Saat ini kami masih mencari identitas korban dan meminta keterangan saksi,” jelas dia. Saat ditemukan, pria tersebut mengenakan pakaian kaos berwarna hijau dan celana pendek jean warna hitam. Wajah penuh darah dan muka lebam serta beberapa luka.

Saksi itu melihat korban tergeletak di area persawahan. Oleh saksi kemudian dilaporkan ke Polsek Balongbendo. Kompol Sugeng Purwanto Kapolsek Balongbendo “Tinggi badan korban sekitar 160 sentimeter. Bila ada yang merasa kehilangan anggota keluarga bisa langsung menghubungi kami, Polsek Balongbendo atau Polresta Sidoarjo,” tandas dia. Hingga sore, korban masih berada di kamar jenazah mayat RSU Anwar Medika Sidoarjo. (som/jok/pi)

Bupati Promosikan Kampung Bambu Seketi Pak Cip Meriahkan Grand Opening Kafe Kali Kopi

Sidoarjo, Memorandum Warga Tulangan mulai Selasa (12/11) siang bisa menikmati segala macam makanan dan minuman di Kafe Kali Kopi Indonesia Tulangan. Karena, kafe di depan PG Toelangan milik H Siswanto S Sos itu, resmi beroperasi. Grand opening Kafe Kali Kopi Indonesia Tulangan itu cukup meriah dan dihadiri mantan Wakil Bupati Sidoarjo H MG Hadi Sutjipto atau akrab disapa Pak Cip. Kehadiran mantan Calon Bupati (Cabup) Sidoarjo itu menarik perhatian tamu undangan. H Siswanto SSos berharap Kafe Kali Kopi Indonesia Tulangan bisa membawa kemajuan dan pendapatan pajak daerah. Dikatakan, Kafe Kali Kopi Indonesia Tulangan adalah cabang Kafe Kali Kopi Indonesia di tengah kota Sidoarjo. “Harapan saya, dengan adanya Kafe Kali Kopi, masyarakat dan semua instansi pemerintahan di Tulangan bisa memanfaatkan jasa makanan dan tempat yang sudah dipersiapkan dengan baik oleh para pagawai yang ada di sini,” jelas mantan Kades Bluru Kidul ini. Sementara itu, Pak Cip yang diam-diam masih dijagokan sebagai Calon Bupati Sidoarjo dalam Pilkada Sidoarjo 2020, saat dikonfirmasi soal pencalonannya dalam pilkada menolak berkomentar. “Belum waktunya,” elak mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Sidoarjo itu. (*/sud/jok/pi)

Warga Gelar Sarasehan dan Pawai Budaya Sidoarjo, Memorandum Upaya Pemerintah Desa Seketi, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo menjadikan desanya sebagai destinasi wisata kampung bambu, dilakukan dengan menggelar pawai budaya, Sabtu (9/11). Dengan konsep kerajaan Majapahit, ratusan peserta berangkat dari Situs Seketi, kemudian berjalan kurang lebih 2 km menuju Kantor Desa Seketi. Kepala Desa Seketi, Seger Purwanto berharap dengan diawalinya pawai budaya, masyarakat mengetahui Desa Seketi merupakan desa penghasil tampah (kerajinan dari bambu). Warga sepakat Desa Seketi dijadikan destinasi wisata kampung bambu, dan akan agendakan setiap tahun ada pagelaran atau pawai budaya. Pemkab Sidoarjo juga mendukung penuh. “Dengan digelarnya kegiatan kebudayaan ini, diharapankan masyarakat akan tahu sejarah asal-usul Desa Seketi yang menjadi penghasil kerajinan bambu sejak tahun 1930an,” ujar Seger Purwanto. Sementara itu, Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum meminta selain setiap tahun dilaksanakan pawai budaya, juga diikutkan di acara pawai budaya yang biasanya digelar tiap tahun pada peringatan hari jadi Kabupaten Sidoarjo.“Kalau bisa budaya Desa Seketi dipamerkan saat ada pawai budaya peringatan hari jadi kabupaten Sidoarjo di alun-alun,” pinta Abah Ipul, sapaan akrab Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah. Sebelumnya, Pemerintah Desa Seketi menggelar sarasehan budaya dengan melibatkan tokoh masyarakat serta penggiat seni dan budaya. Sarasehan digelar untuk mematangkan konsep pagelaran budaya yang akan dijadikan alat promosi destinasi wisata kampung bambu Seketi. (*/sud/jok/pi)

FOTO: MEMORANDUM/SUD

Mantan Wakil Bupati Sidoarjo H MG Hadi Sutjipto yang akrab disapa Pak Cip menghadiri Grand Opening Kafe Kali Kopi Indonesia Tulangan.

Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum menghadiri promosi wisata kampung bambu di Desa Seketi, Kecamatan Balongbendo.


MATUR SUWUN DULUR-DULUR WEBSITE: memorandum.co.id ď Ž EMAIL EMAIL:: memorandumredaksi@gmail.com

KAMIS PON, 14 NOVEMBER 2019 HALAMAN 3

Direktur Utama PDAM Kota Malang M Nor Muhlas didampingi pimpinan SKH Memorandum dan kabiro Malang.

Humas Pengadilan Negeri Surabaya Martin Ginting bersama pimpinan SKH Memorandum.

Direktur SKH Memorandum Choirul Shodiq bersama pimpinan media.

Semakin Tepercaya Humas Universitas Bhayangkara (UBHARA) Surabaya.

Kepala Humas PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) M Soleh didampingi staf humas Gita menyerahkan kue.

Forkopimcam Gayungan menghadiri HUT ke-50 SKH Memorandum.

Direktur JP Book Ali Murtadho (tengah), bersama Wakil Bupati Gresik H M Qosim dan pimpinan SKH Memorandum.

Kapolsek Rungkut Kompol I Gede Suartika (kiri) dan Kapolsek Jambangan Kompol Khoirul Anam.

Kepala Dinas Penerangan Komando Armada II (Kadispen Koarmada II) Letkol Laut (P) Djawara H T diapit pimpinan SKH Memorandum.

Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak Arief Hanafi.

Kabag Humas Polres Lamongan AKP Joko Bisono menghadiri HUT SKH Memorandum.

Imam Syafi'i, anggota DPRD Kota Surabaya (dua dari kiri) dan Koordinator Online Radar Surabaya Wijayanto.

Stakeholder Management PT PLN Persero UID Jatim Tri Soemadijanto bersama pimpinan SKH Memorandum.

R Desi Wulandari (dua dari kanan) dari Bank Mandiri KCP Surabaya.

Seluruh kepala biro daerah SKH Memorandum berfoto bersama.

Humas Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) Rudi Umar Susanto bersama redaksi SKH Memorandum.

Regional Corcom Manajer Alfamart M Faruq Asrori.

Sutrisno, mewakili Kakanwil Kemenkumham Jatim.

Ketua DPC Peradi Surabaya Dr Abdul Salam SH MH.


AREMA

KAMIS PON, 14 NOVEMBER 2019 HALAMAN 4

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

MI dan MTs Tidak Dijatah BOSKAB

PCNU Kabupaten Malang Meradang Malang, Memorandum Besarnya anggaran bantuan operasional sekolah kabupaten (BOSKAP) Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2019, menjadi keprihatinan kalangan Nahdlatul Ulama (NU) setempat. Apalagi, bantuan itu ternyata tidak sepersenpun mengucur ke lembaga pendidikan Islam, seperti MI (madrasah ibtidaiyah) dan MTs (madrasah tsanawiyah).

Prajurit TNI mengasah kemampuan menembak.

Latbak Jatri, Cara Kodim 0833 Jaga Naluri Tempur Prajurit Malang, Memorandum Menembak jadi salah satu kemampuan wajib prajurit TNI agar naluri bertempur tetap terjaga dengan baik. Karenanya, kemampuan itu harus terus diasah kendati sudah tidak lagi bertugas di medan perang. Untuk itu, Kodim 0833 Kota Malang menggelar latihan menembak senjata ringan (Latbak Jatri) Triwulan IV 2019 di Lapangan Tembak Yonkav 3/ Andaka Cakti Singosari Kabupaten Malang, Selasa (12/11). Pasiops Kodim 0833, Kapten Kav Aan Jauhari selaku komandan latihan mengatakan, latihan menembak dilaksanakan untuk memelihara kemampuan, meningkatkan ketrampilan, dan profesionalisme yang dimiliki prajurit di bidang menembak. “Agar kemampuan prajurit dapat dipelihara secara optimal, maka seluruh prajurit harus melakukan pembinaan latihan yang terarah sesuai dengan renlat dan renlap,” katanya. Latihan ini menggunakan senjata laras panjang dengan jarak tembak 100 meter dalam tiga sikap. Yaitu sikap tiarap, duduk, dan berdiri. Sedangkan latihan menembak untuk perwira menggunakan pistol dengan jarak tembak 15 meter dengan sikap berdiri dua tangan. (*/ari/epe)

Situasi ini diungkap Ketua Pimpinan Cabang NU (PCNU) Kabupaten Malang, dr Umar Usman yang menyebutkan sesama anak bangsa sepatutnya siswa yang menempuh pendidikan di MI maupun MTs mendapat bantuan BOSKAP. “Kami merasa prihatin dalam BOSKAP 2019 kami tidak dapat. Sepertinya jadi ada dikotomi antara miliknya (lembaga pendidikan, RED) kemenag dan kemendikbud. Di tempat lain seperti Kota Batu dan Sidoarjo dapat, kenapa

di Kabupaten Malang tidak?” ucapnya dengan nada tanya. Dikatakan, meski MI dan MTs di bawah naungan kemenag seharusnya juga dapat alokasi BOSKAP. “Memang belum ada aturan dari kemendikbud yang mengaturnya, namun kan bisa disiasati misalnya dikeluarkan perda atau perbup,” katanya. Data PCNU Kabupaten Malang menyebutkan, MI dan MTs di wilayahnya sekitar 700 lembaga dengan jumlah siswa kurang lebih 20.000.

Ketua DPRD Kab Malang Didik Gatot Subroto.

Menanggapi itu, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto mengatakan, penyaluran BOSKAP 2019 memang belum ada aturan memperbolehkan dana bantuan pendidikan yang bersumber dari APBD Kabupaten Malang disalurkan ke MI dan Mts. Karena kedua lembaga setara SD dan SMP tersebut selama ini berada di naungan kemenag. “Regulasinya belum ada,

jadi untuk BOSKAP 2019, MI dan MTs belum dapat. Perubahan PAK (perubahan anggaran keuangan) 2019, dilakukan Juni - Juli yang membahas BOSKAP di mana saat itu Pak Sanusi masih menjabat pelaksana tugas (plt) bupati, belum menjadi bupati definitif,” ungkap Didik. Data legislatih menyebutkan, pada 2019 dana BOSDA atau BOSKAB yang dikucurkan melalui dinas pendidikan sebesar Rp 26 miliar. Terbagi untuk lembaga SD senilai Rp 18,1 miliar dan SMP Rp 7,9 miliar. Untuk BOSDA SD dibagikan kepada 181.139 siswa di 1.133 lembaga. Sedangkan untuk SMP dibagi ke 79.089 siswa di 326 lembaga. “Untuk BOSKAP 2019 dianggarkan September, Oktober, November, dan Desember, sebelumnya belum ada, karena memang pembahasannya baru

di PAK 2019 Juni-Juli kemarin,” paparnya. Ditambahkan, biaya pendidikan sebenarnya bukan mutlak tanggung jawab pemerintah pusat atau daerah. “Pemerintah desa juga bisa ikut serta membiayai pendidikan warganya melalui dana desa (DD). Regulasi yang mengaturnya ada dan itu sudah dilakukan di Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari,” urai Didik. Mendatang, Didik meminta pada dinas pendidikan segera mendata dan memverifikasi MI dan MTs di Kabupaten Malang. “Data yang sudah diberikan PCNU kan harus diverifikasi, itu harus dilakukan secepatnya oleh dinas pendidikan. Juga, dinas pendidikan harus mencari payung hukum untuk penyaluran dana BOSKAP bagi MI dan Mts,” pungkas Didik. (cr-4/ari/epe)

Kota Malang Bakal Total KTL Malang, Memorandum Ruas jalan di Kota Malang segera menjadi kawasan tertib lalu lintas (KTL) secara menyeluruh. Ini menyusul dilaksanakan lomba KTL di Kota Malang yang digelar Polda Jatim. Wakil Ketua Tim Juri Lomba KTL Dirlantas Polda Jatim Kompol Sri Kusminiwati menjelaskan, dalam lomba KTL ini Kota Malang terbilang sudah bagus. Bahkan, beberapa kali mendapatkan penghargaan Wahana Tata

Nugraha (WTN) namun perlu ada beberapa penambahan perangkat pendukungnya. “Kota Malang ini sudah bagus. Penegakan hukum di jalur KTL, juga sudah jalan. Namun menjelang WTN selanjutnya, ada beberapa hal yang perlu ditambahkan. Perlombaan ini juga sebagai salah satu sarana sosialisasi kawasan KTL, yang perlu diketahui masyarakat,” ujar Polwan yang juga menjabat sebagai Kasubbag Anev Dirlan-

tas Polda Jatim, di sela penilaian lomba, Rabu (13/11). Sementara itu, Kasatlantas Polres Malang Kota AKP Ari Galang Saputra menjelaskan, program KTL sudah berlangsung lama dan setiap tahun. Nantinya, akan terus mengalami penambahan akan identitas jalan, bahkan akhirnya bisa seluruhnya. “Ada beberapa perbedaan perlakuannya, atas identitas jalan. Kalau terjadi pelanggaran di jalur KTL, tentu berbeda sanksi den-

danya dibanding jalur yang lain. Karenanya, ke depan diharapkan semuanya bisa tertib dalam berlalu lintas. Dengan perlombaan ini, secara bertahap jumlah KTL akan diperluas,” terang dia. Terkait lomba, Galang mengaku sudah mempersiapkan dan memberikan perlengkapan. Termasuk juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk ketertiban lalu lintas. “Sudah disiapkan untuk perangkatnya dan kelengkapannya. Sementara ini,

Kasatlantas AKP Ari Galang Saputra

KTL di kawasan alun-alun, Jalan Ijen. Akan terus ditambah hingga keseluruhan,” pungkas Galang. (cr-3/ari/epe)

Pengusaha Terseret Saya tidak mau pakai ukuran. Ini sangat mikro perusahaan. Tiap perusahaan pasti tahu masa depan masing-masing. Pun bila dikaitkan dengan kondisi ekonomi dan politik negara. Mereka pun mulai menjawab secara berurutan. “Sedikit lebih baik,” kata yang pertama. “Sama saja,” kata yang kedua. Ternyata enam orang menjawab lebih baik. Dua orang mengatakan sama saja. “Licik,” sela seorang dari mereka. “Pak Dahlan sendiri belum memberi jawaban,” tambahnya. “Betul. Betul. Pak Dahlan sendiri bagaimana?” kata yang lain serentak. Terpaksa saya beropini. “Saya akan lebih baik,” jawab saya. Saya lupa untuk jujur. Dari mana bisa lebih baik? Tapi saya juga tidak salah. Di saat ekonomi nasional kurang baik pun pasti ada beberapa perusahaan

Sambungan dari halaman 1 yang mencapai kemajuan. Penurunan ekonomi nasional tidak membuat semua perusahaan menurun. Ada saja yang di saat sulit masih bisa meraih kemajuan. Misalnya mereka yang: - Jenis usahanya sesuai dengan perubahan yang terjadi. - Seluruh jajarannya optimis dan bekerja lebih keras. Seminggu sebelum itu, di Hangzhou, saya makan bersama dengan seorang pengusaha. Yang harga sahamnya naik 200 persen tahun ini. Padahal perang dagang Tiongkok-Amerika sedang berlangsung. Yang membuat banyak perusahaan lain mengalami penurunan. “Saya justru bersyukur terjadi perang dagang,” katanya. Bidang apakah usaha teman saya itu? Ia bergerak di bidang microchip. Produksinya meningkat drastis. Harganya jualnya naik. Sejak

Amerika melarang penjualan microchip-nya ke Tiongkok. Saya mengajaknya toss berkali-kali. Saya ucapkan selamat padanya. Atas nasib baiknya itu. Saya juga akan mengucapkan selamat pada enam pengusaha Jakarta itu. Yang optimis usaha mereka akan membaik itu. Saya akan menyalami mereka tahun depan. Kalau terbukti usaha mereka ‘lebih baik dari tahun ini’. Berarti mereka bekerja lebih keras. Setidaknya mereka tetap fokus pada bidangnya. Tidak ikut terombang-ambing masalah politik. Semua pengusaha baiknya begitu. Jangan terbawa arus. Setahun

ke depan arus politik masih kuat. Apalagi tim ekonomi pemerintah saat ini didominasi orang politik. Menko ekonominya ketua umum partai politik (Golkar). Menteri perdagangannya dari Partai PKB. Menteri perindustriannya dari Partai Golkar. Demikian juga menteri investasinya. Hanya menteri keuangan yang teknokrat. Seratus hari pertama kabinet ini penuh dengan jadwal kongres partai. Tidak habis-habisnya. Lengkap dengan perebutan kursi ketua umumnya. Tahun depan sudah pula waktunya pilkada serentak. Partai-partai sangat fokus di sana.

Tahun depannya lagi sudah siap-siap Pemilu 2024. Yang akan lebih seru: tidak ada lagi incumbent di sana. Saya alpa memperhitungkan ini: persiapan untuk pemilu 2024 ternyata

datang lebih awal. Saya pikir setidaknya masih ada waktu dua tahun untuk memikirkan ekonomi. Ternyata rangkulan politik sudah mulai terjadi --pun ketika pemerintahan

Jokowi baru mengumumkan kabinet. Kesibukan Pemilu 2024 telah datang. Terlalu dini. Siapa pun akan

mudah terseret ke dalamnya. Hanya pengusaha yang tidak terseret yang tidak akan merana. (*)


TULUNGAGUNG

KAMIS PON, 14 NOVEMBER 2019 HALAMAN 5

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

Tulungagung, Memorandum Pengukuhan RSUD dr Iskak menjadi rumah sakit dengan social responsibility terbaik di dunia ini disampaikan dalam forum International Hospital Federation (IHF) Award 2019, yang dilaksanakan pada 8 November 2019 di Oman Convention and Exhibition Center Muscat, Uni Emirat Arab. Ditemui pasca kepulangannya ke tanah air, Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung dr Supriyanto Dharmoredjo SpB FINACS Mkes mengatakan, prestasi ini tidak mungkin bisa diraih tanpa dukungan banyak pihak dan tim yang solid. “Ini berkat dukungan semua pihak, termasuk media yang bagi saya adalah pilar kelima. Tanpa dukungan semua, tidak mungkin seperti ini,” ucapnya, Rabu (13/11). Tidak ada yang menyangka, RSUD dari sebuah kabupaten yang tak banyak dikenal di kancah internasional, bisa menyingkirkan rumah sakit dari Amerika, India, bahkan dari Oman sendiri. Dokter Pri, sapaan akrab Supriyanto menjelaskan, penghargaan ini diberikan karena RSUD dr Iskak dianggap sudah mampu memberikan pelayanan kepada semua pasien tanpa memandang status ekonominya. Sebab pasien yang tidak memiliki biaya operasi dan belum masuk dalam jaminan sosial apapun tetap bisa ditangani sampai sembuh. “Ini Internasional Hospitality Federation, jadi perkumpulan rumah sakit sedunia. Ini lembaga non goverment yang menilai kami, yang terbaik dalam bidang hospital social responsibility,” ujarnya. Penerapan public safety center (PSC) yang maksimal dengan menggandeng banyak pihak, menjadikan RSUD dr Iskak berbeda dengan rumah sakit lainnya. Bahkan saat se-

Tulungagung, Memorandum Polsek Tulungagung Kota merilis 2 tersangka kasus pemerasan dengan modus mengaku sebagai polisi dan wartawan. Kedua tersangka adalah Rudiyanto (40), warga Desa Gendingan, Kecamatan Kedungwaru dan Juliyanto (24), warga Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Direktur RSUD dr Iskak Dokter Supriyanto (kanan).

bagian rumah sakit harus beradaptasi dan berjuang hidup dengan model pembiayaan kesehatan yang berubah sejak tahun 2014, RSUD dr Iskak tetap bisa bertahan, hingga terus menelurkan program-program yang memudahkan pasien dari semua kelas ekonomi untuk mendapatkan pengobatan maksimal. “Istilah rupo gowo rego itu tidak boleh diterapkan dalam bidang kesehatan. Kalau kesehatan itu yang tangani dan berikan obat yang tepat sampai sembuh tanpa melihat rupo dan rego,” terangnya. Dokter Pri menyebut, implementasi PSC dengan anak-anak programnya yang terus berkembang akhirnya membawa RSUD Dr Iskak menjadi rumah sakit terdepan, dan bisa menyabet BPJS Award tahun ini. Dan inilah salah satu jalan hingga akhirnya RSUD dr Iskak diusulkan untuk mewakili Indonesia dalam forum IHF yang digelar di Oman kemarin.

“Ada seleksi ketat sebelum RSUD masuk ke dalam Forum International perkumpulan rumah sakit seluruh dunia ini. Apalagi kemarin kita mendapat BPJS Award, sehingga kita langsung diusulkan mewakili Indonesia,” jelasnya. Pasca menerima penghargaan kemarin, secara langsung Menteri Kesehatan RI, dr Terawan Agus Putranto langsung menyatakan rasa bangganya atas capaian RSUD dr Iskak Tulungagung. Dokter Supriyanto menambahkan, ke depannya perlu kerjasama dan dukungan banyak pihak untuk tetap menjaga stabilitas dan konsistensi RSUD dr Iskak agar terus berkembang dan memberikan pelayanan kesehatan maksimal bagi masyarakat. “Siapapun nanti pimpinan rumah sakitnya, siapapun pimpinan daerahnya, rumah sakit ini harus tetap berkembang dan semakin baik,” tutupnya. (adv/fir/mad/rif)

Tersangka Rudi harus dibopong petugas karena sempat ambruk saat rilis berlangsung. Itu akibat sakit asam urat pada pergelangan kaki kanannya. Kedua tersangka ini diamankan bersama barang bukti uang Rp 3 juta hasil kejahatannya yang belum sempat dinikmati. Petugas juga mengamankan satu mobil dan satu sepeda motor yang digunakan saat melakukan aksinya. Kapolsek Tulungagung Kota Kompol Rudi Poerwanto mengatakan, aksi kedua tersangka ini terungkap setelah pihaknya menerima laporan pemerasan dengan korban Rambang Sandi Wahyudi (30), warga Desa Macanbang, Kecamatan Gondang, yang sehari-hari bekerja di SPBU Lembu Peteng. “Kejadiannya 6 Novemeber lalu, korban

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Polisi dan Wartawan Gadungan Peras Karyawan SPBU

RSUD dr Iskak Raih Predikat RS Terbaik Sedunia

Polsek Kota merilis tersangka pemerasan.

langsung lapor ke polisi. Kemudian langsung kita dalami,” terangnya, Rabu (13/11). Kepada polisi, korban mengaku baru saja menyerahkan uang sebesar Rp 3 juta kepada tersangka Julianto di Kelurahan Kedungsuko. Uang tersebut diserahkan karena tersangka Julianto dan Rudiyanto mengancam akan memperkarakan SPBU tempatnya bekerja ke Polda Jawa Timur karena banyak temuan penyimpangan. Kompol Rudi Poerwanto menjelaskan, pasca menerima laporan itu pihaknya langsung melakukan pendalaman. Di hari yang sama, polisi berhasil menangkap Julianto di sekitar Kelurahan Tamanan. “Julianto ini menerima uangnya di Kedungsoko. Kita tangkap di Tamanan berkat kerjasama dengan tim Macan Agung Polres Tulungagung,” ucapnya. Rudi menambahkan, tak ingin kehilangan kes-

empatan, usai mendalami keterangan tersangka Julianto, pihaknya juga berhasil mengamankan tersangka Rudiyanto yang berniat melarikan diri ke Sumatera. “Tersangka Rudi ini sudah mau kabur ke Sumatera, kita tangkap di Kalidawir,” ungkapnya. Masih menurut kapolsek, dalam aksinya, kedua tersangka berperan sebagai anggota polda dan memfoto SPBU serta membentak-bentak korban hingga ketakutan dan memenuhi keinginan keduanya. “Yang Julianto pura-pura ngecek proses pelayanan SPBU, kemudian nelpon nyebut nama ‘ndan’. Terus yang tersangka Rudi ini

mengajak korban keliling kota dan melewati polsek dan polres diancam akan diperkarakan. Tidak hanya ngaku jadi polisi, kadang juga wartawan dan LSM,” tegasnya. Berdasarkan pengembangan kasus ini, polisi menyebut ada banyak TKP pemerasan yang dilakukan tersangka. Mulai dari SPBU yang ada di Tulungagung hingga wilayah Gresik. “TKPnya banyak di Tulungagung, di luar kota juga ada. Ini masih kita kembangkan terus,” pungkasnya. Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. (fir/mad/rif)

KEDIRI & BLITAR KEPALA BIRO: Wahyudi. REDAKSI: Jl. Bali H-11 Putih Permai, RT 002/RW 005, Kelurahan Putih, Kecamatan Gampengrejo, Kediri. HP. 081230006789. EMAIL: sampang_publik@yahoo.co.id - MARKETING DAN SIRKULASI: Rohmad Sholeh. KEPALA BIRO BLITAR: Prawoto Sadewo. WARTAWAN: Nur Rofiq, Ana Akina. KEUANGAN: Binti Khoiriyah. ADMIN IKLAN: Rosita. ADMIN KORAN : Imam Rofiq. PEMASARAN: Frenswinta Jaya, Hendra. EMAIL: memorandumppls@gmail.com. TELEPON:.081334603445. KANTOR: Jln Kota baru no.9 Kanigoro, Blitar.

Kediri, Memorandum Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Kediri mengikuti pembekalan persiapan purnatugas ASN di Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Kediri, Selasa (12/11). Hadir 80 ASN yang mengikuti pembekalan ini terhitung mulai tanggal (TMT) Januari 2020 - Juli 2020 akan memasuki masa pensiun. Dalam sambutan wali Kota Kediri yang dibacakan Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu Hernaning Sulistyo mengatakan, cepat atau lambat, semua ASN akan memasuki masa pensiun (purnabakti). Ini berarti, mereka akan dihadapkan pada permasalahan sosial

yang sangat kompleks, karena secara psikologis para pensiunan harus menyesuaikan dengan lingkungan hidup yang baru. “Oleh karena itu ASN yang akan menjalani pensiun perlu dipersiapkan mental, kemampuan dan ketrampilan lain yang dapat dipakai sebagai modal dalam hidup di lingkungan yang baru,” ujarnya. Budwi Sunu menyampaikan ada beberapa perubahan pada saat seseorang menjalani masa pensiun, dalam pembekalan yang menghadirkan narasumber dari Bank Jatim dan PT Taspen tersebut. Perubahan aktivitas yang tadinya bekerja menjadi tidak bekerja, yang tadinya memiliki keterlibatan kerja atau peran

FOTO: MEMORA NDUM/YD

80 ASN Pemkot Ikuti Pembekalan Persiapan Purnatugas Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu Hernaning Sulistyo membacakan sambutan wali Kota Kediri.

ditempat kerja menjadi sudah tidak ada lagi, adanya penurunan pendapatan, adanya perubahan relasi sosial, adanya penurunan kesehatan karena usia yang semakin bertambah dan sebagainya. Perubahan yang terjadi bisa jadi akan menimbulkan ketidakpastian dan ketidaknyamanan sehingga terkadang pensiun merupakan hal yang menjadi diabaikan atau kurang diperhitungkan untuk dipersiapkan. “Persiapan pensiun biasanya menjadi terabaikan dan kurang mendapatkan perhatian karena meskipun masa pensiun sudah dekat namun demikian biasanya pegawai masih menyibukan diri dengan tugas dan pekerjaannya,” ungkapnya kepada para peserta pembekalan yang juga akan diberikan pelatihan kewirausahaan. Untuk itu, Bu d w i Su n u menjelaskan ada beberapa aspek atau area yang perlu disiapkan dalam persiapan pensiun. Pertama, aspek ekonomi, berkaitan dengan pengelolaan keuangan serta kewirausahaan. Kedua, aspek psikologis yaitu mempersiapkan mental untuk menghadapi perubahan pada saat pensiun. Ketiga, aspek sosial yaitu bagaimana

menyiapkan setelah pensiun tetap memiliki peran sosial dan menyiapkan dukungan sosial ketika pensiun tiba. Keempat, aspek fisik berkaitan dengan kesehatan, diantaranya dalam rangka membangun perilaku kuratif untuk menjaga kesehatan dan mengatur pola makan. Terakhir Budwi Sunu berpesan kepada peserta pembekalan persiapan purna tugas ASN ini, agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan seksama. Persiapan pensiun tidak hanya persiapan bagi ASN yang akan memasuki masa pensiun tetapi juga perlu mempersiapkan keluarganya sehingga ada dukungan. Program persiapan pensiun akan menjadi optimal jika dirancang minimal melibatkan istri atau suami (pasangan) sehingga pada saat diperlukan pengambilan keputusan persiapan pensiun maka pasangan akan memberikan dukungan dan terlibat dalam pengambilan keputusan persiapan pensiun. Selain itu program ini akan lebih baik diawali dengan membangun persepsi positif dan cara pandang yang benar mengenai pensiun. “Semoga apa yang disampaikan pada kegiatan ini dapat bermanfaat dan membuka wawasan peserta sehingga tujuan kegiatan ini dapat tercapai yaitu untuk mempersiapkan ASN yang akan memasuki masa pensiun agar mampu menyesuaikan diri dan menerima perubahan lingkungan, mempunyai alternatif dan berani mengambil keputusan untuk melakukan aktivitas yang positif,” pesannya. (yud/rif)

Poliklinik Mata RSUD Mardi Waluyo Makin Canggih Blitar, Memorandum Kini maraknya penyakit mata yang diderita masyarakat, khusunya warga Blitar dan sekitarnya mulai terjawab. Pasalnya, RSUD Mardi Waluyo sebagai solusinya. Karena rumah sakit pelat merah milik Pemkot Blitar ini telah dibuka klinik operasi mata modern yang ditangani dokter spesialis Muhdahani, Sp,M yang profesional di bidangnya. Kecanggihan system operasi di RSUD Mardi Waluyo, termasuk salah satu operasi modern abad ini yang diterapkan rumah sakit tersebut. Tindakan polimata di antaranya obat, kacamata, operasi, dan tindakan pengambilan klilip. Keunggulannya, meliputi upaya penyembuhan berbagai penyakit mata, seperti rabun jauh-pendek, gangguan lensa mata, sindrom mata kering, peradangan selaput mata, dan penyakit mata lainnya. Di polimata juga dapat melakukan pengukuran indeks bias dengan memanfaatkan refraksi cahaya dengan menggunakan refractometer. Sehingga pelayanan operasi penyakit katarak menggunakan alat canggih, yakni fakuemulsifikasi , yaitu sebuah tehnik operasi mata katarak terbaru yang menggunakan gelombang ultrasonik. Tehnik ini, dapat mengurangi resiko irisan dan luka pada mata. Tak pelak, penyembuhannya dapat lebih cepat dan aman selama tindakan operasi berlangsung. Hal ini diungkapkan dokter ahli mata yang biasa dipanggil Dani. ”Kadang masyarakat takut dulu bila ada sebutan operasi apapun, lagi-lagi soal operasi mata,” paparnya. Maka dari itu dokter senior yang ahli penanganan mata menjelaskan, Setiap pasien yang ingin mendapatkan informasi soal operasi mata harus tanya kepada ahlinya. Hal ini agar masyarakat tidak merasa takut dalam melakukan operasi agar penyakit yang dideritanya mendapatkan perawatan yang sesuai dengan medis. ”Demi penyembuhan dan keselamatan terhadap penyakit mata, seyogyanya masyarakat berkonsultasi pada ahlinya, karena akhir-akhir ini

Dokter Dani sedang menangani pasien.

Dokter Dani bersantai setelah memberikan tindakan medis.

, masyarakat banyak yang menderita penyakit mata jenis pseudofakia atau katarak,” tandasnya. Sementara itu, RSUD Mardi Waluyo membuka klinik pengobatan mata Senin sampai Kamis pukul 07.30 sampai pukul 11.00. Sedangkan hari Jumat dibuka pukul 07.30 hanya sampai pukul 10.00. Hari Sabtu buka pukul 07.30 hingga pukul 10.30. Sedangkan jam pelayanan dokter mulai pukul 07.30 sampai habisnya pasien yang mendaftar. Kecuali hari minggu atau tanggal merah libur. Sementara itu, masyarakat diimbau agar yang datang untuk berobat tepat waktu jam buka, agar mendapatkan pelayanan yang optimal. Bahkan pelayanan diagnostikn-

ya sudah lengkap full computer use (menggunakan komputer) semua, untuk memudahkan para pasien. Terutama penulisan resep dokter sudah diprint out, sehingga untuk memudahkan keluarga pasien atau pasien yang sedang memerlukan obat dengan resep dokter. Sehingga pembelian obat resep dokter bisa dilakukan di luar apotik RSUD Mardi waluyo. ”Kini klinik pelayanan penyakit mata di RSUD Mardi Waluyo semakin mudah serba full computer use, resep dokter yang dikenal susah dibaca, kini sudah diprint out komputer dalam bentuk ketik abjad dan mudah dibaca oleh siapapun,” imbuh Dani. (adv/pra/rif )


MOJOKERTO-JOMBANG WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KAMIS PON, 14 NOVEMBER 2019 HALAMAN 6

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Polisi Buru Pengepul dan Distributor Ayam Tiren Mojokerto, Memorandum Pasca penggerebekan bisnis ayam mati kemarin (tiren) di Dusun Balonglombok, Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (9/11) lalu, Polres Mojokerto terus mendalaminya. Polisi telah menetapkan pengusaha ayam tiren, Alex Suwardi (54), sebagai tersangka. Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Hariyatno mengatakan, pihaknya akan terus mengembangkan pemeriksaan. Yakni peternak atau penyuplai ayam tiren yang disebut-sebut dari Kecamatan Gondang, Mojokerto. “Ya jelas, kita akan kejar distributornya. Yang kabarnya berada di kawasan Malang, juga penyuplainya,” ungkapnya. Rabu (13/11). Kapolres juga mengatakan, pihaknya akan mengungkap apakah ada persengkongkolan jahat atau tidak, antara bos pengolah ayam tiren, Alex Suwardi, dengan distributor tersebut. Seperti diketahui, pihak kepolisian telah menggerebek bisnis pengolahan ayam mati untuk dijual lagi dengan harga murah. Ayam tersebut dibeli dengan harga Rp 2 ribu perkilogram dan dijual lagi dengan harga Rp 15 ribu perkilogram. Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Desa Putu Prima menduga, bos ayam tiren Alex Suwardi (54), warga asal Krajan Wetan, Desa Purworejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang diduga pemain lama dalam bisnis ayam tiren. “Kita menduga Alex bukanlah pemain baru dalam perkara ayam tiren. Kita juga berkerja sama dengan Dinas Peternakan Kabupaten Mojokerto untuk mengidentifikasi penggunaan bahan pengawet berupa formalin,’’ terangnya. Sementara Dalam kaaua ini, Polisi masih menetapkan satu tersangka dan menyita barang bukti berupa satu unit mesin pendingin berisi bungkusan daging ayam tiren, satu unit mesin penggiling daging, satu timbangan merek GSF, tiga buah drum plastik untuk merendam bangkai ayam, tujuh bungkus kantong plastik, enam cutter, satu buah pisau kecil, delapan masker, satu sak berisi bungkus plastik isi daging ayam, satu sak berisi bangkai ayam, dan satu sak potongan-potongan daging bangkai ayam. Saat penggerebekan petugas mendapati aktivitas pengolahan ayam tiren. Polisi memergoki tujuh pekerja sedang melakukan aktivitas pemotongan bangkai ayam. Akibat perbuatannya, pelaku terancam undang-undang perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (no/rif)

Namun peningkatan pengamanan tersebut, tidak akan mengurangi pelayanan kepada masyarakat. Kompol Budi Setiono Wakapolres Jombang Termasuk pengendara yang menggunakan kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat. Bahkan untuk mendeteksi keberadaan bahan berbahaya, polisi menggunakan metal detector bagi setiap tamu. Dipaparkan Wakapolres Jombang Kompol Budi Setiono mengatakan, peningkatan keamanan difokuskan kepada pintu gerbang atau penjagaan. Dengan cara memeriksa barang bawaan serta kendaraan yang akan digunakan untuk memasuki Mapolres Jombang. “Namun peningkatan pengamanan tersebut, tidak akan mengurangi pelayanan kepada masyarakat yang ada kepentingan di Mapolres Jombang, misalnya mengurus SKCK (surat keterangan catatan kepolisian),” paparnya, Rabu (13/11). Ia pun menambahkan, sebagai langkah antisipasi mengacu pada tragedi bom Medan. Polres Jombang juga melarang seluruh ojek online memasuki Mapolres dengan alasan apapun. Jika ada pesanan, hendaknya diambil atau diserahkan diluar gerbang kantor polisi. “Selain itu juga kita sudah intruksikan kepada seluruh kapolsek agar juga meningkatkan kewaspadaan dalam pengamanan mapolsek terutama di pos penjagaan sesuai dengan SOP yang ada,” imbuhnya. Selain melakukan upaya pencegahan, pihaknya juga meminta peran aktif masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan diri. Serta memberikan informasi atau melaporkan apabila ada seseorang yang dicurigai sebagai pelaku teror. “Selain melakukan upaya pencegahan teror dengan memberlakukan pemeriksaan di gerbang masuk. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk berperan, dengan melaporkan apabila ada yang dicurigai sebagai pelaku teror,” pungkas Budi. (wan/rif)

Polemik Program UHC Kota Mojokerto

Komisi III Panggil BPJS Mojokerto, Memorandum Komisi III DPRD Kota Mojokerto segera menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan BPJS. RDP yang akan digelar tersebut untuk menyelesaikan polemik asuransi kesehatan seluruh warga Kota Mojokerto yang telah dianggarkan dengan tarif lama. Dengan adanya kenaikan BPJS maka Program Total Coverage atau kini disebut Universal Healt Coverage (UHC) tahun 2020 yang saat itu dianggarkan dengan tarif lama akan kesulitan untuk melalukan penambahan anggaran. Ketua Komisi III DPRD Kota Mojokerto Agus Wahyudi Utomo mengatakan, pemerintah setempat dipastikan telah menggedog kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) tahun 2020. KUA-PPAS adalah dokumen anggaran sebagai pedoman dalam penyusunan APBD berdasarkan rencana kerja prioritas daerah (RKPD) dari hasil musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang). Artinya, besaran nominal pembiayaan BPJS Kesehatan kelas III bagi 53 ribu warga berdasar tarif lama asuransi plat merah yakni sebesar 17 miliar sudah akan ditetapkan dalam APBD tahun 2020. Padahal, seperti diketahui tarif iuran

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Hariyatno dalam rilis bisnis ayam tiren di Mojokerto.

Jombang, Memorandum Pascateror bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pada Rabu (13/11) pagi, Polres Jombang melakukan langkah antisipasi. Salah satunya memperketat pengamanan mako. Upaya tersebut dilakukan dengan cara melakukan pemeriksaan pengunjung yang datang.

BPJS semua kelas telah diputuskan naik sampai 100 persen, mulai Januari mendatang. “Penyusunan APBD tahun 2020 tengah berjalan. Jika tarif BPJS dinaikkan maka sama halnya dengan membuat kita kehilangan kendali atas pembayaran lantaran slot pembayaran total coverage kita berdasarkan iuran lama BPJS Kesehatan kelas III, “ seru Agus Wahyudi Utomo, Rabu (13/11) . Lebih lanjut dikatakannya, hal ini akan membuat gamang pemerintah setempat. Kondisi ini tidak baik bagi pemda. Jika demikian apa langkah kita selain membayar BPJS berdasar plafon yang ada. Kenaikan anggaran penerima biaya iuran daerah (PBID) akan membuat pemerintah daerah seperti makan buah simalakama.” Mau dihentikan tidak mungkin diteruskan tidak ada dana, “ imbuhnya. Karena persoalan ini, Komisi III DPRD Kota Mojokerto akan memanggil baik Dinas Kesehatan dan pihak BPJS setempat untuk menyelesaikan persoalan pelik ini. Agus mengatakan perlu ada solusi arif untuk mengatasi kebuntuan tersebut. Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto Christiana Indah Wahyu mengatakan, besaran anggaran penerima biaya iuran daerah (PBID) kita untuk saat ini sebesar Rp 17 miliar. Dana tersebut untuk memenuhi pembayaran

program total coverage BPJS Kesehatan dengan estimasi 55 ribu peserta. Dengan kenaikan tarif BPJS, maka pemkot harus menyediakan tambahan anggaran Rp 9 miliar mulai tahun depan. Imbas kenaikan tarif BPJS disemua kelas tersebut memaksa pemkot pintar berhitung. Beberapa upaya dilakukan agar duit Pemkot cukup membayar beban tagihan BPJS kelas III tersebut. “Kita melakukan upaya validasi kepesertaan total coverage. Dari perhitungan ulang itu jumlah peserta ditemukan turun jadi 53 ribu orang,” imbuh Kadinkes. Turunnya angka tersebut, menurut Indah, karena adanya peserta yang meninggal dunia dan atau pindah keluar kota. Meski dari kuantitas turun, namun kenaikan tarif baru BPJS hingga 100 persen itu adalah mimpi buruk bagi peserta asuransi plat merah ini. Dan sudah dapat dipastikan tahun depan pemkot wajib menyediakan slot Total Coverage lebih tebal dari biasanya yakni sebesar Rp 26.600 miliar. Angka ini dari kalkulasi 53 ribu peserta BPJS kelas 3 x 42 ribu x 12 bulan = 26.600 m i l i a r. (war/rif)

Wakapolres Jombang Kompol Budi Setiono memimpin langsung pemeriksaan kepada pengunjung di pintu masuk mapolres.

Sarana jembatan hasil peningkatan yang dialokasikan oleh dinas perkim.

Percepat Transportasi Desa JanƟ dan Gambiran

Dinas Perkim Lakukan Peningkatan Jalan dan Jembatan Jombang, Memorandum Untuk mempercepat proses transportasi yang menghubungkan Desa Janti dengan Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung. Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang melakukan peningkatan jalan dan jembatan yang bersumber dari anggaran belanja dan pendapatan daerah (APBD) 2019. Guna menunjang program tadi, disediakan alokasi anggaran sebesar Rp 724.112.000. Dalam pekerjaan tadi, keluar sebagai pelaksana CV Hikma Karya. Sedang konsultan pengawas kegiatan, CV Surya Sentosa. Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Heru Widjajanto melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Kawasan Permukiman Syaiful Anwar mengatakan, apa yang dilakukan pihaknya, merupakan tindak lanjut dari apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Janti tahun 2018. Berupa melakukan pembangunan jembatan yang menghubungkan dengan Desa Gambiran. “Namun karena keterbatasan sumber daya, hasil pembangunan kurang maksimal. Sehingga pada tahun ini kita melakukan kegiatan di lokasi yang sama,” ujarnya, Rabu (13/11). Hasil pembangunan yang kurang maksimal tadi, berupa plat yang dipasang masih semi permanen. Ditambah lagi ukuran sarana penghubung yang hanya cukup dilalui pejalan kaki maupun pengedara sepeda motor. “Pembangunan memang kurang maksimal karena plat yang dipasang masih semi permanen. Ditambah lagi ukuran jembatan yang kurang memadai,” sambung kabid pengembangan kawasan permukiman. Adapun jenis pekerjaan yang dilakukan oleh dinas perkim, meliputi dua kegiatan. Pertama pembangunan jembatan beserta bangunan pelengkap, terkecuali abutment. Sebab abutment yang dipakai adalah jembatan eksisting yang sudah dibangun oleh Desa Janti pada tahun 2018.“Pekerjaan pertama kita melakukan pembangunan jembatan berikut bangunan pendukung. Namun minus abutment, karena menggunakan apa yang telah dibangun oleh Pemdes Janti

FOTO: MEMORANDUM/ADV

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Antisipasi Teror Bom, Polres Jombang Perketat Penjagaan

Peningkatan jalan pendukung di seputar lokasi jembatan.

tahun 2018 lalu,” bebernya. Sedang pekerjaan kedua yang dilakukan oleh dinas perkim, yakni melakukan peningkatan jalan di sebalah barat dan timur jembatan. Peningkatan tersebut dengan menggelar aspal hotmix menggunakan komposisi AC (asphalt concrete) danWC (wearing course).“Setelah bagian jembatan rampung menjalani peningkatan, kita lakukan peningkatan jalan di sekitar area sarana penghubung. Dengan cara menggelar aspal hotmix komposisi AC-WC,” urai kabid. Mengingat musim penghujan yang kian mendekati, keberadaan dua pekerjaan tadi mendesat untuk segera dapat digunakan. Namun dipastikan, progres di lapangan sudah mendekati tahap akhir. “Kami pastikan jika semua progres sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Maka tidak berlebihan jika target pemanfaatan sarana penghubung dapat optimal, tidak akan bergeser dari tujuan awal,” pungkas Syaiful. (adv/wan/rif)


HUKUM & KRIMINAL

KAMIS PON, 14 NOVEMBER 2019 HALAMAN 7

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KKAMIS KAM KA AMIS LEG LEGI, 29 AGUSTUS 2019

Moch Ali dan Nawari

Tiga Pejudi Kawakan Dikerangkeng Surabaya, Memorandum Genderang perang segala bentuk perjudian terus ditabuh jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Seperti yang dilakukan anggota Unit Reskrim Polsek Asemrowo. Petugas menggerebek dan menangkap seorang pejudi remi di rumah kos Jalan Tambak Mayor Utara. Dia adalah Kasbi (47), asal Desa Bareng, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro. Sedangkan tiga temannya inisial B,T, dan P berhasil melarikan diri dan ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO). “Diimbau kepada pejudi yang kabur untuk menyerahkan diri karena identitas lengkap sudah di tangan kami,” imbau Kanitreskrim Polsek Asemrowo AKP Syaifuddin Jupri. Di lokasi, petugas juga menyita barang bukti satu set kartu remi dan uang taruhan Rp 375 ribu. Terpisah, anggota reskrim Polsek Pabean Cantikan juga menangkap dua pejudi togel di daerah Wonokusumo Wetan.

Keduanya, Moch Ali (49), dan Nawari (60). Semuanya warga JalanWonokusumo Bhakti II. Para tersangka ditangkap saat menunggu pelangganya. Polisi juga menyita 2 Unit HP merek Polytron dan Oppo, yang di dalamnya berisi SMS nomor togel. “Para tersangka kami tangkap saat menunggu pelangganya masing-masing di pinggir Jalan Wonokusumo Wetan,” kata Kanitreskrim Polsek Pabean Cantikan Iptu Evan Andias, Rabu (13/11). Proses penangkapan dilakukan setelah anggotanya mendapatkan laporan dari masyarakat, bahwa di daerah Wonokusumo marak perjudian togel. Kemudian ditindaklanjuti dengan memantau di lokasi. Berbekal identitas dan ciri-ciri kedua tersangka, anggota melakukan pemantauan. Petyugas akhirnya mendapati kedua pria tersebut sedang menunggu pembeli sambil mengecek SMS nomor togel dari pelangganya. Guna penyidikan lebih lanjut, mereka dibawa dan ditahan di mapolsek. (rio/nov)

Surabaya, Memorandum Dibukanya pendaftaran calon aparatur sipil negara (CASN) sejak Senin (11/11), membuat ribuan pendaftar menyiapkan sejumlah dokumen. Salah satunya harus mengurus surat keterangan catatan kepolisian (SKCK). Salah satu syarat mendaftar itu, membuat antrean pemohon di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolrestabes Surabaya membeludak. Satu di antaranya adalah Indriyana Dwi Sugiastuti. Gadis asal Kecamatan Rungkut itu membuat SKCK sebagai pelengkap syarat mendaftar CASN. Dwi menjelaskan, antrean hingga mengular itu untuk mendapat SKCK. Akibatnya Indriyana harus mengurus SKCK dua hari berturut-turut ke Mapolrestabes Surabaya. “Masih padat seperti kemarin. Saya dapat nomor 156. Sekarang, masih sekitar 117,” kata Dwi ditemui di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (13/11). Wakapolrestabes Surabaya AKBP Leonadus Simarmata mengatakan, tercatat 1.200 orang per hari yang memohon pembuatan SKCK. Jumlah tersebut menurutnya naik 3 kali lipat dari hari biasanya. Di hari biasa, kata dia, pemohon SKCK hanya sekitar 400 orang per hari.

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

CASN Dibuka, Pemohon SKCK Membeludak

Puluhan pemohon SKCK mengantre di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Surabaya.

“Ini memang karena meningkatnya permintaan kebutuhan masyarakat sudah mencapai 1.200. Kita menambah jam pelayanan. Kalau masih mengalir seharusnya sudah selesai. Jangan khawatir kita

berikan tetap secara maksimal. Kita upayakan maksimal,” kata Leo. Leo mengatakan, untuk menghindari antrean panjang, warga Surabaya bisa mengurus SKCK secara online melalui aplikasi Jogo

Suroboyo. “Sudah ada dalam aplikasi Jogo Suroboyo. Enggak perlu datang lagi (berkali-kali). Tinggal masukkan datanya. Ada barcode, (bisa) dicetak,” pungkas mantan Kapolres Mojokerto itu. (fdn/nov)

Serang Petugas Pakai Pisau Penghabisan Itu setelah anggota Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil melibas empat pelaku yang merupakan komplotan spesialis curanmor di parkiran minimarket dan warnet. Bahkan mereka beraksi di 22 lokasi berbeda. Mereka adalah Ferdi (24), warga

Sambungan dari halaman 1

Jalan Kalilom Timur; Nanda (20), warga Jalan Perintis Pulungan, Kecamatan Sedati Sidoarjo; Edi P (21), warga Jalan Lebak Rejo, Tambaksari, dan Jainal (22), warga Jalan Dukuh Setro. Tidak hanya dijebloskan ke tahanan, para pelaku ini juga harus menahan sakit akibat timah panas

yang bersarang di masing-masing betis kanannya. Bukan tanpa alasan, petugas melakukan tindakan tegas terukur itu. Keempatnya juga dikenal sadis dalam beraksi. Bahkan, mereka menyerang petugas saat upaya penangkapan di kos-kosan Jalan Kali-

dami. “Pelaku menyabetkan pisau penghabisan ke arah anggota,” kata Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti, kemarin Rabu (13/11). Lebih lanjut, alumni Akpol 2013 ini menjelaskan, untuk menggertak para pelaku, petugas sempat mele-

paskan tembakan peringatan ke udara. Tapi bukannya menyerah, mereka malah membabi buta menyabetkan sajam itu sembari menghampiri petugas. “Khawatir membahayakan warga, kami terpaksa melakukan tindakan tegas dengan menembak betis kanan satu pelaku,” terang Bima.

Masih kata Bima, tindakan tersebut malah memancing emosi tiga pelaku lain hingga terus menyerang petugas. “Sesuai arahan pimpinan, kami terpaksa kembali melakukan tindakan melumpuhkan dengan menembak tiga kaki tersangka lainnya,” pungkas Bima. (fdn/nov)

Sales Jamu Kemplang Uang Perusahaan Rp 43 Juta mapolsek. Setelah kami periksa dia mengakui perbuatannya dan ditetapkan tersangka,” kata Kanitreskrim Polsek Pabean Cantikan Iptu Evan Andias, Rabu (13/11). Tak hanya menetapkan tersangka, penyidik juga menyita barang bukti 1 lembar faktur pembelian asli dan foto kopi salinan, 1 bendel lamaran pekerjaan, dan 1 lembar penawaran jabatan.

Evan mengungkapkan, Edi bekerja di perusahaan berkantor di Ruko Pengampon Square Blok F 1718, Jalan Semut Baru sebagai sales marketing yang bergerak di bidang distributor jamu. “Selain sales, tersangka juga mencari pelanggan jamu sekaligus menagih uang ke pelanggannya,” ungkap Evan. Di awal bekerja, semuanya ber-

Sambungan dari halaman 1 jalan baik-baik saja. Setahun kemudian, Edi mulai berulah. Setiap kali menagih uang penjualan jamu dari pelanggannya sebagian tidak disetorkan ke perusahaan. Oleh tersangka uang tersebut malah dipakai untuk keperluan hidupnya. Untuk menutupi kekurangannya yang telah dipakai, diambilkan Edi dari uang pelanggannya yang

sudah membayar. Alhasil, uang yang terpakai semakin menumpuk hingga Rp 43 juta. Edi pun bingung karena tidak sanggup untuk mengembalikan ke perusahaan. Aibnya terbongkar setelah pihak perusahaan mengadakan audit, berikut keterangan seorang pelanggannya dari PT Gembira yang belum membayar. Pimpinan perusahaan

memerintahkan karyawan bagian administrasi untuk menagihnya. Ternyata setelah ditagih diketahui pelanggan itu sudah membayar ke Edi pada pertengahan Oktober 2019. Untuk mengecek kebenarannya, bosnya memanggil Edi dan setelah ditegur dia mengakui perbuatannya. Edi terus terang tidak sanggup mengembalikan uang perusahaan yang

telah terpakai. “Karena tidak ada niat baik, selanjutnya bosnya melaporkan ke polisi,” tandas dia. Di hadapan penyidik, Edi mengakui perbuatannya. Uang perusahaan terpakai dan sudah habis untuk biaya hidup. Atas ulahnya itu, kini pria tersebut mendekam di tahanan mapolsek. “Uang perusahaan saya pakai untuk biaya hidup,” ujar Edi. (rio/nov)

Beat, Vario, dan Supra Paling Diminati parkiran minimarket Jalan Kapas Krampung, Jalan Bronggalan, Jalan Gebang Putih, sekitar Kampus ITS, Pasar Kapas Krampung, Jalan Karang Empat, Rumah Kos Jalan Bogen, kawasan Tropodo, Sidoarjo, Jalan Pacar Kembang, minimarket di Jalan Tambaksari dan Apotek di Jalan Setro. Lokasi lain adalah parkiran di Pasar Gedangan, Sidoarjo sebanyak dua kali, minimarket di Jalan Bronggalan,

Sambungan dari halaman 1

parkiran di depan SMK V tepatnya di samping SPBU Dharmahusada, parkiran seberang sate Ponorogo Jalan Kertajaya, dan parkiran di Jalan Tropodo, Sidoarjo. “Selain minimarket dan parkiran, tersangka juga menyasar parkiran warnet yang terlihat sepi. Mereka berhasil menggondol motor di warnet di Jalan Bratang, serta warung kopi di kawasan Keputih,” ungkap Bima Sakti.

Ratih Berlindung di Kawalan Polwan Ketiganya tidak banyak bicara dan terus menghindar dari wartawan saat tiba maupun meninggalkan Kejari Tanjung Perak. Dari ketiga tersangka itu, anggota legislatif DPRD Kota Surabaya Ratih Retnowati paling jelas menghindar dan terus berlindung ke tubuh polwan yang mengawalnya. Lain dengan Dini Rijanti yang lebih tenang dengan berkacamata hitam, tapi mantan legislator Partai Demokrat ini tidak memakai topi sport putih seperti biasanya saat diperiksa di kejaksaan. Sementara Syaiful Aidy juga terlihat santai dengan kopiah putihnya. Dalam pelimpahan tahap dua kemarin, mereka didampingi dua penasihat hukumnya yaitu Jaya Atmaja dan Bahrul Ulum Selo Pamungkas. Sekitar satu jam menjalani pemeriksaan administrasi tahap dua, mereka langsung dikembalikan ke Cabang Rutan Kelas 1 Surabaya di Kejati Jatim. Ditemui usai pemeriksaan, Jaya Atmaja, penasihat hukum ketiga terdakwa mengharapkan

Wakili Indonesia Setelah baru-baru ini berhasil meraih penghargaan sebagai aktris terbaik untuk kategori film horor melalui ajang The 5th Official Latino Awards 2019 yang berkolaborasi dengan HBO Latino, kali ini sebuah pencapaian diraihnya dalam dunia musik. Cinta ditunjuk untuk tampil sebagai perwakilan dari Indonesia dalam konser musik pop Asean Fantasia, yang akan diselenggarakan pada 24 November 2019. Acara bergengsi tersebut rencananya dihelat di Changwon Velodrome, Korea Selatan. Asean Fantasia merupakan ajang konser musik pop yang diadakan oleh Republik Korea. Acara ini juga menjadi rangkaian dari KTT Peringatan Asean– Republik Korea. Cinta Laura akan berkolaborasi dengan sejumlah musisi ternama yang terlibat. Asean Fantasia akan dimeriahkan oleh raja dan ratu K-Pop. Mereka adalah PSY, dan BoA. Selain itu akan ada beberapa nama lain sebagai perwakilan dari Korea Selatan. Acara ini juga diisi oleh Cinta Laura Kiehl sebagai perwakilan dari Indonesia, bersama beberapa musisi asal Thailand, Kamboja,

Dalam beraksi, keempat tesangka selalu berbagi tugas. Namun sebelumnya mereka bersama-sama mengendarai dua motor untuk mencari sasaran. Setelah mendapatkan incaran, dua tersangka segera turun mendekati lokasi motor yang terparkir. Tidak lupa mereka juga melengkapi diri dengan pisau penghabisan dan beberapa jenis kunci T yang terbuat dari baja. Bahkan dari 22 lo-

Sambungan dari halaman 1

agar berkas segera dilimpahkan ke pengadilan. “Mudah-mudahan cepat dilimpahkan,” jelas Jaya Atmaja, kemarin. Disinggung soal dugaan korupsi yang dilakukan kliennya, Jaya Atmaja menegaskan bahwa perbuatan itu tidak ada. “Yang jelas klien kami tidak ada. Nanti kita buktikan di pengadilan,” tegasnya. Terkait penangguhan, Jaya Atmaja kembali menjelaskan masih akan dikoordinasikan dengan ketiga kliennya. “Belum, nanti kita lihat di pengadilan dulu,” jawabnya. Soal tersangka lainnya, penasihat hukum ketiga terdakwa ini masih melihat fakta di persidangan. “Nanti dilihat di pengadilan, bisa saja berkembang,” pungkas Jaya Atmaja. Terpisah, Kasubsi Penyidikan Pidana Khusus Kejari Tanjung Perak M Fadhil mengatakan, bahwa setelah pelimpahan tahap dua, akan ditahan selama dua hari di Rutan Kejati. “Kami segera menyelesaikan berkasnya agar dilimpahkan pengadilan,” singkat Fadhil. (fer/nov)

Sambungan dari halaman 1 Myanmar, dan Vietnam. Mengusung tema Growing With Art, Cinta Laura Kiehl berkesempatan untuk menyanyikan lagu “Growing With Art” bersama musisi-musisi asal Korea dan negara Asean lainnya pada 24 November 2019 di Changwon dan 25 November 2019 di Busan, Korea Selatan. Sementara dalam dunia akting, Cinta Laura mengasah bakat dengan bermain film horor berjudul Jeritan Malam bersama Herjunot Ali. Berdarah blesteran Indonesia-Jerman dan besar di luar negeri, membuat Cinta Laura kesusahan berbahasa Indonesia dengan fasih. Dalam film tersebut Cinta berperan sebagai perempuan asal Bogor bernama Wulan. Dia mengaku mendapatkan kesulitan mengucapkan huruf J selama proses syuting berlangsung. “Bahasa Indonesianya seperti zaman sekarang, yang bikin susah body language aku. J dan jeck yang susah sekali. Bahasa Indonesia J-nya beda. Dari kecil bahasa Inggris terus, ada beberapa kata yang susah,” ungkap Cinta Laura, saat konferensi pers film Jeritan Malam di Kantor Soraya Intercine Films, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/11). (*/nov)

kasi yang sudah diacak-acak, mereka selalu mendapatkan motor. Bahkan, dalam satu lokasi, tidak jarang berhasil mencuri dua motor. Sementara itu, dalam mencari motor curian mereka tidak sembarangan. Dari hasil pengakuan, motor yang akan dicuri harus sesuai dengan pesanan. Lebih dua tahun menjalankan aksi curanmor itu, mereka kerap mendapat pesanan tiga jenis motor yakni Beat,

Vario dan Supra. “Ketiga motor itu yang kerap menjadi incaran tersangka karena banyaknya pesanan,” lanjut Bima. Selain mencuri motor, petugas juga sempat dikagetkan dengan pengakuan tersangka. Mereka juga melakukan aksi penjambretan saat ada kesempatan di jalan. Itu diperkuat dari barang bukti beberapa kalung emas yang ditemukan di rumah kos yang sengaja disewa untuk menyimpan hasilnya.

Selain itu belasan kunci T berbagai bentuk, beragam kunci palsu yang digunakan untuk mengelabui petugas saat membawa hasil curian, enam motor curian yang belum sempat dijual, dan satu pisau penghabisan dipakai menyerang petugas. “Mata kuncinya buat sendiri dari baja. Kami sengaja membeli peralatan untuk melebur baja,” ujar Ferdi di mapolrestabes. (fdn/nov)

Ubah Stigma agar Anak-Anak Mencintai Polisi Untuk mengubah hal tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Asemrowo, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ipda Suroyo sambang ke pendidikan anak usia dini (Paud) Mawar Jingga Jalan Asemrowo dalam rangka Rabu Narsis. Kehadiran ini disambut hangat oleh para pengajar dan anak-anak yang tampak antusias dengan kehadiran polisi di lingkungan tempat belajarnya. Dalam kesempatan itu, Suroyo men-

genalkan tugas polisi dengan humanis untuk menarik perhatian anak-anak. “Pengenalan kepada anak-anak usia dini tujuannya menimbulkan kecintaan dan memberi harapan jika ingin bercita-cita menjadi polisi,” kata Kapolsek Asemrowo Kompol Nur Suhud. Kegiatan Rabu Narsis ini, salah satu program unggulan Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang dilaksanakan pada setiap Rabu. “Kami mengerahkan anggota

Sambungan dari halaman 1 bhabinkamtibmas secara humanis untuk mengubah stigma anak agar tidak takut dengan polisi,” jelas mantan Kapolsek Pabean Cantikan ini. Selain pengenalan tugas polisi, anggota bhabinkamtibmas ingin menanamkan kedisiplinan dan tertib berlalu lintas sejak dini. “Sehingga anak-anak nantinya menjadi generasi yang berkepribadian baik dan selalu tertib berlalu laintas,” harap Nur Suhud. (rio/nov)

Mapolda Jatim Perketat Pengamanan Medan, Rabu (13/11). Peningkatan tersebut terlihat dari sejumlah polisi yang menggunakan senjata laras panjang yang berjaga di depan gerbang Mapolda Jatim. Selain itu seluruh tamu yang ingin bertandang polda juga mendapat pemeriksaan. Mulai dari barang bawaan sepeda motor serta diwajibkan melepas helm, jaket, topi, maupun masker. Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera mengatakan, bahwa Polda Jatim memang

meningkatkan keamanan untuk mengantisipasi pasca kejadian ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. “Penjagaan hari ini diperketat seluruhnya guna mengantisipasi hal-hal yang berkembang menyangkut tentang kejadian yang terjadi di Polrestabes Medan,” kata Barung, Rabu (13/11) Barung menambahkan, bahwa Polda Jatim juga melarang ojek online (ojol) untuk memasuki mapolda sejak setahun lalu. “Bukan mendiskriminasi tapi hanya untuk

Sambungan dari halaman 1 antisipasi bahwa apapun kegiatan ojek daring tidak boleh di dalam. Hanya diperbolehkan sampai pos penjagaan depan,” papar Barung. Barung juga menyampaikan, bahwa Polda Jatim meminta maaf kepada masyarakat jika tidak nyaman dengan peningkatan pengamanan yang dilakukan. “Saya mohon maaf jika peningkatan pengamanan ini membuat masyarakat kurang nyaman. Tetapi semua ini dilakukan untuk memberi rasa aman mengingat situasional yang sedang meningkat,” pungkas Barung. (x-3/nov)

Berencana Meminang di Sela Sambutan Prosesi Pemakaman Jenazah Untung. Ini, menurut Udi, adalah sesuatu yang langka. Unik. Pasti viral. Makanya dia sengaja men-shooting selfie sambutannya tadi. Tapi tidak kesampaian. Mulutnya terasa berat untuk menungkapkan kalimat-kalimat lamaran. Pikirnya, sangat tidak etis. Makanya diurungkan. Udin mengaku ingin memberikan dorongan semangat kepada Muniah. Supaya perempuan itu tidak down. Supaya perempuan yang wajahnya mengundang perlindungan itu tetap tegar menjalani hari-hari ke depan. “Sudah kau pikir masak-masak?” sela Hayong. “Sudah Pa,” jawab Udin mantab. Percakapan kami terhenti. Kami sudah sampai di permakaman. Setelah prosesi

tuntas, kami langsung pulang tanpa kembali ke rumah duka. Kami tadi memang sudah sekalian pamit. “Kamu harus mematuhi cara-cara agama. Misalnya menunggu masa iddah dll.” “Aku siap, Pa.” “Kau sudah menanyai dan mendengarkan kesediaan Muniah?” “Belum sih, Pa.” “Yo ngene iki arek enom. Grusa-grusu. Tidak mau minta pertimbangan orang tua. Kita dianggap expired. Dianggap sudah kuno. Tapi kalau ada apa-apa, ya orang tua yang kena getahnya,” Hayong ngedumel. Dia mengingatkan Udin agar sabar menunggu saat yang tepat untuk meminang Muniah. Jangan pada saat-saat berkabung seperti ini. Kayak sinetron Indonesia saja

Sambungan dari halaman 1

yang ceritanya selalu tidak masuk akal. Udin hanya nyengir diingatkan ayahnya. “Nanti dalam resepsiku, Pakde Yuli saja yang mewakili keluarga pengantin laki-laki. Lebih moderat,” celetuk Udin. “Tapi suaranya enak Papamu. Mantan penyiar radio. Siapa orang-orang jadul Mojokerto yang tidak kenal Kak Hayong?” kata Memorandum. (bersambung)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih


SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

HUKUM & KRIMINAL Sepekan, Sembilan Pengedar Narkoba Diberangus

KAMIS PON, 14 NOVEMBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALA HALAMAN 8

Perkuat Strategi Manajemen Media Jember, Memorandum a dalam Penguatan menajemen media ni merespons dan membentuk opini positif publik untuk mewujudkan aktualisasi postur Polri yang Promoter, menjadi titik tekan arahan Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera saat memimpin kegiatan supervisi di polres jajaran wilayah tapal kuda. Kegiatan supervisi penguatan manajemen media diikuti para kasubbag humas, operator dan netizen mitra dari empat polres yaitu Polres Jember, Polres Banyuwangi, Polres Situbondo dan Polres Bondowoso. Dalam arahannya, Kabidhumas memaparkan peran bidang kehumasan Polri sebagai pengelola menejemen media baik melalui media mainstream arus utama dan implementasi cyber public relations serta integrasi penguatan manajemen media dalam strategi humas Polri yang dinilainya telah memberikan kontribusi signifikan dalam upaya membangun public trust. ” Sesuai data hasil survei, 78 persen peningkatan kepercayaan publik terhadap institusi Polri merupakan peran humas dalam mengoptimalkan kinerja publikasi di ruang publik,” ujar Barung di Mapolres Jember, Senin (11/11). Tambah Barung, menyikapi perkembangan media yang sangat cepat, penguatan opini positif harus diikuti kinerja humas yang militan. “Lakukan tata kelola media mainstream arus utama yang diprioritaskan pada media yang banyak diakses publik,” terangnya. (edy/hms/fer)

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Kegiatan penguatan manajemen media yang diikuti kasubbag humas, operator, dan netizen mitra dari empat polres wilayah tapal kuda.

Kasatreskoba Polres n Pasuruan Iptu Sugeng menjelaskan, dari tangan para tersangka petugas mengamankan barang bukti 12 gram sabu. “Dari sembilan tersangka yang kita amankan ada kategori sebagai pengguna dan pengedar narkoba. Sehingga pasal yang dikenakan berbeda,” jelas Sugeng didampingi Kasubbag Humas AKP Hardi, Rabu (13/11). Sementara latar belakang para tersangka pengguna dan pengedar narkotika dari kalangan swasta. Terkait banyaknya kalangan swasta yang terjerat kasus narkoba bakal didalami Kepolisian. Paras tersangka dijerat pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dipidana paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun penjara. Sedangkan pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dipidana paling singkat 5 tahun dan paling lama seumur hidup. (*/rul/fer)

Kasatreskoba Iptu Sugeng didampingi Kasubbag Humas AKP Hardi menunjukkan barang bukti dalam rilis.

Kapolres Ambar: Polwan Wajib Jaga Martabat Institusi dan Keluarga Probolinggo, Memorandum Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya memberi pengarahan kepada jajaran polisi wanita (polwan) beberapa waktu lalu. Ambar menekankan, polwan harus wajib menjaga martabat institusi polri dan keluarga. Nama baik dan citra polisi wajib dipegang teguh di mana pun berada. Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, polwan harus menerapkan pendekatan humanis dan jauh dari sikap arogan, di tengah masyarakat. “Berpedoman pada aturan, dan jangan rusak citra polri,” tegas Ambar.

FOTO: MEMORANDUM/YUD

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Pasuruan, Memorandum Dalam sepekan, Saatreskoba Polres Pasuruan mengungkap lima kasus dan berhasil mengamankan 9 tersangka.

Kapolres Ambariyadi memberi pembinaan kepada Polwan.

Arahan Kapolres Ambar ini agar polwan tidak ragu dan

Pasuruan, Memorandum Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Mario Prahatinto mewakili Kapolres AKBP Agus Sudaryatno menggelar cangkrukan kamtibmas dalam rangka deklarasi damai siap kalah siap menang pilkades serentak di Kecamatan Kraton, Pohjentrek, dan Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan tahun 2019. Kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Rabu (13/11). Mario menyampaikan para calon kepala desa harus dapat menjaga stabilitas kamtibmas dalam berkampanye. “Kepada calon kepala desa untuk sekiranya dapat mengimbau kepada tim kemenangan dan massa yang dimiliki agar tidak menimbulkan gesekan satu sama lain serta tidak menebarkan

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Deklarasi Damai Pilkades

Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Mario Prahatinto bersama jajaran, kapolsek, camat, dan calon kades foto bersama.

isu SARA,” ujar Mario. Untuk para calon kepala desa di tiga kecamatan bersepakat untuk mematuhi dan melaksanakan peraturan, dan perundang-undangan yang berlaku serta mengedepankan etika dan

moralitas selama pelaksanaan pilkades. Tidak akan melakukan money politic, menyebar isu SARA, berita hoax dalam melaksanakan pilkades dan bersedia menciptakan situasi yang sejuk selama pelaksanaan pilkades. “Saya berharap, pilkades di Kecamatan Kraton, Pohjentrek, dan Gondangwetan, dapat berjalan dengan aman dan terkendali,“ imbuh Mario.(*/rul/fer)

Bangkalan, Memorandum Giat blusukan Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MH MSi untuk merangkul berbagai elemen masyarakat mulai membidik insan pendidikan. Utamanya pelajar. Terbukti, Senin (11/11) lalu, pamen dengan dua melati itu menyempatkan diri sowan ke SMAN 2 Bangkalan. Didampingi Wakapolres Kompol Hendy Kurniawan, Kasatlantas AKP M Ardi Wibowo, Kasatbinmas AKP Jaswadi, dan Kasubbag Humas Iptu Suyitno, kahadiran Rama di sana tidak hanya disambut Kepala SMAN 2 Abdus Sakur tetapi juga para guru dan karyawan. Tidak hanya itu, ratusan siswa juga menyongsong kedatangan putra asli Sidoarjo tersebut. Rama tak menampik untuk menerima jabat tangan seabrek para calon generasi penerus bangsa itu. Juga tak menolak ketika sebagian siswa, secara bergiliran mengajak foto selfy. Semuanya dilayani dengan sabar. “Mereka semua adalah anakanak kita. Apa maunya, selama tujuannya baik, ya harus kita layani dengan bijak, sabar dan telaten,” kata Rama, sambil ber-selfy ria dengan para siswa. Bagusnya, ketika berkunjung ke SMAN 2, Kapolres AKBP Rama Samtama Putra, tidak hanya sekadar sowan untuk bersilaturahmi saja.

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Gandeng Pelajar, Serukan Tolak Radikalisme

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MH MSi berfoto selfy bersama siswa SMAN 2 Bangkalan.

Lebih dari itu, Rama juga menyempatkan diri menjadi pembina upacara dalam giat apel rutin kalangan siswa setiap Senin pagi. Kegiatan apel pagi di bawah panduan Kapolres, jadi terkesan jauh lebih khidmat, tertib, disiplin dan kompak. Dalam sambutannya, Rama menyerukan beberapa pesan dan ajakan penting. Di antaranya, menyerukan ajakan kepada seluruh siswa SMAN 2 agar tetap solid menjaga persatuan dan kesatuan. Rama mengingatkan, persatuan dan kesatuan di kalangan pelajar harus tetap dibangun dan dikembangkan. Sampai jauh ke depan. Lebih dari itu, menurut Rama, kalangan pelajar, juga menjadi bagian dari modal kekuatan

untuk tetap mengawal keutuhan dan kedaulatan NKRI. Termasuk ideologi Pancasila. ”Bagi adik-adik pelajar, perlu saya ingatkan. Bagi seluruh Rakyat Indonesia, NKRI dan ideologi Pancasila adalah harga mati,” tegas Rama. Terakhir, Rama juga menyerukan ajakan agar seluruh pelajar, khususnya komunitas siwsa SMAN 2, untuk menolak tegas faham radikalisme dan terorisme. Untuk itu, Rama wantiwanti agar para siswa tidak mudah terpengaruh oleh ajaran yang beraroma faham radikalisme. Seusai apel, Kapolres AKBP Rama Samtama Putra, juga sempat mengenugerahkan penghargaan berupa piagam dan tropi kepada siswa juara favorit lomba vlog yang dihelat di lapangan SMAN 2. (ras/fer)

merasa berkecil hati dalam melaksanakan tugas sehari-se-

hari. Polwan mempunyai kesempatan dan kedudukan yang sama dengan anggota polisi laki-laki. “Polwan adalah seorang penegak hukum yang harus bisa menjadi tauladan bagi masyarakat. Pada saat melaksanakan tugas harus dengan penuh semangat dan ikhlas sehingga bisa memberikan pelayanan kepada warga dengan

maksimal”, tegas Ambar. Ambar menambahkan, bagi anggota Polwan yang sudah mempunyai keluarga agar tidak lupa terhadap tugasnya sebagai seorang istri dan seorang ibu di keluarganya masing-masing. Karena antara tugas dan keluarga harus seimbang. “Selain mengabdi pada masyarakat, jangan lupa untuk mengabdi pada suami dan menjadi ibu kepada anak di rumah. Karena keluarga merupakan pondasi utama dalam kualitas kita untuk melaksakan tugas sehari-hari,” pungkas Ambar. (yud/fer)


KOTA SURABAYA WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KAMIS PON, 14 NOVEMBER 2019 HALAMAN 9

EKSEKUSI ASTRANAWA RICUH

Pendukung Cak Anam dan Polisi Saling Dorong Surabaya, Memorandum Eksekusi Graha Astranawa oleh Pengadilan Negeri (PN) Surabaya berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) RI No 743 K/Pdt/2018, Rabu (13/11), sempat mendapat perlawanan dari kubu Choirul Anam. Bahkan, beberapa orang diamankan aparat kepolisian. Pantauan Memorandum di lokasi, eksekusi Graha Astrana-

wa di Jalan Gayungsari Timur VIII-IX milik Cak Anam, panggi-

lan Choirul Anam, berlangsung tegang. Pendukung tergugat sempat melawan dan terjadi aksi dorong mendorong dengan aparat kepolisian dan juru sita PN Surabaya. Bahkan,Cak Anam ikut berada di barisan pendukungnya. Dia juga sempat ikut saling  Bersambung ke halaman 10 

Anik Maslachah: Dipakai Kantor DPW PKB Jatim EKSEKUSI Graha Astranawa bermula dari sengketa kepemilikan antara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan mantan Ketua PKB Jatim Choirul Anam. Dalam perjalanannya, sengketa itu dimenangkan kubu PKB. Mulai dari peradilan tingkat pertama (PN) Surabaya hingga kasasi di Mahkamah Agung (MA). Hakim Kasasi MA menyatakan PKB selaku pemohon dalam perkara perdata ini sebagai pemilik sah Graha Astranawa dengan lahan seluas  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Pendukung Cak Anam berupaya menghadang proses eksekusi.

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Eksekusi gedung Astranawa diwarnai aksi saling dorong pendukung Cak Anam dengan kepolisian.

Akhir Tahun Pembangunan Rusun Benowo Indah Tuntas Surabaya, Memorandum Antrean panjang warga kota yang ingin menghuni rusunawa segera berkurang. Tahun ini diperkirakan ada dua rusunawa baru yang akan tuntas pembangunannya, yakni di Jalan Indrapura dan Pondok Benowo Indah. Khusus untuk pembangunan rusunawa di Pondok Benowo Indah, Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal, secara struktur sudah berdiri tegak dengan lima lantai. Dan, sampai sekarang pembangunannya terus berlangsung. Site Manager PT Diatasa Jaya Mandiri Edwin Kurniawan mengungkapkan, sekarang ini progres  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Kondisi rusunawa di Pondok Benowo Indah yang memasuki tahap interior dan eksterior.

Tanggul Kali Lamong Jebol

Komisi C Minta Pemkot Antisipasi Banjir Surabaya, Memorandum Memasuki musim penghujan, komisi C DPRD Surabaya mengingatkan Pemkot Surabaya untuk mengantisipasi genangan air di Surabaya. Di antaranya, revitalisasi tanggul Kali Lamong di Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Pakal, yang jebol. Ketua Komisi C, Baktiono  Bersambung ke halaman 10  Pembangunan tanggul di Kali Lamong.

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Demokrat Tunjuk Machmud Ketua Tim Penjaringan Cawali

FOTO: ISTIMEWA

Moch Machmud

Surabaya, Memorandum DPC Partai Demokrat Surabaya kalah start dibanding partai politik (parpol) lain dalam hal penjaringan bakal calon wali kota (bacawali) dan bakal calon wakil wali kota (bacawawali) untuk Pilwali Surabaya 2020. Setelah jabatan ketua DPC Partai

Demokrat sempat kosong, pasca Ratih Retnowati mengundurkan diri, akhirnya DPP menunjuk Lucy Kurniasari sebagai Plt. Menghadapi Pilwali 2020 nanti, DPC Partai Demokrat Surabaya langsung bertindak cepat dengan menunjuk Moch Machmud, anggota komisi A  Bersambung ke halaman 10 

HUT Ke-50 SKH Memorandum

Kurang 4 Hari, Segera Tukarkan Kupon Undian Surabaya, Memorandum Puncak acara HUT ke-50 Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum yang difokuskan di lapangan Makodam V/Brawijaya, tinggal hitungan hari saja. Panitia yang menjadwalkan kegiatan jalan sehat dan senam Dahlan Iskan Style yang akan dihadiri forkopimda itu bakal digelar Minggu (17/11) pagi. Untuk itu, panitia kembali mengingatkan masyarakat untuk segera menukarkan guntingan koran dengan kupon undian di Kantor SKH Memorandum di Jalan Ketintang Baru III/91. “Kami sudah menyediakan puluhan ribu kupon bagi masyarakat. Silakan tukarkan ke

kantor saat jam kerja,” jelas Wakil Ketua Panitia HUT ke-50 Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum Ahmad Nurzaman, Rabu (13/11). Ahmad menambahkan, untuk hadiah semua sudah siap dan akan dibagikan pada puncak acara ulang tahun. “Kami sudah menyiapkan dua motor sebagai hadiah utama dan beberapa hadiah menarik yang bisa dibawa pulang,” tambah dia. Lanjut Ahmad, panitia pun menambah jumlah kupon undian untuk mengantisipasi membeludaknya permintaan kupon jelang hari H. “Kami sudah menyiapkan kupon tambah Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Penukaran kupon undian jalan sehat dan senam Dahlan Iskan style di Kantor SKH Memorandum.

Baliho Risma-Eri Gemparkan Warga Surabaya Barat Surabaya, Memorandum Menjelang Pilwali Surabaya 2020, suhu politik semakin menghangat di Kota Pahlawan. Ini dengan munculnya beberapa baliho berukuran besar dengan gambar Eri Cahyadi dan Tri Rismaharini, Rabu (13/11). Menurut informasi, kemunculan baliho itu ada di beberapa lokasi di kawasan Surabaya Barat, di antarannya di Kelurahan Lidah Kulon. Dalam baliho tersebut ada foto Wali Kota Surabaya Tri Ris Bersambung ke halaman 10  Baliho bergambar Wali Kota Tri Rismaharini dan Eri Cahyadi di Lidah Kulon.

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN


KOTA SURABAYA WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

OBROLAN PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Efek Ngelem Tanya: Saya mau tanya, sebenarnya efek dari ngelem itu seperti apa. Karena banyak dikonsumsi, terutama anakanak. Terima kasih atas jawabannya. Yuyut, warga Jalan Tambaksari, Surabaya Jawab: Ngelem merupakan salah satu zat inhalan/ solven/ mudah menguap. InhalanBrigjenpol Drs Bambang Priyambadha SH MHum sia/ solven Kepala BNNP Jatim adalah zat organik yang berbetuk gas dan zat pelarut yang mudah menguap dan dihirup. Contoh aerosol, lem aica aibon, cairan dry cleaning, uap bensin, tinner, spidol. Zat aktif toluene/ naftalene yg terkandung dlm inhalan aerosol. Dalam dosis kecil awal inhalan dapat menginhibisi dan menimbulkan perasaan euforia, kegembiraan, sensasi mengambang dan menyenangkan. Dalam dosis yang lebih tinggi dapat menimbulkan halusinasi visual ataupun auditorik, ilusi sensorik, rasa takut. Dalam penggunaan jangka panjang, dapat menimbulkan gejala gangguan memori, emosi yang tidak stabil, kerusakan saraf karena merusak selubung mielin saraf, kerusakan ginjal dan hati. Inhalansia juga merupakan zat adikitif yang dapat menimbulkan ketergantungan. Biasanya memang rata-rata dipakai oleh anak di bawah umur karena harganya yang relatif murah. Selain itu juga kadang dicobapakai oleh pengguna narkoba jenis tertentu sebagai bentuk pengganti jika tidak dapat membeli zat narkoba yang dibutuhkan untuk mendapat efek yang mirip. (*/fer)

Camat Asemrowo Ajak Pegawai dan Warga Donor Darah Surabaya, Memorandum Menjadi pahlawan di masa kini, tak perlu lagi mengorbankan nyawa untuk berperang. Namun, bisa dilakukan dengan mendonorkan darah untuk orang yang membutuhkan. Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) kegiatan donor darah tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Asemrowo, Rabu (13/11). Donor darah diikuti para pegawai di Kecamatan, Kelurahan, puskesmas maupun polsek, koramil, dan juga mengajak warga sekitar untuk mendonorkan darahnya. Tujuannya memaknai perjuangan menolong orang yang membutuhkan darah melalui saluran dari PMI. “Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah memperingati Hari Pahlawan, dengan harapan semangat pahlawan kemanusiaan untuk berkegiatan sosial melalui donor darah,” kata Bambang Udi Ukoro, Camat Asemrowo. Dia juga mengajak pegawai Kecamatan Asemrowo dan warganya untuk donor darah. “Selain itu juga memberi edukasi kepada peserta donor darah, khususnya yang baru ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial memalui donor darah, bahwa dengan melalui donor darah badan kita akan menjadi sehat,” ujar dia. (alf/dhi)

Waspadai Modus Baru Calo CASN Surabaya, Memorandum Momentum pendaftaran calon aparatur sipil negara (CASN) yang dimulai beberapa hari belakangan, tak menutup kemungkinan dimanfaatkan orang-orang yang bermaksud mengais keuntungan melalui jalur pintas. Salah satunya dengan modus memberikan janji kepada para peserta bahwa ada orang dalam yang bisa mengatur sehingga peserta yang ikut tes dijamin lolos ujian. Namun, hal itu jauh hari telah diantisipasi oleh BKD provinsi Jatim.

“Tidak ada jaminan dengan hal itu termasuk para calo atau orang yang bisa menjanjikan bisa diterima karena prosesnya online,” tegas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim Anom Surahno, Rabu (13/11). Dia menambahkan,setiap

dorong dengan aparat kepolisian. Namun karena kalah jumlah, penghuni gedung akhirnya menyerah dan juru sita PN Surabaya memasuki gedung. Dengan kawalan ketat aparat kepolisian, para petugas dari PN Surabaya menerobos barikade yang digalang pendukung cak Anam.Juru Sita PN Surabaya Djoko Soebagyo mengatakan, terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu eksekusi pengosongan lahan Graha Astranawa. Eksekusi ini dilakukan setelah membacakan penetapan dari ketua PN Surabaya di depan Graha Astranawa. “Ya seperti yang kita lihat, namanya eksekusi memang ada gesekangesekan kecil.Tapi semua sudah teratasi dan lancar,”ung-

kap Djoko. Setelah memasuki gedung, juru sita PN Surabaya langsung mengeluarkan semua barang-barang yang ada di dalam gedung. Barang-barang itu kemudian dipindahkan ke gedung seberang yang merupakan pemilik dari termohon. “Kami keluarkan dulu barang-barangnya. Selanjutnya kami pindah ke lokasi di depan Graha Astranawa sesuai permintaan termohon,” terang Djoko. Sementara itu Cak Anam didampingi kuasa hukumnya Andi Mulya telah menyiapkan sejumlah perlawanan hukum. Cak Anam saat ini sedang melakukan upaya hukum, yakni menggugat penetapan pengadilan terkait eksekusi Graha Astranawa. Gugatan tersebut

pembangunan rusunawa sudah mencapai 75 hingga 80 persen. Dan, akhir tahun ini ditarget tuntas. “Insya Allah akhir tahun ini selesai,” tandas dia. Edwin mengatakan, saat ini pihaknya fokus pengerjaan pada arsitektur yaitu pada interior dan eksterior. Untuk interior berupa pemasangan jendela, pintu, dan akseroris. Sedangkan eksterior berupa pemasangan vasad, lalu ada pembangunan taman di lantai 1.

Dia menambahkan, pembangunan rusunawa ini dilaksanakan mulai pagi hingga pukul 22.00. Pembatasan waktu kerja ini dilakukan agar tidak mengganggu warga sekitar. Sementara Mansyur, pengawas proyek menuturkan,untuk mengejar target penyelesaikan, pihaknya melibatkan 120 pekerja. “Mereka bekerja setiap hari di sini,”tegas dia. Edwin membeberkan, selama pengerjaan rusunawa

Komisi C Minta Pemkot Antisipasi Banjir

Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

Sambungan dari halaman 9 tidak ada kendala. Untuk itu, dia optimistis akhir tahun ini tuntas. Pembangunan rusunawa itu sendiri terdiri dari lima lantai dengan 100 hunian atau ruangan dengan ukuran 4 x 4,5 meter.Rinciannya,lantai 1 ada 12 ruangan dan di sana ada ruang pengelola, ruang meeting dan taman. Sedangkan di lantai 2 ada 22 ruangan, lantai 3 ada 22 ruangan, lantai 4 ada 22 ruangan, dan lantai 5 ada 22 ruangan. (udi/dhi)

Baliho Risma-Eri Gemparkan...

Siapkan Latihan Gulbencal

Komisaris: Mangestuti Agil

perjuangan peserta sendiri,” ungkap dia. Bahkan, Anom akan memecat staf atau karyawannya kalau diketahui berprofesi sebagai calo. “Jadi jangan main-main dalam hal ini,” tandas Anom. Sementara animo masyarakat Jatim untuk mendaftar sebagai CASN sangat tinggi. Hingga hari ketiga pembukaan pendaftaran, Jatim menempati posisi ketiga terbanyak jumlah pendaftar se-Indonesia. “Memasuki hari ketiga

mengatakan, revitalisasi tanggul Kali Lamong sebenarnya urusan Pemprov Jatim. Namun, karena tanggul Kali Lamongan juga masuk ke wilayah Surabaya, maka pemkot harus membenahi tanggul-tanggul Kali Lamong yang jebol. “Kami hanya mengingatkan Pemkot Surabaya soal antisipasi banjir, dengan memperbaiki tanggul Kali Lamong yang jebol,” ungkap dia, Rabu (13/11. Dia menjelaskan, soal revitalisasi Kali Lamong, Pemkot

Sa y a k a n s u d a h t i d a k d i DKRTH. Jadi yang memasang niatnya apa, saya tidak mengerti,” tegas Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi. Dia menambahkan, dirinya bersyukur kepada Allah dengan ditunjukkan adanya kesalahan tulis jabatannya sekarang ini. “Alhamdulillah saya ditunjukkan oleh Gusti Allah. Ini lho Eri tidak di DKRTH kok ditulis DKRTH,” kata dia. Eri mengatakan, dirinya sudah mendapatkan laporan dari teman-teman, bahwa sekarang ini baliho tersebut sudah tidak ada di lokasi. Maka dirinya tidak tahu niat mereka yang memasang karena telah dibongkar lagi. Lebih jauh, Eri menegaskan, tidak ada hubungannya dengan politik. “Masak birokrasi dihubung-hubungkan dengan politik. Saya ini orang birokrasi,”

Surabaya sebenarnya sudah melakukan beberapa kali revitalisasi Kali Lamong, namun tidak semuanya Pemkot Surabaya mencurahkan anggaran, pemikiran hanya untuk persoalan tanggul Kali Lamong. Baktiono menambahkan, soal revitalisasi tanggul Kali Lamong yang berada di wilayah Surabaya, pemkot harus bersama-sama Pemprov Jatim memperbaiki tanggul Kali Lamong yang jebol di wilayah Surabaya Barat.

Sambungan dari halaman 9 tegas dia. Sementara Wakil Ketua DPD NasDem Kota Surabaya, Vinsensius Awey menanggapi serius beredarnya foto tersebut. Menurut dia, dirinya tidak mau pendapatnya dipandang jadi pengadil yang tidak objektif. Karena itu, Awey meminta masyarakat untuk tidak gegabah menanggapi viralnya gambar Risma-Eri yang bertuliskan Kampung Berdaya, Warga Berjaya. “Pemasangan baliho seperti itu tidak lantas kita simpulkan berasal dari Eri atau Risma atau pemkot. Menurut saya tidak segegabah itu Eri atau Risma membangun komunikasi ke masyarakat atau sosialisasi program smart city melalui media baliho seperti itu. Tidak lazim mereka lakukan seperti itu,” jelas dia. (udi/dhi)

Sambungan dari halaman 9 Dia mengakui, selama ini kontribusi Pemprov Jatim sangat kecil, dibanding yang dikerjakan oleh Pemkot Surabaya. Misalnya, pemkot menggelontorkan dana Rp 100 miliar untuk revitalisasi tanggul Kali Lamong, sementara pemprov Jatim paling hanya 1 persennya, atau Rp 1 miliar. “Disparitasnya sangat jauh sekali, dan faktanya pemkot lebih banyak melakulan revitalisasi tanggul Kali Lamong,” ungkap dia. (dhi/lis)

Kurang 4 Hari, Segera Tukarkan Kupon Undian an itu. Masyarakat tidak usah khawatir untuk kehabisan, tapi kami mengingatkan kembali untuk segera menukarkannya,”

tegas Ahmad. Sementara itu, kemarin masing-masing seksi kepanitiaan HUT ke-50 SKH Memo-

pendaftaran, peminatnya luar biasa. Provinsi Jatim masuk di rangking lima besar nasional. Kita menempati urutan tiga,” imbuh Anom. Hingga pukul 11.43 kemarin, menurutnya, pelamar yang mengisi formulir 2.362 orang. Dengan jumlah pendaftar tersebut, Jatim masuk lima besar tertinggi nasional. Posisi kedua ditempati Bogor. “Dari data itu, Jatim menempati nomor satu terbanyak pendaftar di Kemenkumham,” tandas dia. (yok/dhi)

Sambungan dari halaman 9

telah didaftarkan ke pengadilan pada Senin (11/11) lalu, dengan nomor perkara 1121/Pdt. Bth/2019/PN.Sby. “Dengan adanya proses hukum yang saat ini sedang berjalan, maka sudah selayaknya eksekusi tersebut tidak dilaksanakan. Eksekusi ini sudah tidak mengindahkan aturan hukum di Surabaya. Pada intinya kita buktikan di persidangan di PN Surabaya, Selasa (26/11) mendatang,” tegas Cak Anam. Mantan Ketua DPW PKB Jatim ini menjelaskan, tanah hasil hibah yang ditempati bersama penghuni lainnya di Jalan Gayungsari Timur VIII-IX, Kelurahan Menanggal, Kecamatan Gayungan itu didapatnya sejak 1997. Artinya, tanah itu didapat setahun sebelum PKB dilahir-

Akhir Tahun Pembangunan Rusun...

Rapat koordinasi mempersiapkan latihan Gulbencal.

Surabaya, Memorandum Korem 084/Bhaskara Jaya melaksanakan rapat koordinasi latihan penanggulangan bencana alam (Gulbencal ) di ruang data makorem, Rabu (13/11). Dengan latihan ini diharapkan personel tanggap ketika ada bencana. Rapat yang dipimpin Kasi Ops Rem 084/Bhaskara Jaya Letnan Kolonel Inf Suroto ini membahas rencana pelaksanaan latihan di Kabupaten Sumenep mulai 18 hingga 22 November 2019. “Latihan ini pada dasarnya merupakan salah satu cara menyiapkan setiap personelnya dalam rangka penanganan bencana alam, bisa banjir, gempa, tanah longsor, dan puting beliung,” ujar Suroto. Lebih lanjut disampaikan juga bahwa latihan ini akan melibatkan seluruh jajaran korem termasuk sat balak korem di dalamnya. Dari Hubrem, Denbekang, Denkes, dan dari beberapa perwira korem dan kodim juga turut hadir. “Kami juga melibatkan instansi terkait,” pungkas Suroto. (tyo/lis)

ada penerimaan CASN selalu ada calo-calo mencari mangsa. Anom mengingatkan kepada para peserta supaya tidak percaya janji-janji calo. Bahkan, belakangan Anom dapat info di daerah Kediri dan Tulungagung ada modus baru untuk menggaet korbannya. Calo tersebut mengatakan kepada korbannya tidak usah membayar dulu nanti kalau sudah diterima baru membayar. “Ini modus baru karena diterima dan tidaknya adalah

Pendukung Cak Anam dan Polisi Saling Dorong

maharini berhadapan dengan Eri Cahyadi yang di situ ditulis sebagai kepala bappeko serta dinas kebersihan dan ruang terbuka hijau. Tema besar yang diangkat dalam baliho tersebut adalah Kampung berdaya, warga Berjaya. Ada juga yang bertuliskan Waktunya kampung naik kelas. Sayangnya, keberadaan baliho tersebut tidak begitu lama. Sebab, siang harinya baliho tersebut dibongkar yang kemungkinan besar dilakukan si pemasang Ketika dikonfirmasi, Eri Cahyadi mengatakan, dalam baliho tersebut dirinya ditulis selain sebagai kepala bappeko juga sebagai kepala dinas kebersihan dan ruang terbuka hijau (DKRTH). Padahal dirinya sudah tidak lagi menjabat di DKRTH. “Coba diteliti baliho itu, tulisannya apa? Tertulis DKRTH.

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

KAMIS PON, 14 NOVEMBER 2019 HALAMAN 10

Sambungan dari halaman 9

randum kembali melakukan rapat koordinasi yang dipimpin Direktur Utama Choirul Shodiq. (fer/lis)

kan. “Saya dapat hibah 16 Juni 1997, setahun sebelum PKB lahir, yang dilampiri dengan empat surat tanda hak milik (STHM),” jelas dia. Untuk itu, Cak Anam mengaku heran atas sejumlah putusan pengadilan yang memenangkan PKB. Padahal, kata Cak Anam, PKB hanya memiliki bukti Surat Persetujuan (SP) No 024/VIII/YKP/SP/2000 dari Wali Kota Surabaya saat itu, Sunarto Sumoprawiro. Lucunya, dalam surat tersebut tertulis tanah hibah tersebut berlokasi di Rungkut. Tapi di sini ditunjukkan tanah ini terletak di Kelurahan Menanggal, Kecamatan Rungkut. “Kalau dieksekusi dengan dasar surat persetujuan itu, ya di Rungkut sana. Kalau yang di sini betul-betul milik saya, ini kepemilikan sah,” jelas Cak Anam. Eksekusi Graha Astranawa juga berdampak terhadap penyewa gedung. Di antaranya, nasib surat kabar harian Duta Masyarakat yang tidak bisa terbit beberapa hari ke depan. Hal ini dibenarkan Direktur Duta Masyarakat Muhamad Kayis. Dia menjelaskan media ce-

Anik Maslachah... 3.819 meter persegi. Wakil Ketua DPW PKB Jatim, Anik Maslachah mengatakan,pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, karena PKB Jatim bisa menempati kantor di Graha Astranawa. “Kami terima kasih karena proses penyelesaian masalah ini dengan sejuk, damai, dan kondusif. DPW PKB Jatim juga memberi apresiasi luar biasa kepada Bapak Choirul Anam atas pengertian dan kelegowoannya. Kami pastikan aset ini (Graha Astranawa) menjadi milik PKB Jatim, bukan perseorangan. Kami deklarasikan kantor ini berubah menjadi Graha Gus Dur,” ujar Anik. Lebih jauh, Anik menuturkan, berikut dengan masjid yang sudah ada di Graha Gus

Demokrat Tunjuk... DPRD Surabaya, sebagai ketua tim penjaringan dan penyaringan bacawali dan bacawawali DPC Partai Demokrat Surabaya. “Saya dipercaya menjadi ketua tim rekrutmen bacawali dan bacawawali. Surat keputusan (SK)nya beserta tim sudah saya terima kemarin,”ujar dia. Setelah menerima SK,lanjut Machmud, dirinya segera melakukan persiapan dan konsolidasi internal. Misalnya, kapan dilakukan pemberkasan, persiapan alat peraga, dan kesekretariatan. Selain menerima pendaftaran calon, Machmud juga ditugasi untuk melobi-lobi parpol lain. Sebab, dengan modal empat kursi di DPRD Surabaya, Partai Demokrat memang butuh koalisi dengan parpol lain agar bisa memenuhi persyaratan 10 kursi untuk mengusung calon sendiri. “Ya, kami akan berkomunikasi dengan parpol lain dan berharap nantinya tidak salah pilih calon,” ungkap Machmud. Soal penjaringan calon nanti, Machmud menyatakan

tak yang dipimpinnya terpaksa tidak terbit. Karena piranti harus ditata ulang dan pindah kantor.“Kami mohon maaf tidak bisa terbit untuk edisi besok (hari ini, red), sampai piranti kita siap,” terang Muhamad Kayis. Sementara 1.000 personel gabungan dari TNI/Polri mengamankan jalannya ekseksusi Graha Astranawa. “Untuk pengamanan ekseksusi, Polrestabes Surabaya dibantu Brimob Polda Jatim, TNI, satpol PP dan linmas. Alhamdulillah semua berjalan aman meski sedikit ada gesekan,” kata Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Leo Simarmata saat dikonfirmasi di Graha Astranawa. Terkait adanya beberapa orang yang sempat diamankan oleh aparat kepolisian lantaran sempat melakukan perlawanan, Leo mengaku hanya melakukan tindakan preventif. “Sebenarnya kita bukan mengamankan dia, kita hanya menenangkan saja. Insya Allah tidak ada upaya paksa apapun, kita hanya menenangkan yang bersangkutan karena mungkin tadi sedikit emosi, tapi tidak ada penangkapan,” jelas dia. (why/dhi)

Sambungan dari halaman 9 Dur peruntukannya tetap seperti sedia kala sebagai tempat ibadah masyarakat umum.“Jadi bukan hanya untuk tempat ibadah pengurus DPW PKB Jatim, tapi menjadi milik masyarakat seluruhnya yang mau beribadah di masjid ini,” imbuh dia. Anik menjelaskan, gedung tersebut akan dipakai untuk kantor DPW PKB Jatim dan badan otonom partai di tingkat Provinsi Jawa Timur. “Otomatis Kantor DPW PKB Jatim segera pindah di Graha Gus Dur. Sedangkan Kantor DPW PKB yang lama akan ditempati Kantor DPC PKB Surabaya serta dipakai adik-adik PMII dan badan otonom NU lain yang sekiranya ingin menggunakan kantor lama tersebut,” pungkas dia. (why/dhi)

Sambungan dari halaman 9 pendaftaran terbuka untuk umum dan kader Partai Demokrat. Karena itu, bagi kader yang merasa dirinya mampu dipersilakan mendaftarkan diri di DPC maupun DPD. Sebab, kalau tidak mendaftar, ya tidak bisa.”Soal kapan pendaftaran dibuka nanti akan kita umumkan secara resmi,” tandas dia. Apa kader Demokrat nanti lebih diprioritaskan? Dengan tegas Machmud menyatakan, nama-nama yang masuk dalam penjaringan nanti akan digodok DPP, siapa yang terbaik. Bisa kader sendiri atau dari luar. “Jadi, tugas kita nanti hanya merekrut calon dan melobi parpol lain. Soal siapa calon yang nanti direkomendasi, itu DPP yang memutuskan,”jelas dia. Saat ini, jelas Machmud, DPP sedang rapat membuat petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku se-Indonesia untuk pilkada serentak 2020. “Setelah juklak dan juknis yang jadi acuan tim rekrutmen kabupaten/kota se-Indonesia,”imbuh dia. (dhi/lis)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Supriadi, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Muhammad Arif Alfiansyah, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Blitar: Prawoto Sadewo. Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/ mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


MADURA

KAMIS PON, 14 NOVEMBER 2019 HALAMAN 11

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Hadrah Wujud Ekspresi Kehalusan Jiwa dan Ketajaman Pikiran Pamekasan, Memorandum. Seni hadrah merupakan salah satu musik Islami sebagai wujud ekspresi kehalusan jiwa dan ketajaman pikiran, dilihat dari berbagai fenomena, dan realitas kehidupan alam semesta. Demikian disampaikan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pamekasan Nayla Baddrut Tamam. “Saya yakin para pencinta dan pelaku seni tidak akan pernah berhenti merenung dan berpikir mengembangkan daya kreatifitasnya. Tujuannya untuk menciptakan bentuk-bentuk karya hadrahnya yang indah dan agung,” kata Nayla, saat membuka lomba seni hadrah kerjasama TP PKK bersama PT Radio Suara Pamekasan, di lapangan Nagara Bhakti, Jalan Pamong Praja. Menurutnya, internalisasi nilai – nilai Islam yang hidup dalam masyarakat dan seluruh jagat raya merupakan inspirasi karya seni yang akan menjadi sumbangan tersendiri terhadap tatanan kehidupan yang mengalami perkembangan dan perubahan. Lomba diikuti 24 peserta, dihadiri Wakil Ketua TP PKK, Pamekasan, beserta seluruh pengurus serta TP PKK kecamatan se Kabupaten Pamekasan, tim manajemen Radio Suara Pamekasan. Dikatakan, kegiatan ini dalam rangka hari kesatuan gerak PKK Kabupaten Pamekasan 2019 dan sebagai wujud rasa syukur kita atas kelahiran baginda Nabi Muhammad SAW. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Pamekasan miliki komitmen untuk mendorong agar seni hadrah menjadi salah satunya seni yang mampu memberikan pencerahan spiritual, intelektual, dan sosial sekaligus menjadi event taurism Islam atau event pariwisata seni budaya Islami. Istri Bupati Pamekasan ini berharap, kegiatan lomba seni hadrah ini dapat mendorong tumbuhnya dan berkembangnya seni hadrah di Kabupaten Pamekasan dan menjadi salah satu instrumen untuk mewujudkan Pamekasan yang hebat, rajja, bharjah, dan pharjugah. “Kegiatan ini dapat digelar setiap tahun dan menjadi jadi event tourism Islami yang sejalan dengan gerakan pembangunan masyarakat Islami di Kabupaten Pamekasan,” imbuh dia. (sjk/tyo)

Sumenep, Memorandum Fattah Jasin mendaftar sekaligus mengembalikan formulir pendaftaran Bakal Calon Bupati (Bacabup) Kabupaten Sumenep 20202025 ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rabu (13/11) siang. Menurut Jasin, partai tersebut dekat dengan masyarakat, selain itu kabupaten setempat dikenal banyak para ulama. Masih menurut Jasin Partai ini, dinilai trendnya mengalami peningkatan, terbukti pemilu tahun 2019 perolehan kursi dari tujuh kursi sekarang mendapat 10 kursi. Kedati demikian, dirinya tidak menapik akan melakukan pendaftaran di partai lain. “Insyaallah di partai manapun saya akan mendaftar, dan juga sudah mendaftar ke partai Nasdem,” kata dia. Ditanya motivasi pencalonan dirinya, keinginan banyak pihak yang menginginkan dirinya memimpin tanah kelahirannya. Jasin

Fattah Jasin datang ke Kantor PKB Sumenep.

mengaku permintaan itu, tidak dapat ditolak sehingga dipenghujung, dia menjadi birokrat diminta mengabdi kembali.

Jasin optimis pengalaman menjadi birokrat di Provinsi Jatim selama 32 tahun, menjadi modal untuk membangun

Sumenep lebih baik apabila dipercaya nanti memimpin tanah kelahiran dirinya. “Dibirokrat Jatim saya lahir

dan besar di badan perencanaan dan pembangunan, saya cukup paham modem di Jatim jadi tidak begitu sulit menjabarkan keinginan masyarakat Sumenep,” lanjut dia optimis. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Sumenep KH Imam Hasyim mengatakan, terdapat tujuh bacabup dan, bacawabup mendaftar termasuk dirinya ikut mendaftar ke PKB. Dari pendaftar telah mengembalikan Fattah Jasin, KH Unais Ali Hisyam, dan dirinya. Disebutkan, bacabub yang belum melakukan pengembalian, KH Muhammad Shalahuddin A Warits, Zainal Abidin, KH Hamid Ali Munir, Achmad Yunus. Tambahnya, diperkirakan tanggal 15 bulan ini, ada bacabup ingin mendaftar ke PKB sekaligus melakukan pengembalian. “Untuk penyampaian berkas ke publik itu hak prioritas DPP, namun kami DPC PKB menjadwalkan itu 30 Oktober hingga 15 November jika semua selesai semuanya akan diserahkan ke DPP,” jelas dia (uri/tyo)

Generasi Muda Bukan Hanya Mencari Sensasi Sumenep, Memorandum Bupati Sumenep A Busyro Karim berharap kepada pemuda untuk menata usia produktif dengan baik. Karena anak muda adalah aset terbesar pendorong kemajuan bangsa. Ia meminta anak muda kreatif dan inovatif, karena jika usia produktif dijalani dengan aktivitas negatif hanya akan menjadi beban negara. Hal itu disampaikan Busyro ketika diklat bela negara yang berlangsung tanggal 11-13 November 2019. Busyro memaparkan data bahwa jumlah anak muda mencapai 52 persen dari total penduduk Indonesia. Bahkan pada tahun 2035 nanti diprediksi, usia

produktif lebih banyak dari usia non produktif. Sehingga hal itu menjadi simbol kekuatan bangsa. “Generasi muda harus menyiapkan diri dengan ilmu, kompetensi diri, kapabilitas, dan penguatan SDM, agar bisa berdaya saing. Akibat rendahnya SDM, peringkat daya saing Republik Indonesia tahun 2019 masih di peringkat ke-50,” ujar dia. Ketika anak muda sudah dibekali SDM yang mapan, menurut bupati akan menjadi kekuatan bangsa sebagai kreator, inovator, dan dinamisator gagasan untuk kepentingan bangsa di masa mendatang. Karena itu anak muda diharapkan berprestasi, bukan cuma men-

cari sensasi apalagi gemar berapologi. Bupati Busyro juga berharap generasi muda membekali diri dengan nilai-nilai keagamaan, tradisi, dan kearifan lokal agar perilaku dan sikapnya mampu menjadi perekat kehidupan bangsa dan negara. Termasuk memahami sejarah bangsa, agar mengetahui nilai-nilai luhur sejarah. “Generasi muda harus menguatkan jiwa nasionalisme menghadapi tantangan trans ideologi yang lebih variatif. Sehingga NKRI merupakan harga mati yang tidak boleh diotak-atik lagi. Usia muda masih dalam fase mencari jati diri. Sehingga tidak mudah terpengaruhi oleh ideologi-ideologi baru,” tandas bupati. (aan/tyo)

FOTO: MEMORANDUM/ ANWAR

Nayla Baddrut Tamam saat membuka lomba Seni Hadrah kerja sama TP PKK di lapangan Nagara Bhakti, di Jalan Pamong Praja.

Kadishub Jatim Maju Bacabup Sumenep

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI

FOTO: MEMORANDUM/ SUJAK

BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Bupati Sumenep A Busyro Karim


PASURUAN

KAMIS PON, 14 NOVEMBER 2019 HALAMAN 12

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Harga Garam Anjlok, Petani Gundah

Petugas memperlihatkan meteran gas pada masyarakat.

7.004 Rumah Tangga Terima Jargas Tahun Depan

up bagus. Namun, sejak puncak panen raya Oktober hingga sekarang, harga jual terus anjlok hingga di kisaran Rp 280300 per kilogramnya. “Rendahnya harga ini juga karena daerah lain juga panen raya. Sehingga, surplus pasokan garam. Diperparah juga pasokan garam impor masih tinggi. Bahkan, banyak pengepul yang tidak mau membeli garam karena sudah overkuota,” jelas Abdulloh. Akibatnya, kendati cuaca masih bagus dan petambak garam terus memproduksi garam, tak semua garam bisa terserap pasar. Kini garam banyak yang disimpan dulu sampai ada yang membeli. “Harapanya bisa ada perhatian dari pemerintah. Untuk meregulasi garam. Terutama kalau panen raya garam tetap bisa berpihak kepada petambak garam,” tutur Abdulloh.

Petani memanen garam di tambak.

Slamet Nurhandoyo, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan membenarkan bahwa saat panen raya, harga garam anjlok. “Memang banyak keluhan dari petambak bahwa harga anjlok. Namun, memang harga tergantung mekanisme pasar dimana pasokan tinggi

harga jadi anjlok,” terang Slamet. Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan sudah mengusulkan ke pemerintah pusat agar ada perbaikan regulasi terkait garam. Agar saat panen tidak merugikan petani termasuk harga sampai anjlok.(ion/udi)

Polres Pasuruan Gelar Operasi Cipkon FOTO: MEMORANDUM/RUL

Pasuruan, Memorandum Jumlah rumah tangga di Kota Pasuruan yang menikmati jaringan gas (jargas) dari pemerintah pusat semakin bertambah. Itu setelah Perusahaan Gas Negara (PGN) memastikan 7.004 rumah tangga di Kota Pasuruan bakal mendapatkan jargas tahun 2020. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pasuruan Dyah Ermitasari mengungkapkan, 7.004 rumah tangga yang bakal mendapatkan jargas ini tersebar di tiga kecamatan. Mita menjelaskan, rumah tangga yang mendapatkan jargas ini adalah mereka yang mengusulkan pada pemkot melalui setiap kelurahan. Dan yang diutamakan mendapatkan prioritas adalah rumah yang terletak di pinggir jalan raya. Sementara, untuk rumah tangga yang berada di dalam gang akan dilakukan secara bertahap. Saat ini, total ada 54.000 rumah tangga di Kota Pasuruan dan yang sudah mendapatkan jargas sebanyak 6.314 rumah yang dilaksanakan pada 2018 lalu. Sales Representative PGN Areal Probolinggo-Pasuruan Alif Pramudya menjelaskan, rumah tangga yang ingin mendapatkan jargas hanya perlu menyerahkan persyaratan berupa nomor HP, fotokopi kartu keluarga (KK), kartu tanda penduduk (KTP), dan rekening listrik. Bagi rumah yang menjadi calon penerima jargas, namun saat didatangi kosong, maka akan dibatalkan sebagai calon penerima jargas tahun ini. Namun, mereka tetap berkesempatan mendapatkan jargas dengan dimasukkan di tahun berikutnya. “Kalau kosong saat didatangi petugas, ya otomatis masuk waiting list tahun berikutnya. Ini, gratis tanpa dipungut biaya. Kalau sudah jadi pelanggan, baru membayar sesuai pemakaian,” jelas Alif. (rul/udi)

Anjloknya harga garam itu dikeluhkan oleh Abdulloh (45), petambak garam asal Tambaklekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Ia mengatakan, anjloknya harga garam sudah terasa sejak pertengahan Oktober lalu saat panen raya. “Sebenarnya dari awal panen sudah terasa terus menurun. Jika Juli lalu masih Rp 750 per kilonya, pertengahan Oktober kemarin sudah anjlok hingga Rp 280-300 per kilonya,” terang Abdullah. Rendahnya harga garam saat panen raya itu jauh berbeda dibandingkan panen raya pada 2018. Kala itu, harga masih bagus di kisaran Rp 1.200 hingga 1.500 per kilogram. Padahal, untuk kualitas garam sama. Yakni, KP1, namun di tahun ini harga jual memang tidak menguntungkan petambak garam. Padahal, cuaca di tahun 2019 ini cuk-

FOTO: MEMORANDUM/ION

Pasuruan, Memorandum Petani tambak garam di Kabupaten Pasuruan dilanda kegundahan. Di saat panen raya, harga garam anjlok. Harga jual dari petani saat ini di kisaran Rp 280 -300 per kilogram. Harga ini anjlok seperempat dari harga panen raya garam tahun 2018 lalu.

Anggota satlantas melakukan Operasi Cipta Kondisi di Jalan Diponegoro, Kota Pasuruan.

Pasuruan, Memorandum Satlantas Polres Pasuruan Kota mengadakan Operasi Cipta Kondisi (cipkon) sejak Selasa hingga Rabu (12-13/11). Hasilnya, banyak masyarakat yang melanggar aturan berlalulintas. Operasi digelar di Jalan Diponegoro Kota Pasuruan dengan menurunkan 20 anggota yang terdiri dari dari Turjawali Polres dan Polsek Purworejo, Polres Pasuruan Kota, Rabu

(13/11). Selama kegiatan tersebut, banyak pengendara yang ditilang karena melanggar lalu lintas, mulai dari tidak memakai spion, tidak memakai helm hingga tidak punya SIM. Petugas juga mengamankan 5 unit motor yang tidak dilengkapi surat kendaraan. Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota AKP Achmadi, melalui Kanit Patroli Ipda Anton Hendro

Wibowo mengatakan, kesalahan para pengendara rata - rata tidak memakai helm. “Khusus yang tidak punya SIM, kita imbau agar untuk segera mengurus,” ujar Anton. Anggota Satlantas Polres Pasuruan Kota juga melakukan pengecekan kendaraan roda empat dan menanyakan surat-surat kendaraan serta melihat barang bawaannya. (rul/udi)

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

siapkan. Inilah yang nantinya akan melakukan tera dan tera ulang di seluruh wilayah Kota Probolinggo, sasaran kita akan masuk ke pasar-pasar tradisional, industri baik kecil, menangah dan besar, termasuk SPBU,” ujar Kepala DKUPP Gatot Wahyudi, Rabu (13/11). Dikatakan Gatot Wahyudi, tenaga profesional uji tera yang dimiliki DKUPP saat ini ada 2 SDM dengan penera terampil. Dengan segala kapasitas yang dimiliki, pihaknya menjamin tera dan tera ulang di metrologi DKUPP benar-benar profesional. “Ada 2 SDM penera yang kami miliki. SDM ini kami pastikan mencukupi karena peneraan dilakukan berdasarkan jadwal. Harapan dengan sosialisasi tentunya masyarakat akan lebih mengenal apa itu tera dan tera ulang,” tandasnya. Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo, Sibro Malisi, mengapresiasi langkah DKUPP sebagai upaya

Wali Kota Hadi Zainal Abidin bersama Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo Sibro Malisi didampingi Kepala DKUPP Gatot Wahyudi melihat sarana uji tera.

inovasi untuk menertibkan tera dan tera ulang. Peneraan harus dilakukan secara kontinue agar timbangan yang dimiliki pedagang normal dan tidak merugikan konsumen. “Timbangan-timbangan yang dimiliki pedagang harus dicek atau diterakan. Kalau ada selisih harus dinormalkan lagi, kalau tidak dinormalkan dan terus dipakai pedagang agar tidak merugikan konsumen. Oleh karena itu saya menghimbau kepada pedagang yang punya timbangan agar setiap tahun melakukan tera dan tera ulang,” kata Sibro. Politisi Partai Nasdem ini, menambahkan dulu tera dan tera ulang merupakan wewenang pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Kini dengan adanya otonomi daerah, menjadi wewenang pemerintah daerah dan tahun ini depan Pemkot Probolinggo bisa melakukan tera dan tera ulang secara mandiri. Sebelumnya, untuk pelayanan tera dan tera ulang bekerjasama dengan Pemkab

Probolinggo. “Tera dan tera ulang tahun depan harus segera dilakukan, dan harus bayar karena akan masuk ke kas daerah dan dimasukkan ke APBD untuk pembangunan Kota Probolinggo,” imbuh Sibro. Sebagai informasi, peneraan merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui sebuah kebenaran tera dan tera ulang alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP). UTTP dan diakhiri dengan pembubuhan cap tanda tera. UTTP dipergunakan untuk kepentingan perdagangan dan industri yang bertujuan untuk memastikan kebenaran dari UTTP yang dipergunakan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Metrologi Legal. Yang akan ditera atau tera ulang adalah semua alat ukuran, timbangan, takaran yang digunakan sebagai dasar dalam transaksi perdagangan. Bagi yang s u d a h melakukan tera wajib melaksanakan tera ulang setahun setelahnya secara kontinue. (mhd/sr/ udi)

Antisipasi Teror Bom Bunuh Diri, Polres Lumajang Perketat Penjagaan Lumajang, Memorandum Pasca terjadi serangan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Provinsi Sumatra Utara, Rabu (13/11), Polres Lumajang melakukan penjagaan ketat di semua pos polisi. Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban menginstruksikan anggota di lapangan agar lebih berhati hati dan mencurigai setiap gerak gerik orang yang tak dikenal di sekitar mereka. “Merespons atas kejadian di Mapolrestabes Medan pagi tadi, saya perintahkan para anggota agar lebih memperketat

pengamanan markas, pos pengamanan, dan juga pos pelayanan. Setiap personel yang jaga agar selalu waspada, dan peka seperti insting rasa curiga serta ingin tahu terhadap orang yang mendekat ke kantor dan pos polisi.” tegas Arsal. Selain itu, pria yang memiliki lambang dua melati di pundak ini menginstruksikan agar pergerakan anggota dilakukan dua orang atau lebih. Bagi anggota yang berada di lapangan, agar selalu dilaksanakan dengan buddy system, agar dapat saling menjaga rekan nya satu

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Probolinggo, Memorandum Setelah memiliki bidang metrologi lengkap dengan sarana prasarana untuk uji tera, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo, terus menata manajemen agar layanan tera dan tera ulang benar-benar profesional. Terobosan yang dilakukan salah satunya dengan melengkapi sarana prasarana uji tera, meski dalam proses terkalibrasi. Kepala DKUPP Kota Probolinggo Gatot Wahyudi, mengatakan hadirnya pelayanan tera/tera ulang merupakan bentuk komitmen Pemkot Probolinggo dalam memberikan perlindungan konsumen, perlindungan hak masyarakat. Serta mewujudkan Kota Probolinggo sebagai daerah tertib ukur. “Sarana prasarana uji tera sudah dimiliki, meski dalam proses terkalibrasi dan tenaga ahli sudah di-

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Pemkot Miliki Sarana Uji Tera

Petugas yang berjaga di pintu masuk Mapolres Lumajang.

sama lain baik yang melaksanakan pengaturan lalu lintas, pengamanan, pengawalan maupun kegiatan dilapangan yang lain. “Yang paling penting,

selalu awali dengan doa dalam setiap kegiatan. Saya yakin, Tuhan Yang Maha Esa selalu bersama orang orang yang berbuat kebajikan” tutup Arsal. (tri/udi)

Jelang Pilkades, Linmas Pantau Keamanan Lumajang, Memorandum Tim Linmas (perlindungan masyarakat) dan Satpol PP Kabupaten Lumajang monitoring pengendalian keamanan dan menjaga kondusivitas wilayah menjelang pilkades serentak di Kecamatan Candipuro, Pasirian, dan Kecamatan Tempeh. Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kabupaten

Lumajang Nanang Bashori, mengungkapkan monitoring itu melibatkan tujuh personel dari bidang Linmas Satpol PP. Hal ini, akan dilakukan secara maraton di wilayah kecamatan yang desanya masuk daftar pilkades serentak. Monitoring itu, guna untuk mengetahui sedini mungkin adanya potensi kerawanan. Sehingga den-

gan begitu, bisa dijaga kondusifitas wilayah. Sedangkan Kepala Seksi (Kasi Perlindungan Masyarakat (Linmas) pada Satpol PP Kabupaten Lumajang, Abdul Ghofar menjelaskan, monitoring keamanan dan ketertiban masyarakat tersebut, sebagai upaya menciptakan wilayah yang aman dan tertib. (mir/tri/udi )


OLAHRAGA

KAMIS PON, 14 NOVEMBER 2019 HALAMAN 13

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Loncat Indah Jatim Ikuti Grandprix di Malaysia Surabaya, Memorandum Tim loncat indah Puslatda Jatim mengikuti kejuaraan FINA Grandprix di Malaysia, 13-19 November. Ajang ini sekaligus try out untuk persiapan PraPON XX 2019 yang akan berlangsung 17 - 19 Desember. Manajer sekaligus pelatih puslatda loncat indah Jatim, Ronaldy Herbintoro mengatakan, jadwal ini sesuai program periodisasi yang sudah disusun. “Mengikuti kejuaraan FINA

Grandprix di Malaysia juga sebagai salah satu program tim puslatda loncat indah Jatim,” sebutnya menerangkan lomba yang digelar di Bukit Jalil Aquatic Stadium tersebut. Apalagi event tahunan ini mempertandingkan nomor individu papan 3m dan menara putra-putri, sinkro papan 3m dan menara putra-putri, serta mix sinkro papan 3m dan menara.

Liga 3 JaƟm

PSG vs Perseta di Final Surabaya, Memorandum Putra Sinar Giri (PSG) Gresik dan Perseta Tulungagung memastikan lolos ke final Liga 3 PSSI Jatim 2019 yang akan digelar hari ini (14/11) di Stadion Rejoagung Tulungagung. Menanggapi laga final ini, Ketua Asprov PSSI Jatim, Ahmad Riyadh berharap kedua tim menampilkan permainan terbaiknya kendati sudah pasti lolos dari regional Jatim. “Tapi posisi siapa yang menjadi Jatim 1 dan Jatim 2 akan menentukan posisi mereka di drawing babak regional. Karena itu pertandingan nanti pasti berlangsung menarik,” kata Ahmad Riyadh. Sementara pelatih PSG, Khoirul Anam mengatakan sudah terlanjur basah. “Karena sudah di final, PSG tak akan membuang peluang untuk menjadi kampiun. Mudah-mudahan kami bisa menjadi juara,” harap Anam. (*/epe)

Pra-PON Sepak Bola

Jatim Tuan Rumah Grup Surabaya, Memorandum Tim Sepak Bola Jatim tergabung di grup 2 babak kualifikasi PON XX/2020. Tim Pra PON Jatim ini tergabung bersama DI Jogjakarta dan Kalimantan Selatan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo mulai 6 Desember mendatang. Dari tiga tim ini nantinya hanya juara grup yang berhak lolos PON XX di Papua. Sementara ini tuan rumah Papua dan juara bertahan Jawa Barat yang berhasil tampil langsung di PON tanpa melalui babak kualifikasi. (*/epe)

“Kita berangkatkan enam atlet (3 putra-3 putri) dengan dua pelatih. Yang dikirim M Nasrullah, Luthfi Niko, dan

Aldinsyah Putra Rafi di putra. Sedangkan putri yang berangkat Della Dinarsari, Linar Betiliana, dan Gladies Lariesa. Semoga

mental tanding dan lawan yang lebih baik bisa menjadi pengukur sejauh mana kemajuan dari latihan sepanjang 2019,”

sebut Ronaldy. FINA Grandprix Malaysia sendiri merupakan ajang bergengsi dunia. Atlet loncat indah

papan atas dipastikan turun. Jatim sendiri targetkan tiga besar di nomor sinkro dan mix sinkro. (*/epe)


DEWI RENGGANIS

KAMIS PON, 14 NOVEMBER 2019 HALAMAN 14

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Pembahasan Lima Raperda Usulan Pemkab Jember

Tepergok Curi Motor di Pasar Sapi, Warga Balung Jadi Bulan-bulanan Massa

Beruntung, jiwanya masih melekat di badan setelah diselamatkan polisi.“Dua anggota Polsek Ambulu yang sedang melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di pasar hewan, mengetahui ada keributan segera mendatangi TKP. Ternyata ada orang menjadi amukan massa,” kata Kapolsek Ambulu AKP Sudariyanto, Rabu (13/11). Aksi Syamsudin terjadi sekitar pukul 09.00. Memanfaatkan keriuhan aktivitas di pasar sapi, dia mencoba mengembat motor yang sudah diincar. Apes, Liarohman warga Jalan Basuki Rahmat, Perumahan Taman Gading, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates ternyata memantau motor miliknya. Mengetahui Syamsudi mencoba membawa kabur motor, Liarohman berteriak minta tolong. Teriakan itu langsung direspons pengunjung maupun pedagang sapi. Dalam tempo sekejap, Syamsudin terkepung massa dan langsung menghujani tubuhnya dengan aneka pukulan. Beberapa bogem mentah bahkan sempat menyasar wajah hingga mengucurkan darah. “Mengetahui ada pelaku pencuri yang diamankan warga, maka untuk menghindari pengeroyokan atau tindakan main hakim oleh warga, maka pelaku curanmor kami diamankan,” terang

FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO

Jember, Memorandum Tertangkap basah ketika sedang beraksi di Pasar Sapi di Dusun/Desa Tegalsari, Kecamatan Ambulu, tersangka pencuri motor Syamsudin (40), warga Dusun Krajan, Desa Curahlele, Kecamatan Balung, jadi sasaran kemarahan massa.

Syamsudin diamankan petugas kepolisian dari amukan massa usai tepergok mencuri motor di Pasar Sapi.

Sudariyanto. Selanjutnya, anggotanya membawa pelaku dan barang bukti satu Honda Supra Fit warna hitam dengan Nopol P 2335 TB milik korban ke Mapolsek Ambulu guna proses lebih lanjut. Dalam pemeriksaan, Syamsu-

din mengaku baru sekali beraksi. Niat mencuri bahkan sudah dipersiapkan matang dengan naik angkutan umum ke lokasi. “Untuk kebutuhan hidup mas,” cetus pria berpostur gempal yang harus kehilangan tiga giginya akibat jadi sansak hidup massa. (edy/epe)

Jember, Memorandum Mayoritas fraksi di DPRD Kabupaten Jember setuju pembahasan penyampaian nota pengantar lima raperda (rancangan peraturan daerah) oleh Bupati Faida dilanjutkan. Hal ini disampaikan juru bicara fraksi dalam rapat paripurna dengan acara pandangan umum fraksi-fraksi atas penyampaian nota pengantar lima raperda Bupati Jember. Dari tujuh fraksi, 6 menerima untuk ditindaklanjuti meski ada catatan dan pertimbangan. Sementara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Gerakan Indonesia Berkarya (GIB), menilai untuk pembahasannya perlu melibatkan tim ahli. “Fraksi GIB memberikan catatan pembahasannya ada tim ahli, namun hingga kini ttim ahli DPRD belum ada yang mendapatk kan SK, karena untuk membahas itu perlu k kajian mendalam dari segi asas hukumnya,” tterang Alfian AndriWijaya, juru bicara Fraksi G GIB paparkan dasarnya. Sedangkan juru bicara Fraksi PKB, T Tatin Indrayanti menilai, lima raperda yang d diajukan Pemkab Jember itu kurang urgent u untuk dibahas pada paripurna yang dihadiri 3 32 anggota, Wakil Bupati Muqit Arief, dan u undangan lainnya tersebut. “Fraksi Kebangkitan Bangsa dengan ini m menyatakan tidak setuju jika raperda ini d dibahas dan disahkan. Kami menyayangkan a adanya raperda untuk menjadi dasar hukum p penyertaan modal sebesar Rp 5,8 miliar d dalam APBDTahun Anggaran 2020. Kami m memandang penyertaan modal bukanlah ssolusi untuk membenahi PDP (perusahaan d daerah perkebunan) Kahyangan,” jelasnya. “FKB mempertanyakan tanggung jawab jjajaran direksi dan manajemen PDP yang selama ini mendapat kepercayaan dari Bupati Jember untuk mengelola perusahaan tersebut. Kenapa sejak terpilihnya direksi baru kita tidak melihat tanda-tanda perbaikan kondisi finansial dari PDP?” sindir Tatin. Badan usaha milik daerah (BUMD) didirikan, terang Tatin, pada dasarnya memiliki dua fungsi. Yakni fungsi sosial dan profit. Selama bertahun-tahun sebelumnya, PDP berhasil menjalankan dua fungsi itu dengan

FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO

Mayoritas Fraksi Setuju Dilanjutkan, PKB Menolak karena Tidak Urgent

Suasana rapat paripurna DPRD Kabupaten Jember yang beragendakan penyampaian nota pengantar lima raperda.

baik, dan memberikan sumbangan bagi PAD (pendapatan asli daerah). “Tapi yang terjadi hari ini, PDP tidak lagi menghasilkan profit dan justru menyusu dari APBD. Ketergantungan terhadap APBD menunjukkan bahwa tidak ada inovasi dalam manajemen perusahaan,” beber dia. Kerugian yang ditanggung PDP sehingga menjadi beban daerah harus dijelaskan secara transparan kepada publik. Seorang petani yang tak memiliki lahan saja berani menyewa tanah dan bercocok tanam untuk mendapatkan keuntungan. Karena itu, jika PDP Kahyangan yang selama ini mengelola lahan milik negara justru merugi, harus dicari penyebabnya. Lima fraksi yang setuju dilanjutkan, diwakili Nasdem melalui juru bicaranya, Gembong Konsul Alam menerangkan, perubahan raperda untuk kepentingan masyarakat dan penambahan PAD harus mendapat perhatian. “PDP memang membutuhkan perhatian lebih untuk kepentingan masyarakat, berkaitan dengan nasib buruh dan kelangsungan pekerjaan mereka untuk perpanjangan HGU, dan perda perubahan restribusi perlu penyempurnaan karena sudah lima tahun, untuk penambahan PAD,”terang Gembong.

Direktur Utama PDP Khayangan Hariyanto menjelaskan, anggaran yang diajukan di APBD 2020 untuk perpanjangan hak guna usaha (HGU) empat kebun yang habis pada 2020. Yakni Kebun Sumberpandan, Sumbertenggulun, Gunung Pasang, dan Kali Mrawan, seluas 3000 hektare. “Justru kami anggap sangat penting karena menyangkut keberlangsungan PDP ke depan. Kita sebenarnya tidak berkeinginan untuk mengajukan pernyataan modal, tapi karena terpaksa harus kita lakukan agar tidak semakin terpuruk,” jelasnya. Selama ini, sambung Hariyanto, sejak PDP Kahyangan berdiri penyertaan modal yang diterima hanya sebesar Rp 11 miliar. Di sisi lain, kontribusi yang diberikan sudah mencapai Rp 104 miliar. “Ini bukan saya membandingkan melainkan urgensinya penyertaan modal yang kita usulkan saat ini,” sebutnya. Menurut dia, perpanjangan HGU empat dari 5 kebun yang dikelola butuh dana besar. Selain itu, manajemen juga mengeluarkan dana pensiun karyawan yang pertahun habiskan lebih dari Rp 1 miliar. Situasi ini yang disebut Hariyanto sesuai dengan isi perda, bahwa PDP merupakan perusahaan yang tidak hanya memikirkan profit oriented, tapi juga mementingkan sisi sosial. (edy/epe)

MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Muhammad Y Nur Habibii. KANTOR: Jl Mayjend Soengkono 53 Madiun Kota. Anif Sriwati, M Alvin KANTOR:Jl. Karya Darma, Magetan

Pasca Bom Bunuh Diri di Medan

bawaan tamu yang hendak masuk ke mapolres.“Penjagaan memang diperketat. Setiap bawang bawaan orang yang datang ke polres harus diperiksa teliti,” katanya. Wakapolres Kompol Ali Rah-

Namun, dengan pengamanan yang diperketat ini Kompol Ali Rahmat menjamin tidak mengurangi pelayanan di Polres Madiun Kota. Sebagai abdi negara, Polres Madiun Kota menerima siapa saja yang memiliki kepentingan. “Ya kita memberikan pelayanan semaksimal mungkin utamanya dalam rangka menjaga keamanan bukan hanya ditubuh Polri sendiri, tetapi juga masyarakat yang melaksanakan kegiatan,” katanya. (hbb/mt/epe)

Barang bawaan pengunjung Mapolres Madiun Kota diperiksa secara menyeluruh untuk mencegah aksi bom bunuh diri terulang.

FOTO: MEMORANDUM/MUHAMMAD Y NUR HABIBII

FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO

Kapolres Madiun Kota, AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan, upaya itu dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. Personel yang bertugas diminta memeriksa setiap barang

mat menambahkan, pengamanan yang dilakukan sudah sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur). Setiap tamu terlebih dulu diperiksa di pos penjagaan, termasuk barang bawaan serta diminta melepas jaket. “Terkait kejadian yang ada di Medan, otomatis kita akan lebih meningkatkan lagi pengamanan. Tujuannya ya semoga itu kejadian yang terakhir tidak terjadi lagi di tempat lain khususnya di Polres Madiun Kota,” katanya.

Kades Selur Suprapto bersama petugas puskesmas dan ibuibu usai penyuluhan berfoto bersama.

Cegah Stunting, Pemdes Selur Gelar Penyuluhan Ponorogo, Memorandum Pemerintah Desa (pemdes) Selur, Kecamatan Ngrayun menggelar penyuluhan program Bumil, Keluarga, Toga, dan Toma tentang Program Persalinan Pencegahan Konflikasi Terpadu di balai desa setempat, Rabu (13/11). Kepala Desa Selur Suprapto mengatakan, kegiatan yang bekerja sama dengan Puskemas Ngrayun ini adalah untuk melengkapi program dari pusat maupun Pemkab Ponorogo terkait stunting. “Sehingga di Desa Selur kita adakan pelatihan atau penyuluhan kepada ibu-ibu hamil (bumil) sejak dini,” jelasnya. Hasil penyuluhan diharapkan kelahiran bayi di Desa Selur terbebas dari stunting. “Insya Allah pada 2020, kita juga sudah menganggarkan untuk program stunting. Termasuk seperti alat ukurnya dulu masih bersifat tradisional, sudah disiapkan alat ukur yang microtoise. Harapannya dengan kegiatan ini, yang diawali dari keluarga kecil, ke depannya akan tercapai menuju masyarakat Desa Selur yang sehat,” pungkasnya. (ji/mt/epe)

Panen padi di Desa Sukolilo menjadi salah satu ladang tugas Serda Muklis Murata mendukung program swasembada pangan TNI AD.

Babinsa Jiwan Dampingi Petani Panen Padi Madiun, Memorandum Babinsa Sukolilo Koramil 0803/04 Jiwan, Kodim 0803 Madiun, Serda Muklis Murata melaksanakan pendampingan panen padi di lahan seluas 1 hektare milik Kamtono di Desa Sukolilo, Kecamatan Jiwan, Rabu (13/11). “Saya sangat bersemangat sekali membantu petani, walaupun berjibaku dengan lumpur dan gatal-gatal di badan, karena tugas saya sebagai babinsa harus selalu siap sedia membantu warga apalagi dalam kegiatan panen padi seperti ini,” terangnya. Komandan Koramil 0803/04 Jiwan,

Kapten Chb Supriyanto mengatakan, dalam menyukseskan program swasembada pangan, TNI AD telah memerintahkan babinsa terjun ke lapangan dan berkoordinasi dengan PPL mendampingi petani. “Termasuk di Kabupaten Madiun,” cetusnya. Kamtono (56) menyampaikan, turunnya babinsa mulai dari awal hingga panen sangat membantu masyarakat. “Kami harapkan hal ini bisa terus dilakukan babinsa, sehingga petani bisa ikut menciptakan swasembada pangan secara nasional,” katanya. (hbb/mt/epe)

Cegah Radikalisme, Kodim 0804 Gelar Binter Terpadu Magetan, Memorandum Antisipasi penyebaran paham radikal dan terorisme di Kabupaten Magetan, Kodim 0804 menggelar bina teritorial (binter) terpadu bertajuk wawasan kebangsaan tentang radikalisme kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pelajar di aula Koramil 0804/01 Magetan, Rabu (13/11). Acara ini mengambil tema “Memberdayakan wilayah pertahanan melalui kegiatan binter terpadu guna mewujudkan ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh”. Kegiatan ini diawasi langsung staf ahli Kodam V Brawijaya Kolonel Inf Bambang S. “Sebagai agen tranformation untuk menyampaikan tentang pentingnya ideologi Pancasila kepada warga masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya sehingga bisa mencegah dan mengatasi ancaman

radikalisme dan terorisme agar tidak berkembang di Indonesia,” terangnya. Komandan Kodim 0804 Magetan yang diwakili Kepala Staf Mayor Inf Muji Wahono menegaskan, kondisi masyarakat kini mulai terkikis rasa persaudaraan dan persatuannya. Karena itu, rasa cinta tanah air harus terus diberikan kepada generasi muda. “Ini penting agar mereka tidak terpengaruh infiltrasi paham-paham yang menggerus nilai wawasan kebangsaan,” sebutnya. Semua lapisan masyarakat mempunyai peran sangat penting dalam menjaga keutuhan negara. “Untuk itu dengan keberagaman yang ada, marilah kita sebagai anak bangsa ikut menjaga dan memelihara bangsa ini agar tetap berdiri kokoh dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tambah Muji. (nif/alv/mt/epe) FOTO: MEMORANDUM/ANIF SRIWATI

Madiun, Memorandum Seluruh jajaran Polri siaga penuh pasca bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Rabu (13/11) pagi. Termasuk di Mapolres Madiun Kota. Penjagaan markas diperketat. Sejumlah personel bersenjata api bahkan disiagakan di pintu masuk dengan dilengkapi rompi anti peluru dan metal detector.

FOTO: MEMORANDUM/MUHAMMAD Y NUR HABIBII

Pengamanan Mapolres Madiun Kota Diperketat

Peserta Binter Terpadu dari berbagai elemen masyarakat mendengarkan paparan dari personel Kodim 0804 Magetan.


LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO

KAMIS PON, 14 NOVEMBER 2019 HALAMAN 15

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

FOTO: MEMORANDUM/ALI

KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Deddi Nordiawan (tengah) mengembalikan formulir bacabup di DPC Partai Gerindra.

Putra Sulung Bupati Fadeli Ingin Teruskan Kepemimpinan

Ancam Golok, Cekik Leher, Maling Kerek Babak Belur Dimassa S e b e l u m t e r t a n g k a p, pelaku mengancam korban dengan memakai golok. Karena ketakutan, korban berteriak histeris hingga membuat pelaku mencekik korban sampai terluka. Karena kalut teriakan korban, Fuad terrpaksa kabur melalui pintu belakang. Sebelum melancarkan aksinya, tersangka lebih dahulu melihat-lihat situasi rumah korban dari sebuah warung kopi yang tidak jauh dari lokasi

Lamongan, Memorandum Maju sebagai bakal calon bupati (bacabup), putra sulung Bupati Lamongan Fadeli, Deddi Nordiawan semakin mantap dan siap melanjutkan kepemimpinan Lamongan dari ayahnya untuk lima tahun ke depan. Pernyataan itu diungkapkan Deddi ketika mengembalikan formulir kesediaan bakal calon bupati di kantor DPC Partai Gerindra di jalan Mastrip, Rabu (13/11) sore. Deddi mengatakan, ia hanya ingin membaktikan ilmu yang sudah didapatnya di Jakarta selama ini untuk kota kelahirannya Lamongan sebagai bentuk amal saleh dan jariyah kepada masyarakat. Ia mengaku sudah banyak menyumbangkan pemikirannya untuk kemajuan Lamongan dalam masa kepemimpinan ayahnya menjadi Bupati Lamongan selama dua periode. Mulai dari aplikasi pembayaran L-Pay dan aplikasi pemerintahan atau E-Goverment. “Perlu saya tegaskan. Jadi ada bapak sebagai bapak, dan bapak sebagai bupati. Kalau meneruskan bapak sebagai bupati tentunya iya. Secara biologis iya, saya anak bupati. Tetapi Pak Fadeli adalah Pak Fedeli dan Deddy Noerdiawan adalah Deddi Noerdiawan yang secara sosiologis dan pemikiran tentu sangat berbeda,” ujar Dosen Universitas Indonesia ini, kemarin. Deddi menegaskan, ia mencalonkan diri murni dari dalam diri sendiri tidak ada campur tangan dari orang tua. Panggilan orang - orang tua (bukan orang tua) dan masyarakat yang menjadi pertimbangan Deddi untuk maju bacabup. “Kemudian selama tiga bulan saya melakukan istikhoroh, dan saya rasa pembukaan penjaringan di internal Gerindra ini adalah tanda untuk istikhoroh akhir saya. Tadi kalau ada yang nanya kok gak ke Demokrat? Karena di Demokrat belum ada proses penjaringan di internalnya,” tegasnya. Jika terpilih menjadi bupati, Deddi ingin membawa Lamongan ke level Internasional melalui modernisasi dalam konteks digital. Karena selama ini, masyarakat hanya sebagai pengguna digital, belum mampu mencipta apalagi bersaing. “Maka peningkatan SDM kita mulai dari pegawai, guru, siswa, pedagang harus naik level. Supaya kita jadi produsen di dunia digital, tidak hanya konsumen saja. Dengan itu saya yakin Lamongan bisa jadi daerah yang maju,” pungkasnya. (al/har/mik)

datangan, tersangka akhirnya memilih untuk kabur dari pintu belakang. Ternyata nasib apes sudah menimpa tersangka, sehingga ia berhasil ditangkap warga dan dihajar oleh massa yang turut melakukan penangkapan hingga babak belur. Selesai dimassa, tersangka kemudian dibawa menuju Mapolsek Kalitengah guna untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. Saat ini tersangka sudah ditahan di Mapolres Lamongan. Kasubbag Humas Polres Lamongan AKP Djoko Bisono membenarkan adanya perkara percobaan pencurian disertai dengan kekerasan sebagaimana di maksud dalam pasal

Lamongan, Memorandum Tepergok mencuri di rumah Pery Susanti (30), di Desa Kuluran, Kecamatan Kalitengah, Moh Fuad (42), warga Desa Jororejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, dihajar massa hingga babak belur, Senin (11/11) sore. kejadian. Setelah mengetahui korban tertidur pulas bersama dengan anaknya, tersangka masuk rumah Pery dengan cara melompat pagar. Berhasil masuk rumah korban, tersangka menuju ruang dapur untuk mengambil sebilah golok. Kaget ada orang masuk kamar dan mengancam dengan membawa golok, korban berteriak histeris. Mendengar teriakan histeris, tetangga korban akhirnya

Kondisi Fuad babak belur di ruang SPKT Polsek Kalitengah setelah dihajar warga.

berdatangan menghampiri lokasi. Mengetahui warga ber-

365 ayat (1) dan (2) KUHP di wilayah Polsek Kalitengah. “Benar mas. Dalam penangkapan juga diamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik tersangka, satu buah golok panjang milik korban yang dipakai untuk mengancam dan satu buah HP milik tersangka,” ujar AKP Djoko, Rabu (13/11) siang. Petugas kepolisian, terang Djoko, saat ini melakukan pengembangan lagi, guna mengungkap kemungkinan ada tersangka lain yang masih dalam satu komplotan atau jaringan. “Sekarang masih proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut mas,” pungkasnya. (al/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Puluhan Pohon dan Tiang Listrik Tumbang Lamongan, Memorandum Angin kencang yang terjadi di Kabupaten Lamongan, Rabu (13/11), menyebabkan puluhan pohon yang tersebar di beberapa kecamatan tumbang. Tidak hanya pohon, tiang listrik, tower jaringan, dan beberapa pemancar internet ikut roboh. Kondisi porak-poranda akibat amukan angin kencang terlihat di Desa Simbatan, Kecamatan Sarirejo, di jalan raya Lamongan-Mantup tepatnya di Desa Jotosanur, Tikung. Kemudian di jalan raya Lamongan Surabaya dekat RM Aqila di Kecamatan Deket. Di dalam kota Lamongan, terlihat di Jalan Kusuma Bangsa, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Lamongrejo, Jalan Sunan Drajat, Jalan Veteran, Unisla dan di Jalan belakang Masjid Al Azhar. Hal serupa juga terjadi di

Desa Karangrejo, Kecamatan Karanggeneng dan Kecamatan Turi, serta beberapa wilayah kecamatan lainnya. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan Mugito, melalui Kasi Tanggap Darurat Muslimin membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Ini petugas sudah di lokasi kejadian, melakukan evakuasi pohon yang tumbang dengan dibantu masyarakat dan petugas dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman,” terang Muslimin, kemarin. Mu slimin meng imb au masyarakat lebih berhati-hati jika ada angin kencang, serta usahakan mencari tempat yang paling aman. Jika dalam perjalanan, disarankan untuk berhenti di tempat yang aman sampai kondisi sudah pulih kembali. (al/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Petugas dinas lingkungan hidup sedang membersihkan pohon dan tiang listrik yang roboh.

Daftar data pelanggan PDAM di Bojonegoro.

2 Tahun Lebih Beroperasi, Pengeboran Air PDAM Bodong

Ganggu Trotoar, 220 Pohon Ditebang Bojonegoro, Memorandum Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro akan memotong 220 pohon yang terkena proyek trotoar. Pohon yang dipotong itu berada di jalan-jalan protokol Kota Bojonegoro yang masuk kategori rawan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro Hanafi mengatakan, pemotongan pohon atas permintaan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro. Surat permintaan tersebut telah masuk di dinas yang dipimpinnya. ”Ya permintaan pemotongan, terutama yang rawan,” ujarnya, Rabu (13/11). Menurut Hanafi, permintaan penebangan pohon yang diajukan yaitu sebanyak 552 pohon. Karena rata – rata pohon tersebut dianggap mengganggu pelaksanaan pembangunan proyek trotoar. Tetapi setelah dilakukan pemilahan, maka yang rawan untuk segera ditebang ada 220 pohon,” tuturnya. Hanafi menjelaskan diketahui ada sejumlah pohon yang akarnya sudah banyak terpotong. Hal itu akibat proyek pembangunan trotoar sehingga akan dilakukan pemotongan. Tentu saja ini khawatir karena malah akan membahayakan. Apala-

Bojonegoro, Memorandum Sebagian masyarakat di RT 03/RW 01, Desa Bubulan, Kecamatan Bubulan selama ini resah. Sebab, di daerah setempat ada pengeboran atau penggalian oleh PDAM hingga membuat distribusi air bersih terganggu. Akibat penggalian itu menyebabkan sumber di daerah sekitar tersedot dan akibatnya warga setempat kekurangan air saat kemarau. Hasil penelusuran Memorandum, pengeboran sumber air itu diduga belum memiliki izin resmi alias bodong. Padahal, air hasil pengeboran itu sudah dikomersilkan (dijual ke pelanggan,red). Hasil pengeboran itu sudah berjalan sekitar dua tahun lebih. Anehnya, hingga saat ini pengeboran itu belum memiliki izin resmi. Plt Dirut PDAM Bojonegoro Joko Siswanto membenarkan bila pengeboran yang ada di daerah Bubulan hingga saat ini belum memiliki izin.“Katanya izinnya masih proses. Saya kurang tahu detailnya. Soalnya ini Plt (pelaksana tugas,red),” bebernya, Rabu (13/11). Selain itu, terkait hasil penjualan air tersebut ia juga belum mengetahui secara pasti. Sebab, hingga saat ini PDAM belum diwajibkan setor ke Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sesuai peraturan, PDAM diharuskan menyetorkan PAD jika pelanggan air sudah mencapai 80 persen. Untuk saat ini se Kabupaten Bojonegoro baru mencapai 40%. Surat Permohonan Lamaran Terpisah, staf bidang Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman sumber daya alam di Bakorwil Bojonegoro Naning Jurnalis menjelaskan, terkait perPas Photo 4×6 izinan tersebut dirinya tidak memiliki kewenangan. SKCK dari Kepolisian Pihaknya sebatas Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan) melakukan pengawasan. Bila ada permasalahan Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri akan dilakukan pengecekan dan dilaporkan ke Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau pemerintah provinsi.“Yang email : Skhmemorandum.86@gmail.com jelas pengeboran air tanpa izin itu salah,” tegasnya. cc hardy86ae@gmail.com (top/har/mik)

LOWONGAN WARTAWAN

Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN Persyaratan:

gi rata – rata usia tanam pohon itu sudah 35 tahun dan nanti akan izin bupati untuk pemotongan tersebut. “Nantinya untuk pohon pengganti, masih koordinasi rencana penananaman yang rindang dan indah,” tegasnya. Seperti diketahui, angin kencang disertai hujan terjadi di Kabupaten Bojonegoro, pada Sabtu 9 dan 11 November 2019. Akibat bencana itu, ratusan rumah, tempat pendidikan dan fasilitas umum mengalami kerusakan. Data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, menyebutkan, kerugian akibat bencana angin kencang dan hujan di Bojonegoro ditaksir Rp 2,3 miliar lebih. Ini adalah kejadian bencana terburuik yang terjadi sepanjang tahun 2019 ini. Bencana angin kencang ini meluas 44 desa yang berada di 12 kecamatan di kabupaten ini. (top/har/mik)

Pohon tumbang di jalan dalam Kota Lamongan.


GRESIK-PANTURA

KAMIS PON, 14 NOVEMBER 2019V

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 16

Direktur SKH Memorandum Choirul Sodiq, Wakapolres Gresik Kompol Dhyno Indra Setyadi foto bersama dengan para kasi humas dan jajaran Memorandum.

Polres Gresik Sinau Jurnalistik Bareng Memorandum

“

Belasan kasi humas polsek jajaran Polres Gresik dan netizen se-Kabupaten Gresik sinau bareng jurnalistik bersama surat kabar harian (SKH) Memorandum, Rabu (13/11). Kegiatan di Hotel Home Komplek Gresik Kota Baru (GKB), Kecamatan Manyar ini berlangsung gayeng. Acara yang diprakarsai Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo ini bertujuan untuk melakukan analisa dan evaluasi kehumasan dan penguatan intelegence manajemen media jajaran Polres Gresik. Dalam kesempatan itu, Wakapolres Gresik Kompol Dhyno Indra Setyadi menyampaikan, kegiatan ini sangat penting untuk kemajuan kehumasan dalam hal penyampaian informasi. Pasalnya, humas merupakan ujung tombak kepolisian. “Selain pelayanan, tugas di kehumasan berhubungan dengan informasi yang harus disampaikan ke ranah publik,” ungkap mantan Kasatlantas Polresta Sidoarjo tersebut, kemarin. Orang nomor dua

di Polres Gresik itu mengaku sangat berterimakasih atas kerja sama dengan media SKH Memorandum. Terutama kepada Dirut Choirul Sodiq yang telah menyempatkan waktu untuk hadir dan berbagi ilmu serta pengalaman kepada anggota humas polsek jajaran. “Saya berharap para kasi humas serius mempelajari materi yang disampaikan oleh jajaran SKH Memorandum. Terutama dalam pengelolaan informasi baik dan benar yang akan disampaikan kepada masyarakat,” pungkasnya. Di tempat yang sama, Direktur Ut a m a S K H

Saya berharap para kasi humas serius mempelajari materi yang disampaikan oleh jajaran SKH Memorandum. Terutama dalam pengelolaan informasi baik dan benar yang akan disampaikan kepada masyarakat. KOMPOL DHYNO INDRA SETYADI Wakapolres Gresik

Direktur SKH Memorandum Choirul Sodiq beserta tim dan Wakapolres Gresik Kompol Dhyno Indra Setyadi bersama Kabag Ops AKP Fatikh dan anggota foto bersama.

Memoranm Choirul dum Sodiq mengucapkan banyak terimakasih telah mempercayakan

Mem kepada Memorandum hingga terlibat dalam kegiatan tersebut. k Dia menilai kegiatan ini sangat biasa. luar biasa. “Alhamdu “Alhamdulilkah SKH Memm sudah sud menjadi media orandum Ka berharap kerja mitra Polri. Kami sama ini terus ter berlanjut dan Memorandu bisa menjemMemorandum kepen batani kepentingan kepolisian disam untuk disampaikan kepada masyarakat paparnya. masyarakat,”

Ditambahkan olehnya, tidak ada media yang sempurna. Menurutnya, semua masih terus berusaha menjadi lebih baik. Mulai dari segi penulisan hingga penyampaian informasi kepada masyarakat. “Pantasnya ini sinau bareng jurnalistik, karena kami juga sama-sama masih belajar,” tandasnya. Sementara itu, Dosen Uni-

versitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Indra Gita Anugrah mengapresiasi Polres Gresik. Pasalnya, semakin tahun polres terus mengalami perubahan yang signifikan. Banyak inovasi yang diluncurkan oleh polres. Kemajuan tersebut tidak lepas dari kemajuan teknologi. “Citra polisi semakin baik. Peran kehumasan sangat dibutuhkan,” ujar dosen Informatika

itu ketika memberikan materi kepada belasan kasi humas polsek jajaran. Ke depan, kata Indra, humas harus bekerja sama dengan media besar seperti SKH Memorandum. Sebab, media merupakan pilar demokrasi. Semua membutuhkan pencitraan yang positif melalui media. “Media juga berperan memerangi kabar hoax. Dapat dilihat banyak kabar beredar di media sosial seperti facebook dan yang lain. Nah, disini lah humas harus aktif mencermati,” pungkas Indra. (an/har/mik)

Berita Itu Informasi yang Terkonfirmasi

Direktur SKH Memorandum Choirul Sodiq melakukan salam komando dengan Wakapolres Gresik Kompol Dhyno Indra Setyadi.

DALA kegiatan belajar bareng DALAM jurna jurnalistik ini, para personel humas polse jajaran Polres Gresik nampak polsek antus mendengar penjelasan setiantusias ma yang diberikan tim dari SKH ap materi Memo Memorandum. Ka Karena tidak hanya dapat menube lis berita yang layak, mereka juga mend mendapat tips membuat banyak berita setiap harinya. Kali pertama kesem kesempatan diberika pada Pemimpin Redak Arief Sosiawan untuk memRedaksi berika penjelasan tentang dasar berikan menu berita. menulis Na Namun, sebelum melangkah j lebih juah, Wawan panggilan akrab So Arief Sosiawan, menjelaskan apa berita tersebu tersebut. “Ber adalah informasi yang ter“Berita Se konfirmasi. Sehingga jika tidak ada konfirmasi ter dari pihak terkait dalam berita tersebut, itu d belum bisa disebut berita,” terang Wawan, kemarin. it materi dilanjutkan tentang Setelah itu, menuli berita, bagaimana membuat teknik menulis d berita, dan da memilih angel berita. lead “Sebenar “Sebenarnya satu momen bisa dibuat ber beberapa berita, dan itu harus terus diasah kepek tentang kepekaan,” lanjut Wawan. m Untuk materi lebih mendalam, dilanjutNo Triawan yang setiap harinya kan oleh Novi se menjabat sebagai redaktur halaman utama Memorand Memorandum. “Dalam menulis berita harus menggunakan bahasa baha sesuai dengan kaidah bahasa yang benar. S Selain itu, judul harus dibuat semenarik mun mungkin agar pembaca penasaran,” ungkap Novi. Setelah teo teori penulisan berita, dilanjutkan pemberian materi tentang tips membuat berita di media massa online, yang disampa disampaikan oleh redaktur pelaksana memora memorandum.co.id, Agus Supriyadi. “Un “Untuk berita online butuh kecepatan, ssehingga tidak perlu panjang,

Anggota humas Polres Gresik dan kasi humas polsek jajaran foto bersama usai acara sinau bareng jurnalistik bersama SKH Memorandum.

Pimred SKH Memorandum Arief Sosiawan menyampaikan materi kepada para kasi humas polsek jajaran Polres Gresik.

namun tetap memperhatikan kaidah jurnalistik,” kata Agus. Agus juga memberikan kiat agar sebuah media online selalu update, pada waktu yang tepat, di mana banyak pembaca sedang berselancar di dunia maya. Sedangkan materi terakhir tentang fotografi oleh Aris Setyoadji, yang setiap harinya sebagai redaktur online

memorandum.co.id. Setelah pemberian materi tersebut, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada saat itulah digunakan peserta yang tidak hanya humas jajaran polres, namun juga nitizen bernyata pada tim. Sehingga ke depannya diharapkan lebih memperkecil kesalahan dalam penulisan berita. (tyo/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
MEMORANDUM EDISI 14 NOVEMBER 2019 by memorandum - Issuu