SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id memo me mora rand ndum um.co co.id id
SABTU KLIWON, 14 MEI 2022
memorandumredaksi@gmail.com memo me mora rand ndum umre reda daks ksi@ i@gm gmai aill.co com m
HARGA Rp 3.500,-
CEGAH PENYEBARAN WABAH PMK
TOLAK RATUSAN SAPI NTT DI PELABUHAN
Mata Hati Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi
Zonasi, Jalur Neraka PPDB
P
enerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun akademik 2022-2023 alias tahun ini segera bergulir. Prosesnya diawali akhir Mei (bulan ini) dengan memasukkan data rapor hasil belajar siswa. Akhir Juni, proses dan satu per satu tahapan rampung Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Sitha Marino
WANITA PENGHIBUR
Carikan Solusi KETUA Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim Adik Dwi Putranto meminta pemerintah segera mencarikan solusi atas kasus tertahannya 736 ekor sapi di Pelabuhan Adik Dwi Putranto Tanjung Perak sejak beberapa hari yang lalu. Ratusan ekor sapi tersebut tidak bisa
Surabaya, Memorandum Aparat kepolisian di Surabaya turun ke lapangan untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK). Upaya itu dilakukan karena ada temuan ratusan ekor sapi yang terjangkit PMK. Dalam hal ini satgas yang dibentuk Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya memelototi hewan ternak terutama sapi yang hendak dikirim melalui Pela-
buhan Tanjung Perak. Sedikitnya 736 sapi yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang akan dikirim dengan tujuan DKI Jakarta Petugas Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengecek kapal yang membawa ratusan ekor sapi dari NTT.
Bandit Ranmor Satroni Dinoyo dan Karangan
Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Kuras Perhiasan Emas dan Uang Surabaya, Memorandum Anggota Reskrim Polsek Lakarsantri meringkus Akhmad Nur (33), warga Jalan Lempung Mulyo, terkait kasus pembobolan rumah di Jalan Bumi Indah. “Tersangka ditangkap di rumahnya,” kata Kapolsek Lakarsantri Kompol Hakim, Jumat (13/5). Mantan Kapolsek
Terduga pelaku terekam CCTV membawa kabur motor hasil curian.
Bersambung ke halaman 11
Hakim PN Surabaya Ingatkan Kurir 35 Kg Sabu Hukuman Mati
Dititipi Suami
adilan Negeri (PN) Surabaya itu, terdakwa sempat berbelit-belit menjawabnya. Salah satunya yaitu terkait upah yang diterima terdakwa. Terhadap pernyataan hakim di dalam persidangan Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/JAKA
FOTO: MEMORANDUM/JAKA
M Sholehuddin
Akhmad Nur di Mapolsek Lakarsantri.
Bisnis Narkoba Dituntut 6 Tahun Penjara
Layak Diancam Pidana Maksimal Surabaya, Memorandum Ketua majelis hakim Suparno sempat memperingatkan SaifulYasan, terdakwa kasus 35 kilogram sabu dengan ancaman hukuman mati atas perbuatannya. Apalagi saat ditanya hakim sekaligus Humas Peng-
Bersambung ke halaman 11
Pembobol Rumah di Bumi Indah Diringkus
BERJAKET BOOMBER Surabaya, Memorandum Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di Jalan Dinoyo Tenun dan Jalan Karangan, Wonokromo. Pada kejadian itu, para terduga pelaku berhasil membawa kabur motor milik salah satu warga sekitar. Terlihat dari rekaman kamera closed circuit television (CCTV), aksi pencurian di Jalan Dinoyo terjadi pada Senin (9/5) pagi. Dua pria yang diduga pelaku berjaket boomber
Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/RIO
Bersambung ke halaman 11
B
agi yang mengikuti akun Instagram Bastian Steel dan Sitha Marino, pasti tahu jika mereka sering mengumbar kemesraan. Namun, mereka menyebut masih tahu batasan. Oleh karena itu, Bastian Steel dan Sitha Marino benar-benar kecewa dengan anggapan miring
Murtin
Surabaya, Memorandum Usia renta tak membuat ciut nyali Murtin (55), berbisnis sabu.Warga Jalan Tambak Pring itu nekat menjual barang haram tersebut. Akibatnya jaksa menuntut terdakwa emak-emak itu dengan pidana penjara selama 6 tahun. Awal mula Murtin menjadi pengedar narkoba ketika menerima titipan sebanyak 14 poket
sabu paket hemat (pahe) dari suaminya, Saniman (DPO). Tujuannya untuk disuruh jual kepada orang lain dengan harga Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu. Sebanyak dua poket dijual kepada Iwan (DPO). Sedangkan sisanya terdakwa simpan di umah kontrakannya di Jalan Tambak Pring. Informasi perihal
-
Meng, Hardiknas, dewan dorong wujudkan merdeka belajar.
-
Percuma: merdeka belajar, bersuara dibungkam. Mending ayam: tak perlu belajar, berkokok dibebaskan.
Si Mameng
Bersambung ke halaman 11
(Peternak koruptor)
TIDAK TERBIT
Ketika CLBK Berujung Nestapa (5)
Sebelumnya Gondo Pernah 4 Kali Menikah Lastri mencoba bersabar. Berharap rumah tangga anaknya bisa diperbaiki walau membutuhkan perjuangan dan waktu.
K
enyataan yang terjadi malah tidak pernah diduga. Nining semakin sok-sokan dan tidak pernah mau diajak bicara. Gondo bahkan terasa memusuhi mertua seperti lawan.
Lastri semakin tidak bisa menjaga emosi ketika Rima mengatakan bahwa akhir-akhir ini Gondo memaksa membalik nama sertifikat perusahaan, rumah, dan semua harta benda Rima.
Sehubungan dengan libur Nasional
Memperingati Hari Raya Waisak, Surat Kabar Harian (SKH) MEMORANDUM pada Senin 16 Mei 2022 tidak terbit. MEMORANDUM Kembali terbit seperti biasa pada Selasa, 17 Mei 2022. Mohon pembaca dan relasi iklan maklum. Penerbit
Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO Peternak Butuh Vaksin dari Pemerintah
SABTU KLIWON, 14 MEI 2022 HALAMAN 2
Selain tidak maksimal dalam memperoleh hasil ternaknya, hewan ternak yang peternak pelihara terancam mati mendadak akibat serangan virus . Menurut salah satu peternak sapi, Muhajir, karena belum adanya pasokan vaksin dari pemerintah, secara mandiri ia menyuntikkan vitamin dan antibiotik ke hewan ternak yang dipeliharanya untuk pencegahan serangan virus tersebut. Dengan biaya sendiri, ia mengaku membeli vitamin
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Sidoarjo, Memorandum Penyebaran virus penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak di Sidoarjo terus meluas, khususnya ternak jenis sapi. Karena belum ada vaksin dari pemerintah, para peternak secara mandiri mulai menyuntikkan vitamin dan antibiotik ke hewan ternak sebagai upaya penyembuhan dan pencegahan.
Seorang peternak menyuntikkan vitamin kepada sapi peliharaannya.
dan antibiotik ke toko obat atau apotek, lalu menyuntikkannya sendiri ke hewan ternaknya. “Kita kasih injeksi vitamin dan antibiotik untuk daya tahan tubuh sapi,” ujar Muhajir. Meski kondisi ini telah
dilaporkan ke dinas terkait, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut pasokan vaksin, lantaran masih menunggu kiriman vaksin dari pemerintah pusat. Se m e n t a r a d a r i h a s i l koordinasi yang dilakukan
Satgas Pangan Sidoarjo bersama puluhan peternak sapi di Sidoarjo, peternak sapi di Sidoarjo dilarang keras menjual hewan ternaknya keluar daerah atau ke kalangan umum. Meski sapi yang akan dijual dalam kondisi
sehat, namun larangan menjual tetap diberlakukan untuk kondisi apapun. “Tadi kita sudah melakukan rapat koordinasi bersama, menindaklanjuti larangan sementara menjual hewan ternak keluar daerah,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro. Menurutnya, upaya ini sebagai antisipasi, agar virus PMK tidak menyebar ke daerah lain, mengingat Sidoarjo kini telah ditetapkan sebagai daerah yang mengalami wabah virus PMK terbesar di Jawa Timur. Sementara menurut data Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo, akibat serangan wabah virus PMK di Sidoarjo, tercatat hingga saat ini ada lebih dari 650 ekor sapi di 23 desa di wilayah Sidoarjo terserang virus PMK. Yang 15 diantaranya mati mendadak, dan lebih dari 20 ekor di potong paksa karena terindikasi terpapar virus PMK. (bwo/jok/mik)
Sidoarjo, Memorandum Seorang peternak Sapi di Kabupaten Sidoarjo, berhasil menyembuhkan sapi-sapi itu dengan ramuan herbal dan memberikan obat untuk nyeri dan panas yang biasanya dikonsumsi manusia. Sebelumnya, penyakit mulut dan kaki (PMK) yang sudah menyerang ribuan ekor sapi ternak di Jawa Timur, termasuk di Sidoarjo, membuat para peternak was-was. Takut sapi ternaknya mati. Adalah Mustofa (51), warga Desa Gagang Kepuhsar i, Kecamatan Balongbendo. Di a m e n c e r i t a k a n , p a d a pertengahan April 2022 lalu, 50 ekor sapi ternaknya terserang PMK dengan ciri-ciri panas pada tubuhnya, kaki bernanah, mulut berbusa, dan nafas tersengal. “Tiba-tiba puluhan ekor sapi saya ndeprok (terduduk lemas,red) tak mampu berdiri. Kaki dan mulutnya terluka,” ujar Mustofa, Kamis (12/5) pagi. Ia mengaku heran karena sudah puluhan tahun belum
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Sembuhkan Sapi dengan Herbal dan Obat Manusia
Mustofa memberi makan sapi ternaknya.
pernah menjumpai penyakit seperti ini. Mustofa lalu berusaha menyembuhkannya dengan membuat ramuan herbal dari bahan kunyit, telur serta gula merah. “Ku n y i t d i c a m p u r a i r diblender. Lalu saya campur telur dan gula jawa, kemudian saya minumkan setiap hari,” terang Mustofa. Bukan itu saja, Mustofa menambahkan mokbios dan paracetamol masing-masing 500
mg. Obat ini seringkali dikonsumsi manusia untuk meredakan nyeri dan menurunkan demam. “Untuk meredakan panas saya kasih ademsari. Sedangkan untuk kaki saya semprot dengan formalin agar lukanya mengering,” jelasnya. Ia mengaku mengunakan ilmu ‘gatuk’. Ia bersyukur, selang dua hari kemudian puluhan sapi ternaknya sembuh, mampu berdir i, dan mengunyah makanan lagi. Persoalan sapi
“Obat-obat yang diberikan tersebut bertujuan suportif untuk menghilangkan kejang, intinya suportif terapi. Sebenarnya ada obat tersendiri untuk hewan. Namun saat ini yang terpenting hewan ternaknya sembuh,” terang Tony. (bwo/jok/mik)
beres, namun 60 kambingya kemudian juga terserang. “Semua kambing ternak saya tiba-tiba tidak mampu berdiri meskipun tidak ada luka seperti pada sapi,” katanya. Ia lalu memberikan allopurinol. Obat ini biasanya dikonsumsi manusia untuk menurunkan asam urat. Dalam sehari, Mustofa mengeluarkan dana sekitar Rp 1,5 juta untuk membuat jamu herbal dan membeli obat-obat tersebut. “Alhamdulillah sekarang semuanya telah sembuh. “Aw a l n y a s a y a s t r e s membayangkan semua ternak saya mati. Padahal menjelang Idul Adha seperti saat ini permintaan sapi dan kambing begitu tinggi,” imbuhnya. Sementara itu, Kepala Bidang Produksi Peternakan, Dinas Pangan dan Pertanian S i d o a r j o, To n y H a r t o n o mengatakan, bahwa yang dilakukan Mustofa merupakan t i n d a k a n s u p o r t i f . Ya k n i tindakan untuk memberi dukungan dan semangat.
Sidoarjo, Memorandum Wakil Bupati Sidoarjo H Subandi menegaskan, rencana pembangunan Gedung SMA baru di Kabupaten Sidoarjo menjadi salah satu prioritas pembangunan . Sebab, beberapa kecamatan di Kabupaten Sidoarjo merupakan wilayah padat penduduk dengan jumlah SMA negeri yang minim. Seperti di wilayah Kecamatan Sedati. "Pembangunan sekolah ini akan jadi salah satu prioritas dari pamerintah untuk masyarakat. Karena kita ketahui seperti di wilayah Sedati merupakan wilayah yang padat penduduk, sehingga sangat diperlukan
pembangunan gedung sekolah negeri baru," ujar Subandi usai memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2002 di Alun-Alun Sidoarjo, Jumat (13/5). Wabup menambahkan, saat ini ada beberapa wilayah di Kabupaten Sidoarjo yang juga memerlukan adanya pembangunan sekolah baru. Seperti Sedati, Tarik, Sukodono dan Prambon. Untuk mewujudkan pembangunannya diperlukan sosialisasi dan pendekatan kepada sekolah-sekolah swasta yang ada. Dengan begitu pembangunan gedung sekolah negeri dapat berjalan dengan lancar. (kri/jok/mik)
FOTO: MEMORANDUM/KRI
SMA Negeri Baru Bakal Dibangun
Wakil Bupati Sidoarjo Subandi menyerahkan penghargaan kepada siswa berprestasi pada upacara peringatan Hardiknas.
FOTO: MEMORANDUM/KRI
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, H Darianto, Ahmad Zaenal Abidin. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Andjar Surjadianto (kiri) menunjukkan SK usai dilantik sebagai Pj Sekda Sidoarjo oleh Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor.
Bupati Perintahkan Pj Sekda Kawal Proyek Strategis Sidoarjo, Memorandum Andjar Surjadianto resmi dilantik sebagai Pj Sekda Sidoarjo oleh Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor di Kantor Bupati Sidoarjo, Jalan Gubernur Suryo, Kamis (12/5) malam. Us a i d i l a n t i k , A n d j a r ditugaskan bupati untuk segera mengawal dan merealisasikan p r oy e k - p r oy e k s t r a t e g i s pembangunan Sidoarjo. Seperti pembangunan JPL 64 Krian maupun frontage road Waru Buduran dan flyover Aloha. Selain itu, Andjar juga diminta menyiapkan seleksi terbuka untuk memilih Sekda Sidoarjo definitif. “Salah satunya yang perlu didorong adalah JPL 64 yang menjadi cita-cita Bapak Seodjito (Bupati Sidoarjo terdahulu) 26 tahun yang lalu harus terealisasi tahun ini, kemudian ada juga flyover Aloha yang menjadi citacita sekian tahun lalu atau 2019 yang lalu, termasuk frontage yang diidam-idamkan wajib untuk dicicil, minimal di tahun ini angkanya di atas 61 persen, ini
tugas yang cukup besar,” ujarnya. Masa jabatan Andjar Surjadianto sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah sudah habis. Oleh Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor, Andjar kembali dipercaya menduduki jabatan sekretaris daerah dengan melantiknya sebagai Penjabat (Pj) Sekda Sidoarjo sampai tiga bulan ke depan. Dalam aturannya, batas jabatan Plh Sekda paling lama 3 bulan. Begitu pula dengan jabatan Pj. Sekda yang kini diemban Andjar. Tiga bulan lamanya, jabatan Pj Sekda akan diembannya. Setelah itu bupati Sidoarjo akan menetapkan Sekda Sidoarjo definitif melalui asesmen eselon II. Dalam pelantikan tersebut dihadiri Ketua DPRD Sidoarjo H Usman MKes, Wakil Bupati Sidoarjo H Subandi SH, staf ahli bupati serta Plt Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Sidoarjo Budi Basuki serta Plt Kepala BKD Sidoarjo Drs Imam Mukri Afandy, Msi. (kri/jok)
memorandum.co.id
KOTA SURABAYA
memorandumredaksi @gmail.com
SABTU KLIWON, 14 MEI 2022 HALAMAN 3
Sosialisasi Juklak-Juknis PPDB Pekan Depan Surabaya, Memorandum S Kepala Dinas Pendidikan (dindik) Surabaya Yusuf Masruh memastikan, petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) penerimaan peserta pe didik baru (PPDB) tahun 2022-2023 disosialisasikan pekan depan. “Juklak dan juknis sudah siap. M Minggu depan mulai kita sosialisasikan ke ma masyarakat,” ujar Yusuf, Ju Jumat (13/5). Selain melakukan sosialisasi, Dindik Surab Surabaya juga akan menggela menggelar uji coba aplikasi PPDB. N Nantinya, para calon peserta d didik baru (CPDB) dapat melaku melakukan latihan secara langsung. H Hal ini untuk memaksimalkan pe persiapan CPDB dalam mengha menghadapi PPDB. “Aplikasi sudah di diper-
siapkan. Baru setelahnya akan kita jadwalkan latihan atau uji coba pendaftaran,” jelasnya. Yusuf mengungkapkan, tidak ada perbedaan yang signifikan antara tahapan PPDB tahun ini dengan PPDB 2021. Termasuk jumlah kuota untuk setiap jalur. Pada PPDB 2021 jenjang SMP, PPDB dilakukan melalui 6 jalur. Jalur afirmasi inklusi, jalur afirmasi mitra warga, jalur perpindahan tugas, jalur prestasi rapor, jalur prestasi lomba, dan terakhir jalur zonasi. Sedangkan untuk kuotanya, jalur zonasi mencapai 50 persen, jalur prestasi 30 persen, lalu sisanya direbut jalur afirmasi dan perpindahan
tugas orang tua. “Tidak ada perbedaan yang signifikan,” kata Yusuf. Sebelumnya, Ketua Dewan Pendidikan Surabaya Juli Poernomo mendesak agar juklak dan juknis PPDB diterbitkan dalam waktu dekat. Kemudian tancap gas disosialisasikan kepada masyarakat. Sebab waktu semakin mepet. Wali murid dan CPDB juga sudah mulai banyak yang bertanya-tanya. “Kita bersikeras juklak dan juknis segera disosialisasikan, supaya masyarakat bisa mengetahui bagaimana tahapan-tahapannya. Jadi PPDB-nya itu seperti apa, mekanisme jalurnya, Bersambung ke halaman 4
ILUSTRASI: ISTIMEWA
Sekolah Terbatas Rugikan Siswa
DPRD Jawa Timur meminta Dinas Pendidikan Jatim tidak melakukan zonasi murni, khususnya di wilayah perkotaan. Karena jumlah gedung sekolah yang tidak merata dan terbatas, jelas merugikan siswa, karena terbatas oleh jumlah kuota. Ketua Komisi E DPRD Jatim Wara Sundari Renny Pramana menjelaskan, jarak sekolah dalam zonasi harus ada kebijakan tambahan. Tidak murni zonasi jarak dengan sekolah. “Jumlah sekolah yang terbatas dan sebarannya juga tidak merata di kota kota besar,” tutur Wara Sundari terkait persiapan PPDB di Jatim, Jumat (13/5). Ia menyebutkan, penerimaan
peserta didik baru (PPDB) SMA/SMK masih menjadi persoalan yang harus dicarikan jalan keluar. Khususnya bagi kota kota besar di Jatim (Surabaya, Sidoarjo, Malang, Kota Kediri dan Kota Madiun). “Kami berharap penerimaan PPDB SMA/SMK tahun ajaran 2022/2023, tidak menimbulkan polemik lagi yang ujung ujungnya merugikan anak bangsa di Jatim yang akan melanjutkan sekolah kejenjang SMA dan SMK,” tutur politisi PDI Perjuangan ini. Bersambung ke hal 4 Wara Sundari menggelar hearing dengan dinas pendidikan Jatim.
Pelaksanaan PTM 100 persen di SMPN 29 Surabaya pada Senin (9/5) berlangsung tertib dan antusias.
FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
Dana Kurang, Pemkot Gandeng Investor
Shandria Athalia Ozora tampak semringah mendapat penghargaan dari Wali Kota Eri.
Penghafal Kitab Suci Dapat Beasiswa Surabaya, Memorandum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2022 turut diperingati secara semarak di Kota Pahlawan, Jumat (13/5). Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya menggelar upacara peringatan di halaman Taman Surya Balai Kota, sekaligus menyerahkan penghargaan kepada siswa berprestasi dan beasiswa penghafal kitab suci. Pelaksanaan seleksi beasiswa tersebut telah berlangsung pada tanggal 9 hingga 11 Maret 2022. Total ada sebanyak 1.212 anak dari jenjang TK, SD, dan SMP yang lolos seleksi dan menerima beasiswa penghafal kitab suci. Dengan rincian, Islam 680 anak, Kristen 243 anak, Katolik 110 anak, Hindu 120 anak, Buddha 30 anak dan Konghucu 29 anak. “Jadi bukan pialanya yang kita berikan, tapi penghargaan karena keinginan dan rajin belajarnya itu yang harus ditularkan kepada Bersambung ke halaman 4
Surabaya, Memorandum Rencana pembangunan rumah sakit (RS) baru di kawasan Middle East Ring Road (MERR) Gunung Anyar terus dihembuskan. Namun Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya mengaku tak mampu untuk merealisasikannya sendirian. Butuh kerja sama dan bantuan investor. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, 2022 ini, RS yang bakal berdiri di lahan seluas 7.000 meter persegi itu harus mulai dibangun. Hal ini sebagaimana upaya pemkot dalam melakukan pemerataan pembangunan. Pemkot ingin menyediakan aksesibilitas untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan. Karena dana kurang memadai dan butuh cepat, Rumah Sakit Gunung Anyar bakal dibangun dengan skema kerja sama. Yakni, bersama pihak investor dan melalui Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Sebab jika hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), maka pembangunannya tidak segera rampung. “Rumah sakit baru kita lakukan pembangunannya tahun ini dengan
FOTO: ISTIMEWA
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Bangun RS di Gunung Anyar
Visualisasi model RS di kawasan Gunung Anyar, Surabaya Timur.
juga mempersilakan stakeholder yang ingin menjadi investor atau KPBU untuk mendukung pembangunan RS tersebut. “Karena rumah sakit ini harus jadi,” tegasnya. Menurut Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini, dengan menggunakan skema KPBU dan kerja sama investor tersebut, maka
investor dan KPBU. Karena masyarakat ini ngenteni (menunggu) nek (kalau) rumah sakit itu dibangun dengan anggaran yang tidak langsung selesai, maka rumah sakit ini ya tidak segera selesai,” kata Eri Cahyadi, Jumat (13/5). Pihaknya sudah menyampaikan rencana skema pembangunan RS itu dengan DPRD Surabaya. Bahkan, Eri
kemiskinan dan pengangguran juga bisa tersentuh. “Karena kalau dihitung pakai anggaran langsung jadi, maka kemiskinan dan pengangguran tidak tersentuh. Jadi harus ada prioritas, sehingga pembangunan rumah sakit jadi dan kemiskinan bisa tersentuh,” katanya. Saat ini, disebut sudah ada investor Bersambung ke halaman 4
HARDIKNAS 2022, MERDEKA BELAJAR OPTIMALKAN BAKAT SISWA
Anak Muda Metropolis Harus Bisa Bertarung di Dunia Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2022, Komisi D DPRD Surabaya yang membidangi pendidikan memiliki harapan besar agar pendidikan di Kota Surabaya semakin maju, serta mampu membawa anak muda Surabaya bertarung di dunia internasional.
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Seluruh insan di Indonesia tengah memperingatinya secara serentak pada Jumat (13/5). ketahui, Sebelumnya perlu diketahui, nas jatuh sejatinya peringatan Hardiknas a tanggal setiap 2 Mei. Ditetapkannya ahiran Ki 2 Mei merupakan hari kelahiran pak PenHajar Dewantara sebagai Bapak didikan Nasional Indonesia. Berhubung pada 2 Mei 2022 bera Idulfitri barengan dengan Hari Raya
ILUSTRASI: IST
“Insan pendidikan di Surabaya harus mampu mewujudkan merdeka belajar, untuk mentransformasi pendidikan demi terwujudnya sumber daya manusia (SDM) Surabaya yang unggul, ulet, berkarakter, dan bermartabat,” kata Ketua Komisi D Khusnul Khotimah, Jumat (13/5). Tahun ini, Hardiknas 2022 mengusung tema Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar.
IMEWA
Alif Bintang Timur H Ali, wartawan SKH Memorandum
Khusnul Khotimah
1443 H dan cuti bersama lebaran, maka Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mengeluarkan pedoman peringatan Hardiknas 2022 dilaksanakan pada 13 Mei 2022, bukan pada 2 Mei 2022 seperti biasanya. Menurut Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini, kurikulum merdeka belajar adalah suatu pendekatan yang perlu dilakukan supaya siswa bisa memilih pelajaran yang diminati. Hal ini supaya para siswa dan mahasiswa bisa mengoptimalkan bakatnya. “Dan yang sangat penting dari merdeka belajar ini adalah muaranya para siswa dan mahasiswa mampu memberikan sumbangan yang paling baik dalam berkarya bangsa dan negara,” ungkap legislator dari Fraksi
PDI Perjuangan ini. Ning Kaka, sapaan lekat Khusnul Khotimah mengakui, untuk mewujudkan cita-cita besar itu tidak mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapi. Seperti keterbatasan jumlah guru hingga kurangnya sarana dan prasarana pendidikan yang memadai. “Untuk mewujudkan merdeka belajar yang ideal memang tidak mudah. Sarana dan prasarana memang harus lengkap dan jumlah guru yang ideal. Namun kekurangan itu bukan menjadi penghalang untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Surabaya. Harus terus bergerak menjadi bagian perubahan,” cetusnya. Mengutip stateman Presiden RI Joko Widodo, kata Ning Kaka, dunia saat ini memang sedang dalam Bersambung ke halaman 4
memorandum.co.id
KOTA SURABAYA Wahid Wahyudi Diperpanjang
memorandumredaksi @gmail.com
SABTU KLIWON, 14 MEI 2022 HALAMAN 4
PelanƟkan Sekdaprov Molor
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jatim, Indah Wahyuni mengatakan, jabatan Pj Sekdaprov Jatim Wahid Wahyudi akan berlangsung hingga dilantiknya sekdaprov definitif. “Pak Wahid Wahyudi diperpanjang lagi jabatannya sebagai Pj Sekdaprov Jatim sejak 12 April 2022 hingga dilantiknya sekdaprov definitif,” kata Indah Wahyuni. Pejabat yang akrab disapa Yuyun ini mengaku belum bisa memberikan kabar kapan pelantikan sekda. “Nah, itu saya yang belum tahu,” tegas dia. Pemprov melalui pansel telah mengusulkan proses hasil seleksi terbuka JPT Madya ke Kemendagri untuk proses selanjutnya. “Sudah dikirim tiga nama ke Kemendagri, menunggu proses di tim penilai akhir (TPA). Mungkin menunggu jadwal TPA, untuk menilai tiga orang nama. Ini baru awal masuk setelah libur lebaran,” tuturnya. Yuyun juga menegaskan, belum ada calon yang gugur dari tiga nama itu. Tiga nama calon sekdaprov masih memiliki peluang yang sama. Pelantikannya nanti di Gedung Negara Grahadi oleh Gubernur Jatim,” imbuhnya. Diberitakan sebelumnya, berdasarkan hasil seluruh tahapan seleksi mulai dari seleksi administrasi, assessment, penulisan makalah (policy brief), wawancara dan rekam jejak, Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan
Tinggi Madya Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur menetapkan tiga nama yang dinyatakan lulus sebagai calon Sekdaprov Jatim. Surat pengumuman ini bernomor: 800/2312/Pansel-JPTM/2022. Mereka adalah Adhy Karyono AKS, MAP, Dr Ir Jumadi, MMT dan Dr Nurkholis, Ssos MSi. Sebelumnya, pakar Sosiologi Politik Unesa, Dr Agus Machfud Fauzi, MSi menyampaikan, belum di-publish-nya nama Sekdaprov Jatim ini, ada dua kemungkinan. Pertama karena, belum selesainya antara elit (pemprov Jatim) dengan elit di Jakarta. Kedua, karena adanya kehati-hatian Gubernur Khofifah untuk mengambil keputusan terbaik siapa yang dianggap layak duduk sebagai Sekdaprov Jatim. “Ada dua kemungkinan itu, sehingga nama sekdaprov agak terhambat di-publish,” tegas Agus Machfud Fauzi. Disisi lain, lanjut Agus Mahfud mengatakan, adanya kecurigaan ini sehingga muncul kesan, proses seleksi Sekdaprov Jatim terhambat. “Atau kemungkinan sudah ada nama. Tapi publiknya menunggu momentum. Hal ini, pasti menganggu proses perjalan proses Sekdaprov Jatim,” terang Agus Machfud. Terkait munculnya pejabat eksternal (staf ahli Kemensos), menurut Agus Mahfud, sebagai semangat agar pejabat internal Pemprov Jatim yang maju tidak terkesan memunculkan asal ibu senang. (day/ono)
FOTO: MEMORANDUM/M DAYAT
Surabaya, Memorandum Belum jelasnya kapan ditentukan Sekdaprov definitif ditetapkan tim penyeleksi akhir (TPA) menjadikan posisi Pj Sekdaprov Jatim masih dijabat Wahid Wahyudi.
Gubernur Khofifah memantau kondisi kesehatan ternak.
Setop Keran Impor Daging dan Ternak dari India Surabaya, Memorandum Anggota Komisi B DPRD Jatim Agusdono Wibawanto berharap pemerintah menghentikan terlebih dahulu impor daging dan sapi asal India. Pasalnya, pandemi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap hewan ternak di negara tersebut tinggi. “Kami mendesak hentikan dulu impor sapi dan daging dari negara yang pandemi PMK kuat yaitu India,” tegas Agusdono Wibawanto. Politisi Demokrat ini menyebutkan, peta perdagingan di Jatim
untuk impor yang berasal dari Australia dan sekarang beralih ke India. “Potensi daging di Jatim sangat besar sehingga perlu ada penanganan khusus persoalan daging,”jelasnya. Agusdono menambahkan, pihaknya minta Dinas Peternakan Jatim untuk turun ke daerah untuk melakukan penelitian dan pemeriksaan terhadap ternak di daerah-daerah tersebut. “ Antisipasi jangan sampai PMK khususnya terhadap hewan sapi menyebar lebih luas lagi,” ungkapnya. Politisi asal Malang ini menam-
bahkan, selain itu juga perlu ada sinkronisasi antara pemerintah pusat, provinsi maupun pemerintah daerah untuk tempat isolasi di daerah yang sudah jelas ditemukan penyebaran PMK yang menjakiti hewan sapi tersebut. “Perlu ada pemetaan daerah-daerah untuk melakukan isolasi terhadap ternak sebagai antisipasi sebaran PMK lebih luas lagi,” tandasnya. Untuk diketahui, beberapa kabupaten seperti Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, Lumajang, kabupaten/ kota Mojokerto, Lamongan terjadi wabah penyakit mulut dan kuku
(PMK) pada hewan ternak sapi. Provinsi Jatim menetapkan status wabah (outbreak) agar hewan ternak itu bisa divaksinasi melalui Organisasi Kesehatan Hewan Dunia atau OIE. PMK yang merebak saat ini merupakan penyakit hewan menular akut yang menyerang ternak seperti sapi, kerbau, kambing, domba, kuda dan babi dengan tingkat penularannya mencapai 90-100 persen. Sebelumnya, kasus PMK pertama ditemukan di Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada 28 April 2022 lalu. (day/ono)
PERINGATAN HJKS
Surabaya, Memorandum Memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-729, Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah kado istimewa untuk warga kota. Melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Surabaya, warga kota bakal mendapat bantuan kursi roda sebanyak 729 buah, 7.290 paket sembako kepada fakir miskin dan kaum dhuafa, hingga menebus ijazah 300 siswa SMA/SMK dan sederajat. Ketua Baznas Surabaya Moch Hamzah memastikan, program tersebut disiapkan untuk ikut serta memeriahkan HJKS ke-729. Apalagi, zakat yang dikumpulkan selama ini berasal dari ASN Pemkot Surabaya,
sehingga sudah selayaknya Baznas Surabaya ikut memeriahkan. “Kami akan memberikan bantuan kursi roda sebanyak 729 buah, yang berarti sesuai dengan usia Surabaya. Kemudian kita juga akan memberikan bantuan 7.290 paket sembako kepada fakir miskin dan kaum dhuafa,” ucap Hamzah, Jumat (13/5). Tidak hanya itu, rumah tinggal para fakir miskin dan kaum dhuafa yang sudah tidak layak huni dan kurang sehat bakal dibedah. Semula dianggarkan hanya untuk lima rumah, maka di bulan Mei ini ditingkatkan menjadi 10 rumah. “Ini adalah kado kami untuk warga Kota Surabaya,” tandas dia.
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Pemkot Gelontor 729 Kursi Roda hingga Tebus 300 Ijazah
Wali Kota Eri merasa bersyukur melihat tatapan bahagia lansia usai menerima kursi roda.
Selanjutnya, Baznas Surabaya juga akan menebuskan ijazah siswa SMA/SMK dan sederajat yang ijazahnya tertahan oleh sekolah karena kekurangan biaya atau masalah lainnya. Hamzah menjelaskan, hal ini sejalan dengan program Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang tidak ingin ada warganya yang pengangguran, sehingga dengan langkah tebus ijazah itu, maka anak-anak itu bisa mencari kerja atau melanjutkan kuliah. “Dan yang paling penting, kita berharap dengan ijazahnya itu ditebus bisa memberikan motivasi baru bagi anak-anak untuk mengejar cita-cita dan masa depannya yang cemerlang. Namun, sampai saat ini
Sekolah Terbatas Rugikan Siswa Wara Sundari Renny Pramana, berharap ada penerapan khusus untuk pelaksanaan PPDB di Kota Kota besar di Jatim. “Kita sudah mengutarakan hal ini ke Kepala Dinas Pendidikan Jatim agar ada kebijakan itu. Namun sejauh ini masih belum ada respon,” ujarnya. Kata politisi PDI Perjuangan ini, penerapan PPDB aturan khusus cukup diperlukan untuk kota kota besar. Sebab bila zonasi murni ditetapkan maka akan sangat merugikan siswa yang ada. Akan banyak siswa yang tidak mendapatkan kouta. “Jarak sekolah dalam zonasi harus ada kebijakan tambahan tidak murni zonasi jarak dengan sekolah. Karena jumlah sekolah yang terbatas dan sebarannya juga tidak merata di kota kota besar,” ujarnya. “Saya berharap bu gubernur
ketidakpastian oleh krisis, pandemi, hingga perang. Namun pendidikan anak-anak tidak boleh terabaikan. “Bapak Presiden bilang, melalui pendidikan kita menempuh jalan panjang untuk membangun identitas, karakter dan martabat bangsa Indonesia untuk menyambut masa
Sambungan dari halaman 3
mendengarkan hal ini sehingga ada kebijakan khusus untuk PPDB di kota kota. Yang ini selalu menimbulkan permasalahan setiap PPDB dilaksanakan,” lanjutnya. Wanita yang juga Bendahara PDI Perjuangan Jatim ini juga berharap dalam PPDB ini masyarakat yang tidak mampu juga pro aktif guna bisa menyekolahkan anaknya melalui jalur afirmasi. Dan pihak sekolah juga harus bisa menerima mereka. “Jadi saya berharap mereka yang tidak mampu juga ikut jemput bola mendaftarkan anak mereka. Karena kebanyakan mereka warga yang tidak mampu menunggu dulu ikut zonasi ketika tidak keterima baru mengurus afirmasi. Ini yang harusnya tidak terjadi,” tegasnya. Senada, Hadi Dediansyah anggota Komisi E mengatakan sistem zonasi di
Anak Muda Metropolis Harus...
Sambungan dari halaman 3
depan yang lebih maju. Pesan Bapak Presiden itu memiliki makna yang sangat mendalam. Bahwa kita harus memperjuangkan pandidikan untuk menyambut masa depan yang lebih baik. Selamat Hari Pendidikan Nasional tahun 2022,” pungkasnya. (ono)
Dana Kurang, Pemkot Gandeng...Sambungan dari halaman 3 yang berminat untuk menjalin kerja sama pembangunan RS Gunung Anyar. Bahkan, dalam waktu dekat, rencana pembangunan RS itu akan segera memasuki tahap lelang. “Sudah ada investor yang masuk dan akan dilelang,” ungkap wali kota. Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (dinkes) Surabaya, Nanik Sukristina menambahkan, rencananya
jumlahnya masih kita hitung, tapi alokasi kita sekitar 300 anak yang akan kita tebus ijazahnya,” ujarnya. Hamzah mengaku bersyukur, karena usia Baznas Surabaya yang masih belum genap satu tahun ini, sudah banyak memberikan manfaat dan bisa memberikan bantuan untuk warga kota. Menurutnya, ini tidak lepas dari zakat yang dikeluarkan oleh para ASN Pemkot Surabaya selama bulan November lalu. “Alhamdulillah, zakat ASN Pemkot Surabaya yang sudah berhasil kita kumpulkan sekitar Rp 14 miliar. Dana itulah yang kami gunakan untuk membantu warga Surabaya selama ini,” tandasnya. (bin/ono)
RS Gunung Anyar akan dibangun Tipe B. Artinya, RS tersebut mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis luas dan subspesialis terbatas. “Rencananya mungkin sekelas RSUD Dr Soewandhie dan RSUD Dr Bhakti Dharma Husada. Karena kita rencanakan Tipe B,” beber Nanik. (bin/ono)
kota-kota besar sangat berpengaruh, sehingga perlu memperhatikan fleksibilitas terkait dengan prestasi anak. “Anak yang memliki prestasi meskipun melalui jalur zonasi harus menjadi prioritas. Anak-anak yang prestasi butuh tempat , sehingga jangan sampai anak yang berprestasi di patahkan karena persoalan zonasi, “ kata Cak Dedi sapaan akrab Hadi Dediansyah. Politisi asal Partai Gerindra ini berharap untuk sistem zonasi di kota besar termasuk di Kediri harus memprioritaskan bagi anak-anak yang memiliki prestasi. “Saya minta Dinas pendidikan
( Dindik) Jatim merespon terhadap aktualisasi yang terjadi dilapangan dan harus menyesuaikan serta jangan kaku terhadap sistem zonasi ini . Jangan sampai anak yang cerdas terpatahkan dengan sistem Zonasi ,” pungkasnya. Sementara itu dr Benyamin Kristianto anggota komisi E lainnya menegaskan, kebijakan khusus diberikan karena saat ini pemerataaan sekolah belum ada di kota kota besar di Jatim. “Zonasi murni ini bisa jalan kalau keberadaan sekolah sama dengan Puskesmas yang selalu ada di masing masing kecamatan. Kenyataannya sekolah belum merata. Dikota besar saty sekoah bisa lebih dari dia ke-
camatan. Ini khan ndak fair zonasi penuh di terapkan,” ujarnya. Zonasi yang sebetulnya bagus untuk pemerataan kata politisi Gerindra ini, akhirnya menjadi tidak efektif dan malah menimbulkan persoalan persoalan baru. Banyak orang tua yang memindahkan anaknya ke KK orang lain untuk mendekatkan zonasi. “Seperti pengakuan salah satu kepala sekolah tadi. Dalam satu KK ada 10 siswa ini khan tidak wajar. Mereka melakukan itu agar anak anak mereka bisa diterima di sekolah negri karena zonasi murni. Ini khan keterlaluan,” terangnya. “Sehingga penting ada kebijakan khusus ssebelum ada pemerataan
Sosialisasi Juklak-Juknis PPDB Pekan Depan kuotanya. Semestinya diterbitkan sejak awal. Kalau lebih awal kan lebih enak, masyarakat bisa lebih paham,” ujar Juli. Menurut Juli, jadwal PPDB SD dan SMP tidak jauh berbeda dengan SMA. Perkiraan berlangsung pertengahan Juni. Sama seperti PPDB tahun sebelumnya. “Saya sudah seringkali menga-
takan untuk sosialisasi, sosialisasi, dan sosialisasi. Karena hal ini sangat dibutuhkan masyarakat, dan tahapan PPDB tidak mudah dipahami dalam waktu singkat,” paparnya. Misalnya, Juli mencontohkan, masalah sistem zonasi. Soal jarak dari rumah calon siswa ke sekolah. Banyak masyarakat yang belum memahami bahwa untuk mengukur
Sambungan dari halaman 3 jarak tersebut yakni dengan menarik garis lurus dari titik rumah ke lokasi sekolah. “Jadi bukan menghitung jauhnya perjalanan dari rumah menuju ke sekolah,” tandasnya. Selain itu, manakala ada perubahan alamat tempat tinggal, maka diperlukan langkah validasi. Hal ini untuk memastikan calon siswa
Penghafal Kitab Suci Dapat Beasiswa teman-temannya,” kata Wali Kota Eri Cahyadi seusai upacara. Hardiknas tahun ini mengusung tema Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar. Wali Kota Eri menerangkan, selama dua tahun pandemi, ada hikmah yang bisa dipetik, khususnya dari dunia pendidikan. Menurutnya, para peserta didik bisa mendapatkan pembelajaran yang tidak hanya tatap muka, tapi juga terbiasa dengan daring. “Sehingga pengetahuan tentang internet itu
sudah biasa dan lebih menyenangkan,” ucapnya. Selain itu, lanjut Eri, melalui kurikulum Merdeka Belajar yang diinisiasi Kemendikbud Ristek, maka diharapkan pula akan memunculkan para pemimpin di masa mendatang yang sudah siap menghadapi tantangan zaman. “Inilah hikmah dari adanya pandemi Covid-19,” ujarnya. Eri optimistis, Hardiknas akan menjadi semangat baru untuk mendorong dunia pendidikan di Kota
sekolah. Sehingga tidak ada lagi istilah menganak tirikan siswa karena zonaainya tidak masuk,” lanjutnya. Dalam haring yang berlangsung di Pendopo Kili Suci Ruang Gembul Bujan Kabupaten Kediri ini juga dikuti anggota Komisi E DPRD sepeeti Umi Zahro, Aida Fitri dan Siti Mukiyarti (PKB) serta Suwandi Firdaus (Nasdem). Bahkan dalam hearing tersebut Komisi E sepakat dalam waktu dekat akan kembali memanggil kepala Dinas Pendidikan Jatim guna membicarakan persoalan PPDB di Jatim. Jangan sampai ada gejolak lagi terkait PPDB khususnya di kota kota besar yang ada di Jatim. (day/ono)
mendapat sekolah sesuai tempat tinggalnya saat ini. “Kita juga mendorong agar ada pelatihan mendaftar online. Bagaimana langkah-langkahnya, sehingga nanti masyarakat benar-benar siap. Pada prinsipnya, juklak dan juknis ini segera, supaya kita juga dapat membantu sosialisasinya,” tuntas Juli. (bin/ono)
Sambungan dari halaman 3 Surabaya. Apalagi, peserta didik sekarang tidak perlu lagi khawatir dengan tes kelulusan karena Asesmen Nasional yang diterapkan, tidak bertujuan untuk menghukum guru atau murid. “Dengan begini maka ada perasaan yang nyaman di antara guru dan murid. Dengan sistem pendidikan seperti ini, saya yakin akan muncul talenta-talenta pemimpin yang sangat luar biasa dari Kota Surabaya,” tutur orang nomor satu di Pemkot Surabaya. Meski demikian, Eri berharap
kepada arek-arek Suroboyo agar tetap menjunjung tinggi jiwa sportifitas dan mengedepankan akhlakul karimah. Dia meyakini, hal tersebut akan bisa diwujudkan oleh anak-anak Surabaya. “Ini menunjukkan bahwa kemauan dan merdeka belajar harus keluar. Jadi tak hanya formalitas, tapi bagaimana sekarang anak-anak menjadi bagian dari masyarakat. Ketika nanti dia dewasa, maka dia sudah terbiasa,” tuntas Eri. (bin/ono)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SABTU KLIWON, 14 MEI 2022 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Minim Sosialisasi SE, Pedagang Sapi Merugi Sumenep, Memorandum Aturan larangan jual beli hewan peliharaan antardaerah mulai berdampak pada pedagang hewan ternak di wilayah kepulauan Sumenep. Pedagang mengaku mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. Sementara itu, pihak karantina mengaku tidak berani memberikan izin pengiriman antar daerah. Hal itu disebabkan adanya wabah PMK yang melanda di beberapa daerah di Indonesia. Dan sekarang peredaran sapi antar daerah ditutup secara nasional. Kedati demikian, SE itu diperlakukan aktivitas pengiriman hewan ternak sapi antar daerah. Untuk wilayah lokal masih diperbolehkan. “Kalau masih wilayah Sumenep masih bisa. Kalau ke Pulau Jawa tidak berani, karena takut ada permasalahan di sana.”kata Syaifuddin, pihak Karantina Pertanian dan Peternakan di Kecamatan Gayam, Jumat (13/5). Sambungnya, SE berlaku sampai wabah dinyatakan wabah PMK sudah selesai dan steril. Berdasarkan surat edaran PMK menyerang 1.247 ekor ternak sapi di Jawa Timur (Jatim). Menyebar di wilayah Gersik, Lamongan, Sidoarjo, dan Mojokerto. (uri/mik)
FOTO: MEMORANDUM/IST
Larangan pengiriman hewan sapi ternak antar daerah mengacu pada surat edaran (SE) Badan Karantina Pertanian Nomor 12950/ KR.120/K/05/2022 tentang peningkatan kewaspadaan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hewan ternak. Ali Satta, warga Kecamatan Gayam mengatakan, adanya SE larangan mulai dirasakan pedagang hewan ternak sapi d i k e c a m a t a n s e t e m p a t . Pa s a l n y a pemerintah Kecamatan Gayam diduga tidak menyosialisasikan SE tersebut lebih awal. Akibatnya, pedagang menanggung rugi jutaan rupiah karena dua minggu mengeluarkan biaya mengurus hewan ternak sapi telah terlanjur dibelinya di Pulau Sapudi menuju daerah lain. “Kalau ada pengumuman dan sosialisasi dilakukan lebih awal kan, pedagang tidak melakukan transaksi hewan ternak,” katanya. Ia berharap, dengan adanya SE pemerintah memikirkan jaminan kepada masyarakat. Sebab adanya larangan itu, menyebabkan pedagang merugi terlanjur mengeluarkan modal banyak untuk membeli hewan ternak sapi.
Suasana jual beli hewan ternak Sapi di pasar hewan Sumenep.
Antisipasi Wabah PMK
Polsek Tanjung Bumi Dampingi Disnak Tinjau Karantina Sapi
Personel Polsek Tanjung Bumi bersama tim disnak meninjau lokasi karantina ternak Sapi di Kecamatan Tanjung Bumi.
terkait upaya pecegahan agar sebaran PMK tidak sampai mewabah di Kabupaten Bangkalan. Termasuk di Kecamatan Tanjung Bumi. Tim dari kabupaten menekankan agar para petugas karantina diminta agar benar-benar menjaga sanitasi lingkungan sekitarnya. ”Asupan pakan ternak, termasuk kebersihannya, disarankan harus memenuhi tdarisasi kualitas pakan ternak,” beber AKP Fery. Tim juga mewanti-wanti agar para petugas karantina dan warga pemelihara ternak, baik itu sapi, kerbau atau kambing, harus jeli mengamati kondisi kesehatan ternak yang ada di karantina. Mereka diminta untuk mewaspadai gejala klinis jika ternak mulai terindikasi terjangkit PMK. Ada beberapa gejala klinis yang
patut duiwaspadai jika ternak sapi, kerbau atau kambing patut dicurigai mulai terjangkit PMK. Diantaranya demam tinggi (39-41°C), keluar lendir dan busa berlebihan dari mulut, sariawan pada rongga mulut dan lidah, pincang, luka pada kaki, kukunya terlepas, nafsu makan rendah, lemas, gemetar, pernapasan cepat, semakin kurus, dan produksi susu menurun. “Jika gejala ini sudah terdeteksi, petugas karantina atau para peternak pemilihara sapi potong, kerbau atau kambing, harus secepatnya melapor ke tim kesehatan ternak di Disnak Bangkalan,” tegas Ferry. Tujuannya, agar sample darah dari ternak yang dicurigai terjangkit segera daimbil untuk diteliti di lab Disnak Bangkalan.Jika positif terjangkit, harus secepatnya diobati agar tidak menjadi
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Bangkalan, Memorandum Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino menginstruksikan kepada semua kapolsek jajaran melakukan antisipasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan dan ternak yang mulai menggejala di Indonesia. Instruksi ini segera ditindaklanjuti Kapolsek Tanjung Bumi AKP Fery Riswatoro dengan turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan dan pendataan kepada pemilik hewan ternak, khususnya Sapi. ”Dalam dua hari terakhir ini, saya dan beberapa anggota langsung turun ke lapangan melakukan pengawasan dan pendataan di lapangan,” kata AKP Fery, Jumat (13/5). Seperti Kamis (12/5) malam sekitar pukul 20.00, AKP Fery bersama beberapa anggota dan tokoh masyarakat, kembali meninjau karantina hewan di kecamatan setempat. “Polsek merasa berkepentingan utuk memantau kemungkinan adanya perkembangan baru tentang kondisi ternak, khususnya sapi potong yang hilir mudik keluar-masuk karantina. Dan alhamdulillah untuk sementara belum ditemukan ada sapi yang menunjukkan gejala klinis terjangkit PMK,” tands AKP Fery. Sehari sebelumnya, Rabu (11/5) siang, AKP Fery juga sowan ke lokasi karantina untuk mendampingi Kepala Dinas Peternakan (Disnak ) Bangkalan Abdul Hafid dan rombongan UPT Pembibitan Ternak dan Penghijauan Makanan Ternak Provinsi Jawa Timur wilayah kerja Madura, serta komunitas dokter hewan di Bangkalan. Di sela pemantauan, tim getol memberikan arahan berbasis edukasi
Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino
agen penular wabah PKM ke ternak lainnya di Kecamatan Tanjung Bumi. Namun, untuk sementara waktu, hingga kini belum ada info ternak di Tanjung Bumi, baik sapi, kerbau maupun kambing, yang positif terjangkit PMK. Terpisah, Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino mengisyaratkan bahwa polres berkepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan untuk
menyikapi wabah PMK yang mulai menggejala disebagian provinsi, kabupaten dan kota di Indonesia. “Salah satunya, polres segera berinisiatif menggelar rakor terbatas dengan beberapa OPD terkait di lingkungan Pemkab,” kata AKBP Alith. Forum rakor itupun sudah tuntas dihelat bersama utusan dari Dinas Peternakan, Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan dan komunita dokter hewan di Bangkalan. Hasilnya, forum sepakat membentuk tim satgas penganganan PMK, meski semantara ini wab ah penyakit m e n u l a r yang kaprah menyerah hewan atau ternak api, kerbau, kambing dan babi itu b e l u m h i j ra h dan tersebar di Kabupaten Bangkalan. F o r u m rakor juga sudah meramu formula strategi antiipasinya. Mulai dari upaya penceghan (preventif ) m a u p u n t i n d a k a n pengobatan ( k u ra t i f ) j i k a ada ternak sapi,
kerbau atau kambing di Kabupaten Bangkalan, terbukti positif mulai terjangkit PMK. ”Nah hasil dari forum rakor ini, saya instrukikan agar segera ditindak lanjuti oleh semua Kapolsek di 17 Polsek jajaran. Tujuannya, agar merek ikut aktif membantu tim satgas melakukan lagkah antisipasi di lapangan,” pungkas AKBP Alith Alarino. (ras/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
SABTU KLIWON, 14 MEI 2022 HALAMAN 6 - 7
Kapolsek Jatirogo Iptu Suganda bersama Camat Jatirogo Deni Susilo didampingi Kepala Dinas Peternakan Tuban Drh Malik melaksanakan pengawasan di pasar hewan kecamatan setempat.
Antisipasi Penyebaran PMK, AKBP Darman Minta Polsek Mendata Ternak Tuban, Memorandum Maraknya penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak di beberapa wilayah di Jatim menjadi perhatian Polres Tuban. Guna mengantisipasi penularan di wilayahnya beberapa waktu lalu, Kapolres Tuban AKBP Darman memerintahkan seluruh kapolsek untuk melakukan pendataan hewan baik di rumah pemotongan hewan (RPH) maupun milik pribadi, tak terkecuali polsek yang wilayahnya terdapat pasar hewan. Menindaklanjuti perintah Kapolres Tuban, Jumat (13/5) Kapolsek Jatirogo Iptu Suganda bersama Camat Jatirogo Deni Susilo didampingi Dinas Peternakan Tuban Drh Malik serta Kasi peternakan Kecamatan
Jatirogo Drh Katik melaksanakan pengawasan di pasar hewan kecamatan setempat. Dalam kegiatan tersebut ternyata tidak ditemukan sapi bergejala mengarah ke PMK. “Kebetulan hari ini jadwalnya pasar hewan di wilayah Polsek Jatirogo, tadi tidak kita temukan ciri-ciri sapi dengan gejala PMK,” terang Suganda Terpisah, Kapolres Tuban AKBP Darman mengatakan untuk mengantisipasi awal penularan PMK pada hewan tersebut, melalui kapolsek jajaran, dia juga memerintahkan seluruh bhabinkamtibmas melakukan pengawasan terhadap ternak yang ada di desanya masing-masing. “Kami juga sudah memerintahkan bhabinkamtibmas bersinergi dengan 3 pilar untuk melakukan pendataan dan
pengawasan ternak yang ada di desanya masing-masing, “ terang Darman. Alumni Akpol 2000 itu menjelaskan bahwa ada beberapa ciri-ciri ternak terkena wabah PMK. Di antaranya demam tinggi antara 39 hingga 41 derajat Celcius, terdapat luka pada mulut serta lidah hewan seperti sariawan, dari mulut keluar busa dan lendir, hewan mengalami pincang dan luka pada kaki, kukunya terlepas, nafsu makannya rendah, proses pernapasan cepat serta hewan mengalami lemas dan semakin kurus. “Jika ciri-cirinya seperti itu, sebaiknya jangan dibiarkan hewan tersebut berkeliaran dan segera laporkan kepada dinas terkait ataupun satgas PMK,” tandasnya. (top/har/nov)
Anggota polsek, koramil, dan petugas karantina hewan Kecamatan Labang mencegat truk dan pikap yang mengangkut sapi dan kambing dari luar daerah.
CEGAH PENYAKIT MULUT DAN KUKU
Polres Bangkalan Amankan Truk dan Pikap Pengangkut Ternak Bangkalan, Memorandum Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino SIK mulai meningkatkan kewaspadaan agar wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak yang mulai merebak di Indonesia tidak pindah atau tumbuh di wilayah hukum Polres Bangkalan.
Anggota Pamor Keris Polres Blitar rutin membagikan masker dan mengedukasi masyarakat agar selalu mematuhi prokes.
Polres Blitar Gencar Patroli Prokes Skala Besar Blitar, Memorandum Polres Blitar bersama TNI, satpol PP, serta dinkes terus gencar melaksanakan penertiban protokol kesehatan (prokes) di wilayah masing-masing. Patroli Motor Penegakan Prokes (Pamor Keris) Polres Blitar menggelar patroli skala besar di seluruh wilayah hukumnya, Jumat (13/5). Dalam kegiatan ini, beberapa warga diimbau untuk mengenakan masker. Pamor keris juga memberikan edukasi jika persebaran Covid-19 mulai meningkat dan meminta masyarakat untuk tetap melaksanakan prokes seperti memakai masker
d dan tidak lupa mencuci tangan. “Kami laksanakan imbauan agar prokes tetap dilaksanakan dan kami bagaikan masker ke mereka. Selain itu, juga melaksanakan penindakan bagi pelanggar prokes,” tegas Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom. Patroli ini dimulai dari Polres Blitar ke barat ke arah Pasar Garum. Pamor keris memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang sedang berbelanja di pasar maupun para pengendara. Beberapa pengendara bahkan diberikan sanksi fisik karena tidak mengenakan masker. Kemudian tim menuju ke arah Pasar
Garum dan langsung menyasar ke pedagang di pasar serta para pengendara yang berada di lokasi tersebut. Adhitya menjelaskan, Tim Pamor Keris Polres Blitar melaksanakan patroli ini secara rutin. Tidak hanya polres saja, melainkan seluruh polsek jajaran diminta untuk tetap melaksanakan penertiban prokes secara rutin di wilayah masing-masing. “Kami berharap masyarakat bersamasama menjaga wilayah Kabupaten Blitar agar angka persebaran Covid-19 bisa dikendalikan. Ini untuk kebaikan bersama dan kami butuh peran serta masyarakat,” pungkas kapolres. (iku/nov)
Penyidik Satreskrim Polres Malang Serahkan 3 Jaksa Gadungan ke Kejaksaan Malang, Memorandum Satreskrim Polres Malang menyerahkan tersangka dan barang bukti perkara penipuan yang dilakukan jaksa gadungan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang, Kamis (12/5). Itu berdasarkan surat dari Kejari Kabupaten Malang, perihal pemberitahuan hasil penyidikan dinyatakan sudah lengkap. Penyidik Satreskrim Polres Malang menyerahkan 3 orang sebagai tersangka. Adapun ketiganya terdiri dari dua perempuan berinisial FRA (31) dan DTM (31), serta seorang pria berinisial RP (25). Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat melalui Kasatreskrim AKP Donny Kristian
Bara’langi menyebutkan bahwa tersangka dijerat dengan pasal 378 KUHP. “Hari ini, Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Malang telah melaksanakan tahap dua atau pelimpahan tersangka dan barang bukti kepada Kejari Kabupaten Malang, perkara penipuan yang dilakukan 3 tersangka yang mengaku sebagai pegawai kejaksaan,” kata Donny. Dari hasil pemeriksaan, modus kawanan terduga pelaku ini yaitu mengaku sebagai kajari dan staf kejaksaan yang menawarkan kepada para korbannya berupa lelang kendaraan hasil sitaan kejaksaan dengan harga murah, sehingga korban percaya dan menyerahkan sejumlah uang kepada tersangka. “Namun sampai dengan sekarang korban tidak pernah menerima kendaraan terse-
but, hingga pada akhirnya para korban mengetahui bahwa terduga pelaku bukan seorang kajari atau pegawai kejaksaan,” bebernya. Selanjutnya Donny juga menjelaskan bahwa para tersangka sudah melancarkan aksinya sejak 2019 silam. “Mereka memiliki peran masing-masing, tersangka utama berinisial FRA mengaku sebagai Kajari Kota Malang, DTM mengaku sebagai istri jaksa dan RP berperan sebagai staf kejaksaan (anak buah FRA, red),” terangnya. Seperti diketahui bahwa ketiga tersangka diamankan di sebuah hotel di Jogjakarta, Jumat (18/3) malam. Yang kemudian dilimpahkan ke Satreskrim Polres Malang untuk proses hukum lebih lanjut. “Dari hasil penyidikan, kami juga dapatkan keterangan bahwa hasil penipuan yang dilakukan ketiga terduga pelaku ini lebih dari Rp 2 miliar. Beberapa korbannya ada di wilayah Kabupaten Malang,” pungkas Donny. (*/kid/ari/nov) Komplotan jaksa gadungan diserahkan anggota Satreskrim Polres Malang ke Kejari Kabupaten Malang. Dari kasus ini ketiga tersangka meraup keuntungan lebih dari Rp 2 miliar.
Salah satu strategi yang dikembangkan adalah mengawasi keluar masuknya ternak terutama sapi dan kambing dari luar daerah. Tujuannya agar ternak dari luar yang terindikasi terjangkit tidak menjadi agen penular wabah PMK. Antisipasi ini harus dilakukan. Sebab Kabupaten Bangkalan, termasuk salah satu lumbung penghasil ternak sapi potong terbesar di Jawa Timur selain Kabupaten Sumenep, Pamekasan
dan Kabupaten Sampang. Data terkini, populasi ternak sapi potong di Bangkalan mencapai 276.000 ekor lebih tersebar di 18 kecamatan yang membawahi 273 desa dan 8 kelurahan. Kewaspadaan itu pun mulai diaplikasikan. Seperti pada Kamis (12/5), Alith langsung menginstruksikan pecegatan ketika menerima informasi adanya sebuah truk dan pikap bermuatan ternak sapi dan kambing dari luar dae-
lan akses rah melintas di jalan du sisi Jembatan Suramadu Madura. ri“Info itu saya teriul ma sekitar pukul 20.00 dari petugass karantina ternak sapi di Kecamatan Labang,” ungkap Alith, Jumat (13/5) pagi. Karenanya kapolres memer-ek intahkan Kapolsek tan Sukolilo, Kecamatan Labang Iptu Aguss Puukan jiono segera melakukan nyata pencegatan. Ternyata benar, Agus dan petugas karantina memergo-
d ki truk dan pikap sedang melint memasuki jalan melintas alter alternatif di sekitar jalan akses Jembatan Su Suramadu. ”Tujuan k kendaraan tersebut menuju Kecamatan Kwanyar,” tandas Alith. Ketika dicegat, truk nopol M 9356 G yang disopiri M Moh Salih (46), w warga Desa Somor Kon Koneng, Kecamatan Kwan Kwanyar kedapatan me mengangkut 4 ekor sap dari Surabaya. sapi Kapolres Bangkalan Sedangkan pikap W AKBP Alith Alarino SIK 8965 YB yang disopiri
Khairul Ramadhan (23), warga Kabupaten Pamekasan memuat 20 ekor kambing dari Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Diawasi langsung Kapolres Bangkalan, dua kendaraan itu langsung digiring ke karantina hewan Kecamatan Labang. Di lokasi itu, 4 sapi dan 20 kambing langsung diambil sample darahnya untuk dikirim ke laboratorium pusat karantina hewan di Kecamatan Kamal. Jika di antara semua ternak itu terbukti ada yang positif terjangkit PMK maka kebijakan tegas harus dilakukan. “Semua ternak itu akan kami kembalikan ke daerah asalnya yakni Surabaya dan Blora. Tujuannya agar populasi ternak di Kabupaten Bangkalan tidak tertular PMK,” pungkas Alith. (ras/nov)
Sosialisasi PMK yang dilakukan Polres Madiun kepada Kelompok Tani Peternak Sapi Perah Nedyo Rahayu di Desa Kresek, Kecamatan Wungu.
Polres Madiun Sosialisasi PMK ke Peternak Sapi Perah Madiun, Memorandum Polres Madiun bersama dinas ketahanan pangan dan peternakan setempat menyosialisasikan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Salah satunya di peternak sapi perah Nedyo Rahayu di Dusun Jatirogo, Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Jumat (13/5). Dokter Hewan Bagus Tri Yulianto dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun mengecek kesehatan ternak sapi dan menjelaskan tanda-tanda hewan yang terjangkit PMK. Bagus mangatakan, untuk di wila-
yah Kabupaten Madiun belum ditemukan ternak yang terjangkit PMK. Namun sebagai langkah antisipasi, satgas PMK aktif mengadakan pengecekan ke peternak yang ada di wilayah Kabupaten Madiun. Bagus juga mengimbau apabila ditemukan indikasi PMK untuk segera melaporkan ke petugas. Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Peternak Sapi Perah Nedyo Rahayu Antok Kuswanto mengucapkan terima kasih ke Dinas Peternakan Kabupaten Madiun dan Polres Madiun yang memberikan sosialisasi PMK ke kelompok
tani ternaknya. Antok menjelaskan, akan menyampaikan ke peternak sapi yang lain perihal pengecekan sebagai pencegahan virus PMK tersebut. “Ada 70 ekor sapi di kelompok kami yang telah diperiksa sebagai antisipasi wabah PMK,” tuturnya. Sementara, Kasi Humas Polres Madiun Iptu Jumadi mengimbau ke para peternak untuk mengetahui bahayanya PMK dan penyebarannya sangat cepat. Sehingga para peternak diharapkan dapat mengantisipasi dan tidak dirugikan. (iku/nov)
Dapat Aduan, Kasatlantas Polres Bojonegoro Pantau Kondisi Jalan
Kapolsek Gurah AKP Roni Robi Harsono bersama muspika setempat mengecek di sejumlah kandang sapi.
Pastikan Bebas PMK, Kapolsek Gurah dan Muspika Cek Kandang Sapi Kediri, Memorandum Kapolsek Gurah AKP Roni Robi Harsono bersama Muspika Kecamatan Gurah dan dokter hewan melakukan pengecekan di peternakan sapi, Desa Turus dan Tiru Lor, Jumat (13/5). Pengecekan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi mewabahnya virus penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap ternak. Roni mengatakan,
pengecekan itu memasti-kan kandang sapi bebas dari wabah PMK dan terhindar dari ternak. “Sudah dicek langsung pihak dokter hewan. Dan hasilnya tidak ditemukan PMK,” kata Roni. Roni menjelaskan, jika pihaknya memberikan imbauan kepada pemilik sapi. “Kami meminta masyarakat untuk lebih mawas diri dengan ternak
p piaraan yang ada di rumahrumah warga,” tuturnya. “Jika mengalami tanda tanda bahwa hewan tersebut sedang sakit, silakan dibawa ke dinas peternakan untuk diperiksa lebih lanjut. Dan kami berharap masyarakat selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungannya untuk mencegah virus PMK ini tidak meluas,” tambahnya. (iku/nov)
Bojonegoro, Memorandum Mendapat aduan dari warga, Kasatlantas Polres Bojonegoro AKP Rizal Nugra Wijaya bersama dinas terkait langsung terjun ke lapangan untuk mengecek Jalan Lettu Suwolo dan Jalan PUK Sukosewu, Jumat (13/5). Pengecekan jalan atau road safety partnership action (RSPA) survei kejadian laka lantas itu bertujuan untuk mengetahui langsung kondisi rawan kecelakaan secara realtime, sehingga dapat menjadi bahan tindak lanjut yang akan
asi dilaksanakan di lokasi tersebut. “Di Jalan Lettu Suwolo itu terdapat tiang listrik yang berh ada hampir di tengah jalan dan keberadaannya mengganggu pengendara. Dengan begitu kita akan memindahkan tiang tersebut,” ungkap Rizal Nugra Wijaya. Sementara untuk di Jalan PUK Sukosewu akan diberi rambu-rambu lalu lintas rawan kecelakaan, tepat di tempat kejadian perkara (TKP) tabrakan
ses sesama motor sehingga tubuh salah satu korban terbakar hingga meninggal. “Selain survei, k kegiatan tersebut agar m mengetahui kejadian kel celakaan secara pasti di lapangan,” jelas Rizal. Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar saat berkendara tetap berhati-hati dan selalu waspada. Patuhi rambu-rambu lalu lintas. Dan ketika melintas di jalan desa agar mengurangi kecepatan. (top/har/nov)
ku uti t anjuran anj nj kuti dari pemerintah u ntt melarang peternak untuk m mengeluarkan sapi keluar d daerah,” kata Kapolresta S Sidoarjo Kombespol Kus sumo Wahyu Bintoro. Patroli ternak yang mel l melibatkan unsur TNI, Polri, dokter hewan, dan Dinas Pangan Pertanian Sidoarjo ini sengaja dioptimalkan, mengingat kondisi penyebaran virus PMK terhadap ternak jenis sapi di Sidoarjo masih mengkhawatirkan. “Meski jumlah sapi yang berhasil disembuhkan terus bertambah, tapi angka kematian ternak akibat serangan virus PMK masih cukup tinggi,” imbuh Kusumo. Amin, seorang peternak
Polantas Gresik Gelar Police Go to School Gresik, Memorandum Satlantas Polres Gresik menggelar kegiatan Police Go to School di SD Muhammadiyah 1, Jumat (13/5). Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi tertib berlalu lintas sejak dini terhadap siswa. Kasatlantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosi menerjunkan sejumlah anggota untuk memberikan pemaparan sekaligus simulasi berlalu lintas. Kegiatan ini sekal-
igus dalam rangka peringatan hari pendidikan yang diperingati setiap Mei. “Kegiatan Police Go to School dilakukan sebagai upaya untuk menanamkan kebiasaan tertib berlalu lintas sejak dini. Kami melakukan sosialisasi aturan lalu lintas dalam berkendara,” kata AKP Engkos Sarkosi, Jumat (13/5). Menariknya, seluruh siswa yang mengikuti kegiatan ini mengenakan baju adat dari seluruh Indonesia. Ada yang memakai
baju Jawa hingga baju dari wilayah timur. Puluhan siswa tampak antusias mendengarkan sosialisasi dari Kanit Kamsel Iptu Sri Maryani. “Harapannya pengenalan tertib berlalu lintas kepada siswa SD ini bisa menanamkan pemahaman keamanan dan keselamatan dalam berkendara sejak dini. Sehingga ketika dewasa sudah terbiasa dengan lalu lintas dan peraturanperaturannya,” tutup mantan Kapolsek Sakobanah itu. (and/har/nov)
Peringati Hardiknas, Bupati Tulungagung Beri Penghargaan kepada Puluhan Pelajar Kasatlantas Bojonegoro AKP Rizal Nugra Wijaya bersama dinas terkait mengecek jalan dengan tujuan mengetahui kondisi rawan kecelakaan secara realtime.
Sapi Mati Terserang PMK, Satgas Pangan Optimalkan Patroli ke Peternakan Sidoarjo, Memorandum m rus rus Seiring serangan virus ku u penyakit mulut dan kuku k (PMK) jumlah ternak arr jenis sapi yang terpapar di Sidoarjo terus bert-h ambah. Meski sejumlah k kan sapi berhasil disembuhkan namun masih banyak yang mati akibat wabah tersebut. Terkait kondisi ini, Satgas Pangan Sidoarjo terus mengoptimalkan patroli ternak ke sejumlah peternakan sapi di pinggiran Kota Sidoarjo, Jumat (13/5). Seperti di wilayah Taman, Krian, dan Balongbendo untuk mengingatkan peternak agar tidak menjual sapi miliknya keluar daerah. “Kita mengi-
Anggota Satlantas Polres Gresik memberikan sosialisasi kepada siswa SD Muhammadiyah 1.
Satgas Pangan Sidoarjo patroli ke sejumlah kandang sapi mengingat kondisi penyebaran virus PMK masih mengkhawatirkan.
sapi asal Taman mengaku jumlah sapi yang mati akibat serangan PMK mencapai lebih dari 40 ekor. Tidak hanya mati mendadak, sejumlah sapi juga terpaksa dipotong paksa karena kondisinya sudah melemah akibat PMK. “Yang mati sudah lebih dari 40 ekor, Mas,” ujar Amin. Sementara itu, sejumlah peternak mengaku tidak bisa berbuat banyak dengan serangan virus PMK yang mematikan ternak miliknya. Mereka kini hanya menunggu kiriman vaksin dari pemerintah untuk menangani masalah yang terjadi seratus tahun sekali ini. “Kami masih menunggu bantuan vaksin dari pemerintah,” harap Amin. (bwo/jok/nov)
Tulungagung, Memorandum Pemkab Tulungagung menggelar perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei di halaman pemkab, Jumat (13/5). Kali ini, upacara bendera juga dilaksanakan untuk melengkapi rangkaian perayaan Hardiknas. Upacara dipimpin langsung Bupati Tulungagung Maryoto Birowo sebagai inspektur. Upacara Hardiknas itu juga dihadiri Wakil Bupati Gatut Sunu Wibowo, Forkopimda Tulungagung, serta sejumlah tamu undangan. Upacara diawali dengan pengibaran bendera. Kemudian dilanjutkan amanat inspektur upacara yang disampaikan langsung Bupati Maryoto Birowo, dan ditutup dengan penyerahan piala serta penghargaan kepada puluhan peserta didik berprestasi, karena telah memenangkan sejumlah event yang diikutinya. Bupati Maryoto mengatakan, pesan yang dibacakan kepada peserta upacara kali ini adalah pidato dari Menteri Riset Teknologi Dikti Bambang Brodjonegoro. “Selama ini banyak
Bupati Maryoto Birowo memberikan penghargaan kepada para pelajar berprestasi.
tantangan yang tak terbayangkan. Bahkan kita tak bisa membayangkan bisa mengatasinya. Namun buktinya kita mampu melewati tantangan tersebut dan menjadi pemimpin pemulihannya,” ujarnya. Maryoto melanjutkan, sistem merdeka belajar yang telah diterapkan selama ini terbukti mampu meningkatkan kemampuan peserta didik, tanpa harus dibebani dengan keharusan menyelesaikan materi atau terbebani dengan syarat-syarat kelulusan yang mengkhawatirkan.
Hal yang sama, ungkap Maryoto, juga dilakukan di Kabupaten Tulungagung. Pelajar dan pendidik sama-sama sudah melalui tahapan yang tidak mudah saat tetap belajar di masa pandemi. “Dengan memaksimalkan kemajuan teknologi, rupanya halangan belajar tersebut bisa dilalui,” tuturnya. Kendati saat ini pembelajaran tatap muka (PTM) sudah diterapkan 100 persen, namun Bupati Maryoto tetap meminta peserta didik dan pendidik untuk memastikan disiplin menerapkan prokes di lingkungan
sekolah dan lingkungan rumah. “Jangan lupa prokesnya harus tetap dilakukan, karena ada ancaman penyakit lain yakni hepatitis akut, yang sudah ditemukan suspeknya di Tulungagung,” paparnya. Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tulungagung, Rahadi Puspita Bintara mengucapkan selamat kepada pelajar dari berbagai sekolah yang berprestasi dan mendapatkan piala dalam sejumlah event yang diikutinya. “Semoga semakin berprestasi dan sudah kita siapkan beasiswa kepada pelajar yang berprestasi,” ungkapnya. Rahadi mengaku saat ini pihaknya sudah siap menerapkan merdeka belajar, yang bukan lagi berfokus pada penyelesaian materi oleh peserta didik dalam satu tahun. Namun perubahan mindset belajar yang berfokus pada citacita dan keinginan peserta didik di masa mendatang. Sehingga, sejak dini peserta didik sudah bisa memfokuskan diri untuk menggapai mimpi dan citacitanya. (adv/fir/mad/lis)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SABTU KLIWON, 14 MEI 2022 HALAMAN 8
Pencabulan Anak di Bawah Umur Berakhir Pernikahan
modin,” tandas Setyono Budhi Santoso. Sebenarnya, lanjut Setyono, perbuatan pelaku dapat dikenakan pasal 81 dan atau pasal 82 UU RI No 17 tahun 2016, tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (edy/lis)
Bhabinkamtibmas Polsek Mumbulsari membantu meyemprot kandang sapi.
Cegah Wabah PMK
Polres Jember Bersama Tiga Pilar Semprot Kandang Sapi Jember, Memorandum Wabah penyakit mulut dankuku (PMK) saat ini sedang menjadi perhatian serius pemerintah. Sebab, penyakit ini disebabkan oleh virus berbahaya dan mematikan bagi hewan berkuku belah dua, utamanya ternak seperti sapi, domba, babi, dan lainnya. Penanganan dan pencegahan penyakit ini dibutuhkan kolaborasi dan gotong royong seluruh elemen masyarakat untuk menyelesaikan serta mencegah merebaknya PMK. Sebab, PMK dapat menyebar dengan cepat dan sangat merugikan ekonomi bagi peternak. Dengan adanya wabah tersebut, Polres Jember dengan gerak cepat berkolaborasi bersama tiga pilar melakukan antisipasi dan pencegahan merebaknya PMK tersebut dengan memberikan penyemprotan cairan pembunuh virus atau disinfektan, Jumat (13/5). Seperti yang dilakukan Polsek
Mumbulsari bersama 3 pilar melakukan pencegahan dengan memberikan edukasi dan penyemprotan disinfektan cairan pembunuh virus di kandang peternakan sapi milik Mundhir di Dusun Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, yang menampung sapi 42 ekor. “Selain itu kami melakukan pengawasan melekat terhadap hewan ternak di tempat kami, untuk mencegah masuknya virus PMK ini. Dan sesuai imbauan Dinas Peternakan, untuk sementara dilarang mendatangkan ataupun mengirim hewan ternak keluar Jember. Apabila terjadi pengiriman/ pembelian hewan ternak di luar Jember, kita koordinasi dengan pemilik (pembeli hewan ternak) untuk dilakukan pengawasan khusus atau dikarantina dulu 14 hari. Setelah dirasa sehat dan bagus, maka hewan ternak tersebut dapat dikirim.” ujar Kapolsek Mumbulsari AKP Subagio. Selain penyemprotan disinfek-
tan, pemberian vitamin lebih intensif lagi juga dilakukan pengasapan pada area kandang sapi dengan cara membakar jerami yang dimasukkan dalam tong dan ditempatkan di pinggir kandang dengan tujuan selain mengusir serangga juga mencegah adanya virus. Seperti yang disampaikan Mundhir, pemilik peternakan sapi. “Sebelum adanya PMK ini pun kami sudah melakukan pengasapan dan antisipasi yang terkait dengan kesehatan ternak. Setelah adanya PMK ini kami lebih sering melakukan pengasapan maupun penyuntikan vitamin terhadap hewan ternak kami,” katanya. Sedangkan Kepala Desa Lampeji Ari Wahyudi menambahkan bahwa langkah yang dilakukan oleh pemerintah desa dengan adanya PMK ini, yaitu melakukan koordinasi dengan tiga pilar dan pemilik ternak hewan. “Melakukan pemeriksaan kesehatan ternak yang ada di wilayah kita,” ujarnya. (edy/lis)
untuk menyelesaikan masalah tersebut. “Jadi intinya kapasitas kita pun terbatas, makanya ketika warga menyampaikan aspirasinya ini kita tidak bisa langsung membuat keputusan. Kita harus berkordinasi lebih lanjut dengan instansi terkait,” ucapnya. Karena viral dan menjadi perbincangan di mana-mana, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo turut angkat bicara terkait perkara Modin Karanganom itu. Bupati meminta warga agar tidak terburu-buru dan gegabah atas dugaan adanya WIL itu. “Makanya kita perlu buktikan dulu atas dugaan-dugaan yang ada,” terangnya, Jumat (13/5). Sebagaimana ramai diberitakan, WH terjerat kasus memiliki dua WIL. Yang satu mengaku sebagai istri siri, dan satunya lagi calon istri siri. Keduanya di saat yang hampir bersamaan
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Bupati Sikapi Perkara Modin Karanganom Tulungagung, Memorandum Warga Desa Karanganom, Kecamatan Kauman, gerah dan meminta salah satu kaur di desa setempat yang berinisial WH untuk segera mengundurkan diri. WH diminta mengundurkan diri usai terlibat dugaan kepemilikan wanita idaman lain (WIL), meskipun saat ini yang bersangkutan sudah memiliki anak dan istri. Puncak kemarahan warga dilampiaskan pada Kamis (12/5) siang. Puluhan warga mendatangi Balai Desa Karanganom, meminta WH segera mengundurkan diri saat itu juga. Kondisi tersebut membuat pihak kecamatan dan kepolisian datang untuk mengevakuasi WH ke lokasi yang lebih aman. Camat Kauman Rachmad Adityo mengatakan, sejauh ini pihaknya bersama pemdes telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan
FOTO: MEMORANDUM/ARI
YS, terduga pelaku pencabulan anak di bawah umur.
Bupati Maryoto Birowo memberikan keterangan kepada awak media.
membongkar kedok WH. Menurut keduanya,WH mengaku sebagai duda beranak satu dan bekerja menjadi pegawai Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung. (fir/mad/lis)
Wali Kota Malang Sutiaji menyerahkan apresiasi kepada pelajar berprestasi.
Peringati Hardiknas
Wali Kota Malang Dorong Penguatan Potensi Sekolah Malang, Memorandum Wali Kota Malang Sutiaji berharap momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dapat meningkatkan derajat pendidikan masyarakat secara menyeluruh dan menguatkan potensi di lembaga pendidikan, sehingga berpengaruh besar terhadap masa depan bangsa ini. Itu disampaikan Sutiaji ketika memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional di Halaman Balai Kota Malang, Jumat (13/5). Acara ini diikuti seluruh insan pendidikan se-Kota Malang, di antaranya Kepala TK, SD, SMP, SMA, SMK Negeri ataupun swasta didampingi pengawas serta jajaran Forkopimda Kota Malang, dan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkot Malang. Sutiaji menyampaikan potensi di
sekolah sangat luar bisa dan dapat terus dikembangkan serat dikuatkan untuk menorehkan prestasi. “Mudah-mudahan dengan peringatan hari pendidikan nasional ini kita mampu mendidik diri kita, kita mampu mendidik keluarga kecil kita, kita mampu mendidik orang-orang di sekeliling kita, sehingga kita dapat menjadi orang yang berpengaruh bagi lingkungan sekitar kita,” kata Sam Sutiaji, sapaan akrab Wali Kota Malang. Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI yang dibacakan Wali Kota Malang menyampaikan selama dua tahun terakhir, banyak sekali tantangan yang harus kita hadapi bersama, yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. “Ke depan, masih akan ada rintangan yang jauh lebih tinggi. Dan
kita akan terus memegang komando, memimpin pemulihan bersama, bergerak untuk merdeka belajar,” katanya dalam sambutan. Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Suwarjana menambahkan guru harus menjadi fasilitator yang baik dalam merdeka belajar. “Kewajiban Guru adalah untuk membimbing anak untuk karakter timbul kemudian kreatifitas timbul dengan sendirinya. Sumber belajar tidak hanya didalam kelas, dimanapun bisa dipakai untuk sumber belajar,” jelasnya. Pada upacara peringati Hardiknas ini juga diberikan penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi Kota Malang mulai dari prestasi tingkat internasional, nasional dan provinsi. (*/ari/lis)
Kades Kepuhrejo Berharap Kasun Terlantik Membawa Kemajuan Desa Tulungagung, Memorandum Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Dusun (Kasun) Darungan, Desa Kepuhrejo, Kecamatan Ngantru, berlangsung khidmat, Jumat (13/5). Diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, acara yang berlangsung di Balai Desa Kepuhrejo tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Hadir dalam acara itu Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tulungagung, Forkopimcam Ngantru, seluruh kepala desa se-Kecamatan Ngantru, BPD, LPM, RT, RW, tomas, toga, tokoh pemuda, beserta tamu undangan lainnya. Kepala Desa Kepuhrejo Moch Turkan mengatakan, pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan penjaringan dan penyaringan perangkat desa yang sudah dilakukan oleh panitia beberapa waktu lalu. “Alhamdulillah tahapan yang dilalui mulai pendaftaran, penjaringan, hingga pelaksanaan ujian penyaringan yang dilaksanakan oleh panitia lancar tanpa ada kendala apapun sesuai harapan bersama. Hasilnya, Asef Thariyo Yatno Sasongko memperoleh nilai ujian tertinggi, dan ditetapkan menduduki jabatan Kasun Darungan usai dilantik hari ini,” terang Turkan. Turkan menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, dan semua pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanan ujian penjaringan hinga dilaksanakan pelantikan. “Dengan terlantiknya Kasun Darungan
FOTO: MEMORANDUM/KIN
kiri korban kamar. Di dalam kamar tersebut pelaku langsung membuka semua baju dan celana yang dipakai korban hingga melakukan perbuatan persetubuhan terhadap korban. Setelah melakukan aksinya, YS mengantar pulang korban ke rumahnya di Desa Sumberjati, Kecamatan Silo. Korban menceritakan perbuatan yang dilakukan YS tersebut kepada ibunya, sehingga ibu korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ledokombo. Unit Reskrim Polsek Ledokombo mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku dan berhasil mengamankan YS di daerah Dusun Paluombo, Desa Sumber Salak, tanpa perlawanan. “Setelah dilakukan penangkapan pelaku dari pihak keluarga melalui kepala desa meminta damai. Kedua belah pihak sepakat untuk mengawinkan (menikahkan) lewat
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Kapolsek Ledokombo AKP Setyono Budhi Santoso menjelaskan, terduga pelaku dilaporkan setelah diketahui melakukan aksi persetubuhan terhadap anak di bawah umur pada Jumat 2 Juli 2021 di rumah pelaku pada siang hari. “Pengamanan terduga pelaku dilakukan setelah anggota reskrim terus melakukan penyelidikan setelah menerima laporan keluarga korban pada 8 Oktober 2021. Di mana setelah melakukan aksi persetubuhan terhadap korban, terduga pelaku langsung kabur ke Bali,” terangnya, Jumat (13/5). Modus terduga pelaku YS mengajak korban yang masih berumur 13 tahun ke rumahnya di Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, dengan tujuan akan diperkenalkan dengan keluarganya. Pada waktu itu kondisi rumah dalam keadaan sepi. YS langsung menarik tangan
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Jember, Memorandum Diduga menjadi pelaku tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur, seorang pemuda dengan berinisial YS, asal Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, diamankan Unit Reskrim Polsek Ledokombo, Kamis (12/5).
Kasun yang dilantik foto bersama Kades Kepuhrejo serta Forkopimcam Ngantru.
yang baru, akhirnya SOTK Pemerintah Desa Kepuhrejo yang kosong terisi kembali dan terpenuhi,” tuturnya. Pihaknya berharap, adanya kepala dusun yang baru dilantik, nantinya bisa menjalankan tugas melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. “Sehingga ke depan bisa membawa perubahan Desa Kepuhrejo ke arah yang lebih baik sesuai harapan kita bersama,” pungkas Turkan. Sementara itu, Camat Ngantru Dwi Hari Subagyo juga mengucapkan selamat kepada seluruh panitia pelaksana ujian penjaringan dan penyaringan perangkat Desa Kepuhrejo. Karena telah melaksanakan tugas dengan baik dan sukses, sehingga yang memperoleh nilai terbaik dapat dilantik hari ini. “Selaku muspika khususnya Kecamatan Ngantru, kami mengucapkan
selamat kepada Kasun Darungan terlantik beserta istri, yang telah dikukuhkan sebagai tim penggerak PKK dusun oleh ketua tim penggerak PKK desa. Dengan dilantiknya kasun yang baru ini, bahwa SOTK Pemerintah Desa Kepuhrejo telah terisi,” paparnya. Dwi Hari Subagyo berharap ini merupakan awal moment, bukan suatu akhir kegembiraan atau eforia Kasun Darungan dari rangkaian mengikuti penjaringan perangkat desa. “Tetapi ini awal dalam melaksanakan tugas yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Dengan harapan, kasun terlantik nantinya mampu bekerja dengan baik, sehingga bisa membawa perubahan Desa Kepuhrejo ke depan lebih maju lagi,” harapnya. (kin/lis)
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos, Eko Yudiono S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah, Alif Bintang Timur H Ali S I Kom, Jaka Santanu Wijaya. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo Direktur Utama: SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida Choirul Shodiq SH MH S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/ Pemimpin Perusahaan: eks. Harga Iklan Pas: Rp. 25.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 20.000,-/mm kolom. Iklan Hitam Putih: Rp.30.000/mm kolom, Spot Warna Hal 1: Rp.50.000/mm kolom, Spot Warna Hal 3: Rp.40.000/mm kolom. Spot Warna: Rp. 39.000,-/ mm kolom. Kreatif Yoyok Khayatullah AMD SE Spot Warna: Rp. 37.000,-/mm kolom. Kreatif Colour/advetorial: Rp.35.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif/advetorial: BW Rp. 25.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
HALAMAN 9
Konsultan Luar Negeri Lirik Program Megpreneur Lamongan
Jelang Porprov VII
Panpel Kebut Penggarapan Venue Lintasan Atletik tikan dengan grovel. Lalu untuk lintasan atletik keliling juga harus menggunakan material sintetis. “Jika grovel belum selesai, maka lintasan atletik juga tidak bisa dipasang. Hal inilah yang mengkhawatirkan,” ujarnya. Menurutnya, jika perbaikan JSG ini tidak beres akan berdampak pada kegiatan lain. Karena di lokasi ini, selain sebagai pembukaan Porprov, ada acara drum band serta tempat pertandingan sepak bola dan cabang olahraga lainnya. “Di samping lintasan untuk lari, di situ juga ada lompat tinggi, lempar martir, lempar lembing serta tolak peluru dan jadwalnya ada yang mendahului, itu yang jadi perhatian khusus, harus selesai, sesuai jadwal yang ada,” urai Bambang. Sementara, anggota Komisi D DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo setelah mendengarkan capaian persiapan minta kepada Dispora dan OPD lain untuk betul-betul mempersiapkan event 4 tahunan ini Jember sebagai tuan rumah Porprov Jatim 2022. “Terkait persiapan venue yang belum maksimal, DPRD Jember akan memanggil Cipta Karya dan rekanan. Selain itu, kami berharap akhir Mei harus sudah rampung,” katanya. Ardi Pujo kemudian menyatakan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan sidak dan berkomunikasi dengan Komisi A sebagai mitra Cipta Karya. Sementara Adi Kurniawan sebagai Ketua Panitia Supporting Pelaksanaan Porprov ke VII Kabupaten Jember menambahkan, Mengingat semakin hari semakin dekat nya pelaksanaan gelaran akbar Porprov ke VII di Jember, dalam beberapa bulan terakhir kita mulai merapatkan diri dan lebih intens lagi. “Dengan rapat kecil dan rapat besar baik dengan zoom meeting untuk selalu lakukan Lintas OPD guna merajut seni pertunjukan yang harus didukung oleh banyak pihak sesuai dengan tupoksinya masing-masing, “beber Adi Kurniawan. Dari segala bidang persiapan baik persiapan non fisik dan fisik yang telah dilaksanakan sudah mencapai 75 persen, jadi tinggal 25 persen untuk finishing yang 5 persenya untuk pembersihan. (edy/lis)
Lamongan, Memorandum Program Megilan Preneur (Megpreneur) besutan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan membawa daya tarik tersendiri bagi konsultan dan peneliti UMKM luar negeri.
Pekerja dengan alat berat melakukan perbaikan venue lintasan atletik untuk Porprov VII.
gram Megpreneur. Dia sangat terkesan dengan antusiasme para generasi muda Lamongan dalam berwirausaha. “I’m quietly impress, also by the amounts of a entrepreneurs and the enthusiasm, so really nice and they also very eager to learn and very respectfull. So I’m really looking for to cooperate (Saya terkesan, juga dengan jumlah entrepreneur dan antusiasmenya. Sangat bagus dan juga kemauan untuk belajar dan sangat hormat.
Jadi, saya sangat menantikan untuk bekerja sama),” ucapnya di hadapan Bupati lamongan Yuhronur Efendi yang karab disapa Yes ini, Jumat (13/5). Ha d i r b e r s a m a Pr o f Hendrik, Peneliti dan Konsultan Bidang Ekonomi Kreatif serta Pengembangan UMKM Radityo Putro Handrito yang sekaligus Sekprodi Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Brawijaya Malang mengungkapkan, kedatangannya menghadiri program megpreneur tak lepas dari usulan sang mentor Dias Satria. “Kami saat ini sedang mengajukan riset ke Belgia, pendanaan tentang action research, untuk menciptakan
sebuah skema pelatihan program. Intinya untuk membawa sistem yang sudah ada di eropa bisa diterapkan di negara berkembang. Kemudian Mas Dias merekomendasi di Lamongan, karena kebetulan sedang ada penjurian program Megpreneur,” terang Raditya Putro. Meski masih bersifat pertemuan, Raditya berharap program Megpreneur masuk menjadi salah satu kegiatan yang didaftarkan dan disetujui untuk mendapatkan pendanaan. Sehingga program-program yang bersifat menumbuh kembangkan UMKM dapat terus tumbuh subur di Indonesia. “Kami sempat ke Bali, kalau di Bali kemarin lebih ke
ibu-ibu yang memiliki usaha di bidang kriya (tradisional), di Malang juga hampir sama kriya. Tapi di sini (Lamongan) kita bertemu anak-anak muda, bahkan tadi kami sempat berinteraksi menggunakan bahasa Inggris. Wah tepat ini kalau nanti jadi responden. Jadi ini sesuai sekali, kita memiliki landscape penelitian yang bervariasi,” pungkasnya. Mendengar hal tersebut, Bupati Yes berharap program Megpreneur dapat benar-benar terpilih sehingga kedepannya dapat terus dikembangkan untuk menelurkan para entrepreneur Indonesia. “Mudah-mudahan di approve dan segera ada tindaklanjutnya,” harapnya. (*/asw/lis)
FOTO: MEMORANDUM/ASW
Hal ini terlihat dari antusiasme Prof Hendrik Slabbinck dari Department Marketing, Innovation, and Organization Ghent University Belgia usai menghadiri proses penyeleksian inkubasi bisnis yang diikuti para milenial dan santri Lamongan. Diungkapkan Prof Hendrik saat berkesempatan berkunjung ke Ruang Kerja Bupati Lamongan di Pendopo Lokatantra mengungkapkan pendapatnya tentang pro-
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi berbincang dengan Prof Hendrik Slabbinck dari Department Marketing, Innovation, and Organization Ghent University Belgia.
Kapolres Tulungagung Imbau Antisipasi Wabah PMK
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Jember, Memorandum Jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur VII/2022 kurang sebulan lagi. Komisi D DPRD Jember menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dengan agenda persiapan sebagai tuan rumah Porprov Jatim 2022, Kamis (12/5). Dalam RDP ini terungkap persiapan Porprov VII yang dimulai digelar pada 25 Juni-3 Juli 2022, hingga kini renovasi venue lintasan atletik yang masih dalam proses pengerjaan dan masih amburadul serta perlu penanganan lebih serius. Komisi D mempertanyakan kesiapan Jember selaku tuan rumah, sekaligus peserta Porprov Jatim 2022. Sebab, ada banyak yang harus disiapkan, seperti fasilitas, keamanan dan kesiapan atlet. Sekretaris Dispora Jember Bambang Cahyo Wibowo mengatakan, pihaknya tengah mempersiapkan sarana prasarana. Meliputi makan, hotel, kendaraan, dan kaos yang nantinya akan digunakan oleh atlet dan official. Terkait kesiapan atlet Jember sebagai tuan rumah, Bambang menyebut hal tersebut telah ditangani oleh KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Jember. “Untuk kesiapan atlet dihandle oleh KONI,” katanya. Sedangkan Dinas PU Cipta Karya memiliki tugas mempersiapkan sarana yang akan digunakan pertandingan 18 cabang olahraga. Di antaranya ialah Jember Sport Garden (JSG), GOR PKPSO, GOR Argopuro, dan Lapangan Notohadinegoro. Terlihat kesiapan JSG masih perlu mendapat perhatian khusus. Sebab, masih harus ada perbaikan-perbaikan yang perlu dilakukan. “Untuk JSG perlu perhatian khusus, karena ada 3 cabor yang akan bertanding dan satu acara seremonial. Jadi butuh persiapan yang jelas dan tepat waktu,” kata Bambang. Bambang menambahkan, jika JSG proses perbaikannya tidak tepat waktu, maka akan berdampak pada kegiatan Porprov tersebut. “Saya tidak tahu persis, untuk progres Cipta Karya. Saya hanya khawatir terkait proses pengerjaannya. Terlebih acaranya akan dimulai kurang lebih 30 hari lagi,” ungkapnya. Menurut Bambang, ada dua bagian aspal pada sisi utara dan selatan yang harus digali dan digan-
SABTU KLIWON, 14 MEI 2022
Tulungagung, Memorandum Sampai saat ini Kabupaten Tulungagung masih menjadi wilayah aman dari wabah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang ternak sapi. Kendati masih aman, namun seluruh instansi di Kabupaten Tulungagung sejak beberapa hari lalu telah bersama-sama melakukan pencegahan masuknya PMK di Kota Marmer. Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto meminta masyarakat agar melakukan sejumlah langkah untuk antisipasi PMK. Seperti melakukan pemotongan hewan sesuai prosedur dan dengan cara-cara yang sehat. “Kita sampaikan imbauan dan antisipasi kepada masyarakat agar ikut mengantisipasi masuknya PMK di Tulungagung,” ujarnya, Jumat (13/5).
AKBP Handono Subiakto
Selanjutnya, Handono mengimbau agar masyarakat
tetap menjaga kebersihan sebelum mengkonsumi daging
sapi yang telah disembelih dengan benar. Diungkapkannya, untuk menjamin kualitas dan mutunya, daging hewan yang akan diedarkan di pasaran haruslah terlebih dahulu dipotong di rumah potong hewan (RPH). “Manfaatkan RPH untuk memotong hewan. Sebab di RPH itu dilakukan pemeriksaan kesehatan sebelum hewan dipotong,” ucapnya. Pihaknya juga meminta kepada peternak untuk segera melaporkan, jika mendapati hewan piaraannya dalam kondisi tidak sehat. Seperti demam, kemudian ditemukan gomen di mulut dan lidah, serta luka di bagian kuku. “Pembatasan lalu lintas hewan dari daerah outbreak dan suspek juga kita lakukan,” lanjutnya. Sementara Kasi Humas
Polres Tulungagung Iptu Anshori mengatakan, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi peternakan dan penjualan sapi yang ada di wilayahnya. “Sudah kita lakukan dan akan kita lakukan secara rutin. Itu untuk mengantisipasi masuknya PMK di Tulungagung,” pungkasnya. (fir/mad/lis)
ELEKTRONIK
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.
Hilang STNK. Mobil Suzuki tahun 2004 warna abu-abu metalik. NOPOL: L-1198-NO. an/ Koe Cindyella Dewi A. da/ Kutisari Indah barat 10/2 sby.
Hilang BPKB. Mobil Isuzu tahun 2008 warna cokelat muda metalik. NOPOL: L-1506-E. an/ Lie May Lie da/ Jl. Manyar tirtomoyo 3/23 sby.
HLG BUKU KIR L.9843.UA/ SB.212556.K/PY.MAKMUT JAYA TRANSINDO/JL.SURABAYA.
HLG STNK YAMAHA MIO TH 2007 W MERAH W 2760 ME, AN YOHANES - AQUA MARINE 1/29 DRIYOREJO GRESIK.
HLG HONDA BEAT THN 2019 L 2156 LN AN. LAILANA FADZRIZA SRB D/A. JL PULOSARI GANG III J NO 58 B RT 001 RW 007 DUKUH PAKIS SURABAYA.
HILANG STNK SPD MOTOR HONDA BEAT L5363CY A/N: SOLEKAN D/A: MEDOKAN ASRI BARAT IX BLOK MA
DICARI TK.Bubut Berpengalaman utk Wilayah Surabaya Pusat. Hub:081252069669
Hilang STNK. spd motor Honda tahun 2021 warna hitam. NOPOL: L-6181RV. an/ Bayu citrawan da/ Keputran kejambon 2/ 65 genteng sby.
Bth Cs/Ob, Max35th, Min Sim C, Pglmn Cleaning Service, 1thn, Min SMP, Dom Sby & Sktrnya. Krm Lamaran Ke: PT Citra Airindo Abadi Jl.Panglima Sudirman No.65 Sby, Jatim. 085158370922
HLG STNK SPD MTR HONDA SCOOPY TH 2021 L 3839 HA AN. PARIADI D/A. JL. SUKOMANUNGGAL 5 / 44 B SURABAYA.
Hilang STNK. spd motor Honda warna silver tahun 2020.NOPOL: L-3961-EJ. an/ Andy Prasetyo da/ Menanggal 03/ Delima 03 sby
LOWONGAN
DICARI OPRTR & KRNET CTK MSN HDLBRG PLANO YG PGLMN,HUB 085107015540.
VIMAX-HAMMER OF THOR - PENIS GETAR / PUTAR - PENIS MAJU MUNDUR - PENIS IKAT PINGGANG - PENIS MUTIARA - VAGINA GETAR / SUARA HUBUNGI : - VAGINA CENTER, DLL Hp/WA : 0812 3259 8251
- VIAGRA / CIALIS - VIMAX / ARABIAN OIL - PROCOMIL / PERANGSANG - VACUM PENIS / PAYUDARA
HLG STNK AG.2114.DE AN. SAMSUDIN DS. KUWIK KEC. KUNJANG KAB. KEDIRI.
HLG BPKB L 1714 IR MINIBUS THN 2011 MOCH IRSANDI GAYUNG KEBON SARI GG 08 BUNTU 147 1 SBY. NOKA MMMCA26Y1BH313661 NOSIN Z20D1105466K. HLG STNK SPD MTR HONDA TH 2015 L-4720-DR AN.FATIMAH D/A.KEDURUS GG 3/30 SBY. HLG BUKU KIR L.8990.UD/ SB.237426.K/THIO CHANDRA SUTIONO/JL.KRNCANA SARI BARAT.7.B/22.SBY. HLG BUKU KIR L.9337. U N / S B . 1 7 2 4 9 3 . K / PT.SARI TIGA NUANSA/ JL.KERTOPATEN.14.A.SBY.
HLG BUKU KIR L.8047.UU/ PT.RAJAWALI SURABAYA JAYA PERKASA/JL.RUNGKUT ASRI UTARA.6.PERTOKOAN SURYA INTI PERMATA KAV.37.SBY. HLG BUKU KIR L.8109.UD/ PT.RAJAWALI SURABAYA JAYA PERKASA/JL.RUNGKUT ASRI UTARA.6.PERTOKOAN SURYA INTI PERMATA.KAV.37.SBY. HLG BUKU KIR TEMPELAN/ S B . 2 8 5 7 3 2 . K / P T. R A H AY U PERDANA TRANS TRANS/ JL.SURABAYA. HLG BUKU KIR L.8843.AF/ PT.SUPRA USADHATAMA/ JL.LAKSDA M.NATSIR.17.SBY. HLG BUKU KIR L.8139.VK/ S B . 1 9 0 1 6 7. K / P T . K R E A S I PERDANA INDONESIA/ JL.SURABAYA. HLG BUKU KIR TEMPELAN/ SB.277951.K/PT.TEMAS SUZUE INDONESIA/JL.SURABAYA.
HILANG STNK MTR HONDA SCOOPY TYPE F1CO2N46LO A/T WRNA MERAH L.6954.WR AN. MOCH. TAUFIK SIMOREJO 21/28. HILANG STNK HONDA BEAT. W 4557 NAY SRI SUKINI 081219499400. HILANG STNK HONDA BEAT W 2445 ZY TRI ISTIJASTUTIK 081553084809. HILANG STNK SPD MOTOR HONDA SCOOPY L3260DK A/N: INARTI D/A: KEDUNG TARUKAN 4-C/28. HLG BPKB ASLI MTR YAMAHA 1997 HTM TYPE T105 K/E, No Pol L 2230 B NK.MH 34ST001VK073609, NS. 4ST066492, AN. TANNO ADIMULYA. HILANG 4 April 2022, dsktr rangkah sby Bagi yg menemukan diberi imbalan, Hub:085100517755.
memorandum.co.id
MOJOKERTO-JOMBANG
memorandumredaksi @gmail.com
SABTU KLIWON, 14 MEI 2022 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Hardiknas 2022, Bupati Beri Penghargaan Siswa Berprestasi Mojokerto, Memorandum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2022, diperingati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto dengan menggelar upacara bendera di halaman kantor pemkab, Jumat (13/5). Peringatan hardiknas kali ini berbeda dengan sebelumnya karena 2 Mei bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri 1443 H dan cuti bersama. Keterangan mengenai peringatan tersebut, sebelumnya sudah disampaikan melalui surat Mendikbud Ristek RI Nadiem Anwar Makarim bernomor 28254/MPK/TU.02.03/2022 tertanggal 22 April 2022. Mengusung tema ‘Pimpin Pemulihan Bergerak untuk Merdeka Belajar’, upacara dipimpin langsung oleh Bupati Ikfina Fahmawati, diikuti seluruh kepala sekolah, guru, dan siswa mulai jenjang SD hingga SMP secara tatap muka dan mematuhi protokol kesehatan. Bupati Ikfina menyampaikan, sejumlah perkembangan program merdeka belajar yang kini tengah menginjak tahun ketiga. Beberapa di antaranya adalah kurikulum merdeka yang kini sudah dijalankan ratusan ribu sekolah di seluruh Indonesia, pergantian ujian nasional menjadi asesmen nasional, serta terciptanya dana abadi kebudayaan untuk para pelaku budaya dan seniman. “Terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran. Kini kurikulum merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Itu berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan,” jelas Ikfina membacakan pidato Mendikbud Ristek RI, Nadiem Anwar Makarim.
Proses evakuasi korban kecelakaan yang meninggal di Jalan Raya Trawas. FOTO: MEMORANDUM/NO
Motor Sejoli Hantam Tiang Baliho, 1 Tewas Akibat kejadian itu, Ali Mustofa (22), warga Tunggulunan RT 006/ RW 003 Desa Watubolong, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan kekasihnya, Sindi Dwi Saputri (23), asal Desa
Jombok, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek mengalami luka serius dan masih dirawat intensif di RSUD dr Soekandar Mojosari. Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto IpdaWihandoko membenarkan kejadian itu. “Kejadiannya seki-
tar pukul 13.45. Motor korban masih kita amankan. Sedangkan korban yang kritis masih dalam perawatan medis. Sedangkan korban yang meninggal dunia sudah di bawa pulang pihak keluarga,” terangnya. Hasil olah TKP, kecelakaan itu bermula ketika korban melaju dari arah Trawas menuju Mojosari. Tepat di lokasi kejadian, korban kehilangan kendali hingga menabrak papan nama pondok pesantren. Hasil itu diperkuat kesaksian Asmuni, warga yang mengetahui
detik-detik sebelum kecelakaan tragis itu terjadi. “Motornya melaju dengan kecepatan tinggi. Tabrakan pun sampai terdengar keras suaranya dari rumah,” terang pria yang mengaku tinggal tak jauh dari lokasi. Ia bahkan sempat ikut menolong salah satu korban yang dalam kondisi kritis. “Yang laki-laki meninggal di lokasi,” tambahnya. Kecelakaan itu ditangani Satlantas Polres Mojokerto dibantu personel Polsek Pungging yang datang lebih awal ke lokasi. (no/war/epe)
FOTO: MEMORANDUM/WAR
Mojokerto, Memorandum Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Trawas-Mojosari, tepatnya di Dusun Madyo Puro, Kecamatan Pungging, Jumat (13/5). Sejoli yang berboncengan Honda CBR bernopol W 6176 ZO, menabrak tiang baliho.
Ikfina menegaskan, guru dan murid kini tidak perlu lagi khawatir dengan tes kelulusan. “Karena asesmen nasional yang sekarang kita gunakan tidak bertujuan untuk menghukum, tetapi sebagai bahan refleksi agar guru sampai kepala sekolah terdorong untuk belajar,” tambahnya. “Sehingga nanti termotivasi untuk meningkatkan kualitas sekolahnya menjadi lebih inklusif dan bebas dari ancaman tiga dosa besar pendidikan,” tegasnya. Lanjut Ikfina, semangat yang sama juga sudah kita dengar dari para seniman dan pelaku budaya, sekarang mulai bangkit lagi, mulai berkarya lagi dengan lebih merdeka. Itu Semua berkat kegigihan kita untuk melahirkan terobosan ana abadi kebudayaan dan kanal budaya pertama di Indonesia. “Dampaknya, sekarang tidak ada lagi batasan ruang dan dukungan untuk berekspresi, untuk terus menggerakkan pemajuan kebudayaan,” terangnya. Masih Ikfina, semua perubahan positif yang kita usung bersama ini tidak hanya dirasakan oleh para orang tua,guru, dan murid di Indonesia, tetapi sudah digaungkan sampai ke negara-negara lain melalui presidensi Indonesia di konferensi tingkat tinggi G20. “Tahun ini kita membuktikan diri bahwa kita tidak lagi hanya menjadi pengikut, tetapi pemimpin dari gerakan pemulihan dunia,” tukasnya. Dalam rangkaian Upacara Peringatan Hardiknas 2022 ini, Bupati Mojokerto juga menyerahkan piala kepada para juara Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dan Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. (war/epe)
Dongkrak Pelayanan Perhubungan
Komisi A Kunker ke Dishub Yogyakarta “Terlebih, banyaknya peran strategis yang dimiliki oleh dishub tadi. Sudah semestinya harus memperbaiki pelayanan kepada masyarakat, bukan seperti kondisi saat ini,” lanjut politisi PKB itu. Ditegaskan olehnya, kondisi saat ini yang terjadi di Kota Santri. Sejumlah moda transportasi mulai dari ojek konvensional, ojek online, hingga becak terkesan semrawut. Demikian halnya penggunaan sarana dan prasarana perhubung-
an, sangat kurang maksimal. “Harus kita akui bersama, pegelolaan sarana dan prasarana perhubungan kurang maksimal,” tegasnya. Diakui olehnya, untuk merealisasikan peningkatan layanan, dishub memang tidak dapat melakukan sendiri, tapi harus bersinergi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lain. “Inilah yang ingin kami dorong melalui kunker kali ini. Akses informasi yang sebanyak-banyaknya sebagai bahan masukan untuk terobosan yang dilakukan, harus benar-benar ada,” tuturnya. Kunci untuk mengurai FOTO
: ME
MOR
AND
UM/I
STIM
EWA
Kunker Komisi A DPRD Jombang ke Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta.
Cegah Penyebaran PMK, Dinas Peternakan Cek Pasar Hewan Kabuh
serangkaian masalah tadi, yakni inventarisasi masalah. Sebab apabila tidak kunjung dilakukan, pertumbuhan populasi penduduk yang juga diikuti oleh meningkatnya mobilitas tidak dapat dihindari. “Seiring berjalanya waktu, pertumbuhan penduduk populasi penduduk semakin bertambah. Artinya layanan perhubungan seperti angkutan umum, jalan, lahan parkir dan lain sebagainya, harus segera dilakukan untuk mengimbangi meningkatnya mobilitas masyarakat,” sebut Kartiyono. Fakta lapangan yang kerap ditemui di Kota Santri, yakni perilaku trayek angkutan umum yang ngetem sembarangan. Padahal, hal itu menyebabkan gangguan lalu lintas bagi pengguna jalan. Ditambah lagi aktivitas parkir liar yang mematok harga tidak sesuai dengan aturan, juga harus dibenahi. “Beberapa persoalan di atas tentunya menjadi tantangan serius untuk melakukan berbagai terobosan serta inovasi. Harus diakui pula jika masyarakat saat ini semakin kritis, maka upaya mengurai persoalan tadi harus dilakukans sebagai bentuk jawaban atas aspirasi yang disampaikan,” tandas Kartiyono. (adv/wan/war/epe)
Jombang, Memorandum Ratusan kasus suspek penyakit mulut dan kuku (PMK), langsung direspons Dinas Peternakan Kabupaten Jombang. Dengan melakukan pemantauan di Pasar Hewan Kabuh, Jumat (13/5). Hasilnya, ditemukan gejala sehingga seekor suspek dikembalikan ke daerah asal. “Sebagai respons cepat atas laporan suspek PMK, kami langsung melakukan pemantauan. Hari ini, kami mendatangi pasar hewan di Kecamatan Kabuh,” papar Kepala Dinas Peternakan Agus Susilo Sugioto. Diakui olehnya, langkah tersebut dilakukan untuk mencegah tersebarnya wabah PMK pada hewan ternak di Jombang. “Pemantauan ini dalam rangka pencegahan penyebaran PMK di Jombang, yang bisa masuk hanya hewan ternak dengan kondisi sehat. Satu ekor sapi suspek kita kembalikan, kita minta untuk putar balik ke daerah asal di Ngimbang (Lamongan,” katanya. Dijelaskan olehnya, indikator suspek PMK pada hewan ternak saat dilakukan pemantauan di pasar hewan. “Dikatakan suspek ini dilihat dari suhu sapi tinggi, saat mulut dibuka terdapat luka di lidah atau gusi. Sehingga kita harus ambil tindakan pencegahan,” jelasnya. Selain pemantauan, Agus menyebutkan pihaknya juga melakukan beberapa tindakan lain untuk menekan penyebaran. Seperti penyemprotan disinfektan. “Khusus penyemprotan desinfektan, bukan hanya dilakukan oleh medikvet, paramedikvet, serta inseminator utara Brantas. Namun juga melibatkan pendampingan dari kepolisian,” terangnya. Update data terbaru sapi dengan kategori suspek PMK di Jombang telah
Transaksi Sabu di Kamar Kos, Pengangguran Diborgol Mojokerto, Memorandum Satreskoba Polres Mojokerto menangkap M Imam Syafi’i (25), warga Dusun Sukorejo, Desa Lolawang, Kecamatan Ngoro dalam kasus peredaran narkoba jenis sabu, Kamis (12/5) malam. Dari tangan pengangguran itu, didapat sejumlah barang bukti yang siap diedarkan. Kasatreskoba AKP Bambang Tri menungkapkan, sebelum mengamankan tersangka. Pihaknya sudah mengantongi informasi dari masya-
rakat. Terutama maraknya peredaran sabu yang dilakukan di rumah kos tersangka. “Merespons informasi itu, kami lalu bergerak untuk melakukan penelusuran lapangan. Hasilnya, satu tersangka berikut barang bukti berhasil kami amankan dari lokasi,” ungkapnya kemarin. Barang bukti tadi, berupa 1 paket sabu seberat 0,34 gram, serta sebuah handphone yang digunakan sebagai sarana transaksi. “Guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Tersangka berikut barang bukti kami amankan ke Mapolres Mojokerto,” sambungnya. Kini, selain harus menjalani pemeriksaan intensif penyidik, tersangka harus mendekam di tahanan. Upaya itu dilakukan, untuk membongkar jaringan narkoba yang melibatkannya secara tuntas. “Tersangka kami jerat dengan Pasal 114 Ayat 1 jo Pasal 112 Ayat 1 atau Pasal 127 Ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika.
cam man an Dengan ancaman m a kkhukuman makas 10 10 simal di atas a a,” ar a,” tahun penjara,” ban ba ng ng. tandas Bambang. e)) (no/war/epe)
M Imam Syafi’I di tahanan Mapolres Mojokerto.
FOTO: MEMORANDUM/NO
Wali Kota Dukung Sertifikasi Halal MUI untuk bersinergi dan akan mengundang MUI dalam sidak terkait bahan pangan sebagaimana yang telah dilakukan tim gabungan antara Pemkot Mojokerto bersama TNI-Polri. “Kami di pemkot ada 3 OPD yang mengampu kegiatan untuk melakukan sidak terkait bahan pangan di masyarakat, di dalam tim juga melibatkan TNI-Polri. Apabila MUI berkenan kami bisa bagi jadwalnya, sehingga saat sidak kita bisa turun bersama-sama dengan output sesuai kebutuhan masing-masing,” jelasnya. Ning Ita juga mempersilakan MUI memanfaatkan gedung milik pemkot dalam menggelar perte-
muan. Seperti Pendopo Sabha Krida Tama maupun ruangan di lantai 4 Gedung MPP Gajah Mada. Wakil Ketua MUI Kota Mojokerto Muthoharun
Afif kepada Ning Ita, menyampaikan beberapa program yang sudah dijalankan. Di antaranya, pelatihan penyembelihan hewan kurban. kurban
FOTO: MEMORANDUM/WAR
Mojokerto, Memorandum Penyediaan makanan halal bagi warga Kota Mojokerto menjadi salah satu pembahasan dalam silaturahmi Wali Kota Ika Puspitasari bersama jajaran pengurus MUI Kota Mojokerto di Ruang Sabha Pambojana Rumah Rakyat, Kamis (12/5). Tentang jaminan halal, wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini juga sangat mendukung. “Jaminan halal kita juga sangat mendukung, karena kita sebagai seorang muslim itu tentu tidak hanya jenis makanannya yang halal, tapi proses pengolahannya juga penting sekali,” tuturnya. Untuk jaminan halal, Ning Ita menyatakan siap
Ning Ita bersama jajaran pengurus MUI Kota Mojokerto yang menghadiri halalbihalal.
Mengingat dalam islam cara menyembelih yang benar juga menjadi penentu kehalalan binatang yang disembelih. “Saat ini untuk penerbitan sertifi-
kasi halal ada pada Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di bawah naungan Kementerian Agama,” sebutnya. (war/epe)
“
Dikatakan suspek ini dilihat dari suhu sapi tinggi, saat mulut dibuka terdapat luka di lidah atau gusi. Sehingga kita harus ambil tindakan pencegahan AGUS SUSILO SUGIOTO Kepala Dinas Peternakan Jombang
FOTO: MEMORANDUM/WAN
Jombang, Memorandum Komisi A DPRD Jombang menggelar kunjungan kerja (kunker) ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta, serta Kabupaten Sleman, Kamis (12/5). Hal ini dilakukan, untuk mendorong terbosan peningkatan pelayanan terhadap masyarakat. “Kunjungan kerja kali ini, kami menuju ke Dinas Perhubungan Yogyakarta. Hasilnya nanti bakal kami jadikan bahan untuk mendorong peningkatan pelayanan di Kabupaten Jombang,” terang Sekretaris Komisi A Kartiyono kemarin. Dijelaskan olehnya, mengacu pada UU Nomor 23 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dishub mempunyai peran sangat strategis dalam mendukung transportasi dan pembangunan. “Seiring dengan kewenangan itu, dishub sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah daerah memiliki porsi pengelolaan perparkiran, kendaraan pengangkut orang hingga barang, hingga terminal,” jelasnya. Seiring tuntutan agar sektor transportasi dapat memiliki peran serta kontribusi dalam pembangunan. Serangkaian terobosan menuju arah yang lebih baik harus terus dilakukan.
Bupati membagikan penghargaan kepada salah satu siswa berprestasi Kabupaten Mojokerto.
Pemantauan yang dilakukan Dinas Peternakan Kabupaten Jombang di Pasar Hewan Kabuh.
bertambah menjadi 104 ekor. Dari angka tadi, 5 ekor anakan (pedet) mati. “Kemarin 96 ekor sekarang 104 sapi suspek, dan yang mati ada 5 ekor pedet kemungkinan karena air susu tidak maksimal. Saat ini pengobatan terus kita lakukan,” pungkas Agus. (wan/war/epe)
memorandum.co.id
HUKUM KRIMINAL
memorandumredaksi @gmail.com
SABTU KLIWON, 14 MEI 2022 HALAMAN 11
Tiga Budak Sabu Jaringan Sidoarjo Digulung
Surabaya, Memorandum Seorang pengedar dan dua kurir sabu digulung anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya di depan Perumahan Sukoasri, Sukodono, Sidoarjo dan di Jalan Dupak. Ketiga tersangka yaitu Farid (25), warga Jalan Ketintang Barat; Agus (25), warga Jalan Kembang Kuning; dan Mochammad (29), warga Jalan Dupak Timur. “Mereka adalah satu pengedar dan dua kurir. Saat ditangkap anggota usai mengambil ranjauan di depan perumahan,” ungkap Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri, Jumat (13/5). Terbukti, saat digeledah, dari tangan ketiga tersangka ditemukan 19 poket sabu seberat 6, 58 gram. “Saat ini masih kami kembangkan,
Berjaket...
untuk melacak keberadaan bandarnya,” tandas Daniel. Awalnya, anggota meringkus Agus dan Mochammad di Jalan Dupak usai mengambil ranjauan sabu di lampu merah bypass Balongbendo, Sidoarjo, sebanyak 19 poket. Saat diinterogasi, keduanya mengaku kurir dan suruhan Farid. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan mengeler keduanya di tempat persembunyian Farid di Perumahan Sukoasri, Sukodono, Sidoarjo, dan anggota berhasil menangkapnya tanpa perlawanan.
Sambungan dari halaman 1
hitam dan biru. “Pakai jaket gelap dan helm hitam. Pakaian sangat rapi. Jadi tidak ada warga sini curiga,” terang Kris, salah satu warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian, via pesan WhatsApp (WA), Kamis (13/5) sore. Modus yang dilakukan terduga pelaku, kata Kris, sebelum melancarkan aksinya, keduanya terlebih dulu mondar-mandir untuk mencari motor sasaran. “Mereka berboncengan,” imbuh dia. Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah, Kanitreskrim Polsek Tegalsari AKP Marji Wibowo belum merespons. Sementara itu, di Jalan Karangan III, terduga pelaku menggondol Honda Beat L 3640 MV milik YN, warga setempat. Informasi dihimpun semula motor diparkir di depan rumah Jalan Karangan III dekat balai RW. Korban memastikan, jika motor sudah dikunci setir. Namun, tak berselang lama, motor sudah raib. Menurut korban, ciri-ciri motor hitam dan strip hijau. Sementara, di bagian tutup knalpot pecah. “Kebetulan CCTV gak ada,” pungkas YN. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Wonokromo AKP Made Sutanaya saat dikonfirmasi terkait kasus tersebut juga belum merespons. Pesan singkat melalui WhatsApp (WA) juga belum dibalas. (fdn/fer)
Sebelumnya Gondo...Sambungan dari halaman 1 Gondo beralasan toh mereka sudah suami-istri. Kalau semua atas nama Gondo, bila terjadi apa-apa gampang mengurusnya. Sebab, Gondo sebagai lelaki tentu lebih lincah. Ketika Rima bersikukuh tidak mau, Gondo memaksa istrinya dengan berbagai ancaman. Bahkan, bila tidak ada Lastri, Gondo tidak segan-segan melakukan KdRT. Fakta tersebut dilihat dengan mata-kepala sendiri oleh Lastri sepulang dia dari berbelanja. Lastri melihat tangan Rima dipeluntir ke punggung dan tubuhnya disandarkan ke dinding kamar. Waktu itu Rima dipaksa menunjukkan di mana disimpan semua surat-surat berharga. Rima tidak mau membuka mulut. “Semua surat-surat itu sudah dititipkan saya dan saya simpan di rumah Wiyung,” kata Lastri. Melihat Rima tidak tahan melihat sikap suaminya, Lastri lantas menumpahkan sayur mayur belanjaan ke arah Gondo. Lastri juga berteriak agar lelaki tersebut pergi meninggalkan rumah bersama ibunya. Lastri juga mengancam akan lapor ke Pak RT dan polisi bahwa anaknya jadi korban KdRT. “Padahal, surat-surat penting itu sudah dititipkan ke saya untuk jaga-jaga,” aku Lastri. Ternyata tidak mudah mengusir Gando dan ibunya. Mereka menyatakan mau pergi bila dikasih uang dalam jumlah yang tidak masuk akal. “Mereka malah mengancam akan mencelakai Rima di bila tampak di jalan. Juga mengancam bakal membakar rumah,” kata Lastri. Menurut Lastri, sikap kasar dan preman Gondo serta ibunya tidak saja dialami Rima. Baru-baru ini Lastri juga mendengar bahwa penderitaan serupa terjadi pada istri-istri Gondo sebelumnya. “Semuanya ada empat. Semua janda kaya ketika dinikahi Gondo. Keempatnya berakhir perceraian,” kata Lastri, yang akhirnya memutuskan untuk menguruskan gugat cerai anaknya. Rata-rata, imbuh Lastri, usia pernikahan Gondo dan istri-istrinya terdahulu berumur pendek. “Mudah-mudahan tidak ada lagi korban Gondo setelah cerai dari Rima,” harap Lastri. (jos, bersambung)
Wanita Penghibur
Sambungan dari halaman 1
netizen. Komentar negatif kerap diarahkan kepada pasangan muda ini. “Pas kita liburan ke pantai, of course kita pakai bikini. Yang bikin dia sakit hati itu bilang ‘bajunya begini, berdua di pantai pasti udah seks,” kata Bastian Steel di YouTube Melaney Ricardo seperti dikutip detik.com. Bukan hanya itu, Sitha Marino juga pernah disebut sebagai wanita penghibur untuk Bastian Steel. Adik dari Putri Marino tersebut benar-benar sakit hati karena komentar tersebut. “Ada yang bilang, ‘Ini kayaknya pelacur Bastian selanjutnya nih,’ because the wear I wear. Aku pakaian emang kayak gini,” kata Sitha Marino. Sebagai pasangan, Bastian Steel coba menenangkan Sitha Marino. Ia meminta kekasihnya itu untuk tidak terlalu peduli dengan anggapan miring orang lain. “Aku ke Sitha bilang, ‘Nggak usah dengerin itu hak mereka ngomong apa’. Mereka cuma lihat di foto atau video itu aja, tapi nggak tahu the whole story,” katanya. Namun Bastian Steel ternyata juga memberikan teguran ke warganet yang memberikan komentar itu. Tentu saja teguran itu tidak pernah ditanggapi oleh netizen tersebut. “Lu bilang ke cewek kayak gitu, biar apa?” kata Bastian. (*/fer)
“Kami juga menggeledah rumah tersangka dan ditemukan barang bukti satu timbangan elektrik, tiga bendel plastik klip, dan HP yang dijadikan sarana komunikasi,” jelas Daniel. Sementara itu, Farid mengakui perbuatannya. Sebelumnya, dia membeli barang kepada bandar berinisial YG (DPO), pada Kamis (7/5) sekitar pukul 19.00. “Saya beli tiga gram sabu seharga Rp 3 juta. Saya baru bayar Rp 1,4 juta, sisanya akan dilunasi jika barang habis,” kata Farid. Selanjutnya, Farid menyuruh Mochammad dan Agus untuk mengambil barang ranjauan di Balongbendo. Tapi, belum sampai ke tangannya sudah ditangkap polisi lebih dulu. “Rencana sabu akan saya jual lagi,” tutur Farid. (rio/fer)
FOTO: MEMORANDUM/RIO
Usai Ambil Ranjauan
Ketiga tersangka diapit petugas sambil menunjukkan barang bukti sabu.
Tolak Ratusan Sapi NTT di Pelabuhan dan Jawa Timur tertahan saat berlabuh di Pelabuhan Tanjung Perak. Ratusan ekor sapi ini hendak dibongkar di pelabuhan untuk dikirim ke wilayah Bekasi menggunakan jalur darat. “Rencananya hendak dikirim ke Bekasi menggunakan truk. Kami minta untuk tidak melakukan bongkar di pelabuhan. Sesuai Surat Edaran Kepala Badan Karantina Pertanian Nomor 12950/KR.120/K/05/2022 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Kejadian Penya-
kit Mulut dan Kuku, jadi kami menindaklanjuti hal tersebut,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Anton Elfrino Trisanto, Jumat (13/5). Ia mengungkapkan, hal ini dilakukan satgas PMK untuk mencegah penularan PMK yang semakin banyak menyerang sapi. Ia meminta kapal untuk melanjutkan perjalanan dan melakukan bongkar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Mereka sempat memberi makan sapi tersebut kemudian melanjutkan perjalanan ke tujuan.
Sambungan dari halaman 1 “Ini langkah pencegahan, apalagi sapi juga dikirim ke Bekasi. Sehingga kami terpaksa tidak mengizinkan untuk bongkar di sini (Pelabuhan Tanjung Perak),” ungkapnya. Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan juga melakukan langkah antisipasi dengan menyidak rumah pemotongan hewan (RPH) Kedurus, Karangpilang. Ia meminta pemilik sapi melaporkan jika menemukan adanya penyakit tersebut. “Laporkan ke kami agar
ada langkah antisipasi untuk mencegah penyebaran PMK di Surabaya,” jelasnya. Seperti diketahui, saat ini wabah PMK tengah menjalar ke berbagai daerah. Kasus ini kembali muncul setelah Indonesia dinyatakan bebas PMK lebih dari tiga dekade lalu, yaitu pada 1990. Kasus ini kembali ditemukan di Gresik pada 28 April 2022, dan saat ini telah mengalami peningkatan kasus rata-rata dua kali lipat setiap harinya. Menurut laporan terkini dari
Carikan Solusi dibongkar karena adanya kebijakan pengendalian dan pembatasan lalu lintas serta adanya tindakan karantina ketat terhadap ternak ruminansia (sapi, kerbau, kambing, domba) serta babi dan produknya yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertanian Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Kebijakan tersebut dikeluarkan sebagai langkah antisipasi penyebaran virus penyakit mulut
Sambungan dari halaman 1 dan kuku (PMK) yang terjadi. “Saya mendapat laporan dari salah seorang pengusaha ternak bahwa ternak mereka tidak bisa diturunkan di Tanjung Perak karena adanya pembatasan dan pengendalian. Sudah dua hari ternak itu masih ada di kapal,” ujar Adik Dwi Putranto. Menurut keterangannya, ratusan sapi itu berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dikirim dengan tujuan DKI Jakarta
dan Jatim. Ia mengungkapkan, sejauh ini Jatim memang menjadi salah satu sentra ternak sapi potong terbesar di Indonesia dengan populasi sebanyak 4,9 juta ekor. Namun, untuk memenuhi kebutuhan daerah lain, pengusaha juga mendatangkan sapi dari luar pulau, salah satunya dari NTT. Untuk itu, Adik minta pemerintah segera mencarikan solusi agar distribusi hewan tidak ter-
sendat dan kebutuhan pasar bisa terpenuhi. “Kami meminta pemerintah memberikan solusi bagi pengusaha ternak, khususnya sapi yang saat ini mengalami masalah pengiriman, sehingga arus ekonomi tidak terhambat, apalagi saat ini sedang mengarah kepada pemulihan pascapandemi dan menjelang Iduladha, dimana kebutuhan hewan ternak pasti mengalami lonjakan cukup ting-
Layak Diancam Pidana Maksimal tersebut, pakar hukum pidana Universitas Bhayangkara (Ubhara) M Sholehuddin menilainya sesuatu hal yang wajar. “Kalau barang buktinya valid ya wajar saja hakim mengingatkan terdakwa ancamannya pidana mati. Boleh-boleh saja,” tutur Sholehuddin saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (13/5). Sementara terkait pasal yang
didakwakan, yakni pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 di mana ancaman tertingginya yakni pidana mati, Sholehuddin mengatakan jaksa bisa saja menuntut maksimal. “Bisa saja jaksa menuntut pidana mati. Sebab ancaman maksimalnya kan memang itu. Apalagi berbelit-belit. Jadi klop. Barang bukti banyak dan terdakwanya berbelit-belit. Dan hakim
Tersangka lalu masuk dengan cara mencongkel pintu rumah korban dengan obeng. Setelah berhasil, Akhmad mencuri gelang emas dan uang Rp 1,4 juta yang disimpan di lemari. Korban baru mengetahui setelah istirahat kerja dan pulang sekitar pukul 12.00. Saat masuk dan membuka kunci pintu rumah yang awalnya
bisa saja memutus berat itu,” tandasnya. Untuk diketahui, kasus peredaran narkoba ini terungkap setelah polisi melakukan pengembangan terhadap tujuh tersangka yang ditangkap terlebih dahulu. Dari pengakuan para tersangka tersebut, semuanya merujuk kepada nama terdakwa, Saiful Yasan. Dalam menjalankan bisnis-
nya terdakwa menggunakan modus operandi persewaan sound system untuk bahan kamuflase agar tidak ketahuan warga maupun polisi. Narkotika didapatkan terdakwa dikirimkan dari Sumatra untuk diedarkan di Jawa dan Kalimantan. Dari pengiriman tersebut, terdakwa mendapatkan uang Rp 150 juta untuk biaya gudang. Terdakwa sudah menjalan-
korban kunci dua kali, namun waktu kali ini hanya sekali kunci. Merasa curiga, lalu korban masuk dan memeriksa barang berharganya di kamar dan mengetahui pintu lemari sudah terbuka. “Korban melihat kondisi lemari sudah berantakan, ternyata gelang dan uangnya
hilang,” beber Hakim. Mengetahui rumahnya dibobol maling, korban lalu melapor ke Mapolsek Lakarsantri. “Hasilnya mengarah ke tersangka karena ada saksi yang melihat,” jelas Hakim. Berbekal laporan itu, anggota mengamankan Akhmad. Saat diinterogasi awalnya tersangka membantah. Namun
setelah ditunjukkan bukti-bukti akhirnya mengakui perbuatannya. Di hadapan penyidik, Akhmad mengaku baru kali pertama mencuri. Dan dia terpaksa mencuri karena butuh biaya hidup sehari-hari. “Perhiasan sudah saya jual ke orang tidak dikenal,” kata Akhmad. (rio/fer)
Sambungan dari halaman 1 sabu siap edar. Dalam amar tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Hasan Efendi dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya, Murtin dinyatakan terbukti bersalah
melanggar pasal 114 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009. “Menuntut, memohon kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menjatuhkan pidana kepada
terdakwa Murtin dengan pidana penjara selama 6 tahun dan pidana denda Rp 1,5 miliar subsidair 1 tahun,” kata JPU Hasan, Jumat (13/5). Atas tuntutan itu, Murtin
Zonasi, Jalur Neraka PPDB semua dengan siswa berstatus diterima dan tidak diterima di sekolah impian yang diinginkan. Belajar dari tahun sebelumnya, proses PPDB sederhana dan mudah. Tahun lalu atau (bahkan) dua tahun lalu prosesnya hampir sama. Semudah membalikkan tangan alias tak sesulit jika dibanding cita-cita siswa yang seringkali meleset dari harapan. Apalagi sistem pendaftaran yang berlaku, tahun ini tak berbeda dibanding tahun lalu. Sistem yang digunakan masih memakai enam jalur seperti afirmasi baik untuk inklusi (disabilitas) dan mitra warga; jalur perpindahan tugas orag tua; jalur prestasi akademik dan jalur prestasi lomba; serta jalur zonasi. Dari catatan, zonasi menjadi jalur tertinggi persentasenya, yakni 50 persen. Jalur afirmasi dan perpindahan orang tua 20
kan bisnis haram tersebut sejak Oktober 2020. Dia juga mengakui pada 8 Desember barang yang masuk sebanyak 60 kilogram dan sudah diedarkan di Surabaya sebanyak 25 kilogram. Dari penyimpanan di kawasan Rungkut Menanggal itu, polisi menemukan sabu seberat 35 kilogram dan pil ektasi sebanyak 3 ribu butir serta serbuk ekstasi seberat 1 kilogram. (jak/fer)
Sambungan dari halaman 1
Dititipi Suami Murtin menjual sabu akhirnya sampai ke telinga polisi. Tak menunggu lama, Murtin kemudian diamankan. Saat digeledah di rumah kontrakan ditemukan barang bukti 12 poket
gi,” katanya. Ia menuturkan, saat pengiriman ternak itu belum diberlakukan aturan PMK serta kondisi luar biasa (KLB), dan ketika sampai baru diberlakukan aturan itu. “Kami minta agar adanya perlakuan khusus atau keringanan. Selain itu, sapi itu bukan dari luar negeri serta tidak bermasalah dalam perizinan,” kata alumnus Fakultas Hukum Universitas Brawijaya tersebut. (day/fer)
Sambungan dari halaman 1
Kuras Perhiasan Emas dan Uang Benowo itu menambahkan, pencurian yang dilakukan tersangka pada 4 April 2022, sekitar pukul 09.00. Ketika itu, rumah dalam keadaan kosong ditinggal kerja pemiliknya. Kesempatan itu, dimanfaatkan tersangka yang saat itu mencari sasaran di Bumi Indah. Melihat rumah korban kosong Akhmad tidak menyiakannya.
Kementerian Pertanian (Kementan), jumlah kasus hewan ternak yang terinfeksi PMK di Jatim sebanyak 3.205 ekor dengan angka kematian 1,5 persen. Sementara kasus PMK di Aceh sebanyak 2.226 ekor dengan 1 kasus kematian. Untuk itu, Kementan telah menetapkan empat kabupaten di Jatim, yaitu Gresik, Sidoarjo, Lamongan dan Mojokerto serta dua kabupaten di Aceh yaitu kabupaten Aceh Tamiang, dan Aceh Timur sebagai daerah wabah PMK. (alf/fer)
persen, jalur prestasi akademik 15 persen dan jalur prestasi lomba 15 persen. Artinya, persentase diterima atau tidak seseorang anak didik sudah ditakar dan ditetapkan sebagai aturan main yang diformulakan sebagai sebuah sistem. Pemberlakuan sistem ini tentu bertujuan mulia. Memberi peluang sama terhadap anak didik tanpa membeda-bedakan dari mana asal-usul mereka dan latar belakang (tak terkecuali) seperti ajaran Pancasila. Apalagi sebagai negara demokrasi, NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) mengedepankan nilai-nilai luhur kebersamaan dan strata yang seimbang dan sebanding antarwarga negara. Pasti harapan berjalan lancar dan sukses menjadi terdepan bagi penyelenggaraan PPDB atau sang siswa anak didik tahun ini.
merengek kepada majelis hakim yang diketuai Suparno agar diringankan hukumannya. “Mohon keringanannya Pak Hakim. Saya kapok,” pinta terdakwa. (jak/fer)
Sambungan dari halaman 1 Persis tahun lalu atau bahkan dua tahun belakangan. Cakupan siswa anak didik berhasil lolos memasuki jenjang pendidikan sekolah negeri tercukupi sesuai kuota yang ditetapkan di tengah puluhan ribu yang gagal mendapatkan sekolah negeri impian. Bagi siswa yang lolos ke sekolah negeri impian pasti bersuka ria. Bagi siswa yang gagal bersedih bak mendapatkan “neraka” yang harus disesali sepanjang tahun menempuh pendidikan sesuai stratanya. Yang SD (sekolah dasar) enam tahun, SMP (sekolah menengah pertama) tiga tahun, SMA (sekolah menengah atas) tiga tahun dan SMK (sekolah menengah kejuruan) tiga tahun. Namun ada pemikiran yang berbeda, dan pantas dipertanyakan. Kenapa sistem yang dipakai tahun ini sama dengan tahun
lalu. Kenapa persentase “pembagian jatah” penerimaan siswa anak didik tak ada perubahan di semua jalur yang ditetapkan sementara kondisi negara tahun ini dan tahun lalu ada perbedaan akibat pandemi corona. Masih segar dalam ingatan kita semua, pandemi corona terjadi awal 2020. Di tahun tersebut siswa SMA dan SMP yang kini lulus hanya mengenyam bangku sekolah cuma satu semester di ruang kelas, selebihnya sekolah daring (dalam jaringan). Ini berbeda dengan siswa anak didik yang lulus tahun lalu. Mereka masih sempat mengenyam bangku sekolah satu setengah tahun bersama di ruang kelas. Tentu perbedaan ini membedakan pula psikologis siswa anak didik. Siswa anak didik yang lulus tahun ini lebih “tak mendapatkan apa pun” karena
kehilangan peluang kebersamaan dengan kawan sekelas. Nah, pertanyaan besarnya, kenapa sistem PPDB-nya tak berubah? Apa penyelenggara (dalam hal ini dinas pendidikan) tidak melihat lebih teliti beban psikologis siswa yang lulus tahun ini lebih berat karena mendapatkan perlakukan daring lebih lama dibanding siswa yang lulus tahun lalu? Apalagi melihat sebaran sekolah di Kota Surabaya (misalnya) tidak merata akibat tidak semua kecamatan ada sekolah negeri? Pasti jalur zonasi yang mengedepankan satu wilayah kecamatan akan menjadi jalur neraka bagi siswa yang tempat tinggalnya berada di kecamatan yang tidak ada sekolah negeri impian akibat kalah dalam ukuran jauh dekat rumah dengan lokasi gedung sekolah impian. (*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SABTU KLIWON, 14 MEI 2022 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
POLEMIK PUNGUTAN PELANTIKAN KADES SERENTAK
Kejaksaan Janji Tindak Lanjuti Gresik, Memorandum Polemik pungutan Rp 900 ribu kepada kepala desa (kades) baru hasil pilkades serentak 2022, mendapat atensi Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. Pungutan dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dengan dalih untuk membeli atribut dan keperluan dokumentasi dalam pelantikan 20 April 2022. Polemik ini muncul dari keluhan sejumlah kades yang mengadu ke Komisi I DPRD Gresik. Padahal pelantikan su-
Rincian Item Penggunaan dari Pungutan Kades: - Pangkat PDU kades Rp 150 ribu - Tanda jabatan PDU Rp 150 ribu - Korpri Rp 35 ribu - Nametag Rp 25 ribu - Cetak foto dan pigora 16 R penyerahan SK Rp 250 ribu - Cetak foto dan pigora penyematan emblem Rp 250 ribu - CD, cetak stiker nama dan tempat Rp 40 ribu.
dah mendapat alokasi anggaran ratusan juta dari APBD dan menjadi kegiatan resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Kasi Intelijen Kejari Gresik Deni Niswansyah mengatakan, bakal cross check persoalan itu. Langkah awal, mengumpulkan bahan keterangan (pulbaket). “Akan kami tindak lanjuti,” tegasnya, Jumat (13/5). Sebelumnya, polemik itu disayangkan kalangan legislatif. Ini bukan tentang besar-kecilnya nominal. “Tetapi menimbulkan kesan bahwa organisasi perangkat daerah (OPD) jualan atribut. Budaya ini tentu tidak baik dalam menjalankan roda pemerintahan,” kata Ketua Komis I M Zaifuddin. Jika ditotal, dengan jumlah 47 kades terlantik, cuan yang terkumpul mencapai Rp 42,3 juta. “Pertanyaannya, mengapa tidak dimasukkan ke dalam anggaran pelantikan melalui
APBD. Karena hal tersebut juga merupakan kegiatan resmi dari Pemkab Gresik,” terangnya. Dijelaskan, kegiatan pelantikan kades serentak lalu sudah mendapat alokasi Rp 130 juta bersumber dari APBD. Alokasi itu diperuntukkan kebutuhan perlengkapan, konsumsi, dokumentasi hingga kebutuhan seremonial lainnya. “Memang tidak ada anggaran untuk membeli atribut. Tapi bagi kami ini tidak etis,” tambahnya. Tidak hanya itu, tukas Zaifudin,para din, para kades tidak mendapatkan nota atau bukti pembayaran sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan anggaran yang wajib disampaikan dalam kegiatan pemerintahan. “Kami belum mendapat-
kan jawaban yang pasti. Pejabat yang bersangkutan juga tidak hadir. Kita lanjutkan Selasa (17/5) mendatang,” tutupnya. Plt Kepala DPMD Gresik Suyono menjelaskan, anggaran pelantikan kades memang tidak mencantumkan kebutuhan atribut pelantikan. Apalagi, perencanaan anggaran sudah dilakukan pada tahun lalu. Artinya sebelum dirinya ditunjuk sebagai Plt DPMD Gres sik k. Gresik.
“Namun kami sudah menyosialisasikan hal tersebut (membayar Rp 900 ribu untuk atribut a dan dokumentasi, red) kepada dilanti tik k. para kades sebelum dilantik. da an titiiMayoritas menyepakati dan jel elas dak terjadi permasalahan,”” jelas Suyono kepada awak media. med ediia ia Ia ia. a multti taftaf aberharap hal ini tidak multi a sir karena sudah ada kesepakatan. (and/har/ epe)
Ketua Komisi I M Zaifudin menunjukkan foto atribut kades yang jadi polemik. FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Kapolres Bojonegoro Imbau Warga Tak Beli Sapi Luar Daerah Bojonegoro, Memorandum Guna mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak sapi, Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad mengimbau masyarakat untuk tidak membeli sapi dari luar daerah.
FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Yasmani
Kuota JCH Berangkat Tahun ini 730 Jemaah Bojonegoro, Memorandum Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro akhirnya mengumumkan jumlah kuota jemaah calon haji (JCH) tahun ini, sebanyak 730 orang. Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kemenag Bojonegoro Yasmani, memastikan hal itu ketika dikonfirmasi kemarin. “Alhamdulillah atas ikhtiar bersama tahun ini, calon jemaah haji bisa berangkat setelah dua tahun tidak ada pemberangkatan dikarenakan pandemi Covid-19,” katanya. Yasmani menambahkan untuk JCH yang berangkat tahun ini merupakan jemaah yang pemberangkatannya harusnya 2020. “Dari total keseluruhan yang mestinya berangkat, Kabupaten Bojonegoro hanya diberikan kuota sebanyak 51 persen atau sebanyak 730 JCH,” tambahnya. Menurutnya, jumlah itu terbanyak di bandingkan kabupaten atau kota lain di Jatim. “Yang belum bisa berangkat harap bersabar. Mungkin tahun mendatang Arab Saudi sudah membuka sepenuhnya seperti tahun lalu sebelum ada pandemi Covid-19,” ungkap Yasmani. Yasmani menjabarkan, persyaratan yang diwajibkan dari otoritas Arab Saudi terkait pelaksanaan ibadah haji 2022. Di antaranya, usia harus di bawah 65 tahun dengan kelahiran maksimal 30 Juni 1957. Kemudian, sudah vaksin dosis 1 dan 2, suntik meningitis, dan tes PCR 72 jam sebelum pemberangkatan. (top/har/epe)
Ia menegaskan, virus PMK memang tidak berbahaya bagi manusia. Namun, hal itu menurunkan nilai ekonomis (harga jual beli) sapi. Sehingga ada potensi harga murah jadi iming-iming bagi warga jelang Hari Raya Iduladha 1443 Hijriah. “Guna melakukan pengendali PMK pada hewan ternak sapi yang pertama, isolasi ternak t yang terjangkit PMK dari sapi sa ke sapi lainnya pada kandang te tertentu. Isolasi bertujuan untuk me menghambat penyebaran penyakit, m memudahkan perawatan, dan pengobatan p penyakit PMK. Termasu Termasuk menutup akses bagi sapi dari lua luar daerah,” katanya, Jumat (13/5). Kedua, sanitasi dengan den menjaga kebersihan kand kandang, peralatan kandang d dan tempat pakan dan da minum.
Penyemprotan disinfektan dan insektisida untuk menghindari serta menghambat penyebaran lebih luas penyakit PMK di lokasi peternakan. Ketiga, pemberian antibiotik, dan vitamin bertujuan untuk meningkatkan kekebalan dan menjaga kesehatan ternak, agar ternak lain tidak terserang penyakit PMK. “Terakhir, vaksinasi harus dilakukan sebelum terjangkit PMK, bisa vaksin yang digunakan adalah vaksin virus aktif yang mengandung adjuvant dan melakukan biosekuriti agar peternak dan ternak tidak terjangkit PMK,” tutupnya. (top/har/epe)
AKBP Muhammad menyampaikan imbauan mengantisipasi penyebaran wabah PMK di Kabupaten Bojonegoro. FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Tidak Diberi Uang, Gebrak Mobil Badut Asal Lamongan Diamankan Satpol PP Gre Gresik, Memorandum Aksi badut, pe pengemis, dan penga gamen masih kerap dit ditemui di sejumlah pe persimpangan lampu me merah wilayah Kabupa paten Gresik. Kehadira iran mereka kerap dikelu luhkan masyarakat. Ap Apalagi ada beberapa yan yang meminta uang den dengan cara memaksa. S Seperti yang dilakukan Muarip (45), warga Se Sekaran, Kabupaten Lamon Lamongan. Akibat ulahnya itu, ia d digelandang ke Kantor Satp Satpol PP. Muarip yang
Muarip menunjukkan surat pernyataan setelah diamankan di Kantor Satpol PP Gresik.
mangkal di Simpang 4 Kota diduga sering meminta uang secara paksa kepada pengendara yang melintas. Banyak aduan yang masuk ke satpol PP. Lantaran meresahkan, petugas akhirnya melakukan penindakan tegas. “Kami mendapat laporan dari masyarakat bahwa keberadaan badut itu mengganggu pengguna jalan karena meminta uang dengan paksa dan menggebrak mobil bila tidak diberi uang,” kata Kepala Satpol PP Gresik Suprapto, Jumat (13/5). Ketika diamankan kemarin, Muarip tengah mangkal di Simpang 4 Kota. Ia mengenakan kostum badut dan berusaha menghibur pengendara yang berhenti di lampu merah. Petugas satpol PP yang datang segera
“
Kami mendapat laporan dari masyarakat bahwa keberadaan badut itu mengganggu pengguna jalan karena meminta uang dengan paksa dan menggebrak mobil bila tidak diberi uang,”
SUPRAPTO Kepala Satpol PP Gresik menggelandang Muarip. Petugas melakukan pendataan dan meminta Muarip membuat surat pernyataan bermaterai. Yakni untuk me-
matuhi peraturan daerah dalam rangka menjaga ketertiban dan ketentraman umum di Kabupaten Gresik. Selanjutnya, ia diserahkan ke dinas sosial untuk langkah pembinaan. “Yang bersangkutan melanggar Perda No 2 Tahun 2022 tentang Ketertiban dan Ketenteraman Umum. Tindakan tegas ini akan terus dilakukan, tidak hanya badut akan tetapi manusia silver dan lainnya yang sering beroperasi di lampu merah,” tutup Suprapto. Muarip dalam pendataan, mengaku terpaksa menjalani profesi badut jalanan karena terdesak kebutuhan ekonomi. “Hasilnya tidak menentu. Kadang banyak kadang sedikit. Untuk makan sehari-sehari,” jawabnya ketika didata. (and/har/epe)
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Raperda RTRW Tinggal Selangkah Lagi Gresik, Memorandum Legislatif kembali melanjutkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW ) Kabupaten Gresik 2021-2041. Tahapannya tinggal selangkah lagi. Pansus RTRW akan menggelar finalisasi karena telah melakukan uji petik dan ditemukan sejumlah temuan di lapangan. Kepastian itu disampaikan anggota Pansus RTRW Jumanto, Jumat (13/5). Menurutnya, berdasarkan hasil rapat badan
musyawarah (banmus), finalisasi dijadwalkan pekan depan (20/5). “Untuk kepastiannya menunggu kondisi dan koordinasi lebih lanjut bersama pimpinan,” jelasnya. Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, raperda RTRW masih akan terus dimatangkan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Pasalnya, sejak mulai dibahas September 2021, masih terdapat aturan maupun subtansi yang belum menemukan titik terang. “Kami sudah mela-
kukan uji petik ke sejumlah wilayah yang akan mengalami perubahan pada RTRW. Nanti akan dibahas saat finalisasi,” terang Jumanto. Legislatif juga menyoroti salah satu lokasi uji petik. Yakni pembangunan perumahan Dakota City di Kecamatan Cerme. Secara pribadi, Jumanto tidak sepakat dengan pembangunan perumahan di area yang merupakan wilayah resapan air. “Kalau nanti diubah menjadi perumahan akan memberikan dampak (negatif) besar,” ung-
kapnya. Oleh karena itu, pihaknya belum bisa menyimpulkan gambaran kelanjutan pembahasan nanti. Yang pasti, pihaknya mendorong aturan tersebut berpihak pada lingkungan. “Apakah ditolak, atau disetujui dengan sejumlah syarat yang harus dilakukan pengembang. Nanti kami bahas difinalisasi,” tegasnya. (and/har/epe)
Pansus RTRW melakukan uji petik di Kecamatan Cerme. FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P