Skip to main content

MEMORANDUM EDISI 14 JANUARI 2020

Page 1

DUA JAMBRET DIMASSA BACA DI HALAMAN 6 memorandum.co.id

SELASA WAGE, 14 JANUARI 2020

P ER S WAN DE

SERTIFIKA T

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

Ancam Korban Pakai Celurit Begal Kakak Beradik Ditembus Peluru Surabaya, Memorandum Tidak hanya kompak memacari purel di salah satu diskotek. Irsyal Haryono Kosim (24),  Bersambung ke hal 7 

Oleh: Dahlan Iskan

S

aya tidak perlu menulis lagi siapa pemenang pilpres di Taiwan Sabtu lalu --kalah duluan dari pembaca DI’s Way. Artinya: Beijing kalah lagi. Maknanya: Amerika selalu menang: di Taiwan, di Korut, di Iran, di Hongkong, dan di Xinjiang. Pukulan tidak henti-hentinya diarahkan ke Xi Jinping. Untuk front Timur kini Tiongkok menghadapi dua persoalan: Hongkong dan Taiwan. Di Hongkong partai yang pro-Beijing kalah telak. Di pemilu distrik bulan lalu. Di Taiwan capres Han Guo-yu menyusul kalah telak dari Tsai Ing-wen.  Bersambung ke halaman 4 

Irsyal Haryono Kosim dan Sory Maulana Kosim digelandang menuju ruang tahanan.

AKP IWAN HARI PURWANTO KANITJATANRAS SATRESKRIM POLRESTABES SURABAYA

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

TIGA DARI LIMA PELAKU CURANMOR 21 TKP DIDOR

MODUS MENDUPLIKAT KUNCI GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

Mimpi Ing-wen

Kami terpaksa melumpuhkan kedua kaki tersangka. Itu setelah mereka berupaya melawan saat anggota melakukan penangkapan.

Surabaya, Memorandum Menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum berani bertindak tegas. Polwan ini tidak memberi ampun kepada para penjahat yang beraksi di wilayahnya. Komplotan pelaku curanmor ini spesialis motor matic dan sudah beraksi di 21 tempat kejadian perkara (TKP), lima di antaranya di wilayah Perak. AKBP GANIS SETYANINGRUM

KAPOLRES PELABUHAN TANJUNG PERAK

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

 Bersambung ke halaman 7 

KRONOLOGI KEJADIAN Zainal Abidin, Say Aji Saka, dan Suyanto naik motor boncengan tiga datang di warkop Jalan Asemrowo Kali. Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum menunjukkan barang bukti dan tersangka.

Polisi melakukan penyelidikan dengan petunjuk rekaman CCTV. Tiga tersangka terpaksa didor karena berusaha kabur.

Pelajar SMK MaƟ Gantung Diri di Kamar Surabaya, Memorandum Warga Pacar Keling VIII digemparkan tewasnya pelajar SMK yang nekat gantung diri di kamarnya, Senin (13/1) siang. RH (16), ditemukan kondisi  Bersambung ke halaman 7 

Lepas Anggota Purnabakti, Kapolres Kayuh Becak Bertahan Dua Tahun PERCERAIAN artis selalu jadi bahan menarik. Apalagi jika masalah tersebut sempat terhambat, meski akhirnya resmi berpisah. Seperti yang dialami Alexandra Gottardo.  Bersambung ke halaman 7 

+ Meng, Ketua DPRD Kota Probolinggo anggap isu perselingkuhan dirinya selesai. -

Asyik, ceritanya mirip sejuta kisah rumah tangga di Memorandum.

Si Mameng (Pembaca setia)

Eka Deli Mardiana dimintai keterangan penyidik.

Dicecar 59 Pertanyaan

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Alexandra GoƩardo

Surabaya, Memorandum Meski wanita, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum tidak malu mengayuh becak di mapolres, Jalan Kalianget 1, Senin (13/1). Hal itu dilakukan kapolres semata-mata untuk melepas dua anggotanya yang purnabakti yakni Ipda Suroyo dan  Bersambung ke halaman 7 

Fajar Setya Budi Utomo

Surabaya, Memorandum Ingin menambah stamina saat bekerja, Fajar Setya Budi Utomo (22), mengonsumsi sabu. Namun gegara itu pula  Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Jenazah RH dievakuasi ke ambulans, dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soetomo.

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Tak Ingin Repotkan Keluarga

Nyabu buat Tambah Stamina

Eka Deli Jadi Koordinator Investasi Ilegal MeMiles

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum mengayuh becak melepas anggotanya keluar dari gerbang mapolres.

Surabaya, Memorandum Sesuai dengan janjinya ke penyidik Polda Jatim, Eka Deli Mardiana (EDM), memenuhi panggilan untuk dimintai keterangannya terkait kasus investasi ilegal melalui aplikasi MeMiles, Senin (13/1).   Bersambung ke halaman 7

GRUP WA MARAK, REUNI MENJAMUR, CLBK PUN MEWABAH Έ3Ή

Eko Minta Imbalan seperti Yang Diberikan Susana kepada Gondo Semalaman Susana tidak tidur. Matanya seperti ada yang mengganjal. Tidak bisa dipejamkan. Akhirnya dia masuk kamar mandi, menyalakan kran bathtub, lantas mengisinya dengan air hangat. Susana berendam. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Sekitar pukul 06.00 lebih HP-nya berdering. Dikiranya dari Gondo lagi. Ternyata bukan. Dari Eko. Susana ragu menerimanya. Karena itu dia menaruh HP-nya kembali di lantai dekat bathtub. Der ingnya ber henti sejanak, namun tak lama kemudian berbunyi lagi. Demikian terjadi berulang-ulang. Risih, Susana

akhirnya mengangkat HP tadi. “Ya, halo. Ada apa?” tanya Susana. Sepi. Tidak ada jawaban. Hanya terdengar napas memburu. “Sus, aku tidak akan memb u k a ra h a s i a m u d e ngan Gondo,” kata Eko menggantung. Susana mengaku tidak enak. Sepertinya bakal  Bersambung ke halaman 7 

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SELASA WAGE, 14 JANUARI 2020 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Jokos Jokosan. WARTAWAN: HM Darianto, HM Shoumu. PEMASARAN/IKLAN: Dedi, Iswin, Jim Darwin, Sulton, Medi, Heriyawan, Ludy Eko, Imam S. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Senggol Truk, Ditabrak Avanza, Pemotor Tewas FOTO: MEMORANDUM/LUD

Sidoarjo, Memorandum Tragis menimpa Sukayah (57), ibu rumah tangga asal Desa Rejeni, RT 09/RW 05, Kecamatan Krembung, Sidoarjo, Senin (13/1) sekitar pukul 05.45. Ia tewas di jalanan setelah Honda Vario W 4705 SJ yang dikendarainya menyenggol truk dan ditabrak Avanza.

Nur Achmad Syaifuddin

Kecelakaan lalu lintas yang membawa maut itu terjadi di Jalan Kandangan, Krembung, tepatnya di tikungan sebelah timur Masjid Krembung. “Penanganan awal kejadian ini oleh Polsek Porong. Penyelidikan selanjutnya ditangani Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo,” ujar Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistyo. Kejadian berawal ketika motor Honda Vario yang dikendarai korban berjalan dari arah barat ke timur. Sesampai di TKP, ia berusaha mendahului mobil Avansa W 1263 WA yang berjalan di depannya. Sebelum berhasil mendahului, motorVario ini bersenggolan dengan truk Fuso N 9799 UV yang berjalan dari arah berlawanan. Kemudian terjatuh sehingga tertabrak mobil Avanza. Buntut kejadian itu, korban tewas seketika di jalan. Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah sakit. Sedangkan pengemudi truk, Kusnadi (70), warga DusunWringinkrajan, RT 01/RW 03, Desa Ngempit, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, dan pengemudi Toyota Avanza W 1263 WA, Putut Tri Agustianto (35), karyawan PLN beralamat di Dusun Tambak Tengah, RT 02/RW 01, Desa Tambak Kemeraan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, dimintai keterangan polisi. Sampai berita ini dibuat, kejadian ini masih dalam penyelidikan penyidik Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo. Kuat dugaan laka lantas ini karena kurang hati-hatinya pengendara motor. (nca/win/ton/som/jok/udi)

Polisi mengolah TKP di Jalan Kandangan.

Yaris Seruduk Innova, Tiga Masuk Rumah Sakit Sidoarjo, Memorandum Kecelakaan lalu lintas melibatkan Toyota Innova dengan Toyota Yaris terjadi di jembatan layang Waru, Senin (13/1) sekitar pukul 04.44. Akibatnya, tiga orang masuk RS Mitra Keluarga karena mengalami luka. “Kasusnya kini masih dalam penanganan penyidik unit laka,” ujar Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistyo.

Kendaraan yang terlibat laka lantas adalah Toyota Yaris L 1677 IF dan Toyota Innova L 1252 PC. Kronologisnya, Yaris berjalan dari arah utara ke selatan (dari Surabaya menuju Sidoarjo). Setiba di TKP, tiba-tiba hilang kendali dan menabrak mobil Innova di depannya. Mobil Yaris itu disopiri Rahel Claude Cellona (25), perempuan beralamat di Jalan H Syukur VI Gang Batavia 88, RT 01/RW 015,

Sedati Gede, Sedati, Sidoarjo. Penumpang mobil Yaris dua orang, yakni Ahmad Madrus (22) warga Kaliasin, Surabaya, dan Ali (23), warga Pasuruan. Sedangkan mobil Innova dikemudikan Gatot Priyo Sembodo (48), warga Jalan Segara 61, RT 03/RW 05, Pamekasan, Madura. Dugaan sementara, pengemudi Yaris kurang hati-hati dan hilang kendali sehingga menabrak mobil di depannya.

FOTO: MEMORANDUM/NCA

Sidoarjo, Memorandum Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) wilayah Sidoarjo Barat akan dilakukan tahun ini dengan menggunakan dana APBD 2020. Ini berarti wacana penggunaan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) yang diperjuangkan Pemkab Sidoarjo pupus. Pernyataan ini disampaikan Wakil Bupati Sidoarjo Nur Achmad Syaifuddin usai menghadiri acara perayaan Natal dan Tahun Baru Asosiasi Pendeta Indonesia DPC Sidoarjo di Fave Hotel, Sabtu (11/01). Menurutnya, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo sudah mengirimkan surat jawaban atas evaluasi yang disampaikan Pemerintah Provinsi Jatim atas pengajuan Perda Kabupaten Sidoarjo terkait APBD 2020. Dalam evaluasinya, Pemprov Jatim mempertanyakan anggaran sebesar Rp 120 miliar yang dipergunakan untuk pembangunan RSUD Barat. Padahal di sisi lain, pemkab justru terus mengupayakan gol-nya pembiayaan dengan skema KPBU untuk pembangunan fasilitas kesehatan tersebut. Untuk itu pihak Pemprov Jatim meminta pada TAPD dan banggar untuk membicarakan kembali masalah itu agar jangan sampai timbul dobel penganggaran. Apalagi di tahun anggaran sebelumnya, Pemkab Sidoarjo mempeti-eskan alokasi dana di APBD untuk proyek tersebut sehingga uangnya terpaksa harus masuk sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa). “Sudah nggak ada masalah lagi dan sudah beres. Sepertinya kita akan pakai APBD saja. Tapi untuk kepastiannya saya tanyakan dulu. Tapi intinya semuanya lancar. Kita pakai APBD,” tegas dia.(lud/jok/udi)

FOTO: MEMORANDUM/NCA

Wabup Pastikan Pembangunan RSU Barat Pakai APBD 2020

Mobil yang terlibat laka di jembatan layang Waru.

“Tindakan yang kami lakukan, membawa korban ke RS Mitra Keluarga Waru, mendatangi dan

olah TKP serta mengamankan barang bukti,” tegas AKP Sugeng Sulistyo.(nca/win/ton/som/jok)

Pilkada Sidoarjo

Politisi Lama dan Baru Bermunculan Sidoarjo, Memorandum Pilkada Sidoarjo akan lebih semarak dengan hadirnya politisi baru dan wajah-wajah lama yang kembali muncul. Anggota Presidium Sahabat Rakyat Ingin Perubahan (SARIP) Sidoarjo, Imam Syafi’i menyebut, ada beberapa tokoh masa lalu yang kembali naik ke permukaan politik Kota Delta. “Saya dapat informasi dari beberapa sumber terpercaya, Pak Hadi Sutjipto dan juga Bu Emy Susanti telah berancang-ancang untuk masuk lagi ke kontestasi Pilkada tahun ini,” ucapnya. Dengan begitu, diyakini persaingan antar kontestan akan berjalan lebih seimbang meski masih ada kemungkinan tampilnya putra sang Bupati Saiful Ilah yaitu Achmad Amir Aslichin sebagai bakal calon bupati dari kubu PKB. “Situasi dan kondisi inilah yang kemudian mengusik nat para tokoh lama itu untuk tampil lagi. Bahkan tidak menuntup kemungkinan akan muncul figur-figur lawas lainnya yang antre masuk bursa Cabup dan Cawabup,” tambah Imam. Tak hanya itu, kondisi tersebut juga membuat para politisi pendatang baru di Sidoarjo seperti Muhdlor Ali, Kelana Aprilianto, dan Bambang Haryo lebih bersemangat dalam pertarungannya merebut kursi bupati. “Bisa jadi mereka tidak terlalu mengenal karakteristik kewilayahan maupun sosial kemasyarakat di Sidoarjo. Munculnya faktor-faktor tersebut, timbul optimisme mereka untuk bisa merebut simpati dan dukungan riil dari warga di sini,” tambah ketua Karang Taruna Kabupaten Sidoarjo. Terlepas dari semua itu, Imam melihat kontestasi Pilkada Sidoarjo tahun ini akan jauh lebih berwarna sekaligus makin meriah dengan tampilnya figur-figur politisi tersebut. “Ini yang membuat pesta demokrasi ini akan semakin menarik untuk dinikmati bersama,” pungkasnya.(lud/jok/udi)

ini,” tandasnya. Mantan Camat Prambon itu juga meminta para perangkat serta lembaga desa ikut membantu pelaksanaan tugas yang diemban para Pj kades yang ditempatkannya. “Saya titip staf saya. Semoga bisa berkomunikasi dan berkoordinasi dengan baik supaya bisa memberikan pelayanan prima pada warga setempat,” imbuh Ainun. Menyikapi hal tersebut Pj Kades Suko Sigit Pratikno menyatakan, kesiapannya untuk melaksanakan perintah atasannya itu. Karena itu di hari pertama tugasnya ia berencana akan memprioritaskan kegiatan cangkrukan dengan para perangkat, anggota lembaga desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.

Camat Sukodono Ainun Amalia memasang tanda jabatan di dada Sigit Pratikno yang dilantik sebagai Pj Kades Suko.

“Secara umum saya memang sudah mengetahui karakter wilayah dan sosial kemasyarakat di Desa Suko. Namun saya masih perlu belajar lebih banyak dari para tokoh tersebut,” ujar pria yang saat ini berstatus staf bidang Kesos Kecamatan Sukodono itu. Selain Sigit, staf lainnya yang dilantik hari itu adalah Suhud sebagai Pj Kades Cangkringsari, Khusairi menjadi Pj Kades Plumbungan. Selanjutnya Endang Setyaningsih ditempatkan di Desa Sukodono dan Sri Retno Utami di Desa Bangsri. Sesuai Surat Keputusan Bupati Sidoarjo per 26 Desember 2019, para Pj kades itu akan menjalani tugasnya itu selama 1 tahun atau sampai dilantiknya kades definitif hasil pilihan warga di tiap-tiap desa.(lud/jok/udi)

Pabrik Tahu Balongbendo Terbakar Sidoarjo, Memorandum Pabrik tahu UD Sumber Rejeki milik Bambang Raharjo (50) di Jalan Mayjend BambangYuwono, Desa Wonokupang, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, ludes terbakar, Minggu (12/1) sore. Untuk memadamkan api di dalam pabrik tahu itu, petugas sempat kewalahan. Sebab, di dalam pabrik banyak tumpukan sampah. Bahkan proses evakuasi dan pemadaman membutuhkan waktu 2 jam setelah 2 unit mobil PMK Krian datang ke TKP memadamkan api yang membara. Salah satu saksi yang juga karyawan pabrik tahu, Zainal Arifin mengaku kebakaran di pabriknya itu terjadi saat jam istirahat. Dirinya mengaku tak mengetahui penyebab kebakaran itu. “Sore itu proses pembuatan tahu sudah rampung. Mesin ketel uap juga sudah dimatikan. Begitu

FOTO: MEMORANDUM/IM

Imam Syafi’i

Sidoarjo, Memorandum Setiap pihak harus ikut serta dalam upaya menyukseskan pelaksanaan pilkades serentak di Kabupaten Sidoarjo, termasuk di wilayah kecamatan Sukodono, yang akan digelar 19 April mendatang. Amanat itu ditegaskan Camat Sukodono Ainun Amalia usai melantik dan mengambil sumpah jabatan lima orang penjabat (Pj) kepala desa yang dilakukan di Pendopo Kecamatan Sukodono, Senin (13/01) kemarin. “Terutama bapak-bapak dan ibu-ibu yang baru dilantik. Tugas utama anda adalah pilkades bisa berlangsung dengan lancar, aman dan tertib. Kalau sampai ada masalah, maka yang pertama kali saya mintai pertanggungjawaban adalah para Pj kades

FOTO: MEMORANDUM/LUD

FOTO: MEMORANDUM/LUD

Camat Sukodono Minta Pj Kades Sukseskan Pilkades Serentak

Asap pekat menyelimuti pabrik tahu yang terbakar.

Mobil PMK di lokasi kebakaran pabrik tahu.

juga panel listriknya. Setelah itu saya masuk di mess pabrik menemui istri mendadak terjadi kebakaran itu,” katanya. Zainal yang ditemui di Polsek Balongbendo ini mengungkapkan dia tahu ada kebakaran itu dari anaknya seusai menjalankan Aalat Ashar di masjid. Begitu sam-

melihat di dalam, ternyata api sudah menjalar dan membesar dengan cepat panel utama dimatikan agar tidak menimbulkan percikan listrik dalam kebakaran itu. Sementara salah satu anggota Polsek Balongbendo Aiptu M Sahar menegaskan, mestinya

pai di pintu masuk pabrik tahu, saksi melihat kepulan asap kecil. Kemudian segera memberitahu ke ayahnya yang lagi istirahat minum kopi sambil melihat televisi itu. Ketika penasaran, akhirnya saksi mencari sumber datangnya kepulan asap itu. Begitu

kayu yang dibuat pembakaran ada sekat (pembatas). Selain itu, atapnya diberi blower agar pekerja bisa nyaman dan tidak menimbulkan kebakaran seperti ini. “Dalam peristiwa kebakaran ini tidak ada korban jiwa. Tapi kerugiannya mencapai puluhan juta,” tegas dia. (im/jok/udi)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

EKBIS & PENDIDIKAN

SELASA WAGE, 14 JANUARI 2020 HALAMAN 3

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Minim Pasokan Sapi, Paguyuban Pedagang Sambat Dewan Esports Dorong Potensi Ekonomi Kreatif

longgong, dan adanya sapi siap potong,” terang dia. Bahkan masih terjadi praktik sapi bakalan/pedet yang dibawa keluar Jawa Timur tanpa disertai dokumen dari instansi yang berwenang. Muntowif didampingi sekretaris PPSDS Jawa Timur Moch Faisal Akbar menegaskan, adanya temuan daging kerbau dan daging sapi eks impor belakangan ini di Kota Surabaya dan dijual secara bebas di pasar tradisional dan pasar modern. “Ini merupakan salah satu indikasi bahwa daging kerbau dan daging sapi eks impor tersebut masuk ke daerah Jawa Timur secara legal,” kata dia heran. Pedagang sapi mengaku khawatir swasembada daging yang dicanangkan oleh pemerintah pada 2026 dan kon-

Surabaya, Memorandum PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) mendorong keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan operasional perusahaan. Peringatan Bulan K3 merupakan bentuk komitmen PJB meningkatkan budaya K3 di lingkungan kerjanya. Sejumlah kegiatan berupa seminar dan lomba digelar di seluruh unit PJB selama Bulan K3. Selain meningkatkan pemahaman dan keterampilan di bidang K3, juga untuk meningkatkan kesadaran serta ketaatan karyawan terhadap pemenuhan K3. Karyawan diharapkan menjadi lebih siaga dalam mencegah dan mengendalikan setiap risiko kegiatan perusahaan yang ber-

dampak terhadap K3. Direktur SDM dan Administrasi PT PJB Suharto menjelaskan, penerapan K3 diperlukan untuk mencegah kecelakaan kerja dan mengurangi terjadinya penyakit akibat kerja. “Selain itu, K3 juga menjamin setiap tenaga kerja dan orang lain yang berada di tempat kerja mendapat perlindungan yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan produktivitas tenaga kerja dan perusahaan,” jelas Suharto saat pembukaan bulan K3 PT PJB pada di Unit Pembangkitan Brantas, Senin (13/1). Disampaikan Suharto, penerapan K3 memerlukan komitmen dari seluruh elemen perusahaan, baik pekerja maupun rekanan

Sony Hartanto (tengah) foto bersama murid SD Hang Tuah 11 Sidoarjo.

Guru SD Hang Tuah 11 Dukung Gowes Spektakuler Sidoarjo, Memorandum Dukungan warga untuk menjadikan agenda tahunan acara Gowes Spektakuler terus mengalir. Kali ini berasal dari Sony Hartanto, guru SD Hang Tuah 11Sidoarjo. Ia mendukung agar acara seperti Gowes Spektakuler untuk memperingati HUT ke-161Pemkab Sidoarjo bekerjasama dengan Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum pada 26 Januari mendatang bisa menjadi agenda tahunan. “Kegiatan Gowes Spektakuler ber-

sama Memorandum ini merupakan acara yang bagus untuk mendukung HUT ke-161 Kota Sidoarjo. Untuk itu saya sangat mendukung kalau acara ini menjadi agenda tahunan. Selain dari sisi kesehatan, kegiatan ini juga untuk ajakan bersama hidup sehat, juga sebagai bentuk keakraban bersama masyarakat Sidoarjo, bravo Gowes Spektakuler bersama Memorandum,” ujar Sony, Senin (13/1). Lanjutnya, acara yang menyediakan hadiah utama menarik yaitu satu unit mobil, dua unit motor dan

puluhan hadiah menarik lainnya ini dipenuhi dengan pesan untuk memajukan Kota Sidoarjo. “Terus maju dan berbenah diri. Ngeduk sumur sebelah wono, lah kok nemu anak e boyo, tambah umur tambah dino, Sidoarjoku terus tambah joyo,” doa Sony untuk kota tercintanya tersebut. Tak hanya untuk kotanya saja, dengan bertambahnya umur Kota Sidoarjo, Sony berdoa agar warganya juga semakin peduli dan menjaga kota tercintanya. (nca/fer)

FOTO: MEMORANDUM/SDM

Tidak Mau Kalah dari Anak Muda Sidoarjo, Memorandum Acara Gowes Spektakuler yang digelar Pemkab Sidoarjo dan Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum pada 26 Januari mendatang adalah kegiatan yang wajib diikuti oleh HMG Hadi Soetjipto. Menurut dia, di usia yang menginjak 64 tahun, dirinya harus tetap aktif bergerak. “Ya, bagaimanapun kita harus tetap aktif bergerak,” ujar Hadi kepada Memorandum, Senin (13/1). Lanjut pria yang merupakan salah satu bakal calon Bupati Sidoarjo ini tidak menampik, bahwa di usianya yang merangkak senja, dirinya dituntut untuk selalu aktif bergerak. “Kita jangan kalah dengan anakanak yang relatif masih muda. Kita harus tetap aktif bergerak, salah satunya ya ikut kegiatan Gowes Spektakuler itu,” tukasnya. Apalagi, lanjut lelaki yang akrab disapa Pak Cip tersebut, kegiatan

Suasana jual-beli sapi di pasar hewan Wonoasih, Probolinggo.

sep menyejahterakan peternak sapi tradisional yang ada di Jatim bakal terganggu. “ Kami berharap kepedulian dari semua pihak, termasuk Komisi B DPRD Jawa Timur,” terang dia. Sebelumnya, anggota Komisi B DPRD Jatim Agung Mulyono menegaskan, pi-

haknya mendorong agar peternak bisa menikmati hasil dengan tata niaga sapi. Ia menegaskan harusnya diatur lebih baik. Sehingga bisa melindungi peternak. “Saya rasa penting agar tata niaga sapi bisa menyejahterakan peternak,” kata dia.(day/lis)

PJB Sinergi Budayakan K3

FOTO: MEMORANDUM/NCA

Surabaya, Memorandum Final Kualifikasi Regional Indonesia Timur Piala Presiden Esports 2020 yang sukses digelar di Grand Atrium Pakuwon Mall, Surabaya, pada 11-12 Januari 2020 diharapkan mampu mendorong potensi ekonomi kreatif. Ketua Panitia Penyelenggara Piala Presiden Esports 2020 Giring Ganesha mengatakan, dukungan publik dan penggemar esports di Surabaya sangat menggembirakan. Ia berharap animo ini bisa mendorong potensi ekonomi kreatif. Dirinya menegaskan, perjalanan turnamen yang akan memasuki babak final nasional di Jakarta pada 1-2 Februari mendatang. Sementara itu, Tenaga Ahli Muda Kantor Staf Presiden, Aditya Syarief, disela-sela kegiatan menjelaskan, pemerintah berkomitmen pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia, khususnya esports. “Industri esports di dunia dewasa ini merupakan potensi ekonomi yang tertinggi dibanding industri film, musik, maupun olahraga,” terang dia. Ia menegaskan, jangka waktu lima tahun ke depan pemerintah terus meningkatkan fokus terhadap ekosistem esports di tanah air. “Saat ini pemerintah berkoordinasi dengan beberapa kementerian untuk pengembangan esport,” tegas dia. Potensi ekonomi kreatif seperti esports diharapkan memiliki regulasi yang jelas sehingga pengembangannya lebih terarah. Karena esports di Indonesia masih dalam proses berkembang. “Kami berharap Piala Presiden Esports menjadi wadah yang tepat dan mensejahterakan atlet esport baik dari kelas regional hingga internasional,” kata Aditya. Dirinya berharap pemerintah men-support mereka agar mampu mengemban tantangan menjadi juara dan mengharumkan nama bangsa di Piala Presiden Esports 2020. Pada final nanti, perwakilan atlet esports Indonesia akan bertanding melawan atlet esports Asia Tenggara, yaitu Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Kamboja. (day/lis)

Mereka mengajukan hearing dengan Komisi B DPRD Jawa Timur untuk menyampaikan temuan di lapangan adanya praktik yang melanggar peraturan gubernur (Pergub) tahun 2010 tersebut. “Kami mengajukan hearing dengan DPRD Jatim karena ada sejumlah temuan praktik yang melanggar, khususnya pemotongan sapi di rumah potong hewan (RPH),” tandas Muntowif usai mengajukan surat pengajuan hearing kepada Komisi B DPRD Jatim, kemarin. Mantan aktivis PMII Surabaya ini menambahkan, kebutuhan daging sapi harusnya meningkat seiring perkembangan jumlah penduduk. Tetapi nyatanya masih terjadi minimnya pasokan sapi siap potong ke RPH di Jawa Timur. “Banyaknya sapi betina yang dipotong, masih terjadi praktik sapi dige-

HMG Hadi Soetjipto

itu konon akan diikuti oleh banyak orang. Menurutnya, hal itu akan menjadi daya tarik tersendiri. “Kalau banyak orang yang terlibat, tentu lelah tidak akan terasa. Pokoknya saya

harus ikut,” ujarnya. Terlebih, kegiatan itu digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-161 Kabupaten Sidoarjo. Dia menilai, sebagai warga yang mencintai Kabupaten Sidoarjo dia mengaku harus wajib mengikutinya. “Mungkin saya dan beberapa anak buah saya akan ikut dalam kegiatan Gowes Spektakuler,” tandasnya. Pak Cip mengaku sadar betul, kualitas hidupnya akan jauh menurun dengan bertambahnya usia. Apalagi, usianya kini sudah tidak bisa dibilang muda lagi. Untuk itu, dia bertekad akan ikut dalam kegiatan Gowes Spektakuler mendatang. “Kita tunjukkan pada yang muda-muda, bahwa meskipun kita sudah dibilang tua, tapi semangat kita tidak kalah dengan mereka yang masih muda-muda,” pungkas Pak Cip. (sdm/jok/fer)

yang mengerjakan pekerjaan di lingkungan perusahaan. PT Pembangkitan Jawa-Bali telah menerapkan SMK3, OHSAS, sertifikasi, pemenuhan regulasi, aplikasi monitoring, hingga sejumlah ketentuan bagi karyawan maupun rekanan untuk meningkatkan implementasi K3 di semua unit usahanya. “Sinergi semua pihak diperlukan untuk mewujudkan nihil kecelakaan. Setiap individu di lingkungan PJB bertanggung jawab untuk mengimplementasikan budaya K3 secara konsisten dan disiplin,” ujar Suharto. Selain menekankan pentingnya K3 bagi karyawan, PT PJB mewajibkan rekanan untuk menaati aturan K3 selama bekerja di lingkungan PJB. Kegiatan safety

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Juara region Indonesia timur piala Presiden Esports 2020.

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Surabaya, Memorandum Minimnya kebutuhan sapi dan daging sapi karena masih terjadi praktik pemotongan sapi betina, penggelonggongan, dan bakalan/pedet yang dibawa keluar Jawa Timur tanpa dokumen, meresahkan Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar (PPSDS) Jatim.

Direktur SDM dan Administrasi PT PJB Suharto bersama jajaran dan karyawan membuka Bulan K3 di Unit Pembangkitan Brantas.

briefing, safety talk, dan safety induction telah diberlakukan bagi pihak ketiga tersebut. Selanjutnya, agar para rekanan bisa menjamin pelaksanaan K3 dalam pelaksanaan pekerjaannya, mulai Oktober 2019, PJB menerapkan ketentuan contractor safety management system (CSMS). Selain untuk meningkatkan

ketaatan K3 di lingkungan kerja PJB, penerapan CSMS juga menjadi pendorong bagi rekanan untuk turut berperan dalam menaati serta membudayakan K3. Dengan segala persyaratan yang ada dalam CSMS, para rekanan diharapkan dapat lebih aware untuk meningkatkan pelaksanaan K3 di lingkungan kerjanya. (day/lis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

AREMA Pipa Bocor, PDAM Percepat Normalisasi Distribusi SELASA WAGE, 14 JANUARI 2020 HALAMAN 4

KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

Malang, Memorandum PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Kota Malang bergerak cepat menangani gangguan distribusi air. Ada kebocoran jaringan pipa transmisi berdiameter 500 mm di kawasan Jalan Raya Kidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. untuk mengetahui penyebab gangguan. Dalam waktu cepat, 11 Januari 2020 jam 00.15, ditemukan jaringan pipa transmisi diameter 500 mm di Jalan Raya Kidal-Tajinan, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang mengalami kebocoran. “Kebocoran ini karena pipa diameter 500 mm ini tidak mampu menahan beban dengan kondisi eksisting yang elevasinya ekstrim sehingga pipanya pecah,” jelasnya. Pipa distribusi bantuan pemerintah pusat yang pecah ini berada tepat pada cekungan cekungan sehingga tekanannya cukup tinggi. Pipa yang terpasang PN 10 bar sedangkan esksistingnya 12,67 bar sehing-

guan berlangsung, PDAM menurunkan mobil tangki untuk melayani air gratis pada wilayah terdampak gangguan sebanyak 21.379 SR. Bersamaan, juga dibantu mobil tangki Perum Tirta Kanjuruhan, Perum

Among Tirta Kota Batu, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Malang. Untuk mengantisipasi gangguan itu PDAM Kota Malang akan melakukan penggantian pipa atau membuat jaringan

baru sebagai cadangan. Selain itu, PDAM juga akan merealisasaikan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) di tahun 2020 sehingga pasokan air baku untuk Kota Malang tercukupi. (ari/sr)

FOTO: MEMORANDUM/ARI

Direktur Utama PDAM Kota Malang M Nor Muhlas menyampaikan petugas dengan sigap melakukan perbaikan terhadap kerusakan pipa tersebut. “Ketika mengetahui ada gangguan segera kami lacak sumber gangguan dan selanjutnya kami lakukan perbaikan secara maksimal,” katanya seraya menyampaikan permohonan maaf pada pelanggan. Dia menyampaikan, kronologi gangguan berawal pada 10 Januari 2020 jam 22.25, adanya alarm di Twin Command Center pada Reservoir Buring Atas dan tandon Simpar yang mengidentifikasi adanya penurunan suplai. Malam itu juga dilakukan pengecekan

hari ketika alirannya besar,” ujarnya seraya menyebutkan tanggal 13 Januari 2020 sekitar pukul 07.00, pekerjaan telah selesai sehingga aliran akan kembali normal. Dikatakan, selama gang-

gga pipa itu tidak mampu menahan tekanan dan berakibat pecah. “Selanjutnya dilakukan perbaikan dengan cepat agar pasokan air kembali normal,” jelasnya. Kerusakan pipa transmisi sepanjang sekitar 15 km ini berdampak pada sekitar 30 ribu sambungan rumah. Untuk itu segera dilakukan normalisasi secara bertahap yang diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 4 - 5 hari. “Untuk mendistribusikan air secara merata pada pelanggan, salah satunya kami lakukan rekayasa jaringan,” terangnya. Rekayasa jariangan ini dilakukan dengan memasok daerah terdampak itu dari kawasan yang stok air bakunya aman, misal dari tandon Wendit. Rekayasa ini pun dilakukan dengan cermat agar distribusi air merata pada semua pelanggan PDAM. “Oleh karena itu, kami menghimbau agar menandon air pada malam

Dirut PDAM Kota Malang M Nor Muhlas (tengah) memantau proses perbaikan.

Petugas turun ke titik kebocoran.

Mimpi Ing-wen Sabtu kemarin. Jumat malam saya masih hadir di kampanye terbesar Han Guo-yu di Taipei. Sabtu malam saya hadir juga di kampanye terbesar Tsai Ing-wen. Di lokasi yang sama di Taipei. Kampanye itu sama besarnya. Lokasi itu sama penuhnya. Bedanya: kampanye Han Guoyu dipenuhi orang-orang tua. Dengan bendera Taiwan di tangan mereka. Kampanye Tsai Ing-wen didominasi anak muda. Tidak satu pun membawa bendera Taiwan. Sebagian dari mereka memang memegang bendera tapi warna hijau --warna Tsai Ingwen. Di tengah masa Ing-wen itu saya melihat sekelompok anak muda yang mencolok. Mereka mengibarkan bendera dengan tongkat yang tinggi: itulah bendera gerakan anti-Tiongkok di Hongkong. Warnanya hitam. Mereka juga menggelar spanduk gerakan di Hongkong itu (Lihat foto). Terlihat sekali apa yang terjadi di Hongkong menular di Taiwan. Lengkap dengan atributnya --yang kelihatannya asli dibawa dari Hongkong. Saya juga melihat pemandangan lain. Di jalan yang ditutup untuk lalu-lintas dekat lokasi kampanye Ing-wen itu. Di situ terparkir enam bus kecil. Bus itu didesain khusus. Agar di atapnya bisa untuk berdiri banyak orang. Saat saya berjalan mengarah ke bus itu terlihat 8 orang berteriak-teriak di atasnya. Salah satunya mengacungkan poster “NO CHINA”. Saya pun merogoh saku. Mengambil ponsel. Begitu akan memotretnya ia menurunkan poster itu. Saya tidak mau menyuruhnya mengangkat kembali posternya --itu tidak boleh dilakukan se-

Sambungan dari halaman 1 orang wartawan. Tapi bus-bus itu bukan bus slintutan. Sikap anti-Tiongkok di bus itu ditulis terang-terangan --di badan bus. Kalimat-kalimat di badan bus itu ditulis secara permanen. Itulah bus milik gerakan kemerdekaan Taiwan. Gerakan itu umurnya sudah sangat tua. Berdiri sejak akhir 1800an. Yakni ketika Taiwan masih dijajah Jepang. Gerakan ini menginginkan Taiwan merdeka dari Jepang. Ketika Jenderal Chiang Kaishek mendirikan pemerintahan Tiongkok di Taiwan gerakan i n i t e t a p i n g i n Ta i w a n merdeka --kali itu merdeka dari Tiongkok. Ketika Chiang Kai-shek menguasai Taiwan pemimpin gerakan itu lari ke Jepang. Mendirikan restoran di Yokohama. Sukses besar. Semua hasilnya ia kirim untuk biaya gerakan kemerdekaan Taiwan. Ia memutuskan tidak kawin. Sebelum Taiwan merdeka. Kini ia tidak mungkin kawin lagi --padahal ia sudah sangat sabar untuk tetap hidup. Sampai akhirnya meninggal di umur lebih 100 tahun. Setelah Tsai Ing-wen menang lagi Sabtu kemarin, beranikah dia menyatakan Taiwan merdeka? Tidak akan berani. Tidak akan ada perubahan yang nyata untuk status Taiwan. Mengapa? Begitu ada pernyataan resmi Taiwan merdeka detik itu juga akan terjadi perang. Tiongkok akan langsung menyerangnya. Dari laut dan udara. Juga dari daratan Fujian --yang menghadap ke Taiwan. Senjata modern dari darat ke ke darat sudah berjajar di dekat pantai Fujian. Di antara kita Xiamen dan Fuzhou. Juga di antara Fuzhou dan Ningbo. Moncong senjata itu sudah dihadapkan ke Taiwan.

Pun sudah diatur. Mana yang menghadap ke Taipei. Mana pula yang menghadap ke Taichung. Atau ke Tainan dan ke Kaoshiung. Pasukan Tiongkok selalu dalam keadaan siaga penuh --untuk action di detik yang sama dengan pernyataan merdeka itu. Bukankah Amerika

mendukung penuh Taiwan? Tidak. Resminya Amerika hanya mengakui Tiongkok. Taiwan --kata ahli geopolitik-- adalah selingkuhannya yang seksi. Ta p i d e n g a n p a s a n g naiknya gerakan anti-Tiongkok di Hongkong perasaan yang sama naik pula di Taiwan. Di Timur Tiongkok disibukkan

oleh Taiwan dan Hongkong. Di Barat disibukkan dengan Xinjiang. Kini ‘seksi sibuk’ itu mungkin lagi cari cara untuk menambah kesibukan Tiongkok. Yakni dengan menggerakkan kembali anti-Tiongkok di Tibet. Xi Jinping sampai “tidak punya waktu” berang-

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan pasal 6 Undang - Undang Hak Tanggungan No. 4 Th. 1996, PT. Bank Panin Tbk. KCU Surabaya Cendana akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang terhadap asset debitur : NO

1

2

3

NAMA DEBITUR

ALAMAT JAMINAN

HARGA LIMIT LELANG

UANG JAMINAN

HANLEY YUSITA

SEBIDANG TANAH DAN BANGUNAN, SERTA SEGALA SESUATU YANG BERDIRI DI ATASNYA, SHM No. 54, LUAS 860 M2, A/N HANLEY YUSITA, YANG TERLETAK DI DESA/KELURAHAN SUKOREJO KULON, KECAMATAN KALIDAWIR, KABUPATEN TULUNGAGUNG.

Rp. 273,000,000

Rp. 136,500,000

KASIATIN

SEBIDANG TANAH DAN BANGUNAN, SERTA SEGALA SESUATU YANG BERDIRI DI ATASNYA, SHM No. 2898, LUAS 240 M2, A/N KASIATIN, YANG TERLETAK DI DESA REJOAGUNG, KECAMATAN KEDUNGWARU, KABUPATEN TULUNGAGUNG

Rp. 520,000,000

Rp. 260,000,000

ABDULLAH RASID

SEBIDANG TANAH, SERTA SEGALA SESUATU YANG BERDIRI DI ATASNYA, SHM No. 688, LUAS 686 M2, A/N ABDULLAH RASID, YANG TERLETAK DI DESA JOHO, KECAMATAN, KALIDAWIR KABUPATEN TULUNGAGUNG.

Rp. 110,000,000

Rp. 55,000,000

Keterangan : x Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan x Jaminan harus sudah efektif diterima KPKNL Malang selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang x Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. Persyaratan Lelang : 1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website https://www.lelang.go.id 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di atas. 3. Objek lelang tersebut di atas dijual lelang dengan kondisi apa adanya dan kepada peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi objek lelang. 4. Apabila karena suatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan /penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa barang/objek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Malang maupun PT.Bank Panin, Tbk KCU Surabaya Cendana. 5. Keterangan lebih lanjut dapat diperoleh pada PT. Bank Panin, Tbk. KCU Surabaya Cendana Jl. Kombes. Pol M Duryat No. 25 Telp. 082244904622 / 085749664000. Cara Penawaran

https:///www.lelang.go.id gg Closed Bidding (dengan mengakses alamat domain https://www.lelang.go.id )

Tanggal Pelaksanaan Lelang

Selasa / 28 Januari 2020

Batas Akhir Penawaran

11.00 Waktu Server aplikasi lelang internet berdasarkan Waktu Indonesia Barat (WIB)

Penetapan Pemenang

Setelah batas akhir penawaran

Pelunasan Lelang

5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang

Bea Lelang Pembeli

2% dari harga lelang.

Tempat Pelaksanaan Lelang

KPKNL Malang – Jalan S. Supriadi Nomor 157 Malang Surabaya, 14 Januari 2020 PT. Bank Panin, Tbk KCU Surabaya Cendana

kat ke Washington. Untuk tandatangan perjanjian dagang tahap satu dengan Amerika minggu depan. Ke s i b u k a n - k e s i b u k a n Tiongkok yang baru itu tentu tidak pernah dimimpikan Xi Jinping sebelumnya. Ketika baru dilantik sebagai Presiden Tiongkok tujuh tahun lalu Xi

Jinping memang punya motto besar: Zhong Meng --mimpi Tiongkok. Tentu mimpi yang dimaksud adalah mimpi kejayaan Tiongkok. Bukan mimpi ketemu Donald Trump yang menjadi kenyataan sekarang ini. Atau mimpi ketemu Ing-wen sampai dua kali. (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

TULUNGAGUNG

SELASA WAGE 14 JANUARI 2020 HALAMAN 5

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

Polisi Ringkus Dua Budak Sabu

“

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, Memorandum Satreskoba Polres Tulungagung mengamankan dua tersangka kasus kepemilikan sabu-sabu. Mereka Ardianto alias Demit (31), warga Desa Ngunggahan, Kecamatan Bandung, dan Andik Sutriyono alias Jambret (27), warga Desa/Kecamatan Besuki.

Ardianto dan Andik

Terungkapnya kasus ini bermula dari pengembangan atas penangkapan lima tersangka dalam kasus serupa. Sebelumnya, polisi mengamankan Kharima Putra alias Plengur (22), Candra Trio Ari Wibowo (22), Ahmat Ripai alias Slamet (25), Agus Cahyo Susilo alias Sagur (30), dan Edi Purwanto alias Iyem (30), kesemuanya warga Tulungagung. Dari keterangan mereka akhirnya polisi meringkus dua tersangka tersebut di Desa Wateskroyo, Kecamatan Besuki. Paur Humas Polres Tulungagung, Ipda Anwari mengatakan, berdasarkan keterangan lima tersangka akhirnya polisi mendeteksi keberadaan Ardianto dan Andik Sutriyono. Ketika digeledah, ditemukan 25

Masa Depan Pemain Perseta Masih Tanda Tanya cial, serta menyeleksi pemain untuk ini fit, besok tidak fit. Makanya, kebutuhan tim pada Juni atau Juli kita tetap perlu lakukan seleksi,”2020 mendatang. “Kemungkinan papar dia. bulan-bulan tujuh, atau bahkan Pihaknya berharap, pasca konsebelumnya. Karena kompetisi gres PSSI akhir Januari mendatang, regional itu tahun kemarin di mulai sudah ada keputusan final mengebulan ketujuh. Kalau sama semua, nai pelaksanaan Liga 3 Nasional, bulan ketujuh nanti malah enggak sehingga pihaknya bisa memperdapat pemain kita,” ungkap dia. siapkan diri lebih dini. (fir/mad/dhi) Baharudin Saat disinggung mengenai prosentase skuad PersePENGUMUMAN LELANG KEDUA ta musim ini yang Berdasarkan pasal 6 Undang-undang Hak Tanggungan No.4 Tahun 1996, KOPERASI RESTU akan dipertahankan untuk musim menUTAMA JATIM akan melaksanakan lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara kantor datang, Baharudin Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya,terhadap asset debitur : belum bisa memastikannya. Sebab, 1. UTIEK SOETARTI kontrak semua pe- Tanah dan Bangunan sesuai dengan SHM No. 1595 Lt. 120 m2, a.n. UTIEK SOETARTI, Ds. main sudah selesai Randuagung, Kec. Kebomas, Kab. Gresik ( Nilai Limit Rp. 600.000.000.-/Jaminan Desember. Rp.180.000.000.-) Kemudian unKeterangan: tuk memulai lagi kompetisi men- Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA(Virtual Account) harus sama dengan datang dengan jeda nominal jaminan yang disyaratkan. waktu yang lama, Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambat-lambatnya 1 (satu) hari kalender pihaknya perlu sebelum pelaksanaan lelang. melakukan seleksi ulang. Mengingat - Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta kondisi pemain lelang. yang lama tidak tampil akan sanPelaksanaan Lelang : gat berbeda den- Cara Penawaran: Melalui Aplikasi Lelang Internet cara tertutup (closed bidding) pada alamat gan pemain yang domain http://www.lelang.go.id tampil secara regBatas akhir penawaran: Selasa , 28 Januari 2020; Pk 10.00 WIB (Waktu Server) uler. “Kondisi pemain itu kan tidak - Penetapan Pemenang : Setelah batas akhir penawaran sama, bisa saja saat - Pelunasan harga lelang : 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. - Tempat pelaksanaan lelang : KPKNL Surabaya JL.Indrapura No.5 Kota Surabaya

PENGUMUMAN LELANG KEDUA EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan pasal 6 UU Hak Tanggungan No. 4 Th. 1996, PT. Bank Central Asia, Tbk Kanwil III Surabaya akan melakukan lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, melalui jasa pra lelang PT. Balai Lelang Tunjungan terhadap debitur Rita Diana Sari, dengan obyek lelang sebagai berikut : Satu paket terdiri dari : Sebidang tanah seluas 75 m2, berikut bangunan, SHM No. 1858, a.n. Rita Diana Sari dan sebidang tanah seluas 25 m2, berikut bangunan, SHM No. 1859, a.n. Rita Diana Sari, semuanya terletak di Ds. Hulaan, Kec. Menganti, Kab. Gresik. Alamat : Perumahan Puri Menganti Permai Blok AR No. 02, Gresik. Harga Limit : Rp. 418.110.000,- Uang Jaminan : Rp. 105.000.000,KETERANGAN : x Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. x Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambatnya 1 hari sebelum pelaksanaan lelang. x Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. PERSYARATAN LELANG : 1.Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id 2.Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website diatas. 3. Objek lelang dijual dalam kondisi apa adanya. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi objek lelang sehingga apabila ada suatu hal terjadi gugatan, pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap objek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan melakukan tuntutan kepada KPKNL Surabaya, PT. Bank Central Asia, Tbk Kanwil III Surabaya & PT. Balai Lelang Tunjungan. PELAKSANAAN LELANG : Cara penawaran Hari/Tanggal Batas Akhir Penawaran Penetapan Lelang Pelunasan harga lelang Bea Lelang Pembeli Tempat Lelang

C l o s e d Bi d di n g ( A la m a t Do m a i n w w w . le l a n g .g o .i d ) R a b u, 2 9 J a n u a ri 2 0 2 0 P u k ul : 1 0 . 0 0 W a k t u Se r v e r (s e s ua i W I B ) S e t e l a h ba t a s a k hi r pe na w a ra n 5 ( li m a ) ha r i k e rj a s e t e la h pe l a k s a na a n le l a n g 2 % da r i ha r ga le la n g K P K NL S u ra ba y a , J l . I nd r a p u r a N o . 5 S u ra b a y a Sura ba ya , 14 J anua ri 2 0 20 PT. Balai Lelang Tunjungan PT. Bank Central Asia, Tbk Kanwil III Surabaya KPKNL Surabaya INFO HUBUNGI : 081.7500.4000 / 0838.5656.7175 / 031-532.2402

IPDA ANWARI Paur Humas Polres Tulungagung pasal 127 ayat (1) huruf (a) UURI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” tegas Anwari. Dia menambahkan, dengan tertangkapnya dua tersangka ini, berarti selama 2020 Polres Tulungagung sudah mengamankan 17 orang. “Pemberantasan narkoba dan miras memang menjadi atensi pimpinan. Kami akan kejar terus,” tukas dia. (fir/mad/dhi)

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Th. 1996 PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Penyelamatan & Penyelesaian Kredit Wilayah Jakarta Kota, akan melakukan lelang Eksekusi Hak Tanggungan tanpa kehadiran peserta lelang dengan cara penawaran melalui internet atas barang tidak bergerak dalam kondisi apa adanya dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya terhadap objek jaminan kredit dari debitur PT. Jakson Niagatama sebagai berikut : Lot 1. FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, Memorandum Pencapaian Perseta Tulungagung pada Kompetisi Liga 3 musim 2019 cukup menggembirakan. Ditarget lolos dari Liga 3 Regional, ternyata Perseta mampu melangkah hingga babak 8 besar Liga 3 Nasional. Namun demikian, capaian Perseta yang sudah melebihi target manajemen tidak serta merta membuat pendukungnya bisa melupakan kekalahan Laskar Badai Selatan pada babak 8 besar lalu. Kini secara resmi, kontrak pemain dan ofisial Perseta sudah berakhir pada Desember 2019. Manajemen sendiri belum bisa memastikan kelanjutan langkah Perseta menghadapi Liga 3 Nasional musim depan. Dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Manajer Perseta Tulungagung, Baharudin mengatakan, jika tidak ada perubahan regulasi dari PSSI, pada kompetisi 2020 Perseta bisa langsung bermain di Liga 3 Nasional. Namun jika ada perubahan lagi, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa. “Kalau regulasinya masih sama, musim depan kita main di Liga 3 Nasional. Kalau musim kemarin kan di Liga 3 Regional,” jelas dia, Senin (13/1). Berkaca pada musim sebelumnya, manajemen akan mulai aktif bergerak membentuk tim. Mulai dari penunjukan pelatih dan offi-

Saat digeledah ternyata Andik Sutriyono menguasai 25 poket sabu dalam bungkus plastik klip

poket sabu siap edar dari tangan tersangka Andik dengan berat mencapai 15 gram.“Saat digeledah ternyata Andik Sutriyono menguasai 25 poket sabu dalam bungkus plastik klip,” terang Anwari, Senin (13/1). Menurut Anwari, total berat sabu ini cukup besar untuk diedarkan di wilayah Kecamatan Bandung, Tulungagung. Dia menuturkan, polisi terus mengembangkan kasus ini guna mengungkap jaringannya.“Saat itu juga keduanya langsung digelandang ke mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut,”terang dia. Atas perbuatannya, kedua tersangka bakal dijerat pasal 114 ayat (1), jo pasal 132 ayat (1) sub pasal 112 ayat (2), jo pasal 132 ayat (1) sub

Objek Lelang Sebidang tanah sesuai dengan Sertipikat Hak Milik No. 608 seluas 23.280 m², atas nama NG EK SONG, menurut SHM 608 setempat dikenal dengan Desa Manyarejo, Kec. Manyar, Kabupaten Gresik, Propinsi Jawa Timur.

Nilai Limit

Uang Jaminan

Rp.40.000.000.000,-

Rp 8.000.000.000,-

Keterangan: x Nominal jaminan yang disetorkan ke Rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. x Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambat-lambatnya 1 (satu) hari kalender sebelum pelaksanaan lelang. x Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. Aanwijzing : Calon Peserta lelang dapat melihat obyek yang akan dilelang sejak Pengumuman ini diterbitkan. Persyaratan Lelang: 1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada alamat website https://lelang.go.id 2. Syarat dan ketentuan serta tatacara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website diatas. 3. Informasi dapat menghubungi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Penyelamatan dan Penyelesaian Kredit Wilayah Jakarta Kota No. Telepon 021-2601214 Pelaksanaan Lelang : Cara Penawaran

:

Hari / Tanggal Lelang Waktu penawaran harga lelang

: :

Waktu dan tempat penetapan pemenang lelang Tempat Pelakasanaan Lelang Pelunasan Harga Lelang

:

Bea Lelang Pembeli

:

: :

Closed Bidding (dengan mengakses alamat website https://lelang.go.id) Selasa, 28 Januari 2020 Sejak pengumuman/penayangan iklan lelang ini sampai dengan penutupan lelang pada Selasa 28 Januari 2020 Pukul 10.00 WIB (waktu server aplikasi lelang) berdasarkan Waktu Indonesia Barat Setelah batas akhir penawaran (28 Januari 2020 pukul 10.00 WIB s.d Selesai) bertempat di KPKNL Surabaya, Jl. Indrapura No.5 Kota Surabaya, Jawa Timur KPKNL Surabaya, Jl. Indrapura No.5 Kota Surabaya, Jawa Timur Telah efektif diterima pada rekening penampungan lelang selambat - lambatnya 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. 2% (dua persen) dari harga lelang. Surabaya, 14 Januari 2020 PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Penyelamatan & Penyelesaian Kredit Wilayah Jakarta Kota

KPKNL SURABAYA

Persyaratan lelang: Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website http://www.lelang.go.id syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “ tata cara dan prosedur” dan “ panduan penggunaan” pada alamat website tersebut.peserta lelang dapat melihat objek lelang semenjak pengumuman ini terbit. Surabaya, 14 Januari 2020

KPKNL SURABAYA

KOPERASI RESTU UTAMA JAWA TIMUR INFO HUB : 081330159899/ 031-39928995

PENGUMUMAN II (KEDUA) LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk Pengumuman Pertama Lelang Eksekusi Hak Tanggungan tanggal 30 Desember 2019, Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang No. 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan, PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Regional Special Asset Management Surabaya selaku Pemegang Hak Tanggungan Pertama dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo, akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan menggunakan Aplikasi Lelang melalui Internet dengan cara penawaran secara tertutup (closed bidding) tanpa kehadiran peserta lelang, terhadap barang jaminan debitur atas nama: PT. Rakuda Furniture : 1. Sebidang tanah seluas 273 m2, SHGB No. 4738 an. ELLY CHITRAWATI berlaku sampai dengan 29 Agustus 2025, terletak di Desa Tropodo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (setempat dikenal dengan Jalan Tropodo Indah Blok B-8, Desa Tropodo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur). (Harga Limit Lelang Rp. 1.196.400.000,00) (Uang Jaminan Lelang Rp. 598.200.000,00) 2. Sebidang tanah seluas 250 m2, SHM No. 834 an. ADRIAN PRAWITO, terletak di Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (setempat dikenal dengan Jalan Lingkar Barat (Jl. Raya Ponti) No. 3 , Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur). (Harga Limit Lelang Rp. 3.522.600.000,00) (Uang Jaminan Lelang Rp. 1.761.300.000,00) 3. Sebidang tanah seluas 526 m2, SHM No. 311 an. ADRIAN PRAWITO, terletak di Kelurahan Pucang, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Daerah Tingkat II Sidoarjo, Daerah Tingat I Jawa Timur (setempat dikenal dengan Jalan Jenggolo No. 8A, Kelurahan Pucang, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur). (Harga Limit Lelang Rp. 8.459.650.000,00) (Uang Jaminan Lelang Rp. 4.229.825.000,00) 4. Sebidang tanah seluas 5.715 m2, SHGB No. 486 an. Teddy Gunawan berlaku sampai dengan 24 Agustus 2025, terletak di Kelurahan Prigren, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (setempat dikenal dengan Jalan Plembon (Raya Prigen) RT.01 RW.04, Kelurahan Prigen, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur). (Harga Limit Lelang Rp. 8.451.350.000,00) (Uang Jaminan Lelang Rp. 4.225.675.000,00) Deskripsi Persyaratan Lelang:  Memiliki akun yang telah terdaftar dan terverifikasi pada website www.lelang.go.id Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website tersebut.  Menyetor uang jaminan lelang melalui virtual account yang diperoleh melalui website di atas setelah memilih dan mengikuti obyek lelang, nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disebutkan dalam pengumuman lelang serta setoran dilakukan sekaligus (tidak dicicil).  Setiap penyetoran dan/atau pengembalian uang jaminan dari dan ke peserta lelang dari bank yang sama dengan Bank mitra KPKNL penyelenggara lelang tidak dikenai biaya apapun, sedangkan setiap penyetoran dan/atau pengembalian uang dari Bank yang berbeda dengan Bank mitra KPKNL penyelenggara lelang, dikenai biaya transaksi perbankan yang jumlahnya bervariasi, sesuai ketentuan Bank masing-masing dan ditanggung oleh peserta lelang;  Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang.  Peserta lelang diwajibkan melihat objek lelang dan dianggap menyetujui aspek legal dari objek yang dilelang sesuai dengan kondisi apa adanya (as is) dan pada tempat dimana saat ini berada (as where).  Karena satu dan lain hal, pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang dapat melakukan pembatalan/penundaan lelang terhadap salah satu atau seluruh objek lelang tersebut diatas, dan pihak-pihak yang berkepentingan/peserta lelang, tidak diperkenankan melakukan tuntutan/gugatan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Sidoarjo dan PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk.  Pemenang lelang yang ditunjuk wajib melunasi harga lelang berikut bea lelang sebesar 2% dalam waktu 5 hari kerja setelah ditunjuk sebagai pemenang lelang. Apabila melebihi jangka waktu tersebut, akan dibatalkan secara tertulis pembeliannya dan dinyatakan PEMBELI LELANG WANPRESTASI dan uang jaminan akan disetorkan ke kas negara.  Untuk Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Regional Special Asset Management Surabaya, Telp. No. 031-99205001. Deskripsi Pelaksanaan Lelang Cara penawaran Hari/Tanggal Waktu Penawaran Penetapan Pemenang Pelunasan harga lelang Bea lelang pembeli Tempat pelaksanaan lelang

: : : : : : :

Secara tertutup (Closed Bidding) dengan mengakses url https://www.lelang.go.id/ Selasa, 28 Januari 2020 Pukul 10.00 WIB (Waktu Server) Setelah batas akhir penawaran 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang 2 % dari harga lelang untuk objek lelang kedua KPKNL Sidoarjo, Jalan Erlangga Nomor 161 Sidoarjo Surabaya, 14 Januari 2020 PT. BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. Regional Special Asset Management Surabaya P E R H AT I A N

AWAS PENIPUAN, HATI-HATI JIKA ADA PIHAK-PIHAK YANG MENGATASNAMAKAN PETUGAS DARI BANK MANDIRI ATAU KPKNL SIDOARJO UNTUK KEPENTINGAN PRIBADI PERHATIKAN KARTU IDENTITAS PEGAWAI


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

SELASA WAGE, 14 JANUARI 2020 HALAMAN 6

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Mojokerto, Memorandum Dua penjahat jalanan alias jambret di Jalan Raya Gondang, Dusun Tlasih, Desa Tawar, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, babak belur dihajar massa, Minggu (12/1). (21), warga Dusun Kebaron, Desa Singowangi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Kapolsek Gondang AKP Purnomo mengatakan, pela-

Purnomo menambahkan, setelah merampas HP korban, kedua pelaku menggeber motornya ke arah timur, tetapi korban mencoba mengejar. Saat kabur itulah, motor pelaku ditabrak seorang warga. Pelaku kemudian dikepung warga setempat dan menyerah. “Pelaku ditangkap di depan KUD Tani Bahagia yang terletak di Jalan

Raya Pugeran, Kecamatan Gondang setelah terjatuh dari motor yang dipakai,” jelas dia. Setelah sempat memukuli kedua pelaku, warga akhirnya melapor ke Polsek Gondang. Tak lama berselang, pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Gondang. “Pelaku terbukti melakukan pencurian dengan kekerasan, sehingga kami jerat

Kedua jambret yang dimassa warga di Mapolsek Gondang.

Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun

penjara. Pelaku sudah kami tahan,” tandas Purnomo.(no/dhi)

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Dua jambret itu bernama Alfiansyah Putro Nugroho (21), warga Desa Seketi Barat, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo dan Mas Rofiq

ku tepergok merampas handphone (HP) milik Nabela Silfiana (15), warga Dusun Klajan, Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto saat melintas di Jalan Raya Gondang.”Pelaku memepet motor korban dari kiri dan langsung merampas HP yang dipegang korban,”terang Purnomo, Senin (13/1).

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Rampas HP, Dua Jambret Dimassa

Kedua tersangka dan barang bukti.

Petugas menunjukkan jenazah korban yang masih tergeletak.

Peziarah Jombang Meninggal di Makam Troloyo Mojokerto, Memorandum Seorang peziarah asal Jombang ditemukan meninggal dunia di kompleks pemakaman Troloyo di Dusun Dukuh Sidodadi, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Senin (13/1) pagi. Korban bernama Jatmiko (49), Dusun Kalangan, Desa Kalangan Semanding, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Dia ditemukan meninggal, usai seminggu berziarah di makam Troloyo. Kapolsek Trowulan, Kompol Suhartono mengatakan, penemuan mayat di kompleks pemakaman Troloyo pertama kali ditemukan oleh penjaga makam pada Senin (13/1) sekitar pukul 04.30. Dari hasil identifikasi maupun pemeriksaan terhadap korban, petugas kepolisian menyebutkan tidak ditemukan tanda tanda adanya kekerasan. “Dari keterangan saksi korban ini sudah seminggu di makam Troloyo, dia (korban) katanya mau berobat secara spiritual sesuai dengan kepercayaannya,” ungkap dia. Korban, lanjut Suhartono, berpindah pindah ke makam satu ke makam lainnya sejak berada di kompleks pemakaman Troloyo hingga pada Senin (13/1) dini hari. Dia ditemukan tengkurap di bawah pohon beringin di tengah-tengah kompleks makam. “Yang tahu pertama itu penjaga makam, katanya sebelum meninggal korban ini diketahui berguling-guling. Mungkin itu nazak (orang yang mau meninggal). Di sisi lain, korban katanya memiliki penyakit asma,” papar dia. Tidak lama berselang, saksi mata yang curiga dengan kondisi korban berusaha melihat dan mengetahui Jatmiko sudah tak bernyawa. Mengetahui kondisi tersebut, saksi melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. “Kita datangi lokasi dan memang tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, kemugkinan korban ini meninggal karena sakit yang dideritanya,” ungkap dia. Dari lokasi kejadian, petugas kepolisian menyita satu unit HP, dompet yang berisikan uang dan ATM milik korban serta tas berisi pakaian. Di bantu warga serta relawan, usai dilakukan olah TKP dan identifikasi, korban langsung dievakuasi ke RSUD Kota Mojokerto.(no/dhi)

DPRD Kota Mojokerto menggelar hearing dengan DPUPR terkait proyek mangkrak.

Dewan Desak DPUPR Selesaikan Proyek Mangkrak Mojokerto, Memorandum Ko m i s i I I D P R D Ko t a Mojokerto mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk mengambil tindakan strategis guna menyelesaikan proyek yang tidak mampu diselesaikan rekanan. Desakan ini disampaikan anggota Komisi II DPRD Kota Mojokerto ketika menggelar hearing atau rapat dengar pendapat dengan DPUPR, Senin (13/1). Hearing ini juga dihadiri inspektorat daerah dan bagian adminstrasi pembangunan sekdakot. Koordinator Komisi II Junaidi Malik mengatakan, hearing dengan instansi terkait tersebut untuk merumuskan penyelesaian masalah sejum-

lah proyek mangkrak. Karena dengan tidak selesainya pekerjaan proyek tersebut akan berimbas langsung kepada masyarakat. Seperti proyek saluran di Lingkungan Kedungsari, karena tidak selesai maka akses jalan mereka terhalangi. Selain itu, saluran yang tidak diselesaikan dengan baik malah mengakibatkan banjir saat turun hujan. Dia juga merinci sejumlah proyek mangkrak yang dikeluhkan oleh masyarakat seperti, proyek saluran di Banjar Anyar, Mentikan, dan Suronatan. “Untuk menyelesaikan masalah tersebut kami berharap ada tindakan dari pemerintah agar proyek tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat,” tandas Junaidi Malik.

Politisi PKB ini berharap pihaknya mendapat ketegasan mengenai penyelesaian proyek drainase dan jalan yang merugikan masyarakat di sejumlah Kelurahan.”Masyarakat butuh tindakan darurat dari PU. Karena implikasinya dirasakan langsung masyarakat,” ungkap dia. Dengan berapi-api Junaidi mengungkapkan kecurigaannya dalam proyek-proyek pemerintah. “Waktu sidak, kami menemukan pengakuan pekerja yang ternyata tidak ada hubungan mandor dan juga pemenang proyek. Ini jelas tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kalau terjadi seperti ini, maka hasil pekerjaan tidak akan dapat dipertanggungjawabkan,”urai dia. Senada diungkapkan Ketua

Komisi II Moch Rizky Fauzi. Politisi PDI Perjuangan ini mendesak agar kasus proyek mangkrak ini cepat diselesaikan. Dia khawatir rakyat akan semakin menderita karena banjir dampak proyek tak tuntas ini. Menanggapi desakan dewan, Kabag Administrasi Pembangunan Kota Mojokerto, Nara mengatakan, pihaknya telah merespons kasus ini.”Awal tahun ini kita sudah merespons dan menugaskan tim terkait rekomendasi komisi II. Dan, kami mendorong PU melelang proyek lebih awal,” tandas dia. Nara mengatakan, sebenarnya PU dapat melanjutkan proyek mangkrak tersebut.”Saya pernah di PU menangani proyek darurat terutama soal

galian,”imbuh dia. Sementara Kepala DPUPR Kota Mojokerto Mashudi menuturkan, untuk proyek mangkrak yang masuk leading sector PU bisa diselesaikan dengan anggaran pemeliharaan milik PU. Namun begitu, tidak serta merta langsung dikerjakan. Sebab, harus menunggu audit dari inspektorat terkait volume pekerjaan yang telah dilaksanakan rekanan sebelumnya. “Setelah diketahui mangkrak dan diaudit inspektorat, maka sisanya baru bisa dikerjakan PU,”terang Mashudi. Sedangkan proyek mangkrak yang leading sectornya dari kelurahan, maka DPUPR harus menunggu perintah dari pimpinan untuk penyelesaiannya.(war/dhi)

Depresi, Pria Latsari Nekat Gantung Diri Jombang, Memorandum Depresi akibat mengidap penyakit tak kunjung sembuh, Jamadi (58), warga Dusun Kempreng, RT 03/RW 03, Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri, Senin (13/1) pagi. Kapolsek Mojowarno, AKP Yogas mengatakan, Kondisi korban pertama kali diketahui anak korban, Erna Susanti (17), ketika hendak mengambil air minum. Di tengah perjalanan menuju dapur, saksi melintasi kamar tidur korban. “Saat berjalan menuju dapur untuk mengambil air minum, saksi melintas di depan kamar tidur korban. Saat itu dia melihat korban sudah dalam kondisi tergantung pada seutas tali tambang yang diikatkan di atap kamar tidur,” ungkap dia, Senin (13/1). Mendapati kondisi bapaknya mengenaskan, spontan Erna langsung meminta tolong kepada tetangga. Selanjutnya, kejadian dilaporkan kepada perangkat desa yang dilanjutkan ke petugas. Dan, polisi yang tiba di lokasi, langsung mengevakuasi tubuh korban. “Setiba di lokasi kami langsung menurunkan tubuh korban

medis, diketahui jika penyebab meninggalnya korban tak lain akibat bunuh diri. Hal ini diperkuat dengan tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan fisik pada jasad korban. “Dari keterangan pihak keluarga, di-

FOTO: MEMORANDUM/WAN

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Mojokerto, Memorandum Sumadi (65), warga Dusun Turi, Desa Sampang Agung, Kecamatan Kutorejo dan Supandi (60), warga Desa/Kecamatan Kutorejo, diringkus anggota Polsek Kutorejo karena tepergok judi domino, Minggu (12/1) sore. Saat itu, mereka bersama tiga temannya asyik judi domino di gubuk pinggir sawah Dusun Kedung Galih, Desa Sampang Agung, Kecamatan Kutorejo. . Tiba-tiba digerebek polisi. Dalam penggerebekan itu, tiga temannya melarikan diri. Kapolsek Kutorejo AKP Margo S membenarkan adanya penangkapan ke dua pejudi tersebut. Bahkan, saat ini mereka mendekam di sel tahanan Polsek Kutorejo. “Penggerebekan tersebut berkat laporan dari warga, bahwa gubuk tersebut sering digunakan ajang judi domino,” ungkap dia. Dari penggerebekan tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 77 ribu, lima set kartu domino, satu lembar terpal, satu karung yang digunakan sebagai alas, serta selembar fiber plastik. “Dengan kejadian ini mereka kita jerat dengan pasal 303 KUHP, tentang Perjudian. Dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara, “kata Margo.(no/dhi)

FOTO: MEMORANDUM/WAR

Polisi Gerebek Judi Domino

Petugas memeriksa kondisi jenazah korban.

dari tali gantungan. Dapat kami pastikan pula, jika saat proses itu korban sudah tidak

bernyawa,” ungkap Yogas. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas dibantu tim

ketahui jika korban selama ini mengidap penyakit liver serta komplikasi. Usai pemeriksaan luar, jenazah langsung kita serahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan,” tandas Yogas.(wan/dhi)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM & KRIMINAL

SELASA WAGE, 14 JANUARI 2020 HALAMAN 7

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Tamu Hotel Kusuma Bangsa Tewas Jenazah korban dievakuasi petugas di lokasi kejadian.

Surabaya, Memorandum Seorang tamu kamar hotel di Jalan Kusuma Bangsa ditemukan tewas, Senin (13/1) pagi. Korban, Wijana Eka (55), warga Perum Kebonsari Indah, Sumber Pakem, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumber Sari, Kabupaten Jember. “Untuk penyebab, kami masih menunggu hasil autopsi. Saat ini, jenazah sudah kami bawa ke RSUD dr Soetomo untuk dilakukan identifikasi lanjutan,” kata Kapolsek Genteng, Kompol Anggi Saputra, kemarin Senin (13/1).

Lebih lanjut, Anggi menyebut, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada kondisi jenazah. Namun, pihaknya masih menunggu hasil identifikasi lanjutan Tim Forensik RSU Dr Soetomo. Begitu pula dengan kronologi ditemukannya korban, anggotanya masih melakukan penyelidikan. “Dugaan sementara, korban mengalami sakit,” lanjut alumni Akpol 2006 itu. Sementara itu, ada informasi yang menyebut, sebelum menghembuskan napas terakhirnya, Wijana sempat memanggil tukang pijat untuk datang ke kamarnya.

Namun, setelah korban dipijat kurang lebih 30 menit, mendadak kejang hingga tidak sadarkan diri. Takut terjadi apa-apa, tukang pijat tersebut langsung turun untuk melaporkan peristiwa itu ke petugas keamanan hotel. Laporan itu kemudian dilanjutkan ke Command Center Kota Surabaya dan Polsek Genteng. “Saat kami datang, korban sudah meninggal dalam kondisi telentang di atas ranjang hotel,” pungkas mantam Kapolsek Dukuh Pakis itu. (fdn/nov)

Ancam Korban Pakai Celurit dan adiknya, Sory Maulana Kosim (21), juga kompak melakukan pembegalan. Bermodal dua senjata tajam jenis celurit dan pisau berkarat, kakak beradik itu memiliki nama cukup tenar di Surabaya, Gresik hingga Lamongan. Hingga sepak terjang para pelaku terhenti di tangan pihak kepolisian. Mereka diringkus anggota Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya saat bersembunyi di rumahnya di Desa Kesek, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan Madura. Selain mengamankan celurit dan pisau, polisi juga menyita dua motor. Yakni Vario yang digunakan sebagai sarana dan Scoopy sebagai hasil kejahatan.

Sambungan dari halaman 1

“Kami terpaksa melumpuhkan kedua kaki tersangka. Itu setelah mereka berupaya melawan saat anggota melakukan penangkapan,” kata Kanitjatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Iwan Hari Purwanto, Senin (13/1). Iwan memaparkan, aksi terakhir yang dilakukan kakak beradik ini beraksi di Jalan Ir Soekarno. Saat itu, keduanya sedang mencari sasaran dengan mengendarai Vario. Tidak lama kemudian mereka melihat korban melintas di depan salah satu hotel di kawasan MERR. Keduanya pun lantas menghentikan korban sembari mengacungkan celurit dan pisau yang mereka bawa. Tentu saja, korban ketakutan dan

langsung berhenti. Tanpa perlawanan, Sory yang berperan sebagai eksekutor dengan leluasa menggondol motor korbannya. “Setelah menguasai motor korban, keduanya lantas kabur. Sementara korban dengan rasa ketakutan melaporkan peristiwa itu ke polisi. Korban kebetulan keluarga Polri dan pernah bertugas di Polda Jatim,” lanjut Iwan. Berbekal laporan dan keterangan korban, petugas bergegas melakukan penyelidikan. Di lokasi, polisi memperoleh sejumlah alat bukti dan petunjuk jika Irsyal dan Sory yang melakukan aksi pembegalan tersebut. Selanjutnya pengejaran dilakukan ke rumah tersangka di Bangkalan.

“Saat kami datang keduanya berusaha kabur dan sempat melawan. Kami pun melakukan tembakan peringatan namun tidak digubris oleh mereka (Irsyal dan Sory). Hingga kami terpaksa melumpuhkan kakinya,” terang Iwan. Dari hasil pemeriksaan terungkap, kakak beradik ini tidak hanya melakukan aksinya di Surabaya. Sejumlah kota juga pernah diobok-obok. Selain itu, dalam aksinya mereka selalu beraksi dinihari dan mencari mangsanya di tempat sepi. Irsyal mengaku ada dua lokasi di Surabaya yang pernah dijamah, yaitu MERR dan Jalan Manyar. Selain Surabaya, keduanya juga melakukan aksi di wilayah Lamongan

dan Gresik. Motor yang selalu menjadi incaran adalah motor jenis matic di antaranya Honda PCX, Scoopy dan Yamaha Nmax. “Untuk tempat kejadian perkara (TKP) luar kota masih kami koordinasikan dengan polres setempat. Kami juga kejar teman mereka yang bertugas menjual motor curiannya di Madura,” tandas Iwan. Irsyal mengaku, awalnya dia tidak pernah melakukan pembegalan. Sang adiklah yang melakukan aksi tersebut. Namun, Sory kemudian mengajak Irsyal untuk melakukan aksi itu. Bahkan, dulu dirinya disuruh datang ke Surabaya untuk jalan-jalan dan bekerja membantu adiknya. Irsyal tidak menyadari jika pekerjaan adiknya

ternyata membegal. Kedua pemuda yang juga mengaku anak aparatur sipil negara (ASN) di markas tentara di lingkungan tempat tinggalnya itu, akhirnya ketagihan karena uang yang didapat cukup banyak. “ Kebanyakan motor dijual Rp 3 juta, kami dapat bagian Rp 1 juta sisanya untuk foya-foya,” ujar Irsyal. Irsyal menambahkan, uang hasil kejahatannya kerap digunakan bersenang-senang di salah satu diskotek di Surabaya Selatan. Yang menjadikan kedua pelaku selalu mengulang kejahatannya karena memunyai pacar di diskotek tersebut. “Uangnya saya buat belanja dengan pacar dan untuk mabuk,” imbuh Irsyal. (fdn/nov)

Modus Menduplikat Kunci Buktinya, tiga dari lima pelaku curanmor dilumpuhkan meski hanya di kaki karena berusaha melarikan diri saat ditangkap. Ketiganya, Zainal Abidin (29), eksekutor, warga Jalan Krembangan Bhakti II, Say Aji Saka (20), warga Jalan Jepara, Krembangan, dan M Suyanto (30), warga Jalan Krembangan. Sedangkan dua pelaku lainnya yang diringkus merupakan penadah motor hasil curian yakni Amir Mahmudi (29), dan Rizal Khomzani (30), keduanya warga Sampang. “Komplotan pelaku curanmor ini spesialis motor matic dan sudah beraksi di 21 tempat kejadian perkara (TKP), lima di antaranya di wilayah Perak,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, Senin (13/1).

Sambungan dari halaman 1

Proses penangkapan terhadap komplotan ini, setelah polisi mendapatkan laporan dari salah satu korbannya, Eko (33), pengunjung warkop di Jalan Asemrowo Kali. Saat itu, korban sedang ngopi dan memarkir Varionya pelat L 6319 VU, tanpa dikunci stir. Kemudian datang Say Aji, Zainal Abidin, dan M Suyanto naik motor matic boncengan tiga. Merasa mendapatkan sasaran, Aji sang pemetik lalu turun untuk mencurinya. Mengetahui motor tidak dikunci stir, pelaku lalu mendorongnya menjauhi TKP dan membawanya ke tukang kunci untuk menduplikatnya. “Modus para tersangka tidak merusak, melainkan mengincar motor yang tidak dikunci stir,” tandas

Nyabu buat Tambah Stamina pemuda yang tinggal di Jalan Menur V itu berurusan dengan polisi. Pria ini dicokok anggota Unit Reskrim Polsek Rungkut setelah kedapatan membawa sabu di Jalan Rungkut Madya. Ketika mengamankan tersangka, petugas menemukan dua poket sabu seberat 0,36 gram dan 0,34 gram yang disimpan di saku celana. Kanitreskrim Polsek Rungkut Iptu Djoko Soesanto mengatakan, penangkapan terhadap Fajar, dari informasi masyarakat ada pemuda yang membawa narkoba di Jalan Rungkut Madya. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti petugas dengan melakukan penyelidikan di lokasi. Setelah

perwira menengah kelahiran Malang ini. Setelah berhasil, motor kemudian diberikan ke Zainal untuk dijual ke Sampang, Madura dengan harga bervariasi antara Rp 4 juta hingga Rp 5 juta. “Terkadang menjualnya melalui online di media sosial,” beber Ganis. Sayangnya, aksi Aji ini terekam CCTV di warkop dan wajah serta pelat motor yang dikendarai juga diketahui. Berbekal itu, petugas langsung melakukan penyelidikan dan dapat menangkap pelaku di rumahnya. “Saat akan ditangkap itu, dia (Aji) berusaha melarikan diri sehingga terpaksa anggota menembak kakinya,” tegas mantan penyidik KPK ini. Saat diinterogasi petugas, Aji mengaku beraksi bersama

Sambungan dari halaman 1 mendapati ciri-ciri tersangka sesuai dengan informasi, Fajar langsung ditangkap dan digeledah di tepi jalan “Saat kami amankan, tersangka tidak bisa mengelak karena barang bukti sabu berada di sakunya,” kata Djoko saat dikonfirmasi Memorandum melalui HP-nya, Senin (13/1). Di hadapan penyidik, Fajar mengaku jika barang tersebut ia pergunakan sendiri untuk menambah stamina. “Pengakuannya dipakai sendiri agar kuat saat bekerja. Kasus ini masih kami kembangkan untuk mengetahui pemasok barang haram tersebut,” pungkas mantan Kanitreskrim Polsek Gubeng itu. (x-3/nov)

Lepas Anggota Purnabakti, Kapolres Kayuh Becak Ipda Kamidi. Suroyo adalah mantan Babinkamtibmas Tambak Sarioso, yang bertugas di Mapolsek Asemrowo. Sedangkan Ipda Kamidi, mantan anggota Satsabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Upacara purnabakti digelar di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak dan dipimpin langsung oleh Ganis Setyaningrum, yang diikuti pejabat utama (PJU), para Kapolsek jajaran, serta aparatur sipil negara (ASN). Sebagai tanda jasa, kapolres mengalungkan medali dan rangkaian bunga kepada kedua perwira pertama, Kamidi dan Suroyo, yang telah memasuki usia pensiun yakni 58 tahun. Selain itu juga, Ganis juga memberikan tali asih sebagai wujud penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian Kamidi dan Suroyo kepada Polri. Tidak ketinggalan, Kasatsabhara AKP Heru Purwandi juga memberikan cenderamata kepada Kamidi, begitu juga Kapolsek Asemrowo Kompol Nur Suhud kepada Suroyo. Usai pelaksanaan upacara, Ganis juga menye-

Bertahan Dua Tahun Wanita ini digugat cerai suaminya, Arief Utama Waworuntu. Alasannya karena Arief tak suka Alexandra beradegan terlalu panas di salah satu proyek. “Yang dominan itu dia tidak terima Alexandra main film adegan panas-panas,” kata Marsudin, Jurusita Pengadilan Agama Denpasar, saat dihubungi detikcom, Senin (13/1). Saat ditanya alasan yang lain, Marsudin tidak bisa memberikan keterangan. Sebab, ia sedang tidak berada di kantor dan memegang berkas tersebut. “Itu yang utama alasannya,” imbuh Marsudin. Sekadar diketahui, Arief Utama Waworuntu menggugat cerai Alexandra Gottardo pada 2018. Ketika sidang di Pengadilan Agama Denpasar, keduanya saling hadir dan berlangsung alot.

Sambungan dari hal 1

rahkan kue ulang tahun kepada keduanya untuk memperingati usianya yang genap 58 tahun. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Ipda Suroyo dan Ipda Kamidi, karena telah menunjukkan kinerja yang baik selama mengabdi sebagai anggota Polri. Saya mewakili Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan pribadi, mengucapkan selamat menikmati masa pensiun,” ucap Ganis. Mantan Kasubdit III Sumber Daya dan Lingkungan (Sumdaling) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya tersebut, juga berharap meski telah memasuki pensiun, Kamidi dan Suroyo tidak memutuskan silaturahmi dengan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. “Kita tetap satu keluarga. Sewaktu-waktu jika ingin datang ke mapolres pintu kami selalu terbuka,” ungkap Istri Letkol Guftor Sidik ini. Usai rangkaian purnabakti dan tradisi pedang pora, Kamidi dan Suroyo bersama istri masing-masing, menaiki becak yang dikayuh oleh kapolres hingga keluar dari gerbang Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 “Dihadiri kedua belah pihak,” ujar Marsudin. “Jadi waktu itu memang Gottardo-nya pakai pengacara. Tapi dia tetap hadir juga dengan pengacaranya. Suaminya juga, wajib karena dia yang menggugat,” sambung Marsudin. Sampai akhirnya, sidang tersebut baru kelar pada 2019. Kini, keduanya sudah resmi bercerai di mata hukum. “Waktu ikrarnya juga mereka hadir sama-sama di situ,” tukas Marsudin. Sebelumnya Marsudin mengungkapkan bahwa penggugat tak suka Alexandra beradegan panas dalam salah satu proyek dengan aktor lawan jenis. Alexandra menikahi dengan Arif Utama di Bali. Dua tahun berumah tangga hingga mereka memutuskan berpisah meski dikaruniai satu putri. (*/nov)

Zainal dan Yanto. Tanpa menunggu lama, anggota lantas mengeler mereka ke rumahnya masing-masing. Lantaran berusaha kabur, keduanya dilumpuhkan kakinya. “Kami pasti melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku curanmor,” tegas mantan Kasubdit III Sumber Daya dan Lingkungan (Sumdaling) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya itu. Petugas lalu mengembang-

kan kasusnya dengan menginterogasi ketiga tersangka hingga ke penadahnya. Dari sini, mereka berterus terang telah menjual motornya ke Amir Mahmudi dan Rizal Khomzani. Petugas akhirnya menangkap mereka di rumahnya masing-masing tanpa perlawanan. “Ketiga tersangka ini perannya semuanya pemetik. Mereka berganti-ganti pasangan saat mencuri. Satu orang

bisa mencuri di 16 TKP. Total sudah 21 TKP mereka mencuri motor,” ujar Ganis, yang pernah dikirim ke Spanyol pada 2019 sebagai delegasi Polri ke acara International Conference on Women Police. Saat diinterogasi, para tersangka mengaku selain mencuri di warkop Jalan Asemrowo Kali. Juga berhasil menggondol Vario di sekitar Pasar Loak, lalu menggasak

Dicecar 59 Pertanyaan Hingga pukul 20.00, perempuan asli Surabaya ini baru keluar dari ruang penyidik setelah menjawab 59 pertanyaan. Sedangkan hasil pemeriksaan sementara, Eka Deli ternyata menjadi salah satu koordinator artis di bawah PT Kam and Kam tersebut. Apakah Eka Deli di bawah Eva (salah satu tersangka) yang sebelumnya juga mengaku sebagai koordinator artis, masih belum ada penjelasan resmi dari kepolisian. Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan menjelaskan, saat ini Eka masih dalam pemeriksaan. Untuk keterangan lainnya masih menunggu pemeriksaan selesai. “Dia (EDM) koordinator artis di bawah PT Kam and Kam. Untuk yang lain masih menunggu pemeriksaan selesai,” kata Luki. Selain EDM, masih menurut Luki bila penyidik masih mendalami sudah berapa artis yang direkrut untuk bergabung men-

Sambungan dari halaman 1 jadi anggota di MeMiles. “Karena dia koordinator artis, tidak menutup kemungkinan ada artis lain yang masuk sebagai member atau korban,” lanjut Luki. Luki menambahkan, bila ada satu mobil jenis Mistubishi Pajero milik Eka Deli yang disita. Mobil tersebut adalah hadiah yang diberi PT Kam and Kam. “ Saudara EDM semalam menyerahkan mobil ditangani anggota di Jakarta,” ungkap Luki. Sedangkan dalam kasus ini ada empat tersangka dalam kasus MeMiles. Keempatnya yakni Kamal Tarachan atau Sanjay sebagai direktur, Suhanda sebagai manajer, Martini Luisa (ML) atau Dokter Eva sebagai motivator atau pencari member dan Prima Hendika (PH) sebagai ahli IT. Selain itu, polisi menyita uang total Rp 122 miliar, belasan mobil dan berbagai barang elektronik. Setelah keluar ruang penyidik, Eka yang mengenakan baju putih,

menegaskan dirinya hanya menjadi saksi dalam kasus ini. “Saya dipanggil sebagai saksi. Dan ini bentuk sebagai warga negara yang baik,” kata Eka. Eka menegaskan dalam statusnya sebagai saksi, dirinya sudah menjelaskan sedetail-detailnya pada penyidik bahwa keterlibatan hanya sebagai penyanyi secara profesional. “Saya dimintai tolong sebagai perantara untuk mencari artis untuk acara MeMiles,” tambah Eka. Eka juga menuturkan, bila dirinya juga mengembalikan mobil yang diterimanya dari MeMiles. Namun Eka enggan memaparkan apakah dirinya juga menjadi member dalam aplikasi tersebut. Disinggung ada berapa pertanyaan yang dicecar penyidik, Eka mengungkapkan ada 59 pertanyaan. “Banyak yo, dan materinya semuanya terkait masalah MeMiles,” pungkas dia. (tyo/nov)

Tak Ingin Repotkan Keluarga tergantung dengan tali tampar yang terlilit lehernya. Bahkan, remaja ia sempat menulis surat wasiat sebelum melakukan aksi nekatnya tersebut. Dari informasi yang dihimpun Memorandum, korban ditemukan tewas kali pertama oleh Roedie Harmono (51), ayah kandungnya ketika pulang ke rumah untuk mengambil HP yang tertinggal. “Saat pulang, ayah melihat ada tiga teman adik (RH) yang tidak berani masuk. Kemudian ayah masuk dan kaget melihat adik yang posisinya gitu (tergantung, red). Saat itu adik masih sempat bernapas, tidak lama kemudian meninggal,” kata Rosi, kakak kandung korban, kemarin Rosi mengatakan, bahwa 3 hari sebe-

Sambungan dari halaman 1 lum kejadian, adiknya sudah berpamitan dengan mengirimkan foto dengan pose gantung diri. Namun hal itu hanya dianggap sebagai guyonan oleh keluarga. “3 hari yang lalu sempat mengirim foto gantung diri ke grup. Kita piker adalah guyonan ternyata melakukan bunuh diri sungguhan,” jelas Rosi. Ditanya mengenai isi surat wasiat yang ditulis korban, Rosi menjelaskan bahwa adiknya membuat surat yang isinya meminta maaf kepada keluarga dan tidak ingin merepotkan lagi. “Adik nulis surat yang isinya dia sudah tidak punya cita-cita. Lalu tidak ingin merepotkan ibu lagi dan beberapa kalimat lainnya yang intinya dia meminta maaf

kepada keluarga,” terangnya. Ditanya mengenai motif korban bunuh diri, Rosi menduga, bahwa korban kepikiran karena sering dimarahi keluarga karena sering tidak nurut. “Adik sering dimarahi karena susah diatur. Selain itu, sepertinya kecewa saat motornya diamankan polisi karena memakai knalpot brong saat tahun baru,” ucap Rosi. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Tambaksari Iptu Didik Ariawan mengatakan bahwa dugaan sementara korban tewas karena gantung dri diri. “Melihat isi surat wasiat yang ditinggalkan, dugaannya gantung diri. Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soetomo guna diperiksa oleh Tim Inafis Polrestabes Surabaya,” jelas Didik. (x-3/nov)

Eko Minta Imbalan seperti Yang Diberikan Susana kepada Gondo ada kelanjutan kalimat yang tidak akan enak didengar. Walau begitu, Susana menjawabnya. “Terima kasih,” tuturnya singkat. Lirih. Ada kekhawatiran tersembunyi di balik kalimat singkat itu. “Hanya terima kasih?” kata Eko. “Ya, hanya itu yang bisa aku lakukan.” “Tidak. Kau bisa memberiku lebih.” “Maksudmu?” “Aku menunggumu di tempat parkir. Kita berjalan-jalan sejenak menghirup udara segar.” “Apa yang kau mau?” “Sudahlah. Mengapa harus tanya segala?” “Kurang ajar!” “Oke. Nggak apa-apa. Aku akan menelepon Indasah dan memintanya mengambil barang yang tertinggal di mobil Gondo.” Susana kehilangan kata-kata. Dia diam sejuta bahasa. Eko berkali-kali menghalohalo tapi tidak direspons. “Baiklah. Aku putus sambungan telepon ini dan ganti menelepon Indasah,” acam Eko.

Scoopy di depan konter HP di Jalan Manukan. Juga pernah mencuri Vario di Jalan Tambak Wedi, dan terakhir menggasak Beat di Jalan Tambak Mayor. “Selain menjual ke penadah, kami juga menjual motor melalui online,” aku Say Aji yang menambahkan dari hasil penjualan motor, uangnya dibagi bertiga dan dipakai untuk biaya hidup serta bayar utang. (rio/nov)

Mendengar itu, Susana seperti tersadar dari hipnotis. Dia mencoba sekuat tenaga fokus menghadapi Eko. “Baiklah, aku mengerti. Tunggulah di tempat parkir. Aku butuh waktu karena belum mandi. Tunggulah di sana sekitar setengah jam lagi,” kata Susana. “Baiklah cantik. Kutunggu, muuuachhh,” kata Eko bersemangat. Susana bergegas menyelesaikan mandinya. Dia segera berdandan dan mengemasi seluruh pakaian. Tak lama. Hanya sekitar lima menit. Setelah itu dia menyambar teleponnya kembali, yang sebelumnya digeletakkan di lantai dekat bathtub. Susana membuka aplikasi Grab. Taksi online yang kebetuan baru menurunkan penumpang itu langsung menjemputnya. Sepanjang perjalanan ke Surabaya, Susana berpikir apa yang harus dia lakukan selanjutnya. Yang jelas dia tidak bakalan menemui lagi teman-temannya semasa SMA. Baik Gondo, apalagi Indasah, apalagi Eko. Dia akan menghilang dari mereka. Tapi ke

Sambungan dari halaman 1

mana? Rumahnya di Surabaya sering mereka kunjungi, sehingga tempat itu tidak lagi menjadi tempat yang aman dan nyaman. “Lalu ke mana?” pikir Susana. Mendekati Surabaya, tepatnya sesampai Krian, Sidoarjo, Susana baru menemukan solusi yang dia anggap terbaik. Dia memerintahkan sopir Grab menuju Bandara Juanda. “Sampai di sini ceritanya. Aku akan terbang ke Pekanbaru, tempat anakku. Aku akan tinggal di sana. Mungkin sementara, tapi lebih mungkin selamanya. Aku akan momong cucu di sana. Aku akan meninggalkan semuanya. Terima kasih. Untuk Mas Gondo dan Indasah, maafkan aku.” (habis)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM & KRIMINAL

SELASA WAGE, 14 JANUARI 2020 HALAMAN 8

Kecanduan Game Online

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander bersama ketua cabang Bhayangkari foto bersama siswa-siswi TK Kemala Bhayangkari.

Kapolres Kunjungi TK Kemala Bhayangkari Dony menambahkan, bahwa pihaknya memikirkan bagaimana membuat TK Kemala Bhayangkari menjadi lebih baik dari yang terbaik dari segi fasilitas maupun pelayanannya. “Insya Allah kita akan melanjutkan apa yg sudah ditinggalkan oleh pejabat lama dan berupaya meningkatkan kesejahteraan guru TK Kemala Bhayangkari,” jelas Dony. Rombongan Kapolres beserta Ketua Bhayangkari Cabang Kota Pasuruan juga memberikan buku secara simbolis oleh ketua pengurus Bhayangkari Polres Pasuruan Kota, kepada Kepala KB TK Kemala Bhayangkari. “Buat anak-anak semoga apa yang di cita-citakan kelak di kabulkan oleh Tuhan YME. Serta menjadi generasi pemuda

yang bisa membanggakan Indonesia terutama Kota Pasuruan,” ucap Dony. Kepala KB/TK Kemala Bhayangkari Cabang Pasuruan Kota Nik’matul Jannah menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada Kapolres Pasuruan Kota, beserta Ketua Bhayangkari Cabang Kota Pasuruan. “Di TK kami terdapat 11 tenaga pendidik, 1 orang kepala sekolah, 1 orang tenaga tata usaha dan 1 orang pesuruh serta terdapat 90 anak siswa dan siswi TK Kemala Kota Pasuruan,” ungkap Jannah. Harapannya, untuk kemajuan TK Kemala Bhayangkari memohon bimbingan kapolres agar menjadi TK unggul. “Mudah-mudahan menjadi anak yang berbakti pada nusa dan bangsa,” pungkas Jannah. (*/rul/fer)

Ingatkan Bahaya Narkoba dan Radikalisme

w warnet. Meski dijemput ayahnya, MI tidak mau keluar sehingga tangan kirinya ditarik keluar hingga terjadi tindakan kekerasan fisik. “Dari hasil pemeriksaan, EW memukul dua kali dengan tangan kiri dan sekali dengan tangan kanan. Korban juga ditendang dengan lutut kaki kanan mengenai perut dan paha,“ imbuh mantan Kapolsek Gubeng Polrestabes Surabaya ini. Setelah terjadi pemukulan, MI dibawa ke rumah. Karena risih terlihat warga, korban dipindah ke kandang ayam samping rumah. “ MI ditelanjangi, Korban diikat menggunakan tali ban yang panjang, jari jempol kiri diborgol, pergelangan kaki kanan juga diborgol dengan borgol besar di tiang kandang ayam lalu di kunci dari luar,” paparnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan sekira pukul 13.30, MI berhasil kabur dengan cara membakar karet ban yang di kaitkan di tiang kandang ayam dengan borgol ke kaki korban hingga putus. “Dalam keadaan telanjang, MI pergi kerumah tetangganya yang bernama Baidi M, untuk meminjam baju dan celana kemudian menumpang ojek mendatangi koramil. Mendapat laporan, anggota koramil menghubungi Polsek Sukorambi untuk melepaskan borgol dan menindak lanjuti kejadian tersebut dengan membawa korban ke Unit PPA Satreskrim Polres Jember,” ujar Alfian. Di hadapan penyidik, EW mengaku kesal dengan perbuatan anaknya yang susah dinasihati. “Korban sering mencuri uang dan HP untuk bermain game online,” jelas tersangka. (edy/fer)

Lumajang, Memorandum Maraknya pencurian hewan (curwan)) sapi dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) belakangan ini makin merajalela. Untuk itu, dibutuhkan penanganan serius dengan cara mengaktifkan kembalii sistem keamanan lingkungan (siskamling).. Hal itu yang disampaikan Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar, ketika ditemui Memorandum di ruang kerjanya. Senin (13/1). Menurut kapolres, kolaborasi Tim Panther dan Tim Cobra Tangguh yang dimiliki Polres Lumajang diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut. “Strategi yang kami lakukan untuk memberantas aksi curwan dan curanmor termasuk begal adalah menghidupkan kembali Tim Cobra Tangguh bersama Tim Panther,” ujarnya. Selain itu, tindakan preventif dan reprensif perlu terus dilakukan dengan sering mendatangi desa-desa. Keterlibatan masyarakat untuk bersama-sama dalam mencegah setiap aksi kejahatan melalui Satgas Keamanan Desa (SKD) yang sudah terbentuk di mas-

in ing-masing desa sangat dibutuhkan. “Mari bersama-sama, kita galakan kembali siskamling secara bergantian. Ini adalah cara efektif untukmengurangi aksi tindak kejahatan,” tegasnya. Dijelaskan pula, bahwa lambatnya k korban pencurian sapi untuk segera melapor itu juga salah satu dari kendala yang dialami polisi. Rata-rata, para korban pencurian sapi baru melapor 3 atau 5 jam setelah kejadian. “Dengan cepat melapor, maka kami bisa segera melacak dan mencari keberadaan pelaku,” jelasnya. Sementara itu lanjut Adewira, guna meminimalisir aksi kejahatan di perkotaan, pihaknya selalu patroli keliling bersama anggota dengan mengendarai motor. Adapun sasarannya adalah tempat-tempat rawan yang dijadikan aksi kejahatan serta pesta minuman keras. “Hampir setiap malam terutama malam Minggu, kami menjaring puluhan motor tanpa dilengkapi surat alias bodong serta mengamankan pemuda mabuk,” pungkas Adewira. (tri/fer)

Kasatbinmas Polres Bangkalan AKP Jaswadi foto bersama para siswa SMP Ponpes Mambaul Ulum.

Ponpes Mambaul Ulum, Jaswadi juga wanti-wanti agar mereka mewaspadai masuknya pengaruh kelompok agama aliran keras berpaham radikal. Ciri-ciri mereka, kerap mengganggap umat Islam di luar kelompoknya adalah golongan khawaris (kafir). Mereka juga kerap menebar teror kekerasan. Ada juga kelompok tertentu yang menginginkan penerapan sistem pemerintahan khilafah dan mengganti ideologi Pancasila. Jaswadi mengingatkan kepada para santri dan pelajar, semua faham yang dimikian itu harus ditolak. “Jangan sampai masuk dan mempengaruhi insan pesentren di Bangkalan. NKRI dengan idoelogi pancasilanya adalah harga mati, karena itu sudah menjadi kesepakatan para pendiri negara, termasuk para ulama besar terdahulu di negeri ini,” pungkas Jaswadi. (ras/fer)

FOTO: MEMORANDUM/TRI

ke seluruh 19 kecamatan, tetapi juga mulai menyentuh sebagian besar dari 281 desa dan kelurahan di Kabupaten Bangkalan. Penggunanya juga sudah merambah berbagai kalangan dan profesi. Mulai orang dewasa, remaja, petani, nelayan, pengusaha dan bahkan aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga harian lepas (THL), kini sudah terhipnotis oleh ragam jenis narkoba. Utamanya jenis sabu-sabu. Realita itu tidak hanya berbahaya bagi kesehatan, tetapi juga merupakan ancaman bagi masa depan anak-anak bangsa.” Itu sebabnya, para santri di lingkup Pondok Pesantren, termasuk para pelajar SMP Mambaul Ulum, kami ajak untuk menggelorakan semangat perang terhadap narkoba,” papar Jaswadi. Kepada para santri dan pelajar SMP

Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar memimpin patroli keliling menggunakan motor.

Cegah Berita Hoax, Gelar Police Goes to School

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Pasuruan, Memorandum Satreskoba Polres Pasuruan melaksanakan kegiatan penyuluhan Narkoba dalam rangka sosialisasi penyalahgunaan narkotika di Desa Manaruwi, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Minggu (12/1). Bripda Tahiyatul Azizah mewakili Kasatreskoba AKP Sugeng Prayitno. Selain itu, juga dihadiri Ketua NWC NU Bangil, Ketua PAC Muslimat NU, Pimpinan Ranting Muslimat NU dan anggota Manaruwi Bangil. da Dalam sambutannya Bripda Tahiyatul Azizah menyampaikan, bahwa saat ini penyebaran dan peredaran narkoba di Indonesia, khususnya di Kabupaten Pasuruan sangat memprihatikan, bahai kan sudah menyebar ke berbagai kalangan di masyarakat. “Penyebaran dan peredaran narkoba sudah diluar kontrol, tidak mengenal usia, baik itu usia dewasa. Yang memprihatinkan lagi sudah menyentuh generasi anak muda yang masih duduk di bangku

Kap Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum membeber berkan barang bukti dan Edy Warsito.

Tim Panther-Cobra Tangguh Mampu Atasi Kejahatan

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Bangkalan, Memorandum Kegiatan abdi masyarakat di SMP Ponpes Mambaul Ulum, Desa Lantek Barat, yang dilakukan PMII dinilai Polres Bangkalan sebagai momentum yang tepat untuk pencerahan. Utamanya seputar bahaya narkoba dan radikalisme. Maklum, peredaran barang haram dan faham ekstrem yang acapkali menebar kekerasan itu kini santer menyusup ke mana-mana. “Bisa jadi juga menyusup dan mempengaruhi lembaga pendidikan. Termasuk pondok pesantren,” kata Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MSi MH, Sabtu (11/1). Itu sebabnya, ketika komunitas mahasiswa di bawah naungan PMII, Jumat (10/1) bernisiatif menggelar abdi masyarakat di SMP Ponpes Mambaul Ulum, Rama segera mengutus Kasatbinmas AKP Jaswadi untuk bergabung dengan PMII. Sejumlah pemateri juga hadir dalam giat abdi PMII itu. Di antaranya, Ketua Komisariat PMII Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bangkalan Imam Faikli, Ketua PAC IPNU Kecamatan Galis, guru agama Kholilur Rohman dan beberapa pembina pramuka di lingkungan ponpes setempat. “Menurut pengamatan saya, sekitar 50 lebih siswa-siswi SMP Mambaul Ulum hadir dalam acara tersebut. Ada juga belasan mahasiswa di bawah naungan PMII. Pengasuh Ponpes juga amat welcome menyambut kegiatan tersebut,” ujar Jaswadi. Ketika giliran menyampaikan materi, ada beberapa pesan penting titipan kapolres dijelaskan secara detail oleh Jaswadi. Di antaranya, mengingatkan bahwa peredaran narkoba di Kabupaten Bangkalan, kini sudah masif. Tidak hanya menyusup

Untuk mempertangguannya, ngjawabkan perbuatannya, sal 44 Edy dijerat dengan pasal njo pasal 5 Undang-Unn dang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga Nomor 24 Tahun 2004, dengan ancaman hukuman di atas 15 tahun penjara. “MI yang merupakan broken home mengalami perlakuan kekerasan fisik oleh ayah kandung sendiri. Kejadiannya pada Sabtu (11/1) sekira pukul 11.00. Saat itu, EW (Edy Warsito) menghubungi Salma, pengasuh anaknya. Ketika dicari, sang anak ditemukan bermain game online di salah satu warnet di Jalan Riau,” jelas Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum dalam rilisnya di Mapolres Jember, Senin (13/1). Lanjutnya, saat mengetahui anaknya di warnet, EW meminta tolong Salma untuk memanggilkan anaknya segera pulang. Namun, MI tidak mau diajak pulang oleh Salma, sehingga EW menjemput sendiri anaknya di

Tulungagung, Memorandum Maraknya berita hoax di media sosial menjadi atensi jajaran Polres Tulungagung. Salah satunya mendekatkan diri kepada kaum milenial yang selama ini tidak bisa dipisahkan dengan media sosial (medsos). Seperti pada Senin (13/1), Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia yang bertindak sebagai inspektur upacara di SMA Negeri 1 Boyolangu mengingatkan agar peserta upacara bisa memanfaatkan momentum upacara bendera setiap Senin sebagai sarana mendisiplinkan diri, bukan hanya sekadar acara seremonial belaka. “Jadikan upacara sebagai momentum meningkatkan kedisiplinan dan menghargai jasa pahlawan untuk negara ini. Jangan sampai hanya sekadar seremonial,” ujar mantan Kasatlantas Polrestabes Surabaya ini. Dalam kegiatan Police Goes to School ini, Pandia juga menyampaikan bahwa di zaman serba digital ini, pengendalian diri menjadi hal penting seh-

ingga harus dimiliki oleh setiap pengguna medsos. Terutama generasi milenial yang kesehariannya tidak bisa dipisahkan dengan medsos. Pengendalian diri juga bisa dijadikan filter guna membendung berita hoax, yang acapkali disebar melalui medsos. Pandia mengingatkan kembali agar masyarakat cerdas dalam menggunakan medsos, dan mengisi aktivitas sehari-hari dengan kegiatan positif. “Mari kita harus cerdas dalam penggunaan medsos. Hindari berita hoax dan jauhi narkoba, karena dapat merusak diri kita sendiri,” tuturnya. Menutup acara Police Goes to School, Pandia mengajak peserta upacara mengikuti kuis sederhana, menebak pertanyaan dan memberikan reward bagi yang bisa menjawabnya. Kapolres juga membagikan helm kepada siswa-siswi yang beruntung. (fir/mad/fer)

Bripda Tahiyatul Azizah berfoto bersama Muslimat NU.

sekolah,” ucap Azizah di hadapan sekitar 70 orang. Lanjut Azizah, salah satu penyebab penyebaran yaitu karena kurangnya kontrol dari orang tua, serta pemahaman sejak dini tentang bahaya dan dampak negatif yang terjadi saat mengonsumsi serta menyalahgunakan narkoba dan zat adiktif lainnya.

“Oleh karena itu, pendidikan dan sosialisasi tentang dampak negatif penyalahgunaan narkoba sangat perlu dilakukan sejak dini, khususnya bagi generasi muda,” jelas Azizah. Azizah berharap setelah kegiatan ini, Ibu-ibu Muslimat NU bisa memberikan arah kepada putra putrinya akan bahaya narkotika. (*/rul/fer)

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia di SMA Negeri 1 Boyolangu.

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Pasuruan, Memorandum Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kota Pasuruan melaksanakan kegiatan kunjungan kerja dan tatap muka dengan pengurus KB/TK Kemala Bhayangkari Cabang Pasuruan Jalan Panglima Sudirman Kota Pasuruan, Senin (13/1). Dalam kegiatan itu, selain kapolres dan istri juga didampingi Wakapolres Kompol Mario Prahatinto beserta istri serta diikuti kabag, kasat dan pengurus Bhayangkari Polres Pasuruan Kota. “Kami sangat berterima kasih atas sambutan dari anak-anak dan bapak ibu guru TK Kemala Bhayangkari. Saya mengapresiasi semangat bapak ibu guru, dengan segala keterbatasannya mampu memberikan yang terbaik bagi anak didiknya,” ucap Dony.

Jember, Memorandum Lantaran kesal melihat anak kecanduan game online, Edy Warsito (41), asal Kecamatan Sukorambi, Jember, menyekap MI (13), buah hatinya, di tiang kandang ayam dekat rumah. Tidak sekadar diborgol dan ditelanjangi, MI menerima kekerasan fisik berupa tendangan dan pukulan.

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Bapak Sekap Anak


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SELASA WAGE, 14 JANUARI 2020 HALAMAN 9

Machfud Arifin Dekati Semua Parpol Surabaya, Memorandum Mantan Kapolda Jatim Irjenpol (Purn) Machfud Arifin kian intens bertemu parpol-parpol untuk mendapat dukungan dalam Pilwali Surabaya 2020. Senin (13/1) siang, dia menggelar pertemuan dengan pengurus harian DPD PAN Surabaya di Resto Nine. FOTO: ISTIMEWA

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Arif Fathoni

“Ini saya membangun silaturahmi dengan pengurus DPD PAN Surabaya. Ya, hanya sekadar silaturahmi,” ujar Machfud. Meski mengaku hanya bersil-

Proyek The Trans Icon

aturahmi, namun Machfud menyampaikan profil diri dan visi mis Bersambung ke halaman 10 

Pilwali Surabaya Maksimal 4 Paslon

Warga Gayungan Wadul Dewan Surabaya, Memorandum DPRD Surabaya menilai proyek pembangunan apartemen The Trans Icon berada di Jalan A. Yani merugikan permukiman warga RT 02/RW 01 Gayungan, kelurahan/kecamatan Gayungan. Ini karena sejak dua tahun pembangunan hunian vertical tersebut belum ada kompensasi ganti rugi debu dan kebisingan dari pengembang kepada warga Gayungan. Anggota Komisi A Arif Fathoni mengatakan, proyek pembangunan apartemen The Trans Icon oleh pengembang seraya tutup mata terhadap warga sekitar. “Sejak awal, kami minta kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya mau memberikan izin dampak lingkungan itu tetap harus mengajak warga sekitar,” kata Arif Fathoni, Senin (13/). Kenapa harus berdialog dengan warga Gayungan, kata Fathoni, minimal ketika ada pembangunan atau investasi masuk, warga harus mendapatkan setetes madu industrialisasinya. “Mereka jangan dijadikan penonton. Paling tidak serapan tenaga kerjanya minimal 5-10 persen bagi warga sekitar,” terangnya. Tentu yang namanya pembangunan menimbulkan dampak lingkungan, ia menegaskan, Pemkot wajib memaksa pemohon (pengembang) izin ikut berunding. “Namun, kami minta warga terdampak tidak sesuatu di atas batas kewajaran.  Bersambung ke halaman 10 

Machfud Arifin

DILIHAT dari jumlah 50 kursi di DPRD Surabaya, diperkirakan ada tiga pasang calon (paslon) yang akan meramaikan pilwali dari jalur partai dan satu paslon dari jalur independen. Ini dikatakan pengamat politik dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) Umar Sholahudin. Perkiraan bakal pasangan

calon adalah PDI-P maju tanpa koalisi dengan partai lain. Lalu ada PKB, PKS, Partai Demokrat, dan sisanya satu pasangan lagi. “Setidaknya ada tiga pasangan maju diusung parpol dalam pilwali,” ungkap Umar. Banyaknya calon wali kota yang bermunculan dalam Pilwali Surabaya justru menyehatkan alam

demokrasi. Bahkan kemunculan Machfud Arifin ini menjadi kompetitor yang patut dipertimbangkan. “Pak Machfud memiliki kelebihan yaitu dari segi ketokohan dan geniologis yaitu asli Surabaya. Namun ada PR bagaimana dia mendapatkan tiket dalam pilwali,” tegas Umar Sholahudin, kemarin. Ia menyampaikan sampai seka-

rang Machfud Arifin harus berjuang karena dia bukan politisi partai. Minimal bisa menggandeng dua hingga tiga partai yang memiliki kursi di DPRD Surabaya. Kembali kepada nasib Machfud Arifin, masih lanjut Umar, ia harus mendekati beberapa partai seperti Gerindra, Demokrat, dan PKB.  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: ISTIMEWA

Umar Sholahudin

Pilkada Surabaya 2020

NasDem Tunggu DPP, PD Buka Penjaringan Surabaya, Memorandum Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Demokrat (PD) belum bisa memutuskan apakah akan bergabung dengan koalisi Partai Gerindra, PKB, dan PAN, yang sudah memberi sinyal mengusung mantan Kapolda Jatim Irjenpol (Purn) Machfud Arifin, atau membangun koalisi dengan parpol lain. Ketua Bappilu DPD Partai NasDem Surabaya Imam Syafii mengatakan, partainya belum bisa memutuskan siapa yang akan didukung pada pilwali nanti. “Kami masih menunggu keputusan DPP. Kami akan patuh siapa pun yang akan direkom DPP,” tegas dia. Imam mengakui, dengan modal tiga kursi di DPRD Surabaya, Partai NasDem memang butuh koalisi dengan parpol lain. Untuk itu, NasDem sudah berkomunikasi dengan sejumlah parpol. “Untuk kepastian parpol mana yang akan kita ajak berkoalisi masih menunggu calon yang direkom DPP,” tegas dia. Hal senada diungkapkan Wakil Bappilu DPD Partai NasDem Surabaya, Srihono Yularko. Menurut dia, 11 calon yang lolos penjaringan di DPD Partai Nasdem Surabaya telah dirimi ke DPW dan DPP. “Soal koalisi semua masih penjajagan, akan fix setelah rekom turun,” tandas dia. Ditanya soal kabar DPP akan mengusung Machfud Arifin, Srihono mengaku belum tahu. “Saya belum tahu. Keputusan ada di DPP. Plt Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya Lucy Kurniasari ketika dikonfirmasi menyatakan, pihaknya masih lobi-lobi politik ke parpol lain. “Sementara untuk calon wali kota, sesuai arahan DPP, Partai Demokrat akan membuka pendafataran dulu akhir Januari ini,”jelas dia. Ketua Bappilu DPD Partai Golkar Agus Sudarsono ketika dikonfirmasi soal koalisi dan calon yang bakal diusung belum bisa komentar banyak. “Belum... Belum mas,” ujar dia. (dhi/rif)

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Pembangunan PT MBB di lokasi fasum yang dipersengketakan.

Fasum Diserobot Pengembang, Warga Rungkut Kidul Meradang Surabaya, Memorandum 500 Kepala keluarga RW 10 Rungkut Kidul, Kelurahan Rungkut Kidul, Kecamatan Rungkut, mendesak DPRD Surabaya segera memperuntukkan kembali lahan fasilitas umum (fasum) lebih kurang seluas 2 Ha tersebut. Ini karena ada dugaan penyerobotan lahan fasum oleh pengembang (PT MBB) tanpa izin. Perwakilan warga RW 10 RungHearing warga Rungkut Kidul di ruang Komisi A DPRD Surabaya.

kut Kidul Suryanto mengatakan, siteplan sejak tahun 1989, warga telah membeli lahan permukiman melalui Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Surabaya. Di wilayah barat di Perumahan Rungkut Kidul berupa fasum, sehingga lahan kosong maupun fasum lebih kurang 2 Ha ini otomatis milik warga. “Dari perkembangan penelusuran kami, telah disewakan lebih kurang seluas 3.600 meter persegi kepada pangkalan Taxi Metro hingga 2018. Sisanya sekitar 15.000

meter persegi dijual oleh pihak YKP kepada pengembang (PT MBB, red). Sisanya lahan inilah yang kami pertanyakan kejelasan fasum tersebut kepada dinas terkait,” kata Suryanto usai hearing di ruang Komisi A DPRD Surabaya, Selasa (13/1). Suryanto menjelaskan, atas kejadian ada dugaan penyerobotan lahan fasum 2 Ha ini, ada kejanggalan siapa yang memperjualbelikan lahan fasum seluas 2 Ha tersebut. Jika, dari penelusuran ditemukan  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Air Keruh, PDAM Digugat Surabaya, Memorandum Air keruh yang kerap diterima pelanggan, membuat PDAM Surya Sembada digugat M. Sholeh. Sebab, hal ini bertentangan dengan UU 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen. “Besok (Selasa, 14/1)

adalah sidang perdana soal gugatan PDAM di PN Surabaya,” ungkap M. Sholeh dalam acara PDAM Mendengar yang digelar di Hotel Mercure, Senin (13/1). Sholeh melanjutkan, gugatan ini muncul karena selama ini ketika

pelanggan telat membayar PDAM akan dikenakan denda. Sebaliknya, ketika konsumen yang menda Bersambung ke halaman 10  Mujiaman dan M Sholeh dalam acara PDAM Mendengar.

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

THR, Oh…, Nasibmu Kini Taman Hiburan Rakyat (THR) yang berada di belakang gedung Hi-Tech Mall, Jalan Kusuma Bangsa, kini tinggal kenangan. Beberapa bangunan yang dulu tempat seniman berekspresi, sudah rata dengan tanah. Padahal tempat ini sempat melahirkan seniman-seniman Indonesia. Termasuk beberapa kesenian tradisional. Moh. Syaifudin SENIN (13/1), ketika kaki melangkah menuju lokasi yang dulu menjadi ikon Kota Surabaya, ada rasa yang hilang. Pintu masuk berupa gapura dengan tulisan THR sudah lenyap. Tampak ada bekas pembongkaran dan puing-puing berserakan. Ketika memasuki areal kompleks THR, suasana juga tampak

sepi. Yang terlihat serakan material tembok atau genteng. Selain itu juga tampak beberapa batang kayu ditumpuk begitu saja. Menambah kesan berantakan. Deretan stan yang dulu dipakai untuk berjualan atau tempat cangkruk, sudah tidak ada lagi. Stan tersebut sudah dibongkar semua.

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Kondisi THR terakhir.

Nyaris rata dengan tanah. Bahkan Gedung Pringgodani

yang dulu dipakai pentas ludruk, wayang orang, dan ketoprak pun

sudah tidak sudah ada alias rata dengan tanah. Padahal, di sana para seniman kesenian tradisional itu tidak hanya pentas, namun juga tinggal di sana. Tidak itu saja, rumah joglo yang dipakai anak-anak Surabaya belajar menari pun sudah raib. Tessy, Tarzan, Bambang Gentolet, Nunung, Gepeng, Polo, hanya sederet artis komedi Indonesia yang sempat tumbuh kembang di tempat ini. Nyatanya jasa tempat ini di dunia kesenian tak mampu menyelamatkannya dari penghancuran. Tak jauh dari situ, teronggok prasasti Monumen Kapal Raden Wijaya di antara kepingan tembok dan genteng. Sedangkan monument kapal itu sendiri masih berlayar di  Bersambung ke halaman 10 


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA KONSULTASI OBAT TRADISIONAL PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Menambahkan Gula Tanya: Seberapa berbahaya memasukkan gula ke dalam makanan dan minuman? Sulit sekali menghilangkan kebiasaan minum teh tanpa gula, apalagi kopi. Juga mengonsumsi makanan kecil yang manis sudah menjadi kebiasaan yang sulit ditinggalkan. Keluarga tidak mempunyai keturunan penderita diabetes. Ardi Setiawan, Surabaya

Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt

Jawab: Gula termasuk kelompok karbohidrat sederhana yang adalah sumber energi bagi tubuh. Artinya, begitu dicerna di dalam tubuh akan langsung menyebabkan peningkatan kadar gula dalam darah secara drastis. Hal itu bukan tidak mungkin menimbulkan risiko yang membahayakan kesehatan bagi orang yang sudah menderita penyakit diabetes atau yang kadar gulanya mulai melewati ambang batas normal. Kadar normal adalah di bawah 100 mg/dl tanpa puasa. Kalau puasa dan 2 jam sesudah makan kadar normal adalah di bawah 140 mg/dl. Lewat dari batas itu sudah perlu menjaga diri, walaupun tidak berasal dari keturunan penderita diabetes. Kebiasaan makan dan minum manis memang sulit dihilangkan, tetapi bukan berarti tidak bisa. Untuk mencapainya diperlukan niat yang kuat, yaitu dengan didasari kesadaran akan bahaya serangan diabetes. Orang dengan diabetes pasti harus taat diet ketat yang biasanya sangat sulit, dan akibatnya cenderung dilanggar. Kita semua tahu akibat yang dialami orang dengan kadar gula darah yang tinggi, mulai dari pandangan mata kabur, gagal ginjal, sampai luka pada kaki yang sulit sembuh, dan berpotensi untuk dilakukan amputasi. Oleh karena itu lakukan pencegahan sekarang juga dengan merubah pola makan dan minum manis secara perlahan tapi pasti. Ingat saja pada tradisi minum teh, dan bahkan juga kopi, bangsa Asia Tenggara lain, seperti India, Cina, dan Jepang, yang tidak pernah menambahkan gula. Kalau mereka bisa, kita tentu bisa. Penggantian gula dengan madu boleh saja, dengan tetap mengingat manisnya madu. Memang kelebihan madu adalah kandungan vitamin dan mineral yang kaya, tetapi tetap mengandung gula. Penambahan gula obat? Tetap saja perlu berhati-hati. Gula bit adalah juga gula yang manis rasanya. Kendalikan mulai sekarang juga sesuai kebutuhan energi tubuh karena aktivitas sehari-hari. Tambahkan apabila perlu dan lupakan apabila tidak diperlukan. (*)

Cuaca Ekstrem, DKP Jatim Verifikasi Nelayan Surabaya, Memorandum Selama cuaca ekstrem, nelayan banyak menghentikan aktivitas melautnya. Mereka mengisi waktunya dengan membenahi kapal dan jaring. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jatim memanfaatkan momentum tersebut untuk verifikasi data nelayan yang akan mendapatkan paket bantuan. “Saat–saat musim ekstrem mereka (nelayan) tidak akan melaut sesuai dengan imbauan yang dikeluarkan BMKG. Dan sebagian besar dari mereka sudah memahami hal itu. Momentum ini kami manfaatkan untuk memverifikasi pendataan nelayan,” kata Kabid Perikanan Tangkap Miftah Arif, Senin (14/1). DKP Jatim melalui unit pelaksana teknis yang ada di pelabuhan biasanya memberikan bimbingan pada nelayan, untuk bisa membuat proposal untuk mendapatkan paket-paket bantuan sesuai dengan kebutuhan nelayan. “Rata-rata belum banyak yang bisa membuat proposal tersebut,” terangnya. Terkait dengan memudah-

kan paket bantuan terhadap nelayan, Arif mengaku DKP Jatim rencananya akan membuat aplikasi. “Kami tengah menyelesaikan aplikasi paket bantuan ini. Paket bantuan nelayan ini sesuai dengan SK gubernur nantinya. Namun saat ini masih belum karena masih dalam proses,” ujarnya. Lebih jauh arif menjelaskan, memang ada nelayan yang ingin melaut namun tetap memperhatikan serta memantau cuaca ekstrem dari bulan Januari hingga Februari. “Biasanya nelayan kecil yang memang melaut tidak jauh dari daratan. Sekiranya cuacanya kurang bersahabat, mereka langsung balik ke daratan. Mungkin dua minggu kedepan ini masih ada

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Masyarakat Dibekali Pengetahuan SAR Surabaya, Memorandum Warga Krembangan Selatan mendapat pelatihan penanggulangan bencana yang dilakukan Koramil Krembangan, Senin (13/1). Tidak hanya pengenalan alat-alat search and rescue (SAR) saja, namun juga memberikan beberapa teknik penanggulangan bencana. “Diharapkan kegiatan ini nantinya bisa membuka wawasan masyarakat ketika menghadapi suatu bencana,” ujar Danramil Krembangan Mayor Chb Sukimun. Sementara itu, Dandim Tipe A 0830/Surabaya Utara, Kolonel Arh Putut Witjaksono menilai jika pengenalan itu, sangat penting untuk dilakukan oleh seluruh satuan di wilayahnya. Sebab, cuaca yang mulai kurang bersahabat, seakan menjadi pantauan tersendiri bagi dirinya untuk memerintahkan seluruh personelnya memberikan pemahaman ke masyarakat tentang tata cara penanggulangan bencana. “Masyarakat harus waspada dengan cuaca saat ini,” lanjut dia. (tyo/lis)

Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Puluhan perahu bersandar di pesisir Pantai Kenjeran. Nelayan tidak melaut imbas cuaca ekstrem.

yang melaut lagi,” ujarnya. Berkaitan dengan produksi ikan tangkap, lanjutnya, dengan tidak melautnya nelayan maka produksi ikan juga mengalami penurunan. Untuk penurunan produksi ikan ini, sayangnya

datanya masih terus diupdate DKP Jatim. “Kami masih update lagi. Jadi belum bisa menyampaikan data produksi ikan,” ucapnya. Ia berharap, cuaca ekstrem di Jawa Timur segera berlalu, ka-

rena banyak nelayan yang ingin segera melaut untuk bisa memenuhi kebutuhan kehidupannya. “Semoga cuaca segera membaik sehingga tidak terlalu berpengaruh pada produksi ikan,” pungkas dia. (why/rif)

Machfud Arifin Dekati Semua Parpol inya untuk menjadi Wali Kota Surabaya. “Ya, mereka (pengurus DPD PAN Surabaya) wajib tahu siapa yang daftar, pernah berbuat apa saja, ke depannya kalau terpilih mau berbuat apa. Saya di sini mau memperkenalkan diri supaya lebih afdol lagi,”

jelas dia. Selain PAN, Machfud yang asli arek Suroboyo ini juga sudah menjalin komunikasi dengan Partai Gerindra dan PKB. Lalu parpol mana saja yang ingin dia rangkul untuk bertarung di pilwali nanti? Dengan lantang,

Pilwali Surabaya Maksimal 4 Paslon Untuk mendapatkan tiket, Mahfudnya mampu menyakinkan para petinggi partai. “Yang perlu diingat, partai tidak serta mendukungnya. Karena masih menghitung popularitas dan elektabiltas Machfud Arifin,” beber Umar. Disinggung Mahfud sendiri pernah menjadi ketua tim kampanye daerah (TKD) Jokowi dan Ma’ruf apakah bisa menggerus suara PDIP, Umar mengatakan sekarang ini memang PDI-P terlalu percaya diri. Sebab, maju

pilwali tanpa koalisi dan mencalonkan L- I dan L-2 dari kader sendiri. “Ini bisa menjadi bumerang jika lawan yang dihadapi itu terlalu kuat. PDIP harus berpikir strategis L-1 adalah kadernya dan L-2 orang lain,” ujar dia. Terkait nasib calon independen dalam pilkada. akan sulit menandingi calon yang diusung parpol. Berdasarkan pengalaman pilkada di daerah lain, pemenang calon independen persentasenya kecil. Inde-

Fasum Diserobot Pengembang...

Danramil Krembangan Mayor Chb Sukimun memberikan arahan tentang penggunaan alat SAR.

SELASA WAGE, 14 JANUARI 2020 HALAMAN 10

bahwa YKP Surabaya ada bukti menjual lahan fasum itu, YKP adalah pembohong besar. “Maka kita patut menelusuri peruntukan lahan fasum tersebut melalui hering di DPRD Surabaya. Hingga siapa sebenarnya yang wajib memanfaatkan lahan fasum tersebut,” terangnya. Suryanto menambahkan, jika betul-betul lahan fasum itu bisa diberikan warga RW 10 Rungkut Kidul, ke depan lahan seluas 2 Ha itu akan dimanfaatkan pembangunan fasilitas Balai RW 10, gedung serba guna dan tempat olahraga bagi 2.000 penduduk di RW 10 Rungkut Kidul. “Padahal di permukiman RW 10 Rungkut Kidul pernah menyandang juara 1 Nasional bersih dan sehat. Sayangnya, selama ini setiap ada kegiatan

warga hanya di luar saja. Bahkan, ketika menerima tamu harus diluar, karena tidak memiliki fasilitas tersebut,” ucapnya. Anggota Komisi A Arif Fathoni menegaskan, warga RW 10 Rungkut Kidul membeli beserta fasilitas pendukung (fasum) berdasarkan gambar situasi yang disediakan oleh pengembang (YKP) tahun 1990. Namun yang terjadi ada perubahan siteplan tahun 1995, sementara warga sudah menerima IMB tahun 1991-1992. “Artinya ketika sebelum IMB itu diterbitkan, pengembang itu mengajukan siteplan dari gambar situasi. Maka diprediksi ada redesain dalam kurun waktu tahun 1991-1995. Ini kita pemkot untuk ditelusuri, adakah perubahan siteplan itu,” jelas dia. Di situlah titik persoalannya

THR, Oh…, Nasibmu Kini tengah kolam yang kotor dan penuh sampah. Yang menyedihkan, patung wajah Gombloh, penyanyi asal Surabaya, yang dipasang di depan pintu belakang Hi-Tech Mall, sudah tidak ada di tempat. Yang tinggal hanya tiang penyangga patung. Sedangkan gedung masih tersisa dan belum dibongkar adalah Gedung Srimulat. Sayangnya kondisinya sudah mengenaskan. Tak jauh dari situ,

tampak gedung UPTD THR dan sudah tidak ada aktivitasnya. Kalau pun orang itu pun hanya untuk berjaga. “Semuanya sudah pindah ke gedung Siola. Saya di sini hanya berjaga saja,” kata Agung, petugas yang berjaga di Kantor UPTD THR. Sedangkan Kepala Bagian Layanan Pengadaan dan Pengelolaan Aset Kota Surabaya Noer Oemarijati mengatakan memang sudah ada penghapusan

Sambungan dari halaman 9 Machfud menjawab, dirinya berharap semua parpol memberikan dukungan. “Saya berharap semuanya jadi satu,” tandas dia. Jika semua parpol bersatu mendukung Machfud, apakah akan mengeroyok PDI-P? “Enggak, enggak ada keroyok-ke-

Sambungan dari halaman 9 penden akan menang ketika pasangan yang diusul parpol itu kinerjanya jelek. Meski begitu, menurutnya pasangan independen tidak boleh berkecil hati. Sebab, calon yang maju dalam pilwali kali ini adalah orang baru dan bukan petahana. Artinya peluang independen untuk menang dalam pilwali masih terbuka. “Yang penting calon independen memiliki popularitas dan elektabilitas bagus,” tutur Umar. (udi/rif)

Sambungan dari halaman 9 yang harus dikaji. Fathoni mengaku, Kalau memang ada perubahan siteplan, itu kapan dilakukan. Padahal selama ini warga tidak pernah myatakan memberikan persetujuan secara tertulis. “Artinya, karena YKP sudah di ambil alih oleh pemkot. Besar harapan kami, YKP kepengurusan sekarang memenuhi hakhak warga. Intinya fasum itu hak warga, meski pengelolaannya tetap di bawah kendali pemkot,” imbuhnya. Fathoni mengungkapkan, lahan fasum tersebut telah dijual secara tertulis kepada pengembang (PT MBB) nilainya lebih kurang 20 miliar dari informasi pada tahun 1998. Maka dari itu, Fathoni meminta YKP yang sekarang wajib menelusuri penjualan lahan fasum tersebut. (why/rif)

Sambungan dari halaman 9 aset berupa gedung di kompleks THR yang dilakukan Desember lalu. “Kami yang bagian bongkar. Tapi kalau proses dan sebagainya ada pada dinas tanah dan dinas budaya,” kata dia. Terkait adanya dua gedung yang belum dibongkar, ia mengakui memang ada yang ditinggal. “Karena OPD (organisasi perangkat daerah) mungkin untuk wisata atau apa. Sebab, saya tidak mengerti jelas,” kata dia. (*/rif )

royokan,” imbuh dia. Selain Machfud Arifin, ada satu lagi calon yang mendaftarkan diri ke DPD PAN Surabaya, yakni Ketua DPC Peradi Surabaya, Hariyanto. Namun, keputusan rekomendasi tetap akan menunggu penunjukan dari DPP. “Insya Allah PAN mendukung Pak Machfud Arifin. Tapi yang jelas, kami menunggu rekom dari DPP. Ya, mungkin rekom itu akan turun dalam

beberapa hari ini atau paling lambat akhir Januari,” ungkap Ketua DPD PAN Surabaya, Hafidz Suadi. Lebih jauh, dia menegaskan, PAN ingin calon yang terbaik yang direkom DPP nanti. “Namun, karena perolehan kursi PAN di DPRD Surabaya hanya tiga, maka tugas calon untuk melengkapi minimal 10 agar bisa mengusung calon,” tandas dia. (dhi/rif)

Warga Gayungan... Artinya, investasi itu harus dijadikan entripoint yaitu bagaimana warga sekitar itu mendapatkan pekerjaan,” ucapnya. Ia menambahkan, melihat jangka panjangnya pembangunan apartemen The Trans Icon. “Bagaimana industrialisasi itu mampu dan wajib meresap tenaga kerja lokal sekitarnya,” imbuhnya. Lebih jauh, Fathoni menjelaskan, pihaknya minta warga Gayungan segera melakukan pengaduan secara tertulis di DPRD Surabaya. “Tentunya jika ada aduan warga Gayungan, kami siap tangggapi dan akan mengundang pihak-pihak terkait agar tercipta titik temu kompromi yang tidak memberatkan pengusaha, tapi juga menguntungkan warga terdampak,” jelas dia. Ketua RT 02 Gayungan achmad Sadeli Tomo mengatakan, warga sudah sepakat tetap berjuang menuntut ganti rugi atas

Sambungan dari halaman 9 proyek pembangunan apartemen The Trans Icon. “Kami sudah melayangkan surat di DPRD Surabaya dan diterima sendiri oleh sekretaris dewan. Tapi kenyataannya belum ada informasi, berharap pekan depan sudah ada panggilan hearing,” kata Sadeli kepada Memorandum melalui telepon selulernya. Ia menjelaskan, yang jelas tuntutan warga menginginkan dari 195 Kartu Keluarga (KK) mendapatkan ganti rugi yang setimpal bukan dana tali asih sebesar Rp 4 juta kepada 22 warga saja yang dijanjikan pengembang The Trans Icon. “Tentunya warga menuntut sebesar Rp 2 miliar bagi 195 KK yang terdampak selama dua tahun. Namun pengembang tidak ada tanggapan. Warga sepakat jalan mediasi DPRD Surabaya kita tempuh. Jika gagal, terpaksa warga wadul Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini,” ungkap dia. (why/rif)

Air Keruh, PDAM Digugat patkan air jelek atau tak layak dikonsumsi, tidak mendapatkan kompensasi. Tentu saja ini melanggar UU 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen. Sebab, pelanggan membeli air minum namun yang diberikan ternyata tidak sesuai dengan kenyataan. Menanggapi pernyataan tersebut, Dirut PDAM Surya Sembada Mujiaman Sukirno mengungkapkan tidak menjadi masalah dengan gugatan tersebut. Dia menamakan gugatan tersebut dengan denda versus kompensasi. Mujiaman mengatakan, jika ditelisik lebih dalam, sebenarnya tarif yang dibayarkan mayoritas pelanggan itu sangat murah karena hanya 1.848 meter kubik. Jumlahnya mencapai 80 persen pelanggan.

Sambungan dari halaman 9

Sedangkan pelanggan yang membayar di atas harga tersebut hanya 20 persen. Maka ketika air yang diterima itu jelek, pihaknya tidak bisa memberikan kompensasi. “Yang pasti kami akan terus memperbaiki kualitas air yang diterima oleh masyarakat,” kata dia. Ia menegaskan air hasil produksi PDAM tersebut sudah sesuai dengan peraturan menteri kesehatan. Bahkan di instalasi itu sendiri air PDAM sudah siap minum. “Tahun 2020 ini akan ada 1.000 sambungan air siap minum di kawasan Ngagel Tirto. Dan juga sudah terpasang 20 unit kran siap minum. Bahkan kami akan mengirim tangki air siap minum kepada masyarakat yang belum mendapatkan sambungan PDAM,” beber dia. (udi/rif)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kontributor Blitar: Prawoto Sadewo, Kontributor Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA Usai Sidak, Ketua Dewan Minta Suplier Dievaluasi

SELASA WAGE, 14 JANUARI 2020 HALAMAN 11

BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Keluhan Beras BPNT Berkutu dan Berulat

Ketua DPRD Sumenep Hamid Ali Munir mengaku, tujuan sidak untuk memastikan apakah benar bulog menyediakan beras yang tidak layak konsumsi. Ternyata menurut dia, ketika dicek berasnya masih bisa dikatakan layak. Sehingga ia berharap suplier diawasi agar beras yang disalurkan sesuai standar.

“Beras yang didapat masyarakat dari penyedia dan seterusnya harus dipantau. Kalau e-Warong mengambil dari bulog maka bulog harus bertanggungjawab begitupun suplier mengambil dari mana. Masyarakat jangan dijadikan korban,” tegasnya, Senin (13/1). Menurut informasi yang diterima Hamid, ada 19 suplier yang bertanggungjawab atas pengadaan beras BPNT di Kabupaten Sumenep. Ke depan ia meminta semua pihak melakukan pengawasan. Agar kejadian serupa tidak terulang lagi. “Kalau beras tidak sesuai standar jangan diterima. Ukurannya juga ditimbang di lokasi, kalau kurang jangan diterima. Masyarakat berhak menolak jika tidak sesuai,” ucapnya. Politisi PKB tersebut menambahkan, negara hadir untuk menghilangkan kemiskinan masyarakat.

Sehingga bantuan kepada masyarakat harus layak. Hasil koordinasi yang dilakukan legislatif dengan pemerintah, beras yang disalurkan ke PKM kualitasnya medium tapi bukan beras yang rusak. “Suplier harus dievaluasi oleh pemerintah. Ke depan tidak boleh ada alasan lagi terkait kondisi beras, misalnya kena air atau apa lah. Harus diterima dalam kondisi layak,” tandas Hamid. Sayangnya petugas di gudang Bulog tidak ada satupun yang mau dimintai keterangan terkait beras rusak yang diterima masyarakat. Mereka meminta wartawan konfirmasi langsung ke gudang Bulog Sub Divre Madura di Pamekasan. (aan/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ AINUL ANWAR

Sumenep, Memorandum DPRD Kabupaten Sumenep langsung menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke gudang Bulog (Badan Urusan Logistik) untuk mengecek kondisi beras. Langkah ini diambil setelah muncul keluhan dari keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan pangan nontunai (BPNT) tentang kondisi beras yang tidak layak konsumsi.

Ketua DPRD Sumenep mengecek kondisi beras di gudang Bulog.

Pekan Ngaji V PP Mambaul Ulum

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI

Datangkan Ulama Maroko

Kapolres menunjukkan paket sabu yang diamankan dari dua pengguna.

Sumenep, Memorandum Satresnarkoba Polres Sumenep menangkap dua pengguna narkotika jenis sabu di tempat dan waktu yang berbeda. Kapolres AKBP Deddy Supriadi mengatakan, pengungkapan kasus bermula ketika tersangka MU diamankan dengan barang bukti seberat 1,7 gram, di wilayah Kecamatan Pragaan. Dalam pengembangan, petugas meringkus ST di kawasan kota dengan sabu seberat 3,3 gram. “Pengakuan keduanya, narkoba itu digunakan untuk keperluan pribadi. Ada yang mengaku baru 6 bulan dan yang terakhir sudah dua tahun menggunakan narkoba,” terang kapolres, Senin (13/1). Namun, dengan berat barang bukti yang diamankan, petugas masih terus mengembangkan kemungkinan kedua tersangka sebagai ujung tombak jaringan pengedar yang lebih besar. Apalagi data Rumah Tahanan Kelas II Sumenep, dari 350 warga binaan 70 persen di antaranya terjerat kasus barang haram tersebut. AKBP Deddy Supriadi tidak menampik kemungkinan itu. Terutama di wilayah kepulauan yang diakui letak geografis menjadi kendala dalam memerangi narkoba. “Makanya kita perlu adanya bantuan masyarakat untuk memberikan informasi kepada kami,” harapnya. Kedua tersangka bakal dijerat dengan pasal 114 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya, sanksi pidana penjara paling singkat lima tahun. (uri/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ SUJAK

Dua Pengguna Sabu Diringkus

Sayyid Syarif Adnan Talidy El-Hasany ditemani pengurus PP Mambaul Ulum mendatangi SPKT Polres Pamekasan.

Pamekasan,Memorandum Sayyid Syarif Adnan Talidy El-Hasany, ulama asal Maroko berkunjung ke Pondok Pesantren (PP) Mambaul Ulum Bata-bata, Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan. Kedatangannya ke salah satu pondok terbesar di Madura tersebut sebagai pemateri dalam even pekan ngaji V dengan topik ‘Ngaji Sejarah’. “Kami bertemu dengan saudara-saudara di sini seperti bertemu dengan saudara-saudara sepupu saya,” katanya menyuarakan perasaannya setelah tiba di Pamekasan. Selain itu, Sayyid Syarif Adnan Talidy El-Hasany mengutarakan, persaudaraan Maroko dengan Indonesia sudah terjalin sejak abad ke-16. Petualang Islam

asal Maroko, Ibnu Bathuta dalam laporan sejarah dikabarkan berjalan kaki ke Indonesia. “Beliau sebagai sejarawan atau alim ulama, berjalan kaki ke Indonesia untuk membuktikan kabar sejarah yang diketahui,” terangnya. Tak hanya itu, Sayyid Syarif Adnan sempat menyinggung nasab walisongo, penyebar agama islam di Jawa. Menurut dia, nasab sembilan wali tersambung dengan Rasulullah berdasarkan beberapa dalil yang juga telah dikaji tim nasab dari Kerajaan Maroko. Hasilnya, tidak ada yang menentang ketersambungan nasab tersebut. “Runtutan nasab ini telah diriwayatkan oleh para syarif yang telah dipercaya periwayatannya,” ucapnya. (sjk/epe)

Keluarga Pembacokan Pegantenan Lapor Polisi Pamekasan, Memorandum Keluarga Ali Mudin (50), warga Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, korban pembacokan Saipul Bahri (26), warga Desa Tebul Timur, akhirnya melaporkan kasus ini ke SPKT (sentra pelayanan kepolisian terpadu) Polres Pamekasan, Senin (13/1). Menariknya, pelaporan itu juga diiringi ulama Maroko Sayyid Syarif

Adnan Talidy El-Hasany yang tidak ingin peristiwa ini memicu kekerasan susulan. Saat ini, Ali Mudin batal dirujuk ke Surabaya dan tengah dirawat intensif di RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan. Sedangkan Saipul Bahri dirawat di RSU Mohammad Noer Pamekasan. Sebelumnya, kedua warga Pegantenan itu terlibat pertengkaran di Desa Tebul Timur, Sabtu (11/1) sekitar pukul

19.00. Kepala Desa Bulangan Barat H Faisol mengatakan, keterangan dari pihak keluarga, Ali Mudin jadi korban penganiayaan. Faisol mengatakan, sampai saat ini, belum ada komunikasi antara pihak Pemerintah Desa Tebul Barat dan Pemerintah Desa Tebul Timur terkait adanya peristiwa ini untuk melakukan musyawarah. Namun, ia mengaku, menyerahkan sepenuhnya

proses ini ditangani kepolisian. Sama dengan ulama Maroko yang ikut datang, Faisol berharap, peristiwa seperti ini tidak terulang. Ia mengimbau semua warga tenang. “Kami akan memberikan penyadaran kepada masyarakat agar kejadian seperti ini jangan sampai memanas. Serahkan permasalahan ini ke pihak Polres Pamekasan,” sebutnya. (sjk/epe)

Musim Petik Buah Tiba, Rambutan dan Durian Tumpah Ruah matan Galis, pedagang saling pamer rambutan dan durian. “Be b e ra pa ke c ama ta n itu memang menjadi sentra penghasil buah rambutan dan durian terbesar di Kabupaten Bangkalan sejak dulu,” kata Kabid Produksi Tanaman Hortikultura Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Dispertapa Horbun) Bangkalan, Safita Meridian STP Meng, Senin (13/1). Tak hanya pamer keunggulan buahh, pedagang juga adu kreativitas membuat pajangan semenarik mungkin. Maklum, padatnya lalu lalang kendaraan tak jarang menyempatkan diri berhenti dan rehat di seputar deretan pedagang buah. Sementara penumpangnya, ramai-ramai memborong rambutan dan durian. Ke n d a t i h a rg a s e d i k i t turun, namun keuntungan besar tetap direguk petani dan pedagang di puncak musim panen ini. Seperti yang diakui Latifah (47), pedagang rambutan dan durian yang menggelar lapak di tepi Jalan Raya Kelurahan Tujung. “Sudah hampir satu bulan saya

Safita Meridian STP Meng

jualan di sini. Alhamdulillah, untungnya lumayan. Setiap harinya bisa Rp 150.000 sampai Rp 200.000,” tutur ibu dua anak ini. Harga rambutan dan durian memang sedikit turun ketika musim panen. Untuk jenis rambutan lebak bulus misalnya. Harga dipatok Rp 7.500-Rp 8.000 per kg. Sedangkan jenis binjai lebih mahal Rp 1.000. Sedangkan untuk durian, ukuran kecil bisa didapat seharga Rp

FOTO: MEMORANDUM/ RAS

Bangkalan, Memorandum Di beberapa wilayah Kabupaten Bangkalan, komoditi rambutan dan durian sudah memasuki musim panen. Pasokan dua jenis buah khas tropis itu bahkan sudah terlihat membanjiri pasar dadakan sejak Desember 2019. Diperkirakan, masa panen berlangsung hingga Februari mendatang. Melimpahnya durian dan rambutan memunculkan pasar dadakan. Di beberapa lokasi strategis pusat kota, seperti di sepanjang trotoar Jalan Jaksa Agung Suprapto, KS Tubun, Panglima Sudirman, hingga kawasan Sanggan di Jalan Ki Lemah Duwur, bermunculan pedagang musiman. Hal serupa juga terjadi di sejumlah kecamatan yang selama ini dikenal sebagai lumbung penghasil buah rambutan dan durian. Sepanjang kanan kiri Jalan Raya Kelurahan Tunjung. Kecamatan Burneh, jalan raya Desa Bilaporah dan Desa Keleyan, Kecamatan Socah, jalan raya Kecamatan tanah Merah, serta jalan raya Keca-

Pedagang menjual rambutan dan durian di trotoar Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Bangkalan.

10.000 s/d Rp 15 ribu. Sedangkan ukuran jumbo berkisar Rp 35.000 s/d Rp 40.000. “Tapi jika sudah menjelang akhir panen raya, harganya jadi naik. Bisa hampir dua

kali lipat,” komentar Indang (57), penggila buah durian asal Kampung Pangeranan Asri, Kelurahan Pangeranan, Kecamatan Bangkalan. Menurut Safita, siklus

panen rambutan dan durian biasanya dimulai akhir tahun dan berbarengan dengan musim nangka. Hanya saja, penggemar nangka menurut Safita, tidak seramai pembu-

ru durian atau rambutan. Di Bangkalan, data dispertapa horbun ada 278.931 pohon rambutan tersebar di 16 dari 18 kecamatan. Namun yang terbesar ada di kecamatan Galis, Socah, Geger, Tanah Merah, dan Burneh. Dari populasi itu, 227.346 di antaranya berstatus tanaman produktif dengan estimasi produksi sekitar 448,7 ton di musim panen raya kali ini. Sedangkan untuk durian, selama musim panen raya diprediksi menghasilkan sekitar 137,8 ton dari 23.240 pohon produktif. Sebenarnya, total populasi tanaman berbau khas ini mencapai 42.137 pohon yang tersebar di sembilan kecamatan di Bangkalan. “Kantong penghasil durian terkonsentrasi di tiga kecamatan. Yakni Galis, Burneh, dan Geger. Jadi baik kapasitas produksi rambutan dan durian di Kabupaten Bangkalan lumayan besar? Makanya, hal yang wajar jika Bangkalan sekarang ini sedang kebanjiran buah rambutan dan durian,” pungkas Safita. (ras/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

PASURUAN

SELASA WAGE 14 JANUARI 2020 HALAMAN 12

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

FOTO: MEMORANDUM/ION

Pasuruan, Memorandum Pemerintahan Desa (Pemdes) Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, terus berupaya meningkatkan pelayanan dan berinovasi di segala bidang. Baik bidang pelayanan, bidang kesehatan, dan bidang perekonomian yang menjadi keharusan di era pemerintahan saat ini. “Kami, Pemerintahan Desa Pekangkungan akan segera membentuk BUMdes, badan lik desa dan usaha mielolalaban pengelolalahan bank pah. sampah. Kami sam b e r sama

Kepala Desa Pekangkungan M Shoceh

perangkat Desa terus berkoordinasi dalam hal memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat,” jelas M. Shoceh, Kepala Desa Pekangkungan. Dalam hal kesehatan ini, Shoceh memberikan perhatian lebih, dan sudah membentuk kader remaja untuk edukasi tentang kesehatan untuk usia remaja tingkat SD sekolah dasar sampai setingkat SMP. Pemerintahan desa juga terus berupaya meningkatkan peran lembaga yang ada di desa, dan peran aktif tokoh pemuda, tokoh masyarakat untuk bersama-sama membangun Desa Pekangkungan tercinta. “Dengan harapan kita bersama menuju desa yang makmur, sehat lahir batin, adil dan bermartabat, sejahtera (Maslahat). Tentunya di harapkan seiring, dan selaras dengan program pemerintah, Kabupaten Pasuruan menuju Pasuruan, dan Desa Maslahat,” tutup Shoceh. (ion/sr)

Safety Area Masih Lama, Kasatlantas Akan Bangun Monumen Laka di Black Spot Rambu-Rambu di Jalur Purwodadi Jadi Perbincangan Pasuruan, Memorandum Rencana pembangunan safety area di jalur black spot atau rawan kecelakaan lantas di sepanjang Jalan Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, dianggap lambat. Proses pembangunannya tidak bisa dilakukan dengan cepat. Karena pembangunan safety area untuk jalan nasional ini, masih pada tahap pengajuan. Dan, tentunya diperkirakan tidak bisa dibangun pada tahun tahun ini. AKP Bayu Halim, Kasatlantas Polres Pasuruan memaparkan, setelah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, memang ada rencana untuk dibangun safety area di salah satu titik di Jalan raya Purwodadi. Namun, rencana tersebut masih membutuhkan waktu dan tidak bisa dilakukan dengan cepat. “Pembangunan itu (safety area,red) masih memiliki beberapa tahap, mulai dari pengajuan, survei, pembangunan dan lain-

lain. Apa lagi itu adalah jalan nasional. Akan lama jika kita menunggu itu,” ungkapnya. Lebih lanjut Bayu menceritakan bahwa setiap harinya tidak sedikit kendaraan barang yang melintas di jalur tersebut. Sambil menunggu safety area tersebut dibangun, pihaknya berencana membuat monumen laka lantas. “Kita butuh gerak cepat, sementara kami rasa rambu-rambu untuk mengingatkan para pengemudi angkutan barang di jalur tersebut sangatlah diperlukan. Entah kenapa pihak terkait yang membuat rambu-rambu itu belum bisa memasangnya di sepanjang jalan fly over Lawang,

FOTO: MEMORANDUM/MAS

Desa Maslahat

Rambu-rambu dari Polres Pasuruan yang di antaranya ditempatkan di depan toko Bakpo Telo di daerah Sentul.

Malang hingga Desa Sentul, Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Maka dari itu dalam waktu dekat kami berencana membuat monumen kecelakaan disana, minimal mereka waspada dalam mengendarai kendaraannya ketika melihat monumen tersebut,” jelas Bayu. Usut punya usut, Memorandum sempat mendengar dari salah satu sumber terpercaya bahwa pihak Dinas Perhubun-

gan sempat berdalih kepada pihak Satlantas Polres Pasuruan, tentang adanya rambu-rambu yang telah dipasang disekitar fly over Lawang, Malang. Namun ketika Memorandum menelusuri ke lokasi, hanya ada rambu batas kecepatan maksimal 50 KM di depan SPBU Sentul dan banner dari Satlantas Polres Pasuruan yang bertuliskan ‘Jalan Menurun Daerah Rawan Laka’.

Menanggapi hal itu, AKP Bayu Halim membenarkan tentang informasi tersebut. Ia menjelaskan sempat ada yang ngomong dari pihak dishub bahwa ada rambu-rambu yang terpasang disekitar fly over Lawang hingga ke Sentul. “Silakan kroscek sendiri untuk kebenaran rambu-rambu itu. Kalau sudah tahu ya itulah kenyataannya, tidak ada kan,” tandasnya kepada Memorandum. (mas/sr)

Longsor di Prigen, Bebatuan Besar Timpa Saluran Irigasi Pasuruan, Memorandum Hujan sehar ian yang mengguyur kawasan Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen, Jumat (10/1), menyebabkan terjadinya longsor. Sejumlah batu berukuran besar jatuh dari tebing hingga menimpa saluran irigasi dan pipanisasi warga. Di Lingkungan Genengsari, sedikitnya empat batu

besar menimpa saluran irigasi dan pipa. Sementara satu batu besar lainnya nyangkut di tembok belakang rumah warga di Lingkungan Krajan. Sejumlah batu itu ambrol kena longsor sekitar pukul 23.30. “Bebatuannya ada di tebing tanah tegalan, Lingkungan Genengsari. Tiba-tiba tergelincir bersamaan material longsor, kemudian

menimpa saluran irigasi dan pipa yang ada di bawahnya. Ada juga yang menimpa tembok belakang rumah warga,” ujar Lurah Pecalukan, Sumarsono. Saat longsor terjadi, kondisi tengah gerimis. Sebelumnya, mulai siang hingga petang kawasan setempat diguyur hujan lebat. Bebatuan besar itu jatuh dari tebing

dengan ketinggian sekitar 15 meter. “Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Sebaliknya hanya kerugian materiil saja. Yakni, rusaknya sarpras saluran air dan juga pipa warga,” ungkap Sumarno. Pasca kejadian, warga sekitar bersama pemerintahan kelurahan setempat dengan dibantu personel Kora-

mil dan Polsek Prigen serta relawan BPBD Kabupaten Pasuruan bergotong royong mengevakuasi bebantuan yang terbawa longsor itu. Hi n g g a k e m a r i n s o re, evakuasi bebatuan besar itu masih dilakukan. “Sudah dua hari terakhir kami gotong royong. Rencananya, kami lanjutkan terus sampai tuntas,” jelas Sumarsono. (rul/sr)

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

Pelajar yang tepergok mencuri motor digelandang petugas ke mapolsek.

membenarkan kejadian tersebut. Saat tersangka MT diamankan warga, petugas yang sedang patroli langsung merapat dan membawanya ke Mapolsek Krejengan.

“Pelaku masih berstatus pelajar. Percobaan pencurian motor. Sementara ini masih kami tahan di Polsek untuk dimintai keterangan dan pengembangan lebih lanjut,” kata Yuliana.(yd/sr)

Probolinggo,Memorandum Isu asmara yang menerpa Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib terkait beredarnya postingan dugaan perselingkuhan yang menyangkut pribadinya, menemui titik terang. Pihaknya memastikan ulah hacker. Sehingga menganggap kasusnya telah selesai. Namun demikian, pihaknya tak memungkiri bahwa HP miliknya sempat disita oleh sang istri, Ika Wahyu Hidayah. Hal itu disampaikan Mudjib ke sejumlah wartawan di ruang kerja kantor DPRD Kota Probolinggo, Senin (13/1). Selain itu, dalam kasus tersebut pihaknya telah mengklarifikasi ke sejumlah pejabat yang turut mengkonfirmasi ke kantornya. Bahkan, juga menegaskan ke sejumlah pejabat bahwa

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Abdul Mujib Anggap Isu Asmara Selesai

Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib menjelaskan kepada sejumlah wartawan bahwa isu yang menerpa dirinya sudah selesai.

hal itu ulah hacker. “Kasus postingan itu merupakan masalah internal keluarga kecilnya. Oleh karenanya, saya selesaikan secara internal pula,” tandasnya. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menyebut bahwa masalah keluarganya tidak mau diusik. Terlebih lagi, dapat memastikan bahwa seluruh

kasus postingan dugaan kasus asmara tersebut telah selesai. “Saat ini bersama istri baik-baik saja. Bahkan ponsel yang kemarin sempat disita oleh istri, kini sudah kembali pada saya,” ucap Abdul Mujib. Ditanya soal sikap Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Probolinggo, Mujib mengaku pihakn-

ya sudah mengklarifikasi. “Saya memastikan bahwa BK sudah mengonfirmasi tentang dugaan tersebut, dan semuanya telah selesai,” sebutnya. Terpisah, Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Probolinggo, Robit Rijanto mengatakan kasus yang menerpa Ketua DPRD Abdul Mujib setelah dilakukan konfirmasi terhadap permasalahan tersebut dianggap lebih pada ranah urusan internal keluarga. Sehingga BK sendiri tidak bisa masuk terlalu jauh kepersoalan yang menyangkut privasi. “Kami sudah melakukan klarifikasi kepada Ketua DPRD Abdul Mujib bahwa masalah itu lebih kepada masalah intern keluarga,” pungkas politisi PPP ini. (mhd/sr)

FOTO: MEMORANDUM/HUM

Lumajang, Memorandum Bupati Lumajang Thoriqul Haq ingin melibatkan seluruh potensi yang ada di Kabupaten Lumajang termasuk para penyedia jasa konstruksi dalam pembangunan. Hal itu disampaikan bupati saat menerima audiensi pengurus Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) Kabupaten Lumajang di Kantor Bupati Lumajang, Senin (13/1). “Kita semua ingin bekerja dengan seluruh elemen, dengan seluruh potensi yang ada untuk membangun Lumajang,” Jelas bupati yang akrab disapa Cak Thoriq itu. Lebih lanjut, kepada para pengurus Gapensi yang semuanya merupakan penyedia jasa konstruksi, itu bupati meminta agar standar pengerjaan proyek harus ditingkatkan. “Yang penting, ke depannya saya ingin standarnya harus baik, harus di atas rata-rata,” kata bupati. Menanggapi hal itu, dewan

Cak Thoriq berdialog dengan pengurus Gapensi Lumajang.

pengawas Gapensi Lumajang Moh Hasan mengaku siap mendapatkan peringatan dari Pemkab Lumajang jika pengerjaan proyek yang kurang pas. “Kalau ada yang kurang cocok, kita siap diingatkan, kita juga akan memanggil anggota yang memang dirasa kurang pas,” kata Hasan yang juga sekaligus mantan Ketua Gapensi periode lalu.

Sementara Ketua Gapensi Kabupaten Lumajang Yusniar menyebutkan kedatangannya tersebut dalam rangka memperkenalkan para pengurus Gapensi Kabupaten Lumajang yang baru. Ia berharap, pihaknya dapat membangun sinergitas yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang. (hum/tri/sr)

Masyarakat Diimbau Tak Buang Sampah di Sungai Lumajang, Memorandum Untuk menjaga kebersihan dan kelancaran aliran air, masyarakat diminta tidak membuang sampah sembarangan terutama di sungai. Hal tersebut disampaikan Babinsa Pasirian Koramil 0821/08 Pasirian Serka Sudjimun saat memimpin kerja bakti bersama aparatur pemerintah desa dan masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Peduli Lingkungan Pasirian (KPLP). Selain membersihkan sampahsampah rumah tangga, kerja bakti tersebut juga membersihkan aliran Sungai Durek yang berada di Dusun Kebonan Desa Pasirian Kecamatan Pasirian, Minggu (12/1) pagi. Sudjimun juga menyampaikan, bahwa kebersihan sungai perlu untuk dijaga, terutama saat musim hujan agar aliran air menjadi lebih lancar dan tidak meluap yang dapat menyebabkan banjir, sehingga dapat merugikan masyarakat. “Bersama kita jaga kebersihan sungai

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Probolinggo, Memorandum Polisi mengamankan MT (17), seorang oknum pelajar yang terlibat kasus pencurian motor. Warga Desa Tiris, Probolinggo, ini ditangkap setelah tepergok mencuri di area pesawahan Desa Krejengan, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Senin (13/1). Berdasarkan keterangan dari Hamzah, warga setempat yang mengamankannya, MT beraksi bersama dua orang temannya, yang bertugas mengawasi dan menunggu di jalan. Saat akan membawa motor milik Munir warga Krejengan, itu MT kesullitan. Lantarannya digembok ganda. “Gak sempat bawa kabur motor yang mau dicuri, karena motor incarannya dikunci ganda, dan keduluan ketahuan pemiliknya, kemudian warga berdatangan ke lokasi dan mengamankan pelaku,” terang Hamzah. Mengetahui aksinya gagal dan banyak warga berdatangan, kedua teman MT mengambil langkah seribu. Kapolsek Krejengan, Iptu Yuliana

Bupati Libatkan Kontraktor Lokal dalam Pembangunan

FOTO: MEMORANDUM/YD

Polisi Bekuk Pelajar Pencuri Motor

KPLP bersama-sama masyarakat membersihkan Sungai Durek.

dengan tidak membuang sampah ke dalamnya, agar aliran air tidak tersumbat yang dapat menyebabkan banjir saat musim hujan, serta kelestarian hayati sungai dapat selalu terjaga,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Desa Pasirian Sugeng mengatakan bahwa menghadapi musim hujan kelancaran aliran air sungai perlu dijaga agar tidak tersumbat, sehingga air

sungai tidak meluap yang dapat menggenangi pemukiman warga di sekitar bantaran sungai. Ia juga mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk membersihkan lingkungan sekitar sungai dari sampah dan tanaman liar yang dapat menyumbat aliran air, sehingga kelestarian hayati sungai dapat terjaga dan aliran air menjadi lebih lancar. (tri/sr)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

OLAHRAGA

SELASA WAGE 14 JANUARI 2020 HALAMAN 13

Madura United Jajal Kekuatan di Malaysia Pebulu tangkis nomor satu dunia, Kento Momota, menjalani perawatan di rumah sakit Kuala Lumpur, Malaysia.

Kecelakaan, Juara Dunia Absen di Indonesia Masters Jakarta, Memorandum Pebulu tangkis juara dunia tunggal putra asal Jepang Kento Momoto harus absen di kejuaraan Indonesia Masters setelah mengalami kecelakaan di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (13/1). Akibatnya wajah dan bibir sobek serta tulang hidung patah. Kento Momota hendak meninggalkan Kuala Lumpur menuju Jakarta sebelum terkena musibah. Dia baru saja menjuarai Malaysia Masters 2020 pada Minggu (12/1). Di Indonesia Masters 2020 yang digelar di Jakarta, mulai pekan depan, Momota dijadwalkan menghadapi rekan senega Kanta Tsuneyama. “Ini sungguh tragis, terutama melibatkan ikon bulu tangkis seperti Momota,” kata Menteri Olahraga Malaysia Syed Saddiq, dilansir AFP. Kecelakaan yang menimpa Momota menewaskan sang supir, Bavan Nageswarau. Sementara Kento Momota dan tiga penumpang lainnya hanya mengalami luka-luka. “Pemulihan mereka yang cedera berjalan lancar. Keempatnya juga dalam kondisi stabil,” ujar Syed Saddiq seperti dikutip dari liputan6.com Kecelakaan terjadi sekitar pukul 4:40 pagi waktu setempat. Pemadam kebakaran kemudian mengirim 10 unit. “Mereka yang cedera mampu berjalan sendiri keluar kendaraan dengan sejumlah goresan,” kata pejabat senior Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Malaysia, Norazam Khamis. Momota dalam performa terbaik sepanjang kariernya. Dia menjuarai 11 ajang pada 2019, termasuk Kejuaraan Dunia, Kejuaraan Asia, dan All England. Torehan tersebut membuat namanya masuk buku rekor. Dia mengoleksi titel terbanyak dalam satu tahun, melampaui legenda bulu tangkis Lee Chong Wei dan Lin Dan. (*/sr)

Pamekasan, Memorandum Setelah menyiapkan 23 pemain yang sudah direkrut, Madura United akan menjajal kekuatan dengan mengikuti turnamen internasional di Malaysia, pekan depan. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab ini akan menghadapi sejumlah klub teratas di negeri jiran tersebut. Pelatih Madura United, Rachmad Darmawan mengungkupkan, pihaknya menyambut baik undangan dari klub Malaysia untuk mengikuti pertandingan bertajuk turnamen internasional tersebut. Laga yang cukup bergengsi ini sekaligus mempersiapkan tim sebelum berkompetisi di Liga 1 2020. “Ada undangan invitiation dari klub Malaysia selama Januari ini. Kami menyambut baik dan sudah konfirmasi kesediaan untuk berangkat,” katanya. Berdasarkan jadwal sementara, Greg Nwokolo dan kawankawan akan berangkat ke negri Jiran pada 19 Januari 2020. Mereka akan menghadapi Johor Darul Takzim ( JDT) dan Trengganu FC. “19 Januari kami berangkat ke Johor untuk menjalani pertandingan melawan Johor Darul Takzim (JDT) pada 21 Januari, dan selanjutnya bertolak ke Trengganu menghadapi Trengganu FC. Kami akan maksimalkan kesempatan ini dengan baik,” tandasnya. Tim kebanggaan warga Madura Bersatu ini memang mengambil kebijakan yang ber-

beda dengan musim lalu. Mereka saat ini tak banyak melakukan bongkar pasang pemain seperti di Liga 1 2019. Sebagian besar pemain musim lalu tetap berseragam tim berjulukan Sapeh Kerrab itu di musim ini. Meski musim ini berbeda dalam strategi pembentukan skuatnya, filosofi Madura United ala Presiden klub, Achsanul Qosasi, tetap sama. “Kalau jatuh segera bangkit, kalau ketinggalan segera kejar, dan kalau bola hilang segera rebut. Itu tiga filosofi sepakbola Madura United yang harus diperhatikan dan dikuatkan dari setiap pemain,” tutur Achsanul di situs resmi klub. Direktur Madura United, Haruna Soemitro, pun menekankan kepada tiga hal yang harus diaplikasikan tim besutan Rahmad Darmawan. “Respect yang artinya saling menghormati, responsibility yang artinya tanggung jawab, dan integrity untuk bisa membawa tim ini bisa maju,” ucapnya. “Unity ini sangat penting. Kami punya tim dari daerah yang berbeda. Ada yang dari

Renang Indah Gelar TC di Malaysia Surabaya, Memorandum Pengprov Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jatim memberikan kesempatan kepada para atletnya yang tergabung di cabor renang, renang indah, dan loncat indah menggelar trining centre (TC) di luar negeri. Tujuannya untuk mematangkan persiapan ke PON 2020 Papua. Jika para atlet loncat indah memaksimalkan pemusatan latihan di Tianjin China selama 2 bulan, cabor renang indah juga tidak mau kalah. Mereka kini menimba ilmu ke Malaysia juga selama 2 bulan. Menurut Kistantono, pelatih renang indah Puslatda Jatim dipilihnya negara Malaysia karena mereka mempunyai kolam renang indoor yang cuaca mirip di Papua. Selain itu ada kesesuaian makanan yang sangat menunjang. Dia menginformasikan, jumlah atlet renang indah Jatim yang berangkat ke Malaysia, sebanyak 6 orang yaitu Livia Lukito, Shabrina Septiherlita, Putri Nia Mulyono, Carissa Maharani

Tim renang indah Jatim memeragakan kemampuan di kolam renang.

Latief, Intan Ayu Putri Aditria dan Evenus Lourdes Suntokaouw. Mereka didampingi 2 pelatih, yakni Kistantono dan Lilik Kurniati dan pelatih asing China yaitu Ye Qian Hui. “Dari keenam atlet renang indah Jatim ini, kami ditargetkan KONI Jatim di PON XX 2020 Papua yaitu satu medali emas dan dua perak. Kami bersyukur kemarin di kejurnas/Pra PON XX 2019 di Jakarta meraih 2 medali emas, pesaing kami yaitu atlet dari

DKI Jakarta dan Sulsel,” Ujar Kistantono. Atlet renang indah andalan Jawa Timur, yaitu Livia Lukito yang dicetak di nomor solo free routine dan solo technical yang selalu meraih medali emas. Nomor yang dipertandingkan di cabang renang indah di antaranya nomor team free routine, free combination, team technical, duet technical, dan di nomor team technical. (sr)

ujung Sumatera (Zulflandi), ada yang dari ujung Indonesia timur, bahkan dari Ghana (Emmanuel Oti Essigba). Semua harus menjadi satu,” tutur Haruna lagi. (*/sr) Manajer merangkap pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, didampingi asisten pelatih memimpin latihan rutin di Stadion Bangkalan. Pekan depan, mereka akan mengikuti turnamen di Malaysia. PENGUMUMAN DAN PANGGILAN TERHADAP DEBITUR WANPRESTASI KREDIT – BTN Menunjuk Perjanjian Kredit KPR - BTN dengan Saudara, maka dengan ini Bank BTN mengumumkan dan memanggil Saudara dengan deklarasi pernyataan sbb: 1 Bahwa Saudara telah wan prestasi dengan melanggar Perjanjian Kredit KPR - BTN yang telah disepakati bersama. 2 Bahwa selanjutnya kami menagih dan memanggil Saudara untuk SEGERA melunasi seluruh hutang selambatlambatnya 7 (Tujuh) hari terhitung sejak pengumuman ini dan apabila Saudara mengabaikan, maka kami akan melaksanakan penjualan agunan sesuai ketentuan bank diantaranya Surat Kuasa Menjual, Cessie ( Pengalihan Piutang ), Eksekusi Lelang Hak Tanggungan dll yang di anggap baik oleh Bank. 3 Bahwa bersama ini pula, kami mengundang investor perorangan, maupun Badan Hukum untuk SEGERA mengajukan Surat Penawaran Minat Pembelian Barang Agunan Bank. 4 Bagi Debitur yang telah menyelesaikan tunggakan / pelunasan kredit mohon pengumuman ini diabaikan. 5 Bagi Debitur yang telah mengambil sertipikat namun namanya masih tercantum di pengumuman ini mohon melakukan konfirmasi ulang ke Bank BTN Surabaya. Berikut nama-nama debitur dan nomor rekening KPR-BTN yang kami panggil : No

Nomer Debitur

Nama

Alamat Debitur PERUMAHAN SENTRA POINT AE/47

Kota

1 201010382640

DWI RAHAYUNINGSIH

SURABAYA

2 201050025119

NUR FAIDAH

PERUMAHAN GRIYA AMERTA REGENCY CC/12 SURABAYA

3 201010375928

DESY KARTIKA SARI

APARTEMEN MENARA RUNGKUT B/430

SURABAYA

4 201010231823

HENDRI SAPUTRA

PERUM GEBANG ARUM SIDOARJO BLOK A //12

SIDOARJO

5 201030107088

SUWARNO

GRIYO TAMAN ASRI HH/36

SIDOARJO

6 201020880947

HARISMAND

PERUM GRAHA KOTA B11/09 SUKO

SIDOARJO

7 201010269800

SUPRI EDI

PUSPA GARDEN CA/07

SIDOARJO

8 201010317912

BAMBANG SULISTYO HAD PERUM. CERME HAPSARI J/27 A

GRESIK

9 201010278859

ADI WIDIANTO

JADE GARDEN BLOK 3/02 PEKARUNGAN

SIDOARJO

10 201020871566

SOEKESI POERWANINGSI

PERUM GRAHA KOTA A12/09 SUKO

SIDOARJO SIDOARJO

11 201010384058

JAMILAH

CITRA CITY RESIDENCE A4/02

12 201050050813

JULIATI DWI RAHAYU

JALAN GADING INDAH UTARA IV/24

SURABAYA

13 201050037077

SUNARDI

PERUMAHAN MEDAYU UTARA VIIID/09

SURABAYA

14 201050038104

WIWIEN WIDYASTUTI RE JADE GARDEN B/3,5,7

SIDOARJO

15 201050055067

MULYANTO DAHLAN

GREEN MANSION RESIDENCE I/03

SIDOARJO

16 201010386929

RENY DWI PURWANINGTY

CITRA HARMONI RD10/027

SIDOARJO

17 201050045460

ILYAS SARKIS

PLATINUM RESIDENCE A/42

SIDOARJO

18 201050022941

ELIN SUGIARTO

SUKOLILO DIAN REGENCY 2 JALAN SUKOLILO MULIA VIII/62

SURABAYA

19 201050052051

KRESNO ARIF WICAKSON

JALAN SETAPAK GUNUNGANYAR TAMBAK -/127

SURABAYA

20 201050044375

TRI DEWI PRASETIA WA

PONDOK NIRWANAN ANGGASWANGI D/16

SIDOARJO

21 201050050570

LUTMAN HARIYONO

GRAND ORIENTAL A/21

SIDOARJO

22 201050027284

MASCHAROBIYUN

SURYA CITRA TAMA F/17

SIDOARJO

23 201010377467

WAWAN SETYA WICAKSAN GREEN MENGANTI D9/22

GRESIK

24 201050026987

RESMAWAN YUWONO

THE QUALITY GARDEN RESIDENCE G1/08

SIDOARJO

25 201010387187

AGUS SETIAWAN

JADE SUDIMORO G1/11

SIDOARJO

26 201010369977

EKO PURWADI

SWAN MENGANTI PARK G/77

GRESIK

27 201010356576

FATKUR ROCHMAN

SAPPHIRE RESIDENDE 6H/06

SIDOARJO

28 201010387983

ISKAK NANANG KASIM Q PERUMAHAN MUTIARA JAYA A/77

MOJOKERTO

29 201010337823

LUKMAN HAKIM

GATE GARDEN JUANDA 2 -/44

SIDOARJO

30 201010371699

GANANG YUNIANTO

MUTIARA JAYA A/27

MOJOKERTO

31 201010354906

IRMA INDRIYANI

SWAN MENGANTI PARK RESIDENCE I/77

GRESIK

32 201010271679

IRWAN MUNANDAR

JUANDA GREEN PALACE JL H SYUKUR A/2

SIDOARJO

33 201020900852

ARISWANTO

PERUM. PESONA CANDI PERMAI AI/27

PASURUAN

34 201010253998

NUR KHOLIS

THE SUAM RESIDANCE BLOK M/06

MOJOKERTO

35 201030082424

ADI SOERANTO

TAMAN PONDOK JATI BM/19

SIDOARJO


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

SELASA WAGE, 14 JANUARI 2020 HALAMAN 14

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

KPU Jember Buka Pendaftaran PPK Pilkada 2020 Grup marching band yang memeriahkan peringatan HUT ke-91 Kabupaten Jember.

FOTO: MEMORANDUM/JUN

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Jember, Memorandum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember akan membuka pendaftaran PPK (panitia pemilihan kecamatan) untuk Pemilihan Kepala Daerah 2020. Komisioner KPU Jember Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Andi Wasis mengatakan, sesuai dengan jadwal sebagaimana Surat Edaran (SE) untuk pengumuman dimulai 15-17 Januari. Setelah itu dilanjut pendaftAndi Wasis aran mulai 18 hingga 24 Januari, kemudian 25-27 Januari penelitian administrasi. “Pengumuman yang lolos administrasi pada 28-29. Tahapan selanjutnya 30 Januari sampai 1 Februari pelaksanaan tes tulis, dan 2-3 Februari pengumuman hasil tulis,” terang Andi Wasis, Senin (13/1). Usai pengumuman hasil tes tulis, mereka yang lolos akan menjalani tes wawancara selama 6 hari (6-12 Februari). Setelah itu, 14 Februari baru ada penetapan dan diumumkan PPK terpilih 15-21 Februari. Setelahnya, KPU menerima tanggapan dari masyarakat mulai 21-28 Februari. Sementara, untuk pelantikannya, 21 Februari 2020. “Persyaratannya tidak jauh berbeda dengan sebelumnya pada rekrutmen badan ad hoc. Yang jelas warga negara Indonesia dan usianya minimal 17 tahun dan maksimal usianya 60 tahun,” beber dia. Selain itu, kata dia, harus memiliki E-KTP, bila tidak memiliki, cukup dengan surat perekaman E-KTP bukan menggunakan surat domisili dan sebagainya. “Alamat tinggalnya harus sesuai sengan yang ada di KTP,” ucapnya. Di luar persyaratan itu, harus melampirkan surat sehat. Namun, KPU nantinya tetap akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember terkait hal tersebut. Masa kontraknya, sambung Andi Wasis, dimulai Maret hingga November, dua bulan setelah pemilihan. “Saya berharap, jumlah pendaftar lebih banyak daripada rekrutmen-rekrutmen terakhir, sebab semakin banyak kualitasnya nanti akan semakin baik,” harapnya. (edy/epe)

Forkopimda Kabupaten Jember berfoto bersama setelah upacara HUT ke-91 Kabupaten Jember di alun-alun.

Wabup KH Abdul Muqit Arief didampingi Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin.

HUT Ke-91 Kabupaten Jember

Wujud Penghargaan Pemimpin Pendahulu Eksekutif maupun Legislatif Jember, Memorandum Peringatan hari jadi ke-91 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember diharapkan menjadi momentum baik bagi semua pihak agar lebih memajukan Kabupaten Jember. Harapan ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Drs KH A Muqit Arief setelah menjadi inspektur upacara peringatan hari jadi ke-91 Pemkab Jember di alun-alun, Senin (13/1). “Ini juga merupakan sebuah amanah bagi semua pihak untuk mengantarkan Jember lebih maju, masyarakatnya lebih sejahtera,” ungkap wabup kepada sejumlah

wartawan. Menurut wabup, momentum untuk mengenang sejarah ini merupakan salah satu wujud masyarakat Jember sangat menghargai sejarah. Selain itu, peringatan ini sebagai ucapan terima kasih kepada para pemimpin pendahulu, baik dari eksekutif maupun legislatif.“Dan, semua pihak yang telah ikut mengantarkan Jember seperti

sekarang ini,” ungkap wabup. Wabup mengingatkan, membangun Jember ke depan pasti penuh dengan tantangan. Namun, semua pihak tidak perlu berkecil hati.“Karena kita memiliki sumber daya yang cukup. Baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam,” ujar pejabat yang juga pengasuh Pondok Pesantren (PP) Al Falah Silo ini. Pembangunan Jember ke depan, tegasnya, harus selaras dengan pembangunan nasional maupun pembangunan yang telah dicanangkan oleh pemerintah provinsi.

Dalam pidatonya, wabup mengajak untuk menghayati dan membuka memori lembaran sejarah 91 tahun Pemerintah Kabupaten Jember. Dalam masa itu, terpampang beragam keberhasilan sekaligus terbentang sejumlah tantangan dan persoalan yang harus menjadi catatan dan perhatian seluruh komponen pembangunan di Jember. Melihat keberhasilan dan tantangan itu, wabup menegaskan perlunya terus membangun sinergitas dan komitmen semua pelaku pembangunan dan segenap unsur masyarakat untuk

membangun demi peningkatan taraf hidup dan tingkat kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. “Mari kita bergandengan tangan dalam harmoni yang seirama dan saling menguatkan satu sama lain. Karena kebersamaan adalah kekuatan kita,” ujarnya. Dengan kekuatan itu, harap wabup, akan mampu menyelesaikan berbagai hambatan, tantangan dan persoalan dalam berbagai sektor pembangunan.“Jember milik kita. Jember tanggung jawab kita. Oleh karenanya Jember harus kita bangun bersama,” pungkasnya. (jun/epe)

MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Acuk,Anif Sriwati, M Alvin KANTOR: Jl. Karya Darma, Magetan

HUT Ke-69 Penerangan AD

Madiun, Memorandum Penerangan TNI Angkatan Darat (AD) merayakan hari jadinya yang ke-69 tepat pada 13 Januari 2020. Terkait hal itu, Penerangan Korem (Penrem) 081/DSJ (Dhirotsaha Jaya) menggelar acara tasyakuran secara sederhana, kemarin. “Dirgahayu Penerangan Angkatan Darat Ke-69, semoga di era informasi digital ini, Penerangan Angkatan Darat semakin maju dan profesional, serta mampu menunjukkan perannya dalam mendukung pelaksanaan tugas

TNI AD,” tutur Kapenrem Mayor Arm TM Hartoyo di sela acara syukuran yang dilaksanakan di Kantor Penrem 081/DSJ di Jalan Pahlawan, Kota Madiun. Dia mengatakan, hari jadi ke-69 ini, hendaknya dijadikan

sebagai momentum untuk melakukan refleksi diri dan memacu untuk lebih baik lagi, guna menghadapi segala tantangan ke depan. “Apalagi saat ini telah terjadi perubahan yang sangat signifikan di lingkungan Penerangan Angkatan Darat, baik berbagai peralatan yang sudah modern dan personel-personel pilihan dengan kompetensi yang mumpuni, tentunya hal itu akan sangat mendukung dalam pencapaian

tugas,” terangnya. Terkait tema HUT Penerangan AD kali ini yaitu Citra TNI AD Adalah Kita. Kapenrem mengungkapkan jika itu merupakan tantangan tugas yang harus senantiasa dapat diwujudkan dengan baik. Karena menurutnya, peran Penerangan AD mutlak saat ini sebagai corong satuan untuk menyampaikan berbagai informasi dan kegiatan yang dilakukan oleh satuan-satuan di jajaran TNI AD, agar rakyat dapat lebih mengenal,

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Penrem 081/DSJ Gelar Syukuran Sederhana Mayor Arm TM Hartoyo dan staf Penrem 081/DSJ bersama-sama menyulut lilin kue ulang tahun merayakan hari jadi ke-69 Penerangan TNI AD.

dekat dan timbul kecintaan terhadap institusi TNI-AD. “Itulah tugas yang harus kita laksanakan sebagai insan

penerangan, selain juga harus peka dan mampu menangkal berbagai informasi yang bersifat hoax, serta mampu memanfaat-

kan keberadaan berbagai media guna semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” jelasnya. (alv/mt/epe)

Rutin Ditertibkan, Kawasan dr Soetomo Tak Lagi Semrawut

Kapolres AKBP R Bobby Aria Prakasa foto bersama awak media Madiun setelah acara ngopi bareng.

Cipkon Aman Kota Madiun

Kapolres Ajak Media Ngopi Bareng Madiun, Memorandum Untuk menciptakan situasi Kota Madiun selalu aman dan damai, Kapolres Madiun Kota AKBP R Bobby Aria Prakasa yang baru beberapa hari menjabat, mengajak seluruh awak media yang biasa ngepos di mapolres untuk ngopi bareng di Caffe Prague, Senin (13/1). Dalam acara yang dikemas serius tapi santai ini, kapolres menyampaikan selamat datang kepada seluruh awak media yang sudah menyempatkan waktunya kehadirannya. “Jika ada hal yang penting dapat langsung hubungi saya,” ucap kapolres terkait kinerja media yang memang terkadang harus lebih banyak berkutat di lapangan. Pada kegiatan itu pula, perwakilan PWI Madiun mengucapan terima kasih atas digelarnya acara ini sekaligus mengapresiasi gebrakan awal kapolres yang ingin lebih akrab dengfan awak media. Kapolres menambahkan, sinergi dengan media memang harus tetap terjalin. Dia bahkan tidak segan meminta masukan maupun kritik dengan menghubungi langsung nomor selulernya. (ack/mt/epe)

Satlantas Polres Madiun Kota melakukan sosialisasi dan penertiban lalu lintas di kawasan Jalan dr Soetomo, Senin (13/1). Dipimpin Kanit Dikyasa Aiptu Sulaiman, sejumlah personel satlantas terlihat sibuk menertibkan pejalan kaki dan pengendara di kawasan sibuk tersebut. Sebelumnya, kawasan dr Soetomo memang dikenal sebagai salah satu titik kemacetan di Kota Madiun. “Kami mengimbau semua pengguna jalan dan petugas juru parkir (jukir) di Jalan dr Seetomo Kota Madiun agar memarkir kendaraan di satu sisi secara pararel,” terang Aiptu Sulaiman. Menurut Aiptu Sulaiman, kawasan dr Soetomo sebelumnya semrawut. Setelah ada penertiban rutin, baik pejalan kaki

maupun tukang parkir membuat lalu lintas lancar. “Sekarang tambah patuh dengan kehadiran kami di lapangan ini, para pejalan kaki maupun jukir semakin paham. Kegiatan ini akan kami lakukan rutin,” tutupnya. (ack/mt/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ACK

FOTO: MEMORANDUM/ACK

Madiun, Memorandum

Madune GOESMAN

Aiptu Sulaiman memberikan pemahaman kepada salah satu jukir di Jalan dr Soetomo.

Cari Pakan Ternak, Tewas Tersetrum di TPA Magetan, Memorandum Suyitno (65), warga Desa Wates, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, ditemukan tewas diduga kesetrum saat sedang mencari pakan ternak tidak jauh dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Melangasri, Senin (13/1) pagi. Saksi mata, Rahmat mengatakan, korban diketahui tergeletak dengan kondisi tangan terbakar dan tidak jauh

dari lokasi ada tiang listrik roboh. “Rencana korban mau cari tambahan daun kersen di lokasi untuk pakan ternaknya,” terangnya. Kapolres Magetan AKBP Fest Ari Permana yang langsung turun ke lapangan mengatakan, dugaan korban tewas kesetrum setelah melihat tiang listrik untuk penyangga kabel berada tak jauh dari korban ditemukan. Dari hasil pemeriksa-

an sementara, terdapat luka bakar pada tangan korban. “Di TKP ada tiang listrik jatuh. Ada luka bakar di tangan,” kata Ari. Untuk memastikan penyebab kematian korban, pihak kepolisian membawa jenazah Suyitno ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Magetan. Jenazah akan divisum untuk melengkapi penyidikan polisi. (*/mt/epe)

                     

Harga mulai dari Rp 60 ribu s/d Rp 190 ribu sesuai ukuran. Pemesanan produk bisa menghubungi

GOESMAN Hp. 085100382439


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO

SELASA WAGE, 14 JANUARI 2020 HALAMAN 15

Kasatlantas AKP Bambang Prakoso berlatih menyelamatkan korban laka.

Angka Kematian Laka Lantas Tinggi, Satlantas Berlatih PPGD

Membuat Perapian, Kandang Sapi Terbakar Bojonegoro, Memorandum Kandang ternak milik Sumiatun (58), warga Desa Nglarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (12/1) sekitar pukul 23.30 terbakar. Kebakaran diduga kuat bersumber dari perapian untuk menghangatkan sapi.

Kapolsek Kanor Iptu Hadi Waluyo menjelaskan, awalnya korban menyalakan api dari ban bekas dan sekam (berambut sisa gabah padi). Setelah api membesar, diduga merembet pada tumpukan sekam dan kayu bakar di dalam kandang sekitar pukul 19.00. Tak lama kemudian korban tidur. Lalu, sekitar pukul 23.30, korban terbangun setelah mendengar suara berisik dari kandang miliknya. Korban bangun dan segera menuju ke lokasi sumber suara berasal.

Bojonegoro, Memorandum Angka kecelakaan lalu lintas di Bojonegoro tahun 2019 lalu, menurun. Namun, jumlah korban meninggal dunia mengalami peningkatan. Untuk menekan angka itu, Satlantas Polres Bojonegoro melakukan latihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) pada korban kecelakaan. Kasatlantas Polres Bojonegoro AKP Bambang Prakoso menjelaskan, pelatihan ini diharapkan bisa mengurangi atau menekan angka korban kematian akibat kecelakaan lalu lintas. “Kami berharap jika ada laka (kecelakaan,red) anggota tidak kebingungan. Satlantas ini adalah petugasnya yang setiap hari di jalan,” tuturnya, Senin (13/1). Ia berharap, anggotanya benar-benar memahami materi tersebut. Dan nantinya bisa diaplikasikan apabila ada kejadian kecelakaan di jalan. Penyelamatan dengan slogan aman penolong, aman pasien, aman lingkungan. Sekadar diketahui, kecelakaan lalu-lintas di Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2019 sebanyak 866 kejadian, turun sebesar 3,67 persen jika dibanding tahun 2018 sebanyak 899 kejadian. Tetapi, jumlah korban jiwa atau meninggal dunia sebanyak 120 orang atau naik sebesar 10,09 persen jika dibanding tahun 2018, sebanyak 109 korban meninggal. Jumlah korban luka berat sebanyak 23 orang, atau turun sebesar 23,33 persen jika dibanding tahun 2018, sebanyak 30 korban luka berat. Sementara, korban luka ringan sebanyak 1.390 orang atau turun sebesar 11,07 persen jika dibandingkan tahun 2018 sebanyak 1.563 korban luka ringan. Untuk jumlah kerugian material sebesar Rp 935 juta atau naik sedikit yakni sebesar 1,85 persen, jika dibandingkan tahun 2018 sebesar Rp 918 juta. (top/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Suasana di ruangan kantor BPKAD.

Anggaran DD dan ADD Bojonegoro Capai Rp 588 M

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Meilani Alfira didekap ibunya di kamar perawatan RSUD dr Soegiri Lamongan.

Lamongan, Memorandum Sempat dikira terkena stunting, balita berusia 2 tahun 8 bulan asal Desa Latukan, Kecamatan Karanggeneng, ternyata mengalami gizi buruk. Dengan begitu, balita ini membutuhkan waktu pengobatan cukup lama untuk memulihkan kondisi kesehatan seperti sedia kala. Meilani Alfira ini, merupakan balita pasangan suami istri tidak mampu, Dwi Novita dan Suwarsono. Tubuh anak pedagang sayur keliling tersebut hanya berbobot empat kilogram. Padahal idealnya balita seusia itu harusnya memiliki berat badan 12 kilogram. Bocah malang itu, kini dirawat intensif di RSUD Soegiri, Lamongan. Novita, ibu kandung Alfira menjelaskan, gizi buruk yang menimpa anak semata wayangnya itu sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu. Selama ini, Alfira diasuh neneknya, karena ibu kandungnya harus berjualan sayur keliling untuk mencukupi kebutuhan hidup. Selama ini, oleh ibunya, Alfira hanya diberikan susu formula yang dibeli di pasar. Novita terpaksa berjualan keliling lantaran sudah sejak Oktober 2019 bercerai. “Saya harus berjualan keliling, anak saya diasuh sama ibu saya. Saya kaget saat Alfira minum susu formula muntah-muntah. Keluarga lalu membawa Alfira ke rumah sakit swasta di Lamongan,” ujarnya. Novita mengeluh, sebab pengobatan anaknya agar sembuh dan bisa sehat kembali seperti sediakala tidak membuahkan hasil. Berat badan Alfira semakin menurun. Kondisi yang serba kekurangan, keluarga akhirnya memutuskan membawa pulang Alfira. “Saya sempat membawa Alfira ke pengobatan alternatif, karena tidak punya uang. Tapi hanya diberikan air saja,” sahutnya. Karena kondisi Alfira semakin memrihatinkan, ibu Alfira lantas membawa ke bidan puskesmas dan disarankan membawa balita malang ini ke rumah sakit. Sementara itu, Aty Firsiyanti dokter spesialis anak RSUD dr Soegiri Lamongan mengatakan, kondisi Alfira membutuhkan penanganan yang cukup lama. “Anak ini mengalami kekurangan kalori secara kronis,” ujar Aty, kemarin. Kondisi ini, terang Firsiyanti juga diperparah dengan tindakan orang tua balita yang hanya memberikan air mineral pada anaknya. (al/har/mik)

Petugas kepolisian mengolah TKP kebakaran didampingi korban.

Minimalisasi Kematian Bayi, Dinkes Kirim Dokter ke Bawean

Bojonegoro, Memorandum Anggaran dana desa (DD) untuk di Bojonegoro sangat fantastis. Dari 419 desa yang ada di Kabupaten Bojonegoro mendapatkan gelontoran uang total Rp 367.201.310.000 dari Anggaran Perencanaan Belanja Negara (APBN). Sementara untuk Anggaran Dana Desa (ADD) total Rp 221, 827. 662. 500 yang bersumber dari

Balita Karanggeneng Derita Gangguan Gizi Buruk

“Ternyata kandang sapi miliknya sudah terbakar sehingga korban berteriak meminta tolong pada para tetangga,” tuturnya. Mendengar teriakan korban, kemudian warga berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Api dapat dipadamkan sekitar pukul 00.15. Tidak ada korban jiwa maupun terluka-luka dalam kejadian itu. Bahkan, sapi milik korban juga berhasil diselamatkan. Namun, kerugian ini ditaksir mencapai Rp 5 juta. (top/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Total anggaran yang ada sekitar Rp 588 miliar. Sementara, ada 3 desa di Kabupaten Bojonegoro yang mendapatkan DD paling tinggi. Meliputi Desa Sumberejo, Kecamatan Margomulyo senilai Rp 1.847.390.000. Kemudian Desa Deling, Kecamatan Sekar Rp 1.748.040.000. Lalu Desa Sekar, Kecamatan Sekar senilai Rp

Pascabanjir, Belasan Tanggul Rusak Parah Gresik, Memorandum Banjir yang melanda lima wilayah kecamatan di Gresik, membuat belasan tanggul kali di desa terdampak rusak parah yang diakibatkan luapan Kali Lamong. Di antaranya Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Menganti, dan Kedamean. Akibatnya, 1.044 hektare sawah gagal tanam, 257 hektare tambak terendam, dan 1.800 lebih rumah di 37 desa terendam. Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Gresik Dianne Hetty Widajatie mengatakan, jika kondisi saat ini masih pada tahap tanggap bencana, belum melangkah pasca bencana. Namun, sudah dilakukan pendataan dan indentifikasi. “Kalau rumah tidak ada yang rusak. Tapi tanggul yang paling banyak. Kerusakan tanggul itu berada di Desa Gurang Anyar,

Iker-Iker Geger, Tambakberas, dan Sukoanyar. Ada satu lagi yang rusak, yaitu jalan poros Desa Karangan Kidul, Kecamatan Benjeng dengan kerusakan sepanjang 50 meter,” jelas Dianne, Senin (13/1). Kerusakan rata-rata tanggul memiliki kelebaran dua sampai lima meter dengan ketinggian antara dua hingga tiga meter. “Laporan terkini sejumlah warga sedang melakukan perbaikan tanggul di desanya masing-masing. Kami juga telah distribusikan karung untuk memperbaiki tanggul tersebut,” tambahnya. Sementara itu, warga perumahan Cerme Prisma Land (CPL) bersana warga setempat melakukan perbaikan tanggul dengan lebar lima meter dan ketinggian dua meter pada Minggu (12/1).“Kemarin, kami bersama warga desa setempat gotong royong memperbaiki tanggul tersebut,” jelas Sugito (43). (dri/har/mik)

LOWONGAN WARTAWAN Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN

Persyaratan:

Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)

Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com

1.745.033.000. Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Luluk Alifah membenarkan jumlah anggaran tersebut. “Saat ini sudah bisa dicairkan,” ujarnya, Senin (13/1). Pihaknya berpesan agar dana itu dikelola dengan sebaik-baiknya. Diketahui pecairan DD sendiri ada tiga tahap. Pertama 20 peren, kedua 40 persen, dan ketiga 40 persen. Ia menambahkan, bila pengajuan dan pelaporan dilakukan secara baik, akan mudah dilakukan pencairan. Baik itu DD ataupun ADD. Tugas BPKAD adalah melakukan pencairan dana. (top/har/mik)

Gresik, Memorandum Meninggalnya bayi dalam kandungan Ernawati (24), warga Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Bawean, akibat tidak adanya dokter spesialis bayi, menjadi atensi serius Pemkab Gresik. Agar peristiwa mengenaskan itu tidak terulang dan menimpa kembali warga setempat, Dinas Kesehatan Gresik mengirimkan perawat penata anestesi ke RSUD Umar Mas’ud, Bawean. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Gresik Saifudin Ghozali mengatakan, perawat penata anestesi dikirim untuk mengisi kekosongan selama dua minggu sebelum realisasi dokter spesialis anestesi yang dijanjikan Pemprov Jatim pada Februari mendatang. “Kemarin (Minggu (12/1)), sudah kami kirimkan ke sana (RSUD Umar Mas’ud,red). Yang memiliki kewenangan itu Pemprov. Berdasarkan Permenkes 21 tahun 2019,” jelasnya, Senin (13/1). Karena statusnya masih perawat penata anestesi, lanjut Saifudin, perawat itu masih dalam tanggungjawab RSUD Ibnu Sina untuk tetap memberikan pendampingan dan pembinaan. “Rapat Selasa (7/1) lalu, sebetulnya berkaitan dengan

program pembahasan penempatan dokter spesialis di koridor Madura dan kepulauan. Hasilnya, kita sudah dipastikan akan mendapatkan dokter spesialis anestesi. Khususnya di pulau Bawean,” terangnya. “Sehingga, sebelum perawat dikirim. Kami sudah mendapatkan persetujuan dari Pemprov Jatim. Karena memang yang memiliki kewenangan adalah pemprov,” pungkasnya. (dri/har/mik)

Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Gresik Saifudin Ghozali


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SELASA WAGE, 14 JANUARI 2020 HALAMAN 16

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP

Bobol Rumah Dosen, Gasak Puluhan Lembar Dolar Gresik, Memorandum Aksi pembobolan rumah oleh Napsikun (49), warga Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti, terbongkar. Korban seorang dosen di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), tetangganya sendiri.

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Dari rumah korban bernama Muchammad Arif Al Ardha, pelaku mengambil puluhan lembar uang dolar. Jika dikurs kan menjadi rupiah, nilainya mencapai Rp 24 juta. Selain uang, korban juga kehilangan motor. “Tersangka ini berbekal linggis kecil untuk membobol rumah korban. Tidak hanya uang, sejumlah peralatan elektronik juga dibawa,” ujar Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, Senin (13/1). Mantan Kapolres Jember tersebut menjelaskan, pengungkapan kasus itu membutuhkan waktu sepekan. Tersangka berdalih nekat mencuri karena

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menunjukkan barang bukti dan tersangka didampingi Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno.

pemiliknya. Sementara itu, Muhammad Arif mengapresiasi langkah cepat kepolisian yang mengungkap kasusnya. Baik Polsek Menganti maupun Polres Gresik, sehingga kendaraannya bisa kembali ke tangannya. “Saya kira tidak bisa kembali, ternyata berkat polisi akhirnya barang saya kembali,” ungkapnya. Disampaikan olehnya, rumahnya kebobolan maling terjadi sejak dua pekan yang lalu. Saat itu, dirinya sedang keluar rumah dan kondisi rumah masih terkunci. Namun, pagi harinya warga setempat melihat kondisi pintu rumahnya terbuka. “Bukan hanya uang dolar, kamera dan sepeda motor serta perhiasan diambil. Alhamdulillah saya sangat berterimakasih kepada Polres Gresik dan Polsek Menganti karena sudah menjadi pelindung masyarakat,” pungkasnya. (an/har/mik)

selama ini tidak bekerja alias pengangguran. “Alasannya karena faktor ekonomi,” ungkap alumnus Akpol 2000 tersebut. Kusworo menyampaikan, kasus pembobolan rumah itu masih dikembangkan oleh anggota Polsek Menganti yang menangani kasus tersebut. Tersmasuk mencari tahu apakah ada korban lain. “Iya, ini masih kami dalami dulu,” pungkasnya. Aksi kejahatan itu, juga dilakukan Napsikun di wilayah lain. Terhintung sejak awal tahun tersangka sudah membobol dua rumah dan mencuri dua motor. Kedua kendaraan tersebut kini sudah dikembalikan ke

Gresik, Memorandum Tim Basarnas masih terus melakukan pencarian jasad pemuda Desa Abar-Abir, Kecamatan Bungah, yang nekat mengakhiri hidup dengan melompat dari atas jembatan Sembayat, Kecamatan Manyar, Minggu (12/1) lalu. Hingga Senin (13/1), jasad korban masih dalam pencarian tim gabungan Polisi Air dan Udara (Polairud), Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Komandan tim pencarian Basarnas Novik Hariyadi mengatakan, pencarian dimulai sejak pukul 6.00 dan berakhir 17.00. Ia memerkirakan, jika jasat korban tidak jauh dari tempat kejadian musibah (TKM). “Berdasarkan pengalaman, lokasinya belum jauh, kemungkinan masih berada antara tiga sampai enam kilometer dari TKM. Kemudian, kalau dua sampai tiga hari, jasad sudah mengapung,” jelasnya. Sekadar diketahui, kendala pencarian pemuda ini dikarenakan arus air sungai Bengawan Solo pada pusaran air dipenuhi sampah. Ia menduga menduga bahwa pemuda tersebut tertahan di sampah. “Jadi tadi lihat banyak sampah. Kami belum memastikan, apakah jasad menyangkut di situ (sampah). Pencarian akan dilakukan besok pagi (hari ini). Sebab tidak mungkin pencarian dilakukan malam hari,” pungkasnya. (dri/har/mik)

Wabup Gresik M Qosim menerima penghargaan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

pasang. Begitu juga ketika sedang hujan lebat, rumah pompa dibuka untuk membuang air hujan ke laut. Sehingga tidak terjadi banjir di perkotaan. “Harusnya rumah pompa kondisinya dalam karena berfungsi menampung air dari drainase. Sehingga mampu menampung debit air dalam jumlah besar,” urainya. Hamdi menambahkan, rumah pompa juga terpasang saringan besi agar sampah tertahan dan tidak terbawa ke laut. Selanjutnya, sampah diangkat ke darat untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA). “Tapi, sampahnya malah dibiarkan hanyut ke laut,” imbuhnya. Saat sidak ke lokasi, Hamdi sempat mempertanyakan ke

Jimun, selaku koordinator rumah pompa. Sayangnya, belum ada pengerukan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik. “Selama tahun 2019, memang tidak ada pengerukan,” jawab Jimun. Tidak hanya itu, Hamdi juga menemukan motor roda 3 maupun truk pengangkut sampah yang berada di pintu air. Kondisinya sudah rusak dan mangkrak. “Ini sudah jelas, sampah yang terjaring tidak dibuang ke TPA,” pungkasnya. Rencananya, Komisi III akan memanggil DPU TR Gresik agar menuntaskan permasalahan banjir perkotaan. Nyatanya, ketika Gresik diguyur hujan sebentar, sudah banjir. “Kalau memang butuh an-

Sekretaris Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi sidak ke pintu air di Lumpur, Gresik.

intah tak serius menuntaskan masalah banjir perkotaan,” tandasnya. (adv/an/har/mik)

ggaran, kami akan tambahkan. Kasihan masyarakat harus terendam banjir karena pemer-

Dukung Program Kapolri, Jajaran Polsek Tanam Pohon m Tuban, Memorandum nPenghijauan dengan penanaman po-n hon yang merupakan pencanangan Kapolrii Jenderal Idham Azizz diaplikasikan oleh Kapolres Tuban A K B P Na n a n g Haryono. Rupanya pencanangan itu tidak berhenti ditingkat polres, melainkan sampai ke jajaran polsek-polsek juga terus digalakkan. Hal ini segera dilakukan Polsek Singgahan berserta TNI dan juga kehutanan dengan melakukan penanaman pohon di kawasan hutan Lohgung Per um Per hutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (PPKPH) Parengan, Desa Mulyo-

agun Kecamatan Singagung, ga gahan, Tuban. Tidak hanya d dilakukan Polri dan T TNI, pihak perhutan bersama dengan ni pemerintah desa, SMK Kehutanan, SMAN 1 Singgahan serta paguyuban bela diri se-Kecamatan Singgahan, juga melakukan hal yang sama. Mereka menanam seribu pohon dari berbagai jenis. Di antaranya pohon mahoni, kopi dan jambu. “Ada sekitar seratus orang yang kami libatkan,” ujar Kapolsek Singgahan AKP Ali Kanapi, Senin (13/1). Dijelaskan olehnya, kegiatan penanaman pohon ini bertujuan

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Pencarian Jasad Pemuda Abar-Abir Terhalang Sampah

Gresik, Memorandum Kalangan dewan menilai pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik tak serius menangani banjir perkotaan. Padahal, sudah tersedia rumah pompa di Kelurahan Lumpur dan Kroman, Kecamatan Gresik. Namun, kondisinya sangat memprihatinkan. Hal itu membuat wakil rakyat geleng kepala. Bagaimana tidak, selain dangkal, juga dipenuhi sampah. Bahkan, sampah dibiarkan hanyur ke laut. “Percuma dikasih pompa tapi tidak terawat dan tidak dilakukan pengerukan,” kata Sekretaris Komisi III Abdullah Hamdi, saat sidak ke lokasi, Senin (13/1). Politisi PKB tersebut mengatakan, sejatinya rumah pompa itu ditutup ketika air laut sedang

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Dewan Sebut Pemkab Tak Serius Tangani Banjir Perkotaan

Kapolsek Singgahan AKP Ali Kanapi bersama masyarakat, TNI, Perhutani, dan para siswa menanam pohon.

untuk mendukung program Kapolri menanam pohon peduli penghijauan. “Penanaman pohon sengaja dilakukan di kawasan hutan

Mulyoagung dan Parengan. Karena lokasi itu merupakan dataran tinggi dekat dengan sumber mata air. Sehingga bisa mencegah terjadinya banjir maupun tanah

longsor,” kata perwira dengan pangkat tiga balok ini. “Dengan masuknya musim penghujan, sangat tepat untuk menanam pohon serta memberikan contoh penghijauan kepada masyarakat agar kembali menanam pohon di hutan gundul akibat penebangan liar,” ujarnya. Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono menambahkan, kegiatan penanaman pohon ini selain mendukung program prioritas kapolres no lima, juga bagian dari mencintai alam. “Dampaknya adalah mencegah terjadinya banjir dan bencana alam lainya. Setiap polsek wajib melaksanakan,” perintah mantan Kasubdit Jatanras Polda Jawa Tengah ini. (top/har/mik)

Puluhan Kendaraan Over Kapasitas Ditindak

Gresik Terima K3 Terbaik Se-Jatim Gresik, Memorandum Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, sebagai pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), mendapatkan predikat terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2020. Sebab, Kabupaten Gresik dinilai sebagai kabupaten yang konsisten mengutamakan keselamatan kerja. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada Wakil bupati Gresik M Qosim, yang mewakili Bupati Sambari di Lapangan Sier, Rungkut, Surabaya, Senin (13/1). “Kami turut bersyukur, Bupati Gresik dinilai sebagai pembina K3 terbaik se-Jatim. Dari 38 kabupaten/kota di Jatim, hanya ada enam kabupaten/kota yang menerima penghargaan. Kami berada di peringkat kedua,” ujar Wabup Qosim, kemarin. Mayoritas perusahaan yang menerapkan budaya K3 adalah perusahaan di Kabupaten Gresik, yang kini sudah mencapai 59 perusahaaan. Dibanding tahun sebelumnya, tahun ini penerapan budaya K3 di Gresik mengalami kenaikan. Ia berharap, ini menjadi pemicu perusahaan lainnya untuk ikut serta memaksimalkan penerapan budaya K3. “Sehingga zero accident tiap perusahaan di Gresik dapat ditingkatkan. Tentunya, hal ini berbanding lurus dengan produktivitasnya,” imbuh Wabup Qosim. (dri/har/mik)

lantas Polres Lamongan AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro melalui Kanit Dikyaasa Iptu Fatkhur Rahman menjelaskan, pihaknya berusaha semaksimal mungkin melaksanakan peraturan lalu lintas, salah satunya dengan melakukan penindakan kendaraan over kapasitas. “Selain membahayakan dirinya sendiri, kendaraan kelebihan muatan juga bisa berbahaya buat pengendara lainnya. Karena sudah banyak kejadian kecelakaan lalu lintas akibat tidak memenuhi aturan yang ada,” jelas Iptu Fatkhur, kemarin.

Satlantas, kata Fatkhur, tidak melakukan operasi secara langsung, melainkan terlebih dahulu memberikan pendidikan dan pembinaan kepada para so-

FOTO: MEMORANDUM/ALI

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

Lamongan, Memorandum Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, Satlantas Polres Lamongan memberikan pendidikan lalu lintas dan penindakan kepada puluhan kendaraan yang membawa muatan melebihi kapasitas (over load), Senin (13/1) pagi. Seluruh kendaraan yang diberikan tindakan, tidak boleh melanjutkan perjalanan sebelum muatan yang ada dikurangi. Bila muatan tidak segera dikurangi, petugas akan mengamankan kendaran tersebut. Kasat-

Petugas Satlantas Polres Lamongan menindak kendaraan over kapasitas.

pir kendaraan muatan tersebut. Ia menegaskan, pihaknya tidak akan pernah bosan memberikan edukasi. “Bukan operasi, tetapi lebih

pada dikmas lantas dan daggar (pendidikan pelanggaran, red) terhadap kendaraan yang odol (over deminsi dan over load),” pungkasnya. (al/har/mik)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook