Skip to main content

MEMORANDUM EDISI 14 DESEMBER 2019

Page 1

SABTU PON, 14 DESEMBER 2019

HARGA Rp 3.500,-

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com .com

3,4 JUTA OKERBAYA GAGAL DIEDARKAN DI SURABAYA

Hindari Razia, Pemotor Terobos Kerumunan Polisi

Surabaya, Memorandum Anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya akhirnya membeberkan bagaimana awal pengungkapan kasus peredaran pil LL dan Dextrometorphan di Surabaya.  Bersambung ke hal 7 

KOMBESPOL SANDI NUGROHO Kapolrestabes Surabaya

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Kemasannya ini cukup rapi. Barang-barang ini bukan hanya diedarkan di Jatim tapi juga ke Indonesia timur. Harga yang murah tersebut menjadi pilihan masyarakat kalangan bawah dan pelajar yang ingin merasakan sensasi halusinasi seperti mengonsumsi narkoba. Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho didampingi Kasatreskoba Kompol Memo Ardian memamerkan barang bukti dan tersangka.

Surabaya, Memorandum Aksi kejar-kejaran antara anggota Polsek Asemrowo dengan pengendara Beat L 3745 XV menggegerkan warga Jalan Asemrowo, Jumat (13/12). Dua orang diduga pelaku kejahatan berhasil melarikan diri saat disergap polisi setelah meninggalkan motornya, dan lari ke perkampungan. Kini motor disita sebagai barang bukti di mapolsek. Menurut keterangan Angga (21), saksi mata yang tinggal di Asemrowo, kejadian sekitar pukul 10.00, diawali dua pria mengendarai motor Beat  Bersambung ke halaman 7 

Dikurung 15 Tahun

Hanoman Ngerock Oleh: Dahlan Iskan

J

FOTO: MEMORANDUM/AL

alan menuju kuil Hanoman ini ruwet sekali. Ups, salah. Semua jalan di kota suci Varanasi ini ruwet sekali. Dan berdebu. Semua jenis kendaraan berebut aspal. Juga bersaing dalam adu keras membunyikan klakson. Dan adu cepat --siapa yang klakson duluan. Inilah kota yang paling ruwet lalu-lintasnya --di antara kota ruwet yang saya kunjungi. Dan kotor. Kekotoran di sekitar kuil ini hanya kalah dari kekumuhan di sekitar Masjid Jami Old Delhi. Atau Kota Old Delhi  Bersambung ke halaman 4 

Mochamad Soeharto memeragakan cara mengoplos miras di depan AKBP Feby DP Hutagalung.

Penjual Arak Kerabat Kasun

Kasus Miras Oplosan Tewaskan 1 Orang

Surabaya, Memorandum Aksi dua bandit curamor digagalkan anggota Reskrim Polsek Gayungan, saat menyatroni rumah kos di Jalan Jambu. Padahal, keduanya  Bersambung ke halaman 7 

Yuni Shara

Bikin Iri SIAPA yang tidak kenal dengan Yuni Shara. Selain mungil, penampilan kakak kandung Krisdayanti ini ternyata tetap awet muda. Wanita asli Malang ini sempat mengunggah foto saat memakai dress ketat yang nge-press body.  Bersambung ke halaman 7 

Kami akan lakukan pengembangan lebih lanjut dan pasti akan menangkap tersangka lain yang berperan sebagai pemasok utama miras yang dilarang beredar. Sejak awal bertugas di Lamongan, kami berkomitmen memberantas peredaran segala jenis miras. AKBP FEBY DP HUTAGALUNG Kapolres Lamongan

KRONOLOGI KEJADIAN

1 Zahroni dan FR berboncengan motor matic. Saat

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

Joki Dibekuk, Eksekutor Curanmor Kabur

treskrim Polres Lamongan untuk mengungkap dan menangkap pen-

gungjawab hukum yang harus dijalani, salah satu tersangka yakni Mochamad Soeharto (54), sempat bersembunyi di beberapa rumah  Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Lamongan, Memorandum Tidak mudah bagi anggota Sa-

jual miras oplosan jenis arak yang menewaskan Heri Susanto (40), warga Dusun Priyoso Kulon, Desa Priyoso Guci, Karangbinangun. Untuk menghindari dari tang-

SETELAH diperiksa penyidik, penjual miras oplosan Mochamad Soeharto ditetapkan sebagai tersangka. Pria doyan mabuk itu terancam kurungan 15 tahun dan bisa seumur hidup. Selain penjual, polisi juga menetapkan Suwandi, yang berperan sebagai pemasok bahan baku miras oplosan, seperti arak, bir dan supleman. Suwandi sendiri mengaku mendapatkan barang tersebut dari temannya asal Kecamatan Deket. Tersangka diringkus Tim Jaka  Bersambung ke halaman 7 

berhenti di rumah kos Jalan Jambu, mereka melihat Beat sedang diparkir.

2 FR bergegas turun lalu merusak kunci motor dengan kunci T. Tiba-tiba polisi datang dan berupaya menangkap pelaku.

berhasil kabur. Sedangkan Zahroni berhasil 3 FR ditangkap saat menunggu di atas motor. Zahroni

Pemeriksaan Kesehatan Personel di Jumat Sehat

Petugas urkes memeriksa kesehatan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto.

Surabaya, Memorandum Petugas Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan pemeriksaan rutin kesehatan anggota di hari Jumat. Pemeriksaan dilakukan untuk mencegah penyakit yang tidak terdeteksi. Tak terkecuali pemeriksaan terhadap kesehatan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak  Bersambung ke halaman 7 

Ahmad Dhani Bebas sebelum Tahun Baru Surabaya, Memorandum Pentolan Dewa 19 Dhani Ahmad Prasetyo alias Ahmad Dhani bebas sebelum tahun baru. Sebab, berdasarkan hukuman yang dijalani, suami Mulan Jameela bebas pada 28 Desember mendatang dari Lapas Cipinang. Hal ini ditegaskan oleh  Bersambung ke halaman 7 

FOTO: ISTIMEWA

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

SASAR SEKOLAH DAN KAMPUS

Ahmad Dhani

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

MENGEJAR KESAKTIAN, MENEMBUS TABIR DUNIA ANTAH BERANTAH Έ1Ή +

-

Meng, memasuki musim hujan, warga Jalan Pirngadi mengeluhkan bau tak sedap yang keluar dari sampah di area tempat pembuangan sementara (TPS). Andai sampah-sampah itu berbau masakan China, pasti warga berebut mendekat. Apalagi bila baunya mirip Angel Lelga, mungkin mereka berebut memeluk.

Si Mameng (Penggemar berita selebriti)

Penghuni Mati Separuh, Pendoso Jemput di Depan Rumah Tiba-tiba HP Memorandum bergetar. Ada telepon masuk. Sebuah deretan nomor tertampang di layar. Artinya, peneleponnya orang baru yang namanya belum tercatat di dalam memori. “Alooo… ha,” sapa suara di HP itu. Yuli Setyo Budi, Surabaya

“Ya, hallo. Ini siapa?” balas Memorandum. “Sombong koen, Yul. Gak kenal suaraku tah? Kebacut rek, konco plek dilalekno. Wise ling, durung?” “Maaf, siapa ya?” Seperti tidak mendengar pertanyaan Memorandum, suara tadi langsung nerocos. Dia bercerita bahwa pencariannya selama ini sudah

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078

berakhir. Yang dia cari-cari sudah ditemukan. “Ternyata tempatnya tidak jauh, Yul. Di belakang langgar tempat kita sering main-main waktu kecil dulu. Ingat?” Jujur Memorandum bingung. Siapa orang yang menelepon ini dan apa maksudnya? “Belum ingat? Waduh, koen wis  Bersambung ke halaman 7 


SIDOARJO

SABTU PON, 14 DESEMBER 2019 HALAMAN 2

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: HM Darianto, HM Shoumu. PEMASARAN/IKLAN: Dedi, Iswin, Jim Darwin, Sulton, Medi. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com KEPA

Kemplang Pajak, Direktur Masuk Bui Sidoarjo, Memorandum Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jatim II menyeret pengemplang pajak ke jalur hukum. Dialah MNA alias D (48), pengusaha bidang konstruksi di Bojonegoro, JawaTimur. Direktur PT PLA yang berasal dari Situbondo itu diduga tidak menyetorkan uang pajak pertambahan nilai (PPN) yang diberikan customernya, senilai Rp 391.838.720,00 ke negara. Penyidik Pajak Kanwil DJP Jatim II melalui Korwas PPNS Polda Jatim menyerahkan tersangka MNA ke pihak Kejari Bojonegoro, bersama sejumlah barang bukti dokumen milik

tersangka yang disita Kanwil DJP Jatim II. Kepala Kanwil DJP Jatim II, Lusiani menegaskan, sebelum diserahkan ke Kejari Bojonegoro, sebenarnya pihak Kanwil DJP Jatim II telah melakukan pendekatan persuasif dengan meminta tersangka membayar pajak PPN yang telah dibayar customernya. Karena tidak diindahkan, pihak Kanwil DJP

Jatim II melanjutkan ke proses hukum. “Kami sudah melakukan pendekatan persuasif ke yang bersangkutan tapi tak diindahkan. Sehingga kami lakukan penyidikan dan lanjut kami serahkan ke Kejari Bojonegoro,” kata Lusiani, Rabu (11/12). Kasus kejahatan pidana pajak ini terungkap setelah pihak Kanwil DJP Jatim II melakukan penyelidikan, terkait pelanggaran yang terekam dalam sistem data yang ada di Kanwil DJP Jatim II di Juanda-Sidoarjo. Kasus kejahatan pajak tersangka yang terjadi sejak Janu-

ari hingga Desember 2016 ini, saat ini telah diserahkan dan ditangani Kejaksaan Negeri Bojonegoro. “Dalam kurun waktu Januari sampai dengan Desember 2016, MNA diduga kuat telah melakukan tindak pidana di bidang perpajakan, yakni dengan sengaja tidak menyampaikan SPT Masa PPN, dan tidak menyetorkan PPN yang telah dipotong atau dipungut. Sehingga dapat menimbulkan kerugian pada pendapatan negara dalam sektor perpajakan sekurang-kurangnya Rp 391.838.720,00,” rinci Lusiani. (som/jok)

FOTO: MEMORANDUM/SOM

Negara Dirugikan Rp 391,8 Juta

Kepala Kanwil DJP Jatim II Lusiani memberikan keterangan kepada wartawan.

TNI AL Hibahkan Lahan 18.530 M2 untuk Jalan Sidoarjo, Memorandum Bertempat di Pendopo Delta Wibawa, Komandan Pangkalan Utama TNI AL V Laksamana Pertama TNI Tedjo Sukmono SH beserta jajaran, menyerahkan hibah aset tanahTNI Angkatan Laut kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Laksamana Pertama TNI Tedjo Sukmono menegaskan, penyerahan aset tanah itu bertujuan untuk mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Sidoarjo. Meningkatkan kegiatan ekonomi dalam skala makro dan mikro, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan frontage road Waru-Buduran. di Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Tanah TNI AL yang dihibahkan total luasnya 18.530 m2. Terdiri dari tanah TNI AL di depan SMA Hangtuah 1.850 m2, tanah di Depan Monumen Pesawat Terbang Juanda seluas 3.300 m2, dan tanah TNI AL Brigif 1 Marinir Gedangan seluas13.380 m2 “Saya mengharapkan dengan telah dihibahkan aset tersebut, pemerintah Kabupaten Sidoarjo dapat menggunakan dengan baik, guna memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Tedjo Sukmono dalam sambutannya pada acara penyerahan hibah, Rabu (11/12). Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum menyambut baik moment ini, mengingat pembangunan frontage road Waru - Buduran merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Tujuannya, untuk mengurai kemacetan lalu lintas di jalan arteri Waru - Sidoarjo dan menghubungkan frontage road Surabaya - Sidoarjo. Bupati juga menjelaskan, bahwa frontage road Waru Buduran ini rencananya kurang lebih sepanjang 9.200 meter dengan lebar kekerasan cor beton tujuh meter. Saat ini masih terbangun kurang lebih 2.341 m2, dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah melaksanakan pembayaran ganti rugi kepada warga dan perusahaan kurang lebih 40,406% atau 106 bidang dari 262 bidang mulai tahun 2016 sampai dengan 2019. “Acara serah terima ini sudah kami tunggu sejak lama sekali, sejak mulai berproses dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2019. Setelah proses penyerahan ini, kami akan segera melaksanakan pembangunan fisik frontage road Waru Buduran di lahan TNI AL. Semoga pelaksanaan pembangunan berjalan lancar tanpa kendala suatu apapun,” kata bupati mengakhiri sambutan. (dar/jok/pi)

syarakat untuk turut bersama-sama menjaga situasi kamtibmas, agar tetap aman dan kondusif. “Di penghujung 2019 ini, ada dua agenda besar yang harus kita jaga yakni Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo sampai saat ini telah aman dan kondusif, karenanya mari kita tetap jaga dari berbagai gangguan supaya perayaan kedua agenda tersebut berlangsung aman. Masyarakat pun dapat merayakan dengan tenang,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho. Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Sidoarjo KH Muhammad Kirom, mengajak semua elemen masyarakat untuk menguatkan persatuan dan perdamaian,

GOR Ditetapkan Jadi Kawasan Olahraga DPRD Dorong OpƟmalkan Pemanfaatan Dana CSR Sidoarjo, Memorandum Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sidoarjo Nomor 9 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Keolahragaan, disosialisasikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah, Pengurus Cabang Olahraga, kepala sekolah dan Pengurus KONI Sidoarjo. Sosialisasi ini berlangsung di Luminor Hotel, Kamis (12/12). Ketua Panitia, Bashori Alwi mengatakan, sosialisasi yang melibatkan 210 peserta dari berbagai instansi ini tujuannya agar Perda nomor 9 tahun 2019 tentang penyelenggaraan keolahragaan bisa dipahami bersama. “Diselenggarakannya sosialisasi perda ini agar dipahami bersama, karena banyak informasi dan aturan baru menyangkut penyelenggaraan keolahragaan,” kata Bashori Alwi yang juga menjabat Kabid Olahraga Disporapar Sidoarjo. Ada dua narasumber yang dihadirkan, pertama dari Anggota Komisi D, Bangun Winarso yang juga Ketua Pansus Perda Penyelenggaraan Keolahragaan dan Kepala Disporapar Kabupaten Sidoarjo, Joko Supriyadi. Dalam perda nomor 9 tahun

2019, ada empat poin pembinaan dan pengembangan keolahragaan, pertama pembinaan dan pengembangan olahraga pendidikan, kemudian olahraga rekreasi, olahraga prestasi dan olahraga berkebutuhan khusus. Perda nomor 9 tahun 2019 merupakan perda inisiatif dari DPRD Kabupaten Sidoarjo. Bangun Winarso merupakan salah satu inisiator terbitnya perda penyelenggaraan keolahragaan. Menurut Bangun, sudah 14 tahun baru dibuatkan perda penyelenggaraan keolahragaan. Meski sudah terlalu lama, namun tidak ada kata terlambat. Tujuan dibuatnya Perda, kata anggota Komisi D ini adalah untuk meningkatkan aktivitas masyarakat gemar dan aktif berolahraga, serta prestasi dalam olahraga. “Di Sidoarjo ini terdapat ribuan perusahaan. Dengan banyaknya perusahaan tersebut diharapkan muncul kepedulian peningkatan keolahragaan melalui pemanfaatan dana CSR (Corporate Social Responsibility),” kata Bangun. Menurut Bangun, pemanfaatan dana CSR untuk mendukung keolahragaan di Kabu-

FOTO: MEMORANDUM/TON

Camat Sedati Lantik Tiga Plt Kades Sidoarjo, Memorandum Camat Sedati Drs Abu Dardak, melantik tiga penjabat (Plt/Pj) Kepala Desa, di Pendopo Kecamatan Sedati, Kamis (12/12) pukul 20.30. Mereka yang disumpah sebelum dilantik, adalah Plt Kades Pabean Bambang Suheriyaman, Plt Kades Buncitan Nurharyati, dan Plt Kades Semampir Tri Wahyudi. Acara pelantikan tersebut dihadiri tiga mantan kades dan staf pamong desa masing-masing. Hadir juga Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH Mhum, Sekda Pemkab Sidoarjo, Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo H Subandi SH, Forpimka Kecamatan Sedati, Kapolsek Sedati AKP Inggal SH, Danramil Sedati Kapt inf Abd Ghofur, dan Kepala Desa se-Kecamatan Sedati. Bupati Sidoarjo pada kesempatan itu, meminta tiga Plt Kades yang baru dilantik supaya langsung menyesuaikan diri. Bekerja sesuai prosedur dalam melayani warga masyarakat yang membutuhkan. “Jangan sampai malah kebalikannya, justru meminta untuk dilayani. Itu salah besar,” tegas Saiful Ilah. Camat Sedati Abu Dardak juga ber-

Suasana rapat koordinasi yang digelar Polresta Sidoarjo untuk mengamankan perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

demi terwujudnya kondusifitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo dalam perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Hadir dalam rakor lintas sektoral Ops Lilin Semeru 2019 di Mapolresta Sidoarjo, pejabat utama dan kapolsek jajaran Polres Sidoarjo, jajaran TNI di wilayah Kabupaten Sidoarjo, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, RSUD Kabupaten Sidoarjo, BPBD, PMK Kabupaten Sidoarjo, UPTD Terminal Purabaya Bungurasih, PT Angkasa Pura, PT KAI Daops 8 Sidoarjo, Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Sidoarjo, MUI Kabupaten Sidoarjo, FKUB Kabupaten Sidoarjo, pengurus gereja di wilayah Kabupaten Sidoarjo, dan perwakilan ormas. (som/jok/pi)

Tiga Plt Kades seusai dilantik foto bersama Bupati H Saiful Ilah SH MHum dan Forkopimka Sedati.

pesan, agar mereka yang baru dilantik mematuhi sumpahnya. “Setia jabatan

dalam mengemban tugas negara,” kata Abu Dardak. (ton/jok/pi)

paten Sidoarjo selama ini masih belum maksimal. “Untuk menunjang keolahragaan tidak lepas dari pembangunan sarana dan prasarana area olahraga yang memadai, sumber dananya bisa melalui pemanfaatan dana CSR,” ujar dia. Bangun menegaskan, pendanaan keolahragaan menjadi bagian penting dalam memajukan keolahragaan di Sidoarjo. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sidoarjo, Joko Supriyadi mengatakan, pihaknya akan membangun fasilitas lapangan cabang olahraga sepatu roda. Mengingat, Sidoarjo sering menjadi juara umum, namun lapangan yang saat ini dipakai latihan tidak memenuhi standar. “Dalam waktu dekat ini, Disporapar akan membangun lapangan sepatu roda yang sesuai dengan standar, ada kemiringannya tidak landai seperti yang ada selama ini. Lokasinya di jalan lingkar timur,” kata Joko. Joko berharap, tahun 2020 Kabupaten Sidoarjo punya kelas olahraga tingkat SMP/Tsanawiyah, SMK/SMA/Aliyah. Saat ini ada dua sekolahan yang sudah memiliki kelas olahraga, SMA

FOTO: MEMORANDUM/DAR

Komandan Pangkalan Utama TNI AL V Laksamana Pertama TNI Tedjo Sukmono SH menyerahkan hibah aset tanah kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, yang diterima Bupati H Saiful Ilah SH MHum.

Sidoarjo, Memorandum Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Polresta Sidoarjo mengadakan rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Lilin Semeru 2019, di Aula Bharadaksa Polresta Sidoarjo, Kamis (12/12) pagi. Rakor ini dipimpin Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho. Bertujuan menjaga kondusifitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo, dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman di Hari Raya Natal 2019 dan Perayaan Tahun Baru 2020. Dalam kesempatan itu, Kapolresta Sidoarjo menyatakan, pihaknya siap mengamankan Natal 2019 danTahun Baru 2020 di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Serta mengajak semua pihak dan ma-

FOTO: MEMORANDUM/SOM

FOTO: MEMORANDUM/DAR

Polresta Siap Amankan Natal dan Tahun Baru

Kepala Disporapar Joko Supriyadi memberikan penjelasan.

Antartika kelas Voli dan SMAN 4 kelas Basket. Dalam pasal 20 dijelaskan bahwa pelaksanaan pembinaan dan pengembangan olahraga pendidikan dilakukan oleh perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang pendidikan berkoordinasi dengan komite olahraga daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. “Pasal 20 ini menyangkut pembinaan dan pengembangan olahraga pendidikan, hendaknya perangkat daerah melakukan koordinasi dengan komite olahraga daerah terkait ijin atlet siswa/siswi pada waktu latihan atau bertanding,” kata Joko.

Joko juga menambahkan, cabang atletik oleh Disporapar dijadikan program olahraga unggulan. Dalam perda ini juga mengatur sanksi administrasi bagi atlet yang pindah daerah yang tidak sesuai dengan aturan dan ketentuan berlaku. Persyaratan tersebut diatur dalam pasal 36 dan 37. Sedangkan sanksi administratif diatur dalam pasal 91, mulai dari peringatan, teguran tertulis hingga kegiatan keolahragaan yang bersangkutan tidak diakui. “Yang saya senang sekali dengan perda ini adalah GOR ditetapkan menjadi kawasan olahraga. Sedangkan para pedagang di dalamnya akan ditata kembali,” pungkas Joko. (dar/jok/pi)


EKBIS & PENDIDIKAN 35 Perusahaan di Jatim Ajukan Penangguhan UMK 2020

SABTU PON, 14 DESEMBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL EMAIL:: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 3

TIM Haira Nusantara dalam even KMI Expo di Batam.

Ciptakan Skin Care dari Racikan Nusantara Surabaya, Memorandum Berawal dari keinginan untuk mengikuti even Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI), lima mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) berhasil ciptakan produk kecantikan berbahan rempah-rempah alami. Mereka adalah Salsyabila Putri Pratama, Latifah Ayu Prameswari, Putri Rizky Maysaroh, Charisma Agustin, dan Annisa’ Hanif. Produk yang berhasil diciptakan dan sudah terdistribusi di empat provinsi itu diberi nama Haira Nusantara dengan mengangkat tagline “Kecantikan Nusantara”. Haira yang notabenenya wirausaha baru seumur jagung sudah mengantongi prestasi juara I pada ajang KBMI 2019 di Batam. Ditemui pada sela perkuliahan, Salsyabila menceritakan awal mulanya tim Haira membuat produk masker kefir yang bekerjasama dengan peternak sapi di Dusun Laharpang Desa Puncu Kabupaten Kediri. Tidak berhenti disitu, tim Haira memutuskan untuk menngembangkan produknya berupa scrub kopi yang bahannya diambil dari kopi kelud di Dusun Laharpang. “Keunggulan Haira yakni kami menggunakan bahan alami tanpa pengawet maupun bahan kimia lainnya. Selain itu kami juga memberikan edukasi pada customer supaya lebih paham sejarah produk yang kami jual serta dapat membuatnya sendiri di rumah,“ ungkap dia dalam rilisnya. Haira memiliki misi untuk mencari racikan produk kecantikan asli nusantara dan memasarkannya hingga ranah internasional. Hal tersebut dilakukan karena selama ini produk kecantikan organik kebanyakan dari Australia, padahal Indonesia memiliki banyak sekali racikan produk kecantikan asli nusantara yang berkualitas. Seperti bedak lotong yang sudah mereka dapatkan resep racikannya dan telah dipasarkan, hal tersebut merupakan salah satu upaya tim Haira mengangkat kembali kearifan lokal. Selain itu, dengan diangkatnya produk kecantikan racikan nusantara diharapkan konsumen lebih mencintai produk lokal. “Kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga atas keragaman budaya serta produk asli nusantara yang memiliki sejuta manfaat. Produk racikan nusantara terbukti lebih aman daripada produk impor yang dominan menggunakan bahan kimia berbahaya,” ujar dia.(alf/lis)

Surabaya, Memorandum Sedikitnya ada 35 perusahaan di Jawa Timur berencana mengajukan penangguhan upah minimum kota/kabupaten (UMK) 2020, lantaran tidak mampu memenuhi kenaikan upah sebesar 8,51 persen. Ketua Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha (Forkas) Jawa Timur Nur Cahyadi mengatakan, sebanyak 35 perusahaan tersebut kebanyakan adalah industri padat karya, terutama yang berada di wilayah Ring 1 (Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Pasuruan). “Laporan sementara ini baru 35 perusahaan, nanti saya cek lagi, mungkin ada tambahan,” kata dia. Nur Cahyadi mengatakan

perusahaan yang akan mengajukan penangguhan UMK 2020 dengan kenaikan 8,51 persen tersebut di antaranya seperti industri mebel, sepatu dan alas kaki, tekstil, industri makanan dan minuman. “Ada 5 industri padat karya yang butuh perhatian pemerintah, dan padat karya juga harus dikesampingkan terhadap upah sektoral karena kenaikan 8,51% itu sudah berat, kalau tiap tahun

naik segitu dalam 5 tahun ke depan sudah kepayahan,” kata dia. Dia menambahkan, dalam mengenakan upah minimum sektoral kota/kabupaten (UMSK), pemerintah perlu mempertimbangkan kemampuan perusahaan, dan memperhatikan pertumbuhan di sektor tersebut. “Ketika perusahaan mengalami penurunan kapasitas atau investasinya lebih kecil, ya jangan dikasih upah sektoral. Ketika tidak tumbuh jangan dikasih beban tambahan,” imbuh Nur Cahyadi. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim, Himawan Estu Bagijo mengungkapkan pada tahun lalu

tercatat ada 100 perusahaan yang mengajukan penangguhan UMK 2019, tetapi yang disetujui sebanyak 98 perusahaan. “Perusahaan yang mendapat persetujuan penangguhan UMK tahun lalu telah memenuhi syarat dan aturan,” kata dia. Himawan memaparkan sejumlah syarat yang harus dipenuhi dalam penangguhan adalah melampirkan naskah hasil kesepakatan antara pengusaha dengan pekerja, laporan keuangan 2 tahun terakhir, salinan akta pendirian perusahaan, data upah menurut jabatan pekerja, jumlah data pekerja dan jumlah pekerja yang upahnya ditangguhkan. (day/lis)

Himawan Estu

Surabaya, Memorandum Gegara perkaranya terkatung-katung sekian lama hingga puluhan tahun tidak mendapat kepastian hukum, membuat Pudjiono Sutikno (71), warga Kalianyar mendatangi Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Universitas Dr Soetomo (LKBH Unitomo) untuk meminta perlindungan hukum. Kedatangan korban mafia tanah ini diterima langsung oleh Rektor Unitomo Dr Bachrul Amiq, Wakil Rektor I Unitomo Dr Siti Marwiyah sekaligus adik Menkopolhukam Mahfud MD, Dr Sri Astutik, Dr Syahrul Borman, dan Hartoyo selaku tim kuasa hukum. Dikatakan Bachrul Amiq, kini perkara Pudjiono memasuki babak baru usai melewati penyidikan panjang terkait dokumen kepemilikan tanah di kawasan Mulyosari, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Mulyorejo. “Banyak kendala selama penanganan. Bahkan, beberapa kali laporan terganjal Surat Penghentian Penyidikan (SP3) oleh pihak kepolisian,” kata Amiq. Dipaparkan Amiq, sekitar sepuluh tahun lalu tanah milik Pudjiono Sutikno ini tiba-tiba beralih nama. Sedangkan berdasarkan berkas dokumen serta data tertulis, tanah yang kini menjadi sengketa itu adalah milik Pudjiono. Ia juga sempat menghadapi pra peradilan yang menyeret nama A alias HS. Wanita tua tersebut ditetapkan sebagai tersangka atas kasus spurious signature atau tanda tangan palsu. “Pudjiono tidak gentar. Kasus tersebut kembali dibuka oleh Mabes Polri dan dinyatakan memenuhi unsur pidana

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Warga Kalianyar Minta Perlindungan Hukum LKBH Unitomo

Dr Syahrul Borman SH MH, Dr Siti Marwiyah SH MH, Dr Bachrul Amiq SH MH, Pudjiono Sutikno, Hartoyo, SH MH, dan Ketua LKBH Unitomo Dr Sri Astutik SH MH.

terkait pemalsuan dokumen,” papar dia. Kemudian, lanjut Amiq, penyidik melimpahkan berkas ke kejaksaan. Berkas dinyatakan lengkap (P21) karena telah memenuhi unsur pidana. Kendati demikian, kasus tersebut belum disidangkan hingga hari ini. Belum diketahui alasan kenapa P21 sejak 4 November 2019 itu terganjal di kejaksaan. “Penyidik menetapkan unsur pidana terpenuhi. Oleh karena itu penyidik sudah mengirimkan berkas ke kejaksaan dan menetapkan P21, namun tidak

ada proses lebih lanjut dari kejaksaan. Inilah yang kemudian membuat pencari keadilan ini gelisah tentang perlindungan hukum, makanya beliau datang ke Unitomo,” kata dia. Sementara itu, Aspidum Kejati Jatim Herry Ahmad Pribadi dikonfirmasi terkait kasus tersebut mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih belum menerima pelimpahan tahap dua atas nama Asifa alias Hj Sutjiati. “Calon tersangka kondisinya sakit,” ujar Herry saat dikonfirmasi Memoran-

dum, Jumat (13/12). Lanjut dia, karena kondisinya seperti itu, maka penyidik Polda Jatim belum melimpahkan ke kejaksaan. “Masih di polda, karena yang bersangkutan sakit jadi belum bisa diserahkan tahap duanya,” pungkas Herry. Sementara itu Pudjiono Sutikno berharap kasus mafia tanah ini terbongkar tanpa ada intervensi dari pihak tertentu. “Saya minta kasus ini dibongkar agar kebenaran terungkap,” tegas dia. (lis/fer/yok)

Khofifah: Jatim Jantungnya Indonesia Surabaya, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebutkan bahwa tidak berlebihan jika Jawa Timur disebut jantungnya Indonesia. Dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia telah diwarnai oleh perjalanan sejarah panjang kerajaan-kerajaan nusantara, antara lain Majapahit. Zaman kerajaan Majapahit telah dikenalkan terminologi Bhinneka Tunggal Ika dan Merah Putih.yang akhirnya disepakati sebagai identitas perekat bagi bangsa Indonesia. “Mengingat bumi Majapahit telah memberikan kontribusi besar berbagai konsep dan pemikiran yang akhirnya disepakati sebagai perekat identitas bangsa, yaitu Bhinneka Tunggal

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Surabaya, Memorandum Bank UMKM Jawa Timur meyakini target penyaluran kredit sampai akhir tahun ini bisa mencapai Rp 2 triliun lebih, sejalan dengan semakin berkembangnya potensi UMKM di berbagai sektor. Direktur Utama Bank UMKM Jatim Yudhi Wahyu Maharani mengatakan, hingga kuartal III/2019, kinerja penyaluran kredit Bank UMKM sudah mampu mencapai Rp 1,9 triliun. “Sebanyak 76 persen di antaranya merupakan kredit produktif dengan berbagai sektor usaha seperti pertanian, perdagangan bahkan untuk program sanitasi,” kata dia saat konferensi media. Yudhi mengatakan, salah satu model pembiayaan yang tergolong baru yakni melalui kerja sama antara Danone-Aqua dengan Water.org yang memfasilitasi sektor akses air dan sanitasi melalui pinjaman yang ditujukan bagi Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (KPSPAM). “Pinjaman ini diberikan kepada KPSPAM agar dapat mengembangkan cakupan layanan air bersih dan sanitasi di daerah mereka,” kata dia. Hingga saat ini Bank UMKM Jatim pun telah msngucurkan kredit Rp836 juta untuk 50 debitur di 17 kabupaten di Jatim. Tahun depan, untuk pembiayaan usaha air bersih ini ditargetkan bisa tembus Rp 5 miliar-Rp10 miliar. Selain itu, lanjut Yudhi, selama ini Bank UMKM juga banyak membiayai modal untuk usaha cokelat dan kopi baik dari perkebunan sampai pengolahan melalui kerja sama dengan asosiasi dan dinas terkait. “Kami juga punya kerja sama dengan BPN atas program sertifikasi tanah secara massal. Bagi yang punya sertifikat tanah, dan punya usaha produktif itu bisa kita biayai dengan sertifikat sebagai agunan, dan sampai saat ini kita sudah salurkan kredit Rp94,5 miliar, mudah-mudahan bisa Rp100 miliar untuk program ini,” imbuh dia. Chief Representative Water.org, Rachmad Hidayad menambahkan, pihaknya dan Danone-Aqua telah melakukan pendampingan kepada lembaga keuangan agar dapat membuat produk kredit air dan sanitasi serta membangun kapasitas kelompok SPAMS Pedesaan agar bankable. “Sejak diluncurkan 2016, kerja sama ini telah berjalan di Jateng dan Jatim dengan melibatkan 3 lembaga keuangan yang telah menyalurkan pinjaman bagi 33 Kelompok SPAMS di 33 desa,” kata dia. Rachmad menjelaskan program ini dapat lebih menjamin keberlanjutan program akses air bersih dan sanitasi dibandingkan bantuan langsung yang dapat terputus apabila donasinya dihentikan. “Melalui skema mikro ini, penerima manfaat mendapatkan pemenuhan kebutuhan akses air dan sanitasi sekaligus memiliki tanggung jawab moral untuk membayar angsuran secara rutin serta memelihara fasilitas terbangun,” imbuh dia.(day/lis)

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Target Akhir Tahun Bank UMKM Tembus Rp 2 T

Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Sosial RI Juliari Peter Batubara dalam acara Peningkatan Kapasitas Pendamping Bantuan Pangan Nontunai wilayah III.

Ika dan Merah Putih,” sebut Gubernur Khofifah. Bukan tanpa alasan Khofifah menyampaikan hal tersebut.

Mantan Menteri Sosial RI itu menyebut ada banyak alasan yang membuat Jatim layak disebut sebagai jantungnya

Indonesia. Antara lain, karena Jatim adalah bumi Majapahit, dimana pada masa itu ada kitab Sutasoma yang ditulis Mpu Tantular yang mengajarkan tentang Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa. Yaitu, bahwa perbedaan adalah kekayaan yang harus dijaga dan bukan menjadi sebuah penghalang untuk kemajuan Indonesia. “Karena sesuatu yang substantif itu akhirnya diterima sebagai bagian dari perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelas dia. Kebhinnekaan, lanjut Khofifah, yang menjadi semboyan bangsa Indonesia adalah sebuah anugerah besar yang harus dibangun atau diwujudkan dalam keserasian. Jika terjadi dinamika

kehidupan maka itu sebuah keniscayaan yang harus dicari keseimbangan- keseimbangan baru. “Ini yang harus terus dipupuk. Yang berbeda tidak perlu dipaksakan sama dan yang sama jangan dibeda-bedakan. Mari kita bangun harmoni dalam keberagaman,” imbuh dia. Sementara hal lain yang membuat Jatim layak dijadikan Jantung Indonesia adalah karena Jatim memilki surplus 2,6 juta ton beras yang saat ini menjadi tumpuan 16 provinsi dan produksi telurnya mencapai 8,2 milyar butir telur, dimana hal tersebut terjadi surplus 2,8 milyar butir telur yang juga siap menyuplai daerah lain . Begitu pula daging ayam dan sapi serta logistik lainnya. (yok/lis)


AREMA

SABTU PON, 14 DESEMBER 2019 HALAMAN 4

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

Kajari Malang Andi Darmawangsa menyulutkan api untuk membakar barang bukti.

Kejaksaan Bakar Barang Bukti Kejahatan Malang, Memorandum Sejumlah barang haram senilai ratusan juta rupiah dibakar Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, kemarin. Barang itu merupakan bukti kejahatan yang telah diselesaikan kejaksaan selama kurun enam bulan. Kajari Kota Malang Andi Darmawangsa menjelaskan, barang yang dimusnahkan sudah mempunyai kekuatan hukum tetap dari Pengadilan. “Hari ini, kami melakukan pemusnahan barang bukti. Tentunya

sudah mempunyai kekuatan hukum tetap setelah melalui beberapa upaya hukum baik di Pengadilan Negeri, banding maupun kasasi,” terangnya, Jumat (13/12). Ia merinci, beberapa barang yang dimusnahkan di antaranya, narkoba jenis sabu-sabu seberat 308,21 gram, tembakau gorilla 3,437 gram, pil koplo 9.866, beberapa buah handphone, timbangan elektronik, dan minuman keras (miras). Barang bukti itu berasal dari 50 perkara yang ditangani Kejari Kota Malang. “Jika barang bukti tersebut dinominalkan, nilainya mencapai sekitar Rp

500-an juta. Mengingat, bermacam macam jenis barang yang dimusnahkan,” lanjut kajari. Pemusnahan itu, tambah kajari, sangat perlu dilakukan sebagai bagian untuk menghindarkan dari penyalahgunaan oknum yang tidak bertanggungjawab. Selain itu, untuk menghindari adanya dampak lingkungan seperti bisa menimbulkan ledakan atau akibat lainnya. Hadir dalam pemusnahan itu, BNN Kota Malang, Satresnarkoba Polresta Malang dan beberapa pejabat lainnya. (cr-3/ari/epe)

SEPUTAR JATIM DWP Kota Blitar Ajak Optimalkan Kinerja Blitar, Memorandum Memperingati HUT ke 20, DharmaWanita Persatuan (DWP) Kota Blitar menggelar resepsi di Balai Kota Kusumo Wicitra. Acara ini dihadiri Plt Wali Kota Blitar, Kepala OPD, serta anggota DWP se-Kota Blitar. Endang Sulistyani, Ketua DWP Kota Blitar

mengatakan, resepsi ini menjadi puncak peringatan HUT ke 20 DWP Kota Blitar. Terdapat beberapa kegiatan dalam resepsi kali ini, diantaranya fashion show pengurus DWP mengenakan batik khas Kota Blitar. Sebagai upaya promosi produk lokal dan menggairahkan minat anggota untuk men-

genakan batik khas daerah. Endang menyebut, sebagai anggota DWP sudah seharusnya mendukung potensi dan program daerah, sesuai dengan tema optimalisasi kinerja DWP, sebagai mitra strategis pemerintah demi suksesnya pembangunan nasional.

Selama ini program yang disusun DWP Kota Blitar telah disesuaikan dengan visi-misi Pemerintah Kota. Namun pihaknya menilai pelaksanaan program oleh anggota harus tetap ditingkatkan. Untuk itu, Endang mengajak seluruh anggota untuk mengoptimlakan kinerja, serta memberikan kontribusi

untuk Pemerintah Kota. “Tentunya harapan kami anggota DWP bisa memberikan kontribusi kepada Pemerintah Kota Blitar demi suksesnya program pembangunan Kota Blitar.Yang perlu dioptimalkan kali ini diunsur pelaksana, ini keliatannya belum mengadakan kegiatan sendiri, makanya perlu kami evaluasi,” jelas Endang. Senada dengan Endang, Plt Wali Kota Blitar Drs H Santoso MPd dalam sambutannya, mengajak DWP untuk terus bersinergi dengan pemerintah, untuk mewujudkan pembangunan daerah yang optimal. (pra/pi)

Hanoman Ngerock secara keseluruhan. Meski saya tinggal di New Delhi saya selalu datang ke Old Delhi --karena masjid bersejarahnya ada di situ. Saya pernah ke Delhi untuk belajar bagaimana mengatasi pencurian listrik. Waktu itu tingkat pencurian listrik di Indonesia 12 persen. Yang tertinggi di daerah ehm -mencapai 16 persen. Terendah di Jateng --hanya 7 persen. Saya tidak jadi belajar. Pencurian listrik di Delhi - -ketika itu-ternyata 35 persen. Yang saya maksud Delhi adalah gabungan antara New dan Old Delhi. Waktu itu saya tidak membayangkan suatu saat saya akan ke Varanasi. Bahkan nama kota ini pun belum pernah saya dengar. Saya bisa membayangkan tingkat pencurian listriknya. Terlihat dari ruwetnya kabel di mana-mana --bercampur aduk dengan segala macam kabel telekomunikasi. Tapi saya ke Varanasi tidak untuk kabel. Saya mau ke Kuil Hanoman. Yang di antara Kuil Hanoman seluruh India yang di Varanasi inilah yang dianggap paling tinggi. Saya tahu itu saat di Amritsar. Sepulang dari tempat lahirnya aliran Islam Ahmadiyah. Atau sepulang dari perbatasan Pakistan --yang ada pertunjukan adu lucu antar tentara perbatasan itu (Baca juga: Nasionalisme Atraktif) Hari itu matahari sudah tenggelam. Menjelang masuk hotel saya mendengar alunan suara musik keras. Musik India. Diselingi lagu-lagu dari orang banyak. Bayangan saya seperti lagi ada konser selawat Habib Syech. “Apa itu?” tanya saya pada yang mengantarkan saya. Ia seorang India Katolik --sejak kakek-neneknya dulu. Tapi kalau lagi ada acara-acara resmi

Sambungan dari halaman 1 ia mengenakan topi orang Sikh --sebagai orang asli Punjab. “Itu perayaan Hari Raya Hanoman,” jawabnya. “Kita ke sana. Kedengarannya tidak jauh,” kata saya. “Anda tidak akan mengerti,” katanya. “Anda capek?” “Tidak. Tapi saya tidak mau ke sana”. “Anda drop saja saya di sana. Tidak usah ditunggu. Nanti saya pulang sendiri ke hotel. Pakai Bajaj”. Saya diantar sampai di sebuah perempatan. Ternyata agak jauh. Berarti pengeras suaranya yang sangat kuat. “Mobil hanya bisa sampai di sini. Jalan ditutup,” katanya sambil meminggirkan mobil. Ini jalan kembar. Masing-masing dua lajur. Di tengah kota. Tapi lajur kirinya ditutup. Justru untuk acara yang ingin saya datangi itu. Banyak tentara dan polisi di situ. Juga banyak yang antre masuk ke dalam tenda besar. Dekorasinya meriah. Kuning merah hijau. Lampu penerangannya banyak. Demikian juga lampu hiasnya. Termasuk lampu diskonya. Saya berdiri termangu di depan tenda. Sambil mengamati apa yang terjadi di dalam tenda. Tidak jelas. Saya longokkan wajah. Tidak jelas juga. “Silakan masuk,” ujar seorang petugas muda yang mendatangi saya. “Boleh?” “Silakan. Dengan senang hati”. Saya pun diminta mencopot sepatu. Untuk dititipkan di ruang sebelah. Yang saya maksud ruang adalah jalan raya yang dipagari tali rafia. Semua sepatu di parkir di situ. Di atas hamparan plastik. Di lajur jalan yang ditutup itu. Petugas lain mencarikan saya penutup kepala. Yakni kain segitiga berwarna merah. Yang ada tulisan Hindi-nya.

Tenda kuning ini besar sekali. Penuh dengan umat yang bersila di atas hamparan karet. Lebih 1.000 orang. Semua berpenutup kepala warna merah. Di panggung musiknya seru sekali. Gendang India-nya sangat dinamis. Yang menyanyi semangat sekali. Semua syairnya berisi selawat pada Hanoman. Yang dipuja ada di backdrop panggung: foto lukisan Hanoman besar. Bersama dewa-dewa lainnya. Sesekali mereka yang duduk bersila ikut menyanyi. Juga bertepuk-tepuk tangan. Sesekali musik India-nya ngerock. Ada yang berjoget di panggung. Dan di depan panggung. Meriah. Gembira. Jadi satu. Baru di India kali ini saya menyadari: pemujaan terhadap Hanoman

luar biasa. Hanoman adalah dewa kekuatan. Juga dewa pengabdian. Di samping dewa kesetiaan. Saya menyukai Hanoman sejak kecil --meski lebih suka lagi pada Dursasana. Tidak hanya dalam lakon Rama-Sita. Di semua lakon Hanoman adalah kesatria hebat, cerdik, sakti, setia pada kebenaran, dan tidak ingkar janji. Jenaka pun bisa. Hampir di semua Bajaj ada gambar Hanoman di kaca depan. Hanya di New Delhi kaca mobil dilarang dihiasi dewa-dewa --dari agama apa pun. Pemujaan pada Hanoman itu berlangsung selama dua jam. Pulangnya setiap orang diberi tas kresek kain kuning. Saya menahan diri untuk segera tahu isinya. Saya mengucap-

kan terima kasih pada panitia. Lalu berfoto dengan polisi dan tentara yang menjaga acara itu. Saya pun berjalan ke perempatan --mencari Bajaj di pinggir jalan. Ups, teman saya ternyata masih menunggu di situ --dua jam! “Waktu ke Va-

ranasi nanti saya akan ke Kuil Hanoman,” ujar saya. “Tidak ke Gangga?” “Itu yang pertama”. Sampai di hotel saya buka tas kain kuning itu. Isinya: buku-buku doa Hanoman, plakat akrilik bergambar Hanoman dan gu-

lungan kalender tahun 2020 bergambar Hanoman. Saya pun buka-buka buku doa itu. Membayangkan lagunya dan musiknya dan gendangnya --tapi tidak bisa membacanya: huruf Hindi semuanya. (Dahlan Iskan)


TULUNGAGUNG

SABTU PON, 14 DESEMBER 2019 HALAMAN 5

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

Penyiar Radio Curi Motor FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, Memorandum Unit Reskrim Polsek Tulungagung Kota mengamankan satu pelaku pencurian motor, Kamis (12/12). Dialah Harjito (54), warga Desa Mangunsari, Kecamatan Kedungwaru.

Harjito di Mapolsek Tulungagung.

Selama ini Harjito dikenal sebagai penyiar radio dan MC orkes dangdut. Harjito ditangkap karena mencuri sepeda motor milik Slamet (54), warga Perumahan Bumimas, Kelurahan Botoran, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung. Paur Humas Polres Tulungagung Ipda Anwari mengatakan, terungkapnya kasus ini bermula dari laporan korban kepada polisi. Setelah itu

petugas melakukan pendalaman dengan meminta keterangan saksi dan mengolah tempat kejadian perkara (TKP). “Jadi kita terima laporan dari korban itu Kamis dini hari. Kemudian kita lidik berdasar keteragan saksi dan kondisi TKP,” terangnya, Jumat (13/12). Kepada polisi korban menyampaikan, saat itu dia baru saja pulang

Tiga Bidang LKS Wilker 3 Dilaksanakan di SMKN 1 Rejotangan Tulungagung, Memorandum Semua tingkat kompetensi murid SMK dan kemampuan siswa dalam mata pelajaran produktif di wilayah kerja (wilker) 3 dilombakan. Di SMKN 1 Rejotangan, ada tiga bidang keterampilan yang dilombakan. Yaitu health and sosial care dengan peserta 21 siswa, painting 11 siswa, dan farmacy 14 peserta. Sementara ada satu bidang tidak diperlombakan, sebab pesertanya hanya 5 siswa. Sehingga secara otomatis, kelima peserta langsung masuk nominasi dan berhak ikut lomba keterampilan siswa (LKS) tingkat provinsi bersama nominasi bidang lainya. Ketua Wilker 3 Didik Indratno menjelaskan, kegiatan LKS SMK Jawa Timur dibagi 4 wilayah. Wilker 1 ada di Bojonegoro sampai Madura. Kemudian wilayah kerja 2 mulai Pasuruan sampai Banyuwangi, wilker 3 Mojokerto sampai Trenggalek, dan wilker 4 Madiun, Ponorogo sampai Pacitan. “Kita (Tulungagung) masuk wilker 3. Alhamdulilah LKS di wilker 1 dan 2 sudah selesai. Sekarang jadwalnya masuk di wilker 3. Insyaallah tanggal 17

wilker 4 pelaksanaannya di Madiun,” ucapnya, kemarin. Didik Indratno menerangkan, untuk kegiatan wilker 3 meliputi 11 kabupaten/kota. Yaitu Kabupaten/Kota Mojokerto, Kediri, Malang, Blitar, Batu Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek “Menurut data, jumlah lembaganya di antara 4 wilker itu, wilker 3 yang terbesar. LKS kali ini pesertanya sebanyak 762 siswa di bidang kompetensi. Itu belum termasuk bidang olahraga dan seni, ada 36 tim,” ungkapnya. Semakin banyak yang ikut seleksi, lanjut Didik, diharapkan bisa mendapatkan bibit- bibit bagus, yang nantinya akan dipertandingkan dengan wilker lain di bulan Januari, dalam ajang LKS tingkat Provinsi Jawa Timur. “Dengan pesertanya adalah juara dari wilker masing-masing, setiap bidang lomba diambil 5 nominator dari 4 bidang, sehingga masing-masing wilker mengirimkan 20 peserta untuk diadu di tingkat provinsi,” ujar Didik. Sementara dalam penyelenggaraan LKS wilker 3 di

dari rumah saudaranya, kemudian memarkirkan motor di dalam garasi. Lantas ditinggal ngopi di pos satpam perumahan sampai pukul 02.00. Namun saat kembali ke rumah, motornya sudah tidak ada. “Jadi korban ini baru saja pulang ke rumahnya dan menaruh sepeda motornya di dalam garasi dengan kunci masih menempel sekitar jam 22.00. Kemudian ditinggal nongkrong di pos satpam sampai jam 02.00. Pas pulang ke rumah, motornya sudah tidak ada,” jelas Anwari. Anwari menambahkan, hasil pendalaman polisi, kecurigaan mengarah pada Harjito. Polisi kemudian

mendeteksi keberadaan tersangka di wilayah Kelurahan Karangwaru. Tak ingin kehilangan kesempatan, akhirnya polisi menangkap tersangka di warung kopi dekat kantor Mapolsek Tulungagung. “Kamis sekitar pukul 08.00 kita dapat informasi tersangka ada di sekitar Karangwaru, kemudian kita dalami dan bisa kita amankan,” tegasnya. Bersama penangkapan tersangka, turut diamankan sepeda motor AG 5095 RBH seharga Rp 14 juta milik korban. Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 363 (1) KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (fir/mad/rif )

KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BADAN PERTANAHAN NASIONAL KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN TULUNGAGUNG

PROVINSI JAWA TIMUR JL. P. Diponegoro No. 109 & 115 Tulungagung, Telp. (0355) 321090, e-mail : www.bpn.go.id

Kasek Hanafi dan Ketua Wilker 3 Didik Indratno memantau pelaksanaan LKS.

Tulungagung, karena lokasi sebaranya cukup jauh, maka digelar di beberapa lembaga sekolah. Di antaranya di SMKN Bandung, SMKN Rejotangan, SMKN Boyolangu 1, 2 dan 3, SMKN Tulungagung 1, 2 serta pendukungnya SMK PGRI dan SMK Sore. “Yang dilombakan di SMKN Rejotangan ini bidang farmacy, health and sosial care, dan painting. Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari. Mulainya tanggal 10 Desember, dan terakhir tanggal 12 Desember kemarin, seka-

ligus menentukan nominator. Untuk nominator dari bidang lomba, nantinya akan mewakili wilker 3 mengikuti LKS tingkat Provinsi Jawa Timur yang insyaallah pelaksanaanya juga bertempat di Tulungagung. Dengan banyaknya peserta LKS di wilker 3 ini, diharapkan nanti nominatornya mampu tampil dalam ajang LKS di tingkat provinsi yang akan datang, sehingga wilker 3 bisa menduduki nominasi di tingkat provinsi,” pungkas Didik Indratno. (adv/kin/mad/rif )

PENGUMUMAN PENGUMUMAN No. 03 / Peng 2019 No. 04 / Peng 2019 Pada Hari Jumat 06 Desember 2019 Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pada Hari Jumat 06 Desember 2019 Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tulungagung Bersama ini Mengumumkan Pembatalan sertifikat berdasarkan Tulungagung Bersama ini Mengumumkan Pembatalan sertifikat berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Tulungagung Nomor 21/Pdt.G/2000/PN.TA putusan Pengadilan Negeri Tulungagung Nomor 54/Pdt.G/2002/PN.TA Tanggal 30 November 2000 jo Putusan Pengadilan Tinggi Surabaya Tanggal 25 Juni 2002 jo Putusan Pengadilan Tinggi Surabaya No.565/PDT/2001/PT.SBY Tanggal 06 Desember 2001 sebagai berikut: No.271/PDT/2003/PT.SBY Tanggal 08 Maret 2004 sebagai berikut: no JenisNomor Letak Luas Tercatatan Dasar no JenisNomor Letak Luas Tercatatan Dasar Hak m2 AtasNama pembuatan Hak m2 AtasNama pembuatan Sertifikat Desa Gilang 1.330 LIE Surat keputusan Sertifikat Desa 536 SAMING Surat keputusan Hak Milk Kecamatan HUNG Kepala Kantor Hak Milk Sobontoro AN Kepala Kantor No.216 Ngunut ING alias Per tanahan No.1166 Kecamatan ADISETY Per tanahan Kabupaten KUKUH Kabupa ten Boyolangu O Kabupaten Tulungagung RAHAJU Tulungagung Kabupaten Tulungagung Tanggal 30 Okto Tulungagung Tanggal 30 Okto ber 2019 ber 2019 No.104/Pbt/35.0 No.105/Pbt/35.0 4-100/X/2019 4-100/X/2019 Tulungagung, 06 Desember 2019 Tulungagung, 06 Desember 2019 KEPALA KANTOR PERTANAHAN KEPALA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN TULUNGAGUNG KABUPATEN TULUNGAGUNG Ttd Ttd EKO JAUHARI.SH.M.Kn EKO JAUHARI.SH.M.Kn NIP.19650118 1994031 001 NIP.19650118 1994031 001

SEPUTAR JATIM

Puluhan Rumah di Banyuwangi Diterjang Puting Beliung Banyuwangi, Memorandum Puting beliung melanda permukiman warga di Desa Sembulung dan Trembelang, Kecamatan Celuring, yang mengakibatkan puluhan rumah rusak akibat tertimpa pohon tumbang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun hujan deras disertai angin kencang ini membuat warga panik.

Rumah yang rusak akibat puting beliung.

Heboh Penemuan Mortir di Irigasi Situbondo, Memorandum Warga Desa Balung, Kecamatan Kendit, dihebohkan penemuan mortir saat bersihbersih saluran irigasi di sungai setempat. Warga mengaku khawatir mortir yang ditemukan di dasar sungai itu akan meledak. Untuk menenangkan warga yang sedang bekerja, salah seorang warga bernama Romli langsung mengamankan mortir tersebut ke rumahnya. Romli kemudian melaporkannya ke Mapolsek Kendit. Menurut Romli, saat mengangkat mortir dirinya sebenarnya merasa was-was khawatir mortir meledak. Romli mengaku memberanikan diri agar warga tak panik dengan keberadaan mortir tersebut.

Kapolsek Kendit Iptu Sumiyatno mengatakan, saat ini mortir masih diamankan di Mapolsek. Mortir yang ditemukan warga berukuran sekitar 30 Centi dan masih lengkap dengan kunci penutup. Menurut Sumiyatno, Saat mengamankan mortir dari rumah warga pihaknya melibatkan tim khusus Polres Situbondo. Sumiyatno mengaku sudah melaporkan penemuan mortir tersebut ke Mapolda Jawa Timur. Sumiyatno menambahkan, Polda Jatim telah memerintah tim jihandak Brimob Bondowoso untuk mengechek mortir di Mapolsek. Menurutnya, untuk mengetahui aktif tidak mortir menunggu pemeriksaan tim jihandak. (net/rif)

Inilah mortir yang menggemparkan warga.

Puluhan rumah mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang. Tak hanya atap rumah yang pada rusak, sejumlah pohon di pinggir jalan juga tumbang sehingga menutup akses ke desa tersebut. Warga Desa Sembulung Luluk mengatakan, usai hujan warga langsung kerja bakti menyingkirkan pohon yang menutupi jalan desa. “Warga langsung melakukan evakuasi pohon dengan memotong batang pohon, pakai alat seadanya,” ujar Luluk kepada wartawan di

lokasi. Sejumlah rumah warga rusak tertimpa pohon yang tumbang. Selain itu, puluhan rumah mengalami kerusakan pada bagian atap dan teras akibat hembusan angin yang kencang. Hingga malam ini, warga masih terus mengevakuasi puing–puing rumah yang rusak dan membersihkan perabotan. Menur ut Luluk, hujan deras disertai angin kencang berlangsung kurang dari dua puluh menit. Namun cukup membuat rumah warga rusak

akibat kencangnya angin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian angin puting beliung ini. Namun kejadian tersebut membuat warga

panik dan kawatir terjadi hujan deras dan angin kencang kembali terjadi. Hingga kini badan penanggulangan bencana daer-

ah Banyuwangi masih terus melalukan pendataan jumlah rumah warga yang rusak/ akibat angin puting beliung yang terjadi sore tadi. (net/rif )


MOJOKERTO-JOMBANG

SABTU PON, 14 DESEMBER 2019 HALAMAN 6

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Warga Selorejo Gelapkan Truk

Banyak Proyek Belum Selesai

Ketua Dewan Imbau Jangan Molor

FOTO: MEMORANDUM/WAN

Jombang, Memorandum Masih minimnya penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Jombang mendapat perhatian serius dari kalangan dewan. Ini disebabkan waktu pelaksanaan pekerjaan tinggal menyisakan beberapa minggu lagi. Ditakutkan oleh wakil rakyat, indikasi belum terserapnya anggaran tadi salah satunya yakni banyaknya proyek Masud Zuremi molor. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang Masud Zuremi mengatakan, pihaknya memberikan perhatian khusus, karena pembangunan fisik masih banyak ditemui proyek yang belum tuntas. Hal ini tentu mengkhawatirkan, mengingat saat ini sudah memasuki pertengahan Desember. Olehnya, dirinya mewanti-wanti agar pekerjaan bisa selesai tepat waktu. ”Saya melihat masih banyak proyek yang belum selesai,” ujarnya saat dikonfirmasi Jumat (13/12). Dikhawatirkannya, ketika banyak pekerjaan yang tidak selesai. Sementara musim penghujan telah mengguyur Kota Santri hampir setiap hari. Sudah tentu kondisi ini akan berdampak pada hasil pekerjaan yang tidak maksimal. Terlebih lagi, apabila pekerjaan dikerjakan mepet ada akhir tahun. Sudah pasti akan berdampak pada kualitas hasil pekerjaan. Sebab, pastinya pekerjaan juga nantinya akan dikebut pelaksana. ”Tentu ini juga akan mengurangi kualitas pembangunan apabila mereka tergesah-gesah dikejar waktu,” ungkapnya. Menurutnya, hal ini seperti mengulang pada tahun-tahun sebelumnya. Yakni, masih banyak proyek yang dikerjakan pada akhir tahun. Sehingga, Pemkab Jombang harus melakukan evaluasi. ”Kejadian ini terus terjadi setiap tahun, jangan sampai tahun ini ada proyek yang molor seperti tahun-tahun kemarin,” imbuhnya. Dirinya juga mendesak, agar proses lelang bisa dilakukan sedini mungkin. Sehingga, proyek bisa dikerjakan secepatnya tanpa harus menunggu di penghujung tahun. Karena melihat kondisi saat ini, banyak dinas yang lambat dalam memasukan lelangnya. ”Harusnya kalau sudah direncanakan, harus cepat dilakukan lelang. Paling tidak Januari atau Februari bisa dilakukan lelang,” beber ketua dewan. Dirinya meyakini apabila proyek pekerjaan dilakukan sejak awal. Pastinya tidak akan ada pekerjaan yang molor, akibat mepetnya jeda waktu. Selain itu, kualitas pembangunan juga bisa semakin baik. Ia juga menambahkan, pastinya juga berpengaruh pada serapan APBD yang semakin bagus. Tidak seperti saat ini, serapan APBD juga masih minim. ”Kalau proyek pembangunan dilakukan di awal pasti serapan APBD juga baik. Terlebih lagi, kualitas pekerjaan pasti juga akan maksimal,” pungkas Mas’ud. (wan/rif)

Dinkes Mojokerto Temukan

71 ODHA Baru Mojokerto, Memorandum Dinas Kesehatan Kota Mojokerto gencar menyosialisasikan anggapan penularan penyakit HIV-AIDS. Secara kumulatif, kasus HIV yang ditemukan per kelompok umur pada 2002 sampai dengan Oktober 2019 mencapai 943. Kelompok umur 25 tahun sampai 49 tahun mendominasi, yakni 651 kasus HIV atau 69 persen. Dalam sosialisasi tersebut diumumkan juga temuan 71 ODHA (orang dengan HIV dan AIDS) baru. “Stop Stigma negatif dengan ODHA perlu terus disosialisasikan ke masyarakat. Ini cara kita membantu mengakhiri stigma HIV melalui kata-kata dan tindakan kita dalam kehidupan sehari-hari,” kata Kabid P2P Dinas Kesehatan Kota Mojokerto dr Farida Mariana, Senin (12/12). Farida menjadi narasumber Seminar Peringatan Hari Aids Sedunia (HAS) 2019. Acara ini digelar Dinas Kesehatan Kota Mojokerto di Balai Kota Graha Praja Wijaya Pemkot Mojokerto.

Menurut Farida, stigma yang dianggap sebagai fakta acapkali memicu kesalahpahaman hingga berdampak pada pendidikan dan kesadaran tentang ODHA. “Stigma ODHA menyebabkan orang tidak diperlakukan dengan bermartabat dan hormat,” imbuhnya. Perubahan cara pandang HIV-AIDS, sambung Farida, bahwa HIV adalah penyakit kronis yg bisa dikelola. Percepatan akan terjadi jika dtigma dan diskriminasi telah menurun.

“Sedangkan terkait pencegahan penularan, dilakukan edukasi kesehatan reproduksi remaja, perilaku hidup sehat bagi masyarakat, pendidikan kespro yang tepat di dalam kurikulum pendidikan, peningkatan peran kader kesehatan,” imbuhnya. Ditandaskan pula, lebih dari 70% ODHA bukan dari populasi kunci. “Partisipasi masyarakat adalah kunci dari penurunan stigma dan diskriminasi serta dukungan terhadap ODHA,” tukasnya. Sesuai target Indonesia , ujar Farida lebih lanjut, seluruh masyarakat diajak terlibat aktif dalam pencapaian 3 zero, yaitu Zero New Infection atau tidak ada infeksi baru HIV-AIDS, Zero AIDS related deaths atau tidak ada kematian akibat AIDS dan zero discrimination atau tidak ada stigma dan diskriminasi kepada ODHA. (war/rif)

Mojokerto, Memorandum Suprayitno (50), asal Dusun Ngepung, RT/RW : 05/03, Desa Selorejo, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, dipastikan bakal berurusan dengan hukum. Ini setelah Suprayitno dilaporkan Moh. Zainul Arifin (49), warga Desa Kebondalem, RT 14/RW 03, Kecamatan Mojosari, ke Polres Mojokerto, Kamis (12/12) siang. Upaya hukum tadi dilakukan, lantaran yang bersangkutan telah menggelapkan satu unit truck Mitsubishi S 8212 UR. Hal ini dikatakan oleh Kasubbag Humas Polres Mojokerto Ipda Teguh Kariadi. Kejadian bermula saat terlapor datang ke gudang milik korban yang ada di Desa Kebondalem, pada Selasa 16 Juli 2019 silam. Kedatangannya untuk membeli truk korban seharga Rp 112 juta. “Terlapor datang untuk membeli truk korban seharga 112 juta. Dalam proses jual beli, terlapor memberikan uang muka sejumlah Rp 70 juta,” ungkapnya, Jumat

(13/12). Untuk meyakinkan korban, sambung kasubbag humas, terlapor meminta waktu selama tiga pekan untuk melunasi pembayaran. Namun setelah batas waktu yang telah disepakati, janji yang diberikan terlapor tidak kunjung dilakukan. Puncaknya, setelah sempat ditagih berkali-kali namun hanya kembali diberikan janji. Korban membawa kejadian ke ranah hukum. “Selain menagih, korban juga mendapati jika kendaraan miliknya telah hilang. Akhirnya, perkarapun berlanjut ke ranah hukum,” sambungnya. Selain telah menerima laporan, polisi turut pula menyikat sejumlah barang bukti. Antara lain selembar surat tanda nomor kendaraan (STNK) truk berikut bukti pemilik kendaraan bermotor (BPKB). “Perkaranya telah kita tangani, seiring dengan masuknya laporan korban. Upaya hukum yang telah diambil penyidik, yakni meminta keterangan dari sejumlah saksi,” tegas Teguh. (no/rif)

195 Peserta Ikuti Tes Tulis Online Panwaslu Mojokerto, Memorandum Sebanyak 195 orang peserta anggota panitia pengawas pemilihan kecamatan (panwascam) mengikuti tes tulis secara online di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI Kecamatan Sooko. Dari 195 peserta diambil 54 orang, yang masing-masing kecamatan diisi tiga orang. Koordinator Divisi (Kordiv) Organisasi dan Sumber Daya Manusia (OSDM) Bawaslu Kabupaten Mojokerto Wabarozalia Ritonga mengatakan, rekrutmen Panwascam tahun 2020 membutuhkan 54 orang panwascam di 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Mojokerto.“Jadi setiap kecamatan membutuhkan tiga orang,” ungkapnya, Jumat (13/12). Tahapan rekrutmen Panwascam sendiri, sudah dimulai sejak bulan November 2019 lalu. Ada sebanyak 203 orang yang mendaftar, setelah melalui seleksi administrasi, sebanyak delapan orang dinyatakan gugur. Delapan orang tersebut, lanjut Roza, gugur lantaran umur yang masih belum memenuhi syarat. “Setelah dinyatakan lulus administrasi, hari ini dilakukan tes

online. Ada empat sesi dengan tiga kelas sehingga setiap kelas masing-masing ada 20 peserta. Dalam tes tulis online, ada 100 soal dengan waktu 100 menit. 10 menit free tutorial. Soal tentang kepemiluan, pengawasan parsivikatif, paham-paham tentang Pancasila dan UUD,” katanya. Roza menjelaskan, soal akumulasi dari Komisioner Bawaslu Provinsi Jawa Timur yang diupload ke pusat. Soal rancak sehingga tidak mungkin antara peserta satu dengan peserta lainnya untuk mencontek. Tes tulis online tersebut langsung ke operator kabupaten-provinsi-RI. “Tes tulis online tersebut merupakan inovasi terbaru, karena pada tahun-tahun sebelumnya masih menggunakan metode konvensional. Yaitu tes tulis manual, menggunakan kertas. Dengan inovasi tersebut diharapkan Panwascam bisa menguasai teknologi IT,” ujarnya. Dengan permulaan yang baik tersebut, tambah Roza, untuk generasi Panwascam selanjutnya menciptakan kaum yang milenial yang berteknologi. (net/rif)

FOTO: MEMORANDUM/WAR

Komisi C Semprot Rekanan Kasatlantas AKP Marita Dyah Anggraini

Polres Mojokerto Kota

Terapkan Tes Psikologi Pemohon SIM Mojokerto, Memorandum Satuan Penyelenggara Administrasi Satlantas (Satpas) Polres Mojokerto Kota segera menerapkan tes psikologi bagi pemohon maupun perpanjangan surat izin mengemudi (SIM). Tes psikologi sebagai syarat kelulusan memperoleh SIM tersebut akan diberlakukan mulai Senin, 16 Desember 2019. Kasatlantas Polres Mojokerto Kota AKP Marita Dyah Anggraini mengatakan, tes psikologi bertujuan untuk keselamatan dan etika berkendara bagi pemohon SIM saat di berkendara di jalan raya.”Hasil dari tes psikologi menunjukan karakter bagi pemohon SIM,” terang kasatlantas, Jumat (13/12). Lebih lanjut dijelaskannya, sesuai UU 22 2009 pemohon SIM dinyatakan harus sehat jasmani dan rohani. Penjabarannya tes jasmani seperti tes kesehatan sudah diterapkan, sedangkan untuk tes rohani atau psikologi akan diterapkan untuk memastikan yang bersangkutan sehat secara psikologis. “Jangan sampai ada pemohon SIM yang tidak sehat secara kejiwaan karena itulah diterapkan item tes psikologi sebagai syarat kelulusan uji SIM,” paparnya. Sedangkan penerapannya, lanjut Maritha akan melibatkan pihak ketiga yang sudah ditunjuk oleh Ditlantas Polda Jatim untuk menyelenggaraka tes psikologi. “Pihak ketiga mempunyai tim untuk menyelenggarakan tes psikologi uji SIM diseluruh polres setiap hari,” terangnya. Ditambahkannya, saat ini satpas terus melakukan sosialisasi kebijakan uji psikologi sebagai salah satu indikator kelulusan memperoleh SIM. “Kita juga sudah sosialisasi ke masyarakat melalui humas maupun dikyasa, karena tes psikologi uji SIM ini untuk kebaikan pemohon SIM, jika kejiawaan sehat pasti layak untuk mendapatkannya demi keselamatan bersama di jalan raya, “ pungkasnya. (war/rif)

Jombang, Memorandum Tindak lanjut sejumlah temuan material yang tidak sesuai dengan spek di proyek pembangunan gedung Puskesmas Mojowarno saat inspeksi mendadak (sidak) beberapa waktu lalu, Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang menggelar rapat dengar pendapat (hearing) dengan sejumlah pihak terkait. Mulai dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang, pihak pelaksana, hingga konsultan pengawas. Hearing sempat berlangsung panas sebab sebagian besar anggota Komisi C meluapkan kekesalannya adanya material tidak sesuai spek. Padahal kondisi itu dapat membahayakan nyawa manusia saat layanan kesehatan digunakan nantinya. Hasil akhir agenda dengar pendapat yakni, wakil rakyat mengeluarkan rekomendasi penggantian bahan bangunan. Apabila tidak, kalangan legislatif akan minta untuk tidak dilakukan pembayaran. Dipaparkan oleh Ketua Komisi C DPRD Jombang Khoirul Anam, dalam hearing yang digelar, baik pelaksana maupun pengawas proyek tak menampik adanya ketidak sesuaian material yang dipakai. Mulai dari besi WF, maupun galvalum yang dipakai untuk usuk maupun reng. “Hari ini kita rekomendasikan kepada pelaksana proyek untuk melakukan penggantian terhadap material yang tidak sesuai spek. Apabila tidak, rekomendasi selanjutnya adalah perintah untuk tidak membayar,” paparnya, Jumat (13/12). Kesepakatan tadi (rekom) dicapai, setelah ada pengakuan

saat hearing berlangsung. Jika pelaksana proyek memang membenarkan ada material bangunan yang dipakai tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB). Diakui apa tidak, sikap tegas wakil rakyat dilakukan. Sebab keberadaan bangunan Puskesmas Mojowarno, berhubungan langsung dengan nyawa pasien. “Karena ini berkaitan langsung dengan nyawa manusia, kita tidak ingin mainmain. Maka, sikap kami tegas agar pelaksana segera melakukan penggantian,” tegasnya. Masih di lokasi yang sama, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Jombang Subandriyah mengaku telah jauh hari mengingatkan bahwa ada temuan dari dewan. Namun respon yang didapat, justru tidak digubris oleh rekanan pelaksana. Puncaknya, melalui hearing yang digelar di ruang Komisi C, dinkes memastikan akan melakukan penghitungan atas pekerjaan yang telah direalisasikan. “Begitu mendapat kabar adanya ketidaksesuaian spek, kita perintahkan untuk mengganti. Kalau sudah begini, dinas akan melakukan penghitungan dari pihak kedua,” ujarnya. Pihak kedua tadi, sambung kadinkes, bisa Inspektorat Jombang maupun lembaga lain. Hal ini dilakukan, sebab pihakya tidak ingin lagi mengacu pada perhitungan dari pihak rekanan pelaksana. “Intinya kami sudah tidak mau lagi menggunakan penghitungan dari rekanan. Kalaupun nantinya sesuai batas akhir tidak selesai, kita bayarkan apa yang sesuai dari penghitungan di lapangan,” tandas wanita yang akrab disapa

Mbak I’ah itu. Pada kesempatan sebelumnya, Ahmad Dahlan, konsultan pengawas proyek pembangunan gedung Puskesmas Mojowarno menyatakan, dirinya telah mengirimkan surat teguran selama dua kali kepada pelaksana pekerjaan. “Kami pastikan telah dua kali melayangkan surat teguran kepada pelaksana, karena kita temukan material tidak sesuai. Namun tetap saja, kejadian tersebut berulang kembali dengan adanya bahan yang tidak sebagaimana mestinya,” bebernya ketika hearing. Smeentara itu, perwakilan pelaksana proyek, Nurbata menuturkan, jika apa yang terjadi akibat sejumlah pekerjaan di-subcon oleh pihak ketiga. Berbeda ketika memperlihatkan bahan awal, saat proses pengiriman justru tidak sesuai dengan kesepakatan pertama. “Apa yang terjadi di lokasi, karena ada subcon yang

FOTO: MEMORANDUM/WAN

Rekom PengganƟan Material Bangunan Puskesmas Mojowarno

Hearing Komisi C terkait Puskesmas Mojowarno.

tidak menepati bahan bangunan saat memperlihatkan contoh. Jika sudah begini, kita pastikan akan melakukan penggantian sekaligus bakal rampung sesuai dengan jadwal,” pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, Komisi C DPRD Jombang menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi proyek rehabilitasi berat Gedung Puskemas Mojowarno, Rabu (4/12) siang. Selain telah kerap kali menerima laporan jika rekanan pelaksana menggunakan matrial yang tidak sesuai dengan ketentuan. Wakil rakyat ingin me-

mastikan jika pogres pekerjaannya telah sesuai dengan jadwal. Mengingat, dari papan nama proyek yang terpampang di lokasi. 150 hari kerja yang dimiliki oleh rekanan berakhir pada tanggal 23 Desember. Setelah melihat kondisi di lokasi proyek, wakil rakyat mendapati sejumlah kejanggalan. Dengan fakta itu, Komisi C segera memanggil sejumlah pihak terkait guna rapat dengar pendapat. Salah satunya, PT Ardi Tekindo Perkasa selaku pemenang yang berasal dari Kota Surabaya. (wan/rif)


HUKUM & KRIMINAL

KKAMIS KAM KA AMIS LEG LEGI, 29 AGUSTUS 2019

SABTU PON, 14 DESEMBER 2019 HALAMAN 7

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Surabaya, Memorandum Gegara roda selip, trailer L 9426 BR bermuatan tepung terguling di bundaran Akademi Angkatan Laut (AAL), Perak. Kejadian tersebut tidak sampai membuat fatal sopir, Nurman Adinata (30). Hanya saja kecelakaan tunggal itu membuat arus lalu lintas macet. Bermula trailer yang membawa kontainer ukuran 20 feet berisi tepung dari Krian melintas di tol Perak menuju ke Pelabuhan Tanjung Perak. Setiba di bundaran AAL, trailer mengalami selip pada roda hingga terguling. “Roda depan kanan mengalami selip saat melaju di jalan turun, dan sopir tidak mampu mengen-

dalikan laju trailernya,” tutur Kasatlantas Polres pelabuhan Tanjung Perak AKP Ayip Rizal, Jumat (13/12). Tak lama kemudian, datang anggota Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) agar tidak terjadi kemacetan parah, dan segera mengevakuasi truk. Ayip mengungkapkan, untuk mengevakuasi trailer lebih dulu kontainer dipisah. Selanjutnya mengembalikan kondisi trailer seperti semula menggunakan alat berat. Setelah berhasil mengevakuasi, kepadatan arus lalu lintas berhasil diurai oleh petugas sekitar pukul 20.00. (rio/nov)

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Trailer Terguling di Bundaran AAL

Trailer terguling di bundaran AAL, Perak.

Sasar Sekolah dan Kampus Bermula dari penangkapan tersangka Erid Amaludin (40). Warga Jalan Jambangan Kebon Agung itu dibekuk di Jalan Medokan Asri Tengah. Meski tidak ada barang bukti dari tangan Erid, petugas tidak begitu saja menyerah. Sebab, dari keterangan yang diperoleh sebelumnya, Erid diketahui memesan 1,5 juta butir pil koplo (okerbaya). “Darisana,

Sambungan dari halaman 1

kami mendapat pengakuan jika barang yang dipesan tersangka ER (Erid, red), berada di kantor ekspedisi kawasan pertokoan Jalan Semut,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho, Jumat (13/12). Penyelidikan anggota Tim Unit I ke lokasi yang disebut tidak sia-sia. Selain dari pihak ekspedisi yakni Suyono (51), warga Jalan Lebak Indah Utara

Penjual Arak Kerabat Kasun warga. Terbaru, warga Dusun Sukorejo, Desa Margoanyar itu terpaksa meminta tolong saudaranya, Tikno. Bahkan, tersangka bersembunyi di rumah pria yang merupakan kepala dusun (kasun) itu. Hal tersebut bertujuan agar Soeharto merasa aman dari kejaran polisi. Sayangnya kemarahan petugas sudah di ujung tanduk. Apalagi beberapa kali upaya razia yang dilakukan tidak pernah digubris. Sampai akhirnya miras oplosan tersebut benar-benar menelan korban jiwa. Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Norman Wahyu Hidayat mengungkapkan, setelah menerima laporan adanya orang meninggal dan dua orang dirawat akibat menenggak arak, pihaknya langsung bergerak cepat. Hasilnya, anggota berhasil mengamankan ratusan botol arak polos (cukrik), bir dan minuman suplemen. “Darisana, kami kemudian mencari keberadaan Soeharto. Dari keterangan warga, yang bersangkutan bersembunyi di rumah saudaranya (Kasun Tikno, red). Awalnya dia terus berupaya menolak ikut, tapi setelah kami rayu tersangka akhirnya mau diamankan,” tegas alumni Akpol 2010 itu. Setelah mengamankan Soeharto, petugas kembali mendapatkan keterangan masyarakat jika di dusun yang terkenal sebagai pusat mi-

Dikurung 15 Tahun Tingkir setelah miras oplosan produksinya menewaskan Heri Susanto, Selasa (11/12). Selain korban tewas ada dua orang lagi yakni Nur Ima Sahartian dan Syaiful, yang sampai saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Intan Medika Desa Blawi, Karangbinangun. Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung didampingi Kasatreskrim AKP Wahyu Norman Hidayat dalam konferensi pers, Jumat (13/12), menjelaskan, miras oplosan tersebut terdiri dari komposisi satu botol bir putih merek Bintang, kemudian dicampur arak sebanyak 500 mililiter dan satu botol minuman suplemen merek M150. “Dikenakan pasal 204 ayat 1 KUHP atau pasal 140 Jo pasal 146 Undang undang nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan, ancaman pidana paling

V dan Roby Wijaya (41), warga Jalan Sidotopo Wetan yang diketahui ikut dalam sindikat tersebut, petugas juga menyita barang bukti 1,9 juta pil LL. Agar tidak mudah terendus petugas, tersangka sengaja membungkus pil tersebut dalam 19 koli (paket). “Beruntung anggota bergerak cepat. Sebab, barang-barang itu sedianya akan dikirimi ke Erid yang nan-

Sambungan dari halaman 1 numan arak itu ada penjual lagi. Petugas kembali mengamankan Soewandi (50). Berbeda dengan Soeharto, tersangka yang akrab dipanggil Wandi itu langsung bersedia ikut saat diamankan petugas. “Kami menerima laporan jika di dusun itu ada dua penjual. Yang satu Soeharto, dan satunya lagi Soewandi. Mereka bertetangga dan jarak lapak keduanya tidak jauh. Mereka sama-sama sudah lama menjual arak, sekitar empat tahun,” pungkas mantan Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim Polrestabes Surabaya itu. Terpisah, Kepala Desa Margoanyar, Hafidz mengaku sangat menyesal mendengar kabar tersebut. Terlebih yang menjadi penjual adalah warga di desa yang dipangkunya. “Jujur saya sangat menyesalkan peristiwa itu. Apalagi itu masuk wilayah saya,” kata dia. Meski demikian, Hafidz berjanji ke depan akan memperbaiki yang sudah terlanjur terjadi. Pihaknya berencana menggandeng stake holder dan pihak terkait untuk menertibkan peredaran miras terutama di Desa Margoanyar. “Selain penyuluhan, kami sudah memberi imbauan ke masyarakat akan bahaya miras. Terlebih bagi yang menyediakan seperti dua warga saya itu,” pungkasnya. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 lama 15 tahun penjara dan seumur hidup,” ujar perwira polisi dengan dua melati itu. Pada saat dilakukan pengerebekan di tempat penjualan miras oplosan, ujar Feby, petugas berhasil mengamankan 1 botol berisi sisa miras oplosan yang belum diminum, 48 botol jenis arak kemasan 1,5 liter, 96 botol bir hitam merek Guiness, 224 botol bir putih merek Bintang dan 60 botol minuman suplemen M150. “Kami akan lakukan pengembangan lebih lanjut dan pasti akan menangkap tersangka lain yang berperan sebagai pemasok utama miras yang dilarang beredar. Sejak awal bertugas di Lamongan, kami berkomitmen memberantas peredaran segala jenis miras,” pungkas alumni Akpol 1999 ini. (al/har/nov)

Pemeriksaan Kesehatan Personel di Jumat Sehat Sambungan dari halaman 1 AKBP Antonius Agus Rahmanto, Wakapolres Kompol Ahmad Faisol Amir, dan pejabat utama (PJU) di ruang Rupatama Sanika Satyawada. Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan kepada seluruh personel dimulai pukul 09.30 hingga pukul 11.00. Pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah dan pemberian vitamin di bawah pengawasan dr Nur Wahid. Wakapolres Kompol Ahmad Faisol Amir mengatakan, pemeriksaan kesehatan ini meng-

Bikin Iri Ada empat foto yang dipamerkan dengan angle berbeda-beda. Di usianya yang sudah memasuki 47 tahun, namun nyatanya penampilan Yuni Shara tetap menarik. Bahkan bodi Yuni Shara juga bikin iri karena masih langsing dan kencang. Apalagi ketika pakai t-shirt dress pas body di postingan tersebut. Tampil anggun dengan dress pas badan warna kulit, kemolekan tubuh Yuni Shara pun diperbincangkan. Di situ, ia menulis soal menjadi diri sendiri. Menurutnya, orang lebih suka yang asli ketimbang salinan. “Be yourself. Because an original is worth, more than a copy,” tulisnya. Rekan artis ramai berkomentar soal unggahan Yuni Shara. Mereka kompak kagum dengan body goals eks kekasih Raffi Ahmad tersebut.

ambil tema Jumat Sehat yang ditujukan untuk mencegah personel menderita sakit berat yang tidak terdeteksi, sehingga mengakibatkan kondisi tiba-tiba drop. Dengan adanya pemeriksaan rutin ini, kami bisa melakukan deteksi dini dan pengobatan yang diperlukan terhadap anggota yang sakit. “Jadi anggota tidak sampai mengalami penyakit berat dan melaksanakan tugas dinas dengan lancar,” ujar Faisol Amir. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 “That body,” komen Memes. “Cuantik poll. Seksi mbakku sayang,” sahut Eddies Adelia. “Wow,” timpal Mayangsari. Iis Dahlia sampai fokus melihat perut Yuni Shara yang rata. Ia tampak iri dengan pemandangan tersebut. “Perut mana perutt bikin envyyy,” katanya. Netizen memuji Yuni Shara yang semakin tua namun tidak menua. “Arek iki koyok ABG (anak ini seperti ABG),” komentar netizen. “Masih singset dan kenceng ya,” imbuh lainnya. “Bodinya keren,” puji netizen. Sampai akhirnya, Yuni Shara pun membalas beberapa komentar teman-temannya. Ia berterima kasih sekali dipuja-puji seperti itu. (*/nov)

tinya akan dikirim ke Mojokerto,” lanjut lulusan Akpol 1995 itu. Dari ocehan Erid dan Suyono, petugas kembali menyita barang bukti 15 paketan berisi pil jenis dextro berwarna kuning di salah satu kantor ekspedisi di kawasan Jalan Kemayoran Baru. Berbeda dengan barang sebelumnya, pil dextro itu sedianya akan dikirim ke Jember. Sebelum fokus ke dextro, petugas lebih dulu mengamankan empat tersangka di kawasan Jalan Prangkal, Mojokerto. Keempat tersangka adalah

Agus Edi Suprayitno (38), warga Jalan Pakem Wetan, Kecamatan Trowulan mojokerto; Suherman alias Ateng (42), warga Dusun Sumber Girang, Kecamatan Puri dan Khoirul Fatik (44), warga Tawangsari, Kecamatan Trowulan Mojokerto. Saat diamankan, Agus saat itu sedang asik mengonsumsi narkoba jenis sabu. “Selain memakai, kami juga menduga Agus merupakan pengedar kelas kakap. Itu diperkuat dari barang bukti yang kami terima yakni 1 poket berisi sabu dan 23 pipet kaca serta mobil mewah

jenis Fortuner. Dalam sindikat itu, kami terpaksa memulangkan Sambang Hermanto yang ternyata tidak masuk jaringan,” tandas Sandi. Mantan Kapolrestabes Medan itu juga menyebut, ketika barang haram tersebut sampai di tangan pengedar, mereka akan memasarkannya ke sekolah-sekolah dan kampus. Harga pil dibanderol Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per butir. “Kemasannya ini cukup rapi. Barang-barang ini bukan hanya diedarkan di Jatim tapi juga ke Indonesia timur. Harga

Joki Dibekuk, Eksekutor Curanmor Kabur hendak mencuri motor Beat. Seorang tersangka, Zahroni (30), warga Jalan Simo Gunung Kramat Timur IV, berhasil dibekuk. Sedangkan temannya berinisial FR berhasil kabur dan kini ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) polisi. “Tersangka yang kami tangkap saat patroli perannya sebagai joki motor,” kata Kapolsek Gayungan Kompol Sumaryadi didampingi Kanitreskrim Ipda Hedjen Oktianto, Jumat (13/12). Waktu itu, masih kata kapolsek, Zahroni bersama FR mencari sasaran di rumah kos berboncengan motor matic. Saat melintas di Jalan Jambu, mereka melihat Beat milik Wardoyo (35), penghuni kos.

Keduanya pun berhenti. FR yang bertugas sebagai eksekutor turun dan bergegas merusak kunci setir menggunakan kunci T yang telah dipersiapkan sebelumnya. Belum tuntas beraksi, anggota Reskrim Polsek Gayungan yang sedang patroli memergokinya. Sayangnya saat akan disergap, seorang pelaku mengetahui hingga bergegas melarikan diri. Begitu juga dengan Fauzi. Mengetahui ada polisi, dia berusaha kabur. Tapi usahanya itu sia-sia lantaran lebih dulu tertangkap. Untuk penyidikan lebih lanjut, Zahroni yang tubuhnya dipenuhi tato ini kemudian dibawa ke mapolsek . “Saat kami geledah ditemukan kunci T dan 2 mata kunci T di

Ahmad Dhani Bebas sebelum Tahun Baru ketua tim kuasa hukum Aldwin Rahadian kepada Memorandum. Berdasarkan putusan banding untuk kasus di Jakarta, maka Ahmad Dhani bebas sebelum akhir tahun. “Insha Allah pada 28 Desember ini bebas,” jelas Aldwin, Jumat (13/12). Lanjut Aldwin, untuk kasus di Surabaya dari banding yang diajukan ke Pengadilan Tinggi Surabaya, berdasarkan putusannya mengatakan menjatuhkan pidana penjara selama tiga bulan. “Untuk permohonan bandingnya diterima dengan putusan percobaan 3 bulan, tanpa harus menjalani hukum-

an. Untuk putusannya sudah inkracht (berkekuatan hukum tetap),” jelasnya. Sementara itu, Aspidum Kejati Jatim Herry Ahmad Pribadi mengatakan, putusan Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya tentang banding tersebut sudah mengambil semua pertimbangan jaksa penuntut umum (JPU). Dalam putusannya menyatakan bahwa yang bersangkutan bersalah atas pasal yang didakwakan. “Lamanya masa penahanan atau track mad bukan termasuk objek dari pasal 253 ayat (1) KUHAP sebagai alasan untuk mengajukan kasasi,”

Hindari Razia, Pemotor Terobos Kerumunan Polisi warna merah muda melintas di Jalan Asemrowo. Saat melintas di jalan itu, mereka melihat anggota Polsek Asemrowo yang sedang menggelar razia. Bukannya berhenti, pengendara tersebut malah menggeber gas motornya dengan kecepatan tinggi, dan nekat menerobos kerumunan polisi. Polisi yang mencurigai mereka adalah pelaku kejahatan, segera mengejarnya dengan mengendarai Yamaha RX King. “Kejar-kejaran antara dua pria tersebut dengan polisi pun terjadi,” kata Angga, penjaga

warung kopi (warkop) di Jalan Asemrowo. Saat dikejar polisi, dua pemotor tersebut sempat menabrak pengendara Honda GL L 3964 dan menyerempet mobil L 1913 PA milik warga yang terparkir di pinggir jalan. Pengejaran terhenti sesampai di depan Jalan Asemrowo II, setelah polisi menabraknya dari belakang dan membuat kedua pengendara tersebut terjatuh. Bukannya menyerah, keduanya masih nekat kabur ke perkampungan dengan meninggalkan motornya. “Polisi sempat meneriaki pe-

Penghuni Mati Separuh, Pendoso Jemput di Depan Rumah nglalekno aku temen tah? Kebacut Yul… Yul…” Sambungn terputus. Sepuluh menit Memorandum menunggu, tidak ada sambungan lagi. Ya sudah. Lagian dari nomor telepon yang tidak dikenal. Memorandum sudah melupakan percakapan tadi, ketika tiga hari kemudian nomor tadi muncul lagi. ”Piye? Wis eling aku tah?Nek uwis, age-age mreneo. Aku wis dadi wong sakti. Opa ae sing kok jaluk mesti isok tak wujudno. Mreneo...” Sambungan terputus lagi. Memorandum tunggu beberapa saat, nomor tadi tidak berupaya menghubungi lagi. Tapi tidak seperti pada panggilan pertama beberapa hari sebelumnya, kali ini Memorandum penasaran. Siapa sih orang ini? Dan apa tujuannya menelepon Memorandum? Rasanya tidak mungkin kebetulan. Dia menelepon dua kali. Bahkan dengan yakin menyebut nama Memorandum. Pasti dari seseorang yang Memorandum kenal. Tapi siapa? Kenal di mana? Yang Memorandum ingat, pada saat

pertama menelepon, dia sempat menyebut sebagai teman masa kecil dan suka bermain-main di langgar. Memorandum pun mencoba memutar kenangan di masa kecil. Beberapa nama muncul: Hayong, Nursiam, Udin, Untung. Itu yang melekat. Masih banyak nama teman masa kecil, tapi hanya nama-nama itulah yang paling melekat. Bersama mereka, Memorandum pernah membuat gempar kampung. Waktu itu ada warga yang sakit. Nama aslinya lupa, yang jelas panggilannya Songek. Dia pemilik warung sembako terbesar di kampung kami di Kota Mojokerto. Orangnya pelit. Super pelit. Kami sering mengambil dagangannya yang ditata rapi di bedak depan rumah. Biasanya yang kami ambil sambil pura-pura berjalan adalah gula merah. Gula tersebut lantas kami jadikan mut-mutan seperti permen saat mandi di Kali Bokong belakang langgar. Songek sakit parah. Orang-orang bilang mati separuh. Kami sering berdiskusi: dasar

yang murah tersebut menjadi pilihan masyarakat kalangan bawah dan pelajar yang ingin merasakan sensasi halusinasi seperti mengonsumsi narkoba,” terang Sandi. Selain itu, jika pil koplo ini sebenarnya merupakan obat untuk anjing, sedangkan dextro adalah obat batuk keras. Obatobatan ini biasa dijual di apotek tapi harus dibeli dengan izin atau resep dokter. “Dextro ini seharusnya didapatkan dengan resep dokter. Sementara ini tidak, dia bisa membelinya dengan bebas,” pungkas dia.(fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 jok motor pelaku,” beber Hedjen. Di hadapan penyidik, Zahroni mengaku sudah dua kali mencuri motor bersama FR. Sebelumnya pernah mencuri motor di rumah kos Jalan Balongsari Tama Timur, dan berhasil menggasak motor Beat. Tapi di aksinya keduanya diketahui polisi. “Saya bertugas sebagai joki motor,” ujar Zahroni. Sedangkan FR selain eksekutor, juga berperan menjual dan membagi hasil pencurian motor curian. Di aksi pertama, Zahroni mendapat bagian Rp 1,2 juta. Uamng tersebut dipakai untuk keperluan sehari-hari. “Saya tidak tahu teman saya menjualnya ke mana,” aku Zahroni. (rio/ nov)

Sambungan dari halaman 1 terang Herry. Seperti diketahui, Pengadilan Tinggi Surabaya memberi keringanan hukuman Ahmad Dhani dari satu tahun penjara menjadi tiga bulan penjara dengan enam bulan masa percobaan. Dalam amar putusan PT Nomor 1272/Pid.Sus/2019/ PT SBY tanggal 5 November 2019, tertulis bahwa pidana tersebut tidak perlu dijalani kecuali jika di kemudian hari ada putusan hakim yang menentukan lain, disebabkan karena terdakwa melakukan suatu tindakan pidana sebelum masa percobaan selama enam bulan berakhir. (fer/nov)

Sambungan dari halaman 1 ngendara yang kabur,” beber Angga. Sementara saat dikonfirmasi Kapolsek Asemrowo Kompol Nur Suhud membenarkan kejadian tersebut. Kedua pemotor yang lari saat dikejar anggotanya sudah mendatangi mapolsek. Dan saat ini masih diselesaikan secara kekeluargaan dan sekarang proses mediasi karena insiden kecelakaan tersebut. “Kedua pemotor asal Greges itu lari karena tidak membawa STNK dan takut ditilang. Hingga akhirnya dikejar anggota kami,” kata Nur Suhud. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 pelit, mati saja separuh-separuh. Mengapa tidak blek-sek mati seutuhnya. Dasar Songek, daokeh super pelit! Kesakithatian kami lalu kami wujudkan dengan ngerjain Songek dan keluarganya. Suatu Kamis malam sekitar pukul 23.00, diam-diam kami keluarkan pendoso dari tempatnya di sudut belakang langgar. Pendoso tadi pelan-pelan kami dorong sampai di depan rumah Songek dan kami tinggalkan di sana. Paginya seisi kampung geger. Isunya: ada pendoso berjalan sendiri menjemput Songek berangkat ke kuburan. (bersambung)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih


WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

SABTU PON, 14 DESEMBER 2019

Dalam rekaman CCTV tersebut, pelaku masuk ke kamar kos setelah mengetahui pintu tidak terkunci dan menggasak HP milik korban, Selasa (15/10) pukul 03.30. Aksi tersangka akhirnya tepergok sesama penghuni rumah kos dan diteriaki maling. “Sedangkan korban saat itu di dalam kamar mandi dan mendengar ada teriakan itu,” kata Kapolsek Lakarsantri AKP Palma Fitria Fahlevi, Jumat (13/12). Penghuni kos dan korban kemudian mengejar Songki yang keluar melarikan diri dan sempat membuang HP di lorong

Kapolres Kunjungi Kantor PCNU Kota Pasuruan

Jelang Nataru, Siapkan Personel dan Pospam Jember, Memorandum Jelan Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 20 2020, Polres Jember beserta jajaran akan berkoordinasi dengan Kodim 082 0824/Jember, Satpol PP, dan semua pih untuk menjaga keamanan pihak wi wilayah Kabupaten Jember. Mengingat penduduk Kabupaten Jember, sangat besar dan multi agama dan suku, meski antarpenganut agama yang berbeda-beda sudah tidak diragukan lagi. Dengan Kekompakan dan kerukunan ini, Polres Jember mengajak masyarakat Jegeh Apike Jember. Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum kepada Memorandum menerangkan, bahwa persiapan untuk kegiatan Nataru untuk warga Jember, sesuai dengan slogan kita adalah Jegeh Apike Jember. “Kita tidak inginkan adanya konflik horisontal ataupun kegiatan-kegiatan yang konvesional, Polres Jember selalu gencar melakukan operasi pekat yakni, operasi tempat hiburan untuk menyita peredaran minuman beralkohol tinggi tidak sesuai dengan aturan yang berlaku,”jelas Kapolres Jember, Jumat (13/12). Lanjut Alfian, dirinya mengimbau pada pengusaha SPBU untuk menyiapkan stok untuk mengantisipasi terjadi kelangkaan kebutuhan bahan bakar yang selalu meningkat saat liburan Natal dan pergantian tahun. “Guna menjamin keagamaan misa umat Kristiani, kegiatan Natal tentunya kita akan mem-backup dengan menyiagakan Brimob untuk sterilisasi dalam pengamanan gereja gereja bersama Kodim 0824/Jember dan instansi terkait,”terang mantan Kapolres Probolinggo Kota ini. Selain itu, pengamanan penyambutan pergantian tahun 2020, pihaknya akan membuat pos pengamanan (pospam) dan pos pantau tempat keramaian hiburan di tempat-tempat rekreasi. “Karena pada akhir-akhir ini sering terjadi hujan dibarengi angin dan puting beliung, tentunya bagi masyarakat yang berlibur untuk lebih waspada, jangan bermain ke tepi pantai sampai menengah itu sangat berbahaya,”pungkas lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2000 ini. (edy/fer)

rumah. Sejak itu, polisi menetapkan daftar pencarian orang alias DPO. Sebulan pencarian terhadap tersangka membuahkan hasil. Polisi yang sudah mengan-

tongi rekaman CCTV berhasil mengidentifikasi pelaku dan menangkap Songki di rumahnya Jalan Wiyung. “Setelah dilakukan penyelidikan berdasarkan keterangan

para saksi dan didukung rekaman CCTV sekitar TKP, akhirnya pelaku berhasil ditangkap di rumahnya,” beber Palma. Sementara kepada petugas, Songki mengaku jika dirinya

yang mengambil HP dan baru kali pertama melakukan pencurian.“Saya terpaksa mencuri karena butuh uang untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Songki. (rio/fer

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Pejabat utama Polres Pasuruan Kota foto bersama paguyuban satpam setelah senam.

HUT Ke-39 Satpam, Gelar Olahraga Bersama alam kepolisian. Misal dalam as menjaga amtibmas khususnya antisipasi kejahatan di lingkungan kerja. “Satpam adalah mitra strategis Polri yang juga melakukan tindaakan kepolisian terbatas di tempat kerja masing-masing. Oleh sebab itu, skill yang dimiliki setidaknya setara dengan anggota polisi,” jelas Rofiq. Dalam pelaksanaan giat senam pagi dengan menghadirkan instruktur senam aerobik, disamping untuk menjaga stamina

perso Polres Pasuruan personrl da jajaran satpam, dan j juga untuk meningkatkan hubungan sinergis yang erat antara Polri dan jajaran satpam. Tak ketinggalan dalam kesempatan itu itu, Rofiq mengucapk kan selamat HUT ke39 kepada seluruh satpam di seluruh Indonesia terlebih untuk paguyuban satpam di Kabupaten Pasuruan. “Dirgahayu Satpam yang ke-39. Semoga tetap jaya dan lebih profesional,” tutup Rofiq. (*/rul/fer)

Surabaya, Memorandum Puluhan pengendara terjaring operasi cipta kondisi yang dilakukan PolsekWonokromo di Jalan RayaWonokromo, tepatnya di depan Stasiun Wonokromo, Jumat (13/12). Razia yang dimulai pukul 09.00 itu, melibatkan 12 personel Polsek Wonokromo dipimpin Ipda Dwi Novem dan didampingi Kanitlantas AKP Zainur Rofiq. Zainur mengatakan, bahwa operasi ini bertujuan untuk meminimalisir angka tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor). Selain itu di razia ini juga bertujuan agar masyarakat semakin sadar dalam berkendara “Kita lakukan operasi cipta kondisi, supaya terjadi kamtibmas di wilayah Polsek Wonokromo,” kata Zainur. Dalam operasi kali ini, lanjut Zainur, pihaknya memeriksa 302 kendaraan dengan rincian 285 unit kendaraan roda dua dan 17 unit kendaraan roda empat. “Dari 302 kendaraan yang diperiksa, terdapat 68 pengendara yang melakukan pelanggaran dan langsung mendapat tindakan penilangan dari petugas,” jelasnya. Barang bukti hasil dari penilangan tersebut yakni 37 lembar STNK, 26 lembar SIM, serta 5 unit sepeda motor. “Lima motor kita amankan, karena pengendara tersebut tidak membawa STNK. Secara keseluruhan rangkaian operasi berjalan dengan aman, tertib, lancar dan situasi tetap kondusif,” pungkas Zainur. (x-3/fer)

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Jegeh Apike Jember

Songki Waluyo diinterogasi petugas.

68 Pelanggar Lalu Lintas Ditilang

Pasuruan, Memorandum Polres Pasuruan dengan jajaran Paguyuban Satpam dalam rangka HUT ke-39 Satpam Kabupaten Pasuruan 2019, menggelar olahraga bersama di Mapolres Pasuruan, Jumat (13/12). Hadir dalam kegiatan itu, Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK SH MH didampingi Wakapolres Kompol Hendy Kurniawan dan jajaran serta paguyuban satpam wilayah Kabupaten Pasuruan. Rofiq menyampaikan, keberadaan Satpam baik di lingkungan instansi pemerintah, swasta, sekolah maupun perbankan sangat membantu tugas-tugas

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum memberikan keterangan kepada wartawan.

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Surabaya, Memorandum Anggota Reskrim Lakarsantri meringkus Songki Waluyo (28), maling HP asal Wiyung, di rumah kos Jalan Lontar. Songki ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan dengan mempelajari rekaman closed circuit television (CCTV) milik salah satu penghuni kos, Eko, warga Dukuh Setro.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander foto bersama ketua PCNU dan ketua DPRD Kota Pasuruan.

Pasuruan, Memorandum Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH bersama rombongan melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor PCNU Kota Pasuruan di Jalan Untung Suropati, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Kamis (12/12). Dony mengatakan, bahwa kegiatan ini dalam rangka silaturahmi. Sebagai pejabat baru, dirinya memohon doa restu kepada PCNU. “Kami juga menyampaikan beberapa program kebijakan kepolisian, dan program strategis Polres Pasuruan Kota dalam menjaga kamtibmas yang kondusif,” jelasnya. Kunjungan kerja Kapolres Pasuruan Kota ke Kantor PCNU Kota Pasuruan disambut Ketua DPRD Kota Pasuruan Ismail Marzuki Hasan dan Ketua PCNUKota Pasuruan KH Khalim Mas’ud beserta para pengurus. “Kami di sini ingin menyatukan visi dan misi Polres Pasuruan Kota dengan PCNU Kota Pasuruan agar langkah kami ke depan tetap menjadi Polri yang diinginkan masyarakat Kota Pasuruan,” ujar Dony. Sementara itu, Ketua PCNU Kota Pasuruan KH Khalim Mas’ud menyampaikan, Selamat datang Kepada Bapak Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander di kantor PCNU Kota Pasuruan, kehadiran Kapolres mempunyai makna yang luar biasa. “Harapan kami ke depannya semoga sinergitas anggota kepolisian Pasuruan Kota bersama kami PCNU Kota Pasuruan bisa memberikan yang terbaik untuk Kota Pasuruan,” tutup KH Khalim Mas’ud. (*/rul/fer)

HALA HALAMAN 8

Anggota Polsek Wonokromo menggelar operasi cipta kondisi di depan Stasiun Wonokromo.

Periksa Saksi secara Door to Door Bangkalan, Memorandum Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP David Manurung kini menerapkan strategi khusus untuk melakukan pemeriksaan saksi yang menolak memenuhi panggilan penyidik. Mereka tidak boleh diabaikan. Harus tetap diperiksa. Terlebih jika mereka berstatus saksi kunci kasus tertentu. Caranya ? Dalam konteks ini penyidik satreskrim harus mengalah. Artinya,atas seizin Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MH Msi akan menginstruksikan agar penyidik segera door to door ke rumah para saksi yang menolak memenuhi panggilan. “Nah, di rumah para kasi yang menolak memenuhi panggilan itulah, rekan-rekan penyidik satreskrim akan memeriksa secara detail,” kata Kasubbag Humas Polres Bangkalan Iptu Moh Barudi, Jumat (13/12). Kebijakan pemeriksaan melalui strategi jemput bola secara door to door ke rumah saksi itu, menurut Moh Barudi, merupakan bagian dari upaya

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP David Manurung dan penyidik satreskrim memeriksa saksi di rumah.

satreskrim untuk menegakkan hukum secara benar dan profesional. Juga menjadi salah satu bentuk layanan prima yang kini mulai diterapkan di lingkungan Polres Bangkalan. Hasilnya ? Ternyata cukup signifikan. Sebab setelah didatangi secara door to door ke rumah, para saksi kasus tertentu yang menolak memenuhi panggilan penyidik, rata-rata welcome (menerima)

FOTO: MEMORANDUM/RAS

kehadiran penyidik. ”Juga tak ada yang menampik untuk memberikan keterangan kepada penyidik,” tegas Moh Barudi. Sejauh ini, aksi penolakan saksi untuk datang ke Polres guna memenuhi panggilan penyidik, memang masih menjadi trend tersendiri di Pulau Madura. Termasuk di Kabupaten Bangkalan. Umumnya, mereka menolak jadi saksi untuk kasus-kasus tertentu. Rata-rata mereka enggan dan

takut untuk menjadi saksi dalam beberapa kasus yang berpotensi menimbulkan adanya ancaman bagi saksi. Di antaranya, warga kerap menolak jika harus memberikan kesaksian untuk kasus penganiayaan, pembunuhan, carok dan kasus terkait sengketa lainnya. “Ya karena takut, akhirnya mereka lalu tak pernah hadir memenuhi surat panggilan penyidik,

meski sudah diulang beberapa kali. Biasanya, penolakan seperti itu dilakukan oleh masyarakat awam di lini pedesaan,” papar Moh Bahrudi. Namun melalui kebijakan strategi jemput bola secara door to door ke rumah para saksi yang akhir-akhir ini mulai diterapkan satreskrim, kesenjangan itu kini mulai terantisipasi. Atau dengan kata lain, saksi yang semula menolak karena takut, ternyata bisa melunak dan mau memberikan keterangan ketika diperiksa di rumah mereka. Itulah salah satu bentuk layanan prima yang kini mulai dikembangkan Satreskrim Polres Bangkalan. Moh Barudi optimistis layanan prima dan inovatif serupa, juga mulai dikembangkan oleh satlantas, satreskoba atau satbinmas dan lainnya.” Termasuk oleh polsek jajaran di 17 kecamatan,” pungkas Moh Barudi. (ras/fer)

Selawat di Ponpes Riyadlus Sholihin Probolinggo, Memorandum Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya menghadiri pengajian akbar Maulid Nabi Muhammad SAW dan haul Masyayikh Pondok Riyadlus Sholihin, Kamis ( 12/11). Di acara tersebut hadir pula Dandim, wali kota dan pemuka agama. Ribuan jemaah khusuk bersholawatan dan mendengarkan tausiyah. Kapolres Ambar menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan setiap tahunnya dengan mengundang tokoh tokoh masyarakat dan agama dari wilayah Jatim.

Ribuan jemaah yang mengikuti acara tersebut, memerlukan pengamanan demi kelancarannya. Karenanya, Polres Probolinggo Kota menerjunkan puluhan personel untuk pengamanan. “Banyak titik yang memang rawan akan kemacetan. Oleh karena itu kami menurunkan banyak anggota di titik-titik tersebut sebagai langkah antisipasi baik untuk memberikan keamanan serta mengantisipasi kemacetan,” kata Kapolres Ambar. (yd/fer)

FOTO: MEMORANDUM/YD

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

HUKUM & KRIMINAL Maling HP Terekam CCTV

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya menghadiri haul dan maulid nabi di Ponpes Riyadlus Sholihin, Ketapang.


KOTA SURABAYA

SABTU PON, 14 DESEMBER 2019 HALAMAN 9

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

GRAFIS/AZIZ

Sri Untari

Pilkada Serentak 2020

BMKG Minta Warga Surabaya Waspadai Angin Downburst

PDI-P Jatim Optimistis Menang di 15 Daerah

BPB Petakan Daerah Rawan

Surabaya, Memorandum Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjung Perak mengimbau masyarakat mewaspadai potensi fenomena yang terjadi saat musim pancaroba. Kepala Kelompok Forecaster Stasiun Meteorologi Tanjung Perak Surabaya, Ari Widjajanto mengatakan, angin tersebut bisa saja terjadi tiba-tiba karena peralihan musim dari panas ke penghujan. “Kini sudah memasuki masa pancaroba, peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Pada musim peralihan ini biasanya cuaca ekstrem mudah terbentuk.Jadi pertumbuhan awan-awan hujan cepat terbentuk yang menjadikan hujannya sporadis. Ini mengakibatkan  Bersambung ke halaman 10 

“

Angin ini cukup membahayakan seperti halnya puting beliung. Sama-sama bersifat merusak, tapi memiliki karakter berbeda. Ari Widjajanto Kepala Kelompok Forecaster Stasiun Meteorologi Tanjung Perak

FOTO: ISTIMEWA

Tiang listrik ambruk menimpa bangunan di wilayah Kenjeran akibat angin kencang.

FENOMENA angin kencang yang akhir-akhir ini terjadi di Surabaya patut diwaspadai. Beberapa rumah rusak, dan pohon serta tiang listrik roboh. Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Kota Surabaya Eddy Cristijanto mengatakan, angin kencang pada musim hujan tahun ini sulit diprediksi. Artinya, potensi angin kencang ini sangat mungkin terjadi untuk iklim yang anomali ini. “Hujan seharusnya mulai Oktober, November, Desember, sampai dengan Maret. Tapi untuk Jatim ,  Bersambung ke halaman 10 

Pemilihan RW Dipengaruhi Dana Kelurahan dan Eksistensi Diri

FOTO: ISTIMEWA

Sucahyo Tri Budiono

Surabaya, Memorandum Ramainya pemilihan ketua RW hingga diwarnai aksi unjuk rasa di beberapa tempat, merupakan fenomena baru. Sebab, jabatan sosial ini sebelumnya kerap tak disentuh masyarakat. Pakar Sosiologi dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) Drs Sucahyo Tri Budiono MSi mengungkapkan, pemilihan ketua RW di Surabaya kali ini lebih dinamis dibandingkan sebelumnya. Kondisi

ini, menurut dia, dipengaruhi dua faktor, yaitu faktor penarik dan faktor pendorong. Untuk faktor penarik berupa insentif yang diberikan Pemkot Surabaya kepada ketua RW. Selain itu, dana kelurahan yang akan digulirkan tahun depan. “Para ketua RW ini akan terlibat dalam penggunaan dana kelurahan dalam artian yang positif. Bagi mereka, ini sebagai bentuk partisipasinya dalam pembangunan di wilayahnya,”

beber Sucahyo Tri Budiono yang kini menjabat sebagai Dekan FISIP UWKS, Jumat (13/12). Untuk diketahui, lanjut dia, kelurahan sendiri tidak memiliki wilayah. Sebab, yang memiliki adalah RW karena yang langsung bersentuhan dengan warga. Apalagi pembangunan nanti dilaksanakan di wilayah RW. Sedangkan faktor kedua adalah pendorong. Sekarang ini, ungkap Cahyo, pendidikan masyarakat

Disbudpar Jatim Siapkan Festival Madura Raya

Warga Keluhkan Bau Sampah TPS Koblen Surabaya, Memorandum Memasuki musim hujan, warga Jalan Pirngadi mengeluhkan bau tak sedap yang keluar dari sampah di area tempat pembuangan sementara (TPS). Mahasiswi Ilmu Budaya Universitas Airlangga (Unair) Nur Hamidah yang tinggal di Jalan Pirngadi yang

setiap hari melintasi TPS Koblen, mengaku tak nyaman ketika melintas dekat TPS Koblen. “Sekarang baunya menebar kemana-mana. Ketika musim hujan datang, jalannya memang becek. Karena sering lewat sana, saya sudah kebal dengan bau tak sedap tersebut. Tapi kadang masih parah sih,

sudah bagus sehingga sumber daya manusia (SDM) menjadi lebih baik. Mereka memiliki potensi yang cukup besar menjadi seorang pemimpin. “Menjabat sebagai ketua RW ini juga untuk menunjukkan eksistensinya sebagai seorang pemimpin yang mampu memberikan yang terbaik bagi wilayahnya,” ungkap dia. Maka tidak mengherankan dengan semangat yang dipengaruhi kedua faktor tersebut,beber dia,  Bersambung ke halaman 10 

Dongkrak Kunjungan Wisata

Pengguna jalan yang melintas di samping TPS Koblen menutup hidung karena bau tak sedap.

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Surabaya, Memorandum DPD PDI-P Jatim memastikan memberikan rekomendasi kepada calon kepala daerah tepat pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 partai berlambang Banteng moncong putih, 10 Januari 2020. Sekretaris DPD PDI-P Jatim Sri Untari Bisowarno membenarkan hal itu. “Semuanya sudah proses di DPP. Rekomendasi terhadap calon kepala daerah akan diberikan nanti saat HUT,” terang Sri Untari, kemarin. Politisi asal dapil Malang Raya ini menegaskan, meski tidak semua akan disampaikan. Namun rekomendasi terhadap calon kepala daerah menjadi akan disiapkan pada kabupaten/kota yang memang suara dukungannya bagus. “Rekomendasi awal diberikan kepada calon kepala daerah yang suaranya bagus,” tegas dia. Untuk awal, Sri Untari menyebutkan sekitar 10 kabupaten/kota yang sudah siap. “Ada beberapa, seperti Kota Surabaya, Mojokerto, Sumenep,” kata dia. Sebelumnya, DPD PDI-P menggelar rapat koordinasi (rakor) dalam menghadapi Pilkada Serentak 2020. Rakor bidang pemenangan pilkada ini diikuti DPC PDI-P yang di daerahnya bakal menggelar kontestasi pilkada tahun depan. Rakor ini dibuka oleh Sekretaris DPD PDI-P Jatim Sri Untari Bisowarno. Selain Untari, hadir jajaran pengurus DPD PDI-P Jatim, serta anggota Fraksi PDI-P DPRD Jatim. Sedangkan dari jajaran DPC, hadir ketua, sekretaris dan bendahara, serta wakabid pemenangan pemilu. “Saat Pilkada 2015 yang juga berlangsung di 19 kabupaten/kota se-Jatim, PDI-P menang di 13 kabupaten/kota. Makanya, pada Pilkada 2020, PDI-P diharapkan minimal bisa mempertahankan kemenangan seperti Pilkada 2015,” tandas dia. Bahkan, ketua Fraksi PDI-P DPRD Jatim itu optimistis PDI-P mampu menambah kemenangan dari dua daerah, yakni di Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Malang. “Jadi kita optimistis bisa memenangkan 15 dari 19 daerah yang menggelar Pilkada 2020 mendatang,” jelas politisi perempuan asal Malang yang digadang-gadang ikut maju di Pilkada Malang 2020. Keyakinan bisa menambah kemenangan pada Pilkada 2020, lanjut Untari, karena didukung banyak faktor. Di antaranya, solidnya kepengurusan PDI-P di seluruh Jatim. Kesolidan pengurus ini, lanjut dia, menentukan kemenangan hingga 50 persen. Faktor lainnya, lanjut Untari, yakni makin banyaknya kader PDI-P yang menjadi anggota legislatif  Bersambung ke halaman 10 

apalagi kalau truk sampah datang,” terang dia. Lurah Bubutan Mustofa Kholil mengatakan, pihaknya berusaha semaksimal mungkin agar aroma sampah dari TPS tidak mengganggu masyarakat. Dia juga mencegah hal-hal yang dapat mengganggu  Bersambung ke halaman 10 

Surabaya, Memorandum Guna meningkatkan kunjungan wisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim menyiapkan Festival Madura Raya untuk mengeksplor budaya dan pariwisata di Pulau Madura, tahun depan. “Bulan ini event Madura Raya akan kami diskusikan dengan empat kabupaten di Madura. Ini untuk membuat atraksi-atraksi wisata berbasis budaya karena banyak potensi yang bisa diekspos,” kata Kepala Disbudpar Jatim Sinarto, Jumat (14/12). Sinarto menjelaskan, potensi Madura yang akan ditonjolkan adalah wisata bahari. Mengingat

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Sinarto

pulau ini memiliki laut yang sangat bagus, termasuk atraksi  Bersambung ke halaman 10 

Gedung Karaoke Jarak Disulap Jadi SD dan SMP Bekas gedung karaoke di eks lokalisasi Jarak, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, akan disulap menjadi SDN dan SMPN. Rencananya, lembaga pendidikan tersebut akan dibangun tahun depan. M Syaifudin

FOTO: ISTIMEWA

Suasana kampung Dolly yang sekarang lebih humanis.

KEPALA Bidang Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya Iman Krestian mengatakan, untuk merealisasikan rencana tersebut, sekarang ini memasuki tahap perencanaan. “Memang rencana SDN dan SMPN ini satu atap. Untuk kepastiannya, ma-

sih menunggu hasil perencanaan,”ucap dia seraya menambahkan untuk anggaran belum diketahui. Gedung bekas karaoke itu sendiri, jelas Iman, sudah dibeli oleh Pemkot Surabaya. Karena lahannya luas, maka akan dibangun SD dan SMP.“Diperkirakan akan tuntas akhir 2020,”papar dia.

Selain membangun di eks lokalisasi Jarak, Iman mengungkapkan, Pemkot Surabaya juga membangun ruang atau kelas baru di sejumlah SD dan SMP. Ruang baru tersebut tersebar di beberapa lokasi. “Perinciannya adalah 12 SD dan 12 SMP yang akan dibangun ruang baru. Bentuknya nanti ada vertikal atau horizontal karena disesuaikan dengan kondisi lahan,” ujar dia. Ruang baru ini nantinya memiliki daya tampung 40 siswa. Iman menambahkan persoalan nanti akan dipakai 32 siswa per kelas atau lebih, tidak menjadi masalah. Sebab,itu kebijakan dinas terkait. “Selain penambahan ruang kelas

baru, juga dilakukan perbaikan konstruksi. Total anggaran Rp 87, 8 miliar,” imbuh dia. Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan, sekarang ini terjadi kelebihan siswa dalam satu kelas. Ada satu kelas yang berisi 38 hingga 40 siswa. Idealnya satu kelas itu berisi 32 siswa. Makanya, perlu tambahan ruang kelas baru di beberapa SMP dan SD. Khusus untuk sekolah yang lahannya terbatas, maka pembangunan kelas dengan model vertikal atau naik ke atas. Sedangkan yang lahannya luas, maka akan dibangun menapak  Bersambung ke halaman 10 


KOTA SURABAYA

SABTU PON, 14 DESEMBER 2019 HALAMAN 10

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KESEHATAN MATA PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Mata Kucing, Bersinar di Usia Balita Tanya: Dokter saya punya keponakan yang masih balita. Saya melihat ada kelainan di bagian matanya, seperti mata kucing bersinar, namun ketika malam. Apakah mata keponakan saya normal atau ada kelainan? Mila Sugiarti, Tropodo Indah, Sidoarjo Jawab: Mbak Mila yang ada di Tropodo, Sidoarjo. Kami Diasuh oleh: sampaikan terima Dr Lydia Nuradianti SpM kasih ada kepercayaan kepada kami untuk menjelaskan masalah kelainan mata. Memang sepertinya ada kelainan, tanda yang muncul dari retinoblastoma adalah berupa leukokoria, yaitu adanya warna putih pada pupil mata saat disinari cahaya. Pembuluh darah yang berada di belakang mata memancarkan warna merah jika kena cahaya. Selain itu, tanda-tanda yang dapat menyertai retinoblastoma adalah: mata merah dan bengkak, gerakan mata kanan dan kiri berbeda, atau tidak sejalan. Pupil selalu terbuka lebar. Penyebab terjadinya retinoblastoma bisa sejak janin berada dalam rahim. Selama tahap awal pertumbuhannya, sel retinoblas membelah diri menjadi sel baru. Selanjutnya, sel akan berkembang menjadi sel retina yang matang. Pada kasus retinoblastoma, terjadi perubahan atau mutasi gen sehingga sel tumbuh terus-menerus secara tidak terkendali. Hingga saat ini penyebab terjadinya mutasi gen belum dapat dipastikan. Sekitar 25 persen dari kasus retinoblastoma diturunkan dengan pola autosomal dominan, yaitu meskipun hanya salah satu orang tua yang mewariskan gen tersebut pada anak, dapat meningkatkan risiko terjadinya retinoblastoma. Retinoblastoma yang diturunkan biasanya akan menyerang kedua mata. Sedangkan retinoblastoma yang tidak diturunkan dari orang tua, umumnya hanya akan mengenai salah satu mata. Tingkat keparahan retinoblastoma dibedakan berdasarkan luasnya penyebaran dan lokasi kanker, yang kemudian akan menentukan langkah penanganan yang akan dilakukan. Pada tahap awal, yaitu intraocular retinoblastoma, sel kanker belum menyebar ke jaringan di luar mata. Sementara pada tahap lebih lanjut, atau extralocular retinoblastoma, sel kanker telah menyebar ke luar mata atau tubuh bagian lain. Sedangkan recurrent retinoblastoma merupakan retinoblastoma yang muncul kembali pada mata atau bagian tubuh lainnya. Saran saya segera periksakan ke dokter mata. Pemeriksaan mata secara rutin perlu dilakukan, terutama pada anak yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat retinoblastoma. Penemuan retinoblastoma pada tahap awal akan menentukan keberhasilan pengobatan. Pemeriksaan dapat dilakukan setiap bulan hingga usia satu tahun. Sedangkan pemeriksaan mata secara rutin pada orang dewasa dapat dilakukan paling tidak setahun sekali. Terima kasih semoga penjelasakan saya bermanfaat. (*)

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Kepala Staf Korem 084 Letkol Arm Aprianko Suseno berbincang dengan anggota yang ikut donor darah.

Sumbang Darah untuk Sesama Surabaya, Memorandum Menjelang peringatan Hari Juang TNI-AD dan HUT ke-71 Kodam V/Brawijaya, berbagai kegiatan kemanusiaan mulai digelar Korem 084/Bhaskara Jaya. Di antaranya, bakti sosial donor darah yang melibatkan ratusan prajurit korem. Kepala Staf Korem 084 Letkol Arm Aprianko Suseno mengatakan, baksos ini merupakan bukti kepedulian TNI-AD, khususnya korem, terhadap masyarakat. “Darah itu, kita serahkan sepenuhnya ke pihak PMI. Setetes darah kami, sangat berguna bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar dia, Jumat (13/12). Aprianko mengatakan, selain korem, baksos tersebut juga melibatkan seluruh kodim yang berada di wilayah teritorial Korem 084/Bhaskara Jaya. “Semuanya ikut berpartisipasi dalam baksos ini,” pungkas dia. (tyo/dhi)

Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

20 Pejabat Pemprov Dikopyok

Aries Jabat Kepala Badan Pengembangan SDM Surabaya, Memorandum Pergantian (mutasi) pejabat di lingkungan Pemprov Jatim, yang beberapa kali sempat tertunda, Jumat (13/12) petang akhirnya benar-benar direalisasi Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Bertempat di Gedung Negara Grahadi, 20 pejabat setingkat eselon II dilantik. Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menegaskan kepada pejabat yang baru saja dilantik agar membangun komitmen dan bekerja keras. “Sinergitasnya saya butuhkan. Saya harap indeks pembangunan manusia (IPM) terus meningkat, kemiskinan bisa diturunkan secara signifikan dan ketimpangan antara desa dan kota bisa diatasi,”ungkap Khofifah. Dalam kesempatan itu Khofifah tak lupa juga mendoakan para pejabat di lingkungan pemprov yang dipimpinnya itu. “Selamat menjalankan tugas, semoga Allah SWT selalu menganugerahkan kesehatan. Terima kasih semuanya,” terang Khofifah. Sementara, pengangkatan jabatan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemprov Jatim itu berdasarkan Surat Keputusan Gubernur nomor 821.2/6315/204/2019 tentang Pengangkatan Dalam Jabatan. Dalam salinan daftar nama

mutasi yang diterima Memorandum, terdapat nama Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim Drs H Aries Agung Paewai SSTP MM. Dalam mutasi kali ini Aries ditempatkan sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Ini tentunya menjadi tantangan bagi Aries di posisinya yang baru nanti, mengingat Aries selama ini memiliki latar belakang dan jam terbang di bidang protokoler. Untuk pejabat lain yang dimutasi di antaranya Drs M Hafidin Ilham menjadi Direktur RSJ Menur Surabaya, Dr Herlin Ferliana sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, sementara mantan Kadinkes Dr dr Kohar Hari Santoso diangkat sebagai Direktur RSUD Saiful Anwar Malang M Rudi Ermawan Yulianto sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jatim dan Bobby Soemiarsono menjabat Kepala

FOTO: ISTIMEWA

Aries Agung Paewai menandatangani berita acara pelantikan di hadapan Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Badan Pengelolaan Aset Daerah Provinsi Jatim. Untuk posisi Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jatim diduduki Jumadi. Sedangkan Kepala Dinas

Pendidikan diisi Dr Ir Wahid Wahyudi, Kepala BKD Provinsi Jatim dijabat Nur Kholis. Sebaliknya Anom Surahno mantan kepala BKD kini menduduki posisi Kepala Balitbang Provinsi Jatim.

Satu nama lagi yang ikut gerbong mutasi adalah mantan kepala Dishub Jatim Dr Raden Bagus Fattah Jasin yang kini menduduki Kepala Bakorwil Pamekasan. (yok/dhi)

BMKG Minta Warga Surabaya Waspadai Angin Downburst hujan itu cenderung lebih lebat dengan disertai angin,” kata dia. Angin tersebut lanjut Ari, ada dua macam sebelum turun hujan, yakni puting beliung dan downburst atau angin hempasan dari awan kumulonimbus (Cb). Angin tersebut sama membahayakan dengan angin puting beliung. “Angin ini cukup membahayakan seperti halnya angin puting beliung. Sama-sama bersifat merusak, tapi memiliki karakter berbeda,” ungkap dia. Lebih jauh, Ari mengungkapkan, angin tersebut bisa terjadi kapan saja, saat terbentuknya awan kumulonimbus. “Inilah yang disebut angin downburst atau angin hempasan dari awan kumulonimbus tersebut. Masyarakat diimbau lebih menjaga kewaspadaan karena angin ini

sebenarnya lebih sering terjadi sebelum hujan turun, walau dengan kekuatan angin yang berbeda. Khususnya, di masa peralihan dengan hujan yang bersifat sporadis,”ungkap dia. Angin hempasan, dijelaskan Ari, mudah terjadi pada masa pancaroba karena pembentukannya lebih cepat dan sebaliknya angin hempasan terjadi secara singkat. “Kemungkinan kejadiannya tidak lebih dari lima menit. Angin hemnpasan ini terjadi searah angin. Secara teknis itu terjadi karena peralihan musim panas menjadi dingin, sehingga tidak siap menerima perubahan cuaca tersebut,” tegas dia. Perlu diketahui, dibanding angin puting beliung, angin hempasan ini terjadi lebih ser-

BPB Petakan Daerah Rawan khususnya Surabaya, sampai awal Desember belum hujan,” jelas Eddy. Kejadian angin kencang itu telah terjadi di wilayah Rangkah, Kecamatan Tambaksari, Jumat (6/12) lalu, yang mengakibatkan tujuh motor dan pagar beton ringsek akibat tertimpa pohon besar. Kondisi serupa juga terjadi di Jalan Nambangan, Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak. Angin kencang berkecepatan lebih dari 16 knot memporak-porandakan atap empat rumah dan satu rumah lainnya rusak terkena tiang listrik yang roboh, Kamis (12/12). Atas kondisi angin kencang tersebut, lanjut dia, BPB sedang memetakan daerah rawan yang berpotensi terjadi angin kencang, seperti di kawasan Surabaya Timur dan Surabaya Barat. Namun, Eddy menerangkan proses terjadinya angin kencang tersebut tidak sesuai

dengan teori yang ada. Terkadang, pergerakan angin justru muncul dari atas. Kendati demikian, dengan potensi angin kencang yang tidak bisa diprediksi tersebut,lanjut dia, BPB akan menganalisa pergerakan terjadinya angin pada musim hujan tahun ini. Harapannya, BPB bisa mengantisipasi sebelum angin kencang melanda Kota Surabaya. Di samping itu, ujar Eddy, untuk mengantisipasi terjadinya angin kencang tersebut, BPB Linmas, Satpol PP, Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya gencar melakukan perantingan-perantingan pohon yang kondisinya rapuh. Selain itu, juga menertibkan papan reklame dan baliho yang sudah tua dan rapuh. Ini dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya korban jiwa saat terjadi angin kencang. Eddy juga meminta masyarakat untuk tetap waspada

Warga Keluhkan Bau Sampah TPS Koblen pelintas atau pengguna jalan di TPS Koblen. “Tentunya, kami koordinasi dengan petugas DKRTH Surabaya melakukan pembersihan. Kami berupaya untuk menjaga lingkungan di area TPS. Beberapa di antaranya yakni melakukan penyemprotan jika itu

diperlukan,” ungkap Mustofa. Selain itu, lanjut dia, pengangkutan sampah pada musim hujan lebih banyak dan dilakukan setiap hari.”Kami upayakan agar tidak ada air lindi yang turun di jalan. Apabila ini terjadi, jalan bisa licin ketika hujan turun. Untuk itu, dalam

ing.“Kalau puting beliung itu ditandai dengan putaran angin. Puting beliung ini terjadi karena proses penyedotan uap. Ini untuk proses pembentukan awan agar matang untuk terjadinya hujan,” imbuh dia. Menurut Ari, angin hempasan tersebut bisa terjadi di mana saja. “Jadi bukan hanya di Surabaya wilayah pesisir saja. Di mana awan kumulonimbus terbentuk, potensi angin hempasan bisa terjadi tiba-tiba. Untuk itu, masyarakat harus waspada terhadap adanya awan kumulonimbus (bentuknya seperti bunga kol) yang tiba-tiba berubah warna menjadi hitam. Jika melihat kondisi itu masyarakat harus waspada,” papar Ari. Untuk itu, lanjut dia, masyarakat harus lebih waspada

Sambungan dari halaman 9 lantaran potensi angin kencang di Surabaya tidak bisa diprediksi. Potensi angin kencang itu, sewaktu-waktu disebut bisa menerjang wilayah Kota Surabaya. “Ketika ada hujan deras atau angin kencang, tolong kepada masyarakat tidak berdiri di bawah pohon rindang. Ini untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,” imbuh dia. Eddy menegaskan, Pemkot Surabaya gencar melakukan penanaman pohon di hampir semua wilayah Kota Pahlawan, di antaranya berfungsi untuk menahan pergerakan angin. Sebab, apabila pohon tersebut tidak cukup kuat menahan laju pergerakan angin, tetap bisa tumbang dan ambruk. “Karena itu semua upaya untuk mengantisipasi terjadinya angin kencang tetap dilakukan. Makanya kami meminta semua tetap hati-hati. Pohon-pohon tetap kita lakukan perantingan,” ujar dia. (alf/dhi)

Sambungan dari halaman 9 pengangkutan sampah, kami menekankan kepada petugas agar tidak ada air lindi yang turun,” tegas dia. Kepada masyarakat, Mustofa mengimbau agar membuang sampah pada tempatnya. Ini juga sebagai upaya mengurangi bau yang tidak sedap.”Selain itu,

Sambungan dari halaman 9 terkait fenomena angin kencang yang terjadi di Kota Pahlawan tersebut cukup berbahaya. BMKG juga mengimbau untuk memperhatikan lingkungan

masing-masing.“Jadi kalau ada pohon yang mengkhawatirkan bisa dilakukan perantingan, pemangkasan, dan lain-lain,” pungkas dia. (alf/dhi)

Pemilihan RW... menjadikan pemilihan ketua RW lebih seru. Bahkan, hasil pemilihan ini bisa muncul ketidakpuasan dari calon maupun pendukungnya. Yang pasti, calon ketua RW terpilih, harus akuntabel yaitu dapat mempertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. “Selain itu, menjalankan roda organisasi secara demokratis,” kata dia.

Sambungan dari halaman 9 Apakah pemilihan RW sekarang ini juga masuk kepentingan politik, mengingat pada 2020 ada pemilihan wali kota Surabaya, Cahyo menandaskan, itu bisa sajaterjadi, namun kecil. Sebab, calon yang diusung oleh partai tidak bersentuhan langsung dengan warga. Justru yang bersentuhan langsung adalah calon dari jalur independen. Karena mereka mengumpulkan KTP dari masyarakat. (udi/dhi)

Disbudpar Jatim... budaya seperti karapan sapi, dan berbagai tari-tarian dan pertunjukan lainnya. “Saat ini kami sedang pilih-pilih apa saja yang bisa ditonjolkan. Bahkan, kesenian dan batik Madura yang khas juga cukup menonjol,” terang dia. Selain di Madura, Disbudpar Jatim juga mengeksplor kegiatan budaya di wilayah Selingkar Wilis, seperti Pacitan, Ngawi, dan Ponorogo akan ditingkatkan jumlah atraksi-atraksinya termasuk tata kelolanya. Lantaran wilayah Ponorogo memiliki atraksi budaya Reog Ponorogo yang cukup besar. “Kita punya event besar seperti Reog Ponorogo tapi memang tata kelolanya belum maksimal. Namun sekarang sudah ada potensi jalur Pansela (Pantai Selatan) yang memper-

Sambungan dari halaman 9 mudah akses perjalanan dari Jogjakarta. Nah, itu bisa kita kembangkan misalnya ada Tour De Selingkar Wilis,” imbuh dia. Bedasarkan data Badan Pusat Statistik Jatim, lanjut dia, kunjungan wisata mancanegara (wisman) ke Jatim sepanjang Januari-Oktober 2019 mencapai 206.524 kunjungan atau turun 21,75% dibandingkan periode sama 2018 yang mencapai 263.928 kunjungan. “Oktober saja kunjungannya hanya mencapai 21.152 kunjungan atau turun 18,45% dibandingkan tahun lalu di bulan yang sama mencapai 25.938 kunjungan. Kami harap kegiatan Madura Raya mempunyai daya tarik, sehingga bisa meningkatkan pengunjung wisatanya,” pungkas dia. (why/dhi)

PDI-P Jatim Optimistis... melalui Pemilu 2019 lalu. Tercatat ada 316 kader PDI-P yang menjadi anggota DPRD di kabupaten/ kota se-Jatim.Itu belum anggota Fraksi PDI-P DPRD Jatim yang jumlahnya meningkat dari 19 menjadi 27 orang. “Mereka sebagai bagian dari mesin utama partai dalam memenangkan kontestasi pemilu di daerahnya,” ungkap Sri Untari. Dia menambahkan, meski demikian, tidak menutup kemungkinan PDI-P akan mengusung

Sambungan dari halaman 9

kandidat dari kalangan eksternal, namun PDI-P akan mengutamakan kader sendiri dalam menentukan bakal calon yang maju di Pilkada Serentak 2020. “Belajar dari pengalaman sebelumnya, ada kepala daerah atau wakil kepala daerah yang diusung PDI-P, namun akhirnya tidak pernah berkomunikasi dengan partai. Bahkan, malah ada yang berpaling ke partai lain,” pungkas di. (day/dhi)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Supriadi, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Muhammad Arif Alfiansyah, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kontributor Blitar: Prawoto Sadewo, Kontributor Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


MADURA

SABTU PON, 14 DESEMBER 2019 HALAMAN 11

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Usai Sidak, Komisi II Bakal Panggil PT Sumekar “Sebelum kejadian muncul, kami sempat mengundang secara resmi namun tidak satu pun dari mereka datang menemui komisi II,” terang dia usai sidak ke lokasi penimbunan BBM ilegal, Jumat (13/12). Undangan itu untuk menanyakan berbagai hal kerja sama BUMD dengan perusahaan lain. Karena yang bersangkutan tidak hadir komi-

si II, tidak mengetahui seluk beluk kerja sama antara BUMD dengan perusahan lain. Selanjutnya anggota komisi II akan mempelajari berapa lama PT Sumekar bekerja sama dengan perusahaan PT Pelita Petroleum Indonesia (PPI). Apabila sudah dinyatakan terbukti diharapkan ada sanksi. Direktur Pelaksana PT Sumekar

Ahmad Zainal Arifin berdalih, selaku konsumen merasa dirugikan adanya peristiwa tersebut. Dia mengaku tidak tahu menahu soal perusahaan yang menjual solar kepada perusahaanya itu BBM bersubsidi ilegal. “Karena saat kami tanyakan kelengkapan dokumennya, lengkap kok. Kalau terjadi apa-apa bukan ranah kami,” kata dia singkat. (uri/udi) FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI

Sumenep, Memorandum Komisi II DPRD Sumenep menyidak tempat penimbunan BBM ilegal di Desa Kebundadap, Kecamatan Saronggi. Anggota komisi, H Subaidi, mengatakan dalam waktu dekat akan memanggil BUMD PT Sumekar milik Pemkab Sumenep. Tujuannya untuk meminta keterangan seberapa jauh keterlibatannya dalam kasus BBM ilegal yang sekarang ditangani Polda Jatim.

Komisi II DPRD Sumenep mendatangi tempat penimbunan BBM di Desa Kebundadap, Kecamatan Saronggi, Sumenep.

Warga mendapatkan pelayanan kesehatan dan sembako dalam acara bakti sosial baharkam.

Ribuan Warga Sampang Datangi Bakti Sosial Baharkam Sampang, Memorandum Senyum terpancar dari ribuan warga Sampang, Madura, Jumat (13/12). Mereka berkesempatan untuk berobat dan mendapatkan sembako secara gratis. Tercatat, ada 1.000 warga yang mengikuti program bakti sosial dan bakti kesehatan yang digagas Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri. Kabaharkam Polri Komjen Firli Bahuri mengatakan pihaknya ingin mendukung pemerintah mewujudkan Indonesia yang unggul. “Baksos ini untuk mendukung percepatan, mewujudkan Indonesia itu Indonesia yang maju dan sumber daya manusia itu yang unggul,” papar Firli usai baksos di Polres Sampang, Madura, Jumat (13/12). Ia menambahkan salah satu pilarnya melalui kesehatan dan pendidikan. Tentu Polri menangkap agenda nasional tersebut. Maka pihaknya atas perintah Kapolri sudah melaksanakan kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan di beberapa daerah. Firli menyebut ada beberapa data yang membuat Sampang dinilai cocok. Salah satunya, angka kemiskinan di sini masih cukup tinggi. Karena pertama didorong dari data yang kita punya angka kemiskinan yang masih tinggi walaupun angka pengangguran sangat rendah,” ungkap Firli sebagaimana dilansir detik.com. Sampang itu penganggurannya cuma 2,42% itu rendah banget nasional kan berkisar sekitar 5,1%. Angka pembangunan manusia 6,1 ini bagus terus ada juga kita lihat dari angka gini rasio itu bagus 0,242 nasional 0,37,” imbuhnya. Tak hanya itu, Firli juga memiliki pesan khusus kepada Bupati Sampang. Firli ingin kepala daerah bisa menyisir kembali APBD dan berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Sampang. “Artinya Sampang itu bagus, tetapi kita ada masalah kenapa masih banyak yang kurang beruntung, tak lain ditunjukkan dari Angka kemiskinan? Tadi saya sudah bicara dengan pak bupati bagaimana membuat program di cek ulang APBDnya untuk menyasar upaya-upaya penurunan kemiskinan,” lanjut Firli. Sementara itu, tak berhenti di sini, Firli menyebut program ini akan berlanjut di beberapa daerah lain. Setelah disambung, pihaknya akan berangkat ke daerah perbatasan NKRI daerah NTT khususnya daerah Tambun. “Beberapa waktu lalu kita sudah di Jawa Tengah dan juga pernah beberapa waktu yang lalu kita di Sulawesi Selatan, terus mobile, mudah-mudahan kegiatan kita ini memberikan dampak manfaat kepada seluruh masyarakat,” harap Firli. Selain itu, Firli menyebut total ada enam indikator yang membuat pihaknya memilih Sampang menjadi lokasi baksos ini. Enam indikator ini diambil dari data kesejahteraan. Pemilihan wilayah tadi dari data kesejahteraan. Kalau ingin melihat kesejahteraan ada 6 indikator. “Pertama indeks pembangunan manusia, kedua angka kemiskinan, ketiga angka pengangguran, keempat angka kematian ibu yang melahirkan, kelima angka kematian bayi dan yang terakhir angka gizi rasio,” papar Firli. (*/udi)

Bangkalan, Memorandum Angin puting beliung yang menerjang beberapa wilayah di Kabupaten Bangkalan, menimbulkan kerusakan yang cukup parah. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan Rizal Morris mengungkapkan angin puting terjadi pada Rabu (11/12) di jantung Kota Bangkalan yaitu di Kelurahan di Kecamatan Bangkalan Kota. Yakni Kelurahan Demangan, Pangeranan, Mlajah, Kemayoran, Kraton dan Kelurahan Bancaran. Sebelumnya puting beliun ini menerjang Desa Burneh, Benangkah dan Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Senin (9/12). Angin puting beliung itu merobohkan sejumlah pohon

di Jalan RE Martadinata, Soekarno-Hatta, KH Moh Kholil, Teuku Umar, Sedingkap, Letnan Abdullah, KH Moh Toha, Moh Yasin, KH Marzuki dan Jalan Halim Perdana Kusuma. Beberapa pohon peneduh di Jalan Raya Kelurahan Mlajah juga roboh. Yummah (25), warga kelurahan setempat, yang naik kendaraan roda tiga Tossa, tertimpa tertimpa pohon yang mengakibatkan luka di kepala. Selain itu, tak terhitung berapa jumlah pohon ukuran kecil di areal kebun dan pekarangan penduduk yang roboh tumpang-tindih.” Tiga pohon jati ukuran besar di depan rumah saya juga tumbang. Syukurlah tidak menimpa rumah warga,” kata Moh Ridwan, warga Jalan RE Martadinata, Kelurahan Mlajah.

Kepala BPBD Bangkalan Rizal Morris AP MSi

Kerusakan ringan, sedang, dan berat, dialami rumah, toko,

kendaraan, dan gedung perkantoran. Di kompleks perumahan Griya Utama, Kelurahan Mlajah, tercatat ada enam rumah warga rusak ringan dan sedang. Dua rumah warga di kompleks perumahan Pangeranan Asri, Kelurahan Pengeranan, juga mengalami nasib serupa. Dua toko di Jalan Sdoekarno-Hatta juga rusak sedang. Begitu juga gedung Kantor Kelurahan Demangan mengalami nasib serupa.” Sebuah kendaraan roda Tossa pengangkut air mineral juga rusak parah karena tertimpa pohon robih di Jalan Sedingkap, Kelurahan Mlajah,” ungkap Rizal. Data kerusakan itu, sambung Rizal, masih bersifat sementara. Berapa angka jumlah pastinya, petugas TRC-BPBD

masih akan melakukan ivestigasi lapangan dan pendataan lebih lanjut. Rizal menjelaskan pasca amuk angin putting beliung, ratusan personel dari tim gabungan TRS-BPBD, Polres, Kodim 0829, dinas lingkungan hidup (DLH), PMI, damkar, satpol PP, Tagana dinas sosial, PLN, PT Telkom dan anggota Muspika Kecamatan Bangkalan, segara turun melakukan pengamanan dan perbersihan di lokasi musibah. “Puluhan warga dan santri dari beberapa pondok pesantren, juga ikut membantu. Mereka ramai-ramai memotong dan mengangkut badan, dahan dan ranting pohon ke tepi jalan protokol. Itu kami lakukan hingga malam hari,” tegas Rizal. (ras/udi).

Bantuan Bersumber Dana Pajak Rokok Harus Tepat Sasaran Sumenep, Memorandum Usai melakukan monitoring dan evaluasi (monev) realisasi penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2019, Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep kembali melakukan monev realisasi bantuan yang bersumber dari dana pajak rokok. Kegiatan monev realisasi dana yang bersumber pajak rokok ini dilaksanakan sejak 12 Desember sampai dengan 18 Desember 2019. Tim monitoring terdiri dari bagian perekonomian bersama organisasi perangkat daerah (OPD) pelaksana. Adapun rincian OPD pelaksana dan kegiatan-kegiatan serta penerimanya, antara lain dinas kesehatan mendapat pengadaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan pengadaan alat kesehatan (alkes) dengan penerima Puskesmas Ambunten. Pengadaan tabung oksigen, vein finder dan tensimeter mobile, mesin genset di Puskesmas Pasongsongan. Pengadaan IPAL dan alkes di Puskesmas Batuputih. Pengadaan IPAL, tensimeter, dan tabung oksigen di Puskesmas Batuan. Pengadaan projection vein finder di Puskesmas Lenteng. Pengadaan alkes berupa projection vein finder dan tabung oksigen di Puskesmas Guluk-guluk. Pengadaan tensimeter mobile dan tabung oksigen di Puskesmas Ganding. Pengadan IPAL di Puskesmas Pamolokan. Sementara di RSUD dr H Moh Anwar Sumenep mendapat pengadaan alat kedokteran umum. Di antaranya, mesin pengering linen pasien, mesin cuci linen infeksius, saniswis biosanitezer, vital sign simulator, pharmaceutical refrigerator, digital scale dewasa, automatic blood pressure, dental chair, panoramic 2D, endomotor, kacamata lup zeiss 4 kali, scaller DMS, VDW ultra, implant motor. Sedangkan Dinas Lingkun-

Bantuan alat kesehatan di salah satu puskesmas.

gan Hidup Kabupaten Sumenep mendapat bantuan tempat pembuangan akhir (TPA) yang diletakkan di Kecamatan Batuan. Kepala Puskesmas PasongsonganYeni Tri Suci sebagai salah seorang penerima mengatakan, bantuan yang disalurkan oleh pemerintah melalui hasil pajak rokok sangat bermanfaat bagi masyarakat. Karena menurut dia, sarana kesehatan semakin lengkap dan pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal. Dia berjanji untuk menjaga dan merawat bantuan sarana prasarana yang bersumber dari pajak rokok tersebut. Misalnya bantuan genset yang sangat bermanfaat ketika ada pemadaman listrik. Selama ini Puskesmas Pasongsongan hanya memiliki satu unit genset. Kabag Perekonomian Setkab Sumenep Achmad Laili Maulidy mengatakan, monev merupakan kegiatan wajib yang dilakukan setiap tahun. Untuk mengontrol penggunaan bantuan yang bersumber dari pajak rokok, apakah telah berfungsi maksimal bagi masyarakat. “Tugas kami mengkroscek apakah bantuan sudah sampai atau belum. Apakah dira-

FOTO: MEMORANDUM/ AINUL ANAM

FOTO: MEMORANDUM/ IST

Akibat Sapuan Puting Beliung, Bangkalan Porak Poranda

Tim monev memantau bantuan yang bersumber dari pajak rokok.

sakan oleh masyarakat atau tidak. Kami juga mengevaluasi sekaligus mendata apa saja permasalahan-permasalahan yang belum terselesaikan di masyarakat,” terang dia.

Laili juga mengimbau kepada masyarakat agar menghindari produk ilegal, terutama di bidang konsumsi rokok. Selain tidak baik bagi kesehatan, menurutnya juga mendukung

produk yang cacat hukum. “Bantuan yang bersumber dari pajak rokok mencapai Rp 38 miliar. 60 persen bantuannya untuk bidang kesehatan,” tandas Laili. (aan/udi)


PASURUAN

SABTU PON, 14 DESEMBER 2019 HALAMAN 12

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

Satlantas Polres Pasuruan Amankan Vespa Dimodifikasi Seperti Mobil

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Pasuruan, Memorandum Membahayakan pengguna lalu lintas, sebuah Vespa bermodif mobil diamankan Satlantas Polres Pasuruan, Kamis (12/12). Kendaraan yang ditumpangi tumpangi lima remaja ini dipakai menghadiri acara perkumpulan Vespa di luar ar daerah Pasuruan.

Belasan ban motor yang disita Satlantas Polres Pasuruan.

Vespa berdimensi seperti mobil.

AKP Bayu Halim Kasat Lantas Polres Pasuruan menuturkan, dirinya memahami jiwa dari anak muda tersebut. Namun, bagaimanapun memodifikasi kendaraan, bisa membahayakan bagi si pengendara dan pengguna lalu lintas yang lainnya. “Ini saya gak tau bagaimana caranya, tapi modifnya asalnya sepeda motor bisa jadi seperti ini, berdimensi seperti mobil dan tentunya sangat membahayakan bagi pengguna jalan,” ungkap dia. Bayu menambahkan, pemilik sepeda motor ini adalah seorang anak muda yang berasal dari Bogor. Pada saat diamankan, di kendaraan tersebut ada 5 orang penumpang, di antaranya adalah dari Lumajang, Pasuruan, dan Madiun. “Dalam penindakan tersebut, kami tidak memberikan tilang, tapi kita hanya memberikan imbauan dan menyuruh mereka dengan ikhlas membongkar kendaraan tersebut di Polsek Beji. Menurut kami, mereka itu adalah anak muda yang termasuk orang-orang dengan pola pikir yang khusus, sehingga kami mengambil langkah humanis tapi tegas untuk memberikan edukasi tersendiri bagi mereka,” imbuh dia. Ada cerita tersendiri dalam penindakan tersebut, dengan jiwa anak jalanan yang sering disebut sebagai anak punk ini, Bayu merasa simpatik, sebab, di saat beberapa anak punk tersebut disuruh membongkar kendaraanya. Dengan rasa kooperatif dan ikhlas sekali, mereka membongkar satu persatu dari bagian modifikasi tersebut, hingga tersisa mesin kendaraan bermotornya. “Untuk modifikasinya, seperti belasan ban kami amankan, sedangkan untuk mesinnya dibawa pulang oleh si pemilik motor.

sih ongkos Sampai-sampai, mereka kita kasih idak punya untuk pulang, karena mengaku tidak ar Bayu. uang untuk ongkos pulang,” papar mbau, Lebih lanjut, Bayu mengimbau, a-coagar masyarakat tidak mencoba-coan ba untuk memodifikasi kendaraan bermotor yang dapat membaha-yakan pengendara dan pengguna lalu lintas yang lainnya. “Seperti apapun modifikasinya, tapi kalau berbahaya, itu tidak boleh dan akan kami tindak secara tegas. Harapan kami, semoga di Kabupaten Pasuruan tidak ada lagi modifikasi yang seperti itu, dan jadikan keselamatan menjadi cita-cita bersama dalam berlalu lintas,”tandasnya kepada Memorandum. (rul/mas/tyo) AKP Bayu Halim, Kasat Lantas Polres Pasuruan

Dua dari lima anak punk membongkar kendaraan bermotornya.

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

Pelaku perusakan warung kopi dan kendaraan mendapat pembinaan.

san karena merupakan hal penting agar lebih mengawasi perilaku anak-anaknya,” tandasnya. Tak hanya itu, sanksi wajib lapor yang dijatuhkan kepolisian, diberlakukan kepada 10 pelaku perusakan hingga batas waktu selesainya perayaan tahun baru 2020. Hal itu dilakukan sebagai pembinaan sekaligus antisipasi kejadian perusakan serupa kembali terjadi pada malam pergantian tahun. “Mereka wajib lapor setiap hari sampai awal tahun baru nanti. Sepulang sekolah mereka harus ke Mapolsek Mayangan,” ucap IPTU Mugi. Soal kerugian warung kopi dan

kendaraan yang dirusak, lanjut IPTU Mugi, polisi membebankan biayanya kepada masing-masin orang tua pelaku.. Tindakan tegas diperlukan, kata Mugi, agar ada efek jera. Selain itu, polisi akan menggiatkan razia ke lokasi yang rawan menjadi tempat berkumpulnya geng motor. Diberitakan sebelumnya, sekelompok pemuda bertindak anarkis. Yang menyebabkan sebuah warung kopi dan 4 unit sepeda motor rusak. Aksi perusakan itu sempat viral di media sosial, hingga akhirnya para pelaku berhasil diringkus Polisi. (mhd/tyo)

Probolinggo, Memorandum S a t r e s k r i m Po l r e s Probolinggo Kota merazia Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kasbah, di Jalan Soekarno Hatta, Kota Probolinggo. Sehingga membuat para pelangsir bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium kabur memacu motornya. Mereka membeli BBM menggunakan kendaraan motor pribadi dengan tangki buatan yang terbuat dari plateser yang sudah dimodifikasi. Dengan alat ini, kapasitas BBM menjadi lebih banyak. Bahkan, mereka dapat bolak-balik membeli BBM di sejumlah SPBU yang berbeda, dengan tujuan aksinya tak akan diketahui.

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Polres Probolinggo Kota Razia Pelangsir BBM

Petugas Satreskrim Polres Probolinggo Kota mengamankan tiga unit motor dengan tangki yang sudah dimodifikasi untuk mengisi BBM di SPBU.

“Kami melakukan razia di SPBU itu karena menanggapi keluhan dan laporan masyarakat di mana beberapa SPBU kerap melayani para pelangsir,” tutur Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendi Susanto, Jumat (13/12). Dikatakannya, aksi kabur

para pelangsir itu setelah melihat kedatangan anggota Polres Probolinggo Kota yang akan melakukan penindakan tegas di lapangan sesuai informasi masyarakat. “Petugas di lapangan berhasil amankan barang bukti tiga unit sepeda motor yang telah dimodifikasi tangki BBM-

nya,” tandas Kasatreskrim. Lebih lanjut, Nanang Fendi Santoso menambahkan, untuk penanganan 3 unit sepeda motor akan diserahkan kepada Satlantas Polres Probolinggo Kota untuk diberikan sanksi tilang apabila dokumen surat-surat kendaraannya tidak lengkap. Asmuin (35), warga Desa Pohsangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, saat diintrogasi petugas menjelaskan, dirinya terpaksa membeli bensin menggunakan motor yang sudah dimodifikasi itu karena dilarang mengunakan jiregen. “Saya hanya pedagang eceran kecil, Pak. BBM itu saya jual lagi di rumah,” ungkapnya.(mhd/tyo)

Bunda Indah, di beberapa rumah warga yang berada di Jalan A. Jamaari RT 1 dan 2 / RW 11, Kelurahan Jogotrunan, Kecamatan Lumajang, Kamis (12/12). Pada kesempatan tersebut, Cak Thoriq sempat berpesan kepada para keluarga penerima manfaat PKH, namun sudah merasa mampu, agar secara sukarela mengundurkan diri dari penerima bantuan PKH. “Pemerintah Kabupaten Lumajang mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang dengan sukarela mengundurkan diri dari program keluarga harapan,” ujarnya. Cak Thoriq, mengungkapkan bahwa sebelum adanya identifikasi secara masal dirinya dan Bunda Indah akan terus mencari sekaligus mengidentifikasi rumah yang lain agar ban-

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Lumajang, Memorandum Banyak cara agar masyarakat yang sudah merasa mampu dalam hal perekonomian, untuk mengundurkan diri dari anggota Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPMPKH), dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Bupati Lumajang Thoriqul Haq, bersama Wakil Bupati Indah Amperawati. Yaitu, memasang lebel bertuliskan Keluarga Miskin Penerima Bantuan Sosial PKH dan BPNT pada setiap dinding rumah warga yang menerima bantuan tersebut. Pelebelan tersebut, dilakukan kali pertama oleh Bupati Lumajang, yang akrab disapa Cak Thoriq bersamaWakil Bupati Lumajang,

Cak Thoriq bersama Bunda Indah melebel rumah warga penerima bantuan.

tuan PKH itu dapat tepat sasaran. “Ada beberapa warga merasa malu rumahnya diberi lebel miskin, terpaksa pilih mundur dari anggota penerima bantuan PKH,” imbuh Cak Thoriq. Senada, juga disanpaikan oleh Bunda Indah. Wabup menambahkan, bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang akan memberikan penghargaan

berupa piagam kepada KPMPKH namun menyatakan mundur karena merasa mampu. “Dengan meningkatnya perekonomian di Kabupaten Lumajang saya harap jumlah penerima bantuan PKH berkurang, karena itu merupakan indentifikasi dan indikasi bahwa kemiskinan di Kabupaten Lumajang berkurang,” ujarnya. (tri/tyo)

Permudah Pelayanan, Smart City Dapat Diterapkan Lumajang, Memorandum Guna mempertinggi efisiensi serta lebih mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati, menekankan agar Smart City dapat diterapkan pada 2020. Wabup yang akrab disapa Bunda Indah itu mengatakan, untuk mempermudah pelayanan tersebut, Pemkab Lumajang harus mulai mengembangkan suatu sistem yang terintegrasi. “Intinya adalah diskusi, temanteman Kepala OPD boleh menanyakan apa saja bagaimana Lumajang bisa smart kedepan agar smart village,smart city segera diterapkan,” kata wabup dalam Focus Group Discussion (FGD) Integrasi Sistem Elektronik, di Hall Galaxy Kelapan, Jum’at (13/12). Wabup menerangkan, berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi semakin memacu instansi pemerintahan dalam mengikuti dan menerapkan teknologi informasi untuk menjalankan roda pemerintahan. Ia berharap sistem elektronik su-

FOTO: MEMORANDUM/HUM

Probolinggo, Memorandum Reskrim Polsek Mayangan memberi sanksi wajib lapor terhadap kawanan geng motor yang menjadi pelaku perusakan warung kopi dan sepeda motor di Jalan Panglima Sudirman, Kota Probolinggo, beberapa waktu lalu. Kanit Reskrim Polsek Mayangan, Iptu Mugi mengatakan, dalam kasus perusakan warung kopi yang melibatkan anggota geng motor, polisi sebelumnya meringkus 7 orang pelaku perusakan, namun saat ini bertambah jumlahnya menjadi 10 orang. Pelaku mayoritas masih berstatus pelajar, sehingga membuat kepolisian menjatuhkan sanksi disiplin wajib lapor. “Kami jatuhkan sanksi disiplin wajib lapor, karena para pelaku masih pelajar,” kata Mugi, usai memberikan pembinaan sebagai efek jera, di halaman Mapolsek Mayangan, Jumat (13/12). Mugi menjelaskan, kewajiban ini sebagai bentuk pemberian efek jera, agar tidak mengulangi perbuatannya. Sebelum pulang, puluhan remaja ini juga sempat mendapatkan pembinaan Kapolsek Mayangan Kompol Ahmad Firman Wahyudi. Selain itu, para orang tua mereka juga ikut dipanggil. “Pemanggilan itu bukan tanpa ala-

Warga Penerima PKH Pilih Mundur

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Geng Motor Anarkis Disanksi Wajib Lapor

Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati pada acara FGD Integrasi Sistem Elektronik.

dah mulai diintegrasikan dan dijalankan, seperti halnya Naskah Dinas Elektronik (Nadine) yang akan dapat mempermudah proses surat menyurat di lingkup Pemkab Lumajang. “Ayo segera, awal tahun 2020 harus sudah berjalan, tidak lagi ditemui kertas, semua menggunakan elektronik, menggunakan IT serta bagaimana Kabupaten Lumajang ini bisa smart di tahun yang akan datang,” pungkasnya. Sementara itu, Plt Kepala Dinas Ko-

munikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang Dewi Sawitri mengungkapkan, infrastruktur sistem aplikasi Pemkab Lumajang saat ini tercatat memiliki 67 sistem aplikasi, namun sebagian besar belum terintegrasi. Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, ia berharap sistem aplikasi yang dimiliki pemkab lebih terintegrasi dan konsep Smart City di Lumajang dapat segera terwujud. “Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi kita semua tentang Smart City dan SPBE, meningkatkan komitmen bersama dalam rangka integrasi sistem elektronik sehingga pelayanan kepada masyarakat lebih ditingkatkan, lebih efektif dan efisiensi baik waktu dan biaya,” terangnya. FGD Interaksi Sistem Elektronik tersebut diikuti oleh jajaran Asisten Setda Lumajang, Kepala OPD, Camat, Pimpinan BUMD dan Lurah se-Kabupaten Lumajang. Sementara bertindak sebagai narasumber Endroyono, DEA Kepala Tim SIEC dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. (hum/tri/tyo)


OLAHRAGA

SABTU PON, 14 DESEMBER 2019 HALAMAN 13

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Asia Junior Championship U-17 dan U-15

KONI JaƟm

Unggulan Teratas Ganda Putra U-17 Tumbang Surabaya, Memorandum Datang dengan status unggulan teratas di ganda putra U-17, pasangan Malaysia Justin Hoh/M Fazri Mohammad Razif justru terhenti di babak ketiga dalam kejuaraan Asia Junior Championship U-17 dan U-15 2019 yang berlangsung di GOR Sudirman, Surabaya, Jumat (13/12). Hebatnya, ganda junior terbaik dari negeri Jiran tersebut disingkirkan pasangan nonunggulan Indonesia Muhammad Gibran/Gerardo Rizullah dengan dua game 24-22, 21-16. “Sejak awal saya dan Gerardo tak minder meski yang dihadapi unggulan teratas,” terang Gibran menceritakan salah satu resep memenangi pertandingan kemarin. Pebulu tangkis asal Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan tersebut, di game pertama kendati diakhiri dengan deuce, namun dia menilai lebih mudah. Berbeda dengan game kedua ketika lawan memberikan perlawanan sengit. Gibran/Gerardo bahkan sem-

Servis menjadi salah satu strategi ganda putra nonunggulan M Gibran/Gerardo R melaju ke perempatfinal Asia Junior Championship U-17.

pat tertinggal 12-16. Menurut Gibran, lawan mengubah strategi dan ini sempat menyulitkannya. “Mereka mengajak main cepat. Tapi, pelatih menyarankan agar kami bermain depan (penempatan shuttle cock),” ucap Gibran menirukan instruksi pelatihnya, Luluk Hadiyanto. Luluk Hadiyanto, mantan pemain ganda putra terbaik Indonesia, memang cepat membaca perubahan strategi lawan. Tenaga

dan fisik yang lebih kuat pasangan Malaysia itu menjadi senjata untuk mengajak main cepat. “Terpancing, itu yang membuat Gibran/Gerardo keteteran dan tertinggal jauh. Saya bilang ke mereka, mainkan tempo lambat dan kasih shuttle cock di bagian depan,” ungkap Luluk. Di perempatfinal, Gibran/ Gerardo sudah ditunggu unggulan ketujuh, pasangan Thailand Tatchapol/Chakkapat Norkhat. Mereka melaju setelah melewati

Tseng Zih Cyuan/Wen Sheng Hao (China Taipei) dengan 20-22, 2113, 21-13. Final U-15 dan U-17 akan digelar serentak pada 15 Desember. Dengan target juara umum, PP PBSI memang menjadikan ajang kejuaraan junior pertama di Asia dengan wakil pebulu tangkis peringkat terbaik di masing-masing negara, sebagai alat pantau kekuatan negara lain 5-10 tahun ke depan. (*/epe)

Usulkan Bonus Peraih Medali SEA Games Surabaya, Memorandum Kontingen Indonesia mengakhiri SEA Games 2019 di Filipina dengan menempati posisi keempat pengumpul medali terbanyak. Kendati gagal menembus posisi runner up, namun torehan medali digapai melebihi target Presiden RI. Salah satu penyumbang medali Indonesia merupakan atlet-atlet asal Jatim. Untuk mengapresiasi perjuangan mereka, KONI Jatim tengah menyusun dan mengusulkan bonus atlet asal Jatim yang membawa pulang medali. Hal ini untuk merespons keinginan Pemerntah provinsi (Pemprov) Jatim sebelumnya yang akan memberikan bonus. Langkah ini dibenarkan Ketua Harian KONI Jatim M Nabil. Menurut dia, pihaknyax sudah berkomunikasi intens dengan Gubernur Khofifah Indar Parawansa. “Untuk bonus sedang kami ajukan ke ibu Gubernur. Istilahnya kita ingin memberikan tali asih kepada para atlet yang telah berjuang di SEA Games,” terangnya, Jumat (13/12). Kemarin, KONI Jatim juga menyambut kedatangan atletnya yang pulang dari Filipina di Bandara Internasional Juanda. “Kita menyambut seluruh atlet baik yang meraih medali atau tidak,” imbuh Nabil. Seperti diketahui, Jatim mengirimkan 120 atlet dan 29 pelatih dari seluruh cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di SEA Games Filipina. Total ada 23 atlet Jatim yang menyumbangkan medali bagi Merah Putih.(*/epe)

Gagal ke Semifinal BWF World Tour Finals, Hafiz/Gloria Kecewa Berat Jakarta, Memorandum Ganda campuran Indonesia Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja kalah dari wakil Jepang Yuta Watanabe/Arisa Higashino dengan skor 14-21, 12-21 pada fase penyisihan ketiga Grup B BWF World Tour Finals 2019 di Tianhe Gymnasium, Guangzhou, China, Jumat (13/12). Mereka mengaku sangat kecewa karena gagal merebut tiket menuju babak semifinal. Dari tiga laga penyisihan Grup B, Hafiz/Gloria hanya mampu mengantongi satu kemenangan, sedangkan di dua laga lainnya mereka menuai

kekalahan. Dengan demikian, pasangan rangking sembilan dunia itu tidak dapat melanjutkan ke semifinal. “Pastinya kecewa sekali karena belum bisa lolos ke semifinal. Tapi, tahun ini setidaknya lebih baik dari tahun lalu. Walaupun peningkatannya cuma sedikit, tapi setidaknya bisa lebih baik,” kata Gloria dikutip melalui laman badmintonindonesia.org. Berdasarkan catatan BWF, Hafiz/ Gloria meraih kemenangan di laga penyisihan pertama (11/12) saat menghadapi rekan senegaranya Praveen Jordan/

Melati Daeva Oktavianti. Saat itu, Hafiz/ Gloria unggul dengan skor 21-11, 21-19. Namun pada laga penyisihan kedua, Kamis (12/12), Hafiz/Gloria takluk di tangan pasangan rangking satu dunia Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong dalam tiga gim dengan perolehan 15-21, 22-20, 17-21. Kekalahan itu masih berlanjut bagi Hafiz/ Gloria di penyisihan terakhir Grup B pada Jumat, saat menghadapi pasangan Jepang Yuta Watanabe/Arisa Higashino dengan skor 14-21, 12-21. “Hasil hari ini sama sekali tidak memuaskan, karena permainan kami

seharusnya tidak seperti ini. Selain itu, kami juga kesulitan sekali untuk keluar dari tekanan lawan. Kami sudah coba untuk mengubah pola, tapi tetap saja hasilnya seperti ini,” ujar Gloria. Sementara itu, dua pasangan di Grup B, yakni Yuta Watanabe/Arisa Higashino asal Jepang dan Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong dari China, berhak melanjutkan ke babak semifinal turnamen bulu tangkis berhadiah total 1.500.000 dolar AS tersebut. Praktis, Indonesia di semifinal hanya diwakili ganda putra dan tunggal putra. (*/epe)

Daftar Atlet Jatim Peraih Medali Sea Games 2019 1. Eko Yuli Irawan (angkat besi, 1 emas) 2. Seraf Naro Siregar (wushu, 1 emas) 3. Billy Muhammad Islam (bowling, 1 emas) 4. Ade Yusuf Santoso (bulu tangkis, 1 emas) 5. Agus Prayoko (senam, 1 emas) 6. Sharon Liman Santoso (bowling, 1 emas) 7. Tannya Roumimper (bowling, 1 emas) 8. Dea Salsabila (modern pentatlhon, 3 emas) 9. Fafan Khoirul Anwar (menembak, 1 emas) 10. Saiful Rijal (sepak takraw, 1 emas) 11. Ryan Lalisang (bowling , 1 emas) 12. Aldila Sutjiadi (tenis, 1 emas) 13. Mohammad Ashfiya (voli pantai, 1 emas) 14. Spen Stuber (dayung 5 emas, 1 perak) 15. Mugi (dayung 4 emas, 1 perak) 16. Ririn (dayung 2 emas, 2 perak) 17. Beatrice Gumulya (1 emas ganda pi, tenis) 18. Jesica (1 emas ganda pi, tenis) 19.Aldila Sutjiadi (1 emas mix tenis) 20. Cristoper Rungkat (1 emas mix tenis) 21. Wahyu aji Putra (1 perunggu, menembak) 22. M Irvan (1 perak, catur) 23. Dwi Samsul (1 perunggu,senam)


DEWI RENGGANIS

SABTU PON, 14 DESEMBER 2019 HALAMAN 14

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

BPBD Warning Potensi Puting Beliung

SMP Negeri Digelontor Bantuan 1.188 Komputer Jember, Memorandum Program bantuan 1.181 unit komputer untuk seluruh SMP negeri se-Kabupaten Jember, diserahkan Bupati dr Hj Faida MMR di Pendopo Wahya Wibawagraha, Jumat (13/12). Bantuan itu secara simbolis diterima perwakilan kepala sekolah, ketua komite sekolah, operator, guru TI, dan ketua OSIS. Dalam pesannya, bupati berharap semua pihak jujur dalam memberi pendidikan kepada murid. “Untuk para murid, belajarlah yang benar. Jadilah dirimu sendiri, tidak harus mendapat nilai tinggi tetapi jadilah dirimu sendiri,” tegasnya. Bantuan ribuan unit komputer ini, terang Faida, merupakan tindak lanjut dari program sebelumnya. Dia berharap, bantuan itu jadi alat bantu belajar maupun ujian. “Sekarang sudah zaman moderen. Meskipun tujuannya bukan hanya untuk UNBK tetapi anak-anak kita termasuk yang di sekolah-sekolah pelosok jangan ketinggalan teknologi. Boleh sekolah di pelosok tapi alat bantu sekolahnya nggak boleh ketinggalan dari yang di kota,” ucap Faida. Bupati Faida berharap, dunia pendidikan dengan fasilitas yang ada dengan di antisipasi adanya pungli di sekolah, agar orangtua dan anak lebih tenang dalam belajar. Apalagi bupati sudah membuat 6 kriteria prestasi sebagai jalan memilih sekolah di tingkat lanjut. Meskipun dikelola provinsi tapi pemerintah kabupaten sejak 2 tahun terakhir, mengawal melalui rekomendasi dan surat bupati agar anak berprestasi terjaga dan mudah mendapatkan sekolah tanpa tes. “Juga mereka yang berprestasi di seni budaya dan keagamaan. Bahkan untuk 2020 akan ditambahkan prestasi kepramukaan dan kepemudaan serta yang keenam adalah prestasi di bidang kemanusiaan dan kepedulian sosial termasuk untuk relawan-relawan dan PMR,” jlentreh Bupati Faida.(jun/edy/epe)

dengan Ledokombo, dua kecamatan ini menjadi langganan bencana angin kencang dan puting beliung. Info grafis BPBD, kecamatankecamatan yang memiliki tren terjadi angin kencang dan puting beliung, di antaranya Silo, Mayang, Kalisat, Pakusari, Arjasa, Sumbersari, Kaliwates, Patrang, Sukorambi, Rambipuji, Ajung, Balung, Jenggawah, Mumbulsari, Ledokombo, Jelbuk, dan Sukowono. Kepala Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember HeruWidagdo mengatakan, akhir 2019 ada titik-titik rawan yang memiliki tren angin kencang dan angin puting beliung. “Rinciannya secara letak geografis, dimulai dari sisi utara, timur hingga wilayah-wilayah rawan yang sebagian terjadi di wilayah selatan Kabupaten Jember. Kalau wilayah selatan ada d

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Bupati Faida menyerahkan bantuan komputer kepada kepala SMP negeri.

Pantauan Memorandum, hingga pertengahan Desember setidaknya ada empat bencana angin kencang dan puting beliung dengan sebaran mulai dari Kecamatan Ledokombo, Kalisat, Mayang, Pakusari, dan Arjasa pada 4 Desember. Lima kecamatan itu berdekatan dan berada di utara serta timur Jember. Sehari setelahnya, angin kencang kembali melanda Ledokombo. Sedangkan pada 9 Desember, angin kencang menerjang Rambipuji, Sukorambi, dan Tanggul. Sedangkan puting beliung dilaporkan melanda beberapa kelurahan di Kecamatan Sumbersari, kendati secara geografis berdekatan dengan desa di Kecamatan Pakusari. Selanjutnya pada 11 Desember, angin kencang melanda Silo dan Mumbulsari. Sama

Beberapa wilayah di Kabupaten Jember yang rusak setelah dilanda puting beliung.

Mumbulsari,” terangnya, Jumat (13/12). Sedangkan di pusat kota, BPBD juga mengimbau warga

tetap waspada potensi bencana putting beliung. Terutama di kawasan Sumbersari, Kaliwates, dan Patrang. Apalagi berdasar

pengamatan BPBD, angin kencang dan angin puting beliung terkadang terjadi berurutan dari utara ke selatan. (edy/epe)

Safari Tahajud Letkol La Ode Sambangi Mumbulsari Jember, Memorandum Gerakan Safari Tahajud yang digalakkan Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin setiap Jumat dini hari, konsisten dijalankan bergilir ke 31 kecamatan. Dalam kegiatan itu, mantan komandan Kodim Surabaya Timur tersebut, mengajak umat Islam untuk memohon doa kedamaian dan keselamatan dunia akhirat. Start pukul 02.00, safari taha-

jud kemarin dilakukan di wilayah Koramil 0824 Mumbulsari. Tepatnya di Pondok Pesantren (PP) Darul Ulum. Tak hanya kiai dan pengasuh pondok, agenda ini juga diikuti warga. Letkol Inf La Ode M Nurdin didampingi Kapten Inf Ismiyanto (Pasi Pers) dan Kapten Inf Suhariyono (Pasi Log), disambut KH Muzayyin Zaini, dan Muspika Mumbulsari. “Ini safari tahajud ke-14 selama menjabat

Komandan Kodim 0824 Jember. Mari kita bersama-sama memakmurkan masjid untuk kedamaian dan keselamatan agar Jember dan warganya dijauhi bencana. Ini juga sebagai bentuk sinergi TNI dengan tokoh agama dan masyarakat,” ucap La Ode. Salat tahajud yang dipilih, terang La Ode, berdasarkan amalan yang sering dijalankan pemimpin bangsa Indonesia

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

FOTO: MEMORANDUM/JUN

Jember, Memorandum Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember telah mengidentifikasi titik-titik rawan yang berpotensi dilanda puting beliung pada masa pancaroba. Musibah itu bahkan sudah melanda beberapa kawasan di Jember memasuki masa transisi peralihan dari musim kemarau ke musim hujan ini.

Komandan Kodim 0824 Jember bersama KH Muzayyin Zain dan masyarakat setelah salat Tahajud berjemaah.

pada masa lampau. Tahajud menjadi tempat curahan hati mereka kepada Allah SWT. “Salat tahajud jadi tempat

mengadukan kesulitan bekerja, dan mengharapkan jalan keluar dari Allah SWT,” pungkasnya. (edy/epe)

MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Acuk,Anif Sriwati, M Alvin KANTOR: Jl. Karya Darma, Magetan

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Hadapi Nataru, Polres Gelar Rakor Lintas Sektoral

Personel Polres Magetan melakukan kegiatan rutin pengamanan kamtibmas, termasuk mendatangi toko emas untuk mengantisipasi aksi kriminalitas.

FOTO: MEMORANDUM/ACK

Ribuan Pemohon SIM Terlayani Satlantas

AKP Budi Cahyono bersama Memorandum dikonfirmasi soal distribusi dan permohonan SIM di Polres Madiun Kota.

Madiun, Memorandum Memiliki kelengkapan surat-surat kendaraan, termasuk surat izin mengemudi (SIM), menjadi salah satu bentuk kesadaran tertib berlalu lintas warga. Untuk mendukung program tertib itu, Satlantas Polres Madiun Kota memenuhi ribuan pemohon SIM masyarakat. Baik yang mengajukan pengurusan SIM baru atau perpanjangan. Data Satlantas Polres Madiun Kota, selama November sebanyak 3.648 warga telah mendapat SIM. Rinciannya, pemohon SIM A baru 442, SIM A perpanjangan 450, SIM C baru 1.002, dan SIM C perpanjangan

1.754 pemohon. “Ini merupakan program utama kami agar warga mendukung kampanye tertib berlalu lintas di wilayah hukum Polres Madiun Kota. Bagi masyarakat yang belum mempunyai SIM agar segera mengurus. Kami akan membantu semaksimal mungkin,” jelas Kasatlantas AKP Budi Cahyono kepada Memorandum. (ack/alv/mt)

AKBP Arief Fitrianto ikut memeriksa senpi personel Polres Ponorogo.

Kapolres Ponorogo Perketat

Penggunaan Senpi Ponorogo, Memorandum Sebanyak 134 pemegang senjata api (senpi) inventaris dinas Polres Ponorogo diperiksa fungsi dan kelengkapannya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Jumat (13/12). Pemeriksaan senpi dilakukan di halaman Mapolres Ponorogo dipimpin Kapolres AKBP Arief Fitrianto yang didampingi Kasi Propam Iptu Agus Wibowo beserta anggota Sie Propam Polres Ponorogo. “Pemeriksaan ini sifatnya pengawasan dan pengendalian yang tujuannya untuk mengantisipasi penyalahgunaan senjata api serta amunisi oleh anggota polri khususnya anggota polres dan polsek jajaran Polres Ponorogo,” kata kapolres.

Sasaran pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi pemegang senpi dinas. Selain itu, kelengkapan surat serta kebersihan senpi juga menjadi perhatian dalam pemeriksaan tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres mengingatkan agar para anggota selalu berhati-hati dalam penggunaan senpi. “Anggota juga harus terus merawat dan menjaga kebersihan senpi, serta memperhatikan kelengkapan suratnya,” tegasnya. Selain itu, kapolres melarang semua personel membawa senpi

pada saat melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa. Iptu Agus Wibowo menjelaskan, personel yang berhak memegang senpi harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. “Ini untuk mengantisipasi penyalahgunaan senjata api oleh anggota,” ucapnya. Dia menyebutkan, total ada 134 senpi di Polres Ponorogo dan jajaran. Sedangkan yang dibawa personel ada 117 pucuk dengan surat izin dan kondisinya lengkap dan layak. Sedangkan 17 diketahui surat izin pemegang mati atau masih dalam tahap pengurusan. “Sehingga diperintahkan untuk digudangkan di Subbagsarpras Polres Ponorogo,” pungkas Iptu Agus. (ji/mt/epe)

FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO

Magetan, Memorandum Upaya antisipasi gangguan keamanan keselamatan tertib lancar (kamseltibcar) di wilayahnya, lima personel Satlantas Polres Magetan melakukan public address, yakni kegiatan yang menyambangi langsung setiap rumah. Agenda ini dipimpin Iptu Sumarno, Jumat (13/12) di perempatan Cepoko. Salah satu Kegiatan Dikmas Lantas tersebut berisi tentang imbauan kepada pengguna jalan agar berhati-hati dan waspada saat musim penghujan dan angin puting beliung, saat berkendara mencari tempat yang aman dari laka lantas maupun bencana pohon tumbang. Menurut Kasatlantas AKP Ega Prayudi, agenda ini dilakukan menyusul banyaknya musibah yang melanda Magetan akhir-akhir ini. “Agar kita semua selalu waspada mengamankan diri dan kendaraannya di tempat yang aman dari pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan kejadian alam seperti putting beliung beberapa waktu lalu,” terangnya. (alv/ack/mt/epe)

FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO

Polisi Lakukan Public Address Kamseltibcar

Ponorogo, Memorandum Kapolres AKBP Arief Fitrianto didampingi Kabid Ops Satpol PP Siswanto yan mewakili Bupati Ponorogo, Komandan Kodim 0802 diwakili Pa Sandi Lettu Inf Sodikun, memimpin pelaksanaan rapat koordinasi (rakor)dinas instansi lintas sektoral dalam rangka persiapan Operasi Lilin Semeru 2019 dan Tahun Baru 2020 di aula mapolres, Kamis (12/12) malam. Operasi Lilin Semeru nanti, Polres Ponorogo akan mendirikan 5 pos pengamanan (pos pam), terdiri dari 1 pos pelayanan di alun-alun dengan kekuatan 100 personel, Pos Pam Ngebel 17 personel, Pos Pam Nglilir 11 personel, Pos Gajah Mada 23 personel, Pos Pam Gereja ST Helarius Sooko 14 personel, dan tim pendukung . Seperti tim sterilisasi yang berkekuatan 7 personel, humas publik 2 personel, dan Tim Posko OPS 8 personel. Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan, dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), kepolisian tidak bisa mengamankan sendiri maka diperlukan kerja sama baik dari TNI maupun instansi terkait sehingga pada pelaksanaan Ops Semeru 2019 dapat berjalan dengan lancar dan aman. “Pada saat ini situasi Kamtibmas di jajaran Polres Ponorogo sangat kondusif maka kami mengajak para tokoh agama, tokoh masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dengan cara tetap menjaga toleransi dan kerukunan umat beragama,” tegasnya. Operasi Lilin Semeru 2019 sendiri akan berlangsung selama 10 hari mulai 23 Desember hingga 1 Januari. (ji/mt)

Rakor lintas sekoral persiapan Operasi Lilin Semeru 2019 dipimpin Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto.


LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO

SABTU PON, 14 DESEMBER 2019 HALAMAN 15

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Tim Wasef Kodam V Brawijaya Letkol Inf Budi Santoso meninjau pelaksanaan rutilahu.

Kodim 0812 Selesaikan 430 Rutilahu Lamongan, Memorandum Kodim 0812 Lamongan berhasil menyelesaikan 99, 5 persen program renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu) sebanyak 430 rumah di 27 kecamatan dari target 440 rumah yang harus diselesaikan. Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono mengungkapkan, bahwa dirinya terus mengintruksikan agar di setiap kecamatan terus menginisiasi program rehab rutilahu. Menurutnya, kegiatan itu harus terlaksana dengan gotong royong sebagaimana budaya bangsa Indonesia. Lewat gotong-royong pengerjaan rehab akan lebih cepat terselesaikan. “Kami terus mengimbau kepada anggota agar mengebut pengerjaan rumah tidak layak huni agar bisa terselesaikan dengan baik dan tepat,” ujar Letkol Sidik, Jumat, (13/12). Sementara itu, tim Wasef Kodam V Brawijaya Letkol Inf Budi Santoso saat meninjau proses berlangsungnya perkembangan program rutilahu di lima wilayah di Kabupaten Lamongan mengungkapkan, TNI-AD berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan serta mengatasi kesulitan rakyat. “Kita tahu bahwa TNI lahir dari rakyat. Rakyat adalah ibu kandung TNI. Untuk itu, Komando kewilayahan harus dapat menyentuh, menyelami, memahami kehidupan rakyat di sekitarnya,” tegas Letkol Budi. Keberadaan rutilahu juga mampu meningkatkan kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Sebab kemanunggalan tersebut merupakan muara dari terwujudnya semangat gotong-royong. “Mudah-mudahan, semangat gotong-royong itu dapat meningkatkan ketahanan wilayah,” pungkasnya. (al/har/mik)

Lamongan, Memorandum Satreskrim Polres Lamongan berhasil membekuk residivis pencurian gabah, Daslim (36), warga Dusun Topar, Desa Talangkembar, Kecamatan Montong, Tuban. Sebelumnya, tersangka pada tahun 2017 pernah ditangkap dalam kasus sama dan dijatuhi hukuman selama 7 bulan di Lapas Tuban. Ketika sedang asyik ngopi di sebuah warung kopi di daerah Merakurak, Tuban, Selasa (3/12) siang, tersangka dibekuk tim Jaka Tingkir Polres Lamongan. Pada saat penyidikan, tersangka mengaku menggunakan uang hasil curian untuk pesta miras dan membeli sebuah celana jins. Aksi yang sudah dilakukan tersangka sejak tahun 2017 itu, akhirnya terendus polisi setelah mencuri 30 sak gabah di gudang selep Kecamatan Sukorame pada Oktober lalu.

Bersama empat orang temannya yang kini menjadi buronan, tersangka mengendarai mobil L300 untuk mencari sasaran di wilayah Kecamatan Sukorame. Sekitar pukul 00.15, salah satu teman tersangka mengetahui dan menunjukkan gudang selep yang akan menjadi sasaran pencurian. Sesampainya di lokasi, sopir memberhentikan kendaraan di pinggir jalan desa yang berjarak 200 meter dari gudang selep. Setelah itu tersangka bersama tiga orang temannya turun dan berjalan menuju Gudang. Dengan menggunakan linggis, tersangka mencongkel dan merusak gembok gudang.

FOTO: MEMORANDUM/ALI

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Residivis Pencuri Gabah Dibekuk

Daslim dibawa menuju ruang penyidik.

ongan AKP Wahyu Norman Hidayat menjelaskan, setelah mendapatkan laporan, petugas langsung melakukan pendalaman. Kurang lebih dua bulan

Setelah pintu gudang selep terbuka, secara bergantian pelaku mengangkat karung sak yang berisi gabah. Kasatreskrim Polres Lam-

melakukan lidik, tersangka berhasil dibekuk. “Sampai saat ini petugas masih melakukan penyidikan lebih dalam, guna mengungkap dan menangkap keberadaan empat tersangka yang masih buron,” terang perwira polisi dengan tiga balok di pundak ini. Menurut keterangan tersangka, kata Norman, gabah hasil curiannya dijual kepada seorang tengkulak yang berada di wilayah Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Selain untuk pesta, uang hasil pencurian juga digunakan tersangka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Untuk tengkulaknya masih dalam penyelidikan tim. Pasti nanti akan ditangkap juga. Tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkas pria kelahiran Banyuwangi ini. (al/har/mik)

Mal Pelayanan Publik Sepi Pengunjung

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDIN ANAM

Bojonegoro, Memorandum Satlantas Polres Bojonegoro bakal melakukan pengecekan kendaraan angkutan umum menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain itu, petugas juga akan memperketat pengamanan sejumlah objek vital di Bojonegoro. Rencananya, Satlantas akan melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan (Dishub) dan kepala terminal di Bojonegoro. Tak hanya itu, petugas juga akan melakukan pengecekan berkenaan dengan kereta api. “Rencananya Selasa atau Rabu minggu depan, kami akan melakukan pengecekan di terminal dan stasiun,” ujar Kasatlantas Polres Bojonegoro AKP Bambang Prakoso, Jumat (13/12). Menurut mantan Kasatlantas Polres Ponorogo ini,bila kondisi lalu lintas di Kabupaten Bojonegoro cukup ramai. Apabila nantinya ada yang melakukan pelanggaran di jalan, akan ditindak tegas. “ Jika ada yang melanggar kita beri pelajaran dengan cara ditilang. Itu salah satu bentuk pelajaran di jalan,” paparnya. Alumni Akpol 2007 ini menambahkan, pihaknya juga akan melakukan operasi lalu lintas dalam waktu dekat. Hal itu guna meminimalisir angka kecelakaan. Selain itu juga akan membuat pos keamanan jelang libur Natal dan Tahun Baru. (top/har/mik)

pelayanan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) mengatakan, jika pengunjung yang ia layani terkait izin pemanfaatan ruang (IPR) sangat sedikit. “Di kantor lama per harinya bisa mencapai 20 pengunjung. Kalau di sini masih sepi. Paling ramai 11 pengunjung,” tambahnya. Selain sepi, salah satu pengunjung MPP, Afriandi (40) asal Gresik yang sedang mengurus izin mendirikan bangunan (IMB) mengatakan, pengambilan nomor antrean loket masih manual. “Tadi saya dikasih petugas nomor antrean secara manual,” singkatnya. Saat dikonfirmasi, petugas MPP bagian pengamanan membenarkan telah terjadi kerusakan pada mesin pengambilan nomor antrean sejak dua hari lalu. Namun, kemarin mesin sudah terlihat diperbaiki. (dri/har)

FOTO: MEMORANDUM/ANDRIYANTO

Pastikan Aman, Satlantas Cek Kendaraan di Terminal

Gresik, Memorandum Meski mal pelayanan publik (MPP) telah dibuka untuk umum sejak 15 November 2019 lalu, tak banyak pengunjung yang dilayani petugas. Masih banyak masyarakat yang belum tahu gedung pelayanan yang telah menelan anggaran Rp 12 miliar tersebut. Petugas pelayanan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pemkab Gresik Dani (38), mengatakan jika tiap hari rata-rata pengunjung antara 6 sampai 10 orang. “Dibandingkan dengan pengunjung di kantor lama Disdukcapil Jalan Wakhid Hasyim tentu sangat jauh. Kalau di sana bisa mencapai 100 pengunjung mengajukan perubahan data e-KTP, KK dan pembuatannya. Padahal, di sini juga melayani serupa,” jelas Dani. Sepinya pelayanan tersebut juga terjadi pada sejumlah pelayanan lain yang tersedia di MPP. Wayan (40), petugas

Petugas mengidentifikasi mayat yang baru ditemukan warga.

AKP Bambang Prakoso mengikuti apel persiapan.

Gresik, Memorandum Warga Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, digegerkan penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas mengapung di kali setempat. Mayat itu kali pertama ditemukan warga yang sedang memancing, Jumat (13/12). Informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, mayat wanita itu ditemukan sekitar pukul 09.00 oleh Kaseri (41), warga setempat yang sedang memancing ikan di tepi kali. Ketika mencari sport yang bagus, pria itu kaget ada sesosok mayat mengapung. Lelaki itu lantas pergi memberitahu-

LOWONGAN WARTAWAN

kan kepada warga yang lain. Sontak saja, sejumlah warga berdatangan ke lokasi. Mereka bersama-sama mengevakuasi ke daratan. Ada juga warga yang melapor ke polisi. Setelah mayat berhasil diangkat, tidak ada warga yang mengenali wajah mayat tersebut. Bahkan, kabar itu disebar ke seluruh masyarakat Driyorejo. Setelah informasi itu meluas, ada dugaan bahwa mayat itu merupakan warga Wringinanom. “Kami langsung berkoordinasi dengan Polsek Wringinanom,” kata Kapolsek Driyorejo AKP Wavek Arifin, ke-

BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA PENGUMUMAN: KANTOR PERTANAHAN KOTA SURABAYA II (Tentang Sertipikat hilang) PROVINSI JAWA TIMUR

Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah

JL KREMBANGAN BARAT NOMER 57 SURABAYA, TELP (031)3531476, FAX (031)3531477

GRESIK dan TUBAN

Persyaratan: Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)

Nomor: 2321/300-35.80/XI/2019

Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai pengganti Sertipikat yang hilang berdasarkan ketentuan pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa: No

Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman

marin. Setelah ditindaklanjuti, mayat itu diketahui bernama Riam, warga Desa Pasinan Lemahputih. Perempuan berusia 68 itu diduga sudah sejak Kamis (12/12) meninggalkan rumah. “Diduga korban pikun karena sudah tua,” imbuhnya. Mantan Kapolsek Menganti itu menyebutkan, mayat kemudian dibawa ke RS Anwar Medika Sidoarjo, dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. “Pihak keluarga sudah mengetahui,” pungkasnya. (an/har/mik)

1

NAMA ALAMAT PEMOHON LYANA PUSPITA PAMUDJI, BA Jl. Wisma Permai Tengah 5/16 FF-1, Surabaya

LETAK JALAN NIB TERDAFTAR TANGGAL a. JALAN HAK ATAS TANAH JENIS & ATAS NAMA PEMBUKUAN b . DESA/KEL. NOMOR HAK c. KEC. Hak milik No. 2255 Kel. Mulyorejo Kec. Mulyorejo luas 326 m2

-

Nyonya LYANA PUSPITA PAMUDJI

KETERANGAN

Petugas Disdukcapil Pemkab Gresik memberikan pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Jalan Dr Wahidin.

Pasca Diterjang Angin, Parkir Motor Pemkab Dipindah Bojonegoro, Memorandum Lokasi parkir di belakang gedung Pemkab Bojonegoro belum bisa difungsikan pasca angin kencang pada Rabu (12/12) lalu. Pemkab khawatir dinding gedung kembali berjatuhan. Sebab, sampai saat ini masih terlihat dinding yang bergelantungan. Untuk sementara, parkir kendaraan pegawai dititipkan di parkiran halaman DPRD Bojonegoro. Sedangkan lahan parkir diberi garis pembatas berupa tali berwarna kuning hitam, Jumat (13/12). Kabag Humas Pemkab Bojonegoro Masiren membenarkan terkait hal itu. Alasannya untuk keamanan para pegawai pemkab. Sementara untuk

perbaikan akan dilakukan pada 2020. “Ya, demi keamanan, karena saat ini sedang ada proses pembersihan plapis dinding yang masih bergelantungan,” tegasnya. Untuk diketahui, lokasi parkir Gedung DPRD Bojonegoro yang biasanya diisi mobil-mobil para wakil rakyat memang terlihat kosong. Saat ini, lahan parkir diisi sepeda motor milik para pegawai. Di lokasi tersebut juga dipajang pengumuman yang bertuliskan Demi keselamatan dilarang keras melintas! Bahaya Benda Jatuh”. Hal ini tentu menunjukkan penanganan pasca angin kencang cukup lamban. (top/har/mik)

- Surat Pernyataan di Bawah Sumpah/Janji 19-07-1988 a. Wisma Permai Tanggal 01-11-2019 Tengah V/16 FF 1 - Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan b. Mulyorejo Tanggal 18-03-2019 Nomor: SKTLK / B c. Mulyorejo / 1185 / III / TUK.7.2.1 / 2019 / SPKT / RESTABES SBY, Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Timur Resort Kota Besar Surabaya Jalan Taman Sikatan No.1 Surabaya. FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Warga Pasinan Lemahputih Tewas Mengapung

Dalam waktu 30 (Tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (Tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi.

Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com

Kondisi halaman dan gedung pemkab yang rusak pasca diterjang angin.


GRESIK-PANTURA

SABTU PON, 14 DESEMBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 16

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP

P PENAMPILANNYA sederhana. Namun, inovasi dan pemikirannya sangat cemerlang. Adalah Lasiran, Kepala SMP Negeri 1 Bojonegoro. Sejak dipercaya menjadi seorang pimpinan, ia dikenal memiliki prestasi luar biasa. Pria lulusan Pondok Pesantren A Attanwir, Sumberrejo ini dikenal san menghargai lawan bicaranya. sangat Takh Tak heran, meski dirinya sudah menjaLasiran di seorang kepala sekolah. Tapi, ia tetap ramah kepada siapapun. Alumni IKIP PGRI Surabaya yang saat ini Unesa tersebut mencoba keberuntungan ikut mendaftarkan diri sebagai Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro. “Matur nuhun mohon doanya,” ujar Lasiran. Karinya melejit setelah menjadi Wakil Kepala Sekolah di SMP N 2 Gondang, sebelah selatan Kota Bojonegoro yang berbatasan dengan Kabupaten Nganjuk ini. Setalah itu diangkat menjadi Kepala Sekolah dibeberapa SMP N di Bojonegoro. Terakhir hingga saat ini menjabat SMP N 1 Bojonegoro. (top/har/mik)

Pemuda Lebani Waras Gagal Nyabu Gresik, Memorandum Niat Benny Satrio Adi Susanto mengonsumsi sabu gagal total. Pemuda 23 tahun itu diringkus polisi setelah transaksi di bawah jembatan tol Legundi, Driyorejo, Jumat (13/12). Pria asal Desa Lebani Waras, Kecamatan Wringinanom, itu pun dijebloskan ke penjara. Lelaki berbadan kurus itu ditangkap sekitar pukul 20.00. Malam itu, anggota Satreskoba Polres Gresik mendapat laporan dari masyarakat ada dugaan penyalahguna narkoba di wilayah Driyorejo.

Berdasarkan laporan tersebut, anak buah AKP Heri Kusnanto langsung melakukan penyelidikan untuk menelusuri informasi itu dan mencari orang yang sesuai dengan ciri-ciri tersebut. Setelah lama

melakukan pencarian, petugas mencurigai seseorang yang ada di bawah jembatan tol Legundi. Petugas pun memastikan dengan cara menghampiri tersangka dengan melakukan pemeriksaan dan menggeledah seluruh badan tersangka beserta barang bawaannya. Alhasil, petugas mendapati satu bekas bungkus rokok yang di dalamnya berisi satu plastik diduga narkoba. Setelah diintrogasi, tersangka tidak bisa mengelak. Dia

mengakui bahwa barang itu benar narkoba jenis sabu yang akan dikonsumsi sendiri bersama temannya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dibawa ke Mapolres Gresik untuk diperiksa. Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, tersangka ditahan di Rutan Polres Gresik. Te r s a n g k a m e n g a k u mendapatkan barang haram tersebut dari seorang temannya yang berasal dari luar Gresik.

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto dan istrinya, Ny Esterlia, berziarah di makam leluhur Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo.

Menkes Terawan Ziarah Makam Leluhur Petugas Satlantas Polres Gresik menindak truk yang kelebihan muatan.

Tuban, Memorandum Untuk memperkuat simi nergitas TNI dan Polri demi menjaga keamanan, keterti-ban masyarakat (kamtibmas)) n di Bumi Wali, Polres Tuban kedatangan tim voli Kompii Senapan C-521. Lettu Inf Dody Anang setiawan, datang dengan membawa dua tim, tim voli putra dan tim putri oleh ibu-ibu Persit. Kegiatan tersebut berjalan dengan semarak penuh keakraban. Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono mengajak PJU serta anggota untuk menonton pertandingan persahabatan tersebut. Untuk memberikan semangat, Tuban 1 sebutan tenarnya Kapolres Tuban, akan menjanjikan hadiah bagi tim yang menjadi pemenang. “Untuk menambah semarak sparing kali ini, saya akan memberikan hadiah

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

Puluhan buruh mendatangi kantor Disnaker Pemkab Gresik.

entasi bagi pekerja lajang. Dimana nilai UMSK lebih tinggi dari UMK Gresik yang telah ditetapkan sebesar Rp 4,2 juta. Kepala Disnaker Pemkab Gresik Ninik Asrukin mengatakan, sudah ada perusahaan yang sanggup untuk menerapkan UMSK. Meski sedikit, 9 perusahaan ini akan menerapkan UMSK dari 34 perusahaan yang diajukan.

Gresik, Memorandum Satlantas Polres Gresik merazia truk over dimensi dan over load (Odol) di Simpang Tiga Cerme, Jumat (13/12). Kegiatan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas itu, menilang 10 kendaraan selama satu jam razia. Semua sopir truk tersebut diberikan surat tilang karena kendaraan yang kemudikan melanggar aturan. Polisi memberikan peringatan keras kepada sopir agar mematuhi aturan berlalu lintas. Karena dalam waktu dekat, polantas akan menggelar ops lilin. Kasatlantas Polres Gresik AKP Erika Purwana Putra melalui Ipda Suryono menyampaikan, truk yang melebihi muatan sangat membahayakan pengguna jalan lain. Maka, sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dilakukan penin-

dakan. Dalam razia tersebut, pihaknya mendapati truk yang bermuatan over load. Mulai dari muatan potongan kayu, rangkaian besi. Bahkan, ada truk yang muatannya dipaksakan sehingga membumbung tinggi melebihi ukuran kendaraannya. Setelah diperiksa, ternyata tidak sesuai. “Kami terus akan lakukan razia truk yang muatannya over load,” kata Suryono, kemarin. Dia menyebut, para sopir truk harus mematuhi aturan berlalu lintas yang baik. Jika tidak, pihaknya tidak segan menindak. Dijelaskan olehnya, razia truk odol ini juga memberikan keamanan kepada pengguna jalan yang lain. Terutama kendaraan roda dua. Sebab, banyak pemotor yang mengeluh lantara takut tertimpa muatan truk. (an/har/mik)

Polres Tuban Terima Tim Voli Kompi Senapan C-521 kepa pemenang nanti,” ucap kepada pe perwira dengan dua pangkat m melati di pundak itu. Kegiatan seperti ini, kata N Nanang, diharapkan bisa m menambah rasa soliditas T TNI dan Polri dalam melaksanakan tugas ke depan. Karena tugas besar sudah menanti kita yaitu Ops Lilin Semeru 2019 yang m e n i t i k beratkan pengamanan Hari Raya Natal dan Tahun Baru. Lebih lanjut, mantan Kasubdit Jatanras Polda Jawa Tengah itu menambahkan, walaupun tugas keamanan dalam negeri menjadi tugas pokok Polri. Namun, Polri tidak bisa bekerja sendirian. Nantinya, Polri akan dibantu TNI, Dishub, satpol PP dan Dinas kesehatan dalam pelaksanaannya. Di Tuban nantinya akan ada 5 posko yang didirikan untuk Ops Lilin Semeru 2019. Yaitu 4 posko pelayanan dan 1 posko pengamanan yang

Penerapan UMSK Hanya Berlaku untuk 9 Perusahaan Gresik, Memorandum Ratusan buruh terlihat berkerumun di luar pagar Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemkab Gresik Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Jumat (13/12). Upaya itu dilakukan sebagai bentuk pengawalan terhadap rapat Dewan Pengupahan terkait upah minimum sektoral kabupaten (UMSK). Para buruh menginginkan agar perusahaan di Kabupaten Gresik menerapkan UMSK. Hingga rapat pembahasan Dewan Pengupahan UMSK berakhir Kamis (12/12) lalu, nampaknya keinginan itu sulit diwujudkan. Pasalnya, buruh menilai penerapan UMK (upah minimum kabupaten) bur uh berkeluarga tidak logis. Dikarenakan, UMK sifatnya berori-

“Masih kami buru jaringan yang lain,” kata Kasatnarkoba Polres Gresik AKP Heri Kusnanto, kemarin. Selain mengamankan tersangka, barang bukti berupa satu poket sabu seberat 0,80 gram dan satu bekas bungkus rokok, satu unit handphone, dan satu unit sepeda motor diamankan. Tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat (1) Jo pasal 114 ayat (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika. (an/har/mik)

Dengan nilai besaran UMSK mulai 1 persen, 2,5 persen, 5 persen hingga 120 persen lebih tinggi dari UMK. Sebagai catatan keputusan tersebut tergantung perusahaan. “Setelah menyelesaikan rapat pembahasan, kami akan melaporkan hasilnya kepada Bapak Bupati Gresik melalui berita acara ini. Untuk info pastinya nanti setelah beri-

ta acara ini diputuskan oleh Gubernur Jawa Timur,” jelas Ninik sambal menunjukkan BAP, kemarin. Dewan pengupahan sifatnya hanya mempertimbangkan dari semua usulan rapat. Sehingga untuk keputusan penerapan UMSK kepada 9 perusahaan tersebut tergantung Bupati dan Gubernur Jatim. Ketua Sekretariat Bersama (Sekber) aliansi organisasi buruh atau pekerja Ali Muhsin mengatakan, UMSK sudah ada di dalam berita acara rapat Dewan Pengupahan Kabupaten. Meski termuat dalam berita acara, pihaknya sebetulnya tidak sepakat dengan hasil tersebut. Sebab, setiap perusahaan telah memiliki asosiasi sektoral dan di dalam asosiasi tersebut besar kecil UMSK dapat ditentukan. (dri/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Gresik, Memorandum Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto dan istrinya, Ny Esterlia, beserta rombongan berziarah di makam leluhur di Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Jumat (13/12) pagi. Dokter Terawan adalah anak asli Desa Krikilan. Sehingga sesepuhnya juga dimakamkan di Krikilan. Bahkan, keluarga besarnya pun masih banyak yang tinggal di desa tersebut. “Saya juga menitipkan keluarga untuk bertempat tinggal di sini. Saya berterima kasih kepada warga masyarakat Desa Krikilan yang sudah memelihara dan membersihkan makam leluhur kami, sehingga masih terawat dengan baik,” jelas Terawan. Di samping berziarah, Terawan juga menyempatkan untuk meninjau kegiatan di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Driyorejo. Dengan menekankan penurunan angka angka kematian ibu AKI) dan penurunan angka kematian bayi (AKB). “Juga terkait penurunan stunting pada balita, serta pembuatan alat kesehatan produksi dalam Negeri,” pungkasnya. Wakil Bupati Gresik Moh Qosim menyambut kunjungan Menkes serta mengapresiasi keteladanannya. Karena meski jadi menteri pun tetap mengigat para leluhur. “Patut dicontoh keteladanan Letjen TNI (Purn) dr Terawan Agus Putranto yang masih ingat kepada sesepuhnya atau leluhurnya. Terimakasih juga sudah berkunjung kemari,” terang Qosim. Sekadar diketahui selain Wabup Gresik, hadir juga di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Jatim dan Pemkab Gresik. Kemudian Kepala Kantor Pelabuhan Kelas 1 Surabaya, Muspika Driyorejo, Kepala Puskesmas Driyorejo beserta instansi terkait dan warga masyarakat setempat. Tepat pukul 08.55 rombongan Menkes meninggalkan Puskesmas Driyorejo dan bertolak ke RUSD Sidoarjo. (dri/har/mik)

Benny Satrio Adi Susanto

Cegah Kecelakaan, Satlantas Tindak Truk Odol

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Santun

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

LAKONE

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono menerima tim bola voli Kompi Senapan C-521 Tuban.

semua tersebar di sepanjang wilayah Kabupaten Tuban. “Kita harapkan operasi ini nantinya berjalan lancar dan angka laka lantas bisa berkurang dengan adanya rest area dan pos pelayanan yang kita sediakan.” imbuh Kapolres asli kelahiran Bojonegoro itu.

Memang acara-acara seperti sparing bola voli ini terlihat biasa, namun dampaknya bisa menambah ikatan kekeluargaan antara Polres Tuban dan Kompi Senapan C-521. Acara ditutup dengan makan bersama dan penyerahan hadiah kepada pemenang bola voli. (top/har/mik)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
MEMORANDUM EDISI 14 DESEMBER 2019 by memorandum - Issuu