Skip to main content

MEMORANDUM EDISI 13 JANUARI 2020

Page 1

memorandum.co.id

SENIN PON, 13 JANUARI 2020

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

PELAJAR PONPES TEWAS TENGGELAM

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

GAGAL SEBERANGI SUNGAI Bojonegoro, Memorandum Diduga tak bisa berenang, pelajar di salah satu pondok pesantren (ponpes) Desa Payaman tewas tenggelam di sungai.

HDK berusaha menyusul teman-temannya menyeberangi sungai. Baru beberapa meter dari bibir sungai, ternyata korban tenggelam.

KRONOLOGI KEJADIAN Sebelum ditemukan tewas, korban dan teman-temannya berenang dan asyik bermain di sungai.

Mendapati itu, teman-teman HDK berteriak minta tolong ke warga sekitar. Jenazahnya akhirnya ditemukan setelah dilakukan pencarian.

AKP MUHTAROM

KAPOLSEK NGRAHO

Jenazah korban setelah dievakuasi petugas di lokasi kejadian.

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

Saat ditemukan pelajar ini mengenakan sarung warna biru tua. Tidak ditemukan tanda-tanda atau luka penganiayaan di tubuh korban dan murni karena tenggelam.

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

 Bersambung ke halaman 7 

Quick Count Taiwan Oleh: Dahlan Iskan

P

agi-pagi kemarin saya sudah dijemput teman baik saya di Taipei, Taiwan. Untuk diajak ke TPS. Kemarin memang ada Pemilu di sana. Untuk memilih presiden dan anggota DPR Pusat. Kami ke rumah ayahnya dulu. Yang sudah berumur 89 tahun. Ibunya berumur 86 tahun. Keduanya masih sangat sehat. Sang ayah dulu sering ke Surabaya. Rapat-rapat dengan saya. Tahun lalu saya merayakan Imlek di rumah keluarga ini --makan besar seluruh anggota keluarga.  Bersambung ke halaman 4 

Petugas damkar memadamkan api yang membakar Kymco di Jalan Pahlawan. FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Arek Asemrowo Edarkan Sabu

KPK Obok-Obok Rumdin BupaƟ Saiful Ilah Sidoarjo, Memorandum Tim penyidik KPK menyita uang tunai Rp 1 miliar dan sejumlah mata uang asing. Barang bukti itu diamankan setelah menggeledah Rumah Dinas  Bersambung ke halaman 7 

ALI FIKRI

Adi Permana Putra alias Londo

PELAKSANA TUGAS (PLT) JUBIR KPK

Dewi Perssik

Unjuk Kebolehan HAL fenomenal dilakukan Dewi Perssik pada Agustus mendatang. Untuk merayakan 17 tahun berkaryanya, pedangdut ini akan menghelat konser tunggal. Uniknya Dewi Perssik bakal mengundang semua mantan pasangannya untuk hadir dalam konser tersebut. Bahkan, ia menyebut akan memberikan kursi VVIP pada semua mantannya.   Bersambung ke halaman 7

+ Meng, Partai Gerindra, PKB, dan PAN bersatu melawan PDI-P di Pilwali Surabaya. - Kalau lelaki ya satu lawan satu, takut kalah ya…

Si Mameng (Jagoan kampung)

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

dan yen.

Mata uang asing tersebut di antaranya 50 ribu dolar Amerika, 64 ribu dolar Singapura plus sejumlah mata uang asing lain yaitu dolar Australia, euro,

Kapolres Kunjungi Mapolsek Pabean Cantikan Surabaya, Memorandum Untuk kali pertama semenjak menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum silaturahmi ke Mapolsek Pabean Cantikan, Sabtu (11/1). Momen itu juga bertepatan dengan tasyakuran kenaikan pangkat Kapolsek Pabean  Bersambung ke halaman 7 

Surabaya, Memorandum Adi Permana Putra alias Londo (28), bakal menghabiskan masa mudanya di jeruji besi. Itu setelah, pemuda yang ngekos di Jalan Asemrowo Baru itu ditangkap anggota Unit III Satreskoba Polrestabes Surabaya pada awal 2020. Dari penangkapan itu, petugas menyita tiga poket kecil sabu dengan berat masing-masing  Bersambung ke halaman 7 

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum memotong tumpeng atas kenaikan pangkat Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Mellysa Amalia. FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Kymco Hangus di Tugu Pahlawan Surabaya, Memorandum Pengguna jalan yang melintas di Tugu Pahlawan dikejutkan terbakarnya motor merek Kymco pelat L 3729 FR yang dikendarai Ratno Basuki, Minggu (12/1) sekitar pukul 08.15.  Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Sita Uang Rp 1 Miliar dan Dolar

Petugas damkar melakukan pembasahan titik api di gudang lantai dua rumah Lao Edie.

Ditinggal ke Gereja, Rumah Terbakar Surabaya, Memorandum Ditinggal ke gereja, rumah Lao Edie Lungio H Tahundi (59), di Perumahan Wisata Bukit Mas blok I-8/18, Lidah Wetan, terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.  Bersambung ke halaman 7 

GRUP WA MARAK, REUNI MENJAMUR, CLBK PUN MEWABAH Έ2Ή

Lupa Pakai Celana Dalam Pasca Bercinta, Ditemukan Teman Susana mengaku kekhilafan pertama menimbulkan obsesi kuat untuk mengulang. Yang kedua sukses, ingin yang ketiga; yang ketiga sukses, ingin yang keempat; dst dsb, dll. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Entah kekhilafan yang keberapa (pantaskah kesalahan berulang-ulang disebut khilaf?), pasangan yang terserang fenomena CLBK (cinta lama bersemi kembali) ini terantuk batu. Waktu itu, teman-teman SMA-nya bereuni di Sarangan. Semua hadir, termasuk pasutri Gondo-Indasah dan Susana. Di sela acara itulah, Susana dan Gondo dapat kesem-

patan singkat memadu kasih. Mereka dipercaya mengambil pesanan konsumsi di Magetan Kota. “Mendapat kepercayaan itu, kami ngibrit. Ngebut untuk mengambil nasi kotak dan kue-kue dekat alun-alun,” kata Susana. Sekembali dari tugas itulah, Gondo sempat meminggirkan mobil dan  Bersambung ke halaman 7 

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SENIN PON, 13 JANUARI 2020 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Jokos Jokosan. WARTAWAN: HM Darianto, HM Shoumu. PEMASARAN/IKLAN: Dedi, Iswin, Jim Darwin, Sulton, Medi, Heriyawan, Ludy Eko, Imam S. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

FOTO: MEMORANDUM/LUD

Polisi Gerebek Sabung Ayam di Krian

Sidoarjo, Memorandum Para pendeta dan juga umat Kristen diminta untuk terus berdoa bagi Kabupaten Sidoarjo yang sedang mengalami ujian agar masalah yang terjadi tidak sampai mengganggu kinerja aparatur daerah dan pelayanan pada masyarakat. Pernyataan ini disampaikan Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Achmad Syaifuddin dalam acara perayaan Natal dan Tahun Baru yang digelar Asosiasi Pendeta Indonesia DPC Sidoarjo di Hotel Fave, Sabtu (11/01) malam. “Saya tidak akan tutup-tutupi karena semua orang juga sudah tahu. Jadi tolong doakan juga pak bupati agar beliau tetap sabar dan tabah dalam menghadapi ujian ini,” beber Cak Nur, sapaan akrab Wakil Bupati Sidoarjo di hadapan sekitar 100 orang yang menghadiri acara tersebut. Menurutnya yang terpenting dalam kejadian ini adalah setiap aparatur daerah di lingkungan Pemkab Sidoarjo harus bisa mengambil hikmahnya. “Hanya orang bodoh yang tak mau belajar dari setiap masalah yang dihadapi, termasuk dalam kasus ini,” kata dia. Ia berharap tidak ada lagi pejabat Pemkab Sidoarjo yang sampai terjerat kasus serupa di waktu-waktu yang akan datang. “Jangan sampai ada yang ditangkap KPK atau aparat hukum lainnya karena kasus korupsi,” imbuhnya. Selain itu, Cak Nur juga mengatakan bahwa soliditas warga Kota Delta dalam sebuah kebersamaan dan toleransi selama ini harus tetap dijaga. Ia meminta seluruh komponen masyarakat untuk selalu melihat sisi kesamaan daripada mempersoalkan perbedaan di antara mereka. “Sudah takdir Allah kita ini lahir, besar, dan hidup di Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, rasa dan golongan. Kita tidak bisa memilih itu. Jadi mari kita jalani hidup ini dengan penuh toleransi, guyub rukun dan gotong royong agar tercipta lingkungan yang damai dan tentram,” tambah Cak Nur. Ditegaskannya, bahwa kedamaian dan ketenteraman dalam kehidupan bermasyarakat itu sangat besar nilainya. Karena dengan begitu kita semua bisa melakukan semua aktifitas dengan tenang, termasuk menjalankan ibadahnya menurut agama dan kepercayaan masing-masing. “Coba bayangkan kalau kondisi daerah kita ini penuh kerusuhan. Kita nggak bisa bekerja dengan tenang. Hidup dengan tidak nyaman, anak-anak nggak bisa sekolah dan sebagainya. Karena itu kita saling menjaga satu sama lain. Kebersamaan ini harus jadi hal yang nyata, bukan semu atau sekedar pura-pura,” pungkas Cak Nur.(lud/jok/udi)

Kapolsek Krian Kompol M. Kholil mengatakan dalam penggerebekan ini sebelum anggota tiba di lokasi, mereka yang terlibat sabung ayam sudah bubar. Sehingga anggota unit Reskrim Polsek Krian hanya mendapatkan beberapa barang bukti sabung ayam.

Setelah penggerebekan ini, polisi tidak tinggal diam. Imbauan dan pengawasan ke masyarakat terkait larangan sabung ayam terus dilakukan. Selain itu, juga akan dilakukan pemeriksaan terhadap pemilik tanah yang dipakai sebagai lokasi sabung ayam.

Kondisi mobil yang terbakar hingga hangus dievakuasi Petugas.

Sidoarjo, Memorandum Sebuah mobil niaga terbakar hebat di Simpang Tol Jati, Sidoarjo Kota, Sabtu (11/1) sekitar pukul 20.30. Kejadian ini sempat membuat heboh masyarakat dan pengguna jalan. Kasusnya ditangani Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo. Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistyo membenarkan kejadian ini. Dikatakan, malam itu mobil Daihatsu Xenia W 1416 RR berjalan dari arah selatan ke utara. Setiba di TKP (tempat kejadian perkara), tiba-tiba terdengar suara letupan dan terlihat kepulan asap di kap mesin depan sebelah kanan. Sopir mobil, Suyadi (46), warga Perumtas III Blok P-5/21 RT 19/RW05 Desa Kepuhkemiri, Kec. Tulangan, Sidoarjo lalu menghentikan mobilnya. Namun api sudah melahap mobil. Sopir dan penumpang mobil itu berusaha memadamkan api, dibantu petugas tol dan 2 unit PMK yang tak lama berselang datang ke TKP. Ketika mobil berhasil dipadamkan, kondisinya sudah hangus terbakar. Petugas Satlantas Polresta Sidoarjo yang tiba di TKP menolong pengemudi mobil dan penumpangnya, serta mengatur arus lalu lintas yang terganggu lantaran kejadian itu. Polisi kemudian mengamankan mobil yang habis terbakar serta surat-surat kendaraannya. “Kejadian itu kini masih dalam penyelidikan kami,” ujar AKP Sugeng Sulistyo.(ton/jok/udi)

FOTO: MEMORANDUM/NCA

Kiprah Kades Puji Darjo

Jadikan Desa Wunut Bebas Banjir dan Lahirkan Atlet Sepak Bola

sekarang dengan memasang banner di kota dan desa. Untuk humas, sosialisasikan lewat media sosial” imbuh wakapolresta kepada anggotanya. Tim satgas antibotoh ini nantinya akan beranggotakan 144 personel. Tim ini dibagi menjadi 3 bagian yaitu tim lidik yang beranggotakan dari reserse dan intel, tim tindak dengan anggota reskrim ditambah dengan sabhara yang bersenjata laras panjang, dan tim sidik. Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo

Kompol Ali Purnomo menambahkan, pihaknya akan mengenakan pasal 303 dan 303bis KUHP pada para botoh yang tertangkap. “Kita juga akan dirikan posko untuk Satgas anti botoh yang beranggotakan gabungan dari Polresta dan Dinas PMD (Pemberdayaan Masyarakat Desa-red) Sidoarjo. Posko ini buka operasi tapi pengamanan biasa,” imbuh Kabag Ops Polresta Sidoarjo Kompol Mujito. (nca/win/lud/jok/udi)

FOTO: MEMORANDUM/NCA

Kapolresta cangkrukan kamtibmas di Wonoayu.

antarcalon bermain curang, menebar hoax di media sosial dan permainan botoh dalm kontestasi.Yang mana ini semua dapat mengganggu kondusivitas kamtibmas di wilayah kita,” pesan Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho. Begitu pula halnya dengan yang disampaikanWakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifudin. Ia mengajak masyarakat untuk berubah lebih baik, salah satunya dengan menjaga kerukunan

termasuk dalam pelaksanaan pilkades dan pilkada nanti. “Jangan sampai gara-gara ini masyarakat terpecah. Sebab itu mari sinergitas yang baik oleh forkopimka dan warganya harus terus dijaga,” ujarnya. Untuk pelaksanaan pilkades di Kecamatan Wonoayu, menurut Camat Wonoayu Abdul Kifli, akan dilakukan di 14 desa. Satu di antaranya dilakukan pemilihan secara e-voting.(nca/win/jok/udi)

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Wakapolresta Sidoarjo AKBP M Anggi Naulifar memberikan arahan kepada anggota tim satgas antibotoh pilkades.

Jaga Kamtibmas, Kapolresta dan Wabup Cangkrukan di Wonoayu Sidoarjo, Memorandum Menjaga kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo tetap aman dan kondusif terus dilakukan Polresta Sidoarjo. Salah satunya melalui acara cangkrukan kamtibmas di Kecamatan Wonoayu, yang berlangsung pada Jumat (10/1) malam. Acara itu dihadiri Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho,Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifudin, Forkopimka Wonoayu, kepala desa di Wonoayu, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga setempat, cangkrukan berlangsung dengan penuh keakraban. Terkait dengan mendekatinya agenda Pemilihan Kepala Desa dan Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Sidoarjo, Kapolresta Sidoarjo berharap melalui cangkrukan ini dapat dijadikan momentum guna saling menjaga kerukunan dan mewujudkan kondusifitas kamtibmas di wilayah setempat. “Dalam pelaksanaan pilkades di Wonoayu maupun Pilkada Kabupaten Sidoarjo, kami berharap berjalan dengan tertib, aman dan kondusif. Jangan ada

Polisi mengamankan beberapa barang bukti di lokasi sabung ayam.

Terkait penggerebekan beberapa lokasi sabung ayam di Kabupaten Sidoarjo, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho menyatakan akan terus menindaktegas praktek judi sabung ayam di wilayahnya. “Sidoarjo harus bersih dari berbagai penyakit masyarakat, seperti judi sabung ayam ini,” tegasnya. Ia juga mengimbau agar masyarakat jangan ada yang mencoba ikut judi sabung ayam. Karena polisi tidak tinggal diam, dan akan menindak tegas setiap perjudian sabung ayam dilakukan.(som/dar/nca/win/ton/udi)

Api Lahap Mobil hingga Hangus

Wakapolresta: Tangkap Botoh Pilkades Sidoarjo, Memorandum Polresta Sidoarjo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk menangkap para penjudi atau botoh dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Sidoarjo yang digelar 19 April mendatang. Wakapolresta Sidoarjo AKBP M Anggi Naulifar Siregar meminta sikap tegas polisi ini terus disosialisasikan. Tujuannya, agar jangan sampai pihaknya menangkap tanpa memberikan peringatan sebelumnya. “Apalagi para botoh itu tidak hanya berasal dari desa setempat, tetapi dari desa lain. Bahkan dari luar kabupaten Sidoarjo,” ujar Anggi di Aula Bharadaksa, Mapolresta Sidoarjo, Sabtu (11/01). Sesuai arahan Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Zain Dwi Nugroho, sosialisasi itu dilakukan melalui pemasangan baliho di setiap sudut wilayah hukumnya. Dan juga melalui pemberitaan di berbagai media massa yang dikoordinir oleh bidang humas. “Bapak Kapolres berpesan tadi bahwa kita harus bersosialisasi mulai dari

FOTO: MEMORANDUM/SOM

Cak Nur Minta Umat Kristen Doakan Sidoarjo

Sidoarjo, Memorandum Aparat Polsek Krian mengerebek sabung ayam di Dusun Parengan, Desa Kraton, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (12/1). Polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti berupa sembilan ekor ayam, ring ayam, karpet, kurungan ayam, jam dinding, dan ember tempat air.

FOTO: MEMORANDUM/TON

Wakil Bupati Sidoarjo H Nur Achmad Syaifuddin menyampaikan sambutan di acara perayaan Natal Asosiasi Pendeta Indonesia DPC Sidoarjo.

Kades Wunut Puji Darjo SE (kanan) saat dipercaya PSSI menjadi general coordinator pertandingan 8 besar liga 2 di GOR Sidoarjo.

Kades Wunut Puji Darjo SE meKades Wunut Puji Darjo SE berdiri di jembatan yang dibangun dengan DD tahun ang- megang bola.

Sidoarjo, Memorandum Kades Wunut, Kecamatan Porong, Puji Darjo SE, yang mempunyai pengalaman sebagai pelatih sepak bola, kini berhasil membawa perubahan di desa yang dipimpinnya. Dulu ketika musim hujan tiba, jalan desa bak sungai, kini di musim penghujan, bebas dari banjir. Tidak hanya itu, cikal bakal atlet sepak bola bakal bermunculan dari Desa Wunut lantaran sejak dipimpin coach Puji Daryo, sapaan akrab saat dia menjadi pelatih, Desa Wunut sekarang ada sekolah sepak bola (SSB). Ada 12 titik pembangunan yang sudah dilakukan menggunakan anggaran dana desa (DD) pada tahun 2019. Pembangunan tersebut di antaranya di RT 8 pavingisasi, RT 9 pavingisasi, RT 13 pavingisasi dan gorong-gorong, RT 14 pavingisasi, RT 16 peninggian jalan dan pavingisasi. selain itu di RT 25 pembangunan saluran petani, RT 02 pavingisasi, RT 18 pavingisasi, RT 01 pembangunan saluran petani, RT 23 pavingisasi dan plengsengan serta peningkatan jalan. Ada juga pembangunan tempat pembuangan sampah (TPS) dan pembangunan jembatan. “Di Wunut ada tiga dusun, yakni Dusun Wunut, Kesamben Lor, dan Kesamben Kidul. Dari tiga dusun tersebut berawal dari musyawarah perencanaan dan pembangunan (musrenbang) desa, mengusulkan berbagai macam pemba-

ngunan dan perbaikan untuk kemajuan desa,” ungkap kades lulusan STIESIA Surabaya kepada Memorandum. Musrenbang desa adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan (stakeholder) desa untuk menyepakati rencana kerja pembangunan (RKP) tahun anggaran yang sudah direncanakan. Pemerintah desa, bekerja sama dengan warga dan para pemangku kepentingan lainnya. Musrenbang yang bermakna akan mampu membangun kesepahaman tentang kepentingan dan kemajuan desa, dengan cara memotret potensi dan sumber-sumber pembangunan yang tidak tersedia, baik dari dalam maupun luar desa. “Dengan adanya kucuran dana desa ini warga sangat antusias sekali. Karena berdampak langsung dengan mobilisasi pada saat panen. Yang dulu jalan tidak bisa dilewati akhirnya setalah dibangun akses jalan sepeda bisa masuk. Jalan desa yang awalnya banjir, sekarang tidak banjir setelah ada peninggian jalan dan perbaikan gorong-gorong,” lanjutnya. Anggaran DD sebesar Rp 1,4 miliar dikerjakan swakelola langsung menunjuk tim pelaksana kegiatan dari desa. Warga senang karena mendapatkan pekerjaan dan pembangunan yang lebih baik. “Kita tidak memakai jasa kontraktor sehingga uang dari DD

kembali mengalir ke warga yang ikut serta membangun desa. Alhamdulilah semua pembangunan di 2019 tepat waktu serta membawa manfaat bagi masyarakat Desa Wunut,” tutup Kades dalam wawancaranya.(*/win/jok/udi)

-

-

-

Karier Kades Wunut Pelatih Deltras Junior 2008, Persekab Junior Kota Pasuruan 2009, Persida 2010, Persida junior Juara Liga Suratin Jatim 2011. Mendapatkan lisensi Bahun 2014 memegang tim PSBK Blitar dalam Liga Nusantara, Dipercaya melatih Deltras Senior di turnamen Torabika Soccer 2016, Persida junior Liga Suratin Jatim 2017. DipercayaAsprovJatimuntukmenseleksi untuk pra PON menuju Papua 2020. Karir politik dimulai tahun 2018 awal ikut kontestan pemilihan kepala desa, terpilih tanggal 25 April, dilantik Mei. Setelah dilantik mengajukan ke Asprov PSSI Jatim mundur dari tim seleksi Pra PON. Selain mempunyai pengalaman menjadi pelatih, KadesWunut pernah menjadi sekuriti di perusahaan swasta. Sukses mengembangkan olahraga sepak bola di desa. Lapangan DesaWunut kini dipakai latihan 80 anak-anak yang tergabung dalam SSB Sumber Putra Indonesia. Pernah ada turnamen besar yakni Kades CUP 1 di tahun 2019 antar SSB se-Sidoarjo. (win/jok/udi)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KODIM 0824 JEMBER

SENIN PON, 13 JANUARI 2020 HALAMAN 3

W U J U D K A N K E M A N U N G G A L A N R A K YAT

Forkompimda Jember ngontel bersama masyarakat.

Ribuan Peserta Banjiri Fun Bike HUT Ke-71 Kodam V/Brawijaya Dandim 0824/Jember: Ajang Komunikasi Sosial TNI-Rakyat

Dalam rangka menyemarakkan HUT ke-71 Kodam V/Brawijaya, Kodim 0824/Jember menyelenggarakan sepeda santai (fun bike)) atau yang lebih dikenal dengan gowes. Fun bike tersebut mengambil startt dan finish h di halaman Kodim 0824/Jember. Sekitar 5.000 goweserr membanjiri halaman Kodim 0824/ Jember dengan dihadiri sejum-

Letkol Inf La Ode M Nurdin

lah pejabat yang ikut ngontel, di antaranya Bupati Jember dr Hj MM Komandan Brigif Faida MMR, Raider 9/K Kolonel Inf Andreas Nanang DP, Komandan Kodim 0824/Jemb Letkol Inf La Ode 0824/Jember Nurdin Ketua Pengadilan M Nurdin, Jem Negeri Jember Setyanto HerD mawan, Danyon Armed 8/105 Trk Jember Letkol Arm Ferdian Primadona Primadona, Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto, serta pejalainnya bat lainnya. Menuru Komandan Kodim Menurut 0824/Jemb Letkol Inf La Ode 0824/Jember M Nurdin, bahwa gowes dalam HU ke-71 Kodam V/ rangka HUT Brawijaya ini dalam rangka

memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Sehingga masyarakat menjadi lebih sehat. “Selain itu juga merupakan ajang komunikasi sosial TNI bersama masyarakat, sehingga makin memantapkan kemanunggalan TNI bersama rakyat,” tegas La Ode. Lebih lanjut Letkol La Ode M Nurdin menegaskan, bahwa gowes kali ini rute yang kita disediakan berupa jalanan yang relatif datar sepanjang 17 kilometer, dan memperebutkan hadiah utama satu paket umrah, 1 unit sepeda motor Mio-

S, sepeda MTB, dan puluhan hadiah menarik lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0824/Jember juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sponsorship, mendukung secara moril maupun materiil, sehingga pelaksanaan kegiatan Fun Bike HUT ke-71 Kodam V/Brawijaya dapat terlaksana dengan baik. “Demikian pula kepada seluruh peserta yang hadir baik dari Kabupaten Jember, Bondowoso, Lumajang, Banyuwangi, Malang, dan Surabaya serta daerah lainnya yang telah ber-

partisipasi ikut menyemarakkan kegiatan gowes ini,” kata Letkol La Ode M Nurdin. Sementara itu, Komandan Brigif Raider 9/K Kolonel Inf Andreas Nanang Dwi P saat diundang untuk ikut mengundi hadiah, pada kesempatan tersebut mewakili jajaran Divisi Infantri 2 Kostrad menyampaikan selamat HUT ke-71 Kodam V/Brawijaya, Bersama Rakyat TNI Kuat. Selanjutnya Kolonel Inf Andreas Nanang Dwi P mengundi 4 unit sepeda MTB yang sudah ditunggu-tunggu oleh seluruh peserta. (edy/lis)

Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat BUPATI Jember dr Faida MMR menyebut gowes memperingati HUT ke-71 Kodam V/Brawijaya, Minggu (12/1) pagi, sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Sangat diterima masyarakat. Ini sebagai salah satu perwujudan slogan TNI manunggal bersama rakyat. Artinya, kehadiran TNI sangat dekat di tengah-tengah masyarakat,” kata Faida usai gowes. Gowes ini menempuh rute dari titik berangkat di markas Kodim 0824/Jember menuju Jalan Bengawan Solo, Jalan Jawa, Karimata, Panjaitan, Suprapto, Sutoyo, Tidar, Mastrip, PB Sudirman, dan berakhir di markas Kodim 0824/Jember. Bupati Faida melihat antusias peserta sangat luar biasa dengan jumlah peserta lebih kurang 5.000 goweser. Mereka berasal dari Jember dan berbagai daerah daerah lainnya. Seperti Bondowoso, Lumajang, Situbondo, Banyuwangi, dan Probolinggo serta dari Surabaya. Olaharaga bersepeda ini diikuti semua kalangan masyarakat. Mulai dari anak-anak, anak muda, dewasa, hingga ibu-ibu.

Dandim, bupati, ketua PN Jember, rektor IAIN Jember bersama FWLM Jember serta unsur pimpinan SKH Memorandum.

Direktur SKH Memorandum Ikut Gowes dan Beri Apresiasi Bupati Faida didampingi Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin menyerahkan hadiah Mio-S kepada Mustain dari Bondowoso.

Peserta memakai sepeda kuno sampai modern ikut memeriahkan fun bike. Meski jumlah peserta membeludak melebihi dari target tiga ribu peserta, kegiatan olahraga

ini berjalan dengan tertib dan lancar. Semua juga bisa bergembira sambil berolahraga dan silaturahmi. Ke depan, bupati berharap sinergisitas ini dapat terus

terbangun dan terjaga dengan harmonis. “Selama ini kami sangat bangga dengan kemanunggalan TNI dalam segala bidang. Salah satunya olahraga,” ujar dia. (edy/jun/lis)

DIREKTUR Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum Choirul Shodiq menghadiri undangan khusus Komandan Kodim 0824/Jember La Ode M Nurdin. Setelah menempuh rute gowes sejauh 17 kilometer menyampaikan, dengan berolahraga menjaga kesehatan merupakan modal penting dalam beraktivitas. Selain itu untuk memupuk silahturahmi antarlembaga dan mitra kerja. “Maka penting meluangkan waktu untuk berolahraga. Pilihan mudah di

antaranya bersepeda. Selain itu fun bike menjadi sarana bersilaturahmi dan tentunya bermanfaat bagi kebugaran jasmani dan rohani,” kata dia. Dalam kesempatan tersebut, Choirul Shodiq mengapresiasi gelaran fun bike dalam rangka HUT ke-71 Kodam V/Brawijaya. Kegiatan itu tampak kompak keberadaan pemerintah dan TNI maupun Polri menyatu dengan masyarakat. “Sehingga masyarakat ikut andil dalam menjaga kerukunan dan kesatuan Republik Indonesia, NKRI harga mati,” tandas Shodiq. (edy/jun/lis)

Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin menyerahkan hadiah utama umrah kepada Holil dari Patrang, Jember.

Bupati dr Faida, Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin, dan Direktur SKH Memorandum bersama peserta gowes.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (Persit KCK) Cabang 38 Kodim 0824 Ny Rari La Ode M Nurdin bersama pengurus.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

AREMA

SENIN PON, 13 JANUARI 2020 HALAMAN 4

KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

FOTO: MEMORANDUM/IST

Obrak Balap Liar, Polresta Makota Amankan Puluhan Mobil

Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tomy Anderson, Wakapolresta Malang Kota Kompol Arie, dan Wali Kota Malang Sutiaji melihat kesiapan peralatan untuk penanggulangan bencana.

Malang, Memorandum Puluhan mobil dan motor berbagai merek diamankan di Mapolresta Malang Kota(Makota), Jalan Jaksa Agung Suprapto Kota Malang, Minggu (12/1) dini hari. Kendaraan ini hasil penindakan dan penertiban pengguna jalan yang kebut-kebutan dan balap liar di kawasan Jalan SukarnoHatta, Kota Malang.

Malang, Memorandum Untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam, petugas lapangan telah memiliki kesiapan diri dan didukung dengan peralatan yang diharapkan dapat menunjang kinerja dalam melaksanakan tugas sosial. Kesiapsiagaan ini terlihat ketika jajaran Forpimda Kota Malang, di antaranya Wali Kota Malang Sutiaji, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson, Wakapolresta Malang Kota Kompol Arie, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edy Jarwoko, Kepala BPBD Kota Malang Ali Mulyanto melihat dan mengecek secara langsung kesiapan peralatan dan personel di lapangan Parade Brawijaya Rampal Malang, kemarin. Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan dalam rangka kesiapsiagaan penanggulangan bencana hidrometeorologi semoga semuanya berjalan lancar. “Menyadari bencana alam tidak dapat dihindari, tetapi upaya untuk meminimalisasi dampak akibat bencana tersebut bisa dipersiapkan,” sebutnya. Ini merupakan misi kemanusiaan yang menjadi tanggungjawab semua pihak, diantaranya instansi pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. Sehingga semua pihak dapat bersinergi dalam melakulan penanggulangan bencana. Sementara itu, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson menyampaikan kegiatan ini bukan hanya seremonial belaka. Namun merupakan manifestasi kesiapan pemerintah daerah, TNI, Polri dan berbagai komponen masyarakat yang ada di Kota Malang dalam rangka mengantisipasi berbagai kemungkinan ketika terjadi bencana hydrometerologi. “Mari kita hidup bergotong royong dan meningkatkan kepedulian kita bersama dalam menangani bencana alam di Kota Malang dengan menghindari sifat ego sektoral. Kami berharap agar tidak terjadi bencana di Kota Malang, tetapi tetap diusahakan untuk mempersiapkan peralatan dan pasukan ketika terjadi bencana dengan kerjasama dengan TNI, Polri, bersama pemerintah daerah dan elemen masyarakat,” paparnya (*/ari/sr)

Kawasan Jalan SukarnoHatta ini ditengaria kerap djadikan tempat balap liar ketika menjelang dini hari. Sepertinya, aksi ini banyak dikeluhkan masyarakat yang terganggu kenyamanannya. Sehingga aparat kepolisian turun jalan untuk menertibkan. Petugas yang berada di lokasi razia dengan sigap langsung melakukan pengecekan kelengkapan kendaraan bermotor dan selanjutnya mengamankan kendaraan bermotor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Simarmata turun langsung dalam razia yang melibatkan ratusan personil. “Ada keluhan atau pengaduan mengenai kawasan Jalan Sukarno-Hatta sebagai ajang trek-trekan (balapan liar, red). Untuk itu dilakukan operasi cipta kondisi di kawasan tersebut,” katanya. Rencananya, operasi ini

Tim gabungan memeriksa kelengkapan kendaraan pengguna jalan.

Kapolresta Malang Kota Kombespol Dr Leonardus Simarmata memimpin razia.

akan dilakukan secara berkelanjutan, setidaknya setiap hari minggu agar kawasan tersebut tidak dijadikan sebagai tempat untuk balap liar yang banyak dikeluhkan masyarakat. Selain itu, razia ini juga untuk memastikan kawasan Kota Malang tertib dan nyaman serta tidak aksi premanisme. “Kami akan terus berupaya memberikan rasa aman dan nyaman pada warga Kota Malang,” ujarnya.

Diharapkan, di seluruh wilayah Kota Malang tidak lagi terjadi aksi balap liar baik itu skala kecil maupun besar. Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan pemantauan di semua wilayah sehingga dapat dilakukan penanganan lebih cepat dan tepat. Operasi gabungan ini melibatkan anggota kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan Kota Malang dan Satpol PP Kota Malang. Ini merupakan bentuk

FOTO: MEMORANDUM/CR-3

Kota Malang Siaga Bencana

Barang bukti yang diamankan di Mapolresta Malang Kota.

sinergi dengan instansi terkait dalam mewujudkan Kota

Malang yang aman dan nyaman. (cr-3/sr)

SEPUTAR JATIM

FOTO: MEMORANDUM/IST

Jaring Wisatawan, Pantai Prigi Bersolek

Wisatawan menikmati pemandangan di Pantai Prigi.

Trenggalek, Memorandum Wisata Pantai Prigi Trenggalek kini telah berubah total. Kawasan yang sebelumnya terkesan sederhana kini disulap lebih modern dengan berbagai fasilitas baru. Salah satu perubahan yang paling dirasakan adalah adanya taman dan ruang terbuka hijau di depan panggung 360. Taman baru ini didesain secara modern lengkap dengan berbagai fasilitas

pendukung. Sejumlah ornamen dari kayu serta aneka bunga dan rerumputan menambah kesan asri. Sekretaris Daerah (Sekda) Trenggalek Joko Irianto mengatakan, selain taman, kini Pantai Prigi juga dilengkapi dengan pujasera yang dibangun dengan konsep modern. Pembangunan fasilitas baru tersebut menelan anggaran Rp 15 miliar yang ber-

sumber dari pemerintah pusat. “Ini masih akan kami kembangkan lagi, anggarannya sekitar Rp 19 miliar. Tapi tidak hanya di Prigi saja melainkan di Pasir Putih juga,” kata Joko Irianto kemarin. Sebagaimana yang dilansir detik.com, dengan konsep baru ini, pihaknya berharap destinasi pesisir Prigi tidak hanya dikunjungi wisatawan pada siang hari, namun juga bisa dinikmati pada

malam hari. Jika hal itu terwujud, maka akan membawa dampak positif terhadap sektor wisata. “Jika sudah tertata seperti ini, para wisatawan yang menginap di hotel di sekitar sini bisa jalan-jalan di taman ini, karena kalau malam menarik juga,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengapresiasi progres revitalisasi Pantai Prigi. Menurut-

Quick Count Taiwan Kedatangan saya kali ini dikira untuk merayakan Imlek lagi --tanggal 25 Januari nanti. “Saya senang Anda mau Imlek di sini lagi,” katanya. Tidak. Saya hanya akan melihat keluarga ini menggunakan hak pilih mereka. Saya sudah tahu sikap politik keluarga ini --tapi saya tidak peduli. Saya tidak ada kepentingan dengan politik Taiwan. Orang tua itu sudah terlihat siap ke TPS. Dandanannya sudah rapi --pakai sepatu dan rompi. Udara di luar memang sejuk --19 derajat Celsius. Jalannya masih tegap. Demikian juga istrinya. Ia baru saja tiba dari Bangladesh. Untuk kegiatan sosial membantu orang miskin di sana. Di dinding rumahnya tergantung banyak gambar --salah satunya gambar Yesus. Saya juga tahu mereka aktif di gereja. Sang anak bergegas masuk kamar. Mengambil dua lembar surat panggilan --untuk ibu dan bapaknya. Untuk dibawa ke TPS. Sang anak juga mengambil bungkusan kecil untuk diserahkan ke bapak ibunya. “Apa itu?” tanya saya. Ia pun membuka kantong kecil terbuat dari kain itu. Lalu menunjukkan isinya ke saya: stempel pribadi. Di Taiwan hampir semua orang memiliki stempel pribadi. Meniru budaya Jepang. Itulah stempel pengganti cap jempol. Mungkin budaya stempel

nya, terwujudnya fasilitas pendukung ini akan sejalan dengan konsep awal untuk pengembangan kita maritim Prigi. “Ini sudah direncanakan sejak saya masih menjadi Bupati Trenggalek dan kebetulan program ini sejalanjugadenganprogramKementerian PUPR RI yang ingin mengembangkansentra-sentrapertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata,” kata Emil Dardak. (*/udi)

Sambungan dari halaman 1 ini aslinya dari Tiongkok. Biasa kita lihat di film-film kerajaan. Tapi di Tiongkok sendiri kini jarang dipakai. Maka ayah-ibu ini berangkat ke TPS membawa tiga hal: surat panggilan, KTP dan stempel. Kami jalan kaki bersama. TPS itu berada di bangunan sekolah dasar. Kira-kira 200 meter dari rumah. SD Negeri ini halamannya luas. Bangunannya lima tingkat --membentuk segi empat. Di tengahnya ada halaman lagi. Untuk ke lobi sekolah ini harus naik tangga lima trap. Keduanya bisa naik tangga itu dengan tanpa bantuan siapa-siapa. Lalu naik lift ke lantai dua. TPS-nya ada di lantai atas. Ada enam kelas yang digunakan untuk TPS. Masing-masing untuk RT yang berbeda. Setiap ruang kelas berisi 4 tempat pencoblosan suara. Orang tua itu masuk TPS menyerahkan surat panggilan. Lalu mengisi daftar hadir. Di kolom daftar hadir itulah ia bubuhkan stempel pribadi. Cap di stempel itu adalah rangkaian namanya. Dalam huruf Mandarin. Yang bentuknya dibuat sulit untuk ditiru orang. Lalu mereka diberi kartu suara: tiga lembar. Warna merah (untuk pilpres), kuning (DPR) dan pink (untuk partai). Di kartu warna merah ada tiga calon presiden. No 1 (Song Zhu Yu), No 2 (Han Guo-yu/ Partai Koumintang) dan No 3 (Tsai Ing-wen/partai DPP/

Incumbent). Di bilik suara, mereka tidak mencoblos. Cukup menstempel kolom yang mereka pilih. Stempelnya disediakan di bilik itu. Warna tintanya merah. Wujud stempelnya lihat foto (baca: DI’Sway edisi 12 Januari). Besarnya alat itu seukuran balpoint. Saya hitung: 2 menit selesai. Lalu dimasukkan ke kotak suara untuk masing-masing kategori. Saya tidak bisa ngapa-ngapain di situ. Di radius 30 meter dari TPS tidak boleh mengambil gambar. Tidak boleh berisik --apalagi memengaruhi pemilih. Ponsel juga dilarang dibawa masuk ke TPS. Harus ditinggal di luar pintu. Mereka tidak bisa memotret --sebagai bukti “nih, saya sudah coblos kamu, mana bayarannya”. Saya pun bingung. Terus mau ngapain. Di dekat situ ada sungai besar. Yang pernah membuat Taipei banjir seperti di wilayahnya Anies Baswedan. Saya minta diajak meninjau sistem pengendalian banjirnya. Yang membuat Taipei bebas banjir 30 tahun terakhir. Lalu saya harus ke rumah mertuanya. Di kawasan Taipei Baru. “Saya terdaftar di TPS di sana,” ujar sang anak. Rumah mertuanya di apartemen empat lantai. Dia tinggal sendirian di lantai 3 tanpa lift --di apartemen 4 kamar. Kami pun sekali lagi ke TPS. Sistemnya sama. Larangannya sama. Semua menaati larangan

itu. Takut denda --mencapai 5 ribu dolar. Jam sudah menunjukkan pukul 12.00. Kami harus makan siang. Teman saya itu mengajak membeli sashimi dan o-yaho-to. Untuk dimakan di rumahnya. Itulah resto Jepang yang membuat saya heran: Antrenya berjubel. Yang antre nonik-nonik dan sinyo-sinyo Korea. Dan Jepang. Menunya juga tertulis dalam bahasa Korea. Dan Jepang. Petugas antrenya seorang brondong keren --bisa berbahasa Korea. Dan Jepang. “Ini karena enak atau karena murah,” tanya saya. “Enak, murah dan potongan sashiminya besar,” ujar teman saya itu. Benar. Enak sekali. Dan potongan salmonnya tidak pelit. Kami akan ke TPS lagi. Saya ingin melihat sistem penghitungan suaranya. Tapi baru mulai dihitung jam 16.00 nanti. Yakni setelah pemungutan suara ditutup jam 16.00. Ke mana dulu? Saya pun minta diantar ke daerah industri. Ada kantor pusat Honhai di situ. Itulah pemasok onderdil iPhone terbesar. Yang pabriknya di Shenzhen, Tiongkok. Yang karyawannya lebih 1 juta orang. Jam 16.00 pun tiba. Kami kembali ke TPS. Proses penghitungan dimulai. Ada yang ambil surat suara dari dalam kotak. Ada yang membuka dan

meneriakkan nama siapa capres yang dipilih. Ada yang menuliskan angka perolehan. Sambil meneruskan apa yang diteriakkan petugas sebelumnya. Agar tidak keliru. Cara menuliskan suara tidak sama dengan di Indonesia. Bukan dicoret-coret miring. Bukan empat garis miring disilang satu garis --untuk menunjukkan perolehan lima suara. Di Taiwan lima suara itu diwujudkan dalam garis-garis seperti menulis huruf Mandarin. Di sebelah penghitungan suara pilpres itu dilakukan penghitungan suara pileg. Maka suara pun bersahut-sahutan. Tiap satu ruang kelas ada dua tim penghitungan suara. Petugas TPS ini dibayar pemerintah. Tiap orang sekitar Rp 1,5 juta. Partai ikut dipilih secara terpisah di kartu suara ketiga. Ada 19 partai yang ikut pemilu. Masing-masing dengan daftar calon. Setiap tiga atau lima persen perolehan suara partai bisa menempatkan seorang anggota DPR. Dengan demikian partai kecil masih punya kemungkinan memiliki wakil di parlemen. Biar pun tidak ada calegnya yang terpilih di dapil. Proses penghitungan suara ini boleh difoto. Boleh divideo. Jam 17.00 perhitungan suara capres sudah selesai. Untuk direkap. Lalu dibawa ke KPU tingkat atasnya. Orang Taiwan harus sabar menunggu pengumuman hasil pemilu dari lembaga yang

resmi. Tidak boleh ada quick count. Tidak boleh ada berita di media soal perkiraan perolehan suara.

Baru jam 19.00 semua orang berada di depan TV. Siap-siap untuk move on --siapa pun yang menang.(*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

TULUNGAGUNG

SENIN PON 13 JANUARI 2020 HALAMAN 5

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

Calon Pengantin Wajib Tes Urine

SMKN 3 Boyolangu Juara Liga Pendidikan 2019 ara. Di SMKN 3 Boyolangu, kegiatan itu bekerja sama dengan Batalyon 511 Badak Hitam Blitar. “Hasilnya terbukti, anak-anak mampu menunjukkan sportivitasnya. Sehingga berhasil mengantarkan tim kebanggaannya menjadi juara,” ungkap Muhari. Dia berharap, SMKN 3 Boyolangu sebagai sekolah kejuruan berbasis teknologi rekayasa, tetap fokus di bidang kejuruan. Namun, selain itu diharapkan juga tetap mengembangkan bakat dan potensi diri peserta didik. Baik di bidang olahraga, seni maupun budaya. “Sehingga nantinya apabila sudah lulus sekolah, mereka mampu berkembang di tengah-tengah masyarakat,” pungkas Muhari. Ketua Panitia Liga Pendidikan 2019, Hadi Satriyawan menambahkan, kompetisi sepak bola pelajar ini merupakan tahun ke-6 yang diselenggarakan oleh MGMP PJOK SMA. “Pesertanya diikuti 24 tim sepak bola. Dari SMA 11 tim, SMK 11 tim dan MA 2 tim. Tujuan kegiatan ini sebagai upaya pembinaan sepak bola bagi siswa tingkat SMA, SMK dan MA. Maka kita MGMP PJOK, berkwajiban mewadahi kegiatan ekstrakulikuler ini melalui kompetisi sepak bola Liga Pendidikan. Kami juga berharap tetap mendapat dukungan dari berbagai pihak, agar ke depan kegiatan ini bisa terus digelar,” jelas dia. (kin/mad/dhi)

Tulungagung, Memorandum Mulai 2020 ini Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jatim bekerja sama dengan Kemenag Kanwil Jatim menyepakati pelaksanaan tes urine bagi calon pengantin (catin). Tulungagung menjadi salah satu kabupaten yang melaksanakan aturan tersebut. Di Kabupaten Tulungagung, Kantor Urusan Agama (KUA) Kedungwaru dipilih sebagai percontohan. Untuk selanjutnya akan diterapkan di 19 KUA lainnya di Tulungagung. Kepala BNN Tulungagung, AKBP Sudirman mengatakan, sudah berkoordinasi dengan kemenag guna menerapkan peraturan ini.“ Tahun 2020 ini kan bonus demografi. Makanya, kita siapkan sejak sekarang untuk menghasilkan generasi unggul,” ujar dia, Minggu (12/1). Selanjutnya, menurut Sudirman, bakal dilakukan analisa dan evaluasi untuk pelaksanaannya di seluruh KUA di wilayah Tulungagung. “Dua atau tiga bulan akan

dianalisa dan evaluasi untuk persiapan dilaksanakan di seluruh Tulungagung,”tandas Sudirman. Dia menjelaskan, calon pengantin akan melakukan tes urine harus menunjukkan bukti bahwa mereka terdaftar akan menikah. Selanjutnya calon pengantin membawa sendiri rapid test dengan enam indikator untuk mendeteksi urine mereka.“Bisa beli di apotek, untuk harganya sekitar Rp 150 ribu untuk satu test kit. Kita pakai yang enam indikator tersebut,” ungkap dia. Jika hasilnya positif, tambah Sudirman, maka calon pengantin akan di-assesment tanpa mengganggu jadwal pernikahannya. Bahkan,

AKBP Sudirman

assesment tetap bisa dilaksanakan pasca pernikahan. Ke depannya, menurut Sudirman, ada opsi mengurangi beban Calon pengantin dari keluarga tidak mampu, supaya tidak mengeluarkan biaya membeli rapid test. Namun saat ini masih dalam pembahasan. Caranya yaitu dengan menggandeng pihak desa, agar menyediakan rapid test dari anggaran desa. Meng-

ingat jumlah pasangan yang menikah di satu desa dalam setahun tidak banyak. “Data dari kemenag itu satu desa dalam setahun yang melangsungkan pernikahan tidak banyak. Paling 15 sampai 20 orang. Makanya, ini kita diskusikan dulu. Kemungkinan menggunakan dana desa (DD) itu ada apa tidak,” pungkas dia. (fir/mad/dhi)

FOTO: MEMORANDUM/KIN

sangat mendukung adanya Liga Pendidikan ini. Sampai final semua pertandingan terlaksana baik dan kondusif. Dan, Alhamdulilah, bagi SMKN 3 Boyolangu prestasi ini merupakan perolehan juara ketiga kalinya dalam mengikuti lomba peringatan hari jadi Kabupaten Tulungagung ke-814. Sebelumnya kami juara 1 lomba karawitan tingkat SMA, SMK, MA se-Kabupaten Tulungagung, serta juara 1 kreativitas dan inovasi teknologi (Kasanova) tingkat umum,” papar dia. Muhari menambahkan, untuk persiapan mengikuti perlombaan dan kompetisi membutuhkan waktu panjang. Dimulai dari bakat dan kompetensi para siswa yang diwadahi dalam pelajaran ekstrakulikuler, kemudian dibina secara terus menerus. Utamanya karakter peserta didik. “Sehingga ketika mendukung tim kebanggaannya, pada situasi yang penuh emosional untuk membakar semangat juang teman-temanya, kondisi anak didik kita masih tetap terkendali. Dan prestasi ini merupakan keberhasilan luar biasa sesuai yang diharapkan,” tutur Muhari. Muhari mengungkapkan salah satu cara membentuk karakter anak didiknya. Pada setiap awal tahun pelajaran, peserta didik kelas X dibentuk karakternya melalui diklat pendidikan karakter dan bela neg-

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, Memorandum Didukung ribuan suporter dari teman-teman sekolah, alumni, dan para guru, akhirnya tim sepak bola SMKN 3 Boyolangu tampil sebagai juara Liga Pendidikan 2019. Pada partai final di Stadion Rejoagung, Jumat (10/1) lalu, tim SMKN 3 Boyolangu menumbangkan SMK Sore 2-0. Kemenangan ini mengantarkan tim sepak bola SMKN 3 Boyolangu menjadi juara Liga Pendidikan 2019. Sedangkan SMK Sore sebagai runner-up, juara tiga menjadi milik SMAN 1 Pakel, dan MAN 2 Tulungagung juara empat. Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tulungagung, Hariyo Dewanto menyambut baik adanya Liga Pendidikan yang diselenggarakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan (MGMP PJOK) ini. “Liga Pendidikan ini sangat bagus untuk mencetak bibit-bibit pemain sepak bola profesional dan handal. Kami selaku dinas sangat mendukung kegiatan ini,” ujar Haryo Dewanto. Sementara Kepala SMKN 3 Boyolangu, Drs Muhari MPd sangat mengapresiasi panitia kegiatan atas terselenggaranya Liga Pendidikan. Menurut dia, ini merupakan wadah yang tepat menyalurkan bakat dan potensi peserta didik.”Kami

Tim sepak bola SMKN 3 Boyolangu.

SEPUTAR JATIM Dendam, Warga Sumberwringin Bakar Mobil Tetangga

Razia Balap Liar, Polisi Amankan 84 Motor Protolan Banyuwangi, Memorandum Guna mengantisipasi balap liar, Polresta Banyuwangi menggelar razia senyap dengan sandi Hunting System berkeliling kota, Minggu (12/1) dini hari. Hasilnya, 84 motor protolan yang diduga akan digunakan balap liar diamankan. Selain itu, polisi juga mengamankan dua botol arak Bali yang disimpan di dalam jok motor yang disita. Razia ini bertujuan mengantisipasi balap liar yang digelar sejak Sabtu (11/1) malam hingga Minggu (12/1) dini hari. “Kita lakukan razia senyap. Ini untuk mengantisipasi balap liar yang meresahkan masyarakat dan penggunaan jalan,” ujar KBO Satlantas Polresta Banyuwangi Iptu Da-

Motor protolan yang terjaring razia diamankan di Mapolresta Banyuwangi.

lyono. Dalam razia ini, Polresta Banyuwangi menerjunkan 100 anggota satlantas yang disebar di beberapa titik di lokasi anak-anak motor berkumpul. Untuk mengelabui mereka, petugas tidak melakukan razia secara berkelompok atau menggunakan mobil patroli. Namun mereka melakukan razia dengan cara berboncengan dengan mengendarai motor. Setiap pemotor yang tak menggunakan helm maupun kendaraan yang tak sesuai spek langsung dihentikan petugas untuk diperiksa kelengkapan surat-suratnya. Mereka yang terkena razia langsung dibawa ke Mapolresta Banyuwangi untuk ditilang. (*/dhi)

Bondowoso, Memorandum Rahmanto (25), warga Desa Sumbergading, Kecamatan, Sumberwringin, diringkus polisi karena membakar pikap Grand Max nopol P-8538-EA milik tetangga. Aksi tersebut dipicu sakit hati kepada pemilik mobil, Wardiyanto (35), warga Jampit, Ijen.”Setelah terdeteksi, Tim Buser langsung melakukan perburuan. Karena pelaku memang

PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk pengumuman lelang terakhir pada tanggal 07 Nopember 2019 melalui surat kabar harian Memorandum, maka berdasarkan pasal 6 Undang - Undang Hak Tanggungan No. 4 Th. 1996, PT. Bank Panin Tbk. KCU Surabaya Cendana akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang terhadap asset debitur : NO

1

PT. ANUGERAH BUANA CENTRAL MULTIFINANCE

NAMA DEBITUR

ALAMAT JAMINAN

MUHAMAD MUNIR

SEBIDANG TANAH DAN BANGUNAN, SERTA SEGALA SESUATU YANG BERDIRI DI ATASNYA, SHM NO. 02393, LUAS 255 M2, A/N MUHAMAD MUNIR, TERLETAK DI KELURAHAN SONGGOKERTO, KECAMATAN BATU, KOTA BATU.

Rp

200,000,000

Rp 100,000,000

RAMADAN

SEBIDANG TANAH DAN BANGUNAN, SERTA SEGALA SESUATU YANG BERDIRI DI ATASNYA, SHM 6307, LUAS 137 M2, A/N RAMADAN, YANG TERLETAK DI KELURAHAN BUMIAYU, KECAMATAN KEDUNGKANDANG, KOTAMADYA MALANG.

Rp

300,000,000

Rp 150,000,000

2

JL. RADEN TUMENGGUNG SURYO NO. 34 - MALANG

PENGUMUMAN DAFTAR PIUTANG YANG NYATA -NYATA TIDAK DAPAT DITAGIH PERIODE TAHUN BUKU 2019

Rincian nama Debitur dan nilai piutang yang nyata-nyata tidak dapat ditagih tertera pada daftar berikut : NAMA

1

MULYO UTOMO

2

EDI PRIYONO

3 4 5 6

ZUDIYANTO MOCHAMAD FUAD SUGIANTONO YOH KRISTOMUS D,S

ALAMAT DUSUN WATES RT/RW: 03/04 BLIMBING WATES Blitar, Kab. PERUM PGA BLOK A.7 RT/RW: 01/02 RINGINSARI KANDAT Kediri, Kab. JL. JENDRAL A YANI RT/RW: 05/01 KARANGKETUG GADINGREJO Pasuruan, Kab. PERUM CIPTA KARYA BLOK C39 RT/RW: 17/09 BOHOR TAMAN Sidoarjo, Kab. JL. RAYA 7 RT/RW: 01/07 NGULING NGULING Pasuruan, Kab. JL. KH. WAHID HASIM 11 RT/RW: 01/02 TALOK TUREN Malang, Kab.

Piutang yang Nyata Tidak Dapat Ditagih

NIK

NPWP

3579035808750013

-

Rp

255.640.000 Rp

219.446.700

3506050510620005

-

Rp

248.455.000 Rp

232.463.800

3579035808750030

-

Plafon Piutang

Rp

255.170.000 Rp

HARGA LIMIT LELANG

225.937.200

x Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan x Jaminan harus sudah efektif diterima KPKNL Malang selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang x Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. Persyaratan Lelang : 1. 2. 3. 4.

5.

Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website https://www.lelang.go.id Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di atas. Objek lelang tersebut di atas dijual lelang dengan kondisi apa adanya dan kepada peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi objek lelang. Apabila karena suatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan /penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa barang/objek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Malang maupun PT.Bank Panin, Tbk KCU Surabaya Cendana. Keterangan lebih lanjut dapat diperoleh pada PT. Bank Panin, Tbk. KCU Surabaya Cendana Jl. Kombes. Pol M Duryat No. 25 Telp. 082244904622 / 085749664000. Cara Penawaran

Closed Bidding (dengan mengakses alamat domain https://www.lelang.go.id)

Tanggal Pelaksanaan Lelang

Senin / 20 Januari 2020

Batas Akhir Penawaran

Pukul 10.30 Waktu Server aplikasi lelang internet berdasarkan Waktu Indonesia Barat (WIB)

Penetapan Pemenang

Setelah batas akhir penawaran

Pelunasan Lelang

5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang

3515130507700009

-

Rp

260.625.938 Rp

198.475.738

3579035808750017

-

Rp

258.527.500 Rp

187.253.700

Bea Lelang Pembeli

2% dari harga lelang.

226.464.000

Tempat Pelaksanaan Lelang

KPKNL Malang – Jalan S. Supriadi Nomor 157 Malang

357091011780003

Malang, 13 Januari 2020 DIREKSI PT. ANUGERAH BUANA CENTRAL MULTIFINANCE

-

Rp

246.400.000 Rp

UANG JAMINAN

Keterangan :

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 207/PMK.010/2015 tentang perubahan kedua atas Peraturan Menteri Keuangan nomor 105/PMK.03/2009 tentang piutang yang nyata-nyata tidak dapat ditagih yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto, kami PT. Anugerah Buana Central Multifinance, pemegang NPWP no.02.785.902.4-651.000 dengan ini mengumumkan piutang yang nyata-nyata tidak dapat ditagih untuk tahun buku 2019 sebesar Rp. 1.290.041.138,- (Satu Milyar Dua Ratus Sembilan Puluh Juta Empat Puluh Satu Ribu Seratus Tiga Puluh Delapan Rupiah), jumlah dimana telah dicatat sebagai biaya dalam Laporan Keuangan Perusahaan.

NO

terbilang pemain lama tindak kriminal,” ungkap Kasatreskrim Polres Bondowoso AKP Jamal, Minggu (12/1). Menurut dia, berdasarkan pengakuan sementara pelaku, pembakaran mobil memang karena dendam lama. Pelaku juga langsung ditetapkan sebagai tersangka dan dijebloskan ke tahanan untuk proses lebih lanjut. (*/dhi)

Surabaya, 13 Januari 2020 PT. Bank Panin, Tbk KCU Surabaya Cendana


memorandum.co.id

MOJOKERTO-JOMBANG

memorandumredaksi @gmail.com

SENIN PON, 13 JANUARI 2020 HALAMAN 6

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Mojokerto, Memorandum Aksi pencurian motor dan satu unit handphone (HP) di Dusun Bangsri, Desa Kembangsri,Kecamatan Ngoro, Minggu (12/1) pagi, terekam closed circuit television (CCTV). Pencurian tersebut terjadi saat pemilik motor tertidur pulas di tempat kerja. kemudian mengambil HP milik Muhammad Fernando (20) yang ada di saku serta kunci motor. Ketika beraksi, pelaku me-

Khamim Tohari di Desa Kembangsri, dengan posisi terlentang di atas tempat tidur dari kayu di luar ruangan. Dari informasi yang didapat, korban adalah pekerja di persewaan mobil tersebut. Pemilik rental mobil Ageng Khamim Tohari saat dikonfirmasi membenarkan pekerjanya menjadi korban pencurian. Menurut dia, aksi pencurian tersebut terjadi

Minggu (12/1) sekitar pukul 04.30. “Korban tidur di ruangan bersama temannya, karena baru pulang dari Lumajang,” kata Ageng. Tidak hanya mencuri HP milik Fernando, lanjut Ageng, pelaku juga membawa kabur motor Suzuki Satria FU milik korban. Motor tersebut diparkir di sebelah korban. “Yang dicuri ponsel dan sepeda motor Satria.

Rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku.

Sudah kami laporkan ke Polsek Ngoro,” terang dia. Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Ngoro Ipda Selimat saat dikonfirmasi mengatakan, aksi pencurian yang menimpa Muhammad Fernando (20), war-

ga Desa Telogosari, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang sudah dilaporkan ke pihak yang berwajib. “Kasus ini sedang kami selidiki, kami identifikasi pelakunya dari ciri-ciri yang ada di CCTV,”papar dia.(no/dhi)

FOTO: MEMORANDUM/WAN

Dari rekaman CCTV yang beredar, diketahui pelaku nampak santai dalam menjalankan aksinya. Datang seorang diri,

ngenakan jaket merah, topi hitam dan celana jeans selutut warna biru. Sebelum beraksi, pelaku terlebih dulu melihat situasi di dalam ruangan rental mobil tersebut. Setelah dirasa aman, pelaku pun beraksi dan membawa kabur HP dan motor Suzuki Satria FU milik karyawan rental mobil. Pada saat kejadian, Mohammad Fernando sedang tidur pulas di depan rental mobil milik Ageng

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Terekam CCTV, Maling Motor Diburu Polisi

Sodik Muslim diapit petugas di Mapolsek Peterongan.

Jombang, Memorandum Dua Polsek jajaran Polres Jombang, Polsek Peterongan dan Polsek Mojowarno, membekuk pengedar sabu-sabu serta sediaan obat keras berbahaya (okerbaya) jenis pil dobel L. Dalam penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti. Kasubag Humas Polres Jombang, AKP Hariyono mengatakan, penangkapan pertama dilakukan unit Reskrim Polsek Peterongan, Jum’at (10/1) sore. Dan tersangka yang diringkus adalah Sodik Muslim (29), seorang buruh serabutan, warga Dusun Kapas, RT 007/RW 001, Desa Dukuhklopo,Kecamatan Peterongan. “Tersangka diamankan berikut sejumlah barang bukti. Saat ini prosesnya, sudah dalam tahap penyidikan lebih lanjut,” ungkap dia, Minggu (12/1). Barang bukti yang disita, lanjut dia, berupa seperangkat alat isap atau bong, sebuah paket sabu dengan berat 0,29 gram, 11 plastik klip bekas sisa sabu, sebuah pipet kaca, dua korek api, dua sekrop kecil, 1.005 butir pil dobel L, uang tunai Rp 75.000, serta sebuah HP yang digunakan sebagai sarana bertransaksi. “Kita pastikan tersangka kita kenakan pasal berlapis, yakni pasa 112 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. Dan pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009, tentang Kesehatan,” tutur Hariyono. Sementara penangkapan kedua dilakukan unit Reskrim Polsek Mojowarno. Dari hasil penggerebekan di sebuah warung kopi di Dusun/Desa Selorejo, petugas tanpa kendala meringkus Johan Wahyudi alias Bejo (37), asal Desa Kebondalem, Kecamatan Mojoagung. Termasuk, menyita barang bukti berupa total 2.435 butir pil setan, berikut sebuah HP yang digunakan sebagai sarana bertransaksi. “Tersangka kita jerat dengan pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009, tentang kesehatan. Dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara, dan denda paling banyak 1 miliar rupiah,” tegas Hariyono.(wan/dhi)

FOTO: MEMORANDUM/WAR

Dua Polsek Kompak Ringkus Pengedar Sabu

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memimpin pembongkaran reklame liar.

Marak Reklame Liar, Pemkot Rugi Rp 485 Juta Mojokerto, Memorandum Pemkot Mojokerto menertibkan 54 titik reklame tak berizin alias bodong yang terpasang di seluruh Kota Mojokerto. Akibat reklame bodong tersebut pemkot dirugikan Rp 485 juta. Kabag Humas Pemkot Mojokerto, Hatta Amrullah mengatakan, dari data yang diperoleh dari BPPKA Kota Mojokerto, tercatat kebocoran PAD akibat reklame liar mencapai Rp 485 juta. Angka

tersebut berdasarkan kalkulasi dari hasil temuan tim gabungan terhadap reklame liar dan masa berlaku izin habis. Selain harus mengantongi izin, media reklame juga berkewajiban membayar retribusipajak berdasarkan Perda Kota Mojokerto Nomor 12 Tahun 2010 tentang Pajak Daerah.”Nilai kerugian dapat dihitung dari pajak reklame,”ujar Hatta, Minggu (12/1) Lebih lanjut, dia mengata-

kan, angka tersebut termasuk akumulasi dari potensi pajak yang seharusnya masuk pada tahun-tahun sebelumnya. Sebab, rata-rata dari reklame liar itu berdiri lebih dari setahun yang lalu. Terutama reklame yang ditebang langsung oleh satpol PP karena tidak diketahui pemiliknya alias liar. “Kemungkinan ada yang lebih dari setahun,”papar dia. Untuk mengantisipasi kerugian reklame liar, lanjut dia,

Pemkot Mojokerto gencar melakukan penertiban. Langkah ini untuk menghitung potensi PAD yang menguap dari seluruh media promosi tersebut. Hatta menyebutkan, melalui Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPPKA) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) telah selesai mengkalkulasi potensi kas daerah yang lepas. Selain melakukan pener-

tiban, lanjut dia, mulai awal tahun ini pemkot juga merombak regulasi penyelenggaraan reklame dalam peraturan daerah (perda) yang telah disepakati antara eksekutif dan legislatif. Dalam waktu dekat, perda tersebut juga segera diterbitkan dalam peraturan wali kota (perwali). Karena itu, Hatta optimistis tahun ini potensi pemasukan PAD dari bidang reklame bisa lebih maksimal.(war/dhi)

Warga Desa Lengkong menangkap ular sepanjang empat meter.

Ular Sanca Kembang Teror Warga Lengkong Mojokerto, Memorandum Seekor ular sanca sepanjang empat meter ditemukan warga Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, di saluran sungai irigasi, Sabtu (11/1). Ular jenis sanca kembang tersebut ditangkap warga saat memangsa ikan milik warga yang sengaja dipelihara di saluran irigasi desa setempat. warga setempat, Irsyad mengatakan, penangkapan ular ini berawal dari kecurigaannya saat mengecek ikan yang dipelihara di saluran irigasi. Karena tidak seperti biasanya ikan peliharaannya berlompatan.“Ternyata setelah dicek ada ular yang siap memangsa ikan milik,”ungkap Irsyad. Setelah mengetahui ada ular besar, Irsyad langsung memberitahukan ke warga sekitar. Warga yang datan ikut membantu menangkap ular sanca tersebut. Pada saat menangkap ular tersebut, Irsyad mengaku sempat kesulitan karena ular berada di dalam air dan sangat licin. “Kesulitannya, ularnya cukup licin karena berada di dalam air dan berusaha melawan. Bahkan, sempat lepas dan baru ditemukan satu jam kemudian,” terang dia. Irsyad mengatakan, penangkapan ular tersebut dilakukan sekitar pukul 01.30. Setelah ditangkap, ternyata ular jenis sanca kembang sepanjang empat meter dengan berat sekitar sembilan kg. Kini ular tersebut dirawat warga sekitar.(no/dhi)

Jombang, Memorandum Polisi menggerebek arena judi di depan sebuah warung di Dusun Juwet, Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang, Sabtu (11/1) sekitar pukul 22.30. Selain menyita sejumlah barang bukti, petugas juga membekuk seorang pejudi, yakni Suparman (40), warga Dusun Gading, RT 014/RW 004, Desa Tugusumberjo, Kecamatan Peterongan. Kapolsek Tembelang, Iptu Sarwiaji mengatakan, keberhasilan pihaknya membongkar praktik perjudian remi jenis kandangan berkat tindak informasi dari masyarakat. Yakni, maraknya praktik mengadu nasib yang berlokasi di depan sebuah warung di Dusun Juwet, Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang. “Berbekal informasi tersebut, tim lalu bergerak untuk melakukan penelusuran lapangan. Hasilnya, satu pejudi berikut barang bukti kita amankan dari lokasi,”ungkap dia, Minggu(12/1). Setiba di lokasi, lanjut Sarwiaji, ternyata informasi tersebut terbukti kebenarannya. Diperkuat dengan bergerombolnya sejumlah orang di lokasi yang dijadikan ajang mengadu nasib. Tapi ketika hendak digerebek, sejumlah

amankan sejumlah barang bukti berupa satu set kartu remi, sebuah karpet sebagai alas, serta uang taruhan Rp. 40.000,”ungkap dia. Guna kepentingan penyidikan lebih lanjut, baik tersangka maupun barang bukti diamankan ke Mapolsek Tembelang. Setiba di kantor

FOTO: MEMORANDUM/WAN

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Gerebek Judi Remi, Polisi Cokok Warga Tugusumberjo

Suparman didampingi petugas.

pejudi lain mengetahui kedatangan polisi. Akhirnya mereka

lari tunggang-langgang dari lokasi. “Selain tersangka, kita

polisi, Suparman menjalani pemeriksaan intensif penyidik. Sekaligus mendekam di balik jeruji besi. “Akibat perbuatannya tersangka kita jerat dengan pasal 303 KUHP, tentang Perjudian. Dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” tegas Sarwiaji.(wan/dhi)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM & KRIMINAL

SENIN PON, 13 JANUARI 2020 HALAMAN 7

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Gudang Spare Part Margomulyo Dilahap Api

Petugas sedang melakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan di depan Terminal Joyoboyo.

Surabaya, Memorandum Gegara percikan api dari tukang las yang sedang bekerja, gudang spare part kendaraan di Jalan Margomulyo Indah Blok A/28 terbakar, Minggu (12/1). Kejadian ini, kali kedua yang dialami pabrik milik UD Surya Jaya Mulia, yang dipimpin Ferdian Salim tersebut. Informasi yang dihimpun, peristiwa ini diketahui pukul 12.04. Bermula Rofi’i (31), tukang las asal Bungur Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, sedang melakukan pengelasan dan pemotongan besi tua gudang seluas 6x20 meter, yang dulu terbakar di lokasi kejadian. Saat itu, Rofi’i dibantu temannya, Dirham (39), warga Jalan Mrutu Kaliannyar III, yang bertugas menyirami percikan api dari proses pengelasan pemotongan besi tua tersebut. “Saat melakukan pemotongan besi-besi bekas sisa kebakaran tahun lalu, tiba-tiba mengeluarkan percikan api dan menyambar ke bangunan hingga terbakar,” ungkap Mani-

ta, penanggungjawab pengerjaan bangunan kepada petugas. Setelah selesai kerja, kedua pekerja itu istirahat untuk makan siang. Kurang lebih 10 menit ditinggal, terlihat asap hitam mengepul di lokasi. Mengetahui ada kebakaran, semua pekerja berusaha memadamkan api dengan selang air PDAM yang ada di TKP. Namun api semakin membesar dan akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran (damkar). Tidak berapa lama, 12 unit mobil PMK datang dan berhasil memadamkan api 30 menit kemudian. Sementara itu, Kapolsek Tandes Kompol Kusminto mengatakan, dari keterangan beberapa tukang las kejadian itu akibat percikan api dari proses pengelasan. “Tukang las memotong besi tua dengan memakai las blender hingga mengeluarkan percikan api dan jatuh ke sampah sisa kebakaran terdahulu hingga berakibat kebakaran,” kata Kusminto. (rio/nov)

Surabaya, Memorandum Puluhan pengendara terjaring Operasi Cipta Kondisi yang dilakukan Polsek Wonokromo di Jalan Gunungsari tepatnya di depan Terminal Joyoboyo, Sabtu (11/1) sore. Razia yang melibatkan 9 personel gabungan Polsek Wonokromo itu dipimpin oleh perwira pengawas (pawas) Ipda Amiril Mukminin. Sementara itu, Amiril mengatakan razia ini bertujuan untuk mengecek kelengkapan kendaraan dan juga memberi imbauan kepada masyarakat tentang e-Tilang atau tilang elektronik.

“Kita lakukan operasi ini untuk mengecek kelengkapan surat-surat pengendara. Selain itu supaya masyarakat tahu e-Tilang segera resmi diberlakukan,” kata Amirul, Sabtu (11/1). Masih kata Amiril, pengendara juga diperiksa barang bawaannya untuk meminimalisir angka tindak kejahatan terutama 3C (curat, curas, dan curanmor). “Barang bawaan yang kita periksa yakni miras, petasan, senjata api, dan senjata tajam,” imbuhnya. Dalam operasi kali ini, petugas melakukan pemeriksaan terhadap 187 kendaraan

dengan rincian 175 unit kendaraan roda dua dan 12 unit kendaraan roda empat. “Dari 175 kendaraan yang diperiksa, terdapat 41 pengendara yang melakukan pelanggaran dan langsung mendapat tindakan penilangan dari petugas,” jelas Amirul. Barang bukti hasil dari penilangan tersebut yakni 23 lembar STNK, 17 lembar SIM, serta 1 unit motor. “Satu unit motor tersebut kita amankan karena pengendara tidak membawa STNK. Secara keseluruhan rangkaian operasi berjalan aman, tertib, lancar dan kondusif,” pungkas Amiril. (x-3/nov)

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Puluhan Pengendara Ditilang Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di gudang spare part di Jalan Margomulyo Indah Blok A/28.

Sita Uang Rp 1 Miliar dan Dolar (Rumdin) Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, di Kompleks Pendopo Delta Wibawa. Penggeledahan selama 16 jam, mulai Sabtu (11/01) siang hingga Minggu (12/01) dinihari itu dilakukan di bawah penjagaan ketat puluhan aparat Polresta Sidoarjo, petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan Pemkab Sidoarjo. Cukup lamanya waktu penggeledahan tersebut lantaran tim penyidik KPK harus menghitung

Sambungan dari halaman 1

nominal uang yang disita dengan cermat. Bahkan mereka sampai menggunakan piranti penghitung uang untuk memercepat proses pekerjaannya. Pelaksana tugas (Plt) jubir KPK Ali Fikri menjelaskan, mata uang asing tersebut di antaranya 50 ribu dolar Amerika, 64 ribu dolar Singapura plus sejumlah mata uang asing lain yaitu dolar Australia, euro, dan yen. Untuk menjamin pengamanan

tim penyidik KPK dalam melaksanakan tugasnya, aparat keamanan mensterilkan di sekitar rumdin bupati yang berlokasi di Jalan Cokronegoro, Kelurahan Magersari, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo itu. Mereka menyeleksi secara ketat setiap orang yang akan masuk ke dalam rumdin bupati selama proses penggeledahan dilakukan. Bahkan, para wartawan yang ingin mengabadikan momen tersebut juga tidak

diperkenankan memasuki kawasan pendopo Kabupaten Sidoarjo. Minggu dini hari, tim penyidik KPK meninggalkan rumdin bupati dengan mengendarai beberapa mobil jenis minibus. Menurut informasi, para staf lembaga antirasuah tersebut membawa sekitar 4 koper dan beberapa buah tas. Sebelumnya, KPK juga telah melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan

Sumberdaya Air (PUBM dan SDA), termasuk ruang kerja Kepala Dinas PUBM dan SDA Sunarti Setyaningsih yang kini berstatus tersangka. Selain itu, mereka juga mengobok-obok dan menyegel Kantor ULP LPSE, tempat tersangka Sanadjihitu Sangadji berkantor sebelum dilantik menjadi Kepala Dinas Kominfo. Namun, ia tak pernah masuk ke ruang kerja barunya lantaran langsung ditangkap KPK beberapa

jam setelah pelantikan. Selain keduanya, KPK juga menetapkan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah sebagai tersangka atas kasus korupsi berbagai proyek pengadaan barang dan jasa di Kota Delta. Bersama bupati, ikut ditahan pula pejabat pembuat komitmen PUBM dan SDA Judi Tetrahastoto, serta dua orang kontraktor rekanan Pemkab Sidoarjo yakni Ibnu Ghofur dan Totok Sumedi. (lud/jok/nov)

Gagal Seberangi Sungai HDK nekat menyeberangi Sungai Tinggang Turut Desa Payaman, Kecamatan Ngraho, karena hendak menyusul teman-temannya yang lebih dulu sampai. Namun sayangnya, upaya remaja 16 tahun ini malah berakhir petaka. Sementara itu, awal kejadian saat HDK bersama 9

Sambungan dari halaman 1

temannya berangkat dari Ponpes Asyukuriah, Desa Payaman, Kecamatan Ngraho. Dengan berjalan kaki, mereka melewati perkebunan untuk bermain dan berenang di sungai setempat. Sekitar pukul 16.15, korban dan teman-temannya tiba di lokasi dan segera berenang di sungai

tersebut. Karena yang terakhir, HDK berusaha menyusul teman-temannya yang lebih dulu lolos menyeberangi sungai. Nahas, baru beberapa meter dari bibir sungai, ternyata korban tidak terlihat karena tenggelam. Mendapati korban teng-

Kymco Hangus di Tugu Pahlawan Beruntung kejadian itu dekat dengan Kantor PMK Pasar Turi, sehingga dengan cepat mengerahkan Tim Walang Kadung dan Matra OrongOrong untuk memadamkan api. “Dugaan sementara kendaraan tersebut mengalami korsleting di kabelnya yang kemudian muncul api, hingga merambet ke tangki bahan bakar,” kata Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya Bambang Vistadi, kemarin. Berdasarkan keterangan warga, sebelumnya motor apes itu melaju dari Jalan Dupak menuju Jalan Pangeran Limboro, Bubutan. Setelah berhenti di lampu merah, pengendara belok ke kiri

Sambungan dari halaman 1 dan mendadak mengeluarkan asap disertai api. Dalam sekejap, api secepatnya membakar motor jenis matic itu ketika berada di depan pos polisi Jalan Pahlawan. “Pemotor langsung menghindar untuk menyelamatkan diri,” jelas Bambang. Kejadian ini menjadi perhatian penggunalan yang melintas dan bergegas menghubungi petugas pemadam kebakaran (damkar). Setelah petugas datang ke lokasi dan menutup jalan untuk sementara waktu, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.10. “Kami khawatir motor meledak karena masih ada bahan bakar di dalam tangki,” pungkas Bambang. (rio/nov)

Kapolres Kunjungi Mapolsek Pabean Cantikan Cantikan Kompol Mellysa Amalia. Ganis mengatakan, sejak menjabat selama lebih dari sepekan, Ganis belum pernah sambang ke polsek-polsek jajaran. Momen tasyakuran kali ini, lanjut Ganis, digunakan untuk silaturahmi dengan para personel Polsek Pabean Cantikan. “Selanjutnya saya silaturahmi ke polsek-polsek jajaran yang lain,” kata Ganis. Dalam silaturahmi itu, Ganis tidak sendiri melainkan didampingi Wakapolres Kompol

Unjuk Kebolehan “(Yang terlibat dalam konser) yang ada di kehidupanku sudah pasti, nanti tanya ada Saipul Jamil,” ujar Dewi Perssik saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (11/1) malam. “Aku nggak tahu, aku berharap beliaunya ada, aku undang spesial aku taruh di VVIP bagaimanapun mantan-mantan aku berjejer di depan untuk menyaksikan aku,” sambung Dewi. Menurut Dewi Perssik, mantan pasangan adalah bagian penting dalam hidupnya. Karena itu, sang suami Angga Wijaya, tidak boleh cemburu. “Oh nggak boleh cemburu, bagaimana pun Dewi Perssik tidak akan berdiri di sini tanpa mantan-mantan woooaaa haahhahaa, mantan terindah,” ucap Dewi Perssik seraya tertawa. Masih kata Dewi, konser tersebut merupakan penghargaan terhadap karyanya selama

Sambungan dari halaman 1

Ahmad Faisol Amir, serta pejabat utama (PJU) Polres. Kapolres diberi kehormatan memotong tumpeng sebagai wujud syukur atas kenaikan pangkat yang diterima Kapolsek Pabean Cantikan dan memberikan ucapan selamat. Setelah pemotongan tumpeng, para perwira dan anggota juga ikut memberikan selamat kepada Kompol Mellysa Amalia. Terakhir, acara diisi dengan hiburan dangdut dan ramah tamah agar semua personel semakin guyub. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 ini. Tak heran, Dewi Perssik tak sabar tampil di depan para penggemarnya. “Insyallah bulan Agustus. Intinya itu adalah reward. Kalau ditanya bagaimana, itu apresiasi terbesar yang saya tunggu-tunggu selama 17 tahun,” ungkap Dewi. Soal konsep acara, Dewi Perssik masih enggan mengungkap banyak. Namun yang pasti, ia meminta doa agar niatnya tersebut dapat terlaksana dengan baik dan lancar. “Konser sweet 17th, aku nggak bisa bilang banyak, yang pasti doakan aku sehat supaya aku bisa mengikuti treatment yang baik,” imbuhnya. Sedikit bocoran, Dewi Perssik akan menunjukkan kebolehannya yang tak pernah diperlihatkan sebelumnya. Penasaran kan?. “Itu berbeda dari penampilan aku yang biasa. Aku ingin mengeluarkan bakat-bakat yang orangorang tidak tahu,” pungkas Dewi. (*/nov)

gelam, teman-teman HDK sudah berupaya berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Teriakan tersebut didengar beberapa orang dan berusaha melakukan pencarian terhadap korban. Sekitar pukul 17.00, Warjan, sebagai Kepala Dusun Tinggang dibantu warganya melakukan penyelaman untuk mencari keberadaan HDK. Usaha tersebut

akhirnya tidak sia-sia, tubuh korban akhirnya ditemukan meski kondisinya sudah tidak bernyawa lagi. Saksi kemudian melaporkan kejadian itu ke perangkat desa setempat, lalu diteruskan ke Polsek Ngraho. Beberapa saat, petugas mendatangi lokasi untuk melakukan identifikasi dan mengevakuasi jenazah korban.

Kapolsek Ngraho AKP Muhtarom membenarkan peristiwa yang menimpa HDK. Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan oleh tim medis, korban meninggal karena tenggelam. “Saat ditemukan pelajar ini mengenakan sarung warna biru tua. Tidak ditemukan tanda-tanda atau luka penganiayaan di tubuh korban dan

Ditinggal ke Gereja, Rumah Terbakar Informasi dari warga setempat, saat itu rumah dalam keadaan kosong karena sedang ditinggal penghuninya ke gereja pada Sabtu (11/1). Pukul 02.30, warga yang kebetulan melintas melihat asap mengepul di lantai dua rumah itu. Warga sempat berteriak-teriak agar penghuni yang ada di dalam rumah sece-

patnya keluar. Setelah mengetahui rumah kondisinya kosong, selekasnya menghungi command center. Sesaat kemudian, petugas pemadam kebakaran (damkar) mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pembasahan agar tidak merambet ke bangunan lain. Keadaan di lokasi dinyatakan kondusif sekitar pukul

Arek Asemrowo Edarkan Sabu 1,31 gram, 0,30 gram dan 0,50 gram. “Selain itu, kami juga mengamankan satu buah HP yang berisi percakapan pemesanan oleh para pembeli,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, Minggu (12/1). Dijelaskan Memo, diincarnya tempat kos itu dikarenakan banyak pengedar yang memilih untuk menyewanya. Hal tersebut bertujuan untuk memuluskan bisnis narkobanya. Dalam kasus ini, polisi mendapat informasi jika di salah satu kamar kos ada pengedar sabu. Bahkan, dalam penyelidikan diketahui

Sambungan dari halaman 1 21.18. “Yang terbakar hanya gudang penyimpanan barang bekas di lantai dua berukuran 2x4 meter. Belum diketahui penyebab kebakaran karena rumah kosong ditinggal pergi ke gereja,” kata Kepala Bidang Operasional Dinas Kebakaran Kota Surabaya Bambang Vistadi, Minggu (12/1). (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 yang bersangkutan baru saja mengambil kiriman sabu dari pemasok melalui sistem ranjau. Tersangka kemudian membawanya ke tempat kosnya. “Kami lakukan penyelidikan saat tersangka masuk kamar dan langsung digerebek,” lanjut alumni Akpol 2002 itu. Saat penangkapan itu, Londo tidak bisa berkutik lagi. Pria lulusan SMK ini hanya pasrah ketika petugas menggeledah kamarnya hingga ditemukan tiga poket sabu. “Tersangka membaginya lagi menjadi poketan kecil. Itu diperkuat dari percakapan di ponselnya,” terang Memo.

Lupa Pakai Celana Dalam Pasca Bercinta, Ditemukan Teman memadu kasih vs Susana. SSW (set-set-wet) bar. Berbuat sesat hanya sesaat. Setelah selesai bablas balik ke Sarangan. Sejauh ini aman. Sekitar pukul 21.00, ada teman butuh selimut karena kedinginan. Oleh Gondo, teman tersebut disuruh mengambil di mobil sambil melempar kunci. “Aku bawa tiga selimut. Ambil smua di mobil!” teriak Gondo. Teman tadi segera ke mobil dan kembali membawa semua selimut. Dia senyam-senyum sambil berbisik di dekat telinga Gondo. Susana curiga. Sebab, teman tadi menyembunyikan sesuatu di saku celana. Entah apa yang dibicarakan teman itu, sebut saja Eko, dengan Gondo. Yang jelas hati Susana tidak enak. Dia pandang Gondo dan Eko. Beberapa saat kemudian Eko mengeluarkan sesuatu dari saku celananya

murni karena tenggelam,” beber kapolsek. Lanjut Muhtarom, pihak keluarga korban juga telah menerima sebagai musibah dan menolak proses autoposi. “Meski menolak, keluarga HDK tetap wajib membuat surat pernyataan untuk menghindari segala kemungkinan yang terjadi di kemudian hari,” pungkasnya. (top/har/nov)

sambil melirik Susana dan tersenyum. Deg! Hati Susana berdetak keras. Eko memainkan celana dalam di tangannya. Susana langsung teringat setelah bercinta di mobil tadi lupa mengenakan celana dalam tersebut, yang entah terlempar ke mana. Susana bergegas meninggalkan lobi hotel, tempat teman-temannya bersenda gurau dan berkaraoke. Dia masuk kamar dan melemparkan tubuh ke ranjang. Gelisah. Tidak tahu apa yang harus diperbuat. Yang jelas, temuan celana dalamnya tadi pasti akan panjang. Apalagi, teman yang menemukan celana dalam tersebut pernah naksir Susana ketika kali pertama masuk SMA. Saingan keras Gondo. Susana tidak berani kembali ke tempat acara. Beberapa kali ada teman WA dan menelepon, Susana beralasan sakit kepala

Dari hasil penyidikan terungkap, sudah beberapa bulan ini tersangka menjalnai sebagai pengedar. Sebelumnya dia hanya seorang kuli panggul di gudang ekspedisi. Londo mengaku juga rutin mengonsumsi sabu. Keuntungan berlimpah yang membuat dia beralih menjadi pengedar. “Tersangka biasanya mengedarkan sabu di sekitar kos-kosan atau rumahnya. Hanya yang kenal diladeni. Saat ini, kami masih menyelidiki lagi dari mana sabu ini didapat (pemasoknya, red),” pungkas mantan Kasatreskrim Polresta Barelang, Kepulauan Riau itu. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 dan tidak bisa ikut bersenang-senang di lobi hotel. Susana tidak bisa memejamkan mata. Hatinya waswas. Takut permainannya vs Gondo terbongkar. Baru sekitar pukul 01.00 Gondo menelepon. “Eko mengancam bakal menceritakannya kepada teman-teman lain. Ke Indasah juga,” tutur Gondo, seperti ditirukan Susana. (bersambung)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih


memorandum.co.id

HUKUM & KRIMINAL

memorandumredaksi @gmail.com

SENIN PON, 13 JANUARI 2020 HALAMAN 8

Janji Uang Proyek Tidak DitepaƟ

Bangkalan, Memorandum Nasib tragis dialami ZA (12), anak kontraktor yang tinggal di Dusun Kayu Abu. Diduga terkait utang-piutang proyek yang ditangani orang tuanya, pelajar kelas satu MTs ini menjadi korban penculikan yang dilakukan Abdulloh, kenalan dekat orang tua korban. Bahkan, selama delapan hari, ZA disekap dan selalu berpindahpindah tempat. Kasus penculikan itu berhasil dibongkar anggota Satreskrim Polres Bangkalan setelah membebaskan ZA pada Kamis (2/1) sore di rumah ND, di Desa Dupok, Kecamatan Kokop. Sementara sebelumnya, polisi sekitar pukul 13.30 meringkus Abdulloh di Bandara Juanda. “Ter-

sangka ADL (Abdulloh) disergap di Bandara Juanda saat baru pulang dari Kalimantan Barat,” kata Kapolres AKBP Rama Samtama Putra SIK MSi MH, Sabtu (11/1). Dari hasil penyidikan, pemicu kasus penculikan anak tersebut diduga terkait dengan utang piutang. Jelasnya, pada tahun anggaran 2019 lalu, ayah kor-

ban menggarap proyek jalan lingkungan desa di Kecamatan Kokop. Tidak dijelaskan apakah dana proyek itu bersumber dari anggaran APBD 2019 kelolaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Bangkalan, atau proyek pokir (Pokok Pikiran) dari salah satu anggota DPRD. ”Proyek dari mana itu, penyidik masih akan mendalami hasil pemeriksaan dari tersangka,” tandas Rama. Yang jelas, ayah korban ZA, kontraktor penggarap proyek, menjanjikan pemberian se-

jumlah uang kepada Abdulloh jika pengerjaan proyek selesai. Menurut versi Abdulloh, saat diwawancarai Rama, uang yang dijanjikan kepadanya sebesar Rp 200 juta. Dana sebesar itu merupakan bantuan modal untuk Abdulloh. Tetapi Rama tidak percaya begitu saja. Penyidik satreskrim terus mendalami keterangan tersangka. Sebab di balik janji pemberian uang proyek itu, sebelumnya diawali oleh adanya ancaman dari Abdulloh kepada ayah korba korban ZA sebagai kontraktor proyek. ”Jadi apa ada tendensi p pem-

erasan atau murni karena utangpiutang dalam bentuk bantuan modal dari tersangka kepada ayah korban ZA, masih perlu pendalaman,” papar Rama. Hanya saja, begitu proyek jalan desa itu tuntas digarap, Abdulloh terus menagih uang proyek yang dijanjikan ayah korban ZA. Namun, janji itu tidak terealisir. Karena emosi, Abdulloh berencana menculik ZA. Targetnya, supaya orang tua ZA menjadi takut da. Akhirnya, niat jahat Abdulloh dilakukan pada Rabu (25/12) lalu sekitar pukul 13.30. Saat itu, Abdulloh bersama rekannya MK (DPO) mengendarai mobil Toyota Avanza, mencegat ZA

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Anak Kontraktor Disekap 8 Hari Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MSi MH mewawancarai Abdulloh, tersangka penculikan anak.

yang mengendarai motor Beat di jalan raya Desa Tlokoh, Kecamatan Kokop. Abdulloh langsung menarik ZA ke Avansa. Sedangkan MK mengambil alih motor ZA. Mereka menuju ke rumah Abdulloh di Desa Tramok. Setelah dua hari disekap, ZA dipindah di rumah H FH, di Desa Tramok. Dua hari kemudian korban ZA kembali di pindah ke lokasi

lain. Kali ini di rumah ND, mertua Abdulloh di Desa Dupok, Kecamatan Kokop. Syukurlah, ketika korban disekap di rumah mertua tersangka, kasus peculikan berhasil dibongkar. “Tidak ada tanda-tanda kekerasan selama korban disekap. Dia dalam kondisi sehat. Bahkan sekarang ZA sudah bersekolah lagi,” pungkas Kapolres AKBP Rama Samtama Putra. (ras/fer)

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Lumajang, Memorandum Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar bersama keluarga resmi menempati rumah dinas di JalanVeteran No72 Lumajang. Sebagai wujuh syukur, kapolres menggelar tasyakuran dan doa bersama dengan mengundang pengurus dan taka mir Masjid As-Syuhada m serta anak-anak yatim piatu. Sabtu (11/1) sore. Acara juga dihadiri wakapolres,, akabag, kasat dan jajaran kapolsek serta ibu-ibu Bhayangkari, aparatur sipil negara (ASN) Polres Lumajang. Selain itu, juga mengundang para tokoh agama, tokoh masyarakat serta warga yang tinggal di sekitar rumah dinas. Diawal sambutannya, kapolres mengatakan bahwa budaya y yang y g tasyakuran adalah budaya starikan dan dibaik serta patut dilestarikan jaga keberadaanya.. Selain itu, juga ta memperkuat bisa memupuk serta

Orientasi pendidikan dan latihan Pramuka Saka Bhayangkara di Mapolres Probolinggo Kota.

Bangun Disiplin lewat Orientasi Saka Bhayangkara semangat yang dimiliki oleh para Pramuka Saka Bhayangkara Polres Probolinggo Kota, juga pembinanya. “Peserta diharapkan dapat menerapkan dan mengamalkan dalam kehidupan setiap materi dan pembinaan yang diperoleh dalam kegiatan ini, jadikan pengalaman dan bagikan pengalaman itu kepada semua sahabat atau dimanapun berada,” tandas kasatbinmas. Bukan hanya para anggota pramuka, tetapi para pembina juga mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk mendidik dan membina adik-adik.(mhd/fer)

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Apel siaga malam Minggu di halaman Mapolres Pasuruan Kota.

exander untuk menindak pemuda yang hendak balap liar di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. “Agar tetap mengutamakan keselamatan kita. Saat melakukan tindakan pada pelaku balap liar, atau kejahatan pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian den-

gan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) atau 3C,” jelas Sumadji. Patroli antisipasi balap liar, dan 3C titik utama di sepanjang Jalan Panglima Sudirman, Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Pasuruan. (*/rul/fer)

Tulungagung, Memorandum Robohnya pohon palem raja di Jalan Basuki Rahmad yang menimpa becak hingga ringsek serta melukai pengemudinya, menjadi dasar Polres Tulungagung menggerakkan semua unsur, guna menanggulangi jatuh korban berikutnya. Untuk itu, Polres Tulungagung bersama dinas lingkungan hidup, dinas pekerjaan umum, serta Kodim 0807 menyisir dan menebang pohon lapuk di Kota Marmer tersebut. Wakapolres Tulungagung Kompol Ki Ide Bagus Tri mengatakan, pihaknya bersama dinas terkait sudah mendata pohon-pohon lapuk yang segera ditebang, sebelum tumbang karena hujan dan angin kencang. “Ini antisipasi, karena beberapa waktu lalu ada pohon palem tumbang dan mengenai pengemudi becak. Kita antisipasi agar

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Cegah Tumbang, Sisir Pohon Lapuk

Anggota Polres Tulungagung dan dinas terkait meranting pohon tua.

tidak terjadi lagi. Kita tebang yang kondisinya sudah lapuk,” ujarnya, Minggu (12/1). Sejumlah pohon sono kembang, palem raja dan lainnya masuk daftar tebang, karena usianya sudah cukup tua.

Selanjutnya menurut Bagus Tri, untuk penghijauan kembali, pihaknya menyerahkan kepada Pemkab Tulungagung melalui dinas lingkungan hidup dan dinas pekerjaan umum.

“Untuk penanamannya kembali silahkan dari pemkab untuk memilih jenis pohon yang tepat,” ungkap Wakapolres. Sementara Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Tulungagung Makrus Manan mengatakan, pemotongan pohon-pohon di Jalan Pangeran Antasari dilakukan karena usianya di atas 20 tahun. Selain itu akarnya sudah naik, posisi pohon juga terlihat miring dan rawan roboh. “Yang kita tebang ini pohon yang akarnya sudah naik dan berpotensi tumbang jika tidak segera dirobohkan. Ini antisipasi agar tidak jatuh korban lainnya akibat pohon tumbang,” jelasnya. Selain pohon ansana sono kembang di Jalan Pangeran Antasari, petugas juga mendeteksi 50-an pohon palem raja di beberapa titik segera ditebang. (fir/mad/fer)

Diakui, jika dirinya bersama keluarga memang terlambat dalam menghuni rumah dinas tersebut. Hal itu dikarenakan, selama sebulan lebih rumah dinas itu direnovasi. “Sejak saya diangkat Kapolres Lumajang, rumah dinas ini masih dalam proses perbaikan dan baru selesai 2 hari yang lalu,” ujar perwira yang sudah sebulan lebih menjabat sebagai Kapolres Lumajang itu. (tri/fer)

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum menginterogasi Sholeh didampingi Kasatreskoba Iptu Agung Joko Haryono.

Antisipasi Balap Liar dan Kriminalitas Pasuruan, Memorandum Demi memberikan kenyamanan kepada masyarakat di malam hari, Polres Pasuruan Kota melaksanakan apel pleton siaga malam Minggu. Kegiatan ini sebagai upaya antisipasi balap liar, curas, curat dan curatmor (3C) di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota, Sabtu (11/1). Apel pleton siaga malam minggu digelar di halaman lapangan Abdrurrahman Mapolres Pasuruan Kota Jalan Gajah Mada No.19, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Dalam kegiatan itu dipimpin Kasubag Dal Ops Polres Pasuruan Kota AKP Sumadji, Kasubag Sarpras AKP Purwati, Kanitdikyasa Iptu Komarudin, Ipda Vita dan 35 anggota Polres Pasuruan Kota. Dalam sambutannya, Sumadji menyampaikan, sesuai dengan amanah Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Al-

ssilaturahmi dengan tetangga ttermasuk warga sekitar. “Harapan kami dalam menempati rumah dinas yang baru ini, semoga kami bersama keluarga mendapatkan keberkahan,terhindar dari malapetaka,terhindar dari fitnah dan perbuatan keji. Dan tentunya, rumah yang kami tempati ini menjadikan surga bagi para penghuni didalamnya seperti disabdakan oleh Rasulullah SAW bahwa rumahku adalah surga ku,” ungkap Adewira.

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

“Semua kesusahan, kesedihan, kesenangan, yang dirasakan oleh peserta merupakan bentuk memaknai kegiatan orientasi ini. Dengan begitu dapat membangun kedisiplinan dan kemandirian, karena harus membiasakan diri misalnya bangun pagi dan melakukan aktifitas cepat dan tepat,” kata Kapolres Probolinggo AKBP Ambariyadi Wijaya melalui Kasatbinmas AKP Retno Utami, usai penutupan orientasi pendidikan dan latihan Pramuka Saka Bhayangkara di aula Mapolres Probolinggo Kota, Minggu (12/1). Retno Utami mengaku bangga terhadap

Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar di tengahtengah para undangan.

Residivis Simpan Narkotika di Pintu Mobil Jember, Memorandum doarjo Dua tahun mendekam di Lapas Sidoarjo eh dalam kasus narkoba, tidak membuat Sholeh n kapok. Buktinya, ia kembali berurusan dengan hukum karena tersandung kasus yang sama. Sholeh ditangkap anggota Satreskoba Polres Jember di pinggir jalan raya di Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, dengan barang bukti nis 13,57 gram sabu dan 20 butil pil ekstasi jenis granat ungu dan putih. “Jadi pelaku yang merupakan residivis yang sudah menjalani hukuman dua tahun di Lapas Sidoarjo ini terkenal licin, tapi berkat kejelian petugas, pelaku tak berkutik saat ditemukan barang bukti yang dis-

embuny embunyikan di pintu mobil,” ujar Kapolres Jember AKBP A Alfian Nurrizal SH SIK MHum di halaman Mapo Mapolres Jember, Minggu (12/1). Ditambahkan Alfian, pihaknya masih me mengembangkannya dan mendalami keterl erlibatan pelaku lain yang sudah ditetapkan d daftar pencarian orang (DPO). “Tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2) undang-undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas mantan Kapolsek Gubeng Polrestabes Surabaya ini. Selain barang bukti sabu dan ekstasi, juga diamanka satu unit mobil Honda Mobilio putih W 1725 CA, serta HP merek Vivo putih. (edy/fer)

Bersama Warga Evakuasi Pohon Tumbang Pasuruan, Memorandum Hujan lebat disertai angin kencang yang menguyur Kabupaten Pasuruan, mengakibatkan pohon tumbang dan menutup akses jalan. Sehingga menyebabkan kemacetan panjang di Dusun Besuk, Desa Tanggulangin, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (11/1). Kapolres Pasuruan AKBP n Rofiq Ripto Himawan menyampaikan, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, anggota Satlantas Polres Pasuruan p bersama tim tanggap bencana dipimpin Kapolsek Kejayan san anggota serta warga membantu evakuasi pohon tumbang yang menutup jalan. “Setelah koordinasi dengan warga untuk dapat peralatan

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Probolinggo, Memorandum Semangat masih terpancar di wajah para pramuka meski lelah mengikuti Orientasi Pendidikan dan Latihan (ORDIKLAT) Pramuka Saka Bhayangkara Polres Probolinggo Kota. Kebersamaan, itulah yang membuat para pramuka masih merasa bersemangat, mengikuti penggodokan oleh para pembinanya, dari pagi hingga sore, bahkan malam hari. Selama dua hari, pada Sabtu (11/1) dan Minggu (12/1), sebanyak 64 anggota Pramuka Saka Bhayangkara diberikan gemblengan materi pendidikan tentang PBB, gatur lantas, penanganan laka lantas, antinarkoba, kepemimpinan, dan siskamling.

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Tempati Rumah Dinas, Kapolres Undang Yatim Piatu

Anggota Satlantas Polres Pasuruan dibantu warga mengevakuasi pohon tumbang.

ch chain saw. Anggota bersama warga memotong pohon yang roboh di jalan Raya Pasuruan-Malang, Desa Tanggulangin, Kecamatan Kejayan. Berkat bantuan warga setempat evakuasi pohon tumbang

akhirnya selesai,” ucap Rofiq. Lanjut Rofiq, dalam musim penghujan yang disertai angin. Rofiq juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati dalam berkendara. (*/rul/fer)


memorandum.co.id

POLRES JEMBER J E G E H

SENIN PON, 13 JANUARI 2020

A P I K E

J E M B E R

memorandumredaksi @gmail.com

HALAMAN 9

Ratusan personel Polri dan TNI beserta masyarakat nelayan maupun pokdarwis dan pelajar resik-resik bibir pantai Pancer.

Jegeh Apike Jember

Bersama Kapolres Sampah Beres, Disulap Jadikan BBM Memasuki musim pancaroba dari kemarau ke musim hujan, kekeringan dan musibah kebakaran saat kemarau, begitupun ketika musim hujan tanah longsor dan banjir terjadi dari desa hingga kota. Salah satu penyebab adalah kesadaran masyarakat yang masih rendah untuk membuang sampah ke tempatnya.

S

ampah plastik menjadi momok ancaman kehidupan dan kesehatan. Apalagi penggunaan botol plastik semakin banyak dari beragam jenis minuman setiap harinya. Setelah ditemukan racun dioxin dari limbah plastik di beberapa daerah di Jawa Timur, Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH

Kapolres AKBP Alfian Nurrizal bersama unsur TNI dan masyarakat setelah acara resik-resik sampah di Pantai Puger.

SIK MHum, menginisiasi untuk membuat Jember sehat dan semakin bersih dengan menyulap sampah daur ulang plastik menjadi bahan bakar perahu nelayan. Aksi resik-resik sampah plastik, Polres Jember bersama masyarakat Puger ini bertajuk Gerakan Peduli Lingkungan dengan Daur Ulang Sampah Plastik Menjadi

BBM untuk Masyarakat Nelayan. Polri menggandeng TNI dan melibatkan berbagai komponen pemerhati lingkungan, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta pelajar untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan sekitar utamanya pantai yang menjadikan titik kumpul sampah dari hulu hingga hilir. Gagasan ini disambut baik ma-

syarakat nelayan serta didukung kelompok kerja pemuda wisata Pancer (Nelayan Peduli Wisata) dan SMK Perikanan dan Kelautan Puger. Secara simbolis Kapolres AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum, memberikan peralatan kebersihan, dan alat distalasi porylisasi (alat pembuat BBM dari sampah plastik) kepada Nelayan Peduli

Wisata dan SMK Kelautan Puger untuk edukasi siswa. “Inisiatif ini ada beberapa waktu yang lalu di Jawa Timur telah ditemukan pabrik tahu mengunakan bahan bakar sampah impor dan ada lagi penemuan telur ayam yang mengandung racun jenis dioxsin,” terang Alfian Mantan Kapolres Probolinggo Kota itu menyebutkan, agar wilayah Jember bersih dan sehat maka dengan distalasi porylisasi jadi solusi untuk terhindar dari radiasi plastik. “Untuk mencegah dan terhindar dari mikroplastik, karena sangat berbahaya, meski tidak secara langsung. Racun itu bisa melalui hewan yang kita makan, seperti kambing makan plastik, daging kambing yang sudah mengandung mikroplastik ini sangat berbahaya bisa membuat bayi Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum stunting,” jelasnya. (edy/epe)

Distalasi Porylisasi, Pengolah Limbah Plastik Jadi BBM A

lat distalasi porylisasi (alat pembuat BBM dari sampah plastik), merupakan sebuah solusi alat pemecah dan pengurai sampah plastik. Apalagi limbah ini sangat berbahaya bagi kesehatan mahluk hidup, terutama bahan makanan yang sudah terpapar racun mikroplastik. “Berawal dari itu kami melakukan uji coba untuk melakukan pemanfaatan sampah plastik yang menakutkan dengan alat tersebut. Ternyata limbah plastik justru bermanfaat bagi nelayan pengguna mesin diesel untuk melaut,” terang R Muhammad Masbut, pencipta distalasi porylisasi. “Gagasan dan inisiasinya datang dari Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal untuk memerangi sampah plastik yang ada di pinggiran pantai dan Jember. Itu membuat saya tertantang

membuat alat pengolah limbah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) untuk digunakan nelayan,” jelasnya. Masih kata Masbut, panggilan akrabnya, proses itu sangat sederhana tapi butuh ketelitian teknik dan pertimbangan teknis, dari pembakaran, memuai, uap, dan distalasi porylisasi ke satu solar dan kedua bensin yang bisa menghasilkan dan bermanfaat bagi lingkungan. “Bahan yang dibutuhkan adalah plastik. Dari 10 kg plastik menghasilkan 9 hingga 10 liter minyak setara dengan solar atau bensin. Itu bisa digunakan untuk mesin-mesin ringan seperti sepeda motor dan perahu diesel nelayan,” pungkas Masbut. Perwakilan penerima Kelompok Pemuda Sadar Lingkungan Wisata (Pokdarwis) nelayan Puger

Tes hasil distalasi porylisasi dengan dibakar.

Mulya Cahya, mengucapkan terima kasih setelah menerima alat distalasi porylisasi dari Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal. Alat ini disebutnya punya dua fungsi pemanfaatan bagi masyarakat nelayan pantai Pancer. “Untuk mengurangi limbah plastik yang selalu menumpuk di pinggir pantai yang terkesan kotor dan apalagi bisa membahayakan kesehatan yang mengandung racun dioxin. Bahkan dari pengelolaan libah itu bisa menjadi bahan bakar yang bermanfaat untuk aktivitas nelayan melaut,” ujar Mulya Cahya. (edy/epe)

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal menerima penjelasan teknik pengolahan distalasi porylisasi oleh pencipta alat, R Muhammad Masbut.

Tes hasil distalasi porylisasi berupa BBM untuk mesin diesel perahu nelayan.


memorandum.co.id

KODIM 0824 JEMBER

memorandumredaksi @gmail.com

T N I P R O F E S I O N A L K E B A N G G A A N R A K YAT

SENIN PON, 13 JANUARI 2020

HALAMAN 10

Selesaikan 433 Unit Rutilahu dengan Semangat Gotong Royong Semua individu di NKRI ingin hidup layak. Namun nasib dan keberuntungan sejak lahir sudah berbeda. Termasuk adanya kondisi kaya dan miskin. Di sinilah peran negara dibutuhkan untuk menyejahterakan semua rakyatnya tidak terkecuali. Peran itu bisa dikerjakan mulai dari tingkat pusat hingga daerah melalui program-program pembangunan. Termasuk oleh Polri dan TNI sebagai institusi yang memiliki jajaran hingga ke tingkat desa. Personel yang menyatu dekat dengan rakyat peran inilah yang dilaksanakan Kodim 0824 Jember sebagai kepanjangan kebijakan pembangunan di daerah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Jajaran Kodim 0824 Jember melaksanakan pengabdian kepada negara dan mendekatk a n dengan rakyat sudah tidak diragukan lagi. Pemantapan ini ditujukan lagi dalam melaksanakan tugas kema-

Letkol Inf La Ode M Nurdin

syarakatan meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat kurang mampu. Seperti ketika menerima keluhan dari Sariati (80), salah satu penerima program renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu). Warga Dusun Kedungsuko RT 001/RW 027, Desa/Kecamatan Bangsalsari tersebut mengeluhkan kebocoran yang selalu dialami setiap hujan terjadi. Rutilahu merupakan program sinergitas antara Kodam V Brawijaya dengan Pemprov Jatim dengan bintara pembina desa (babinsa) sebagai pelaksananya. “Saya merasa mendapatkan berkah dengan pembangunan rumah ini. Sebelumnya tidak terbayangkan, bagaimana memperbaiki rumah yang rusak tidak karuan, karena hanya buruh tani dan untuk makan saja susah. Setea (sekarang, red) sudah tidak bocor lagi. Dinding tembok sudah bagus yang sebelumnya dari ayaman bambu sehingga tidak dingin lagi, terima kasih pak babinsa rumah saya sudah diperbaiki,” kata Sariati dengan bahasa Madura. Komandan Koramil 0824/15 Bangsalsari Kapten Arm Hendra Faizar mengungkapkan, untuk program rutilahu ini, koramilnya mendapatkan 10 unit rumah. “Kita sudah menyelesaikan semuanya. Hal ini tentunya berkat kerja keras semua anggota,” terangnya. Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin menjelaskan, pelaksanaan renovasi rutilahu sebanyak 430 unit rumah. Jumlah ini berdasarkan data dari babinsa untuk diajukan dan memenuhi kriteria. “Dari jumlah 430 rumah bahkan bisa bertambah 3 unit rumah menjadi 433 rumah telah memenuhi syarat yakni lantai tanah dan dinding bambu,” ungkap Letkol Inf La Ode M Nurdin. Program singeritas dari Pemprov Jatim dengan Kodam V Brawijaya ini untuk membantu menyelesaikan permasalahan di masyarakat agar dapat bisa hidup layak. “Berkat dukungan material dari Gubernur Jawa Timur diturunkan kepada Pangdam Brawijaya kemudian sampai ke Kodim, untuk

CALON PENILAIAN RUTILAHU KODAM 1.

NAMA ALAMAT UMUR PEKERJAAN NO RUMAH

: : : : :

JUMAINA RT 001 RW003 DESA SUMBERDANTI KEC. SUKOWONO 51 TH BURUH TANI 52

SEBELUM 2. NAMA ALAMAT UMUR PEKERJAAN NO RUMAH

SESUDAH

: SRI WAHYUNI : DSN. KRAJAN RT 001 RW 003 DESA SUMBERDANTI KEC. SUKOWONO : 32 TH : BURUH TANI : 53

SEBELUM

SESUDAH

Gotong royong rehabilitasi rumah tidak layak huni oleh anggota TNI bersama warga.

Rumah Sariati (80) warga Dusun Kedungsuko RT 001/RW 027 Desa Bangsalsari, setelah direnovasi.

Rumah Junaidi (58) warga Dusun Plalangan RT 05/RW 03 Desa Sukamakmur.

dilaksanakan memberikan kemanfaatan layak hidup agar meningkatkan semangat untuk bekerja,” tandas La Ode Dalam pelaksanaan di

dulillah dengan kekompakan dari masyarakat maka proses penyelesaian rumah-rumah itu cepat dan tepat waktu karena kerja sama yang bagus gotong

wilayah sangat dibantu oleh kepala desa dan babinsa. Selain itu bisa menumbuhkan lagi tradisi gotong royong antara TNI bersama masyarakat. “Alham-

royong di antara mereka itu untuk menyelesaikan pembangunan membuat sumringah para penerima manfaat,” tutup La Ode. (edy/epe)

Wujud Sinergitas Pemkab Jember dan Pemprov Jatim BUPATI Jember dr Hj Faida MMR mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung peningkatan kesejahteraan warga tidak mampu. Termasuk dalam wujud program rutilahu. Memang masyarakat bukan hanya tanggung jawab bupati atau kepala desa saja. Tapi tanggung jawab bersama, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim telah mewujudkan sinergitas daerah dengan provinsi. “Karena Rutilahu 430 ini anggaran Pemprov Jatim yang bersinergi dengan Kodam V Brawijaya. Saya bersyukur, sinergitas di lapangan berjalan baik,” tegasnya. Rakyat merasa terlayani, dan program ini membuat warga Jember bahagia. TNI dan masyarakat juga mendukung program Pemkab

Bupati Faida dan Letkol Inf La Ode M Nurdin mendatangi rumah warga Lengkong penerima rutilahu.

Jember, yakni rumah sehat. Dengan adanya bantuan 430 ini, mempercepat tuntasnya rumah sehat di Kabupaten Jember.

“Jember tahun ini menyelenggarakan 4.500 rumah dan program ini dapat membantu masyarakat. Memang di Jember data

masuk ada puluhan ribu rumah tidak layak huni dari data satgas rumah sehat, dan kami ingin menuntaskan bersama-sama,” ucapnya. Sutejo (55),warga Dusun Bulangan, Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari, salah satu penerima program, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jatim, Kodam V Brawijaya, Kodim 0824 Jember, Bupati Jember, dan jajaran Koramil Mumbulsari. Atas bantuan itu, rumahnya saat ini menjadi layak dari sebelumnya. “Mudah-mudahan nanti saudara atau warga lainnya yang belum mendapatkan, mendapat giliran. Saya seharihari bekerja buruh tani, dan dengan bantuan ini, terasa lebih tenang tidur sudah tidak kedinginan dan hujan tidaklah bocor lagi,” tandasnya. (edy/epe)

Penghuni Rutilahu Merasa Senang dan Bahagia KEKOMPAKAN pelaksana tingkat di kecamatan hingga desa berjalan dengan baik dalam mewujudkan program rutilahu. Kekompakan ini ditambahkan tiga pilar Kecamatan Patrang, Danramil 0824/01 Patrang, Camat Patrang, dan Kapolsek Patrang yang secara bersama-sama menyerahkan kunci rumah hasil kerja gotong royong. Seperti Hasana dan Salim, dua warga Dusun Krajan, Kelurahan Banjarsengon, Kecamatan Patrang. Mereka bisa bernafas lega karena sebelumnya menempati rumah dengan lantai tanah dan berdinding anyaman bambu. “ Ter ima kasih kepada pemerintah, khususnya kepada jajaran Koramil 0824/01 Patrang membuat rumah kami menjadi nyaman dan bersih,” kata Hasana yang tidak kuasa berlinang air mata karena terharu. Sementara Danramil

Danramil 0824/01 bersama Camat dan Kapolsek Patrang menyerahkan bingkisan dan kunci rumah hasil kerja gotong royong.

0824/01 patrang mengatakan setelah dilakukan survei oleh anggotanya, rumah Hasana memang layak untuk mendapatkan bantuan. “Memang rumah tersebut tidak layak ditempati, dan alhamdulillah kali ini telah

usai perbaikannya,” terang Danramil Kapten Sumaryono. Camat Patrang Rofiq Sugiarto menambahkan, wilayah nya mendapatkan 10 titik yang kesemuanya di Kelurahan Banjarsengon. “Sebagai sinergitas

dalam rangka meningkatkan sarana perumahan terutama pada masyarakat yang berpenghasilan rendah,” ucapnya. Selain itu program 22 janji kerja Bupati dan Wakil Bupati untuk mendata lanjut usia yang tidak memiliki famili, mereka harus terdata dan mendapatkan rastrada/katering serta memberikan kursi roda kepada kaum disabilitas. Kapolsek Patrang Iptu Agus Solihin juga ikut merasakan bahagia karena dari 10 titik penggarapan renovasi rutilahu, memasuki awal musim hujan sudah tuntas. “Alhamdulillah sepuluh titik rumah terselesaikan tepat waktu, berkat partisipasi dan peran masyarakat sekitar. Sekarang penghuninya merasa senang dan tenang begitupun juga muspika ikut merasakan kebahagiaan,” tutup dia.(edy/ epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA Pilwali Surabaya, PDI-P Ditawur

SENIN PON, 13 JANUARI 2020 HALAMAN 11

“

Partai Gerindra, PKB, dan PAN Bersatu Surabaya, Memorandum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) bakal mendapat lawan tangguh dalam pilkada Surabaya 2020. Ini setelah Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), dan beberapa parpol lain memberikan sinyal berkoalisi. Mereka bakal mengusung mantan Kapolda Jatim Irjenpol (Purn) Machfud Arifin sebagai calon wali kota pada Pilwali Surabaya 2020. Dengan calon yang sama, parpol-parpol siap menggalang koalisi besar untuk head to head mengha-

dapi jago PDI-P. Salah satu kesiapan tersebut dikatakan oleh Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Supriyanto

mengaku telah intens berkomunikasi politik dengan semua parpol untuk mengusung calon wali kota. Bahkan, sudah ada gambaran parpol-parpol yang akan menggalang koalisi besar. “Nanti kita umumkan setelah fix parpol yang berkoalisi.Yang penting dalam membangun bangsa ini tidak boleh ada dendam. Siapa pun yang bisa memberi pilihan untuk menyejahterakan rakyat Surabaya, akan kita  Bersambung ke halaman 12 

Jika toh PDI-P harus berjuang sendiri, ya tidak masalah. PDI-P mengajak untuk menjalankan demokrasi Pancasila dengan baik. Baktiono Sekretaris DPC PDI-P Surabaya GRAFIS/AZIZ

FOTO: ISTIMEWA

Widodo Suryantoro

Waspadai Bank Gelap Berkedok Koperasi Surabaya, Memorandum Adanya bank gelap yang berkedok koperasi membuat Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Surabaya geram. Untuk itu, dinas koperasi minta masyarakat berhati-hati. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya Widodo Suryantoro mengatakan, pihaknya sudah mengirim surat pemberitahuan kepada koperasi agar tidak beroperasi seperti layaknya bank. Ini menindaklanjuti surat edaran Deputi Pengawasan Kementerian Koperasi UKM RI no:38/Dep.6/2019.  Bersambung ke halaman 12 

Suasana Kampung Baru Siwalankerto. Surat panggilan dari PN Surabaya.

Surat Panggilan Juru Sita PN Surabaya

375 KK Kampung Baru Siwalankerto Resah Surabaya, Memorandum Ratusan warga Kampung Baru Siwalankerto resah dengan surat pemanggilan dari juru sita Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Selasa, 7 Januari 2020. Pemanggilan ini terkait sengketa lahan seluas 3 Ha di Siwalankerto Timur 5A sampai 5G, Kelurahan Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo. Sekretaris Forum Rakyat Siwalank-

erto (Forasik) Wahyu Miadi menyatakan, sejumlah 375 KK (kepala keluarga) warga selama ini tidak pernah memberikan kuasa kepada saudara Suhartono soal sengketa tanah seluas 3 Ha tersebut. Bahkan, warga tidak pernah dilibatkan jika ada proses hukum di PN Surabaya terkait sengketa lahan seluas 3 Ha yang diakui milik Yayasan Darma Provinsi Jatim.

113 Perusahaan Jatim Ajukan Penangguhan UMK 2020 Surabaya, Memorandum Penetapan upah minimum kabupaten kota (UMK) Provinsi Jawa Timur ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/568/ KPTS/013/2019 tanggal 20 November 2019 tentang UMK tahun 2020, mulai berdampak. Ratusan perusahaan terhadap tenaga kerja di Jawa Timur mengajukan penangguhan pemberian UMK. Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim, sudah ada 113 perusahaan di Jawa Timur mengajukan penangguhan menggaji tenaga kerja sesuai Pergub Jawa Timur terkait UMK di tahun 2020. Kepala Disnakertrans Jatim Himawan Estu Bagijo mengatakan, dari

FOTO: ISTIMEWA

Himawan Estu Bagijo

ratusan perusahaan tersebut beralasan tidak mampu memberikan UMK kepada tenaga kerja sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Di Surabaya ada 24 perusahaan atau industri yang mengajukan penangguhan. Di Sidoarjo juga ada 24 industri, kemudian di Gresik ada 9 industri, di Pasuruan ada 29, dan Mojokerto ada 7,” ungkapnya. Lanjutnya, perusahaan yang mengajukan penangguhan dalam pekan ini akan dirapatkan oleh Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Timur. Permohonan ditindak lanjuti dengan verifikasi ke lapangan. “Nanti tanggal 17 Januari dirapat kan lagi untuk menentukan dikabulkan atau tolak, dan dilanjutkan dengan proses keputusan Ke Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada 20 Januari dan diharapkan sudah ditandatanganinya,” terang dia.  Bersambung ke halaman 12 

Didatangkan dari Jerman, Mampu Endus hingga 10 Meter Kehadiran dua anjing khusus yang didatangkan dari Jerman, menambah kinerja Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jatim. Bahkan, di akhir 2019, Pongky dan Roni, dua anjing yang tergabung di tim K9 BNNP Jatim ini berhasil menggagalkan penyelundupan 4 kilogram sabu di bus saat akan dibawa ke Sokobanah, Madura. Ini yang membuat para bandar mulai ketar-ketir karena keduanya bisa mendeteksi adanya keberadaan narkotika hingga jarak 10 meter. Ferry Ardi Setiawan DARI bentuk tubuhnya, kedua anjing ini sangat berbeda dengan anjing pada umumnya. Mereka tampak sangar dan

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Pongky, anjing milik BNNP Jatim, dalam simulasi pendeteksian narkotika.

waspada itu matanya selalu menatap kepada siapa saja yang dicurigai. Namun, di tangan empat petugas

K9 BNNP Jatim yaitu Bagus, Heri, Fajar, dan Dendy, yang sudah mengan Bersambung ke halaman 12 

“Warga terkejut, bagaimana mungkin Suhartono bisa mendapat kuasa dari 300an KK kampung baru. Padahal sejak tahun 2004, Suhartono sudah tidak menjadi warga di kampung baru.  Bersambung ke halaman 12  Rembug warga Kampung Baru Siwalankerto menyikapi surat panggilan dari juru sita PN Surabaya.

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA POLISI MENYAPA PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Syarat SKCK Tanya: Yang ingin saya tanyakan adalah apa saja syarat dalam pembuatan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) untuk dipergunakan sebagai syarat melamar pekerjaan di salah satu perusahaan ojek online. Haritama, warga Jalan Kalianyar Surabaya Jawab: Terima kasih atas pertanyaan yang diajukan. Kombespol Sandi Nugroho SIK SH MHum SKCK untuk persyaratan melamar pekerjaan pada Kapolrestabes Surabaya perusahaan swasta bisa dibuat di pelayanan SKCK di polsek setempat. Untuk syarat pembuatan SKCK meliputi fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) sebanyak 2 lembar, fotokopi kartu keluarga (KK), fotokopi akta kelahiran atau kenal lahir, fotokopi ijazah terakhir, pas foto ukuran 4×6 berlatar/ background merah sebanyak 6 lembar serta membayar penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar RP 30.000,- (tiga puluh ribu rupiah). (*/fer)

Musim Hujan, Antisipasi DBD Surabaya, Memorandum Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di wilayah Kelurahan Rungkut Tengah disambut positif. Lurah Rungkut Tengah Luhur Hadi Utomo mengatakan, kegiatan yang rutin dilakukan ini, sudah disambut baik warga setempat. Termasuk warga perumahan. Luhur menyebutkan, tingkat jentik nyamuk di lingkungan tersebut tergolong rendah, hal itu karena kesadaran mereka akan bahaya demam berdarah masih tinggi. “Karena warganya memang sudah peduli tentang penanganan jentik, mereka sudah paham yang namanya 3M (menguras, menutup, dan mengubur). Mereka paham bahayanya jentik nyamuk DBD (demam berdarah dengue) ini sangat luar biasa, bahkan akan makan korban,” ucap dia. Di dalam musim penghujan, Luhur mengaku, sangat rawan terhadap tempat kosong di genangi air hujan menyebabkan sarang nyamuk DBD. Tentu dengan gerakan PSN melibatkan semua unsur kasi kesra kecamatan, kelurahan, Bumantik masing-masing pengurus RW dan puskesmas ini dilakukan rutin sebulan empat kali. Luhur menjelaskan, kebanyakan kasus DBD ini menyerang anak-anak dikarenakan daya tangkal mereka lemah atau sistem imunisasi yang belum terbentuk, sehingga mereka mudah terserang. “Gejala awal yang seharusnya diwaspadai orang tua, bukan di tensi panas tapi rasa sakit yang berada di perut. Jika anak merasa mual dan sakit serta badannya sakit semuanya itu yang harus di waspadai,” jelasnya. (why/rif)

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Anggota babinsa selalu dekat dengan masyarakat di wilayahnya, termasuk para pedagang di pasar.

Babinsa Tandes Blusukan Pasar Surabaya, Memorandum Babinsa Koramil Tandes senantiasa melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial maupun kemasyarakatan dengan warga di wilayah tugasnya. Mereka selalu berupaya untuk lebih peka dan peduli baik tentang kebersihan, kerapian, keamanan, kenyamanan, dan ketenteraman di wilayah. “Juga lebih peka dengan kondisi kesehatan lingkungan serta peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat,” ujar Danramil Tandes Mayor Inf Suwadi. Sebagaimana di awal 2020, para babinsa anggotanya juga mensurvei perkembangan harga sembako di masing-masing wilayahnya. Hasilnya, tidak ada lonjakan harga yang bisa membuat keresahan pada masyarakat. “Komunikasi sosial penting. Selain untuk menjalin silaturahmi antara babinsa dengan warga di wilayah binaannya, juga diharapkan dapat menyerap saran-saran serta keluh kesah warga,” imbuh Suwadi. (tyo/lis)

Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

SENIN PON, 13 JANUARI 2020 HALAMAN 12

Susuri Tanggul, Pastikan Kesiapsiagaan Lamongan, Memorandum Potensi intensitas hujan yang tinggi diantisipasi Pemkab Lamongan dengan sidak menyusuri tanggul melihat kesiapan sarana-prasarana, terutama pompa banjir. Dalam sidak menyusuri tanggul itu, Bupati Fadeli menggunakan motor trail bersama Kapolres AKBP Harun dan Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono, Minggu (12/1). Turut serta bersama mereka, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Yuhronur Efendi, Kepala Pelaksana BPBD Mugito dan sejumlah kepala perangkat daerah terkait. Berangkat dari Pendopo Lokatantra Lamongan, rombongan susur tanggul singgah dulu di

posko terpadu kesiapsiagaan bencana di halaman dinas sosial. Kemudian menyinggahi Sluis (pintu air) Kuro di Karangbinangun dan di Desa Melik, Kecamatan Karangbinangun, untuk melihat kesiapan pompa banjir. Rombongan susur tanggul juga menyinggahi sejumlah tanggul yang mengalami sleding di Kalitengah. Kegiatan berakhir di pintu air floodway Pelangwot, Kecamatan Laren. “Hari ini kami ingin pastikan semua siap. Sehingga ketika

Bupati Fadeli bersama Forpimda Kabupaten Lamongan menyusuri tanggul dengan mengendarai motor trail. FOTO: ISTIMEWA

nanti diperlukan, semua tinggal digerakkan secara terpadu,” ujar Fadeli saat di Sluis Kuro. Dia menyebut, kegiatan itu sebagai langkah antisipasi. Mes-

ki saat ini kondisi masih relatif normal, jangan sampai mengurangi kesiapsiagaan. “Kami akan melanjutkan melihat di Melik dan beberapa tanggul

yang sleding, hingga pembuangan Pelangwot di Laren. Kalau Pelangwot lancar, Insya Allah Gresik aman, Lamongan juga lebih aman lagi,” kata dia. (*/lis )

Pilwali Surabaya, PDI-P Ditawur dukung,”ungkap dia. Lebih jauh, dia mengatakan, sebelum Partai Gerindra memunculkan nama Machfud Arifin, sudah ada parpol yang siap membangun koalisi dengan Partai Gerindra. Apalagi, setelah mantan ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Jatim pada Pilpres 2019 tersebut daftar lewat Partai Gerindra. Kian banyak parpol yang akan bergabung. “Dulu tak ada nama Pak Machfud Arifin saja sudah ada enam parpol yang komunikasi intens dengan kita. Sekarang, tambah banyak lagi. Ya, kita tunggu saja tanggal mainnya,” tandas Supriyanto. Mengenai pembiayaan kampanye hingga pencalonan, kata dia, tak bisa dipungkiri jika di Pilwali 2020 akan membutuhkan anggaran besar. Nah, untuk menanggung biaya tersebut akan dilakukan gotong royong. Hal senada juga diungkapkan Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya, BF Sutadi. Menurut dia, dirinya sudah menjalin komunikasi politik dengan semua parpol. “Untuk Pilwali Surabaya ini memang cair,” ungkap dia. Soal Machfud Arifin yang juga banyak dibidik parpol lain, Sutadi menandaskan, peluang

berkoalisi cukup besar. “Kalau calon yang dibidik sama, peluang untuk menjalin koalisi cukup besar,”imbuh dia. Sementara Sekretaris DPC Partai Gerindra AH Thony mengatakan, penjaringan ini merupakan tahap pematangan dari para kandidat untuk nantinya diusulkan kepada DPP. Dari 18 calon yang daftar akhirnya mengerucut menjadi empat nama dan dilakukan scoring pada rakercabsus, Sabtu (11/1). Yakni Irjenpol (Purn) Machfud Arifin, KH Zahrul Azhar Asad (Gus Hans), Hariyanto, dan dr Gamal Albinsaid. “Perangkingan dalam rakercabsus tersebut untuk memutuskan nama-nama yang akan dibawa ke DPP melalui DPD,” tandas dia. Dari empat nama tersebut, lanjut Thony, selain akan disodorkan kepada DPP Partai Gerindra, juga disodorkan ke parpol-parpol lain yang ingin berkoalisi dengan Partai Gerindra. Mengingat saat ini Partai Gerindra membutuhkan koalisi dengan partai lain agar dapat mengusung calon Namun, Thony belum bisa membeberkan parpol mana yang sudah merapa ke Partai Gerindra. Sebab ada parpol yang

Waspadai Bank Gelap Berkedok Koperasi “Memang ada beberapa koperasi di masyarakat yang dipakai kedok saja untuk menjalankan praktik seperti perbankan. Koperasi model seperti ini meminjamkan uang kepada orang yang membutuhkan,” kata Widoso Suryantoro, Minggu (12/1). Jika koperasi melayani seperti itu, masih lanjut dia, tidak boleh. Sebab koperasi yang betul hanya melayani anggota. Kalau melayani masyarakat banyak, namanya perbankan dan masuk dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang dirugikan bank gelap yang berkedok koperasi untuk melaporkan ke polisi dengan membawa bukti yang lengkap. Diakui nama-nama koperasi model seperti itu sendiri

ada yang terdaftar pada dinas koperasi. Pihaknya sendiri tidak tahu jika dipakai praktek seperti itu. Maka, pihaknya memperingatkan koperasi tersebut dan bahkan sudah ditindak aparat kepolisian karena pidana. Sebab, masyarakat yang pinjam uang itu melaporkan karena bunganya sangat memberatkan. “Saya tidak bisa menjawab berapa banyak koperasi yang ditindak polisi karena polisi yang lebih tahu. Selama ini yang kita lakukan adalah pembinaan,” ungkap dia. Ia menammbahkan, koperasi harus melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) minimal setahun sekali. Jika tidak melaksanakan akan diberi peringatkan hingga tiga kali. Kalau tetap tidak melaksanakan RAT akan diserahkan kepada Kementerian Koperasi dan UKM RI. Sebab,

Didatangkan dari Jerman, Mampu Endus... tongi sertifikat dari Prancis itu, kedua anjing yang didatangkan BNN RI pada 2018 dari Jerman itu, selalu menurut. “Mereka (empat petugas BNNP, red) dilatih khusus dan bersertifikat Prancis,” jelas Kabid Pemberantasan BNNP Jatim Kombespol Arief Darmawan kepada Memorandum. Tambah Arief, untuk mempertajam daya penciuman, tiap hari kedua anjing K9 ini dilatih secara rutin. “Termasuk mengenai kandang dan makanannya harus terjaga dan terjamin. Harus selalu bersih, agar kedua anjing itu dalam kondisi baik dan prima,” ujarnya. Bahkan, lanjut Arief, untuk kebutuhan makanannya,

Pongky dan Roni mendapatkan jatah lebih wah dibandingkan orang biasa. “Jatah makannya enam kali lebih mahal dari biasa yang dimakan orang. Jadi perawatannya memang cukup mahal,” jelas Arief. Untuk setiap razia BNNP Jatim atau gabungan, Pongky dan Roni selalu diikutsertakan. Ini cukup membantu jika ada narkotika di tempat yang dicurigai. “Misal kalau di sana ada narkotika yang disembunyikan dengan jarak 10 meter saja langsung menggonggong dan menuju tempat tersebut. Ini yang sangat menbantu kerja kami,” tambahnya. Dengan hasil ungkap BNNP Jatim pada 2019, diharapkan ter-

Sambungan dari halaman 11 perlu koordinasi hingga tingkat DPP. “Pilwali Surabaya ini cukup unik karena menarik semua parpol. Karena itu, lobi-lobi tak hanya lewat DPC dan DPD, tapi juga harus ke pusat (DPP).Karena bisa jadi di bawah (DPC dan DPD) setuju, tapi di atas (DPP) tidak setuju. Sekretaris DPC PDI-P Surabaya Baktiono ketika dikonfirmasi soal paslon yang akan direkom DPP untuk Pilwali Surabaya 2020 mengaku, belum tahu. “Sampai saat ini belum ada yang tahu rekomendasi DPP diturunkan ke siapa,” ungkap dia. Yang jelas, lanjut dia, jika rekom dari DPP sudah turun ke salah satu calon, DPC akan menyosialisasikan dan menyolidkan seluruh kader dan simpatisan serta menyampaikan visi dan misinya ke masyarakat. “Kami akan mengajak kelompok dan komponen masyarakat untuk turut bergabung dalam membangun Surabaya,” tandas dia. Ditanya wacana koalisi besar mengusung mantan ketua TKD Jokowi-Ma’ruf Amin Jatim di Pilpres 2019 untuk head to head dengan jago PDI-P, Baktiono menegaskan, dalam peraturan perundang-undangan, PDI-P yang memiliki modal 15

Sambungan dari halaman 11 badan hukum koperasi itu yang mengeluarkan adalah kementerian koperasi. “Kita laporkan kepada kementerian koperasi agar dihentikan dan disanksi,” ucap dia. Di Surabaya sendiri, Widodo mengungkapkan ada beberapa koperasi yang diperingatkan hingga diberhentikan oleh kementerian koperasi. Itu kebanyakan koperasi simpan pinjam. “Di Surabaya ada 1.700 koperasi. Yang melakukan RAT ada 800an,” kata dia. Namun untuk 900 koperasi lainnya, Widodo menambahkan tidak di bawah pembinaan Dinas Koperasi Surabaya. Untuk koperasi yang memiliki anggota antarkota di bawah pembinaan Dinas Koperasi Jatim. Sedangkan yang anggotanya antarprovinsi, pembinaannya oleh Menteri Koperasi RI. (udi/rif)

Sambungan dari halaman 11 us meningkat dengan dibantu keberadaan Pongky dan Roni. “Peran serta keduanya sangat memeringan kerja dari petugas BNNP Jatim di lapangan,” pungkas Arief. Seperti pada simulasi akhir tahun lalu, di peragaan pertama ditaruh beberapa jenis kotak baik berupa kardus, kayu, dan koper. Pongky yang mengandalkan ketajamannya itu, berhasil mengendus keberadaan sabu di koper meski di dalamnya ditutupi kertas. Hal sama juga dilakukan Roni. Ketiga tiga mobil diperagakan memasuki parkiran, tiba-tiba dicurigai mobil terakhir yang membawa ganja. Roni pun langsung menggonggong. (*/rif)

kursi bisa mengusung paslon sendiri. Meski begitu, PDI-P tetap berusaha mengajak koalisi parpol lain dan kelompok masyarakat untuk membangun Kota Surabaya yang berkepribadian. “Jika toh PDI-P harus berjuang sendiri, ya tidak masalah. PDI-P mengajak untuk menjalankan demokrasi Pancasila dengan baik. PDI-P menganggap semua parpol adalah saudara. Yang jelas, PDI-P siap memenangkan Pilwali Surabaya ini,” tandas dia. Machfud Arifin Nyatakan Siap Mantan Kapolda Katim Irjenpol (Purn) Machfud Arifin tak punya pikiran maju sebagai calon wali. Namun, karena masyarakat Surabaya dan parpol-parpol pengusung menghendaki, akhirnya siap maju. Apalagi, dia mendapat dukun-

gan dari Dahlan Iskan. “Masalah parpol tunggu waktu saja. Yang penting, persyaratan 10 kursi terpenuhi lebih dulu. Sebab, itu untuk membangun rumah atau kendaraan politik maju ke Pilwali Surabaya,” ungkap dia. Belakangan Machfud memang rajin bersilaturhami ke parpol-parpol. Bahkan, dia sudah ketemu dengan Ketua DPW PAN Jatim, Masfuk. Selain itu, PKB Surabaya mengusulkan menjadi calon wali kota. Ditanya soal calon wakilnya? Machfud mengaku, jika dirinya sudah ada pembicaraan dengan parpol pengusungnya. Pemilihan calon wakil akan diserahkan kepada dirinya. Apa kriterianya? “Ya, yang bisa menaikkan dan tidak nggandoli saya. Dan, itu nanti pada gilirannya akan saya sampaikan,” ungkap dia. (dhi/rif)

375 KK Kampung Baru... Bahkan, di mana ia tinggal, masih misterius keberadaannya,” kata Wahyu kepada Memorandum, Minggu (12/1). Lanjutnya, apalagi di dalam surat panggilan dari juru sita PN Surabaya, saudara Suhartono sekaligus menjadi panitia penyelesaian tanah atau sebagai kuasa substansi warga kampung baru Siwalankerto. “Intinya, proses hukum ini ada kejanggalan. Munculnya surat panggilan dari juru sita PN Surabaya ini akan kita telusuri ke sana. Kami telah melayangkan surat ke pengadilan minta untuk menjelaskan duduk perkaranya. Di dalam pemanggilan Suhartono di pengadilan, Kamis (16/1) besok, warga siap datang ke sana,” terangnya. Atas perbuatan Suhartono tersebut, lanjutnya, warga segera melakulan upaya hukum guna melaporkan Suhartono di kepolisian setempat untuk mempertanggungjawabkan perbuatan yang meresahkan 375 kk warga kampung baru Siwalankerto. “Yang jelas perbuatan Suhartono sudah tidak bisa ditoleransi mas. Karena telah memberikan kesaksian palsu dan sangat meresahkan warga sejak surat panggilan itu diterbitkan,” tegas dia. Wahyu menjelaskan, se-

jarah lahan seluas 3 Ha dulu milik sebelas petani. Setelah itu muncul peralihan dari sebelas petani kepada 56 anggota Yayasan Darma Provinsi Jatim. Sedangkan warga dulu membeli lahan hanya berbekal kwitansi dan akte notaris jual beli saja. Namun kenyataan sekarang, ketika diurus sertifikat hak milik (SHM) di BPN (Badan Pertanahan Nasional) Surabaya tidak bisa. “Kami pernah mediasi di Kecamatan Wonocolo serta di Polrestabes Surabaya. Justru BPN Surabaya menyatakan lahan 3 Ha tidak bisa diproses SHM, meskipun lahan itu diakui oleh Yayasan Darma Provinsi Jatim. Lah, terus siapa pemilik lahan tersebut, itu yang masih kita telusuri mas,” ucapnya. Lebih jauh, Wahyu menjelaskan, sebenarnya warga Kampung Baru Siwalankerto itu sudah lelah dibohongi orang tidak bertanggungjawab yang mengaku sebagai pemilik lahan seluas 3 Ha tersebut. “Dari hasil rembug warga. Sebenarnya kami sepakat pingin membeli lahan ini, asalkan betul-betul dipertemukan dengan pemilik aslinya. Karena kita juga capek mas, selama 25 tahun persoalan lahan ini belum jelas statusnya,” pungkas dia. (why/rif)

113 Perusahaan Jatim... Himawan menegaskan, dari ratusan perusahaan yang melakukan pengajuan penangguhan soal UMK 2020. Tentu tidak mudah dan harus melewati sejumlah proses yang ditentukan. “Juga kesepakatan dengan unsur pekerjanya seperti apa. Jadi tidak langsung kami setujui,” tegas Himawan. Perusahaan yang mengajukan penangguhan penerapan gaji UMK Jatim mayoritas beralasan karena mereka tak mampu memberikan gaji sesuai aturan pada para pekerjanya. Maka pemerintah akan membolehkan jika itu menyangkut keberlangsungan dari perusahaan dan juga kesepa-

Sambungan dari halaman 11

Sambungan dari halaman 11

katan dengan para pekerja di industri tersebut. “Besarannya tergantung dengan kesepakatan dengan pekerja. Ada yang Rp 3 juta sebulan atau Rp 3,5 juta sebulan. Jika betul-betul karena alasan tidak mampu, padat karya, dan akan bangkrut kalau menggaji sesuai UMK,” ucapnya. Himawan menyebutkan, dari 113 perusahaan yang mengajukan penangguhan gaji karyawan tidak sesuai UMK 2020 ini hanya 5 persen dari seluruh industri di Jawa Timur. Namun yang jelas pihaknya menunggu hasil maksimal dari tim verifikasi dilapangan bersama Pemprov Jatim. (why/rif)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kontributor Blitar: Prawoto Sadewo, Kontributor Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA Kualitas Beras BPNT Lapak Laok Dikeluhkan

SENIN PON, 13 JANUARI 2020 HALAMAN 13

BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Mastini (37), KPM warga Desa Laok, Kecamatan Dungkek mengungkapkan, kualitas beras BPNT yang diterima di desanya bahkan dinilai tidak layak dikonsumsi manusia. Padahal beras yang diterima itu dibeli. Seharusnya kualitas yang diberikan layak untuk konsumsi manusia, tidak seperti yang diterima saat ini. “Terpaksa tidak saya masak karena kondisi berasnya seperti itu. Takut kena penyakit. Berasnya saya buat pakan ternak,” katanya, Minggu (12/1). Ke depan, Mastini berharap kualitas beras BPNT yang diterima KPM diperbaiki. Jika kondisi beras masih sama,

dia memilih tidak mau menerima. Kendati mengaku tidak tahu persis soal aturan pemberian kualitas beras BPNT, Mastini menegaskan bahwa KPM seharusnya menerima kualitas beras premium. “Kami akan menolak jika kualitas beras masih sama dengan yang lama,” tegasnya. Agen e-Warong, penyalur beras BPNT Desa Lapak Laok, Zulfa mengakui, kualitas beras yang didapatnya setelah direalisasikan memang banyak yang dikeluhkan. Mulai dari bau apek, berkutu, hancur, bahkan berulat. Namun karena hanya sebatas agen setelah mendapat

beras dari supplier sebelum disalurkan, dia tidak bisa berbuat banyak kendati sudah komplain. “Karena yang mengantar beras tidak memberi sampel beras seperti apa, tahu-tahu kualitas sangat jelek sekali,” ungkapnya. Komplain yang dilayangkan juga terkesan diabaikan hingga pengiriman kedua. Karenanya, Zulfa menegaskan menolak beras BPNT lagi jika kualitasnya masih sama. Namun, sikap itu bukannya tanpa risiko. Zulfa mengaku sempat diancam izin e-warong-nya dicabut oleh oknum supplier karena mencairkan barang bukan dari mereka. “Saya terpaksa mengambil barang (beras) dari luar karena tekanan dari masyarakat. Barang dari luar bagus dibanding dari supplier,” tambahnya. Penanggung jawab UD Azriel Amira, supplier BNPT Keca-

matan Dungkek, Ahmad Imam Rosidi mengklaim, beras yang disuplai dari pihaknya tidak seperti yang dikeluhkan PKM Desa Lapa Laok. Keluhan itu bahkan tidak bisa dipicu karena beras dari UD Azriel karena bukan satu-satunya supplier ke e-Warong. “Karena soalnya juga tidak menyalahi aturan. Itu yang membuat kami kebingungan. Beras yang kami kirim itu bagus karena disaksikan agen bahkan ada penandatanganan bahwa beras dari kami tidak jelek,” bebernya. Ahmad Imam Rosidi bahkan mengungkap ada kemungkinan agen mengambil dari solo supplier atau supplier lain. “Jadi tidak bisa mengatakan kualitas beras dari kami jelek karena ada kemungkinan agen mengambil dari supplier lain atau menyuplai sendiri,” sebutnya. Data lainnya, Ahmad Imam Rosidi mengaku baru sekali men-

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI

Sumenep, Memorandum Bantuan pangan nontunai (BPNT) berupa beras yang sudah direalisasikan di Kabupaten Sumenep banyak dikeluhkan keluarga penerima manfaat (KPM). Penyebabnya, kualitas beras yang mereka terima berkutu dan berbau apek.

Kondisi beras BPNT yang disalurkan untuk KPM di Sumenep.

girim beras ke agen. Yakni sekitar pertengahan Desember 2019.

“Selanjutnya, tidak melakukan pengiriman lagi karena agen

mengambil dari supplier lain,” ungkapnya.(uri/epe)

Bupati Kunjungi Korban Puting Beliung Pamekasan, Memorandum Pasca terjadi bencana puting beliung yang melanda dua desa di Kecamatan Larangan, Bupati Pamekasan Badrut Tamam SPsi bersama rombongan melakukan peninjauan dampak bencana, Sabtu (11/1). Yang pertama dikunjungi adalah rumah Hasbiah dan Saedi, warga Dusun Petang Satu, Desa Lancar. Selanjutkan ke rumah Kyai Hasim di Desa Montok, dan dilanjutkan ke rumah Ahmad Supriyadi di Dusun Petang Satu, Desa Lancar, dan diakhiri menuju gudang kayu milik Mahfud di Dusun Petang, Desa Montok. “Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan akan bergerak cepat untuk membantu masyarakat yang terkena musibah. Pemkab bersama seluruh forkopimda akan bergotongroyong untuk saling membantu,” kata mantan anggota DPRD Jatim tersebut. Selain itu, bupati mengimbau warga selalu waspada di puncak musim hujan ini. “Usahakan jika ada angin yang agak kencang tidak di dalam rumah, agak menghindar dari pohon-pohon besar, usahakan untuk berada di tanah yang lapang,” imbuhnya.(sjk/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ SUJAK

Bupati bersama rombongan muspida meninjau reruntuhan rumah warga yang terdampak bencana.

Pamekasan, Memorandum Korban pembacokan di Pegantenan, Ali Mudin (50) bakal dirujuk ke rumah sakit di Surabaya. Langkah ini diambil karena luka yang diderita cukup parah sekaligus menghindari konflik susulan dengan tersangka. Sebelumnya, Ali Mudin, warga Dusun Utara, Desa Bulangan Barat terlibat duel dengan senjata tajam melawan Saipul Bahri (26), warga Dusun Tengginah, Desa Tebul Timur, Sabtu (11/1) malam di Pegantenan. Akibatnya, Ali Mudin mengalami sejumlah luka sayatan di antaranya, dahi di bagian kanan sepanjang 9 cm, dahi bagian tengah sepanjang 4 cm. Ia juga mengalami luka pada pelipis di atas mata bagian kiri sepanjang 4 cm, pipi bagian kiri tepat di bawah mata sebelah kiri sepanjang 5 cm. Kemudian, dada bagian kiri sepanjang 5 cm dan luka di bagian punggung sepanjang 10 cm juga mengalami luka. “Dari pihak RSUD sekarang, memberi saran untuk segera dirujuk ke RSUD Surabaya,” kata Kepala Desa Bulan-

Petugas UGD RSUD dr H Slamet Martodirdjo menangani luka robek yang diderita Ali Mudin.

gan Barat, Faisol saat ditemui Memorandum, kemarin. “Ali Mudin sempat drop, ini keterangan dari pihak RSUD Dr

H Slamet Martodirdjo. Setelah jahitan mau dibuka tiba-tiba drop sampai darahnya 60,” sambung dia.

Faisol melanjutkan, setelah luka-luka sayatan yang terdapat di tubuh Ali Mudin dijahit kedua kalinya, kondisi

tubuhnya kembali membaik. “Setelah dijahit kembali, baru darahnya naik jadi 100,” ujarnya. (sjk/epe)

Tiga Kecamatan Masuk Zona Rawan Banjir FOTO: MEMORANDUM/DOK

FOTO: MEMORANDUM/ SUJAK

Korban Pembacokan Pegantenan Dirujuk ke Surabaya

Anak pemilik rumah yang dilanda banjir pada 2017.

Sumenep, Memorandum Tiga kecamatan di Kabupaten Sumenep berpotensi rawan banjir di musim penghujan. Sesuai data badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), wilayah itu adalah Kecamatan Lenteng, Batuan, dan Saronggi. Kepala BPBD Abd. Rahman Riadi mengatakan, potensi itu akibat adanya penyempitan dan pendangkalan aliaran sungai.

Sehingga ketika hujan lebat dengan durasi lama, sejumlah aliran sungai tidak mampu menampung air. “Bencana itu, datang secara tiba-tiba makanya masyarakat harus sadar dalam menjaga lingkungan untuk tidak membuang sampah sembarangan,” katanya, Minggu (12/1). Sebagai antisipasi, Riadi meminta semua pihak bekerja

sama dan meningkatkan kewaspadaan. Sebab, di Sumenep tidak hanya banjir yang mengancam. Masih ada kawasan lain yang berpotensi bencana longsor dan puting beliung. “Untuk antisipasi banjir, kami sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pelebaran dan pengerukan sungai,” tutupnya. (uri/epe)

Bangkalan, Memorandum Peringatan gerakan hari sejuta pohon se-dunia, Jumat (10/1) kemarin, dimanfaatkan Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra untuk berjibaku dalam giat penghijauan kawasan hutan lindung di Dusun Dang Kates, Desa Serabi Barat, Kecamatan Modung. Tak tanggung-tanggung, sedikitnya 5.000 bibit pohon jenis mahoni, trembesi, jati emas, dan alpukat ditanam tersebar di kawasan hutan yang dikelola perhutani itu. Dibantu muspika, TNI, kepala desa se-Kecamatan Modung, dan warga, Rama sapaan akrab kapolres, memimpin personel Satker Penghijauan polres dan polsek jajaran melakukan penanaman. “Alhamdulillah, gerakan serentak tanam pohon ini mendapat respons luar bia-

sa. Ini membuktikan bahwa rakyat Bangkalan, khususnya di Kecamatan Modung peduli lingkungan. Terima kasih kepada mereka semua,” kata Rama, kemarin. Realita tu, menurut Rama, sekaligus membuktikan bahwa komunitas rakyat masih menyadari betapa pentingnya gerakan penghijauan. Tidak hanya karena azas manfaat yang ditawarkan hutan. Tetapi juga demi keseimbangan ekosistem alam untuk masa depan. Penanaman secara simbolis di awali di halaman mapolres setelah apel pagi. Mulai dari Wakapolres Kompol Deky Hermansyah, para kabag, kasat, dan kasubbag bergiliran menanam bibit pohon. Setelahnya, rombongan besar meluncur ke hutan lindung Dang Kates. Kapolres berharap warga turut menjaga

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSUL

Polres Tanam 5.000 Bibit Pohon di Kawasan Hutan Lindung Modung

Kapolres AKBP Rama Samtama Putra mengawali penanaman bibit pohon di kawasan hutan lindung Dang Kates.

tumbuhnya tanaman penghijauan ini. “Setelah kegiatan ini, saya berharap masyarakat sekitar hutan lindung Dang

Kates bisa menjaga proses pertumbuhan ribuan pohon yang sudah kita tanam bersama,” pinta Rama.

Ratusan personal Polres Bangkalan dan jajaran bersama warga bersiap menanam 5.000 bibit pohon produktif.

Giat tanam pohon ala Po l re s B a n g k a l a n m a s i h menyisakan 1.700 bibit. Sisa bibit ini menurut kapolres,

menjadi beban dan tanggung jawab 17 polsek jajaran. “Masing-masing kapolsek dan personel punya tanggung

jawab menanam 100 bibit di sekitar mapolsek,” pungkas AKBP Rama Samtama Putra. (ras/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

PASURUAN

SENIN PON 13 JANUARI 2020 HALAMAN 14

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

Wujudkan Desa Tertib, Aman, Berakhlak, dan Sejahtera

FOTO: MEMORANDUM/ION

Pasuruan, Memorandum Pemerintahan Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, terus berupaya dan berinovasi di berbagai bidang. Dan, mempunyai visi mewujudkan desa yang tertib, aman, berakhlak, dan sejahtera. Dalam hal ini, Kepala Desa (Kades) Wonosasi Ita Purnamawati akan terus berupaya meningkatkan pelayanan, inovasi bidang kesehatan, inovasi di bidang keagamaan dan perekonomian masyarakat melalui usaha baru dan memaksimalkan potensi yang ada di desa. Dalam Kades Wonosari, Ita Purnamawati ber- melaksanakan sama suami. kegiatan dan dalam peningkatan perekonomian, tentunya akan memaksimalkan peranan lembaga yang ada di desa. Dalam kegiatan keagaman misalnya, ditingkatkan kegiatan-kegiatan bersama Fatayat Nu yang ada di desa. Untuk peningkatan perekonomian tentunya juga memaksimalkan lembaga seperti BUMdes, karangtaruna, dan diharapkan peran aktif tokoh pemuda, tokoh masyarakat untuk bersama membangun Desa Wonosari. “Dan kami juga akan meningkatkan keamanan melalui siskamling untuk menjaga keamanan desa. Dengan harapan besar kami ke depan menuju Desa yang tertib, aman, berakhlak dan menuju Desa yang Maju, sehat lahir Batin, adil dan bermartabat (Maslahat). Diharapkan pula seiring dan selaras dengan program pemerintahan Kabupaten Pasuruan, menuju Pasuruan dan Desa Maslahat,” tutup Ita.(ion/sr)

Jalur Black Spot di Purwodadi Kurang Rambu Lalin Pasuruan, Memorandum Satlantas Polres Pasuruan berpikir keras mengantisipasi kerawanan kecelakaan di sepanjang Jalan Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, yang sering berakibat fatal. Salah satu problem utamanya, di jalur black spot tersebut kurang rambu-rambu lalu lintas. Mereka menilai akibat kurangnya penempatan rambu-rambu tentang kondisi jalan tersebut, membuat sopir kendaraan barang kurang berhati-hati dalam memacu kendaraannya. Apalagi, kondisi jalan sepanjang jalur Purwodadi mulai dari fly over Lawang, Kabupaten Malang hingga ke Purwosari, Kabupaten Pasuruan ini, merupakan jalan dengan turunan yang panjang dan membuat kendaraan barang rawan terjadi rem blong. Informasi dari Satlantas Polres Pasuruan, pada 2018 tercatat ada 42 kejadian kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 66 Korban yang terjadi di Jalur Purwodadi, 8 kejadian laka lantas di

antaranya, terjadi di sepanjang jalan Desa Sentul, Purwodadi. Sedangkan pada 2019, jumlah kecelakaan di Jalur Purwodadi tersebut meningkat, menjadi 48 kejadian laka lantas dengan menelan korban 69 orang, 15 di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian. Untuk di sepanjang jalur Desa Sentul, meningkat dua kali lipat menjadi 16 kejadian laka lantas dan mengakibatkan 32 korban, 9 diantaranya meninggal dunia. Menurut AKP Bayu Halim, Kasatlantas Polres Pasuruan, sepanjang jalan Malang-Pasuruan, khususnya mulai dari fly over Lawang, Kabupaten Malang hingga Pur-

FOTO: MEMORANDUM/MAS

Desa Maslahat

Banner Satlantas Polres Pasuruan di jalur black spot Purwodadi.

wodadi ini, merupakan jalan dengan kontur jalan turunan yang sangat panjang. Jalur tersebut menjadi daerah rawan laka lantas atau black spot yang dirasa kurang rambu yang mengingatkan para sopir angkutan barang agar berhati-hati, ketika melintasi jalan tersebut. “Khususnya dari fly over Lawang, Malang hingga ke Desa Sentul, Purwodadi,

Kabupaten Pasuruan, masih belum kita temukan adanya rambu-rambu tentang himbauan untuk menggunakan gigi satu bagi angkutan barang. Maka dari itu untuk sementara, beberapa waktu yang lalu, kami memberikan banner himbauan tentang jalanan menurun rawan terjadi laka,” ungkapnya. Jalur black spot di sepanjang jalur Purwodadi, ini juga sem-

pat menjadi perhatian publik tentang terjadinya kecelakaan pada 22 Desember 2019 lalu. Diduga terjadi rem blong, mobil kontainer yang mengangkut alat berat jenis Eskavator tersebut, menabrak media jalan hingga terjadi kecelakaan beruntun dan mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia di lokasi kejadian serta tujuh orang lainnya luka-luka. (mas/sr)

Kuota Pupuk Bersubsidi untuk Tosari dan Tutur Tunggu Keputusan Pasuruan, Memorandum Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan masih menunggu keputusan pusat soal kuota pupuk bersubsidi di Kecamatan Tutur dan Tosari. Sejauh ini pemerintah pusat belum memberi kabar soal pemblokiran distribusi. Hal tersebut diungkapkan Yetti Purwaningsih, Kepala Dinas Pertanian didampingi Dibyo Darminto, Kabid Sarana prasarana Dinas Pertanian.

Yetti mengatakan, sampai awal tahun ini memang masih belum ada kepastian dari pusat terkait bakal dibukanya blokir untuk distribusi pupuk subsidi di Tosari dan Tutur. “Kami masih menunggu terkait kepastian pembukaan blokir. Namun harapan kami di tahun 2020, mulai ada penyaluran kembali pupuk subsidi di Tosari dan Tutur,” terang Yetti. Sebelumnya, distribusi pu-

puk bersubsidi untuk kecamatan Tosari dan Tutur memang sempat dihentikan oleh pusat. Ini lantaran di Tosari dan Tutur tidak lagi ditemukan lahan sawah, sehingga dianggap tidak membutuhkan pupuk subsidi. Terkait hal tersebut, Dinas Pertanian bahkan sudah mengajukan empat kali surat permintaan agar pemblokiran dibuka. Mulai Mei, Juni, November, dan Desember tahun lalu.

Dan terakhir juga bertemu dengan DPR RI untuk mengkoordinasikan agar membuka blokir tersebut. “Termasuk untuk pengajuan kuota pupuk 2020, kami tetap mengusulkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) ke pusat, termasuk di Tosari dan Tutur,” jelas Yetti. Pengajuan RDKK untuk Tosari sebesar 1.376 ribu ton dan untuk Kecamatan Tutur pengajuan sebesar 711

ribu ton. Heri Subhan, Ketua KTNA Tutur berharap pemblokiran pupuk subsidi di Tutur dan Tosari segera dibuka. “Ini lantaran petani buah di Tosari harus merogoh modal lebih besar untuk membeli pupuk. Karena terlalu mahal sehingga kita harus mengurangi pupuk dan imbasnya hasil buah apel tidak maksimal,” ungkap Heri.(rul/sr)

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib mengklarifikasi soal isu asmara (foto atas) dan saat bersama istri usai klarifikasi.

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Istri Ketua Dewan: FB Saya Di-Hack IKA Wahyu Hidayah, istri dari Abdul Mujib, selaku Ketua DPRD Kota Probolinggo, mengaku bahwa akun FB (facebook) miliknya diretas oleh hacker. Sehingga muncul cuitan isu perselingkuhan terhadap suaminya itu. “Akun FB saya dihack oleh orang yang tak bertanggung jawab, saya baik-baik saja dengan suami,” kata Ika, yang merupakan seorang bidan saat ditemui wartawan dalam satu mobil dengan Mujib di sekitar rumahnya, Desa Kregenan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Minggu (12/1). Ditanya soal detailnya curhatan dia di beranda akun FB-nya soal perselingkuhan suaminya, ia mengatakan tak merasa memposting itu, bahkan dia telah menyuruh tim IT untuk menelusuri siapa pelaku yang meretas akun FB-nya itu. “Nanti tim IT suami saya akan mengkroscek siapa pelakunya,” tambah dia.

Disinggung saat dikonfirmasi wartawan bahwa dia membenarkan kalau suaminya berselingkuh, ia juga tak mengakui kalau dalam suara telepon itu suaranya.”Itu bukan saya, saya tak pernah berkomentar seperti itu. saya minta hapus dan jangan diekspose suara dalam telepon itu,” papar Ika. Sementara Abdul Mujib, juga mengatakan kalau itu adalah masalah internal keluarganya, yang sebetulnya tidak ada yang namanya perselingkuhan terhadap dirinya. “Saya juga kaget dengan postingan itu, ternyata setelah saya tanya ke istri saya, dia juga tak merasa memposting kata-kata di akun FBnya. FB istri saya kena hack. Saya dan istri saya Ika Wahyu Hidayah, tidak ada masalah apa-apa, dugaan selingkuh itu hanya isu di medsos yang digoreng sedemikian rupa,” terang Abdul Mujib, Ketua DPRD Kota Probolinggo.(yd/sr)

Lumajang, Memorandum Razia rutin yang dilakukan jajaran Polres Lumajang berhasil mengamankan 12 kendaraan tanpa dilengkapi surat (bodong). Selain itu, petugas juga mengamankan sekelompok anak-anak muda yang sedang pesta miras (miras), Sabtu (11/1). Razia yang digelar pada malam hari di Jalan Gajah Mada (Toga) Lumajang tersebut dan dipimpin Wakapolres Lumajang Kompol Hendry Setiyawan juga melibatkan para kabag dan kasat Polres Lumajang. Kasatlantas Polres Lumajang AKP I Putu Angga Feriyana mengatakan, tujuh kendaraan roda dua yang diamankan itu diduga kerap digunakan anggota (geng) motor. Razia ini pun menurutnya, tindaklanjut dari laporan masyarakat yang resah dengan banyaknya motor bodong. “Malam ini, kami berhasil mengamankan 12 unit sepeda motor, semuanya tanpa dilengkapi surat-surat kendaraan alias bodong,” ujarnya.

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Probolinggo, Memorandum Isu skandal asmara menerpa Ketua DPRD Kota Probolinggo, Abdul Mujib. Isu tersebut mencuat setelah sebuah postingan diunggah oleh istrinya Ika Wahyu Hidayah di media sosial Facebook. Akun atas nama Ika Wahyu Hidayah, itu mengunggah status dugaan skandal asmara suaminya pada Sabtu (11/1) pukul 17.53. Dalam statusnya, istri Ketua DPRD Kota Probolinggo itu membeberkan perjalanan dinas suaminya ke Kabupaten Pamekasan Madura, hingga kecurigaannya terkait skandal di sebuah hotel di Surabaya. Ika Wahyu menuding Abdul Mujib memasukkan seorang wanita ke kamar hotelnya. Tudingan itu dilontarkan berdasarkan sambungan video call dengan suaminya yang mendapati sebuah koper bukan milik suaminya, serta seorang wanita yang merunduk menghindar dari kamera ponsel. Terkait isu yang menerpanya, Ketua DPRD Kota Probolinggo, Abdul Mujib, memberikan klarifikasi jika akun Ika Wahyu Hidayah itu benar milik istrinya. Tetapi tudingan asmara bersama wanita lain dibantah dirinya. “Benar itu milik akun istri saya, tapi kalau soal skandal asmara itu tidak benar. Masalah tersebut lebih kepada masalah intern keluarga. Biasa, hanya emosi sesaat karena cemburu yang terlalu berlebihan,” kata Abdul Mujib, memberikan klarifikasi di kediamannya Jalan Sunan Giri, Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Minggu (12/1). Masalah itu, kata Abdul Mujib, hanya internal keluarga saja. Tetapi karena terlanjur di unggah di media sosial, hingga menjadi bahan perbincangan. “Ini masalah internal keluarga kami, jadi ini klarifikasi saya,” tandasnya. Ia memastikan, tuduhan istrinya tidak benar. Sebab dinilai hal seperti ini sudah sering terjadi di rumah tangganya, apalagi istrinya pecemburu berat. “Ini sudah sering dilakukan isteri kepada saya, mungkin karena terlalu cinta. Ketika kerja saya kalau telat pasti kasih kabar isteri karena takut dianggap ada apa-apa. Padahal ya tidak ada apa-apa. Bahkan tiap kerja sering video call, termasuk saat rapat,” jelas Abdul Mujib. (mhd/sr)

Polisi Amankan Belasan Motor Bodong

Wakapolres Lumajang Kompol Hendry Setiyawan menegur remaja yang tidak bisa menunjukkan surat kendaraan.

Dia menambahkan, awalnya para pemilik motor bodong tersebut tidak ada yang mengaku. Namun setelah didesak petugas, beberapa remaja yang tengah nongkrong di Toga akhirnya ada yang mengakuinya. Selain razia motor bodong, petugas pun mengamankan seorang remaja yang tengah menenggak minuman keras dan membawa arak

saat jok sepeda dibuka oleh petugas. Selanjutnya, ke-12 motor bodong hasil razia malam itu dibawa ke Mapolres Lumajang berikut sekelompok remaja yang kondisinya mabuk tersebut untuk dilakukan pemeriksaan dan pembinaan. “Delapan remaja yang mabuk itu kami amankan untuk kami periksa,” tegas Kasatresnarkoba Polres Lumajang AKP Ernowo. (tri/sr)

Sopir Ngantuk, Dump Truck Masuk Sungai Lumajang, Memorandum Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Imam Bonjol, Keluarahan Citrodiwangsan, Kota Lumajang, Minggu (12/1). Sebuah Dump truck Mitsubishi Nopol N8158 YA yang dikemudikan M Arif Ujang Sulaeman (20) asal Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian, selip sehingga masuk ke sungai. Kecelakaan yang tidak sampai memakan korban jiwa, itu terjadi pagi hari sekitar pukul 04.30 di atas jembatan (gladak abang) Jalan Imam Bonjol, Lumajang. Info di lapangan menjelaskan, kendaraan pengangkut pasir tersebut berjalan dari arah utara melaju ke selatan dengan kecepatan sedang. Namun setiba di lokasi kejadian tepatnya di atas gladak abang, tiba-tiba dump truck itu selip lalu kendaraan belok kanan kemudian menabrak besi pembatas jembatan hingga patah dan akhirnya jatuh ke sungai yang tingginya sekitar 10 meter dari dasar sungai.

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Bantah Tudingan Asmara, Ketua DPRD Sebut Masalah Internal Keluarga

Kondisi truk yang masuk Sungai Asem, Lumajang.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut, segera menghubungi pihak Satlantas Polres Lumajang yang kemudian tiba dilokasi. Beruntung, pada saat kejadian truk dalam kondisi kosong hanya dikemudikan oleh korban. Petugas terpaksa harus menggunakan mobil derek guna mengangkat badan truk dari dasar sungai. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut hanya saja pengemudi harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang

karena mengalami beberapa luka di tubuhnya. Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Lumajang, Iptu Joko Tri membenarkan tentang kecelakaan tunggal yang mengakibatkan truk masuk sungai tersebut. “Pengakuhan korban atau pengemudi truk, saat melintas di lokasi kejadian mendadak matanya ngantuk berat. Sehingga tak sadar kendaraanya oleng ke kanan lalu menabrak pembatas jembatan kemudian jatuh ke sungai,” terangnya. (tri/sr)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

OLAHRAGA

SENIN PON 13 JANUARI 2020 HALAMAN 15

Persebaya Targetkan Juara Liga 1 2020 Surabaya, Memorandum Target tinggi diusung manajemen Persebaya Surabaya pada kompetisi Liga 1 musim 2020. Presiden Persebaya, Azrul Ananda, ingin posisi tim kebanggaan warga Kota Surabaya itu lebih baik daripada musim 2019 yang berarti merealisasikan target gelar juara.

Pesenam Jatim berpose bersama pelatih Indra Sibarani ketika menjalani puslatda di Korea Selatan.

Pesenam Jatim Berguru ke Korea Surabaya, Memorandum Puslatda senam Jatim yang dipersiapkan berlaga di PON XX di Papua memilih berlatih di Korea Selatan selama 1 bulan. Dipimpin pelatih Indra Sibarani, para pesenam Jatim tersebut sudah berangkat akhir Desember lalu dan direncanakan kembali ke tanah air 26 Januari mendatang. Dipilihnya negara Korea karena Korea merupakan salah satu negara terkuat di cabang olahraga (cabor) senam di Benua Asia. Karena itu, Indra Sibarani yang juga menjabat Ketua Bidang Prestasi Pengprov Persani Jatim, mengatakan berguru ke negeri Bambu itu diharapkan memberikan tambahan ilmu untuk meningkatkan prestasi. Maklum, cabor senam di PON XX, mereka dibebankan KONI Jatim merebut 8 medali emas. “ Kami akan berusaha semaksimal mungkin, dengan target tersebut kami melakukan Pemusatan latihan/menimba Ilmu di Korea,” Ujar Indra Sibarani. “Negara Korea merupakan salah satu negara di Asia yang kekuatannya diperhitungkan di nomor senam artistik dan ritmik, maka tim Puslatda senam PON XX berguru ke Korea untuk mendapatkan ilmu dari pelatih Korea, saya yakin ilmu yang didapat para atlet senam jatim dari Korea, akan menjadi dampak positif bagi Pesenam Puslatda Jatim,” para pelatih senam SEA Games 2019 itu. Atlet dan pelatih yang berangkat ke Korea yaitu Sinta Ernawati, Rozanah dan Ajeng Putri P untuk ritmik, sedangkan Yopie Fahrezi, Mutiara Putri untuk artistic. Mereka didampingi pelatih Indra Sibarani, Retno dan Taufik Darnawan. “Saya menekankan kepada para atlet senam Jatim selama kita mau terus berlatih keras dan tidak menyerah untuk berlatih hasilnya nanti kita raih pada PON XX Papua mendatang dengan menyumbangkan medali emas buat Kontingen PON XX Jatim,” pungkas Indra yang juga karyawan Dispora Jatim. (*/sr)

Pada musim 2019, tim berjuluk Bajul Ijo berada pada posisi kedua klasemen akhir, alias meningkat daripada musim 2018 yang menempati posisi kelima. Azrul meminta tim Persebaya mencapai posisi yang lebih tinggi pada musim 2020. “Kami akan menjalani musim 2020 setelah posisi kelima dan kedua, kami harus mencapai lebih tinggi lagi pada tahun 2020,” ucap Azrul, sebelum laga uji coba Persebaya lawan Persis di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (11/1). Dia memberikan apresiasi kepada Bonek yang setia memberikan dukungan sehingga Persebaya bisa lebih berprestasi sejak kembali hidup pada tahun 2017 lalu. “Setelah tiga tahun kembali hidup selalu ada sayang dengan Persebaya. Tahun 2017 langsung juara Liga 2, 2018 menembus papan atas bera-

da di posisi kelima, dan 2019 syukur alhamdulillah di posisi kedua,” ucap Azrul. Selain itu, Azrul juga meminta kepada Emha Ainun Nadjib atau yang biasa disapa Cak Nun untuk mendoakan Persebaya dalam mengarungi kompetisi Liga 1 musim depan. Cak Nun yang hadir bersama grup musik Kyai Kanjeng langsung memanjatkan doa agar yang diinginkan sang presiden itu terkabul. “Semoga Persebaya meraih kejayaan pada tahun 2020,” ucap Cak Nun yang ditutup dengan bacaan doa surat Al Fatihah. Selain target juara, Azrul yang juga menggandrungi olahraga basket ini sedikit membocorkan kedatangan pemain baru dengan status bintang setelah sebelumnya sudah merekrut 6 pemain baru. “Dalam beberapa hari lagi Insyaallah

Pemain Persebaya bersuka cita usai menjebol gawang Persis Solo dalam pertandingan persahabatan di Stadion GBT. Dalam uji coba itu, Persebaya unggul empat gol tanpa balas.

kita akan bisa mendengar kabarnya. Akan kita umumkan sambil makan-makan,” kata Azrul. Lantas, akankah ‘makanmakan’ yang dimaksudkan

Azrul Ananda adalah Makan Konate? Jika ditelisik lebih lanjut kans Makan Konate merapat ke klub lain termasuk Persebaya cukup besar. Makan Konate sendiri saat ini kabarnya sudah

tidak memperpanjang kontrak dengan Arema FC. Azrul Ananda mengatakan pemain-pemain itu sampai saat ini masih terikat kontrak dengan klub lamanya. (*/sr)

Rekrut Evan, Persija Tunggu Osvaldo Jakarta, Memorandum Persija akhirnya mendapatkan tanda tangan kontrak gelandang timnas Evan Dimas. Salah satu dari paket dua pemain bintang yang kabarnya bakal merapat tim berjuluk Macan Kemayoran seperti disampaikan CEO Persija Ferry Paulus. Dengan kehadiran Evan Dimas, Ferry Paulus kini masih menunggu pemain lainnya yang diisukan masih menuntaskan kontraknya dengan klub lamanya. Dan, isu yang berkembang di media online memang dikait-kaitkan dengan nama pemain Persebaya Osvaldo Haay. Saat ini masa depan Osvaldo Haay bersama klubnya, Persebaya belum ada kepastian. Hanya diketahui dia masih menunggu habis masa kontraknya pada 31 Januari 2020. Jika tetap tak ada perpanjangan, Osvaldo Haay otomatis akan hengkang meninggalkan Bajul Ijo musim depan. Hanya saja Ferry Paulus benar-be-

Evan Dimas menandatangani kontrak persetujuan bergabung dengan Persija Jakarta.

nar menolak siapa nanti yang akan mendampingi Evan Dimas. Dia hanya menyebut merekrut Evan Dimas karena kualitas pemain yang tidak diragukan lagi. Yang pasti, Evan Dimas hanya dikon-

trak selama satu tahun. Namun, kontrak tersebut juga dibarengi dengan opsi perpanjangan selama tiga tahun. Datangnya Evan diharap mampu membawa Persija kembali meraih trofi gelar juara.

“Ya, Evan resmi bergabung dengan kami untuk kompetisi tahun 2020. Kualitas dia memang dibutuhkan tim pelatih untuk berbagai pertandingan di tahun 2020 nanti. Kontrak dia selama satu tahun dengan opsi perpanjangan selama tiga tahun. Bergabungnya Evan tentunya bisa mewujudkan rencana tahun ini yaitu merebut kembali juara,” imbuhnya seperti dikutip dari indosport.com. Terdapat alasan tersendiri mengapa manajemen Persija Jakarta tak memberikan kontrak jangka panjang langsung terhadap Evan. Hal ini bahkan diungkap langsung oleh sang pemain pasca resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Persija. Evan mengaku memilih dikontrak jangka pendek dengan opsi perpanjang agar pemain tidak merasa bosan. “Kita juga harus melihat, kadang pemain mau juara dan suasana baru. Jangan sampai kontrak panjang tapi bosan,” ucap Evan. (*/sr)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

SENIN PON, 13 JANUARI 2020 HALAMAN 16

FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Kapolres AKBP Alfian Nurrizal menunjukkan SMS peringatan dini banjir yang terkirim otomatis melalui sinyal dari alat EWS yang dipasang di beberapa aliran sungai di Kabupaten Jember.

Dampak Bencana

Kapolres Jember Uji Coba Alat Peringatan Dini Banjir Jember, Memorandum Kepolisian Resor (Polres) Jember tiada henti berinovasi demi kepentingan masyarakat. Kali ini Kapolres AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum menciptakan terobosan berupa inovasi alat peringatan dini banjir EWS (early warning system). Alat yang dirakit khusus personel Polres Jember bekerja sama dengan relawan IT berbasis lingkungan ini, dikembangkan untuk mengantisipasi dan meminimalisir dampak bencana alam banjir yang kerap terjadi belakangan ini. Sabtu (11/1) pagi, bersama

kapolres, tim kreatif melakukan uji coba praktek yang mengembangkan sebuah alat deteksi dini banjir berbasis wireless GSM alarm system. Sistem ini menghubungkan peralatan EWS sensor air dengan panel digital. “Kita membuat sebuah alat early warning system. Alat itu

nanti kita tempatkan di titik lokasi rawan banjir yang sudah ditentukan. Di pipa terdapat sensor air yang secara real time mampu otomatis mengirimkan sinyal tanda bahaya dalam kondisi ketinggian air tertentu,” terang kapolres. Apabila debit ketinggian air mencapai kisaran tertentu pada aplikasi maka alat akan mengirimkan sinyal informasi kepada warga yang ditunjuk berupa monitoring alarm peringatan dini di sekitar alat panel yang terpasang. Informasi yang dikirim be-

rupa SMS dan sistem secara otomatis akan menelpon atau menghubungi ke beberapa nomor seluler darurat yang terdaftar pada panel. Seperti nomor seluler warga setempat dan stakeholder terkait. Lebih lanjut, AKBP Alfian mengatakan guna mengantisipasi peringatan dini bencana alam banjir, pihaknya akan melakukan penguatan kerja sama dengan BPBD, basarnas, dan Kodim 0824 Jember. “Kita sudah mempersiapkan sebuah simulasi, jalur evakuasi, dan

titik kumpul maupun posko dan dapur umum,” sebutnya. Upaya ini dilakukan untuk meminimalisir dampak bencana alam. Ada sekitar 7 titik rawan yang dimonitor peningkatan volume airnya. Seperti di wilayah Tempurejo, Kencong, Bangsalsari, dan Panti. “Ini yang akan kita lakukan untuk penempatan alat early warning system. Alat ini akan mempermudah kita untuk memonitor tanda bahaya ancaman bencana banjir di Kabupaten Jember,” beber mantan Kapolres Probolinggo

Kota tersebut. Sementara itu, Tanjung (50), warga Jalan Manggis, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, yang hadir saat uji coba alat EWS, menyatakan apresiasinya atas kepedulian Polres Jember dalam membuat terobosan alat peringatan dini banjir. “Kami berterima kasih atas upaya Kapolres Jember yang akan menyumbangkan alat ini untuk warga, karena aliran sungai di dekat rumah kami sangat besar di musim hujan. Bahkan, tiap tahunnya jadi lang-

Kita membuat sebuah alat early warning system. Alat itu nanti kita tempatkan di titik lokasi rawan banjir yang sudah dite ntukan. Di pipa terdapat sensor air yang secara real time mampu otomatis mengirimkan sinyal tanda bahaya dalam kondisi ketinggian air tertentu. AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum Kapolres Jember ganan banjir dan meluap ke pemukiman penduduk,” terang dia. “Tolong, pemerintah terkait agar segera melakukan pengerukan tanah di sepanjang aliran sungai ini sehingga dampak banjir bisa segera teratasi secepatnya,” tambahnya. (adv/edy/epe)

MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Acuk,Anif Sriwati, M Alvin KANTOR: Jl. Karya Darma, Magetan

Magetan, Memorandum Mengantisipasi banjir, petugas gabungan dari BPBD Magetan, TNI, Polri, warga Desa Ngelang, dan relawan membersihkan sampah di Sungai Jajar. Apalagi, di beberapa titik, aliran air menyempit akibat tersumbat sampah dan ranting yang menumpuk. Mereka berjibaku di derasnya air sungai untuk melancarkan arus air. Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Magetan Ari Budi Santosa mengatakan, pembersihan sampah sebagai upaya

antisipasi banjir, mengingat curah hujan saat ini cukup tinggi. “Apalagi Kecamatan Kartoharjo merupakan kecamatan yang rawan banjir. Biasanya luapan air dari sungai atau kali ulo ini

(sebutan warga setempat, RED), menyebabkan banjir di Desa Ngelang, Sukowidi, dan Jajar,” terangnya, Minggu (12/1). Panjangnya sungai membuat operasi pembersihan dibagi 2 tim. Yakni di titik Desa Jajar dan Ngelang. Tidak hanya sampah di sungai, mereka juga membersihkan sekitar bantaran sungai. Komandan Koramil Barat Kapten Inf Kiswanto yang memimpin operasi pembersihan sampah sungai Jajar di Desa

Ngelang, mengatakan kegiatan dilakukan hingga aliran air benar-benar lancar. Karena itu, bantanran sungai juga turut dibersihkan. “Kerja sama dengan warga dan stakeholder terkait membuat persiapan menghadapi banjir di musim hujan tahun ini, bisa berjalan lancar. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga untuk mempererat hubungan baik antara TNI, Polri dengan rakyat yang selama ini sudah terjalin,” sebutnya. (alv/mt/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Antisipasi Banjir, Sungai Jajar Dibersihkan dari Sampah

Petugas gabungan dan warga Ngelang bahu-membahu membersihkan aliran Sungai Jajar dari sumbatan ranting dan sampah.

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Madune GOESMAN

Kerja bakti momen komsos babinsa Bendo dengan warga.

Magetan, Memorandum Sebagai salah satu bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat, Babinsa Koramil Bendo Serda Japar Sodik menggelar komunikasi sosial (komsos) dengan warga Desa Lemahbang, Kecamatan Bendo. Serda Japar Sodik bersama perangkat desa dan warga melaksanakan kegiatan kerja bakti. Hal ini dilakukan dalam rangka mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.“Saya bersama perangkat desa dan warga melakukan pembersihan rumput di Jalan RT 02/RW 01 Desa Lemahbang sebagai bentuk komsos,” terangnya, Sabtu (11/1). Kegiatan ini juga sebagai upaya agar masyarakat untuk selalu peduli dengan kondisi lingkungan sekitarnya.“Semoga dengan ini jalinan kerja sama yang baik selama ini akan semakin kuat dalam mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” kata Japar Sodik. Komandan Koramil Bendo Kapten Inf Sarpan menyampaikan, kesempatan komsos dan kerja bakti ini merupakan tugas TNI sebagai prajurit teritorial dan sebagai satuan komando kewilayahan yaitu membantu masyarakat maupun pemerintah dalam hal membangun wilayah. “Salah satunya adalah mengadakan pembersihan bersama-sama atau kerja bakti untuk kepentingan bersama, sehingga dalam kegiatan ini terjalin kemanunggalan dengan hubungan yang harmonis bersama masyarakat dan TNI,” bebernya. (alv/mt/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ACK

Babinsa Bendo Kerja Bakti Bersama Warga Serma Suroto memberikan instruksi gerakan-gerakan senam tongkat kepada anggota Saka Wira Kartika.

Pembinaan Rutin Saka Wira Kartika Koramil 0804/08 Barat Magetan, Memorandum Anggota Pramuka Saka Wira Kartika binaan Koramil 0804/08 Barat melaksanakan latihan rutin dengan materi senam tongkat. Kegiatan ini diikuti sekitar 90 peserta dari berbagai SMA/ SMK yang ada di wilayah Koramil 0804/08 Barat, Minggu (12/1). Pelatihan senam tongkat dipimpin Serma Suroto dan anggota Wira Kartika senior. Senam tongkat ini bertujuan untuk melatih ketangkasan dalam setiap gerakan, serta membentuk sikap jasmani yang sehat. Karena bisa melatih

ketangkasan tubuh dan melatih konsentrasi. “Karena dalam materi senam tongkat kita dituntut untuk berkonsentrasi karena kita bergerak dengan gerak tangan dan berpikir maka dari itu setiap anggota saka Wira Kartika dilatih untuk berkonsentrasi,” kata Serma Suroto. Tujuan lainnya, menambah materi kecakapan dan wawasan anggota Saka Wira Kartika. Sebab, sebagai anggota pramuka, mereka juga diharuskan menguasai materi-materi kepanduan yang telah diajarkan sebagai bekal ilmu untuk masa depan. (ack/mt/epe)

                     

Harga mulai dari Rp 60 ribu s/d Rp 190 ribu sesuai ukuran. Pemesanan produk bisa menghubungi

GOESMAN Hp. 085100382439


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO

SENIN PON, 13 JANUARI 2020 HALAMAN 17

KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Korban kemudian menghubungi nomor whatsapp terlapor (dalam lidik,red) yang tercantum di instragram dengan nomor HP 081241000227. Selanjutnya korban disuruh terlapor mengirim foto identitas. Rabu (8/1), sekitar pukul 13.16, korban melakukan transaksi uang melalui E-Banking Bank BRI atas nama Nanang ke nomor rekening terlapor Bank BTPN atas nama Anna Fitriani dengan nomor rekening 90390021520 sebesar Rp 1,3 juta. Sukses mentransfer, korban diminta lagi oleh terlapor untuk mengirim uang dengan alasan untuk biaya bea cukai sebesar Rp 2.5 juta. Tanpa curiga korban menstransfer kembali melalui ATM Bank BRI atas nama Nur Khalilah dengan tujuan nomor rekening sama. Korban kemudian diminta lagi menstranfer uang sebesar Rp 3.5 juta ke nomor rekening yang sama dengan alasan harga sepeda tersebut sebenarnya adalah Rp 3.5 juta. Kemudian pelapor di minta lagi menstransfer uang dengan berbagai alasan. Kasubbag Humas Polres Lamongan AKP Djoko Bisono membenarkan adanya laporan tersebut. Kini, kasusnya sudah diteruskan ke satreskrim untuk dilakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut. “Benar. Laporan korban penipuan diterima Jumat kemarin. Untuk total kerugian yang dialami korban mencapai Rp 12,5 juta,” jelas mantan Kasatreskoba Polres Lamongan ini, Minggu (12/1) siang. (al/har/mik)

RSUD Koesma Rawat Pasien DBD Tuban, Memorandum Memasuki musim hujan di awal tahun, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koesma Tuban, mulai merawat satu pasien demam berdarah dengue (DBD). Kasubag Umum, RSUD Koesma Tuban Ctya Suryawiyanti mengatakan, RSUD baru merawat 1 pasien DBD. “Bersasarkan data, baru ada 1 pasien,” ungkap Ctya, Minggu (12/1) kepada BlokTuban.com. Ia menjelaskan, awal masuk pasien yang berasal dari Kecamatan Grabakan, status trombositnya 17 ribu. “Alhamdulillah saat ini, pasien sudah pulang dengan status trombositnya 90 ribu,” ungkapnya. Lebih lanjut, menanggapi hal tersebut, Seketaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban Endah Nurul Komariyah mengatakan, untuk pihak desa diharap segera melaporkan ke puskesmas terdekat dan nantinya akan diteruskan ke Dinkes untuk melakukan fooging secara gratis. “Dimohon untuk segera melapor, agar tidak semakin meluas,” tandasnya. (*/har/mik)

Warga Dapat Kado 8.000 Blangko KTP-E Tuban, Memorandum Blangko KTP-E merupakan problem nasional dalam beberapa tahun terakhir. Atas kondisi itu, harus membuat Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban mendatangi Dirjen Dukcapil Kemendagri pada 10 Januari 2020 lalu. Hasilnya, Komisi II membawa kabar Bahagia. Yakni, 8.000 keping blangko KTP-E segera dibagikan untuk masyarakat Kabupaten Tuban. “Jumlah ini memang belum cukup. Tapi, Alhamdulillah ada kado ribuan blangko KTP-E untuk warga,” tutur anggota Komisi II DPRD, Zuhri Ali kepada reporter blokTuban. com, Minggu (12/1). Zuhri Ali yang biasa disapa Mbah Jojo menjelaskan, selama ini Disdukcapil Tuban ketika berangkat ke Kemendagri hanya membawa pulang 500 keping blangko. Jumlah ini tentu akan lama menuntaskan problem kependudukan di Tuban. Pada Maret mendatang persoalan KTP-E diharapkan tuntas, karena awal tahun ini Pemerintah Pusat merencanakan mencetak 16 juta keping untuk nasional. “Oleh sebab itu kami harapkan warga yang saat ini memegang Suket untuk bersabar,” pinta mantan Kades Jetak, Montong ini. Data komisi II, menyebutkan per 31 Desember 219 lalu, Kabupaten Tuban membutuhkan 30.000 keping blangko KTP-E. Dengan desakan DPRD di Kemendagri, diharapkan dikirim kembali 10.000 blangko. Sementara, Kepala Disdukcapil Tuban, Rohman Ubaid belum bisa memberi penjelasan perihal datangnya 8000 keping blangko dari pusat awal tahun ini. “Pekan lalu saya masih tugas di Ulp, dan per 13 Januari baru di Disdukcapil,” tutup mantan Kabag humas dan protokol Pemkab Tuban. (*/har/mik)

LOWONGAN WARTAWAN Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN

Persyaratan: Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)

Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com

Bojonegoro, Memorandum Seorang petani asal Desa Kapas, Parijan (79), tewas tersambar kereta api (KA) Maharani jurusan Surabaya-Bojonegoro di Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Minggu (12/1). Korban terseret bersama sepeda angin yang dikendarai hingga 25 meter. Kapolsek Kapas AKP Sukirman menjelaskan, awalnya korban berjalan dari arah utara menuju selatan dengan mengayuh sepeda angina melintasi rel kereta api tanpa palang pintu. Di waktu bersamaan, melaju KA dari arah timur ke barat.

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Lamongan, Memorandum Karena terbujuk iklan jual beli sepeda gunung di aplikasi instagram, Joko Kurniawan (22), warga Gang Kamboja, Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, herus kehilangan uang belasan juta rupiah. Kejadian yang bermula pada Selasa (7/1) sekitar pukul 22.00 itu, korban membuka aplikasi instagram dengan nama akun laras jaya bike yang menawarkan sepeda gunung merek Thriil seharga Rp 1,3 juta.

Petani Kapas Tewas Tersambar KA

Polisi mengevakuasi korban dari lokasi kecelakaan.

Saat korban melintas, masinis sudah memperingatkan dengan bel. Namun tak didengar oleh korban. “Korban mengalami luka luar. Luka di bagian kepala belakang,” Sukirman, kemarin. Dengan adanya kejadian itu, petugas polisi melakukakan olah tempat kejadian perkara (TKP). Ciri-ciri korban tinggi 150 cm memakai kaos lengan panjang warna kuning, celana pedek warna cokelat. Korban membawa cangkul dan pupuk. Pihaknya mengimbau kepada warga masyarakat untuk berhati-hati ketika melitasi rel kereta api tanpa palang pintu. Di samping juga harus memerhatikan kanan dan kiri saat melintasi rel. (top/har/mik)

Satsabhara Berlatih Penyelamatan Banjir Bojonegoro, Memorandum Untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, Polres Bojonegoro siap siaga antisipasi menghadapi segala bentuk kejahatan maupun bencana. Seperti bencana banjir yang terjadi belakangan ini. Minggu (12/1), satuan sabhara menggelar latihan renang penyelamatan korban banjir di Waduk Grobogan. Latihan SAR (search and rescue) tersebut sebagai langkah untuk mengantisipasi kemungkinan bencana banjir terjadi di Bojonegoro. Di samping itu, kegiatan tersebut meneruskan perintah pimpinan terkait rencana Kontijensi Aman Nusa II tahun 2020 di Polres Bojonegoro. Kasatsabhara AKP Yusis Krismanto mengatakan, personel satsabhara yang dilibatkan dalam tim SAR akan dilatih kemampuannya, baik proses pencarian maupun evakuasi korban. Dalam kesempatan tersebut para personel dilatih untuk melakukan penyelamatan dengan menggunakan perahu kano. Selain itu, beberapa

materi latihan dasar yang dilakukan seperti teknik menaiki perahu kano, penyampaian teori dasar latihan kemampuan evakuasi korban bencana, latihan kemampuan berenang, dan latihan evakuasi korban tenggelam. “ Ke m u d i a n t e k n i k membalikkan perahu karet, cara menolong korban yang tenggelam menggunakan perahu karet, serta teknik bagaimana melakukan penyelamatan korban tenggelam di air,” ujar Yusis, kemarin. Yusis menambahkan, dengan latihan ini diharapkan bisa meningkatkan kemampuan tanggap darurat bencana. Nantinya berfungsi untuk melaksanakan patroli di daerah-daerah banjir. Selain itu, dengan sering berlatih SAR secara berkelanjutan, akan dapat menambah kemampuan personel menjadi lebih profesional dan menambah motivasi. (top/har/mik)

Anggota satsabhara sedang berlatih renang untuk menghadapi bencana.

Gedung Gress Mall Dipenuhi Asap

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Warga Sedayulawas Tertipu Jual-Beli Online Instagram

Kapolres Lamongan AKBP Harun bersama forkompimda menanam pohon produktif.

Dukung Program Prioritas Kapolri, Kapolres Lestarikan Alam Lamongan, Memorandum Dalam rangka mendukung tujuh program prioritas Kapolri, khususnya di bidang penguatan sinergi polisional, Kapolres Lamongan AKBP Harun bersama forkompimda memimpin aksi penanaman 2.001 pohon produktif di Kecamatan Karangbinangun, Jumat (10/1). Penanaman pohon yang menjadi gerakan nasional bertajuk ‘Polri Peduli Penghijauan’ ini diikuti Bupati dan Wakil Bupati Lamongan H Fadeli dan Hj Kartika Hidayati, Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono serta seluruh jajaran Forkompimda lainnya. Dan secara serentak dilaksanakan di 27 kecamatan di wilayah Lamongan.

Kapolres Lamongan AKBP Harun mengatakan, penanaman pohon jenis buah-buhaan dan lainnya itu bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan alam di sekitar. Dengan adanya penanaman itu diharapkan dapat mengurangi pemanasan global. Harun mengajak seluruh jajaran forkompimda untuk selalu menjaga alam dengan tidak membuang sampah sembarangan sehingga dampak banjir dan tanah longsor bisa diminimalisir. “Mari kita jaga alam ini dengan baik. Dengan melakukan penanaman pohon ini kita sudah berupaya menjaga lingkungan alam. Dan juga

meminimalisir bencana,” kata mantan penyidik KPK 20092017 ini. Sementara Bupati Lamongan H Fadeli menjelaskan, pohon yang ditanam ini akan menjadikan Lamongan rindang dan asri. “Sehingga otomatis hati kita menjadi sejuk, tentram dan damai. Kalau perasaan kita merasa senang, maka pola pikir kita juga akan semakin baik,” ujar bupati dua periode ini. Penanaman pohon ini, dilakukan secara serentak di jajaran kepolisian Polda Jatim. Namun di Lamongan, dibuat spesial dengan melibatkan semua unsur meliputi TNI, Polri dan pemerintahan. (al/har/mik)

Gresik, Memorandum Diduga karena arus pendek aliran listrik, menyebabkan lantai dasar Gress Mall di Jalan Sumatera perum Gresik Kota Baru (GKB), diselimuti asap. Asap tebal itu lantas membuat alarm penanda kebakaran di gedung berbunyi. Sontak, kejadian itu membuat pengunjung panik, Sabtu (11/1). Syaifudin (20), karyawan Kedai Kopi Kulo mengatakan, asap tebal itu hingga membuat pengunjung bergegas keluar dari pusat perbelanjaan untuk menyelamatkan diri. “Sebelum muncul asap di lantai dasar, hari Sabtu (11/1) paginya, aliran listrik padam dua kali. Lalu muncul asap yang memenuhi gedung lantai dasar,” ujarnya, Minggu (12/1). Menurutnya, asap tebal itu yang membuat alarm otomatis berbunyi. Namun, sekitar pukul 12.00, asap sudah mereda. General Manajer Gress Mall Yudi P W R mengatakan, setelah kejadian tersebut Gress Mall kembali normal. Menurutnya, tidak ada

korsleting listrik, hanya kesalahan non teknis genset. “Asap muncul berawal dari pompa diesel (genset) yang kehabisan air. Sehingga tidak bekerja maksimal dan mengeluarkan asap putih,” ujar Yudi, kemarin. Berdasarkan informasi yang dihimpun Memorandum, di kawasan perumahan GKB sempat terjadi pemadaman. Sehingga genset Gress Mall bekerja secara otomatis agar kegiatan perbelanjaan di tempat tersebut tidak terganggu akibat listrik padam. Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (PMK) Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Eka Prapangasta mengatakan, ketika mendengar peristiwa tersebut, pihaknya segera menurunkan anggota untuk memastikan kondisi mal. “Saya meminta kepada anak-anak untuk memastikan di Gress Mall. Apakah ada api atau tidak. Ternyata cuma asap putih saja, tidak ada api,” ujar Eka. (dri/har/mik)

Asap tebal menyelimuti lantai dasar Gress Mall, kawasan perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Jalan Sumatra.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SENIN PON, 13 JANUARI 2020 HALAMAN 18

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP

Depresi, Pemuda Abar-Abir Bunuh Diri FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

Gresik, Memorandum Diduga depresi karena terlalu lama menganggur, pemuda Desa Abar-Abir, Kecamatan Bungah, nekat bunuh diri di Jembatan Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Minggu (12/1). Pemuda diketahui bernama Muhammad Fuad Thoifi Ihsan (23) ini, sempat berpamitan ke bapaknya pergi ke rumah teman, sebelum akkhirnya korban memutuskan bunuh diri dengan meloncat dari atas Jembatan Sembayat sekitar pukul 14.30.

Bapak korban, Zainul (52), di lokasi.

Berdasarkan pengakuan saksi mata, Muhammad Fadil (28) mengatakan, saat itu ia sedang melintas disekitar jembatan yang tiba-tiba motornya berhenti karena mobil di depannya berhenti mendadak. “Setelah pengemudi itu berhenti. Dia bilang dari jen-

dela. Ada bunuh diri. Lalu saya berhenti melihat. Dan saya sempat mendengar teriakan sampai tiga kali kalau pemuda itu meminta tolong,” katanya. Menurut bapak korban, Zainul (52), sudah sejak tiga hari anaknya diketahui selalu murung. “ Tadi (sebelum bunuh diri, red), dia berpamitan ke saya mau ke rumah temannya. Tapi sudah saya larang,” jelasnya, kemarin. Menurut paman Fuad, Masyhuda (38), sebetulnya

masalahnya itu dikarenakan bapak korban hendak pensiun. Korban ingin sekali menggantikan posisi ayahnya. “Tapi karena bapaknya diperpanjang masa kerjanya, jadi tidak jadi pensiun. Dia belum bisa bekerja. Selama tiga hari sebelum kejadian, anaknya diam dan murung,” katanya. Sebelum bunuh diri, Fuad diketahui menggunakan baju warna merah dengan menggunakan sarung dan peci. Kini, motor yang dikendarai Fuad, Supra X nopol W 6853

MH, diamankan di Mapolsek Bungah. Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo saat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) mengatakan, untuk pencarian Fuad akan dilakukan Senin (13/1) pagi bersama Polair dan BPBD Pemkab Gresik. “Untuk pencarian akan dilakukan besok pagi. Karena melihat kondisinya sudah malam. Sementara kita lakukan pencarian di pinggir sungai Bengawan Solo,” jelasnya. (dri/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Gresik, Memorandum Bhayangkari Cabang Gresik dan Persit KCK Cabang XLIV Kodim 0817 Gresik memberikan pengobatan gratis warga terdampak banjir di Desa Iker-Iker Geger, Kecamatan Cerme. Pengobatan itu diberikan karena banyak sejumlah warga terdampak penyakit akibat banjir yang melanda Gresik. Pengobatan bukan hanya melibatkan dua perwakilan istri polisi dan TNI, tapi juga melibatkan dokter umum dan dokter kesehatan dari Polres Gresik untuk mengecek kondisi warga setempat. “Hasil pemeriksaan kesehatan ada warga yang menderita Chepalgia, Hypertensi juga ISPA dan beberapa penyakit lainnya,” kata Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Ny Cut Laura Kusworo,

Minggu (12/1). Dia menyampaikan, setelah dilakukan pengecekan kesehatan, warga diberikan obat secara gratis. Bahkan, jika ada warga yang ingin berobat dipersilahkan tanpa dipungut biaya. “Kami berharap pelayanan kesehatan gratis ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak banjir. Juga dapat meringankan beban mereka,” pungkas Cut Laura didampingi Ketua Persit KCK XLIV Kodim 0817 Gresik Ny Rina Budi Handoko. Sebelumnya, banjir yang merendam Gresik selatan terjadi sejak awal tahun. Bukan hanya Kecamatan Balongpanggang, Benjeng dan Cerme. Namun, banjir juga sempat merendam wilayah Kecamatan Kedamean dan Menganti. (an/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Bhayangkari-Persit Beri Pengobatan Gratis Korban Banjir

Bhayangkari Polres Gresik dan Persit Kodim 0817 Gresik memberikan pengobatan gratis kepada korban banjir.

Harga Cabai Melejit

Komisi II Minta Diskoperindag Kontrol Harga Komoditi

Gresik, Memorandum Spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) asal Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti, ini terbilang licin. Bagaimana tidak, aksinya kerap berhasil dan lihai menghilangkan jejak. Tapi tidak kali ini, Napsikun (49) diringkus polsek setempat. Ia tertangkap saat sembunyi di gubuk kecil di persawahan desanya setelah petugas melakukan penyelidikan selama sepekan. Proses penangkapan juga dibantu masyarakat setempat. Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno menjelaskan, pelaku ini bukan hanya mahir melakukan pencurian. Ia dikenal spesialis curanmor di tiga lokasi berbeda. “Setelah seminggu kami lakukan lidik, pelaku berhasil kami amankan,” katanya, Minggu (12/1). Disampaikan olehnya, lokasi kejahatan yang sudah disasar pelaku diantaranya dua kali beraksi di Desa Dracang dan sekali di Desa Randupadangan. Aksi itu terbongkar setelah pelaku menjalani proses pemeriksaan di Mapolsek Menganti. “Statusnya sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Kini masih kami kembangkan lagi,” papar mantan Kapolsek Sidayu menambahkan. Dari hasil penyidikan sementara, lanjut dia, hanya satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Namun, anggotanya masih mengembangkan kasus tersebut, apakah ada leterlibatan pelaku lain atau tidak. “Tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” pungkas mantan Kapolsek Cerme itu. Berdasarkan pengakuan tersangka, lanjut Tatak, hasil kejahatan digunakan untuk bersenang-senang. (an/har/mik)

Anggota Komisi II DPRD Gresik sidak harga cabai di Pasar Baru.

Lamongan, Memorandum Kapolres Lamongan AKBP Harun mengawali kerjanya dengan menjalin silaturahmi ke beberapa tokoh agama dan masyarakat, Sabtu (12/1) sore. Mantan penyidik KPK itu berkunjung ke Pondok Pesantren Sunan Drajat dan Tarbiyatut Tholabah, serta menghampiri Kepala Desa Kandangsemangkon, Paciran. Dalam kunjungan kerja tersebut, Kapolres didampingi Kasatintelkam AKP Afner Nixon Bernadus P, Kasatlantas AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro, Kasatbinmas AKP Fandil, KBO Intelkam IPDA I Nyoman Sukanesa, Kasatpolairud AKP

Kapolres Lamongan AKBP Harun bersilaturahmi ke Ponpes Sunan Drajat.

Winardi, dan jajaran Muspika Paciran. Harun mengatakan, selaku

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

Cadangan Obat-obatan Masih Aman Gresik, Memorandum Kondisi banjir yang terjadi di Gresik, tak membuat distribusi obat-obatan di sejumlah pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) terganggu. Sebab, sejak awal Januari lalu obat-obatan sudah banyak didistribusikan. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Gresik Saifudin Ghozali mengatakan, stok obat-obatan aman hingga Maret. Karena ketersediaan obat sudah diperhitungkan sejak awal pengadaan. Sehingga, jika terjadi banjir susulan Dinkes siap mendistribusikan obat-obatan kembali. “Banjir adalah siklus tahunan. Jadi sudah dipastikan terjadi. Jadi untuk ketersediaan obat sebagai upaya siaga banjir itu, memang di klaster kesehatan sudah kami perhitungkan,” jelasnya saat

Anak-anak bermain air banjir yang merendam Jalan Raya Morowudi, Cerme.

dikonfirmasi, Minggu (12/1). Dipastikan, buffer stock (persediaan cadangan) obat di gudang farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Gresik akan tercukupi sampai Maret 2020. “Kalau untuk pengadaan obat dari stok pengadaan obat tahun 2019 aman. Dinkes akan melaku-

mendapati harga cabai rawit mencapai Rp 65 ribu. Padahal, data Diskoperindag per 9 Januari hanya Rp 54 ribu. Kenaikan harga ini tidak hanya membebani pedagang, juga masyarakat. Terutama warga yang membuka usaha dengan bahan cabai rawit. “Kami dari Komisi II akan segera koordinasi dengan Diskoperindag untuk membahas masalah ini. Sebab harus ada kontrol betul supaya harga komoditi di Gresik tetap stabil dan tidak dimainkan,” imbuhnya. Ilhan, salah satu pedagang berharap, pemerintah dapat menstabilkan harga cabai dan komoditi lain. Mengingat, dampak kenaikan harga ini sangat dirasakan. “Yang beli cuma sedikit. Jadi stok saya cuma sedikit,” imbuh Ilhan pedagang di Pasar Baru, kemarin. (adv/an/har/mik)

Kapolres Lamongan Silaturahmi ke Toga dan Tomas

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Usai Beraksi, Spesialis Curanmor Sembunyi di Gubuk

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Tersangka diapit petugas di Mapolsek Menganti bersama barang bukti.

Gresik, Memorandum Sejumlah komoditi di pasar-pasar Gresik mengalami kenaikan harga cukup fantastis. Salah satunya cabai rawit yang mengalami kenaikan cukup tinggi mencapai Rp 65 ribu per kilo. Padahal, beberapa hari sebelumnya harga cabai sangat rendah. Tak ayal hal itu membuat pedagang kelimpungan. Penjualan mereka menurun selama sepekan terakhir. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir menjelaskan, jika kenaikan sejumlah komoditi di pasar menjadi tanggungjawab dinas terkait. Dalam hal ini Diskoperindag. “Harus ada kontroling harga dari pemerintah,” katanya. Dia menyampaikan, dari hasil sidak di Pasar Baru Jalan Gubernur Suryo

kan pengadaan lagi pada pertengahan tahun nanti,” terangnya. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pemkab Gresik Ummi Khoiroh mengatakan, jenis obatobatan yang paling banyak didistribusikan selama banjir ialah antibiotik, parasetamol dan saleb kulit.

“Obat-obatan kami distribusikan khususnya di puskesmas yang sering menjadi langganan banjir,” jelasnya. Puskesmas itu meliputi Puskesmas Dadapkuning, Cerme, Dapet, Balongpanggang, Benjeng, dan Metatu. Dimana, sejak 1-12 Januari 2020, puskesmas telah mendata 10 warga terdampak banjir yang mengidap penyakit kulit. “Ada tiga penyakit yang perlu diwaspadai saat dan sesudah banjir. Seperti infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), diare dan kulit,” ujarnya. Sekadar diketahui, penderita ISPA bertambah lima menjadi 30 orang. Sedangkan diare jumlahnya 10 orang. “Tapi, mereka semua sudah ditangani oleh petugas di enam puskesmas,” pungkasnya. (dri/har/mik)

pejabat baru dengan menjalin kunjungan ke beberapa tokoh agama dan masyarakat untuk

menjalin silaturahmi dan menjalin sinergitas keamanan wilayah Lamongan. “Kami meminta nasihat dan arahan dari bapak KH Abdul Ghofur dan KH Mohammad Nasrullah Baqir, selaku kiai sepuh di Lamongan. Tentu, kami juga memohon doa agar selama memimpin Polres Lamongan dapat berjalan lancar dan sinergis seperti sebelumnya,” ujar alumni Akademi Kepolisian 2001 ini. Selain itu, kata Harun, ia juga menjalin komunikasi dengan Kepala Desa Kandangsemangkon, Agus Mulyono, yang merupakan salah satu tokoh nelayan. “Kami ingin memperke-

nalkan diri, sekaligus menjalin hubungan keakraban dan kekerabatan antara umara, ulama, dan tokoh masyarakat,” jelas pria Kelahiran Kabupaten Rembang ini. Dengan diadakannya kegiatan silaturahmi ini, Harun berharap, tidak hanya menjalin keakraban dan kekerabatan, namun juga sebagai bentuk sinergitas Polri, tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kecamatan Paciran. “Kami ingin memastikan dan menegaskan, bahwa Polri bisa bersinergi dan dipercaya masyarakat dalam menjaga kamtibmas,” pungkasnya. (al/har/mik)


memorandum.co.id

SENIN PON, 13 JANUARI 2020

PDAM JEMBER S I J I

O M A H

S I J I

P A M

memorandumredaksi @gmail.com

HALAMAN 19


memorandum.co.id

PMI JEMBER

memorandumredaksi @gmail.com

T E R I M A K A S I H R E L AWA N P M I

SENIN PON, 13 JANUARI 2020

HALAMAN 20

Dua Tahun Kepemimpinan H EA Zaenal Marzuki

PMI Selalu Hadir di Tengah Masyarakat Dua Tahun Palang Merah Indone Indonesia (PMI) Cabang Jember sejak 4 Okt Oktober 2017 di bawah komando H EA Za Zaenal Marzuki SH MH menggantika menggantikan H Achmad Sudiono, penuh inovasi dan terobosan melayani rakyat. beberapa program yang berkaitan dengan kegiatan donor darah. Terobosan yang mendapatkan a apresiasi dari masyarakat adanya pelaya pelayanan ambulanss gratis, ambulans je jenazah 2 unit, ambulans medis 2 unit unit, dan layanan 4 ambulans gratis untu untuk warga Jember dan khusus dalam kota. “Masyarakat bisa menghubungi melalui call ce center +62 331 337022 untuk me mengantar berobat dan jenaz jenazah dari rumah sakit ke rum rumah duka, dan bahkan dari rumah duka ke pemakam pemakaman bisa dilayani tanpa ada biaya,” katanya. PM juga Terbaru, PMI membuat progra program Safari Kesehatan. Semua petugas kesehatan yang terlibat sukarelaw adalah sukarelawan, termasuk dokternya. Program di jemput bola ini dilakukan menya pusat PMI dengan menyasar masyarak yang kegiatan masyarakat ramai dikunjungi. Seperti maupu pasar terminal maupun tradisional. Sukarelawan PMI peme melakukan pemeriksaan secara gratis. Di tiga terminal Tawan Alun, besar. Seperti Tawang P Terminal Arjasa, dan Pakusari. sukarelaw Kehadiran sukarelawan PMI

Ketua PMI Cabang Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH Zaenal Marzuki mengatakan, pengabdian PMI di bidang kemanusiaan terus dikembangkan. Beberapa program selama dua tahun terakhir kepemimpinannya juga telah berjalan. Beberapa contoh program yang berhasil dan mendapat apresiasi adalah soal penyediaan ambulanss dan mobil jenazah PMI, pendirian Klinik Pratama PMI di Desa Jubung, Sukorambi, pembangunan gedung Unit Donor Darah (UDD) di Kecamatan Patrang, juga

sangat membantu. Sebab, mereka memeriksa para awak bus. Jika ada yang kurang sehat, maka petugas medis menyarankan agar mereka diganti dan beristirahat. Menurut Zaenal, pemeriksaan kru bus itu sebagai langkah pencegahan agar tak sampai terjadi malapetaka. Sebab, PMI tidak hanya bisa bertindak ketika kecelakaan itu terjadi, tapi juga sebelum atau mencegah petaka itu

Tim Relawan PMI Cabang Jember siap bergerak di setiap Pos PAM Nataru. terjadi. “Antusiasme masyarakat begitu besar. Terbukti, saat ada kendaraan medis PMI, masyarakat selalu ramai memanfaatkan layanan tersebut,” jelas Zaenal. Inovasi PMI Jember telah berkontribusi dalam pembangunan. Selama 2 tahun program internal maupun eksternal PMI Jember dapat dirasakan masyarakat. Keberhasilan itu atas dukungan 3 pilar PMI, sinergitas dengan pemerintah dan utamanya kepercayaan masyarakat terhadap institusi PMI. Wujud Program PMI Cabang Jember dengan Pemerintah Kabupaten Jember dalam Tanggap Darurat Bencana (TDB) di antaranya banjir Kencong yang terjadi pada 25 Desember 2018 silam. Personil PMI langsung bergerak mendirikan posko dapur umum, membersihkan dan menguras sumur warga (wash) dan dilanjutkan mengirim bantuan berupa material bahan bangunan sebanyak 10.000 bata, semen 50 sak, dan pasir 10 truk untuk 6 unit rumah warga yang hancur akibat jebolnya tangkis sungai Kencong. Selain itu mendirikan dapur umum untuk membantu korban banjir Desa Wonosari yang terjadi 19 Maret 2019. Aktif melayani permintaan masyarakat atas penyebaran demam berdarah melalui kegiatan sosialisasi PSN dan fogging. Berbekal tulus dan ikhlas inilah, PMI Jember akan mendapat bantuan dari PT Empat Bersaudara sebesar Rp 16 miliar. Jika bantuan itu telah diterima, maka dana itu bakal digu-

Sarana pendukung 10 motor dan 4 unit mobil ambulans. nakan untuk mengembangkan bakti PMI di bidang kemanusiaan. Salah satunya untuk membangun klinik di Kantor PMI Jalan Jawa. Pembangunan fasilitas kesehatan ini sebagai bentuk pengembangan klinik pratama yang telah dibangun sebelumnya. Di daerah Jalan Jawa, atau yang lebih dikenal kawasan Tegalboto itu ada enam kampus. Sehingga keberadaan klinik ini diyakini bakal banyak membantu mahasiswa dan masyarakat setempat. Terlebih, di lingkungan kampus banyak ditemukan kasus penyakit hepatitis.

“Maka klinik di kawasan kampus ini sangat diharapkan,” jelasnya. Tak hanya itu, PMI Jember juga bercita-cita membangun rumah sakit bedah emergency. Rumah sakit yang nantinya memberi layanan bedah operasi ini diharapkan berbeda dengan fasilitas kesehatan pada umumnya. Sebab, targetnya mampu melayani masyarakat lebih cepat tanpa antri. “Itu yang besar-besar yang kami rencanakan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa merealisasikan program itu,” harap Zaenal. (edy/epe)

Menjadi Percontohan Nasional dalam Pembinaan Sukarelawan PMI Cabang Jember menjadi pusat peringatan 14 tahun Hari Sukarelawan dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 PMI tingkat Jatim. Salah satu pertimbangan Jember dipilih sebagai tuan rumah, karena dinilai telah berhasil membentuk dan membina sukarelawan. Bahkan, Jember menjadi percontohan nasional bidang pembinaan sukarelawan. Ketua PMI Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH mengatakan, PMI Jember berhasil membentuk korps sukarelawan di semua kampus yang ada di Jember, baik kampus swasta maupun negeri. Bahkan, pembentukan korps sukarelawan (KSR) itu sampai ke tingkat pelajar (negeri maupun swasta), KSR unit markas, pondok pesantren, dan perusahaan. Seperti Palang Merah Remaja (PMR) Mula untuk tingkat sekolah dasar dan PMR Wira untuk

pelajar tingkat SMA. Antisipasi menurunnya stok darah, PMI menggandeng seluruh pengurus PMI Kecamatan dan takmir masjid untuk pelaksanaan donor darah setelah salat tarawih selama ramadan. Meningkatkan pelayanan donor darah, pengolahan, pendistribusian darah yang aman, dan berkualitas untuk masyarakat yang membutuhkan. Membangun kemitraan secara berkesinambungan dengan organisasi lain seperti TNI, Polri, perusahaan, Baznas, Basarnas, BPBD, media massa serta memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak. Di antaranya 12 rumah sakit, IDI Jember, dan perusahan (Hotel Dafam, Blink-blink, Toko Buku Toga Mas). Selanjutnya, di internal memberikan pelatihan dan sosialisasi manajemen keuangan dan PMER untuk pegawai sebagai kelanjutan

Ketua PMI Jawa Timur Mayjend Purn Imam Utomo secara khusus meluncurkan dua PMR untuk tingkat pelajar di Jember. PMR Wira di SMAN 1 Jember dan PMR Mula di SDN Kebonsari 5 Jember.

kebijakan penyempurnaan sistem manajemen dan tata kelola keuangan. Pengembangan unit usaha sebagai unit teknis yang bertugas khusus menggali sumber-sumber pendapatan baru PMI Jember, serta pengembangan sumber daya

merupakan langkah strategis membangun kemandirian dan penguatan kapasitas organisasi dengan menggerakkan koperasi karyawan PMI Jember. Semua langkah sukses ini menjadi percontohan pembinaan tingkat nasional. Ketua PMI Jatim

Mayjend Purn Imam Utomo bahkan secara khusus meluncurkan dua PMR untuk tingkat pelajar itu di Jember. Pertama adalah pencanangan papan nama dan PMR Mula di SDN Kebonsari 5 Jember dan PMR Wira di SMAN 1 Jember. Binaan KSR PMI Jember meraih berbagi kategori (edy/epe) lomba tingkat nasional di Surakarta.

Keluarga Besar SKH Memorandum Mengucapkan

Selamat Hari Jadi ke-91 Kabupaten Jember Berani Tegak Lurus Ora Korupsi Kepala Biro Dewi Rengganis Jember Edy Winarko

Direktur Utama SKH Memorandum Choirul Shodiq


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
MEMORANDUM EDISI 13 JANUARI 2020 by memorandum - Issuu