SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id
SABTU LEGI, 13 AGUSTUS 2022
memorandumredaksi@gmail.com
HARGA Rp 5.000,-
Konsisten Dorong Moderasi Beragama, Ganjar Diidolakan Ribuan Santri untuk Presiden 2024 Pamekasan, Memorandum Tak kurang dari 2.000 santri yang tergabung dalam Santri Dukung Ganjar Jawa Timur ikut serta dalam Gebyar Sholawat dan Doa Bersama untuk Ganjar Pranowo Presiden 2024. Kegiatan yang digelar di Pondok Pesantren Al-Fauzu Walwari, Desa Bindang, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur ini menyuarakan aspirasi “Ganjar Pranowo Presiden 2024”. Koordinator Wilayah (Korwil) Santri Dukung Ganjar Jawa
Timur Huraiyah mengatakan, bagi santri, di antara sekian banyak figur calon pemimpin nasional saat ini, Ganjar lah yang paling menonjol dan konsisten mendorong moderasi beragama. Hal ini ditunjukkan dalam setiap silaturahmi Ganjar ke para santri, ulama, kiai, hingga lembaga-lembaga keagamaan lainnya. Di setiap kesempatan, Ganjar mendorong para santri untuk menunjukkan Islam sebagai rahmatan lil alamin
atau rahmat bagi seluruh alam. Para santri diminta untuk memberikan lebih banyak kontribusi untuk bangsa dan negara melalui jalur-jalur Islami. Ganjar menyebut, para santri memiliki peran yang sangat penting dalam kemajuan Indonesia sejak dahulu kala. Karena kepemimpinan yang mampu menginspirasi
moderasi beragama itulah, Huraiyah menyebutkan, kalangan santri mengidolakan mantan anggota DPR RI itu untuk melanjutkan kepemimpinan bangsa pada 2024 mendatang. “Jadi konsep moderasi beragama Pak Ganjar itu kita Bersambung ke halaman 11
Ribuan santri yang tergabung dalam Santri Dukung Ganjar Jawa Timur mengikuti Gebyar Sholawat dan Doa Bersama untuk Ganjar Pranowo Presiden 2024.
FOTO: ISTIMEWA
TIGA TAHUN, POLSEK TENGGILIS MEJOYO BELUM TUNTASKAN TAHANAN KABUR
LIMA KALI GANTI KAPOLSEK Mata Hati Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi
Memutihkan Polisi Pasca-Sambo
I
RJENPOL Ferdy Sambo akhirnya tersangka. Seantero jagad sudah tahu. Netizen atau khalayak umum pun mengerti mantan Kadiv Propam (Kepala Bersambung ke halaman 11
Siva Aprilia
Doggy Style Siva Aprilia adalah Dj yang selalu berpenampilan seksi. Ia pun kini sering mondar-mandir menghiasi layar kaca. Tak hanya itu, ia juga beberapa kali tampil di podcast para artis.
D
iketahui bahwa Siva Aprilia pernah menjadi bintang tamu di podcast Nikita Mirzani. Dalam ke Bersambung ke halaman 11
Pertengahan April 2019, korps Bhayangkara digegerkan dengan tiga tahanan kabur di Mapolsek Tenggilis Mejoyo. Ketiga tahanan itu, Anwar dan Rahmat terjerat kasus narkoba. Sedangkan Indra Purnama terjerat kasus penipuan dan penggelapan.
K
ABURNYA ketiga tahanan itu tidak luput atas kelalaian petugas yang seharusnya berjaga, lupa mengunci gembok pada jeruji besi. Lebih parah,, petugas jaga lain malah ketiduran. Kala itu, Polsek Tenggilis Mejoyo dijabat Kompol Totok Sumarianto dan Kanitreskrim AKP Puguh Suhandono. Kelalaian tersebut nampaknya jadi beban yang berat bagi kepolisian khususnya Polrestabes Surabaya. Terbukti, hingga saat ini, lebih dari tiga tahun kasus tersebut belum tuntas. Beberapa kali juga muncul surat telegram rahasia (STR), yang mencatat
pe pergantian Kapolsek hingga K Kanitreskrim Polsek Tenggilis Mejoyo. Total, lima kali tongkat komando di polsek bergulir. Selang beberapa bulan, Kompol To t o k
(sekarang AKBP) digantikan AKP Kadek Ary Mahardika. Belum lama di sana, ia kemudian diganti Kompol Kristyan Beorbel Martino. Gerbong mutasi kembali bergulir. Kristyan Beorbel Martino digantikan Kompol Riki Donaire Piliang. Dan saat ini, Kapolsek Tenggilis Bersambung ke halaman 11
Tidak Niat Mencari
KASUS kaburnya tiga tersangka di Mapolsek Tenggilis pada 2019 menjadi pekerjaan rumah (PR) penting yang harus diselesaikan korps Bhayangkara. Dari tiga tersangka, petugas Polsek Tenggilis baru mengamankan satu tersangka saja. Sementara dua lainnya, hingga saat ini belum berhasil ditangkap. Meskipun telah berganti lima kapolsek dan tujuh kanitreskrim. Te r hadap per-
Mungkin bisa konfirmasi ke kapolsek (Tenggilis). Menurut berita tempatnya kan di polsek dan karena bukan ranah saya,” AKBP Mirzal Maulana Kasatreskrim Polrestabes Surabaya
ILUSTRASI: ISTIMEWA
FOTO: MEMORANDUM/JAKA
M Sholehuddin
masalahan ini, Pakar Hukum Pidana Universitas Bhanyangkara M Sholehuddin, berpendapat bahwa polisi tidak ada niat untuk melakukan pencarian. “Tidak ada niat mencari. Saya sudah sampaikan menggunakan hukum tanpa berniat menegakkan hukum. Nah ya begini jadinya,” kata Sholehuddin kepada Memorandum, Jumat (12/8). Lebih lanjut Sholehuddin menegaskan bahwa pihak kepolisian seharusnya ada penerbitan DPO (daftar pencarian orang). “Apakah sudah menerbitkan DPO. Harus dicari. Kan peralatan sudah canggih. Tetapi tergantung polisinya juga. Niat atau tidak,” tutupnya. (jak/fer)
Larang Barang Berbahaya
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Momen ketika wartawan memeriksa tahanan Polsek Tenggilis M Mejoyo pascakaburnya tiga penghuni pada April 2019.
Indra Purnama yang diamankan dengan luka tembak di betis.
Manfaatkan Petugas Tidur NIAT kab kabur tersangka Anwar, Indra dan Rahm Rahmat berawal dari pertemuan mereka d di balik jeruji besi. Anwar dijeblosk dijebloskan ke sel tahanan karena menjadi pengedar narkoba. Begitu pula Rah Rahmat. Dia juga ditangkap di hari yang sama karena kasus narkoba. Be Berselang dua hari, Anwar dan R Rahmat mendapat teman baru di tahanan Mapolsek
Tenggilis Mejoyo. Dia adalah Indra, yang ditangkap dua hari berselang. Ia ditangkap karena kasus penipuan dan penggelapan. Kuat dugaan, ketiga tahanan yang kabur ini sudah bersekongkol merencanakan pelarian tersebut. Sedangkan tahanan lain memilih tidur. Sebagian tahanan lain tidak berani untuk keluar dari sel tahanan. Selain itu, ketiga
tahanan ini memanfaatkan petugas jaga yang tertidur. Hampir dua tahun, Indra ditangkap. Dalam pengakuannya, usai kabur dari tahanan, Indra berjalan kaki melintasi Jalan SIER Rungkut Industri ke arah barat. Berbekal uang di sakunya, bapak empat anak itu mencegat taksi
SESUAI standar operasional prosedur (SOP) satuan perawatan tahanan dan barang ( ) Polrestabes bukti (Sattahti) Surabaya memperbolehkan tahanan telepon dan video call kepada keluarga. Demikian dikatakan Kasat Tahti Polrestabes Surabaya Kompol Choirul Anwar, Jumat (12/8).
Dia mengungkapkan, jika HP diperbolehkan, tapi hanya petugas jaga yang membawa bug g tahanan. kan masing-masing Choirul menjelaskan, jika sattahti punya program mata hati yang dikhususkan untuk tahanan. Apabila ada keluhan dari keluarga maka bisa mengutarakan melalui
Kompol Choirul Anwar
Bersambung ke halaman 11
Bersambung ke halaman 11 FOTO: MEMORANDUM/RIO
Derita Guru Bergelar Master Bersama 2 Anaknya (1)
Minta Suami Antarkan Murid yang Motornya Gembos
- Meng, tidak pernah dapat bansos, penyandang disabilitas mengeluh ke presiden.
Namanya sebut saja Mardan. Kerabatnya, Rini (bukan nama sebenarnya) sedang dalam proses cerai. “Saya ngantar dia,” kata Mardan di ruang tunggu Pengadilan Agama Surabaya, beberapa waktu lalu.
- Bu Risma ke mana? Cak Eri ke mana? Woe...
Si Mameng (Staf cekot)
M
ENURUT Mardan, Rini berprofesi sebagai pengajar. Guru. Gelarnya master. Master pendidikan. MPd. Suaminya, sebut saja Jamal, bekerja di sebuah perusahaan swasta bonafide. Kedu-
dukannya lumayan. Manajer. Perjalanan rumah tangga keduanya cukup harmonis. Mereka dikaruniai dua anak. Laki-laki dan perempuan. Yang Bersambung ke halaman 11
ILUSTRASI: ISTIMEWA
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205