Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 12 September 2022

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

SENIN LEGI, 12 SEPTEMBER 2022

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 5.000,-

TERPERIKSA TEWAS DI MAPOLSEK TAMBAKSARI

Posisi Monoarfa

SANKSI KAPOLSEK TUNGGU GELAR PERKARA Surabaya, Memorandum

Kasus kematian Hari, terduga pelaku pencurian di ruang bhayangkari Mapolsek Tambaksari berujung dengan ditahannya enam anggota di Mapolrestabes Surabaya.

Oleh: Dahlan Iskan

B

EGITU cepat birokrasi kita. Empat hari setelah diajukan pengesahan itu langsung diterbitkan: Mardiono menjadi Pelaksana Tugas Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan. Suharso Monoarfa pun kehilangan angin. Posisinya tiba-tiba sangat sulit: mau melawan atau menyerah. Kalau ia melawan sangat tidak elok. Ia seorang menteri: Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas. Yang dilawan juga menteri: Hukum dan Hak Asasi Manusia. Untuk bisa melawan dengan total ia

Keenam anggota yang pada waktu kejadian tewasnya warga Jalan Kapas Baru itu mulai ditahan (penempatan khusus, red) sejak Sabtu (10/9). Keenam anggota yang piket itu adalah Aiptu SH, Aiptu IS, Aiptu RP, Aiptu EY, Aipda UF, dan Bripka ML. Sedangkan, tiga perwira pertama (pama) menjalani proses di Polda Jatim yaitu Iptu Y, Iptu E, dan

Ini setelah kami memeriksa 18 anggota. Enam anggota di patsus atau sel. Untuk tiga perwira menjalani proses di Polda Jatim,” Kompol Mardjoko Kasi Propam Polrestabes Surabaya

Ipda D. “Ini setelah kami memeriksa 18 anggota. Enam anggota di patsus atau sel. Untuk tiga perwira menjalani proses di Polda Jatim,” ujar Kasi Propam Polrestabes Suol Mardjoko kepada rabaya Kompol m, Minggu Memorandum, (11/9) ng tiDisinggung dak adanya nama

Kapolsek Tambaksari Kompol Ari Bayuaji dalam proses di Polda Jatim, Mardjoko mengatakan bahwa masih menunggu gelar perkara di Mapolda Jatim. “Masih menunggu gelar perkara di Polda Jatim,” tegas Mardjoko. Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Dirmanto belum mengetahui pemerik Bersambung ke halaman 11 

FOTO: ISTIMEWA

Kronologi:

Poengky Indarti

Tak Ada Tebang Pilih

 Bersambung ke halaman 11 

Dinda Kirana

Korban KDRT Dinda Kirana ikut bermain di sinetron terbaru SCTV, Takdir Cinta yang Kupilih. Di situ, dia berperan sebagai korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) bernama Tammy.

D

iceritakan dalam sinetron, Tammy memilih minggat dari Belanda pergi ke Indonesia usai menjadi korban KDRT. Sesampainya di  Bersambung ke halaman 11 

1

Anggota piket Reskrim menerima penyerahan terduga pelaku.

2

3

Petugas lalu memeriksa sesuai prosedur. Selesai pemeriksaan, sekitar pukul 00.01, Hari ditempatkan sementara di ruang Bhayangkari.

ILUSTRASI: ISTIMEWA

Pagi di cek ternyata meninggal. Ditemukan sekitar pukul 06.30 oleh petugas piket Reskrim

K KOMISIONER Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menyoroti kasus Hari (41), asal Jalan Kapas Baru yang tewas tergantung di ruangan Bhayangkari Polsek Tambaksari beberapa waktu lalu. Poengky menyebut, jika kompo polnas menyayangkan tewasnya Har yang saat itu diperiksa Polsek Hari Tambaksari. Menurutnya, pihak yang  Bersambung ke halaman 11 

Lima Bulan, Sembilan Kejadian

KORBAN BUNUH DIRI MAYORITAS PRIA

Kejadian Gantung Diri Mei-September 2022

Surabaya, Me um Memorandum kita seringkali tidak tahu bagaiBunuh dir di salah satu diri menjadi mana harus bersikap. penyebab kem tinggi. Data Terhad kejadian itu, kematian tertinggi. Terhadap pun mencatat bahwa suicidal icidal ideapsikolog Reisqita Vadika tion n atau pikira men pikiran untuk bunuh diri MPsi mengatakan, bahwa angkanya lebi b lebih besar dari pada depresi bisa menjadi pekasus bunuh d ndiri. ses diri itu sendiri. micu seseorang berbuat Salah sat cara satunya secara nekat dan mengakhiri gantung dir ti hid diri. Seperti hidup dengan medata yang di m dihimpun milih jalan bunuh Memorandu d Memorandum, bahdiri wa selama lim lima bulan “Ya, depresi (Mei-Septemb (Mei-September) ada bisa menjadi sembilan kej kejadian salah satu peFOTO: ISTIMEWA gantung dir diri yang nyebab seseoReisqita Vadika tersebar di Surabarang memutusya. (lihat ttabel) kan untuk bunuh diri,” kata Reisqita Dari segi gender, pria disebut Vadika kepada Memorandum, Minggu lebih b banyak melakukan bunuh (11/9). diri di dibandingkan perempuan. Dari sisi psikolog, korban gantung j Pria juga memilih mengguna- diri paling banyak dilakukan pria atau kan cara yang lebih fatal dalam perempuan. Alasannya kenapa dan bebun bunuh diri. Sayangnya, saat rapa persen. Menurutnya, di Indonesia, me menemukan seseorang yang  Bersambung ke halaman 11  me mengalami masalah tersebut,

 5 Mei 2022, Sony Suharsono, warga Jalan Kandangan Mulyo (Polsek Bubutan) 6 Juni 2022, VH, warga Jalan Kutisari Selatan Indah (Polsek Tenggilis Mejoyo) 30 Juni 2022, Sabar Yulianto, warga Jakarta Barat (Polsek Lakarsantri)

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Wakasatlantas Polrestabes Surabaya Kompol Rendy Asedar mengamankan pelanggar di Jalan Darmo.

3 Juli 2022, Deva Aditya, TKP Dukuh Karangan (Polsek Wiyung)

Razia Motor Knalpot Brong di Jalan Darmo

6 Juli 2022, Syio, warga Ploso Lebak Turi, Lamongan (Polsek Krembangan)

Tindak 182 Pelanggar

3 Agustus 2022, Herpin Sitait, warga Purwosari, Pasuruan (Polsek Gayungan) 19 Agustus 2022, DS, warga Jalan Candi Lontar Kidul (Polsek Lakarsantri) 2 September 2022, Hari, warga Jalan Kapas Baru (Polsek Tambaksari) 11 September 2022, Gede, warga Jalan Wonorejo Selatan (Polsek Rungkut) * Diolah dari berbagai sumber

Scoopy Digondol Maling DiƟnggal Ambil Uang di ATM Surabaya, Memorandum S Bandit motor menyatroni bank pela lat merah di Jalan Ketintang. Di aksinya it itu, terduga pelaku berhasil menggasak Sc Scoopy L 3043 ME milik pengunjung yan yang mengambil uang di mesin ATM. K Kejadian itu juga menyebabkan kartu ko ATM korban tertelan di mesin. Kemudian memilih m melaporkan curanmor yang dialaminya  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/RIO

TKP raibnya motor korban di Jalan Ketintang.

Surabaya, Memorandum Petugas gabungan Satlantas Polrestabes Surabaya, TNI, satpol PP dan BPBS, menggelar razia knalpot brong dan cipta kondisi di Jalan Darmo, Minggu (11/9) dini hari. Petugas menyasar roda dua. Hasilnya, 182 pelanggar yang mayoritas anak di bawah umur ditindak. Di antaranya knalpot brong dan kendaraan tidak dilengkapi surat-surat. Pantauan di lokasi, razia yang dimulai sekitar pukul 00.30, petugas sudah menjaring puluhan pengendara yang menggunakan knalpot brong. Bahkan, mengetahui ada razia mereka ada yang nekat putar balik dan malawan arus untuk menghindari tilang. Salah satunya dilakukan Ardi (19), pemuda asal Sepanjang, Sidoarjo yang tidak membawa STNK. Saat berusaha menghindari razia malah motornya menabrak mobil,

sehingga membuat pemiliknya marah. Sementara itu, Wakasatlantas Polrestabes Surabaya Kompol Rendy Asedar mengatakan, semenjak pandemi Covid-19, petugas tidak pernah melakukan razia sehingga membuat angka kejahatan jalanan meningkat. “Dari hasil analisis kami, sejak tidak pernah dilakukan razia cipta kondisi seperti ini, angka kriminalitas seperti curanmor, jambret, gengster hingga kecelakaan meningkat,” kata Rendy. Rendy menambahkan, razia cipta kondisi yang dilakukan petugas gabungan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. Selain itu juga untuk menekan angka kecelakaan di Surabaya. “Karena dari data yang kami terima, kebanyakan kecelakaan tunggal yang terjadi  Bersambung ke halaman 11 

Suami Pergi Entah ke Mana, Wanita CanƟk Dilamar Pria (4) - Meng, Gerindra perjuangkan nasib emak terdampak BBM.

Pernah Didatangi Perempuan, Mengaku Istri Kedua

- Gak usah akting nangis gero-gero kayak Megawati dan Mbak Puan, cukup curhat nasional sesuai kebiasaan junjungan partai. Oke?

Tiba-tiba HP berbunyi. Panggilan masuk. Dari seseorang yang di HP diberi nama Say. Mawar ragu-ragu untuk mengangkatnya. Takut Toni marah. HP terus berdering. Tak pernah berhenti. Terus-menerus bersambung.

Si Mameng (Pengamat politik)

K

ARENA khawatir isinya sangat penting untuk Toni, Mawar nekat mengangkatnya. “Halo?” kata seseorang di seberang sana. Suara perempuan, “Kok Dedy belum datang?” “Ini aku, Mawar. Istri Mas

Toni. Ini HP Mas Toni, bukan Dedi,” balas Mawar sambil matanya nyaris bersatu. Klek! Tiba-tiba sambungan diputus. Mawar bingung. Dia letakkan HP pada  Bersambung ke halaman 11 

ILUSTRASI: ISTIMEWA

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook