SELASA LEGI, 12 NOVEMBER 2019
HARGA Rp 3.500,-
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com .com
SERTIFIKA T
P ER S WAN DE
Putusan Ayodhya
Pimpinan dan seluruh karyawan SKH Memorandum foto bersama Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak dan Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak.
Oleh: Dahlan Iskan FOTO: MEMORANDUM
PRIA MANYAR SAMBONGAN DITEMUKAN GANTUNG DIRI DI BELAKANG RUMAH
SEMARAK HUT KE-50 SKH MEMORANDUM
Wagub, Bupati, dan Wabup Sumbang Lagu
Baper Dituduh Selingkuh Bersambung ke halaman 11 Jenazah Agung Wibowo dievakuasi petugas menuju ambulans.
Saksi awalnya mencari di kamar, namun tidak menemukan. Ia lalu pergi ke belakang rumah dan menemukan anaknya dalam kondisi tergantung dengan leher terlilit tali tampar. KOMPOL NAUFIL HARTONO Kapolsek Gubeng
ABG Dikeroyok Geng Motor, 2 Pelaku Dibekuk
Surabaya, Memorandum Peringatan HUT ke-50 Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum dan HUT ke-1 memorandum.co.id cukup semarak, Senin (11/11). Bersambung ke halaman 11
FOTO-FOTO PERAYAAN DI HAL 12 Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra bersama istri melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Sidhingkap.
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Surabaya, Memorandum Diduga memiliki masalah dengan sang istri, seorang suami yang tinggal di Jalan Manyar Sambongan ditemukan tewas gantung diri di teras belakang rumahnya, Senin (11/11) sekitar pukul 12.00.
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
S
atu masjid. Ribuan orang tewas. Entah masih akan berapa ribu lagi. Tergantung apa yang akan terjadi berikutnya. Setelah ada putusan mahkamah agung Sabtu kemarin. Ini bukan sembarang masjid: Masjid di Ayodhya, sekitar 500 km di timur New Delhi. Juga disebut Masjid Babri. Yang sejarahnya begitu panjang. Yang menyimpan dendam begitu dalam. Masjid itu dibangun pada 1562. Ketika belum ada negara bernama India. Atau Pakistan. Pun Indonesia. Bersambung ke halaman 4
Hari Pahlawan Gelorakan Etos Pengabdian Terbaik Bangkalan, Memorandum Bagi Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra peringatan Hari Pahlawan memiliki arti dan makna tersendiri. Tetenger sejarah ini dinilai sebagai Bersambung ke halaman 11
Kompol Muljono menginterogasi keempat tersangka.
Nia Ramadhani
Curi Perhatian WAJAR jika semua selebritis selalu menjaga penampilannya agar tetap menarik. Hal itu karena tuntutan sebagai public figure. Seperti yang dilakukan Nia Ramadhani. Bahkan, penampilan Nia kerap mencuri perhatian. Bersambung ke halaman 11
masih kita buru.
Pelaku berjumlah delapan, dua orang berhasil kami tangkap. Sedangkan dua lainnya membantu menjual HP dan sebagai penadah. Enam pelaku lain
FOTO: MEMORANDUM/RUL
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Surabaya, Memorandum Delapan orang dari geng motor mengeroyok dan merampas HP milik anak baru gede (ABG) di sekitar Bersambung ke halaman 11
KOMPOL MULJONO Kapolsek Sukomanunggal Anggota bhabinkamtibmas menyerahkan bantuan sosial ke warga.
Kapolres Jadi Irup di SDK Masa Depan Cerah
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto berfoto bersama guru dan murid-murid SD Kristen MDC dan memberikan cinderamata.
Surabaya, Memorandum Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto menjadi inspektur upacara (irup) di SD Kristen (SDK) Masa Depan Cerah (MDC) Bersambung ke halaman 11
Bhabinkamtibmas Pantau Penyaluran Bansos di Mayangan Pasuruan, Memorandum Mencegah penyimpangan dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) berupa uang pembelian bahan pangan, anggota bhabinkamtibmas Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
+
-
Meng, Kadisnakertrans Jatim Himawan Estu Bagijo mengatakan, rata-rata kenaikan UMK yang diusulkan daerah sesuai prediksi kenaikan UMK 8,51 persen, sesuai formula PP 78/2015 tentang Pengupahan. Eeeaaalah… kalah telak dari BPJS. Kelas satu naik 100 persen, bahkan kelas dua bahkan lebih dari 100 persen.
Si Mameng (Rakyat teramat sangat kecil sekali)
CINTA SEGITIGA YANG MENYISAKAN HANYA SATU SISI Έ2Ή
Iseng Sembunyikan Pensil di Ventilasi Kamar Mandi Menurut Udin, sejak SMP memang tampak sekali bahwa Untung memendam rasa sayang kepada Muniah. Ini tampak dari segala perilakunya yang selalu dan selalu ingin melindungi gadis bertubuh lumayan subur itu. Yuli Setyo Budi, Surabaya
Ada peristiwa lucu semasa mereka baru kali pertama menginjakkan kaki di SMP. Waktu itu Udin datang bersamaan dengan Untung karena rumah mereka memang amat dekat. Keduanya duduk-duduk di bawah pohon trembesi yang tumbuh subur di halaman sekolah. Saat asyik-asyiknya bergurau, mendadak muncul seorang gadis kecil dengan
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078
rambut dikepang dua. Anaknya manis dan menggemaskan. Muniah. Saat sedang melangkah, mak bruk. Muniah tersungkur tersandung batu sebesar kepalan Mike Tyson. Tasnya jatuh, isinya berhamburan. Melihat kejadian itu, spontan Udin dan Untung bergegas menolong Muniah. Bersambung ke halaman 11
memorandum.co.id
SELASA LEGI, 12 NOVEMBER 2019 memorandumredaksi @gmail.com
HALAMAN 2
Advertorial
Pansus Raperda Pilkades Kerja Keras Targetkan Akhir November Sidang Paripurna Sidoarjo, Memorandum DPRD Kabupaten Sidoarjo selangkah lebih cepat mengantisipasi pemilihan kepala desa (pilkades) serentak yang bakal digelar awal tahun depan (2020). Wakil rakyat Kota Delta sudah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pilkades. Pembentukan pansus itu diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo H Usman. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akrab disapa Abah Usman itu menyebutkan, saat ini Pansus Raperda Pilkades yang beranggotakan 15 wakil rakyat sudah bekerja. “Pansus tengah menggodok Raperda Pilkades dan kami berharap secepatnya tuntas karena pilkades serentak sudah di depan mata,” ujar Abah Usman ditemui Memorandum di ruang kerjanya. Yang pasti, kata Abah Usman, wakil rakyat akan mengakomodir suara rakyat. Pansus Raperda Pilkades bekerja maksimal demi kepentingan rakyat. Endingnya, pilkades serentak tahun 2020 nanti diharapkan tidak ada masalah lagi. Karena sudah menyiapkan
perda yang mengatur tentang pilkades dengan tidak bertabrakan dengan peraturan pemerintah (PP). “Tunggu saja hasil kerja Pansus Raperda Pilkades yang saat ini sedang bekerja,” jelas Abah Usman. Terpisah, Ketua Pansus Raperda Pilkades Warih Andono SH mengatakan, saat ini pansus yang dipimpinannya sedang bekerja keras. “Saat ini memasuki agenda pembahasan,” ujar Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sidoarjo itu kepada Memorandum, Senin (11/11) siang. “Kami sudah membahas masalah ini dengan semua stakeholder dan sudah mengkonsultasikan permasalahan yang ada,” sambung wakil rakyat yang tinggal di Waru itu. Permasalahan yang muncul ke permukaan, lanjut Warih Andono,
sesuai Peraturan Pemerintah (PP) yang saat ini berlaku, tidak ada batasan usia calon kepala desa. Sementara, sesuai perda yang saat ini berlaku di Sidoarjo, batasan maksimal usia calon kepala desa adalah 63 tahun. Selain permasalahan batasan usia calon kepala desa, yang tengah dibahas Pansus Raperda Pilkades saat ini adalah domisili. Pengusul mengharapkan tidak ada batasan domisili bagi calon kepala desa. Maksudnya, mereka berharap setiap warga NKRI bisa mencalonkan diri sebagai calon kepala desa.“Masalah usia maksimal calon kepala desa dan domisili inilah yang kini tengah kita bahas,” urai Warih Andono. Warih Andono juga memaparkan, pihaknya menargetkan akhir November 2019 ini Raperda Pilkdas bisa sidang paripurna. Dengan begitu secepatnya raperda ini bisa dievaluasi gubernur dan Januari 2020 nanti bisa dipakai untuk Pilkades serentak 2020. “Kita dikejar waktu. Sebab Pilkades serentak sudah di ambang pintu. Awal tahun 2020 nanti kita bakal menggelar Pilkades serentak,” tandas Warih Andono. (adv/jok/pi)
H Usman
Warih Andono SH
memorandum.co.id
SELASA LEGI, 12 NOVEMBER 2019
SMK KAL-1 Ukir Prestasi si pada Hari Pahlawan Surabaya, Memorandum ut Sekolah Menengah Kejuruan Khusus Angkatan Laut ka (SMK KAL)-1 Surabaya menggelar upacara dalam rangka memperingati hari Pahlawan 2019 dengan melibatkan seluruh siswa beserta seluruh guru dan karyawan. Kek giatan yang berlangsung di halaman sekolah bertindak ut selaku inspektur upacara Kepala SMK KAL-1 Letkol Laut (KH) Ambar Kristiyanto. Ambar yang baru seminggu menjabat Kepsek SMK KAL-1 Surabaya ini membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia Juliari P Batubara, dalam amanatnya kan menekankan dengan peringatan Hari Pahlawan diharapkan semua lebih menghargai jasa pahlawan. ing “Sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding ya Fathers kita Bung Karno yang menyatakan bahwa hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapatt menjadi bangsa yang besar,” kata Ambar di hadapan para peserta upacara. Selain itu, lanjut Ambar, pada peringatan Hari Pahlawan kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak-anak bangsa untuk menjadi Pahlawan Masa Kini, sebagaimana i tema peringatan Hari Pahlawan 2019 Aku Pahlawan Masa Kini. Terlebih dijelaskan Ambar, tema tersebut dapat dibukktikan oleh siswa SMK KAL-1 dalam meraih prestasi yang sangat membanggakan. “Tim dayung SMK KAL-1 Surabaya beberapa hari yang lalu telah berhasil mengukir prestasi sebagai Juara Pertama dalam lomba dayung nasional pada Jember Dragon Boad Festival Bupati Cup 2019 yang berlangsung di pantai Payangan (Teluk Love) Jember Jawa Timur,” jelas dia. Prestasi lainnya juga ditoreh oleh Nur Afni Wulandari siswa kelas XII jurusan Teknik Audio Video (TAV) , dimana siswa SMK KAL-1 ini menjadi satu-satunya perwakilan Pramuka wanita Saka Bahari Lantamal V, mewakili Jawa Timur menuju Perkemahan Pramuka Bhakti Nasional (28 Oktober-1 November) 2019 di Cibubur. Dua prestasi tersebut telah memperoleh tropi dan Ppiagam. Kedua siswa berprestasi tersebut secara simbolis menyerahkan tropi dan piagam kebanggaan untuk sekolahnya dan diserahkan kepada Kepala Sekolah SMK KAL-1 seusai upacara. “Keberhasilan siswa SMK KAL-1 Surabaya dalam prestasi nasional menjadi kebanggan tersendiri, dan diharapkan dikemudian hari akan disusul dengan prestasi lainnya. Namun harapan besar juga seluruh siswa dapat berprestasi dalam kompetensinya, sehingga seimbang antara prestasi akademik dan nonakademik atau ekstra kurikulernya,” pungkas dia. (alf/lis)
Waspadai Penipuan, Jatim Dijatah 1.817 CASN Surabaya, Memorandum Perekrutan e e uta CASN C S (calon (ca o aparatur apa atu sipil s p negara) ega a) 2019 0 9 Provinsi Jawa Timur resmi diumumkan kemarin, Senin (11/11). Pemprov Jatim mendapat alokasi dari Kemenpan dengan formasi CASN sebanyak 1.817. Rinciannya: tenaga pendidik 1.133, tenaga kesehatan 322, dan tenaga teknis 362. Dari total kebutuhan formasi tersebut, terdapat formasi khusus yang diperuntukkan penyandang disabilitas. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak warga Jatim khususnya
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
Museum HOS Tjokroaminoto MUSEUM HOS Tjokroaminito merupakan rumah tinggal pahlawan nasional HOS Tjokroaminoto beserta keluarganya. HOS Tjokroaminito adalah guru bangsa sehingga banyak tokoh-tokoh besar yang belajar dan berdiskusi hingga tinggal di rumah itu. Mulai Samaoen, Alimin, Darsono, Tan Malaka, hingga Presiden pertama RI Ir Soekarno. Pada 27 November 2017, museum ini diresmikan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebagai salah satu destinasi wisata sejarah. Pengunjung dapat melihat ruang tidur dan ruang tamu keluarga HOS Tjokroaminoto, hingga kamar tempat menginap Ir. Soekarno ketika masih bersekolah. Alamat : Jalan Peneleh Gg VII No 29 - 31, Peneleh, Genteng Jam operasional Selasa – Minggu : 09.00 – 17.00 Senin : TUTUP Tiket Gratis
Universitas Airlangga ke- 65 di Surabaya, Senin (11/11). Khofifah mengatakan, tingginya minat masyarakat mengikuti seleksi CASN acap kali dimanfaatkan oknum untuk mengeruk keuntungan. Untuk itu, Khofifah berharap masyarakat semakin cerdas dalam menyaring berbagai informasi yang masuk. “Pastikan informasi yang diterima dari kanal resmi milik pemerintah. Semisal website bisa diidentifikasi dengan domain yang digunakan yakni go.id atau lewat media sosial pastikan akun tersebut telah terverifikasi sebagai official milik pemerintah. Khusus Jawa Timur pantau terus website milik BKD di laman http://bkd.jatimprov. go.id,” jelas dia. Khofifah menerangkan, pendaftaran lowongan CASN dilakukan secara online dengan mengakses alamat website Panitia Seleksi Nasional Pengadaan CASN(Panselnas) http://sscasn.bkn.go.id. Oleh karena itu, dia meminta pada para pelamar CASN Pemprov Jatim untuk menyiapkan dengan baik
seluruh berkas yang dibutuhkan sebelum mendaftar. Adapun pelaksanaan tes CASN, lanjut Khofifah, menggunakan sistem computer assisted test (CAT) dan diperkirakan akan dilaksanakan pada bulan Februari 2020. Penggunaan sistem CAT ini memungkinkan peserta langsung mengetahui hasil yang diperolehnya secara langsung setelah ujian selesai. “Sistim ini meminimalisir segala praktik kecurangan karena seleksi dilakukan secara transparan,” bebernya. Khofifah menegaskan, dirinya akan ikut terus mengawal proses seleksi CASN yang berlangsung hingga selesai. Khofifah berharap seleksi CASN Pemprov Jatim tahun ini menghasilkan ASN yang memiliki kualitas, kompetensi, dan integritas yang tinggi demi memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh masyarakat di Jatim. “Pesan saya untuk seluruh putra-putri Jatim yang ikut seleksi, belajarlah sungguh-sungguh, berdoa dan jangan lupa meminta restu dari orang tua,” imbuh dia. (yok/lis)
Laundry Lebih Hemat Pakai Gas PGN Surabaya, Memorandum Tidak terbatas untuk memasak, gas alam juga dimanfaatkan untuk usaha laundry. Seperti dilakukan OK Coin Laundry di Tenggilis Mejoyo. Sony Sugiharto Leo menyampaikan, OK Coin Landry didirikan sekitar 1 tahun lalu. Ia memiliki empat set mesin cuci lengkap dengan mesin pengering dan dua setrika uap bertenaga gas. Pada awal mendirikan usaha, Sony Sugiharto Leo menggunakan gas tabung 12 kilogram untuk mengeringkan cucian dan setrika. Namun Sejak dua pekan lalu ia beralih menggunakan gas alam dari PGN. “Kami tidak lagi repot bongkar-pas-
ang gas tabung, sehingga lebih fokus bekerja menyelesaikan cucian pelanggan,” ujar Sony. Ketika masih menggunakan gas tabung, lanjut Soni, usaha laundry miliknya dalam sebulan menghabiskan 20 tabung 12 kg seharga masing-masing Rp 135 ribu. “Total sebulan Ia menghabiskan Rp 2,7 juta,” tegas Sony. Dengan konversi bahwa 1 kg gas tabung adalah setara dengan 1,3 meter kubik gas bumi, maka 20 tabung 12 kg atau total 240 kg tersebut sama dengan 312 meter kubik gas bumi. Dengan harga gas bumi per meter kubik adalah Rp 2.870, maka Sony hanya perlu menyisihkan Rp 895.440 untuk tagihan gas bumi
5 Lokasi Bersejarah di Surabaya yang Kini Menjelma Menjadi Museum Surabaya dikenal sebagai Kota Pahlawan. Ada banyak lokasi bersejarah yang terawat dengan baik, bahkan kini menjadi museum sehingga mampu memberikan edukasi atau informasi bagi generasi muda. Beberapa di antaranya juga berkaitan dengan tokoh-tokoh besar bangsa ini. Berikut ini lima lokasi bersejarah di Surabaya yang kini menjelma menjadi museum:
milenial untuk bersama membangun Jatim agar makin maju dan unggul. Maka kes kesempatan menjadi ASN merupa merupakan kesempatan untuk mem membangun Jatim maju dan ung unggul lebih cepat. Silahkan menda mendaftar dan kepada para pelamar C CASN agar berhati-hati terhada terhadap modus penipuan dalam gelar gelaran seleksi CASN. Khofifah men menegaskan bahwa tidak ada piha pihak manapun yang dapat memb membantu dan menjamin kelulusan pelamar dalam seleksi CASN 20 2019. “Rekruitmen CAS CASN dilakukan terbuka, semua o orang punya kesempatan yan yang sama. Jangan termakan rayu rayuan orang yang mengatasnamak mengatasnamakan pegawai pemprov/pemkab pemprov/pemkab/pemkot ataupun kementerian kementerian/lembaga yang menjanjikan bis bisa masuk menjadi apar aparatur sipil negar negara (ASN) denga dengan imbalan se sejumlah uang,” ungkap Khofi Khofifah saat ditem ditemui usai menghadiri Dies Natalis
Museum Sepuluh Nopember TUGU Pahlawan didirikan pada 10 November 1951 dan diresmikan pada 10 November 1952 oleh Ir Soekarno, Presiden RI yang pertama. Tujuannya, untuk mengenang sejarah perjuangan para pahlawan kemerdekaan bangsa Indonesia dalam pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Pada 10 November 1991 mulai dibangun Museum Sepuluh November dengan luas 1.366 meter persegi pada kedalaman 7 meter di bawah permukaan tanah di areal kompleks Tugu Pahlawan. Museum ini diresmikan oleh Presiden RI ke-4, KH Abdul Rahman Wachid pada 19 Februari 2000. Alamat : Jalan Pahlawan Jam operasional Senin – Kamis : 08.00 – 15.00 Jumat : 08.00 – 14.00 Sabtu & Minggu : 07.00 – 14.00 Hari Besar Keagamaan LIBUR Tiket Rp 5000/orang Pelajar/mahasiswa GRATIS
di usaha laundry-nya. Sementara itu, Misbachul Munir, PGN Sales Area Head Surabaya menjelaskan, pelanggan PK (pelanggan kecil komersial) dari jaringan Jargas pada 2018 lalu sebanyak 3 pelanggan, sedangkan tahun ini di Surabaya sudah terpasang 16 pelanggan yang akan segera menyusul diselesaikan empat pelanggan, sehingga nantinya menjadi total 20 pelanggan. Di antara pelanggan tersebut yang terbilang cukup besar antara lain usaha potong ayam dan bebek di Wonorejo, laundry di Gubeng Kertajaya dan Medokan, serta restoran Soto Ayam di Rungkut. (day/lis)
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
Kepala SMK KAL-1 Letkol Laut (KH) Ambar Kristiyanto memberikan apresiasi terhadap siswa berprestasi.
HALAMAN 3
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
memorandumredaksi @gmail.com
Seterika uap yang menggunakan bahan bakar gas dari PGN.
Museum Surabaya MUSEUM Kota Surabaya berisi sekitar 1.000 benda-benda bersejarah yang berkaitan dengan perjalanan Kota Surabaya dari waktu ke waktu. Museum yang berlokasi di lantai 1 Gedung Siola ini dibuka mulai 3 Mei 2015. Gedung Siola sendiri merupakan bangunan cagar budaya yang menjadi saksi bisu pertempuran 10 Nopember di Surabaya. Sedangkan koleksi Museum Surabaya sangat beragam, mulai dari foto daftar Wali Kota Surabaya sejak zaman kolonial Belanda, Jepang sampai sekarang; arsip kependudukan sejak tahun 1837; pakaian petugas pemadam kebakaran sejak zaman Belanda; hingga alat transportasi tradisional Surabaya, becak.
Alamat : Jalan Tunjungan 1-3 Gedung Siola Lantai 1 Jam operasional Selasa – Minggu : 09.00 – 21.00 Senin : TUTUP Gratis (adv/udi/lis)
Museum WR Soepratman DIBANGUN pada abad ke-20, rumah ini ditempati oleh pencipta lagu Indonesia Raya, Wage Rudolf (WR) Soepratman setelah pindah dari Pemalang ke Surabaya pada 1937. Tidak sendiri, ia juga tinggal di rumah ini bersama Ny Rokijem (saudari W. R. Soepratman) beserta keluarga. Rumah sederhana ini memiliki dua kamar utama, dengan satu ruang tamu, satu kamar kecil, dan satu ruangan dapur. Pengunjung dapat melihat dan menikmati koleksi-koleksi yang berhubungan dengan W R Soepratman di rumah ini. Koleksi-koleksi tersebut tersebar di sejumlah ruangan. Alamat : Jalan Mangga No.21, Tambaksari Jam operasional Selasa – Minggu : 09.00 – 17.00 Senin : TUTUP Gratis FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
Museum Dr Soetomo MUSEUM Dr Soetomo adalah museum khusus yang menampilkan riwayat hidup Dr Soetomo, tokoh pergerakan sekaligus salah satu pendiri organisasi Boedi Oetomo. Diresmikan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada November 2017, museum ini bertempat di kompleks Pendopo Gedung Nasional Indonesia (GNI) Jalan Bubutan No 85-87 Kota Surabaya. Museum Dr Soetomo menyimpan 328 koleksi berupa alat-alat kesehatan dan foto-foto. Alamat : Jalan Bubutan No.85-87, Bubutan Jam operasional Senin - Jum’at : 08.00 – 16.00 Sabtu - Minggu : 07.00 – 15.00 Gratis
memorandum.co.id
SELASA LEGI, 12 NOVEMBER 2019 memorandumredaksi @gmail.com
HALAMAN 4
Putusan Ayodhya Yang ada adalah jajahan Inggris dan Belanda. Mulai dari tanah Arab sampai Papua. Sebelum Inggris datang berbagai kerajaan saling menaklukkan. Di tahun 1500-an kekuasaan itu takluk ke kekhalifahan Moghul. Islam pun berkuasa di sana. Hampir bersamaan dengan runtuhnya Kerajaan Majapahit. Mulai saat itu Ayodhya menjadi bagian dari kerajaan Moghul. Seperti juga wilayah Majapahit yang Hindu jatuh ke kerajaan Islam di Demak, dekat Semarang. Masjid di Demak dan sekitarnya berdiri megah. Tapi unik. Bahkan masjid di Kudus dibangun dengan gerbang khusus: mirip pura Hindu. Dan masjid Demak menggunakan arsitektur adat Jawa: joglo. Jauh nun di Ayodhya dibangun juga masjid. Besar sekali. Indah. Pakai kubah besar-besar. Bukan kubahnya itu yang menyimpan dendam. Tapi lokasinya. Di lokasi itu, menurut cerita tutur setempat, dulunya pura Hindu. Keberadaan masjid itu pun lama-lama eksis. Dan abadi. Kalau kekhalifahan Moghul tidak runtuh. Tapi kekuasaan punya expired-nya sendiri-sendiri. Pun kerajaan, republik, kesultanan, dan kekhalifahan. Setelah Moghul runtuh masjid itu tetap bertahan. Awalnya pemeluk Islam di wilayah itu juga masih mayoritas. Tidak ada masalah. Selama masa penjajahan Inggris pun aman. Meski mulai kurang aman. Zaman terus berubah. Di tahun 1947 Inggris setuju meninggalkan jajahannya. Dua tahun sebelum Belanda setuju atas kemerdekaan Indonesia. Rakyat kawasan itu memang terus menentang penjajahan. Di masa perjuangan kemerdekaan itulah sikap revolusioner meningkat. Pun meski tidak ada kopi revolusi di sana. Mulailah pembicaraan soal identitas bangsa muncul. Misalnya, kawasan itu akan menjadi negara
Sambungan dari halaman 1 merdeka seperti apa. Golongan Hindu minta menjadi negara Hindu. Golongan Islam minta jadi negara Islam. Perasaan saling bermusuhan pun muncul. Tokoh kemerdekaan seperti Mahatma Gandhi sampai dibunuh orang Hindu sendiri. Dari kelompok radikal kanan luar: RSS. Itu karena Gandhi terus meyakinkan umat Hindu untuk tidak memusuhi orang Islam. Sampai dianggap terlalu pro Islam. Sejarah akhirnya mencatat: Bharata Yudha harus terjadi. Pun seberapa kuat Batara Kresna berusaha mencegahnya. Akhirnya bekas jajahan Inggris itu merdeka dalam wujud dua negara: India dan Pakistan. India menjadi negara sekuler. Pakistan menjadi negara Islam. Terjadilah saling usir dalam jumlah yang mengerikan. Puluhan juta orang mengungsi. Yang Islam mengungsi ke Pakistan. Yang Hindu mengungsi ke India. Itulah tragedi kemerdekaan terbesar dalam sejarah. Jutaan orang meninggal bukan karena melawan penjajah. Di Ayodhya pun terjadi perubahan besar. Penganut Hindu kian dominan. Masjid itu jadi sasaran. Pernah di dalam masjid itu diletakkan patung Rama. Tepat di bawah kubah. Kerusuhan pun terjadi berulang-ulang. Pernah juga lokasi masjid itu dibelah. Untuk masing-masing umat. Di tahun 1949 sengketa itu masuk pengadilan. Saat itu umat Islam sudah tidak bisa salat di situ. Umat Hindu juga tidak bisa beribadah di situ. Bahkan di tahun 1992 terjadi demo besar-besaran. Oleh umat Hindu. Mengepung masjid yang sudah bertahun-tahun tidak boleh dipakai itu. Masa lantas merobohkannya. Terjadilah perang agama. Tidak hanya di Ayodhya. Juga di kota-kota
lain di India. Lebih 2.000 orang meninggal dunia. Kekuasaan memang sudah tidak sama lagi. Apalagi sekarang. Di tengah gejolak itu sidang di pengadilannya terus berproses. Termehek-mehek. Bisa dibayangkan betapa tegang di setiap sidangnya. Yang Hindu terus mengumpulkan bukti bahwa di situ dulu adalah pura. Bahkan di situlah Dewa Wishnu lahir. Yang Islam terus menunjukkan bukti kepemilikannya secara hukum. Pernah ada putusan pengadilan begini: tanah 1,1 hektar itu dibagi dua. Tidak juga bisa diterima. Oleh kedua belah pihak. Yang awal menyengketakan ini pun sudah banyak yang meninggal dunia. Di kedua belah pihak. Perkara masjid ini tercatat sebagai proses pengadilan terpanjang. Sidang pertamanya tahun 1949. Sidang terakhirnya Jumat kemarin --8 Nopember 2019. Selama 70 tahun. Kalau di Indonesia bisa-bisa belum selesai juga. Kan masih ada proses PK --peninjauan kembali. Yang tidak puas masih bisa mengajukan PK. Bunyi putusan Mahkamah Agung India kemarin itu adalah: lokasi itu untuk dibangun pura Hindu. Putusan lain: Pemerintah wajib membeli tanah yang sama strategisnya untuk membangun masjid baru. Adil? Tergantung para pihak. Masih akan ada persoalan berikutnya. Di pihak Hindu ada tiga aliran yang ikut memperebutkannya. Di pihak Islam tergantung sikap Badan Wakaf Sunni India. Yang golongan Syiah sudah pasti bisa menerima putusan itu. Sejak dulu sikapnya begitu. Satu putusan untuk sidang 70 tahun. Untuk satu rumah ibadah.(*)
memorandum.co.id
SELASA LEGI, 12 NOVEMBER 2019 memorandumredaksi @gmail.com
HALAMAN 5
Hindari Penipuan, Formasi CASN Diumumkan Tulungagung, Memorandum Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, mulai Senin (11/11) kemarin secara resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) menginformasikan formasi CASN (calon aparatur sipil negara) 2019. Hal sama juga dilakukan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tulungagung. Ditemui di ruang kerjanya, Kepala BKD Tulungagung Arief Budiono mengatakan, dalam penerimaan CASN (calon aparatur sipil negara) tahun 2019 ini Pemkab Tulungagung memperoleh jatah penerimaan sebanyak 601 formasi. Terdiri dari 237 tenaga pendidikan, 157 tenaga kesehatan, dan 207 tenaga teknis.
OPD (organisasi perangkat daerah), kumulatif (IPK). Jika tahun sebelum- paten Tulungagung maupun dari luar kecamatan dan kelurahan-kelurahan” nya Kabupaten Tulungagung tidak kabupaten. “Untuk umur masih tetap ujar Arief. menerapkan syarat ini, tetapi untuk 18 sampai 35 yang formasi umum. Setelah diumumkan pada 11 No- CASN tahun 2019, Tulungagung men- Untuk dokter spesialis ini maksimal vember, lanjut Arief, kemungkinan erapkan minimal IPK 2,75. Ketentuan 40 tahun,” jelasnya. 3 atau 4 hari lagi pendaftaran untuk itu berlaku bagi pendaftar dari KabuPihaknya berharap, masyarakat formasi-formasi tersebut baru dibuka. Namun PEMERINTAH KABUPATEN TULUNGAGUNG pihaknya belum bisa SEKRETARIAT DAERAH memastikan kapan wakJalan Achmad Yani Timur No. 37 Telepon (0355) 321260 tu pembukaan, karena TULUNGAGUNG Kode Pos 66217 belum ada instruksi dari pemerintah pusat. “Ini PENGUMUMAN baru pengumuman forPENERIMAAN CPNS PEMERINTAH KABUPATEN TULUNGAGUNG masi lo ya, pendaftaran FORMASI TAHUN 2019 belum ada informasi, Berdasarkan Keputusan Menpan-RB tgl. 27-9-2019 No. 711 Th. 2019 kemungkinan 3 atau 4 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di L ingkungan hari lagi,” terangnya. Pemerintah Kab. Tulungagung T.A. 2019 dan Keputusan Bupati Tulungagung Arief menjelaskan, tgl. 04-11-2019 Nomor 810/194/203/2019 tentang Rincian Kebutuhan Pegawai secara umum syarat Negeri Sipil di L ingkungan Kab. Tulungagung T . A.2019, dengan ini yang diwajibkan dalam d i u m u m k a n b a h w a Pemerintah Kabupaten Tulungagung mendapatkan formasi sejumlah 601 (enam ratus satu) dengan rincian sbb : pendaftaran ini tidak
bisa melihat perkembangan pendaftaran dan jadwal lainnya melalui web resmi http://sscasnbkn.go.id atau di http://bkd.tulungagung.go.id. Arief mengingatkan agar masyarakat tidak tergiur dengan rayuan
menjadi PNS tanpa tes. Sebab itu semua adalah penipuan. “Karena sistem penerimaan saat ini tidak memungkinkan untuk bisa menerapkan lagi sistem titip menitip,” pungkasnya. (fir/mad/rif )
KELOMPOK FORMASI JUMLAH Tenaga Pendidikan 237 Tenaga Kesehatan 157 Tenaga Teknis 207 TOTAL 601 Bagi masyarakat yang berminat menjadi Pegawai Negeri Sipil untuk menyiapkan KTP, KK dan Ijasah+transkrip. Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan persyaratan dapat diakses melalui web http://sscasn.bkn.go.id atau http://bkd.tulungagung.go.id dan dapat dilihat di papan pengumuman Pemerintah Daerah Jl. A.Yani Timur 37 dan Kantor BKD serta Instansi Pemerintah lainnya. Kami menghimbau kepada Masyarakat supaya tidak percaya pada pihakpihak tertentu yang menjanjikan dapat meluluskan/memasukkan menjadi CPNS. Demikian untuk perhatian. Dikeluarkan di : Tulungagung Pada tanggal : 11 November 2019
FOTO: MEMORANDUM/FIR
NO 1. 2. 3.
Kepala BKD Tulungagung Arief Budiono
Dari formasi itu kemudian dibagi dalam kelompok pendaftar CPNS umum sebanyak 535, cumlaude 53 dan disabilitas sebanyak 13 orang. “Paling banyak tenaga pendidik, tenaga teknis dan kesehatan. Untuk tenaga teknis nanti ditempatkan di
jauh berbeda dibandingkan CASN tahun sebelumnya. Namun ada beberapa perbedaan dalam seleksi tahun ini. Seperti adanya syarat minimal indeks prestasi
FOTO: MEMORANDUM/PRA
Kediri, Memorandum Perang terhadap peredaran narkoba terus digalakkan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kediri Kota. Terbukti dalam sebulan terakhir, sebanyak 20 budak narkoba mulai dari pengedar sampai pengguna berhasil digulung dan dipamerkan ke awak media, Senin (11/11) pagi. Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana menjelaskan, dari hasil ungkap tersebut, pihaknya mengamankan barang bukti berupa puluhan paket sabu dan pil dobel L. “Keseluruhan ada 15 laporan polisi (LP),” jelasnya kepada wartawan saat rilis di mapolres setempat. Dari 15 kasus, lanjutnya, merupakan tindaklanjut dari laporan masyarakat kepada Polres Kediri Kota.
FOTO: MEMORANDUM/LEH
Polres Kediri Kota Pamer 20 Budak Narkoba
Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana memamerkan barang bukti narkoba.
Setelah mendapat laporan, satreskoba segera menyelidiki informasi yang diteruma. Miko mengatakan, ada dua pasal yang disangkakan pada ke-20 tersangka ini yaitu Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang (UU) RI Nomor 35
tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 196 yo Pasal 98 ayat 2 UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan sub pasal 3 ayat 1 yo pasal 12 Stbl Nomor 419 tahun 1949 tentang Obat Keras. “Yang diamankan terdiri dari pengguna dan pengedar, tentu pasal yang akan diberlakukan pun berbeda. Rata-rata mereka ini adalah swasta, Satreskoba terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui dari mana barang-barang ini diperoleh,” ujarnya. Anggota, sambungnya, juga akan memetakan beberapa hal dari hasil pemeriksaan dan evaluasi terkait ungkap kasus tersebut. Apakah para pengguna ini terpaksa menggunakan barang haram tersebut untuk menunjang pekerjaan mereka atau ada kebiasaan dan tren baru di wilayah hukum Kediri Kota. Demikian menurutnya, untuk tren narkoba di wilayah hukum Polres Kediri Kota berdasarkan hasil ungkap ini ada peningkatan dari bulan sebelumnya. “Tapi sebenarnya ini adalah atensi dari Kapolri untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di masyarakat. Sementara ini, Kediri menjadi tempat transit perederannya narkoba serta obat keras, jelas ini menjadi atensi kami,” tuturnya. (leh/yud/rif)
Rayhan Putra Akil bersama Wakil Bupati Blitar Marhaenis Rayhan Putra Akil bersama Kapolres Blitar Kota AKBP AdeUrip Widodo. wira Negara Siregar.
Viral, Siswa SD Islam Turun dari Sepeda dan Hormat Bendera Blitar, Memorandum Se b u a h f o t o y a n g memperlihatkan jiwa patriotisme dan nasionalisme diperlihatkan Rayhan Putra Akil, siswa SD Islam kelas 6 di Kota Blitar yang membuat warganet berdecak kagum. Saat melintas dengan sepedanya, tanpa disuruh, bocah 12 tahun itu memberi hormat saat Bendera Merah Putih dikibarkan dalam upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November yang digelar di Alun-Alun Kota Blitar. Moment ini diabadikan seorang warganet dan diunggah ke media sosial (medsos) Facebook oleh salah satu radio swasta di Blitar dan mendapat like 3 ribu, 336 komentar dan dibagikan 430 kali. Kebanyakan warganet Blitar memuji sikap nasionalisme yang ditunjukkan oleh Rayhan dan tak sedikit pula yang mendoakannya jadi pemimpin negeri ini. Diketahui, Rayhan berjalan melewati Jalan Semeru Kota Blitar yang berada tepat di sebelah utara alun-alun. Saat itu dirinya menuntun sepeda berjalan ke arah timur. Kemudian terdengar teriakan penghormatan kepada bendera merah putih. Rayhan kemudian menurunkan standar sepedanya dan memberi hormat ke Bendera Merah Putih yang tengah dikibarkan. Beberapa jam usai vi-
ral, Wakil Bupati Blitar, Marhaenis Urip Widodo yang mengetahui foto tersebut kemudian memberi Rayhan penghargaan. Ia diundang makan di rumah Wabup Blitar dan diberi penghargaan berupa uang dan seragam lengkap dengan alat sekolah. Wabup juga menanggung biaya sekolah hingga dirinya lulus SD. “Semoga ini bisa menjadi contoh bagi adik-adik, anak-anak kita tentang nasionalisme,” ujar Marhaenis di Lodoyo, Senin (11/11). Penghargaan terus mengalir. Selain Wabup Blitar, giliran polisi yang memberinya apresiasi. Bertempat di halaman Mapolres Blitar Kota, Rayhan mengik u t i u p a c a ra berstatus tamu spesial. S e b u a h sepeda lipat baru warna biru diserahkan Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar kepada Rayhan. Adewira mengaku bangga dan berharap sikap bocah laki-laki ini dicontoh banyak orang. “Saya memberi hadiah sepeda
Rayhan Putra Akil saat turun dari sepeda dan memberi hormat kepada bendera.
sebagai bentuk bangga atas semangat nasionalisme yang dia tunjukkan dan semoga dapat ditiru
anak-anak kota Blitar lainnya,” kata mantan Kasatlantas Polrestabes Surabaya tersebut. (pra/rif)
memorandum.co.id
SELASA LEGI, 12 NOVEMBER 2019 memorandumredaksi @gmail.com
HALAMAN 6
Wakapolda: Tindak Pelanggar Hukum Pilkades Kepulauan
Bupati Sumenep memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November 2019.
“Melalui peringatan hari pahlawan, kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak-anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini,” katanya. Menjadi pahlawan saat ini dapat dilakukan oleh siapapun warga negara Indonesia. Dalam bentuk aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI. Seperti menolong sesama, tidak melakukan provokasi yang mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoaks, tidak anarkis atau merugikan orang lain,” tambahnya. Busyro juga mengatakan, jika dulu semangat kepahlawanan ditunjukkan melalui pengorbanan tenaga, harta bahkan nyawa. Sekarang untuk menjadi pahlawan dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan dan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat. Peringatan hari pahlawan, menurut bupati diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bangsa
untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat. Ia meminta masyarakat tidak membiarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah dan air mata, menjadi sia-sia. “Jangan biarkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan biarkan negeri kita terkoyak, tercerai-berai, terprovokasi untuk saling menghasut dan berkonflik satu sama lain,” tegas bupati. Bu p a t i Bu s y ro j u g a mengimbau, agar masyarakat Sumenep memaknai hari pahlawan dengan wujud nyata, bekerja membangun negeri menuju Indonesia maju. Ia juga mengimbau masyarakat agar hari pahlawan tidak hanya dirayakan secara seremonial tapi diisi dengan berbagai aktivitas yang menyuburkan rasa nasionalisme dan meningkatkan rasa kepedulian untuk menolong sesama yang membutuhkan. (aan/sr)
Sumenep, Memorandum Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Wakapolda Jatim) Brigjenpol Djamaludin meminta Polres Sumenep bertindak tegas apabila terjadi pelanggaran hukum pada pemilihan kepala desa (pilkades) di wilayah kepulauan setempat. Peringatan itu disampaikan orang nomor dua di kepolisian Jatim tersebut menyambut pilkades Sumenep wilayah kepulauan pada Kamis (14/11) mendatang. Menurutnya, Polres Sumenep harus mewaspadai jangan ada lagi kericuhan seperti terjadi saat Pilkades Desa Juruan Laok yang dilaksanakan Kamis (7/11) lalu. Diakuinya, peristiwa kericuhan pikades pernah dialaminya sewaktu dirinya menjabat sebagai Kapolres Sumenep. Menurutnya tidak mudah melakukan pengaman ke wilayah kepulauan, membutuhkan waktu dan tenaga. “Kita tahu transformasi menuju ke sana sampai sekarang masih kesulitan,” ungkapnya saat berkunjung ke Sumenep beberapa waktu lalu. Kendati demikian, dia tetap optimistis Kapolres Sumenep AKBP Muslimin mampu mengatasi permasalahan pengamanan pilkades wilayah kepulauan tersebut, karena sudah bertugas di Sumenep dua tahun lebih. Brigjen Djamaludin mengaku telah memberikan arahan kepada kapolres setempat, dengan harapan pelaksanaan pilkades serentak tahun 2019 ini berjalan lancar, aman serta kondusif, seperti pilkades di kota-kota lain. “Kalau wilayah lain bisa aman, masa Sumenep tidak bisa. Soal arahan telah kami lakukan,” katanya. Berdasarkan data dari Polres Sumenep jumlah pengamanan pilkades di kepulauan setempat yakni Giligenting 44 personel, Gayam 159 personel, Nunggunong 99 personel, Raas 38 personel. Kemudian di Arjasa 113 personel, Kangayan 122 personel, Sapeken 68 personel, Masalembu 17 personel. Sedangkan personel dari Brimob sekitar Brimob 60 personel dengan total keseluruhan 720 personel.(uri/sr)
FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI
Sumenep, Memorandum Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2019, Pemerintah Kabupaten Sumenep mengimbau masyarakat untuk mengenang dan menghargai jasa-jasa pahlawan yang telah berjuang menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bupati Sumenep A Busyro Karim mengatakan, setiap Hari Pahlawan bangsa Indonesia diingatkan kepada peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya sebagai momen paling bersejarah dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Pada pertempuran tersebut, rakyat bersatu padu, berjuang pantang menyerah melawan penjajah yang ingin kembali berkuasa di tanah air. “Peristiwa perang mengingatkan kita bahwa kemerdekaan yang dirasakan saat ini tidak datang begitu saja. Namun memerlukan perjuangan luar biasa dari para pendahulu negeri. Semangat yang ditunjukkan para pahlawan dan pejuang hendaknya perlu terus ditumbuhkembangkan dalam sanubari segenap warga negara Indonesia,” harap bupati. Menurut bupati, melalui peringatan hari pahlawan, masyarakat Indonesia khususnya Sumenep diharapkan lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan. Ia mengutip pernyataan Bung Karno bahwa hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya yang dapat menjadi bangsa yang besar.
FOTO: MEMORANDUM/ ANWAR
Bupati Minta Masyarakat Sumenep Aplikasikan Nilai Kepahlawanan
Wakapolda Jatim Brigjenpol Djamaludin ketika berkunjung ke Sumenep.
Stan Dispertapa Horbun Dibanjiri Publik Tampilkan Ragam Produk HorƟkultura dan Mamin Olahan ragam produk unggulan khas daerah berbasis potensi lokal. ”Ini penting. Targetnya, agar masyarakat mengetahui laju pertumbuhan, perkembangan dan kemajuan sektor ekonomi kerakyatan. Selain itu, ya agar masyarakat luar daerah, juga tahu bahwa Kabupaten Bangkalan banyak memiliki produk unggulan yang bisa bersaing dalam bursa pasaran regional maupun nasional,” tandas Ra Latif. Selama sepekan pelaksanaan PRB, lautan publik memang terus mengalir memadati seantero kompleks alun-alun Selatan Kota Bangkalan. Itu terjadi setiap sore hingga larut malam. Maklum, di sela-sela deretan stan pameran yang dimodifikasi dengan desain yang sama, juga ada suguhan panggung hiburan berukuran jumbo. Jadinya, komunitas rakyat benar-benar anteng dan betah berlama-lama di arena PRB. Di antara deretan stan peserta PRB, ada beberapa stan OPD setiap malamnya selalu padat dijejali kehadiran pengunjung. Di antaranya adalah stan pameran Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Dispertapa Horbun). Maklum, selain stan dan interiornya ditata cukup ciamik dan modis, suguhan materi pameran yang dipajang sangat variatif. Semuanya berbasis produk sektor pertanian di Kabupaten Bangkalan. “Alhamdulillah, selama sepekan PRB, stand pameran Dipertapa Horbun setiap malamnya rutin dipadati pengunjung. Sampai-sampai petugas kami agak kewalahan ketika melayani pertanyaan-pertanyaan pengunjung,” kata Kepala Dispertapa Horbun Bangkalan Ir Puguh Santoso MM. Pajangan materi pameran yang disuguhkan stan Dispertapa Horbun memang memiliki magnet daya pikat amat menggelitik untuk mengundang kehadiran publik. Di sana ada pajangan aneka ragam produk makanan dan minuman (mamin) olahan. Bahan baku dasarnya full dari ragam jenis produk sektor pertanian. Umumnya, jenis camilan olahan yang menjadi idola dan banyak digandrungi publik ada-
Ir Puguh Santoso MM
lah keripik nangka, dodol salak, kurma salak, emping melinjo, keripik singkong, keripik ketela, keripik gadung,camilan oto’ bumbu, camilan kacang tanah dan masih banyak lagi. Sedangkan minuman yang banyak dilirik mpengunjung adalah sirup salak, sirup duet, sirup zirzak, sirup kecapi, sirup nangka,sirup mengkudu dan ragam jenis sirup olahan lainnya. Bagusnya, produk mamin olahan berbahan baku hasil pertanian dan perkebunan itu, dikemas dalam pembungkus dengan brand emage yang cukup modis dan menggelitik.”Semua produk mamin olahan yang kami perkelankan melalaui stand pameran ini, murni hasil home indsutri yang dikembangkan masyarakat. Di antaranya yang sudah mulai populer di pasaran, adalah produk mamin olahan dari Desa Kramat, Kecamatan Bangkalan,” tandas Puguh. Hanya itukah? ternyata tidak. Dalam stan pameran Dispertapa Horbun, juga dipajang ragam jenis produk tanaman hortikultura khas Kabupaten Bangkalan. Di antaranya ragam jenis produk salak, mangga, durian, nangka dan lainnya. Seabrek ragam jenis tanaman sayuran, termasuk beberapa jenis tanaman toga (obat keluarga), juga ditampilkan. Ada juga tampilan ragam fisual (foto) saat panen raya tanaman padi, jagung, buah-buahan dan sayuran, ditampilkan menjadi
Bupati R Abdul Latif membuka PRB.
back-ground dinding stan pameran. Dampaknya, suasana stan pameran Dispertapa Horbun, benar-benar menawarkan aroma yang begitu hijau, segar, teduh dan nyaman. Realita ini menjadi magnet daya pikat lain yang mnembuat pengunjung jadi betah berdesakan dan berlama-lama di seantero ruang pameran. “Kebetulan, saat ini di Kabupaten Bangkalan tengah memasuki siklus panen buah. Terutama buah mangga, durian, rambutan dan buah nangka,” ungkap Puguh Santoso. Tidak hanya itu. Pertengahan Oktober hingga awal November saat ini, para petani juga sedang panen raya padi.” Jadinya, ya kami tidak sulit untuk mencari dan memilih bahan pameran yang akan kami tampilkan,” timpal Sekretaris Dispertapa Horbun Edi Suharto W. Di lain pihak, Kabid Produksi Tanaman Hortikultura, Safita Meridian STP MEng membenarkan bahwa petani hotikultura di Kabupaten Bangkalan kini tengah memasuki siklus musim petik buah. Terutama buah salah, mangga, durian, rambutan dan buah nangka. Siklus panen itu setiap tahunnya kaprah terjadi mulai kisaran Oktober s/d Desember. “Kapasitas produksinya lumayan melimpah. Terutama buah mangga, durian dan rambutan,” ungkap Safita. Hasil panen buah nangka, misaln-
ya, diprediksi bakal mencapai 13.117.300 kg atau sekitar 13.117,3 ton. Itu dihasilkan dari 416.121 pohon produktif dari total populasi tanaman mangga sebanyak 864.884 pohon. Kantong pupulasi pohon mangga terbesar di Kabupaten Bangkalan, menurut Safita terkosentrasi di enam kecamatan. Yakni Kecamatan Geger denganpopulasi tanaman sebanyak 128.506 pohon, Kecamatan Galis 116.677 pohon, Kecamatan Klampis 70.545 pohon, Kecamatan Tanjung Bumi 69.914 pohon, Kecamatan Sepulu 61.956 pohon, serta Kecamatan Modung dengan populasi tanaman sebanyak 60.801 pohon. Selain menghasilkan produk buah mangga unggulan seperti mangga arumanis, gadung, manalagi dan mangga sopo nyono, sebagian besar dari polupasi pohon mangga di Kabupaten Bangkalan, juga memasok produk magga lokal. Meski tak sebanyak populasi tanaman mangga, populasi pohon durian dan rambutan di Kabupaten Bangkalan, menurut Safita, juga lumayan besar. Total populasinya mencapai 42.137 pohon. Sebanyak 23.240 pohohon diantaranya kini sudah produktif. Itu tersebar di sembilan dari 18 kecamatan yang ada. Yakni Kecamatan Galis, Geger, Tanah Merah, Burneh, Socah, Kokop, Sepulu, Blega dan Kecamatan Modung.
FOTO: MEMORANDUM/ RAS
Bangkalan, Memorandum Gelar Pekan Raya Bangkalan (PRB) menjadi puncak acara sekaligus penutup rentetan kegiatan memperingati Hari Jadi ke-488 Bangkalan. Sebanyak 43 Organisasi Perangkat daerah (OPD) dan 15 praktisi UMKM ikut ambil bagian dalam kancah PRB yang dihelat 2 s/d 9 November 2019 di kompleks Alun-Alun Selatan Kota Bangkalan itu. Tidak hanya itu. Deretan BUMN dan BUMD ikut pula tampil meramaikan suasana. Di antaranya BRI, BPR Jatim, PDAM Sumber Pocong, dan PT Sumber Daya juga ikut nimbrung di dalamnya. Tak ketinggalan Polres dan Kodim 0829 Bangkalan ikut berpartisipasi. Keduanya, selain memajang pameran alutsista jenis peserjataan ringan, juga serbenaka uniform khas TNI dan Polri. Senada dengan thematik yang diusung, yakni “ Kita Wujudkan Masyarakat yang Religius, Sejahtera dan Berpotensi Lokal “, tampilan stan peserta pameran memang dominan memajang ragam produk unggulan khas daerah. Umumnya berupa produk kerajinan home industri, ragam jenis makanan dan minuman (mamin) olahan, serta ragam jenis hasil produksi sektor pertanian. “Alhamdulillah, pelaksanaan PRB tahun ini mendapat respons dan animo luar biasa dari publik. Suasananya ramai sekali,” ujar Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin ketika blusukan meninjau tampilan stan peserta pameran. Beberapa saat sebelumnya, tepatnya Sabtu (2/11) sore, disaksikan lautan publik, Ra Latif secara resmi membuka PRB. Pada momentum ini, mantan Wakil Ketua DPRD dari FPP itu, didampingi Ketua DPRD Muhammad Fahad, anggota forpikomda, Wabup Drs H Mohni, Sekdakab Drs H Setijabudhi MM dan Ketua Tim Penggerak PKK Zaenab Zuraidah Abdul Latif. Dalam gelar PRB kali ini, tampilan seluruh stan pameran memang tidak hanya menyuguhkan hasil pembangunan dalam wujud fisualisasi saja. Tetapi disarankan lebih fokus menampilkan
Suasana stan pameran dispertapa horbun selalu dipadati publik dan profil ragam mamin olahan yang dipajang dalam ruang pameran.
“Tapi populasi terbesarnya ada di tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Galis dengan populasi tanaman sebanyak 14.660 pohon, Burneh 10.428 pohon dan Kecamatan Geger dengan populasi tanaman 10.247 pohon.”Termasuk jenis durian lokal yang populer dengan sebutan si koceng itu, ya berasal dari Kecamatan Burneh itu. Meski wujud buahnya relatif berukuran sedang, tapi rasanya manis sekali, Baunya juga sangat harum,” tandas Safita. Sedangkan populasi tanaman rambutan, sdaat ini tercatat mencapai sebanyak mencapai 278.931 pohon. Itu tersebar di 16 dari 18 Kecamatan yang ada. Sebaran populasi terbesarnya ada di lima Kecamatan. Yakni Kecamatan Galis sebanyak 89.009 pohon, Socah 68.005 pohon, Geger 67.664 pohon, Tanah Merah 23.790 pohon dan Kecamatan Burneh sebanyak 15.560 pohon. Sementara populasi di 11 Kecamatan lainnya berkisar antara 175
s/d 2.200 pohon lebih. Dari total populasi yang ada sebanyak 278.931 pohon, sebanyak 227.346 diantaranya berstatus tanaman produktif, dengan estimasi produksi 44.871 kwintal, atau sekitar 448,7 ton disepanjang masa panen tahun ini. Lalu berapa harga pasaran buah mangga, durian dan rambutan disepanjang siklus musim petik buah saat ini ? Ternyata relatif murah. Untuk mangga unggulan seperti gadung, arumanis dan sopo nyono, harganya hanya bekisar Rp 40.000 s/d 50.000 per 10 buah. Sedangkan mangga jenis sopo nyono Cuma Rp 20.000 s/d Rp 25.000 saja.Harga rambutan juga cukup merakyat. Yakni dipatok antara Rp 8.000 s/d Rp 10.000 per-kg. Lalu durian ? Untuk ukuran sedang berkisar Rp 25.000 s/d Rp 30.000 perbuah. Tapi untuk ukuran jumbo bisa mencapai Rp 50.000 s/d Rp 60.000. Semuanya jenis durian lokal. (ras/adv/sr)
memorandum.co.id
SELASA LEGI, 12 NOVEMBER 2019 memorandumredaksi @gmail.com
HALAMAN 7
Puting Beliung Rusak 30 Rumah Untuk rumah yang atapnya rusak parah, BPBD memberikan bantuan sejumlah terpal sebagai penutup genteng untuk sementara. BPBD juga berkoordinasi dengan PLN Pasuruan untuk memperbaiki kabel yang putus, imbas dari tumbangnya pohon. Selanjutnya menurut Bhakti, warga yang rumahnya rusak bisa mendapat bantuan perbaikan, sesuai dengan ketentuan yang ada. “Bagi warga yang membutuhkan bantuan untuk perbaikan rumahn-
rumah, toko dan warungnya rusak kerusakan diterjang angin puting beliung. Hamida mengaku kaget saat puting beliung datang. Dia tidak menyangka, bencana itu menerjang Lingkungan Jeruk. Sebab, sebelumnya tidak pernah ada bencana serupa di lingkungannya. Beruntung, kerusakan atap rumah, warung dan tokonya tidak parah. Dia pun sudah memperbaiki kerusakan itu dengan dibantu saudara dan warga setempat. “Anginnya kencang sekali, cepat sekali. Hanya beberapa detik. Kami sekeluarga langsung keluar rumah. Kalau kerusakan hal wajar dan masih bisa diperbaiki, yang penting orangnya selamat,” ujar Hamida. (rul/sr)
Suasana layanan di BPJS Kesehatan Pasuruan.
Dinsos Usulkan 1.999 Warga Tak Mampu Jadi Peserta BPJS
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Dari 30 rumah yang rusak itu, enam di antaranya mengalami kerusakan parah. Bahkan, 10 warga setempat mengalami luka ringan akibat bencana itu. Puting beliung sendiri terjadi sekitar pukul 14.30. Awalnya, turun hujan di Prigen, disertai angin kencang. Tidak lama kemudian, angin puting beliung menyapu wilayah Ledug. Memang tidak lama, hanya beberapa detik. Namun, puting beliung menimbulkan kerusakan pada 30 rumah warga setempat. Rata-rata, kerusakan rumah terjadi di bagian atap. Ada yang rusak, karena tersapu puting beliung. Ada juga yang rusak, karena tertimpa pohon tumbang. Sore itu juga, warga langsung gotong royong membersihkan lingkungan sekitar. Termasuk membersihkan kerusakan rumah. Gotong royong dilakukan sampai malam dan berlanjut sehari kemudian. “Ada sedikitnya 30 rumah warga mengalami kerusakan akibat puting beliung. Enam di antaranya mengalami kerusakan lumayan parah. Hari itu juga, warga gotong royong membersihkan rumah mereka,” terang kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Bhakti Jati Permana, Senin (11/11). BPBD sendiri, langsung menurunkan tim ke lokasi bencana, Sabtu (9/11) malam. Tim membantu evakuasi dan memperbaiki kerusakan ringan di rumah warga.
ya, bisa mengajukan permohonan sesuai ketentuan. Nanti kami fasilitasi,” beber Bakti. Sedangkan 10 warga yang luka ringan, langsung dievakuasi ke Puskesmas Prigen, malam itu juga. Namun, karena hanya mengalami luka ringan, mereka semua diperbolehkan pulang setelah mendapat pengobatan. “Para korban dievakuasi ke Puskesmas Prigen untuk mendapatkan perawatan medis. Malam itu juga, mereka langsung pulang ke rumahnya masing-masing. Sebab hanya luka ringan,” tutur Bakti. Hamida (50), warga Lingkungan Jeruk, Kelurahan Ledug, adalah salah satu korban bencana puting beliung yang terjadi, Sabtu. Atap
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Pasuruan, Memorandum Puting beliung yang terjadi di Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (9/11), merusak puluhan rumah. Di Lingkungan Jeruk, Kelurahan Ledug, saja sedikitnya 30 rumah rusak.
Beberapa rumah sedang dibenahi warga setelah diporakporandakan puting beliung.
Pasuruan, Memorandum Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan memverifikasi lagi 94.914 peserta Bantuan Iuran PBI Nasional (PBIN) BPJS Kesehatan di Kabupaten Pasuruan. Hasilnya, 1.999 warga diusulkan untuk menjadi peserta BPJS bantuan daerah. Mahmuda Nur, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) di Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan menjelaskan, peserta yang dinonaktifkan oleh pusat mayoritas memang mengalami anomali data. “Termasuk data peserta yang tidak lagi masuk dalam BDT SIKNG (basis data terpadu sistem informasi kesejahteraan nex generation). Sehingga dinonaktifkan,” terang Mahmuda. Dinsos Kabupaten Pasuruan pun melakukan verifikasi data atas peserta yang dinonaktifkan. Hasil verifikasi pada 45.919 peserta yang dinonaktifkan bulan Agustus, hanya 2.464 yang memiliki NIK dan KTP. Lalu, 1.327 peserta hanya memiliki NIK. “Ada juga yang sudah meninggal, ada yang data ganda, ter-
masuk sudah mampu,” jelas Mahmuda. Dari hasil verifikasi di lapangan, Mahmuda mengatakan, hanya 1.999 peserta yang orangnya masih ada dan masuk kategori tidak mampu. Data itu, pada bulan Oktober diserahkan kepada BPJS Kesehatan. Mereka diusulkan menjadi peserta BPJS kesehatan yang dibiayai APBD Kabupaten Pasuruan atau peserta PBID. “Namun memang butuh proses. Kami upayakan data tersebut bisa masuk dalam usulan PBID tahun 2020,” katanya. Sedangkan untuk peserta yang dinonaktifkan bulan Oktober, juga kembali diverifikasi oleh Dinsos. Jika ada yang masuk kategori tidak mampu dan orangnya ada, maka akan diusulkan juga jadi peserta BPJS jalur PBID untuk tahun 2020. Saat ini jumlah peserta BPJS Kesehatan yang tidak mampu dan dibiayai oleh APBD Kabupaten Pasuruan mencapai 48.350 orang. Sedangkan peserta yang dibiayai oleh APBN atau peserta PBIN mencapai 568.102 orang. (rul/sr)
Waspadai Ikan Berformalin Beredar di Kota Probolinggo
Wawali M Soufis Subri mencermati hasil uji lab sample ikan yang diambil dari Pasar Ikan Mayangan dan mengandung formalin.
Sampel ikan yang diambil di antaranya, tongkol, cumi-cumi, bloso, teri nasi, dan ikan lain yang kemudian diuji di laboratorium. Pengambilan sampel ikan di Pasar Ketapang dan
Pasar Ikan Mayangan. Hasil uji lab menunjukkan dari 60 sampel, sebanyak 6 ekor ikan diketahui mengandung formalin atau 10 persen. “Yang paling banyak ikan teri nasi, cumi-cu-
mi segar dan bloso segar diketahui mengandung formalin. Ini menjadi perhatian Pemkot Probolinggo,” ujar wawali Subri. Kata Subri, pemkot akan memberikan pembinaan kepada para pedagang jangan mengawetkan ikan dengan formalin. Soalnya formalin hanya layak untuk mengawetkan jenazah. “Temuan 6 ikan yang mengandung formalin, hanya satu ikan asal Kota Probolinggo. Sedangkan 5 ikan lainnya dari luar Kota Probolinggo. Saya yakin pedagang ikan di Kota Probolinggo jujur dengan tidak menjual ikan berformalin,” pinta Wawali. Sementara itu, Sekretaris Dinas Perikanan Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, s e g e ra m e l a k u k a n pengawasan lebih lanjut terhadap temuan tersebut. Bahkan juga akan memberi edukasi secara khusus bagi pedagang yang hasil uji labnya mengandung formalin. “Dinas Perikanan akan mendampingi secara khusus agar tidak ada lagi pedagang yang menjual ikan berformalin. Kami juga akan menelusuri dari mana ikan-ikan yang mengandung formalin itu berasal,” tuturnya. Te r p i s a h , K a s i Pengembangan Mutu dan Promosi Hasil Perikanan di Dinas Perikanan, Khoirul Arifin menjelaskan, formalin merupakan salah satu di antara bahan pengawet yang kerap digunakan untuk mengawetkan makanan. Padahal, sebenarnya formalin adalah bahan pengawet mayat. “Formalin dan boraks itu bukan pengawet makanan. Jika dikonsumsi akan berdampak pada kesehatan,” ungkapnya.(adv/mhd/sr)
Wabup: Bidan Harus Sabar dan Profesional Lumajang, Memorandum Menjadi pelayan masyarakat di bidang kesehatan terutama bidan, sangatlah berat. Dibutuhkan keikhlasan serta profesionalisme dalam mengemban tugas tersebut. Demikian arahan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati di depan para peserta pendidikan dan pelatihan asuhan persalinan normal (APN) di lingkungan pemerintahan Kabupaten Lumajang Tahun 2019, bertempat di Aula Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Lumajang, Senin (11/11). Dalam sambutannya, wabup menuturkan seorang bidan dalam menjalankan profesinya harus memiliki keahlian yang mumpuni. Selain itu, dibutuhkan kesabaran dalam menghadapi kondisi perubahan hormonal dan psikis dari pasien, yakni ibu hamil. “Kita harus sabar. Orang kalau dilayani dengan sabar dan senyum, pasti beda hasilnya. Dia akan mengalami psikis yang nyaman,” ujar
FOTO: MEMORANDUM/HUM
Probolinggo, Memorandum Bagi masyarakat perlu berhati-hati dan teliti saat berbelanja di pasar ikan. Sebab, Dinas Perikanan Kota Probolinggo menemukan ikan yang mengandung formalin di pasar tradisional, saat inspeksi mendadak (Sidak) bersama Wakil Wali Kota Probolinggo M Soufis Subri, Jumat (8/11). Meski formalin dilarang digunakan untuk mengawetkan makanan dan ikan, kenyataannya masih digunakan sebagian pedagang. Terbukti, sidak menemukan ikan berformalin yang sampelnya diambil acak di sejumlah pasar tradisional.
Bunda Indah memberikan arahan pada acara pelatihan APN.
wabup yang kerap disapa Bunda Indah itu. Lanjutnya, untuk mengurangi tingkat risiko kematian ibu dan bayi, ia mengimbau agar seluruh jajaran kesehatan lebih giat dalam memberikan sosialisasi kepada ibu hamil tentang kesehatan kandungan. Wabup juga mengapresiasi kinerja jajaran kesehatan di Lumajang yang telah banyak membantu Pemkab Lumajang dalam melayani masyarakat, terutama dalam hal men-
gubah perilaku, mental, dan budaya masyarakat agar hidup bersih. Sementara itu, Plt Kepala BKD Akhmad Taufik Hidayat menerangkan, tujuan dilaksanakannya pelatihan tersebut untuk memberikan bekal kepada bidan, supaya meningkatkan kompetensi dan tindakan yang harus dilakukan dalam persalinan. Serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan asuhan persalinan normal. Sehingga, kual-
itas dan potensi dapat semakin meningkat, serta dapat terbentuk tenaga persalinan normal yang profesional. Dilaporkannya pula, pelatihan tersebut akan dilaksanakan mulai tanggal 11-20 November 2019. Diikuti 30 bidan yang bertugas di puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang dan menghadirkan narasumber dari P2KP Lumajang, serta pelatih dan trainer IBI Cabang Lumajang. (hum/tri/sr)
KPMD/K Harus Jadi Pelopor Pemberdayaan Potensi Lokal Lumajang, Memorandum Kader pemberdayaan masyarakat desa/kelurahan (KPMD/K) mempunyai peran yang strategis sebagai mitra sekaligus fasilitator pemerintah desa/kelurahan untuk menggerakkan prakarsa, partisipasi dan swadaya gotong royong masyarakat dalam pembangunan. Hal itu disampaikan Asisten Pemerintahan Sekda Kabupaten Lumajang Imam Suryadi saat membuka kegiatan Pembinaan Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa/ Kelurahan (KPMD/K) se-Kabupaten Lumajang, di Gedung Kesenian dr. Soedjono Lumajang, Senin (11/11) pagi. Menurutnya, tugas dari KPMD/K yaitu mampu memfasilitasi
pemberdayaan masyarakat desa dan kelurahan melalui proses pendampingan maupun pendekatan kepeloporan agar tergugah untuk mendayagunakan segenap potensi yang ada secara mandiri. Lebih jauh, asisten menjelaskan bahwa KPMD/K berfungsi untuk mengumpulkan, menampung, menindaklanjuti semua data, informasi maupun aspirasi untuk kepentingan pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan pembangunan, serta memfasilitasi musyawarah perencanaan pembangunan dalam rangka penyusunan rencana pembangunan jangka menengah (RPJM desa dan kelurahan) maupun rencana kerja pemerintah (RKP desa dan kelurahan).
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lumajang, Samsul Arifin SP MM melaporkan bahwa kegiatan pembinaan tersebut bertujuan untuk menggerakkan KPMD/K sebagai pelopor dan perintis gerakan transformasi sosial masyarakat menuju kehidupan yang lebih maju, mandiri, sejahtera dan berkeadilan. Sebagai penggerak, memotivasi tumbuhnya pasrtisipasi keswadayaan dan kegotong royongan masyarakat dalam pembangunan, serta perencanaan proses perencanaan kegiatan secara pasrtisipatif. kegiatan ini diikuti oleh seluruh KPMD/K se-Kabupaten Lumajang yang berjumlah 410 orang. (hum/tri/sr)
memorandum.co.id
SELASA LEGI, 12 NOVEMBER 2019 memorandumredaksi @gmail.com
HALAMAN 8
Kinerja Dipuji, Nasib Fakhri Dievaluasi PSSI Jakarta, Memorandum Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengaku akan melakukan evaluasi terkait nasib pelatih Timnas U-19 Fakhri Husaini yang kontraknya berakhir. Sikap resmi baru akan diambil jika Iwan Bule, panggilan akrabnya, punya keputusan rapat terkait masa depan pelatih asal Aceh yang statusnya kini masih jadi pegawai PKT Bontang tersebut. Apakah sederet prestasi sejak menukangi timnas U-14, U-16 hingga meloloskan U-19 ke putaran final Piala Asia 2020, belum cukup jadi pertimbangan? Terkait hal ini, dia sekali lagi menegaskan harus melalui prosedur federasi. “Untuk kontrak Coach Fakhri nanti kita rapatkan. Nanti untuk bisa mengambil langkah yang bisa kita lakukan nanti,” ucapnya, Senin (11/11). Kendati harus melalui rapat, Iwan Bule sejatinya puas akan kinerja Fakhri. “Untuk kinerja dia, saya rasa bagus ya,” tutupnya. Pujian itu bukan isapan jempol. Di Grup K kualifikasi Piala Asia U-20 tahun depan, Fakhri sukses membawa In-
donesia tidak terkalahkan. Amiruddin Bagus Kahfi, striker keling timnas U-19 yang sudah merasakan tangan dingin Fakhri sejak usia 15 tahun, membenarkan hal itu. Dia menyebut Piala Tien Phong di Vietnam, Piala Jenesys di Jepang dan Piala AFF U 16 2018, kemudian melaju hingga ke perempatfinal Piala Asia U-16 2018, peringkat ke-3 AFF U-18 di Vietnam, lolos Piala Asia U-19 2020, merupakan deretan sukses skema main yang jadi pakem Fakhri. “Saya ingin Coach Fakhri (bertahan, RED). Alasannya coach Fakhri sudah lama menangani tim ini dan saya juga sudah lama kenal. Coach Fakhri cocok untuk melatih tim ini,” ucap remaja kelahiran Magelang tersebut. Sebelumnya, usai laga melawan Korea Utara, Fakhri mengucapkan perpisahan pada sesi jumpa pers. “Sudah selesai tugas saya sebagai pelatih timnas U-19 dengan berakhirnya kualifikasi ini. Jadi, saya berpesan ke pemain, siapa pun pelatihnya nanti di Piala Asia atau Piala Dunia, mereka harus tampil jauh lebih hebat
dari yang mereka perlihatkan sekarang ini,” katanya. “Yang paling penting, saya sudah memberikan kontribusi yang maksimum, sudah memberikan rasa bangga ke seluruh pencinta sepak bola Indonesia,” tambahnya. “Tim lolos karena kami yang
menentukan sendiri nasibnya. Bertepatan dengan Hari Pahlawan, pemain membuktikan bisa memberikan yang terbaik hari ini, layaknya sebagai pejuang di lapangan hijau. Itu juga merupakan sebagian dari komitmen bersama dari tim ini,” sambungnya. (*/epe)
HILANG Nopol W4067-CB a/n Maftuhatul Masaro d/a Merdeka RT 01/02 mojopuro Wetan Sby
memorandum.co.id
SELASA LEGI, 12 NOVEMBER 2019 memorandumredaksi @gmail.com
FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO
HALAMAN 9
Letkol Inf La Ode M Nurdin memberikan tali asih kepada veteran dan warakawuri di Kabupaten Jember usai upacara Hari Pahlawan 10 November.
Generasi Muda Harus Bisa Jaga Keutuhan NKRI
Jember, Memorandum Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Laode M Nurdin menyebut para veteran yang masih ada merupakan teladan bangsa untuk mengisi kemerdekaan Indonesia. “Generasi muda harus mengisi kemerdekaan dengan memberikan prestasi untuk bangsa ini,” katanya usai upacara peringatan Hari Pahlawan 2019 di Alun-alun Jember yang mengangkat tema “Aku Pahlawan Masa Kini”, Minggu (10/11). “Karena dengan prestasi yang membanggakan kita bisa memberikan warna bagi bangsa kita,” tambahnya. La Ode menjelaskan, peringatan Hari Pahlawan 2019 merupakan tahun pertamanya sebagai orang omor satu di Kodim 0824. Karenanya, ziarah keTMP Patrang merupakan agenda pembuka dan dilanjut anjangsana ke perwakilan veteran dan panti asuhan yang ada di Kecamatan Patrang. Kegiatan berkunjung ke veteran, terangnya, bertujuan meng-
hormati sesepuh yang masih ada. “Kami sebagai generasi penerusnya mencoba memberikan warna sebagai pahlawan masa kini, dengan meningkatkan kepedulian kepada veteran dan warakawuri yang ada,” ungkapnya. Kepedulian itu telah ditunjukkan Pemerintah Kabupaten (pemkab) Jember, dengan memberikan tali asih kepada veteran dan warakawuri. “Bagaimana kita bisa memiliki rasa peduli kepada para veteran yang ada, karena merekalah yang memberikan bukti nyata kepada bangsa,” lanjutnya. Sebagai generasi muda, tegas La Ode, harus bisa melanjutkan cita-cita mereka yaitu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dia menjelaskan, untuk menjaga keutuhan khususnya di Kabupaten
Jember, salah satu caranya dengan bersinergi. “Artinya, kita jangan mudah terpecah belah dan terprovokasi. Kita adalah bangsa yang besar, cinta damai. Dengan kebersamaan, kita bisa menyelesaikan permasalahan yang ada untuk kemajuan bangsa dan Kabupaten Jember sendiri,” tandasnya. Prayitno salah satu veteran Operasi Seroja 1975, berharap kepada generasi muda untuk melanjutkan perjuangan. “Untuk kelanjutannya, Pancasila itu harus dijalankan dan diamalkan,” tegasnya. Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Jember, Sunyato juga berpesan agar generasi muda meneladani para pahlawan dan tidak melupakan sejarah. Tentang tali asih dari Pemkab Jember, Sunyato menyampaikan bahwa ini sebagai penghargaan “Dukungan semangat dari bupati merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada kami,” jelasnya. (edy/epe/nia)
Binter Terpadu 2019
Madiun, Memorandum Dalam rangka menjalin komunikasi sosial (komsos) dengan aparat pemerintahan dan awak media, Kodim 0803 Madiun menggelar binter (pembinaan teritorial) tepadu. Senin (11/11). Tujuannya memberdayakan wilayah ketahanan agar memantapkan ruang alat dan kondisi juang yang tangguh. Selain Komandan Kodim 0803 Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto, Binter Terpadu 2019 juga dihadiri perwakilan Lanud Iswahjudi Letkol Tek Agung S, Kapolres Madiun Kota
AKBP Nasrun Pasaribu, Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono, forkopimda, awak media se-Madiun serta danramil jajaran Kodim 0803 Madiun. Dalam sambutannya, Letkol
Nur Alam mengatakan, kegiatan ini untuk menjalin silaturahmi antara jajaran forkopimda kota/ kabupaten dan awak media. “Kita sama-sama menjalankan tugas sesuai tupoksinya masing-masing guna terciptanya situasi yang aman,” terangnya. “Harapan dengan diadakan kegiatan acara Binter Terpadu untuk menunjang ekonomi dan kesejahteraan yang baik. Dengan cara mengenal pasti akan tercipta hubungan yang baik antarforkopimda,” tambahnya.
AKBP Ruruh Wicaksono membenarkan tujuannya. Apalagi sinergi dengan media khususnya, selama ini terjalin sangat bagus dan perlu diteruskan. “Untuk Kabupaten Madiun terkait kamtibmas sangat aman dan kondusif. Baik dalam proses pilpres, pileg maupun peringatan 1 suro dan Suran Agung,” sebutnya. Hal ini dibenarkan AKBP Nasrun Pasaribu. Dia bahkan mengapresiasi Binter Terpadu 2019 sebagai kegiatan yang akan
menciptakan sebuah sinergitas dan kerja sama yang baik antara awak media,aparat keamanan, dan stakeholder lainnya. Arief Hidayat, perwakilan media dari Kompas TV turut mendukung acara ini. Apalagi sebelumnya sudah ada komitmen menjaga kedamaian, khususnya Madiun Raya lewat pemberitaan positif dan berimbang. “Tapi kami juga tidak lupa tugas jurnalis sebagai kontrol sosial bagi pemerintah dan aparat penegak hukum,” terangnya. (hbb/mt/epe)
FOTO: MEMORANDUM/MUHAMMAD Y NUR HABIBII
Komsos Kodim 0803 Undang ASN dan Media Komandan Kodim 0803 Madiun bersama stakeholder se-Madiun Raya usai Komsos Binter Terpadu 2019 berfoto bersama.
Kapolsek AKP Sutriatno menyerahkan cendera mata kepada personel Polsek Sambit pada acara family gathering.
Family Gathering Polsek Sambit di Pantai Gemah Ponorogo, Memorandum Untuk mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi di antara keluarga besar Polsek Sambit, digelar family gathering di Pantai Gemah Besuki, Tulungagung, Senin (11/11). Kapolsek AKP Sutriatno yang memimpin acara, terlihat sangat menikmati suasana keakraban yang terjalin. Ini sesuai tujuan acara untuk membentuk kebersamaan karena setiap individu timbul keinginan saling tolong menolong, kepedulian, problem solving, dan membentuk team building dalam menjaga kondusifnya kamtibmas di wilayah hukum Polsek Sambit. “Dengan family gathering akan membentuk tim yang solid, semua anggota Polsek Sambit akan terus sadar dan mengetahui bahwa mereka adalah bagian dari keluarga besar Polri yang mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” ucapnya. Termasuk kesadaran anggota Bhayangkari yang akan lebih mengerti tentang tugas suaminya sebagai anggota Polri. “Semoga family gathering dapat menambah motivasi dan kerja sama di antara anggota Polsek Sambit. Ke depannya, dapat tumbuh rasa saling memiliki dan lebih bersemangat melaksanakan tugas yang ke depannya akan semakin berat,” pungkasnya. (ji/mt/epe)
Petugas kepolisian memasang police line sekaligus mengolah TKP guna mengetahui penyebab kematian Darmawan.
Warga Kauman Ditemukan Tewas di Bawah Pohon
Ponorogo, Memorandum Akhir pekan warga Dukuh Banyuarum, Desa/Kecamatan Kauman digegerkan temuan jasad Darmawan (50) yang tergolek di bawah pohon mangga. Kejadian itu langsung ditindaklanjuti Polsek Somoroto dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Apalagi kondisi Darmawan sempat menimbulkan kecurigaan meninggal karena penyebab tidak wajar. “Minggu ditemukan meninggal, kemudian hasil pemeriksaan Senin
(11/11), korban positif penyebab kematiannya karena terjatuh dari ketinggian,” terang Kapolsek Somoroto, Kompol Nyoto. Keterangan ini diperkuat dengan kesaksian beberapa warga Banyuarum yang sempat melihat aktivitas terakhir korban.“Minggu pagi korban diketahui masih bekerja menggali sumur milik Boimin di Dukuh Maron Wetan, Desa Maron, Kecamatan Kauman. Siang harinya saat istirahat, korban disuruh menebang pohon mangga di belakang rumah Boiman (saudara Boimin), beber kapolsek.
Diduga akibat fisik yang sudah terkuras ketika menggali sumur, Darmawan yang memang dikenal ringan tangan membantu warga yang butuh tenaganya, kehilangan kemampuan ketika memanjat pohon.“Kejadian ini murni kecelakaan, korban memanjat pohon tanpa pengaman, terpeleset, lalu meninggal dunia di TKP,” tutup Kompol Nyoto. Setelah pemeriksaan tim medis dan dinyatakan murni kecelakaan, jenasah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan. (ji/mt/epe)
Madiun, Memorandum Komandan Kodim (dandim) 0803 Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto meninjau lokasi Karya Bakti Binter Terpadu 2019 di Dusun Mojokopek, Desa Kedungrejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. Sebagai pasukan yang lahir dari rakyat, dia tak segan turun sawah bersama anak buahnya dan bahu membahu bersama warga membersihkan saluran irigasi pertanian. Terjun langsung ini merupakan bentuk dukungan Letkol Nur Alam pada karya bakti bersama Kelompok Tani Rukun Mulya tersebut. “Hal itu merupakan bagian dari komunikasi sosial yang dilakukan prajurit TNI yakni Kodim 0803 Madiun, untuk peka terhadap lingkungan sekitar,” terangnya menyangkut kerja bakti sepanjang 550 meter tersebut, Senin (11/11). Saluran irigasi yang bersih dan lancar sangat suplai air ke persawahan. Sehingga petani sangat terbantu mengingat saat ini memasuki puncak musim kemarau. “Dengan adanya komsos seperti ini, memberikan efek kebersamaan TNI dan masyarakat semakin erat tali silaturahminya,” pungkasnya. (hbb/mt)
FOTO: MEMORANDUM/MUHAMMAD Y NUR HABIBII
FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO
FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO
Dandim 0803-Petani Bersihkan Irigasi 550 Meter
Letkol CZI Nur Alam Sucipto bersama personel Kodim 0803 Madiun berbaur dengan petani membersihkan saluran irigasi sawah.
memorandum.co.id
SELASA LEGI, 12 NOVEMBER 2019 memorandumredaksi @gmail.com
HALAMAN 10
Copet Beraksi di Acara Maulid Kasubbaghumas Polres Mojokerto Ipda Teguh Kariyadi mengatakan, aksi tersangka digagalkan massa yang langsung mengeroyoknya. “Korban adalah salah satu panitia penyelenggara saat sedang dia menjaga acara Tradisi Keresan,” paparnya, Senin (11/11). Teguh menjelaskan, aksi kejahatan bermula saat korban bertugas dan berjaga bersama dengan kerumunan massa lain yang sedang ikut dalam tradisi Keresan. Di tengah mengem-
ban tugas tadi, tersangka tiba-tiba ikut masuk ke tengah kerumunan dan dari arah belakang berusaha mengambil HP korban di saku celana. “Usai mengambil, aksi ini kepergok saksi mata dan langsung diteriaki. Tak lama kemudian, tersangka diamankan warga.Ya sempat dimassa,” jelasnya. Beruntung, aksi main hakim sendiri berhasil diredam oleh aparat kepolisian yang sedang berjaga di lokasi. Usai diamankan, tersangka langsung ke
FOTO: MEMORANDUM/NO
Mojokerto, Memorandum Hal tidak terpuji dilakukan Muhammad Malik (47), warga Kalimati, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Tersangka mengambil handphone di tengah kerumunan massa saat peringatan Maulid Nabi Muhammmad SAW, Sabtu (9/11) sekitar pukul 11.00.
Muhammad Malik
Mapolsek Sooko guna pemeriksaan lebih lanjut. Barang bukti berupa satu HP jenis XIOMI Redmi Note 3 warna gold. (no/rif)
AnƟsipasi Bencana Musim Penghujan
Jombang, Memorandum Menanggapi kabar miring ambruknya Sekolah Dasar Negeri (SDN) Dukuhklopo, Kecamatan Peterongan, Minggu (10/11) sore, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang memastikan jika hal itu kurang tepat. Ini karena ambruknya bangunan karena kesengajaan mengingat kondisinya sudah lapuk. “Dapat kami sampaikan jika kita telah mengeluarkan surat edaran terkait antisipasi datangnya musim hujan. Khusus SD Dukuhklopo, sudah 2 tahun di-merger dan tidak terpakai,” papar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Agus Purnomo saat meninjau lokasi sekolah, Senin (11/11). Ia pun menjelaskan, dalam surat edaran yang telah disebar, selain merobohkan ruang kelas yang sudah tidak terpakai, disdikbud juga mengimbau menebang pohon yang berpotensi roboh. Hingga saat ini, diskdikbud terus
FOTO: MEMORANDUM/WAN
Disdikbud Jombang Sebar Surat Edaran
Ruang kelas SDN Dukuhklopo didatangi disdikbud.
memantau kondisi sekolah lain yang berpotensi memiliki kerusakan. “Salah satu caranya, dengan mendata usulan dari sekolah bersangkutan,” beber Kadisdikbud. Saat dikejar tindak lanjut dari usulan tadi, Agus menyebut bakal secepatnya
melakukan perbaikan. “Sesuai usulan yang masuk, ada beberapa sekolah yang memiliki kerusakan. Kita akan segera melakukan perbaikan, tapi bagi yang sudah tidak dipakai kami menghimbau untuk melakukan perobohan,” pungkasnya. (wan/rif)
memorandum.co.id
SELASA LEGI, 12 NOVEMBER 2019 memorandumredaksi @gmail.com
HALAMAN 11
Ambruknya Atap SDN Gentong 1 Kota Pasuruan Surabaya, Memorandum Ditreskrimum Polda Jawa Timur membeberkan fakta terbaru kasus ambruknya atap SDN Gentong 1 Kota Pasuruan yang terjadi pada Selasa (5/11). Fakta ini didapat setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap dua tersangka berinisial DM dan SE. Dari pemeriksaan terungkap bahwa keduanya merupakan kontraktor dan pelaksana proyek CV Andalus serta CV DHL Putra yang tidak memiliki keahlian khusus di bidang jasa konstruksi dan bangunan.
Dirreskrimum Polda Jatim Kombespol Gideon Arif Setyawan mengatakan, bahwa tersangka DM yang berperan sebagai kontraktor hanya lulusan SMA. Sedangkan tersangka SE yang merupakan mandor ternyata lulusan SMP. Dalam pelaksanaan proyek renovasi sekolah di Kota Pasuruan itu, keduanya melakukan pengurangan kualitas bahan material sehingga membuat bangunan sekolah tersebut ambruk. “Jadi tersangka ini basic-nya bukan teknik sehingga sangat sedikit pengetahuannya. Bahkan dia juga tidak pernah menghitung kekuatan beton dari hammer test,” kata Gidion, Senin (11/11). Lanjut Gidion, dari hasil uji laboratorium forensik, didapati
bahan material yang digunakan untuk merenovasi bangunan tersebut ternyata tidak sesuai standar. Menurutnya Hal itulah yang menjadi penyebab ambruknya gedung tersebut. Selain itu, kedua tersangka juga melakukan pengurangan kualitas material seperti pasir yang seharusnya digunakan yakni pasir Lumajang, ternyata diganti dengan pasir lain yang kualitasnya lebih rendah. Adapun juga besi untuk kolom beton ternyata menggunakan besi banci yang kualitasnya di bawah standar SNI. “Kolom cor harusnya diisi dengan 4 besi, namun hanya diisi 3 besi. Kalau sesuai perencanaan besi ukuran yang dipakai yakni berdiameter 12 milimeter, tapi setelah diukur ternyata cuma
berdiameter 8 milimeter,” pungkas Gidion. Ketika ditanya mengenai apakah pihak sekolah mengetahui bahan material yang digunakan ini, Gidion mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan. Selain itu, nantinya juga akan melibatkan pihak ditreskrimsus dalam dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh tersangka. “Jadi kalau anggaran sesuai dengan pekerjaan itu yakni lebih dari Rp 200 juta. Anggaran itu digunakan untuk merenovasi 4 kelas. Tetapi konteks soal anggaran tersebut nantinya akan diselidiki pihak ditreskrimsus. Jika terjadi penyelewengan dana maka akan menambah jumlah tersangkanya” pungkas Gidion. (x-3/tyo/nov)
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
Kontraktor Lulusan SMA, Mandor Lulusan SMP
Dirreskrimum Polda Jatim Kombespol Gidion Arif Setyawan menginterogasi tersangka penyebab ambruknya atap SDN Gentong 1 Kota Pasuruan.
Baper Dituduh Selingkuh Korban, Agung Wibowo (21). Jasad pria ini kali pertama ditemukan oleh Suwatin, ibu kandungnya. Saat itu saksi sedang mencari korban yang tidak kelihatan batang hidungnya sama sekali. Karena Agung sudah waktunya harus berangkat kerja. “Saksi awalnya mencari di kamar, namun tidak menemukan. Ia
Sambungan dari halaman 1 lalu pergi ke belakang rumah dan menemukan anaknya dalam kondisi tergantung dengan leher terlilit tali tampar,” ungkap Kapolsek Gubeng Kompol Naufil Hartono. Naufil mengatakan, setelah mengolah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Tim Inafis Polrestabes Surabaya dugaan sementara korban tewas akibat
bunuh diri. Apalagi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya. “Tidak ada kekerasan di tubuh korban. Dugaan kematiannya karena gantung diri dengan tali tampar,” papar Naufil. Naufil menambahkan, dari keterangan sang istri, korban memang sempat cekcok dengan dirinya pada pagi hari sebelum ditemukan te-
was. “Sempat cekcok gegara istrinya menemukan chat (obrolan) korban dengan wanita lain,” jelas Naufil. Hanya saja, waktu itu Agung mengaku obrolan itu bukan dirinya yang melakukan melainkan temannya karena meminjam HP-nya. “Korban sudah menjelaskan tentang awal mula obrolan tersebut hingga
akhirnya masalah tersebut sudah kelar,” sambung kapolsek. Meski masalah itu sudah selesai, korban yang dikenal mudah terbawa perasaan (baper) dan pikiran itu, kemudian nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. “Dari keterangan keluarganya, Agung mudah terbawa pikiran setiap cekcok dengan
istrinya. Bahkan ia pernah mencoba bunuh diri tapi gagal karena ketahuan keluarganya,” tandas Naufil. Setelah dilakukan proses identifikasi, sekitar pukul 14.00 jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Dr Soetomo. Sementara itu, keluarga Agung terutama sang ibu dan istrinya masih shock karena kejadian tersebut. (x-3/nov)
Wagub, Bupati, dan Wabup Sumbang Lagu Para relasi satu per satu menghadiri undangan di kantor baru SKH Memorandum di Jalan Ketintang Baru III/91, mulai sejak pagi. Termasuk juga Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, mewakili Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Kehadiran orang kedua di Jatim ini disambut pimpinan SKH Memorandum. Mulai dari Direktur Utama (Dirut) Choirul Shodiq, Pemimpin Perusahaan Yoyok Khayatullah, Pemimpin Redaksi Arief Sosiawan, Redaktur Senior Ahmad Syaiku, dan Manajer Bisnis dan Pengembangan Herry Sunaryo. Setibanya di Kantor SKH Memorandum, Emil Dardak langsung dipersilakan memotong tumpeng dan diserahkan ke Direktur Utama Choirul Shodiq. Selanjutnya bersama Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak kemudian menuju ruang dirut. Di sana, Emil Dardak mendapatkan penjelasan langsung dari Dirut Choirul Shodiq terkait sejarah SKH Memorandum hingga berusia 50 tahun tersebut. “Awalnya dari koran mahasiswa yang didirikan almarhum Pak H Agil Haji Ali hingga bertahan sampai sekarang,” jelas
Sambungan dari halaman 1
Choirul Shodiq. Dalam kesempatan itu, Emil Dardak tidak hanya mengucapkan selamat ulang tahun ke-50 bagi SKH Memorandum. Dalam sambutannya, Emil Dardak merasa menjadi bagian dari momen bahagia dari HUT Memorandum. “Ini adalah satu semangat, di mana koran ini lahir dari aktivisme seorang mahasiswa jurnalis kampus yang kemudian berkembang dan bertahan hingga hari ini,” ujar Emil Dardak. Lanjut Emil Dardak, di usia 50 tahun, Memorandum semoga terus menjadi inspirasi bahwa di tengah era description yang tentunya menyebabkan banyak tantangan. tapi tidak menghilangkan idealisme, prinsip-prinsip jurnalistik, tetap mengedepangan produk jurnalistik yang bermutu, kritis, membangun, dan objektif. “Ini mengajarkan masyarakat kita bagaimana menjaga kebersamaan namun tetap bisa mengabarkan segala sesuatunya dengan baik dan tentunya dengan kritik-kritik yang sekali lagi membangun,” pungkas Emil Dardak. Selain itu, suami dari Arumi Bachsin ini juga menyumbang-
kan suara emasnya dengan lagu Asal Kau Bahagia yang dipopulerkan Armada Band. Tidak mau kalah dengan Emil Dardak, Sahat Tua Simanjuntak juga menyanyikan satu lagu. Sebelumnya, dua pejabat public ikut menyumbangkan lagu di acara kemarin. Mereka adalah Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dan Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim. Untuk Saiful Ilah menyanyikan dua lagu dari Anji yang berjudul “Dia”, dan “Jangan Ada Dusta Di antara Kita” yang dipopulerkan Broery Marantika dan Dewi Yull. Sedangkan Mohammad Qosim juga menyumbangkan dua lagu yaitu “Selamat Ulang Tahun” dari Jamrud dan Selawatan. Dalam sambutannya kemarin, Dirut Choirul Shodiq mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan di acara HUT ke-50 SKH Memorandum dan HUT ke-1 memorandum.co.id. “Kami sangat berterima kasih atas kehadirannya. Selamat datang kepada para undangan di kantor baru SKH Memorandum ini,” jelasnya. Choirul Shodiq juga menyampaikan bahwa dalam dalam perayaan ulang tahun kali ini cukup sederhana. “Kami saat
Kapolres Jadi Irup di SDK Masa Depan Cerah
Sambungan dari halaman 1
di Jalan Bukit Darmo Golf 34, Senin (11/11). Upacara diikuti Kepala dan Wakil SDK MDC, para guru, dan seluruh murid. Dalam sambutannya, kapolres memberikan pesan kepada murid-murid agar tekun belajar. “Sebagai pelajar harus belajar yang tekun agar mendapatkan nilai yang maksimal guna meraih cita-cita yang dapat membanggakan orang tuanya,” pesan Agus. Lanjut Agus, sebagai generasi penerus bangsa harus selalu mengingat perjuangan para pahlawan yang telah gugur dalam merebut dan
memerdekakan Indonesia. Selain itu, masih kata kapolres, murid-murid harus bisa menjadi pahlawan masa kini dan mengisi kemerdekaan dengan hal yang positif. “Sehingga dapat bersaing dengan bangsa-bangsa lain seiring berkembangnya teknologi,” pungkas Agus. Setelah upacara selesai, Agus memberikan cenderamata berupa 370 buah tempat air minum kepada seluruh murid. Selanjutnya, perwira kelahiran Malang tersebut berfoto bersama dengan para guru dan murid-murid SDK MDC. (rio/nov)
Hari Pahlawan Gelorakan Etos Pengabdian... momentum pemacu semangat menggelorakan etos pengabdian terbaik. Hal itu semata-mata untuk mengisi kemerdekaan bangsa ini. Juga mengawal tetap tegak dan kokohnya kedaulatan NKRI. “Semangat dan etos pengabdian terbaik seperti itu harus dialakukan oleh seluruh pimpinan dan rakyat di republik ini. Termasuk saya selaku kapolres. Juga semua perwira, kapolsek di 17 polsek jajaran, serta seluruh personal Polres Bangkalan,” kata Rama, saat berkunjung ke Taman Makam Pahlawan Sidhingkap di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Bangkalan. Etos pengabdian terbaik seperti itu, secara moral, masih kata Rama, harus diupayakan oleh semua pihak. Karena merupakan amanah dari para pejuang dan pahlawan bangsa yang telah mewariskan alam kemerdekaan kepada seluruh
Curi Perhatian Bagaimana tidak? Meski sudah punya tiga anak, gayanya selalu terlihat stylish bak gadis remaja. Belum lama ini rumah mode asal Italia, Gucci menggelar acara re-opening di salah satu mal kawasan Jakarta Pusat. Sejumlah selebriti turut hadir meramaikan suasana, termasuk istri Ardie Bakrie itu. Para seleb yang datang unjuk gaya lewat busana Gucci yang mereka kenakan. Nia Ramadhani pun tak mau kalah, penampilannya justru mencuri perhatian lantaran sepatunya tampak beda sebelah. Nia Ramadhani memakai sneakers dengan style oxford. Meski modelnya sama namun yang
Sambungan dari halaman 1
rakyat di bawah naungan NKRI saat ini. Sebelumnya, Minggu (10/11), setelah pelaksanaan upacara bendera peringatan Hari Pahlawan di halaman Kantor Pemkab Bangkalan, Kapolres AKBP Rama Samtama Putra bersama Bupati R Abdul Latif Amin Imron, Wabub Drs H Mohni,MM, Ketua DPRD H Muhamad Fahad dan anggota Forpimda, Bersama para istri, berkunjung ke Taman Makam Pahlawan Sidhingkap. Di kompleks makam para syuhada pejuang bangsa itu, para petinggi Pemkab Bangkalan secara bergiliran melakukan tabur bunga dan memanjatkan doa. “Jika kita merenung ulang sejarah perjalanan bangsa ini, satu gambaran pasti muncul dalam benak kita. Yakni betapa heroiknya alur perjuangan para pahlawan kita untuk bisa melepaskan dari belenggu penjajah,” pungkas Rama. (ras/nov)
Sambungan dari halaman 1 satu berwarna silver sedangkan lainnya berwarna emas. Gara-gara tampil nyeleneh, wanita berusia 29 tahun itu pun digoda habis-habisan oleh rekan artis lainnya.Salah satunya adalah Luna Maya yang menyebutnya salah sepatu. “Cantik cantik salah pakai sepatu?” celetuk Luna. Jawaban kocak Nia Ramadhani pun disambut gelak tawa dari teman-temannya. Sementara Nia yang digoda justru tetap tersenyum penuh percaya diri. “Orang kayaaa!” seru Luna Maya. “Jadi dia kalau sepatu beli dua, banyak berarti ya koleksinya,” timpal BCL. (*/nov)
ini lagi berbenah kantor baru. Bisa para undangan lihat masih banyak bahan bangunan. Karena itu kali ini perayaan cukup sederhana,” katanya. Para undangan mulai pagi hingga sore berdatangan. Mulai dari Kodam V Brawijaya yang diwakili Pabandya Komsos Sterdam V/Brawijaya Letkol Inf Nararyo Rado, Korem 084/BJ diwakili Kasrem 084/BJ Letkol Arm Apriyanko Suseno dan Kapenrem Mayor Agung PB. Selanjutnya Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jatim diwakili Kabid Pemberantasan Kombespol Arief Darmawan, Kepala BNNK Surabaya AKBP Kartono, dan Pengadilan Negeri Surabaya yang diwakili Humas Martin Ginting. Para undangan lainnya dari
Pemkot Surabaya Eri Cahyadi (Kepala Bappeko) dan Humas Pemkot Jefry. Ninik Susmiati, staf ahli bidang Pemasyarakatan dan SDM Bojonegoro mewakili Bupati Anna Muawanah. Untuk Polda Jatim diwakili dari Bidang Humas Kompol Ernawan. Rombongan tamu lainnya dari Polrestabes Surabaya yang dipimpin Wakapolrestabes Surabaya AKBP Leonardus Simarmata. Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak diwakili Wakapolres Kompol Ahmad Faisol Amir. Dirlantas Polda Jatim diwakili dari Sat PJR AKP Ikhwani, Humas PDAM Surya Sembada Adi Nugroho, General Manajer Temprina Agus Suryo, Direktur JP Book Ali Murtadho, Direktur LBH Lacak Fariji, Advokat Sura-
baya M Sigit, Dirut PDAM Kota Malang M Nor Muhlas. Humas PT Warna Warni Dinar Aisyah, Humas Unitomo (Agus Djoko Baruno, Wildan Krisnarwanto, dan Kepala Humas Dandy Patria, Kabag Humas DPRD Gresik Hari Syawaludib, Kadispen Koarmada II Letkol Laut (P) Djawara HT Whimbo, Kantor Advokat Abdulsalam and Associates, Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Imigrasi Kanim Tanjung Perak Arief Hanafi. Ketua PB Suryanaga Yacob Rusdianto, Kodim Surabaya Utara Selatan diwakili Pasi Intel dan Danunit, Komunitas Qluticth, Komunitas Senam Dahlan Iskan Style, Lurah Mboro atau Desa Sidowungu Muhammad Sukoiri SH atau Gus, Kepala
Bhabinkamtibmas Pantau Penyaluran Bansos di Mayangan melakukan pemantauan dan pendampingan. Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Purworejo Polres Pasuruan Kota Bripka Ferdhias H bersama anggota Babinsa Kelurahan Mayangan Sertu Muhammad Waki. Kedua petugas tersebut melakukan pemantauan dan pendampingan di Pendopo Kelurahan Mayangan, dalam penyaluran uang, beras, dan telur, di periode April/ Agustus 2019 pada Senin (11/11). “Pendampingan ini kita lakukan agar pelaksanaan penyaluran bansos tertib se-
suai dengan jumlah warga desa yang dapat giliran pengambilan di Pendopo Kelurahan Mayangan. Semua ini untuk kebaikan Bersama mencegah adanya penyimpangan,” kata Ferdhias. Sementara itu, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno melalui Kasubbag Humas AKP Endy Purwanto menyampaikan, pemantauan dan pendampingan sesuai petunjuk dari kedinasan. Berdasarkan kerja sama antara Menteri Sosial dan Kapolri tentang pendampingan dan penyaluran bantuan sebagai pelak-
ABG Dikeroyok Geng Motor, 2 Pelaku Dibekuk taman di Jalan Sukomanunggal Jaya Asri. Modus pelaku menuduh korban menantang berkelahi. Beruntung kejadian itu cepat dilaporkan korban ke Polsek Sukomanunggal. Sehingga dua dari delapan pelaku berhasil diringkus polisi di lokasi kejadian. Keduanya yakni NAM (15), warga Jalan Dukuh Pakis VI-B dan AF (17), warga Jalan Dukuh PakisV Kinco. Dari penangkapan kedua remaja tersebut, petugas kembali menangkap SAS (18), warga Jalan Dukuh Pakis V-A. Pelaku terakhir itu bertugas menjual HP hasil rampasannya ke Agung Joko (35), tetangganya hingga akhirnya ikut ditangkap karena menjadi penadah. “Pelaku berjumlah delapan, dua orang berhasil kami tangkap. Sedangkan dua lainnya membantu menjual HP dan se-
bagai penadah. Enam pelaku lain masih kita buru,” kata Kapolsek Sukomanunggal Kompol Muljono, Senin (11/11). Lanjut Muljono, perampasan disertai pengeroyokan ini dilakukan tersangka pada Minggu (10/11) sekitar pukul 04.00. Modusnya delapan tersangka ini boncengan motor. Kemudian berkeliling mencari sasaran remaja yang sedang cangkrukan Kebetulan waktu itu, para tersangka melihat korban cangkruk dengan temannya di sekitar taman di Jalan Sukomanunggal Jaya Asri. Mereka lalu mendekati korban dan menuduhnya menantang duel. “Korban dituduh memelototi tersangka saat melintas di lokasi. Mereka akhirnya mengeroyok dan merampas HP merek Vivo Y53 milik korban,” kata Muljono. Setelah kejadian tersebut korban segera
Iseng Sembunyikan Pensil di Ventilasi Kamar Mandi Celakanya, saking bersemangatnya, kepala Udin berbenturan keras dengan kepala Untung. Mak des… pres! Keduanya pingsan. Guru-guru yang sedang berkumpul di ruangan berhamburan keluar untuk menolong mereka. Muniah malah ditinggal begitu saja, sampai beberapa anak, antara lain Linda, Nurhayati, Amanah, dan Nursiam membantu bocah asal Samarinda itu. Begitu siuman dari pingsan di ruang UKS, Udin dan Untung bukannya mengeluhkan sakit kepala akibat tabrakan tadi. Mereka justru saling pandang dan tertawa terbahak-bahak. “Aku tertawa karena melihat pelipis Untung mbendol sebesar bakpao,” kata Udin, yang tidak menyadari bahwa saat itu keningnya juga abuh sebesar bola pingpong. Itulah rupanya yang ditertawakan Untung. Klop. Kata Udin, kentara sekali Untung sangat menyayangi Muniah. Makanya siapa pun jangan sekali-sekali menggoda Muniah
di depan Untung. Badannya yang kekar akan langsung ditempelkan di wajahmu. Bau keringatnya yang asin-asin kecut akan menyesakkan napasmu. Udin pernah iseng-iseng mengambil dan menyembuyikan pensil Muniah dari kotaknya yang lucu bergambar Adi Bing Slamet nyengir. Ketika gadis tersebut menceritakan kehilangan itu kepada Untung, anak yang jago aljabar itu seharian turut mencari di mana pensil Muniah. Untung sampai mengancam, barang siapa ketahuan menyembunyikan pensil Muniah, jari-jemarinya akan dipatah-patahkan menjadi 14 bagian. “Jujur aku takut Pakde. Sampai pulang sekolah aku tidak berani mengaku. Bahkan sampai sekarang,” kata Udin, yang lantas menjelaskan bahwa pensil itu ditaruh di ventilasi kamar mandi. Ditambahkan Udin, tidak berebihan kalau Untung sampai mati-matian membela Muniah. Sebab, Muniah anaknya memang baik. Dia selalu berbagi bila memiliki ses-
Humas PT Terminal Petikemas Surabaya ( TPS Tanjung Perak) M Sholeh, Kabag Humas Polres Lamongan AKP Joko Bisono, perwakilan dari Graha Pena. Public Relation STIE Perbanas Surabaya Nur Hady Eko Setiawan bersama Marketing Staff Indrastuti Kusumaningtyas, Humas Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) Rudi Umar Susanto, Bank Mandiri KCP Surabaya R Desi Wulandari, Regional Corcom Manajer Alfamart M Faruq Asrori, Stakeholder Management PT PLN Persero UID Jatim Tri soemadijanto, dan lainnya. Suasana ulang tahun bertambah gayeng dengan dipandu dua MC kocak dari The Luntas (Ludrukan Nom-noman Tjap Arek Soeroboio). (alf/x-3/fer/nov)
Sambungan dari halaman 1 sananya adalah anggota bhabinkamtibmas sesuai dengan desa binaannya. “Komunikasi dan koordinasi selalu kami lakukan agar tertib dan lancarnya pelaksanaan. Alhamdulillah hari ini lancar semoga di kemudian hari tidak terjadi permasalahan,” harap Endy. Endy menambahkan, dalam acara pembagian bansos di Kelurahan Mayangan Kota Pasuruan yang dihadiri anggota bhabinkamtibmas dan babinsa tersebut berjalan aman, lancar dan tepat sasaran. (rul/nov)
Sambungan dari halaman 1 melapor ke Polsek Sukomanunggal. Petugas kemudian menindaklanjuti dengan menyisir di sekitar lokasi dan berhasil menangkap NAM dan AF. Saat diinterogasi, keduanya mengaku bahwa HP rampasannya telah diberikan ke SAS untuk dijual. Berbekal pengakuan itu, polisi gantian membekuk SAS dan Agung di rumahnya masing-masing. Kepada penyidik, SAS mengaku menjual kepada Agung karena tidak punya HP lalu dijual seharga Rp 550 ribu. “Saya hanya bertugas menjualkan HP hasil rampasan pak,” ujar SAS. Rencananya, uang itu akan dipakai bersenang-senang dan membeli miras untuk ditenggak bersama-sama. Hanya saja, rencana jahat itu gagal terlaksana karena para tersangka keburu diciduk polisi. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 uatu. Ringan tangan dan wajahnya tidak pernah sekali pun cemberut. Suatu hari ada kejadian heroik. Untung yang datang ke sekolah agak terlambat berlari-lari kecil menyeberang jalan di depan sekolah. Dari arah kirinya tiba-tiba meluncur sepeda angin sangat kencang dan menabrak Untung. Anak itu terjatuh dan lengannya terluka. Berdarah. Mendadak Muniah menerobos gerombolan anak-anak yang bersiap-siap hendak mengikuti upacara bendera. Dia berlari sambil membuka bajunya untuk dipakai membungkus luka Untung. (bersambung)
Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih
memorandum.co.id
SELASA LEGI, 12 NOVEMBER 2019 memorandumredaksi @gmail.com
HALAMAN HHAALAMAN 12
Perayaan Menapaki Abad Milenial
Kepala Penerangan Korem 084/BJ Mayor Agung Prasetyo Budi bersama Direktur Choirul Shodiq dan Pemred Arief Sosiawan.
Sekretaris PTPN X Suryanto memberikan kue ulang tahun kepada pimpinan SKH Memorandum.
Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak memberikan potongan tumpeng kepada Direktur SKH Memorandum H Choirul Shodiq.
Perwakilan Dirlantas Polda Jatim AKP Ikhwan berfoto dengan pimpinan SKH Memorandum.
Kasrem 084/BJ Letkol Arm Aprianko Suseno foto bersama pimpinan SKH Memorandum.
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah meniup lilin kue ulang tahun bersama pimpinan SKH Memorandum.
Kabid Pemberantasan BNNP Jatim Kombespol Arief Darmawan dan Kepala BNNK Surabaya AKBP Kartono bersama pimpinan SKH Memorandum.
Perwakilan dari Kodim Surabaya Utara, Selatan dan Timur.
Komunitas senam Dahlan Iskan Style memberikan ucapan ulang tahun kepada Direktur SKH Memorandum Choirul Shodiq.
Wagub Jatim Emil Dardak,Wakil Ketua DPRD Jatim Sahatua Simanjuntak dan pimpinan SKH Memorandum.
Kepala Bappeko Eri Cahyadi bersama jajarannya.
Kasi Infokim Imigrasi Surabaya Tyas Kristyaningrum bersama Pemred Arief Sosiawan.
Kapolsek Simokerto Kompol Masdawati Saragih,anggota DPRD Surabaya M Machmud bersama awak redaksi.
Wakil Bupati Gresik H M Qosim bersama komunitas Qluthic fun for happy dan The Luntas.
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah didampingi Wabup Gresik HM Qosim dan Lurah Mboro M Sukhoiri.
Kasi Pendmedtak Kodam V/Brawijaya Mayor Arh Kepala Humas Unitomo Dandy Patria menyerahkan kue ulang tahun. Bambang Sutejo.
Humas PT Warna Warni Dinar Aisyah menyerahkan kue ulang tahun.
Humas Pemkot Surabaya Jefri memberikan kue ulang tahun.
Misbahul Huda memberikan tausiah di hadapan tamu undangan.
memorandum.co.id
SELASA LEGI, 12 NOVEMBER 2019 memorandumredaksi @gmail.com
HALAMAN 13
KONSULTASI OBAT TRADISIONAL PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.
Diabetes, Boleh Tidak Minum Obat Dokter Tanya: Apakah pengidap diabetes yang sudah berusia 56 tahun diperbolehkan tidak minum obat dokter? Kadar gula darah terakhir mencapai 400. Sudah dua minggu ini kondisi tubuh kurang sehat dan harus berbaring. Pengobatan tidak memberikan pengaruh yang berarti. Apakah boleh mengkombinasikan dengan obat cina?
GRAFIS/AZIZ
USULAN BESARAN UMK DI JATIM
Surabaya Tertinggi, Pacitan Terendah
R Hidayat, Tawangsari, Sidoarjo Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt Jawab: Pengidap diabetes tidak dapat lepas dari minum obat yang diresepkan dokter untuk mengendalikan kadar gula darah. Bagi yang sudah harus menggunakan injeksi insulin pun tetap akan tergantung seumur hidup. Obat dan injeksi itu dijamin kerjanya menurunkan dan mengendalikan kadar gula darah agar normal. Namun, walaupun sudah minum obat dan injeksi insulin, pola hidup sangat perlu dijaga. Tanpa pengendalian pola makan, istirahat, olahraga, dan stres secara sungguh-sungguh, maka minum obat dan injeksi insulin tidak akan banyak menolong. Kombinasi obat cina yang dibeli tanpa resep, dan tidak berizin edar sungguh berbahaya, dan pasti tidak akan membawa hasil yang berarti. Sebaiknya anda tenang terlebih dahulu, dan menata pikiran untuk membuat perencanaan yang matang. Rancang dengan sangat baik langkah yang perlu anda ambil, termasuk konsultasi dokter, pengaturan obat, pengaturan pola makan, olahraga 30 menit setiap hari dan istirahat 6 jam setiap hari. Kalau diperlukan, lakukan konsultasi dengan ahli gizi untuk menentukan jumlah kalori yang diperkenankan. Ahli gizi akan menawarkan berbagai menu, sehingga anda tidak menjadi bosan dan akhirnya menentukan sendiri. Perbanyak buah dan sayur. Karbohidrat yang tidak perlu, seperti gula, stop dan hindari sebanyak mungkin. (*)
Surabaya, Memorandum Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim, Senin (11/11), sudah menerima usulan besaran upah minimum kabupaten/kota (UMK) dari 28 daerah di Jatim. Kepala Disnakertrans Jatim Himawan Estu Bagijo me-
ngatakan, rata-rata kenaikan UMK yang diusulkan daerah
Surabaya, Memorandum Keinginan warga untuk memiliki sertifikat tanah akhirnya terkabul. Sebanyak 5.540 bidang sertifikat tanah program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) telah diserahkan Kantor Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Surabaya II kepada masyarakat. Kantor BPN Kota Surabaya II
Lampri mengatakan, penyerahan sertifikat tersebut diserahkan kepada warga Kelurahan Kenjeran, Kelurahan Dukuh Setro, dan Kelurahan Tambak Wedi. “Secara simbolis, penyerahan sertifikat dilakukan kepada tiga warga yang mewakili tiga kelurahan tersebut di Balai Kota Surabaya, Minggu (10/11). Sedangkan sisanya yang ribuan sertifikat tersebut akan
FOTO: ISTIMEWA
Sempat Dikotak, Suharto Wardoyo Jadi Kadinsos Wardoyo yang sebelumnya menjadi staf ahli wali kota bidang hukum. Suharto Wardoyo pernah menjadi kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) yang kemudian dikotak menjadi staf ahli. Untuk M Taswin yang sebelumnya menjadi asisten perekonomian dan pembangunan menjadi kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Atap. Sedangkan Nanis Chairani yang sebelumnya menjadi kepala penanaman modal, kini menjadi
staf ahli wali kota bidang hukum dan politik. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Chalid Buhari kembali ke jabatan lama sebagai kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau. Dengan demikian, jabatan kepala dinas cipta karya kosong. Rotasi ini berdasarkan Keputusan Wali Kota Surabaya nomor 821.2/10964/436.8.3/2019 tanggal Bersambung ke halaman 14
HUT Ke-50 SKH Memorandum
Dinkes Surabaya Dukung Jalan Sehat Surabaya, Memorandum Puncak rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum adalah jalan sehat dan senam Dahlan Iskan style. Kegiatan ini dipusatkan di lapangan Kodam V/ Brawijaya, Minggu (17/11). Khusus jalan sehat yang akan menempuh jarak sekitar 2 km, peserta datang dari beragam lapisan masyarakat di Kota Surabaya. Kegiatan yang mengambil start dan finis di lapangan Kodam V/Brawijaya, Minggu (17/11), diprediksi akan diikuti sekitar 10 ribu lebih peserta. Untuk mendukung kelancaran jalan sehat tersebut, panitia telah
kap dia. Dari daftar seluruh usulan yang masuk, usulan UMK Wali Kota Surabaya tetap yang tertinggi sebesar Rp 4.200.479,19. Sedangkan yang terendah tetap Kabupaten Pacitan, yakni Rp 1,9 juta. Usulan UMK Kota Surabaya ini sesuai prediksi kenaikan
Himawan Estu Bagijo
UMK 8,51 dengan formula PP Pengupahan. Sedangkan Pacitan, kenaikan UMK-nya diusulkan lebih rendah Rp 13.321 dari prediksi. Selain Surabaya, kepala daerah di kawasan ring 1 Jatim yang sudah mengusulkan Bersambung ke halaman 14
5.540 Sertifikat Tanah Diserahkan kepada Warga
Para pejabat masih sempat bermain HP dan ngobrol sebelum dilantik di Balai Kota Surabaya.
Surabaya, Memorandum Ada yang menarik dari mutasi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya, Senin (11/11). Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Supomo dirotasi menjadi kepala dinas pendidikan menggantikan ikhsan. Sedangkan Ikhsan yang selama ini disebut-sebut sebagai salah satu “anak emas” Wali Kota Tri Rismaharini menjadi asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya. Pengganti Supomo adalah Suharto
sesuai prediksi kenaikan UMK 8,51 persen, sesuai formula PP 78/2015 tentang Pengupahan. “Prinsip yang kami minta ke tim Dewan Pengupahan, usulan kenaikan bupati/wali kota itu sesuai dengan aturan, yaitu kenaikannya 8,51 persen dari besaran UMK tahun ini,”ung-
FOTO: ISTIMEWA
drg Febria Rachmanita
melakukan persiapan cukup matang. Termasuk dari segi medis. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya turut
berpartisipasi dengan menyiapkan mobil ambulans lengkap dengan personel medis. “Jalan sehat ini melibatkan ribuan masyarakat umum. Dengan banyaknya peserta, Dinas Kesehatan Kota Surabaya ikut berpartisipasi terutama mengantisipasi permasahan medis. Ini juga demi kelancaran acara HUT SKH Memorandum,” terang Kepala Dinkes Kota Surabaya drg Febria Rachmanita melalui staf Yankes Primer, M Yunus. Dengan langkah antisipasi itu, diharapkan jalan sehat yang menyediakan banyak hadiah menarik ini bisa berlangsung dengan tertib, aman dan nyaman bagi peserta. (fer/dhi)
dibagikan kepada warga di kantor kelurahan masing-masing dalam waktu dekat ini,” beber dia. BPN juga menyerahkan dua sertifikat aset Pemkot Surabaya yang diserahkan langsung Bersambung ke halaman 14 Kepala BPN Surabaya II Lampri usai penyerahan sertifikat di Balai Kota. FOTO: ISTIMEWA
memorandum.co.id
SELASA LEGI, 12 NOVEMBER 2019 memorandumredaksi @gmail.com
HALAMAN 14
Tabur Bunga Wujud Penghormatan kepada Pahlawan Surabaya, Memorandum Hari Pahlawan merupakan hari bersejarah di mana Kota Surabaya menjadi saksi dalam perebutan kemerdekaan RI yang dilakukan para pejuang yang dipimpin Bung Tomo. Keber hasilan itu juga didukung oleh kegigihan para pejuang bangsa yang menaklukkan tentara sekutu di perairan
Surabaya. Sebagai wujud penghormatan dan penghargaan yang tinggi kepada para pejuang, Dandim Tipe A 0830/Suraba-
Surabaya...
Sambungan dari halaman 13
besaran kenaikan UMK adalah Kabupaten dan Kota Mojokerto, serta Kabupaten Pasuruan. Kabupaten Mojokerto mengusulkan kenaikan UMK-nya Rp 4.179.787,17, Kota Mojokerto mengusulkan Rp 2.333.794,86, sedangkan Kabupaten Pasuruan Rp 4.190.133,18. Sesuai catatan Disnakertrans Jatim, Gresik, Sidoarjo, dan Kota
Pasuruan belum menyerahkan usulan UMK-nya kepada Pemprov Jatim untuk ditetapkan oleh Gubernur. Himawan yakin, 10 daerah yang tersisa akan segera menyerahkan usulan UMK beberapa hari ke depan, sehingga semua usulan itu bisa dirapatkan dengan Dewan Pengupahan pada 12 dan 13 November. (why/dhi)
5.540 Sertifika...
Sambungan dari halaman 13
Kepala Kantor BPN Kota Surabaya II Lampri kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, tepat pada peringatan Hari Pahlawan. Lampri mengatakan, BPN memberi atensi terhadap dua aset pemkot, yakni lahan untuk cable car dan jalur lingkar luar timur (JLLT). Sebab, BPN ingin membantu agar pembangunan di Surabaya tidak ada hambatan. “Kita selesaikan sertifikatnya untuk yang cable car dan JLLT dan itu sudah kita serahkan ke pemkot,” ujar Lampri. Lebih jauh, Lampri menuturkan, BPN Kota Surabaya juga menyerahkan sertifikat aset Zidam TNI AD dan aset milik Polri, yakni Polsek Genteng. Menyoal PTSL pada 2020, Lampri menegaskan,
BPN masih tetap melanjutkan program pemerintah pusat tersebut. BPN Surabaya II belum mengetahui pasti berapa kuota yang didapat. “Insya Allah Desember nanti bisa kita sampaikan, berapa kuotanya. Yang pasti 2019 (sertikat melalui PTSL, red) sudah selesai, tinggal penyerahannya saja,” pungkas Lampri. Sementara itu, Pemkot Surabaya menyambut baik penyerahan sertifikat untuk aset pemkot tersebut. Apalagi, tidak hanya aset pemkot yang sudah klir. Tapi juga lahan milik masyarakat Surabaya. “Kami apresiasi upaya yang dilakukan BPN Surabaya II,” ujar Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara. (udi/dhi)
Sempat Dikotak...
Sambungan dari halaman 13
7 November 2019. Ada 37 orang yang dimutasi. Sebanyak 12 orang di antaranya dipromosikan, sedangkan 25 orang dimutasi. Pejabat yang dimutasi terdiri dari tujuh orang untuk jabatan asisten/kepala organisasi perangkat daerah/staf ahli, dua orang camat, satu orang sekretaris perangkat daerah, tiga orang kepala bidang, tujuh orang lurah, tiga orang sekretaris kelurahan, dan 14 orang kasi/ kasubbag/kasubbid. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, Supomo itu sudah terbiasa melayani dan merawat anak-anak, meski sebetulnya pendidikan tidak hanya persoalan itu. Namun, lebih visioner. “Dia (Supomo) juga mudah mendengarkan, misalnya aku ngo-
mong begini, biasanya dia langsung tindaklanjuti,” kata dia. Namun, Risma mengaku tugas Supomo ini agak berat. Sebab, harus segera menyiapkan penerimaan murid baru, termasuk pula menyiapkan sarana dan prasarana sekolah-sekolah di Surabaya. Selain itu, wali kota perempuan pertama itu juga menjelaskan diangkatnya Suharto Wardoyo sebagai kepala dinas sosial. Dia meminta Anang untuk belajar kepada Supomo. “Pak Anang ini sebetulnya mau belajar. Hanya saja kemarin itu cuma terlalu percaya pada laporan tertulis. Makanya, saya sampaikan kepada dia untuk sering turun ke lapangan,” tegas dia. (udi/dhi)
Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i
ya Utara Kolonel Arh Putut Witjaksono Hadi menghadiri kegiatan seremonial tabur bunga yang digelar di Geladak Helly KRI SBY-591 yang bersandar di Dermaga Semampir Lama, Koramada II, Ujung, Minggu (10/11). “Tabur bunga ini merupakan bentuk penghormatan kami, karena keberanian para
pejuang yang telah gugur dalam merebut kemerdekaan,” ujar Putut. Putut juga berharap kepada generasi muda untuk melanjutkan perjuangan ini guna tetap menjaga NKRI. Namun, bukan dengan mengangkat senjata, tapi berjuang dalam pembangunan sesuai dengan kemampuannya. (tyo/dhi)
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Dandim Tipe A 0830/ Surabaya Utara Kolonel Arh Putut Witjaksono Hadi menghadiri tabur bunga di Dermaga Semampir.
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Supriadi, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Muhammad Arif Alfiansyah, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Blitar: Prawoto Sadewo. Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/ mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
memorandum.co.id
SELASA LEGI, 12 NOVEMBER 2019 memorandumredaksi @gmail.com
HALAMAN 15
Melanggar, Anggota Diberi Helm Merah
Film Hanya Manusia Jadi Motivasi
Probolinggo, Memorandum Forkopimda Probolinggo Kota mengajak wartawan nonton bareng (nobar) film Hanya Manusia. Film yang mengisahkan aksi polisi dalam mengungkap kasus penculikan anak dan perdagangan manusia, diputar di bioskop CGV, di Jalan Basuki Rahmad, Kota Probolinggo. Hadir dalam acara nonton bareng tersebut, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf Imam Wibowo, Wawali M Soufis Subri, Wakapolres Kompol Imam Pauji, Komandan Yon Zipur, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkot Probolinggo, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Ketukunan Antar Ummat Beragama (FKUB), serta perwakilan siswa SMA/SMK se Kota Probolinggo. “ Tadi kita sudah tonton bersama bahwa film ini penuh makna dan pelajaran untuk keluarga. Untuk me-
Nobar film Hanya Manusia bersama Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambriyadi Wijaya di bioskop CGV Kota Probolinggo.
waspadai cara pelaku melancarkan aksi jahatnya dalam perdagangan manusia. Film ini juga bisa dijadikan motivasi kepada seluruh anggota untuk tingkat profesionalitas sebagai seorang polisi saat bertugas,” kata Ambariyadi. Ditambahkan kapolres, film ini juga menyampaikan pesan moral bagi generasi muda untuk berhati-hati dan waspada terhadap orang yang belum dikenal. “ Jangan mudah percaya kepada orang yang baru kita kenal, apalagi sampai menawarkan pekerjaan yang tidak jelas yang akhirnya akan menjadi korban perdagangan orang
(human trafficking),” lanjut Ambariyadi. Dikatakan Ambariyadi, film ini mencerminkan tantangan tugas polisi. Tugas polisi begitu kompleks, melaksanakan tugas melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat kadang menjadi korban. “Secara gambar tadi terlihat di film tersebut apa upaya dilakukan, protap dan SOP. Biar masyarakat tahu bagaimana polisi mengayomi masyarakat dengan mengesampingkan kepentingan pribadinya. Polisi itu juga manusia,” tambah Ambariyadi. (mhd/tyo)
um Pasuruan, Memorandum n Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, memberikan penghargaan (reward) serta hukuman (punishment) kepada personelnya, Senin (11/11). n Kegiatan di lapangan mapolres ini merupakan tindak lanjut dari hasil pelaksanaan beberapa kegiatan yang diikuti personel. Dijelaskan Rofiq bila reward tersebut diberikan kepada Iptu Meita Annisa Saputra, Kanit Regident, atas keberhasilannya menjadi Juara II lomba menembak dalam rangka HUT ke-73 Bhayangkara, dan HUT ke-74 TNI; Kemudian Ada Iptu Pujianto, Kanit Turjawali Satlantas, menjadi juara I lomba penerapan Sistem Potensial Point Target (SPPT) kategori Dakgar Potensial Macet Zona A Tingkat Polda Jatim. Ma n t a n Ka subdit IV Ditreskrimsus Polda Jatim ini memparkan selain itu juga ada anggota yang
Polwan Tangguh Ungkap Kasus Penculikan Jember, Memorandum ui tugas Usai melalui ngkap berat mengungkap misteri pemabunuhan, Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal mengajak masyarakat g nonton bareng Ha(nobar) film H nya Manusia. Film tersebut menceritakan tentang ketangguhan polwan dalam pengungkapan kasus penculikan. Film yang dirilis oleh Divisi Humas Mabes Polri diputar di gedung bioskop CGV Roxy Square Mall Jem-
ber. Nonton bareng, digelar bersama dengan elemen pelajar, mahasiswa, awak media , netizen, dan personel Polres Jember. “Film ini bercerita tentang sepak terjang seorang polwan yang bertugas di reskrim dalam mengusut kasus human traficking. Tentunya hal ini sama dengan sebuah proses investigasi yang kita lakukan dalam mengungkap kasus pembunuhan di Ledokombo,” ujar Alfian. Film besutan Sutrada-
Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal bersama penonton film Hanya Manusia.
ra Tepan Kobain cukup membuat penonton kagum dengan pekerjaan polisi yang memiliki resiko tugas cukup berat. Bukan hanya polisi pria saja, polwan juga punya resiko yang sama. Seperti halnya peran
Anisa, polwan tangguh yang mendapat tugas barunya mengusut teror kasus penculikan anak. Sementara di tengah kesibukannya menangani kasus, Ia harus membagi waktu dengan keluarga. (edy/tyo)
men reward, adalah mendapat B Bripka Khoirul Anam. yang telah mengungkap kasus penangkapan pengedar narkoba jenis sabu dengan barang bukti yang 59,27 gram. Kemudian ada A Aiptu Aiptu Agustina PS Kaurmintu, Satbinmas, atas dedikasi dan loyalitas tinggi terkait tupoksinya dan proaktif sambang dan door to door system. Aipda Agus Susanto, Banit Satreskrim, atas Keberhasilannya Bersama tim untuk ungkap kasus curat dan pembunuhan kurang dari 1 x 24 jam. Dan, yang
Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan foto bersama anggota yang mendapatkan penghargaan.
terakhir ada Bripka Candra Ari Gunawan, Banit Satreskrim, atas keberhasilannya mengungkap kasus pembunuhan dengan TKP Dusun Lebaksari, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. “Yang mendapat hukuman,
yakni Brigadir Imam Ghozali, Banit Polsek Pasrepan, tentang pelanggaran disiplin anggota Polri dan diberi hukuman pemberian helm merah yang akan digunakan oleh anggota yang melanggar,” ungkap Rofiq. (*/rul/tyo)
MATUR SUWUN DULUR-DULUR MEMORANDUM PE RS WAN DE
Semakin Tepercaya
SERTIFIKAT
HALAMAN 16
HALAMAN 17
memorandum.co.id
SELASA LEGI, 12 NOVEMBER 2019 memorandumredaksi @gmail.com
HALAMAN 18
memorandum.co.id
SELASA LEGI, 12 NOVEMBER 2019 memorandumredaksi @gmail.com
Bi’in Siap Gandeng Milenial untuk Majukan Lamongan Lamongan, Memorandum Mantan Ketua PCNU Lamongan Drs Bi’in Abdussalam siap mewujudkan Lamongan bersih dari korupsi dan pungutan liar (pungli). Komitmen tersebut akan diwujudkan Bi’in jika ia terpilih menjadi Bupati Lamongan periode 2020-2025. Demikian disampaikan Bi’in saat mengembalikan formulir bakal calon bupati (Bacabup) di DPC Partai Gerindra, Senin (11/11) sore. “Saya lihat yang paling memprihatinkan adalah pungli lelang jabatan, mulai dari Camat, Kepala Dinas, dan pejabat penting lainnya, yang informasinya mendapatkan jabatan tersebut harus membayar dengan uang dengan nominal cukup fantastis,” jelasnya. Selain itu, Bi’in juga berkomitmen untuk menjadikan generasi millenial yang cemerlang dan sejahtera, generasi muda harus bebas dari narkoba. Mustahil misi mulia tersebut terlaksana jika obat-obatan terlarang masih beredar bebas di Lamongan. (al/har/mik)
Kepala BKD Pemkab Gresik Gantikan Tugas Sekda Andhy Gresik, Memorandum Sekretaris Daerah Pemkab Gresik Andhy Hendro Wijaya yang beberapa hari ini tidak masuk kerja, akan digantikan tugasnya oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik, Nadlif. Karena tidak masuk kerja, mengakibatkan tugas-tugas sekda menumpuk. Sudah dua minggu lebih sekda tidak masuk kerja karena yang bersangkutan tersandung kasus hukum. “Sebab itu saya menggantikan tugasnya sementara. Sesuai SK Bupati tentang pelaksana harian (Plh) sekda,” jelas Nadlif, Senin (11/11). Mandat tersebut, kata Nadlif, sudah diterima sejak 31 Oktober 2019 lalu dan tertulis dalam SK Bupati : 812.2/116/437.73/2019 perihal penunjukan Plh Sekda yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) no 3 tahun 2018 tentang Pejabat sekda. Selesainya tugas tersebut dia sebutkan hingga sekda definitif aktif kembali. Setelah ditetapkannya sebagai Plh sekda, Nadlif telah menjalankan beberapa pekerjaan sekda. “Seperti menyelesaikan surat, membuat disposisi surat dan koordinasi terkait kegiatan-kegiatan OPD. Tugas Plh hanya bersifat administratif, bukan berwenang mengambil keputusan yang bersifat strategis,” katanya. Selama bertugas sebagai Plh sekda, dia tidak boleh mengadakan pengisian dan melantik pejabat OPD Pemkab Gresik, kecuali atas izin Menteri. Karena hal itu telah diatur dalam Undang-Undang (UU) no 30 tahun 2014 tentang Administrasi pemerintahan. “Selain larangan tersebut, Plh tidak boleh merubah segala bentuk anggaran. Serta Plh tidak boleh merubah struktur OPD Pemkab Gresik,” terang mantan Kepala Dinas Pendidikan tahun 2013 itu. (dri/har/mik)
Gresik, Memorandum Untuk memperlancar kegiatan lapangan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Gresik mendapat jatah kendaraan operasional. Pengadaan mobil itu diambilkan dari anggaran perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P-APBD) Gresik 2019. Anggota Forkopimda terdiri dari Kapolres, Dandim 0817, ketua DPRD, dan kepala kejaksaan negeri (Kajari) Gresik. Bupati Kabupaten Gresik Sambari Halim Radianto, sekaligus ketua Forkopimda mengatakan, secara pribadi mereka semua tidak menginginkan kendaraan tersebut. “Tetapi mereka ingin memperlacar masalah kegiatan di lapangan. Sehingga kegiatan dan aktivitas beliau akan terdukung. Insya Allah Gresik akan aman dan tentram,” jelas Sambari, Senin (11/11), di halamanpemkab,JalanDrWahidin Sudirohusodo, Gresik. Masing-masing anggota Forkopimda menerima kendaraan operasional berupa mobil Toyota Fortuner keluaran
terbaru dengan kisaran harga Rp 537.950.000 sampai Rp 563.350.000 per unitnya. Sementara, nampak lima unit mobil jenis yang sama sedang terparkir di halaman pemkab. Kepala Bagian Umum Pemkab Gresik Sukardi mengatakan, selain pengadaan kendaraan operasional untuk Forkopimda, ada kendaraan lagi untuk anggota forum koordinasi pimpinan kecamatan (Forkocam). “Sesuai arahan bapak Bupati tadi, diberikan kepada pelaksana di bidang keamanan tingkat kecamatan. Seperti polsek dan koramil,” terang Sukardi. Kendaraan operasional yang diberikan Polsek dan Koramil yaitu mobil Suzuki Ertiga dengan kisaran Rp 201.000.000
FOTO: MEMORANDUM/ADRIYANTO
Bi’in Abdussalam menyerahkan formulir kepada Ketua DPC Gerindra Tsalits Fahami.
Forkopimda Dapat Jatah Mobil dari P-APBD 2019
Penandatanganan MoU dan penyerahan kendaraan operasional kepada pimpinan daerah yang dilakukan usai upacara peringatan Hari Pahlawan, Minggu (10/11).
untuk type GA-MT hingga Rp 245.000.000 untuk type GX-AT. “Untuk Suzuki Ertiga jumlahnya ada 50 unit,” tambahnya.
Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada masing masing pimpinan. Diantaranya Kapolres Gresik, AKBP Kusworo
Wibowo, Dandim 0817, Letkol Inf Budi Handoko dan Wakil Ketua I DPRD Gresik, Asluchul Alif. (dri/har/mik)
Komisi C Anggap Pengajuan Bangunan Sekolah Tak Detail FOTO: MEMORANDUM/ALI
FOTO: MEMORANDUM/ALI
HALAMAN 19
Petugas satlantas sedang memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Satlantas Beri Pelayanan Bertema Pahlawan Lamongan, Memorandum Memperingati Hari Pahlawan, Satlantas Polres Lamongan menerapkan pelayanan bertema pahlawan dengan mengenakan baju dan atribut ala para pejuang kemerdekaan, Senin (11/11) pagi. Tujuannya, untuk mengingatkan kembali perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Kasatlantas Polres Lamongan AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro menjelaskan, penanaman nilai kepahlawanan sangat penting untuk terus digalakkan kepada masyarakat. Agar supaya tidak pernah lupa bahwa negara ini dibangun atas keringat darah dan taruhan
nyawa dari para pejuang. “Petugas yang memberikan pelayanan seluruhnya menggunakan simbol pahlawan. Pemohon pengambilan no antrian yang diberikan oleh petugas pemandu pelayanan sesuai dengan jenis layanan,” jelasnya, kemarin. Petugas, kata Danu, melaksanakan pemanggilan nomor antrean dan melaksanakan registrasi pemohon di loket sesuai dengan nomor urut. Masih seperti biasanya, cuma menambah dengan memberikan wawasan terkait semangat pahlawan. “Petugas melaksanakan identifikasi dan verifikasi data di loket 5 untuk perpanjangan dan loket 6 untuk pemohon
baru dilanjutkan pelaksaan ujian teori. Petugas mengarahkan pemohon SIM bagi yang lulus ujian teori melaksanakan ujian praktik di lapangan praktik,” tegasnya. Danu berharap, di era digital ini, perjuangan para pahlawan tetap menjadi pelajaran yang berharga dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara, yang saat ini ada sebagian pihak yang berupaya memecah belah kesatuan dan keutuhan NKRI. “Semangat yang harus terus kita jaga dari pahlawan adalah terus bersatu, jangan mau dipecah belah, jangan rela negara ini dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya. (al/har/mik)
Bojonegoro, Memorandum Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro menyayangkan data utuh dan kurang detail yang diserahkan Dinas Pendidikan pada saat rapat pembahasan KUA-PPAS APBD Bojonegoro tahun 2020 di ruang Paripurna DPRD. Data tersebut, terkait jumlah kerusakan gedung SD dan SMP tahun 2019. Yakni, 283 lembaga SD dan 176 lembaga SMP. Ratusan data itu, tidak ada rincian baik letak sekolah maupun jenis kerusakan. “Sebenarnya, kami sudah memberi tahu Dinas Pendidikan, selain memberikan data yang detail juga target penyelesaiannya,” kata Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Mochlasin Affan, Senin (11/11). Menurutnya, 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus digunakan untuk pendidikan. Selain itu, DBH Migas Pendidikan tahun 2018 dan 2019 mencapai Rp70 miliar. Sehingga, sekolah-sekolah yang rusak dan butuh peningkatan sarana dan prasarana bisa terpenuhi. “Apalagi, ada tambahan dana bagi hasil migas yang ti-
dak hanya untuk lembaga pendidikan dasar saja,” tegasnya. Pihaknya menyayangkan Dinas Pendidikan yang hanya menyampaikan data gelondongan atau data yang utuh dalam mengajukan anggaran perbaikan sekolah. Hal itu, semakin membuat komisi C tidak mengetahui, apakah sekolah yang dituju sudah tepat sasaran. “Kok bisa, langsung mengajukan data 459 lembaga sekolah tanpa ada rincian,”tegasnya. Pihaknya mencontohkan, ada satu lembaga sekolah di sekitar lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) di Kecamatan Ngasem yang rusak dan hampir ambruk. Tapi, belum ada tindak lanjut dari Dinas Pendidikan. “Kami akan agendakan mengkrosecek di lapangan mana saja sekolah-sekolah rusak yang butuh perbaikan. Karena ini program prioritasnya,” tegas Politisi Partai Demokrat ini. Sementara itu, Plt Dinas Pendidikan, Kuzaini, enggan dikonfirmasi terkait hal ini. “Jangan tanya sekarang ya, masih rapat,”pungkasnya. (top/har/mik)
memorandum.co.id
SELASA LEGI, 12 NOVEMBER 2019 memorandumredaksi @gmail.com
HALAMAN 20
Bawaslu Kenalkan Tupoksi kepada Masyarakat Gresik, Memorandum Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gresik mengenalkan tugas dan fungsi (tupoksi) kepada masyarakat melalui kegiatan seni budaya pada acara car free day. Kegiatan itu juga bertujuan mendekatkan diri kepada masyarakat. Kegiatan itu juga bertujuan untuk memberitahu kepada masyarakat tugas dan fungsi bawaslu. Pasalnya, selama ini nama bawaslu kerap didengar. Namun, belum diketahui lebih dalam oleh masyarakat Gresik. “TugasnyabBawaslu
FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM
seperti apa, tidak semuanya tahu,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Gresik Much Imron Rosyadi, Senin (11/11). Pihaknya menyampaikan, melalui gelar budaya ini diharapkan masyarakat bisa mengenal lebih dekat dengan bawaslu. Sebuah lembaga yang khusus menangani terkait pemi-
Kegiatan gelar budaya yang dilakukan Bawaslu Gresik.
lu. “Mulai tingkat kabupaten, provinsi hingga pilpres,” ungkapnya. Imron menjelaskan, tahun depan Gresik mempunyai gawe besar. Pemilihan bupati dan wakil bupati. Disitulah bawaslu akan berperan aktif. Mengawasi mulai tingkat desa hingga kecamatan. (an/har/mik)