SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id
JUMAT PAHING, 12 MARET 2021
memorandumredaksi@gmail.com
HARGA Rp 3.500,-
IDENTITAS PEMBUNUH WARGA JALAN SIMO JAWAR BARU TERUNGKAP
Vaksin Itu
DIANCAM KELUARGA MANTAN SUAMI
Oleh: Dahlan Iskan n
S
FOTO: MEMORANDUM/RIO
urat itu rahasia. Terlihatt dari semua kode ‘’rahasia’’ dii setiap arin pagi halamannya. Tapi kemarin dsos. Kecopy-nya beredar luas di medsos. rtawan mungkinannya dua: ada wartawan yang hebat sekali –sampai mampu emang ‘’mencuri’’ surat itu. Atau memang ocorkanada skenario sengaja membocorkannya ke media. ulah Anda pun sudah tahu: itulah surat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tentang Vaksin um bisa Nusantara. Yang intinya: belum nya uji memberikan izin dilakukannya coba tahap 2. ng dila“Dari hasil penelitian yang eroleh kukan BPOM, data yang diperoleh pat dari interim fase I belum dapat Bersambung kee halama halaman an 2
-
Meng, pemkot berencana ana buka ya wacana. RHU, dewan: jangan hanya
-
Hehehe, tampaknya ada yang kangen mangku ladies escord.
Jenazah korban d dievakuasi petugas ke ambulans pada kejadian Rabu (10/3).
Surabaya, Memorandum Teka-teki siapa pembunuh Damiri (40), asal Desa Pandan, Kecamatan Omben, Sampang yang indekos di Jalan Simo Jawar Baru V-A Buntu, akhirnya terungkap.
Si Mameng (Om Boy) TRAGEDI CAROK SIMO JAWAR : -
Polisi dan keluarga Damiri masih berupaya mencari pembacok yang menghabisi korban pada Rabu (10/3) di depan warung kopi . Petugas telah mengantongi identitas pelaku yang membantai pria asal Desa Pandan, Kecamatan Omben, Sampang, tersebut. Keterangan Rosiah, istri siri Damiri, korban dapat ancaman dari kerabat mantan suaminya sebulan lalu atau empat hari sebelum kejadian. Rosiah juga diancam jika menikah dengan orang satu desa maka akan ada pertumpahan darah. Rosiah dan mantan suaminya, Abdul, ternyata sudah bercerai. Hanya saja, akta cerai keduanya belum diambil.
Hal itu berdasarkan keterangan Rosiah (33), istri siri Damiri. Sebelum tewas, Damiri mendapat ancaman dari kerabat mantan suaminya, Abdul, empat hari sebelum kejadian pembacokan. “Suami saya diancam empat hari lalu melalui HP dan akan dihabisi dengan celurit,” ungkap wanita asal Dusun Tekab, Desa Pandan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, ditemui di Mapolsek Sukomanunggal di sela-sela menunggu pemeriksaan penyidik. Ancaman itu setelah Ro-
Suami saya diancam empat hari lalu melalui HP dan akan dihabisi dengan celurit. Rosiah Istri Damiri siah diberitahu Damiri sebelum dibunuh. Bahkan, Damiri berpesan kepada istri sirinya untuk menceritakan semu-
Rosiah menjalani pemeriksaan di Mapolsek Sukomanunggal.
Bersambung ke halaman 11
GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ/NANANG
Korban hanya Terima Rp 300 Ribu Polda Bongkar Penjualan Siswi SMP untuk Bisnis ProsƟtusi Dari sanalah, muncul ide pria 39 tahun itu untuk mencari cara menyalurkan birahinya tanpa diketahui keluarga. Dia kemudian mencari wanita yang masih berstatus pelajar untuk ditawarkan. Berbekal akun twitter, BD menjual gadis ingusan tersebut ke pria hidung belang. Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Surabaya, Memorandum Hobi BD melihat hingga mengoleksi video porno yang akhirnya menjerumuskannya menjadi muncikari. Bahkan, fantasi seks BD juga tidak seperti orang pada umumnya. Birahi warga Kelurahan Bukir, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan itu memuncak saat berhubungan bertiga atau threesome.
BD digiring petugas ke ruang tahanan Mapolda Jatim.
Tergiur Hasil Besar, Jual Benur Ilegal
Kuliah Online VINESSA INEZ memberi kado istimewa kepada anaknya, Elvaroalano Deye Khan yaitu sebuah rumah. Hal itu dilakukan Vinessa Inez sebagai bentuk kecintaan terhadap sang buah hati. Selain itu, Elvaro baru saja merayakan ulang tahunnya. Di ulang tahun Elvaro yang ke-3, Vinessa Inez akan merenovasi rumah yang sudah dibelinya beberapa tahun yang lalu. Apalagi sang anak kini sudah mulai besar. “Hmm renovasi rumah (kadonya). Soalnya kan nantinya buat El. Aku udah beli Bersambung ke halaman 11
ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS
FOTO: MEMORANDUM/JAKA
Vinessa Inez
Surabaya, Memorandum Imam Asrofi dan Candra Luki Permana mengaku tergiur dengan hasil besar yang diperoleh dari penjualan benih lobster (benur) kepada pengepul asal Pacitan bernama Subur (masuk dalam daftar pencarian orang). Awalnya, Subur memesan kepada Imam untuk mencarikan benur dengan nominal Rp 18 juta. Meski tak mempunyai perizinan, Imam kemudian mencarinya dengan cara memasang keramba di perairan Brumbun, Ngrejo, Kecamatan Tanggugunung, Kabupaten Tulungagung. “Caranya saya pasang keramba itu sehari semalam di laut,” ucap warga Tulungagung itu. Hasilnya, kata Imam, ia mendapat 1.500 ekor benih lobster jenis pasir dan 175 ekor jenis mutiara. “Saya taruh di 10 kantong plastik,” ujarnya. Sedangkan Candra Luky Permana mendapat pesanan dengan harga penawaran untuk jenis benih lobster mutiara sebesar Rp 28 ribu per ekor. Dan untuk jenis pasir sebesar Rp 9 ribu per ekor. “Setelah mendapatkan pesanan itu, saya kemudian memesan benih lobster tersebut kepada saudara Ulo (DPO),” kata Candra.
Imam Asrofi dan Candra Luky Permana.
Dari Ulo, jelas Candra, ia mendapatkan 10 plastik berisi 1.761 ekor benih lobster jenis pasir dan 20 ekor jenis mutiara. Sementara anggota Ditpolairud Polda Jatim yang mendapat informasi adanya jual beli benih lobster illegal selanjutnya melakukan penangkapan terhadap Imam dan Candra. Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gede Willy Pramana, saat dikonfirmasi terkait
adanya kasus jual beli benih lobster tanpa izin langsung membenarkan. “Benar. Imam dan Candra kita dakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 92 jo pasal 26 ayat (1) UU nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja jo UU nomor 45 tahun 2009 tentang Perubahan Atas UU nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan jo UU nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan,” tutur Willy, Kamis (11/3). (mg5/nov)
Karma Merebut Suami Sahabat Karib semasa SMA (2)
Bercak Lipstik dan Bau Parfum Wanita di Baju Galih AKHIRNYA Susi mengajak ketemuan. Dia memberanikan diri bertanya, apa maksud Galih selama ini. Jawaban tak disangka-sangka keluar dari mulutnya. Dia bilang suka Susi sejak kali pertama bertemu. Galih bahkan mengungkapkan sesuatu yang aneh di benak dan hati Susi. Galih mengaku sejatinya tidak mencintai Wanda.
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
Bersambung ke halaman 11
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO Edukasi Prokes di Gowes pada Tanggal Merah
JUMAT PAHING, 12 MARET 2021 HALAMAN 2
Prosesi sertijab kades Ngaban.
Kades Ngaban Janji Bawa Perubahan untuk Kemajuan Bersama Sidoarjo, Memorandum Pemerintah Desa (Pemdes) Ngaban, menggelar serah terima jabatan (sertijab) dan inventaris desa, di pendopo balai desa setempat, Selasa (9/3). Acara ini dihadiri Forkopimcam Tanggulangin, lembaga desa, dan tokoh masyarakat. Pj Kades Ngaban Gatot Suryono menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak kecamatan yang sudah mempercayai untuk menjabat kades di Ngaban. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada masyarakat atas dukungannya selama menjabat. "Saya juga mohon maaf kalau selama masa pemerintahan saya jika dalam pelaksanaan ada yang kurang maksimal," ujarnya. Kades definitif yang meme-
nangkan pemilihan 20 Desember 2020, Budi Utomo minta doa restu dan bimbingan kepada seluruh masyarakat. Dukungan tersebut bisa berupa pemikiran maupun gagasan dari lembaga maupun masyarakat yang ada bisa membawa kemajuan desa. "Mohon dukungannya untuk membangun desa agar bisa maju dan sejahtera," kata dia. Sekretaris Camat Tanggulangin, Ribut Prapto Yuono menyampaikan ucapan selamat pada kades terpilih dan meminta supaya sinergitas di pemerintahan desa dengan lembaga. Dan memberikan bimbingan dan peningkatan tugas pokok dan fungsinya. "Manuk Gelatik menclok nang mejo, mari dilantik ayo kerjo," pungkasnya. (bwo/jok/epe)
Sidoarjo, Memorandum Aktivitas olahraga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan imun atau kekebalan tubuh di masa pandemi Covid-19. Dipimpin Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji, gowes rutin setiap hari libur digelar diikuti pejabat utama dan kapolsek jajaran. Selain untuk meningkatkan stamina dan menjaga imun, acara ini juga jadi dijadikan aparat untuk memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya disiplin protokol kesehatan (prokes). Seperti yang dilakukan pada Kamis (11/3). Diiikuti beberapa komunitas dari Sidoarjo-Surabaya, gowes bareng dimulai dari Mako Lama Sidoarjo dan Finish di Darmo Surabaya. Kapolsek Krian Kompol Mukhlason yang juga mengikuti acara ini, mengatakan selain untuk olahraga dan menjaga kesehatan agar badan tetap bugar, juga supaya tidak mudah terserang Covid-19. "Covid-19 takut pada orang-orang yang kondisinya sehat, badan yang fit, imunnya kuat," katanya. Selain sebagai antisipasi dari Covid-19, menurut Mukhlason, kurangnya aktivitas fisik atau olahraga secara teratur bisa menjadi penyebab utama penyakit kronis. Oleh karena itu,
FOTO: MEMORANDUM/BWO
FOTO: MEMORANDUM/BWO
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan, Agus Sutopo, Assahid. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji gowes bersama pejabat utama dan kapolsek jajaran.
dengan gowes teratur bisa meningkatkan sensitivitas insulin, kebugaran kardiovaskular, dan dampak baik lainnya bagi tubuh. "Intinya, dengan gowes rutin bisa mengurangi risiko terserang penyakit," tandasnya. Selain untuk mencegah penyakit, gowes ini juga bertujuan menambah keakraban antara sesama penggowes
dan meningkatkan tali silahturahmi agar tetap terjaga dalam situasi kamtibmas yang kondusif. Salah satu peserta gowes bareng asal Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Tri Sunardi mengaku sangat senang dengan adanya acara yang digagas Polresta Sidoarjo tersebut. Apalagi di masa pandemi seperti
ini, ia mengaku kerap ksulitan mencari partner untuk bersepeda. "Karena itu, mendengar ada gowes bareng setiap hari minggu atau hari libur di Polresta Sidoarjo, saya langsung cari informasi dan mengajak beberapa teman lainnya untuk ikut. Kapan lagi bisa gowes bareng kapolresta," ujarnya. (bwo/jok/epe)
Sidoarjo, Memorandum Status PPKM yang diperpanjang ternyata tidak membuat aktivitas yang memicu keramaian terhenti. Untuk mencegah potensi klaster baru Covid-19, aparat terpaksa membubarkan kontes burung berkicau di Dusun Beciro, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono. Ada ratusan peserta. Namun karena keterbatasan petugas gabungan, hanya sekitar 20 peserta, enam panitia, dan satu
orang penanggung jawab yang dimintai keterangan dan dikenai sanksi tipiring. Kapolsek Sukodono, Iptu Warji'in mengatakan, sebenarnya kegiatan serupa di lokasi ini sudah pernah diperingatkan oleh polisi. Namun mereka tetap bandel. "Kontesnya berlangsung Rabu (10/3) siang. Mereka yang terjaring kemudian didata dan dikenakan sanksi tipiring. KTP mereka disita dan mereka diwajibkan mengikuti sidang
tipiring," terangnya kemarin. Kapolsek menjelaskan, secara kasat mata terlihat jelas bahwa di lokasi tersebut menimbulkan kerumunan massa. Baik peserta maupun penonton. Mungkin seratus orang lebih. Kebanyakan berasal dari luar Jumputrejo. Seperti Porong, Wonoayu, dan bahkan ada yang dari luar kota seperti Mojokerto. "Peserta dan penonton lebih kurang seratus lebih. Lokasinya tidak terlalu luas maka
terjadi kerumunan, mereka rata-rata menggunakan masker, namun tidak jaga jarak," tambah Warji'in. Warji'in menjelaskan kontes ini juga tanpa izin dari satgas Covid-19 desa maupun kecamatan. Apabila ada izin, tentunya kami akan mengawasinya agar tidak terjadi kerumunan massa seperti ini Sebab, dikhawatirkan kontes ini menjadi media penularan Covid-19. (som/bwo/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/SOM
Aparat Bubarkan Kontes Burung Berkicau di Beciro
Polisi memberikan penjelasan pada peserta dan panitia sebelum membubarkan kontes burung berkicau di Dusun Beciro.
Vaksin Itu mendukung rasionalitas untuk pelaksanaan uji klinik fase II dalam desain adaptive trial,” bunyi surat itu. “Diketahui, dalam 4 minggu setelah penyuntikan, vaksin belum dapat memberikan respons yang memadai untuk melindungi subjek. Sehingga hal tersebut tidak memungkinkan digunakan dalam masa pandemi karena subjek tidak terlindungi”. Itulah sebabnya BPOM minta respons dari tim peneliti. Respons itu sudah disampaikan ke BPOM –menurut tim peneliti. Tentu sifatnya juga rahasia. Tidak terlihat dibocorkan ke publik. Saya mencatat ada dua butir alasan BPOM yang saya nilai telak sekali. Pertama, dari uji coba tahap 1 ternyata tidak menghasilkan antibodi yang memenuhi syarat. Kedua, rekomendasi etisnya kok datang dari RSPAD Jakarta. Bukan dari RS Kariadi Semarang –tempat uji coba dilakukan.
Sambungan dari halaman 1 Selebihnya adalah alasan-alasan teknis proses uji coba dan penelitian. Yang saya tidak ahli di bidang itu. Dengan membaca copy surat yang bocor itu, kesan pertama saya, tim Vaksin Nusantara telah berbohong. Setidaknya kepada saya. Yang mengatakan dari uji coba 1 itu sudah didapatkan hasil antibodi yang cukup. Bahkan ada yang sampai 136 kali. Saya pun bisa ikut mempertanyakan: mengapa RSPAD yang mengeluarkan surat rekomendasi itu. Maka saya kembali menghubungi tim Vaksin Nusantara. Juga berbicara dengan Wakil Ketua Komisi IX DPR MelkiLaka Lena, yang gigih membela Vaksin Nusantara. Rabu kemarin Komisi IX DPR ternyata mengadakan rapat kerja dan dengar pendapat. Komisi IX mengundang Kemenkes, BPOM, sponsor Vaksin Nusantara, Vaksin Merah Putih, dan dua orang ahli yang mendukung
Vaksin Nusantara. Dokter-jenderalTerawan hadir mewakili Vaksin Nusantara. Prof. Dr. C. A Nidom, guru besar Unair, hadir sebagai ahli virus. Prof Dr Amin Subandrio hadir sebagai Lembaga Eijkman. Menkes mengutus wakilnya: Prof. Dr. Dante LaksonoHarbuwono. Menristek Prof DrBambangBrodjonegoro hadir sendiri. Demikian juga Kepala BPOM Dr Ir Penny K Lukito. Tema rapat itu: membahas dukungan pemerintah pada pengembangan Vaksin Merah Putih dan Vaksin Nusantara. Yang memimpin sidang adalah Ketua Komisi IX DPR sendiri: Felly EstelitaRuntuwene. Hasil rapat kerja itu sudah bisa kita duga: mendukung Vaksin Merah Putih dan Vaksin Nusantara. Mereka mendesak BPOM untuk segera mengeluarkan izin uji coba fase 2 Vaksin Nusantara. Juga minta tim peneliti untuk membuka saja ke publik hasil penelitian fase 1 yang lalu.
Benarkah hasil uji coba fase 1 itu tidak memunculkan anti bodi terhadap Covid-19 –seperti disebut dalam surat BPOM? “BPOM telah membuat kesimpulan dari hasil rata-rata uji coba fase 1,” ujar tim peneliti yang saya hubungi. Memang, katanya, dari 28 orang yang ikut uji coba hanya tiga yang muncul antibodi dalam jumlah yang cukup. Tapi, katanya, itu karena dosis yang diberikan tidak sama. Ada 9 kategori dosis. Tentu hasilnya berbeda. “Seharusnya belum itu yang dipersoalkan BPOM,” ujar tim peneliti itu. “Kalau mau disiplin prosedur, seharusnya yang dipersoalkan adalah apakah ada efek samping atau tidak,” tambahnya. Uji coba tahap 1 adalah uji coba yang tujuannya fokus ke efek samping. Belum ke efektif atau tidak. “Sepanjang diketahui tidak ada efek samping maka izin uji coba tahap 2
harus diberikan,” katanya. Barulah kelak, di uji coba tahap 2, boleh dipersoalkan hasilnya: efektif atau tidak. Kalau tidak efektif jangan diberi izin untuk melakukan uji coba tahap 3. “Para ahli kami sendiri sepakat, kalau tidak efektif kami sendiri yang menghentikan. Tidak usah BPOM,” katanya. Saya pun bisa menerima penjelasan itu. Perasaan telah dibohongi pun sudah saya hilangkan. Demikian juga soal keterlibatan RSPAD. Itu, katanya, soal teknis dan kemampuan peralatan. RSPAD-lah yang mempunyai peralatan yang sejajar dengan teknologi vaksin Nusantara. Itu pula sebabnya Komisi IX DPR melangkah lebih nyata lagi. Yakni desakan agar uji coba fase 2 itu harus sudah tuntas sebelum tanggal 17 Maret 2021. “Kesan saya Vaksin Nusantara ini sengaja dihambat,” ujar Melki yang
juga seorang apoteker –pun istrinya. Melki asli Kupang, NTT. Istrinya asli Jawa Tengah. Keduanya bertemu di belanga Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Dari belanga itu lahir seorang putri yang masih sekolah SD. Tentu BPOM tidak mau dikatakan sengaja menghambat. Kepala BPOM Penny Lukito sudah mengungkapkan dalam suratnya itu. BPOM sifatnya minta klarifikasi. Maka kewajiban tim peneliti untuk menjelaskannya. BPOM juga memberikan kesempatan kepada tim peneliti untuk memberikan klarifikasi dalam hearing Komite Nasional Penilai Obat. Di situ akan hadir bukan saja ahli vaksin tapi juga ahli klinis. Program vaksinasi sendiri terus berjalan. Bahkan sudah masuk pula yang vaksin mandiri. Yang berbayar. Yang dilakukan oleh swasta –di luar vaksin gratis Sinovac. Modal besar itu harus kembali –secara bisnis. (*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
JUMAT PAHING, 12 MARET 2021 HALAMAN 3
“
Pembukaan RHU Jangan hanya PHP
Karena warga, terutama pelaku usaha sebelumnya dibatasi terkait kegiatan ekonominya. InsyaAllah ke depan ini kami sedang menyiapkan beberapa aturan termasuk SOP-nya.
Surabaya, Memorandum Adanya rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mengizinkan giziinkan rekreasi hiburan umum (RHU) kembali beroperasi, diharapkan segera terealisasi lisasii dan bukan sekadar wacana. Sehingga roda perekonomian akan kembali mbali normal dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
“
Kami tentu sepakat jika pemkot memang sudah meninjau untuk itu. Saya harap jangan hanya wacana saja. Karena kabarnya sudah merancang, nanti tahu-tahu hanya pemberi harapan palsu (PHP).
FEBRIADHITYA PRAJATARA Kabag Humas Pemkot Surabaya
Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya A Hermas Thony, yang sepakat bila RHU yang selama pandemi ini tidak bisa bernapas bisa kembali turut menggerakkan perekonomian di Kota Pahlawan. “Kami tentu sepakat jika pemkot memang sudah meninjau untuk itu. Saya harap jangan hanya wacana saja. Karena kabarnya sudah merancang, nanti tahu-tahu hanya pemberi harapan palsu (PHP),” katanya, Kamis (11/3). Di samping itu, AH Thony berpesan kepada pengusa-ku ha RHU, jika pemkot kembali memberi izin, agar pelaku etat. usaha tetap mentaati protokol kesehatan dengan ketat. a Co“Mereka harus menaati prokes dengan ketat, karena vid-19 masih belum mereda,” ujarnya. Selama ini, Thony menilai, masyarakat yang memiliki mbuka usausaha RHU tidak mempunyai kesempatan membuka etat dan tidak hanya selama pandemi. Sebab pemkot sangat ketat main-main dalam mengawasi. Bersambung ke hal 4
ILUSTRASI: ISTIMEWA
A HERMAS THONY Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
PERWALI SELAMA PANDEMI COVID-19 UNTUK RHU Perwali Nomor 16 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Covid-19 Di Kota Surabaya, terbit 24 April 2020. Perwali ini memaksa hampir seluruh sektor untuk menghentikan sementara aktivitas di luar rumah, saat itu, RHU masih ada yang buka. Perwali Nomor 19 Tahun 2020 terbit 27 April 2020, merupakan revisi atas Perwali Nomor 16. Di perwali ini, restoran dan kafe boleh buka namun dilarang untuk menyediakan kursi. Sementara tidak ada aturan khusus terkait RHU. Perwali 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal
Baru pada Kondisi Pandemi Covid-19 Di Kota Surabaya, terbit 10 Juni 2020. Pada Perwali ini, kegiatan di tempat RHU mulai diatur di dalam pasal 20. Di mana RHU diperbolehkan buka namun menerapkan prokes ketat. Perwali 33 Tahun 2020 terjadi revisi dari perwali sebelumnya termasuk pasal 20, terbit 13 Juli 2020, yang mengatur RHU mulai dilarang untuk buka. Atas hal itu terjadi demonstrasi oleh pekerja hiburan malam dengan tagline “Gak Murel Gak Mbadok” mereka berharap Perwali 33 dicabut. Perwali Nomor 67 Tahun 2020 tentang Penerapan Protokol
Kesehatan Dalam Rangka Pencegahan dan Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19 Di Kota Surabaya, diterbitkan 22 Desember 2020. RHU tetap dilarang buka namun dalam Perwali 67 ini ada sanksi sebesar Rp 150 ribu bagi warga yang tidak patuh prokes. Perwali Nomor 02 Tahun 2021, tidak banyak yang berubah hanya penyesuaian New Normal ke PPKM, terbit 9 Januari 2021. Sementara RHU tetap tidak diizinkan untuk buka. Bahkan banyak tempat hiburan malam yang terpaksa disegel.
Penyegelan salah satu RHU yang bandel tetap buka saat pandemi.
RUMAH DINAS WAWALI JADI RUMAH ASPIRASI
Wadah Influencer dan Konten Kreator Berkolaborasi
“
Komitmen Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali (Wawali) Kota Surabaya Armuji untuk melibatkan semua elemen masyarakat dalam pembangunan sebuah kota terus direalisasikan. Bahkan, Rumah Dinas Cak Ji, sapaan Armuji dijadikan Rumah Aspirasi, sehingga bisa menjadi wadah bagi influencer dan konten kreator Surabaya untuk berkolaborasi. Rumah Aspirasi itu dikukuhkan ketika Cak Ji mengumpulkan para influencer dan konten kreator Surabaya pada Selasa (9/3). Saat itu, ia memastikan bahwa rumah dinasnya itu akan menjadi tempat untuk berkolaborasi, terutama dalam mengedukasi dan promosi berbagai pembangunan Kota Pahlawan. “Saya yakin anak-anak muda di Surabaya itu sangat inovatif dan kreatif. Saya juga percaya keberadaan mereka akan mampu memberikan kontribusi yang sangat luar biasa bagi pembangunan Surabaya, promosi wisata, edukasi warga, dan yang terpenting dapat membantu dan mendukung UMKM Surabaya naik kelas,” kata Cak Ji di sela-sela bertemu dengan influencer dan konten kreator. Makanya, dalam pertemuan itu, ia memberikan kebebasan kepada influencer dan konten kreator itu untuk membuat konten di akunnya masing-masing tentang rumah dinasnya. Bahkan, kala itu dia mengajak mereka untuk makan bersama dan berdiskusi di ruang rapat. Mereka pun tampak antusias dan berkali-kali bikin konten. “Sudah ada sekitar 50-an anak muda yang bergabung. Kalau misalnya masih ada anak muda Surabaya yang ingin berkontribusi dalam pembangunan Surabaya, silakan ke sini, ke Rumah Aspirasi ini. Karena rumah dinas ini akan menjadi Rumah Aspirasi bagi anak muda Surabaya,” tegasnya. Menurutnya, berdasarkan data dari Badan Pusat Statiktik (BPS), populasi penduduk di Kota Surabaya lebih banyak anak milenial, sehingga Rumah Aspirasi di rumah
Saya yakin anak-anak muda di Surabaya itu sangat inovatif dan kreatif. Saya juga percaya keberadaan mereka akan mampu memberikan kontribusi yang sangat luar biasa bagi pembangunan Surabaya, promosi wisata, edukasi warga, dan yang terpenting dapat membantu dan mendukung UMKM Surabaya naik kelas. ARMUJI Wakil Wali Kota Surabaya
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengundang para influencer dan konten kreator Surabaya di rumah dinas.
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji berdiskusi dengan para influencer dan konten kreator Surabaya di ruang rapat rumah dinas.
dinasnya itu akan menampung dan akan menjadi wadah bagi anak-anak muda itu untuk berekspresi. “Anak muda ini memiliki poten-
si yang harus digali untuk memberikan konstribusi pada pembangunan Surabaya. Mereka pasti lebih mengetahui tentang hal-hal yang
kekinian, sehingga mereka ini tidak boleh distop, tapi harus diberikan ruang gerak untuk bisa berekspresi,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan kolaborasi yang bisa direalisasikan dengan influencer dan konten kreator itu ke depannya. Salah satunya di masa pandemi ini, mereka diharapkan bisa membuat konten-konten yang baik tentang mematuhi protokol kesehatan, mengedukasi warga tentang vaksinasi, dan membantu promosi produk-produk UMKM di Surabaya “Jadi, kalau anak muda juga dijelaskan sesama anak muda, mereka lebih bisa mengikuti. Kalau seperti saya ini, tidak bisa memaksakan kehendak anak muda, tapi kalau anak muda sama anak muda, pasti lebih gampang menerimanya dengan gaya mereka masing-masing,” katanya. Ia juga memastikan, bahwa setelah pertemuan ini akan ada tindaklanjut tentang kolaborasi apa yang akan dilakukan ke depannya,
termasuk di masa pandemi yang mungkin bisa dilakukan adalah wisata virtual. “Sudah ada usulan wisata virtual, nanti kita akan support keinginan dan kebutuhan mereka untuk mempromosikan Surabaya. Pada intinya, kami dari pemkot siap men-support kebutuhan mereka,” imbuhnya. Sementara itu, salah satu influencer, Gresia Zumarda yang turut hadir pada kesempatan itu mengatakan, ajakan untuk berkolaborasi ini sangat bagus bagi Surabaya. Apalagi, rumah dinas Wakil Wali Kota Surabaya ini menjadi Rumah Aspirasi, sehingga anak muda Surabaya bisa semakin berekspresi. “Ini sangat bagus kalau para influencer dan konten kreator dilibatkan. Apalagi kan beberapa postingan Cak Ji di instagram-nya sudah berkolaborasi dengan anak muda dan UMKM, sehingga nanti pemkot bisa menjembatani konten kreator untuk bersama-sama membangkitkan perekonomian Surabaya,” kata Gresia Zumarda. Ia juga siap membantu dan berkolaborasi dengan Pemkot Surabaya dalam mempromosikan berbagai program dan potensi yang ada di Kota Surabaya. “Tentu ini akan semakin membangkitkan kreativitas kami,” pungkasnya. (adv/fer/tyo)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
JUMAT PAHING, 12 MARET 2021 HALAMAN 4
Plengsengan Suko Semolo Amburadul
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Surabaya, Memorandum Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan plengsengan di Jalan Suko Semolo, Kecamatan Sukolilo, amburadul. Akibatnya, air yang mengarah ke sungai kawasan Jalan Arif Rahman Hakim terhalang dengan bongkahan plengsengan yang ambrol ke sungai. Dikatakan Manito (65), warga Tenggilis Mejoyo saat ditemui Memorandum, bahwa plengsengan tersebut ambrol seminggu lalu. “Waktu hujan deras minggu lalu kejadiannya,” jelas Manito, Kamis (11/3). Lanjutnya, sebelum plengsengan itu ambrol, di bagian depannya terlebih dahulu ambrol yang juga akibat hujan deras. “Awalnya yang sebelah kiri ambrol, lalu berikutnya yang sebelah kanan,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Bidang Pematusan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya Eko Juli Prasetya mengatakan, bahwa pihaknya akan menindaklanjuti terkait plengsengan yang ambrol tersebut. “Terima kasih informasinya. Segera ditindaklanjuti,” singkat Eko. (fer/tyo) Kusmiati memanfaatkan waktu senggang untuk membatik, meski sepi pembeli karena pandemi Covid-19.
Batik hasil karya pelaku UMKM di eks lokalisasi Dolly dan Jarak.
UMKM Berharap Pengadaan Batik ASN
Kondisi plengsengan di Jalan Suko Semolo yang ambrol.
Mereka berharap Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM batik, dengan segera merealisasikan rencana wali kota terkait pengadaan seragam batik bagi aparatur sipil negara (ASN), Kamis (11/3). “Mungkin bisa ada pesanan seragam batik khas Surabaya
dari jajarannya yang dikerjakan UMKM di sini. Batik yang kita buat ini khas Surabaya,” kata ujar pengelola Sentra Batik Putat, Trees. Pihaknya percaya bahwa terobosan wali kota yang mewajibkan seluruh ASN di lingkungan Pemkot Surabaya memakai batik khas produk UMKM ini, bisa menjadi
FOTO: ISTIMEWA
Membangun untuk Kesejahteraan Masyarakat
Bupati Anna Mu’awanah
penuhnya demi kemajuan desa mereka,” tutur Bupati Anna. Dengan menaruh harapan besar, semoga TMMD ini dengan
segala bentuk program yang dikerjakannya akan merubah tatanan karakter dan pembangunan di masyarakat. (top/har/tyo)
mengerjakan stok batik tulis saja,” paparnya. Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa salah satu cara supaya perekonomian terus berputar maka harus dilakukan bersama-sama dengan UMKM di Surabaya. Ia mencontohkan apabila harus menggunakan batik, berarti harus beli batik di UMKM. “Nanti InsyaAllah kalau pemkot ada rapat-rapat, makanan dan kuenya langsung beli dari UMKM. Nanti juga kalau rumah sakit dan puskesmas butuh sprei, jahitnya harus dilakukan oleh UMKM binaan, batik jajaran
Surabaya, Memorandum Tiga pilar Kecamatan Pebean Cantikan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan (prokes) di Jalan Gula, Rabu (10/3) malam. Kegiatan ini untuk pencegahan penyebaran virus corona, agar Surabaya segera masuk zona kuning dan akhirnya zona hijau. “Sasaran kami adalah pengguna jalan yang tidak mematuhi prokes, khususnya yang tidak memakai masker,” ujar anggota Babinsa Koramil Pabean Cantikan Sertu Dewa. Masih menurut Dewa, dalam kegiatan ini semua unsur dilibatkan baik dari Polri dan pemerintah, dan razia ini digelar setiap hari. “Kami selalu berkoordinasi agar wilayah tetap kondusif. Selain razia, kami juga memberikan imbauan pada pelaku usaha agar tetap mengedepankan protokol kesehatan,” lanjut Dewa, Ditambahkan Dewa bila dari hasil operasi yustisi yang digelar, petugas menindak enam pelanggar dengan diberikan sanksi push up. (tyo/fer)
Pelanggar yang mendapat hukuman push up, karena tidak menggunakan masker secara benar.
Pembukaan RHU Jangan hanya PHP “Karena memang sudah diatur dengan tegas di dalam perwali untuk tidak boleh buka, bahkan tidak sedikit RHU yang disegel karena nekat buka,” papar Penasihat Fraksi Gerindra ini. Untuk itu, dirinya menyambut baik keinginan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam mengatasi kemerosotan ekonomi yang tentu
RUMAH DIJUAL J.rmh MEDOKAN SEMAMPIR INDAH XI/3b uk.3x10. H.250jt nego. Bonus AC, kulkas.T.081217025311.
TA N A H D I J U A L Tnh Jl.Lkr Tmr dkt Juanda Ls6724m2 HGB 0Jl.3.2jt/m2. 0818318280/ 089512792549
JOMBANG Tnh&Bangn LT600 LB462 Jl.Ploso-Babat Kedungdowo Ploso Jombang 081913136487.
MOBIL DIJUAL J.Mobil Mazda 1991 MR Nopol Gresik Harga Nego. HP.08123522343 (WA) Kec. Rungkut Sby.
KEHILANGAN
Kehilangan Petok D No. 141 (Alm) Atas nama Kasmunah Bin Kapsah dengan Persil 10 dt II Luas ±50m² Letak Greges Barat Gg Tembusan No.19 Sby.
pemkot juga akan ambil dari UMKM,” jelas Eri usai dilantik di Balai Kota Surabaya, Jumat (26/2). Mengetahui hal itu, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti mendukung upaya pemkot dalam memulihkan perekonomian masyarakat dan UMKM melalui belanja pemerintah. “Saya senang mengetahuinya, tentu saya dukung. Saat ini daya beli masyarakat sedang menurun, sehingga perlu campur tangan pemerintah untuk mengangkat perekonomian. Salah satunya dengan menggunakan belanja pemerintah untuk UMKM,” pungkas Reni.(mg1/fer/mg3/tyo)
Razia Prokes, Enam Pelanggar Terjaring
TMMD Ke-110 Kodim Bojonegoro
Bojonegoro, Memorandum Adanya kegiatan TMMD ke-110 Kodim Bojonegoro di Desa Ngrancang dan Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, diapresiasi Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah. Menurut bupati bila program ini merupakan bukti TNI dekat dengan rakyat. Dijelaskan Bupati Anna bahwa TNI berasal dari rakyat, sehingga tugas mulianya tentu untuk rakyat. Dengan kegiatan TMMD yang melibatkan satgas dari tiga matra ini dipastikan akan mampu bersinergi untuk melaksanakan gotong royong. “Masyarakat juga pasti akan membantu kegiatan program TMMD ini, dan mendukung se-
awal kebangkitan dan penyemangat akibat pandemi Covid-19. Nasib serupa juga dialami pemilik UMKM batik, Kusmiati mengungkapkan bahwa sejak adanya pandemi covid-19 sepi orderan, terutama untuk UMKM batik. Wanita 56 tahun itu terpaksa harus merumahkan 10 karyawannya dan hanya dipekerjakan kembali ketika ada orderan. Demi mengisi kekosongan, Kusmiati mengerjakan batik tulis untuk menjaga ketersediaan stok batik. “Kalau tidak ada orderan ya mereka hanya diam di rumah, tapi ada yang berjualan makanan. Kalau senggang biasanya saya
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Surabaya, Memorandum Pelaku UMKM di eks lokalisasi Dolly dan Jarak, berteriak menghadapi pandemi covid-19. Pandemi yang berlangsung satu tahun lebih ini membuat UMKM bentukan Wali Kota Tri Rismaharini ini harus berjuang untuk bertahan dari kebangkrutan.
Sambungan dari halaman 3
juga dialami oleh pengusaha RHU. “Kami menyambut baik rencana pemkot membuat regulasi untuk memberikan kesempatan kepada pengusaha RHU agar bisa bernapas,” pungkasnya. Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan, memang kembali dibu-
kannya RHU ini untuk menggiatkan kembali roda perekonomian, tapi tanpa meninggalkan protokol kesehatan (prokes). Terpenting sebelum izin tersebut keluar, pemkot tetap melihat perkembangan Covid-19 di Surabaya. “Karena warga, terutama pelaku usaha sebelumnya dibatasi terkait kegiatan ekonominya. InsyaAllah ke
depan ini kami sedang menyiapkan beberapa aturan termasuk SOP-nya,” ujar Febri, sapaan Febriadhitya Prajatara. Sehingga dengan SOP yang dibuat tersebut, tempat usaha yang sebelumnya ditutup, akan diberikan kesempatan untuk melakukan kegiatan usahanya. Masih menurut Febri
hal ini kembali lagi yang perlu diperhatikan adalah ketika para pengusaha melakukan kegiatan usahanya, untuk benar-benar bisa disiplin terhadap prokes yang sudah diatur. “Jadi peran serta dari pengusaha inilah yang diharapkan baik. Karena Pemkot Surabaya tidak akan mampu melakukan pengawasan secara inten-
P I J AT K E B U G A R A N
KEHILANGAN
KEHILANGAN
Feri Massage Keluarga Pijat Kesehatan buat Keluarga Wanita dan Pria. Menghilangkan Capek2 Lelah dan Letih, Ramah Tamah dan Profesional. Hub:081358022468.
Hilang BPKB Asli Mtr Hnd Th’18 L-6591FK An.Era Diana Ar¿ta Jl.Rungkut Lor VII/75 Sby. Nk.MH1JM3126JK249395. Sin.JM31E2243257.
HILANG STNK MOBIL MITSUBISHI MIRAGE 2012 HIJAU METALIK W-1846-VO LIES ELMIE NOOR HASANAH 085330366532.
KEHILANGAN Hilang BPKB HND R2 nopol L 2883 VT an Eko Yulianto Jln. Simo Gunung Kramat Timur 9/31 Sby. Hlng STNK Honda Supra X Silver Biru An/Christianus Disktijono L 6778 NM Nosin.JB91E2369865 Noka. MH1JB9122AK375617. HILANG STNK YAMAHA MIO 2009 HITAM W-3869-PJ IR.SRI UTAMI,M.SI 085235042502. Hlg STNK Mtr Honda Beat Th’2015 S-2408-JAR An. Intiya Eka Lestari Dsn Bebed Rt 011/Rw 006 Ds.Sidokumpul Kec.Sambeng Lmg. Hlg STNKB HD VARIO MERAH 2014 W 5253 WF A/N: NGATMINAH d/a: DSN RAME RT21/10 KEL PILANG WONOAYU SDA. Hilang STNK Spd Motor Th’2019 L-5781-IB An.Juwariya D/a. Wonokusumo Jaya Pinggir 8 Sby.
Hilang BPKB Tractor Head Nissan PKC Th’03 S-9859-UU An.PT. Bhirawa Jl. Ds Lebaksono Rt.01 Rw.04 Mojokerto. Nk.MHPKC211H3K0000218. Sin. FE6085008BY.
HILANG STNK HONDA SUPRA X 2002 HITAM W-6736-OY SURYADI 085707412569.
Hilang BPKB Asli Mbl Daihatsu Xenia Th’05 L-1495-OA An.Erwin Setiadi SE Jl.Rungkut Lor 1/12 Sby. Nk.MHKFM REK35K013625. Sin.DA9540.
HILANG STNK HONDA BEAT 2013 BIRU PUTIH W-6680OJ CINDY APRILIA SUSANTI 083831381181.
HILANG STNK HONDA CB150R 2019 HITAM W-5177-WD MUHAMMAD NIZAR ERWINUDIN 081232189624.
HILANG STNK HONDA BEAT 2017 PUTIH W-2594-VM LAMINEM 087777478720.
HILANG STNK HONDA BLADE 2008 PUTIH SILVER W-2159-QJ RIZKA KRISTINIA EKA PUTRI 081252568452.
HILANG STNK MOBIL XENIA 2009 HITAM W-1635-PN SONY INDRAWAN 081291596758.
HILANG STNK HONDA VARIO 125 2018 MERAH W-3876-OH JUNI INDRI WIJIANTI 085604188054.
Hlg STNK BEAT 2016 Magenta Hitam L-2953-WR Devi Tiara 082257815087.
HILANG STNK HONDA SPACY 2011 BIRU HITAM W-4972-TS EKO PURWANTO 082132104802.
Hilang STNK Spd Motor Honda Th’2015 W-3825-NI An.Sukri N k . M H 1 J F P 11 5 F K 2 2 4 5 5 3 . Ns.JFP1E1238322.
sif,” ujarnya. Namun, ketika nantinya ditemukan pelanggaran terhadap ptokes di tempat usaha maka akan dilakukan penutupan. “Jika ditemukan pelanggaran, mau tidak mau kami harus melakukan penutupan kembali terhadap tempat usaha tersebut,” pungkas Febri. (mg3/fer/tyo)
DESAIN RUANGAN BEBAS Virus Covid-19 Menjadikan Ruang Usaha/ Kantor/ Sekolah, Dll Bebas Virus/ Fresh Menggunakan Teknologi Terkini, Budget Terjangkau, Dipandu Team ARSITEK & DOKTER Berpengalaman Minat, Info & Konsultasi 08113088699 / 085772769040 FREE KONSULTASI
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA BIRO MADURA RAYA MELIPUTI: Bangka-
JUMAT PAHING, 12 MARET 2021 HALAMAN 5
lan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Terus Ketatkan Razia Prokes, Sumenep Zona Kuning Sumenep, Memorandum Polres Sumenep belum mengizinkan masyarakat menggelar acara yang mengundang kerumunan. Keputusan itu diambil karena sampai sekarang belum ada instruksi lebih lanjut kendati penyebaran Covid-19 di ujung timur Madura ini mulai menurun. "Kalau sepak bola itu kan hanya liga I itupun tanpa penonton. Kalau untuk di wilayah-wilayah belum boleh," kata Kapolres Sumenep AKBP
AKBP Darman
Bangkalan, Memorandum Berakhirnya polemik pembentukan panitia pemilihan kepala desa (P2KD) Mrandung, Kecamatan Klampis, dengan keluarnya keputusan PTUN Surabaya. Menjadi jawaban atas gugatan wakil ketua BPD setempat, Muhaimin. Karena pilkades serentak sudah kian dekat, Kepala Dinas Kominfo Agus Sugianto Zein meminta semua pihak kembali fokus untuk menyukseskan pesta demokrasi enam tahunan Agus Sugianto Zein itu. "Sesuai arahan Bupati Bangkalan, seluruh pihak terkait obyek perkara, termasuk P2KD, agar kembali fokus bekerja mempersiapkan seluruh tahapan dan proses pemilihan kepala desa dengan baik, benar, dan proporsional," sebutnya, Kamis (11/3). Sebelumnya, pembentukan P2KD Mrandung yang menjadi satu dari 120 desa yang menggelar pilkades serentak 5 Mei 2021, sempat kisruh menyusul terbitnya Surat Perintah Bupati Nomor 141/302/433.110/2021 pada 19 Februari 2021. Surat itu berisi instruksi agar dilakukan perubahan dan perbaikan atas susunan personel dalam P2KD yang sudah terbentuk. Tujuannya, selain demi kondusivitas wilayah, juga agar netralitas P2KD lebih terjaga. Instruksi itu yang akhirnya dinilai sebagian warga sebagai bentuk intervensi bupati. Hingga gugatan dilayangkan. (ras/epe)
Kemenag belum Pastikan BOP 2021 Pamekasan, Memorandum Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pamekasan, belum memastikan adanya program Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk tahun ini. Kepala Kemenag Pamekasan Afandi mengungkapkan, pihaknya belum mendapat permintaan pendataan untuk program pemerintah pusat tersebut. Sebab, program untuk pendidikan dan pondok pesantren itu murni dari pemerintah pusat, kemenag daerah hanya sebatas fasilitator. “Kami belum bisa memastikan untuk program BOP tahun ini, dari awal kita mengawal. Karena program itu pada 2020 murni dari pemerintah pusat,” katanya, Kamis (11/3). Dia tidak menampik jika program BOP 2020 menyisakan persoalan, terutama dalam data penerima. Namun, masalah tersebut saat ini sudah ditangani tindak pidana korupsi (tipikor) Surabaya. “Pencairannya sudah dilakukan dengan pihak bank, kami berharap agar program itu ada di 2021. Sebab sangat dibutuhkan oleh lembaga pendidikan,” harapnya. (*/sjk/epe)
Nelayan
Kesulitan Akses untuk Dapat Bantuan Bangkalan, Memorandum Kepala Dinas Perikanan Bangkalan, Mohammad Zaini menyebutkan, banyak nelayan yang kesulitan mendapatkan akses bantuan dari pemerintah pusat. Kondisi itu lantaran hanya sebagian kecil yang tercatat memiliki surat keputusan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Ada 148 kelompok nelayan di Bangkalan. “Kelompoknya banyak, tapi yang resmi kurang lebih sepuluh kelompok nelayan yang memiliki usaha bersama,” terangnya kemarin. Nelayan yang tidak tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan tidak memiliki SK dari Kementerian Hukum dan HAM, maka sulit untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat. “Kami mendorong kepada nelayan agar masuk KUB yang resmi, sehingga bantuan dari pemerintah bisa diberikan secara merata,” ujarnya. Selama ini, pihaknya sudah menginstruksikan kepada para penyuluh agar melakukan pendataan. “Kami siap membatu untuk proses pengajuan SK Kemenkumham,” tandasnya. (*/ras/epe)
di beberapa titik. Ironisnya, masih ada saja warga yang ditemukan melanggar. Seperti yang dilakukan 48 warga ketika terjaring razia saat melintas di area Taman Bunga (TB), di Jalan Trunojoyo. Operasi gabungan ini digelar memang tidak mengenal hari libur. “Bagi yang melanggar, sanksinya bervariasi, ada sanksi sosial berupa push up dan juga membaca doa-doa,” terang Kasi Penegak Perda Satpol PP Taufikurrahman.
Sanksi sosial diterapkan pada kaum remaja umur 18 tahun, dan sanksi membaca doa-doa bagi yang berumur lebih dari 50 tahun. Menurut dia, operasi yustisi ini terus dilakukan sebagai amanat Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 61 Tahun 2020 Tentang Protokol Kesehatan. Operasi gabungan ini juga melibatkan personel CPM, dinas kesehatan, TNI, BPBD, Dishub, dan Disdukcapil Sumenep. (uri/epe)
1.480 Guru Terima Vaksin Tahap Pertama Bangkalan, Memorandum Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan mempercepat vaksinasi Covid-19 terhadap ribuan guru PAUD, TK, SD, dan SMP sebelum pembelajaran tatap muka (PTM) dimulai. Tenaga pendidik di lingkup Kecamatan Kota giliran pertama. "Vaksinasi tahap pertama untuk 1.480 guru oleh vaksinator dari dinas kesehatan (dinkes) sudah dilakukan pada Selasa (9/3) lalu,” kata Kepala Disdik H Bambang Budi Mustika kemarin. Vaksinasi dipusatkan di SDN Kemayoran 01. Prosesnya, tetap mengedepankan disiplin protokol kesehatan. “Untuk lebih mempermudah pengawasan dan pendataan, pelaksanaan vaksinasi juga dikelompokkan berdasar tingkat lembaga pendidikannya,” tandas Bambang. Karena itu, beberapa ruangan SD berlantai dua dipakai. Selanjutnya, vaksinasi guru dilakukan bertahap di setiap kecamatan. Pelaksanaannya juga akan disentralisir di satu tempat yang punya daya tampung ideal. Disdik sudah berkoordinasi dengan instansi terkait. Termasuk satgas kecamatan. "Harapan kami, vaksinasi terhadap 12.000 lebih guru di Kabupaten Bangkalan tuntas akhir Maret ini,” harap Bambang. Harapan ini merespons ke-
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Sengketa Tuntas, P2KD Mrandung Diminta Fokus
Darman, Kamis (11/3). Mengacu pada instruksi tertulis dari Kapolri sebelumnya, kapolres menegaskan memang belum ada perubahan. Karena itu, kapolres mengimbau masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) kendati Sumenep sudah zona kuning. "Jangan sampai karena zona kuning, masyarakat kendor. Jangan sampai ada lonjakan kasus," tegasnya. Karena itu, operasi yustisi dan razia prokes terus digelar
Kepala Disdik Bangkalan H Bambang Budi Mustika foto bersama beberapa guru setelah vaksinasi.
inginan banyak warga yang menghendaki PTM digelar sete-
lah setahun lebih pembelajaran dilakukan daring. "Bisa jadi
siswa mulai bosan dan jenuh. Karena itu, guru termasuk salah
satu prioritas penerima vaksin,” tandas Bambang. (ras/epe)
Tiga Hari Pamekasan Siaga Bencana Pamekasan, Memorandum Hujan deras disertai angin kencang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Pamekasan. Dampaknya, sebagian perkampungan warga di Kelurahan Gladakanyar, Kamis (11/3) sore tergenang banjir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan bersama personel TNI dari Kodim 0826 Pamekasan telah menerjunkan tim ke lokasi kejadian, guna memantau
perkembangan lebih lanjut. "Genangan yang terjadi di rumah-rumah warga di Kelurahan Gladakanyar ini akibat hujan yang terlalu deras," kata Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pemkab Pamekasan Budi Cahyono di lokasi kejadian. Selain menggenangi perkampungan warga, banjir akibat hujan deras itu juga menggenangi sejumlah jalan protokol di Pamekasan. Antara lain di Jalan
Kabupaten, dan di Jalan Pintu Gerbang, Pamekasan. Hujan deras disertai angin kencang juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah kecamatan di Pamekasan. Antara lain di Kecamatan Larangan, Kadur, Palengaan, Pegantenan dan sebagian di Kecamatan Pademawu. Hujan deras disertai angin kencang ini sejak sekitar pukul 13.00 dan hingga 17.50 masih berlangsung.
Budi Cahyono menjelaskan, berdasarkan prakiraan BMKG, cuaca buruk berpotensi terjadi hingga tiga hari ke depan. "Kami sudah menyampaikan peringatan diri kepada masyarakat terkait hal ini, dan diharapkan masyarakat di daerah rawan bencana akan lebih waspada," bebernya. Sementara itu, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, BPBD mulai menyebarkan pengawasan ke se-
jumlah titik rawan bencana dan menggiatkan petugas di masing-masing kecamatan. "Hingga malam ini, semua petugas BPBD di masing-masing kecamatan siaga, dan mereka kami minta untuk menyampaikan laporan dengan cepat apabila terjadi bencana. Sementara ini, laporan yang kami terima berupa angin kencang, dan banjir, tapi berupa genangan saja," katanya. (*/sjk/epe)
Sepanjang 2020, Bupati Pamekasan Sabet 5 Penghargaan Bergengsi Pamekasan, Memorandum Lima penghargaan bergengsi diraih Bupati H Baddrut Tamam SPsi sepanjang 2020. Penghargaan itu merupakan apresiasi atas capaian kinerja selama memimpin Kabupaten Pamekasan. Mulai layanan kesehatan hingga inovasi atas program yang dicanangkan pemerintah, meliputi Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 berupa program Edukasi Sayuran Sehat Lahirkan Generasi Hebat (Es Selasih). Selain itu, penghargaan Maturitas Penyelenggaraan SPIP Level III dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan The Best On Communication dalam ajang Indonesian Visionary Leader (IVL) Angkatan 5 dan 6 Tahun 2020 dari Sindo Media. "Dan alhamdulillah Pemerintah Kabupaten Pamekasan pada 2020 juga menyabet penghargaan sebagai kabupaten sangat inovatif dari Kementerian Dalam Negeri di ajang
Innovative Government Award (IGA) 2020, serta penghargaan kabupaten dengan pelayanan baik dan menginspirasi di masa pandemi pada ajang anugerah Indonesia Award 2020," ungkap Bupati Badrut Tamam. Beberapa penghargaan yang telah didapat tersebut merupakan evaluasi kerja secara umum pemerintahan di Kabupaten Pamekasan selama 2020. Program yang berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan rencana program yang dicanangkan. "Dari beberapa item program, capaiannya lebih dari 90 persen," tegasnya. Tahun ini, mantan legislator DPRD Jatim tersebut, akan meningkatkan beberapa program. Seperti layanan kesehatan melalui program Pamekasan Call Care, dan menumbuhkan ekonomi dari desa dengan program wira usaha baru (WUB) dan desa tematik. "Sehingga pertumbuhan ekonomi warga Pamekasan ke depan akan semakin baik dan maju," harapnya. (adv/sjk/epe)
Bupati H Baddrut Tamam SPsi dengan sederet penghargaan yang diterima.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
Satreskrim Buru Pemilik Usaha Baby Lobster
Jaringan Narkoba Gondanglegi Dibongkar Satreskoba Polres Malang Malang, Memorandum Satreskoba Polres Malang mengungkap jaringan narkotika dengan mengamankan Mambaul Huda alias Bedel (46), warga Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi dan Tajuddin (45), warga Desa/Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Keberhasilan ini disampaikan Kapolres Malang AKBP hendri Umar didampingi Kasatreskoba AKP Anton Widodo SH, Kasubbag Humas Iptu Bagus Wijanarko SH, Kasattahti Ipda Budiono, Kasipropam Ipda Arief Wardoyo, di Lobi Polres Malang, Rabu (10/3). Kapolres menyampaikan dalam pengungkapan tindak pidana narkotika ini telah mengamankan tersangka dan barang bukti terkait. “Tersangka sudah diamankan dan dilakukan penyelidikan,” terang Hendri. Lanjut Hendri, dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa 33 poket sabu dalam klip plastik transparan seberat 114,95 gram, sebuah kotak plastik transparan, sebuah bungkus rokok filter, 2 unit HP, sebuah timbangan elektrik, 100 lembar plastik klip transparan, sebuah tutup botol plastik warna hitam, selembar gulungan tisu, sebuah kantong plastik (kresek) warna hitam, sebuah tas warna hijau, 1 unit sepeda motor Suzuki Shogun Nopol M-6581-HX.
Sidoarjo, Memorandum Pasca penggagalan pengiriman 33 ribu ekor baby lobster ilegal melalui jalur udara dari Bandara Internasional Juanda dengan tujuan Batam, Satreskrim Polresta Sidoarjo kini memburu pemilik usaha tersebut.
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyampaikan hasil ungkap tindak pidana narkotika.
Sebelumnya, Rabu (3/3) sekitar pukul 14.30, petugas menangkap tangan Mambaul Huda di sebuah rumah di kawasan Kecamatan Gondanglegi. Petugas lalu melakukan penggeledahan dan ditemukan barang yang diduga sabu sebanyak 3 poket dengan berat 2 gram. Mambaul mengaku sisa barang lain disimpan di rumah Tajuddin. Setelah dilakukan penggrebekan di rumah
Tajuddin ditemukan sabu di atas almari sebanyak 19 poket dengan berat 8,5 gram. Saat penggeledahan, Tajuddin berada di rumah, keluar rumah mengendarai sepeda motor milik Mambaul. Tak berapa lama, Tajuddin datang mengendarai motor milik Mambaul dan langsung ditangkap tangan. Setelah dilakukan penggeledahan, di jok sepeda motor ditemukan serbuk putih yang diduga sabu. (*/ari/mik)
Satgas Polsek Getol Edukasi 5M di Kompleks Pasar Klampis Bangkalan, Memorandum Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Klampis, kembali menyambangi kompleks pasar tradisional yang dikenal padat lalu-lalang publik dipimpin Kapolsek Klampis AKP Bidarudin, Kamis (11/3) pagi. Bersama beberapa personel TNI AD dari Koramil dan petugas trantib kecamatan, duet AKP Bidarudin dan Aiptu Arifin tidak hanya berjibaku mengatur padatnya arus lalu-lintas. Sinergitas dari tiga pilar itu juga aktif mengedukasi pengunjung pasar tentang disiplin penerapan protokol kesehatan (prokes). “Itu amanah Inpres Nomor 6 Tahun 2020, harus rutin kami laksanakan,” kata AKP Bidarudin, mantan Kasubgag Humas Polres Bangkalan ini. Sosialisasi tentang disiplin penerapan prokes itu, lanjutnya, khususnya kepatuhan
Tim Satgas Polsek Klampis mengamankan arus lalu lintas di pasar tradisional.
warga untuk melaksanakan 5M sebagaimana kerap diingatkan Kapolres AKBP Didik Hariyanto. Alasannya, meski vaksinasi sinovac untuk menangkal pademi Covid-19 dalam sebulan terakhir ini mulai dikembangkan, tetapi sebaran virus corona belum berakhir. Termasuk di Kecamatan Klampis. “Itu sebabnya, edukasi tentang 5M, rajn mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker utamanya, harus tetap kami kembangan. Sampai
kapan ? Ya hingga pandemi benar-benar berakhir,” tandas Bidarudin. Edukasi itu tidak hanya dilakukan di tepi jalan raya protokol Kecamatan Klampis yang bersebelahan dengan kompleks pasar tradisional. Tetapi juga disampaikan secara face to face dengan para pedagang palawija dan pengunjung dari lorong ke lorong dan deretan kios dalam pasar. Bagi mereka yang terdeteksi melanggar prokes, umumnya tidak memakai maker atau
alpa menjaga jarak dalam kerumunan, aparat dari sinergitas tiga pilar, intens memberikan pencerahan. “Kepada mereka juga kami berikan masker gratis,” tandas Bidarudin. Selain itu, pesan kamtibmas juga disuarakan di kompleks pasar. Utamanya pesan agar para pedangang dan pengnjung baik di luar maupun dalam pasar agar ekstra hati-hati terhadap kemungkinan adanya gangguan 3C, yakni curas, curat, dan curanmor. (ras/mik)
“Anggota masih terus mengembangkan lagi dan memburu tersangka lainnya, yakni pemilik usaha,” ujar Kompol M Wahyudin Latif, Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, Kamis (11/3). Sebelumnya, 33 ribu baby lobster tersebut digagalkan bersama instansi minal terkait dari parkiran mobil Terminal a, I Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Senin (8/3) pagi lalu. Di lokasi tersebut, polisi mengamankan pertama dua orang (AJ dan ST), berperan sebagai orang yang memberangkatkan satu buah tas koper di dalamnya ada 33 kantong plastik transparan berisikan masing-masing kantong 1.000 baby lobster dari Bandara Juanda. Dari total 33 ribu baby lobster tersebut, dengan rincian 31 ribu baby lobster jenis pasir, dan 2 ribu jenis mutiara.
“Tim kami melakukan pengembangan, dan menangkap dua tersangka lain, yakni WB dan HM sebagai pengantar dari tempat karantina baby lobster dari Mojokerto ke Bandara Juanda, serta satu tersangka lagi IS berperan sebagai orang yang memerintahkan pengirimannya,” ujar
senter dan memeriksa saklar,Yudha yang sebelumnya bersembunyi di balik etalase menyerang korban dari belakang menggunakan gagang cangkul terbuat dari kayu. Gagang cangkul itu dia ambil di antara barang dagangan korban. Bisri roboh, tapiYudha masih terus memukuli korban hingga gagang cangkul patah menjadi tiga bagian. Pada adegan ke-41, Yudha dengan membawa uang curian Rp 1.800.000, membuka pintu
toko menggunakan kunci yang dia ambil di sekitar meja kasir Sabtu (27/2) pukul 02.30. Yudha bergegas pulang ke rumah yang berjarak sekitar 200 meter dari toko korban. Adegan ke-42 adalah peragaan tersangka membakar pakaian yang dia gunakan selama beraksi di belakang rumahnya. Diberitakan sebelumnya, Bisri ditemukan tewas Sabtu (27/2) pukul 07.00 di dalam tokonya. (pra/mik)
Kapolres Blitar Kota Pimpin Sertijab Wakapolres Blitar, Memorandum Serah terima jabatan (sertijab) Wakapolres Blitar Kota dari Kompol Nurhalim kepada Kompol Pranoto Saktiawan resmi diserahterimakan, Rabu (10/3) dari gedung Rupatama Polres Blitar Kota. Sertijab dipimpin Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan. Serah terima wakapolres ini juga diikuti oleh empat perwira lainnya yang juga ikut dilantik. Serah terima jabatan didahului dngan pembacaan surat keputusan dan berita acara sertijab. Selain Wakapolres Blitar Kota yang dig mutasi, Kasatreskrim AKP Ardi Purboyo jjuga digantikan oleh AKP Momon Suwito Utomo. Posisi Kabag Ren dari Kompol Nurunsana Natsir diserahkan kepada AKP Eny Mayasari. g Sedang jabatan Kabag Sumda yang esebelumnya kosong diserahkan kepada AKP.Endang Setyowati. Selanjutnya, Kasatbinmas dari AKP Endang Setyowati dipercayakan kepada AKP Purwanto Sigit Raharjo. Dan posisi Kapolsek Udanawu dari AKP Eko Suryadi SH digantikan oleh AKP Anjun Sudaryanto. Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi mengatakan mutasi jabatan merupakan hal biasa di lingkungan Polri untuk penyegaran organ-
Kompol M Wahyudin Latif saat rilis dengan wartawan, Rabu (10/3). Dari pengungkapan kasus ekspor baby lobster ilegal ini, Serta penggagalan ekspor baby lobster ilegal ini juga berkat sinergitas TNI, Polri, bersama Bea Cukai dan BKIPM Surabaya. Sementara itu Kepala Balai Karan-
tina Ikan, Pengendali Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Muhlin, menyampaikan bahwa untuk saat ini ekspor benih Lobster ditutup. Serta seluruh stake holder di Bandara Internasional Juanda memperketat pemeriksaan terhadap barang ilegal baik masuk maupun keluar melalui
“Kami imbau kepada masyarakat agar selalu disiplin melaksanakan 5M. Wajib memakai masker, wajib mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, wajib menjaga jaga jarak, hindari kerumunan dan kurangi mobilitas,” ujar Sujito. Imbauan ini merupakan implementasi Inpres 6/2020 dan Perbup 45/2020 tentang penegakan disiplin hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian covid 19. Bagi yang melanggar ada sanksi hukumnya. “Giat patroli dan imbauan secara dialogis yang dilakukan oleh personil Polsek dan Koramil Ujungpangkah harapannya dapat semakin membuat wilayah hukum semakin aman dan kondusif , serta pelayanan, dan pengayoman kepolisian langsung di rasakan oleh masyarakat di wilayah Kecamatan Ujungpangkah,” pungkas perwira dengan tiga balok di pundak itu.(and/har/mik)
Kapolsek dan danramil Ujungpangkah meninjau pelaksanaan PPKM mikro di desa.
Probolinggo, Memorandum Satlantas Polres Probolinggo Kota tak pernah henti melakukan pencegahan agar virus corona dapat ditekan dengan membagikan masker kepada pengguna jalan di beberapa jalan protokol Kota Probolinggo, Rabu (10/3). Sejumlah pengendara yang melintas awalnya mengaku kaget dan khawatir setelah dihentikan. Namun setelah tahu diberi paket masker, pengendara akhirnya tersenyum dan memberikan apresiasi. Kasatlantas AKP Tavip Haryanto mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk membiasakan masyarakat mematuhi protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 secara terus menerus. “Ini adalah upaya kongkrit Satlantas Polres Probolinggo Kota bekerja keras memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di wilayah Kota Probolinggo. Kegiatan bagi-bagi masker kali ini di lampu merah Brak. Selain membagikan masker, kami juga memberikan penyuluhan tentang penerapan prokes 5M,” ujar AKP Tavip Haryanto. Meski masa pandemi Covid-19, kata Tavip Haryanto, masyarakat khususnya pengguna jalan tetap mentaati peraturan berlalu lintas demi keselamatan di jalan raya. “Jangan karena pandemi
iisasii sekaligus k tour of duty dan tour of area. “Saya beserta keluarga besar Polres Blitar Kota mengucapkan terimakasih kepada pejabat yang beralih tugas yang saat ini menempati jabatan barunya. Atas dedikasi dan pengabdian selama menjabat di jajaran Polres Blitar Kota yang sudah melaksanakan tugas dengan baik sempurna sesuai dengan arahan pimpinan,” ujar Kapolres Yudhi.
Selain itu, kapolres juga mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada pejabat baru. “Selamat datang, dan selamat bertugas dengan sebaik-baiknya dalam penegakan hukum di wilayah hukum Polres Blitar Kota sekaligus mendukung kebijakan pimpinan Polri menyukseskan program 100 hari kerja Kapolri,” pesan Kapolres Yudhi. (pra/mik)
rumah dan melakukan penangkapan terhadap pelaku,” ujar Aipda Peni, Kamis (11/3). Selain menyita barang bukti narkoba, tambah Aipda Peni, petugas juga mengamankan uang tunai Rp 340.000, seperangkat alat hisap (bong), satu buah skrop dari sedotan putih, timbangan elektrik dan Handphone yang diduga digunakan sebagai sarana transaksi “Untuk pendalaman lebih lanjut, saat ini pelaku masih dilakukan pemeriksaan dan ba-
Widodo alias Dodok
rang bukti telah disita. Dan atas perbuatannya, pelaku terancam Pasal 114 ayat (1) Sub pasal 112 ayat (1) UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas Peni. (mis/mik
Mojokerto, Memorandum Polres Mojokerto menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Darul Istiqomah, Polres Mojokerto, di Jalan Gajah Mada, Mojosari, Kamis (11/3). Kegiatan yang dipimpin oleh Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander tersebut, mengambil tema ‘Hikmah Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW Kita Tingkatkan Disiplin Beribadah dan Bekerja Guna Mewujudkan Polri yang Presisi”. “Hari ini (kemarin) adalah hari yang sangat bermakna bagi umat muslim sedunia. Karena hari ini kita telah memperingati suatu peristiwa besar dan mulia yakni Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW,” ujar kapolres. Disebut peristiwa besar dan mulia menurutnya, karena selain menunjukkan mukjizat luar bi-
Kapolres Dony menyampaikan sambutan dalam acara Isra Mikraj.
asa, Nabi Muhammad SAW saat Isra Mikraj juga berbuah perintah kewajiban salat lima waktu sehari semalam. “Salat lima waktu sehari semalam inilah yang kemudian dijalankan umat Islam di selu-
ruh dunia dan menjadi salah satu rukun Islam. Karena makna penting Isra Mikraj tersebut, maka sudah sewajarnya kita memperingatinya sebagai wujud penghormatan kita kepada Nabi Muhammad SAW. Selain
itu sebagai pengigat untuk terus menguatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” sambungnya. Lebih lanjut disampaikan kapolres, sesuai dengan program prioritas Bapak Kapolri yang disebut dengan presisi yakni prediktif responsibilitas dan transportasi berkeadilan dengan bertujuan menata kelembagaan perubahan sistem dan metode organisasi menjadikan sumber daya manusia Polri yang unggul di era 4.0 sesuai dalam 16 program prioritas dan program 100 hari kerja. “Oleh karena itu tujuan pokok kita pada pelaksanaan peringatan Isra Mikraj ini tidak lain adalah untuk meningkatkan semangat amal pengabdian kita kepada masyarakat bangsa dan negara sebagai refleksi keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” pungkasnya. (war/mik)
5 Personel Polresta Makota Tak Penuhi Syarat Pegang Senpi Anggota Satlantas Polres Probolinggo Kota membagikan masker kepada pengendara sebagai upaya pencegahan Covid-19.
Covid-19, lalu masyarakat mengabaikan aturan tertib berlalu lintas. Harus sama-sama dipatuhi, disiplin menerapkan protokol kesehatan dan disiplin berlalu lintas di jalan raya,” tandas kasatlantas. Lebih jauh, Kasatlantas meminta masyarakat harus selalu diberikan pembinaan agar disiplin memakai masker serta mematuhi protokol kesehatan lainnya. Karena jika masyarakat mengabaikan prokes, pandemi Covid-19 sulit ditanggulangi. “Kami harus sabar untuk terus mengedukasi masyarakat. Harapan kami masyarakat bekerja sama untuk mence-
gah penyebaran Covid-19 di Kota P r o b o l i n g g o,” ucap Tavip Haryanto. Tavip Haryanto mengaku, aksi bagi puluhan masker ini sengaja digelar, sebagai ucapan terima kasih dan penghargaan bagi pengendara yang patuh protokol kesehatan dengan tetap memakai masker. “Melalui aksi simpatik ini, diharapkan masyarakat tetap sadar untuk selalu memakai masker jika keluar rumah. Kita juga beri penghargaan bagi pemakai jalan yang patuh protokol kesehatan melalui pemberian masker,” pungkasnya. (mhd/mik)
Malang, Memorandum Sipropam Polresta Malang Kota melakukan pengecekan personel pemegang senjata api (senpi) dinas di halaman Mapolresta Malang Kota, Rabu (10/3). Hasil dari pengecekan tersebut, lima personel pemegang senpi dinas dinyatakan tak memenuhi syarat (TMS).Termasuk surat masa berlakunya telah habis. “Dari hasil tes psikologi terakhir, lima personel tidak memenuhi syarat. Sehingga senpi dinas ditarik,” terang Kasubbag Humas Polresta Malang Kota Iptu Ni Made Seruni Marhaeni. Lanjutnya, untuk anggota yang surat ijin sudah habis mau-
pun hasil tes psikologi senpi dinyatakan TMS (tidak memenuhi syarat). Anggota tersebut diminta berkoordinasi dengan kasat dan kapolsek jajaran. Pemeriksaan senpi tersebut termasuk meliputi kondisi senpi, surat surat hingga psikologi bagi pemegang senpi. “Pengecekan senjata terkait kebersihan. Pengecekan surat pemegang senpi. Termasuk masa berlakunya, masih berlaku atau habis,” sambun Ni Made. Pemeriksaan lain juga meliputi psikologi. Harus dibuktikan dengan menunjukkan hasil tes psikologi yang dinyatakan lulus.
Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata memimpin pemeriksaan senpi.
Beberapa personel pemegang senpi dinas yang diperiksa dari bagian satreskoba, polsek jajaran, satlantas, satreskrim, satsabhara, dan propam.
Hal itu dilakukan untuk memperketat pemberian ijin memegang senpi. Khususnya, bagi personel dengan hasil tes psikologi, karakteristik personil. (edr/mik)
Kapolres Minta Jajaran Polsek Masifkan Penerapan Prokes Sumenep, Memorandum Kapolres Sumenep AKBP Darman meminta seluruh jajaran polsek gencar melakukan operasi yustisi hingga imbauan untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) di masingmasing wilayah guna menekan penyebaran covid. Menjelang kebijakan PPKM skala mikro yang kembali diperpanjang hingga 22 Maret mendatang, jajaran Polsek diminta semakin gencar melakukan kegiatan penanganan Covid 19. Sehingga masyarakat tidak ken-
dor menerapkan prokes. “Terutama penga-wasan akan kami perketat di wilayah perb a t a s a n Su m e n e p. Jajaran Polsek harus masif mengingatkan n masyarakat,” ujar Darman, Kamis (11/21). Sesuai intruksi Polisi Daerah Jatim (Polda Jatim) pengawasan dan kontroling serta operasi yustisi terhadap kegiatan masyarakat akan terus dilakukan jajaran Polres Sumenep guna memutus mata rantai penyabaran virus.
Tambah kapolres, semenja jak PPKM skala mikro tahap p pertama hingga kedua jajarannya masif melakukan berbagai kegiatan penanganan pencegahan virus mulai imbauan bagi-bagi masker h hingga operasi yustisi. Kapolres Darman berharap, perpanjangan PPKM skala mikro ini masyarakat khususnya Sumenep tidak boleh lengah dalam menerapkan prokes saat melakukan aktivitas di luar rumah. Menurutnya, sampai seka-
rang seluruh jajaran polsek di Polres Sumenep tidak pernah kendor melakukan kegiatan mulai dari operasi yustisi, bagi-bagi masker gratis hingga rutin mengunjungi posko PPKM skala Mikro di daerahnya masing-masing. Tujuannya untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polres Sumenep. Karena diketahui semenjak diberlakukan PPKM skala mikro Sumenep mampu menekan penambahan kasus hampir satu pekan tidak ada warga terpapar covid. Sesuai peta sebaran Covid
Kapolres Bojonegoro Evaluasi Pelaksanaan KTS dan PPKM Mikro
Kapolres Yudhi memimpin serah terima jabatan di gedung Rupatama polres.
Bandara Internasional Juanda. Tersangka dalam kasus ekspor baby lobster ilegal yang berhasil diamankan Polresta Sidoarjo, dikenai ancaman hukuman 8 tahun penjara, sebagaimana tertuang dalam Pasal 92 Jo Pasal 26 ayat 1 Undang-undang RI no. 45 tahun 2009. (som/bwo/jok/mik)
Kapolsek-Danramil Ujungpangkah Satlantas Disiplinkan Prokes dan Lalin Tinjau PPKM Mikro di Desa-Desa Gresik, Memorandum Guna memastikan pelaksanaan PPKM mikro berjalan sebagaimana mestinya, Kapolsek Ujungpangkah AKP Sujito bersama Danramil Ujungpangkah Kapten Arh Sali meninjau langsung ke desa-desa, Kamis (11/3). Mereka kompak memberikan edukasi protokol kesehatan Covid-19 kepada masyarakat. Kapolsek Ujungpangkah mengatakan, tidak ada kata lelah untuk mengawal pelaksanaan PPKM Mikro di wilayah. Pihaknya jug rutin melaksanakan giat bagi masker gratis dan memberikan imbauan agar masyarakat selalu disiplin protokol kesehatan. Kali ini, Sujito dan Sali bersama jajarannya meninjau pelaksanaan PPKM mikro di pasar dan warung-warung kopi dan kantor desa. Di sana mereka menyapa dan menyampaikan pesanpesan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Serta pesan-pesan kamtibmas.
gram. Kapolsek Pare AKP I Nyoman Sugita melalui Kasihumas Aipda Peni indrawati menuturkan bahwa, penangkapan tersangka merupakan laporan dari masyarakat karena resah dengan peredaran narkoba di wilayah Gedangsewu. “Atas laporan tersebut kemudian anggota reskrim melakukan penyelidikan dan pada hari Rabu 10 Maret 2021 sekitar jam 12.30 petugas berhasil melakukan penggeledahan
Polres Mojokerto Peringati Isra Mikraj sebagai Pengingat Keimanan dan Ketakwaan
Polisi membeber BB dan tersangka.
Kompol Himmawan Setiawan menyerahkan barang bukti kepada keluarga korban pembunuhan.
saklar yang ada pada tembok di belah pintu kamar korban. Hal itu dia lakukan setelah Yudha berhasil membuka laci kasir dan mendapatkan uang Rp 1.550.000. Merasa jumlahnya terlalu kecil, Yudha berniat melumpuhkan korban yang masih berada di dalam kamarnya agar leluasa menggeledah kamar korban. Tersangka mematikan pasokan lampu agar korban terpancing keluar kamar. Saat korban keluar dari kamarnya dengan membawa
Simpan Sabu, Warga Gedangsewu Dibekuk Kediri, Memorandum Widodo alias Dodok (36), warga Jalan Batam, Dusun Duluran, Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, dibekuk anggota Unit Reskrim Polsek Pare, Polres Kediri karena kedapatan menguasai narkoba golongan satu jenis sabu-sabu di rumahnya, Rabu (10/3). Sementara itu, barang bukti yang disita petugas berupa empat paket sabu-sabu dengan berat masing-masing 0,96 gram, 0,95 gram, 0,53 gram, dan 0,37
Satreskrim Gelar 42 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan di Toko Bisri Blitar, Memorandum Satreskrim Polres Blitar menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang menewaskan Bisri, pemilik sebuah toko di Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Blitar dua pekan lalu dengan tersangka Yudha (21), Kamis (11/3) di TKP. Proses rekonstruksi yang dipimpin Kasatreskrim Polres Blitar AKP Dony Bara’langi ini, disaksikan Wakapolres Blitar Kota Kompol Himmawan Setiawan. “Saya pukuli lagi karena kakinya (korban) masih nendangnendang kaki saya waktu saya mematikan senter,” ujar Yudha kepada penyidik dan jaksa yang mengikuti rekonstruksi, kemarin. Dalam reka ulang itu, tersangka memeragakan 42 adegan selama rekonstruksi yang berlangsung sekitar 2 jam tersebut. Pada adegan ke-26, tersangka mematikan pasokan listrik ke toko dengan cara menarik tuas
JUMAT PAHING, 12 MARET 2021 HALAMAN 6-7
Bojonegoro, Memorandum Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia melakukan kunjungan sekaligus evaluasi Kampung Tangguh Semeru (KTS) dan PPKM skala mikro di Desa Margomulyo RT 7/RW 1, Kecamatan Margomu-lyo, Kamis (11/3). Hadir dalam acara itu, Kasatbinmas AKP Sujono, Kasatlantas AKP Heru Sudjio, Kasatintelkam AKP Beni Ulang Setiawan, Forkopimca Kecamatan Margomulyo, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan gugus Covid-19 Desa Margomulyo, Kepala Desa Margomulyo beserta staf pemerintah desa. Kapolres melakukan peninjauan fasilitas ketahanan pangan berupa pengembangan tanaman hydroponic, budidaya ternak lele serta peninjauan usaha sablon kaos dan kain rajut. Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia mengapresiasi kepada
AKBP Pandia memberikan arahan saat meninjau posko PPKM mikro di Desa Margomulyo.
Pemdes Margomulyo atas usaha dan kinerja dalam PPKM skala mikro Desa Margomulyo. “Di Indonesia telah masuk varian Virus baru B117 dari Negara Inggris dengan tingkatan lebih berbahaya, “ ujar Kapolres Pandia. AKBP Pandia mengajak untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid 19) dengan cara tetap mematuhi protokol kesehatan ( 5 M ). Meliputi mencuci tangan, memakai Masker, menjaga Jarak, menghindari kerumunan, dan
mengurangi mobilitas. “Pada saat ini klaster terbanyak adalah klaster perjalanan dan klaster Keluarga sehingga perlunya diantisipasi serta tetap menerapkan protokol kesehatan, “ tuturnya. Kemudian lanjut dia, pembentukan kampung tangguh semeru dan PPKM Skala Mikro merupakan langkah pemerintah pusat dalam memutus rantai penyebaran Covid 19 diharapkan ada peningkatan kepatuhan masyarakat dari tingkat bawah. “Pemerintah Desa Margomu-
lyo harus dapat mempertahankan zonasi hijau sehingga wabah Covid 19 dapat segera berakhir, “ tegasnya. Pada kesempatan itu, Kapolres Pandia juga mengingatkan kepala desa dalam mengelola dana desa (DD) dan anggaran dana desa (ADD) sesuai dengan perutukan serta pertanggungjawaban sesuai dengan aturan. Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Margomulyo Syaifudin mengungkapkan apresiasi dan ucapan terimakasih atas arahan yang diberikan. (top/har/mik)
Wali Kota Malang bersama forkopimda dan tokoh agama, pemuda, serta ormas membulatkan tekad dalam deklarasi jaga NKRI
Kapolres Sumenep AKBP Darman membagikan masker kepada masyarakat.
-19 Sumenep per tanggal 11 Maret, angka positif 1.722, sembuh
1.609, dan meninggal dunia sebanyak 108 orang. (uri/mik)
Deklarasi Jaga NKRI; Lawan Covid-19, Radikalisme, Terorisme, dan Narkoba Malang, Memorandum ‘Salam Satu Jiwa’-nya bukan saja Wali Kota Malang Drs H sebagai slogan semata, namun Sutiaji mengajak Forkopimda, lebih jauh hal tersebut dapat Organisasi Keagamaan, Ordimaknai dan diimplemenganisasi Pemuda dan Organtasikan pada kehidupan bermasyarakat sehari-hari. isasi Kemasyarakatan membulatkan tekad dalam gelaran Kota Malang, imbuhnya Humas dan adalah miniatur Indone‘Deklarasi Jaga NKRI, Lawan Bagian Protokol Setda a Covid-19, Radikalisme, Terorisme Kota Malang sia dimana terdapat kerdan Narkoba’, di Halaman Depan agaman penduduk di alamnya, jadi bisa diBalai Kota Malang, Rabu (10/3/2021). dalamnya, astikan akan beragam Selain Forkopimda, turut hadir pastikan ula aspirasi yang bisa mendampingi Wali Kota Malang adalah pula iterima pemerintah. Wakil Wali Kota Malang Ir H Sofyan Edi diterima emkot Malang akan Jarwoko, Pj Sekretaris Daerah Kota Malang Pemkot elalu terbuka dalam Hadi Santoso serta Kepala Perangkat Dae- selalu rah di Lingkungan Pemkot Malang. menerima aspirasi ari masyarakat, Wali Kota Malang Drs H Sutiaji dari anya saja asmengatakan kegiatan ini adalah ben- hanya irasi tersebut tuk komitmen bersama antar Pemkot pirasi apat disamMalang dan elemen masyarakat dalam dapat aikan denrangka bersama-sama mewujudkan paikan Kota Malang yang aman dan damai. g a n c a ra ang da“Ucapan terima kasih saya sampai- yang kan pada Kapolresta Malang Kota dan mai. Komandan Kodim 0833 Kota Malang beserta jajarannya atas upayanya untuk menjaga stabilitas keamanan kota kita ini,” ujar Sutiaji. Ia berharap agar Kota Malang dengan
k berada “Terlebih saat ini kita pand pada masa pandemi, jadi menya mungkin menyampaikan aspirasi dalam bentuk me virtual bisa menjadi aly ternatif solusi yang baik,” tandasnya. kesemp Pada kesempatan tersebut, dalam ran rangka Hari Nasi Musik Nasional tangM gal 9 Maret 2021 dila juga dilaksanakan pertunjukan musikalisasi berup solo gitar berupa d Nadarock dari Giz rin Gizele, FinalAkad is Akademi Anak Cerdas Indonesia Trans 7 dan pemp bacaan puisi oleh Sat Efti Satuhu Nur Rohmah SPd dari Musyaw Musyawarah Guru P Mata Pelajaran Bahasa Indonesia M Kota Malang. ( (*/ari/mik) Wali Kot Kota Malang Drs H Sutiaji Su
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
JUMAT PAHING, 12 MARET 2021 HALAMAN 8
Trauma Banjir Susulan
Warga Dringu Pilih Bertahan di Posko Pengungsian
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Probolinggo, Memorandum Sebagian warga korban banjir di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, enggan kembali ke rumahnya karena tidak bisa ditempati dan khawatir diterjang banjir susulan.
Korban banjir tetap bertahan hingga benar-benar merasa aman dan situasi terkendali.
Para pengungsi tersebar di dua posko pengungsian sementara, yakni SDN Kedungdalem 1 dan SDN Dringu. “Di posko engungsian SDN Kedungdalem 1 ada 19 warga, dan SDN Dringu 55 orang. Rata-rata mereka terdiri dari anak-anak dan perempuan. Sementara, para suami mereka kembali ke rumah untuk bersih-bersih,” kata Camat Dringu Kabupaten Probolinggo, Siti Mualima, Kamis (11/3). Siti Mualimah mengatakan, petugas gabungan fokus membantu melakukan pembersihan material banjir. Sedangkan dari tagana bersama relawan menyediakan dapur umum, dan membungkus nasi untuk didistribusikan kepada warga korban banjir.
“Pemkab Probolinggo bersama tim gabungan TNI/ Polri dan relawan saat ini bersih-bersih di lokasi banjir. Warga pengungsi sudah aman dan kebutuhan tercukupi, serta bantuan terus berdatangan,” tandasnya. Sementara itu, Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo mengatakan, dampak terjangan banjir pada Rabu (10/3) kemarin, selain Kecamatan Dringu, Kecamatan Leces, dan Desa Jorongan, dilaporkan turut terdampak banjir. Untuk di Kecamatan Dringu sendiri, yakni di Desa Dringu ada 901 KK terdampak banjir, Desa Kedungdalem 529 KK, Desa Kalirejo 350 KK, dan Desa Tegalrejo 57 KK. Sedangkan untuk di Kecamatan Leces dan Desa Jorongan, masih dalam proses pen-
dataan petugas. “Terkait jumlah warga yang dievakuasi pascabanjir di Kecamatan Dringu, ada sekitar 74 jiwa. Masing-masing dievakuasi ke SDN Kedungdalem 1 dan SDN Dringu 1. Prioritas utamanya yakni menyangkut penyelamatan jiwa dan menyehatkan masyarakat,” ucapnya. Melihat kondisi yang tidak memungkinkan tersebut, pihak BPBD Kabupaten Probolinggo menyatakan mengenai penetapan darurat bencana hidrometeorologi wilayah setempat, bakal diperpanjang apabila kondisi belum normal. Hal itu merujuk keputusan bupati, terkait penetapan darurat bencana hidrometeorologi di Kabupaten Probolinggo yang dimulai sejak 28 Februari 2021 hingga 14 Maret 2021. “Jadi prioritas penanganan bencana itu, manusianya dulu, jiwanya dulu yang diperhatikan. Kemudian konsumsinya dan kesehatannya, baru setelahnya melangkah ke infrastruktur,” pungkas Tutug. (mhd/lis)
FOTO: MEMORANDUM/DOK
Pasuruan, Memorandum Warga Dusun Kembangkuning, RT 04/RW 02, Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, digegerkan dengan penemuan mayat bayi dibungkus plastik kresek warna hitam, Kamis (11/3) siang. Mayat bayi perempuan tersebut diperkirakan baru berusia dua hari. Kapolsek Purwosari AKP Safiudin menjelaskan, mayat bayi itu awalnya ditemukan oleh pemulung saat melintas di parit sawah yang berbatasan dengan pagar tembok milik warga. “Usai melihat tersebut, ia (pemulung red) memberitahukan kepada warga bernama Supini. Kemudian Supini (saksi) memberitahukan kepada saksi Mas’ud dan Abdurahman untuk mengecek ke lokasi. Dan memang benar ada mayat bayi perempuan yang dibungkus di dalam tas
Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Bambang Hariyanto (tengah) berada di lokasi TMMD.
TMMD Ke-110 Kodim Bojonegoro
Beri Semangat, Dansatgas Terjun ke Lokasi
Petugas mendatangi lokasi kejadian.
Polsek Senduro Kawal Upacara Melasti di Ranupane
FOTO: MEMORANDUM/ANI
Bojonegoro, Memorandum Rendah hati dan keramahan seorang pemimpin ditunjukkan Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 di Kabupaten Bojonegoro. Dandim 0813 Letkol Inf Bambang Hariyanto selaku Dansatgas dalam kesempatan itu mengecek secara langsung perkembangan sasaran fisik program yang dilaksanakan secara terpadu dan lin tas sektoral, yang bersinergi dengan Pemkab Bojonegoro serta elemen masyarakat. “Kami turun langsung ke lapangan, untuk mengecek agar kegiatan berjalan lancar,” ujarnya, kemarin. Dirinya juga memberikan semangat kepada seluruh prajurit dan masyarakat yang bergotong-royong bahu-membahu melaksanakan kegiatan fisik pada program TMMD. “Untuk lebih memacu para prajurit yang ada dilokasi, agar lebih bersemangat lagi. Sehingga dalam pengerjaan sasaran-sasaran fisik yang ada dalam TMMD bisa cepat selesai dan dimanfaatkan masyarakat,” pungkasnya. (top/har/lis)
kresek warna hitam,” ucapnya. Warga pun berdatangan untuk melihat mayat bayi itu. Setelah itu warga melaporkan insiden tersebut kepada Polsek Purwosari. “Kami mendapatkan informasi tersebut pada pukul 11.00 dan langsung mendatangi lokasi,” kata Safiudin. Kini mayat bayi itu dibawa ke Puskesmas Purwosari dan selanjutnya di lakukan Visum ke RSUD Bangil. Polisi sudah memeriksa beberapa saksi. Namun, belum bisa menentukan pelaku yang membuang bayi tersebut. “Kami juga koordinasi dengan Satreskrim Polres Pasuruan untuk melakukan lidik lebih lanjut. Kami juga akan berkoordinasi dengan beberapa pihak, seperti bidan desa untuk mengetahui warga yang sedang hamil,” pungkas Safiudin. (rul/lis)
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Geger Penemuan Mayat Bayi di Sengonagung
Umat Hindu Senduro pada pelaksanaan Melasti di Ranupane.
Lumajang, memorandum Dalam rangkaian menyambut perayaan Hari Raya Nyepi Baru Saka 1443/2021, umat Hindu di Kecamatan Senduro melaksanakan upacara Melasti atau penyucian diri di Desa Ranupane, Kamis (11/3). Acara dihadiri ratusan umat Hindu yang melakukan sembahyangan dengan mengendarai 15 kendaraan roda 4 berlangsung khidmat dan sederhana dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Kapolsek Senduro AKP Joko Wintoro mengatakan, pengawalan tersebut untuk pengamanan umat Hindu yang akan melakukan kegiatan Melasti. “Yang kita laksnakaan ini untuk memastikan semua umat Hindu Senduro yang melaksanakan persembahyangan
Melasti juga mematuhi protokol kesehatan guna pencegahan timbulnya klaster baru Covid-19 pada kegiatan keagamaan, terutama penggunaan masker yang benar,” ujarnya. Sementara itu, Ketua PHDI Lumajang Edi Sumianto dalam kesempatan tersebut menyampaikan, tetap akan dilaksanakan persembahyangan secara sederhana. Tapi tidak menghilangkan nilai-nilai religius dan kekhidmatannya, mengingat pada saat ini masih dalam pandemi Covid-19. “Mari kita kurangi kegiatan di luar rumah untuk mencegah cepatnya sebaran Covid-19. Jangan lupa tetap berdoa supaya musibah ini cepat berlalu, sehingga kita dapat melakukan semua rangkaian ibadah seperti biasanya,” pesannya. (ani/lis)
Pasuruan, Memorandum Seorang sales freelance buku LKS dilaporkan pemilik CV NN Printing and Production ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pasuruan Kota, karena diduga menyelewengkan uang tagihan perusahan senilai Rp 160 juta. Kedatangan pemilik CV NN Printing and Production Muhammad Alan Baqiluqoh ke Mapolres Pasuruan Kota didampingi kuasa hukumnya Agus Syahid Mabruri dari Kantor Advokad Syahid and Partners. Agus Syahid Mabruri menjelaskan, bersama kliennya mendatangi Polres Pasuruan Kota melaporkan Nur Aini (44), warga Bugul Lor, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Selasa (9/3) sore. “Karena diduga saudara Nur Aini telah melakukan perbuatan penggelapan terhadap klien kami atas nama CV NN Printing and Production yang ada di Jombang,” ucapnya. Bang Agus sapaan akrabnya menjelaskan, Nur Aini ini menerima pesanan buku tematik dari sekolah-sekolah. Kemudian ia memesan buku LKS tersebut kepada CV NN Printing and Production dan segera mengirimkannya. “Setelah buku dikirimkan ke
saudara Nur Aini, ia mendistribusikan ke sekolah-sekolah yang memesan. Setelah buku ini dibayar pihak sekolah, ternyata Nur Aini ini tidak memberikan uang pembayaran dari sekolah tersebut kepada klien saya. Sehingga dalam hal ini, klien saya merasa dirugikan senilai Rp 160 juta,” ungkapnya. Kami selaku kuasa hukumnya, lanjut Agus, melaporkan perkara ini ke polres sebagai pembelajaran. Dan bagi sales-sales lainnya yang bekerja sama di daerah lain supaya tidak melakukan hal yang sama. “Nur Aini ini bekerja sama dengan klien saya kurang lebih sudah 4 tahun. Biasanya, selang seminggu pengiriman buku Nur Aini membayar kepada pihak printing. Namun, kali ini sudah berbulan-bulan tidak dibayar,” terangnya. Sementara itu, Muhammad Alan Baqiluqoh menuturkan, sudah menemui Nur Aini di rumahnya dan su-
dah melakukan mediasi. Dia juga membuat surat pernyataan kesanggupan membayar. “Ada dua surat pernyataan untuk kesanggupan membayar, tetapi ternyata tidak direalisasikan. Bahkan di pernyataan terakhir Nur Aini itu, kalau belum membayar mau menjaminkan atau menitipkan kendaraan yang dia miliki berupa Fortuner dan Xpander,” kata Alan. Tetapi surat peryataan itu hanya di kertas saja, tidak pernah diwujudkan dan kendaraannya pun ternyata tidak ada. Setelah upaya-upaya ini
tidak terealisasi, kemudian pihak perusahaan printing buku bersama kuasa hukum memberikan surat somasi kepada Nur Aini. “Dari surat somasi itu dijawab oleh Nur Aini bahwa dia sanggup membayar dengan cara mengangsur Rp 2,5 juta per bulan, Namun sampai sekarang tidak ada pembayaran dan akhirnya saya laporkan ke SPKT Mapolres Pasuruan Kota,” terang Alan. Sementara itu Nur Aini saat dikonfirmasi mengatakan, kekurangannya tagihan itu Rp 160 juta. Mas
Alan meminta mainan senilai Rp 5 juta. Jadi kekurangannya tinggal Rp 155 juta. “Saya juga meminta kepada pihak pelapor, saya minta diangsur. Dan saya sudah surati sama kuasa yang pertama. Saya dalam keadaan pailit sudah bangkrut dan tidak punya apa-apa. Saya juga mengajukan kepada mas Alan untuk diangsur Rp 2,5 juta per bulan. Sampai Mei itu akan saya lunasi, karena pekerjaan mulai stabil. Namun pihak pelapor tidak mau,” papar Nur Aini. (rul/lis)
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Gelapkan Setoran, Warga Bugul Lor Dipolisikan
Kuasa hukum Agus Syahid Mabruri dan Muhammad Alan Baqiluqoh menunjukkan surat tanda lapor polisi di Mapolres Pasuruan Kota.
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. GresikTuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Direktur Utama: Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Choirul Shodiq SH MH Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Pemimpin Perusahaan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
JUMAT PAHING, 12 MARET 2021 HALAMAN 9
Nyaru Polisi, Pemuda Lumajang Rampas HP Adam ditangkap di wilayah Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Dari tersangka diamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat AG 6827 QC, selembar STNK, sebuah helm, dan replika pistol yang digunakan beraksi. Kasubbag Humas Polres Tulungagung Iptu Trisakti Saiful Hidayat mengatakan, saat ini tersangka ditahan di Mapolsek Rejotangan guna proses hukum lebih lanjut. “Untuk resminya nanti akan disampaikan dalam press
rilis, mohon ditunggu,” ujarnya, Kamis (11/3). Dijelaskan Trisakti, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan korban yang mengaku kehilangan handphone (HP), karena dirampas tersangka di jalan raya masuk Desa Panjerejo, Kecamatan Rejotangan. Korban pertama berinisial AH. Ketika sedang berkendara pada dini hari dihentikan oleh tersangka yang berlagak layaknya polisi, membawa pistol dan memakai masker berlogo TNI/Polri, mirip seperti yang diguna-
anya mau membukatanya kan balap liar lagi. barkan udah yang korban ini Ya sudah ur dan lapor polisi,” kabur pnya. ucapnya. Trisakti menamkan, setelah mebahkan, ma laporan pihaknya nerima era melakukan pendasegera an dengan memeriksa laman rangan saksi dan meketerangan kan olah TKP. Hasilnya lakukan tak a kemudian, tersangka terdeteksi lama ah berada di wilayah Blitar. sudah Tanpa menunggu lama, petugas sung menuju ke lokasi tersangka langsung dan menangkapnya. “Ini masih kita mi lagi. Ada dugaan tersangka dalami an kali ini saja melakukan akbukan a. Ini masih kita dalami terus,” sinya. snya. (fir/mad/lis) tegasnya.
FOTO: MEMORANDUM/FIR
kan oleh anggota Polri. Korban yang diketahui melakukan pelanggaran saat lalu lintas dihentikan. Selanjutnya disuruh mengikuti tersangka ke lokasi sepi, dan kemudian dimintai uang damai Rp 100 ribu. Ternyata AH tidak sendirian. Sebab di lokasi itu tersangka juga membubarkan aksi balap liar dan menangkap dua orang berinisial SP (17) dan MR (17). Sama seperti korban pertama. Dua korban terakhir itu juga dimintai uang damai. Namun karena ketiganya tidak membawa uang, kemudian tersangka merampas tiga HP mereka dan menyuruhnya pulang mengambil uang damai. “Pas disuruh pulang itu salah satu korban disuruh menunggu di pinggir jalan. Sedangkan tersangka
Tulungagung, Memorandum Polsek Rejotangan masih mengembangkan pengungkapan kasus penipuan yang dilakukan Adam (24), warga Desa Tempehlor, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang.
Adam
TMMD Ke-110 Kodim Bojonegoro
Perkuat Budaya Gotong Royong Komandan SSK TMMD, dengan cara gotong royong adalah kunci utama menyelesaikan pekerjaan yang dilaksanakan di dua desa di Kecamatan Tambakrejo. “Dengan gotong royong mengangkat rumah RTLH akan membuat sesuatu menjadi ringan dan mudah. Sehingga semua usaha bisa diselesaikan dengan cepat pula,” terangnya. Disampaikan juga bahwa kegiatan TMMD ini adalah program yang dilakukan secara terpadu dan lintas sektoral dalam rangka membantu pemerintah guna akselerasi pembangunan masyarakat baik fisik maupun nonfisik. (top/har/lis)
FOTO: MEMORANDUM/ASW
Bojonegoro, Memorandum Para personel Satgas (Satuan Tugas) TMMD ke-110 Kodim Bojonegoro kini sedang melaksanakan pengerjaan pembangunan 20 rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga yang tidak mampu di Desa Ngrancang dan Desa Jatimulyo. Untuk percepatan pekerjaan sesuai yang ditargetkan, para anggota TNI tersebut bersama warga gotong royong membangun RTLH dari program Aladin (atap, lantai, dan dinding). Dengan semangat gotong royong ini menumbuhkan karakter kebersamaan di masyarakat. Dikatakan Lettu Ckm Suroto, selaku
Bupati Yuhronur Efendi dan Forkopimda Lamongan mengikuti khotmil Quran.
Isra Mikraj, Lamongan Gelar Khotmil Quran Lamongan, Memorandum Dalam rangka memperingati Isra Mikraj 1442 H, Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar khotmil quran di Pendopo Lokatantra, Rabu (10/3) malam. Kegiatan ini disiarkan secara virtual melalui zoom meeting, sehingga dapat diikuti seluruh masyarakat
secara live streaming. Acara yang diikuti Bupati Yuhronur Efendi, Wakil Bupati Abdul Rouf, jajaran Forkopimda Lamongan, serta KH Abdul Ghofur, pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan ini berjalan dengan khidmad dan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Turut bergabung secara virtual melalui zoom meeting, MAL (Masjid Agung Lamongan), Masjid Al Azhar, Masjid Al Busyro Polres Lamongan, Masjid Al Arif Kodim 0812 Lamongan, Masjid Namira, 27 kecamatan, musala seluruh dinas. Khotmil quran yang dilaksanakan bil ghoib (dengan menghafal), bin nadhor (dengan membaca), dan mustamik (menyimak) ini, diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. “Dengan peringatan Isra Mikraj ini mudah-mudahan kita senantiasa diberikan kesadaran untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujar Bupati Yuhronur. Yuhronur juga mengajak untuk senantiasa membudayakan kegiatan ini di tengah-tengah masyarakat. Harapannya agar seluruh aspek kehidupan masyarakat di Kabupaten Lamongan senantiasa mendapatkan keberkahan dan keselamatan. Selain itu juga dimaksudkan agar segala bala’ dan bencana, khususnya Covid-19 segera menurun bahkan hilang. “Mudah-mudahan memberikan keberkahan bagi kita semua, keluarga-keluarga kita, dan tentunya untuk Kabupaten Lamongan yang kita cintai ini,” pungkasnya. (*/asw/lis)
FOTO: MEMORANDUM/ALV
Anggota TNI dan warga bersama-sama mengangkat rumah kayu.
Pacitan, Memorandum Industri rumahan gula merah di sekitar lokasi program TMMD ke-110 di Desa Widoro, Kecamatan Donorojo, Pacitan, menjadi salah satu penggerak ekonomi sehari-hari masyarakat. Seperti halnya keluarga Srimulyani (49), warga Dusun Sukoharjo, Desa Widoro, yang sudah puluhan tahun memproduksi gula merah. Dia menceritakan selama ini dirinya dan suaminya telah meneruskan usaha tersebut turun temurun. “Sudah lama, penghasilannya lima kilo dalam satu hari dari 23 pohon kelapa. Sementara harga per kilonya Rp 12 ribu,” katanya, kemarin. Dia mengaku dari hasil produksi gula merahnya dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Meski terbilang harga baru-baru ini menurun tinggal Rp 12 ribu per kilonya, pihaknya tetap memproduksi. Srimulyani menceritakan turunnya harga tersebut diakibat musim hujan tiba. Sedangkan harga sebelum hujan
Anggota TNI melihat hasil produksi gula merah.
turun mencapai Rp 15 ribu. “Ini termasuk menurun biasanya, Rp 15 ribu. Kalau dibilang cukup ya cukup saja. Selain memang untuk kebu-
tuhan sehari-hari dari situ di samping membantu di desa,” imbuhnya. Sekedar informasi, Dusun Sukoharjo memang menjadi
industri rumahan gula merah. Menurut pengakuan Srimulyani, selain dirinya terdapat 43 kepala keluarga yang telah memproduksi hingga saat ini. (*/alv/lis)
Ujian Penyaringan 2 Formasi Perangkat Desa Plandaan Lancar
Tulungagung, Memorandum Guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, Pemerintah Desa Plandaan, Kecamatan Kedungwaru, melaksanakan ujian penyaringan perangkat desa untuk mengisi dua formasi yang kosong, Rabu (10/3). Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan protokol kesehatan ketat di masa pandemic Covid-19. Pembukaan diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan ujian dimulai pukul 9.00 hingga selesai. Hadir dalam kegiatan itu Staf Kasi Pemberdayaan Masyarakat (PM) Kecamatan Kedungwaru Sri Fatmah selaku pemantau. Kemudian bhabinkamtibmas, babinsa, kepala Desa Plandaan beserta perangkat, dan ketua BPD. Dua formasi perangkat desa yang diujikan yaitu jabatan kepala dusun dan kasi pemerintahan. Di mana sebelumnya, pihak panitia sudah terlebih dahulu melaksanakan berbagai tahapan-tahapan sesuai peraturan yang ada. Dalam sambutannya, Camat Kedungwaru Hary Prasetyo disampaikan oleh Kasi PM Sri Fatmah
menegaskan, kepada panitia agar dalam pelaksanaan ujian dijalankan sesuai aturan yang ada, supaya tidak timbul gejolak di kemudian hari. “Kami berharap ujian ini berjalan dengan tertib, jujur, dan transparan sesuai aturan yang ada. Sehingga nantinya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Sri Fatmah. Sementara Kepala Desa Plandaan Fauzi Surahmad memberikan apresiasi kepada panitia dan semua pihak yang mendukung suksesnya kegiatan ini. “Alhamdulilah, walau sempat tertunda karena adanya Covid-19, pada hari ini akhirnya panitia sukses melaksanakan ujian penyaringan dua formasi perangkat desa. Hasil akhir ujian penyaringan peserta nilai tertinggi formasi kepala dusun adalah Agus Eka Setiawan dengan nilai 70. Sedangkan formasi kasi pemerintahan nilai tertinggi 80 diperoleh Endy Gustaman. Dengan demikian kekosongan dua perangkat Desa Plandaan akhirnya terisi kembali,” paparnya. Fauzi Surahmad juga memberikan ucapan selamat kepada kedua peserta terpilih. “Siapapun yang
memperoleh nilai tertinggi itu adalah yang terbaik. Diharapkan nantinya mampu bekerja dengan baik untuk melayani masyarakat,” tutur dia. Pihaknya berharap dengan terisinya dua formasi perangkat desa ini nantinya bisa meningkatkan mutu pelayanan di desanya. “Tentunya yang terpilih adalah putra terbaik Desa Plandaan. Kami pesankan siapa saja yang terpilih nantinya harus loyal, dan siap mengabdi untuk melayani masyarakat, sehingga bisa meningkatkan mutu pelayanan di desa kita tercinta ini,” pungkas Fauzi Surahmad. Di tempat sama, Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa Plandaan Tri Budi Santoso menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang ikut menyukseskan kegiatan itu. “Atas semua dukungannya kami sampaikan terima kasih. Utamanya para peserta calon perangkat desa yang telah mengikuti proses penjaringan dan sampai lolos ikut penyaringan. Sehingga pelaksanaan ujian penjaringan sampai penyaringan perangkat Desa Plandaan berjalan sukses dan kondusif,” ungkap Tri Budi Santoso. (adv/kin/mad/lis)
FOTO: MEMORANDUM/KIN
FOTO: MEMORANDUM/DOK
Industri Rumahan Gula Merah Harus Bertahan
Dua calon terpilih bersama panitia dan kades Plandaan.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
JUMAT PAHING, 12 MARET 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
JANJI BISA MENJADIKAN ASN
Warga Kedungmungal Tipu Tetangga Mojokerto, Memorandum Wulyadi (47), warga Dusun Tempel, Desa Kedungmungal, Kecamatan Pungging, dilaporkan Romli (37), warga Kecamatan Ngoro, ke polisi. Ia dianggap gagal memasukkan istri korban menjadi aparatur sipil negara (ASN). FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Kasubbag Humas Polres Mojokerto, Iptu Tri Hidayati menjelaskan, korban melapor ke Mapolres Mojokerto, Minggu (7/3). “Laporan sudah masuk,” terang Iptu Tri Hidayati, Kamis,(11/3). Lanjut Iptu Tri Hidayati, korban juga menyampaikan sejumlah barang bukti. Seperti surat perjanjian antara korban dengan terlapor. Disampaikan Iptu Tri Hidayati,
Pelaku bersenjata pedang dilumpuhkan petugas jaga Mapolres Mojokerto.
Polres Mojokerto Simulasi Penanganan Teror Mojokerto, Memorandum Polres Mojokerto menggelar simulasi penanganan teror. Simulasi pengamanan markas digelar Satuan Sabhara Polres Mojokerto untuk meningkatkan kemampuan polisi melumpuhkan pelaku penyerangan bersenjata tajam. Skenario simulasi seorang pria bersenjata pedang tiba-tiba datang menyerang penjagaan Polres Mojokerto. Serangan mendadak membuat anggota pos jaga Polres Mojokerto bereaksi melumpuhkan pria bersenjata tajam tersebut. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, simulasi untuk meningkatkan anggota personel dalam mengamankan Mapolres, Polsek jajaran dan masyarakat dari serangan teroris. Lebih lanjut dikatakannya, kegiatan simulasi ini dilaksanakan sebagai bentuk antisipasi kejadian menonjol dan kontinjensi sejingga dengan kesigapan petugas menangani teror akan membuat masyarakat aman dan nyaman. Dalam menanggulangi aksi teror tersebut petugas tetap mengedepankan Standar Operasional Prosedur (SOP).”Simulasi berjalan baik dan lancar, selanjutnya dilakukan analisa dan evaluasi untuk lebih menibgkatkan kemampuan petugas dalam menanganani aksi teror,” pungkasnya. (war/day)
1 2
Korban Romli (37) didatangi Wulyadi (47) di tawari sebagai ASN.
Korban Romli menyerahkan sejumlah uang dan menjaminkan Suzuki Swift ke Wulyadi.
GRAFIS: AZIZ
korban beserta istrinya didatangi terlapor bersama temannya. Mereka menawarkan kepada Romli, bahwa istrinya bisa masukkan menjadi ASN. Namun harus memenuhi beberapa persyaratan, termasuk membayar Rp 150 juta. “Korban diminta membayar Rp 150 juta rupiah,” tegas Tri Hidayati. Korban yang tertarik, akhirnya mempersiapkan lamaran menjadi ASN, dan bersedia membayar Rp 150 juta. Saat itu, Wulyadi juga mengaku mengembalikan uang korban, apabila gagal masuk ASN. Saat itu, korban mentransfer uang Rp 15 juta rupiah. Sebagai jaminan, Romli menyerahkan Suzuki Swift miliknya kepada Wulyadi. Kecurigaan korban baru muncul, setelah istrinya gagal mengikuti tes calon pegawai negri sipil. “Korban menghubungi pelaku meminta uang serta Suzuki Swift untuk dikembalikan. Akibat kejadian ini korban menderita kerugian sebesar Rp 100 juta rupiah,” tandas Tri. Karena hanya terus diberikan janji, dan pelaku sudah tidak dapat dihubungi. Membuat korban melaporkan Wulyadi ke Mapolres Mojokerto. (no/day)
3
Karena merasa ditipu, korban melapor ke Polres Mojokerto.
Bupati Mundjidah Resmikan Masjid Disdikbud
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Kondisi kendaraan dan pagar rumah.
Truk Gandeng Hantam Pagar Rumah Jombang, Memorandum Pagar rumah milik Hudi (45), warga Dusun Tejo Selatan, Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung, rusak berat. Setelah ditabrak truk gandeng nopol AG 8968 US, dikemudikan Samsul Anam (44), warga Dusun/Desa/Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Kanit Laka Satlantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman, menjelaskan, laka lantas terjadi pukul 06.00. “Dugaan sementara, sopir truk gandeng mengantuk,” terang Iptu Sulaiman, Kamis (11/3). Pengakuan supir dihadapan petugas, truk berbelok ke arah kiri lalu menabrak pagar rumah di tepi Jalan Raya Tejo “Kendaraan berangkat dari Surabaya menuju ke Tulungagung. Setibanya dilokasi, tiba-tiba truk mengarah ke sebelah kiri lalu menabrak pagar rumah warga,” jelasnya. Akibat kejadian itu, pagar rumah roboh dan tembok pagar menimpa mobil Toyota Avanza nopol S 1538 QG yang diparkir di samping rumah. Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat kejadian. “Tidak ada korban jiwa. Kerugian materi ditaksir Rp 10 juta,” tegas Sulaiman. (wan/day)
Jombang, Memorandum Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab meresmikan Masjid Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), dan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, Rabu (10/3). Turut hadir Sekdakab Achmad Jazuli, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud), Agus Purnomo. Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menjelaskan, pembangunan masjid merupakan salah satu wujud nyata umat Islam dalam membina hubungan antar manusia. Sekaligus pula hubungan dengan Allah Sang Maha Pencipta. Selain peresmian masjid, juga dilanjutkan pengajian virtual oleh KH Husein ilyas diikuti seluruh wilayah kerja di 21 kecamatan. “Kita semua berharap masjid ini akan meningkatkan ibadah kepada Allah SWT. Sekaligus mampu membangkitkan Ukhuwah Islamiyah semua pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang,” papar Hj Mundjidah Wahab.
Disampaikan Hj Mundjidah Wahab, pembangunan masjid membutuhkan waktu kurang-lebih 9 bulan lebih 10 hari. Ia mengapresiasi segala usaha jajaran Disdikbud. Termasuk kerjasama semua pihak yang telah ikut membantu dalam proses pembangun Masjid Pendidikan. “Kami berharap semua pegawai dan karyawan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berkomitmen memakmurkan masjid ini. Jadikanlah sebagai sarana dan prasarana dalam rangka meningkatkan keimanan, ketaqwaan kepada Allah SWT, meningkatkan kecintaan pada Rasulullah dan menciptakan Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, Ukhuwah Insaniyah dengan seksama,” tandasnya Mundjidah. Sementara itu, Kadisdikbud Jombang, Agus Purnomo menyatakan bahwa Isra Mikrajmerupakan peristiwa yang luar biasa. Yakni ketika Rasulullah Muhammad SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menandatangani prasasti di masjid dinas pendidikan.
di Makkah sampai Sidrotul Muntaha hingga mendapatkan wahyu berupa shalat 5 waktu untuk umatnya. “Melakukan shalat 5 waktu sebenarnya akan menjauhkan kita dari perbuatan keji dan munkar,” tuturnya. Berkaitan dengan peresmian Masjid Dinas Pendidikan,
Agus Purnomo menjelaskan bahwa sebelumnya sudah ada 3 Mushola. Namun ketika ada kegiatan yang cukup besar, tempat ibadah tadi memiliki keterbatasan menampung. Olehnya, perlu dibangun Masjid dengan kapasitas lebih besar untuk mengantisipasi hal tadi.
“Pembangunan Masjid Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini sendiri menelan biaya hingga 3,3 milyar. Dan itu murni dari sumbangan guru se-Kabupaten Jombang sekitar 90 %, sedang 10 % sisanya dari donatur,“ pungkas Agus. (wan/day)
Kunjungan PKS JaƟm
Bupati Ikfina Rangkul Semua Komunitas Mojokerto, Memorandum Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati didampingi Wabup Muhammad Al Barra dan Pj Sekdakab, Didik Chusnul Yakin, menerima audiensi De-
wan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), di peringgitan rumah dinas, Rabu (10/3). Bupati Ikfina menegaskan tiga kunci terciptanya kerjasama yang baik, adalah silaturahmi, kolaborasi dan sinergitas. Kare-
na itu, ia merangkul semua komunitas untuk bekerja mewujudkan Kabupaten Mojokerto maju, adil dan makmur. “Tiga hal yang akan menjaga kita yakni silaturahmi, kolaborasi dan sinergitas. Di kampanye kemarin, kita telah berjuang bersama,” tegas Bupati Ikfina.
Bupati Ikfina meminta semua lapisan bersama-sama mengabdi menjalankan pembangunan di Kabupaten Mojokerto. “Kerjasama ini akan sangat indah kalau kita bisa take and give. Mari bersama mengembalikan indikator-indikator kesejehateraan
Bupati Ikfina Fahmawati berdialog dengan Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan dan Ketua PKS Mojokerto Imam Sutarso.
masyarakat yang sempat turun akibat pandemi Covid-19,” tutur bupati. Sementara itu, Wakil Bupati Muhammad Al Barra menjelaskan, pihaknya bersinergi untuk jalannya program pembangunan ke depan. Pada kesempatan itu, Ketua DPW PKS Jawa Timur, Irwan Setiawan menyampaikan komitmen mengawal jalannya pembangunan di Kabupaten Mojokerto. “Harapan kami sama, ingin Kabupaten Mojokerto makin sejahtera melalui visi misi pembangunan. Tentunya kami berkomitmen untuk mengawal hal tersebut,” kata Irwan. Senada, Imam Sutarso, ketua DPD PKS Kabupaten Mojokerto menyampaikan komitmen PKS sebagai satu kesatuan yang akan terus mendukung jalannya program kinerja pembangunan. “Kita akan berjalan bersama. Dengan silaturahmi, kolaborasi dan sinergitas akan menjadi modal,” ujar Imam. (war/day)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
DEWI RENGGANIS
JUMAT PAHING, 12 MARET 2021 HALAMAN 11
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Program Nonfisik TMMD ke-110 Kodim 0824 Jember
Jember, Memorandum Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 (TMMD) Kodim 0824 Jember di Desa Harjomulyo dan Mulyorejo, Kecamatan Silo, tidak hanya melakukan pembangunan fisik saja.
Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko merilis kasus penjualan siswi SMP dengan layanan seks threesome.
Salah satu korban adalah M (16). Gadis yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), di Sidoarjo itu harus merelakan menjadi budak seks BD dan pria hidung belang. Dari tarif Rp 500 ribu yang dipatok BD, M hanya menerima Rp 300 ribu. Sementara uang sisanya masuk ke kantong BD. “Untuk layanan threesome, satu wanita dan dua laki-laki, tersangka mematok harga Rp 500 ribu. Rp 200 ribu diambil, sisanya diberikan ke korban. Sementara untuk bayar hotel, dibebankan ke pelanggan (pria hidung belang),” jelas Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko, Kemarin Kamis (11/3). Kepada petugas, BD mengaku dari film porno yang dilihatnya, dia pun berfantasi untuk bisa bermain bersama laki-laki lain. Ketika menawarkan korban ke kliennya, tersangka BD juga mengklaim kalau M adalah istri sah yang sudah dinikahinya. “Sebelum terjadi deal, korban juga minta foto calon pelanggannya. Apabila sudah saling sepakat, lantas ditentukan satu tempat (hotel). BD sudah tiga kali melibatkan M dalam layanan threesome ini,” kata alumni Akpol 1991 tersebut. Selain dalih fantasi, BD juga mengaku nekat jadi muncikari karena terdesak kebutuhan ekonomi. Dipilihnya media sosial (medsos) sebagai lapak karena di masa pandemi, banyak orang menggunakan medsos tersebut. “Masa pandemi ini orang lebih konsen di medsos,” pungkas Gatot menirukan pengakuan BD. Diberitakan sebelumnya, anggota Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim membongkar praktik prostitusi yang menjual siswi SMP. Celakanya sang muncikari yang diamankan juga menyediakan layanan threesome. Hingga akhirnya bisnis esek-esek itu terungkap, dan BD diamankan petugas bersama barang buktinya. (fdn/nov)
Kuliah Online
Sambungan dari halaman 1
rumah di tahun 2019,” kata Vinessa Inez saat ditemui di Hotel Aryaduta Suites Semanggi, kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (10/3). Di masa Pandemi Covid-19, Vinessa Inez mengaku rejekinya berlimpah. Ia pun tak mau menyia-nyiakan kesempatan ini untuk merenovasi rumah. “Alhamdulillah rezeki renovasi ada di tahun ini karena aku beli yang lumayan asli banget rumahnya. Mau aku renovasi sesuai keinginan aku. Di masa depan rumah itu jadi milik El. Hadiah untuk El lah,” sambung Vinessa Inez. Vinessa Inez mengaku kesulitan dalam membagi waktunya mengurus anak dan merenovasi rumah. Apalagi kini ia mengambil kuliah di jurusan psikologi. Di tambah lagi Vinessa Inez harus bekerja untuk mencari nafkah untuk keluarga dan sang anak. Karena seperti diketahui, Vinessa Inez baru saja bercerai dengan suaminya, Ryan Deye. “Aku sekarang ambil kuliah kan jadi lumayan sibuk. Hmm kuat fisik aja sih, mental, jangan overthinking. Ya kita mikir hasil ke depannya bagus. Nggak apa-apa harus repot sekarang yang penting buat ke depannya,” tutur Vinessa Inez. Kuliah adalah salah satu cita-cita Vinessa Inez sejak duduk di bangku sekolah. Namun karena terhalang pekerjaan, keinginannya itu baru terkabul saat ini. “Hmm apa ya? Aku sejak SMA mau lanjut kuliah. Cuma kebentur sama film dan stripping jadi nggak ada waktu. So sekarang kesempatannya ada, wishlist aku yang besar terealisasi,” ungkap Vinessa Inez. “Karena ada kuliah online mau. Aku ambil psikologi baru semester awal. Karena ambil online nggak kebentur harus ke kampusnya, kita jarang tatap muka. Efisien waktu juga,” pungkasnya. (dth/nov)
Puluhan warga Dusun Sumberlanas antusias mengurus dokumen administrasi kependudukan (adminduk) di posko utama TMMD.
Terperosok Rawa, Kaki Sapi Limousin Patah Surabaya, Memorandum Seekor sapi jenis limousin dengan bobot sekitar 300 kilogram terperosok kubangan rawa di Jalan Medayu Utara 1 Gang Mawar, Kamis (11/3) pagi. Akibatnya, sapi yang diperkirakan berumur 7 hingga 8 tahun itu mengalami patah tulang di kedua kaki depannya. “Untuk kondisi sapi mengalami patah kaki di dua kaki bagian
depan saat sapi berusaha melepaskan diri dari kubangan,” terang Kabid Pembinaan dan Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, Bambang Vistadi. Dari keterangan Happy Yudhianto, pemilik sapi, ia mendapati sapinya sudah dalam kubangan sejak pukul 11.00. “Menurut keterangan dari pelapor pada saat bersih-bersih rumah, dia melihat sapi terjebak di lumpur lalu
menghubungi 112 untuk minta bantuan,” lanjut Bambang. Dalam proses evakuasi, sapi kelas premium tersebut diikat bagian tubuhnya menggunakan tali. Kemudian ditarik menggunakan crane dari unit rescue. Keadaan dinyatakan aman dan kondusif pada pukul 14.01. “Diangkut menggunakan pikap menggunakan tandu,” pungkas Bambang. (fdn/nov)
FOTO: MEMORANDUM/IST
Sambungan dari halaman 1
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Korban hanya...
kan, pelayanan adminduk gratis itu dibarengkan dengan agenda kegiatan TMMD ke 110 dengan tema Dukcapil Go Digital yang tujuannya melayani masyarakat perdesaan terpencil. “Berbagai layanan dan pencatatan adminduk perekaman e-KTP, revisi kartu keluarga (KK) dan KTP, serta akta kelahiran maupun kartu induk anak (KIA) semuanya gratis,” tutur Isnaini, Kamis (11/3) Lanjut Isnaini, capaian pelayanan selama dua hari pada 9 dan 10 kema-
Petugas damkar berupaya mengevakuasi sapi limousin yang terperosok kubangan rawa di Jalan Medayu Utara.
JPU Banding Vonis Gilang Fetish Surabaya, Memorandum Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gede Willy Pramana mengajukan banding atas vonis terdakwa Gilang Aprilian Nugraha Pratama atau dikenal Gilang bungkus dalam kasus fetish kain jarik. Menurut JPU, dari beberapa pasal yang ia buktikan terdapat satu pasal yang tidak dipertimbangkan atau diterapkan oleh Majelis Hakim yang diketuai
Khusaeni. “Alasan banding karena dari tiga pasal yang dibuktikan terdapat 1 pasal yang tidak dipertimbangkan oleh majelis.Yakni pasal 335. Oleh karena itu penuntut umum harus banding,” kata Willy saat dihubungi melalui HP-nya, Kamis (11/3). Pada sidang putusan sebelumnya, terdakwa Gilang divonis majelis hakim Pengadilan Negeri
Surabaya selama 5 tahun 6 bulan kurungan penjara karena terbukti melakukan kekerasan dan tindakan cabul. “Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Gilang Aprilian Nugraha Pratama, selama 5 tahun 6 bulan,” kata ketua majelis hakim Khusaini saat membacakan amar putusan, di Ruang Tirta I, PN Surabaya pada Rabu (3/3). Dalam amar putusan majelis
hakim, terdakwa Gilang terbukti melanggar tiga pasal, yaitu pasal 45 ayat (4) junto pasal 27 ayat (4) Undang-Undang nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Lalu pasal 82 ayat (1) junto pasal 76E Undang-Undang nomor 17 tahun 2016 junto Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 junto Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 tentang
Diancam Keluarga Mantan Suami anya kepada polisi. Tidak hanya itu, Rosiah juga mengaku jika mendapat ancaman dari kerabat mantan suaminya kalau menikah lagi dengan orang lain. Apalagi suaminya (Damiri) masih satu desa dengannya. “Bahkan dari saudara mantan suami saya sempat ada omongan, kalau saya menikah dengan orang satu desa maka akan ada pertumpahan darah,” beber Rosiah. Selama dalam ancaman itu, Rosiah juga mengungkapkan jika Damiri juga sempat mengalami mimpi buruk. “Suami saya mimpi tidur di atas tempat tidur besi,” jelas Rosiah. Ternyata arti mimpi tersebut, Damiri akhirnya tewas dibantai di depan warung kopi Jalan Simo Jawar Baru V-A pada Rabu (10/3) sekitar pukul 12.00. Rosiah mengaku, sudah bercerai dengan mantan suaminya, Abdul. Tapi karena tidak punya biaya akhirnya akta cerai belum diambil di pengadilan agama. “Kalau masalah mantan suami sudah menerima kalau saya mau kawin lagi, tetapi yang
tidak terima adalah saudara-saudaranya jika saya kawin lagi,” terangnya. Sementara itu, Ketua RT 1 Simo Jawar BaruV-A Abdul Rohman mengatakan, membenarkan semua perkataan Rosiah. Jika sebelum kejadian pembunuhan, Damiri mendapat ancaman dari keluarga mantan suami Rosiah. Bahkan, Rohman, tiga hari yang lalu sempat melihat beberapa orang tidak dikenal mondar-mandir di kampungnya dan selalu tertuju ke rumah kos Damiri. “Saya sempat membertahu korban tentang perihal itu.Tapi dijawab korban tidak ada apa-apa,” kata Abdul Rohman. Saat mendampingi Rosiah menjalani pemeriksaan di Polsek Sukomanunggal, Rohman juga membenarkan adanya ancaman sebelum pembunuhan terjadi. “Istri korban (Rosiah) juga mengatakan jika mendapat ancaman dari kerabat mantan suaminya. Akan ada pertumpahan darah jika Rosiah menikah dengan orang yang masih satu desa,” ucap Rohman. Lanjut Rohman, satu bulan
Korban tergeletak di tempat kejadian.
lalu, Isbi, kerabat mantan suami Rosiah sempat mengintai rumah Damiri di Sampang sambil membawa celurit. “Kerabat mantan suaminya, Isbi, katanya bawa celurit bersama temannya tapi tidak diketahui siapa,” beber dia. Informasi terakhir, kata Rohman, banyak petugas yang menghubunginya untuk mencari tahu siapa pembunuh Damiri. Dan saat ini polisi dan keluarga Damiri juga berusaha mencari pelaku di Sampang, Madura.
Terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian mengatakan, pihaknya sudah mengantongi identitas pelaku pembunuhan terhadap Damiri. “Pelakunya sudah berhasil kita identifikasi,” ungkap Oki, kemarin. Saat ditanya berapa jumlah pelaku yang menghabisi korban dan apakah diotaki mantan suaminya? Oki tidak bisa menjelaskan lebih lanjut karena masih dalam penyelidikan anggota di lapang-
Bercak Lipstik dan Bau Parfum Wanita... Setelah pertemuan itu, Susi semakin kalut dan bingung. Jelas dia kaget mendengar pengakuan Galih. Apalagi, Galih mengatakan pernikahannya adalah hasil dijodohkan kedua orang tua. “Yang lebih membuat saya gamang, Galih meminta saya untuk menikah dengannya. Saya sempat bertanya dalam hati, bagaimana perasaanWanda jika mengetahui hal ini,” jelasnya. Semakin hari, ajakan menikah dari Galih semakin tak kuasa dibendung oleh Susi. Ketulusan
dari Galih yang meminta menjadi istrinya semakin membuat Susi tak berdaya. Sampai pada akhirnya Susi pun mengiyakan ajakan Galih. Tetapi dengan satu syarat, ia harus bercerai dari Wanda. “Entah setan apa yang merasuki saya waktu itu. Saya seakan tidak sadar apa yang saya ucapkan. Saya sudah tidak lagi memikirkan hati Wanda,” ujarnya. Sampai pada akhirnya, Galih ternyata memenuhi syarat yang diajukan Susi. Ia menceraikan Wanda. Galih pun menyandang
Perlindungan Anak, dan pasal 289 KUHP. Selain hukuman badan, terdakwa Gilang juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 50 juta. Vonis yang dijatuhkan kepada Gilang, terdakwa kasus fetish kain jarik lebih ringan dari tuntutan JPU yang sebelumnya menuntut pidana penjara selama 8 tahun denda Rp 50 juta subsider 6 bulan penjara. (mg5/nov)
Sambungan dari halaman 1
FOTO: MEMORANDUM/RIO
Namun juga menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Jember (donor darah) dan Dispendukcapil Kabupaten Jember. Dalam giat nonfisik itu salah satunya melayani pengurusan dokumen kependudukan gratis mengambil tema Dukcapil Go Digital. Layanan daring untuk masyarakat tersebut digelar di posko utama TMMD Dusun Sumberlanas Timur, Desa Harjomulyo. Kepala Dispendukcapil Kabupaten Jember Isnaini Dwi Susanti menerang-
rin telah merekam pembuatan e-KTP sementara untuk 102 pemohon, revisi KTP ada 66 lembar, pembuatan KK sebanyak 156 lembar, serta akta kelahiran dan pencetakan KIA 188 lembar. Sementara Dansatgas TMMD sekaligus Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin mengatakan, kegiatan pelayanan kesehatan dan adminduk merupakan bagian dari TMMD nonfisik membantu mendekatkan pelayanan untuk masyarakat perdesaan. “Masyarakat yang belum memiliki KTP, KK, dan akta kelahiran bisa langsung datang ke posko TMMD. Semuanya ini berkat dukungan dari PMI Cabang Jember, Dinas Kesehatan Jember, serta Dispendukcapil Kabupaten Jember,” pungkas alumni Akmil 2001 itu. (edy/nov)
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Layani Kesehatan dan Pengurusan Adminduk Gratis
an. “Sementara pelakunya satu orang,” jelas Oki. Untuk motif pembunuhan karena mantan istrinya menikah dengan laki-laki yang satu desa di Sampang? Oki juga belum dapat menyimpulkan karena pelaku masih belum tertangkap. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Damiri tewas dibantai di depan warung kopi di Jalan Simo Jawar Baru V-A. Waktu itu, korban sedang duduk-duduk di depan warkop.Tiba-tiba didatangi empat pelaku berboncengan dua motor. Korban lalu dibacok dengan membabi buta hingga tewas di lokasi. Akibat serangan itu, korban bersimbah darah dengan luka di perut, punggung, tangan kanan, jari kelingking dan jari manis putus. Setelah puas, para pelaku segera kabur. Bahkan informasi dari warga, pelaku sempat kembali ke lokasi untuk mengecek apakah Damiri sudah tewas atau belum. Kini kasusnya ditangani anggota Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal dan Satreskrim Polrestabes Surabaya. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 status duda tak lama kemudian. Karena Galih sudah memenuhi janjinya. Susi akhirnya bersedia menikah dengan Galih. “Awalnya pernikahan kami berjalan biasa. Rumah tangga kami adem ayem seperti keluarga lain. Kami menikah sama-sama tak membawa anak. Jadi seperti pengantin baru saja,” ujarnya. Menginjak enam bulan pernikahannya, Susi merasa ada yang lain pada sikap Galih. Ada perubahan yang tidak biasa. Galih sering pulang larut malam.
Bahkan pernah tidak pulang di akhir pekan. Susi lantascmemberanikan diri. “Dia bilang dia lagi sibuk ngurus proyek di luar kota. Saya percaya saja. Sampai suatu ketika, saya mendapati Galih pulang dalam kondisi mabuk berat. Di bajunya saya lihat banyak bercak lipstik dan bau parfum wanita,” ungkapnya. Keesokan harinya terjadi pertengkaran hebat antara Susi dan Galih. Susi menuduh Galih selingkuh, sedangkan Galih bersikukuh bahwa ia menjamu
investor proyeknya. Susi yang sudah terbakar cemburu akhirnya meminta cerai. “Tak disangka, dengan entengnya Galih mengiyakan permintaan saya untuk bercerai. Hancur hati saya. Saya berpikir, apakah ini karma saya karena merebut suami sahabat karib?” ucapnya sedih. Akhirnya, tepat pada bulan kedelapan pernikahannya, Susi kembali menyandang status janda setelah diceraikan Galih. (mg5/jos, habis)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
JUMAT PAHING, 12 MARET 2021 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA
Pandemi, Pernikahan Dini Meningkat Gresik, Memorandum Selama pandemi Covid-19, pernikahan usia dini di Kabupaten Gresik meningkat. Seiring dengan naiknya jumlah pengajuan dispensasi usia nikah ke Pengadilan Agama (PA) Gresik.
FOTO: MEMORANDUM/ YOGA
Sesi latihan pemain Persela di Stadion Surajaya.
Piala Menpora, Persela Tak Pasang Target Tinggi Lamongan, Memorandum Persela pada Piala Menpora 2021 tergabung dalam grup C bersama Persik Kediri, PSS Sleman, Madura United, dan Persebaya Surabaya. Persela tidak memasang target tinggi dalam ajang tersebut. Manajer Persela Edy Yunan Achmadi mengaku, tidak memasang target khusus di turnamen Piala Menpora 2021. Menurut Yunan, dirinya hanya ingin Laskar Joko Tingkir selalu tampil maksimal dan meraih hasil positif dalam setiap laga.”Inginnya menang dalam setiap pertandingan,” kata Yunan, Kamis (11/3). Yunan menyebut, semua tim memiliki peluang yang sama untuk lolos grup. Persela ada di C, grup itu akan dimainkan di Bandung. Yunan menekankan seluruh pemainnya untuk bermain dengan sepenuh hati, penuh semangat, dan tanpa mengenal lelah sebelum pluit tanda pertandingan selesai. “Terkait untuk peluang, semua tim punya peluang yang sama. Jadi kami tetap optimis dan berjuang bersama untuk bisa lolos dari penyisihan grup dulu,” ujar Yunan. Sedangkan Pelatih Persela Didik Ludianto mengungkapkan, semua punya peluang yang sama. Terkait peta kekuatan di grup C Piala Menpora, Didik enggan membicarakan tim lain dan memilih untuk fokus mempersiapkan Persela. “Kami tidak perlu mengomentari tim lawan, yang penting saya fokus tim kita sendiri. Siapa tahu ada kejutan di sana, semoga Bandung membawa keberuntungan,” imbuh Didik. Terkait kesiapan, Persela Lamongan nampaknya akan menggunakan jasa pemain asing saat menghadapi turnamen Piala Menpora 2021. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut bahkan telah membidik beberapa nama yang akan didatangkan untuk menambah kekuatan tim. “Nama-nama sih ada, tapi kami masih nunggu dari manajemen. Ini masih koordinasi sama manajemen. Saya belum bisa memastikan, kalau belum pakai seragam latihan di sini, saya belum bisa memastikan,” pungkas Didik. Sementara itu kick off pertama Piala Menpora akan di selenggarakan di Solo, Minggu, (21/3). (tri/har/udi)
FOTO: MEMORANDUM/ DOKUMENTASI
Warga menerima bantuan sembako dari dinsos.
TMMD Ke-110
Lansia Dapat Bantuan Paket Sembako Bojonegoro, Memorandum Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro memberikan bantuan berupa paket sembako kepada para warga lanjut usia (lansia) di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 di Balai Desa Jatimulyo dan Desa Ngrancang, Kecamatan Tambakrejo. Kepala Dinas Sosial Pemkab Bojonegoro Arwan mengatakan, pembagian sembako ini diberikan kepada kepada 25 lansia yang terdiri dari makanan sehat dan juga bahan makanan lainnya. “Kami bantu para lansia, karena lansia ini dikatakan rentan. Disamping itu, lansia ini juga harus bisa merasakan kehadiran program TMMD ke-110 oleh Kodim 0813 Bojonegoro ini,” terang Arwan, kemarin. Selain untuk memberikan bantuan kepada para warga lansia, juga dilakukan sosialisasi oleh Dinas Sosial Bojonegoro terkait dokumen dokumen yang diperlukan apabila untuk mendapatkan bantuan pelayanan kesehatan. Pelayanan sosial atau pelayanan yang lain dari pemerintah baik pusat maupun kabupaten. “Sehingga untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah dalam mendapatkan pelayanan bantuan harus disertakan dokumen dokumen kependudukan yang menjadi syarat wajib,” pungkasnya. Serma Sugeng, selaku komandan peleton Satgas SST TMMD yang mendampingi dinas sosial dalam kegiatannya menyampaikan, apa yang dilakukan oleh TNI pada program TMMD ini untuk memberikan manfaat. Salah satunya dalam bidang bantuan sosial dan juga pelayanan sosial. “Kami sengaja mendatangkan petugas dari dinas sosial untuk memberikan paparan bagaimana cara warga mendapatkan bantuan dari pemerintah. Secara langsung kepala Dinsos Bojonegoro yang menyampaikan kepada masyarakat,” terang Serma Sugeng. Diharapkan kegiatan kali ini memberikan manfaat yang lebih bagi masyarakat dan memberikan pengetahuan dalam kepengurusan bantuan sosial dari pemerintah. Dalam acara ini dihadiri oleh sekitar 50 warga, Kepala Desa Koso, perangkat desa dan juga perwakilan dari Kecamatan Tambakrejo. Kegiatan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. (top/har/udi)
Berdasarkan data PA Gresik, pada 2020 sedikitnya 317 pengajuan. Angka tersebut tiga kali lipat lebih tinggi dibanding tahun 2019, yakni 100 pengajuan. Kepala Humas Pengadilan Agama Kabupaten Gresik Sofyan Zefri menjelaskan, kenaikan itu ada beberapa faktor yang menjadi sebab. Antara lain, hamil di luar nikah, putus sekolah dan ekonomi. Selain itu di masa pandemi, sekolah atau perkuliahan dari rumah (daring) juga turut memberi andil terhadap kelonjakan pengajuan dispensasi usia nikah. Sementara untuk 2021, data per Februari menyebutkan sudah ada 49 pengajuan. Angka ini bisa jadi terus meningkat jika tidak ada perhatian khusus dari pemerintah daerah. Sesuai dengan aturan terbaru, batas minimum usia menikah bagi perempuan adalah 19 tahun. Hal tersebut dimuat dalam revisi UU Nomor 16 Tahun 2019 atas UU Nomor 1
Faktor Peningkatan Pengajuan Dispensasi Usia Nikah di PA Gresik: 1. Faktor ekonomi 2. Putus sekolah 3. Hamil di luar nikah
FOTO: MEMORANDUM/ JIHAN
Sofyan Zefri
tahun 1974. Sebelumnya batas minimum usia menikah bagi perempuan ialah 16 tahun. Zefri yang juga berprofesi sebagai hakim di PA Gresik itu mengaku turut prihatin dengan melonjaknya pernikahan dini di Gresik. Ia menekankan, bahwa PA juga sangat berhati-hati dalam mengabulkan pengajuan tersebut. Hal itu bukan tanpa alasan. Sebab pernikahan dini dikhawatirkan memicu kenaikan angka kasus perceraian di kota Pudak.
4. Sekolah atau kuliah dari rumah (daring) GRAFIS: AZIZ
Kondisi kesehatan reproduksi dan psikis calon pengantin serta keadaan ekonomi juga tak luput jadi pertimbangan PA dalam memutus pengajuan dispensasi usia nikah. Ia juga mencontohkan, salah satu kasus pengajuan dispensasi usia nikah di Kota Pudak yang ditolak oleh PA. Saat itu si perempuan masih
berusia di bawah 16 tahun. Sedangkan pihak laki-laki sudah berusia 30 tahun. Saat ditanya terkait kesediaan menikah, pihak perempuan yang masih berstatus anak tersebut justru menoleh ke keluarga seakan meminta jawaban. Karena melihat ada unsur keterpaksaan dan menimbang kesehatan reproduksi serta psikis si anak,
maka pengadilan agama pun menolak pengajuan dispensasi usia nikah. “Kalau kami lihat ada unsur keterpaksaan ya ditolak. Lain hal jika pengajuan tersebut dilatarbelakangi karena hamil di luar nikah. Kesehatan psikis calon ibu dan kejelasan nasib si anak tentu menjadi pertimbangan,” tutupnya. (han/har/udi)
Pilkada 2020 Sukses, KPU Kembali Raih 2 Penghargaan Gresik, Memorandum Penyelenggaraan Pilkada 2020 Kabupaten Gresik yang terbilang sukses kembali mendatangkan sejumlah apresiasi. Kali ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik meraih dua penghargaan yang membanggakan. Terbaru, dua kategori penghargaan dari KPU Jawa Timur mendarat di Gresik. Yakni terbaik 1 kategori tertib penanganan dugaan pelanggaran etik dan perilaku badan adhoc. Serta terbaik 2 kategori terpenuhinya jumlah pendaftaran KPPS pada akhir masa pendaftaran tanpa perpanjangan pendaftaran. Komisioner KPU Divisi Sosialisasi dan SDM Makmun mengatakan, penghargaan ini diberikan bagi kabupaten atau kota yang patuh mengikuti peraturan KPU untuk melakukan tindakan tegas bagi badan adhoc yang melakukan pelanggaran etik. Seperti yang diketahui, KPU Gresik telah melakukan pemberhentian tetap
FOTO: MEMORANDUM/ DOKUMENTASI
Anna Mu’awanah menyerahkan berita acara SPPT PBB-P2 2021 kepada camat.
Pemkab Bojonegoro Targetkan Pajak Rp 691 M FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Komisioner KPU Gresik Divisi Sosialisasi dan SDM, Makmun, menerima penghargaan di Kantor KPU Jawa Timur.
kepada satu anggota PPS dan tiga anggota KPPS yang terbukti melanggar kode etik penyelenggara pemilihan. “KPU Kabupaten Gresik sejak awal melakukan tahapan pembentukan badan adhoc patuh terhadap mekanisme yang sudah diatur dalam peraturan KPU. Selain itu, prosesnya juga dilakukan secara konsisten sesuai dengan
jadwal yang sudah ditetapkan,” tandas Makmun. Adapun, total empat penghargaan sudah diraih oleh KPU Gresik. Antara lain, penghargaan tingkat partisipasi tertinggi, penghargaan operator sidalih aktif dan dinamis, penghargaan akurasi informasi, serta penghargaan antisipasi permasalahan hukum. (and/har/udi)
Tangkal Radikalisme, Kapolres Gresik Gandeng Ponpes Gresik, Memorandum Radikalisme dan terorisme masih menggerogoti bangsa Indonesia. Menangkal bahaya tersebut, Polres Gresik menggandeng pondok pesantren (Ponpes) jadi garda terdepan perlawanan. Seperti yang disampaikan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto ketika mendampingi Divisi Humas Mabes Polri berkunjung ke Ponpes Ushulul Hikmah Al Ibrohimi, Kecamatan Manyar, beberapa waktu yang lalu. Silaturahmi ini bertujuan untuk diskusi memerangi radikalisme dan terorisme bersama ulama dan santri. Kunjungan itu pun dikemas dengan bentuk focus group discussion (FGD). Polri dan pengasuh ponpes saling bertukar pikiran untuk memerangi paham berbahaya yang menggerogoti bangsa dan negara Indonesia. Arief Fitrianto mengapresia-
si respons positif yang diberikan pihak ponpes. Ia juga mengajak ponpes dan santri untuk menjadi yang terdepan dalam perang melawan paham radikalisme dan terorisme yang sudah jelas bertentangan dengan pancasila. “Ini merupakan upaya mencegah bahaya paham radikalisme dan terorisme. Pondok pesantren merupakan garda terdepan untuk melawan paham tersebut,” tegas alumnus Akpol 2001 itu. Untuk itu, keikutsertaan ponpes dan santri sangat diperlukan. Mereka harus mengambil peran penting dalam rangka membantu pemerintah memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Sementara itu Kabag Penum Div Humas Polri Kombespol Ahmad Ramadhan mengungkapkan fokus diskusi ini adalah upaya preventif. Yakni mencegah paham-paham tersebut masuk dan menyebar di Indonesia.
Menurutnya, paham tersebut sangat berbahaya bagi keutuhan dan kerukunan hidup berbangsa dan bernegara. Pemahaman yang keliru membuat perjuangan keagamaan yang digaungkan paham tersebut cenderung radikal. Tidak lagi ramah. “Polri dan pemerintah memohon agar para pengasuh ponpes dan santri membantu dalam upaya memberikan perlindungan bagi masyarakat. Kami tidak bisa bekerja secara optimal tanpa adanya bantuan dan peran serta masyarakat,” ujar Ahmad Ramadhan. Ajakan Polri itupun mendapat tanggapan positif dari Ponpes Ushulul Hikmah Al Ibrohimi. Pengasuh KH Zainur Rosyid Chusnan menegaskan bakal mengikuti dan menindaklanjuti ajakan tersebut. Pihaknya akan memberikan pembekalan bagi para santri yang belajar di sana. (and/har/udi)
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama pengasuh Ponpes Ushulul Hikmah Al Ibrohimi.
Bojonegoro, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) merilis jumlah pemberitahuan pajak terutang (SPPT) 2021 pada acara Penerbitan SPPT PBB-P2 di ruang Angkling Dharma Kantor Pemkab Bojonegoro, kemarin. Kepala Bapenda Bojonegoro Ibnoe Soeyoeti mengatakan, penetapan SPPT ini telah ditetapkan pada APBD 2021 dengan target pendapatan sebesar Rp 691.312.969.472 disertai penyesuaian sebesar RP 854.104.292.899.74. “Jadi pada 2021 ada 734.252 lembar yang diterbitkan. Tahun ini mengalami kenaikan 3.522 lembar dari tahun sebelumnya yang menerbitkan 730.730 lembar” bebernya. Menurut Ibnoe akses online “SISMIOP PBB-P2” telah dibuka pada 2 Maret 2021, dan pembayaran sudah dapat dilakukan terhitung pada tanggal tersebut. “Kami masih terus berupaya untuk memaksimalkan penerimaan pada ketetapan yang sudah ada. Dengan memaksimalkan tagihan di tahun yang sedang berjalan maupun tunggakan yang masih ada, serta berupaya juga untuk mencari sumber penerimaan baru dari obyek-obyek baru,” tambahnya. Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengimbau kepada seluruh camat agar 2021 ini lebih semangat lagi dalam memonitoring penagihan di lapangan. Dan, ASN harus menjadi contoh yang baik kepada masyarakat taat terhadap pajak. Bupati juga menegaskan, pajak itu harus berazaskan keadilan. Bupati juga meminta kepada bapenda dapat mengkaji ulang untuk sumber penerimaan baru dari obyek-obyek baru. Sebab kondisi pembangunan di lapangan juga sudah nampak perubahannya. “Jadi pemkab mempunyai kewenangan untuk menaksir ulang nilai jual objek pajak,” tegasnya. Bupati sekaligus menyerahkan berita acara SPPT PBB-P2 2021 secara simbolis untuk empat kecamatan. Yakni, Kecamatan Purwosari, Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro, dan Kecamatan Kalitidu. (top/har/udi)